Perkuat Sektor Pertanian Sumbawa, Komisi II DPRD dan Dispertan NTB Genjot Sinergi Irigasi dan Anggaran
Perkuat Sektor Pertanian Sumbawa, Komisi II DPRD dan Dispertan NTB Genjot Sinergi Irigasi dan Anggaran
Mataram,Amarmedia.co.id— Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar kunjungan kerja dan rapat koordinasi bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (27/8/2026). Pertemuan ini berfokus pada penguatan sinergi program pembangunan sektor pertanian, optimalisasi alokasi anggaran, hingga percepatan penanganan infrastruktur irigasi di Kabupaten Sumbawa.
Rombongan Komisi II DPRD Sumbawa dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.I.P., dan diterima oleh Kepala Bidang Keamanan Mutu dan Diversifikasi Pangan Dinas Pertanian NTB, Muhammadin, S.P., serta Muhammad Jaswadi dari Bidang Prasarana, Sarana, dan Perlindungan Tanaman (PHSP).
Dalam pertemuan tersebut, Komisi II DPRD Sumbawa menekankan pentingnya sinergi yang kuat, khususnya dengan Balai Pelatihan dan Informasi Pertanian (BPLIP). DPRD menyoroti bahwa berbagai kegiatan strategis Pemprov NTB yang bertempat di BPLIP perlu diimbangi dengan target pengembangan konkret yang menyasar langsung ke daerah.
Menjawab hal tersebut, pihak Dinas Pertanian Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi bersama Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, alokasi dana APBN juga disalurkan langsung ke pemerintah kabupaten/kota.
"Permasalahan yang dialami provinsi saat ini adalah peran kami berfokus pada pengawalan serta pemantauan dan evaluasi (monev), di mana anggarannya berada di BPLIP. Sementara untuk bantuan sarana dan prasarana (sapras) dialokasikan langsung ke kabupaten," ujar pihak Dinas Pertanian NTB.
Lebih lanjut dipaparkan, Pemprov NTB tengah menjalankan kerja sama strategis dengan Universitas Mataram (Unram) melalui Program Gerakan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (Gerhan) serta perbaikan saluran irigasi. Pihak provinsi mengapresiasi tingginya beban kerja dinas tingkat kabupaten dalam verifikasi Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) meski dengan keterbatasan dana pendamping dari provinsi. Kesepakatan pun dicapai agar seluruh mekanisme pengusulan program mendatang dilakukan satu pintu melalui Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa.
Saat menerima rombongan, Kabid Keamanan Mutu dan Diversifikasi Pangan Dispertan NTB, Muhammadin, S.P., menggarisbawahi krusialnya perhatian terhadap sarana air. Pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier harus menjadi prioritas utama guna mengantisipasi keterbatasan ketersediaan air di kawasan pertanian.
Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa, H. Zohran, menegaskan pihaknya akan terus mengawal aspirasi petani Sumbawa agar program strategis tetap mengalir ke daerah. Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, turut menyuarakan agar program unggulan Dinas Pertanian NTB diprioritaskan secara masif di Sumbawa demi mendongkrak produktivitas dan kesejahteraan petani lokal. Hal senada disampaikan oleh Anggota Komisi II Kaharudin dan Juliansyah SE agar sektor pertanian menjadi prioritas dalam penganggaran demi kesejahteraan masyarakat. (AM)
What's Your Reaction?