Akankah Tuntas Sesuai Target? Proyek IJD Batu Dulang–Punik Kini Mulai Diaspal, Progres Capai 55,29 Persen
Akankah Tuntas Sesuai Target? Proyek IJD Batu Dulang–Punik Kini Mulai Diaspal, Progres Capai 55,29 Persen
Sumbawa Besar.Amarmdia.co.id — Pengerjaan proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) ruas Batu Dulang–Punik di Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan tren positif. Memasuki pekan ke-33 pelaksanaan, progres fisik pengerjaan telah mencapai 55,29 persen. Salah satu perkembangan paling signifikan terlihat pada segmen Brang Treng menuju Punik yang kini sudah memasuki tahap pengaspalan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, mengungkapkan bahwa capaian fisik tersebut berhasil melampaui target yang telah direncanakan.
"Progresnya saat ini berada di angka 55,29 persen dari rencana awal 55,216 persen. Artinya, ada deviasi positif sekitar 0,013 persen," ujar Suharmaji saat memberikan keterangan resmi, Senin (24/8/2026).
Suharmaji menjelaskan, proyek ini dialokasikan waktu pengerjaan selama 330 hari kalender, terhitung sejak November 2025 hingga November 2026. Memasuki hari ke-231 pelaksanaan, sisa waktu efektif yang dimiliki pelaksana yakni sekitar 99 hari kalender.
Menurut Suharmaji, sebagian besar capaian progres 55 persen saat ini masih disumbang oleh pekerjaan persiapan konstruksi dan struktur penunjang. Hal tersebut meliputi pembangunan saluran air, pemasangan pengaman tebing, bronjong penahan, pengeprasan tebing, hingga penghamparan Lapisan Pondasi Agregat (LPA).
Kendati demikian, titik-titik krusial proyek mulai menunjukkan perubahan fisik yang menggembirakan. Selain segmen Brang Treng hingga Punik, pengaspalan juga telah dilakukan pada segmen awal sebelum memasuki kawasan Brang Treng.
“Yang cukup menggembirakan, pengaspalan sudah mulai dilakukan dari segmen Brang Treng sampai Punik. Begitu pula pada segmen awal sebelum memasuki Brang Treng,” jelasnya.
Khusus di segmen Brang Treng, kontraktor pelaksana saat ini tengah merampungkan sejumlah pekerjaan pendukung. Pekerjaan tersebut mencakup persiapan pemasangan saluran U-ditch dan perkerasan lahan pada lokasi perubahan trase (realignment).
Perubahan trase ini menjadi tantangan tersendiri mengingat kondisi medan yang berbukit dan didominasi material batuan keras, sehingga membutuhkan penanganan khusus berupa pengorasan dan pengerjaan tanah.
“Untuk Brang Treng, fokus saat ini pada pemasangan U-ditch dan perkerasan lahan karena ada penyesuaian trase baru. Pengeprasan masih dilakukan pada titik-titik yang banyak material batu,” tambah Suharmaji.
Mampukah Rampung Mulus di Akhir Oktober?
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menargetkan seluruh segmen jalan—baik segmen satu, dua (Brang Treng), maupun segmen tiga—dapat tuntas teraspal pada akhir Oktober 2026.
Setelah pengaspalan rampung, pelaksana akan melanjutkan ke tahap penyelesaian pekerjaan minor dan kelengkapan keselamatan jalan, seperti pemasangan patok beton, pengarah lalu lintas (delineator), serta marka jalan.
Dukungan cuaca yang relatif cerah dalam beberapa pekan terakhir diharapkan dapat mempercepat akselerasi pengerjaan tanah dan pengaspalan di lapangan.
“Kita harapkan cuaca tetap mendukung dan tidak terjadi hujan berkepanjangan. Kami meminta komitmen dan akselerasi dari pihak rekanan agar target seluruh segmen teraspal pada akhir Oktober bisa tercapai, sehingga sisa waktu hingga November tinggal penyelesaian item pelengkap,” pungkas Suharmaji.(AM/Ran)
What's Your Reaction?