PLN Komitmen Tuntaskan Akses Listrik Desa di Sumbawa, Targetkan 5 Desa Bebas Gelap pada Akhir 2026

amramr
Sep 2, 2026 - 21:46
Sep 2, 2026 - 22:15
 0  69
PLN Komitmen Tuntaskan Akses Listrik Desa di Sumbawa, Targetkan 5 Desa Bebas Gelap pada Akhir 2026
PLN Komitmen Tuntaskan Akses Listrik Desa di Sumbawa, Targetkan 5 Desa Bebas Gelap pada Akhir 2026

PLN Komitmen Tuntaskan Akses Listrik Desa di Sumbawa, Targetkan 5 Desa Bebas Gelap pada Akhir 2026

Sumbawa, Amarmedia.co.id  -2 September 2026 — PT PLN (Persero) mempertegas komitmennya dalam mewujudkan keadilan energi hingga ke wilayah pelosok dan terpencil di Nusa Tenggara Barat (NTB). Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, PLN memaparkan rencana strategis percepatan program Listrik Desa (Lisdes) untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur kelistrikan di daerah pegunungan Sumbawa.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma SIP, Sekretaris Komisi II H Zohran SH, Anggota Komisi II Ridwan SP MSi z Juliansyah SE, H Andi Mappelepui. Dari Pemda hadir Bapperida Kaharuddin.

Sistem kelistrikan di Kabupaten Sumbawa saat ini berada dalam kondisi aman dan surplus, terutama pascamasuknya Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Sumbawa 2 berkapasitas 30 MW. Pasokan daya dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat maupun iklim investasi. Fokus PLN kini diarahkan pada percepatan pemerataan akses listrik bagi masyarakat di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Manager Sub Bidang Perencanaan Sistem Kelistrikan UIW NTB   I Nyoman Suparta, menjelaskan  bahwa PLN menargetkan 5 desa di Kabupaten Sumbawa yang belum teraliri listrik secara maksimal dari jaringan utama—yakni Desa Tepal, Bao Desa, Desa Tangkan Pulit, Desa Batu Rotok, dan Desa Mungkin—dapat sepenuhnya menikmati aliran listrik PLN pada akhir tahun 2026.

Sementara itu Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan / Manager Lisdes PLN UIW NTB  Hendra M. Aditia, menjelaskan bahwa seluruh perizinan penting terkait penggunaan kawasan hutan dari Kementerian LHK telah rampung, didukung peningkatan alokasi anggaran dari pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM.

"Izin pinjam pakai kawasan hutan sudah selesai, dan kami telah meninjau langsung medan di lapangan. Penarikan jaringan sepanjang kurang lebih 18 km ini siap dieksekusi dengan target penyelesaian pada Desember 2026," ujar Hendra.

Dalam merealisasikan target tersebut, PLN menghadapi tantangan medan geografis yang berat serta jalur ekstrem menuju kawasan pegunungan. PLN mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Komisi II DPRD Sumbawa yang siap membantu kelancaran pengawalan mobilisasi material serta koordinasi di lapangan.

Selain penuntasan listrik desa, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumbawa juga bergerak cepat merespons keluhan warga. Tim teknik dijadwalkan langsung melakukan pemetaan serta penataan ulang jaringan (relokasi tiang) yang berdekatan dengan permukiman demi memastikan keselamatan masyarakat.

Melalui sinergi erat bersama Pemkab Sumbawa, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat, PLN optimistis rasio desa berlistrik di Nusa Tenggara Barat dapat segera mencapai 100%. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow