Operasional Bus Travel PT Idola Trans Samawa Dihentikan, Izin Tak Lengkap
Sumbawa. Amarmedia.co.id - Operasional Bus Travel PT Idola Trans Samawa resmi dihentikan mulai tanggal 14 Maret 2025. Penghentian operasional tersebut terhitung mulai Jumat, hari ini 14 Maret 2025 sampai dengan dipenuhinya perizinan penyelenggaraan angkutan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor PM 15 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP didampingi Sekda Dr. Budi Prasetiyo dan Plt Kadishub Samdul Bahri, yang dikonfirmasi, Jumat (14/3/2025), membenarkan telah dihentikannya operasional Idola Trans. Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) trayek Sumbawa – Mataram (PP) ini karena keberadaannya belum mengantongi Ijin Penyelenggaraan Angkutan (ijin trayek AKDP Sumbawa-Mataram PP).
Pihaknya telah mengambil langkah strategis dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan, ketertiban dan keselamatan pada sektor transportasi, terutama menjelang pelaksanaan angkutan lebaran tahun 2025.
Dalam kesempatan itu Bupati Sumbawa menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Gubernur NTB yang telah mengambil langkah tepat dan bijak untuk menghentikan operasional Bus/ Travel yang tidak memiliki izin salah satunya Idola Trans.
Selanjutnya Bupati Sumbawa berharap agar semua investasi di Kabupaten Sumbawa dapat berjalan dalam koridornya sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan, dan dipastikan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Kami tetap berharap PT. Idola Trans Samawa dapat melengkapi hal-hal terkait perizinan penyelenggaraan angkutan untuk disampaikan kepada Pemerintah Provinsi NTB sebagai pemilik kewenangan ijin penyelenggraan angkutan AKDP, sehingga dapat kembali melayani dan berkontribusi dalam pelayanan sektor transportasi di Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya.
Reaksi dari PT. Idola Trans Samawa:
Pemilik Idola Trans, Zulfikar menyatakan tidak akan menghentikan operasional travel Idola Trans. Ia beralasan, bahwa travelnya masih memiliki bokingan yang sudah terlanjur disanggupi.
Pemilik Idola Trans menyatakan bahwa dirinya kecewa kepada pemerintah, dikarenakan ia merasa sudah mengurus izin dari tahun 2023, tetapi pemerintah terkesan lamban dalam merealisasikannya.
What's Your Reaction?