Berita Terkini & Terpercaya & amr https://amarmedia.co.id/rss/author/amr Berita Terkini & Terpercaya & amr en Copyright 2024 PT Amar Media Inovasi & All Rights Reserved. Persiapan Porwada PWI NTB 2026 Rampung 100 Persen, Gubernur Iqbal Dijadwalkan Hadir https://amarmedia.co.id/persiapan-porwada-pwi-ntb-2026-rampung-100-persen-gubernur-iqbal-dijadwalkan-hadir https://amarmedia.co.id/persiapan-porwada-pwi-ntb-2026-rampung-100-persen-gubernur-iqbal-dijadwalkan-hadir Persiapan Porwada PWI NTB 2026 Rampung 100 Persen, Gubernur Iqbal Dijadwalkan Hadir

Mataram.Amarmedia.co.id – Hajatan akbar Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026 siap digelar. Seluruh rangkaian persiapan menjelang pembukaan kompetisi olahraga antar-kuli tinta ini dinyatakan telah rampung 100 persen. Mulai dari kesiapan arena pertandingan (venue), teknis acara, hingga penyambutan para kontingen.

Ketua Panitia Porwada PWI NTB 2026, Purwandi menegaskan bahwa Mataram sebagai tuan rumah sudah siap sepenuhnya untuk menyelenggarakan ajang bergengsi ini.

"Alhamdulillah, per hari ini semua persiapan teknis dan non-teknis sudah klir. Venue untuk masing-masing cabang olahraga sudah siap digunakan, dan skema pertandingan pun telah dimatangkan oleh tim teknis," ujar Purwandi saat memberikan keterangan pers di Mataram, Kamis (25/06/2026).

Geliat pesta olahraga khusus insan pers ini sudah mulai terasa seiring dengan berdatangannya para atlet dan official dari berbagai kabupaten/kota se-NTB. Berdasarkan data panitia, tercatat sekitar 300 orang yang terdiri dari jurnalis atlet serta pendamping kontingen bakal meramaikan ajang kali ini.

"Peserta dan official yang berjumlah sekitar 300 orang sudah mulai berdatangan di Mataram mulai malam ini. Kedatangan para jurnalis dari berbagai daerah ini disambut hangat, dan mereka siap memperebutkan prestasi dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan soliditas pers," kata Purwandi.

Acara seremonial pembukaan Porwada PWI NTB 2026 kata Mas Pur sapaannya, dijadwalkan berlangsung pada Jumat (26/06/2026) siang, bertempat di Sport Center Universitas Mataram (Unram).

Pembukaan ini dipastikan bakal berlangsung meriah karena dijadwalkan dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, Walikota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, S.Sos., M.H., Rektor Universitas Mataram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Pihak panitia pun mengajak seluruh anggota PWI dan komunitas pers di NTB untuk ikut menyukseskan dan meramaikan pembukaan esok hari. Selain menjadi ajang unjuk bakat di bidang olahraga sekaligus seleksi Porwanas 2027 di Provinsi Lampung, Porwada 2026 ini diharapkan menjadi momentum emas untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh kebersamaan insan pers di Bumi Gora. (AM)

]]>
Thu, 25 Jun 2026 22:33:51 +0800 amr
Gerakan Pangan Murah NTB Sinergi dengan Sinara Fest,Sediakan Bahan Pokok Harga Terjangkau bagi Masyarakat https://amarmedia.co.id/gerakan-pangan-murah-ntb-sinergi-dengan-sinara-festsediakan-bahan-pokok-harga-terjangkau-bagi-masyarakat https://amarmedia.co.id/gerakan-pangan-murah-ntb-sinergi-dengan-sinara-festsediakan-bahan-pokok-harga-terjangkau-bagi-masyarakat Gerakan Pangan Murah NTB Sinergi dengan Sinara Fest,Sediakan Bahan Pokok Harga Terjangkau bagi Masyarakat

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berkomitmen menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menekan laju inflasi. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyasar wilayah perkotaan, termasuk Kota Mataram sebagai salah satu kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di NTB.

Mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP), Irine Silviani, SP., MM., menyatakan bahwa program GPM ini sengaja dihadirkan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga yang terjangkau.

"Kami mengadakan GPM di perkotaan untuk menjaga stabilitas harga. Jadi semua masyarakat, baik yang di pelosok kemarin maupun yang di perkotaan, bisa mengetahui dan mendapatkan harga yang stabil," ujar Irine saat diwawancarai di halaman KPPN Mataram, Kamis (25/6/2026).

Pada kesempatan ini, kegiatan GPM turut memeriahkan gelaran Sinara Fest (Sinergi Perkebunan dan Perbendaharaan) yang digelar KPPN Mataram, mengusung tema "Perluasan Pemberdayaan UMKM Perkebunan, untuk Mendukung UMKM Perkebunan Naik Kelas". Sinergi ini juga melibatkan sekitar 30 mitra lokal, termasuk para pedagang pangan yang menyediakan komoditas segar seperti sayuran, bawang, hingga produk olahan.

Irine membeberkan bahwa komoditas yang paling diminati oleh masyarakat dalam setiap gelaran GPM masih tetap sama, yakni minyak goreng dan bawang merah. Menariknya, harga beberapa komoditas seperti cabai dan bawang merah kini terpantau sudah mulai mengalami penurunan dan kembali stabil. Di pasaran, harga cabai saat ini berkisar antara Rp35.000 hingga Rp50.000 per kilogram.

Selain itu, komoditas minyak goreng yang disediakan melalui distributor termasuk Bulog menjadi buruan warga karena dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga pasar, yakni sebesar Rp15.500 per liter.

Meski Sinara Fest hanya berlangsung selama dua hari, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB memastikan bahwa program GPM akan terus berlanjut ke berbagai daerah lainnya demi menyisir wilayah-wilayah yang membutuhkan intervensi harga untuk menekan inflasi.

"Ke depannya, pada bulan Juli nanti, kami merencanakan akan ada lagi minimal di dua titik, bahkan bisa lebih. Kemarin kami sudah adakan di Lombok Barat, dan tidak menutup kemungkinan akan menyasar kabupaten lain lagi untuk menekan inflasi," tambah Irine.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Provinsi NTB berharap masyarakat dapat terus menikmati komoditas pangan dengan harga yang aman dan ramah di kantong, sekaligus menjaga roda perekonomian para pelaku UMKM daerah agar tetap berputar.(AM/san/diskominfotik)

]]>
Thu, 25 Jun 2026 17:44:55 +0800 amr
Pemerintah kabupaten Sumbawa Siap Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat https://amarmedia.co.id/pemerintah-kabupaten-sumbawa-siap-dukung-pembangunan-sekolah-rakyat https://amarmedia.co.id/pemerintah-kabupaten-sumbawa-siap-dukung-pembangunan-sekolah-rakyat Pemerintah kabupaten Sumbawa Siap Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - 22 Juni 2026 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengikuti kegiatan Zoom Meeting usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa yang dilaksanakan di Aula Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan terkait, baik dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa maupun Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Zoom Meeting ini membahas kesiapan lokasi, kelengkapan dokumen, serta persyaratan pendukung pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa.

Gubernur Nusa Tenggara Barat yang diwakili oleh Kepala Bappeda Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTB saat ini tengah melakukan inventarisasi data Kabupaten/Kota terkait Lahan Daerah Strategis (LDS) yang telah mencapai sekitar 87 persen.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi NTB menargetkan penandatanganan kesepakatan antara Gubernur NTB dan para Bupati se-NTB dapat dilaksanakan pada minggu depan. Kesepakatan tersebut nantinya menjadi dasar bagi Pemerintah Provinsi NTB untuk melakukan penyesuaian dan revisi terhadap RTRW Provinsi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mendukung sepenuhnya pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa.

“Pada prinsipnya kami mendukung sepenuhnya apa yang menjadi kebutuhan Sekolah Rakyat. Kami telah menyiapkan lokasi di pinggir jalan raya dengan luas kurang lebih 20 hektare, seluruh persyaratan lahan telah dilengkapi, dan akses jalan masuk berada di pinggir jalan negara,” ujar Bupati.

Bupati menambahkan bahwa Kabupaten Sumbawa siap menyambut kehadiran Sekolah Rakyat sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan akses pendidikan dan membangun sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Sumbawa.

Dengan kesiapan lahan, kelengkapan dokumen, serta dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Pemerintah Provinsi NTB, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa diharapkan dapat segera terealisasi.

Selanjutnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menyampaikan bahwa progres Lahan Daerah Strategis Kabupaten Sumbawa telah mencapai 87,03 persen. Selain itu, telah tersedia pula penetapan melalui Surat Keputusan Bupati sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap pembangunan Sekolah Rakyat.

Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., dalam paparannya menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah menyiapkan lahan pembangunan Sekolah Rakyat seluas kurang lebih 20 hektare dan telah bersertifikat.

Berbagai persyaratan administrasi juga telah dilengkapi, antara lain surat pernyataan Bupati, Surat Keputusan penunjukan lokasi, serta keterangan rencana penggunaan lahan. Dokumen kajian risiko bencana juga telah tersedia, sedangkan dokumen lingkungan saat ini sedang dalam proses penyelesaian.

Selain itu, di Dinas PUPR Provinsi NTB telah tersedia Berita Acara Kesepakatan hasil inventarisasi luas lahan baku sawah, lahan pertanian pangan berkelanjutan, serta usulan kawasan pertanian.(AM)

]]>
Thu, 25 Jun 2026 14:06:33 +0800 amr
Wagub NTB Tegaskan Masukan DPRD Jadi Dasar Pembenahan Tata Kelola APBD https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-tegaskan-masukan-dprd-jadi-dasar-pembenahan-tata-kelola-apbd https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-tegaskan-masukan-dprd-jadi-dasar-pembenahan-tata-kelola-apbd Wagub NTB Tegaskan Masukan DPRD Jadi Dasar Pembenahan Tata Kelola APBD

Mataram Amarmedia.co.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri, menegaskan bahwa berbagai pandangan, masukan, dan kritik konstruktif dari fraksi-fraksi DPRD Provinsi NTB akan menjadi pijakan penting bagi Pemerintah Provinsi dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah dan meningkatkan kualitas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pernyataan tersebut disampaikan Wagub saat mewakili Gubernur NTB dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB untuk menyampaikan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2025, Kamis (25/6/2026).

Dalam penyampaiannya, Ummi Dinda menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD yang telah memberikan perhatian, masukan, dan saran kritis terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD. Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

“Seluruh pandangan, masukan, dan rekomendasi yang disampaikan DPRD menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi NTB dan akan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan serta kemampuan daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan pembangunan,” tegasnya.

Wagub menjelaskan bahwa pemerintah sejalan dengan pandangan DPRD mengenai pentingnya penguatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemanfaatan aset secara produktif, digitalisasi layanan perpajakan, serta peningkatan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Terkait pelaksanaan anggaran, Pemerintah Provinsi NTB juga terus melakukan pembenahan kualitas perencanaan, percepatan pengadaa barang dan jasa, serta pengendalian pelaksanaan program agar setiap anggaran yang dialokasikan dapat menghasilkan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan APBD tidak hanya diukur dari tingkat serapan anggaran, tetapi juga dari kualitas keluaran (output) dan dampak (outcome) yang dihasilkan.

Menanggapi perhatian fraksi-fraksi mengenai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), Wagub menjelaskan bahwa SILPA Tahun Anggaran 2025 terbentuk dari efisiensi pelaksanaan belanja, pelampauan target pendapatan tertentu, serta transfer pemerintah pusat yang diterima menjelang akhir tahun anggaran. Dana tersebut bukan merupakan dana menganggur, melainkan akan dimanfaatkan kembali untuk mendukung pembiayaan program-program prioritas melalui mekanisme APBD sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi NTB juga menegaskan bahwa APBD diarahkan untuk mendukung agenda pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat, antara lain melalui pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan UMKM, ketahanan pangan, pengembangan pariwisata, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah NTB. Berbagai indikator pembangunan, termasuk pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, dan peningkatan Nilai Tukar Petani, menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata dari belanja daerah.

Di bidang tata kelola, pemerintah juga berkomitmen terus menyempurnakan pengelolaan aset daerah, meningkatkan kualitas pengelolaan piutang, memperkuat pembinaan BUMD, serta menjaga konsistensi penyajian laporan keuangan sesuai standar akuntansi pemerintahan dan hasil audit yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menutup penyampaiannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB akan terus memperkuat kolaborasi dengan DPRD dalam membangun tata kelola keuangan yang lebih baik. Baginya, APBD bukan sekadar dokumen anggaran, melainkan instrumen strategis untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju terwujudnya visi NTB Makmur Mendunia.(AM/KominfotikNTB)

]]>
Thu, 25 Jun 2026 13:25:44 +0800 amr
DPRD Sumbawa dan Kades Lebin Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah bagi Warga Ropang https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dan-kades-lebin-dorong-percepatan-sertifikasi-tanah-bagi-warga-ropang https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dan-kades-lebin-dorong-percepatan-sertifikasi-tanah-bagi-warga-ropang DPRD Sumbawa dan Kades Lebin Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah bagi Warga Ropang

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id - 25 Juni 2026 Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Zain SIP menegaskan pentingnya percepatan sertifikasi tanah untuk memberi kepastian hukum dan membuka akses permodalan bagi masyarakat Kecamatan Ropang, sementara Kepala Desa Lebin aktif mendorong program sertifikasi untuk warganya agar manfaatnya cepat dirasakan. hal itu disampaikan pada kunjungannya ke DPRD Kabupaten Sumbawa dan diterima oleh Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano SH MKn.

Menurut Rosi akrab Legislator dari fraksi Golkar ini, Kecamatan Ropang selama beberapa tahun terakhir menjadi perhatian karena keberadaan kawasan tambang, kebutuhan infrastruktur, dan persoalan aset yang belum tertib sertifikar. DPRD menilai kepastian status tanah merupakan syarat utama untuk mengurangi konflik pertanahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. 

Pelaksanaan program sertifikasi juga pernah direalisasikan dalam bentuk pembagian sertifikat massal oleh BPN yang menyasar desa-desa di Ropang, sebagai stimulus agar masyarakat memperoleh kepastian hukum dan akses permodalan. 

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano SH MKn menjelaskan bahwa sertifikat memberikan kepastian hukum sehingga meminimalkan sengketa dan praktik mafia tanah yang merugikan masyarakat. DPRD menilai sertifikasi membuka peluang masyarakat mengakses pinjaman usaha atau Kredit Usaha Rakyat (KUR), sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi lokal. 

Ia  mendorong kerja sama aktif antara Pemda, BPN, dan pemerintah desa untuk percepatan pendaftaran dan penerbitan sertifikat, khususnya di desa-desa yang rentan sengketa.

Dalam pertemuan tersebut Langkah yang diusulkan DPRD diantaranya koordinasi antar-institusi, memperkuat sinergi Pemda–BPN–DPRD–kecamatan untuk program sertifikasi terpadu,mendorong kegiatan massal (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap / program sertifikat massal) untuk mempercepat legalisasi hak atas tanah warga. serta melakukan pemetaan bidang tanah, sosialisasi prosedur, dan pendampingan bagi warga yang belum mengerti proses pendaftaran. 

Ditambahkan Rosi Pemda perlu menertibkan aset milik daerah yang belum bersertifikat untuk menghindari sengketa dan memaksimalkan fungsi aset sebagai sumber pendapatan daerah. 

Kepala Desa Lebin Sulaeman fokus mendorong warganya mengikuti program sertifikasi dengan langkah-langkah praktis. Ia siap mengumpulkan dokumen warga, memfasilitasi pengukuran bidang, serta mengkoordinasikan jadwal kegiatan BPN di tingkat desa agar proses berjalan lancar. 

"Dampak dan manfaat yang diharapkan-adalah ada kepastian hak atas tanah untuk warga, mengurangi risiko sengketa dan pelanggaran hak." imbuhnya. dengan sertifikat, warga lebih mudah mendapatkan kredit usaha atau modal kerja, : sertifikat membuka peluang investasi lokal, pengembangan UMKM, dan pemanfaatan lahan yang lebih produktif. pungkasnya.(AM)

]]>
Thu, 25 Jun 2026 12:28:42 +0800 amr
Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa Dukung Penuh Kontingen Porwada PWI Sumbawa https://amarmedia.co.id/bank-ntb-syariah-cabang-sumbawa-dukung-penuh-kontingen-porwada-pwi-sumbawa https://amarmedia.co.id/bank-ntb-syariah-cabang-sumbawa-dukung-penuh-kontingen-porwada-pwi-sumbawa Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa Dukung Penuh Kontingen Porwada PWI Sumbawa

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id- Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung perkembangan olahraga dan kemitraan dengan insan pers di Kabupaten Sumbawa. Hal ini dibuktikan dengan menjadi sponsor dan partisipasi aktif Bank NTB Syariah dalam acara pelepasan kontingen atlet Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa yang akan berlaga di Mataram.

Kepala Cabang Bank NTB Syariah Sumbawa, Ika Gita Listiana, M.M., Inov., hadir langsung dalam acara pelepasan tersebut yang berlangsung di Aula Hasan Usman Kantor Bupati Sumbawa, Selasa, 23 Juni 2026. Kehadiran beliau menjadi simbol dukungan nyata institusi perbankan syariah terbesar di NTB ini terhadap kontingen PWI Sumbawa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi apik yang tercipta antara PWI, KONI, Dispopar, dan Bank NTB Syariah. Sinergi ini dinilai berhasil memberikan fasilitas dan akomodasi yang sangat layak bagi para jurnalis yang akan bertanding di ajang Porwada.

Dukungan Bank NTB Syariah ini diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi 29 atlet dan 2 official PWI Sumbawa untuk tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik di Kota Mataram pada 26–28 Juli 2026 mendatang.

Sejalan dengan semangat Bupati Syarafuddin Jarot untuk mengajak seluruh elemen daerah "berlari cepat" demi akselerasi pembangunan, keterlibatan Bank NTB Syariah dalam kegiatan ini menunjukkan keaktifan dunia perbankan dalam mendukung kegiatan positif di masyarakat, termasuk di bidang olahraga dan pers.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Bank NTB Syariah, diharapkan kontingen PWI Sumbawa dapat mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa di ajang Porwada 2026.(AM)

]]>
Thu, 25 Jun 2026 09:23:58 +0800 amr
HIPMI Sumbawa All Out Dukung Kontingen PWI di Porwada 2026, Rizki Akbar: Wartawan Adalah Penggerak Ekonomi Daerah https://amarmedia.co.id/hipmi-sumbawa-all-out-dukung-kontingen-pwi-di-porwada-2026-rizki-akbar-wartawan-adalah-penggerak-ekonomi-daerah https://amarmedia.co.id/hipmi-sumbawa-all-out-dukung-kontingen-pwi-di-porwada-2026-rizki-akbar-wartawan-adalah-penggerak-ekonomi-daerah HIPMI Sumbawa All Out Dukung Kontingen PWI di Porwada 2026, Rizki Akbar: Wartawan Adalah Penggerak Ekonomi Daerah

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Sumbawa menyatakan dukungan penuh atas keberangkatan kontingen atlet Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa yang akan berlaga di Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) NTB di Kota Mataram, 26–28 Juli 2026 mendatang.

Dukungan tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Sumbawa, *Rizki Akbar, S.E., M.M.Inov., menanggapi pelepasan resmi kontingen oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di Aula Hasan Usman Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (23/6/2026).

Sinergi Pengusaha Muda dan Pers untuk Kemajuan Daerah

Menurut Rizki Akbar, pers dan dunia usaha memiliki ikatan emosional dan strategis yang tidak dapat dipisahkan. Wartawan bukan sekadar pencari berita, melainkan mitra strategis dalam membangun opini publik yang sehat, termasuk dalam menjaga iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di tana Samawa.

 "Kami di HIPMI Kabupaten Sumbawa memberikan apresiasi dan dukungan all out kepada rekan-rekan jurnalis PWI Sumbawa yang berkompetisi di ajang Porwada 2026. Ajang ini bukan hanya panggung pembuktian prestasi olahraga, tetapi juga cerminan dari soliditas dan sportivitas kawan-kawan media Sumbawa di tingkat provinsi," ujar Rizki Akbar.

Pria yang akrab disapa Eki ini mendedikasikan dukungan ini sebagai bentuk kolaborasi pentahelix, di mana dunia usaha (swasta) turut hadir menyokong kegiatan positif komunitas pers. Ia optimis, dengan mentalitas juara yang dimiliki para kuli tinta Sumbawa, kontingen ini mampu mengharumkan nama daerah.

Rizki Akbar juga menambahkan bahwa semangat yang dibawa oleh rekan-rekan PWI sangat selaras dengan arahan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang meminta seluruh elemen daerah—termasuk birokrasi dan mitra kerja—untuk "berlari cepat" demi akselerasi pembangunan.

 HIPMI melihat potensi besar pada 29 atlet dan 2 official PWI Sumbawa yang diperkuat nama-nama legendaris, seperti peraih emas Porwanas Zulkarnain (atletik), Jamhur Husain & Agus Talino (tenis meja), hingga tim cabor biliar, balogo, fotografi, dan bridge.

Olahraga menjadi simbol bahwa wartawan Sumbawa memiliki ketahanan fisik dan mental yang siap mengawal isu-isu lokal serta investasi daerah dengan ritme yang cepat dan taktis.

Ketua HIPMI Sumbawa berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan fokus tinggi, menjaga kesehatan, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

"Selamat bertanding untuk kontingen PWI Sumbawa. Seperti yang disampaikan Ketua PWI, Abang Zainuddin, dan Ketua KONI, Bung Abdul Rafiq, target juara itu penting, tetapi menjaga nama baik daerah dan kembali pulang dengan selamat adalah yang utama. HIPMI Sumbawa selalu siap berdiri membersamai perjuangan rekan-rekan media," pungkas Rizki Akbar. (AM)

]]>
Thu, 25 Jun 2026 08:48:43 +0800 amr
Bupati Syarafuddin : Keberhasilan TP&PKK, Posyandu, dan Bunda PAUD Diukur dari Ketahanan Keluarga, Bukan Formalitas Meja https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-keberhasilan-tp-pkk-posyandu-dan-bunda-paud-diukur-dari-ketahanan-keluarga-bukan-formalitas-meja https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-keberhasilan-tp-pkk-posyandu-dan-bunda-paud-diukur-dari-ketahanan-keluarga-bukan-formalitas-meja Bupati Syarafuddin : Keberhasilan TP-PKK, Posyandu, dan Bunda PAUD Diukur dari Ketahanan Keluarga, Bukan Formalitas Meja

Sumbawa,Amarmedia.co.id  — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Sumbawa tidak boleh hanya terjebak pada pembangunan fisik atau infrastruktur semata. Bagi Bupati, fondasi utama kemajuan daerah justru terletak pada pembangunan karakter Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimulai dari unit terkecil masyarakat, yaitu lingkungan keluarga.

Hal tersebut ditegaskan Bupati saat menghadiri sekaligus memberikan arahan strategis dalam acara Sinergi Integrasi Pelantikan dan Pengukuhan Ketua Tim Penggerak PKK, Bunda PAUD, dan Ketua Tim Pembina Posyandu dari 11 Kecamatan di Aula H. Madilaoe ADT, Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (24/06/2026).

Prosesi pelantikan dan pengambilan ikrar sendiri dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E.

Bupati Minta Pengurus Turun Langsung ke Lapangan

Dari sudut pandang orang nomor satu di Sumbawa ini, pelantikan 11 pengurus kecamatan tersebut merupakan sebuah amanah pengabdian yang sakral, bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Bupati Jarot secara khusus menantang para pengurus yang baru dilantik untuk keluar dari zona nyaman birokrasi dan rutinitas administratif.

"Saya minta agar dalam menjalankan tugas tidak hanya melahirkan kebijakan di atas meja, tetapi lihat langsung kondisi riil di lapangan. Pengurus harus aktif bergerak, kunjungi keluarga yang membutuhkan perhatian, pantau kondisi ibu hamil, anak-anak, serta masyarakat yang memerlukan pendampingan," tegas Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P.

Bupati menambahkan bahwa indikator performa utama (KPI) dari ketiga lembaga ini tidak boleh lagi diukur dari kuantitas atau banyaknya jumlah kegiatan yang sukses digelar.

"Keberhasilan tugas dari PKK, Posyandu, dan Bunda PAUD bukanlah dilihat dari seberapa padatnya kegiatan yang dilaksanakan. Tetapi lebih dari itu, seberapa besar dan luasnya manfaat nyata yang dirasakan oleh setiap masyarakat dan siklus keluarga sebagai penerima manfaat dasar," imbuhnya.

Sentuhan Ibu Sebagai Fondasi Generasi Emas

Sebagai kepala daerah, Bupati Syarafuddin Jarot memandang peran para ketua organisasi wanita di tingkat kecamatan ini memiliki dampak domino yang sangat luar biasa bagi masa depan Sumbawa. Beliau menilai, sentuhan dan keteladanan seorang ibu adalah pilar utama dalam membangun ketahanan keluarga.

Ketika para ibu di kecamatan bergerak secara aktif dan mandiri, ketahanan keluarga akan otomatis terbentuk.

Keluarga yang memiliki ketahanan kuat akan melahirkan lingkungan masyarakat yang tangguh menghadapi tantangan zaman. Masyarakat yang tangguh inilah yang akan menjadi fondasi utama bagi Pemerintah Daerah untuk mewujudkan visi Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera

Di akhir arahannya, Bupati menggarisbawahi bahwa TP-PKK, Bunda PAUD, dan TP Posyandu merupakan mitra kerja strategis pemerintah daerah yang saling terintegrasi. Ketiganya mengawal siklus hidup manusia, mulai dari kesehatan bayi dan ibu di Posyandu, pendidikan karakter sejak dini melalui PAUD, hingga kesejahteraan keluarga lewat program PKK.

Bupati optimis, dengan pergerakan lapangan yang padu antara pemerintah daerah dan ketiga lembaga dari 11 kecamatan ini (Kecamatan Sumbawa, Moyo Utara, Labuhan Badas, Alas, Alas Barat, Lopok, Maronge, Plampang, Labangka, Moyo Hulu, dan Orong Telu), maka roda pembangunan sosial di Kabupaten Sumbawa akan berjalan jauh lebih cepat, merata, dan tepat sasaran demi menyongsong generasi emas di masa depan.(AM)

]]>
Thu, 25 Jun 2026 08:07:08 +0800 amr
Baru Terima SK PON 2028, Gubernur Miq Iqbal Langsung Pimpin Rapat Strategis Persiapan NTB https://amarmedia.co.id/baru-terima-sk-pon-2028-gubernur-miq-iqbal-langsung-pimpin-rapat-strategis-persiapan-ntb https://amarmedia.co.id/baru-terima-sk-pon-2028-gubernur-miq-iqbal-langsung-pimpin-rapat-strategis-persiapan-ntb Baru Terima SK PON 2028, Gubernur Miq Iqbal Langsung Pimpin Rapat Strategis Persiapan NTB

MATARAM. Amarmedia.co.id  – Belum genap sehari setelah menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 129 Tahun 2026 tentang Penetapan Tuan Rumah Pelaksana Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Jakarta, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal tanpa jeda langsung memimpin rapat strategis bersama Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri dan jajaran Pemerintah Provinsi NTB untuk mematangkan langkah-langkah persiapan penyelenggaraan PON. Langkah cepat tersebut menjadi penegasan bahwa Pemprov NTB bergerak sejak hari pertama untuk menindaklanjuti amanah pemerintah pusat setelah NTB resmi ditetapkan sebagai tuan rumah bersama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Provinsi DKI Jakarta.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Asisten I Setda NTB, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga beserta jajaran, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, perwakilan Bappeda NTB, serta perangkat daerah terkait yang akan menjadi garda terdepan dalam mempersiapkan penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.

Dalam arahannya, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa waktu persiapan yang tersedia harus dimanfaatkan secara maksimal melalui kerja yang cepat, terencana, dan terukur. Seluruh perangkat daerah diminta membangun kolaborasi sejak dini agar setiap tahapan persiapan berjalan efektif dan mampu menghasilkan penyelenggaraan yang berkualitas.

Gubernur memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan anggaran. Menurutnya, setiap dana yang bersumber dari APBD harus digunakan secara selektif, efisien, dan akuntabel dengan memprioritaskan program-program yang benar-benar berdampak terhadap kesiapan NTB sebagai tuan rumah sekaligus mendukung peningkatan prestasi olahraga daerah.

“Setiap rupiah yang kita keluarkan harus memiliki nilai strategis. Kita tidak hanya mengejar sukses penyelenggaraan, tetapi juga memastikan bahwa investasi yang dilakukan mampu memperkuat pembinaan olahraga, meningkatkan kualitas fasilitas yang ada, dan melahirkan prestasi yang membanggakan bagi atlet-atlet NTB,” tegas Gubernur.

Ia juga mengingatkan agar setiap kebijakan penganggaran tidak hanya berorientasi pada kebutuhan jangka pendek penyelenggaraan, tetapi mampu meninggalkan manfaat jangka panjang bagi pembinaan olahraga, peningkatan kualitas infrastruktur, dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Sejalan dengan arahan pemerintah pusat, Gubernur menegaskan bahwa persiapan PON di NTB akan mengedepankan optimalisasi fasilitas yang telah tersedia. Fokus diarahkan pada pembenahan dan peningkatan kualitas venue sesuai kebutuhan sehingga penyelenggaraan dapat berlangsung secara efisien tanpa pembangunan infrastruktur baru yang tidak mendesak.

Rapat juga membahas kesiapan NTB dalam menyelenggarakan cabang-cabang olahraga yang nantinya ditetapkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Pemerintah Provinsi NTB menyatakan siap menyesuaikan pembagian cabang olahraga sesuai keputusan nasional dengan mengedepankan kesiapan venue, efektivitas penyelenggaraan, dan potensi peningkatan prestasi atlet daerah.

Bagi Gubernur, status sebagai tuan rumah harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga di NTB. Persiapan tidak boleh hanya berfokus pada aspek penyelenggaraan, tetapi juga harus mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan melalui pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“PON XXII Tahun 2028 harus menjadi titik balik kebangkitan olahraga NTB. Kita ingin sukses sebagai penyelenggara, tetapi yang tidak kalah penting adalah sukses melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menekankan bahwa penyelenggaraan PON merupakan pekerjaan besar yang tidak dapat diselesaikan oleh satu perangkat daerah semata. Dibutuhkan sinergi, komitmen, dan semangat kerja bersama dari seluruh unsur pemerintah, pemerintah kabupaten/kota, organisasi olahraga, perguruan tinggi, dunia usaha, hingga masyarakat.

Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan persiapan PON sebagai gerakan bersama dengan mengedepankan disiplin, koordinasi, dan saling mendukung antarsektor. Menurutnya, kolaborasi yang kuat sejak tahap perencanaan akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan penyelenggaraan PON yang sukses dan membanggakan.

Selain membahas kesiapan venue dan pembinaan atlet, rapat juga menyoroti kebutuhan perencanaan pendanaan yang berkelanjutan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta langkah-langkah strategis untuk memastikan seluruh persiapan berjalan tepat waktu dan sesuai target.

Bagi Pemerintah Provinsi NTB, PON XXII Tahun 2028 bukan hanya agenda olahraga nasional, melainkan momentum strategis untuk memperkuat sport tourism, menggerakkan perekonomian daerah, memberdayakan UMKM, menarik investasi, serta memperkenalkan potensi NTB kepada khalayak yang lebih luas.

Melalui gerak cepat yang dimulai sejak hari pertama setelah penerimaan SK, Pemerintah Provinsi NTB menegaskan tekad untuk menjadikan PON XXII Tahun 2028 bukan sekadar sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga sebagai momentum lahirnya prestasi atlet, penguatan ekonomi daerah, dan warisan pembangunan yang dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang. Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, NTB optimistis mampu menghadirkan PON yang profesional, efisien, dan membanggakan.(AM)

]]>
Wed, 24 Jun 2026 16:35:41 +0800 amr
Aliansi Sumbawa Menggugat Desak PT Intam Transparan Terkait Status Jalan di Desa Lebin https://amarmedia.co.id/aliansi-sumbawa-menggugat-desak-pt-intam-transparan-terkait-status-jalan-di-desa-lebin https://amarmedia.co.id/aliansi-sumbawa-menggugat-desak-pt-intam-transparan-terkait-status-jalan-di-desa-lebin Aliansi Sumbawa Menggugat Desak PT Intam Transparan Terkait Status Jalan di Desa Lebin

SumbawaBesar.Amarmedia.co.id - , 24 Juni 2026 – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III dan II DPRD Kabupaten Sumbawa dengan PT Intam, Rabu (24/6), diwarnai desakan keras dari Aliansi LSM Sumbawa Menggugat. Aliansi menuntut kejelasan status hukum dan iktikad baik perusahaan terkait pemanfaatan akses jalan di Desa Lebin yang selama ini diklaim perusahaan sebagai Jalan Usaha Tani (JUT).

RDP tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi III Syaifullah SPd.M.M.Inov. hadir anggota komisi II Muhammad Zain SIP, Jiansya SE dan H Andi Mappelepui. Dari pemerintah daerah juga hadir yakni Dinas DPMPTSP, Balai KPH Zona II, Camat Ropang,Kepala Desa Lebin dan Kepala Desa Ropang. 

Perwakilan Aliansi, Muhammad Taufan, menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah status lahan yang kini digunakan sebagai jalur logistik PT Intam. Menurutnya, terdapat ketimpangan informasi antara klaim perusahaan dengan fakta di lapangan.

"Kami datang ke sini untuk menuntut transparansi. Perusahaan mengklaim jalan tersebut adalah JUT, namun faktanya itu adalah akses yang dibangun secara manual dengan biaya dan keringat masyarakat sendiri, termasuk kontribusi pribadi saudara Dodo," ujar Taufan di sela-sela rapat.

Senada dengan Taufan, rekan sejawatnya, Viktor, mempertanyakan legitimasi izin penggunaan jalan tersebut. Aliansi mencium adanya rumor bahwa penggunaan jalan dilakukan tanpa dasar hukum yang kuat dan hanya berlandaskan kesepakatan yang tidak merata.

"Kami butuh penjelasan krusial. Siapa yang memberi izin kepada PT Intam untuk menggunakan jalan pribadi warga sebagai akses operasional perusahaan? Jika perusahaan beroperasi di sana, maka wajib ada ganti rugi atau kompensasi yang jelas bagi pemilik lahan yang jalannya terdampak," tegas Viktor.

Aliansi juga menyoroti sikap perusahaan yang terkesan mengelak saat ditanya mengenai pertanggungjawaban kepemilikan lahan. Bagi aliansi, dalih "amanah sosialisasi" yang diusung perusahaan tidak bisa menjadi pembenaran untuk mengabaikan hak-hak pemilik lahan yang telah berinvestasi secara swadaya membangun jalan tersebut selama bertahun-tahun.

Dalam rapat tersebut, Well Sukrianto, anggota aliansi lainnya, mendesak DPRD agar bersikap tegas terhadap PT Intam. Aliansi menegaskan posisi mereka: jika permasalahan kompensasi dan status jalan belum tuntas, maka PT Intam harus menghentikan penggunaan jalan tersebut untuk kendaraan berat.

"Kami tidak ingin mendiskreditkan pihak mana pun, kami duduk di sini untuk mengurai benang kusut. PT Intam harus terbuka agar polemik ini tidak melebar menjadi konflik yang lebih besar. Intinya, apakah perusahaan memiliki iktikad baik untuk memberikan ganti rugi atau tidak? Itu saja yang masyarakat butuhkan," tambah perwakilan LSM.

Aliansi LSM Sumbawa Menggugat menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga PT Intam menunjukkan tanggung jawab nyata. Mereka menegaskan bahwa investasi yang masuk ke Sumbawa tidak boleh mengorbankan masyarakat kecil atau merampas hak-hak yang telah dibangun warga secara mandiri selama ini.

"Kami ingin memastikan tidak ada pihak yang dirugikan. Sinergi itu harusnya saling menguntungkan, bukan justru menjadikan masyarakat sebagai korban dari operasional tambang," pungkas Taufan.(AM)

]]>
Wed, 24 Jun 2026 16:23:47 +0800 amr
Muhammad Zain Dorong Penyelesaian Konflik Akses Jalan Desa Lebin Melalui Musyawarah Berkeadilan di Tingkat Kecamatan https://amarmedia.co.id/muhammad-zain-dorong-penyelesaian-konflik-akses-jalan-desa-lebin-melalui-musyawarah-berkeadilan-di-tingkat-kecamatan https://amarmedia.co.id/muhammad-zain-dorong-penyelesaian-konflik-akses-jalan-desa-lebin-melalui-musyawarah-berkeadilan-di-tingkat-kecamatan Muhammad Zain Dorong Penyelesaian Konflik Akses Jalan Desa Lebin Melalui Musyawarah Berkeadilan di Tingkat Kecamatan

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi III dan II DPRD Kabupaten Sumbawa pada Rabu (24/6) membahas polemik status jalan di Desa Lebin yang kini digunakan oleh PT Intam dalam aktivitas eksplorasi detailnya. Menanggapi situasi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, SIP, menekankan pentingnya mengedepankan hak-hak masyarakat lokal dalam setiap tahapan investasi.

Rapat yang dipimpin oleh ketua komisi III Syaifullah SPd.M.M.Inov dihadiri Aliansi LSM Sumbawa Menggugat, Camat Ropang, Kepala Desa Lebin, Kepala Desa Ropang, Balai KPH II, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Bagian Hukum Setda Sumbawa, polsek Ropang serta Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa. Hadir anggota komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa H Andi Mappelepui dan Juliansyah SE. 

Dalam paparannya, Muhammad Zain yang akrab disapa Rosi ini, menyoroti bahwa berdasarkan fakta sejarahnya, lahan yang dijadikan akses jalan tersebut adalah milik masyarakat yang telah dikembangkan secara bertahap melalui swadaya warga dan dana desa sejak tahun 2017 hingga 2025.

"Kami memahami bahwa perusahaan beroperasi memanfaatkan akses jalan tersebut setelah dilakukan sosialisasi oleh PT Intam yang dilakukan bersama warga dan Kepala Desa. Dalam pertemuan tersebut telah mendapat persetujuan dengan syarat perbaikan jalan dilakukan oleh PT Intam, sehingga sampai hari ini jalan tersebut dipakai oleh PT Intam. Meskipun demikian, perusahaan tidak boleh abai terhadap kontribusi masyarakat dalam peningkatan jalan tersebut, termasuk saudara Dodo, yang telah membantu mengubah jalan setapak menjadi akses roda empat dan enam," ujar Muhammad Zain.

Menurut Rosi, reaksi yang muncul dari masyarakat saat ini merupakan akumulasi dari rasa memiliki terhadap jalan yang telah dibangun dengan susah payah tersebut. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa perusahaan tidak boleh menutup mata terhadap tanggung jawab sosialnya.

Ia menambahkan, perusahaan wajib memiliki kepekaan dan terbuka dalam setiap operasionalnya jika ingin menggunakan akses yang dibangun oleh masyarakat. Munculnya reaksi masyarakat yang merasa dirugikan harus segera direspons dengan bentuk kompensasi yang layak atas perbaikan jalan tersebut. Jangan sampai keberadaan tambang justru memicu konflik horizontal di tataran desa.

"Saya berharap permasalahan ini diklirkan di tingkat kecamatan bersama Camat, Kepala Desa, dan perwakilan masyarakat. Namun, saya tegaskan kembali, perusahaan bisa berjalan dengan lancar, tetapi masyarakat tidak boleh dirugikan sedikit pun," tambahnya.

Muhammad Zain menutup pernyataannya dengan mengingatkan PT Intam agar tidak abai terhadap dinamika sosial di lapangan. Ia meminta perusahaan untuk lebih terbuka dan proaktif dalam menyosialisasikan setiap langkahnya agar tidak terjadi miskomunikasi yang berkepanjangan.

"Investasi harus membawa kesejahteraan. Kami di DPRD akan terus mengawal agar tuntutan masyarakat terkait kompensasi atas jerih payahnya memperbaiki jalan tersebut mendapatkan perhatian serius dari PT Intam. Sinergi yang baik hanya bisa dicapai jika hak masyarakat dihormati dan kewajiban perusahaan dipenuhi dengan transparan," pungkas Rosi.(AM)

]]>
Wed, 24 Jun 2026 16:13:14 +0800 amr
PT Intam Tegaskan Komitmen Sinergi dengan Masyarakat dalam Pengembangan Infrastruktur di Desa Lebin Kecamatan Ropang https://amarmedia.co.id/pt-intam-tegaskan-komitmen-sinergi-dengan-masyarakat-dalam-pengembangan-infrastruktur-di-desa-lebin-kecamatan-ropang https://amarmedia.co.id/pt-intam-tegaskan-komitmen-sinergi-dengan-masyarakat-dalam-pengembangan-infrastruktur-di-desa-lebin-kecamatan-ropang PT Intam Tegaskan Komitmen Sinergi dengan Masyarakat dalam Pengembangan Infrastruktur di Desa Lebin Kecamatan Ropang 

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id -  24 Juni 2026 – PT Intam, perusahaan yang saat ini tengah melakukan kegiatan eksplorasi detail di wilayah Kabupaten Sumbawa, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya di Desa Lebin.

Hal ini disampaikan oleh Direksi PT Intam, Rahmansyah, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III dan II DPRD Kabupaten Sumbawa pada Rabu (24/6). Dalam rapat tersebut, PT Intam memberikan klarifikasi terkait pemanfaatan akses jalan yang belakangan ini menjadi perhatian publik.

Rahmansyah menjelaskan bahwa kehadiran PT Intam di Desa Lebin merupakan bagian dari rencana investasi yang mengedepankan kolaborasi dengan warga lokal. Menurutnya, penggunaan akses jalan di desa tersebut bukan didasari oleh keinginan perusahaan semata, melainkan merespons aspirasi masyarakat saat sesi sosialisasi beberapa bulan lalu.

"Saat itu, masyarakat menyampaikan kebutuhan mendesak akan perbaikan infrastruktur jalan untuk mengangkut hasil panen. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen perusahaan, kami telah merealisasikan perbaikan jalan sepanjang 12 km," ujar Rahmansyah.

Ia menambahkan bahwa sejak perbaikan tersebut selesai, manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh petani. Risiko kecelakaan di jalan tersebut pun kini terminimalisir, dan akses transportasi hasil panen menjadi jauh lebih lancar dibanding sebelumnya.

Terkait munculnya polemik mengenai status kepemilikan lahan jalan tersebut, pihak PT Intam menyatakan sikap terbuka untuk menempuh jalan dialog. Perusahaan menekankan bahwa operasional mereka saat ini masih dalam tahap eksplorasi detail, dan penggunaan akses jalan dilakukan sebagai sarana logistik yang esensial.

Menanggapi tuntutan mengenai kompensasi, PT Intam berkomitmen untuk melakukan verifikasi lebih lanjut dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta pihak kecamatan agar permasalahan ini menemukan solusi terbaik yang adil bagi semua pihak.

"Kami sebagai investor sangat berharap adanya kepastian hukum dan iklim investasi yang kondusif. Kami sangat menghargai aspirasi masyarakat dan ingin memastikan bahwa keberadaan kami memberikan dampak positif, bukan justru menimbulkan konflik," tambah Djatmiko, perwakilan PT Intam selaku Project manager 

Dukungan terhadap Penyelesaian di Tingkat Kecamatan

Dalam RDP tersebut, pihak perusahaan menyambut baik saran dari anggota DPRD agar permasalahan teknis di lapangan diselesaikan melalui musyawarah di tingkat kecamatan. PT Intam menyatakan kesiapannya untuk duduk bersama dengan pemilik lahan dan perangkat desa guna mengurai setiap kendala dengan transparan.

PT Intam berharap, melalui semangat gotong royong dan komunikasi yang terbuka, sinergi antara perusahaan dan masyarakat Desa Lebin dapat terus terjaga. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sumbawa menjadi lebih maju melalui pemanfaatan sumber daya yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. (AM)

]]>
Wed, 24 Jun 2026 14:31:07 +0800 amr
Bupati Syarafuddin Jarot Resmi Lepas Kontingen Atlet Porwada PWI Kabupaten Sumbawa Menuju Mataram https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-jarot-resmi-lepas-kontingen-atlet-porwada-pwi-kabupaten-sumbawa-menuju-mataram https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-jarot-resmi-lepas-kontingen-atlet-porwada-pwi-kabupaten-sumbawa-menuju-mataram Bupati Syarafuddin Jarot Resmi Lepas Kontingen Atlet Porwada PWI Kabupaten Sumbawa Menuju Mataram

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Suasana khidmat dan penuh optimisme menyelimuti Aula Hasan Usman Kantor Bupati Sumbawa pada Selasa (23/6/2026) siang. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi melepas kontingen atlet Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa yang akan berlaga di Kota Mataram pada 26–28 Juli 2026 mendatang.

Acara pelepasan ini juga dihadiri oleh Ketua KONI Sumbawa Abdul Rafiq, S.H., M.Si., Wakil Ketua KONI Muhammad Yamin, S.E., M.Si., Kepala Dispopar Tata Kostara, S.Sos., Kepala Cabang Bank NTB Syariah Ika Gita Listiana, M.M., Inov., serta Ketua PWI Sumbawa Zainuddin, S.E dan jajaran pengurus sekaligus peserta Porwada. Acara diawali secara khidmat dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak Jamhur Husain.

 

Dalam sambutan dan arahannya, Bupati Syarafuddin Jarot memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi apik yang tercipta antara PWI, KONI, Dispopar, dan Bank NTB Syariah. Sinergi ini dinilai berhasil memberikan fasilitas dan akomodasi yang sangat layak bagi para jurnalis yang akan bertanding.

Sebagai bentuk komitmen dan dukungan nyata, Bupati Jarot berjanji akan meluangkan waktu di tengah kesibukan dinasnya untuk mendukung langsung perjuangan kontingen Sumbawa di Mataram.

 "Terima kasih atas kebersamaan kita hari ini. Kebetulan agenda saya pada tanggal 26 dan 27 Juni ada di Mataram. Pada tanggal 28 Juni jadwal saya agak longgar, insya Allah saya akan datang langsung ke venue di Mataram untuk menonton dan mendukung rekan-rekan wartawan bertanding," ungkap Bupati Jarot disambut tepuk tangan riuh hadirin.

 

Bupati berharap 29 atlet dan 2 official yang dikirimkan mampu tampil percaya diri, menjaga soliditas, dan membawa pulang hasil terbaik. Baginya, ajang olahraga ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan wadah memperkuat semangat kebersamaan dan kebanggaan daerah.

Tidak hanya berbicara soal olahraga, Bupati Jarot memanfaatkan momentum ini untuk merefleksikan satu tahun empat bulan masa kepemimpinannya di tana Samawa. Di hadapan para kuli tinta, ia menegaskan posisinya yang sangat terbuka terhadap kritik. Bagi Jarot, fungsi kontrol sosial yang dijalankan pers selama ini adalah hal positif yang membangun.

"Selama satu tahun empat bulan menjabat, saya banyak dikritik, dan alhamdulillah pers bisa memberitakan isu lokal dengan sangat baik," ujarnya dengan nada apresiatif.

Berbekal rekam jejak profesionalnya di perusahaan asing, Bupati Jarot menegaskan bahwa kritik tersebut ia jadikan pemacu untuk mengakselerasi birokrasi. Ia menuntut ritme kerja yang cepat dan taktis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Dengan mengomandoi 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 24 Kecamatan.

 Menaungi sekitar 9.000-an Aparatur Sipil Negara (ASN) Bupati Jarot mengajar ASN "Berlari cepat", bukan sekadar maraton, apalagi berjalan santai.

"Memang tidak semua aparat siap bekerja cepat, tapi kita harus memilih yang terbaik secara terukur sesuai kemampuan daerah," tegas Bupati.

Sebelumnya, Ketua PWI Kabupaten Sumbawa, Zainuddin, S.E., melaporkan bahwa kontingen kali ini diperkuat oleh sejumlah atlet unggulan yang memiliki rekam jejak prestasi nasional, baik di ajang Porwada maupun Porwanas sebelumnya. Kekuatan Kontingen PWI Sumbawa pada beberapa cabor diantaranya di Atletik ada Zulkarnain Peraih medali emas 5.000 meter pada Porwanas lalu. 

Pada Tenis Meja ada atlet Jamhur Husain & Agus Talino Memecahkan rekor belasan tahun dengan meraih Medali Perunggu

Di nonro Biliar Tim Biliar Sumbawa menyumbang 3 medali perunggu di nomor Bola 8 dan Bola 9. Dan Olahraga Tradisional (Balogo) ada Fajar, Robi, Zakaria serta Fotografi ada Randi menjadi salah satu nomor andalan kontingen Sumbawa.

Kemudian lanjut Zen akrab disapa, pada nomor Bridge, Tim Bridge Sumbawa, satu-satunya perwakilan NTB, langsung mengantongi tiket Porwanas Lampung tanpa seleksi daerah. Ia optimis kontingen Sumbawa mampu mengulang sukses besar seperti pada Porwanas di Malang dan Banjarmasin, di mana NTB berhasil menembus posisi Tiga Besar Nasional dengan raihan 15 medali.

"Kami mohon doa restu Bupati dan masyarakat Sumbawa. Yang paling penting bagi kami adalah seluruh atlet pergi berjuang dan pulang dalam keadaan selamat," pungkas Zainuddin

Ditempat yang sama, Ketua KONI Sumbawa, Abdul Rafiq SH, M.Si, memberikan arahan kepada para atlet Porwada Kabupaten Sumbawa agar menjaga nama baik daerah, menjaga kondisi fisik dengan baik sebelum bertanding, serta berjuang untuk meraih prestasi dan juara.

Abdul Rafiq menekankan pentingnya kedisiplinan dan kesiapan para atlet selama mengikuti pertandingan. Ia meminta seluruh kontingen untuk tampil maksimal dengan tetap menjunjung sportivitas dan menjaga nama baik Kabupaten Sumbawa. “Jaga nama baik daerah, jaga kondisi betul-betul untuk bertanding. Raih prestasi dan juara,” tegasnya. (AM)

]]>
Tue, 23 Jun 2026 18:05:12 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Perkuat Implementasi Keamanan Siber dan Resmi Terima Registrasi TTIS dari Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perkuat-implementasi-keamanan-siber-dan-resmi-terima-registrasi-ttis-dari-kepala-badan-siber-dan-sandi-negara-bssn https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perkuat-implementasi-keamanan-siber-dan-resmi-terima-registrasi-ttis-dari-kepala-badan-siber-dan-sandi-negara-bssn Pemkab Sumbawa Perkuat Implementasi Keamanan Siber dan Resmi Terima Registrasi TTIS dari Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur dan tata kelola keamanan siber di wilayahnya. Upaya serius ini ditandai dengan diterimanya Surat Tanda Registrasi Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) dari Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP., pada Selasa, 23 Juni 2026.

Penyerahan dokumen resmi ini berlangsung dalam rangkaian Kegiatan Kolaborasi Peningkatan Kapabilitas Keamanan Siber Lintas Sektor Wilayah Nusa Tenggara Barat.

Dr. H. Budi Prasetyo menekankan bahwa pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh regulasi terkait keamanan siber diimplementasikan dengan optimal di lingkungan Pemkab Sumbawa. Fokus utamanya mencakup aspek pelindungan data pribadi, keamanan dan ketahanan siber, pengelolaan insiden siber, hingga tata kelola keamanan siber secara menyeluruh.

"Kita pastikan implementasi regulasi terkait keamanan siber yang meliputi pelindungan data pribadi, keamanan dan ketahanan siber, dan pengelolaan insiden siber serta tata kelola keamanan siber terlaksana di Sumbawa," ujar sosok yang akrab disapa Doktor Budi tersebut.

Registrasi TTIS yang diberikan oleh BSSN ini merupakan pengakuan resmi secara nasional bagi Pemkab Sumbawa. Status ini memberikan sejumlah keuntungan strategis, di antaranya mendapatkan akses ke jaringan koordinasi dan komunikasi dengan TTIS Nasional, TTIS Sektor Administrasi Pemerintahan (Gov-CSIRT), serta TTIS organisasi lainnya.

Kemudian lanjutnya mendapatkan dukungan teknis dan sumber daya dari BSSN untuk meningkatkan kapabilitas dan kesiapan TTIS, Penguatan kapasitas melalui pelatihan dan sertifikasi yang difasilitasi oleh TTIS Nasional dan Gov-CSIRT dan kemudahan dalam proses koordinasi dan penanganan insiden siber secara efektif dan terintegrasi.

Doktor Budi menambahkan bahwa keterlibatan Pemkab Sumbawa dalam Kegiatan Kolaborasi Peningkatan Kapabilitas Keamanan Siber Lintas Sektor Wilayah Nusa Tenggara Barat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di daerah.

"Kegiatan ini merupakan sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam implementasi sistem manajemen keamanan informasi, penerapan kontrol keamanan, dan penanganan insiden siber," tambah Doktor Budi.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Sumbawa diharapkan dapat lebih responsif dan tangkas dalam menghadapi ancaman digital. Hal ini menjadi kunci utama dalam menjamin keamanan data masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang saat ini terus dikembangkan oleh Pemkab Sumbawa.(AM)

]]>
Tue, 23 Jun 2026 12:26:19 +0800 amr
Tim Seleksi Resmi Buka Pendaftaran Calon Anggota KPID NTB 2026–2029 https://amarmedia.co.id/tim-seleksi-resmi-buka-pendaftaran-calon-anggota-kpid-ntb-20262029 https://amarmedia.co.id/tim-seleksi-resmi-buka-pendaftaran-calon-anggota-kpid-ntb-20262029 Tim Seleksi Resmi Buka Pendaftaran Calon Anggota KPID NTB 2026–2029

Mataram,Amarmedia.ci.id -  (22 Juni 2026) – Tim Seleksi Pemilihan Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi membuka pendaftaran Calon Anggota KPID Provinsi NTB Masa Jabatan 2026–2029. Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat Tim Seleksi yang digelar pada Senin, 22 Juni 2026, di Sekretariat Tim Seleksi Kantor DPRD Provinsi NTB.

Ketua Tim Seleksi, Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., mengatakan pendaftaran dibuka mulai 22 Juni hingga 21 Juli 2026 dan memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk ikut berpartisipasi dalam proses seleksi.

“Seleksi ini merupakan kesempatan untuk menghadirkan figur-figur terbaik yang memiliki integritas, independensi, kompetensi, dan kepedulian terhadap kemajuan dunia penyiaran di Nusa Tenggara Barat. Kami mengajak seluruh masyarakat yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi dan mengabdikan diri melalui KPID,” ujarnya.

Untuk memudahkan masyarakat, seluruh proses pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui laman resmi https://ntbprov.go.id/seleksiKPID. Portal tersebut menyediakan informasi lengkap mengenai pengumuman, jadwal seleksi, persyaratan umum dan khusus, format dokumen yang harus dilengkapi, serta fasilitas pendaftaran secara online.

Calon peserta cukup mengakses laman tersebut, mempelajari ketentuan yang berlaku, menyiapkan dokumen dalam format hasil pemindaian (PDF), mengisi formulir pendaftaran secara elektronik, dan mengunggah seluruh dokumen persyaratan sebelum batas akhir pendaftaran. Tim Seleksi mengingatkan agar setiap pelamar mencermati seluruh persyaratan administrasi karena kelengkapan dokumen menjadi dasar penilaian pada tahap seleksi administrasi. Persyaratan umum, persyaratan khusus, tata cara pendaftaran, dan ketentuan lainnya mengacu pada pengumuman resmi Tim Seleksi.

Pria yang akrab disapa Aka ini menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi diselenggarakan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan pedoman yang ditetapkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia. Salah satu ketentuan yang menjadi acuan adalah Lampiran Bab III angka 2.4 butir (11) Keputusan Komisi Penyiaran Indonesia Nomor 3 Tahun 2024, yang menyatakan bahwa calon incumbent (petahana) yang lulus seleksi administrasi tidak mengikuti uji kompetensi dan selanjutnya langsung mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) di DPRD Provinsi.

“Ketentuan tersebut merupakan pedoman nasional yang menjadi acuan Tim Seleksi. Dengan demikian, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara konsisten sesuai regulasi untuk menjamin transparansi, kepastian hukum, dan perlakuan yang adil bagi seluruh peserta,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa proses seleksi tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan atau pihak-pihak yang mengatasnamakan Tim Seleksi dengan menjanjikan kelulusan maupun meminta imbalan.

Tim Seleksi berharap proses penjaringan ini mampu menghasilkan anggota KPID Provinsi Nusa Tenggara Barat yang profesional, berintegritas, independen, dan memiliki visi kuat dalam menjaga kualitas penyiaran. Kehadiran komisioner yang berkualitas diharapkan dapat memperkuat perlindungan kepentingan publik, mendorong penyiaran yang sehat dan edukatif, serta menjawab tantangan perkembangan media di era digital.

“Semakin banyak putra-putri terbaik NTB yang berpartisipasi, semakin besar peluang kita mendapatkan komisioner KPID yang kredibel dan mampu mengawal penyiaran yang berkualitas demi kepentingan masyarakat,” tutup Aka.(AM/Kominfotik)

]]>
Tue, 23 Jun 2026 10:29:58 +0800 amr
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa Berharap Pemda Tinjau Ulang Data Masyarakat Pada Klasifikasi Desil 6 https://amarmedia.co.id/dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-berharap-pemda-tinjau-ulang-data-masyarakat-pada-klasifikasi-desil-6 https://amarmedia.co.id/dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-berharap-pemda-tinjau-ulang-data-masyarakat-pada-klasifikasi-desil-6

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id (23 Juni 2026) Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si, berharap Pemerintah Kabupaten Sumbawa dapat melakukan peninjauan dan verifikasi ulang terhadap data masyarakat yang masuk dalam kategori Desil 6 pada basis data kesejahteraan sosial nasional.

Harapan tersebut disampaikan menyusul banyaknya laporan dan aspirasi masyarakat yang diterima DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa. Dalam laporan tersebut, terdapat sejumlah warga yang kondisi ekonominya masih tergolong kurang mampu, namun berdasarkan data yang ada justru masuk dalam kategori Desil 6 sehingga tidak memenuhi syarat untuk menerima berbagai program bantuan pemerintah.

"Kami menerima cukup banyak keluhan dari masyarakat yang secara nyata masih membutuhkan bantuan, namun karena tercatat pada kategori Desil 6, mereka tidak dapat mengakses beberapa program pemerintah seperti Program Indonesia Pintar (PIP), Program Keluarga Harapan (PKH), maupun program bantuan sosial lainnya," ujar Abdul Rafiq.

Menurutnya, data merupakan instrumen penting dalam penyaluran bantuan. Oleh karena itu, validitas dan akurasi data harus terus diperbarui agar bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa meyakini bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa memiliki komitmen yang sama untuk memastikan seluruh masyarakat yang berhak menerima bantuan sosial dapat terakomodasi dengan baik melalui data yang akurat dan valid. Oleh karena itu, peninjauan dan verifikasi ulang terhadap masyarakat yang masuk kategori Desil 6 menjadi langkah penting agar tidak ada warga yang layak menerima bantuan namun terlewat karena ketidaksesuaian data.

"Kami tidak sedang menyalahkan pihak manapun. Yang kami harapkan adalah adanya evaluasi dan verifikasi lapangan secara berkala sehingga kondisi riil masyarakat dapat tergambar dengan baik dalam basis data yang digunakan pemerintah," lanjutnya.

Abdul Rafiq juga mengajak pemerintah desa, kelurahan, kecamatan, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif memberikan informasi yang akurat terkait kondisi sosial ekonomi warga di lingkungan masing-masing.

Dengan pembaruan data yang lebih akurat, diharapkan berbagai program perlindungan sosial dan bantuan pemerintah dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan serta mampu mengurangi potensi ketidakadilan dalam penyaluran bantuan.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa berharap aspirasi masyarakat ini dapat menjadi perhatian bersama demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih adil, tepat sasaran, dan berpihak kepada masyarakat kecil.(AM)

]]>
Tue, 23 Jun 2026 08:44:37 +0800 amr
Peringatan HUT ke&2, Wabup Sumbawa Apresiasi Peran Strategis LKSM dalam Pelestarian Adat dan Budaya https://amarmedia.co.id/peringatan-hut-ke-2-wabup-sumbawa-apresiasi-peran-strategis-lksm-dalam-pelestarian-adat-dan-budaya https://amarmedia.co.id/peringatan-hut-ke-2-wabup-sumbawa-apresiasi-peran-strategis-lksm-dalam-pelestarian-adat-dan-budaya Peringatan HUT ke-2, Wabup Sumbawa Apresiasi Peran Strategis LKSM dalam Pelestarian Adat dan Budaya

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id — Mengusung semangat gotong royong dan pelestarian nilai-nilai lokal, Lembaga Kreativitas Samawa Maras (LKSM) sukses menggelar perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-2. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Brang Bara, Kabupaten Sumbawa, pada Senin malam (22/06/2026).

LKSM merupakan sebuah lembaga kemasyarakatan di Kabupaten Sumbawa yang bergerak aktif sebagai wadah pengembangan kreativitas, seni, budaya, sosial, serta penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM. Selama dua tahun berkiprah, lembaga ini konsisten memosisikan diri sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dalam menghidupkan kembali gairah kebudayaan, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lokal melalui falsafah “Batompok Basai Saling Satingi”.

Dalam sambutannya, Ketua Umum LKSM, Agus Purnawan, S.Pt., menyampaikan rasa syukur atas perjalanan dua tahun lembaga yang dipimpinnya. Ia memaparkan bahwa saat ini jumlah anggota LKSM telah mencapai hampir seratus orang yang tersebar di berbagai wilayah se-Kabupaten Sumbawa.

Pada kesempatan tersebut, Agus juga secara khusus mengharapkan bimbingan, dedikasi, serta edukasi dari Wakil Bupati Sumbawa demi arah dan kemajuan lembaga ke depannya.

Apresiasi Pemda: LKSM Sebagai Pilar Gotong Royong

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang hadir langsung dalam acara tersebut memberikan apresiasi yang tinggi. Menurut Wabup, momentum harlah ini merupakan ajang strategis dalam pengembangan kreativitas menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.

"LKSM menggelar kegiatan ini dalam rangka mempertahankan nilai-nilai adat dan budaya, sehingga kebudayaan ini terus kita kedepankan. Kita harus selalu mempertahankan ajaran budaya kita," ujar H. Ansori.

Lebih lanjut, Wabup menekankan bahwa LKSM tidak hanya fokus pada seni dan budaya, melainkan juga aktif dalam berbagai gerakan keagamaan dan aksi sosial di tengah masyarakat.

"LKSM membawa fungsi sosial yang nyata dan perlu ada gerakan berkelanjutan. Kami meyakini dan berharap, ke depan akan lahir LKSM-LKSM lainnya di Sumbawa yang mampu mengamalkan nilai gotong royong dan persatuan," tambahnya.

Wabup juga menggarisbawahi bahwa suasana kondusif, harmonis, dan penuh kebersamaan seperti inilah yang sangat dibutuhkan dalam suatu roda pemerintahan. Dengan sinergi yang baik, pelaksanaan pembangunan di daerah dapat dinikmati langsung oleh masyarakat demi mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.

"Saya ucapkan selamat ulang tahun ke-2 untuk LKSM. Selamat berkiprah untuk kemajuan *Tau dan Tana* Samawa," pungkas Wakil Bupati, yang dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan oleh Wabup secara simbolis.

Pemotongan Tumpeng dan Pentas Seni

Sebagai bentuk rasa syukur, acara inti ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng bersama oleh Wakil Bupati Sumbawa bersama jajaran pengurus inti LKSM.

Prosesi khidmat ini disaksikan langsung oleh sejumlah tokoh penting yang hadir, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumbawa, DGH. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov., Penasehat LKSM Hj Hafsah SPd dan jajaran serta para budayawan, Ais Bing Syahmi, Anto Icak, tokoh adat, dan insan kesenian terkemuka di Kabupaten Sumbawa.

Malam puncak perayaan Harlah ke-2 LKSM ini kian semarak dengan penampilan paduan suara memukau dari jajaran pengurus LKSM yang berkolaborasi dengan Lembaga Seni dan Sholawat Cahaya Rahmati ( LESCAYA) Labuhan Sumbawa pimpinan Nur Aini Syehan , Tim paduan Suara Fahri Awad menampilkan harmoni yang mempertegas identitas kolektifitas kreatif lembaga tersebut.

]]>
Mon, 22 Jun 2026 22:13:01 +0800 amr
Gubernur NTB: WTP Bukan Akhir, Birokrasi Harus Agile dan Anggaran Tepat Sasaran https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-wtp-bukan-akhir-birokrasi-harus-agile-dan-anggaran-tepat-sasaran https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-wtp-bukan-akhir-birokrasi-harus-agile-dan-anggaran-tepat-sasaran Gubernur NTB: WTP Bukan Akhir, Birokrasi Harus Agile dan Anggaran Tepat Sasaran

Mataram.Amarmedia.co.id - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB, Senin (22/6/2026), di Kantor Gubernur NTB. Dalam rapat tersebut, Gubernur Iqbal menekankan pentingnya perubahan orientasi pemerintahan, dari sekadar tertib administrasi menuju tata kelola yang berfokus pada substansi, kinerja, dan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Provinsi NTB atas masukan, pemikiran, dan kritik konstruktif yang selama ini diberikan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, berbagai masukan tersebut menjadi bekal penting untuk memperkuat langkah-langkah pembenahan pemerintahan ke depan.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota dewan yang secara rutin memberikan masukan, pemikiran, baik secara resmi maupun dalam komunikasi sehari-hari. Banyak hal baru yang menjadi tantangan bagi kami, dan itu semua akan memperkuat upaya-upaya kami ke depan,” ujar Gubernur Iqbal.

Gubernur Iqbal mengakui bahwa hingga saat ini birokrasi pemerintahan masih cenderung terlalu fokus pada aspek administratif, sementara substansi pelayanan publik sering kali belum menjadi orientasi utama. Padahal, menurutnya, administrasi seharusnya menjadi alat untuk melayani substansi, bukan justru menghambat tujuan pembangunan.

“Selama ini birokrasi kita masih terlalu fokus pada administrasi, belum sepenuhnya pada substansi. Kadang-kadang substansi harus kalah, tujuan harus kalah, karena alasan administratif. Padahal seharusnya administrasilah yang melayani substansi, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Karena itu, Gubernur Iqbal menilai pemerintahan ke depan harus lebih lincah, adaptif, dan memiliki agility dalam merespons perubahan yang sangat cepat. Ia menegaskan, pemerintah tidak bisa lagi hanya bekerja dengan pola lama yang terlalu kaku dan prosedural.

“Perubahan terjadi sangat cepat. Kalau kita hanya fokus pada administrasi, kita tidak akan pernah mampu menyesuaikan diri dengan dinamika yang terjadi. Kita membutuhkan pemerintahan yang agile, pemerintahan yang lincah, adaptif, dan mampu bergerak cepat,” katanya.

Gubernur Iqbal juga memperkenalkan pendekatan coherent government, yaitu pemerintahan yang dijalankan secara terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada pelayanan. Menurutnya, pemerintah harus bekerja layaknya organisasi modern yang menempatkan masyarakat sebagai pihak utama yang harus dilayani.

“Pemerintahan ini harus dijalankan dengan orientasi pelayanan. Kita harus sadar siapa yang kita layani, siapa customer kita, dan kepada siapa seluruh kerja-kerja pemerintah ini ditujukan. Jawabannya adalah rakyat. Karena itu, fokus utama kita haruslah pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal juga menegaskan bahwa keterbatasan fiskal daerah menuntut pemerintah untuk melakukan refocusing program dan anggaran. Karena itu, pemerintah provinsi bersama DPRD diharapkan dapat menyelaraskan perencanaan dan penganggaran agar lebih terfokus pada agenda-agenda prioritas.

Ia menyebutkan bahwa arah kebijakan pembangunan NTB ke depan akan difokuskan pada tiga pilar utama, yakni penanganan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata. Ketiga sektor ini, kata Gubernur Iqbal, akan menjadi penggerak utama pembangunan daerah, sementara sektor-sektor lainnya harus dirancang untuk menopang dan memperkuat pencapaian tiga prioritas tersebut.

“Kita butuh refocusing. Karena itu kami mendorong agar kamus program dan menu kegiatan segera dituntaskan, sehingga pembahasan bersama DPRD menjadi lebih mudah dan semua program yang dirancang bisa selaras dengan visi pemerintahan. Pada akhirnya, kita ingin seluruh anggaran mengerucut pada tiga pilar utama, yaitu penanganan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata,” jelasnya.

Ia menggambarkan ketiga sektor prioritas itu sebagai formasi utama dalam pembangunan daerah, sementara sektor lainnya berfungsi sebagai pendukung untuk memastikan tujuan pembangunan tercapai secara bersama-sama.

Menurut Gubernur Iqbal, kejelasan fokus program dan anggaran juga penting agar masyarakat dapat dengan mudah membaca arah kebijakan pemerintah. Ia ingin peta anggaran daerah benar-benar mencerminkan prioritas pembangunan yang telah disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif.

“Kita perlu menjelaskan arah program dan arah anggaran secara lebih terang, supaya masyarakat bisa melihat dengan mudah bahwa anggaran kita benar-benar fokus pada hal-hal yang menjadi prioritas bersama,” ujarnya.

Dalam penjelasannya terhadap Raperda pertanggungjawaban APBD 2025, Gubernur Iqbal juga menyoroti capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih Pemerintah Provinsi NTB. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP patut disyukuri, namun tidak boleh membuat pemerintah merasa puas berlebihan.

Ia menegaskan bahwa opini WTP pada dasarnya menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah telah memenuhi ketentuan secara administratif dan akuntansi. Namun demikian, WTP belum otomatis menggambarkan kualitas kinerja maupun dampak substansial pembangunan terhadap masyarakat.

“Saya ingin menggarisbawahi bahwa ini jangan sampai membuat kita bangga berlebihan dan puas berlebihan. WTP itu baru menunjukkan bahwa kita benar secara administratif. Sementara pertanyaan apakah kita sudah benar secara substansi, apakah kinerja kita sudah benar-benar berdampak, itu adalah soal lain yang tidak sepenuhnya dijelaskan oleh WTP,” tegas Gubernur.

Karena itu, pemerintah daerah ke depan ingin memastikan bahwa tata kelola keuangan tidak hanya baik dari sisi administrasi, tetapi juga kuat dari sisi kinerja dan manfaatnya bagi masyarakat.

“Harapan kita ke depan bukan hanya WTP, tetapi juga bagaimana kinerja kita bagus, substansinya bagus, dan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Iqbal secara terbuka mengakui bahwa birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB saat ini masih belum cukup lincah dalam menghadapi perubahan. Menurutnya, budaya kerja birokrasi selama ini masih terlalu terbiasa dengan rutinitas administrasi, sementara orientasi terhadap tujuan pembangunan jangka panjang belum sepenuhnya tertanam.

“Saya harus mengakui bahwa hingga saat ini birokrasi di lingkungan pemerintah provinsi masih belum memiliki agility, belum cukup luwes, belum cukup agile. Karena yang terlalu lama dipelajari adalah administrasi, bukan substansi pembangunan. Ini yang sedang kami benahi,” katanya.

Ia pun meminta dukungan dari DPRD NTB agar proses pembenahan birokrasi dan reformasi tata kelola pemerintahan dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Menurutnya, perubahan tidak akan berhasil jika hanya dilakukan oleh eksekutif tanpa dukungan legislatif.

“Kami sedang berubah, kami sedang berbenah. Karena itu kami mohon bantuan dan dukungan dari Bapak-Ibu sekalian di DPRD. Pembenahan ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dan peran dari legislatif,” ujar Iqbal.

Ia menambahkan, semangat pembenahan tersebut harus menjadi gerakan bersama antara eksekutif dan legislatif, karena pemerintahan pada hakikatnya dijalankan oleh keduanya secara bersamaan.

“Pemerintahan hari ini bukan hanya eksekutif, tetapi eksekutif dan legislatif. Kalau kita berdua berbenah bersama, insyaallah tiga pilar program yang kita cita-citakan akan bisa terwujud,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi NTB, Baiq Isvie Rupaeda, dalam pandangannya menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam tata kelola pemerintahan daerah agar pembangunan tidak lagi sekadar diukur dari serapan anggaran dan ketebalan laporan administratif, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Baiq Isvie mengatakan, rapat paripurna bukan sekadar forum formal antara eksekutif dan legislatif, tetapi ruang pertanggungjawaban moral, evaluasi peradaban, sekaligus refleksi atas sejauh mana amanah rakyat telah ditunaikan melalui kebijakan, program, dan penganggaran daerah.

“APBD bukan hanya kumpulan angka. Di dalamnya ada kerja keras rakyat, harapan petani, nelayan, guru, tenaga kesehatan, hingga generasi muda NTB yang menunggu ruang tumbuh, ruang berkarya, dan masa depan yang lebih baik,” kata Baiq Isvie.

Baiq Isvie menekankan bahwa ukuran keberhasilan pemerintah tidak cukup hanya dilihat dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi sejauh mana anggaran tersebut mampu menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan rakyat. Pembangunan dinilai bermakna ketika layanan publik semakin mudah, usaha masyarakat berkembang, pendidikan membaik, kesehatan semakin terjangkau, dan kesejahteraan meningkat.

Dalam forum itu, Baiq Isvie juga menyampaikan apresiasi atas ikhtiar Pemerintah Provinsi NTB dalam mengelola pemerintahan sepanjang Tahun Anggaran 2025. Namun demikian, DPRD menilai tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, mulai dari ketidakpastian ekonomi global, disrupsi teknologi, perubahan sosial yang cepat, kesenjangan kualitas sumber daya manusia, hingga meningkatnya ekspektasi publik terhadap kualitas layanan pemerintah.

Karena itu, DPRD menilai NTB membutuhkan mindset switching dalam tata kelola pembangunan. Paradigma lama yang hanya berorientasi pada serapan anggaran, kepatuhan prosedural, dan laporan administratif dinilai sudah tidak lagi memadai. Pemerintahan ke depan harus bergerak dari sekadar government spending menuju public value creation, dari administrative management menuju strategic impact leadership, serta dari pola kerja business as usual menuju budaya entrepreneurial excellence.

Konsep itu disebut DPRD sebagai Entrepreneurial Mindset Excellence Mainstreaming, yakni cara berpikir birokrasi yang lebih adaptif, cepat membaca perubahan, berani mengambil keputusan, mampu menciptakan solusi, dan kuat dalam orientasi hasil. Menurut DPRD, pola pikir ini tidak berarti semua aparatur harus menjadi pebisnis, melainkan menumbuhkan mentalitas kepemimpinan yang inovatif, problem solving, dan memiliki rasa kepemilikan yang kuat terhadap penyelesaian persoalan publik.

“Birokrasi masa depan tidak cukup hanya bekerja berdasarkan SOP. Birokrasi harus adaptif, agile, inovatif, dan memiliki ownership mindset yang kuat. Aparatur tidak boleh hanya bertanya ‘apa tugas saya’, tetapi harus berpikir ‘apa solusi terbaik untuk rakyat’,” tegas Baiq Isvie.

Baiq Isvie juga menekankan perlunya pejabat publik yang tidak hanya sibuk mengelola program, tetapi mampu melahirkan dampak. Pembangunan, menurut DPRD, tidak cukup berhenti pada output, tetapi harus bergerak ke outcome hingga impact. Untuk itu, critical thinking dinilai harus menjadi arus utama pembangunan NTB ke depan.

Lebih lanjut, Baiq Isvie menegaskan bahwa pembangunan yang berhasil bukanlah pembangunan yang hanya tumbuh dalam laporan statistik, melainkan pembangunan yang hidup dalam pengalaman sehari-hari masyarakat. Ketika rakyat merasakan pelayanan semakin mudah, pendidikan semakin baik, kesehatan semakin terjangkau, dan peluang ekonomi semakin terbuka, maka di situlah pembangunan menemukan maknanya.

Dalam rapat tersebut, Baiq Isvie juga menekankan pentingnya kemitraan yang sehat antara eksekutif dan legislatif. Kedua lembaga disebut sebagai dua pilar penting tata kelola daerah yang tidak hadir untuk saling berhadapan, melainkan saling menguatkan dan menyempurnakan. DPRD menegaskan akan terus menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara objektif, kritis, namun tetap konstruktif demi memastikan kebijakan daerah benar-benar berpihak kepada rakyat.

Menutup pandangannya, DPRD menyatakan bahwa NTB adalah daerah yang kaya potensi, kaya sumber daya, kaya semangat, dan kaya masa depan. Karena itu, yang dibutuhkan saat ini adalah keberanian untuk berpikir besar, bekerja cerdas, bergerak cepat, dan mengeksekusi program pembangunan dengan excellence.

“Jika keberanian itu dimiliki bersama, maka NTB tidak hanya akan tumbuh, tetapi melompat,” tutup Baiq Isvie.(AM/Edo)

]]>
Mon, 22 Jun 2026 15:26:27 +0800 amr
Kementerian PAN&RB, Dorong NTB Jadi Pelopor Layanan Digital Nasional Terintegrasi https://amarmedia.co.id/kementerian-pan-rb-dorong-ntb-jadi-pelopor-layanan-digital-nasional-terintegrasi https://amarmedia.co.id/kementerian-pan-rb-dorong-ntb-jadi-pelopor-layanan-digital-nasional-terintegrasi MATARAM.Amrmedia.co.id  – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus mematangkan langkah strategis dalam mentransformasi birokrasi Indonesia. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah mendorong Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi pilot project atau pelopor dalam penerapan Layanan Digital Nasional yang lebih terintegrasi.

Sebagai upaya akselerasi, Kementerian PANRB menggelar Focus Group Discussion (FGD) Uji Coba Pedoman dan Kertas Kerja Manajemen Layanan Digital Pemerintah Batch 2 di Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Senin (22/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah uji coba kebijakan (sandbox) skala terbatas untuk mematangkan transisi regulasi dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju Digital Government yang lebih efisien.

Asisten Deputi Manajemen Transformasi Layanan Digital Pemerintah Kementerian PANRB, Fahmi Alusi, menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah menyusun Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pemerintahan Digital sebagai pengganti regulasi SPBE sebelumnya. Menurut Fahmi, perubahan paradigma ini sangat krusial untuk menggeser fokus dari sekadar perbaikan prosedur menjadi orientasi pada kebutuhan pengguna (user experience).

“Jika sebelumnya fokus kita adalah pada perbaikan prosedur layanan, kini yang menjadi perhatian utama adalah kualitas layanan dan dampak nyata bagi masyarakat. Rancangan regulasi baru ini akan memperkuat fondasi pemerintahan digital melalui empat pilar utama: identitas digital, sistem pertukaran data, portal pemerintah, dan sistem pembayaran digital yang terintegrasi,” ujar Fahmi di hadapan para peserta FGD.

Dalam rancangan Perpres terbaru, terdapat perubahan signifikan berupa penciutan area manajemen. Jika pada era SPBE terdapat delapan area yang terpisah, kini disederhanakan menjadi lima area manajemen yang dikoordinasikan langsung oleh Kementerian PANRB, yakni Manajemen Risiko, Manajemen Pengetahuan, Manajemen Perubahan, Manajemen Keberlangsungan, dan Manajemen Relasi Pengguna.

Selain itu, Fahmi menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia. Menyongsong target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, pemerintah menargetkan 90 persen populasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia memiliki kompetensi digital yang optimal pada tahun 2029.

“Kami membutuhkan masukan nyata dari lapangan di NTB mengenai apa saja yang memungkinkan atau tidak memungkinkan untuk diimplementasikan. Perwakilan dari NTB saat ini menjadi bagian penentu kebijakan nasional,” imbuhnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., menyambut baik kepercayaan pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa bagi NTB, transformasi digital bukan sekadar penambahan aplikasi baru, melainkan tentang perubahan budaya organisasi dan proses bisnis yang lebih memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Transformasi digital bukan sekadar mengubah pelayanan manual menjadi elektronik, tetapi bagaimana seluruh sistem pemerintahan mampu memberikan dampak nyata. Kami terus berupaya mengatasi fragmentasi layanan dengan mengarahkan seluruh pengembangan aplikasi satu pintu melalui Dinas Kominfotik NTB,” ujar pria yang akrab disapa Dr. Aka ini.

Komitmen NTB dalam digitalisasi telah terbukti dengan capaian Indeks SPBE 2025 yang meraih nilai 4,20 dari skala 5, dengan nilai sempurna 5,00 pada sektor layanan publik. Berbagai platform seperti NTB Satu Data, JDIH, SP4N-LAPOR!, dan portal NTB DigiFest telah menjadi bukti nyata integrasi layanan di Bumi Gora.

Kegiatan FGD ini melibatkan perwakilan dari Pemerintah Provinsi NTB serta kabupaten/kota seperti Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, dan Bima. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan mampu melahirkan standar manajemen layanan digital yang solutif, memangkas ego sektoral antar-instansi, dan menjadi cetak biru (blueprint) bagi digitalisasi pemerintahan di seluruh Indonesia. (san/diskominfotik)

]]>
Mon, 22 Jun 2026 15:20:57 +0800 amr
KONI Sumbawa Apresiasi Prestasi Abid Pradipta, Raih Juara I Kejurnas Balap Sepeda di Pangandaran https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-apresiasi-prestasi-abid-pradipta-raih-juara-i-kejurnas-balap-sepeda-di-pangandaran https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-apresiasi-prestasi-abid-pradipta-raih-juara-i-kejurnas-balap-sepeda-di-pangandaran KONI Sumbawa Apresiasi Prestasi Abid Pradipta, Raih Juara I Kejurnas Balap Sepeda di Pangandaran

Sumbawa Besar.Amarmedia.ci.id– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa memberikan apresiasi tinggi kepada atlet balap sepeda muda berbakat asal Sumbawa, Abid Pradipta. Atlet tersebut sukses mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah berhasil meraih Juara I pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda yang diselenggarakan di Pangandaran, Jawa Barat.

Dalam ajang berskala nasional ini, Abid Pradipta tampil impresif dengan turun pada dua nomor yang membutuhkan ketahanan fisik dan teknik tinggi, yakni Individual Time Trial(ITT) dan Individual Road Race (IRR) untuk kategori Men Junior Group B. Keberhasilannya menembus podium kedua nasional merupakan buah dari disiplin tinggi, program latihan yang terukur, serta semangat juang yang konsisten.

Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si., mengungkapkan rasa bangga atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Abid adalah bukti nyata bahwa atlet Sumbawa memiliki daya saing kompetitif yang tinggi di kancah nasional.

“Prestasi yang diraih Abid Pradipta adalah kebanggaan bagi seluruh masyarakat Sumbawa. Di tengah persaingan yang sangat ketat dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi, Abid mampu menunjukkan kualitas, mental juara, dan semangat pantang menyerah. Ini adalah capaian luar biasa yang membuktikan bahwa atlet kita mampu berdiri di podium nasional,” ujar Abdul Rafiq.

Abdul Rafiq menambahkan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar prestasi individu, melainkan stimulus bagi ekosistem olahraga di Sumbawa. Ia berharap momentum ini menjadi motivasi bagi atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan tidak takut mengejar prestasi setinggi mungkin.

Lebih lanjut, KONI Sumbawa menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah berperan besar di balik kesuksesan ini, terutama jajaran pelatih, Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Sumbawa, serta keluarga yang terus memberikan dukungan moral dan material selama proses pembinaan.

Menyikapi capaian ini, KONI Sumbawa berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam pembinaan atlet usia muda. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menghadapi berbagai agenda olahraga bergengsi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB dan ajang prestasi lainnya di masa depan.

“Keberhasilan Abid menjadi validasi bahwa investasi pada pembinaan atlet usia dini adalah kunci. Ke depan, KONI Sumbawa akan terus mengupayakan ruang bagi atlet untuk berkompetisi dan mengasah kemampuan agar nama Sumbawa semakin disegani sebagai daerah penghasil atlet berprestasi,” tegasnya.

Prestasi Abid Pradipta diharapkan dapat memicu semangat literasi olahraga di kalangan generasi muda Sumbawa, sekaligus mempertegas bahwa dengan dukungan yang tepat, bakat lokal mampu berbicara banyak di level nasional maupun internasional.(AM)

]]>
Mon, 22 Jun 2026 15:12:35 +0800 amr
KONI Sumbawa Tinjau Pelatkab Karate FORKI Sumbawa Tekankan Target Emas demi Tiket PON 2028 https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-tinjau-pelatkab-karate-forki-sumbawa-tekankan-target-emas-demi-tiket-pon-2028 https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-tinjau-pelatkab-karate-forki-sumbawa-tekankan-target-emas-demi-tiket-pon-2028 KONI Sumbawa Tinjau Pelatkab Karate FORKI, Tekankan Target Emas demi Tiket PON 2028

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) KONI Kabupaten Sumbawa melanjutkan agenda peninjauan kesiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB dengan menyambangi Pemusatan Latihan Daerah Kabupaten (Pelatkab) Tim Karate Forki  Porprov NTB Kegiatan berlangsung khidmat di Padepokan Bela Diri KONI, Sumbawa Besar, pada Ahad lagi (21/6/2026)

Dalam kunjungan tersebut, para atlet Karate  sempat unjuk kebolehan dengan menampilkan atraksi teknik bela diri di hadapan tim monev sebagai gambaran kesiapan fisik dan taktik.

Ketua INKAI Cabang Kabupaten Sumbawa, Simpe Hafifuddin, S.H., yang juga Wakil Ketua Forki Sumbawa menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi internal secara intensif. "Saya sudah melihat langsung latihan para atlet yang akan berlaga di Porprov NTB. Saya sangat berterima kasih atas kunjungan monitoring ini, semoga komitmen kita bersama untuk meraih prestasi maksimal dapat terwujud," ujar Simpe pemegang DAN 3 INKAI ini.

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Sumbawa, H. Yudi Patria Negara, S.T., M.M., yang hadir dalam kesempatan tersebut, memberikan suntikan motivasi kepada para atlet. Ia mengingatkan bahwa waktu pelaksanaan Porprov sudah semakin dekat dan setiap atlet harus memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

"Kalian datang untuk bertanding dan menang. Buktikan yang terbaik sekarang, karena belum tentu kesempatan yang sama datang di Porprov berikutnya," tegas H. Yudi akrab disapa.

Lebih lanjut, ia memberikan penekanan khusus terkait peluang besar yang menanti para peraih medali emas. "Jika kalian berhasil meraih emas, itu adalah golden ticket menuju PON 2028, mengingat NTB menjadi tuan rumah penyelenggaraan. Raihlah prestasi ini, karena medali emas akan menjadi bekal berharga bagi masa depan kalian, baik untuk studi maupun dunia kerja," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, anggota Tim Monev KONI, Syamsul Patria SPd memaparkan hasil koordinasi terbaru dengan KONI Provinsi NTB di Mataram. Ia menekankan bahwa persiapan harus dilakukan secara cermat.

"Hasil dari akumulasi latihan kalian akan menjadi jawaban di atas matras nanti. Kami dari tim monev tidak hanya berpaku pada data, kami mencari pembanding dan meracik formula terbaik," jelas Syamsul.

Ia juga menyoroti pentingnya disiplin tinggi dalam menjaga asupan nutrisi bagi para atlet. "Jaga pola makan, hindari makanan cepat saji. Lebih baik 'menangis' karena lelah berlatih saat ini daripada menyesal dan menangis karena kecerobohan saat bertanding nanti," pesannya tegas.

Syamsul juga menambahkan bahwa meskipun jalur Pra-PON tidak dilalui untuk cabang ini, namun atlet yang berhasil menyabet medali emas di Porprov dipastikan akan langsung ditarik masuk ke dalam program Pelatda NTB.

Dengan semangat yang ditunjukkan para karateka INKAI Sumbawa, KONI optimis bahwa cabang olahraga karate akan mampu memberikan kontribusi medali yang signifikan bagi kontingen Kabupaten Sumbawa di ajang Porprov NTB mendatang. (AM)

]]>
Sun, 21 Jun 2026 14:35:23 +0800 amr
KONI Sumbawa Tinjau Pelatkab Panahan, Tegaskan Target Juara di Porprov NTB https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-tinjau-pelatkab-panahan-tegaskan-target-juara-di-porprov-ntb https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-tinjau-pelatkab-panahan-tegaskan-target-juara-di-porprov-ntb KONI Sumbawa Tinjau Pelatkab Panahan, Tegaskan Target Juara di Porprov NTB

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan langsung ke lokasi Pemusatan Latihan Daerah Kabupaten (Pelatkab) atau training Center cabang olahraga panahan di Lapangan Pragas, Sumbawa Besar, pada Ahad (21/6/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau kesiapan atlet PERPANI Kabupaten Sumbawa dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB mendatang.

Dalam arahannya, Sekretaris Umum (Sekum) KONI Kabupaten Sumbawa, H. Yudi Patria Negara, ST., MM., menekankan pentingnya memanfaatkan peluang di Porprov NTB dengan sebaik-baiknya. Ia meminta seluruh tim PERPANI untuk tetap solid dan membangun semangat juara.

"Tim PERPANI harus solid. Kita datang untuk bertanding, dan kita bertanding untuk menang. Panahan merupakan cabang olahraga unggulan. Beprestasi sebagai penyumbang medali terbanyak pada Porprov NTB yang lalu harus dipertahankan," tegas H. Yudi di hadapan para atlet.

Senada dengan hal tersebut, anggota Tim Monev KONI, Abet Kamaruddin dan Didi Dirgantara, menekankan pentingnya keseimbangan antara tiga aspek utama bagi seorang atlet: fisik, teknis, dan mental.

"Jaga kebugaran tubuh dan hindari makanan yang dapat mengganggu kesehatan. Secara teknis, teruslah mengasah kemampuan dengan berlatih di bawah bimbingan pelatih. Selain itu, aspek mental juga sangat penting. Jika menjelang pertandingan muncul gangguan pikiran atau perasaan, halau dengan berdoa dan tetap istiqomah. Tetaplah tegar dan kuat," pesan Didi.

Menanggapi kunjungan tersebut, Kabid Binpres PERPANI Kabupaten Sumbawa, Agus Subandi ST, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran tim monev KONI Sumbawa. Menurutnya, kehadiran jajaran pengurus KONI dalam jumlah besar memberikan suntikan semangat dan motivasi tersendiri bagi para atlet, pelatih, maupun official.

"Latihan berlangsung selama enam hari dalam seminggu. Mulai Selasa hingga Minggu, libur di Senin saja mulai pagi hingga Sore hari" ujarnya.jadi silahkan dapat datang kembali melakukan monitoring dan menonton para atlet berlatih di waktu tersebut untuk Sabtu dan Minggu latihan bersama di Lapangan Pragas ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum PERPANI Kabupaten Sumbawa, Muhammad Yamin, SE., M.Si., beserta Sekretaris Abdul Ma'ruf Rahmat, Pelatih Panahan Purwanto, M Jurnawi Fachrudin, Eko Wibowo dan jajaran pengurus PERPANI lainnya yang turut mendampingi jalannya sesi latihan serta evaluasi tersebut.

Sebelumnya para Atlet sejak pagi telah melakukan scoring dan telah berlangsung selama 3 sesi tambahan. Sehingga hasil tembakan para atlet dapat diketahui perkembangannya untuk dilakukan analisa dan perbaikan bagi atlet. (AM)

]]>
Sun, 21 Jun 2026 14:13:59 +0800 amr
Bupati Jarot Pastikan Proyek Unggas Terintegrasi Kementan–Berdikari Segera Hadir di Pulau Sumbawa https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-pastikan-proyek-unggas-terintegrasi-kementanberdikari-segera-hadir-di-pulau-sumbawa https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-pastikan-proyek-unggas-terintegrasi-kementanberdikari-segera-hadir-di-pulau-sumbawa Bupati Jarot Pastikan Proyek Unggas Terintegrasi Kementan–Berdikari Segera Hadir di Pulau Sumbawa

Gorontalo,Amarmedia.co.id -  21 Juni 2026 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendorong investasi dan memperkuat ketahanan pangan nasional kembali membuahkan hasil. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, memastikan proyek unggas terintegrasi yang digagas Kementerian Pertanian bersama PT Berdikari akan segera dikembangkan di Pulau Sumbawa.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Jarot melakukan pembahasan strategis bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Direksi PT Berdikari, serta Direktur Hilirisasi di sela-sela agenda dinasnya di Gorontalo.

Pertemuan tersebut membahas percepatan pengembangan industri unggas terintegrasi sebagai bagian dari program prioritas nasional dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan nilai tambah sektor peternakan, serta mendorong hilirisasi komoditas unggas di daerah.

Bupati Jarot mengungkapkan bahwa hasil pembahasan berlangsung sangat positif. Dalam waktu dekat, tim dari Kementerian Pertanian dan PT Berdikari dijadwalkan turun langsung ke Kabupaten Sumbawa untuk melakukan verifikasi lapangan dan memastikan kesiapan lahan yang telah diusulkan Pemerintah Daerah.

“Alhamdulillah, hasil pembahasan bersama Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direksi PT Berdikari, serta Direktur Hilirisasi sangat menggembirakan. Tim Kementan dan PT Berdikari akan segera turun ke Sumbawa untuk memastikan kesiapan lahan yang telah kami usulkan. Ini menjadi langkah maju yang sangat penting bagi pengembangan sektor peternakan dan ekonomi daerah,” ujar Bupati Jarot.

Dalam pertemuan tersebut, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima resmi ditetapkan sebagai lokasi pengembangan proyek unggas terintegrasi di Pulau Sumbawa. Penetapan ini didasarkan pada besarnya potensi lahan, dukungan sumber daya peternakan yang memadai, serta peluang pengembangan industri hilir yang dinilai sangat menjanjikan.

Proyek strategis nasional ini diharapkan mampu meningkatkan produksi unggas nasional, membuka lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi masyarakat dan peternak lokal, serta menarik investasi berskala besar ke wilayah Pulau Sumbawa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan proyek. Sinergi antara pemerintah pusat, BUMN, dan pemerintah daerah diyakini akan menjadikan Pulau Sumbawa sebagai salah satu pusat pengembangan industri unggas terintegrasi yang modern, berdaya saing, dan berkelanjutan di Indonesia.

Dengan rencana kunjungan tim Kementerian Pertanian dan PT Berdikari dalam waktu dekat, masyarakat Sumbawa dan Bima menaruh harapan besar agar proyek ini segera terealisasi dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan peternak.(AM)

]]>
Sun, 21 Jun 2026 11:25:46 +0800 amr
Peringati Bulan Bung Karno, PDIP Lombok Tengah Beri Contoh Nyata Politik Harus Hadir untuk Kemanusiaan https://amarmedia.co.id/peringati-bulan-bung-karno-pdip-lombok-tengah-beri-contoh-nyata-politik-harus-hadir-untuk-kemanusiaan https://amarmedia.co.id/peringati-bulan-bung-karno-pdip-lombok-tengah-beri-contoh-nyata-politik-harus-hadir-untuk-kemanusiaan Peringati Bulan Bung Karno, PDIP Lombok Tengah Beri Contoh Nyata Politik Harus Hadir untuk Kemanusiaan

Lombok Tengah Amarmedia.co.id–Memperingati Bulan Bung Karno 2026, DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah menggelar donor darah, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan gratis sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Gumi Tatas Tuhu Trasna itu menjadi rangkaian Utama dari sejumlah agenda Bulan Bung Karno yang sebelumnya telah dilaksanakan, mulai dari apel peringatan 1 Juni hingga kemah bakti dan penanaman pohon di kawasan bantaran Sungai Lembah Datu, Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata.

Ketua DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah, Suhaimi, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan wujud nyata pengamalan ajaran Bung Karno yang selalu menempatkan rakyat sebagai pusat perjuangan.

"Bung Karno mengajarkan politik yang hadir untuk kemanusiaan," kata Suhaimi.

Anggota DPRD NTB ini menjelaskan, donor darah, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan gratis dipilih karena menyentuh kebutuhan langsung masyarakat. Menurutnya, kehadiran partai politik harus dirasakan manfaatnya secara nyata oleh rakyat.

Pada kegiatan donor darah kali ini, panitia menargetkan sedikitnya 150 kantong darah terkumpul. Hingga pelaksanaan berlangsung, Suhaimi optimistis target tersebut dapat tercapai.

"Target 150 kantong darah, insyaallah terpenuhi," ujarnya.

Lebih jauh, Suhaimi menegaskan, telah menjadi komitmen PDI Perjuangan Lombok Tengah, bahwa kegiatan sosial serupa tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan atau hanya dilakukan saat momentum Bulan Bung Karno. Ia menyebutkan, donor darah, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan gratis dapat menjadi program rutin yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Karena itu, ia mendorong seluruh pengurus partai, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, untuk menindaklanjuti program tersebut di wilayah masing-masing.

"Jangan berhenti hari ini. PAC dan ranting harus melanjutkan di desa-desa," tegasnya.

Menurut Suhaimi, arahan tersebut sejalan dengan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Hj. Megawati Soekarnoputri, yang terus mengingatkan seluruh kader agar selalu berada di tengah rakyat dan menghadirkan kerja-kerja nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain memperkuat kepedulian sosial, kader partai juga dituntut memiliki keberpihakan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan menjaga kelestarian lingkungan hidup.

"Kader selalu diingatkan Ibu Ketua Umum, agar mereka harus dekat dengan rakyat, peduli sesama, dan menjaga alam," ucap Suhaimi.

Ia menegaskan, seluruh kader PDI Perjuangan memahami sepenuhnya, semangat Bulan Bung Karno tidak cukup diwujudkan melalui peringatan dan seremoni semata. Yang lebih penting adalah menghadirkan aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan donor darah, pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, serta gerakan penanaman pohon yang telah dilakukan sebelumnya, PDI Perjuangan Lombok Tengah berharap nilai-nilai perjuangan Bung Karno dapat terus hidup dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna.(AM)

]]>
Sat, 20 Jun 2026 21:06:13 +0800 amr
Rachmat Hidayat Resmikan Rumah Aspirasi di Lombok Timur, Buka Pintu Seluas&Luasnya bagi Keluhan dan Harapan Rakyat https://amarmedia.co.id/rachmat-hidayat-resmikan-rumah-aspirasi-di-lombok-timur-buka-pintu-seluas-luasnya-bagi-keluhan-dan-harapan-rakyat https://amarmedia.co.id/rachmat-hidayat-resmikan-rumah-aspirasi-di-lombok-timur-buka-pintu-seluas-luasnya-bagi-keluhan-dan-harapan-rakyat Rachmat Hidayat Resmikan Rumah Aspirasi di Lombok Timur, Buka Pintu Seluas-Luasnya bagi Keluhan dan Harapan Rakyat

Lombok Timur.Amarmedia.co.id (20Juni 2026) Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, H. Rachmat Hidayat, meresmikan Rumah Aspirasi di Kompleks Rumah Sehat Pancor, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (20/6/2026).

Kehadiran Rumah Aspirasi tersebut menjadi penegasan komitmen PDI Perjuangan untuk mendekatkan pelayanan politik kepada masyarakat sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi warga yang ingin menyampaikan persoalan, keluhan, maupun gagasan pembangunan.

Peresmian rumah aspirasi itu berlangsung dalam rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Lombok Timur. Sejumlah pengurus partai dari tingkat pusat hingga daerah hadir dalam kegiatan tersebut.

Dari DPP antara lain hadir Anggota Komisi I DPR RI Yulius Setiarto, dan Sri Rahayu. Sementara dari DPD PDIP Provinsi NTB drg. Meily Zuraida, H Ruslan Turmuzi, Mahsan, Lalu Chandra Yudistira, I Gusti Lanang Media, Nyayu Ernawati, Made Slamet dan Wahyu Septtriandi. Sementara dari DPC PDIP Lombok hadir Ketua DPC Ahmad Sukro, Sekretaris DPC Ahmad Amrullah, Anggota DPRD Lombok Timur dari PDIP Marianah, dan sejumlah pengurus lainnya.  

Dalam sambutannya, Rachmat Hidayat menegaskan, Rumah Aspirasi dihajatkan tidak sekadar menjadi kantor politik atau tempat aktivitas partai. Lebih dari itu, Rumah Aspirasi ini dia hajatkan sebagai ruang pengaduan dan konsultasi masyarakat yang terbuka bagi siapa saja tanpa melihat latar belakang politik, agama, profesi, maupun golongan.

“Rumah ini milik rakyat. Siapa pun boleh datang dan menyampaikan persoalannya,” tegas Rachmat.

Politisi kharismatik Bumi Gora ini mengungkapkan, masih banyak persoalan masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pendampingan. Mulai dari infrastruktur jalan, layanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, persoalan pertanian, nelayan, hingga berbagai urusan administrasi yang kerap membuat warga kesulitan memperoleh akses pelayanan.

Karena itu, keberadaan Rumah Aspirasi diharapkan menjadi jembatan yang mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan pemerintah dan lembaga-lembaga yang berwenang.

“Jangan biarkan rakyat berjuang sendiri menghadapi persoalannya. Negara harus hadir, dan kami ingin menjadi penghubungnya,” ujar Rachmat.

Politisi senior PDI Perjuangan itu mengatakan, politik pada hakikatnya adalah memperjuangkan kepentingan rakyat. Oleh sebab itu, keberadaan Rumah Aspirasi harus mampu menghadirkan manfaat yang nyata, bukan sekadar simbol atau bangunan fisik.

“Politik harus terasa manfaatnya. Ukurannya sederhana, apakah rakyat terbantu atau tidak,” katanya.

Rachmat menambahkan, setiap aspirasi yang masuk akan dicatat, dikaji, dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang dimilikinya sebagai wakil rakyat di Senayan. Jika persoalan tersebut menjadi ranah pemerintah daerah, maka akan dilakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten maupun provinsi. Jika berkaitan dengan kewenangan pemerintah pusat, pihaknya siap memperjuangkannya melalui jalur-jalur yang tersedia.

“Jangan ragu datang. Sampaikan masalahnya. Kami akan kawal sampai ada jalan keluarnya,” ujarnya.

Politisi lintas zaman ini menilai, masyarakat sering kali memiliki persoalan yang sederhana namun tidak mengetahui harus menyampaikan kepada siapa. Akibatnya, banyak keluhan yang berlarut-larut dan tidak tertangani.

Karena itu, Rumah Aspirasi diharapkan menjadi tempat pertama yang dapat didatangi masyarakat ketika membutuhkan pendampingan ataupun advokasi.

“Yang paling penting, rakyat punya tempat mengadu dan punya harapan bahwa suaranya didengar,” kata Rachmat.

Menurutnya, semangat tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Bung Karno, kata dia, selalu menempatkan rakyat sebagai pusat dari seluruh kebijakan dan perjuangan politik.

“Bung Karno mengajarkan bahwa politik harus berpihak kepada wong cilik. Rumah Aspirasi ini adalah salah satu bentuk keberpihakan itu,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pengurus DPP PDI Perjuangan, Sri Rahayu, menyampaikan apresiasinya atas hadirnya Rumah Aspirasi di Lombok Timur. Menurutnya, fasilitas tersebut akan menjadi instrumen penting dalam menyerap sekaligus memperjuangkan kebutuhan masyarakat di daerah.

Ia menegaskan bahwa Rumah Aspirasi terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Ini bukan rumah untuk kader partai semata. Ini rumah untuk rakyat,” katanya.

Rahayu menjelaskan, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat disampaikan melalui Rumah Aspirasi. Mulai dari persoalan pembangunan, layanan publik, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.

Menurutnya, tidak sedikit persoalan masyarakat yang sesungguhnya dapat diselesaikan apabila ada koordinasi yang baik antara warga, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Karena itu, Rumah Aspirasi juga akan berfungsi sebagai ruang komunikasi dan koordinasi.

“Yang terpenting adalah memastikan rakyat tidak berjalan sendiri ketika menghadapi masalah,” kata Rahayu.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Lombok Timur, Ahmad Sukro, mengatakan peresmian Rumah Aspirasi menjadi penutup rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno yang telah dilaksanakan selama Juni 2026.

Berbagai kegiatan telah digelar, mulai dari pemotongan tumpeng, zikir bersama, diskusi tentang pemikiran Bung Karno, hingga kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

“Bulan Bung Karno kami isi dengan kegiatan yang memiliki nilai sosial dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Penanaman Pohon Mangrove

Usai peresmian Rumah Aspirasi, jajaran PDI Perjuangan juga melanjutkan kegiatan penanaman mangrove di Desa Paremas, Kecamatan Jerowaru. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan pesisir dan mitigasi perubahan iklim.

Ditegaskan, penanaman mangrove ini menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir. Menurutnya, kawasan pesisir Lombok Timur menghadapi tantangan yang semakin besar akibat abrasi, perubahan iklim, dan tekanan terhadap ekosistem laut.

“Menanam mangrove berarti menanam perlindungan untuk masa depan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Selain berfungsi menahan abrasi dan mengurangi dampak gelombang pasang, hutan mangrove juga menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut. Keberadaannya mendukung produktivitas perikanan karena menjadi tempat berkembang biak bagi ikan, kepiting, dan berbagai organisme yang menjadi sumber penghidupan masyarakat nelayan.

“Kalau mangrove terjaga, laut tetap produktif. Kalau laut produktif, ekonomi rakyat pesisir juga ikut kuat,” katanya.

Ia menambahkan, semangat menjaga lingkungan sejatinya sejalan dengan ajaran Bung Karno yang menempatkan manusia dan alam sebagai satu kesatuan yang harus dijaga secara berkelanjutan. Karena itu, rangkaian Bulan Bung Karno tahun ini tidak hanya diisi dengan kegiatan sosial dan politik kerakyatan, tetapi juga aksi nyata untuk merawat lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Menurut Sukro, seluruh rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno tahun ini dirancang agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan menghasilkan manfaat konkret bagi masyarakat.

“Perjuangan tidak cukup dengan pidato. Perjuangan harus hadir dalam tindakan,” katanya.

Peresmian Rumah Aspirasi di Lombok Timur menjadi langkah baru bagi PDI Perjuangan untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus memastikan persoalan-persoalan warga tidak berhenti sebagai keluhan, melainkan menjadi agenda yang diperjuangkan hingga mendapatkan penyelesaian.

Di tengah berbagai tantangan sosial dan kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang, kehadiran Rumah Aspirasi diharapkan menjadi ruang yang menghubungkan suara rakyat dengan para pengambil kebijakan.

“Kami seluruh kader PDI Perjuangan selalu diingatkan, bahwa rakyat tidak membutuhkan janji yang panjang. Mereka hanya ingin didengar dan diperjuangkan,” tutup Sukro. (AM/Didu)

]]>
Sat, 20 Jun 2026 20:50:55 +0800 amr
Bupati Jarot Hadiri PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo: Perkuat Inovasi untuk Pertanian dan Perikanan Tana Samawa https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-hadiri-penas-petani-nelayan-xvii-di-gorontalo-perkuat-inovasi-untuk-pertanian-dan-perikanan-tana-samawa https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-hadiri-penas-petani-nelayan-xvii-di-gorontalo-perkuat-inovasi-untuk-pertanian-dan-perikanan-tana-samawa Bupati Jarot Hadiri PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo: Perkuat Inovasi untuk Pertanian dan Perikanan Tana Samawa

Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP bersama istri di stand Kabupaten Sumbawa pada PENAS XVII di Provinsi Gorontalo Sabtu 20  Juni 2026.

Gorontalo, Amarmedia.co.id - 20 Juni 2026 – Semangat memajukan sektor pertanian dan perikanan Kabupaten Sumbawa terus digelorakan. Hari ini, Sabtu 20 Juni 2026 Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., hadir langsung di Gorontalo untuk mengikuti pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa ini merupakan wujud komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menjemput inovasi teknologi dan memperluas jejaring kolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di "Tana Samawa".

PENAS Petani Nelayan XVII tahun 2026 ini menjadi ajang strategis bagi para pelaku utama sektor pangan dari seluruh penjuru Indonesia. Bupati Jarot menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang berharga untuk bertukar gagasan, berbagi inovasi, dan memperkuat sinergi antardaerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

"Alhamdulillah, hari ini kami hadir langsung untuk menyerap semangat dan inovasi dari berbagai daerah. Ini adalah momentum penting bagi para petani dan nelayan kita di Sumbawa untuk terus berkembang, mengadopsi teknologi baru, dan meningkatkan produktivitas hasil laut maupun hasil bumi kita," ujar Bupati Jarot di sela-sela kegiatan dalam ketenangan resminya.

Bagi Bupati Jarot, petani dan nelayan bukan sekadar profesi, melainkan garda terdepan dalam pembangunan ekonomi daerah. Ia berharap, hasil-hasil dari pertemuan nasional di Gorontalo ini dapat diimplementasikan untuk menjawab tantangan di lapangan, khususnya dalam menghadapi perubahan iklim dan dinamika pasar.

Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga menitipkan harapan besar agar semangat yang dibawa dari Gorontalo nantinya dapat dirasakan dampaknya hingga ke pelosok desa di Sumbawa.

"Semangat PENAS ini harus kita bawa pulang. Kita ingin petani dan nelayan kita di Sumbawa semakin berdaya, inovatif, dan sejahtera. Mereka adalah tulang punggung daerah yang harus kita dukung penuh agar mampu menghasilkan produk-produk unggulan yang berdaya saing," tegasnya.

Keikutsertaan delegasi Kabupaten Sumbawa dalam ajang skala nasional ini menunjukkan bahwa Pemkab Sumbawa serius dalam memprioritaskan sektor ekonomi kerakyatan. Dengan kolaborasi yang lebih kuat pasca-PENAS, diharapkan tata kelola pertanian dan perikanan di Sumbawa dapat lebih modern, efektif, dan berkelanjutan.

Bupati Jarot optimis, melalui penguatan kapasitas SDM petani dan nelayan, visi mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera akan lebih cepat terwujud. Kehadiran Bupati di Gorontalo menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan rakyat hingga ke kancah nasional. (AM)

]]>
Sat, 20 Jun 2026 20:40:18 +0800 amr
"Tana Samawa" Sambut Hangat Kepulangan Tamu Allah, Wabup Ansori: Semoga Menjadi Haji Mabrur yang Membawa Berkah bagi Daerah https://amarmedia.co.id/tana-samawa-sambut-hangat-kepulangan-tamu-allah-wabup-ansori-semoga-menjadi-haji-mabrur-yang-membawa-berkah-bagi-daerah https://amarmedia.co.id/tana-samawa-sambut-hangat-kepulangan-tamu-allah-wabup-ansori-semoga-menjadi-haji-mabrur-yang-membawa-berkah-bagi-daerah "Tana Samawa" Sambut Hangat Kepulangan Tamu Allah, Wabup Ansori: Semoga Menjadi Haji Mabrur yang Membawa Berkah bagi Daerah

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id  20 Juni 2026– Suasana haru penuh sukacita menyelimuti halaman Kantor Bupati Sumbawa, Sabtu (20/6/2026). Ratusan keluarga jamaah memadati lokasi penyambutan, menyambut kepulangan Jamaah Haji Kloter 14 asal Kabupaten Sumbawa musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Acara penyambutan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, beserta istri, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat dan alim ulama. Lantunan doa syukur yang dipimpin oleh H. Mustaram, jamaah haji asal Kecamatan Moyo Utara, membuka rangkaian acara dengan khidmat, menggetarkan hati para hadirin yang telah lama menanti kepulangan sanak keluarga dari Tanah Suci.

Menjaga Martabat Penyelenggaraan Haji

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumbawa, H. Ardi Suzami, S.EI., M.M.Inov., dalam laporannya menyampaikan kabar membanggakan. Penyelenggaraan haji tahun ini dinilai sebagai salah satu yang terbaik.

Namun, di balik rasa syukur, terselip duka mendalam bagi masyarakat Sumbawa. Dua jamaah asal Kabupaten Sumbawa, yakni H. Muhammad Dewasi dari Kecamatan Lunyuk dan H. Beni Yasin dari Kecamatan Maronge, berpulang ke Rahmatullah di Tanah Suci. Selain itu, satu jamaah lainnya, H. Sirim, masih dalam perawatan medis di Arab Saudi.

"Alhamdulillah, sebanyak 327 jamaah telah tiba kembali di Tanah Samawa dengan selamat. Kami mohon doa agar jamaah yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan,"ujar H. Ardi.

Pesan Wabup: Membawa Nilai Kemabruran untuk "Tau Samawa"

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dalam sambutannya menyampaikan pesan menyentuh. Ia berharap para jamaah tidak hanya membawa gelar haji, melainkan nilai-nilai kesalehan yang berdampak nyata bagi lingkungan sekitar.

"Bapak dan Ibu adalah tamu-tamu pilihan Allah. Mari kita jaga kemabruran ini dengan perilaku yang menjadi teladan. Jadilah penyemangat di tengah masyarakat kita, dan mari bersama-sama berkontribusi membangun Tanah Samawa tercinta ini dengan semangat ikhlas dan persatuan," tutur Wabup dengan nada hangat.

Wabup Ansori juga mengajak seluruh hadirin untuk menundukkan kepala sejenak, membacakan Al-Fatihah bagi dua jamaah asal Sumbawa yang wafat di Makkah. 

"Mereka wafat saat menjemput ridho Allah, insya Allah menjadi syahid,"tambahnya.

Menutup rangkaian acara, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus memperbaiki fasilitas dan pelayanan bagi jamaah haji di tahun-tahun mendatang. Sebagai bentuk penghormatan, Wabup Ansori bersama jajaran pejabat turun langsung menyalami satu per satu jamaah yang baru saja turun dari bus, sebuah pemandangan yang menunjukkan kedekatan pemimpin dengan rakyatnya.

Penyambutan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud rasa syukur atas kembalinya para tokoh penggerak spiritual di tingkat desa dan kecamatan. Diharapkan, sekembalinya ke tanah kelahiran, para haji dan hajjah ini mampu menjadi motor penggerak kebaikan di tengah kehidupan bermasyarakat "Tau Samawa".(AM)

]]>
Sat, 20 Jun 2026 20:27:57 +0800 amr
Dekranasda NTB dan UNIQLO Berkolaborasi, Perkuat Jalan UMKM Menuju Pasar Global https://amarmedia.co.id/dekranasda-ntb-dan-uniqlo-berkolaborasi-perkuat-jalan-umkm-menuju-pasar-global https://amarmedia.co.id/dekranasda-ntb-dan-uniqlo-berkolaborasi-perkuat-jalan-umkm-menuju-pasar-global Dekranasda NTB dan UNIQLO Berkolaborasi, Perkuat Jalan UMKM Menuju Pasar Global

Mataram.Amarmedia.co.id – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sinta M. Iqbal, menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pasar bagi produk unggulan daerah melalui kolaborasi dengan sektor swasta. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan menghadiri peresmian UNIQLO Neighborhood Collaboration Batch 4 di gerai UNIQLO Lombok Epicentrum Mall, Jumat (19/6/2026), sebuah inisiatif yang membuka ruang promosi bagi kriya dan wastra lokal NTB di jaringan ritel modern berkelas internasional.

Didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB, Kepala UPTD Balai Kemasan Produk Daerah (BKP3D), dan Koordinator Pemasaran BKP3D, Sinta meninjau langsung Neighborhood Collaboration Corner yang menampilkan berbagai produk UMKM unggulan NTB.

Menurut Sinta, kerja sama yang telah memasuki tahun keempat tersebut membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah dan dunia usaha mampu menghadirkan peluang nyata bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.

“Kami mengapresiasi konsistensi UNIQLO dalam mendukung pemberdayaan UMKM di NTB. Harapannya, kolaborasi ini menjadi pintu masuk bagi produk-produk lokal untuk dikenal lebih luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di pasar internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dekranasda NTB tengah mendorong pemerataan manfaat program dengan memperluas partisipasi pelaku UMKM dari Pulau Sumbawa. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ekonomi kreatif daerah sekaligus mewujudkan visi NTB Makmur Mendunia melalui peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal.

Kehadiran produk NTB di ruang kolaborasi UNIQLO tidak hanya menjadi media promosi, tetapi juga menunjukkan bahwa karya para perajin daerah memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar modern. Berbagai produk kriya yang memadukan nilai tradisi dengan inovasi desain menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen domestik maupun mancanegara.

Salah satu pelaku UMKM yang terlibat, Abdul Jaelani Purnamasyaf, pemilik Purnama Shop, mengaku bangga produknya mendapat kesempatan ditampilkan melalui program tersebut. Ia menilai kolaborasi ini membuka peluang lebih besar untuk memperkenalkan kerajinan khas NTB, seperti anyaman ketak dan rotan yang dipadukan dengan material kerang serta inovasi pemanfaatan limbah plastik.

“Kami berharap semakin banyak masyarakat mengenal produk NTB dan pada akhirnya tertarik berkunjung maupun menjalin kerja sama bisnis dengan para perajin lokal,” ungkapnya.

Program Neighborhood Collaboration menjadi contoh bagaimana kemitraan strategis dapat memperkuat ekosistem UMKM, mulai dari peningkatan eksposur produk, penguatan identitas budaya lokal, hingga penciptaan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Bagi Pemerintah Provinsi NTB, kolaborasi semacam ini merupakan langkah penting dalam mengangkat nilai tambah produk daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat kepada pasar yang lebih luas. Dengan dukungan berbagai pihak, UMKM NTB diharapkan tidak hanya menjadi tuan rumah di daerah sendiri, tetapi juga mampu menembus pasar nasional dan global, membawa nama baik Lombok dan Nusa Tenggara Barat sebagai pusat ekonomi kreatif yang inovatif dan berdaya saing.(AM/Kominfotik)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 22:23:43 +0800 amr
BPBD Sumbawa Gelar Gladi Posko dan Lapang di Moyo Utara, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir https://amarmedia.co.id/bpbd-sumbawa-gelar-gladi-posko-dan-lapang-di-moyo-utara-perkuat-kesiapsiagaan-hadapi-ancaman-banjir https://amarmedia.co.id/bpbd-sumbawa-gelar-gladi-posko-dan-lapang-di-moyo-utara-perkuat-kesiapsiagaan-hadapi-ancaman-banjir BPBD Sumbawa Gelar Gladi Posko dan Lapang di Moyo Utara, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana terus ditingkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sebagai langkah nyata, BPBD membangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan melalui rencana pelaksanaan Gladi Posko dan Gladi Lapang di Kecamatan Moyo Utara, yang dijadwalkan berlangsung pada 22 dan 25 Juli 2026 mendatang.

Kegiatan tersebut akan melibatkan seluruh desa di Kecamatan Moyo Utara. Tujuannya adalah memperkuat kapasitas masyarakat serta aparatur desa dalam menghadapi berbagai ancaman bencana, khususnya banjir yang selama ini menjadi salah satu ancaman utama di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusdianto Ar, menyatakan bahwa gladi posko dan gladi lapang ini merupakan langkah taktis untuk menanamkan pemahaman prosedur penanganan bencana sejak dini.

“Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat. Ketika terjadi bencana, masyarakat harus mengetahui apa yang harus dilakukan, ke mana harus bergerak, dan bagaimana mengikuti prosedur evakuasi yang benar,” ujar Rusdianto saat memberikan keterangan pada Jumat (19/06/2026).

Rusdianto membeberkan bahwa Kecamatan Moyo Utara memiliki rekam jejak historis terkait bencana banjir yang cukup besar. Peristiwa banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada tahun 2012 dan 2017 menjadi pelajaran penting (lesson learned) bagi semua pihak untuk tidak lengah. Menurutnya, kapasitas dan kesiapan menghadapi potensi kejadian serupa di masa mendatang harus terus diasah.

Simulasi Alur Peringatan Dini hingga Evakuasi

Melalui rangkaian gladi posko dan gladi lapang ini, para peserta dan warga akan diberikan simulasi serta pemahaman langsung mengenai mekanisme Peringatan Dini (Early Warning System)

 Bagaimana informasi bahaya disebarkan secara cepat dan akurat.

Juga memperjelas pembagian peran antara pemerintah daerah, kecamatam, desa, dan relawan dan mengarahkan warga bergerak secara tertib menuju lokasi aman sesuai jalur dan titik evakuasi yang telah ditetapkan.

“Ke depan, kami berharap masyarakat bersama pemerintah desa dan seluruh unsur terkait benar-benar memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana. Dengan demikian, proses evakuasi dapat berjalan tertib dan masyarakat dapat bergerak menuju titik evakuasi yang aman,” tambah Rusdianto.

BPBD Kabupaten Sumbawa menilai keterlibatan aktif seluruh desa dalam kegiatan ini menjadi faktor kunci dalam membangun budaya sadar bencana (disaster awareness) serta memperkuat ketangguhan masyarakat (community resilience) di tingkat lokal.

Selain meningkatkan kemampuan respons cepat saat darurat, agenda ini juga diharapkan mampu menumbuhkan sinergi yang solid antara berbagai stakeholder yakni Pemerintah Daerah dan Kecamatan, Relawan Kebencanaan, Aparat Keamanan (TNI/Polri), Warga Masyarakat

Di tengah meningkatnya ancaman bencana akibat fenomena perubahan iklim dan cuaca ekstrem global saat ini, penguatan kesiapsiagaan berbasis masyarakat dinilai sebagai langkah paling krusial. BPBD Sumbawa menegaskan, kesiapan yang matang adalah kunci utama untuk meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian materil ketika bencana melanda. (AM/Jack)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 22:11:29 +0800 amr
Perkuat Mitigasi, Pemkab Sumbawa Gelar Rakor Review Dokumen Kajian Risiko Bencana https://amarmedia.co.id/perkuat-mitigasi-pemkab-sumbawa-gelar-rakor-review-dokumen-kajian-risiko-bencana https://amarmedia.co.id/perkuat-mitigasi-pemkab-sumbawa-gelar-rakor-review-dokumen-kajian-risiko-bencana Perkuat Mitigasi, Pemkab Sumbawa Gelar Rakor Review Dokumen Kajian Risiko Bencana

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  (19 Juni 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) resmi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Review Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Sumbawa pada Jumat (19/6/2026). Langkah strategis ini diambil guna memperkuat upaya mitigasi serta sistem penanggulangan bencana di wilayah setempat.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemkab Sumbawa dalam menghadapi ancaman bencana yang kian dinamis dan kompleks. Melalui pembaruan dokumen KRB tersebut, pemerintah daerah berupaya mewujudkan arah pembangunan yang tangguh, berkelanjutan, serta berbasis pada pengurangan risiko bencana (PRB).

Nantinya, dokumen KRB yang telah direview dan diperbarui ini diproyeksikan menjadi landasan geospasial sekaligus rujukan kebijakan strategis dalam penyusunan program mitigasi serta pengelolaan risiko bencana di Kabupaten Sumbawa ke depan.

### Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor dan Program SIAP SIAGA

Rakor ini bertujuan utama untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat komitmen kolaborasi lintas sektor dalam menyusun kerangka kerja KRB. Sinergi ini dirasa krusial mengingat penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama.

Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari **Program SIAP SIAGA**, kemitraan Australia-Indonesia yang selama ini aktif mendukung penguatan kapasitas kebencanaan di berbagai daerah di Indonesia.

### Tiga Target Utama Forum Koordinasi

Melalui forum koordinasi ini, terdapat beberapa target konkret yang ingin dicapai untuk meletakkan dasar hukum dan operasional yang kuat, di antaranya:

 * **Penyusunan SK Tim:** Menyusun draf Surat Keputusan (SK) Tim Penyusun Kajian Risiko Bencana Kabupaten Sumbawa yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

 * **Penyusunan KAK:** Merumuskan Kerangka Acuan Kerja (KAK) sebagai pedoman operasional yang memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan review dokumen KRB.

 * **Garis Waktu & Pembagian Peran:** Menghasilkan kesepakatan resmi terkait penentuan waktu dimulainya proses review, penyusunan linimasa (*timeline*) tahapan kerja, serta kejelasan pembagian peran teknis antara Pemkab Sumbawa dan Program SIAP SIAGA.

### Menuju Sumbawa yang Tangguh dan Aman

Dengan tersusunnya dokumen Kajian Risiko Bencana yang komprehensif, valid, dan berkelanjutan, Kabupaten Sumbawa diharapkan memiliki kesiapsiagaan yang jauh lebih matang dalam menghadapi berbagai potensi ancaman bencana di masa depan.

Ketersediaan data risiko yang akurat ini pada akhirnya akan memperkuat ketahanan wilayah, demi mendukung pembangunan daerah yang aman, stabil, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Sumbawa.

Perkuat Mitigasi, Pemkab Sumbawa Gelar Rakor Review Dokumen Kajian Risiko Bencana

Sumbawa Besar. Gaung NUSRA Jumat, 19/06/26. Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui BPBD Kabupaten Sumbawa mengadakan Rapat Koordinasi Review Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Sumbawa sebagai langkah strategis dalam memperkuat upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di daerah.

Kabid BPBD Dr.Rusdianto menjelaskan bahwa jegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menghadapi ancaman bencana yang semakin dinamis dan kompleks. Melalui pembaruan dokumen Kajian Risiko Bencana, pemerintah daerah berupaya mewujudkan pembangunan yang tangguh, berkelanjutan, serta berbasis pada pengurangan risiko bencana.

"Dokumen KRB yang akan direview dan diperbarui diproyeksikan menjadi landasan geospasial sekaligus kebijakan strategis dalam penyusunan program mitigasi dan pengelolaan risiko bencana di Kabupaten Sumbawa" ujarnya.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan serta memperkuat komitmen kolaborasi lintas sektor dalam menyusun kerangka kerja Kajian Risiko Bencana Kabupaten Sumbawa. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Program SIAP SIAGA yang selama ini aktif mendukung penguatan kapasitas kebencanaan di berbagai daerah.

Melalui forum ini, diharapkan dapat disusun draf Surat Keputusan (SK) Tim Penyusun Kajian Risiko Bencana Kabupaten Sumbawa yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain itu, akan disusun pula Kerangka Acuan Kerja (KAK) sebagai pedoman operasional yang memiliki kekuatan hukum dalam pelaksanaan review dokumen KRB.

Tidak hanya itu, rapat koordinasi ini juga menargetkan menghasilkan kesepakatan resmi terkait penentuan waktu dimulainya proses review, penyusunan linimasa tahapan kerja, serta kejelasan pembagian peran teknis antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Program SIAP SIAGA.

Dengan disusunnya dokumen Kajian Risiko Bencana yang komprehensif dan berkelanjutan, Kabupaten Sumbawa diharapkan semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana serta mampu memperkuat ketahanan wilayah demi mendukung pembangunan daerah yang aman dan berkelanjutan (AM)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 22:00:47 +0800 amr
Gubernur NTB Pimpin Deklarasi Dukungan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Bersama BPS https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-pimpin-deklarasi-dukungan-sukseskan-sensus-ekonomi-2026-bersama-bps https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-pimpin-deklarasi-dukungan-sukseskan-sensus-ekonomi-2026-bersama-bps Gubernur NTB Pimpin Deklarasi Dukungan Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 bersama BPS

MATARAM.Amarmedia.co.id–Provinsi Nusa Tenggara Barat meneguhkan komitmennya menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 melalui pencanangan yang berlangsung meriah di Gedung Gelanggang Pemuda Youth Center NTB, Jumat (19/6/2026).

“Data ekonomi yang baik akan melahirkan kebijakan yang baik. Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 harus kita sukseskan bersama,” kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, saat mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi NTB bersama Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi.

Pencanangan tersebut merupakan bentuk penguatan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang pendataan lapangannya telah dimulai secara serentak di seluruh Indonesia termasuk di NTB sejak 15 Juni 2026. Di NTB, pencanangan ini dihadiri Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, para bupati dan wali kota se Pulau Lombok, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah tingkat Provinsi, pimpinan instansi vertikal, para pelaku usaha, serta kelompok masyarakat.

Lebih dari 500 tamu undangan memadati lokasi kegiatan. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan bersama terhadap pelaksanaan sensus yang akan menghasilkan potret lengkap kondisi dan perkembangan aktivitas usaha di Bumi Gora.

Prosesi pencanangan ditandai dengan penancapan bendera pada miniatur Gunung Rinjani oleh Gubernur NTB, Wakil Kepala BPS RI, para bupati dan wali kota, serta unsur Forkopimda Provinsi NTB. Penancapan bendera tersebut melambangkan semangat kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 di NTB.

Komitmen itu kemudian ditegaskan melalui penandatanganan dukungan oleh para bupati dan wali kota. Secara bergantian, para kepala daerah membubuhkan tanda tangan pada papan deklarasi sebagai bentuk kesiapan pemerintah daerah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi di wilayah masing-masing.

Di hadapan Wakil Kepala BPS RI dan seluruh hadirin, Gubernur NTB menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi NTB terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Turkiye itu mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk menerima kedatangan petugas sensus serta memberikan informasi yang akurat sesuai kondisi sebenarnya.

“Ketika datanya baik, maka perencanaannya akan baik. Ketika perencanaannya baik, manfaat pembangunannya akan semakin dirasakan masyarakat," kata Gubernur.

Kegiatan pencanangan berlangsung semarak dengan menampilkan atraksi peresean, seni bela tradisional masyarakat Sasak yang menjadi salah satu ikon budaya NTB. Atraksi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta dan tamu undangan.

Suasana semakin meriah ketika Gubernur NTB dan Wakil Kepala BPS RI turun langsung ke arena sebagai pepadu peresean secara simbolis. Keduanya memperagakan peresean di hadapan ratusan peserta yang menyambut dengan tepuk tangan dan sorak antusias.

Peresean dipilih sebagai simbol keberanian, ketangguhan, dan sportivitas yang sejalan dengan semangat kolaborasi dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Melalui pendekatan budaya lokal tersebut, pesan mengenai pentingnya sensus diharapkan semakin dekat dengan masyarakat.

Wakil Kepala BPS RI dalam sambutannya mengatakan, Sensus Ekonomi merupakan instrumen strategis untuk memotret kondisi dan perkembangan aktivitas usaha di Indonesia. Data yang dihasilkan akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Menurutnya, keberhasilan sensus tidak hanya ditentukan oleh kerja petugas lapangan, tetapi juga partisipasi aktif pelaku usaha sebagai responden serta dukungan penuh pemerintah daerah.

“Data yang akurat akan memberi arah yang jelas bagi pembangunan. Karena itu, setiap pelaku usaha memiliki peran penting dalam menentukan kualitas hasil sensus,” ujarnya.

Melalui pencanangan ini, BPS berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya data statistik semakin meningkat. Dengan dukungan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran pada masa mendatang.

Melengkapi rangkaian pencanangan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut menampilkan berbagai produk unggulan yang dimiliki. Kehadiran mereka menjadi representasi nyata denyut ekonomi NTB yang akan dipotret melalui Sensus Ekonomi 2026. Stan-stan UMKM pun menjadi ruang interaksi yang hangat antara masyarakat, pelaku usaha, dan para tamu undangan yang hadir. (AM)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 21:49:24 +0800 amr
DPP PDI Perjuangan M.Y Esty Wijayati Ungkap Alasan Sumbawa Dipilih sebagai Tuan Rumah Perdana Soekarno Volley Cup https://amarmedia.co.id/dpp-pdi-perjuangan-my-esty-wijayati-ungkap-alasan-sumbawa-dipilih-sebagai-tuan-rumah-perdana-soekarno-volley-cup https://amarmedia.co.id/dpp-pdi-perjuangan-my-esty-wijayati-ungkap-alasan-sumbawa-dipilih-sebagai-tuan-rumah-perdana-soekarno-volley-cup DPP PDI Perjuangan M.Y Esty Wijayati Ungkap Alasan Sumbawa Dipilih sebagai Tuan Rumah Perdana Soekarno Volley Cup

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (19 Juni 2026) - Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Maria Yohana Esti Wijayati, mengungkapkan alasan dipilihnya Sumbawa sebagai tuan rumah perdana Soekarno Volley Cup

Dalam sambutannya, Esti Wijayati yang hadir bersama Ketua DPP Bidang Tenaga Kerja dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mercy Barends, Wakil Sekjen Bidang Kerakyatan Sri Rahayu, Wakil Bendahara Umum Bidang Program Yuke Yurike, serta Anggota Komisi I DPR RI Yulius Setiarto, menjelaskan bahwa dipilihnya Kabupaten Sumbawa sebagai lokasi penyelenggaraan perdana Soekarno Volley Cup tidak lepas dari ikatan historis antara Bung Karno dengan Pulau Sumbawa.

Ia mengungkapkan, Presiden pertama Republik Indonesia itu tercatat sedikitnya dua kali mengunjungi Pulau Sumbawa pada era 1950-an untuk bertemu langsung dengan masyarakat.

Esti juga mengingatkan bahwa Juni merupakan Bulan Bung Karno karena terdapat tiga momentum penting, yakni 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, 6 Juni sebagai Hari Lahir Bung Karno, dan 21 Juni sebagai hari wafat Sang Proklamator.

Menurutnya, penyelenggaraan berbagai kegiatan sepanjang Juni merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa dan pemikiran Bung Karno dalam membangun bangsa.

Ia menambahkan, bola voli dipilih karena menjadi salah satu cabang olahraga paling digemari masyarakat Indonesia setelah sepak bola dan bulu tangkis. Karena itu, DPP PDI Perjuangan telah merancang Soekarno Volley Cup agar berkembang menjadi turnamen kerakyatan berskala nasional.

“Ini baru titik awal di Kabupaten Sumbawa. Ke depan kami sudah merancang agar Soekarno Volley Cup menjadi event besar yang digelar di seluruh Indonesia untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial sekaligus mendukung prestasi Indonesia di ajang internasional,” ujarnya.

Esti berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat persatuan, bukan memunculkan permusuhan.

“Ketika Merah Putih berkibar dan Indonesia Raya dikumandangkan di ajang internasional, tidak ada lagi sekat agama, suku, ras maupun partai politik. Itulah yang diajarkan Bung Karno tentang persatuan dan kesatuan. Karena itu bertandinglah dengan sportif, jadikan turnamen ini sebagai ajang mencari prestasi sekaligus mempererat persaudaraan,” pungkasnya. (AM)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 20:11:47 +0800 amr
Soekarno Volley Cup 2026 Resmi Dibuka di Ngeru, Usung Semangat “Satukan Tekad Menangkan Rakyat” https://amarmedia.co.id/soekarno-volley-cup-2026-resmi-dibuka-di-ngeru-usung-semangat-satukan-tekad-menangkan-rakyat https://amarmedia.co.id/soekarno-volley-cup-2026-resmi-dibuka-di-ngeru-usung-semangat-satukan-tekad-menangkan-rakyat Soekarno Volley Cup 2026 Resmi Dibuka di Ngeru, Usung Semangat “Satukan Tekad Menangkan Rakyat”

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id (19 Juni 2026) – Turnamen Voli Kerakyatan “Soekarno Volley Cup” Tahun 2026 resmi bergulir. Pembukaan kompetisi bergengsi ini dipusatkan di Lapangan Voli Indoor Desa Ngeru, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa pada Jumat (19/6/2026).

Mengusung tema besar “Satukan Tekad Menangkan Rakyat”, event ini dirancang tidak hanya sebagai wadah pembinaan olahraga bola voli di Kabupaten Sumbawa, tetapi juga sebagai momentum mempererat kebersamaan dan membakar semangat gotong royong masyarakat.

Pembukaan turnamen ditandai secara simbolis lewat servis pertama oleh jajaran DPP PDI Perjuangan. Acara berlangsung meriah dan dihadiri oleh jajaran pengurus DPD dan DPC PDI Perjuangan, empat anggota DPR RI, satu anggota DPRD DKI Jakarta, anggota DPRD Provinsi NTB dari Fraksi PDIP, serta anggota DPRD kabupaten/kota se-Pulau Sumbawa.

Momen Bersejarah Bagi Desa Ngeru

Kepala Desa Ngeru, Khaeruddin, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga yang mendalam. Ia menyebut pelaksanaan Soekarno Volley Cup ini sebagai tonggak sejarah baru bagi desanya. Untuk pertama kalinya, kegiatan dengan konsep kerakyatan yang masif digelar di Desa Ngeru dengan dihadiri langsung oleh jajaran petinggi DPP PDI Perjuangan.

“Ini menjadi sejarah bagi Desa Ngeru. Tanpa dukungan semua pihak, tentu hari ini tidak akan kita saksikan bersama. Kami bangga desa kami menjadi tuan rumah kegiatan besar ini,” ujar Khaeruddin.

Ia juga menegaskan bahwa Desa Ngeru selama ini dikenal sebagai salah satu basis kuat PDI Perjuangan di Kabupaten Sumbawa. Oleh karena itu, turnamen ini dipersembahkan khusus sebagai pesta rakyat pasca-panen sekaligus hiburan berkualitas bagi warga.

Kolaborasi dan Dua Semangat Utama

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., melaporkan bahwa kesuksesan pelaksanaan Soekarno Volley Cup merupakan buah dari kolaborasi solid antara struktur DPC, DPD, hingga DPP PDI Perjuangan.

Dalam laporannya, Abdul Rafiq menekankan bahwa turnamen ini membawa dua esensi dan semangat utama yakni pertama Menyambut Bulan Bung Karno."Menjadi momentum untuk memaknai kembali identitas, pemikiran, dan rekam jejak perjuangan Proklamator sekaligus Presiden pertama RI. Kita tidak boleh melupakan sejarah. Bung Karno bukan hanya milik PDI Perjuangan, tetapi milik seluruh bangsa Indonesia," tegas Rafiq.

Kemudian ujarnya sebagai Wadah Pembinaan Atlet Berbakat.Menjadi inkubator bagi talenta muda daerah. Rafiq berharap turnamen ini menjadi agenda tahunan yang konsisten melahirkan bibit-bibit atlet bola voli potensial dari Sumbawa, yang kelak mampu bersaing di kancah provinsi, nasional, bahkan internasional.

Turnamen ini diproyeksikan akan menyaring tim-tim tangguh dari berbagai wilayah. Abdul Rafiq memaparkan bahwa para juara dari masing-masing zona nantinya akan dipertemukan pada babak puncak (grand final). Waktu Pelaksanaan Grand Final pada bulan Juli 2026 (Bertepatan dengan rangkaian Bulan Bung Karno) di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Sumbawa

“Manfaatkan momentum ini sebaik-baiknya karena di dalamnya terdapat nilai sejarah sekaligus nilai prestasi,” pesan Rafiq kepada para atlet yang bertanding.

Di penghujung laporannya, Abdul Rafiq menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua DPP PDI Perjuangan, MY Esti Wijayati yang hadir langsung memimpin rombongan pusat.

Kehadiran para legislator pusat dan daerah ini diakui semakin menambah semarak dan legitimasi Soekarno Volley Cup 2026 sebagai agenda olahraga kerakyatan yang mampu menyatukan masyarakat melalui sportivitas yang tinggi. 

Tampak hadir pula legislator dari provinsi NTB, Abdul Rahim ST, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat Dan jajaran fraksi PDIP DPRD KSB dan Anggota lengkap Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa (AM/Jen)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 19:56:35 +0800 amr
Inspektorat Gelar Rakor Penguatan Pengawasan, Wabup H. Ansori Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel https://amarmedia.co.id/inspektorat-gelar-rakor-penguatan-pengawasan-wabup-h-ansori-dorong-tata-kelola-pemerintahan-yang-akuntabel https://amarmedia.co.id/inspektorat-gelar-rakor-penguatan-pengawasan-wabup-h-ansori-dorong-tata-kelola-pemerintahan-yang-akuntabel Inspektorat Gelar Rakor Penguatan Pengawasan, Wabup H. Ansori Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen memperkuat benteng sistem pengawasan internal demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Pengawasan yang diinisiasi oleh Inspektorat Kabupaten Sumbawa di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa pada Kamis (18/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Inspektorat Kabupaten Sumbawa, Didi Hermansyah SE, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat se-Kabupaten Sumbawa. Rakor ini menjadi forum untuk menyamakan persepsi dan mempererat sinergi pengawasan demi memastikan seluruh program pembangunan berjalan di rel yang tepat.

Wabup: Pengawasan Bukan untuk Mencari Kesalahan

Dalam pengarahannya, Wakil Bupati Sumbawa H. Mohamad Ansori menyatakan bahwa pengawasan merupakan instrumen vital dalam memastikan seluruh program kerja pemerintah daerah berjalan sesuai regulasi serta memberikan output yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Wabup secara khusus menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah untuk memiliki komitmen baja dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil pemeriksaan yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Tindak lanjut atas rekomendasi BPK bukan hanya sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan hukum pemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Saya minta seluruh perangkat daerah meningkatkan koordinasi dan mempercepat penyelesaian poin-poin yang masih mengganjal,” tegas H. Ansori.

Lebih lanjut, Wabup mengingatkan pentingnya menempatkan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) sebagai rujukan utama pelaksanaan fungsi pengawasan internal. Melalui PKPT, Inspektorat diharapkan optimal dalam menjalankan fungsi pembinaan, pendampingan (assurance & consulting), serta mitigasi risiko penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Pengawasan yang kuat bukan bertujuan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai upaya preventif untuk memastikan semua program tepat sasaran, taat aturan, dan memberikan hasil optimal untuk masyarakat. Mari jadikan pengawasan ini sebagai bagian dari budaya kerja organisasi kita,” tambahnya.

Percepatan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Jadi Fokus Utama

Senada dengan Wakil Bupati, Inspektur Kabupaten Sumbawa, Didi Hermansyah, S.E., memaparkan bahwa esensi dari rakor ini adalah untuk mengunci komitmen seluruh pimpinan perangkat daerah dalam melahirkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari penyimpangan.

Didi Hermansyah menggarisbawahi bahwa salah satu menu utama dalam rakor kali ini adalah akselerasi atau percepatan penyelesaian tindak lanjut atas temuan dan rekomendasi BPK. Tingkat kepatuhan terhadap rekomendasi BPK, menurut Didi, menjadi parameter mutlak dalam mengukur keseriusan pemda melakukan reformasi birokrasi di bidang keuangan dan administrasi.

Melalui pelaksanaan rakor pengawasan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimis dapat membangun pola kemitraan yang lebih solid antara Inspektorat sebagai *auditor* internal dengan seluruh OPD selaku eksekutor program. Sinergi yang kuat ini diharapkan dapat mendongkrak capaian akuntabilitas daerah, mengikis potensi fraud, dan menyukseskan visi Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera. (AMDIN/ADR - Prokopim Sumbawa)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 09:18:10 +0800 amr
DPRD Sumbawa RDP Terkait Pengelolaan Sampah dan IPAL Amanwana Resort di Pulau Moyo, Komisi III Jadwalkan Turun Lapangan https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-rdp-terkait-pengelolaan-sampah-dan-ipal-amanwana-resort-di-pulau-moyo-komisi-iii-jadwalkan-turun-lapangan https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-rdp-terkait-pengelolaan-sampah-dan-ipal-amanwana-resort-di-pulau-moyo-komisi-iii-jadwalkan-turun-lapangan DPRD Sumbawa RDP Terkait Pengelolaan Sampah dan IPAL  Amanwana Resort di Pulau Moyo, Komisi III Jadwalkan Turun Lapangan

SUMBAWA BESAR, Amarmedia — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna memediasi pertemuan antara warga, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan manajemen PT Moyo Safari Abadi (Amanwana Resort) pada Senin (15/06/2026). 

Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRD ini difokuskan untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait aktivitas operasional, pengelolaan limbah, dan status perizinan lingkungan hotel mewah tersebut di Pulau Moyo.

Pertemuan strategis ini menghadirkan perwakilan masyarakat, Kepala Desa Labuhan Aji, sejumlah elemen LSM, manajemen PT Amanwana, Camat Labuhan Badas Ardian Pranata serta jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa.

Dalam ruang rapat, perwakilan Lembaga Swadaya masyarakat Lembaga Pemerhati Desa (LSM LPD) Aji Rusdianto akrab di sapa Raja mengapresiasi langkah cepat DPRD Sumbawa yang bersedia menerima dan memediasi surat pengaduan mereka. Kendati demikian, warga menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah untuk meminta tindak lanjut nyata dan solusi konkret, bukan sekadar mendengarkan aspirasi tanpa eksekusi.

Ia menyoroti sejumlah poin krusial, di antaranya dugaan penggunaan lahan yang masuk dalam konteks kawasan hutan lindung, meskipun status yang diketahui sejauh ini adalah Hak Guna Usaha (HGU). Mengacu pada komitmen Pemerintah Daerah melalui Bupati Sumbawa, warga menuntut ketegasan dalam menjaga kelestarian hutan lindung di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa.

Selain isu pemanfaatan lahan,  LSM Rifqi Arga mendesak transparansi terkait dokumen administrasi perizinan, pengelolaan emisi, pengelolaan air limbah, serta kepemilikan Persetujuan Teknis (Pertek) dan Sertifikat Layak Operasi (SLO) terkait Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Kepala Desa Labuhan Aji Sofyan turut menyampaikan keluhannya. Ia meminta agar pihak Amanwana Resort tidak mengabaikan keberadaan pemerintah desa setempat, meskipun secara hierarki regulasi, kewenangan pengawasan berada di tangan pemerintah pusat.

"Kami meminta agar Amanwana melibatkan pemerintah desa dalam hal pengelolaan limbah. Selama ini, sampah dari kegiatan Amanwana ditengarai dibuang ke dalam hutan produktif warga," ungkap Kades Labuhan Aji. Sisi administratif pun diharapkan dapat ditembuskan ke desa agar aparatur setempat mengetahui dan mampu bertanggung jawab jika muncul persoalan di kemudian hari.

DLH Ungkap Hasil Uji Lab: Satu Parameter Melebihi Baku Mutu

Kepala Bidang I Pengawasan DLH Kabupaten Sumbawa, Dina Eka  memberikan penjelasan kronologis dari kacamata pengawasan daerah. Berdasarkan data rekam jejak DLH Kabupaten Sumbawa, dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) PT Amanwana awalnya dikeluarkan oleh Departemen Kehutanan dengan Nomor 22 Tahun 1991 tertanggal 16 Agustus 1991.

Merespons adanya pengaduan terkait limbah B3, DLH Sumbawa sebenarnya telah turun melakukan inspeksi lapangan pada tahun 2024 lalu. Hasil pengawasan kala itu menunjukkan operasional IPAL berjalan 24 jam sepanjang tahun, di mana limbah cair diolah dalam kolam penampungan untuk penyiraman tanaman, dan dinilai telah memenuhi kapasitas penampungan secara kimiawi maupun biologis.

Namun, kejutan muncul dari hasil uji laboratorium terbaru yang diterbitkan oleh Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi NTB per tanggal 6 April 2026.

"Dari enam parameter yang diuji, terdapat satu parameter yang melebihi baku mutu, yaitu tingkat kekeruhan air. Selain itu, ada catatan evaluasi mengenai kandungan minyak, lemak, dan total padatan tersuspensi (TSS)," jelas Dina.

Lebih lanjut, Dina memaparkan hambatan birokrasi yang dihadapi daerah. Karena PT Amanwana berstatus Penanaman Modal Asing (PMA), maka kewenangan pengawasan dan penindakan perizinan berada penuh di tangan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) atau dilimpahkan ke DLH Tingkat Provinsi. Pasca-inspeksi tahun 2024, DLH Kabupaten Sumbawa telah bersurat kepada KLHK (Divisi Jawa Bali) untuk meneruskan hasil pengawasan lapangan serta meminta pusat mendesak pemenuhan kelengkapan Pertek dan SLO. Namun hingga kini, pihak kabupaten belum menerima informasi apakah kementerian sudah turun ke lapangan atau belum.

Oleh karena itu, DLH Kabupaten Sumbawa meminta manajemen PT Amanwana agar ke depan, setiap laporan berkala yang diserahkan ke Pemerintah Pusat atau Provinsi tetap memberikan dokumen tembusan kepada DLH Kabupaten sebagai fungsi kontrol dan pembinaan daerah.

Tanggapan Amanwana: Akui Dokumen Hilang, Siap Dikoreksi

Menanggapi rentetan tudingan tersebut, pihak manajemen Amanwana Resort Faisal lubis menyambut positif agenda RDP yang digelar dan menegaskan komitmennya untuk tetap taat hukum. Perusahaan menjelaskan bahwa pengujian air limbah dan air sumur terakhir telah dilakukan pada akhir Mei lalu, dan hasilnya sudah diserahkan dalam pertemuan kedua di Badas.

Terkait hilangnya sejumlah dokumen administrasi perizinan, manajemen mengonfirmasi bahwa hal itu terjadi sejak masa pandemi Covid-19 akibat dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) massal karyawan. Kendati demikian, mereka memastikan operasional hotel tetap dipantau ketat melalui audit internal perusahaan yang berlaku secara nasional di enam cabang di Indonesia dengan predikat lulus, serta mengantongi sertifikasi kelayakan dari pihak ketiga.

Mengenai tuduhan tumpukan sampah, manajemen mengklarifikasi bahwa tumpukan yang dilaporkan warga berasal dari aktivitas luar area operasional Amanwana (wilayah Desa Labuhan Aji). Sedangkan untuk limbah berbahaya, perusahaan memberikan pembelaan. "Sampah B3 dari kegiatan Amanwana kami kirim ke Pulau Lombok karena di sana sudah ada pengolah yang tersertifikasi," urai Faisal perwakilan manajemen. 

Sementara terkait polusi genset, pihak hotel mengaku sedang berkoordinasi untuk bertransisi ke program energi baru terbarukan (EBT).

“Apabila ada operasional kami yang luput, kami meminta pengarahan. Kami welcome. Intinya, kami siap dikoreksi dan mengharapkan pendampingan dari Dinas LH,” ucap perwakilan Amanwana.

Penjelasan manajemen mengenai hilangnya dokumen akibat Covid-19 langsung disanggah keras oleh Ketua LPPK NTB, Sukriadi (Tamar). Ia menilai alasan tersebut hanyalah alibi semata. Menurut Sukriadi, jika terjadi kendala operasional atau kehilangan dokumen krusial, minimal harus ada komunikasi tertulis resmi yang dilayangkan kepada otoritas wilayah setempat.

Rekomendasi DPRD: Desak Pusat dan Jadwalkan Sidak Lapangan

Menutup jalannya RDP yang dinamis tersebut, Ketua Komisi III DPRD Sumbawa, Syaifullah, membacakan sejumlah poin rekomendasi resmi dewan untuk menyelesaikan polemik lingkungan ini.

Rekomendasi akhir tersebut menetapkan tiga poin utama:

Pertama : Meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa melakukan komunikasi intensif dan koordinasi berkala terkait kelengkapan dokumen operasional Hotel Amanwana di Pulau Moyo.

Kedua : Meminta DLH Kabupaten Sumbawa segera bersurat kembali dan mendesak Kementerian LH/KLHK untuk segera turun tangan menindaklanjuti temuan parameter limbah yang tidak memenuhi baku mutu tersebut.

Ketiga : Merekomendasikan tim gabungan untuk turun langsung meninjau lokasi Hotel Amanwana. Pihak manajemen Amanwana diminta segera memberikan dan memfasilitasi jadwal kunjungan lapangan secara bersama-sama dalam waktu dekat.

DPRD Sumbawa menegaskan akan mengawal ketat persoalan ini demi memastikan investasi di Pulau Moyo tetap berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal. (AM)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 08:33:42 +0800 amr
Antisipasi Risiko Bencana, BPBD Sumbawa Gelar Simulasi 'Table Top Exercise' Banjir di Desa Kukin https://amarmedia.co.id/antisipasi-risiko-bencana-bpbd-sumbawa-gelar-simulasi-table-top-exercise-banjir-di-desa-kukin https://amarmedia.co.id/antisipasi-risiko-bencana-bpbd-sumbawa-gelar-simulasi-table-top-exercise-banjir-di-desa-kukin Antisipasi Risiko Bencana, BPBD Sumbawa Gelar Simulasi 'Table Top Exercise' Banjir di Desa Kukin

SUMBAWA BESAR, Amarmedia.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa bergerak cepat dalam memperkuat benteng pertahanan wilayah terhadap ancaman bencana alam. Langkah taktis ini diwujudkan dengan menggelar simulasi Table Top Exercise (TTX) Kesiapsiagaan Bencana Banjir yang dipusatkan di Desa Kukin, Kecamatan Moyo Utara, pada Kamis (18/06/2026).

Kegiatan ini dihajatkan sebagai salah satu instrumen untuk mendongkrak kesiapsiagaan pemerintah desa, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) dalam menghadapi potensi banjir yang menjadi salah satu ancaman prioritas di wilayah tersebut.

Urgensi pelaksanaan simulasi ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan dokumen resmi Kajian Risiko Bencana dan Perubahan Iklim Desa Kukin Tahun 2025, desa ini tercatat memiliki tingkat risiko banjir yang cukup tinggi.

Ada beberapa faktor utama yang melatarbelakangi kerentanan tersebut, di antaranya Meningkatnya intensitas curah hujan akibat perubahan iklim, Karakteristik topografi wilayah Desa Kukin, Kondisi aliran sungai serta sistem drainase setempat yang belum optimal.

Merespons ancaman nyata tersebut, Pemerintah Desa Kukin sebelumnya telah bergerak maju dengan menyusun Rencana Kontinjensi (Renkon) Banjir. Dokumen ini memuat skenario ancaman, mekanisme respons cepat, pembagian peran para pihak, hingga prosedur penanganan darurat yang menjadi kompas utama saat bencana melanda.

Menguji Dokumen di Atas Kertas Lewat Simulasi TTX

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, S.T., melalui Kepala Bidang II BPBD, Dr. Rusdianto Ar., menegaskan bahwa sebuah dokumen rencana kontinjensi tidak boleh hanya menjadi catatan di atas kertas. Keberadaan Renkon harus diuji secara berkala demi memastikan efektivitas implementasinya di lapangan.

“Melalui simulasi TTX (latihan berbasis diskusi terstruktur) ini, seluruh peserta dapat memahami secara mendalam peran dan tanggung jawab masing-masing ketika terjadi kondisi darurat banjir. Ini adalah cara kita menguji kesiapan mekanisme koordinasi yang telah disusun dalam Rencana Kontinjensi,” jelas Dr. Rusdianto kepada media.

Simulasi berskala desa ini berlangsung interaktif dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari perangkat pemerintah desa, lembaga desa, relawan, tokoh masyarakat, kelompok rentan, hingga mitra terkait lainnya. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat urat nadi koordinasi lintas sektor agar respons saat bencana menjadi lebih cepat, tepat, dan terarah.

Selain mengasah kesiapsiagaan, agenda TTX ini dirancang untuk mencapai sejumlah target sekunder yang tidak kalah penting, meliputi

Pertama : Meningkatkan pemahaman masyarakat akar rumput mengenai risiko dan dampak nyata banjir.

 

Kedua : Menguji efektivitas sistem pengambilan keputusan (decision making) saat situasi darurat.

 

Ketiga :Mengidentifikasi celah, kelemahan, atau kesenjangan (gap) yang masih ada dalam rencana penanganan bencana.

Keempat: Mendorong kepedulian warga dalam upaya Pengurangan Risiko Bencana (PRB) mandiri.

Sebagai tindak lanjut, output konkret yang dihasilkan dari agenda ini adalah penyusunan laporan komprehensif hasil simulasi yang memuat jalannya kegiatan, temuan utama di lapangan, serta dokumentasi visual.

Lebih jauh, BPBD Kabupaten Sumbawa menargetkan lahirnya rekomendasi strategis baru. Rekomendasi tersebut nantinya akan digunakan untuk menyempurnakan alur respons darurat, mempererat koordinasi antar-pihak, serta menajamkan fungsi tiap unsur kelembagaan di tingkat desa.

Melalui komitmen bersama dan simulasi TTX ini, Desa Kukin kini diproyeksikan menjadi desa yang lebih tangguh, siap siaga menghadapi potensi bencana, serta mampu meminimalkan risiko maupun dampak material dan non-material terhadap masyarakat. (AM/jak)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 07:57:30 +0800 amr
Sikapi Situasi Daerah, Bupati Sumbawa Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas dan Tolak Provokasi Medsos https://amarmedia.co.id/sikapi-situasi-daerah-bupati-sumbawa-imbau-masyarakat-jaga-kondusivitas-dan-tolak-provokasi-medsos https://amarmedia.co.id/sikapi-situasi-daerah-bupati-sumbawa-imbau-masyarakat-jaga-kondusivitas-dan-tolak-provokasi-medsos Sikapi Situasi Daerah, Bupati Sumbawa Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas dan Tolak Provokasi Medsos

SUMBAWA, Amarmedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengeluarkan imbauan resmi yang ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sumbawa pada Jumat (12/6/2026) lalu. Langkah ini diambil guna merespons perkembangan situasi terkini di tengah masyarakat yang memerlukan perhatian bersama agar stabilitas daerah tetap terjaga.

Dalam pernyataan resminya, Bupati Syarafuddin Jarot menekankan pentingnya menjaga ketenangan, persatuan, dan kondusivitas di wilayah Kabupaten Sumbawa. Ia meminta warga untuk menyaring informasi dengan bijak dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

 "Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, baik yang beredar secara langsung maupun melalui media sosial. Mari kita bersama-sama menjaga suasana yang aman dan damai di tengah kehidupan bermasyarakat," ujar Bupati Sumbawa dalam rilis pers tersebut.

Bupati juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan hukum dalam menyelesaikan setiap persoalan yang ada. Warga diimbau keras untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri atau bersikap anarkis yang dapat merugikan ketertiban umum.

Pemerintah Daerah menegaskan bahwa setiap permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat hendaknya diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum dan lembaga berwenang. Semua proses harus berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Untuk memastikan stabilitas daerah tetap kokoh, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Seluruh komponen masyarakat Kabupaten Sumbawa

Tidak hanya menyoroti masalah keamanan dan ketertiban umum (kamtibmas), dalam rilis yang sama, Bupati Syarafuddin Jarot juga menyelipkan pesan mengenai keberlanjutan lingkungan hidup. Ia mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kelestarian kawasan hutan di Sumbawa sebagai warisan penting bagi generasi masa depan.

"Mari kita tingkatkan kesadaran dan partisipasi dalam menjaga kekayaan alam Kabupaten Sumbawa agar tetap lestari, produktif, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," tambahnya.

Menutup imbauannya, Bupati mengajak seluruh warga untuk bahu-bahu merawat Kabupaten Sumbawa agar tetap menjadi daerah yang aman, damai, unggul, maju, dan sejahtera. (AM)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 07:27:06 +0800 amr
Etika Publik dan Ilusi “Kasar tapi Benar” https://amarmedia.co.id/etika-publik-dan-ilusi-kasar-tapi-benar https://amarmedia.co.id/etika-publik-dan-ilusi-kasar-tapi-benar Etika Publik dan Ilusi “Kasar tapi Benar”

Oleh : Asmediati 

SALAH satu jebakan berpikir yang paling sering muncul dalam perdebatan publik adalah menyederhanakan persoalan yang rumit menjadi dua pilihan yang tampak tegas. Dalam logika, cara berpikir demikian dikenal sebagai dilema palsu (false dilemma), yakni menghadirkan seolah-olah hanya ada dua kemungkinan, padahal kenyataan menyediakan jauh lebih banyak pilihan.

Pertanyaan, “Pilih orang santun namun sebenarnya salah atau pilih orang kasar namun sebenarnya benar?” tampak provokatif. Sekilas terlihat cerdas. Bahkan, ia terdengar seperti pertanyaan filosofis yang mengajak orang berpikir lebih dalam, padahal justru sebaliknya. 

Pertanyaan itu mengandung cacat logika yang fatal. Ia memaksa orang memasuki ruang yang sempit, lalu menyuruh memilih salah satu sudut ruangan seakan-akan tidak ada pintu keluar.

Mengapa kita harus memilih orang santun yang salah? Mengapa pula harus memilih orang kasar yang benar? Mengapa tidak memilih orang yang benar sekaligus santun?

Kenyataan kehidupan sehari-hari menunjukkan bahwa ribuan guru, ilmuwan, ulama, pendeta, dokter, hakim, peneliti, dan pemikir mampu menyampaikan kebenaran tanpa perlu memaki orang lain. Mereka tidak kehilangan ketajaman berpikir hanya karena menjaga kesopanan. Mereka juga tidak kehilangan keberanian hanya karena menghormati lawan bicara. Justru kemampuan menyampaikan kritik secara santun merupakan tanda kematangan intelektual yang paripurna.

Kekeliruan lain muncul ketika kekasaran diam-diam diberi status istimewa, seolah-olah menjadi bukti otentisitas keberanian. Dalam banyak perdebatan, orang yang berbicara keras dan meledak-ledak sering dianggap lebih jujur dibanding orang yang berbicara tenang. Padahal, volume suara tidak memiliki hubungan ilmiah maupun logis dengan validitas argumen. 

Kebenaran tidak lahir dari nada suara. Kebenaran lahir dari koherensi logika, kecukupan data, ketepatan metodologi, serta kemampuan sebuah argumen bertahan terhadap kritik.

Ironisnya, mereka yang mengaku membela rasionalitas kadang terjebak dalam kontradiksi. Mereka mengatakan perdebatan diperlukan untuk menguji gagasan. Pernyataan itu benar. Ilmu pengetahuan memang berkembang melalui kritik dan sanggahan. Namun, masalah mendasar muncul ketika kritik bermutasi menjadi serangan personal (ad hominem). Saat karakter seseorang dijadikan sasaran utama, perdebatan perlahan meninggalkan wilayah gagasan dan masuk ke wilayah prasangka. Orang tidak lagi menguji argumen, sebaliknya mulai menghakimi individu. Di titik itulah diskusi kehilangan daya ilmiahnya.

Seorang peneliti tidak dapat menyimpulkan sebuah teori salah hanya karena pembuat teorinya memiliki sifat buruk. Seorang hakim tidak dapat memutus perkara berdasarkan kesukaan pribadi terhadap terdakwa. Pun demikian, seorang editor tidak dapat menolak naskah hanya karena tidak menyukai karakter penulisnya. Argumen harus diperiksa melalui argumen. Bukti harus dijawab dengan bukti. Logika harus dibantah dengan logika. Karakter manusia memang penting dalam kehidupan sosial, namun karakter bukan alat ukur tunggal untuk menentukan benar atau salahnya sebuah gagasan.

Ada persoalan yang lebih menarik untuk dibahas: mengapa sebagian orang merasa bahwa kekasaran adalah harga yang harus dibayar demi memperoleh kebenaran? Kemungkinan besar karena mereka menyamakan ketegasan dengan agresivitas. Padahal, keduanya berada di kutub yang berbeda. Ketegasan berfokus pada substansi; agresivitas berfokus pada lawan. Ketegasan mengejar kejelasan; agresivitas mengejar kemenangan psikologis. Ketegasan memperkuat argumen; agresivitas sering kali menjadi kompensasi ketika argumen mulai melemah.

Dalam psikologi komunikasi, dikenal gejala bahwa ketika seseorang merasa posisinya terancam akibat kepanikan yang tak terkontrol, intensitas emosinya akan meningkat. Kata-kata menjadi lebih keras dan serangan personal mulai bermunculan. Fenomena ini terjadi bukan karena argumentasinya semakin kuat, justru sebaliknya: emosi sedang mengambil alih ruang yang semestinya ditempati oleh nalar. Oleh sebab itu, kekasaran tidak dapat diperlakukan sebagai indikator keberanian intelektual, ataupun tanda bahwa seseorang sedang membela kebenaran. Sering kali, kekasaran hanyalah kebisingan yang menutupi kelemahan penalaran.

Perdebatan memang penting, sebagai tanda manusia berpikir. Bahkan, peradaban modern dibangun oleh tradisi perdebatan yang panjang. Filsafat Yunani, ilmu pengetahuan modern, sistem hukum, hingga demokrasi bertumpu pada kemampuan manusia mempertentangkan gagasan. Akan tetapi, tujuan akhir perdebatan bukan menciptakan musuh atau menjatuhkan mental lawan, sebaliknya memperbaiki kualitas pemahaman terhadap “kebenaran” yang dicari. Bukan “pembenaran”.

Ketika seseorang berkata bahwa dirinya memilih orang kasar yang benar daripada orang santun yang salah, sesungguhnya ia sedang terjebak dalam kerangka berpikir yang keliru. Ia menerima asumsi naif bahwa kesantunan dan kebenaran berada pada kubu yang saling bermusuhan. Padahal, sejarah intelektual dunia menunjukkan hal yang sebaliknya. Kebenaran yang kuat tidak membutuhkan makian sebagai tongkat penyangga. Argumen yang kokoh tidak memerlukan penghinaan sebagai alat bantu napas. Jika sebuah gagasan memang benar, biarkan ia menang melalui kekuatan penjelasannya, bukan melalui kekasaran yang berisik.

Mari kita uji cacat logika ini dengan membawanya ke ranah domestik dan profesional yang lebih nyata. Bayangkan seorang istri yang disodori pilihan: “Pilih suami yang melakukan KDRT tapi memberi cukup uang, atau suami santun tapi tak memberikan nafkah?" Pertanyaan ini menjebak karena mengaburkan esensi pernikahan yang ideal, yakni suami yang menafkahi sekaligus menyayangi tanpa kekerasan. Menerima dikotomi palsu ini sama saja dengan memaklumi kejahatan domestik atas nama pemenuhan materi.

Logika cacat yang sama akan tampak pada profesi lain. Apakah kita mau menyerahkan nyawa kita di meja operasi kepada seorang dokter bedah yang memaki-maki asistennya secara brutal dengan dalih “yang penting operasinya berhasil”? Atau, maukah kita mengonsumsi obat dari seorang apoteker yang kasar dan serampangan dalam pelayanan hanya karena ia mengklaim racikan obatnya manjur? Tentu tidak. Kita menuntut profesionalisme yang utuh: keahlian yang mumpuni sekaligus etika yang terjaga.

Begitulah. Memisahkan kebenaran dari kesantunan adalah upaya malas untuk melegitimasi kedangkalan budi. Peradaban yang maju tidak dibangun oleh orang-orang yang harus merusak kemanusiaan orang lain demi menegakkan sebuah argumen. Kebenaran dan kesantunan bukanlah dua hal yang harus saling mengorbankan; keduanya adalah dua sisi dari mata uang yang sama bernama martabat manusia.[AM]

]]>
Fri, 19 Jun 2026 07:14:46 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Hibahkan Lahan Untuk Marinir, Perkuat Pertahanan Wilayah Selatan https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-hibahkan-lahan-untuk-marinir-perkuat-pertahanan-wilayah-selatan https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-hibahkan-lahan-untuk-marinir-perkuat-pertahanan-wilayah-selatan Pemkab Sumbawa Hibahkan Lahan Untuk Marinir, Perkuat Pertahanan Wilayah Selatan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi menyerahkan lahan untuk pembangunan pangkalan Korps Marinir TNI AL di wilayah Sumbawa. Penandatanganan MoU dan penyerahan hibah lahan dilakukan dalam acara yang dihadiri Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov, Forkopimda, Seketaris Daerah, Dr. H Budi Prasetyo, Asisten Perekonomian dan pembangunan Sekretariat Daerah kabupaten Sumbawa, Kepala OPD dan rombongan pejabat Korps Marinir, acara bertempat di lantai 1 Ruang Rapat Haji Hasan Usman Kantor Bupati Sumbawa, Selasa, 9 Juni Tahun 2026 lalu.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi atas kehadiran tamu kehormatan dari Mabes TNI AL, termasuk Dr. Endi Supadi. Bupati menyebut kerja sama ini merupakan impian yang telah dirintis hampir setahun, sejak pertemuan awal di Jakarta. 

“Hari ini impian kita terwujud. Dengan penandatanganan MoU dan penyerahan lahan, kita mulai langkah besar bersama,” ujar Bupati. Tahap awal, Pemkab Sumbawa menyerahkan lahan seluas 20 hektar di lokasi strategis dekat kota, pantai, dan pintu gerbang Teluk Saleh. “Lokasi ini dekat dengan habitat hiu paus terbesar di Indonesia, potensi wisata dunia yang kita miliki,” tambahnya.

Bupati juga menyatakan kesiapan menyerahkan tambahan lahan untuk pengembangan pangkalan. Lokasi tersebut dinilai sangat dekat dengan laut, hanya sekitar 500 meter, sesuai kebutuhan operasional Korps Marinir yang bergerak di darat dan laut.

Bupati Jarot menegaskan, kehadiran Marinir akan memperkuat pertahanan negara, mengingat Sumbawa berbatasan langsung dengan Australia. Selain aspek pertahanan, ia berharap keberadaan pangkalan memberi dampak positif bagi ekonomi, pariwisata, dan pembangunan daerah. 

“Alhamdulillah sekarang banyak potensi PSN yang sudah jalan, seperti stadion. Ada 700 tentara di sini. Kemarin juga sudah diputuskan lokasi Sekolah Rakyat untuk 3.000 murid, dan akhir tahun akan ada Sekolah Terintegrasi Kemendikdasmen untuk 1.000 murid SD-SMP-SMA,” ucap Bupati. 

Mengakhiri sambutannya, Bupati Jarot berharap kerja sama ini terus berlanjut untuk membangun Sumbawa dan memperkuat pertahanan Indonesia. “Mudah-mudahan Marinir yang akan berpangkalan di sini membawa kontribusi positif. Kami siap membantu apa yang dibutuhkan,” tutup Bupati.

Sementara itu Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI Dr. Endi Supardi, S.E., M.M. memastikan pembangunan Batalyon Infanteri Marinir 16 di Kabupaten Sumbawa akan langsung dimulai tahun ini. Kepastian itu disampaikan usai serah terima hibah lahan dari Pemkab Sumbawa, Juni 2026.

“Sore ini kami ditemani Bapak Bupati beserta seluruh unsur pimpinan daerah. Tadi sudah dilaksanakan penyerahan atau serah terima hibah tanah yang rencana akan dibangun untuk Batalyon Infanteri Marinir 16,” ujarnya.

Usai serah terima, proses administrasi akan langsung dilanjutkan. “Insyaallah dalam waktu dekat kita akan langsung dibangun Batalyon Infanteri Korps Marinir yang ke-16. Ini salah satu program Bapak Presiden lewat Menhan,” tegasnya.

Penambahan Batalyon Infanteri Marinir 16 di Sumbawa merupakan bagian dari penambahan 5 batalyon baru Korps Marinir secara serentak di seluruh Indonesia. “Dengan proses penyerahan ini, kita langsung gas bangun Batalyon Infanteri Korps Marinir ini,” tambahnya

Letjen Endi berharap kehadiran Batalyon Marinir di Sumbawa membawa berkah, manfaat, dan kemajuan bagi daerah. Keberadaan 1.000 personel dipastikan berdampak pada pertahanan sekaligus menggerakkan ekonomi. “Kalau sudah berkeluarga, kali dua atau beranak kali tiga dan seterusnya. Sehingga perputaran ekonomi akan lebih cepat. Ini sama-sama menguntungkan buat wilayah Sumbawa dan juga buat Korps Marinir,” jelasnya.

Terkait target pembangunan, Pangkormar menegaskan tidak ada penundaan. “Insyaallah pembangunan langsung tahun ini juga. Kita tidak akan menunda. Kita langsung tindak lanjuti berkas yang ada. Di samping surat berjalan, kita juga akan koordinasi langsung agar pembangunan Yonif 16 ini bisa segera mungkin,” tegasnya.

Lebih lanjut, Letjen Endi menjelaskan Korps Marinir memiliki kriteria satuan yang lengkap. Di dalam satu Pasmar terdapat infanteri, kavaleri, artileri, hingga resimen bantuan tempur yang menaungi zeni, kesehatan, perhubungan, dan lainnya. 

“Insyaallah dari semua satuan ini bukan hanya infanteri. Karena nanti ke depan akan ada satu Pasmar atau satu divisi di Sumbawa ini, tergelar sampai Bima dan seterusnya,” tutupnya.

Dilanjutkan dengan peninjauan lahan pembangunan Batalyon infanteri Korps Marinir ke 16 di Samota (AM/Diskominfotiksandi Pemkab Sumbawa)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 06:53:23 +0800 amr
Keluarga Korban Minta Kasus Dugaan Penganiayaan di Desa Brang Kolong Dituntaskan Secara Profesional https://amarmedia.co.id/keluarga-korban-minta-kasus-dugaan-penganiayaan-di-desa-brang-kolong-dituntaskan-secara-profesional https://amarmedia.co.id/keluarga-korban-minta-kasus-dugaan-penganiayaan-di-desa-brang-kolong-dituntaskan-secara-profesional Keluarga Korban Minta Kasus Dugaan Penganiayaan di Desa Brang Kolong Dituntaskan Secara Profesional

Sumbawa,Amarmedia.co.id -  12 Juni 2026 – Keluarga korban dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, melalui kuasa keluarga M. Talif, SH, berharap pihak Polsek Plampang dapat menuntaskan penanganan perkara yang telah dilaporkan oleh MOHAMED ALFARIZI PUTRA.

Peristiwa tersebut terjadi pada 11 April 2026. Berdasarkan keterangan korban dan keluarga, saat itu korban bersama beberapa rekannya sedang berkumpul dan bermain bersama. Kemudian korban diajak oleh terduga pelaku yang dikenal dengan panggilan Egi ke rumahnya bersama teman-teman lainnya.

Sesampainya di rumah terduga pelaku, mereka sempat berbincang beberapa saat. Namun tidak lama kemudian, terduga pelaku masuk ke dalam rumah dan setelah keluar diduga langsung melakukan pemukulan terhadap korban dari arah belakang hingga korban tidak sadarkan diri. Pemukulan tersebut baru berhenti setelah salah seorang teman yang berada di lokasi berupaya melerai.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan telah menjalani pemeriksaan medis serta visum. Selain dampak fisik, korban juga mengalami trauma yang masih dirasakan hingga saat ini.

M. Talif, SH menyampaikan bahwa keluarga korban menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan. Namun demikian, hingga lebih dari dua bulan sejak kejadian, keluarga masih berharap adanya perkembangan yang memberikan kepastian hukum bagi korban.

“Kami berharap Polsek Plampang dapat menyelesaikan perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan. Korban telah melaporkan kejadian ini dan telah menjalani visum sebagai bagian dari proses pembuktian,” ujar M. Talif, SH.

Menurut keluarga korban, hingga saat ini saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut belum berani memberikan keterangan secara terbuka. Namun keluarga memperoleh informasi bahwa terduga pelaku telah mengakui perbuatannya dalam proses pemeriksaan.

“Oleh karena itu kami berharap penyidik dapat terus mendalami perkara ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami percaya aparat penegak hukum memiliki kewenangan dan kemampuan untuk mengungkap fakta-fakta yang diperlukan sehingga perkara ini dapat memperoleh kepastian hukum,” lanjutnya.

Keluarga korban juga berharap pihak kepolisian dapat memberikan rasa aman kepada pihak-pihak yang mengetahui kejadian tersebut sehingga tidak takut untuk memberikan keterangan apabila diperlukan dalam proses penyidikan.

“Kami hanya menginginkan keadilan dan kepastian hukum bagi korban. Harapan kami kasus ini dapat dituntaskan secara profesional sehingga memberikan rasa keadilan bagi semua pihak,” tutup M. Talif, SH. (AM)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 05:51:16 +0800 amr
Mi6: Pemilu Belum Sepenuhnya Inklusif Jika Disabilitas Hanya Jadi Pemilih https://amarmedia.co.id/mi6-pemilu-belum-sepenuhnya-inklusif-jika-disabilitas-hanya-jadi-pemilih https://amarmedia.co.id/mi6-pemilu-belum-sepenuhnya-inklusif-jika-disabilitas-hanya-jadi-pemilih Mi6: Pemilu Belum Sepenuhnya Inklusif Jika Disabilitas Hanya Jadi Pemilih

MATARAM.Amarmedia.co.id–Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 menilai, pelibatan penyandang disabilitas sebagai petugas pemilu tidak lagi semestinya dipandang sebagai bentuk belas kasih atau pemenuhan kuota semata. 

Di tengah upaya memperkuat kualitas demokrasi, langkah tersebut justru menjadi kebutuhan logis dan strategis yang harus ditempuh oleh penyelenggara pemilu, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun badan adhoc di semua tingkatan.

”Demokrasi tidak bisa meminta partisipasi penyandang disabilitas di bilik suara, tetapi pada saat yang sama membatasi keterlibatan mereka di meja penyelenggara pemilu,” tandas Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 Bambang Mei Finarwanto di Mataram, Jumat (19/6/2026).

Analis politik kawakan NTB yang karib disapa Didu ini menegaskan, pemilu sebagai pesta demokrasi harus memberi ruang yang setara bagi seluruh warga negara untuk terlibat, baik sebagai pemilih maupun sebagai bagian dari penyelenggara.

Menurutnya, demokrasi akan kehilangan sebagian maknanya apabila penyandang disabilitas hanya ditempatkan sebagai objek layanan tanpa diberi kesempatan menjadi subjek yang ikut mengelola proses demokrasi.

”Kalau negara menganggap penyandang disabilitas cukup cakap untuk menentukan masa depan bangsa melalui hak suara mereka, maka seharusnya negara juga percaya mereka cukup cakap untuk membantu menyelenggarakan proses pemilu,” tandas Didu.

Dia menegaskan, demokrasi tidak boleh setengah-setengah. Tidak bisa mengundang para penyandang disabilitas masuk sebagai pemilih tetapi ragu memberi ruang sebagai penyelenggara.

Menurut Didu, pelibatan penyandang disabilitas dalam rekrutmen badan adhoc pemilu, mulai dari PPK, PPS, KPPS hingga petugas pendukung lainnya, perlu dipandang sebagai investasi demokrasi. Alih-alih pemenuhan prinsip keterwakilan belaka.

Ia menjelaskan, selama ini diskusi mengenai disabilitas dalam pemilu sering berfokus pada hak memilih dan akses menuju tempat pemungutan suara. Padahal, demokrasi yang matang seharusnya juga memastikan seluruh warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemilu.

”Kesetaraan itu nggak berhenti pada hak mencoblos saja. Kesetaraan itu juga berarti adanya kesempatan yang sama untuk mengabdi, bekerja, dan mengambil peran dalam proses demokrasi,” ujarnya.

Kesalahan Cara Pandang

Didu menilai ada kesalahan cara pandang yang masih berkembang di sebagian masyarakat. Di antaranya melihat penyandang disabilitas lebih sebagai kelompok yang membutuhkan bantuan dibanding kelompok yang memiliki kapasitas untuk berkontribusi.

Padahal, perkembangan pendidikan, teknologi, dan akses informasi telah melahirkan banyak penyandang disabilitas dengan kompetensi yang tidak kalah dibanding masyarakat pada umumnya. Mereka bekerja sebagai akademisi, pengusaha, aktivis, aparatur sipil negara, profesional, hingga pemimpin organisasi.

Menurutnya, pemilu semestinya menjadi ruang yang mencerminkan perkembangan tersebut. Karena itu kata Didu, yang harus dilihat adalah kompetensi dan kemampuan menjalankan tugas, bukan semata kondisi fisiknya. 

Banyak penyandang disabilitas memiliki kapasitas administrasi, pengelolaan data, komunikasi publik, hingga kepemimpinan yang sangat baik. Jika ruang itu tidak dibuka, maka kata Didu, yang rugi bukan hanya mereka, tetapi juga lembaga yang kehilangan talenta-talenta terbaik.

Lebih jauh, Didu menilai keberadaan penyandang disabilitas dalam struktur penyelenggara pemilu justru akan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, salah satu kelemahan yang sering muncul dalam pelayanan publik adalah kebijakan dibuat oleh orang-orang yang tidak mengalami langsung hambatan yang dihadapi kelompok rentan. Akibatnya, banyak persoalan yang dianggap sepele justru menjadi kendala besar di lapangan.

Didu mencontohkan masih ditemukannya TPS yang sulit diakses kursi roda, informasi yang belum ramah bagi penyandang disabilitas sensorik, maupun layanan yang belum sepenuhnya memahami kebutuhan pemilih dengan ragam disabilitas tertentu.

Dalam kondisi tersebut, penyandang disabilitas memiliki keunggulan yang tidak dimiliki orang lain, yakni pengalaman hidup yang memungkinkan mereka melihat persoalan dari perspektif yang berbeda.

”Mereka memahami hambatan-hambatan itu bukan dari teori, melainkan dari pengalaman langsung,” ucap Didu.

Karena itu, kata mantan Eksekutif Daerah WALHI NTB dua periode ini, jangan heran jika para penyandang disabilitas ini sering lebih mampu menemukan masalah yang bahkan tidak terlihat oleh orang lain. 

”Perspektif seperti ini sangat berharga dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemilu,” ujarnya.

Menurut Didu, kehadiran penyandang disabilitas sebagai petugas pemilu pada akhirnya tidak hanya menguntungkan kelompok disabilitas, tetapi seluruh masyarakat. Ia menjelaskan bahwa prinsip aksesibilitas hampir selalu menghasilkan manfaat yang lebih luas dibanding sasaran awalnya.

Sebagaimana jalur landai yang dibuat untuk pengguna kursi roda namun juga membantu lansia, ibu hamil, dan masyarakat umum, pelayanan pemilu yang dirancang lebih aksesibel akan meningkatkan kenyamanan seluruh pemilih.

”Pelayanan yang baik bagi kelompok paling rentan biasanya akan menjadi pelayanan yang lebih baik bagi semua orang. Karena itu pelibatan disabilitas sebenarnya bukan isu kelompok tertentu saja, melainkan strategi meningkatkan kualitas layanan pemilu secara keseluruhan,” katanya.

Memperkuat Legitimasi Demokrasi

Selain meningkatkan kualitas pelayanan, Didu menilai pelibatan penyandang disabilitas juga akan memperkuat legitimasi demokrasi. Menurutnya, salah satu tantangan yang dihadapi banyak negara demokrasi saat ini adalah menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap institusi-institusi negara.

Dalam situasi tersebut, penyelenggara pemilu perlu menunjukkan bahwa mereka benar-benar mewakili seluruh kelompok masyarakat tanpa diskriminasi.

Didu menegaskan, kehadiran penyandang disabilitas di dalam struktur penyelenggara mengirim pesan bahwa demokrasi membuka ruang bagi semua warga negara. Ketika masyarakat melihat tidak ada kelompok yang disisihkan, tingkat kepercayaan publik terhadap proses pemilu juga akan semakin kuat.

Dia melanjutkan, manfaat yang tidak kalah penting adalah dampak pendidikan sosial yang ditimbulkan. Setiap penyelenggaraan pemilu merupakan ruang pendidikan publik terbesar yang dimiliki negara. Jutaan warga berinteraksi langsung dengan petugas pemilu di berbagai tingkatan. Karena itu, ketika masyarakat melihat penyandang disabilitas menjalankan tugas sebagai petugas pemilu secara profesional, persepsi lama mengenai disabilitas perlahan akan berubah.

”Selama ini masyarakat terlalu sering melihat keterbatasannya. Padahal yang harus dilihat adalah kemampuannya. Ketika penyandang disabilitas memimpin rapat, melayani pemilih, mengelola administrasi, atau mengawasi jalannya pemungutan suara, masyarakat akan belajar bahwa mereka memiliki kapasitas yang sama untuk berkontribusi,” kata Didu.

Bahkan, kata Didu melanjutkan, perubahan cara pandang tersebut bahkan bisa menjadi salah satu warisan sosial terpenting dari penyelenggaraan pemilu yang inklusif. Sebab, stigma sering kali menjadi hambatan yang lebih berat dibanding kondisi disabilitas itu sendiri.

Karena itu, Didu mendorong KPU dan seluruh penyelenggara pemilu untuk mulai melihat pelibatan penyandang disabilitas sebagai kebutuhan kelembagaan, bukan sekadar program afirmasi.

Ia menegaskan bahwa rekrutmen petugas pemilu perlu membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi penyandang disabilitas yang memenuhi syarat dan memiliki kompetensi. Pada saat yang sama, penyelenggara juga perlu memastikan lingkungan kerja yang aksesibel sehingga seluruh petugas dapat bekerja secara optimal.

Didu menegaskan, ukuran demokrasi tidak hanya dapat dilihat dari banyaknya warga yang datang ke TPS pada hari pemungutan suara. Demokrasi yang matang juga tercermin dari siapa saja yang diberi kesempatan untuk ikut menyelenggarakannya.

” Ketika penyandang disabilitas dipercaya menjadi petugas pemilu, negara sedang mengirim pesan bahwa setiap warga negara memiliki martabat, kapasitas, dan kesempatan yang sama. Di situlah demokrasi menemukan makna yang sesungguhnya” pungkasnya. (AM/Didu)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 05:45:05 +0800 amr
Pimpinan DPRD Sumbawa Gitta Liesbano Apresiasi Festival Malala: Tradisi Unik yang Harus Terus Disemarakkan https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-sumbawa-gitta-liesbano-apresiasi-festival-malala-tradisi-unik-yang-harus-terus-disemarakkan https://amarmedia.co.id/pimpinan-dprd-sumbawa-gitta-liesbano-apresiasi-festival-malala-tradisi-unik-yang-harus-terus-disemarakkan Pimpinan DPRD Sumbawa Gitta Liesbano Apresiasi Festival Malala: Tradisi Unik yang Harus Terus Disemarakkan

SUMBAWA, Amarmedia.co.id - 16 Juni 2026 – Perayaan malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah di Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, berlangsung sangat meriah. Kehadiran Festival Malala, ritual penyulingan minyak tradisional khas Sumbawa yang sarat akan nilai magis dan budaya, mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk dari Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Gitta Liesbano, S.H., M.Kn dan Zulfikar Demitry SH MH.

Gitta Liesbano yang hadir langsung menyaksikan pembukaan festival oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyatakan kekagumannya atas keberhasilan pemerintah desa dan kecamatan dalam mengemas acara tersebut. Meski dipersiapkan dalam waktu yang relatif singkat, festival ini mampu menyedot antusiasme ribuan masyarakat.

"Saya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada panitia, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat Kecamatan Moyo Hilir. Festival Malala ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan aset budaya yang luar biasa unik," ujar Gitta Liesbano di sela-sela acara.

Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Gitta ini menegaskan bahwa tradisi Malala adalah identitas yang harus terus dilestarikan dan disemarakkan. Menurutnya, eksistensi tradisi penyulingan minyak tradisional yang hanya ada di Sumbawa ini menjadi kebanggaan daerah yang memiliki nilai jual tinggi dalam sektor pariwisata budaya.

"Kita harus terus melestarikan dan menyemarakkan kegiatan seperti ini. Ini adalah warisan leluhur yang tidak ditemukan di daerah lain. DPRD Kabupaten Sumbawa tentu mendukung penuh langkah-langkah pelestarian budaya agar terus hidup dan dikenal lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional hingga internasional," tegas Gitta.

Pada kesempatan tersebut, Gitta juga turut menyoroti atraksi para *

Sandro (praktisi pengobatan tradisional) yang memasukkan tangan ke minyak mendidih tanpa terluka. Ia menilai, sisi magis dan kearifan lokal ini merupakan daya tarik yang sangat kuat. Namun, ia sepakat dengan pesan Bupati bahwa aspek regenerasi menjadi sangat krusial.

"Seperti yang disampaikan Bupati, regenerasi itu sangat penting. Kita harus memastikan ilmu dan tradisi ini tidak berhenti di generasi tua saja. Kami di DPRD berharap agar ada ruang bagi generasi muda untuk lebih antusias mempelajari dan merawat warisan ini agar tidak lekang oleh zaman," tambahnya.

Festival yang juga dimeriahkan dengan lantunan Shalawatan ini dinilai Gitta sebagai bentuk harmonisasi yang sempurna antara nilai spiritualitas dan kearifan lokal dalam menyambut tahun baru Islam. Ia berharap, melalui Festival Malala, persaudaraan antar-wilayah di Bumi Samawa dapat terus dipererat demi membangun Sumbawa yang lebih baik.

"Tahun baru Hijriah adalah momentum untuk berbenah. Dengan memperkuat budaya seperti ini, kita sebenarnya sedang membangun fondasi karakter daerah yang kuat. Mari kita jaga bersama," tutup Gitta Liesbano. (AM)

]]>
Fri, 19 Jun 2026 00:04:09 +0800 amr
Dorong Efisiensi dan Optimalisasi Pelayanan, Komisi II DPRD Sumbawa Studi Tiru ke Perumda Tugu Tirta Kota Malang https://amarmedia.co.id/dorong-efisiensi-dan-optimalisasi-pelayanan-komisi-ii-dprd-sumbawa-studi-tiru-ke-perumda-tugu-tirta-kota-malang https://amarmedia.co.id/dorong-efisiensi-dan-optimalisasi-pelayanan-komisi-ii-dprd-sumbawa-studi-tiru-ke-perumda-tugu-tirta-kota-malang Dorong Efisiensi dan Optimalisasi Pelayanan, Komisi II DPRD Sumbawa Studi Tiru ke Perumda Tugu Tirta Kota Malang

Malang.Amarmedia.co.id. – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat tata kelola Perumdam Batulanteh, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja (kunker) dan konsultasi ke Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Jawa Timur, pada 9–11 Juni 2026.

Rombongan yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH, bersama anggota Komisi II Juliansyah, SE, Direktur Perumdam Batulanteh H. Abdul Hakim, SE, serta tim sekretariat dan tim ahli, disambut langsung oleh jajaran Direksi Perumda Tugu Tirta Kota Malang.

H. Zohran mengungkapkan bahwa pemilihan Perumda Tugu Tirta sebagai lokus kunjungan didasari oleh reputasi perusahaan tersebut sebagai salah satu BUMD air minum terbaik di Indonesia.

“Kami datang untuk belajar bagaimana mereka berhasil menekan tingkat kehilangan air (NRW) hingga 17,54%, serta sukses mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp25 miliar per tahun, tanpa mengesampingkan fungsi pelayanan sosial,” ujar H. Zohran.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap beberapa poin kunci keberhasilan Perumda Tugu Tirta. Salah satunya adalah strategi kelangsungan finansial yang dilakukan bukan dengan menaikkan tarif secara drastis, melainkan melalui kebijakan Reclas atau penyesuaian golongan pelanggan. Kelompok niaga dan industri dioptimalkan untuk memberikan subsidi silang bagi kelompok rumah tangga kurang mampu.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Perumdam Batulanteh, H. Abdul Hakim, mengakui masih banyak ruang untuk perbaikan di Sumbawa. Saat ini, Perumdam Batulanteh masih menghadapi tantangan berupa angka NRW di kisaran 30% serta ketergantungan pada subsidi penyertaan modal pemerintah daerah sebesar Rp1 miliar per tahun karena tarif yang belum disesuaikan sejak 2014.

“Kami belajar banyak tentang digitalisasi layanan, mulai dari command center untuk monitoring real-time hingga pengembangan unit bisnis Training Center. Kami berharap kedepannya Perumdam Batulanteh bisa menjalin kerja sama transfer teknologi dan SOP dengan Tugu Tirta,” tambah Abdul Hakim.

Hasil kunjungan ini menghasilkan empat rekomendasi strategis bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Perumdam Batulanteh:

Pertama : Mendorong pembentukan regulasi (Perda/Perbup) yang mengatur penyesuaian tarif secara berkala agar perusahaan lebih mandiri secara finansial.

Kedua : Melakukan klasterisasi ulang golongan pelanggan untuk memaksimalkan kontribusi sektor niaga.

Ketiga : Mengadopsi sistem manajemen air berbasis teknologi untuk menekan tingkat kehilangan air. Keempat : Memperbaiki sistem pendidikan dan pelatihan bagi pegawai agar memenuhi standar kompetensi pengelolaan air minum modern.

Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, menekankan bahwa kunci dari keberhasilan penyesuaian tarif adalah tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi. "Bargaining posisi kita untuk menyesuaikan tarif akan kuat jika pelayanan maksimal dan gangguan minimal. Prinsip kami adalah pantang pulang sebelum pelanggan tenang," tegasnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum bagi Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa untuk merumuskan kebijakan yang lebih progresif demi tercapainya pelayanan air bersih yang berkualitas dan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa. (am)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 23:42:27 +0800 amr
Semangat Tahun Baru 1448 H, Wabup Ansori: Momentum Hijrah Menjadi Pribadi Yang Lebih Baik https://amarmedia.co.id/semangat-tahun-baru-1448-h-wabup-ansori-momentum-hijrah-menjadi-pribadi-yang-lebih-baik https://amarmedia.co.id/semangat-tahun-baru-1448-h-wabup-ansori-momentum-hijrah-menjadi-pribadi-yang-lebih-baik Semangat Tahun Baru 1448 H, Wabup Ansori: Momentum Hijrah Menjadi Pribadi Yang Lebih Baik 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id 15 Juni 2026 – Wakil Bupati Sumbawa menghadiri penutupan Lomba Tahfidz Al-Qur'an tingkat kepala sekolah, lomba adzan, dan sholat berjamaah tingkat TK, PAUD, dan SD se-Kabupaten Sumbawa yang diselenggarakan oleh Lembaga Deeniyat Sumbawa dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Mangga, Sumbawa, Senin (15/6/2026). Turut hadir unsur FORKOPIMDA Kabupaten Sumbawa, jajaran OPD, serta pihak terkait lainnya.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dalam sambutannya menyampaikan, momentum Tahun Baru Hijriah merupakan waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri dan berupaya menjadi pribadi yang lebih baik. Peringatan Tahun Baru Hijriah memiliki makna yang berbeda dengan perayaan Tahun Baru Masehi karena lebih menitikberatkan pada peningkatan keimanan dan ketakwaan melalui berbagai bentuk kegiatan ibadah.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menjelaskan bahwa peringatan Tahun Baru Hijriah di Kabupaten Sumbawa identik dengan tradisi Melala, yaitu tradisi pembuatan Minyak Sumbawa yang dipercaya memiliki berbagai khasiat. Tradisi tersebut merupakan warisan budaya lokal yang perlu dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari syiar Islam melalui kegiatan yang bernilai positif. Selain itu, tradisi Melala juga menjadi salah satu bentuk ikhtiar masyarakat dalam upaya penyembuhan.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum Tahun Baru Hijriah sebagai sarana memperbaiki diri, kembali ke jalan yang benar, serta meningkatkan semangat dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat untuk Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera, tutupnya.

Puncak dari kegiatan ini yaitu pengumuman juara dari masing-masing kategori lomba yang telah dilaksanakan. Juara Terbaik Lomba Tahfidz Al-Qur'an Tingkat Kepala Sekolah se-Kabupaten Sumbawa diraih oleh Aini Andriani, S.Pd.Sd., Kepala SD Negeri Kapas Sari. Sementara itu, Juara Terbaik Lomba Adzan Tingkat SD, TK/PAUD diraih oleh Zaid Abdurrahman dari SDIT Darussunnah.

Pada kategori Lomba Sholat Berjamaah Tingkat TK/PAUD, Juara Terbaik diraih oleh PAUD Deeniyat Sumbawa, sedangkan Juara Terbaik Lomba Sholat Berjamaah Tingkat SD diraih oleh SD Negeri 3 Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 23:29:31 +0800 amr
Terima Kunjungan Delegasi Konsulat Jenderal Amerika Serikat, Bupati Harapkan Pertukaran Pengetahuan dan Praktik Terbaik dalam Pengelolaan SDA https://amarmedia.co.id/terima-kunjungan-delegasi-konsulat-jenderal-amerika-serikat-bupati-harapkan-pertukaran-pengetahuan-dan-praktik-terbaik-dalam-pengelolaan-sda https://amarmedia.co.id/terima-kunjungan-delegasi-konsulat-jenderal-amerika-serikat-bupati-harapkan-pertukaran-pengetahuan-dan-praktik-terbaik-dalam-pengelolaan-sda Terima Kunjungan Delegasi Konsulat Jenderal Amerika Serikat, Bupati Harapkan Pertukaran Pengetahuan dan Praktik Terbaik dalam Pengelolaan SDA

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id, 16 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menerima kunjungan delegasi dari Konsulat Jenderal Amerika Serikat dalam rangka program Ambasador Water Expert Program. Pertemuan berlangsung hangat di Aula H. Hasan Usman, Lantai I Kantor Bupati Sumbawa pada Selasa (16/6/2026).

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyambut langsung kedatangan delegasi tersebut. Turut hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr H.Budi Prasetyo S.Sos.MAP. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, jajaran Forkopimda, serta kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Sumbawa.

Adapun delegasi dari Amerika Serikat yang hadir terdiri dari lima orang, yaitu Mr. Steven Rice (Ahli Hidrologi Departemen Dalam Negeri A.S. dan Layanan Taman Nasional), Mr. John McDaniel (Pejabat Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya), Ms. Tina Bucton (Pejabat Ekonomi Kedutaan Besar AS di Jakarta), Mr. Rulli Rizki (Spesialis Ekonomi Kedutaan Besar AS di Jakarta), dan Ms. Juliyana Safitri (Staf Ahli Ekonomi dan Politik Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya).

Fokus pada Pengelolaan Tambang Rakyat yang Berkelanjutan

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa isu pengelolaan tambang rakyat di Sumbawa telah menarik perhatian global.

"Pertambangan rakyat tidak hanya ada di Lantung, tetapi juga tersebar di beberapa daerah di Kabupaten Sumbawa. Pemkab Sumbawa terus berkomitmen mendorong praktik tambang rakyat yang legal, tertib, aman, dan ramah lingkungan," ujar Bupati.

Ia menambahkan, kunjungan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pertukaran pengetahuan (knowledge sharing) dan penerapan praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan sumber daya alam. Lebih jauh, Bupati melihat kunjungan ini sebagai peluang strategis untuk mempererat kerja sama antara pemerintah Amerika Serikat dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

"Sumbawa kaya akan sumber daya alam dengan potensi besar di sektor pertanian, peternakan, pariwisata, dan pertambangan. Masih banyak potensi yang belum tergarap maksimal, sehingga kami berharap kolaborasi ini dapat mendorong pembangunan daerah yang lebih maju," harapnya.

Mendalami Tantangan dan Peluang Lingkungan

Sementara itu, Pejabat Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, John McDaniel, menjelaskan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan di wilayah pertambangan rakyat.

"Kami ingin memahami tantangan dan peluang yang dihadapi masyarakat lokal. Kami juga sangat tertarik pada aspek pengelolaan sumber daya air, keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta model pemberdayaan masyarakat yang mampu mendukung pembangunan berkelanjutan," jelas John McDaniel.

Selaras dengan hal tersebut, Ahli Hidrologi Departemen Dalam Negeri A.S., Steven Rice, menyoroti urgensi pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) dan konservasi sumber mata air. Menurutnya, mitigasi dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan sangat krusial.

"Keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan perlindungan lingkungan adalah kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan suatu daerah," tutupnya.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang positif dalam membangun sinergi internasional untuk memastikan pengelolaan sumber daya alam di Kabupaten Sumbawa berjalan dengan prinsip berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat luas. (AM)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 23:23:10 +0800 amr
Minyak Mendidih Tak Mempan di Tangan Sandro: Bupati Sumbawa Resmi Buka Festival Malala 1 Muharram 1448 H https://amarmedia.co.id/minyak-mendidih-tak-mempan-di-tangan-sandro-bupati-sumbawa-resmi-buka-festival-malala-1-muharram-1448-h https://amarmedia.co.id/minyak-mendidih-tak-mempan-di-tangan-sandro-bupati-sumbawa-resmi-buka-festival-malala-1-muharram-1448-h Minyak Mendidih Tak Mempan di Tangan Sandro: Bupati Sumbawa Resmi Buka Festival Malala 1 Muharram 1448 H

Moyo Hilir.Amarmedia.co.id – Keajaiban tradisi lokal menyapa malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah di Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir. Festival Malala, sebuah ritual penyulingan minyak tradisional khas Sumbawa yang sarat akan nilai magis dan budaya, resmi dibuka oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Selasa (16/6/2026).

Acara yang dipusatkan di lapangan Desa Poto ini berlangsung meriah dengan dihadiri Wakil Bupati, pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda, serta perwakilan dari 23 kecamatan se-Kabupaten Sumbawa.

Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pemerintah desa dan kecamatan yang sukses menghelat festival ini meski dengan persiapan yang cukup singkat. Baginya, Festival Malala adalah permata budaya yang unik dan satu-satunya di Indonesia.

“Di NTB ada 10 kabupaten/kota, namun tradisi minyak 1 Muharram hanya ada di Sumbawa. Ini kebanggaan kita yang harus terus dilestarikan,” ujar Bupati dengan penuh semangat.

Atraksi Sandro yang Memukau

Satu momen yang paling menyita perhatian adalah atraksi para Sandro (praktisi pengobatan tradisional). Di hadapan ribuan warga, para Sandro dengan tenang memasukkan tangan ke dalam minyak yang tengah mendidih. Ajaibnya, tidak ada bekas luka bakar sedikit pun di tangan mereka.

“Kalau kita kena percikan minyak goreng di dapur, kulit pasti melepuh. Tapi tadi, tangan dimasukkan ke minyak mendidih tidak terasa panas dan tidak melepuh. Budaya seperti ini tidak ada di tempat lain,” ungkap Bupati yang mengaku selalu menyediakan minyak Sumbawa sebagai obat pertolongan pertama di rumah.

Meski kagum, Bupati menitipkan pesan khusus kepada para 

Sandro agar tidak pelit membagikan ilmunya. Ia berharap ada regenerasi yang lebih antusias agar tradisi unik ini tidak hilang ditelan zaman.

“Saya melihat para Sandro kita rata-rata sudah senior. Saya berpesan, tolong ilmunya ditularkan ke generasi muda. Jangan sampai tradisi sehebat ini berhenti di tangan generasi tua saja,” tegasnya.

Selain prosesi Malala, malam perayaan tahun baru Islam ini dimeriahkan dengan Festival Shalawatan serta berbagai atraksi budaya lokal lainnya. Bupati menegaskan bahwa perayaan 1 Muharram di Sumbawa adalah harmonisasi antara spiritualitas dan kearifan lokal.

“Hijrah tidak hanya tentang sejarah, tapi juga bagaimana kita merawat identitas. Tahun baru Hijriah kita sambut dengan doa, dan kita kuatkan dengan budaya,” pungkas Bupati sebelum secara resmi membuka festival tersebut.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menjaga warisan leluhur sekaligus mempererat tali persaudaraan antar-wilayah di Bumi Samawa. (AM)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 23:04:20 +0800 amr
Hadiri PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo, Bupati Sumbawa Perkuat Kolaborasi Sektor Pertanian dan Perikanan https://amarmedia.co.id/hadiri-penas-petani-nelayan-xvii-di-gorontalo-bupati-sumbawa-perkuat-kolaborasi-sektor-pertanian-dan-perikanan https://amarmedia.co.id/hadiri-penas-petani-nelayan-xvii-di-gorontalo-bupati-sumbawa-perkuat-kolaborasi-sektor-pertanian-dan-perikanan Hadiri PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo, Bupati Sumbawa Perkuat Kolaborasi Sektor Pertanian dan Perikanan

Gorontalo.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan potensi sektor pertanian dan perikanan daerah melalui partisipasi aktif dalam ajang Pertemuan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang diselenggarakan di Provinsi Gorontalo.

Dalam keterangannya Kamis 18 Juni 2026, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang memimpin langsung rombongan delegasi Kabupaten Sumbawa, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterima setibanya di lokasi kegiatan. Prosesi penyambutan adat khas Gorontalo yang diterima rombongan dinilai sebagai simbol kuat persaudaraan dan semangat kebersamaan antar-daerah dalam memajukan sektor pangan nasional.

“Penyambutan adat yang hangat ini bukan sekadar seremoni, tetapi simbol penghormatan dan semangat kolaborasi kita antardaerah. Ini adalah energi positif untuk bersama-sama membangun sektor pertanian dan perikanan Indonesia agar semakin maju, produktif, dan berdaya saing,” ujar Bupati Jarot.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa PENAS Petani Nelayan merupakan forum strategis yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh delegasi Kabupaten Sumbawa. Baginya, kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan ruang pertukaran inovasi dan pengetahuan yang sangat berharga.

“Ini adalah ruang bagi para petani, nelayan, peneliti, hingga pemerintah untuk berbagi pengalaman dan inovasi teknologi terkini. Kami ingin membawa pulang gagasan-gagasan terbaik yang aplikatif untuk menjawab tantangan di lapangan,” jelasnya.

Bupati Jarot berharap, melalui keikutsertaan dalam perhelatan nasional ini, wawasan pelaku usaha sektor pertanian dan perikanan di Tanah Samawa dapat semakin luas. Ia optimis bahwa kolaborasi yang terjalin selama kegiatan akan menjadi pemicu percepatan kesejahteraan masyarakat petani dan nelayan di Kabupaten Sumbawa.

“Tujuan akhir kita jelas, yakni bagaimana kesejahteraan petani dan nelayan di Kabupaten Sumbawa terus meningkat. Dengan memperluas jaringan dan memperkuat kolaborasi di tingkat nasional, saya yakin kita bisa menghadirkan solusi yang lebih konkret demi kemajuan sektor pangan kita,” pungkas Bupati.

Delegasi Kabupaten Sumbawa dijadwalkan akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan teknis selama PENAS XVII berlangsung, termasuk pameran inovasi, temu wicara, serta kunjungan lapangan untuk meninjau keberhasilan praktik pertanian dan perikanan di wilayah Gorontalo (AM)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 22:52:28 +0800 amr
Peringatan 1 Muharram 1448 H: Bupati Sumbawa Ajak Masyarakat Berhijrah Menuju Budaya Saling Menguatkan https://amarmedia.co.id/peringatan-1-muharram-1448-h-bupati-sumbawa-ajak-masyarakat-berhijrah-menuju-budaya-saling-menguatkan https://amarmedia.co.id/peringatan-1-muharram-1448-h-bupati-sumbawa-ajak-masyarakat-berhijrah-menuju-budaya-saling-menguatkan Peringatan 1 Muharram 1448 H: Bupati Sumbawa Ajak Masyarakat Berhijrah Menuju Budaya Saling Menguatkan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Momen pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah menjadi sarana refleksi mendalam bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa. Bertempat di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa Besar, Selasa (16/6/2026), Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengajak seluruh warga untuk menjadikan momentum ini sebagai titik balik menuju kehidupan yang lebih baik dan inklusif.

Acara peringatan tahun baru Islam ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot menekankan bahwa hijrah tidak sekadar perpindahan fisik, melainkan keberanian untuk melakukan transformasi diri.

“Hijrah adalah keberanian untuk berubah. Berani meninggalkan kebiasaan yang kurang baik menuju kehidupan yang lebih baik. Berani mengubah keputusan menjadi harapan, dan kepercayaan menjadi persaudaraan,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa semangat Muharram adalah milik seluruh lapisan masyarakat, mulai dari petani, nelayan, tenaga kesehatan, hingga akademisi. Bupati mengajak warga untuk melakukan evaluasi diri agar setiap langkah hidup dapat membawa manfaat bagi sesama.

Prestasi MTQ dan Spirit Generasi Qur’ani

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga berbagi kebanggaan atas capaian Kafilah Kabupaten Sumbawa pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 tingkat Provinsi NTB di Lombok Tengah. Sumbawa berhasil naik dua peringkat ke posisi ke-6 dari sebelumnya di peringkat ke-8.

“Kita berhasil meraih 7 medali emas. Ini capaian yang luar biasa bagi daerah kita. Pemkab berkomitmen terus memperkuat pembinaan dan memperluas ruang pembelajaran Al-Qur’an demi melahirkan generasi Qur’ani yang menjadi kebanggaan Sumbawa,” tuturnya.

Di sela sela peringatan tahun baru Islam, Bupati menyampaikan duka mendalam atas musibah kebakaran yang melanda sejumlah kecamatan serta lingkungan RSUD Sumbawa beberapa hari lalu. Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan solidaritas sosial.

“Terkadang yang paling dibutuhkan warga terdampak bukan hanya bantuan materi, tapi kehadiran, perhatian, dan doa tulus kita bersama,” imbuh Bupati dengan nada haru.

Menutup rangkaian acara, Bupati menyambut baik peringatan 1 Muharram yang dirangkaikan dengan tradisi “Buat Minyak Sumbawa” di Desa Poto. Ia berharap generasi muda tetap bangga dengan warisan leluhur yang sarat akan nilai gotong royong tersebut.

“Mari kita rawat persaudaraan, jaga kerukunan, dan perkuat nilai agama sebagai pondasi daerah. Hijrah dari saling menyalahkan menuju budaya saling menguatkan, dari pesimis menuju optimis, dan dari sekadar penonton menjadi pelaku perubahan bagi Sumbawa,” tutupnya.

Peringatan tahun baru Islam ini menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Sumbawa untuk terus melangkah maju dengan semangat kebersamaan yang lebih kuat di bawah naungan nilai-nilai religius. (AM)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 22:43:56 +0800 amr
Upacara Paripurna 17 Juni: Kajari Sumbawa Tekankan Sinergi Strategis Wujudkan Sumbawa Unggul dan Sejahtera https://amarmedia.co.id/upacara-paripurna-17-juni-kajari-sumbawa-tekankan-sinergi-strategis-wujudkan-sumbawa-unggul-dan-sejahtera https://amarmedia.co.id/upacara-paripurna-17-juni-kajari-sumbawa-tekankan-sinergi-strategis-wujudkan-sumbawa-unggul-dan-sejahtera Upacara Paripurna 17 Juni: Kajari Sumbawa Tekankan Sinergi Strategis Wujudkan Sumbawa Unggul dan Sejahtera

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – Upacara Paripurna tanggal 17 Juni 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Sumbawa menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa, Iwan Arto Koesoemo, S.H., M.H., menekankan pentingnya kolaborasi dalam mengawal program-program strategis daerah.

Upacara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Wakil Bupati Sumbawa, Drs H.Mohamad Ansori, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry SH MH jajaran Forkopimda, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Sumbawa.

Dalam amanatnya, Kajari Sumbawa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Sumbawa dan seluruh elemen masyarakat atas sinergi yang terus terbangun, khususnya dalam mendukung suksesnya pelaksanaan program Adhyaksa Pendi Tode Ngining.

“Melalui program ini, Kejaksaan berkomitmen penuh memastikan tidak ada satu pun anak di Kabupaten Sumbawa yang kehilangan hak dasarnya sebagai warga negara, baik itu di bidang hukum, kesehatan, pendidikan, maupun sosial,” tegas Iwan Arto Koesoemo.

Lebih lanjut, Kajari menyoroti pentingnya pengawalan bersama terhadap sejumlah program strategis nasional dan daerah yang sedang berjalan. Program-program tersebut antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta Program Kampung Nelayan. Menurutnya, program-program ini merupakan pilar krusial dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan, serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor pesisir.

Selain bidang sosial dan ekonomi, Kajari juga menyatakan dukungan penuh Kejaksaan Negeri Sumbawa terhadap program Sumbawa Hijau Lestari. Ia memuji langkah Pemkab Sumbawa yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan melalui upaya pemulihan kawasan kritis serta penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan.

“Langkah ini adalah bentuk keseriusan Pemerintah Daerah dalam menjaga masa depan generasi mendatang. Saya mengajak seluruh elemen untuk menjadikan sinergi yang telah terbangun ini sebagai modal utama kita bersama dalam mewujudkan visi Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera,” tutupnya.

Upacara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh jajaran pemerintahan untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan percepatan pembangunan di Kabupaten Sumbawa demi kesejahteraan masyarakat luas. (AM)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 22:36:34 +0800 amr
Gema Al&qur'an Dari Lombok Tengah, Bupati Sumbawa Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB https://amarmedia.co.id/gema-al-quran-dari-lombok-tengah-bupati-sumbawa-hadiri-penutupan-mtq-xxxi-ntb https://amarmedia.co.id/gema-al-quran-dari-lombok-tengah-bupati-sumbawa-hadiri-penutupan-mtq-xxxi-ntb Gema Al-qur'an Dari Lombok Tengah, Bupati Sumbawa Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB 

Lombok Tengah, 15 Juni 2026– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menghadiri acara Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Lombok Tengah, Senin (15/6/2026). Bupati hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., serta pendamping Kafilah Kabupaten Sumbawa, Jayakusuma, S.Sos., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sumbawa.

Acara penutupan dihadiri oleh para kepala daerah, unsur Forkopimda, pimpinan lembaga keagamaan, dewan hakim, kafilah peserta dari seluruh kabupaten/kota se-NTB, serta ribuan masyarakat yang memadati arena utama MTQ.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan MTQ XXXI yang mendapat apresiasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia dan dinilai memiliki kualitas setara dengan MTQ tingkat nasional. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh panitia, pemerintah daerah, dan masyarakat Lombok Tengah.

Ia menegaskan bahwa penutupan MTQ bukanlah akhir dari syiar Al-Qur'an, melainkan awal untuk semakin membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, ia mengajak seluruh daerah di NTB untuk terus berupaya mengembalikan kejayaan NTB sebagai gudang qari dan qariah serta mendukung terwujudnya NTB sebagai Serambi Al-Qur'an.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., menyampaikan apresiasi kepada seluruh kabupaten/kota yang telah berpartisipasi dan mengirimkan kafilah terbaiknya dalam MTQ XXXI. Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat pendidikan Al-Qur'an dan membangun generasi Qur'ani yang akan melanjutkan pembangunan daerah.

Wakil Gubernur juga memberikan penghargaan kepada dewan hakim, LPTQ, TNI-Polri, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan MTQ. Ia berharap para juara yang lahir dari ajang ini dapat menjadi duta terbaik NTB pada MTQ tingkat nasional serta terus mengharumkan nama daerah.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTB secara resmi menutup MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 dan mengajak seluruh masyarakat menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dalam membangun NTB yang religius, unggul, dan berdaya saing.

Pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026, Kafilah Kabupaten Sumbawa berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih sejumlah gelar juara, yaitu:

1. Jihan Talita Ulfa, Juara 1 Tartil Putri

2. Nisrina Khalila Haipon, Juara 1, 1 Juz dan Tilawah Putri

3. Julia Tri Wulandari, Juara 1 Khat Kontemporer Putri

4. Rahmawati, Juara 1 Khat Dekorasi Putri

5. Taqwa Hikmatullah, Juara 1, 10 Juz Putra

6. Rizky Rangga Sabda Maulana, Juara 1, 5 Juz dan Tilawah Putra

7. Syifa Fadiyah Maulida, Juara 1 Tilawah Remaja Putri

8. Nail Nasri Rahman, Juara 3, 1 Juz dan Tilawah Putra

9. Wanda Aulia Segal, Juara 3 Khat Naskah Putri

10. Khozinatul Asror, Harapan 1 Tilawah Dewasa Putra

11. Wahyu Rahman Maulana, Harapan 1 Qiraat Murattal Dewasa Putra5

12. Rini Aryanti, Harapan 1, Qiraat Murattal Remaja Putri

13. Noni Maelani, Harapan 3, Qiraat Murattal Dewasa Putri 

14. Muhammad Isyrak Arisyi. Muhammad Fakhri Al Azzam Hidayat. A. Hafidz Zamzamy, Harapan 3 Fahmil Putra

15. Ridha Zulya Fitri, Harapan 2, 20 Juz Putri

16. Fadhilah Humaira Naser, Harapan 2 Tilawah Anak Putri

17. Muhammad Fadhlurrahman, Harapan 3, 20 Juz Putra

18. Muhammad Ayka Amirul Mukminin, Harapan 3, 30 Juz Putra

19. Husniah Azriani, Harapan 2 KTIQ Putri

20. Zhobirin Ilham, Harapan 1, KTIQ Putra

21. Edy Juandi Putra, Harapan 3 Khat Naskah Putra

22. Alfi Mashudi, Harapan 1 Khat Dekorasi Putra

23. Putri Assyifa Rizkia, Harapan 1, 5 Juz dan Tilawah Putri

Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan Al-Qur'an yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama LPTQ dan seluruh pihak terkait. Kehadiran Bupati Sumbawa pada malam penutupan sekaligus menjadi bentuk dukungan dan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, dan pendamping yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa pada ajang MTQ tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026. (AM)

]]>
Thu, 18 Jun 2026 22:29:06 +0800 amr
Permakluman : Portal Media Amarmedia.co.id Sedang Dalam Penanganan Tim Cyber Budiman ST https://amarmedia.co.id/permakluman-portal-media-amarmediacoid-sedang-dalam-penanganan-tim-cyber-budiman-st https://amarmedia.co.id/permakluman-portal-media-amarmediacoid-sedang-dalam-penanganan-tim-cyber-budiman-st Thu, 18 Jun 2026 17:41:02 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Zain SIP mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-muhammad-zain-sip-mengucapkan-selamat-hari-lahir-pancasila https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-muhammad-zain-sip-mengucapkan-selamat-hari-lahir-pancasila Mon, 01 Jun 2026 12:51:12 +0800 amr Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila https://amarmedia.co.id/pimpinan-dan-anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-lahir-pancasila https://amarmedia.co.id/pimpinan-dan-anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-lahir-pancasila Mon, 01 Jun 2026 10:26:00 +0800 amr Betabeq Sambut Pocari Run, Budaya Sasak Menguatkan Sport Tourism NTB https://amarmedia.co.id/betabeq-sambut-pocari-run-budaya-sasak-menguatkan-sport-tourism-ntb https://amarmedia.co.id/betabeq-sambut-pocari-run-budaya-sasak-menguatkan-sport-tourism-ntb Betabeq Sambut Pocari Run, Budaya Sasak Menguatkan Sport Tourism NTB

Lombok Tengah, Amarmedia.co.id - 30 Mei 2026 — Nuansa adat dan semangat olahraga berpadu dalam Ritual Betabeq yang digelar di Desa Adat Ende, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Sabtu (30/5). Kegiatan yang difasilitasi Pemerintah Provinsi NTB bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan masyarakat adat Sasak tersebut menjadi bentuk penghormatan budaya sekaligus do'a bersama menyambut pelaksanaan Pocari Sweat Run Lombok 2026 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli mendatang.

Ritual Betabeq merupakan tradisi masyarakat Sasak yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk permohonan izin, restu, keselamatan, dan perlindungan kepada Allah SWT sebelum melaksanakan kegiatan penting. Tradisi ini juga menjadi simbol penghormatan kepada alam, masyarakat, serta nilai-nilai leluhur yang membentuk identitas budaya Sasak hingga saat ini.

Kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan kedua Ritual Betabeq dalam rangka menyambut Pocari Sweat Run Lombok. Tradisi ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB agar setiap event berskala nasional maupun internasional yang diselenggarakan di daerah tetap menghormati budaya lokal, melibatkan masyarakat adat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dalam sambutan yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah NTB, H. Abul Chair, menegaskan bahwa pembangunan pariwisata dan penyelenggaraan event internasional di NTB harus berjalan seiring dengan pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal.

Menurut Gubernur, Ritual Betabeq bukan sekadar prosesi adat, tetapi merupakan representasi nilai-nilai luhur masyarakat Sasak yang menjunjung tinggi penghormatan, penerimaan, persaudaraan, dan do'a keselamatan bagi setiap tamu yang datang ke Bumi Gora.

“Kita tidak hanya berkumpul menyambut sebuah event olahraga besar, tetapi mempertemukan semangat olahraga dengan kekayaan budaya yang menjadi identitas masyarakat NTB melalui Ritual Betabeq,” ujar Abul Chair membacakan sambutan Gubernur.

Ia menjelaskan bahwa dalam tradisi Sasak, Betabeq mengandung makna menyambut tamu dengan hati terbuka serta mendo'akan keselamatan dan keberkahan bagi seluruh pihak yang hadir.

“Kita ingin menyampaikan pesan sederhana kepada seluruh tamu yang datang ke NTB: datanglah sebagai tamu dan pulanglah sebagai keluarga,” katanya.

Menurut Gubernur, kekuatan NTB tidak hanya terletak pada keindahan alam dan keberhasilan menghadirkan berbagai event internasional, tetapi juga pada budaya, keramahan masyarakat, serta nilai-nilai kebersamaan yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.

“Kalau olahraga menguatkan fisik, maka budaya menguatkan jiwa. Ketika keduanya bertemu, lahirlah persaudaraan yang akan dikenang sepanjang masa,” tegas Abul Chair menyampaikan pesan Gubernur.

Pemprov NTB juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok. Menurutnya, event tersebut tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, pariwisata, UMKM, transportasi, hingga perhotelan.

Sementara itu, Marketing Director Pocari Sweat, Puspita Winawati, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Provinsi NTB yang menghadirkan Ritual Betabeq sebagai ruang memperkuat hubungan antara penyelenggara event dengan masyarakat lokal.

“Tahun 2026 merupakan tahun kedua Pocari Sweat Run Lombok. Tahun lalu peserta mencapai 8.400 pelari dan sekitar 70 persen berasal dari luar Lombok,” ungkapnya.

Menurut Puspita, kehadiran para pelari bersama keluarga dan pendampingnya memberikan dampak ekonomi yang signifikan karena mereka menginap, berwisata, menikmati kuliner, dan berbelanja produk UMKM lokal.

“Tahun ini kami menargetkan 10.000 peserta. Karena itu kami berharap dukungan dan sambutan hangat dari seluruh masyarakat NTB,” katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan Pocari Sweat Run 2026 karena manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat sangat besar.

“Kita ingin penyelenggaraan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya karena dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Dukungan serupa datang dari masyarakat Desa Kuta, pelaku UMKM, dan para relawan yang terlibat dalam penyelenggaraan event tahun sebelumnya. Mereka menilai kehadiran ribuan peserta tidak hanya memperkuat citra Lombok sebagai destinasi sport tourism, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi perekonomian masyarakat.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, pelaku usaha, dan komunitas lokal, Pocari Sweat Run Lombok 2026 diharapkan menjadi lebih dari sekadar ajang olahraga. Event ini menjadi ruang perjumpaan antara budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat yang memperkuat posisi NTB sebagai destinasi sport tourism kelas dunia yang tetap berakar pada budaya lokal.(AM)

]]>
Sun, 31 May 2026 22:13:10 +0800 amr
Sekda NTB Lepas 550 Runners pada Road to Mataram Menuju Pocari Sweat Run Lombok 2026 https://amarmedia.co.id/sekda-ntb-lepas-550-runners-pada-road-to-mataram-menuju-pocari-sweat-run-lombok-2026 https://amarmedia.co.id/sekda-ntb-lepas-550-runners-pada-road-to-mataram-menuju-pocari-sweat-run-lombok-2026 Sekda NTB Lepas 550 Runners pada Road to Mataram Menuju Pocari Sweat Run Lombok 2026

Mataram,Amarmedia.co.id - 31 Mei 2026 – Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Abul Chair, melepas 550 pelari (runners) yang mengikuti kegiatan Road to Mataram sebagai bagian dari rangkaian menuju Pocari Sweat Run Lombok 2026, Minggu (31/5).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sekaligus menyemarakkan salah satu ajang sport tourism terbesar di Nusa Tenggara Barat. Antusiasme para peserta menunjukkan bahwa olahraga lari semakin menjadi bagian dari gaya hidup dan semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut event berskala nasional yang akan digelar di Lombok.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda NTB menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya memperkuat posisi NTB sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, NTB terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism unggulan yang memadukan olahraga, pariwisata, budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Abul Chair.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat NTB untuk turut berpartisipasi dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pocari Sweat Run Lombok 2026 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Mandalika.

“Event ini merupakan hajat besar bagi NTB. Karena itu, kita harus mendukung dan menyukseskannya bersama-sama,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu peserta dari Kota Mataram, Suthan J. Iswara, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, selain memberikan manfaat bagi kesehatan, kegiatan lari juga menjadi sarana untuk memperluas jaringan pertemanan dan memperkuat hubungan sosial antar komunitas pelari.

“Alhamdulillah, saya sangat senang mengikuti kegiatan ini. Selain menyehatkan, juga bisa menambah relasi dan memperluas jaringan pertemanan dengan sesama pelari,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan peserta lainnya, Muhammad Amrillah. Ia mengaku olahraga lari telah menjadi bagian dari rutinitas dan gaya hidupnya sehari-hari.

“Saya memang menyukai olahraga lari dan cukup sering mengikuti berbagai event lari. Kalau tidak lari rasanya ada yang kurang,” ujarnya sambil tersenyum.

Melalui kegiatan Road to Mataram ini, Pemerintah Provinsi NTB berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam budaya hidup sehat sekaligus turut menyukseskan penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok 2026 sebagai ajang olahraga yang mampu menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah. (AM/Diskominfotikntb)

]]>
Sun, 31 May 2026 22:08:43 +0800 amr
PDI Perjuangan Dukung Langkah Tegas Kapolres Sumbawa Berantas Illegal Logging di Batu Lanteh https://amarmedia.co.id/pdi-perjuangan-dukung-langkah-tegas-kapolres-sumbawa-berantas-illegal-logging-di-batu-lanteh https://amarmedia.co.id/pdi-perjuangan-dukung-langkah-tegas-kapolres-sumbawa-berantas-illegal-logging-di-batu-lanteh PDI Perjuangan Dukung Langkah Tegas Kapolres Sumbawa Berantas Illegal Logging di Batu Lanteh

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 31 Mei 2026 — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas yang dilakukan Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini bersama jajaran aparat penegak hukum dalam menindak pelaku illegal logging yang merusak kawasan hutan di Kecamatan Batu Lanteh. Sikap tegas tersebut merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menyelamatkan masa depan masyarakat Sumbawa.  

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menegaskan bahwa persoalan perusakan hutan tidak boleh dianggap sebagai pelanggaran biasa. Aktivitas illegal logging berdampak langsung terhadap kerusakan ekosistem, ancaman krisis sumber air, banjir, longsor, serta berbagai bencana lingkungan yang dapat merugikan masyarakat dalam jangka panjang.  

“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh langkah tegas Kapolres Sumbawa bersama Forkopimda dan Satgas Perlindungan dan Pengamanan Hutan dalam menindak para pelaku perusakan hutan. Negara tidak boleh kalah terhadap oknum-oknum yang merusak lingkungan demi kepentingan pribadi. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu,” tegas Abdul Rafiq.

Menurutnya, terungkapnya kasus di Batu Lanteh harus menjadi pintu masuk untuk melakukan penelusuran yang lebih luas terhadap kemungkinan adanya jaringan atau aktivitas serupa di wilayah lain. Karena itu, aparat penegak hukum perlu terus melakukan pengawasan dan investigasi secara menyeluruh agar seluruh pihak yang terlibat dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.  

PDI Perjuangan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kelestarian hutan dengan melaporkan setiap aktivitas yang diduga merusak kawasan hutan. Hutan Batu Lanteh merupakan salah satu penyangga kehidupan masyarakat Sumbawa yang harus dijaga bersama demi keberlangsungan generasi mendatang.  

“PDI Perjuangan akan selalu berada di garis depan dalam mendukung kebijakan dan langkah-langkah yang berpihak pada keselamatan lingkungan, keberlanjutan sumber daya alam, serta kepentingan masyarakat luas. Hutan adalah warisan yang harus kita jaga, bukan untuk dirusak,” tutup Abdul Rafiq.(AM)

]]>
Sun, 31 May 2026 21:43:03 +0800 amr
Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 Dilaksanakan Terbuka dan Berbasis Sistem https://amarmedia.co.id/rekrutmen-mitra-sensus-ekonomi-2026-dilaksanakan-terbuka-dan-berbasis-sistem https://amarmedia.co.id/rekrutmen-mitra-sensus-ekonomi-2026-dilaksanakan-terbuka-dan-berbasis-sistem Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 Dilaksanakan Terbuka dan Berbasis Sistem

MATARAM.Amarmedia.co.id -Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat terus mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Termasuk proses rekrutmen mitra pendataan yang akan menjadi ujung tombak pengumpulan data di lapangan.

“Kami tidak sedang mencari peserta dengan nilai tertinggi semata. Kami sedang mencari orang yang tepat untuk wilayah yang tepat,” tegas Kepala BPS Provinsi NTB Wahyudin, Minggu 31 Mei 2026

Untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di seluruh kabupaten dan kota di NTB, BPS membutuhkan sebanyak 5.210 mitra pendataan yang akan bertugas selama kurang lebih dua setengah bulan. Mereka akan melakukan pendataan secara langsung kepada rumah tangga dan pelaku usaha di wilayah kerja masing-masing.

Menurut Wahyudin, peran mitra pendataan sangat strategis karena menjadi garda terdepan dalam memastikan seluruh aktivitas ekonomi masyarakat dapat tercatat secara lengkap dan akurat. Oleh karena itu, BPS membutuhkan petugas yang tidak hanya memiliki kemampuan yang baik, tetapi juga memahami wilayah tugasnya serta siap menjalankan tanggung jawab pendataan secara profesional.

“Data yang berkualitas berawal dari pendataan yang berkualitas. Karena itu, kami membutuhkan mitra yang kompeten, berintegritas, dan siap bekerja di lapangan,” ujarnya.

Wahyudin menambahkan, saat ini BPS juga tengah melaksanakan rekrutmen mitra tambahan melalui mekanisme yang sama. Rekrutmen tersebut dilakukan untuk memperkuat ketersediaan sumber daya mitra statistik yang dapat mendukung berbagai kegiatan pengumpulan data yang dilaksanakan BPS.

Menurutnya, tidak seluruh peserta yang dinyatakan lulus dalam rekrutmen tambahan tersebut otomatis akan ditugaskan pada kegiatan Pendataan Sensus Ekonomi 2026. Kebutuhan mitra untuk kegiatan Sensus Ekonomi telah ditetapkan sebanyak 5.210 orang, sementara proses rekrutmen mitra tambahan juga diharapkan untuk menyediakan basis calon mitra yang sewaktu-waktu dapat menjadi pendukung bagi berbagai kegiatan statistik BPS sesuai kebutuhan.

“BPS secara rutin melaksanakan berbagai kegiatan statistik. Karena itu, kebutuhan mitra tidak hanya untuk Sensus Ekonomi 2026. Mitra yang memenuhi kualifikasi dapat dipertimbangkan untuk mendukung kegiatan statistik lainnya sesuai kebutuhan lapangan,” jelasnya.

Seluruh proses rekrutmen, termasuk mitra tambahan, dilaksanakan secara terbuka melalui aplikasi Sobat BPS maupun laman mitra.bps.go.id. Pada tahap awal, calon mitra melakukan registrasi mandiri dengan melengkapi profil yang mencakup identitas diri, domisili, pendidikan terakhir, pengalaman kegiatan statistik, serta informasi mengenai kemampuan dan sarana pendukung yang dimiliki.

Setelah itu dilakukan verifikasi administrasi untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang diunggah dengan data yang diinput peserta. Peserta yang memenuhi persyaratan administrasi kemudian mengikuti tes kompetensi yang dilaksanakan secara daring melalui sistem.

“Semua peserta masuk melalui pintu yang sama dan diseleksi dengan cara yang sama. Tidak ada jalur khusus dalam rekrutmen ini,” tegas Wahyudin.

Ia menjelaskan, seluruh tahapan seleksi dirancang untuk berlangsung secara objektif, terukur, dan transparan. Hasil tes kompetensi menjadi salah satu komponen penting dalam proses seleksi. Namun, nilai tes bukan satu-satunya faktor yang menentukan kelulusan mitra pendataan.

Menurut Wahyudin, rekrutmen mitra pendataan memiliki karakteristik yang berbeda dengan seleksi yang semata-mata menentukan kelulusan berdasarkan urutan nilai tertinggi. Sebab, BPS tidak hanya membutuhkan individu yang memiliki kemampuan baik, tetapi juga harus memastikan ketersediaan petugas yang memadai dan tersebar secara proporsional di seluruh wilayah pendataan.

“Nilai yang tinggi tentu menjadi modal penting. Namun, kebutuhan Sensus Ekonomi tidak hanya soal nilai. Kami juga harus memastikan setiap wilayah memiliki petugas yang cukup untuk melaksanakan pendataan secara optimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, petugas akan bekerja hingga tingkat desa dan kelurahan. Karena itu, kedekatan domisili mitra dengan wilayah tugas menjadi salah satu aspek yang ikut dipertimbangkan. Petugas yang memahami karakteristik wilayah setempat umumnya lebih mudah menjangkau responden, mengenali kondisi lapangan, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat maupun pelaku usaha.

Selain itu, BPS juga perlu memastikan sebaran petugas tidak terkonsentrasi di lokasi tertentu. Dalam kondisi tertentu, dapat saja terdapat banyak peserta dengan nilai baik yang berasal dari wilayah yang sama, sementara wilayah lain membutuhkan petugas untuk mendukung pelaksanaan pendataan.

“Kami harus melihat kebutuhan secara menyeluruh. Tidak ideal apabila petugas menumpuk di satu wilayah sementara wilayah lain mengalami kekurangan petugas. Karena itu, komposisi dan sebaran petugas menjadi bagian penting dalam proses penetapan mitra,” kata Wahyudin.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kesiapan peserta untuk ditempatkan di luar wilayah tempat tinggalnya juga menjadi salah satu pertimbangan dalam mendukung kebutuhan lapangan. Hal tersebut diperlukan agar pelaksanaan pendataan tetap dapat berjalan efektif pada wilayah-wilayah yang membutuhkan tambahan petugas.

Menurut Wahyudin, seluruh pertimbangan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berlangsung secara efektif, efisien, dan menghasilkan data yang lengkap, akurat, serta dapat dipercaya.

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan rekrutmen dilaksanakan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan dan didukung oleh sistem yang dirancang untuk menjaga objektivitas proses seleksi. BPS berkomitmen menjaga transparansi, profesionalisme, dan integritas dalam setiap tahapan rekrutmen, sehingga proses yang berjalan dapat dipertanggungjawabkan.

Setelah dinyatakan lulus seleksi akhir, calon mitra diwajibkan menyetujui pakta integritas melalui aplikasi Sobat BPS sebelum dapat ditetapkan sebagai mitra pendataan. Pakta integritas tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kualitas dan kredibilitas pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Melalui proses rekrutmen yang terbuka dan berbasis sistem tersebut, BPS NTB berharap dapat menghadirkan petugas lapangan yang kompeten, berintegritas, dan siap mendukung penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi salah satu fondasi penting dalam perencanaan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Tujuan kami sederhana. Menghadirkan petugas terbaik di setiap wilayah agar data yang dihasilkan lengkap, akurat, dan dapat dipercaya,” tutup Wahyudin.(AM)

]]>
Sun, 31 May 2026 21:36:10 +0800 amr
Pancasila Pemersatu Bangsa di Tengah Beragam Perbedaan https://amarmedia.co.id/pancasila-pemersatu-bangsa-di-tengah-beragam-perbedaan https://amarmedia.co.id/pancasila-pemersatu-bangsa-di-tengah-beragam-perbedaan Pancasila Pemersatu Bangsa di Tengah Beragam Perbedaan

Oleh: Asmediati

Tanggal 1 Juni selalu menjadi hari penting bagi bangsa Indonesia. Pada tanggal inilah kita memperingati Hari Lahir Pancasila, dasar negara yang menjadi pegangan hidup bangsa Indonesia sejak dahulu hingga sekarang. Tahun 2026, peringatan Hari Lahir Pancasila mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema ini mengingatkan kita bahwa Pancasila memiliki peran besar dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus menjadi nilai yang dapat membawa perdamaian.

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki banyak perbedaan. Ada berbagai suku, bahasa, budaya, dan agama yang hidup berdampingan. Perbedaan tersebut merupakan kekayaan yang tidak dimiliki banyak negara lain. Namun di sisi lain, perbedaan juga bisa menjadi tantangan apabila tidak disikapi dengan bijak.

Di sinilah pentingnya Pancasila. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila mengajarkan masyarakat untuk saling menghormati, menghargai, dan menjaga kebersamaan. Pancasila mengingatkan bahwa meskipun berbeda, seluruh rakyat Indonesia tetap berada dalam satu rumah besar bernama Indonesia.

Saat ini kehidupan masyarakat telah banyak berubah. Perkembangan teknologi membuat komunikasi menjadi sangat mudah. Melalui telepon genggam, seseorang dapat memperoleh berbagai informasi hanya dalam hitungan detik. Sayangnya, tidak semua informasi yang beredar membawa kebaikan. Masih banyak berita yang belum tentu benar, ujaran kebencian, serta berbagai tulisan yang dapat memicu perpecahan.

Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi masyarakat, terutama generasi muda. Mereka harus mampu menyaring informasi dengan baik dan tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat merusak persatuan. Nilai Pancasila perlu terus ditanamkan agar masyarakat memiliki pegangan dalam menghadapi berbagai perubahan zaman.

Sila pertama mengajarkan pentingnya menghormati keyakinan orang lain. Sila kedua mengingatkan bahwa setiap manusia harus diperlakukan secara adil dan beradab. Sila ketiga menegaskan bahwa persatuan bangsa harus selalu dijaga. Ketiga nilai tersebut sangat relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini yang hidup di tengah keberagaman.

Begitu pula dengan sila keempat yang mengajarkan musyawarah dalam menyelesaikan masalah. Perbedaan pendapat tidak harus berakhir dengan pertengkaran. Sebaliknya, perbedaan dapat menjadi jalan untuk menemukan solusi yang lebih baik. Sementara sila kelima mengingatkan bahwa keadilan harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan latar belakang apa pun.

Peringatan Hari Lahir Pancasila seharusnya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial setiap tahun. Nilai-nilai Pancasila perlu diwujudkan dalam tindakan nyata. Sikap saling membantu, menghormati tetangga, menjaga kerukunan, menghargai perbedaan pendapat, dan peduli terhadap lingkungan merupakan bentuk sederhana pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Peran keluarga dan sekolah juga sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai tersebut. Anak-anak perlu dibiasakan untuk hidup jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan menghargai sesama sejak usia dini. Pendidikan karakter tidak cukup hanya diajarkan melalui teori, tetapi harus dicontohkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai seorang pendidik, saya melihat bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi penjaga nilai-nilai Pancasila. Mereka hidup di era yang penuh tantangan, tetapi juga memiliki kesempatan yang luas untuk belajar dan berkembang. Dengan bimbingan yang baik, mereka dapat menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, serta memiliki rasa cinta yang kuat terhadap bangsa dan negara.

Tema Hari Lahir Pancasila tahun ini juga mengandung pesan bahwa perdamaian dunia dapat dimulai dari lingkungan yang paling dekat. Perdamaian tidak selalu berarti sesuatu yang besar. Sikap saling menghormati, menghindari permusuhan, dan menjaga persaudaraan merupakan langkah sederhana yang dapat menciptakan suasana damai dalam kehidupan bermasyarakat.

Karena itu, peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat persatuan. Di tengah berbagai tantangan yang ada, bangsa Indonesia harus tetap berdiri kokoh dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.

Pancasila telah terbukti mampu mempersatukan bangsa yang besar dan beragam ini. Tugas kita sekarang adalah menjaga dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Jika nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam diri setiap warga negara, maka Indonesia akan tetap kuat, damai, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Sebab pada akhirnya, persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa Indonesia.(AM)

]]>
Sun, 31 May 2026 12:10:55 +0800 amr
Kapolres Sumbawa Tegas: Perusak Hutan Siap&Siap Diproses https://amarmedia.co.id/kapolres-sumbawa-tegas-perusak-hutan-siap-siap-diproses https://amarmedia.co.id/kapolres-sumbawa-tegas-perusak-hutan-siap-siap-diproses Kapolres Sumbawa Tegas: Perusak Hutan Siap-Siap Diproses

Sumbawa,Amarmedia.co.id – Maraknya praktik illegal logging di Kabupaten Sumbawa kembali menjadi sorotan publik. Aktivitas perambahan dan penebangan hutan secara ilegal yang diduga masih terjadi di sejumlah kawasan, khususnya di wilayah Kecamatan Batulanteh, memicu keprihatinan berbagai pihak karena dinilai mengancam kelestarian lingkungan serta berpotensi menimbulkan bencana ekologis di masa mendatang.

Sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga kawasan hutan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan dan Pengamanan Hutan yang bertugas melakukan pengawasan, pencegahan, serta penindakan terhadap berbagai aktivitas yang merusak hutan.

Menanggapi persoalan tersebut, Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, SH., S.I.K., menegaskan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang dilakukan Satgas dalam memberantas praktik illegal logging yang masih marak terjadi.

Dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026), Kapolres menyatakan bahwa upaya penyelamatan hutan harus menjadi komitmen bersama seluruh pihak. Menurutnya, penegakan hukum terhadap pelaku perusakan hutan tidak boleh pandang bulu dan harus dilakukan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

"Polres Sumbawa mendukung penuh langkah tegas Satgas Perlindungan dan Pengamanan Hutan untuk menindaklanjuti setiap temuan di lapangan. Para oknum pelaku illegal logging harus diproses hukum sesuai aturan yang berlaku," tegas AKBP Marieta.

Kapolres menjelaskan, persoalan tersebut telah menjadi perhatian serius dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar pada 20 Mei 2026 lalu. Rapat tersebut membahas berbagai temuan di lapangan sekaligus merumuskan langkah-langkah tindak lanjut guna memastikan penegakan hukum berjalan secara efektif.

Hasil pengecekan lapangan yang dilakukan Satgas menemukan sejumlah fakta penting yang menguatkan dugaan adanya aktivitas ilegal di kawasan hutan Batulanteh. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan alat berat yang sebelumnya telah dilarang beroperasi karena diduga digunakan untuk membuka akses jalan guna mempermudah pengangkutan kayu hasil tebangan.

Alat berat tersebut diketahui telah dipasangi garis polisi (police line) pada 11 April 2026. Namun saat dilakukan pengecekan ulang pada 16 Mei 2026, petugas menemukan bahwa garis polisi tersebut sudah rusak atau tidak lagi terpasang. Tidak hanya itu, alat berat tersebut juga diketahui telah berpindah lokasi dan diduga kembali digunakan untuk membuka jalur baru di kawasan hutan.

Selain temuan alat berat, tim Satgas juga menemukan sejumlah kayu hasil tebangan yang diduga berasal dari luar area perizinan yang sah. Beberapa batang kayu bahkan ditemukan berada di sekitar aliran sungai, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan dampak lingkungan yang lebih luas apabila aktivitas tersebut terus berlangsung.

Temuan-temuan tersebut semakin memperkuat pentingnya pengawasan ketat terhadap kawasan hutan Batulanteh yang selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah penyangga ekosistem dan sumber kehidupan masyarakat.

Kapolres menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran yang mengarah pada perusakan hutan. Ia memastikan seluruh temuan akan ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

"Intinya, aparat penegak hukum akan memastikan para oknum pelaku illegal logging ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku. Penanganannya dilakukan secara profesional dan tidak pandang bulu demi menjaga kelestarian hutan serta kepentingan masyarakat luas," pungkas Kapolres.

Sikap tegas aparat penegak hukum ini mendapat perhatian publik dan diharapkan menjadi langkah nyata dalam menyelamatkan hutan Sumbawa dari ancaman perusakan yang dapat memicu banjir, longsor, krisis sumber air, hingga kerusakan lingkungan yang berdampak bagi generasi mendatang. Masyarakat pun diharapkan turut berperan aktif dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi merusak kawasan hutan demi menjaga warisan alam Sumbawa tetap lestari. (AM)

]]>
Sun, 31 May 2026 08:03:36 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Perkuat Perlindungan Anak Melalui Sinergi dengan Program "Adhiyaksa Pendi Tode Ngining" https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perkuat-perlindungan-anak-melalui-sinergi-dengan-program-adhiyaksa-pendi-tode-ngining https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perkuat-perlindungan-anak-melalui-sinergi-dengan-program-adhiyaksa-pendi-tode-ngining Pemkab Sumbawa Perkuat Perlindungan Anak Melalui Sinergi dengan Program "Adhiyaksa Pendi Tode Ngining"

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak bagi anak-anak kurang mampu, khususnya anak terlantar dan yatim piatu. Komitmen ini diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa dalam menjalankan program inovatif bertajuk Adhiyaksa Pendi Tode Ngining".

Dukungan tersebut dituangkan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Kamis (21/5/2026) lalu.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., dan dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa, Iwan Arto Koesoemo, S.H., M.H., beserta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Sumbawa.

Fokus pada Pemenuhan Hak Dasar Anak

Program Adhiyaksa Pendi Tode Ngining dirancang sebagai langkah konkret negara untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan. Program ini berfokus pada upaya identifikasi serta fasilitasi akses layanan dasar bagi anak-anak yang belum tersentuh oleh bantuan pemerintah.

Beberapa hal yang menjadi sasaran utama program ini meliputi fasilitasi penerbitan dokumen vital seperti Kartu Identitas Anak (KIA) dan Akta Kelahiran bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, membantu anak-anak rentan mendapatkan akses perlindungan kesehatan melalui penerbitan KIS (Kartu Indonesia Sehat) atau kepesertaan BPJS Kesehatan, serta memastikan anak terlantar dan yatim piatu mendapatkan perhatian khusus agar hak-hak tumbuh kembang mereka tetap terpenuhi.

Sinergi Lintas Sektor untuk Hasil Optimal

Sekda Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, menyambut baik inisiatif yang digagas oleh Kejaksaan Negeri Sumbawa ini. Menurutnya, kolaborasi antara Pemkab dan Kejari merupakan langkah efektif dalam memangkas hambatan birokrasi yang sering dihadapi masyarakat dalam mengakses hak-hak mereka.

"Program ini merupakan bentuk sinergi yang sangat positif. Kami di jajaran Pemkab Sumbawa siap mendukung penuh agar pendataan hingga penyaluran bantuan bagi anak-anak terlantar dan yatim piatu ini berjalan tepat sasaran," ujar Sekda dalam rapat tersebut.

Senada dengan hal tersebut, Kajari Sumbawa, Iwan Arto Koesoemo, menekankan bahwa kehadiran program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan anak-anak di Sumbawa. Dengan adanya keterlibatan berbagai OPD, diharapkan proses pendataan dan verifikasi di lapangan dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab Sumbawa optimistis bahwa program Adhiyaksa Pendi Tode Ngining akan menjadi solusi efektif dalam menjamin masa depan dan kesejahteraan kelompok masyarakat paling rentan di wilayah Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Sun, 31 May 2026 06:24:40 +0800 amr
Langkah Strategis NTB: Bangun Sekolah Rakyat untuk Pemerataan Pendidikan https://amarmedia.co.id/langkah-strategis-ntb-bangun-sekolah-rakyat-untuk-pemerataan-pendidikan https://amarmedia.co.id/langkah-strategis-ntb-bangun-sekolah-rakyat-untuk-pemerataan-pendidikan Langkah Strategis NTB: Bangun Sekolah Rakyat untuk Pemerataan Pendidikan

Bima,Amarmedia.co.id - Harapan baru bagi pemerataan pendidikan di Pulau Sumbawa mulai terwujud. Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat pertama di Pulau Sumbawa yang direncanakan berlokasi di Desa Pandai, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Program pendidikan berasrama yang digagas pemerintah pusat tersebut diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia di wilayah timur NTB.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat melalui penyediaan lahan yang dihibahkan khusus untuk program tersebut.

“Tanah ini dihibahkan oleh Pemerintah Provinsi NTB untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bima. Saat ini masih dilakukan kajian teknis untuk menentukan lokasi yang paling tepat,” ujar Gubernur Miq Iqbal usai mendampingi Menteri Pekerjaan Umum meninjau lokasi pembangunan, Jumat (30/5).

Menurut Miq Iqbal, terdapat dua alternatif lahan yang sedang dikaji dengan luas masing-masing sekitar 13 hektare dan 18 hektare. Kedua lokasi dinilai cukup representatif untuk mendukung pengembangan kawasan pendidikan terpadu yang dirancang dalam konsep Sekolah Rakyat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar menghadirkan bangunan pendidikan baru, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi muda NTB.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo yang meninjau langsung lokasi pembangunan menyampaikan bahwa kawasan yang disiapkan memiliki potensi besar karena didukung ketersediaan lahan yang luas.

“Lahannya cukup luas dan sangat memungkinkan untuk dikembangkan. Saat ini kami sedang melihat lokasi yang paling siap untuk mendukung pembangunan,” katanya.

Meski demikian, pemerintah masih harus menyelesaikan sejumlah tantangan teknis sebelum pembangunan dapat dimulai.

Beberapa persoalan yang ditemukan antara lain akses jalan menuju lokasi yang masih terbatas, penataan alur sungai, penyesuaian jaringan listrik, hingga penataan sejumlah fasilitas di sekitar kawasan pembangunan.

“Akses menuju lokasi masih menjadi tantangan. Karena itu seluruh aspek teknis harus dipastikan terlebih dahulu agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” jelas Dody.

Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTB saat ini terus melakukan koordinasi dan kajian kelayakan untuk memastikan lokasi yang dipilih benar-benar siap mendukung operasional Sekolah Rakyat dalam jangka panjang.

Hingga saat ini, Desa Pandai tetap menjadi lokasi prioritas dan paling berpeluang menjadi pusat pembangunan Sekolah Rakyat pertama di Pulau Sumbawa.

Kehadiran Sekolah Rakyat tersebut diharapkan menjadi tonggak penting pemerataan pendidikan di NTB, sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak daerah untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan mampu menjadi jalan menuju masa depan yang lebih baik.(AM/Diskominfotik)

]]>
Sat, 30 May 2026 23:50:07 +0800 amr
PDI Perjuangan Dukung Langkah Tegas Pemda dan Forkopimda Berantas Illegal Logging di Batu Lanteh https://amarmedia.co.id/pdi-perjuangan-dukung-langkah-tegas-pemda-dan-forkopimda-berantas-illegal-logging-di-batu-lanteh https://amarmedia.co.id/pdi-perjuangan-dukung-langkah-tegas-pemda-dan-forkopimda-berantas-illegal-logging-di-batu-lanteh PDI Perjuangan Dukung Langkah Tegas Pemda dan Forkopimda Berantas Illegal Logging di Batu Lanteh

Sumbawa.Amarmedia.co.id - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Forkopimda yang telah mengambil langkah tegas dalam menindak pelaku illegal logging di Kecamatan Batu Lanteh.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., kepada wartawan Sabtu 30 Mei 2026 menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam upaya menyelamatkan hutan dan lingkungan hidup di Kabupaten Sumbawa. Namun demikian, pihaknya meyakini bahwa kasus yang terungkap saat ini kemungkinan hanyalah sebagian kecil dari aktivitas serupa yang masih terjadi di berbagai wilayah.

“Kami mengapresiasi langkah cepat dan tegas Pemda Sumbawa bersama Forkopimda. Namun kita tidak boleh berhenti pada satu kasus saja. Tidak menutup kemungkinan masih ada aktivitas illegal logging lainnya yang harus ditelusuri, diungkap, dan ditindak secara tegas agar memberikan efek jera bagi para pelaku,” tegas Abdul Rafiq.

Menurutnya, kerusakan hutan akibat penebangan liar tidak hanya merugikan negara dari sisi ekonomi, tetapi juga mengancam keberlangsungan lingkungan, sumber mata air, serta kehidupan masyarakat di masa depan.

“Kami juga meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas siapa pun yang berada di belakang aktivitas ini. Jika ada pihak-pihak yang membekingi, memfasilitasi, atau mengambil keuntungan dari praktik illegal logging, mereka juga harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Tidak boleh ada yang kebal hukum,” ujarnya.

Abdul Rafiq menegaskan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari nilai perjuangan PDI Perjuangan. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, selama ini selalu mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan melestarikan lingkungan hidup sebagai warisan bagi generasi mendatang.

“Pesan Ibu Ketua Umum sangat jelas, bahwa kader PDI Perjuangan harus menjadi pelopor dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Karena itu, kami memandang kejahatan terhadap hutan adalah kejahatan terhadap masa depan rakyat,” katanya.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa juga berharap para pelaku yang telah diamankan dapat segera diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jika terbukti melanggar aturan, maka harus diadili secara transparan dan diberikan hukuman yang setimpal.

“Tidak ada ruang bagi oknum-oknum yang ingin mengambil kayu secara ilegal dari hutan-hutan di Sumbawa. Hutan adalah aset bersama yang harus dijaga, bukan dieksploitasi demi keuntungan pribadi atau kelompok tertentu,” lanjutnya.

Abdul Rafiq juga mengingatkan bahwa Kabupaten Sumbawa telah memiliki regulasi terkait pemanfaatan kayu melalui Peraturan Daerah tentang Izin Pemanfaatan Kayu Tanah milik (IPKTM). Oleh karena itu, masyarakat tidak bisa sembarangan menebang atau mengambil kayu, bahkan di lahan milik sendiri sekalipun harus mengikuti prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Kalau di lahan milik sendiri saja ada aturan yang harus dipatuhi, apalagi jika aktivitas itu dilakukan di kawasan hutan negara. Tidak ada alasan untuk melakukan penebangan secara ilegal. Semua harus tunduk pada hukum dan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen politik terhadap pelestarian lingkungan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menyatakan sikap tegas untuk berada di garis depan dalam memerangi praktik illegal logging.

“PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menyatakan perang terhadap pelaku illegal logging. Mari kita jaga hutan Sumbawa demi masa depan anak cucu kita. Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu dan tanpa kompromi terhadap siapa pun yang merusak lingkungan,” tutup Abdul Rafiq.(AM)

]]>
Sat, 30 May 2026 22:37:52 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Apresiasi Pemusnahan Barang Bukti Narkoba, Ajak Masyarakat Perkuat Pencegahan https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-apresiasi-pemusnahan-barang-bukti-narkoba-ajak-masyarakat-perkuat-pencegahan https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-apresiasi-pemusnahan-barang-bukti-narkoba-ajak-masyarakat-perkuat-pencegahan Ketua DPRD Sumbawa Apresiasi Pemusnahan Barang Bukti Narkoba, Ajak Masyarakat Perkuat Pencegahan

Sumbawa Amarmedia.co.id – Aparat kepolisian bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumbawa melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 845,37 gram yang telah berkekuatan hukum tetap. Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Polres Sumbawa, Jumat (29/05/2026).

Pemusnahan ini turut disaksikan oleh berbagai unsur terkait, antara lain perwakilan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, DPRD Sumbawa, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Dandim 1607/Sumbawa, BNNK Sumbawa, serta Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa. Kehadiran lintas instansi tersebut menunjukkan adanya sinergi dalam penanganan tindak pidana narkotika di daerah.

Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas pelaksanaan pemusnahan barang bukti tersebut. Ia menilai langkah ini sebagai bentuk keseriusan dalam penegakan hukum serta upaya melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkotika.

Ia juga menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara konsisten tanpa adanya perlakuan berbeda terhadap pelaku tindak pidana narkoba.

Lebih lanjut, Nanang mengajak seluruh masyarakat, terutama para orang tua, untuk meningkatkan perhatian, pengawasan, serta memberikan edukasi dan motivasi kepada anak-anak agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika maupun pergaulan negatif lainnya. Ia menekankan bahwa keluarga merupakan garda terdepan dalam melindungi generasi muda dari pengaruh buruk yang dapat merusak masa depan.

Sementara itu, Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini menjelaskan bahwa barang bukti sabu tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus yang melibatkan seorang anak di bawah umur asal Dompu yang berperan sebagai kurir dan diamankan di wilayah Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa.

Seluruh barang bukti telah melalui proses hukum hingga dinyatakan lengkap dan sah untuk dimusnahkan.

Proses pemusnahan dilakukan dengan cara melarutkan sabu menggunakan air dan alat blender, kemudian dibuang ke saluran pembuangan sesuai prosedur yang berlaku. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan disaksikan oleh para pihak terkait.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 30 May 2026 15:24:37 +0800 amr
Camat Sumbawa Kaji Penanganan LPG Subsidi dan Persoalan Sampah https://amarmedia.co.id/camat-sumbawa-kaji-penanganan-lpg-subsidi-dan-persoalan-sampah https://amarmedia.co.id/camat-sumbawa-kaji-penanganan-lpg-subsidi-dan-persoalan-sampah Camat Sumbawa Kaji Penanganan LPG Subsidi dan Persoalan Sampah

Tegaskan Koordinasi Lintas OPD serta Beri Contoh di Lingkungan Kantor dan Rumah Dinas

Sumbawa Amarmedia.co.id – Camat Sumbawa, Ardiansyah, mengungkapkan sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari distribusi LPG subsidi hingga penanganan sampah rumah tangga. Hal tersebut disampaikannya kepada awak media saat ditemui usai kegiatan koordinasi bersama pihak terkait.

Menurutnya, pengawasan distribusi LPG subsidi perlu mendapat perhatian serius agar tepat sasaran. Ia menilai masih ada masyarakat yang sebenarnya sudah tergolong mampu, bahkan pelaku usaha yang memiliki penghasilan cukup, namun masih menggunakan gas subsidi ukuran 3 kilogram.

“Yang menjadi persoalan di lapangan, kadang masyarakat mempertanyakan kenapa masih ada pihak yang mampu tetapi tetap menggunakan gas subsidi. Padahal sesuai aturan, LPG subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah kecamatan hanya berperan melakukan pemantauan dan menyampaikan data kebutuhan masyarakat, sementara penentuan kuota berada di pihak terkait seperti agen dan Pertamina. Karena itu, koordinasi terus dilakukan agar distribusi LPG tetap berjalan lancar, termasuk pada hari libur.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak terkait agar pangkalan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dan jangan sampai ada alasan stok tidak tersedia,” jelasnya.

Ardiansyah juga menegaskan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan kajian terhadap berbagai persoalan tersebut agar langkah yang diambil nantinya benar-benar tepat sasaran. Ia mengaku sebagai pejabat baru di wilayah tersebut, sehingga perlu memahami kondisi lapangan secara menyeluruh sebelum menentukan kebijakan.

“Dalam hal ini kami masih melakukan kajian terlebih dahulu, karena saya juga baru menjabat sehingga perlu melihat dan mengkaji langkah-langkah apa yang tepat untuk dilakukan,” ujarnya.

Meski demikian, ia memastikan seluruh penanganan persoalan tetap dilakukan melalui koordinasi lintas OPD dan pihak terkait agar solusi yang diambil dapat berjalan maksimal.

“Kami tentu tidak bisa berjalan sendiri. Semua harus melalui koordinasi bersama OPD terkait agar solusi yang diambil benar-benar efektif dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Selain persoalan LPG, Ardiansyah juga menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi tantangan besar di lingkungan masyarakat. Ia berharap adanya dukungan bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan membiasakan pemilahan sampah dari rumah tangga.

Menurutnya, masyarakat perlu mulai memisahkan sampah organik dan nonorganik agar pengelolaan sampah menjadi lebih mudah dan tidak menimbulkan bau.

“Kalau sampah organik dicampur dengan plastik dan sampah lainnya, tentu akan menimbulkan bau dan menyulitkan pengolahan. Ini yang harus terus kita sosialisasikan kepada masyarakat,” katanya.

Ia mengakui upaya mengubah pola pikir masyarakat terkait pengelolaan sampah tidak mudah dan membutuhkan dukungan tenaga, anggaran, serta keterlibatan semua pihak. Namun demikian, pemerintah kecamatan tetap berupaya memberikan contoh langsung kepada masyarakat, baik di lingkungan Kantor Camat maupun di rumah dinas camat, sebagai bentuk edukasi dan ajakan untuk membiasakan pola hidup bersih serta pengelolaan sampah yang baik di lingkungan masing-masing. (AM)

]]>
Sat, 30 May 2026 15:21:17 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Antisipasi Lonjakan Kebutuhan LPG 3 Kg Jelang Libur Panjang Hari Lahir Pancasila https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-antisipasi-lonjakan-kebutuhan-lpg-3-kg-jelang-libur-panjang-hari-lahir-pancasila https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-antisipasi-lonjakan-kebutuhan-lpg-3-kg-jelang-libur-panjang-hari-lahir-pancasila Pemkab Sumbawa Antisipasi Lonjakan Kebutuhan LPG 3 Kg Jelang Libur Panjang Hari Lahir Pancasila

Sumbawa Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah cepat dalam mengantisipasi potensi peningkatan kebutuhan LPG 3 kilogram menjelang long weekend dan libur nasional Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026. Upaya ini dilakukan guna menjaga kestabilan pasokan LPG bersubsidi agar tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kabag Perekonomian dan SDA Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya menjelaskan bahwa pada Jumat, 29 Mei 2026, Pemkab Sumbawa telah menerbitkan surat usulan alokasi fakultatif atau extra dropping LPG 3 Kg yang ditujukan kepada SAM Retail NTB.

Menurut Ivan, langkah tersebut merupakan bentuk antisipasi pemerintah daerah terhadap kemungkinan meningkatnya konsumsi LPG selama masa libur panjang, sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi dan tidak terjadi kelangkaan di lapangan.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa berupaya memastikan distribusi LPG 3 kilogram tetap aman dan terkendali selama libur panjang berlangsung,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan extra dropping nantinya akan dilakukan dengan pengawasan ketat agar penyaluran berjalan tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku. LPG subsidi diprioritaskan bagi masyarakat yang memang berhak menerima dan tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan di luar peruntukannya.

Selain itu, pengawasan distribusi juga akan terus dilakukan melalui koordinasi bersama pihak terkait, termasuk agen dan pangkalan LPG, guna memastikan stok tetap aman serta mencegah adanya praktik penimbunan maupun penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pemerintah Kabupaten Sumbawa turut mengimbau masyarakat agar membeli LPG sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu terganggunya distribusi selama masa libur nasional dan cuti bersama berlangsung. (AM)

]]>
Sat, 30 May 2026 15:16:17 +0800 amr
Respons Positif Undangan RDP DPRD Sumbawa, PT Intam Ajukan Penjadwalan Ulang karena Agenda Periodik Manajemen https://amarmedia.co.id/respons-positif-undangan-rdp-dprd-sumbawa-pt-intam-ajukan-penjadwalan-ulang-karena-agenda-periodik-manajemen https://amarmedia.co.id/respons-positif-undangan-rdp-dprd-sumbawa-pt-intam-ajukan-penjadwalan-ulang-karena-agenda-periodik-manajemen Respons Positif Undangan RDP DPRD Sumbawa, PT Intam Ajukan Penjadwalan Ulang karena Agenda Periodik Manajemen

SUMBAWA Amarmedia.co.id — Manajemen PT Intam menyatakan komitmennya untuk bersikap kooperatif dan menyambut positif undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lintas Komisi II dan III DPRD Kabupaten Sumbawa. Pertemuan tersebut sedianya dijadwalkan membahas mengenai penggunaan infrastruktur jalan di Desa Labin Kecamatan oleh operasional perusahaan.

Humas PT Intam M Ramadhan BS, mengatakan kepada awak media, (30/5) menanggapi surat undangan resmi dari DPRD Sumbawa bernomor 00.1.5/054/DPRD - lintas Komisi III dan II /2026 tertanggal 29 Mei 2026, pihak manajemen PT Intam meluruskan bahwa perusahaan telah melayangkan surat jawaban resmi pada hari ini, Sabtu (30/5/2026).

"Melalui surat bernomor 006/GOV-SBW/V/2026 yang ditandatangani oleh Project Manager PT Intam, Djatmiko Prihartomo, perusahaan mengajukan permohonan penjadwalan ulang (reschedule) waktu pelaksanaan RDP" ungkapnya 

Menghargai Undangan, Jadwal Bentrok dengan Agenda Jakarta

Humas PT Intam, M Ramadhan BS, menyampaikan bahwa pengajuan penundaan ini murni disebabkan oleh kendala teknis kedatangan manajemen puncak yang di saat bersamaan harus menghadiri agenda krusial perusahaan yang sudah terjadwal lama di Jakarta.

"Kami sangat menghormati fungsi pengawasan DPRD Sumbawa dan menyambut undangan RDP ini dengan sangat positif sebagai ruang dialog yang sehat. Namun, karena tanggal 2 Juni nanti bertepatan dengan kegiatan periodik manajemen internal perusahaan di Jakarta yang tidak bisa ditinggalkan, kami mengajukan permohonan agar pertemuan dapat digeser ke tanggal 23 Juni 2026," ujar Doni akrab disapa mengonfirmasi isi surat balasan tersebut.

Pihak perusahaan berharap penundaan ini dapat dimaklumi oleh semua pihak, sehingga nantinya saat RDP berlangsung, jajaran manajemen pengambil keputusan dari PT Intam dapat hadir secara lengkap dan memberikan pemaparan serta solusi yang komprehensif.

Komitmen Bersama Stakeholder Daerah

Sebagaimana diketahui, RDP Lintas Komisi II dan III ini direncanakan turut menghadirkan elemen penting daerah, mulai dari Asisten II Sekda Bidang Perekonomian, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pertanian, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Kepala Desa Lebin, Camat Ropang hingga aliansi LSM Menggugat Kabupaten Sumbawa.

PT Intam menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, legislatif, maupun elemen masyarakat Sumbawa dalam memastikan seluruh aktivitas operasional perusahaan berjalan sesuai koridor regulasi dan membawa dampak positif bagi kemajuan infrastruktur serta ekonomi wilayah Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 30 May 2026 14:38:14 +0800 amr
Dukung Digitalisasi Pendidikan di HUT ke&67 SMANIKA, IM3 Hadirkan Paket Khusus untuk Siswa https://amarmedia.co.id/dukung-digitalisasi-pendidikan-di-hut-ke-67-smanika-im3-hadirkan-paket-khusus-untuk-siswa https://amarmedia.co.id/dukung-digitalisasi-pendidikan-di-hut-ke-67-smanika-im3-hadirkan-paket-khusus-untuk-siswa Dukung Digitalisasi Pendidikan di HUT ke-67 SMANIKA, IM3 Hadirkan Paket Khusus untuk Siswa

Sumbawa Besar.amarmedia.co.id – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 SMA Negeri 1 (SMANIKA) Sumbawa Besar tidak hanya menjadi ajang nostalgia dan motivasi bagi para siswa, tetapi juga menjadi momentum peningkatan literasi digital. Sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan pendidikan di Sumbawa, IM3 hadir sebagai sponsor pendukung dengan membawa solusi teknologi yang terjangkau bagi para pelajar.

Muhammad Tsabit Arad, perwakilan dari IM3, menjelaskan bahwa kehadiran pihaknya dalam perayaan HUT ke-67 SMANIKA bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi siswa dalam menunjang kegiatan belajar berbasis teknologi. IM3 memperkenalkan program khusus yang dirancang untuk mendukung kebutuhan digital siswa di era modern.

"Melalui program sekolah ini, kami menghadirkan harga yang sangat terjangkau bagi murid-murid, yakni hanya dengan Rp15.000 saja," ujar Muhammad Tsabit Arad.

Lebih lanjut, ia merinci berbagai benefit yang bisa didapatkan siswa dengan paket tersebut, di antaranya gratis berlangganan Gemini AI untuk membantu proses belajar dan eksplorasi ilmu pengetahuan. Tambahan cloud storage sebesar 200 GB untuk menyimpan materi pelajaran maupun karya kreatif siswa.

Akses video berlangganan platinum selama sebulan yang disesuaikan dengan pilihan paket sekolah.

Dukungan IM3 ini selaras dengan semangat Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan kompetensi dan peningkatan kualitas SDM siswa agar mampu bersaing secara global. Fasilitas digital yang dihadirkan diharapkan dapat menjadi pendukung utama siswa SMANIKA dalam mengejar cita-cita dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi tinggi saat ini.

"Kami berharap dukungan ini dapat membantu siswa-siswi SMANIKA untuk terus berprestasi dan maju, selaras dengan semangat HUT sekolah yang ke-67," tutup Muhammad Tsabit Arad.

Kepala SMAN 1 Sumbawa Besar, Muhammad Ihsan, S.S., M.Pd., menyambut positif kolaborasi ini. Ia berharap inisiatif dari pihak sponsor dapat memperkuat ekosistem digital di lingkungan sekolah, sehingga para siswa semakin termotivasi untuk belajar lebih giat dan kreatif di era disrupsi informasi.(AM)

]]>
Sat, 30 May 2026 09:47:53 +0800 amr
HUT ke&67 SMAN 1 Sumbawa Besar, Bupati Sumbawa: Jadikan Keterbatasan Sebagai Pemacu untuk Berprestasi https://amarmedia.co.id/hut-ke-67-sman-1-sumbawa-besar-bupati-sumbawa-jadikan-keterbatasan-sebagai-pemacu-untuk-berprestasi https://amarmedia.co.id/hut-ke-67-sman-1-sumbawa-besar-bupati-sumbawa-jadikan-keterbatasan-sebagai-pemacu-untuk-berprestasi HUT ke-67 SMAN 1 Sumbawa Besar, Bupati Sumbawa: Jadikan Keterbatasan Sebagai Pemacu untuk Berprestasi

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id  – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 SMA Negeri 1 (SMANIKA) Sumbawa Besar berlangsung khidmat dan penuh motivasi, Sabtu (30/5/2026). Hadir langsung dalam acara tersebut, Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP yang juga merupakan alumni SMANIKA, memberikan pesan mendalam bagi para siswa dan civitas akademika untuk terus mengejar mimpi tanpa dibatasi oleh latar belakang ekonomi atau fasilitas.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa bernostalgia mengenai masa lalunya saat menjadi siswa di sekolah tersebut. Ia menekankan bahwa keterbatasan fasilitas dan tekanan ekonomi yang ia alami di masa lalu justru menjadi "bahan bakar" untuk membentuk mentalitas yang kuat dan tangguh.

"Jangan minder datang dari desa kecil atau memiliki keterbatasan fasilitas. Tekanan kesulitan dan keterbatasan ekonomi itulah yang membuat anak-anak bangkit menjadi pribadi yang kuat. Kalau segalanya serba cukup, ketahanan diri seseorang justru akan kurang," ujar Bupati memberikan motivasi kepada para siswa.

Bupati membagikan prinsip hidup yang selama ini ia pegang teguh: jika ada peluang di antara banyak orang, maka satu orang itu haruslah dirinya. Prinsip kerja keras dan tekad kuat inilah yang mengantarkannya menempuh pendidikan hingga ke perguruan tinggi favorit, meniti karier di perusahaan internasional, hingga akhirnya mengabdi sebagai Bupati Sumbawa.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM melalui penguasaan kompetensi dan bahasa. Ia mendorong sekolah untuk aktif menjajaki program pertukaran pelajar internasional, seperti yang dilakukan sekolah-sekolah lain, agar siswa SMANIKA memiliki wawasan global.

"Saya ingin anak-anak kita memiliki kompetensi lebih. Ke depan, saya juga akan mendorong penggunaan bahasa Sumbawa di lingkungan sekolah. Ini bukan sekadar melestarikan adat, tapi juga menambah kekayaan intelektual dan kebanggaan bagi siapa saja yang pernah tinggal dan belajar di Sumbawa," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi prestasi yang telah diraih SMANIKA, baik di bidang akademik, olahraga, maupun kompetisi LCC Empat Pilar. Senada dengan hal tersebut, Ketua Ikatan Alumni SMANIKA, Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., menyampaikan dukungan penuh para alumni untuk pembangunan fasilitas sekolah, termasuk penyelesaian gedung auditorium yang menjadi kebanggaan bersama.

Bupati menutup pesannya dengan berpesan agar para siswa tidak hanya mengandalkan kecerdasan intelektual, tetapi juga harus memiliki karakter dan integritas yang baik. "Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Jika tidak sampai ke langit, setidaknya kamu akan mendarat di bulan. Jadilah orang cerdas yang berkarakter," ujarnya.

"Selamat HUT ke-67 SMNIKA Sumbawa selalu berprestasi dan maju" pungkasnya.

Kepala SMAN 1 Sumbawa Besar, Muhammad Ihsan, S.S., M.Pd., sebelumnya meminta arahan Bupati dan dukungan para alumni. Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang kompetitif bagi seluruh siswa, guna mencetak generasi penerus yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(AM)

]]>
Sat, 30 May 2026 08:56:50 +0800 amr
Pantun Bupati dan Langkah Kaki Alumni: Kemeriahan HUT ke&67 SMAN 1 Sumbawa Besar https://amarmedia.co.id/pantun-bupati-dan-langkah-kaki-alumni-kemeriahan-hut-ke-67-sman-1-sumbawa-besar https://amarmedia.co.id/pantun-bupati-dan-langkah-kaki-alumni-kemeriahan-hut-ke-67-sman-1-sumbawa-besar

Pantun Bupati dan Langkah Kaki Alumni: Kemeriahan HUT ke-67 SMAN 1 Sumbawa Besar

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id— Sabtu pagi (30/5/2026), udara segar Kota Sumbawa Besar menyatu dengan riuh kegembiraan ribuan pasang kaki. Mengenakan atribut olahraga, keluarga besar SMA Negeri 1 (SMANSA) Sumbawa Besar tumpah ruah ke jalanan. Lembaga pendidikan pencetak generasi emas ini tengah merayakan hari jadinya yang ke-67 dengan menggelar aksi jalan sehat yang penuh kehangatan dan nuansa humanis.

Tepat pukul 07.00 WITA, atmosfer halaman sekolah terasa begitu hidup. Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan panggung silaturahmi lintas generasi dan pemegang kebijakan di Bumi Samawa.

Kemeriahan dimulai saat Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarifuddin Djarot MP, secara resmi membuka kegiatan yang ditandai dengan prosesi pengguntingan pita. Tak sekadar melepas, Bupati Djarot juga membakar semangat para siswa dengan sebait pantun ceria yang spontan memicu tepuk tangan riuh. Pantun tersebut membawa pesan mendalam ajakan untuk menjaga hidup sehat sekaligus pemantik motivasi agar siswa SMANIKA terus mengukir prestasi.

Rute jalan sehat kali ini membelah jantung kota Sumbawa, melewati jalur ikonik yang cukup ramai.

START dari Halaman SMAN 1 Sumbawa terus menyusuri Jalan Garuda, Depan RSUD Sumbawa , Depan Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin ,Berputar di Depan Hotel Garuda, Depan Pasar Brang Biji, Depan Kantor Bupati Sumbawa , depan Kantor Dinas Pertanian, FINISH di SMAN 1 Sumbawa (Tiba pukul 07.35 WITA).

Sepanjang perjalanan, canda tawa antara guru, siswa, alumni, dan para pejabat daerah mencairkan sekat formalitas. Tepat pukul 07.35 WITA, rombongan garis depan sudah kembali menapakkan kaki di finish.

Panggung UMKM Alumni: Harapan Besar dari Ketua KONI

Ada yang unik di sudut halaman sekolah setelah jalan sehat usai. Selain panggung hiburan, deretan stan UMKM lokal tampak diserbu peserta. Menariknya, para pelaku UMKM ini merupakan para alumni SMAN 1 Sumbawa sendiri yang memamerkan produk-produk kreatif lokal.

Kehadiran sektor ekonomi kreatif ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua KONI Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si. Di sela-sela acara, ia mengungkapkan rasa bangganya atas konsep acara yang holistik ini.

 "Luar biasa ya. Jadi kita jalan sehat bersama Pak Bupati, Kapolres Sumbawa, para asisten, dan teman-teman semua dalam rangka HUT SMA 1 Sumbawa Besar. Ini kegiatan yang sangat positif untuk menjalin silaturahim sekaligus berolahraga dengan santai," ujar Abdul Rafiq.

Terkait kehadiran stan kreatif alumni, Abdul Rafiq memberikan catatan optimis agar UMKM ini tidak mandek sebagai pengisi acara musiman saja.

"Berkaitan dengan UMKM dari alumni hari ini, mereka memperkenalkan produk-produk lokal yang luar biasa. Tinggal kita kemas saja dengan baik. Saya tidak mau UMKM ini hanya muncul saat momen seperti ini saja. Saya maunya UMKM lokal kita tumbuh besar, berkembang, dan menjadi potensi ekonomi yang sangat luar biasa ke depannya," tegasnya penuh harap.

Ulang tahun ke-67 ini menjadi bukti betapa kuatnya ikatan historis SMAN 1 Sumbawa dengan kemajuan daerah. Sederet tokoh penting turut hadir dan membaur menyusuri rute jalan sehat, di antaranya Jajaran Pemda Asisten 1 Jay Kusuma S.Sos, Staf Ahli Bupati Agus Mustamin, S.Sos.M.Si para Kepala Perangkat Daerah.

Komite & Sektor Tenaga Kerja hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Khairuddin, S.E., yang juga bertindak sebagai Ketua Komite SMAN 1 Sumbawa bersama jajaran pengurus komite lainnya.

Sektor Olahraga & Kepemudaan hadir Kepala Bidang Olahraga Dispopar Sumbawa, Iwan Setiawan SP.M.Si serta pengurus KONI Kabupaten Sumbawa seperti Doktor Rusdianto, dr. Abdul Ma'ruf Rahmat, SP.

Legislatif & Mitra Daerah: Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Dmitri, S.H., M.H., perwakilan KCD Dikbud Sumbawa, Ketua PGRI Kabupaten Sumbawa A Yani serta perwakilan dari Pramuka Daerah.

Ulang tahun ke-67 SMAN 1 Sumbawa Besar sukses mengirimkan pesan kuat ke tengah masyarakat: bahwa pendidikan yang maju harus berjalan beriringan dengan fisik yang sehat, silaturahmi yang erat, serta kepedulian terhadap kemandirian ekonomi lokal. Selamat Ulang Tahun, SMANIKA Sumbawa! Smanika Dikenang Prestasi Cemerlang!(AM)

]]>
Sat, 30 May 2026 08:10:11 +0800 amr
Pemprov NTB Dorong Produk Lokal Melalui Pemberdayaan BUMDES dan Koperasi Jadi Tulang Punggung Program MBG https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dorong-produk-lokal-melalui-pemberdayaan-bumdes-dan-koperasi-jadi-tulang-punggung-program-mbg https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dorong-produk-lokal-melalui-pemberdayaan-bumdes-dan-koperasi-jadi-tulang-punggung-program-mbg Pemprov NTB Dorong Produk Lokal Melalui Pemberdayaan BUMDES dan Koperasi Jadi Tulang Punggung Program MB

Mataram,Amarmedia.co.id (29 Mei 2026 ) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menegaskan komitmennya mendukung penuh keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai instrumen penguatan kualitas sumber daya manusia sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan di daerah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Abul Chair, saat menghadiri Rapat Koordinasi dalam rangka Memperkuat Sinergi Ekonomi Kerakyatan melalui Fasilitasi dan Sosialisasi Pemberdayaan BUMDES dan Koperasi dalam Penguatan Rantai Pasok, Sistem Keamanan Pangan dan Kepatuhan Terhadap SOP Program MBG yang berlangsung di Hotel Lombok Raya, Jumat (29/5). Kegiatan tersebut dihadiri seluruh kepala SPPG, koordinator wilayah (korwil), koordinator kecamatan (korcam), mitra, serta yayasan se-NTB.

Sekda Abul Chair menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan fasilitasi dan sosialisasi program MBG yang dinilai menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program nasional tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, kami menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Program MBG bukan sekadar program pemenuhan gizi, tetapi merupakan investasi besar bangsa untuk masa depan generasi Indonesia,” ujar Abul Chair.

Dirinya menegaskan, MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, namun juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, UMKM, koperasi, hingga distribusi lokal dalam satu ekosistem ekonomi daerah.

“Program ini memiliki efek ganda, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi sekaligus menggerakkan ekonomi desa dan masyarakat. Dana program diharapkan berputar langsung di masyarakat sehingga menciptakan dampak ekonomi yang luas,” katanya.

Menurutnya, Pemprov NTB mendorong agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat lokal melalui penguatan rantai pasok daerah agar produk lokal mampu bersaing dan tidak kalah oleh produk dari luar daerah.

Hingga Mei 2026, pelaksanaan MBG di NTB tercatat telah memiliki 842 SPPG, dengan 733 unit aktif. Program tersebut melibatkan lebih dari 4.300 penyedia lokal, menyerap lebih dari 39 ribu tenaga kerja, dan menjangkau sekitar 1,9 juta penerima manfaat.

Sekda Abul Chair juga menekankan tiga hal utama dalam pelaksanaan program, yakni penguatan rantai pasok lokal, keamanan dan kualitas pangan, serta disiplin terhadap SOP dan tata kelola program.

“Produk MBG harus dikenal sehat, higienis, aman, dan terpercaya. Karena itu, keamanan pangan dan kepatuhan terhadap SOP menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Sekda Abul Chair menambahkan, visi pembangunan NTB Bangkit Bersama Menuju NTB Makmur dan Mendunia harus diwujudkan melalui pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat desa, petani, nelayan, perempuan, dan generasi muda.

“MBG harus menjadi gerakan bersama untuk memperkuat kualitas generasi muda, memperkuat ekonomi rakyat, dan memperkuat kemandirian pangan daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (Waka BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol. (Purn) Sony Sanjaya, menyampaikan bahwa tujuan utama Program MBG adalah pemenuhan gizi bagi kelompok prioritas, yakni ibu hamil, ibu menyusui, balita, peserta didik, dan santri, terutama pada periode emas 1.000 hari pertama kehidupan.

“Pemerintah memperhatikan pemenuhan gizi sejak janin dalam kandungan untuk menciptakan generasi sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Sony menegaskan bahwa MBG juga memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan ekonomi kerakyatan sehingga supplier lokal harus menjadi prioritas utama.

“Manfaat ekonomi program ini jangan sampai mengalir keluar daerah. Supplier lokal harus diutamakan agar perputaran ekonomi terjadi di masyarakat setempat,” katanya.

Secara nasional, program MBG telah memverifikasi 29.476 tenaga kerja dan mempekerjakan lebih dari 27 ribu pekerja. Provinsi NTB terdapat 853 SPPG terverifikasi dengan 828 unit telah operasional dan menyerap lebih dari 40.117 tenaga kerja.

Khusus di NTB, program MBG telah melibatkan sekitar 4.457 supplier yang terdiri dari koperasi, BUMDes, UMKM, dan supplier lainnya, dengan UMKM menjadi kelompok terbesar yang terlibat.

“Program ini harus menjadi momentum membangkitkan produksi pangan lokal seperti telur, sayur, ikan, dan berbagai bahan pangan lainnya,” jelasnya.

Sony juga menekankan pentingnya menjaga kualitas barang dan kepatuhan harga sesuai HET, serta memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.

“Tahun kedua program difokuskan pada peningkatan kualitas dan kepatuhan standar. Kepala SPPG harus aktif melakukan pengawasan terhadap mitra,” tegasnya.

Dirinya menjelaskan bahwa mitra wajib melanjutkan proses sertifikasi dan pemenuhan standar kesehatan dalam 30 hari pertama operasional. Jika standar tidak dipenuhi, operasional dapat disuspend sementara untuk dilakukan evaluasi lanjutan.

Selain itu, standar keselamatan seperti instalasi dan penggunaan gas juga wajib dipenuhi demi menjamin keamanan operasional program.

Sony menyebutkan, pemerintah saat ini menggelontorkan anggaran MBG di NTB sekitar Rp27,7 miliar per hari, dengan Lombok Timur menjadi daerah terbesar penerima distribusi anggaran sebesar Rp8,3 miliar, disusul Lombok Tengah Rp6,2 miliar dan Lombok Barat Rp3,9 miliar.

Sekitar Rp4 miliar per hari dari anggaran tersebut diserap untuk tenaga kerja sebanyak 40.100 orang sehingga menciptakan efek perputaran ekonomi di masyarakat melalui konsumsi kebutuhan sehari-hari.

“MBG adalah penggerak ekonomi tingkat bawah atau ekonomi kerakyatan. Karena itu seluruh pihak harus memahami dan menyampaikan dampak besar program ini kepada masyarakat secara benar,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sistem pangan yang sehat, aman, mandiri, dan berkelanjutan demi mewujudkan masyarakat NTB yang sejahtera. (AM/Kominfotik)

]]>
Fri, 29 May 2026 21:54:07 +0800 amr
Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Sekda Budi Prasetiyo: Pemerintah Daerah Siap Bersinergi Berantas Narkoba di Sumbawa https://amarmedia.co.id/hadiri-pemusnahan-barang-bukti-narkotika-sekda-budi-prasetiyo-pemerintah-daerah-siap-bersinergi-berantas-narkoba-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/hadiri-pemusnahan-barang-bukti-narkotika-sekda-budi-prasetiyo-pemerintah-daerah-siap-bersinergi-berantas-narkoba-di-sumbawa Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Sekda Budi Prasetiyo: Pemerintah Daerah Siap Bersinergi Berantas Narkoba di Sumbawa

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 29 Mei 2026 — Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menghadiri kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa yang berlangsung di Mapolres Sumbawa pada Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov perwakilan Kejaksaan Negeri Sumbawa, Pengadilan Negeri Sumbawa, BNNK Sumbawa, tokoh agama, serta insan pers.

Dalam sambutannya, Kapolres Polres Sumbawa menyampaikan bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memberantas peredaran narkotika yang semakin marak di wilayah Kabupaten Sumbawa.

“Selain menunjukkan komitmen Polres Sumbawa terkait peredaran narkoba yang marak di Kabupaten Sumbawa, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya memenuhi petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum agar barang bukti segera dimusnahkan,” ungkap Kapolres Sumbawa.

Polres Sumbawa menjelaskan, total barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan memiliki berat netto sebesar 859,65 gram. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13,83 gram disisihkan untuk pembuktian di persidangan dan 0,45 gram untuk kepentingan pemeriksaan Balai POM. Sehingga barang bukti yang dimusnahkan pada hari itu mencapai 845,37 gram.

Pihak kepolisian juga mengungkapkan keprihatinan atas keterlibatan anak di bawah umur dalam kasus tersebut. Salah satu pelaku diketahui masih berstatus pelajar dan berasal dari Kabupaten Dompu.

“Kami sangat menyayangkan anak-anak di bawah umur terlibat dalam kegiatan terlarang seperti ini. Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua,” lanjutnya.

Kehadiran Sekda Sumbawa dalam kegiatan tersebut menjadi simbol dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap upaya pemberantasan narkoba. Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum berkomitmen memperkuat sinergi dalam menekan peredaran narkotika demi menjaga generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Polres Sumbawa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, termasuk Forkopimda, BNNK, tokoh agama, dan media massa yang turut menyuarakan pentingnya perang melawan narkoba di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Fri, 29 May 2026 21:47:08 +0800 amr
Pemprov bersama KONI Matangkan Persiapan PORPROV XII NTB 2026 Targetkan Masuk Lima Besar PON 2028 https://amarmedia.co.id/pemprov-bersama-koni-matangkan-persiapan-porprov-xii-ntb-2026-targetkan-masuk-lima-besar-pon-2028 https://amarmedia.co.id/pemprov-bersama-koni-matangkan-persiapan-porprov-xii-ntb-2026-targetkan-masuk-lima-besar-pon-2028 Pemprov bersama KONI Matangkan Persiapan PORPROV XII NTB 2026, Targetkan Masuk Lima Besar PON 2028

Mataram,Amarmedia.co.id -  29 Mei 2026 - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) bersama KONI NTB terus mematangkan persiapan pelaksanaan PORPROV XII NTB Tahun 2026 sebagai langkah strategis menuju PON 2028. Hal tersebut mengemuka dalam rapat persiapan yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Abul Chair, didampingi Ketua KONI NTB, Mori Hanafi, Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda, jajaran panitia, serta para pemangku kepentingan di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Jumat (29/05).

Sekda NTB Abul Chair menegaskan bahwa PORPROV XII NTB bukan sekadar ajang olahraga, tetapi momentum penting pembinaan atlet menuju target NTB masuk lima besar nasional pada PON 2028.

“Prestasi tidak hadir secara instan. Dibutuhkan kerja keras, pembinaan yang konsisten, serta kolaborasi seluruh elemen agar NTB mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Abul Chair.

Dirinya menambahkan, selain sukses penyelenggaraan dan prestasi, PORPROV XII NTB juga diharapkan memberi dampak positif bagi ekonomi masyarakat, tata kelola pemerintahan, dan citra NTB sebagai tuan rumah yang ramah dan profesional.

Sementara itu Ketua KONI NTB, Mori Hanafi, menyampaikan PORPROV XII NTB Tahun 2026 akan menjadi ajang pemetaan kekuatan atlet daerah menuju PON 2028.

“PORPROV XII NTB menjadi momentum penting untuk memetakan kekuatan atlet NTB menuju PON 2028. Ini bukan sekadar pertandingan, tetapi proses pembinaan jangka panjang,” katanya.

PORPROV XII NTB dijadwalkan berlangsung pada 16-24 Juli 2026 dan ditutup pada 25 Juli 2026. Sebanyak 51 cabang olahraga dengan 758 nomor pertandingan akan dipertandingkan, meningkat dibanding pelaksanaan sebelumnya. Total peserta mencapai sekitar 6.089 orang dari seluruh kabupaten/kota di NTB.

Untuk mendukung tata kelola yang modern dan transparan, proses pendaftaran atlet untuk pertama kalinya menggunakan aplikasi digital “SPORTA”. Saat ini proses verifikasi administrasi atlet ditargetkan rampung pada 10 Juni 2026.

Venue pertandingan tersebar di sejumlah daerah, yakni Kota Mataram 33 cabang olahraga, Lombok Barat 5 cabang olahraga, Lombok Tengah 9 cabang olahraga, Lombok Timur 3 cabang olahraga, Lombok Utara 1 cabang olahraga, dan Sumbawa Barat 3 cabang olahraga.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan agenda kirab api obor PORPROV XII NTB yang dijadwalkan dimulai pada 15 Juli 2026 dari Sangiang, Kota Bima. Kirab akan melewati kantor bupati dan walikota Provinsi NTB dengan melibatkan 66 personel tim sepeda dan atlet serta mendapat pengawalan dari patroli lalu lintas, Satpol PP, dan panitia pelaksana sebelum tiba di Pendopo Gubernur NTB.

KONI NTB turut menyampaikan kebutuhan anggaran PORPROV XII NTB sebesar Rp15 miliar yang bersumber dari hibah Pemprov NTB melalui KONI NTB sebesar Rp10 miliar dan dukungan sponsorship Rp5 miliar.

Di sisi lain, Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda menekankan pentingnya menjaga stabilitas organisasi dan soliditas pembinaan olahraga menjelang PON 2028.

“Stabilitas organisasi sangat penting agar fokus pembinaan atlet dan persiapan menuju PON 2028 tidak terganggu,” ujarnya.

Pemprov NTB bersama KONI NTB mengajak seluruh masyarakat, media, dunia usaha, dan pemangku kepentingan untuk mendukung sukses PORPROV XII NTB Tahun 2026 sebagai bagian dari langkah besar NTB menuju prestasi nasional pada PON 2028.(AM/Diskominfotik)

]]>
Fri, 29 May 2026 15:21:16 +0800 amr
Forum Advokat Sumbawa Bersatu Dukung Tegas Pemkab Berantas Ilegal Logging di Batulanteh: Jangan Wariskan Bencana! https://amarmedia.co.id/forum-advokat-sumbawa-bersatu-dukung-tegas-pemkab-berantas-ilegal-logging-di-batulanteh-jangan-wariskan-bencana https://amarmedia.co.id/forum-advokat-sumbawa-bersatu-dukung-tegas-pemkab-berantas-ilegal-logging-di-batulanteh-jangan-wariskan-bencana SUMBAWA, Amarmedia.co.id – Forum Advokat Sumbawa Bersatu (FASB) secara tegas memberikan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa dan jajaran Forkopimda dalam menertibkan aktivitas ilegal logging di wilayah Batulanteh.

Ketua Forum Advokat Sumbawa Bersatu, Ahmadul Kusasi, S.H., dalam keterangannya Jumat 29 Mei 2026 menyampaikan bahwa langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh Pemkab Sumbawa merupakan tindakan krusial untuk menyelamatkan ekosistem di wilayah tersebut.

"Kami dari Forum Advokat Sumbawa Bersatu mendukung penuh program penghijauan dan langkah tegas Bupati Sumbawa dalam memberantas praktik ilegal logging di Batulanteh. Jangan sampai kita mewariskan bencana bagi anak cucu kita hanya demi keuntungan segelintir pihak," tegas Ahmadul Kusasi.

Ahmadul menekankan bahwa wilayah hutan Batulanteh memiliki kedudukan yang sangat vital bagi keberlangsungan hidup masyarakat di Kabupaten Sumbawa. Kawasan tersebut merupakan sumber utama mata air bagi Perumdam Batulanteh yang melayani kebutuhan air bersih warga Sumbawa.

"Hutan Batulanteh adalah jantung sumber air kita. Jika terus dibiarkan dirusak oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab, dampaknya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat Sumbawa. Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu," lanjutnya.

Lebih lanjut, Ahmadul mengapresiasi langkah tegas Pemkab yang melibatkan Forkopimda dalam melakukan penertiban, termasuk penghentian operasional alat berat dan pengamanan kayu hasil temuan yang tidak memiliki kejelasan izin.

Terkait dengan instruksi Pemkab yang membuka ruang bagi pemilik kayu untuk melakukan klarifikasi, pihak FASB juga mendesak agar proses ini dikawal ketat oleh aparat penegak hukum. Mereka berharap proses verifikasi dokumen tidak menjadi celah bagi oknum untuk melegalkan sesuatu yang sejak awal sudah melanggar aturan.

"Kami mendukung penuh upaya Pemkab yang transparan dalam proses identifikasi ini. Namun, kami minta aparat penegak hukum untuk tidak ragu memberikan sanksi tegas kepada siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran hukum di kawasan hutan lindung tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku," pungkasnya.

FASB berkomitmen akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas demi memastikan kelestarian lingkungan dan kepastian hukum tetap terjaga di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 29 May 2026 11:08:23 +0800 amr
Aliansi LSM Menggugat Surati DPRD Sumbawa, Tuntut PT Intam Beri Kompensasi Jalan Masyarakat https://amarmedia.co.id/aliansi-lsm-menggugat-surati-dprd-sumbawa-tuntut-pt-intam-beri-kompensasi-jalan-masyarakat https://amarmedia.co.id/aliansi-lsm-menggugat-surati-dprd-sumbawa-tuntut-pt-intam-beri-kompensasi-jalan-masyarakat Aliansi LSM Menggugat Surati DPRD Sumbawa, Tuntut PT Intam Beri Kompensasi Jalan Masyarakat

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Aliansi LSM Menggugat Kabupaten Sumbawa melayangkan surat permohonan audiensi kepada Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa pada Kamis, 21 Mei 2026. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas laporan dan surat kuasa bersama dari masyarakat terkait penggunaan akses jalan pribadi oleh PT Intam tanpa adanya kompensasi.

Perwakilan Aliansi LSM Menggugat PT Intam Kabupaten Sumbawa Muhammad Taufan, menyampaikan kepada awak media bahwa jalan yang dilewati oleh perusahaan tersebut dibangun secara manual menggunakan anggaran pribadi oleh pemilik lahan atau masyarakat pada tahun 2017 lalu.

Kronologi Penggunaan Jalan Akses

Dijelaskannya bahwa jalan yang menjadi objek sengketa ini terletak di Desa Lebin, Kecamatan Ropang. Akses jalan tersebut membentang dari titik nol lokasi Pemanti hingga ke Eban/Talemir, yang merupakan titik lokasi operasional PT Intam.

"Kurang lebih selama 9 tahun, terhitung dari tahun 2017 sampai saat ini, jalan tersebut digunakan oleh PT Intam menuju wilayah pengeboran tempat perusahaan mereka beroperasi yang dimulai pada tahun 2026 ini," ujar Muhammad Taufan.

 

Aliansi LSM Menggugat sangat menyayangkan sikap PT Intam yang dinilai tidak bertanggung jawab kepada masyarakat selaku pemilik jalan. Hingga saat ini, pihak perusahaan dianggap tidak memiliki iktikad baik untuk memberikan kompensasi atas penggunaan jalan atau lahan tersebut.

Taufan menegaskan bahwa tindakan ini bertentangan dengan regulasi yang berlaku. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, Pasal 43 Ayat 2, secara tegas dinyatakan:

"Jalan khusus tidak boleh digunakan untuk lalu lintas umum kecuali dengan izin penyelenggara Jalan khusus atau pemilik jalan."ungkapnya.

Desak DPRD Panggil Bupati hingga Kapolres untuk Cegah Konflik

Upaya permohonan audiensi ini dilakukan oleh Aliansi LSM Menggugat guna meminimalisir potensi yang dapat mengarah pada konflik horizontal di tengah masyarakat.

Melalui agenda audiensi yang akan digelar nantinya, pihak aliansi meminta dan berharap penuh kepada Ketua DPRD Sumbawa atau komisi terkait yang membidangi masalah ini untuk bersikap tegas dengan memanggil seluruh pihak berwenang.

Pihak-pihak yang didesak untuk dihadirkan antara lain Bupati Sumbawa,Kapolres Sumbawa,Kepala Bagian (Kabag) terkait tambang dan pembangunan, Camat Ropang, Kepala Desa Lebin, Manajemen PT Intam.

"Masyarakat berharap wakil rakyat dapat memediasi persoalan ini secara objektif agar hak-hak warga Desa Lebin selaku pemilik jalan dapat segera terpenuhi" pungkas Taufan.(AM)

]]>
Thu, 28 May 2026 10:39:19 +0800 amr
Ismail dan Pelajaran Besar tentang Kesabaran https://amarmedia.co.id/ismail-dan-pelajaran-besar-tentang-kesabaran https://amarmedia.co.id/ismail-dan-pelajaran-besar-tentang-kesabaran Ismail dan Pelajaran Besar tentang Kesabaran

Oleh Asmediati 

 

ANAK manakah yang kesabarannya begitu besar layaknya Ismail kecil ketika ia hendak disembelih sang ayah atas perintah Tuhan melalui mimpi?

 

“Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu,” kata Ibrahim.

 

“Benarkah, Ayah?”

 

“Benar. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu.”

 

Tanpa protes mengapa dirinya yang harus dikurbankan, mengapa bukan ayahnya saja yang lebih tua usianya, Ismail menjawab dengan mantap:

 

“Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu. Insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.”

 

Masyaallah!

 

Bulu kuduk saya merinding ketika membaca ulang dan merenungi QS. As-Saffat ayat 99—113 tentang kisah penyembelihan Ismail oleh sang ayah, Ibrahim.

 

Namun, benarkah Ismail, anak yang tampan, santun, dan baik budi itu disembelih?

 

Tidak!

 

“Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (QS. As-Saffat: 107)

 

Allah menggantinya dengan seekor sembelihan besar yang kemudian disembelih Ibrahim. Sembelihan itu disebut besar karena menjadi tebusan bagi Ismail, termasuk ibadah yang agung, dan menjadi sunnah kurban yang terus berlangsung hingga hari kiamat.

 

Yang mengagumkan dalam kisah ini bukan hanya ketaatan Ibrahim, melainkan juga ketundukan Ismail. Ketika ayahnya menyampaikan mimpi tersebut, Ismail tidak membantah, tidak menangis ketakutan, tidak pula mempertanyakan keadilan Tuhan. Ismail justru meminta ayahnya menjalankan perintah Allah.

 

Ismail mengatakan bahwa dirinya termasuk orang-orang yang sabar. Dialog itu menunjukkan hubungan ayah dan anak yang dibangun di atas iman, cinta, dan kepercayaan penuh kepada Tuhan.

 

Jika diselami lebih jauh, tafsir atas kisah Ibrahim dan Ismail memperlihatkan bahwa pengorbanan terbesar sesungguhnya bukanlah darah atau daging, melainkan keikhlasan hati dalam menaati Allah.

 

Ibrahim rela mengorbankan sesuatu yang paling dicintainya: seorang anak yang telah lama dinantikannya setelah bertahun-tahun tidak memperoleh keturunan. Sementara Ismail rela menyerahkan hidupnya demi memenuhi perintah Tuhan.

 

Pada titik itulah keduanya mencapai derajat keimanan yang sangat tinggi.

 

Ketika proses penyembelihan hendak dilakukan, Allah menggantikan Ismail dengan seekor kibas putih bertanduk besar. Peristiwa itu menjadi simbol kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang taat. Allah tidak menghendaki manusia mengorbankan anaknya, tapi menguji ketulusan iman mereka.

 

Kisah ini juga mengajarkan bahwa ujian hidup sering datang melalui sesuatu yang paling kita cintai. Jabatan, harta, keluarga, perasaan, bahkan ego diri dapat menjadi penghalang menuju ketaatan jika tidak ditempatkan dalam kerangka ibadah kepada Allah.

 

Maka, menjadi tepatlah bahwa Iduladha bukan sekadar prosesi sakral menyembelih hewan kurban. Lebih dari itu, Iduladha adalah momentum menyembelih sifat tamak, kesombongan, keangkuhan, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia.

 

Sebab, tidak sedikit manusia yang merasa semua yang dimilikinya adalah hasil keringat dan kerja kerasnya semata. Jabatan membuat lupa diri. Kekayaan melahirkan kesombongan. Kepandaian membuat seseorang merasa lebih tinggi daripada orang lain.

 

Padahal, semua hanyalah titipan Allah.

 

Hari ini seseorang dipuji, esok bisa saja dicela. Hari ini seseorang kaya raya, besok mungkin jatuh miskin. Hari ini seseorang sehat dan kuat, esok dapat terbaring lemah tanpa daya.

 

Tidak ada yang benar-benar abadi dalam hidup manusia selain Allah sendiri.

 

Hamka, dalam buku “Dari Lembah Cita-Cita” menulis: "Besar manusia dengan akal dan budinya memang. Tetapi Allah lebih besar. Berapa kali dinyatakan kisah raja-raja yang terdahulu di dalam Al-Qur’an, tentang besar kekuasaannya dan gagah perkasanya, sejak daripada Namrud lalu kepada Fir’aun, dinyatakan kegagahannya Haman yang disuruh Fir’aun membina mercu yang amat tinggi untuk memanah Tuhan. Kisah Qarun yang kaya raya, diterangkan pula Irama Zatil ‘Imad, Tsamud, ‘Ad, dan beberapa kekuasaan yang lain-lain, diterangkan kerajaan yang naik dan runtuh. Semuanya datang dan semuanya hancur dan musnah, sehingga yang tinggal hanya sebutannya saja lagi. Dan selalu ternyata Allah juga yang Maha Besar, Allahu Akbar.”

 

Demikianlah, manusia tidak pantas angkuh. Apa yang kita miliki sesungguhnya hanyalah titipan sementara. Anak adalah titipan. Harta adalah titipan. Jabatan adalah titipan. Bahkan tubuh dan umur kita pun titipan yang sewaktu-waktu dapat diambil kembali oleh pemilik-Nya.

 

Ibrahim dan Ismail telah memberi teladan tentang bagaimana menghadapi titipan itu dengan ikhlas.

 

Setiap manusia akan diuji dengan ujiannya masing-masing. Ada yang diuji dengan kemiskinan, ada yang diuji dengan kekayaan. Ada yang diuji dengan kehilangan, ada pula yang diuji dengan kelimpahan. Seringan atau seberat apa pun ujian itu, yang lulus adalah mereka yang mampu bersabar dan tetap percaya kepada Tuhan.

 

Dan, ujian paling berat sesungguhnya adalah ujian kesabaran.

 

Betapa sulit menahan diri ketika hati sedang marah. Betapa berat memilih diam ketika dihina. Betapa susah menahan emosi ketika diperlakukan tidak adil. Dalam keadaan seperti itulah kesabaran diuji.

 

Kadang-kadang manusia ingin melawan, ingin membalas, ingin memberontak kepada keadaan. Namun, orang-orang yang matang jiwanya memilih menahan diri, merenungi setiap persoalan, lalu menyerahkannya kepada Allah dengan hati yang lapang.

 

Sabar bukan berarti lemah. Sabar justru menunjukkan kekuatan batin seseorang.

 

Ismail kecil telah memperlihatkan teladan itu. Dalam usia yang masih belia, ia mampu menerima ujian besar dengan hati yang tenang. Ia tidak egois memikirkan dirinya sendiri. Ia tidak memaksa ayahnya membatalkan perintah Tuhan demi keselamatan dirinya. Ia memilih taat dan ikhlas.

 

Di situlah letak kemuliaannya.

 

Semangat Ibrahim dan Ismail mengajarkan bahwa iman sejati menuntut keberanian untuk taat meskipun harus berkorban besar. Sebab, kurban yang paling sulit sesungguhnya bukan menyembelih hewan, melainkan menyembelih ego, kesombongan, dan keakuan dalam diri sendiri.

Iduladha adalah momentum refleksi, bukan sekadar perayaan tahunan. Pengorbanan Ibrahim dan kesabaran Ismail menjadi cermin dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Lebih jauh lagi, Iduladha adalah jalan pembentukan jiwa yang lebih arif, rendah hati, dan lebih dekat dengan nilai-nilai kemanusiaan.[AM]

]]>
Wed, 27 May 2026 20:35:30 +0800 amr
"Idul Adha 1447 H di Masjid Jamik Annur Samapuin: Menyembelih Ego dan Memperkokoh Ukhuwah Umat" https://amarmedia.co.id/idul-adha-1447-h-di-masjid-jamik-annur-samapuin-menyembelih-ego-dan-memperkokoh-ukhuwah-umat https://amarmedia.co.id/idul-adha-1447-h-di-masjid-jamik-annur-samapuin-menyembelih-ego-dan-memperkokoh-ukhuwah-umat "Idul Adha 1447 H di Masjid Jamik Annur: Menyembelih Ego dan Memperkokoh Ukhuwah Umat"

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Gema takbir, tahmid, dan tahlil berkumandang syahdu menyelimuti Masjid Jamik Annur, Kelurahan Samapuin, Kecamatan Sumbawa. Ratusan umat Muslim berkumpul dengan penuh khidmat untuk melaksanakan ibadah Shalat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H yang jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026.

Pelaksanaan ibadah tahunan ini berjalan d

dengan khusyuk, bertindak sebagai Imam adalah Ustadz Mustandarman A. Manaf, sedangkan Khutbah Idul Adha disampaikan oleh Ustadz Salim. Sebelum shalat dimulai, jamaah juga mendengarkan sambutan hangat dari Bupati Sumbawa.

Sambutan Bupati Sumbawa: Momentum Saling Menguatkan dan Berbagi

Sebelum shalat didirikan, Pengurus Masjid Jamik Annur Syafruddin Hasan membacakan sambutan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP. Bupati Sumbawa mengajak seluruh masyarakat untuk memetik hikmah dari kisah Nabi Ibrahim AS tentang pengorbanan dan keikhlasan yang tulus kepada Allah SWT.

"Jika Idul Fitri mengajarkan kita untuk selalu saling memaafkan, maka Idul Adha mengajarkan kita untuk saling menguatkan dan berbagi. Pastikan tidak ada saudara kita yang merasa ditinggalkan pada hari yang mulia ini," ujar Bupati.

Kepada jamaah, Bupati juga memaparkan kilas balik roda pemerintahan. Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berhasil mempertahankan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI. Beliau menegaskan komitmennya untuk terus menggenjot 12 program unggulan dan program prioritas demi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Sumbawa.

Tak lupa, Bupati mengajak jamaah mendoakan 330 jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa yang saat ini sedang menunaikan ibadah di tanah suci. "Mari kita doakan semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur," tambahnya.

Setelah Shalat Id didirikan, Ustadz Salim naik ke mimbar menyampaikan khutbah yang menggetarkan hati jamaah. Beliau mengingatkan bahwa esensi Idul Adha bukan sekadar ritual menyembelih hewan, melainkan momentum menyembelih sifat kesombongan, ketamakan, dan hawa nafsu yang ada di dalam dada.

"Hari ini kita diingatkan bahwa hidup bukan tentang seberapa banyak harta yang kita miliki, tetapi seberapa besar kita tunduk kepada Allah SWT. Nabi Ibrahim AS telah mencontohkan bagaimana cinta kepada Allah berada di atas segala-galanya, bahkan di atas cintanya kepada putra kandungnya," urai Ustadz Salim yang juga pegawai ASN di Kantor Kemenag Kabupaten Sumbawa.

Beliau memberikan otokritik yang mendalam bagi kehidupan modern saat ini, di mana banyak orang tua yang rela berkorban demi urusan duniawi anaknya, namun abai terhadap kehidupan akhirat mereka.

"Banyak orang tua yang berat membangunkan anaknya untuk shalat Subuh, rela menggadaikan agama demi kesenangan dunia. Ingatlah, anak dan harta hanyalah titipan, sedangkan Allah adalah tujuan akhir kita. Semua yang kita cintai—rumah, kendaraan, jabatan—akan kita tinggalkan, hanya amal saleh yang akan menemani kita di alam kubur," tegas Sang Khatib.

 

Di akhir khutbahnya, Ustadz Salim mengajak jamaah untuk segera berbenah dan memperbaiki kualitas ibadah tanpa menunda-nunda waktu. "Perbaikilah shalat kita, lembutkan hati dengan dzikir dan Al-Qur'an, dan hidupkan kembali rumah kita dengan cahaya iman."

Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Masjid Jamik Annur Kelurahan Samapuin ini ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat dan penuh haru, dilanjutkan dengan bersalam-salaman antar jamaah dan pengumuma lomba Takbiran Keliling sebelum prosesi penyembelihan hewan qurban dimulai. (AM)

]]>
Wed, 27 May 2026 15:11:59 +0800 amr
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa Mengucapkan Selamat atas Prestasi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Meraih Opini WTP dari BPK RI Perwakilan NTB https://amarmedia.co.id/ketua-dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-atas-prestasi-pemerintah-kabupaten-sumbawa-meraih-opini-wtp-dari-bpk-ri-perwakilan-ntb https://amarmedia.co.id/ketua-dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-atas-prestasi-pemerintah-kabupaten-sumbawa-meraih-opini-wtp-dari-bpk-ri-perwakilan-ntb Wed, 27 May 2026 12:10:45 +0800 amr Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH MSi mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H https://amarmedia.co.id/ketua-dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-abdul-rafiq-sh-msi-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-adha-1447-h https://amarmedia.co.id/ketua-dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-abdul-rafiq-sh-msi-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-adha-1447-h Wed, 27 May 2026 12:07:34 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ridwan SP.MSi mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ridwan-spmsi-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-adha-1447-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ridwan-spmsi-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-adha-1447-h Wed, 27 May 2026 12:05:04 +0800 amr Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H https://amarmedia.co.id/ketua-fraksi-pdi-perjuangan-dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-adha-1447-h https://amarmedia.co.id/ketua-fraksi-pdi-perjuangan-dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-adha-1447-h Tue, 26 May 2026 21:49:04 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Zain SIP Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-muhammad-zain-sip-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-adha-1447-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-muhammad-zain-sip-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-adha-1447-h Tue, 26 May 2026 21:46:54 +0800 amr Juliansyah SE Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H https://amarmedia.co.id/juliansyah-se-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-adha-1447-h https://amarmedia.co.id/juliansyah-se-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-adha-1447-h Tue, 26 May 2026 21:29:41 +0800 amr H Zohran SH Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-adha-1447-h https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-adha-1447-h Tue, 26 May 2026 21:25:08 +0800 amr GEMA TAKBIR MEMBAHANA: Gersam 02 Cetak Sejarah Baru di Malam Idul Adha 1447 H Kelurahan Samapuin! https://amarmedia.co.id/gema-takbir-membahana-gersam-02-cetak-sejarah-baru-di-malam-idul-adha-1447-h-kelurahan-samapuin https://amarmedia.co.id/gema-takbir-membahana-gersam-02-cetak-sejarah-baru-di-malam-idul-adha-1447-h-kelurahan-samapuin GEMA TAKBIR MEMBAHANA: Gersam 02 Cetak Sejarah Baru di Malam Idul Adha 1447 H Kelurahan Samapuin!

SAMAPUIN.Amarmedia.co.id – Gema takbir, tahmid, dan tahlil berkumandang dahsyat memecah keheningan malam di Kelurahan Samapuin. Pada Selasa malam (26/05/2026), Ratusan warga tumpah ruah ke jalanan untuk menyaksikan dan mengikuti perhelatan akbar Gema Malam Takbir Keliling Hari Raya Idul Adha 1447 H. Acara yang diinisiasi oleh Pengurus Masjid Jamik Annur Kelurahan Samapuin dan pemuda-pemudi progresif yang tergabung dalam Gersam 02 ini berhasil menciptakan atmosfer religius yang megah dan penuh semarak.

Mengusung tema mendalam, "Malam Takbiran Penuh Berkah, Menyambut Kemenangan dengan Hati yang Suci", kegiatan ini tidak sekadar menjadi perayaan, tetapi juga momentum pemersatu umat sekaligus menjadi sejarah baru yang dinantikan masyarakat setempat.

Sejarah Baru yang Menggetarkan Samapuin

Keberhasilan acara ini menuai apresiasi luar biasa dari berbagai pihak. Ketua Takmir Masjid Jami' Annur Kelurahan Samapuin, Andi Putra Irawan, dengan nada haru dan bangga mengungkapkan bahwa malam ini adalah tonggak sejarah baru bagi wilayah tersebut.

"Alhamdulillah, sukses berjalannya takbir keliling yang pertama ini. Mungkin ini sejarah baru di Kelurahan Samapuin, baru pertama kali terjadi hal semegah ini," ungkap Andi Putra Irawan penuh syukur.

Ia menambahkan bahwa ide besar ini lahir dari Pengurus Masjid Jami' Annur yang kemudian disambut dengan sangat cerdas dan responsif oleh Remaja Masjid (Remas) dan Generasi Samapuin (Gersam) 02.

"Mereka mampu menangkap dengan sempurna apa yang kami maksud dan harapkan. Insya Allah, kegiatan syiar Islam ini akan kami agendakan rutin setiap tahunnya. Kami optimis, gerakan positif dari Samapuin ini akan menginspirasi desa-desa lain untuk mengikuti jejak serupa," tambahnya optimis.

Lautan Manusia dan Antusiasme yang Membakar Semangat

Meskipun waktu persiapan tergolong sangat singkat, kekompakan panitia patut diacungi jempol. Ketua Panitia Kegiatan, Ragil Catur Pamungkas (warga RT 01 RW 02), membeberkan bahwa kerja keras timnya berbuah manis.

"Persiapan kami tidak lama, sejak dibentuk tanggal 22 Mei lalu. Namun dengan semangat gotong royong, Alhamdulillah malam ini acara terselenggara dengan luar biasa sukses," ujar Ragil.

Detail Kegiatan Gema Malam Takbir 1447 H Penyelenggara adalah Gersam 02, Remas, & Pengurus Masjid Jami' Annur 

dengan peserta sekitar 200 orang dari unsur Generasi muda (mulai dari TK, PAUD, hingga anak-anak SD) dengan Rute Pawai Start dari Taman Talud RT 02 mengitari sepanjang jalan Protokol dan Jalan Pendidikan dan Finish di Taman Talud 

Pelepasan peserta takbir keliling berlangsung sangat meriah oleh jajaran pengurus LPM, Kelurahan, Takmir Masjid, Dan Tokoh Masyarakat. Anak-anak hingga orang remaja berbaris rapi mengumandangkan takbir dengan penuh semangat. Sepanjang rute yang dilalui, ribuan warga lokal tampak memadati halaman rumah masing-masing, memberikan senyuman, tepuk tangan, dan dukungan moral yang membuat suasana semakin bergemuruh dan syahdu.

Kemegahan acara ini semakin lengkap dengan hadirnya jajaran tokoh penting dan elemen masyarakat Kelurahan Samapuin yang memberikan dukungan penuh di lokasi acara. Tampak hadir di antaranya Achmad Fachri, SH (Ketua LPM Kelurahan Samapuin) Ketua RW 02 Kelurahan Samapuin beserta seluruh jajaran Ketua RT se-RW 02, Aparat keamanan dari Babinsa dan Polmas Samapuin, Kasi Trantib Kelurahan Samapuin

Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, serta seluruh jajaran Pengurus Gersam 02.

Sinergi antara pemuda, pengurus masjid, pemerintah kelurahan, dan aparat keamanan malam ini membuktikan bahwa Samapuin siap menjadi pelopor syiar Islam yang damai, sejuk, namun tetap membahana di tingkat nasional.

"Segenap panitia dan pengurus Masjid Jami' Annur Kelurahan Samapuin mengucapkan: Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H. Mari bersihkan hati, raih keberkahan, dan jemput kemenangan yang suci!"pungkas Ragil(AM)

]]>
Tue, 26 May 2026 20:58:30 +0800 amr
Mereka yang Memilih Memaafkan https://amarmedia.co.id/mereka-yang-memilih-memaafkan https://amarmedia.co.id/mereka-yang-memilih-memaafkan Mereka yang Memilih Memaafkan

Oleh Asmediati

MEMINTA maaf adalah perbuatan mulia. Memberi maaf jauh lebih mulia.

Tidak mudah memberi maaf dengan tulus. Hati yang terluka, kecewa, dan marah menjadi penghalang.

Namun, orang-orang yang mampu memberi maaf adalah orang-orang istimewa. Mereka bukan nabi atau wali, tapi mereka memiliki kebeningan hati yang luar biasa.

Allah memiliki sifat pemaaf. Salah satu nama-Nya dalam Asmaul Husna adalah "Al-Ghaffar”, Yang Maha Pengampun.

Jika Allah saja Maha Pemaaf, manusia sebagai hamba seharusnya juga memiliki sifat itu.

Manusia sering kali melakukan kesalahan. Namun, ketika bertobat, Allah selalu membuka pintu maaf-Nya. Jika Allah tidak mengampuni, kepada siapa lagi manusia akan meminta pertolongan?

Maaf bukan perkara mudah. Tapi jika mampu meminta maaf dan memberi maaf, hidup akan lebih tenang.

Marah hanya membawa penyakit. Dendam membuat jiwa gelisah. Hati yang tidak tenang dipenuhi kecemasan dan ketakutan.

Sebaliknya, sifat pemaaf menenangkan jiwa. Langkah menjadi ringan. Hidup terasa lebih lapang.

Dari sisi psikologis, memaafkan memberikan ketenangan batin. 

Studi menunjukkan bahwa orang yang pemaaf memiliki tingkat stres lebih rendah. Mereka juga lebih bahagia karena tidak menyimpan dendam yang membebani hati. 

Melepaskan kemarahan berarti melepaskan beban yang tidak perlu.

Dari sisi kesehatan, memberi maaf berkontribusi pada kesejahteraan fisik. Penelitian menunjukkan bahwa memendam amarah bisa meningkatkan tekanan darah dan risiko penyakit jantung. 

Sebaliknya, orang yang mampu memaafkan lebih jarang mengalami gangguan tidur, nyeri otot, atau kecemasan kronis.

Dari sisi filosofis, memaafkan adalah bentuk kebijaksanaan. Dalam berbagai tradisi, maaf dianggap sebagai jalan menuju pencerahan. 

Para filsuf dari berbagai zaman mengajarkan bahwa memaafkan bukan hanya soal orang lain, tapi juga sikap membebaskan diri dari belenggu kebencian.

Dari sisi religi, hampir semua agama menekankan pentingnya maaf. 

Islam mengajarkan bahwa Allah Maha Pengampun, dan manusia seharusnya meneladani sifat-Nya. Kristen mengajarkan kasih dan pengampunan seperti yang dicontohkan oleh Yesus Kristus. Buddha mengajarkan bahwa melepaskan dendam adalah langkah menuju nirwana. Hindu meyakini bahwa karma baik datang dari hati yang bersih.

Maaf bukan sekadar kata. Maaf adalah proses panjang yang mendewasakan manusia. Dengan memaafkan, kita tidak hanya meringankan beban orang lain, tapi juga membebaskan diri sendiri dari belenggu amarah dan kebencian.

Alkisah, pada tahun 2022, dunia digemparkan oleh sebuah peristiwa di South Cumminsville, Amerika Serikat.

Malam itu, seorang remaja bernama Suliman Abdul-Mutakallim berjalan pulang dengan membawa sebungkus makanan. Ia tidak menyangka perjalanannya akan menjadi yang terakhir.

Tiga orang tak dikenal mendekatinya. Sebuah tembakan dilepaskan. Peluru bersarang di kepala Suliman. Ia roboh. Dompetnya dirampas, berisi tak lebih dari enam puluh dolar.

Ibunya, Rukiye, terpukul. Ia tidak hanya kehilangan putranya. Ia kehilangan kebahagiaan, kehilangan harapan. Hatinya terkoyak.

Namun, di tengah rasa sakit yang mendalam, ia memilih untuk ikhlas. Baginya, ini adalah kehendak Tuhan.

Tidak hanya itu, Rukiye juga memutuskan untuk memaafkan pembunuh anaknya. Dunia bertambah heboh atas sikap Rukiye.

Di ruang sidang, sesuatu yang luar biasa terjadi. Rukiye datang mendekati pelaku. Ia melakukan Tindakan tidak biasa. Bukan memukul, bukan menampar, bukan menendang, tapi malah memeluk pembunuh anaknya.

Adalah Javon Coulter, remaja empat belas tahun yang menembak Suliman, putra Rukiye, seketika menangis tersedu-sedu dalam pelukan Rukiye. Ia tidak menyangka ibu dari korban akan melakukan hal itu.

Tangis memenuhi ruangan. Seluruh hadirin yang hadir di persidangan itu tak kuat menahan haru. Para veteran hukum yang hadir mengatakan mereka belum pernah melihat hal seperti itu sebelumnya. Sangat langka.

Bagi Rukiye, anak-anak itu telah terinfeksi penyakit kebencian. Namun, mereka masih muda. Mereka masih bisa diselamatkan. Masih ada harapan untuk mereka menjadi lebih baik di masa depan.

Rukiye juga berjanji akan mengunjungi mereka di penjara. Ia ingin membimbing mereka agar menjadi manusia yang lebih baik.

Rukiye tahu, balas dendam tidak akan mengembalikan Suliman, kekasih hatinya. Namun, dengan memberi maaf, ia berharap tragedi serupa tidak terjadi lagi.

Begitulah. Maaf bukan kelemahan. Maaf adalah kekuatan.

Memaafkan adalah perjuangan. Bukan sekadar melupakan, tetapi menerima dan mengikhlaskan.

Mereka yang mampu memaafkan adalah orang-orang kuat. Orang-orang terpilih. Mereka menolak diperbudak oleh dendam dan amarah.

Mereka memilih kebesaran jiwa. Dan itu adalah kemuliaan sejati.

Momen Hari Raya Iduladha menjadi waktu yang paling indah untuk saling memaafkan. Selain jalan pengurbanan yang telah dilakukan, dalam bentuk apa pun. 

Tradisi saling bermaafan di hari raya bukan sekadar formalitas, tapi ajakan untuk benar-benar membuka lembaran baru.

Iduladha mengingatkan bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Setiap orang pernah berbuat salah, dan setiap orang berhak mendapatkan maaf. 

Dengan saling memaafkan, hati menjadi lebih lapang, hubungan sosial kembali harmonis, dan kehidupan menjadi lebih damai.

Memohon maaf dan memberi maaf adalah salah satu wujud ibadah. Manusia yang paling baik adalah mereka yang tidak hanya menjaga hubungan dengan Allah, tapi juga menjaga hubungan dengan sesama. 

Selamat melaksanakan ibadah kurban. Selamat Iduladha 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin.(AM)

]]>
Tue, 26 May 2026 13:26:22 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Kembali Raih Opini WTP, Bukti Nyata Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-kembali-raih-opini-wtp-bukti-nyata-transparansi-dan-akuntabilitas-keuangan-daerah https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-kembali-raih-opini-wtp-bukti-nyata-transparansi-dan-akuntabilitas-keuangan-daerah Pemkab Sumbawa Kembali Raih Opini WTP, Bukti Nyata Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

MATARAM, Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam bidang tata kelola keuangan daerah. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Sumbawa.

Predikat tertinggi dalam hasil audit laporan keuangan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan NTB kepada Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov. Prosesi penyerahan berlangsung khidmat di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan NTB, Kota Mataram, pada Senin (25/5/2026).

Acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda NTB, para kepala daerah, serta ketua DPRD dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Usai  menerima dokumen LHP, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sumbawa. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi yang solid dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

 “Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Opini WTP ini bukan hanya penghargaan formal, tetapi bukti nyata tanggung jawab kita kepada masyarakat Sumbawa bahwa pengelolaan APBD dilakukan secara baik, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Drs. H. Mohamad Ansori, Senin (25/5/2026).

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan mempertahankan predikat WTP ini tidak boleh membuat pemerintah daerah cepat berpuas diri. Sebaliknya, capaian ini harus menjadi pelecut semangat dan dorongan kuat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.

Di tempat yang sama, Kepala BPK Perwakilan NTB memberikan apresiasi yang tinggi atas komitmen dan kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Pemkab Sumbawa dinilai sangat kooperatif, disiplin dalam menyajikan pelaporan keuangan, serta konsisten dan responsif dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil pemeriksaan dengan sangat baik.

Dengan diraihnya kembali opini WTP ini, Pemkab Sumbawa membuktikan komitmennya yang berkelanjutan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih (clean government) demi kesejahteraan seluruh masyarakat Sumbawa.(AM)

]]>
Mon, 25 May 2026 20:13:08 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Tegaskan Penertiban Kayu di Batulanteh Sesuai Prosedur Hukum dan Libatkan Forkopimda https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-tegaskan-penertiban-kayu-di-batulanteh-sesuai-prosedur-hukum-dan-libatkan-forkopimda https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-tegaskan-penertiban-kayu-di-batulanteh-sesuai-prosedur-hukum-dan-libatkan-forkopimda Pemkab Sumbawa Tegaskan Penertiban Kayu di Batulanteh Sesuai Prosedur Hukum dan Libatkan Forkopimda

SUMBAWA,Amarmedia.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa menegaskan bahwa langkah penertiban terhadap aktivitas pemanfaatan hasil hutan kayu di wilayah Dusun Punik, Kecamatan Batulanteh, telah dilakukan berdasarkan mekanisme hukum yang sah. Langkah ini diambil melalui koordinasi resmi dan hasil rapat Satuan Tugas (Satgas) Pelindungan dan Pengamanan Hutan yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi teknis terkait.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul hasil rapat koordinasi Forkopimda yang digelar pada Rabu (20/5/2026). 

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP dan dihadiri oleh Kapolres Sumbawa, Dandim 1607/Sumbawa, Kejaksaan Negeri Sumbawa, Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Wilayah IV, Camat Batulanteh, serta unsur terkait lainnya.

 

Dalam rapat koordinasi tersebut, tim memaparkan sejumlah temuan di lapangan hasil pengecekan yang dilakukan sebelumnya. Tim menemukan adanya alat berat yang berpindah lokasi untuk membuka jalan baru guna memperlancar pengangkutan kayu hasil tebangan. Padahal, alat berat tersebut sebelumnya telah dilarang beroperasi dan telah dipasang garis polisi (police line) sejak 11 April 2026. Namun, saat dicek kembali pada 16 Mei 2026, garis polisi ditemukan dalam kondisi rusak atau hilang.

Tim menemukan kayu hasil tebangan di sekitar lokasi bekas penebangan pohon dan di pinggir sungai. Setelah diverifikasi, kayu-kayu tersebut dipastikan berasal dari luar area izin yang sah.

Selama proses pengecekan lapangan oleh Satgas, tidak ada satu pun pihak di lokasi yang mengaku sebagai pemilik kayu maupun alat berat tersebut. Oleh karena itu, proses identifikasi kepemilikan kini dilakukan melalui verifikasi dokumen dan pendalaman oleh pihak berwenang.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga menegaskan bahwa berdasarkan Surat BKPH Wilayah IV Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, tanggal 26 Februari 2026, nomor 522.1/023/P2HPN/BKPH-WIL IV/2026 Perihal Penghentian Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu, yang kemudian dipertegas kembali melalui Surat Bupati Sumbawa, tanggal 27 Februari 2026, nomor 600.4.8.5/214/Ekon-SDA/II/2026, perihal Penegasan Penghentian Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Tanpa Izin dinyatakan bahwa:

pelayanan pemanfaatan hasil hutan kayu di wilayah Batulanteh telah dihentikan;

berita acara verifikasi yang diterbitkan sebelum tahun 2024 telah dibekukan dan dinyatakan tidak berlaku; serta

seluruh aktivitas pemanfaatan hasil hutan kayu wajib tunduk pada ketentuan hukum dan perizinan yang sah.

Pemkab Sumbawa memastikan bahwa keputusan penghentian operasional alat berat dan pengamanan kayu sitaan ini merupakan keputusan bersama Satgas dan Forkopimda, bukan tindakan sepihak dari individu atau kelompok tertentu. Proses hukum akan terus berjalan, termasuk pendalaman terhadap legalitas lokasi penebangan serta asal-usul kayu.

Sebagai langkah transparansi, Pemerintah Kabupaten Sumbawa kini membuka ruang pengaduan bagi pihak-pihak yang merasa memiliki kayu tebangan tersebut.

"Dengan adanya pengaduan, maka akan terbuka siapa pemilik kayu tersebut. Selanjutnya, kita bisa memverifikasi lokasi penebangannya secara jelas, apakah legal atau ilegal, untuk kemudian diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," tegas Bupati Sumbawa.(AM)

]]>
Mon, 25 May 2026 19:54:02 +0800 amr
Pemprov NTB dan BPS Dorong Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-bps-dorong-pelaku-usaha-sukseskan-sensus-ekonomi-2026 https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-bps-dorong-pelaku-usaha-sukseskan-sensus-ekonomi-2026 Pemprov NTB dan BPS Dorong Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Mataram,Amarmedia.co.id - 25 Mei 2026 — Pemerintah Provinsi NTB bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB mendorong keterlibatan aktif pelaku usaha, UMKM, asosiasi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 sebagai fondasi penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih terukur dan berbasis data.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi dan Ngisi Bareng (Ngibar) Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB bersama BPS NTB di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB, Senin (25/5).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Asisten II Setda NTB H. Lalu Moh. Faozal yang mewakili Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Kepala BPS NTB Dr. Drs. H. Wahyudin, serta Ketua KADIN NTB yang diwakili Ir. Hasmudin.

Peserta yang hadir sekitar 60 orang berasal dari perangkat daerah, asosiasi pengusaha, pelaku UMKM, media, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, hingga PT Pos Indonesia sebagai bentuk kolaborasi bersama menyukseskan pendataan ekonomi nasional.

Kepala Diskominfotik NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, dalam laporannya menegaskan bahwa data statistik yang berkualitas menjadi kebutuhan penting dalam menyusun, mengevaluasi, dan mengarahkan pembangunan daerah menuju visi “NTB Makmur Mendunia”.

Menurut Aka, sapaan akrabnya, Sensus Ekonomi 2026 bukan sekedar kegiatan pendataan rutin, tetapi menjadi instrumen strategis untuk membaca kekuatan ekonomi daerah, memetakan potensi usaha, serta memastikan kebijakan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

“Melalui sensus ekonomi, NTB diharapkan memiliki data yang lebih akurat untuk membangun daerah dan memperkuat arah kebijakan ekonomi ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten II Setda NTB Lalu Moh. Faozal memaparkan kondisi ekonomi NTB yang dalam beberapa triwulan terakhir menunjukkan tren pertumbuhan positif dan memiliki daya tahan ekonomi yang cukup kuat.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi NTB Triwulan I Tahun 2026 mencapai 13,64 persen yang ditopang sektor pertanian, pertambangan, perdagangan, peternakan, dan pariwisata. Menurutnya, kualitas pertumbuhan tersebut harus dijaga melalui kebijakan yang berbasis data akurat dan kondisi riil masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi yang kuat harus didukung data yang benar agar arah kebijakan pembangunan tidak salah sasaran,” katanya.

Faozal juga mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data secara terbuka, jujur, dan sesuai kondisi sebenarnya.

“Kalau petugas resmi BPS datang, mohon diterima dengan baik dan diberikan data yang sesuai kondisi riil. Karena kualitas data akan menentukan kualitas kebijakan pembangunan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS NTB Dr. Drs. H. Wahyudin menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan dilaksanakan setiap 10 tahun sekali.

Menurutnya, sensus ekonomi menjadi dasar penting untuk memetakan struktur ekonomi, karakteristik usaha, perkembangann UMKM, ekonomi digital, hingga ekonomi lingkungan di seluruh wilayah Indonesia.

Ia menegaskan bahwa seluruh data responden dijamin kerahasiaannya dan tidak akan digunakan untuk kepentingan perpajakan maupun audit usaha.

“Data masyarakat dilindungi undang-undang dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik serta penyusunan kebijakan pembangunan,” tegas Wahyudin.

Dukungan dunia usaha juga disampaikan Ketua KADIN NTB yang diwakili Ir. Hasmudin. Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan sangat penting dalam memetakan daya saing usaha, membuka peluang pasar baru, sekaligus memperkuat pengembangan UMKM di NTB.

“Kami ingin data ekonomi NTB benar-benar kuat karena itu akan menjadi dasar lahirnya kebijakan pro usaha dan mendorong UMKM NTB naik kelas,” katanya.

Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan Ngisi Bareng (Ngibar) Sensus Ekonomi 2026, di mana peserta langsung dipandu tim BPS NTB melakukan simulasi pengisian sensus secara daring maupun pendataan lapangan.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah pelaku usaha dan asosiasi menyatakan kesiapan mendukung Sensus Ekonomi 2026 sebagai bagian dari upaya membangun basis data ekonomi NTB yang lebih kuat, akurat, dan terpercaya.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Provinsi NTB berharap Sensus Ekonomi 2026 mampu menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di masa mendatang.(Diskominfotik)

]]>
Mon, 25 May 2026 14:06:31 +0800 amr
PC IKA PMII Sumbawa Siap Gelar Muscab III, Panitia Resmi Terbentuk https://amarmedia.co.id/pc-ika-pmii-sumbawa-siap-gelar-muscab-iii-panitia-resmi-terbentuk https://amarmedia.co.id/pc-ika-pmii-sumbawa-siap-gelar-muscab-iii-panitia-resmi-terbentuk PC IKA PMII Sumbawa Siap Gelar Muscab III, Panitia Resmi Terbentuk

SUMBAWA, Amarmedia.co.id - 22 Mai 2026– Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKA PMII) Kabupaten Sumbawa menyatakan kesiapan untuk melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) III yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Juni 2026 mendatang.

Kesiapan tersebut disampaikan oleh Yunus Syufriadi Bakri, S.Pd.I., NL.P., Ketua Panitia Pelaksana. Ia menyebutkan bahwa pembentukan panitia Muscab III telah dilaksanakan pada Jumat malam, 22 Mei 2026, bertempat di Chiken Chlli Coffe and Resto Samota.

“Alhamdulillah panitia Muscab III PC IKA PMII Sumbawa sudah terbentuk. Ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan dengan baik hingga pelaksanaan nanti pada pertengahan Juni 2026,” ujar YSB, sapaan Kades Batu Bulan ini.

Menurutnya, Muscab III bukan hanya agenda organisasi semata, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat silaturahmi dan konsolidasi antar alumni PMII di Kabupaten Sumbawa.

Ia berharap seluruh alumni PMII dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan agenda tersebut, baik melalui gagasan, dukungan, maupun keterlibatan langsung dalam kegiatan organisasi.

Dalam pertemuan pembentukan panitia tersebut, turut dibahas sejumlah agenda persiapan, mulai dari konsep pelaksanaan, koordinasi internal, hingga teknis pelaksanaan Muscab. Panitia yang telah terbentuk diharapkan segera bekerja secara maksimal agar kegiatan dapat berlangsung sukses dan lancar.

Muscab III PC IKA PMII Sumbawa nantinya akan menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi program kerja organisasi, merumuskan arah gerakan alumni ke depan, serta memilih kepengurusan baru periode selanjutnya. (AM)

]]>
Mon, 25 May 2026 13:18:28 +0800 amr
BEM Fakultas Hukum UTS Tebar Kepedulian dan Kebahagiaan Bersama Anak Panti Al&Mizan https://amarmedia.co.id/bem-fakultas-hukum-uts-tebar-kepedulian-dan-kebahagiaan-bersama-anak-panti-al-mizan https://amarmedia.co.id/bem-fakultas-hukum-uts-tebar-kepedulian-dan-kebahagiaan-bersama-anak-panti-al-mizan BEM Fakultas Hukum UTS Tebar Kepedulian dan Kebahagiaan Bersama Anak Panti Al-Mizan

Sumbawa,Amarmedia.co.id  24 Mei 2026 — Suasana penuh kehangatan, tawa, dan kebahagiaan menyelimuti Panti Asuhan Al-Mizan, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa, pada Sabtu (23/5/2026). Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) melaksanakan kegiatan sosial bertajuk “Senyum Anak Panti: Satu Kebaikan, Seribu Senyuman” sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak panti asuhan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Hukum UTS, Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI, Ketua BEM Fakultas Hukum UTS Lalu Tirza, jajaran anggota BEM Fakultas Hukum UTS, serta pengasuh Panti Al-Mizan Burhanuddin, S.Ag. Sebanyak kurang lebih 30 anak panti yang berasal dari berbagai daerah seperti Lombok, Sumbawa, hingga Sumba turut meramaikan kegiatan dengan penuh antusias.

Acara diawali dengan sambutan hangat dari pengasuh Panti Al-Mizan, Burhanuddin, S.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan kepedulian mahasiswa Fakultas Hukum UTS terhadap anak-anak panti.

“Terima kasih atas kedatangan dan kepedulian adik-adik mahasiswa serta bapak dekan. Kehadiran kalian menjadi kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak di sini. Panti ini masih membutuhkan banyak perhatian dan sentuhan para dermawan demi keberlangsungan pendidikan dan kehidupan anak-anak,” ujarnya penuh haru.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 30 anak yang tinggal di Panti Al-Mizan dengan latar belakang yang berbeda-beda. Sebagian berasal dari keluarga kurang mampu, yatim piatu, maupun anak-anak yang membutuhkan pendampingan pendidikan dan kehidupan yang lebih layak. Selain memberikan pendidikan formal dan pembinaan keagamaan, pihak panti juga membekali anak-anak dengan berbagai keterampilan hidup agar mereka mampu mandiri di masa depan.

“Kami berusaha membina anak-anak tidak hanya dalam pendidikan agama dan sekolah formal, tetapi juga keterampilan praktis seperti beternak lele, beternak ayam, dan pelatihan komputer. Harapannya, mereka memiliki bekal keterampilan yang bisa membantu masa depan mereka nantinya,” tambah Burhanuddin.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UTS, Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sekadar agenda sosial biasa, melainkan bagian dari pendidikan karakter bagi mahasiswa Fakultas Hukum.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Fakultas Hukum terhadap masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan. Kami ingin menanamkan kepada mahasiswa bahwa pendidikan tidak hanya soal akademik dan teori hukum semata, tetapi juga tentang kepedulian sosial, empati, dan kepekaan terhadap sesama manusia,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar mahasiswa mampu menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati nurani dan rasa kemanusiaan yang tinggi.

Ketua BEM Fakultas Hukum UTS, Lalu Tirza, juga menyampaikan bahwa kegiatan “Senyum Anak Panti” merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi anak-anak panti.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama adik-adik di Panti Al-Mizan. Semoga kegiatan kecil ini bisa memberikan semangat, motivasi, dan senyuman untuk mereka. Karena satu kebaikan kecil bisa menghadirkan seribu senyuman,” tuturnya.

Berbagai kegiatan menarik dan edukatif pun dilaksanakan dalam acara tersebut. Anak-anak panti diajak makan dan menikmati jajanan bersama dalam suasana kekeluargaan yang hangat. Selain itu, mereka juga mengikuti kegiatan menggambar, menulis cita-cita, hingga bernyanyi bersama mahasiswa BEM Fakultas Hukum UTS.

Keceriaan tampak jelas dari wajah anak-anak yang begitu antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Gelak tawa dan semangat kebersamaan mewarnai setiap sesi kegiatan. Beberapa anak bahkan dengan percaya diri membacakan cita-cita mereka di hadapan peserta kegiatan.

Tidak sedikit mahasiswa yang tampak terharu ketika mendengar impian besar anak-anak panti untuk menjadi guru, dokter, polisi, hingga penghafal Al-Qur’an. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa harapan dan masa depan tetap hidup di tengah segala keterbatasan.

Kegiatan sosial ini menjadi bukti bahwa kehadiran mahasiswa tidak hanya di ruang kelas dan lingkungan kampus, tetapi juga mampu hadir di tengah masyarakat untuk membawa manfaat dan semangat kemanusiaan.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta kegiatan. Senyum bahagia dari anak-anak Panti Al-Mizan menjadi penutup manis dari kegiatan penuh makna tersebut.

Melalui kegiatan “Senyum Anak Panti: Satu Kebaikan, Seribu Senyuman”, BEM Fakultas Hukum UTS berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di kalangan mahasiswa maupun masyarakat luas. Sebab, sekecil apa pun kebaikan yang diberikan, akan selalu berarti besar bagi mereka yang membutuhkan.(AM)

]]>
Mon, 25 May 2026 05:50:09 +0800 amr
Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Dinas PUPRPKP NTB Hadirkan Mitra Kerja Jasa Konstruksi untuk ‘Ngibar’ https://amarmedia.co.id/sukseskan-sensus-ekonomi-2026-dinas-puprpkp-ntb-hadirkan-mitra-kerja-jasa-konstruksi-untuk-ngibar https://amarmedia.co.id/sukseskan-sensus-ekonomi-2026-dinas-puprpkp-ntb-hadirkan-mitra-kerja-jasa-konstruksi-untuk-ngibar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Dinas PUPRPKP NTB Hadirkan Mitra Kerja Jasa Konstruksi untuk ‘Ngibar’

Mataram.Amarmedia.co.id - Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan program Sensus Ekonomi 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berkolaborasi dengan jajaran pemerintah daerah. Langkah awal ini ditandai dengan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Ngisi bareng "Ngibar" kuesioner sensus yang bertempat di Aula Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR PKP) Provinsi NTB, Mataram, Jumat (22/5/2026).

Kepala Dinas PUPR PKP Provinsi NTB, Lalu Kusuma Wijaya, S.T., M.T., menyatakan bahwa sosialisasi yang dilakukan ini menjadi Langkah awal untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan sensus ekonomi 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas PUPR PKP menghadirkan para mitra kerja strategis di bidang jasa konstruksi, yang mencakup para kontraktor dan konsultan, sebagai objek sensus.

"Harapan kami, melalui pengisian kuesioner ini, para mitra kerja di jasa konstruksi dapat memberikan input data serta informasi yang akurat terkait dengan kondisi usaha mereka," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan aktif ini merupakan komitmen nyata dari Dinas PUPR PKP untuk menyukseskan program nasional yang telah dicanangkan pemerintah tersebut.

Rangkaian kegiatan "Ngibar" ini dijadwalkan berlangsung cukup panjang, mulai dari bulan Mei hingga Agustus 2026. Setelah diawali oleh Dinas PUPR PKP, pelaksanaan pengisian sensus ekonomi ini nantinya akan dilanjutkan secara bertahap kepada seluruh mitra kerja lainnya serta menyasar OPD-OPD lain di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, output akhir dari Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu melahirkan basis data tunggal yang solid, yang akan menjadi kompas utama bagi perencanaan pembangunan NTB yang inklusif dan berkelanjutan untuk satu dekade ke depan.

Disebutkan, sektor konstruksi memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan daerah sehingga perlu didukung dengan data yang akurat dan berkualitas. Karena itu, Dinas PUPR-PKP NTB secara khusus mengundang pelaku usaha konstruksi untuk hadir dan mengikuti pengisian data Sensus Ekonomi 2026 bersama BPS.

“Kami percaya data yang baik lahir dari kolaborasi yang baik," ucap pejabat eselon II yang dikenal humble ini.

Dijelaskan pula, bahwa konsep Ngibar memang sengaja dirancang agar pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan langsung dalam suasana yang lebih komunikatif dan praktis. Dengan pola tersebut, proses pendataan tidak hanya menjadi lebih efektif, tetapi juga membangun kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya data bagi pembangunan daerah.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, output akhir dari Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu melahirkan basis data tunggal yang solid, yang akan menjadi kompas utama bagi perencanaan pembangunan NTB yang inklusif dan berkelanjutan untuk satu dekade ke depan.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi NTB, Wahyudin, pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum penting untuk menghadirkan basis data ekonomi yang akurat dan mutakhir sebagai fondasi perencanaan pembangunan. Tahun 2026 ini menjadi Sensus Ekonomi kelima yang digelar Pemerintah.

“Data ekonomi yang lengkap akan menentukan kualitas kebijakan pembangunan ke depan. Karena itu, partisipasi pelaku usaha menjadi sangat penting agar pemerintah memiliki gambaran riil mengenai kondisi ekonomi daerah," katanya.

Dijelaskan, pelaksanaan Ngibar memang dirancang BPS sebagai pendekatan kolaboratif agar proses pendataan menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman bagi pelaku usaha. Menurutnya, melalui mekanisme pengisian bersama seperti ini, pelaku usaha tidak dibiarkan mengisi sendiri tanpa pendampingan, tetapi dibantu langsung hingga proses submit selesai dilakukan.

“Ngisi Bareng ini menjadi ruang kolaborasi antara BPS, pemerintah daerah, dan pelaku usaha. Kami ingin memastikan setiap usaha dapat terdata dengan baik dan pelaku usaha merasa terbantu selama proses pengisian,” ucap pria yang identik dengan kumis khas ini.

Dalam pelaksanaan Ngibar ini, peserta terlebih dahulu menerima penjelasan mengenai tujuan dan manfaat Sensus Ekonomi 2026. Setelah itu, peserta diarahkan membuka tautan pendataan menggunakan perangkat masing-masing. Pelaku usaha kemudian mengisi informasi usaha secara bertahap, mulai dari identitas usaha, lokasi, aktivitas usaha, jumlah tenaga kerja, hingga informasi penunjang lainnya.

"Melalui pelaksanaan Ngibar ini, BPS Provinsi NTB berharap partisipasi pelaku usaha dalam Sensus Ekonomi 2026 terus meningkat. Dengan begitu, data ekonomi kita menjadi lebih akurat, lengkap, dan mampu menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah yang tepat sasaran," tutupnya.(PUPRPKP/Diskominfotik)

]]>
Sun, 24 May 2026 14:43:00 +0800 amr
NTB Siap Perluas Cakupan Program Makan Bergizi Gratis https://amarmedia.co.id/ntb-siap-perluas-cakupan-program-makan-bergizi-gratis https://amarmedia.co.id/ntb-siap-perluas-cakupan-program-makan-bergizi-gratis Mataram, Amarmedia.co.id - 22 Mei 2026 - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi muda sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi pelaksanaan MBG yang dihadiri jajaran pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional (BGN), Satgas MBG, serta para mitra penyelenggara program di NTB yang berlangsung di hotel Lombok Raya, (22/05).

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda NTB, Fathul Gani, menegaskan bahwa Satgas MBG memiliki fungsi sebagai fasilitator dan penghubung untuk memastikan kebijakan pemerintah dapat berjalan secara efektif di daerah.

“Satgas bertugas menjembatani koordinasi agar kebijakan dapat terlaksana dengan baik. Seluruh pihak diharapkan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing serta mengoptimalkan peran unsur-unsur formal di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, Program MBG merupakan program nasional yang memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah sebagai representasi pemerintah pusat di wilayah masing-masing. Karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program.

Sementara itu, Penasihat Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Erwin Chahara Rusmana, menegaskan bahwa Program MBG merupakan program strategis nasional yang berkelanjutan dan tetap menjadi prioritas pemerintah.

Dirinya menjelaskan bahwa berbagai isu mengenai keberlanjutan maupun penyesuaian anggaran tidak akan memengaruhi pelaksanaan program inti MBG. Penyesuaian yang dilakukan hanya menyasar program pendukung, sedangkan anggaran untuk operasional dapur, pengadaan makanan dan minuman, serta kebutuhan mitra tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi mikro, memperluas perputaran ekonomi di tingkat bawah serta mendukung pemerataan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Erwin juga mengapresiasi capaian Provinsi NTB yang dinilai menjadi salah satu Provinsi dengan perkembangan pelaksanaan MBG yang baik berkat dukungan pemerintah daerah, mitra, dan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Inspektur III Inspektorat Utama (Ittama) BGN, Rudyanto, menyampaikan bahwa NTB termasuk daerah dengan pertumbuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan dapur MBG yang cukup pesat di Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan kuat Pemerintah Provinsi NTB serta keberanian para mitra yang sejak awal ikut berpartisipasi dalam program meskipun menghadapi berbagai tantangan pada tahap awal pelaksanaan.

Rudyanto menegaskan bahwa cakupan penerima manfaat MBG masih perlu terus diperluas mengingat jumlah peserta didik yang harus dilayani masih sangat besar, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK hingga pondok pesantren.

Untuk mendukung keberlanjutan program, pemerintah daerah juga didorong memperkuat sinergi dengan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan guna memastikan ketersediaan bahan pangan yang memadai dan berkelanjutan.

“Jangan sampai ketika jumlah SPPG bertambah, kita justru mengalami kekurangan pasokan pangan. Oleh karena itu, sektor pertanian, peternakan, dan perikanan harus dipersiapkan sejak dini agar mampu memenuhi kebutuhan program secara berkelanjutan,” tegas Rudyanto.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemprov NTB terus mendorong penguatan ketahanan pangan daerah melalui optimalisasi potensi lokal. Pemerintah menargetkan sedikitnya 30 persen kebutuhan pangan dapat dipenuhi dari hasil produksi daerah sendiri guna mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar wilayah.

Gerakan pemanfaatan lahan pekarangan pun kembali digalakkan dengan melibatkan PKK, kelompok masyarakat, organisasi desa dan kelurahan, hingga gerakan pramuka untuk mengembangkan berbagai komoditas pangan produktif.

Selain sektor pertanian, pengembangan budidaya perikanan dan peternakan seperti lele, patin, serta komoditas pangan lainnya juga terus didorong sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pemerintah juga mengingatkan seluruh pengelola dapur MBG agar mengelola anggaran negara secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi menjaga kualitas layanan serta memastikan manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.(Diskominfotik)

]]>
Sun, 24 May 2026 14:36:02 +0800 amr
Jembatan Tiga Desa di Ropang Terancam Putus, Juliansyah SE: Pemerintah Jangan "Tutup Mata", Perusahaan Harus Hadir! https://amarmedia.co.id/jembatan-tiga-desa-di-ropang-terancam-putus-juliansyah-se-pemerintah-jangan-tutup-mata-perusahaan-harus-hadir https://amarmedia.co.id/jembatan-tiga-desa-di-ropang-terancam-putus-juliansyah-se-pemerintah-jangan-tutup-mata-perusahaan-harus-hadir Jembatan Tiga Desa di Ropang Terancam Putus, Juliansyah SE: Pemerintah Jangan "Tutup Mata", Perusahaan Harus Hadir!

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id – Kondisi jembatan penghubung vital yang menjadi urat nadi perekonomian bagi warga Desa Ranan, Labangkar, dan Lawin di Kecamatan Ropang, kini berada di titik nadir. Jembatan yang nyaris ambruk akibat kayu penyangga yang rapuh dan lapuk tersebut memicu keresahan mendalam bagi masyarakat setempat.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Demokrat-PPP Pembangunan Juliansyah, SE mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk tidak lagi menunda penanganan jembatan tersebut. Politisi Partai Demokrat ini menegaskan, nasib masyarakat di tiga desa tersebut kini berada dalam ancaman isolasi total.

"Jembatan ini adalah akses utama. Setiap hari warga melintas dengan beban kendaraan mencapai 7 ton. Jika jembatan ini putus total, bagaimana nasib anak-anak sekolah, pelayanan kesehatan, hingga distribusi hasil tani warga? Pemerintah tidak boleh membiarkan ini berlarut-larut," ujar Juliansyah dengan nada tegas kepada wartawan, Selasa (19/5) lalu.

Juliansyah yang merupakan wakil rakyat dari Dapil setempat, mengungkapkan kekecewaannya atas lambannya realisasi janji Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa. Ia mengingatkan bahwa pihak dinas sebelumnya sudah melakukan survei dan bahkan telah mengusulkan desain jembatan permanen berikut rancangan anggarannya.

"Kami menagih janji itu. Jangan hanya survei, lalu setelah itu hilang tanpa kabar. Jangan terus-menerus memelihara masalah yang jelas-jelas mengancam keselamatan warga kami. Kami butuh bukti nyata, bukan lagi sekadar janji dan penanganan darurat yang hanya bertahan sebentar," tandas Juliansyah.

Desak Kontribusi Perusahaan Tambang

Selain mendesak Pemda, Juliansyah juga menyoroti pentingnya peran perusahaan yang beroperasi di wilayah Ropang. Ia menegaskan bahwa kehadiran perusahaan tambang, termasuk PT Amman Mineral dan PT SJR serta PT Intam harus memberikan dampak langsung bagi perbaikan infrastruktur yang mendesak.

"Perusahaan yang beroperasi di wilayah Ropang harus memiliki kepekaan sosial. Persoalan akses jalan dan jembatan ini adalah kebutuhan mendasar masyarakat. Jika perusahaan mengambil manfaat dari kekayaan alam di sini, maka sudah selayaknya mereka berkontribusi nyata dalam memperkuat infrastruktur warga," tegasnya.

Juliansyah juga mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan beberapa perusahaan, seperti PT Intam di Desa Lebin yang mulai melakukan perbaikan jalan. Namun, ia menekankan agar hal serupa juga disinergikan untuk jembatan penghubung tiga desa tersebut yang kondisinya jauh lebih kritis.

Menyikapi tuntutan masyarakat dan LSM yang sempat mengancam akan melakukan aksi massa, Juliansyah meminta agar aspirasi tersebut disikapi dengan bijak oleh pemerintah. Sebagai anggota dewan, ia berkomitmen akan terus mengawal agar pembangunan jembatan permanen menjadi skala prioritas dalam anggaran daerah.

"Ropang adalah lumbung pangan yang vital bagi Sumbawa. Sangat tidak adil jika wilayah yang menyumbang ekonomi besar justru dibiarkan terisolasi karena infrastruktur yang hancur. Saya akan terus berjuang agar jembatan ini menjadi prioritas pembangunan tahun ini," pungkasnya.(AM)

]]>
Sun, 24 May 2026 12:39:05 +0800 amr
Ketua KONI Sumbawa Apresiasi Kegiatan “Sumbawa Run The Grove” https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-apresiasi-kegiatan-sumbawa-run-the-grove https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-apresiasi-kegiatan-sumbawa-run-the-grove Ketua KONI Sumbawa Apresiasi Kegiatan “Sumbawa Run The Grove”

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id - Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan Sumbawa Run The Grove Minggu 24 Mei 2026 yang dilaksanakan oleh Universitas Samawa bekerja sama dengan Organisasi Marakol Sumbawa, PT SMM, serta sejumlah sponsor dan pihak pendukung lainnya.

Menurut Abdul Rafiq, kegiatan tersebut menjadi contoh sinergi positif antara perguruan tinggi, komunitas olahraga, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung kemajuan olahraga di Kabupaten Sumbawa.

“KONI Kabupaten Sumbawa sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Sumbawa Run The Grove. Ini merupakan kegiatan yang sangat positif karena mampu membangun semangat hidup sehat, mempererat kebersamaan, sekaligus menjadi bagian dari pembinaan olahraga prestasi di daerah,” ujar Abdul Rafiq Minggu 24 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi ajang uji tanding dan evaluasi kemampuan bagi atlet-atlet Kabupaten Sumbawa yang sedang menjalani persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Barat 2026.

“Event seperti ini sangat penting bagi atlet-atlet kita untuk menjaga ritme kompetisi dan meningkatkan mental bertanding menjelang Porprov NTB 2026. KONI tentu mendukung penuh kegiatan olahraga masyarakat yang berdampak pada peningkatan prestasi atlet daerah,” tambahnya.

Ketua KONI Sumbawa juga memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar terus menjaga disiplin latihan dan semangat juang demi mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa.

“Kepada seluruh atlet Sumbawa, tetap semangat dan terus berlatih dengan sungguh-sungguh. Tunjukkan bahwa atlet Sumbawa mampu bersaing dan memberikan prestasi terbaik bagi daerah,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Sumbawa Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Wakil Rektor III Universitas Samawa, perwakilan Komando Distrik Militer 1607/Sumbawa, perwakilan Kepolisian Resor Sumbawa, Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Kabupaten Sumbawa Ahmadul Kosasih SH, unsur sponsor, komunitas olahraga, dan masyarakat yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

KONI Kabupaten Sumbawa berharap kegiatan seperti Sumbawa Run The Grove dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pengembangan olahraga masyarakat, pembinaan atlet muda, dan peningkatan budaya olahraga di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Sun, 24 May 2026 10:58:53 +0800 amr
Infrastruktur Ropang Mendesak, Muhammad Zain Desak Pemda Berkolaborasi dengan Perusahaan Tambang https://amarmedia.co.id/infrastruktur-ropang-mendesak-muhammad-zain-desak-pemda-berkolaborasi-dengan-perusahaan-tambang https://amarmedia.co.id/infrastruktur-ropang-mendesak-muhammad-zain-desak-pemda-berkolaborasi-dengan-perusahaan-tambang Infrastruktur Ropang Mendesak, Muhammad Zain Desak Pemda Berkolaborasi dengan Perusahaan Tambang

SUMBAWA, 24 Mei 2026– Kondisi infrastruktur di wilayah selatan Kabupaten Sumbawa, khususnya di Kecamatan Ropang dan Lantung, mendapat sorotan tajam dari anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, S.IP.

Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini menegaskan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa tidak bisa bekerja sendirian dalam menuntaskan persoalan infrastruktur yang kini menjadi keluhan utama masyarakat di wilayah tersebut. Menurutnya, potensi kekayaan alam di Kecamatan Ropang dan Lantung harus menjadi modal untuk mendorong percepatan pembangunan melalui kolaborasi strategis.

Muhammad Zain akrab disapa Rosi ini mendorong Pemda untuk lebih proaktif mengajak perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah selatan untuk duduk bersama. Ia menekankan bahwa dana Program Pemberdayaan Masyarakat (PpM) perusahaan bisa menjadi solusi konkret dalam percepatan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, hingga peningkatan SDM masyarakat lokal.

"Pemerintah daerah perlu duduk bersama dengan pihak perusahaan. Sampaikan apa yang menjadi target RPJMD Kabupaten Sumbawa dalam lima tahun ke depan. Kebutuhan masyarakat dan daerah harus disinkronkan dengan program pemberdayaan yang dimiliki perusahaan melalui dana PPM bidang infrastruktur," ujar Rosi

Menanggapi aspirasi masyarakat dan keresahan yang disuarakan berbagai pihak, termasuk LSM Gentar Alam, Muhammad Zain menekankan pentingnya respons cepat dari para pemangku kebijakan di tingkat eksekutif.

"Kita butuh tenaga birokrat yang memiliki kepedulian nyata bagi masyarakat. Persoalan di Ropang ini adalah akumulasi dari kebutuhan dasar yang mendesak. Jika Pemda memiliki kemauan politik (political will) yang kuat, kolaborasi dengan investor di sana adalah kunci yang paling masuk akal untuk segera dilaksanakan," tambahnya.

Terkait dengan upaya yang telah dilakukan PT Intam di Desa Lebin, Muhammad Zain memberikan apresiasi. Langkah perusahaan yang terjun langsung memperbaiki akses jalan dinilai sebagai contoh nyata implementasi tanggung jawab sosial perusahaan yang seharusnya dicontoh oleh pihak lain.

"Apa yang dilakukan PT Intam di Lebin adalah langkah awal yang baik. Namun, ini harus menjadi pola yang masif. Pemerintah harus menjadi dirigen yang mengatur agar seluruh perusahaan yang ada di Ropang memiliki komitmen serupa, sehingga beban daerah dalam membangun infrastruktur bisa terbantu melalui kolaborasi yang terukur," jelas anggota DPRD dari Dapil II Sumbawa tersebut.

Sebagai anggota Komisi II yang membidangi ekonomi keuangan dan industri, Rosi berkomitmen untuk terus mengawal isu ini dalam rapat-rapat dengar pendapat (RDP) ke depan. Ia berjanji akan mendesak eksekutif agar menjadikan Kecamatan Ropang sebagai skala prioritas dalam pembangunan daerah.

"Ropang adalah lumbung pangan vital bagi Sumbawa. Tidak elok jika akses produksinya terhambat hanya karena keterbatasan anggaran. Kita akan terus dorong Pemda untuk lebih kreatif dalam mencari sumber pendanaan di luar APBD, yakni dengan memaksimalkan potensi CSR atau dana PPM perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut," tutupnya. (AM)

]]>
Sun, 24 May 2026 09:44:39 +0800 amr
Mewariskan Mata Air, Bukan Air Mata: Sinergi Mewujudkan Integrated Poultry Industry di Sumbawa https://amarmedia.co.id/mewariskan-mata-air-bukan-air-mata-sinergi-mewujudkan-integrated-poultry-industry-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/mewariskan-mata-air-bukan-air-mata-sinergi-mewujudkan-integrated-poultry-industry-di-sumbawa Mewariskan Mata Air, Bukan Air Mata: Sinergi Mewujudkan Integrated Poultry Industry di Sumbawa

Oleh: Abdul Ma'ruf Rahmat 

Di tengah dinamika pembangunan ekonomi nasional, sebuah harapan besar kini bersemi di tanah Sumbawa. Program strategis nasional Integrated Poultry Industry (IPI) di bawah komando Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar proyek, melainkan manifestasi dari keberpihakan negara terhadap kedaulatan pangan dan kesejahteraan masyarakat di akar rumput.

Ada sebuah prinsip mendasar yang menjadi pegangan salah satu inisiator dan pelaksana program ini adalah Prof. Sahrul Bosang atau akrab di sapa Prof SB dalam mengawal program ini:"Tu wariskan mata-ai, siong tu wariskan ai-mata" (Kita wariskan mata air, jangan kita wariskan air mata). Filosofi ini menjadi kompas moral agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan dampak kemakmuran yang berkelanjutan bagi generasi mendatang, bukan justru menyisakan beban atau kesedihan.

Menurutnya SB, perjuangan untuk menetapkan lokasi Serading, Sumbawa, sebagai salah satu titik prioritas nasional bukanlah pekerjaan mudah. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras kolektif, sinergi tak kenal lelah antara Bapak Bupati Sumbawa beserta jajaran, dan Bapak Gubernur NTB beserta jajaran serta para putra Sumbawa yang kini berkiprah di Pusat. Tanpa kolaborasi yang solid, mustahil bagi NTB untuk menjadi salah satu dari 5 titik prioritas provinsi dalam program Integrated Poultry Industry secara nasional.

Kepada penulis SB menyatakan Dukungan kami sepenuhnya diberikan dengan semangat "all out" tanpa kalkulasi pribadi. Fokus kami tunggal: memastikan program ini sukses dan berjalan dengan baik dan benar. Setelah penandatanganan Ground Breaking (GB) dan Memorandum of Understanding (MoU), tantangan selanjutnya adalah mempererat sinergi di lapangan, terutama dalam menyatukan langkah antara Wera-Sape hingga Tambora-Dompu, agar potensi daerah tidak terpecah dan tetap menjadi satu kesatuan lokasi Serading yang kuat.

Profesionalisme sebagai Eksekutor

Menurut SB,kehadiran pimpinan baru di BUMN PT Berdikari, yang akan melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dalam waktu dekat, membawa angin segar bagi efektivitas program ini. Sebagai eksekutor di bawah naungan BPI Danantara, PT Berdikari kini memiliki formasi profesional yang mumpuni.

Dengan supervisi langsung dari Dirbitpro@PKH, kita optimistis bahwa implementasi di lapangan akan lebih terukur, transparan, dan berdaya guna. Apalagi, dukungan anggaran sebesar 7 Triliun Rupiah telah disiapkan oleh pemerintah untuk membiayai 5 titik prioritas nasional, termasuk NTB. Ini adalah modal besar yang menuntut tanggung jawab besar pula untuk dikelola dengan integritas tinggi.

Menuju Sumbawa yang Berdikari

Kesuksesan program Integrated Poultry Industry di Sumbawa bukan hanya tentang angka pertumbuhan ekonomi semata. Ini adalah upaya menciptakan kemandirian pangan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan taraf hidup peternak lokal.

Kami percaya, dengan semangat barema-rema (bersama-sama) antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, Sumbawa akan mampu menjadi model sukses bagi daerah lain dalam mengelola industri perunggasan terintegrasi.

Mari kita jaga amanah ini. Mari kita buktikan bahwa dengan profesionalisme dan kerja keras, kita mampu mengubah potensi menjadi realitas yang menyejahterakan. Kita berkomitmen untuk terus mengawal agar setiap tetes keringat masyarakat hari ini menjadi mata air kesejahteraan bagi anak cucu kita di masa depan (AM).

]]>
Sun, 24 May 2026 09:14:06 +0800 amr
Mi6 Soroti Kemunculan Oke Wiredarme di Bursa Musda Demokrat NTB https://amarmedia.co.id/mi6-soroti-kemunculan-oke-wiredarme-di-bursa-musda-demokrat-ntb https://amarmedia.co.id/mi6-soroti-kemunculan-oke-wiredarme-di-bursa-musda-demokrat-ntb Mi6 Soroti Kemunculan Oke Wiredarme di Bursa Musda Demokrat NTB

MATARAM.Amarmedia.co.id - Dukungan terhadap munculnya figur muda dalam bursa Ketua DPD Partai Demokrat NTB terus bermunculan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Kali ini dukungan datang dari Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 yang menilai sosok Oke Wiredarme layak diperhitungkan dalam kontestasi perebutan kursi pimpinan Demokrat NTB.

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwono mengatakan kemunculan Oke Wiredarme menjadi fenomena politik yang menarik dalam dinamika internal Demokrat NTB. Sebab, untuk pertama kalinya mulai muncul figur eksternal muda yang secara terbuka menyatakan ketertarikan memimpin partai berlambang mercy tersebut.

“Dalam banyak momentum Musda partai politik di daerah, figur yang muncul biasanya didominasi kader internal yang sudah lama berada dalam struktur. Tetapi kali ini berbeda. Kemunculan Oke Wiredarme menghadirkan warna baru sekaligus menunjukkan bahwa Demokrat masih memiliki daya tarik politik yang kuat,” ujar Didu, sapaan akrab Bambang Mei Finarwono, Jumat 22 Mei 2026

Menurutnya, munculnya figur eksternal dalam bursa Musda Demokrat tidak bisa dibaca hanya sebagai dinamika biasa. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa Demokrat masih dipandang sebagai partai yang memiliki prospek politik jangka panjang di daerah maupun nasional.

Didu menilai, ketertarikan figur eksternal terhadap Demokrat tidak bisa dilepaskan dari faktor kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono yang dinilai berhasil membangun wajah baru partai dengan pendekatan lebih modern, terbuka, dan dekat dengan generasi muda.

“AHY hari ini bukan hanya Ketua Umum Demokrat, tetapi juga simbol regenerasi politik nasional. Itu sebabnya banyak figur muda mulai melihat Demokrat sebagai rumah politik yang relevan dengan perkembangan zaman,” kata mantan Direktur WALHI NTB ini.

Menurut Mi6, di bawah kepemimpinan AHY, Demokrat perlahan keluar dari citra lama partai yang identik dengan elite politik senior dan mulai membangun identitas baru sebagai partai modern yang lebih inklusif terhadap generasi muda, kelompok profesional, dan kalangan intelektual.

“Efek psikologis politik dari kepemimpinan AHY itu terasa sampai ke daerah. Anak-anak muda mulai merasa bahwa partai politik adalah ruang yang memungkinkan bagi mereka untuk tumbuh dan berkontribusi,” ujarnya.

Demokrat Dinilai Membutuhkan Figur Ekspansif

Dalam analisisnya, Mi6 menilai tantangan partai politik saat ini tidak lagi sekadar mempertahankan basis suara tradisional. Partai politik, termasuk Demokrat, dinilai harus mulai memikirkan strategi ekspansi politik dengan menjangkau pemilih muda, pemilih rasional, dan kelompok masyarakat produktif.

Didu mengatakan, dalam konteks itu, kemunculan Oke Wiredarme menjadi relevan dengan kebutuhan politik Demokrat NTB ke depan. Oke dinilai mewakili figur muda dengan pendekatan progresif serta memiliki keberanian masuk dalam ruang politik yang selama ini cenderung didominasi elite lama.

“Kalau Demokrat ingin tumbuh lebih besar di NTB, maka partai ini harus mulai membuka ruang terhadap figur yang mampu berbicara dengan generasi baru pemilih. Politik sekarang berbeda. Pemilih muda lebih tertarik pada figur progresif, komunikatif, dan memiliki rekam jejaring sosial yang luas,” katanya.

Mi6 berpandangan, pemilih muda saat ini tidak lagi terlalu terikat pada politik patronase seperti masa lalu. Pemilih generasi baru lebih melihat kapasitas figur, kemampuan komunikasi publik, kedekatan dengan masyarakat, serta gagasan yang ditawarkan.

Karena itu, menurut Didu, partai politik membutuhkan figur yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga memiliki kemampuan membangun resonansi di ruang publik.

“Partai politik hari ini membutuhkan figur yang mampu menghubungkan struktur partai dengan aspirasi generasi baru. Ini penting karena komposisi pemilih Indonesia sekarang didominasi anak muda,” ujarnya.

Oke Wiredarme Punya Pondasi Kuat

Selain faktor usia, Mi6 juga menyoroti latar belakang Oke Wiredarme sebagai pengusaha muda dan pimpinan organisasi advokat. Menurut Didu, kombinasi tersebut menjadi modal sosial dan politik yang cukup penting dalam membangun kepemimpinan partai modern.

“Pengalaman organisasi penting, tetapi hari ini partai politik juga membutuhkan kemampuan manajerial, kemampuan membangun jaringan, dan kemampuan membaca perubahan zaman. Saya melihat Oke memiliki modal itu,” katanya.

Mi6 menilai pengalaman sebagai pengusaha memberikan kemampuan membaca dinamika ekonomi masyarakat dan membangun jejaring lintas kelompok. Sementara pengalaman di organisasi advokat dinilai membentuk kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan pengelolaan organisasi.

“Politik modern membutuhkan figur yang adaptif. Bukan hanya piawai dalam konsolidasi internal, tetapi juga mampu membangun komunikasi publik yang baik,” ujar Didu.

Momentum Regenerasi Politik Demokrat NTB

Mi6 berpandangan, kemunculan figur eksternal seperti Oke Wiredarme juga harus dibaca sebagai bagian dari momentum regenerasi politik di tubuh Demokrat NTB. Dalam banyak kasus, stagnasi partai di daerah terjadi karena minimnya regenerasi dan kurangnya keberanian menghadirkan figur alternatif.

Menurut Didu, partai besar seharusnya tidak alergi terhadap munculnya figur baru. Justru keterbukaan terhadap tokoh eksternal menunjukkan kepercayaan diri partai dalam membangun kompetisi yang sehat.

“Dalam politik modern, kompetisi gagasan jauh lebih penting dibanding sekadar senioritas. Kehadiran figur baru harus dipandang sebagai energi baru bagi partai,” tegasnya.

Mi6 juga menilai pernyataan Sekjen DPP Demokrat, Herman Khaeron yang meminta kader membuka ruang bagi tokoh eksternal merupakan sinyal kuat bahwa Demokrat sedang membangun kultur politik yang lebih inklusif.

Menurut Didu, langkah tersebut merupakan strategi realistis partai dalam menghadapi kompetisi politik yang semakin dinamis. Partai politik tidak bisa hanya mengandalkan pola kaderisasi tertutup apabila ingin berkembang lebih besar.

“Partai besar itu bukan partai yang takut terhadap tokoh baru. Justru partai besar adalah partai yang percaya diri membuka ruang kompetisi sehat,” katanya.

Mi6 menilai Demokrat NTB membutuhkan figur yang mampu menghadirkan energi baru di tengah publik. Sebab, tantangan politik ke depan akan semakin berat, terutama dalam menghadapi perubahan perilaku pemilih yang semakin kritis dan dinamis.

“Partai politik sekarang tidak cukup hanya mengandalkan loyalitas tradisional. Harus ada kemampuan membaca isu publik, membangun kedekatan emosional dengan masyarakat, dan menghadirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan rakyat,” ujar Didu.

Dalam analisisnya, Mi6 menyebut keberanian Oke Wiredarme menyatakan diri siap maju juga menunjukkan adanya optimisme politik dari kalangan muda terhadap masa depan Demokrat.

“Ini menarik. Ketika ada figur muda eksternal yang tertarik masuk dan bahkan siap bertarung di Musda, itu artinya Demokrat masih dianggap memiliki masa depan politik yang menjanjikan,” katanya.

Mi6 menilai, jika Demokrat NTB mampu mengelola momentum regenerasi dengan baik, maka partai tersebut berpotensi kembali menjadi salah satu kekuatan politik dominan di NTB dalam beberapa tahun ke depan.

Menurut Didu, regenerasi tidak cukup hanya soal pergantian figur, tetapi juga menyangkut perubahan cara berpikir partai dalam menghadapi tantangan politik masa depan.

“Regenerasi itu bukan hanya mengganti orang lama dengan orang baru. Tetapi bagaimana menghadirkan cara berpikir baru, energi baru, dan strategi baru untuk menghadapi perubahan zaman,” ujarnya.

Meski demikian, Mi6 menilai dinamika Musda Demokrat NTB masih sangat cair. Sejumlah nama internal partai disebut tetap memiliki peluang kuat. Namun kemunculan Oke Wiredarme diyakini akan memberi warna berbeda dalam kontestasi tersebut.

“Paling tidak, publik mulai melihat adanya wacana baru tentang regenerasi kepemimpinan partai di NTB. Dan itu sesuatu yang positif bagi demokrasi internal partai,” tutup Didu.

]]>
Sun, 24 May 2026 08:30:11 +0800 amr
Tata Niaga dan Pengawasan Lalu Lintas Ternak, Komisi II DPRD Sumbawa Temui Disnakkeswan dan BKHIT NTB https://amarmedia.co.id/tata-niaga-dan-pengawasan-lalu-lintas-ternak-komisi-ii-dprd-sumbawa-temui-disnakkeswan-dan-bkhit-ntb https://amarmedia.co.id/tata-niaga-dan-pengawasan-lalu-lintas-ternak-komisi-ii-dprd-sumbawa-temui-disnakkeswan-dan-bkhit-ntb Tata Niaga dan Pengawasan Lalu Lintas Ternak, Komisi II DPRD Sumbawa Temui Disnakeswan dan BKHIT NTB

Mataram.Amar.media.co.id -  21 Mei 2026 – Dalam upaya menjaga stabilitas populasi ternak serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja dan konsultasi ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi NTB dan Balai Karantina Kesehatan Hewan  Ikan Tumbuhan Provinsi NTB, Kamis (21/5/2026).

Fokus utama kunjungan ini adalah mendalami mekanisme tata niaga dan pengawasan lalu lintas ternak keluar daerah, guna memastikan keberlanjutan sektor peternakan di Kabupaten Sumbawa sebagai salah satu lumbung ternak nasional.

Rombongan Komisi II DPRD Sumbawa yang hadir dipimpin oleh Sekretaris Komisi II, H. Zohran, SH, didampingi para anggota yaitu Ridwan, SP, M.Si, Muhammad Zain, SIP, Ahmad Nawawi, Kaharuddin, H. Andi Mappelepui, Juliansyah, SE, dan Ade Mudhita Noorsamsu, SIP bersama Staf Ahli Abdul Ma'ruf Rahmat dan Andi .

Pertemuan tersebut disambut langsung oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Muhammad Riadi, S.AP, M.Ec.Dev., beserta jajaran bidang Tata Niaga Ternak. Hadir pula dalam rapat koordinasi tersebut Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi NTB, drh. Ina Soelistiani, beserta staf, serta Kepala Disnakeswan Kabupaten Sumbawa, drh. Rini Handayani, M.Si.

Dalam pemaparannya, Kadisnakkeswan Provinsi NTB Muhammad Riadi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pelabuhan logistik ternak menjadi kunci utama dalam menggenjot PAD. Dengan adanya fasilitas pelabuhan yang memadai, arus pengiriman ternak akan lebih terkontrol dan retribusi daerah akan meningkat.

"Pembangunan pelabuhan logistik sangat krusial. Selain efisiensi pengiriman, ini adalah pintu masuk peningkatan retribusi. Sebagai bukti awal, sektor uji PCR ternak tahun ini telah berhasil menyumbang PAD sebesar Rp700 juta," ungkap Riadi.

Untuk memastikan tata kelola yang tertib, Pemerintah Provinsi NTB telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan lalu lintas ternak. Satgas ini dibentuk untuk menindak tegas berbagai pelanggaran, terutama truk pengangkut ternak yang overloading (melebihi kapasitas).

"Pengusaha harus patuh. Truk yang kapasitasnya 25 ekor jangan dipaksa diisi 30 ekor. Ini fatal karena memicu tingginya angka kematian ternak di perjalanan. Kami akan menindak tegas pelanggaran ini," tegasnya.

Guna menjaga keberlangsungan populasi di tingkat daerah, Disnakeswan NTB memperkenalkan formula dalam penentuan kuota pengiriman keluar daerah. Kuota aman didapat dengan perhitungan mengambil basis populasi, memotong 10 persen untuk pembinaan produktif, mengurangi angka mortalitas (kematian) ternak, mengurangi jumlah pemotongan hewan untuk kebutuhan lokal.

Langkah ini diambil karena kuota pengiriman selama tiga tahun terakhir telah mencapai batas maksimal. "Jika tidak dikendalikan dengan ketat, populasi ternak kita bisa habis dan hanya menjadi cerita di masa depan," tambah Riadi.

Aspirasi DPRD Sumbawa: Disiplin dan Konsistensi

Menanggapi kebijakan tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa, H. Zohran, SH, menyatakan dukungan penuh. Ia menekankan bahwa regulasi yang ketat tidak akan ada artinya tanpa penegakan hukum yang disiplin di lapangan.

"Apa yang sudah menjadi regulasi, mari kita jalankan dengan disiplin. Jangan pernah bosan menegakkan aturan demi masa depan peternakan kita. Kami minta aparat penegak hukum dan dinas terkait tidak longgar di lapangan," ujar Zohran.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi II, Ridwan, SP, M.Si, menekankan pentingnya pengawasan konsisten di setiap check point dan pelabuhan. Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan Balai Karantina terus diperkuat untuk menutup celah kebocoran pengiriman ternak yang tidak sesuai prosedur.

Kunjungan kerja ini diharapkan mampu menjadi landasan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan teknis di Kabupaten Sumbawa, sehingga sektor peternakan tetap menjadi pilar ekonomi daerah yang berkelanjutan. (AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 21:45:46 +0800 amr
Sultan Sumbawa XVIII Apresiasi Penuh Perlindungan 55 Motif Kere Alang Samawa untuk Dapatkan KIK https://amarmedia.co.id/sultan-sumbawa-xviii-apresiasi-penuh-perlindungan-55-motif-kere-alang-samawa-untuk-dapatkan-kik https://amarmedia.co.id/sultan-sumbawa-xviii-apresiasi-penuh-perlindungan-55-motif-kere-alang-samawa-untuk-dapatkan-kik Sultan Sumbawa XVIII Apresiasi Penuh Perlindungan 55 Motif Kere Alang Samawa untuk Dapatkan KIK

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Sultan Sumbawa XVIII, Dewa Masmawa Sultan Muhammad Kaharuddin IV dalam sambutan tertulisnya Kamis 21 Mei 2026 memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi upaya perlindungan Kere Alang yang dilakukan atas kolaborasi dan sinergi berbagai pihak yaitu Pemerintah Daerah Sumbawa, Universitas Samawa, Dekranasda Kabupaten Sumbawa, Lembaga Adat Tana Samawa (LATS), Museum Bala Datu Ranga, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), dan Kanwil Kemenkum NTB dalam mewujudkan pencatatan 55 motif Kere Alang Sumbawa sebagai salah satu warisan budaya milik masyarakat Sumbawa untuk mendapatkan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK).

Sambutan tersebut dibacakan langsung oleh Sekretaris Majelis Adat LATS, Yuli Andari Merdikaningtyas, M.A, sambutan tertulis ini cukup singkat namun secara tegas menyakatan bahwa Kere Alang sebagai warisan budaya Tau Samawa harus mendapatkan perlindungan secara hukum dengan cara mencatatkan motif-motif tenun tradisional Sumbawa ini sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) untuk kategori Ekspresi Budaya Tradisional dari Sumbawa Sumbawa. Kekayaan budaya ini adalah anugerah karena memiliki nilai filosofi dan nilai ekonomi yang tinggi jika kita bisa merawat dan melestarikannya dengan baik. 

Berikut cuplikan pidato sambutan tertulis Sultan Muhammad Kaharuddin IV: 

“Di tengah zaman digitalisasi ini, Kere Alang Samawa harus kita jaga, lestarikan, kembangkan, dan manfaatkan sebaik-baik kemakmuran Tau Samawa, sehingga langkah awal upaya perlindungan motif dan corak Kere Alang perlu kita daftarkan untuk mendapatkan perlindungan hukum, tidak hanya di negara kita namun juga diakui secara internasional.” 

Lebih lanjut Sultan Sumbawa XVIII mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Sumbawa yang telah disematkan gelar adat Dea Pati Kanadi Ling Samawa atas komitmen dan keseriusannya dalam melakukan perlindungan budaya; Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan kepada Masyarakat Universitas Samawa (LPPM UNSA) yang dengan gigih melakukan penelitian untuk naskah akademik pengajuan KIK; Dekranasda Kabupaten Sumbawa yang responsif dalam menerima pengadukan masyarakat atas keresahan belum terdatanya motif-motif Kere Alang Sumbawa dalam KIK; Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) yang membantu menjadi narasumber penelitian; Departemen Social Impact PT. Amman Mineral Nusa Tenggara yang memfasilitasi terwujudkan proses riset, pendaftaran KIK, dan desiminasi informasi; Museum Bala Datu Ranga yang akan menyimpan dan menarasikan Kere Alang sebagai bagian dari koleksi museum untuk memenuhi fungsi edukasi dalam museum; dan Kanwil Kemenkum NTB yang mengawal proses pencatatan dan pemberian sertifikat KIK untuk Kere Alang Sumbawa. 

Di akhir pidato sambutan, Sultan Sumbawa menuliskan:

“Bagi kami, Kere Alang tidak hanya sekedar ekspresi budaya namun menjadi bagian dari identitas dan integritas Tau Samawa. Kita harus menjaga dan melestarikannya agar generasi muda kita dapat mengetahui dan memiliki kebanggaan pada karya cipta dari pendahulunya…”

Selain Sultan Sumbawa, pidato sebelumnya diisi oleh Wakil Rektor II UNSA mewakili akademisi dan peneliti, perwakilan tim Social Impact PT. AMNT, dan Kakanwil Kemenkum NTB. Sebagai pamungkas, setelah pembacaan pidato tertulis Sultan Sumbawa, Bupati Sumbawa berpidato dan memberikan apresiasi atas kerja keras berbagai pihak dalam mewujudkan pencatatan 55 motif kere alang ini untuk mendapatkan KIK. (AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 18:58:52 +0800 amr
Rizky Akbar Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua BPC HIPMI Sumbawa Priode 2026 – 2029 https://amarmedia.co.id/rizky-akbar-terpilih-aklamasi-sebagai-ketua-bpc-hipmi-sumbawa-priode-2026-2029 https://amarmedia.co.id/rizky-akbar-terpilih-aklamasi-sebagai-ketua-bpc-hipmi-sumbawa-priode-2026-2029 Rizky Akbar Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua BPC HIPMI Sumbawa Priode 2026 – 2029

SUMBAWA,Amarmedia.co.id– Rizky Akbar SE.M.M.Inov resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Sumbawa untuk periode 2026–2029. Pemilihan ini merupakan bagian utama dari agenda Muscab Ke-IV BPC HIPMI Kabupaten Sumbawa yang diselenggarakan pada Kamis, (21/5/26) di Aula Gedung Olive Food Court, Sumbawa.

Dalam prosesnya, Muscab Ke-IV ini dikawal langsung oleh Muhammad Fauzi selaku Ketua Steering Committee (SC) dan Muhammad Fauzi Wira Marizal sebagai Ketua Organizing Committee (OC). Rizky Akbar mendapatkan mandat penuh dari seluruh peserta sidang tanpa melalui proses voting yang alot. Hal ini mencerminkan soliditas internal organisasi untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dari periode sebelumnya.

Kepemimpinan baru di bawah Rizky Akbar diharapkan mampu membawa BPC HIPMI Sumbawa menjadi lokomotif utama jaringan bisnis lokal serta memperkuat sinergi kewirausahaan dengan pemerintah daerah demi kemajuan ekonomi Tana Samawa.

Dalam kesempatan tersebut, Eky – akrab Ketua HIPMI Sumbawa disapa menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya sebagai Ketua HIPMI Sumbawa terpilih.

Dalam mendukung upaya Pemda Sumbawa membuka lapangan kerja, Eky mengajak para generasi muda di Tana Samawa untuk berani bertransformasi dari pencari kerja (job seeker) menjadi pencipta lapangan kerja (job creator).

Selain itu, ia juga mendorong pemuda Sumbawa memanfaatkan teknologi digital guna mengoptimalkan potensi komoditas asli Kabupaten Sumbawa agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

“Target kami di HIPMI saat ini mengandeng pengusaha muda untuk bergabung dalam anggota HIPMI. Sehingga kita bisa berkolaborasi bersama-sama,” jelasnya.(AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 17:49:15 +0800 amr
Mantapkan 2.5% Zakat Perusahaan Rekanan Pemda, BAZNAS dan Pemda Sumbawa Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS dan Pemda KSB https://amarmedia.co.id/mantapkan-25-zakat-perusahaan-rekanan-pemda-baznas-dan-pemda-sumbawa-lakukan-studi-tiru-ke-baznas-dan-pemda-ksb https://amarmedia.co.id/mantapkan-25-zakat-perusahaan-rekanan-pemda-baznas-dan-pemda-sumbawa-lakukan-studi-tiru-ke-baznas-dan-pemda-ksb Mantapkan 2.5% Zakat Perusahaan Rekanan Pemda, BAZNAS dan Pemda Sumbawa Lakukan Studi TIRU KE BAZNAS Dan Pemda KSB

Sumbawa Barat,Amarmedia.co.id -  Kamis 21 Mei 2026— Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan silaturahim dan studi tiru ke BAZNAS dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat BAZNAS Kabupaten Sumbawa Barat tersebut berjalan dengan penuh kehangatan, kekeluargaan, dan semangat kolaborasi dalam penguatan tata kelola zakat daerah.

Rombongan BAZNAS Kabupaten Sumbawa dipimpin oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Ustaz M. Lutfi Makki, S.Pd., M.Si, didampingi oleh Kepala Bidang Pengumpulan, Penyaluran dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Pahriyadi, S.AP. Turut membersamai rombongan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa antara lain H. Yudi Patria Negara, ST., MM selaku Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sumbawa, Erma Hadi Suryani, ST., M.M.Inov selaku Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sumbawa, Zaidurrahman selaku Kasubbid Belanja Daerah BKAD Sumbawa, Aida Nurjannah dan Febirizki Damayanti dari Pranata Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sumbawa, serta Yoes Syifa’ Farlari dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Sumbawa serta pejabat terkait lainnya.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Barat, H. M. Jafar Yusuf, S.Sos, didampingi Wakil Ketua I H. Firmansyah, S.Pd., M.M, Wakil Ketua II Ardiansyah, S.H, Wakil Ketua III H. Tobrani, S.IP., M.Si, dan Wakil Ketua IV Ir. Ramli Sertini. Hadir pula mendampingi dari unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, yakni Amir S. selaku Kepala BPKAD KSB dan Iwan Indrawan A dari Bagian Kesra Kabupaten Sumbawa Barat, beserta pejabat terkait lainnya.

Kegiatan studi tiru ini dilaksanakan sebagai upaya pembelajaran dan penguatan sistem pengelolaan zakat daerah, khususnya terkait kebijakan pengumpulan zakat perusahaan yang telah lebih dahulu diterapkan di Kabupaten Sumbawa Barat. Selama ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama BAZNAS KSB telah menginisiasi penghimpunan zakat dari perusahaan rekanan pemerintah daerah, baik perusahaan yang memperoleh pekerjaan melalui mekanisme penunjukan langsung maupun tender proyek pemerintah.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Barat, H. M. Jafar Yusuf, S.Sos, menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahim tersebut. Ia menegaskan bahwa pengelolaan zakat yang baik membutuhkan sinergi kuat antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan para pelaku usaha.

“Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Ketika pemerintah daerah dan BAZNAS berjalan bersama, maka manfaat zakat akan semakin luas dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pola penghimpunan zakat perusahaan di Kabupaten Sumbawa Barat dilakukan melalui pendekatan persuasif, edukatif, dan kolaboratif, sehingga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan-perusahaan mitra pemerintah daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Ustaz M. Lutfi Makki, S.Pd., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari BAZNAS dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat. Menurutnya, studi tiru ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola zakat di Kabupaten Sumbawa.

“Kami datang untuk belajar dan menggali pengalaman terbaik dari Kabupaten Sumbawa Barat yang telah lebih dahulu berhasil membangun sistem pengumpulan zakat perusahaan. Semoga apa yang diperoleh hari ini dapat menjadi inspirasi dan ikhtiar bersama dalam meningkatkan pengumpulan zakat di Kabupaten Sumbawa,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa ke depan diharapkan Kabupaten Sumbawa dapat menerapkan skema penghimpunan zakat perusahaan sebesar 2,5 persen dari keuntungan perusahaan, khususnya perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra pemerintah daerah. Menurutnya, potensi zakat perusahaan di Kabupaten Sumbawa sangat besar dan dapat menjadi sumber pendanaan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat miskin, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Diskusi berlangsung interaktif dan penuh kekeluargaan. Berbagai pengalaman, tantangan, serta strategi pengelolaan zakat dibahas secara terbuka antara kedua daerah. Selain mempererat silaturahim antarlembaga, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk menjadikan zakat sebagai instrumen pembangunan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Silaturahim dan studi tiru tersebut ditutup dengan sesi diskusi teknis, foto bersama, serta harapan agar kerja sama dan komunikasi antara BAZNAS Kabupaten Sumbawa dan BAZNAS Kabupaten Sumbawa Barat terus terjalin dengan baik demi kemaslahatan umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Pulau Sumbawa.(AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 17:09:22 +0800 amr
Dikpora NTB Dorong Pelajar Sumbawa Berkarya Lewat Film dan Kampanyekan Anti Pernikahan Anak https://amarmedia.co.id/dikpora-ntb-dorong-pelajar-sumbawa-berkarya-lewat-film-dan-kampanyekan-anti-pernikahan-anak https://amarmedia.co.id/dikpora-ntb-dorong-pelajar-sumbawa-berkarya-lewat-film-dan-kampanyekan-anti-pernikahan-anak Dikpora NTB Dorong Pelajar Sumbawa Berkarya Lewat Film dan Kampanyekan Anti Pernikahan Anak

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB terus mendorong kreativitas generasi muda melalui kegiatan Workshop Film Festival Film Lombok 2026 bertajuk “Lebaran Film Warga NTB” yang digelar di SMKN 3 Sumbawa Besar, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Lombok Inspira Foundation tersebut menjadi bagian dari kampanye edukatif untuk meningkatkan kesadaran pelajar mengenai dampak buruk pernikahan anak atau merarik kodek di NTB.

Kepala SMKN 3 Sumbawa Besar, H. M. Ashari, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan workshop di sekolahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu memberikan ruang positif bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperluas wawasan di bidang perfilman.

“Atas nama SMKN 3 Sumbawa Besar kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan banyak manfaat bagi generasi muda. Kami berharap kegiatan seperti ini mampu mendorong siswa untuk terus berprestasi dan berkarya,” ujarnya saat membuka kegiatan secara resmi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., M.E., mengatakan workshop film tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam membangun kapasitas generasi muda sekaligus menekan angka pernikahan anak di NTB.

Ia menjelaskan, para peserta tidak hanya mendapatkan materi dasar perfilman, tetapi juga praktik produksi film pendek yang dapat menjadi media kampanye sosial di lingkungan masing-masing.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan kreativitas pemuda NTB dalam membangun masa depan. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak merarik kodek seperti putus sekolah, kekerasan rumah tangga, kemiskinan, gangguan kesehatan reproduksi ibu hingga stunting,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Pak Ajik itu juga mengajak generasi muda NTB untuk terus mengembangkan keterampilan dan menyiapkan masa depan melalui kegiatan produktif.

“Semua peserta diajarkan proses membuat film dari dasar hingga praktik produksi. Harapannya mereka bisa berkarya, bahkan membuka peluang ekonomi kreatif seperti menjadi konten kreator, sehingga dapat lebih fokus membangun masa depan,” tambahnya.

Ia menegaskan, Bidang Kepemudaan Dikpora NTB terus melakukan berbagai upaya pencegahan pernikahan anak melalui pelatihan kewirausahaan, keterampilan kepemudaan, hingga sosialisasi bahaya narkoba bekerja sama dengan BNN kabupaten/kota.

Workshop yang berlangsung di Laboratorium Komputer SMKN 3 Sumbawa Besar tersebut diikuti lebih dari 50 siswa SMA dan SMK dari Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat, khususnya pelajar yang memiliki minat di bidang perfilman.

Kegiatan menghadirkan Budi Triono dari Lombok Inspira Foundation sebagai narasumber. Dalam sesi pelatihan, peserta diajak menyaksikan film karya anak Lombok bertema dampak sosial merarik kodek, kemudian mendapatkan materi mengenai proses kreatif, pengembangan ide cerita, hingga teknik produksi film pendek.

Usai kegiatan di Sumbawa, tim Dikpora NTB bersama Lombok Inspira Foundation dijadwalkan melanjutkan roadshow ke Dompu sebagai bagian dari kampanye anti pernikahan anak sekaligus upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) NTB tahun 2026. (Dikpora/diskominfotik)

]]>
Thu, 21 May 2026 16:59:05 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Salurkan Bantuan Program “Sumbawa Cerdas” untuk 272 Murid dan GTT di Alas Barat https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-salurkan-bantuan-program-sumbawa-cerdas-untuk-272-murid-dan-gtt-di-alas-barat https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-salurkan-bantuan-program-sumbawa-cerdas-untuk-272-murid-dan-gtt-di-alas-barat BAZNAS Sumbawa Salurkan Bantuan Program “Sumbawa Cerdas” untuk 272 Murid dan GTT di Alas Barat

Sumbawa.Alas Barat,Amarmedia.co.id -  21 Mei 2026 – Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran bantuan Program BAZNAS Sumbawa Cerdas kepada 272 murid dan Guru Tidak Tetap (GTT) di Kecamatan Alas Barat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Alas Barat tersebut berjalan khidmat dan penuh antusiasme dari masyarakat penerima manfaat.

Kecamatan Alas Barat menjadi wilayah pertama pelaksanaan Program BAZNAS Sumbawa Cerdas tahun 2026. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program pemerataan bantuan pendidikan yang nantinya akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, didampingi Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Indah Setia Ningsih. Turut hadir Camat Alas Barat Zainuddin, Korwil Dikbud Kecamatan Alas Barat Basri, para kepala sekolah, tokoh masyarakat, guru, serta para penerima bantuan.

Pada tahun 2026 ini, Program BAZNAS Sumbawa Cerdas di Kecamatan Alas Barat menyasar murid SD dan SMP serta Guru Tidak Tetap (GTT) jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP. Adapun rincian penerima bantuan terdiri dari murid SD sebanyak 108 orang, murid SMP sebanyak 20 orang, GTT SD sebanyak 54 orang, GTT SMP sebanyak 12 orang, dan GTT TK/PAUD sebanyak 78 orang. Total penerima manfaat mencapai 272 orang yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Alas Barat.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari para muzakki yang disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang pendidikan.

“Program BAZNAS Sumbawa Cerdas ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen kami terhadap masa depan pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para siswa dan guru tidak tetap serta menjadi penyemangat untuk terus belajar dan mengabdi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, BAZNAS terus berupaya hadir melalui berbagai program sosial dan pendidikan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami percaya bahwa zakat bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi sarana membangun masa depan. Anak-anak ini adalah harapan bangsa dan daerah yang harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita,” tambahnya.

Syukri Rahmat juga menekankan bahwa dipilihnya Alas Barat sebagai lokasi pertama penyaluran program tahun 2026 menjadi simbol bahwa pelayanan BAZNAS harus menjangkau seluruh wilayah tanpa membedakan letak geografis.

“Meskipun Alas Barat berada di ujung barat Kabupaten Sumbawa, semangat pelayanan tidak boleh berhenti di tengah jalan. Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah terjauh pun mendapatkan perhatian dan manfaat program BAZNAS,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Alas Barat, Zainuddin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas perhatian terhadap masyarakat Alas Barat, khususnya di sektor pendidikan.

“Kami atas nama pemerintah kecamatan sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang terus konsisten membantu masyarakat. Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh siswa dan para guru honorer di Alas Barat,” katanya.

Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya bernilai materi, tetapi juga memberikan motivasi dan semangat baru bagi para penerima manfaat untuk terus berjuang dalam dunia pendidikan.

Hal senada juga disampaikan Korwil Dikbud Kecamatan Alas Barat, Basri, yang menyebut Program BAZNAS Sumbawa Cerdas sebagai bentuk nyata kolaborasi dalam mendukung kemajuan pendidikan daerah.

“Kami sangat mengapresiasi langkah BAZNAS yang terus hadir membantu dunia pendidikan. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut karena manfaatnya sangat besar bagi siswa dan guru,” ujarnya.

Suasana haru tampak saat bantuan mulai disalurkan kepada para penerima manfaat. Para siswa menerima bantuan dengan penuh rasa syukur, sementara para guru honorer merasa diperhatikan atas pengabdian mereka selama ini.

Salah seorang murid penerima bantuan, Fani, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

“Saya sangat senang dan berterima kasih kepada BAZNAS Sumbawa. Bantuan ini sangat membantu saya untuk membeli perlengkapan sekolah,” ungkapnya.

Ungkapan terima kasih juga disampaikan salah seorang Guru Tidak Tetap (GTT), Afriana.

“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas perhatian kepada para guru honorer. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengabdi dan mendidik anak-anak,” katanya.

Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Selain penyerahan bantuan secara simbolis, kegiatan juga diisi dengan doa bersama agar program-program BAZNAS terus membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa.

Program BAZNAS Sumbawa Cerdas selama ini telah menjangkau berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa dan menjadi salah satu bentuk nyata peran BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Pada tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menargetkan penyaluran bantuan pendidikan dapat menjangkau seluruh kecamatan secara bertahap.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat, membantu mereka yang membutuhkan, dan mendorong terwujudnya generasi Sumbawa yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.(AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 16:34:27 +0800 amr
PT Intam Tegaskan Komitmen Dukung Infrastruktur di Desa Lebin, Ropang https://amarmedia.co.id/pt-intam-tegaskan-komitmen-dukung-infrastruktur-di-desa-lebin-ropang https://amarmedia.co.id/pt-intam-tegaskan-komitmen-dukung-infrastruktur-di-desa-lebin-ropang PT Intam Tegaskan Komitmen Dukung Infrastruktur di Desa Lebin, Ropang

SUMBAWA, Amarmedia.co.id - 20 Mei 2026– Menyikapi dinamika aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur di wilayah Kecamatan Ropang, PT Intam selaku perusahaan yang saat ini tengah melakukan kegiatan eksplorasi di Desa Lebin, memberikan klarifikasi dan penegasan mengenai kontribusi perusahaan dalam pembangunan daerah.

Humas PT Intam, M Ramadhan BS, menjelaskan bahwa operasional perusahaan di wilayah Desa Lebin saat ini masih berada dalam tahap eksplorasi yang baru berjalan selama kurang lebih tiga bulan. Meski operasional masih dalam tahap awal, PT Intam berkomitmen penuh untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar, terutama dalam aspek infrastruktur penunjang aksesibilitas warga.

"Sebagai wujud nyata komitmen kami kepada masyarakat, PT Intam telah mengambil inisiatif untuk melakukan perbaikan, pemeliharaan, dan peningkatan mutu jalan umum di Desa Lebin. Ruas jalan yang menjadi fokus kami mencakup akses dari ujung aspal Dusun Lebin hingga Dusun Selage," ujar Doni akrab disapa.

Lebih lanjut, M Ramadhan BS menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan atas amanat yang disampaikan selama proses sosialisasi kepada masyarakat Desa Lebin. Pihak perusahaan memastikan bahwa kegiatan perbaikan infrastruktur ini tidak hanya dilakukan sekali, melainkan akan terus berkelanjutan selama PT Intam menjalankan operasional di wilayah tersebut.

"Infrastruktur di Desa Lebin merupakan prioritas dalam diskusi kami bersama warga. Kami telah merealisasikan perbaikan tersebut, dan komitmen ini akan terus kami jalankan. Kami sangat terbuka kepada pihak mana pun untuk melakukan kroscek langsung kepada Pemerintah Desa Lebin mengenai detail dan perkembangan nyata dari pekerjaan yang telah kami lakukan di lapangan," tambahnya.

PT Intam memahami pentingnya akses jalan yang layak bagi perputaran ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Ropang. Perusahaan berharap, langkah proaktif yang telah dilakukan dapat bersinergi dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

PT Intam senantiasa menjunjung tinggi keterbukaan informasi dan siap untuk terus berkomunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kehadiran perusahaan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pembangunan di Kabupaten Sumbawa.

PT Intam adalah perusahaan yang saat ini bergerak di sektor eksplorasi sumber daya alam. Perusahaan berkomitmen untuk menjalankan operasional dengan standar keberlanjutan yang tinggi serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi dan infrastruktur masyarakat di wilayah operasionalnya. (AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 15:55:51 +0800 amr
Demi Masa Depan Prestasi Daerah, Abdul Rafiq Tolak Aturan Cabor yang Membatasi Atlet Potensial https://amarmedia.co.id/demi-masa-depan-prestasi-daerah-abdul-rafiq-tolak-aturan-cabor-yang-membatasi-atlet-potensial https://amarmedia.co.id/demi-masa-depan-prestasi-daerah-abdul-rafiq-tolak-aturan-cabor-yang-membatasi-atlet-potensial Ketua KONI Sumbawa Ajak Stakeholder Olahraga NTB Junjung Tinggi Keadilan bagi Atlet di Porprov 2026

Mataram.Amarmedia.co.id - Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, meminta agar seluruh Technical Handbook (THB) Porprov NTB 2026 yang disusun oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga di NTB dapat dievaluasi secara seksama, objektif, dan teliti demi menjaga semangat sportivitas serta masa depan pembinaan olahraga daerah.

Menurutnya, terdapat indikasi pada beberapa cabang olahraga dimana aturan dalam THB justru menimbulkan persoalan dan berpotensi bertentangan dengan semangat pembinaan olahraga nasional menuju PON 2028. Hal tersebut perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak, terutama KONI NTB dan Pengprov cabang olahraga sebagai lembaga pembina.

“Kami melihat ada beberapa poin dalam THB sejumlah cabang olahraga yang menimbulkan pertanyaan besar. Jangan sampai aturan dibuat bukan untuk kepentingan pembinaan prestasi, tetapi justru menjadi alat membatasi atau mengganjal atlet-atlet berprestasi untuk tampil di Porprov NTB 2026,” tegas Abdul Rafiq.

Ia menegaskan bahwa Porprov seharusnya menjadi ajang pembinaan, pencarian bakat, dan pematangan atlet menuju level yang lebih tinggi, termasuk persiapan menghadapi PON 2028. Karena itu, seluruh kebijakan teknis harus berpihak pada peningkatan kualitas prestasi olahraga daerah, bukan pada kepentingan kelompok tertentu.

“Kita tidak boleh zolim terhadap atlet. Atlet yang berprestasi harus diberikan ruang untuk bertanding dan berkembang. Jangan sampai ada atlet potensial daerah yang justru tersingkir karena aturan yang tidak sejalan dengan semangat pembinaan olahraga nasional,” lanjutnya.

Ketua KONI Sumbawa juga mengingatkan agar Pengprov cabang olahraga dapat menjadi pembina yang bijak dan profesional dengan melepaskan ego sektoral maupun kepentingan-kepentingan titipan yang dapat merugikan masa depan olahraga NTB.

“Pengprov harus hadir sebagai pembina yang adil. Lepaskan ego, lepaskan kepentingan-kepentingan tertentu. Yang harus dipikirkan adalah kepentingan daerah, kepentingan atlet, dan target besar NTB dalam mencetak prestasi menuju PON 2028,” ujarnya.

Ia juga menegaskan agar jangan sampai ulah segelintir Pengprov cabang olahraga justru merugikan prestasi olahraga NTB secara keseluruhan. Menurutnya, pembinaan olahraga membutuhkan profesionalisme, keterbukaan, dan orientasi pada prestasi, bukan kepentingan sempit organisasi.

“Saya berharap kepada Dikpora NTB dan KONI NTB agar mengevaluasi secara serius dana pembinaan yang diberikan kepada cabang olahraga yang tidak profesional dalam mengelola organisasinya maupun dalam menyusun aturan pertandingan. Dana pembinaan harus benar-benar digunakan untuk kepentingan prestasi olahraga daerah,” tegasnya.

Selain itu, Abdul Rafiq juga berharap kepada DPRD NTB, khususnya Komisi V yang membidangi pendidikan dan olahraga, agar turut memberikan perhatian dan pengawasan terhadap persoalan tersebut.

“Kami berharap DPRD NTB terutama Komisi V dapat memantau dan menjadikan persoalan ini sebagai atensi serius dalam fungsi pengawasannya. Jangan sampai pembinaan olahraga daerah berjalan tidak sehat dan akhirnya merugikan atlet maupun masa depan prestasi NTB,” tambahnya.

KONI Kabupaten Sumbawa pada prinsipnya mendukung penuh pelaksanaan Porprov NTB 2026 yang fair, kompetitif, dan menjunjung tinggi sportivitas. Oleh karena itu, evaluasi terhadap THB menjadi penting agar tidak menimbulkan polemik maupun ketidakadilan bagi daerah dan atlet.

“Kita ingin Porprov menjadi ruang kompetisi yang sehat dan berkualitas. Semua daerah harus mendapatkan perlakuan yang adil, dan atlet-atlet terbaik NTB harus diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya,” tutup Abdul Rafiq (AM).

]]>
Thu, 21 May 2026 15:48:00 +0800 amr
Polemik THB Porprov NTB 2026, Abdul Rahim: Cabor Jangan Zalimi Atlet! https://amarmedia.co.id/polemik-thb-porprov-ntb-2026-abdul-rahim-cabor-jangan-zalimi-atlet https://amarmedia.co.id/polemik-thb-porprov-ntb-2026-abdul-rahim-cabor-jangan-zalimi-atlet Polemik THB Porprov NTB 2026, Abdul Rahim: Cabor Jangan Zalimi Atlet!

Mataram.Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Provinsi NTB Fraksi PDI Perjuangan, Abdul Rahim, menyampaikan keprihatinannya terhadap polemik Technical Handbook (THB) Porprov NTB 2026 yang disampaikan oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa terkait adanya dugaan aturan sejumlah cabang olahraga yang dinilai tidak berpihak kepada atlet dan daerah.

“Saya sangat prihatin apabila benar ada cabang olahraga yang menyusun aturan dengan tidak profesional dan justru merugikan atlet-atlet potensial daerah. Olahraga seharusnya dikelola secara profesional, objektif, dan bebas dari kepentingan-kepentingan tertentu. Tujuannya harus murni untuk prestasi olahraga NTB,” tegas Abdul Rahim ST.

Menurutnya, cabang olahraga merupakan wadah pembinaan yang harus mampu menjadi rumah yang adil bagi atlet, bukan justru menjadi tempat lahirnya ketidakadilan dan kepentingan kelompok tertentu.

“Pengurus cabang olahraga harus menjadi bapak yang baik bagi seluruh atletnya. Jangan sampai ada cabor yang justru membunuh semangat atlet dan zolim terhadap atlet-atlet potensial hanya karena ego organisasi atau kepentingan tertentu,” ujarnya.

Abdul Rahim ST menilai Porprov NTB 2026 harus menjadi momentum pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi, termasuk persiapan menghadapi PON 2028. Karena itu, segala bentuk aturan yang berpotensi menghambat atlet berprestasi harus dievaluasi secara serius.

Sebagai anggota DPRD Provinsi NTB, ia menegaskan akan menggunakan kewenangannya untuk menjadikan persoalan tersebut sebagai atensi serius dalam fungsi pengawasan DPRD, terutama terkait penggunaan dan pemberian anggaran pembinaan kepada cabang olahraga.

“Saya akan menggunakan kewenangan saya sebagai anggota DPRD Provinsi NTB untuk menjadikan persoalan ini sebagai perhatian serius. Terutama dari sisi pemberian anggaran kepada cabang olahraga yang tidak mampu mengelola organisasinya secara profesional dan tidak mampu menjadi pembina yang baik untuk memajukan olahraga NTB,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Ia juga meminta agar KONI NTB dan Dikpora NTB melakukan evaluasi menyeluruh terhadap cabang olahraga yang dinilai tidak menjalankan pembinaan secara sehat dan adil.

“Anggaran pembinaan olahraga berasal dari uang rakyat. Maka penggunaannya harus benar-benar berdampak pada peningkatan prestasi, pembinaan atlet, dan kemajuan olahraga NTB, bukan untuk mempertahankan kepentingan segelintir pihak,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Abdul Rahim ST berharap seluruh stakeholder olahraga di NTB dapat kembali fokus pada semangat pembinaan dan prestasi demi menjaga masa depan atlet-atlet daerah.

“Kita ingin olahraga NTB maju, melahirkan atlet berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat nasional. Jangan sampai atlet-atlet potensial kehilangan kesempatan hanya karena sistem yang tidak sehat,” tutupnya.(AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 15:44:04 +0800 amr
HIPMI Sumbawa Gelar Muscab ke – IV, Bupati Sumbawa Dukung Investasi yang Kompetitif https://amarmedia.co.id/hipmi-sumbawa-gelar-muscab-ke-iv-bupati-sumbawa-dukung-investasi-yang-kompetitif https://amarmedia.co.id/hipmi-sumbawa-gelar-muscab-ke-iv-bupati-sumbawa-dukung-investasi-yang-kompetitif HIPMI Sumbawa Gelar Muscab ke – IV, Bupati Sumbawa Dukung Investasi yang Kompetitif

SUMBAWA,Amarmedia.co.id – Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kabupaten Sumbawa menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-IV pada Kamis, (21/5/2026) di Aula Gedung Olive Food Court, Sumbawa. Forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat cabang ini mengusung tema "Maju, Bergerak, dan Berkolaborasi.

Muscab HIPMI ke IV ini, dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Djarot MP. Turut hadir pimpinan DPRD Sumbawa, H.M.Berlian Rayes SAg M.M Inov, Gitta Liesbano SH MKn, dan Zulfikar Demitry SH MH. Ketua BPD HIPMI NTB Ismed Fathurrahman  Maulana, Ketua BPC HIPMI Sumbawa, Farzan, Forkopimda, Ketua dan pimpinan pers dan peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP menegaskan komitmennya mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah melalui penguatan hilirisasi sumber daya alam dan penciptaan peluang usaha di Kabupaten Sumbawa.

Dalam kesempatan itu, Jarot memaparkan berbagai potensi strategis daerah yang dinilai mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Sumbawa ke depan.

“Dengan sumber daya alam yang melimpah, Sumbawa memiliki kesempatan besar untuk membangun usaha dan bisnis. Kita harus mulai hilirisasi, menjadi produsen dari sektor pertanian, perikanan, garam hingga KEK Samota yang nantinya akan memberikan multiplier effect bagi daerah,” tegas Jarot.

Bupati juga menyinggung rencana pengembangan industri garam dan unggas terintegrasi bernilai triliunan rupiah. Untuk mendukung industri garam, pemerintah menyiapkan lahan sekitar 15 ribu hektare.

“Garam membutuhkan sekitar 13,9 ribu hektare lahan, makanya kita siapkan 15 ribu hektare. Ini untuk menciptakan kesempatan kerja dan kesempatan usaha bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Haji Jarot turut mengapresiasi kepengurusan periode 2022–2025 dan berharap proses regenerasi organisasi berjalan sehat serta melahirkan pemimpin terbaik.

“Siapapun yang terpilih adalah yang terbaik. Ketua harus memiliki visi membangun Sumbawa lebih cepat,” katanya.

Haji Jarot juga menegaskan disiplin kerja di lingkungan pemerintah daerah. Ia meminta seluruh kepala OPD melaporkan progres pekerjaan setiap Selasa pagi dan tidak menunda pekerjaan.

“Kita harus siap berlari, tidak boleh maraton apalagi jalan,” tandasnya.

Ia mengajak seluruh elemen untuk menjaga soliditas dan tidak terjebak dalam persaingan yang tidak sehat. Menurutnya, masyarakat Sumbawa memang membutuhkan contoh nyata untuk menerima teknologi dan pola usaha baru.

“Orang Sumbawa kadang agak susah mengubah pikiran ke teknologi baru. Tapi kalau sudah ada satu yang berhasil, semua akan ikut,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan agar para pelaku usaha tidak memonopoli peluang bisnis dan tetap membangun kemitraan dengan UMKM lokal.

“Begitu banyak peluang, jangan semua diambil sendiri. Harus dekat dan bermitra dengan UMKM,” katanya.

Di hadapan peserta, Jarot menegaskan dirinya terbuka terhadap investasi yang masuk ke Sumbawa selama memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Saya akan melindungi setiap investasi yang masuk ke Sumbawa dan akan saya jaga selama memberi kontribusi kepada masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya itu, Jarot juga meminta agar proses perizinan di Kabupaten Sumbawa dipercepat guna mendukung iklim investasi yang sehat dan kompetitif.

Sebelumnya Ketua BPD HIPMI NTB, Ismed Faturrahman Maulana menyampaikan, pihaknya sangat bahagia dan bangga melihat penyelenggaraan muscab HIPMI Kabupaten Sumbawa ke IV bisa dihadiri oleh berbagai pihak. Baik itu itu dari eksekutif, legislatif dan forkopimda. 

“Kami melihat HIPMI Sumbawa sangat bersemangat dan serius, dan ini patut diapresiasi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada kepengurusan HIPMI sebelumnya yang sudah melahirkan regenerasi,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, untuk perizinan di Kabupaten Sumbawa sangat cepat. Sehingga hal ini diyakini akan mendorong iklim investasi.

“Kami mengapresiasi Penda Sumbawa yang sudah sangat mendukung dalam perizinan dan hal ini akan mendorong investasi yang ada,” jelasnya

Sementara Ketua BPC HIMPI Sumbawa, Farzan mengatakan, momentum pemilihan ketua HIPMI bukan sekadar agenda organisasi maupun pergantian kepemimpinan semata.

Menurutnya, proses tersebut merupakan bagian penting dari demokrasi dan regenerasi di tubuh HIPMI sebagai wadah para pengusaha muda yang memiliki semangat inovasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

“Pemilihan ketua hari ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memilih pemimpin terbaik yang memiliki visi, integritas, dan komitmen dalam membawa BPC HIPMI Kabupaten Sumbawa menjadi organisasi yang semakin solid, progresif, dan mampu menciptakan iklim wirausaha yang lebih maju,” ujar ijhan akrab disapa an.

Ia berharap seluruh rangkaian proses pemilihan dapat berlangsung tertib, demokratis, menjunjung tinggi sportivitas, serta tetap mengedepankan persatuan dan persaudaraan di internal organisasi.

Ijhan menekankan bahwa perbedaan pilihan dalam dinamika organisasi merupakan hal yang wajar. Namun, kata dia, persatuan HIPMI harus tetap menjadi prioritas utama seluruh anggota.

“Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa dalam demokrasi organisasi. Tetapi persatuan dan kekompakan HIPMI harus tetap dijaga,” tegasnya.

Ijhan  juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kandidat yang mengikuti proses pemilihan. Menurutnya, kesiapan para calon menunjukkan komitmen dan dedikasi untuk berkontribusi melalui HIPMI dalam mendorong kemajuan dunia usaha di Kabupaten Sumbawa.

Ia berharap kepemimpinan HIPMI ke depan mampu melahirkan program-program nyata yang berdampak terhadap pengembangan pengusaha muda serta pertumbuhan ekonomi daerah. (AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 15:34:49 +0800 amr
Raden Una Abriadi Gerah dengan Polemik THB Porprov 2026, Minta KONI NTB Bertindak Tegas https://amarmedia.co.id/raden-una-abriadi-gerah-dengan-polemik-thb-porprov-2026-minta-koni-ntb-bertindak-tegas https://amarmedia.co.id/raden-una-abriadi-gerah-dengan-polemik-thb-porprov-2026-minta-koni-ntb-bertindak-tegas Raden Una Abriadi Gerah dengan Polemik THB Porprov 2026, Minta KONI NTB Bertindak Tegas

Mataram. Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Provinsi NTB Fraksi PDI Perjuangan, Raden Una Abriadi, menyampaikan keprihatinannya terhadap polemik Technical Handbook (THB) Porprov NTB 2026 yang disampaikan oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa terkait adanya dugaan aturan sejumlah cabang olahraga yang dinilai tidak berpihak kepada atlet dan daerah.

“Saya sangat prihatin apabila benar ada cabang olahraga yang menyusun aturan dengan tidak profesional dan justru merugikan atlet-atlet potensial daerah. Olahraga seharusnya dikelola secara profesional, objektif, dan bebas dari kepentingan-kepentingan tertentu. Tujuannya harus murni untuk prestasi olahraga NTB,” tegas Raden Una Abriadi.

Menurutnya, cabang olahraga merupakan wadah pembinaan yang harus mampu menjadi rumah yang adil bagi atlet, bukan justru menjadi tempat lahirnya ketidakadilan dan kepentingan kelompok tertentu.

“Pengurus cabang olahraga harus menjadi bapak yang baik bagi seluruh atletnya. Jangan sampai ada cabor yang justru membunuh semangat atlet dan zolim terhadap atlet-atlet potensial hanya karena ego organisasi atau kepentingan tertentu,” ujarnya.

Raden Una menilai Porprov NTB 2026 harus menjadi momentum pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi, termasuk persiapan menghadapi PON 2028. Karena itu, segala bentuk aturan yang berpotensi menghambat atlet berprestasi harus dievaluasi secara serius.

Sebagai anggota DPRD Provinsi NTB, ia menegaskan akan menggunakan kewenangannya untuk menjadikan persoalan tersebut sebagai atensi serius dalam fungsi pengawasan DPRD, terutama terkait penggunaan dan pemberian anggaran pembinaan kepada cabang olahraga.

“Saya akan menggunakan kewenangan saya sebagai anggota DPRD Provinsi NTB untuk menjadikan persoalan ini sebagai perhatian serius. Terutama dari sisi pemberian anggaran kepada cabang olahraga yang tidak mampu mengelola organisasinya secara profesional dan tidak mampu menjadi pembina yang baik untuk memajukan olahraga NTB,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Ia juga meminta agar KONI NTB dan Dikpora NTB melakukan evaluasi menyeluruh terhadap cabang olahraga yang dinilai tidak menjalankan pembinaan secara sehat dan adil.

“Anggaran pembinaan olahraga berasal dari uang rakyat. Maka penggunaannya harus benar-benar berdampak pada peningkatan prestasi, pembinaan atlet, dan kemajuan olahraga NTB, bukan untuk mempertahankan kepentingan segelintir pihak,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Raden Una Abriadi berharap seluruh stakeholder olahraga di NTB dapat kembali fokus pada semangat pembinaan dan prestasi demi menjaga masa depan atlet-atlet daerah.

“Kita ingin olahraga NTB maju, melahirkan atlet berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat nasional. Jangan sampai atlet-atlet potensial kehilangan kesempatan hanya karena sistem yang tidak sehat,” tutupnya.(AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 15:13:39 +0800 amr
Perkuat Layanan Kebencanaan, Damkartan Sumbawa Gelar Orientasi Dua Mobil Damkar Baru dari Kemenhan https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-kebencanaan-damkartan-sumbawa-gelar-orientasi-dua-mobil-damkar-baru-dari-kemenhan https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-kebencanaan-damkartan-sumbawa-gelar-orientasi-dua-mobil-damkar-baru-dari-kemenhan Perkuat Layanan Kebencanaan, Damkartan Sumbawa Gelar Orientasi Dua Mobil Damkar Baru dari Kemenhan

SUMBAWA, Amarmedia.co.id — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa menggelar orientasi teknis penggunaan mobil pemadam kebakaran baru di Markas Yonif 835/SYB Kerekeh, Rabu (22/5/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah persiapan operasional dua unit mobil damkar (fire truck) yang baru saja diterima dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI).

Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa orientasi teknis berjalan dengan lancar. Pelatihan ini menjadi momentum untuk memastikan seluruh personel memiliki kesiapan dan keahlian yang matang dalam mengoperasikan armada baru tersebut.

"Damkar Kabupaten Sumbawa saat ini masih kekurangan fire truck untuk melayani beberapa wilayah yang nantinya akan dibuka sebagai zona pelayanan baru. Karena itu, kami sangat berterima kasih atas dukungan armada dari Kemenhan RI ini," ujar Haji Sahabuddin, Kamis (21/5/2026).

Perluasan Zona Layanan Antar-Kabupaten

Menurut Haji Sahabuddin, tambahan dua unit fire truck ini akan sangat membantu memperkuat pelayanan pemadam kebakaran, tidak hanya di wilayah Kabupaten Sumbawa tetapi juga di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Kehadiran armada ini sekaligus menjadi solusi atas keterbatasan fasilitas yang selama ini menghambat pembukaan zona layanan baru di daerah-daerah rawan.

Di lokasi yang sama, Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 835/SYB, Letkol INF Muhamad Arifianto , menjelaskan bahwa penempatan dan orientasi di Markas Yonif merupakan bentuk nyata kolaborasi strategis. Ia berharap keberadaan mobil damkar ini dapat mengoptimalkan respons pemerintah daerah dalam menangani kondisi darurat.

Fokus Utama adalah penanganan kebakaran permukiman dan lahan dan tujuan strategis mempercepat response time (waktu tanggap) di zona layanan baru serta memperkuat mitigasi bencana berbasis sinergi lintas institusi.

"Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah sangat penting untuk memperkuat pelayanan publik, terutama di sektor kebencanaan dan penyelamatan. Kami siap mendukung penuh upaya perlindungan masyarakat ini," pungkas Kolonel Arifianto. (AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 08:45:31 +0800 amr
Sosialisasi Advokasi Transformasi Posyandu : Ketua Tim Pembina Posyandu Sumbawa Sapa Posyandu Melati di Kecamatan Alas dan Kemuning di Kecamatan Lunyuk. https://amarmedia.co.id/sosialisasi-advokasi-transformasi-posyandu-ketua-tim-pembina-posyandu-sumbawa-sapa-posyandu-melati-di-kecamatan-alas-dan-kemuning-di-kecamatan-lunyuk https://amarmedia.co.id/sosialisasi-advokasi-transformasi-posyandu-ketua-tim-pembina-posyandu-sumbawa-sapa-posyandu-melati-di-kecamatan-alas-dan-kemuning-di-kecamatan-lunyuk Sosialisasi Advokasi Transformasi Posyandu : Ketua Tim Pembina Posyandu Sumbawa Sapa Posyandu Melati di Kecamatan Alas dan Kemuning di Kecamatan Lunyuk.

SUMBAWA. Amarmedia.co.id — Dalam rangka sosialisasi Advokasi Transformasi Posyandu dan memperingati Hari Posyandu Nasional 2026 sekaligus memperkuat aksi konvergensi pencegahan stunting, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Alas pada Selasa, 19 Mei 2026.

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk melakukan pemantauan, evaluasi langsung, serta advokasi terkait transformasi Posyandu sebagai wadah integrasi layanan dasar.

Kunjungan diawali dengan peninjauan langsung ke Posyandu Melati di Dusun Dalam, Desa Dalam, Kecamatan Alas. Posyandu ini merupakan salah satu posyandu yang telah resmi mengantongi nomor registrasi dari Ditjen Bina Pemdes Kemendagri.

Dalam peninjauan ini, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot SE melihat langsung kesiagaan kader dalam memberikan pelayanan siklus hidup, mulai dari bayi, balita, resiko stunting, hingga kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) yang hadir dengan penuh semangat untuk melakukan skrining kesehatan dini.

Pada momentum tersebut, diserahkan juga sejumlah dukungan secara simbolis pertama ; bantuan pangan dan protein hewani dari BAZNAS untuk keluarga rentan/berisiko stunting yang masuk kategori mustahik, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan untuk cegah stunting.

 

Kedua dalam rangka SPM Bidang Pendidikan,dukungan buku bacaan untuk menguatkan literasi dan menumbuhkan minat baca masyarakat di posyandu.

 

Ketiga dalam rangka SPM Perumahan Rakyat, Sebagai kilas balik keberhasilan kolaborasi lintas sektor, diingatkan kembali dukungan pembangunan rumah layak huni bagi sasaran Desa Lunyuk Ode yang sebelumnya diserahkan di Posyandu Kemuning 1, Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk.

Workshop Peningkatan Kapasitas TP Posyandu dan 6 Pilar SPM

Usai meninjau lapangan, kegiatan bergeser ke Aula Kantor Camat Alas untuk pelaksanaan Workshop Peningkatan Kapasitas Tim Pembina dan Kader Posyandu tingkat Kecamatan, Desa, dan Kelurahan.

Workshop yang berlangsung hingga pukul 14.00 WITA ini fokus pada penguatan 6 Pilar Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, yaitu bidang Kesehatan, Pendidikan, Sosial, Perumahan Rakyat, Pekerjaan Umum, dan Trantibumlinmas.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Alas Dr.Usman SE.ME beserta Ketua Pembina Posyandu Kecamatan Alas ibu Dian Eka Yanti Usman), Kepala Desa Dalam, Ketua Pembina Posyandu Desa Dalam, petugas kesehatan, KUPT Kesehatan, KUPT KB, serta perwakilan pengampu SPM dari berbagai OPD (Dinas PMD, Dinas Sosial, BPBD, Dinas Dikbud, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta DP2KBP3A).

Melalui sinergi, kolaborasi, dan integrasi lintas sektor ini, diharapkan transformasi Posyandu di Kabupaten Sumbawa dapat berjalan optimal demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. (AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 05:57:14 +0800 amr
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke&118, Sekda NTB Ajak ASN Harus Menjadi Agen Perubahan yang Profesional https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-kebangkitan-nasional-ke-118-sekda-ntb-ajak-asn-harus-menjadi-agen-perubahan-yang-profesional https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-kebangkitan-nasional-ke-118-sekda-ntb-ajak-asn-harus-menjadi-agen-perubahan-yang-profesional Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Sekda NTB Ajak ASN Harus Menjadi Agen Perubahan yang Profesional

Mataram.Amarmedia.co.id - Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang dirangkaikan dengan Hari Kesadaran Nasional menjadi ajang refleksi mendalam bagi jajaran Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Upacara yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur NTB pada Rabu (20/5/2026) ini membawa pesan kuat tentang pergeseran makna kedaulatan di era modern.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Abul Chair, membacakan amanat tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid. Abul Chair mengajak seluruh peserta upacara kembali menengok sejarah 1908, saat organisasi Boedi Oetomo meletakkan fajar menyingsing bagi kesadaran berbangsa melalui jalur intelektual dan diplomasi. Namun, tantangan abad ke-21 menuntut adaptasi yang radikal.

"Secara filosofis, kebangkitan nasional adalah proses dinamis mutatis mutandis berubah dan menyesuaikan diri dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Kebangkitan berarti keberanian melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan," ujar Abul Chair mengutip amanat Menkomdigi.

Ia menekankan bahwa pada tahun 2026 ini, medan perjuangan bangsa telah bergeser. Kedaulatan tidak lagi hanya berbicara tentang batas-batas teritorial fisik, melainkan kedaulatan informasi dan akselerasi transformasi digital.

Dengan mengusung tema "Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara," pemerintah menegaskan komitmennya untuk melindungi generasi muda di ruang siber. Salah satu langkah konkret yang disoroti adalah pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas Bangsa).

Langkah revolusioner bahkan telah diambil per 28 Maret 2026, di mana pemerintah resmi membatasi akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi demi memastikan ekosistem digital yang sehat, beretika, dan ramah tumbuh kembang anak.

Di sisi lain, narasi kebangkitan ini dikaitkan erat dengan visi kemandirian bangsa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui "Asta Cita". Pemerintah kini tengah mengintegrasikan ekosistem kesejahteraan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari program makan bergizi gratis di sekolah-sekolah, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, hingga penyediaan layanan cek kesehatan gratis secara masif.

Kemandirian ekonomi diperkuat melalui optimalisasi Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih, yang diproyeksikan memudahkan mendapatkan akses pupuk, permodalan, sembako, hingga obat-obatan bagi masyarakat desa.

Di akhir sambutan, Sekda NTB memberikan catatan kritis khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Momentum Harkitnas 2026 dituntut menjadi energi penggerak bagi ASN yang tidak hanya sekedar menjalankan tugas administratif. ASN masa kini harus bertransformasi menjadi agen perubahan yang profesional, inovatif, adaptif, dan responsif dalam menghadirkan pelayanan publik terbaik demi terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera.(AM/diskominfotik)

]]>
Thu, 21 May 2026 05:36:33 +0800 amr
Silaturahmi dengan Forkompimda Regional Maluku dan Nusa Tenggara, Menko Polkam Ajak para Pemimpin Berkorban untuk Rakyat https://amarmedia.co.id/silaturahmi-dengan-forkompimda-regional-maluku-dan-nusa-tenggara-menko-polkam-ajak-para-pemimpin-berkorban-untuk-rakyat https://amarmedia.co.id/silaturahmi-dengan-forkompimda-regional-maluku-dan-nusa-tenggara-menko-polkam-ajak-para-pemimpin-berkorban-untuk-rakyat

Lombok Barat, NTB.Amarmedia.co.id - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menyampaikan harapan Presiden Prabowo Subianto agar sinergi, soliditas, dan kolaborasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah terus diperkuat. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas serta mendukung keberhasilan program-program pembangunan nasional.

Pesan tersebut disampaikan Menko Polkam saat memberikan arahan kepada para kepala daerah dan Forkopimda di regional Nusa Tenggara dan Maluku, dalam acara Silaturahmi dan Arahan Menko Polkam, Menteri Dalam Negeri, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan Forkopimda se-Wilayah Nusa Tenggara dan Maluku yang digelar di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa (19/5/2026). 

"Saya menyampaikan salam dari Bapak Presiden Prabowo Subianto pada Bapak dan Ibu seluruhnya, dengan harapan agar soliditas di antara kita tetap dijaga," kata Menko Djamari.

Selain para kepala daerah yang mencakup gubernur, bupati, dan walikota, turut menjadi peserta juga Panglima Kodam, Panglima Kodaeral, Danlanud, Kapolda, dan Kajati di regional Maluku dan Nusa Tenggara.

Dalam arahannya, Menko Polkam juga mengimbau agar seluruh pimpinan daerah terus menjaga soliditas dan memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat. Menurutnya, di tengah situasi krisis global yang masih berlangsung, pemerintah pusat bekerja sangat keras agar masyarakat tidak terkena dampak serius, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun keamanan. Oleh karena itu, Menko Polkam mengajak seluruh kepala daerah dan unsur Forkopimda untuk responsif terhadap setiap keluhan masyarakat serta menunjukkan semangat rela berkorban demi kepentingan rakyat.

"Berempatilah kita pada posisi rakyat. Tidak ada pilihan lain, kita sudah terlanjur dipilih oleh rakyat untuk memimpin negeri ini. Jangan kita tunjukkan hal-hal yang bisa menyinggung perasaan rakyat kita, justru tunjukkan kita mau berkorban untuk rakyat," kata Djamari Chaniago.

Mendagri Tito Karnavian dalam kesempatan ini menegaskan pentingnya peran dan soliditas Forkopimda dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan di daerah serta mendukung terselenggaranya program-program pemerintah untuk kesejahteraan rakyat. 

Sementara itu Menteri PKP Maruarar Sirait memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto terkait perumahan rakyat. Pemerintahan saat ini, kata Menteri PKP, memberi perhatian penuh bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendapatkan hunian yang layak. Oleh karena itu, para kepala daerah diminta memaksimalkan program-program tersebut untuk masyarakat di wilayah masing-masing.

Dalam kegiatan ini, turut mendampingi Menko Polkam antara lain Sesmenko Polkam, Letjen TNI Mochammad Hasan dan para Deputi Kemenko Polkam.(AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 05:28:46 +0800 amr
Perkuat Pembangunan Daerah, Pemkab Sumbawa dan CARE Indonesia Sepakati Kolaborasi Strategis https://amarmedia.co.id/perkuat-pembangunan-daerah-pemkab-sumbawa-dan-care-indonesia-sepakati-kolaborasi-strategis https://amarmedia.co.id/perkuat-pembangunan-daerah-pemkab-sumbawa-dan-care-indonesia-sepakati-kolaborasi-strategis Perkuat Pembangunan Daerah, Pemkab Sumbawa dan CARE Indonesia Sepakati Kolaborasi Strategis

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Bupati Sumbawa - Ir.H. Syarafuddin Jarot,M.P. menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepakatan dengan CARE terkait Kolaborasi Percepatan Peningkatan Kesejahteraan Sosial Ekonomi melalui Penguatan Kesehatan Anak, Perlindungan Perempuan dan Anak, Ketahanan Ekonomi Keluarga, dan Ketahanan Lingkungan Berbasis Desa di Kabupaten Sumbawa. Pada acara tersebut turut hadir, Seketaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Inspektorat Kepala Bapperida, Kepala OPD terkait, bertempat di Ruang Rapat H. Hasan Usman lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (20/5/2026)

Bupati Sumbawa menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa bermitra dengan Yayasan CARE Indonesia untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya senior di CARE sejak CARE masih kecil dulu. Jadi tidak perlu berpanjang kata, karena saya paham CARE kompeten di bidang pemberdayaan dan punya kepedulian untuk membantu masyarakat,” ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati menyebut ada tiga program prioritas yang akan menjadi payung besar kerja sama: ekonomi, lingkungan persampahan, dan pemberdayaan pesisir. Ia meminta OPD kreatif mengembangkan program turunan sesuai kebijakan kabupaten. 

“Kita tidak perlu menangani sendiri, dengan CARE, kita bisa kolaborasi agar program berjalan,” tegasnya.

“Karena itu kami buat program khusus. Kewenangan hutan memang di provinsi, tapi masyarakatnya di Kabupaten Sumbawa. Saya sudah minta Gubernur perkuat Satgas Penanganan Hutan,” jelasnya.

Untuk mendukung agroforestri, Bupati menawarkan pilot porang. Pemkab siap menyediakan bibit sebanyak-banyaknya untuk masyarakat. Demplot porang yang sudah dibuat hasilnya bagus dan hanya perlu dipagar agar tidak dimakan ternak.

“Porang ini adaptif, bisa di bawah naungan. Silakan CARE buat pilot di Sumbawa,” kata Bupati.

  

Bupati juga menyoroti tantangan daerah. Inflasi naik dipicu harga cabai, kemiskinan ekstrem, dan stunting masih jadi perhatian. Banyak pendatang bekerja di sektor pertanian dan bangunan namun tinggal di rumah tidak layak saat pendataan, sehingga data kemiskinan bertambah,"tutupnya.

Sementara itu Ketua Pengurus Yayasan CARE Indonesia, DR. Abdul Wahib Situmorang. menyampaikan, kerja sama ini merupakan komitmen CARE dalam mendukung pembangunan inklusif, berkelanjutan, dan pengentasan kemiskinan dengan keberpihakan pada kelompok marjinal, terutama perempuan. 

“CARE di Indonesia sudah ada sejak 1967. Sekarang kita ingin lanjutkan dengan inovasi yang selaras dengan visi Sumbawa,” ujarnya.

Ada Tiga program prioritas yang akan didorong CARE di Sumbawa:

1.Agroforestri Berbasis Perdagangan Karbon, Pengembangan agroforestri komoditas kopi, coklat, dan kemiri yang terintegrasi dengan perdagangan karbon. Sumbawa diusulkan menjadi lokasi percontohan perdagangan karbon berbasis kelompok masyarakat. CARE saat ini berdiskusi intensif dengan Nature dari Australia dan Bumi Hijau dari Jakarta terkait program ini.

2.Ekonomi Sirkular Pengelolaan Sampah 

Replikasi model pengelolaan sampah organik 2 ton per hari menggunakan maggot BSF yang sudah berhasil di Depok dan Sumatera Selatan. Maggot akan diolah menjadi pakan ikan, kotorannya menjadi pupuk organik untuk hortikultura, dan hasilnya disuplai ke Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini akan dilaksanakan di 4 kecamatan di Sumbawa dan berpotensi menghasilkan pendapatan dari karbon sektor limbah.

3.Penguatan Ekonomi Perempuan Pesisir

Program pemberdayaan ekonomi kelompok perempuan pesisir yang terintegrasi dengan perlindungan kawasan. CARE telah mendapat dukungan pendanaan untuk pelaksanaan program ini di Sumbawa," ucapnya.

Abdul Wahib berharap ketiga program tersebut dapat selaras dengan visi misi Bupati Sumbawa untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, bermartabat, dan mampu mengentaskan kemiskinan,"tutupnya.( AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 03:40:55 +0800 amr
Evaluasi FLS3N Kabupaten Sumbawa: Hasanuddin Tekankan Pentingnya Pembinaan Karakter, Artikulasi, dan Penguatan Seni Tradisi https://amarmedia.co.id/evaluasi-fls3n-kabupaten-sumbawa-hasanuddin-tekankan-pentingnya-pembinaan-karakter-artikulasi-dan-penguatan-seni-tradisi https://amarmedia.co.id/evaluasi-fls3n-kabupaten-sumbawa-hasanuddin-tekankan-pentingnya-pembinaan-karakter-artikulasi-dan-penguatan-seni-tradisi Evaluasi FLS3N Kabupaten Sumbawa: Hasanuddin Tekankan Pentingnya Pembinaan Karakter, Artikulasi, dan Penguatan Seni Tradisi 

SUMBAWA, Amarmedia.co.id - 20 Mei 2026 – Pelaksanaan Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Sumbawa tahun 2026 yang berlangsung di Kafe arung Jonga memasuki babak akhir. Dalam kesempatan tersebut, praktisi seni dan pengamat budaya, Hasanuddin akrab disapa Haji Ace, menyampaikan evaluasi mendalam terkait jalannya kompetisi dan profesionalisme manajemen sekolah dalam membina bakat siswa.

Haji Ace menegaskan bahwa FLS3N bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan instrumen pembentuk karakter dan wadah pengembangan potensi siswa yang seharusnya menjadi prioritas setiap satuan pendidikan.

"FLS3N adalah major event bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa. Sekolah harus bergerak aktif menemukan bakat siswa," ujar Hasanuddin di hadapan peserta dan tenaga pendidik, Rabu malam (20/5/2026).

Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa bersama jajarannya, Pengurus Dewan Kesenian Sumbawa.

Dalam arahannya, Hasanuddin membedah tiga poin penting untuk meningkatkan kualitas penampilan siswa di tingkat provinsi maupun nasional:

Pertama: untuk Seni Mendongeng, Ia mengingatkan agar para peserta dan guru pembina memperhatikan teknik pemenggalan cerita (durasi) agar tidak memutus alur. Selain itu, artikulasi menjadi sorotan utama. "Banyak bahasa ucap yang tertelan karena emosi. Padahal, artikulasi harus jelas. Kebiasaan bicara tidak jelas ini jangan dibawa ke atas panggung jika ingin bersaing di level nasional," tegasnya.

Kedua Kreativitas Musik Tradisional . Hasanuddin menekankan pentingnya menciptakan pertunjukan yang utuh. Ia mengimbau agar sekolah tidak terpaku pada keterbatasan alat musik, melainkan berkolaborasi dengan sanggar seni setempat untuk mengeksplorasi komposisi musik tradisi Sumbawa, seperti penggunaan gendang, gong, dan serune yang dikelola secara kreatif.

Ketiga; untuk Tari Kreasi, Terkait materi tari, Hasanuddin menjelaskan bahwa kategori saat ini adalah semi-kontemporer yang tetap berpijak pada tradisi. Ia meminta para penata tari untuk lebih jeli dalam menerjemahkan tema "Pesta Rakyat" sesuai dengan sudut pandang anak remaja, bukan memaksakan estetika "salon" yang jauh dari realitas kehidupan masyarakat Sumbawa. " Cantik salon bukan satu-satunya yang dinilai, tapi pada karakter dan kreativitas tema yang dibawa, kalau kita membawa tema turin benrang maka nggak perlu ornamen yang macam - macam"ujarnya.

Meski menyadari keterbatasan anggaran daerah, Hasanuddin optimis bahwa prestasi seni Sumbawa tetap bisa diperhitungkan di kancah nasional. Ia mencontohkan konsep "teater miskin" yang membuktikan bahwa keterbatasan modal bukanlah penghalang untuk melahirkan karya seni yang agung.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Hasanuddin menyatakan kesediaannya untuk mendampingi para juara tingkat kabupaten agar lebih matang sebelum melaju ke tingkat provinsi.

"Saya siap membantu memberikan pembinaan, tidak perlu bayar, cukup diskusi dan kolaborasi. Kita ingin Sumbawa tetap berada di papan atas prestasi kesenian. Saya berharap para juri dan guru dapat bekerja sama membina siswa agar mampu duduk setara dengan daerah lain di tingkat nasional," pungkasnya.

Acara malam itu ditutup dengan harapan agar seluruh pihak, mulai dari Dinas Dikbud hingga praktisi seni, dapat duduk bersama mengevaluasi teknis pembinaan demi kemajuan seni budaya di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 21 May 2026 02:41:54 +0800 amr
Geram dengan Kerusakan Infrastruktur di Ropang, Ketua LSM Gentar Alam Ancam Gerakan Massa Jika Tidak Ada Perbaikan Segera https://amarmedia.co.id/geram-dengan-kerusakan-infrastruktur-di-ropang-ketua-lsm-gentar-alam-ancam-gerakan-massa-jika-tidak-ada-perbaikan-segera https://amarmedia.co.id/geram-dengan-kerusakan-infrastruktur-di-ropang-ketua-lsm-gentar-alam-ancam-gerakan-massa-jika-tidak-ada-perbaikan-segera Geram dengan Kerusakan Infrastruktur di Ropang, Ketua LSM Gentar Alam Ancam Gerakan Massa Jika Tidak Ada Perbaikan Segera

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id , 20 Mei 2026 – Kondisi infrastruktur di Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, kini berada di titik nadir. Kerusakan parah pada akses jalan utama dan jembatan penghubung desa menjadi sorotan tajam Ketua LSM Gentar Alam (Sumbawa Green Action), Aldiansyah, S.T., menyusul belum adanya kepastian perbaikan dari Pemerintah Daerah.

Kecamatan Ropang, yang merupakan salah satu lumbung pangan vital Kabupaten Sumbawa dengan produksi padi dan kopi yang melimpah, kini justru terisolasi oleh kondisi jalan yang dipenuhi lubang dan berlumpur. Aldiansyah mengungkapkan bahwa kerusakan ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan ancaman nyata bagi ekonomi masyarakat.

“Biaya transportasi hasil panen melonjak hingga 30%, distribusi terhambat, bahkan akses ke layanan dasar seperti puskesmas dan sekolah sangat terganggu. Kami sudah di titik jenuh,” tegas Ardiansyah.

Selain akses jalan, kondisi jembatan kayu penghubung menuju Desa Lawin, Labangkar, dan Ranan kini dalam kondisi memprihatinkan dan nyaris roboh. Jembatan yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat tersebut dinilai sudah tidak layak dilalui dan menuntut penggantian segera menjadi jembatan beton yang memadai.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan ST menyampaikan bahwa pembangunan jembatan belum dapat direalisasikan tahun ini karena keterbatasan anggaran. Pihak PUPR hanya mengalokasikan Rp500 juta dari total Rp5,21 miliar anggaran infrastruktur untuk penanganan ruas jalan di Kecamatan Ropang.

Menanggapi hal tersebut, Aldiansyah menyatakan penolakan keras. Ia menilai kebijakan penganggaran pemerintah tidak mencerminkan skala prioritas yang objektif.

“Kecamatan Ropang adalah wilayah sangat vital bagi pertumbuhan ekonomi Sumbawa. Jika pemerintah tidak menempatkan Ropang sebagai skala prioritas, maka pengalokasian anggaran tersebut salah arah,” tambah Aldiansyah.

LSM Gentar Alam bersama masyarakat Kecamatan Ropang mengajukan tuntutan tegas kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa diantaranya pertama ; penetapan status darurat jalan di Kecamatan Ropang.

Kedua ; Perbaikan jalan harus segera dilakukan bulan ini, khususnya akses menuju Desa Lawin, Labangkar, dan Ranan.

Ketiga : Perusahaan tambang dan investor yang beroperasi di wilayah Ropang wajib berkontribusi minimal 30–50% dalam pembiayaan perbaikan infrastruktur.

Keempat ; Pengerjaan perbaikan menyeluruh ditargetkan selesai dalam 6–12 bulan.

Aldiansyah menegaskan bahwa jika tuntutan ini diabaikan, pihaknya tidak akan tinggal diam. Mengingat sebagian besar operasional perusahaan tambang berada di wilayah Ropang, ia memperingatkan pemerintah akan risiko kemarahan massa.

“Jika Ropang memang tidak dianggap sebagai skala prioritas oleh pemerintah, maka silakan pindahkan industri-industri tersebut ke kecamatan yang dianggap prioritas. Jangan sampai amukan massa dan kemarahan masyarakat yang dirugikan justru menghambat iklim investasi di Kabupaten Sumbawa. Ropang harus diperhatikan, Ropang harus jadi prioritas,” pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 20 May 2026 15:25:32 +0800 amr
Peringati Harkitnas 2026, DPC PDI Perjuangan Sumbawa Serukan Pemuda Jadi Garda Depan Kemajuan Daerah https://amarmedia.co.id/peringati-harkitnas-2026-dpc-pdi-perjuangan-sumbawa-serukan-pemuda-jadi-garda-depan-kemajuan-daerah https://amarmedia.co.id/peringati-harkitnas-2026-dpc-pdi-perjuangan-sumbawa-serukan-pemuda-jadi-garda-depan-kemajuan-daerah Peringati Harkitnas 2026, DPC PDI Perjuangan Sumbawa Serukan Pemuda Jadi Garda Depan Kemajuan Daerah

SUMBAWA,Amarmedia.co.id – Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada Rabu, 20 Mei 2026, dimanfaatkan oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa untuk membangkitkan semangat juang generasi muda. Partai berlambang banteng moncong putih ini mengajak seluruh pemuda, khususnya milenial dan Gen-Z di Sumbawa, untuk menjadi motor penggerak pembangunan di tengah kompleksitas tantangan global.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH MSi dalam keterangannya Rabu 20 Mei 2026, menyatakan bahwa Harkitnas bukan sekadar seremoni mengenang sejarah, melainkan momentum untuk membangun optimisme dan keberanian anak muda dalam menghadapi perubahan zaman. Menurutnya, tantangan saat ini sangat nyata, mulai dari persaingan ekonomi global, pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), ancaman krisis pangan, hingga perubahan iklim.

"Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga kuat secara ideologi, budaya, dan karakter kebangsaan. Pemuda Sumbawa harus menjadi generasi yang produktif, kreatif, dan inovatif, namun tetap memegang teguh jati diri sebagai bangsa Indonesia," ungkapnya.

PDI Perjuangan menekankan bahwa relevansi ajaran Bung Karno, khususnya Marhaenisme, masih sangat kuat bagi generasi muda saat ini. Marhaenisme yang mengajarkan keberpihakan kepada rakyat kecil, semangat berdikari, dan gotong royong, dinilai sebagai fondasi utama dalam melawan ketidakadilan sosial.

"Generasi muda harus hadir sebagai pelopor perubahan yang berpihak kepada petani, nelayan, buruh, pelaku UMKM, dan seluruh lapisan masyarakat kecil. Jangan hanya menjadi penonton, jadilah pelaku utama pembangunan daerah di segala bidang, baik itu kewirausahaan, pertanian modern, teknologi digital, hingga politik kebangsaan yang sehat," tambahnya.

Dalam era digital saat ini, DPC PDI Perjuangan Sumbawa juga menyoroti peran media sosial. Pihaknya mengajak kaum muda untuk mengubah fungsi media sosial menjadi ruang edukasi, kreativitas, dan perjuangan gagasan, bukan sebagai alat penyebar kebencian, hoaks, atau perpecahan. Semangat gotong royong dan solidaritas sosial diminta untuk terus dikedepankan sebagai kekuatan utama bangsa.

Mengakhiri pernyataannya, PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa masa depan daerah dan bangsa berada di pundak pemuda hari ini. Momentum Harkitnas 2026 diharapkan menjadi titik balik bagi pemuda Sumbawa untuk terus bergerak bersama rakyat demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

"Bangkit Pemudanya, Kuat Rakyatnya, Maju Indonesianya," pungkasnya dengan penuh semangat.(AM)

]]>
Wed, 20 May 2026 15:09:27 +0800 amr
Pansus II DPRD Sumbawa Bedah Kinerja BUMD dan Revisi Ranperda Pengelolaan Pasar Rakyat Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan https://amarmedia.co.id/pansus-ii-dprd-sumbawa-bedah-kinerja-bumd-dan-revisi-ranperda-pengelolaan-pasar-rakyat-pusat-perbelanjaan-dan-toko-swalayan https://amarmedia.co.id/pansus-ii-dprd-sumbawa-bedah-kinerja-bumd-dan-revisi-ranperda-pengelolaan-pasar-rakyat-pusat-perbelanjaan-dan-toko-swalayan Pansus II DPRD Sumbawa Bedah Kinerja BUMD dan Revisi Ranperda Pengelolaan Pasar Rakyat Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan 

Sumbawa,Amarmedia.co.id   – Pansus II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat intensif pada Senin (18/5/2025) guna membahas dua Ranperda yakni Penyertaan Modal pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) 2026-2030 dan dan Ranperda Pengelolaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan. Rapat yang dipimpin Ketua Pansus II, I Nyoman Wisma, ini dihadiri oleh jajaran eksekutif, termasuk Kadis Koperindag, Kadis DPMPTSP, serta perwakilan Bagian Hukum dan Ekonomi Setda Sumbawa.

Dalam pembahasan penyertaan modal, Pansus II menyoroti tajam kondisi kesehatan sejumlah BUMD. Ketua Pansus II, I Nyoman Wisma, menegaskan bahwa Pemda harus transparan mengenai kondisi keuangan PT Bank NTB Syariah, PT BPR NTB Perseroda, PT Sabalong Samawa, hingga Perumda Air Minum Batulanteh sebelum investasi dilakukan.

"Niat Pemda untuk penyertaan modal patut diapresiasi, namun kita harus tahu kesehatan perusahaan tersebut. Untuk PT Sabalong Samawa, posisinya saat ini bisa dikatakan antara hidup dan mati. Kami meminta penjelasan pola pikir Pemda, apakah mau membangun ulang atau sekadar menyuntik modal tanpa arah yang jelas," tegas Nyoman Wisma.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Ekonomi Ivan Indrajaya ST MM menjelaskan bahwa penyertaan modal dilakukan secara bertahap berdasarkan evaluasi. Untuk Bank NTB Syariah, meski laba sempat terdampak kasus perbankan, kini direksi baru tengah berupaya memulihkan kinerja dengan merambah sektor UMKM. Sementara untuk Perumda Air Minum Batulanteh, Pemda menekankan orientasi sosial dalam penyediaan air bersih, sehingga pelayanan menjadi prioritas dibandingkan mengejar deviden dalam waktu dekat.

Agenda kedua membahas Ranperda tentang Pengelolaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan. Pihak Pemda menyarankan agar dilakukan penyusunan ulang (rekonstruksi) total terhadap naskah tersebut. Hal ini dikarenakan substansi draf yang ada saat ini dinilai kurang sistematis dan berisiko membingungkan masyarakat.

Kadis Perindag dan Kadis DPMPTSP menekankan pentingnya mempertajam aturan mengenai perizinan toko berjejaring, terutama terkait jarak operasional dan kewajiban adanya berita acara survei lapangan yang melibatkan pihak desa dan kecamatan. "Permasalahan selama ini ada pada rekomendasi perizinan. Kita harus memperketat aturan jarak antara satu minimarket dengan minimarket lainnya agar tidak bertumpuk seperti di kota besar," tambah anggota Pansus, H. Zohran.

Dalam rapat tersebut, Pansus II dan Pemerintah Daerah menyepakati sejumlah poin penting:

Pertama ; Proses penyertaan modal wajib didasarkan pada laporan keuangan yang diaudit oleh auditor independen. Jika BUMD terbukti merugi berdasarkan audit tersebut, Bupati memiliki kewenangan untuk menghentikan penyertaan modal.

Kedua ; Pemerintah berkomitmen melakukan pembenahan manajemen, termasuk opsi rekrutmen direksi yang profesional dan berjiwa bisnis untuk menyelamatkan BUMD yang kinerjanya stagnan.

Ketiga ; Disepakati untuk menyusun ulang draf Ranperda Pasar rakyat Pusat Perbelanjaan dan toko swalayan guna menyesuaikan dengan regulasi terbaru (PP 29/2021) dan memastikan kepastian hukum bagi pelaku usaha tradisional maupun modern.

Pansus II menegaskan bahwa setiap kebijakan penyertaan modal harus berorientasi pada ketahanan fiskal daerah dan dampak sosial langsung bagi masyarakat Sumbawa. Rapat ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk terus melakukan koordinasi dalam tahap harmonisasi regulasi agar hasil akhirnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(AM)

]]>
Wed, 20 May 2026 09:40:02 +0800 amr
Musyawarah Cabang Ke‑IV BPC HIPMI Kabupaten Sumbawa: Maju,Bergerak dan Berkolaborasi https://amarmedia.co.id/musyawarah-cabang-keiv-bpc-hipmi-kabupaten-sumbawa-majubergerak-dan-berkolaborasi https://amarmedia.co.id/musyawarah-cabang-keiv-bpc-hipmi-kabupaten-sumbawa-majubergerak-dan-berkolaborasi Musyawarah Cabang Ke‑IV BPC HIPMI Kabupaten Sumbawa: Maju,Bergerak dan Berkolaborasi

Sumbawa,Amarmedia.co.id  20 Mei 2026 — Aula Gedung Olive Food Court akan menjadi tempat para pengusaha muda paling dinamis di Kabupaten Sumbawa berkumpul dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Ke‑IV BPC HIPMI Kabupaten Sumbawa. Acara yang akan dilaksanakan pada hari Kamis 21 Mei 2026 pukul 12.00 WITA itu akan menjadikan Olive Food Court, Jalan Kerangka Baja, Brang Bara, sebagai pusat energi kewirausahaan dan jaringan bisnis yang penuh semangat.

Dipimpin oleh Ketua OC Muscab Wira Marizal dan Ketua SC Muhammad Fauzi, Muscab Ke‑IV ini akan dibuka dengan antusiasme tinggi dari anggota HIPMI, pelaku usaha, serta tokoh penggerak ekonomi di Kabupaten Sumbawa. Momentum ini juga mendapat sorotan dari ketua umum HIPMI Kabupaten Sumbawa, Farzan, untuk menegaskan komitmen organisasi dalam membangun ekosistem bisnis yang inklusif dan kompetitif.

"Muscab kali ini bukan sekadar agenda administratif,  ia menjadi panggung strategis bagi regenerasi kepemimpinan kami yang telah berakhir masanya, sinergi program, dan deklarasi langkah nyata untuk memperkuat UMKM, mendorong investasi lokal, serta membuka akses pasar dan pembiayaan bagi pelaku usaha muda Sumbawa"ujarnya kepada awak media Rabu 20 Mei 2026. 

Kemudian ujarnya, berbagai agenda penting, termasuk pemilihan pengurus baru, pembahasan roadmap pengembangan kewirausahaan, dan inisiatif kolaborasi antar-sektor, dijadwalkan berjalan intensif sepanjang hari.

Ketua Umum HIPMI Kab. Sumbawa, Farzan, mengajak agar semua pihak bersatu mengakselerasi pembangunan ekonomi daerah melalui inovasi dan kolaborasi.

Diharapkan suasana semakin hidup dengan sesi sambutan penuh semangat dari Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi NTB Ismed Fathurrahman Maulana bersama Sekretaris Umum Anggi Sihanjaya yang telah terkonfirmasi akan hadir, dan diskusi panel yang menghadirkan ide-ide segar untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca-pandemi. Para peserta juga dapat bersemangat menjalin kemitraan, bertukar peluang usaha, serta menyiapkan rencana aksi yang langsung dapat diimplementasikan di tingkat lokal.

Ketua OC Wira Marizal menegaskan bahwa Muscab Ke‑IV ini adalah kesempatan emas untuk menghadirkan figur pemimpin muda yang visioner dan pro-bisnis."Untuk tema muscab ke IV adalah Maju,bergerak dan berkolaborasi"ujarnya. Sementara Ketua SC Muhammad Fauzi menyatakan kesiapan panitia dalam menyelenggarakan agenda yang transparan dan profesional. 

Dengan semangat “Maju,bergerak dan berkolaborasi”, Musyawarah Cabang Ke‑IV BPC HIPMI Kabupaten Sumbawa diharapkan melahirkan kepengurusan yang energik dan program-program nyata yang mampu mengangkat daya saing pelaku usaha lokal. Olive Food Court insya Allah menjadi saksi lahirnya langkah baru bagi pengusaha muda Sumbawa yang siap berkibar di kancah regional dan nasional" pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 20 May 2026 07:45:57 +0800 amr
Jaga Kesinambungan Program dan Kelangsungan Organisasi, PWI Pusat Isi Jabatan Sekjen https://amarmedia.co.id/jaga-kesinambungan-program-dan-kelangsungan-organisasi-pwi-pusat-isi-jabatan-sekjen https://amarmedia.co.id/jaga-kesinambungan-program-dan-kelangsungan-organisasi-pwi-pusat-isi-jabatan-sekjen Jaga Kesinambungan Program dan Kelangsungan Organisasi, PWI Pusat Isi Jabatan Sekjen 

 

JAKARTA,Amarmedia.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melakukan reposisi susunan pengurus harian melalui Surat Keputusan PWI Pusat Nomor 081-PLP/PP-PWI/V/2026 tertanggal 18 Mei 2026. 

Dalam perubahan tersebut, Marthen Selamet Susanto ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Pusat menggantikan almarhum Zulmansyah Sekedang.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan, penyesuaian susunan pengurus dilakukan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan optimal sekaligus menjaga kesinambungan program-program PWI Pusat.

“Perubahan susunan pengurus ini dilakukan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan optimal serta menjaga kesinambungan program-program PWI Pusat,” ujar Munir, dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).

Munir berharap susunan kepengurusan yang baru dapat memperkuat konsolidasi organisasi. 

Selain itu dapat melanjutkan pengabdian dan semangat yang telah diwariskan almarhum Zulmansyah Sekedang bagi PWI dan dunia pers nasional.

Sebelum dipercaya menjabat Sekjen, Marthen Selamet Susanto diketahui menjabat sebagai Bendahara Umum PWI Pusat.

Seiring reposisi tersebut, jabatan Bendahara Umum kini diisi Sumber Rajasa Ginting yang sebelumnya menjabat Wakil Bendahara Umum.

Untuk mendukung tugas kebendaharaan, PWI Pusat juga menetapkan Badar Subur sebagai Wakil Bendahara Umum I dan Herlina sebagai Wakil Bendahara Umum II.

Sementara itu, posisi Wasekjen diisi oleh Haryo Ristamaji, Suprapto Sastro Atmojo dan Kadirah

Selain pergantian Sekjen dan Bendara Umum, PWI Pusat juga melakukan reposisi di sejumlah bidang pengurus harian.

Bidang Organisasi dan Keanggotaan tetap dipimpin Zulkifli Gani Ottoh dengan Djoko Tetuko Abdul Latif sebagai wakil ketua.

Pada Bidang Pembinaan Daerah, posisi ketua tetap dijabat Mirza Zulhadi dengan wakil ketua Novrizon Burman dan Sarjono.

Di Bidang Pendidikan, Agus Sudibyo tetap dipercaya memimpin bersama Zarman Syah dan kini didampingi Iskandar Zulkarnain.

Sementara Bidang Kerja Sama dan Kemitraan dipimpin Ariawan dengan para wakil ketua Amy Atmanto, M. Sarwani, Abdullah Sammy, dan Ki Agus Firdaus.

Untuk Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum, posisi ketua dijabat Anrico Pasaribu dengan wakil ketua Baren Antoni Siagian dan Jimmy Endey.

Bidang Hubungan Luar Negeri dipimpin Irfan Junaidi dengan Aldi Gultom sebagai wakil ketua.

Di Bidang Multimedia dan IT, Hilman Hidayat tetap dipercaya sebagai ketua dengan Merdi Sofansyah dan Agus Salim Alwi Hamu sebagai wakil ketua.

Sedangkan Bidang Media dan Penyiaran tetap diketuai Auri Jaya dengan Danang Sanggabuana dan Dede Apriadi sebagai wakil ketua.

Pada Bidang Pengelolaan Aset, Endang Werdiningsih menjabat ketua didampingi Hari Wibowo dan Rabiatun Drakel. (AM)

]]>
Wed, 20 May 2026 05:25:19 +0800 amr
Hadiri Rakor Forkopimda di NTB, Menteri PKP Tekankan Perkuat Sinergi Keamanan dan Percepatan Program Perumahan Rakyat https://amarmedia.co.id/hadiri-rakor-forkopimda-di-ntb-menteri-pkp-tekankan-perkuat-sinergi-keamanan-dan-percepatan-program-perumahan-rakyat https://amarmedia.co.id/hadiri-rakor-forkopimda-di-ntb-menteri-pkp-tekankan-perkuat-sinergi-keamanan-dan-percepatan-program-perumahan-rakyat Hadiri Rakor Forkopimda di NTB, Menteri PKP Tekankan Perkuat Sinergi Keamanan dan Percepatan Program Perumahan Rakyat

Lombok Barat.Amarmedia.co.id — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung di Hotel Merumatta Senggigi Lombok, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (19/5/2026).

Rakor yang diawali Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago tersebut membahas sejumlah isu strategis nasional, mulai dari penguatan keamanan maritim dan pertahanan negara, pengarusutamaan gender (PUG) di sektor keamanan, hingga evaluasi program strategis pemerintah daerah yang selaras dengan visi pembangunan nasional Presiden Prabowo Subianto.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur NTB, Gubernur NTT, Gubernur Maluku, Gubernur Maluku Utara, jajaran Forkopimda, pimpinan TNI-Polri, Kejaksaan, Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda), hingga Ketua DPRD Provinsi NTB.

Dalam sambutannya, Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan pentingnya optimalisasi potensi sumber daya alam dan pariwisata daerah untuk kesejahteraan masyarakat.

“Baru sekarang saya datang ke Lombok dan kesempatan baik ini saya gunakan untuk merangsang Forkopimda untuk menjadikan sumber daya alam kita menjadi pusat tujuan wisata karena keindahannya. Sudah saatnya masyarakat menikmati sumber daya di negeri ini,” ujar Menko Polkam.

Pada kesempatan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait memaparkan berbagai capaian dan program prioritas Kementerian PKP melalui tayangan video 21 capaian kinerja sektor perumahan. 

Menteri PKP menegaskan bahwa pemerintah terus mempercepat akses masyarakat terhadap hunian layak melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

“Terima kasih kepada Pak Mendagri, kita sudah membuat kebijakan SKB 3 Menteri yang sangat pro rakyat, yang pertama BPHTB dan PBG gratis untuk MBR dan Presiden Prabowo adalah yang pertama membuat kebijakan ini serta membuktikan kalau birokrasi kita berjalan dengan lebih cepat,” ujar Menteri PKP.

Menurut Maruarar Sirait, keberhasilan pembangunan sektor perumahan membutuhkan kolaborasi dan semangat gotong royong dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, maupun masyarakat.

“Bagaimana kekuatan kepercayaan dan gotong royong dari berbagai pihak yang berkenan untuk membantu bidang perumahan ini menjadi bukti kita kompak dan apabila dengan konsep yang jelas kita akan dapat dukungan sinergi yang kuat,” lanjut Menteri PKP.

Menteri PKP juga menekankan bahwa berbagai program unggulan Kementerian PKP yang digagas Presiden Prabowo Subianto akan semakin mempercepat pemerataan pembangunan perumahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan apresiasinya terhadap percepatan penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Provinsi NTB. Ia menyebut NTB menjadi salah satu daerah dengan capaian tertinggi dalam penerbitan izin pembangunan rumah rakyat.

“Provinsi NTB menjadi yang tertinggi mengeluarkan 64 izin PBG dengan bentuk 6.170 unit rumah,” ujar Mendagri.

Mendagri juga menyoroti program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dinilai menjadi langkah bersejarah dalam mendukung peningkatan kualitas hunian masyarakat.

“Bedah rumah 400.000 BSPS ini adalah pertama kali dalam sejarah dan tidak akan mungkin APBD menampung itu dan sekarang Pak Menteri PKP memberikan untuk setiap kabupaten di NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara serta Papua minimal 500 bedah rumah BSPS,” kata Tito Karnavian.

Selain itu, Mendagri menjelaskan adanya alokasi pembangunan 15.000 rumah di kawasan perbatasan melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan sebagai bagian dari strategi pemerataan pembangunan nasional.

Rakor Forkopimda tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Acara ditutup dengan penampilan lagu “Di Bawah Tiang Bendera” yang dibawakan Edo Kondologit, menambah nuansa persatuan dan nasionalisme dalam forum koordinasi lintas sektor tersebut.

Melalui Rakor ini, Kementerian PKP menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat pembangunan perumahan rakyat yang inklusif, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat. (AM)

]]>
Wed, 20 May 2026 00:56:54 +0800 amr
Menteri PKP Dorong Percepatan KUR Perumahan, BSI Siap Tambah Penyaluran untuk Dukung Program 3 Juta Rumah https://amarmedia.co.id/menteri-pkp-dorong-percepatan-kur-perumahan-bsi-siap-tambah-penyaluran-untuk-dukung-program-3-juta-rumah https://amarmedia.co.id/menteri-pkp-dorong-percepatan-kur-perumahan-bsi-siap-tambah-penyaluran-untuk-dukung-program-3-juta-rumah Menteri PKP Dorong Percepatan KUR Perumahan, BSI Siap Tambah Penyaluran untuk Dukung Program 3 Juta Rumah

Lombok Barat.Amarmedia.co.id— Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menghadiri kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan KUR Perumahan yang berlangsung di Graha Bhakti Praja Conference Center, Selasa (19/05/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta sektor perbankan dalam mempercepat akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat melalui program strategis nasional 3 Juta Rumah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal beserta jajaran FORKOPIMDA Provinsi NTB, Gubernur NTT beserta FORKOPIMDA Provinsi NTT, Gubernur Maluku beserta FORKOPIMDA Provinsi Maluku, Gubernur Maluku Utara beserta FORKOPIMDA Provinsi Maluku Utara, Dirjen Perkotaan Kementerian PKP, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Walikota Mataram, perwakilan PNM, perwakilan SMF, serta Wakil Direktur Utama bank BSI.

Dalam sambutannya, Menteri PKP menegaskan pentingnya kecepatan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam sektor pembiayaan dan penyediaan hunian layak.

“Melayani rakyat itu harus dengan cepat, ayo kita nyanyi lagu ‘Bongkar’ supaya pemerintah melayani rakyat tidak boleh lambat tapi harus cepat dan mudah bagi rakyat,” ujar Menteri PKP.

Menteri PKP menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mendorong percepatan pembangunan dan pembiayaan perumahan rakyat. 

Menurutnya, pemerintah terus memperluas akses pembiayaan agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki rumah layak huni dengan skema yang mudah, cepat, dan terjangkau.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Direktur Utama BSI menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung program prioritas nasional di bidang perumahan.

“Kami mendukung atas inisiasi pemerintah khususnya Kementerian PKP dalam program prioritas nasional yakni 3 juta rumah dan untuk penyaluran ini kami siap untuk ditambah kuotanya,” ujar Wakil Dirut BSI.

BSI mencatat kinerja positif dalam mendukung pembiayaan sektor perumahan nasional. Realisasi penyaluran kredit program perumahan melalui BSI secara nasional telah mencapai Rp799,11 miliar. 

Sementara khusus di Provinsi Nusa Tenggara Barat, realisasi penyaluran kredit program perumahan melalui BSI mencapai Rp43,82 miliar.

Selain itu, realisasi penyaluran kredit program perumahan khusus Provinsi NTB dengan BSI sebagai bank penyalur tercatat sebesar Rp315,7 miliar. Hingga April 2026, BSI juga telah menyalurkan pembiayaan untuk 1.201 unit rumah melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dalam mendukung Program 3 Juta Rumah.

BSI juga telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp819 miliar kepada 2.385 nasabah melalui program Kredit Pemilikan Perumahan (KPP) sejak program tersebut diluncurkan atau mencapai sekitar 60 persen dari kuota yang ditetapkan pemerintah. Khusus di NTB, BSI telah menyalurkan sekitar Rp44 miliar kepada 110 nasabah.

Di tengah tantangan ekonomi global, BSI pada tahun 2026 berhasil mempertahankan pertumbuhan yang sehat dengan total aset mencapai Rp460 triliun dan pertumbuhan laba sebesar 17,1 persen. Capaian tersebut memperkuat posisi BSI sebagai salah satu mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembiayaan syariah, termasuk sektor perumahan rakyat.

Melalui kolaborasi ini, Kementerian PKP berharap sinergi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan dapat semakin mempercepat realisasi program perumahan nasional, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau di berbagai daerah Indonesia.(AM)

]]>
Wed, 20 May 2026 00:46:20 +0800 amr
Menteri PKP Tinjau Rusunawa Bintaro NTB, Pastikan Hunian Layak dan Terjangkau bagi Nelayan Mataram https://amarmedia.co.id/menteri-pkp-tinjau-rusunawa-bintaro-ntb-pastikan-hunian-layak-dan-terjangkau-bagi-nelayan-mataram https://amarmedia.co.id/menteri-pkp-tinjau-rusunawa-bintaro-ntb-pastikan-hunian-layak-dan-terjangkau-bagi-nelayan-mataram Menteri PKP Tinjau Rusunawa Bintaro NTB, Pastikan Hunian Layak dan Terjangkau bagi Nelayan Mataram

Mataram Amarmedia.co.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan kunjungan kerja ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Bintaro yang berlokasi di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (19/05/2026). 

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas hunian, fasilitas kawasan, serta kenyamanan masyarakat penghuni rusun yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP meninjau langsung kondisi unit hunian, fasilitas umum kawasan rusun, hingga kawasan pesisir pantai yang menjadi pusat aktivitas mata pencaharian warga penghuni rusunawa.

Rusunawa Bintaro memiliki kapasitas hunian berupa 1 twin block dengan bangunan 3 lantai yang terdiri atas 44 unit kamar tipe 36. Setiap unit dirancang ramah keluarga dan dilengkapi dengan dua kamar tidur, satu ruang tamu, satu dapur, serta satu kamar mandi.

Selain itu, seluruh unit hunian telah diserahkan dalam kondisi fully furnished atau dilengkapi dengan mebel dasar guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat sejak pertama kali menempati hunian.

Dengan biaya sewa sekitar Rp150.000 per bulan, Rusunawa Bintaro diharapkan menjadi solusi hunian layak, sehat, dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya nelayan di kawasan pesisir Kota Mataram.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP juga berdialog langsung dengan sejumlah penghuni rusun. Salah satunya adalah seorang warga yang berprofesi sebagai tukang urut sekaligus memiliki usaha warung kecil untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Kepada warga tersebut, Menteri PKP menyampaikan harapannya agar hunian yang disediakan pemerintah dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat.

“Semoga ibu berkah ya bu tinggal di sini, semoga bermanfaat dan selalu sehat-sehat,” ujar Menteri PKP.

Menteri PKP menegaskan bahwa pembangunan rumah susun bukan hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki lingkungan hunian yang mendukung aktivitas ekonomi dan kualitas hidup yang lebih baik.

Menurutnya, lokasi Rusunawa Bintaro yang berada dekat kawasan pantai menjadi nilai penting karena memudahkan para nelayan untuk tetap menjalankan aktivitas mencari nafkah tanpa harus tinggal di kawasan permukiman yang tidak layak

“Kementerian PKP terus berupaya menghadirkan hunian yang layak, terjangkau, dan dekat dengan pusat aktivitas masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Menteri PKP.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Dirjen Perumahan Perdesaan Rinni D. Mawarti, Staf Khusus Menteri Kiki Sidabutar, Tim Menteri Edo Kondologit, Staf Khusus Menteri Daeng, Kepala BP3KP NT 1 beserta jajaran. (AM)

]]>
Wed, 20 May 2026 00:35:15 +0800 amr
Bupati Sumbawa Ikut Gerakan Indonesia ASRI di Pantai Senggigi bersama Wamen Dalam Negeri https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ikut-gerakan-indonesia-asri-di-pantai-senggigi-bersama-wamen-dalam-negeri https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ikut-gerakan-indonesia-asri-di-pantai-senggigi-bersama-wamen-dalam-negeri Bupati Sumbawa Ikut Gerakan Indonesia ASRI di Pantai Senggigi bersama Wamen Dalam Negeri

Lombok Barat, Amarmedia.co.id 19 Mei 2026 — Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP pagi ini  Selasa 19 Mei 2026 turut berpartisipasi dalam kegiatan Gerakan Indonesia ASRI yang digelar di Pantai Senggigi, Lombok Barat. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri RI dan sejumlah kepala daerah lain sebagai bagian dari rangkaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 wilayah Nusa Tenggara dan Maluku.

Rangkaian kegiatan meliputi aksi bersih-bersih pantai dan bazar pangan murah. Menurut Bupati Jarot, kegiatan bersih pantai ini memiliki makna lebih dari sekadar menjaga kebersihan; ia menekankan bahwa aksi tersebut mencerminkan kepedulian bersama dan investasi untuk masa depan daerah.

“Kegiatan bersih pantai ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga tentang kepedulian dan masa depan daerah kita bersama. Tetap kompak, tetap peduli, dan terus bergerak untuk Indonesia yang lebih ASRI,” ujar Bupati Jarot.

Kegiatan di Pantai Senggigi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan pesisir sekaligus mendorong ketersediaan pangan terjangkau melalui bazar. Penyelenggaraan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kolaborasi antar daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan warga.(AM)

]]>
Tue, 19 May 2026 22:50:49 +0800 amr
FLS3N 2026 Sumbawa: Saat Panggung Kafe Berubah Jadi Arena Keajaiban Talenta Muda! https://amarmedia.co.id/fls3n-2026-sumbawa-saat-panggung-kafe-berubah-jadi-arena-keajaiban-talenta-muda https://amarmedia.co.id/fls3n-2026-sumbawa-saat-panggung-kafe-berubah-jadi-arena-keajaiban-talenta-muda FLS3N 2026 Sumbawa: Saat Panggung Kafe Berubah Jadi Arena Keajaiban Talenta Muda!

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Ada yang berbeda di Kafee Arung Jonga malam ini Selasa 19 Mei 2026. Bukan sekadar tempat nongkrong, kafe ini mendadak disulap menjadi panggung megah penuh warna saat Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Sumbawa tahun 2026 resmi digelar.

Suasana riuh rendah penonton seketika hening saat satu per satu siswa SMP yang lolos ke babak final 3 besar tampil menunjukkan "sakti"-nya di bidang seni. Acara ini secara resmi dibuka oleh Kadis Dikbud Sumbawa, Bapak Budi Sastrawan, M.Si., yang menekankan bahwa ajang ini adalah kawah candradimuka bagi pembentukan karakter bangsa lewat seni dan budaya.

Senada dengan itu, Sekretaris Dispopar Sumbawa, Muhammad Irpan, S.P.MM, memberikan pesan yang sangat menyejukkan bagi para peserta. "Kita berikan ruang yang luas tanpa membebani karya yang harus ditampilkan. Biarkan kreativitas mereka berkembang dan tumbuh secara alami," ujarnya penuh dukungan.

Parade Penampilan yang Menghipnotis

Malam itu benar-benar menjadi ajang pembuktian bahwa siswa Sumbawa punya bakat kelas wahid diantaranya Dian Sulastri siswi SMPN 2 Unter Iwes sukses membuat penonton ikut bernyanyi lewat lantunan syahdu "Laskar Pelangi".

SMPN 1 Labuhan Badas tampil kompak dengan musik tradisional yang sarat makna.Afifah Ufaira Shafiyyah dari SMPN 1 Moyo Hulu benar-benar menghipnotis penonton. Lewat dongeng "Batu Nganga", ia seolah membawa penonton masuk ke dalam cerita rakyat tersebut. Atribut dan ornamen yang disediakan diatas panggung sangat menyatu dengan cerita rakyat yang dibawa penuh penjiwaan.

Dari SMPN 3 Moyo Hulu dan SMPN 1 Sumbawa Besar memanjakan mata dengan tari kreasi yang energik, sementara Afifah Dwi Oktaviani dari SMPN 1 Sumbawa Besar memukau lewat vokal solonya yang merdu. Puncaknya, duo pantomim dari SMPN 3 Moyo Hulu, Rafli Amrillah dan Abdul Kholik tampil begitu matang. Gerakan mereka begitu presisi, jauh dari kesan sekadar meniru video YouTube, hingga membuat juri dan penonton terpukau.

Catatan Sang Pengamat: Lebih Berani dan Lebih Matang

Guru sekaligus pengamat seni, Guru Abdul Hakim SPd akrab disapa Guru Nik , memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan talenta tahun ini. Menurutnya, ada lonjakan keberanian yang signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Penampilan tahun ini luar biasa! Terutama pantomim, gerakan mereka sudah matang, bukan lagi hasil kopi-paste dari YouTube. Tari-tariannya pun lebih berani," ungkapnya antusias.

Ditambahkan oleh Hendra Sofyan.S.Sn atau akrab di panggil abang Auk, tentu saja, ada "pekerjaan rumah" kecil. Abang Auk menyoroti perlunya kolaborasi dengan pihak recording lokal untuk meningkatkan kualitas audio musik pengiring. Dengan sentuhan profesional di bidang rekaman, ia yakin karya anak-anak Sumbawa ini akan semakin megah dan layak bersaing di level yang lebih tinggi.

Pesan untuk Sang Juara

Kabid SMP Junaidi SPd, Ketika ditanya soal siapa yang layak mendapatkan "mahkota" juara, Ia hanya tersenyum bijak. "Jangan pernah berhenti untuk berkarya. Bagi kami, keberanian mereka tampil saja sudah merupakan kemenangan besar. Inilah generasi yang sedang menumbuhkembangkan karakter bangsa." ujarnya singkat.

Kepada para Kepala sekolah menengah Pertama  yang ada di Kabupaten Sumbawa Ia menekankan agar menjadi perhatian kegiatan seperti ini, "Tahun depan sangat kita harapkan lebih banyak lagi peserta yang ikut  terlebih bagi sekolah yang belum mengirim peserta sehingga kita dapat menjaring talenta yang unggul" jelasnya.

Selamat untuk siswa-siswi hebat dari SMPN 2 Unter Iwes, SMPN 1 Sumbawa Besar, SMPN 1 Labuhan Badas, SMPN 1 dan 3 Moyo Hulu dan seluruh peserta lainnya! Kalian adalah bukti nyata bahwa kreativitas anak Sumbawa memang tanpa batas. Teruslah berkarya, karena panggung dunia sedang menunggu kalian! pungkasnya .(AM)

]]>
Tue, 19 May 2026 22:29:24 +0800 amr
Menumbuhkan Karakter Bangsa Lewat Seni, FLS3N Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 Resmi Dibuka https://amarmedia.co.id/menumbuhkan-karakter-bangsa-lewat-seni-fls3n-kabupaten-sumbawa-tahun-2026-resmi-dibuka https://amarmedia.co.id/menumbuhkan-karakter-bangsa-lewat-seni-fls3n-kabupaten-sumbawa-tahun-2026-resmi-dibuka Menumbuhkan Karakter Bangsa Lewat Seni, FLS2N Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 Resmi Dibuka

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id – Babak Final Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Sumbawa tahun 2026 resmi dibuka. Ajang bergengsi yang menjadi wadah unjuk bakat talenta muda ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si., bertempat di Kafe Arung Jonga, Sumbawa Besar, Selasa malam (19/5/2026).

Festival ini diramaikan oleh para pelajar berbakat dari berbagai sekolah, di antaranya SMPN 2 Unter Iwes, SMPN 1 Labuhan Badas, SMPN 1 Moyo Hulu, SMPN 3 Moyo Hulu, SMPN 2 Empang, SMPN 1 Empang, dan SMPN 4 Satap Lopok. Para peserta akan menampilkan kebolehan mereka dalam berbagai cabang lomba, mulai dari olah vokal melalui Penyanyi Solo, seni peran dalam Pantomim, hingga keindahan gerak Tari Tradisional.

Dalam sambutannya, Budi Sastrawan memotivasi para siswa untuk berani mengekspresikan diri tanpa rasa takut. Ia menekankan bahwa FLS3N adalah ruang kreativitas untuk mengasah kepercayaan diri yang akan menjadi modal penting bagi masa depan anak-anak.

"Tidak ada penampilan perdana yang langsung bermahkota, artinya setiap proses adalah pembelajaran. Yang terpenting adalah keberanian anak-anak untuk tampil. Saya minta kepada kepala sekolah dan guru pembimbing untuk terus mengarahkan anak-anak kita menampilkan kemampuan terbaik mereka," ujar Budi Sastrawan saat memberikan motivasi.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Irpan, S.P., MM., memberikan apresiasi atas terselenggaranya ajang ini. Menurutnya, FLS2N merupakan ruang kreasi yang sangat strategis dalam menumbuhkan talenta muda di bidang seni.

"Kita berikan ruang yang luas tanpa membebani karya yang ditampilkan. Biarkan kreativitas mereka berkembang dan tumbuh secara alami," ungkap Muhammad Irpan yang  juga Ketua Dewan Kesenian Sumbawa.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Sastrawan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Dewan Kesenian Sumbawa yang telah memfasilitasi tempat, serta kehadiran tokoh budayawan H. Hasanuddin dan vokalis Arung Jonga, bang Iman, yang turut memberikan semangat bagi para peserta.

"Dengan mengucap Bismillah, Festival Lomba Seni dan Sastra Nasional tingkat Kabupaten Sumbawa, saya nyatakan dibuka," ucap Budi Sastrawan secara resmi mengawali rangkaian perlombaan.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi momentum bagi generasi muda Sumbawa untuk terus berkarya, memupuk karakter bangsa, serta melestarikan kekayaan budaya Indonesia melalui jalur seni dan sastra. (AM)

]]>
Tue, 19 May 2026 20:44:42 +0800 amr
Menteri PKP Tinjau Rumah Susun ASN NTB, Dorong Hunian Modern dan Pelayanan Publik yang Cepat untuk Rakyat https://amarmedia.co.id/menteri-pkp-tinjau-rumah-susun-asn-ntb-dorong-hunian-modern-dan-pelayanan-publik-yang-cepat-untuk-rakyat https://amarmedia.co.id/menteri-pkp-tinjau-rumah-susun-asn-ntb-dorong-hunian-modern-dan-pelayanan-publik-yang-cepat-untuk-rakyat Menteri PKP Tinjau Rumah Susun ASN NTB, Dorong Hunian Modern dan Pelayanan Publik yang Cepat untuk Rakyat

Lombok Barat, — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan kunjungan kerja ke Rumah Susun ASN Nusa Tenggara Barat yang berlokasi di Jl. TGH. Faesal No.555, Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa (19/05/2026). 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas hunian vertikal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus meninjau pelayanan publik di lingkungan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Nusa Tenggara 1. Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP didampingi jajaran kantor pusat Kementerian PKP serta Kepala BP3KP Nusa Tenggara 1 beserta jajaran. 

Menteri PKP meninjau langsung fasilitas gedung, unit hunian, area pelayanan publik, serta berdiskusi dengan staf ASN BP3KP NT 1 yang juga berkantor di kawasan rumah susun tersebut.

Rumah Susun ASN NTB merupakan hunian vertikal modern dengan total 8 lantai dan memiliki 72 unit hunian yang diperkirakan mampu menampung hingga 216 orang. Rusun tersebut diperuntukkan bagi ASN Kementerian PUPR yang bertugas di wilayah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, khususnya pegawai yang berasal dari luar daerah.

Adapun komposisi unit terdiri atas 60 unit tipe 36, 10 unit tipe 45, serta 2 unit khusus ramah difabel. Seluruh unit hunian telah dilengkapi fasilitas furnitur lengkap atau fully furnished seperti tempat tidur, lemari pakaian, meja, dan kursi sehingga siap langsung ditempati.

Selain itu, rumah susun ini juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti lift, mushola, area outdoor, serta mengusung konsep green building yang mendukung kenyamanan dan efisiensi lingkungan hunian.

Menteri PKP menjelaskan bahwa pembangunan rumah susun ASN merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan hunian yang layak, sehat, terjangkau, dan dekat dengan area kerja guna mendukung peningkatan kinerja pelayanan publik.

Rusun ASN NTB juga dikembangkan dengan konsep Mixed Use Development, di mana lantai 1 hingga lantai 3 difungsikan sebagai area perkantoran dan ruang serbaguna termasuk operasional BP3KP NT 1, sementara lantai 4 hingga lantai 8 digunakan sebagai area hunian bagi ASN.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP turut mengunjungi ruang Pelayanan Publik BP3KP NT 1 dan memberikan arahan terkait pentingnya akses layanan yang mudah bagi masyarakat.

“Ini ruang pelayanan ya, saran saya bisa ditempatkan di bawah di lantai 1 agar rakyat mendapatkan akses informasi yang mudah dan cepat,” ujar Menteri PKP.

Menteri PKP juga menekankan pentingnya kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian PKP agar masyarakat memperoleh informasi dan solusi secara cepat serta tepat.

“Kita harus menguasai masalah dan kebijakan yang ada di masyarakat karena ketika rakyat bertanya dan menyampaikan pengaduan, kita bisa sampaikan dengan jelas agar rakyat terbantu,” kata Menteri PKP.

Kementerian PKP terus mendorong pembangunan hunian vertikal berkualitas bagi ASN sebagai bagian dari penguatan ekosistem pelayanan publik yang modern, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan tersedianya hunian yang representatif dan terintegrasi dengan fasilitas kerja, diharapkan ASN dapat bekerja lebih optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat. (AM)

]]>
Tue, 19 May 2026 19:21:24 +0800 amr
BAZNAS Kabupaten Sumbawa Sambangi Mustahik Desa Kelungkung melalui Program 100 Mustahik per Desa https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-sambangi-mustahik-desa-kelungkung-melalui-program-100-mustahik-per-desa https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-sambangi-mustahik-desa-kelungkung-melalui-program-100-mustahik-per-desa BAZNAS Kabupaten Sumbawa Sambangi Mustahik Desa Kelungkung melalui Program 100 Mustahik per Desa

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 19 Mei 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui Program 100 Mustahik per Desa. Kali ini, kegiatan penyaluran bantuan dilaksanakan di Desa Kelungkung, Kecamatan Batulanteh, pada Selasa (19/5/2026), bertempat di Masjid Nurul Hidayah Desa Kelungkung.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan disambut antusias oleh masyarakat setempat. Program ini menyasar berbagai kelompok mustahik, di antaranya imam masjid, marbot, fakir miskin, penyandang disabilitas, guru PAUD, serta bantuan sarana ibadah untuk Masjid Nurul Hidayah dan musholla SDN Kelungkung.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. Muhammad Ihsan Safitri, didampingi Wakil Ketua II Lukman Hakim, SH., M.Si, Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Ma.Pd.SD, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dr. Supryadi, SHI., MHI.

Kepala Desa Kelungkung, Muhammad Saleh, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian BAZNAS Kabupaten Sumbawa kepada masyarakat Desa Kelungkung. Menurutnya, program tersebut sangat membantu warga yang membutuhkan, terutama di wilayah pedesaan dan pegunungan seperti Batulanteh.

“Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Desa Kelungkung mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada warga kami. Bantuan ini sangat berarti dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Muhammad Saleh.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. Muhammad Ihsan Safitri, menyampaikan bahwa Program 100 Mustahik per Desa merupakan bentuk nyata hadirnya BAZNAS di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Program ini bukan hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian dan kebersamaan untuk memperkuat ukhuwah sosial di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para mustahik dan memberikan semangat bagi para penerima manfaat,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Sumbawa akan terus berupaya memperluas jangkauan pelayanan dan penyaluran bantuan ke desa-desa lainnya di Kabupaten Sumbawa agar manfaat zakat semakin dirasakan secara merata.

Kebahagiaan dan rasa syukur tampak jelas dari wajah para penerima manfaat. Salah satu penerima bantuan, Saban, warga Dusun Semongkat A, menyampaikan rasa terima kasih dan doa kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga BAZNAS semakin maju dan semua yang membantu diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah SWT,” ungkapnya haru.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala SDN Kelungkung, Jumaiyah, S.Pd, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan untuk musholla sekolah.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan untuk musholla SDN Kelungkung. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk menunjang kegiatan ibadah dan pendidikan karakter siswa di sekolah kami,” tuturnya.

Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung lancar dan penuh kehangatan. Selain penyerahan bantuan secara simbolis, kegiatan juga diisi dengan doa bersama agar seluruh program yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Melalui Program 100 Mustahik per Desa, BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus berupaya menghadirkan solusi dan kepedulian nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai-nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Sumbawa. (AN/Adi)

]]>
Tue, 19 May 2026 18:49:06 +0800 amr
Forum Energi Terbarukan Internasional Digelar di NTB Bahas Penguatan Energi Bersih yang Berkeadilan https://amarmedia.co.id/forum-energi-terbarukan-internasional-digelar-di-ntb-bahas-penguatan-energi-bersih-yang-berkeadilan https://amarmedia.co.id/forum-energi-terbarukan-internasional-digelar-di-ntb-bahas-penguatan-energi-bersih-yang-berkeadilan Forum Energi Terbarukan Internasional Digelar di NTB Bahas Penguatan Energi Bersih yang Berkeadilan

Mataram, 19 Mei 2026 — Nusa Tenggara Barat menjadi tuan rumah forum internasional kerja sama energi terbarukan yang mempertemukan delegasi dari Indonesia, Madagaskar, Nepal, Kenya, dan Jerman di Prime Park Hotel Mataram, Selasa (19/5).

Forum kerja sama Selatan-Selatan dan triangular tersebut membahas penguatan kolaborasi transisi energi bersih yang berkeadilan, khususnya bagi negara berkembang dan wilayah kepulauan yang menghadapi tantangan akses energi dan perubahan iklim.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya NTB sebagai lokasi penyelenggaraan forum internasional tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB dan seluruh masyarakat NTB, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi di Pulau Lombok, daerah yang terus tumbuh menjadi wilayah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Aka, sapaan akrab Ahsanul Khalik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, Pemerintah Republik Federal Jerman dan GIZ, Kementerian Luar Negeri RI, Bappenas, akademisi, serta pelaku industri energi terbarukan.

Dalam sambutan Gubernur, Aka menegaskan bahwa transisi energi bersih kini menjadi kebutuhan global di tengah tantangan perubahan iklim, ketahanan energi, dan tekanan ekonomi dunia yang semakin kompleks.

Namun demikian, menurutnya, transisi menuju energi bersih tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan teknologi dan investasi semata, tetapi juga harus memastikan masyarakat kecil, wilayah terpencil, dan kelompok rentan tetap mendapatkan akses energi yang adil dan merata.

“Transisi energi bukan lagi sekedar pilihan, tetapi kebutuhan bersama. Namun prosesnya harus dijalankan secara adil dan inklusif agar tidak meninggalkan masyarakat kecil maupun kawasan terpencil,” tegasnya.

Ia menjelaskan, NTB memiliki potensi energi baru terbarukan yang besar, mulai dari energi surya, panas bumi, bioenergi, mikrohidro, hingga energi kelautan. Tingginya intensitas sinar matahari sepanjang tahun dinilai menjadi peluang besar bagi NTB untuk berkembang sebagai salah satu pusat energi surya di Indonesia.

Selain itu, kondisi geografis NTB yang terdiri dari banyak wilayah kepulauan dan kawasan terpencil menjadikan pengembangan energi berbasis komunitas, termasuk renewable energy minigrids, sangat relevan untuk memperluas akses energi masyarakat.

“Kami percaya energi bukan hanya soal listrik dan infrastruktur, tetapi juga berkaitan dengan kualitas hidup, pendidikan, kesehatan, kesempatan ekonomi, dan masa depan generasi mendatang,” katanya.

Menurut Gubernur sebagaimana disampaikan Aka, forum kerja sama internasional tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat solidaritas antarnegara berkembang dalam menghadapi tantangan geopolitik global, krisis energi, dan perubahan iklim yang dampaknya dirasakan lintas negara.

Karena itu, kolaborasi antarnegara tidak cukup hanya berbasis kepentingan ekonomi, tetapi juga harus dibangun melalui transfer pengetahuan, penguatan kapasitas, pengembangan teknologi hijau, dan keberpihakan pada pembangunan berkelanjutan.

“Tidak ada satu negara pun yang mampu menghadapi tantangan perubahan iklim dan transisi energi sendirian. Dibutuhkan kemitraan global yang dibangun atas dasar kolaborasi dan saling menguatkan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTB, lanjutnya, juga terbuka memperluas kerja sama internasional dalam pengembangan energi terbarukan, investasi hijau, teknologi ramah lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis energi bersih.

“NTB ingin menjadi bagian penting dalam peta pengembangan energi bersih kawasan Asia dan negara berkembang,” tegas Aka.

Melalui forum tersebut, Pemprov NTB berharap lahir langkah konkret, penguatan jejaring internasional, serta inovasi yang mampu mempercepat pengembangan energi bersih yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Di akhir kegiatan, Pemerintah Provinsi NTB juga mengundang seluruh delegasi untuk menikmati keindahan alam dan kekayaan budaya NTB sebagai bagian dari penguatan persahabatan antarbangsa. (AM/Kominfotik)

]]>
Tue, 19 May 2026 17:56:57 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Desak Pembentukan Satgas Terpadu Berantas Penyelundupan Ternak https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-pembentukan-satgas-terpadu-berantas-penyelundupan-ternak https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-pembentukan-satgas-terpadu-berantas-penyelundupan-ternak Komisi II DPRD Sumbawa Desak Pembentukan Satgas Terpadu Berantas Penyelundupan Ternak

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Rabu (13/5/2026) lalu untuk merumuskan strategi pengamanan lalu lintas ternak dan menekan angka penyelundupan ternak keluar daerah. Rapat ini dihadiri oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Distanakkeswan), Satuan Pelaksana Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan NTB wilayah Labuhan Badas, Satpol PP, serta perwakilan asosiasi pengusaha ternak PEPEHANI dan AP2H.

Dalam rapat tersebut, terungkap adanya praktik ilegal yang dikenal dengan istilah "ngojek" ternak. Modus yang ditemukan melibatkan pihak luar atau oknum pengusaha yang menggunakan izin dari kabupaten tetangga (seperti Dompu atau Bima) untuk meloloskan ternak asal Sumbawa. Praktik ini dinilai merusak tatanan perdagangan ternak yang telah mapan dan merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Disnakkeswan Kabupaten Sumbawa Syaifuddin SP mengakui adanya hambatan dalam pemungutan PAD akibat penutupan sementara Holding Ground Timur dan Barat selama periode Januari–April 2026. Meski kini telah beroperasi kembali, pengawasan terhadap dokumen pengiriman masih perlu disinkronkan secara ketat dengan pihak Karantina.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi II DPRD Sumbawa Ridwan SP menekankan perlunya langkah konkret. "Penegakan hukum terhadap pelaku penyelundupan harus tegas, tidak boleh hanya sanksi ringan. Kita harus mengamankan PAD dan menegakkan aturan agar daerah tidak terus-menerus dirugikan oleh oknum pengusaha nakal," ujar Ridwan 

Hasil RDP ini menghasilkan sepuluh poin rekomendasi krusial yang akan diserahkan kepada Pemda Sumbawa. Salah satu poin utama adalah desakan untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Ternak yang melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Balai Karantina, dan instansi terkait untuk menjaga titik-titik rawan.

Selain itu, Komisi II memberikan instruksi tegas kepada pihak Balai Karantina di Poto Tano untuk:

1. Hanya menerima dokumen asli berbarcode; menolak segala bentuk dokumen fotokopi.

2. Mewajibkan adanya stempel asal-usul ternak tingkat kecamatan pada setiap dokumen pengiriman.

3. Melakukan verifikasi ketat terhadap stempel portal sebelum menerbitkan sertifikasi kesehatan hewan.

Terkait kendala teknis yang dikeluhkan Satpol PP, yakni kesulitan penanganan barang bukti (BB) hewan hidup, Komisi II meminta Pemerintah Daerah untuk menjamin ketersediaan pakan dan fasilitas di Holding Ground, serta mempertimbangkan penyediaan anggaran pendamping agar proses hukum terhadap penyelundup dapat tuntas hingga putusan hakim.

"Kami minta Bupati Sumbawa memberikan atensi khusus pada pengamanan ini. Jika perlu, izin usaha bagi perusahaan yang terbukti melanggar aturan secara berulang harus dicabut," tegas pihak Pimpinan rapat Komisi II menutup rapat.

Ke depannya, DPRD Sumbawa akan menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan Balai Karantina NTB dan Dinas Peternakan Provinsi untuk menyamakan persepsi regulasi lalu lintas ternak antar wilayah di NTB. (AM)

]]>
Tue, 19 May 2026 17:38:04 +0800 amr
Presiden Prabowo Tambah Target Bedah Rumah Jadi 400 Ribu Unit https://amarmedia.co.id/presiden-prabowo-tambah-target-bedah-rumah-jadi-400-ribu-unit https://amarmedia.co.id/presiden-prabowo-tambah-target-bedah-rumah-jadi-400-ribu-unit Presiden Prabowo Tambah Target Bedah Rumah Jadi 400 Ribu Unit

Lombok Barat.Amarmedia.co.id - Presiden RI, Prabowo Subianto menaikkan target program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau bedah rumah dari 45 ribu unit menjadi 400 ribu unit tahun 2026. Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk di wilayah perbatasan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait mengatakan peningkatan tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden untuk memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Untuk bedah rumah rakyat yang tidak layak huni menjadi layak huni, tahun lalu itu 45 ribu, tahun ini menjadi 400 ribu. Kenaikannya besar sekali,” ujar Maruarar usai Rapat Koordinasi Forkopimda bersama Menko Polkam dan Menteri Dalam Negeri di Lombok Barat, Selasa, 19 Mei 2026 sebagai mana dilansir dari rri.co.id.

Selain itu, program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kehadiran negara di wilayah perbatasan. Pemerintah mengalokasikan sekitar 15 ribu unit rumah untuk kawasan kepulauan dan daerah perbatasan melalui koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan.

Wilayah sasaran antara lain kawasan perbatasan di Papua, Kalimantan Barat yang berbatasan dengan Malaysia, Sulawesi Tenggara di kawasan terluar dekat Filipina, hingga Kepulauan Riau. Pemerintah ingin rumah-rumah warga di wilayah terdepan Indonesia dapat direnovasi agar lebih layak huni.

“Negara harus hadir di daerah perbatasan,” kata Maruarar.

Selain program RTLH, Kementerian PKP bersama Kementerian Kesehatan juga menyiapkan renovasi sekitar 8 ribu rumah bagi masyarakat pengidap tuberkulosis atau TBC. Program itu ditujukan untuk mendukung kualitas hunian yang lebih sehat bagi penderita penyakit menular tersebut.

Pemerintah juga mengalokasikan sekitar 10 ribu unit rumah dalam mendukung program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto.

Di sektor pembiayaan perumahan, pemerintah meningkatkan kuota rumah subsidi dari sebelumnya sekitar 220 ribu–290 ribu unit menjadi 350 ribu unit. Pemerintah juga meluncurkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang ditujukan bagi pelaku UMKM di sektor konstruksi dan pengembang perumahan.

Melalui skema itu, pelaku UMKM dapat memperoleh pinjaman hingga Rp20 miliar dengan subsidi bunga sebesar 5 persen. Sementara untuk sisi permintaan, UMKM dengan pinjaman di bawah Rp100 juta disebut tidak memerlukan agunan dengan bunga sekitar 0,5 persen per bulan atau 6 persen per tahun.

Maruarar menyebut pemerintah juga mendorong keterlibatan UMKM dan industri kecil menengah dalam ekosistem pembangunan perumahan, termasuk melalui program penyediaan material seperti genteng dan komponen bangunan lain.

Kebijakan pemerintah pusat tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan peningkatan bantuan rumah layak huni sangat penting bagi NTB yang masih menghadapi persoalan kemiskinan ekstrem.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman karena tahun ini meningkatkan jumlah pemberian rumah-rumah di NTB. Kami masih punya sekitar dua persen kemiskinan ekstrem dan sebagian besar dipengaruhi kondisi rumah yang tidak layak huni,” ujar Iqbal.

Menurut dia, program bedah rumah tidak hanya memperbaiki kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan di daerah.

Iqbal juga mengapresiasi dukungan Kementerian Dalam Negeri dalam membantu pemerintah daerah mencari alternatif pembiayaan pembangunan di tengah kebijakan pemotongan transfer ke daerah (TKD).

“Pak Mendagri banyak membantu Pemprov NTB dalam mencari alternatif pembiayaan kreatif melalui berbagai skema pembiayaan pembangunan. Alhamdulillah pembangunan daerah tetap bisa berjalan,” katanya.(AM)

]]>
Tue, 19 May 2026 17:29:55 +0800 amr
Serap Aspirasi Rakyat, DPC PDI Perjuangan Sumbawa Resmi Buka "Rumah Aspirasi" https://amarmedia.co.id/serap-aspirasi-rakyat-dpc-pdi-perjuangan-sumbawa-resmi-buka-rumah-aspirasi https://amarmedia.co.id/serap-aspirasi-rakyat-dpc-pdi-perjuangan-sumbawa-resmi-buka-rumah-aspirasi Serap Aspirasi Rakyat, DPC PDI Perjuangan Sumbawa Resmi Buka "Rumah Aspirasi"

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa mengambil langkah konkret untuk mempererat kedekatan dengan masyarakat. Secara resmi, kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa kini membuka layanannya sebagai "Rumah Aspirasi Masyarakat Sumbawa".

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan wujud komitmen nyata partai untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Rumah Aspirasi ini didesain sebagai ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan aduan, berkomunikasi, serta melakukan advokasi terhadap berbagai persoalan hidup sehari-hari.

"Kami mempersilakan seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa, tanpa membedakan latar belakang, untuk datang dan menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun persoalan yang dihadapi. Setiap aspirasi masyarakat akan diterima dan diadvokasi oleh PDI Perjuangan sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku," ujar Abdul Rafiq dalam keterangan resminya Selasa 19 Mei 2026.

Untuk memastikan aspirasi masyarakat terlayani dengan optimal, DPC PDI Perjuangan telah menyusun jadwal piket khusus. Setiap hari, kantor tersebut akan dijaga oleh tim yang terdiri dari anggota DPRD dan pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa.

Layanan Rumah Aspirasi ini dibuka setiap hari Senin hingga Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA. Sementara itu, untuk hari Minggu, kantor diliburkan.

Rumah Aspirasi ini dirancang untuk menampung berbagai bidang permasalahan yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Adapun persoalan yang dapat dikonsultasikan atau diadukan meliputi pertanian dan perikanan, ketengakerjaan dan buruh, kesehatan dan pendidikan, bantuan sosial dan pelayanan publik, Masalah Hukum, serta persoalan kemasyarakatan lainnya.

Abdul Rafiq berharap, kehadiran Rumah Aspirasi ini benar-benar mampu menjadi jembatan perjuangan rakyat menuju keadilan dan kesejahteraan bersama, serta menjadi tempat bagi partai untuk menjalankan fungsi pengabdian secara maksimal.

Masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya dapat langsung mengunjungi Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa yang beralamat di Jalan Lintas Sumbawa–Bima, Kecamatan Unter Iwes.(AM)

]]>
Tue, 19 May 2026 15:08:11 +0800 amr
KONI Kabupaten Sumbawa Monitoring dan Evaluasi Atlet TC Persiapan Porprov NTB 2026 https://amarmedia.co.id/koni-kabupaten-sumbawa-monitoring-dan-evaluasi-atlet-tc-persiapan-porprov-ntb-2026 https://amarmedia.co.id/koni-kabupaten-sumbawa-monitoring-dan-evaluasi-atlet-tc-persiapan-porprov-ntb-2026 KONI Kabupaten Sumbawa, Monitoring dan Evaluasi Atlet TC Persiapan Porprov NTB 2026

Sumbawa.Amarmedia.co.id -   19 Mei 2026- Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH MSi bersama Sekretaris Umum KONI Sumbawa H Yudi Patria Negara dan Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Sumbawa Syamsul Patria SPd melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap atlet Kabupaten Sumbawa yang sedang menjalani Training Center (TC) persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB Tahun 2026 yang akan digelar pada Juli 2026 mendatang.

Kegiatan monev dilaksanakan pada Senin, 19 Mei 2026, di Aula Kantor PDI Perjuangan dan dilanjutkan di kompleks GOR Cendrawasih Sumbawa dengan menyasar beberapa cabang olahraga, yaitu pencak silat, taekwondo, sepak takraw, tinju, dan tarung derajat.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran KONI Kabupaten Sumbawa melihat langsung kondisi atlet selama menjalani pemusatan latihan, mulai dari kesiapan fisik, semangat latihan, kedisiplinan, hingga berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi selama program TC berlangsung.

Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa menyampaikan bahwa monitoring ini penting dilakukan untuk memastikan seluruh atlet mendapatkan pembinaan yang maksimal dan tetap berada dalam kondisi fokus menghadapi Porprov NTB 2026.

“Kami ingin memastikan atlet-atlet Sumbawa yang sedang menjalani TC benar-benar siap secara fisik, mental, dan disiplin. Target prestasi tidak akan tercapai tanpa latihan yang serius, fokus, dan konsisten,” ujar Ketua Umum KONI Sumbawa.

Ia juga memberikan motivasi kepada para atlet agar menjaga komitmen selama masa persiapan dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat mengganggu konsentrasi latihan.

“Atlet harus memiliki mimpi besar untuk membawa nama baik Kabupaten Sumbawa. Kunci utama seorang atlet adalah disiplin, fokus, dan kerja keras. Tidak ada prestasi yang diraih secara instan. Semua membutuhkan proses, pengorbanan, dan semangat pantang menyerah,” tegasnya.

Selain melihat langsung proses latihan, KONI Kabupaten Sumbawa juga mencatat berbagai kekurangan dan kebutuhan cabang olahraga sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pembinaan menuju Porprov NTB Juli 2026.

Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa juga menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini tidak hanya dilakukan pada beberapa cabang olahraga saja, namun akan dilaksanakan secara menyeluruh terhadap seluruh cabang olahraga yang telah didaftarkan untuk mengikuti Porprov NTB 2026.

“Monev ini akan terus berjalan ke seluruh cabang olahraga yang telah resmi didaftarkan dalam Porprov NTB 2026. KONI ingin memastikan seluruh atlet dan pelatih mendapatkan perhatian, pendampingan, serta evaluasi yang baik selama masa persiapan,” tambahnya.

KONI Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus mendampingi seluruh cabang olahraga agar atlet-atlet daerah mampu tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik pada ajang Porprov NTB 2026.(AM)

]]>
Tue, 19 May 2026 13:28:31 +0800 amr
Doa Bersama dan Soft Launching Sekda Berharap, Aplikasi My LPTQ NTB, Tetap Mutakhir dan Bermanfaat https://amarmedia.co.id/doa-bersama-dan-soft-launching-sekda-berharap-aplikasi-my-lptq-ntb-tetap-mutakhir-dan-bermanfaat https://amarmedia.co.id/doa-bersama-dan-soft-launching-sekda-berharap-aplikasi-my-lptq-ntb-tetap-mutakhir-dan-bermanfaat Doa Bersama dan Soft Launching Sekda Berharap, Aplikasi My LPTQ NTB, Tetap Mutakhir dan Bermanfaat

Mataram.Amarmedia.co.id -Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengapresiasi aplikasi My LPTQ NTB sebagai cara dakwah yang relevan dengan zaman dan berharap fitur serta kontennya tetap mutakhir (update). 

"Saya berharap nanti ada fitur kelas virtual dan tidak sepi aktifitas dengan konten yang update oleh akademisi maupun para tuan guru", ucap Sekretaris Daerah, Abul Chair, Ak yang juga Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) NTB di Mesjid Nurul Hidayah, Kelurahan Getap Barat, kota Mataram, Sabtu (16/05/2026) dalam kegiatan pengenalan (soft launching) serta doa dan zikir bersama yang dihadiri Bupati dan Walikota serta pengurus LPTQ se NTB. 

Dikatakannya, transformasi pembelajaran Quran yang adaptif melalui platform digital di gawai generasi muda yang juga dekat dengan keseharian mereka dapat mendekatkan minat dan cita cita membumikan Al Quran. 

Sekda juga berpesan dalam kegiatan doa dan dzikir bersama menjelang pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi di Praya, Lombok Tengah pada Juni mendatang agar tak sekadar menjadi ajang perlombaan namun ruang syiar untuk pendidikan karakter dan peradaban Islami yang hadir dalam cara kita bekerja, memimpin dan membangun daerah. 

Ketua Harian LPTQ NTB, Dr TGH Sabarudin mengatakan, aplikasi belajar Quran ini dilengkapi fitur Al Quran smart untuk materi cara membaca yang sesuai (qiroat), tafsir dan materi tahfiz. 

Adapula fitur Guruku untuk tanya jawab, layanan dan info seputar kegiatan LPTQ serta audio tilawah dari para qori internasional NTB. 

"Kami berharap aplikasi ini tidak hanya diunduh namun diniatkan sebagai jalan dakwah dan amal jariyah bagi yang memanfaatkannya untuk pengembangan pembelajaran Quran", ujarnya. 

Sabarudin yang juga seorang Qori internasional NTB ini menambahkan bahwa aplikasi ini sebagai ikhtiar agar teknologi tidak menjauhkan generasi muda dari belajar Al Quran dan sebagai panduan para guru ngaji di kampung kampung. 

Rencananya, aplikasi LPTQ NTB yang merupakan lembaga resmi khusus mengajarkan dan mengembangkan berbagai cabang ilmu tentang Al Qur'an, baik dalam seni menulis, memahami isi kandungan, serta seni membaa Al-Qur'an ini akan diluncurkan resmi pada saat MTQ Provinsi Juni mendatang. (AM/kominfotikntb)

]]>
Sun, 17 May 2026 15:10:43 +0800 amr
Euforia Kelulusan, Seragam Sekolah, dan Sebuah Pelajaran tentang Empati https://amarmedia.co.id/euforia-kelulusan-seragam-sekolah-dan-sebuah-pelajaran-tentang-empati https://amarmedia.co.id/euforia-kelulusan-seragam-sekolah-dan-sebuah-pelajaran-tentang-empati Euforia Kelulusan, Seragam Sekolah, dan Sebuah Pelajaran tentang Empati

Oleh Asmediati 

MASA paling asyik itu SMP dan SMA. Banyak orang mengakui itu. Saya juga mengakui. Zaman sekolah itu asyik sekali. Banyak kenangan. 

Meski asyik, waktunya singkat. Masing-masing hanya tiga tahun. Setelah itu tamat.

Saya masih ingat, di saat menjelang EBTANAS—ujian berskala nasional yang menjadi penentu kelulusan siswa SD, SMP, dan SMA pada era 1990-an—sekolah mengumpulkan kami di lapangan upacara. Ada acara tausiah bersama, berdoa bersama, menyalami orang tua dan guru, sehabis itu bertangis-tangisan bersama.

Di kepala, yang terbayang hanya satu: apakah lulus EBTANAS atau tidak. Sebab pada masa itu, jika NEM (Nilai Ebtanas Murni) buruk, jangan harap bisa lulus, apalagi masuk ke kampus negeri favorit atau perguruan tinggi yang diimpikan. Namun, setelah pengumuman kelulusan tiba, sebuah fenomena kontras justru terjadi.

Sebagian siswa merayakannya dengan euforia berlebihan. Mereka mencoret-coret seragam sekolah dengan cat semprot warna-warni, berkonvoi di jalan raya, melanggar rambu lalu lintas, bahkan banyak yang tak berhelm. Seketika, lupalah pada tausiah dan masa bertangis-tangisan penuh haru sebelum lulus tadi.

Alasan mereka kebahagiaan perlu dirayakan karena hanya sekali seumur hidup. Namun, hal ini justru memicu kritik, kenapa harus dengan mencoret baju? Bukankah itu bentuk nir-empati dan sebuah kemubaziran? 

Syukurnya, di zaman itu saya tak ikut-ikutan. Seragam saya masih aman di lemari. 

Ada untungnya saya lahir dari orang tua yang hidup susah, sehingga saya tahu persis betapa sulitnya mereka memeras keringat hanya untuk membelikan sepasang seragam itu.

Seiring pergantian waktu dan kebijakan ujian nasional yang terus berubah, aksi hura-hura ini mulai ditertibkan dan dilarang. Perlahan, banyak sekolah dan siswa mulai meninggalkan tradisi buruk tersebut. Beberapa angkatan siswa memilih cara lain yang lebih kreatif dan berkesan, seperti menggunakan stiker tanda tangan yang tidak permanen, melakukan long march, bakti sosial, donasi seragam, hingga syukuran sederhana. 

Cara-cara ini tampak jauh lebih keren, elegan, dan bermanfaat.

Namun begitu, tahun ini bukan berarti aksi coret-coret benar-benar hilang. Di Instagram, ruang berkumpulnya remaja Gen Z, saya sempat mengintip story mereka. Ternyata masih ada pelajar yang bangga memamerkan seragam penuh warna cat semprot. Tradisi usang itu rupanya masih berumur panjang. 

Tentu, ini adalah tindakan personal yang terkadang di luar kendali sekolah maupun orang tua. Euforia masa remaja sering kali bergerak lebih cepat daripada nasihat guru dan petuah ayah-ibu.

Realitasnya, fenomena kelulusan hari ini seolah terbagi dalam dua wajah yang bertolak belakang. Di satu sisi, potret “euforia spontan” berupa coret-coret dan konvoi masih bermunculan di sejumlah daerah dan lini masa media sosial. Sebagian siswa tetap menganggapnya sebagai simbol kelucuan dan kenangan terakhir. 

Namun di sisi lain, kesadaran kolektif mulai tumbuh. 

Semakin banyak siswa yang justru mempertanyakan arti kebahagiaan tersebut dan memilih merayakannya dengan kegiatan yang lebih tertib, estetik, serta memiliki nilai sosial nyata.

Saya melihat perubahan ini sebagai pertanda baik. Setidaknya, generasi sekarang mulai diajak memahami bahwa kebahagiaan tidak harus diwujudkan dengan merusak sesuatu. 

Seragam sekolah bukan sekadar kain. Di dalamnya terajut perjuangan panjang orang tua. Ada uang yang dikumpulkan sedikit demi sedikit, dan ada keringat yang mungkin tak pernah benar-benar diketahui anak-anak mereka.

Siswa yang memilih tidak mencoret seragam agar bisa disumbangkan kepada adik kelas atau anak-anak kurang mampu, sungguh patut dipuji. Begitu pula mereka yang memilih merayakan kelulusan dengan makan sederhana bersama guru lalu pulang dengan tenang tanpa memacetkan jalan raya. 

Di sanalah sebenarnya letak kedewasaan itu tumbuh.

Pada 2015 silam, saya menulis sebuah sajak berjudul “Ode Kelulusan”. Sajak itu lahir dari kegelisahan melihat seragam sekolah dicoret-coret seolah tak punya arti. Dalam sajak itu saya menulis bahwa setiap semprotan cat warna-warni itu sesungguhnya adalah peluh dan darah ayah-ibu yang bekerja di sawah, di pasar, dan di sudut-sudut kota. Ketika seragam itu dicoret, terasa ada rasa syukur yang ikut luruh. 

Puisi memang tidak selalu mampu mengubah keadaan, tapi setidaknya ia dapat mengingatkan bahwa di balik benda yang sederhana, sering kali tersembunyi perjuangan yang tidak sederhana.

Saya percaya, setiap generasi punya cara sendiri untuk merayakan kegembiraan. Adalah wajar jika anak muda membutuhkan ruang untuk bersorak dan menandai akhir masa sekolah yang tak akan datang dua kali. Namun, ekspresi itu tetap perlu dijaga agar tidak melewati batas dan tetap menghormati lingkungan sekitar. Merayakan kelulusan tidak harus dengan merusak atau membahayakan diri di jalan raya.

Kita sadar, kelulusan bukanlah garis finis untuk berpesta pora, melainkan gerbang awal menuju realitas hidup yang sesungguhnya. Jika untuk menghargai selembar kain seragam saja kita gagal, lantas bagaimana kita akan menghargai tanggung jawab yang lebih besar di masa depan? 

Kegembiraan lulus sekolah tak semestinya dirayakan dengan membuang empati. Mari kita sudahi tradisi kemubaziran ini. Alih-alih mengotori seragam dengan cat semprot, alangkah lebih mulia jika pakaian itu menjadi penyambung mimpi bagi mereka yang kurang beruntung. 

Jadikan kelulusan ini sebagai pembuktian bahwa kalian bukan sekadar lulus dalam angka-angka di atas kertas, tapi juga lulus dalam ujian kedewasaan dan rasa kemanusiaan.

ODE KELULUSAN

/1/

baju yang kaucoret itu

dengan cat semprot warna-warni

adalah peluh dan darah ayah-ibumu;

peluh yang mereka pungut di sawah, di pasar, di jalan raya

di kantor-kantor sudut kota, dan di mana-mana

tapi peluh-peluh itu, kau balas kemubaziran

meski kau pulang menegakkan kepala

membawa angka-angka begitu bangga

/2/

mungkin saja ayah-ibumu tersenyum bahagia dan haru

tapi tahukah kau di balik itu air mata mereka menggenang, melaut

tersembunyi, dan dada mereka sesak menahan perih di bilik sepi

tapi tak mampu diucapkan kepadamu, si buah hati belahan jiwa

sebab mereka ingin kau bahagia

—hingga kelak ia menutup mata

/3/

tiga tahun kau sekolah menuntut ilmu membingkai mimpi

tiga tahun pula mereka berpayah-payah

menyulam-jahit baju agar kau terlihat indah

lalu setelah kau tamat, kau lumat-lumat itu pakaian

bagai mencekik leher ayah-ibu

setelah bertahun-tahun membesarkanmu

andai baju yang kau pakai itu bisa bicara

ia akan teriak sekeras-kerasnya, menghardik kelalaianmu dan kawan-kawanmu

—percuma sekolah jika pulang membawa kesia-siaan!

/4/

tahukah kau, di luar pagar sekolah

juga di sudut desa dan pinggiran kota

remaja-remaja seusiamu berdoa siang malam

meminta penuh harap kepada Tuhan

bercucuran air mata, seguk payah hilang dahaga

berharap berbaju baru seperti bajumu

bermimpi punya tas dan sepatu bagus, seperti sepatumu

ingin diantar-jemput orang tua dengan mobil baru seperti mobilmu

tapi semua itu hanya igau di malam-malam yang mencekam

—dan kau bernasib baik, tidak seperti nasib mereka!

/5/

andai baju yang kau coret-coret itu kau jadikan sagu hati

untuk teman-temanmu yang hidup tidak sebaik hidupmu

kau telah membangun sebuah rumah di surga

yang pintu dan jendelanya adalah permata

/6/

ayolah adik-adikku, buka mata buka hatimu

jangan lagi lakukan kesalahan masa lalu

biarkan zaman kakak-kakakmu memfosil di pohon-pohon riwayat

mari bingkai hikayat baru yang menumbuhkan ketulusan

cinta kasih, empati; kepedulian yang tinggi

tanpa pamrih, tanpa kata tak!

—tak ada yang tak bisa jika kau kuasa melakukannya

/7/

untukmu yang hari ini akan pergi meninggalkan sekolah

jemputlah masa depan tanpa tanda seru dan tanda tanya

kecuali tanda tangan di mimbar-mimbar semesta

selamat menjejakkan kaki di kehidupan baru, adik-adikku

pergi jauh, sejauh-sejauhnya ke puncak impianmu

biarlah jarak memisahkan raga, tapi kenangan padamu tetap lekat di dada.

2015—2026. []

]]>
Sun, 17 May 2026 15:01:17 +0800 amr
Wamen PKP RI Fahri Hamzah Temui Korban Kebakaran Kalimango, Huntara Ditarget Rampung Dua Bulan https://amarmedia.co.id/wamen-pkp-ri-fahri-hamzah-temui-korban-kebakaran-kalimango-huntara-ditarget-rampung-dua-bulan https://amarmedia.co.id/wamen-pkp-ri-fahri-hamzah-temui-korban-kebakaran-kalimango-huntara-ditarget-rampung-dua-bulan Wamen PKP RI Fahri Hamzah Temui Korban Kebakaran Kalimango, Huntara Ditarget Rampung Dua Bulan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, H. Fahri Hamzah, SE., didampingi Bupati Sumbawa, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, menemui para korban bencana kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Camat Alas pada Kamis, 14 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, H. Fahri Hamzah mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini terus melakukan berbagai upaya untuk membantu memulihkan kehidupan masyarakat pasca musibah kebakaran yang menghanguskan 30 rumah di Desa Kalimango pada 21 Maret 2026 lalu.

Ia menjelaskan, salah satu langkah yang tengah dipercepat adalah pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para korban, yang ditargetkan rampung seluruhnya dalam dua bulan ke depan. Setelah itu, pemerintah juga akan membangun hunian tetap (huntap) untuk masyarakat terdampak.

H. Fahri mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam merespons musibah kebakaran tersebut. Menurutnya, Pemkab Sumbawa bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, mulai dari pengajuan proposal desain rumah hunian tetap hingga penyediaan lahan untuk pembangunan huntara.

“Pemkab Sumbawa sangat cepat dalam penanganan bencana ini. Mulai dari pengajuan proposal desain rumah hunian tetap hingga pengadaan lahan untuk huntara, sehingga dalam waktu seminggu usulan tersebut dapat diterima. Bupati dan camat sudah bekerja luar biasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat serta seluruh pihak yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak kebakaran di Desa Kalimango.

Ia mengaku bersyukur karena banyak bantuan mengalir dari berbagai pihak untuk membantu para korban bangkit dari musibah tersebut.

H. Jarot berharap masyarakat yang terdampak tetap bersabar dan terus bersyukur atas pertolongan Allah SWT melalui berbagai bantuan yang diberikan, termasuk pembangunan huntara dan huntap yang akan segera direalisasikan pemerintah.

Pada kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan tabungan sebesar Rp10 juta kepada masing-masing korban kebakaran. Bantuan tersebut berasal dari Hashim Djojohadikusumo yang disalurkan melalui Bank Tabungan Negara. (AM)

]]>
Sun, 17 May 2026 02:55:41 +0800 amr
Peringati Dies Natalis UTS ke&14, Fakultas Hukum Ajak Mahasiswa Peduli Lingkungan https://amarmedia.co.id/peringati-dies-natalis-uts-ke-14-fakultas-hukum-ajak-mahasiswa-peduli-lingkungan https://amarmedia.co.id/peringati-dies-natalis-uts-ke-14-fakultas-hukum-ajak-mahasiswa-peduli-lingkungan Peringati Dies Natalis UTS ke-14, Fakultas Hukum Ajak Mahasiswa Peduli Lingkungan.

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 16 Mei 2026 — Dalam rangka memperingati Dies Natalis Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) ke-14, Fakultas Hukum UTS menggelar kegiatan diskusi lingkungan dan aksi penanaman pohon bertajuk Green Movement UTS 2026: “Satu Pohon untuk Masa Depan” pada Sabtu (16/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Fakultas Hukum UTS tersebut dihadiri oleh mahasiswa Fakultas Hukum lintas angkatan dan berlangsung dengan penuh antusiasme.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata Fakultas Hukum UTS dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa. Di tengah meningkatnya persoalan lingkungan seperti perubahan iklim, kerusakan hutan, hingga pencemaran lingkungan, mahasiswa dinilai memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang mampu membawa pengaruh positif bagi masyarakat.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Program Studi Fakultas Hukum UTS, Muhammad Jarnawansyah, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa isu lingkungan saat ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aktivis lingkungan semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membentuk pola pikir dan karakter generasi muda agar lebih peduli terhadap keberlangsungan lingkungan hidup. Ia berharap kegiatan Green Movement tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi dapat menjadi gerakan bersama yang terus berlanjut di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab moral kita bersama. Menanam satu pohon mungkin terlihat sederhana, tetapi dari langkah kecil itu akan lahir dampak besar bagi masa depan. Gerakan seperti ini harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa Fakultas Hukum untuk menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan, baik melalui tindakan kecil sehari-hari maupun melalui edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UTS, Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan Green Movement UTS 2026. Ia menilai kegiatan tersebut sangat relevan dengan tantangan global saat ini, di mana persoalan lingkungan menjadi isu yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.

Menurutnya, mahasiswa hukum tidak hanya dituntut memahami teori dan praktik hukum, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial dan kesadaran terhadap isu-isu kemanusiaan, termasuk persoalan lingkungan hidup. Ia menegaskan bahwa hukum dan lingkungan merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

“Mahasiswa Fakultas Hukum harus mampu menjadi generasi yang kritis dan peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Lingkungan hidup adalah bagian penting dari kehidupan manusia yang harus dijaga bersama. Karena itu, kegiatan seperti ini menjadi momentum yang baik untuk menumbuhkan semangat kepedulian lingkungan di kalangan mahasiswa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan Green Movement dapat menjadi budaya positif di lingkungan kampus dan menjadi inspirasi bagi fakultas lain untuk terus menghadirkan kegiatan yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.

Kegiatan diskusi lingkungan dalam acara tersebut menghadirkan pegiat lingkungan sekaligus dosen Fakultas Hukum UTS, Jasardi Gunawan, S.IP., M.H., sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai tantangan lingkungan yang saat ini dihadapi masyarakat, mulai dari perubahan iklim, meningkatnya suhu bumi, berkurangnya kawasan hijau, hingga rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Ia menekankan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan tersebut. Menurutnya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Menanam pohon bukan hanya sekadar aktivitas simbolis, tetapi merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap keberlangsungan kehidupan di masa depan. Satu pohon yang kita tanam hari ini akan memberikan manfaat besar bagi generasi mendatang. Karena itu, mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan,” jelas Jasardi Gunawan di hadapan peserta diskusi.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk mulai menerapkan gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan lingkungan, dan aktif terlibat dalam gerakan penghijauan.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan dari mahasiswa yang hadir. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan dan menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu lingkungan yang dibahas. Tidak sedikit mahasiswa yang menyampaikan pandangan dan gagasan terkait upaya menjaga lingkungan di lingkungan kampus maupun di masyarakat.

Setelah sesi diskusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan aksi simbolis penanaman pohon di area sekitar kampus Fakultas Hukum UTS. Penanaman pohon dilakukan oleh pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung gerakan penghijauan dan menjaga kelestarian lingkungan.

Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak mewarnai kegiatan tersebut. Para mahasiswa terlihat aktif berpartisipasi dalam proses penanaman pohon dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan Green Movement UTS 2026, Fakultas Hukum UTS menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan sekaligus membangun karakter mahasiswa yang peduli terhadap keberlangsungan alam. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis UTS ke-14, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan kampus yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Dengan mengusung tema “Satu Pohon untuk Masa Depan”, Fakultas Hukum UTS ingin mengajak seluruh civitas akademika dan masyarakat luas untuk menyadari bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dari satu pohon yang ditanam hari ini, akan tumbuh harapan besar bagi masa depan bumi dan generasi yang akan datang. (AM)

]]>
Sun, 17 May 2026 02:44:33 +0800 amr
Pengurus PWRI dan Kerta Wredatama Moyo Hulu Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Menebar Kemaslahatan https://amarmedia.co.id/pengurus-pwri-dan-kerta-wredatama-moyo-hulu-periode-20262031-resmi-dikukuhkan-siap-menebar-kemaslahatan https://amarmedia.co.id/pengurus-pwri-dan-kerta-wredatama-moyo-hulu-periode-20262031-resmi-dikukuhkan-siap-menebar-kemaslahatan Pengurus PWRI dan Kerta Wredatama Moyo Hulu Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Menebar Kemaslahatan

Sumbawa, Amarmedia.co.id — Semangat pengabdian tanpa batas menunjukkan tajinya di Kecamatan Moyo Hulu. Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dan Kerta Wredatama Kecamatan Moyo Hulu masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan ini dipusatkan di Gedung Serbaguna Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa.

Prosesi sakral ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya,Mars PWRI, dan Mars Kerta Wredatama yang dibawakan dengan sangat apik oleh para pengurus. Suasana semakin syahdu saat Ustadz Irwansyah Yusuf melantunkan Kalam Ilahi dengan merdu, disusul untaian doa penuh harap oleh Ketua MUI Kecamatan Moyo Hulu, Ustadz Hamdan Yakub.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PWRI Kabupaten Sumbawa, Dr. Muhammad Ikhsan Safitri, jajaran pengurus kabupaten, serta sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi wanita Kerta Wredatama.

Struktur Baru PWRI Moyo Hulu 2026–2031

Pembacaan Surat Keputusan Kepengurusan dilakukan oleh Sekretaris Umum PWRI Kabupaten Sumbawa, Sri Irianti, S.Pd., M.Pd. Berikut adalah jajaran inti PWRI Kecamatan Moyo Hulu yang baru dikukuhkan:

Ketua: Hj. Ummi Kalsum, Wakil Ketua: Drs. Kamaruddin dan Ahmad Nawawi , Sekretaris: M. Zain, Bendahara: Hj. Mastawan 

Kepengurusan baru ini melanjutkan tongkat estafet perjuangan dari Bapak M. Tayeb Yakub, ketua periode sebelumnya yang diapresiasi tinggi atas dedikasi dan fondasi kuat yang telah diletakkannya bagi PWRI Moyo Hulu.

Data Pensiunan dan 3 Komitmen Utama Hj. Ummi Kalsum

Dalam sambutan perdananya, Ketua PWRI Moyo Hulu terpilih, Hj. Ummi Kalsum, memaparkan data pemetaan pensiunan di wilayahnya. Dari total 86 pensiunan di Kecamatan Moyo Hulu, sebanyak 72 orang dalam kondisi sehat, 14 orang lansia dengan risiko kesehatan, 48 orang aktif, dan 24 orang (33,3%) belum aktif.

"Tema kami periode ini adalah: Dengan semangat wredatama, kita tingkatkan peran dan pengabdian untuk kemaslahatan masyarakat Moyo Hulu. Meski sudah pensiun, kami adalah aset pengalaman dan kearifan, bukan beban," tegas Hj. Ummi Kalsum.

Untuk mengoptimalkan kinerja di 12 desa yang areanya sangat luas, pengurus juga menetapkan kordinator membaginya ke dalam 6 zona wilayah agar akses koordinasi lebih mudah. Selain itu, Hj. Ummi Kalsum menggarisbawahi 3 Komitmen Utama yakni 

Pertama merawat Silaturahmi. Melalui pertemuan rutin bulanan, arisan, kultum, dan pemeriksaan kesehatan berkala di Posyandu Keluarga agar anggota tetap sehat, bahagia, dan tidak merasa sendiri.

Kedua : Eksistensi Koperasi. Mengembangkan modal awal koperasi yang dulunya Rp3 juta hingga kini bernilai puluhan juta rupiah, dengan target segera berbadan hukum. Ketiga Pengabdian Sosial-Kemasyarakatan. Masuk ke sekolah-sekolah (MTs/SMAN) berkolaborasi dengan Aisyiyah dan BMT untuk membentengi remaja dari ancaman narkoba dan kenakalan remaja, sekaligus menjaga marwah PNS yang jujur, sederhana, dan berdedikasi.

Di akhir sambutan, ia membakar semangat hadirin dengan yel-yel membara:

"PWRI Moyo Hulu? YES! Semangatnya? YES! Wredatama? Pengabdiannya sampai akhir hayat! PWRI? JAYA, JAYA!"

Dr. M. Ikhsan Safitri: "Moyo Hulu Jadi Contoh Kecamatan Lain"

Ketua Umum PWRI Kabupaten Sumbawa, Dr. Muhammad Ikhsan Safitri menyampaikan kekagumannya atas antusiasme luar biasa dari warga dan pengurus di Moyo Hulu.

"Magnit Semamung ini luar biasa. PWRI Moyo Hulu ini, meski belum dikukuhkan kemarin, pertemuannya sudah sangat aktif dan selalu dipublikasikan," puji Dr. Ikhsan.

Turut hadir mendampingi beliau rombongan pengurus kabupaten dan tokoh-tokoh penting, di antaranya Ustadzah Lutfi Maki, S.Sos., H. Karim (Ketua Pekat), H. Ali Tundru, Ali HK (Kabid Organisasi), H. Tauhid, Ketua Kerta Wredatama Kabupaten Sumbawa Hj. Nuraini, Sekretaris Kerta Hj. Kalsum, serta jajaran pengurus wanita lainnya seperti Hj. Cendawan, Ibu Roro, dan Hj. Fatmawati AP.

Mengutip tausiah Ustadz Lutfi Maki, Dr. Ikhsan mengingatkan pentingnya mensyukuri dua nikmat yang sering dilalaikan manusia sehat dan sempat.

Ia membagikan hasil survei dari jurnal kesehatan ternama dunia, The Lancet mengenai demensia (kepikunan). Penurunan fungsi saraf otak terjadi salah satunya karena minimnya aktivitas fisik dan mental. Beliau mencontohkan Prof. Sungkono (90 tahun) yang tetap bugar karena rajin membaca Al-Qur'an setelah bangun tidur.

Ia juga mengutip tips dari Tun Dr. Mahathir Mohamad yang masih aktif bergerak di usia senja.

 "Hidup ini seperti bersepeda. Jangan pernah berhenti mengayuh. Begitu kita berhenti aktif, maka bersiaplah mengundang penyakit. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi lingkungannya," ujarnya.

Menutup sambutannya, Dr. Ikhsan mengaitkan semangat pengabdian ini dengan nilai historis masyarakat Sumbawa.

Tau Samawa). Merujuk pada acara bedah buku di Universitas Samawa (UNSA) terkait sejarah Pulau Sumbawa, asisten residen kolonial Belanda, Jasper, mencatat bahwa tidak mudah menaklukkan Kesultanan Sumbawa karena karakternya yang menolak dijajah. Sumbawa secara de jure hanya dijajah selama 40 tahun sejak 14 Mei 1905.

"Hari ini, tepat 120 tahun lalu, sejarah itu diakui. Kita harus bangga memiliki darah Tau Samawa yang menjaga marwah dan harga diri. Semangat itulah yang harus dibawa oleh pengurus PWRI Moyo Hulu, sehingga layak menjadi contoh bagi kecamatan-kecamatan lainnya di Kabupaten Sumbawa," pungkas Dr. Ikhsan penuh semangat.

Diakhir acara pengurus melantunkan shalawat dengan penuh khidmat dan merdu.(AM)

]]>
Sat, 16 May 2026 11:29:58 +0800 amr
Universitas Samawa Bedah Buku “Pulau Sumbawa dan Penduduknya Tahun 1907”, Menggali Sejarah untuk Merawat Warisan Luhur https://amarmedia.co.id/universitas-samawa-bedah-buku-pulau-sumbawa-dan-penduduknya-tahun-1907-menggali-sejarah-untuk-merawat-warisan-luhur https://amarmedia.co.id/universitas-samawa-bedah-buku-pulau-sumbawa-dan-penduduknya-tahun-1907-menggali-sejarah-untuk-merawat-warisan-luhur Universitas Samawa Bedah Buku “Pulau Sumbawa dan Penduduknya Tahun 1907”, Menggali Sejarah untuk Merawat Warisan Luhur

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Universitas Samawa (UNSA) menggelar kegiatan bedah buku dan diskusi akademik bertajuk “Menggali Sejarah, Membangun Identitas, Merawat Warisan” terhadap buku Pulau Sumbawa dan Penduduknya Tahun 1907 karya Johan Ernest Jasper yang telah diterjemahkan oleh Poetra Adi Soerjo. Kegiatan berlangsung di Auditorium Universitas Samawa, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan akademik tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dan pembedah buku, di antaranya Julmansyah, S.Hut., M.AP selaku Direktur PKTHA Kementerian Kehutanan RI, Dr. Burhanuddin, M.Hum akademisi dan peneliti Universitas Mataram, serta Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si Ketua Lembaga Adat Tana Samawa (LATS).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Samawa, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd, Rektor Universitas Cordova Kabupaten Sumbawa Barat, Dr. KH. Lalu Zulkifli Muhadli, B.A., S.H., M.M, Wakil Ketua III DPRD Sumbawa Zulfikar Demitry, S.H., M.H, para wakil rektor, dosen, mahasiswa, hingga budayawan.

Penerjemah buku, Poetra Adi Soerjo, menjelaskan bahwa buku tersebut diterjemahkan bukan untuk membela ataupun membantah isi tulisan Johan Ernest Jasper, melainkan sebagai upaya menghadirkan kembali catatan sejarah agar dapat dikaji secara akademik oleh masyarakat Sumbawa.

“Buku ini tidak dibuat untuk membela atau membantah isi tulisan Jasper. Saya hanya menerjemahkan isi buku agar bisa dibahas dan dibedah secara akademik,” ujar Ustad Suryo, sapaan akrab Poetra Adi Soerjo.

Ia menyebutkan, inisiatif peluncuran sekaligus bedah buku ini datang dari pihak UNSA agar masyarakat, khususnya kalangan akademisi, dapat memahami lebih dalam isi dan konteks sejarah yang dituliskan dalam buku tersebut.

Menurutnya, penyebaran atau “spreading” buku sejarah seperti ini sangat penting karena menjadi ruang dialog antara masyarakat Sumbawa masa kini dengan masa lalunya.

“Saya punya banyak catatan masa lalu, dan itu penting diketahui oleh orang Sumbawa sebagai dialog antara diri kita hari ini dengan diri kita di masa lalu. Itu bisa menjadi kompas untuk menentukan arah kita ke depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Wakil Rektor II UNSA, Muhammad Yamin, S.E., M.Si mengatakan bahwa buku terjemahan tersebut memiliki nilai penting bagi masyarakat Sumbawa karena mampu menghadirkan kembali serpihan-serpihan sejarah daerah yang selama ini belum banyak diketahui.

“Kita bangga ada putra Sumbawa yang mampu mengumpulkan serpihan sejarah berkaitan dengan daerah kita ini,” katanya.

Ia menambahkan, selama ini perdebatan mengenai sejarah Sumbawa kerap terjadi tanpa dasar referensi yang kuat. Karena itu, melalui bedah buku secara akademik, berbagai pandangan dan argumentasi sejarah dapat diuji secara ilmiah bersama para ahli dan akademisi.

“Dengan adanya buku ini, kami berharap informasi tentang sejarah Sumbawa dapat tertransformasi lebih luas kepada masyarakat,” ujarnya.

Muhammad Yamin juga menyampaikan bahwa terdapat dua buku terjemahan yang nantinya akan dibedah secara akademik guna memperkaya referensi sejarah dan menyempurnakan kajian yang ada. (AM)

]]>
Fri, 15 May 2026 08:00:52 +0800 amr
Peringati HUT Damkar ke&107 di Sumbawa, Gubernur NTB Tekankan Kesejahteraan Personel dan Penguatan Relawan https://amarmedia.co.id/peringati-hut-damkar-ke-107-di-sumbawa-gubernur-ntb-tekankan-kesejahteraan-personel-dan-penguatan-relawan https://amarmedia.co.id/peringati-hut-damkar-ke-107-di-sumbawa-gubernur-ntb-tekankan-kesejahteraan-personel-dan-penguatan-relawan Peringati HUT Damkar ke-107 di Sumbawa, Gubernur NTB Tekankan Kesejahteraan Personel dan Penguatan Relawan

Sumbawa Besar, 13 Mei 2026 – Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Apel Kesiapsiagaan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan tingkat Provinsi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ke-107. Acara yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Sumbawa ini menjadi momentum penguatan peran Damkar di tengah tantangan kedaruratan yang semakin kompleks.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekda NTB pada upacara tersebut, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para petugas yang menjadi barisan terdepan dalam situasi darurat.

 “Organisasi yang berusia lebih dari satu abad ini adalah bukti kehadiran negara di hati masyarakat. Sesuai tema tahun ini, ‘Mengabdi untuk Keselamatan Negeri’, Damkar bukan hanya sekadar pemadam, tapi pelindung nyawa dan harta benda,” ungkap Gubernur dalam pesan tertulisnya.

Gubernur memaparkan data krusial dari Ditjen Bina Adwil Kemendagri sepanjang Triwulan I tahun 2026 di wilayah NTB. Tercatat telah terjadi 127 kejadian kebakaran dan total 891 operasi penyelamatan non-kebakaran.

Angka ini menunjukkan bahwa peran Damkar telah bertransformasi sesuai dengan Panca Dharma, di mana penanganan situasi darurat non-kebakaran justru mendominasi tugas di lapangan.

Salah satu poin yang ditekankan Gubernur adalah perlindungan bagi para personel Damkar yang memiliki risiko kerja sangat tinggi. Merujuk pada Permendagri Nomor 14 Tahun 2025, Gubernur meminta para Kepala Daerah (Bupati/Walikota) se-NTB untuk memberikan perhatian penuh pada:

Pemenuhan Tunjangan Risiko Tinggi,Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh aparatur Damkar, Sertifikasi dan Pelatihan secara berkala, baik melalui Pusdiklat Jakarta maupun in-house training.

“Di tengah rasionalisasi anggaran, pemerintah daerah harus bijak menetapkan prioritas. Kesejahteraan dan perlindungan petugas yang bertaruh nyawa di lapangan tidak boleh terabaikan,” tegasnya.

Gubernur juga mendorong pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) di setiap daerah. REDKAR diharapkan menjadi motor penggerak gotong royong masyarakat dalam membantu mengejar target response time (waktu tanggap) 15 menit sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Hingga saat ini sudah ada 82.132 relawan di seluruh Indonesia. Saya minta Kepala Daerah serius membentuk REDKAR di wilayah masing-masing untuk memperkuat barisan aparatur kita,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal memberikan empat instruksi utama bagi penyelenggaraan Damkar di NTB:

Pertama ; Kemandirian Lembaga. Mempercepat pembentukan Dinas Damkar yang mandiri (minimal Tipe C).

Kedua ; Pemutakhiran Regulasi

Menyusun Rencana Induk Sistem Penanggulangan Kebakaran (RISPKP).

Ketiga ; Peningkatan Mutu. Mengoptimalkan capaian SPM melalui perbaikan sarana prasarana dan kapasitas SDM.

Keempat Penguatan Hukum. Memperkuat tugas Damkar melalui regulasi daerah (Perda/Perkada).

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi NTB, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Sekda Kabupaten Sumbawa Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov, Bersama Wakil Ketua Zulfikar Demitry SH MH, Dr. H.Budi Prasetyo S.Sos.MAP, serta para pimpinan instansi kebakaran dari kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Barat. (AM)

]]>
Fri, 15 May 2026 01:36:16 +0800 amr
Wabup Sumbawa Apresiasi Peran NWDI Dalam Membantu Pemerintah Daerah https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-apresiasi-peran-nwdi-dalam-membantu-pemerintah-daerah https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-apresiasi-peran-nwdi-dalam-membantu-pemerintah-daerah Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Wakil Bupati Sumbawa, Mohammad Ansori, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada organisasi Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Kabupaten Sumbawa yang dinilai telah banyak berkontribusi membantu pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Hal tersebut disampaikan Wabup saat memberikan sambutan pada acara Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) II NWDI Kabupaten Sumbawa yang digelar pada Kamis, 14 Mei 2026, bertempat di Aula Kampus Hijau STKIP Paracendekia NW Sumbawa. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan peserta dari unsur pengurus NWDI, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, mahasiswa, serta tamu undangan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Wabup Sumbawa menegaskan bahwa keberadaan organisasi keagamaan seperti NWDI memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak, berilmu, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyampaikan salut dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada NWDI Kabupaten Sumbawa yang selama ini telah banyak berbuat membantu pemerintah daerah, terutama dalam bidang pendidikan, dakwah Islamiyah, serta kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Wabup disambut tepuk tangan peserta Musda.

Menurutnya, kontribusi NWDI tidak hanya dirasakan di lingkungan organisasi semata, tetapi juga telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Kehadiran lembaga pendidikan, majelis dakwah, dan berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan NWDI dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan moral dan spiritual masyarakat Sumbawa.

Wabup juga menilai bahwa sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan harus terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadaban.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti NWDI yang selama ini konsisten mencetak generasi muda yang berakhlak dan berpendidikan,” ungkapnya.

Ia berharap Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa dapat menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus melahirkan gagasan-gagasan baru yang konstruktif untuk kemajuan umat dan daerah. Selain itu, Musda juga diharapkan mampu memperkuat persatuan dan soliditas kader NWDI dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Musda ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah, memperteguh komitmen pengabdian, serta merumuskan langkah-langkah strategis demi kemajuan organisasi dan masyarakat Kabupaten Sumbawa,” tambahnya.

Suasana pembukaan Musda berlangsung penuh semangat dan nuansa kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars organisasi, serta laporan panitia pelaksana.

Ketua Panitia Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat daerah untuk melakukan evaluasi program kerja, menyusun arah kebijakan organisasi ke depan, serta memilih kepengurusan baru periode berikutnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa atas dukungan dan perhatian yang selama ini diberikan terhadap eksistensi NWDI di daerah.

Sementara itu, Ketua NWDI Kabupaten Sumbawa dalam sambutannya menegaskan komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui gerakan pendidikan, dakwah, dan sosial yang berorientasi pada penguatan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.

Menurutnya, NWDI akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, cerdas, dan berdaya saing. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kekompakan organisasi agar tetap mampu memberikan manfaat yang luas bagi umat.

“Kami menyadari bahwa tantangan ke depan semakin besar. Karena itu, NWDI harus terus memperkuat kualitas pendidikan, memperluas gerakan dakwah yang menyejukkan, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujarnya.

Acara pembukaan Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa berlangsung lancar dan penuh khidmat hingga akhir kegiatan. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi antar pengurus serta kader NWDI dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa.

Dengan terselenggaranya Musda II ini, diharapkan NWDI Kabupaten Sumbawa semakin solid dan mampu terus berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan masyarakat yang religius, berpendidikan, dan harmonis.

]]>
Fri, 15 May 2026 01:01:49 +0800 amr
Terpilih Kembali Nahkodai NWDI Sumbawa, Jamal Ajak Bersatu Bangun Organisasi dan Wujudkan Kantor Perjuangan https://amarmedia.co.id/terpilih-kembali-nahkodai-nwdi-sumbawa-jamal-ajak-bersatu-bangun-organisasi-dan-wujudkan-kantor-perjuangan https://amarmedia.co.id/terpilih-kembali-nahkodai-nwdi-sumbawa-jamal-ajak-bersatu-bangun-organisasi-dan-wujudkan-kantor-perjuangan Terpilih Kembali Nahkodai NWDI Sumbawa, Jamal Ajak Bersatu Bangun Organisasi dan Wujudkan Kantor Perjuangan 

Sumbawa, Amarmedia.co.id- Musyawarah Daerah Ke II, Pengurus Daerah Nahdatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Kabupaten Sumbawa tahun 2026, berjalan dengan baik dan lancar, di Kampus Paracendekia NW Sumbawa, Kamis (14/5).

Kali ini, dengan mengusung tema menguatkan Soliditas organisasi dalam mewujudkan NWDI yang progresif, mandiri dan berdampak untuk umat.

Jamaluddin Malady S.Sos, MT kembali terpilih kedua kali untuk memimpin organisasi NWDI Kabupaten Sumbawa Periode 2026-2031. Organisasi NWDI dibawah Naungan PB NWDI Dr TGB Muhammad Zainul Majdi MA telah melakukan secara Demokrasi pemilihan Ketua Umum PD NWDI Sumbawa bergulir secara alot.

Ketua Umum terpilih Dea Guru Jamal akrab disapa menyampaikan bahwa, Musyawarah Daerah ini sejatinya adalah pilihan terbaik organisasi, karena proses demokrasi telah berjalan dengan baik, penuh semangat, dan dilandasi niat ibadah. 

"Saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas bentuk penghormatan terhadap demokrasi dan persaudaraan dalam organisasi," cetusnya.

Lanjutnya, inilah indahnya perjuangan di organisasi agama, tidak ada gaji, tidak ada honor, yang ada hanyalah keikhlasan, pengabdian, dan harapan akan ridha Allah SWT. Masih kata Dea Guru Jamal, Kita semua hadir di sini bukan untuk mencari keuntungan duniawi, melainkan benar-benar berpasrah dan berjuang demi kemajuan umat. Karena itu, setelah pemilihan selesai, tidak boleh ada lagi sekat, kubu, atau perbedaan. Namun yang ada hanyalah persatuan untuk membangun organisasi yang lebih kuat.

"Insha'Allah, salah satu cita-cita besar yang menjadi pemikiran saya ke depan adalah bagaimana PD NWDI Kabupaten Sumbawa memiliki kantor sendiri yang representatif. Kita patut bersyukur karena hari ini kita sudah memiliki aset dan pondasi awal. Ini harus menjadi langkah besar menuju legitimasi organisasi yang lebih kokoh," ungkapnya.

Untuk itu, sambung Dea Guru Jamal, mengajak seluruh pengurus, kader, sahabat, para dermawan, dan masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk bersama-sama berpartisipasi. Mungkin ada yang bisa membantu tanah, bangunan, atau donasi sebagai amal jariyah untuk akhirat. "Saya pribadi pun berkomitmen untuk ikut menyumbang sebagai bentuk keseriusan perjuangan ini," ujarnya 

Kedepannya, ketika kantor ini berdiri nanti, ia bukan hanya menjadi simbol organisasi, tetapi pusat perjuangan uma namun tempat berkembangnya ekonomi jamaah, pendidikan, dakwah, sosial budaya, hingga tempat singgah bagi jamaah dari berbagai kecamatan yang datang untuk kegiatan organisasi. Mereka punya tempat beristirahat, tempat beribadah, dan tempat memperkuat ukhuwah. tambahnya 

Mengapa kita harus bersungguh-sungguh? Karena hidup ini sementara. Kita semua akan meninggal dunia. Jabatan akan berakhir. Kekuasaan akan selesai. Tetapi amal jariyah akan terus mengalir. Apa yang kita bangun hari ini untuk kemaslahatan umat, insya Allah akan menjadi pahala yang terus menyala hingga akhirat kelak. imbuhnya.

Karena itu, saya mengajak seluruh keluarga besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah untuk menutup seluruh dinamika pemilihan hari ini dengan persaudaraan. Demokrasi telah selesai. Mungkin dalam proses ada dinamika, ada bumbu-bumbu persaingan, dan itu hal biasa. Namun hari ini semuanya berakhir. Kini saatnya kita bersatu, kompak, utuh, dan bergerak bersama. Baik yang memilih saya maupun yang belum memilih saya, kita tetap satu keluarga, satu perjuangan, satu tujuan: membesarkan organisasi, memperkuat dakwah, dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi umat. harap Dea Guru Jamal

"Mari kita jalankan program-program positif organisasi dengan penuh keikhlasan, semangat, dan persatuan. NWDI Sumbawa harus maju, umat harus kuat, dan perjuangan harus terus berlanjut," pungkasnya. (AM/IA)

]]>
Thu, 14 May 2026 18:14:34 +0800 amr
Musda II NWDI Sumbawa Perkuat Soliditas Organisasi dan Sinergi untuk Kemajuan Ummat https://amarmedia.co.id/musda-ii-nwdi-sumbawa-perkuat-soliditas-organisasi-dan-sinergi-untuk-kemajuan-ummat https://amarmedia.co.id/musda-ii-nwdi-sumbawa-perkuat-soliditas-organisasi-dan-sinergi-untuk-kemajuan-ummat Musda II NWDI Sumbawa Perkuat Soliditas Organisasi dan Sinergi untuk Kemajuan Ummat

Sumbawa Besar, Amarmedia.ci.id– Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) II Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Kabupaten Sumbawa berlangsung di Kampus STKIP Paracendekia NW Sumbawa, Kamis (14/05/2026). Kegiatan bertema “Menguatkan Soliditas Organisasi dalam Mewujudkan NWDI yang Progresif, Mandiri dan Berkhidmat untuk Ummat” itu menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus pemilihan kepemimpinan baru PD NWDI Kabupaten Sumbawa.

Musda tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Sekretaris Umum Pengurus Wilayah NWDI Prof. Dr. Abdul Fattah, M.Fil.I., Ketua PD NWDI Kabupaten Sumbawa Jamaluddin Malady, S.Sos., M.T., serta jajaran pengurus dan anggota NWDI se-Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Ketua PD NWDI Kabupaten Sumbawa, Jamaluddin Malady, menyampaikan bahwa Kabupaten Sumbawa menjadi daerah pertama yang melaksanakan Musda NWDI. Ia menegaskan bahwa proses pemilihan ketua tetap mengedepankan prinsip demokrasi melalui mekanisme voting.

“Pemilihan Ketua PD NWDI ini mengedepankan proses demokrasi yang baik karena tetap dipilih melalui voting,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat menjadi kekuatan utama dalam membangun Kabupaten Sumbawa.

“Dakwah, ekonomi, dan ummat harus dibangun bersama-sama. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus membangun semangat sinergitas antara pemda dan organisasi kemasyarakatan, karena kemajuan daerah juga ditopang oleh keberadaan organisasi-organisasi kemasyarakatan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Jamaluddin juga menyampaikan harapannya agar PD NWDI Kabupaten Sumbawa memiliki sekretariat definitif sebagai pusat penguatan organisasi dan pelayanan ummat. Untuk mendukung hal itu, ia mengaku telah mewakafkan tanah seluas empat are.

“Saya telah mewakafkan tanah seluas empat are. Semoga kepemimpinan selanjutnya bisa membangun sekretariat tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pengurus Wilayah NWDI, Prof. Dr. Abdul Fattah, M.Fil.I., menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki kontribusi besar dalam kehidupan masyarakat dan perlu mendapat perhatian serius.

“Ormas di Indonesia ini jangan sering disalahpahami, tetapi justru perlu diperhatikan secara serius,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta Musda untuk memilih pemimpin yang mampu menjaga amanah organisasi serta membawa NWDI tetap eksis dan berkembang di masa mendatang.

“Pilihlah pemimpin sesuai hati nurani, karena yang kita lihat adalah bagaimana pemimpin yang bisa bertanggung jawab agar NWDI bisa tetap eksis dan berkembang ke depannya,” katanya.

Dukungan terhadap penguatan organisasi NWDI juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori. Ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Musda II PD NWDI dan menilai NWDI selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah maupun masyarakat.

“Ormas NWDI ini sudah banyak membantu pemerintah, termasuk membantu masyarakat juga. Pemerintah daerah mengapresiasi pelaksanaan Musda yang dilaksanakan oleh NWDI Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah daerah terus mendukung berbagai kegiatan organisasi kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan kemaslahatan ummat di Kabupaten Sumbawa.

“Pemerintah daerah mendukung penuh setiap pelaksanaan kegiatan ormas di Kabupaten Sumbawa. Pemerintah daerah akan memberikan perhatian yang baik demi kemaslahatan ummat di Kabupaten Sumbawa,” katanya.

Ia berharap Musda II NWDI mampu melahirkan kepemimpinan yang berkualitas, berkapasitas, serta mampu memperkuat sinergi antara organisasi dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui Musda II tersebut, NWDI Kabupaten Sumbawa diharapkan semakin solid dalam menjalankan peran dakwah, sosial, dan pengabdian kepada ummat, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah demi kemajuan Kabupaten Sumbawa ke depan.(AM/MI)

]]>
Thu, 14 May 2026 18:11:07 +0800 amr
Kabupaten Sumbawa Tuan Rumah Momentum HUT Damkar Ke&107 Tingkat Provinsi NTB, Perkuat Peran Penyelamatan dan Kesiapsiagaan https://amarmedia.co.id/kabupaten-sumbawa-tuan-rumah-momentum-hut-damkar-ke-107-tingkat-provinsi-ntb-perkuat-peran-penyelamatan-dan-kesiapsiagaan https://amarmedia.co.id/kabupaten-sumbawa-tuan-rumah-momentum-hut-damkar-ke-107-tingkat-provinsi-ntb-perkuat-peran-penyelamatan-dan-kesiapsiagaan

Sumbawa,Amarmedia.co.id -  13 Mei 2026 — Suasana penuh semangat dan kesiapsiagaan mewarnai halaman Kantor Bupati Sumbawa saat digelarnya Apel Kesiapsiagaan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Rabu (13/5).

Bertindak sebagai inspektur upacara, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, S.Ak, menyampaikan langsung sambutan Gubernur NTB yang sarat pesan kuat tentang pentingnya peran strategis pemadam kebakaran di tengah meningkatnya potensi bencana.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, serta para bupati/wali kota se-NTB atau yang mewakili. Hadir pula jajaran kepala perangkat daerah lingkup Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Forkopimda Kabupaten Sumbawa, para kepala dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan kabupaten/kota se-NTB, hingga ratusan peserta upacara dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB melalui Sekda Provinsi NTB memberikan apresiasi yg sangat tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa sebagai tuan rumah. Ia menegaskan bahwa momen HUT Damkar bukan sekadar seremoni, melainkan ajang memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Mengutip slogan global, “To Prevent Fires, Save Lives, and Protect Properties”, ia mengingatkan bahwa ancaman kebakaran dapat menimbulkan kerugian besar dalam waktu singkat, sehingga upaya pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama.

Data terbaru menjadi sorotan: sepanjang Triwulan I Tahun 2026, Provinsi NTB mencatat 127 kejadian kebakaran serta 891 operasi penyelamatan non-kebakaran. Angka ini menunjukkan bahwa peran damkar kini semakin luas, menjadi garda terdepan dalam berbagai situasi darurat.

Tak hanya itu, keberadaan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) juga menjadi perhatian serius. Secara nasional, tercatat 82.132 relawan, yang diharapkan dapat terus diperkuat oleh pemerintah daerah guna mendukung tugas pemadam kebakaran di lapangan.

Dengan mengusung tema nasional “Mengabdi untuk Keselamatan Negeri”, apel ini menjadi simbol dedikasi tanpa henti para insan damkar dalam menjaga keselamatan masyarakat.

Menutup sambutan, Gubernur NTB melalui Sekda menyampaikan pesan penuh semangat:

“Dirgahayu ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Teruslah hadir sebagai pelindung masyarakat, memberikan rasa aman, dan menjadi garda terdepan dalam setiap situasi darurat.” (AM)

]]>
Wed, 13 May 2026 22:38:10 +0800 amr
Dr. Supriyadi, S.HI., MHI.: Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa Siap Digelar https://amarmedia.co.id/dr-supriyadi-shi-mhi-musda-ii-nwdi-kabupaten-sumbawa-siap-digelar https://amarmedia.co.id/dr-supriyadi-shi-mhi-musda-ii-nwdi-kabupaten-sumbawa-siap-digelar

Sumbawa.Amarmedia.co.id— Musyawarah Daerah (Musda) II NWDI Kabupaten Sumbawa dipastikan siap digelar pada Kamis, 14 Mei 2026, bertempat di Aula Kampus Hijau STKIP Paracendekia NW Sumbawa. Kegiatan besar organisasi tersebut akan menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi dan soliditas organisasi NWDI di Kabupaten Sumbawa.

Ketua Panitia Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa, Dr. Supriyadi, S.HI., MHI., menyampaikan bahwa seluruh persiapan pelaksanaan kegiatan telah mencapai 100 persen. Panitia bersama seluruh elemen organisasi telah bekerja maksimal guna memastikan pelaksanaan Musda berjalan lancar, tertib, dan sukses.

“Alhamdulillah, seluruh persiapan Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa sudah siap 100 persen. Mulai dari tempat kegiatan, akomodasi peserta, konsumsi, hingga teknis acara sudah kami matangkan bersama seluruh panitia,” ujar Dr. Supriyadi.

Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa mengusung tema: “Menguatkan Soliditas Organisasi dalam Mewujudkan NWDI yang Progresif, Mandiri, dan Berkhidmat untuk Umat.” Tema tersebut menjadi spirit bersama untuk memperkokoh persatuan organisasi sekaligus memperluas pengabdian NWDI di tengah masyarakat.

Kegiatan Musda nantinya akan dihadiri oleh utusan kecamatan se-Kabupaten Sumbawa, jajaran Pengurus Daerah NWDI, para peninjau, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan semakin mempererat ukhuwah organisasi dan memperkuat langkah bersama dalam membangun NWDI yang lebih maju.

Menurut Dr. Supriyadi, Musda bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi ruang evaluasi, konsolidasi, serta penyusunan program strategis organisasi ke depan.

“Musda ini adalah forum penting untuk memperkuat kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta merumuskan langkah-langkah strategis demi kemajuan organisasi dan pengabdian kepada umat,” tambahnya.

Panitia juga memastikan kesiapan Aula Kampus Hijau STKIP Paracendekia NW Sumbawa sebagai lokasi utama kegiatan. Kampus tersebut dinilai representatif dan mampu menampung seluruh peserta serta tamu undangan yang akan hadir dalam kegiatan Musda.

Selain agenda utama Musda, rangkaian kegiatan akan diawali dengan Hiziban Akbar yang dilaksanakan pada Rabu malam Kamis, 13 Mei 2026, di Kampus STKIP Paracendekia NW Sumbawa. Kegiatan hiziban tersebut merupakan tradisi khas NWDI sebelum melaksanakan agenda besar organisasi.

Hiziban Akbar diperkirakan akan diikuti oleh jamaah NWDI, pengurus organisasi, mahasiswa, tokoh agama, serta masyarakat umum. Kegiatan spiritual tersebut menjadi bentuk ikhtiar batin dan doa bersama agar seluruh rangkaian Musda diberikan kelancaran, keberkahan, dan hasil terbaik bagi organisasi serta umat.

“Tradisi hiziban sebelum kegiatan besar merupakan bagian dari nilai spiritual NWDI yang terus dijaga. Kita ingin setiap langkah organisasi selalu diawali dengan doa dan kebersamaan,” ungkap Dr. Supriyadi.

Antusiasme kader dan warga NWDI terhadap pelaksanaan Musda II terlihat cukup tinggi. Hal itu tampak dari kesiapan peserta dan koordinasi aktif yang dilakukan seluruh pengurus kecamatan menjelang hari pelaksanaan.

Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa diharapkan mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis dan kepemimpinan organisasi yang semakin kuat, visioner, dan mampu menjawab tantangan zaman. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, NWDI Kabupaten Sumbawa optimistis dapat terus berkembang menjadi organisasi yang progresif, mandiri, dan senantiasa berkhidmat untuk umat, bangsa, dan agama.

Pelaksanaan Musda ini juga menjadi simbol komitmen bersama seluruh keluarga besar NWDI untuk terus menjaga nilai perjuangan, memperkuat dakwah, pendidikan, sosial kemasyarakatan, serta memperluas kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan umat.

Dengan seluruh persiapan yang telah matang, Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa diyakini akan berlangsung sukses dan menjadi momentum bersejarah dalam perjalanan organisasi NWDI di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 13 May 2026 22:22:43 +0800 amr
Dari Sapi Hingga Smelter: Cara Wagub NTB Jadikan Bali–Nusra Penyangga Pangan Nasional di Forum MPU 2026 https://amarmedia.co.id/dari-sapi-hingga-smelter-cara-wagub-ntb-jadikan-balinusra-penyangga-pangan-nasional-di-forum-mpu-2026 https://amarmedia.co.id/dari-sapi-hingga-smelter-cara-wagub-ntb-jadikan-balinusra-penyangga-pangan-nasional-di-forum-mpu-2026 Dari Sapi Hingga Smelter: Cara Wagub NTB Jadikan Bali–Nusra Penyangga Pangan Nasional di Forum MPU 2026

Semarang,Amarmedia.co.id -  12 Mei 2026 — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Indah Dhamayanti Putri, menegaskan pentingnya penguatan kerja sama kawasan Bali–Nusa Tenggara sebagai kekuatan strategis nasional dalam mendukung ketahanan pangan, konektivitas wilayah, dan transisi energi berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan Wagub NTB saat menghadiri Rapat Kerja Gubernur Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD MPU) Tahun 2026 di Hotel Tentrem, Semarang, Selasa (12/5).

Rapat kerja tersebut menghasilkan kesepakatan bersama antarprovinsi anggota FKD MPU untuk memperkuat kolaborasi lintas daerah dalam menghadapi tantangan global, khususnya di sektor pangan, energi, dan konektivitas kawasan.

Kegiatan dibuka dengan arahan Wakil Presiden RI yang disampaikan secara virtual. Dalam arahannya, Wapres menekankan bahwa wilayah anggota FKD MPU memiliki posisi strategis karena dihuni sekitar 183 juta jiwa dan berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Presiden menginstruksikan percepatan swasembada pangan dan energi sebagai benteng pertahanan nasional. Saya berharap forum ini menghasilkan langkah konkret dan inovatif,” tegas Wapres.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Wagub NTB memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan Pemprov NTB dalam memperkuat kawasan Bali–Nusra yang meliputi Bali, NTB, dan NTT.

Menurut Wagub, NTB memiliki kapasitas besar sebagai daerah penyangga pangan nasional, termasuk dalam sektor peternakan dan perikanan.

“Beberapa komoditas kami seperti perikanan sekarang sudah bisa diekspor langsung dari NTB. Begitu juga sapi, karena sebagian kebutuhan Jabodetabek dipenuhi dari wilayah kami,” ujar Wagub.

Selain sektor pangan, NTB juga terus memperkuat investasi dan pengembangan energi terbarukan melalui potensi pertambangan dan keberadaan fasilitas smelter PT Amman Mineral.

Wagub menegaskan, kerja sama antardaerah tidak boleh berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman semata, tetapi harus memiliki arah, target, dan implementasi yang terukur.

Karena itu, Pemprov NTB bersama daerah kawasan Bali–Nusra mulai melibatkan perguruan tinggi dan akademisi untuk memetakan potensi energi terbarukan dan sumber daya strategis daerah.

“Kami ingin kerja sama ini menghasilkan tindak lanjut yang nyata, berbasis riset, dan memiliki dampak langsung bagi pembangunan kawasan,” jelasnya.

Langkah kolaboratif tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, yang menilai kerja sama Bali, NTB, dan NTT sebagai model kolaborasi regional yang progresif dan perlu diperkuat melalui target yang lebih konkret.

“Kerja sama Bali, NTB, dan NTT ini sangat baik. Yang dibutuhkan sekarang adalah ukuran keberhasilan yang jelas, mulai dari target energi terbarukan hingga output pembangunan yang terukur,” ujar Bima Arya.

Rapat kerja FKD MPU 2026 turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, serta perwakilan kepala daerah dari seluruh provinsi anggota FKD MPU. (AM)

]]>
Wed, 13 May 2026 15:39:16 +0800 amr
Ajang Konsolidasi, KPPG Sumbawa Siapkan Program Konkret untuk Pembangunan Daerah https://amarmedia.co.id/ajang-konsolidasi-kppg-sumbawa-siapkan-program-konkret-untuk-pembangunan-daerah https://amarmedia.co.id/ajang-konsolidasi-kppg-sumbawa-siapkan-program-konkret-untuk-pembangunan-daerah Ajang Konsolidasi, KPPG Sumbawa Siapkan Program Konkret untuk Pembangunan Daerah

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id  – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumbawa yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov menghadiri pertemuan perdana Pengurus Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kabupaten Sumbawa Masa Bhakti 2025–2030, Selasa (12/05/2026). Pertemuan tersebut menjadi agenda awal konsolidasi organisasi perempuan Partai Golkar sekaligus penguatan mesin partai menghadapi agenda politik ke depan.

Kegiatan itu digelar untuk memperkenalkan jajaran pengurus baru sekaligus mengonfirmasi kepengurusan aktif KPPG Kabupaten Sumbawa. Dalam kesempatan tersebut, Berlian Rayes hadir didampingi Sekretaris dan Bendahara DPD Partai Golkar Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Berlian Rayes menyampaikan apresiasi atas semangat dan kekompakan pengurus baru KPPG Sumbawa. Ia menilai kepengurusan yang baru terbentuk siap menjalankan roda organisasi dan memperkuat perjuangan Partai Golkar di Kabupaten Sumbawa.

“Kami mengapresiasi semangat dan kekompakan pengurus baru KPPG Sumbawa di bawah kepemimpinan ibu-ibu hebat, Ketua Ibu Ny. Junaida Iriani, S.Pd, Sekretaris Ny. Eny Zubaidah, S.AP, dan Bendahara Ny. Ratna Rusdi, A.Md.Keb, beserta seluruh pengurus lainnya,” ujar Berlian Rayes.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumbawa itu menegaskan bahwa KPPG merupakan salah satu organisasi sayap partai yang memiliki peran penting dalam menghimpun, menggerakkan, dan memperkuat kekuatan perempuan di tubuh Partai Golkar.

“KPPG merupakan salah satu sayap Partai Golkar yang menaungi perempuan Partai Golkar. Insya Allah bersama KPPG kita raih kemenangan Partai Golkar,” tegasnya.

Menurut Berlian Rayes, setelah terbentuknya kepengurusan baru DPD Partai Golkar Kabupaten Sumbawa, pihaknya mulai menjalankan langkah konkret melalui kerja-kerja politik dan konsolidasi internal partai. Hal tersebut dilakukan untuk menyegarkan organisasi sayap partai agar tetap aktif dan bergerak sesuai target politik.

“Pasca kepengurusan baru DPD Partai Golkar Sumbawa, kami mulai konkret melakukan kerja-kerja politik dengan semangat konsolidasi internal partai, menyegarkan organisasi sayap partai agar tetap bekerja dengan target agenda politik,” katanya.

Ia juga menyoroti tantangan politik yang terus berkembang dan semakin dinamis. Karena itu, seluruh kader partai diminta tetap solid, bergerak, dan siap menghadapi setiap perubahan kebijakan.

“Tantangan partai politik hari ini sangat dinamis mengikuti perkembangan kebijakan yang ada. Oleh karena itu, kami harus siap dan menang. Insya Allah sesuai target dan harapan,” lanjut Berlian Rayes.

Sementara itu, Ketua KPPG Kabupaten Sumbawa, Ny. Junaida Iriani, S.Pd menyampaikan bahwa kepengurusan KPPG saat ini telah siap menjalankan berbagai program kerja konkret untuk menghimpun, memberdayakan, serta meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik dan pembangunan daerah.

“Kepengurusan KPPG ini sudah siap dengan agenda program kerja yang konkret dalam menghimpun, memberdayakan, dan meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik serta pembangunan, khususnya di daerah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumbawa beserta seluruh jajaran pengurus atas dukungan terhadap langkah-langkah KPPG ke depan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD Partai Golkar Sumbawa beserta jajaran pengurus yang telah mengapresiasi dan mendukung langkah-langkah KPPG Sumbawa,” pungkasnya.

Pertemuan perdana tersebut menjadi penanda dimulainya peran aktif KPPG Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat organisasi perempuan Partai Golkar sekaligus mendukung target kemenangan partai melalui kerja nyata dan konsolidasi berkelanjutan.(AM)

]]>
Wed, 13 May 2026 09:22:47 +0800 amr
Gubernur Lantik Forum Ikan NTB, Perkuat Gerakan Konsumsi Ikan https://amarmedia.co.id/gubernur-lantik-forum-ikan-ntb-perkuat-gerakan-konsumsi-ikan https://amarmedia.co.id/gubernur-lantik-forum-ikan-ntb-perkuat-gerakan-konsumsi-ikan Gubernur Lantik Forum Ikan NTB, Perkuat Gerakan Konsumsi Ikan

Mataram.Amaredia.co.id — Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, mendorong pengembangan budidaya perikanan di daerah sebagai langkah strategis meningkatkan konsumsi ikan dan memperkuat gizi masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat melantik Ketua dan Pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Provinsi NTB periode 2026–2031 di Mataram, 12 Mei 2026.

Gubernur NTB menilai peluang pengembangan budidaya perikanan di NTB sangat besar dan perlu dikerjakan secara kolaboratif bersama FORIKAN, pemerintah daerah, serta masyarakat.

“Kesempatan kita memperluas budidaya perikanan sangat besar. Bersama FORIKAN kita bisa mendorong budidaya perikanan berkembang lebih luas,” ujarnya

Miq Iqbal, sapaan akrab Gubernur, mengungkapkan Pemerintah Provinsi NTB tengah menyiapkan Peraturan Gubernur terkait penguatan sektor pangan dan gizi masyarakat yang rencananya diterbitkan pada Juli mendatang. Dalam skema tersebut, kebutuhan bahan pangan diharapkan dapat dipasok oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang siap memenuhi standar kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, upaya peningkatan konsumsi ikan merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

“Dampaknya mungkin tidak langsung terlihat hari ini, tetapi 15 tahun mendatang akan sangat besar terhadap kualitas kesehatan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Gubernur mencontohkan negara seperti Jepang yang sejak lama menaruh perhatian serius terhadap pemenuhan gizi masyarakat, termasuk konsumsi ikan yang kaya protein dan kalsium. Ia menilai langkah tersebut penting untuk mencegah berbagai persoalan kesehatan di masa depan.

Karena itu, ia mendorong FORIKAN NTB membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak guna memperkuat gerakan konsumsi ikan di daerah. Salah satu gagasan yang didorong adalah gerakan minimal satu kali dalam seminggu menu ikan di lingkungan masyarakat dan sekolah.

“Ini tentu membutuhkan kesiapan budidaya ikan di desa dan kecamatan. Ikan laut memang kaya omega tiga, tetapi ikan air tawar juga memiliki nilai gizi yang baik dan sangat dianjurkan sesuai kebutuhan daerah masing-masing,” katanya.

Selain produksi ikan, Gubernur menekankan pentingnya inovasi menu berbasis ikan agar masyarakat, khususnya anak-anak, semakin tertarik mengonsumsi ikan secara rutin.

“Yang dibutuhkan sekarang adalah riset dan pengembangan menu yang sehat, bergizi, terjangkau, tetapi tetap disukai anak-anak,” ujarnya.

Miq Iqbal juga mengajak seluruh pihak menjadikan sektor perikanan sebagai penggerak ekonomi masyarakat NTB. Menurutnya, berbagai konsep pengembangan budidaya ikan seperti nila, patin, dan lele telah tersedia dan tinggal diperkuat implementasinya.

Sementara itu, Ketua FORIKAN NTB periode 2026–2031, Sinta Agathia mengatakan FORIKAN akan terus memperkuat inovasi dan kolaborasi untuk meningkatkan konsumsi ikan, khususnya bagi anak-anak.

Ia menyoroti masih tingginya angka gizi buruk di sejumlah wilayah pesisir yang sejatinya dekat dengan sumber protein ikan. Karena itu, FORIKAN akan terus mengedukasi masyarakat sekaligus mendorong pengembangan olahan ikan yang menarik dan bernilai gizi.

“Ada banyak inovasi menu berbasis ikan memiliki kandungan gizi baik. Inovasi seperti ini perlu kita dukung untuk membantu mengurangi masalah gizi sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, FORIKAN juga akan terus turun langsung ke masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif dan kampanye gemar makan ikan demi mewujudkan generasi NTB yang lebih sehat, cerdas, dan unggul. (AM/kominfotikntb)

]]>
Wed, 13 May 2026 09:17:45 +0800 amr
Bukan Sekadar Tugas, Gubernur NTB Sebut Kiprah Tagana Sebagai Wujud Nyata Kehadiran Negara https://amarmedia.co.id/bukan-sekadar-tugas-gubernur-ntb-sebut-kiprah-tagana-sebagai-wujud-nyata-kehadiran-negara https://amarmedia.co.id/bukan-sekadar-tugas-gubernur-ntb-sebut-kiprah-tagana-sebagai-wujud-nyata-kehadiran-negara Bukan Sekadar Tugas, Gubernur NTB Sebut Kiprah Tagana Sebagai Wujud Nyata Kehadiran Negara

Mataram.Amarmedia.co.id - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Taruna Siaga Bencana (Tagana) dengan ucapan terima kasih yang dalam. Gubernur Dr H L Muhamad Iqbal mengatakan, negara benar benar hadir ketika masyarakat dalam kesusahan, salah satu wujudnya adalah Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang berkiprah di saat bencana terjadi.

Hal itu dikatakan Gubernur saat memberikan pembekalan dalam rangkaian Ulang Tahun Tagana ke 22 di RTH Pagutan, kota Mataram, Selasa (12/05/2026).

Sebagai seorang mantan diplomat, hadir di daerah bencana alam dan sosial bukanlah sesuatu yang baru bagi Gubernur. Oleh karena itu, sebagai teman seperjuangan para Tagana, dirinya memahami tugas berat itu dan berbagi pengalaman ketika berada di Somalia, Siria, Gabon, Filipina Selatan, Yaman, Nepal dan Turki untuk misi kemanusiaan.

Dikatakannya, tugas tugas kemanusiaan adalah hal yang ajaib karena dorongan dalam diri sebagai empati terdalam manusia bukan semata kewajiban sebagai anggota Tagana atau mengharapkan imbalan tertentu.

"Salah satu yang membuat daerah kita bertahan saat bencana juga karena kontribusi para Tagana", ucap Gubernur.

Dihadiri oleh 500 orang personil Tagana seluruh NTB, dirinya berharap kesiapsiagaan dan respon bencana daerah semakin baik.

Dikatakan Kepala Dinas Sosial, Masyhuri, kegiatan ulangtahun ke 22 ini juga dilakukan perekrutan Tagana Muda untuk program Kampung Siaga Bencana di Ampenan Selatan.

"500 orang ini adalah mereka yang terdata dan mendapatkan insentif dari Kementerian Sosial. Namun jumlah Tagana kita sendiri hampir ada di setiap desa Tangguh Bencana.

Selama tiga hari para Tagana mengikuti rangkaian HUT Tagana Indonesia, yang dilakukan dengan perpaduan kegiatan sosial kemanusiaan, apel siaga, dan seremoni syukuran. Rangkaian prosesi dan kegiatan yang dilakukan dimulai dengan Apel Siaga atau disebut Santiaji dengan peyerahan pataka dilanjutkan silaturahmi akbar keluarga besar Tagana bersama Kementerian Sosial untuk memperkuat solidaritas.

Kegiatan dilanjutkan dengan Baksos dan Kemanusiaan serta pemberian penghargaan kepada anggota Tagana berprestasi atas dedikasinya sebagai relawan yang siaga, cepat, dan setia dalam mendampingi korban bencana. (AM/kominfotikntb)

]]>
Wed, 13 May 2026 09:11:52 +0800 amr
Ini Daftar Nama Pemenang Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia & NTB 2026 https://amarmedia.co.id/ini-daftar-nama-pemenang-puteri-anak-dan-puteri-remaja-indonesia-ntb-2026 https://amarmedia.co.id/ini-daftar-nama-pemenang-puteri-anak-dan-puteri-remaja-indonesia-ntb-2026 Ini Daftar Nama Pemenang Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia - NTB 2026

Mataram.Amarmedia.co.id - Bertempat di Indoor Panggung Taman Budaya yang megah pemilihan Puteri Anak dan Puteri Remaja NTB 2026 sukses digelar dengan penuh kemeriahan. Ajang bergengsi yang dilaksanakan tahun ini merupakan ke-7 ini kembali hadir sebagai wadah utama pengembangan bakat, karakter, serta potensi luar biasa yang dimiliki oleh generasi muda NTB. Senin malam (11/5).

Ajang ini tidak sekadar kompetisi kecantikan, acara ini menjadi ajang positif untuk mengasah kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi para pesertanya. Antusiasme menyambut pemilihan Puteri Anak dan Puteri Remaja NTB 2026 terlihat sangat luar biasa sejak tahap awal. Tercatat yang masuk final sebanyak 32 peserta terbaik dari 10 Kabupaten kota se-NTB bersaing ketat. 

Formasi tersebut terdiri dari 20 peserta kategori Puteri Remaja dan 12 peserta kategori Puteri Anak yang semuanya membawa misi untuk membanggakan daerah. Para kontestan Puteri Anak dan Puteri Remaja NTB 2026 ini tidak hanya dinilai dari penampilan luar, tetapi juga wawasan luas dan etika. Seluruh peserta telah melewati rangkaian kegiatan panjang, mulai dari audisi yang ketat, pembekalan materi, hingga masa karantina. 

Fokus utama karantina adalah membentuk generasi muda NTB yang unggul dalam public speaking, kepemimpinan, serta pemahaman mendalam mengenai budaya NTB. Puncak acara yang dinantikan tiba pada malam Grand Final. Nama Ni Putu Devika Sharisa Kalyani resmi dinobatkan sebagai Winner Puteri Remaja NTB 2026 yang langsung disaksikan oleh Founder PAI & PRI Gerry Dahlan dari Jakarta.

Sementara itu, mahkota Winner Puteri Anak NTB 2026 berhasil diraih Gina Talitha Jannah. Keduanya kini mengemban amanah sebagai duta inspiratif bagi anak-anak dan remaja di Nusa Tenggara Barat.

Daftar pemenangnya adalah 

Untuk Kategori Puteri Remaja:

• Puteri Remaja Indonesia NTB Tahun 2026 : Ni Putu Devika Sharisa Kalyani

• ⁠Puteri Remaja Indonesia NTB Pariwisata Tahun 2026 : Brigita Kirana Putri Wibawa

• ⁠⁠Puteri Remaja Indonesia NTB Lingkungan Tahun 2026 : Baiq Nindi Mulia Putri

• ⁠⁠Puteri Remaja Indonesia NTB Kebudayaan Tahun 2026 : Intan Fatiha Farhan

• ⁠⁠Puteri Remaja Indonesia NTB Pendidikan Tahun 2026 : Ayra Alifah Paradisa

Untuk Kategori Puteri Anak:

• ⁠Puteri Anak Indonesia NTB Tahun 2026 : Gina Talitha Jannah

• ⁠⁠Puteri Anak Indonesia NTB Pariwisata Tahun 2026 : Ni Kadek Saras Sehan Dewi

• ⁠⁠Puteri Anak Indonesia NTB Lingkungan Tahun 2026 : Berlian Putri Sonia

• ⁠⁠Puteri Anak Indonesia NTB Kebudayaan Tahun 2026 : Aqila Zevanna Rahman

• ⁠⁠Puteri Anak Indonesia NTB Pendidikan Tahun 2026 : Siska Rahmadani

Momen penobatan atau crowning berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Khusus untuk kategori anak, prosesi penyerahan mahkota kepada Gina Talitha Jannah dilakukan langsung Aurelia Siti Hajar B, yang merupakan pemegang gelar tahun sebelumnya. Sorak sorai penonton pecah saat para pemenang Puteri Anak dan Puteri Remaja NTB 2026 ini melangkahkan kaki di atas panggung sebagai juara baru.

Ketua panitia Herlita Rizky Dwiana Putri., S.Tr.Keb yang juga Alumni Puteri Remaja Indonesia NTB Berbakat Tahun 2020 menegaskan bahwa ajang Puteri Anak dan Puteri Remaja NTB 2026 adalah sarana strategis untuk memperkenalkan pariwisata dan potensi daerah melalui peran generasi muda NTB.

Lebih lanjut Herlita Rizky berharap para pemenang ini dapat menjadi role model yang berakhlak baik dan mampu mempromosikan kekayaan budaya NTB hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

Keberhasilan acara Puteri Anak dan Puteri Remaja NTB 2026 ini tentu tidak lepas dari dukungan penuh para sponsor dari :

Dinas Dikpora Provinsi NTB, Taman Budaya Provinsi NTB, Mataram Square Hotel, Rivera, Gekskin Klinik, Bordir Komputer, Calmbe Sablon, Mecca Tenun, Najla Modiste, Hayuning Models, Weka Wedding Organizer, DVN Creative, LT Pro dan Qalalu Studio.

Di akhir acara, Ketua Paguyuban Putri Anak dan Putri Remaja Indonesia NTB Buniamin Farahat ST, MT berharap besar agar ajang ini dapat terus menjadi ajang positif yang melahirkan generasi muda NTB yang percaya diri, berprestasi, berkarakter, serta mampu membawa nama baik daerah hingga tingkat nasional maupun internasional. (AM)

]]>
Wed, 13 May 2026 08:41:52 +0800 amr
Jalin Jaringan Manuskrip Dua Kesultanan, Museum Bala Datu Ranga Gandeng Museum Samparaja Bima https://amarmedia.co.id/jalin-jaringan-manuskrip-dua-kesultanan-museum-bala-datu-ranga-gandeng-museum-samparaja-bima https://amarmedia.co.id/jalin-jaringan-manuskrip-dua-kesultanan-museum-bala-datu-ranga-gandeng-museum-samparaja-bima Jalin Jaringan Manuskrip Dua Kesultanan, Museum Bala Datu Ranga Gandeng Museum Samparaja Bima

Bima.Amarmedia.co.id , 11 Mei 2026 – Hubungan diplomatik dan kekerabatan antara Kesultanan Sumbawa dan Kesultanan Bima yang telah terjalin selama berabad-abad kini memasuki babak baru. Melalui inisiatif pelestarian literasi sejarah, Museum Bala Datu Ranga resmi menggandeng Museum Samparaja Bima untuk membangun jaringan kajian manuskrip lintas kesultanan.

Jejak panjang hubungan kedua entitas ini tersimpan rapat dalam lembaran-lembaran manuskrip kuno. Salah satu yang paling menonjol adalah Bo Sangaji Kai (Catatan Harian Kesultanan Bima), koleksi Museum Samparaja yang telah diakui dalam Ingatan Kolektif Nasional (IKON) 2024 dan tengah diusulkan menuju Memory of The World (MOW) Southeast Asia 2025.

Menghidupkan Kembali "Harta Karun" Literasi

Direktur Museum Bala Datu Ranga, Yuli Andari Merdikaningtyas MA, menyatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memperkaya khazanah sejarah lokal melalui penguatan arsip teks dan foto.

 "Harapannya kami menjalin kolaborasi, syukur-syukur bisa terbentuk jaringan para pengkaji manuskrip antar dua Kesultanan sehingga dapat diketahui bagaimana hubungan keduanya di masa lalu dari berbagai aspek," ujar Yuli.

Ia menekankan bahwa manuskrip bukan sekadar benda mati, melainkan identitas budaya yang harus terus dikaji.

Misi Utamanya mengoptimalkan penguatan jaringan dan kelembagaan. Visi Kedepannya penyelenggaraan kajian koleksi mendalam dan pameran bersama di masa mendatang.

Langkah strategis ini berhasil direalisasikan berkat dukungan Dana Abadi Kebudayaan dari Kementerian Kebudayaan dan LPDP. Dukungan finansial ini memungkinkan Museum Bala Datu Ranga untuk melakukan observasi lapangan secara intensif dan melacak jejak-jejak naskah yang mulai tersisih oleh zaman.

Sebagai langkah awal, tim Museum Bala Datu Ranga telah melakukan wawancara langsung dengan Dr. Dewi Ratna Muchlisa, seorang filolog sekaligus Kepala Museum Samparaja. Dari hasil observasi tersebut, ditemukan fakta menarik mengenai banyaknya titik temu antara Sumbawa dan Bima dalam arsip-arsip lama.

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen kuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait kajian koleksi antar kedua museum. Langkah ini diharapkan menjadi pemantik bagi generasi muda di Pulau Sumbawa untuk kembali mengenali dan melestarikan warisan leluhur yang tak ternilai harganya.(AM)

]]>
Tue, 12 May 2026 19:40:55 +0800 amr
Tabrak Aturan Karantina, Kadisnak Sumbawa Desak Pemprov NTB Beri Sanksi Tegas pada Perusahaan Ternak Nakal https://amarmedia.co.id/tabrak-aturan-karantina-kadisnak-sumbawa-desak-pemprov-ntb-beri-sanksi-tegas-pada-perusahaan-ternak-nakal https://amarmedia.co.id/tabrak-aturan-karantina-kadisnak-sumbawa-desak-pemprov-ntb-beri-sanksi-tegas-pada-perusahaan-ternak-nakal Tabrak Aturan Karantina, Kadisnak Sumbawa Desak Pemprov NTB Beri Sanksi Tegas pada Perusahaan Ternak Nakal

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumbawa, Saefudin SP, mengambil langkah tegas dengan melayangkan surat resmi kepada Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Senin 11 mei 2026. Surat tersebut berisi laporan mendalam terkait dugaan pelanggaran prosedur pengawasan lalu lintas ternak (Lalinak) yang melibatkan empat perusahaan asal Kabupaten Dompu.

Berdasarkan investigasi lapangan dan laporan masyarakat, ditemukan indikasi kuat adanya praktik "muatan gelap" di mana ternak dinaikkan ke atas truk di tengah perjalanan tanpa melalui pemeriksaan kesehatan yang semestinya.

Kronologi Temuan: Modus Penambahan Ternak di Jalan

Ditemukan fakta bahwa berdasar laporan petugas portal Tarano  prokeswan Empang Dinas Peternakan dan kesehatan hewan kabupaten Sumbawa pada hari Jumat pukul 00.41 wita tanggal 8 Mei 2026 telah melintas truk nomor polisi P 8346 VJ , bermuatan sapi jantan izin dari Kabupaten Dompu tujuan Bogor atau nama CP FjrM dan UD PK dengan dokumen yang dibawa 1 fotokopi sertifikat veteriner POV Provinsi NTB tanggal 18 April dan telah disertifikasi satpel karantina Bima pada tanggal 20 April berjumlah 200 ekor. Jumlah ternak sapi di truk 13 ekor. 

Hasil konfirmasi kepada Kepala Bidang agribisnis Dinas Peternakan dan keswan Kabupaten Dompu perusahaan tersebut tidak mendapatkan sapi sesuai jumlah izin yang dibuat. 

Laporan portal Alas Barat UPT prokeswan Alas Dinas Peternakan dan kesehatan hewan kabupaten Sumbawa tanggal 8 Mei 2026 jumlah muatan truk tersebut sebanyak 26 ekor sapi jantan. 

Kesimpulannya bahwa sapi jantan sebanyak 13 ekor dinaikkan di perjalanan antara portal tarano sampai portal alas Barat.

Sapi tersebut pasti tidak dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebagaimana mestinya. Perusahaan tidak memberikan dokumen yang benar kepada pejabat karantina akibatnya pihak karantina kemungkinan juga mensertifikasi dokumen daftar muatan alat angkut dan isi muatan alat angkut yang tidak sesuai. 

Kemudian laporan petugas portal Terano UPT prokeswan Empang Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Sumbawa hari Jumat tanggal 8 Mei 2026 pukul 22.05 wita telah melintas truk nomor polisi R8561 UO bermuatan sapi jantan izin dari Kabupaten Dompu tujuan Jakarta Selatan atas nama CV MJ dengan dokumen yang dibawa berupa fotocopy sertifikat veteriner POV NTB tanggal 21 April dan telah disertifikasi satpel karantina Bima tanggal 22 April berjumlah 200 ekor. Jumlah ternak sapi di truk 10 ekor. 

Laporan petugas UPT prokeswan alas Dinas Peternakan dan kesehatan hewan kabupaten Sumbawa bersama Polsek Alas Barat tanggal 9 Mei 2026 jumlah muatan truk tersebut sebanyak 13 ekor sapi jantan. 

Kesimpulan sapi jantan sebanyak 3 ekor dinaikkan di perjalanan antara portal Terrano sampai portal alas Barat sehingga sapi tersebut pasti tidak dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebagaimana mestinya. 

Perusahaan tidak memberikan dokumen yang benar kepada pejabat karantina akibatnya pihak karantina kemungkinan juga mensertifikasi dokumen daftar muatan alat angkut dan isi muatan alat angkut yang tidak sesuai. 

Laporan petugas portal Terano UPT prokeswan Empang dinas ternakan dan kesehatan hewan kabupaten Sumbawa hari Jumat tanggal 8 Mei 2026 pukul 22.55 wita telah melintas truk bermuatan sapi jantan izin dari Kabupaten Dompu tujuan Jakarta Selatan atas nama CV PtKr Dompu dengan dokumen yang dibawa berupa fotocopy sertifikat veteriner pop Provinsi NTB tanggal 18 April dan telah di sertifikasi satpel karantina Bima tanggal 20 April berjumlah 200 ekor.  jumlah ternak sapi di truk 22 ekor dan tidak ada tempel portal Kabupaten Dompu. 

Hasil konfirmasi kepada Kepala Bidang agribisnis Dinas Peternakan dan keswan Dompu yang bersangkutan tidak mengkonfirmasi keberangkatan sehingga kami tidak meyakini berapa jumlah ternak yang diizinkan keluar dari Kabupaten Dompu melalui perusahaan tersebut.

Laporan pengawasan yang dilakukan oleh petugas portal di wilayah Kabupaten Sumbawa pada Jumat, 8 Mei 2026, mengungkap ketidaksinkronan data yang mencolok antara dokumen karantina dengan jumlah fisik ternak di lapangan

Pelanggaran Regulasi dan Risiko Kesehatan

Perusahaan-perusahaan tersebut dinilai telah menabrak aturan hukum yang berlaku, di antaranya Peraturan Menteri Pertanian Nomor 17 Tahun 2023tentang Tata Cara Pengawasan Lalu Lintas Hewan, Produk Hewan, dan Media Pembawa Penyakit Lainnya. Juga  Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Kepala Dinas Peternakan Sumbawa, Saefudin SP, menegaskan bahwa manipulasi dokumen dan pengelabuan jumlah muatan ini berisiko besar bagi kesehatan hewan di wilayah tujuan (Bogor dan Jakarta Selatan).

"Perusahaan tidak memberikan dokumen yang benar kepada pejabat karantina. Akibatnya, pihak karantina kemungkinan mensertifikasi dokumen daftar muatan yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan," ungkap laporan tersebut.

Menyikapi temuan ini, Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Sumbawa menyampaikan tiga poin tuntutan utama kepada Pemerintah Provinsi NTB:

Pertama : Memberikan sanksi administratif maupun operasional kepada empat perusahaan yang melanggar (CV PK , CV FM, UD PKa, dan CV MJ).

Kedua : Pemberian izin pengeluaran ternak di masa depan harus disesuaikan dengan fakta ketersediaan ternak di lapangan (realistis).

Ketiga : Mendorong koordinasi yang lebih intens dengan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan NTB sebagai anggota Satgas bentukan Gubernur. Pengawasan diharapkan tidak hanya diperketat menjelang Idul Qurban, tetapi dilakukan secara konsisten sepanjang tahun.

Sebagai kunci ketertiban proses, peran Satpel Karantina Poto Tano dianggap sangat strategis. "Diperlukan harmonisasi koordinasi antar kabupaten/kota se-Pulau Sumbawa agar celah-celah pengiriman ternak ilegal dapat ditutup rapat demi menjaga integritas kesehatan hewan di wilayah NTB"pungkasnya. (am)

]]>
Tue, 12 May 2026 18:44:43 +0800 amr
Semangat Pantang Padam! Bupati Sumbawa Buka Rangkaian HUT Damkar ke&107 se&NTB https://amarmedia.co.id/semangat-pantang-padam-bupati-sumbawa-buka-rangkaian-hut-damkar-ke-107-se-ntb https://amarmedia.co.id/semangat-pantang-padam-bupati-sumbawa-buka-rangkaian-hut-damkar-ke-107-se-ntb Semangat Pantang Padam! Bupati Sumbawa Buka Rangkaian HUT Damkar ke-107 se-NTB

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Lapangan Pahlawan Sumbawa Besar mendadak berubah menjadi lautan semangat pada Selasa pagi (12/5/2026). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, secara resmi membuka rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran ke-107 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Acara ini tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi juga panggung unjuk kekuatan dan solidaritas bagi pasukan "Biru" dari seluruh penjuru NTB.

Sapaan Ikonik: "Pagi, Pagi, Pagi!"

Suasana langsung memanas—dalam arti positif—saat Bupati Syarafuddin Jarot memberikan sambutan. Dengan energi yang meluap, ia menyapa seluruh pasukan pemadam yang hadir dengan yel-yel khas yang membakar semangat.

"Rekan-rekan pasukan pemadam se-Nusa Tenggara Barat yang saya cintai dan banggakan. Saya bilang selamat pagi, maka harus dijawab: Pagi, Pagi, Pagi! Tetap semangat luar biasa!" seru Bupati yang langsung disambut gemuruh kompak dari ratusan peserta.

Sumbawa Jadi Barometer Ketangkasan Pasukan Biru

Tahun ini, Kabupaten Sumbawa mendapatkan kehormatan besar sebagai tuan rumah peringatan tingkat provinsi. Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan tersebut, sembari merinci agenda padat yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Ia merinci, rangkaian hari pertama dipusatkan di Lapangan Pahlawan dengan agenda senam pagi dan donor darah. “Menurut laporan, selesai sholat Dzuhur pindah ke Kantor Damkar dan sore beralih ke Kantor Bupati untuk persiapan perayaan puncak. Upacara insyaallah akan dipimpin oleh Sekda,” jelas Syarafuddin Jarot.

Bupati menyebut hari ini merupakan hari bersejarah bagi insan Damkar. Selain donor darah, digelar _NTB Fair Fighter Skill Competition_ yang diikuti 9 kabupaten/kota se-NTB. “Ini insyaallah akan menunjukkan kemampuan-kemampuan terbaik semua. Selamat bertanding,” katanya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan seluruh masyarakat, Bupati menyampaikan ucapan selamat HUT Damkar ke-107. “Mudah-mudahan dalam ulang tahun yang ke-107 akan memberikan motivasi dan semangat untuk terus berkembang dan maju dalam rangka membela kemanusiaan yang ada di seluruh Indonesia, bukan hanya di kabupaten,” tegasnya.

Misi Kemanusiaan: Melampaui Batas Wilayah

Pasca pembukaan di Lapangan Pahlawan, rangkaian acara berlanjut ke Kantor Damkar untuk koordinasi teknis, dan akan bergeser ke Kantor Bupati untuk persiapan upacara puncak. Informasinya, upacara puncak dijadwalkan akan dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai penutup rangkaian peringatan yang bersejarah ini.

Bupati menutup sambutannya dengan pesan hangat bagi para peserta kompetisi "Selamat bertanding, lakukan yang terbaik untuk Damkar se-Indonesia!"

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa,Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Para Kepala OPD dan Kabag lingkup Pemkab Sumbawa Sponsor dan tamu undangan lainnya.(AM)

]]>
Tue, 12 May 2026 18:33:04 +0800 amr
Perkuat Layanan Dasar, Dinas PMD Sumbawa Gelar Workshop Kapasitas Tim Pembina Posyandu di Empat Kecamatan https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-dasar-dinas-pmd-sumbawa-gelar-workshop-kapasitas-tim-pembina-posyandu-di-empat-kecamatan https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-dasar-dinas-pmd-sumbawa-gelar-workshop-kapasitas-tim-pembina-posyandu-di-empat-kecamatan Perkuat Layanan Dasar, Dinas PMD Sumbawa Gelar Workshop Kapasitas Tim Pembina Posyandu di Empat Kecamatan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dalam upaya memperkokoh fondasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa resmi memulai rangkaian Workshop Peningkatan Kapasitas Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Desa, dan Kelurahan Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka secara perdana di Kecamatan Sumbawa pada Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan agenda kunjungan kerja Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, guna memantau langsung kesiapan garda terdepan pelayanan posyandu berbasis 6 SPM di tingkat bawah.

Kepala Bidang Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya Masyarakat Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Yuni Ilmi Kurniati, S.STP., M.Si, menjelaskan bahwa workshop ini menyasar empat kecamatan prioritas. Jadwal pelaksanaannya adalah untuk  Kecamatan Sumbawa tanggal  11 Mei 2026, Kecamatan Lunyuk,l tanggal 12 Mei 2026, Kecamatan Alas tanggal  19 Mei 2026 dan Kecamatan Moyo Utara tanggal  21 Mei 2026

"Tujuannya jelas, yakni meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Tim Pembina Posyandu dalam membina pengurs dan kader posyandusecara berjenjang. Kader adalah ujung tombak pelayanan dasar kita," tegas Yuni.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sumbawa, Jaya Kusuma, S.Sos, yang hadir membuka acara, menekankan pentingnya peran Posyandu dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

 "Kegiatan ini sangat strategis untuk mendukung program prioritas Pemkab Sumbawa, khususnya dalam akses layanan kesehatan preventif bagi ibu dan anak," ujar Jaya Kusuma dalam arahannya.

Workshop ini menghadirkan para pakar sebagai pemateri, di antaranya Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE (Ketua TP Posyandu Kabupaten), Syarif Hidayat, SKM., MPH (Kepala Dinas Kesehatan) Bidang Kelembagaan Desa Dinas PMD

Fokus materi mencakup pengelolaan data Posyandu 6 SPM nerdasarkan permendagri 13 tahun 2024 yang akurat, strategi penanganan stunting, hingga integrasi program Keluarga Berencana (KB) dengan kearifan lokal.

Sebagai bentuk aksi nyata, rombongan juga melakukan kunjungan ke Posyandu Flamboyan di Kelurahan Brangbiji. Di sana, dilakukan penyerahan paket sembako nerkah dari Baznas sumbawa bg warga rentan beresiko stunting dan simbolis dukungan opd pengampu SPM dan sebagai upaya intervensi spesifik maupun sensitif dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting 

Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Ulumuddin, SE, menaruh harapan besar pada output kegiatan ini. Ia menargetkan peningkatan standar profesionalisme tim pembina agar mampu memberikan dampak nyata di lapangan.

"Kami berharap cakupan pelayanan Posyandu di Sumbawa bisa mencapai 95% pada akhir 2026. Ini sejalan dengan target RPJMD Kabupaten Sumbawa 2025-2029," ungkap Ulumuddin optimis.

Dengan partisipasi aktif puluhan peserta dari berbagai desa dan kelurahan, workshop ini diharapkan menjadi momentum kolaborasi lintas sektor demi menciptakan masyarakat Sumbawa yang lebih sehat dan sejahtera sesuai tema semarak Hari Posyandu Nasional tahun ini, tranformasi posyandu untuk meningkatkan layanan dan kesejahteraan masyarakat. (Gam)

]]>
Tue, 12 May 2026 17:15:40 +0800 amr
Bhabinkamtibmas Polsek Batu Lanteh Sambangi Rumah Duka Imam Masjid Desa Klungkung https://amarmedia.co.id/bhabinkamtibmas-polsek-batu-lanteh-sambangi-rumah-duka-imam-masjid-desa-klungkung https://amarmedia.co.id/bhabinkamtibmas-polsek-batu-lanteh-sambangi-rumah-duka-imam-masjid-desa-klungkung Bhabinkamtibmas Polsek Batu Lanteh Sambangi Rumah Duka Imam Masjid Desa Klungkung

Sumbawa Besar, NTB -Amarmedia.co.id- Kepolisian Sektor Batu Lanteh Polres Sumbawa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga masyarakat yang tengah berduka. Bhabinkamtibmas Desa Klungkung, Aipda Ikadek Budiarta, melaksanakan kegiatan "Polri Peduli Kedukaan" dengan menyambangi rumah duka almarhum H.M. Zain di Dusun Klungkung, Desa Klungkung, Kecamatan Batu Lanteh, Minggu pagi (10/05/2026).

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kapolsek Batu Lanteh menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata empati dan kedekatan Polri dengan masyarakat, terutama saat warga sedang tertimpa musibah.

"Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga yang berduka adalah bentuk dukungan moril dari instansi Polri. Kami merasa kehilangan atas berpulangnya salah satu tokoh agama di wilayah ini, dan kehadiran kami diharapkan dapat memberikan penghiburan serta penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan," ungkapnya.

Almarhum H.M. Zain (80) semasa hidupnya dikenal sebagai sosok yang sangat dihormati oleh masyarakat setempat. Beliau merupakan Imam Masjid Nurul Hidayah Desa Klungkung yang telah banyak berjasa dalam membina mental dan spiritual warga di Dusun Klungkung.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di rumah duka disambut hangat oleh pihak keluarga dan pelayat lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi antara kepolisian dengan tokoh agama dan masyarakat di wilayah Batu Lanteh terjalin dengan sangat erat.

Dalam kunjungannya, Aipda Ikadek Budiarta berinteraksi langsung dengan keluarga almarhum untuk menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam dari keluarga besar Polsek Batu Lanteh. Ia juga menghimbau kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap sabar, tabah, dan mengikhlaskan kepergian almarhum.

Selain mendoakan almarhum, kehadiran Bhabinkamtibmas di lokasi juga bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban di sekitar rumah duka tetap kondusif, sehingga prosesi persiapan pemakaman dapat berjalan dengan khidmat dan lancar. (AM/Hps)

]]>
Tue, 12 May 2026 13:36:44 +0800 amr
Bhabinkamtibmas Desa Mata Berikan Motivasi dan Edukasi kepada Petani Jagung https://amarmedia.co.id/bhabinkamtibmas-desa-mata-berikan-motivasi-dan-edukasi-kepada-petani-jagung https://amarmedia.co.id/bhabinkamtibmas-desa-mata-berikan-motivasi-dan-edukasi-kepada-petani-jagung Bhabinkamtibmas Desa Mata Berikan Motivasi dan Edukasi kepada Petani Jagung

Sumbawa Besar, NTB -Amarmedia.co.id- Upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus digencarkan hingga ke tingkat desa. Bhabinkamtibmas Desa Mata, Briptu Muh Andy Ramadhan, melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi dengan mengunjungi lokasi lahan jagung milik warga di Desa Mata, Kecamatan Tarano, Minggu pagi (10/05/2026).

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kapolsek Empang AKP Abdul Muis Tajudin, menyampaikan bahwa pendampingan intensif kepada para petani merupakan langkah nyata Polri dalam menyukseskan swasembada pangan.

"Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah lahan pertanian bukan sekadar pemantauan, melainkan bentuk dukungan moril untuk memastikan para petani tetap bersemangat dalam mengelola lahan mereka. Hal ini selaras dengan program prioritas pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan," ujarnya.

Dalam kunjungan yang berlangsung pada pukul 10.00 WITA tersebut, Briptu Muh Andy Ramadhan berdialog langsung dengan pemilik lahan, Bapak Mansyur. Petugas memberikan semangat serta memotivasi agar tanaman jagung yang sedang tumbuh dirawat dengan optimal, mulai dari pembersihan gulma hingga pemupukan tepat waktu, guna meraih hasil panen yang maksimal dan melimpah.

"Selain memantau kondisi tanaman jagung, Bhabinkamtibmas juga menyerap aspirasi dari petani terkait kendala yang dihadapi di lapangan untuk dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak terkait." tambahnya.

Tak hanya fokus pada lahan utama, Bhabinkamtibmas juga memberikan himbauan kepada Bapak Mansyur dan warga sekitar untuk kreatif dalam memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing. Warga diajak untuk menanam tanaman hortikultura seperti cabai, sayuran, dan kebutuhan dapur lainnya sebagai langkah penguatan ketahanan pangan dari lingkup terkecil atau keluarga.

Melalui sinergi yang baik antara masyarakat dan Polri, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah pedesaan tetap kondusif seiring dengan meningkatnya kesejahteraan para petani. Seluruh rangkaian kegiatan sambang ini berjalan dengan tertib dan lancar. (AM/Hps)

]]>
Tue, 12 May 2026 13:33:46 +0800 amr
Bupati Sumbawa Ucapkan Selamat atas Grand Opening Kantor Hukum Law Firm Puri dan Partners Hotman 911 NTB https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ucapkan-selamat-atas-grand-opening-kantor-hukum-law-firm-puri-dan-partners-hotman-911-ntb https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ucapkan-selamat-atas-grand-opening-kantor-hukum-law-firm-puri-dan-partners-hotman-911-ntb Bupati Sumbawa Ucapkan Selamat atas Grand Opening Kantor Hukum Law Firm Puri dan Partners Hotman 911 NTB

Mataram Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas grand opening Kantor Hukum Law Firm Puri dan Partners Hotman 911 Nusa Tenggara Barat yang resmi dibuka di Mataram, NTB Senin 11 Mei 2026.

Ucapan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap hadirnya kantor hukum yang diharapkan mampu memberikan pendampingan dan perjuangan hukum bagi masyarakat pencari keadilan di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Menanggapi hal itu, Putri Maya Rumanti, S.H., M.H., selaku pimpinan kantor sekaligus Koordinator Hotman 911 NTB, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan ucapan selamat dari Bupati Sumbawa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP atas ucapan selamat dan dukungannya terhadap grand opening Law Firm Puri dan Partners Hotman 911 NTB,” ujar Putri Maya Rumanti.

Ia menjelaskan, kehadiran kantor perwakilan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk membantu masyarakat dalam memperoleh keadilan hukum.

Setelah Tim Hotman membantu Radit yang saat ini sedang duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa karena dituduh membunuh pacarnya di Pantai Nipah, kini Law Firm Puri dan Partners (Tim Hotman Paris 911) membuka kantor perwakilan di Mataram, NTB.

Dengan dibukanya kantor tersebut, diharapkan dapat menjadi wadah perjuangan bagi para pencari keadilan di Nusa Tenggara Barat.

“Kami berharap keberadaan kantor ini bisa menjadi tempat perjuangan dan pendampingan hukum bagi masyarakat NTB yang membutuhkan keadilan,” tutup Putri Maya Rumanti, S.H., M.H. (AM)

]]>
Tue, 12 May 2026 12:58:30 +0800 amr
Cetak Atlet Masa Depan, Ketua KONI Sumbawa Pastikan Pembinaan Juara O2SN Berlanjut ke Tingkat Profesional https://amarmedia.co.id/cetak-atlet-masa-depan-ketua-koni-sumbawa-pastikan-pembinaan-juara-o2sn-berlanjut-ke-tingkat-profesional https://amarmedia.co.id/cetak-atlet-masa-depan-ketua-koni-sumbawa-pastikan-pembinaan-juara-o2sn-berlanjut-ke-tingkat-profesional Cetak Atlet Masa Depan, Ketua KONI Sumbawa Pastikan Pembinaan Juara O2SN Berlanjut ke Tingkat Profesional

SUMBAWA, Amarmedia.co.id – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si bersama Kabid Binpres dan jajaran, menerima kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi dari Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Junaidi, S.Pd., M.Pd, pada Senin (11/5).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas suksesnya pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP se-Kabupaten Sumbawa yang baru saja usai. Fokus utama pembahasan adalah mengenai keberlanjutan pembinaan bagi para juara di berbagai cabang olahraga.

Gelaran O2SN tahun ini telah melahirkan juara-juara baru, khususnya pada cabang olahraga unggulan seperti atletik, pencak silat, dan bulu tangkis. Bakat-bakat muda ini dinilai memiliki potensi besar untuk mengharumkan nama daerah di masa depan.

Abdul Rafiq menegaskan bahwa prestasi yang diraih di level sekolah tidak boleh berhenti begitu saja setelah kompetisi usai.

"Para atlet juara hasil O2SN ini adalah talenta muda yang perlu mendapat perhatian serius. Kami akan segera berkoordinasi dengan masing-masing Cabang Olahraga (Cabor) terkait agar mereka masuk dalam program pembinaan yang terarah, profesional, dan berkesinambungan," ujar Abdul Rafiq.

Menurut Rafiq, O2SN harus dipandang sebagai "pintu masuk" atau entry point dalam piramida pembinaan atlet nasional. Pembinaan yang terputus hanya di level pelajar dianggap sebagai kerugian besar bagi ekosistem olahraga daerah.

"Tujuan kita adalah mencetak atlet unggulan Kabupaten Sumbawa yang mampu bersaing di level daerah, nasional, bahkan internasional. Karena itu, pembinaannya harus jangka panjang," tambah Rafiq

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KONI menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa atas komitmennya menyelenggarakan wadah penjaringan atlet usia dini. Sinergi antara dunia pendidikan dan organisasi olahraga dinilai sebagai kunci sukses pembangunan olahraga prestasi.

KONI berharap ajang O2SN mendatang dapat menambah jumlah cabang olahraga yang diperlombakan sehingga ruang pencarian bakat semakin lias."Semakin luas ruang kompetisi, semakin banyak potensi tersembunyi yang bisa dijaring dari berbagai pelosok daerah" ujarnya. Ia juga mendorong setiap pengurus Cabor untuk lebih proaktif memantau hasil kompetisi usia dini.

"Sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan KONI adalah fondasi utama dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat di Kabupaten Sumbawa. Kita ingin memastikan tidak ada satu pun talenta hebat yang luput dari pembinaan," pungkas Abdul Rafiq.(AM)

]]>
Mon, 11 May 2026 22:14:35 +0800 amr
PT BPR NTB Perseroda Siapkan Aksi Korporasi 2026: Tekan NPL Satu Digit dan Targetkan Digitalisasi Penuh https://amarmedia.co.id/pt-bpr-ntb-perseroda-siapkan-aksi-korporasi-2026-tekan-npl-satu-digit-dan-targetkan-digitalisasi-penuh https://amarmedia.co.id/pt-bpr-ntb-perseroda-siapkan-aksi-korporasi-2026-tekan-npl-satu-digit-dan-targetkan-digitalisasi-penuh PT BPR NTB Perseroda Siapkan Aksi Korporasi 2026: Tekan NPL Satu Digit dan Targetkan Digitalisasi Penuh

MATARAM, Amarmedia.co.id – PT BPR NTB Perseroda menetapkan tahun 2026 sebagai momentum transformasi besar melalui berbagai aksi korporasi strategis. Fokus utama manajemen saat ini adalah menekan angka Non-Performing Loan (NPL) hingga ke level satu digit guna memuluskan langkah kerja sama strategis (linkage) dengan Bank Umum serta mempercepat digitalisasi layanan perbankan.

Direktur Utama PT BPR NTB Perseroda, Faisal, menjelaskan dalam penyampaiannya di hadapan anggota Pansus II DPRD Kabupaten Sumbawa Jumat 8 Mei 2026, bahwa penurunan NPL menjadi syarat mutlak otoritas perbankan (Bank Indonesia dan OJK). Hal ini juga menjadi kunci utama bagi BPR NTB untuk meluncurkan layanan mobile banking secara penuh.

Berdasarkan ikhtisar data keuangan tahun buku 2025, BPR NTB menunjukkan pertumbuhan aset yang signifikan sebagai indikator perluasan pangsa pasar. Total aset per Desember 2025 terealisasi sebesar Rp1,235 triliun, meningkat dari realisasi tahun 2024 yang sebesar Rp1,08 triliun.

Dari sisi profitabilitas, jumlah laba tahun berjalan menunjukkan peningkatan tajam. Pada tahun 2024, laba terealisasi sebesar Rp35,328 miliar, sementara pada tahun 2025 melonjak menjadi Rp50,119 miliar, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp38,017 miliar. Sementara itu, penyaluran kredit pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp671,736 miliar.

Meskipun mencatat pertumbuhan laba, manajemen mengakui tantangan besar pada rasio kredit bermasalah. Rasio NPL gross pada tahun 2025 menyentuh angka 14,35%, naik dari 12,7% di tahun sebelumnya. Kenaikan nominal NPL tercatat sebesar Rp29,2 miliar atau tumbuh 23,25%.

Faisal mengidentifikasi beberapa faktor penyebab, di antaranya Faktor Eksternal berupa perlambatan ekonomi pada sektor UMKM dan transisi pemberlakuan sistem gaji SIPD online. Kemudian faktor internal yakni belum optimalnya penerapan prinsip kehati-hatian serta pengawasan (monitoring) kredit pasca-pencairan.

Serta di Struktural adanya kekosongan struktur kepengurusan BPR NTB sebagai hasil RUPS Luar Biasa sejak 15 Juli 2025 hingga 7 Maret 2026.

Untuk mengatasi hal tersebut, manajemen melakukan write-off atau hapus buku terhadap nasabah macet periode 2011 hingga Desember 2024 dengan proyeksi mencapai Rp50 miliar. Kebijakan ini murni bersifat akuntansi dan bukan penghapusan tagihan.

"Kami memiliki potensi 'harta karun' atau piutang yang sudah dihapus buku mencapai Rp70 miliar. Ini yang sedang kita kejar kembali melalui pembenahan SDM dan pola penagihan soft collection," ungkap Faisal. Jika piutang ini tertagih, dana tersebut akan langsung masuk sebagai modal dan laba karena cadangannya telah dibentuk 100%.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus merasakan dampak positif dari kinerja BPR NTB melalui pertumbuhan dividen. Berikut rincian dividen Pemkab Sumbawa pada Tahun Buku 2022 sebesar Rp1,656 miliar. Tahun Buku 2023 sebesar Rp1,857 miliar, Tahun Buku 2024 sebesar Rp2,43 miliar dan Proyeksi Tahun Buku 2025 sebesar Rp4,093 miliar.

Hingga 31 Desember 2025, Pemkab Sumbawa memegang 14,85% saham dengan total nominal setoran modal (termasuk kewajiban) sebesar Rp28,725 miliar.

Di sisi inovasi, per April 2026, BPR NTB telah memungkinkan pemilik rekening untuk menerima transfer langsung dari bank umum lain. Manajemen berkomitmen mendorong layanan berbasis aplikasi agar nasabah tidak perlu lagi datang ke kantor. "Kita sudah hidup di zaman 5.0. Inovasi akan terus dikawal agar izin mobile banking penuh segera terbit," tambah Faisal.

Selain itu, BPR NTB juga menyiapkan dana CSR sebesar Rp1,5 miliar untuk tahun 2026. Alokasi dana ini dibagi menjadi 75% melalui Pemerintah Daerah selaku pemilik saham dan 25% dikelola bank untuk masyarakat.

Menutup keterangannya, manajemen menekankan komitmen pada sektor UMKM yang mencakup lebih dari 60% porsi kredit perusahaan. Terkait sektor pertanian di Sumbawa, bank menerapkan pola supply chain dan penguncian pembeli (off-taker) untuk memitigasi risiko gagal bayar.

"BPR ini tumbuh dari pasar-pasar. DNA kami adalah UMKM. Kami akan kembali ke akar tersebut dengan pelayanan modern namun tetap mempertahankan kedekatan karakter dengan nasabah," pungkasnya. (AM)

]]>
Mon, 11 May 2026 21:49:25 +0800 amr
BPR NTB Menuju Syariah 2026: Incar Bisnis Gadai Emas Rp4 Triliun hingga Janjikan Bunga Murah bagi ASN https://amarmedia.co.id/bpr-ntb-menuju-syariah-2026-incar-bisnis-gadai-emas-rp4-triliun-hingga-janjikan-bunga-murah-bagi-asn https://amarmedia.co.id/bpr-ntb-menuju-syariah-2026-incar-bisnis-gadai-emas-rp4-triliun-hingga-janjikan-bunga-murah-bagi-asn BPR NTB Menuju Syariah 2026: Incar Bisnis Gadai Rp4 Triliun hingga Janjikan Bunga Murah bagi ASN "

MATARAM.Amarmedia.co.id— PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) NTB Perseroda tengah mematangkan langkah strategis untuk melakukan konversi menjadi BPR Syariah pada tahun 2026. Rencana besar ini mengemuka dalam pertemuan antara jajaran Direksi PT BPR NTB dengan Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Kabupaten Sumbawa yang berlangsung di kantor pusat BPR NTB, Jumat (8/5/2026).

Direktur PT BPR NTB Faisal menjelaskan bahwa proses konversi menuju sistem syariah bukan sekadar didasari oleh faktor mayoritas penduduk Muslim di NTB, melainkan murni pertimbangan potensi bisnis yang besar. Selama ini, status konvensional membatasi ruang gerak BPR dalam memasarkan produk tertentu.

"Ada potensi luar biasa di segmen ultra UMKM, salah satunya usaha pergadaian emas dan elektronik yang tidak bisa kami jalankan di sistem konvensional saat ini. Data tahun 2023 menunjukkan potensi emas yang digadaikan di NTB mencapai Rp 4 triliun. Ini peluang yang akan kita sasar pada 2026," ujarnya di hadapan anggota Pansus 2.

Selain rencana konversi, BPR NTB juga tengah membahas kerja sama dengan bank umum untuk menekan harga jual kredit bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan P3K. Pihaknya berambisi menawarkan suku bunga yang jauh lebih murah dibandingkan sebelumnya.

"Jika sebelumnya di angka 12 persen, ke depan insyaallah bisa di bawah itu. Kami ingin memberikan pilihan yang lebih ringan bagi teman-teman ASN dan P3K," tambahnya.

Meski mengapresiasi capaian laba yang menyentuh angka kisaran Rp 50 miliar, jajaran Pansus 2 DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan sejumlah catatan kritis. Ketua Pansus, I Nyoman Wisma SIP menyoroti angka Non-Performing Loan (NPL) atau kredit macet yang dinilai masih cukup tinggi di angka 14 persen.

"Angka NPL 14 persen ini menjadi kewajiban direksi untuk segera mencari langkah konkret dan strategis untuk menekannya. Masalah kredit macet ini berbanding lurus dengan kesehatan bank dan keberlanjutan laba ke depan," tegas Wisma.

Selain NPL, pihak legislatif juga mempertanyakan rincian terkait cadangan dari laba rugi serta kebijakan penghapusan bukuan yang perlu ditampilkan secara transparan agar posisi keuangan bank terlihat lebih objektif.

Di sisi lain, Direktur BPR NTB yang baru menjabat sejak Maret 2026 tersebut memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa. Ia menilai Pemkab Sumbawa sebagai salah satu pemegang saham yang paling peduli terhadap perkembangan bank daerah ini.

"Dukungan Pemkab Sumbawa sangat terasa. Kepala cabang kami rutin dipanggil setiap bulan, ditanya apa kendalanya, apa yang bisa dibantu. Ini bentuk supervisi dan dukungan nyata yang sangat membantu perkembangan kami di daerah," ungkapnya.

Hadir dalam pertemuan itu Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Sekretaris Pansus H Zohran SH, bersama anggota Pansus lainnya. Dari BPR NTB Perseroda hadir pula Komisaris Utama Aku I Kholic, Komisaris Independen RianPramuniarti, Syarif Mustaan dan Direktur kepatuhan Dani M.

Pertemuan tersebut berakhir dengan komitmen bersama untuk terus mengawal proses kemajuan BPR NTB  dengan harapan dapat memberikan kontribusi ekonomi yang lebih inklusif bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat, khususnya di sektor UMKM dan kesejahteraan pegawai. (AM)

]]>
Mon, 11 May 2026 20:51:12 +0800 amr
Literasi, Kompetisi, dan Ruang Tumbuh yang Alami https://amarmedia.co.id/literasi-kompetisi-dan-ruang-tumbuh-yang-alami https://amarmedia.co.id/literasi-kompetisi-dan-ruang-tumbuh-yang-alami Literasi, Kompetisi, dan Ruang Tumbuh yang Alami

Oleh  : Asmediati 

SAYA melihat sejumlah anak yang sejak usia dini telah meraih banyak prestasi dari berbagai kompetisi yang mereka ikuti. Usia mereka masih sekolah dasar (SD), tapi semangat mereka tak kalah dari pelajar SMA atau mahasiswa. Mereka tampil percaya diri di depan publik, berbicara lantang, bahkan mampu menguasai panggung dengan baik.

Anak-anak itu mengikuti lomba-lomba literasi yang mereka minati, seperti baca puisi, mendongeng, berpantun, storytelling, solo song, menulis kreatif, hingga monolog. Layaknya anak-anak, kemampuan yang mereka pertunjukkan tentu masih merupakan karya seorang kanak-kanak. Mereka polos, spontan, dan jujur. 

Namun, tidak sedikit pula anak-anak yang tampil bukan lagi seperti anak-anak, melainkan seperti orang dewasa. Mereka seolah melampaui usianya.

Fenomena itu sering kali lahir dari polesan “berlebihan” orang-orang dewasa di sekitarnya. Orangtua, pelatih, bahkan lingkungan sosial kadang terlalu berambisi menjadikan anak tampil sempurna. Akibatnya, anak kehilangan ruang untuk tumbuh secara alami.

Jika tidak hati-hati mendampingi, anak bisa kehilangan masa kanak-kanaknya. Mereka mungkin terlihat hebat di atas panggung, tapi diam-diam memikul beban yang terlalu berat bagi usianya. Prestasi demi prestasi yang diraih kadang berubah menjadi tuntutan yang terus-menerus harus dipenuhi. Anak akhirnya tumbuh dengan kecemasan untuk selalu menang dan ketakutan untuk gagal.

Padahal, kompetisi adalah ruang belajar. Menang memang membahagiakan, tapi kalah juga bagian penting dari proses pertumbuhan mental seorang anak. 

Dari kekalahan, anak belajar menerima kenyataan, menghargai kemampuan orang lain, dan memperbaiki dirinya sendiri. Nilai-nilai seperti itulah yang sesungguhnya lebih penting dibanding sekadar piala dan piagam penghargaan.

Salah satu kesuksesan seorang anak dalam kompetisi sejak dini tidak lepas dari peran orangtua, terutama ibu. Di beberapa kompetisi yang saya hadiri, saya melihat para ibu selalu tampak mendampingi anak-anak mereka. Mereka mengantar, menunggu, memberi semangat, bahkan menjadi tempat anak-anak itu mencurahkan rasa gugup sebelum tampil.

Tidak hanya satu atau dua lomba yang diikuti, banyak anak dilibatkan dalam berbagai kompetisi sehingga talenta mereka berkembang dalam beragam bidang. Ada anak yang pandai membaca puisi sekaligus piawai mendongeng. Ada pula yang mampu menulis kreatif dan tampil baik dalam monolog. Di balik itu semua, sering kali ada ibu yang tekun mendampingi proses tumbuh si anak dari hari ke hari.

Peran ibu bukan semata-mata memastikan anak menjadi juara. Lebih dari itu, ibu hadir sebagai penguat mental dan penjaga keseimbangan jiwa anak. Ketika anak gagal meraih kemenangan, ibu yang bijak tidak akan menjadikan kekalahan sebagai sumber tekanan. Sebaliknya, ia mengajarkan bahwa setiap perlombaan adalah pengalaman belajar yang berharga.

Anak-anak yang cerdas dan literat biasanya belajar dari pengalaman. Mereka memperhatikan kemampuan teman dan lawan-lawannya, lalu belajar dari sana. Mereka memahami bahwa setiap orang memiliki kelebihan masing-masing. 

Dalam ruang kompetisi, anak-anak sebenarnya sedang belajar tentang kehidupan; tentang kerja keras, disiplin, keberanian, dan sikap menghargai orang lain. Karena itu, dukungan lingkungan sangat menentukan arah pertumbuhan mental mereka. 

Support system yang diberikan guru dan orangtua ketika anak belum menjadi juara akan memberi pengaruh besar terhadap semangat anak selanjutnya. Anak yang terus disalahkan karena kalah bisa tumbuh menjadi pribadi yang mudah minder dan takut mencoba. Sebaliknya, anak yang dihargai prosesnya akan lebih berani menghadapi tantangan berikutnya.

Mental juara tidak hanya dibentuk oleh kemenangan, tapi juga oleh kemampuan menerima kegagalan dengan jiwa besar. Anak-anak perlu diajarkan bahwa keberuntungan tidak selalu datang setiap saat. Ada waktu mereka berdiri di podium kemenangan, ada pula saat mereka harus belajar menerima hasil yang belum sesuai harapan.

Di sinilah pentingnya kedewasaan orang-orang dewasa di sekitar anak. Jangan sampai ambisi orangtua lebih besar daripada kebahagiaan anak itu sendiri. Kompetisi literasi seharusnya menjadi ruang yang menyenangkan, tempat anak bertumbuh dengan sehat, kreatif, dan bahagia. Bukan ruang yang membuat mereka kehilangan keceriaan masa kecil.

Bertaburnya lomba-lomba literasi untuk anak-anak sejatinya memberi wadah positif bagi lahirnya bakat-bakat muda. Idealnya, kecakapan literasi memang dilatih sejak dini. Anak-anak yang terbiasa tampil, membaca, menulis, dan berbicara di depan umum akan memiliki modal penting ketika mereka remaja dan dewasa. Mereka lebih siap menghadapi kompetisi yang lebih ketat dan tantangan kehidupan yang semakin kompleks.

Namun, meski kecakapan literasi menjadi bekal masa depan, kita tidak boleh menukar kebahagiaan masa kini anak dengan ambisi jangka panjang tersebut. Ada satu batasan yang tak boleh dilanggar bahwa anak tetaplah anak-anak. Mereka tetap membutuhkan waktu bermain, tertawa, berkhayal, dan menikmati dunianya sendiri tanpa harus selalu merasa sedang dinilai. 

Prestasi memang penting, tapi menjaga jiwa anak agar tetap berkembang secara sehat dan organik jauh lebih fundamental.

Mari kita kembalikan hakikat kompetisi sebagai sarana merayakan keberanian, bukan ajang penghakiman. Membiarkan anak tampil dengan kepolosannya jauh lebih berharga daripada memaksanya mengenakan topeng kedewasaan yang prematur. Biarlah mereka berpuisi dengan gaya mereka sendiri dan mendongeng dengan imajinasi mereka yang murni, tanpa harus dibebani target yang melampaui kapasitas jiwanya.

Alasannya, yang kita butuhkan di masa depan, bukanlah robot-robot pemenang piala, sebaliknya manusia-manusia yang memiliki empati dan integritas. Pendidikan literasi melalui kompetisi harus mampu menyentuh sisi kemanusiaan anak, sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga tangguh secara emosional.

Tugas kita sebagai pendamping, entah itu orangtua, guru, maupun juri, adalah memastikan lentera kreativitas mereka tetap menyala terang tanpa membakar masa kecilnya. Biarkan anak-anak kita melangkah di atas panggung dengan senyuman yang tulus. Dengan begitu, kemenangan yang sesungguhnya bukan lagi soal siapa yang membawa pulang piala emas, tapi seberapa bahagia mereka mengenali potensi diri dan mencintai proses belajar itu sendiri.[AM]

]]>
Mon, 11 May 2026 12:58:46 +0800 amr
Mi6 Dorong Figur Lauk Kawat Rebut Kursi Loteng Satu, Saatnya Tidak Lagi Jadi Pelengkap Komposisi Politik https://amarmedia.co.id/mi6-dorong-figur-lauk-kawat-rebut-kursi-loteng-satu-saatnya-tidak-lagi-jadi-pelengkap-komposisi-politik https://amarmedia.co.id/mi6-dorong-figur-lauk-kawat-rebut-kursi-loteng-satu-saatnya-tidak-lagi-jadi-pelengkap-komposisi-politik Mi6 Dorong Figur Lauk Kawat Rebut Kursi Loteng Satu, Saatnya Tidak Lagi Jadi Pelengkap Komposisi Politik

MATARAM.Amarmedia.co.id —Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 mendorong figur-figur potensial dari wilayah selatan Kabupaten Lombok Tengah untuk berani tampil memperebutkan posisi kepala daerah. Konstruksi sosial politik “Lauk Kawat” dan “Dayen Kawat” kini mestinya ditempatkan sebagai bagian dari sejarah. Bukan lagi menjadi batas tak tertulis menentukan kepemimpinan daerah.

“Masa depan Lombok Tengah harus dibangun dengan kesetaraan. Sudah saatnya figur-figur dari wilayah selatan Lombok Tengah memiliki keberanian tampil sebagai calon pemimpin utama. Bukan lagi sekadar pelengkap komposisi politik,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, di Mataram, Senin, 11 Mei 2026

Analis politik kawakan Bumi Gora yang karib disapa Didu ini menegaskan, sudah saatnya ruang politik yang lebih setara dan inklusif hadir di Gumi Tatas Tuhu Trasna. Ruang politik itu harus berbasis kapasitas kepemimpinan, bukan semata warisan pembagian geografis lama.

Didu tak menampik, dinamika politik Lombok Tengah selama ini memang tidak bisa dilepaskan dari istilah “Lauk Kawat” dan “Dayen Kawat”. Lauk Kawat merujuk pada kawasan selatan Lombok Tengah yang identik dengan daerah pesisir, kawasan kering, namun memiliki bentang wisata pantai indah luar biasa. Sementara Dayen Kawat merujuk pada kawasan utara yang subur, hijau, dan selama ini dikenal sebagai kawasan pertanian dan lumbung pangan.

Dalam praktik politik Lombok Tengah, pembacaan “Lauk Kawat” dan “Dayen Kawat” sering dijadikan semacam formula tidak tertulis dalam menentukan pasangan kepala daerah. Namun faktanya, posisi bupati selalu berasal dari kawasan “Dayen Kawat”, sedangkan “Lauk Kawat” berada di posisi wakil.

 

Didu menilai, pola semacam itu merupakan realitas politik historis yang memang lahir dari proses sosial masyarakat Lombok Tengah di masa lalu. Namun demikian, Didu menegaskan bahwa perkembangan zaman telah membawa perubahan besar terhadap cara masyarakat memandang kepemimpinan.

Menurutnya, masyarakat kini semakin rasional dan terbuka dalam menentukan pilihan politik. Faktor asal wilayah tidak lagi menjadi pertimbangan utama sebagaimana beberapa dekade sebelumnya. Yang lebih penting bagi publik saat ini kata dia, adalah kapasitas, integritas, rekam jejak, dan kemampuan seorang pemimpin dalam menghadirkan solusi atas persoalan daerah.

“Atas nama demokrasi, tidak boleh ada lagi wilayah yang merasa hanya ditakdirkan menjadi pelengkap kekuasaan,” tandas Didu.

Mantan Esekutif Daerah WALHI NTB dua periode ini menegaskan, langkah Mi6 yang mendorong figur potensial di kawasan selatan Lombok Tengah untuk tampil merebut posisi kepala daerah, sama sekali bukan dimaksudkan untuk membangun sekat baru antara masyarakat selatan dan utara Lombok Tengah. Mi6 justru memandang bahwa dikotomi “Lauk Kawat” dan “Dayen Kawat” seharusnya mulai ditempatkan sebagai bagian dari sejarah sosial-politik daerah yang tidak perlu lagi dipertajam dalam praktik demokrasi modern.

“Ini bukan soal membelah masyarakat. Bukan juga soal mempertentangkan utara dan selatan. Justru yang ingin didorong adalah kesetaraan kesempatan politik. Semua putra-putri terbaik Lombok Tengah memiliki hak yang sama untuk tampil memimpin,” tegasnya.

Didu menilai, munculnya figur dari selatan sebagai calon bupati akan menjadi indikator semakin matangnya demokrasi di Lombok Tengah. Sebab, demokrasi yang sehat, menurutnya, memberikan ruang yang sama kepada siapa pun tanpa dibatasi oleh latar geografis.

Ia mengatakan, kawasan selatan Lombok Tengah saat ini juga telah mengalami transformasi yang sangat besar. Kehadiran kawasan ekonomi khusus pariwisata, pembangunan infrastruktur, pertumbuhan investasi, hingga meningkatnya konektivitas wilayah membuat selatan Lombok Tengah tidak lagi bisa dipandang sebagai daerah pinggiran.

“Selatan hari ini bukan lagi wilayah yang berada di belakang. Pertumbuhan ekonomi baru justru banyak bergerak di kawasan selatan. Pariwisata internasional berkembang di sana. Infrastruktur berkembang di sana. Ini tentu melahirkan sumber daya manusia dan kelas sosial baru yang lebih percaya diri,” kata Didu.

Dia juga melihat bahwa secara demografis, kawasan selatan Lombok Tengah memiliki jumlah penduduk yang relatif besar dan bahkan disebut lebih tinggi dibanding sebagian kawasan utara, meski selisihnya tidak terlalu signifikan. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal sosial dan politik yang cukup kuat bagi lahirnya figur kepemimpinan baru dari kawasan selatan.

Namun demikian, Didu mengingatkan bahwa modal geografis dan demografis saja tidak cukup. Figur yang ingin tampil di Pilkada 2029 tetap harus mampu membangun kapasitas, jaringan sosial, komunikasi politik, dan gagasan pembangunan yang kuat untuk Lombok Tengah secara keseluruhan. Dan menurut dia, kawasan selatan tak kekurangan figur

“Yang dibutuhkan masyarakat Lombok Tengah sekarang itu bukan sekadar figur selatan atau utara. Yang dibutuhkan adalah pemimpin yang mampu menyatukan Lombok Tengah dan membawa daerah ini melompat lebih maju,” ujarnya.

Di sisi lain, Didu mengungkapkan, generasi muda Lombok Tengah memiliki peluang besar untuk mematahkan pola-pola lama politik daerah yang terlalu bertumpu pada pembacaan geografis. Anak-anak muda saat ini, kata dia, tumbuh dalam situasi sosial yang jauh lebih terbuka, lebih cair, dan lebih egaliter dibanding generasi sebelumnya.

Karena itu, Didu menilai Pilkada 2029 bisa menjadi momentum penting lahirnya politik baru yang lebih modern di Lombok Tengah. Politik yang tidak lagi dibangun di atas sekat-sekat wilayah, tetapi di atas pertarungan ide, kapasitas, dan visi pembangunan.

“Generasi muda hari ini lebih melihat kompetensi daripada sekadar asal kawasan. Mereka ingin pemimpin yang punya gagasan, punya energi, dan mampu bekerja. Ini momentum yang sangat baik untuk menghadirkan kepemimpinan yang lebih progresif,” katanya.

Didu juga menyoroti bahwa pembangunan Lombok Tengah ke depan membutuhkan pemimpin yang memahami perubahan sosial-ekonomi yang sedang berlangsung sangat cepat di daerah tersebut. Apalagi Lombok Tengah kini menjadi salah satu pusat pertumbuhan strategis di NTB, terutama dengan perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menurutnya, tantangan Lombok Tengah ke depan tidak ringan. Selain harus menjaga keseimbangan pembangunan antarwilayah, daerah ini juga menghadapi tantangan urbanisasi, tekanan investasi, transformasi sosial masyarakat, hingga kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, Didu menilai kepemimpinan Lombok Tengah ke depan tidak bisa lagi hanya bertumpu pada pola politik tradisional.

“Daerah ini membutuhkan pemimpin dengan perspektif baru. Pemimpin yang mampu membaca perubahan global, mampu mengelola investasi tanpa meninggalkan masyarakat lokal, dan mampu menjaga harmoni sosial di tengah percepatan pembangunan,” katanya.

Didu berpandangan, jika figur-figur dari wilayah selatan mulai berani tampil sebagai calon pemimpin utama, maka hal tersebut justru akan memperkaya kualitas demokrasi di Gumi Tatas Tuhu Trasna. Masyarakat akan memiliki lebih banyak alternatif pilihan, sementara kompetisi politik akan menjadi lebih sehat dan terbuka.

“Demokrasi yang baik itu ketika semua orang merasa punya kesempatan yang sama. Ketika tidak ada lagi perasaan bahwa wilayah tertentu hanya pantas menjadi pelengkap,” ujar Didu.

Kendati begitu, ia menegaskan, pada akhirnya masyarakatlah yang akan menentukan siapa pemimpin terbaik bagi Lombok Tengah. Namun tugas semua elemen masyarakat, termasuk kelompok intelektual dan civil society, adalah memastikan ruang demokrasi tetap terbuka dan memberi kesempatan yang adil bagi semua figur potensial.

“Lombok Tengah harus bergerak menuju politik yang lebih dewasa. Politik yang tidak lagi terjebak pada sekat lama, tetapi fokus pada kualitas kepemimpinan dan masa depan daerah,” tutupnya. (AM)

]]>
Mon, 11 May 2026 12:49:03 +0800 amr
Jelang Implementasi UU ASN 2023, Abdul Rafiq Desak Pemda Sumbawa Prioritaskan Nasib Guru Honorer https://amarmedia.co.id/jelang-implementasi-uu-asn-2023-abdul-rafiq-desak-pemda-sumbawa-prioritaskan-nasib-guru-honorer https://amarmedia.co.id/jelang-implementasi-uu-asn-2023-abdul-rafiq-desak-pemda-sumbawa-prioritaskan-nasib-guru-honorer Jelang Implementasi UU ASN 2023, Abdul Rafiq Desak Pemda Sumbawa Prioritaskan Nasib Guru Honorer

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH.M.Si, memberikan atensi serius terhadap masa depan tenaga pendidik non-ASN di Sumbawa. Pada Senin (11/5/2026), Rafiq mengingatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa (Pemda) untuk segera mengambil langkah strategis terkait pemberlakuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan efektif sepenuhnya pada Januari 2027.

Menurut Rafiq, regulasi baru tersebut akan menyederhanakan status kepegawaian pemerintah menjadi hanya dua kategori: Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kondisi ini menuntut kesiapan ekstra dari pemerintah daerah agar tidak ada guru honorer yang terpinggirkan.

Abdul Rafiq menekankan bahwa guru honorer adalah pilar penting pembangunan SDM di Sumbawa. Banyak dari mereka yang telah mengabdi belasan tahun di pelosok daerah dengan fasilitas terbatas.

"Kami berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa melakukan langkah konkret melalui pendataan dan pemetaan menyeluruh. Data ini harus valid, mencakup masa pengabdian, kualifikasi, hingga sebaran wilayah tugas," tegas Rafiq.

Ia menambahkan bahwa pemetaan ini akan menjadi dasar kuat bagi daerah dalam menyusun formasi PPPK, sehingga para guru yang telah berdedikasi tetap memiliki ruang untuk melanjutkan pengabdian mereka sesuai amanat undang-undang.

Guru honorer adalah bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sumbawa. Mereka hadir mengisi kekurangan tenaga pendidik, bahkan banyak yang telah bertahun-tahun mengabdi di sekolah-sekolah, termasuk di wilayah terpencil, dengan keterbatasan kesejahteraan namun tetap menunjukkan dedikasi luar biasa bagi dunia pendidikan.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa mendukung penuh upaya pemerintah dalam memperbaiki sistem kepegawaian nasional. Namun demikian, aspek kemanusiaan, pengalaman pengabdian, dan kebutuhan riil daerah harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaannya.

Kami percaya, apabila Pemda Sumbawa mulai mempersiapkan langkah sejak dini, maka proses transisi menuju sistem ASN yang lebih tertata dapat berjalan baik tanpa mengorbankan nasib para guru honorer.

"Pendidikan adalah investasi masa depan daerah. Maka memperhatikan kesejahteraan dan kepastian nasib guru honorer merupakan bagian dari tanggung jawab bersama" pungkasnya (AM).

]]>
Mon, 11 May 2026 12:06:52 +0800 amr
Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa Hadirkan Empat Figur Terbaik, Momentum Menentukan Arah Baru Organisasi https://amarmedia.co.id/musda-ii-nwdi-kabupaten-sumbawa-hadirkan-empat-figur-terbaik-momentum-menentukan-arah-baru-organisasi https://amarmedia.co.id/musda-ii-nwdi-kabupaten-sumbawa-hadirkan-empat-figur-terbaik-momentum-menentukan-arah-baru-organisasi Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa Hadirkan Empat Figur Terbaik, Momentum Menentukan Arah Baru Organisasi

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) II Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Kabupaten Sumbawa, suasana organisasi semakin dinamis dan penuh semangat kebersamaan. Musda yang menjadi agenda penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan ini dipastikan berlangsung menarik dengan hadirnya empat figur terbaik yang siap membawa gagasan dan semangat pengabdian bagi kemajuan NWDI Kabupaten Sumbawa.

Keempat figur tersebut merupakan kader-kader terbaik yang selama ini aktif dalam berbagai bidang pengabdian organisasi. Mereka adalah Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI yang saat ini menjabat sebagai Ketua Lajnah Zakat, Infak dan Sedekah NWDI Kabupaten Sumbawa, Alimin, S.Ag., M.Si selaku Sekretaris Umum NWDI Kabupaten Sumbawa, Sukri, S.PdI., M.M.Inov yang dikenal aktif dalam pengembangan pendidikan dan kaderisasi, serta petahana Jamaluddin Maladi, S.Sos., M.T yang saat ini masih memimpin NWDI Kabupaten Sumbawa.

Munculnya empat figur tersebut mendapat perhatian besar dari warga NWDI dan masyarakat Kabupaten Sumbawa. Banyak pihak menilai bahwa hadirnya beberapa kandidat dalam Musda II menjadi tanda positif berkembangnya demokrasi organisasi yang sehat dan dewasa di tubuh NWDI.

Berbagai kalangan kader berharap Musda II tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan semata, tetapi juga momentum memperkuat persatuan, konsolidasi organisasi, serta menyusun langkah strategis untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ketua Umum NWDI Kabupaten Sumbawa, Jamaluddin Maladi, S.Sos., M.T dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musda II memiliki arti penting dalam melanjutkan perjuangan organisasi dan memperkuat peran NWDI di tengah masyarakat.

Ia mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan organisasi selama masa kepemimpinannya yang dinilai terus mengalami perkembangan melalui kerja sama seluruh pengurus, kader, dan jamaah NWDI di Kabupaten Sumbawa.

“Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa merupakan momentum besar untuk melanjutkan perjuangan organisasi ke arah yang lebih baik. Saya berharap seluruh kader tetap menjaga persatuan, kekompakan, dan semangat kebersamaan dalam proses Musda ini,” ujarnya.

Menurut Jamaluddin, perbedaan pilihan dalam organisasi merupakan sesuatu yang wajar dalam demokrasi. Namun demikian, ia menegaskan bahwa persaudaraan dan semangat perjuangan harus tetap menjadi prioritas utama seluruh kader NWDI.

“Kita semua adalah keluarga besar NWDI. Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin organisasi harus kita dukung bersama demi keberlanjutan perjuangan dan kemajuan NWDI Kabupaten Sumbawa,” lanjutnya.

Ia juga berharap Musda II mampu melahirkan pemimpin yang visioner, amanah, dan mampu membawa organisasi semakin maju dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan umat.

Sementara itu, Ketua Panitia Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa, Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI menyampaikan bahwa seluruh panitia telah melakukan berbagai persiapan demi menyukseskan pelaksanaan Musda secara tertib dan kondusif.

Menurutnya, Musda II bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum penting dalam memperkuat arah perjuangan NWDI di Kabupaten Sumbawa.

“Kami dari panitia berkomitmen melaksanakan Musda secara profesional, demokratis, aman, dan penuh kekeluargaan. Kami ingin Musda ini menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan besar demi kemajuan organisasi,” ungkap Dr. Supriyadi.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh figur yang siap berpartisipasi dalam Musda II. Menurutnya, kehadiran empat kandidat terbaik menunjukkan bahwa NWDI Kabupaten Sumbawa memiliki banyak kader potensial yang siap melanjutkan perjuangan organisasi.

“Semua kandidat memiliki kapasitas, pengalaman, dan niat pengabdian yang baik untuk organisasi. Karena itu kami berharap seluruh proses Musda berlangsung sejuk, bermartabat, dan tetap menjaga ukhuwah Islamiyah,” tambahnya.

Menjelang pelaksanaan Musda, dukungan terhadap masing-masing figur mulai terlihat di berbagai kalangan kader dan jamaah NWDI. Meski demikian, suasana organisasi tetap berlangsung harmonis dan penuh semangat persaudaraan.

Para tokoh organisasi juga terus mengajak seluruh kader agar menjaga etika, menghormati perbedaan pilihan, serta menghindari hal-hal yang dapat memicu perpecahan di internal organisasi.

Banyak pihak menilai bahwa siapa pun yang nantinya terpilih memimpin NWDI Kabupaten Sumbawa akan menghadapi tantangan besar dalam mengembangkan organisasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai perjuangan NWDI yang telah diwariskan para pendiri organisasi.

Selain memperkuat pendidikan dan dakwah, kepemimpinan baru nantinya juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas kaderisasi, pelayanan sosial keagamaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta memperluas kontribusi organisasi di tengah masyarakat.

Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa diprediksi akan menjadi salah satu momentum organisasi terbesar tahun ini. Semangat demokrasi, persatuan, dan pengabdian yang ditunjukkan seluruh kandidat diharapkan menjadi contoh positif bagi seluruh kader NWDI.

Masyarakat dan jamaah NWDI Kabupaten Sumbawa kini menaruh harapan besar agar Musda II mampu menghasilkan keputusan terbaik demi keberlanjutan perjuangan organisasi serta melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa NWDI semakin maju, solid, dan memberikan manfaat luas bagi umat dan daerah.

Dengan hadirnya empat figur terbaik dalam Musda II, NWDI Kabupaten Sumbawa diyakini akan semakin menunjukkan kedewasaan organisasi serta komitmen kuat dalam menjaga persatuan dan melanjutkan perjuangan untuk masa depan yang lebih baik.(AM)

]]>
Mon, 11 May 2026 11:01:36 +0800 amr
Perkuat Konservasi TN Pulau Moyo, DKP NTB dan Koperasi Desa Merah Putih Labuan Aji Sinkronisasi Program Pengawasan Berbasis Masyarakat https://amarmedia.co.id/perkuat-konservasi-tn-pulau-moyo-dkp-ntb-dan-koperasi-desa-merah-putih-labuan-aji-sinkronisasi-program-pengawasan-berbasis-masyarakat https://amarmedia.co.id/perkuat-konservasi-tn-pulau-moyo-dkp-ntb-dan-koperasi-desa-merah-putih-labuan-aji-sinkronisasi-program-pengawasan-berbasis-masyarakat Perkuat Konservasi TN Pulau Moyo, DKP NTB dan Koperasi Desa Merah Putih  Labuan Aji Sinkronisasi Program Pengawasan Berbasis Masyarakat

MATARAM.Amarmedia.co.id — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat sinergi dengan berbagai mitra strategis guna memastikan pengelolaan kawasan konservasi berjalan optimal. Langkah ini diwujudkan melalui Rapat Sinkronisasi dan Harmonisasi Program Kerja UPT BLUD BPSDKP Wilayah Lombok, Sumbawa-Sumbawa Barat, dan Bima-Dompu serta Lembaga Penerima Hibah TFCCA yang digelar di Mataram, Senin (4/5/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pengelolaan Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) DKP NTB,Akmaldin, S.Pi., M.Si., mewakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB.

Sinergi BLUD dan NGO: Menambal Celah Sumber Daya

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing UPT BLUD Balai Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (BPSDKP) memaparkan rencana aksi untuk tahun anggaran 2026. Forum ini menjadi ruang refleksi bagi BLUD untuk mengukur sejauh mana kemampuan sumber daya internal dan anggaran mandiri dapat merealisasikan target yang telah ditetapkan.

Forum ini menjadi wadah refleksi bagi tiap BLUD dalam mengukur kemampuannya untuk merealisasikan pelaksanaan rencana aksi tersebut. Artinya, seberapa besar kemampuan BLUD untuk bisa merealisasikan rencana aksi dimaksud dengan sumber daya dan sumber anggaran sendiri sehingga jika masih ada target-target yang belum bisa dilaksanakan sendiri oleh BLUD maka bisa diambil perannya oleh NGO atau mitra lainnya.

Akmaldin, menekankan bahwa peran Non-Governmental Organization (NGO) dan mitra pembangunan sangat krusial dalam mengisi ruang yang belum terjangkau oleh anggaran BLUD.

"Kehadiran NGO dan mitra lainnya memberikan kontribusi signifikan melalui pendampingan teknis, inovasi kegiatan, hingga dukungan sumber daya. Sinkronisasi yang kuat mendesak dilakukan agar kolaborasi berjalan selaras dan saling memperkuat," tegasnya di hadapan para peserta.

Fokus pada Taman Nasional Pulau Moyo

Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah rencana penguatan pengelolaan terumbu karang di kawasan Taman Nasional (TN) Pulau Moyo dan wilayah penyangganya. Dalam hal ini, Koperasi Desa Merah Putih Labuan Aji mengambil peran strategis sebagai lembaga penerima hibah Tropical Forest Conservation Act (TFCA) / TFCCA.

Melalui program kolaborasi ini, Koperasi Desa Merah Putih Labuan Aji fokus pada penguatan Model Pengawasan Berbasis Masyarakat (Pokwasmas) dengan melibatkan warga lokal secara aktif dalam memantau aktivitas di perairan TN Pulau Moyo.

Kemudian untuk meningkatman kapasitas konservasi dengan nelatih masyarakat dalam teknik perlindungan ekosistem laut hingga penyediaan Data Ekologi dengan membangun basis data yang akurat untuk mendukung pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

Target jangka panjang dari inisiatif ini adalah meningkatnya tutupan karang hidup dan populasi ikan karang yang bernilai ekonomis penting, sekaligus menekan praktik penangkapan ikan yang merusak (destructive fishing).

Diversifikasi Pendapatan dan Keberlanjutan

Dalam sesi diskusi, peserta menyampaikan berbagai masukan konstruktif untuk memperkuat kolaborasi semua pihak dalam rangka merealisasikan rencana aksi dimaksud. 

Selain aspek ekologi, forum juga menyepakati perlunya diversifikasi sumber pendapatan bagi BLUD. Hal ini bertujuan untuk menjamin keberlanjutan program konservasi dan mengurangi ketergantungan pada sumber pembiayaan tunggal.

Pendekatan berbasis pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Koperasi Desa Merah Putih di Desa Labuan Aji diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru melalui sektor wisata bahari yang berkelanjutan, sehingga konservasi memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga.

Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kunci DKP Provinsi NTB, di antaranya Akmaldin, S.Pi., M.Si. (Kepala Bidang Pengelolaan Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil / KP3K), Syaifuddin Zuhri, S.Pi. (Kepala Bidang Perikanan Tangkap),  Ir. Beny Iskandar.(Kepala Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan / SDKP), Karim Marasabessy, S.Pi., M.M (Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Pengolahan Hasil Perikanan), Koordinator Program serta jajaran Kepala UPT BLUD BPSDKP se-Provinsi NTB.

Dari hasil pertemuan disimpulkan bahwa BLUD masih sangat membutuhkan dukungan dari NGO/mitra dalam rangka melakukan kegiatan pelestarian dan perlindungan ekosistem, melakukan kegiatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan serta melakukan kajian untuk pelaksanaan kegiatan wisata Bahari yang ramah lingkungan. (AM)

]]>
Sat, 09 May 2026 21:01:09 +0800 amr
Wabup Sumbawa: Bale Mediasi Harus Jadi Solusi Nyata, Bukan Sekadar “Papan Nama” https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-bale-mediasi-harus-jadi-solusi-nyata-bukan-sekadar-papan-nama https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-bale-mediasi-harus-jadi-solusi-nyata-bukan-sekadar-papan-nama Wabup Sumbawa: Bale Mediasi Harus Jadi Solusi Nyata, Bukan Sekadar “Papan Nama”

Sumbawa,Amarmedia.co.id  7 Mei 2026 – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Bale Mediasi yang digelar di Aula Madilaoe ADT, Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (07/05). Dalam sambutannya, Wabup menekankan agar lembaga ini tidak hanya menjadi simbol administratif semata, melainkan benar-benar menyentuh akar persoalan di masyarakat.

Acara yang mengusung tema “Penguatan Sinergi Perdamaian Melalui Bale Mediasi Sebagai Instrumen Penyelesaian Sengketa Non Litigasi Berbasis Nilai Agama, Kearifan Lokal dan Hukum” ini dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpoldagri, para Camat, Lurah, perwakilan OPD, serta para pemangku kepentingan terkait.

Wakil Bupati menyampaikan pesan kuat bahwa Bale Mediasi memiliki tanggung jawab moral sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menjaga harmoni sosial.

“Pemerintah daerah mengharapkan kehadiran Bale Mediasi ini tidak hanya sekadar ‘papan nama’. Bale Mediasi harus maksimal sebagai bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, menyelesaikan berbagai persoalan—baik hukum maupun sosial—sebelum berdampak luas pada stabilitas daerah,” tegas Drs. H. Mohamad Ansori.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas demi mewujudkan visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.

Penyelesaian Sengketa yang Humanis dan Efisien

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bale Mediasi Kabupaten Sumbawa, Rimas Intan Katari, SH., MH., menjelaskan bahwa lembaga ini hadir sebagai solusi alternatif di tengah dinamika sosial yang kian kompleks.

Menurutnya, konflik adalah hal yang sulit dihindari, namun cara penyelesaiannya akan menentukan kualitas hidup bermasyarakat. Beberapa poin utama dari layanan Bale Mediasi meliputi Non-Litigasi yang merupakan penyelesaian di luar jalur pengadilan dengan asas kekeluargaan mengedepankan musyawarah dan prinsip perdamaian.

Juga Cepat & Sederhana karena memangkas birokrasi hukum yang panjang dengan tetap menjunjung tinggi keadilan serta berbasis Lokal yang menyandarkan keputusan pada nilai agama dan kearifan lokal masyarakat Sumbawa.

Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan mediasi, Bale Mediasi Kabupaten Sumbawa kini telah beroperasi secara aktif di Kompleks Kantor Kesbangpoldagri Sumbawa, Jalan Bungur Nomor 2, Labuhan Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 09 May 2026 20:45:59 +0800 amr
Akselerasi Modernisasi Pertanian, NTB Terapkan Sistem PM&AAS untuk Genjot Produktivitas Padi https://amarmedia.co.id/akselerasi-modernisasi-pertanian-ntb-terapkan-sistem-pm-aas-untuk-genjot-produktivitas-padi https://amarmedia.co.id/akselerasi-modernisasi-pertanian-ntb-terapkan-sistem-pm-aas-untuk-genjot-produktivitas-padi Akselerasi Modernisasi Pertanian, NTB Terapkan Sistem PM-AAS untuk Genjot Produktivitas Padi

Lombok Tengah.Amarmedia.co.id – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan bertransformasi menuju pertanian modern, Kementerian Pertanian RI melalui Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP/BRMP) NTB menggelar Gerakan Percepatan Tanam dengan metode PM-AAS (Pertanian Modern–Advanced Agriculture System). Kegiatan ini dipusatkan di lahan Kelompok Tani Bun are II, Desa Perina, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, pada Kamis (7/5/2026).

Program prospektif tahun 2026 ini diimplementasikan pada hamparan seluas 100 hektar yang melibatkan enam kelompok tani (Poktan) dari Desa Bunkate dan Desa Perina. PM-AAS hadir sebagai jawaban atas tantangan sektor pertanian masa kini, mulai dari efisiensi tenaga kerja hingga mitigasi perubahan iklim.

Kepala BRMP NTB, Hendro Cahyono, S.Pt, MM, M.Sc, menjelaskan bahwa PM-AAS bukan sekadar metode tanam biasa, melainkan sebuah sistem terpadu. Ia menekankan enam prinsip utama dalam implementasi ini yaitu Penanaman rapat dalam baris untuk meningkatkan populasi tanaman.l, Efisiensi sumber daya, khususnya penggunaan air melalui sistem Alternate Wetting and Drying (AWD), Implementasi mekanisasi secara menyeluruh, Berbasis korporasi untuk penguatan kelembagaan petani, intensifikasi pertanian guna optimalisasi lahan dan Spesifik lokasi, menyesuaikan dengan kondisi agroekosistem setempat.

"Peningkatan populasi tanaman melalui pengaturan jarak tanam yang optimal berkorelasi positif dengan peningkatan produktivitas. Rasionalisasi pupuk juga mengikuti kebutuhan populasi tersebut," ujar Dr. Awaludin.

Inovasi Teknologi dan Mitigasi El Niño

Salah satu sorotan dalam kegiatan ini adalah penggunaan alat tanam Drum Seeder yang telah dimodifikasi. Alat ini menerapkan sistem tanam Jajar Legowo 4:1 hingga 6:1, yang dirancang untuk mempercepat waktu tanam, menghemat biaya tenaga kerja, dan memastikan pertumbuhan tanaman yang seragam.

Sementara itu, pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB menyatakan bahwa PM-AAS merupakan solusi cerdas di tengah ancaman fenomena El Niño. Dengan pengelolaan air yang lebih terukur dan efisien, petani tetap dapat mencapai hasil maksimal meskipun ketersediaan air terbatas.

Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah menyerahkan bantuan berupa unit alat tanam *drum seeder dan 8 ton benih padi berkualitas unggul kepada petani di Desa Perina dan Desa Bunkate. Bantuan ini diharapkan langsung memberikan dampak pada percepatan masa tanam yang sedang berjalan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor ini adalah bukti keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani. "Mekanisasi ini menjawab tantangan keterbatasan tenaga kerja di pedesaan sekaligus meningkatkan pendapatan petani melalui hasil panen yang lebih melimpah," ungkapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran BBWS Nusa Tenggara I, perwakilan PT Pupuk Indonesia, penyuluh pertanian, unsur TNI-Polri (Babinsa & Babinkamtibmas), serta tokoh masyarakat setempat. Langkah masif ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Nusa Tenggara Barat untuk menjadi lumbung pangan modern yang kompetitif di masa depan.(AM)

]]>
Sat, 09 May 2026 11:47:25 +0800 amr
MUSDA 2026 Jadi Penentu Arah Baru, PD NWDI Sumbawa Siapkan Regenerasi Kepemimpinan https://amarmedia.co.id/musda-2026-jadi-penentu-arah-baru-pd-nwdi-sumbawa-siapkan-regenerasi-kepemimpinan https://amarmedia.co.id/musda-2026-jadi-penentu-arah-baru-pd-nwdi-sumbawa-siapkan-regenerasi-kepemimpinan MUSDA 2026 Jadi Penentu Arah Baru, PD NWDI Sumbawa Siapkan Regenerasi Kepemimpinan

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 7 Mei 2026 — Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PD NWDI) Kabupaten Sumbawa resmi menandai dimulainya babak baru perjalanan organisasi dengan menggelar rapat pembentukan panitia Musyawarah Daerah (MUSDA) Tahun 2026, Kamis (7/5). Agenda strategis ini bukan sekadar rutinitas kelembagaan, melainkan momentum penting untuk memastikan estafet perjuangan, regenerasi kepemimpinan, dan penguatan peran organisasi tetap berjalan kokoh di tengah dinamika zaman.

Rapat yang berlangsung dalam nuansa penuh semangat, persaudaraan, dan komitmen organisatoris tersebut menjadi pijakan awal bagi seluruh kader dalam menyongsong MUSDA yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 14 Mei 2026 di Kampus Hijau STKIP Paracendekia NW Sumbawa. Forum ini dipandang sebagai penentu arah masa depan organisasi sekaligus ruang evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan kepengurusan yang masa bhaktinya akan berakhir pada Mei 2026.

Keseriusan PD NWDI Kabupaten Sumbawa terlihat dari terbentuknya susunan panitia yang diisi figur-figur berkompeten dan dipercaya mampu menjalankan tugas besar ini secara profesional. Berdasarkan hasil musyawarah, Dr. Supriyadi, S.H.I., M.H.I ditetapkan sebagai Ketua Panitia MUSDA 2026. Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Alimin, QH., S.Ag., M.Si, Bendahara kepada Sukri, S.Pd.I., M.M.Inov, Wakil Sekretaris kepada Lalu Ahmad Zainuddin Wathoni, QH., S.E, dan Mawardi diamanahkan sebagai bidang Humas.

Komposisi tersebut diharapkan menjadi motor penggerak suksesnya seluruh tahapan MUSDA, mulai dari persiapan teknis hingga pelaksanaan forum yang diharapkan melahirkan keputusan-keputusan besar demi kemajuan organisasi.

Ketua Umum PD NWDI Kabupaten Sumbawa, Jamaluddin Maladi, S.Sos., M.T., menegaskan bahwa pelaksanaan MUSDA merupakan amanah organisasi yang tidak bisa ditunda. Berakhirnya masa jabatan kepengurusan saat ini harus dijawab dengan langkah cepat, tertib, dan demokratis agar roda organisasi tetap berjalan tanpa kehilangan arah perjuangan.

Menurutnya, organisasi besar seperti NWDI harus berdiri di atas sistem yang sehat, mekanisme yang jelas, dan kepemimpinan yang lahir dari proses musyawarah yang bermartabat. MUSDA, kata dia, bukan hanya forum pergantian pengurus, tetapi momentum evaluasi, konsolidasi, dan peneguhan visi perjuangan.

“Masa jabatan kepengurusan PD NWDI Kabupaten Sumbawa akan berakhir pada bulan Mei ini. Karena itu, MUSDA harus segera dilaksanakan agar roda organisasi tetap berjalan baik dan estafet kepemimpinan berlangsung secara demokratis, tertib, serta penuh tanggung jawab,” tegas Jamaluddin.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa NWDI sebagai organisasi perjuangan harus terus memperkuat kiprahnya dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, hingga pembinaan generasi muda. Tantangan zaman yang terus berkembang menuntut organisasi untuk tidak hanya menjaga warisan perjuangan, tetapi juga mampu beradaptasi secara progresif tanpa kehilangan nilai dasar.

Karena itu, kepemimpinan baru yang lahir dari MUSDA 2026 diharapkan mampu membawa PD NWDI Kabupaten Sumbawa semakin maju, solid, visioner, dan relevan dengan kebutuhan umat serta masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia MUSDA, Dr. Supriyadi, S.H.I., M.H.I., menyampaikan optimisme tinggi bahwa seluruh panitia siap bekerja maksimal demi menghadirkan pelaksanaan MUSDA yang sukses, lancar, tertib, dan penuh khidmat. Ia menilai MUSDA bukan hanya agenda struktural, tetapi ruang strategis memperkuat ukhuwah, konsolidasi kader, dan mempertegas arah perjuangan organisasi ke depan.

“Kami siap melaksanakan dan menyukseskan MUSDA PD NWDI Kabupaten Sumbawa Tahun 2026. Panitia akan bekerja maksimal, menjaga soliditas, serta memastikan seluruh persiapan berjalan optimal demi suksesnya forum besar ini,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus, kader, simpatisan, dan keluarga besar NWDI di Kabupaten Sumbawa untuk menjadikan MUSDA sebagai agenda bersama, bukan sekadar tanggung jawab panitia. Menurutnya, keberhasilan MUSDA akan menjadi cermin kedewasaan organisasi dalam menjaga persatuan, semangat pengabdian, dan kesinambungan perjuangan.

Pelaksanaan MUSDA di Kampus Hijau STKIP Paracendekia NW Sumbawa diproyeksikan menjadi momentum lahirnya gagasan-gagasan segar, strategi baru, dan kepemimpinan amanah yang siap menjawab tantangan masa depan. Forum ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pergantian struktur, tetapi juga melahirkan energi baru untuk memperkuat eksistensi NWDI sebagai organisasi pendidikan, dakwah, dan sosial yang terus hadir untuk umat.

Dengan semangat persatuan, kekompakan, dan dedikasi, seluruh elemen PD NWDI Kabupaten Sumbawa kini menatap MUSDA 2026 dengan optimisme tinggi. Sebuah harapan besar tengah disematkan: menjadikan forum ini sebagai titik tolak kebangkitan organisasi menuju masa depan yang lebih kuat, profesional, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan agama. (AM)

]]>
Fri, 08 May 2026 08:28:53 +0800 amr
Pemprov NTB Tetapkan Teluk Saleh sebagai Kawasan Konservasi, Arahkan Pariwisata Berbasis Ekosistem https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tetapkan-teluk-saleh-sebagai-kawasan-konservasi-arahkan-pariwisata-berbasis-ekosistem https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tetapkan-teluk-saleh-sebagai-kawasan-konservasi-arahkan-pariwisata-berbasis-ekosistem Pemprov NTB Tetapkan Teluk Saleh sebagai Kawasan Konservasi, Arahkan Pariwisata Berbasis Ekosistem

Mataram, Amarmedia.co.id - 7 Mei 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengambil langkah strategis dengan menetapkan Teluk Saleh sebagai kawasan konservasi, sekaligus mengunci arah pembangunan pariwisata agar bertumpu pada perlindungan ekosistem, bukan eksploitasi jangka pendek.

Kebijakan ini dituangkan dalam Keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.3.1-196 Tahun 2026 tentang Pencadangan Kawasan Konservasi dan Perlindungan Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh.

Penetapan tersebut menandai perubahan pendekatan pembangunan kawasan: konservasi ditempatkan sebagai fondasi utama, sementara aktivitas ekonomi dan pariwisata akan mengikuti batasan yang ditetapkan oleh daya dukung lingkungan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari arah kebijakan Pemerintah Provinsi NTB dalam memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis pada kekuatan ekosistem.

“Teluk Saleh tidak dibangun dari eksploitasi, tetapi dari perlindungan ekosistemnya. Di situlah letak daya saing dan keberlanjutan kawasan ini,” ujarnya.

Kawasan seluas 73.165,05 hektare tersebut dicadangkan sebagai kawasan konservasi berbasis spesies kategori taman, yang melindungi habitat hiu paus (Rhincodon typus), termasuk area makan, pembesaran, serta jalur pergerakan alaminya sepanjang tahun.

Kebijakan Gubernur ini menegaskan bahwa seluruh rencana pengembangan, termasuk studi kelayakan pariwisata, wajib mengacu pada prinsip konservasi yang telah ditetapkan.

“Studi kelayakan harus mengikuti arah kebijakan konservasi, bukan sebaliknya,” tegas Pria yang akrab disapa Aka ini.

Pendekatan ini sekaligus memastikan bahwa pembangunan kawasan tidak mengorbankan ekosistem, melainkan menjadikannya sebagai kekuatan utama dalam menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Pemprov NTB menilai, langkah ini akan memberikan kepastian arah bagi investasi, sekaligus menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dengan fondasi konservasi yang kuat, Teluk Saleh diarahkan menjadi destinasi pariwisata berbasis ekosistem yang tidak hanya kompetitif secara global, tetapi juga mampu bertahan dalam jangka panjang, pungkasnya.(AM/Diskominfotik)

]]>
Thu, 07 May 2026 22:15:27 +0800 amr
Kesempatan Emas! AMNT Gelar Rekrutmen Besar&Besaran dari Sumbawa hingga Jakarta https://amarmedia.co.id/kesempatan-emas-amnt-gelar-rekrutmen-besar-besaran-dari-sumbawa-hingga-jakarta https://amarmedia.co.id/kesempatan-emas-amnt-gelar-rekrutmen-besar-besaran-dari-sumbawa-hingga-jakarta Kesempatan Emas! AMNT Gelar Rekrutmen Besar-Besaran dari Sumbawa hingga Jakarta

Sumbawa Barat,Amarmedia.co.id - 7 Mei 2026 – Kabar gembira bagi para pencari kerja di industri pertambangan! PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), raksasa tambang tembaga dan emas di Indonesia, resmi membuka pintu lebar-lebar bagi talenta terbaik tanah air untuk bergabung dalam operasional mereka.

Melalui proses rekrutmen yang inklusif dan transparan, AMNT berupaya menjaring tenaga kerja kompetitif guna mendorong kinerja operasional yang berkelanjutan. Fokus utama kali ini adalah memperluas akses bagi angkatan kerja lokal di Nusa Tenggara Barat, tanpa menutup peluang bagi putra-putri terbaik di kota-kota besar lainnya.

Vice President Corporate Communications AMNT, Kartika Octaviana, Kamis 7 Mei 2026 dalam keterangannya menegaskan bahwa talenta adalah kunci utama kemajuan perusahaan.

Di AMNT, kami percaya bahwa talenta terbaik adalah kunci untuk mendorong kinerja operasional yang unggul dan berkelanjutan. Melalui proses rekrutmen ini, kami ingin membuka peluang yang lebih luas -khususnya bagi putra-putri daerah – untuk berkembang bersama kami, sekaligus berkontribusi pada kemajuan industri pertambangan nasional,” ujar Kartika. 

Alur Pendaftaran dan Seleksi

Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online melalui pengisian formulir dan pengiriman Curriculum Vitae (CV). Pastikan Anda mencatat tanggal penting berikut agar tidak ketinggalan:

  • Pembukaan Formulir (Wilayah NTB) di mulai 20 Mei 2026 (Mencakup KSB, Kab. Sumbawa, Mataram, dan sekitarnya).
  • Batas Akhir Formulir (Luar NTB): 31 Mei 2026 (Khusus kandidat dari Surabaya dan Jakarta).

Kandidat yang lolos seleksi administrasi awal akan diundang untuk mengikuti tahap seleksi lanjutan  yang terdiri dari wawancara dan tes praktik selama 4-5 hari. Menariknya, AMNT menambah titik lokasi seleksi di Taliwang dan Sumbawa Besar untuk memfasilitasi tingginya antusiasme pelamar lokal.

 Jadwal Seleksi Lanjutan

Berikut adalah jadwal resmi pelaksanaan tes di berbagai titik lokasi:

  1. Taliwang  (Kab. Sumbawa Barat) tanggal  5 - 8 Juni 2026
  2. Sumbawa Besar (Kab. Sumbawa) tanggal  12 - 15 Juni 2026
  3. Mataram tanggal 19 - 22 Juni 2026
  4. Surabaya  17 - 20 Juli 2026
  5. Jakarta 24 - 27 Juli 2026 

Proses rekrutmen ini Tidak Dipungut Biaya dalam bentuk apa pun. Masyarakat diminta untuk selalu waspada terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. 

Pastikan informasi yang Anda terima berasal dari kanal komunikasi resmi PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Siapkan CV terbaik Anda dan jadilah bagian dari masa depan industri pertambangan Indonesia! (AM)

]]>
Thu, 07 May 2026 16:29:22 +0800 amr
Ketua KONI Sumbawa Ucapkan Selamat atas Pelantikan H. Yudi Patria Negara sebagai Sekretaris Inspektorat: "Sinergi Birokrasi untuk Sumbawa Unggul" https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-ucapkan-selamat-atas-pelantikan-h-yudi-patria-negara-sebagai-sekretaris-inspektorat-sinergi-birokrasi-untuk-sumbawa-unggul https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-ucapkan-selamat-atas-pelantikan-h-yudi-patria-negara-sebagai-sekretaris-inspektorat-sinergi-birokrasi-untuk-sumbawa-unggul Ketua KONI Sumbawa Ucapkan Selamat atas Pelantikan H. Yudi Patria Negara sebagai Sekretaris Inspektorat: "Sinergi Birokrasi untuk Sumbawa Unggul"

Jogjakarta, Amarmedia.co.id 6 Mei 2026 – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas pelantikan para Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Struktural di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Secara khusus, Abdul Rafiq memberikan ucapan selamat kepada H. Yudi Patria Negara, ST., MM., yang merupakan Sekretaris Umum KONI Sumbawa, atas amanah barunya sebagai Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sumbawa.

Dalam pernyataannya, Abdul Rafiq menyampaikan bahwa terpilihnya H. Yudi Patria Negara dalam jajaran pejabat struktural merupakan bukti kepercayaan pimpinan terhadap kompetensi dan dedikasi yang selama ini ditunjukkan, baik dalam birokrasi maupun dalam memajukan dunia olahraga di Tana Samawa.

"Keluarga besar KONI Sumbawa merasa bangga. Pelantikan Saudara H. Yudi sebagai Sekretaris Inspektorat adalah langkah strategis yang tepat. Kami yakin, pengalaman beliau sebagai Sekretaris Umum KONI yang terbiasa dengan manajerial organisasi akan membawa dampak positif bagi penguatan fungsi pengawasan di Inspektorat," ujar Abdul Rafiq.

Optimalisasi Birokrasi Menuju Sumbawa Unggul

Senada dengan pesan Bupati Sumbawa, Ir.H. Syarafuddin Jarot, MP . Abdul Rafiq menekankan pentingnya semangat pelayanan dalam rangka optimalisasi peran pemerintah. Menurutnya, birokrasi yang kuat dan bersih adalah fondasi utama untuk membangun Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.

"Penempatan the right man on the right place yang dilakukan Bupati hari ini adalah angin segar bagi percepatan pembangunan daerah. Kami di KONI siap bersinergi dengan birokrasi yang baru dilantik untuk memastikan program-program kemasyarakatan, termasuk pembinaan atlet, berjalan selaras dengan visi besar daerah," tambahnya.

Ketua KONI juga berharap agar H. Yudi Patria Negara dan seluruh pejabat yang dilantik dapat mengimplementasikan budaya pelayanan yang ditekankan Bupati, yakni penerapan pilar "Senyum, Salam, Maaf, dan Tolong".

"Etika pelayanan ini sangat penting. Kita ingin birokrasi kita tidak hanya cerdas secara administratif, tetapi juga sejuk dan humanis dalam melayani masyarakat. Selamat bekerja kepada seluruh pejabat yang dilantik, mari kita bawa Sumbawa terbang lebih tinggi dengan semangat pengabdian yang tulus," tutup Abdul Rafiq.

Untuk diketahui, prosesi pelantikan 70 Pejabat Struktural dan 6 Kepala Sekolah ini berlangsung khidmat di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa sebagai bagian dari langkah penyegaran organisasi dan akselerasi target pembangunan daerah. (AM)

]]>
Thu, 07 May 2026 08:17:04 +0800 amr
Tingkatkan Kualitas Narasi, Museum Bala Datu Ranga Studi Banding ke Yogyakarta https://amarmedia.co.id/tingkatkan-kualitas-narasi-museum-bala-datu-ranga-studi-banding-ke-yogyakarta https://amarmedia.co.id/tingkatkan-kualitas-narasi-museum-bala-datu-ranga-studi-banding-ke-yogyakarta Tingkatkan Kualitas Narasi, Museum Bala Datu Ranga Studi Banding ke Yogyakarta

Yogyakarta. Amarmedia.co.id - Demi meningkatkan kualitas narasi dan storytelling, Museum Bala Datu Ranga (MBDR) melakukan studi banding ke lima museum terkemuka di Yogyakarta yaitu Museum Sonobudoyo, Museum Kraton Yogyakarta, Museum Ullen Sentalu, Museum Benteng Vredeburg, dan Diorama Arsip Jogja. Kegiatan studi banding ini berlangsung tanggal 4 – 8 Mei 2026 yang diikuti oleh tiga staf museum yaitu Kurator, Edukator, dan Preparator Museum untuk meningkatkan mutu narasi dan alur penceritaan, penyampaian informasi kepada publik, dan penyajian koleksi dengan tata pameran yang terkonsep. 

Kepada Wartawan, Kamis 7 Mei 2026, Direktur Museum Bala Datu Ranga Yuli Andari Merdekaninggias MA mengatakan bahwa MBDR memilih Yogyakarta sebagai lokasi studi banding museum karena di kota ini eksis museum-museum yang memiliki kualitas bagus dan sudah memenuhi standar museum tingkat nasional maupun internasional. Museum Sonobudoyo misalnya telah dibentuk pada tahun 1931 hasil dari Kongres Kebudayaan Java Instituut di Yogyakarta. Sehingga museum ini merupakan salah satu museum tertua yang ada di Indonesia karena telah eksis bahkan sebelum Indonesia merdeka. Museum kedua yang dikunjungi yaitu Museum Benteng Vredeburg merupakan museum yang menempati bekas bangunan benteng pertahanan Belanda yang dibangun tahun 1760.

Museum Kraton Yogyakarta merupakan museum tipe A yang khusus mengoleksi benda-benda milik Kesultanan Yogyakarta yang terdiri dari beberapa museum yaitu: Museum Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Museum Kereta, Museum Batik, dan Museum Lukisan. Yang berikutnya adalah Museum Ullen Sentalu yaitu museum swasta yang didirikan oleh Keluarga Haryono yang dibangun pada akhir tahun 1980-an yang fokus sebagai pusat studi sejarah, seni, dan budaya Jawa. Lokasi terkakhir yaitu Diorama Arsip Jogja yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DPAP DIY).

“Lima institusi yang menjadi lokasi belajar MBDR semuanya memiliki kekuatan dan keunggulan masing-masing. Kami belajar pengelolaan museum dari berbagai aspek mulai dari pengelolaan koleksi, penyajian narasi dan alur penceritaan (kuratorial), perancangan tur museum yang edukatif, dan penggunaan teknologi digitalisasi untuk menyajikan narasi museum. Sehingga harapannya, MBDR bisa belajar banyak untuk menghadirkan sebuah museum berkualitas di Kabupaten Sumbawa,” tegas Yuli Andari Merdikaningtyas, M.A, Direktur yang merangkap sebagai Kurator Museum Bala Datu Ranga.

Studi banding pengelolaan museum ini merupakan program MBDR yang didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Dana Indonesiana skema Dukungan Institusional Bagi Keberlanjutan Organisasi Kebudayaan. "Hasil studi banding ini nanti akan dipresentasikan dalam peringatan International Museum Day 2026 (Hari Museum Internasional) yang mengangkat tema “Museum Uniting a Divided World” pada tanggal 18 Mei mendatang di Museum Bala Datu Ranga" pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 07 May 2026 06:55:43 +0800 amr
Pemprov NTB Tawarkan Investasi Sektor Unggulan kepada Investor Bulgaria https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tawarkan-investasi-sektor-unggulan-kepada-investor-bulgaria https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tawarkan-investasi-sektor-unggulan-kepada-investor-bulgaria Pemprov NTB Tawarkan Investasi Sektor Unggulan kepada Investor Bulgaria

Mataram.Amarmedia.co.id - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memaparkan berbagai potensi investasi unggulan daerah kepada investor Bulgaria dalam pertemuan penjajakan kerja sama investasi di kantor DPMPTSP di Mataram, Rabu (06/05/2026). 

"NTB merupakan daerah yang sangat strategis untuk investasi, didukung oleh infrastruktur yang memadai seperti bandara dan pelabuhan yang saling terhubung di seluruh wilayah", tegas Kadis H. Irnadi Kusuma, S.STP., M.E.,. 

Dalam paparannya, Irnadi menawarkan sejumlah sektor strategis yang dinilai memiliki prospek besar, di antaranya sektor peternakan, perikanan, pariwisata, serta energi terbarukan.

Pada sektor peternakan, NTB dikenal memiliki potensi peternakan sapi yang cukup besar dengan kualitas daging yang unggul. Hal ini menjadikan NTB sebagai salah satu daerah penghasil sapi yang kompetitif di tingkat nasional.

Sementara itu, pada sektor perikanan, budidaya udang vaname dinilai memiliki prospek yang sangat menjanjikan dengan kontribusi ekspor mencapai 3,91 persen. Selain itu, komoditas unggulan lainnya meliputi ikan tuna, ikan cakalang, rumput laut, serta produk garam yang terus berkembang.

Di sektor pariwisata, NTB mencatat kontribusi signifikan dengan nilai mencapai Rp5,96 triliun pada tahun 2025. Beragam destinasi unggulan menjadi daya tarik utama, seperti kawasan Kuta Mandalika yang dilengkapi dengan sirkuit internasional, Gili Tramena, wisata hiu paus, hingga Gunung Rinjani yang terkenal secara global.

Selain itu, sektor energi terbarukan juga menjadi prioritas pengembangan seiring dengan menipisnya cadangan bahan bakar fosil. Pengembangan energi baru terbarukan diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Sementara itu, investor asal Bulgaria, Daniel Dobrev menyampaikan ketertarikannya terhadap potensi yang ditawarkan. Ia menilai NTB memiliki peluang besar, khususnya pada sektor perikanan, terutama komoditas tuna.

“Saya tertarik pada pengembangan produk tuna secara menyeluruh, tidak hanya daging, tetapi juga berbagai produk olahan lainnya,” ujarnya.

Daniel juga mengungkapkan rencananya untuk mengajak rekan-rekannya berinvestasi di industri pengolahan tuna di NTB. Dalam kunjungannya, ia dijadwalkan meninjau langsung lokasi peternakan sapi serta mengunjungi perusahaan perikanan untuk melihat potensi pengolahan tuna.

Selain itu, ia juga tertarik dengan sektor pariwisata NTB yang dikenal ramah bagi wisatawan muslim, sehingga memiliki daya tarik tersendiri di pasar global.

Menutup pertemuan tersebut, pihak DPMPTSP NTB menegaskan komitmennya untuk terus memaksimalkan promosi potensi daerah kepada investor dari berbagai negara. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur NTB agar proses penjajakan investasi dapat dimatangkan terlebih dahulu di tingkat perangkat daerah sebelum ditindaklanjuti ke tahap yang lebih tinggi.

Diharapkan, hasil pertemuan ini dapat menjadi langkah awal dalam membuka peluang kerja sama investasi yang lebih luas serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Pertemuan ini juga mengawali rencana kunjungan Dubes Bulgaria pada Juni mendatang dengan mengunjungi beberapa lokasi investasi seperti Labuhan Haji, Lombok Timur. (jmy/dpmptsp/kominfotikntb)

]]>
Wed, 06 May 2026 22:36:47 +0800 amr
Nobar “Menolak Punah”, GMNI NTB Soroti Krisis Lingkungan dan Tuntut Tanggung Jawab Pemerintah https://amarmedia.co.id/nobar-menolak-punah-gmni-ntb-soroti-krisis-lingkungan-dan-tuntut-tanggung-jawab-pemerintah https://amarmedia.co.id/nobar-menolak-punah-gmni-ntb-soroti-krisis-lingkungan-dan-tuntut-tanggung-jawab-pemerintah Nobar “Menolak Punah”, GMNI NTB Soroti Krisis Lingkungan dan Tuntut Tanggung Jawab Pemerintah

Mataram.Amarmedia.co.id – Di tengah krisis lingkungan yang kian mengkhawatirkan, DPD GMNI NTB bersama BEMNUS Bali-Nusra menggelar nonton bareng dan diskusi film dokumenter “Menolak Punah” karya Dandy Laksono dan Aji Yahuti di Nonasuka Kopitiam, Senin (4/5/2026).

Kegiatan ini tidak berhenti pada kritik terhadap dampak destruktif industri fashion, seperti limbah plastik dan mikroplastik, melainkan juga menegaskan bahwa solusi nyata untuk membangun peradaban yang lebih berkelanjutan sudah ada dan bisa dikembangkan dari kearifan lokal.

Dalam diskusi yang menghadirkan Adi Ardiansyah dan ARI Sahde Gare serta dipandu oleh Haerul Azmi, peserta diajak melihat bahwa industri fashion tidak harus selalu identik dengan eksploitasi dan pencemaran.

Indonesia, termasuk NTB, memiliki kekayaan sumber daya alam yang dapat menjadi alternatif, mulai dari pewarna alami berbasis tumbuhan, teknik produksi tradisional, hingga praktik fashion berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan bahan pewarna alami dari daun, akar, kulit kayu, dan tanaman lokal terbukti tidak mencemari lingkungan serta lebih aman bagi kesehatan manusia.

Ketua DPD GMNI NTB, Sulhamran, menegaskan bahwa arah pembangunan ke depan harus berpihak pada model produksi yang berkelanjutan, bukan justru memperkuat industri yang merusak lingkungan.

“Kita tidak kekurangan solusi. Kita punya pengetahuan, sumber daya, dan tradisi yang sudah sejak lama hidup selaras dengan alam. Persoalannya adalah keberpihakan: apakah negara mau mendukung jalan yang berkelanjutan atau terus membiarkan dominasi industri berbasis bahan kimia yang merusak” tegasnya.

DPD GMNI NTB mendorong pemerintah untuk memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan pewarna alami dan industri fashion berkelanjutan, melibatkan komunitas lokal dan pelaku usaha kecil dalam rantai pasok berkelanjutan, dan menjadikan perlindungan ekosistem sebagai prioritas kebijakan, bukan sekadar wacana.

“Jika kita serius ingin menyelamatkan lingkungan, maka negara harus hadir mendukung solusi yang sudah ada di tengah masyarakat, bukan justru memperkuat sistem yang merusak. Ini bukan hanya soal industri, tapi soal arah peradaban” tambah Bung Hamran.

Melalui kegiatan ini, DPD GMNI NTB berharap kesadaran publik tidak hanya berhenti pada rasa prihatin, tetapi bertransformasi menjadi gerakan kolektif dan mendorong perubahan pola konsumsi sekaligus menuntut tanggung jawab negara dalam menjaga lingkungan dan masa depan generasi mendatang. (AM)

]]>
Wed, 06 May 2026 20:10:49 +0800 amr
Kepala Desa Sabeok Tunaikan Zakat Maal Melalui Baznas sumbawa https://amarmedia.co.id/kepala-desa-sabeok-tunaikan-zakat-maal-melalui-baznas-sumbawa https://amarmedia.co.id/kepala-desa-sabeok-tunaikan-zakat-maal-melalui-baznas-sumbawa Kepala Desa Sabeok Tunaikan Zakat Maal Melalui Baznas sumbawa

Sumbawa,Amarmedia.co.id 6 Mei 2026 — Komitmen dalam menjalankan kewajiban syariat Islam kembali ditunjukkan oleh Kepala Desa Sabeok, Kecamatan Orong Telu, Agus Mutahir, S.Pd., M.Si., yang menunaikan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Selasa, 5 Mei 2026, bertempat di kediaman beliau di Desa Sabeok.

Penyerahan zakat maal ini diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, yang hadir bersama jajaran pimpinan BAZNAS lainnya. Momentum ini tidak hanya menjadi bentuk ketaatan individu, tetapi juga diharapkan menjadi teladan bagi masyarakat luas, khususnya para aparatur desa dan kalangan muzakki di wilayah Kecamatan Orong Telu.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesadaran dan keteladanan yang ditunjukkan oleh Kepala Desa Sabeok. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat, sekaligus sebagai sarana distribusi kekayaan yang berkeadilan.

“Penunaian zakat maal ini bukan hanya sekadar kewajiban individu, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS, sehingga pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Syukri Rahmat.

Sementara itu, Kepala Desa Sabeok, Agus Mutahir, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat merupakan kewajiban yang tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga sosial. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

“Sebagai seorang muslim, menunaikan zakat adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, zakat juga menjadi sarana untuk membersihkan harta serta membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Saya berharap masyarakat Desa Sabeok semakin sadar akan pentingnya zakat dan mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS,” ungkapnya.

Pelaksanaan penunaian zakat ini juga menjadi bagian dari standar pelayanan kepada para muzakki yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Setelah proses penyerahan zakat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz M. Lutfi Makki, M.Si. Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur serta harapan agar zakat yang ditunaikan membawa keberkahan bagi muzakki maupun mustahik yang menerimanya.

Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi ruh dalam pelaksanaan zakat.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sumbawa Bidang Pengumpulan, Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si., turut memberikan komentar terkait pentingnya optimalisasi penghimpunan zakat di daerah. Ia menyampaikan bahwa peran tokoh masyarakat dan pemimpin daerah sangat strategis dalam meningkatkan kesadaran zakat.

“Keteladanan dari para pemimpin, seperti yang ditunjukkan oleh Kepala Desa Sabeok hari ini, memiliki dampak yang sangat besar dalam mendorong masyarakat untuk menunaikan zakat. Kami di BAZNAS terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada para muzakki, baik dari sisi kemudahan, transparansi, maupun akuntabilitas, sehingga kepercayaan masyarakat semakin meningkat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa potensi zakat di Kabupaten Sumbawa masih sangat besar dan perlu digali secara maksimal. Dengan pengelolaan yang profesional, zakat diyakini mampu menjadi solusi konkret dalam mengatasi berbagai persoalan sosial dan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah desa serta berbagai elemen masyarakat. Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan pengumpulan dan pendistribusian zakat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih luas.

Penunaian zakat maal oleh Kepala Desa Sabeok ini menjadi bukti nyata bahwa kesadaran berzakat tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga dapat menjadi gerakan bersama dalam membangun kesejahteraan umat. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat lainnya untuk turut serta dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi yang terpercaya.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, zakat diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan berkeadilan sosial. (AM(

]]>
Wed, 06 May 2026 12:42:14 +0800 amr
Lantik Pejabat Baru, Bupati Syarafuddin Jarot Tekankan Budaya Pelayanan "4 Kata Ajaib" dan Integritas https://amarmedia.co.id/lantik-pejabat-baru-bupati-syarafuddin-jarot-tekankan-budaya-pelayanan-4-kata-ajaib-dan-integritas https://amarmedia.co.id/lantik-pejabat-baru-bupati-syarafuddin-jarot-tekankan-budaya-pelayanan-4-kata-ajaib-dan-integritas Lantik Pejabat Baru, Bupati Syarafuddin Jarot Tekankan Budaya Pelayanan "4 Kata Ajaib" dan Integritas

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, MP., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat struktural serta kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Rabu 6 Mei 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari perjalanan panjang birokrasi untuk terus berbenah demi memperkuat pelayanan publik. Dirinya mengakui bahwa proses pengisian jabatan, khususnya untuk empat OPD yang kosong, telah melalui mekanisme aturan yang cukup panjang dan sempat mengalami kendala administrasi perizinan.

"Proses ini sudah cukup lama kita rencanakan, bahkan sejak sebelum puasa. Namun karena dinamika perizinan yang panjang, baru bisa kita laksanakan hari ini. Ini adalah mutasi keempat dalam masa kepemimpinan kami (Jarot-Ansori) selama satu tahun dua bulan terakhir," ujar Bupati.

Bupati Jarot menegaskan bahwa penataan organisasi ini bukan semata-mata untuk mengganti personel, melainkan untuk memastikan mesin birokrasi berjalan optimal dengan menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat (the right man on the right place).

"Saudara-saudara yang dilantik hari ini adalah orang-orang pilihan. Tantangan ke depan tidak ringan; kita menghadapi perubahan global dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi. Pejabat tidak boleh lagi hanya terjebak dalam rutinitas," tegasnya.

Salah satu poin menarik dalam arahan Bupati adalah penekanan pada etika pelayanan publik. Ia meminta seluruh ASN dan pejabat di Kabupaten Sumbawa untuk menerapkan budaya ramah dengan empat pilar utama senyum salam maaf dan tolong.

"Mari menghadapi masyarakat dengan wajah yang sejuk, mengawali interaksi dengan sapaan yang sopan, selalu merendah dan meminta maaf dalam setiap instruksi atau pelayanan serta menggunakan kata tolong saat meminta bantuan atau kerja sama.

"Jangan sampai masyarakat yang datang ke Puskesmas atau kantor pelayanan makin sakit hatinya karena bentakan. Gunakan kata maaf dan tolong. Ini harus dibiasakan, tidak hanya di kantor tapi juga di lingkungan keluarga," pesan Bupati Jarot.

Mendorong percepatan pembangunan, Bupati menggunakan analogi "Kuda Penarik Kereta (Benhur)". Beliau mengingatkan bahwa kecepatan sebuah organisasi sangat bergantung pada elemen yang paling lambat.

"Kecepatan kereta yang ditarik beberapa kuda akan mengikuti kuda yang paling lambat. Saya minta para pejabat yang baru dilantik: jadilah kuda yang berlari kencang. Jangan menjadi kuda yang membuat lari kita jalan di tempat. Kita harus bergerak cepat, bukan sekadar maraton, apalagi jalan santai," imbuhnya.

Menutup arahannya, Bupati kembali mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai efisiensi negara dan pemberantasan korupsi. Ia memperingatkan bahwa korupsi biasanya dilakukan secara berjamaah dan dampaknya akan membekas selamanya.

"Korupsi itu pasti ketahuan, kalau tidak saat menjabat, ya saat pensiun, atau jika tidak di dunia, maka di akhirat. Mari kita hindari itu dan fokus memberikan pelayanan terbaik," pungkasnya.

Acara ditutup dengan pembacaan pantun oleh Bupati sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi para pejabat yang baru mengemban amanah:

Pagi hari minum jamu,

singgah sebentar di tepi taman.

Hari ini tugas baru, amanah datang penuh harapan 

Burung Nuri diseberang

Hinggap sebentar di pohon jati,

mutasi bukan sekedar pindah ruang. 

Tapi langkah baru mengabdi, dengan sepenuh hati.

Selanjutnya Bupati Sumbawa bersama Wakil Bupati Sumbawa dan Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang dilantik

Berdasarkan Keputusan Bupati Sumbawa Nomor 520 dan 521 Tahun 2026, berikut adalah beberapa nama pejabat yang menduduki posisi baru:

  1. Kaharuddin, SE., M.Ec.Dev. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) 
  2. Drs. Iwan Sofian, Kepala Dinas Sosial
  3. Ulumuddin, SE Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)
  4. Khaeruddin, SE., M.Si Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  5. I Made Patrya, AP Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
  6. Ardiyansyah, S.AP  Camat Sumbawa
  7. Evi Supiati, S.STP., M.Si. Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindag
  8. Arif Alamsyah, S.STP., M.Si. Kabag Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah
  9. Alfiansyah, S.STP Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
  10. Silviana, SE Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)
  11. Yudi Patria Negara, ST, MM Sekretaris Inspektorat
  12. Iyang Syahruddin, S.T Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP
  13. Zubhan, ST Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
  14. Zainuddin, S.Sos, M.M.Inov Camat Alas Barat
  15. Irfansyah, S.T., M.T.Kabag Administrasi Pembangunan pada Sekretariat Daerah
  16. Muhammad Alif, S.AP Camat Labangka
  17. Hermansyah, SE  Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan (Bakesbangpol)
  18. Hadijah, S.AP  Kabid Perbendaharaan Daerah (BKAD) 
  19. Yayat Cahyadi, SE  Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk (Disdukcapil)
  20. Muhammad Jufri, S.Sos., M.Si. Sekretaris Kecamatan Moyo Utara
  21. Ita Kussaini, S.Farm, S.E., M.H. Kabag Tata Usaha RSUD Kabupaten Sumbawa 
  22.  Arpandinata, S.AP  Kabid Prasarana pada Dinas Perhubungan
  23. Mulyadi Hartono, S.AP, M.Si  Sekretaris Kecamatan Utan
  24. Hermansyah, S.Pd, M.M.Inov Sekretaris Kecamatan Lenangguar
  25. Muhammad, SH Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BPBD)
  26. Linda Widianti, SE Sekretaris Kecamatan Orong Telu
  27. Didin Rohmanuddin, S.STP, M.A  sekretaris Kecamatan Lape (AM)

]]>
Wed, 06 May 2026 11:28:33 +0800 amr
Isu Besar, Bukti Nol : Siapa yang Sebenarnya Sedang Bermain..? https://amarmedia.co.id/isu-besar-bukti-nol-siapa-yang-sebenarnya-sedang-bermain https://amarmedia.co.id/isu-besar-bukti-nol-siapa-yang-sebenarnya-sedang-bermain Isu Besar, Bukti Nol : Siapa yang Sebenarnya Sedang Bermain..?

Oleh Hamzanwadi SPd M.M.Inov

Tuduhan soal aliran dana puluhan miliar ke NTB Care yang diarahkan ke rekening pribadi bukan hanya lemah, ia nyaris tanpa fondasi. Dan di titik ini, klarifikasi dari bang Zulkieflimansyah mantan Gubernur NTB sebelumnya justru membongkar satu hal penting yaitu isu ini lebih banyak dibangun oleh kebisingan, bukan data.

Mari kita luruskan. Dalam sistem keuangan daerah, aliran dana miliaran rupiah tidak mungkin “mengalir diam-diam” tanpa jejak. Ada mekanisme APBD, ada pengawasan berlapis, ada audit. Jadi kalau benar ada Rp31 miliar yang “mengalir”, pertanyaannya sederhana di mana dokumennya? di pos anggaran mana? lewat mekanisme apa?

Sampai hari ini, yang beredar hanya narasi. Tidak ada bukti transaksi, tidak ada laporan audit, tidak ada temuan resmi. Yang ada hanyalah pengulangan isu, seolah-olah jika diulang terus, ia akan berubah menjadi kebenaran.

Lebih jauh, upaya menggiring NTB Care sebagai “mesin anggaran” juga keliru sejak awal. Program ini bekerja sebagai penghubung sosial, bukan pengelola dana besar. Menyulapnya menjadi pusat aliran miliaran rupiah adalah bentuk manipulasi logika yang terlalu dipaksakan.

Ironisnya, ketika ditantang untuk menempuh jalur resmi—audit—pihak-pihak yang paling lantang justru tidak menunjukkan langkah konkret. Ini memperlihatkan satu hal: isu ini lebih nyaman dimainkan di ruang opini daripada diuji di ruang pembuktian.

Pernyataan Bang Zulkieflimansyah untuk membuka diri terhadap audit seharusnya menjadi titik akhir spekulasi. Tapi bagi mereka yang memang sejak awal membangun narasi, kebenaran justru bukan tujuan, yang penting adalah gaduhnya.

Publik tidak boleh terus-menerus disuguhi drama tanpa data. Jika memang ada pelanggaran, buktikan secara resmi. Jika tidak, hentikan produksi tuduhan yang hanya merusak akal sehat.

Karena pada akhirnya, tuduhan tanpa bukti bukanlah kritik tapi itu propaganda. 

]]>
Tue, 05 May 2026 20:04:40 +0800 amr
Kabar Gembira! Program Padat Karya 2026 Disnakertrans Sumbawa Resmi Dibuka, Peluang Kerja bagi Masyarakat https://amarmedia.co.id/kabar-gembira-program-padat-karya-2026-disnakertrans-sumbawaresmi-dibuka-peluang-kerja-bagi-masyarakat https://amarmedia.co.id/kabar-gembira-program-padat-karya-2026-disnakertrans-sumbawaresmi-dibuka-peluang-kerja-bagi-masyarakat Kabar Gembira! Program Padat Karya 2026 Disnakertrans Sumbawa Resmi Dibuka, Peluang Kerja bagi Masyarakat

Sumbawa, Amarmedia.co.id– Pemerintah pusat melalui Direktorat Bina Perluasan Kesempatan Kerja, Ditjen Binapenta dan PKK Kementerian Ketenagakerjaan resmi membuka pendaftaran penerima Bantuan Pemerintah Program Pembinaan Ketenagakerjaan Bidang Padat Karya Tahun 2026. 

Pengumuman bernomor B-3.4/3192/PK.03.00/IV/2026 tersebut dirilis 30 April 2026 dan menjadi angin segar bagi masyarakat yang membutuhkan lapangan kerja serta peningkatan infrastruktur berbasis partisipasi warga.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa program ini bertujuan mendukung penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan masyarakat, sekaligus pembangunan lingkungan secara partisipatif. “Yang paling penting diketahui masyarakat, program ini gratis tanpa dipungut biaya apapun. Tidak ada pungutan liar, tidak ada calo. Seluruh proses pendaftaran dan seleksi tidak dikenakan biaya sepeser pun,” tegas H. Varian kepada media ini, Senin (04/05/2026).

Pendaftaran dibuka mulai 30 April hingga 16 Mei 2026 melalui laman resmi https://bizhub.kemnaker.go.id. Masyarakat dari berbagai daerah, termasuk Sumbawa, dipersilakan mendaftar secara daring. H. Varian mengimbau agar calon peserta memanfaatkan fasilitas umum seperti warnet atau bantuan perangkat desa jika terkendala akses internet. “Jangan sampai ada warga yang tidak tahu karena keterbatasan informasi. Kami di daerah akan membantu sosialisasi,” ujarnya.

Apa saja kegiatan yang akan didanai? 

Program Padat Karya 2026 berfokus pada proyek-proyek yang langsung dirasakan warga, antara lain: pembangunan jalan rabat beton, jalan menggunakan paving blok, pengerasan jalan, tanggul penahan tanah, saluran air di sekitar pemukiman warga, serta irigasi tersier untuk persawahan. Dengan metode padat karya, proyek-proyek ini tidak hanya menghasilkan infrastruktur tetapi juga menyerap banyak tenaga kerja lokal.

Menurut H. Varian, keunggulan program ini adalah sistem partisipatif yang melibatkan masyarakat mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan. “Warga bukan sekadar buruh proyek, tetapi menjadi subjek pembangunan. Ini sekaligus melatih kemandirian dan gotong royong,” tambahnya.

Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Bagi warga Sumbawa yang berminat, Disnakertrans setempat telah menyiapkan posko bantuan pendaftaran di kantor dinas. H. Varian juga mengingatkan agar calon pendaftar menyiapkan dokumen identitas diri (KTP/KK), surat keterangan domisili, serta mengikuti petunjuk di laman bizhub.

“Jangan ragu, ini kesempatan emas. Selain mendapatkan penghasilan, Anda juga ikut membangun kampung sendiri. Tapi ingat, waspadai oknum yang mengiming-imingi kelulusan dengan imbalan uang. Laporkan segera jika ada kejanggalan,” pungkas H. Varian.

Masyarakat diimbau segera mendaftar karena kuota terbatas. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman bizhub.kemnaker.go.id atau menghubungi Disnakertrans Kabupaten Sumbawa. Program Padat Karya 2026 diharapkan menjadi langkah nyata pemulihan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan dari desa.(AM)

]]>
Tue, 05 May 2026 16:39:39 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Cerdas Hadirkan Harapan: 112 Siswa Dan Tenaga Pendidik Di Orong Telu Terima Manfaat https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-cerdas-hadirkan-harapan-112-siswa-dan-tenaga-pendidik-di-orong-telu-terima-manfaat https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-cerdas-hadirkan-harapan-112-siswa-dan-tenaga-pendidik-di-orong-telu-terima-manfaat

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Komitmen dalam mendukung dunia pendidikan terus ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa melalui program unggulan Sumbawa Cerdas. Pada Selasa, 5 Mei 2026, program ini menyambangi Kecamatan Orong Telu dengan menghadirkan bantuan bagi siswa/siswi serta tenaga pendidik yang membutuhkan. Kegiatan penyaluran yang berlangsung di Masjid Jami Nurul Iman Desa Sabeok ini menjadi momen penuh harapan bagi 112 penerima manfaat yang terdiri dari siswa SD dan SMP, Guru Tidak Tetap (GTT) di tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Orong Telu, serta guru PAUD dari berbagai desa di wilayah tersebut.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.Minov, yang hadir bersama jajaran pimpinan, yakni Wakil Ketua I M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua II Lukman Hakim, SH., M.Si, Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Ma.Pd.Sd, serta Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si. Kehadiran lengkap pimpinan ini menegaskan keseriusan BAZNAS dalam memastikan bahwa program pendidikan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Orong Telu, M. Taufik, S.Pd., M.M.Inov, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini. Kehadiran para guru, siswa, serta tokoh masyarakat semakin menambah semarak dan makna dari kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan bahwa program Sumbawa Cerdas merupakan salah satu prioritas dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan dan membuka peluang masa depan yang lebih baik.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak kita tetap memiliki semangat untuk belajar meskipun dalam keterbatasan. Begitu juga dengan para guru, khususnya GTT dan guru PAUD, yang selama ini telah mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang perlu kita dukung bersama,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa zakat yang dikelola oleh BAZNAS tidak hanya difokuskan pada bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada sektor-sektor strategis seperti pendidikan agar memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus berprestasi, serta menjadi bentuk apresiasi bagi para guru yang telah berjuang mencerdaskan generasi bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Orong Telu, M. Taufik, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas perhatian yang diberikan kepada dunia pendidikan di wilayahnya. Ia menilai bahwa program ini sangat tepat sasaran dan memberikan dampak positif yang nyata.

“Kami sangat mengapresiasi langkah BAZNAS yang telah memberikan perhatian kepada siswa dan tenaga pendidik di Kecamatan Orong Telu. Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi GTT dan guru PAUD yang selama ini mengabdi dengan segala keterbatasan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa dukungan seperti ini sangat penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta semangat mengajar para guru.

“Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga kualitas pendidikan di daerah kita semakin meningkat dan anak-anak kita dapat meraih cita-cita mereka,” lanjutnya.

Penyaluran bantuan kepada 112 penerima manfaat berlangsung dengan tertib dan penuh haru. Para siswa tampak antusias menerima bantuan yang diharapkan dapat menunjang kebutuhan belajar mereka. Sementara itu, para GTT dan guru PAUD juga menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan, yang dinilai sangat membantu dalam mendukung tugas mereka sebagai pendidik.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS, dunia pendidikan, dan masyarakat. Interaksi yang terjalin antara para pimpinan BAZNAS, tenaga pendidik, serta siswa menciptakan suasana yang hangat dan penuh inspirasi.

Masjid Jami Nurul Iman Desa Sabeok pada hari itu menjadi saksi bagaimana kepedulian dan semangat berbagi mampu menghadirkan senyum dan harapan bagi banyak orang. Program Sumbawa Cerdas tidak sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menanamkan nilai optimisme dan semangat untuk terus maju.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berkontribusi dalam mendukung pendidikan, serta semakin banyak anak-anak yang mendapatkan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik. BAZNAS Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan bahwa melalui pengelolaan zakat yang baik, perubahan positif di tengah masyarakat bukanlah hal yang mustahil, melainkan sesuatu yang dapat diwujudkan bersama.(AM)

]]>
Tue, 05 May 2026 15:09:15 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Hadir di Pelosok: Program 100 mustahik Per Desa Sentuh Warga Sabeok Dengan Penuh Kepedulian https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-hadir-di-pelosok-program-100-mustahik-per-desa-sentuh-warga-sabeok-dengan-penuh-kepedulian https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-hadir-di-pelosok-program-100-mustahik-per-desa-sentuh-warga-sabeok-dengan-penuh-kepedulian BAZNAS Sumbawa Hadir di Pelosok: Program 100 mustahik Per Desa Sentuh Warga Sabeok Dengan Penuh Kepedulian

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Program 100 Mustahik per Desa yang digagas oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat secara langsung kepada masyarakat hingga ke pelosok desa. Kali ini, Desa Sabeok di Kecamatan Orong Telu menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan penyaluran yang berlangsung pada Selasa, 5 Mei 2026, bertempat di Masjid Jami Nurul Iman Desa Sabeok. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat, diwarnai suasana haru dan kebersamaan antara para penerima manfaat dan rombongan BAZNAS.

Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, yang hadir bersama jajaran pimpinan, yakni Wakil Ketua I M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua II Lukman Hakim, SH., M.Si, Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Ma.Pd.Sd, serta Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si. Kehadiran pimpinan secara langsung menjadi bukti keseriusan BAZNAS dalam memastikan penyaluran zakat berjalan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Sabeok, Agus Mutahir, S.Pd., M.Si, yang menyambut hangat kedatangan rombongan BAZNAS, serta Koordinator Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Orong Telu, M. Taufik, S.Pd., M.M.Inov, bersama tokoh masyarakat, imam masjid, marbot, dan warga penerima manfaat yang memenuhi area masjid dengan penuh antusias.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menegaskan bahwa program 100 Mustahik per Desa merupakan bentuk nyata dari komitmen BAZNAS dalam mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah secara merata hingga ke desa-desa. Ia menyampaikan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat dan mengurangi kesenjangan sosial.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang membutuhkan benar-benar merasakan manfaat dari zakat. Kehadiran kami di Desa Sabeok adalah bagian dari ikhtiar untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para imam, marbot, lansia, serta fakir dan miskin,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa peran masyarakat dalam menunaikan zakat sangat menentukan keberlanjutan program-program sosial seperti ini. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian dan kebersamaan dalam membantu sesama.

“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para penerima untuk terus menjalani kehidupan dengan penuh harapan. Semoga keberkahan senantiasa menyertai kita semua,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sabeok, Agus Mutahir, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas perhatian yang diberikan kepada masyarakatnya. Ia menyebutkan bahwa program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, khususnya bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas.

“Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Desa Sabeok, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami, terutama bagi para lansia, imam, marbot, serta masyarakat kurang mampu,” ujarnya.

Ia juga berharap agar program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di masa yang akan datang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa dan lembaga seperti BAZNAS sangat penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami siap mendukung penuh setiap program yang bertujuan untuk membantu masyarakat. Semoga kerja sama ini terus terjalin dengan baik,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan kepada berbagai kelompok penerima manfaat, di antaranya imam masjid, marbot, para lansia, serta fakir dan miskin (duafa). Penyaluran dilakukan secara tertib dengan tetap menjaga suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Para penerima tampak antusias dan bersyukur atas bantuan yang diterima, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kehadiran Koordinator Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Orong Telu, M. Taufik, juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini, sebagai bentuk dukungan terhadap program sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Ia mengapresiasi langkah BAZNAS yang konsisten dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat hingga ke tingkat desa.

Suasana Masjid Jami Nurul Iman pada hari itu dipenuhi dengan nuansa kebersamaan dan kepedulian. Interaksi hangat antara jajaran BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi gambaran nyata bahwa semangat gotong royong masih terjaga dengan baik.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara lembaga, pemerintah, dan masyarakat. Program 100 Mustahik per Desa di Desa Sabeok menjadi bukti bahwa kehadiran zakat yang dikelola dengan baik mampu memberikan dampak positif yang luas.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari zakat, serta semakin tumbuh kesadaran untuk saling peduli dan berbagi. BAZNAS Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan, hingga ke pelosok desa.(AM/Adi)

]]>
Tue, 05 May 2026 15:03:50 +0800 amr
Sebuah Harapan Di Balik Kursi Roda: Baznas Sumbawa Hadirkan Senyum Untuk M. Saleh dan Zakaria di Sabeok https://amarmedia.co.id/sebuah-harapan-di-balik-kursi-roda-baznas-sumbawa-hadirkan-senyum-untuk-m-saleh-dan-zakaria-di-sabeok https://amarmedia.co.id/sebuah-harapan-di-balik-kursi-roda-baznas-sumbawa-hadirkan-senyum-untuk-m-saleh-dan-zakaria-di-sabeok

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Kepedulian yang tulus kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa melalui program “Sumbawa Sehat” dengan menyerahkan bantuan kursi roda kepada dua warga Desa Sabeok, Kecamatan Orong Telu, yakni M. Saleh (18), penyandang disabilitas, dan Zakaria (69), yang mengalami stroke. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 5 Mei 2026, dengan mendatangi langsung rumah masing-masing penerima manfaat, sehingga menghadirkan suasana yang penuh kehangatan dan haru.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, bersama tim BAZNAS, dan turut didampingi oleh Kepala Desa Sabeok, Agus Mutahir, S.Pd., M.Si. Kehadiran rombongan tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga membawa perhatian dan semangat baru bagi keluarga penerima manfaat.

Penyerahan pertama dilakukan di kediaman M. Saleh, seorang pemuda yang hidup dengan keterbatasan fisik dan selama ini bergantung pada bantuan keluarga untuk beraktivitas. Kondisi tersebut membuat ruang geraknya sangat terbatas. Dengan adanya bantuan kursi roda, diharapkan Saleh dapat memiliki mobilitas yang lebih baik dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih mandiri.

Suasana haru terlihat jelas saat bantuan diserahkan. Keluarga Saleh menyambut dengan penuh rasa syukur, bahkan tak kuasa menahan air mata. Bagi mereka, bantuan ini bukan hanya sekadar alat bantu, tetapi juga harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik.

Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke rumah Zakaria, seorang lansia yang mengalami stroke dan mengalami keterbatasan dalam bergerak. Dalam kesehariannya, Zakaria hanya bisa terbaring dan membutuhkan bantuan penuh dari keluarga. Kehadiran kursi roda menjadi sangat berarti untuk membantu mobilitas serta memudahkan proses perawatan.

Di tengah suasana sederhana rumah tersebut, penyerahan bantuan berlangsung penuh kehangatan. Keluarga Zakaria tampak terharu dan berulang kali mengucapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan bahwa program “Sumbawa Sehat” merupakan bagian dari upaya nyata dalam membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan kesehatan.

“Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang sedang diuji dengan kondisi kesehatan tetap mendapatkan perhatian. Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat besar, khususnya dalam mendukung aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS akan terus berkomitmen untuk menyalurkan zakat secara tepat sasaran dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian. Dengan kebersamaan, kita bisa membantu lebih banyak lagi warga yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sabeok, Agus Mutahir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas kepedulian yang diberikan kepada warganya.

“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS yang telah hadir langsung dan memberikan bantuan kepada warga kami. Ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian khusus seperti M. Saleh dan Bapak Zakaria,” ujarnya.

Ia berharap agar program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di Desa Sabeok.

Ungkapan terima kasih juga disampaikan langsung oleh keluarga penerima manfaat. Dengan penuh haru, keluarga M. Saleh menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Ini sangat membantu kami dalam kehidupan sehari-hari. Semoga semua yang telah membantu diberikan kesehatan dan keberkahan,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh keluarga Zakaria yang merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan kursi roda tersebut.

“Terima kasih atas perhatian dan kepedulian ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar mereka dengan mata berkaca-kaca.

Momen penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat. Melalui program “Sumbawa Sehat”, BAZNAS Kabupaten Sumbawa tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan harapan, semangat, dan kekuatan bagi mereka yang sedang menghadapi keterbatasan.

Langkah kecil yang dilakukan ini membawa dampak besar bagi kehidupan penerima manfaat. Diharapkan, semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dan peduli, sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang dapat merasakan manfaat serta memiliki harapan baru dalam menjalani kehidupan.(AM)

]]>
Tue, 05 May 2026 14:05:26 +0800 amr
Blokade Logistik PT. INTAM Berlanjut, Warga Sepukur Desak Evaluasi Total Manajemen https://amarmedia.co.id/blokade-logistik-pt-intam-berlanjut-warga-sepukur-desak-evaluasi-total-manajemen https://amarmedia.co.id/blokade-logistik-pt-intam-berlanjut-warga-sepukur-desak-evaluasi-total-manajemen Blokade Logistik PT. INTAM Berlanjut, Warga Sepukur Desak Evaluasi Total Manajemen

Sumbawa.Amarmedia.co.id— Situasi di wilayah lingkar tambang Kecamatan Lantung memanas setelah puluhan warga Desa Sepukur menggelar aksi protes keras terhadap PT. INTAM, Senin (4/5/2026). Warga mendesak penghentian total aktivitas operasional perusahaan di wilayah Lantung dan Ropang menyusul kekecewaan mendalam terhadap manajemen yang dinilai tertutup dan tidak transparan.

Ketegangan di lapangan meningkat seiring ancaman warga untuk melakukan aksi sweeping serta pemblokiran akses utama mobilisasi logistik perusahaan. Warga menegaskan tidak akan membuka barikade tersebut sebelum adanya kejelasan dan komitmen nyata dari pihak manajemen pusat.

SUMEA: Kehadiran PT. INTAM Picu Konflik Horizontal

Ketua Sumbawa Mining Entrepreneurs Association (SUMEA) Kabupaten Sumbawa, Yosy Larian, memberikan dukungan penuh terhadap aspirasi warga. Ia mendesak Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Sumbawa untuk segera mengevaluasi kinerja PT. INTAM secara menyeluruh.

"Hingga hari ini, kami menilai kehadiran PT. INTAM tidak memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat lokal. Sebaliknya, operasional mereka justru kerap memicu konflik horizontal di tengah masyarakat. Jika tidak ada perbaikan signifikan, lebih baik perusahaan ini hengkang," tegas Yosy.

Secara khusus, Yosy menyoroti kegagalan fungsi Hubungan Masyarakat (Humas) PT. INTAM yang dijabat oleh Muhammad Ramadhan Bs (Doni). Ia menilai Humas saat ini tidak mampu membangun komunikasi yang humanis. "Saya minta Pak Doni dipecat. Beliau gagal membangun sinergi. Kami tidak menolak investasi, tapi investasi harus membawa kesejahteraan, bukan masalah," tambahnya.

Senada dengan SUMEA, perwakilan pemuda Desa Sepukur, Dadang Afriansyah, menekankan pentingnya penataan ulang struktur manajemen perusahaan. Menurutnya, sikap eksklusif perusahaan menjadi penghambat terciptanya hubungan yang harmonis dengan warga.

"Sinergitas tidak akan pernah terwujud jika manajemen tetap tertutup. Jika kondisi ini terus berlanjut, jangan salahkan kami jika masyarakat mengambil langkah lebih jauh untuk mengusir PT. INTAM dari wilayah kami," pungkas Dadang.

Warga mengajukan tiga tuntutan utama yaitu keterbukaan informasi terkait kontribusi wilayah, Kemitraan Lokal yang nelibatkan warga lokal secara aktif dan profesional dalam rantai bisnis serta Evaluasi SDM Strategis dengan perombakan posisi Humas yang dinilai menghambat komunikasi.

Tanggapan Perusahaan: PT. INTAM Janji Evaluasi Internal

Menanggapi gelombang protes tersebut, pihak Humas PT. INTAM akhirnya angkat bicara. Perusahaan menyatakan menghargai hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan berkomitmen mengedepankan dialog untuk menyelesaikan kebuntuan.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Komunikasi sudah dilakukan salah satunya dengan melakukan sosialisasi di wilayah kerja dimana PT Intam melakukan aktivitas lapangan. Aspirasi, masukan, serta kritik dari masyarakat telah kami terima dan akan segera kami komunikasikan dengan pimpinan pusat perusahaan," ujar Doni perwakilan Humas PT. INTAM.

Kemudian lanjutnya, dalam menjalankan operasionalnya, PT Intam menegaskan komitmennya terhadap pemberdayaan ekonomi lokal dengan memprioritaskan kemitraan bersama vendor-vendor yang berada di wilayah Ring 1. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa keberadaan perusahaan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat di sekitar area operasional.

Selain aspek pemberdayaan vendor, perusahaan juga aktif dalam berbagai program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Beberapa aksi nyata yang telah dilakukan meliputi penyaluran bantuan bagi korban terdampak banjir serta dukungan sektor agraris melalui bantuan bibit pertanian bagi kelompok tani setempat. "Program-program ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas industri dan kesejahteraan sosial." Imbuhnya.

Pihak manajemen berjanji akan menjadikan poin-poin keberatan warga sebagai bahan evaluasi internal demi kemajuan bersama di wilayah operasional Lantung dan Ropang. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, warga masih memantau ketat akses logistik di lapangan sembari menunggu keputusan konkret dari pimpinan tertinggi PT. INTAM. (AM)

]]>
Tue, 05 May 2026 11:15:56 +0800 amr
Bapemperda DPRD Sumbawa Sampaikan Jawaban Atas Pendapat Bupati terhadap 6 Raperda Prakarsa 2026 https://amarmedia.co.id/bapemperda-dprd-sumbawa-sampaikan-jawaban-atas-pendapat-bupati-terhadap-6-raperda-prakarsa-2026 https://amarmedia.co.id/bapemperda-dprd-sumbawa-sampaikan-jawaban-atas-pendapat-bupati-terhadap-6-raperda-prakarsa-2026 Bapemperda DPRD Sumbawa Sampaikan Jawaban Atas Pendapat Bupati terhadap 6 Raperda Prakarsa 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa secara resmi menyampaikan Tanggapan dan Jawaban terhadap Pendapat Bupati Sumbawa atas 6 (enam) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Usul Prakarsa DPRD Tahun 2026.

Penyampaian tersebut berlangsung dalam Sidang Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Sumbawa, Senin (4/5/2026). Juru bicara Bapemperda, Bunardi, AMd. Pi, memaparkan bahwa pihaknya menerima dengan tangan terbuka seluruh kritik, saran, dan masukan konstruktif dari Pemerintah Daerah demi penyempurnaan regulasi yang akan diberlakukan di "Tana Samawa".

 

Dalam pidatonya, Bunardi menekankan bahwa Bapemperda akan melakukan filterisasi dan harmonisasi konsepsi agar selaras dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

"Kami menyambut baik masukan Pemerintah Daerah sebagai upaya penyempurnaan. Pembahasan selanjutnya akan dilakukan secara cermat, mendalam, dan komprehensif," ujar Bunardi.

Poin utama tanggapan Bapemperda terhadap catatan yang diberikan Bupati Sumbawa yakni terhadap Penyelenggaraan Bantuan Hukum menyetujui perubahan judul menjadi "Penyelenggaraan Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin" agar selaras dengan UU No. 16 Tahun 2011. 

Terkait Pemberdayaan Ormas, Bapemperda berkomitmen mensinkronkan mekanisme pelaporan pada Pasal 32 & 33 dengan Permendagri No. 57 Tahun 2017 guna ketertiban administrasi. 

Untuk Pengelolaan Pasar & Swalayan Menerima saran untuk melakukan pencabutan Perda lama (Penyusunan Ulang) jika materi perubahan dalam pembahasan Pansus melebihi 50%. 

Terhadap Pendidikan Baca Tulis Al-Qur'an | menjadikan Raperda ini sebagai payung hukum permanen untuk menjamin keberlanjutan insentif bagi guru TPQ, Imam, dan Marbot. 

"Kami sangat mendukung  sinkronisasi Raperda ini dengan Program Unggulan Pemerintah Daerah Tahun 2026 terkait pemberian insentif guru TPQ, Imam, dan Marbot. Raperda ini akan menjadi payung hukum permanen agar program tersebut memiliki keberlanjutan (sustainability) di masa depan" ujarnya

Demikian pula untuk Pemajuan Kebudayaan nemastikan tidak terjadi tumpang tindih antara Tim Pemajuan Kebudayaan Desa dengan Lembaga Adat Tana Samawa (LATS). 

Atas ranperda Kabupaten Layak Anak (KLA) menggunakan mekanisme persandingan materi antara usulan DPRD dan Pemda sesuai Pasal 8 PP No. 12 Tahun 2018. 

Menutup penyampaiannya, Bapemperda berharap agar Panitia Khusus (Pansus) yang dibentuk nantinya dapat bekerja secara transparan dan akomodatif. Bunardi juga meminta agar dalam pembahasan materi muatan yang bersifat mendasar, Pansus melibatkan seluruh pihak terkait secara langsung.

"Semoga ikhtiar ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Sumbawa yang Maju, Unggul, dan Sejahtera," pungkasnya.

Sidang Paripurna ini dihadiri oleh Pimpinan dan Anggota DPRD, jajaran eksekutif, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh masyarakat dan insan pers.

Susunan Personalia Bapemperda DPRD Sumbawa 2026 adalah Ketua: Bunardi, AMd.Pi, Wakil Ketua: Adizul Syahabuddin, S.P., M.Si adapun Anggota anggota adalah Alen Taryadi, SH; Gahtan Hanu Cakita; Syukri, HS, A.Ma; I Ketut Sawitra; Edwan Purnama; Syaifullah, S.Pd., M.M.Inov; Syamsul Hidayat, SE., M.Si; Sandi, S.Pd., M.M.; Sri Wahyuni, S.AP. (AM)

 

]]>
Mon, 04 May 2026 16:42:02 +0800 amr
Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD, Wabup Sumbawa Tekankan Investasi BUMD Berbasis Kinerja dan Singgung Perlindungan Siswa https://amarmedia.co.id/jawab-pandangan-umum-fraksi-dprd-wabup-sumbawa-tekankan-investasi-bumd-berbasis-kinerja-dan-singgung-perlindungan-siswa https://amarmedia.co.id/jawab-pandangan-umum-fraksi-dprd-wabup-sumbawa-tekankan-investasi-bumd-berbasis-kinerja-dan-singgung-perlindungan-siswa Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD, Wabup Sumbawa Tekankan Investasi BUMD Berbasis Kinerja dan Singgung Perlindungan Siswa

Sumbawa, Amarmedia.co.id 4 Mei 2026 – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mewakili Bupati Sumbawa, menyampaikan jawaban resmi pemerintah daerah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas 5 (lima) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan pemerintah. Dalam rapat paripurna yang berlangsung khidmat tersebut, Wabup mengklarifikasi berbagai isu krusial, mulai dari penyertaan modal BUMD hingga mitigasi perundungan siswa.

Rapat paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa dipimpin oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov didampingi Wakil ketua DPRD yakni H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn, dan Zulfikar Demitry SH.MH.

Menanggapi kekhawatiran sejumlah fraksi terkait beban fiskal daerah, Wabup menegaskan bahwa Raperda Penyertaan Modal BUMD 2026–2030 merupakan instrumen pengendalian, bukan pemborosan. Plafon sebesar Rp100 miliar yang tercantum adalah batas maksimal untuk lima tahun, bukan komitmen yang harus dicairkan sekaligus.

Wabup memaparkan data positif kontribusi dividen dari BUMD yang sehat yakni PT Bank NTB Syariah telah nemberikan dividen Rp14,13 miliar pada 2024 (naik dari tahun sebelumnya). Pemkab Sumbawa merupakan pemegang saham terbesar ke-3. PT BPR NTB Perseroda telah memberikan dividen Rp2,43 miliar pada 2024 (naik signifikan 30% dari 2023).

"Penyertaan modal tidak bersifat otomatis atau sebagai bail out bagi perusahaan yang merugi. Semua berbasis evaluasi kinerja dan rencana bisnis yang jelas. Jika tidak menunjukkan hasil, investasi dapat dihentikan," tegas Wabup Ansori.

Terkait PT Sabalong Samawa pemerintah berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh pada 2026, termasuk opsi restrukturisasi atau penghentian jika tidak layak secara usaha. Sementara untuk Perumda Air Minum Batulanteh, penyertaan modal diarahkan pada fungsi sosial dan perbaikan teknis untuk menekan kebocoran air.

Komitmen Anti-Perundungan di Momen Hardiknas

Di sela penyampaian jawaban Raperda, Wabup juga menyinggung momentum Hari Pendidikan Nasional (2 Mei) dan Hari Buruh (1 Mei). Menanggapi isu perundungan (bullying) yang marak, Pemkab Sumbawa melalui Dinas Pendidikan telah melakukan langkah mitigasi presisi.

Pemerintah daerah akan segera membentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman sebagai tindak lanjut Permendikdasmen No. 6 Tahun 2026. "Kami ingin memastikan anak-anak kita terlindungi melalui sinergi guru dan orang tua, seperti dalam kegiatan 'Malam Seribu Cahaya' yang baru saja kita lalui," tambahnya.

Mengenai Raperda Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat (Trantibumlinmas), Wabup menjamin bahwa Satpol PP akan bertindak humanis dan sesuai SOP. Sanksi pidana hanya akan menjadi upaya terakhir (ultimum remedium).

Sementara itu, untuk perbaikan kualitas lingkungan, pemerintah mengajukan Raperda Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD). Pemerintah berencana membangun Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di wilayah Barat (TPA Lekong) dan wilayah Timur (TPA Teluk Santong) pada periode 2026–2027 guna menjangkau seluruh kecamatan.

"Layanan penyedotan lumpur tinja akan diarahkan melalui skema terjadwal (L2T2) setiap tiga tahun sekali untuk meringankan beban masyarakat," jelas Wabup.

 Wabup menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi (PKS, Golkar, PDI-P, Gerindra, Nasdem, PKB, PAN, Gelora, dan Demokrat-PPP Pembangunan) yang telah menyetujui kelima Raperda tersebut untuk dibahas ke tingkat selanjutnya. 

Pemerintah berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan regulasi yang inklusif demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Mon, 04 May 2026 15:52:46 +0800 amr
Wujudkan Generasi Unggul, Wabup Sumbawa Resmikan Aksi Konvergensi Stunting dan Pembangunan Jamban Sehat di Brang Biji https://amarmedia.co.id/wujudkan-generasi-unggul-wabup-sumbawa-resmikan-aksi-konvergensi-stunting-dan-pembangunan-jamban-sehat-di-brang-biji https://amarmedia.co.id/wujudkan-generasi-unggul-wabup-sumbawa-resmikan-aksi-konvergensi-stunting-dan-pembangunan-jamban-sehat-di-brang-biji Wujudkan Generasi Unggul, Wabup Sumbawa Resmikan Aksi Konvergensi Stunting dan Pembangunan Jamban Sehat di Brang Biji

SUMBAWA, Amarmedia.co.id - 4 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmen serius dalam memerangi angka stunting. Pada Senin pagi (04/05/2026), Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi membuka kegiatan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan jamban sehat di Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah untuk menurunkan angka stunting melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor, yang menggabungkan intervensi gizi spesifik dengan perbaikan sanitasi lingkungan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari jajaran perangkat daerah, camat, lurah, hingga Tim Penggerak PKK dan organisasi perempuan. Tak ketinggalan, tokoh keagamaan, BAZNAS, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya turut hadir, menandakan bahwa isu stunting adalah tanggung jawab kolektif.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa penanganan stunting tidak boleh terjebak dalam rutinitas seremonial semata.

“Aksi ini harus benar-benar kita laksanakan secara nyata, bukan hanya formalitas. Penanganan stunting harus dilakukan dengan kerja bersama, mulai dari perbaikan gizi, edukasi, hingga penyediaan sanitasi yang layak seperti pembangunan jamban sehat ini,” tegas Drs. H. Mohamad Ansori.

Intervensi Berkelanjutan dan Pentingnya Sanitasi

Salah satu poin krusial yang disampaikan Wabup adalah mengenai keberlanjutan. Ia meminta agar intervensi tidak hanya dilakukan sekali saja, melainkan dipantau secara konsisten selama minimal satu hingga tiga bulan. Hal ini mencakup Pemberian asupan gizi dan makanan tambahan bagi balita.

Demikian pula dengan edukasi intensif  kepada keluarga mengenai pola asuh dan penguatan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tingkat rumah tangga.

Terkait pembangunan jamban sehat Wabup menjelaskan bahwa sanitasi yang buruk adalah salah satu faktor risiko terbesar penyebab infeksi berulang pada anak, yang berujung pada kondisi stunting. Dengan peletakan batu pertama ini, Kelurahan Berang Biji diharapkan menjadi pionir lingkungan sehat yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Wabup juga memberikan instruksi khusus terkait penguatan data. Sistem monitoring berkala harus diperketat agar bantuan dan intervensi yang diberikan tepat sasaran dan memberikan dampak yang dapat diukur secara nyata.

“Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata lintas sektor, kita yakin dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” pungkasnya menutup sambutan.

Kegiatan diakhiri dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan jamban sehat oleh Wakil Bupati. Momen simbolis ini menandai dimulainya langkah konkret perbaikan infrastruktur sanitasi berbasis masyarakat di wilayah tersebut, sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi emas Sumbawa di masa depan. (AM)

]]>
Mon, 04 May 2026 14:15:37 +0800 amr
Kawal HPP Gabah Rp 6.500/Kg, Abdul Rafiq: Negara Wajib Hadir Lindungi Petani Sumbawa dari Spekulan! https://amarmedia.co.id/kawal-hpp-gabah-rp-6500kg-abdul-rafiq-negara-wajib-hadir-lindungi-petani-sumbawa-dari-spekulan https://amarmedia.co.id/kawal-hpp-gabah-rp-6500kg-abdul-rafiq-negara-wajib-hadir-lindungi-petani-sumbawa-dari-spekulan Kawal HPP Gabah Rp 6.500/Kg, Abdul Rafiq: Negara Wajib Hadir Lindungi Petani Sumbawa dari Spekulan!

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si, mengeluarkan pernyataan tegas menyikapi kebijakan baru pemerintah pusat terkait Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah. Rafiq menginstruksikan seluruh elemen terkait di Kabupaten Sumbawa untuk memastikan harga Gabah Kering Panen (GKP) benar-benar menyentuh angka Rp 6.500 per kilogram di tingkat petani.

Langkah ini merupakan respons terhadap Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Gabah/Beras Dalam Negeri. Kebijakan tersebut mewajibkan gabah petani dibeli minimal Rp 6.500/kg tanpa klasifikasi kualitas yang rumit, selama telah memasuki usia panen.

Sebagai pimpinan partai yang mengakar pada semangat keberpihakan terhadap rakyat kecil, Abdul Rafiq menilai kebijakan ini adalah angin segar bagi petani di "Tau dan Tana Samawa". 

"Kami menyambut baik ketetapan HPP Rp 6.500 ini. Ini adalah bentuk perlindungan nyata bagi petani kita yang selama ini seringkali menjadi pihak paling rentan saat musim panen raya. Jangan biarkan petani Sumbawa berjuang sendiri menghadapi permainan harga," tegas Rafiq dalam keterangan persnya, Senin (4/5/2026).

Meski regulasi pusat sudah jelas, Rafiq mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya ada pada pengawasan di lapangan. Ia mencium adanya potensi praktik tengkulak atau spekulan yang mencoba mengakali aturan dengan dalih kadar air atau kualitas gabah.

Untuk itu, ia mendesak Pemerintah Kabupaten Sumbawa segera melakukan langkah-langkah konkret yakni Pengawasan Ketat

"Dinas Pertanian, Bulog, dan Satgas Pangan (TNI/Polri) harus turun ke penggilingan dan sawah-sawah" ujarnya 

Demikian pula perlu pembentukan posko pengaduan bagi petani yang mendapati hasil panennya ditawar di bawah harga pemerintah dan memastikan penggilingan padi skala besar tidak memonopoli pasar yang dapat mematikan usaha penggilingan kecil di desa-desa.

"Negara tidak boleh kalah oleh praktik spekulan. Peran Bulog sebagai penyerap utama hasil panen sangat krusial agar stabilitas harga terjaga," tambahnya.

Bagi Rafiq, kebijakan ini bukan sekadar angka statistik, melainkan soal keberlangsungan hidup ribuan keluarga petani di Sumbawa. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, kesejahteraan petani Sumbawa adalah kunci ketahanan pangan nasional.

"Jika harga layak, petani akan termotivasi meningkatkan produktivitas. Ini akan memperkuat ekonomi pedesaan dan memastikan anak-anak petani bisa bersekolah dengan layak," ujar sosok yang juga dikenal sebagai pejuang aspirasi masyarakat ini.

Mengakhiri pernyataannya, Abdul Rafiq menginstruksikan seluruh kader PDI Perjuangan di semua tingkatan, mulai dari pengurus cabang hingga tingkat desa, untuk proaktif mengawasi pelaksanaan kebijakan ini.

"PDI Perjuangan sebagai partai wong cilik akan terus berada di garis depan. Kami meminta seluruh kader turut mengawasi agar manfaat kebijakan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat bawah. Petani harus sejahtera, hasil panen harus dihargai dengan layak, dan negara wajib hadir melindungi mereka," pungkasnya. (AM)

]]>
Mon, 04 May 2026 13:33:51 +0800 amr
Dilantik Kaesang, PSI NTB Matangkan Struktur dan Bidik Kursi Senayan pada 2029 https://amarmedia.co.id/dilantik-kaesang-psi-ntb-matangkan-struktur-dan-bidik-kursi-senayan-pada-2029 https://amarmedia.co.id/dilantik-kaesang-psi-ntb-matangkan-struktur-dan-bidik-kursi-senayan-pada-2029 Dilantik Kaesang, PSI NTB Matangkan Struktur dan Bidik Kursi Senayan pada 2029 

MATARAM, Amarmedia.co.id - Aula ballroom dipenuhi kader berbaju putih-hitam dengan logo gajah di dada kiri. Sejak pagi, jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia dari berbagai wilayah di Nusa Tenggara Barat memadati lokasi Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PSI NTB di Mataram, Sabtu (2/5/2026).

Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan wajah-wajah baru yang belakangan menyatakan bergabung dengan PSI turut hadir dalam agenda konsolidasi tersebut.

Di tengah suasana yang hangat namun penuh semangat, Ketua Umum Kaesang Pangarep secara resmi melantik jajaran pengurus DPW PSI NTB. Pelantikan itu menjadi penanda dimulainya fase baru konsolidasi PSI di NTB, dengan fokus utama memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Dalam sambutannya, Kaesang menekankan bahwa kekuatan partai politik tidak hanya ditentukan oleh figur di tingkat pusat, melainkan oleh seberapa kokoh struktur organisasi dibangun sampai ke level desa dan dusun, serta seberapa aktif kader hadir di tengah masyarakat.

“Yang harus kita kejar sekarang adalah penguatan struktur sampai ke bawah. Kalau organisasi kuat hingga akar rumput, maka gerak partai akan hidup. Kalau ada hambatan dalam pembentukan struktur, sampaikan berjenjang supaya bisa kita bantu selesaikan bersama,” kata Kaesang Pangarep.

Ia menegaskan, Dewan Pimpinan Pusat akan memberikan dukungan penuh untuk percepatan pembentukan struktur partai di NTB, termasuk menyiapkan program kerja yang dapat disinergikan dari tingkat DPW hingga DPRt agar kehadiran PSI dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementar itu Ketua DPW PSI NTB, Lalu Budi Suryata, dalam sambutannya menyebut Rakorwil tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum menyatukan arah gerak politik PSI di NTB menuju target yang lebih besar pada Pemilu 2029.

Menurut dia, PSI NTB memasang target meraih dua kursi DPR RI,masing-masing satu kursi dari Pulau Lombok dan satu kursi dari Pulau Sumbawa. 

Di tingkat daerah, PSI juga membidik peningkatan signifikan kursi di DPRD Provinsi NTB dengan target menempatkan kader terbaik hingga posisi pimpinan dewan.

“Kami membangun partai ini dengan fondasi struktur yang kuat. Hari ini, struktur di tingkat kecamatan hampir tuntas seratus persen, sementara pembentukan struktur tingkat desa sedang dirampungkan. 

Dengan kekuatan organisasi yang semakin matang, kami optimistis PSI NTB mampu menjadi kekuatan politik baru yang diperhitungkan pada 2029,” ujar Lalu Budi Suryata.

Optimisme itu bukan tanpa alasan. Dalam beberapa bulan terakhir, PSI NTB aktif memperluas basis dukungan dengan merangkul sejumlah tokoh yang memiliki pengaruh sosial dan basis massa yang kuat di daerah. Mereka datang dari beragam latar belakang, mulai dari mantan legislator, tokoh adat, tokoh agama, hingga figur politik yang lama berkecimpung di ruang publik NTB.

Pada kesempatan itu, sejumlah tokoh resmi mengenakan jaket PSI sebagai simbol bergabungnya mereka ke partai berlambang gajah tersebut. Di antaranya H. Rais Ishak, A.A. Ketut Agung Oka Kartha Wirya, H. Lalu Mahdarain, Drs. H. Gaziamansyuri, TGH. Ahmad Mustanir, Multazam, serta I Gede Wenten.

Masuknya sejumlah tokoh itu memberi sinyal bahwa PSI di NTB tengah membangun jejaring politik yang lebih luas dan inklusif. Dengan struktur organisasi yang terus diperkuat hingga desa, dukungan tokoh lintas latar belakang, serta target elektoral yang dipasang cukup tinggi, PSI NTB mulai menyiapkan diri menjadi salah satu kekuatan politik yang patut diperhitungkan pada Pemilu 2029. (AM)

]]>
Sat, 02 May 2026 22:35:27 +0800 amr
JMSI Menggelar Media Gathering Jadi Momentum Penguatan Media Siber di NTB https://amarmedia.co.id/jmsi-menggelar-media-gathering-jadi-momentum-penguatan-media-siber-di-ntb https://amarmedia.co.id/jmsi-menggelar-media-gathering-jadi-momentum-penguatan-media-siber-di-ntb

Lombok Tengah.Amarmedia.co.id - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar pertemuan silaturahim dengan manajemen PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) di kawasan destinasi super prioritas Mandalika, Jumat (01/05/2026). Pertemuan yang berlangsung di titik ikonik Bukit 360 Circuit Mandalika ini bertujuan untuk mempererat kolaborasi dalam mempromosikan potensi pariwisata NTB ke kancah internasional.

Rombongan pengurus JMSI NTB dipimpin langsung oleh Ketua JMSI NTB, H. Boy Mashudi, dan diterima oleh Manager Stakeholder dan Public Relation ITDC, Gresita Siahaan. Turut hadir dalam agenda tersebut Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfotik NTB, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Diskominfotik NTB Safrudin S.H., M.H yang memberikan dukungan penuh terhadap penguatan sinergi antara pengelola kawasan dan organisasi media.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua JMSI NTB, H. Boy Mashudi menekankan pentingnya peran media siber dalam menjaga citra positif kawasan Mandalika. Ia menyatakan bahwa JMSI berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dan pengelola kawasan dalam mendiseminasikan informasi yang akurat dan berkualitas.

"Silaturahim ini adalah langkah nyata untuk membangun visi bersama dalam memajukan pariwisata daerah. JMSI NTB siap mendukung penuh publikasi internasional KEK Mandalika melalui jaringan media siber yang profesional guna memastikan pesan kemajuan pembangunan tersampaikan dengan baik ke seluruh dunia," ujar Boy Mashudi.

Senada dengan hal tersebut, Manager Stakeholder dan VIAR ITDC, Gresita Siahaan menyampaikan apresiasi atas inisiatif JMSI NTB. Menurutnya, keberadaan media siber sangat krusial dalam membangun kepercayaan publik dan investor, terutama menghadapi kalender event balap dunia di Sirkuit Mandalika.

"Dukungan media sangat kami butuhkan untuk menjaga stabilitas informasi di kawasan. Pertemuan di Bukit 360 ini menjadi simbol keterbukaan dan kesiapan kami untuk terus berkolaborasi dengan teman-teman media dalam memotret setiap perkembangan positif di Mandalika," ungkap Gresita.

Sementara itu, pihak Dinas Kominfotik NTB melalui Kabid IKP, Safrudin mengapresiasi terjalinnya komunikasi dua arah yang produktif antara ITDC dan JMSI. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem informasi yang sehat, sehingga KEK Mandalika tetap menjadi magnet utama bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Nusa Tenggara Barat.

Pertemuan diakhiri dengan diskusi santai mengenai strategi komunikasi publik dan sesi dokumentasi dengan latar belakang panorama menyeluruh lintasan sirkuit dan keindahan alam pesisir Lombok Tengah. (AM/Tim)

]]>
Sat, 02 May 2026 16:21:31 +0800 amr
Siswanya Terlibat Tawuran, DPKS Datangi Sekolah Desak TPPK Dimaksimalkan https://amarmedia.co.id/siswanya-terlibat-tawuran-dpks-datangi-sekolah-desak-tppk-dimaksimalkan https://amarmedia.co.id/siswanya-terlibat-tawuran-dpks-datangi-sekolah-desak-tppk-dimaksimalkan Siswanya Terlibat Tawuran, DPKS Datangi Sekolah Desak TPPK Dimaksimalkan

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (2 Mei 2026) – Kasus tawuran yang melibatkan pelajar dari dua sekolah berbeda, yakni SMPN 2 dan SMPN 3 Sumbawa Besar, beberapa waktu lalu, mendapat perhatian serius dari Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa (DPKS).

Guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, Ketua dan anggota DPKS turun langsung ke dua sekolah tersebut pada Sabtu (2/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Tim Dewan Pendidikan yang melakukan kunjungan tersebut terdiri dari Jamhur Husain, Umar, Sanapiah, Jhon Kennedy, dan Sri wahyu Hidayati. Mereka melakukan pertemuan dengan kepala sekolah beserta jajaran guru untuk membahas langkah-langkah konkret pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah.

Dalam arahannya, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa, Jamhur Husain, menekankan pentingnya memaksimalkan peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di setiap satuan pendidikan.

Menurutnya, TPPK merupakan instrumen penting yang telah dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023, yang bertujuan untuk mencegah serta menangani berbagai bentuk kekerasan di sekolah, baik fisik, psikis, perundungan, maupun kekerasan seksual.

“Keberadaan TPPK jangan hanya formalitas. Harus benar-benar aktif dalam mendeteksi potensi konflik sejak dini, melakukan mediasi, serta memberikan pendampingan kepada siswa,” tegas Jamhur.

Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah perlu meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Selain itu, komunikasi dengan orang tua siswa juga harus diperkuat sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Momentum Hardiknas, lanjutnya, harus menjadi refleksi bersama untuk memperbaiki kualitas pendidikan, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter dan perilaku siswa.

Dewan Pendidikan berharap, melalui langkah-langkah preventif yang dilakukan secara kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, kasus tawuran maupun bentuk kekerasan lainnya tidak lagi terjadi di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 02 May 2026 16:09:30 +0800 amr
Penuh Khidmat, SMPN 1 Moyo Utara Peringati Hardiknas 2026: Tekankan Pendidikan Bermutu untuk Semua https://amarmedia.co.id/penuh-khidmat-smpn-1-moyo-utara-peringati-hardiknas-2026-tekankan-pendidikan-bermutu-untuk-semua https://amarmedia.co.id/penuh-khidmat-smpn-1-moyo-utara-peringati-hardiknas-2026-tekankan-pendidikan-bermutu-untuk-semua Penuh Khidmat, SMPN 1 Moyo Utara Peringati Hardiknas 2026: Tekankan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id – Keluarga besar SMPN 1 Moyo Utara melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026. Upacara yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan.

Bertindak sebagai Pembina Upacara,Idfi Setiawan, S.E.  menyampaikan amanat dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Dalam pidato tersebut, ditekankan bahwa peringatan Hardiknas tahun ini merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi sekaligus meneguhkan spirit pendidikan sebagai proses "memanusiakan manusia".

Dalam amanat yang dibacakan oleh Idvi, poin utama yang menjadi sorotan adalah penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Pendekatan ini merupakan program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas interaksi di dalam kelas.

"Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas," ujar Idfi saat membacakan pidato Menteri.

Selain itu, disampaikan pula lima kebijakan strategis kementerian, di antaranya Revitalisasi dan Digitalisasi. " Pembangunan sarana fisik yang nyaman dan penyediaan papan interaktif digital (PID) di ratusan ribu satuan pendidikan" ungkapnya 

Hal kedua adalah tentang Kesejahteraan Guru. Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan melalui sertifikasi yang ditransfer langsung serta beasiswa pendidikan bagi guru yang belum bergelar S1.

Disinggung pula pentingnya Penguatan Karakter dengan nenciptakan budaya sekolah ASRI (Aman, Sehat, Risiko, dan Indah) serta program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keempat adalah Literasi dan Numerasi.Penguatan pada bidang STEM dan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Dan kelima Pendidikan Inklusif dengan memberikan layanan pendidikan yang mudah dan murah bagi anak berkebutuhan khusus serta mereka yang terkendala faktor ekonomi maupun geografis.

Mengakhiri amanatnya, Pembina Upacara mengingatkan seluruh peserta upacara mengenai pentingnya prinsip 3M dalam mewujudkan perubahan pendidikan, yaitu Mindset (pola pikir) yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus.

"Tanpa ketiganya, semua kebijakan hanya akan berhenti sebagai formalitas angka-angka kuantitatif. Mari kita perkuat kerja sama menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat," pungkasnya.

Upacara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan di Indonesia, khususnya di SMPN 1 Moyo Utara. Para siswa dan guru tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai, mencerminkan semangat Hari Pendidikan Nasional yang membara di tanah Sumbawa.(AM)

]]>
Sat, 02 May 2026 11:31:45 +0800 amr
Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ida Rahayu SAP Mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ida-rahayu-sap-mengucapkan-selamat-hari-pendidikan-nasional-2026 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ida-rahayu-sap-mengucapkan-selamat-hari-pendidikan-nasional-2026 Sat, 02 May 2026 10:16:43 +0800 amr Lebih dari Sekadar Angka: Pesan Humanis Hardiknas di SMPN 1 Labuhan Badas https://amarmedia.co.id/lebih-dari-sekadar-angka-pesan-humanis-hardiknas-di-smpn-1-labuhan-badas https://amarmedia.co.id/lebih-dari-sekadar-angka-pesan-humanis-hardiknas-di-smpn-1-labuhan-badas Lebih dari Sekadar Angka: Pesan Humanis Hardiknas di SMPN 1 Labuhan Badas

Sumbawa, Amarmedia.co.id  – 02 Mei 2026, Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 dilaksanakan dengan penuh khidmat pada Sabtu, 2 Mei 2026 di SMPN 1 Labuhan Badas. Kegiatan ini menjadi penutup dari rangkaian peringatan Hardiknas yang sebelumnya telah diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua.

Sejak pagi hari, para siswa sudah mulai berdatangan ke sekolah dengan mengenakan seragam rapi. Guru-guru juga hadir lebih awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Suasana halaman sekolah terlihat tertib dan tenang. Para peserta upacara berdiri dengan sikap yang baik, mengikuti setiap tahapan dengan penuh perhatian.

Upacara dimulai tepat waktu. Petugas upacara yang merupakan siswa-siswi pilihan menjalankan tugasnya dengan baik. Pengibaran bendera merah putih berlangsung lancar, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama oleh seluruh peserta upacara. Momen ini terasa sangat mengharukan dan penuh makna.

Kepala SMPN 1 Labuhan Badas, Punijan, S. Pd., M. Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan penting tentang makna pendidikan. Ia mengajak seluruh siswa untuk lebih menghargai proses belajar dan tidak hanya mengejar nilai semata.

“Pendidikan bukan hanya soal angka dan prestasi. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjadi manusia yang baik, saling menghargai, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujar Punijan dalam amanatnya.

Ia juga menekankan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua siswa. Menurutnya, suasana belajar yang baik akan membantu siswa berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga secara emosional.

“Sekolah harus menjadi rumah kedua bagi anak-anak. Tempat yang membuat mereka merasa aman, didengar, dan dihargai. Dengan begitu, mereka bisa tumbuh dengan baik,” tambahnya.

Upacara ini juga menjadi momen refleksi bagi seluruh warga sekolah. Para guru terlihat serius mendengarkan amanat pembina upacara. Beberapa siswa bahkan tampak terharu saat mendengarkan pesan yang disampaikan.

Salah satu siswa kelas VIII mengatakan bahwa kegiatan ini membuatnya lebih memahami arti pendidikan. “Saya jadi lebih sadar kalau belajar itu bukan hanya untuk nilai, tapi juga untuk masa depan dan menjadi orang yang lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan upacara ini merupakan bagian akhir dari rangkaian peringatan Hardiknas di Kabupaten Sumbawa. Sebelumnya, telah dilaksanakan berbagai kegiatan seperti festival bermain, satu jam bersama orang tua, hingga malam seribu cahaya. Semua kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan antara siswa, orang tua, dan guru.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, terlihat adanya kebersamaan yang kuat antara semua pihak. Orang tua turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan sekolah. Hal ini memberikan dampak positif bagi siswa, karena mereka merasa lebih diperhatikan dan didukung.

Selain itu, kehadiran berbagai pihak dalam rangkaian kegiatan juga menunjukkan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya sekolah, tetapi juga keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendidik anak.

Upacara bendera yang dilaksanakan di SMPN 1 Labuhan Badas ini juga menjadi bagian dari upacara serentak yang dilakukan di seluruh SD dan SMP di Kabupaten Sumbawa pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat pendidikan di daerah.

Melalui momentum Hardiknas tahun ini, diharapkan dunia pendidikan di Sumbawa dapat terus berkembang ke arah yang lebih baik. Tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa.

Punijan juga menyampaikan harapannya agar seluruh siswa terus semangat belajar dan tidak mudah menyerah. Ia mengingatkan bahwa setiap anak memiliki potensi yang berbeda-beda, dan semua itu harus dihargai.

“Setiap anak itu istimewa. Jangan bandingkan diri dengan orang lain. Fokus pada diri sendiri dan terus berusaha menjadi lebih baik setiap hari,” katanya.

Di akhir upacara, seluruh peserta kembali diingatkan untuk menjaga semangat kebersamaan dan saling menghormati. Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar dunia pendidikan semakin maju dan memberikan manfaat bagi semua.

Upacara Hardiknas di SMPN 1 Labuhan Badas ini berjalan dengan lancar dan penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya pendidikan yang humanis dan berkelanjutan.

Dengan semangat Hardiknas, diharapkan seluruh elemen pendidikan dapat terus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik. Pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk manusia yang berakhlak dan peduli terhadap sesama.

Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Banyak yang berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan di masa mendatang, karena mampu memberikan nilai-nilai positif yang sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan saat ini.

Melalui peringatan Hardiknas tahun 2026 ini, SMPN 1 Labuhan Badas menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan yang lebih baik. Dengan kerja sama yang baik antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, masa depan pendidikan di Sumbawa diharapkan akan semakin cerah.(AM/Asmediati)

]]>
Sat, 02 May 2026 10:04:07 +0800 amr
Hardiknas 2026 di SDN Ngeru: Menanam Kasih Sayang, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua https://amarmedia.co.id/hardiknas-2026-di-sdn-ngeru-menanam-kasih-sayang-mewujudkan-pendidikan-bermutu-untuk-semua https://amarmedia.co.id/hardiknas-2026-di-sdn-ngeru-menanam-kasih-sayang-mewujudkan-pendidikan-bermutu-untuk-semua Hardiknas 2026 di SDN Ngeru: Menanam Kasih Sayang, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Suasana khidmat menyelimuti lapangan SD Negeri Ngeru Kecamatan Moyo Hilir pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026. Seluruh civitas akademika berkumpul untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan semangat pembaruan dan kolaborasi.

Tahun ini, Hardiknas mengusung tema besar: "Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua". Sebuah tema yang menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak boleh menjadi hak istimewa segelintir orang, melainkan standar dasar bagi seluruh anak bangsa.

Dalam amanatnya, Kepala SDN Ngeru, M. Nooh, S.Pd. SD, menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam mendidik. Ia menyatakan bahwa pendidikan adalah sebuah proses panjang yang membutuhkan kesabaran dan hati.

"Hari Pendidikan Nasional yang kita peringati setiap tanggal 2 Mei ini bukanlah sekadar seremoni tahunan atau rutinitas baris-berbaris di lapangan. Hari ini adalah momentum sakral bagi kita untuk berhenti sejenak, melakukan refleksi, dan meneguhkan kembali spirit pendidikan nasional di dalam dada kita masing-masing" urainya.

Pendidikan pada hakikatnya harus dilaksanakan secara tulus, penuh kasih, dan sayang. Tujuannya satu: memanusiakan manusia. Pendidikan adalah proses panjang untuk menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah, serta potensi setiap anak sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Maka, inti dari seluruh proses di sekolah ini adalah memuliakan.

Bapak Pendidikan Nasional kita, Ki Hajar Dewantara, telah meletakkan fondasi kokoh melalui Sistem Among, yaitu: Asah (ilmu), Asih (kasih sayang), dan Asuh (pendampingan). Nilai-nilai inilah yang harus kita hidupkan kembali di SDN Ngeru melalui empat pilar utama Mendidik dengan kasih sayang dan menghargai kodrat anak. Anak bukanlah objek yang bisa dibentuk secara paksa, melainkan subjek yang harus dibimbing sesuai bakat dan minat uniknya.

Kedua Kebebasan yang Terarah. Memberikan kemerdekaan belajar, namun tetap dalam koridor nilai-nilai budi pekerti. Bukan kebebasan yang tak terkendali, melainkan kemandirian yang bertanggung jawab.

Ketiga Pendidikan kita tidak boleh tercerabut dari akarnya. Ia harus tetap berpijak pada nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Dan keempat Gotong Royong. Pendidikan adalah kerja kolosal, tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Untuk Bapak/Ibu Guru teruslah menjadi penggerak. Jangan hanya mengajar materi, tapi jadilah inspirasi. Manfaatkan fleksibilitas Kurikulum Merdeka untuk menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna bagi siswa-siswi kita di SDN Ngeru.

Untuk Anak-anakku Siswa SDN Ngeru. Kalian adalah pusat dari seluruh proses ini. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jangan takut bertanya, beranilah mencoba hal baru, dan selalu hargai perbedaan di antara teman. Kalian harus menjadi subjek yang aktif.

Mari kita jadikan Hardiknas 2026 ini sebagai titik awal untuk memperkuat gotong royong kita. Ketika semua pihak bergerak bersama dalam satu irama, maka pendidikan bermutu bukan lagi sekadar cita-cita di atas kertas, melainkan kenyataan yang kita rasakan bersama.

"Dirgahayu Pendidikan Nasional!Terus melaju, kuatkan partisipasi semesta, wujudkan pendidikan bermutu untuk semua" pungkasnya.

Upacara bendera ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan di Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Sumbawa. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat, mencerminkan rasa syukur atas perjalanan panjang dunia pendidikan tanah air.

Orang tua murid Sahema wali dari Rafka siswa kelas enam mengatakan harapannya  dengan momentum hardiknas ini akan mempunyai meningkatkan kualitas pendidikan menjadi lebih baik demikian pula wali dari Rista siswa kelas Enam ibu Masenah mengamininya " Semoga anak anak ini bisa melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan SMP dengan kualitas lebih baik dan tercapai cita-citanya" ujarnya singkat. (AM)

]]>
Sat, 02 May 2026 07:54:09 +0800 amr
Fraksi Golkar DPRD Sumbawa Sampaikan Catatan Kritis Terhadap 5 Ranperda, Soroti Penyertaan Modal Rp100 Miliar https://amarmedia.co.id/fraksi-golkar-dprd-sumbawa-sampaikan-catatan-kritis-terhadap-5-ranperda-soroti-penyertaan-modal-rp100-miliar https://amarmedia.co.id/fraksi-golkar-dprd-sumbawa-sampaikan-catatan-kritis-terhadap-5-ranperda-soroti-penyertaan-modal-rp100-miliar Fraksi Golkar DPRD Sumbawa Sampaikan Catatan Kritis Terhadap 5 Ranperda, Soroti Penyertaan Modal Rp100 Miliar

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan Pemerintah Daerah, Kamis (30/04/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov., didampingi jajaran Wakil Ketua DPRD. Hadir mewakili pihak eksekutif, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, bersama jajaran Forkopimda dan pejabat lingkup Pemkab Sumbawa.

Dalam pemaparannya, Juru Bicara Fraksi Partai Golkar, Syukri HS, A.Ma., menekankan bahwa pembentukan Perda tidak boleh hanya sekadar memenuhi aspek formalitas hukum, tetapi harus memiliki arah implementasi yang jelas dan berpihak pada rakyat.

"Peraturan yang baik bukan hanya yang kuat secara normatif, tetapi yang mampu diimplementasikan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," tegas Syukri saat membacakan pandangan fraksi.

Fraksi Golkar memberikan sejumlah catatan strategis terhadap kelima regulasi yang diusulkan, di antaranya menyoroti rencana penyertaan modal sebesar Rp100 miliar

 Fraksi meminta adanya indikator kinerja yang terukur, evaluasi historis BUMD, serta pengawasan ketat untuk mencegah moral hazard.

Fraksi meminta Satpol PP dalam Ketertiban Umum dan Linmas mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif, bukan represif, serta menghindari tumpang tindih kewenangan.

Terhadap Ranperda Pengelolaan Air Limbah Domestik Fraksi Golkar menilai aturan ini sangat strategis bagi kesehatan, namun perlu roadmap infrastruktur yang jelas, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Untuk Kabupaten Layak Anak, Fraksi Golkar mendesak agar kebijakan ini tidak hanya menjadi simbol administrasi atau sekadar mengejar predikat, melainkan berorientasi pada hasil nyata perlindungan anak.

Terkait reformasi birokrasi, fraksi menekankan bahwa penggabungan urusan dinas harus berbasis analisis beban kerja agar tidak menurunkan kualitas pelayanan publik.

Meski memberikan banyak catatan kritis, Fraksi Partai Golkar menyatakan menerima kelima Ranperda tersebut untuk dibahas lebih lanjut pada tahap berikutnya. Mereka berharap masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah dalam mempertajam substansi regulasi.

Pernyataan pandangan umum ini ditandatangani oleh jajaran pengurus fraksi, dengan Penasehat H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., dan Ketua Fraksi Ade Mudhita Noor Samsu, S.AP.

Wakil Ketua Hasanuddin HMS. Sekretarus Gahtan Hanu Cakita. Bendahara Muhammad Zain, S.P. Anggota Syukri, HS. A.Ma. (AM)

]]>
Sat, 02 May 2026 00:38:21 +0800 amr
PDIP Sumbawa Beri Lampu Hijau 5 Ranperda 2026, Hj. Jamilah Tekankan Catatan Kritis Terhadap BUMD hingga BPBD https://amarmedia.co.id/pdip-sumbawa-beri-lampu-hijau-5-ranperda-2026-hj-jamilah-tekankan-catatan-kritis-terhadap-bumd-hingga-bpbd https://amarmedia.co.id/pdip-sumbawa-beri-lampu-hijau-5-ranperda-2026-hj-jamilah-tekankan-catatan-kritis-terhadap-bumd-hingga-bpbd PDIP Sumbawa Beri Lampu Hijau 5 Ranperda 2026, Hj. Jamilah Tekankan Catatan Kritis Terhadap BUMD hingga BPBD

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Fraksi PDI Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menyatakan sikap menyetujui untuk membahas lebih lanjut lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tahun 2026. Meski memberikan lampu hijau, partai berlambang banteng moncong putih ini memberikan sederet catatan kritis, mulai dari persoalan penyertaan modal BUMD hingga penguatan mitigasi bencana.

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov., didampingi para Wakil Ketua DPRD. Dari pihak eksekutif, hadir Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, jajaran Forkopimda, serta para pejabat lingkup Pemkab Sumbawa

Sikap politik tersebut disampaikan oleh juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Jamilah, S.Pd. SD, dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Utama DPRD Sumbawa pada Kamis (30/4/2026).

Soroti Penyertaan Modal Rp100 Miliar

Salah satu poin krusial yang disoroti adalah Ranperda Penyertaan Modal Daerah kepada BUMD tahun 2026–2030. Hj. Jamilah menegaskan bahwa alokasi dana sebesar Rp100 miliar harus berbasis kajian kelayakan yang terukur, bukan sekadar pemberian modal tanpa arah bisnis yang jelas.

"Fraksi PDIP mempertanyakan apa dasar prioritas pembagian modal, terutama porsi terbesar pada Bank NTB Syariah. Kami juga meminta langkah konkret pemerintah terhadap BUMD yang kurang sehat, seperti PT Sabalong Samawa," tegas Hj. Jamilah di hadapan pimpinan sidang dan Wakil Bupati Sumbawa.

Terkait Ranperda Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat, Fraksi PDIP meminta Satpol PP dan instansi terkait tidak hanya mengedepankan tindakan represif. 

"Dalam menertibkan kelompok rentan seperti pengemis dan masyarakat miskin, diperlukan pendekatan yang humanis dan solutif. Upaya pencegahan melalui edukasi harus menjadi prioritas utama," tambahnya.

Mengenai Ranperda Kabupaten Layak Anak (KLA), PDIP mendesak agar kebijakan ini tidak berhenti pada dokumen formalitas. Hj. Jamilah menuntut strategi nyata untuk menekan angka pernikahan dini dan kekerasan terhadap anak yang masih terjadi di daerah.

Sementara untuk Ranperda Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD), fraksi menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur seperti IPLT dan IPALD agar aturan ini benar-benar bisa menekan pencemaran lingkungan tanpa membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

Terakhir, menanggapi perubahan struktur perangkat daerah, Fraksi PDIP secara khusus memberikan dukungan terhadap peningkatan status Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjadi Tipe A. 

"Mengingat tingginya potensi bencana di Sumbawa, penguatan BPBD sangat strategis. Namun, kami mengingatkan agar penataan organisasi ini tetap mengedepankan prinsip rightsizing untuk mencegah pembengkakan belanja pegawai yang membebani APBD," jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, Fraksi PDI Perjuangan menyatakan menerima kelima Ranperda tersebut untuk dibahas ke tahap selanjutnya dengan catatan penyempurnaan substansial pada proses pembahasan di tingkat komisi atau pansus nanti.

Adapun Susunan Fraksi PDIP Sumbawa, antara lain Penasehat Gitta Liesbano, SH., M.Kn, Ketua I Nyoman Wisma, S.I.P, dan Sekretaris H. Jabir, S.PdBendahara I Ketut Sawitra dan Wakil Ketua Hj. Jamila,S.PD.SD 

]]>
Sat, 02 May 2026 00:18:56 +0800 amr
Menuju Mandiri Fiskal, Doktor Budi Paparkan Strategi Transformasi Aset Sumbawa Jadi Revenue Center https://amarmedia.co.id/menuju-mandiri-fiskal-doktor-budi-paparkan-strategi-transformasi-aset-sumbawa-jadi-revenue-center https://amarmedia.co.id/menuju-mandiri-fiskal-doktor-budi-paparkan-strategi-transformasi-aset-sumbawa-jadi-revenue-center Menuju Mandiri Fiskal, Doktor Budi Paparkan Strategi Transformasi Aset Sumbawa Jadi Revenue Center

Denpasar, Amarmedia.co.id (1 Mei 2026) – Kementerian Keuangan Republik Indonesia menggelar kegiatan Koordinasi Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah Tahun 2026 di , pada 29–30 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 Sekretaris Daerah dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dari seluruh Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Sekretaris Daerah Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo S.Sos., M.AP hadir didampingi Sekretaris BKAD, Kaharuddin SE., M.Si.

Dihubungi wartawan, Jumat (1/5/2026), Sekda Sumbawa menjelaskan bahwa forum tersebut membahas strategi dan kepemimpinan fiskal daerah melalui lima aspek kunci.

“Pertama, Spending Better yang menekankan penajaman kualitas belanja melalui sinkronisasi perencanaan pusat dan daerah, penguatan penganggaran berbasis kinerja, serta percepatan penyerapan anggaran untuk mengurangi idle cash,” ujarnya.

Aspek kedua adalah Collecting More, yakni optimalisasi pendapatan daerah melalui penggalian potensi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), serta penguatan sinergi basis data perpajakan antara pemerintah pusat dan daerah.

Selanjutnya, Asset Management yang menitikberatkan pada transformasi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) agar tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menjadi sumber pendapatan (revenue center) melalui strategi pemanfaatan aset secara profesional.

Kemudian, Creative Financing yang mendorong daerah untuk mengeksplorasi sumber pembiayaan non-konvensional, termasuk investasi daerah dan peluang Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Terakhir adalah Integrity, yakni penguatan sistem pengendalian intern yang terintegrasi, mitigasi risiko keuangan, serta pembangunan budaya integritas guna mencegah penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sekda yang disapa Doktor Budi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan menindaklanjuti hasil koordinasi tersebut dengan melakukan realokasi dan penyesuaian kualitas belanja daerah, terutama pada sektor pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Selain itu, Pemkab Sumbawa juga akan memformulasikan kembali strategi peningkatan pendapatan daerah, memperkuat manajemen aset, serta mengusulkan distribusi dana bagi hasil yang lebih proporsional sesuai potensi sumber daya alam daerah.

“Potensi di sektor pertanian, perikanan, dan pertambangan harus menjadi dasar dalam mendorong peningkatan kapasitas fiskal daerah ke depan,” tandasnya. (SR) 

]]>
Sat, 02 May 2026 00:04:43 +0800 amr
Kritis dan Terukur, Fraksi PAN DPRD Sumbawa Soroti Urgensi Pelayanan Publik dalam Pemandangan Umum 5 Ranperda 2026 https://amarmedia.co.id/kritis-dan-terukur-fraksi-pan-dprd-sumbawa-soroti-urgensi-pelayanan-publik-dalam-pemandangan-umum-5-ranperda-2026 https://amarmedia.co.id/kritis-dan-terukur-fraksi-pan-dprd-sumbawa-soroti-urgensi-pelayanan-publik-dalam-pemandangan-umum-5-ranperda-2026 Kritis dan Terukur, Fraksi PAN DPRD Sumbawa Soroti Urgensi Pelayanan Publik dalam Pemandangan Umum 5 Ranperda 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan catatan kritis dan mendalam terhadap penjelasan Bupati Sumbawa mengenai 5 (lima) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tahun 2026. Dalam Sidang Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Sumbawa, Fraksi PAN menegaskan bahwa setiap kebijakan fiskal dan regulasi harus berdampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar formalitas administratif.

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov., didampingi para Wakil Ketua DPRD. Dari pihak eksekutif, hadir Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, jajaran Forkopimda, serta para pejabat lingkup Pemkab Sumbawa

Juru bicara Fraksi PAN H Rusdi mengawali penyampaiannya dengan menekankan bahwa pembangunan daerah adalah bentuk ibadah sosial. Namun, Fraksi ini memberikan peringatan keras terkait prioritas penggunaan anggaran daerah yang dinilai harus lebih berpihak pada kebutuhan dasar rakyat.

 Sorotan Tajam Penyertaan Modal BUMD: "Rakyat atau Investasi?"

Salah satu poin paling krusial yang disoroti adalah rencana penyertaan modal kepada sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Fraksi PAN mempertanyakan urgensi investasi besar di tengah kondisi infrastruktur publik yang masih memprihatinkan.

Terhadap PT Sabalong Samawa (Perseroda), Fraksi PAN mempertanyakan lonjakan investasi yang mencapai 400%. "Ini bukan angka yang biasa. Kami meminta penjelasan komprehensif mengenai analisis kelayakan usaha dan potensi risiko agar tidak menjadi beban keuangan daerah," tegas Haji Rusdi jubir Fraksi PAN.

Atas Perumda Air Minum Batu Lanteh Terkait kucuran dana Rp10 miliar, PAN mendesak agar dana tersebut tidak digunakan untuk menutup defisit operasional, melainkan untuk perbaikan sistem seperti menekan kebocoran air (Non-Revenue Water) dan digitalisasi meteran.

Untuk penyertaan modal kepada Bank NTB Syariah & BPR sebesar Rp50 miliar ke Bank NTB Syariah, PAN menuntut transparansi Return on Investment (ROI) yang jelas. Begitu pula dengan BPR, di mana tingkat kredit macet (NPL) harus dibuka secara transparan kepada publik.

"Mana yang lebih prioritas: penyertaan modal BUMD atau perbaikan jalan rusak, irigasi, pupuk, dan puskemas?"tanya Fraksi PAN retoris dalam naskahnya.

 Penataan Perangkat Daerah: Hindari 'Overload' Organisasi

Terhadap Ranperda Perubahan Susunan Perangkat Daerah, Fraksi PAN mengingatkan agar restrukturisasi tidak hanya menjadi beban fiskal baru. Pembentukan dinas Tipe A akan meningkatkan belanja pegawai dan tunjangan.

PAN menyoroti ketidakpastian karier ASN dan risiko non-job akibat perubahan struktur yang tidak matang. Fraksi ini meminta dokumen evaluasi kinerja organisasi sebelumnya sebelum melangkah ke pembahasan lebih lanjut.

 Kabupaten Layak Anak (KLA): Jangan Sekadar Simbolik

Fraksi PAN menyambut baik inisiatif KLA, namun memberikan catatan pahit mengenai kondisi riil di lapangan. Mereka menyoroti masih tingginya angka kekerasan terhadap anak dan perkawinan anak di Sumbawa.

PAN menilai anggaran untuk perlindungan perempuan dan anak saat ini masih sangat terbatas, sehingga upaya preventif dan edukasi menjadi tidak maksimal.

Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD)

Mengenai SPALD, Fraksi PAN menekankan pentingnya strategi implementasi yang realistis. Kewajiban penyedotan tinja berkala harus dibarengi dengan kesiapan armada dan instalasi pengolahan (IPLT). Kebijakan ini akan menghadapi resistensi jika tidak dibarengi dengan perubahan perilaku masyarakat melalui sosialisasi yang masif.

Fraksi PAN menyimpulkan bahwa pada prinsipnya mereka siap membahas Ranperda ini lebih lanjut, dengan catatan Pemerintah Daerah (Pemda) harus melengkapi dokumen pendukung, mulai dari kajian akademis, analisis dampak fiskal, hingga data baseline yang akurat. 

Sidang paripurna ini menjadi momentum penting bagi eksekutif dan legislatif untuk memastikan bahwa regulasi yang lahir di tahun 2026 benar-benar menjadi solusi atas persoalan masyarakat Sumbawa, bukan menambah beban birokrasi.

Adapun Susunan Fraksi Partai Amanat Nasional Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa adalah Penasihat / Anggota : Syamsul Hidayat,S.E.,M.Si Ketua / Anggota : Ida Rahayu, S.AP Sekretaris / Anggota : H. Rusdi Bendahara/anggota : Marliaten. (AM)

]]>
Fri, 01 May 2026 23:33:09 +0800 amr
Soroti Kinerja BUMD, Fraksi Gerindra DPRD Sumbawa Beri Catatan Kritis Terhadap 5 Ranperda 2026 https://amarmedia.co.id/soroti-kinerja-bumd-fraksi-gerindra-dprd-sumbawa-beri-catatan-kritis-terhadap-5-ranperda-2026 https://amarmedia.co.id/soroti-kinerja-bumd-fraksi-gerindra-dprd-sumbawa-beri-catatan-kritis-terhadap-5-ranperda-2026 Soroti Kinerja BUMD, Fraksi Gerindra DPRD Sumbawa Beri Catatan Kritis Terhadap 5 Ranperda 2026

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sumbawa secara resmi menyampaikan Pemandangan Umum terhadap 5 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemerintah Daerah tahun 2026. Dalam sidang paripurna yang berlangsung khidmat tersebut, Gerindra memberikan sorotan tajam, terutama terkait rencana penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov., didampingi para Wakil Ketua DPRD. Dari pihak eksekutif, hadir Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, jajaran Forkopimda, serta para pejabat lingkup Pemkab Sumbawa.

Kritik Pedas Penyertaan Modal: Usul "Suntik Mati" PT Sabalong Samawa

Juru bicara Fraksi Gerindra, Muhammad Taufik, menyampaikan bahwa meski Gerindra memahami upaya pemerintah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui investasi BUMD, terdapat catatan merah bagi perusahaan daerah yang terus merugi.

Pemerintah merencanakan total penyertaan modal sebesar Rp 100 Miliar untuk periode 2026-2030, dengan rincian PT Bank NTB Syariah Rp 50 Miliar, PT BPR NTB (Perseroda) Rp 30 Miliar, PT Sabalong Samawa (Perseroda) Rp 10 Miliar dan Perumdam Batulanteh Rp 10 Miliar

Jubir Fraksi Taufik menegaskan bahwa rencana suntikan dana untuk PT Sabalong Samawa dianggap tidak masuk akal. 

 "BUMD ini selalu dihadapkan pada kerugian berkepanjangan. PT Sabalong Samawa sesungguhnya mengalami sakit kronis yang tidak sembuh-sembuh. Menurut kami, lebih pantas diambil tindakan 'suntik mati' agar tidak terus menjadi beban pemerintah daerah," tegasnya.

Gerindra menuntut penjelasan komprehensif dan jaminan penataan menyeluruh jika pemerintah tetap bersikeras mempertahankan BUMD tersebut. Selain itu, Gerindra juga mempertanyakan urgensi dana Rp 10 Miliar untuk Perumdam Batulanteh mengingat pelayanan air bersih kepada masyarakat dinilai masih jalan di tempat.

Berbeda dengan catatan kritis pada sektor BUMD, Fraksi Gerindra memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap tiga Ranperda lainnya.

Terhadap Ranperda Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Gerindra menilai regulasi ini sangat mendesak untuk mencegah pencemaran lingkungan di wilayah padat penduduk dan menjadi solusi kunci di daerah rawan kekeringan melalui konsep daur ulang air limbah.

Untuk ranperda Kabupaten Layak Anak (KLA) Fraksi Gerindra menyetujui Ranperda ini guna mewujudkan cita-cita Generasi Emas 2045. Gerindra mengapresiasi capaian predikat "KLA Kategori Nindya" yang diraih Sumbawa pada 2023 dan mendorong peningkatan standar pelayanan anak di masa depan.

Terhadap Ranperda Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) Fraksi Gerindra mendorong pengesahan Ranperda ini sesuai amanat Permendagri Nomor 26 Tahun 2020, namun dengan catatan agar Satpol PP lebih optimal dalam mengawal produk hukum daerah.

Perubahan Perangkat Daerah

Terhadap Ranperda Perubahan Keempat atas Perda Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Fraksi Gerindra menyatakan setuju untuk dibahas lebih lanjut selama dasar-dasar pembentukannya memiliki landasan hukum yang kuat dan rasional.

Menutup pemandangan umum tersebut, Muhammad Taufik berharap seluruh aspirasi dan kritik yang disampaikan Gerindra dapat dijawab secara transparan oleh Pemerintah Daerah dalam tahap pembahasan selanjutnya.

"Kami ingin setiap produk aturan yang dihasilkan benar-benar efektif dan menjadi pijakan untuk mengakselerasi roda pembangunan daerah secara menyeluruh demi kesejahteraan rakyat Sumbawa," pungkasnya.

Adapun Susunan Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumbawa (2024-2029) Ketua: Andi Rusni, SE., MM. Wakil Ketua:Muhammad Faisal, SAP., MM.Inov. Sekretaris: Muhammad Tahir, SH. Bendahara: Edwan Purnama dan Anggota: Muhammad Taufik (AM)

]]>
Fri, 01 May 2026 23:12:31 +0800 amr
Jemput Bola! KPU Sumbawa Sisir Sejumlah Kecamatan demi Akurasi Data Pemilih https://amarmedia.co.id/jemput-bola-kpu-sumbawa-sisir-sejumlah-kecamatan-demi-akurasi-data-pemilih https://amarmedia.co.id/jemput-bola-kpu-sumbawa-sisir-sejumlah-kecamatan-demi-akurasi-data-pemilih Jemput Bola! KPU Sumbawa Sisir Sejumlah Kecamatan demi Akurasi Data Pemilih

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Menjelang pesta demokrasi mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa tancap gas dalam memastikan integritas data pemilih. Memasuki Triwulan II tahun 2026, KPU Sumbawa resmi menggelar kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) di berbagai wilayah kecamatan.

Langkah "jemput bola" ini diambil sebagai upaya konkret menjaga akurasi dan validitas data pemilih agar tetap mutakhir. Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, Syamsi Hidayat, S.IP, menegaskan bahwa verifikasi langsung di lapangan adalah kunci utama untuk meminimalisir kesalahan administratif.

“Coktas ini adalah bentuk verifikasi faktual. Petugas kami akan mencocokkan data langsung di lapangan, mulai dari pengecekan identitas hingga memastikan setiap warga yang sudah memenuhi syarat masuk ke dalam daftar,” ujar Syamsi saat dikonfirmasi Jumat (1/5/2026)

Apa Saja yang Dilakukan dalam Coktas? Proses verifikasi ini tidak hanya sekadar mendata, tetapi mencakup tiga agenda utama yakni Validasi Identitas, Koreksi Data dan penyaringan pemilih baru.

"Mencocokkan data yang ada dengan dokumen kependudukan asli di lapangan.Memperbaiki elemen data yang tidak sesuai atau mengalami perubahan dan mengakomodasi warga yang baru memenuhi syarat sebagai pemilih agar tidak kehilangan hak suaranya" jelasnya.

Meskipun saat ini difokuskan pada wilayah-wilayah yang terdeteksi memiliki potensi ketidaksesuaian data tinggi, Syamsi memastikan bahwa kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

KPU Sumbawa juga memastikan bahwa setiap data yang masuk akan melewati proses penyaringan yang ketat. Hasil dari Coktas ini nantinya tidak langsung final, melainkan akan diuji kembali dalam forum resmi.

“Hasil Coktas akan kami bawa ke rapat pleno setiap tiga bulan sekali. Kami melibatkan Bawaslu dan Dukcapil agar data yang dihasilkan benar-benar valid, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” tambah Syamsi.

Melalui gerakan proaktif ini, diharapkan potensi sengketa data pemilih di masa depan dapat ditekan seminimal mungkin, sekaligus menjamin setiap hak suara masyarakat Sumbawa terlindungi dengan baik. (Am)

Penulis: Zainuddin  

Editor:Abdul Ma'ruf Rahmat 

]]>
Fri, 01 May 2026 22:50:58 +0800 amr
Kepala Desa Olat Rawa Tunaikan Zakat Maal Berupa Seekor Sapi Melalui Baznas Sumbawa https://amarmedia.co.id/kepala-desa-olat-rawa-tunaikan-zakat-maal-berupa-seekor-sapi-melalui-baznas-sumbawa https://amarmedia.co.id/kepala-desa-olat-rawa-tunaikan-zakat-maal-berupa-seekor-sapi-melalui-baznas-sumbawa Kepala Desa Olat Rawa Tunaikan Zakat Maal Berupa Seekor Sapi Melalui Baznas Sumbawa 

Sumbawa.Olat Rawa Amarmedia.co.id – Suasana haru dan penuh keberkahan menyelimuti kediaman Kepala Desa Olat Rawa pada Jumat, 1 Mei 2026. Di hari yang istimewa tersebut, Kepala Desa Olat Rawa, Suprianto, menunaikan kewajiban zakat maal dari hasil peternakannya dengan penuh keikhlasan. Zakat berupa seekor sapi disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus kepedulian terhadap sesama.

Penyerahan zakat maal tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, yang hadir bersama jajaran pimpinan, yakni Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua II Lukman Hakim, S.H., M.Si, Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Md.Pd.Sd, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.H.I.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan Kepala Desa Olat Rawa yang telah menyalurkan zakat maal melalui BAZNAS. Ia menegaskan bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang mampu mengangkat kesejahteraan umat.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Kepala Desa yang telah mempercayakan penyaluran zakat maal berupa seekor sapi melalui BAZNAS. Ini adalah contoh nyata kepemimpinan yang tidak hanya memikirkan pembangunan fisik, tetapi juga kesejahteraan spiritual dan sosial masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam, kaum muslimin yang memiliki ternak sapi minimal 30 ekor wajib mengeluarkan zakatnya, yaitu satu ekor sapi berumur satu tahun. Ketentuan ini menjadi pengingat bahwa dalam setiap rezeki yang Allah titipkan, terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan.

Sementara itu, Kepala Desa Olat Rawa, Suprianto, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya karena dapat menunaikan zakat maal melalui BAZNAS. Ia menyampaikan bahwa zakat bukanlah beban, melainkan jalan untuk membersihkan harta dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Saya merasa sangat senang dan bersyukur dapat menunaikan kewajiban zakat ini. Semoga apa yang kami lakukan menjadi berkah, tidak hanya bagi kami, tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya dengan penuh haru.

Momentum ini menjadi semakin bermakna karena dilaksanakan pada hari Jumat, hari yang dikenal penuh keberkahan. Penyerahan zakat tersebut tidak hanya menjadi simbol ibadah personal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya para peternak, untuk lebih peduli dan sadar akan kewajiban zakat.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa juga menyampaikan himbauan kepada seluruh peternak, khususnya di wilayah Olat Rawa dan sekitarnya, agar tidak ragu menunaikan zakat maal.

“Saya mengajak seluruh peternak yang telah memenuhi syarat agar menunaikan zakatnya. Jangan menunda, karena zakat adalah kewajiban yang akan membawa keberkahan dalam usaha kita. Mari kita salurkan melalui BAZNAS agar tepat sasaran dan bermanfaat bagi yang membutuhkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap kesadaran berzakat dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, ketika zakat ditunaikan dengan benar, maka kesenjangan sosial dapat berkurang dan kesejahteraan umat akan meningkat.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa dan lembaga zakat dalam membangun kepedulian sosial. Dengan adanya peran aktif BAZNAS, penyaluran zakat dapat dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.

Para tamu yang hadir pun turut merasakan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Penyerahan zakat yang sederhana namun sarat makna tersebut menjadi pengingat bahwa keberkahan hidup tidak hanya diukur dari banyaknya harta, tetapi dari sejauh mana kita mampu berbagi.

Diharapkan, langkah yang dilakukan oleh Kepala Desa Olat Rawa ini dapat menjadi contoh dan motivasi bagi para peternak lainnya untuk ikut menunaikan zakat maal. Sebab, di balik setiap harta yang dikeluarkan di jalan Allah, terdapat janji balasan yang berlipat ganda.

Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan menjadikan masyarakat semakin peduli, saling membantu, serta hidup dalam keberkahan. (AM)

]]>
Fri, 01 May 2026 18:38:05 +0800 amr
Dari Harapan Menjadi Nyata: BAZNAS Sumbawa Hadirkan Bale Umin Masyarakat, (Bale Umat). Air Mata Haru Iringi Peletakan Batu Pertama https://amarmedia.co.id/dari-harapan-menjadi-nyata-baznas-sumbawa-hadirkan-bale-umin-masyarakat-bale-umat-air-mata-haru-iringi-peletakan-batu-pertama https://amarmedia.co.id/dari-harapan-menjadi-nyata-baznas-sumbawa-hadirkan-bale-umin-masyarakat-bale-umat-air-mata-haru-iringi-peletakan-batu-pertama Dari Harapan Menjadi Nyata: BAZNAS Sumbawa Hadirkan Bale Umin Masyarakat, (Bale Umat). Air Mata Haru Iringi Peletakan Batu Pertama

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Sebuah langkah penuh kepedulian kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa melalui program “Sumbawa Peduli”. Program ini diwujudkan dengan pembangunan “Bale Umat”, yang merupakan singkatan dari Bale Umin Masyarakat, yaitu rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu. Program ini dimulai dengan peletakan batu pertama di Kelurahan Brang Biji, Kamis (30 April 2026).

Suasana haru menyelimuti kegiatan tersebut. Warga setempat turut menyaksikan momen bersejarah ketika harapan akan tempat tinggal yang layak akhirnya mulai terwujud. Rumah milik Nurhadianto Dwi Priyatno, yang merupakan pasangan tunawicara bersama istrinya, menjadi titik awal program mulia ini. Kehadiran bantuan ini menjadi harapan besar bagi mereka untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov, didampingi Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua II Lukman Hakim, S.H., M.Si, Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Md.Pd.SD, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI. Turut hadir Camat Sumbawa Drs. Iwan Sofyan, Lurah Brang Biji Muhammad Chatur Saputra, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Camat Sumbawa, Drs. Iwan Sofyan, menyampaikan apresiasi tinggi atas program yang diinisiasi oleh BAZNAS.

“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata BAZNAS Sumbawa dalam membantu masyarakat kurang mampu. Program ini tidak hanya memberikan tempat tinggal yang layak, tetapi juga menghadirkan harapan dan semangat baru bagi warga. Ini adalah wujud nyata kepedulian sosial yang patut didukung bersama,” ujarnya.

Selanjutnya, Lurah Brang Biji, Muhammad Chatur Saputra, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warganya.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian BAZNAS. Bantuan ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun masa depan dan harapan bagi keluarga penerima,” ungkapnya dengan penuh haru.

Ketua BAZNAS Sumbawa, Syukri Rahmat, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari amanah umat yang harus disalurkan dengan tepat sasaran.

“InsyaAllah, BAZNAS Sumbawa akan membangun dua unit rumah setiap bulannya. Mohon doa dan dukungan agar program ini terus berjalan dan memberi manfaat luas,” tuturnya.

Di tengah suasana haru tersebut, keluarga penerima manfaat juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Dengan keterbatasan yang dimiliki, ungkapan terima kasih disampaikan dengan penuh ketulusan kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu.

Keesokan harinya, Jumat (1 Mei 2026), peletakan batu pertama kembali dilaksanakan di Desa Olat Rawa, Kecamatan Moyo Hilir, untuk rumah milik Bapak Ahmad. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS, Sekretaris Camat Moyo Hilir, serta Kepala Desa Olat Rawa, Supianto.

Dalam sambutannya, Sekretaris Camat (Sekcam) Moyo Hilir, H. Herman, S.KM., M.PH, menyampaikan apresiasi atas program tersebut.

“Atas nama pemerintah Kecamatan Moyo Hilir, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada BAZNAS Sumbawa. Program ini sangat membantu masyarakat kami yang membutuhkan dan menjadi bukti nyata kepedulian serta sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Olat Rawa, Supianto, juga mengungkapkan rasa syukur dan harapannya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Semoga menjadi berkah dan membawa kebahagiaan bagi keluarga penerima,” ucapnya.

Penerima manfaat di Desa Olat Rawa pun turut menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan keluarga,” ungkapnya dengan penuh haru.

Program Bale Umin Masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian mampu menghadirkan perubahan besar. Di balik setiap batu yang diletakkan, tersimpan doa dan harapan untuk kehidupan yang lebih layak, aman, dan penuh keberkahan bagi masyarakat Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 01 May 2026 18:05:01 +0800 amr
100 Mustahik per Desa: Janji BAZNAS Sumbawa Kini Jadi Nyata, Harapan Menyapa Hingga Pelosok Negeri https://amarmedia.co.id/100-mustahik-per-desa-janji-baznas-sumbawa-kini-jadi-nyata-harapan-menyapa-hingga-pelosok-negeri https://amarmedia.co.id/100-mustahik-per-desa-janji-baznas-sumbawa-kini-jadi-nyata-harapan-menyapa-hingga-pelosok-negeri “100 Mustahik per Desa: Janji BAZNAS Sumbawa Kini Jadi Nyata, Harapan Menyapa Hingga Pelosok Negeri”

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Komitmen BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam menebar manfaat bagi masyarakat kembali dibuktikan. Program bantuan untuk 100 mustahik per desa yang sebelumnya telah dilaunching oleh Bupati Sumbawa beberapa bulan lalu, kini mulai direalisasikan secara bertahap dan menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan.

Program ini dirancang untuk menjangkau seluruh desa di Kabupaten Sumbawa, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap fakir, miskin, serta para pejuang keagamaan seperti imam masjid, marbot, dan guru ngaji.

Hingga saat ini, sudah tiga desa yang merasakan manfaat program tersebut, yakni Desa Brang Kolong Kecamatan Plampang, Desa Labangka Kecamatan Ropang, dan terbaru Desa Olat Rawa Kecamatan Moyo Hilir yang dilaksanakan pada Jumat, 1 Mei 2026.

Penyaluran bantuan di Desa Olat Rawa dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov, bersama jajaran pimpinan, yaitu Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua II Lukman Hakim, S.H., M.Si, Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Md.Pd.SD, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat Moyo Hilir, H. Herman, S.KM., M.PH, Kepala Desa Olat Rawa, Supianto, serta anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Sandi, S.Pd., M.M.

Dalam sambutannya, Sekcam Moyo Hilir, H. Herman, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas program yang sangat membantu masyarakat di wilayahnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Sumbawa yang telah menghadirkan program luar biasa ini. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami, khususnya bagi mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Kepala Desa Olat Rawa, Supianto, juga mengungkapkan rasa syukur dan harapannya.

“Program ini membawa kebahagiaan bagi warga kami. Semoga BAZNAS terus diberikan kekuatan untuk membantu lebih banyak masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Sandi, S.Pd., M.M., menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi langkah BAZNAS yang konsisten membantu masyarakat. Program ini sangat tepat sasaran dan memberikan dampak nyata. Semoga terus berlanjut dan menjangkau seluruh desa di Sumbawa,” ungkapnya.

Salah satu penerima manfaat, Sahri, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan penuh syukur, ia mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterimanya.

“Terima kasih banyak kepada BAZNAS. Bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Ketua BAZNAS Sumbawa, Syukri Rahmat, menegaskan bahwa program ini merupakan amanah yang harus disalurkan kepada yang berhak.

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. InsyaAllah program 100 mustahik per desa ini akan terus kami lanjutkan hingga menjangkau seluruh desa di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.

Program ini bukan sekadar bantuan, tetapi juga menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi masyarakat kecil. Dari desa ke desa, BAZNAS terus menyalakan cahaya kepedulian, memastikan tidak ada yang tertinggal dalam merasakan kesejahteraan.

]]>
Fri, 01 May 2026 18:02:07 +0800 amr
Fraksi PKS DPRD Sumbawa Beri Catatan Kritis Terhadap 5 Ranperda: Minta Aturan Ketertiban Umum Tak Tekan Ekonomi Kecil https://amarmedia.co.id/fraksi-pks-dprd-sumbawa-beri-catatan-kritis-terhadap-5-ranperda-minta-aturan-ketertiban-umum-tak-tekan-ekonomi-kecil https://amarmedia.co.id/fraksi-pks-dprd-sumbawa-beri-catatan-kritis-terhadap-5-ranperda-minta-aturan-ketertiban-umum-tak-tekan-ekonomi-kecil Fraksi PKS DPRD Sumbawa Beri Catatan Kritis Terhadap 5 Ranperda: Minta Aturan Ketertiban Umum Tak Tekan Ekonomi Kecil

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan catatan kritis dan tajam terhadap 5 (lima) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sumbawa, Kamis (30/4/2026).

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov., didampingi oleh tiga Wakil Ketua DPRD, yakni H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H.

Dari jajaran eksekutif, hadir Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa Besar , para Asisten, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah dan Camat se-Kabupaten Sumbawa.

Dalam pandangan umum yang dibacakan, juru bicara Fraksi PKS  H.Andi Mappelepui menegaskan posisinya untuk melakukan fungsi kontrol secara maksimal.Ia menyatakan bahwa DPRD bukanlah sekadar lembaga formalitas untuk menyetujui program pemerintah.

"DPRD bukan tempat untuk mengamini, tetapi tempat untuk menguji, mengkritisi, dan bila perlu menolak. Fraksi PKS memilih berdiri pada posisi yang jelas bersama rakyat, bukan sekadar membenarkan kebijakan pemerintah," tegasnya.

Salah satu poin  yang disoroti adalah Ranperda Penyertaan Modal Daerah kepada BUMD sebesar Rp100 miliar. Fraksi PKS menilai Pemerintah Daerah belum berhasil meyakinkan publik bahwa BUMD yang ada layak menerima tambahan modal. Tidak ada jaminan bahwa dana tersebut tidak akan berakhir sebagai pemborosan anggaran yang "dilegalkan" melalui Perda.

" Kami bertanya secara terbuka, apakah ini benar-benar investasi, atau sekadar upaya menutupi kelemahan manajemen BUMD selama ini? Mengapa penyertaan modal didahulukan, sementara evaluasi kinerja tidak dipublikasikan secara transparan? Ujar  Haji Andi.

 

Fraksi PKS mempertanyakan transparansi evaluasi kinerja BUMD, khususnya PT Sabalong Samawa. PKS merekomendasikan penghentian sementara bantuan sampai perusahaan tersebut pulih dari beban utang. "Jangan jadikan APBD sebagai 'penyelamat' kegagalan manajemen BUMD. Kita butuh dividen, bukan beban fiskal jangka panjang," tambahnya.

Mengenai Ranperda Ketenteraman dan Ketertiban Umum, PKS mengingatkan agar aturan ini tidak menjadi alat kontrol sosial yang menekan rakyat kecil. Mereka menekankan agar Satpol PP bertindak humanis dan sesuai prinsip HAM, serta memastikan tidak ada kriminalisasi terhadap masyarakat ekonomi lemah tanpa solusi relokasi.

"Ketertiban tidak boleh dibangun dengan cara menekan kebebasan masyarakat. Fraksi PKS menolak jika rakyat kecil (pedagang kecil/warga prasejahtera) menjadi objek utama penertiban, sementara pelanggaran skala besar justru luput dari penegakan hukum" ujarnya.

Terkait Ranperda Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD), PKS mencium indikasi bahwa regulasi ini lebih didorong oleh kepentingan proyek fisik daripada kesiapan sistem operasional. PKS menolak adanya pungutan atau retribusi baru jika layanan yang diberikan belum layak dan berfungsi optimal.

Faksi PKS juga memberikan catatan pada Ranperda Kabupaten Layak Anak (KLA). Ia mendesak pemerintah untuk jujur melihat realitas tingginya kasus kekerasan anak dan pernikahan dini di lapangan, daripada sekadar mengejar penghargaan administratif.

Sementara untuk Ranperda Perubahan Susunan Perangkat Daerah, PKS mempertanyakan efektivitas penggabungan OPD. Mereka memperingatkan agar reformasi birokrasi ini tidak menciptakan kekacauan baru di masa transisi yang dapat mengganggu pelayanan publik.

Meski memberikan catatan yang cukup keras, Fraksi PKS menyatakan kesiapannya untuk membahas kelima Ranperda tersebut secara lebih mendalam pada tingkat Panitia Khusus (Pansus). Faksi PKS menuntut perbaikan substansi yang mendasar agar produk hukum yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kemaslahatan rakyat Sumbawa.

Penyampaian pemandangan Umum Fraksi ditutup dengan penyerahan dokumen Pandangan Umum Fraksi kepada pimpinan sidang untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme legislasi yang berlaku.

Adapun Susunan Personalia Fraksi PKS DPRD Sumbawa adalah Ketua Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov.l, Wakil Ketua Adizul Syahabuddin, S.P., M.Si, Sekretaris: H. Andi Mappaleppui, Anggota: Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., Ema Yuniarti, Alen Taryadi, S.H. (AM)

]]>
Fri, 01 May 2026 08:05:14 +0800 amr
DPRD Sumbawa Gelar Paripurna, Fraksi NasDem Soroti Investasi BUMD hingga Perlindungan Anak https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-paripurna-fraksi-nasdem-soroti-investasi-bumd-hingga-perlindungan-anak https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-paripurna-fraksi-nasdem-soroti-investasi-bumd-hingga-perlindungan-anak DPRD Sumbawa Gelar Paripurna, Fraksi NasDem Soroti Investasi BUMD hingga Perlindungan Anak

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap penjelasan Bupati Sumbawa atas 5 (lima) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tahun 2026, Kamis (30/4/2026).

Rapat yang berlangsung khidmat di Ruang Sidang Utama tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov. Dalam memimpin persidangan, Ketua didampingi oleh tiga Wakil Ketua DPRD, yakni H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H.

Turut hadir dari pihak eksekutif, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, anggota Forkopimda, Asisten I Sekretariat Daerah, staf ahli, kepala perangkat daerah, hingga para camat dan lurah di-Kabupaten Sumbawa.

Dalam pemaparannya, Fraksi Partai NasDem memberikan sejumlah catatan terhadap lima Ranperda yang diajukan Pemerintah Daerah. Juru bicara Fraksi NasDem H.Zohran SH menyatakan bahwa setiap regulasi yang dilahirkan harus menjamin kepastian hukum dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Adapun lima Ranperda yang dibahas meliputi: pertama; Ranperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tahun Anggaran 2026—2030;

Kedua; Ranperda tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Sumbawa tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat;

Ketiga; Ranperda tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik;

Keempat; Ranperda tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Sumbawa;

Kelima; Ranperda tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa.

Mengenai Ranperda Penyertaan Modal BUMD, Fraksi NasDem menekankan pentingnya target yang terukur. NasDem mengingatkan agar penyertaan modal tidak hanya menjadi beban APBD, melainkan harus mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kualitas pelayanan publik secara signifikan.

"Fraksi Partai NasDem menekankan bahwa penyertaan modal harus dirancang untuk meningkatkan kapasitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan. Hal ini harus dibarengi dengan target yang terukur, baik dalam aspek peningkatan pelayanan masyarakat maupun kontribusi dividen, agar investasi ini tidak sekadar menjadi beban APBD di tengah keterbatasan fiskal" ujar Haji Orek.

Sementara itu, terkait Ranperda Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Fraksi NasDem menuntut adanya pendekatan yang humanis.

"Kami memahami urgensi Ranperda ini guna sinkronisasi dengan peraturan yang lebih tinggi. Namun, Fraksi NasDem menegaskan bahwa pendekatan humanis dan asas kemanfaatan hukum harus dikedepankan. Hukum harus membawa kebahagiaan dan kemaslahatan bagi masyarakat; jangan sampai peraturan ini justru mematikan ekonomi rakyat kecil tanpa solusi relokasi yang layak.," tegas H Zohran 

Fraksi yang mengusung semangat restorasi ini juga memberikan dukungan penuh terhadap Ranperda Kabupaten Layak Anak. Mereka berharap regulasi ini tidak sekadar menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar mampu menurunkan angka kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sumbawa melalui integrasi peran pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

Di sektor lingkungan, NasDem mendorong kesiapan infrastruktur pengelolaan air limbah domestik guna mencegah pencemaran lingkungan yang lebih luas.

Terakhir, menanggapi penataan perangkat daerah, NasDem mengingatkan agar penyederhanaan organisasi (simplifikasi) tetap berorientasi pada hasil dan tidak menurunkan kualitas pelayanan publik. Birokrasi diharapkan menjadi lebih lincah (agile) dan akseleratif.

"Kami siap berperan aktif untuk memastikan produk hukum yang dihasilkan berkualitas, berpihak pada rakyat, serta berlandaskan kepastian dan kemanfaatan hukum. Semoga rangkaian pembahasan ini mendorong Sumbawa menjadi daerah yang unggul, maju, dan sejahtera" pungkas Haji Orek.

Rapat Paripurna ini diakhiri dengan penyerahan dokumen pandangan umum fraksi kepada pimpinan rapat untuk kemudian ditindaklanjuti dalam pembahasan pada tingkat Panitia Khusus (Pansus) bersama Pemerintah Daerah.

Adapun Susunan Personalia Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Sumbawa:

Dewan Penasihat:Zulfikar Demitry, S.H., M.H., Ketua:Bunardi, A.Md.Pi., Wakil Ketua: H. Zohran, S.H., Sekretaris: Edy Syarifuddin,Bendahara:Hasanuddin, S.E. (AM)

]]>
Fri, 01 May 2026 06:11:41 +0800 amr
Perkuat Peran Orang Tua dalam Pendidikan, Dikbud Sumbawa Gelar Malam Seribu Cahaya di SMPN 1 Labuhan Badas https://amarmedia.co.id/perkuat-peran-orang-tua-dalam-pendidikan-dikbud-sumbawa-gelar-malam-seribu-cahaya-di-smpn-1-labuhan-badas https://amarmedia.co.id/perkuat-peran-orang-tua-dalam-pendidikan-dikbud-sumbawa-gelar-malam-seribu-cahaya-di-smpn-1-labuhan-badas Perkuat Peran Orang Tua dalam Pendidikan, Dikbud Sumbawa Gelar Malam Seribu Cahaya di SMPN 1 Labuhan Badas

Sumbawa.Amarmedia.co.id, Kamis, 30 April 2026. Rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di Kabupaten Sumbawa kembali berlanjut. Setelah sebelumnya dilaksanakan berbagai kegiatan yang melibatkan siswa dan orang tua, kini memasuki tahap ketiga, yaitu kegiatan Malam Seribu Cahaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis malam, 30 April 2026, dan dipusatkan di SMPN 1 Labuhan Badas.

Sejak sore hari, suasana sekolah sudah mulai ramai. Siswa datang bersama orang tua mereka. Para guru juga tampak sibuk menyiapkan berbagai kebutuhan kegiatan. Lampu-lampu kecil dan lilin mulai ditata dengan rapi. Halaman sekolah yang biasanya digunakan untuk kegiatan belajar, malam itu berubah menjadi tempat yang penuh cahaya dan suasana hangat.

Kegiatan Malam Seribu Cahaya ini berlangsung dengan sangat khidmat. Semua yang hadir mengikuti rangkaian acara dengan tertib. Tidak ada suara gaduh, yang terdengar hanya lantunan doa dan suara lembut dari pembawa acara. Banyak siswa yang terlihat duduk berdampingan dengan orang tua mereka. Suasana ini terasa sangat menyentuh.

Acara dimulai dengan pembukaan sederhana. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Dalam momen tersebut, para siswa diajak untuk merenung dan mengingat peran orang tua dalam kehidupan mereka. Banyak siswa yang terlihat menunduk, bahkan beberapa tampak meneteskan air mata. Orang tua yang hadir juga terlihat terharu melihat anak-anak mereka.

Selain dihadiri oleh siswa, orang tua, dan guru, kegiatan ini juga dihadiri oleh tamu undangan dari BNN Sumbawa serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menambah makna kegiatan ini. Mereka ikut menyaksikan langsung suasana penuh haru yang terjadi di tengah-tengah siswa dan orang tua.

Perwakilan dari BNN Sumbawa juga memberikan pesan singkat kepada para siswa. Mereka mengingatkan pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif, terutama penyalahgunaan narkoba. Pesan tersebut disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh para siswa.

“Kami berharap anak-anak bisa menjaga diri, memilih pergaulan yang baik, dan tetap fokus pada masa depan. Kegiatan seperti ini sangat baik karena mendekatkan anak dengan orang tua,” ujar salah satu perwakilan BNN Sumbawa.

Tokoh masyarakat yang hadir juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Mereka menilai bahwa kegiatan Malam Seribu Cahaya bukan hanya menjadi bagian dari perayaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi generasi muda.

Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan penyalaan lilin. Setiap siswa memegang satu lilin kecil. Cahaya dari lilin-lilin tersebut membuat suasana semakin indah. Dari kejauhan, tampak seperti lautan cahaya yang bergerak perlahan. Momen ini menjadi simbol harapan dan semangat dalam dunia pendidikan.

Kepala SMPN 1 Labuhan Badas, Punijan, S. Pd., M. Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa Malam Seribu Cahaya bukan sekadar acara seremonial, tetapi memiliki makna yang dalam.

“Kegiatan ini kami hadirkan untuk memberikan ruang bagi siswa dan orang tua untuk saling memahami. Pendidikan bukan hanya tentang pelajaran di kelas, tetapi juga tentang hubungan yang baik antara anak dan orang tua. Kami berharap momen ini bisa menjadi kenangan yang tidak terlupakan,” ujar Punijan.

Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang melibatkan orang tua. Menurutnya, kehadiran orang tua di sekolah memberikan dampak positif bagi perkembangan anak.

“Ketika orang tua hadir dan terlibat langsung, anak akan merasa lebih diperhatikan. Ini sangat penting untuk membangun semangat belajar mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SMP Dinas Dikbud Sumbawa, Junaidi, S. Pd., M. Pd., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, juga memberikan sambutan. Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Malam Seribu Cahaya ini. Ini adalah bagian dari rangkaian Hardiknas yang tidak hanya meriah, tetapi juga penuh makna. Kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan,” kata Junaidi.

Ia juga menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Hardiknas tahun ini memang dirancang untuk lebih melibatkan orang tua. Tujuannya adalah untuk memperkuat hubungan antara anak, orang tua, dan sekolah.

“Kami ingin pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan komunikasi antara anak dan orang tua bisa semakin baik,” jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung, beberapa siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan perasaan mereka kepada orang tua. Ada yang mengucapkan terima kasih, ada juga yang meminta maaf. Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling menyentuh.

Seorang siswa terlihat memeluk ibunya sambil menangis. Ia mengaku jarang berbicara dari hati ke hati dengan orang tuanya. Namun, melalui kegiatan ini, ia merasa lebih berani untuk mengungkapkan perasaannya.

Orang tua yang hadir juga memberikan respon yang positif. Banyak dari mereka yang merasa kegiatan ini sangat bermanfaat. Mereka bisa lebih memahami apa yang dirasakan oleh anak-anak mereka.

“Saya sangat terharu. Selama ini mungkin saya terlalu sibuk, sehingga kurang mendengarkan anak. Malam ini saya jadi lebih mengerti,” ujar salah satu orang tua siswa.

Para guru juga merasa bangga melihat antusiasme siswa dan orang tua. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan di masa yang akan datang.

Menjelang akhir acara, semua peserta kembali diajak untuk berdoa bersama. Cahaya lilin yang masih menyala menjadi saksi dari momen penuh haru tersebut. Setelah itu, acara ditutup dengan suasana yang tenang dan penuh kehangatan.

Kegiatan Malam Seribu Cahaya ini menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian peringatan Hardiknas di Kabupaten Sumbawa. Selain memberikan kesan yang mendalam, kegiatan ini juga berhasil mempererat hubungan antara siswa, orang tua, dan pihak sekolah.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dunia pendidikan tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan hubungan yang harmonis dalam keluarga. Malam itu, cahaya lilin bukan hanya menerangi halaman sekolah, tetapi juga menerangi hati setiap orang yang hadir.(AM/Asmediati)

]]>
Thu, 30 Apr 2026 20:51:00 +0800 amr
Perkuat Ekosistem Pendidikan, Dikbud Sumbawa Hadirkan Orangtua di Dalam Ruang Kelas https://amarmedia.co.id/perkuat-ekosistem-pendidikan-dikbud-sumbawa-hadirkan-orangtua-di-dalam-ruang-kelas https://amarmedia.co.id/perkuat-ekosistem-pendidikan-dikbud-sumbawa-hadirkan-orangtua-di-dalam-ruang-kelas Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 30 April 2026Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Sumbawa memasuki babak yang menyentuh sisi paling fundamental dalam dunia pendidikan: Keluarga.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si., memimpin langsung gerakan bertajuk "Satu Jam Bersama Orangtua di Sekolah"yang dilaksanakan serentak di berbagai jenjang sekolah pada Kamis pagi 30 April 2026 . Program ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan upaya strategis Pemda untuk meruntuhkan sekat komunikasi antara anak, orangtua, dan guru.

Membangun Jembatan Hati di Ruang Kelas

Budi Sastrawan menegaskan bahwa kehadiran orangtua di dalam kelas selama 60 menit merupakan investasi emosional yang tak ternilai. Menurutnya, selama ini ada "mata rantai yang terputus" di mana orangtua seringkali hanya mengetahui hasil akhir (nilai), tanpa memahami proses dan pergulatan batin anak di sekolah.

"Pendidikan tidak boleh menjadi menara gading yang memisahkan anak dari realitas keluarganya. Hari ini, kita saksikan orangtua tidak lagi hanya berdiri di gerbang saat menjemput, tapi hadir secara utuh di bangku sebelah anak mereka. Inilah esensi pendidikan yang humanis," ujar Kadis Dikbud saat memantau kegiatan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan ini berhasil mengungkap sisi-sisi kejujuran siswa yang selama ini terpendam:

Banyak siswa yang akhirnya berani mengungkapkan kesulitan belajar (seperti rasa takut pada pelajaran tertentu) yang selama ini tidak tersampaikan di rumah.

Sejumlah wali murid menyadari adanya perbedaan karakter anak saat di rumah dan di sekolah, memberikan perspektif baru bagi mereka dalam mendidik.

Di tingkat SMP, kegiatan ini menjadi instrumen rekonsiliasi komunikasi bagi anak usia remaja yang cenderung tertutup kepada orangtuanya.

Kadis Dikbud menekankan bahwa sekolah tidak bisa berjalan sendirian. Keberhasilan transformasi pendidikan di Sumbawa sangat bergantung pada kolaborasi tiga pilar utama Sekolah, Orangtua, dan Masyarakat.

Menuju "Malam Seribu Cahaya"

Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari ini, Budi Sastrawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program-program partisipatif seperti ini. Setelah sukses dengan Festival Bermain dan Satu Jam Bersama Orangtua rangkaian Hardiknas 2026 akan dipuncaki dengan kegiatan "Malam Seribu Cahaya".

"Kita ingin membangun kebiasaan baru di Sumbawa. Kita ingin orangtua hadir secara utuh dalam proses tumbuh kembang anak. Jika komunikasi di rumah dan sekolah sudah selaras, maka karakter anak akan terbentuk dengan kokoh," tambah Budi Sastrawan dengan optimis.

Program ini diharapkan menjadi titik balik bagi pola asuh dan pola didik di Kabupaten Sumbawa, di mana pendidikan bukan lagi soal mengejar angka di atas kertas, melainkan tentang membangun kedekatan hati dan karakter yang berkelanjutan.(AM)

]]>
Thu, 30 Apr 2026 09:08:37 +0800 amr
Satu Jam Bersama Orangtua di Sekolah, Bangun Kedekatan Anak dan Keluarga https://amarmedia.co.id/satu-jam-bersama-orangtua-di-sekolah-bangun-kedekatan-anak-dan-keluarga https://amarmedia.co.id/satu-jam-bersama-orangtua-di-sekolah-bangun-kedekatan-anak-dan-keluarga Satu Jam Bersama Orangtua di Sekolah, Bangun Kedekatan Anak dan Keluarga

Sumbawa, Amarmedia.co.id - Kamis 30 April 2026 — Suasana pagi di sejumlah sekolah di Kabupaten Sumbawa terasa berbeda. Sejak pukul 07.00 WITA, para orangtua tampak hadir mendampingi anak-anak mereka di kelas. Kegiatan bertajuk “Satu Jam Bersama Orangtua di Sekolah” ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung sederhana, namun penuh makna. Selama satu jam, orangtua duduk berdampingan dengan anak, mengikuti aktivitas belajar, dan terlibat dalam percakapan yang lebih dekat. Tidak sedikit anak yang memanfaatkan momen ini untuk bercerita tentang kesehariannya di sekolah, termasuk hal-hal yang selama ini jarang disampaikan di rumah.

Di salah satu sekolah dasar, terlihat seorang siswa memegang tangan ibunya sambil bercerita pelan. Di sudut lain, ada ayah yang mendengarkan anaknya membaca cerita dengan penuh perhatian. Suasana hangat seperti ini tampak hampir di semua kelas.

Kepala sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Tujuannya adalah membuka ruang komunikasi yang lebih jujur antara anak dan orangtua. “Kadang anak sulit menyampaikan isi hatinya di rumah. Dengan suasana sekolah yang mereka kenal, anak jadi lebih berani bicara,” ujar salah satu guru.

Anak-anak pun terlihat antusias. Mereka tampak senang karena orangtuanya bisa melihat langsung bagaimana proses belajar mereka di kelas. Beberapa siswa bahkan menunjukkan buku tugas dan hasil karya mereka dengan rasa bangga.

Salah satu siswa kelas lima mengaku senang karena ibunya bisa datang ke sekolah. “Biasanya saya cerita sedikit saja di rumah. Tapi tadi saya bisa cerita banyak, termasuk kalau saya kadang takut saat pelajaran matematika,” katanya dengan jujur.

Orangtua juga merasakan hal yang sama. Banyak dari mereka mengaku baru benar-benar memahami kondisi anak di sekolah setelah mengikuti kegiatan ini. “Saya jadi tahu ternyata anak saya agak pemalu di kelas. Selama ini saya kira dia aktif seperti di rumah,” ujar seorang wali murid.

Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan karena membantu orangtua lebih peka terhadap perkembangan anak. Ia juga merasa lebih dekat secara emosional setelah berbincang langsung di kelas.

Kegiatan “Satu Jam Bersama Orangtua” ini dirancang tidak kaku. Guru hanya berperan sebagai pendamping, sementara interaksi lebih banyak terjadi antara anak dan orangtua. Beberapa kelas mengisi waktu dengan membaca bersama, menulis cerita singkat, atau sekadar berbincang santai.

Di tingkat sekolah menengah pertama, di SMPN 1 Labuhan Badas suasana sedikit berbeda. Anak-anak yang sudah mulai remaja tampak lebih canggung di awal. Namun seiring waktu, mereka mulai membuka diri. Beberapa siswa bahkan menyampaikan harapan dan keluhan mereka secara langsung kepada orangtua.

Seorang guru mengatakan bahwa momen ini sangat penting, terutama bagi anak usia remaja. “Di usia ini, anak sering merasa tidak dipahami. Kegiatan seperti ini bisa menjadi jembatan untuk memperbaiki komunikasi,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S. Ip. M. Si., turut memberikan tanggapan terkait kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa program ini menjadi salah satu langkah nyata untuk memperkuat hubungan antara sekolah, anak, dan keluarga.

“Kami ingin pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga terhubung erat dengan keluarga. Orangtua memiliki peran besar dalam perkembangan anak, bukan hanya dalam hal akademik, tetapi juga karakter,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa selama ini masih ada jarak antara orangtua dan kehidupan sekolah anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan jarak tersebut bisa diperkecil.

“Dengan hadir langsung di kelas, orangtua bisa melihat bagaimana anak belajar, bagaimana mereka berinteraksi, dan apa saja tantangan yang dihadapi. Ini penting agar orangtua tidak hanya menilai dari hasil, tetapi juga memahami proses,” lanjutnya.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara anak dan orangtua akan berdampak positif pada perkembangan emosional anak. Anak yang merasa didengar cenderung lebih percaya diri dan nyaman dalam belajar.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Peran orangtua sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat. “Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Sekolah dan orangtua harus saling mendukung,” tegasnya.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari para guru. Mereka merasa terbantu karena orangtua bisa melihat langsung kondisi di kelas. Dengan begitu, komunikasi antara guru dan orangtua menjadi lebih terbuka.

Seorang guru kelas menyampaikan bahwa setelah kegiatan ini, biasanya orangtua lebih mudah diajak berdiskusi tentang perkembangan anak. “Kami berharap komunikasi ini tidak berhenti hari ini saja, tetapi terus berlanjut,” katanya.

Di beberapa sekolah, kegiatan ditutup dengan refleksi singkat. Anak dan orangtua diminta menyampaikan kesan mereka. Banyak anak yang mengatakan merasa lebih dekat dengan orangtuanya. Sementara orangtua mengaku tersentuh dengan cerita anak yang selama ini tidak pernah mereka dengar.

Kegiatan “Satu Jam Bersama Orangtua” ini menjadi bukti bahwa hal sederhana bisa membawa dampak besar. Hanya dengan meluangkan waktu satu jam, hubungan antara anak dan orangtua bisa menjadi lebih hangat.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini tidak hanya diisi dengan upacara atau kegiatan formal, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan yang nyata. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa pendidikan bukan hanya soal nilai dan prestasi, tetapi juga tentang hubungan yang sehat antara anak dan orangtua.

Dengan adanya kegiatan ini, sekolah berharap ke depan akan semakin banyak orangtua yang terlibat aktif dalam pendidikan anak. Karena pada akhirnya, keberhasilan anak tidak lepas dari dukungan keluarga yang kuat.

Pagi itu mungkin hanya berlangsung satu jam, tetapi maknanya bisa dirasakan jauh lebih lama. Sebuah langkah kecil yang membuka jalan bagi komunikasi yang lebih baik di masa depan.(AM/Asmediati)

]]>
Thu, 30 Apr 2026 08:41:42 +0800 amr
Sambang Nusa Presisi, Polairud Perkuat Kesadaran Hukum Masyarakat Pesisir di Pulau Terluar Sumbawa  https://amarmedia.co.id/sambang-nusa-presisi-polairud-perkuat-kesadaran-hukum-masyarakat-pesisir-di-pulau-terluar-sumbawa https://amarmedia.co.id/sambang-nusa-presisi-polairud-perkuat-kesadaran-hukum-masyarakat-pesisir-di-pulau-terluar-sumbawa Sambang Nusa Presisi, Polairud Perkuat Kesadaran Hukum Masyarakat Pesisir di Pulau Terluar Sumbawa 

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id -- Keseriusan aparat dalam menjaga kedaulatan dan keselamatan wilayah perairan kembali dibuktikan. Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Sumbawa bersama jajaran Dit Polairud Polda NTB turun langsung melaksanakan kegiatan Sambang Nusa Presisi di wilayah pulau terluar berpenghuni, tepatnya di Pulau Medang, Desa Medang, Kecamatan Labuhan Badas.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Sumbawa, IPTU Baiq Shinta Dewi Ratna Negari, SH, mendampingi Kasubdit Patroli Dit Polairud Polda NTB, AKBP Kurniawadin, SPI., MM. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa negara tidak boleh kalah cepat dan tidak boleh absen di wilayah terluar.

Bukan sekadar kunjungan seremonial, kegiatan ini membawa misi penting di tengah berbagai persoalan klasik masyarakat pesisir. Mulai dari minimnya akses informasi, lemahnya pengawasan, hingga potensi pelanggaran hukum di sektor perairan, semuanya menjadi perhatian serius aparat.

Dalam kesempatan tersebut, Polairud memberikan sejumlah edukasi strategis kepada masyarakat. Di antaranya sosialisasi Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, sebagai pengingat bahwa praktik ilegal di laut tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengancam keberlanjutan mata pencaharian nelayan.

Selain itu menyampaikan edukasi terkait Peraturan BPH Migas Nomor 2 Tahun 2023 tentang penerbitan surat rekomendasi pembelian BBM. Hal ini penting guna mencegah potensi penyalahgunaan distribusi BBM yang selama ini kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Tak hanya itu, masyarakat diperkenalkan dengan layanan digital E-Pas Kecil untuk pembuatan dokumen kapal secara online. Inovasi ini diharapkan mampu mendorong modernisasi administrasi pelayaran rakyat yang selama ini dianggap rumit dan memakan waktu.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa pembangunan tidak cukup hanya direncanakan dari balik meja. Kehadiran langsung di tengah masyarakat, khususnya di wilayah terluar, menjadi kunci utama dalam menjawab kebutuhan riil warga.

Polairud membuktikan bahwa pengamanan wilayah perairan bukan hanya soal patroli semata, tetapi juga membangun kesadaran hukum serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap negara.

Dengan langkah nyata ini, pesan yang ingin disampaikan jelas: negara hadir, bahkan hingga ke titik terluar negeri. (AM/Hps)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 22:49:25 +0800 amr
Dukung Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Desa Rhee Pantau Pertumbuhan Jagung Hibrida Milik Warga https://amarmedia.co.id/dukung-asta-cita-presiden-bhabinkamtibmas-desa-rhee-pantau-pertumbuhan-jagung-hibrida-milik-warga https://amarmedia.co.id/dukung-asta-cita-presiden-bhabinkamtibmas-desa-rhee-pantau-pertumbuhan-jagung-hibrida-milik-warga Dukung Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Desa Rhee Pantau Pertumbuhan Jagung Hibrida Milik Warga

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id - Dalam rangka menyukseskan program ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas, Bhabinkamtibmas Desa Rhee Polsek Rhee, AIPDA Alfian Harris, melaksanakan kegiatan sambang desa sekaligus memantau langsung perkembangan tanaman jagung hibrida milik warga binaan di Dusun Rhee Berru, Desa Rhee, Senin siang (27/04/2026).

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kapolsek Rhee Ipda Romy Octovian Munir, menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah lahan pertanian merupakan wujud nyata dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan.

"Melalui program Presisi Polri, kami berkomitmen untuk terus mendampingi petani. Kehadiran Bhabinkamtibmas bertujuan untuk memberikan motivasi agar masyarakat lebih semangat dalam mengelola potensi pertanian, sehingga stabilitas pangan di tingkat desa hingga nasional dapat terjaga," ungkap Kapolsek.

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 12.00 WITA tersebut, AIPDA Alfian Harris berdialog langsung dengan para petani mengenai kondisi tanaman jagung. Selain memantau pertumbuhan fisik tanaman, personel Polri ini juga memberikan imbauan agar pemilik lahan konsisten melakukan perawatan secara optimal, termasuk menjaga kebersihan lahan dari gulma dan hama.

Masyarakat juga diajak untuk selalu berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti penyuluh pertanian maupun kepolisian, apabila menemui kendala teknis atau gangguan keamanan di sekitar area lahan. Hal ini penting untuk memastikan proses produksi jagung hibrida berjalan lancar hingga masa panen tiba dengan hasil yang maksimal.

Kegiatan sambang dialogis ini terbukti efektif dalam mempererat tali silaturahmi antara Polsek Rhee dengan warga masyarakat. Sinergitas yang kuat antara kepolisian dan petani diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terciptanya situasi Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang kondusif di wilayah pedesaan.

Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di wilayah hukum Polsek Rhee, khususnya di Desa Rhee, terpantau sangat aman dan terkendali. Masyarakat menyambut positif kehadiran Polri yang peduli terhadap sektor pertanian, menjadikannya sebagai penyemangat dalam mewujudkan kesejahteraan melalui sektor pangan. (AM/Hps)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 22:43:49 +0800 amr
Tertangkap Basah, Terduga Pelaku Pencurian Komponen Motor di Kerato Diamankan Polsek Sumbawa https://amarmedia.co.id/tertangkap-basah-terduga-pelaku-pencurian-komponen-motor-di-kerato-diamankan-polsek-sumbawa https://amarmedia.co.id/tertangkap-basah-terduga-pelaku-pencurian-komponen-motor-di-kerato-diamankan-polsek-sumbawa Tertangkap Basah, Terduga Pelaku Pencurian Komponen Motor di Kerato Diamankan Polsek Sumbawa

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id -- Aksi pencurian di sebuah bengkel milik warga di Dusun Genang Genis, Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwes, berhasil digagalkan langsung oleh pemiliknya. Terduga pelaku berinisial H alias D (23), seorang oknum mahasiswa, tertangkap basah saat tengah mengangkut sejumlah komponen mesin motor, Selasa malam (28/04/2026).

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sumbawa Iptu Rohmad Rondhi, memberikan apresiasi atas keberanian dan kewaspadaan korban yang berhasil mengamankan pelaku tanpa tindakan main hakim sendiri.

"Kami sangat menghargai tindakan cepat warga yang segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan di Mapolsek untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap keamanan lingkungan, terutama pada jam-jam rawan," tegas Kapolsek.

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 19.10 WITA, saat pemilik bengkel, FB (42), baru saja kembali dari membeli makanan. Saat melintasi bengkelnya, ia merasa curiga melihat pintu samping bengkel dalam keadaan terbuka. Setelah dilakukan pengecekan ke dalam, FB mendapati terduga pelaku H alias D sedang memegang pelek (pelang) motor.

Tidak hanya itu, sejumlah barang berharga milik korban ternyata sudah dipindahkan ke luar pagar bengkel dan siap untuk diangkut menggunakan sepeda motor matic jenis Yamaha Xeon milik pelaku. Menyadari aksinya diketahui, pelaku tidak dapat berkutik dan langsung diamankan oleh pemilik bengkel bersama warga sekitar sebelum diserahkan ke pihak kepolisian.

"Dalam penangkapan tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang hendak dicuri antara lain, 2 buah pelek (pelang) motor, 5 unit blok mesin motor, 1 unit mesin krengkes, 1 unit swing arm. Selain komponen motor tersebut, petugas juga menyita satu unit sepeda motor matic jenis Yamaha Xeon yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya." jelas Iptu Rohmad Rondhi.

Personel Polsek Sumbawa yang menerima laporan segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi (pulbaket). Terduga pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami motif serta kemungkinan adanya keterlibatan dalam aksi serupa di lokasi lain.

Situasi di wilayah Desa Kerato pasca kejadian terpantau aman dan kondusif berkat respons cepat kepolisian dalam mengamankan pelaku dari potensi amuk massa. (AM/Hps)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 22:37:25 +0800 amr
Atasi Banjir Berulang, Komisi IV DPRD Sumbawa Tekan Penguatan Fiskal dan Pembentukan Satgas Lintas Sektoral https://amarmedia.co.id/atasi-banjir-berulang-komisi-iv-dprd-sumbawa-tekan-penguatan-fiskal-dan-pembentukan-satgas-lintas-sektoral https://amarmedia.co.id/atasi-banjir-berulang-komisi-iv-dprd-sumbawa-tekan-penguatan-fiskal-dan-pembentukan-satgas-lintas-sektoral Atasi Banjir Berulang, Komisi IV DPRD Sumbawa Tekan Penguatan Fiskal dan Pembentukan Satgas Lintas Sektoral

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 29 April 2026 – Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) intensif bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis guna merespons eskalasi bencana banjir di wilayah Kabupaten Sumbawa. Rapat yang berlangsung diRuang Komisi IV pada Rabu (29/4) ini menghadirkan jajaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), BPBD Sumbawa, serta Dinas Sosial.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi IV menekankan pentingnya pergeseran strategi penanganan bencana, dari yang semula bersifat reaktif menjadi lebih preventif dan terintegrasi melalui lima poin kesimpulan strategis.

Ketua Komisi IV beserta anggota, Muhammad Takdir, SE, M.M.Inov, Sukiman, K.S.P.d I Bunardi, A.Md.Pi, dan Ema Yuniarti, mendorong penguatan ketahanan fiskal daerah. Dewan meminta pemerintah daerah memastikan alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) yang proporsional.

"Dibutuhkan penyusunan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebagai regulasi turunan. Ini penting untuk memberikan kepastian hukum bagi OPD teknis agar penyerapan dana BTT dalam situasi darurat bisa lebih cepat (speed of response) namun tetap akuntabel," tegas Takdir 

Mengingat pola banjir di Sumbawa sering kali memiliki siklus berulang, Komisi IV meminta BPBD Kabupaten Sumbawa untuk menyusun perencanaan mitigasi dan pemulihan pascabencana yang lebih komprehensif. Fokus utama diarahkan pada penguatan pemetaan mata anggaran yang menitikberatkan pada upaya preventif dan rehabilitasi yang terukur.

Salah satu terobosan yang diusulkan adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Optimalisasi Mitigasi. Satgas ini akan melibatkan pemangku kepentingan kunci secara luas, mulai dari Sekda, Bapperida, TNI/Polri, hingga instansi teknis seperti PUPR, Dinas Pertanian, LH, serta pihak balai (BWS dan Balai Jalan).

Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk mengintegrasikan program kerja lintas instansi agar risiko bencana dapat diminimalisir baik secara struktural (pembangunan fisik) maupun non-struktural (kebijakan dan edukasi).

Selain jalur birokrasi, komisi IV DPRD juga meminta penguatan peran Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). FPRB diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan partisipasi sektor swasta dan masyarakat demi menciptakan ketangguhan daerah yang mandiri berbasis komunitas.

Menutup kesimpulan rapat, Komisi IV menginstruksikan penguatan koordinasi vertikal yang terintegrasi antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, hingga BNPB. Hal ini dipandang penting guna memastikan keselarasan data, distribusi sumber daya yang tepat sasaran, serta sinkronisasi kebijakan darurat antara daerah dan pusat.

Rapat ini diharapkan menjadi titik balik manajemen bencana di Kabupaten Sumbawa agar lebih tangguh dalam menghadapi tantangan iklim di masa depan. (AM)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 21:37:47 +0800 amr
Komisi IV DPRD Sumbawa Gelar Hearing Terkait Kasus Perundungan : ini Rekomendasinya https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-gelar-hearing-terkait-kasus-perundungan-ini-rekomendasinya https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-gelar-hearing-terkait-kasus-perundungan-ini-rekomendasinya Komisi IV DPRD Sumbawa Gelar Hearing Terkait Kasus Perundungan : ini Rekomendasinya 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat dengar pendapat (hearing) guna menyikapi kasus perundungan dan pemukulan yang terjadi di SMKN 1 Plampang. Rapat yang berlangsung di ruang Rapat Pimpinan DPRD ini menghadirkan pihak sekolah, KCD Dikpora IV, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, serta orang tua siswa, Rabu (29/4).

Hadir pula, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Orong Telu, Dewan Pendidikan Sumbawa, serta orang tua/wali murid korban perundungan (bullying) terkait kasus di SMK Negeri 1 Plampang dan SD Negeri 1 Sebeok, Kecamatan Orong Telu.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Muhammad Takdir, SE., M.M.Inov, didampingi Sekretaris Komisi Sukiman K, S.Pd.I, serta anggota komisi lainnya yakni Syamsul Hidayat, SE, Ema Yuniarti, dan Bunardi, A.Md Pi. Hadir pula Kadis Dikbud Sumbawa Budi Sastrawan dan Siti Sukmawati dari KCD Dikpora Wilayah IV.

Dalam pertemuan tersebut Perwakilan KCD Dikpora Wilayah IV Sumbawa Siti Kusmawati mengungkapkan hasil investigasinya bahwa bahwa bibit konflik bermula sekitar empat bulan lalu. Saat itu, terjadi perselisihan antara siswa bernama Adil dan Desta di dalam kelas hanya karena masalah pinjam-meminjam penggaris. Meski sempat didamaikan secara internal oleh guru, rupanya bara konflik belum sepenuhnya padam.

Masalah kembali mencuat pada hari Kamis pekan lalu. Siswa bernama Dika, yang saat kejadian empat bulan lalu berstatus sebagai saksi, tiba-tiba diinterogasi dan dituduh sebagai informan. Nahas, Dika kemudian menjadi sasaran pemukulan hingga mengalami luka di bagian wajah dan pendarahan di hidung.

Sorotan DPRD: Lemahnya Keamanan dan SOP Mediasi

Ketua Komisi IV, Muhammad Takdir, memberikan catatan kritis mengenai masuknya pihak luar ke lingkungan sekolah saat proses mediasi sedang berlangsung.

"Kami menyayangkan mengapa orang luar bisa masuk saat mediasi. Sekolah harus memiliki SOP yang jelas agar lingkungan pendidikan tetap steril dari intervensi luar yang justru bisa memperkeruh suasana," tegas Takdir. Ia meminta agar nilai-nilai pembinaan karakter lebih diutamakan daripada sekadar penyelesaian administratif.

Senada dengan itu, Anggota Komisi IV Syamsul Hidayat menyoroti adanya "salah sasaran" dalam pemukulan ini. "Anak yang menjadi saksi (Dika) justru menjadi korban. Kami merasa prihatin, apalagi sampai ada luka fisik yang cukup serius. Sekolah harus bertindak cepat agar suasana kebatinan orang tua tidak semakin terluka," ujarnya.

Keluhan Orang Tua: Minim Empati dan Respons Lambat

Ahmad Nawawi, orang tua dari Dika (korban), menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak sekolah. Ia menilai sekolah kurang responsif dan terkesan membiarkan kasus ini berlarut.

"Saya datang ke sekolah mencari jawaban, tapi penanganannya mengecewakan. Sebagai orang tua, saya sedih melihat anak saya dipukul karena hanya menjadi saksi. Kami membawa masalah ini ke Polsek Plampang karena merasa di sekolah tidak ada kepastian," ungkapnya dengan nada emosional.

Kepala SMKN 1 Plampang H.Sutono,SE,M.M.Inov mengakui adanya kekurangan dalam proses penanganan masalah. Ia menyebutkan faktor keterbatasan personel bimbingan konseling (BK) yang memiliki latar belakang bukan pendidikan psikologi yang tepat.

"Kami menyadari ada kekurangan dalam proses mediasi, termasuk keterlambatan memanggil orang tua secara langsung. Namun, kami telah berupaya maksimal. Ke depan, ini menjadi bahan evaluasi dan introspeksi kami di sekolah," jelasnya.

Anggota Komisi IV, Bunardi, mengusulkan agar ke depan ada kolaborasi yang lebih erat antara sekolah, Komite Sekolah, dan Dewan Pendidikan.

"Kuncinya adalah komunikasi. Jangan hanya mengandalkan surat panggilan yang dibawa siswa, karena sering tidak sampai ke orang tua. Libatkan Dewan Pendidikan untuk sosialisasi ke sekolah-sekolah agar kasus serupa tidak terulang," saran Bunardi.

Berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV yang dilaksanakan pada hari Rabu, 29 April 2026, Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut:

Pertama ; Meminta Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah, serta melakukan evaluasi terhadap fasilitas sekolah guna memastikan tidak ada titik buta (blind spot), seperti pojok kantin atau belakang gedung, yang tidak terpantau melalui pemasangan CCTV.

 Kedua ; Memastikan seluruh sekolah memaksimalkan peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP), serta mengacu pada Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman.

 Ketiga ; Mendorong sekolah untuk membuat Pakta Integritas Antiperundungan yang ditandatangani oleh siswa dan orang tua pada saat penerimaan siswa baru.

 Keempat ; Mendorong sekolah, komite sekolah, dan Dewan Pendidikan untuk berkolaborasi dalam melakukan sosialisasi terkait kerentanan perundungan (bullying) di satuan pendidikan, serta cara mendeteksi perubahan perilaku anak yang menjadi korban atau pelaku perundungan.

Kelima ; Mengharapkan orang tua melakukan pengawasan terhadap penggunaan perangkat digital anak di luar jam sekolah guna mencegah perundungan dunia maya (cyber bullying).

Keenam : Memasifkan “Program Kolaboratif” antara anak, guru, dan orang tua (ayah/ibu) guna mengoptimalkan keterlibatan dan komunikasi, serta memperkuat kedekatan dan perlindungan anak dari rumah hingga ke sekolah.

Ketua Komisi IV Muhammad Takdir menekankan bahwa meski kondisi finansial daerah terbatas, semangat untuk membina mental dan karakter anak bangsa tidak boleh kendor. "Jangan sampai keterbatasan finansial menghilangkan nilai-nilai pengabdian kita dalam mendidik anak-anak," pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 19:20:45 +0800 amr
Transformasi Posyandu di Sumbawa: Menyatukan Semangat Budaya, Pendidikan, dan Perlindungan Anak dalam Satu Gema https://amarmedia.co.id/transformasi-posyandu-di-sumbawa-menyatukan-semangat-budaya-pendidikan-dan-perlindungan-anak-dalam-satu-gema https://amarmedia.co.id/transformasi-posyandu-di-sumbawa-menyatukan-semangat-budaya-pendidikan-dan-perlindungan-anak-dalam-satu-gema Transformasi Posyandu di Sumbawa: Menyatukan Semangat Budaya, Pendidikan, dan Perlindungan Anak dalam Satu Gema

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - 29 April 2026– Kabupaten Sumbawa hari ini memperingati tiga momentum besar sekaligus: Hari Posyandu Nasional, Hari Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) serta rangkaian menyambut Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei mendatang. 

Pusat kegiatan kali ini terasa berbeda dengan kehadiran Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu Kabupaten Sumbawa di SMP Negeri 1 Sumbawa Besar Hj Ida Fitriah Syarafuddin Jarot SE. Kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan membawa misi besar transformasi layanan dasar bagi masyarakat yakni mendekatkan Layanan Melalui 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan mengusung tema "Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat", Ketua TP Posyandu Kabupaten menekankan bahwa Posyandu kini bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi.

"Kita sedang mewujudkan Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang menjadi garda terdepan dalam pemenuhan 6 SPM dasar: Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Trantibumlinmas, dan Sosial," ujar Hj Ida dalam sambutannya.

Ada pemandangan menarik saat kunjungan di SMPN 1 Sumbawa Besar. Ketua TP Posyandu menyempatkan diri bermain permainan tradisional bersama putranya di hadapan para siswa. Aksi ini dilakukan untuk menggelorakan kembali semangat budaya lokal sebagai bagian dari edukasi parenting yang menyenangkan.

Langkah ini sejalan dengan upaya penguatan literasi anak sejak dini. Ia mengajak seluruh elemen untuk menghidupkan kembali perpustakaan desa dan taman bacaan sekolah sebagai bentuk pemenuhan SPM bidang pendidikan guna menuntaskan program Wajib Belajar (WAJAR) 13 Tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP Posyandu juga menegaskan peran vital Posyandu dalam intervensi stunting secara konvergen (spesifik dan sensitif). Melalui pemberdayaan kader, Posyandu diharapkan mampu melakukan pendampingan intensif bagi keluarga berisiko stunting, menjadi pusat Informasi, Edukasi, dan Komunikasi (KIE) untuk berbagai layanan dasar dan memberikan rujukan yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat.

Selaku pimpinan lembaga, dirinya telah menginstruksikan seluruh TP Posyandu di tingkat kecamatan, desa, hingga kelurahan untuk bergerak serentak. Fokus utamanya adalah melakukan pemantauan hari buka layanan serta memastikan kehadiran negara dalam setiap urusan kesehatan dan perlindungan masyarakat.

"Dengan semangat kolaborasi, kita wujudkan desa yang ramah perempuan dan peduli anak. Bersama Posyandu, kita bangun Kabupaten Layak Anakdemi mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera,"ujarnya.

"Selamat Hari Posyandu Nasional 2026! Mari jadikan Posyandu sebagai ujung tombak kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh Tau dan Tana Samawa" pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 19:10:41 +0800 amr
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Posyandu Nasional https://amarmedia.co.id/ketua-tim-pembina-posyandu-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-posyandu-nasional https://amarmedia.co.id/ketua-tim-pembina-posyandu-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-posyandu-nasional Wed, 29 Apr 2026 16:49:30 +0800 amr Darurat Perundungan: Dewan Pendidikan Sumbawa Desak Penguatan Karakter dan Rekomendasikan Langkah Strategis ke Bupati https://amarmedia.co.id/darurat-perundungan-dewan-pendidikan-sumbawa-desak-penguatan-karakter-dan-rekomendasikan-langkah-strategis-ke-bupati https://amarmedia.co.id/darurat-perundungan-dewan-pendidikan-sumbawa-desak-penguatan-karakter-dan-rekomendasikan-langkah-strategis-ke-bupati Darurat Perundungan: Dewan Pendidikan Sumbawa Desak Penguatan Karakter dan Rekomendasikan Langkah Strategis ke Bupati

SUMBAWA, Amarmedia.co.id - 29 April 2026 – Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa menyatakan sikap tegas merespons maraknya kasus perundungan (bullying) yang terjadi di lingkungan satuan pendidikan belakangan ini. Fenomena ini dinilai telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan dan memerlukan penanganan lintas sektor yang komprehensif.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa, Jamhur Husain, dalam keterangannya kepada awak media pada Rabu (29/4), mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar rapat internal khusus bersama Dewan Pendidikan untuk memetakan solusi atas persoalan tersebut.

Keprihatinan Mendalam dan Corengan Pendidikan

Dalam pernyataan resminya, Jamhur menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas berbagai insiden perundungan yang muncul ke permukaan. Menurutnya, tindakan kekerasan antar-pelajar tidak hanya mencoreng citra dunia pendidikan di "Tanah Samawa", tetapi juga memberikan dampak psikologis jangka panjang yang destruktif bagi para peserta didik.

"Pendidikan seharusnya menjadi ruang aman. Kami sangat menyayangkan hal ini terjadi, karena dampak psikologis bagi korban perundungan sangat berat dan bisa menghambat perkembangan masa depan mereka," ujar JH Akrab disapa.

Dewan Pendidikan menekankan bahwa kunci utama pencegahan berada pada Pendidikan Karakter. Jamhur mendorong agar sekolah-sekolah tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan etika dan perilaku.

Selain itu, ia mendesak optimalisasi peran Satuan Tugas (Satgas) Anti-Bullying di setiap sekolah. "Satgas ini jangan hanya ada di atas kertas, tapi harus berfungsi efektif dalam melakukan pencegahan dini dan penanganan yang cepat jika ditemukan indikasi kekerasan," tegasnya.

Sebagai langkah formal, Dewan Pendidikan telah menyusun draf rekomendasi strategis yang ditujukan kepada Bupati Sumbawa melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud). Rekomendasi ini berisi poin-poin krusial untuk meminimalisir serta memutus rantai perundungan di sekolah secara sistematis.

Salah satu poin penting dalam rekomendasi tersebut adalah perlunya penguatan regulasi daerah yang secara spesifik mengatur tentang pencegahan dan penanganan perundungan di lingkungan sekolah.

Investigasi Lapangan: Kasus SMPN 1 Lenangguar

Merespons laporan masyarakat, Dewan Pendidikan bersama Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa saat ini telah turun langsung ke lapangan. Fokus utama penanganan saat ini adalah dugaan tindak kekerasan yang terjadi di SMPN 1 Lenangguar.

"Kami bergerak cepat. Tim sudah di lapangan untuk memastikan fakta-fakta yang terjadi dan memastikan proses penanganan berjalan sesuai koridor yang adil bagi anak-anak kita," tambahnya.

Di sisi lain, Jamhur Husain mengungkap realita pahit mengenai operasional lembaga yang dipimpinnya. Ia mengakui bahwa pelaksanaan tugas Dewan Pendidikan saat ini belum berjalan maksimal akibat keterbatasan dana operasional.

Meski demikian, dedikasi anggota Dewan Pendidikan tidak surut. Untuk menyiasati kondisi tersebut, para anggota kerap menjalankan fungsi pengawasan dengan menggunakan biaya pribadi untuk turun langsung ke sekolah-sekolah di lapangan maupun memanfaatkan komunikasi telepon seluler untuk memberikan teguran dan masukan intensif kepada pihak sekolah.

Enam Poin Masukan Dewan Pendidikan

Untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat, Dewan Pendidikan Sumbawa menawarkan enam poin masukan konkret:

Pertama : Perlunya kebijakan daerah yang spesifik terkait anti-perundungan.

Kedua : Mendorong sekolah memiliki kanal laporan yang ramah anak dan menjamin kerahasiaan korban.

Ketiga Sinergi pengawasan perilaku siswa antara lingkungan sekolah dan rumah.

Keempat : nengusulkan pelatihan profesional bagi tenaga pendidik dalam menangani kasus perundungan.

Kelima : Memasukkan nilai-nilai anti-kekerasan dalam kegiatan belajar mengajar dan ekstrakurikuler.

Keenam ; Meminta dukungan anggaran operasional yang memadai agar Dewan Pendidikan dapat bekerja maksimal.

Menutup keterangannya, Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa berharap seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) tidak menutup mata terhadap isu ini. 

"Sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, orang tua, dan masyarakat adalah kunci utama. Kita harus bersatu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkarakter bagi generasi penerus Sumbawa," pungkas Jamhur. (AM)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 10:33:22 +0800 amr
Wujudkan Ekosistem Pendidikan Humanis, Dikbud Sumbawa Awali Rangkaian Hardiknas 2026 dengan Festival Bermain https://amarmedia.co.id/wujudkan-ekosistem-pendidikan-humanis-dikbud-sumbawa-awali-rangkaian-hardiknas-2026-dengan-festival-bermain https://amarmedia.co.id/wujudkan-ekosistem-pendidikan-humanis-dikbud-sumbawa-awali-rangkaian-hardiknas-2026-dengan-festival-bermain Wujudkan Ekosistem Pendidikan Humanis, Dikbud Sumbawa Awali Rangkaian Hardiknas 2026 dengan Festival Bermain

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id— Suasana penuh keceriaan tampak mewarnai halaman sejumlah sekolah di Kabupaten Sumbawa pada Rabu pagi 29 April 2026. Tawa anak-anak berpadu dengan senyum hangat para orangtua dalam sebuah kegiatan yang diberi nama Festival Bermain. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di daerah tersebut.

Festival bermain ini tidak sekadar menghadirkan permainan biasa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan yang hangat antara anak dan orangtua. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi benar-benar terlibat bersama, bermain bersama, dan saling memahami dalam suasana yang menyenangkan.

Sejak pagi, para siswa sudah berdatangan dengan wajah cerah. Orangtua yang mendampingi juga tampak antusias. Tidak sedikit dari mereka yang mengaku jarang memiliki waktu bermain bersama anak karena kesibukan sehari-hari. Karena itu, kegiatan ini menjadi momen yang terasa sangat berharga.

Berbagai jenis permainan tradisional dan edukatif disiapkan oleh pihak sekolah. Mulai dari permainan kelompok, lomba ketangkasan, hingga aktivitas kreatif yang melibatkan kerja sama antara anak dan orangtua. Gelak tawa terdengar di setiap sudut. Tidak ada jarak antara guru, siswa, dan orangtua. Semua menyatu dalam kebersamaan.

Kegiatan ini dirancang dengan tujuan utama untuk mempererat hubungan emosional antara anak dan orangtua. Dalam dunia yang semakin sibuk dan serba cepat, interaksi sederhana seperti bermain bersama sering kali terabaikan. Padahal, momen seperti inilah yang sangat dibutuhkan anak dalam proses tumbuh kembangnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa Festival Bermain bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang lebih humanis.

“Pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Pendidikan sejati juga tumbuh dari kedekatan antara anak dan orangtua. Melalui kegiatan ini, kita ingin mengingatkan kembali bahwa kehadiran orangtua dalam kehidupan anak sangat penting, bukan hanya sebagai penopang, tetapi juga sebagai sahabat dalam belajar dan bermain,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan pendidikan yang melibatkan keluarga akan memberikan dampak yang lebih kuat dibandingkan jika hanya mengandalkan sekolah semata. Anak-anak yang merasa dekat dengan orangtuanya cenderung lebih percaya diri, lebih terbuka, dan memiliki semangat belajar yang lebih baik.

“Festival bermain ini adalah langkah kecil, tetapi memiliki makna besar. Kita ingin membangun kebiasaan baru, di mana orangtua tidak hanya mengantar dan menjemput anak, tetapi juga hadir secara utuh dalam proses tumbuh kembang mereka,” lanjutnya.

Para guru juga turut berperan aktif dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya menjadi pengarah, tetapi juga ikut bermain bersama siswa dan orangtua. Hal ini menciptakan suasana yang akrab dan penuh kehangatan. Sekat formal antara guru dan wali murid pun terasa mencair.

Salah satu orangtua siswa mengaku sangat senang dengan kegiatan ini. Ia merasa mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung bagaimana anaknya berinteraksi di lingkungan sekolah. Selain itu, ia juga bisa merasakan kembali masa kecilnya melalui permainan tradisional yang sudah lama tidak dimainkan.

“Biasanya saya hanya dengar cerita dari anak. Hari ini saya bisa melihat langsung dan ikut merasakan. Ternyata menyenangkan sekali. Anak saya juga terlihat lebih bahagia,” ungkapnya.

Sementara itu, para siswa tampak begitu menikmati setiap rangkaian kegiatan. Mereka terlihat lebih berani, lebih ekspresif, dan tidak ragu menunjukkan kedekatan dengan orangtua mereka di depan teman-temannya. Hal ini menjadi gambaran bahwa hubungan yang hangat di rumah akan terbawa hingga ke lingkungan sekolah.

Festival Bermain ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga permainan tradisional sebagai bagian dari budaya lokal. Di tengah gempuran teknologi dan permainan digital, anak-anak perlu tetap dikenalkan pada permainan yang mengandung nilai kebersamaan, kerja sama, dan sportivitas.

Kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian peringatan Hardiknas di Kabupaten Sumbawa. Pada hari berikutnya, Kamis, 30 April 2026, akan dilanjutkan dengan kegiatan bertajuk “Satu Jam Bersama Orangtua di Sekolah”. Dalam kegiatan ini, orangtua akan diajak masuk ke ruang kelas untuk mengikuti proses belajar bersama anak.

Program ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada orangtua tentang bagaimana proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, orangtua dapat lebih mudah mendampingi anak saat belajar di rumah.

Tidak hanya itu, pada malam harinya akan digelar kegiatan “Malam Seribu Cahaya”. Kegiatan ini direncanakan menjadi simbol harapan dan semangat dalam dunia pendidikan. Cahaya-cahaya yang dinyalakan diharapkan menjadi representasi dari mimpi, harapan, dan masa depan anak-anak Sumbawa.

Kadis Dikbud kembali menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam dunia pendidikan. Ia berharap momentum Hardiknas tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi titik refleksi bersama.

“Kita ingin pendidikan di Sumbawa tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter. Dan itu tidak bisa dilakukan sendiri oleh sekolah. Harus ada kolaborasi yang kuat antara guru, orangtua, dan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat dalam mendukung pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga sekolah semata.

Festival Bermain yang berlangsung hari ini menjadi bukti bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam dunia pendidikan. Di tengah berbagai tantangan, momen sederhana seperti bermain bersama mampu menghadirkan kebahagiaan yang tulus.

Dengan dimulainya rangkaian peringatan Hardiknas melalui kegiatan yang penuh makna ini, diharapkan semangat pendidikan di Kabupaten Sumbawa semakin tumbuh dan menguat. Anak-anak tidak hanya belajar dengan kepala, tetapi juga dengan hati. Dan orangtua pun kembali diingatkan bahwa kehadiran mereka adalah bagian penting dari perjalanan pendidikan anak.

Hari itu, bukan hanya anak-anak yang belajar. Orangtua dan guru pun ikut belajar—tentang arti kebersamaan, tentang pentingnya waktu, dan tentang bagaimana menciptakan kenangan indah yang akan terus hidup dalam ingatan anak-anak mereka.(AM/Asmediati)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 09:52:41 +0800 amr
Langkah Preventif Pemda Sumbawa: Sekda Minta Warga Bijak Gunakan Air Sebelum Krisis Tiba https://amarmedia.co.id/langkah-preventif-pemda-sumbawa-sekda-minta-warga-bijak-gunakan-air-sebelum-krisis-tiba https://amarmedia.co.id/langkah-preventif-pemda-sumbawa-sekda-minta-warga-bijak-gunakan-air-sebelum-krisis-tiba Langkah Preventif Pemda Sumbawa: Sekda Minta Warga Bijak Gunakan Air Sebelum Krisis Tiba

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Kabupaten Sumbawa setiap tahunnya selalu terdampak kekeringan dan krisis air bersih. Karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa menghimbau masyarakat lebih bijak dalam penggunaan air bersih.

"Memasuki musim kemarau, masyarakat kabupaten sumbawa diminta bijka untuk menggunakan air. Hal ini dilakukan agar saat puncak kemarau tidak terlalu terdampak krisis air bersih," ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Budi Prasetiyo.

Untuk mengantisipasi krisis air bersih saat musim kemarau seperti saat ini. "Saat ini sedang kami upayakan antisipasi termasuk peringatan dini waspada kemarau panjang salah satunya adalah masalah penggunaan air bersih," sambung Budi saat ditemui media ini pada Senin, (27/04).

Dalam hal ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan PDAM terkait stok kebutuhan air bersih di masyarakat dan hingga saat ini masih tercukupi.

"Begitu juga dengan BPBD Kabupaten Sumbawa, PMI Kabupaten Sumbawa maupun Polres Sumbawa tetap disiagakan, ketika ada masyarakat yang membutuhkan air bersih dapat langsung disalurkan," jelas Budi.

Meski demikian Ia tetap mengimbau agar masyarakat lebih bijaksana dalam menggunakan air bersih termasuk yang memili sumur dan bak penampungan.

"Berdasarkan pengalaman musim kemarau pada tahun-tahun sebelumnya, cukup banyak desa yang tergolong rawan kekeringan," terang Budi.

Saat ini Pemda Kabupaten Sumbawa melalui BPBD Kabupaten Sumbawa sedang melakukan pemetaan yang akan menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan air bersih serta upaya mitigasi kekeringan di masa mendatang.

Budi Prasetiyo rasetiyo meminta kepada masyarakat melalui pemerintah desa dapat melaporkan sesegaramungkin ketika terdampak bencana kekeringan dan krisis air bersih sehingga langkah antisipasi dapat dilaksanakan secepatnya. (AM)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 22:05:56 +0800 amr
BAZNAS Kabupaten Sumbawa Salurkan Bantuan di Kecamatan Ropang dan Lantung https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-salurkan-bantuan-di-kecamatan-ropang-dan-lantung https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-salurkan-bantuan-di-kecamatan-ropang-dan-lantung BAZNAS Kabupaten Sumbawa Salurkan Bantuan di Kecamatan Ropang dan Lantung

Sumbawa, Amarmedia.co.id - Selasa 28 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program pendistribusian bantuan di wilayah Kecamatan Ropang dan Kecamatan Lantung. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 28 April 2026, dengan melibatkan dua tim yang bergerak secara bersamaan di dua kecamatan tersebut.

Tim 1 dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, didampingi unsur pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Kegiatan dipusatkan di Kecamatan Ropang, tepatnya di Desa Labangkar, bertempat di Masjid Nurul Hidayah. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur pemerintah setempat, tokoh masyarakat, serta masyarakat penerima manfaat. Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, S.IP, serta Koordinator Wilayah DIKBUD Kecamatan Lantung–Ropang, Muhammad Nur, S.Pd., M.M.Inov.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Desa Labangkar, Raja Ungang Abdullah, yang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa bantuan ini sangat berarti, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan serta lembaga pendidikan yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Selanjutnya, Camat Ropang, Andry Agung Dewanto, S.STP., M.AP, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap program-program BAZNAS. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Ropang.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari amanah zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat. Ia menekankan bahwa BAZNAS terus berupaya memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.

“Program ini kami arahkan untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat, khususnya sektor pendidikan dan keagamaan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban sekaligus menjadi motivasi bagi penerima untuk terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Tim 2 bergerak di Kecamatan Lantung yang dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si. Kegiatan di wilayah ini dilaksanakan di Masjid Nurul Iman, Desa Ai Mual, Kecamatan Lantung, dan berlangsung dengan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.

Adapun bantuan yang disalurkan pada kegiatan kali ini menyasar berbagai kelompok penerima manfaat, di antaranya seluruh satuan pendidikan di Kecamatan Lantung dan Ropang yang meliputi PAUD, TK, SD, dan SMP. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada lembaga pendidikan keagamaan seperti TPQ, serta kepada para marbot, imam masjid, dan kaum duafa.

Program ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta membantu masyarakat yang kurang mampu. Dengan menjangkau berbagai elemen masyarakat, diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak luas dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam rangka membangun kesejahteraan umat secara bersama-sama.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola dana zakat, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan solusi atas berbagai permasalahan sosial.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan programnya sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.(AM)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 21:55:09 +0800 amr
DPRD Sumbawa Sampaikan Laporan Hasil Reses I Tahun 2026 dalam Rapat Paripurna https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sampaikan-laporan-hasil-reses-i-tahun-2026-dalam-rapat-paripurna https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sampaikan-laporan-hasil-reses-i-tahun-2026-dalam-rapat-paripurna DPRD Sumbawa Sampaikan Laporan Hasil Reses I Tahun 2026 dalam Rapat Paripurna

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - 28 April 2026 — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menyampaikan Laporan Hasil Reses I Tahun 2026 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sumbawa, Selasa (28/4).

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, serta jajaran pemerintah daerah dan undangan lainnya.

Reses yang dilaksanakan pada 10–13 Februari 2026 lalu di lima daerah pemilihan (dapil) ini merupakan bagian dari kewajiban konstitusional anggota DPRD dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam laporannya, Juru Bicara DPRD Kabupaten Sumbawa Syamsul Hidayat SE.MSi menekankan bahwa pemerintah daerah perlu melakukan akselerasi pembangunan guna merespon dinamika kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput, mulai dari pelosok desa hingga wilayah perkotaan yang mencakup sektor infrastruktur, ekonomi dan pemberdayaan, serta pendidikan, sosial, dan kesehatan.

Pada sektor Infrastruktur, Fokus pada Akses Pertanian dan Pemukiman

Bidang Fisik, Sarana, dan Prasarana mendominasi usulan warga. Fokus utama tertuju pada pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) untuk mempermudah mobilisasi hasil bumi.

Untuk Pembangunan JUT, Mencakup wilayah luas seperti Dusun Abadi (Desa Gapit), Dusun Jotang Bawah, Desa Mata, Suka Damai, Labuhan Kuris, hingga wilayah Kuang Bira dan Unter Lenga Rhee.

Untuk Akses Lingkungan Pemasangan paving block dan perbaikan jalan lingkungan di puluhan titik, termasuk Desa Pulau Bungin, Kelurahan Uma Sima, Lempeh, hingga kawasan pondok pesantren dan sekolah.

Tak ketinggalan demi konektivitas antarwilayah, Perbaikan ruas jalan strategis seperti lintas Pungkit-Lantung, Langam-Pungkit, dan akses menuju SMP 1 Moyo Utara.

Pentingnya Pengamanan Tebing & Air diantaranya Pembangunan talud/bronjong penahan tebing di Desa Batulanteh dan Sepukur, serta normalisasi sungai di Tiu Nangka dan Labosa untuk mencegah banjir tahunan.

Pada Sektor Ekonomi mengharapkan modernisasi Alat Produksi dan Ketahanan Energi guna mendongkrak ekonomi kerakyatan, masyarakat meminta dukungan sarana produksi yang lebih modern dan kepastian stok energi.

Di bidang Pertanian & Peternakan, Usulan pengadaan Hand Traktor, Combine Harvester serta bantuan bibit ternak unggul seperti Sapi Bali, Kuda, dan Kambing Etawa.

Di Sektor Kelautan, Nelayan memerlukan bantuan mesin ketinting, jaring bagang, hingga sarana budidaya kerang mutiara.

Pemberdayaan Perempuan & UMKM Bantuan modal usaha "Bakulan" serta peralatan pertukangan, menjahit, dan katering bagi kelompok PKK.

Pada sektor Energi, DPRD mencatat adanya krisis kelangkaan Gas LPG 3kg di wilayah Juru Mapin, Dalam Alas, hingga Labuhan Badas, dan mendesak adanya penambahan kuota.

Ketiga : Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial Budaya.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi perhatian serius dengan fokus pada fasilitas dasar serta ketepatan sasaran bantuan sosial seperti BPJS dan KIP.

Pada Pendidikan & Pariwisata diusulkan pengadaan beasiswa S1/S2, lab komputer, dan pengembangan wisata Hiu Paus di Labuan Jambu melalui pengadaan speedboat serta sertifikasi pendamping wisata.

Dibidang Kesehatan, Rehabilitasi Pustu (Lito & Semamung), penambahan alkes, serta evaluasi kedisiplinan tenaga medis di daerah pelosok.

Dibidang Religi & Sosial, Rehabilitasi puluhan rumah ibadah (Masjid/Mushalla) di berbagai desa serta kejelasan honorarium bagi imam masjid dan guru ngaji.

DPRD Kabupaten Sumbawa juga memberikan sejumlah catatan strategis kepada pemerintah daerah, antara lain percepatan pembangunan infrastruktur prioritas, mitigasi bencana, peningkatan validasi data kemiskinan, serta penguatan pelayanan dasar.

Melalui laporan ini, DPRD berharap aspirasi masyarakat dapat diakomodasi dalam penyusunan RKPD dan APBD tahun mendatang.

Rapat paripurna berlangsung dengan tertib dan lancar sebagai bagian dari komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi representasi dan pengawasan pembangunan daerah. (AM)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 21:44:00 +0800 amr
Penurunan Stunting Di Kabupaten Sumbawa Jadi 21 Persen, Perlu Kerjasama dan Kolaborasi Semua Pihak https://amarmedia.co.id/penurunan-stunting-di-kabupaten-sumbawa-jadi-21-persen-perlu-kerjasama-dan-kolaborasi-semua-pihak https://amarmedia.co.id/penurunan-stunting-di-kabupaten-sumbawa-jadi-21-persen-perlu-kerjasama-dan-kolaborasi-semua-pihak Penurunan Stunting Di Kabupaten Sumbawa Jadi 21 Persen, Perlu Kerjasama dan Kolaborasi Semua Pihak

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Kabupaten Sumbawa cukup tinggi, menunjukkan prevalensi stunting sebesar 29,8 persen. Karena itu, target penurunan sebesar 21,7 persen terus digalakkan.

"Berbagai upaya pencegahan dan penurunan stunting, kami lakukan dan lebih dimaksimalkan melalui intervensi kebijakan, sehingga target penurunan stunting sebesar 21,7 persen dapat dicapai dengan kolaborasi semua sektor," ungkap Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusmayadi.

Menurutnya anak stunting mengalami gangguan pertumbuhan otak yang menyebabkan kemampuan kognitif, belajar dan konsentrasi menurun.

"Akibatnya, prestasi akademik anak lebih rendah dan saat dewasa berpotensi memiliki produktivitas kerja yang lebih rendah," jelasnya saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Senin, (27/04).

Ia menambahkan jika prevalensi stunting tetap tinggi, maka Kabupaten Sumbawa akan kesulitan mencetak generasi unggul dan inovatif yang dibutuhkan untuk menuju generasi emas 2045.

Selain itu, anak yang stunting memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kronis saat dewasa, seperti diabetes dan hipertensi. "Kondisi ini meningkatkan beban biaya kesehatan keluarga dan daerah," sambungnya.

Stunting berkorelasi dengan kemiskinan antargenerasi, keluarga miskin lebih rentan memiliki anak stunting dan anak stunting cenderung memiliki masa depan ekonomi lebih sulit.

"Salah satu program penanganan stunting yang kami laksanakan yakni mengimpleloemtasikan program quick wins. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting terutama sebagai bagian dari implementasi aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di daerah," terangnya.

Rusmayadi mengungkapkan dalam penerapan program itu perlu kerjasama semua pihak mulai dari pemerintah hingga masyarakat. "Karena berfokus pada pemberdayaan masyarakat desa agar mampu meningkatkan kualitas hidup secara mandiri, terutama dalam bidang kesehatan, gizi dan kesejahteraan keluarga," tutupnyanya. (AM)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 19:41:45 +0800 amr
Pemprov NTB Percepat Realisasi Program Prioritas, Sinkronkan Agenda Daerah dengan Pusat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-percepat-realisasi-program-prioritas-sinkronkan-agenda-daerah-dengan-pusat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-percepat-realisasi-program-prioritas-sinkronkan-agenda-daerah-dengan-pusat Pemprov NTB Percepat Realisasi Program Prioritas, Sinkronkan Agenda Daerah dengan Pusat

Mataram.Amarmedia.co.id - Pemerintah Provinsi NTB memperkuat langkah percepatan program prioritas daerah melalui rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin Asisten II Setda NTB Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Lalu Moh. Faozal, pada Selasa, (28/4/2026) di Ruang Anggrek Kantor Gubernur. 

Rapat ini menitikberatkan pada penajaman dan sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah di tengah keterbatasan fiskal. 

Faozal menegaskan, arah kebijakan pembangunan NTB harus selaras dengan program nasional agar investasi pusat yang masuk dapat memberikan dampak maksimal di daerah. 

Ia menyebut poin-poin yang ditekankan dalam rapat tersebut juga selaras dalam upaya mencapai triple agenda 

yakni pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata berkualitas. 

"Secara garis besar, pertemuan ini menekankan pentingnya optimalisasi, penajaman, dan sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Mengingat keterbatasan fiskal daerah, strategi utamanya adalah memastikan investasi pusat yang fantastis dapat terjaga dan tepat sasaran di daerah," ujarnya.

Salah satu fokus utama adalah penguatan konektivitas dan infrastruktur perhubungan. Pemprov NTB mendorong percepatan akses transportasi, baik udara maupun laut, yang selama ini masih menghadapi kendala biaya tinggi.

"Kita mendorong koordinasi komprehensif untuk mengatasi hambatan konektivitas udara, baik domestik maupun internasional yang sering terkendala high cost. Ini harus diselesaikan agar mobilitas orang dan barang semakin lancar," kata Faozal.

Selain itu, revitalisasi kawasan wisata Senggigi juga menjadi perhatian serius. Pemprov berencana mengoptimalkan fungsi kawasan tersebut, termasuk pengembangan fasilitas pendukung untuk meningkatkan tingkat hunian hotel.

"Revitalisasi Senggigi kita dorong, termasuk mengalihfungsikan Pasar Seni menjadi fasilitas pendukung darat dermaga. Ini penting untuk mendukung keterisian lebih dari 3.500 kamar hotel di kawasan itu," ujarnya.

Di sektor ekonomi, hilirisasi industri dan penguatan rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi agenda strategis. Produk peternak lokal diharapkan dapat terserap dalam program nasional tersebut.

"Kita ingin memastikan produk lokal seperti telur dan daging ayam dari peternak NTB masuk ke dapur MBG. Peran koperasi juga kita dorong sebagai konsolidator agar distribusi stabil dan tidak kalah bersaing dengan produk luar daerah," jelasnya.

Sementara itu, di bidang lingkungan, Pemprov menekankan pentingnya pengelolaan sampah dan rehabilitasi hutan sebagai bagian dari komitmen NTB Hijau.

"Keberlanjutan TPA Kebon Kongok harus dijaga, termasuk penanganan sampah di pintu masuk utama dari bandara hingga Mataram. Ini penting untuk menjaga citra NTB tetap asri," katanya.

Di sektor infrastruktur, integrasi program perumahan dan pekerjaan umum juga menjadi prioritas, termasuk dukungan terhadap program nasional pembangunan tiga juta rumah serta perbaikan jaringan irigasi.

"Kita harus mengawal program nasional seperti tiga juta rumah, sekaligus merespons kebutuhan daerah terkait perbaikan irigasi untuk mendukung ketahanan pangan," ujar Faozal.

Tak kalah penting, sektor energi dan sumber daya mineral juga mendapat perhatian, khususnya dalam percepatan penetapan wilayah pertambangan rakyat guna menekan praktik tambang ilegal.

"Penetapan WPR dan IPR harus dipercepat untuk menekan illegal mining yang merusak lingkungan. Ini juga bagian dari upaya menata sektor pertambangan agar lebih tertib," tegasnya.

Faozal menambahkan, peran gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat menjadi kunci dalam menjembatani kebijakan agar tidak terjadi kesenjangan implementasi di daerah.

"Gubernur berperan sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, sehingga harus mampu menjembatani kebijakan nasional agar tidak terjadi gap antara pusat dan daerah," ujarnya.

Ke depan, koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat. Bappeda, Biro Ekonomi dan OPD teknis diminta segera memetakan potensi serta kebutuhan daerah guna memastikan seluruh program strategis berjalan efektif dan tepat sasaran. (Rab/her/kominfotik)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 19:30:19 +0800 amr
Jemaah Haji Asal Sumbawa Akan Diberangkatkan Melalui Kloter 14 Embarkasi Lombok https://amarmedia.co.id/jemaah-haji-asal-sumbawa-akan-diberangkatkan-melalui-kloter-14-embarkasi-lombok https://amarmedia.co.id/jemaah-haji-asal-sumbawa-akan-diberangkatkan-melalui-kloter-14-embarkasi-lombok Jemaah Haji Asal Sumbawa Akan Diberangkatkan Melalui Kloter 14 Embarkasi Lombok

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Kabupaten Sumbawa hampir tuntas dan pemerintah memastikan seluruh Calon Jemaah Haji (CJH) yang diberangkatkan dalam keadaan sehat dan memenuhi semua persyaratan.

Sebanyak 330 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sumbawa akan diberangkatkan melalui kloter 14 embarkasi Lombok. CJH itu, akan diberangkatkan dari Sumbawa pada tanggal 8 Mei 2026 menuju asrama haji di Mataram.

"Sebanyak 330 CJH asal Kabupaten Sumbawa akan diberangkatkan dalam 1 kloter menuju Aran Saudi melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam)," ungkap Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumbawa, Ardi Suzami.

Ia mengatakan total jemaah haji asal Kabupaten Sumbawa untuk musim haji tahun 2026 berjumlah 330 orang calon jemaah haji.

"Jumlah tersebut terdiri atas 323 jemaah kategori reguler dan 7 jemaah kategori lansia, untuk jadwal pemberangkatan kloter 14 akan diterbangkan pada tanggal 8 Mei 2026 dan dilepas secara langsung oleh Bupati Sumbawa di Pendopo Bupati," ujarnya saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Senin, (27/04).

Menurutnya seluruh CJH dalam kondisi siap berangkat, karena sebelumnya pihak Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumbawa telah menggelar pelatihan manasik secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Ia mengimbau kepada seluruh CJH untuk tetap menjaga kondisi kesehatan menjelang pemberangkatan.

"Para jemaah kami minta mempersiapkan fisik serta mengatur pola makan secara seimbang," tutupnya.(AM)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 19:26:07 +0800 amr
Puisi di Tengah Zaman yang Bergegas https://amarmedia.co.id/puisi-di-tengah-zaman-yang-bergegas https://amarmedia.co.id/puisi-di-tengah-zaman-yang-bergegas Puisi di Tengah Zaman yang Bergegas

Oleh. Asmediati 

Setiap tanggal 28 April, kita memperingati Hari Puisi Nasional. Hari ini bukan sekadar penanda di kalender, tetapi juga ajakan untuk kembali menengok sesuatu yang sering kita tinggalkan: kepekaan hati. Di tengah dunia yang serba cepat, puisi hadir sebagai ruang jeda, tempat manusia bisa berhenti sejenak dan mendengar suara batinnya sendiri.

Puisi sering dianggap sederhana. Hanya kumpulan kata yang ditata dengan rima dan irama. Namun di balik kesederhanaannya, puisi menyimpan kekuatan yang tidak kecil. Ia mampu menyampaikan perasaan yang sulit diungkapkan secara langsung. Bahkan, dalam beberapa baris saja, puisi bisa menghadirkan makna yang panjang dan dalam.

Hari Puisi Nasional juga tidak bisa dilepaskan dari sosok penyair besar Indonesia, Chairil Anwar. Karyanya yang tajam, jujur, dan penuh keberanian masih terasa hidup hingga hari ini. Ia menulis bukan sekadar untuk keindahan, tetapi juga untuk menyuarakan kegelisahan zamannya. Dari sini kita belajar bahwa puisi bukan hanya tentang kata-kata indah, tetapi juga tentang keberanian menyuarakan kebenaran.

Di era digital seperti sekarang, puisi mengalami perubahan cara hadir. Dulu, puisi lebih sering kita temukan di buku atau majalah. Kini, puisi bisa dengan mudah kita temui di media sosial. Banyak orang menulis puisi singkat di platform digital, membagikan perasaan mereka kepada dunia. Ini menunjukkan bahwa puisi tidak pernah mati. Ia hanya berubah bentuk mengikuti zaman.

Namun, ada satu hal yang perlu kita renungkan. Kemudahan dalam menulis dan menyebarkan puisi kadang membuat kita lupa pada kedalaman makna. Banyak puisi yang ditulis sekadar untuk terlihat puitis, tanpa benar-benar menyentuh perasaan. Padahal, kekuatan puisi justru terletak pada kejujuran. Puisi yang lahir dari hati akan lebih mudah sampai ke hati pembacanya.

Hari Puisi Nasional seharusnya menjadi momentum untuk mengingat kembali makna tersebut. Bahwa menulis puisi bukan tentang siapa yang paling indah kata-katanya, tetapi siapa yang paling jujur menyampaikan perasaannya. Puisi tidak harus rumit. Kata-kata sederhana pun bisa menjadi puisi yang kuat, selama ia lahir dari pengalaman yang nyata.

Selain itu, puisi juga memiliki peran penting dalam kehidupan sosial. Ia bisa menjadi suara bagi mereka yang tidak didengar. Puisi bisa mengangkat isu-isu kemanusiaan, ketidakadilan, bahkan lingkungan. Dengan cara yang halus, puisi mampu menyentuh kesadaran pembacanya. Kadang, satu puisi bisa lebih menggugah daripada seribu pidato.

Di lingkungan pendidikan, puisi sering kali dianggap sebagai pelajaran yang sulit. Banyak siswa merasa kesulitan memahami makna puisi. Padahal, jika diajarkan dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, puisi bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan. Guru memiliki peran penting untuk menunjukkan bahwa puisi bukan sesuatu yang jauh dan rumit, tetapi sesuatu yang dekat dengan kehidupan mereka.

Puisi juga bisa menjadi sarana untuk melatih empati. Ketika seseorang membaca puisi, ia belajar merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Ini penting di zaman sekarang, ketika banyak orang lebih sibuk dengan dirinya sendiri. Puisi mengajarkan kita untuk melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda.

Di tengah kehidupan yang sering dipenuhi tekanan, puisi juga bisa menjadi tempat pelarian yang sehat. Menulis puisi bisa membantu seseorang menenangkan pikirannya. Ia menjadi cara untuk menyalurkan perasaan tanpa harus melukai orang lain. Dalam hal ini, puisi tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga menjadi bagian dari kesehatan emosional.

Hari Puisi Nasional 2026 seharusnya tidak hanya dirayakan dengan membaca atau menulis puisi. Lebih dari itu, hari ini adalah kesempatan untuk menghidupkan kembali budaya literasi. Kita bisa mulai dari hal kecil, seperti membaca satu puisi setiap hari, atau mencoba menulis beberapa baris tentang apa yang kita rasakan.

Tidak perlu takut salah atau merasa tidak berbakat. Puisi bukan milik penyair saja. Puisi adalah milik semua orang. Setiap orang memiliki cerita, dan setiap cerita bisa menjadi puisi. Yang dibutuhkan hanyalah keberanian untuk menuliskannya.

Akhirnya, puisi mengajarkan kita tentang keheningan di tengah kebisingan. Ia mengingatkan kita bahwa tidak semua hal harus disampaikan dengan keras. Ada kalanya, kata-kata yang lembut justru lebih bermakna. Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, puisi mengajak kita untuk melambat, merasakan, dan memahami.

Maka, pada Hari Puisi Nasional ini, mari kita tidak hanya merayakan puisi sebagai karya, tetapi juga sebagai cara hidup. Cara untuk lebih peka, lebih jujur, dan lebih manusiawi. Karena pada akhirnya, puisi bukan hanya tentang kata-kata, tetapi tentang bagaimana kita memahami hidup itu sendiri.[AM]

]]>
Tue, 28 Apr 2026 13:31:25 +0800 amr
DPC Pdi Perjuangan Kabupaten Sumbawa Dukung Penuh Program HARDIKNAS 2026 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa https://amarmedia.co.id/dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-dukung-penuh-program-hardiknas-2026-dinas-pendidikan-dan-kebudayaan-kabupaten-sumbawa https://amarmedia.co.id/dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-dukung-penuh-program-hardiknas-2026-dinas-pendidikan-dan-kebudayaan-kabupaten-sumbawa DPC Pdi Perjuangan Kabupaten Sumbawa Dukung Penuh Program HARDIKNAS 2026 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Panduan Teknis Kegiatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., kepada wartawan Selasa (28/4) menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dan progresif dalam membangun karakter generasi muda Sumbawa melalui pendekatan pendidikan yang humanis, berbasis budaya lokal, serta penguatan peran keluarga dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan yang dimulai dari Festival Permainan Rakyat Sumbawa, Satu Jam Bersama Ayah/Ibu di Sekolah, Malam Seribu Cahaya, hingga Upacara Peringatan Hardiknas, dinilai sebagai bentuk inovasi pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pada pembangunan moral, emosional, sosial, dan budaya anak-anak Sumbawa.

PDI Perjuangan memandang bahwa pendidikan harus menjadi fondasi utama pembangunan bangsa, sejalan dengan semangat perjuangan ideologis partai dalam menciptakan manusia Indonesia yang berkarakter, berbudaya, dan berkepribadian.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan melindungi anak dari berbagai pengaruh negatif, termasuk tantangan era digital yang semakin kompleks.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menilai bahwa penguatan kearifan lokal melalui permainan tradisional dan seni budaya daerah merupakan bagian penting dalam menjaga identitas generasi muda di tengah arus modernisasi dan perkembangan dunia maya yang tidak terbendung.

Melalui momentum Hardiknas 2026, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung kebangkitan pendidikan Sumbawa dengan menempatkan anak sebagai pusat pembangunan masa depan.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh komponen bangsa. Program ini adalah langkah konkret membangun generasi Sumbawa yang cerdas, berbudaya, dan terlindungi,” ujar Abdul Rafiq, SH., M.Si.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan-kebijakan pendidikan yang berpihak pada rakyat, memperkuat karakter bangsa, serta menjaga nilai-nilai gotong royong dan kebudayaan lokal sebagai pilar utama kemajuan daerah.(AM)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 11:00:34 +0800 amr
Berlian Rayes, Wakil Ketua I DPRD Sumbawa Berinfak Gunakan QRIS BAZNAS, Tinggal Scan! https://amarmedia.co.id/berlian-rayes-wakil-ketua-i-dprd-sumbawa-berinfak-gunakan-qris-baznas-tinggal-scan https://amarmedia.co.id/berlian-rayes-wakil-ketua-i-dprd-sumbawa-berinfak-gunakan-qris-baznas-tinggal-scan Berlian Rayes, Wakil Ketua I DPRD Sumbawa Berinfak Gunakan QRIS BAZNAS, Tinggal Scan!

Sumbawa, 27 April 2026 — Inovasi dalam penghimpunan dana umat terus berkembang di Kabupaten Sumbawa. Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, menunjukkan komitmennya terhadap transformasi digital dengan menyalurkan infak melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menggunakan sistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kerja beliau pada Senin (27/4/2026), dan disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, yakni Ketua Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris Dr. Supriyadi, M.HI. Momentum ini menjadi simbol kuat sinergi antara lembaga legislatif dan BAZNAS dalam mendorong modernisasi sistem pengelolaan zakat dan infak di daerah.

Dengan hanya memindai kode QR melalui ponsel, proses penyaluran infak kini menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan efisien. Tidak lagi bergantung pada transaksi tunai, metode ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama generasi muda yang akrab dengan teknologi digital.

Dalam kesempatan tersebut, H. M. Berlian Rayes menyampaikan bahwa penggunaan QRIS bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif untuk memperkuat budaya berbagi di tengah masyarakat.

“Pemanfaatan QRIS ini adalah langkah konkret untuk mempermudah masyarakat dalam berinfak. Kita ingin menghilangkan hambatan-hambatan teknis yang selama ini mungkin membuat orang menunda untuk berbagi. Sekarang, kapan saja dan di mana saja, cukup dengan satu kali scan, kita sudah bisa menyalurkan infak melalui BAZNAS,” ujar Berlian Rayes.

Ia menegaskan bahwa digitalisasi juga membawa dampak positif terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.

“Dengan sistem digital, semua transaksi tercatat dengan baik. Ini akan meningkatkan kepercayaan publik kepada BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat dan infak. Saya berharap langkah ini bisa menjadi contoh dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk ASN, pelaku usaha, dan generasi muda,” tambahnya.

Lebih jauh, Berlian Rayes juga mengajak seluruh masyarakat Sumbawa untuk tidak ragu memanfaatkan kemudahan teknologi dalam beribadah sosial.

“Kita hidup di era digital, maka cara kita berbuat kebaikan juga harus menyesuaikan. QRIS ini adalah jembatan agar semangat berbagi tetap hidup, bahkan semakin kuat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Wakil Ketua I DPRD Sumbawa. Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh nyata kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami sangat mengapresiasi Bapak Berlian Rayes yang telah menunjukkan langsung bagaimana infak dapat dilakukan secara mudah melalui QRIS. Ini bukan hanya simbolis, tetapi juga edukasi kepada masyarakat bahwa berinfak kini semakin praktis dan modern,” ungkap Syukri Rahmat.

Ia menjelaskan bahwa penerapan QRIS merupakan bagian dari strategi BAZNAS dalam meningkatkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih luas dan efektif.

“Dengan QRIS, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak muzaki, terutama dari kalangan milenial dan generasi digital. Ini adalah peluang besar untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial keagamaan,” jelasnya.

Selain itu, Syukri Rahmat juga menegaskan bahwa seluruh dana yang dihimpun akan dikelola secara profesional dan disalurkan secara tepat sasaran.

“Kami berkomitmen untuk menjaga amanah masyarakat. Dana yang masuk melalui QRIS maupun metode lainnya akan kami kelola secara transparan dan disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program, seperti bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan,” tegasnya.

Ia juga berharap kolaborasi antara DPRD dan BAZNAS dapat terus diperkuat guna menciptakan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat Sumbawa.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang uji coba teknologi, tetapi juga momentum penting dalam mendorong transformasi budaya berinfak di tengah masyarakat. Dengan kemudahan yang ditawarkan QRIS, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk berpartisipasi dalam gerakan berbagi.

Digitalisasi zakat dan infak menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tantangan zaman, di mana kecepatan, kemudahan, dan transparansi menjadi kebutuhan utama. Kabupaten Sumbawa melalui BAZNAS kini mengambil langkah maju dengan menghadirkan solusi yang relevan dan adaptif.

Langkah yang dilakukan oleh H. M. Berlian Rayes ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi para pemangku kebijakan lainnya untuk turut mendukung inovasi serupa. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat, potensi zakat dan infak diyakini dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan umat.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berencana terus mengembangkan layanan digital lainnya guna memberikan kemudahan bagi masyarakat. QRIS hanyalah awal dari transformasi besar menuju pengelolaan zakat yang lebih modern, inklusif, dan berdampak luas.

Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, harapan akan terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan sosial melalui pengelolaan zakat yang optimal semakin nyata. Dari sebuah ruang kerja di DPRD Sumbawa, pesan kuat itu digaungkan: berbagi kini semakin mudah, cepat, dan terpercaya. (AM)

]]>
Mon, 27 Apr 2026 14:52:01 +0800 amr
Zulfikar Demitry, Wakil Ketua III DPRD Sumbawa Dukung Program BAZNAS, Salurkan Infak di Ruang Kerja https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-wakil-ketua-iii-dprd-sumbawa-dukung-program-baznas-salurkan-infak-di-ruang-kerja https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-wakil-ketua-iii-dprd-sumbawa-dukung-program-baznas-salurkan-infak-di-ruang-kerja Zulfikar Demitry, Wakil Ketua III DPRD Sumbawa Dukung Program BAZNAS, Salurkan Infak di Ruang Kerja

Sumbawa, Amarmedia.co.id 27 April 2026 — Dukungan terhadap penguatan peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus mengalir dari berbagai kalangan, termasuk unsur pimpinan DPRD. Wakil Ketua III DPRD Sumbawa, Zulfikar Demitry, SH., MH., menunjukkan komitmennya dengan menyalurkan infak melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di ruang kerjanya, Senin (27/4/2026).

Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI. Momentum ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga legislatif dan BAZNAS dalam mendorong optimalisasi penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di daerah.

Dalam suasana yang penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, penyaluran infak tersebut tidak hanya menjadi bentuk ibadah personal, tetapi juga pesan moral kepada masyarakat luas tentang pentingnya berbagi melalui lembaga resmi yang terpercaya.

Zulfikar Demitry, yang akrab disapa Ikang, menyampaikan bahwa dukungan terhadap program BAZNAS merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan sosial sebagai wakil rakyat.

“Kami di DPRD tentu sangat mendukung program-program BAZNAS, karena ini menyangkut langsung kepentingan umat dan masyarakat luas. Penyaluran infak melalui BAZNAS adalah langkah yang tepat, karena dikelola secara profesional dan disalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan,” ujar Ikang.

Ia menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah mengatasi berbagai persoalan sosial, terutama terkait kemiskinan dan kesenjangan ekonomi.

“BAZNAS bukan hanya lembaga pengumpul zakat, tetapi juga mitra pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Program-programnya menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari bantuan sosial hingga pemberdayaan ekonomi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ikang juga mengajak masyarakat Sumbawa untuk menyalurkan zakat dan infak melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi yang memiliki sistem pengelolaan yang jelas dan akuntabel.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Ini adalah lembaga yang amanah, transparan, dan memiliki jaringan penyaluran yang luas. Dengan menyalurkan melalui BAZNAS, kita bisa memastikan bahwa bantuan kita benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Ia juga berharap agar kesadaran masyarakat untuk berinfak terus meningkat, sehingga potensi dana umat di Kabupaten Sumbawa dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan bersama.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Wakil Ketua III DPRD Sumbawa. Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh positif bagi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kami sangat mengapresiasi Bapak Zulfikar Demitry yang telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung program BAZNAS. Ini adalah bentuk nyata sinergi antara DPRD dan BAZNAS dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat,” ungkap Syukri Rahmat.

Ia menambahkan bahwa dukungan dari para pimpinan daerah sangat penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS.

“Ketika para pemimpin memberikan contoh langsung, maka masyarakat akan lebih percaya dan termotivasi untuk ikut berpartisipasi. Ini adalah langkah strategis dalam membangun budaya berbagi yang kuat di tengah masyarakat,” jelasnya.

Syukri Rahmat juga menegaskan bahwa seluruh dana yang dihimpun oleh BAZNAS akan dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah.

“Kami berkomitmen untuk menjaga amanah masyarakat. Setiap dana yang masuk akan kami kelola dengan penuh tanggung jawab dan disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program yang telah kami rancang, baik di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa BAZNAS terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk dengan menghadirkan berbagai inovasi untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan zakat dan infak.

“Kami terus berinovasi agar layanan kami semakin mudah diakses oleh masyarakat. Baik melalui metode konvensional maupun digital, semua kami siapkan agar masyarakat dapat berinfak dengan nyaman dan aman,” tambahnya.

Kegiatan penyaluran infak yang dilakukan oleh Wakil Ketua III DPRD Sumbawa ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ekosistem zakat di daerah. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan penghimpunan dan penyaluran dana ZIS dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak yang lebih luas.

Sinergi antara DPRD dan BAZNAS Kabupaten Sumbawa diharapkan terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai program sosial yang dijalankan dapat semakin efektif dan tepat sasaran. Dalam konteks pembangunan daerah, peran zakat dan infak menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan keadilan sosial dan mengurangi kesenjangan.

Melalui langkah nyata yang dilakukan oleh Zulfikar Demitry ini, pesan tentang pentingnya berbagi dan kepedulian sosial kembali ditegaskan. Bahwa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, semangat gotong royong dan solidaritas tetap menjadi kekuatan utama.

Ke depan, diharapkan semakin banyak tokoh masyarakat, pejabat publik, dan elemen lainnya yang mengikuti langkah serupa. Dengan demikian, potensi besar zakat dan infak di Kabupaten Sumbawa dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan umat dan kemajuan daerah.

Dari ruang kerja Wakil Ketua III DPRD Sumbawa, sebuah pesan sederhana namun bermakna luas disampaikan: berbagi adalah tanggung jawab bersama, dan BAZNAS adalah jembatan amanah untuk mewujudkannya. (AM)

]]>
Mon, 27 Apr 2026 14:47:50 +0800 amr
Abdul Rafiq Suarakan Keprihatinan, DPC PDI Perjuangan Sumbawa Desak Penanganan Serius Kasus Bullying SDN Sebeok https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-suarakan-keprihatinan-dpc-pdi-perjuangan-sumbawa-desak-penanganan-serius-kasus-bullying-sdn-sebeok https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-suarakan-keprihatinan-dpc-pdi-perjuangan-sumbawa-desak-penanganan-serius-kasus-bullying-sdn-sebeok Abdul Rafiq Suarakan Keprihatinan, DPC PDI Perjuangan Sumbawa Desak Penanganan Serius Kasus Bullying SDN Sebeok

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Kasus perundungan (bullying) yang menimpa siswa di SDN Sebeok, Kecamatan Orong Telu, memicu reaksi keras dari berbagai pihak. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa secara resmi menyampaikan keprihatinan mendalam dan meminta pemerintah daerah segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si, KEPADA Wartawan Minggu (26/4) menegaskan bahwa insiden ini merupakan alarm keras bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman untuk bertumbuh, justru tercemar oleh tindakan yang mengancam psikologis anak.

Abdul Rafiq meminta Pemerintah Daerah melalui dinas terkait untuk tidak menganggap remeh kejadian ini. Ia mendesak adanya langkah konkret yang mencakup dua sisi: rehabilitasi dan pembinaan.

"Kejadian ini tidak boleh dianggap sebagai hal biasa. Harus ada penanganan psikologis bagi korban agar tidak trauma berkepanjangan, sekaligus pembinaan edukatif bagi pelaku. Kita butuh solusi yang menyentuh akar masalah, bukan sekadar penyelesaian formalitas," ujar Abdul Rafiq 

Waspada "Wabah" Perilaku Negatif dari Media Sosial

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa juga menyoroti korelasi antara derasnya arus informasi digital dengan perilaku siswa di sekolah. Di era media sosial, tren negatif sangat mudah ditiru oleh anak-anak jika tidak ada filter yang kuat.

DPC PDI Perjuangan mengkhawatirkan jika kasus di SDN Sebeok tidak ditangani dengan tepat, hal tersebut bisa menjadi "wabah" yang menjalar ke sekolah-sekolah lain akibat pengaruh konten dunia maya yang tidak terkontrol.

Sebagai langkah mitigasi, PDI Perjuangan menekankan pentingnya tiga pilar utama dalam pencegahan bullying yaitu Pendidikan Karakter, Peran Orang Tua dan Kepekaan Guru.

"Masifkan edukasi pengendalian emosi dan etika berkomunikasi bagi siswa, peran orang tua menjadi garda terdepan dalam mengawasi perilaku anak dan penggunaan gawai dan menuntut tenaga pendidik lebih sensitif dalam mendeteksi perubahan perilaku siswa sejak dini Ya" jelasnya.

Ini adalah tanggung jawab kolektif. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, berkarakter, dan beradab demi masa depan generasi muda Sumbawa," tutup Abdul Rafiq. (AM)

]]>
Sun, 26 Apr 2026 20:20:47 +0800 amr
Ambang Batas Dibahas, Pendidikan Politik Terlupakan? Ini Peringatan Direktur Mi6 https://amarmedia.co.id/ambang-batas-dibahas-pendidikan-politik-terlupakan-ini-peringatan-direktur-mi6 https://amarmedia.co.id/ambang-batas-dibahas-pendidikan-politik-terlupakan-ini-peringatan-direktur-mi6 Ambang Batas Dibahas, Pendidikan Politik Terlupakan? Ini Peringatan Direktur Mi6

MATARAM.Amarmedia.co.id—Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 menilai partai politik tidak bisa lagi sekadar hadir sebagai mesin elektoral menjelang pemilu. Partai didorong mengambil tanggung jawab utama dalam menjalankan pendidikan politik kepada masyarakat sebagai strategi mendasar memperbaiki kualitas demokrasi, sekaligus menekan praktik politik uang yang masih mengakar.

“Selama pemilih tidak memiliki pemahaman politik yang memadai, maka politik uang akan terus menemukan momentumnya,” tandas Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6, Bambang Mei Finarwanto, di Mataram, Ahad (26/4/2026).

Analis politik kawakan Bumi Gora yang karib disapa Didu ini menegaskan, problem utama demokrasi elektoral di Indonesia hari ini bukan hanya pada desain sistem, melainkan pada rendahnya literasi politik pemilih. Kondisi tersebut menciptakan ruang subur bagi praktik transaksional dalam setiap kontestasi.

“Praktik politik uang itu bukan semata soal moralitas kandidat. Bukan. Tapi juga terkait dengan struktur kesadaran pemilih yang belum terbentuk,” ujarnya.

Menurut Didu, partai politik adalah aktor paling strategis untuk mengisi kekosongan tersebut. Sebagai pilar demokrasi, partai tidak hanya berfungsi merekrut dan mengusung kandidat, tetapi juga mendidik masyarakat agar menjadi pemilih rasional, kritis, dan berorientasi program.

Ia menyoroti bahwa dalam berbagai kontestasi, baik pemilu legislatif maupun pilkada, praktik politik uang masih menjadi fenomena laten. Hal itu, kata dia, tidak bisa dilepaskan dari pendekatan partai yang cenderung pragmatis dan berorientasi jangka pendek.

Biaya politik yang tinggi menjadi salah satu pemicu utama. Dalam banyak kasus, kandidat didorong menggunakan cara instan untuk meraih suara, termasuk praktik transaksional.

“Ketika biaya politik mahal dan pendidikan politik rendah, maka yang terjadi adalah transaksi. Pemilih diposisikan sebagai objek, bukan subjek demokrasi,” katanya.

Didu juga menyoroti tingginya jumlah pemilih mengambang (swing voters) dan pemilih pemula yang belum memiliki preferensi politik kuat. Kelompok ini kerap menjadi sasaran mobilisasi berbasis uang maupun popularitas semata.

Partai Jangan Musiman

Dalam analisanya, Didu mengkritik pola kerja partai politik yang cenderung musiman. Aktivitas partai meningkat drastis menjelang pemilu, namun minim interaksi dengan masyarakat di luar siklus tersebut.

“Partai politik hari ini terlalu event oriented. Mereka hadir saat pemilu, tapi absen dalam proses pembentukan kesadaran politik masyarakat sehari-hari,” tegasnya.

Padahal, pendidikan politik merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi. Partai, kata dia, seharusnya hadir melalui diskusi publik, pelatihan kader, sekolah politik, hingga advokasi isu-isu masyarakat.

Tanpa kehadiran berkelanjutan, partai akan terus terjebak dalam politik elektoral yang dangkal dan kehilangan fungsi ideologisnya.

Didu juga menyoroti keberadaan dana bantuan negara untuk partai politik. Ia menilai, dana tersebut seharusnya dimaksimalkan untuk pendidikan politik, bukan sekadar operasional internal.

“Negara sudah memberikan dukungan finansial kepada partai. Maka ada konsekuensi moral dan politik bahwa dana itu harus kembali ke publik dalam bentuk pendidikan politik,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana tersebut. Selama ini, publik dinilai belum sepenuhnya merasakan dampak langsung dari bantuan negara kepada partai.

Didu mendorong adanya indikator kinerja yang jelas terkait pelaksanaan pendidikan politik, sehingga penggunaan anggaran dapat diukur secara konkret dan berdampak nyata.

Rencana *revisi Undang-Undang Partai Politik oleh DPR RI* dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkuat kewajiban pendidikan politik. Selama ini, menurut Didu, aturan yang ada masih bersifat normatif dan belum memiliki turunan teknis yang kuat.

“Perlu ada penguatan regulasi yang lebih detail. Misalnya kewajiban program pendidikan politik yang terstruktur, indikator capaian, hingga sanksi bagi partai yang tidak menjalankan fungsi tersebut,” katanya.

Ia juga mengaitkan pembahasan revisi tersebut dengan isu ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Dalam sistem yang semakin kompetitif, partai dituntut memperkuat basis pemilih secara substantif, bukan sekadar mengandalkan mobilisasi jangka pendek.

Selain faktor eksternal, Didu menyoroti problem internal partai, terutama dalam hal rekrutmen politik yang cenderung pragmatis—lebih mengutamakan popularitas dan modal dibanding kapasitas dan ideologi.

“Kalau partai tidak serius membangun kader ideologis, maka pendidikan politik juga akan kehilangan arah. Karena yang diajarkan bukan nilai, tapi sekadar strategi menang,” ujarnya.

Fenomena perpindahan kader antar partai yang didorong kepentingan karier politik semata juga dinilai memperlemah identitas dan fungsi pendidikan politik partai.

Sebagai solusi, Didu mendorong pendekatan pendidikan politik yang lebih kontekstual dan adaptif. Partai perlu masuk ke ruang-ruang komunitas, seperti kelompok pemuda, organisasi masyarakat, hingga komunitas digital.

Menurutnya, karakter pemilih muda—terutama generasi milenial dan Gen Z—menuntut metode edukasi yang berbeda, termasuk pemanfaatan media sosial dan platform digital.

Selain itu, kolaborasi dengan kampus, organisasi masyarakat sipil, dan media massa dinilai penting untuk memperluas jangkauan pendidikan politik.

“Pendidikan politik tidak boleh indoktrinatif. Harus mendorong pemilih menjadi kritis dan mandiri,” katanya.

Ia menegaskan, pendidikan politik bukan tugas tambahan, melainkan inti dari keberadaan partai dalam sistem demokrasi. Jika dijalankan konsisten, kualitas pemilih akan meningkat dan praktik politik uang dapat ditekan.

Tolak Penggabungan Pilkada

Di sisi lain, Didu menyatakan penolakannya terhadap wacana penggabungan pemilihan kepala daerah (pilkada) dengan pemilu legislatif daerah yang kerap didorong dengan alasan efisiensi biaya.

Menurutnya, demokrasi tidak bisa direduksi menjadi sekadar persoalan anggaran. Kualitas representasi, kedalaman partisipasi, dan kesehatan sistem politik harus menjadi pertimbangan utama.

“Demokrasi adalah investasi jangka panjang. Jangan direduksi jadi pengeluaran jangka pendek,” tegasnya.

Ia mengingatkan, jika efisiensi dijadikan alasan utama, maka secara ekstrem dapat berujung pada pembatasan partisipasi politik, yang jelas bertentangan dengan prinsip demokrasi.

Pengalaman Pemilu serentak 2019, kata dia, menunjukkan bahwa penggabungan pemilu tidak selalu menghasilkan efisiensi yang sehat. Sistem lima kotak justru menimbulkan beban berat bagi penyelenggara dan berdampak pada kualitas pelaksanaan.

Selain itu, penggabungan pilkada berpotensi menenggelamkan isu-isu lokal. Perhatian publik cenderung tersedot pada isu besar dan figur nasional, sehingga kandidat kepala daerah tidak lagi bertarung dengan gagasan berbasis kebutuhan daerah.

“Pemilih akhirnya tidak memilih berdasarkan program lokal, tapi karena popularitas atau afiliasi politik yang lebih luas,” ujarnya.

Dari sisi pemilih, kompleksitas juga meningkat. Dalam satu waktu, pemilih harus membuat banyak keputusan sekaligus, yang berpotensi menimbulkan kelelahan memilih (ballot fatigue).

“Dalam konteks Indonesia, fenomena ini sudah nyata. Banyak pemilih kebingungan karena harus memilih banyak kandidat sekaligus, yang pada akhirnya menurunkan kualitas keputusan politik,” kata Didu.

Sebagai alternatif, Didu menawarkan pendekatan yang lebih substantif, seperti reformasi internal partai melalui transparansi rekrutmen kandidat dan penguatan kaderisasi, pendidikan politik berkelanjutan, serta penguatan regulasi pembiayaan politik agar biaya politik tidak menjadi beban utama kandidat.

“Intinya, penggabungan pilkada dengan pemilu legislatif daerah bukanlah solusi. Efisiensi biaya tidak bisa dijadikan justifikasi untuk mengorbankan kualitas demokrasi,” pungkasnya.

]]>
Sun, 26 Apr 2026 17:26:10 +0800 amr
Hardiknas 2026: Dikbud Sumbawa Perkuat Ikatan Orang Tua dan Anak Lewat Gerakan Anti&Bullying https://amarmedia.co.id/hardiknas-2026-dikbud-sumbawa-perkuat-ikatan-orang-tua-dan-anak-lewat-gerakan-anti-bullying https://amarmedia.co.id/hardiknas-2026-dikbud-sumbawa-perkuat-ikatan-orang-tua-dan-anak-lewat-gerakan-anti-bullying Hardiknas 2026: Dikbud Sumbawa Perkuat Ikatan Orang Tua dan Anak Lewat Gerakan Anti-Bullying

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si secara resmi akan meluncurkan gerakan "Bersama Ayah/Ibu Kami Terlindungi" sebagai tema utama Hardiknas 2026. Langkah ini diambil berdasarkan data uji sosiometri di sejumlah SMP yang menunjukkan perlunya penanganan serius terhadap isu perundungan (bullying). Melalui program ini, pemerintah daerah ingin menggeser pola penanganan masalah anak dari sekadar prosedur administratif menjadi pendekatan batiniah yang lebih menyentuh antara sekolah, anak, dan orang tua.

Dalam keterangannya kepada awak media Minggu 26 April 2026, Kadis Dikbud Budi Sastrawan mengatakan bahwa rangkaian acara akan dimulai pada 29 April 2026 dengan Festival Permainan Rakyat yang mewajibkan kolaborasi antara orang tua dan anak dalam permainan tradisional seperti Balogo dan Main Hadang. "Kegiatan ini dirancang untuk mencairkan sekat komunikasi dan membangun kembali rasa saling percaya melalui kegembiraan bermain. Budi menekankan bahwa kearifan lokal adalah media terbaik untuk menciptakan interaksi sehat yang selama ini mulai hilang di tengah dinamika remaja yang kian kompleks" jelasnya.

Kemudian lanjutnya, Pada 30 April pagi, suasana akan lebih emosional melalui agenda "Satu Jam Bersama Ayah/Ibu di Sekolah". Dalam sesi ini, ruang kelas menjadi tempat privat bagi anak untuk mencurahkan seluruh isi hati dan keresahan sosial mereka langsung kepada orang tua tanpa intervensi pihak lain. Budi menjelaskan bahwa kehadiran orang tua sebagai pendengar aktif sangat penting untuk memvalidasi perasaan anak, sehingga anak merasa memiliki pelindung utama dalam menghadapi tekanan di lingkungan pergaulannya.

Puncak komitmen moral akan dilaksanakan pada malam harinya melalui prosesi "Malam Seribu Cahaya" yang diisi dengan aksi pemadaman lampu serentak selama lima menit. Di bawah cahaya senter ponsel, para orang tua, guru, dan tokoh masyarakat akan membacakan ikrar setia untuk menjaga anak-anak dari pengaruh negatif dan praktik perundungan. Prosesi kontemplasi ini bertujuan menyentuh kesadaran kolektif bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa ditunda lagi demi masa depan mereka.

Seluruh rangkaian ini akan diakhiri dengan upacara bendera serentak pada 2 Mei 2026 di seluruh SD dan SMP se-Kabupaten Sumbawa. Budi Sastrawan berharap momentum Hardiknas kali ini menjadi titik balik bagi dunia pendidikan di Sumbawa untuk lebih memanusiakan manusia. Dengan memadukan data saintifik dan ketulusan hati, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjamin keamanan fisik dan psikologis bagi setiap peserta didik. (AM)

]]>
Sun, 26 Apr 2026 16:49:07 +0800 amr
Bayang&Bayang Perundungan di Balik Semangat Hardiknas 2026 https://amarmedia.co.id/bayang-bayang-perundungan-di-balik-semangat-hardiknas-2026 https://amarmedia.co.id/bayang-bayang-perundungan-di-balik-semangat-hardiknas-2026 Bayang-Bayang Perundungan di Balik Semangat Hardiknas 2026

Oleh Asmediati

Menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, kita kembali diingatkan pada satu kenyataan yang tidak nyaman: dunia pendidikan kita belum sepenuhnya menjadi ruang yang aman bagi semua anak. Di beberapa daerah, kabar tentang aksi perundungan yang melibatkan pelajar menjadi cermin buram yang sulit diabaikan. Di saat seharusnya kita bersiap merayakan semangat belajar dan kemajuan pendidikan, justru luka-luka sosial itu muncul ke permukaan.

Perundungan bukan sekadar persoalan anak-anak yang “bercanda berlebihan”. Ia adalah bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, maupun psikologis, yang meninggalkan dampak panjang. Seorang anak yang menjadi korban bisa kehilangan rasa percaya diri, merasa tidak aman, bahkan kehilangan semangat untuk datang ke sekolah. Di sisi lain, pelaku perundungan sering kali tumbuh tanpa menyadari bahwa tindakannya melukai orang lain, karena lingkungan sekitar tidak memberikan batasan yang jelas.

Fenomena ini tidak bisa dilihat sebagai kesalahan satu pihak saja. Ada banyak lapisan yang saling terkait. Keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial memiliki peran yang sama besar. Ketika anak tumbuh dalam suasana yang kurang hangat, minim perhatian, atau terbiasa melihat konflik diselesaikan dengan kekerasan, maka pola itu mudah terbawa ke lingkungan sekolah. Di sana, ia mungkin mencari “kuasa” dengan cara menindas teman yang dianggap lebih lemah.

Sekolah, yang seharusnya menjadi tempat paling aman setelah rumah, kadang belum mampu sepenuhnya mengantisipasi persoalan ini. Tidak semua guru memiliki waktu dan ruang untuk memahami kondisi psikologis setiap siswa. Beban administrasi yang tinggi, jumlah siswa yang banyak, serta keterbatasan fasilitas sering membuat pengawasan tidak berjalan optimal. Akibatnya, tindakan perundungan bisa terjadi di sudut-sudut yang luput dari perhatian.

Namun, menyalahkan kondisi semata juga tidak cukup. Kita perlu jujur mengakui bahwa budaya saling mengejek, merendahkan, bahkan mempermalukan orang lain masih dianggap biasa. Di media sosial, hal seperti ini bahkan sering dianggap hiburan. Anak-anak yang tumbuh dalam budaya seperti itu bisa saja menganggap perundungan sebagai sesuatu yang wajar. Padahal, luka yang ditinggalkan tidak pernah sederhana.

Momentum Hardiknas seharusnya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi. Pendidikan bukan hanya soal nilai akademik atau prestasi lomba. Lebih dari itu, pendidikan adalah tentang membentuk manusia yang beradab, yang mampu menghargai orang lain, dan memiliki empati. Jika masih ada anak yang takut datang ke sekolah karena diintimidasi, maka ada yang perlu kita perbaiki bersama.

Upaya pencegahan perundungan harus dimulai dari hal-hal sederhana namun konsisten. Di lingkungan keluarga, orang tua perlu membangun komunikasi yang terbuka dengan anak. Mendengarkan cerita mereka, memahami perasaan mereka, dan memberi contoh bagaimana memperlakukan orang lain dengan baik. Anak yang merasa dihargai di rumah cenderung lebih mampu menghargai orang lain di luar.

Di sekolah, pendekatan yang lebih humanis perlu diperkuat. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping. Membuka ruang dialog dengan siswa, mengenali tanda-tanda adanya perundungan, dan berani bertindak ketika melihat ketidakadilan. Sekolah juga bisa membuat program sederhana seperti kegiatan literasi, diskusi kelompok, atau permainan kolaboratif yang menumbuhkan rasa kebersamaan.

Selain itu, penting untuk menciptakan sistem pelaporan yang aman bagi korban. Banyak kasus perundungan tidak terungkap karena korban takut untuk berbicara. Mereka khawatir akan mendapat balasan yang lebih buruk atau tidak dipercaya. Jika sekolah mampu menyediakan ruang yang aman dan responsif, maka peluang untuk mencegah kasus berulang akan lebih besar.

Peran masyarakat juga tidak kalah penting. Lingkungan yang peduli akan lebih cepat menangkap gejala-gejala awal perundungan. Tetangga, tokoh masyarakat, dan komunitas lokal bisa menjadi bagian dari solusi dengan menciptakan suasana yang lebih ramah bagi anak-anak. Kegiatan bersama, seperti gotong royong atau acara budaya, bisa menjadi sarana untuk menanamkan nilai kebersamaan sejak dini.

Tidak kalah penting, kita juga perlu bijak dalam menggunakan media sosial. Banyak kasus perundungan saat ini tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga melalui dunia maya. Komentar yang merendahkan, penyebaran foto atau video tanpa izin, hingga ujaran kebencian bisa menjadi bentuk perundungan digital yang dampaknya tidak kalah besar. Edukasi tentang etika bermedia sosial perlu terus digaungkan, baik di sekolah maupun di rumah.

Hardiknas 2026 seharusnya tidak hanya menjadi seremoni tahunan dengan upacara dan pidato. Ia harus menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Bahwa setiap anak berhak merasa aman, dihargai, dan didukung untuk berkembang. Bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari angka kelulusan, tetapi juga dari bagaimana kita memperlakukan sesama.

Perundungan mungkin tidak bisa dihilangkan sepenuhnya dalam waktu singkat, tetapi ia bisa dikurangi jika ada kesadaran kolektif. Langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama akan membawa perubahan besar. Mulai dari kata-kata yang lebih baik, sikap yang lebih peduli, hingga keberanian untuk menegur ketika melihat ketidakadilan.

Di daerah kita, harapan itu tetap ada. Dengan kekayaan nilai budaya dan semangat kebersamaan yang kuat, masyarakat memiliki modal sosial yang besar untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih sehat. Tinggal bagaimana semua pihak mau bergerak, tidak saling menyalahkan, tetapi saling menguatkan.

Menjelang Hardiknas ini, mungkin kita perlu bertanya pada diri sendiri: sudahkah kita menjadi bagian dari solusi? Sudahkah kita menciptakan ruang yang aman bagi anak-anak di sekitar kita? Jika jawabannya belum, maka sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai.

Karena pada akhirnya, pendidikan yang baik bukan hanya melahirkan anak-anak pintar, tetapi juga manusia yang memiliki hati. Dan di situlah masa depan yang sesungguhnya dibangun.(AM)

]]>
Sun, 26 Apr 2026 15:07:02 +0800 amr
Menjemput Takdir Puisi: Seni Memberi ‘Hak’ pada Setiap Bunyi dan Rasa https://amarmedia.co.id/menjemput-takdir-puisi-seni-memberi-hak-pada-setiap-bunyi-dan-rasa https://amarmedia.co.id/menjemput-takdir-puisi-seni-memberi-hak-pada-setiap-bunyi-dan-rasa Menjemput Takdir Puisi: Seni Memberi ‘Hak’ pada Setiap Bunyi dan Rasa

Oleh: Purna Aprianti 

Editor: Abdul Ma'ruf Rahmat SP 

Berpuisi bukan sekadar urusan melisankan kata dengan nada yang diatur sedemikian rupa. Di balik setiap baris naskah yang digenggam seorang siswa di atas panggung, ada proses panjang yang sering kali menguras air mata, tenaga, hingga kewarasan. Sebagai pendamping, saya menyebutnya sebagai proses "menjemput takdir" sebuah karya sastra.

Ingatan saya melompat kembali ke masa FLS2N di Kupang. Saat itu, perhatian saya tersita oleh seorang siswi berbakat. Ada sesuatu pada pandangan matanya, senyum tipisnya, dan suara kecilnya yang syahdu. Itulah awal mula kami "berproses seperti orang gila." Menyiapkan empat jenis puisi bukanlah perkara mudah. Saya masih ingat bagaimana ia kelelahan hingga tertidur di panggung aula SMKN 1 Sumbawa. Di sana, saya hanya bisa duduk menjaganya, memastikan air minum dan makanan kesukaannya tersedia saat ia terbangun nanti.

Strategi di Balik Selera Juri

Dunia kompetisi puisi adalah perpaduan unik antara pakem ilmu sastra dan subjektivitas atau selera juri. Kami tidak hanya berlatih teknik, tapi juga melakukan "riset." Sesaat setelah Technical Meeting di Kupang, saya meminta nama lengkap dewan juri dan mulai menelusuri jejak digital mereka.

Kami mencoba membedah kecenderungan estetika para juri agar naskah yang diciptakan bisa beresonansi dengan keinginan mereka tanpa kehilangan jati dirinya. Hasilnya? Alhamdulillah, kami berhasil meraih Juara 3 Nasional—satu-satunya piala yang dibawa pulang oleh kontingen NTB kala itu. Sebuah pembuktian bahwa kerja keras yang dipadukan dengan strategi yang tepat tidak akan mengkhianati hasil.

Kisah serupa berulang tahun lalu. Pendampingan dilakukan untuk dua siswa dari latar belakang berbeda: satu dari SMA Negeri 2 Sumbawa Besar dan satu lagi dari SLB Negeri 1 Sumbawa Besar. Melatih anak inklusi memberikan spektrum pembelajaran yang jauh berbeda. Ada kenikmatan luar biasa saat mendampingi anak-anak hebat ini melampaui keterbatasan mereka hingga berhasil mewakili NTB ke tingkat nasional. Di titik ini, juara bukan lagi prioritas utama, melainkan proses kemanusiaan yang terjadi di dalamnya.

Memberikan Hak pada Bunyi

Lantas, apa sebenarnya esensi dari berpuisi? Bagi saya, berpuisi adalah menyampaikan makna melalui nada, intonasi, dan ekspresi yang presisi. Kuncinya adalah memahami makna terdalam dari setiap diksi.

"Jangan lupakan bahwa setiap bunyi memiliki maknanya. Berilah hak untuk setiap bunyi agar diucapkan dengan benar, sehingga pesan yang tersimpan di balik kata sampai dengan utuh ke telinga pendengar."

Sering kali kita melihat pembaca puisi yang salah menangkap aura emosi. Jangan sampai kita bersedih pada puisi sukacita, atau berteriak lantang pada puisi tentang kematian. Ada bunyi-bunyi tertentu yang mewakili setiap rasa. Kejelian menemukan bunyi itulah yang membedakan seorang pembaca puisi biasa dengan seorang penutur rasa.

Rindu yang Menguntai Kembali

Setelah sekian lama terbenam dalam rutinitas di hadapan layar laptop, ada kerinduan yang membuncah untuk kembali menguntai kata. Saya rindu meregangkan jiwa dengan nuansa bunyi dan bersenandung melalui diksi-diksi indah.

Pendidikan dan literasi adalah jalan panjang yang tak ada ujungnya. Melalui Rumah Literasi Yarita, kami akan terus berkomitmen menemani anak-anak hebat ini untuk terus berproses, menikmati setiap rima, dan menemukan jati diri mereka melalui keajaiban puisi. Selamat berproses, anak-anakku. Mari kita beri hak pada setiap rasa yang ingin bicara.(AM)

]]>
Sat, 25 Apr 2026 16:36:01 +0800 amr
Zifana Kalila Azrhiel, Siswa SMPN 2 Unter Iwes Raih Juara 1 Speech Competition Tingkat Provinsi NTB https://amarmedia.co.id/zifana-kalila-azrhiel-siswa-smpn-2-unter-iwes-raih-juara-1-speech-competition-tingkat-provinsi-ntb https://amarmedia.co.id/zifana-kalila-azrhiel-siswa-smpn-2-unter-iwes-raih-juara-1-speech-competition-tingkat-provinsi-ntb Zifana Kalila Azrhiel, Siswa SMPN 2 Unter Iwes Raih Juara 1 Speech Competition Tingkat Provinsi NTB 

SUMBAWA.Amarmedia.co.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Kali ini, Zifana Kalila Azrhiel, siswi berbakat dari SMPN 2  Unter Iwes (SpenDaUI), berhasil menyabet gelar Juara 1 dalam ajang Speech Competition pidato berbahasa Inggris tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kompetisi bergengsi tersebut diselenggarakan oleh STKIP Paracendekia NW Sumbawa yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 20 hingga 23 April 2026. Keberhasilan Kalila, sapaan akrabnya, menjadi bukti nyata kualitas kompetensi siswa daerah dalam penguasaan bahasa internasional di level provinsi.

Kepala SMPN 2 Unter Iwes, Nur Aini Furqan, S.Pd., M.Pd. tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas pencapaian luar biasa anak didiknya tersebut. Dalam keterangannya, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kalila yang telah berjuang maksimal.

"Yes, you did it Kalila! Ibu sangat bangga padamu, nak. Alhamdulillah, salah satu siswa hebat SMPN 2 Unter Iwes kembali membuktikan kemampuannya. Semoga prestasi ini menjadi motivasi dan menginspirasi teman-teman yang lain untuk terus berkarya," ujar Nur Aini dengan nada bangga.

Lebih lanjut, Nur Aini menekankan bahwa prestasi ini tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi tim pendidik yang solid. Ia memberikan apresiasi khusus kepada para pembimbing yang telah mencurahkan waktu dan tenaga untuk mengasah bakat siswa.

"Terima kasih tak terhingga kepada pembina hebat English Club, Ibu Trisagita Oktavianti, S.Pd dan ibu Nani Suhriani, S.Pd. Dedikasi kalian luar biasa dalam membimbing Kalila. Tak lupa, dukungan dari seluruh bapak dan ibu guru Spenda UI yang tetap semangat dalam upaya mencerdaskan anak bangsa," tambahnya.

Keberhasilan Zifana Kalila Azrhiel di ajang ini semakin memperkuat posisi SMPN 2 Unter Iwes sebagai salah satu sekolah yang konsisten dalam mencetak siswa-siswi berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik di tingkat regional.(AM)

]]>
Sat, 25 Apr 2026 16:03:48 +0800 amr
Perkuat Ketahanan Pangan, Komisi II DPRD Sumbawa Konsultasi Program Strategis Pertanian ke BPLIP dan BRMP NTB https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-pangan-komisi-ii-dprd-sumbawa-konsultasi-program-strategis-pertanian-ke-bplip-dan-brmp-ntb https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-pangan-komisi-ii-dprd-sumbawa-konsultasi-program-strategis-pertanian-ke-bplip-dan-brmp-ntb Perkuat Ketahanan Pangan, Komisi II DPRD Sumbawa Konsultasi Program Strategis Pertanian ke BPLIP dan BRMP NTB

Mataram.Amarmedia.co.id– Dalam upaya menjemput bola program pembangunan pertanian pusat untuk daerah, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja dan koordinasi ke Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi NTB dan Balai Penerapan Lintas Instansi Pertanian (BPLIP) Kelas II Mataram, Jumat (24/4).

Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala BPLIP Kelas II Mataram, Suparman, S.P., M.Si., Kepala BRMP Provinsi NTB, Hendro Cahyono,S.Pt.M.Sc Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Lalu Mirza, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., serta Sekretaris Komisi II DPRD  Sumbawa, H. Zohran bersama Anggota DPRD.

Hadir pula Ketua Tim Teknis Pengairan BPLIP Dr. Awaluddin. SP.MSi, Ketua Tim Irigasi BPLIP Ayu, Anggota Komisi II Lainnya, Ridwan SP M.Si, Muhammad Zain SIP, H Andi Mappelepui, Adizul Sahabuddin SP.MSi, Sri Wahyuni dan Tim Ahli DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Ma'ruf Rahmat SP.

Modernisasi dan Inovasi "PM AAS"

Kepala BRMP, Hendro Cahyono, dalam sambutannya menekankan pentingnya optimalisasi lahan pertanian di NTB, khususnya di Kabupaten Sumbawa yang memiliki potensi lahan sangat luas. Ia mengungkapkan bahwa fokus Kementerian Pertanian saat ini adalah perluasan areal tanam dan modernisasi.

Salah satu inovasi yang akan diuji coba di 15 provinsi, termasuk NTB, adalah sistem PM AAS (Penanaman Model Advantage Agriculture System).

"Sistem ini memungkinkan populasi tanaman meningkat drastis dari 400.000 menjadi 2 juta per hektar dengan hasil mencapai 7,4 hingga 10 ton. Pencanangan perdana akan dilakukan pada 30 April mendatang. Ini momen langka untuk keberhasilan petani kita," ujar Hendro.

 

Kepala Dinas Pertanian Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., menyoroti urgensi penyelesaian administrasi teknis terkait Survey Investigation Design (SID). Ia mendorong agar penunjukan konsultan perencana dilakukan secara efektif mengingat target program fisik harus tuntas pada September agar bisa panen di bulan Desember.

"Kami menyarankan agar perencanaan bisa melibatkan kekuatan lokal seperti Dinas PU atau konsultan di kabupaten agar lebih cepat. Mengingat target Irigasi Perpompaan (Irpom) dan pipanisasi ini sangat ketat waktunya," tegas Ni Wayan. Ia juga mengeluhkan minimnya anggaran operasional untuk pengecekan CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) di lapangan.

Komitmen DPRD Sumbawa: Menjemput Bola

Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa, H. Zohran Sah, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut koordinasi dari Direktorat Jenderal di Kementerian Pertanian.

"Di tengah kondisi efisiensi keuangan negara, kami sebagai lembaga politik harus proaktif menjemput bola agar program pusat maksimal terserap ke Sumbawa. Kami juga berharap universitas lokal di Sumbawa, seperti UNSA atau UTS, bisa dilibatkan dalam perencanaan SID agar evaluasi lebih dekat dan pemberdayaan lokal tercipta," kata H. Zohran.

Penjelasan Teknis BPLIP Mataram

Menanggapi diskusi tersebut, Kepala BPLIP Kelas II Mataram, Suparman, S.A.P., M.Si., menjelaskan bahwa untuk wilayah NTB terdapat alokasi sekitar 1.403 unit irigasi perpompaan/parit, di mana 12 unit berada di bawah pengawasan langsung balai.

Terkait kendala teknis, Suparman menekankan beberapa poin penting diantaranya masalah percepatan CPCL, Fleksibelitas Perencana dan integritas aturan.

"Pemberkasan dan pembukaan rekening kelompok tani harus segera tuntas agar pencairan dana tidak terhambat" ujar Suparman 

Jika Universitas Negeri (Unram) terkendala personel, alternatif penggunaan jasa PUPR dapat dipertimbangkan agar kontrak SID segera berjalan imbuhnya 

Dijelaskannya dalam proses sangat menekankan integritas dan aturan, Proses pengadaan menggunakan e-katalog untuk menghindari negosiasi ilegal. Selain itu, penapisan lahan dilakukan ketat agar tidak masuk dalam kawasan hutan lindung.

"Kami bekerja berdasarkan aturan teknis yang benar. Selama prosesnya benar, kami akan lakukan meski ada tekanan. Fokus kita adalah percepatan demi kesejahteraan petani," pungkas Suparman.

Tentang BPLIP Kelas II Mataram:

Dibentuk pada 11 Januari, BPLIP Kelas II Mataram saat ini berkantor di gedung BRMP dan mewakili wilayah kerja lintas provinsi meliputi Bali, NTB, NTT, Maluku, dan Maluku Utara.

BRMP Provinsi NTB adalah kantor yang membidangi modernisasi peralatan mesin pertanian. Hasil temuan dibidang pertanian dilakukan pengkajian, pengujian dan sertifikasi di lembaga ini sebelum di turunkan ke petani. (AM)

]]>
Sat, 25 Apr 2026 10:07:04 +0800 amr
Dari Timur Menyala: Membaca sebagai Nafas yang Tak Pernah Padam https://amarmedia.co.id/dari-timur-menyala-membaca-sebagai-nafas-yang-tak-pernah-padam https://amarmedia.co.id/dari-timur-menyala-membaca-sebagai-nafas-yang-tak-pernah-padam Dari Timur Menyala: Membaca sebagai Nafas yang Tak Pernah Padam

Oleh. Asmediati 

Ada sesuatu yang diam-diam bergerak di negeri ini—tak riuh, tak pula gemerlap, tetapi terus hidup dan mengakar. Ia adalah kebiasaan membaca. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik pada Februari 2026 mungkin hanya menampilkan deretan angka dan nama daerah. Namun di balik itu, tersimpan kisah tentang ketekunan yang jarang disorot.

Siapa sangka, daerah seperti Nusa Tenggara Timur justru berdiri di urutan teratas dalam hal minat baca. Disusul Nusa Tenggara Barat dan Sumatra Selatan, lalu beberapa wilayah lain yang selama ini tidak selalu menjadi pusat perhatian. Fakta ini seperti mengetuk pelan kesadaran kita: bahwa semangat membaca tidak selalu lahir dari kemewahan fasilitas.

Di banyak tempat, buku bukan benda yang mudah dijangkau. Perpustakaan mungkin jauh, koleksi terbatas, dan akses digital belum merata. Namun justru dalam keterbatasan itulah, keinginan untuk membaca menemukan bentuknya yang paling jujur. Ia tidak bergantung pada kenyamanan, melainkan pada kebutuhan untuk memahami dunia.

Barangkali kita terlalu lama mengira bahwa literasi tumbuh seiring dengan kemajuan kota. Bahwa gedung-gedung tinggi, jaringan internet cepat, dan toko buku besar adalah syarat utama lahirnya budaya membaca. Kenyataannya tidak selalu demikian. Ada ruang-ruang sederhana—di sudut sekolah, di beranda rumah, atau di bawah cahaya lampu seadanya—di mana halaman demi halaman dibaca dengan penuh kesungguhan.

Membaca, dalam konteks ini, bukan sekadar aktivitas. Ia menjadi semacam jalan keluar. Jalan untuk melihat kemungkinan lain, untuk mengenal dunia yang lebih luas, bahkan untuk memahami diri sendiri. Ketika seseorang membaca, ia sedang membuka pintu yang sebelumnya tertutup rapat.

Namun kita juga perlu jujur pada diri sendiri. Tingginya minat baca di beberapa daerah tidak serta-merta berarti persoalan literasi di Indonesia sudah selesai. Justru ini seperti alarm halus: mengapa daerah lain belum menunjukkan hal yang sama? Apa yang kurang? Apakah soal akses, kebijakan, atau sekadar kurangnya dorongan dari lingkungan terdekat?

Membaca tidak tumbuh begitu saja. Ia perlu dirawat. Di rumah, ia dimulai dari hal-hal kecil—orang tua yang menyediakan waktu, yang memberi contoh, yang tidak menjadikan buku sebagai sesuatu yang asing. Di sekolah, ia hidup dari cara guru memperkenalkan bacaan, bukan sebagai kewajiban yang membebani, tetapi sebagai pengalaman yang menyenangkan.

Di luar itu, ada peran yang lebih besar: kebijakan dan perhatian. Buku perlu hadir lebih dekat dengan masyarakat. Perpustakaan tidak boleh hanya menjadi bangunan sepi. Komunitas literasi harus diberi ruang untuk tumbuh. Sebab dari tempat-tempat sederhana itulah, kebiasaan membaca sering kali bersemi.

Kita juga tidak bisa menutup mata terhadap perubahan zaman. Hari ini, membaca tidak lagi identik dengan buku cetak. Layar ponsel pun menjadi jendela baru. Artikel, cerita pendek, bahkan tulisan singkat di media sosial—semuanya bagian dari lanskap literasi modern. Tantangannya adalah menjaga agar apa yang dibaca tetap bermakna, tidak sekadar lewat begitu saja.

Di tengah arus informasi yang deras, kemampuan untuk memilih dan memahami menjadi sama pentingnya dengan kemampuan membaca itu sendiri. Tanpa itu, kita hanya akan menjadi penonton dari kata-kata yang melintas cepat, tanpa sempat benar-benar mengerti.

Barangkali yang paling menarik dari data ini bukanlah siapa yang berada di peringkat pertama. Melainkan pesan yang tersirat di dalamnya: bahwa membaca bisa tumbuh di mana saja. Tidak harus menunggu sempurna. Tidak perlu menunggu lengkap.

Ada harapan yang pelan-pelan menyala dari timur, dari selatan, dari tempat-tempat yang sering dianggap jauh. Harapan bahwa generasi yang akrab dengan bacaan akan tumbuh dengan cara pandang yang lebih luas. Mereka tidak hanya membaca untuk tahu, tetapi juga untuk mengerti dan merasakan.

Dan pada akhirnya, mungkin itulah yang paling kita butuhkan—bukan sekadar angka yang tinggi, tetapi manusia-manusia yang mau membuka halaman, menelusuri makna, dan tidak lelah mencari pengetahuan. Sebab dari sanalah perubahan sering kali bermula: dari satu buku, satu pembaca, dan satu keinginan kecil untuk memahami dunia lebih dalam.[]

]]>
Fri, 24 Apr 2026 21:47:27 +0800 amr
Kembalikan Hati sebagai Rahim Pendidikan Refleksi menghadapi Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 https://amarmedia.co.id/kembalikan-hati-sebagai-rahim-pendidikan-refleksi-menghadapi-hari-pendidikan-nasional-2-mei-2026 https://amarmedia.co.id/kembalikan-hati-sebagai-rahim-pendidikan-refleksi-menghadapi-hari-pendidikan-nasional-2-mei-2026 Kembalikan Hati sebagai Rahim Pendidikan

Refleksi menghadapi Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026

Oleh : Junaidi, S.Pd.,M.Pd

(Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa)

Dunia pendidikan kita hari ini seolah sedang berjalan di padang gersang, kehilangan oase yang dahulu begitu rimbun oleh nilai-nilai ketulusan dan pengabdian. Kita terjebak dalam bangunan-bangunan megah dan kurikulum yang padat, namun sering kali lupa bahwa pendidikan sejatinya adalah proses "menuntun" jiwa, bukan sekadar mengisi botol kosong dengan tumpukan informasi. Ada kerinduan mendalam untuk kembali ke rahim pendidikan yang hangat, sebuah ruang di mana sekolah dan keluarga tidak lagi berdiri sendiri-sendiri, melainkan menyatu dalam satu napas untuk menjaga ruang batin anak agar tetap suci dan terbebas dari kepungan pengaruh negatif lingkungan yang kian liar.

Pondasi pendidikan masyarakat Sumbawa sejatinya telah mewariskan protokol ruhani yang sangat luar biasa, menempatkan hati sebagai sumber utama dari setiap gerak kehidupan. Segalanya bermula dari niat yang dipasrahkan sepenuhnya ke hadirat Sang Khaliq, sebuah titik nol di mana ego manusia ditanggalkan sebelum melangkah. Niat ini kemudian tidak dibiarkan menguap begitu saja, melainkan direnungkan secara mendalam dengan menjadikan hati sebagai kompas kehidupan. Dalam keheningan renungan itu, seorang insan menimbang kemanfaatan dan kesucian langkahnya, memastikan bahwa apa yang akan ia kerjakan selaras dengan kehendak langit dan harmoni alam semesta.

Setelah perenungan batin itu tuntas, tahap selanjutnya bukanlah langsung bertindak, melainkan kembali memasrahkan diri secara total kepada Sang Pemilik Ilmu sebagai pengakuan atas keterbatasan insani. Kesadaran inilah yang membuat para pendahulu kita tidak pernah merasa sombong atas karya-karya monumental yang mereka lahirkan, karena mereka merasa hanyalah perantara dari ilmu Tuhan yang Maha Luas. Baru setelah proses spiritual itu genap, mulai dari niat, renungan hati, hingga kepasrahan akhir, tangan mulai bergerak memulai aktivitas. Inilah rahasia mengapa karya-karya masa lalu memiliki "ruh" yang tetap tegak melintasi zaman, karena ia lahir dari rahim ketulusan batin yang terjaga.

Namun kini, lingkungan yang seharusnya menjadi rahim tempat bertumbuh telah berubah wajah menjadi supermarket raksasa yang serba instan, di mana koneksi digital sering kali lebih kuat daripada koneksi batin antara anak dan orang tuanya. Anak-anak kita dikepung oleh kemudahan fasilitas yang justru memutus dialog mereka dengan nilai-nilai luhur dan realitas sosial yang nyata. Tanpa sinkronisasi antara sekolah dan rumah untuk menghidupkan kembali peran hati sebagai filter utama, jiwa anak menjadi rapuh dan mudah terisi oleh residu negatif dari layar-layar gawai. Kita kehilangan keheningan yang seharusnya menjadi ruang bagi anak untuk belajar merasakan kehadiran Tuhan di tengah hiruk-pikuk modernitas yang mekanistik.

Kesadaran untuk "pulang ke rahim" pendidikan menjadi sangat mendesak menjelang Hardiknas 2026, sebagai ikhtiar untuk membangun kembali ekosistem yang melindungi kesucian jiwa anak. Sekolah harus bertransformasi menjadi taman yang tidak hanya mengasah otak, tetapi juga membasuh hati melalui filosofi Balong Ate, sementara keluarga harus kembali menjadi madrasah pertama yang mengajarkan seni kejujuran batin. Kita perlu menciptakan dialog yang jujur antara guru dan orang tua, bukan sekadar membahas angka di rapor, melainkan mendiskusikan bagaimana menjaga agar batin anak tetap memiliki kompas yang tajam di tengah godaan supermarket kehidupan yang kian liar dan transaksional.

Membangun kembali konektivitas batin berarti menempatkan keteladanan di atas instruksi, di mana anak melihat harmoni antara ucapan dan perbuatan dari orang-orang dewasa di sekitarnya. Di tengah gempuran teknologi yang sering kali menjauhkan manusia dari jati dirinya, sentuhan kasih sayang yang tulus dari guru dan kehadiran utuh orang tua di rumah adalah perisai terkuat bagi anak. Kita harus mampu meyakinkan generasi ini bahwa setiap karya yang dimulai dengan kepasrahan batin akan menghasilkan keberkahan yang tak terhingga bagi dunia. Hanya dengan hati yang dijadikan sumber utama pendidikan, mereka akan mampu berdiri tegak menghadapi badai zaman tanpa harus mengotori kesucian jiwanya.

Pada akhirnya, refleksi 2 Mei ini adalah ajakan untuk merapatkan barisan, menghubungkan kembali jembatan yang terputus antara sekolah dan keluarga demi menjaga marwah batin anak-anak kita. Jika setiap aktivitas pendidikan dikembalikan pada niat yang suci, renungan yang dalam, dan kepasrahan yang total, maka anak-anak kita akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kedalaman jiwa. Mari kita jadikan momen ini sebagai titik balik untuk memuliakan hati sebagai pusat kendali pendidikan, sehingga lahir generasi tercerahkan yang karyanya tidak hanya megah secara rupa, namun juga suci secara makna.(AM)

]]>
Fri, 24 Apr 2026 21:07:38 +0800 amr
Pengadaan Transparan, Ekonomi Daerah Kuat: Bupati Sumbawa Buka Bimtek SPSE, SiKaP, dan E&Katalog https://amarmedia.co.id/pengadaan-transparan-ekonomi-daerah-kuat-bupati-sumbawa-buka-bimtek-spse-sikap-dan-e-katalog https://amarmedia.co.id/pengadaan-transparan-ekonomi-daerah-kuat-bupati-sumbawa-buka-bimtek-spse-sikap-dan-e-katalog Pengadaan Transparan, Ekonomi Daerah Kuat: Bupati Sumbawa Buka Bimtek SPSE, SiKaP, dan E-Katalog

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 23 April 2026 — Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, secara resmi membuka kegiatan bimbingan teknis (bimtek) aplikasi SPSE, SiKaP, dan E-Katalog versi 6 bagi para penyedia se-Pulau Sumbawa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Madilaoe ADT Lantai III, Kantor Bupati Sumbawa, dengan diikuti puluhan peserta dari berbagai unsur pengadaan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi NTB, para Kepala Bagian PBJ Provinsi NTB, narasumber dan tim teknis, jajaran kepala perangkat daerah Kabupaten Sumbawa, para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan, serta para penyedia barang dan jasa.

Dalam laporannya, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi NTB, Marga Sulkifli Rayes, S.IP., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa bimtek ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta memberikan penyegaran terkait proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Setelah sebelumnya dilaksanakan di Pulau Lombok, kegiatan ini kembali digelar di Pulau Sumbawa dengan melibatkan 58 peserta. Pelaksanaan di wilayah ini diharapkan mampu memberikan kemudahan akses bagi para penyedia, sekaligus menjadi ruang diskusi yang konstruktif dalam memahami penggunaan aplikasi SPSE, SiKaP, dan E-Katalog secara lebih optimal.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa bimtek ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis untuk memastikan seluruh proses belanja daerah berjalan secara transparan, akuntabel, tepat waktu, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan instrumen penting dalam mendukung visi pembangunan daerah, termasuk dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal melalui tata kelola yang kredibel dan profesional.

“Setiap rupiah yang dibelanjakan adalah amanah rakyat. Karena itu, proses pengadaan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan tidak sekadar menggugurkan kewajiban administratif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa penyusunan dan pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP) merupakan kewajiban yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 yang telah diperbarui melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021, serta diperkuat dengan Peraturan Lembaga LKPP Nomor 11 Tahun 2021. Seluruh proses tersebut dijalankan melalui aplikasi SiRUP sebagai bentuk transparansi publik yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

Menutup sambutannya, Bupati Sumbawa mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya mengandalkan sistem, tetapi juga membangun komitmen dan integritas dalam setiap tahapan pengadaan. Ia menegaskan bahwa SiRUP, RUP, dan E-Katalog harus menjadi instrumen untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(AM/Jhe)

]]>
Fri, 24 Apr 2026 06:09:54 +0800 amr
Soroti Kondisi Pasar Alas, Anggota KOMISI II DPRD Sumbawa H Andi Mappelepui Desak Pemda Lakukan Penataan Ulang https://amarmedia.co.id/soroti-kondisi-pasar-alas-anggota-komisi-ii-dprd-sumbawa-h-andi-mappelepui-desak-pemda-lakukan-penataan-ulang https://amarmedia.co.id/soroti-kondisi-pasar-alas-anggota-komisi-ii-dprd-sumbawa-h-andi-mappelepui-desak-pemda-lakukan-penataan-ulang Soroti Kondisi Pasar Alas, Anggota KOMISI II DPRD Sumbawa H Andi Mappelepui Desak Pemda Lakukan Penataan Ulang

Sumbawa Alas.Amarmedia.co.id– Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Andi Mappelepui, melakukan kunjungan kerja lapangan ke Pasar Alas pada Rabu (22/04/2026). Dalam kunjungan tersebut, legislator asal daerah pemilihan V dari Fraksi PKS ini menyoroti kondisi tata kelola pasar yang dinilai masih jauh dari kata ideal dan terkesan semrawut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, H. Andi mengungkapkan keprihatinannya melihat penumpukan pedagang yang meluber hingga ke area luar bangunan pasar dan bahu jalan umum. Ironisnya, kondisi ini terjadi di saat banyak ruang kosong dan lapak di bagian dalam pasar yang justru tidak dimanfaatkan secara optimal.

"Pelaku pasar terlalu membeludak di area luar, padahal ruang kosong di dalam pasar masih tersedia. Potensi untuk menampung pedagang rutinitas, terutama pedagang ikan dan sayur, sebenarnya masih sangat luas jika dilakukan penataan yang baik," tegas H. Andi Mappelepui di sela-sela kunjungannya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama kekacauan ini adalah banyaknya los atau "peti" milik pedagang musiman yang hanya aktif saat musim panen atau momen lebaran saja. Lapak-lapak tersebut banyak yang mangkrak dan tidak ada aktivitas harian, namun tetap dikuasai karena pemiliknya rutin membayar retribusi bulanan.

"Banyak tempat yang mangkrak, hanya bayar retribusi tapi tidak ada aktivitas. Akibatnya, pedagang rutinitas yang benar-benar butuh tempat jualan setiap hari justru terpaksa menggunakan badan jalan. Padahal itu jelas dilarang, tapi mereka terpaksa karena penataan di dalam masih amburadul oleh lapak-lapak pasif tersebut," lanjutnya.

Lebih lanjut, politisi PKS ini mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) melalui dinas terkait untuk segera mengambil sikap tegas. Menurutnya, pembiaran terhadap kondisi ini tidak hanya mengganggu ketertiban umum dan arus lalu lintas, tetapi juga menghambat optimalisasi pendapatan daerah.

"Pemda harus segera bertindak mengatasi persoalan Pasar Alas ini. Jika ditata dengan rapi, diprioritaskan untuk pedagang aktif, dan fasilitas yang mangkrak dialihkan kepada yang benar-benar berjualan, maka pasar akan tertata baik dan target PAD (Pendapatan Asli Daerah) dipastikan bisa lebih meningkat lagi," pungkasnya.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan revitalisasi manajemen pasar tradisional di Kabupaten Sumbawa, khususnya di wilayah Barat. (AM)

]]>
Fri, 24 Apr 2026 06:05:26 +0800 amr
Buka Bimtek PBJ Elektronik, Bupati Sumbawa: Pengadaan Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Instrumen Pembangunan https://amarmedia.co.id/buka-bimtek-pbj-elektronik-bupati-sumbawa-pengadaan-bukan-sekadar-administrasi-tapi-instrumen-pembangunan https://amarmedia.co.id/buka-bimtek-pbj-elektronik-bupati-sumbawa-pengadaan-bukan-sekadar-administrasi-tapi-instrumen-pembangunan Buka Bimtek PBJ Elektronik, Bupati Sumbawa: Pengadaan Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Instrumen Pembangunan

SUMBAWA Amarmedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menekankan bahwa sistem pengadaan barang dan jasa (PBJ) pemerintah kini menjadi pilar penting dalam mempercepat pembangunan dan penguatan ekonomi lokal. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SPSE, SIKaP, dan E-Katalog Versi 6 bagi penyedia se-Pulau Sumbawa, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa ini dihadiri oleh jajaran Biro PBJ Setda Provinsi NTB, pimpinan OPD, serta para pelaku usaha (penyedia) dari berbagai wilayah di Pulau Sumbawa.

Dalam arahannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa di tengah pesatnya teknologi, pemerintah dituntut untuk terus berinovasi guna mempermudah pelayanan. Salah satu instrumen transparansi yang wajib dipenuhi adalah pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP) melalui aplikasi SIRUP.

"Perencanaan pengadaan tidak boleh dikerjakan setengah hati. Mengumumkan RUP melalui SIRUP bukanlah pilihan, melainkan amanat Undang-Undang dan rakyat. Ini adalah jendela informasi bagi masyarakat untuk melihat bagaimana anggaran dikelola secara transparan," tegas Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa kecepatan dan akurasi dalam menginput data ke dalam sistem sangat berpengaruh pada perputaran ekonomi daerah. Keterlambatan input RUP, menurutnya, secara otomatis akan menghambat realisasi pembangunan fisik maupun non-fisik di lapangan.

Terkait implementasi E-Katalog Versi 6, Bupati menyebutnya sebagai langkah besar dalam transformasi digital. Versi terbaru ini diharapkan mampu menyederhanakan proses belanja pemerintah namun tetap menjaga akuntabilitas.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan amanat Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2022 mengenai percepatan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) serta pelibatan UMKM dan Koperasi lokal.

"E-Katalog V.6 ini adalah pintu masuk bagi produk-produk lokal kita untuk bersaing dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kita ingin ekonomi lokal bergerak lebih kencang melalui keterlibatan aktif UMKM kita dalam sistem ini," jelasnya.

Meski teknologi terus berkembang dan sistem semakin canggih, Bupati mengingatkan bahwa faktor manusia tetap menjadi penentu utama keberhasilan pengadaan.

"Pengadaan yang baik tidak lahir hanya dari sistem yang canggih. Yang terpenting adalah komitmen, kesungguhan, dan integritas dari para pelaksana serta penyedia barang dan jasa," pungkas Bupati Syarafuddin Jarot.

Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan para penyedia se-Pulau Sumbawa memiliki pemahaman mendalam mengenai sistem terbaru, sehingga kendala teknis di lapangan dapat diminimalisir demi kelancaran pembangunan di daerah (AM).

]]>
Thu, 23 Apr 2026 23:18:03 +0800 amr
Wujudkan Satu Data Indonesia, Pemkab Sumbawa dan BPS Canangkan Tiga “Desa Cantik” di Moyo Hilir https://amarmedia.co.id/wujudkan-satu-data-indonesia-pemkab-sumbawa-dan-bps-canangkan-tiga-desa-cantik-di-moyo-hilir https://amarmedia.co.id/wujudkan-satu-data-indonesia-pemkab-sumbawa-dan-bps-canangkan-tiga-desa-cantik-di-moyo-hilir Wujudkan Satu Data Indonesia, Pemkab Sumbawa dan BPS Canangkan Tiga “Desa Cantik” di Moyo Hilir

Sumbawa.Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis data melalui sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Hal ini ditandai dengan pencanangan tiga desa di Kecamatan Moyo Hilir sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Poto, Kamis (23/4/2026).

Tiga desa yang menjadi pionir program ini adalah Desa Poto, Desa Ngeru, dan Desa Moyo Mekar. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Sumbawa, serta Kepala BPS Kabupaten Sumbawa, Yudi Wahyudin, S.ST., M.Si.

Data: Dasar Kebijakan, Bukan Sekadar Angka

Dalam sambutannya, Rachman Ansori menegaskan bahwa Program Desa Cantik adalah langkah strategis untuk membangun budaya kerja berbasis data mulai dari level akar rumput. Ia mengingatkan bahwa ketidakakuratan data seringkali menjadi pemicu kebijakan yang tidak tepat sasaran.

"Data bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan dasar pengambilan keputusan. Selama ini kita sering menemukan ego sektoral dalam data; data di desa berbeda dengan dinas, dan berbeda pula dengan BPS. Melalui Desa Cantik, kita sinkronkan semua dalam semangat Satu Data Indonesia," ujar Ansori.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan paradigma di tingkat desa. Aparatur desa diharapkan tidak lagi mengambil keputusan berdasarkan "kira-kira" atau asumsi, melainkan berdasarkan fakta lapangan yang tervalidasi.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Sumbawa, Yudi Wahyudin, menjelaskan bahwa Desa Cantik bukanlah sekadar pelatihan teknis, melainkan gerakan perubahan budaya. BPS telah menyiapkan Agen Statistik Desa (ASIK) sebagai penggerak utama dalam mengelola ekosistem data di tingkat desa.

"Masalah utama kita adalah data yang tidak seragam dan tidak terhubung. Desa Cantik menjadi pintu masuk untuk memperbaiki ini. Dengan adanya agen statistik di desa, kita membangun standar data dan SDM yang paham cara mengolah informasi menjadi alat pembangunan," jelas Yudi.

Selain pencanangan Desa Cantik, Yudi juga mengingatkan agenda besar nasional yang akan dilaksanakan pada Mei–Agustus 2026, yakni Sensus Ekonomi. Ia meminta dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat untuk memberikan data yang jujur dan akurat.

"Target kita besar. Kami berharap Desa Cantik di Sumbawa mampu meraih predikat terbaik pada Hari Statistik Nasional, 26 September 2026 mendatang. Ini akan menjadi pondasi kokoh bagi pembangunan daerah yang berbasis data akurat," tambahnya.

Acara ini ditutup dengan harapan besar agar kantor-kantor desa di Moyo Hilir mulai menampilkan data visual yang mudah dipahami masyarakat, sehingga transparansi dan literasi data dapat tumbuh secara organik di tengah warga.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kominfotiksandi Kabupaten Sumbawa, Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Kepala DPMD Kabupaten Sumbawa, Kabag Prokopim Setda Sumbawa, Camat Moyo Hilir dan Kepala Desa se-Kecamatan Moyo Hilir. (AM)

]]>
Thu, 23 Apr 2026 22:43:25 +0800 amr
Dukung Ketahanan Pangan, Gitta Liesbano Sebut SAE Ai Maja Sebagai Wadah Menanam Harapan https://amarmedia.co.id/dukung-ketahanan-pangan-gitta-liesbano-sebut-sae-ai-maja-sebagai-wadah-menanam-harapan https://amarmedia.co.id/dukung-ketahanan-pangan-gitta-liesbano-sebut-sae-ai-maja-sebagai-wadah-menanam-harapan Dukung Ketahanan Pangan, Gitta Liesbano Sebut SAE Ai Maja Sebagai Wadah Menanam Harapan

SUMBAWA.Amaredia.co.id — Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa, Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., menghadiri kegiatan pengembangan budidaya jagung yang diinisiasi oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sumbawa Besar. Kegiatan yang dipusatkan di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Ai Maja pada Kamis (23/04/2026) tersebut menjadi bukti nyata sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kepada awak media. Gitta Liesbano memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Lapas Kelas IIA Sumbawa Besar. Ia menilai pemanfaatan lahan SAE Ai Maja bukan sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan langkah strategis dalam memproduksi harapan bagi warga binaan.

"Di lahan ini, kita tidak hanya memproduksi pangan, tetapi juga memproduksi harapan. Jagung adalah simbol kemakmuran dan tiang penyangga ekonomi masyarakat Sumbawa. Memaksimalkan potensi ini berarti kita sedang membangun masa depan," ujar Gitta 

Bekal Kemandirian Warga Binaan

Gitta menekankan bahwa keterampilan yang diperoleh warga binaan dalam budidaya jagung akan menjadi modal sosial dan ekonomi yang sangat berharga saat mereka kembali ke tengah masyarakat nantinya. Menurutnya, proses pembinaan di Lapas saat ini telah bertransformasi ke arah pemberdayaan yang produktif.

Ia pun menyisipkan pesan motivasi yang menyentuh bagi para warga binaan yang terlibat dalam program tersebut. 

"Masa lalu adalah pelajaran, namun masa depan adalah milik siapa saja yang mau berusaha. Saya berharap saudara-saudara pulang nanti dengan kepala tegak, membawa keahlian sebagai petani yang tangguh, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah," tuturnya.

Sinergi Pemerintah dan Lembaga Pemasyarakatan

Lebih lanjut, pimpinan DPRD Sumbawa ini menegaskan komitmen legislatif untuk terus mendukung program-program kemandirian seperti ini. Ia memandang perlu adanya penguatan sinergi antara Pemerintah Daerah dan Lembaga Pemasyarakatan agar program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang nyata.

"Kesejahteraan adalah hak setiap warga negara, termasuk warga binaan. Namun, kesejahteraan itu harus dijemput melalui proses belajar dan kerja nyata seperti yang kita saksikan hari ini," tambah Gitta.

Kegiatan pengembangan budidaya jagung ini diakhiri dengan peninjauan lahan secara langsung. Diharapkan, setiap bulir jagung yang tumbuh di tanah Ai Maja menjadi saksi perubahan positif bagi warga binaan dalam menatap masa depan yang lebih cerah dan produktif.(AM)

]]>
Thu, 23 Apr 2026 22:19:36 +0800 amr
Bupati Sumbawa Dorong ASN Jadi Pelopor Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-dorong-asn-jadi-pelopor-aktivasi-identitas-kependudukan-digital-ikd https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-dorong-asn-jadi-pelopor-aktivasi-identitas-kependudukan-digital-ikd Bupati Sumbawa Dorong ASN Jadi Pelopor Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Kegiatan yang berlangsung di Aula Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, pada Rabu (22/04/2026) ini, bertujuan untuk mempercepat transformasi digital di sektor administrasi kependudukan.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa di era digitalisasi, pemerintah dituntut untuk terus melahirkan inovasi yang mampu mempermudah, mempercepat, dan mengefisiensi pelayanan publik. Menurutnya, IKD atau KTP Digital merupakan salah satu terobosan krusial yang akan sangat berguna bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.

"Inovasi-inovasi ini penting agar kita dapat terus mengikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu, dukungan semua pihak, terutama para ASN, sangat diperlukan untuk mensukseskan program ini," ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berharap agar seluruh ASN tidak hanya sekadar menggunakan aplikasi tersebut, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak atau pelopor bagi masyarakat luas.

"Kami harapkan para ASN dapat menjadi pelopor untuk aktivasi IKD di tengah masyarakat," tegasnya di hadapan sejumlah pimpinan OPD yang hadir.

Keamanan dan Integrasi Data

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa IKD dirancang untuk memberikan kemudahan akses data kependudukan dalam satu genggaman. 

Aplikasi IKD tidak hanya memuat KTP digital, tetapi juga terintegrasi dengan berbagai dokumen penting lainnya seperti Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, hingga NPWP. Untuk menjamin keamanan pengguna, aplikasi ini telah dilengkapi dengan fitur autentikasi berlapis guna mencegah pemalsuan dan penyalahgunaan data pribadi.

"Identitas Kependudukan Digital ini nantinya tidak hanya digunakan oleh ASN, tetapi oleh seluruh lapisan masyarakat karena sangat mempermudah urusan administrasi," jelas Varian.

Tantangan Capaian Pengguna

Meski memiliki segudang manfaat, capaian penggunaan IKD di Kabupaten Sumbawa saat ini masih tergolong rendah. Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah pengguna IKD baru mencapai 1.354 orang, angka yang sangat kecil dibandingkan dengan total pemegang KTP di Kabupaten Sumbawa yang mencapai 338.000 jiwa.

Melalui sosialisasi masif kepada ASN ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis angka aktivasi IKD akan meningkat signifikan, seiring dengan meningkatnya literasi digital di lingkungan birokrasi dan masyarakat umum.(AM)

]]>
Thu, 23 Apr 2026 21:55:23 +0800 amr
KONI Matangkan Porprov 2026, Pendaftaran Atlet Diperpanjang https://amarmedia.co.id/koni-matangkan-porprov-2026-pendaftaran-atlet-diperpanjang https://amarmedia.co.id/koni-matangkan-porprov-2026-pendaftaran-atlet-diperpanjang KONI Matangkan Porprov 2026, Pendaftaran Atlet Diperpanjang

Sumbawa, Amarmedia.co.id– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026. Salah satu keputusan penting yang diambil adalah memperpanjang masa pendaftaran atlet guna memenuhi kuota sejumlah cabang olahraga.

 

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi dan Konsultasi kesiapan KONI kabupaten/kota yang digelar pada 17 April 2026 di ruang rapat Graha Bakti Praja, Kantor Gubernur NTB.

 

Rapat dihadiri seluruh Ketua KONI kabupaten/kota se-NTB, Chief de Mission (CDM), serta operator aplikasi SPORTA. Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari tugas dan kewenangan CDM, progres pendaftaran atlet, kesiapan tuan rumah, skema pembiayaan, hingga strategi publikasi Porprov.

 

Ketua Umum KONI NTB, H. Mori Hanafi, menegaskan bahwa pelaksanaan Porprov XII NTB harus lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya. Ia menekankan pentingnya sinergi semua pihak untuk menyukseskan ajang olahraga terbesar di NTB tersebut.

 

“Porprov kali ini harus lebih baik, lebih tertib, dan lebih berkualitas. Dibutuhkan kerja sama semua pihak, baik provinsi maupun kabupaten/kota,” ujarnya.

 

Berdasarkan data hingga 11 April 2026 pukul 00.00 WITA, jumlah pendaftar melalui aplikasi SPORTA tercatat sebanyak 4.452 atlet serta 1.075 pelatih dan official dari 10 kabupaten/kota.

 

Namun, masih terdapat 25 cabang olahraga dengan total 117 nomor pertandingan yang belum memenuhi syarat untuk dipertandingkan karena minimnya jumlah peserta.

 

Atas kondisi tersebut, rapat memutuskan memperpanjang masa pendaftaran selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 April 2026. Langkah ini diharapkan dapat dimanfaatkan daerah untuk melengkapi kekurangan peserta di cabang olahraga yang belum memenuhi kuota.

 

Beberapa cabang olahraga yang masih kekurangan peserta di antaranya aerosport, anggar, angkat besi, atletik, balap sepeda, hingga taekwondo, tinju, dan wushu.

 

Selain itu, rapat juga menyepakati sejumlah hal teknis. Untuk konsumsi atlet dan official, pengelolaannya diserahkan kepada masing-masing kabupaten/kota, sementara panitia provinsi hanya menanggung konsumsi wasit dan juri.

 

Di sektor akomodasi, peserta akan ditempatkan di hotel kelas melati hingga bintang di wilayah Pulau Lombok dan Sumbawa Barat. Sistem penempatan dilakukan berdasarkan cabang olahraga dengan komposisi dua orang per kamar. Pembiayaan dilakukan secara sharing.

 

Sementara itu, dalam hal publikasi, seluruh daerah diminta aktif menyosialisasikan Porprov melalui berbagai media dengan tetap menjaga netralitas, tanpa unsur politik maupun promosi rokok dan minuman keras.

 

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq SH, M.Si., didampingi Sekretaris Umum KONI, H. Yudi Patria Negara, menyatakan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti hasil rapat di tingkat provinsi dengan menggelar rapat koordinasi internal.

 

“Rapat di provinsi kemarin membahas fungsi dan kewenangan CDM, hak dan kewajiban kabupaten/kota, termasuk sharing hotel, konsumsi, serta hal-hal teknis lainnya. Ini murni pembahasan teknis persiapan Porprov,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, Kabupaten Sumbawa siap mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan oleh KONI NTB.

“Yang jelas, Sumbawa Insyaallah siap dengan apa yang diinginkan oleh provinsi. Kita sudah menyiapkan seluruh personel, tinggal implementasi saja,” tegasnya.

Rencananya, upacara pembukaan dan penutupan Porprov XII NTB Tahun 2026 akan dipusatkan di Kota Mataram, dengan opsi lokasi di GOR Turida atau Lapangan Sangkareang. (AM/ir1)

]]>
Thu, 23 Apr 2026 21:29:29 +0800 amr
Rosidah, S.Pd: Perempuan yang Menjahit Kata, Menjaga Akar, dan Menyalakan Cahaya https://amarmedia.co.id/rosidah-spd-perempuan-yang-menjahit-kata-menjaga-akar-dan-menyalakan-cahaya https://amarmedia.co.id/rosidah-spd-perempuan-yang-menjahit-kata-menjaga-akar-dan-menyalakan-cahaya Rosidah, S.Pd: Perempuan yang Menjahit Kata, Menjaga Akar, dan Menyalakan Cahaya

Oleh. Asmediati 

Pagi di Sumbawa Besar selalu datang dengan cara yang sederhana—angin yang pelan, suara langkah anak-anak menuju sekolah, dan langit yang perlahan membuka hari. Di antara rutinitas yang tampak biasa itu, ada satu sosok yang diam-diam menanam sesuatu yang tak kasatmata: harapan. Namanya Rosidah, S.Pd, seorang guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri 3 Sumbawa Besar, yang menjadikan kata sebagai jalan hidupnya.

Ia bukan sekadar pengajar yang berdiri di depan kelas, menjelaskan paragraf dan tanda baca. Rosidah adalah perajut makna. Di tangannya, kata-kata tidak hanya diajarkan, tetapi dihidupkan. Ia mengajak murid-muridnya mendengar bahasa seperti mendengar detak—kadang lirih, kadang berdebar, tetapi selalu punya arti. Ia tidak memaksa mereka menulis sempurna, melainkan mendorong mereka menulis jujur. Karena baginya, kejujuran adalah awal dari segala keindahan dalam bahasa.

Di sela-sela kesibukannya sebagai pendidik, Rosidah menempuh jalan sunyi yang tidak semua orang pilih: menulis. Ia menulis puisi ketika dunia terasa terlalu padat untuk disimpan sendiri. Ia menulis cerpen ketika realitas membutuhkan cara lain untuk diceritakan. Kata-katanya lahir bukan dari keinginan untuk terlihat, tetapi dari kebutuhan untuk menyuarakan.

Puisi-puisinya seperti bisikan yang mengendap lama di dada—tentang ibu, tentang kehilangan, tentang rindu yang tidak pernah benar-benar pulang. Sementara cerpen-cerpennya berjalan pelan, membawa pembaca masuk ke kehidupan yang akrab: rumah-rumah sederhana, percakapan sehari-hari, dan perasaan yang sering disembunyikan. Ia tidak mencari kehebohan dalam cerita. Ia justru menemukan kekuatan dalam hal-hal kecil yang sering terlewat.

Dalam salah satu tulisannya tentang sosok ibu, Rosidah menulis dengan cara yang begitu tenang, seolah ia sedang berbicara pada dirinya sendiri. Tidak ada kata-kata yang berlebihan, tetapi justru di situlah letak kekuatannya. Ia membuat pembaca berhenti sejenak, mengingat, dan mungkin diam-diam menitikkan air mata.

Namun, dunia Rosidah tidak berhenti pada tulisan. Ia melangkah lebih jauh—menjadikan literasi sebagai gerakan hidup. Ia aktif menghidupkan budaya membaca dan menulis di tengah masyarakat Tana Samawa, sebuah upaya yang sering kali tidak mudah di tengah derasnya arus zaman. Ia percaya bahwa literasi bukan hanya soal kemampuan membaca huruf, tetapi kemampuan memahami kehidupan.

Ada satu hal yang membuat perjalanan Rosidah menjadi berbeda: kecintaannya pada budaya. Di tengah modernitas yang serba cepat, ia memilih untuk menoleh ke belakang, memungut sesuatu yang hampir terlupakan, lalu membawanya kembali dengan cara yang baru. Ia merawat Satera Jontal, warisan tulisan kuno Sumbawa, dengan ketekunan yang sunyi namun penuh makna.

Bagi banyak orang, Satera Jontal mungkin hanya jejak masa lalu—sesuatu yang tersimpan dalam naskah, jauh dari kehidupan sehari-hari. Tetapi bagi Rosidah, itu adalah identitas. Ia melihatnya bukan sebagai sesuatu yang harus disimpan rapi di rak sejarah, melainkan sesuatu yang harus dihidupkan kembali.

Dan ia menemukan caranya sendiri.

Melalui batik.

Dengan tangan dan imajinasi, ia mengalihkan aksara kuno itu ke dalam motif-motif kain. Setiap garis bukan sekadar ornamen, tetapi huruf yang bercerita. Setiap pola bukan sekadar hiasan, tetapi jejak budaya. Batik-batik itu menjadi jembatan—menghubungkan masa lalu dengan masa kini, mengajak generasi muda mengenal kembali apa yang hampir hilang.

Di sana, di atas sehelai kain, Satera Jontal tidak lagi diam. Ia bergerak, ia hidup, ia dikenakan. Ia masuk ke ruang-ruang yang sebelumnya tak pernah ia singgahi. Dan tanpa banyak kata, Rosidah telah melakukan sesuatu yang besar: ia menghidupkan kembali ingatan kolektif sebuah daerah.

Sebagai bagian dari pengembang kurikulum di sekolahnya, Rosidah membawa semangat yang sama ke dalam dunia pendidikan. Ia tidak ingin sekolah menjadi tempat yang terputus dari akar budaya. Ia percaya bahwa pendidikan harus tumbuh dari tanahnya sendiri—dari nilai, dari tradisi, dari cerita yang diwariskan.

Ia mengajarkan bahwa menjadi modern tidak berarti melupakan asal. Justru dengan mengenal siapa diri kita, kita bisa melangkah lebih jauh tanpa kehilangan arah.

Gaya menulis Rosidah tidak berisik. Ia tidak berusaha menggurui. Ia hanya bercerita—dan justru karena itu, tulisannya terasa dekat. Ia seperti seseorang yang duduk di samping kita, berbicara pelan, tetapi membuat kita berpikir lama setelah percakapan itu selesai.

Ada kelembutan dalam setiap kalimatnya, tetapi juga keteguhan. Ia tidak menulis untuk mengesankan, tetapi untuk menyampaikan. Dan dalam dunia yang sering dipenuhi kata-kata kosong, kejujuran seperti itu menjadi sesuatu yang langka.

Rosidah adalah gambaran tentang bagaimana seorang perempuan bisa menjalani banyak peran tanpa kehilangan dirinya. Ia adalah guru yang sabar, penulis yang jujur, dan penjaga budaya yang tekun. Ia tidak mencari panggung, tetapi karyanya menemukan jalannya sendiri.

Di ruang kelas, ia menyalakan cahaya kecil di benak murid-muridnya. Dalam tulisan, ia meninggalkan jejak yang bisa dibaca kapan saja. Dan melalui batik, ia menjahit masa lalu agar tetap hadir di masa kini.

Mungkin tidak semua orang mengenalnya. Mungkin namanya tidak selalu disebut dalam panggung besar. Tetapi seperti banyak hal penting dalam hidup, apa yang ia lakukan bekerja dalam diam—perlahan, tetapi pasti.

Dan di sanalah letak kekuatannya.

Rosidah, S.Pd, tidak hanya mengajarkan bahasa. Ia mengajarkan cara memahami kehidupan. Ia tidak hanya menulis cerita. Ia sedang menulis warisan.

Dari Sumbawa, ia menjaga kata. Dari kata, ia menjaga budaya. Dan dari budaya, ia menjaga kita—agar tidak lupa dari mana kita berasal.[]

]]>
Thu, 23 Apr 2026 12:59:23 +0800 amr
Menebus ‘Dosa Penjajahan’ Melalui Movie at the Museum : Museum Bala Datu Ranga Suarakan Solidaritas untuk Palestina https://amarmedia.co.id/menebus-dosa-penjajahan-melalui-movie-at-the-museum-museum-bala-datu-ranga-suarakan-solidaritas-untuk-palestina https://amarmedia.co.id/menebus-dosa-penjajahan-melalui-movie-at-the-museum-museum-bala-datu-ranga-suarakan-solidaritas-untuk-palestina Menebus ‘Dosa Penjajahan’ Melalui Movie at the Museum : Museum Bala Datu Ranga Suarakan Solidaritas untuk Palestina

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Museum selama ini seringkali dipersepsikan hanya sebagai ruang sunyi penyimpan artefak masa lalu. Namun, Museum Bala Datu Ranga di bawah kepemimpinan Yuli Andari Merdikaningtyas, M.A, mendobrak stigma tersebut. Melalui program publik bertajuk “Movie at the Museum”atau dalam bahasa lokal disebut Panto Film Pang Museum, institusi ini mengambil posisi tegas: bersuara untuk Palestina.

Perhelatan yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada 21-23 April 2026 ini mengusung tema besar “Palestina dalam Museum, Sinema, dan Testimoni.” Program ini bukan sekadar hiburan visual, melainkan sebuah upaya kolektif untuk mempertajam rasa solidaritas kemanusiaan warga Sumbawa terhadap genosida yang tengah terjadi di tanah Palestina.

Literasi Melalui Lensa: Empat Film, Satu Narasi Perlawanan

Sebagai pembuka, museum menayangkan empat buah film yang memotret realitas kehidupan rakyat Palestina dari berbagai dimensi waktu dan perspektif:1. Ismail (2013): Sebuah refleksi sejarah. 2. Women Testimonies of Nakba (2024): Kesaksian perempuan tentang tragedi pengusiran massal. 3. 200 Meters(2020):Gambaran nyata hambatan fisik dan tembok yang memisahkan keluarga.4. The Shadow of West (1986): Analisis kritis terhadap narasi Barat.

Setelah sesi menonton bareng (nobar), acara dilanjutkan dengan diskusi mendalam yang menghadirkan tiga pemantik ide: Gita Hastarika (Asosiasi Fana), Yuli Andari Merdikaningtyas (Direktur Museum), dan DG Syukri Rahmat SAg.M.M.Inov (Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa).

Mengapa Museum Harus Berpihak?

Pertanyaan mendasar yang muncul adalah: Apa relevansi sebuah museum dalam isu politik global seperti Palestina? Merujuk pada pandangan akademisi permuseuman Salsabila Sakinah (2025),  memaparkan tiga alasan filosofis dan politis mengapa museum harus membela Palestina:

Dikatakan Yuli bahwa Salsabila Sakinah (2025), seorang akademisi dan praktisi tentang permuseuman memberi alasan yang kuat museum harus berpihak dan membela Palestina yang sedang mengalami penjajahan dan genosida oleh Israel.  

Pertama, Membela Palestina adalah jalan menebus ‘dosa kolonialisme’ museum. Museum adalah institusi yang lahir dari rahim kolonialisme. Keberadaan museum-museum pertama di dunia berawal dari benda-benda koleksi yang diambil dari tanah jajahan dan dibawa oleh si penjajah ke negerinya. Jelas, museum punya ‘dosa kolonialisme’ yang beberapa abad terakhir coba ditebus oleh banyak museum dengan berbagai cara, salah satunya adalah upaya repatriasi atau pengembalian benda-benda koleksi museum ke negara asalnya. Apa yang dilakukan oleh Israel di tanah Palestina saat ini adalah penjajahan, pembersihan etnis, dan genosida yang tidak berperikemanusiaan. Membela Palestina menunjukkan keberpihakan kita pada pihak yang tertindas dan terjajah. Hal ini sesuai dengan konstitusi negara kita seperti yang tertulis dalam Pembukaan UUD 1945: Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Kedua, sebuah kebudayaan sedang dihancurkan. Sebagai institusi yang melindungi dan menjaga warisan budaya, museum tidak boleh diam saja. Praktik genosida yang dilakukan Israel kepada rakyat Palestina telah menghancurkan segala-galanyanya, termasuk memusnahkan jejak peradaban dan kehidupan rakyat Palestina serta memutus rantai tradisi dan budaya Palestina yang diwariskan antar generasi. Salah satu tugas dan fungsi museum adalah melestarikan kebudayaan. Museum harus mengambil sikap dan bertindak untuk menyuarakan anti genosida yang tengah berlangsung salah satunya dengan bersuara dan menggunakan media yang punya kekuatan untuk mengubah persepsi publik dari segala bentuk propaganda pro-Zionis yang disebarkan Israel dan sekutunya. Literasi melalui film dan bersuara dalam diskusi setelah pemutaran salah satunya. Movie at Museum sebagai program publik Museum Bala Datu Ranga membawa misi tersebut.

Ketiga, museum memiliki kekuatan sebagai otoritas kultural di masyarakat. Museum adalah institusi yang secara politis tidak bisa dibilang ‘netral’ meski tujuan utamanya adalah memberikan literasi dan edukasi pada publik melalui koleksi dan program yang dimilikinya. Museum harus ‘berpihak’ pada suara dan narasi yang selama ini terbungkam. Selama ini, propaganda Barat bersembunyi dibalik kata kunci “Holocaust” dan menolak apa yang dilakukan rezim Zionis kepada rakyat Palestina sebagai sebuah genosida. Pengekalan narasi ini sering terjadi dengan menggunakan museum maupun monumen peringatan sebagai agen strategis yang membawa misi mereka. Beberapa museum di dunia terutama di negara-negara Eropa mengusung tema tentang “Holocaust” dengan semboyan “Never Again”. Namun mengapa justru survivor genosida NAZI ini malah menjadi oppressor bagi orang Palestina yang mempertahankan tanah air mereka. 

Museum Bala Datu Ranga melalui program publik Movie at the Museum ini berkomitmen untuk memperkuat literasi dan edukasi masyarakat Sumbawa melalui sinema. "Kami percaya pada kekuatan sinema dalam membangun kesadaran. Suara-suara rakyat Palestina yang selama ini terbungkam sudah sepantasnya diangkat dan diresonansikan" tutup Yuli (AM)

]]>
Thu, 23 Apr 2026 08:38:51 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Bersinergi dengan KCD Dikpora NTB Wilayah IV : Membangun Peradaban Zakat untuk Generasi Masa Depan https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-bersinergi-dengan-kcd-dikpora-ntb-wilayah-iv-membangun-peradaban-zakat-untuk-generasi-masa-depan https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-bersinergi-dengan-kcd-dikpora-ntb-wilayah-iv-membangun-peradaban-zakat-untuk-generasi-masa-depan BAZNAS Sumbawa Bersinergi dengan KCD Dikpora NTB Wilayah IV : Membangun Peradaban Zakat untuk Generasi Masa Depan

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 22 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus memperluas langkah strategis dalam membangun peradaban zakat melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui silaturrahim dengan Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat Wilayah IV Sumbawa, Junaidi, S.Pd., M.Pd., yang berlangsung pada Rabu (22/4/2026) di ruang kerja Kepala KCD.

Rombongan BAZNAS Sumbawa dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, didampingi Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris Dr. Supriyadi, M.H.I. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, menandai komitmen kedua belah pihak untuk membangun sinergitas dalam menciptakan peradaban zakat di Kabupaten Sumbawa.

Ketua BAZNAS Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan bahwa zakat memiliki peran strategis tidak hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan sektor pendidikan sebagai fondasi dalam membangun kesadaran zakat sejak dini.

Menurutnya, pendidikan menjadi ruang yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial, termasuk kesadaran berzakat, kepada generasi muda. Dengan terbangunnya sinergi antara BAZNAS dan Dikpora, diharapkan akan lahir program-program yang mampu memberikan dampak nyata, baik dalam bentuk edukasi zakat, bantuan pendidikan, maupun pemberdayaan siswa dari keluarga kurang mampu.

Kepala KCD Dikpora NTB Wilayah IV Sumbawa, Junaidi, S.Pd., M.Pd., menyambut baik kunjungan dan inisiatif yang dilakukan oleh BAZNAS Sumbawa. Ia menyatakan kesiapan penuh untuk menjalin kerja sama yang berkelanjutan, khususnya dalam mendukung program-program BAZNAS yang menyentuh dunia pendidikan.

Junaidi menilai bahwa zakat memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, terutama bagi peserta didik yang membutuhkan dukungan. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka untuk bersinergi dalam berbagai program, termasuk sosialisasi zakat di lingkungan sekolah serta penguatan karakter siswa melalui nilai-nilai kepedulian sosial.

Wakil Ketua I BAZNAS Sumbawa, Dr. M. Ihsan Safitri, menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi mampu diwujudkan dalam program konkret yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya pendekatan inovatif dalam mengelola zakat agar lebih produktif dan berdampak luas.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua IV, M. Lutfi Makki, yang melihat sinergi ini sebagai peluang besar untuk mengoptimalkan potensi zakat di daerah melalui penguatan jaringan dan kemitraan strategis. Sementara itu, Sekretaris BAZNAS Sumbawa, Dr. Supriyadi, menegaskan komitmen lembaganya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap program yang dijalankan.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kolaborasi yang lebih luas antara BAZNAS Sumbawa dan KCD Dikpora NTB Wilayah IV. Dengan semangat kebersamaan dan visi yang sejalan, kedua pihak optimistis dapat menghadirkan berbagai program yang tidak hanya memperkuat peran zakat, tetapi juga mendorong terwujudnya masyarakat Sumbawa yang lebih sejahtera, berdaya, dan berkeadilan.

Silaturrahim ini sekaligus menegaskan bahwa peradaban zakat hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang solid antara berbagai elemen, termasuk sektor pendidikan. Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, zakat diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga menjadi kekuatan transformasi sosial yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

]]>
Wed, 22 Apr 2026 23:21:55 +0800 amr
Cari Jalan Tengah Polemik Larangan Jagung, Komisi II DPRD Sumbawa Kawal Verifikasi Lahan Warga Desa Mokong https://amarmedia.co.id/cari-jalan-tengah-polemik-larangan-jagung-komisi-ii-dprd-sumbawa-kawal-verifikasi-lahan-warga-desa-mokong https://amarmedia.co.id/cari-jalan-tengah-polemik-larangan-jagung-komisi-ii-dprd-sumbawa-kawal-verifikasi-lahan-warga-desa-mokong Cari Jalan Tengah Polemik Larangan Jagung, Komisi II DPRD Sumbawa Kawal Verifikasi Lahan Warga Desa Mokong

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 22 April 2026 – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa mengambil langkah cepat dalam menyikapi keresahan masyarakat terkait terbitnya Surat Edaran (SE) Bupati Sumbawa mengenai larangan menanam jagung di kawasan hutan dan Tanah Negara. Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan DPRD, lembaga legislatif ini berupaya mempertemukan kepentingan kelestarian lingkungan dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat.

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Komisi II, H. Zohran, SH, serta dihadiri anggota Komisi II lainnya, yakni Muhammad Zain, SIP, H. Andi Mappelepui, dan Kaharuddin Z. Turut hadir jajaran OPD teknis Pemda Sumbawa, pihak Balai KPH Wilayah IV, Camat Moyo Hulu, serta Kepala Desa Mokong bersama Ketua BPD Desa Mokong 

Menyerap Kekhawatiran Konstituen

Dalam forum tersebut, DPRD memberikan panggung seluas-luasnya bagi Kepala Desa Mokong, M. Sidik Z, untuk menyampaikan aspirasi warga. Sidik mengungkapkan beban psikologis yang dialami warganya akibat ancaman pidana 10 tahun dan denda Rp5 miliar yang tertuang dalam regulasi rujukan SE tersebut.

"Ada 600 hektar lahan yang sudah digarap warga selama 30 hingga 40 tahun. Ini tumpuan hidup satu-satunya. Kami memohon solusi agar masyarakat tidak dihantui rasa takut saat mencari nafkah," ujar Kades Mokong di hadapan anggota Komisi II.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Komisi II, H. Zohran, menegaskan bahwa DPRD memahami kegelisahan tersebut. Ia menekankan bahwa fungsi DPRD adalah memastikan kebijakan pemerintah daerah tidak hanya tegas secara hukum, tetapi juga adil secara sosial.

Dari jalannya diskusi yang dinamis, Komisi II DPRD Sumbawa memberikan catatan kritis sekaligus arahan strategis kepada pihak eksekutif dan Balai KPH. DPRD mendesak agar kebijakan ini tidak berhenti pada "larangan" semata, melainkan harus dibarengi dengan solusi peralihan komoditas.

Muhammad Zain SIP dan H. Andi Mappelepui, serta Kaharuddin Z anggota Komisi II, menyatakan dukungan terhadap pelestarian hutan namun meminta pemerintah tidak melupakan aspek historis garapan masyarakat. Senada dengan itu, pimpinan rapat merumuskan langkah-langkah strategis yang harus segera ditindaklanjuti oleh Pemda.

Rekomendasi dan Langkah Tindak Lanjut DPRD

Sebagai representasi rakyat, Komisi II DPRD Sumbawa merumuskan empat poin penting sebagai "Jalan Tengah" penyelesaian polemik yakni  meminta Balai KPH Wilayah IV segera melakukan verifikasi terhadap 600 hektar lahan di Desa Mokong untuk memastikan status hukumnya (Hutan Lindung, Produksi, APL, atau Perhutanan Sosial) sehingga dapat diambil kebijakan yang tepat.

Juga mendorong Pemda melalui Dinas Pertanian dan DLH untuk mendampingi masyarakat beralih dari pola monokultur ke agroforestri, termasuk bantuan bibit tanaman buah/hutan sebagai pengganti jagung.

Komisi II menekankan kepada  Pemda dan KPH melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Fokus utama adalah edukasi mengenai pencegahan banjir dan longsor, serta penetapan batas kawasan yang jelas agar tidak ada pembukaan lahan baru secara ilegal.

Dan hal penting komisi II mendukung semangat Surat Edaran  Bupati Sumbawa dalam menjaga sumber mata air dan kelestarian alam, namun tetap mengawal prosesnya agar ada keadilan bagi petani yang sudah lama menggarap lahan.

DPRD Sumbawa berkomitmen untuk terus mengawal proses verifikasi lahan ini. H. Zohran menegaskan bahwa SE Bupati harus dimaknai sebagai sinyal bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas di kawasan hutan, namun pemerintah wajib memberikan perlindungan bagi mereka yang sudah lama bergantung pada lahan tersebut melalui regulasi yang ada seperti Perhutanan Sosial.

"Pertemuan ini adalah sinyal agar semua pihak berhati-hati. Kami di DPRD akan mengawal proses verifikasi ini. Tujuan kita jelas: hutan kembali hijau, namun keadilan bagi masyarakat tetap terpenuhi," tutup H. Zohran (AM

]]>
Wed, 22 Apr 2026 22:16:24 +0800 amr
Wujudkan Sumbawa Hijau Lestari: Pemda Klarifikasi Kebijakan Penataan Kawasan Hutan dalam RDP bersama Komisi II DPRD https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-hijau-lestari-pemda-klarifikasi-kebijakan-penataan-kawasan-hutan-dalam-rdp-bersama-komisi-ii-dprd https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-hijau-lestari-pemda-klarifikasi-kebijakan-penataan-kawasan-hutan-dalam-rdp-bersama-komisi-ii-dprd Wujudkan Sumbawa Hijau Lestari: Pemda Klarifikasi Kebijakan Penataan Kawasan Hutan dalam RDP bersama Komisi II DPRD

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id -  22 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara kesejahteraan ekonomi masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup. Hal ini menjadi inti dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa terkait polemik Surat Edaran (SE) Bupati mengenai larangan menanam jagung di kawasan hutan, Area Peruntukan Lain (APL), Perhutanan Sosial, dan Tanah Negara.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD tersebut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, pihak Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah IV, serta Pemerintah Desa Mokong.

Bukan Larangan Mutlak, Melainkan Pengaturan untuk Keselamatan

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, ST. MM, mengklarifikasi bahwa Surat Edaran tersebut merupakan langkah mempertegas regulasi pusat, yakni UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Pemda menekankan bahwa kebijakan ini bukan bermaksud mematikan ekonomi warga, melainkan mengatur pola budidaya yang lebih bertanggung jawab.

"Surat Edaran ini sifatnya mengatur dan mempertegas. Fokus utama kita adalah pada kawasan hutan dan lahan dengan kemiringan ekstrem yang berisiko tinggi memicu bencana alam seperti banjir dan kerusakan infrastruktur yang merugikan masyarakat luas," jelas Ivan.

Kepala Balai KPH Wilayah IV, Ahyar, S.Hut, memaparkan data mengenai kerusakan hutan yang semakin masif akibat pola budidaya jagung monokultur. Ia menjelaskan bahwa tanaman jagung bersifat intoleran terhadap naungan, sehingga masyarakat seringkali mematikan pohon pelindung untuk mendapatkan sinar matahari penuh.

"Visi Sumbawa Hijau Lestari tidak akan tercapai jika praktik monokultur jagung di dalam kawasan terus dibiarkan. Ini adalah pintu masuk untuk menata kembali pola budidaya masyarakat agar tetap produktif tanpa merusak vegetasi hutan," tegas Ahyar.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si, menyoroti dampak penggunaan bahan kimia dalam pembersihan lahan yang kerap mematikan ekosistem sekitar. Ia mengajak masyarakat mulai beralih ke komoditas alternatif yang lebih ramah lingkungan namun tetap memiliki nilai ekonomi tinggi.

Menanggapi keresahan warga Desa Mokong yang mengelola sekitar 600 hektar lahan, Pemda bersama Komisi II DPRD merumuskan sejumlah langkah solutif:

Pertama : Balai KPH Wilayah IV akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan status hukum lahan 600 hektar tersebut guna mencari peluang penyesuaian status sesuai aturan yang berlaku.

Kedua : Mendorong Transformasi ke Agroforestri, Pemda melalui Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup mendorong skema Perhutanan Sosial, mengubah pola monokultur menjadi agroforestri dengan memberikan bantuan bibit tanaman buah atau tanaman hutan produktif.

Ketiga : Pemerintah akan mengedepankan pendekatan humanis dalam menyosialisasikan regulasi, dengan tujuan utama menjaga sumber mata air dan mencegah bencana banjir/longsor.

Keempat :  Menyiapkan opsi tanaman pengganti seperti porang, kacang hijau, atau kacang tanah yang telah terbukti memiliki skala ekonomi kompetitif.

Andi Kusmayadi, SPi. M.Si dari Bapparida menambahkan bahwa ke depan, Pemda akan memformulasikan mekanisme Integrated Area Development (IAD) untuk menandingi skala ekonomi jagung melalui kawasan yang dikelola secara terpadu.

Komitmen untuk Masa Depan

Sekretaris Komisi II DPRD, H. Zohran, SH yang memimpin rapat, menutup pertemuan dengan memberikan sinyal positif. Ia menekankan pentingnya verifikasi agar tercipta keadilan bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek kelestarian.

"Kami mendukung kebijakan dalam SE Bupati ini demi kelestarian alam dan sumber mata air. Kolaborasi antara KPH dan Pemda diharapkan mampu memperkuat implementasi perhutanan sosial yang menyejahterakan rakyat sekaligus menjaga hutan tetap hijau," pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 22 Apr 2026 21:27:48 +0800 amr
Polemik Larangan Menanam Jagung di Kawasan Hutan: Komisi II DPRD Sumbawa Gelar RDP Bersama Pemda dan Kepala Desa Mokong https://amarmedia.co.id/polemik-larangan-menanam-jagung-di-kawasan-hutan-komisi-ii-dprd-sumbawa-gelar-rdp-bersama-pemda-dan-kepala-desa-mokong https://amarmedia.co.id/polemik-larangan-menanam-jagung-di-kawasan-hutan-komisi-ii-dprd-sumbawa-gelar-rdp-bersama-pemda-dan-kepala-desa-mokong Polemik Larangan Menanam Jagung di Kawasan Hutan: Komisi II DPRD Sumbawa Gelar RDP Bersama Pemda dan Desa Mokong

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  22 April 2026 – Bertempat di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Komisi II menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna menyikapi keresahan masyarakat terkait terbitnya Surat Edaran (SE) Bupati Sumbawa mengenai larangan menanam jagung di kawasan hutan, APL, Perhutanan Sosial dan Tanah Negara.

Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi II, H. Zohran, SH ini dihadiri oleh jajaran anggota Komisi II lainnya, yakni Muhammad Zain SIP, H Andi Mappelepui, Dan Kaharuddin Z sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, diantaranya Dinas Pertanian, Ir Ni Wayan Rusmawati M.Si, Kabag Perekonomian dan SDA Ivan Indrajaya ST.MM, Bagian Hukum, Kabid Ekonomi Bapparida Andi Kusmayadi SPi.M.Si,Camat Moyo Hulu, pihak Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah IV Ahyar S.Hut serta Pemerintah Kecamatan Moyo hulu dan Kepala Desa Mokong M Sidik Z.

Keresahan Warga Desa Mokong: 600 Hektar Lahan Terancam

Kepala Desa Mokong, M Sidik Z menyampaikan bahwa SE Bupati tersebut memicu kekhawatiran luar biasa bagi warganya. Menurutnya, terdapat sekitar 600 hektar lahan di wilayahnya berupa tegalan dan sawah yang telah digarap masyarakat selama 30 hingga 40 tahun untuk menanam jagung sebagai sumber penghidupan utama.

"Masyarakat kami dihantui ketakutan karena ancaman pidana yang disebutkan bisa mencapai 10 tahun dan denda Rp 5 Milyar berdasarkan regulasi yang dirujuk. Kami memohon solusi, sebab lahan ini adalah satu-satunya tumpuan hidup mereka dan sekarang ada yang sudah menjadi sawah" ungkap Sidik

Selain masalah lahan, Kades Mokong juga mempertanyakan terkait batasan kewenangan Kepala Desa dalam menerbitkan administrasi pertanahan (sporadik)

Menanggapi hal tersebut, Kepala Balai KPH Wilayah IV, Ahyar S.Hut, menjelaskan bahwa latar belakang SE Bupati ini adalah kondisi kerusakan hutan yang semakin masif akibat pola budidaya jagung secara monokultur di kawasan hutan.

Menurutnya Jagung bersifat intoleran, artinya membutuhkan sinar matahari penuh. Dalam praktiknya, masyarakat sering mematikan pohon pelindung agar jagung bisa tumbuh, yang berakibat pada matinya vegetasi hutan.

Pola monokultur jagung memicu erosi dan hilangnya daya serap air, yang menjadi penyebab utama banjir di berbagai wilayah Sumbawa.

"Visi Sumbawa Hijau Lestari tidak akan tercapai jika kita terus membiarkan praktik monokultur jagung di dalam kawasan. Kami mendukung SE ini sebagai pintu masuk untuk menata kembali pola budidaya masyarakat," tegas Ahyar.

Penjelasan Pemerintah Daerah: Mengatur, Bukan Melarang Total

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Ivan Indrajaya, ST. MM, mengklarifikasi bahwa SE Bupati tersebut sifatnya mengatur dan mempertegas regulasi yang sudah ada di tingkat pusat (UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja).

Larangan difokuskan pada kawasan hutan dan lahan dengan kemiringan ekstrem yang berisiko tinggi menyebabkan banjir dan kerusakan infrastruktur.

Pemerintah daerah telah menyiapkan opsi tanaman alternatif yang memiliki nilai ekonomis tinggi namun tetap ramah lingkungan, seperti porang, kacang hijau, atau kacang tanah.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rumawati, M.Si, menekankan pentingnya verifikasi lapangan. "Kita harus jujur, banyak lahan di pegunungan kini gundul karena jagung. Pak Bupati tegas menolak penanaman jagung di kawasan hutan demi menyelamatkan alam kita," ujarnya.

Kesimpulan dan Langkah Tindak Lanjut

Dari hasil RDP tersebut, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa merumuskan beberapa poin penting sebagai jalan tengah:

Pertama :  meminta Balai KPH wilayah IV melakukan verifikasi lapangan terhadap 600 hektar lahan di Desa Mokong yang telah di rambah masyarakat guna memastikan status hukum lahan oleh KPH apakah masuk dalam kawasan hutan lindung, Hutan Produksi, APL, perhutanan sosial atau Lahan Negara sehingga dapat diubah statusnya berdasarkan aturan yang berlaku.

Kedua : mendorong transformasi skema Perhutanan sosial bagi daerah deliniasi yang memenuhi persyaratan dari monokultur menjadi agroforestri dengan keterlibatan aktif pemerintah daerah (Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup) agar bisa mengalihkan penanaman jagung dengan memberikan bantuan bibit tanaman buah atau hutan 

Ketiga : meminta kepada Pemda dan KPH melakukan sosialisasi regulasi secara persuasif dengan tujuan utama adalah untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup /hutan agar mencegah terjadinya banjir dan longsor serta melakukan penetapan batas kawasan yang jelas sehingga pembukaan lahan baru dapat dicegah.

Keempat : mendukung kebijakan dalam surat edaran Bupati Sumbawa demi menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup serta sumber mata air dengan memperkuat implementasi agroforestri dan perhutanan sosial melalui kolaborasi yang baik antara KPH dan Pemda Sumbawa. 

"Pertemuan ini memberikan sinyal agar masyarakat lebih berhati-hati dalam beraktivitas di kawasan hutan. Kami akan mengawal proses verifikasi lahan ini agar ada keadilan bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian hutan, dan ini adalah legacy yang baik bagi anak cucu kita kelak" tutup H. Zohran (AM)

]]>
Wed, 22 Apr 2026 21:09:25 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Libatkan Penyuluh Pertanian, ZIS Ditargetkan Menjangkau Petani Hingga Desa https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-libatkan-penyuluh-pertanian-zis-ditargetkan-menjangkau-petani-hingga-desa https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-libatkan-penyuluh-pertanian-zis-ditargetkan-menjangkau-petani-hingga-desa BAZNAS Sumbawa Libatkan Penyuluh Pertanian, ZIS Ditargetkan Menjangkau Petani Hingga Desa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat peran strategisnya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui kegiatan sosialisasi kepada berbagai elemen masyarakat. 

Kali ini, sosialisasi pengoptimalan ZIS dilaksanakan pada kegiatan Silaturahmi Akbar Penyuluh Pertanian Kabupaten Sumbawa yang diselenggarakan oleh DPD PERHIPTANI Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 21 April 2026, bertempat di Aula BPP Kecamatan Sumbawa, dan dihadiri oleh para penyuluh pertanian dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa. Suasana acara berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan, sekaligus menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor.

Dalam sambutannya, Ketua DPD PERHIPTANI Kabupaten Sumbawa menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan momentum penting untuk mempererat hubungan antar penyuluh sekaligus meningkatkan kapasitas dan peran mereka dalam mendukung pembangunan pertanian di daerah. Ia juga mengapresiasi kehadiran BAZNAS yang dinilai memberikan wawasan baru terkait peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para penyuluh tidak hanya fokus pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembangunan sosial, termasuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan dari KATIMKER (Ketua Tim Kerja), disampaikan bahwa penyuluh pertanian memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak di lapangan. 

Oleh karena itu, sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BAZNAS, menjadi langkah penting dalam mendorong kesejahteraan petani secara menyeluruh.

“Penyuluh bukan hanya pendamping teknis, tetapi juga agen perubahan di tengah masyarakat.

Dengan pemahaman yang baik tentang ZIS, penyuluh dapat turut mendorong kesadaran sosial di kalangan petani,” ungkapnya.

Dalam sesi 

sosialisasi, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa memaparkan pentingnya optimalisasi pengelolaan ZIS melalui lembaga resmi. Ia menjelaskan bahwa zakat yang dihimpun oleh BAZNAS dikelola secara profesional dan disalurkan ke berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Zakat yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa kami kelola dengan sebaik-baiknya ke dalam berbagai kategori program, seperti bantuan kesehatan, bantuan proposal, bantuan modal usaha, bantuan pendidikan, bantuan untuk masjid, dan program sosial lainnya,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa alasan utama pengelolaan zakat melalui BAZNAS adalah karena prinsip pengelolaan yang amanah, transparan, dan akuntabel, sehingga masyarakat tidak perlu ragu dalam menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi.

Selain itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa juga berpesan secara khusus kepada para penyuluh pertanian yang hadir. Ia berharap para penyuluh dapat menjadi contoh sekaligus penggerak di tengah masyarakat.

“Jika Bapak/Ibu penyuluh telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa, maka sampaikanlah kepada para petani di wilayah binaan untuk turut menyalurkan ZIS-nya melalui BAZNAS. Dengan demikian, manfaatnya akan lebih luas dan terarah,” pesannya.

Pesan tersebut disambut positif oleh para peserta yang hadir, mengingat peran penyuluh yang sangat dekat dengan masyarakat petani di tingkat desa. Dengan komunikasi yang intens, diharapkan penyuluh mampu menjadi jembatan dalam meningkatkan kesadaran berzakat di kalangan petani.

Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan di sektor pertanian serta peluang kolaborasi dalam program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan selama sesi berlangsung.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap dapat memperluas jangkauan sosialisasi serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya para penyuluh pertanian. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong optimalisasi pengelolaan ZIS serta memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian di Kabupaten Sumbawa. (Gam)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 14:36:39 +0800 amr
Catatan Perayaan International House Museum Days 2026: Museum Bala Datu Ranga: Rumah Bersejarah, Penjaga Memori Komunitas https://amarmedia.co.id/catatan-perayaan-international-house-museum-days-2026-museum-bala-datu-ranga-rumah-bersejarah-penjaga-memori-komunitas https://amarmedia.co.id/catatan-perayaan-international-house-museum-days-2026-museum-bala-datu-ranga-rumah-bersejarah-penjaga-memori-komunitas Catatan Perayaan International House Museum Days 2026:

Museum Bala Datu Ranga: Rumah Bersejarah, Penjaga Memori Komunitas

Oleh: Yuli Andari Merdikaningtyas, M.A

(Direktur Museum Bala Datu Ranga, Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Sumbawa)

Sumbawa.Amarmedia.co.id Untuk kedua kalinya Museum Bala Datu Ranga (MBDR) berpartisipasi dalam perayaan International House Museum Days (IHMD) 2026. Bersama dengan lebih dari 500 museum rumah di seluruh dunia, MBDR menyemarakkan IHMD 2026 pada tanggal 18 – 19 April 2026. Keterlibatan MBDR dalam kegiatan ini tidak lepas dari bergabungnya museum ini sebagai salah satu anggota International Council of Museum (ICOM) komite Museum Rumah Bersejarah (DEMHIST). 

Didedikasikan untuk Museum atau Rumah Bersejarah di Seluruh Dunia

Penyelenggara utama kegiatan IHMD 2026 ini menyatakan: “IHMD didedikasikan untuk rumah-rumah bersejarah milik tokoh-tokoh besar yang hadir dalam sejarah, maupun kediaman para tokoh terkemuka seperti para sastrawan, ilmuan, politisi, seniman, dan sebagainya. Kami mendapat dukungan dan berkolaborasi dengan International Council of Museum (ICOM) DEMHIST (Komite Internasional untuk Museum Rumah Bersejarah), ICOM ICLCM (Komite Internasional untuk Museum Sastra dan Komposer), ICOM Italia, dan Jaringan Museum Eropa untuk Rumah Tokoh Terkemuka (European Network of House Museums and Illustrious Figures).”

Masih menggunakan format yang sama dengan tahun sebelumnya, para partisipan IHMD 2026 yaitu museum rumah dari seluruh dunia secara serentak membuka pintu museum rumah mereka selama dua hari berturut-turut yaitu tanggal 18 dan 19 April 2026 untuk publik. Selama dua hari, semua benua akan berkumpul atas nama budaya dan kenangan untuk menjelajahi rumah-rumah kecil atau vila-vila monumental, studio seniman dan museum lengkap, tempat tinggal permanen, rumah peristirahatan musim panas, dan rumah-rumah kolektor—tempat-tempat di mana tokoh-tokoh bersejarah dari setiap bidang pengetahuan, seni, sastra, sains, dan pemerintahan dilahirkan atau tinggal. Aktivitas yang dilakukan pun sangat bervariasi mulai dari tur museum, pertunjukan seni, workshop kerajinan, lomba-lomba seni, nonton film, maupun berkumpulnya komunitas untuk mengenang dan menapaktilasi kenangan masa lalu mereka. MBDR pun tak kalah dalam menyusun agenda.Kegiatannya antara lain tur museum, nonton bareng film sejarah dan budaya lokal, dan temu komunitas untuk mengenang rumah bersejarah di sekitar mereka.

Museum Bala Datu Ranga dalam peta partisipan IHMD 2026

Museum Bala Datu Ranga: Rumah Bersejarah, Penjaga Memori Komunitas

Museum Bala Datu Ranga terletak di Kelurahan Pekat, Kecamatan Sumbawa, menempati rumah bersejarah yang dibangun pada tahun 1886 milik Datu Ranga Abdul Madjid Daeng Matutu, Perdana Menteri Terakhir Kesultanan Sumbawa. Sejak tahun 2022, Bala Datu Ranga bertransformasi dari kediaman seorang tokoh adat Kesultanan Sumbawa menjadi museum rumah bersejarah. Tahun ini, usia Bala Datu Ranga menginjak 140 tahun. Secara fisik bangunan, Bala Datu Ranga merupakan bangunan kayu dengan arsitektur tradisional Sumbawa. Perayaan IHMD 2026 ini diisi dengan tur museum, nonton bareng film budaya, dan temu komunitas untuk mengenang cerita dan membangkitkan ingatan kolektif.

Hari pertama IHMD 2026 diisi dengan kunjungan 3 (tiga) sekolah dasar yaitu SDN 6 Sumbawa, SDN 14 Sumbawa, dan SDN Raberas. Tur museum bagi anak-anak diisi dengan berjalan mengelilingi Bala Datu Ranga dan mengeksplorasi sejarah rumah panggung tradisional Sumbawa di era Kesultanan Sumbawa mulai dari Tebongan (kolong) rumah, ruang pamer museum, dan loteng dengan metode storytelling yang menarik. Setelah itu anak-anak diajak untuk menceritakan kesan dan pengalaman mereka tur keliling MBDR.

Tur Museum: Eksplorasi Tebongan Bala Datu Ranga untuk mengenalkan material kayu bahan utama rumah tradisional Sumbawa di Era Kesultanan Sumbawa

Hari kedua perayaan IHMD 2026 diisi dengan temu komunitas untuk menapak tilas dan menelusuri ingatan tentang bangunan bersejarah dan ruang-ruang waktu untuk berinteraksi di masa lalu. Undangan khusus dilayangkan untuk dua komunitas yaitu Komunitas Seni Asy Syahadah dan Forum Ilmiah Remaja Sumbawa (FIRS), eksplorasi ingatan masa lalu mulai dilakukan. Dengan menggunakan foto-foto lama sebagai panduan untuk mengingat, para pengunjung dipancing untuk bercerita tentang kenangan, kondisi masa lalu dan masa kini serta harapan yang dituju di masa depan. 

Tur Museum untuk mengingat dan mengenang masa lalu di Rumah Bersejarah Bala Datu Ranga

Rumah bersejarah sebagai tempat bernaung dan berinteraksi berfungsi sebagai penjaga memori komunitas, sebagai lorong waktu masa lalu dan masa kini, serta sebagai penanda aktivitas kebudayaan berjalan dan terus berlanjut. Harapan juga ditujukan kepada MBDR, agar dapat menjadi ruang interaksi budaya yang dapat menaungi dan mewadahi energi kreatif komunitas. Selamat merayakan Hari Internasional Museum Rumah 2026. Sampai bertemu di International House Museum Days 2027 mendatang dengan agenda dan aktivitas yang lebih beragam dan menarik. (AM)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 12:12:03 +0800 amr
Menafsir Ulang Semangat Kartini Hari Ini https://amarmedia.co.id/menafsir-ulang-semangat-kartini-hari-ini https://amarmedia.co.id/menafsir-ulang-semangat-kartini-hari-ini Menafsir Ulang Semangat Kartini Hari Ini

Oleh ; Asmediati 

SAYA selalu terpikir, apa yang terbaru dari sosok R.A. Kartini setiap kali tanggal 21 April tiba dan orang-orang mengenang hari kelahirannya?

Yang pasti, sudah banyak tulisan tentang Kartini. Dan lagi, apa yang baru untuk diketahui?

Semua orang mafhum Kartini pelopor emansipasi perempuan di Indonesia. Kartini harum namanya. Kartini adalah Pahlawan Kemerdekaan Nasional atas jasanya memperjuangkan kesetaraan gender dan hak pendidikan.

Sebagai pahlawan, ia tidak berjuang mengangkat senjata, tetapi berjuang melalui surat-suratnya yang kemudian dibukukan menjadi “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Senjata yang digunakannya adalah pena.

Yang diperjuangkan Kartini adalah kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan, terutama dalam pendidikan. Pendidikan di zaman kolonial Belanda, dalam benak Kartini, harus juga dinikmati perempuan.

Kartini tak ingin perempuan hanya berkutat di sumur, dapur, dan kasur. Perempuan harus berani lebih dari itu, tanpa menghilangkan kodratnya.

Itu sebabnya tokoh-tokoh emansipasi perempuan layaknya Kartini memperjuangkan tekad yang sama. Rahmah El Yunusiah di Padang Panjang, salah satunya. Ia pendiri Perguruan Diniyyah Puteri, madrasah khusus perempuan. Dalam pikiran Rahmah, perempuan harus pintar, punya jiwa kepemimpinan, setidaknya kelak menjadi pendamping hidup para pemimpin sehingga pemikiran-pemikirannya turut menjadi arah kebijakan.

Kartini memang keren dan populer. Tapi tokoh perempuan lain yang tak kalah hebat juga banyak. Sebut saja Dewi Sartika (pendiri Sakola Istri), Rohana Kudus (jurnalis perempuan pertama), Sariamin Ismail atau Selasih atau Selasih Selaguri (novelis perempuan pertama), dan Maria Walanda Maramis (pelopor pendidikan perempuan di Minahasa). 

Tokoh lainnya termasuk Rasuna Said, Nyai Ahmad Dahlan, serta pejuang fisik seperti Cut Nyak Dien. Indonesia tak kekurangan perempuan hebat.

Di era digital hari ini, di mana kita menempatkan sosok Kartini agar tetap menjadi teladan?

Tentu, jawabannya terus berubah mengikuti zaman. 

Kartini hidup di masa ketika akses pendidikan bagi perempuan nyaris tertutup. Hari ini, pintu itu telah terbuka lebar. Perempuan bisa sekolah setinggi-tingginya, bekerja di berbagai bidang, bahkan memimpin. 

Namun, apakah itu berarti perjuangan telah selesai?

Ternyata tidak.

Problem perempuan hari ini bukan lagi sekadar akses, tetapi juga kompleksitas. Perempuan modern menghadapi tekanan berlapis. Macam-macam tekanannya. 

Mulai dari tuntutan karier, tanggung jawab domestik, ekspektasi sosial, hingga standar kecantikan yang dibentuk media. 

Di satu sisi, mereka didorong untuk mandiri dan sukses. Di sisi lain, mereka tetap dibebani peran-peran tradisional yang tak sepenuhnya berubah.

Di sinilah semangat Kartini menemukan relevansinya kembali.

Kartini bukan sekadar nama, bukan sekadar peringatan tahunan, sebaliknya api yang seharusnya terus menyala. Api itu adalah keberanian berpikir, keberanian melawan ketidakadilan, keberanian menuangkan gagasan lewat tulisan, dan keberanian untuk bermimpi melampaui batas zamannya.

Semangat Kartini hari ini bisa dipungut dalam bentuk yang berbeda. Kartini hadir pada perempuan yang berani bersuara ketika dipinggirkan, hidup pada ibu yang memperjuangkan pendidikan anak-anaknya di tengah keterbatasan ekonomi, dan tampak pula pada perempuan pekerja yang tetap tenang dan tegak meski sering diremehkan. 

Bahkan, Kartini berdenyut pada gadis-gadis muda yang menolak dikurung oleh stigma dan berani menentukan jalan hidupnya sendiri.

Namun, kita juga tak boleh menutup mata. Masih banyak perempuan yang berada dalam posisi rentan. Kekerasan dalam rumah tangga, diskriminasi di tempat kerja, hingga ketimpangan akses di daerah terpencil masih menjadi persoalan nyata. 

Kemerdekaan belum sepenuhnya dirasakan oleh semua perempuan.

Di titik ini, kita seperti diingatkan kembali bahwa perjuangan belum selesai. Dan tidak akan pernah selesai.

Yang baru dari Kartini bukanlah sosoknya, karena Kartini telah lama kita kenal. Yang baru adalah bagaimana kita memaknai semangatnya dalam konteks kekinian. 

Kartini hari ini bukan hanya mereka yang berpendidikan tinggi atau berkarier cemerlang. Kartini hari ini juga mereka yang bertahan, dengan segala amuk-ombak yang bergemuruh di dadanya, yang berjuang dalam diam, yang tetap kuat meski keadaan tidak selalu berpihak.

Perempuan sering diibaratkan seperti lilin. Ia memberi cahaya, tetapi perlahan habis terbakar. Analogi itu terasa puitis, tetapi juga getir. Sebab, terlalu sering perempuan diminta berkorban tanpa henti. Untuk anak, keluarga, bahkan masyarakat, sementara dirinya sendiri kerap terabaikan.

Padahal, semangat Kartini bukan mengorbankan diri sampai habis, tetapi juga berani memerdekakan diri, berdiri tegak setara, dan memiliki hak untuk bahagia tanpa harus kehilangan diri sendiri.

Jika semangat itu padam, habislah sudah.

Karena itu, merayakan Kartini seharusnya bukan sekadar mengenakan kebaya atau mengunggah kutipan di media sosial. Merayakannya harus menjadi refleksi dengan pertanyaan: sudahkah kita memberi ruang yang adil bagi perempuan? Sudahkah kita mendengar suara hati mereka? Sudahkah kita memastikan bahwa perempuan tidak lagi menjadi “lilin” yang diam-diam habis terbakar?

Kartini telah menyalakan api itu lebih dari seabad lampau. Tugas kita hari ini adalah menjaganya tetap hidup, di mana saja: rumah, sekolah, tempat kerja, dan dalam cara kita memandang perempuan.

Percayalah kita, bahwa selama api itu menyala, harapan tidak akan pernah padam.(AM)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 06:42:29 +0800 amr
Penerapan Ekonomi Syariah NTB Jadi Rujukan BPRS Nasional https://amarmedia.co.id/penerapan-ekonomi-syariah-ntb-jadi-rujukan-bprs-nasional https://amarmedia.co.id/penerapan-ekonomi-syariah-ntb-jadi-rujukan-bprs-nasional Penerapan Ekonomi Syariah NTB Jadi Rujukan BPRS Nasional

Mataram.Amarmedia.co.id – Provinsi NTB kini tidak hanya dikenal karena pariwisata dan keindahan sirkuit Mandalikanya tetapi juga sebagai "laboratorium" sukses ekonomi syariah di Indonesia. Penerapan ekonomi syariah NTB seperti sektor perbankan syariah, industri halal dalam hal ini makanan, fashion dan pariwisata, telah menjadikan NTB sebagai magnet baru bagi penguatan ekonomi syariah secara nasional.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum Himpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (Himbarsi), Alfi Wijaya, dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Syariah Summit 2026 di Lombok Raya, Senin 20 April 2026.

“Lombok ini bukan hanya destinasi wisata, tapi juga tempat belajar. Industri BPRS di sini menunjukkan kinerja yang sehat dan bisa menjadi referensi nasional,” ujar Alfi Wijaya dengan optimistis.

Ia mengungkapkan bahwa di tengah lesunya industri BPR Syariah (BPRS) secara nasional, performa industri perbankan syariah di NTB justru tampil memukau dan sehat. Alfi mengungkapkan bahwa NTB telah menjadi kiblat baru bagi para pelaku industri untuk belajar.

Menurutnya, kondisi industri BPRS di tingkat pusat sedang "tidak baik-baik saja" akibat tekanan profitabilitas dan kenaikan pembiayaan bermasalah. Namun, NTB justru menunjukkan anomali positif yang luar biasa. Data berbicara:

Pangsa Pasar Fantastis: BPRS di NTB menguasai hampir 50 persen pangsa pasar, jauh melampaui rata-rata nasional yang hanya berada di kisaran 10 persen. Kualitas kredit kerjaga diperkuat dengan Rasio pembiayaan bermasalah (NPF) di NTB sangat rendah, yakni di angka 1 persen.

"Keberhasilan ini, tidak lepas dari tata kelola yang mumpuni, manajemen risiko yang kuat, serta kedekatan bisnis dengan masyarakat lokal yang sangat religius," tegasnya mengagumi.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal menekankan bahwa sistem ekonomi syariah adalah jawaban atas ketidakpastian global saat ini. Volatilitas harga energi dan konflik geopolitik dinilai sangat menekan dunia usaha.

“Bagi pengusaha, bunga naik tidak masalah, harga naik tidak masalah, asal stabil. Yang paling mereka butuhkan adalah kepastian,” tegas Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal sekaligus membuka secara resmi Rakernas tersebut.

Miq Iqbal menilai keunggulan sistem syariah terletak pada akad yang jelas dan mekanisme bagi hasil yang mampu meredam praktik spekulatif dan menjaga stabilitas keuangan, terutama bagi sektor mikro dan ultra mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi sejak krisis 1998.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov NTB kini tengah mengambil langkah agresif untuk memperkuat posisi NTB sebagai pusat ekonomi syariah, di antaranya mendorong seluruh BPR milik daerah bertransformasi menjadi BPRS.

Kemudian Miq Iqbal juga mendorong pembenahan Bank NTB Syariah sebagai bagian dari penguatan sektor perbankan daerah. Melakukan penguatan menyeluruh sebagai lokomotif perbankan daerah serta mengonsolidasikan seluruh lembaga keuangan daerah agar lebih terarah dalam membiayai sektor ultra mikro.

Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Himpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (Himbarsi) yang telah memilih NTB sebagai tuan rumah Rakernas dan BPRS Summit 2026. 

Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus momentum strategis memperkuat posisi NTB sebagai daerah pendukung ekonomi syariah nasional.

Kepercayaan Himbarsi menjadikan NTB sebagai tuan rumah menjadi momentum krusial untuk terus menginspirasi ketahanan ekonomi nasional melalui jalur syariah.

Rakernas yang mengusung tema “Dari Lombok untuk Indonesia: Membangun Sinergi, Mendorong Inovasi, Memperkuat Ketahanan Industri BPR Syariah” turut dihadiri sebanyak 140 lebih BPRS seluruh Indonesia, OJK, Bank Indonesia serta sejumlah pelaku UMKM dari seluruh Indonesia. (Manikpkominfo)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 06:24:55 +0800 amr
Aksi Sigap Damkartan dan Warga: Membendung Amukan Api Agar Tak Meluas di Pemukiman Padat https://amarmedia.co.id/aksi-sigap-damkartan-dan-warga-membendung-amukan-api-agar-tak-meluas-di-pemukiman-padat https://amarmedia.co.id/aksi-sigap-damkartan-dan-warga-membendung-amukan-api-agar-tak-meluas-di-pemukiman-padat Aksi Sigap Damkartan dan Warga: Membendung Amukan Api Agar Tak Meluas di Pemukiman Padat

Sumbawa,Amarmedia.co.id  21 April 2026 — Kecepatan respons dan semangat gotong royong menjadi kunci penyelamatan pemukiman padat penduduk di Dusun Kali Baru, Desa Labuhan Sumbawa, pada Senin (20/4) siang. Meski si jago merah sempat mengamuk dan melalap dua unit rumah, aksi heroik petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa bersama warga setempat berhasil mencegah api merembet lebih luas.

Laporan kebakaran diterima oleh Mako Damkartan pada pukul 11.43 WITA. Menyadari lokasi kebakaran berada di area padat dengan material bangunan yang didominasi kayu, tim Pleton 1 Mako langsung bergerak cepat. Hanya dalam waktu tiga menit, tepat pukul 11.46 WITA, armada tempur Damkartan sudah tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK).

Kecepatan ini terbukti sangat krusial. Mengingat objek yang terbakar adalah rumah panggung berbahan kayu, api dengan sangat cepat membesar dan mengancam puluhan rumah lain yang letaknya berhimpitan.

Di lokasi kejadian, pemandangan luar biasa terlihat ketika petugas Damkar yang mengerahkan 3 unit Fire Truck bekerja sama dengan warga setempat, Babinsa, Babinkamtibmas, serta aparat desa. Tanpa komando panjang, warga membantu mengarahkan selang dan mengevakuasi barang-barang di sekitar lokasi untuk memutus jalur api.

Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S Sos M.Si yang turun langsung memimpin operasi, memberikan apresiasi tinggi atas kesigapan semua pihak. 

 "Berkat kesigapan anggota Disdamkartan dan dukungan penuh warga masyarakat, api dapat kita lokalisir sehingga tidak meluas ke rumah terdampak lainnya di sekitar lokasi," ungkapnya dalam laporan resmi.

Akibat musibah ini, dua unit rumah milik Ilham (Sagena) dan Ari Baharuddin beserta isinya hangus terbakar. Sementara itu, dua unit rumah lainnya milik Syaifuddin dan Ahmad Suhermansyah turut terdampak pada bagian lesplang atap serta kusen, namun berhasil diselamatkan dari kehancuran total.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di tengah terik matahari ini. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp350 juta. Api dinyatakan benar-benar padam dan terkendali pada pukul 12.45 WITA, setelah tim melakukan pendinginan intensif untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Namun, kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya di area pemukiman padat, untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kebakaran.

Keberhasilan memadamkan api dalam waktu singkat ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah melalui instansi teknis dan kepedulian masyarakat adalah benteng terkuat dalam menghadapi bencana di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 00:41:39 +0800 amr
Membumikan Al&Qur’an di Tanah Samawa: Bupati Targetkan 5 Besar MTQ NTB 2026 Lewat Penguatan Karakter dan Spiritual https://amarmedia.co.id/membumikan-al-quran-di-tanah-samawa-bupati-targetkan-5-besar-mtq-ntb-2026-lewat-penguatan-karakter-dan-spiritual https://amarmedia.co.id/membumikan-al-quran-di-tanah-samawa-bupati-targetkan-5-besar-mtq-ntb-2026-lewat-penguatan-karakter-dan-spiritual Membumikan Al-Qur’an di Tanah Samawa: Bupati Targetkan 5 Besar MTQ NTB 2026 Lewat Penguatan Karakter dan Spiritual

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 20 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi memulai langkah strategis untuk mencetak generasi Qur’ani yang unggul menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi NTB ke-XXXI tahun 2026. Melalui pembukaan Training Center (TC) yang berlangsung di Aula Hotel Suci, Senin (20/4), Pemkab Sumbawa menetapkan target ambisius namun realistis: menembus posisi 5 besar di tingkat provinsi.

Hadir mewakili Bupati Sumbawa, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jaya Kusuma, S.Sos, menekankan bahwa persiapan menuju MTQ bukan sekadar urusan teknis vokal atau hafalan, melainkan sebuah ikhtiar batin untuk membangun karakter bangsa.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menegaskan bahwa MTQ tidak boleh terjebak dalam aspek seremonial semata. Beliau memandang Training Center ini sebagai kawah candradimuka untuk membentuk insan yang jiwanya menyatu dengan wahyu Ilahi.

"Kita ingin melahirkan bukan hanya peserta yang siap tampil secara teknis, tapi insan yang benar-benar menyatu dengan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari," ujar Jaya Kusuma saat membacakan sambutan Bupati di hadapan Ketua MUI, Kepala Kemenag, dan para kafilah.

Bagi Pemerintah Daerah, keberhasilan dalam MTQ adalah simbol keberhasilan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter. Bupati mengingatkan bahwa tujuan akhir dari kegiatan ini adalah agar nilai-nilai Al-Qur’an hidup di tengah keluarga, sekolah, hingga birokrasi pemerintahan di Sumbawa.

Menyadari peta persaingan di tingkat Provinsi NTB yang semakin ketat dan berbasis teknologi—seperti yang dilakukan Kabupaten Lombok Tengah—Bupati meminta seluruh pelatih dan peserta untuk tidak membuang waktu. 

Ada pesan khusus mengenai disiplin spiritual yang ditekankan oleh Bupati. Beliau menginstruksikan agar setiap elemen di TC mengutamakan usaha batin selain usaha lahiriah.

"Disiplin dimulai dari kita semua, para pelatih. Jika masuk waktu shalat, laksanakan shalat berjamaah. Perhatikan betul usaha-usaha batinnya. Kita ingin meraih prestasi dengan cara yang berkah," imbuhnya.

Salah satu poin kebanggaan yang diangkat adalah kemandirian kafilah Sumbawa. Saat ini, Kabupaten Sumbawa sepenuhnya mengandalkan putra-putri daerah asli (Tau Samawa) tanpa mengambil peserta dari luar daerah. Hal ini dipandang sebagai bukti nyata bahwa pembinaan di tingkat lokal berjalan dengan baik.

Bupati menitipkan harapan besar kepada para pelatih agar membangun kedekatan personal dengan peserta. Kebersamaan antarpelatih juga menjadi kunci agar tidak terjadi ego sektoral yang dapat mengganggu konsentrasi anak didik.

"Membangun daerah adalah kerja kolektif. Kami di jajaran pemerintahan berkomitmen mendukung penuh perkembangan tilawah Al-Qur’an sebagai marwah pengabdian Sabalong Samalewa," tutup Jaya Kusuma. ( AM)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 00:18:11 +0800 amr
Skor SKM Capai 86,87, Bupati Sumbawa Luncurkan "SILABRASI SIGAP" demi Layanan Publik yang Lebih Nyata https://amarmedia.co.id/skor-skm-capai-8687-bupati-sumbawa-luncurkan-silabrasi-sigap-demi-layanan-publik-yang-lebih-nyata https://amarmedia.co.id/skor-skm-capai-8687-bupati-sumbawa-luncurkan-silabrasi-sigap-demi-layanan-publik-yang-lebih-nyata Skor SKM Capai 86,87, Bupati Sumbawa Luncurkan "SILABRASI SIGAP" demi Layanan Publik yang Lebih Nyata

SUMBAWA,Amarmedia.co.id - 20 April 2026– Indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan tren positif. Hal ini terungkap dalam acara Ekspose Hasil Evaluasi Pelayanan Publik dan Launching Development Aplikasi Pelayanan Publik (SILABRASI SIGAP) yang dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di Aula Madilaoe ADT, Senin (20/4).

Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berhasil meraih nilai 86,87 dengan kategori B (Baik). Meski angka tersebut menunjukkan performa yang solid, Bupati menegaskan bahwa nilai di atas kertas bukanlah tujuan akhir.

Dalam arahannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengajak seluruh jajarannya untuk melakukan refleksi mendalam. Menurutnya, aparatur pemerintah tidak boleh cepat berpuas diri hanya karena angka-angka statistik.

"Pemerintah daerah harus membuka diri dan bercermin secara jujur terhadap pelayanan kepada masyarakat. Hal ini tidak hanya ditunjukkan oleh sekadar nilai survei, tetapi yang terpenting adalah apakah masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam mempermudah kehidupan mereka sehari-hari," tegas Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa kepuasan masyarakat terhadap Perangkat Daerah dan Kecamatan harus dijaga konsistensinya. Bupati mendorong adanya pembaruan dokumen administrasi yang dinamis serta peningkatan kualitas layanan, baik yang bersentuhan langsung dengan warga maupun melalui sistem digital.

Digitalisasi Layanan Lewat "SILABRASI SIGAP"

Sebagai langkah konkret mempercepat transformasi birokrasi, Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi meluncurkan aplikasi SILABRASI SIGAP. Inovasi ini diharapkan menjadi jembatan digital yang memperpendek jarak antara kebutuhan masyarakat dengan solusi dari pemerintah.

Aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai jenis layanan publik agar lebih responsif, transparan, dan akuntabel, selaras dengan semangat reformasi birokrasi yang sedang digalakkan di Tanah Samawa.

Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos, M.S.E., memaparkan rincian teknis di balik capaian nilai 86,87 tersebut. Data dihimpun dari 3.867 sampel populasi yang memberikan respon sepanjang semester I dan II tahun 2025.

Ada tujuh unsur utama yang menjadi tolok ukur penilaian masyarakat, yaitu:1. Sarana dan Prasarana,2. Waktu Penyelesaian3. Sistem, Mekanisme, dan Prosedur, 4. Persyaratan Layanan, 5. Penanganan Pengaduan, 6. Perilaku Pelaksana dan 7. Kompetensi Pelayanan

"Dari total respon yang masuk, sebanyak 15,47% Perangkat Daerah dan Kecamatan berhasil meraih kategori Sangat Baik (A), sementara sisanya sebanyak 17,53% berada di kategori Baik (B)," jelas Rachman Ansori.

Kegiatan ekspose ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat se-Kabupaten Sumbawa. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menandakan komitmen kolektif untuk menghapus ego sektoral dan memperkuat koordinasi demi pelayanan publik yang paripurna.

Dengan capaian SKM yang baik dan peluncuran aplikasi SILABRASI SIGAP, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimis dapat terus meningkatkan standar pelayanan publik hingga mencapai kategori tertinggi, sejalan dengan marwah pengabdian Sabalong Samalewa. (AM)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 00:05:08 +0800 amr
Perkuat Sinergi, Komisi II DPRD Sumbawa Sambangi Polres, Apresiasi Penegakan Hukum hingga Kawal Distribusi LPG https://amarmedia.co.id/perkuat-sinergi-komisi-ii-dprd-sumbawa-sambangi-polres-apresiasi-penegakan-hukum-hingga-kawal-distribusi-lpg https://amarmedia.co.id/perkuat-sinergi-komisi-ii-dprd-sumbawa-sambangi-polres-apresiasi-penegakan-hukum-hingga-kawal-distribusi-lpg Perkuat Sinergi, Komisi II DPRD Sumbawa Sambangi Polres, Apresiasi Penegakan Hukum hingga Kawal Distribusi LPG

SUMBAWA, Amarmedia.co.id - 20 April 2026 – Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar kunjungan silaturahmi ke Markas Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa pada Senin (20/4/2026). Kedatangan rombongan wakil rakyat ini disambut langsung oleh Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K.,dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Hadir dalam pertemuan tersebut pimpinan Komisi II, H. Zohran, SH, didampingi Muhammad Zain, SIP,. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga, khususnya terkait isu ekonomi, pembangunan, dan perlindungan konsumen di Kabupaten Sumbawa.

Dalam kesempatan tersebut, H. Zohran menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kapolres Sumbawa yang baru baru ini diperingati dengan semarak. DPRD merasa perlu memberikan apresiasi atas dedikasi Ibu Kapolres di wilayah hukum Sumbawa. Secara khusus, Komisi II memberikan apresiasi tinggi terhadap gerak cepat Polres Sumbawa dalam mengungkap kasus kriminal ekonomi baru-baru ini.

"Kami sangat mengapresiasi keberhasilan Polres Sumbawa dalam menangkap pelaku pengoplosan LPG bersubsidi ke non-subsidi. Ini adalah langkah nyata melindungi hak masyarakat kecil yang sangat bergantung pada gas subsidi," ujar H. Zohran.

Poin penting lain yang dibahas adalah mengenai pembangunan fasilitas SPPG di lingkungan Polres Sumbawa. H. Zohran menegaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, pembangunan gedung yang dilakukan pihak Polres murni menggunakan dana pihak ketiga, bukan bersumber dari anggaran daerah maupun pusat (APBD/ APBN).

"Kami mengonfirmasi bahwa pembangunan ini dikelola melalui yayasan, dalam hal ini Yayasan Kemala Bhayangkari, dan 100 persen menggunakan dukungan pihak ketiga. Ini penting untuk memperjelas status pembangunan tersebut di mata publik," tambahnya.

Terkait perlindungan konsumen, DPRD meminta Polres Sumbawa untuk memperketat pengawasan terhadap distribusi LPG 3 kg di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Fokus utama yang ditekankan adalah pada kuantitas atau volume isi gas, bukan sekadar kualitasnya. Hal ini untuk memastikan masyarakat menerima isi gas yang sesuai dengan takaran yang seharusnya (gas melon 3 kg).

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Sumbawa AKBP Marieta menyatakan kesiapannya untuk terus bersinergi dengan legislatif. Terkait pengamanan distribusi energi, ia menegaskan bahwa Polres Sumbawa siap berkontribusi penuh.

"Kami berterima kasih atas dukungan DPRD. Terkait penyaluran gas LPG 3 kg, kami siap mengamankan jalannya distribusi dan berkomitmen melakukan pengawasan ketat terhadap kuantitas isi gas melon agar masyarakat tidak dirugikan," tegas AKBP Marieta.

Mengenai pembangunan gedung, Kapolres membenarkan bahwa proyek tersebut dilakukan secara mandiri melalui mekanisme yang sah melalui Yayasan Kemala Bhayangkari tanpa membebani anggaran daerah.

Pertemuan yang berlangsung produktif ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan di Kabupaten Sumbawa demi kesejahteraan masyarakat. (AM)

]]>
Mon, 20 Apr 2026 23:29:39 +0800 amr
Menulis Opini Isu Sosial dengan Premis, Argumen, dan Analisis yang Kuat https://amarmedia.co.id/menulis-opini-isu-sosial-dengan-premis-argumen-dan-analisis-yang-kuat https://amarmedia.co.id/menulis-opini-isu-sosial-dengan-premis-argumen-dan-analisis-yang-kuat Menulis Opini Isu Sosial dengan Premis, Argumen, dan Analisis yang Kuat

Oleh ; Asmediati 

Menulis opini tentang isu sosial bukan sekadar menyampaikan pendapat pribadi. Kekuatan tulisan terletak pada premis yang logis, argumen yang relevan, dan analisis yang meyakinkan. Premis adalah fondasi dari setiap opini; jika premisnya rapuh, seluruh argumen akan mudah runtuh. Dengan premis yang kokoh, pembaca dapat mengikuti alur pemikiran kita dan memahami alasan di balik pandangan yang kita ajukan.

1. Menentukan Premis Utama

Langkah pertama adalah menentukan premis utama, inti gagasan yang menjadi dasar opini. Premis utama harus spesifik, jelas, dan relevan dengan isu sosial yang dibahas. Misalnya, daripada menulis “Kemiskinan itu buruk,” lebih logis dan analitis jika dikatakan:

“Ketimpangan akses pendidikan memperburuk kemiskinan generasi muda di wilayah perkotaan.”

Premis ini tidak hanya menyatakan fakta, tetapi langsung menyiapkan pembaca untuk analisis penulis: mengapa masalah itu terjadi dan apa implikasinya. Menurut Anthony Weston dalam A Rulebook for Arguments, premis yang kuat harus spesifik, relevan, dan dapat diuji, agar argumen tidak mudah disanggah.

2. Menyusun Premis Pendukung yang Mengarahkan Analisis

Setelah premis utama, susun premis pendukung yang memberi alasan dan bukti bagi premis utama, sekaligus menuntun pembaca ke arah analisis kita. Premis pendukung ini bisa berupa data, fakta, contoh nyata, atau pendapat ahli.

Contoh:

Premis 1: “Survei BPS 2025 menunjukkan 40% anak usia sekolah di kota besar tidak mendapatkan pendidikan dasar yang memadai.”

Premis 2: “Sekolah yang memiliki akses teknologi dan guru berkualitas menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi siswa.”

Analisis singkat: “Ini menunjukkan bahwa hanya menyediakan sekolah tidak cukup; kualitas dan akses harus menjadi prioritas.”

Kesimpulan mini: “Oleh karena itu, kebijakan pendidikan harus fokus pada kualitas dan pemerataan akses.”

Menurut Richard Paul, ahli critical thinking, premis pendukung yang logis membantu pembaca membedakan antara fakta dan opini, sekaligus meningkatkan kredibilitas penulis.

3. Menggunakan Pertanyaan Retoris, Kontras, dan Analogi

Pertanyaan retoris dapat mendorong pembaca berpikir dan mempersiapkan mereka menerima analisis kita. Misalnya:

“Jika anak-anak tidak memiliki akses pendidikan yang memadai, apakah kita bisa berharap mereka keluar dari lingkaran kemiskinan?”

Kontras juga efektif untuk menekankan analisis:

 “Di kota X, akses pendidikan memadai dan kemiskinan menurun, sementara di kota Y, akses terbatas dan kemiskinan tetap tinggi.”

Analogi ringan juga membuat argumen mudah diingat:

 “Membangun sekolah tanpa memastikan guru berkualitas ibarat membangun rumah tanpa pondasi; terlihat megah tapi rapuh.”

4. Memastikan Premis Dapat Diuji

Premis yang kuat harus dapat dibuktikan. Data, survei, penelitian, atau contoh nyata membuat argumen lebih meyakinkan. Misalnya, klaim “Siswa malas membaca karena malas” terlalu subjektif; lebih logis jika diganti dengan data seperti:

 “70% siswa lebih memilih media sosial daripada membaca buku.”

John Dewey menekankan bahwa pemikiran kritis adalah inti literasi sosial. Premis yang dapat diuji membuat pembaca berpikir dan menilai bukti secara rasional, sehingga analisis penulis menjadi lebih kredibel.

5. Menggunakan Contoh dan Ilustrasi Sosial

Cerita singkat atau contoh nyata membantu pembaca merasakan konteks sosial dan melihat analisis kita secara konkret.

 “Di Kampung X, meski ada sekolah, anak-anak harus menempuh perjalanan 5 km. Banyak yang akhirnya putus sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa akses fisik juga menjadi bagian penting dari ketimpangan pendidikan.”

Contoh seperti ini menguatkan premis dan argumen sekaligus menunjukkan arah analisis kita: masalah sosial sering lebih kompleks daripada sekadar jumlah fasilitas.

6. Menyusun Alur Argumen Bertahap

Menyusun alur argumen secara bertahap adalah kunci agar opini kita mudah diikuti. Setiap paragraf sebaiknya fokus pada satu premis utama, kemudian disertai premis pendukung, bukti, analisis singkat, dan diakhiri kesimpulan mini. Alur ini membantu pembaca berpikir sejalan dengan logika kita, dari pengamatan masalah sosial → bukti → analisis → pandangan penulis.

Misalnya, jika menulis opini tentang ketimpangan pendidikan di kota besar, paragraf pertama bisa menekankan premis utama: “Ketimpangan akses pendidikan memperburuk kemiskinan generasi muda.” Paragraf kedua menyajikan data dan fakta sebagai premis pendukung: “Survei BPS 2025 menunjukkan 40% anak usia sekolah di kota besar tidak mendapatkan pendidikan dasar yang memadai.” Paragraf ketiga memberi analisis: “Fakta ini menunjukkan bahwa hanya menyediakan sekolah tidak cukup; kualitas dan akses harus menjadi prioritas.” Dengan susunan ini, pembaca dibimbing secara logis menuju pandangan penulis.

Paragraf berikutnya bisa menambahkan contoh konkret atau studi kasus:

 “Di Kampung X, meski ada sekolah, anak-anak harus menempuh perjalanan 5 km. Banyak yang akhirnya putus sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa akses fisik juga menjadi bagian penting dari ketimpangan pendidikan.”

Gunakan transisi logis antar paragraf dengan kata penghubung seperti selain itu, lebih jauh, sebaliknya, hal ini menunjukkan, atau oleh karena itu:

“Selain akses fisik, kualitas guru juga menentukan hasil belajar. Di sekolah dengan guru berkualitas, literasi siswa meningkat signifikan, menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan harus memperhatikan kualitas tenaga pengajar, bukan hanya kuantitas sekolah.”

Dengan struktur bertahap, opini menjadi logis, mudah diikuti, dan mengarahkan pembaca ke analisis dan pandangan penulis secara natural.

7. Membuat Kesimpulan yang Kuat

Kesimpulan harus merangkum premis utama, menegaskan analisis, dan menunjukkan implikasi sosial, sehingga opini meninggalkan kesan dan arah jelas.

a. Rangkum Premis Utama dan Bukti Pendukung

“Melihat fakta bahwa 40% anak di kota besar tidak mendapatkan pendidikan dasar yang memadai dan banyak sekolah memiliki akses terbatas, jelas bahwa ketimpangan pendidikan memperburuk kemiskinan generasi muda.”

b. Tegaskan Analisis dan Pandangan Penulis

 “Hal ini menunjukkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan harus fokus pada kualitas dan pemerataan akses pendidikan, bukan sekadar jumlah sekolah baru.”

c. Tunjukkan Dampak atau Implikasi Sosial dan Ajakan Berpikir

 “Jika pemerintah dan pemangku kebijakan serius memperhatikan kualitas guru dan akses pendidikan, generasi muda di kota besar memiliki peluang keluar dari lingkaran kemiskinan, membangun masyarakat yang lebih adil dan berdaya. Apakah kita siap memastikan setiap anak mendapat pendidikan yang layak agar mereka bisa meraih masa depan yang lebih baik?”

Dengan tambahan data, kutipan ahli, analogi, transisi logis, dan kalimat ajakan berpikir, opini tentang isu sosial kini lebih persuasif, logis, dan analitis, meninggalkan kesan kuat bagi pembaca.[]

]]>
Mon, 20 Apr 2026 20:30:22 +0800 amr
Implementasi Permendikdasmen No. 7 Tahun 2025: Bupati Sumbawa Tekankan Digitalisasi dan Kepatuhan Aturan Masa Jabatan Kepala Sekolah https://amarmedia.co.id/implementasi-permendikdasmen-no-7-tahun-2025-bupati-sumbawa-tekankan-digitalisasi-dan-kepatuhan-aturan-masa-jabatan-kepala-sekolah https://amarmedia.co.id/implementasi-permendikdasmen-no-7-tahun-2025-bupati-sumbawa-tekankan-digitalisasi-dan-kepatuhan-aturan-masa-jabatan-kepala-sekolah SUMBAWA, Amarmedia.co.id - 20 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Sosialisasi Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 guna menyatukan persepsi mengenai mekanisme baru penugasan guru sebagai kepala sekolah. Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., ini menjadi langkah preventif pemda dalam menghadapi transisi kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan.

Bupati menyampaikan bahwa sosialisasi ini krusial untuk mencegah kesalahpahaman di masyarakat maupun internal tenaga kependidikan terkait rotasi dan masa jabatan. 

Berdasarkan aturan terbaru, masa jabatan kepala sekolah kini dibatasi 4 tahun per periode dengan batas maksimal 8 tahun. Berdasarkan kajian, sejumlah besar kepala sekolah di Sumbawa akan memasuki masa purna tugas jabatan sesuai aturan ini.

Penundaan mutasi kepala sekolah beberapa waktu lalu merupakan langkah strategis pemda untuk menunggu payung hukum yang jelas dari Pemerintah Pusat (Permendikdasmen No. 7/2025).

Calon kepala sekolah harus memenuhi standar kompetensi yang mencakup rekam jejak yang baik, kemampuan manajerial, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan (Digitalisasi Sekolah).

Pemkab Sumbawa terus mendorong penggunaan perangkat digital seperti smartboard dan laptop dalam proses belajar mengajar, yang wajib dikuasai oleh setiap pimpinan sekolah.

Bupati mengajak seluruh insan pendidikan untuk melihat regulasi ini sebagai upaya penyegaran dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumbawa. "Kita ingin melahirkan pemimpin sekolah yang tidak hanya cakap mengatur guru, tetapi juga visioner dalam membawa sekolahnya bersaing di era digital," pungkasnya.

Hadir dalam acara ini perwakilan Kementerian Dikdasmen RI, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, PGRI, Dewan Pendidikan, serta para pengawas dan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. (AM)

]]>
Mon, 20 Apr 2026 17:28:04 +0800 amr
Masa Jabatan Kepala Sekolah Kini Dibatasi, Bupati Sumbawa Minta Insan Pendidikan Taati Permendikdasmen No. 7 Tahun 2025 https://amarmedia.co.id/masa-jabatan-kepala-sekolah-kini-dibatasi-bupati-sumbawa-minta-insan-pendidikan-taati-permendikdasmen-no-7-tahun-2025 https://amarmedia.co.id/masa-jabatan-kepala-sekolah-kini-dibatasi-bupati-sumbawa-minta-insan-pendidikan-taati-permendikdasmen-no-7-tahun-2025 Masa Jabatan Kepala Sekolah Kini Dibatasi, Bupati Sumbawa Minta Insan Pendidikan Taati Permendikdasmen No. 7 Tahun 2025

SUMBAWA.Amarmedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, bertempat di Kabupaten Sumbawa, Senin (20/4/2026). 

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa aturan baru ini membawa perubahan fundamental, terutama mengenai pembatasan masa jabatan kepala sekolah. Jika sebelumnya tidak ada aturan baku, kini masa jabatan ditetapkan selama empat tahun untuk satu periode dan dapat diperpanjang hingga maksimal delapan tahun.

"Masa jabatan pertama empat tahun, bisa diperpanjang sampai delapan tahun. Setelah itu tidak bisa lagi menjabat terus-menerus. Kita harus patuh pada aturan pusat agar tidak muncul anggapan bahwa pemerintah daerah memberhentikan sepihak. Ini murni tuntutan regulasi," tegas Bupati di hadapan para kepala sekolah dan pengawas yang hadir.

Bupati Jarot juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sengaja menunda sejumlah kebijakan mutasi sebelumnya demi menunggu kejelasan aturan ini. Hal ini dilakukan agar transisi kepemimpinan di sekolah-sekolah di Kabupaten Sumbawa berjalan sesuai koridor hukum dan meminimalisir kegaduhan.

Selain aspek masa jabatan, Bupati menekankan bahwa standar kompetensi kepala sekolah ke depan akan jauh lebih ketat. Kepala sekolah tidak lagi hanya dituntut mahir dalam laporan administratif, tetapi wajib memiliki jiwa kepemimpinan (leadership) yang kuat serta mampu beradaptasi dengan teknologi digital, seperti penggunaan smartboard dan perangkat pembelajaran digital lainnya.

"Menjadi kepala sekolah bukan hanya soal administrasi, tapi bagaimana mengelola guru dan lingkungan sekolah di tengah era digitalisasi pendidikan," tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Siti Maimunah Mutmainnah dari Kementerian Dikdasmen, Kepala IGTK NTB Dr. Wirman Kasmayadi, jajaran DPRD Sumbawa, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan se-Kabupaten Sumbawa (AM)

]]>
Mon, 20 Apr 2026 17:23:21 +0800 amr
ORADO NTB Mantapkan Pembinaan, Kejurprov 2026 Jadi Ajang Seleksi Menuju Nasional https://amarmedia.co.id/orado-ntb-mantapkan-pembinaan-kejurprov-2026-jadi-ajang-seleksi-menuju-nasional https://amarmedia.co.id/orado-ntb-mantapkan-pembinaan-kejurprov-2026-jadi-ajang-seleksi-menuju-nasional ORADO NTB Mantapkan Pembinaan, Kejurprov 2026 Jadi Ajang Seleksi Menuju Nasional

MATARAM.Amarmedia.co.id  – Semangat sportivitas mewarnai pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Federasi ORADO ( Organisasi Domino Nasional ) Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 yang sukses digelar pada 19 April 2026 di Kota Mataram.

Ajang bergengsi ini menjadi panggung mencari talenta handal bagi para atlet domino terbaik dari seluruh Pengurus Cabang (Pengcab) ORADO kabupaten/kota se-NTB untuk menunjukkan kemampuan, strategi, dan ketangkasan mereka dalam kompetisi yang berlangsung kompetitif dan penuh integritas.

Kejurprov tahun ini mencatat partisipasi penuh dari seluruh Pengcab ORADO se-NTB, di mana masing-masing mengutus dua tim terbaiknya. Setiap tim terdiri dari dua atlet yang didampingi oleh official, sehingga menghadirkan puluhan atlet yang saling beradu kemampuan. 

Kehadiran jajaran pengurus serta tokoh olahraga daerah turut menambah semarak sekaligus menunjukkan dukungan terhadap pengembangan olahraga domino di NTB.

Ketua ORADO NTB, I Putu Dedy Saputra, menegaskan bahwa Kejurprov merupakan bagian penting dari strategi pembinaan atlet di daerah. Ia menyebut keikutsertaan seluruh Pengcab sebagai bukti soliditas organisasi dalam mencetak atlet berprestasi. 

"ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga sarana memperkuat kesiapan NTB untuk bersaing di tingkat nasional," kata I Putu Dedy Saputra, Senin 20 April 2026 di Mataram

Selanjutnya Putu Dedy mengatakan, untuk menjaga kualitas dan keadilan pertandingan, panitia menunjuk Abdurahman sebagai wasit utama yang memimpin jalannya kompetisi. 

"Dengan pengalaman yang dimiliki, kepemimpinan wasit dinilai mampu memastikan seluruh pertandingan berjalan sesuai aturan yang berlaku secara nasional, sehingga memberikan rasa keadilan bagi seluruh peserta," ujar Putu Dedy. 

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana, Shandi Maulani Ahmad, menyampaikan apresiasi atas kelancaran kegiatan serta tingginya antusiasme peserta.

 Ia menilai pelaksanaan Kejurprov berlangsung sangat kompetitif dan menunjukkan bahwa pembinaan olahraga domino di NTB berjalan dengan baik. 

"Fokus selanjutnya, menurutnya, adalah mempersiapkan para juara untuk berlaga di tingkat nasional," kata Shandi Maulani Ahmad 

Selanjutnya I Putu Dedy Saputra menambahkan, Prestasi para atlet di Kejurprov ini akan menjadi dasar penentuan kontingen NTB yang akan berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ORADO di Megamendung, Bogor, pada 24 April 2026. 

"Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, para atlet dan official diharapkan mampu menjaga kondisi serta performa terbaik demi membawa nama baik Nusa Tenggara Barat di kancah nasional," tandas I Putu Dedy Saputra. 

Sementara itu sebagai organisasi olahraga, ORADO NTB terus berkomitmen mengembangkan potensi masyarakat di cabang olahraga domino melalui pembinaan berkelanjutan dan kompetisi yang berkualitas. 

Kejurprov ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong lahirnya atlet-atlet unggulan yang siap berprestasi di tingkat nasional hingga lebih tinggi lagi.(AM)

]]>
Mon, 20 Apr 2026 15:51:36 +0800 amr
BAZNAS Hadir di Saat Sunyi: Menguatkan Sang Sastrawan Dinullah Rayes di Tengah Ujian https://amarmedia.co.id/baznas-hadir-di-saat-sunyi-menguatkan-sang-sastrawan-dinullah-rayes-di-tengah-ujian https://amarmedia.co.id/baznas-hadir-di-saat-sunyi-menguatkan-sang-sastrawan-dinullah-rayes-di-tengah-ujian BAZNAS Hadir di Saat Sunyi: Menguatkan Sang Sastrawan Dinullah Rayes di Tengah Ujian

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id  - 20 April 2026 – Di sebuah rumah sederhana di Kelurahan Brang Biji, suasana haru begitu terasa saat rombongan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melangkah masuk untuk melakukan silaturrahim. Di tempat itulah, seorang tokoh nasional, sastrawan, budayawan, sekaligus inspirasi bagi banyak generasi, Dinullah Rayes, tengah berjuang melawan sakit yang telah ia jalani selama kurang lebih dua bulan terakhir.

Pria kelahiran 7 Februari 1939 itu kini terbaring lemah. Usia yang tak lagi muda dan kondisi kesehatan yang menurun tak mampu menghapus jejak panjang pengabdiannya. Karya-karya sastra yang ia lahirkan, pemikiran budaya yang ia tanamkan, serta keteladanan hidup yang ia tunjukkan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan masyarakat Tau dan Tana Samawa.

Kehadiran tim BAZNAS pada Senin, 20 April 2026, menjadi momen yang penuh makna dan sarat emosi. Dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, bersama Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri serta Sekretaris Dr. Supriyadi, M.HI, rombongan hadir membawa bukan hanya bantuan, tetapi juga kepedulian, doa, dan penghormatan yang tulus.

Saat rombongan mendekat, suasana seketika menjadi hening. Tatapan mata Dinullah Rayes yang teduh, meski dalam kondisi lemah, seolah menyampaikan banyak hal yang tak terucapkan. Di balik keterbatasannya, terpancar keteguhan hati seorang pejuang—yang sepanjang hidupnya telah mengabdikan diri bagi kemajuan bangsa dan keluhuran budaya.

Ketua BAZNAS, Syukri Rahmat, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kunjungan ini adalah bentuk penghargaan atas jasa besar Dinullah Rayes. “Beliau adalah sosok yang telah memberikan banyak kontribusi nyata. Tidak hanya melalui karya, tetapi juga melalui nilai-nilai kehidupan yang beliau wariskan. Kami hadir sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian,” ungkapnya dengan penuh empati.

Sebagai wujud apresiasi, BAZNAS juga menyerahkan bantuan kepada keluarga. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban yang tengah dihadapi. Namun lebih dari itu, kehadiran BAZNAS menjadi simbol bahwa pengabdian tulus tidak pernah dilupakan oleh masyarakat.

Wakil Ketua I BAZNAS, Dr. M. Ihsan Safitri, menegaskan pentingnya menjaga nilai silaturrahim dan kepedulian sosial, terutama kepada tokoh-tokoh yang telah berjasa. Sementara itu, Sekretaris BAZNAS, Dr. Supriyadi, M.HI, mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Dinullah Rayes agar dapat kembali pulih seperti sediakala.

Di tengah suasana yang penuh haru, sebuah pesan sederhana namun menyentuh hati disampaikan oleh Dinullah Rayes. Dengan suara yang lirih dan penuh ketulusan, beliau menyampaikan harapannya agar BAZNAS dan seluruh pengurusnya senantiasa diberikan kesuksesan, baik di masa kini maupun di masa yang akan datang. Doa tersebut menjadi bukti bahwa di tengah kondisi sakit yang beliau alami, kepedulian dan cintanya terhadap sesama tetap hidup dan tak pernah padam.

Ucapan tersebut sontak menggetarkan hati yang hadir. Sebab di saat dirinya tengah berjuang melawan sakit, beliau justru masih memikirkan dan mendoakan orang lain. Sebuah keteladanan yang begitu dalam dan jarang ditemukan—cerminan dari jiwa besar yang selama ini ia tunjukkan dalam kehidupannya.

Doa-doa pun dipanjatkan bersama, mengiringi harapan akan kesembuhan beliau. Suasana khidmat menyelimuti ruangan, menghadirkan rasa kebersamaan dan kepedulian yang begitu kuat. Air mata haru tak terbendung, menjadi saksi bahwa cinta dan penghormatan kepada seorang tokoh tidak pernah luntur oleh waktu.

Kunjungan ini menjadi pengingat bagi semua bahwa menghargai jasa para tokoh adalah bagian dari nilai kemanusiaan. Bahwa mereka yang telah mengabdikan hidupnya layak untuk terus dikenang, dihormati, dan didampingi, terutama di masa-masa sulit.

Dinullah Rayes mungkin kini tengah beristirahat dalam perjuangannya melawan sakit. Namun semangat, karya, dan nilai-nilai yang telah ia tanamkan akan terus hidup dalam hati masyarakat. Silaturrahim yang terjalin pada 20 April 2026 ini bukan sekadar kunjungan, melainkan sebuah wujud cinta, penghormatan, dan pengakuan atas pengabdian yang luar biasa.

Dan di hari itu, di tengah kesunyian yang menyelimuti, BAZNAS hadir—membawa harapan, doa, dan kekuatan. Sebuah kehadiran yang sederhana, namun penuh makna, yang akan terus dikenang dalam perjalanan kehidupan seorang Dinullah Rayes. (AM)

]]>
Mon, 20 Apr 2026 15:44:23 +0800 amr
Aksi Nyata Mahasiswa UNSA, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dusun Pemangong https://amarmedia.co.id/aksi-nyata-mahasiswa-unsa-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-dusun-pemangong https://amarmedia.co.id/aksi-nyata-mahasiswa-unsa-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-dusun-pemangong Aksi Nyata Mahasiswa UNSA, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dusun Pemangong

Lenangguar.Amarmedia.co.id– Wujud kepedulian antarsama ditunjukkan oleh civitas akademika Universitas Samawa (UNSA). Tepat pada hari ini, Minggu (19/4/2026), Mahasiswa UNSA dan UKM Seni serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Samawa turun langsung ke Dusun Pemangong, Desa Lenangguar, untuk menyalurkan bantuan bagi para korban musibah kebakaran.

Bantuan yang diserahkan merupakan hasil kolektif dari gerakan sosial yang digalang oleh mahasiswa selama beberapa waktu terakhir. Uniknya, sumber bantuan tidak hanya berasal dari internal kampus, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat umum.

Hasil Kolaborasi Car Free Night dan Donasi Online

Ketua BEM UNSA Fitra Andian menjelaskan bahwa bantuan yang dibawa hari ini merupakan akumulasi dari berbagai aksi penggalangan dana. Mulai dari aksi turun ke jalan dalam momen Car Free Night (CFN), hingga kampanye donasi secara online yang menyasar netizen dan civitas akademika Universitas Samawa.

"Ini adalah buah dari solidaritas. Kami menghimpun sedikit demi sedikit dari masyarakat saat CFN dan juga melalui kanal digital. Alhamdulillah, hari ini bisa kami sampaikan amanah tersebut kepada saudara-saudara kita di Pemangong," ujar Pilianus Rohan Woti Wuli Ketua UKM  di lokasi.

Disambut Hangat oleh Pemerintah Desa

Kedatangan rombongan mahasiswa ini disambut langsung oleh Kepala Desa Lenangguar bersama Kepala Dusun Pemangong. Raut haru terpancar dari para korban kebakaran saat menerima paket bantuan yang terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan logistik lainnya.

Kepala Desa Lenangguar Syahruddin, SP menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif para mahasiswa. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti untuk meringankan beban psikologis dan ekonomi para warga yang sedang tertimpa musibah.

Pesan Pembina: Mahasiswa Harus Peka Sosial

Turut hadir dalam aksi sosial tersebut, Andi Rachmat, selaku Pembina Mahasiswa Universitas Samawa. Dalam keterangannya, ia menekankan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari pendidikan karakter bagi mahasiswa agar tidak hanya cerdas di dalam kelas, tetapi juga peka terhadap realitas sosial.

"Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari pengabdian masyarakat. Kami ingin mahasiswa memiliki empati yang tinggi. Apa yang mereka kumpulkan melalui CFN dan online adalah bukti bahwa mahasiswa bisa menjadi jembatan kebaikan antara masyarakat umum dan mereka yang membutuhkan bantuan," ungkap Andi Rachmat.

Aksi penyaluran bantuan ini berjalan lancar dengan tetap mengedepankan semangat kekeluargaan. Diharapkan, bantuan tersebut dapat membantu proses pemulihan para korban kebakaran di Dusun Pemangong agar dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala. (AM)

]]>
Sun, 19 Apr 2026 13:52:27 +0800 amr
Dilantik dan Dikukuhkan Jadi Ketua YKI NTB, Bunda Sinta Ajak Masyarakat Bersama&sama Perangi Kanker https://amarmedia.co.id/dilantik-dan-dikukuhkan-jadi-ketua-yki-ntb-bunda-sinta-ajak-masyarakat-bersama-sama-perangi-kanker https://amarmedia.co.id/dilantik-dan-dikukuhkan-jadi-ketua-yki-ntb-bunda-sinta-ajak-masyarakat-bersama-sama-perangi-kanker Dilantik dan Dikukuhkan Jadi Ketua YKI NTB, Bunda Sinta Ajak Masyarakat Bersama-sama Perangi Kanker

Mataram.Amarmedia.co.id- Sinta Agathia M.Iqbal resmi dilantik sekaligus dikukuhkan sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) NTB periode 2026-2031. Proses pelantikan sejaligus pengukuhan tersebut dipimpin langsung Ketua umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Pusat Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FACP, secara during.

Usai dilantik, Bunda Sinta mengungkapkan, bahwa upaya untuk menurunkan kasus kanker harus terus dimaksimalkan, karena isu kesehatan seperti kanker tidak bisa diserahkan hanya kepada ahli dalam hal ini dokter, namun perlu keterlibatan masyarakat. Karena ia menilai sistem kerjasama yang baik adalah kunci untuk langkah kerja yang akan ditempuh kedepan.

“ Ini isu yang sangat besar, kita tahu resikonya kalau tidak ditangani dengan baik. Jadi kita harus kerjakan bareng bareng karena itu modal terbesar kita,” jelas Ketua Yayasan Kanker Indonesia NTB periode 2026-2031, Sinta Agathia M. Iqbal di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur, Jumat (17/4/2026).

Sebelumnya, Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Pusat Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FACP, dalam sambutannya menegaskan bahwa momen ini merupakan titik penting perubahan, khususnya dalam hal penyesuaian terhadap perkembangan regulasi di bidang hukum dan perpajakan. YKI kini dituntut untuk bertransformasi menjadi organisasi yang lebih profesional, akuntabel, dan transparan, tidak hanya sebagai wadah sosial, tetapi juga sebagai institusi yang taat regulasi.

“Transformasi ini bukan sekadar perubahan administratif atau formalitas, tetapi menyangkut perubahan cara kerja, tata kelola organisasi, hingga pola koordinasi antara pusat dan daerah,” ujarnya.

Ke depan, YKI akan memperkuat sistem koordinasi antara pengurus pusat dan daerah melalui penerapan program nasional yang terstandar, namun tetap memberikan ruang bagi daerah untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah. Setiap daerah diharapkan mampu mengidentifikasi permasalahan lokal serta menjalankan program secara mandiri dengan tetap dalam kerangka koordinasi nasional.

Selain itu, YKI juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalitas dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi. Setiap kegiatan dan program akan didorong untuk memiliki pertanggungjawaban yang jelas dan transparan, guna memastikan kepercayaan publik tetap terjaga.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa tantangan kanker di Indonesia masih sangat besar. Sudoyo melanjutkan, tingginya angka kasus kanker, 90% dipengaruhi oleh faktor risiko gaya hidup dan lingkungan, dan menjadi perhatian serius dikarenakan kasus kanker Indonesia telah mengalahkan negara-negara besar India, Rusia, Cina, Amerika Serikat. Oleh karena itu, Sudoyo menyerukan upaya pencegahan dan deteksi dini menjadi fokus utama yang harus diperkuat. 

Selanjutnya ia mendorong YKI harus berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat serta deteksi dini kanker. Edukasi kepada masyarakat diyakini menjadi kunci dalam menurunkan angka kejadian kanker dalam jangka panjang.

“Penurunan angka kanker tidak hanya bergantung pada fasilitas pengobatan, tetapi justru pada upaya pencegahan dan deteksi dini yang dilakukan secara masif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Kegiatan ini juga dirangkai perayaan hari jadi Yayasan Kanker Indonesia ( YKI) ke 49 tahun. (AM/diskomknfotik)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 21:18:16 +0800 amr
NTB Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia https://amarmedia.co.id/ntb-jadi-percontohan-ruang-bersama-indonesia https://amarmedia.co.id/ntb-jadi-percontohan-ruang-bersama-indonesia NTB Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia

Mataram,Amarmedia.co.id, 17 April 2026 - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat sinergi lintas sektor dalam perlindungan perempuan dan anak melalui peluncuran inisiatif Ruang Bersama Indonesia.

Gubernur Dr HL Muhamad Iqbal dalam sambutannya mengatakan, persoalan perempuan dan anak menjadi perhatian serius karena beberapa masalah sosial seperti narkoba dan pernikahan dini berakar dari pola asuh akibat kemiskinan. 

"Pemprov akan berbuat yang terbaik untuk memberdayakan perempuan dan melindungi anak NTB", ujar Gubernur di Pendopo di Mataram, Jumat (17/04/2026). 

Untuk itu, komitmen perlindungan anak dan perempuan dimulai dari pengentasan kemiskinan dengan pemberdayaan melalui Desa Berdaya. 

Dikatakan Gubernur, salah satu penyumbang kemiskinan yang termasuk pula kelompok rentan untuk perlindungan anak dan perempuan adalah perlindungan keluarga pekerja migran yang ditinggalkan di desa. Program KUR PMI ini tidak hanya memfasilitasi biaya keberangkatan namun menyediakan skema pembiayaan untuk tabungan selama bekerja dan dapat mandiri setelah kontrak diluar negeri berakhir. 

Dalam struktur birokrasi, Pemprov dengan penggabungan Dinas DP3AP2KB kedalam Dinas Sosial dan hadirnya direktorat khusus perempuan dan anak di Polda NTB menjadi bentuk konkrit perhatian pemerintah. 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyampaikan bahwa program ini merupakan gerakan kolaboratif dari tingkat pusat hingga desa yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.

“Inisiatif ini berangkat dari arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa tidak ada satu pun kementerian atau lembaga yang bisa bekerja sendiri. Semua harus berkolaborasi, bersinergi, dan bergerak bersama,” ujar Menteri Arifah.

Ruang Bersama Indonesia dirancang sebagai platform kolaborasi di tingkat akar rumput, dengan mengintegrasikan berbagai unsur seperti: Pendamping desa,Tenaga kesejahteraan sosial, Aparat keamanan, Serta organisasi masyarakat.

Program ini juga menempatkan peran strategis perempuan desa sebagai motor penggerak perubahan sosial.

“Ruang Bersama Indonesia adalah gerakan bersama di tingkat desa yang mengikat seluruh potensi yang ada agar tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi menyelesaikan persoalan secara kolektif,” tegas Menteri Arifah.

Dalam implementasinya, KemenPPPA mendorong penguatan peran PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Kolaborasi juga diperluas dengan berbagai organisasi, termasuk Seruni Kabinet, guna memastikan program berjalan efektif hingga ke tingkat paling bawah.

Sebagai langkah strategis lainnya, KemenPPPA terus memperkuat layanan pengaduan SAPA 129.

Layanan ini menjadi kanal utama bagi masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan, anak, maupun laki-laki yang kini juga menunjukkan peningkatan signifikan.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak bingung harus melapor ke mana. SAPA 129 hadir sebagai layanan terpadu yang mudah diakses,” ujar Menteri.

Menteri Arifah juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam menangani isu perempuan dan anak, termasuk keberhasilan menurunkan angka pernikahan usia anak secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, berbagai upaya perlindungan pekerja migran dan pembinaan keluarga turut menjadi perhatian strategis pemerintah daerah.

“Ketika kepala daerah memiliki komitmen yang kuat, maka kerja kolaborasi menjadi lebih ringan dan berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Inisiatif Ruang Bersama Indonesia merupakan bagian dari implementasi agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Melalui kolaborasi lintas sektor yang terintegrasi, pemerintah optimistis berbagai persoalan sosial, khususnya terkait perempuan dan anak, dapat diselesaikan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kami berharap gerakan ini dapat dimulai dari NTB dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun masyarakat yang aman, inklusif, adil, dan setara,” tutup Menteri Arifah.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri menyerahkan penghargaan kepada beberapa institusi atas komitmennya dalam penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak seperti Kepala Kejati, Wahyudi, SH, MH, Kombes Ni Made Pujewati, Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTB.Rektor Unram, Prof Sukardi dan Joko Jumadi, LPA Kota Mataram. (AM/kominfotikntb).

]]>
Sat, 18 Apr 2026 21:13:49 +0800 amr
Hadiri Musrenbang Provinsi, Bupati Syarafuddin Jarot Tekankan Sinergi NTB&Sumbawa demi Kesejahteraan Rakyat https://amarmedia.co.id/hadiri-musrenbang-provinsi-bupati-syarafuddin-jarot-tekankan-sinergi-ntb-sumbawa-demi-kesejahteraan-rakyat https://amarmedia.co.id/hadiri-musrenbang-provinsi-bupati-syarafuddin-jarot-tekankan-sinergi-ntb-sumbawa-demi-kesejahteraan-rakyat Hadiri Musrenbang Provinsi, Bupati Syarafuddin Jarot Tekankan Sinergi NTB-Sumbawa demi Kesejahteraan Rakyat

MATARAM.Amarmedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung di Mataram, Kamis (16/4/2026). Dalam forum tersebut, Bupati Jarot menegaskan komitmen Kabupaten Sumbawa untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan visi besar Provinsi NTB.

Disela-sela kegiatan, Ir. H. Syarafuddin Jarot dalam keterangannya menyatakan bahwa pembangunan Kabupaten Sumbawa tidak dapat berjalan secara terisolasi. Menurutnya, konektivitas antarwilayah dan dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat menjadi kunci utama percepatan ekonomi di Tau dan Tana Samawa.

“Kita belajar dari forum ini bahwa membangun daerah tidak bisa sendiri. Harus ada interkoneksi yang kuat. Apa yang kita rencanakan di Sumbawa harus saling menguatkan dengan program di tingkat provinsi agar setiap anggaran yang kita kucurkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah,” ujar Bupati Jarot.

Ia juga menambahkan bahwa semangat kolaborasi ini selaras dengan marwah Sabalong Samalewa, di mana gotong royong dan kebersamaan menjadi fondasi dalam menuntaskan persoalan krusial, mulai dari sektor pertanian hingga infrastruktur wilayah. 

Dalam Musrenbang ini, Bupati berharap program-program strategis yang diusulkan oleh Kabupaten Sumbawa—termasuk penguatan sektor agroforestri dan hilirisasi hasil tani—mendapat ruang sinkronisasi yang tepat dalam peta jalan pembangunan NTB ke depan.(AM)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 20:58:01 +0800 amr
Pemprov NTB Perkuat Sinergi Masyarakat di Halalbihalal NWDI Bersama TGB https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-perkuat-sinergi-masyarakat-di-halalbihalal-nwdi-bersama-tgb https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-perkuat-sinergi-masyarakat-di-halalbihalal-nwdi-bersama-tgb Pemprov NTB Perkuat Sinergi Masyarakat di Halalbihalal NWDI Bersama TGB

Mataram, Amarmedia.co.id - 18 April 2026 - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTB, H. Amir, saat mewakili Gubernur NTB dalam kegiatan Halalbihalal dan Pengajian Umum di NWDI Center, Kota Mataram, Sabtu (18/4).

Kegiatan yang dihadiri ribuan jamaah ini turut menghadirkan Ketua Umum PB NWDI, Muhammad Zainul Majdi, yang memberikan tausiyah mengenai pentingnya etika sosial dan penguatan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan H. Amir, disampaikan bahwa momentum Idulfitri 1447 H harus dimaknai sebagai sarana memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat silaturahmi.

Pemerintah Provinsi NTB juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Selain itu, Pemprov NTB tetap berkomitmen mewujudkan visi NTB Makmur dan Mendunia melalui tiga pilar utama, yaitu pengentasan kemiskinan melalui program Desa Berdaya, penguatan ketahanan pangan, serta optimalisasi sektor pariwisata berkelas dunia.

“Momentum Idulfitri harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam memenuhi kebutuhan dasar dan mendorong kemajuan NTB,” ujar H. Amir saat membacakan sambutan Gubernur.

Dalam tausiyahnya, Muhammad Zainul Majdi menekankan pentingnya menjaga kehormatan sesama sebagai fondasi utama dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah. Mengacu pada Surah Al-Hujurat ayat 10–12, beliau mengingatkan umat agar senantiasa menjaga lisan, menghormati privasi, serta menjauhi perilaku ghibah.

“Persaudaraan bukan sekadar ucapan, tetapi diwujudkan dalam sikap nyata untuk saling menghormati, menjaga kehormatan, dan tidak saling menyakiti,” tegas TGB di hadapan para jamaah.

“Surah Al-Hujurat mengajarkan kita untuk tidak merendahkan sesama, tidak mencari-cari kesalahan orang lain, dan menjauhi ghibah sebagai bagian dari menjaga harmoni sosial,” tambahnya.

Kegiatan Halalbihalal ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan bagi masyarakat NTB. Melalui momentum ini, diharapkan sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat semakin kokoh dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif. (AM/diskominfotik)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 20:49:49 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa di Upacara Paripurna: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Tumpukan Laporan https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-di-upacara-paripurna-rakyat-butuh-bukti-bukan-tumpukan-laporan https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-di-upacara-paripurna-rakyat-butuh-bukti-bukan-tumpukan-laporan Sumbawa. Amarmedia.co.id - Jumat, 17 April 2026. Pemerintah Daerah kabupaten Sumbawa menggelar Upacara Paripurna. Upacara tersebut diikuti oleh Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, unsur Forkopimda, para kepala OPD, serta para ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat yang menyoroti sejumlah persoalan krusial yang dihadapi masyarakat Sumbawa saat ini.

Dalam amanatnya, Ketua DPRD menegaskan bahwa upacara paripurna bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan ruang sinkronisasi antara aspirasi rakyat dengan kebijakan pemerintah. Ia menyebutkan sedikitnya empat persoalan penting yang harus segera dituntaskan bersama.

Pertama, terkait jeritan petani di tengah panen raya. Menurutnya, tingginya curah hujan dan minimnya fasilitas pengering menyebabkan kadar air jagung dan padi meningkat sehingga harga jual hasil panen menurun. DPRD Sumbawa, lanjutnya, telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk mendorong bantuan mesin pengering dan alat mesin pertanian lainnya agar segera direalisasikan. Ia juga meminta pemerintah daerah memastikan data Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) benar-benar akurat agar bantuan tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan petani kecil.

Kedua, mengenai kelangkaan LPG 3 kilogram. Ketua DPRD menilai persoalan tersebut telah membebani ekonomi rumah tangga masyarakat. Ia menyebut DPRD tengah mengupayakan penambahan kuota LPG 3 kilogram, namun menegaskan bahwa penambahan kuota harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat di tingkat pangkalan dan pengecer. Ia meminta tim pengawas pemerintah daerah bertindak tegas terhadap pangkalan maupun pengecer yang melakukan pelanggaran.

Ketiga, terkait pelaksanaan Pilkades serentak di 21 desa pada tahun 2026. Ketua DPRD berharap seluruh ASN dan aparat desa dapat menjaga netralitas serta tidak menjadi pemain di balik layar. Ia mengingatkan bahwa Pilkades harus berjalan jujur dan adil agar melahirkan pemimpin desa yang benar-benar ingin membangun desa, bukan hasil dari transaksi politik.

Keempat, ia menegaskan komitmen terhadap gerakan “Sumbawa Hijau Lestari”. Menurutnya, kebijakan larangan menanam jagung di kawasan hutan bukan dimaksudkan untuk menghalangi mata pencaharian petani, tetapi untuk menjaga kelestarian lingkungan, menertibkan tata ruang, serta mencegah kerusakan hutan dan pendangkalan bendungan. Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap program agroforestri sebagai solusi jangka panjang.

Mengakhiri amanatnya, Ketua DPRD mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk kembali pada marwah pengabdian “Sabalong Samalewa”, menghilangkan ego sektoral antarinstansi, dan memperkuat kerja bersama demi kepentingan masyarakat.

“Rakyat Sumbawa tidak butuh tumpukan laporan, mereka butuh bukti bahwa pemerintah dan DPRD benar-benar bekerja untuk rakyat,” tegasnya. (AM)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 20:43:48 +0800 amr
Wagub NTB Dorong Peran Keluarga dan Pendidikan Cegah Kekerasan https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-dorong-peran-keluarga-dan-pendidikan-cegah-kekerasan https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-dorong-peran-keluarga-dan-pendidikan-cegah-kekerasan Mataram, Amarmedia.co.id - 18 April 2026 - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (Wagub NTB), Indah Dhamayanti Putri, mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi, dalam Seminar Nasional Kampanye Anti Kekerasan Seksual terhadap Perempuan dan Anak yang digelar di UIN Mataram, Sabtu (18/4).

Kehadiran keduanya menjadi wujud penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta lembaga pendidikan dalam upaya memutus mata rantai kekerasan yang masih menjadi tantangan serius, khususnya di wilayah NTB.

Dalam sambutannya, Wagub Dinda menegaskan bahwa persoalan kekerasan tidak boleh lagi ditutup-tutupi. Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama dalam penanganan dan pencegahan, dengan dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga.

“Perlindungan harus dimulai dari rumah tangga. Peran seorang ibu sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bahagia bagi keluarga,” ujarnya.

Menurut Wagub Dinda, anak yang tumbuh dalam keluarga yang harmonis akan memiliki ketahanan mental yang kuat, sehingga mampu melindungi diri dari berbagai ancaman, termasuk narkoba dan tindak kekerasan.

Menanggapi tingginya angka kekerasan di sejumlah wilayah, Wagub Dinda mengajak seluruh pihak untuk menghentikan budaya saling menyalahkan dan mulai mengambil langkah nyata.

“Sudah saatnya kita berhenti saling menyalahkan. Mari kita bergerak bersama, sekecil apa pun langkah yang kita lakukan, untuk menekan angka kekerasan agar tidak terus meningkat dan terulang kembali,” tegasnya.

Dirinya juga mendorong agar isu pencegahan kekerasan dapat menjadi materi wajib di lembaga pendidikan, termasuk madrasah dan pondok pesantren, guna meningkatkan pemahaman hukum serta kesadaran perlindungan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Menteri PPPA RI, Arifah Fauzi, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi NTB dan sivitas akademika dalam upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

Dirinya menegaskan bahwa konstitusi telah menjamin persamaan hak seluruh warga negara tanpa terkecuali.

“Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, termasuk perempuan dan anak. Ini menjadi landasan penting dalam memastikan perlindungan hak-hak mereka,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menteri Arifah menyampaikan bahwa perempuan dan anak merupakan bagian terbesar dari populasi Indonesia, sehingga memiliki peran strategis dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

“Perempuan dan anak memiliki posisi yang sangat penting dalam melahirkan generasi berkualitas. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan,” pungkasnya.(AM)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 15:58:28 +0800 amr
Sinergi Srikandi: Wagub NTB dan Menteri PPPA Serukan Aksi Nyata Cegah Kekerasan Seksual. https://amarmedia.co.id/sinergi-srikandi-wagub-ntb-dan-menteri-pppa-serukan-aksi-nyata-cegah-kekerasan-seksual https://amarmedia.co.id/sinergi-srikandi-wagub-ntb-dan-menteri-pppa-serukan-aksi-nyata-cegah-kekerasan-seksual Sinergi Srikandi: Wagub NTB dan Menteri PPPA Serukan Aksi Nyata Cegah Kekerasan Seksual.

Mataram,Amarmedia.co.id -  18 April 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan komitmen dan ikhtiar nyata dalam menekan serta mengentaskan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal ini ditegaskan dalam Seminar Nasional Kampanye Anti Kekerasan Seksual terhadap Perempuan dan Anak yang digelar oleh Pusat Studi Gender dan Anak Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Mataram, Sabtu (18/4).

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P. hadir langsung memberikan sambutan sekaligus mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi dalam kegiatan Seminar Nasional Kampanye Anti Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak pada Pusat Studi Gender dan Anak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UIN Mataram Serta Pemberian Penghargaan KPD Mitra Kementerian PPPA. 

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi memberikan apresiasi atas langkah dan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam menangani isu kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak.

Dirinya menekankan bahwa upaya pencegahan dan penanganan kekerasan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, serta keluarga.

Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Gubernur NTB menegaskan bahwa persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak bukanlah isu yang harus ditutupi, melainkan dihadapi secara terbuka dengan gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

“Hari ini kita tidak bermaksud untuk menutup-nutupi. Ini adalah persoalan nyata yang membutuhkan gerakan bersama dari kita semua, termasuk organisasi perempuan yang bersinergi dengan pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” tegasnya. 

Ia juga mengajak seluruh perempuan, khususnya para ibu, untuk mengambil peran strategis dalam menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan sejahtera sebagai benteng pertama perlindungan anak.

“Kita mulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah tangga. Dengan keluarga yang baik dan bahagia, kita akan melahirkan anak-anak dengan mental yang kuat, yang mampu melindungi diri dari berbagai ancaman, termasuk kekerasan dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Wakil Gubernur tidak menampik bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di sejumlah wilayah di NTB, khususnya Pulau Sumbawa dan Bima, masih cukup tinggi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menghentikan budaya saling menyalahkan dan beralih pada aksi nyata.

“Jika kita terus saling menyalahkan, tidak akan ada solusi. Mari berhenti saling menyalahkan dan mulai bergerak, sekecil apapun langkah kita, untuk menekan angka kasus agar tidak terus meningkat dan tidak terulang di masa depan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia berharap lembaga pendidikan, termasuk madrasah, pondok pesantren, dan sekolah umum, dapat menjadikan isu perlindungan perempuan dan anak sebagai agenda utama yang wajib ditaati bersama.

Wakil Gubernur NTB juga menyampaikan bahwa kehadiran Menteri PPPA memberikan makna mendalam bagi perjuangan pemerintah daerah dan seluruh perempuan NTB dalam memerangi kekerasan.

“Secara khusus, kehadiran Ibu Menteri memberikan arti yang sangat mendalam bagi perjuangan kami. Ini menjadi penguat semangat bagi seluruh perempuan NTB untuk terus bergerak melawan kekerasan,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, ia berharap kunjungan Menteri PPPA ke NTB meninggalkan kesan baik dan dapat terus berlanjut di masa mendatang.

“Kami berharap Ibu Menteri mendapatkan kesan yang baik di NTB dan selalu merindukan untuk kembali datang ke daerah kami,” pungkasnya.

Seminar ini merupakan bagian dari kampanye nasional untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap isu kekerasan seksual pada perempuan dan anak. Mengangkat pesan bahwa keamanan (safety) adalah hak, bukan sekadar harapan, serta pentingnya menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak. Serta, mendorong keterlibatan berbagai pihak, akademisi, pemerintah, dan masyarakat, dalam pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender. (kominfotikntb)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 15:53:35 +0800 amr
H. Zohran SH Soroti Praktik "Transfusi" Ilegal Gas dan Desak Penerapan OVOO Atasi Kelangkaan LPG di Sumbawa https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-soroti-praktik-transfusi-ilegal-gas-dan-desak-penerapan-ovoo-atasi-kelangkaan-lpg-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-soroti-praktik-transfusi-ilegal-gas-dan-desak-penerapan-ovoo-atasi-kelangkaan-lpg-di-sumbawa H. Zohran SH Soroti Praktik "Transfusi" Ilegal Gas dan Desak Penerapan OVOO Atasi Kelangkaan LPG di Sumbawa

JAKARTA Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, S.H., menyampaikan kritik tajam dan solusi strategis dalam Rapat Koordinasi terkait kuota serta distribusi LPG 3 kg bersubsidi di Kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, H. Zohran menyoroti ketimpangan distribusi yang memicu praktik ilegal dan lonjakan harga yang kini mencapai Rp35.000 di tingkat konsumen Sumbawa.

Soroti Praktik "Transfusi" dan Pengoplosan

H. Zohran secara khusus menyoroti adanya masalah migrasi atau "transfusi" gas LPG dari tabung subsidi 3 kg ke tabung non-subsidi. Menurutnya, besarnya margin harga antara barang subsidi dan non-subsidi menjadi pemantik utama maraknya praktik pengoplosan di lapangan.

"Kami melihat ada disparitas harga yang sangat lebar, yang kemudian memicu praktik pengoplosan. Ini sangat merugikan rakyat kecil yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama," tegas H. Zohran di hadapan pejabat Dirjen Migas dan BPH Migas.

Ia juga mempertanyakan sejauh mana pengawasan ketat mampu menjamin ketersediaan stok di tengah kondisi geopolitik global yang tidak stabil, seperti konflik di Selat Hormuz yang berdampak pada kuota nasional.

Sebagai solusi konkret, H. Zohran mendesak pemerintah dan Pertamina untuk menerapkan kebijakan OVOO (One Village One Outlet). Ia mendorong agar setiap desa di Kabupaten Sumbawa memiliki minimal satu pangkalan resmi.

"Untuk mengontrol Harga Eceran Tertinggi (HET) agar tetap di angka Rp19.500, status sub-pangkalan atau pengecer harus ditingkatkan menjadi pangkalan resmi. Dengan begitu, distribusi langsung menyasar konsumen akhir dan rantai distribusi yang rumit bisa dipangkas," jelasnya.

H. Zohran juga meminta pihak operator (Pertamina) untuk mempermudah akses bagi pengecer yang ingin melegalkan usahanya menjadi pangkalan, agar harga di masyarakat tidak lagi liar.

Selain masalah distribusi fisik, politisi senior NasDem Sumbawa ini juga menyoroti ketidaksinkronan data antara Pemerintah Daerah dan Pertamina. Ia mencatat adanya perbedaan pendekatan antara basis data "Penerima Manfaat" milik Dinas ESDM Provinsi dengan data "NIK" yang digunakan Pertamina.

"Data ini harus diselaraskan. Jangan sampai warga yang berhak justru tidak terdata, sementara stok di lapangan fluktuatif—kadang langka, kadang melimpah. Pengawasan harus berbasis data yang akurat agar tidak ada penumpukan stok di satu pihak," tambah Zohran.

Meskipun Dirjen Migas menyampaikan bahwa kuota nasional rata-rata turun 6%, H. Zohran bersama rombongan DPRD Sumbawa yang dipimpin I Nyoman Wisma, S.I.P., tetap bersikukuh meminta pusat mempertimbangkan kebutuhan riil Sumbawa sebesar 16.987 Metrik Ton.

"Harapan kami sangat besar kepada pusat. Situasi di daerah sudah sangat menekan. Jangan sampai ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah meningkat hanya karena persoalan gas yang tidak kunjung usai," pungkasnya.

Rapat tersebut ditutup dengan komitmen Dirjen Migas untuk menampung aspirasi penambahan kuota tersebut dan akan melaporkannya kepada pimpinan kementerian, serta mendorong percepatan perubahan Perpres agar distribusi subsidi lebih tepat sasaran bagi petani dan nelayan sasaran. (AM)

Penulis: Abdul Ma'ruf Rahmat 

]]>
Fri, 17 Apr 2026 22:55:16 +0800 amr
Sumbawa Krisis LPG 3 Kg: DPRD dan Pemda Desak Dirjen Migas Tambah Kuota Hingga 16 Ribu Metrik Ton https://amarmedia.co.id/sumbawa-krisis-lpg-3-kg-dprd-dan-pemda-desak-dirjen-migas-tambah-kuota-hingga-16-ribu-metrik-ton https://amarmedia.co.id/sumbawa-krisis-lpg-3-kg-dprd-dan-pemda-desak-dirjen-migas-tambah-kuota-hingga-16-ribu-metrik-ton Sumbawa Krisis LPG 3 Kg: DPRD dan Pemda Desak Dirjen Migas Tambah Kuota Hingga 16 Ribu Metrik Ton

JAKARTA.Amarmedia.co.id– Delegasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa bersama Pemerintah Daerah menyambangi Kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) di Jakarta, Kamis (16/4/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk memperjuangkan penambahan kuota LPG bersubsidi 3 kg menyusul kelangkaan akut dan lonjakan harga yang mencekik masyarakat di "Tanah Samawa".

Pimpinan rombongan DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma, S.I.P., mengungkapkan adanya anomali data yang sangat merugikan daerah. Di saat sektor rumah tangga, UMKM dan pertanian membutuhkan pasokan energi lebih besar, kuota LPG 3 kg untuk Sumbawa justru terus dipangkas setiap tahunnya.

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Komisi II DPRD H Zohran SH, Anggota Komisi II Ida Rahayu SAP, Muhammad Zain SIP, Juliansyah SE, Dan anggota komisi III Andi Rusni SE MM, Ketua Komisi IV Muhammad Takdir SE M.M.Inov. dari Pemda hadir Kabag Perekonomian dan SDA Ivan Indrajaya ST MM bersama tim Ahli DPRD Abdul Ma'ruf Rahmat SP.

"Tahun 2024 kita ada di angka 12.192 Metrik Ton (MT), tapi tahun 2026 ini ditetapkan turun menjadi 11.003 MT. Padahal, kalkulasi riil kebutuhan masyarakat kami mencapai 16.987 MT" tegas Nyoman di hadapan pejabat Dirjen Migas.

Akibat ketimpangan ini, harga di tingkat konsumen melambung hingga Rp35.000 per tabung, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp19.500.

Praktik "Transfusi" Gas dan Isu Distribusi

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa H. Zohran, S.H. menyoroti adanya disparitas harga yang memicu praktik ilegal berupa "transfusi" atau pengoplosan gas dari tabung 3 kg ke tabung non-subsidi. Ia juga menyoroti ketidaksinkronan data antara Pemerintah Daerah yang menggunakan pendekatan "Penerima Manfaat" dengan Pertamina yang berbasis NIK.

Sebagai solusi, pihak DPRD mengusulkan pertama Penerapan OVOO (One Village One Outlet memastikan setiap desa memiliki minimal satu pangkalan resmi disesuaudemgan sebaran jumlah penduduk dan dusun.

Kedua ; Peningkatan Status Sub-Pangkalan: Agar kontrol harga lebih mudah dilakukan hingga ke konsumen akhir.

Ketiga ;  Penyederhanaan Izin. Meminta Pertamina mempermudah pengecer untuk naik status menjadi pangkalan resmi guna memangkas rantai distribusi.

Respon Dirjen Migas: Dampak Geopolitik Global

Menanggapi keluhan tersebut, perwakilan Direktorat Migas, Suko Hadi, menjelaskan bahwa penurunan kuota terjadi secara nasional (rata-rata 6%). Hal ini juga dipicu oleh situasi geopolitik di Selat Hormuz yang mengganggu stabilitas anggaran subsidi energi nasional.

"Penetapan kuota berdasarkan realisasi tahun sebelumnya. Namun, saat ini pemerintah sedang menyusun draf Perpres baru untuk memperketat klasifikasi penerima agar subsidi benar-benar jatuh ke tangan petani, nelayan, dan rumah tangga miskin yang berhak," ujar tim teknis Dirjen Migas.

Antisipasi Pengoplosan dan Langkah Preventif

Kabag Perekonomian dan SDA Pemda Sumbawa, Ivan Indrajaya, S.T., M.M., menambahkan bahwa di lapangan ditemukan  agen yang memiliki izin ganda (subsidi dan non-subsidi). 

"Kami kesulitan memfilter konsumen karena keterbatasan kewenangan. Ada risiko hukum jika kami bertindak terlalu jauh tanpa payung regulasi yang kuat," jelasnya.

Sebagai langkah jangka pendek, muncul  ketentuan di Pertamina  pembelian berbasis KTP dengan batasan maksimal 5 tabung per bulan serta kajian untuk penerbitan Surat Edaran (SE) Bupati untuk melarang ASN dan masyarakat mampu menggunakan LPG bersubsidi.

Rapat koordinasi ini menghasilkan beberapa poin penting diantaranya adalah Dirjen Migas menampung usulan kuota 16.987 MT untuk dilaporkan kepada pimpinan kementerian. Pemda dan DPRD diminta memperketat pengawasan terhadap agen dengan izin ganda guna mencegah pengoplosan.Dan  Koordinasi Harga Masalah margin keuntungan dan HET akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Pemerintah Provinsi NTB.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik balik penyelesaian krisis energi di Kabupaten Sumbawa, agar masyarakat tidak lagi terbebani oleh harga mahal dan kelangkaan barang pokok. (AM)

Penulis : Abdul Ma'ruf Rahmat SP

]]>
Fri, 17 Apr 2026 22:34:09 +0800 amr
Optimalkan Sawah Rakyat, I Nyoman Wisma Dorong Percepatan Infrastruktur Irigasi di Kementan RI https://amarmedia.co.id/optimalkan-sawah-rakyat-i-nyoman-wisma-dorong-percepatan-infrastruktur-irigasi-di-kementan-ri https://amarmedia.co.id/optimalkan-sawah-rakyat-i-nyoman-wisma-dorong-percepatan-infrastruktur-irigasi-di-kementan-ri Optimalkan Sawah Rakyat, I Nyoman Wisma Dorong Percepatan Infrastruktur Irigasi di Kementan RI

JAKARTA.Amarmedia.co.id – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, I Nyoman Wisma, SIP, melakukan langkah strategis dengan "jemput bola" ke Jakarta guna memastikan keberlanjutan dukungan pusat bagi sektor pertanian daerah. Dalam pertemuan resmi di Direktorat Konservasi dan Pengembangan Sumber Daya Air, Kementerian Pertanian RI, Nyoman Wisma menegaskan pentingnya percepatan infrastruktur irigasi sebagai kunci optimalisasi sawah rakyat di Kabupaten Sumbawa.

Didampingi Wakil Ketua DPRD Sumbawa H.M. Berlian Rayes beserta jajaran Komisi II, III dan IV rombongan diterima langsung oleh Kapoksi Direktorat Konservasi Air, Ibu Risda, dan KBU Direktorat Konservasi Sumber Daya Air, Faisal. Pertemuan ini membahas proyeksi kegiatan pembangunan infrastruktur pengairan yang akan dialokasikan untuk tahun anggaran 2026.

Fokus pada Aksesibilitas Air: Memperbanyak Cekdam dan Embung

Dalam pemaparannya, I Nyoman Wisma mengapresiasi bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) dan program perpompaan yang telah berjalan. Namun, ia memberikan catatan strategis bahwa petani membutuhkan penampungan air yang lebih dekat dengan lahan mereka melalui pembangunan cekdam dan embung.

 "Kami mengapresiasi program yang sudah masuk. Namun, aspirasi dari bawah menunjukkan bahwa petani kita sangat membutuhkan infrastruktur penampung air seperti cekdam dan embung agar air lebih dekat ke sawah. Kami berharap program ini bisa masuk dalam prioritas penganggaran 2026 secara kontinu," tegas Nyoman Wisma di hadapan jajaran Kementan.

Nyoman Wisma yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumbawa menambahkan bahwa keberhasilan program UPLAND pada komoditas bawang merah harus menjadi pemantik untuk memperluas pola pengairan yang efektif ke komoditas lain, termasuk padi, agar produktivitas lahan kering di Sumbawa bisa meningkat secara signifikan.

Menanggapi dorongan tersebut, pihak Kementan RI melalui Ibu Risda menyampaikan komitmennya untuk terus memprioritaskan Kabupaten Sumbawa. Untuk tahun 2026, telah direncanakan alokasi pembangunan infrastruktur yang meliputi 256 unit Irigasi Perpompaan, 19 unit Irigasi Perpipaan 21 unit Bangunan Konservasi Air (termasuk Dam Parit dan Long Storage).

Selain itu, Kementan juga mengarahkan agar DPRD dan Pemerintah Daerah aktif berkoordinasi dengan Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BP LIP) yang berkantor pusat di Lombok untuk mempermudah verifikasi lapangan dan operasional di tingkat daerah.

Nyoman Wisma juga menyambut positif rencana pemerintah pusat untuk melakukan Cetak Sawah Baru seluas 2.000 hektar di Sumbawa pada tahun 2026. Ia menekankan bahwa perluasan lahan ini harus dibarengi dengan kepastian ketersediaan sumber air agar tidak gagal di tengah jalan.

"Cetak sawah ini adalah peluang besar. Kami di DPRD mendukung penuh, termasuk pembentukan 12 Brigade Pertanian yang melibatkan generasi muda. Dengan teknologi dan air yang cukup, pertanian kita akan lebih modern dan menjanjikan bagi kaum milenial," lanjutnya.

Menutup pertemuan tersebut, I Nyoman Wisma memastikan bahwa Komisi II akan mengawal ketat 21 unit kegiatan konservasi air yang sudah masuk dalam daftar verifikasi. Ia berharap sinergi antara pusat dan daerah ini dapat meningkatkan kontribusi Sumbawa terhadap kebutuhan pangan NTB dari 20% menjadi 30%.

"Tugas kami adalah memastikan kebijakan pusat mendarat dengan tepat di sawah-sawah petani. Jika infrastruktur irigasi beres, kesejahteraan petani Sumbawa pasti meningkat," pungkasnya.

Penulis:Abdul Ma'ruf Rahmat

]]>
Fri, 17 Apr 2026 19:28:06 +0800 amr
H. Zohran SH Desak Pusat Prioritaskan Infrastruktur Air di Sumbawa Menuju Target NTB Lumbung Pangan Nasional https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-desak-pusat-prioritaskan-infrastruktur-air-di-sumbawa-menuju-target-ntb-lumbung-pangan-nasional https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-desak-pusat-prioritaskan-infrastruktur-air-di-sumbawa-menuju-target-ntb-lumbung-pangan-nasional H. Zohran SH Desak Pusat Prioritaskan Infrastruktur Air di Sumbawa Menuju Target NTB Lumbung Pangan Nasional 

JAKARTA.Amarmedia.co.id – Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH, memberikan catatan kritis dan tajam dalam pertemuan resmi bersama Direktorat Konservasi dan Pengembangan Sumber Daya Air, Kementerian Pertanian, di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Haji Zohran Orek akrab disapa menekankan bahwa keberhasilan peningkatan produksi pangan di Kabupaten Sumbawa sangat bergantung pada ketersediaan air yang konsisten, bukan sekadar perluasan lahan.

Dalam pemaparannya, H. Zohran menggarisbawahi peran strategis Kabupaten Sumbawa sebagai lumbung pangan. Saat ini, Sumbawa menyumbang sekitar 20% kebutuhan pangan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Target kita adalah meningkatkan kontribusi itu menjadi 30 persen. Caranya bukan hanya dengan mencetak sawah baru, tapi memastikan lahan yang sudah ada memiliki sumber air yang cukup, jangan sampai kita cetak sawah tapi airnya tidak tersedia," tegas H. Zohran.

H. Zohran juga mendorong pemerintah pusat untuk melirik potensi sumber air di Jaran Pusang yang dinilai mampu mengairi wilayah Plampang, Muer, hingga Selante. Menurutnya, program konservasi air seperti cekdam, embung, dan perpompaan air tanah harus dialokasikan lebih banyak ke Sumbawa mengingat karakteristik wilayahnya yang memiliki banyak lahan kering.

Ia juga menyoroti infrastruktur pendukung bendungan besar yang sudah ada yaitu Bendungan Beringin Sila, H.Zohran mendesak agar pembangunan irigasi primer dan sekunder segera dituntaskan agar manfaat bendungan bisa dirasakan maksimal oleh petani.

Terhadap Komoditas Unggulan, meski mendukung pengembangan bawang merah melalui program UPLAND, ia mengingatkan agar komoditas tersebut tidak menggeser dominasi padi sebagai pilar ketahanan pangan.

Menanggapi poin-poin kritis tersebut, Kapoksi Direktorat Konservasi Air, Ibu Risda, mengakui ketajaman analisis H. Zohran. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026, pemerintah pusat telah mengalokasikan 256 unit irigasi perpompaan, 19 unit irigasi perpipaan, 21 unit pengelolaan air/konservasi.

"Pertanyaan Pak Zohran sangat kritis. Untuk cekdam dan dam parit, kami akan prioritaskan melalui pola swakelola agar petani memiliki rasa memiliki yang tinggi. Kami juga meminta DPRD mengawal pelaksanaan 21 kegiatan yang sudah masuk, agar Sumbawa bisa terus menjadi prioritas di tahun-tahun mendatang," ujar Ibu Risda.

Keberlanjutan Program UPLAND

Terkait program UPLAND yang akan berakhir, H. Zohran bersama rombongan DPRD yang dipimpin oleh Ketua DPRD H.M. Berlian Rayes memastikan bahwa keberhasilan program ini di Sumbawa—khususnya pada komoditas bawang merah—harus tetap berkelanjutan melalui koperasi dan dukungan dana desa maupun APBD, meski masa kontrak pusat berakhir pada 2026.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua Komisi II I Nyoman Wisma, serta jajaran anggota Komisi  lainnya seperti Ida Rahayu SAP , Muhammad Zain SIP, Juliansyah SE serta Anggota Komisi III Andi Rusni SE.MM, H Rusdi dan Ketua Komisi IV Muhammad Takdir, SE.M.M.Inov, didampingi Sekdis Pertanian  Mukhlis dan Kabag Perekonomian Setda Sumbawa. Ivan Indrajaya ST MM bersama Staf Ahli DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Ma'ruf Rahmat SP.(AM)

]]>
Fri, 17 Apr 2026 19:02:59 +0800 amr
Sasar Ketahanan Pangan 2026, Komisi II DPRD Sumbawa Kawal Program Irigasi dan Konservasi Air di Kementan RI https://amarmedia.co.id/sasar-ketahanan-pangan-2026-komisi-ii-dprd-sumbawa-kawal-program-irigasi-dan-konservasi-air-di-kementan-ri https://amarmedia.co.id/sasar-ketahanan-pangan-2026-komisi-ii-dprd-sumbawa-kawal-program-irigasi-dan-konservasi-air-di-kementan-ri Sasar Ketahanan Pangan 2026, Komisi II DPRD Sumbawa Kawal Program Irigasi dan Konservasi Air di Kementan RI

JAKARTA.Amarmedia.co.id– Guna memastikan keberlanjutan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah, jajaran pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Konservasi Sumber Daya Air, Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Rabu (15/4).

Kunjungan ini dilakukan untuk melakukan sinkronisasi program pusat dengan kebutuhan riil petani di lapangan, terutama terkait alokasi anggaran infrastruktur irigasi tahun 2026.

Komitmen Pusat untuk Pertanian Sumbawa

Kapoksi Direktorat Konservasi Air, Ibu Risda, menyambut hangat rombongan dari "Tana Samawa". Ia memaparkan bahwa tahun 2026 akan menjadi periode krusial bagi pencapaian target ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Menteri Pertanian.

"Kami tengah mengejar target besar untuk mendukung ketahanan pangan di 2026. Secara khusus, infrastruktur irigasi di daerah tadah hujan dan lahan kering menjadi prioritas, di mana wilayah Sumbawa memiliki potensi yang sangat sejalan dengan program kami," ujar Risda.

Dalam paparannya, Risda merinci sejumlah alokasi yang disiapkan untuk tahun 2026, mencakup 256 unit irigasi perpompaan, 19 unit irigasi perpipaan, serta 21 unit bangunan konservasi air seperti dam parit dan long storage.

Apresiasi dan Catatan Kritis DPRD Sumbawa

Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M. Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi pusat, terutama melalui program UPLAND yang telah terbukti meningkatkan produktivitas komoditas unggulan seperti bawang merah dan bawang putih di Sumbawa.

"Kami mendukung penuh keberlanjutan program ini. UPLAND telah mengangkat marwah pertanian kami. Namun, kami juga berharap ada peningkatan porsi program pusat lainnya agar lebih banyak petani yang tersentuh manfaatnya," ungkap Haji Berlian.

Senada dengan itu, Sekretaris Komisi II, H. Zohran, SH, memberikan catatan tajam mengenai integrasi antara perluasan lahan (Oplah) dengan ketersediaan sumber air. Sebagai praktisi pertanian, ia mengingatkan agar program Cetak Sawah Baru (Oplah) tidak gagal karena ketiadaan air.

"Sumbawa adalah penyumbang pangan 20 persen bagi NTB, dan kita targetkan naik ke 30 persen. Tapi ingat, jangan sekadar cetak sawah tanpa ada sumber airnya. Kami mendorong percepatan jaringan irigasi primer dan sekunder di Bendungan Beringin Sila agar fungsionalitasnya maksimal," tegas Zohran.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa program UPLAND yang sedianya berakhir tahun 2025 lalu telah diupayakan untuk diperpanjang (extend) hingga 2026. Kabag Perekonomian Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, juga memastikan bahwa modal yang disalurkan melalui BPR dengan bunga rendah (4%) akan terus dipantau agar tetap berkelanjutan bagi petani.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian Sumbawa, Mukhlis, menambahkan bahwa untuk tahun 2026, Sumbawa mendapatkan alokasi cetak sawah baru seluas 2.000 hektar. "Desain teknisnya sedang dikerjakan oleh Unram. Kami juga sudah menyiapkan 12 Brigade Pertanian dari kalangan milenial sebagai upaya regenerasi SDM pertanian kita," tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, pihak Direktorat meminta DPRD dan Pemkab Sumbawa untuk memperkuat koordinasi dengan Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BP LIP) yang berpusat di Lombok. Hal ini penting untuk mengatasi kendala operasional pasca ditariknya sejumlah kewenangan anggaran ke pusat.

Kapoksi Risda juga menekankan agar verifikasi lapangan dipercepat. Dari 256 usulan unit perpompaan untuk Sumbawa, baru 30 unit yang terverifikasi. "Kami minta dukungan DPRD untuk mengawal ini di tingkat bawah. Jika lokasinya siap dan memenuhi syarat teknis, kami akan prioritaskan," pungkasnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Komisi II I Nyoman Wisma, SIP, serta anggota Komisi DPRD lainnya yakni Ida Rahayu, SAP, Juliansyah SE, Muhammad Zain SIP. Hadir Anggota Komisi III Andi Rusni, SE MM, dan H Rusdi, Ketua Komisi IV Muhammad Takdir, SE MM.Inov. (AM)

]]>
Fri, 17 Apr 2026 18:21:03 +0800 amr
Tatap Porprov, KONI Sumbawa Tingkatkan Intensitas TC dan Ajukan Dispensasi Khusus bagi Atlet https://amarmedia.co.id/tatap-porprov-koni-sumbawa-tingkatkan-intensitas-tc-dan-ajukan-dispensasi-khusus-bagi-atlet https://amarmedia.co.id/tatap-porprov-koni-sumbawa-tingkatkan-intensitas-tc-dan-ajukan-dispensasi-khusus-bagi-atlet Tatap Porprov, KONI Sumbawa Tingkatkan Intensitas TC dan Ajukan Dispensasi Khusus bagi Atlet  

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa mulai memanaskan mesin menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Guna memastikan hasil terbaik, KONI Sumbawa secara resmi meluncurkan program Training Center (TC) terpusat dengan penekanan pada peningkatan intensitas latihan dan disiplin tinggi.

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si, menegaskan bahwa fase TC ini adalah masa krusial. Ia meminta seluruh atlet dan pelatih untuk mengubah pola pikir dari latihan rutin biasa menjadi latihan kompetisi yang spartan.

"Latihan yang dijalani selama TC tidak boleh disamakan dengan latihan rutin biasa. Frekuensi dan intensitasnya harus ditingkatkan secara signifikan agar atlet benar-benar siap secara fisik maupun mental saat berlaga nanti," ujar Rafiq dalam keterangannya Kamis 16 April 2026.

Abdul Rafiq juga menyoroti pentingnya peran pelatih di setiap Cabang Olahraga (Cabor). Menurutnya, keberhasilan TC sangat bergantung pada kemampuan pelatih dalam menyusun program yang sistematis dan terukur. 

Berdasarkan hasil evaluasi internal KONI selama tiga bulan terakhir, memang terjadi peningkatan progres pada diri atlet. Namun, Rafiq mencatat masih ada aspek yang perlu diperkuat, terutama mengenai konsistensi latihan dan manajemen waktu yang lebih ketat.

Dukungan Kebijakan: Usulkan Dispensasi ke Bupati

Salah satu tantangan nyata yang ditemukan di lapangan adalah terbatasnya waktu latihan bagi atlet dan pelatih yang memiliki keterikatan kerja atau studi. Menanggapi hal ini, KONI Kabupaten Sumbawa tengah menempuh langkah strategis dengan mengajukan permohonan dispensasi kepada Bupati Sumbawa.

Dispensasi ini ditujukan bagi para atlet dan pelatih yang berstatus:

 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK, PPPK Paruh Waktu, Pelajar dan Mahasiswa.

"Kami melihat di lapangan, banyak atlet dan pelatih yang baru bisa masuk arena latihan setelah menyelesaikan tugas di instansi masing-masing. Semangat mereka luar biasa, namun waktu yang tersedia sangat terbatas jika harus berbagi dengan jam kerja atau belajar," jelas Abdul Rafiq.

Dengan adanya kebijakan dispensasi tersebut, KONI berharap para atlet dapat fokus 100% pada program TC tanpa terbebani urusan kedinasan atau akademik untuk sementara waktu. 

Rafiq menutup dengan optimisme bahwa dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat akan menjadi modal kuat bagi kontingen Sumbawa. "Ini adalah bentuk investasi daerah di bidang olahraga. Dengan dukungan semua pihak, kami optimis atlet Kabupaten Sumbawa mampu meraih prestasi maksimal di ajang Porprov," pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 16 Apr 2026 20:17:48 +0800 amr
Setahun Kepemimpinan Bupati Syarafuddin Jarot: Membangun Sumbawa dengan Spirit "Subuh" dan Profesionalisme https://amarmedia.co.id/setahun-kepemimpinan-bupati-syarafuddin-jarot-membangun-sumbawa-dengan-spirit-subuh-dan-profesionalisme https://amarmedia.co.id/setahun-kepemimpinan-bupati-syarafuddin-jarot-membangun-sumbawa-dengan-spirit-subuh-dan-profesionalisme Setahun Kepemimpinan Bupati Syarafuddin Jarot: Membangun Sumbawa dengan Spirit "Subuh" dan Profesionalisme

Oleh  : Muhammad Yamin SE.M.Si (Wakil Rektor Universitas Samawa)

Setahun pemerintahan Bupati Sumbawa bapak Ir.Syarafuddin Jarot, MP. Sangat menarik untuk kita lihat. Karena latar belakang Bupati Sumbawa bukan dari Birokrasi dan juga bukan dari Politisi (Tdk bergabung dalam kepengurusan partai politik secara structural sebelum menjabat sebagai Bupati), tapi dari dunia usaha, tepatnya Perusahaan Tambang, yaitu PT.Newmon Nusa Tenggara dengan jabatan terakhir Senior Manajer Eksternal.

Saya melihat ada beberapa catatan penting dalam setahun pemerintahan bapak Syarafuddin Jarot sebagai Bupati Sumbawa, dan saya kira ini yang menjadi pondasi kuat dalam proses lahirnya program-program strategis daerah maupun adanya program-program nasional di Sumbawa, yaitu :

Pertama ; Bupati Sumbawa menetapkan kebijakan yang paling mendasar bagi masyarakat Sumbawa terutama bagi umat musliam, yaitu agar Sholat berjamaah terutama diwaktu subuh (Subuh berjamaah).

Kedua ; Bupati Sumbawa bapak Syarafuddin Jarot selalu membangun silaturahmi dengan tokoh2 Sumbawa, baik yang berada di Sumbawa, Mataram dan di Jakarta. (Silaturahmi dapat memperpanjang umur dan melapangkan rezeki-- HR. Bukhari_Muslim)

Ketiga ; Bupati Sumbawa bergerak dan terus bergerak dengan ihlas (Bekerja dengan Niat Ibadah).

Dari tiga catatan diatas, meski terlihat sederhana namun memberikan resonansi (efek getar) yang kuat terhadap berhasilnya Bupati Sumbawa Bapak Ir. H. Syarafuddin Jarot dalam mendapat bantuan-bantuan pusat, baik berupa pembangunan fisik teknis seperti jalan lingkar selatan maupun pembangunan social ekonomi yang akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumbawa tiga sampai lima tahun kedepan, seperti Investasi Industri Unggas senilai 1,3 Triliun rupiah, Hilirisasi Komoditas Udang dan Garam, atau 12 Program Strategis Daerah senilai 154.889.079.440 rupiah. Dan yang tidak kalah menariknya konsep pembangunan yang di lakukan oleh pemerintah Sumbawa adalah pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development), yaitu konsep pembangunan yang sangat penting saat ini karena berkaitan dengan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan dan kesejahteraan. Dan saat ini Sumbawa membangun untuk memenuhi kebutuhan generasi sekarang tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya.

Kita bisa melihat bagaimana program pembangunan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Sumbawa untuk jangka panjang pondasi dasarnya sudah masuk dalam Program Strategis Daerah dan segera terealisasi, seperti industry ungas, hilirisasi komoditas udang dan garam, serta koperasi merah putih. Dan yang tidak kalah manariknya, pemerintah kita bukan hanya jargon mengembangkan UMKM, tapi ikut menfasilitasi baik dari sisi bantuan modal, tempat ruang usaha UMKM tersebut, dan setiap malam minggu kita bisa menikmati dan merasakan bagaimana peredaran uang di sekitaran Lapangan Pahlawan Sumbawa, bukan hanya bagi para pelaku usaha kecil mikro, tapi bagi masyarakat sekitarnya, pemuda mengelola parkiran, penyewaan listrik dan menfasilitasi pedagang dengan meja kursi dari beberapa rumah depan sekolah mengah pertama negeri 2 Sumbawa. Dan Car Free Night ini salah satu LEGACY yang akan dicatat Sejarah Sumbawa, karena CFN ini mengingatkan kita yang lahir dibawah tahun 80an, yaitu pasar malam yang diadakan satu minggu full dalam setahun.

Kalau kita lihat bagaimana pondasi-pondasi kuat guna pembangunan ekonomi di pemerintahan ini, terlihat bagaimana melakukan diversifikasi ekonomi daerah. Sekarang dan kedepan sector unggulan kita bukan hanya dari pertanian (jagung dan ternak sapi) semata, tapi Perikanan, UMKM_KuBe dan industry kreatif. Dan saat ini Bupati Sumbawa mulai menggagas program agroforestry sebagai solusi bagi masyarkat tani kita yang merambah perhutan social untuk penanaman jagung. Kalau kita menulis program-program dari pemerintahan ini terlalau banyak untuk ditulis, terutama yang berkaitan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedepan, seolah olah pemerintahan ini sdh berjalan tiga tahun. Bidang social bagaimana Pendidikan Siswa Bergizi dan Kartu Sumbawa Pintar, pembangunan sekolah rakyat dan peningkatan pelayanan kesehatan merata, pelatihan2 serta sertifikasi kompetensi di BLk Sumbawa.

Bidang Lingkungan, Bupati Sumbawa mengomandani langsung penanaman pohon, meski terjadi perdebatan dari pola yang dilakukan oleh Bupati Sumbawa, tapi yang saya tangkap, Bupati coba memberikan contoh dan semangat kerja yang tinggi yang pasti akan melahirkan dampak social secara perlahan baik bagi ASN atau aparatur yang selama ini apatis, maupun masyarakat sekitar hutan. Dan untuk memberikan kepastian dalam menjaga hutan kita dari rambahan penanaman jagung, Bupati mengeluarkan Surat Edaran yang melarang penanaman Jagung di Kawasan Hutan dan Perhutanan Sosial. Serta membentuk satgas pengamanan Hutan. Kita bisa melihat, Bupati Sumbawa memberi contoh dengan aksi lapanagan dan setelah itu mengeluarkan landasan administratifnya serta yang selanjutnya akan terpolarisasi secara sitematis.

Pertanyaannya, bagaimana Bupati bisa melahirkan banyak program-program daerah dan nasional yang di bawa ke daerah dalam setahun terakhir ini,,?

Saya bukan seorang ustad atau ahli hadis dan Al-Quran, tapi saya meyakini bahwa semua keberhasilan yang diraih Bupati Sumbawa setahun ini, karena efek getar dari keberkahan Kebijakan Sholat Subuh Berjamaah, silaturahmi yang kuat dan gerakan ihklas yg di dilakukan Bupati Sumbawa selama setahun ini.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Seusai sholat fajar (subuh) janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rezeki “ (HR. Ath-Tabrani). Artinya setelah sholat subuh, kita sebaiknya memulai aktivitas untuk mencari rezeki dari pada tidur lagi. Selain itu ada juga hadis lain yang menyebutkan, “ Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhan-kebutuhanmu. Sesungguhnya dipagi hari terdapat barokah dan keberuntungan” (HR. Ath-Thabrani dan Al-Bazzar). Jadi pagi hari setelah sholat subuh adalah waktu yang baik untuk memulai aktivitas mencari rezeki. Saya memaknai Bupati mengawali langkahnya untuk membangun Sumbawa setelah pelantikan, ibarat tidak tidur setelah sholat subuh.()

]]>
Thu, 16 Apr 2026 18:38:47 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa hadirkan Kehangatan Di Tengah Ujian, Silaturahmi Dan Bantuan Kursi Roda Untuk Penyiar Legendaris Bang Mek https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-hadirkan-kehangatan-di-tengah-ujian-silaturahmi-dan-bantuan-kursi-roda-untuk-penyiar-legendaris-bang-mek https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-hadirkan-kehangatan-di-tengah-ujian-silaturahmi-dan-bantuan-kursi-roda-untuk-penyiar-legendaris-bang-mek BAZNAS Sumbawa hadirkan Kehangatan Di Tengah Ujian, Silaturahmi Dan Bantuan Kursi Roda Untuk Penyiar Legendaris Bang Mek

Sumbawa,Amarmedia.co.id 16 April 2026 — Di sebuah rumah sederhana di Kelurahan Seketeng, Kamis pagi itu (16/4/2026), suasana berbeda terasa. Bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah pertemuan penuh makna antara kepedulian dan ketulusan, antara pengabdian masa lalu dan perhatian di masa kini.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan silaturahmi kepada salah satu sosok yang begitu dikenal di dunia penyiaran lokal, Ahmad Zuhri Muhtar, atau yang akrab disapa Bang Mek. Sosok yang selama puluhan tahun mengabdikan diri sebagai penyiar radio ini kini tengah menghadapi ujian kesehatan yang membatasi aktivitasnya.

Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyerahkan bantuan berupa kursi roda sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Bang Mek. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, yang hadir bersama Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI.

Kehadiran rombongan BAZNAS tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga menghadirkan semangat dan dukungan moral bagi Bang Mek dan keluarganya. Percakapan hangat yang terjalin memperlihatkan betapa kuatnya nilai kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat Sumbawa.

Program ini merupakan bagian dari BAZNAS Sumbawa Sehat, sebuah inisiatif yang berfokus pada bantuan di bidang kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program ini, BAZNAS terus berupaya menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi daerah.

Dalam momen penuh haru tersebut, Bang Mek tampak tidak mampu menyembunyikan rasa emosinya. Dengan suara yang bergetar dan mata yang berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Sumbawa. Bantuan ini sangat berarti bagi saya. Semoga semua pengurus BAZNAS senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah. Semoga BAZNAS semakin maju dan berjaya ke depannya,” ungkapnya dengan tulus.

Bagi masyarakat Sumbawa, nama Bang Mek bukanlah sosok asing. Ia dikenal sebagai penyiar radio yang telah menghibur, menginformasikan, dan menemani hari-hari masyarakat selama bertahun-tahun. Suaranya pernah menjadi bagian dari kehidupan banyak orang, menghadirkan kehangatan di udara dan menjembatani informasi di tengah keterbatasan masa lalu.

Kini, ketika kondisi kesehatan membatasi geraknya, perhatian dari berbagai pihak menjadi sangat berarti. Apa yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Sumbawa bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan oleh Bang Mek kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang menjadi bagian dari amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

“Kami hadir di sini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial. BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga berusaha hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan. Bang Mek adalah salah satu tokoh yang telah banyak berjasa, dan sudah sepatutnya kita memberikan perhatian,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa program BAZNAS Sumbawa Sehat akan terus digalakkan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan di bidang kesehatan, baik melalui bantuan alat kesehatan, biaya pengobatan, maupun bentuk dukungan lainnya.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban yang dirasakan. Lebih dari itu, kami ingin menyampaikan bahwa Bang Mek tidak sendiri. Ada banyak pihak yang peduli dan siap membantu,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan, kepedulian, dan gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat. Di saat seseorang menghadapi masa sulit, kehadiran orang lain dengan niat tulus dapat menjadi sumber kekuatan yang luar biasa.

Silaturahmi yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Sumbawa ini juga menjadi contoh bagaimana lembaga dapat menjalankan perannya tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara emosional dan sosial. Menyentuh hati, mendekatkan diri kepada masyarakat, dan menghadirkan harapan di tengah keterbatasan.

Di akhir kunjungan, doa dipanjatkan dengan penuh harap. Semoga Bang Mek diberikan kesembuhan dan kekuatan dalam menjalani masa pemulihan. Dan semoga langkah-langkah kebaikan seperti ini terus berlanjut, menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk saling peduli dan membantu sesama.

Karena pada akhirnya, kebaikan sekecil apa pun akan selalu menemukan jalannya untuk memberi arti yang besar bagi kehidupan orang lain. (AM)

]]>
Thu, 16 Apr 2026 18:18:17 +0800 amr
Basmi Polusi Suara, Polres Sumbawa Sita 210 Knalpot Brong Sejak Awal Tahun https://amarmedia.co.id/basmi-polusi-suara-polres-sumbawa-sita-210-knalpot-brong-sejak-awal-tahun https://amarmedia.co.id/basmi-polusi-suara-polres-sumbawa-sita-210-knalpot-brong-sejak-awal-tahun Basmi Polusi Suara, Polres Sumbawa Sita 210 Knalpot Brong Sejak Awal Tahun

SUMBAWA.Amarmedi.co.id – Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa mengambil tindakan tegas terhadap maraknya penggunaan knalpot racing atau knalpot "brong" yang kian meresahkan warga. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas banyaknya aduan masyarakat yang merasa terganggu oleh kebisingan kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Sumbawa.

Penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar ini dinilai bukan sekadar pelanggaran lalu lintas biasa, melainkan sudah masuk dalam kategori polusi suara. Suara bising yang dihasilkan sangat mengganggu kenyamanan warga, terutama mereka yang tinggal di pinggir jalan raya utama, serta mengusik ketertiban umum di lingkungan bermasyarakat.

"Kegiatan penindakan ini kami laksanakan untuk memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman. Knalpot brong adalah sumber polusi suara yang wajib dibasmi karena mengganggu ketenangan warga," ungkap Kapolres Sumbawa dalam keterangannya.

Meskipun imbauan melalui sosialisasi langsung di jalan maupun media sosial telah masif dilakukan, tingkat kepatuhan sebagian pengendara terpantau masih rendah. Hal ini terbukti dari data penindakan yang dilakukan personel Polres Sumbawa secara rutin.

Periode Penindakan Januari 2026 – April 2026 Total Barang Bukti:210 Unit Knalpot Racing/Brong

Status Pelanggaran Tidak sesuai standar teknis dan kelaikan jalan.

Banyaknya jumlah barang bukti yang disita menunjukkan bahwa masih ada celah kesadaran masyarakat dalam menaati peraturan berlalu lintas yang ada.

Kapolres Sumbawa menegaskan bahwa penindakan ini akan terus dilakukan secara konsisten di berbagai titik strategis. Pihak kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai disiplin dari diri sendiri demi kenyamanan Kabupaten Sumbawa.

 "Kami menghimbau masyarakat agar tetap tertib dan menaati peraturan yang berlaku. Dengan tertib berlalu lintas, kita tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri, tapi juga menghargai hak kenyamanan orang lain di sekitar kita," tambahnya.

Polres Sumbawa kembali mengingatkan pesan keselamatan bagi para pengendara "Ingat, tertib berlalu lintas membawa keselamatan dan kenyamanan, karena banyak orang tersayang yang menunggu kita pulang di rumah." pungkasnya (AM)

]]>
Thu, 16 Apr 2026 14:26:19 +0800 amr
Merintih Dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan https://amarmedia.co.id/merintih-dari-tanah-catatan-h-rachmat-hidayat-tentang-pangan-rakyat-dan-masa-depan https://amarmedia.co.id/merintih-dari-tanah-catatan-h-rachmat-hidayat-tentang-pangan-rakyat-dan-masa-depan

Refleksi atas Instruksi Ketua Umum dan Kegelisahan Lapangan tentang Ketahanan Pangan

Kamis , 16 April 2026

MATARAM Amarmedia.co.id - TATKALA instruksi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Ibu Hj Megawati Soekarno Putri itu saya terima, saya tidak langsung menjawabnya dengan kata-kata. Saya justru terdiam.

Bagi saya, ini bukan sekadar arahan organisasi. Ini adalah panggilan yang menyentuh sesuatu yang sangat dalam. Tentang masa depan pangan bangsa. Tentang nasib rakyat, dan tentang tanggung jawab kita sebagai kader.

Ketika disampaikan bahwa Negara bisa menghadapi kesulitan pangan jika pola tanam tidak segera diubah, saya tidak melihatnya sebagai kemungkinan. Saya melihatnya sebagai kenyataan yang sedang berjalan.

Instruksi itu seperti membuka kembali seluruh ingatan. Puluhan tahun berjalan bersama rakyat. Menyusuri sawah, mendaki bukit, turun ke lembah. Mendengar keluh kesah petani, menyaksikan perubahan tanah, dan merasakan pelan-pelan bagaimana alam kita tidak lagi sama.

Dan saya… tidak bisa menahan perasaan. Saya menangis. Bukan karena lemah. Tapi karena sadar, apa yang diingatkan Ibu Mega itu benar adanya.

Saya sering berdiri di tengah sawah. Melihat hamparan padi yang hijau. Indah. Menenangkan. Tapi di balik keindahan itu, ada sesuatu yang tidak banyak orang lihat. 

Tanah itu lelah. Hari ini padi. Besok padi lagi. Musim berikutnya, tetap padi. Tidak ada jeda. Tidak ada selingan. Tidak ada kesempatan bagi tanah untuk memulihkan dirinya.

Dulu, tidak seperti ini. Dulu, petani kita mengenal jeda. Mengenal rotasi. Setelah padi, mereka tanam palawija. Kedelai. Jagung. Tanaman lain yang memberi ruang bagi tanah untuk “bernapas”.

Sekarang, semuanya berubah. Kenapa? Karena padi cepat menghasilkan uang. Dan ketika kebutuhan hidup mendesak, siapa yang bisa menyalahkan petani?

Tapi pertanyaannya bukan itu. Pertanyaannya, siapa yang sekarang mengingatkan mereka bahwa tanah juga punya batas?

Saya ingat betul masa lalu itu. Ada penyuluh pertanian. Mereka datang ke desa. Duduk bersama petani. Berdiskusi. Memberi arahan. Mengatur pola tanam. Bahkan sampai menentukan kapan harus menanam dan apa yang harus ditanam.

Mereka bukan sekadar petugas. Mereka adalah penuntun. 

Sekarang? Hampir tidak ada. Datanglah ke Kotaraja di Lombok Timur. Anda akan melihat sendiri, bagaimana di sana Balai Penyuluhan yang dulu aktif, kini banyak yang rusak. Fungsinya hilang. Datang pula ke Narmada, Lombok Barat. Anda akan menemukan hal yang serupa. Penyuluh ada di atas kertas, tapi tidak hadir di tengah sawah.

Akibatnya, petani berjalan sendiri. Dan ketika petani berjalan sendiri, keputusan yang diambil bukan lagi berdasarkan keseimbangan alam, tapi kebutuhan paling mendesak hari ini.

Saya sering bertanya dalam hati: Bagaimana kita bisa bicara ketahanan pangan, kalau yang menjaga arah di lapangan sudah tidak ada?

*Mendengar yang Sama*

Banyak orang mungkin melihat saya berjalan ke sana kemari. Naik bukit. Turun lembah. Masuk kampung. Bertemu petani. Mungkin ada yang berpikir itu sekadar aktivitas biasa. Tapi bagi saya, itu adalah cara untuk mendengar.

Saya naik ke bukit, bertemu masyarakat yang hidup di lereng. Saya bilang ke mereka, “Mari kita tanam talas. Tanam keladi. Jangan hanya bergantung pada padi.”

Saya turun ke lembah, bertemu petani sawah. Saya ajak mereka berpikir tentang masa depan.

Saya tidak datang membawa teori. Saya datang membawa kegelisahan.

Dan yang saya temukan selalu sama: Mereka mau berubah… tapi tidak ada yang membimbing.

Saya juga menyaksikan perubahan yang lain. Di Pulau Sumbawa, tanah begitu luas. Tapi justru karena luas itu, pengelolaannya tidak terkendali. Dulu, petani dari Bima datang ke Sumbawa. Membuka lahan. Menanam bawang. Para petani kita dari Bima sungguh petani ulung yang ulet. Mengolah lahan yang tadinya tandus menjadi hijau. Tapi tanpa pengaturan, mereka masuk ke kawasan hutan. Membabat pohon. Dan memilih menanam jagung.

Awalnya terlihat berhasil. Tapi sekarang? Banjir datang setiap tahun. Alam tidak pernah diam. Ia mencatat. Ia mengingat. Dan pada waktunya, ia menjawab.

Hal yang sama bisa terjadi di Lombok, jika kita tidak belajar dari apa yang terjadi di Sumbawa. 

Saya tidak menutup mata terhadap pembangunan. Kota seperti Mataram harus berkembang. Tapi saya juga melihat konsekuensinya. Lahan pertanian terus berkurang. Tanah produktif berubah fungsi. Ini adalah dilema yang nyata.

Karena itu, saya melihat harapan harus dijaga di wilayah lain. Di kabupaten-kabupaten yang masih memiliki lahan luas. Saya selalu berpikir. Kalau kota terus tumbuh, maka desa harus kita jaga. Kabupaten-kabupaten lain di NTB harus menjadi benteng terakhir pertanian kita. 

Kalau ini gagal kita lakukan, maka kita bukan hanya kehilangan lahan. Kita kehilangan masa depan.

Terus terang, saya takut. Bukan takut untuk hari ini. Tapi untuk masa depan. 

Bagaimana kalau suatu saat nanti, uang ada… tapi makanan tidak ada?

Bagaimana kalau anak cucu kita hidup di tanah yang sudah kehilangan kesuburannya?

Bagaimana kalau perubahan iklim semakin keras, dan kita tidak siap?

Ketakutan ini bukan hanya milik saya. Ini adalah ketakutan yang kini mulai dirasakan oleh banyak orang. Hanya saja belum semua berani mengatakannya.

*Penyuluh Adalah Kunci*

Di tengah semua itu, saya masih percaya, kita belum terlambat. Tapi kita harus jujur. Kita harus mengakui bahwa ada yang salah dalam cara kita mengelola pertanian hari ini.

Dan kita harus berani kembali ke hal-hal mendasar. Menghidupkan kembali penyuluh pertanian. Mengatur ulang pola tanam. Mendorong diversifikasi pangan. Serta menjaga hutan dan keseimbangan alam.

Saya selalu bilang ke masyarakat. “Kalau di lereng-lereng itu ditanami tumpang sari, kita tidak akan pernah kelaparan.”

Itu bukan teori. Itu keyakinan.

Karena itu, Instruksi Ibu Mega itu kini tidak lagi sekadar kalimat bagi saya. Ia menjadi beban moral. Ia menjadi panggilan. Ia menjadi pengingat bahwa perjuangan politik tidak hanya soal kekuasaan, tapi soal keberlanjutan kehidupan.

Saya tahu, sebagai kader, kita punya keterbatasan. Tapi negara tidak boleh punya keterbatasan dalam menjaga pangan rakyatnya. Pemerintah harus hadir. Penyuluh harus dihidupkan. Sistem harus dibangun kembali. Karena kalau tidak, semua yang kita lakukan hari ini hanya akan menjadi cerita, tanpa masa depan.

Saya sering berpikir, kapan pemerintah mulai menjauh dari sawah?

Bukan dalam arti fisik. Kantor-kantor pemerintah masih berdiri. Program-program masih dibuat. Anggaran tetap disusun setiap tahun. Tapi ada sesuatu yang hilang. Kedekatan.

Dulu, negara terasa hadir sampai ke pematang. Lewat penyuluh. Lewat pengaturan air. Lewat kebijakan yang benar-benar menyentuh praktik di lapangan.

Sekarang, negara seperti berbicara dari jauh. Kebijakan lahir di ruang rapat. Disusun dengan data. Dirancang dengan logika. Tapi sering kali kehilangan sentuhan realitas.

Petani tidak butuh konsep yang rumit. Mereka butuh arah yang jelas. Dan hari ini, arah itu kabur.

Ada satu hal yang membuat saya gelisah. Hari ini, pertanian seolah menjadi urusan semua orang. Banyak pihak turun tangan. Banyak program digerakkan. Banyak inisiatif diluncurkan.

Tapi justru di situlah masalahnya. Karena ketika semua merasa berwenang, tidak ada yang benar-benar bertanggung jawab.

Kita melihat sendiri, urusan pertanian diambil alih oleh pihak-pihak yang sebenarnya tidak memiliki kompetensi di bidang itu. Polisi mengurus jagung. Tentara mengurus padi. Niatnya mungkin baik. Tapi pertanian bukan sekadar aktivitas tanam-menananam.

Ia adalah ilmu. Ia adalah sistem. Ia adalah keseimbangan antara manusia dan alam. Tanpa pemahaman itu, intervensi justru bisa merusak.

Pertanian tidak bisa dikelola secara sporadis. Ia membutuhkan orkestra. Dan dalam orkestra itu, penyuluh adalah dirigen yang hari ini justru tidak diberi panggung.

Masalah lain yang tidak kalah besar adalah cara kita memandang pangan itu sendiri. Pangan sering kali dilihat sebagai angka produksi. Berapa ton dihasilkan. Berapa hektare ditanam. Berapa persen kenaikan.

Angka-angka itu penting. Tapi tidak cukup. Karena di balik angka, ada kualitas tanah. Ada keberlanjutan. Ada keseimbangan ekologi yang tidak selalu bisa diukur dalam laporan.

Saya melihat kecenderungan kebijakan yang terlalu mengejar hasil cepat. Komoditas yang sedang “naik” didorong besar-besaran. Tanpa mempertimbangkan daya dukung lingkungan. 

Hari ini jagung. Besok mungkin komoditas lain. Sementara tanah terus dipaksa mengikuti logika pasar. Padahal, pertanian tidak bisa tunduk sepenuhnya pada pasar. Ia harus tunduk pada hukum alam. Dan hukum alam tidak bisa dinegosiasikan.

Ada satu kekhawatiran lain yang jarang dibicarakan. Generasi muda semakin jauh dari pertanian. Mereka melihat orang tua mereka bekerja keras di sawah, tapi hidup tetap sulit. Mereka melihat ketidakpastian. Mereka melihat tidak ada jaminan masa depan.

Akhirnya, mereka pergi. Ke kota. Ke sektor lain. Meninggalkan sawah yang dulu menjadi sumber kehidupan keluarga.

Pertanyaannya. Siapa yang akan mengolah tanah kita di masa depan?

Kalau tidak ada regenerasi, maka krisis pangan bukan lagi kemungkinan. Ia akan menjadi kenyataan. Dan lagi-lagi, di sinilah peran negara seharusnya hadir. Membuat pertanian menjadi sektor yang layak, menjanjikan, dan bermartabat. Bukan sektor yang ditinggalkan.

*Terlena Kelimpahan Semu*

Selama ini, mungkin kita merasa aman. Pasar masih penuh. Beras masih tersedia. Harga mungkin naik turun, tapi tidak sampai membuat kita benar-benar panik. Tapi justru di situlah bahaya terbesar.

Kita terlena. Kita mengira semuanya baik-baik saja, padahal fondasinya sedang rapuh. Ketergantungan pada satu jenis pangan. Degradasi tanah yang terus berlangsung. Hilangnya sistem penyuluhan. Kerusakan hutan. Perubahan iklim.

Semua ini seperti retakan kecil. Tidak terlihat dari jauh. Tapi jika dibiarkan, akan menjadi patahan besar.

Sejarah banyak mengajarkan. Krisis pangan sering datang bukan karena tidak ada tanda, tetapi karena tanda-tandanya diabaikan.

Saya percaya satu hal. Pertanian tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar atau inisiatif individu. Negara harus kembali memimpin.

Bukan dalam arti mengontrol semuanya secara kaku. Tapi memastikan ada sistem yang berjalan. Negara harus menghidupkan kembali penyuluh sebagai ujung tombak. Negara harus menata ulang kebijakan berbasis ekologi, bukan sekadar produksi. Negara harus melindungi lahan pertanian dari alih fungsi yang tidak terkendali. Negara harus mendorong diversifikasi pangan secara serius, bukan sekadar slogan. Dan Negara harus membangun kembali kepercayaan petani bahwa mereka tidak berjalan sendiri.

Karena tanpa kepemimpinan negara, pertanian akan berjalan liar. Dan ketika pertanian berjalan liar, yang dipertaruhkan bukan hanya hasil panen, tapi masa depan bangsa.

Sampai di sini, saya semakin memahami, Instruksi Ibu Mega itu bukan sekadar arahan. Ia adalah peringatan. Peringatan bahwa kita sudah terlalu lama membiarkan banyak hal berjalan tanpa arah. Peringatan bahwa waktu kita tidak banyak. Dan peringatan bahwa kalau kita tidak bergerak sekarang, kita akan menyesal di kemudian hari.

Saya merasakan itu bukan hanya sebagai kader, tetapi sebagai manusia yang hidup dan tumbuh bersama rakyat. Instruksi itu menyentuh sesuatu yang sangat dalam. Dan karena itu, ia tidak bisa dijawab dengan biasa-biasa saja. Ia harus dijawab dengan kesungguhan.

Kegelisahan tidak boleh berhenti menjadi perasaan. Ia harus berubah menjadi gerakan. Gerakan untuk menghidupkan kembali kesadaran tentang pentingnya tanah. Gerakan untuk mengajak petani berani mencoba pola tanam yang lebih beragam. Gerakan untuk mendorong pemerintah membuka mata dan bertindak nyata, dan gerakan untuk menggerakkan semua elemen, tapi dengan arah yang jelas. 

Saya sadar, ini bukan pekerjaan mudah. Tapi saya juga sadar, tidak ada pilihan lain. Karena kalau kita diam, maka yang akan kita wariskan bukan kemakmuran, melainkan krisis.

*Pangan dan Jalan Ideologi*

Saya sering merenung, di tengah perjalanan panjang ini, tentang apa sebenarnya yang sedang kita perjuangkan? 

Apakah sekadar menang dalam kontestasi politik? Ataukah ada sesuatu yang lebih dalam, lebih mendasar?

Bagi saya, jawaban itu menjadi semakin jelas ketika saya berdiri di tengah sawah, berbicara dengan petani, dan mendengar langsung kegelisahan mereka. Perjuangan politik, pada akhirnya, harus kembali ke hal paling dasar: kehidupan manusia.

Dan pangan adalah fondasinya. Tanpa pangan, tidak ada kedaulatan.

Tanpa pangan, kemerdekaan menjadi rapuh. Tanpa pangan, negara hanya berdiri secara formal, tanpa kekuatan sejati.

Di titik inilah, saya memahami bahwa persoalan pertanian bukan sekadar urusan teknis. Ia adalah persoalan ideologi.

Kita sering mendengar istilah kedaulatan pangan. Diucapkan dalam pidato. Ditulis dalam dokumen. Dijadikan program. 

Tapi di lapangan, saya bertanya: Apakah kita benar-benar menjalankannya?

Kedaulatan pangan bukan hanya soal cukup makan. Ia adalah soal kemampuan bangsa untuk menentukan sendiri sistem pangannya.

Artinya, petani berdaulat atas lahannya. Negara berdaulat atas kebijakannya. Rakyat tidak bergantung pada pihak luar untuk kebutuhan paling mendasar. 

Namun hari ini, kita menghadapi paradoks. Di satu sisi, kita berbicara tentang kedaulatan. Di sisi lain, kita membiarkan sistem pertanian kita berjalan tanpa arah yang jelas.

Ketika pola tanam tidak diatur, ketika penyuluh tidak hadir, ketika tanah dibiarkan rusak, di situlah kedaulatan mulai terkikis, perlahan tapi pasti.

Saya teringat pada satu gagasan besar Bung Karno: BERDIKARI. Berdiri di atas kaki sendiri.

Gagasan ini bukan sekadar retorika. Ia adalah fondasi berpikir tentang bagaimana sebuah bangsa harus hidup. 

Dalam konteks pangan, berdikari berarti, kita tidak boleh menggantungkan hidup pada pihak lain untuk makan.

Bayangkan sebuah bangsa yang harus bergantung pada impor untuk kebutuhan pokoknya. Apa yang terjadi jika suatu hari akses itu terputus?

Sejarah dunia sudah berkali-kali menunjukkan, ketika krisis global terjadi, setiap negara akan lebih dulu menyelamatkan dirinya sendiri. Dalam situasi seperti itu, hanya bangsa yang memiliki sistem pangan kuat yang akan bertahan.

Dan berdikari bukan hanya soal produksi. Ia adalah soal sistem, disiplin, dan kesadaran kolektif.

Karena itu, dalam setiap kebijakan, selalu ada pertanyaan mendasar: berpihak kepada siapa?

Dalam konteks pangan, keberpihakan itu harus jelas. Kepada petani. Tapi keberpihakan tidak cukup dengan kata-kata. Ia harus hadir dalam bentuk nyata. Kebijakan yang melindungi lahan mereka, sistem yang membantu mereka meningkatkan produktivitas tanpa merusak tanah, dan pendampingan yang membuat mereka tidak berjalan sendiri .Saya melihat hari ini, petani sering kali berada di posisi yang sulit.

Di satu sisi, mereka dituntut untuk terus memproduksi. Di sisi lain, mereka tidak diberi cukup dukungan untuk menjaga keberlanjutan. Ini bukan sekadar masalah teknis. Ini adalah masalah politik.

Karena keputusan-keputusan yang diambil hari ini akan menentukan siapa yang diuntungkan, dan siapa yang harus menanggung akibatnya di masa depan.

Sebagai kader partai, saya menyadari satu hal penting. Partai tidak boleh hanya hadir saat pemilu. Partai harus hadir di tengah kehidupan rakyat. Termasuk dalam urusan yang paling mendasar seperti pangan.

Oleh sebab itu, Instruksi Ibu Ketua Umum bukan sekadar perintah organisasi.

Ia adalah panggilan untuk kembali ke akar. Ke akar ideologi. Ke akar perjuangan. Ke akar hubungan dengan rakyat.

Tapi saya juga jujur. Kita punya keterbatasan. Tidak semua kader memiliki lahan. Tidak semua kader memiliki kapasitas teknis untuk mengatur pertanian.

Di sinilah batas antara peran partai dan peran negara menjadi jelas. Partai bisa menggerakkan kesadaran. Tapi negara harus menghadirkan sistem.

Dan tanpa sistem itu, gerakan apa pun akan sulit mencapai hasil yang berkelanjutan.

Saya tidak ingin menutup mata terhadap kenyataan. Kita pernah berada dalam kekuasaan. Kita pernah memiliki kesempatan untuk membangun sistem yang lebih kuat.

Dan hari ini, kita harus berani melakukan refleksi. Apa yang sudah dilakukan? Apa yang belum? Dan apa yang harus diperbaiki ke depan?

Refleksi ini bukan untuk menyalahkan. Tapi untuk memastikan bahwa kita tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Karena dalam urusan pangan, kesalahan kecil hari ini bisa menjadi krisis besar di masa depan.

Instruksi Ibu Ketua Umum kini saya pahami sebagai ajakan untuk kembali ke jalur ideologis. Bahwa perjuangan kita bukan hanya soal kekuasaan, tapi soal kedaulatan rakyat.

Dan kedaulatan itu dimulai dari hal paling sederhana: Kemampuan untuk makan dari hasil tanah sendiri.

Karena itu, menjawab instruksi ini tidak cukup dengan program biasa. Ia harus dijawab dengan Keberanian mengubah cara pandang. Kesungguhan membangun sistem. Konsistensi dalam berpihak pada rakyat kecil. 

Ini bukan pekerjaan satu hari. Ini bukan pekerjaan satu periode. Ini adalah kerja sejarah.

Dan jika kita gagal, apa yang akan terjadi?

Saya sering membayangkan satu kemungkinan yang paling buruk. Bagaimana jika kita tidak berubah? Bagaimana jika pola tanam tetap seperti sekarang? Bagaimana jika tanah terus rusak? Bagaimana jika generasi petani semakin berkurang?

Maka suatu saat, kita akan sampai pada titik di mana Produksi menurun. Ketergantungan meningkat. Harga melonjak. Dan rakyat kecil yang paling merasakan dampaknya. 

Saat itu terjadi, kita tidak bisa lagi mengatakan bahwa kita tidak tahu. Karena tanda-tandanya sudah ada hari ini.

Kita Sedang Diuji

Mungkin inilah ujian kita sebagai generasi. Apakah kita hanya akan menikmati apa yang diwariskan oleh generasi sebelumnya, lalu membiarkannya habis? Atau kita akan menjadi generasi yang memperbaiki, merawat, dan memastikan semuanya tetap ada untuk yang akan datang?

Saya memilih untuk tidak diam. Karena saya tahu, di balik setiap butir nasi yang kita makan, ada tanah yang bekerja. Dan tanah itu… sekarang sedang meminta kita untuk lebih peduli. 

Tentu saja, saya menulis ini bukan sebagai teori. Saya menulis ini dari pengalaman, dari pertemuan dengan rakyat, dari apa yang saya lihat sendiri di lapangan.

Saya tidak ingin kita terlambat. Karena bagi saya, pertanian itu adalah sumber kehidupan. Kita boleh memiliki banyak uang. Tapi kalau tidak ada makanan yang bisa dibeli, semua itu tidak ada artinya.

Karena itu, saya percaya. Merawat tanah adalah merawat masa depan. Dan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Tidak bisa ditunda lagi.

]]>
Thu, 16 Apr 2026 14:13:20 +0800 amr
BAZNAS Kabupaten Sumbawa Jalin Silaturahim dengan Kejaksaan Negeri Sumbawa, Perkuat Sinergi untuk Kemaslahatan Umat. https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-jalin-silaturahim-dengan-kejaksaan-negeri-sumbawa-perkuat-sinergi-untuk-kemaslahatan-umat https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-jalin-silaturahim-dengan-kejaksaan-negeri-sumbawa-perkuat-sinergi-untuk-kemaslahatan-umat BAZNAS Kabupaten Sumbawa Jalin Silaturahim dengan Kejaksaan Negeri Sumbawa, Perkuat Sinergi untuk Kemaslahatan Umat

Sumbawa, Anarmedia.co.id - 15 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam rangka optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Pada Rabu (15/4/2026), jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan silaturahim ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa dan diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Iwan Arto Koesoemo, S.H., M.H.. beserta jajaran di ruang kerja Kepala Kejari.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov, didampingi oleh Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri serta Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si. Pertemuan berlangsung hangat, penuh keakraban, dan sarat dengan semangat kolaborasi untuk mendukung program-program sosial keumatan di Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan bahwa silaturahim ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS dengan institusi penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Sumbawa, dalam rangka meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, termasuk aparatur negara, dalam menunaikan zakat.

“BAZNAS hadir tidak hanya sebagai lembaga pengelola zakat, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami memandang penting untuk menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan Negeri Sumbawa,” ujar Syukri Rahmat.

Ia menambahkan bahwa potensi zakat di Kabupaten Sumbawa sangat besar, terutama dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan instansi vertikal. Dengan adanya dukungan dan peran aktif dari Kejaksaan Negeri Sumbawa, diharapkan pengumpulan zakat dapat lebih optimal dan berdampak luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Lebih lanjut, Syukri Rahmat juga memaparkan berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, mulai dari program bantuan pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga bantuan kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa seluruh program tersebut dikelola secara transparan, profesional, dan akuntabel sesuai dengan prinsip syariah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan pengelolaan yang amanah dan transparan. Dukungan dari Kejaksaan Negeri tentu menjadi energi positif bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Iwan Arto Koesoemo, S.H., M.H. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam menjalin silaturahim. Ia menilai bahwa peran BAZNAS sangat strategis dalam mendukung pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan di daerah.

“Kami menyambut baik kehadiran BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Ini adalah langkah yang sangat positif dalam membangun sinergi antar lembaga. Kami melihat bahwa pengelolaan zakat memiliki potensi besar dalam membantu masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi ekonomi lemah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Kejari Sumbawa menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung program-program BAZNAS, termasuk dalam hal sosialisasi zakat di lingkungan Kejaksaan Negeri Sumbawa. Ia menegaskan bahwa jajaran Kejari siap berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran pegawai untuk menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS.

“Kami siap untuk disosialisasikan lebih lanjut terkait pengelolaan zakat oleh BAZNAS di lingkungan Kejaksaan Negeri Sumbawa. Ini tentu menjadi bagian dari kontribusi kami dalam mendukung program pemerintah dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk bertukar gagasan dan pandangan terkait penguatan tata kelola zakat yang lebih efektif dan berdampak. Kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi yang baik antara lembaga keagamaan dan institusi penegak hukum dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan keadilan sosial dan kesejahteraan yang merata.

Di akhir pertemuan, suasana penuh keakraban semakin terasa dengan adanya diskusi ringan dan harapan bersama untuk terus menjalin komunikasi yang intensif di masa mendatang. Silaturahim ini diharapkan tidak hanya menjadi pertemuan seremonial semata, tetapi menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan dan produktif.

Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis antara BAZNAS Kabupaten Sumbawa dan Kejaksaan Negeri Sumbawa, diharapkan upaya pengumpulan dan pendistribusian zakat dapat semakin optimal, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya mereka yang membutuhkan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi dan kolaborasi antar lembaga merupakan kunci penting dalam membangun daerah yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan berkeberkahan. (AM)

]]>
Thu, 16 Apr 2026 14:06:36 +0800 amr
Inspirasi dari Makodau I: Pesan Marsma TNI Arief Hartono untuk Pemuda dan Kemajuan Daerah di NTB https://amarmedia.co.id/inspirasi-dari-makodau-i-pesan-marsma-tni-arief-hartono-untuk-pemuda-dan-kemajuan-daerah-di-ntb https://amarmedia.co.id/inspirasi-dari-makodau-i-pesan-marsma-tni-arief-hartono-untuk-pemuda-dan-kemajuan-daerah-di-ntb Inspirasi dari Makodau I: Pesan Marsma TNI Arief Hartono untuk Pemuda dan Kemajuan Daerah di NTB

JAKARTA.Amarmedia.co.id  – Di tengah kesibukan menjaga kedaulatan ruang udara wilayah Barat Indonesia, Markas Komando Daerah TNI Angkatan Udara l (Makodau l) di Halim Perdanakusuma menjadi saksi sebuah diskusi hangat yang penuh inspirasi. Marsekal Pertama (Marsma) TNI Arief Hartono, S.H., MNSA., yang juga lulusan NDCP saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Daerah TNI AU l (Kaskodau I) menerima kunjungan silaturahmi yang kental dengan nuansa kekeluargaan.

Pertemuan yang dihadiri oleh tim Amarmedia.co.id bersama Dewan Rosi ini berlangsung dalam suasana santai Rabu 15/4/2026. Sambil menikmati kudapan ringan dan seruput kopi yang nikmat, dialog mengalir dinamis, mulai dari tantangan pertahanan udara hingga dinamika pembangunan di daerah.

Menakar Geliat Pembangunan Sumbawa

Salah satu poin penting dalam obrolan tersebut adalah perhatian Marsma Arief terhadap perkembangan Sumbawa. Sebagai perwira tinggi yang memiliki kedekatan emosional dengan daerah, beliau mengamati bahwa Sumbawa kini sedang berada dalam tren positif pembangunan. Bagi Sang Jenderal bintang satu ini, kemajuan daerah merupakan fondasi penting bagi stabilitas dan kekuatan nasional secara menyeluruh.

Untaian Hikmah: Dari Pikiran Menjadi Manfaat

Di sela diskusi mengenai kebijakan, Marsma Arief Hartono menitipkan pesan mendalam bagi generasi muda sebagai calon pemegang tongkat estafet bangsa. Beliau membagikan filosofi pembentukan jati diri yang sangat logis namun spiritual:

"Selalulah mawas diri, karena pikiran akan menjadi ucapan. Jaga setiap ucapanmu, karena ucapan akan menjelma menjadi perbuatan. Dan ingatlah, perbuatan yang dilakukan terus-menerus akan mengkristal menjadi karakter," tegas perwira yang akrab dengan panggilan "Ababil" ini.

Dirinya menekankan agar pemuda tidak menyia-nyiakan waktu. "Bentuklah karaktermu untuk hal-hal yang berkualitas, agar kelak kehadiranmu benar-benar bermanfaat bagi orang banyak."

Dewan Rosi: Membawa Aspirasi, Menjemput Inspirasi

Dalam kesempatan tersebut, Dewan Rosi akrab  Muhammad Zain SIP Dewan dapil II Sumbawa dari Fraksi Golkar menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan Marsma Arief Hartono dalam menerima masukan dari daerah. Dewan Rosi memaparkan bagaimana Sumbawa sedang berbenah, mulai dari infrastruktur hingga penguatan ekonomi masyarakat.

"Kehadiran kami di sini adalah bentuk sinergi. Kami ingin memastikan bahwa gerak pembangunan di Sumbawa sejalan dengan semangat nasional. Mendengar pandangan beliau memberikan kami perspektif baru tentang bagaimana kedisiplinan dan karakter harus menjadi fondasi utama pembangunan," ujar Dewan Rosi.

Profil Lengkap: Marsma TNI Arief Hartono, S.H., MNSA.

Untuk mengenal lebih dekat sosok pimpinan di jajaran TNI Angkatan Udara ini, berikut adalah profil singkat beliau:

Nama Lengkap Marsma TNI Arief Hartono, S.H., MNSA. 

Tempat, Tanggal Lahir :  Sumbawa Besar, NTB, 17 Juli 1970 

Lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1994 

Jabatan Saat Ini | Kepala Staf Komando Daerah TNI AU l (Kaskodau l) 

Callsign / Julukan  "Ababil" 

Latar Belakang Korps Penerbang Pesawat Tempur 

Perjalanan Karier dan Visi:

Karier Cemerlang: Sebelum menjabat sebagai Kaskodau I sejak 30 September 2025, sebelumnya beliau dipercaya mengemban amanat sebagai Panglima Komando Sektor ll Makasar (Pangkosek II Koopsud) Pengalaman operasionalnya di wilayah udara Indonesia Timur dan Skadron tempur di Indonesia Barat yg sekarang tempat pesawat tempur Rafale hadir, menjadikannya sosok strategis dalam pertahanan nasional.

Putra Daerah: Meski lahir di desa kecil di Nusa Tenggara Barat, Arief Hartono membuktikan bahwa prinsip hidup, dedikasi dan ibadah mampu mewujudkan cita-cita masa kecil menjadi penerbang tempur TNI AU hingga mencapai pangkat perwira tinggi.

Gaya Kepemimpinan: Dikenal sebagai pimpinan yang inklusif dan humanis. Beliau aktif dalam pembinaan kemampuan prajurit dan sering membuka ruang dialog dengan tokoh masyarakat serta pemuda untuk menyerap aspirasi pembangunan daerah.

Visi Utama TNI AU: Mendukung penuh terwujudnya TNI AU yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis serta peningkatan integritas prajurit serta kesiapan mendukung operasional di wilayah tanggung jawab Kodau I.

Diskusi di Makodau I ini membuktikan bahwa sinergi antara visi militer dan semangat pembangunan daerah dapat bertemu dalam satu meja—lewat segelas kopi dan komitmen untuk kemajuan bersama.

Penulis :  Abdul Ma'ruf Rahmat 

]]>
Thu, 16 Apr 2026 13:28:31 +0800 amr
Jemput Bola ke Kementan, Komisi II DPRD Sumbawa Perjuangkan Tambahan Alsintan https://amarmedia.co.id/jemput-bola-ke-kementan-komisi-ii-dprd-sumbawa-perjuangkan-tambahan-alsintan https://amarmedia.co.id/jemput-bola-ke-kementan-komisi-ii-dprd-sumbawa-perjuangkan-tambahan-alsintan Jemput Bola ke Kementan, Komisi II DPRD Sumbawa Perjuangkan Tambahan Alsintan

JAKARTA.Amarmedia.co.id -  Sebagai langkah konkret dalam mengawal aspirasi petani di tengah puncak panen raya, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan koordinasi sl dengan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Selasa (14/04/2026).

Rombongan yang dipimpin oleh HM. Berlian Rayes SAg M.M.Inov bersama anggota Pimpinan Komisi II dan anggota lainnya, didampingi oleh Sekretaris Dinas Pertanian, Mukhlis, SP., dan Kabag Perekonomian SDA, Ivan Indrajaya ST MM. Kehadiran mereka diterima langsung oleh Kapoksi Data, Evaluasi, dan TLHP Ditjen PSP, Sri Hartono, mewakili Dirjen PSP.

Fokus pada Masalah Pasca-Panen: Petani Butuh Dryer

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Dinas Pertanian Sumbawa, Mukhlis, SP, memaparkan kondisi krusial yang dihadapi petani saat ini. Memasuki puncak panen padi dan jagung pada bulan April, kendala utama yang dihadapi adalah tingginya kadar air akibat curah hujan yang masih tinggi.

"Petani sangat membutuhkan Dryer (mesin pengering) dengan kapasitas besar, minimal 10 ton hingga 30 ton. Tanpa alat ini, harga gabah dan jagung di tingkat pengusaha anjlok karena kadar air yang tinggi," tegas Mukhlis.

Selain masalah pengering, Dinas Pertanian juga merilis data kekurangan alat mesin pertanian (Alsintan) yang masih sangat signifikan di Sumbawa, di antaranya kekurangan sekitar 1.400 unit Traktor Roda 4, 1.759 unit Traktor Roda 2, serta lebih dari 2.400 unit Pompa Air.

Inovasi dan Infrastruktur Pertanian

Sekretaris Komisi II H Zohran juga memberikan penekanan pada beberapa poin penting diantaranya 

modernisasi alsintan dalam menopang produksi pertanian I Nyoman Wisma dan H. Rusdi mengusulkan pengadaan mesin tanam otomatis (transplanter), sumur bor untuk lahan tadah hujan, hingga penggunaan Drone semprot serta Corn Combine Harvester untuk efisiensi panen jagung.

Andi Rusni, SE. MM menyoroti kebutuhan Jalan Usaha Tani (JUT) spesifikasi beton bertulang untuk wilayah topografi ekstrem seperti Batulanteh agar akses pengangkutan hasil panen tidak terhambat.

Terkait Status Aset M. Zain, SIP, mendesak percepatan hibah Alsintan bantuan tahun 2025 menjadi milik daerah agar dapat dikelola melalui retribusi untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sumbawa Jadi Prioritas Nasional

Menanggapi aspirasi tersebut, Sri Hartono menyatakan bahwa meskipun ada keterbatasan anggaran, Kabupaten Sumbawa tetap menjadi skala prioritas nasional mengingat statusnya sebagai salah satu sentra pangan utama.

Kementan juga mensosialisasikan mekanisme pengusulan baru melalui Permentan No. 2 Tahun 2026, di mana pengajuan kini harus dilakukan melalui sistem aplikasi terintegrasi.

"Daerah harus segera menyesuaikan diri dengan sistem E-Proposal terbaru ini. Kami juga mengingatkan pentingnya pembentukan UPJA (Usaha Pelayanan Jasa Alsintan) agar alat bantuan yang diberikan memiliki umur ekonomi yang panjang dan biaya perawatannya mandiri," jelas Sri Hartono.

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama bahwa DPRD dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa akan segera melengkapi administrasi hibah serta mengawal usulan teknis melalui aplikasi agar bantuan dryer dan mesin panen jagung dapat segera terealisasi. (AM)

]]>
Wed, 15 Apr 2026 15:46:19 +0800 amr
Aktivis 98 dan Kepala Lingkungan Diduga Melakukan Kekerasan tanpa hukum, AC Lubis Mangkir Panggilan Polisi https://amarmedia.co.id/aktivis-98-dan-kepala-lingkungan-diduga-melakukan-kekerasan-tanpa-hukum-ac-lubis-mangkir-panggilan-polisi https://amarmedia.co.id/aktivis-98-dan-kepala-lingkungan-diduga-melakukan-kekerasan-tanpa-hukum-ac-lubis-mangkir-panggilan-polisi Aktivis 98 dan Kepala Lingkungan diduga melakukan kekerasan tanpa hukum , AC Lubis mangkir panggilan Polisi

 

MEDAN,Amarmedia.co.id -  Kasus kekerasan yang melibatkan seorang aktivis 98 bernama Acil Lubis ( AC Lubis )  dan Kepala Lingkungan setempat berinisial Kurniawan ( KR ) yang terjadi pada hari Minggu tanggal  15 /02/2026 lalu  , di Komplek Perumahan Graha Jermal, Jalan Jermal VII, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, terduga pelaku AC Lubis  hingga saat ini telah mangkir dari panggilan kepolisian, meskipun sudah ada laporan resmi yang tercatat.

 

Laporan polisi dengan nomor B / 101 / II / 2026/SPKT /PolSEK Medan Area / POLRESTABES/ POLDA SUMATERA UTARA dibuat oleh korban, Abdul Rouf dan Ramadi nomor: STPL / B / 267/II / 2026/SPKT / POLDA SUMATERA UTARA, terkait peristiwa yang terjadi pada bulan Februari 2026 lalu.

 

Kronologi nya , Kejadian bermula ketika Abdul Rouf yang ditemani Rahmadi sedang mencari umpan pancing di area kompleks tersebut. Tanpa alasan yang jelas, mereka dihentikan oleh sekuriti kompleks yang bernama Frans ( FR ) . Tak lama kemudian, AC Lubis diduga kuat langsung melayangkan pukulan tangan kanan ke arah muka Abdul Rouf, yang kemudian disusul oleh tindakan kekerasan dari sekuriti lainnya.

 

Ironisnya, Kepala Lingkungan KR  yang kebetulan berada di lokasi bukannya menenangkan situasi, malah ikut terlibat dalam tindakan kekerasan tersebut. Ia diduga menendang dan memukul menggunakan dengkul ke arah perut dan muka kedua korban serta diduga menusuk kepala Abdul Rouf dengan mengunakan pulpen .

 

Tindakan yang semakin memprihatinkan dan tidak manusiawi pun terjadi. Abdul Rouf diborgol, diseret layaknya penjahat tanpa proses hukum, bahkan diduga dikencingi dan dipaksa memakan kotoran manusia oleh para pelaku. Perlakuan ini jelas melanggar hak asasi manusia dan norma hukum yang berlaku.

Akibat dari penganiayaan tersebut Adul Rouf mengalami bocor di bagian kepala , wajah lebam , muntah muntah yang berkepanjangan serta tidak dapat melakukan aktivitas selama beberapa waktu .

 

Berdasarkan bukti dan keterangan yang ada, para terduga pelaku diduga melanggar ketentuan hukum dapat di kenakan pasal 466 KUHP Jo 262 KUHP , ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara .

 

Selain itu, tindakan pemborgolan, penyeretan, dan perlakuan memalukan lainnya juga dapat dikenakan pasal tambahan terkait perampasan kemerdekaan dan penghinaan terhadap martabat manusia.

 

Di tempat terpisah , Kuasa hukum korban, Henry Pakpahan, memberikan pernyataan keras terkait kasus ini. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh para pelaku adalah tindakan yang sangat memalukan dan keji , apalagi melibatkan seorang yang dikenal sebagai aktivis dan pejabat lingkungan yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat.

 

"Ini adalah tindakan main hakim sendiri yang sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan. Bagaimana mungkin seorang aktivis yang seharusnya memperjuangkan keadilan justru melakukan kekerasan sewenang-wenang? Begitu juga dengan Kepala Lingkungan yang seharusnya menjaga ketertiban, malah ikut menjadi pelaku. Perbuatan mereka jelas melanggar hukum dan harus dipertanggungjawabkan seberat-beratnya," tegas Henry Pakpahan.

 

Lanjut , Ia juga menyoroti sikap para pelaku yang mangkir dari panggilan polisi. "Mangkir dari panggilan hukum menunjukkan ketidakpatuhan dan rasa takut untuk mempertanggungjawabkan perbuatan. Ini bukan sikap orang yang bersih dan benar. Kami menuntut agar mereka segera hadir dan mempertanggungjawabkan semua tindakan mereka di depan hukum," tambahnya.

 

Lebih lanjut  , Henry Pakpahan juga menyampaikan tuntutan tegas kepada pihak kepolisian, khususnya Polsek Medan Area, untuk segera menindaklanjuti kasus ini dengan tegas dan tanpa pandang bulu.

 

"Kami meminta Kapolsek Medan Area bapak AKP .M.Ainul Yaqin  dan jajarannya untuk bekerja cepat, profesional, dan tegas. Jangan biarkan kasus ini menguap begitu saja. Hukum tidak boleh terlihat seperti 'tumpul ke atas dan runcing ke bawah'. Siapapun pelakunya, baik itu aktivis, pejabat lingkungan, atau orang biasa, jika bersalah maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Keadilan harus sama rata untuk setiap warga negara," tegasnya.

Saat awak media ini mengkonfirmasi Kanit Reskrim Medan Area Iptu Khairul Fajri Lubis di Polsek Medan Area pada tanggal (13 /04 ) membenarkan kalau Acil Lubis telah mangkir dari panggilan Lidik ( penyelidikan  ) juru periksa Polsek Medan Area tanpa alasan yang jelas .

Kanit juga berjanji akan segera melengkapi berkas serta bukti bukti yang ada untuk melanjutkan ketahap sidik .

 

Hingga berita ini diturunkan, proses penyidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian diharapkan segera mengambil langkah hukum untuk memanggil dan memproses para terduga pelaku agar keadilan dapat segera ditegakkan.(Tim)

]]>
Wed, 15 Apr 2026 06:31:03 +0800 amr
Potensi Zakat Peternakan Sapi di Moyo Utara Capai Rp 2 Miliar, Baznas Gencarkan Sosialisasi di Dusun Limung https://amarmedia.co.id/potensi-zakat-peternakan-sapi-di-moyo-utara-capai-rp-2-miliar-baznas-gencarkan-sosialisasi-di-dusun-limung https://amarmedia.co.id/potensi-zakat-peternakan-sapi-di-moyo-utara-capai-rp-2-miliar-baznas-gencarkan-sosialisasi-di-dusun-limung Potensi Zakat Peternakan Sapi di Moyo Utara Capai Rp 2 Miliar, Baznas Gencarkan Sosialisasi di Dusun Limung

Moyo Utara, Amarmedia.co.id -14 April 2026 — Potensi zakat peternakan sapi di Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, diperkirakan mencapai angka yang sangat signifikan, yakni sekitar Rp 2 miliar per tahun. Estimasi ini didasarkan pada jumlah populasi sapi yang mencapai kurang lebih 12.000 ekor yang tersebar di berbagai desa, termasuk Desa Pungkit, yang menjadi salah satu sentra peternakan rakyat di wilayah tersebut.

Potensi besar ini menjadi perhatian serius Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa dalam upaya mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari sektor peternakan. Sebagai langkah konkret, BAZNAS melaksanakan kegiatan sosialisasi zakat di Dusun Limung, Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara, pada Selasa, 14 April 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., bersama Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si., Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si., serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI. Turut hadir Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa, Syaifuddin, SP, Camat Moyo Utara Awaluddin Safari, SH, serta para petani dan peternak setempat.

Acara berlangsung di rumah salah seorang peternak, Bapak Idi, yang menjadi tuan rumah sekaligus peserta aktif dalam diskusi. Suasana kegiatan berlangsung khidmat namun penuh keakraban, mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap upaya peningkatan pemahaman tentang kewajiban zakat di sektor peternakan.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS menyampaikan bahwa potensi zakat peternakan di Moyo Utara merupakan peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan umat jika dikelola secara optimal. Ia menjelaskan bahwa zakat ternak memiliki ketentuan khusus dalam syariat Islam, termasuk nisab dan haul, yang perlu dipahami oleh para peternak agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan agama.

“Dengan jumlah populasi sapi yang mencapai 12.000 ekor, jika sebagian besar telah memenuhi nisab dan haul, maka potensi zakatnya bisa mencapai sekitar Rp 2 miliar. Ini adalah potensi yang luar biasa untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Materi sosialisasi juga disampaikan secara mendalam oleh Wakil Ketua I BAZNAS, yang menguraikan secara teknis perhitungan zakat ternak, syarat wajib zakat, serta manfaat sosial dan ekonomi dari pengelolaan zakat yang terorganisir. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menunaikan zakat sebagai bentuk ibadah sekaligus instrumen pemberdayaan ekonomi umat.

Diskusi interaktif menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan ini. Bapak Idi, sebagai tuan rumah, menyampaikan pertanyaan terkait mekanisme perhitungan zakat sapi serta waktu yang tepat untuk menunaikannya. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas sosialisasi ini. Banyak hal yang sebelumnya kami belum pahami, sekarang menjadi lebih jelas, terutama tentang kewajiban zakat ternak,” ungkapnya.

Camat Moyo Utara dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar kegiatan sosialisasi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh desa. Ia menilai bahwa pemahaman masyarakat tentang zakat masih perlu ditingkatkan, khususnya di sektor-sektor produktif seperti peternakan.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar dan mau menunaikan zakatnya melalui lembaga resmi seperti BAZNAS, sehingga penyalurannya bisa lebih tepat sasaran dan berdampak luas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa menyatakan dukungannya terhadap program BAZNAS. Ia menilai bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS sangat penting dalam mengoptimalkan potensi zakat peternakan.

“Kami siap mendukung dari sisi data dan pembinaan peternak, agar potensi ini benar-benar bisa diwujudkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Dengan potensi yang besar dan dukungan berbagai pihak, diharapkan zakat peternakan di Moyo Utara dapat menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi berbasis keumatan di Kabupaten Sumbawa. (AM/Adi)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 20:47:03 +0800 amr
Kawal Demokrasi Tingkat Desa: Bupati Jarot Tekankan Integritas Panitia Pilkades 2026 https://amarmedia.co.id/kawal-demokrasi-tingkat-desa-bupati-jarot-tekankan-integritas-panitia-pilkades-2026 https://amarmedia.co.id/kawal-demokrasi-tingkat-desa-bupati-jarot-tekankan-integritas-panitia-pilkades-2026 Kawal Demokrasi Tingkat Desa: Bupati Jarot Tekankan Integritas Panitia Pilkades 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai mematangkan kesiapan para garda terdepan penyelenggara. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Panitia Pemilihan dan Panitia Pengawas Pilkades di Aula Madilaoe ADT, Senin (13/04/2026).

Acara ini menjadi persiapan untuk memastikan suksesi kepemimpinan di 21 desa berjalan tanpa hambatan hukum maupun konflik kepentingan.

Menjaga Amanah, Menghindari Politisasi

Dalam arahannya, Bupati Syarafuddin Jarot menekankan bahwa profesionalisme dan integritas adalah harga mati bagi setiap panitia. Ia mengingatkan bahwa tugas ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan amanah undang-undang yang menentukan arah masa depan desa.

"Panitia yang terpilih harus menjaga amanah ini dengan sungguh-sungguh. Ikuti aturan yang berlaku, jangan melenceng, dan yang terpenting jangan sampai Pilkades dijadikan sebagai objek politik oleh pihak manapun," tegas Bupati di hadapan para Camat dan Panitia.

Bupati berharap melalui Bimtek ini, seluruh panitia memiliki pemahaman yang sama mengenai regulasi sehingga mampu menjalankan tugas secara transparan dan akuntabel.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos., M.S.E, melaporkan bahwa Bimtek ini merupakan tahapan kedua dari total 19 tahapan yang telah disusun.

Berikut adalah rincian pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sumbawa:

Gelombang I (Tahun 2026) Diikuti oleh 20 desa secara reguler (serentak) dan 1 desa melaksanakan Pemilihan Antar Waktu (PAW).

Gelombang II (Tahun 2028): Direncanakan akan diikuti oleh 119 desa

Gelombang III (Tahun 2030) Menjadi gelombang terakhir dalam siklus kepemimpinan desa di Sumbawa.

Sinergi Lintas Sektor

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten Setda, Camat, serta Kepala Desa se-Kabupaten Sumbawa. Kehadiran seluruh elemen ini menunjukkan komitmen kolektif Pemkab Sumbawa untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat dari tingkat paling bawah.

Dengan dimulainya Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis Pilkades 2026 akan menjadi pijakan kuat menuju tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik, unggul, dan berintegritas. (Humas)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 01:52:36 +0800 amr
Lindungi Masyarakat dari Maraknya Pinjaman Ilegal dan Judi Online, Pemprov NTB Dorong Percepatan Ranperda https://amarmedia.co.id/lindungi-masyarakat-dari-maraknya-pinjaman-ilegal-dan-judi-online-pemprov-ntb-dorong-percepatan-ranperda https://amarmedia.co.id/lindungi-masyarakat-dari-maraknya-pinjaman-ilegal-dan-judi-online-pemprov-ntb-dorong-percepatan-ranperda Lindungi Masyarakat dari Maraknya Pinjaman Ilegal dan Judi Online, Pemprov NTB Dorong Percepatan Ranperda

Mataram, Amarmedia.co.id - 13 April 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama DPRD NTB mendorong percepatan pembentukan regulasi daerah untuk melindungi masyarakat dari maraknya pinjaman ilegal berbasis teknologi informasi dan judi online yang kian masif dan berdampak luas.

Dorongan tersebut mengemuka dalam Forum Group Discussion (FGD) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Fasilitasi Pencegahan dan Penanggulangan terhadap Pinjaman atau Pendanaan Berbasis Teknologi Informasi Secara Ilegal dan Judi Online yang digelar di Aruna Senggigi Resort & Convention, Senin (13/4/2026).

FGD yang diselenggarakan oleh DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Akademisi Unram Dr. Muhammad Risnain, Azhar, S.Pd, serta Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik.

Selain itu, forum ini juga dihadiri oleh perwakilan Polda NTB, anggota DPRD NTB, aktivis sosial, serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota dari berbagai perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Komunikasi Informatika kabupaten/kota se-NTB, sebagai bentuk keterlibatan lintas sektor dalam penanganan isu yang bersifat kompleks dan multidimensi.

Dalam paparannya, Ahsanul Khalik yang akrab disapa Aka, menegaskan bahwa pinjaman ilegal dan judi online tidak lagi dapat dipandang sebagai persoalan sporadis, melainkan telah berkembang menjadi masalah sistemik yang mengancam stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Ini bukan sekedar isu digital. Ini adalah isu perlindungan masyarakat dan masa depan daerah. Jika tidak segera diintervensi, kita berpotensi menghadapi krisis sosial-ekonomi baru di NTB,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, praktik pinjaman ilegal di NTB menunjukkan tren peningkatan signifikan, dengan korban yang didominasi masyarakat berpenghasilan rendah, pelaku UMKM, serta generasi muda. 

Di sisi lain, judi online berkembang secara adaptif melalui berbagai platform digital, termasuk media sosial dan aplikasi pesan instan.

Dampaknya, lanjut Aka, tidak hanya terbatas pada persoalan ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek sosial yang lebih luas, seperti konflik keluarga, penyalahgunaan data pribadi, hingga menurunnya produktivitas masyarakat.

Dalam konteks tersebut, ia menekankan pentingnya kehadiran pemerintah daerah secara lebih sistematis melalui regulasi yang kuat.

“Regulasi nasional sudah tersedia, tetapi belum cukup efektif tanpa penguatan di tingkat daerah. Karena itu, Ranperda ini menjadi instrumen penting agar negara benar-benar hadir melindungi masyarakat,” ujarnya.

Aka juga menegaskan peran strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam penanganan isu ini, yakni sebagai fasilitator, integrator, dan akselerator.

Sebagai fasilitator, pemerintah diharapkan mampu menyediakan sistem pengaduan yang mudah diakses serta informasi yang akurat bagi masyarakat. Sebagai integrator, pemerintah harus menyatukan seluruh pemangku kepentingan dalam satu sistem penanganan terpadu. Sementara sebagai akselerator, pemerintah dituntut mempercepat edukasi dan intervensi agar dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Diskominfotik NTB diposisikan sebagai pusat kendali (command center) dalam perlindungan ruang digital daerah, dengan peran utama dalam monitoring konten, koordinasi pemblokiran, penyediaan informasi publik, serta pengembangan sistem pengaduan terpadu.

Sementara itu, Wakil Ketua Bapemperda DPRD NTB, Azhar, menegaskan bahwa Ranperda ini merupakan langkah strategis dalam menjawab keresahan masyarakat yang semakin meningkat.

“Ranperda ini diharapkan menjadi dasar hukum yang kuat agar penanganan tidak lagi parsial, tetapi terintegrasi dan memberikan perlindungan nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, akademisi Fakultas Hukum Universitas Mataram, Muhammad Risnain, menekankan pentingnya pendekatan regulasi yang tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif melalui penguatan literasi digital dan perlindungan masyarakat.

FGD ini juga menyoroti perlunya model intervensi terintegrasi yang mencakup lima pilar utama, yaitu penguatan regulasi daerah, pembentukan satgas terpadu, literasi digital massal, sistem pengaduan yang efektif, serta intervensi ekonomi bagi masyarakat rentan.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal dan Judi Online. Inisiatif ini dinilai sebagai manuver konstitusional yang berani dan berpotensi menjadi regulasi daerah pertama di Indonesia yang secara spesifik menangani kejahatan keuangan digital.

"Kita sedang menghadapi pergeseran pola kejahatan. Dulu judi dan utang rentenir ada lapak fisiknya, sekarang semuanya invisible atau tidak kasat mata, terjadi di dalam genggaman tangan dan ruang privat. Dampak destruktifnya sangat nyata: lonjakan angka perceraian secara tiba-tiba, aset keluarga melayang tanpa kontrol, hingga tekanan psikologis dan ekonomi ekstrem yang memicu tindakan fatal," ujar Dr. Risnain.

Melalui forum ini, diharapkan Ranperda yang tengah disusun dapat segera disahkan dan diimplementasikan secara efektif, sehingga mampu menghadirkan perlindungan nyata bagi masyarakat NTB dari ancaman pinjaman ilegal dan judi online.

“Ini bukan sekedar regulasi, tetapi langkah strategis untuk memastikan negara hadir di tengah masyarakat. Dan ini harus kita mulai sekarang,” tutup Aka. (AM/Diskominfo)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 01:34:52 +0800 amr
Fitnahan Tipu Gelap Terhadap GS ; Berita Tidak Mendasar dan Melanggar Kode Etik https://amarmedia.co.id/fitnahan-tipu-gelap-terhadap-gs-berita-tidak-mendasar-dan-melanggar-kode-etik https://amarmedia.co.id/fitnahan-tipu-gelap-terhadap-gs-berita-tidak-mendasar-dan-melanggar-kode-etik Fitnahan Tipu Gelap Terhadap GS ; Berita Tidak Mendasar dan Melanggar Kode Etik 

 

MEDAN,Amarmedia.co.id -  12 April 2026 Tokoh masyarakat yang dikenal dengan dedikasinya membantu masyarakat, Guntur Sahputra (GS), kembali menjadi sasaran fitnahan yang tidak berdasar melalui berbagai media online dan media sosial. Yang tersebar di Facebook , tik tok dan media online yang menyatakan bahwa GS akan diperiksa oleh Polrestabes Medan atas dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan sebesar Rp. 3 miliar , adalah salah total dan menyesatkan.

 

Kasus ini bermula dari tahun 2024 lalu , permintaan bantuan Ferlautan Banjarnahor (FR) kepada GS untuk memfasilitasi pembayaran ganti rugi tanah seluas 20 hektare kepada masyarakat pemilik lahan di sekitar Kelompok Tani Desa Bandar Khalifah.

 

Masyarakat meminta ganti rugi sebesar Rp 6,1 miliar kepada FR. Namun, karena FR tidak memiliki uang sebesar itu, maka FR meminta bantuan uang kepada GS untuk membayarkan terlebih dahulu sebesar Rp 1,1 miliar , dengan perjanjian secara lisan akan di bayar FR sehabis lebaran pada tahun 2024 lalu .

 

Atas upaya baik ini, justru GS dilaporkan ke Polrestabes Medan dengan dugaan melanggar Pasal 378 atau pasal 372 Jo pasal  486 dan 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Padahal, FR yang di duga memiliki sejumlah hutang dengan GS dan tindakan yang dilakukan GS adalah bentuk kepedulian sosial ,  bukan tindak pidana.

 

GS juga menuturkan melalui pesan WhatsApp kepada media ini mengatakan " ada proyek pembuatan parit hingga saat ini pembayaran uang borongan parit itu diduga belum juga dibayarkan kepada pekerja oleh FR , tapi karena aku kasihan disaat mau lebaran aku duluan yang bayar kepada  pekerja , semua karena berdasarkan rasa kemanusiaan yang aku miliki " ungkap GS .

 

Lanjut , ditempat terpisah berita yang menyebutkan  GS "akan diperiksa sebagai tersangka tipu gelap" adalah pemalsuan fakta yang parah.

 

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, GS menegaskan dengan tegas:

 

"Benar, saya dipanggil ke Polrestabes hari Senin besok (13/4). Tapi panggilan itu hanya untuk mediasi, bukan diperiksa atas dugaan tipu gelap seperti yang diberitakan."

 

Fakta ini membuktikan bahwa oknum wartawan yang menulis berita tersebut tidak memahami atau sengaja mengabaikan isi surat panggilan kepolisian. Mereka tampaknya tidak melakukan verifikasi yang benar, melainkan hanya menyebarkan informasi yang merugikan nama baik seseorang.

 

" Kami menilai bahwa pemberitaan yang menyudutkan GS ini tidak objektif dan penuh kepalsuan. Sangat kuat dugaan bahwa berita tersebut dibuat bukan berdasarkan fakta, melainkan karena kepentingan pribadi atau pesanan pihak tertentu yang ingin menjatuhkan citra tokoh yang selama ini berbuat baik untuk masyarakat. " Ujar kuasa hukum Henry Pakpahan,S.H

 

Tindakan seperti ini adalah bentuk penyalahgunaan media yang sangat menyedihkan dan merusak kepercayaan publik terhadap dunia pers.

 

 

Tuntutan  : hormati hukum dan etika jurnalistik .

 

Kami menuntut agar semua pihak, terutama media dan wartawan, untuk:

 

1. Memeriksa fakta dan konfirmasi sebelum menulis dan tidak menyebarkan berita bohong (hoaks) atau opini .

2. Mematuhi Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang menjamin hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar dan akurat, serta melindungi hak jawab dan hak koreksi bagi yang dirugikan.

3. Berhenti membuat fitnahan yang dapat merusak nama baik orang lain tanpa bukti yang sah.

 

Guntur Sahputra adalah tokoh yang selalu berdiri di samping masyarakat. Upaya untuk menodai namanya dengan berita palsu tidak akan berhasil, karena kebenaran pasti akan terungkap.

 

Kami akan terus memantau perkembangan ini dan siap mengambil langkah hukum jika fitnahan ini terus berlanjut. (Tim)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 01:29:54 +0800 amr
Sinergi TNI&Polri dan Pemerintah Kecamatan Moyo Hulu Gelar Gotong Royong https://amarmedia.co.id/sinergi-tni-polri-dan-pemerintah-kecamatan-moyo-hulu-gelar-gotong-royong https://amarmedia.co.id/sinergi-tni-polri-dan-pemerintah-kecamatan-moyo-hulu-gelar-gotong-royong Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Moyo Hulu Gelar Gotong Royong Massal

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id -- Semangat kebersamaan dan sinergitas lintas sektoral ditunjukkan oleh jajaran personel Polri, TNI, Pemerintah Kecamatan, serta masyarakat Moyo Hulu. Secara bahu-membahu, mereka melaksanakan aksi gotong royong pembersihan lingkungan di titik strategis Simpang Bendungan Batu Bulan, Sabtu pagi (11/04/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA ini melibatkan personel Polsek Moyo Hulu, di antaranya Bripka Bayu Saputra, Brigpol Yudha Ade Maulana, S.H., dan Brigpol I Made Suparta. Aksi ini juga diikuti oleh personel TNI serta perangkat pemerintah setempat dan warga sekitar.

Fokus utama dalam kegiatan ini adalah membersihkan tumpukan sampah plastik serta puing-puing sisa bangunan yang berserakan di sepanjang pinggir jalan persimpangan. Material sampah yang telah dikumpulkan kemudian langsung diangkut menggunakan truk sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K., melalui Kapolsek Moyo Hulu Iptu Husni, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga untuk memperkuat ikatan silaturahmi dengan instansi samping dan masyarakat.

"Gotong royong ini adalah bentuk nyata sinergitas kami di lapangan. Selain mewujudkan wilayah Kecamatan Moyo Hulu yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan, kehadiran personel di tengah masyarakat juga bertujuan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan aman dan lancar," jelasnya.

Melalui aksi bersih-bersih ini, Simpang Bendungan Batu Bulan yang merupakan salah satu akses penting di wilayah tersebut kini tampak lebih rapi dan bebas dari pemandangan sampah yang mengganggu. Masyarakat pun memberikan apresiasi atas gerak cepat petugas dalam menjaga estetika dan kesehatan lingkungan.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WITA. Hingga saat ini, situasi di wilayah hukum Polsek Moyo Hulu tetap terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (MA)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 01:27:43 +0800 amr
Sengketa Lahan 34 Hektare: Ratusan Warga Desa Mata Geruduk Kantor BPN dan Bupati Sumbawa https://amarmedia.co.id/sengketa-lahan-34-hektare-ratusan-warga-desa-mata-geruduk-kantor-bpn-dan-bupati-sumbawa https://amarmedia.co.id/sengketa-lahan-34-hektare-ratusan-warga-desa-mata-geruduk-kantor-bpn-dan-bupati-sumbawa Sengketa Lahan 34 Hektare: Ratusan Warga Desa Mata Geruduk Kantor BPN dan Bupati Sumbawa

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Gelombang aspirasi masyarakat Desa Mata pecah di depan Kantor BPN/ATR Sumbawa dan Kantor Bupati Sumbawa, Senin (13/04/2026). Ratusan warga dari Dusun Mata Timur RT 08 Panco turun langsung menyuarakan kegelisahan mereka atas polemik penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang dinilai tidak sejalan dengan kondisi di lapangan.

Persoalan ini bermula dari terbitnya sertifikat atas nama warga Desa Jotang, Kecamatan Empang. Dalam dokumen tersebut, lokasi lahan tercatat berada di Desa Jotang. Namun berdasarkan kondisi faktual yang diyakini masyarakat, lahan tersebut berada di wilayah administratif Desa Mata, tepatnya di Dusun Mata Timur, Kecamatan Tarano.

Tokoh masyarakat setempat, Rasyid, menyampaikan bahwa perbedaan antara data administratif dengan kondisi riil di lapangan menjadi sumber keresahan warga. Ia menilai, persoalan ini perlu segera ditangani secara cermat agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.

Masyarakat pun mendorong adanya penelusuran menyeluruh terhadap proses penerbitan sertifikat, termasuk tahapan pengukuran dan verifikasi data. Mereka berharap setiap proses dilakukan secara hati-hati, transparan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai bagian dari upaya penyelesaian, masyarakat bersama Aliansi LSM Peduli Keadilan mengikuti hearing dengan pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Sumbawa. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan yang dituangkan dalam berita acara bernomor UP.0301/234/IV/2026.

Dalam salah satu poin penting hasil hearing, disebutkan bahwa permohonan penerbitan sertifikat terhadap 17 persil dengan luas sekitar 34 hektare di wilayah Desa Mata akan dilakukan peninjauan kembali. Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan asas-asas umum pemerintahan yang baik serta kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan.

Aliansi LSM Pengawal Keadilan juga menegaskan bahwa pihak yang mengajukan keberatan merupakan masyarakat yang selama ini menguasai dan memanfaatkan lahan tersebut. Mereka menyatakan kesiapan untuk mengikuti seluruh proses sesuai ketentuan hukum apabila di kemudian hari ditemukan fakta yang berbeda di lapangan.

Dalam upaya menjaga keberimbangan informasi, pihak media juga telah meminta keterangan kepada panitia di Kantor ATR/BPN Sumbawa. Namun hingga berita ini disusun, belum ada kutipan maupun tanggapan resmi yang disampaikan terkait hal tersebut.

Usai hearing, masyarakat Desa Mata melanjutkan penyampaian aspirasi dengan menemui Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot. Mereka berharap pemerintah daerah dapat hadir sebagai penengah dan memberikan solusi yang adil, sehingga tercipta kepastian hukum serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.

Di tengah dinamika yang berkembang, harapan masyarakat tetap sederhana, yakni kejelasan status lahan, kepastian hukum, dan penyelesaian yang berpihak pada kebenaran di lapangan. (AM/Jhe)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 01:24:29 +0800 amr
Tetap Mengabdi Meski Purna Tugas, PWRI Sumbawa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Alas https://amarmedia.co.id/tetap-mengabdi-meski-purna-tugas-pwri-sumbawa-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-alas https://amarmedia.co.id/tetap-mengabdi-meski-purna-tugas-pwri-sumbawa-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-alas Tetap Mengabdi Meski Purna Tugas, PWRI Sumbawa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Alas

SUMBAWA – Semangat kepedulian sosial ditunjukkan oleh para pensiunan yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumbawa. Pada Ahad (12/4/2026), jajaran pengurus PWRI terjun langsung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak musibah kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas.

Penyaluran bantuan tersebut dipusatkan di Kantor Desa Kalimango dan diterima langsung oleh para korban serta warga terdampak. Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa jiwa pengabdian para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak surut meski sudah tidak lagi aktif di pemerintahan.

Ketua Tim PWRI Kabupaten Sumbawa, HM Ali Tunru, S.Sos, dalam sambutannya menekankan bahwa para pensiunan tetap memiliki tanggung jawab moral dan sosial di tengah masyarakat.

"Kami berharap bantuan yang diberikan ini dapat sedikit meringankan beban para korban dan masyarakat terdampak, meskipun jumlah yang kami salurkan terbatas. Ini adalah wujud kepedulian kami sebagai bagian dari masyarakat," ujar Ali Tunru.

Kehadiran dan bantuan dari para purna tugas ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah tingkat kecamatan maupun desa. Camat Alas, Dr. Usman, menyampaikan rasa terima kasih atas kepekaan sosial yang ditunjukkan oleh anggota PWRI. Ia menilai langkah ini sangat berarti bagi moril warga Kalimango yang sedang tertimpa musibah.

Senada dengan Camat, Kepala Desa Kalimango, Heri Darfan, SE, mengaku salut atas dedikasi para pensiunan tersebut.

"Kami sangat menaruh rasa hormat dan berterima kasih kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota PWRI. Meskipun telah purna tugas, bapak-bapak sekalian tetap peduli dan hadir di tengah sesama yang membutuhkan," ungkap Heri.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan penyerahan bantuan kepada perwakilan keluarga terdampak. Aksi ini diharapkan dapat memicu semangat gotong royong dari berbagai elemen masyarakat lainnya untuk turut membantu pemulihan pasca-kebakaran di Desa Kalimango.(AM)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 01:13:31 +0800 amr
BGN Tindak 362 Dapur MBG, STN Minta Evaluasi Total dan Libatkan Petani Lokal Ratusan Dapur MBG https://amarmedia.co.id/bgn-tindak-362-dapur-mbg-stn-minta-evaluasi-total-dan-libatkan-petani-lokal-ratusan-dapur-mbg https://amarmedia.co.id/bgn-tindak-362-dapur-mbg-stn-minta-evaluasi-total-dan-libatkan-petani-lokal-ratusan-dapur-mbg BGN Tindak 362 Dapur MBG, STN Minta Evaluasi Total dan Libatkan Petani Lokal Ratusan Dapur MBG

Mataram.Amarndia.co.id – Pimpinan Pusat Serikat Tani Nelayan (PP STN) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang menangguhkan operasional 362 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pulau Jawa Wilayah II. Kebijakan ini diambil setelah ditemukan sejumlah pelanggaran standar, mulai dari belum terpenuhinya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), ketiadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga persoalan manajemen dan kualitas layanan.

Ketua Umum PP STN Ahmad Rifai menegaskan, langkah tegas tersebut penting untuk menjamin kualitas pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama bagi kelompok rentan seperti anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Kami mendukung penindakan ini karena kualitas dan keamanan pangan tidak boleh dikompromikan. Standar higiene sanitasi dan infrastruktur dasar seperti IPAL harus menjadi syarat mutlak sebelum SPPG beroperasi,” ujar Rifai, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, penangguhan ratusan dapur MBG ini harus dijadikan momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program. Ia menekankan, perbaikan tidak hanya menyasar aspek teknis, tetapi juga sistem distribusi dan pengawasan kualitas makanan.

Rifai mengingatkan, berbagai persoalan seperti keterlambatan distribusi hingga makanan tidak layak konsumsi berpotensi merusak tujuan utama program MBG. Bahkan, kasus keracunan akibat kualitas makanan yang buruk harus menjadi alarm serius bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Jangan sampai program yang tujuannya mulia justru menimbulkan masalah baru. Semua pihak harus memastikan makanan yang diterima benar-benar layak dan aman dikonsumsi,” tegasnya.

Selain menyoroti aspek kualitas, PP STN juga menekankan pentingnya keterlibatan petani lokal dalam rantai pasok program MBG. Rifai menyebut, pengadaan bahan baku oleh SPPG harus memprioritaskan petani, kelompok tani, serta koperasi, khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Ia menilai, selama ini masih ada potensi dominasi kelompok tertentu dalam distribusi bahan pangan yang berisiko menghambat pemerataan ekonomi. Karena itu, keterlibatan langsung petani dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan keadilan ekonomi.

“Keterlibatan petani dan koperasi desa adalah inti dari ekonomi kerakyatan. Ini bukan hanya soal pasokan bahan pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja di desa,” jelasnya.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat pengentasan kemiskinan, termasuk target penghapusan kemiskinan ekstrem pada 2026. Melalui program MBG, pemerintah diharapkan tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa.

Dengan ribuan dapur MBG yang tersebar di seluruh Indonesia, Rifai melihat adanya peluang besar untuk menciptakan pasar baru bagi produk pertanian lokal.

 Jika dikelola dengan baik, program ini dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan petani dan nelayan.PP STN pun mendorong sejumlah langkah konkret pasca-penangguhan SPPG.

 Di antaranya, memastikan seluruh dapur yang disuspend segera memenuhi standar SLHS, IPAL, serta memiliki pengawasan gizi dan manajemen operasional yang memadai.

Selain itu, mereka meminta adanya sistem pengadaan bahan baku yang transparan dan berpihak pada petani lokal. Keterlibatan organisasi tani juga dinilai penting dalam proses pengawasan agar rantai pasok berjalan adil dan berkelanjutan.

“Program MBG harus menjadi solusi menyeluruh. Anak-anak mendapatkan makanan bergizi, sementara petani dan masyarakat desa memperoleh peningkatan pendapatan. Ini bentuk nyata gotong royong membangun Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkas Rifai. (AM)

]]>
Mon, 13 Apr 2026 20:15:08 +0800 amr
Keteladanan Mantan Bupati Sumbawa, Drs. H.A. Latif Madjid, SH, Tunaikan Zakat Maal melalui BAZNAS https://amarmedia.co.id/keteladanan-mantan-bupati-sumbawa-drs-ha-latif-madjid-sh-tunaikan-zakat-maal-melalui-baznas https://amarmedia.co.id/keteladanan-mantan-bupati-sumbawa-drs-ha-latif-madjid-sh-tunaikan-zakat-maal-melalui-baznas Keteladanan Mantan Bupati Sumbawa, Drs. H.A. Latif Madjid, SH, Tunaikan Zakat Maal melalui BAZNAS

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 13 April 2026 — Mantan Bupati Sumbawa periode 2000–2005, Drs. H.A. Latif Madjid, SH, menunaikan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa, Senin (13/4/2026). Penyerahan zakat tersebut berlangsung di kediaman beliau di Kompleks Pragas, Kelurahan Seketeng.

Zakat maal diserahkan langsung oleh Drs. H.A. Latif Madjid dan diterima oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov. Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS didampingi oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan Indah Setia Ningsih, A.Md.Pd.SD, Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi dan Umum M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan apresiasi atas penunaian zakat yang dilakukan oleh mantan Bupati Sumbawa tersebut. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk keteladanan bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.

“Penunaian zakat melalui BAZNAS merupakan bentuk kepatuhan terhadap syariat sekaligus upaya mendukung pengelolaan zakat yang lebih terarah dan terorganisir,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus berupaya meningkatkan kepercayaan publik melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, termasuk para tokoh dan pemimpin daerah. Keteladanan yang ditunjukkan oleh Drs. H.A. Latif Madjid diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.

Kegiatan penyerahan zakat berlangsung dalam suasana sederhana dan khidmat. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara tokoh masyarakat dan pengelola zakat di Kabupaten Sumbawa.

BAZNAS Kabupaten Sumbawa sendiri terus mengembangkan berbagai program penyaluran zakat yang menyasar sektor-sektor strategis, seperti bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, pihak BAZNAS juga menegaskan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar distribusinya dapat dilakukan secara tepat sasaran. Dengan sistem pengelolaan yang terstruktur, dana zakat dapat dihimpun dan disalurkan secara merata kepada mustahik sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Selain itu, BAZNAS Kabupaten Sumbawa secara rutin melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari kewajiban dan kepedulian sosial. Edukasi tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan sosialisasi, baik secara langsung maupun melalui media.

Rangkaian kegiatan penyerahan zakat maal tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi dan Umum. Doa ini merupakan bagian dari tradisi BAZNAS setiap menerima zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki.

Melalui doa tersebut, diharapkan setiap amal ibadah yang ditunaikan mendapatkan keberkahan serta diterima oleh Allah SWT. Selain itu, doa juga dipanjatkan agar harta yang telah dizakatkan menjadi bersih dan membawa manfaat bagi para penerima.

Tradisi doa ini menjadi salah satu bentuk penghormatan BAZNAS kepada para muzaki sekaligus sebagai pengingat akan nilai spiritual dalam setiap aktivitas pengelolaan zakat.

Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat semakin meningkat. Penyaluran zakat melalui lembaga resmi diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas dan terukur dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Keteladanan yang ditunjukkan oleh mantan Bupati Sumbawa tersebut dinilai menjadi contoh konkret bahwa kewajiban zakat dapat dilaksanakan secara konsisten dalam berbagai kondisi. Hal ini juga menunjukkan bahwa peran tokoh masyarakat sangat penting dalam membangun budaya berzakat di tengah masyarakat.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas jangkauan program penyaluran zakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan. (AM)

]]>
Mon, 13 Apr 2026 13:07:13 +0800 amr
Tingkat Literasi dan Numerasi Masih Rendah, Apa yang Perlu Diperkuat? https://amarmedia.co.id/tingkat-literasi-dan-numerasi-masih-rendah-apa-yang-perlu-diperkuat https://amarmedia.co.id/tingkat-literasi-dan-numerasi-masih-rendah-apa-yang-perlu-diperkuat Tingkat Literasi dan Numerasi Masih Rendah, Apa yang Perlu Diperkuat?

Oleh ; Asmediati

GURU-GURU hebat tak kurang di Indonesia. Sekolah-sekolah dengan gedung mewah tak sedikit pula. Gizi siswa juga tercukupi. Tapi tingkat literasi dan numerasi masih rendah. Apa yang salah?

Kompas.id edisi Kamis, 9 April 2026, menurunkan berita berjudul “Pemerintah Akui Tingkat Literasi dan Numerasi Masih Rendah”. Hal itu tergambar dalam skor Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia tahun 2022 yang mengalami penurunan di semua bidang, yakni literasi membaca (359 poin), matematika (366 poin), dan sains (383 poin). 

Secara keseluruhan, Indonesia memperoleh skor 369 poin. 

Selain itu, hanya sekitar 25 persen siswa Indonesia mencapai tingkat kecakapan minimum dalam membaca dan 18 persen dalam matematika. Padahal, kompetensi literasi dan numerasi dasar merupakan prasyarat bagi kesiapan generasi muda menghadapi dinamika global.

Menyikapi itu, pemerintah berupaya memfokuskan penguatan literasi dan numerasi sejak sekolah dasar sebagai fondasi utama kemampuan membaca, menulis, dan berpikir.

Namun, jika ditelisik lebih dalam, rendahnya tingkat literasi dan numerasi kita jelas tidak lahir dari satu sebab tunggal. Ia merupakan akumulasi dari persoalan struktural yang telah lama mengendap dalam sistem pendidikan.

Rendahnya skor PISA di tengah mulai terpenuhinya fasilitas fisik dan dukungan logistik menunjukkan bahwa persoalan pendidikan kita bukan semata soal gedung sekolah, ruang kelas nyaman, atau program makan bergizi gratis. Masalah sesungguhnya berada pada wilayah yang lebih mendasar: kualitas proses belajar, kultur berpikir, dan ekosistem intelektual yang belum tumbuh sehat.

Kita masih terjebak dalam budaya literasi yang seremonial. Buku diperlakukan sebagai atribut kegiatan, bukan sebagai alat berpikir. Sekolah ramai menggelar lomba membaca, menulis, pojok literasi, atau gerakan membaca lima belas menit, tetapi sering gagal menjadikan membaca dan menulis sebagai kebiasaan intelektual yang hidup. Banyak siswa mampu membaca teks, tetapi tidak mampu menangkap substansi di balik teks. Mereka bisa melafalkan paragraf, namun gagap saat diminta menafsirkan argumen, menarik simpulan, atau menghubungkan bacaan dengan realitas.

Di ruang kelas, persoalannya tak kalah serius. Pembelajaran kita masih terlalu berorientasi pada penuntasan materi, bukan penguasaan konsep. Guru didorong mengejar target kurikulum, bukan memastikan setiap anak benar-benar memahami apa yang dipelajarinya. Numerasi akhirnya direduksi menjadi hafalan rumus. Literasi dipersempit menjadi kemampuan menjawab soal bacaan. Yang lahir bukan pembelajar kritis, tetapi penghafal yang terlatih.

Padahal, inti kemampuan numerasi bukanlah mengingat formula, tetapi menggunakan logika untuk menyelesaikan masalah. 

Begitu pula literasi bukan sekadar membaca kata demi kata, melainkan memahami konteks, menimbang informasi, lalu memungut esensi secara kritis. Selama pembelajaran masih berjalan satu arah. Guru menerangkan, siswa mencatat, lalu menghafal. Maka, sulit berharap skor PISA akan membaik.

Di luar sekolah, tantangan lain datang dari perubahan budaya informasi. Generasi hari ini tumbuh dalam banjir konten digital yang serba cepat. Mereka akrab dengan video pendek, teks singkat, dan informasi instan. Akibatnya, daya tahan mereka untuk membaca teks panjang dan mencerna gagasan kompleks terus menurun. Budaya scrolling perlahan menggantikan budaya membaca mendalam.

Masalahnya, sekolah belum cukup adaptif menghadapi perubahan ini. Digitalisasi pendidikan sering hanya ditafsirkan sebagai pemindahan materi ke layar, bukan transformasi cara belajar. Gawai hadir di kelas, tetapi tidak diiringi strategi pedagogis yang menjaga fokus dan kedalaman berpikir. Teknologi akhirnya lebih sering menjadi distraksi ketimbang alat belajar.

Persoalan berikutnya adalah rendahnya relevansi pembelajaran dengan realitas. Matematika masih diajarkan secara terisolasi dan abstrak. Anak-anak mampu menghitung persentase, namun gagap saat harus mengalkulasi aspek finansial riil seperti bunga kredit atau nilai inflasi. Mereka mempelajari statistik tanpa dibekali kemampuan untuk mendekode narasi di balik data yang bertebaran di media. Demikian pula literasi, siswa sekadar membaca untuk menuntaskan kurikulum, bukan menggunakannya sebagai pisau analisis untuk membedakan fakta dari disinformasi di tengah riuhnya jagat digital.

Pendidikan akhirnya terjebak menjadi aktivitas akademik yang steril dari kehidupan. Anak belajar untuk menjawab soal, bukan untuk memahami dinamika kehidupan.

Di tengah persoalan itu, guru sebagai ujung tombak pembelajaran justru dibebani pekerjaan administratif yang berlebihan. Bejibun. Menumpuk. Banyak guru berkualitas, tetapi energi mereka habis untuk mengisi aplikasi, menyusun laporan, mengunggah dokumen, dan memenuhi berbagai tuntutan birokrasi. Waktu yang seharusnya digunakan untuk membaca referensi, merancang pembelajaran kreatif, atau mendampingi siswa secara personal justru terkuras di meja administrasi.

Akibatnya, banyak guru mengajar sekadarnya. Berbasis buku teks. Mengikuti pola aman. Tidak sempat mendalami materi, apalagi berinovasi. Padahal, literasi dan numerasi tumbuh dari ruang kelas yang hidup, dari dialog yang tajam, dari guru yang hadir sepenuhnya sebagai intelektual pembelajar.

Karena itu, pembenahan tidak bisa dilakukan secara kosmetik. Kita membutuhkan perubahan paradigma.

Kurikulum harus diarahkan kembali pada penguatan logika kontekstual, bukan hafalan mekanis. Anak-anak perlu dibiasakan membaca lingkungan di sekitar mereka sebagai bahan belajar. Soal matematika harus dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tugas membaca harus menuntut analisis, bukan sekadar rangkuman. Siswa harus dilatih menulis argumen, menyusun pendapat, menafsirkan data, dan memecahkan masalah nyata di lingkungan mereka.

Budaya membaca mendalam pun harus dibangun serius. Sekolah perlu menyediakan ruang bagi siswa untuk berinteraksi dengan bacaan panjang, berdiskusi, menulis refleksi, dan melatih konsentrasi tanpa gangguan gawai. Membaca tidak boleh berhenti sebagai ritual lima belas menit sebelum pelajaran, tetapi harus menjadi kebiasaan intelektual yang hidup di seluruh ekosistem sekolah.

Model evaluasi juga harus berubah. Selama ujian masih didominasi pilihan ganda yang hanya mengukur daya ingat, siswa tidak akan pernah terdorong berpikir mendalam. Sistem penilaian harus memberi ruang lebih luas bagi esai analitis, proyek riset kecil, presentasi argumentatif, dan penyelesaian masalah berbasis data.

Perpustakaan sekolah pun sudah waktunya direvitalisasi. Perpustakaan tak boleh lagi sekadar menjadi ruang simpan statis atau pelengkap akreditasi. Perpustakaan harus menjadi jantung intelektual sekolah. Ruang tempat siswa membaca, berdiskusi, membedah teks, menafsirkan data, dan melakukan riset kecil. Pustakawan pun harus diposisikan sebagai mitra guru dalam membangun budaya literasi, bukan sekadar penjaga rak buku.

Namun, sebesar apa pun pembenahan di sekolah, literasi tidak akan tumbuh optimal bila berhenti di pagar sekolah. Rumah dan lingkungan sosial harus ikut menjadi ekosistem pembentuk budaya baca. Percuma guru mendorong siswa membaca jika di rumah anak tidak pernah melihat orang tuanya menyentuh buku. Percuma sekolah membangun perpustakaan jika lingkungan sekitar lebih memuliakan gawai daripada pengetahuan.

Rendahnya literasi dan numerasi bukan cermin ketidakmampuan siswa semata. Potret itu cermin dari sistem pendidikan yang terlalu lama sibuk pada formalitas, tetapi kurang serius membangun substansi. Kita membanggakan gedung, tetapi lupa menghidupkan ruang pikir di dalamnya. Kita rajin membuat program, tetapi abai memastikan dampaknya. Kita sibuk mengurus administrasi, tetapi lupa menumbuhkan nalar.

Makan bergizi gratis adalah investasi fisik yang baik. Tetapi tanpa gizi intelektual berupa pembelajaran mendalam, budaya membaca, dan latihan bernalar, kita hanya akan menghasilkan generasi yang sehat tubuhnya, tetapi lemah daya pikirnya.

Jika pendidikan adalah jalan menuju kemajuan bangsa, maka literasi dan numerasi adalah fondasinya. Dan fondasi tidak akan pernah kokoh jika yang dibangun hanya tampilan luarnya.[]

]]>
Sun, 12 Apr 2026 20:59:55 +0800 amr
Tiga Rumah Ludes Terbakar di Pamangong A, BAZNAS Sumbawa Gerak Cepat Salurkan Bantuan https://amarmedia.co.id/tiga-rumah-ludes-terbakar-di-pamangong-a-baznas-sumbawa-gerak-cepat-salurkan-bantuan https://amarmedia.co.id/tiga-rumah-ludes-terbakar-di-pamangong-a-baznas-sumbawa-gerak-cepat-salurkan-bantuan Tiga Rumah Ludes Terbakar di Pamangong A, BAZNAS Sumbawa Gerak Cepat Salurkan Bantuan

Sumbawa,Amarmedia.co.id- 12 April 2026 — Musibah kebakaran hebat melanda Dusun Pamangong A, Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa, pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan tiga unit rumah warga hingga rata dengan tanah serta merusak sejumlah bangunan lainnya.

Tiga rumah yang terbakar total masing-masing milik Muhammad MT, Siti Sawiyah, serta Maryam/Hasbullah. Selain itu, lima bangunan lainnya mengalami kerusakan sekitar 75 persen, yakni rumah A. Kadir AW, rumah Supardi, bangunan PAUD Sultan Hasanuddin, rumah Lukmansah, serta rumah Ari Janariah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah karena sebagian besar harta benda warga tidak sempat diselamatkan saat api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Berkat kesigapan tim pemadam kebakaran yang dibantu oleh masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.30 WITA.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi para korban yang kini harus kehilangan tempat tinggal dan memulai kembali kehidupan dari awal. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan guna membantu pemulihan kondisi para korban.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, BAZNAS Kabupaten Sumbawa bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada para korban pada Ahad (12/4/2026), sehari setelah kejadian.

Bantuan tersebut diserahkan langsung di lokasi kebakaran oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, didampingi Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai untuk membantu meringankan beban para korban.

Kegiatan penyaluran bantuan turut disaksikan oleh Camat Lenangguar, Andry Rahman, S.STP, serta Kepala Desa Lenangguar, Syahruddin, S.P.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa warga Dusun Pamangong A. Ia mengajak para korban untuk tetap sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan tersebut.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Kami berharap para korban dapat bersabar dan tetap tabah. InsyaAllah ada hikmah di balik musibah ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS akan terus hadir melalui berbagai program sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana kebakaran.

Sementara itu, Camat Lenangguar, Andry Rahman, menyampaikan apresiasi atas respons cepat BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam membantu masyarakat terdampak.

“Kami mengapresiasi langkah cepat BAZNAS dalam menyalurkan bantuan kepada warga kami yang tertimpa musibah. Ini sangat membantu dan menunjukkan kepedulian nyata,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI., menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program BAZNAS Sumbawa Peduli yang secara khusus menyasar masyarakat terdampak bencana, termasuk kebakaran.

“Program ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah, termasuk kebakaran. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban,” jelasnya.

Salah satu penerima bantuan, Hasbullah, mewakili para korban menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.

Musibah kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman. Selain itu, peristiwa ini juga menunjukkan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial antar sesama dalam membantu warga yang sedang tertimpa musibah.

Diharapkan, para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa dengan dukungan dari berbagai pihak. (AM)

]]>
Sun, 12 Apr 2026 16:34:10 +0800 amr
Gubernur Iqbal Ingatkan Pengurus MUI NTB Masalah Keummatan https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-ingatkan-pengurus-mui-ntb-masalah-keummatan https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-ingatkan-pengurus-mui-ntb-masalah-keummatan Gubernur Iqbal Ingatkan Pengurus MUI NTB Masalah Keummatan

Mataram,Amarmedia.co.id - 11 April 2026 - Umat muslim di Nusa Tenggara Barat menghadapi banyak masalah sosial. Salah satunya yang sensitif adalah pelecehan seksual. Gubernur HL Muhamad Iqbal berharap, Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB berperan lebih sensitif. 

"Banyak terjadi pelecehan seksual justru di institusi pendidikan Islam kita. Jangan sampai muncul stigma pondok pesantren kita rentan terhadap kejahatan seksual", tegas Gubernur sembari berharap MUI lebih berperan dalam ijtihad sosial. 

Hal itu dikatakannya saat pelantikan pengurus MUI NTB periode 2025 - 2030 yang dihadiri pula oleh Menteri Agraria Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia, Nusron Wahid, SS, MSi di Auditorium UIN Mataram, Sabtu (11/04/2026). 

Masalah lain adalah kemiskinan ekstrim yang jumlahnya 114 ribu kepala keluarga di 106 desa sebagai salah satu program strategis Pemprov NTB selain ketahanan pangan dan pariwisata berkualitas. 

Gubernur Iqbal mengatakan, pembangunan spiritual tidak disebutkan menjadi program strategis karena telah menjadi kewajiban bagi pemerintah yang menjamin program lain tercapai karena perilaku spiritual yang baik. 

Sementara itu, Menteri ATR/ BPN dalam kuliah kebangsaannya di acara yang sama mengingatkan pula bahwa tegaknya negara karena ilmu para ulama, keadilan hukum dan politik yang menyejahterakan rakyat. 

"Maka MUI sebagai wadah berkumpulnya para ulama memiliki peran besar", sebut Nusron. 

Dirinya menyitir pesan ulama besar Abdul Qodir Jaelani yang mencirikan ulama yang patut diikuti adalah ulama yang memiliki ilmu dengan referensi keilmuan (sanad) yang jelas hingga Nabi Muhammad, mendedikasikan hidupnya dengan ibadah dan yang terpenting takut kepada Alloh SWT. 

Ketua MUI Pusat bidang Informasi, Komunikasi dan Digital, KH Masduki Baidlowi, MSi yang melantik pengurus MUI NTB menambahkan bahwa tantangan MUI perihal keumatan adalah kepercayaan kepada para ulama. 

"Ini karena otoritasnya tergerus dan diambil oleh algoritma media sosial yang kecenderungannya mengabaikan substansi dan keilmuan tapi menggantinya dengan isu viral yang lebih banyak bersifat kurang penting dan dangkal.

Ketua MUI terpilih, Dr TGH Badrun, MPd dalam kesempatan tersebut mengatakan, MUI NTB dengan 124 orang yang terdiri dari guru besar, doktor, ulama dan cendekiawan yang siap mendukung program pemerintah dalam hal pembangunan umat. (AM/jmy/ kominfotikntb)

]]>
Sun, 12 Apr 2026 07:22:47 +0800 amr
Wujudkan Sumbawa Hijau Lestari, Bupati Jarot Targetkan Kabupaten Sumbawa Jadi Role Model Agroforestri Nasional https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-hijau-lestari-bupati-jarot-targetkan-kabupaten-sumbawa-jadi-role-model-agroforestri-nasional https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-hijau-lestari-bupati-jarot-targetkan-kabupaten-sumbawa-jadi-role-model-agroforestri-nasional Wujudkan Sumbawa Hijau Lestari, Bupati Jarot Targetkan Kabupaten Sumbawa Jadi Role Model Agroforestri Nasional

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memantapkan langkah dalam menjaga keseimbangan alam sembari meningkatkan ekonomi kerakyatan. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Program Agroforestri Pangan dan Energi Perhutanan Sosial (FAPE-PS) di Hotel Transit, Sumbawa Besar, Kamis (09/04/2026).

Kegiatan  yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan (OPD dan lintas sektor) ini bukan sekadar diskusi rutin, melainkan upaya Pemkab Sumbawa dalam menyinkronkan kebijakan pusat, provinsi, hingga daerah. Fokus utamanya adalah memperkuat program unggulan "Sumbawa Hijau Lestari" yang menjadi napas pembangunan lingkungan di tanah Samawa.

Dalam arahannya, Bupati H.Syarafuddin Jarot menekankan bahwa pengelolaan hutan harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi untuk memastikan kebijakan pencegahan illegal logging dan gerakan penanaman kembali berjalan sukses.

"Kegiatan ini adalah wadah untuk menyatukan langkah. Kita ingin memastikan seluruh kebijakan lingkungan tidak hanya menjaga alam, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat. Kita targetkan Sumbawa menjadi role model nasional dalam sinkronisasi program agroforestri," ujar Bupati Jarot penuh optimisme.

Komitmen Tegas: Lindungi Gunung, Selamatkan Bendungan

Di sisi lain, Bupati juga menunjukkan sisi tegasnya dalam menjaga aset vital daerah. Komitmen ini dibuktikan dengan terbitnya Surat Edaran yang melarang keras penanaman jagung di kawasan hutan, area perhutanan sosial, dan tanah negara. 

Langkah ini diambil sebagai bentuk mitigasi bencana akibat penggundulan hutan yang berdampak pada sedimentasi dan hilangnya mata air. Secara khusus, Bupati menyoroti keberadaan Bendungan Beringin Sila sebagai infrastruktur vital yang harus dilindungi dari dampak kerusakan hutan.

"Jika gunung-gunung di atas Bendungan Beringin Sila terus dibiarkan gundul, maka sedimentasi akan menumpuk di bendungan. Kita harus bertindak sekarang sebelum dampak buruknya semakin luas," tegas Bupati.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk berhenti bekerja secara parsial dan mulai memperkuat kolaborasi lintas sektor. Beliau meyakini bahwa sekecil apapun langkah yang dilakukan secara bersama-sama akan membuahkan hasil yang berkelanjutan bagi anak cucu nanti.

Dengan semangat sinkronisasi antara Program FAPE-PS dan "Sumbawa Hijau Lestari", Kabupaten Sumbawa optimistis mampu menjadi pionir pengelolaan hutan di Indonesia. Langkah nyata ini menjadi pondasi kuat untuk mewujudkan visi besar: Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.(AM)

]]>
Sun, 12 Apr 2026 07:12:52 +0800 amr
Satpol PP Bongkar Peredaran Rokok Ilegal, 15 Ribu Batang Disita https://amarmedia.co.id/satpol-pp-bongkar-peredaran-rokok-ilegal-15-ribu-batang-disita https://amarmedia.co.id/satpol-pp-bongkar-peredaran-rokok-ilegal-15-ribu-batang-disita Satpol PP Bongkar Peredaran Rokok Ilegal, 15 Ribu Batang Disita 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Sumbawa kembali terbongkar. Dalam operasi gabungan yang melibatkan Satpol PP, Bea Cukai, TNI, Polri, dan Kejaksaan Negeri, aparat berhasil mengamankan ribuan barang kena cukai (BKC) ilegal dari sejumlah titik.

Operasi yang digelar selama dua hari, 9 hingga 10 April 2026, menyasar wilayah Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Lape. Kegiatan ini dilakukan berdasarkan hasil pengumpulan informasi awal yang telah dipetakan sebelumnya.

Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil menyita 15.195 batang rokok ilegal serta 3.255 gram tembakau iris dengan berbagai jenis pelanggaran, mulai dari tanpa pita cukai hingga penggunaan pita cukai yang tidak sesuai peruntukan.

Kasat Pol PP Kabupaten Sumbawa, Abdul Haris, S.Sos, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menekan peredaran barang ilegal yang berpotensi merugikan negara.

“Operasi ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga sebagai langkah menjaga ketertiban serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari peredaran barang ilegal,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator lapangan, Mukhtamarwan, S.Pt, menyampaikan bahwa seluruh sasaran operasi telah melalui proses pemetaan sehingga pelaksanaan di lapangan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Ini hasil kerja sama lintas instansi yang solid,” jelasnya.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan juga berhasil mengamankan 1 unit mobil box beserta sopir yang diduga kuat menjadi bagian dari distribusi rokok ilegal di wilayah Kecamatan Lape. Hal ini mengindikasikan adanya pola distribusi yang terorganisir.

Seluruh barang bukti yang berhasil diamankan telah diserahkan kepada pihak Bea dan Cukai Sumbawa untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat. Warga bahkan berharap agar operasi serupa terus dilakukan secara berkelanjutan, disertai dengan peningkatan sosialisasi terkait bahaya dan konsekuensi hukum dari peredaran rokok ilegal.

Pemerintah daerah pun memastikan akan terus menggencarkan langkah penindakan sekaligus edukasi kepada masyarakat, guna menekan peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah Kabupaten Sumbawa.(AM/MA)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 23:28:46 +0800 amr
Duka di Pemangong: Si Jago Merah Hanguskan Rumah Panggung, Solidaritas Warga dan Damkartan Padamkan Api https://amarmedia.co.id/duka-di-pemangong-si-jago-merah-hanguskan-rumah-panggung-solidaritas-warga-dan-damkartan-padamkan-api https://amarmedia.co.id/duka-di-pemangong-si-jago-merah-hanguskan-rumah-panggung-solidaritas-warga-dan-damkartan-padamkan-api Duka di Pemangong: Si Jago Merah Hanguskan Rumah Panggung, Solidaritas Warga dan Damkartan Padamkan Api

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Suasana sore yang tenang di Dusun Pemangong A, Desa Lenangguar, berubah menjadi mencekam pada Sabtu (11/04/2026). Kebakaran hebat melanda pemukiman warga, menghanguskan tiga unit rumah panggung dan berdampak pada lima bangunan lainnya, termasuk sebuah fasilitas pendidikan anak usia dini (PAUD).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan keterangan Kepala Damkartan Kabupaten Sumbawa H Sahabuddin.S.Sos.MSi, api mulai terlihat sekitar pukul 17.00 WITA. Mengingat struktur bangunan yang didominasi material kayu (rumah panggung), api dengan cepat menjalar dan melahap habis hunian milik bapak Muhammad MT (5 KK), ibu Siti Sawiyah (2 KK), serta keluarga Maryam/Hasbullah (2 KK).

Hanya dalam hitungan menit, petugas Damkartan Pos Lenangguar tiba di lokasi setelah menerima laporan warga. Dibantu oleh warga setempat, anggota TNI/Polri, dan petugas PLN, mereka berjibaku melawan kobaran api agar tidak merembet lebih luas ke rumah-rumah permanen di sekitarnya.

Meski api mengamuk dengan hebat, kesigapan tim di lapangan berhasil melokalisir keadaan. Berikut adalah rincian dampak musibah tersebut Rusak Berat (Habis Terbakar) sebanyak 3 unit rumah panggung.Terdampak (Kerusakan Atap/Kusen) sebanyak 5 unit bangunan, termasuk milik A. Kadir AW, Supardi, Lukmansyah, Janariah, serta gedung PAUD Sultan Hasanuddin

Taksiran kerugian diperkirakan mencapai Rp 300 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Api akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 20.07 WITA.

Berdasarkan penyelidikan sementara dari pihak kepolisian, musibah ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik di salah satu rumah korban. Namun, investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pastinya.

Kehilangan tempat tinggal bukan sekadar kehilangan materi, tapi juga kehilangan ruang penuh kenangan. Mari kita selipkan doa untuk para korban di Dusun Pemangong A agar diberikan ketabahan dan kekuatan untuk bangkit kembali. Terima kasih kepada para petugas Damkar dan warga yang telah menunjukkan arti "gotong royong" yang sesungguhnya di tengah musibah ini. (AM)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 22:50:19 +0800 amr
Kebakaran Hanguskan 3 Rumah Panggung Di Lenangguar, Tidak Ada Korban Jiwa https://amarmedia.co.id/kebakaran-hanguskan-3-rumah-panggung-di-lenangguar-tidak-ada-korban-jiwa https://amarmedia.co.id/kebakaran-hanguskan-3-rumah-panggung-di-lenangguar-tidak-ada-korban-jiwa Kebakaran Hanguskan 3 Rumah Panggung Di Lenangguar, Tidak Ada Korban Jiwa

 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Kebakaran melanda Dusun Pemangong A, Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa pada Sabtu sore, 11 April 2026. Api dengan cepat menghanguskan 3 unit rumah panggung dan merusak 5 unit bangunan lainnya.

 

Berdasarkan laporan resmi dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, laporan kebakaran diterima pada pukul 17.00 WITA. Tim Damkartan Pos Lenangguar segera dikerahkan dan tiba di lokasi pada pukul 17.07 WITA.

 

Karena sebagian besar bangunan yang terbakar terbuat dari material kayu, api dengan cepat menjalar. Akibatnya, 3 rumah panggung milik Muhammad MT, Siti Sawiyah, dan Maryam/Hasbullah hangus terbakar beserta isinya. Selain itu, terdapat 5 unit rumah dan bangunan lain yang terdampak, antara lain milik A. Kadir AW, Supardi, PAUD Sultan Hasanuddin, Lukmansyah, dan Janariah. Kerusakan pada bangunan terdampak meliputi atap, kusen jendela, dan pintu.

 

Pemadaman dilakukan dengan melibatkan 1 unit mobil pemadam kebakaran, personel Damkartan Regu 1 Zona Lenangguar, serta dibantu oleh Kepala Desa, Kepala Dusun, petugas PLN, Babinsa, Babinkamtibmas, dan warga sekitar. Berkat kerja sama yang cepat dan sigap, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan total pada pukul 20.07 WITA tanpa memakan korban jiwa.

 

Sementara itu, dugaan sementara penyebab kebakaran diduga berasal dari konsleting listrik di salah satu rumah korban, namun masih dalam penyelidikan lebih lanjut pihak kepolisian. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 300 juta.

 

Setelah situasi dinyatakan aman, tim Damkartan kembali ke pos pada pukul 20.20 WITA. (AM)

 

 

 

]]>
Sat, 11 Apr 2026 21:37:49 +0800 amr
Pemprov NTB Ajak Semua Pihak Bersatu, Perkuat Kinerja Pasca Pelantikan Sekda https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-ajak-semua-pihak-bersatu-perkuat-kinerja-pasca-pelantikan-sekda https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-ajak-semua-pihak-bersatu-perkuat-kinerja-pasca-pelantikan-sekda Pemprov NTB Ajak Semua Pihak Bersatu, Perkuat Kinerja Pasca Pelantikan Sekda

Mataram Amarmedia.co.id– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah, menyusul telah ditetapkannya Sekretaris Daerah (Sekda) definitif berdasarkan keputusan Presiden Republik Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menegaskan bahwa penetapan Sekda merupakan bagian penting dari penguatan tata kelola pemerintahan yang harus disikapi secara konstruktif oleh semua pihak.

“Sekda telah dilantik berdasarkan keputusan Presiden. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menguatkan dalam membangun rumah besar kita bersama, yaitu Nusa Tenggara Barat. Mari kita dukung Pak Sekda Abul Chair dengan seluruh kapasitas dan kemampuan yang beliau miliki,” ujar pria yang akrab disapa Aka.

Ia menekankan bahwa dinamika pendapat yang berkembang di tengah masyarakat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Baik dukungan maupun kritik, menurutnya, memiliki posisi yang sama penting sebagai bagian dari kontrol publik.

“Harapan dan kritik dari masyarakat sama-sama penting. Pemerintah Provinsi NTB menghargai seluruh pandangan yang berkembang sebagai bentuk partisipasi publik dalam memastikan arah pembangunan tetap berada pada jalur yang benar,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, penetapan Sekda definitif ini juga menjawab harapan publik yang dalam beberapa waktu terakhir mendorong agar posisi tersebut segera diisi secara definitif, termasuk untuk memperkuat konsolidasi kepemimpinan birokrasi bersama para kepala perangkat daerah.

Dengan telah lengkapnya struktur kepemimpinan birokrasi, termasuk Sekda definitif dan jajaran perangkat daerah yang telah memiliki kewenangan penuh, maka saat ini merupakan momentum penting untuk mempercepat kerja-kerja pembangunan secara lebih terarah dan terukur.

“Mesin birokrasi kita kini telah lengkap, dengan arah kebijakan yang jelas, serta didukung oleh pimpinan dan perangkat yang memiliki kewenangan penuh. Ini saatnya kita bergerak cepat, bekerja efektif, dan menghadirkan hasil nyata bagi masyarakat NTB,” lanjutnya.

Aka juga mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan, serta menjadikan perbedaan pandangan sebagai energi positif dalam membangun daerah.

“Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi. NTB adalah rumah bersama. Mari kita letakkan kepentingan daerah di atas segalanya, dengan semangat kolaborasi dan saling menghargai,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk terus mengawal, menilai, dan memberikan masukan terhadap jalannya pemerintahan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal pembangunan NTB. Setiap masukan adalah bagian penting dari upaya kita mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bersama,” tutupnya.

]]>
Sat, 11 Apr 2026 20:28:45 +0800 amr
Mi6: Pilkada 2029 Panggung untuk Kader Muda https://amarmedia.co.id/mi6-pilkada-2029-panggung-untuk-kader-muda https://amarmedia.co.id/mi6-pilkada-2029-panggung-untuk-kader-muda Mi6: Pilkada 2029 Panggung untuk Kader Muda

MATARAM.Amarmedia.co.id -Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tahun 2029 diprediksi menjadi momentum krusial bagi arah demokrasi di tingkat lokal. Keberanian mendorong kader muda untuk maju sebagai kandidat kepala daerah bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga keberlanjutan demokrasi yang sehat dan adaptif.

”Membuka ruang yang lebih luas bagi kader muda untuk tampil sebagai kandidat kepala daerah, adalah prasyarat utama bagi lahirnya demokrasi yang hidup, adaptif, dan berkelanjutan,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto di Mataram, Sabtu (11/4/2026).

Analis politik kawakan NTB yang karib disapa Didu ini menegaskan, tanpa keberanian memberi panggung kepada generasi baru, NTB hanya akan mengulang pola lama yang stagnan, di mana kekuasaan berputar pada figur yang sama, sementara tantangan zaman terus berubah.

”Regenerasi itu nggak cuma pergantian usia. Tetapi pembaruan cara pandang, energi, dan keberanian untuk menghadirkan solusi yang lebih relevan bagi masa depan daerah,” tandas Didu.

Mantan Eksekutif Daerah WALHI NTB dua periode ini mengungkapkan, tantangan pembangunan daerah saat ini semakin kompleks. Di sisi lain, tuntutan masyarakat juga kian. Itu sebabnya, kebutuhan akan kepemimpinan daerah yang adaptif, inovatif, dan berintegritas, menjadi semakin mendesak. 

Didu melihat adanya kecenderungan stagnasi dalam kontestasi politik lokal. Hal ini ditunjukkan dengan figur-figur yang sama terus mendominasi panggung Pilkada dari periode ke periode. Kondisi ini, menurutnya, tidak hanya menghambat lahirnya gagasan baru, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas kompetisi politik itu sendiri.

“Jika ruang kontestasi hanya diisi oleh aktor yang sama, maka yang terjadi bukan kompetisi gagasan, melainkan sekadar pengulangan pola. Demokrasi menjadi kehilangan daya dorongnya sebagai mekanisme perubahan,” tandas Didu.

Ia menjelaskan bahwa kader muda memiliki sejumlah keunggulan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Selain lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi, generasi muda juga cenderung memiliki perspektif yang lebih terbuka terhadap inovasi kebijakan publik. Dalam konteks tata kelola pemerintahan, hal ini menjadi penting mengingat banyaknya persoalan baru yang membutuhkan pendekatan lintas sektor dan berbasis data.

Menurut Didu, generasi muda juga memiliki kedekatan yang lebih kuat dengan kelompok demografis produktif yang saat ini mendominasi struktur penduduk NTB. Hal ini memungkinkan terjadinya komunikasi politik yang lebih efektif, sekaligus membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam proses pembangunan daerah.

Namun demikian, Didu tak menampik, bahwa jalan bagi kader muda untuk masuk dalam kontestasi Pilkada tidaklah mudah. Salah satu hambatan utama terletak pada mekanisme rekrutmen politik di internal partai yang masih cenderung pragmatis. Partai politik, dalam banyak kasus, lebih memilih mengusung kandidat dengan tingkat popularitas dan elektabilitas yang sudah mapan, ketimbang memberi kesempatan kepada kader muda yang masih dalam tahap membangun basis dukungan.

“Di sinilah letak persoalannya. Partai politik sering kali terjebak dalam logika jangka pendek. Padahal, jika ingin menjaga keberlanjutan organisasi dan demokrasi, mereka harus berani berinvestasi pada kaderisasi,” tegasnya.

Didu menilai bahwa pimpinan partai politik memiliki peran kunci dalam mendorong perubahan ini. Keberanian untuk memberi ruang bagi kader muda harus dibarengi dengan sistem pembinaan yang terstruktur, mulai dari pendidikan politik, penguatan kapasitas kepemimpinan, hingga pemberian panggung dalam berbagai level kontestasi. Tanpa itu, kader muda akan sulit bersaing secara setara dengan kandidat yang telah memiliki modal sosial dan politik yang kuat.

Selain peran partai, Didu juga menyoroti pentingnya sikap legowo dari para tokoh senior. Ia menekankan bahwa dalam tradisi demokrasi yang sehat, regenerasi kepemimpinan harus dipandang sebagai proses alami yang perlu didukung, bukan dihambat. Tokoh senior, menurutnya, memiliki posisi strategis sebagai penjaga nilai sekaligus mentor bagi generasi berikutnya.

“Sudah saatnya para senior mengambil peran sebagai pembimbing. Memberikan ruang, membuka akses jaringan, serta mentransfer pengalaman. Ini bukan soal kehilangan panggung ya.... Ini tentang memastikan kesinambungan kepemimpinan,” katanya.

*Dinasti Politik Jadi Tantangan*

Dalam analisis yang lebih tajam, Didu juga mengkritisi masih kuatnya praktik dinasti politik di sejumlah daerah. Ia menilai bahwa fenomena tersebut menjadi salah satu faktor yang mempersempit ruang kompetisi bagi kader muda. Ketika akses terhadap kekuasaan hanya berputar di lingkar keluarga tertentu, maka prinsip meritokrasi menjadi sulit mewujud.

“Dinasti politik harusnya tentang bagaimana peluang itu didistribusikan. Jika sejak awal sudah tidak setara, maka hasil akhirnya pun sulit mencerminkan kualitas terbaik,” ujarnya.

Menurut Didu, praktik dinasti politik juga berpotensi melemahkan akuntabilitas publik. Kedekatan personal dalam lingkar kekuasaan dapat mengaburkan mekanisme kontrol, sehingga membuka ruang bagi penyalahgunaan wewenang. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi demokrasi.

Ia menegaskan bahwa Pilkada 2029 harus menjadi titik balik untuk mengurangi dominasi dinasti politik. Hal ini, menurutnya, dapat dilakukan melalui kombinasi antara reformasi internal partai, peningkatan literasi politik masyarakat, serta penguatan regulasi yang mendorong kompetisi yang lebih adil.

Selain isu regenerasi dan dinasti politik, Didu juga menyoroti pentingnya pendekatan representasi dalam menentukan pasangan calon kepala daerah. Dalam konteks NTB yang sangat majemuk, ia menilai bahwa komposisi pasangan calon yang mencerminkan keberagaman sosial, termasuk suku dan kelompok masyarakat, menjadi faktor penting dalam membangun legitimasi politik.

“Perpaduan latar belakang dalam pasangan kepala daerah harus kita akui menjadi simbol komitmen terhadap inklusivitas. Ini penting untuk menjaga kohesi sosial di tengah keberagaman,” jelasnya.

Namun demikian, Didu mengingatkan bahwa pendekatan ini tidak boleh berhenti pada aspek simbolik semata. Representasi yang dibangun harus memiliki basis substantif, di mana masing-masing kandidat benar-benar memahami dan mampu memperjuangkan kepentingan kelompok yang diwakilinya. Tanpa itu, representasi hanya akan menjadi alat politik yang dangkal dan tidak berdampak pada kualitas kebijakan.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa perpaduan latar belakang dalam pasangan kepala daerah juga dapat memperkaya perspektif dalam proses pengambilan keputusan. Dengan adanya keberagaman pengalaman dan sudut pandang, kebijakan yang dihasilkan diharapkan menjadi lebih komprehensif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang beragam.

Dalam konteks yang lebih luas, Didu melihat bahwa keberhasilan mendorong kader muda dalam Pilkada 2029 akan sangat ditentukan oleh sinergi antara berbagai aktor, mulai dari partai politik, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, hingga media. Ia menekankan pentingnya menciptakan ekosistem politik yang mendukung tumbuhnya kepemimpinan muda yang berkualitas.

“Ini bukan hanya tugas satu pihak. Semua elemen harus bergerak bersama. Kita perlu menciptakan ruang yang memungkinkan kader muda tumbuh, belajar, dan berkompetisi secara sehat. Dan kabar gembiranya, kita masih punya waktu untuk mewujudkan ini hingga 2029 mendatang,” ujarnya.

Karena itu, Didu mendorong agar masyarakat, khususnya pemilih muda, lebih aktif dalam mengawal proses demokrasi. Partisipasi yang kritis dan rasional dinilai menjadi kunci untuk memastikan bahwa kandidat yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas dan integritas yang dibutuhkan.

”Jika kita ingin demokrasi daerah kita lebih berkualitas, maka kita harus berani berubah. Memberi ruang bagi kader muda sebuah keharusan. Tanpa itu, kita hanya akan terjebak dalam siklus lama yang tidak membawa kemajuan berarti,” pungkasnya. (Didu)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 14:30:31 +0800 amr
Hadiri Rakor Bersama Menteri ATR/BPN, Sekda Sumbawa Dorong Percepatan Sertifikasi Aset dan Sinkronisasi Tata Ruang https://amarmedia.co.id/hadiri-rakor-bersama-menteri-atrbpn-sekda-sumbawa-dorong-percepatan-sertifikasi-aset-dan-sinkronisasi-tata-ruang https://amarmedia.co.id/hadiri-rakor-bersama-menteri-atrbpn-sekda-sumbawa-dorong-percepatan-sertifikasi-aset-dan-sinkronisasi-tata-ruang Hadiri Rakor Bersama Menteri ATR/BPN, Sekda Sumbawa Dorong Percepatan Sertifikasi Aset dan Sinkronisasi Tata Ruang

Mataram.Amarmedia.co.id– Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP mewakili Bupati Sumbawa menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) strategis antara Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dengan Kepala Daerah serta kepala Bappeda se-Provinsi NTB. Acara yang dibuka oleh Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, ini berlangsung di Ruang Tambora, Kantor Gubernur NTB, Jumat (10/04/2026).

Rakor ini menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan visi pemerintah pusat, terutama dalam menghadapi tantangan agraria yang kian kompleks.

Kepada amarmedia.co.id, Doktor Budi akrab disapa menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan ruang diskusi terbuka yang sangat berharga bagi pemerintah kabupaten. Menurutnya, arahan langsung dari Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, sangat dibutuhkan untuk mengurai sumbatan persoalan tata ruang di tingkat lokal.

"Ini menjadi wadah bagi kami untuk menyampaikan aspirasi dan kendala nyata di lapangan. Kami mendapatkan arahan langsung guna menyelesaikan persoalan tata ruang dan pertanahan agar sinkron dengan visi pembangunan nasional," ujar Doktor Budi

Sekda menegaskan bahwa Kabupaten Sumbawa fokus pada tiga isu utama yang menjadi perhatian Menteri pelayanan pertanahan, penataan ruang, serta pengendalian alih fungsi lahan.

Menanggapi arahan Gubernur mengenai ketahanan pangan dan sertifikasi aset, Sekda memaparkan kondisi spesifik yang dihadapi Kabupaten Sumbawa. Sebagai lumbung pangan di NTB, Sumbawa menghadapi dilema antara akselerasi investasi industri dan perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Dengan masuknya berbagai investasi besar di sektor pertanian dan peternakan terintegrasi, pemetaan tata ruang yang presisi sangat mendesak agar lahan produktif tidak tergerus secara liar.

Selaras dengan komitmen Pemprov NTB, Pemkab Sumbawa juga tengah memacu sertifikasi aset-aset daerah guna memperkuat administrasi dan nilai ekuitas pemerintah daerah.

Sinkronisasi tata ruang kabupaten menjadi kunci agar para investor yang masuk ke Sumbawa memiliki kepastian hukum, sehingga tidak ada hambatan administratif di masa mendatang.

Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Dikatakannya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam arahannya menekankan bahwa pengendalian alih fungsi lahan adalah kunci mutlak. Hal ini senada dengan langkah proaktif yang ingin diambil Pemkab Sumbawa dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian sambil tetap membuka diri terhadap industri.

"Langkah percepatan sertifikasi aset dan sinkronisasi tata ruang ini sangat penting sebagai dasar penguatan nilai daerah dan dukungan terhadap skema pembiayaan pembangunan ke depan," tambah Sekda.

Melalui Rakor ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Dengan tata ruang yang rapi dan status lahan yang jelas, Kabupaten Sumbawa optimis dapat meningkatkan daya saing investasi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan produktivitas petani.(AM)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 14:07:59 +0800 amr
Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN Bahas Sinkronisasi Tata Ruang, Pengamanan Aset Daerah, dan Pengendalian Lahan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-kementerian-atrbpn-bahas-sinkronisasi-tata-ruang-pengamanan-aset-daerah-dan-pengendalian-lahan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-kementerian-atrbpn-bahas-sinkronisasi-tata-ruang-pengamanan-aset-daerah-dan-pengendalian-lahan Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN Bahas Sinkronisasi Tata Ruang, Pengamanan Aset Daerah, dan Pengendalian Lahan

Mataram.Amarmedia.co.id, 10 April 2026 – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal membuka acara Rapat Koordinasi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta seluruh Kepala Daerah se-NTB yang berlangsung di Ruang Tambora Kantor Gubernur NTB, Jum’at (10/04).

Dalam sambutannya, Gubernur NTB menegaskan bahwa tata ruang merupakan instrumen krusial yang menjadi titik tolak bagi berbagai kebijakan di bidang investasi, pembangunan, dan sosial.

"Saat ini, pemerintah pusat telah menetapkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional. Hal ini menimbulkan tantangan tersendiri, khususnya dalam penyesuaian tata ruang yang belum sepenuhnya siap untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, termasuk pengembangan industri terkait," ujar Gubernur NTB.

Menyikapi kekhawatiran terkait terhambatnya pembangunan akibat belum sinkronnya tata ruang antara provinsi dan kabupaten/kota, Pemprov NTB telah mengambil langkah proaktif. Pemerintah provinsi secara terbuka telah mengundang para investor untuk berdiskusi dan menyampaikan kebutuhan mereka, termasuk memetakan kemungkinan revisi tata ruang yang perlu diakomodasi dalam waktu dekat. Langkah ini diambil guna memberikan kepastian hukum dan kenyamanan bagi para pelaku usaha.

Selain fokus pada isu tata ruang, Rapat Koordinasi ini juga menjadi momentum penting bagi pengamanan aset daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN.

Gubernur memaparkan bahwa dari total lebih dari 1.400 aset yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi NTB, saat ini baru sekitar 20% yang telah memiliki sertifikat resmi.

"Ke depan, melalui sensus aset yang telah kita lakukan, kita akan mempercepat proses sertifikasi sebagai dasar penguatan nilai ekuitas pemerintah daerah. Hal ini menjadi sangat penting, terutama dalam rangka mendukung berbagai skema pembiayaan pembangunan ke depan," tegasnya.

Melalui kehadiran Menteri ATR/BPN, Pemprov NTB berharap forum koordinasi ini dapat menjadi ruang diskusi terbuka bagi para wali kota, bupati, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyampaikan aspirasi dan kendala di lapangan, sekaligus mendapatkan arahan langsung dari pemerintah pusat guna menyelesaikan berbagai persoalan tata ruang dan pertanahan di Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam arahannya menyampaikan bahwa terdapat tiga isu utama yang menjadi perhatian pihaknya, yakni persoalan pertanahan, tata ruang, serta alih fungsi lahan.

“Kami fokus pada tiga hal. Pertama isu pertanahan, kedua tata ruang secara umum, dan ketiga terkait alih fungsi lahan yang harus dikendalikan,” tegas Nusron.

Menteri Nusron juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara akselerasi pembangunan dan perlindungan lahan, khususnya dalam mendukung visi ketahanan pangan nasional. Pengendalian alih fungsi lahan, menurutnya, adalah kunci mutlak agar kebijakan strategis dapat berjalan selaras tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan hidup serta produktivitas sektor pertanian.

Pertemuan strategis ini diharapkan menjadi langkah maju dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTB, guna mengurai berbagai tantangan agraria dan tata ruang secara komprehensif demi kemajuan daerah. (AM)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 13:33:34 +0800 amr
Optimalkan PAD, Kepala Samsat Sumbawa Puji Inovasi Samsat Night Bapenda dan Rencana Drive Thru Alas https://amarmedia.co.id/optimalkan-pad-kepala-samsat-sumbawa-puji-inovasi-samsat-night-bapenda-dan-rencana-drive-thru-alas https://amarmedia.co.id/optimalkan-pad-kepala-samsat-sumbawa-puji-inovasi-samsat-night-bapenda-dan-rencana-drive-thru-alas Optimalkan PAD, Kepala Samsat Sumbawa Puji Inovasi Samsat Night dan Rencana Drive Thru Alas

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Kepala Samsat Sumbawa, Syaharuddin, SE, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan pelayanan yang terus dilakukan oleh jajaran Bapenda Sumbawa. Salah satunya melalui kegiatan Samsat Night yang digelar di area Car Free Night (CFN) Lapangan Pahlawan malam ini.

Syaharuddin menegaskan bahwa inisiatif jemput bola ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas instansi untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajaknya.

Dalam keterangannya, Sabtu 11 April 2026, Syaharuddin Daeng akrab disapa merasa bangga dengan sinergi yang terbangun. Baginya, memberikan kemudahan akses layanan adalah kunci dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

"Mantap Bapenda Sumbawa beserta jajarannya. Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kolaborasi bersama Samsat Sumbawa untuk memberi apresiasi dan hadiah kepada masyarakat yang membayar pajak kendaraannya di kegiatan CFN nanti malam," ungkap Syahruddin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehadiran Samsat di tengah pusat keramaian merupakan strategi penting dalam memajukan daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Hal ini bagian dari bentuk kontribusi dalam rangka optimalisasi PAD dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor. Terima kasih Pak Kabid dan jajaran atas supportnya di giat CFN malam nanti," tambahnya.

Layanan STNK 5 Tahun di Alas: Didukung Dana Sharing Opsen

Selain fokus pada kegiatan malam nanti, Syaharuddin juga membawa kabar baik mengenai peningkatan infrastruktur layanan di wilayah Sumbawa. Rencana perluasan layanan administrasi kendaraan, khususnya perpanjangan STNK 5 tahun, kini sudah memasuki tahap persiapan akhir.

Layanan ini telah mendapatkan persetujuan (ACC) dari Dirlantas Polda NTB. Menariknya, pemenuhan infrastruktur pendukung untuk layanan ini akan disokong penuh melalui skema dana sharing Opsen dari Bapenda Kabupaten Sumbawa.

"Insya Allah, bulan Agustus mendatang kita akan melakukan launching pelaksanaan layanan STNK 5 tahun di Drive Thru Alas. Terkait infrastruktur pelayanannya, akan disuport oleh Bapenda Kabupaten Sumbawa melalui dana sharing Opsen," jelas Syaharuddin.

Pemanfaatan dana Opsen ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik. Dengan adanya layanan di Alas, masyarakat di wilayah barat Sumbawa seperti alas Barat, Rhee, Utan tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke kota Sumbawa Besar untuk mengurus siklus lima tahunan kendaraan mereka.

"Saat ini kita tinggal menunggu persiapan perangkat pendukungnya saja. Harapannya, ini menjadi kado bagi masyarakat untuk pelayanan yang lebih cepat dan dekat. Gass Pull! pungkasnya.

]]>
Sat, 11 Apr 2026 13:17:47 +0800 amr
Sambil Menikmati CFN, Yuk Bayar Pajak Kendaraan di Samsat Night Lapangan Pahlawan Sumbawa ! https://amarmedia.co.id/sambil-menikmati-cfn-yuk-bayar-pajak-kendaraan-di-samsat-night-lapangan-pahlawan-sumbawa https://amarmedia.co.id/sambil-menikmati-cfn-yuk-bayar-pajak-kendaraan-di-samsat-night-lapangan-pahlawan-sumbawa Sambil Menimati CFN, Yuk Bayar Pajak Kendaraan di Samsat Night Lapangan Pahlawan Sumbawa!

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Ada kabar gembira bagi warga Sumbawa yang ingin mengurus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tanpa harus mengganggu jam kerja. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melalui layanan Samsat Night kembali hadir menyapa masyarakat di lokasi Car Free Night (CFN) Lapangan Pahlawan nanti malam (11/4)

Layanan jemput bola ini sengaja dihadirkan untuk memberikan kemudahan bagi para pemilik kendaraan yang sibuk di siang hari, sekaligus memberikan suasana bayar pajak yang lebih santai sambil menikmati hiburan malam minggu.

Bapenda tidak hanya memberikan kemudahan akses, tetapi juga menyiapkan kejutan khusus bagi para wajib pajak yang taat. 

Kepada awak media, Sabtu 11 April 2026, mewakili kepala Bapenda Sumbawa melalui Kabid Penagihan dan pemeriksaan Pajak, Muhammad Yakub, SE, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan momen ini. Ia menekankan bahwa kepatuhan membayar pajak akan langsung diganjar dengan apresiasi kecil namun berkesan.

 "Ayo bayar Pajak Kendaraan Bermotor anda nanti malam di Samsat Night lokasi CFN Lapangan Pahlawan. Sebagai bentuk apresiasi, kami memberikan hadiah souvenir menarik atas pembayaran PKB anda di stand Layanan Samsat Keliling," ujar Jakub.

Kenapa Harus ke Samsat Night? karena Praktis."Tidak perlu mengantre lama di kantor induk pada jam kerja, Lokasi Strategis Berada di pusat keramaian CFN Lapangan Pahlawan Sumbawa, bisa sambil jalan-jalan atau kulineran. Menarik lagi, ada Hadiah Langsung. Khusus malam ini, ada souvenir cantik menanti Anda di stand" ujarnya.

Ia mengingatkan untuk warga yang ingin membayar agar jangan lupa membawa dokumen persyaratan seperti STNK asli dan KTP asli sesuai nama di STNK untuk mempercepat proses layanan.

"Sampai jumpa nanti malam di Lapangan Pahlawan! Mari menjadi warga bijak yang taat pajak demi pembangunan daerah yang lebih baik" pungkasnya

Kolaborasi Kuat demi Optimalisasi PAD

Kegiatan ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala Samsat Sumbawa, Syahruddin, SE. Beliau menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kolaborasi antar instansi untuk mempermudah masyarakat sekaligus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Mantap Bapenda Sumbawa beserta jajarannya. Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kolaborasi bersama Samsat Sumbawa untuk memberi apresiasi dan hadiah kepada masyarakat yang membayar pajak kendaraannya di kegiatan CFN nanti malam," ungkap Syahruddin.

Lebih lanjut, Syahruddin menjelaskan bahwa langkah ini merupakan strategi penting dalam memajukan daerah.

"Hal ini bagian dari bentuk kontribusi dalam rangka optimalisasi PAD dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor. Terima kasih Pak Kabid dan jajaran atas support-nya di giat CFN nanti malam " tambahnya.  (AM)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 09:27:39 +0800 amr
Polsek Labuan Badas Ringkus Pencuri Inventaris Sekolah, Keluarga Pelaku Turut Bantu Polisi https://amarmedia.co.id/polsek-labuan-badas-ringkus-pencuri-inventaris-sekolah-keluarga-pelaku-turut-bantu-polisi https://amarmedia.co.id/polsek-labuan-badas-ringkus-pencuri-inventaris-sekolah-keluarga-pelaku-turut-bantu-polisi Polsek Labuan Badas Ringkus Pencuri Inventaris Sekolah, Keluarga Pelaku Turut Bantu Polisi

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id- Pelarian terduga pelaku pencurian inventaris milik SDN Badas berinisial DS (18) akhirnya terhenti. Personel Polsek Labuan Badas berhasil mengamankan pelaku di depan Kantor KUA Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa, Kamis malam (09/04/2026).

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan pengaduan Kepala Sekolah SDN Badas, Ibu Dwi Handayani, pada 25 Maret 2026 lalu. Berdasarkan olah TKP, pelaku diduga masuk ke ruang guru melalui lubang ventilasi jendela, membongkar lemari, serta menggasak satu set panci dan sebuah unit kipas angin.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kapolsek Labuan Badas Iptu Eko Riyono, S.H.,M.Si., menjelaskan bahwa keberhasilan penangkapan ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat, khususnya keluarga pelaku sendiri.

"Kami mendapatkan informasi krusial dari paman pelaku mengenai keberadaan keponakannya. Pihak keluarga mengaku merasa jengkel dan malu atas perilaku pelaku yang selama ini meresahkan, sehingga mereka memilih kooperatif dengan pihak kepolisian," jelas Kapolsek.

Mendapat informasi tersebut, Aiptu Gunardi langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Sekitar pukul 20.02 WITA, pelaku berhasil ditemukan dan diamankan tanpa perlawanan untuk kemudian dibawa ke Mapolsek Labuan Badas guna proses penyidikan lebih lanjut.

Setelah mengamankan pelaku, tim langsung melakukan pengembangan dan berhasil menyita barang bukti berupa satu unit kipas angin dari tangan seorang warga di Dusun Badas yang menjadi tempat pelaku menjual barang hasil curiannya.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa pemuda asal Desa Mokong ini ternyata sudah melakukan aksi pencurian lebih dari satu kali di lokasi berbeda. Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku." ujar Iptu Eko Riyono.

Situasi di wilayah hukum Polsek Labuan Badas pasca penangkapan terpantau aman dan kondusif. Polri mengapresiasi keberanian keluarga pelaku yang turut membantu penegakan hukum demi ketertiban lingkungan. (AM)

]]>
Fri, 10 Apr 2026 18:27:52 +0800 amr
Safari Syawal di Masjid Al&Ihsan Samapuin, Prof. Din Syamsuddin Serukan Ukhuwah Islamiyah: Jangan Mau Diadu Domba! https://amarmedia.co.id/safari-syawal-di-masjid-al-ihsan-samapuin-prof-din-syamsuddin-serukan-ukhuwah-islamiyah-jangan-mau-diadu-domba https://amarmedia.co.id/safari-syawal-di-masjid-al-ihsan-samapuin-prof-din-syamsuddin-serukan-ukhuwah-islamiyah-jangan-mau-diadu-domba Safari Syawal di Masjid Al-Ihsan Samapuin, Prof. Din Syamsuddin Serukan Ukhuwah Islamiyah: Jangan Mau Diadu Domba!

Sumbawa Besar.Amaredia.co.id – Masjid Al-Ihsan, Kelurahan Samapuin, menjadi saksi hangatnya silaturahim antara tokoh ulama internasional, Prof.Dr. K.H. Din Syamsuddin, M.A., dengan warga setempat pada momentum Halalbihalal, Jumat (10/4/2026).

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., tokoh masyarakat Dr. A. Rachman Alamudy, Kapolsek Sumbawa, serta Babinsa Samapuin Ketua dan Sekretaris LPM Samapuin, Achmad Fachri SH dan Abdul Ma'ruf Rahmat. Kehadiran Prof. Din yang juga merupakan putra daerah kebanggaan Sumbawa ini disambut antusias oleh jamaah yang memadati masjid.

Dalam tausiyahnya, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah sekaligus mantan Ketua Umum MUI Pusat ini berbagi kisah perjalanan hidupnya yang melintasi berbagai organisasi besar di Indonesia. Lahir dan besar di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), namun kemudian dipercaya memimpin Muhammadiyah, Prof. Din menegaskan bahwa perbedaan organisasi bukanlah alasan untuk berpecah belah.

"Organisasi itu hanyalah alat perjuangan, bukan tujuan (ghoyah). Tujuannya sama: Izzul Islam wal Muslimin, kejayaan Islam dan umat Islam. Jangan sampai perbedaan organisasi menjadi bahan pertentangan di antara kita," pesan Prof. Din di hadapan warga Samapuin.

Pengasuh dan pendiri PMI Dea Malela ini  mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap upaya adu domba yang sering kali merusak persatuan umat, terutama di tingkat akar rumput. Prof. Din menekankan pentingnya menjaga kerukunan seperti kaum Muhajirin dan Ansar di Madinah yang disatukan oleh iman.

Pesan Persatuan Dunia Islam dari Samapuin Sumbawa

Tidak hanya bicara soal lokal, Prof. Din juga menyampaikan kegelisahannya terhadap kondisi dunia Islam saat ini, khususnya agresi yang menimpa Iran dan Palestina. Beliau mengungkapkan sedang memprakarsai sebuah dokumen mendesak terkait persatuan umat Islam sedunia untuk peradaban baru.

"Kami sedang menyusun pesan kepada seluruh dunia agar umat Islam bersatu menghadapi tantangan global. Tidak saatnya lagi kita mempersoalkan perbedaan kecil di saat saudara-saudara kita menghadapi ujian berat," tambahnya.

Motivasi untuk Anak Muda: "Dulu Saya Penjual Pisang Goreng"

Suasana menjadi cair saat Prof. Din memberikan motivasi kepada anak-anak Kelurahan Samapuin. Dengan rendah hati, beliau menceritakan masa kecilnya yang penuh perjuangan.

"Saya ini orang kampung, dulu pernah jual pisang goreng. Tapi jangan pernah menyerah. Saya dorong anak-anak di Samapuin untuk terus belajar, jangan hanya tamat SD. Gantungkan cita-citamu setinggi langit," ujar tokoh yang dikenal luas di kancah internasional ini.

Sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat, acara ditutup dengan pemberian surprise doorprize kepada anak-anak kelas 6 SD yang hadir. Prof. Din berharap dari Kelurahan Samapuin akan lahir generasi-generasi hebat yang mampu berkiprah di tingkat nasional maupun internasional, namun tetap memiliki akar spiritual yang kuat.

Acara Halalbihalal ini ditutup ramah tamah antar warga, memperkuat komitmen masyarakat Samapuin untuk menjaga semangat kerukunan dan persatuan. (AM)

Penulis: Abdul Ma'ruf Rahmat

]]>
Fri, 10 Apr 2026 17:58:10 +0800 amr
Launching Desa Sadar Zakat, BAZNAS Terima Zakat Sapi Warga Brang Kolong https://amarmedia.co.id/launching-desa-sadar-zakat-baznas-terima-zakat-sapi-warga-brang-kolong https://amarmedia.co.id/launching-desa-sadar-zakat-baznas-terima-zakat-sapi-warga-brang-kolong Launching Desa Sadar Zakat, BAZNAS Terima Zakat Sapi Warga Brang Kolong

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 10 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama BAZNAS Kabupaten Sumbawa resmi melaksanakan launching Program Desa Sadar Zakat yang dipusatkan di Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang. Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Muttaqin pada Jumat (10/4/2026) usai pelaksanaan salat Jumat dan dihadiri ratusan masyarakat serta unsur pemerintah daerah.

Launching program ini dihadiri langsung oleh Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta kepala desa se-Kabupaten Sumbawa. Dihadiri pula doleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa H. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov, Kepala Kementerian Haji dan Umroh H. Ardi Suzami, S.Hi., M.M.Inov. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong penguatan peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Desa Brang Kolong ditetapkan sebagai salah satu pilot project Desa Sadar Zakat di Kabupaten Sumbawa. Penetapan ini menjadi langkah awal dalam membangun sistem pengelolaan zakat berbasis desa yang lebih terstruktur, transparan, dan berkelanjutan.

Camat Plampang, Sudarli, S.Pt., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program di wilayahnya. Ia menilai bahwa Desa Sadar Zakat merupakan inovasi penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban zakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah desa, tokoh agama, serta masyarakat. Ia berharap program ini mampu menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Plampang maupun di Kabupaten Sumbawa secara umum.

Selanjutnya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, menyampaikan laporan terkait kondisi dan potensi zakat di daerah. Ia mengungkapkan bahwa potensi zakat di Kabupaten Sumbawa sangat besar, terutama dari sektor pertanian dan peternakan, namun masih perlu dioptimalkan melalui pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis masyarakat.

Program Desa Sadar Zakat, lanjutnya, menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan literasi zakat sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat yang dilakukan secara profesional dan akuntabel.

Sebelum sambutan Bupati, dilakukan penyerahan bantuan dari BAZNAS kepada Masjid Al-Muttaqin sebesar Rp10.000.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang berpusat di masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan bantuan konsumtif kepada 100 mustahik di Desa Brang Kolong. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa zakat yang dihimpun dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

Momen launching semakin bermakna dengan adanya partisipasi langsung dari masyarakat dalam menunaikan zakat. Salah satu warga, Sahabuddin, menyerahkan zakat berupa satu ekor sapi kepada BAZNAS. Selain zakat ternak, masyarakat juga menyerahkan zakat dalam bentuk gabah dan bawang merah sebagai hasil pertanian.

Penyerahan zakat secara langsung ini menjadi simbol kuat tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa program yang diluncurkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi langsung diimplementasikan oleh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa melalui Program Desa Sadar Zakat, pemerintah daerah ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat agar zakat dapat dikelola secara optimal dan memberikan dampak nyata.

“Zakat bukan hanya kewajiban keagamaan, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu mendorong pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga berharap Desa Brang Kolong dapat menjadi contoh sukses yang dapat direplikasi di desa-desa lain. Ia mengajak seluruh kepala desa untuk aktif berperan dalam mengedukasi masyarakat serta mendukung pengelolaan zakat di wilayah masing-masing.

Kepala Desa Brang Kolong, H. Ahmad, SH, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan serta komitmennya untuk menjadikan desanya sebagai model Desa Sadar Zakat yang berhasil.

Menurutnya, program ini membuka peluang besar dalam meningkatkan kepedulian sosial masyarakat serta memperkuat nilai kebersamaan. Ia juga optimistis bahwa dengan dukungan semua pihak, program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata.

Antusiasme juga terlihat dari para kepala desa se-Kabupaten Sumbawa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menyatakan kesiapan untuk mengadopsi program serupa di desa masing-masing sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran ratusan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bukti tingginya dukungan terhadap Program Desa Sadar Zakat. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu berjalan secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Kabupaten Sumbawa.

Launching Desa Sadar Zakat di Desa Brang Kolong tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi titik awal gerakan bersama dalam membangun kesadaran zakat di tingkat desa. Ke depan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam menunaikan zakat, sehingga potensi zakat dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan umat.(AM)

]]>
Fri, 10 Apr 2026 17:45:30 +0800 amr
Perkuat Soliditas dan Pelayanan, Kapolres Sumbawa Gelar Kunjungan Kerja ke Polsek Utan, Rhee, dan Sumbawa https://amarmedia.co.id/perkuat-soliditas-dan-pelayanan-kapolres-sumbawa-gelar-kunjungan-kerja-ke-polsek-utan-rhee-dan-sumbawa https://amarmedia.co.id/perkuat-soliditas-dan-pelayanan-kapolres-sumbawa-gelar-kunjungan-kerja-ke-polsek-utan-rhee-dan-sumbawa Perkuat Soliditas dan Pelayanan, Kapolres Sumbawa Gelar Kunjungan Kerja ke Polsek Utan, Rhee, dan Sumbawa

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id-- Dalam upaya memastikan kesiapan operasional serta memberikan motivasi langsung kepada personel di tingkat kewilayahan, Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melaksanakan rangkaian kunjungan kerja (Kunker) ke tiga Polsek jajaran, yakni Polsek Utan, Polsek Rhee, dan Polsek Sumbawa, pada Rabu (08/04/2026).

Didampingi Wakapolres Sumbawa KOMPOL Didik Harianto, S.H., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sumbawa, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melakukan pengawasan, pembinaan, sekaligus silaturahmi tatap muka bersama seluruh personel di garis depan.

Mengawali agenda di setiap Polsek, Kapolres Sumbawa melakukan pengecekan mendalam terhadap kondisi fisik Markas Komando (Mako). Pemeriksaan meliputi kebersihan ruang kerja, kelayakan sarana prasarana pelayanan publik, hingga kondisi kamar sel tahanan.

Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh fasilitas pendukung tugas kepolisian berada dalam kondisi prima untuk memberikan pelayanan terbaik dan rasa nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum maupun administrasi.

Dalam sesi tatap muka, AKBP Marieta menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi anggota yang tetap menjalankan tugas secara maksimal meskipun di tengah keterbatasan jumlah personel. Ia menegaskan bahwa pimpinan Polres Sumbawa terus berupaya mengusulkan penambahan anggota ke tingkat Polda serta memperjuangkan peningkatan status Polsek Sumbawa menjadi Prarular.

Beberapa poin penekanan utama yang disampaikan Kapolres dalam arahannya antara lain, Gardu terdepan Polri di desa diharapkan terus memperkuat komunikasi dengan perangkat desa/kelurahan serta merawat kendaraan dinas dengan baik menggunakan dana operasional yang tersedia, Tegasan keras diberikan agar tidak ada satu pun personel yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Integritas adalah harga mati dalam menjaga nama baik institusi, Seluruh anggota diminta memahami regulasi terbaru, termasuk implementasi KUHP yang baru, guna menghindari kesalahan prosedur dalam penegakan hukum di lapangan.

Kapolres menekankan pentingnya kerja sama antar-fungsi. "Hilangkan ego sektoral. Setiap fungsi harus saling mendukung karena kita adalah satu kesatuan yang bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat," tegasnya.

Selain memberikan arahan, kunjungan ini juga digunakan untuk menyerap aspirasi dan kendala yang dihadapi personel di lapangan. Berdasarkan hasil evaluasi selama kunjungan, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Utan, Rhee, dan Sumbawa secara umum berada dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut berakhir pada sore hari di Mapolsek Sumbawa. Seluruh prosesi kunjungan kerja dan tatap muka berjalan dengan aman, lancar, serta ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas internal Polres Sumbawa. (MA)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 21:48:41 +0800 amr
Lantik Sekda NTB, Gubernur Ajak Bangun NTB secara Bersama&sama https://amarmedia.co.id/lantik-sekda-ntb-gubernur-ajak-bangun-ntb-secara-bersama-sama https://amarmedia.co.id/lantik-sekda-ntb-gubernur-ajak-bangun-ntb-secara-bersama-sama Lantik Sekda NTB, Gubernur Ajak Bangun NTB secara Bersama-sama 

Mataram.Amarmedia.co.id- Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal secara resmi melantik Abul Chair, Ak sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB yang berlangsung di Pendopo Gubernur, Kamis 09 April 2026. Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 29/TPA Tahun 2026 yang ditetapkan pada 17 Maret 2026.

"Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan," ucap gubernur melantik.

Miq Iqbal sapaan Gubernur NTB mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam terdapat ibadah sholat dilakukan secara berjamaah. Sholat yang dilakukan sendiri-sendiri akan mendapatkan pahala hanya satu tetapi kalau dilakukan secara berjamaah maka pahalanya dua puluh tujuh kali lipat. Untuk itu, membangun NTB harus dilakukan berjamaah dan kolaborasi bersama. 

"Mari kita berjamaah untuk membangun NTB, sehingga kita mendapatkan 27 kali lipat pahalanya. Mudah-mudahan niat baik dan ikhtiar membangun NTB ke depan diridhoi, diberkahi dan dimudahkan oleh Allah SWT," harap Miq Iqbal.

Miq Iqbal menyampaikan ucapan selamat kepada Sekda NTB yang baru dilantik, semoga ini menjadi awal yang baik mewujudkan tata kelola birokrasi yang lebih terarah. Gubernur mengakui bahwa selama setahun ini dirinya belum maksimal membangun networking di luar karena harus berkantor setiap hari disebabkan belum adanya Sekda NTB Definitif. Sehingga agenda besar di luar daerah belum sepenuhnya terlaksana dengan baik. 

"Alhamdulillah hari ini kita sudah punya Sekda. Pak sekda nanti kita jarang bertemu karena saya harus banyak kegiatan diluar untuk mengkonsolidasikan program kita NTB. Nanti pak Sekda yang mengurus NTB dari dalam," ungkap Miq Iqbal 

Gubernur mengungkapkan bahwa roda kepemimpinan sudah berjalan selama setahun dan alhamdulillah pemerintah Provinsi NTB sudah membangun pondasi yang cukup kuat. Miq Iqbal memilih membangun NTB tidak untuk berlari dengan suasana rapuh. Beliau memilih berlari sedikit lebih pelan tetapi dengan pondasi yang kuat.

"Bapak sekarang sudah dilantik hari ini insyaallah pondasi kita sudah cukup kuat untuk melangkah," tegasnya dengan bangga

Miq Iqbal juga menambahkan bahwa siapapun yang mencintai tanah ini, siapapun yang mencintai provinsi ini maka dia adalah orang NTB. Karena itu, selamat datang dan jadilah warga NTB yang merupakan bagian dari keluarga besar kami di NTB. Gubernur yakin bahwa siapa pun yang pernah ke NTB pasti akan merasa aman. 

"Kita sama-sama mencintai NTB dan mengabdi untuk membangun NTB ke depannya. Saya yakin budaya latar belakang bapak dengan budaya kami di NTB tidak jauh sehingga tidak sulit buat bapak untuk mencintai NTB seperti bapak mencintai tanah kampung halaman bapak sendiri," harap Miq Iqbal pada Sekda NTB yang baru.

Seperti diketahui, Sekda NTB, Abul Chair yang dilantik hari ini merupakan pria kelahiran Madura dan menjabat sebagai kepala Perwakilan BPKP Jawa Timur.

Dalam pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Ketua DPRD NTB, Forkompinda Provinsi NTB serta seluruh Kepala OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTB. (Manikpkominfo)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 21:39:39 +0800 amr
Gen ‘Zero Post’: Tidak Posting, Bukan Tidak Aktif https://amarmedia.co.id/gen-zero-post-tidak-posting-bukan-tidak-aktif https://amarmedia.co.id/gen-zero-post-tidak-posting-bukan-tidak-aktif Gen ‘Zero Post’: Tidak Posting, Bukan Tidak Aktif

Oleh Asmediati

BAGI saya, perilaku Generasi Z di media sosial itu unik. Mereka punya akun di berbagai platform, khususnya Instagram, tapi sebagian akun itu sepi. Nyaris tanpa unggahan. ‘Zero post’.

Bahkan, tak jarang konten yang sempat dibagikan justru dihapus kembali.

Berbeda dengan Gen Milenial atau X. Media sosial mereka ramai oleh foto, status, dan cerita personal. Perilaku Gen Milenial atau X ingin terlihat, sementara Gen Z ingin melihat tanpa terlihat.

Kalaupun sesekali terlihat, lebih sering unggahan Gen Z tak terlihat.

Sudah pasti, tak terlihat di situ bukan berarti Gen Z tidak aktif. Mereka generasi ‘digital natif’ yang sulit melepaskan ponsel dari genggamannya. Kepala mereka sering menunduk. Jari mereka terus menggulir layar, teliti melihat atau membaca sebuah konten yang ditemukan, menyukai, menyimpan, mengikuti tren, dan lainnya.

Mereka ada, tapi seolah tak ada.

Fenomena ‘zero post’ bukan istilah akademik yang baku, tapi cukup populer dalam membaca perilaku digital Generasi Z, bahkan Generasi Alpha. 

Istilah ini merujuk pada akun yang hampir tidak pernah memposting apa pun di ‘feed’ media sosial mereka. Kosong. Atau hanya menyisakan satu-dua unggahan lama sebagai penanda bahwa akun itu pernah membagikan konten.

Gen Z dan Alpha tetap konsumen aktif. Mereka menonton video pendek, membaca komentar, mengikuti isu, bahkan terlibat dalam percakapan, tapi lebih sering melalui ruang privat seperti pesan langsung atau grup kecil sesama mereka.

Ada beberapa lapis alasan yang menjelaskan mengapa generasi ini memilih jalan “tidak terlihat”. 

Mereka sadar akan privasi. 

Generasi Z tumbuh bukan dalam euforia awal media sosial, melainkan dalam fase ketika risiko digital sudah nyata seperti kebocoran data, perundungan daring, hingga jejak digital yang bisa menghantui masa depan.

Mereka belajar dari generasi sebelumnya yang terlalu mudah berbagi. Prinsipnya, apa yang tidak diunggah, tidak bisa disalahgunakan.

Alasan lain adalah tekanan sosial yang kian halus tetapi kuat. 

Media sosial bukan lagi sekadar ruang berbagi, tapi juga arena kurasi diri. Hidup terasa seperti panggung yang menuntut kesempurnaan. Harus bahagia, harus produktif, atau harus menarik. Dalam kondisi seperti ini, tidak sedikit yang memilih mundur. Bukan keluar dari media sosial, tapi keluar dari tuntutan untuk tampil.

Selain itu, terjadi kelelahan digital. Arus informasi yang tak pernah berhenti melahirkan kejenuhan. Setiap hari ada tren baru, standar baru, bahkan kecemasan baru. Dalam situasi seperti itu, menjadi penonton terasa lebih ringan daripada menjadi pencipta. Konsumsi lebih nyaman daripada produksi.

Berikutnya, pergeseran ruang ekspresi. Banyak dari mereka sebenarnya tetap aktif, tapi tidak di ruang publik. Mereka memiliki akun kedua, akun privat, atau lingkaran kecil tempat mereka merasa lebih nyaman dan aman. 

Di sana, mereka bisa lebih jujur, lebih cair, tanpa tekanan audiens yang luas.

Dengan kata lain, mereka tidak berhenti berekspresi. Mereka hanya memindahkan panggungnya.

Fenomena ini juga bisa dibaca sebagai kritik diam-diam terhadap budaya media sosial itu sendiri. Setelah era ‘over-sharing’, di mana segala hal dibagikan, dari yang remeh hingga yang intim, lahir generasi yang justru memilih menyaring, bahkan menahan diri.

Ada semacam kesadaran baru bahwa eksistensi tidak selalu harus terlihat. Bahwa nilai diri tidak harus ditentukan oleh jumlah unggahan, jumlah suka, atau jumlah pengikut.

Dalam konteks ini, ‘zero post’ bukanlah ketiadaan, melainkan pilihan.

Ya, pilihan untuk mengontrol diri. Pilihan untuk menjaga batas. Pilihan untuk tidak selalu ikut arus.

Menariknya, pilihan ini juga mengubah cara kita memahami kehadiran di ruang digital. Jika dulu kehadiran diukur dari visibilitas, seberapa sering muncul, seberapa ramai interaksi, kini kehadiran bisa bersifat diam. Tidak tampak, tapi tetap ada. Tidak bersuara, tapi tetap menyimak.

Generasi ini mengajarkan bahwa menjadi pengamat juga merupakan posisi yang aktif. Bahkan, dalam banyak hal, lebih reflektif. Mereka melihat lebih banyak, menyerap lebih dalam, dan sering kali lebih kritis terhadap apa yang mereka konsumsi.

Dari fenomena ini, ada pelajaran penting yang bisa kita tarik. Tidak semua hal perlu dibagikan. Di tengah budaya yang mendorong keterbukaan tanpa batas, kemampuan untuk menahan diri justru menjadi bentuk kedewasaan.

Dan, generasi ‘zero post’ menunjukkan bahwa kehati-hatian adalah bagian dari kecerdasan.

Relasi sosial tidak selalu harus luas. Ada pergeseran dari kuantitas ke kualitas. Dari ingin dilihat banyak orang menuju ingin dipahami oleh orang yang tepat.

Eksistensi mereka, diam bukan berarti pasif. Dalam dunia yang serba reaktif, memilih tidak bereaksi bisa menjadi bentuk kontrol diri yang kuat.

Barangkali kita memang sedang menyaksikan fase baru dalam budaya digital. Dari yang semula berisik dan penuh pamer, menuju yang lebih sepi dan selektif. Dari yang serba terbuka, menuju yang lebih terjaga.

Jika generasi sebelumnya berlomba untuk terlihat, generasi ini justru belajar untuk tidak selalu terlihat. Dan mungkin, di situlah letak paradoks sekaligus kekuatannya. Mereka tidak ingin dilihat semua orang, tapi ingin dipahami oleh orang yang tepat.

Di dunia yang makin bising, pilihan untuk diam ternyata bukan berarti kehilangan suara, namun cara elegan untuk tetap utuh menjaga privasi dan kewarasan diri.[]

]]>
Thu, 09 Apr 2026 21:14:24 +0800 amr
Terapkan 'Filosofi Bagerik', Pemerintahan Jarot&Ansori Sukses Jemput Anggaran Pusat, Pansus DPRD: Harus Tepat Sasaran! https://amarmedia.co.id/terapkan-filosofi-bagerik-pemerintahan-jarot-ansori-sukses-jemput-anggaran-pusat-pansus-dprd-harus-tepat-sasaran https://amarmedia.co.id/terapkan-filosofi-bagerik-pemerintahan-jarot-ansori-sukses-jemput-anggaran-pusat-pansus-dprd-harus-tepat-sasaran SUMBAWA BESAR– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Sidang Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) yang menyoroti sektor Pekerjaan Umum (PU) dan infrastruktur daerah.

Rapat yang berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov. Sidang ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, jajaran Pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, Forkopimda, serta para pejabat teras lingkup Pemkab Sumbawa.

Apresiasi Kinerja "Jarot-Ansori" dan Filosofi Bagerik

Dalam laporannya, juru bicara Pansus, H. Zainuddin Sirat memberikan apresiasi tinggi atas capaian nyata Pemerintahan Jarot-Ansori yang baru dilantik pada 2025 lalu. Pansus menilai pemerintah berhasil melakukan lobi anggaran pusat melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) senilai total Rp380 miliar untuk tiga ruas strategis: Batu Dulang-Tepal, Tepal-Batu Rotok, dan Lenangguar-Teladan.

"Kami mengapresiasi kolaborasi apik Bupati dan Wakil Bupati dalam mengamalkan Filosofi Bagerik'. Di tengah keterbatasan APBD akibat refocusing, pemerintah mampu menjemput dana pusat untuk membangun infrastruktur Sumbawa," ujar H. Zainuddin Sirat.

Selain proyek besar, Pansus juga memuji langkah cepat pemeliharaan rutin (patching jalan) di puluhan ruas jalan kota dan desa, seperti Jalan Diponegoro, Bung Karno, hingga akses menuju Olat Rarang.

Catatan Kritis: Waktu Pelaksanaan dan Evaluasi Ropang

Meski memberi apresiasi, Pansus memberikan catatan tegas terkait teknis pelaksanaan di lapangan diantaranya 

Pansus meminta pemeliharaan jalan dilakukan pada awal tahun (Triwulan I atau II). Kebiasaan mengerjakan proyek di akhir tahun dinilai kurang tepat karena tingginya curah hujan yang membuat jalan cepat rusak kembali.

Pansus meminta pertanggungjawaban dinas teknis terkait perbaikan jalan di Kecamatan Ropang yang dianggap belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Pansus menyoroti beberapa titik krusial yang membutuhkan intervensi segera yaitu SPAM Desa Kelungkung, Anggaran Rp1,58 miliar pada 2025 dinilai belum tuntas karena masalah teknis pipa. Pansus meminta penggantian pipa menjadi jenis Pressure Nominal (PN) 20 agar mampu menahan debit air dari sumber Batu Dulang.

Pansus mendorong penataan bantaran sungai di wilayah Brang Biji-Samapuin melalui pembangunan talud dan penguatan tebing pengaman secara terpadu.

Jalan Langam-Mamak menjadi sorotan tajam karena sudah 27 tahun belum tersentuh perbaikan. Ruas ini bersama jalur Simpang Rhee-Seseng dan akses Bajo (Utan) diminta menjadi prioritas utama tahun depan.

Jembatan Cinta (Alas). Pembangunan jembatan penghubung tiga desa di Kecamatan Alas (Desa Luar, Baru, dan Kalimango) dinilai mendesak sebagai sarana pemenuhan hak pendidikan siswa di wilayah tersebut.

Laporan disusun dan dirumuskan oleh para anggota Pansus sebagai berikut H. Zainuddin Sirat (Ketua), H. Zohran, SH (Wakil Ketua), Syamsul Hidayat, SE., M.Si. (Sekretaris), dengan para anggota H. Andi Mappelepui, Gathan Hanu Cakita, H. Jabir, S.Pd.,Bunardi, A.Md.Pi.,Muhammad Zain, S.AP.,Andi Rusni, SP., MM.,Muhammad Tahir, SH.,Sri Wahyuni, Alen Taryadi, SH. M. dan Taufik

Pansus berharap seluruh rekomendasi ini segera ditindaklanjuti oleh dinas teknis guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 20:59:28 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano Apresiasi Aksi Gotong Royong DLH, Dorong Penanganan TPS Liar dan Target Adipura https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-apresiasi-aksi-gotong-royong-dlh-dorong-penanganan-tps-liar-dan-target-adipura https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-apresiasi-aksi-gotong-royong-dlh-dorong-penanganan-tps-liar-dan-target-adipura Wakil Ketua DPRD  Gitta Liesbano Apresiasi Aksi Gotong Royong DLH, Dorong Penanganan TPS Liar dan Target Adipura

Sumbawa, Amarmedia.co.id 8 April 2026 — Bertempat di ruang kerja Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa, Gita Liesbano, S.H., M.Kn., politisi PDI Perjuangan, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan aksi gotong royong bersih yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama tim teknis.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah nyata dan strategis dalam menjawab persoalan kebersihan, khususnya maraknya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di sejumlah titik.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan sinergi yang patut diapresiasi. Kegiatan ini juga sangat membantu kami selaku pihak legislatif dalam mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata,” ujarnya.

Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi teknis, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan bersama.

Lebih lanjut, Gita berharap kegiatan gotong royong tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Penanganan sampah harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Edukasi kepada masyarakat, penegakan aturan terhadap TPS liar, serta penguatan sarana dan prasarana menjadi hal yang sangat penting,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Bitongo, S.T., M.Eng., menegaskan komitmen pihaknya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sampah melalui kerja kolaboratif dan penguatan sarana pendukung.

“Kami terus mengoptimalkan peran tim teknis di lapangan, termasuk peningkatan layanan pengangkutan sampah serta dukungan sarana dan prasarana seperti armada truk sampah dan alat berat. Ini merupakan bagian dari upaya kami dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus mendukung target daerah dalam meraih penghargaan Adipura. (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 20:51:52 +0800 amr
Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot MP Tegaskan Komitmen Perkuat LKD dan LKK sebagai Ujung Tombak Pembangunan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-tegaskan-komitmen-perkuat-lkd-dan-lkk-sebagai-ujung-tombak-pembangunan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-tegaskan-komitmen-perkuat-lkd-dan-lkk-sebagai-ujung-tombak-pembangunan Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot MP Tegaskan Komitmen Perkuat LKD dan LKK sebagai Ujung Tombak Pembangunan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (9/4), ini menjadi momentum penting dalam memperkokoh sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa LKD dan LKK, yang mencakup RT, RW, PKK, LPM, Posyandu, hingga Karang Taruna, bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan urat nadi pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga.

"Lembaga-lembaga ini adalah mitra strategis pemerintah. Saya sangat mengapresiasi dedikasi Bapak dan Ibu yang telah melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Eksistensi kalian adalah kunci dalam memastikan pelayanan dasar—mulai dari kesehatan melalui Posyandu hingga kerukunan warga melalui RT/RW—berjalan dengan baik," ujar Bupati di hadapan 165 perwakilan desa dan kelurahan se-Kabupaten Sumbawa.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya adaptasi terhadap regulasi terbaru, seperti transformasi Posyandu dan penguatan peran Karang Taruna. Ia menegaskan bahwa posisi LKD dan LKK kini semakin kuat secara hukum untuk ikut serta dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan daerah.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot menginstruksikan Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, dan Kepala BKAD untuk memberikan perhatian khusus pada alokasi anggaran bagi lembaga-lembaga kemasyarakatan ini.

"Kami menyadari penguatan lembaga memerlukan dukungan moril maupun materiil. Oleh karena itu, saya berkomitmen memprioritaskan alokasi anggaran pendukung melalui APBD maupun DPA perangkat daerah terkait. Saya juga meminta komitmen serupa dari Pemerintah Desa agar meningkatkan anggaran operasional LKD/LKK melalui APBDes," tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, untuk bekerja secara kolaboratif dan partisipatif. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat visi pembangunan daerah yang inklusif.

"Mari kita bangun Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera dengan semangat kebersamaan. Dengan koordinasi yang kuat dan berkelanjutan, kita songsong masa depan menuju Indonesia Emas," tutup Bupati.

Acara ini turut dihadiri oleh Asisten I dan III, Kepala Perangkat Daerah, Ketua TP-PKK Kabupaten Sumbawa, serta para Camat dan Lurah se-Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 18:21:41 +0800 amr
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan Tahun 2026 https://amarmedia.co.id/pemerintah-kabupaten-sumbawa-gelar-rapat-koordinasi-penguatan-kelembagaan-lembaga-kemasyarakatan-desa-kelurahan-tahun-2026 https://amarmedia.co.id/pemerintah-kabupaten-sumbawa-gelar-rapat-koordinasi-penguatan-kelembagaan-lembaga-kemasyarakatan-desa-kelurahan-tahun-2026 Pemerintah Kabupaten Sumbawa Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan Tahun 2026

 

Sumbawa Besar.Amarmedia.– Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran lembaga kemasyarakatan desa maupun kelurahan (RT, RW, LPM, Posyandu, PKK, Karang Taruna) sebagai garda terdepan pembangunan daerah. Hal ini tercermin dalam gelaran Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Kelembagaan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) tingkat Kabupaten Sumbawa tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, pada Kamis (9/4/2026) ini menjadi ruang sinergi bagi perangkat daerah, maupun kecamatan, desa dan kelurahan peserta yang terdiri dari Camat, Lurah, Kepala Desa, hingga perwakilan pengurus RT, RW, kelompok PKK RT/Kelompok PKK RW maupun Kelompok PKK Dusun, Posyandu, dan Karang Taruna se-Kabupaten Sumbawa.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, saat membuka acara secara resmi, menekankan bahwa LKD maupun LKK bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan urat nadi pembangunan yang bersentuhan langsung dengan warga. Dengan gaya yang akrab, Bupati bahkan mengawali sambutannya dengan pantun yang menekankan pentingnya peran RT dan RW baik di desa maupun di kota.

 "RT dan RW adalah ujung tombak. Mau Bupati, Gubernur, bahkan Presiden pun, urusan paling bawah tetap bersinergi dan ada di tangan RT/RW. Mereka adalah mitra kerja pemerintah desa maupun kelurahan dalam perencanaan, pengawasan pembangunan, hingga pelayanan masyarakat," tegas Bupati.

H Jarot juga menginstruksikan Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, dan Kepala BKAD untuk memberikan perhatian khusus pada alokasi anggaran bagi lembaga-lembaga ini, baik melalui APBD maupun dorongan penguatan operasional melalui APBDesa.

Dalam sesi yang sama, Ketua Tim Penggerak -PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, mengajak seluruh elemen untuk mengakhiri budaya kerja sektoral atau "jalan sendiri-sendiri". 

Hj. Ida menyoroti transformasi Posyandu yang kini tidak hanya melayani kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang menjadi pusat layanan masyarakat yang mencakup 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Ia memperkenalkan tiga budaya kerja baru bagi para kader yakni berbasis data, bukan asumsi, Berbasis kolaborasi, bukan sektoral dan berorientasi hasil bukan sekadar menggugurkan kewajiban.

"Jika keluarga sehat, maka desa akan kuat. Dan jika desa kuat, maka Kabupaten Sumbawa akan maju," ujarnya optimis sebelum menutup dengan pantun ajakan kolaborasi.

Laporan DPMD: Adaptasi Regulasi Terbaru

Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos., M.SE melaporkan bahwa Rakor ini bertujuan meningkatkan capacity building pengurus LKD/LKK dalam menghadapi dinamisasi kebijakan pusat, termasuk implementasi UU Nomor 3 Tahun 2024 (Perubahan Kedua UU Desa) maupun juknis LKD Posyandu yaitu permendagri nomor 13 tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, dan Permensos Nomor 9 tahun 2025 sebagai perubahan atas permenso nomor 25 thn 2019 tentang Karang Taruna. 

"LKD dan LKK harus menjadi wadah partisipatif yang optimal sebagai aktor pembangunan yang mandiri," jelas Rachman.

Dukungan Bank NTB Syariah: Sinergi dan Apresiasi Kader

Acara Rakor kali ini terasa lebih semarak dengan kehadiran dan dukungan penuh dari Direktur Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa. Kehadiran pihak perbankan ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pengurus LKD dan LKK, Bank NTB Syariah memberikan dukungan moral serta menyediakan berbagai doorprize menarik bagi para peserta. Hal ini disambut antusias oleh para kader yang hadir, menambah semangat sportivitas dan kebersamaan dalam forum koordinasi tersebut.

Secara teknis, pemerintah daerah juga berencana untuk melakukan peninjauan ulang (review) terhadap Perda Nomor 14 Tahun 2019 tentang LKD serta menyusun Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbu) untuk LKK agar sinkron dengan regulasi terbaru.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta di akar rumput. Beberapa poin penting yang muncul dalam diskusi interaktif meliputi Kepala Desa Baru Tahan berbagi pengalaman mengenai konsistensi peningkatan insentif kader Posyandu melalui Dana Desa sebagai bentuk apresiasi kewenangan lokal. Kepala Desa Juru Mapin menyoroti pentingnya data riil dari kelompok Dasa Wisma dalam pemenuhan SPM pekerjaan umum, seperti kebutuhan sanitasi dan air bersih.

Dalam kesempatan itu juga muncul apresiasi perwakilan Ketua RT "Baru kali ini kami dilibatkan dalam kegiatan setingkat kabupaten seperti ini. Ini membuat kami tambah semangat bekerja," ungkap salah satu pengurus RT dari Desa Kerato.

Melalui penguatan kelembagaan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap tercipta kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan lembaga kemasyarakatan desa maupun keluraha. Sinergi yang kuat ini diharapkan mampu mempercepat visi pembangunan daerah yang inklusif menuju Indonesia Emas.

Dalam sesi pemaparan teknis, Kabid Kelembagaan desa dan Sosbudasyarakat DPMD , Yuni Ilmi kurniati S.STP.M.Si memaparkan pentingnya kedudukan LKD/LKK yang tersebar di seluruh wilayah. Sebagai tindak lanjut, akan terus upaya dilakukan tinjauan ulang upaya fasilitasi penataan, pemberdayaan dan pendayagunaan LKD/LKK serta (review) terhadap Perda Nomor 14 Tahun 2019 guna menyesuaikan dengan regulasi terbaru, termasuk penyusunan Ranperbup LKK.

Meskipun kondisi fiskal daerah fluktuatif, komitmen penguatan LKD tetap menjadi prioritas. Desa Baru Tahan, misalnya, berbagi pengalaman tetap konsisten meningkatkan insentif kader Posyandu melalui dana desa sebagai bentuk ikhtiar memajukan kewenangan lokal berskala desa dan inovasi dlm kegiatan posyandu dan melibatkan BUMDesa.

Melalui penguatan kelembagaan ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara Camat, Kepala Desa, dan seluruh elemen LKD/LKK serta partisipasi masyarakat demi mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 17:59:06 +0800 amr
Sekda Sumbawa Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, Harapkan Pelayanan Yang Baik https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-resmikan-sppg-yayasan-kemala-bhayangkari-harapkan-pelayanan-yang-baik https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-resmikan-sppg-yayasan-kemala-bhayangkari-harapkan-pelayanan-yang-baik Sekda Sumbawa Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, Harapkan Pelayanan Yang Baik

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Bupati Sumbawa yang diwakili Sekretaris Daerah Sumbawa - Dr.H. Budi Prasetiyo,S.Sos.,M.AP, membuka secara resmi sppg yayasan Kemala Bhayangkari cabang Sumbawa, pada kesempatan tersebut turut hadir Forkopimda, KA spbg Yayasan Kemala Bhayangkari, forkopimja Kecamatan Sumbawa, Lurah seketeng dan Lurah Uma Sima, Rabu (8/4/2026) acara bertempat di belakang Polsek Sumbawa

Pada kesempatan tersebut Sekda menekankan pentingnya SPPG (Sarana Pelayanan Publik Gratis) untuk masyarakat, terutama dalam penurunan angka stunting. SPPG yang baru dibuka pertama kali ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang baik dan tepat sasaran.

"SPPG ini adalah bentuk pengejawantahan program makan bergizi gratis oleh pemerintah. Kita harus memastikan bahwa sasaran-sasaran itu adalah sasaran yang tepat," kata Sekda Sumbawa.

Sekda Sumbawa menyampaikan bahwa semua SOP (Standar Operasional Prosedur) telah dipenuhi dan harus dijalankan dengan baik. Ia juga meminta dukungan penuh dari semua pihak untuk memastikan bahwa SPPG dapat berjalan dengan lancar.

"SPPG ini juga menandakan bahwa kuantitas SPPG di kabupaten Sumbawa mulai meningkat. Kita menuju target di angka 122 SPPG yang harus ada di kabupaten," ujarnya.

Sekda Sumbawa juga menyampaikan bahwa SPPG yang sempat ditutup sementara akan segera dibuka kembali setelah dilakukan pendampingan oleh dinas kesehatan dan dinas lingkungan hidup.

"Kita berharap bahwa SPPG ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama dalam penurunan angka stunting," tutup Sekda Sumbawa.

Sementara itu Kapolres Sumbawa - AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S .I. K mengatakan, bahwa Polres Sumbawa siap mengawasi pelaksanaan SPPG (Sarana Pelayanan Publik Gratis) di Sumbawa. SPPG ini akan memberikan manfaat kepada 2.976 penerima manfaat di Kecamatan Sumbawa.

"Untuk sementara, kita akan melayani 1000 penerima manfaat dan akan melakukan evaluasi untuk memastikan SPPG ini berjalan dengan baik dan lancar," kata Kapolres Sumbawa.

Kapolres Sumbawa juga menyatakan bahwa Polres Sumbawa akan melakukan pengawasan pada setiap tahapan proses SPPG untuk memastikan tidak ada hambatan-hambatan yang berarti.

"BGN sudah menunjuk kepala dan ada yang sudah ditunjuk dari BGN dengan sertifikasi yang ada. Kami dari Polres akan tetap melakukan pengawasan," ujarnya.

Kapolres Sumbawa berharap bahwa SPPG ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Sumbawa dan dapat berjalan dengan berkelanjutan,"tutup Kapolres Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 15:17:23 +0800 amr
Bupati Sumbawa Bersepeda Ke Kantor, Ajak ASN Hemat BBM Dan Jaga Lingkungan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-bersepeda-ke-kantor-ajak-asn-hemat-bbm-dan-jaga-lingkungan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-bersepeda-ke-kantor-ajak-asn-hemat-bbm-dan-jaga-lingkungan Bupati Sumbawa Bersepeda Ke Kantor, Ajak ASN Hemat BBM Dan Jaga Lingkungan

Sumbawa,Amarmedia.co.id -  09 April 2026 - Bupati Sumbawa, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam efisiensi energi dengan bersepeda menuju Kantor, saat akan memimpin apel pagi rutin di halaman kantor bupati sumbawa, yang dihadiri oleh para Asisten, serta OPD terkait, pada Kamis, 09 April 2026.   

Bupati Sumbawa mengayuh sepeda menuju kantor sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bersama di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) tentang pentingnya penghematan bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini juga menjadi simbol perubahan pola pikir, bahwa kebijakan tidak cukup disampaikan, tetapi harus dimulai dari teladan pimpinan.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan, kegiatan bersepeda yang dilakukan ini juga telah dijadikan contoh baik bagi OPD di wilayah Nusa Tenggara Barat. Oleh karena itu, beliau mengajak untuk terus membiasakan kegiatan ini. Kegiatan bersepeda ini merupakan suatu langkah penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), dan menjaga lingkungan agar tetap lestari, ungkapnya.  

Selain bersepeda, Bupati Sumbawa juga sudah terlebih dahulu menggaungkan dan melaksanakan program “Sumbawa Hijau Lestari”, yaitu dengan melakukan penanaman pohon di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Juga dengan melakukan penertiban terhadap illegal logging (pembalakan liar). Hal ini dilakukan untuk terus menjaga bumi Sumbawa.

Bupati Sumbawa melanjutkan, banyak pihak yang merasa terpanggil untuk berkontribusi dalam program “Sumbawa Hijau Lestari Ini”. Beliau berharap, impian untuk Sumbawa hijau dengan hutan yang terjaga akan segera terwujud. Dengan begitu, maka akan semakin banyak dan terjaga juga sumber mata air di Kabupaten Sumbawa. Selain itu, satu pohon yang ditanam tidak hanya bermanfaat untuk Kabupaten Sumbawa saja, tetapi juga berfungsi secara global sebagai penjaga iklim, pungkasnya.

]]>
Thu, 09 Apr 2026 15:03:18 +0800 amr
Kayuhan Pedal Pagi Bupati dan Sekda Sumbawa: Simbol Efisiensi di Tengah Tantangan Global https://amarmedia.co.id/kayuhan-pedal-pagi-bupati-dan-sekda-sumbawa-simbol-efisiensi-di-tengah-tantangan-global https://amarmedia.co.id/kayuhan-pedal-pagi-bupati-dan-sekda-sumbawa-simbol-efisiensi-di-tengah-tantangan-global Kayuhan Pedal Pagi Bupati dan Sekda Sumbawa: Simbol Efisiensi di Tengah Tantangan Global

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Suasana pagi di Kota Sumbawa Besar pada Kamis (9/4/2026) terasa sedikit berbeda. Alih-alih deru mesin kendaraan dinas, masyarakat yang melintas di sepanjang jalur Pendopo menuju Kantor Bupati disuguhi pemandangan menarik: rombongan pimpinan daerah yang kompak mengayuh sepeda untuk berangkat bekerja.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, tampak memimpin rombongan didampingi Sekretaris Daerah, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., MAP. Keduanya memulai perjalanan dari kediaman resmi (Pendopo) dengan semangat pagi yang menular sejak beberapa hari secara berkelanjutan Bupati Sumbawa bersepeda ke Kantor.

Ada yang unik dari penampilan Sekda Sumbawa pagi itu. Doktor Budi tampil ikonik dengan sepeda ontel klasik, yang merupakan ciri khas komunitas PUSAKA (Purang Sapeda Loka). Komunitas ini dikenal konsisten menjaga semangat pelestarian budaya melalui kecintaan terhadap sepeda tua.

Sembari mengayuh pedal, Sekda sesekali melempar senyum dan menyapa warga yang berpapasan. "Mari bersepeda hari ini!" serunya ramah kepada para pengguna jalan, mengajak masyarakat untuk sesaat beralih ke moda transportasi ramah lingkungan.

Turut serta dalam rombongan "Gowes Dinas" ini antara lain Muhammad Sofyan, ST (Kepala Dinas PU), Khairuddin, SE., M.Si (Kabag Pembangunan Setda), H. Yudi Patria Negara, ST., MT (Sekdis DPM PTSP) Sejumlah staf Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa.

Pesan Bupati: Menjawab Tantangan Global dengan Efisiensi

Setibanya di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Bupati Syarafuddin Jarot menekankan bahwa aksi bersepeda ini bukan sekadar hobi atau ajang olahraga, melainkan sebuah pernyataan sikap (statement) menghadapi situasi ekonomi dunia.

"Kondisi global saat ini menuntut kita untuk lebih peka. Fluktuasi ekonomi dan tantangan energi mengharuskan kita melakukan langkah-langkah konkret dalam penghematan dan efisiensi," ujar Bupati Jarot. 

Ia menambahkan bahwa aparatur sipil negara (ASN) harus menjadi contoh terdepan dalam mengubah gaya hidup yang lebih hemat energi namun tetap produktif. Menurutnya, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk jarak dekat adalah langkah kecil dengan dampak besar bagi lingkungan dan anggaran daerah.

Sehat dan Hemat Sebagai Budaya Kerja

Senada dengan Bupati, Sekda Dr. Budi Prasetyo mengingatkan seluruh jajarannya untuk terus mengedepankan pola hidup sehat sebagai penunjang kinerja.

"Setiba di kantor, semangatnya harus tetap sama tetap berorientasi pada penghematan dan gaya hidup sehat. Jika badan bugar dan mindset kita efisien, maka pelayanan kepada masyarakat pun akan jauh lebih maksimal," pungkas Doktor Budi sebelum memulai rutinitas birokrasinya.

Aksi spontan para petinggi Kabupaten Sumbawa ini diharapkan mampu menginspirasi masyarakat luas untuk kembali memasyarakatkan olahraga sepeda sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di "Tanah Samawa". (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 08:27:03 +0800 amr
Polsek Buer Tangani Penemuan Jenazah di Desa Tarusa, Polres Sumbawa Lakukan Penanganan Sesuai Prosedur https://amarmedia.co.id/polsek-buer-tangani-penemuan-jenazah-di-desa-tarusa-polres-sumbawa-lakukan-penanganan-sesuai-prosedur https://amarmedia.co.id/polsek-buer-tangani-penemuan-jenazah-di-desa-tarusa-polres-sumbawa-lakukan-penanganan-sesuai-prosedur Polsek Buer Tangani Penemuan Jenazah di Desa Tarusa, Polres Sumbawa Lakukan Penanganan Sesuai Prosedur

Sumbawa, 8 April 2026 — Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Buer bersama Polres Sumbawa menangani peristiwa penemuan jenazah seorang laki-laki di wilayah Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (08/04/2026) sekitar pukul 12.30 Wita di rumah milik orang tua korban yang berlokasi di RT 03 RW 05 Dusun Kramat, Desa Tarusa, Kecamatan Buer. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung dengan menggunakan tali nilon warna biru pada bagian kayu plafon rumah.

Korban diketahui bernama Amiruddin (35 tahun), warga RT 003 RW 004 Dusun Masjid, Desa Baru, Kecamatan Alas.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh saksi Ragiel Fauzi (35 tahun) dan ayah korban, Kamaruddin (56 tahun). Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban diketahui beberapa hari tidak terlihat dan sempat mengalami perubahan perilaku serta mengamuk tidak menentu.

Sekitar pukul 12.30 Wita, setelah melaksanakan salat Dzuhur, saksi bersama ayah korban memasuki rumah dan menemukan korban dalam kondisi tergantung, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, pihak Polsek Buer segera mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta berkoordinasi dengan Polres Sumbawa untuk penanganan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian tidak melakukan autopsi terhadap jenazah, dan kemudian jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Berdasarkan keterangan pihak Puskesmas Alas, korban sebelumnya diketahui sempat melakukan pemeriksaan terkait kondisi kejiwaan pada Sabtu (04/04/2026).

Pihak keluarga korban menyatakan telah mengikhlaskan atas meninggalnya korban.

Kapolsek Buer, IPTU Totok Arisuwondo, SH, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari penerimaan laporan, olah TKP, hingga koordinasi lintas unit.

Pihak kepolisian juga memastikan bahwa proses penanganan berjalan dengan baik serta tetap mengedepankan sisi kemanusiaan dalam berkoordinasi dengan keluarga korban. (AM/Jhe)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 07:59:39 +0800 amr
Desa Sadar Zakat Segera Dilaunching, BAZNAS Sumbawa Audiensi dengan Bupati https://amarmedia.co.id/desa-sadar-zakat-segera-dilaunching-baznas-sumbawa-audiensi-dengan-bupati https://amarmedia.co.id/desa-sadar-zakat-segera-dilaunching-baznas-sumbawa-audiensi-dengan-bupati Desa Sadar Zakat Segera Dilaunching, BAZNAS Sumbawa Audiensi dengan Bupati.

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id -  7 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat langkah strategis dalam optimalisasi pengelolaan zakat melalui program Desa Sadar Zakat. Sebagai bagian dari persiapan implementasi program tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa melaksanakan audiensi bersama Bupati Sumbawa pada Senin, 6 April 2026, bertempat di ruang kerja Bupati Sumbawa.

Audiensi ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., serta pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang terdiri dari Ketua BAZNAS Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov, Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si., Wakil Ketua II Lukman Hakim, M.Si., Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, MSI, dan Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, MHI. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial di Kabupaten Sumbawa.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyampaikan secara langsung rencana pelaksanaan launching program Desa Sadar Zakat yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026, bertempat di Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang. Desa Brang Kolong dipilih sebagai salah satu pilot project dalam implementasi awal program tersebut, dengan harapan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Sumbawa.

Program Desa Sadar Zakat sendiri merupakan salah satu inovasi BAZNAS dalam mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban zakat, sekaligus memperkuat sistem pengelolaan zakat berbasis desa. Melalui program ini, diharapkan akan terbentuk ekosistem zakat yang lebih terorganisir, transparan, dan tepat sasaran, sehingga mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi para mustahik.

Lebih lanjut, Ketua BAZNAS juga menjelaskan bahwa kegiatan launching nantinya akan dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada para mustahik melalui Program 100 Mustahik per Desa. Program ini menjadi salah satu bentuk konkret pendayagunaan zakat yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat kurang mampu di tingkat desa. Dengan adanya program ini, diharapkan bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan.

Dalam rangka memperkuat sinergi dan dukungan lintas sektor, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berencana mengundang seluruh camat dan kepala desa se-Kabupaten Sumbawa untuk hadir dalam kegiatan launching tersebut. Kehadiran para pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa dinilai sangat penting dalam memastikan keberhasilan implementasi program Desa Sadar Zakat di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa.

Menanggapi paparan tersebut, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan langkah progresif yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, program Desa Sadar Zakat merupakan salah satu upaya strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pembangunan daerah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati juga menyampaikan harapannya agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya dukungan dan keterlibatan aktif dari seluruh camat dan kepala desa dalam menyukseskan program tersebut. Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan pemerintah desa, diharapkan program Desa Sadar Zakat dapat berkembang secara luas dan berkelanjutan.

Selain itu, Bupati Sumbawa juga mengingatkan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat semakin meningkat. Ia berharap BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus melakukan inovasi dan penguatan kelembagaan guna menjawab tantangan pengelolaan zakat di masa yang akan datang.

Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam upaya meningkatkan peran zakat sebagai solusi terhadap berbagai persoalan sosial di masyarakat. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, program Desa Sadar Zakat diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis zakat yang efektif dan berkelanjutan.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa optimis bahwa melalui program ini, kesadaran masyarakat dalam berzakat akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antar sesama. Dengan demikian, zakat tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan semata, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam membangun kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 06:48:02 +0800 amr
Menunggu : Antara Janji Pemberantasan Korupsi dan Ujian Integritas Kekuasaan https://amarmedia.co.id/menunggu-antara-janji-pemberantasan-korupsi-dan-ujian-integritas-kekuasaan https://amarmedia.co.id/menunggu-antara-janji-pemberantasan-korupsi-dan-ujian-integritas-kekuasaan Menunggu : Antara Janji Pemberantasan Korupsi dan Ujian Integritas Kekuasaan

Oleh: Ariady Achmad.

Selasa , 7 April 2026.

Menunggu adalah pekerjaan yang paling dibenci, tetapi paling sering dipaksakan kepada rakyat. Dalam politik Indonesia, menunggu bukan lagi sekadar fase—ia telah menjadi pola. Terutama ketika menyangkut satu janji yang selalu diulang dari rezim ke rezim: pemberantasan korupsi.

Sejak Reformasi 1998, agenda ini tidak pernah absen dari panggung kekuasaan. Ia menjadi semacam sumpah politik yang wajib diucapkan, tetapi tidak selalu ditepati dengan konsistensi yang sama.

Pada era Joko Widodo, harapan publik terhadap pemberantasan korupsi sempat mencapai titik tinggi. Gaya kepemimpinan yang sederhana, citra sebagai “orang luar” dari lingkaran elite lama, serta komitmen awal terhadap penguatan Komisi Pemberantasan Korupsi, memberikan harapan bahwa ada perubahan nyata.

Namun perjalanan waktu menghadirkan realitas yang lebih kompleks.

Revisi Undang-Undang KPK pada 2019 menjadi titik balik yang signifikan. Banyak kalangan menilai perubahan tersebut melemahkan independensi lembaga antirasuah itu. Publik kembali diminta menunggu—menunggu pembuktian bahwa pelemahan itu tidak akan mengganggu efektivitas pemberantasan korupsi.

Yang terjadi kemudian justru memperpanjang daftar pertanyaan.

Penanganan kasus-kasus besar dianggap tidak lagi seagresif sebelumnya. Persepsi publik terhadap KPK mengalami erosi. Dan di tengah itu semua, narasi resmi tetap sama: proses berjalan, reformasi sedang dilakukan, hasil akan terlihat dalam waktu yang tepat.

Rakyat kembali diminta menunggu

Kini, tongkat estafet kekuasaan berada di tangan Prabowo Subianto. Harapan baru kembali dibangun, dengan janji yang tidak jauh berbeda: penegakan hukum yang tegas, pemerintahan yang bersih, dan komitmen terhadap kepentingan nasional.

Masyarakat Indonesia bukan lagi publik yang naif.

Pengalaman masa lalu membentuk kesadaran baru: janji politik harus diuji, bukan sekadar dipercaya. Dan ujian itu tidak bisa ditunda terlalu lama.

Di sinilah menunggu berubah menjadi ruang kritis.

Apakah pemerintahan baru akan melanjutkan pola lama—mengelola harapan tanpa terobosan struktural?

Ataukah benar-benar berani mengambil langkah yang mungkin tidak populer, tetapi substansial dalam memberantas korupsi?

Karena sesungguhnya, masalah korupsi di Indonesia bukan sekadar persoalan individu yang melanggar hukum. Ia adalah persoalan sistemik—melibatkan jaringan kekuasaan, kepentingan ekonomi, dan kompromi politik yang saling terkait.

Dalam konteks seperti ini, menunggu bisa menjadi jebakan.

Jika tidak disertai dengan tekanan publik yang konsisten, waktu justru akan dimanfaatkan untuk mempertahankan status quo. Janji akan terus diulang, sementara perubahan berjalan di tempat

Lebih jauh lagi, menunggu yang terlalu lama tanpa hasil berisiko menciptakan normalisasi.

Korupsi tidak lagi dilihat sebagai kejahatan luar biasa, tetapi sebagai bagian dari “realitas yang tak terhindarkan”. Ketika ini terjadi, yang runtuh bukan hanya sistem hukum, tetapi juga standar moral publik.

Dan ketika moral publik runtuh, pemberantasan korupsi tidak lagi menjadi agenda kolektif—melainkan sekadar slogan kosong.

Di titik ini, kita perlu jujur: menunggu tidak selalu mulia.

Ia bisa menjadi bentuk kesabaran yang konstruktif, tetapi juga bisa berubah menjadi pembiaran yang destruktif. Garis pemisahnya terletak pada satu hal: apakah menunggu disertai dengan kesadaran kritis, atau justru dengan sikap pasrah.

Rakyat tidak bisa lagi hanya menunggu dalam diam Menunggu harus disertai dengan pengawasan, kritik, dan keberanian untuk menuntut. Karena dalam politik, kekuasaan cenderung bergerak bukan hanya karena niat baik, tetapi juga karena tekanan.

Pada akhirnya, sejarah akan mencatat bukan hanya apa yang dijanjikan oleh para pemimpin, tetapi apa yang benar-benar mereka lakukan.

Dan waktu—yang selama ini diminta untuk kita tunggu—akan menjadi saksi paling jujur.

Apakah era Joko Widodo akan dikenang sebagai masa harapan yang meredup?

Apakah era Prabowo Subianto akan menjadi koreksi atau justru kelanjutan dari pola yang sama?

Jawabannya ada pada keberanian untuk bertindak bukan retorika semata dan pada kesediaan rakyat untuk tidak berhenti menuntut. Karena pada akhirnya, menunggu bukanlah tujuan

Dan jika fase itu terlalu lama tanpa hasil, maka yang tersisa bukan lagi harapan—melainkan kekecewaan yang terakumulasi.

]]>
Thu, 09 Apr 2026 06:43:26 +0800 amr
Mi6 Dukung Perpres No 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Lahan Sawah : Data Harus Rapi, Daerah Jangan Dibelenggu https://amarmedia.co.id/mi6-dukung-perpres-no-4-tahun-2026-tentang-pengendalian-lahan-sawah-data-harus-rapi-daerah-jangan-dibelenggu https://amarmedia.co.id/mi6-dukung-perpres-no-4-tahun-2026-tentang-pengendalian-lahan-sawah-data-harus-rapi-daerah-jangan-dibelenggu Mi6 Dukung Perpres No 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Lahan Sawah : Data Harus Rapi, Daerah Jangan Dibelenggu

MATARAM. Amarmedia.co.id — Dukungan terhadap kebijakan pengendalian alih fungsi lahan sawah terus mengalir. Kali ini datang dari kalangan masyarakat sipil. Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6, Bambang Mei Finarwanto, yang akrab disapa Didu, menyatakan dukungannya terhadap Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah sebagai langkah penting menjaga ketahanan pangan nasional.

Sebagai analis sekaligus aktivis lingkungan yang pernah menjabat sebagai Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode dari tahun 1996 s.d 2002 , Didu menilai arah kebijakan tersebut sudah tepat. Namun, ia mengingatkan bahwa kunci utama keberhasilan implementasi ada pada kualitas data dan kemampuan pemerintah membaca kondisi riil di daerah.

“Secara prinsip kita dukung. Ini penting untuk masa depan pangan kita. Tapi jangan sampai kebijakan besar ini tersandung hal mendasar seperti data yang tidak sinkron atau tidak akurat. Kalau datanya bermasalah, di lapangan pasti ribut,” ujarnya , rabu 8 April 2026. 

Didu menegaskan bahwa sinkronisasi data antara pemerintah pusat dan daerah bukan sekadar urusan teknis, melainkan fondasi utama agar kebijakan tidak menimbulkan konflik baru, baik antarinstansi maupun dengan masyarakat.

Selain soal data, ia juga menyoroti pentingnya fleksibilitas dalam penerapan kebijakan. Menurutnya, kondisi tiap daerah sangat beragam, sehingga pendekatan yang terlalu kaku justru bisa kontraproduktif.

“Jangan semua dipukul rata. Ada daerah yang masih sangat agraris, ada juga yang tekanan pembangunannya tinggi seperti di perkotaan. Kalau dipaksakan sama, itu tidak adil dan bisa menghambat pertumbuhan daerah,” tegasnya.

Lebih jauh didu mengatakan propinsi NTB bertipe iklim kering mempunyai luasan 2.975,47 km2 atau sekitar 91,2 % dari luas wilayah propinsi tersebut, 89,2 % dari luasan tersebut merupakan lahan kering dan sisanya merupakan lahan basah non rawa. 

Alih fungsi lahan Pertanian 

Selanjutnya berdasarkan data dinas pertanian dan perkebunan NTB ( 2023 ) puluhan ribu lahan pertanian pertanian produktif beralih fungsi menjadi lahan non pertanian. 

"Di pulau Lombok , wilayah alih fungsi lahan yang paling tinggi di kota Mataram yakni 638,10 Ha pertahun," kata didu 

Lebih lanjut didu memerinci alih fungsi lahan pertanian produktif di kabupaten tahun 2023 tercatat 1.624,80 Ha, untuk Lombok Utara tercatat 5.061,50 Ha. Lombok Tengah tercatat 3.118,59Ha. Lombok Timur 6.891.20 Ha. 

Sementara itu di Pulau Sumbawa alih fungsi Lahan pertahun di kabupaten Sumbawa mencapai 3.974, 30 Ha. Kabupaten Bima 2.958, 50 Ha. Dompu 1.668, 40 Ha. Kabupaten Sumbawa Barat 607, 60 Ha. Kota Bima 395, 10 Ha. 

"Untuk itu guna mengembalikan atau mengganti lahan pertanian yang sudah beralih fungsi tersebut di perlukan ekstensifikasi dan intensifikasi lahan non produktif melalui Tehnologi Tepat Guna yang berkelanjutan guna mendukung kemandirian pangan sesuai Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah sebagai langkah penting menjaga ketahanan pangan nasional," tandas didu . 

Terkait ketentuan sekitar 87 persen lahan sawah yang tidak boleh dialihfungsikan, Didu sepakat bahwa pendekatan skala provinsi lebih rasional dibandingkan penerapan kaku di tingkat kabupaten/kota. Ia menilai, skema ini memberi ruang penyesuaian yang lebih sehat antarwilayah.

“Kalau ditarik ke level provinsi, itu lebih fleksibel. Daerah yang butuh ekspansi bisa bergerak, tapi secara keseluruhan kita tetap jaga keseimbangan lahan sawah. Jadi tujuan besarnya tidak hilang,” jelasnya.

Didu juga mengingatkan bahwa perlindungan lahan sawah tidak bisa hanya mengandalkan larangan atau pembatasan. Pemerintah, kata dia, perlu serius menghadirkan insentif bagi petani agar tetap mau mempertahankan lahannya.

“Kalau petani tidak sejahtera, ya jangan heran kalau lahan pelan-pelan dilepas. Jadi selain dilindungi, harus ada insentif nyata—akses pasar, teknologi, infrastruktur, itu penting,” katanya.

Lebih jauh, ia menilai peran pemerintah daerah sangat krusial karena merekalah yang paling memahami kondisi lapangan. Oleh karena itu, ruang diskresi yang terukur perlu diberikan agar implementasi kebijakan bisa lebih adaptif tanpa keluar dari kerangka nasional.

Menutup pernyataannya, Didu mengajak semua pihak untuk melihat kebijakan ini secara jangka panjang, bukan sekadar sebagai aturan administratif.

“Ini bukan cuma soal regulasi, tapi soal bagaimana kita menjaga keberlanjutan hidup ke depan. Kuncinya sederhana: data harus beres, kebijakan harus lentur, dan semua pihak harus diajak bicara,” pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 06:38:44 +0800 amr
Smanda Unggul ! Awal 2026, Prestasi SMAN 2 Sumbawa Naik Signifikan di Berbagai Lini https://amarmedia.co.id/smanda-unggul-awal-2026-prestasi-sman-2-sumbawa-naik-signifikan-di-berbagai-lini https://amarmedia.co.id/smanda-unggul-awal-2026-prestasi-sman-2-sumbawa-naik-signifikan-di-berbagai-lini Smanda Unggul ! Awal 2026, Prestasi SMAN 2 Sumbawa Naik Signifikan di Berbagai Lini 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Memasuki kuartal pertama tahun 2026, SMAN 2 Sumbawa (SMANDA) membuktikan bahwa mereka bukan sekadar peserta dalam peta pendidikan Nusa Tenggara Barat, melainkan pemain kunci yang patut diperhitungkan. Di bawah komando Kepala Sekolah Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd., sekolah ini mencatatkan lonjakan prestasi yang signifikan, mulai dari penguatan karakter hingga pencapaian akademik tingkat nasional.

Kepala Sekolah SMAN 2 Sumbawa, Ainun Asmawati, menegaskan bahwa Smanda telah bertransformasi menjadi wadah eksplorasi tanpa batas. Sekolah tidak lagi hanya terpaku pada jalur konvensional.

“Ke depan, kita akan terus fasilitasi semua potensi siswa, tanpa terkecuali. Sains, olahraga, seni, penelitian, hingga peluang menjadi Paskibraka,” tegas Ainun saat ditemui awak media pada Rabu (08/04/2026).

Paskibraka: Simbol Disiplin dan Mental Baja

Salah satu bukti nyata keberhasilan pola pembinaan di Smanda adalah lolosnya G.P. Widhi Antara, siswa kelas X.5, ke seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bagi Widhi, pencapaian ini adalah perwujudan mimpi masa kecil.

G.P. Widhi Antara yang memiliki Hobi Basket & Renang berharap menjadi pribadi disiplin dan membanggakan orang tua.Targetnya bisa menembus tingkat pusat dan mengibarkan bendera di Istana Negara.

Widhi juga mencatat bahwa perubahan di sekolah sangat terasa secara sistemik. “Saya melihat ada peningkatan signifikan pada rapor pendidikan sekolah, terutama di bidang karakter dan iklim keamanan yang jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, ungkapnya.

Hanya dalam kurun waktu satu bulan terakhir, Smanda melaporkan statistik yang impresif di berbagai bidang yakni Jalur SNBP terjadi Kenaikan signifikan dengan jumlah kelulusan Naik Tajam, Penelitian (OPSI) Proposal lolos ke tingkat Nasional meningkat,Delegasi Paskibraka ke Tingkat Provinsi Konsisten/Menguat, dan Rapor Pendidikan dengan Skor Karakter & Keamanan Sekolah semakin membaik.

Strategi "Attitude" Sebagai Penentu

Ainun Asmawati menekankan bahwa keberhasilan siswa Smanda dalam menembus persaingan ketat, baik di ajang Paskibraka maupun Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik atau intelektual semata.

“Aspek fisik hanyalah satu bagian. Faktor mental, wawasan luas, dan attitude (sikap) menjadi penentu utama kualitas siswa Smanda. Inilah yang membuat mereka mampu bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik lainnya,” pungkas Ainun dengan optimis.

Dengan komitmen yang kuat dan atmosfer sekolah yang semakin kondusif, SMAN 2 Sumbawa kini mantap menatap sisa tahun 2026 sebagai tahun penuh prestasi di level nasional maupun internasional. (AM)

]]>
Wed, 08 Apr 2026 22:10:33 +0800 amr
Tanggapi Sorotan Pansus DPRD Atas Syarat Pelatihan Alat Berat, Disnakertrans Buka Ruang Evaluasi https://amarmedia.co.id/tanggapi-sorotan-pansus-dprd-atas-syarat-pelatihan-alat-berat-disnakertrans-buka-ruang-evaluasi https://amarmedia.co.id/tanggapi-sorotan-pansus-dprd-atas-syarat-pelatihan-alat-berat-disnakertrans-buka-ruang-evaluasi Tanggapi Sorotan Pansus DPRD Atas Syarat Pelatihan Alat Berat, Disnakertrans Buka Ruang Evaluasi

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id— Kebijakan syarat kepemilikan SIM A bagi peserta pelatihan excavator yang disorot Pansus DPRD dalam LKPJ 2025 dijelaskan oleh Sekretaris Disnakertrans Sumbawa, Aulia Asman, sebagai bagian dari penyesuaian terhadap kebutuhan dunia kerja yang mensyaratkan kelengkapan administrasi dan kompetensi tenaga operator alat berat.

Hal ini disampaikan saat ditemui media ini, Rabu (08/04/2026), menyusul kritik pansus yang menilai syarat tersebut tidak relevan dan berpotensi membatasi akses peserta.

Aulia menegaskan, kebijakan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan langsung dengan persyaratan yang berlaku di dunia kerja, di mana operator alat berat umumnya diwajibkan memiliki sertifikat kompetensi atau SIO serta SIM B1 Umum atau B2 Umum.

“Ketika mereka masuk dunia kerja, minimal harus memiliki SIM B1 Umum. Sementara untuk mendapatkan SIM B1 Umum, syarat dasarnya adalah memiliki SIM A. Jadi, kebijakan ini kami ambil agar pelatihan benar-benar mengarah pada kesiapan kerja,” jelasnya.

Menurutnya, tanpa pemenuhan syarat dasar tersebut, peserta berpotensi menghadapi hambatan administratif saat melamar pekerjaan meskipun telah memiliki sertifikat pelatihan.

“Kalau peserta sudah punya sertifikat, tapi tidak memenuhi syarat administrasi kerja, itu justru akan menghambat mereka sendiri. Maka kami siapkan dari awal,” ujarnya.

Meski demikian, ia tidak menutup ruang evaluasi terhadap kebijakan tersebut, terutama jika dinilai memberatkan dan tidak sejalan dengan prinsip akses pelatihan yang inklusif.

“Kalau memang dipandang terlalu berat, tentu akan kami diskusikan kembali dengan pimpinan,” katanya.

Di sisi lain, usulan pansus agar seleksi peserta dilakukan melalui uji kompetensi awal seperti tes kepribadian, psikomotorik, kesadaran keselamatan kerja, hingga ketahanan kerja dinilai sebagai pendekatan yang lebih komprehensif. Namun, Disnakertrans mengakui penerapan mekanisme tersebut membutuhkan dukungan sumber daya yang tidak sedikit.

“Secara substansi itu memang dibutuhkan, tetapi penerapannya memerlukan tim seleksi dan biaya tambahan. Kemarin kami memilih syarat yang paling dasar karena menyesuaikan kondisi yang ada,” ungkapnya.

Selain persoalan persyaratan, efektivitas pelatihan juga dihadapkan pada keterbatasan sarana. Dalam satu kelas berisi 16 peserta, Disnakertrans saat ini hanya mampu menyediakan satu hingga dua unit excavator, sehingga peserta harus bergantian dalam praktik lapangan.

Kondisi tersebut dinilai mempengaruhi intensitas latihan peserta. Kehadiran simulator excavator disebut dapat menjadi solusi untuk mengoptimalkan waktu belajar, khususnya bagi peserta yang menunggu giliran praktik.

“Dengan simulator, peserta yang belum mendapat giliran tetap bisa berlatih. Itu akan membuat proses pelatihan jauh lebih efektif,” jelasnya.

Namun, pengadaan fasilitas tersebut masih bergantung pada dukungan anggaran dari pemerintah daerah.

Keterbatasan juga terjadi pada sumber daya manusia. Saat ini, jumlah instruktur dan tenaga pelatihan di BLK Sumbawa sekitar 16 orang, yang belum sepenuhnya mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan pelatihan maupun pengembangan program baru.

“Kondisi ini membuat tidak semua pelatihan bisa memiliki instruktur. Ini juga menjadi kendala kalau ingin meningkatkan kapasitas pelatihan,” katanya.

Dengan berbagai keterbatasan tersebut, Disnakertrans menegaskan tetap berupaya menjaga agar pelatihan tidak hanya menghasilkan sertifikat, tetapi benar-benar meningkatkan peluang kerja peserta melalui penyesuaian dengan kebutuhan industri.

“Kami tidak mendiamkan persoalan yang ada. Semua sudah kami usulkan untuk dianggarkan. Intinya, kami tetap berupaya agar pelatihan ini benar-benar meningkatkan peluang kerja peserta,” pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 08 Apr 2026 20:41:35 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa dan BPJS Kesehatan Sepakati Program Kerja Sama Perlindungan Kaum Duafa https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-dan-bpjs-kesehatan-sepakati-program-kerja-sama-perlindungan-kaum-duafa https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-dan-bpjs-kesehatan-sepakati-program-kerja-sama-perlindungan-kaum-duafa BAZNAS Sumbawa dan BPJS Kesehatan Sepakati Program Kerja Sama Perlindungan Kaum Duafa.

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id -  8 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa bersama BPJS Kesehatan resmi menyepakati sejumlah program kerja sama strategis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kaum duafa di Kabupaten Sumbawa. Kesepakatan ini dicapai dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Selasa, 8 April 2026, bertempat di ruang rapat (meeting room) BAZNAS Sumbawa.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Sumbawa, DG.Syukri Rahmat SAg.M.M.Inov beserta para pimpinan lainnya dan sekretaris BAZNAS. Sementara dari pihak BPJS Kesehatan, hadir Kepala Cabang BPJS Kesehatan, Rahmatullah, bersama jajaran timnya. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyepakati beberapa program kerja sama utama. Program pertama adalah perlindungan kesehatan bagi kaum duafa, yang meliputi fakir dan miskin di Kabupaten Sumbawa. Program ini menjadi prioritas utama mengingat masih adanya masyarakat kurang mampu yang membutuhkan jaminan kesehatan namun belum sepenuhnya terakomodasi dalam sistem yang ada.

Ketua BAZNAS Sumbawa, Syukri Rahmat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kepentingan umat. Ia menegaskan bahwa BAZNAS memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan bahwa dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam bidang kesehatan.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap masyarakat fakir dan miskin di Kabupaten Sumbawa dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan. Ini adalah bagian dari upaya kita bersama dalam mewujudkan keadilan sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan, Rahmatullah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Sumbawa dalam menjalin kerja sama tersebut. Ia menilai bahwa sinergi antara lembaga pengelola zakat dan penyelenggara jaminan kesehatan nasional merupakan langkah strategis yang dapat memperluas cakupan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

“BPJS Kesehatan menyambut baik kerja sama ini. Kami percaya bahwa kolaborasi dengan BAZNAS akan memperkuat upaya kita dalam memberikan perlindungan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” ungkapnya.

Selain program perlindungan kesehatan bagi kaum duafa, kedua pihak juga menyepakati program pembayaran infak bagi pegawai BPJS Kesehatan melalui BAZNAS Sumbawa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pegawai dalam kegiatan sosial keagamaan serta memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga penghimpun dan pengelola dana umat.

Dalam implementasinya, pegawai BPJS Kesehatan akan diberikan kemudahan untuk menyalurkan infak secara rutin melalui BAZNAS Sumbawa. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk berbagai program sosial, termasuk bantuan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program ketiga yang disepakati adalah perlindungan kesehatan bagi amil BAZNAS Sumbawa. Sebagai garda terdepan dalam pengelolaan zakat, amil memiliki peran penting yang perlu didukung dengan jaminan kesehatan yang memadai. Melalui kerja sama ini, para amil diharapkan dapat bekerja dengan lebih tenang dan optimal dalam menjalankan tugasnya.

Sekretaris BAZNAS Sumbawa Supriyadi dalam kesempatan tersebut menambahkan bahwa perlindungan kesehatan bagi amil merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam melayani umat. Ia berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi kinerja organisasi secara keseluruhan.

Rapat koordinasi ini juga membahas mekanisme teknis pelaksanaan dari masing-masing program, termasuk pendataan penerima manfaat, skema pembiayaan, serta sistem monitoring dan evaluasi. Kedua pihak sepakat untuk membentuk tim teknis guna memastikan bahwa seluruh program dapat berjalan dengan efektif dan tepat sasaran.

Suasana diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai masukan dan ide yang disampaikan oleh peserta rapat. Hal ini menunjukkan komitmen kuat dari kedua lembaga untuk tidak hanya berhenti pada kesepakatan, tetapi juga memastikan implementasi yang optimal di lapangan.

Di akhir pertemuan, dilakukan penegasan komitmen bersama antara BAZNAS Sumbawa dan BPJS Kesehatan untuk terus memperkuat kerja sama di masa mendatang. Kedua pihak berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun sinergi antara lembaga sosial dan lembaga layanan publik.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Sumbawa, khususnya kaum duafa, dapat merasakan manfaat nyata dalam bentuk akses layanan kesehatan yang lebih baik. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sosial di kalangan pegawai serta memperkuat kelembagaan BAZNAS sebagai mitra strategis dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Langkah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang kurang mampu. Ke depan, BAZNAS Sumbawa dan BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari berbagai inisiatif positif lainnya yang dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa. (AM/Adi)

]]>
Wed, 08 Apr 2026 20:35:20 +0800 amr
Pansus DPRD Sumbawa Apresiasi Terobosan Infrastruktur Rp380 Miliar dan Desak Perbaikan Jalan Strategis https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-sumbawa-apresiasi-terobosan-infrastruktur-rp380-miliar-dan-desak-perbaikan-jalan-strategis https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-sumbawa-apresiasi-terobosan-infrastruktur-rp380-miliar-dan-desak-perbaikan-jalan-strategis Pansus DPRD Sumbawa Apresiasi Terobosan Infrastruktur Rp380 Miliar dan Desak Perbaikan Jalan Strategis

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna pada Rabu, 8 April 2026. Sidang yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., ini berfokus pada penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Pimpinan DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H., serta Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP. Turut hadir unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta jajaran Kepala OPD, Camat, dan Lurah se-Kabupaten Sumbawa.

Apresiasi Anggaran IJD Rp380 Miliar: Wujud "Filosofi Bagerik"

Dalam laporannya, Pansus memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintahan Jarot-Ansori atas keberhasilannya mengupayakan dana pusat melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) senilai total Rp380 Miliar. Anggaran fantastis ini dialokasikan untuk tiga ruas jalan utama yakni 1. Ruas Jalan Batu Dulang–Tepal (Tahap awal senilai Rp83,3 Miliar telah dimulai), 2. Ruas Tepal–Batu Rotok, 3. Ruas Lenangguar–Teladan.

Pansus menilai pencapaian ini merupakan implementasi nyata dari "Filosofi Bagerik" — sebuah nilai adat tana Samawa yang berarti bergerak lincah dan aktif menjemput bola ke Pemerintah Pusat di tengah keterbatasan anggaran daerah akibat refocusing

Meski mengapresiasi upaya Routine Maintenance (tambal sulam) di puluhan ruas jalan kota dan desa, Pansus memberikan catatan tegas terkait teknis pelaksanaan yakni Pansus mendesak agar pemeliharaan jalan dilakukan pada Triwulan I atau II. Selama ini, perbaikan di akhir tahun sering sia-sia karena langsung rusak diterjang curah hujan tinggi. Pansus menemukan pola swakelola jalan di Ropang belum optimal dan meminta dinas teknis melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas dan pengawasannya.

Ruas strategis seperti Uma Buntar–Kelungkung didesak segera ditingkatkan ke konstruksi Hot Mix Asphalt (HMA) untuk mendukung kawasan pertanian.

Pansus juga menyoroti proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Desa Kelungkung senilai Rp1,5 Miliar yang belum maksimal. Masalah utama terletak pada spesifikasi pipa (PN 10 dan 16) yang tidak mampu menahan debit dan elevasi air dari Batu Dulang. Pansus meminta intervensi anggaran untuk mengganti pipa menjadi Pressure Nominal (PN) 20.

Di sektor lingkungan perkotaan, Pemerintah Daerah diminta memberikan perhatian khusus pada bantaran sungai Brang Biji–Samapuin. Kawasan ini masih tergolong kumuh dan membutuhkan pembangunan talud serta tebing pengaman sungai yang terpadu dengan jalan lingkungan.

Infrastruktur yang Terlupakan: "Jembatan Cinta" dan Jalan Langam

Pansus memaparkan daftar panjang ruas jalan rusak berat yang membutuhkan perhatian segera pada tahun anggaran mendatang seperti Ruas Langam–Mamak yang di anggap tidak tersentuh perbaikan selama 27 tahun. Ruas Strategis Lainnya Simpang Rhee–Seseng, Simpang Bajo–Desa Bajo (4 km), dan akses menuju Pasar Baru Utan.

Pembangunan jembatan penghubung tiga desa (Luar, Baru, dan Kalimango) di Kecamatan Alas dinilai sangat mendesak karena menjadi penghambat utama akses pendidikan bagi anak-anak sekolah.

Pansus berharap kolaborasi apik antara Bupati dan Wakil Bupati terus ditingkatkan guna mempertahankan kemantapan jalan dan memenuhi hak dasar infrastruktur bagi seluruh masyarakat Sumbawa. (AM)

 

]]>
Wed, 08 Apr 2026 20:25:53 +0800 amr
Sidang Paripurna DPRD Sumbawa: Pansus Desak Modernisasi BLK dan Usul Hapus Syarat "SIM A" bagi Calon Operator Alat Berat https://amarmedia.co.id/sidang-paripurna-dprd-sumbawa-pansus-desak-modernisasi-blk-dan-usul-hapus-syarat-sim-a-bagi-calon-operator-alat-berat https://amarmedia.co.id/sidang-paripurna-dprd-sumbawa-pansus-desak-modernisasi-blk-dan-usul-hapus-syarat-sim-a-bagi-calon-operator-alat-berat Sidang Paripurna DPRD Sumbawa: Pansus Desak Modernisasi BLK dan Hapus Syarat "SIM A" bagi Calon Operator Alat Berat

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna pada Rabu (8/4/2026) dengan agenda penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus). Sidang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pimpinan DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetyo, jajaran Forkopimda, serta para kepala OPD dan tokoh masyarakat.

Sorotan Sektor Ketenagakerjaan: Syarat SIM A Dinilai Tidak Rasional

Dalam laporannya, Pansus memberikan perhatian besar pada Bidang Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, khususnya pelatihan operator alat berat. Meski mendukung penuh tingginya animo masyarakat terhadap pelatihan Alat Berat ekskavator, Pansus menemukan ganjalan pada persyaratan administrasi.

Pansus secara tegas meminta Pemerintah Daerah menghapus syarat kepemilikan SIM A dan kemampuan mengemudikan kendaraan roda empat bagi calon peserta pelatihan ekskavator. Syarat ini dinilai tidak relevan, diskriminatif, dan berpotensi membatasi akses bagi tenaga kerja lokal yang potensial.

"Kami menyarankan agar persyaratan tersebut diganti dengan mekanisme seleksi yang lebih profesional seperti tes psikomotorik, safety awareness dan tes ketahanan kerja. Ini jauh lebih objektif untuk memastikan kesiapan mental dan fisik calon operator," ungkap juru bicara Pansus H Zainuddin Sirat 

Guna meningkatkan kualitas lulusan, Pansus mendorong Pemerintah Daerah untuk mengalokasikan anggaran pada APBD Perubahan Tahun 2026 untuk pengadaan Simulator Excavator. Simulator dianggap sebagai tahap krusial untuk pembelajaran yang aman dan efisien sebelum peserta terjun ke lapangan.

Selain simulator, Pansus juga merekomendasikan pengadaan Unit Ekskavator yang dilakukan secara bertahap untuk sarana praktik lanjutan dan perluasan cakupan. Pelatihan tidak hanya terbatas pada ekskavator, tetapi merambah ke Bulldozer, Loader, hingga Mining Dump Truck.

Diungkapkan Haji Ude akrab disapa, hal ini bisa sebagai sumber PAD Baru. "Fasilitas yang lengkap nantinya bisa membuka peluang retribusi jasa pelatihan mandiri bagi pihak swasta/industri" ujar H Ude yang juga ketua fraksi Demokrat PPP Pembangunan.

Pansus menemukan fakta bahwa sebagian peralatan praktik di UPT BLK Sumbawa sudah tidak relevan dengan teknologi industri saat ini. Contohnya, pelatihan mekanik roda empat masih menggunakan mesin konvensional sistem karburator dan platina.

Sebagai solusi cepat, Pansus merekomendasikan pemanfaatan kendaraan dinas yang sudah tidak terpakai namun sudah menggunakan teknologi modern seperti EFI (Electronic Fuel Injection) dan sistem pengapian DIS/ESA untuk dijadikan media praktik.

Visi besar yang dititipkan Pansus adalah peningkatan klasifikasi UPT BLK Kabupaten Sumbawa menjadi BLK Kelas A atau BLK Mandiri. Dengan standar sarana dan manajemen yang lebih maju, BLK diharapkan mampu mencetak lulusan tersertifikasi nasional yang siap mengisi kebutuhan industri skala besar, baik di tingkat lokal maupun nasional, sejalan dengan Program Unggulan ke-4 Pemerintahan Jarot–Ansori. (AM)

]]>
Wed, 08 Apr 2026 20:02:17 +0800 amr
Pansus LKPJ DPRD Sumbawa sebut BKAD Jadi "Penjaga Gawang" APBD yang Akuntabel https://amarmedia.co.id/pansus-lkpj-dprd-sumbawa-sebut-bkad-jadi-penjaga-gawang-apbd-yang-akuntabel https://amarmedia.co.id/pansus-lkpj-dprd-sumbawa-sebut-bkad-jadi-penjaga-gawang-apbd-yang-akuntabel Pansus LKPJ DPRD Sumbawa sebut BKAD Jadi "Penjaga Gawang" APBD yang Akuntabel

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan catatan strategis terhadap kinerja Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dalam Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 pada sidang paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa Rabu 8 April 2026

BKAD diingatkan untuk memperkuat fungsinya sebagai instansi vital dalam struktur keuangan daerah.

Pansus menegaskan bahwa BKAD memiliki peran krusial sebagai "penjaga gawang" APBD. Hal ini berkaitan dengan kewajiban lembaga tersebut dalam memastikan tata kelola keuangan berjalan sesuai koridor hukum, transparan, dan akuntabel.

"Tanggung jawab BKAD sangat besar karena hasil kinerjanya menentukan opini atas laporan keuangan daerah. Profesionalisme, ketelitian, dan integritas tidak bisa ditawar lagi," tegas juru bicara Pansus dalam sidang tersebut.

Sejalan dengan implementasi UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), Pansus mendorong BKAD dan pemerintah daerah untuk lebih agresif dalam mengawal potensi pendapatan dari sektor pertambangan. 

Pansus menyoroti beberapa sumber potensial seperti Land Rent (Iuran Tetap), Royalti, hingga Bagi Hasil Keuntungan Bersih. Pansus mendesak adanya pembagian yang lebih adil bagi Sumbawa sebagai daerah terdampak. 

"Dampak lingkungan dan infrastruktur ditanggung oleh daerah, maka porsi pendapatan harus lebih besar. Kenaikan pendapatan dari sektor tambang di tahun 2026 harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," tulis Pansus dalam laporannya.

Evaluasi Pajak: Apresiasi Hotel, Kritisi MBLB

Terkait realisasi pendapatan, Pansus memberikan catatan beragam diantaranya apresiasi Sektor Jasa, Pajak Hotel melampaui target hingga 140,05% (Rp4,5 Miliar) dan Restoran mencapai 173,53% (Rp2,25 Miliar). Meski begitu, Pansus menyayangkan minimnya penggunaan tapping box oleh pengusaha dan meminta sosialisasi masif dilakukan.

Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) hanya terealisasi 58%, sementara pajak tanah liat anjlok di angka 3,14%. Penurunan ini dinilai sebagai dampak langsung dari berkurangnya proyek konstruksi dan alokasi anggaran pusat maupun daerah pada 2025.

Guna mengejar target kenaikan pendapatan sebesar 15-20 persen di tahun mendatang, Pansus memberikan solusi konkret terkait keterbatasan SDM di lapangan. Pansus mendorong Pemerintah Daerah untuk menambah jumlah petugas penagihan.

"Kami menyarankan pemanfaatan skema PPPK Paruh Waktu untuk ditempatkan di Bapenda maupun OPD penghasil lainnya. Langkah ini penting untuk memperluas jangkauan layanan dan memaksimalkan potensi pendapatan yang selama ini belum tergarap optimal," Urai Haji Ude.

Dengan berbagai catatan ini, Pansus DPRD berharap BKAD dan OPD terkait dapat meningkatkan akurasi proyeksi pendapatan di tahun 2026 demi memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 08 Apr 2026 19:42:06 +0800 amr
Pansus DPRD Sumbawa Sampaikan Laporan LKPJ 2025: Soroti SiLPA Rp202 Miliar dan Evaluasi Sektor Pendidikan&Kesehatan https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-sumbawa-sampaikan-laporan-lkpj-2025-soroti-silpa-rp202-miliar-dan-evaluasi-sektor-pendidikan-kesehatan https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-sumbawa-sampaikan-laporan-lkpj-2025-soroti-silpa-rp202-miliar-dan-evaluasi-sektor-pendidikan-kesehatan Pansus DPRD Sumbawa Sampaikan Laporan LKPJ 2025: Soroti SiLPA Rp202 Miliar dan Evaluasi Sektor Pendidikan-Kesehatan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, Rabu (8/4/2026).

Dalam laporan yang dibacakan, Juru Bicara Pansus H Zainuddin Sirat menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan tahun transisi sekaligus fondasi bagi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa (Jarot-Ansori). Pansus memberikan catatan kritis serta apresiasi terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selama tahun anggaran tersebut.

Salah satu poin utama yang menjadi perhatian serius Pansus adalah angka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun 2025 yang mencapai Rp202,25 Miliar. Pansus mempertanyakan apakah angka besar ini murni merupakan penghematan atau cermin ketidakmampuan OPD dalam mengeksekusi anggaran.

"Di satu sisi kita bicara efisiensi, tapi di sisi lain masih banyak lubang jalan yang belum tertutup dan kebutuhan rakyat yang belum terlayani. Kami meminta kejujuran OPD, jangan hanya menyodorkan data manis di atas kertas," tegas Haji Ude yang juga  Ketua Pansus.

Berdasarkan data realisasi APBD 2025  untuk Pendapatan Daerah terealisasi 101,30 % (Rp 2.374.538.077.308,21), belanja daerah 92,93 % (Rp 2.257.765.529.905,32) penerimaan pembiayaan daerah terealisasi sebesar Rp93.486.596.780,06, sedangkan pengeluaran pembiayaan terealisasi sebesar Rp8.005.000.000,00, dan pembiayaan daerah terealisasi 100 % (Rp85,481,596,780.06) adapun sisa lebih pembiayaan anggaran tahun 2025 sebesar Rp.202.254.144.182,95,

Kemudian terkait perubahan pengelolaan pendapatan, belanja, dan pembiayaan. Pada APBD Perubahan 2025 mengalami penurunan sebesar Rp101,58 Miliar (-4,14%). APBD Murni: Rp2,456 Triliun dan APBD Perubahan: Rp2,354 Triliun

Pada Sektor Belanja Daerah (Mengalami Kenaikan). Meskipun pendapatan berkurang, belanja daerah justru tercatat bertambah sebesar Rp9,40 Miliar (4,06%). Pada APBD Murni: Rp231,94 Miliar dan pada APBD Perubahan: Rp241,34 Miliar

Untuk Pembiayaan dan SiLPA terjadi lonjakan drastis. Pada pos Penerimaan Pembiayaan dan SiLPA sebesar 1.769,73%. Yakni Penerimaan Pembiayaan meningkat dari Rp5 Miliar menjadi Rp93,48 Miliar. SiLPA Mengalami kenaikan sebesar Rp88,48 Miliar (dari semula Rp5 Miliar menjadi Rp93,48 Miliar) dan Pengeluaran Pembiayaan: Tetap/tidak berubah di angka Rp8,005 Miliar

Secara keseluruhan, gambaran realisasi APBD tahun 2025 menunjukkan pengelolaan keuangan daerah yang cukup efektif, dengan pendapatan yang melampaui target dan penyerapan belanja yang optimal. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa.

Sektor Pendidikan: Pemerataan Guru Masih Rendah

Di bidang pendidikan, Pansus memberikan sorotan pada Indeks Pemerataan Guru yang hanya mencapai 0,60 dari target 0,91. Hal ini menunjukkan penumpukan guru masih terjadi di wilayah perkotaan, sementara pelosok desa kekurangan tenaga pengajar. Selain itu, realisasi Kurikulum Muatan Lokal di tingkat PAUD tercatat 0% karena ketiadaan anggaran, yang menjadi catatan keras bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Pansus mendorong penguatan Program Unggulan Jarot-Ansori melalui pelatihan operator alat berat. Namun, Pansus meminta pemerintah menghapus syarat "bisa menyetir mobil" untuk pelatihan ekskavator karena dinilai tidak relevan dan diskriminatif. Sebagai gantinya, Pansus mengusulkan pengadaan Simulator Ekskavator pada APBD Perubahan 2026 dan modernisasi peralatan bengkel di BLK yang dianggap sudah ketinggalan zaman.

Meski mengapresiasi digitalisasi pelayanan di RSUD Sumbawa, Pansus mendesak Pemerintah Daerah untuk melakukan lobi intensif ke Pemerintah Pusat (Kemenkes dan DPR-RI) guna mempercepat penyelesaian RSUD Baru di Sering. Pansus menekankan bahwa kondisi RSUD lama sudah sangat mendesak dan tidak memadai untuk pelayanan jangka panjang.

Pansus menekankan pentingnya peran Bapperida sebagai filter perencanaan dan BKAD sebagai penjaga gawang keuangan yang akuntabel. Pansus juga menyarankan penguatan SDM penagihan pajak melalui skema PPPK Paruh Waktu untuk mengoptimalkan kemandirian fiskal daerah.

Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes,SAg.M.M.Inov dihadiri oleh Pimpinan DPRD lainnya Gitta Liesbano SH MKn dan Zulfikar Demitry SH, dari Pemda hadir Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala OPD di lingkup Pemkab Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 08 Apr 2026 18:48:48 +0800 amr
Evaluasi LKPJ 2025: Pansus DPRD Sumbawa Bedah Capaian Pendapatan dan Tekankan Transparansi Aset https://amarmedia.co.id/evaluasi-lkpj-2025-pansus-dprd-sumbawa-bedah-capaian-pendapatan-dan-tekankan-transparansi-aset https://amarmedia.co.id/evaluasi-lkpj-2025-pansus-dprd-sumbawa-bedah-capaian-pendapatan-dan-tekankan-transparansi-aset

Evaluasi LKPJ 2025: Pansus DPRD Sumbawa Bedah Capaian Pendapatan dan Tekankan Transparansi Aset

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja dan rapat evaluasi ke Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sumbawa Senin 6 April 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk membedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2025, dengan fokus utama pada sektor pelayanan, pendapatan, dan pembiayaan daerah.

Wakil Ketua Pansus, H. Zohran SH, menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan amanat konstitusi untuk melihat sejauh mana delegasi wewenang Bupati kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dijalankan. Menurutnya, skema pembangunan daerah sangat bergantung pada kesehatan fiskal yang mencakup tiga pilar utama.

"Pelayanan publik akan maksimal jika didukung oleh pendapatan yang baik. Kami mengapresiasi adanya kenaikan pendapatan di beberapa sektor, namun kami juga memberikan catatan kritis terhadap perpindahan pos-pos pendapatan agar tetap akuntabel," ujar H. Zohran di hadapan Kepala dan jajaran BKAD. Hadir anggota Pansus Lainnya Sri Wahyuni dan H Jabir SPd.

Kepala BKAD Kabupaten Sumbawa Kaharuddin SE.M.Ec Dev dalam penjelasannya memaparkan angka capaian sementara tahun 2025 yang menunjukkan tren positif. Meskipun angka tersebut masih bersifat auditif karena menunggu hasil pemeriksaan rinci BPK pada Mei mendatang, realisasi pendapatan secara umum telah melampaui target.

Berikut adalah rincian capaian pendapatan daerah tahun 2025:

Total Pendapatan: 100,85%, Pendapatan Asli Daerah (PAD): 109,85%, Pendapatan Transfer Pusat: 100,75%, Transfer Antar Daerah (Bagi Hasil Provinsi) 120,80%

"Kami berani menyampaikan angka ini meskipun sifatnya sementara karena memang tuntutan LKPJ harus masuk di bulan Maret. Angka final atau fixed baru akan kita peroleh setelah audit BPK keluar pada Mei mendatang," jelas Kepala BKAD.

Salah satu poin yang dibahas adalah pendapatan dari sektor pertambangan, khususnya terkait PT Amman Mineral (AMNT).  Berdasarkan regulasi UU Minerba dan UU Nomor 1 Tahun 2022 (HKPD), daerah mendapatkan bagian dari keuntungan bersih serta land rent dan royalti.

Dari total sekitar Rp400 miliar dana bagi hasil yang masuk, Kabupaten Sumbawa mendapatkan porsi signifikan yang diharapkan dapat memperkuat postur APBD untuk pembangunan infrastruktur dan layanan dasar.

Rapat juga membahas mengenai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA). Anggota DPRD, H. Jabir SPd, sempat mempertanyakan kepastian angka SilPA agar bisa dijelaskan kepada masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, pihak BKAD menjelaskan bahwa SilPA muncul dari beberapa komponen, termasuk kelebihan target pendapatan dan belanja yang tidak terekseskusi, seperti tunjangan profesi guru (TPG) yang ditransfer pusat di akhir tahun (30-31 Desember) sehingga tidak sempat terbayar di tahun berjalan.

"Ada sekitar Rp28 miliar yang masuk di detik-detik terakhir tahun anggaran. Secara sistem, kita tidak bisa langsung eksekusi karena harus mengubah Perbup terlebih dahulu. Inilah yang kemudian menjadi bagian dari Silpa yang akan kita gunakan untuk belanja wajib dan mengikat di tahun berjalan," tambah Kepala BKAD.

Pansus juga memberikan catatan khusus mengenai keberlanjutan program Universal Health Coverage (UHC) dan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas Tenaga Listrik atau Pajak Penerangan Jalan (PJU). 

Pansus meminta agar implementasi pajak PJU benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam bentuk perbaikan lampu jalan, bukan sekadar menjadi angka pendapatan. Sementara untuk UHC, BKAD memastikan akan terus melakukan efisiensi dan pemilahan anggaran agar layanan kesehatan gratis tetap terjamin bagi masyarakat yang membutuhkan. (AM)

]]>
Tue, 07 Apr 2026 22:09:40 +0800 amr
Perkuat Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah, BAZNAS Sumbawa Gandeng GAPENSI https://amarmedia.co.id/perkuat-pengumpulan-zakat-infak-dan-sedekah-baznas-sumbawa-gandeng-gapensi https://amarmedia.co.id/perkuat-pengumpulan-zakat-infak-dan-sedekah-baznas-sumbawa-gandeng-gapensi Perkuat Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah, BAZNAS Sumbawa Gandeng GAPENSI

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - . 6 April 2026 — Dalam upaya memperkuat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menjalin sinergi strategis dengan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Kabupaten Sumbawa. Kolaborasi ini ditandai dengan pelaksanaan rapat koordinasi yang berlangsung di meeting room BAZNAS Kabupaten Sumbawa pada Senin (6/4/2026).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Ketua GAPENSI Kabupaten Sumbawa, Abd. Rivai, yang didampingi oleh sejumlah anggota, di antaranya Abd. Hakim dan Sabariah. Dari pihak BAZNAS, hadir Ketua beserta jajaran pimpinan lainnya serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk mengoptimalkan potensi zakat, khususnya dari sektor jasa konstruksi dan usaha.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyampaikan bahwa potensi zakat dari sektor jasa dan pendapatan profesional di daerah masih sangat besar, namun belum tergarap secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk organisasi profesi seperti GAPENSI, untuk mendorong kesadaran dan partisipasi para pelaku usaha dalam menunaikan kewajiban zakat.

“Sinergi dengan GAPENSI ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, khususnya dari sektor jasa konstruksi. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk turut serta dalam memperkuat peran zakat dalam pembangunan sosial,” ujarnya.

Ketua GAPENSI Kabupaten Sumbawa, Abd. Rivai, dalam kesempatan tersebut menyatakan komitmen penuh organisasinya untuk mendukung program-program BAZNAS. Ia menegaskan bahwa anggota GAPENSI siap berpartisipasi aktif dalam menunaikan zakat, termasuk zakat sebesar 2,5 persen dari pendapatan dan jasa, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Sumbawa Nomor 24 Tahun 2023.

“Kami dari GAPENSI Kabupaten Sumbawa menyambut baik kerja sama ini. Kami siap mendukung program BAZNAS, termasuk dalam hal kewajiban zakat 2,5 persen dari pendapatan jasa. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan keagamaan kami sebagai pelaku usaha,” ungkap Abd. Rivai.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif di kalangan anggota GAPENSI agar zakat tidak hanya dipandang sebagai kewajiban individu, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.

Rapat koordinasi tersebut juga membahas mekanisme teknis pengumpulan zakat dari anggota GAPENSI, termasuk penggunaan sistem pembayaran digital melalui QRIS yang telah disediakan oleh BAZNAS. Sistem ini dinilai memudahkan proses pembayaran serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZIS.

Sebagai bentuk komitmen awal, dalam kesempatan tersebut pengurus GAPENSI juga melakukan penyerahan infak secara langsung melalui QRIS BAZNAS. Penyerahan ini disaksikan oleh seluruh pengurus BAZNAS yang hadir dalam rapat, sebagai simbol dimulainya kolaborasi konkret antara kedua lembaga.

Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa menjelaskan bahwa digitalisasi dalam pengumpulan zakat merupakan bagian dari upaya modernisasi layanan, sehingga masyarakat dan pelaku usaha dapat menunaikan kewajibannya dengan lebih mudah, cepat, dan aman.

“Dengan adanya QRIS, proses pembayaran zakat, infak, dan sedekah menjadi lebih praktis. Ini juga sejalan dengan upaya kami untuk meningkatkan transparansi serta kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana ZIS,” jelasnya.

Selain membahas penghimpunan dana, rapat koordinasi ini juga menyinggung rencana pemanfaatan zakat untuk program-program produktif yang dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk menyalurkan dana yang terkumpul secara tepat sasaran, baik dalam bentuk bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan.

Kolaborasi dengan GAPENSI diharapkan dapat memperluas basis muzakki (pembayar zakat), khususnya dari kalangan pengusaha jasa konstruksi, sehingga penghimpunan dana ZIS dapat meningkat secara signifikan. Dengan meningkatnya dana yang terkumpul, diharapkan pula program-program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Di akhir kegiatan, kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi guna memastikan implementasi kerja sama berjalan efektif. BAZNAS dan GAPENSI juga berkomitmen untuk melakukan sosialisasi secara berkelanjutan kepada seluruh anggota GAPENSI mengenai pentingnya zakat serta mekanisme pembayarannya.

.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa optimistis dapat mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen ekonomi umat yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. GAPENSI sebagai mitra strategis diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mendorong kepatuhan zakat di kalangan pelaku usaha, sekaligus menjadi teladan dalam praktik filantropi Islam di daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, sinergi antara BAZNAS dan GAPENSI Kabupaten Sumbawa diharapkan mampu membawa perubahan positif yang signifikan bagi masyarakat, serta memperkuat peran zakat sebagai pilar penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi. (AM)

]]>
Mon, 06 Apr 2026 21:12:17 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Tunaikan Zakat Maal melalui Baznas, Ajak Masyarakat Ikut Berzakat https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-tunaikan-zakat-maal-melalui-baznas-ajak-masyarakat-ikut-berzakat https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-tunaikan-zakat-maal-melalui-baznas-ajak-masyarakat-ikut-berzakat Ketua DPRD Sumbawa Tunaikan Zakat Maal melalui Baznas, Ajak Masyarakat Ikut Berzakat.

Sumbawa,Amarmedia.co.id - 6 April 2026 — Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M., menunaikan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa pada Senin (6/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD Sumbawa dan turut didampingi oleh istri beliau, Heny Tasniasanti.

Penyerahan zakat maal tersebut diterima langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa beserta jajaran pimpinan Baznas dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Momentum ini menjadi salah satu bentuk komitmen pimpinan DPRD dalam mendukung penguatan pengelolaan zakat secara profesional dan terpercaya di daerah.

Dalam sambutannya, Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa beserta keluarga dalam menyalurkan zakat maal melalui Baznas.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa yang telah menunaikan zakat maal melalui Baznas. Ini merupakan bentuk keteladanan yang sangat baik bagi masyarakat, khususnya bagi para pejabat dan aparatur di lingkungan pemerintahan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Baznas Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk mengelola dana zakat, infaq, dan sedekah secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.

Lebih lanjut, Ketua Baznas berharap langkah yang dilakukan oleh Ketua DPRD ini dapat menjadi inspirasi dan mendorong partisipasi aktif dari berbagai pihak dalam menunaikan kewajiban zakat.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, menyampaikan bahwa zakat merupakan kewajiban umat Islam yang memiliki peran penting dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

“Menunaikan zakat bukan hanya kewajiban sebagai umat Islam, tetapi juga bentuk kepedulian sosial kita terhadap sesama, khususnya saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Sekretaris DPRD, serta seluruh pegawai di lingkungan DPRD untuk bersama-sama menunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui Baznas Kabupaten Sumbawa.

“Saya mengajak seluruh anggota DPRD, Sekretaris, dan seluruh pegawai DPRD dan masyarakat Kabupaten Sumbawa untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui Baznas. Dengan pengelolaan yang terorganisir dan profesional, kita dapat memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada yang berhak,” tegasnya.

Menurutnya, peran lembaga seperti Baznas sangat strategis dalam menghimpun dan menyalurkan dana umat secara efektif dan tepat sasaran. Oleh karena itu, sinergi antara lembaga pemerintah dan Baznas perlu terus diperkuat.

Kegiatan penyerahan zakat maal ini juga menjadi simbol kepedulian sosial pimpinan daerah sekaligus upaya membangun budaya berbagi di lingkungan pemerintahan. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat luas untuk semakin meningkatkan kesadaran dalam menunaikan kewajiban zakat.

Selain itu, melalui optimalisasi pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari pimpinan dan anggota DPRD, Baznas Kabupaten Sumbawa optimis dapat terus meningkatkan kinerja dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (AM)

]]>
Mon, 06 Apr 2026 14:20:21 +0800 amr
Bupati Syarafuddin Jarot: Titah Sultan adalah Pedoman Menjaga Marwah dan Kelestarian Tana Samawa https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-jarot-titah-sultan-adalah-pedoman-menjaga-marwah-dan-kelestarian-tana-samawa https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-jarot-titah-sultan-adalah-pedoman-menjaga-marwah-dan-kelestarian-tana-samawa Bupati Syarafuddin Jarot: Titah Sultan adalah Pedoman Menjaga Marwah dan Kelestarian Tana Samawa

SUMBAWA, Amarmedia.co.id -5 APRIL 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Istana Bala Kuning pada Minggu malam (5/4). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, yang juga menyandang gelar adat Dea Pati Kanadi Ling Samawa, menghadiri acara Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka memperingati 15 tahun Penobatan sekaligus Malikelis (ulang tahun) ke-85 Dewa Masmawa Sultan Muhammad Kaharuddin IV.

Bagi Bupati Jarot, momentum ini bukan sekadar seremoni adat, melainkan refleksi mendalam atas jati diri Tau Samawa (orang Sumbawa) di tengah arus modernisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyimak dengan seksama Pasatotang (pesan/titah) Sultan yang dibacakan oleh Pariwa Adat LATS, Dr. KH. Lalu Zulkifli Muhadli, SH., MM. Bupati menegaskan bahwa filosofi Adat Barenti Ko Syara’, Syara’ Barenti Ko Kitabullah harus tetap menjadi kompas dalam menjalankan roda pemerintahan dan kehidupan sosial.

 "Kehadiran Sultan sebagai Puen Rea adalah pilar yang menjaga marwah Tau ke Tana Samawa. Titah beliau agar kita tetap jernih, tidak goyah oleh provokasi, dan memperkuat persatuan adalah pesan yang sangat relevan bagi kita semua saat ini," ujar Bupati H.Jarot.

Salah satu poin penting dalam Pidato Kebudayaan yang disampaikan Bupati adalah mengenai hubungan harmonis antara manusia dan alam. Ia menyoroti kearifan lokal Sumbawa yang telah lama mengenal konsep keberlanjutan.

Bupati Jarot memaparkan bahwa nilai-nilai seperti Mole Pade Antap (Keberhasilan panen dan pangan), Balong Ai Kayu (Ketersediaan air dan hutan yang terjaga),

dan Telas Kebo Jaran (Kesejahteraan ternak dan hewan),

Nilai-nilai ini, menurutnya, sangat sejalan dengan visi pemerintah daerah melalui program Sumbawa Hijau Lestari. 

"Alam Tana Samawa bukanlah warisan yang bisa kita habiskan begitu saja, melainkan titipan untuk anak cucu. Apa yang kita lakukan di pemerintahan hari ini harus bersinergi dengan nafas kebudayaan kita yang sangat menghargai kelestarian alam," tegasnya.

Persaudaraan Tanpa Batas: Sumbawa dan KSB

Kehadiran Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si. (Dea Pati Kanadi Ling Kamutar Telu), dalam acara tersebut juga mempertegas ikatan emosional dan sejarah yang tak terpisahkan antara Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat. 

Bupati Jarot sepakat bahwa kedua daerah ini berasal dari akar peradaban yang sama, yakni Kesultanan Sumbawa. Sinergi antara dua pemimpin daerah ini menunjukkan bahwa nilai Basiru (gotong royong) dan Tulung (tolong menolong) tetap hidup dalam pembangunan di wilayah Samawa secara keseluruhan.

Acara yang berlangsung hingga pukul 23.00 WITA ini ditutup dengan ramah tamah yang hangat. Bupati Sumbawa berharap agar semangat takwa dan falsafah Taket Ko Nene, Kangila Boat Lenge (Takut kepada Allah, Malu berbuat buruk) senantiasa menjadi jati diri kolektif demi mewujudkan Sumbawa yang beradab dan bermartabat.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Sumbawa (Wakil Dea Pati Kanadi Ling Samawa), Drs. Mohamad Ansori beserta istri; Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.A.P.; Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heri Wibowo, S.Si., M.Si.; dan sejumlah tokoh masyarakat Sumbawa dan KSB.

Hadir pula pegiat adat dalam internal LATS yang terdiri dari: Pariwa Adat LATS yaitu Dr. KH. Lalu Zulkifi Muhadli, SH., MM. dan Muhammad Yakub Daeng Kusuma Dewa, S.Sos; Sekretaris Majelis Adat LATS: Yuli Andari Merdikaningtyas, MA; Ketua Dewan Syara’ LATS: Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov.; Ketua Pajatu Adat LATS: Dr. Muhammad Ikhsan Safitri, M.Si; Anggota Dewan Adat LATS yang terdiri dari para sesepuh Kesultanan Sumbawa; Pajatu Adat LATS Kabupaten Sumbawa dan LATS Kamutar Telu (Kabupaten Sumbawa Barat).  (AM/Yuli)

]]>
Mon, 06 Apr 2026 08:39:23 +0800 amr
Dzikir dan Doa Bersama Memperingati 15 Tahun Penobatan Sekaligus Malikelis 85 Tahun Usia Sultan Muhammad Kaharuddin IV https://amarmedia.co.id/dzikir-dan-doa-bersama-memperingati-15-tahun-penobatan-sekaligus-malikelis-85-tahun-usia-sultan-muhammad-kaharuddin-iv https://amarmedia.co.id/dzikir-dan-doa-bersama-memperingati-15-tahun-penobatan-sekaligus-malikelis-85-tahun-usia-sultan-muhammad-kaharuddin-iv Dzikir dan Doa Bersama Memperingati 15 Tahun Penobatan Sekaligus Malikelis 85 Tahun Usia Sultan Muhammad Kaharuddin IV

Sumbawa.Istana Bala Kuning,Amarmedia.co.id -  Hari Ahad  5 April 2026 kemarin,  Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) mengadakan Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka memperingati dua momen penting sekaligus yaitu 15 (lima belas) tahun Penobatan Sultan dan Malikelis (Milad/Ulang Tahun) ke- 85 Sultan Muhammad Kaharuddin IV. Tepat setelah shalat Isya’ para undangan mulai berdatangan di Istana Bala Kuning, diantaranya pegiat adat dalam internal LATS yang terdiri dari: Pariwa Adat LATS yaitu Dr. KH. Lalu Zulkifi Muhadli, SH., MM. dan Muhammad Yakub Daeng Kusuma Dewa, S.Sos; Sekretaris Majelis Adat LATS: Yuli Andari Merdikaningtyas, MA; Ketua Dewan Syara’ LATS: Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov.; Ketua Pajatu Adat LATS: Dr. Muhammad Ikhsan Safitri, M.Si; Anggota Dewan Adat LATS yang terdiri dari para sesepuh Kesultanan Sumbawa; Pajatu Adat LATS Kabupaten Sumbawa dan LATS Kamutar Telu (Kabupaten Sumbawa Barat). 

Turut hadir dalam acara ini Bupati Sumbawa yang telah disematkan gelar adat Dea Pati Kanadi Ling Samawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP beserta istri; Bupati KSB (Dea Pati Kanadi Ling Kamutar Telu), H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si.; Wakil Bupati Sumbawa (Wakil Dea Pati Kanadi Ling Samawa), Drs. Mohamad Ansori beserta istri; Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.A.P.; Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heri Wibowo, S.Si., M.Si.; dan sejumlah tokoh masyarakat Sumbawa dan KSB. Sambil menunggu para undangan, panitia menyuguhkan pemutaran cuplikan rekaman video penobatan Sultan Muhammad Kaharuddin IV yang berlangsung pada tanggal 5 April 2011.

Tepat pukul 20.00 WITA, acara pertama dimulai. Diisi dengan Dzikir bersama yang dipimpin oleh Ketua Dewan Syara’ LATS. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an. Setelah acara pembukaan selesai, kemudian dilanjutkan dengan acara inti yaitu Pengantar dan Penyampaian Titah Sultan Sumbawa XVIII, Dewa Masmawa Sultan Muhammad Kaharuddin IV yang disampaikan oleh Pariwa Adat LATS, Dr. KH. Lalu Zulkifi Muhadli, SH., MM. Titah ini diawali dengan refleksi 15 Tahun Penobatan Sultan. Refleksi ini mengingatkan kita tentang kekayaan sejarah terutama di Era Kesultanan Sumbawa yang mewarnai peradaban Islam di Nusantara. 

“Penobatan Sultan Sumbawa tidak hanya penting bagi keberlanjutan peradaban Tau Samawa yang dapat menghadirkan historical pride (kebanggan sejarah) pada generasi kita sekarang, namun juga memberikan arah dan panduan terhadap jati diri kita sebagai Tau Samawa kepada anak cucu kita di masa sekarang dan akan datang,” tegas Buya Zul, sapaan akrab Dr. KH. Lalu Zulkifi Muhadli, SH., MM. Nilai-nilai luhur Adat Barenti Ko Syara’, Syara’ Barenti Ko Kitabullah adalah filosofi warisan leluhur Tau Samawa yang sangat kaya makna. Kehadiran Sultan dimaknai sebagai “Puen Rea” dimana entitas masyarakat adat Tau Samawa masa kini berlindung dan bernaung. Sultan adalah penjaga marwah Tau Ke Tana Samawa.

Selanjutnya Manik/Titah Sultan dibacakan yang buntinya sebagai berikut:

Bismillahirrahmanirrahim 

Dengan memohon ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta dengan penuh tanggung jawab terhadap masa depan Tana Samawa, pada momentum yang penuh makna ini, Kami menyampaikan PASATOTANG sebagai berikut: 

“Di tengah gelombang zaman yang penuh ketidakpastian, kami menyerukan kepada seluruh Tau Samawa: tetaplah teguh, tetaplah jernih, dan jangan pernah goyah oleh provokasi. Perkuat persatuan, eratkan kebersamaan, karena di sanalah kekuatan kita bertumpu. Hidupkan Adat Barenti Ko Syara’, Syara’ Barenti Ko Kitabullah. Jangan biarkan filosofi ini hanya menjadi simbol—jadikan ia napas dalam setiap langkah, dalam setiap keputusan. Bangkitkan kembali semangat Basiru (Gotong Royong) dan Tulung (Tolong Menolong), agar kita saling menguatkan, saling menjaga, dan tidak meninggalkan satu pun di antara kita. 

Kami ingatkan: jadilah penjaga harmoni—bagi lembaga adat, bagi seluruh elemen masyarakat—untuk merawat kesejukan, meneguhkan persaudaraan, dan menolak segala yang memecah belah. Dan kepada kita semua, ingatlah: alam adalah amanah. Ia bukan warisan yang dihabiskan, melainkan titipan yang harus dijaga, agar tetap lestari bagi anak cucu kita. 

Berlandaskan takwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, berpegang pada falsafah ‘Taket Ko Nene, Kangila Boat Lenge’, marilah kita teguhkan kebersamaan Tau dan Tana Samawa—menuju kehidupan yang selamat, beradab, dan bermartabat. Kini, esok, dan sepanjang masa.” 

Demikian PASATOTANG ini Kami sampaikan untuk menjadi parenti (pedoman) bagi seluruh Tau Samawa. 

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa membimbing langkah kita, menjaga Tana Samawa, dan menguatkan kita dalam menjaga nilai, budaya, dan kehidupan yang beradab dan bermartabat. 

Samawa Datu, 5 April 2026 M / 17 Syawwal 1447 H 

DEWA MASMAWA SULTAN MUHAMMAD KAHARUDDIN IV 

Setelah pembacaan Manik/Titah Sultan Muhammad Kaharuddin IV, Bupati Sumbawa (Dea Pati Kanadi Ling Samawa) Ir. Syarafuddin Jarot, MP menyampaikan Pidato Kebudayaan. Refleksi 15 Tahun Penobatan Sultan ini menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jati diri kita sebagai Tau Samawa dan melihat hubungan relasi antara manusia dan alam sekitarnya. Harmonisasi antara Tau Samawa dan alam sekitarnya dapat dilihat dari adanya istilah “Mole Pade Antap”, “Balong Ai Kayu”, dan “Telas Kebo Jaran”. Hal ini sinergi dengan program Sumbawa Hijau Lestari yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Sumberdaya alam dan budaya Sumbawa bukan untuk dihabiskan, namun titipan untuk generasi mendatang. Alam dan budaya kita selalu bersinergi dan melengkapi.

Usai pidato dari Bupati Sumbawa, giliran H. Amar Nurmansyah, ST., MT., Bupati KSB (Dea Pati Kanadi Ling Kamutar Telu) menyampaikan sambutannya yang diawali dengan cerita personal tentang kawasan Kesultanan Sumbawa yang hari ini berada di Kecamatan Sumbawa. Ingatan personal ini menjadi refleksi dari memori kolektif yang dapat dilihat sebagai pentingnya pewarisan nilai-nilai budaya Tau Samawa bagi generasi muda. “Kabupaten Sumbawa dan KSB memiliki akar yang sama yaitu sebuah peradaban masa lalu di Era Kesultanan Sumbawa. Kita memiliki akar dan pohon besar yang sama tempat kita bernaung. Hal ini merupakan kekayaan dan warisan yang tak ternilai harganya yang harus kita jaga untuk semakin memperkuat jadi diri kita sebagai Tau Samawa.” 

Berakhirnya sambutan dari Bupati KSB, maka acara inti ditutup dan diisi dengan silaturrahmi dan ramah tamah. Suasana keakraban muncul sebagai bentuk kekuatan tali persaudaraan yang penuh dengan harmoni. Acara berakhir pada pukul 23.00 WITA. (AM)

]]>
Mon, 06 Apr 2026 08:15:46 +0800 amr
ORADO NTB Gelar Training of Referee dan Pelantikan Pengurus Periode 2026&2030, Pertegas Domino sebagai Olahraga Berpikir https://amarmedia.co.id/orado-ntb-gelar-training-of-referee-dan-pelantikan-pengurus-periode-2026-2030-pertegas-domino-sebagai-olahraga-berpikir https://amarmedia.co.id/orado-ntb-gelar-training-of-referee-dan-pelantikan-pengurus-periode-2026-2030-pertegas-domino-sebagai-olahraga-berpikir ORADO NTB Gelar Training of Referee dan Pelantikan Pengurus Periode 2026-2030, Pertegas Domino sebagai Olahraga Berpikir

MATARAM,Amarmedia.co.id - 5 April 2026 – Pengurus Provinsi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menggelar agenda strategis berupa Training of Referee (Pelatihan Wasit) serta Pelantikan Pengurus masa bakti 2026-2030. Rangkaian acara yang berlangsung selama dua hari, yakni 4-5 April 2026, dipusatkan di Aula Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga domino di NTB, terutama dalam standarisasi kompetisi dan penguatan organisasi di tingkat daerah.

Pelantikan Pengurus ORADO NTB 2026-2030

Dalam sesi resmi, Ketua PB ORADO yang diwakili oleh Ketua Bidang OK PB ORADO Muh. Imam Taufik Rusdin, secara resmi melantik I Putu Dedy Saputra sebagai Ketua ORADO NTB periode 2026-2030.

Pelantikan ini diharapkan menjadi babak baru bagi ORADO NTB dalam membawa cabang olahraga ini lebih profesional dan diterima luas oleh masyarakat.

 

Standarisasi Wasit Melalui Training of Referee

Sejalan dengan pelantikan, ORADO NTB menggelar Training of Referee yang menghadirkan pelatih yang juga Ketua Bidang Teknik dan Wasit PB ORADO Isra Prasetya Idris. Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan calon wasit utusan dari 10 Pengurus Cabang (Pengcab) ORADO se-NTB,sekaligus melantik dan mengukuhkan10 Pengurus Cabang ORADO Kabupaten dan Kota se-NTB.

Ketua Panitia Pelaksana, Shandi Maulani Ahmad, dalam sambutannya menekankan bahwa pelatihan ini merupakan langkah krusial untuk menciptakan ekosistem olahraga domino yang jujur, adil, dan profesional.

"Tujuan utama kami menyelenggarakan kegiatan ini adalah agar ORADO NTB memiliki sumber daya manusia yang siap melakukan pembinaan atlet secara terukur. Selain itu, kami berkomitmen untuk mensosialisasikan domino agar tidak lagi dipandang negatif oleh masyarakat. Kami ingin menegaskan bahwa bermain domino adalah olahraga yang mengandalkan strategi, kecerdasan, dan akal sehat," ujar Shandi.

Mengubah Paradigma Masyarakat

Dalam sambutannya I Putu Dedy Saputra mengatakan, melalui kepengurusan baru dan kehadiran wasit-wasit tersertifikasi di tiap kabupaten/kota, ORADO NTB bertekad untuk mengubah wajah atau stigma permainan domino, olahraga yang kerap identik dengan perjudian, kini diarahkan sepenuhnya menjadi ajang kompetisi prestasi yang menjunjung tinggi sportivitas.

Dengan selesainya pelatihan ini, diharapkan seluruh Pengcab di NTB dapat segera melakukan sosialisasi dan menggelar Kejuaraan Cabang dengan standar regulasi yang baku, sesuai dengan pedoman dari PB ORADO. (AM)

]]>
Sun, 05 Apr 2026 23:23:39 +0800 amr
Oligarki Global di Balik Tragedi Perang Iran Amerika Israel 2026 https://amarmedia.co.id/oligarki-global-di-balik-tragedi-perang-iran-amerika-israel-2026 https://amarmedia.co.id/oligarki-global-di-balik-tragedi-perang-iran-amerika-israel-2026 Oligarki Global di Balik Tragedi Perang Iran Amerika Israel 2026

Oleh: Ariady Achmad & Tim

Minggu : 5 April 2026

Serangan rudal yang menghantam Teheran pada 28 Februari 2026 menjadi bukti nyata manifestasi sistem dominasi global yang mengatasnamakan pertahanan diri. Eskalasi militer ini sejatinya lahir dari kebutuhan untuk mempertahankan kekuasaan absolut.

Dunia menyaksikan bagaimana dentuman bom di Iran merupakan bahasa kepentingan yang tidak pernah disiarkan oleh media arus utama. Perang ini menjadi operasi yang dirancang secara sistematis oleh para pemain besar di balik layar kekuasaan.

Analisis geopolitik menunjukkan bahwa serangan terhadap Iran bukan sekadar operasi militer biasa. Fenomena ini adalah bentuk nyata dari sebuah sistem internasional yang sangat haus akan dominasi politik dan ekonomi global.

Narasi Iran sebagai ancaman global tidak muncul secara tiba-tiba melainkan melalui proses panjang laporan kebijakan yang sangat masif. Pembingkaian media secara global memainkan peran sentral dalam menjaga agar isu ini tetap berada di pusat perhatian.

Lalu, persepsi bahaya tersebut sengaja diproduksi dan diperbesar untuk melegitimasi tindakan militer di mata masyarakat internasional. Strategi ini berhasil menciptakan urgensi semu yang secara langsung menguntungkan pihak-pihak tertentu dalam lingkaran elite.

Industri pertahanan menjadi jantung dari ekosistem konflik ini karena perang merupakan bisnis yang tidak pernah mengenal rugi. Para kontraktor senjata global selalu berada di barisan terdepan setiap kali ketegangan antarnegara mulai memuncak secara dramatis.

Raksasa militer seperti Lockheed Martin hingga Raytheon Technologies meraup keuntungan melimpah dari setiap kontrak senjata baru. Nilai saham mereka justru menguat tajam saat stabilitas sebuah kawasan mulai goyah dan hancur akibat dentuman meriam.

Logika ekonomi modern kini menempatkan perdamaian sebagai sebuah anomali yang harus dihindari demi menjaga aliran modal tetap lancar. Uang mengalir deras ke kantong para pengambil kebijakan melalui berbagai mekanisme pendanaan yang terlihat sangat legal.

Hubungan timbal balik antara politisi dan korporasi besar menciptakan jaringan donor yang sangat sulit untuk dipisahkan. Setiap keputusan strategis negara sering kali hanya mengekor pada kepentingan para pemilik modal yang mengendalikan arah kebijakan.

*Arsitektur Kekuasaan dan Terorisme Negara Modern* 

Lembaga pemikir atau think tank internasional bertugas memproduksi wacana untuk membingkai realitas agar terlihat rasional. Dari sinilah lahir definisi ancaman dan legitimasi perang yang seolah-olah demi kepentingan keamanan nasional negara-negara adidaya.

Fenomena revolving door di departemen pertahanan menunjukkan bagaimana pejabat publik dan eksekutif industri bertukar posisi secara berkala. Simbiosis ini mengaburkan batas antara keputusan politik murni dan syahwat bisnis para pemain industri senjata.

Ekosistem kepentingan tersebut membuat keputusan untuk menyerang kedaulatan negara lain menjadi bagian dari strategi korporasi yang terstruktur. Negara dan perusahaan kini seolah telah menyatu dalam satu visi untuk menguasai sumber daya global.

Dukungan tanpa batas terhadap Israel dinilai bukan sekadar urusan geopolitik melainkan bagian dari kalkulasi politik domestik yang sangat rumit. Iran secara sengaja diposisikan sebagai lawan permanen guna menjaga agar narasi ancaman tetap laku dijual.

Status lawan permanen tersebut sangat berguna untuk mempertahankan anggaran militer yang mencapai angka fantastis setiap tahunnya. Hal ini menciptakan ketergantungan akut antara industri perangkat perang dan arah kebijakan luar negeri sebuah negara.

Dunia perlu bertanya secara jujur mengenai praktik kekerasan yang dilegalkan oleh negara melalui instrumen hukum internasional. Ketika negara menggunakan kekuatan militer untuk menciptakan ketakutan, maka esensi terorisme telah bergeser menjadi instrumen kekuasaan yang sah.

Perbedaan mendasar hanya terletak pada kepemilikan legitimasi hukum untuk melakukan serangan terhadap infrastruktur dan warga sipil. Teror tidak lagi hanya milik kelompok non-negara, melainkan telah menjadi alat diplomasi koersif yang sangat mematikan.

Konsep deep system yang melibatkan lembaga keuangan internasional bergerak searah untuk mempertahankan aliran keuntungan. Dalam kacamata ini, konflik bukan lagi dianggap sebagai kegagalan diplomasi melainkan sebuah mekanisme yang berfungsi sangat efektif.

Arsitektur kekuasaan global ini tidak selalu bergerak dalam sebuah konspirasi terbuka namun memiliki tujuan yang sangat seragam. Mereka memastikan kekuasaan tetap terpusat dan keuntungan material terus mengalir ke kelompok oligarki yang memegang kendali.

Tragedi perang tahun 2026 ini membuka tabir gelap bahwa dunia dikelola oleh jaringan kepentingan yang melampaui hukum internasional. Nilai-nilai kemanusiaan sering kali dikorbankan demi stabilitas ekonomi para pemain besar di panggung geopolitik dunia.

Realitas pahit ini menunjukkan bahwa dunia masih terjebak dalam ilusi keamanan yang sebenarnya diciptakan oleh para arsitek perang. Keberanian untuk mengakui pola ini menjadi langkah awal untuk menghentikan siklus kekerasan yang terorganisir, (AM)

]]>
Sun, 05 Apr 2026 15:30:26 +0800 amr
Ubah Riuh Menjadi Empati: Mahasiswa UNSA Ketuk Hati Warga Sumbawa Lewat 'Pray For Alas' di Car Free Night" https://amarmedia.co.id/ubah-riuh-menjadi-empati-mahasiswa-unsa-ketuk-hati-warga-sumbawa-lewat-pray-for-alas-di-car-free-night https://amarmedia.co.id/ubah-riuh-menjadi-empati-mahasiswa-unsa-ketuk-hati-warga-sumbawa-lewat-pray-for-alas-di-car-free-night Ubah Riuh Menjadi Empati: Mahasiswa UNSA Ketuk Hati Warga Sumbawa Lewat 'Pray For Alas' di Car Free Night"

SUMBAWA.Amarmedia.co.id — Suasana riuh Car Free Night (CFN) Kabupaten Sumbawa malam ini, Sabtu (4/4/2026), terasa berbeda dan penuh khidmat. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama Unit Mahasiswa Universitas Samawa (UNSA) dalam aksi kemanusiaan bertajuk "Pray For Alas".

Kolaborasi ini hadir di tengah keramaian masyarakat untuk mengetuk pintu hati warga Sumbawa agar bahu-membahu meringankan beban saudara-saudari kita di Kecamatan Alas yang baru saja tertimpa musibah kebakaran hebat.

Seni Musik untuk Amal

Tidak sekadar orasi, aksi penggalangan dana ini dikemas dengan apik melalui pergelaran seni musik. Alunan melodi dari para mahasiswa ini berhasil menarik perhatian pengunjung CFN untuk berhenti sejenak dan menyisihkan rezeki mereka.

Pembina kegiatan, Andi Rachmat saat ditemui awak media di lokasi menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pihak swasta seperti IM3 bertujuan untuk memperluas jangkauan pesan kemanusiaan ini.

"Malam ini kami hadir disupport IM3 dalam bentuk tenda tidak hanya untuk menggalang dana, tapi juga menunjukkan bahwa kepedulian bisa disalurkan melalui kreativitas. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumbawa untuk mengulurkan tangan. Sekecil apa pun bantuan kita, itu sangat berarti bagi mereka yang sedang berduka di Alas," ujar Andi Rachmat 

Kebutuhan Mendesak yang Diharapkan.

Panitia membuka posko donasi langsung di area CFN bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan dalam berbagai bentuk. Adapun bantuan yang sangat dibutuhkan saat ini antara lain: Sembako (Bahan pangan pokok), Obat-obatan dan peralatan medis dasar, Pakaian layak pakai, Uang tunai

Aksi kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat solidaritas bagi seluruh warga Kabupaten Sumbawa. Mari tunjukkan bahwa dalam kesulitan, warga Sumbawa tidak pernah membiarkan saudaranya berjalan sendirian.

]]>
Sat, 04 Apr 2026 21:27:19 +0800 amr
NTB Pacu Program Desa Berdaya, Sasar 6.711 Keluarga Miskin Ekstrem Tahun Ini https://amarmedia.co.id/ntb-pacu-program-desa-berdaya-sasar-6711-keluarga-miskin-ekstrem-tahun-ini https://amarmedia.co.id/ntb-pacu-program-desa-berdaya-sasar-6711-keluarga-miskin-ekstrem-tahun-ini NTB Pacu Program Desa Berdaya, Sasar 6.711 Keluarga Miskin Ekstrem Tahun Ini

Mataram, Amarmedia.co.id - 3 April 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah memacu program "Desa Berdaya" sebagai senjata utama dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah Bumi Gora. Program ambisius ini dirancang untuk menyentuh akar persoalan di tingkat desa melalui dua skema utama: Tematik dan Transformatif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) Provinsi NTB, Ir. Lalu Hamdi, M. Si., mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar bantuan cuma-cuma, melainkan sebuah gerakan terintegrasi yang memanfaatkan sumber daya sosial dan ekonomi lokal.

"Inti dari Desa Berdaya adalah pengentasan kemiskinan melalui penguatan ketahanan pangan dan pengembangan potensi wisata desa agar menjadi destinasi mendunia," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/3/2026).

Skema Tematik: Lompatan Ekonomi Desa

Dalam skema Tematik, Pemerintah Provinsi menargetkan seluruh desa (1.021) dan kelurahan (145) di NTB mendapatkan bantuan keuangan khusus hingga tahun 2029. Untuk tahun 2026, sebanyak 256 desa dan kelurahan terpilih menjadi pionir dengan kucuran dana masing-masing sebesar Rp300 juta.

Namun, Lalu Hamdi menegaskan bahwa penggunaan anggaran tersebut tidak boleh dilakukan sembarangan. Pemerintah telah menyiapkan 'menu' kegiatan dalam Petunjuk Teknis (Juknis) yang harus dipatuhi.

"Ini bantuan keuangan khusus. Desa harus mengajukan proposal sesuai potensi keunggulan mereka agar terjadi lompatan pertumbuhan ekonomi. Kami akan melakukan verifikasi administrasi dan substansi sebelum merekomendasikan penetapan kepada Gubernur," jelasnya.

Skema Transformatif: Intervensi Langsung ke Kepala Keluarga

Berbeda dengan skema Tematik yang berbasis wilayah, skema Transformatif menyasar langsung unit terkecil, yakni Kepala Keluarga (KK) miskin ekstrem. Berdasarkan data hasil sinkronisasi dengan BPS melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), teridentifikasi 6.711 KK di 40 desa yang akan diintervensi pada tahap pertama tahun 2026.

Lalu Hamdi memaparkan bahwa pemilihan 40 desa tersebut dilakukan dengan pertimbangan matang, mencakup karakteristik wilayah mulai dari pesisir, rural, lingkar hutan, hingga kawasan pertanian, serta tingkat kedalaman kemiskinannya.

"Setiap KK sasaran akan menerima bantuan sosial sebesar Rp7 juta. Uang ini diarahkan untuk membangkitkan mata pencaharian mereka," tambahnya.

Pendampingan Ketat dan Revitalisasi Usaha

Guna memastikan ketepatan sasaran dan penggunaan dana, Pemprov NTB mengerahkan 144 pendamping desa. Para pendamping ini akan menjalani diklat khusus pada 6-8 April mendatang untuk membekali mereka dengan kemampuan pengelolaan keuangan, kewirausahaan, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban.

Pasca diklat, para pendamping diwajibkan turun langsung menemui keluarga sasaran untuk menentukan jenis usaha yang paling relevan dengan minat dan potensi lokal.

"Kami ingin melihat apakah mereka punya keahlian yang sempat mati suri, misalnya karena dampak pandemi lalu. Fokus kita adalah revitalisasi usaha. Pendamping akan membantu menentukan mata pencaharian yang pas agar bantuan Rp7 juta tersebut benar-benar menjadi modal produktif, bukan konsumtif," pungkasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, akademisi, hingga pihak swasta (filantropi), program Desa Berdaya diharapkan mampu mengubah wajah desa di NTB dari wilayah tertinggal menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.(Am/san/diskominfotik)

]]>
Fri, 03 Apr 2026 09:41:23 +0800 amr
Baznas Salurkan Bantuan Tahap II untuk Korban Kebakaran di Dusun Po' Desa Kalimango https://amarmedia.co.id/baznas-salurkan-bantuan-tahap-ii-untuk-korban-kebakaran-di-dusun-po-desa-kalimango https://amarmedia.co.id/baznas-salurkan-bantuan-tahap-ii-untuk-korban-kebakaran-di-dusun-po-desa-kalimango Baznas Salurkan Bantuan Tahap II untuk Korban Kebakaran di Dusun Po' Desa Kalimango.

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - Kamis, 2 April 2026 – Pada hari Selasa, 31 Maret 2026, Baznas kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran di Dusun Po', Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Penyaluran bantuan dilakukan di Lantai II Aula Kantor Desa Kalimango dan dihadiri oleh Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Baznas, Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, dan Wakil Ketua 4 Bidang Administrasi, ADM, dan Umum, M. Lutfi Makki, M.Si. Penyerahan bantuan ini juga disaksikan oleh Camat Alas, Dr. Usman, MM, serta Kepala Desa Kalimango Hery Darfan, S.P.

Pada tahap kedua penyaluran bantuan ini, Baznas memberikan bantuan berupa uang tunai sejumlah Rp 750.000 untuk setiap rumah yang hangus terbakar, dengan total 30 rumah yang menerima bantuan tersebut, serta Rp 400.000 untuk setiap rumah yang terdampak kebakaran namun tidak sepenuhnya hancur, dengan total 18 rumah yang mendapatkan bantuan ini. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan dalam bentuk uang tunai mencapai Rp 29.700.000.

Sebelumnya, pada tahap pertama, Baznas telah menyalurkan bantuan berupa sembako kepada para korban kebakaran untuk membantu meringankan kebutuhan pokok sehari-hari mereka. Kali ini, Baznas memutuskan untuk memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi para korban dalam memenuhi kebutuhan mendesak mereka setelah kebakaran.

Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Baznas, Dr. M. Ihsan Safitri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban dan membantu mereka memulai kembali kehidupan mereka. "Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga-keluarga yang terdampak, dan memberikan semangat baru untuk bangkit dari musibah ini," ujar Dr. Ihsan Safitri. Selain itu, ia juga mengapresiasi kerja sama antara Baznas dan seluruh elemen masyarakat yang turut serta dalam mendukung penyaluran bantuan ini.

Sementara itu, Wakil Ketua 4 Bidang Administrasi, ADM, dan Umum Baznas, M. Lutfi Makki, M.Si, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam proses penyaluran bantuan. "Kami sadar bahwa meskipun bantuan ini tidak dapat menggantikan semuanya, namun kami berharap bantuan ini bisa memberikan sedikit kelegaan dan semangat kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan," ujarnya.

Camat Alas, Dr. Usman, MM, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Baznas atas bantuan yang diberikan kepada warga Desa Kalimango. "Bantuan ini sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran. Kami akan terus mendampingi mereka untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik," ungkap Dr. Usman.

Salah satu penerima manfaat, Mawardi, yang rumahnya hangus terbakar dalam kejadian tersebut, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diterimanya. "Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada Baznas yang telah memberikan bantuan uang tunai ini. Setelah kebakaran, kami benar-benar merasa kehilangan, dan bantuan ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mulai berpikir tentang langkah berikutnya," ujarnya dengan haru.

Dengan adanya penyaluran bantuan ini, diharapkan masyarakat yang terdampak kebakaran dapat segera bangkit dan memulai kehidupan baru dengan semangat yang lebih kuat. Baznas, sebagai lembaga amil zakat nasional, berkomitmen untuk terus memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi-situasi darurat seperti kebakaran.

30 rumah yang hangus terbakar menerima Rp 750.000 per rumah, total Rp 22.500.000 18 rumah yang terdampak kebakaran menerima Rp 400.000 per rumah, total Rp 7.200.000

Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita semua berharap agar para korban kebakaran ini bisa segera pulih dan melanjutkan kehidupan mereka dengan lebih baik, serta dapat kembali membangun rumah dan kehidupan mereka yang sempat terhenti akibat bencana ini.

]]>
Fri, 03 Apr 2026 07:05:17 +0800 amr
Bersiap Rebound Saham Amman (AMMN) Menuju Level Rp9.550 https://amarmedia.co.id/bersiap-rebound-saham-amman-ammn-menuju-level-rp9550 https://amarmedia.co.id/bersiap-rebound-saham-amman-ammn-menuju-level-rp9550 JAKARTA.Amarmedia.co.id  — PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) diproyeksikan bakal segera mengakhiri fase transisi yang menantang dan memasuki periode akselerasi kinerja pada tahun buku 2026. Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, AMMN diproyeksikan memasuki fase pemulihan kinerja produksi pada 2026 seiring dengan normalisasi operasional pasca-transisi ke Fase 8 di Tambang Batu Hijau, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Titik balik kinerja AMMN diperkirakan terjadi setelah melewati periode transisi pada 2025. Tahun lalu, hasil produksi yang belum optimal memberikan tekanan signifikan terhadap pos pendapatan maupun laba bersih perseroan. 

Dalam risetnya, Phintraco Sekuritas melaporkan kinerja AMMN pada 2025 masih berada dalam tekanan. Pendapatan perseroan pada 2025 diestimasi mencapai US$1.144,78 juta, atau turun 57% secara tahunan.

Phintraco menyebutkan bahwa penurunan tersebut merupakan konsekuensi dari rendahnya volume produksi pada tahap awal Fase 8 atau tahap eksplorasi anyar yang dimulai setelah selesainya Fase 7 pada akhir 2024. Meski demikian, terdapat sinyal positif berupa peningkatan kinerja secara bertahap sejak kuartal I/2025 hingga kuartal III/2025. Tren ini mengindikasikan aktivitas produksi dan pengapalan AMMN mulai kembali ke level yang lebih konsisten jika dibandingkan dengan awal tahun lalu. 

Memasuki 2026, AMMN dinilai berpeluang mencatatkan pemulihan yang lebih solid. Tambang Batu Hijau diproyeksikan memasuki fase produksi normal setelah melewati masa transisi. Kondisi ini diharapkan mendongkrak penjualan dan menekan biaya per unit melalui penyerapan biaya tetap yang lebih efisien. “Tahun fiskal 2026 berpotensi menjadi titik balik bagi AMMN,” tulis Phintraco dalam riset yang dipublikasikan pada pertengahan Februari 2026. 

Senada dengan proyeksi pemulihan tersebut, Research Analyst Henan Sekuritas Dennis Tay menyebut AMMN telah menunjukkan transformasi signifikan dalam skala dan efisiensi operasional sejak mengambil alih kontrol penuh pada 2016. Dennis mencatat, volume bijih yang ditambang melonjak dari sekitar 52 juta ton menjadi 322 juta ton pada 2024. Di saat yang sama, perseroan berhasil menekan biaya penambangan unit dari US$3,65 per ton menjadi US$2,24 per ton. "Peningkatan produktivitas aset dan manajemen kontraktor yang optimal telah memperkuat basis biaya AMMN menjadi lebih kompetitif dan tangguh," ujar Dennis dalam laporan risetnya yang dipublikasikan Memasuki tahun fiskal 2026, Dennis menilai AMMN akan memanen hasil dari integrasi vertikal pasca-rampungnya pembangunan smelter pada 2025. 

Amman Mineral (AMMN) yang Harga Sahamnya Tertekan Fasilitas pemurnian itu memiliki kapasitas tahunan sebesar 220.000 ton katoda tembaga dan 830.000 ton asam sulfat, serta pemurnian logam berharga (PMR) yang mampu menghasilkan 579.000 oz emas dan 1,8 juta oz perak. Meskipun saat ini masih dalam fase ramp-up, operasional smelter AMMN diprediksi akan mencapai kapasitas penuh pada akhir 2026. Hal ini diyakini akan memperkuat visibilitas pendapatan dan normalisasi margin perseroan.

Dengan kombinasi utilisasi smelter yang lebih tinggi, perbaikan kadar bijih, dan kenaikan volume produksi, Dennis memprediksi AMMN akan memasuki fase akselerasi laba. Pendapatan diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sebesar 23% pada 2024-2028, sementara EBITDA diperkirakan melesat dengan CAGR 39%. AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK - TradingView Margin EBITDA juga diramal akan melompat, dari sekitar 50% pada 2026 menjadi 63% pada 2028.

Kondisi ini didukung prospek harga tembaga global yang kuat seiring tingginya permintaan untuk kebutuhan elektrifikasi, kendaraan listrik, infrastruktur digital, hingga kecerdasan buatan (AI). Henan Sekuritas menyematkan rekomendasi beli untuk saham AMMN dengan target harga Rp9.550 per saham. Target tersebut mencerminkan potensi kenaikan yang cukup lebar dari level harga saat ini. Di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), saham AMMN saat ini bertengger di level Rp4.950 per saham hingga perdagangan Jumat (13/3). Adapun banderol tersebut mencerminkan penurunan sebesar 22,96% sepanjang tahun berjalan. 

Penulis : Dionisio Damara Tonce

Referensi Bisnis.com dengan judul "Bersiap Rebound Saham Amman (AMMN) Menuju Level Rp9.550", 

]]>
Fri, 03 Apr 2026 06:59:59 +0800 amr
Harga Terdiskon 22%, Mampukah Saham AMMN Mengejar Target Rp9.550? https://amarmedia.co.id/harga-terdiskon-22-mampukah-saham-ammn-mengejar-target-rp9550 https://amarmedia.co.id/harga-terdiskon-22-mampukah-saham-ammn-mengejar-target-rp9550 Harga Terdiskon 22%, Mampukah Saham AMMN Mengejar Target Rp9.550?

JAKARTA.Amarmedia.co.id– Di tengah fluktuasi pasar modal awal tahun 2026, saham raksasa tambang tembaga asal Sumbawa, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN), kini tengah menjadi sorotan tajam para investor. Bukan karena kinerjanya yang merosot tanpa alasan, melainkan karena harganya yang dinilai sedang "salah harga" alias terdiskon cukup dalam.

Hingga perdagangan medio Maret 2026, saham AMMN nangkring di level Rp4.950 per lembar. Jika ditarik garis dari awal tahun (YTD), angka ini mencerminkan koreksi sebesar 22,96%. Namun, di balik penurunan ini, sejumlah analis justru melihat peluang rebound yang masif menuju target harga Rp9.550.

Tekanan pada harga saham AMMN sepanjang 2025 merupakan dampak logis dari masa transisi operasional. Perseroan baru saja beralih dari Fase 7 ke Fase 8 di Tambang Batu Hijau, Nusa Tenggara Barat. Pada tahap awal eksplorasi baru ini, volume produksi memang belum optimal, yang berimbas pada estimasi penurunan pendapatan hingga 57% secara tahunan di 2025.

Namun, angin segar mulai berembus memasuki tahun fiskal 2026. Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyebutkan bahwa tahun ini akan menjadi titik balik (turning point) bagi AMMN. 

"Aktivitas produksi dan pengapalan AMMN mulai menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Memasuki 2026, fase produksi normal akan mendongkrak penjualan dan menekan biaya per unit secara lebih efisien," tulis Phintraco.

Senjata Utama: Smelter dan Integrasi Vertikal

Optimisme para analis bukan tanpa dasar. Salah satu pendorong utama (catalyst) adalah rampungnya pembangunan smelter yang kini dalam fase peningkatan kapasitas (ramp-up). Fasilitas ini diproyeksikan mencapai kapasitas penuh pada akhir 2026 dengan output 220.000 ton katoda tembaga per tahun.579.000 oz emas dan 1,8 juta oz perak dari pemurnian logam berharga (PMR).

Research Analyst Henan Sekuritas, Dennis Tay, menekankan bahwa integrasi vertikal ini akan memperkuat margin perusahaan secara signifikan. "Margin EBITDA diramal akan melonjak dari 50% pada 2026 menjadi 63% pada 2028," ungkapnya.

Di sisi lain, faktor eksternal juga mendukung. Tingginya permintaan tembaga dunia untuk kebutuhan infrastruktur digital, kendaraan listrik (EV), hingga teknologi kecerdasan buatan (AI) membuat harga komoditas ini tetap kokoh.

Dengan kombinasi harga saham yang sedang "diskon" hampir 23% dan fundamental yang diprediksi melesat, Henan Sekuritas tetap menyematkan rekomendasi BELI dengan target harga Rp9.550. Jika target ini tercapai, artinya ada potensi kenaikan (upside) hampir dua kali lipat dari harga saat ini.

Kini pertanyaannya bukan lagi "apakah bisa?", melainkan "seberapa cepat" AMMN mampu mengakselerasi produksinya untuk menjemput target harga tersebut. Bagi investor jangka panjang, kondisi "terdiskon" saat ini bisa jadi adalah pintu masuk sebelum AMMN benar-benar memanen hasil dari smelter dan Fase 8 di Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 03 Apr 2026 06:45:41 +0800 amr
Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Anak dan Perempuan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-segera-luncurkan-aplikasi-aduan-cepat-kekerasan-anak-dan-perempuan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-segera-luncurkan-aplikasi-aduan-cepat-kekerasan-anak-dan-perempuan Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Anak dan Perempuan 

Mataram, Amarmedia.co.id (2/4/2026) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah menyiapkan pembentukan aplikasi layanan aduan cepat untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Langkah ini menjadi respons cepat atas tingginya angka kekerasan yang terus meningkat di NTB, termasuk kasus kekerasan seksual dan pernikahan anak.

Aplikasi yang berada di bawah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuam dan Perlindungan Anak Provinsi NTB ini akan dilengkapi dengan nomor darurat serta sistem pelaporan cepat, aman, dan rahasia yang dapat diakses seluruh masyarakat.

Urgensi pembentukan layanan ini tidak lepas dari kondisi masih maraknya kasus kekerasan pada anak di Provinsi NTB. Berdasarkan data terbaru dari aplikasi Simfoni PPA tahun 2025 tercatat sebanyak 637 kasus terjadi di seluruh kabupaten/kota dengan total korban mencapai 654 anak.

Dari total korban tersebut, anak perempuan menjadi kelompok paling rentan dengan jumlah 503 korban, sementara korban laki-laki tercatat sebanyak 151 anak.

Tak hanya itu, praktik pernikahan anak juga masih menjadi persoalan serius yang berkorelasi dengan tingginya kekerasan terhadap anak dan perempuan, sekaligus berdampak pada masalah sosial lain seperti putus sekolah, kemiskinan, hingga stunting.

“Kita bergerak cepat. Dalam waktu dekat akan dibentuk aplikasi layanan aduan cepat untuk merespons kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di bawah UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak,” ujar Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuam dan Perlindungan Anak Provinsi NTB, Lalu Juhamdi, ditemui di ruang kerjanya Rabu (1/3/2/026). 

Menurut Miq Jo sapaan akrabnya menambahkan, melalui aplikasi ini masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke instansi tertentu untuk melapor. Cukup melalui aplikasi atau nomor darurat, laporan dapat disampaikan secara cepat dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor.

Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti melalui proses pendampingan bagi korban serta penegakan hukum terhadap pelaku hingga ke tahap pengadilan.

Sebagai bagian dari penguatan langkah tersebut, Pemprov NTB melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuam dan Perlindungan Anak Provinsi NTB bersama para mitra juga akan menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pondok pesantren, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Rakor ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi dalam memperkuat pencegahan kekerasan secara langsung di masyarakat.

Aplikasi layanan aduan cepat ini dijadwalkan akan diluncurkan dalam waktu dekat sebagai bentuk komitmen nyata Pemerintah Provinsi NTB dalam menekan dan mengentaskan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di daerah. (AM/kominfotikntb)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 23:18:06 +0800 amr
BLK NTB Didorong Terhubung Industri, Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai https://amarmedia.co.id/blk-ntb-didorong-terhubung-industri-cetak-tenaga-kerja-siap-pakai https://amarmedia.co.id/blk-ntb-didorong-terhubung-industri-cetak-tenaga-kerja-siap-pakai BLK NTB Didorong Terhubung Industri, Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai

Mataram, Amarmedia.co.id -2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memperkuat arah kebijakan pelatihan vokasi dengan mendorong Balai Latihan Kerja (BLK) terhubung langsung dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, guna memastikan lulusan siap kerja dan berdaya saing.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, saat melakukan kunjungan kerja ke BLK dalam rangka evaluasi program pelatihan serta kesiapan tenaga kerja lokal menghadapi dinamika pasar kerja.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur meninjau sejumlah fasilitas pelatihan, khususnya pada kejuruan teknik dan otomotif, serta berdialog langsung dengan para instruktur untuk menyerap berbagai masukan dari lapangan.

“BLK harus menjadi garda terdepan dalam mencetak tenaga kerja yang siap pakai. Pelatihan harus selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” tegasnya.

Berdasarkan pemaparan pihak BLK, program pelatihan saat ini berjalan dengan tingkat partisipasi yang tinggi. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan sarana prasarana serta belum optimalnya keterkaitan antara pelatihan dengan kebutuhan pasar kerja.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur yang akrab disapa Ummi Dinda menekankan pentingnya penguatan konsep link and match antara BLK dan dunia industri sebagai kunci peningkatan kualitas lulusan.

Selain itu, ia juga mendorong agar pelatihan tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi turut mengembangkan aspek kewirausahaan.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada sektor formal. Lulusan BLK juga harus mampu menjadi wirausahawan dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta dilakukan evaluasi kurikulum secara berkala, peningkatan kompetensi instruktur, serta penguatan kerja sama strategis dengan dunia industri agar pelatihan yang diberikan tetap relevan dan adaptif.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam menekan angka pengangguran serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis kompetensi.

Dengan penguatan sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan dunia industri, BLK diharapkan mampu bertransformasi menjadi pusat pengembangan talenta yang adaptif, produktif, dan siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.(AM/Diskominfotik)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 23:12:45 +0800 amr
Pemprov NTB Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir: Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tangani-kerusakan-jalan-pasca-banjir-andalkan-dana-btt-dan-tim-reaksi-cepat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tangani-kerusakan-jalan-pasca-banjir-andalkan-dana-btt-dan-tim-reaksi-cepat Pemprov NTB Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir: Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat

Mataram, Amarmedia.co.id - 2 April 2026 - Awal tahun 2026 menjadi periode krusial bagi infrastruktur di Nusa Tenggara Barat (NTB). Tingginya intensitas hujan pada bulan Januari hingga Februari memicu bencana banjir yang berdampak langsung pada rusaknya akses jalan, terutama di wilayah Pulau Sumbawa meliputi Bima, Dompu, dan Kabupaten Sumbawa.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat dengan menyiapkan skema pendanaan darurat dan membentuk tim teknis di lapangan.

Sekretaris Dinas PUPR NTB, Ilham Ardiansyah, ST., MT., mengungkapkan bahwa penanganan kerusakan jalan akibat bencana banjir akan menggunakan skema dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Langkah ini diambil agar fungsi infrastruktur dapat segera pulih demi kelancaran mobilisasi masyarakat.

"Karena ini terkait bencana banjir, maka penanganan cepatnya menggunakan skema BTT. Tujuannya adalah penanganan darurat agar infrastruktur segera berfungsi kembali," ujar Ilham saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/4).

Meski demikian, Ilham memberikan catatan bahwa perbaikan melalui dana BTT bersifat sementara, bukan permanen. Penanganan permanen memerlukan proses pengadaan reguler yang lebih panjang dan waktu pengerjaan yang lebih lama sesuai kaidah normatif.

Ia juga menyebutkan terkait penurunan nilai TKD dari pusat berdampak langsung pada daya jangkau pembangunan infrastruktur di daerah. Banyak rencana perbaikan jalan yang sebelumnya telah masuk dalam daftar tunggu, kini harus dievaluasi kembali.

"Kondisi anggaran kita saat ini memang sedang tidak ideal karena adanya pengurangan dana transfer dari pusat. Ini bukan hanya angka di atas kertas, tapi berimplikasi pada berapa kilometer jalan yang bisa kita perbaiki tahun ini," ujarnya.

Akibat pemangkasan ini, PUPR tidak lagi bisa menggunakan pendekatan "pemerataan," melainkan harus beralih ke strategi "skala super prioritas." Artinya, hanya ruas jalan dengan tingkat kerusakan paling parah dan memiliki dampak ekonomi paling vital yang akan mendapatkan intervensi anggaran.

Lebih jauh, penanganan skala besar melalui BTT, Gubernur NTB juga menginisiasi pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC). Tim ini dirancang untuk menangani kerusakan jalan kategori ringan, seperti lubang-lubang kecil yang jika dibiarkan dapat meluas dan membahayakan pengguna jalan.

"Hajat Pak Gub dengan adanya TRC ini adalah mempercepat penanganan kerusakan kecil. Langsung ditambal agar tidak makin parah, yang nantinya justru akan memakan biaya lebih besar jika kerusakannya melebar," jelasnya.

Sistem kerja TRC akan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Melalui laporan warga, tim akan langsung turun ke lokasi untuk melakukan eksekusi perbaikan.

Untuk memastikan efektivitas di lapangan, Dinas PUPR NTB mengandalkan dua Balai Pemeliharaan Jalan yang berkedudukan di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

"Kepala Balai masing-masing wilayah yang memegang kendali agar responsnya bisa cepat (fast response). Namun, kami juga menekankan bahwa keberhasilan TRC ini harus didukung ketersediaan anggaran yang memadai. Ada laporan, ada tim, tapi kalau anggaran tidak ada, tentu gerak kami terbatas," tegasnya.

Melalui kombinasi skema BTT untuk kerusakan akibat bencana dan TRC untuk pemeliharaan rutin, Pemprov NTB berharap konektivitas antarwilayah tetap terjaga meski di tengah tantangan cuaca ekstrem.(AM/san/diskominfotik)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 23:07:05 +0800 amr
GS Korban Fitnah , Tuduhan Sebagai Bandar Narkoba di Jermal XV Sesat dan Tidak Berdasar https://amarmedia.co.id/gs-korban-fitnah-tuduhan-sebagai-bandar-narkoba-di-jermal-xv-sesat-dan-tidak-berdasar https://amarmedia.co.id/gs-korban-fitnah-tuduhan-sebagai-bandar-narkoba-di-jermal-xv-sesat-dan-tidak-berdasar GS Korban Fitnah , Tuduhan Sebagai Bandar Narkoba di Jermal XV Sesat dan Tidak Berdasar 

Medan,Amarmedia.co.id - 02 April 2026 Tim hukum dari GS dan rekan ingin menyampaikan klarifikasi Terkait video dalam akun Facebook dan berita di media online yang telah disebarkan pada tanggal 31/03/2026 lalu, oleh beberapa media yang diragukan kebenaran dan konfirmasinya .

Berita tersebut menyebutkan bahwa wanita yang muncul dalam video tersebut merupakan warga kawasan Jermal XV yang diduga sedang mengunakan narkoba jenis " sabu ". Namun, setelah melalui proses verifikasi dan penyelidikan yang cermat, dapat kami nyatakan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta. Wanita dalam video bukanlah warga Jermal XV, melainkan seorang pendatang dengan domisilinya hingga saat ini belum dapat dipastikan dengan jelas.

 

Awak media ini berusaha mengkonfirmasi warga setempat dengan mencari tahu kebenaran, pada hari Selasa (01/04/2026). Seorang warga yang tidak ingin di publikasikan namanya mengatakan , "Perempuan itu bukan penduduk resmi dari Jermal XV ini. Dia cuma pendatang di sini , mungkin hanya ikut dengan suaminya atau dengan siapa . Karena kami tidak kenal dengan dia " ucap warga.

Kuat dugaan ,  bahwa video dan berita tersebut dibuat hanya untuk menjatuhkan atau menjebak nama baik dari GS. Jurnalis yang menulis berita tersebut tanpa konfirmasi dan memiliki bukti yang kuat diduga sengaja menaikkan berita atas pesanan atau kepentingan tertentu.

Kami menyadari bahwa penyebaran informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat kawasan Jermal XV serta merusak citra daerah tersebut. Oleh karena itu, kami menghimbau kepada seluruh pihak untuk tidak lagi menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya dan selalu memverifikasi setiap informasi sebelum menyebarkannya. Kami juga berharap agar media yang sebelumnya telah menyebarkan informasi salah dapat melakukan koreksi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan akurat.

Tim resmi yang mewakili GS dengan penuh keyakinan dan tegas mengeluarkan bantahan resmi atas tuduhan yang telah menyebar luas, yang menyatakan bahwa GS merupakan aktor atau pengendali peredaran narkotika di kawasan Jermal XV Kasawasan Medan Denai. Tuduhan ini adalah fitnah yang tidak memiliki dasar fakta sama sekali, dibuat dengan sengaja oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk merusak nama baik, menghancurkan reputasi, dan mengganggu kehidupan normal GS.

GS memiliki catatan hukum yang bersih dan tidak pernah terlibat dalam kasus narkotika sebelumnya. Tuduhan yang muncul saat ini hanyalah spekulasi yang tidak berdasarkan bukti objektif.

Tidak ada keterlibatan dalam jaringan narkoba Jermal XV . Berdasarkan informasi yang kami miliki dan hasil konfirmasi yang telah kami lakukan, GS tidak memiliki hubungan apapun dengan aktivitas narkotika di kawasan Jermal XV. Operasi yang dilakukan oleh Polrestabes Medan pada Januari 2026 lalu yang mengamankan 10 penyalahguna narkoba dan menyita barang bukti terkait narkotika serta perjudian, juga tidak menunjukkan adanya keterlibatan GS dalam bentuk apapun.

Kuasa hukum GS, Henry Pakpahan,S.H mengatakan " Kami patut menaruh  kecurigaan, bahwa Fitnah sengaja di ciptakan sebagai bentuk penghancuran nama baik GS . Kami menduga bahwa tuduhan ini sengaja dibuat untuk menjauhkan perhatian dari upaya nyata penumpasan narkotika atau untuk memenuhi kepentingan tertentu dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab " ungkap Henry Pakpahan .

GS tidak memiliki hubungan apapun, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan setiap bentuk aktivitas peredaran atau penyalahgunaan narkotika di mana pun, termasuk kawasan Medan Denai. Tuduhan yang muncul hanyalah spekulasi kosong tanpa bukti konkrit yang mendukung.

"Selama ini, GS telah aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti program pemberdayaan ekonomi lokal dan pengembangan sumber daya manusia muda di wilayah Medan Denai . Semua upaya ini menunjukkan komitmen GS untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi daerahnya ". Ujar salah seorang. (Tim)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 23:00:46 +0800 amr
Pansus LKPJ DPRD Sumbawa Kaji "Praktek Baik" Tata Kelola Kota dan PAD ke DPRD Mataram https://amarmedia.co.id/pansus-lkpj-dprd-sumbawa-kaji-praktek-baik-tata-kelola-kota-dan-pad-ke-dprd-mataram https://amarmedia.co.id/pansus-lkpj-dprd-sumbawa-kaji-praktek-baik-tata-kelola-kota-dan-pad-ke-dprd-mataram Pansus LKPJ DPRD Sumbawa Kaji "Praktek Baik" Tata Kelola Kota dan PAD ke DPRD Mataram

Mataram.Amarmedia.co.id– Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja strategis ke Kantor DPRD Kota Mataram pada Kamis (2/4/2026). Kunjungan ini dilakukan guna mendalami praktik terbaik (best practice) terkait pengelolaan pendapatan daerah dan penataan infrastruktur perkotaan.

Rombongan Pansus DPRD Sumbawa diterima langsung oleh Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat DPRD Kota Mataram, Wirahadi, beserta jajaran staf Setwan setempat.

Fokus pada Tiga Pilar Utama

Wakil Ketua Pansus sekaligus pimpinan rombongan, H. Zohran SH, menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk membedah tiga poin krusial dalam penyelenggaraan pemerintahan, yakni pembiayaan, pendapatan, dan pelayanan publik. 

"Kami ingin mengetahui secara mendalam apa saja langkah konkret yang dilakukan DPRD dan Pemerintah Kota Mataram, khususnya dalam mengoptimalkan sektor-sektor tersebut untuk kemudian bisa menjadi referensi perbaikan di Kabupaten Sumbawa," ujar H. Zohran.

Dalam pertemuan tersebut, Kabag Umum Setwan DPRD Kota Mataram, Wirahadi, memaparkan keberhasilan Kota Mataram dalam melakukan penataan taman dan estetika kota. Fokus utama mereka adalah membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap kebersihan melalui berbagai inovasi lingkungan.

"Salah satu kunci kami adalah inovasi penataan lingkungan. Kami terus mendorong program yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan kesadaran warga agar menjaga kebersihan kota secara mandiri," ungkap Wirahadi.

Diskusi berkembang hangat saat membahas Pendapatan Asli Daerah (PAD). Staf Setwan Kota Mataram mengungkapkan bahwa salah satu kontributor terbesar bagi PAD mereka berasal dari retribusi parkir melalui sistem upah pungut yang terorganisir. Selain itu, pengelolaan retribusi kebersihan dan performa PDAM juga menjadi poin yang dipelajari oleh Pansus Sumbawa.

Di sisi lain, Sekretariat DPRD Kota Mataram juga berbagi mengenai tantangan administrasi yang sedang dihadapi, khususnya mengenai Penyelesaian permasalahan pegawai honorer, Proses penataan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Mataram Sebagai Barometer NTB

Pemilihan Kota Mataram sebagai tujuan konsultasi bukan tanpa alasan. Berdasarkan analisis capaian makro, Kota Mataram tetap menjadi barometer di Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan tren peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang stabil di sektor kesehatan dan pendidikan. 

Sektor perdagangan dan jasa (MICE) yang kuat serta keberhasilan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional seperti Pasar Mandalika dan Kebon Roek, menjadi daya tarik utama bagi Pansus LKPJ DPRD Sumbawa untuk melakukan komparasi data.

Hasil dari pertemuan ini nantinya akan disusun menjadi rekomendasi strategis bagi DPRD Kabupaten Sumbawa untuk diberikan kepada Pemerintah Daerah guna penyempurnaan penyelenggaraan pemerintahan di masa mendatang. (AM)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 21:28:22 +0800 amr
Sinergi APBDes 2025: Pembangunan Jalan Desa Capai 34 KM, Dukung Target "Jalan Mantap" Sumbawa https://amarmedia.co.id/sinergi-apbdes-2025-pembangunan-jalan-desa-capai-34-km-dukung-target-jalan-mantap-sumbawa https://amarmedia.co.id/sinergi-apbdes-2025-pembangunan-jalan-desa-capai-34-km-dukung-target-jalan-mantap-sumbawa Sinergi APBDes 2025: Pembangunan Jalan Desa Capai 34 KM, Dukung Target "Jalan Mantap" Sumbawa

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id – Capaian pembangunan infrastruktur di tingkat desa menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan program unggulan Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Jarot-Ansori. Melalui alokasi APBDes Tahun Anggaran 2025, pembangunan jalan perdesaan tercatat memberikan kontribusi signifikan terhadap target "Peningkatan Jaringan Jalan Mantap Hingga 80%".

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, mengungkapkan bahwa keterlibatan desa melalui anggaran mandiri sangat membantu mendongkrak persentase jaringan jalan dalam kondisi baik, yang mencakup jalan kabupaten, jalan usaha tani, hingga jalan lingkungan.

"Pembangunan infrastruktur perdesaan yang dibiayai dari APBDes turut memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap indikator persentase jalan mantap dalam Program Unggulan ke-3 Pemerintah Daerah," ujar Rachman Ansori saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (2/4/2026).

Capaian Infrastruktur Desa Tahun 2025

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), terdapat progres masif di ratusan desa sepanjang tahun 2025. Berikut adalah rincian capaiannya:

  • Jalan Perdesaan ± 34 Kilometer  di 133 Desa  dengan total anggaran Rp 20,424 Miliar
  • Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 15,7 Kilometer di  77 Desa dengan total anggaran Rp 9,45 Miliar
  • Drainase Lingkungan sepanjang 6,26 Kilometer di  54 Desa | Rp 6,26 Miliar 

Mantan Seklur Seketeng ini menjelaskan bahwa angka 34 kilometer untuk jalan desa tersebut masih merupakan data awal yang belum terkoreksi sepenuhnya, namun sudah mencerminkan realisasi fisik di lapangan yang didanai langsung oleh desa.

Meski mencatatkan tren positif pada tahun 2025, Rachman Ansori memberikan catatan kritis untuk tahun berjalan (2026). Pihaknya memprediksi akan terjadi penurunan drastis pada volume pembangunan infrastruktur perdesaan.

Hal ini dipicu oleh merosotnya alokasi APBDes di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2026 yang mencapai angka 46%. Penurunan anggaran yang hampir setengah dari tahun sebelumnya ini dipastikan akan memukul kemampuan desa dalam membiayai pembangunan fisik.

"Untuk tahun 2026, kami akan kembali melakukan rekapitulasi setelah seluruh APBDes terinput di Siskeudes. Namun, diprediksi akan terjadi degradasi (penurunan) pembangunan infrastruktur yang sangat signifikan mengingat adanya penurunan APBDes sekitar 46%," pungkas Ansori.

Kondisi ini menuntut pemerintah daerah dan desa untuk lebih kreatif dalam menentukan skala prioritas agar target "Jalan Mantap" tetap dapat terjaga meski di tengah keterbatasan anggaran. (AM)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 19:35:42 +0800 amr
Wariskan Mata Air, Bukan Air Mata”: Komitmen Pemkab Sumbawa dan Plan Indonesia dalam Lokakarya DAS Moyo https://amarmedia.co.id/wariskan-mata-air-bukan-air-mata-komitmen-pemkab-sumbawa-dan-plan-indonesia-dalam-lokakarya-das-moyo https://amarmedia.co.id/wariskan-mata-air-bukan-air-mata-komitmen-pemkab-sumbawa-dan-plan-indonesia-dalam-lokakarya-das-moyo “Wariskan Mata Air, Bukan Air Mata”: Komitmen Pemkab Sumbawa dan Plan Indonesia dalam Lokakarya DAS Moyo

Moyo Utara.Amarmedia.co.id– Sebuah pesan menyentuh menjadi penutup sekaligus penyemangat dalam rangkaian Workshop Rencana Aksi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan Forum PSDAT. 

"Jika kita laksanakan rencana ini dengan sungguh-sungguh, kita sedang mewariskan mata air, bukan air mata, bagi generasi anak cucu kita di masa datang,"ujar Yuni Ilmiati Kurnia, S.STP., M.Si., saat memberikan pernyataan penutup (closing statement) dalam diskusi kelompok di wilayah Moyo Utara, Selasa (31/03/2026).

Kalimat ini merangkum esensi dari Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan), sebuah inisiatif yang bertujuan memastikan ketersediaan sumber daya alam bagi generasi masa depan Sumbawa.

Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Moyo Utara ini melibatkan peserta dari tiga desa strategis yang dilalui oleh DAS Moyo, yakni Desa Sebewe, Desa Penyaring, dan Desa Barutahan. Ketiga desa ini merupakan bagian dari 22 desa dampingan Program CERAH yang tersebar di 7 kecamatan se-Kabupaten Sumbawa.

Workshop ini dipandu oleh tim fasilitator yang solid, terdiri dari Yuni Ilmi Kurniati, S.STP., M.Si., dan koordinator Wahyu Indrajaya, ST., MM.Inov., serta didukung oleh tim teknis Yuni Linda Handayani dari Bapperida dan Samsul Rizal dari Dinas Kesehatan.

Program CERAH ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret yang selaras dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa. Salah satu prioritas utama pasangan Jarot-Ansori adalah mewujudkan Sumbawa Hijau Lestari.

"Aspek utama dalam penyusunan rencana aksi ini meliputi pengelolaan lahan, ketahanan air, hingga pemberdayaan masyarakat. Kami merumuskan usulan program yang akan diintegrasikan ke dalam APBD maupun APBDesa, dengan dukungan dari Plan Indonesia serta pihak lainnya," jelas Yuni Ilmi kurniati

Sebelum menyusun rencana aksi, para peserta diajak untuk mendalami kondisi wilayah mereka secara historis. Mereka membandingkan potensi sumber daya air masa lalu dengan kondisi saat ini, mengidentifikasi kerentanan lingkungan, serta menganalisis kekuatan kelembagaan di tingkat desa.

Dinamika kelompok menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya menjaga ekosistem. Permasalahan pengelolaan DAS yang berkelanjutan memerlukan kolaborasi lintas sektor yang kuat, mulai dari pemeliharaan sarana prasarana hingga pola tanam yang ramah lingkungan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Moyo Utara Awaluudin Safari.SH dan menyampaikan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan serta mengajak masyarakat agar bijak dan partisipatif dalam kelola air dan lahan untuk keberlanjutan. Hadir pula Ketua TP PKK dan Ketua Tim Posyandu Kecamatan Moyo Utara, menunjukkan bahwa isu lingkungan kini menjadi perhatian serius dari level akar rumput hingga pemangku kebijakan.

Dengan tersusunnya rencana aksi ini, diharapkan koordinasi lintas sektor dalam pemantauan dan pemeliharaan sumber mata air dapat berjalan lebih efektif sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing, demi keberlanjutan hidup di Tana Samawa. (AM)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 18:22:47 +0800 amr
Optimalisasi Pelayanan Kesehatan H. Zohran Desak Penuntasan RSUD Sering dan Penyatuan Lokasi Layanan https://amarmedia.co.id/optimalisasi-pelayanan-kesehatan-h-zohran-desak-penuntasan-rsud-sering-dan-penyatuan-lokasi-layanan https://amarmedia.co.id/optimalisasi-pelayanan-kesehatan-h-zohran-desak-penuntasan-rsud-sering-dan-penyatuan-lokasi-layanan Optimalisasi Pelayanan Kesehatan H. Zohran Desak Penuntasan RSUD Sering dan Penyatuan Lokasi Layanan

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH bersama Ketua H Zainuddin Sirat dan Anggota pansus lainnya Muhammad Zain SIP dan Andi Rusni SE.MM, melakukan kunjungan lapangan ke RSUD Sumbawa di wilayah Sering pada Selasa (31/03/2026). Rombongan diterima Direktur RSUD dr.Mega Harta dan jajaran.

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau hasil pembangunan RSUD Blok C dan H demi kesiapan infrastruktur kesehatan untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima bagi masyarakat daerah.

Gedung C dan H RSUD Sering Sumbawa diresmikan pada 20 Januari 2026 lalu bertepatan dengan HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa. Gedung baru ini ditujukan sebagai penunjang pelayanan kesehatan yang lebih modern, termasuk fasilitas KJSU, Cathlab, CT Scan, IGD, dan pelayanan jiwa. 

Pembangunan Gedung C menelan anggaran sekitar Rp25,9 miliar oleh PT Bumi Seran, sedangkan Gedung H sekitar Rp6 miliar lebih oleh CV Putra Bahagia Sejahtera.

Dalam tinjauannya, H. Zohran menerima informasi mengenai urgensi konsolidasi lokasi RSUD. Ia menegaskan bahwa operasional rumah sakit yang saat ini masih terfragmentasi di dua titik berbeda (RSUD Kota dan RSUD Sering) harus segera diakhiri demi efisiensi dan kenyamanan pasien.

Point yang menjadi sorotan utama politisi NasDem ini adalah adanya potensi kehilangan dana hibah dari pemerintah pusat sebesar Rp110 miliar. Dana fantastis untuk pengembangan fasilitas kesehatan modern tersebut kini dalam kondisi stagnan akibat belum tuntasnya kesiapan gedung di lokasi tunggal.

"Kabupaten Sumbawa memiliki kesempatan emas untuk melakukan lompatan besar di sektor kesehatan dengan dana hibah Rp110 miliar ini. Namun, syarat mutlaknya adalah kesiapan gedung tunggal. Kita tidak boleh kehilangan momentum ini hanya karena ego birokrasi atau lambatnya pengambilan keputusan terkait lahan dan gedung" tegas H. Zohran di sela-sela kunjungannya.

Selain masalah hibah, H. Zohran mengidentifikasi adanya ancaman kerusakan aset pada gedung dan alat kesehatan senilai Rp25 miliar di RSUD Sering. Menurutnya, gedung yang sudah terbangun namun tidak segera dioperasikan secara penuh berisiko mengalami degradasi kualitas, seperti kelembapan dan kebocoran, yang dapat merusak alat medis sensitif di dalamnya.

"Ada investasi rakyat sebesar 25 miliar rupiah di sini. Jika dibiarkan mangkrak dan rusak sebelum memberikan manfaat kepada umat, ini berpotensi menjadi kerugian negara. Apalagi vendor untuk alat canggih seperti CT Scan dan Mamografi sudah dalam tahap koordinasi kedatangan. Ruangannya harus siap sekarang juga," imbuhnya.

Demi pelayanan yang lebih manusiawi dan modern, H. Zohran mendorong Pemerintah Daerah untuk segera mengambil keputusan politik guna menyatukan seluruh operasional RSUD ke wilayah Sering (One-Stop Service). Hal ini dianggap kunci untuk mengoptimalkan mobilitas pasien, SDM medis, dan penggunaan alat kesehatan.

Secara khusus, H. Zohran merekomendasikan dua poin kebijakan penting kepada Bupati Sumbawa segera menerbitkan SK atau Instruksi Bupati untuk menetapkan RSUD Sering sebagai pusat layanan permanen guna memenuhi syarat hibah pusat yang kedua memastikan kelanjutan anggaran pembangunan fisik RSUD Sering hingga tuntas sepenuhnya.

"RSUD Sumbawa tidak boleh tersandera oleh ketidakpastian lokasi. Di balik angka 110 miliar dan aset 25 miliar ini, ada hak masyarakat Sumbawa untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak, terpadu, dan modern. Membiarkan gedung rusak dan hibah hilang adalah bentuk pembiaran terhadap kemajuan daerah," pungkas H. Zohran menutup kunjungan lapangannya. (AM)

]]>
Wed, 01 Apr 2026 09:22:16 +0800 amr
Kedepankan Aspek Efektivitas, M Taufiq Dorong Evaluasi LKPJ yang Terukur https://amarmedia.co.id/kedepankan-aspek-efektivitas-m-taufiq-dorong-evaluasi-lkpj-yang-terukur https://amarmedia.co.id/kedepankan-aspek-efektivitas-m-taufiq-dorong-evaluasi-lkpj-yang-terukur Kedepankan Aspek Efektivitas, M Taufiq Dorong Evaluasi LKPJ yang Terukur

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Anggota Pansus DPRD M Taufiq menekankan pentingnya pendekatan yang proporsional dalam mengevaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2025. 

Bagi M Taufiq dari Fraksi Gelora, evaluasi bukan sekadar ajang adu data, melainkan instrumen untuk memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat melalui program-program yang nyata.

M. Taufiq mengingatkan bahwa perdebatan mengenai angka dan realisasi anggaran adalah dinamika yang sehat dalam demokrasi. Namun, ia mengajak semua pihak untuk mengedepankan asas praduga baik sembari menunggu validasi resmi dari otoritas pemeriksa.

"Kita di Pansus tentu ingin hasil yang terbaik. Terkait detail angka, kita bersabar menunggu hasil audit BPK. Ini adalah bentuk penghormatan kita terhadap prosedur yang ada, agar evaluasi kita tetap objektif dan tidak tergesa-gesa," tutur Taufiq dengan nada teduh dalam rapat Pansus, Selasa (31/03/2026).

Sebagai representasi dari semangat baru, Fraksi Gelora melalui Taufiq mendorong agar Pansus bekerja dengan skala prioritas. Alih-alih melakukan peninjauan ke seluruh proyek secara membabi buta, ia menyarankan agar energi dewan difokuskan pada program-program yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak.

"Kita tidak mungkin meninjau semua proyek fisik satu per satu karena keterbatasan waktu. Maka, mari kita pilih titik-titik yang paling krusial bagi masyarakat. Kita bedah, kita lihat langsung, dan kita berikan solusi. Inilah cara kita menghargai waktu dan mandat rakyat," jelasnya.

Taufiq juga mengapresiasi upaya jajaran eksekutif yang telah merangkum capaian kinerja tahun 2025. Baginya, dokumen tersebut adalah pijakan untuk melakukan perbaikan bersama, bukan untuk mencari-cari kelemahan.

"Semangat kami di Fraksi Gelora adalah kolaborasi. Kami mengkaji dokumen ini dengan seksama agar rekomendasi yang lahir nanti benar-benar bisa memacu kinerja pemerintah daerah untuk melayani masyarakat lebih baik lagi. Kita ingin setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar menjadi berkah bagi daerah kita," tutup Taufiq. (AM)

]]>
Wed, 01 Apr 2026 07:32:11 +0800 amr
Pastikan Program Tepat Sasaran, Anggota Pansus LKPJ DPRD Sumbawa Rosi, Dorong Peningkatan Kinerja OPD https://amarmedia.co.id/pastikan-program-tepat-sasaran-anggota-pansus-lkpj-dprd-sumbawa-rosi-dorong-peningkatan-kinerja-opd https://amarmedia.co.id/pastikan-program-tepat-sasaran-anggota-pansus-lkpj-dprd-sumbawa-rosi-dorong-peningkatan-kinerja-opd Pastikan Program Tepat Sasaran, Pansus LKPJ DPRD Sumbawa Dorong Peningkatan Kinerja OPD

SUMBAWA.Amarmedia.co.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kabupaten Sumbawa berkomitmen memastikan setiap program pembangunan tahun anggaran 2025 memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam rapat pendalaman materi yang berlangsung Selasa (31/03/2026), anggota Pansus Muhammad Zain, SIP, mendorong jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus meningkatkan performa kerja.

Politisi senior Golkar yang akrab disapa Rosy ini menekankan bahwa evaluasi LKPJ merupakan momentum strategis untuk melahirkan rekomendasi yang konkret demi penyempurnaan pembangunan di masa mendatang.

Salah satu poin yang menjadi perhatian serius adalah pengelolaan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA). Rosy berharap pemerintah daerah dapat lebih maksimal dalam mengeksekusi program yang telah direncanakan agar serapan anggaran berjalan linear dengan target pembangunan.

"Kita ingin memastikan anggaran yang sudah dialokasikan benar-benar terkonversi menjadi program yang dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Optimalisasi serapan anggaran adalah kunci agar pembangunan tidak tertunda," ujar Rosy di hadapan forum Pansus.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara OPD sangat diperlukan untuk mengidentifikasi kendala teknis di lapangan, sehingga program-program strategis dapat berjalan lebih maksimal dan efektif.

Di sektor infrastruktur, Rosy memberikan masukan konstruktif terkait pentingnya pemerataan distribusi proyek di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Ia berharap ke depan, transparansi pelaksanaan proyek fisik di lapangan terus ditingkatkan, salah satunya dengan kedisiplinan pemasangan papan informasi proyek.

"Masukan ini kami sampaikan sebagai bentuk kepedulian bersama demi identitas pembangunan daerah yang lebih baik dan transparan. Kita ingin pembangunan dirasakan merata dari wilayah utara hingga selatan," imbuhnya.

Untuk memastikan kesesuaian antara data dokumen LKPJ dengan realita di lapangan, Rosy mengajak rekan-rekan anggota Pansus untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek. Langkah ini diambil bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk validasi data yang objektif.

"Penting bagi kita untuk menyelaraskan data di atas kertas dengan kondisi fisik di lokasi. Hasil kunjungan lapangan ini nantinya akan menjadi bahan diskusi solutif bersama kepala OPD terkait pada pertemuan lanjutan Senin mendatang," jelas Rosy.

Pimpinan dan anggota Pansus lainnya menyambut baik langkah tersebut. Mereka sepakat bahwa evaluasi LKPJ tahun anggaran 2025 harus menjadi pemicu peningkatan kualitas pelayanan publik dan akselerasi pembangunan di Kabupaten Sumbawa pada tahun-tahun berikutnya. (AM)

]]>
Wed, 01 Apr 2026 07:14:50 +0800 amr
Demam ASN: Ketika Negara dan Politik Menjadi Magnet Karier https://amarmedia.co.id/demam-asn-ketika-negara-dan-politik-menjadi-magnet-karier https://amarmedia.co.id/demam-asn-ketika-negara-dan-politik-menjadi-magnet-karier Demam ASN: Ketika Negara dan Politik Menjadi Magnet Karier

Oleh. Asmediati 

Bangsa ini tengah terseret dalam demam yang unik: semua orang ingin menjadi ASN atau PPPK. Fenomena ini bukan sekadar pilihan karier, tapi manifestasi rasional warga menghadapi ketidakpastian ekonomi dan politik.

Sementara sektor swasta berjuang inovasi, pendidikan formal kita sejak awal menyiapkan generasi untuk jalan aman birokrasi. Kreativitas? Entrepreneurship? Eh, itu seperti pelajaran sejarah yang hampir tidak pernah diuji di lapangan.

Faktanya, minat anak muda ke ASN tinggi bukan karena idealisme pelayanan publik, tapi karena jaminan job security. PHK? Kontrak habis? Gaji tidak dibayar tepat waktu? Di sektor swasta, risiko itu nyata.

Ditambah lagi, jaminan pensiun dan gaji tetap menjadi daya tarik utama. Bayangkan, seseorang rela menunggu bertahun-tahun hanya untuk aman di usia muda. Rasional? Sangat. Produktif? Hanya sedikit yang peduli.

Gengsi sosial juga tidak bisa diremehkan. Menjadi ASN masih dianggap simbol status: anak diterima PNS, keluarga bangga; lingkungannya mengangguk hormat. Ini bukan soal pelayanan, tapi soal pengakuan sosial.

Sistem pendidikan kita diam-diam menguatkan fenomena ini. Dari SD hingga universitas, nilai kepatuhan dan sertifikasi lebih diutamakan daripada kreativitas dan produktivitas. Jadi wajar, generasi muda tumbuh dengan mindset: “Kalau bukan ASN, masa depan tidak pasti.”

Di sisi lain, negara membuka formasi CPNS/PPPK ratusan ribu kursi setiap tahun. Efek psikologisnya jelas: “Negara memberi jalan, berarti ini jalur realistis untuk sukses.”

Tetapi ada yang lebih gelap. Status honorer dan calon PPPK—jutaan orang—menjadi sandera politik. Janji PPPK dijadikan alat tekanan, kontrak diperpanjang atau dipotong untuk loyalitas politik lokal.

Fenomena ini disebut dalam literatur internasional sebagai clientelistic employment: pegawai publik menjadi instrumen politik elektoral, bukan sekadar pelayan masyarakat.

Akibatnya, talenta terbaik lari ke birokrasi, bukan ke sektor produktif. Pasar kerja swasta stagnan, inovasi tersendat, dan negara harus menanggung beban gaji serta pensiun massal.

Kalau semua orang ingin menjadi ASN, bayangkan: negara bakal gemuk di papan administrasi, tapi miskin di produksi dan inovasi. Ironis, tapi sangat logis.

Kita juga bisa menyorot birokrasi sebagai jalan aman: meski kaku, lamban, dan kurang inovatif, tetap menjadi pilihan karena jaminan hidup lebih penting daripada produktivitas.

Pendidikan formal, kebijakan negara, dan tekanan politik lokal bersatu menciptakan lingkaran setan demam ASN. Tidak ada satu pun faktor yang netral—semua saling memperkuat.

Honorer, calon PPPK, dan ASN muda tersandera oleh sistem. Mereka bekerja bukan karena aspirasi produktif, tetapi karena takut kehilangan penghidupan. Status mereka juga dimanfaatkan untuk kepentingan politik elektoral.

Kritik satirnya: negara secara implisit melatih generasi untuk menjadi pelayan birokrasi yang loyal secara politik, bukan wirausahawan atau inovator yang bebas.

Dan lucunya, semua ini dianggap normal. Kebijakan membuka peluang, pendidikan menyiapkan jalur, dan politik memanfaatkan status. Semua pihak tersenyum, kecuali generasi produktif yang tersingkir.

Jika tidak diubah, demam ASN akan terus membius generasi muda. Negara akan penuh papan administrasi, honorer tersandera, dan produktivitas nasional tetap stagnan.

Jadi mari kita renungkan: ASN memang penting, tapi jika setiap warga bercita-cita menjadi ASN karena takut risiko, kita sedang membangun negara gemuk birokrasi, miskin inovasi, dan dipandu oleh politik kekuasaan.[AM]

]]>
Tue, 31 Mar 2026 23:58:29 +0800 amr
Bahas LKPJ 2025: Wakil Ketua Pansus H. Zohran Minta Pemda Fokus pada Kualitas Infrastruktur dan Capaian Visi&Misi https://amarmedia.co.id/bahas-lkpj-2025-wakil-ketua-pansus-h-zohran-minta-pemda-fokus-pada-kualitas-infrastruktur-dan-capaian-visi-misi https://amarmedia.co.id/bahas-lkpj-2025-wakil-ketua-pansus-h-zohran-minta-pemda-fokus-pada-kualitas-infrastruktur-dan-capaian-visi-misi Bahas LKPJ 2025: Wakil Ketua Pansus H. Zohran Minta Pemda  Fokus pada Kualitas Infrastruktur dan Capaian Visi-Misi

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH, memberikan catatan kritis dalam rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sumbawa tahun anggaran 2025 Selasa 31 Maret 2026. Ia menegaskan bahwa evaluasi LKPJ kali ini harus menjadi alat ukur sejauh mana Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu menterjemahkan visi-misi kepala daerah ke dalam kinerja nyata.

Rapat dipimpin ketua Pansus H Zainuddin Sirat. Hadir Pula sekretaris Pansus Syamsul Hidayat SE.M.Si bersama anggota pansus Muhammad Zain SIP, H Andi Mappelepui, Bunardi AMd Pi, Sri Wahyuni, Andi Rusni SE.MM, I Nyoman Wisma SIP, M Taufik dan H Jabir SPd.

H Zohran Orek pemaparannya di hadapan pimpinan dan anggota Pansus serta perwakilan pemerintah daerah, H. Zohran menyoroti lima misi utama pembangunan daerah. Ia meminta setiap anggota Pansus di DPRD membedah secara mendalam capaian kinerja masing-masing sektor, mulai dari SDM, transformasi demokrasi, hingga pengelolaan sumber daya alam.

Salah satu poin krusial yang ditekankan politisi kawakan ini adalah mengenai pembangunan infrastruktur. H. Zohran mengingatkan agar pemerintah daerah tidak terjebak pada angka-angka statistik pencapaian kuantitas semata.

"Dalam rekomendasi Pansus nanti, saya ingin menekankan bahwa pengerjaan infrastruktur itu tidak boleh hanya memikirkan kuantitas atau jumlahnya saja, tetapi yang paling utama adalah kualitasnya. Jangan sampai fisik terbangun, tapi fungsinya tidak maksimal atau cepat rusak," tegas H. Zohran, Senin (30/03/2026).         

Dalam rapat tersebut, Pansus juga menyoroti angka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang cukup dinamis. H. Zohran mendorong agar setiap pergeseran anggaran yang terjadi selama masa transisi atau pelaksanaan program, seperti pembangunan di RSUD hingga pengerjaan fisik lainnya, dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

"Tujuannya agar rapat Pansus ini dapat menghasilkan rekomendasi terbaik bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki kinerja di tahun berjalan maupun tahun depan," tutup H. Zohran.

Rapat ini juga dihadiri oleh perwakilan Bappeda dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang memberikan klarifikasi terkait hilangnya beberapa sumber pendapatan, seperti bagi hasil keuntungan dari pihak ketiga yang tidak lagi berkelanjutan di tahun 2025.(AM)

]]>
Tue, 31 Mar 2026 20:43:46 +0800 amr
Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih NTB dipercepat, Operasional dan Digitalisasi Jadi Fokus https://amarmedia.co.id/koperasi-desa-kelurahan-merah-putih-ntb-dipercepat-operasional-dan-digitalisasi-jadi-fokus https://amarmedia.co.id/koperasi-desa-kelurahan-merah-putih-ntb-dipercepat-operasional-dan-digitalisasi-jadi-fokus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih NTB dipercepat, Operasional dan Digitalisasi Jadi Fokus

Mataram, Amarmedia.co.id - 30 Maret 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus mendorong percepatan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari program prioritas nasional dalam membangun ekonomi berbasis desa.

Berdasarkan update data minggu ke-IV Maret 2026, capaian pembinaan menunjukkan progres yang signifikan. Dari total target, sebanyak 1.166 KDKMP telah memiliki legalitas usaha, yang menjadi fondasi utama dalam penguatan kelembagaan koperasi di seluruh kabupaten/kota di NTB.

Dari sisi tata kelola, 196 koperasi telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), sementara 121 koperasi telah aktif beroperasional, menunjukkan bahwa sebagian koperasi mulai bergerak memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Namun demikian, pemerintah menilai tantangan utama saat ini adalah mempercepat transformasi koperasi dari aspek administratif menuju operasional yang produktif.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Wirawan Ahmad, menegaskan bahwa fokus pembinaan saat ini tidak lagi pada pembentukan, melainkan pada penguatan aktivitas usaha koperasi.

“Legalitas sudah kita capai secara luas. Sekarang kita dorong koperasi ini benar-benar hidup, berusaha, dan memberikan dampak nyata bagi ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.

Dari sisi penguatan sarana usaha, tercatat 373 koperasi sedang dalam tahap pembangunan gerai, dan 12 koperasi telah menyelesaikan pembangunan fisik secara penuh (100%). 

Sementara itu, masih terdapat 137 koperasi yang belum memulai pembangunan, yang menjadi fokus percepatan ke depan.

Dalam mendukung tata kelola berbasis data, pemerintah juga terus mendorong digitalisasi melalui sistem Agrinas. Hingga saat ini, 510 KDKMP telah masuk dalam portal Agrinas, sementara 656 koperasi lainnya belum terintegrasi dalam sistem, sehingga menjadi prioritas dalam proses pendataan dan pembinaan lanjutan.

Sebaran perkembangan koperasi menunjukkan dinamika yang berbeda di tiap daerah. Beberapa wilayah seperti Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Sumbawa mencatat jumlah pembangunan gerai yang cukup tinggi, sementara daerah lain masih membutuhkan akselerasi, khususnya dalam aspek operasional dan digitalisasi.

Menurut Wirawan, percepatan ke depan akan difokuskan pada tiga hal utama, yaitu peningkatan jumlah koperasi aktif, percepatan pembangunan gerai usaha, serta integrasi penuh ke dalam sistem digital.

“Kita ingin koperasi ini tidak hanya banyak secara jumlah, tetapi benar-benar kuat, produktif, dan terhubung dengan sistem. Itu kunci keberlanjutan,” tegasnya.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui pendekatan kelembagaan yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.(AM/Diskominfotik)

]]>
Tue, 31 Mar 2026 08:30:21 +0800 amr
Lebih dari Sekadar Kenyang: Mengintip Hangatnya Jeda Makan Siang di Batu Hijau https://amarmedia.co.id/lebih-dari-sekadar-kenyang-mengintip-hangatnya-jeda-makan-siang-di-batu-hijau https://amarmedia.co.id/lebih-dari-sekadar-kenyang-mengintip-hangatnya-jeda-makan-siang-di-batu-hijau Lebih dari Sekadar Kenyang: Mengintip Hangatnya Jeda Makan Siang di Batu Hijau

BATU HIJAU.Amarmedia.co.id – Di balik deru mesin dan kesibukan operasional tambang Batu Hijau, ada satu momen yang selalu dinanti dan memiliki ceritanya sendiri: waktu makan siang.

Bagi ribuan karyawan di kawasan operasional AMMAN, makan siang bukan sekadar ritual rutin untuk mengisi perut atau "mengisi bensin" tubuh. Ini adalah tentang menikmati jeda berkualitas. Di kantin-kantin yang tertata rapi, aroma masakan yang menggoda menjadi penyambut bagi para pejuang operasional yang sejenak melepas helm dan sarung tangan mereka.

Nutrisi sebagai Bahan Bakar Produktivitas

AMMAN menyadari bahwa produktivitas yang tinggi berawal dari piring makan. Oleh karena itu, sajian yang dihidangkan bukan hanya soal rasa yang nikmat, tetapi juga keseimbangan gizi. 

Lewat pilihan menu yang sehat dan seimbang—mulai dari asupan protein yang cukup, sayuran segar, hingga karbohidrat yang pas—perusahaan memastikan setiap karyawan mendapatkan energi yang stabil untuk menjaga fokus sepanjang hari. Makan siang yang berkualitas adalah investasi untuk menjaga performa tetap prima hingga jam kerja berakhir.

Momen Kebersamaan

Selain soal nutrisi, meja makan di Batu Hijau menjadi saksi bisu pertukaran cerita. Di sinilah koordinasi antar-departemen mencair dalam obrolan santai, tawa antar-rekan kerja pecah, dan semangat kerja kembali dipompa sebelum mereka kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan kontribusi bagi negeri.

Jeda singkat ini membuktikan bahwa di tengah teknologi pertambangan yang canggih, sisi kemanusiaan dan kesehatan karyawan tetap menjadi prioritas utama. Karena pada akhirnya, manusia yang sehat dan bahagia adalah penggerak utama dari setiap inovasi yang tercipta.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 22:18:32 +0800 amr
Usai Halal Bihalal, Bupati H. Jarot Langsung Beri Teladan : Gowes dari Pendopo ke Kantor Bupati https://amarmedia.co.id/usai-halal-bihalal-bupati-h-jarot-langsung-beri-teladan-gowes-dari-pendopo-ke-kantor-bupati https://amarmedia.co.id/usai-halal-bihalal-bupati-h-jarot-langsung-beri-teladan-gowes-dari-pendopo-ke-kantor-bupati Usai Halal Bihalal, Bupati H. Jarot Langsung Beri Teladan : Gowes dari Pendopo ke Kantor Bupati

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 30 Maret 2026 — Tidak sekadar imbauan, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP langsung menunjukkan komitmennya dalam efisiensi energi dengan bersepeda menuju Kantor Bupati Sumbawa pada Senin pagi. Aksi ini menjadi tindak lanjut nyata dari ajakan yang disampaikannya pada malam sebelumnya dalam kegiatan Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Berangkat dari Pendopo, Bupati Jarot mengayuh sepeda menuju kantor sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bersama di kalangan aparatur sipil negara (ASN) tentang pentingnya penghematan bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini juga menjadi simbol perubahan pola pikir, bahwa kebijakan tidak cukup disampaikan, tetapi harus dimulai dari teladan pimpinan.

“Kalau ingin mengajak, harus dimulai dari diri sendiri. Ini langkah kecil, tapi kalau dilakukan bersama, dampaknya akan besar,” ungkapnya di sela aktivitas pagi tersebut.

Seperti diketahui, dalam sambutannya pada Halal Bihalal Pemkab Sumbawa 1447 H/2026 M, Bupati Jarot telah mengingatkan potensi tantangan energi global yang bisa berdampak hingga ke daerah. Meski kondisi stok BBM di Sumbawa masih aman, ia menekankan pentingnya langkah antisipatif melalui efisiensi penggunaan energi, termasuk mendorong ASN untuk mulai menggunakan sepeda ke kantor.

Aksi bersepeda ini pun mendapat respons positif dari jajaran pemerintah daerah. Sejumlah ASN terlihat mulai mengikuti langkah tersebut, menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus kontribusi nyata terhadap penghematan energi.

Selain aspek efisiensi BBM, kegiatan ini juga membawa pesan lain yang tak kalah penting, yakni membangun budaya hidup sehat di lingkungan birokrasi. Dengan bersepeda, ASN tidak hanya mengurangi konsumsi BBM, tetapi juga meningkatkan kebugaran tubuh yang berdampak pada produktivitas kerja.

Langkah cepat yang ditunjukkan Bupati Jarot ini mempertegas arah kepemimpinan yang mengedepankan aksi nyata. Dari Halal Bihalal yang sarat nilai kebersamaan, hingga implementasi langsung di lapangan, pesan yang disampaikan menjadi lebih kuat : perubahan dimulai dari contoh, bukan sekadar imbauan.

(YH / WRM - Prokopim Sumbawa)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 21:44:49 +0800 amr
Sumbawa Bersolek: Bupati Jarot Integrasikan Ekonomi Kerakyatan dengan Penataan Kota Modern https://amarmedia.co.id/sumbawa-bersolek-bupati-jarot-integrasikan-ekonomi-kerakyatan-dengan-penataan-kota-modern https://amarmedia.co.id/sumbawa-bersolek-bupati-jarot-integrasikan-ekonomi-kerakyatan-dengan-penataan-kota-modern Sumbawa Bersolek: Bupati Jarot Integrasikan Ekonomi Kerakyatan dengan Penataan Kota Modern

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., terus memacu transformasi daerah melalui 12 Program Unggulan. Dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 di hadapan DPRD, Senin (30/3/2026), Bupati memaparkan progres signifikan pada sektor ekonomi kerakyatan dan penataan wajah kota.

Dua program yang menjadi sorotan adalah Program Kesembilan (Penguatan Ekonomi UMKM) dan Program Kesepuluh (Penataan Lingkungan dan Tata Kota), yang dinilai sebagai kunci utama dalam meningkatkan daya saing daerah sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Melalui Program Kesembilan, Bupati Jarot menegaskan komitmennya untuk menghidupkan ekonomi dari unit terkecil. Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Daerah telah menyalurkan bantuan sarana usaha kepada 145 pelaku UMKM dan 79 pelaku industri kecil.

Tak hanya bantuan fisik, penguatan sumber daya manusia juga menjadi fokus melalui program Bale Berdaya. "Kami telah melakukan pembinaan terhadap 110 UMKM yang kini melahirkan puluhan wirausaha lokal, termasuk entrepreneur milenial. Mereka inilah motor penggerak ekonomi masyarakat Sumbawa yang sesungguhnya," ujar Bupati Jarot.

Wajah Baru Kota: Dari "Simpang Bingung" Menuju Pusat Konvensi

Selaras dengan penguatan ekonomi, Program Kesepuluh difokuskan pada penataan lingkungan yang lebih bermartabat. Bupati mengungkapkan bahwa penataan kawasan kumuh Jempol terus dilanjutkan dengan alokasi anggaran mencapai Rp11 Miliar.

Namun, yang paling menarik perhatian adalah visi besar Bupati untuk mengubah wajah pusat kota. Pemerintah Daerah tengah menyiapkan perencanaan strategis untuk kawasan Saliper Ate – Pantai Goa serta revitalisasi Taman Kerato sebagai pusat kegiatan publik.

"Kami ingin Sumbawa memiliki pusat kegiatan yang representatif. Jika Mataram punya Narmada atau Islamic Convention Hall, maka di Sumbawa akan ada Sumbawa Convention Hall yang berlokasi di Taman Kerato," tegas Bupati.

Bupati juga menyinggung penataan Simpang Sabalong Samalewa. Ia bertekad mengubah titik ikonik tersebut agar lebih tertata dan fungsional. "Kita tata kembali agar tidak lagi menjadi 'simpang bingung', melainkan menjadi persimpangan yang membanggakan dan memperlancar arus transportasi serta ekonomi," tambahnya.

Membangun Ekosistem Pariwisata dan Investasi

Penataan kota ini bukan sekadar mengejar keindahan estetika, melainkan bagian dari strategi besar untuk menarik investasi dan wisatawan. Dengan hadirnya Convention Hall dan kawasan pesisir yang tertata, Sumbawa diharapkan menjadi destinasi utama kegiatan skala regional maupun nasional.

"Penataan ini adalah bentuk keseriusan kami dalam membangun fondasi. Kota yang tertata dan UMKM yang berdaya adalah kombinasi sempurna untuk membawa Sumbawa menjadi daerah yang unggul, maju, dan sejahtera," pungkas Bupati Jarot disambut apresiasi oleh anggota dewan yang hadir.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 21:15:01 +0800 amr
Sumbawa Menuju Transformasi Ekonomi: Investasi Triliunan Rupiah Masuk Lewat Industrialisasi Program Unggulan Jarot&Ansori https://amarmedia.co.id/sumbawa-menuju-transformasi-ekonomi-investasi-triliunan-rupiah-masuk-lewat-industrialisasi-program-unggulan-jarot-ansori https://amarmedia.co.id/sumbawa-menuju-transformasi-ekonomi-investasi-triliunan-rupiah-masuk-lewat-industrialisasi-program-unggulan-jarot-ansori Sumbawa Menuju Transformasi Ekonomi: Investasi Triliunan Rupiah Masuk Lewat Industrialisasi Program Unggulan Jarot-Ansori

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – Visi Kabupaten Sumbawa untuk melakukan transformasi ekonomi dari sektor hulu ke hilir mulai menampakkan hasil signifikan. Dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Senin 30 Maret 2026, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memaparkan progres fantastis pada Program Unggulan Kelima: Industrialisasi Produk Unggulan Daerah dan Peningkatan Investasi.

Langkah berani Pemerintah Daerah dalam mendorong proyek investasi strategis ini diklaim menjadi motor penggerak utama dalam memberikan nilai tambah ekonomi yang nyata bagi masyarakat Tau dan Tana Samawa.

Tiga Proyek Strategis Bernilai Triliunan

Bupati Haji  Jarot mengungkapkan bahwa beberapa inisiatif investasi besar telah memasuki tahap groundbreaking dan menjadi fondasi industri masa depan Sumbawa. Tiga sektor utama yang menjadi primadona adalah hilirisasi peternakan, perikanan, dan industri garam.

Pertama ; Hilirisasi Ayam Terintegrasi (Kawasan Serading).

Proyek yang berlokasi di Serading ini mencatatkan nilai investasi sebesar Rp1,3 Triliun  Kehadiran industri ini diharapkan mampu memutus rantai ketergantungan pasokan dari luar daerah sekaligus menciptakan ekosistem bisnis unggas yang mandiri di Sumbawa.

Kedua ; Sentra Akuakultur Udang (Moyo Utara).

Wilayah Moyo Utara kini bersiap menjadi pusat udang nasional dengan potensi investasi mencapai Rp2,1 Triliun. Pengembangan sentra akuakultur ini diproyeksikan akan menyerap ribuan tenaga kerja lokal dan meningkatkan devisa melalui jalur ekspor.

Ketiga : Sentra Industri Garam (Plampang dan Empang)

Tak tanggung-tanggung, potensi investasi di sektor ini mencapai Rp2,5 Triliun. Kawasan Plampang dan Empang disiapkan menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan garam nasional, baik untuk konsumsi maupun industri.

Keberhasilan menarik minat investor dengan total potensi nilai investasi lebih dari Rp5,9 Triliun ini tidak lepas dari stabilitas daerah dan kemudahan perizinan yang ditawarkan. Bupati menegaskan bahwa industrialisasi bukan sekadar membangun pabrik, melainkan upaya sistematis untuk memastikan produk mentah asal Sumbawa memiliki nilai jual berkali lipat saat keluar dari daerah.

"Kami mendorong investasi strategis yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi. Ini adalah momentum awal dalam meletakkan fondasi kebijakan agar pembangunan daerah terus bergerak menuju kualitas yang lebih baik," tegas Bupati Jarot di hadapan Sidang Paripurna DPRD.

Capaian investasi ini juga dibarengi dengan kinerja fiskal daerah yang impresif. Berdasarkan data LKPJ 2025, Realisasi Pendapatan Daerah mencapai Rp2,37 Triliun atau 101,30% dari target. Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga melampaui rencana dengan capaian 100,80% (Rp242,2 Miliar).

Angka-angka ini menunjukkan bahwa di bawah kepemimpinan Jarot-Ansori, Kabupaten Sumbawa tidak hanya mampu mengelola anggaran rutin, tetapi juga berhasil menciptakan daya tarik bagi modal besar untuk membangun ekonomi daerah yang lebih tangguh dan berkelanjutan. ( AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 20:45:37 +0800 amr
Cetak SDM Mandiri, Program Unggulan Keempat Jarot&Ansori Berhasil Bekali 122 Tenaga Kerja Sertifikat Kompetensi https://amarmedia.co.id/cetak-sdm-mandiri-program-unggulan-keempat-jarot-ansori-berhasil-bekali-122-tenaga-kerja-sertifikat-kompetensi https://amarmedia.co.id/cetak-sdm-mandiri-program-unggulan-keempat-jarot-ansori-berhasil-bekali-122-tenaga-kerja-sertifikat-kompetensi Cetak SDM Mandiri, Program Unggulan Keempat Jarot-Ansori Berhasil Bekali 122 Tenaga Kerja Sertifikat Kompetensi

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Komitmen pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohammad Ansori (Jarot-Ansori), dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) mulai membuahkan hasil nyata. Melalui Program Unggulan Keempat: Penciptaan Tenaga Kerja Unggul dan Mandiri, Pemerintah Kabupaten Sumbawa sukses menyelenggarakan serangkaian pelatihan berbasis kompetensi sepanjang tahun anggaran 2025.

Dalam Pidato Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 di Gedung DPRD Sumbawa, Bupati Jarot mengungkapkan bahwa program ini dirancang untuk menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Pemerintah Daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2.000.000.000 (Dua Miliar Rupiah) untuk memastikan masyarakat mendapatkan keahlian teknis yang dibutuhkan pasar industri saat ini. Anggaran tersebut dikonversi menjadi pelatihan bersertifikat bagi 122 orang peserta yang terbagi ke dalam berbagai bidang keahlian strategis.

Adapun rincian peserta pelatihan tersebut meliputi:

  • 32 Orang Pelatihan Barista (Mendukung sektor UMKM dan pariwisata).
  • 16 Orang Pelatihan Alat Berat (Menjawab kebutuhan sektor pertambangan dan konstruksi)
  • 16 Orang Pelatihan Tata Boga.
  • 16 Orang Pelatihan Desain Grafis.
  • 16 Orang Pelatihan Pengelasan (Welding)
  • 16 Orang Pelatihan Kelistrikan.

"Pelatihan ini bukan sekadar kursus singkat, melainkan pelatihan bersertifikat kompetensi keahlian. Kami ingin memastikan putra-putri Sumbawa memiliki 'senjata' berupa keahlian yang diakui secara nasional maupun internasional," ujar Bupati Jarot dalam pidatonya.

Selain pelatihan teknis, program ini juga menyasar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui program magang kerja. Sebanyak 10 orang lulusan terbaik SMK telah dikirim untuk mengikuti program magang guna meningkatkan keterampilan (skill) dan menyelaraskan kemampuan mereka dengan kebutuhan dunia usaha yang dinamis.

Langkah ini diambil sebagai bentuk upaya pemerintah daerah dalam memperkecil celah (gap) antara kualifikasi pendidikan dengan kebutuhan riil industri.

Capaian di bidang ketenagakerjaan ini menjadi salah satu pilar dalam tema pembangunan tahun 2025, yakni "Penguatan Sumber Daya Manusia dan Birokrasi Unggul". Bupati Jarot menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan tahun fondasi bagi arah pembangunan Kabupaten Sumbawa ke depan.

Dengan tersedianya tenaga kerja yang memiliki sertifikat kompetensi, diharapkan para peserta tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan mandiri yang membuka lapangan pekerjaan baru di Tau dan Tana Samawa. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 20:28:47 +0800 amr
Kejar Target 80 Persen Jalan Mantap, Pemkab Sumbawa Tuntaskan Proyek Jalan Senilai Rp129,6 Miliar https://amarmedia.co.id/kejar-target-80-persen-jalan-mantap-pemkab-sumbawa-tuntaskan-proyek-jalan-senilai-rp1296-miliar https://amarmedia.co.id/kejar-target-80-persen-jalan-mantap-pemkab-sumbawa-tuntaskan-proyek-jalan-senilai-rp1296-miliar Kejar Target 80 Persen Jalan Mantap, Pemkab Sumbawa Tuntaskan Proyek Jalan Senilai Rp129,6 Miliar

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Peningkatan konektivitas wilayah menjadi salah satu prioritas utama dalam tahun pertama kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Wakil Bupati Drs. Mohamad Ansori. Dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, Senin (30/3/2026), Bupati memaparkan capaian ambisius Program Unggulan Ketiga, yakni peningkatan kualitas infrastruktur jalan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menetapkan target besar untuk mencapai angka 80 persen jalan mantap di seluruh wilayah kabupaten. Untuk merealisasikan hal tersebut, sepanjang tahun anggaran 2025, dukungan dana sebesar Rp129,6 Miliar telah dikucurkan untuk membiayai berbagai proyek strategis.

Bupati Jarot menjelaskan bahwa anggaran tersebut dialokasikan secara merata, mulai dari jalan utama, jalan lingkungan, hingga jalur logistik pertanian. Salah satu capaian yang menonjol adalah rampungnya rehabilitasi ruas Jalan Labuhan Sangoro–Maronge sepanjang 3,9 kilometer yang menjadi urat nadi ekonomi warga setempat.

"Infrastruktur adalah kunci aksesibilitas. Kita ingin memastikan mobilitas warga, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan, tidak lagi terhambat oleh kondisi jalan," tegas Bupati Jarot dalam pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025.

Berdasarkan data teknis yang dipaparkan, berikut adalah rincian pengerjaan jalan selama tahun 2025:

  • Rehabilitasi Jalan Labuhan Sangoro–Maronge sepanjang 3,9 KM.
  • Pemeliharaan Berkala Jalan Lebih dari 10 KM.
  • Pemeliharaan Rutin Jalan sepanjang 73,7 KM
  • Pembangunan/Peningkatan JUT & JPP (Jalan Pertanian) sepanjang 24 KM.
  • Peningkatan Jalan Lingkungan tersebar di berbagai wilayah pemukiman.

Tahun Fondasi untuk Konektivitas

Bupati menekankan bahwa pembangunan jalan tani (JUT/JPP) sepanjang 24 KM merupakan bentuk sinergi dengan program unggulan pertama di sektor pertanian. Hal ini bertujuan agar hasil panen petani dapat diangkut dengan biaya logistik yang lebih murah dan cepat.

"Tahun 2025 adalah tahun fondasi. Dengan anggaran hampir 130 miliar rupiah ini, kita telah melakukan pemeliharaan rutin pada lebih dari 70 kilometer jalan. Ini adalah bukti komitmen kami bahwa pembangunan tidak boleh stagnan," tambahnya.

Penyampaian LKPJ ini juga menjadi ruang bagi DPRD untuk memberikan catatan kritis terkait kualitas pengerjaan di lapangan. Bupati menyatakan keterbukaannya terhadap masukan dewan demi memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar menghasilkan kualitas jalan yang tahan lama.

Dengan capaian di tahun pertama ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis target 80 persen jalan mantap dapat tercapai lebih cepat, guna mewujudkan pemerataan pembangunan dari desa hingga ke kota. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 20:15:31 +0800 amr
Lompati Target 10 Persen, Pendapatan Daerah Sumbawa Tumbuh Signifikan di Tahun Pertama Jarot&Ansori https://amarmedia.co.id/lompati-target-10-persen-pendapatan-daerah-sumbawa-tumbuh-signifikan-di-tahun-pertama-jarot-ansori https://amarmedia.co.id/lompati-target-10-persen-pendapatan-daerah-sumbawa-tumbuh-signifikan-di-tahun-pertama-jarot-ansori Lompati Target 10 Persen, Pendapatan Daerah Sumbawa Tumbuh Signifikan di Tahun Pertama Jarot-Ansori

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan taringnya dalam pengelolaan fiskal daerah. Pada Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa yang digelar Senin (30/3/2026), Bupati secara resmi memaparkan keberhasilan Program Unggulan Kedua, yakni Peningkatan Pendapatan Daerah yang melampaui target tahunan.

Dalam pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 tersebut, Bupati Jarot mengungkapkan bahwa penguatan struktur keuangan daerah merupakan prioritas utama untuk menjamin keberlanjutan pembangunan di Tana Samawa.

Realisasi 11,13 Persen: Melampaui Estimasi Awal

Pemerintah Daerah sebelumnya telah mematok target ambisius, yakni meningkatkan pendapatan daerah hingga 50% dalam rentang waktu lima tahun. Artinya, setiap tahun daerah ditargetkan tumbuh rata-rata 10%. Namun, pada tahun pertama pemerintahan Jarot-Ansori, realisasi pertumbuhan justru tercatat di angka 11,13%.

"Peningkatan ini adalah langkah awal menuju kekuatan fiskal daerah yang lebih mantap. Kami tidak hanya ingin membangun, tapi kami ingin memastikan bahwa mesin pendanaan pembangunan kita sehat dan mandiri," tegas Bupati Jarot di hadapan pimpinan dan anggota dewan.

Berdasarkan data yang disampaikan, kenaikan tersebut terlihat sangat kontras jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pendapatan daerah yang semula berada di kisaran Rp2,1 Triliun, kini melonjak tajam menjadi Rp2,34 Triliun pada penutupan tahun 2025.

Bupati menjelaskan bahwa capaian ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan hasil dari kerja keras dalam mengoptimalkan berbagai sektor pendapatan serta efisiensi tata kelola keuangan daerah. Pertumbuhan pendapatan sebesar Rp240 miliar dalam satu tahun ini menjadi modal penting bagi eksekutif untuk mengeksekusi program-program kerakyatan lainnya.

Capaian pada tahun pertama ini memberikan optimisme tinggi bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mencapai target akumulatif 50% di akhir periode nanti. Dengan pendapatan yang terus meningkat, Bupati berharap ketergantungan terhadap fiskal pusat dapat diimbangi dengan kekuatan sumber daya daerah yang dikelola secara profesional.

"Capaian 11,13 persen ini membuktikan bahwa potensi Sumbawa sangat besar jika dikelola dengan serius. Ini menjadi fondasi kuat bagi kita untuk mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera melalui kemandirian finansial," pungkasnya.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 20:01:28 +0800 amr
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Sumbawa Kucurkan Rp16,8 Miliar untuk Infrastruktur Irigasi https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-pangan-pemkab-sumbawa-kucurkan-rp168-miliar-untuk-infrastruktur-irigasi https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-pangan-pemkab-sumbawa-kucurkan-rp168-miliar-untuk-infrastruktur-irigasi Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Sumbawa Kucurkan Rp16,8 Miliar untuk Infrastruktur Irigasi

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi Kabupaten Sumbawa. Hal ini ditegaskan dalam pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. di hadapan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa yang dipimpin oleh Ketua DPRD.Hador Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kapolres Sumbawa, Dandim Sumbawa, dan Kajari  Sumbawa.

Dalam pemaparannya, Bupati Jarot menempatkan Penguatan Infrastruktur Air dan Irigasi Pertaniannsebagai program unggulan pertama dari 12 program strategis pemerintahan Jarot-Ansori. Langkah ini diambil sebagai respons nyata atas kebutuhan mendesak petani akan ketersediaan air guna meningkatkan produktivitas lahan.

Bupati mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Pemerintah Daerah telah melakukan akselerasi pembangunan fasilitas pengairan secara masif. Tercatat, dukungan anggaran lebih dari Rp16,8 Miliar telah dikonversi menjadi infrastruktur fisik yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh para petani.

"Ini adalah upaya strategis kita untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Kita ingin memastikan air sampai ke lahan-lahan pertanian masyarakat, sehingga indeks pertanaman kita bisa meningkat," ujar Bupati Jarot.

Beberapa rincian pembangunan fasilitas pengairan yang berhasil dirampungkan pada tahun 2025 meliputi Pembangunan Check Dam Pertanian 12 Unit, Sumur Bor Pengairan (Berbagai Tipe)  39 Unit, Sumur Dangkal, 17 Unit, Irigasi Perpipaan sepanjang 3.875 KM Jaringan Irigasi Usaha Tani 27 Unit.

Selain infrastruktur permanen tersebut, Pemkab Sumbawa juga membangun embung pertanian, kantong air, serta mendistribusikan berbagai fasilitas mesin pompa pengairan di titik-titik rawan kekeringan.

Bupati Jarot menekankan bahwa infrastruktur irigasi bukan sekadar proyek fisik, melainkan instrumen untuk memberikan kepastian bagi petani saat musim tanam. Dengan ketersediaan air yang lebih terjamin, diharapkan risiko gagal panen akibat kekeringan dapat diminimalisir secara signifikan.

"Program unggulan pertama ini adalah fondasi. Tanpa air yang cukup, mustahil kita bicara tentang swasembada pangan atau kesejahteraan petani. Oleh karena itu, anggaran Rp16,8 Miliar ini kita arahkan tepat sasaran pada wilayah-wilayah yang menjadi sentra produksi," tambahnya.

Melalui keberhasilan program pertama ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis bahwa sektor pertanian akan terus menjadi motor penggerak ekonomi yang stabil, sekaligus memperkuat posisi Sumbawa sebagai salah satu lumbung pangan utama di Provinsi Nusa Tenggara Barat. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 19:45:33 +0800 amr
Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Jarot Paparkan Fondasi Kuat dan Capaian 12 Program Unggulan https://amarmedia.co.id/sampaikan-lkpj-2025-bupati-jarot-paparkan-fondasi-kuat-dan-capaian-12-program-unggulan https://amarmedia.co.id/sampaikan-lkpj-2025-bupati-jarot-paparkan-fondasi-kuat-dan-capaian-12-program-unggulan Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Jarot Paparkan Fondasi Kuat dan Capaian 12 Program Unggulan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Maret 2026. Pidato pengantar yang disampaikan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P.  ini menjadi momentum penting dalam memaparkan progres transisi kepemimpinan sekaligus capaian kinerja tahun pertama pemerintahan Jarot-Ansori.

Dalam pidatonya, Bupati Haji Jarot menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan periode strategis yang berfungsi sebagai "fondasi" pembangunan ke depan. Dilantik pada Februari 2025, pasangan Jarot-Ansori mengelola tahun anggaran tersebut dalam dua fase penting: penyelesaian kebijakan sebelumnya dan inisiasi program baru pasca-perubahan APBD.

"Tahun 2025 adalah tahun konsolidasi dan transisi. Kami meletakkan fondasi kebijakan yang menjawab kebutuhan riil masyarakat sesuai visi dan misi yang telah kami janjikan," ujar Bupati di sidang Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov

Salah satu poin menonjol dalam LKPJ kali ini adalah kinerja keuangan daerah yang cukup impresif. Realisasi Pendapatan Daerah mencapai Rp2,37 Triliun atau melampaui rencana sebesar 101,30%. Capaian ini didorong oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp242,29 Miliar (100,80%) dan Dana Transfer  terealisasi Rp2,09 Triliun (101,40%).

Di sisi Belanja Daerah, Pemerintah mencatat serapan sebesar Rp2,25 Triliun (92,93%). Meski belanja modal dan operasional terserap cukup baik, terdapat catatan pada Belanja Tidak Terduga (BTT) yang terealisasi 32,38% serta Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp202,2 Miliar pada APBD tahun Anggaran 2025 dan sebesar  Rp93.48 Miliar pada penjabaran APBD Perubahan yang akan menjadi bahan evaluasi dan penguatan pada tahun anggaran berikutnya.

Progres 12 Program Unggulan

Bupati juga membedah capaian 12 Program Unggulan yang menjadi fokus perhatian publik. Beberapa capaian signifikan di antarany Ketahanan Pangan dengan anggaran sebesar Rp16,8 Miliar telah dikonversi menjadi pembangunan 12 check dam, 39 sumur bor, serta jaringan irigasi perpipaan sepanjang 3.875 KM.

Di bidang Infrastruktur dilakukan Penguatan infrastruktur jalan dengan total anggaran Rp129,6 Miliar untuk mengejar target 80% jalan mantap di seluruh wilayah Sumbawa.

Untuk Program Industrialisasi & Investasi,  Langkah berani diambil melalui groundbreaking sejumlah proyek raksasa, termasuk hilirisasi ayam di Serading (Rp1,3 T), akuakultur udang di Moyo Utara (Rp2,1 T), serta industri garam di wilayah timur (Rp2,5 T).

Terhadap kesejahteraan & sosial dilakukan pemberian insentif bagi lebih dari 600 tokoh agama serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 21.736 pekerja rentan.

Terkait isu Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), Bupati menyampaikan kejujuran fiskal. Ia menyatakan bahwa meski berkomitmen meningkatkan kesejahteraan ASN, peningkatan TPP pada 2025 belum dapat dilakukan secara menyeluruh akibat tingginya proporsi belanja pegawai. Pemerintah daerah kini tengah fokus melakukan rasionalisasi agar kesejahteraan ASN dapat sejalan dengan ruang fiskal publik.

Diakhir pidatonya yang sarat dengan data pencapaian, Bupati Jarot juga menyelipkan pesan persaudaraan mengingat bertepatan dengan momentum menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ia menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, DPRD, dan seluruh lapisan masyarakat yang menjaga kondusivitas daerah.

"Kebersamaan yang terjalin sepanjang 2025 menjadi modal utama bagi kita untuk menyongsong tahun 2026 yang lebih unggul, maju, dan sejahtera," pungkasnya yang diakhiri dengan pantun hangat di depan sidang dewan yang terhormat. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 19:26:53 +0800 amr
LAZISMU Sumbawa Salurkan Tali Asih untuk Keluarga Anggota Damkar yang Gugur di Kalimango https://amarmedia.co.id/lazismu-sumbawa-salurkan-tali-asih-untuk-keluarga-anggota-damkar-yang-gugur-di-kalimango https://amarmedia.co.id/lazismu-sumbawa-salurkan-tali-asih-untuk-keluarga-anggota-damkar-yang-gugur-di-kalimango LAZISMU Sumbawa Salurkan Tali Asih untuk Keluarga Anggota Damkar yang Gugur di Kalimango

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id.— Bentuk kepedulian terhadap pejuang kemanusiaan terus mengalir. Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Kabupaten Sumbawa Senin (30/03/2026) mengunjungi kediaman almarhum Bapak M. Solikin, anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa yang gugur saat menjalankan tugas

Kedatangan rombongan LAZISMU disambut langsung oleh orang tua almarhum dalam suasana penuh khidmat. Kunjungan ini dimaksudkan untuk menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan oleh almarhum kepada daerah.

Sekretaris Lazismu Sumbawa, Hendra Julianto, menyampaikan bahwa sosok M. Solikin adalah pahlawan bagi masyarakat. Sebagaimana diketahui, almarhum mengembuskan napas terakhir saat berjuang memadamkan kobaran api dalam peristiwa kebakaran hebat yang melanda Desa Kalimango, Kecamatan Alas, pada Ahad (22/03) lalu.

"Kami hadir untuk menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Almarhum merupakan sosok yang berdedikasi tinggi, gugur dalam jihad kemanusiaan saat menjalankan tugas negara," ujar Hendra.

Selain memberikan dukungan moral dan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan, Lazismu Sumbawa juga menyerahkan bantuan tali asih berupa uang tunai kepada orang tua almarhum. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga di tengah masa sulit ini.

Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Lazismu. Bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong-royong dan penghargaan terhadap petugas lapangan yang berisiko tinggi tetap terjaga di tengah masyarakat Sumbawa.

Aksi cepat tanggap ini sekaligus menjadi pengingat bagi publik akan besarnya risiko yang dihadapi petugas pemadam kebakaran dalam menjaga keselamatan warga dan harta benda dari amukan si jago merah. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 17:51:38 +0800 amr
Sinergi Pemkab Sumbawa dan TNI: Asisten III Hadiri Groundbreaking Jembatan Garuda di Desa Gontar https://amarmedia.co.id/sinergi-pemkab-sumbawa-dan-tni-asisten-iii-hadiri-groundbreaking-jembatan-garuda-di-desa-gontar https://amarmedia.co.id/sinergi-pemkab-sumbawa-dan-tni-asisten-iii-hadiri-groundbreaking-jembatan-garuda-di-desa-gontar Sinergi Pemkab Sumbawa dan TNI: Asisten III Hadiri Groundbreaking Jembatan Garuda di Desa Gontar

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Bupati Sumbawa diwakili oleh Asisten Administrasi Umum – Rachman Ansori menghadiri acara Peletakan Batu Pertama (groundbreaking) Pembangunan Jembatan GARUDA di wilayah territorial Kodim 1607/Sumbawa yang dipusatkan di Desa Gontar Kecamatan Alas Barat, Senin (30/03/2026).

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav. Basofi Cahyowibowo, S.T dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Jembatan Garuda adalah program strategis Presiden Prabowo Subianto yang diinisiasi bersama TNI AD untuk membangun ratusan jembatan gantung perintis di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah, peningkatan akses masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan dan lainnya di pedesaan, serta mengurangi dampak akibat bencana.  

“Program Jembatan Garuda ini mendukung penuh Asta Cita ke-3 yang menekankan pembangunan infrastruktur dari desa untuk kesejahteraan Masyarakat”, papar Dandim.

Selanjutnya, Dandim Basofi menyampaikan bahwa pada tahap ini terdapat 3 (tiga) Lokasi yang akan dibangun Jembatan Garuda yaitu di Desa Gontar Kecamatan Alas Barat, Desa Kerekeh Kecamatan Unter Iwes dan Desa Labuhan Badas Kecamatan Labuhan Badas.

Pada tahap berikutnya, direncanakan juga Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Lekong Kecamatan Alas Barat, Desa Lebangkar dan Desa Ropang Kecamatan Ropang, Desa Selante Kecamatan Plampang, Desa Kelungkung Kecamatan Batulanteh dan Desa Mata Kecamatan Tarano.

“Kami mohon dukungan semua pihak, dari Pemda, Polri, Pemerintah Desa dan masyarakat sebagai wujud manunggal TNI Bersama rakyat”, pungkas Dandim. 

Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum – Rachman Ansori menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto, jajaran TNI, khususnya Kodim 1607/Sumbawa, yang telah mengambil peran strategis dalam pembangunan ini. ini adalah bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan di daerah.

“Kolaborasi seperti inilah yang kita butuhkan hari ini. Pemerintah Daerah tidak bisa berjalan sendiri. kita membutuhkan sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Desa dan tentu saja Masyarakat”, urai Bupati.

“Momentum groundbreaking ini juga menjadi pengingat bahwa pembangunan harus terus bergerak. Tidak boleh berhenti. Tidak boleh stagnan. kita harus terus memastikan bahwa setiap kebijakan, setiap program, benar-benar menjawab kebutuhan Masyarakat”, pungkas Bupati.

Selanjutnya acara peletakan batu pertama secara online dipimpin oleh Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi untuk seluruh wilayah teritorial Kodam IX / Udayana. Hadir pada acara ini antara lain yang mewakili Forkompimda, Komandan Batalyon Infantri TP 835/Samota Yudha Bhakti, Letkol Inf M. Arifianto, Danramil Alas, Kapolsek Alas Barat, Kepala Desa Gontar dan para Kepala Desa se Kecamatan Alas dan Alas Barat dan tokoh Masyarakat.  (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 15:37:10 +0800 amr
Wujud Solidaritas Alumni Pamong Praja, IKAPTK Sumbawa Salurkan Bantuan Berkelanjutan untuk Korban Kebakaran Kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-solidaritas-alumni-pamong-praja-ikaptk-sumbawa-salurkan-bantuan-berkelanjutan-untuk-korban-kebakaran-kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-solidaritas-alumni-pamong-praja-ikaptk-sumbawa-salurkan-bantuan-berkelanjutan-untuk-korban-kebakaran-kalimango Wujud Solidaritas Alumni Pamong Praja, IKAPTK Sumbawa Salurkan Bantuan Berkelanjutan untuk Korban Kebakaran Kalimango

 

SUMBAWA.Amarmedia.co.id -  Keluarga Besar Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Sumbawa menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap sesama. Dipimpin langsung oleh Ketua IKAPTK Sumbawa, H.Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., organisasi para alumni STPDN/IPDN ini menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak kebakaran hebat di Desa Kalimango.

Penyaluran Bertahap: Dari Logistik hingga Dana Tunai

Aksi solidaritas ini dilakukan secara terencana dalam dua tahap. Tahap pertama difokuskan pada pemenuhan kebutuhan darurat logistik bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. 

Berlanjut pada tahap kedua yang dilaksanakan pada Rabu, 25 Maret 2026 IKAPTK kembali hadir di lokasi bencana dengan membawa bantuan yang lebih spesifik berupa uang tunai dan barang-barang kebutuhan pokok tambahan.

Ketua IKAPTK Sumbawa, Varian Bintoro, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil donasi sukarela dari seluruh anggota keluarga besar IKAPTK. "Ini adalah wujud jiwa korsa dan pengabdian kami kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Kalimango pasca-musibah kebakaran," ujarnya.

Sinergi Birokrat Muda di Lapangan

Dalam penyaluran tahap kedua, nampak kehadiran sejumlah tokoh birokrat muda yang tergabung dalam IKAPTK untuk menyerahkan langsung bantuan kepada warga dan pemerintah desa setempat. Para perwakilan tersebut antara lain Evi Supiati, S.STP., M.Si. (Kabag Kesra Setda Sumbawa)

Yuni Ilmi Kurniati, S.STP., M.Si.(Kabid Sosbud Masyarakat DPMD Sumbawa),Evi Andriani, S.STP. (Kabid pengembangan Usaha ekonomi dan kerjasama desa DPMD Sumbawa), Laely Febrianti, S.STP., M.Si. (Kabid Persandian Diskominfotiksandi)

Kehadiran para pejabat eselon ini tidak hanya sebagai simbol penyerahan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moril bagi para korban. Mereka berinteraksi langsung dengan warga untuk memantau kondisi terkini di lapangan pasca-bencana.

Kabid kelembagaan desa dan Sosbud masyarakat DPMD, Yuni Ilmi Kurniati, S.STP., M.Si. menambahkan bahwa bantuan uang tunai yang diberikan diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan mendesak yang belum tercover oleh bantuan logistik umum.

"Kami datang sebagai keluarga. Semangat gotong royong ini akan terus kita jaga agar saudara-saudara kita di Kalimango bisa segera bangkit dan membenahi kembali puing-puing sisa kebakaran," pungkasnya.

Kebakaran di Desa Kalimango sebelumnya telah menghanguskan puluhan rumah warga, memicu gelombang solidaritas dari berbagai lapisan masyarakat dan instansi di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 15:27:07 +0800 amr
Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Jarot Letakkan Fondasi Kuat Menuju Sumbawa Unggul Maju dan Sejahtera https://amarmedia.co.id/sampaikan-lkpj-2025-bupati-jarot-letakkan-fondasi-kuat-menuju-sumbawa-unggul-maju-dan-sejahtera https://amarmedia.co.id/sampaikan-lkpj-2025-bupati-jarot-letakkan-fondasi-kuat-menuju-sumbawa-unggul-maju-dan-sejahtera Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Jarot Letakkan Fondasi Kuat Menuju Sumbawa Unggul Maju dan Sejahtera 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi menyampaikan Pidato Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, Senin (30/03/2026). 

Momen ini menjadi sangat strategis karena tahun 2025 merupakan tahun pertama kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati, Jarot-Ansori, pasca dilantik pada Februari 2025 lalu. Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa tahun 2025 adalah tahun konsolidasi sekaligus peletakan fondasi pembangunan daerah.

Realisasi APBD 2025: Melampaui Target Pendapatan

Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD serta tokoh masyarakat, Bupati memaparkan capaian kinerja keuangan daerah yang cukup menggembirakan. Pendapatan daerah tercatat melampaui target yang ditetapkan:

Pendapatan Daerah Terealisasi sebesar Rp2,37 Triliun (101,30% dari rencana).

Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp242,29 Miliar (100,80% dari target).

Belanja Daerah terealisasi sebesar Rp2,25 Triliun (92,93% dari rencana), yang dialokasikan untuk belanja operasi, modal, tidak terduga, dan transfer.

"Capaian ini merupakan langkah awal menuju kekuatan fiskal daerah yang lebih mantap. Pendapatan daerah kita meningkat 11,13% dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Bupati Jarot.

Akselerasi 12 Program Unggulan Jarot-Ansori

Bupati juga merinci capaian nyata dari 12 Program Unggulan yang menjadi komitmen politiknya kepada masyarakat Sumbawa. Beberapa poin menonjol di antaranya:

Pertama Infrastruktur Pertanian dengan penguatan sistem irigasi dengan anggaran lebih dari Rp16,8 Miliar, mencakup pembangunan 12 check dam, 39 sumur bor, dan ribuan kilometer perpipaan irigasi.

Kedua : Kualitas Jalan.Alokasi sebesar Rp129,6 Miliar untuk mencapai target 80% jalan mantap, termasuk rehabilitasi ruas jalan Labuhan Sangoro–Maronge.

Ketiga nvestasi & Industrialisasi melalui langkah besar hilirisasi dengan groundbreaking industri ayam terintegrasi di Serading (Rp1,3 Triliun) dan potensi investasi tambak udang serta industri garam yang mencapai triliunan rupiah.

Keempat : Kesejahteraan Sosial & Agama dengan pemberian insentif bagi lebih dari 600 tokoh agama (Imam Masjid, Guru Ngaji, Penyuluh) serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 21.736 pekerja rentan.

Kelima Pendidikan Pemberian beasiswa kedokteran, farmasi, serta pendidikan umum bagi ratusan mahasiswa Sumbawa.

Transisi Menuju 2026

Bupati menjelaskan bahwa pelaksanaan pembangunan tahun 2025 terbagi dalam dua fase penting: masa sebelum perubahan APBD dan masa setelah perubahan yang menjadi momentum implementasi visi-misi Jarot-Ansori.

"Tahun 2025 adalah tahun transisi. Berbagai program yang dijalankan menjadi momentum awal dalam meletakkan fondasi kebijakan menuju perekonomian yang adil dan berkelanjutan," tambahnya.

Menutup pidatonya, Bupati Jarot yang didampingi jajaran Forkopimda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD, TNI, Polri, serta seluruh lapisan masyarakat atas terjaganya kondusifitas daerah. 

Mengingat suasana masih dalam nuansa Idul Fitri 1447 H, Bupati menutup penyampaiannya dengan permohonan maaf lahir dan batin serta sebuah pantun yang menggugah semangat kebersamaan untuk menyongsong tahun 2026 yang lebih baik. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 12:20:52 +0800 amr
Sumbawa Berduka Sekaligus Waspada: Bupati Ajak Hemat Energi di Tengah Gejolak Global https://amarmedia.co.id/sumbawa-berduka-sekaligus-waspada-bupati-ajak-hemat-energi-di-tengah-gejolak-global https://amarmedia.co.id/sumbawa-berduka-sekaligus-waspada-bupati-ajak-hemat-energi-di-tengah-gejolak-global Sumbawa Berduka Sekaligus Waspada: Bupati Ajak Hemat Energi di Tengah Gejolak Global

SUMBAWA.Amarmedia.co.id  – Suasana khidmat menyelimuti Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa pagi ini Senin 30 Maret 2026. Sebelum menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP memulai sapaannya dengan rangkaian pesan menyentuh, mulai dari duka mendalam hingga ajakan menghadapi krisis energi dunia.

Di hadapan jajaran pimpinan daerah, instansi vertikal, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, Bupati mengajak seluruh hadirin menundukkan kepala sejenak menyampaikan Alfatihah.Beliau mengenang wafatnya beberapa putra terbaik daerah saat bertugas, termasuk personil Damkar yang gugur dalam upaya penanganan pasca-kebakaran di Desa Kalimango.

"Mari kita kirimkan doa terbaik, Al-Fatihah, untuk saudara-saudara kita yang telah gugur saat mengabdi di tengah ujian musibah yang menimpa daerah kita belakangan ini," ajak Bupati dengan nada bergetar.

Beralih ke isu global, Bupati menyoroti ketegangan di Timur Tengah antara Iran, Israel, dan keterlibatan Amerika Serikat yang mulai mengganggu distribusi logistik dunia. Ia memperingatkan bahwa kenaikan harga BBM di negara tetangga sudah mencapai 25% hingga 75%

"Indonesia sejauh ini masih menahan harga, tapi stok nasional kita sangat terbatas. Jika distribusi terganggu, kita bisa menghadapi masa-masa sulit. Itulah mengapa efisiensi adalah harga mati," tegasnya.

Membuktikan ucapannya, Bupati datang ke Kantor Bupati menggunakan sepeda dan ke Gedung DPRD tidak menggunakan mobil mewah Bupati dan jajaran pejabat Pemda pun terlihat kompak tiba menggunakan bus dinas.

Dikatakan Bupati, Biasanya rombongan menggunakan puluhan mobil pribadi, kali ini Bupati dan jajaran memaksimalkan kapasitas bus 

Bupati juga mengimbau staf yang jarak rumahnya dekat untuk bersepeda, sementara yang jauh disarankan menggunakan sepeda motor atau carpooling (satu mobil penuh penumpang).

"Saya yakin, mulai hari ini bengkel-bengkel sepeda di Sumbawa akan ramai lagi. Mari kita keluarkan sepeda yang selama ini berdebu di gudang," canda Bupati yang disambut tawa hangat audiens.

Menutup sapaannya, Bupati menekankan bahwa gerakan hemat BBM ini bukan sekadar mengikuti isu global, melainkan bentuk ibadah dan disiplin diri setelah melewati bulan suci Ramadan. Beliau mengajak seluruh anggota dewan dan masyarakat untuk memberikan dukungan moril terhadap kebijakan efisiensi yang akan segera diperkuat melalui regulasi daerah.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 10:07:38 +0800 amr
Bupati Sumbawa Bersepeda ke Kantor, Ajak Masyarakat Hemat BBM dan Jaga Pola Hidup Sehat https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-bersepeda-ke-kantor-ajak-masyarakat-hemat-bbm-dan-jaga-pola-hidup-sehat https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-bersepeda-ke-kantor-ajak-masyarakat-hemat-bbm-dan-jaga-pola-hidup-sehat Bupati Sumbawa Bersepeda ke Kantor, Ajak Masyarakat Hemat BBM dan Jaga Pola Hidup Sehat

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Pemandangan berbeda terlihat di lingkungan Kantor Bupati Sumbawa pagi ini Senin 30 Maret 2026 Bupati Sumbawa terpantau berangkat ke kantor dengan mengayuh sepeda. Demikian pula dalam rangka mengikuti Sidang Paripurna di gedung DPRD Kabupaten Sumbawa Bupati Sumbawa bersama dengan kepala OPD berangkat menggunakan bus Pemda dan para staf. Aksi ini merupakan langkah nyata implementasi imbauan Presiden RI terkait penghematan energi nasional.

Camat Sumbawa Drs Iwan Sofyan dalam wawancaranya bersama wartawan di kantor DPRD, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap arahan pusat. Menurutnya, Bupati secara tegas menindaklanjuti imbauan Presiden yang disampaikan tadi malam mengenai urgensi penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Tadi malam sudah dibahas secara intensif, dan dalam waktu dekat akan diterbitkan Surat Edaran (SE) resmi. Pak Bupati tidak hanya bicara, tapi langsung memberi contoh pagi ini dengan bersepeda," ujar Camat Sumbawa.

Urgensi penghematan ini bukan tanpa alasan kuat. Kondisi geopolitik dunia saat ini memberikan dampak sistemik ke seluruh negara, termasuk Indonesia. Camat memaparkan data krusial mengenai ketahanan energi kita berdasarkan informasi yang kami baca bahwa Kebutuhan Nasional ±1,5 juta barel BBM per hari Produksi Domestik baru mampu memenuhi ±1 juta barel per hari.Defisit sekitar 500 ribu barel per haribmasih harus ditutup melalui jalur impor.

"Ketergantungan pada impor ini membuat kita rentan terhadap gejolak global. Maka, menghemat BBM adalah langkah penyelamatan ekonomi kita bersama," tambahnya.

Selain faktor ekonomi dan energi, Camat Sumbawa menekankan bahwa gerakan bersepeda atau menggunakan transportasi umum ini memiliki nilai tambah yang besar bagi masyarakat. Bagi kesehatan, bersepeda membuat tubuh lebih bugar dan menjadi gaya hidup yang "keren" di masa kini.

Gerakan ini beririsan dengan semangat beragama. Efisiensi dan sikap tidak boros (tabzir) merupakan bagian dari ibadah dan juga menunjukkan kesetiakawanan sosial empati terhadap kondisi ekonomi dunia.

"Hari ini Pak Bupati bersepeda, para staf menggunakan bus Pemda, dan saya sendiri juga menyesuaikan dengan menggunakan sepeda motor jika jarak memungkinkan. Mari kita mulai dari diri sendiri. Bagi warga yang jarak kantornya dekat, yuk kita gunakan sepeda," tutup Camat Sumbawa dengan penuh semangat.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 09:30:28 +0800 amr
Golkar Peduli ; H Berlian Rayes dan Anggota Fraksi Hantarkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kalimango https://amarmedia.co.id/golkar-peduli-h-berlian-rayes-dan-anggota-fraksi-hantarkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-kalimango https://amarmedia.co.id/golkar-peduli-h-berlian-rayes-dan-anggota-fraksi-hantarkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-kalimango Golkar Peduli ; H.Berlian Rayes dan Anggota Fraksi Hantarkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kalimango

Sumbawa. Alas.Amarmedia.co.id – DPD Partai Golkar Kabupaten Sumbawa menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menyambangi langsung lokasi musibah kebakaran di Dusun Po, Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Dipimpin langsung oleh Ketua DPD Golkar Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, rombongan hadir untuk menyalurkan bantuan dan donasi pada Minggu siang (28/03/2026).

Suasana haru menyelimuti kedatangan rombongan pengurus Golkar saat melihat kondisi rumah warga yang kini rata dengan tanah. Berlian Rayes, yang dikenal dengan jargon “Hidup Harus Bermakna”, berinteraksi langsung dengan para korban untuk memberikan penguatan moril sekaligus menyerahkan bantuan logistik.

"Alhamdulillah, siang tadi sebagai bentuk kepedulian kami, pengurus DPD Partai Golkar Sumbawa menghantarkan bantuan dan donasi untuk saudara kita yang terkena musibah kebakaran. Kami ingin memastikan mereka tidak merasa sendirian menghadapi ujian ini," ujar Berlian Minggu (28/03).

 

Apresiasi Sinergitas Lintas Sektoral

Dalam pantauannya di lapangan, Berlian mengapresiasi kerja cepat seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Ia menilai koordinasi pasca-bencana di Desa Kalimango berjalan sangat baik.Apresiasi ditujukan kepada Pemda Sumbawa, Camat Alas, serta tim Forkopimcam yang sigap di lokasi. Juga atas Kerja keras para relawan yang berjibaku membantu pembersihan puing dan penyaluran logistik menjadi catatan positif.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sumbawa, Anggota Fraksi DPRD Provinsi NTB, serta tokoh seperti H. Nurdin Nurdin Marjuni yang turut memberikan dukungan penuh.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut sejumlah jajaran teras DPD Golkar dan anggota fraksi, di antaranya Muhammad Zain, S.IP dan Syukri HS, A.Ma. Kehadiran para legislator ini diharapkan dapat mempercepat proses advokasi bantuan jangka panjang bagi para korban, terutama terkait perbaikan hunian.

Camat Alas Dr Usman SE ME menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas gelombang kepedulian yang datang, baik dari masyarakat lokal Sumbawa maupun donatur dari luar daerah.

"Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Kehadiran tokoh-tokoh masyarakat seperti Pak H.Berlian memberikan kami semangat untuk kembali bangkit," ungkap Usman

Menutup kegiatannya, H.Berlian Rayes memanjatkan doa agar musibah ini menjadi yang terakhir. "Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin," pungkasnya.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 06:35:44 +0800 amr
Diduga Korsleting Rice Cooker, Satu Rumah Panggung di Desa Songkar Ludes Terbakar https://amarmedia.co.id/diduga-korsleting-rice-cooker-satu-rumah-panggung-di-desa-songkar-ludes-terbakar https://amarmedia.co.id/diduga-korsleting-rice-cooker-satu-rumah-panggung-di-desa-songkar-ludes-terbakar Diduga Korsleting Rice Cooker, Satu Rumah Panggung di Desa Songkar Ludes Terbakar

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Musibah kebakaran menimpa satu unit rumah panggung milik warga bernama Zulkarnaen di RT 06 RW 03, Dusun Songkar Bawah, Desa Songkar, Kecamatan Moyo Utara pada Minggu sore (29/3/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.45 WITA tersebut diduga dipicu oleh ledakan alat penanak nasi (magic com).

Berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos.M.Si api pertama kali muncul saat pemilik rumah sedang memasak. Diduga terjadi arus pendek listrik pada alat penanak nasi yang kemudian meledak. "Api dengan cepat menyambar dinding bambu dan material mudah terbakar lainnya, menghanguskan bagian belakang hingga ruang tengah rumah," ungkap H. Sahabuddin dalam laporan resminya

Setelah menerima laporan pada pukul 17.45 WITA, tim Satgas dari Pos Moyo Hilir langsung dikerahkan dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 17.57 WITA. Dengan bantuan satu unit mobil fire truck, petugas bersama unsur terkait mulai melakukan pemadaman.

Aksi pemadaman ini melibatkan sinergi berbagai pihak, di antaranya Personel Damkartan Pos Moyo Hilir (Danton dan Danru Satgas 3), Anggota BKO dari Pos Alas, Pos Utan, dan Mako,Kanit Intel Polsek Moyo Hilir, Babinkamtibmas, dan Babinsa Desa Songkar. Kepala Desa Songkar serta warga setempat yang bahu-membahu menjinakkan api.

Berkat kesigapan petugas dan bantuan masyarakat, api berhasil dilokalisir sehingga tidak merembet ke bangunan di sekitarnya. Api dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 18.30 WITA.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50.000.000. Seluruh isi ruangan belakang dan tengah rumah dilaporkan hangus terbakar.

Setelah memastikan kondisi benar-benar aman, anggota Damkartan kembali ke pos kesatuan pada pukul 18.50 WITA. Pihak Damkartan kembali mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap penggunaan alat elektronik guna mencegah terjadinya arus pendek listrik. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 06:17:21 +0800 amr
Buka Pentas Dakwah II BKMT, H. Ansori: Kemajuan Sumbawa Ditentukan oleh Optimalnya Pemberdayaan Perempuan https://amarmedia.co.id/buka-pentas-dakwah-ii-bkmt-h-ansori-kemajuan-sumbawa-ditentukan-oleh-optimalnya-pemberdayaan-perempuan https://amarmedia.co.id/buka-pentas-dakwah-ii-bkmt-h-ansori-kemajuan-sumbawa-ditentukan-oleh-optimalnya-pemberdayaan-perempuan Buka Pentas Dakwah II BKMT, H. Ansori: Kemajuan Sumbawa Ditentukan oleh Optimalnya Pemberdayaan Perempuan

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi membuka kegiatan Pentas Dakwah II tingkat Kabupaten Sumbawa dalam rangka Harlah ke-4 Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Sumbawa, yang digelar di Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, Sabtu, 28 Maret 2026.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa DGH Faisal Salim SAg.M.M.Inov, Camat Moyo Hulu dan jajaran Forkopimcam.

Dalam sambutannya, Wabup H. Ansori menyampaikan apresiasi kepada BKMT Kabupaten Sumbawa yang tetap mampu menyelenggarakan kegiatan tersebut meskipun dengan berbagai keterbatasan.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BKMT yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan ini. InsyaAllah, ke depan pemerintah daerah akan memberikan dukungan yang lebih besar lagi,” ujarnya.

H. Ansori juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk terus mendukung berbagai kegiatan BKMT, sebagai bagian dari upaya pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Menurutnya, peran perempuan sangat strategis dalam pembangunan daerah. Ia menilai, kemajuan suatu daerah salah satunya ditentukan oleh sejauh mana perempuan diberdayakan secara optimal.

“Suatu daerah yang kuat ekonominya salah satunya karena kaum perempuannya diberdayakan dengan baik. Untuk itu, BKMT diharapkan terus meningkatkan perannya dalam memajukan daerah melalui pemberdayaan majelis taklim,” ungkapnya.

Pentas Dakwah II BKMT tingkat Kabupaten Sumbawa ini diikuti oleh 8 pengurus cabang BKMT dari berbagai kecamatan. Para peserta akan berkompetisi dalam enam cabang lomba, yaitu Lomba Mars BKMT, Qasidah Lasqi, Asmaul Husnah, Tausiyah, Hafalan Juz 30, serta Cerdas Cermat.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Maret 2026, sebagai wadah silaturahmi, syiar Islam, serta penguatan peran majelis taklim di tengah masyarakat.( AM/Prokopim Sumbawa)

]]>
Sun, 29 Mar 2026 17:54:06 +0800 amr
Menata Kembali Harapan di Kalimango: Pemkab Sumbawa Percepat Rehabilitasi Pascakebakaran https://amarmedia.co.id/menata-kembali-harapan-di-kalimango-pemkab-sumbawa-percepat-rehabilitasi-pascakebakaran https://amarmedia.co.id/menata-kembali-harapan-di-kalimango-pemkab-sumbawa-percepat-rehabilitasi-pascakebakaran Menata Kembali Harapan di Kalimango: Pemkab Sumbawa Percepat Rehabilitasi Pascakebakaran

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat memastikan warga Desa Kalimango, Kecamatan Alas, tidak berlama-lama dalam duka. Melalui Rapat Koordinasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang digelar di Kantor Bupati, Kamis (26/03/2026), pemerintah daerah menegaskan bahwa pemulihan pascabencana adalah prioritas kemanusiaan yang harus dituntaskan dengan segera.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, ini menjadi momentum krusial untuk menyatukan gerak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Baznas Kabupaten Sumbawa dalam satu komando pemulihan.

Tiga Fokus Utama: Hunian, Infrastruktur, dan Jiwa

Dalam arahannya yang tegas namun sarat empati, Sekda Haji Budi Prasetiyo menekankan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh sekadar administratif, melainkan harus menyentuh kebutuhan riil di lapangan. Ia menetapkan tiga pilar utama pemulihan: perbaikan hunian warga, pembangunan kembali infrastruktur dasar, dan pemenuhan kebutuhan hidup selama masa transisi.

“Penanganan harus terarah dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa setiap warga terdampak merasakan kehadiran pemerintah di sisi mereka agar proses pemulihan berjalan efektif,” ujar Dr. Budi di hadapan para pimpinan OPD.

Instruksi spesifik pun diberikan kepada setiap lini. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PRKP) diminta melakukan asesmen presisi terhadap kerusakan rumah, sementara Dinas Sosial diwajibkan menjaga denyut logistik bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak.

Menariknya, pemerintah tidak berjalan sendiri. Pelibatan Baznas menjadi strategi kunci, terutama dalam skema bantuan pembangunan rumah dan program pemberdayaan ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan Kalimango dilakukan secara holistik—tidak hanya membangun fisik bangunan, tapi juga membangun kembali martabat ekonomi warga.

“Pemulihan tidak hanya berhenti pada bantuan darurat. Kita harus memastikan masyarakat bisa bangkit secara mandiri melalui penguatan ekonomi pascabencana,” tambah Sekda.

Menyadari pentingnya kepercayaan publik, Pemkab Sumbawa menekankan bahwa pencairan dana hibah bencana dari APBD dan Dana Tak Terduga (DTT) akan dikelola dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang tinggi. 

Pemerintah menargetkan dalam tiga bulan ke depan, wajah Desa Kalimango sudah harus menunjukkan progres rehabilitasi yang signifikan. Komunikasi intensif antara pemerintah kecamatan, desa, dan warga menjadi urat nadi agar pendataan berlangsung partisipatif dan bantuan tersalurkan secara merata.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga pulih sepenuhnya. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama,” tegas Dr. Budi menutup arahannya.

Melalui langkah kolaboratif ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis bahwa senyum warga Kalimango akan segera kembali, seiring dengan pulihnya kondisi sosial dan ekonomi desa yang sempat teruji oleh api tersebut.(AM)

]]>
Sun, 29 Mar 2026 06:14:34 +0800 amr
Gubernur Lalu Iqbal: Lebaran Topat Adalah Refleksi Spiritual Menguatkan Hubungan dengan Tuhan dan Sesama https://amarmedia.co.id/gubernur-lalu-iqbal-lebaran-topat-adalah-refleksi-spiritual-menguatkan-hubungan-dengan-tuhan-dan-sesama https://amarmedia.co.id/gubernur-lalu-iqbal-lebaran-topat-adalah-refleksi-spiritual-menguatkan-hubungan-dengan-tuhan-dan-sesama Gubernur Lalu Iqbal: Lebaran Topat Adalah Refleksi Spiritual Menguatkan Hubungan dengan Tuhan dan Sesama

Lombok Barat, Amarmedia.co.id - 28 Maret 2026 - Semilir angin pesisir pantai Senggigi membawa aroma khas anyaman ketupat yang berpadu dengan riuh tawa masyarakat. Lebaran Topat 2026 di Kabupaten Lombok Barat kembali hadir sebagai perayaan adat yang sarat makna, memadukan nilai spiritual, tradisi leluhur, dan kemeriahan budaya khas Suku Sasak. Dipusatkan di kawasan Makam Batulayar dan Amphitheater Senggigi, Sabtu (28/3), perayaan tahun ini terasa lebih hidup dengan sentuhan atraksi budaya yang memikat.

Sejak pagi hari, ribuan masyarakat memadati lokasi. Mereka datang mengenakan busana terbaik, membawa dulang berisi ketupat dan hidangan khas, menciptakan panorama budaya yang begitu kaya warna. Wisatawan domestik hingga mancanegara pun turut larut dalam suasana, menyaksikan langsung tradisi unik yang hanya ada di Lombok ini.

Kehadiran Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, bersama Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati Nurul Adha, semakin menambah semarak suasana. Di tengah gemuruh masyarakat, Gubernur menyampaikan apresiasinya atas konsistensi masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga tradisi Lebaran Topat sebagai identitas budaya Sasak.

Menurut Gubernur, Lebaran Topat bukan sekadar penutup rangkaian Idulfitri, melainkan sebuah perayaan penuh makna yang diwariskan turun-temurun. Filosofi ketupat yang memiliki empat sisi—Lebaran, Luberan, Leburan, dan Labur—menjadi simbol kesempurnaan ibadah, keikhlasan berbagi, saling memaafkan, serta kembalinya manusia pada kesucian diri.

“Ini bukan hanya tradisi, tetapi refleksi spiritual yang menguatkan hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa Lebaran Topat adalah warisan leluhur yang tak ternilai, yang terus hidup dalam denyut nadi masyarakat Sasak. Tradisi yang digelar setiap 8 Syawal ini tidak hanya diisi dengan ziarah makam ulama dan doa bersama, tetapi juga menjadi momen kebersamaan keluarga di kawasan pantai.

Tahun ini, wajah Lebaran Topat tampil lebih semarak. Berbagai atraksi budaya, parade kreatif, hingga partisipasi pelaku pariwisata seperti hotel dan resort di kawasan Senggigi, menghadirkan nuansa baru tanpa menghilangkan akar tradisi. Iringan musik tradisional, pertunjukan seni, hingga arak-arakan ketupat menjadi daya tarik tersendiri yang memikat setiap pengunjung.

Lebaran Topat pun kembali menegaskan dirinya bukan sekadar perayaan adat, melainkan pesta budaya yang merekatkan kebersamaan, memperkuat identitas, sekaligus menjadi magnet pariwisata unggulan Nusa Tenggara Barat. (Tim/kominfotikntb)

]]>
Sun, 29 Mar 2026 05:44:46 +0800 amr
Menabur Harapan, Menuntun Masa Depan: Setahun Dedikasi Jarot–Ansori untuk Gizi dan Pendidikan Sumbawa https://amarmedia.co.id/menabur-harapan-menuntun-masa-depan-setahun-dedikasi-jarotansori-untuk-gizi-dan-pendidikan-sumbawa https://amarmedia.co.id/menabur-harapan-menuntun-masa-depan-setahun-dedikasi-jarotansori-untuk-gizi-dan-pendidikan-sumbawa Menabur Harapan, Menuntun Masa Depan: Setahun Dedikasi Jarot–Ansori untuk Gizi dan Pendidikan Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Di balik riuh rendah pembangunan fisik, ada denyut nadi pembangunan manusia yang sedang berdetak kencang di tanah Samawa. Memasuki tahun pertama kepemimpinan Bupati Ir H. Syarafuddin Jarot MP dan Wakil Bupati Drs H. Mohamad Ansori, sebuah perubahan besar sedang dirasakan langsung di ruang-ruang kelas dan bangku kuliah.

Bukan sekadar janji di atas kertas, Program Unggulan ke-12 yang diusung pasangan Jarot–Ansori kini telah menjelma menjadi napas baru bagi ribuan generasi muda. Melalui sentuhan tangan dingin mereka, gizi anak-anak terjaga, dan mimpi kuliah bukan lagi sekadar bunga tidur bagi warga kurang mampu.

Dalam keterangan resmi Jumat 27 Maret 2026, bagi Jarot–Ansori, membangun daerah harus dimulai dari kesehatan pelajarnya. Melalui program Siswa Sehat & Bergizi, sebanyak 33.951 siswa dan santri di seluruh penjuru Sumbawa kini mendapatkan perhatian gizi yang lebih sistematis.

Pemerintah menyadari bahwa kecerdasan hanya bisa tumbuh di dalam tubuh yang sehat. Dengan menyasar lingkungan sekolah dan pesantren, program ini menjadi benteng pertahanan pertama bagi masa depan anak-anak Sumbawa agar tumbuh kuat, cerdas, dan kompetitif. Ini adalah bentuk dedikasi "Ibu dan Ayah" daerah dalam memastikan tidak ada anak yang belajar dengan perut lapar atau raga yang lemah.

Kartu Sumbawa Pintar: Membuka Gerbang Langit Pendidikan

Dedikasi untuk umat berlanjut ke jenjang pendidikan tinggi. Melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP), hambatan ekonomi perlahan mulai terkikis. Tercatat, 679 mahasiswa dari jenjang Diploma hingga Pascasarjana kini dapat bernapas lega melanjutkan studi mereka.

Langkah ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi peradaban. Secara khusus, pemerintah telah mengalokasikan Rp2,5 miliar untuk beasiswa kedokteran. Langkah visioner ini bertujuan agar di masa depan, putra-putri asli Sumbawa-lah yang akan merawat kesehatan saudara-saudaranya sendiri di puskesmas dan rumah sakit daerah.

Beasiswa ini tersebar luas di berbagai kampus kebanggaan daerah seperti UTS, UNSA, hingga AKOM, membuktikan bahwa pemerintah hadir merangkul semua lini pendidikan tanpa sekat.

Di balik data statistik puluhan ribu penerima manfaat, ada narasi kemanusiaan yang lebih dalam. Program ini adalah tentang Wajah ceria seorang anak yang mendapatkan asupan gizi layak di sekolah,tangis haru orang tua yang melihat anaknya tetap bisa kuliah meski dalam keterbatasan ekonomi dan harapan baru bagi mahasiswa kedokteran yang kelak akan menjadi pahlawan kesehatan bagi sesamanya.

Setiap rupiah yang dilokasikan untuk gizi dan pendidikan adalah investasi untuk memuliakan umat. Pemda ingin memastikan bahwa anak-anak Sumbawa tidak hanya bermimpi besar, tapi juga memiliki sarana untuk mewujudkannya,tulus rilis berita sebagai sebuah semangat yang tercermin dalam setahun langkah nyata Jarot–Ansori.

Tahun pertama ini barulah permulaan. Di bawah panji Jarot–Ansori, Sumbawa sedang bergerak menjadi daerah yang tidak hanya maju secara ekonomi, tapi juga luhur dalam membangun sumber daya manusianya. (AM)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 23:55:45 +0800 amr
Sensus Ekonomi 2026: Pemkab Sumbawa Berkomitmen Dukung Pendataan Struktur Ekonomi Daerah https://amarmedia.co.id/sensus-ekonomi-2026-pemkab-sumbawa-berkomitmen-dukung-pendataan-struktur-ekonomi-daerah https://amarmedia.co.id/sensus-ekonomi-2026-pemkab-sumbawa-berkomitmen-dukung-pendataan-struktur-ekonomi-daerah Sensus Ekonomi 2026: Pemkab Sumbawa Berkomitmen Dukung Pendataan Struktur Ekonomi Daerah

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Agenda besar yang dimotori oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ini dijadwalkan berlangsung serentak mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026 mendatang.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, ST., MM, Jumat 27 Maret 2026, menegaskan bahwa SE2026 merupakan momentum strategis untuk memotret gambaran utuh kondisi ekonomi daerah. Fokus utama pendataan ini adalah sektor usaha non-pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Sumbawa.

“Sensus Ekonomi ini bukan sekadar pendataan rutin sepuluh tahunan, tetapi menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan ekonomi daerah yang lebih tepat sasaran, berbasis data, dan berorientasi pada potensi riil daerah,” ujar Ivan dalam keterangannya.

Pelaksanaan SE2026 bertujuan menyediakan informasi menyeluruh mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, hingga perkembangan ekonomi digital dan lingkungan. Data ini nantinya akan menjadi rujukan utama dalam perencanaan serta evaluasi pembangunan ekonomi di masa depan.

Ivan menjelaskan bahwa hasil sensus ini akan berdampak signifikan pada penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa. Dengan data yang akurat, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi jenis usaha yang memiliki potensi berkembang pesat.

Selanjutnya dapat merumuskan intervensi kebijakan yang lebih terarah (seperti akses permodalan) dan memperkuat daya saing dan perluasan pasar bagi pelaku usaha lokal.

Sensus ini akan menyasar seluruh unit usaha, mulai dari skala besar hingga usaha mikro dan sektor informal. Hal ini dilakukan guna memberikan gambaran riil mengenai kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh dan inklusif.

Mengingat pentingnya akurasi data, Ivan menekankan bahwa keberhasilan agenda nasional ini sangat bergantung pada kejujuran para pelaku usaha. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sumbawa untuk bersikap kooperatif saat petugas sensus datang.

“Keberhasilan Sensus Ekonomi sangat bergantung pada keterbukaan dan kejujuran pelaku usaha dalam memberikan data. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung penuh pelaksanaan SE2026,” tambahnya.

Melalui SE2026, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap arah pembangunan ekonomi daerah menjadi lebih terukur dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (AM)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 23:39:33 +0800 amr
RS Abdul Malik Fadjar PKU Muhammadiyah Salurkan Bantuan Amanah Kasih untuk Korban Kebakaran Kalimango https://amarmedia.co.id/rs-abdul-malik-fadjar-pku-muhammadiyah-salurkan-bantuan-kasih-untuk-korban-kebakaran-kalimango https://amarmedia.co.id/rs-abdul-malik-fadjar-pku-muhammadiyah-salurkan-bantuan-kasih-untuk-korban-kebakaran-kalimango RS Abdul Malik Fadjar PKU Muhammadiyah Salurkan Bantuan Amanah Kasih untuk Korban Kebakaran Kalimango

SUMBAWA.Alas.Amarmedia.co.id– Di sela-sela kesibukan melayani kesehatan masyarakat, jajaran manajemen Rumah Sakit (RS) Abdul Malik Fadjar PKU Muhammadiyah Sumbawa melangkah jauh menuju Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Kedatangan mereka bukan untuk diagnosa medis, melainkan untuk membawa "obat" bagi hati yang sedang berduka pasca musibah kebakaran yang melanda wilayah tersebut.

Sebagai bentuk empati yang mendalam, RS Abdul Malik Fadjar (AMF) menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp9.000.000 yang diperuntukkan bagi 30 warga terdampak. Bantuan ini merupakan amanah langsung dari Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sekaligus Penanggung Jawab Operasional RS AMF, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si.

Direktur RS Abdul Malik Fadjar, dr. Selvi yang turun langsung ke lokasi, menyerahkan bantuan tersebut secara resmi kepada Camat Alas, Usman, S.E. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, dr. Selvi menyampaikan bahwa kehadiran rumah sakit di tengah puing-puing sisa kebakaran adalah panggilan jiwa.

"Kami hadir tidak hanya sebagai institusi pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial. Kami ingin ikut andil, berbagi rasa, dan memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah," ungkap dr. Selvi dengan penuh ketulusan.

Turut mendampingi dalam penyerahan tersebut, Kepala Bagian Pelayanan Medis dan Keperawatan, dr. Tegar Pamungkas bersama jajaran manajemen. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan moral yang kuat bahwa para korban tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit ini.

Salam Takzim dari Keluarga Besar Muhammadiyah

Meski tidak dapat hadir secara fisik di lokasi, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si, menitipkan salam takzim dan rasa duka yang mendalam bagi warga Kalimango. Beliau menegaskan bahwa komitmen Muhammadiyah melalui UMM dan RS AMF akan selalu tegak lurus pada kepentingan umat.

“Semoga para korban diberikan ketabahan, kekuatan, dan segera bangkit kembali. Kami senantiasa mendoakan yang terbaik serta berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat,” pesan Prof. Nazaruddin Malik.

Camat Alas, Dr.Usman, S.E., ME mengapresiasi langkah cepat dan nyata yang dilakukan oleh keluarga besar RS Abdul Malik Fadjar. Sinergi ini diharapkan menjadi pemantik bagi percepatan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga yang terdampak.

Kegiatan ini membuktikan bahwa dedikasi RS Abdul Malik Fadjar PKU Muhammadiyah Sumbawa melampaui dinding-dinding ruang perawatan. Mereka hadir menyentuh sisi kemanusiaan yang paling dasar: menjaga harapan agar tetap menyala di tengah ujian. (AM)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 21:58:35 +0800 amr
Wakil Bupati Haji Ansori Resmikan Dapur MBG Lenangguar, Dorong Peningkatan Gizi dan Penurunan Stunting https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-haji-ansori-resmikan-dapur-mbg-lenangguar-dorong-peningkatan-gizi-dan-penurunan-stunting https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-haji-ansori-resmikan-dapur-mbg-lenangguar-dorong-peningkatan-gizi-dan-penurunan-stunting Wakil Bupati Haji Ansori Resmikan Dapur MBG Lenangguar, Dorong Peningkatan Gizi dan Penurunan Stunting

Sumbawa, Amarmedia.co.id  28 Maret 2026 — Wakil Bupati Sumbawa, Drs H. Mohamad Ansori, meresmikan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Kecamatan Lenangguar, Sabtu (28/3). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan program tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada para mitra, investor, relawan MBG, serta jajaran perangkat kecamatan, desa, dan tokoh agama yang telah berkontribusi hingga terlaksananya peluncuran dapur MBG di Lenangguar.

“Keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi semua pihak. Kami sangat mengapresiasi kesiapan dan kerja sama yang telah ditunjukkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan tepat sasaran dan memberikan pelayanan yang optimal.

“Mari kita kawal dan sukseskan bersama. Harapannya, program MBG ini benar-benar menjadi program unggulan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa kehadiran dapur MBG di Kecamatan Lenangguar diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak, khususnya siswa tingkat SD, SMP, dan SMA, agar menjadi generasi yang sehat dan cerdas.

Selain itu, program ini diharapkan berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan dan stunting di wilayah tersebut melalui penyediaan makanan bergizi secara berkelanjutan.

Peresmian dapur MBG ini menandai langkah konkret Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat program kesejahteraan masyarakat berbasis pemenuhan gizi, sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia di daerah.(AM)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 20:41:18 +0800 amr
Dugaan KDRT dan Penyanderaan, Roberto Dilaporkan Ke Polrestabes Medan https://amarmedia.co.id/dugaan-kdrt-dan-penyanderaan-roberto-dilaporkan-ke-polrestabes-medan https://amarmedia.co.id/dugaan-kdrt-dan-penyanderaan-roberto-dilaporkan-ke-polrestabes-medan Dugaan KDRT Dan Penyanderaan,Roberto Dilaporkan Ke Polrestabes Medan

Medan,Amarmedia.co.id - Polrestabes Medan menerima laporan dugaan tindak pidana penyanderaan, penganiayaan, serta kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga yang diduga dilakukan oleh Dhayalen alias Roberto. Laporan ini mengacu pada Pasal 451 dan/atau Pasal 466 ayat (2) UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana dan Pasal 44 Ayat (1) UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Perkara tersebut juga teregister dalam LP/B/1117/III/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA tanggal 18 Maret 2026 oleh Samla Dewi, ibu korban, yang berdomisili di Jalan Bunga Cempaka IX No. 57, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang. Korban adalah Putri Saras Wati Dewi, anak pelapor, yang tinggal di alamat yang sama. 

Terlapor Dhayalen alias Roberto merupakan wiraswasta dengan dua alamat, yakni di kawasan Jelambar Baru, Jakarta Barat, serta di Jalan Teuku Umar No. 9, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia.

Kejadian bermula saat korban memutuskan meninggalkan rumah terlapor karena mengaku sering dipukuli. Pada 15 Maret 2026, korban mendatangi Café Roberto di Jalan Teuku Umar untuk mengambil barang-barangnya, namun tidak diizinkan keluar oleh terlapor. 

Saksi termasuk Sandiren alias Boby menyatakan bahwa korban ditahan di dalam lokasi tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi memar, diperkuat hasil visum dan foto luka. Ada pula video saat korban dibawa keluar dari sebuah kamar bersama terlapor dan anak mereka.

Rekaman pesan WhatsApp menunjukkan korban meminta tolong karena mengalami penganiayaan. Korban juga memiliki bekas ikatan kabel tie di tangan yang menurut pengakuannya dipasang oleh terlapor. 

Upaya penjemputan korban sempat dihalangi saksi bernama Wasen, keluarga terlapor, meski korban sedang dalam kondisi luka dan tidak dibawa berobat. Unsur penyanderaan ini berpotensi menjerat pelaku dengan ancaman pidana hingga 12 tahun penjara.

Unsur penganiayaan semakin kuat dengan hasil visum, foto-foto luka, serta keterangan 13 saksi di lokasi kejadian. Kedua mata korban mengalami memar, disertai dugaan pemukulan di bagian tangan, dada, dan leher, termasuk tindakan mencekik. Unsur ini memiliki ancaman pidana hingga 5 tahun penjara.

Dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) juga diperkuat hubungan korban dan terlapor yang dinyatakan sah secara agama oleh pendeta Sanden serta ketua Vihara Budhayana Adi Darma Santri, Siwaji, ditambah keterangan kepling yang menyebut keduanya adalah pasangan suami istri. Luka memar, visum, dan kesaksian saksi telah memenuhi ketentuan pembuktian sesuai Pasal 55 UU KDRT.

Ketua Limpol, seorang influencer yang dikenal aktif dalam isu sosial, turut memberikan perhatian terhadap kasus ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya mendukung proses hukum berjalan secara profesional. “Yang bersalah harus dihukum sesuai hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia,” ujarnya.

Kasi Humas Polrestabes Medan, AKP Nover Parlindungan Gultom, membenarkan adanya laporan tersebut dan menambahkan bahwa Polrestabes Medan berkomitmen menangani setiap laporan masyarakat secara objektif, transparan, dan sesuai prosedur. “Kami memastikan setiap laporan yang masuk diproses dengan serius. Masyarakat jangan ragu melapor, karena setiap pengaduan akan kami tindaklanjuti dengan profesional,” ungkapnya.

Kasus ini kini ditangani Polrestabes Medan dan terus berlanjut dalam proses hukum lebih lanjut. (Tim)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 18:03:53 +0800 amr
NTB Jadi Tuan Rumah Rakornas BPR Syariah, Gubernur Iqbal Dorong Pelibatan UMKM Lokal https://amarmedia.co.id/ntb-jadi-tuan-rumah-rakornas-bpr-syariah-gubernur-iqbal-dorong-pelibatan-umkm-lokal https://amarmedia.co.id/ntb-jadi-tuan-rumah-rakornas-bpr-syariah-gubernur-iqbal-dorong-pelibatan-umkm-lokal

NTB Jadi Tuan Rumah Rakornas BPR Syariah, Gubernur Iqbal Dorong Pelibatan UMKM Lokal

Mataram.Amarmedia.co.id - Lombok dipastikan akan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah Seluruh Indonesia (HIMBARSI) tahun 2026. 

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyambut positif rencana tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan berskala nasional itu.

"Kami menyambut baik dan sangat mendukung pelaksanaan Rakornas BPR Syariah di Lombok. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran ekonomi syariah sekaligus mempromosikan daerah kita ke tingkat nasional," ujarnya usai audiensi dengan di Ruang Rapat Kantor Gubernur pada Jumat, 27 Maret 2026.

Ia juga menegaskan bahwa Pemprov NTB siap memberikan dukungan, baik dari sisi fasilitas maupun kolaborasi lintas sektor, termasuk mendorong keterlibatan pelaku UMKM dalam rangkaian kegiatan.

"Kami ingin kegiatan ini tidak hanya berhenti pada forum, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan UMKM dan ekonomi daerah. BPR Syariah ke depan harus semakin kuat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman," kata Iqbal.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakornas, Ivan Eroka Yuliadji, yang juga Direktur BPR Syariah Tulen Amanah, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dihadiri oleh sekitar 174 BPR Syariah dari seluruh Indonesia.

"Yang akan hadir insya Allah dari 174 BPR Syariah seluruh Indonesia yang akan memenuhi Lombok ini," ujarnya.

Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 19 April 2026 dengan kedatangan peserta dan penyelenggaraan UMKM Fest yang dipusatkan di area Car Free Day Jalan Udayana, Kota Mataram. Acara tersebut akan melibatkan pelaku usaha lokal dan masyarakat umum.

Adapun agenda utama Rakornas akan berlangsung pada 20 April dan direncanakan dibuka langsung oleh Gubernur NTB. Kegiatan akan ditutup pada 21 April 2026.

Selain Rakornas, juga akan digelar BPR Syariah Summit 2026 yang mengangkat sejumlah topik strategis, mulai dari pengembangan bisnis, teknologi informasi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Di BPR Syariah Summit nanti ada beberapa agenda, kami bagi menjadi tiga topik, mulai dari bisnis, IT, dan pengembangan SDM. Peserta bisa memilih topik yang akan diikuti," ungkapnya.

Sebagai bagian dari promosi daerah, panitia juga menyiapkan agenda kunjungan ke UMKM serta kegiatan wisata untuk memperkenalkan potensi Lombok kepada peserta dari seluruh Indonesia.

"Kami juga akan mengunjungi beberapa UMKM dan tadabur alam ke destinasi wisata di Lombok. Jadi sekaligus memperkenalkan Lombok kepada Indonesia, sesuai tema kami dari Lombok untuk Indonesia," katanya.

Ivan menambahkan, pihaknya juga menggandeng Bank NTB Syariah dalam penyelenggaraan UMKM Fest yang akan digelar di depan kantor bank tersebut, serta melibatkan tiga BPR Syariah lokal sebagai tuan rumah.

"Insya Allah nanti di Car Free Day di depan kantor Bank NTB Syariah, UMKM Fest akan kita adakan. BPR Syariah di Lombok seperti Patuh Beramal, Dinar Asri, dan Tulen Amanah akan menjadi tuan rumah," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTB, termasuk penyediaan lokasi kegiatan dan fasilitasi pelibatan UMKM.

"Dukungan Pemprov luar biasa, termasuk dari Bank NTB Syariah yang memberikan venue dan membantu menghadirkan UMKM untuk meramaikan kegiatan," pungkasnya. (Rab/Diskominfotikntb).

]]>
Sat, 28 Mar 2026 08:42:25 +0800 amr
NTB Siap Jadi Tuan Rumah REVIEWS 3, Forum Ilmiah Dokter Spesialis Mata Nasional https://amarmedia.co.id/ntb-siap-jadi-tuan-rumah-reviews-3-forum-ilmiah-dokter-spesialis-mata-nasional https://amarmedia.co.id/ntb-siap-jadi-tuan-rumah-reviews-3-forum-ilmiah-dokter-spesialis-mata-nasional NTB Siap Jadi Tuan Rumah REVIEWS 3, Forum Ilmiah Dokter Spesialis Mata Nasional

Mataram.Amarmedia.co.id– Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum ilmiah bergengsi, Regional V Integrated Eye Workshop and Symposium (REVIEWS) 3 Nasional tahun 2026. Pertemuan para pakar mata ini dijadwalkan berlangsung pada 10-11 April 2026 di Lombok Raya Hotel, Mataram.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap acara yang diinisiasi oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) NTB bekerja sama dengan Indonesian Ocular Infection & Immunology Society (INOIIS) tersebut.

"Kita harap ini menjadi ajang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan mata di NTB. Pemprov NTB siap memberikan dukungan penuh," ujar Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal saat menerima audiensi jajaran pengurus Perdami di ruang kerjanya, Jumat (27/3/2026).

Miq Iqbal menekankan bahwa kolaborasi riset dan penguatan keahlian di bidang oftalmologi sangat krusial bagi NTB. Mengingat angka gangguan penglihatan di wilayah ini masih tergolong tinggi, forum ini diharapkan menjadi solusi konkret.

"Dengan kolaborasi antara Pemprov NTB dan Perdami melalui kegiatan ini, kita optimis penderita kebutaan di NTB bisa kita atasi bersama," tegasnya.

Fokus pada Inovasi dan Semangat "BEGIBUNG"

Ketua Panitia Penyelenggara REVIEWS 3, dr. I Gede Suparta, Sp.M, menjelaskan bahwa penunjukan NTB sebagai tuan rumah merupakan suatu kehormatan. Forum ini nantinya akan menjadi pusat pengembangan ilmu bagi dokter spesialis mata, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.

"Kami ingin meningkatkan kemampuan para dokter spesialis mata agar ke depannya penanganan kasus-kasus penyakit mata masyarakat NTB bisa ditangani sepenuhnya secara mandiri di daerah," ungkap dr. Gede.

Menariknya, simposium tahun ini mengusung tema lokal "BEGIBUNG". Tema ini diambil untuk merepresentasikan semangat kebersamaan dalam berinovasi dan mengembangkan keahlian generasi baru dokter mata.

Selain menjadi wadah pertukaran ilmu, REVIEWS 3 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkini di bidang oftalmologi.

Memperluas jaringan profesional antar dokter spesialis dan nemperkuat riset dan kolaborasi klinis untuk penanganan penyakit mata yang lebih efektif.

Penyelenggaraan forum nasional ini diharapkan tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga semakin mengukuhkan posisi NTB sebagai destinasi Medical Tourism dan lokasi strategis penyelenggaraan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di tingkat nasional. (AM/Man/her/kominfotik)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 08:24:55 +0800 amr
BNPB RI Salurkan Bantuan dan Tinjau Korban Kebakaran di Dusun Pok, Desa Kalimango Sumbawa https://amarmedia.co.id/bnpb-ri-salurkan-bantuan-dan-tinjau-korban-kebakaran-di-dusun-pok-desa-kalimango-sumbawa https://amarmedia.co.id/bnpb-ri-salurkan-bantuan-dan-tinjau-korban-kebakaran-di-dusun-pok-desa-kalimango-sumbawa BNPB RI Salurkan Bantuan dan Tinjau Korban Kebakaran di Dusun Pok, Desa Kalimango  Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Pemerintah Pusat melalui BNPB RI menyalurkan bantuan sekaligus melakukan peninjauan langsung terhadap korban kebakaran di Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Jumat (27/03/2026).

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, beserta jajaran stafnya.

Setibanya di lokasi, Inspektur II BNPB, Agus Hardja Santana, A.K., M.M., CA., CRMP., CRGP., secara simbolis menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut berupa makanan siap saji, pakaian baru untuk anak-anak dan orang dewasa, serta berbagai kebutuhan pokok.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Hardja Santana menyampaikan rasa duka dan keprihatinannya atas musibah kebakaran yang terjadi.

“Kami ikut prihatin dengan kejadian ini, dan turut berbela sungkawa atas wafatnya satu personel anggota Damkar Kabupaten Sumbawa yang telah berjuang memadamkan api,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari amanat undang-undang dan telah disalurkan secara terukur agar tepat sasaran.

“Bantuan ini kami berikan sesuai amanat undang-undang dan secara terukur. Semoga dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pangan dan sandang saudara-saudara semua,” tambahnya.

Selain itu, pihak BNPB juga mengingatkan pemerintah kecamatan setempat untuk segera mendistribusikan bantuan kepada masyarakat guna menghindari penumpukan logistik dari berbagai elemen bantuan.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia akan segera membangun hunian sementara bagi warga yang terdampak langsung akibat kebakaran tersebut.

Sementara itu, Muhammad Nurhidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Agus Hardja Santana, yang telah turun langsung meninjau kondisi masyarakat di lokasi kejadian.

Di akhir kunjungannya, Agus Hardja Santana juga berpesan agar segera disiapkan tempat khusus untuk penyimpanan bahan pokok, sehingga distribusi bantuan dapat berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dalam beberapa bulan ke depan. (AM)

]]>
Fri, 27 Mar 2026 20:06:41 +0800 amr
Membalut Luka dengan Kepedulian: LAZISMU Sumbawa Hadirkan Senyum bagi Korban Kebakaran Kalimango https://amarmedia.co.id/membalut-luka-dengan-kepedulian-lazismu-sumbawa-hadirkan-senyum-bagi-korban-kebakaran-kalimango https://amarmedia.co.id/membalut-luka-dengan-kepedulian-lazismu-sumbawa-hadirkan-senyum-bagi-korban-kebakaran-kalimango Membalut Luka dengan Kepedulian: LAZISMU Sumbawa Hadirkan Senyum bagi Korban Kebakaran Kalimango

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Di tengah sisa puing dan aroma abu yang masih membekas, secercah harapan hadir menyapa warga Dusun Pok, Desa Kalimango. Jumat (27/03/2026), Lembaga Amil Zakat Infak dan Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) Kabupaten Sumbawa membuktikan bahwa kemanusiaan tidak pernah membiarkan saudaranya berjalan sendirian dalam duka.

Bersinergi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Pemuda Muhammadiyah, LAZISMU menyambangi lokasi kebakaran yang menghanguskan mimpi warga pada Ahad dini hari (22/03) lalu. Kehadiran tim bukan sekadar menjalankan protokoler lembaga, melainkan sebuah ikhtiar untuk membalut luka batin para penyintas yang kehilangan tempat bernaung.

Sekretaris Lazismu Sumbawa, Hendra Julianto SPd, hadir langsung menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 15.000.000,- kepada seluruh korban. Saat menyerahkan bantuan tersebut, suasana haru menyelimuti lokasi. Tak ada jarak antara pemberi dan penerima, hanya ada jabat tangan erat sebagai simbol persaudaraan sesama umat.

"Ini bukan sekadar angka atau nominal. Ini adalah titipan cinta dari para donatur dan wujud nyata bahwa Muhammadiyah hadir sebagai pelindung bagi umat yang sedang tertimpa musibah. Kami hadir di sini karena sakit yang Bapak dan Ibu rasakan, adalah duka kami juga," ujar Hendra dengan nada yang tulus saat proses penyerahan.

Hendra menambahkan bahwa misi ini adalah bagian dari komitmen LAZISMU untuk selalu berada di garis terdepan dalam aksi-aksi tanggap darurat, memastikan bahwa setiap tetes donasi masyarakat berubah menjadi manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan.

Doa dan Dedikasi untuk Umat

Selain bantuan materiil, doa-doa tulus dipanjatkan di atas tanah yang sempat hangus tersebut. Tim Lazismu bersama warga mendoakan agar para korban diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan yang seluas samudera untuk bangkit kembali menata hidup.

"Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh keluarga besar Muhammadiyah Sumbawa serta para donatur yang telah mengamanahkan hartanya melalui LAZISMU. Kebaikan Anda semua hari ini telah menjadi payung bagi mereka yang sedang kepanasan karena ujian hidup," lanjut Hendra.

Aksi tanggap darurat ini menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa meski harta benda bisa hangus dilalap api, namun semangat gotong royong dan kasih sayang antar sesama umat manusia tidak akan pernah bisa dipadamkan.(AM)

]]>
Fri, 27 Mar 2026 19:52:22 +0800 amr
Antisipasi Benturan UU HKPD dan UU ASN, PDI Perjuangan Sumbawa Desak Pemda Siapkan Roadmap Penyelamatan PPPK https://amarmedia.co.id/antisipasi-benturan-uu-hkpd-dan-uu-asn-pdi-perjuangan-sumbawa-desak-pemda-siapkan-roadmap-penyelamatan-pppk https://amarmedia.co.id/antisipasi-benturan-uu-hkpd-dan-uu-asn-pdi-perjuangan-sumbawa-desak-pemda-siapkan-roadmap-penyelamatan-pppk Antisipasi Benturan UU HKPD dan UU ASN, PDI Perjuangan Sumbawa Desak Pemda Siapkan Roadmap Penyelamatan PPPK

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa mengambil sikap tegas terkait nasib ribuan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tengah bayang-bayang implementasi regulasi nasional yang kian ketat. Fokus utama tertuju pada pemberlakuan penuh UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD) pada tahun 2027 mendatang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., melalui keterangannya Kamis 26 Maret 2026 mengingatkan bahwa pemerintah daerah kini berada di persimpangan dua regulasi yang saling mengunci. Di satu sisi, UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN mewajibkan penataan tenaga non-ASN (honorer) tuntas melalui pengangkatan PPPK. Di sisi lain, Pasal 146 UU HKPD mewajibkan belanja pegawai maksimal hanya 30% dari total APBD.

"Tenaga PPPK, termasuk yang nanti masuk skema paruh waktu, adalah tulang punggung pelayanan publik di Sumbawa. Kita tidak ingin mereka menjadi korban akibat ambang batas belanja pegawai yang diatur UU HKPD tersebut," ujar Abdul Rafiq

Berdasarkan aturan transisi UU HKPD, daerah diberikan waktu hingga tahun 2027 untuk menyesuaikan struktur anggaran. Jika belanja pegawai melebihi 30%, daerah terancam sanksi pemotongan Dana Transfer Umum (DTU). Kondisi ini dinilai pelik mengingat masifnya pengangkatan PPPK untuk mengakomodir tenaga honorer sesuai mandat UU ASN 2023.

Menyikapi hal itu, Rafiq mendesak agar tahun 2026 dijadikan sebagai Fase Konsolidasi dan Perencanaan. Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Sumbawa segera menyusun strategi adaptif agar kualitas pelayanan publik tidak merosot akibat efisiensi paksa.

DPC PDI Perjuangan menawarkan lima poin strategis sebagai solusi bagi eksekutif dan legislatif:

Pertama ; Pemetaan Kebutuhan Riil dengan menghitung secara presisi jumlah tenaga yang dibutuhkan agar belanja efisien.

Kedua ; Optimalisasi PAD. Mengacu pada PP No. 35 Tahun 2023, daerah harus meningkatkan kemandirian fiskal. Semakin tinggi PAD, maka ruang nominal untuk 30% belanja pegawai akan semakin luas.

Ketiga : Roadmap Pengelolaan Kepegawaian.Menyusun peta jalan transisi menuju tahun 2027.

Keempat ; Penataan Belanja Efisien dengan memastikan belanja pegawai berkeadilan tanpa mengabaikan kesejahteraan PPPK. Dan kelima; Perlindungan PPPK Paruh Waktu. Memastikan skema baru dalam UU ASN tetap terlindungi dalam postur APBD.

Meski tantangan fiskal di depan mata cukup berat, Abdul Rafiq meyakini kepemimpinan Bupati, Wakil Bupati, serta sinergi bersama DPRD Kabupaten Sumbawa mampu menemukan jalan keluar.

"Kami meyakini pemerintah daerah akan mengambil langkah bijak dan memiliki strategi tepat. Kuncinya adalah persiapan matang di tahun 2026 ini. Jangan sampai saat regulasi berlaku efektif di 2027, kita belum memiliki skema perlindungan yang kuat bagi tenaga kerja kita," pungkasnya. (Gam)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 21:09:23 +0800 amr
Pacu Semangat Penghijauan, Bupati Sumbawa Siapkan Reward Sapi bagi Warga yang Berhasil https://amarmedia.co.id/pacu-semangat-penghijauan-bupati-sumbawa-siapkan-reward-sapi-bagi-warga-yang-berhasil https://amarmedia.co.id/pacu-semangat-penghijauan-bupati-sumbawa-siapkan-reward-sapi-bagi-warga-yang-berhasil Pacu Semangat Penghijauan, Bupati Sumbawa Siapkan Reward Sapi bagi Warga yang Berhasil

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berinovasi untuk menyukseskan program unggulan "Sumbawa Hijau Lestari". Tak tanggung-tanggung, Bupati Sumbawa telah menyiapkan apresiasi khusus berupa satu ekor sapi bagi masyarakat yang dinilai berhasil melakukan penghijauan secara berkelanjutan di wilayahnya.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Binongko ST.M.Eng., saat memberikan keterangan pers kepada awak media pada Kamis (26/03/2026). Ia menjelaskan bahwa reward tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam memelihara tanaman, bukan sekadar menanam.

"Sebagai bentuk apresiasi, Bapak Bupati menyiapkan hadiah satu ekor sapi dan bibit tanaman buah bagi masyarakat yang berhasil melaksanakan penghijauan dengan baik. Saat ini, tim teknis sedang memfinalisasi indikator keberhasilannya," ujar Pipin.

Foto ; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pipin Shakti Binongko ST.M.Eng 

Capaian Signifikan di 24 Kecamatan

Program Sumbawa Hijau Lestari menunjukkan tren positif. Hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 264.645 bibit pohon telah tertanam, tersebar dari hulu hingga hilir di 24 kecamatan. Data DLH menunjukkan bahwa seluruh bibit kemiri pengadaan tahun 2025 sebanyak 114.285 pohon telah terdistribusi 100 persen. Sementara untuk bibit sengon, dari total 400.000 bibit, sebanyak 150.360 telah berada di lahan penanaman.

Dalam monitoring di kawasan vital seperti Bendungan Beringin Sila, Pipin mengakui adanya tantangan lapangan. Kelompok masyarakat Ai Papang telah menanam 14.500 bibit, namun tantangan berupa musim kemarau panjang dan pelepasan hewan ternak pasca-panen jagung menjadi hambatan serius bagi pertumbuhan tanaman.

"Untuk mengantisipasi gangguan ternak, pada tahun 2026 ini kami berencana membangun pagar kawat di area seluas 42 hektar. Kami ingin memastikan bibit yang sudah tertanam, terutama kemiri dan tanaman buah yang daya tahannya lebih tinggi dari sengon, bisa tumbuh maksimal," jelasnya.

Selain insentif ternak, program ini juga menyentuh aspek teknologi dengan melibatkan generasi muda. Para pemuda yang melek digital diterjunkan untuk melakukan geotagging pada setiap pohon yang ditanam. Langkah ini memastikan setiap bibit terpantau posisinya secara akurat.

Menatap sisa tahun 2026, DLH fokus melakukan perluasan di daerah tangkapan air (catchment area). Targetnya adalah penanaman 60.000 bibit kemiri baru di lokasi strategis seperti Bendungan Batu Bulan, Mamak, Ngali, Tiu Kulit, hingga kawasan hutan kritis Batulanteh.

"Kegiatan rehabilitasi lahan ini bukan hanya soal angka, tapi untuk meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) kita. Jika tanaman sudah mencapai tinggi minimal 2 meter, kemampuan tanah menyerap air akan meningkat signifikan sehingga ancaman banjir bisa kita cegah sejak dini," pungkas Pipin. (AM)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 20:14:34 +0800 amr
Sumbawa Hijau Lestari: 264.645 Bibit Pohon Tersebar di 24 Kecamatan hingga Maret 2026 https://amarmedia.co.id/sumbawa-hijau-lestari-264645-bibit-pohon-tersebar-di-24-kecamatan-hingga-maret-2026 https://amarmedia.co.id/sumbawa-hijau-lestari-264645-bibit-pohon-tersebar-di-24-kecamatan-hingga-maret-2026 Sumbawa Hijau Lestari: 264.645 Bibit Pohon Tersebar di 24 Kecamatan hingga Maret 2026

Bupati Sumbawa dan Forkopimda Bersama jajaran pemerintahan daerah dan Masyarakat pada kegiatan safari menanam pohon

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian alam melalui program unggulan "Sumbawa Hijau Lestari". Hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 264.645 bibit pohon telah berhasil tertanam di 24 kecamatan, mencakup wilayah dari hulu hingga hilir.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Binongko,ST.M.Eng dalam keterangannya kepada wartawan pada Kamis (26/03/2026), memaparkan capaian serta rencana strategis perluasan rehabilitasi lahan di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DLH Tahun 2025, pengadaan bibit difokuskan pada dua jenis tanaman utama, yakni Sengon dan Kemiri. Dari total 400.000 Bibit Sengon, sebanyak 150.360 telah terdistribusi, sementara 249.650 sisanya akan dilanjutkan pada periode berikutnya.

Untuk Bibit Kemiri, Seluruh pengadaan sebanyak 114.285 bibit telah terdistribusi 100% kepada masyarakat dan kelompok tani.

"Total bibit yang sudah tertanam di lapangan hingga bulan ini mencapai 264.645 pohon. Lokasinya tersebar merata di 24 kecamatan guna memastikan dampak ekologis yang menyeluruh," ujar Pipin akrab disapa.

Salah satu titik fokus pemantauan adalah kawasan Bendungan Beringin Sila. Di lokasi ini, Kelompok Ai Papang telah menanam 14.500 bibit (Sengon dan Kemiri), ditambah tanaman buah produktif bantuan dari aspirasi (pokir) anggota DPR RI.

Pipin mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi sementara, pohon Kemiri dan tanaman buah memiliki daya tahan (survival rate) yang lebih tinggi dibandingkan Sengon di lokasi tersebut. 

"Dinas Lingkungan Hidup telah menganggarkan biaya penanaman dan pemeriharaan tanaman di Lokasi ini. Dari hasil monitoring dan evaluasi di Bendungan Beringin Sila oleh Tim DLH diketahui bibit Sengon mempunyai kemampuan hidup lebih rendah dibandingkan pohon Kemiri dan tanaman buah" ujarnya 

Terkait kendala lapangan seperti gangguan hewan ternak pasca-panen jagung dan musim kemarau panjang, DLH telah menyiapkan solusi teknis. Pada tahun 2026, direncanakan pembangunan pagar kawat di lahan seluas kurang lebih 42 hektar untuk melindungi tanaman yang baru tumbuh.

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Sumbawa telah menyiapkan reward berupa 1 ekor sapi dan bibit tanaman buah bagi masyarakat yang dinilai berhasil melakukan penghijauan dengan baik. Indikator keberhasilan saat ini sedang difinalisasi oleh tim teknis.

Rencana Perluasan 2026: Fokus Daerah Tangkapan Air

Memasuki tahun 2026, DLH Sumbawa menargetkan penanaman 60.000 bibit Kemiri baru. Fokus utama diarahkan pada wilayah kritis dan daerah tangkapan air (catchment area), di antaranya Bendungan Batu Bulan, Bendungan Mamak, Bendungan Ngali, Bendungan Tiu Kulit dan Kawasan Hutan Kritis Batulanteh

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) melalui peningkatan vegetasi lahan, tetapi juga memperkuat kemampuan tanah dalam menyerap air untuk mencegah bencana banjir di masa depan.

Untuk Tahun 2026 akan ditanam sengon sisa bibit tahun 2025, untuk Lokasi masih menunggu arahan lebih lanjut dari Bapak Bupati. 

"Pada tahun 2026 juga akan ditanam bibit Kemiri sebanyak 60.000 bibit dengan focus di daerah tangkapan air, wilayah bendungan Batu Bulan, bendungan Mamak, Bendungan Ngali, bendungan Tiu Kulit, dan wilayah kritis Kawasan hutan Batulanteh"Imbuh Pipin 

Kegiatan penghijauan atau rehabilitasi lahan dapat meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup pada indikator Indeks Vegetasi Lahan pada saat tanaman sudah mencapai tinggi minimal 2 meter dengan luasan lahan minimal 0,5 hektar. 

Selain bibit Kemiri dan Sengon, terdapat juga bibit produktif yang dibagikan kepada Masyarakat berasal dari pokir DPR pusat dengan jenis : Klengkeng, Mangga, Jambu Kristal dan Nangka.

Kegiatan geotagging menjadi salah satu contoh peran generasi muda untuk ikut ambil bagian, generasi muda sebagai generasi yang melek digital tetap ikut serta dalam kegiatan penanaman serentak untuk melakukan geotagging pada setiap pohon yang telah ditanam di berbagai Lokasi. (AM)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 19:45:04 +0800 amr
Wujud Kepedulian, Legislator PKS H. Andi Mappelepui Salurkan Bantuan Pribadi untuk Korban Kebakaran Kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-kepedulian-legislator-pks-h-andi-mappelepui-salurkan-bantuan-pribadi-untuk-korban-kebakaran-kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-kepedulian-legislator-pks-h-andi-mappelepui-salurkan-bantuan-pribadi-untuk-korban-kebakaran-kalimango

Wujud Kepedulian, Legislator PKS H. Andi Mappelepui Salurkan Bantuan Pribadi untuk Korban Kebakaran Kalimango

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Bentuk empati dan kepedulian nyata ditunjukkan oleh Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Andi Mappelepui. Legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini turun langsung menemui para korban musibah kebakaran di Dusun Pok, Desa Kalimango, pada Rabu (25/03/2026).

Dalam kunjungan tersebut, H. Andi Mappelepui menyerahkan bantuan secara pribadi berupa uang tunai senilai Rp 11 juta serta sejumlah kain sarung yang diperuntukkan bagi para korban dan warga yang terdampak langsung oleh amukan si jago merah.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, pria yang akrab disapa Haji Andi ini menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas murni atas nama pribadi guna meringankan beban saudara-saudara yang tengah tertimpa kemalangan.

Di hadapan para korban, Haji Andi menyampaikan pesan mendalam untuk menguatkan hati warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Ia berharap masyarakat dapat mengedepankan kesabaran dalam menghadapi ujian berat ini.

"Saya berharap kepada seluruh masyarakat yang terkena musibah kebakaran agar tetap bersabar. Kita meyakini bahwa di balik setiap ujian, pasti ada hikmah besar yang terkandung di dalamnya," ungkapnya dengan nada empati.

Lebih lanjut, ia memberikan motivasi agar warga tidak larut dalam kesedihan. Ia mendorong para korban untuk tetap tegar dan memiliki semangat yang kuat dalam menatap masa depan.

"Harta benda mungkin habis terbakar api, namun semangat untuk hidup tidak boleh padam. Saya meminta bapak dan ibu untuk tetap tegar menghadapi kenyataan ini. Tetap semangat melanjutkan kehidupan, karena kita tidak berjalan sendirian dalam menghadapi masa sulit ini," tegas politisi PKS tersebut.

Kedatangan Anggota DPRD  ini disambut hangat oleh Camat Alas, Dr Usman. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh anggota DPRD.

"Kami atas nama warga Kecamatan Alas mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Haji Andi  dari Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sumbawa. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang diuji musibah. Inilah bukti bahwa nilai kemanusiaan dan saling tolong-menolong masih sangat kuat di antara kita," ujar Usman dengan nada haru.

Aksi sosial ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa sangat terbantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan mendesak pasca-kebakaran. Kehadiran figur wakil rakyat di tengah masa sulit ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi warga Desa Kalimango untuk segera bangkit kembali (AM)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 18:24:26 +0800 amr
Bukan Sekadar Rutinitas, Ketua DPRD Sumbawa Tegaskan Pembahasan LKPJ 2025 Adalah Mandat Konstitusi https://amarmedia.co.id/bukan-sekadar-rutinitas-ketua-dprd-sumbawa-tegaskan-pembahasan-lkpj-2025-adalah-mandat-konstitusi https://amarmedia.co.id/bukan-sekadar-rutinitas-ketua-dprd-sumbawa-tegaskan-pembahasan-lkpj-2025-adalah-mandat-konstitusi Bukan Sekadar Rutinitas, Ketua DPRD Sumbawa Tegaskan Pembahasan LKPJ 2025 Adalah Mandat Konstitusi

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Badan Musyawarah (BANMUS) DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat  guna menyusun agenda kegiatan serta penjadwalan Rapat Paripurna terkait pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025. 

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa pada Kamis, 26 Maret 2026 ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP, M.MInov. Hadir mendampingi pimpinan lainnya, Gitta Liesbano, SH, M.Kn dan Zulfikar Demitry, SH, MH, beserta segenap anggota Badan Musyawarah. 

Dari pihak eksekutif, tampak hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Jaya Kusuma, S.Sos, Kabag Prokopim Setda Sumbawa Syahruddin, serta Kabag Hukum Lukman Bayuwarsah, SH.

Mandat Konstitusi sebagai Prioritas Utama

Dalam arahannya, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin menegaskan bahwa pembahasan LKPJ merupakan agenda krusial yang tidak boleh dipandang sebagai rutinitas administratif semata. 

"Pembahasan LKPJ Kepala Daerah ini adalah kewajiban konstitusi yang harus kita tunaikan. Ini merupakan perwujudan fungsi pengawasan DPRD untuk mengevaluasi sejauh mana capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025. Oleh karena itu, penjadwalan yang kita susun hari ini harus memastikan proses evaluasi berjalan mendalam dan akuntabel," tegas Nanang.

Suasana rapat berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari anggota BANMUS. H. Zainuddin Sirat dari Fraksi Demokrat PPP Pembangunan mengingatkan agar jadwal yang disusun memberikan ruang yang cukup bagi Badan Anggaran (Banggar).

"Kami berharap BANMUS mendorong kinerja Banggar agar lebih efektif. Alokasi waktu jangan tergesa-gesa. Kelonggaran waktu sangat penting agar pembahasan anggaran benar-benar optimal dan berkualitas bagi masyarakat," ujar Haji Ude akrabnya.

Senada dengan hal tersebut, M. Ridwan SP.MSi dari Fraksi PKB menekankan pentingnya disiplin terhadap jadwal yang sudah disepakati. Menurutnya, penetapan jadwal hanyalah langkah awal, sementara keberhasilannya bergantung pada komitmen semua pihak untuk patuh pada lini masa yang telah ditetapkan agar proses berjalan tertib.

Sementara itu, H. Zohran, SH dari Fraksi NasDem memberikan catatan khusus mengenai keterbukaan data. Ia meminta seluruh Perangkat Daerah (OPD) untuk menyajikan informasi program secara detail. "Transparansi dan akuntabilitas hanya bisa tercapai jika eksekutif memaparkan program secara komprehensif. Kita ingin pembahasan ini tepat sasaran," tambahnya.

Menanggapi dinamika rapat, Asisten I Setda Kabupaten Sumbawa, Jaya Kusuma menyatakan bahwa pihak pemerintah daerah telah menyepakati dan menerima rancangan jadwal yang disusun oleh BANMUS. Ia memastikan pihak eksekutif siap mengikuti seluruh rangkaian tahapan agar berjalan lancar sesuai regulasi.

Rapat BANMUS ini menghasilkan kesepakatan jadwal yang terstruktur, yang diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konstruktif demi kelanjutan pembangunan di Kabupaten Sumbawa pada masa sidang tahun 2026. (AM)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 17:56:24 +0800 amr
Bupati H. Jarot Buka Forum Gabungan Perangkat Daerah, Fokus Sinkronisasi RKPD 2027 dan Aspirasi Masyarakat https://amarmedia.co.id/bupati-h-jarot-buka-forum-gabungan-perangkat-daerah-fokus-sinkronisasi-rkpd-2027-dan-aspirasi-masyarakat https://amarmedia.co.id/bupati-h-jarot-buka-forum-gabungan-perangkat-daerah-fokus-sinkronisasi-rkpd-2027-dan-aspirasi-masyarakat Bupati H. Jarot Buka Forum Gabungan Perangkat Daerah, Fokus Sinkronisasi RKPD 2027 dan Aspirasi Masyarakat

Sumbawa, Amarmedia.co.id 26 Maret 2026 — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M. P secara resmi membuka Kegiatan Forum Gabungan Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di La Grande Ballroom, Kamis (26/03/2026).

Forum ini dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, para kepala perangkat daerah, perencana se-Kabupaten Sumbawa, serta Tim Siap Siaga. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan berbagai program pembangunan daerah agar lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam laporannya, Kepala Baperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini awalnya direncanakan secara virtual, namun berkat inisiatif Tim Siap Siaga, forum dapat dilaksanakan secara tatap muka.

Ia menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian penting dalam siklus tahunan perencanaan pembangunan daerah. Melalui forum ini, berbagai usulan masyarakat yang dihimpun dari Musrenbang dan aspirasi lainnya diolah dan diselaraskan dengan rencana pembangunan yang telah disusun pemerintah daerah.

“Tujuannya adalah memastikan adanya keselarasan antara rencana pembangunan dengan kebutuhan riil masyarakat, sehingga kita dapat menetapkan prioritas pembangunan tahun 2027 secara tepat,” ujarnya.

Namun demikian, ia juga menyoroti tantangan dalam perencanaan, yakni tingginya jumlah usulan masyarakat yang belum sepenuhnya diimbangi dengan realisasi di lapangan. Ia pun mengusulkan pendekatan “1 desa 1 usulan” dengan nilai sekitar Rp100 juta untuk menjamin pemerataan pembangunan, baik di sektor infrastruktur maupun ekonomi.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P menegaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 harus sejalan dengan amanat perencanaan pembangunan nasional serta visi-misi daerah yang dituangkan dalam RPJMD.

Ia menjelaskan, terdapat tiga pilar utama pembangunan Kabupaten Sumbawa, yaitu people, power, dan planet.

Pada aspek people, pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan peran Balai Latihan Kerja (BLK) agar mampu menjawab kebutuhan pasar kerja, baik lokal maupun internasional.

Untuk pilar power, Bupati menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang unggul dan adaptif. Ia menyebut, komunikasi rutin antar perangkat daerah melalui pertemuan mingguan berbasis digital menjadi langkah konkret dalam memantau perkembangan program. Capaian opini WTP tahun ini juga menjadi bukti komitmen terhadap tata kelola yang akuntabel dan harus terus dipertahankan.

Selain itu, digitalisasi sistem pengawasan juga terus diperkuat, termasuk melalui pembentukan berbagai satuan tugas seperti satgas hutan dan satgas LPG.

Pada pilar planet, Bupati menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Program “Sumbawa Hijau Lestari” menjadi salah satu upaya strategis, termasuk melalui penanaman tanaman produktif dan penegakan hukum terhadap aktivitas perusakan hutan.

“Sebagus apa pun SDM dan pemerintahan kita, jika alam rusak, maka semua akan sia-sia. Karena itu, keseimbangan ketiga pilar ini harus kita jaga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menanggapi usulan “1 desa 1 program” yang disampaikan Kepala Baperida. Menurutnya, pendekatan tersebut perlu dikaji secara proporsional, mengingat setiap desa memiliki kebutuhan yang berbeda, terutama bagi desa dengan kondisi yang lebih mendesak.

Ia mengajak seluruh peserta forum untuk memanfaatkan momentum ini dalam merangkum dan menyelaraskan seluruh aspirasi masyarakat dengan kemampuan keuangan daerah, serta mempertimbangkan aspek sosial, politis, dan 12 program prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.

Adapun tema pembangunan RKPD Kabupaten Sumbawa Tahun 2027 adalah “Memantapkan Daya Saing Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat melalui Penguatan SDM Unggul, Lingkungan Hijau Lestari, Pemerintah Berkinerja, dan Peningkatan Produktivitas.”

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap arah pembangunan ke depan semakin terfokus, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. (AM -Prokopim)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 14:15:06 +0800 amr
Wujud Kepedulian, Bank NTB Syariah Bergerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-kepedulian-bank-ntb-syariah-bergerak-cepat-salurkan-bantuan-bagi-korban-kebakaran-di-desa-kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-kepedulian-bank-ntb-syariah-bergerak-cepat-salurkan-bantuan-bagi-korban-kebakaran-di-desa-kalimango Wujud Kepedulian, Bank NTB Syariah Bergerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kalimango

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id – Sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat, Bank NTB Syariah menunjukkan aksi nyata dengan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak musibah kebakaran di Kampung Sawo Dusun Pok Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Sumbawa. 

Aksi tanggap darurat ini dilakukan segera setelah musibah yang menghanguskan sejumlah rumah warga tersebut terjadi pada Sabtu malam lalu. Bank NTB Syariah hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan mendasar para korban dapat terpenuhi di masa darurat.

Penyerahan bantuan dipusatkan di Posko Darurat Kantor Desa Kalimango dan diterima langsung oleh Kepala Desa setempat. Adapun bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan mendesak, antara lain Perlengkapan Tidur & Teduh, Terpal dan kasur untuk alas tidur sementara. Kebutuhan Pokok berupa Paket sembako lengkap dan air mineral, Sanitasi & Sandang berupa Perlengkapan mandi (dewasa & anak-anak) serta pakaian layak pakai bagi wanita dan anak-anak.

Disamping itu ada juga Fasilitas Air Bersih dengan  pengerahan satu unit mobil tangki air bersih yang disiagakan di lokasi posko untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan sanitasi warga selama beberapa hari ke depan.

Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Sumbawa, Ika Listiana M.M.Inov, mengungkapkan rasa simpati dan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Dusun Sawo. Beliau menegaskan bahwa kehadiran Bank NTB Syariah bukan sekadar lembaga keuangan, melainkan bagian integral dari keluarga besar masyarakat NTB.

“Kami turut prihatin dan merasakan duka yang dialami oleh saudara-saudara kita di Desa Kalimango. Bantuan ini merupakan bentuk empati dan ikhtiar kami untuk sedikit meringankan beban para korban. Kami berharap masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Ika Listiana.

Ia juga menambahkan bahwa Bank NTB Syariah akan senantiasa berupaya hadir dalam setiap momen penting masyarakat, baik dalam suka maupun duka. 

“Bank NTB Syariah berkomitmen untuk terus konsisten memberikan kontribusi positif dan menjadi mitra yang solutif bagi masyarakat, terutama dalam situasi sulit seperti bencana ini. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran kami dapat dirasakan manfaatnya secara nyata,” tambahnya.

Langkah cepat ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan psikologis dan fisik para korban, sekaligus menjadi pemantik semangat gotong-royong bagi pihak-pihak lain untuk turut membantu sesama.

Tentang Bank NTB Syariah:

Bank NTB Syariah adalah bank milik pemerintah daerah yang berkomitmen memberikan layanan keuangan berbasis syariah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai amanah, kepedulian sosial, dan pengabdian untuk kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Barat. (AM)

]]>
Wed, 25 Mar 2026 22:40:40 +0800 amr
Wujud Nyata Solidaritas: Pemdes dan Remaja Masjid Penyaring Ringankan Beban Korban Kebakaran di Alas https://amarmedia.co.id/wujud-nyata-solidaritas-pemdes-dan-remaja-masjid-penyaring-ringankan-beban-korban-kebakaran-di-alas https://amarmedia.co.id/wujud-nyata-solidaritas-pemdes-dan-remaja-masjid-penyaring-ringankan-beban-korban-kebakaran-di-alas Wujud Nyata Solidaritas: Pemdes dan Remaja Masjid Penyaring Ringankan Beban Korban Kebakaran di Alas

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Duka yang menyelimuti warga Kampung Sawo, Dusun Pok Desa Kalimango, Kecamatan Alas, akibat kebakaran hebat pada Sabtu dini hari (21/03/2026), memantik gelombang kepedulian dari sesama. 

Menunjukkan semangat persaudaraan yang kental, Pemerintah Desa (Pemdes) Penyaring bersama Remaja Masjid Desa Penyaring Rabu 25 Maret 2026 bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban terdampak. Hadir mendampingi Camat Moyo Utara Awaluddin Safari dan jajaran.

Peristiwa pilu yang menghanguskan sedikitnya 31 rumah warga tersebut telah memaksa puluhan kepala keluarga kehilangan tempat bernaung dan harta benda dalam sekejap. Menanggapi situasi darurat ini, rombongan dari Desa Penyaring datang membawa misi kemanusiaan untuk memberikan dukungan moral maupun material.

Bahu-Membahu dalam Kemanusiaan

Kegiatan penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Kasi Pemerintahan Desa Penyaring bersama jajaran Kepala Dusun dan puluhan anggota Remaja Masjid. Kehadiran mereka di lokasi bencana bukan sekadar mengantar logistik, melainkan sebagai bentuk empati mendalam bahwa penderitaan warga Alas adalah penderitaan bersama.

Adapun bantuan yang berhasil dihimpun dan disalurkan meliputi kebutuhan mendasar, di antaranya: 42 sak beras untuk menopang kebutuhan pangan keluarga. Pakaian layak pakai dalam jumlah besar untuk anak-anak hingga dewasa.Kebutuhan pokok lainnya yang mendesak bagi para pengungsi.

Apresiasi dan Rasa Syukur

Kedatangan rombongan bantuan ini disambut hangat oleh Camat Alas, Dr Usman. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh warga Desa Penyaring.

"Kami atas nama warga Kecamatan Alas mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Pemerintah Desa Penyaring dan seluruh Remaja Masjid. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang diuji musibah. Inilah bukti bahwa nilai kemanusiaan dan saling tolong-menolong masih sangat kuat di antara kita," ujar Usman dengan nada haru.

Aksi ini menjadi pengingat bahwa di tengah puing-puing sisa kebakaran, ada semangat gotong royong yang tidak ikut padam. Kolaborasi antara perangkat desa yang berpengalaman dan semangat muda dari Remaja Masjid Desa Penyaring membuktikan bahwa kepedulian sosial adalah tanggung jawab lintas generasi.

Diharapkan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban dalam melewati masa-masa sulit pascabencana, sembari menunggu proses pemulihan pemukiman mereka kembali. (AM)

]]>
Wed, 25 Mar 2026 20:25:29 +0800 amr
Pemprov NTB Ajak Perkuat Kebersamaan di Momentum Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-ajak-perkuat-kebersamaan-di-momentum-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-ajak-perkuat-kebersamaan-di-momentum-idul-fitri-1447-h Pemprov NTB Ajak Perkuat Kebersamaan di Momentum Idul Fitri 1447 H

Mataram,Amarmedia.co.id -  Rabu 25 Maret 2026 - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat NTB, sekaligus mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah. 

“Atas nama pribadi, bersama Ibu Wakil Gubernur serta seluruh pimpinan di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, kami menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menerima seluruh amal ibadah kita,” ujar Gubernur. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf secara tulus kepada seluruh pihak atas segala kekhilafan selama menjalankan amanah kepemimpinan. 

“Dalam perjalanan kepemimpinan ini, kami menyadari sebagai manusia biasa tentu tidak luput dari kekurangan. Oleh karena itu, kami memohon keikhlasan seluruh pihak untuk memberikan maaf,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Gubernur berharap momentum Ramadan yang telah dilalui dapat menjadi sarana pembentukan karakter yang lebih baik, baik secara pribadi maupun dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. 

“Semoga ibadah puasa yang telah kita jalani menjadikan kita pribadi yang lebih bersih, lebih kuat, dan lebih baik, serta mampu kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya. 

Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas dukungan, kerja sama, dan doa dari seluruh pihak dalam membangun Nusa Tenggara Barat. Ia menegaskan bahwa ke depan, tantangan pembangunan akan semakin besar dan membutuhkan sinergi yang lebih kuat. 

“Kami berharap dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dapat semakin ditingkatkan. Tantangan ke depan tidak semakin ringan, tetapi dengan kebersamaan, insya Allah kita dapat menghadapi dan memberikan hasil yang lebih baik bagi masyarakat,” tegasnya. 

Melalui momentum halal bihalal Idul Fitri, Gubernur mengajak seluruh pihak untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam melanjutkan pembangunan daerah. 

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri menegaskan pentingnya penguatan kinerja aparatur pemerintah sebagai pelayan masyarakat. Ia mengingatkan seluruh pimpinan OPD dan jajaran untuk terus menyelaraskan langkah dengan arahan pimpinan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. 

“Kita semua adalah pelayan masyarakat. Masyarakat hari ini tidak hanya melihat prestasi, tetapi juga menilai kekurangan dalam pelayanan. Oleh karena itu, seluruh jajaran harus memahami dengan baik tugas pokok dan fungsinya,” ujarnya. 

Memasuki akhir triwulan pertama tahun 2026, Wakil Gubernur mendorong percepatan capaian kinerja sesuai target yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2026. 

“Kita harus terus mengejar target pembangunan sesuai tahapan yang telah direncanakan, agar capaian kinerja dan prestasi dapat diwujudkan secara optimal,” katanya. 

Ia juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan media sosial secara bijak, baik oleh individu maupun instansi, sebagai sarana komunikasi publik yang efektif sekaligus menjadi corong pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. 

Usai menjalani ibadah Ramadan, Wakil Gubernur mengajak seluruh jajaran untuk menjaga semangat, dedikasi, dan loyalitas dalam bekerja. 

“Dengan semangat yang sama, kita wujudkan NTB yang makmur dan mendunia. Memasuki triwulan kedua, capaian kinerja harus lebih diakselerasi agar target tahun 2026 dapat dituntaskan dengan baik,” tutupnya. (AM/diskominfotikntb)

]]>
Wed, 25 Mar 2026 17:26:18 +0800 amr
Menemukan Wajah Indonesia dalam Ritual Halalbihalal https://amarmedia.co.id/menemukan-wajah-indonesia-dalam-ritual-halalbihalal https://amarmedia.co.id/menemukan-wajah-indonesia-dalam-ritual-halalbihalal Menemukan Wajah Indonesia dalam Ritual Halalbihalal

Oleh : Asmediati 

KAWAN saya yang seorang Arab suatu hari bercerita bahwa di kampung halamannya tak ada tradisi halalbihalal. Orang-orang tetap merayakan Idulfitri, saling bermaaf-maafan, tetapi tidak dikatakan sebagai halalbihalal.

Ketika saya menyebut istilah itu, ia tampak kesulitan mencerna. “Mā hādzā?” tanyanya sembari mengerutkan kening, mencoba memahami.

Sudah tentu, di Arab Saudi tak ada tradisi bernama halalbihalal seperti yang kita kenal di Indonesia. Halalbihalal adalah “produk budaya lokal” umat Muslim di Nusantara, sebuah istilah yang lahir dari kreativitas bahasa sekaligus kebutuhan sosial.

Jika merujuk ke Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), “halalbihalal” berarti kegiatan maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, biasanya diselenggarakan dalam suatu pertemuan, baik di aula, kantor, maupun ruang-ruang sosial lainnya. Dalam pengertian lain, ia juga berarti silaturahmi.

Namun, dalam tata bahasa Arab baku, istilah “halalbihalal” tidak dikenal. Kata halal dalam bahasa Arab berarti “boleh”, “lepas”, atau “terurai dari ikatan”, termasuk ikatan dosa atau kesalahan. Sementara itu, konstruksi “bihalal” tidak memiliki padanan gramatikal yang lazim.

Di Indonesia, di luar penjelasan leksikal, istilah ini dimaknai lebih luas sebagai proses saling “menghalalkan kesalahan” alias “saling memaafkan”. Ada pula yang menafsirkan secara simbolik: halal sebagai “meluruskan”, dan bihalal sebagai “cara meluruskan melalui saling memaafkan”.

Secara morfologis, halalbihalal memang merupakan 'hibrida', sebuah bentukan bahasa yang tidak mengikuti kaidah sharaf (perubahan kata) dalam bahasa Arab, namun ia hidup sebagai 'bahasa rasa' di Nusantara. Di sinilah menariknya, bahasa tidak hanya tunduk pada kaidah, tetapi juga pada kesepakatan sosial.

Tradisi ini berkembang dari kebiasaan saling berkunjung di hari raya Idulfitri, berjabat tangan, meminta maaf lahir dan batin. 

Seiring waktu, kebiasaan itu dikemas dalam bentuk pertemuan yang lebih formal, baik di kantor, sekolah, komunitas, bahkan di rumah dinas pejabat yang ‘open house’. Ia menjadi ruang kolektif untuk merawat hubungan.

Sejarah mencatat, narasi yang paling kuat tentang asal-usul halalbihalal melibatkan Presiden Soekarno dan tokoh ulama K.H. Wahid Hasyim. Pada 1948, di tengah ancaman disintegrasi bangsa dan ketegangan elite politik, Soekarno meminta saran Wahid Hasyim untuk menciptakan momentum rekonsiliasi. Sang ulama mengusulkan sebuah silaturahmi yang kemudian dikemas dengan istilah kreatif: halalbihalal.

Usulan itu diterima. Pertemuan pun digelar di Istana Negara. Sejak saat itu, istilah halalbihalal mulai dikenal luas sebagai ruang rekonsiliasi. Bukan hanya secara personal, tetapi juga politik.

Dari titik inilah, halalbihalal bergerak melampaui fungsi awalnya. Ia tumbuh dari forum elite menjadi praktik sosial yang merakyat. Dari ruang istana, ia turun ke ruang-ruang keluarga. Dari peristiwa politik, ia menjelma menjadi tradisi nasional.

Nilainya tetap sama: silaturahmi dan saling memaafkan. Namun, bentuknya berkembang sesuai konteks sosial Indonesia yang kolektif dan komunal.

Tradisi ini juga memperlihatkan bagaimana ajaran agama berinteraksi dengan budaya lokal. Silaturahmi, dalam ajaran Islam, adalah amalan yang sangat dianjurkan, bahkan mendekati kewajiban karena kuatnya penekanan dalam berbagai hadis. 

Menyambung hubungan diyakini melapangkan rezeki, memanjangkan umur, dan membuka jalan ke surga. Sebaliknya, memutus silaturahmi dipandang sebagai dosa besar dengan konsekuensi spiritual dan sosial yang serius.

Dalam konteks itulah, halalbihalal dapat dilihat sebagai bentuk kultural dari ajaran tersebut. Nilai Islamnya bersifat universal, tetapi ekspresinya lokal.

Di Indonesia, ia menyatu dengan tradisi Nusantara: budaya berkumpul, gotong royong, dan menjunjung relasi sosial. Ia bukan sekadar ritual, melainkan juga mekanisme sosial untuk meredakan konflik, memperbaiki hubungan, dan membangun kembali kepercayaan.

Kini, halalbihalal tidak hanya dilakukan di kampung atau kota-kota di Indonesia. Ia juga hidup di tengah diaspora—di kantor-kantor perwakilan, komunitas pelajar, hingga kelompok pekerja migran. Di mana pun orang Indonesia berada, tradisi ini ikut dibawa.

Jadi, halalbihalal, bukan tradisi Arab, bukan pula ritual wajib agama. Ia adalah kearifan lokal Indonesia. Hasil pertemuan antara nilai Islam, budaya Nusantara, dan kebutuhan sejarah akan rekonsiliasi.

Di tengah dunia yang kian individualistik, tradisi ini mengingatkan kita bahwa memaafkan bukan sekadar kata, melainkan tindakan sosial. Bahwa merawat hubungan adalah kerja bersama. 

Dan bahwa, kadang-kadang, sebuah bangsa membutuhkan bentangan tangan paling tulus untuk mengatakan kita pernah bersalah, dan kita memilih untuk saling memaafkan.[AM]

]]>
Wed, 25 Mar 2026 16:33:57 +0800 amr
Bupati Sumbawa Pantau Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-pantau-hari-pertama-kerja-pasca-lebaran-tekankan-peningkatan-pelayanan-publik https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-pantau-hari-pertama-kerja-pasca-lebaran-tekankan-peningkatan-pelayanan-publik

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  ( 25 Maret 2026) – Mengawali hari pertama kerja pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan cuti bersama, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP didampingi Sekretaris Daerah dan Asisten Administrasi Umum melakukan pemantauan langsung ke sejumlah perangkat daerah, untuk memastikan kesiapan pelayanan publik kembali berjalan optimal.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran pemantauan meliputi, RSUD Sumbawa, Dikes, Disdukcapil,Dinas PUPR, Dispussip, DLH, DPMPTSP, serta Dikbud Kabupaten Sumbawa

Dalam keterangannya, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini tidak hanya bertujuan untuk mengecek kehadiran dan kinerja aparatur, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antara pimpinan daerah dengan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

“Pemantauan ini sebagai bentuk kunjungan silaturahmi kami dengan OPD untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Dari hasil pemantauan tersebut, secara umum aktivitas pelayanan publik telah kembali berjalan dengan baik dan normal. Namun demikian, Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap salah satu unit layanan yang dinilai masih perlu peningkatan, terutama dari sisi tingkat kunjungan masyarakat.

“Secara umum hampir semua aktif, hanya saja di salah satu unit layanan perpustakaan dan kearsipan, pelayanannya masih perlu ditingkatkan karena pengunjungnya tidak terlalu ramai,” lanjutnya.

Di akhir kunjungannya, Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam menjalankan tugas, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen untuk mendorong peningkatan kinerja aparatur dan kualitas layanan, demi mewujudkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (AM)

]]>
Wed, 25 Mar 2026 15:21:49 +0800 amr
Semarak Silaturrahim dan Pengajian Umum Keluarga Besar Ponpes Nurul Hakim: Menguatkan Ukhuwah dan Memperkuat Masa Depan https://amarmedia.co.id/semarak-silaturrahim-dan-pengajian-umum-keluarga-besar-ponpes-nurul-hakim-menguatkan-ukhuwah-dan-memperkuat-masa-depan https://amarmedia.co.id/semarak-silaturrahim-dan-pengajian-umum-keluarga-besar-ponpes-nurul-hakim-menguatkan-ukhuwah-dan-memperkuat-masa-depan Semarak Silaturrahim dan Pengajian Umum Keluarga Besar Ponpes Nurul Hakim: Menguatkan Ukhuwah dan Memperkuat Masa Depan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Pengajian Umum dan Silaturrahim Keluarga Besar Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat yang digelar pada Rabu, 25 Maret 2026 (5 Syawal 1447 H) di Masjid Darussalam Kebayan, Kelurahan Brang Biji, berlangsung penuh khidmat dan sarat makna. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara santri, wali santri, alumni, dan masyarakat Sumbawa.

Ratusan jamaah memadati masjid sejak pagi hari, menegaskan kuatnya ikatan emosional antara pesantren dan masyarakat. Saat ini, Pondok Pesantren Nurul Hakim menaungi kurang lebih 5.000 santri dan santriwati, dengan sekitar 4.500 tinggal mondok di lingkungan pondok. Jumlah guru atau asatiz yang membimbing mencapai sekitar 500 orang. Besarnya jumlah santri dan tenaga pendidik ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan, karena pengelolaan pendidikan dan fasilitas semakin kompleks.

Ketua Ikatan Alumni Ponpes Nurul Hakim (IKAPPNH) wilayah Sumbawa dan Sumbawa Barat, Syatria Kurniansyah, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pesantren, alumni, dan wali santri. Ia menyoroti kiprah alumni yang telah mengambil peran penting di berbagai sektor strategis, termasuk Kementerian Agama, KUA, Baznas, berbagai dinas pemerintahan, guru, pimpinan pondok pesantren, anggota TNI dan Polri, hingga tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat. Menurutnya, alumni adalah bagian penting dari keberlanjutan dan kemajuan pesantren.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pembina IKAPPNH Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat, DGH. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov., yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa. Ia menegaskan bahwa kemajuan pesantren adalah tanggung jawab bersama yang menuntut sinergi semua pihak. “Semakin besar pesantren, semakin besar tanggung jawabnya. Dukungan nyata dari alumni dan wali santri sangat dibutuhkan demi keberlanjutan dan kualitas pendidikan yang semakin baik,” ujarnya.

Puncak acara diisi dengan pengajian umum yang disampaikan oleh Pembina Pondok Pesantren Nurul Hakim Lombok, Dr. TGH. Lalu Ahmad Zainuri, M.A., Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram. Dalam tausiyahnya, Ia menjelaskan bahwa silaturrahim bukan sekadar tradisi, melainkan ibadah yang membawa keberkahan bagi kehidupan. Silaturrahim memperluas rezeki, menambah umur yang bermanfaat, dan membangun kedekatan antara sesama. Lebih dari itu, silaturrahim menjaga keharmonisan sosial, menghapus permusuhan, dan memperkuat jaringan sosial yang bermanfaat, terutama bagi santri dan alumni dalam menghadapi kehidupan nyata.

Dirinya menekankan bahwa manfaat silaturrahim tidak hanya dirasakan secara individual, tetapi juga berdampak luas bagi keluarga, lembaga, dan masyarakat. Dengan menjalin hubungan yang baik, seseorang akan merasakan ketenangan hati, peluang hidup yang lebih luas, serta terbuka akses ke berbagai kesempatan pendidikan dan pekerjaan.

Dalam rangka memberikan pemahaman tentang visi dan program pondok, Ustaz Firdaus Nuzula, M.Pd., menyampaikan sosialisasi terkait lembaga-lembaga pendidikan yang dinaungi Yayasan Nurul Hakim. Yayasan ini membawahi Taman Kanak-Kanak (TK), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTS) Putra dan Putri, Madrasah Aliyah (MA) Putra dan Putri, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMMI), Ma’had ‘Aly, program kajian kitab kuning, hingga Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Nurul Hakim. Sistem pendidikan yang terintegrasi ini bertujuan mencetak generasi yang unggul dalam ilmu agama sekaligus kompeten di bidang akademik dan profesional.

Selain itu, Pondok Pesantren Nurul Hakim terus memperbaiki fasilitas dan sarana pendukung belajar demi kenyamanan ribuan santri. Pesantren juga menjalin kerja sama dengan berbagai institusi, termasuk Universitas Islam Madinah dan lembaga internasional lainnya, membuka peluang luas bagi santri dan alumni untuk studi lebih tinggi. Alumni berpotensi mendapatkan privilese seperti beasiswa dan akses pendidikan internasional, bagi mereka yang memiliki kesungguhan dan potensi.

Sesi diskusi juga menjadi bagian menarik dari acara, di mana beberapa wali santri diberikan kesempatan untuk menyampaikan apresiasi sekaligus memberikan masukan terkait pengelolaan pondok. Banyak wali santri mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian pondok terhadap pendidikan, pembinaan karakter, dan fasilitas santri. Mereka juga memberikan saran konstruktif, seperti peningkatan sarana belajar, program pengembangan bakat, dan komunikasi yang lebih intensif antara wali santri dan guru. Diskusi ini berlangsung hangat namun penuh rasa kekeluargaan, menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak demi kemajuan santri dan pesantren.

Salah satu alumni, Dr. Supriyadi, S.H.I., M.H.I., alumni tahun 2003, yang juga Dekan Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) turut memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Ia menyambut baik terselenggaranya silaturrahim dan pengajian umum sebagai wadah memperkuat hubungan antaralumni dan pesantren. Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus dilaksanakan dan dikembangkan agar ke depan bisa lebih meriah dan memberikan manfaat yang lebih luas. Ia juga berharap peran alumni semakin diperkuat dalam mendukung program-program strategis pondok demi kemajuan bersama.

Acara ditutup dengan doa bersama, menguatkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus mendukung kemajuan pondok. Dengan jumlah santri yang besar, guru yang profesional, serta tantangan yang semakin kompleks, sinergi antara pesantren, alumni, dan wali santri menjadi kunci utama keberhasilan.

Silaturrahim ini tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga menjadi energi kolektif dalam membangun masa depan. Dengan kebersamaan yang kokoh, Pondok Pesantren Nurul Hakim diharapkan terus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan dunia.(AM)

]]>
Wed, 25 Mar 2026 14:31:11 +0800 amr
Senyum yang Kembali Mekar: TP PKK dan DWP Sumbawa Balut Luka Anak&Anak Korban Kebakaran Kalimango https://amarmedia.co.id/senyum-yang-kembali-mekar-tp-pkk-dan-dwp-sumbawa-balut-luka-anak-anak-korban-kebakaran-kalimango https://amarmedia.co.id/senyum-yang-kembali-mekar-tp-pkk-dan-dwp-sumbawa-balut-luka-anak-anak-korban-kebakaran-kalimango Senyum yang Kembali Mekar: TP PKK dan DWP Sumbawa Balut Luka Anak-Anak Korban Kebakaran Kalimango

Sumbawa.Alas Amarmedia.co.id – Di tengah sisa puing dan abu yang menyisakan duka di Dusun Pok, Desa Kalimango, sebuah harapan baru mulai tumbuh. Suasana haru bercampur ceria menyelimuti halaman SD Negeri 6 Alas pada Selasa (24/3/2026), saat rombongan Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumbawa hadir membawa lebih dari sekadar bantuan logistik: mereka membawa senyuman.

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni penyerahan bantuan, melainkan sebuah misi kemanusiaan untuk menyentuh sisi terdalam para korban, terutama anak-anak yang kehilangan tempat tinggal mereka dalam musibah kebakaran pemukiman beberapa waktu lalu.

Halaman sekolah yang biasanya menjadi tempat belajar, seketika berubah menjadi ruang penuh tawa. Melalui kolaborasi dengan komunitas KORASA (Komunitas Remaja Sehat Sumbawa) dan tim psikolog, anak-anak diajak bermain dalam sesi trauma healing.

Mata mungil yang sempat meredup karena trauma, kembali berbinar saat mereka diajak bernyanyi dan bermain bersama ibu-ibu TP PKK dan DWP. 

Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., menyampaikan bahwa aksi ini adalah bentuk nyata dari rasa kekeluargaan masyarakat Sumbawa.

"Bantuan ini adalah penyemangat. Kami ingin warga Desa Kalimango tahu bahwa mereka punya keluarga besar di Kabupaten Sumbawa yang siap menopang. Kami berharap bantuan ini meringankan beban dan menjadi pemantik bagi warga untuk bangkit kembali, lebih kuat dari sebelumnya," ungkap Hj. Ida Fitria penuh optimisme.

Ditempat yang sama Ketua DWP Kabupaten Sumbawa menyampaikan, "Musibah ini pasti meninggalkan bekas yang dalam, terutama bagi mental anak-anak kita. Kami hadir di sini untuk memastikan mereka tidak merasa sendirian. Bermain bersama adalah cara kita memulihkan semangat mereka agar trauma itu perlahan terkikis," ujar Ny. Nur Isna Sitoresmi Budi Prasetiyo,  dengan nada lembut.

Selain dukungan psikologis, bantuan fisik hasil kolaborasi TP PKK dan anggota DWP Kabupaten Sumbawa juga mengalir deras. Sebanyak 35 paket perlengkapan sekolah diserahkan agar anak-anak bisa segera kembali mengejar cita-cita. Tak hanya itu, 16 dus pakaian layak pakai, 10 dus air mineral, serta 60 paket goodie bag berisi makanan ringan dibagikan untuk menghibur hati para penyintas kecil tersebut.

Langkah Menuju Pemulihan

Hadirnya Camat Alas Dr Usman SE ME beserta jajaran terkait di lokasi menunjukkan sinergi yang kuat dalam penanganan pasca-bencana. Meski api telah padam, upaya untuk membangun kembali mental dan kehidupan warga baru saja dimulai. 

Kegiatan ditutup dengan pelukan hangat dan doa bersama. Bagi warga Dusun Pok, kehadiran para ibu ini bukan sekadar kunjungan pejabat, melainkan hadirnya sosok "ibu" yang membawa ketenangan di tengah badai yang baru saja lewat.(AM)

]]>
Wed, 25 Mar 2026 06:13:21 +0800 amr
Rajut Silaturahmi, Alumni SMAN 2 Sumbawa Angkatan 80&81 Dorong Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Daerah https://amarmedia.co.id/rajut-silaturahmi-alumni-sman-2-sumbawa-angkatan-80-81-dorong-kontribusi-nyata-untuk-pembangunan-daerah https://amarmedia.co.id/rajut-silaturahmi-alumni-sman-2-sumbawa-angkatan-80-81-dorong-kontribusi-nyata-untuk-pembangunan-daerah Rajut Silaturahmi, Alumni SMAN 2 Sumbawa Angkatan 80-81 Dorong Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Daerah

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Nuansa kekeluargaan yang kental menyelimuti acara Gebyar Halal Bihalal yang digelar oleh alumnus SMAN 2 Sumbawa Besar (Smanda) angkatan tahun 1980 dan 1981. Bertempat di kediaman Mas Firman, BTN Bukit Permai, Sumbawa Besar, pada Selasa (24/3/2026), acara ini menjadi momentum pelepas rindu sekaligus wadah gagasan bagi pembangunan daerah.

Lokasi acara yang merupakan rumah dari adik kandung Ibu Ida Rahayu, S.AP—salah satu alumni yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi PAN—menyuguhkan pemandangan panorama yang sangat indah, menambah kehangatan suasana pertemuan para sahabat lama tersebut.

Inisiasi dan Kehadiran Tokoh

Kegiatan inspiratif ini diinisiasi oleh mantan Kepala SAMSAT NTB, Bapak Abdullah Masrang, SH. M.Si. Sejumlah tokoh lintas profesi tampak hadir, di antaranya purnawirawan TNI, praktisi hukum, hingga pensiunan perbankan.

Tampak hadir Letkol (Purn) Yudi Amiruddin, yang kini aktif di dunia notaris. Kehadiran beliau memberikan warna tersendiri mengingat pengalamannya bertugas di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, hadir pula Ibu Mastawan Muslimin, Pak Husen (pensiunan BRI), Ibu Syamsiar (pensiunan ASN), serta Pak Jaya atau yang akrab disapa Mas Jey yang berprofesi sebagai kontraktor, bersama puluhan alumni lainnya.

Tiga Misi Utama Silaturahmi

Dalam sambutannya, Yudi Amiruddin menyampaikan bahwa pertemuan ini bukan sekadar ajang berkumpul biasa. Setidaknya ada tiga tujuan digelarnya acara ini yaitu 

Mengenang kembali kisah-kisah indah masa sekolah yang penuh kenangan, mempererat tali komunikasi dan memperdalam rasa kekeluargaan antar alumni dan menggugah semangat "Tau Tana Samawa" agar para alumni yang memiliki kapasitas dapat memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah daerah.

"Kami berharap teman-teman yang memiliki kemampuan, baik secara moril maupun materiel, dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Ini adalah bentuk pengabdian kita sebagai putra daerah," tegas Yudi dengan lugas.

Nuansa "Bakela" dan Harapan ke Depan

Acara berlangsung sangat santai dan penuh keakraban. Para alumni terlihat menikmati sajian kuliner khas Samawa dengan tradisi "Bakela" (makan bersama) layaknya suasana tempo dulu yang sudah lama mereka impikan.

Kegiatan yang berjalan lancar ini ditutup dengan doa bersama. Besar harapan para alumnus agar agenda serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai sarana menjaga nyala api persaudaraan dan pengabdian kepada tanah kelahiran. (AM)

]]>
Tue, 24 Mar 2026 22:47:14 +0800 amr
HWM Center Salurkan Bantuan Dana Kerahiman dan Logistik bagi Korban Kebakaran di Desa Kalimango https://amarmedia.co.id/hwm-center-salurkan-bantuan-dana-kerahiman-dan-logistik-bagi-korban-kebakaran-di-desa-kalimango https://amarmedia.co.id/hwm-center-salurkan-bantuan-dana-kerahiman-dan-logistik-bagi-korban-kebakaran-di-desa-kalimango HWM Center Salurkan Bantuan Dana Kerahiman dan Logistik bagi Korban Kebakaran di Desa Kalimango

Sumbawa Amarmedia.co.id– Di tengah puing dan duka pasca-kebakaran hebat yang melanda Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Lembaga Sosial HWM Center hadir membawa secercah harapan. Sebagai wujud empati dan solidaritas kemanusiaan, HWM Center melaksanakan aksi peduli dengan menyalurkan bantuan langsung kepada 31 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak musibah pada Senin (23/3/2026).

Rangkaian aksi sosial ini diawali dengan kunjungan langsung Direktur HWM Center, Dr. H. W. Musyafirin, MM, ke lokasi sisa kebakaran untuk meninjau kondisi warga secara personal. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan tunai secara langsung dan penyerahan sembako secara simbolis di Kantor Desa Kalimango yang dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Alas, Pemerintah Desa, serta keluarga terdampak.

Teladan Kemanusiaan di Luar Musim Politik

Camat Alas, Dr Usman, SE, ME, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas langkah taktis dan cepat yang diambil oleh HWM Center. Ia menggarisbawahi bahwa kehadiran sosok pemimpin di tengah kesulitan warga adalah obat moril yang tak ternilai.

"Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam. Dr. H. W. Musyafirin menunjukkan ketulusan yang luar biasa. Biasanya, tokoh-tokoh besar hadir di tahun politik, namun beliau justru hadir di saat warga kami sedang benar-benar terpuruk. Ini adalah aksi nyata yang langka dan membuktikan bahwa kepedulian beliau melampaui batas waktu maupun kepentingan politik," ujar Usman.

Pesan Kebangkitan: "Hentikan Ratapan, Mari Menatap Depan"

Dalam dialog hangat bersama warga, Dr. H. W. Musyafirin, MM, memberikan penguatan moral agar para korban tidak larut dalam kesedihan. Beliau menekankan pentingnya menjaga optimisme meski di tengah ujian berat.

"Setiap musibah pasti ada hikmahnya. Saya mengajak bapak dan ibu sekalian untuk mulai melihat ke depan, hentikan ratapan, dan jangan saling menyalahkan. Mari bangkit dan tetap semangat. Walaupun secara administratif kita berbeda kabupaten, namun dalam kemanusiaan, kami akan selalu hadir sebagai saudara bagi Anda semua," tutur sosok yang akrab disapa Haji Firin ini dengan penuh empati.

Dorong Kemandirian Warga Melalui Bantuan Tunai

Berbeda dengan bantuan konvensional, HWM Center mengombinasikan bantuan logistik dengan Dana Kerahiman tunai untuk mempercepat pemulihan ekonomi keluarga. Total dana yang disalurkan mencapai Rp36.000.000 (digunakan untuk bantuan tunai langsung serta kebutuhan darurat lainnya), di mana masing-masing KK menerima Rp1.000.000 secara tunai.

Selain dana segar, dua unit mobil boks logistik dikerahkan untuk mendistribusikan paket bantuan per KK berupa:

• Beras premium 10 kg.

• 2 Dus Mie Instan.

• Air Mineral.

• Tikar dan perlengkapan kebutuhan harian lainnya.

Salah seorang warga terdampak mengaku terharu karena bantuan tunai tersebut sangat relevan dengan kebutuhan mendesak mereka. "Kami sangat terbantu. Uang satu juta ini akan kami gunakan untuk membeli peralatan rumah tangga utama agar kami bisa kembali mandiri dan tidak terus bergantung pada dapur umum," ungkapnya.

Warga juga menaruh harapan besar kepada Dr. H. W. Musyafirin agar dapat menjadi penyambung lidah kepada pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat, khususnya dalam mengupayakan program pembangunan rumah layak huni bagi para korban. (AM/Edy)

 

]]>
Tue, 24 Mar 2026 18:03:46 +0800 amr
Bursa Eropa Rebound Usai Sinyal Redanya Konflik AS&Iran, Namun Risiko Masih Mengintai https://amarmedia.co.id/bursa-eropa-rebound-usai-sinyal-redanya-konflik-as-iran-namun-risiko-masih-mengintai https://amarmedia.co.id/bursa-eropa-rebound-usai-sinyal-redanya-konflik-as-iran-namun-risiko-masih-mengintai Bursa Eropa Rebound Usai Sinyal Redanya Konflik AS-Iran, Namun Risiko Masih Mengintai

 

Amarmedia.co.id- Bursa ekuitas Eropa rebound, Senin, mengakhiri tren penurunan tiga hari berturut-turut, setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan menunda rencana serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran menyusul "pembicaraan produktif" dengan Teheran.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup naik 0,61% atau 3,50 poin menjadi 576,78, setelah sebelumnya anjlok hingga 2,5% pada awal sesi perdagangan, demikian laporan Reuters dan CNBC , di Bengaluru, Senin (23/3) atau Selasa (24/3) dini hari WIB.

Kepala Analisis Pasar Rathbones, John Wyn Evans, mengatakan market saat ini berada dalam kondisi rapuh. "Setiap hari tanpa resolusi memberikan tekanan turun yang perlahan pada pasar. Namun, potensi lonjakan tajam tetap sangat mungkin terjadi jika ada sedikit saja tanda gencatan senjata yang kredibel," ujarnya.

Pembalikan arah indeks di tengah sesi menunjukkan betapa sensitifnya sentimen risiko terhadap konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, yang kini memasuki pekan keempat. Konflik tersebut bahkan telah menggeser perhatian investor dari berbagai isu ekonomi lainnya.

Meski Trump mengklaim adanya pembicaraan "produktif" menuju penyelesaian total konflik, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran membantah adanya komunikasi dengan pihak Amerika. Pernyataan yang saling bertolak belakang ini membuat pelaku pasar tetap waspada.

Bursa regional Eropa juga menghijau. Indeks DAX Jerman melompat 1,22% atau 273,67 poin menjadi 22.653,86 dan CAC Prancis menguat 0,79% atau 60,58 poin jadi 7.726,20, sementara FTSE 100 Inggris melemah 0,24% atau 24,18 poin ke posisi 9.894,15.

Sektor pertambangan, keuangan, serta perjalanan dan rekreasi mencatat kenaikan signifikan masing-masing 2,6%, 2,6%, dan 2,5%.

Namun, penurunan tajam harga minyak mentah Brent hingga 9% menekan saham sektor energi yang melorot 1,7%, menjadi beban terbesar bagi indeks.

Di sisi lain, saham maskapai penerbangan yang sensitif terhadap harga energi justru berbalik menguat. Air France melesat 3,9%, sementara Lufthansa melejit 3,4%.

Manajer Portofolio Dakota Wealth, Robert Pavlik, menilai kondisi ini mirip dengan volatilitas pasar yang terjadi hampir setahun lalu saat ketidakpastian kebijakan tarif AS memicu gejolak.

Eropa sendiri dinilai sangat rentan terhadap fluktuasi harga energi, mengingat ketergantungannya pada impor melalui Selat Hormuz--jalur vital yang mengalirkan sekitar seperlima pasokan minyak dunia dan kini sebagian besar terganggu akibat konflik.

Meski mencatat awal pekan yang kuat, indeks STOXX 600 masih berada di ambang koreksi setelah merosot sekitar 9% dari rekor penutupan tertingginya pada Februari. Secara teknis, koreksi dikonfirmasi jika indeks ditutup anjlok 10% dari level puncaknya.

Harapan akan meredanya konflik juga membuat pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa. Namun, sejumlah analis memperingatkan bahwa dampak terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Pemerintah Spanyol bahkan telah mengusulkan langkah-langkah fiskal untuk meredam dampak ekonomi akibat kenaikan biaya energi.

Dari sisi korporasi, saham Telecom Italia melonjak 4,7% setelah layanan pos Poste Italiane mengumumkan rencana akuisisi senilai 10,8 miliar euro melalui kombinasi kas dan saham. Namun, saham Poste Italiane justru anjlok 6,9%.

Sementara itu, perusahaan Jerman Delivery Hero melesat 7,9% setelah menjual bisnis pengantaran makanannya di Taiwan kepada Grab Holdings senilai USD600 juta.

Di sektor ritel, saham perusahaan perhiasan asal Denmark, Pandora, melambung 9,2% seiring turunnya harga logam mulia. (Reuters/CNBC/AI

Sumber referensi: Ipotnews

]]>
Tue, 24 Mar 2026 06:31:56 +0800 amr
Trump Tunda Serang Aset Energi Iran, Emas Bangkit dari Titik Terendah 4 Bulan https://amarmedia.co.id/trump-tunda-serang-aset-energi-iran-emas-bangkit-dari-titik-terendah-4-bulan https://amarmedia.co.id/trump-tunda-serang-aset-energi-iran-emas-bangkit-dari-titik-terendah-4-bulan Trump Tunda Serang Aset Energi Iran, Emas Bangkit dari Titik Terendah 4 Bulan

Amarmedia.co.id  - Harga emas memangkas kerugian dan bangkit dari posisi terendah dalam empat bulan, Senin, setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan menunda rencana serangan terhadap infrastruktur Iran.

Meski demikian, logam mulia tersebut tetap mencatat penurunan untuk hari kesembilan berturut-turut, seiring meningkatnya ekspektasi suku bunga tinggi yang mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.

Harga emas spot merosot 1,8% menjadi USD4.407,06 per ons pada pukul 24.30 WIB, setelah merosot lebih dari 8% di awal sesi. Pada akhir pekan lalu, emas bahkan mencatat kinerja mingguan terburuk sejak 1983, demikian laporan Reuters, di Bengaluru, Senin (23/3) atau Selasa (24/3) dini hari WIB.

Sementara itu, harga emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Juni ditutup anjlok 3,7% menjadi USD4.407,30 per ons.

Direktur Perdagangan High Ridge Futures, David Meger, menjelaskan tekanan jual yang terjadi merupakan kelanjutan dari aksi likuidasi besar-besaran dalam beberapa sesi terakhir.

Dia menambahkan bahwa pembalikan tajam terjadi setelah pernyataan Trump di platform media sosial Truth Social . Pernyataan tersebut memicu perubahan arah pasar secara luas, tidak hanya pada emas, tetapi juga sektor energi dan saham. "Volatilitas kemungkinan besar akan terus berlanjut," ujarnya.

Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh titik terendah empat bulan dalam perdagangan Asia setelah ambles lebih dari 10% sepanjang pekan lalu--penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari empat dekade.

Kenaikan harga energi akibat konflik Iran sebelumnya mendorong ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi lebih lama. Kondisi ini menjadi tekanan bagi emas, yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset), sehingga kurang menarik dibandingkan instrumen berbunga.

Trump menyatakan telah memerintahkan penundaan serangan selama lima hari terhadap fasilitas listrik Iran, sekaligus membuka peluang pembicaraan dengan Teheran untuk mengakhiri konflik antara AS, Israel, dan Iran.

Namun, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, membantah adanya negosiasi dengan Amerika Serikat, sehingga ketidakpastian tetap membayangi pasar.

Setelah pernyataan Trump, harga minyak dunia langsung merosot tajam, sementara dolar AS melemah. Depresiasi dolar biasanya membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lain, sehingga berpotensi meningkatkan permintaan.

Namun demikian, sejak konflik Timur Tengah pecah pada 28 Februari, harga emas spot anjlok lebih dari 15%. Bahkan, jika dibandingkan rekor tertinggi USD5.594,82 per ons yang dicapai pada 29 Januari, harga emas terkoreksi sekitar 20%.

Logam lainnya, harga perak spot melesat 2,5% menjadi USD69,47 per ons. Sebaliknya, platinum melorot 2,7% ke level USD1.868,95, sementara paladium menguat 1,7% jadi USD1.426,77 per ons.

Perusahaan tambang Rusia, Nornickel, produsen paladium terbesar dunia, menyebutkan permintaan logam tersebut dari industri fiberglass di China berpotensi mencapai 0,8 juta ons per tahun dalam jangka menengah. (Reuters/AI

Sumber : Ipotnews

]]>
Tue, 24 Mar 2026 06:24:27 +0800 amr
Silaturahmi dengan MAS, Gubernur NTB Bicara Filosofi Kepemimpinan dan Pemerataan https://amarmedia.co.id/silaturahmi-dengan-mas-gubernur-ntb-bicara-filosofi-kepemimpinan-dan-pemerataan https://amarmedia.co.id/silaturahmi-dengan-mas-gubernur-ntb-bicara-filosofi-kepemimpinan-dan-pemerataan Silaturahmi dengan MAS, Gubernur NTB Bicara Filosofi Kepemimpinan dan Pemerataan

Mataram, Amarmedia.co.id - 23 Maret 2026 - Orang Sasak mengayomi semua orang. Kita besar maka perilaku kita seperti orang besar. 

Kalimat filosofis ini diucapkan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr L Muhamad Iqbal dalam kegiatan silaturahmi dengan Majelis Adat Sasak (MAS) di kediaman salah seorang tokoh Sasak yang juga mantan Gubernur, HL Serinata di Mataram, Senin (23/04/2026). 

Diungkapkannya, kalimat ini menjadi pegangan dalam memulai tugas memimpin daerah agar seluruh elemen masyarakat merasakan kenyamanan dipimpin oleh orang Sasak. 

"Dalam tindakan, saya sebagai orang Sasak ingin menjadi Bapak, Orangtua dan rumah bagi semua orang. Orang Bali, Dompu, Bima dan Sumbawa", ucapnya. 

Dalam hal kebijakan, lanjut Gubernur, orang Sasak memiliki kemampuan untuk menahan diri, mengendalikan diri dan kebijaksanaan yang sedalam Samudera Hindia dan setinggi Gunung Rinjani. 

Oleh karena itu, pembangunan di tahun pertama seperti dikatakan Gubernur terlihat lebih banyak dilakukan di Pulau Sumbawa untuk mengirim pesan bahwa orang Sasak yang menjadi pemimpin tidak meminggirkan dan memberi ruang kepada yang lain. 

Gubernur lantas memaparkan kebijakan pembangunan mulai dari infrastruktur jalan yang membuka daerah terisolasi seperti Batu Rotok, Batu Dulang dan Lenangguar serta konektifitas utara melalui Samota sampai daerah termiskin seperti Dompu. 

Di sektor kesehatan, Pemprov menaikkan tipe rumah sakit Manambai dan RSUD Bima menjadi tipe B. 

Dalam kebijakan terkait kemiskinan, Pemprov melalui program strategis Desa Berdaya akan menuntaskan 106 desa se NTB dengan melakukan pendataan ulang dan strategi pemberdayaan dengan orkestrasi kolaborasi yang masif dengan stimulan dana Rp 500 juta per desa diluar dana lain dari pusat dan lembaga internasional. 

Sektor ketahanan pangan akan diperkuat dengan 900 dapur program MBG yang akan menggerakkan suplai pangan konsumsi dalam daerah. Sementara sektor pariwisata, Pemprov telah mewujudkan konektifitas penerbangan tambahan dan antar destinasi wisata serta pembenahannya. 

Dane Guni Sasak, HL Sajim Sastrawan mengatakan, silaturahmi pertama ini sebagai pembuka ikhtiar menuju NTB Makmur Mendunia. 

Dikatakannya, MAS sedang melakukan upaya meririq dan merindukan batur sasak dalam hal ini Gubernur sebagai manggala gumi sasak dalam komunikasi inten. 

"MAS masih menunda pemberian saran dan rekomendasi pembangunan agar Gubernur punya pengalaman dulu menjadi pemimpin. Manisnya dicerna apalagi pahitnya agar sama - sama membackup penyelenggaraan pemerintahan" jelas Miq Sajim. 

Sementara Ketua MAS NTB, L Winengan berharap kehadiran pemimpin daerah dari kalangan suku Sasak dapat meningkatkan pembangunan manusia Sasak dan NTB. (AM/jmy/her/Diskominfotik)

]]>
Tue, 24 Mar 2026 06:12:34 +0800 amr
Brimob Polda NTB Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Alas https://amarmedia.co.id/brimob-polda-ntb-salurkan-bantuan-kemanusiaan-untuk-korban-kebakaran-di-kecamatan-alas https://amarmedia.co.id/brimob-polda-ntb-salurkan-bantuan-kemanusiaan-untuk-korban-kebakaran-di-kecamatan-alas Brimob Polda NTB Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Alas

Sumbawa.Amarmedia.co.id — Satuan Brimob Polda NTB melalui Batalyon B Pelopor melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan pada Senin Pagi 23 Maret 2026  kepada masyarakat yang menjadi korban kebakaran hebat yang terjadi pada Sabtu dini hari, 21 Maret 2026, di Dusun Sawo, Desa Kalimango, Kecamatan Alas.

Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan sebanyak 31 unit rumah warga, menyebabkan puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Menyikapi kondisi tersebut, Brimob Polda NTB bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Wadanyon B Pelopor Sat Brimob Polda NTB, AKP Nurdin, S.A.P., M.M. Inov, yang didampingi oleh Wadanki 1 Kompi 1 Yon, IPDA Suprapto, serta Danton 1, IPDA Inka Rifandani, S.A.P. Mereka turun langsung ke lokasi kejadian guna meninjau kondisi para korban sekaligus memastikan penyaluran bantuan berjalan dengan lancar.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan sandang, antara lain 300 kilogram beras, 50 dus air mineral, 50 dus mie instan, serta pakaian layak pakai bagi masyarakat yang terdampak kebakaran.

Selain itu, kendaraan angkutan milik Brimob juga diberdayakan untuk membantu mengangkut dan mendistribusikan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana, guna meringankan beban para korban.

AKP Nurdin menyampaikan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam membantu warga yang sedang mengalami musibah. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak kebakaran, serta memberikan semangat agar mereka tetap kuat dan bangkit kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Alas, Dr Usman,SE.ME turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh jajaran Brimob Polda NTB. Ia mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan sangat membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat musibah kebakaran tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Brimob Polda NTB yang telah cepat tanggap turun langsung membantu masyarakat kami. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang terdampak, dan kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin dalam membantu masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian Brimob Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana.

Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca musibah kebakaran di Desa Kalimango Kecamatan Alas. (AM/AW)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 19:41:14 +0800 amr
Kepala BKN Dorong Peningkatan Karier Guru hingga Jenjang Ahli Utama https://amarmedia.co.id/kepala-bkn-dorong-peningkatan-karier-guru-hingga-jenjang-ahli-utama https://amarmedia.co.id/kepala-bkn-dorong-peningkatan-karier-guru-hingga-jenjang-ahli-utama Kepala BKN Dorong Peningkatan Karier Guru hingga Jenjang Ahli Utama

Jakarta.Amarmedia.co.id  – Dalam percepatan reformasi birokrasi yang berdampak pada pelayanan publik, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, menyampaikan peningkatan kualitas guru sebagai faktor penting dari tata kelola ASN. Prof. Zudan, sebut guru memiliki peran strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, upaya reformasi birokrasi tidak hanya berfokus pada perbaikan tata kelola administrasi pemerintahan, tetapi juga harus berdampak langsung pada sektor-sektor pelayanan publik yang vital, seperti pendidikan.

“Reformasi birokrasi tidak hanya tentang tata kelola administrasi, tetapi juga tentang bagaimana kebijakan tersebut berdampak pada layanan publik. Dalam konteks pendidikan, peningkatan kualitas guru menjadi kunci untuk mewujudkan birokrasi yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya dalam forum BKN Menyapa yang digelar secara daring pada Kamis (12/03/2026) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Zudan mendorong agar pengelolaan manajemen ASN, khususnya bagi para guru, semakin responsif terhadap kebutuhan peningkatan kompetensi dan pengembangan karier. Hal ini menurutnya penting untuk menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan sumber daya manusia di masa depan.

Prof. Zudan juga menekankan pentingnya penguatan karier pada jabatan fungsional di bidang pendidikan. “BKN meminta seluruh pihak untuk mendorong pengembangan profesi jabatan fungsional, seperti guru dan pengawas sekolah sehingga dapat berkembang hingga mencapai jenjang Ahli Utama,” ungkapnya. Menurutnya, penguatan jabatan fungsional merupakan bagian dari strategi pengembangan karier ASN berbasis kompetensi sekaligus bentuk pengakuan terhadap profesionalitas para pendidik dalam sistem birokrasi.

“BKN berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan yang memperkuat kapasitas guru sebagai garda terdepan pendidikan. Melalui manajemen ASN yang efektif dan berbasis sistem merit, kita ingin memastikan peningkatan kualitas guru dapat terwujud dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambah Prof. Zudan.

Program BKN Menyapa sendiri merupakan agenda rutin yang diselenggarakan BKN sebagai sarana komunikasi, koordinasi, dan edukasi dengan para pemangku kepentingan kepegawaian di seluruh Indonesia. Forum ini diperuntukkan untuk memperkuat pemahaman mengenai kebijakan dan pengelolaan ASN secara nasional (AM/Humas BKN)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 18:36:24 +0800 amr
H&8 Penutupan Usulan CASN 2026: Instansi yang Terlambat Dianggap Absen Rekrutmen https://amarmedia.co.id/h-8-penutupan-usulan-casn-2026-instansi-yang-terlambat-dianggap-absen-rekrutmen https://amarmedia.co.id/h-8-penutupan-usulan-casn-2026-instansi-yang-terlambat-dianggap-absen-rekrutmen H-8 Penutupan Usulan CASN 2026: Instansi yang Terlambat Dianggap Absen Rekrutmen

JAKARTA.Amarmedia.co.id – Pemerintah memberikan peringatan keras kepada seluruh pimpinan instansi pusat maupun daerah terkait pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026. Batas waktu penyampaian usulan kebutuhan CPNS dan PPPK kini tinggal menyisakan delapan hari lagi, yakni hingga 31 Maret 2026.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada informasi mengenai perpanjangan waktu. Ia meminta Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk segera bergerak cepat mengirimkan data formasi melalui aplikasi e-formasi.

 "Deadline 31 Maret 2026 bagi pimpinan instansi untuk mengajukan formasi CASN 2026. Belum ada informasi perpanjangan," ujar Prof. Zudan kepada JPNN, Senin (23/3).

Sanksi Bagi Instansi yang Melampaui Batas Waktu

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, melalui Surat Nomor: B/1553/M.SM.01.00/2026, memberikan peringatan tegas. Instansi yang tidak menyampaikan usulan hingga tenggat waktu yang ditentukan akan dianggap tidak melaksanakan pengadaan ASN Tahun Anggaran 2026.

Langkah ini diambil guna mempercepat penetapan formasi nasional agar proses rekrutmen dapat berjalan sesuai jadwal. Selain itu, BKN menyatakan kesiapannya sebagai ketua pelaksana nasional untuk menyukseskan seleksi tahun ini, sembari menunggu koordinasi anggaran dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

4 Kriteria Utama Usulan Formasi

Dalam menyusun usulan, instansi pemerintah wajib memperhatikan empat poin krusial yang digariskan oleh KemenPAN-RB:

1. Prinsip Zero Growth: Penambahan pegawai dibatasi, kecuali untuk pemenuhan pelayanan dasar seperti Pendidikan dan Kesehatan.

2. Anggaran: Usulan harus menyesuaikan ketersediaan anggaran dalam APBN atau APBD masing-masing daerah.

3. Program Prioritas: Jabatan yang diusulkan harus mendukung program prioritas nasional dan pencapaian tujuan instansi.

4. Peta Jabatan & Pensiun: Penyusunan harus berdasarkan peta jabatan yang telah ditetapkan serta memperhatikan jumlah ASN yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) tahun 2026.

Dampak Penataan Kabinet Merah Putih

Rekrutmen CASN 2026 kali ini juga menjadi sangat krusial karena adanya perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) sebagai dampak dari Perpres Nomor 139 Tahun 2024 tentang Penataan Tugas dan Fungsi Kementerian Negara Kabinet Merah Putih.

Instansi diharapkan melakukan penyesuaian komposisi ASN yang mendukung transformasi organisasi tersebut. Seluruh usulan wajib diunggah secara daring melalui tautan resmi [https://formasi.menpan.go.id]

]]>
Mon, 23 Mar 2026 18:28:02 +0800 amr
Peduli Korban Kebakaran, PDI Perjuangan NTB Salurkan Bantuan dan Dorong Kolaborasi Anggaran https://amarmedia.co.id/peduli-korban-kebakaran-pdi-perjuangan-ntb-salurkan-bantuan-dan-dorong-kolaborasi-anggaran https://amarmedia.co.id/peduli-korban-kebakaran-pdi-perjuangan-ntb-salurkan-bantuan-dan-dorong-kolaborasi-anggaran Peduli Korban Kebakaran, PDI Perjuangan NTB Salurkan Bantuan dan Dorong Kolaborasi Anggaran

Alas Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  — Musibah kebakaran yang melanda Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, yang mengakibatkan 30 rumah warga terdampak, menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk PDI Perjuangan.

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada para korban kebakaran. Bantuan tersebut merupakan atensi dan dukungan langsung dari Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB, H. Rahmad Hidayat dengan total nilai bantuan sebesar Rp25.000.000.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menyampaikan bahwa meskipun nilai bantuan tersebut tidak besar, namun diharapkan dapat meringankan beban para warga yang terdampak musibah.

“Nilainya mungkin tidak besar, namun ini adalah wujud nyata kepedulian kami. PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, atas arahan DPD PDI Perjuangan NTB, hadir untuk saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ujar Abdul Rafiq kepada media, Senin 23 Maret 2026 di Desa Kalimango kecamatan Alas , Sumbawa Besar. 

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan salam hormat dari Ketua DPD PDI Perjuangan NTB kepada seluruh korban kebakaran. Meskipun beliau tidak dapat hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat terdampak, namun secara batin beliau sangat merasakan duka dan luka yang dialami oleh para korban.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua DPD PDI Perjuangan NTB yang telah memberikan dukungan penuh sehingga bantuan ini dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa Ketua DPD PDI Perjuangan NTB juga telah melakukan komunikasi dengan DPP PDI Perjuangan, khususnya melalui Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPP. Diharapkan ke depan akan ada tambahan bantuan yang dapat diberikan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Kalimango.

Di akhir pernyataannya, Abdul Rafiq mengajak seluruh pihak untuk turut mendoakan dan memberikan dukungan moral kepada para korban agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini.

“Kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban, kami berharap tetap sabar dan kuat menghadapi cobaan ini. Semoga ada hikmah di balik musibah yang terjadi,” kata Rafiq

Lebih lanjut Abdul Rafiq menyampaikan rasa prihatin dan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat tersebut. Ia berharap para korban diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini.

Menurutnya, jika dihitung secara keseluruhan, dalam bulan ini sudah terjadi tiga kali musibah kebakaran di Kabupaten Sumbawa dengan total sekitar 34 rumah warga yang terdampak. Dua kejadian terjadi di Kecamatan Alas dan satu kejadian lainnya di Kecamatan Moyo Hilir.

Abdul Rafiq menyampaikan keyakinannya bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa tentu telah memikirkan langkah-langkah strategis untuk membantu para korban, termasuk rencana membangun kembali rumah warga yang terdampak kebakaran.

“Saya meyakini pemerintah daerah melalui Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa tentu sudah merencanakan langkah-langkah untuk membangun kembali rumah warga yang terdampak kebakaran, sehingga mereka dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan rumah bagi para korban bisa dilakukan melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT) yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumbawa. Selain itu, tidak menutup kemungkinan adanya sharing anggaran dengan Pemerintah Provinsi NTB agar dukungan pembiayaan lebih optimal.

Lebih lanjut, Abdul Rafiq menambahkan bahwa untuk memaksimalkan kualitas rumah yang dibangun, skema pembiayaan juga dapat melibatkan Baznas Kabupaten Sumbawa melalui pola sharing anggaran. Pelaksanaannya tentu dapat disesuaikan dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku, sehingga tetap akuntabel dan tepat sasaran.

Menurutnya, jika dihitung secara realistis, pembangunan rumah layak huni dengan kisaran anggaran minimal sekitar Rp50 juta per rumah sudah cukup ideal untuk membantu para korban agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

“Kalau memungkinkan, skema ini bisa diperkuat dengan sharing anggaran antara APBD Kabupaten, Pemerintah Provinsi NTB, serta dukungan Baznas, sehingga kualitas rumah yang dibangun benar-benar maksimal dan layak dihuni,” tambahnya.

Selain itu, Abdul Rafiq juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap sarana penanggulangan kebakaran di wilayah Kecamatan Alas. Ia menilai perlu adanya penambahan unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang memadai di wilayah tersebut, mengingat dalam waktu dekat telah terjadi dua kali kebakaran di kecamatan tersebut.

“Ke depan kami juga berharap adanya penambahan unit Damkar yang layak di Kecamatan Alas agar respon terhadap kejadian kebakaran bisa lebih cepat dan potensi kerugian dapat diminimalisir,” pungkasnya.

Di akhir pernyataannya, Abdul Rafiq mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong membantu para korban kebakaran, baik melalui dukungan moral maupun bantuan lainnya, agar mereka dapat segera bangkit dari musibah yang dialami.

]]>
Mon, 23 Mar 2026 15:14:56 +0800 amr
Duka dan Bakti di Garis Depan: Sekda Sumbawa Dampingi Bupati Melayat Pahlawan Damkar hingga Pastikan Logistik di Kalimango https://amarmedia.co.id/duka-dan-bakti-di-garis-depan-sekda-sumbawa-dampingi-bupati-melayat-pahlawan-damkar-hingga-pastikan-logistik-di-kalimango https://amarmedia.co.id/duka-dan-bakti-di-garis-depan-sekda-sumbawa-dampingi-bupati-melayat-pahlawan-damkar-hingga-pastikan-logistik-di-kalimango Duka dan Bakti di Garis Depan: Sekda Sumbawa Dampingi Bupati Melayat Pahlawan Damkar hingga Pastikan Logistik di Kalimango

Sumbawa.Alas Amarmedia.co.id— Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmen penuh dalam penanganan pascabencana kebakaran yang melanda Desa Kalimango. Minggu (22/3/2026), Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa hadir mendampingi Bupati Sumbawa dalam rangkaian kunjungan yang sarat akan rasa empati, mulai dari rumah duka anggota pemadam kebakaran hingga ke titik pengungsian warga.

Rangkaian kunjungan diawali dengan suasana khidmat saat rombongan menyambangi kediaman almarhum M. Solikin, anggota Damkartan yang gugur saat bertugas memadamkan api di Kalimango pada Minggu dini hari lalu.

Bagi Pemerintah Daerah, sosok almarhum M. Solikin adalah teladan dedikasi. Sekda Sumbawa menyampaikan bahwa kehadiran jajaran pimpinan daerah di rumah duka merupakan bentuk penghormatan tertinggi atas jasa dan pengabdian almarhum selama belasan tahun.

"Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Almarhum M. Solikin telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi sebagai benteng terakhir keselamatan warga. Kepergian beliau adalah duka bagi seluruh jajaran birokrasi dan masyarakat Kabupaten Sumbawa," ujar Sekda di sela-sela takziah.

Usai melayat, rombongan langsung bergerak menuju lokasi kebakaran di Dusun Po’, Desa Kalimango. Selain menyerahkan bantuan logistik secara simbolis kepada warga terdampak, Sekda bersama Bupati melakukan inspeksi mendalam terhadap fasilitas penanganan darurat yang telah didirikan.

Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah kesiapan Dapur Umum. Sekda memastikan bahwa stok logistik dan kualitas distribusi makanan bagi puluhan keluarga yang kehilangan tempat tinggal harus berjalan tanpa kendala.

"Sesuai arahan Bapak Bupati, fokus utama kita saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Saya sudah mengecek langsung kesiapan dapur umum agar suplai pangan tetap lancar dan bergizi bagi warga di pengungsian. Kita ingin penanganan darurat ini berjalan optimal, cepat, dan terkoordinasi dengan baik," tegasnya.

Dalam kunjungannya, Sekda juga berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk BPBD dan Dinas Sosial, untuk mempercepat pendataan administrasi maupun kerugian material guna langkah pemulihan jangka panjang.

Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini membawa pesan kuat bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah rakyat saat masa sulit. Di tengah puing-puing sisa kebakaran, Sekda menekankan pentingnya semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat untuk membangkitkan kembali Desa Kalimango.

"Musibah ini berat, namun dengan sinergi semua pihak—pemerintah, relawan, dan kepedulian masyarakat—kita akan pastikan warga Kalimango bisa segera pulih dan bangkit kembali," pungkas Sekda.(AM)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 15:08:28 +0800 amr
Spektrum Pemikiran Global Abi Mang: Dari Ramadhan ke Idul Fitri, Membumikan Manusia ke Fitrah https://amarmedia.co.id/spektrum-pemikiran-global-abi-mang-dari-ramadhan-ke-idul-fitri-membumikan-manusia-ke-fitrah https://amarmedia.co.id/spektrum-pemikiran-global-abi-mang-dari-ramadhan-ke-idul-fitri-membumikan-manusia-ke-fitrah

Spektrum Pemikiran Global Abi Mang: Dari Ramadhan ke Idul Fitri, Membumikan Manusia ke Fitrah

Oleh : Didin Maninggara 

 

Di panggung politik, Abi Mang, sapaan familiar Arachman Alamudy dikenal sebagai politisi lintas zaman. 

Pria berusia 74 tahun ini, menyandang empat gelar akademis: Drs, Dr, S.H. dan M.Si. Keempat gelar itu diraih dengan ikhtiar, air mata dan doa. 

Di tengah menikmati purnabhaktinya pasca menjabat Wakil Ketua DPRD dan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumbawa, Abi mengisi waktu bersama cucu-cucunya di sebuah rumah asri dan luas di by pass Sering, Samawa Rea. Meski demikian, naluri politiknya tak ikut purnabhakti. Ia konsisten merawat integritas dan profesionalitas. Menjadikan dirinya tetap mendapat posisi dalam kepengurusan Partai Golkar daerah ini hingga kini di posisi Dewan Penasehat

Abi menyikapi perjalanan hidup tidak harus dimulai dari langkah besar, tapi dari langkah kecil. Sebab, perubahan sejati justru lahir dari hal-hal kecil. 

Meski berkiprah di tataran lokal, namun pemikiran politik Abi menjangkau spektrum global

Berangkat dari itulah, Abi mengartikulasi makna kesejatian Ramadhan yang baru saja pergi adalah madrasah latihan kedisiplinan. Laboratorium ujian iman, kesabaran dan konsistensi.

Dari Ramadhan ke Idul Fitri

Hari-hari selama Ramadhan adalah berpuasa sebulan penuh. Selama itu kita dilatih menahan diri dari lapar, dahaga dan hawa nafsu. Mengatur pola hidup. Pola makan minum. Mengatur konsumsi. Memperbanyak ibadah dan meningkatkan kualitasnya.

"Semua itu merupakan hal-hal kecil tapi berdampak besar pada perubahan besar didalam kita menjalani kehidupan," ujar Abi saat bincang khusus bersama GARANEWS.ID via telepon selular, usai sholat Ied hari ini.

Melekat kuat dalam diri Abi alangkah indahnya ibadah puasa. Kita taat aturan yang menjadi nilai-nilai utama selama Ramadhan. Mulai dari yang ringan: sholat tepat waktu, makan minum tepat waktu, baca Qur'an, zikir dan sahur. Semua itu kita lakukan dengan konsisten secara personal, namun dalam suasana kolektif.

Dampaknya, bukan hanya peningkatan ibadah, tetapi juga ketenangan, disiplin, dan kejernihan berpikir.

Rutinitas itu berlanjut ke Idul Fitri. Menurut Abi, Idul Fitri bukan akhir, tapi awal kita kembali ke fitrah dengan sistem hidup yang baru dan lebih baik dari sebelumnya.

"Itulah yang disebut Idul Fitri kembali ke fitrah, yakni tranformasi kesejatian hidup," tegas Abi menyiratkan pesan penuh nilai-nilai spiritualitas

Namun Abi menggaris bawahi makna spiritualitas akan memiliki kekuatan dahsyat bila ditransformasikan menjadi pola pikir berkemajuan yang sarat nilai-nilai unggul untuk dipraktikkan dalam kehidupan nyata seperti etos kerja dalam bekerja, bahkan dalam kepemimpinan.

Di tengah dekadensi moral global yang dipertontonkan Amerika-Israel terhadap Iran, Abi menilai perayaan Idul Fitri 1447 H merupakan momentum sejarah yang krusial, di mana tatanan dunia sedang mengalami guncangan hebat akibat eskalasi militer antara Iran dan Israel yang melibatkan hegemoni Amerika Serikat.

Di tengah dentuman mesin perang dan kegagalan diplomasi internasional, dekadensi moral global berada di titik nadir. 

Situasi ini, ia lirik dari kacamata sosiologi politik, disebut sebagai dekadensi moral global—sebuah kondisi di mana nilai-nilai etika universal dikalahkan oleh kepentingan pragmatis dan realisme politik yang berbau zionis.

 

Dalam situasi inilah, Abi mengingatkan, Idul Fitri bagi bangsa Indonesia harus dimaknai melampaui ritus keagamaan, yakni sebagai momentum untuk membumikan kembali Etika Pancasila sebagai kompas moral dunia.

 

Abi menyebut, krisis global saat ini berakar pada hilangnya empati negara-negara besar terjebak dalam perang di kawasan Timur Tengah yang secara brutal mengabaikan kemanusiaan. Yang dalam konteks substantif, Pancasila adalah antitesis atas pengabaian kemanusiaan yang adil dan beradab.

 

"Di sinilah Idul Fitri yang mengandung makna kembali pada kesucian (fitrah) manusia, secara substansial selaras dengan prinsip Pancasila yang menempatkan martabat manusia di atas segalanya," ujar Doktor Ilmu Politik itu.

 

Membumikan etika dan moral berdasarkan Pancasila harus ada gerakan global menolak legalisasi kekerasan yang hari ini dipertontonkan di Timur Tengah, justru ketika umat muslim dunia merayakan hari kemenangan Idul Fitri.

 

Spirit inilah yang seharusnya diadopsi dari Ramadhan yang sudah berakhir ke Idul Fitri, bahwa kekuatan militer tanpa kendali moral hanya akan melahirkan siklus kehancuran yang tak berujung.

 

Dalam perspektif teologis, Abi menyebut Al-Qur’an secara eksplisit memerintahkan manusia untuk menjadi penengah dan pendamai konflik global dengan menjadikan Idul Fitri 1447 H sebagai momentum bagi Indonesia untuk melaksanakan pesan perdamaian ke kancah internasional yang berbasis pada pentingnya etika dan moral untuk kemanusiaan.

 

Diakhir perbincangan, Abi dan keluarga menyampaikan semoga segala hilaf dan salah terhapus. Hati kembali bersih, seperti bayi baru lahir. Dan kebahagiaan selalu menyertai kita semua.

]]>
Mon, 23 Mar 2026 14:33:46 +0800 amr
UNSA Hadir untuk Kalimango: Ikhtiar Kemanusiaan di Tengah Duka Kebakaran Alas https://amarmedia.co.id/unsa-hadir-untuk-kalimango-ikhtiar-kemanusiaan-di-tengah-duka-kebakaran-alas https://amarmedia.co.id/unsa-hadir-untuk-kalimango-ikhtiar-kemanusiaan-di-tengah-duka-kebakaran-alas UNSA Hadir untuk Kalimango: Ikhtiar Kemanusiaan di Tengah Duka Kebakaran Alas

SUMBAWA.Alas Amarmedia.co.id — Universitas Samawa (UNSA) menunjukkan bahwa kampus bukan sekadar menara gading, melainkan rumah bagi empati dan kepedulian. Merespons musibah kebakaran hebat yang melanda Desa Kalimango, Kecamatan Alas, keluarga besar UNSA bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik pada Minggu malam (22/3/2026).

Aksi kemanusiaan ini lahir dari gerakan spontan seluruh sivitas akademika—mulai dari jajaran rektorat, dosen, hingga tenaga kependidikan—yang bahu-membahu mengumpulkan donasi sesaat setelah kabar duka tersebut tersiar.

Wujud Nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi

Wakil Rektor II Universitas Samawa, Muhammad Yamin, SE., M.Si., yang turun langsung dalam memantau pengumpulan bantuan ini, menegaskan bahwa kehadiran UNSA di tengah warga terdampak merupakan wujud nyata dari pengabdian kepada masyarakat.

 "Kami merasakan apa yang bapak dan ibu rasakan di Kalimango. Kehadiran kami di sini bukan sekadar menyerahkan materi, melainkan bentuk dukungan moral agar warga tetap tegar menghadapi cobaan yang berat ini. Universitas Samawa berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama di saat-saat sulit seperti sekarang," ujar Muhammad Yamin dengan nada haru.

Dirinya menambahkan bahwa bantuan berupa bahan pangan pokok, beras, mie instan, dan air mineral yang disalurkan melalui posko oleh perwakilan UNSA Adrian Junior diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan dasar warga untuk sementara waktu.

Kepedulian UNSA tidak berhenti pada bantuan logistik semalam. Di lokasi yang sama, perwakilan tim lapangan, Etot, menjelaskan bahwa semangat "Saling Pedi, Saling Beme" (Saling Peduli, Saling Membantu) terus berlanjut di lingkungan kampus.

"Sampai saat ini, kami masih terus menggalang donasi tunai dari keluarga besar kampus dan masyarakat umum. Dana ini nantinya akan diperuntukkan bagi kebutuhan mendesak lainnya yang bersifat non-logistik bagi para korban seperti anak anak dan remaja yang sekolah" ungkap Etot.

Musibah yang menghanguskan puluhan rumah dan merenggut ketenangan warga Dusun Po' ini menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas kolektif. Muhammad Yamin berharap, gerakan yang dilakukan UNSA dapat memicu gelombang bantuan lainnya dari berbagai elemen masyarakat di Sumbawa.

"Semoga bantuan yang mungkin tidak seberapa ini dapat menjadi penyemangat bagi saudara-saudara kita di Kalimango untuk kembali bangkit. Kita semua mendoakan agar ketabahan selalu menyertai para korban," pungkas Wakil Rektor II tersebut.

Di tengah puing-puing sisa kebakaran, kehadiran Universitas Samawa menjadi secercah harapan bahwa di setiap kesulitan, selalu ada saudara yang siap merangkul dan membantu memulihkan keadaan. (AM)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 14:22:57 +0800 amr
Abdul Rafiq Dorong Sinergi Pemda dan Baznas untuk Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Kalimango https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-dorong-sinergi-pemda-dan-baznas-untuk-bangun-kembali-rumah-korban-kebakaran-di-kalimango https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-dorong-sinergi-pemda-dan-baznas-untuk-bangun-kembali-rumah-korban-kebakaran-di-kalimango Abdul Rafiq Dorong Sinergi Pemda dan Baznas untuk Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Kalimango

SUMBAWA.Alas.Amarmedia.co.id— Beruntunnya musibah kebakaran yang melanda Kabupaten Sumbawa dalam sebulan terakhir memicu perhatian serius dari berbagai pihak. Menanggapi kebakaran terbaru di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., mendesak langkah nyata pemerintah dalam upaya rekonstruksi tempat tinggal warga.

Dalam pernyataannya, Abdul Rafiq mengungkapkan rasa duka yang mendalam. Ia mencatat bahwa dalam satu bulan ini saja, Sumbawa telah dihantam tiga kali musibah kebakaran besar—dua kali di Kecamatan Alas dan satu kali di Moyo Hilir—dengan total 34 rumah warga yang terdampak.

Abdul Rafiq meyakini bahwa Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa telah menyiapkan langkah strategis. Namun, ia secara spesifik mengusulkan skema pembiayaan yang kolaboratif agar beban APBD tidak terlalu berat dan pembangunan lebih cepat terealisasi.

Beberapa skema pembiayaan yang diusulkan antara lain Optimalisasi BTT dengan menggunakan pos Belanja Tidak Terduga (BTT) dari APBD Kabupaten Sumbawa. Sinergi Provinsi melalui sharing anggaran dengan Pemerintah Provinsi NTB dan fukungan Baznas yang melibatkan Baznas Kabupaten Sumbawa untuk memaksimalkan kualitas rumah yang dibangun.

 "Secara realistis, pembangunan rumah layak huni dengan anggaran minimal sekitar Rp50 juta per rumah sudah cukup ideal. Jika dilakukan dengan pola sharing antara Kabupaten, Provinsi, dan Baznas, kualitas rumah bagi korban akan lebih maksimal," ujar Abdul Rafiq.

Selain fokus pada pembangunan kembali, pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Sumbawa ini menyoroti lemahnya sarana penanggulangan kebakaran di wilayah Kecamatan Alas.

Mengingat tingginya frekuensi kebakaran di wilayah tersebut, ia mendesak pemerintah untuk segera menambah unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang layak.

"Ke depan, penambahan unit Damkar di Alas adalah harga mati agar respon terhadap api bisa lebih cepat dan kerugian warga dapat diminimalisir," harapnya.

Menutup pernyataannya, Abdul Rafiq mengajak seluruh elemen masyarakat Sumbawa untuk tidak tinggal diam. Ia menekankan pentingnya semangat Gotong Royong untuk membantu para korban, baik melalui dukungan moral maupun bantuan materiil, guna mempercepat pemulihan psikologis dan ekonomi warga yang terdampak. (AM)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 13:33:33 +0800 amr
PDI Perjuangan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas https://amarmedia.co.id/pdi-perjuangan-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-desa-kalimango-kecamatan-alas https://amarmedia.co.id/pdi-perjuangan-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-desa-kalimango-kecamatan-alas PDI Perjuangan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas

Sumbawa, Amarmedia.co.id  Senin 23 Maret 2026 — Musibah kebakaran yang melanda Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, yang mengakibatkan lebih 31 rumah warga terdampak, menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk PDI Perjuangan.

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada para korban kebakaran. Bantuan tersebut merupakan atensi dan dukungan langsung dari Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB, Bapak H. Rahmad Hidayat, SH, dengan total nilai bantuan sebesar Rp25.000.000.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menyampaikan bahwa meskipun nilai bantuan tersebut tidak besar, namun diharapkan dapat meringankan beban para warga yang terdampak musibah.

“Nilainya mungkin tidak besar, namun ini adalah wujud nyata kepedulian kami. PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, atas arahan DPD PDI Perjuangan NTB, hadir untuk saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ujar Abdul Rafiq.

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan salam hormat dari Ketua DPD PDI Perjuangan NTB kepada seluruh korban kebakaran. Meskipun beliau tidak dapat hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat terdampak, namun secara batin beliau sangat merasakan duka dan luka yang dialami oleh para korban.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua DPD PDI Perjuangan NTB yang telah memberikan dukungan penuh sehingga bantuan ini dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa Ketua DPD PDI Perjuangan NTB juga telah melakukan komunikasi dengan DPP PDI Perjuangan, khususnya melalui Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPP. Diharapkan ke depan akan ada tambahan bantuan yang dapat diberikan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Kalimango.

Di akhir pernyataannya, Abdul Rafiq mengajak seluruh pihak untuk turut mendoakan dan memberikan dukungan moral kepada para korban agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini.

“Kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban, kami berharap tetap sabar dan kuat menghadapi cobaan ini. Semoga ada hikmah di balik musibah yang terjadi,” tutupnya. (AM)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 13:09:35 +0800 amr
Misi Kemanusiaan MDMC Sumbawa: Menghapus Air Mata di Balik Abu Kebakaran Kalimango https://amarmedia.co.id/misi-kemanusiaan-mdmc-sumbawa-menghapus-air-mata-di-balik-abu-kebakaran-kalimango https://amarmedia.co.id/misi-kemanusiaan-mdmc-sumbawa-menghapus-air-mata-di-balik-abu-kebakaran-kalimango Misi Kemanusiaan MDMC Sumbawa: Menghapus Air Mata di Balik Abu Kebakaran Kalimango

SUMBAWA.Alas.Amarmedia.co.id– Di saat gema takbir dan suka cita Lebaran masih menyelimuti hati, warga Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, justru harus menghadapi ujian yang teramat berat. Ahad dini hari (22/3), pukul 00.15 WITA, api berkobar hebat menghanguskan harapan dan tempat berteduh warga. Sebanyak 36 rumah rata dengan tanah, menyisakan duka mendalam di tengah suasana yang seharusnya penuh kemenangan.

"Bagi kami di MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Kabupaten Sumbawa, bencana ini bukan sekadar statistik kerugian materi, melainkan tentang 129 jiwa yang kehilangan rasa aman dalam sekejap" ujar Sekretaris MDMC Sumbawa Adrian Junior 

Bergerak atas panggilan kemanusiaan, MDMC Sumbawa hadir di lokasi bencana pada Ahad (22/3) untuk menyalurkan bantuan darurat. Bantuan ini merupakan titipan amanah dari masyarakat luas yang digalang melalui Lazis Muhammadiyah (Lazismuh) Sumbawa.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung di Posko Bencana Kantor Desa Kalimango dan diterima oleh Kepala Desa, Hery Darfan, S.P. "Di sana, kami melihat sendiri bagaimana wajah-wajah lelah para orang tua dan tatapan kosong anak-anak yang kini tak lagi memiliki atap untuk bernaung" ingka Etot akrab disapa 

Penghormatan bagi Pahlawan yang Gugur

Dalam misi ini, MDMC Sumbawa juga menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya seorang petugas Damkar Kabupaten Sumbawa saat berjuang memadamkan api. Beliau adalah pahlawan kemanusiaan yang memberikan segalanya demi keselamatan sesama. Keberaniannya menjadi pengingat bagi kami untuk terus konsisten berkhidmat di jalan kemanusiaan.

MDMC tidak ingin hanya sekadar datang dan memberi. Kami menyadari ada luka yang tidak terlihat oleh mata—trauma psikologis, terutama pada 46 anak-anak (mulai dari 12 balita hingga mahasiswa) yang terdampak.

Oleh karena itu, MDMC Sumbawa telah merancang langkah strategis pascabencana melalui program "Trauma Healing". Kami akan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan anak-anak di Dusun Pok tidak memendam trauma berkepanjangan. Kami ingin mereka kembali berani bermimpi, meski buku dan seragam mereka mungkin telah menjadi abu.

Saat ini, duka warga Kalimango adalah duka kita semua. Lazismuh Sumbawa masih terus membuka pintu "Open Donasi" bagi siapapun yang ingin berbagi keberkahan Lebaran dengan mereka yang sedang tertimpa musibah.

"Sekecil apapun bantuan yang kita berikan, ia akan menjadi tiang-tiang harapan baru bagi warga Dusun Pok untuk bangkit kembali.Mari kita rekatkan kembali ukhuwah melalui aksi nyata. Karena bagi mereka, kehadiran dan kepedulian kita adalah bukti bahwa mereka tidak sendirian melewati masa sulit ini",tutup Etot (AM)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 12:46:06 +0800 amr
Wujud Sinergitas, TNI&Polri dan Masyarakat Alas Gotong Royong Bersihkan Puing Pasca Kebakaran di Desa Kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-sinergitas-tni-polri-dan-masyarakat-alas-gotong-royong-bersihkan-puing-pasca-kebakaran-di-desa-kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-sinergitas-tni-polri-dan-masyarakat-alas-gotong-royong-bersihkan-puing-pasca-kebakaran-di-desa-kalimango Wujud Sinergitas, TNI-Polri dan Masyarakat Alas Gotong Royong Bersihkan Puing Pasca Kebakaran di Desa Kalimango

SUMBAWA, Amarmedia.co.id– Semangat kebersamaan dan kepedulian ditunjukkan oleh jajaran TNI-Polri bersama masyarakat Kecamatan Alas. Pada Senin pagi (23/03/2026), puluhan personel gabungan bersama warga setempat turun ke lapangan untuk melaksanakan gotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran di Dusun Pok, Desa Kalimango, Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 WITA ini melibatkan personel dari Kodim 1607/Sumbawa, Yon TP 835/Samota Yudha personel Polsek Alas, para relawan, serta warga masyarakat sekitar. Aksi bersih-bersih ini dipimpin langsung oleh Danramil 1607-04/Alas, Kapten Inf Triono Budi Waskito, bersama Camat Alas

Kelanjutan dari Peninjauan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa 

Kegiatan gotong royong ini merupakan tindak lanjut nyata setelah sebelumnya, pada Minggu (22/03/2026), Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, melakukan peninjauan langsung ke lokasi musibah. Dalam kunjungan tersebut, Bupati yang didampingi oleh Danramil Alas melihat kondisi rumah warga yang terdampak serta menyerahkan bantuan logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui posko kebakaran.

Danramil 1607-04/Alas, Kapten Inf Triono Budi Waskito, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat adalah kewajiban, terutama saat warga sedang tertimpa musibah.

"Kami bersama Babinsa akan terus hadir di tengah masyarakat untuk membantu penanganan pasca kebakaran serta memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Gotong royong ini adalah bentuk sinergi kami dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mempercepat proses pemulihan bagi warga," ujar Kapten Inf Triono.

Kehadiran aparat keamanan dan pemerintah di lokasi kebakaran tidak hanya membantu secara fisik dalam pembersihan material bangunan, tetapi juga memberikan dukungan moril yang besar bagi warga Dusun Pok. Kolaborasi antara TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan, dan relawan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban sehingga mereka bisa segera bangkit kembali.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan material masih berlangsung dengan tertib dan lancar. Sinergi yang kuat antara seluruh elemen masyarakat mencerminkan nilai luhur gotong royong yang masih terjaga erat di wilayah Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 10:17:53 +0800 amr
Dari Empati ke Aksi Nyata: Cara Cerdas Menyalurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Alas https://amarmedia.co.id/dari-empati-ke-aksi-nyata-cara-cerdas-menyalurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-alas https://amarmedia.co.id/dari-empati-ke-aksi-nyata-cara-cerdas-menyalurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-alas Dari Empati ke Aksi Nyata: Cara Cerdas Menyalurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Alas

Oleh : I Made Widiarta

Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah kebakaran yang terjadi di Kecamatan Alas, Sumbawa. Kehilangan puluhan rumah serta gugurnya seorang petugas pemadam kebakaran dalam menjalankan tugas adalah duka yang sangat mendalam. Peristiwa ini tidak hanya menyisakan kerugian materi, tetapi juga luka emosional bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Semoga para korban diberikan ketabahan, dan segala bentuk bantuan yang datang benar-benar mampu meringankan beban mereka.

Perlu ditegaskan sejak awal bahwa tulisan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi niat baik masyarakat dalam berdonasi. Justru sebaliknya, artikel ini hadir sebagai bentuk edukasi literasi digital agar setiap bantuan yang diberikan dapat tersalurkan dengan tepat, aman, dan amanah. Di tengah tingginya empati masyarakat, penting bagi kita untuk tetap cerdas dalam memilih lembaga penyalur bantuan, sehingga niat baik tidak berhenti sebagai simbol kepedulian, tetapi benar-benar menjadi solusi bagi korban.

Dalam situasi bencana seperti kebakaran di Alas, biasanya banyak pihak yang bergerak cepat membuka donasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Fenomena ini menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat Indonesia. Namun, di sisi lain, kondisi ini juga membuka potensi terjadinya ketidakteraturan distribusi, informasi yang tidak terverifikasi, bahkan risiko penyalahgunaan bantuan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami bagaimana memilih lembaga penyalur bantuan yang tepat.

Lembaga penyalur bantuan yang kredibel umumnya memiliki legalitas yang jelas. Mereka terdaftar secara resmi sebagai yayasan, organisasi sosial, atau bagian dari institusi pemerintah. Legalitas ini menjadi dasar bahwa lembaga tersebut memiliki tanggung jawab hukum dan berada dalam sistem pengawasan. Selain itu, transparansi menjadi indikator utama dari lembaga yang amanah. Lembaga yang baik akan secara terbuka menyampaikan jumlah donasi yang masuk, bentuk bantuan yang disalurkan, serta siapa saja penerima manfaatnya.

Keberadaan jaringan di lapangan juga sangat menentukan efektivitas penyaluran bantuan. Dalam konteks kebakaran di Alas, lembaga yang memiliki relawan atau bekerja sama dengan pemerintah desa, RT/RW, dan posko resmi akan lebih mampu menjangkau korban secara langsung. Mereka memiliki akses terhadap data riil serta memahami kebutuhan prioritas masyarakat terdampak. Tanpa jaringan yang kuat, bantuan berisiko menumpuk di satu lokasi, sementara wilayah lain justru kekurangan.

Selain itu, sistem distribusi yang jelas merupakan tanda profesionalitas sebuah lembaga. Bantuan seharusnya disalurkan berdasarkan data yang terverifikasi, misalnya melalui daftar nama penerima atau pembagian berbasis wilayah. Pendekatan ini tidak hanya memastikan keadilan, tetapi juga mencegah terjadinya konflik sosial di tengah masyarakat terdampak. Rekam jejak lembaga juga penting untuk diperhatikan. Di era digital, masyarakat dapat dengan mudah menelusuri aktivitas lembaga melalui internet dan media sosial, sehingga proses verifikasi dapat dilakukan secara mandiri.

Namun demikian, masyarakat juga perlu waspada terhadap beberapa tanda bahaya dalam penggalangan bantuan. Misalnya, penggunaan rekening pribadi tanpa penjelasan yang jelas, tidak adanya identitas pengelola, tidak pernah memberikan laporan penyaluran, atau penggunaan narasi yang terlalu emosional tanpa disertai data yang valid. Literasi digital mengajarkan kita untuk tidak hanya mengandalkan empati, tetapi juga melakukan verifikasi informasi sebelum mengambil keputusan.

Seiring dengan perkembangan teknologi, penggunaan platform digital dalam penggalangan dan penyaluran bantuan menjadi semakin penting. Bagi para Volunteer atau Lembaga Penyalur Donasi, beberapa platform yang dapat digunakan masyarakat untuk berdonasi secara aman dan transparan antara lain Kitabisa, BenihBaik, WeCare.id, serta Ayobantu. Platform-platform ini menyediakan sistem yang terverifikasi, memungkinkan masyarakat melihat jumlah donasi yang terkumpul secara real-time, serta memantau laporan penyaluran bantuan secara berkala. Dengan demikian, risiko penyalahgunaan dana dapat diminimalkan dan kepercayaan publik dapat terjaga.

Selain memberikan manfaat bagi donatur, penggunaan platform digital terverifikasi juga memberikan banyak keuntungan bagi lembaga penyalur bantuan itu sendiri. Pertama, meningkatkan kredibilitas lembaga di mata publik. Lembaga yang menggunakan platform terpercaya akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan karena telah melalui proses verifikasi dan memiliki sistem yang transparan. Kedua, memperluas jangkauan donasi. Dengan platform digital, lembaga tidak hanya bergantung pada donatur lokal, tetapi dapat menjangkau masyarakat secara nasional bahkan internasional.

Ketiga, mempermudah manajemen dan pencatatan donasi. Platform digital biasanya menyediakan sistem pencatatan otomatis, sehingga lembaga tidak perlu lagi melakukan rekap manual yang rawan kesalahan. Keempat, meningkatkan efisiensi dan kecepatan penggalangan dana. Dalam situasi darurat seperti kebakaran di Alas, kecepatan menjadi faktor penting, dan platform digital memungkinkan donasi terkumpul dalam waktu singkat.

Kelima, memudahkan pelaporan dan akuntabilitas. Lembaga dapat dengan mudah menyampaikan laporan kepada publik dalam bentuk data yang terstruktur dan mudah dipahami. Hal ini tidak hanya meningkatkan transparansi, tetapi juga memperkuat reputasi lembaga dalam jangka panjang. Keenam, mengurangi risiko penyalahgunaan dana karena adanya sistem pengawasan dari platform itu sendiri.

Bagi lembaga atau komunitas lokal di Sumbawa, penggunaan teknologi tidak harus selalu kompleks. Platform sederhana seperti Google Form dapat digunakan untuk pendataan donatur dan korban, Google Sheet untuk pencatatan dan pelaporan bantuan, serta media sosial untuk publikasi dan transparansi. Pendekatan ini tetap efektif selama dikelola dengan baik dan konsisten, serta dapat menjadi langkah awal menuju sistem penyaluran bantuan berbasis digital yang lebih modern.

Penggunaan platform digital memberikan banyak keuntungan, baik bagi donatur maupun lembaga penyalur. Dari sisi transparansi, semua aktivitas donasi tercatat dan dapat diakses oleh publik. Dari sisi jangkauan, donasi dapat menjangkau lebih banyak orang. Dari sisi keamanan, sistem digital membantu mengurangi risiko penipuan. Selain itu, kemudahan dalam berdonasi membuat partisipasi masyarakat menjadi lebih tinggi.

Belajar dari musibah kebakaran di Alas, kita dapat melihat bahwa tantangan terbesar bukan hanya pada pengumpulan bantuan, tetapi juga pada pengelolaannya. Banyaknya bantuan yang masuk harus diimbangi dengan sistem distribusi yang baik agar tidak terjadi ketimpangan. Di sinilah pentingnya peran lembaga yang terorganisir, transparan, dan memiliki sistem kerja yang jelas.

Sebagai praktisi literasi digital, kita memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menjadi bagian dari solusi, tetapi juga menjadi penggerak perubahan. Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memilih lembaga penyalur bantuan yang tepat, serta memanfaatkan platform digital yang terpercaya, merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem donasi yang sehat. Donasi yang baik bukan hanya tentang seberapa besar nilai yang diberikan, tetapi seberapa tepat bantuan tersebut sampai kepada yang membutuhkan.

Akhirnya, mari kita jadikan musibah ini sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas sekaligus meningkatkan kesadaran literasi digital masyarakat. Dengan memilih lembaga yang tepat, memanfaatkan platform digital, serta menjunjung tinggi nilai transparansi dan amanah, kita dapat memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan benar-benar memberikan dampak nyata. Semoga setiap kebaikan yang kita lakukan menjadi ladang pahala, dan setiap bantuan yang disalurkan menjadi harapan baru bagi para korban.

I Made Widiarta, S.Komp., M.M

Penggiat dan pemerhati TIK di Kab. Sumbawa

]]>
Mon, 23 Mar 2026 06:15:20 +0800 amr
Amman Hadir di Tengah Duka Kalimango: Menyalurkan Harapan Lewat Bantuan Darurat dan Solidaritas https://amarmedia.co.id/amman-hadir-di-tengah-duka-kalimango-menyalurkan-harapan-lewat-bantuan-darurat-dan-solidaritas https://amarmedia.co.id/amman-hadir-di-tengah-duka-kalimango-menyalurkan-harapan-lewat-bantuan-darurat-dan-solidaritas Amman Hadir di Tengah Duka Kalimango: Menyalurkan Harapan Lewat Bantuan Darurat dan Solidaritas

Sumbawa.Alas,Amarmedia.co.id — Minggu dini hari (22/3/2026) menjadi momen kelam bagi warga Dusun Po’, Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Di tengah keheningan malam, kobaran api menghanguskan sedikitnya 31 rumah warga dan berdampak pada puluhan keluarga lainnya. Di balik puing-puing yang masih berasap, PT Amman segera hadir untuk merangkul warga yang kehilangan tempat berteduh.

Sebagai bagian integral dari masyarakat Sumbawa, PT Amman melalui program Amman Peduli langsung bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik darurat sebanyak 4 truk  ke lokasi bencana pada Minggu (22/3/2026) 

Bantuan yang disalurkan difokuskan pada kebutuhan mendesak yang dibutuhkan warga untuk bertahan di masa-masa sulit pasca-musibah. Paket bantuan tersebut meliputi kebutuhan pangan seperti mie instan, air mineral, dan telur, hingga perlengkapan tidur dan perlindungan berupa kasur, bantal, selimut, daster, serta terpal.

Perwakilan PT Amman, M.Z Ervan, menyampaikan bahwa kehadiran tim di lapangan bukan sekadar menjalankan kewajiban sosial, melainkan bentuk ikatan persaudaraan yang kuat dengan masyarakat setempat.

"Kami di Amman merasa sangat terpukul melihat musibah ini. Ini bukan hanya tentang hilangnya harta benda, tapi tentang hilangnya rasa aman bagi saudara-saudara kita di Kalimango dalam waktu sekejap. Melalui bantuan darurat ini, kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian," ujar Ervan saat dihubingi di lokasi penyaluran bantuan, Minggu (22/3/2026).

Sementara itu Senior Manager Eksternal Relation PT AMMAN, Ahmad Salim ST, MM, menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam atas musibah tersebut.

Bantuan tersebut, kata Ahmad Salim, sebagai wujud kepedulian PT AMNT terhadap warga Desa Kalimango yang terdampak kebakaran hebat.

"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak musibah kebakaran dan kami berharap kondisi kembali normal sehingga warga dapat menata kehidupan dan beraktifitas seperti semula.Oleh karenanya koordinasi yang intens antara Amman dengan BPBD Kabupaten Sumbawa untuk mendapatkan assessment awal dan arahan dukungan menjadi faktor penting dari respon cepat Amman”ucapanya.

Bagi masyarakat luas, Amman juga mengajak semua pihak untuk terus mengulurkan tangan, baik melalui doa maupun dukungan nyata, demi meringankan beban saudara-saudara kita di Desa Kalimango. (AM)

]]>
Sun, 22 Mar 2026 21:31:33 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Dusun Po’, Desa Kalimango https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-dusun-po-desa-kalimango https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-dusun-po-desa-kalimango BAZNAS Sumbawa Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Dusun Po’, Desa Kalimango

Sumbawa,Amarmedia.co.id -  22 Maret 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran yang melanda Dusun Po’, Desa Kalimango, pada Ahad (22/03/2026). Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 30 rumah warga, mengakibatkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Kegiatan penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, DG.Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, didampingi oleh Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, serta beberapa staf BAZNAS lainnya.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan barang layak pakai, antara lain beras, mi instan, minyak goreng, serta pakaian layak pakai. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban yang tengah menghadapi masa sulit pascakebakaran.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Kepala Desa Kalimango Hery Darpan, SP, yang hadir bersama jajaran perangkat desa dan perwakilan masyarakat terdampak. Suasana haru menyelimuti kegiatan tersebut, mengingat besarnya musibah yang dialami warga.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang terjadi. Ia menegaskan bahwa BAZNAS hadir sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang sedang tertimpa bencana.

“Kami dari BAZNAS Kabupaten Sumbawa turut merasakan duka yang mendalam atas musibah kebakaran ini. Kami berharap bantuan yang kami salurkan hari ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga memberikan motivasi kepada para korban agar tetap tabah dan kuat dalam menghadapi cobaan ini. Menurutnya, setiap musibah yang terjadi merupakan ujian dari Allah SWT yang pasti mengandung hikmah di baliknya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat yang terdampak untuk tetap bersabar dan tawakal. Ini adalah ujian, dan insyaAllah di balik ujian ini pasti ada hikmah yang besar. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, ketabahan, dan menggantikan dengan yang lebih baik,” tambahnya.

Syukri Rahmat juga menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam kondisi darurat seperti bencana alam maupun musibah lainnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kalimango, Hery Darpan, SP, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warganya.

“Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Dusun Po’, kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang saat ini sedang mengalami musibah besar,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah desa bersama masyarakat terus berupaya melakukan penanganan pascakebakaran, termasuk pendataan korban, kebutuhan mendesak, serta koordinasi dengan berbagai pihak untuk proses pemulihan.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga proses pemulihan dapat berjalan dengan baik. Dukungan seperti ini sangat kami butuhkan untuk membangkitkan kembali semangat warga,” tambahnya.

Kegiatan penyaluran bantuan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga mempererat hubungan antara lembaga dan masyarakat. Kehadiran langsung jajaran pimpinan BAZNAS di lokasi bencana memberikan semangat tersendiri bagi para korban untuk bangkit dari keterpurukan.

Di akhir kegiatan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam membantu para korban, baik melalui donasi, tenaga, maupun doa, agar para korban dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan seperti sedia kala.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam proses pemulihan bagi warga Dusun Po’, Desa Kalimango, serta menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.(AM)

]]>
Sun, 22 Mar 2026 17:18:05 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Sampaikan Belasungkawa dan Santunan untuk Keluarga Almarhum M. Solikin https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-sampaikan-belasungkawa-dan-santunan-untuk-keluarga-almarhum-m-solikin https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-sampaikan-belasungkawa-dan-santunan-untuk-keluarga-almarhum-m-solikin BAZNAS Sumbawa Sampaikan Belasungkawa dan Santunan untuk Keluarga Almarhum M. Solikin

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya M. Solikin, anggota pemadam kebakaran yang merupakan warga Kebayan, Kelurahan Brang Biji, Sumbawa. Almarhum meninggal dunia saat menjalankan tugas dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Dusun Karang Sawo, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, yang menghanguskan kurang lebih 30 unit rumah warga.

Sebagai bentuk kepedulian dan empati, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyalurkan santunan kepada keluarga almarhum. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Sumbawa, Indah Setia Ningsih, A.Ma.Pd.SD, di rumah duka.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyampaikan duka cita yang mendalam serta penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum yang gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan. “Kami dari BAZNAS Kabupaten Sumbawa turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum M. Solikin. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Indah Setia Ningsih.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M Inov., juga menyampaikan rasa duka yang mendalam serta apresiasi atas pengabdian almarhum. Ia menegaskan bahwa almarhum merupakan sosok yang telah berjasa dalam membantu masyarakat. “Kami sangat berduka atas kepergian almarhum yang gugur dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan,” ungkapnya.

Pihak keluarga almarhum juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan santunan yang diberikan kepada keluarga kami. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ungkap perwakilan keluarga.

BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan serta menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. (AM)

]]>
Sun, 22 Mar 2026 11:00:27 +0800 amr
M.Solikin: 16 Tahun Menantang Bara, Gugur sebagai Pelindung di Ujung Malam https://amarmedia.co.id/msolikin-16-tahun-menantang-bara-gugur-sebagai-pelindung-di-ujung-malam https://amarmedia.co.id/msolikin-16-tahun-menantang-bara-gugur-sebagai-pelindung-di-ujung-malam M.Solikin: 16 Tahun Menantang Bara, Gugur sebagai Pelindung di Ujung Malam

Oleh : Abdul Ma'ruf Rahmat 

SUMBAWA.Alas.Amarmedia.co.id — Malam itu, Minggu (22/3/2026), jarum jam baru saja melewati angka dua dini hari. Saat sebagian besar warga Dusun Sawo, Desa Kalimango, sedang terlelap, sirene meraung memecah keheningan. Di balik kemudi dan di atas mobil pemadam, ada sosok-sosok tangguh yang melawan kantuk demi satu tujuan: menyelamatkan nyawa dan harta benda sesama.

Salah satu dari mereka adalah M.Solikin. Sebagai Komandan Regu (Danru) di Pos Damkar Alas, ia adalah orang pertama yang berdiri di garis depan saat si jago merah mulai mengamuk dan melahap 31 rumah warga. Namun, siapa yang mengira bahwa malam itu akan menjadi babak terakhir dari pengabdian panjang sang penakluk api.

 

Bagi rekan-rekannya di Dinas Damkartan Sumbawa, Solikin bukan sekadar rekan kerja. Pria berusia 37 tahun asal Kebayan, Kelurahan Brang Biji ini adalah simbol ketekunan. Perjalanannya mengabdi dimulai pada tahun 2010 sebagai tenaga honorer daerah. Belasan tahun ia bersabar, bertaruh nyawa di tengah panasnya kobaran api, hingga akhirnya diangkat menjadi PPPK pada tahun 2023.

"Enam belas tahun ia mendedikasikan hidupnya untuk masyarakat. Kinerjanya luar biasa, ia sangat disiplin dan bertanggung jawab," kenang Kepala Dinas Damkartan Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos.M.Si dengan suara berat penuh duka.

Dedikasi itulah yang membawanya dipercaya memimpin regu di wilayah Alas. Sebuah amanah yang ia jalankan dengan penuh integritas hingga embusan napas terakhirnya.

Detik-Detik Terakhir di Garis Api

Suasana di lokasi kebakaran saat itu sangat mencekam. Api merambat cepat di permukiman padat. Solikin dan timnya berjibaku, mencoba memutus rantai kobaran agar tidak semakin banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal. 

Di tengah keriuhan warga yang panik dan kepulan asap pekat, sebuah musibah tak terduga terjadi. Solikin diduga tersengat aliran listrik saat tengah memegang selang pemadam. Rekan-rekannya sempat berusaha memberikan pertolongan pertama dan melarikannya ke Puskesmas Alas, namun takdir berkata lain. Sang pahlawan kemanusiaan itu dinyatakan gugur dalam tugas.

Ia pergi saat sedang berupaya agar orang lain tetap memiliki tempat untuk berteduh.

Kepergian Solikin meninggalkan lubang besar di hati keluarga besar Damkar Sumbawa dan masyarakat. Ia meninggalkan kedua orang tua dan 3 saudara perempuan  yang selalu menunggunya pulang setiap kali ia berangkat bertugas. Namun kini, ia pulang sebagai seorang syuhada kemanusiaan.

Gugurnya Solikin menjadi pengingat bagi kita semua akan besarnya risiko yang dihadapi para petugas pemadam kebakaran. Mereka adalah orang-orang yang berlari menuju bahaya saat orang lain berlari menjauhinya.

Saat ini, di tengah duka atas kepergian Solikin, puluhan kepala keluarga di Kalimango juga sedang terduduk lesu menatap puing-puing rumah mereka yang rata dengan tanah. Sebanyak 31 rumah ludes, meninggalkan luka materiil dan batin yang mendalam.

Mari kita teruskan semangat pengabdian almarhum Solikin dengan menunjukkan kepedulian kita. Membantu para korban kebakaran di Kalimango adalah cara terbaik untuk menghormati perjuangan terakhir sang Danru. Semangat Saling Pedi, Saling Beme—saling peduli dan saling membantu—harus terus kita nyalakan, sebagaimana Solikin menyalakan keberaniannya di tengah malam yang kelam itu.

Selamat jalan, Solikin. Terima kasih atas 16 tahun pengabdianmu. Jejak keberanianmu akan selalu hidup dalam setiap detak jantung Kota Sumbawa (AM).

]]>
Sun, 22 Mar 2026 08:56:23 +0800 amr
Duka di Penghujung Malam: Puluhan Rumah di Kalimango Ludes Terbakar, Mari Ulurkan Tangan untuk Saudara Kita https://amarmedia.co.id/duka-di-penghujung-malam-puluhan-rumah-di-kalimango-ludes-terbakar-mari-ulurkan-tangan-untuk-saudara-kita https://amarmedia.co.id/duka-di-penghujung-malam-puluhan-rumah-di-kalimango-ludes-terbakar-mari-ulurkan-tangan-untuk-saudara-kita Duka di Penghujung Malam: Pilihan Rumah di Kalimango Ludes Terbakar, Mari Ulurkan Tangan untuk Saudara Kita

SUMBAWA BESAR, Amarmedia.co.id — Minggu dini hari (22/3/2026), saat sebagian besar warga tengah terlelap dalam senyapnya malam, sebuah musibah besar melanda Dusun Sawo, Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Kobaran api yang hebat seketika mengubah langit malam menjadi merah mencekam, menghanguskan sedikitnya 40 unit rumah warga.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 WITA ini menyisakan duka mendalam. Di kawasan permukiman padat tersebut, api merambat begitu cepat dari satu atap ke atap lainnya. Warga yang panik berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun si jago merah terlalu perkasa untuk ditaklukkan secara mandiri sebelum bantuan tiba.

Kehilangan dalam Sekejap

Meski hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, kerugian materiil yang dialami warga sangatlah besar. Puluhan keluarga kini harus kehilangan tempat berteduh dan harta benda yang telah mereka kumpulkan bertahun-tahun. Kini, yang tersisa hanyalah puing-puing hitam dan abu, saksi bisu betapa cepatnya garis hidup berubah dalam satu malam.

Merespons tragedi ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung bergerak. Kepala Pelaksana BPBD Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, menyatakan pihaknya terjun langsung ke lokasi pada pagi hari ini.

“Kami membawa logistik darurat untuk warga terdampak, mulai dari makanan siap saji, air mineral, hingga kebutuhan mendesak seperti terpal, matras, dan selimut,” ujar Nurhidayat. 

Tidak hanya BPBD, tim dari PB-TRC, Pramuka Peduli, hingga para relawan turut dikerahkan untuk membantu proses penanganan di lapangan serta memastikan distribusi bantuan sampai ke tangan yang tepat.

Panggilan Nurani: Saatnya Saling Membantu

Di balik angka-angka kerugian dan data rumah yang terbakar, ada ayah yang bingung mencari tempat bernaung bagi anaknya, ada ibu yang kehilangan dapur tempatnya meramu kasih, dan ada anak-anak yang kehilangan buku sekolahnya.

Saat ini, warga Dusun Sawo sangat membutuhkan uluran tangan kita. Bukan sekadar materi, namun dukungan moril dan kehadiran kita sebagai sesama manusia. Semangat Saling Pedi Saling Beme yang menjadi jati diri kita sedang diuji.

Mari kita tunjukkan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi cobaan ini. Bantuan sekecil apa pun—baik berupa pakaian layak pakai, kebutuhan pokok, maupun doa—akan menjadi lentera harapan bagi mereka untuk kembali bangkit.

Bagi Anda yang tergerak untuk membantu, bantuan dapat disalurkan melalui posko-posko resmi yang telah didirikan di lokasi bencana atau melalui lembaga kemanusiaan terpercaya. Karena pada akhirnya, kemanusiaan kita diukur dari seberapa peduli kita pada tetangga yang sedang tertimpa musibah. (AM)

]]>
Sun, 22 Mar 2026 08:37:23 +0800 amr
Kalimango Berduka: Puluhan Rumah Hangus Dilalap Api, Seorang Petugas Damkar Gugur sebagai Pahlawan Kemanusiaan https://amarmedia.co.id/kalimango-berduka-puluhan-rumah-hangus-dilalap-api-seorang-petugas-damkar-gugur-sebagai-pahlawan-kemanusiaan https://amarmedia.co.id/kalimango-berduka-puluhan-rumah-hangus-dilalap-api-seorang-petugas-damkar-gugur-sebagai-pahlawan-kemanusiaan Kalimango Berduka: Puluhan Rumah Hangus Dilalap Api, Seorang Petugas Damkar Gugur sebagai Pahlawan Kemanusiaan

Sumbawa.Alas.Amarmedia.co.id — Suasana senyap di Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, seketika berubah menjadi mencekam pada Minggu dini hari (22/3/2026). Saat warga tengah terlelap, api membumbung tinggi dan menghanguskan setidaknya 28 rumah warga di wilayah RT 01 dan RT 02, RW 02, Kampung Sawo.

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa H. Sahabuddin S.Sos M.Si bahwa Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 WITA ini tidak hanya menyisakan abu dan puing bangunan, tetapi juga duka mendalam bagi seluruh masyarakat Sumbawa.

Informasi awal menyebutkan api pertama kali muncul dari kediaman H.M. Nur. Dugaan sementara, api dipicu oleh sisa puntung rokok yang belum sepenuhnya padam atau penggunaan obat nyamuk bakar. Dengan cepat, si jago merah merambat ke rumah-rumah tetangga yang letaknya berdekatan.

Tercatat puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dalam sekejap. Nama-nama seperti Ibu Asistari, Bapak Hamzah, hingga Bapak Hasan Esah kini harus tabah menghadapi kenyataan bahwa harta benda mereka ludes tak tersisa.

Gugurnya Sang Pejuang Kemanusiaan

Duka ini semakin menyayat hati dengan kabar gugurnya seorang petugas pemadam kebakaran, Bapak Solikin, saat berjuang menjinakkan api. Almarhum dinyatakan meninggal dunia saat menjalankan tugas mulianya. Diduga kuat, korban tersengat aliran listrik di lokasi kejadian. 

Saat ini, jenazah pahlawan kemanusiaan tersebut telah berada di Puskesmas Alas. Kepergian Solikin menjadi pengingat nyata akan besarnya risiko yang dihadapi para petugas demi keselamatan warga.

Panggilan Kepedulian: Uluran Tangan Kita Sangat Berarti

Saudara-saudara kita di Kalimango kini hanya memiliki pakaian yang melekat di badan. Mereka membutuhkan uluran tangan kita untuk bangkit dari keterpurukan ini. 

Mari kita tunjukkan semangat Saling Pedi, Saling Sakiki, Saling Pedi yang menjadi jati diri Tau ke Tana Samawa. Bantuan berupa pakaian layak pakai, bahan makanan, obat-obatan, maupun donasi materiil sangat dinantikan untuk meringankan beban para korban yang kini tengah mengungsi.

Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan, dapat berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat atau posko bantuan yang mulai didirikan di lokasi. 

Daftar Sementara Warga Terdampak:1. Asistari, 2. Hamzah Tifa, 3. Hamzah Naf, 4. H M Nur, 5. Hasbulah, 6. Ahmad Seleha, 7. H. Dar Ahmad, 8. Tabrin, 9. Masrikuling, 10. Adi Rahma, 11. Hamid, 12. M Saen, 13. Hadijah A Rahman 14. Ahmad Asan, 15. Nurhayati Remo, 16. Samsul Rahma, 17. M Ali saleha,18. Salma, 19. Hendro, 20. Doari Adam, 21. Ardes, 22. M Saleh Taram, 23. Junaidi , 24. Iyah H Safar, 25. Sakariah H.M Son, 26. Atil, 27. Ismail , 28. Hasan Esah (AM)

]]>
Sun, 22 Mar 2026 07:54:31 +0800 amr
Momentum Idul Fitri 1447 H, Bupati Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera https://amarmedia.co.id/momentum-idul-fitri-1447-h-bupati-ajak-masyarakat-bersatu-wujudkan-sumbawa-unggul-maju-dan-sejahtera https://amarmedia.co.id/momentum-idul-fitri-1447-h-bupati-ajak-masyarakat-bersatu-wujudkan-sumbawa-unggul-maju-dan-sejahtera Momentum Idul Fitri 1447 H, Bupati Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan Drs. H. Mohamad Ansori, berserta Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Forkopimda Kabupaten Sumbawa, serta sejumlah OPD, Sholat Idul Fitri 1447 H Bersama masyarakat di Lapangan Pahlawan, Sumbawa, pada Sabtu, (21/3/2026).

Bupati Sumbawa menyampaikan, idul fitri ini merupakan saat yang tepat untuk melaksanakan refleksi bersama. Dalam satu tahun jalannya pemerintahan Jarot-Ansori, beberapa langkah awal telah ditempuh. Dalam hal tata kelola keuangan daerah, Kabupaten Sumbawa kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang merupakan opini tertinggi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) . 

Di bidang perencanaan pembangunan, berbagai dokumen strategis daerah telah berhasil disusun dan diselesaikan dalam fase awal pemerintahan Jarot-Ansori ini, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Hal ini penting agar arah pembangunan Kabupaten Sumbawa memiliki pijakan yang jelas, terukur dan berkelanjutan.

 Di sektor ekonomi kerakyatan, juga mulai menunjukan pergerakan yang positif. Selain itu, sekolah rakyat yang diperuntukkan untuk anak - anak dari keluarga kurang mampu juga telah mulai beroperasi, agar setiap anak bangsa berkesempatan untuk memiliki masa depan yang cerah. Di sektor Ketenagakerjaan, pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) yang lebih representative terus didorong, agar generasi muda Kabupaten Sumbawa memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, jelasnya. 

Kemudian lanjut Bupati Sumbawa, arah pembangununan ekonomi Sumbawa saat ini juga mulai digeser secara sadar. Hal ini karena tidak mungkin Kabupaten Sumbawa menjadi daerah yang selamanya hanya menjual bahan mentah. Oleh karena itu, beberapa agenda hilirisasi terus didorong secara serius, mulai dari hilirisasi udang, garam, hingga industri peternakan. Keseriusan ini salah satunya dibuktikan dengan penandatangan MoU pada tanggal 9 Maret 2026 di Jakarta, antara Pemerintah Provinsi NTB dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia, terkait pengembangan program Hilirisasi Peternakan Ayam Terintegrasi Nusa Tenggara Barat, yang salah satu titik pengembangannya berada di Kabupaten Sumbawa. Selain itu juga, pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong pengembangan ekonomi berbasis kelautan melalui konsep ekonomi biru berkelanjutan, lanjutnya. 

Pembangunan ekonomi ini, juga harus diimbangi dengan upaya menjaga kelestarian alam Sumbawa. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah juga menggagas gerakan “Sumbawa Hijau Lestari”. Hal ini diwujudkan dengan kegiatan safari menanam dengan target 1 juta pohon di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa, ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Sumbawa menyampaikan, membangun Sumbawa bukan merupakan pekerjaan satu orang, bukan pekerjaan satu kelompok, tetapi merupakan kerjasama seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa. Oleh karena itu, Ia mengajak untuk menjadikan semangat kebersamaan Idul Fitri ini sebagai kekuatan untuk terus melangkah kedepan, terus merawat persaudaraan, terus menjaga persatuan untuk membangun Kabupaten Sumbawa dengan hati yang bersih dan tulus, sehingga pada akhirnya menjadi Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera, pungkasnya.(AM)

]]>
Sun, 22 Mar 2026 04:00:04 +0800 amr
Gubernur NTB Ajak Masyarakat Jadikan Idul Fitri sebagai Momentum Memperkuat Kepedulian https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-ajak-masyarakat-jadikan-idul-fitri-sebagai-momentum-memperkuat-kepedulian https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-ajak-masyarakat-jadikan-idul-fitri-sebagai-momentum-memperkuat-kepedulian Gubernur NTB Ajak Masyarakat Jadikan Idul Fitri sebagai Momentum Memperkuat Kepedulian 

MATARAM, Amarmedia.co.id - Sabtu 21 Maret 2026– Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal bersama jajaran Pemprov NTB menunaikan Sholat Idul Fitri  1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) di halaman Bumi Gora Provinsi NTB. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, bahwa Ramadan merupakan madrasah kehidupan yang mengajarkan umat untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, berakhlak, dan peduli terhadap sesama.

“Ramadan adalah perjalanan spiritual yang indah dan penuh makna. Setiap detik terasa bernilai, setiap doa terasa dekat dengan langit, dan setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya,” ujar Miq Iqbal, sapaan Gubernur NTB ini.

Ia menambahkan,Ramadan menggambarkan suasana yang penuh kehangatan mulai dari sahur, lantunan ayat suci Al-Qur’an, hingga momen kebersamaan saat berbuka yang menurutnya menjadi sumber kedamaian dan penyejuk hati. 

Gubernur yang pernah Dubes Indonesia untuk Turki ini menekankan, bahwa nilai-nilai yang tumbuh di bulan suci tidak boleh berhenti setelah Ramadan berlalu.

Mamiq Iqbal juga menyoroti inti ajaran puasa yang menekankan pentingnya menahan diri, baik dalam tindakan, ucapan, maupun perilaku sehari-hari.

Pengendalian diri, lanjutnya, merupakan fondasi untuk menjaga keseimbangan hidup dan keseimbangan alam.

“Puasa mendidik kita menahan diri dari haus dan lapar, juga menahan diri membeli walau mampu, berbicara walau bisa, dan bertindak walau mampu. Semua dilakukan untuk mengedepankan manfaat di atas mudarat dan mengendalikan hawa nafsu,” jelasnya.

Ditambahkan, bahwa melalui puasa dan zakat, umat diingatkan bahwa kehidupan bukan hanya untuk satu orang, tetapi untuk seluruh manusia. Semangat berbagi perlu dijaga sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.

Miq Iqbal mengajak seluruh masyarakat NTB menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan dan solidaritas sosial. Menurutnya, kemenangan sejati bukan hanya karena tuntas menjalankan ibadah puasa, tetapi ketika umat mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.

“Kemenangan sejati adalah ketika hati kita lebih peduli, tangan kita lebih ringan berbagi, dan langkah kita lebih kuat membantu sesama,” ujarnya.

Miq Iqbal menekankan pentingnya menguatkan komitmen bersama dalam membangun NTB yang makmur dan mendunia, berlandaskan nilai persatuan dan kepedulian sosial.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan Idulfitri kepada seluruh masyarakat NTB, baik atas nama pemerintah, pribadi, maupun keluarga.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan memberi kekuatan untuk terus bekerja, mengabdi, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat NTB,” tutupnya. (AM/dony/hrw/komonfotik)

]]>
Sat, 21 Mar 2026 19:17:46 +0800 amr
Rayakan Kemenangan dengan Tradisi "Entek Me Dulang", Kades Luk Sampaikan Pesan Pembangunan Bupati Sumbawa https://amarmedia.co.id/rayakan-kemenangan-dengan-tradisi-entek-me-dulang-kades-luk-sampaikan-pesan-pembangunan-bupati-sumbawa https://amarmedia.co.id/rayakan-kemenangan-dengan-tradisi-entek-me-dulang-kades-luk-sampaikan-pesan-pembangunan-bupati-sumbawa Rayakan Kemenangan dengan Tradisi "Entek Me Dulang", Kades Luk Sampaikan Pesan Pembangunan Bupati Sumbawa

SUMBAWA, DESA LUK.Amarmedia.co.id – Gema takbir yang mengagungkan kebesaran Allah SWT menyelimuti langit Desa Luk pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026 (1 Syawal 1447 H). Ratusan warga memadati masjid As-Syifa untuk melaksanakan ibadah salat Idul fitri dengan khidmat, disusul dengan perayaan tradisi turun-temurun yang menjadi identitas masyarakat Samawa Entek Me Dulang.

Hadir Babinsa Desa Luk, perangkat desa Luk, tokoh agama, tokoh adat dan pemuda.

Kepala Desa Luk, Junaidi, SE., hadir memimpin jalannya rangkaian acara. Dalam momen tersebut, keterlibatan seluruh elemen masyarakat terlihat sangat kental, mulai dari Remaja Masjid yang mengatur teknis pelaksanaan hingga tokoh masyarakat yang menjaga kekhusyukan ibadah.

Tradisi "Mee Dulang": Filosofi Kebersamaan yang Tak Lekang Zaman

Puncak kemeriahan setelah salat Id di Desa Luk ditandai dengan tradisi "Ntek Mee Dulang". Tradisi ini melibatkan warga yang membawa dulang (nampan besar berisi nasi dan aneka lauk pauk khas Sumbawa dan Khas Desa Luk) dari rumah masing-masing menuju masjid atau titik kumpul utama untuk dimakan bersama.

Sejarah dan Filosofi Mee Dulang:

Secara historis, Me Dulang adalah warisan leluhur Kesultanan Sumbawa yang melambangkan semangat "Saling Sadu, Saling Simpan, Saling Saki" (Saling percaya, saling menjaga, saling menghargai). Dulang sendiri biasanya berupa nampan kayu atau kuningan yang ditutup dengan Saji

 (tudung saji khas) berwarna merah atau kuning. Dalam satu dulang, biasanya 4 hingga 6 orang duduk melingkar tanpa memandang status sosial kini dulang yang dibagi bisa untuk satu orang. Pejabat, tokoh agama, petani, hingga pemuda duduk sejajar. Hal ini bermakna bahwa di hadapan Tuhan dan dalam ikatan persaudaraan, semua manusia adalah setara.

Tradisi ini awalnya muncul sebagai cara memastikan bahwa di hari kemenangan, tidak ada satu pun warga desa yang kelaparan. Keluarga yang mampu membawa dulang lebih besar untuk dinikmati oleh musafir atau warga yang kurang mampu.

Sambutan Bupati Sumbawa: Menuju Sumbawa yang Unggul Maju dan Sejahtera 

Dalam kesempatan tersebut, Kades Junaidi, SE. membacakan sambutan tertulis dari Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot. Dalam pesan Idul fitrinya, Bupati menekankan beberapa poin penting bagi seluruh masyarakat Tau Samawa bahwa "Idul fitri bukan sekadar mengganti pakaian dengan yang baru, melainkan momentum untuk memperbarui tekad dan semangat dalam membangun daerah Kabupaten Sumbawa yang unggul maju dan sejahtera. Mari kita jadikan nilai-nilai Ramadan—kejujuran, disiplin, dan empati—sebagai landasan dalam bermasyarakat di Kabupaten Sumbawa."ujar Junaidi 

Beberapa poin inti dari sambutan Bupati yang disampaikan Kades Luk antara lain mengapresiasi kerukunan antarumat beragama di Sumbawa yang tetap kondusif selama bulan suci Ramadan.

Mengajak seluruh warga desa untuk mendukung program pemerintah daerah dalam penguatan sektor pertanian dan ekonomi kreatif

Menghimbau warga agar momen lebaran digunakan untuk merajut kembali tali persaudaraan yang mungkin sempat renggang akibat perbedaan pandangan politik atau sosial dan mengingatkan pentingnya memastikan zakat fitrah tersalurkan dengan tepat untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayah pedesaan.

Kades Junaidi, SE., menutup acara dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Desa Luk. "Keterlibatan remaja masjid dan tokoh masyarakat hari ini membuktikan bahwa Desa Luk adalah desa yang kompak. Mari kita jaga tradisi Mee Dulang ini agar anak cucu kita tetap mengerti arti berbagi," ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama secara kolosal di pelataran masjid, menciptakan suasana kekeluargaan yang begitu hangat di hari yang fitri ini. (AM)

]]>
Sat, 21 Mar 2026 12:20:18 +0800 amr
Kepala Dinas Dukcapil H Varian Bintoro S.Sos.M.Si : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/kepala-dinas-dukcapil-h-varian-bintoro-ssosmsi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/kepala-dinas-dukcapil-h-varian-bintoro-ssosmsi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Sat, 21 Mar 2026 11:53:09 +0800 amr Kepala Desa Luk Junaidi SE mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/kepala-desa-luk-junaidi-se-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/kepala-desa-luk-junaidi-se-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Sat, 21 Mar 2026 11:38:58 +0800 amr Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Sumbawa Syaipul Arif : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/ketua-badan-kehormatan-dprd-kabupaten-sumbawa-syaipul-arif-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/ketua-badan-kehormatan-dprd-kabupaten-sumbawa-syaipul-arif-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Sat, 21 Mar 2026 11:34:22 +0800 amr Khotbah Idul Fitri di Masjid Jami' Annur Paiton: Kemenangan Sejati Bukan Baju Baru, Tapi Ridho Allah https://amarmedia.co.id/khotbah-idul-fitri-di-masjid-jami-annur-paiton-kemenangan-sejati-bukan-baju-baru-tapi-ridho-allah https://amarmedia.co.id/khotbah-idul-fitri-di-masjid-jami-annur-paiton-kemenangan-sejati-bukan-baju-baru-tapi-ridho-allah Khotbah Idul Fitri di Masjid Jami' Annur Paiton: Kemenangan Sejati Bukan Baju Baru, Tapi Ridho Allah

PROBOLINGGO.Paiton – Gema takbir berkumandang memenuhi cakrawala saat ribuan jamaah memadati Masjid Jami' Annur, Paiton, Probolinggo, pada Sabtu (21/03/2026). Dalam suasana penuh haru menyambut hari kemenangan, Ustadz. KH. Suryadi Maksum, M.Ag. menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi Idul Fitri yang kerap terlupakan di balik kemeriahan simbolis.

Dalam khotbahnya, Ustaz KH. Suryadi menekankan bahwa Idul Fitri bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan awal dari pembuktian hasil tempaan selama bulan Ramadan. Beliau mengutip perkataan Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang sangat masyhur: 

"Hari raya bukanlah bagi mereka yang berbaju baru, tetapi bagi mereka yang ketaatannya bertambah."

"Mari kita bertanya pada diri sendiri, apakah kita sudah meraih Idul Fitri yang sesungguhnya? Banyak orang menganggap ini adalah akhir perjuangan, padahal Idul Fitri sejati adalah garis start untuk menjalani kehidupan dengan jiwa yang telah dicuci bersih," ujar beliau di hadapan jamaah yang khusyuk.

Beliau memaparkan tiga tanda bahwa seseorang telah mencapai kemenangan yang agung (fauzul 'adzim) sesuai dengan pesan dalam Surah At-Tawbah ayat 72: Pertama :  Konsistensi dalam Kebaikan:Lisan yang tetap terjaga dan dzikir yang terus mengalir meski Ramadan telah berlalu. Kedua :  Hati yang Terhubung. Keinginan kuat untuk menyambung tali silaturahmi dan memaafkan tanpa menunggu diminta. Ketiga : Ridho atas Ketentuan Allah. Tidak lagi mengeluh atas kesulitan hidup, melainkan melihat setiap nikmat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

Peringatan Keras: Ridho Allah pada Ridho Orang Tua

Suasana semakin hening saat Ustaz Suryadi mengingatkan tentang pentingnya adab kepada orang tua. Beliau mengutip hadis tentang malaikat Jibril yang berdoa—dan diaminkan oleh Rasulullah SAW—mengenai celakanya seseorang yang melewati Ramadan namun tidak mendapatkan ampunan karena dosanya kepada orang tua atau sesama manusia belum tuntas.

"Pulanglah, mintalah doa restu mereka. Ridho Allah bergantung pada ridho kedua orang tua. Jangan sampai puasa kita selama sebulan penuh sia-sia hanya karena ego yang enggan meminta maaf," tegasnya.

Tiga Golongan Manusia Pasca-Lebaran

Menutup khotbahnya, beliau mengingatkan hadis mengenai tiga kondisi manusia setelah hari raya:

Pertama ; Orang Beruntung. Mereka yang hari ini dan kualitas takwanya lebih baik dari tahun lalu.

Kedua Orang Merugi. Mereka yang kondisinya sama saja (stagnan) seolah tidak mendapat pelajaran dari Ramadan.

Ketiga Orang Celaka. Mereka yang kualitas moral dan ibadahnya justru lebih buruk setelah Ramadan usai.

Ibadah salat Idul Fitri di Masjid Jami' Annur ini diakhiri dengan doa bersama yang menggetarkan hati, memohon agar seluruh jamaah dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan dalam keadaan yang lebih bertaqwa. (AM)

]]>
Sat, 21 Mar 2026 08:22:32 +0800 amr
Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/pengurus-dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/pengurus-dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Sat, 21 Mar 2026 06:42:21 +0800 amr BAZNAS Kabupaten Sumbawa: Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 22:35:19 +0800 amr Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa H Jabir SPd : Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-komisi-iv-dprd-kabupaten-sumbawa-h-jabir-spd-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-komisi-iv-dprd-kabupaten-sumbawa-h-jabir-spd-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 22:26:23 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ridwan SP MSi: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ridwan-sp-msi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ridwan-sp-msi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 22:18:52 +0800 amr Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa H Zohran SH dan Keluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-h-zohran-sh-dan-keluarga-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-h-zohran-sh-dan-keluarga-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 19:14:35 +0800 amr Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa dan Anggota : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-dan-anggota-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-dan-anggota-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 15:53:59 +0800 amr Wakil Bupati Sumbawa Drs.H.Mohamad Ansori: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-sumbawa-drshmohamad-ansori-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-sumbawa-drshmohamad-ansori-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 15:48:43 +0800 amr Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-mp-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-mp-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 15:46:38 +0800 amr Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K. : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/kapolres-sumbawa-akbp-marieta-dwi-ardhini-sh-sik-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/kapolres-sumbawa-akbp-marieta-dwi-ardhini-sh-sik-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 15:44:36 +0800 amr Kabid Organisasi KONI Sumbawa Amiruddin SPd. : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H https://amarmedia.co.id/kabid-organisasi-koni-sumbawa-amiruddin-spd-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1446-h https://amarmedia.co.id/kabid-organisasi-koni-sumbawa-amiruddin-spd-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1446-h Fri, 20 Mar 2026 15:41:41 +0800 amr Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr.H.Budi Prasetyo S.Sos MAP : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/sekretaris-daerah-kabupaten-sumbawa-drhbudi-prasetyo-ssos-map-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/sekretaris-daerah-kabupaten-sumbawa-drhbudi-prasetyo-ssos-map-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 15:38:57 +0800 amr Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH MKn mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-gitta-liesbano-sh-mkn-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-gitta-liesbano-sh-mkn-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 12:02:06 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Kaharuddin Z: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-kaharuddin-z-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-kaharuddin-z-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 12:00:13 +0800 amr Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH.M.Si ; Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/ketua-dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-abdul-rafiq-shmsi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/ketua-dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-abdul-rafiq-shmsi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 11:55:55 +0800 amr Komisaris Independen PT Bank NTB Syariah Dr.H.W. Musyafirin : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/komisaris-independen-pt-bank-ntb-syariah-drhw-musyafirin-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/komisaris-independen-pt-bank-ntb-syariah-drhw-musyafirin-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 11:52:31 +0800 amr Abdul Rafiq SH.MSi dan Keluarga Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-shmsi-dan-keluarga-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-shmsi-dan-keluarga-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 11:42:56 +0800 amr Kuasa Hukum JFS Minta Polda Riau Evaluasi Penyidik Polsek Kandis, Ini Alasannya https://amarmedia.co.id/kuasa-hukum-jfs-minta-polda-riau-evaluasi-penyidik-polsek-kandis-ini-alasannya https://amarmedia.co.id/kuasa-hukum-jfs-minta-polda-riau-evaluasi-penyidik-polsek-kandis-ini-alasannya Kuasa Hukum JFS Minta Polda Riau Evaluasi Penyidik Polsek Kandis, Ini Alasannya

Medan, Amarmedia.co.id - Pihak keluarga tersangka kasus dugaan pencabulan, JFS (36) warga Kelurahan Kandis, Kecamatan, Kandis, Kabupaten Siak, Riau melalui Kuasa Hukumnya, Sorta Hernawati Hutasoit, SH, SPd, MH minta agar Bag Wassidik Polda Riau segera mengevaluasi penyelidikan dan kinerja penyidik Polsek Kandis atas dugaan penyalahgunaan jabatan dengan kesalahan penetapan dan penahan terhadap tersangka. Kuasa Hukum menilai, ada dugaan tersangka dikriminalisasi sebab, kasus ini sengaja dipaksakan karena dilatarbelakangi persaingan usaha dan diduga kuat melibatkan oknum polisi berinisial, RS dan oknum pengusaha.

"Terdapat kekeliruan atau kesalahan dalam penetapan Pasal yang disangkakan terhadap klien kami, JFS dalam perkaran tindak pidana pencabulan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 473 huruf (b) KUHPidana UU Nomor 1 tahun 2023, yang dituduhkan kepada klien kami tidak memenuhi unsur pidana sebagaimana yang disangkakan dalam pasal tersebut. Sebab korban, Husi merupakan seorang wanita dewasa dan bekerja lama sebagai pengasuh anak sekaligus asisten rumah tangga (ART) sudah berusia 19 sampai 20 tahun. Sesuai dengan KUHP yang sejalan dengan yurisprudensi Mahkamah Agung (MA) seorang dianggap dewasa dan cakap bertindak hukum apabila telah mencapai 18 tahun atau pernah kawin,"jelas Sorta Hernawati saat memberikan keterangan pada wartawan, Kamis (19/3) di Medan. 

Lebih jauh, pernyataan korban sudah berusia 19 sampai 20 tahun dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka, JFS dalam poin 13 yang berbunyi "Dapat saya jelaskan saya tidak mengetahui pasti terkait umur saudari Husi, tetap berdasarkan informasi dari istri saya bahwa umur saudari Husi tersebut lebih kurang 19 sampai 20 tahun,"jelasnya. 

Dikatakan Sorta, perbuatan yang disangkakan penyidik Polsek Kandis terhadap klien kami adalah perbuatan yang sama sekali tidak pernah dilakukan oleh klien kami. Namun penyidik Polsek Kandis terlalu prematur untuk memaksakan perkara ini untuk diproses, menangkap dan langsung menahan klien kami ke rumah tahanan Polsek Kandis, tanpa meninggalkan surat perintah penangkapan dan surat perintah penahanan. 

Penyidik dalam menetapkan tersangka dan melakukan penahanan, sambung Sorta, terkesan sangat prematur/tergesah-gesah tanpa ada mengumpulkan dua alat bukti yang sah dalam penetapan tersangka, dengan hanya mendengarkan keterangan saksi korban. 

"Perbuatan yang disangkakan terhadap klien saya adalah perbuatan yang sama sekali tidak dilakukan klien saya. Karena bukti berupa visum yang dikatakan dalam BAP tersangka yang menyatakan saksi korban sudah memasukkan alat kelamin tersangka ke dalam kemaluan korban sama sekali tidak benar. Sesuai dengan keterangan klien saya dalam BAP di Polsek Kandis, karena kejadian yang dilaporkan sekitar bulan Januari 2026, namun korban baru melaporkan peristiwa itu pada 11 Maret 2026,"terang Sorta. 

Klien kami, kata Sorta, juga sudah dicemarkan nama baiknya seperti yang disiarkan di beberapa media online yang menuding klien kami sering memaksa korban untuk melakukan hubungan layaknya suami-istri. Padahal, menurut klien kami selama di rumah klien kami sangat jarang bertemu dengan korban karena kegiatan klien kami sehari-harinya yang berdagang ikan di Jalan Pekanbaru-Kandis Km 79 tepatnya di Pasar Baru. Dimana klien kami setiap harinya berangkat dari rumah pukul 03.30 WIB hingga kembali lagi ke rumah pada pukul 20.00 WIB malam. Keterangan ini juga dituangkan dalam BAP pada poin ke-9. 

Dalam BAP tersangka, ungkap Sorta, klien kami juga menerangkan bahwa selama bekerja di rumah tersangka, korban memiliki sifat yang tidak sopan, yang diterangkan dalam poin 7. Selain tidak sopan, selama bekerja korban juga sering bersikap sembarangan dan sering lalai saat menjaga anak klien kami yang pernah tersiram air panas karena kelalaian korban. Keterangan ini juga dituangkan tersangka dalam BAP point ke-8. 

Atas uraian tersebut, Kuasa Hukum menilai bahwa penyidik yang menangani kasus yang teregister dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/26/III/2026 SPKT/Polsek Kandis/ Polres Siak/ Polda Riau tanggal 11 Maret 2026 tidak profesional dan diduga melakukan penyalahgunaan jabatan dengan kesalahan penetapan dan penahan terhadap tersangka. "Untuk itu, kami minta Bag Wassidik Polda Riau segera mengevaluasi kinerja penyidik dan Kanit Reskrim Polsek Kandis yang menangani kasus ini tidak profesional. Ini jelas mencoreng institusi kepolisian yang harusnya menjadi Polri yang Presisi dan Humanis sesuai jargon yang diusung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo,"pungkasnya. 

Sementara, istri tersangka, Rita Melani Br Silalahi menambahkan, selama bekerja di rumah mereka, korban, Husi sering keluar rumah dan pulang larut malam sekitar Pukul 24.00 WIB sampai pukul 01.00 WIB. Untuk itu, Rita mohon kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan agar memberi keadilan untuk suaminya yang sama sekali tidak pernah melakukan perbuatan cabul seperti yang dituduhkan selama ini. Dia berharap Kapolda Riau, masih punya hari nurani dan melihat kasus ini dengan objektif. Begitu juga dengan Wassidik agar melakukan gelar perkara yang objektif dan profesional. 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Kandis maupun Polda Riau belum memberikan keterangan resmi terkait permintaan evaluasi tersebut."(Tim)

]]>
Fri, 20 Mar 2026 08:18:01 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov ; Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-kota-sumbawa-nanang-nasiruddin-sapmminov-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-kota-sumbawa-nanang-nasiruddin-sapmminov-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 04:14:58 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Syukri HS Amd : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-syukri-hs-amd-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-syukri-hs-amd-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 04:11:50 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ridwan SP MSi : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ridwan-sp-msi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ridwan-sp-msi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h Fri, 20 Mar 2026 04:07:16 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Zain SIP: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-muhammad-zain-sip-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-muhammad-zain-sip-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h Fri, 20 Mar 2026 04:03:35 +0800 amr Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-i-dprd-kabupaten-sumbawa-hmberlian-rayes-sagmminov-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-i-dprd-kabupaten-sumbawa-hmberlian-rayes-sagmminov-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h Fri, 20 Mar 2026 03:48:25 +0800 amr IDUL FITRI 1447 H/2026 TERBELAH MENJADI TIGA https://amarmedia.co.id/idul-fitri-1447-h2026-terbelah-menjadi-tiga https://amarmedia.co.id/idul-fitri-1447-h2026-terbelah-menjadi-tiga IDUL FITRI 1447 H/2026 TERBELAH MENJADI TIGA 

Oleh Dr. KH Agus Hasan Bashori LC MA

Yang kita khawatirkan terjadi. Umat Islam terbelah menjadi 3 Hari dalam merayakan idul Fitri

1. Ramadan Rabu 18/2/2026 hingga idul fitri hari jumat 20 Maret 2026, karena Rabu 18/3/2026 tidak ada hilal, sebab secara hisab bulan terbenam sebelum matahari maka mereka ikmal Ramadhan menjadi 30 hari. 

 Negara-negara yang berhari raya 20 Maret 2026 adalah:

1) Arab Saudi

2) Uni Emirat Arab (UEA)

3) Bahrain

4) Qatar

5) Kuwait

6)Turki

7) Maladewa

8) Lebanon

9) Palestina

10) Yaman

11) Irak

12) Sudan

13) Djibouti

14) Somalia

15) Uganda

16) Nigeria

17) Chad

18) Gambia

19) Guinea

20) Benin

21) Senegal

22) Kamerun

23) Australia

Di Indonesia diikuti oleh Ormas Muhammadiyah atas dasar KHGT 

Pondok Modern Gontor dan Pondok al Falah Ploso

Dan banyak elemen2 lain. 

(NB.salah satu bukti rujyat hilal 19 Maret kita dapat di jam 20.40 PM, diposting oleh المصور الفلسطيني kemudian tahu aslinya di akun أخبار الاستهلال

2. Ramadan Rabu 18/2/2026 hingga idul fitri hari Kamis 19 Maret 2026, karena Rabu 18/3/2026 hilal di Afghanistan sudah dilihat dibeberapa tempat katanya. 

Negara lain yang berhari raya Kamis ini adalah 

1) Afghanistan

2) Niger dan 

3) Mali. 

Klaim rukyat ini bertabrakan dengan seluruh metode hisab, sebab secara hisab bulan terbenam sebelum matahari. 

Di Indonesia banyak juga kelompok masyarakat muslim yang ikut . 

3. Ramadan Kamis 19/2/2026 hingga idul fitri hari Sabtu 21 Maret 2026, karena Kamis 19/3/2026 tidak terlihat hilal, dan secara hisab bulan di ketinggian 3.51 dan elongasi 6.06 (dibulatkan menjadi 6,1) 

Kurang sedikit dari kriteria MABIMS ketinggian 3° elongasi 6,4°

Negara yang berhari raya 21 Maret 2026

1) Indonesia.

2) Singapura. 

3) Malaysia

4) Brunei

Sementara itu, sejumlah negara besar seperti India, Bangladesh, Pakistan, dan Iran masih menunggu. 

Sungguh ini fenomena Hari Raya yang membawa keprihatinan yang mendalam, sebab menggambarkan pekerjaan rumah yang kompleks. 

1. Tidak harmoninya antara falak dan rukyah, antar Ormas yang mengikuti falak dan yang mengikuti rukyah

2. Kurangnya kesadaran untuk bersatu di kalangan ulama dan umaro antar negara-negara Islam, masing-masing cukup dengan rukyah masing-masing, atau rukyah regional yang sdh disekapati, padahal bisa dilakukan kesepakatan yang lebih sesuai dengan kemajuan zaman dan universalitas Islam, sebab secara fiqih sudah ada "wihdatu Rukyah".

Semoga dibalik metidak kompakan ini ada hikmah bagi yang berfikir. 

Yang jelas salah satunya adalah dalam memaknai hadits Nabi shallallahu alaihi wasallam harus lebih bijak:

الفطرُ يومَ يفطرُ الناسُ والأضحى يومَ يُضحِّي الناسُ.

Idul fitri adalah hari dimana manusia berbuka, dan idul adha adalah hari dimana manusia berkorban. (HR.Tirmidzi dari Aisyah) 

Ketika umat Islam dalam 1 negara terbelah puasa dan hari rayanya jangan masing-masing kelompok mengklaim diri merekalah yang menjadi ukuran، Kita perlu memahami keadaan Masing-masing, dan udzur masing-masing, dengan tetap mengupayakan persatuan dan hal hal yang bisa mempersatukan dalam ningkai sunnah Nabi shallallahu alaihi wasallam

Dalam hal ini yang perlu direnungkan adalah ucapan 

Syaikhul Islam Zakaria al Anshori dalam Kitabnya Asnal Mathalib tentang orang yang telat mengetahui adanya hilal sehingga harus sholat di tanggal 2 Syawal secara ada'an bukan qodho'an. 

(وَصَلَّاهَا فِي الْغَدِ أَدَاءٌ ) ، قَالُوا : وَلَيْسَ يَوْمُ الْفِطْرِ أَوَّلَ شَوَّالٍ مُطْلَقًا، بَلْ يَوْمُ فِطْرِ النَّاسِ، وَكَذَا يَوْمُ النَّحْرِ يَوْمُ يُضَحِّي النَّاسُ، وَيَوْمُ عَرَفَةَ الْيَوْمُ الَّذِي يَظْهَرُ لَهُمْ أَنَّهُ يَوْمُ عَرَفَةَ ، سَوَاءُ التَّاسِعُ وَالْعَاشِرُ ؛ وَذَلِكَ لِخَبَرِ : «الْفِطْرُ يَوْمَ يُفْطِرُ النَّاسُ، وَالْأَضْحَى يَوْمُ يُضَحِّي النَّاسُ ، رَوَاهُ التَّرْمِذِيُّ وَصَحَّحَهُ، 

وَفِي رِوَايَةٍ لِلشَّافِعِيِّ :وَعَرَفَةَ يَوْمَ يُعَرِّفُونَ».

Semoga tulisan ini ada manfaatnya. 

Selamat berhari raya idul fitri 1447 H.

Sumber Facebook Agus Hasan Bashori 

]]>
Fri, 20 Mar 2026 03:21:40 +0800 amr
Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-kabupaten-sumbawa-zulfikar-demitry-sh-mh-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-kabupaten-sumbawa-zulfikar-demitry-sh-mh-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h Fri, 20 Mar 2026 03:12:45 +0800 amr Jajaran Redaksi Amar Media mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/jajaran-redaksi-amar-media-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/jajaran-redaksi-amar-media-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h Fri, 20 Mar 2026 03:08:01 +0800 amr Bank NTB Syariah mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/bank-ntb-syariah-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/bank-ntb-syariah-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h Fri, 20 Mar 2026 03:01:43 +0800 amr Pengurus KONI Kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/pengurus-koni-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/pengurus-koni-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 02:19:41 +0800 amr KELUARGA BESAR PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA (PWI) NTB MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H/ 2026 M https://amarmedia.co.id/keluarga-besar-persatuan-wartawan-indonesia-pwi-ntb-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h-2026-m https://amarmedia.co.id/keluarga-besar-persatuan-wartawan-indonesia-pwi-ntb-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h-2026-m Fri, 20 Mar 2026 02:17:24 +0800 amr Dari Masjid Taqwa Polonia, Pesan Persaudaraan untuk Indonesia yang Multikultural https://amarmedia.co.id/dari-masjid-taqwa-polonia-pesan-persaudaraan-untuk-indonesia-yang-multikultural https://amarmedia.co.id/dari-masjid-taqwa-polonia-pesan-persaudaraan-untuk-indonesia-yang-multikultural Dari Masjid Taqwa Polonia, Pesan Persaudaraan untuk Indonesia yang Multikultural

Medan,Amarmedia.co.id - Salah satu hikmah yang bisa dipetik dari bulan suci Ramadan adalah mengerjakan salat tarawih berjamaah. Ukhuwah islamiyah terjadi saat kita salat tarawih berjamaah. 

"Mestinya di luar salat berjamaah ukhuwah islamiyah juga terjadi. Jadi bulan suci Ramadan selama sebulan ini harus berbekas sebagai bekal menjalani 11 bulan lainnya baik itu ibadahnya, akhlaknya, ukhuwah islamiyah dan ukhuwah watoniyah juga harus lebih ditingkatkan,"demikian disampaikan KH Ustaz Khumaidi Al Jabali, SPdi saat mengisi Safari Ramadan 1447 Hijriah bertema "Ramadan Mempererat Ukhuwah Islamiyah, Memperkokoh Persatuan Bangsa," di Masjid Taqwa, Polonia, Medan, Rabu (18/3). 

Lebih jauh, di penghujung bulan suci Ramadan, kata Ustaz Khumaidi, kita harus pandai-pandai mengambil hikmah Ramadan. Sebab, orang yang sukses dalam menjalani Ramadan, adalah orang yang bisa merubah diri. "Karena Ramadan ini ibarat training. Orang yang sukses mengikuti Ramadan ini mestinya berubah minimal tambah ilmu, tambah iman, tambah ibadah dan akhlaknya,"sebutnya. 

Kalau ternyata setelah Ramadan tidak ada bekasnya, bisa selama mengikuti Ramadan ini tidak sempurna. Beberapa hikmah yang bisa dipetik dari Ramadan diantaranya, puasa, salat tarawih berjamaah dan zakat fitrah. Dengan berpuasa, kata Ustaz Khumaidi, kita akan mengetahui bagaimana di luar sana orang yang mengalami kelaparan. 

Kalau kita sudah tahu bagaimana rasanya orang yang kelaparan diharapkan akan menumbuhkan sikap empati dan kepedulian pada orang yang membutuhkan dan kelaparan. "Hikmah lainnya dari berpuasa ialah melatih kejujuran dan kesabaran. Mestinya setelah bulan Ramadan berlalu dan kita tidak berpuasa lagi kejujuran dan kesabaran ini tetap terbawa,"ungkapnya. 

Sementara Ketua BKM Masjid Taqwa Polonia, Medan, Munawar menambahkan, Safari Ramadan yang mengangkat tema ukhuwah islamiyah sangat releven dengan kondisi bangsa yang multikultural dan heterogen menjadi pengingat bagi kita semua. Kita butuh perekat yang menyatukan keragaman umat di Indonesia salah satu tindak konkritnya Safari Ramadan kita pada malam ini. 

Sekadar informasi, rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijirah ini sebelumnya juga sudah terlaksana dengan baik di Masjid Fail Khoir, Kampung Lalang, Jalan Gunung Krakatau 1, Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan RambutanKota Tebing Tinggi. (Tim)

]]>
Fri, 20 Mar 2026 02:12:38 +0800 amr
DPW A&PPI Sumut Sambut Lebaran, Gelar Acara Buka Puasa Bersama dan Bagikan Parcel Untuk Anggota https://amarmedia.co.id/dpw-a-ppi-sumut-sambut-lebaran-gelar-acara-buka-puasa-bersama-dan-bagikan-parcel-untuk-anggota https://amarmedia.co.id/dpw-a-ppi-sumut-sambut-lebaran-gelar-acara-buka-puasa-bersama-dan-bagikan-parcel-untuk-anggota DPW A-PPI Sumut Sambut Lebaran, Gelar Acara Buka Puasa Bersama dan Bagikan Parcel Untuk Anggota

Medan,Amarmedia.co.id -Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (DPW A-PPI) Sumatera Utara menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri oleh seluruh anggota, pengurus DPD dari berbagai daerah, serta Dewan Penasehat organisasi.

 

Kegiatan yang penuh kebersamaan dan kekeluargaan ini diselenggarakan di Ayam Penyet Cabe Hijau, Jalan Sunggal No. 270, Medan Sunggal, pada Kamis (19/3/2026). Restoran yang memiliki suasana pedesaan asri dan dekorasi vintage ini menjadi tempat yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi antar insan pers Sumut.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW A-PPI Sumut, Hardep S.H, mengumumkan adanya perubahan struktur kepengurusan pada posisi Sekretaris. Jabatan yang sebelumnya diemban oleh Iren Sinaga, kini resmi dipercayakan kepada Leo Wijaya SE. Perubahan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi baru dalam pengembangan organisasi yang merupakan wadah insan pers bermartabat dan intelektual tersebut.

 

Turut hadir dalam acara tersebut Pembina DPW A--PPI Sumut Tengku Asri, Octo GM Simangunsong,S.H dan Penasehat DPW A-PPI Sumut Henry Pakpahan SH, serta para Ketua DPD A-PPI dari berbagai daerah seperti Deli Serdang, Tebing Tinggi, dan Kota Medan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian parsel Lebaran kepada anggota sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap kesejahteraan anggotanya.

 

Dalam sambutannya, Hardep SH menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan untuk semakin mempererat solidaritas dan kekompakan seluruh anggota A-PPI Sumut. "Momentum ini kita jadikan untuk memperkuat kebersamaan. Apalagi dalam waktu dekat, A-PPI Sumut juga akan melaksanakan agenda pelantikan kepengurusan," ujarnya.

 

Ia juga mengungkapkan rencana kegiatan penting A-PPI Sumut pada semester kedua tahun ini, antara lain;  Pelatihan peningkatan kompetensi jurnalistik digital yang akan digelar pada bulan Mei 2026, bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Jurnalistik (LPJ) Medan dan  Forum diskusi nasional bertema "Peran Pers dalam Membangun Literasi Digital Masyarakat" yang akan diadakan pada bulan Juli 2026 .

 

"Kita berkomitmen tidak hanya fokus pada perkembangan profesi jurnalistik, tetapi juga berkontribusi aktif dalam kemajuan masyarakat Sumatera Utara," tambah Hardep SH.

 

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pengurus dan anggota yang hadir, menjadi simbol kebersamaan dan soliditas organisasi yang berperan penting dalam menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik di Sumatera Utara. 

 

Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI) adalah organisasi profesi nasional yang mewadahi pewarta dari berbagai media di seluruh Indonesia, dengan fokus pada peningkatan kompetensi, perlindungan advokasi, serta penguatan etika dan intelektualitas pers. (Tim)

]]>
Fri, 20 Mar 2026 02:09:19 +0800 amr
Jamin Keamanan Lebaran dan Nyepi 2026, Bupati Sumbawa Tinjau Kesiapan Posko Pengamanan https://amarmedia.co.id/jamin-keamanan-lebaran-dan-nyepi-2026-bupati-sumbawa-tinjau-kesiapan-posko-pengamanan https://amarmedia.co.id/jamin-keamanan-lebaran-dan-nyepi-2026-bupati-sumbawa-tinjau-kesiapan-posko-pengamanan Jamin Keamanan Lebaran dan Nyepi 2026, Bupati Sumbawa Tinjau Kesiapan Posko Pengamanan

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, melakukan pemantauan langsung ke sejumlah posko pengamanan Lebaran dan Hari Raya Nyepi tahun 2026 pada Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta stabilitas keamanan wilayah menjelang dua hari besar keagamaan tersebut.

Dalam peninjauan ini, Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah, Dandim 1607 Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Wakil Ketua 3 DPRD Kabupaten Sumbawa, Asisten Administrasi Umum, serta jajaran pimpinan OPD terkait. Selain memantau situasi, rangkaian kegiatan juga diisi dengan agenda berbuka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan dengan para petugas di lapangan.

Peninjauan Titik Strategis dan Arus Mudik

Rombongan Bupati menyisir beberapa titik vital yang menjadi pusat pergerakan masyarakat. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah posko di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III, disusul dengan peninjauan arus mudik penumpang di Terminal Sumer Payung, dan berakhir di posko pengamanan kawasan Pertokoan Kota Sumbawa.

Bupati ingin memastikan bahwa fasilitas publik dan pusat keramaian mendapatkan pengamanan maksimal guna memberikan rasa nyaman bagi warga yang akan merayakan Lebaran maupun umat Hindu yang akan melaksanakan prosesi Nyepi.

Di sela-sela pemantauannya, Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan seluruh personel gabungan yang bertugas."Alhamdulillah, semua posko yang kita kunjungi personelnya standby. Pasukan dari berbagai unsur terkait lengkap, mulai dari Polri, TNI, hingga Dinas Perhubungan. Dengan persiapan yang sudah matang ini, insya Allah kondisi daerah secara umum aman dan terkendali," ujar Bupati.

Bentuk Apresiasi untuk Petugas

Sebagai bentuk dukungan moril, Bupati Sumbawa juga menyerahkan paket bingkisan kepada para petugas yang berjaga di setiap posko, baik di bandara, terminal, maupun area pertokoan. Pemberian ini diharapkan dapat menambah semangat para petugas yang tetap berdedikasi menjaga keamanan di saat masyarakat lainnya bersiap merayakan hari raya.

Kegiatan pemantauan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menciptakan suasana yang kondusif, toleran, dan harmonis di tengah perayaan dua hari besar yang berdekatan pada tahun 2026 ini.(AM)

]]>
Thu, 19 Mar 2026 17:46:02 +0800 amr
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jumat 20 Maret 2026 https://amarmedia.co.id/hilal-tak-terlihat-arab-saudi-tetapkan-idul-fitri-1447-h-jumat-20-maret-2026 https://amarmedia.co.id/hilal-tak-terlihat-arab-saudi-tetapkan-idul-fitri-1447-h-jumat-20-maret-2026

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jumat 20 Maret 2026

Riyadh Amarmedia.co.id — Hilal sebagai penanda masuknya bulan Syawal 1447 Hijriah tidak terlihat dalam pemantauan (rukyatul hilal) yang dilakukan di Arab Saudi pada Rabu (18/3) petang. Dengan hasil tersebut, otoritas setempat menetapkan bahwa bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari dan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Keputusan ini diumumkan melalui pernyataan resmi yang dikutip dari Saudi Gazette. Disebutkan bahwa Mahkamah Agung Arab Saudi menetapkan Kamis sebagai hari ke-30 Ramadan, sehingga 1 Syawal 1447 H dimulai pada Jumat.

Sejumlah laporan media lokal juga mengungkapkan bahwa kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang menghambat proses rukyatul hilal. Pengamatan yang dilakukan di beberapa lokasi, seperti Observatorium Hautat Sudair, Tumair, Arar, dan Al-Hariq, tidak berhasil melihat hilal akibat gangguan cuaca.

Dengan demikian, umat Islam di Arab Saudi masih melaksanakan salat Tarawih pada malam ini dan akan menjalankan puasa Ramadan hari terakhir pada Kamis (19/3).

Sebelumnya, astronom terkemuka Arab Saudi, Abdullah Al-Khudairi, telah memprediksi bahwa secara perhitungan astronomi, bulan Ramadan tahun ini berpotensi berlangsung selama 30 hari. Prediksi tersebut kini sejalan dengan hasil rukyat yang dilakukan otoritas setempat.

Sebagai informasi, Arab Saudi memulai ibadah puasa Ramadan lebih awal satu hari dibandingkan Indonesia. Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama dijadwalkan menggelar sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 H pada Kamis (19/3) petang untuk menetapkan Hari Raya Idul Fitri di dalam negeri. (*)

Sumber : Saudi Gazette | Weblink : https://saudigazette.com.sa/article/659850/saudi-arabia/saudi-arabia-announces-eid-al-fitr-to-begin-friday

]]>
Thu, 19 Mar 2026 13:07:10 +0800 amr
Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi tahun 1948 Saka https://amarmedia.co.id/bupati-dan-wakil-bupati-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-nyepi-tahun-1948-saka https://amarmedia.co.id/bupati-dan-wakil-bupati-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-nyepi-tahun-1948-saka Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa; menyampaikan rasa turut berbahagia atas kebahagiaan yang dirasakan saudara/i kita umat Hindu dalam merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 / 2026 M 

Semoga kebersamaan yang sudah terjalin syahdu selama ini semakin memperkuat kita semua dalam mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera

]]>
Thu, 19 Mar 2026 12:33:25 +0800 amr
DPRD Kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi 1948 Saka https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-nyepi-1948-saka https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-nyepi-1948-saka Thu, 19 Mar 2026 12:29:15 +0800 amr Arus Mudik di Bandara Sumbawa Mulai Meningkat, Puncaknya di Terjadi Hari Ini dan Besok https://amarmedia.co.id/arus-mudik-di-bandara-sumbawa-mulai-meningkat-puncaknya-di-terjadi-hari-ini-dan-besok https://amarmedia.co.id/arus-mudik-di-bandara-sumbawa-mulai-meningkat-puncaknya-di-terjadi-hari-ini-dan-besok Arus Mudik di Bandara Sumbawa Mulai Meningkat, Puncaknya di Terjadi Hari Ini dan Besok

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Aktivitas arus mudik melalui Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa mulai mengalami peningkatan menjelang Hari Raya Nyepi 1948 Saka dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Arus mudik di bandar udara smSultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa mulai meningkat, Bandara dipadati oleh pemudik yang menuju Sumbawa dan puncaknya terjadi pada tanggal 18 dan 19 maret 2026.

Otoritas bandara sumbawa memprediksi puncak arus mudik melalui jalur udara akan terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Tri Pono Basuki Wijianto, mengatakan peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat sejak pertengahan pekan lalu dan diperkirakan terus bertambah pada akhir pekan.

"Arus mudik melalui bandara ini mulai meningkat sejak 14 dan 15 Maret 2026. Namun, lonjakan jumlah penumpang tersebut masih tergolong moderat dibandingkan dengan bandara besar lainnya di Indonesia," ujar Tri -- sapaan akrab Kepala UPBU Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa saat ditemui media ini pada Rabu, (18/03).

Arus mudik melalui Bandara Sumbawa sudah dimulai pada Sabtu dan Minggu kemarin dan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026 atau H-3 dan H-2 lebaran.

"Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik lebaran tahun ini, kami telah mendirikan posko terpadu lebaran sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026 mendatang," terang Tri.

Posko tersebut melibatkan unsur bandara, TNI, POLRI, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memantau pergerakan penumpang dan memastikan pelayanan berjalan optimal.

"Saat ini terdapat tiga jadwal penerbangan yang melayani rute dari dan menuju Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, yakni dua kali penerbangan rute Sumbawa menuju Lombok serta satu penerbangan menuju Bali setiap hari," jelas Tri.

Dalam setiap penerbangan, jumlah kursi yang terisi berkisar antara 30 hingga 40 penumpang. Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang menjelang lebaran, tingkat keterisian kursi pesawat belum sepenuhnya mencapai kapasitas maksimal.

"Kondisi itu dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya harga tiket pesawat untuk rute sumbawa menuju lombok maupun bali yang saat ini berkisar antara 900 ribu rupiah hingga 1,2 juta rupiah per orang," tutup Tri. (AM)

]]>
Thu, 19 Mar 2026 12:22:30 +0800 amr
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H: Kembali ke Fitrah, Menyucikan Hati dan Mempererat Silaturahmi https://amarmedia.co.id/selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h-kembali-ke-fitrah-menyucikan-hati-dan-mempererat-silaturahmi https://amarmedia.co.id/selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h-kembali-ke-fitrah-menyucikan-hati-dan-mempererat-silaturahmi Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H: Kembali ke Fitrah, Menyucikan Hati dan Mempererat Silaturahmi

Oleh Asmediati 

Hari Raya Idul Fitri selalu hadir sebagai momen yang penuh makna dan kehangatan. Ia bukan sekadar penanda berakhirnya bulan Ramadan, tetapi juga menjadi titik balik bagi setiap insan untuk kembali kepada fitrah. Setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa, menahan diri dari berbagai godaan, serta memperbanyak amal kebaikan, Idul Fitri datang sebagai hadiah spiritual yang mengajak kita untuk merefleksikan diri dan memperbarui niat dalam menjalani kehidupan.

Di tengah lantunan takbir yang menggema, suasana Idul Fitri menghadirkan perasaan haru sekaligus bahagia. Ada ketenangan yang sulit dijelaskan ketika hati merasa lebih ringan, seolah beban yang selama ini dipikul perlahan terangkat. Momentum ini mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu berasal dari hal-hal yang bersifat materi, tetapi justru dari ketulusan hati, kedekatan dengan Tuhan, serta hubungan yang harmonis dengan sesama manusia.

Salah satu nilai utama dalam Idul Fitri adalah kembali kepada kesucian jiwa. Fitrah yang dimaksud bukan hanya bersih dari dosa, tetapi juga kembali kepada sifat dasar manusia yang penuh kebaikan. Ramadan telah melatih kita untuk lebih sabar, lebih peduli, dan lebih mampu mengendalikan diri. Idul Fitri menjadi saat yang tepat untuk mengukuhkan nilai-nilai tersebut agar tidak berhenti hanya sebagai rutinitas tahunan, melainkan menjadi bagian dari karakter yang terus melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Idul Fitri juga identik dengan tradisi saling memaafkan. Momen ini menjadi kesempatan berharga untuk memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang. Dalam kehidupan sehari-hari, tidak jarang kita melakukan kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Melalui Idul Fitri, kita diajak untuk membuka hati, mengakui kekhilafan, dan memberikan maaf dengan penuh keikhlasan. Proses ini bukan hanya memperbaiki hubungan sosial, tetapi juga memberikan ketenangan batin yang mendalam.

Namun, makna memaafkan tidak seharusnya berhenti pada ucapan semata. Lebih dari itu, memaafkan adalah tentang kesungguhan untuk melepaskan rasa sakit, menghapus dendam, dan membangun kembali kepercayaan. Dalam konteks ini, Idul Fitri menjadi momentum untuk belajar menjadi pribadi yang lebih dewasa, yang mampu mengedepankan empati dan kebijaksanaan dalam menghadapi perbedaan maupun konflik.

Idul Fitri juga mempererat tali silaturahmi. Tradisi berkumpul bersama keluarga, mengunjungi kerabat, dan saling berbagi cerita menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan ini. Dalam kebersamaan tersebut, kita merasakan kembali arti penting hubungan kekeluargaan yang mungkin sempat terabaikan oleh kesibukan sehari-hari. Bahkan dalam kondisi tertentu ketika pertemuan fisik tidak memungkinkan, upaya untuk tetap menjalin komunikasi menjadi wujud kepedulian yang tidak kalah berarti.

Di sisi lain, Idul Fitri mengajarkan nilai kesederhanaan dan kesetaraan. Di hari yang istimewa ini, perbedaan status sosial seakan melebur. Semua orang hadir dengan niat yang sama: merayakan kemenangan spiritual dan mempererat hubungan kemanusiaan. Nilai ini menjadi pengingat bahwa pada dasarnya manusia adalah sama, yang membedakan hanyalah ketakwaan dan amal kebaikan yang dilakukan.

Meski demikian, tantangan terbesar setelah Idul Fitri adalah menjaga konsistensi dalam berbuat baik. Seringkali semangat ibadah dan kebaikan yang meningkat selama Ramadan perlahan memudar seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, Idul Fitri seharusnya tidak dipandang sebagai akhir, melainkan sebagai awal dari perjalanan baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Apa yang telah dilatih selama Ramadan perlu terus dijaga dan dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, Hari Raya Idul Fitri 1447 H adalah momentum untuk memperbarui diri secara menyeluruh. Ia mengajak kita untuk kembali kepada nilai-nilai dasar kemanusiaan: kejujuran, kesabaran, kepedulian, dan keikhlasan. Dalam suasana yang penuh berkah ini, setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, mempererat hubungan, dan melangkah ke depan dengan hati yang lebih bersih.

Semoga Idul Fitri tahun ini benar-benar membawa perubahan yang bermakna dalam kehidupan kita. Semoga setiap langkah yang kita ambil senantiasa dilandasi oleh niat baik dan keikhlasan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, semoga kita semua kembali kepada fitrah dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.(AM)

]]>
Thu, 19 Mar 2026 12:08:36 +0800 amr
Pengurus KONI Kabupaten Sumbawa Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi 1948 Saka Kamis 19 Maret 2026 https://amarmedia.co.id/pengurus-koni-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-nyepi-1948-saka-kamis-19-maret-2026 https://amarmedia.co.id/pengurus-koni-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-nyepi-1948-saka-kamis-19-maret-2026 Thu, 19 Mar 2026 10:55:02 +0800 amr Mudik Aman Berbagi Harapan, PTPN 1 Regional 1 Lepas Tiga Bus Mudik Gratis https://amarmedia.co.id/mudik-aman-berbagi-harapan-ptpn-1-regional-1-lepas-tiga-bus-mudik-gratis https://amarmedia.co.id/mudik-aman-berbagi-harapan-ptpn-1-regional-1-lepas-tiga-bus-mudik-gratis

Tanjung Morawa,Amarmedia.co.id - Region Head PT Perkebunan Nusantara I Regional 1, Wispramono Budiman bersama Operation Head Ganda Wiatmaja melepas keberangkatan tiga unit bus mudik gratis bagi masyarakat dan keluarga besar PTPN yang akan pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri, Selasa (17/3).

Pelepasan dilakukan di halaman Kantor PTPN I Regional 1 di Tanjung Morawa.

Dalam sambutannya, Wispramono Budiman menyampaikan harapannya agar para peserta mudik dapat menempuh perjalanan dengan aman serta menikmati momen Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

“Selamat jalan, semoga sampai di tujuan dengan aman dan dapat menikmati Lebaran di kampung halaman bersama keluarga,” ujarnya saat melepas rombongan pemudik.

Operation Head PTPN I Regional 1, Ganda Wiatmaja, mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat, khususnya mereka yang akan merayakan Idulfitri di kampung halaman.

Menurutnya, selama ini PTPN 1 Regional 1 hanya berpartisipasi dalam program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Namun pada tahun ini, perusahaan untuk pertama kalinya menyelenggarakan program mudik gratis secara mandiri dengan menyiapkan tiga unit bus bagi masyarakat.

Adapun tiga bus yang disediakan melayani beberapa rute perjalanan, yakni satu bus menuju Pekanbaru, Riau, melalui rute Labuhan Batu, dan dua bus lainnya menuju Bukit Tinggi, Sumatera Barat, melalui rute Padang Sidempuan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memberikan alternatif transportasi yang lebih aman bagi para pemudik dibandingkan menggunakan sepeda motor dan mengurangi jumlah kepadatan kendaraan mudik di jalan,” kata Ganda.

Ia menambahkan, program mudik gratis ini direncanakan menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan melalui PTPN 1 Regional 1 sebagai bagian dari program yang diinisiasi oleh Danantara dan BP BUMN yang melibatkan PTPN Group.

Manajemen Regional 1 berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Sejalan dengan harapan Manajemen Regional 1, salah seorang masyarakat yang ikut dalam rombongan mudik gratis dengan tujuan Bukit Tinggi, Bapak Erwin mengatakan “Kami dari Masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada PTPN I yang telah mengadakan mudik lebaran bersama rombongan keluarga kita semua , jadi kita berharap di tahun-tahun berikutnya masih bisa dilaksanakan mudik gratis ini”.

Acara pelepasan Mudik gratis PTPN I Regional 1 ini juga dihadiri Kepala Bagian dan seluruh karyawan karyawati PTPN I Regional 1 Tanjung Morawa. (Tim)

]]>
Thu, 19 Mar 2026 09:48:43 +0800 amr
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Juliansyah SE Mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/anggota-komisi-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-juliansyah-se-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/anggota-komisi-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-juliansyah-se-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1447-h Wed, 18 Mar 2026 20:56:50 +0800 amr TPID Sumbawa Intensifkan Pasar Murah, Pastikan Stok Bapok Aman Jelang Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/tpid-sumbawa-intensifkan-pasar-murah-pastikan-stok-bapok-aman-jelang-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/tpid-sumbawa-intensifkan-pasar-murah-pastikan-stok-bapok-aman-jelang-idul-fitri-1447-h TPID Sumbawa Intensifkan Pasar Murah,Pastikan Stok Bapok Aman Jelang Idul Fitri 1447 H

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat sinergi dalam pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yakni Idul Fitri 2026 melalui pelaksanaan pasar murah maupun penjualan paket sembako murah.

"Langkah itu, sebagai upaya pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumbawa mengintensifkan pelaksanaan pasar murah dan penjualan paket sembako murah di berbagai lokasi di Kabupaten Sumbawa umbawa melalui instansi pemerintah, swasta hingga Danantara yang ada," ungkap Ketua TPID Kabupaten Sumbawa, Dr.H. Budi Prasetiyo S.Sos.MAP

Ia mengatakan dalam pengendalian inflasi di daerah perlu peran serta semua pemangku kepentingan terkait serta pengusaha yang ada.

"Dalam menjaga stabilitas inflasi penting adanya semangat gotong royong seluruh pihak dalam menjaga stabilitas harga, khususnya untuk komoditas yang kerap memicu inflasi," jelasnya saat ditemui media ini pada Selasa, (17/03).

Dijelaskannya salah satu komoditas yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah cabai yang sering menjadi penyumbang utama inflasi di daerah. Karena itu, melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Gerakan Pangan Desa Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) dengan menanam cabai dan sayur-sayuran lannya di halaman rumah agar fluktuasi harga komoditas tersebut dapat dikendalikan secara lebih efektif.

"Secara historis inflasi di Kabupaten Sumbawa menjelang hari besar keagamaan ini cenderung meningkat, sehingga penguatan koordinasi melalui TPID menjadi langkah penting yang kami laksanakan dalam menjaga stabilitas harga pangan," terangnya.

Adapun sejumlah komoditas yang perlu diwaspadai dan berpotensi menyebabkan inflasi menjelang hari raya idul fitri antara lain cabai rawit, beras, daging ayam, dan bawang merah.

"Dalam upaya menjaga ketahanan pangan, perlu mengintegrasikan antara petani, pelaku usaha, perbankan hingga pemerintah daerah dalam satu ekosistem ketahanan pangan," ujarnya.

Budi prasetiyo mengungkapkan sejumlah langkah konkret yang dilakukan antara lain penyelenggaraan pasar murah, penjualan paket sembako murah, peningkatan pengawasan distributor, serta penguatan kerja sama antar daerah.

Ia juga memastikan ketersediaan sejumlah bahan pokok seperti beras, gula dan minyak goreng serta kesiapan bulog dalam mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.(AM)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 19:47:02 +0800 amr
Menjemput Berkah di Ujung Ramadan: Cara CV Fajar Samudra Menghangatkan Dapur Sesama https://amarmedia.co.id/menjemput-berkah-di-ujung-ramadan-cara-cv-fajar-samudra-menghangatkan-dapur-sesama https://amarmedia.co.id/menjemput-berkah-di-ujung-ramadan-cara-cv-fajar-samudra-menghangatkan-dapur-sesama Menjemput Berkah di Ujung Ramadan: Cara CV Fajar Samudra Menghangatkan Dapur Sesama

SUMBAWA, Amarmedia.co.id – Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Beras 169 melalui penyaluran bantuan Zakat Mal dan Infaq Sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Kegiatan mulia ini menyasar tiga wilayah di Kabupaten Sumbawa, yakni Kecamatan Sumbawa, Kecamatan Labuan Badas dan Kecamatan Unter Iwes, sebagai bentuk nyata komitmen perusahaan dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Direktur CV Fajar Samudra, Fajar Zukhruf Ramadhan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus dilaksanakan, khususnya pada momentum bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Menurutnya, Ramadhan adalah waktu yang paling tepat untuk berbagi, mempererat tali silaturahmi, serta menghadirkan kebahagiaan bagi sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan.

“Alhamdulillah, di momentum Ramadhan tahun ini kami kembali menyalurkan Zakat Mal dan Infaq Sedekah kepada masyarakat. Ini adalah bentuk kepedulian kami sekaligus komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan pada tahun ini mencapai lebih dari 1.000 sak beras atau setara dengan sekitar 2,5 ton. Jumlah tersebut didistribusikan secara langsung kepada masyarakat penerima manfaat di tiga kecamatan tersebut, dengan harapan dapat membantu meringankan beban kebutuhan pokok, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Lebih lanjut, Fajar menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Ia juga berharap, apa yang diberikan dapat membawa manfaat dan menjadi berkah, baik bagi penerima maupun pihak yang menyalurkan.

“Semoga bantuan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terlebih dalam memenuhi kebutuhan di hari-hari terakhir Ramadhan hingga Idul Fitri. Kami juga berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lagi masyarakat di masa mendatang,” tambahnya.

Penyaluran bantuan ini pun disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga mengaku bersyukur dan terbantu dengan adanya bantuan beras tersebut, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Kehadiran program zakat dan sedekah seperti ini dinilai sangat membantu dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.

Momentum ini, ungkap Fajar, sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong merupakan fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Apa yang dilakukan Beras 169 melalui CV Fajar Samudra diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut berbagi dan menebar kebaikan, khususnya di bulan yang penuh rahmat ini.

Dengan semangat Ramadhan yang sarat akan keberkahan, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk bantuan materi, tetapi juga simbol hadirnya harapan, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat Sumbawa. ucap Fajar.

"Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajakan untuk terus berbagi, memperkuat solidaritas, dan membangun kepedulian sosial demi terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera dan harmonis," ujarnya. (AM)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 18:01:51 +0800 amr
Dukung Polri Objektif Dan Profesional, Ungkap Kasus Andrie Yunus https://amarmedia.co.id/dukung-polri-objektif-dan-profesional-ungkap-kasus-andrie-yunus https://amarmedia.co.id/dukung-polri-objektif-dan-profesional-ungkap-kasus-andrie-yunus Dukung Polri Objektif Dan Profesional,Ungkap Kasus Andrie Yunus

Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Diduga Orang Terlatih

Medan,Amarmedia.co.id - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Irfan Sahputr, SH, MH menyatakan mendukung Polri agar objektif dan profesional dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap pembela HAM yang juga aktivis KontraS, Andrie Yunus. Dia minta semua pihak khususnya, para pembela HAM dan mahasiswa terus bersuara sampai kasus ini terungkap sampai ke otak pelakunya. 

"Kita tegas dalam kasus yang menimpa Andrie Yunus merupakan tindak pidana percobaan pembunuhan berencana. Melihat temuan di lapangan para pelaku diduga aktor-aktor yang terlatih terlihat dari mekanisme yang dilakukan, mulai dari mekanisme pemantauan dan profiling bukan dilakukan oleh orang sembarangan. Untuk itu, kita harus dukung Polri agar objektif dan profesional dalam menangani kasus ini,"jelasnya saat memaparkan materi dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema "Aparat Negara Harus Menjamin Demokrasi dan Keselamatan Rakyat", Selasa (17/3) di Sekretariat Badko HMI Sumut Jalan Adinegoro Nomor 15, Medan. 

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Badko HMI Sumut, Yusril Mahendra Butar-butar dan dua Narasumber lainnya yakni, Direktur Bakumsu, Juniaty Aritonang, M. Sos dan Pengamat HAM, SH, MH. 

Lebih jauh disampaikan Irfan, kasus yang menimpa Andrie Yunus diduga dilakukan oleh orang-orang terlatih dan bukan orang sembarangan. Indikasinya, kalau dilakukan oleh orang awam Polri akan mudah menangkap para pelakunya. Sedangkan dalam kasus ini, sudah berjalan hampir sepekan aktor lapangan belum juga tertangkap. 

"Kita juga mendesak lembaga independen Komnas HAM, jika ada indikasi keterlibatan aparatur negara Komnas HAM harus aktif melakukan penyelidikan. Kalau ini dibiarkan tidak tertutup kemungkinan bakal terjadi oleh para pembela HAM di Indonesia, kita sebagai mata Andrie Yunus harus mengawal kasus ini. Kalau ini tidak dikawal akan menjadi preseden buruk dan catatan buruk negara gagal mengungkap kasus ini,"ungkapnya. 

Direktur Bakumsu, Juniaty Aritonang, M. Sos menyampaikan, dalam kasus yang dialami Andrie Yunus, terlihat memang ada sesuatu yang sistematis yang terencana. Fakta yang terjadi ini dilakukan orang-orang yang terorganisir dan berpengalaman. "Dugaan kuat saya, memang ada nuansa muatan TNI, Mengapa? Karena kerja-kerja Andrie sebelumnya dalam RUU TNI dia sangat vokal mengkritisi kebijakan tersebut, kalau berkaca dari tuntutan yg terjadi, saat dia mengkritisi UU TNI disitu dia mengalami percobaan pembunuhan,"jelas Juniaty. 

Dari sisi sosial politik, lanjut Juniaty, ini merupakan upaya oembungkaman suara-suara kritis. Andrie salah satu contoh kasus, bagaimana aparat negara melakukan pembungkaman suara-suara kritis dari masyarakat sipil. 

Sementara, Ketua Badko HMI Sumut, Yusril Mahendra Butar-butar menambahkan, dalam pernyataan sikapnya Badko HMI Sumut mengutuk keras penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sebagai bentuk kekerasan yang tidak berprikemanusiaan dan bertentangan dengan nilai-nilai Islam, prinsip kemanusiaan universal, serta cita-cita konstitusi RI. Badko HMI Sumut juga menegaskan bahwa teror terhadap aktivis merupakan ancaman serius terhadap demokrasi, kebebasan sipil dan perjuangan masyarakat dalam menegakkan keadilan dan HAM. 

"Mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan , profesional dan independen termasuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat baik sebagai pelaku langsung maupun aktor intelektual di balik peristiwa. Menuntut negara untuk menjamin perlindungan yang nyata terhadap para pembela HAM, aktivis masyarakat sipil dan seluruh warga negara yang memperjuangkan nilai keadilan dan kemanusiaan,"tukasnya. (Tim)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 16:59:27 +0800 amr
Harumkan Nama Sumbawa, Dua Santriwati PMI Dea Malela Tembus Konferensi Internasional UIII 2026 https://amarmedia.co.id/harumkan-nama-sumbawa-dua-santriwati-pmi-dea-malela-tembus-konferensi-internasional-uiii-2026 https://amarmedia.co.id/harumkan-nama-sumbawa-dua-santriwati-pmi-dea-malela-tembus-konferensi-internasional-uiii-2026 Harumkan Nama Sumbawa, Dua Santriwati PMI Dea Malela Tembus Konferensi Internasional UIII 2026

Sumbawa.Amarmedia.co.id -- Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dua santriwati Pesantren Modern Internasional Dea Malela (PMI Dea Malela), Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Rizkia Hadianty dan Tiara Nuzula Ramadhani, terpilih menjadi pemakalah dalam ajang bergengsi The 5th Faculty of Education Annual Conference 2026.

Konferensi internasional yang mengusung tema "Transforming Education for Future Generations: Advancing Global Justice and Innovation" ini diselenggarakan oleh Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) pada 1-2 April 2026.

Kedua siswi tersebut akan memaparkan hasil penelitian mereka yang mengangkat isu krusial di dunia pendidikan dan sosial.

Rizkia Hadianty dengan judul makalah: "The Impact of Deep Learning Approach on Student Anxiety in Mathematics Learning at Dea Malela Junior High School" dan Tiara Nuzula Ramadhani dengan judul makalah: "Analysis of the Impact of Verbal Bullying on Anxiety Disorders in Adolescents in Lenangguar Village."

Sekretaris PMI Dea Malela, Amiruddin, S.Pd, M.Si menjelaskan, capaian ini mempertegas posisi SMA Dea Malela sebagai Center of Educational Excellence yang mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga kompeten dalam dunia riset dan akademik internasional.

Karena itu, lanjut Amiruddin, keikutsertaan mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran bagi transformasi pendidikan masa depan yang lebih inklusif dan inovatif. (AM)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 12:58:58 +0800 amr
Sekda Sumbawa DR. H. Budi Prasetiyo Tunaikan Zakat Mal Melalui BAZNAS, Ajak ASN dan Masyarakat Optimalkan Zakat Serta Perkuat Kepedulian Sosial https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-dr-h-budi-prasetiyo-tunaikan-zakat-mal-melalui-baznas-ajak-asn-dan-masyarakat-optimalkan-zakat-serta-perkuat-kepedulian-sosial https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-dr-h-budi-prasetiyo-tunaikan-zakat-mal-melalui-baznas-ajak-asn-dan-masyarakat-optimalkan-zakat-serta-perkuat-kepedulian-sosial Sekda Sumbawa DR. H. Budi Prasetiyo Tunaikan Zakat Mal Melalui BAZNAS, Ajak ASN dan Masyarakat Optimalkan Zakat Serta Perkuat Kepedulian Sosial

Sumbawa,Amarmedia.co.id -  Selasa 17 Maret 2026 — Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendorong penguatan ekonomi umat melalui zakat kembali ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, secara resmi menunaikan zakat mal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa dalam kegiatan yang berlangsung khidmat, bertempat di ruang kerja Sekda.

Penyerahan zakat tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., yang didampingi oleh Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si., Wakil Ketua II Lukman Hamim, S.H., M.Si., Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si., serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian keteladanan pimpinan daerah, setelah sebelumnya Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa juga telah lebih dahulu menunaikan zakat melalui BAZNAS. Kini, Sekda sebagai pimpinan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sumbawa turut menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung gerakan zakat sebagai instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut. Penunaian zakat ini tidak hanya menjadi simbol ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Dr. H. Budi Prasetiyo menyampaikan bahwa zakat memiliki peran strategis, tidak hanya dalam dimensi ibadah, tetapi juga dalam pembangunan sosial dan ekonomi umat.

“Zakat adalah bentuk ketaatan kita kepada Allah SWT sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama. Melalui zakat, kita tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menghadirkan keberkahan dalam kehidupan. Apa yang kita lakukan hari ini diharapkan menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh ASN dan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran berzakat di kalangan ASN maupun masyarakat luas. Ia menyampaikan bahwa kontribusi melalui BAZNAS tidak hanya terbatas pada infak dan sedekah, tetapi juga harus ditingkatkan pada kewajiban zakat secara menyeluruh.

Dalam himbauannya, Sekda menekankan bahwa ke depan seluruh ASN dan masyarakat yang telah memenuhi syarat wajib zakat diharapkan dapat menunaikan zakat pendapatan atau zakat profesi melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

“Kami mengimbau kepada seluruh ASN dan masyarakat Sumbawa, tidak hanya menunaikan infak dan sedekah melalui BAZNAS, namun ke depan juga diharapkan dapat menunaikan zakat pendapatan (zakat profesi) bagi yang telah mencapai nisab atau memenuhi kewajiban zakat, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Menurutnya, optimalisasi zakat profesi memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam mendukung program pengentasan kemiskinan, bantuan sosial, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi umat di Kabupaten Sumbawa.

Sekda juga menambahkan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai teladan di tengah masyarakat. Dengan memberikan contoh nyata dalam menunaikan zakat, diharapkan akan tumbuh kesadaran kolektif yang lebih luas.

“ASN harus menjadi pelopor dan teladan. Jika kita memulai dari diri sendiri, maka masyarakat akan ikut bergerak. Dengan kebersamaan, kita bisa membangun Sumbawa yang lebih adil, sejahtera, dan penuh keberkahan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kepercayaan yang terus diberikan oleh jajaran pemerintah daerah, khususnya Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Bapak Sekda. Ini adalah teladan luar biasa yang menunjukkan komitmen pimpinan daerah dalam mendukung pengelolaan zakat yang terstruktur dan tepat sasaran. Kepercayaan ini menjadi amanah bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Sumbawa siap mendukung penuh himbauan pemerintah daerah, khususnya dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat profesi di kalangan ASN.

“Kami siap memfasilitasi pengumpulan zakat, termasuk zakat profesi, secara profesional, transparan, dan akuntabel. Potensi zakat di Kabupaten Sumbawa sangat besar. Jika dikelola secara optimal, maka akan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dana zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program unggulan, seperti bantuan pendidikan, layanan kesehatan, bantuan sosial, serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu.

“Zakat yang ditunaikan hari ini adalah harapan bagi banyak orang. Ini adalah bentuk gotong royong dalam bingkai keimanan. Kami memastikan bahwa setiap amanah yang diberikan akan dikelola dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab dalam mengelola amanah umat, pengurus BAZNAS Kabupaten Sumbawa senantiasa menjalankan prinsip-prinsip syariat dalam setiap proses penghimpunan zakat, infak, dan sedekah. Salah satu wujudnya adalah melaksanakan doa bagi para muzakki dan munfik, sebagaimana yang diperintahkan dalam Al-Qur’an, sebagai bentuk penghargaan dan harapan atas keberkahan harta yang telah ditunaikan.

Usai prosesi penyerahan zakat mal tersebut, jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Sumbawa secara langsung memanjatkan doa untuk Dr. H. Budi Prasetiyo sebagai muzakki. Doa tersebut dipanjatkan agar zakat yang ditunaikan diterima oleh Allah SWT, dilipatgandakan pahalanya, serta membawa keberkahan bagi kehidupan dan tugas pengabdian yang dijalankan. (AM)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 12:53:57 +0800 amr
SMAN 2 Sumbawa Besar Tembus 10 Besar NTB, Kini Jadi Alternatif Sekolah Favorit di Sumbawa https://amarmedia.co.id/sman-2-sumbawa-besar-tembus-10-besar-ntb-kini-jadi-alternatif-sekolah-favorit-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/sman-2-sumbawa-besar-tembus-10-besar-ntb-kini-jadi-alternatif-sekolah-favorit-di-sumbawa SMAN 2 Sumbawa Besar Tembus 10 Besar NTB, Kini Jadi Alternatif Sekolah Favorit di Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) per 16 Maret 2026, SMA Negeri 2 Sumbawa Besar sukses mengukuhkan posisinya dalam jajaran elit pendidikan dengan menembus 10 Besar SMA Terbaik di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut Ketua Ikatan Alumni  SMAN 2 Sumbawa Besar (IKA - Smanda) H Zohran SH,Prestasi ini menempatkan sekolah yang akrab disapa Smanda ini sebagai SMA Negeri terbaik kedua di Kabupaten Sumbawa, tepat di bawah SMAN 1 Sumbawa Besar. "Keberhasilan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bagi masyarakat bahwa kualitas pendidikan unggulan kini semakin merata di Bumi Samawa" ujarnya Rabu 18 Maret 2026.

Dalam rilis data tersebut, SMAN 2 Sumbawa Besar menempati peringkat ke-10 tingkat provinsi dengan raihan 83 prestasi membanggakan. Menariknya, jika dikerucutkan pada jenjang SMA Negeri (di luar jalur Madrasah Aliyah), posisi Smanda semakin kompetitif di level regional.

 

Lonjakan prestasi Smanda merupakan buah dari transformasi strategis yang dirancang untuk menciptakan "pilihan favorit baru" bagi calon siswa. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi NTB di mana mutasi kepemimpinan dari SMAN 1 ke SMAN 2 diharapkan mampu menduplikasi kultur juara dan manajemen prestasi.

Solusi PPDB: Tidak Harus Bertumpu di Satu Sekolah

Fenomena membludaknya pendaftar di SMAN 1 Sumbawa Besar setiap tahunnya sering kali menjadi tantangan besar, baik bagi pihak sekolah maupun orang tua siswa. Dengan munculnya Smanda sebagai kekuatan baru di peringkat 10 besar NTB, masyarakat kini memiliki alternatif sekolah unggulan yang secara kualitas telah teruji secara nasional.

"Kehadiran SMAN 2 sebagai alternatif sekolah favorit sangat penting agar konsentrasi pendaftar tidak hanya tertuju pada satu titik. Dengan prestasi yang ada saat ini, orang tua tidak perlu ragu lagi. Smanda telah membuktikan diri mampu bersaing di level tertinggi," ujar H Orek ketua IKA Sekolah SMAN 2 Sumbawa Besar 

Berikut Peta 10 Besar SMA/MA Berprestasi di NTB (Data Puspresnas 2026):

  1. SMA Negeri 1 Mataram (Peringkat Nasional: 88  dengan jumlah Prestasi: 233)
  2. SMAN 1 Sumbawa Besar (Peringkat Nasional: 141 dengan Jumlah Prestasi: 186)
  3. SMAN 1 Selong (Peringkat Nasional: 184 dengan Jumlah Prestasi: 167)
  4. SMAN 1 Praya (Peringkat Nasional: 281 dengan Jumlah Prestasi: 132)
  5. SMAN 1 Kota Bima (Peringkat Nasional: 311 dengan  Jumlah Prestasi: 127)
  6. SMAN 5 Mataram (Peringkat Nasional: 451 dengan  Jumlah Prestasi: 104)
  7.  SMAN 1 Madapangga (Peringkat Nasional: 463  dengan Jumlah Prestasi: 102)
  8. MAN 2 Kota Bima (Peringkat Nasional: 540 dengan Jumlah Prestasi: 92)
  9. MAN 1 Sumbawa (Peringkat Nasional: 607 dengan  Jumlah Prestasi: 86)
  10. SMAN 2 Sumbawa Besar (Peringkat Nasional: 648 | Jumlah Prestasi: 83)

Dihubungi terpisah Kepala Sekolah SMAN 2 Sumbawa Besar Ainun Asmawati SPd MPd menjelaskan bahwa peningkatan peringkat nasional ke posisi 648 menjadi modal berharga bagi Smanda untuk terus bergerak maju. Dengan dukungan tenaga pendidik yang berdedikasi dan fasilitas yang terus dikembangkan, SMAN 2 Sumbawa Besar siap menyambut generasi emas Sumbawa yang ingin mengukir prestasi tanpa harus merasa terbebani dengan zonasi atau persaingan yang tidak sehat di satu sekolah saja.

"Kini, pilihan berada di tangan masyarakat. SMAN 2 Sumbawa Besar telah membuktikan bahwa prestasi bisa lahir dan tumbuh subur di mana saja, selama ada kemauan untuk terus melaju dan bergerak" pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 12:01:11 +0800 amr
Harmoni di Pantai Sentigi: Kades Luk Tekankan Toleransi di Tengah Tradisi Melasti dan Ramadan https://amarmedia.co.id/harmoni-di-pantai-sentigi-kades-luk-tekankan-toleransi-di-tengah-tradisi-melasti-dan-ramadan https://amarmedia.co.id/harmoni-di-pantai-sentigi-kades-luk-tekankan-toleransi-di-tengah-tradisi-melasti-dan-ramadan Harmoni di Pantai Sentigi: Kades Luk Tekankan Toleransi di Tengah Tradisi Melasti dan Ramadan

Sumbawa. Desa Luk, 18 Maret 2026 – Suasana khidmat menyelimuti pesisir Pantai Sentigi, Desa Luk, pagi ini Rabu 18 Maret 2026. Ratusan umat Hindu dari Dusun Bermang berkumpul untuk melaksanakan upacara Melasti, sebuah ritual penyucian diri dan benda sakral sebelum memasuki Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Luk, Junaidi SE, yang diundang khusus untuk memberikan sambutan. Kehadiran Kades Junaidi di tengah-tengah umat Hindu ini menjadi simbol nyata eratnya tali persaudaraan antarumat beragama di wilayah Luk.

Dalam sambutannya, Junaidi memberikan apresiasi mendalam atas pelaksanaan upacara yang berjalan tertib. Namun, pesan utamanya tertuju pada momentum langka yang terjadi tahun ini berdekatannya pelaksanaan Nyepi dengan bulan suci Ramadan serta persiapan Idul Fitri.

"Momentum tahun ini sangat spesial sekaligus menjadi ujian bagi kedewasaan kita dalam beragama. Saat saudara kita yang Hindu bersiap untuk Nyepi dalam keheningan, saudara kita yang Muslim juga sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Saya meminta seluruh warga Desa Luk untuk terus menjaga toleransi dan saling menghormati," ujar Junaidi di hadapan peserta Melasti.

Ia menambahkan bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekayaan yang harus dijaga agar Desa Luk tetap kondusif dan harmonis. (AM)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 10:44:22 +0800 amr
Diskusi dan Buka Puasa Bersama, Ketua PGK Sumut ajak masyarakat dukung Kebijakan Pemerintah. https://amarmedia.co.id/diskusi-dan-buka-puasa-bersama-ketua-pgk-sumut-ajak-masyarakat-dukung-kebijakan-pemerintah https://amarmedia.co.id/diskusi-dan-buka-puasa-bersama-ketua-pgk-sumut-ajak-masyarakat-dukung-kebijakan-pemerintah Diskusi dan Buka Puasa Bersama, Ketua PGK Sumut ajak masyarakat dukung Kebijakan Pemerintah.

 

Medan, Di tengah situasi geopolitik global yang semakin memanas, generasi muda di Indonesia khususnya di Sumatera Utara diminta agar tetap fokus memberikan kontribusi positif bagi rakyat Indonesia. Salah satu cara dengan mendukung program-program pemerintah. 

"Kita berharap anak muda bisa semakin kompak dan semangat berkarya walaupun secara geopolitik global tidak menguntungkan karena perang. Walau demikian kita tetap fokus dan memberikan kontribusi positif bagi rakyat Indonesia,"jelas Ketua Umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumut, Hendra Hidayat, MSi di sela-sela kegiatan buka puasa bersama dan diskusi "Dukung Kebijakan Pemerintah", menuju Indonesia Emas 2045, Selasa (17/3) di Medan. 

Program-program pemerintah seperti, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih (KMP), Makan Bergizi Gratis (MBG) saling berkaitan untuk menuju Indonesia Emas 2045 degan keuntungan bonus demografi yang harus kita manfaatkan dengan optimal. Untuk itu, PKG Sumut kata Hendra, yang ada di tiap-tiap kabupaten/kita terus mendukung program-program pemerintah berkolaborasi dengan pemerintah daerah memberi dukungan dan pemantauan bagaimana program pemerintah ini berjalan dengan baik. 

"Harus kita bantu untuk mensukseskan semua program pemerintah yang saling berkaitan untuk mensejahterakan masyarakat, disisi lain adanya peperangan yang terjadi di Luar Negeri, kita harus tetap komitment mendukung setiap kebijakan Pemerintah, "jelasnya. 

Diskusi tersebut menghadirkan Narasumber akademisi sekaligus tenaga pendidik, Ninda Ulfa, MPd, dalam pemaparannya Ninda menyampaikan, Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada tantangan bonus demografi pada tahun 2045 mendatang. Tentunya, bonus demografi tidak bisa dicapai kalau hanya sekadar program saja. 

"Visi 2045 Indonesia yang mengharapkan menjadi negara yang maju dengan SDM yang unggul dan berdaya saing. Harus dimulai dari pemenuhan gizi. Sebab gizi dengan perkembangan intelektual sangat berhubungan. Anak dengan kecerdasan yang tinggi umumnya punya kecukupan gizi yang baik,"ungkapnya. 

Gizi, sebut Ninda, sangat berpengaruh pada kemampuan kecerdasan anak. Untuk menjawab tantangan pemenuhan gizi bagi anak Indonesia pemerintah meluncurkan program MBG. 

"Untuk meningkatkan status gizi masyarakat dan kualitas pendidikan. Negara coba hadir di lingkungan masyarakat dengan program MBG. Negara hadir dengan adil dan kesetaraan. Mari kita dukung program ini sambil melakukan pengawasan,"jelasnya.

"Manfaat lain, tingkat kehadiran siswa di sekolah lebih tinggi. Adanya program MBG anak-anak jadi suka hadir ke sekolah. Waktu libur, MBG tetap diberikan. Selain kecerdasan dan gizi terpenuhi, animo siswa ke sekolah lebih meningkat.

Setiap program yang dijalankan Pemerintah tentunya membawa dampak yang baik bagi masyarakat, sehingga perlu kita dukung, "tukasnya. (Tim)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 23:02:11 +0800 amr
Buka Bersama Pelaku Usaha, Gubernur Iqbal Deklarasikan NTB Sebagai Daerah Ramah Ekonomi https://amarmedia.co.id/buka-bersama-pelaku-usaha-gubernur-iqbal-deklarasikan-ntb-sebagai-daerah-ramah-ekonomi https://amarmedia.co.id/buka-bersama-pelaku-usaha-gubernur-iqbal-deklarasikan-ntb-sebagai-daerah-ramah-ekonomi Buka Bersama Pelaku Usaha, Gubernur Iqbal Deklarasikan NTB Sebagai Daerah Ramah Ekonomi

Mataram, Amarmedia.co.id - 16 Maret 2026 - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat ingin menjadi daerah yang ramah pada komunitas ekonomi dan bersahabat dengan pertumbuhannya. 

"Kami ingin menjadi pemerintah yang diurus bergaya corporative government agar tuning dan selaras dengan kalangan bisnis", ujar Gubernur Dr.HL Muhamad Iqbal dalam kegiatan buka puasa bersama pemangku kepentingan ekonomi dan pelaku bisnis di Pendopo, Senin (16/3/2026). 

Untuk itu, Gubernur mengatakan pemerintah provinsi siap menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi. Dirinya menyebut saat awal 2025, pemerintah mengakui banyak rencana pembangunan yang belum sesuai dengan rencana bisnis. 

"Jika kebutuhannya revisi rencana pembangunan maka kita akan proaktif memberikan dukungan pada investasi," tegasnya. 

Gubernur juga berharap dalam kegiatan ini para pelaku bisnis dapat memberikan pandangannya terkait perekonomian NTB dan pertumbuhannya sebagai upaya perbaikan dan peningkatan. 

Dirinya menyebut, benchmark RPJMD dengan visi misi Makmur Mendunia sebelum direvisi mengacu pada pertumbuhan 5,3 persen pada September 2024 sehingga Pemprov menetapkan target pertumbuhan 0,7 persen yang dinaikkan menjadi 6 persen di tahun 2025.

Sayangnya, crash yang terjadi di awal pemerintahan Iqbal Dinda disebabkan karena take off dari angka pertumbuhan minus 1,47 persen bukan 5,3 persen sesuai benchmark namun demikian berakhir dengan angka pertumbuhan 3,22 persen di tahun itu. 

Gubernur mengingatkan, dari perspektif target 6 persen, pertumbuhan gagal dicapai namun dari perspektif target kenaikan dari 0,70 naik 4,69 dalam kurun waktu setahun. 

"Mudah mudahan momentum kenaikan ini bisa sama sama kita jaga di tahun ini dengan target diatas 6 persen dengan tantangan faktor ekonomi global, nasional dan daerah," pungkasnya. 

Acara Buka Bersama yang diinisiasi Biro Ekonomi Pemprov NTB dihadiri pemangku kepentingan ekonomi, pelaku bisnis dan investor. (AM/jmy/her/kominfotikntb)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 22:13:29 +0800 amr
Sinergi Literasi Global: Bunda Literasi NTB dan Konjen RRT Dorong Kemandirian Masyarakat Melalui Pengetahuan https://amarmedia.co.id/sinergi-literasi-global-bunda-literasi-ntb-dan-konjen-rrt-dorong-kemandirian-masyarakat-melalui-pengetahuan https://amarmedia.co.id/sinergi-literasi-global-bunda-literasi-ntb-dan-konjen-rrt-dorong-kemandirian-masyarakat-melalui-pengetahuan Sinergi Literasi Global: Bunda Literasi NTB dan Konjen RRT Dorong Kemandirian Masyarakat Melalui Pengetahuan

Mataram.Amarmedia.co.id Momentum bulan suci Ramadhan menjadi panggung penguatan kolaborasi internasional dalam memajukan literasi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bunda Literasi NTB, Sinta Agathia M Iqbal, bersama Konsul Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar, Zhang Zhisheng, menegaskan komitmen bersama untuk membangun masa depan generasi muda melalui akses pengetahuan yang lebih luas.

Konjen RRT, Zhang Zhisheng, dalam sambutannya menekankan filosofi bahwa pengetahuan adalah "makanan" bagi akal yang mampu memutus rantai kemiskinan secara permanen. Ia berbagi pengalaman sejarah China yang berhasil meningkatkan angka literasi dari di bawah 10% menjadi hampir menyeluruh melalui kerja keras para pengajar.

"Satu-satunya cara membuat orang keluar dari kemiskinan adalah memberikan mereka pengetahuan. Jika mereka memiliki uang, mereka memiliki makanan, tapi setelah uang habis mereka akan kesulitan lagi. Dengan pengetahuan, mereka bisa membangun hidup sendiri," ujar Zhang Zhisheng. 

Beliau juga menyoroti harmoni kehidupan 20 juta umat Muslim di China yang didukung oleh fasilitas lebih dari 40.000 masjid sebagai bentuk kedekatan budaya dengan masyarakat Indonesia.

Bunda Literasi NTB, Sinta Agathia M Iqbal, mengapresiasi kehadiran Konjen RRT sebagai bentuk dukungan moral bagi para relawan. Ia berharap kerja sama ini dapat berkembang ke arah yang lebih strategis, terutama dalam mendukung gerakan literasi yang dijalankan oleh anak-anak muda di NTB.

"Harapannya, apa yang dibagikan dari teman-teman Konjen China di Denpasar ini bisa menambah keceriaan dan semangat kita untuk terus bergerak. Kita ingin menceritakan kepada Mr. Zhang apa gerakan yang kita lakukan di sini, siapa tahu ke depan kita bisa bekerja sama di bidang literasi karena masa depan ada di tangan teman-teman semua," ungkap Sinta Agathia.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Ashari, SH., MH., menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Bunda Literasi, NTB telah menunjukkan perkembangan signifikan. NTB menjadi satu-satunya provinsi yang menyelenggarakan Kemah Literasi disertai pengukuhan Bunda Literasi Desa se-NTB untuk menggerakkan kreativitas hingga ke tingkat akar rumput.

Selanjutnya pembagian paket buk secara simbolis untuk perwakilan dari 16 komunitas relawan literasi se-Pulau Lombok ini menjadi ajang diskusi mengenai potensi kolaborasi teknologi dan edukasi. 

Pihak Dinas Perpustakaan menyambut baik rencana bantuan dari Konsulat China untuk pengembangan Perpustakaan NTB ke depan demi meningkatkan minat baca masyarakat di seluruh provinsi.

Sinta Agathia juga berharap gerakan ini dapat terus meluas, tidak hanya di Pulau Lombok tetapi juga menjangkau rekan-rekan relawan di Pulau Sumbawa untuk menciptakan ekosistem literasi yang merata.(AM/san/diskominfotik)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 22:06:04 +0800 amr
Juliansyah SE: Sinergi Pemda dan Perusahaan Adalah Wujud "Harapan Rakyat" untuk Pulihkan Ropang https://amarmedia.co.id/juliansyah-se-sinergi-pemda-dan-perusahaan-adalah-wujud-harapan-rakyat-untuk-pulihkan-ropang https://amarmedia.co.id/juliansyah-se-sinergi-pemda-dan-perusahaan-adalah-wujud-harapan-rakyat-untuk-pulihkan-ropang Juliansyah SE: Sinergi Pemda dan Perusahaan Adalah Wujud "Harapan Rakyat" untuk Pulihkan Ropang

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id  (17 Maret 2026)— Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Demokrat, Juliansyah, SE, memberikan pernyataan tegas sekaligus apresiatif terkait penanganan pasca-banjir yang melanda Kecamatan Ropang. Sebagai putra asli Ropang yang duduk di kursi legislatif dari Dapil Dua, ia menekankan bahwa beban berat yang dipikul 305 KK terdampak hanya bisa diringankan melalui semangat gotong royong antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.

Juliansyah secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, respon cepat pemerintah dalam mendistribusikan bantuan logistik sesaat setelah bencana terjadi adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah kesulitan warga.

"Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah yang sangat responsif. Bantuan logistik yang telah masuk sangat berarti bagi warga kami di Ropang dalam melewati masa-masa kritis pasca-banjir. Ini adalah bukti bahwa pemerintah tidak membiarkan rakyatnya berjuang sendirian," ujar sosok yang dikenal sebagai pembawa aspirasi "Harapan Rakyat" ini.

Komitmen Perusahaan: Bukan Sekadar Mitra, Tapi Bahu-Membahu

Terkait hadirnya bantuan dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dan PT Intam, Juliansyah menilai hal tersebut sebagai sinyal positif kemitraan di wilayah Ropang. Bantuan berupa beras, air mineral, dan mie instan yang disalurkan merupakan bentuk empati yang patut dicontoh.

Namun, Politisi Demokrat ini mengingatkan bahwa Ropang membutuhkan komitmen yang lebih besar dari sekadar bantuan darurat. Ia mengajak perusahaan-perusahaan yang melakukan eksplorasi di wilayah tersebut untuk menjadi bagian dari "Pasukan Harapan Rakyat" dalam membangun kembali infrastruktur yang rusak.

"Banjir ini merusak jalan dan fasilitas umum. Mengingat keterbatasan APBD dan adanya pemotongan dana desa yang signifikan, kami mengetuk hati manajemen perusahaan untuk bahu-membahu bersama kami. Mari kita bergotong royong memperbaiki infrastruktur agar urat nadi ekonomi warga Ropang kembali pulih," tegasnya.

Bagi Juliansyah, memastikan Ropang bangkit kembali adalah janji politik dan moral. Ia menegaskan bahwa Partai Demokrat akan terus mengawal proses pemulihan ini hingga tuntas.

"Sesuai instruksi partai untuk selalu bersama rakyat, kami di DPRD akan memastikan bahwa sinergi antara investasi (perusahaan) dan kepentingan rakyat harus berjalan selaras. Perusahaan harus menjadi saudara yang saling membantu saat saudaranya tertimpa kesulitan. Kita bangun Ropang secara bersama-sama, karena Ropang adalah rumah kita bersama," tutup Juliansyah dengan nada optimis.(AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 21:53:04 +0800 amr
PT Intam Hadir sebagai "Saudara" bagi Warga Ropang: Komitmen Perusahaan di Tengah Musibah Banjir https://amarmedia.co.id/pt-intam-hadir-sebagai-saudara-bagi-warga-ropang-komitmen-perusahaan-di-tengah-musibah-banjir https://amarmedia.co.id/pt-intam-hadir-sebagai-saudara-bagi-warga-ropang-komitmen-perusahaan-di-tengah-musibah-banjir PT Intam Hadir sebagai "Saudara" bagi Warga Ropang: Komitmen Perusahaan di Tengah Musibah

ROPANG, SUMBAWA (17 Maret 2026) — Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya, PT Intam bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak musibah banjir di Kecamatan Ropang, Kamis (17/3).

Banjir yang melanda pada Minggu (15/3) lalu telah membawa dampak signifikan bagi 305 kepala keluarga serta sejumlah infrastruktur. Bagi PT Intam, musibah ini bukan sekadar angka statistik, melainkan duka mendalam yang juga dirasakan oleh keluarga besar perusahaan.

Bukan Sekadar Mitra, Tapi Saudara

Melalui Bagian Operasional yang diwakili oleh Randy, PT Intam menyerahkan bantuan berupa puluhan dus air mineral dan mie instan sebagai langkah tanggap darurat untuk meringankan beban harian warga.

Perusahaan menegaskan bahwa kehadiran PT Intam di wilayah Ropang bukan semata-mata untuk urusan eksplorasi, melainkan untuk tumbuh dan saling menguatkan bersama masyarakat.

"Kami memandang masyarakat Ropang bukan sekadar mitra, tetapi adalah saudara. Di masa sulit seperti ini, sudah menjadi kewajiban moral bagi kami untuk hadir dan membantu sebisa mungkin. Kami ingin warga merasakan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi ujian ini," ujar perwakilan manajemen PT Intam

Penyaluran bantuan ini dilakukan berbarengan dengan aksi serupa dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Sinergi antar-perusahaan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan psikologis dan fisik warga terdampak.

Menanggapi harapan Anggota DPRD Sumbawa, Juliansyah, SE, mengenai kontribusi jangka panjang terhadap perbaikan infrastruktur, PT Intam menyambut baik aspirasi tersebut. Sebagai bagian dari ekosistem di Ropang, perusahaan berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang intens dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat guna mendiskusikan langkah-langkah pemulihan pasca-bencana yang lebih berkelanjutan.

PT Intam menyadari bahwa tantangan di lapangan pasca-banjir masih cukup besar, terutama terkait akses jalan dan fasilitas umum. Dengan semangat "saling menjaga dalam kesulitan", perusahaan akan terus memantau perkembangan situasi di Ropang untuk memastikan kontribusi yang diberikan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.

"Semoga bantuan yang tidak seberapa ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Ropang. Kami mendoakan agar situasi segera pulih dan masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan normal," pungkasnya.(AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 21:39:53 +0800 amr
Duka Ropang Terobati: PT AMNT dan PT Intam Hadir Ringankan Beban 305 KK Terdampak Banjir https://amarmedia.co.id/duka-ropang-terobati-pt-amnt-dan-pt-intam-hadir-ringankan-beban-305-kk-terdampak-banjir https://amarmedia.co.id/duka-ropang-terobati-pt-amnt-dan-pt-intam-hadir-ringankan-beban-305-kk-terdampak-banjir Duka Ropang Terobati: PT AMNT dan PT Intan Hadir Ringankan Beban 305 KK Terdampak Banjir

SUMBAWA BESAR,Amarmedia.co.id  (17 Maret 2026) – Banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Ropang pada Minggu (15/3) lalu menyisakan duka mendalam bagi 305 kepala keluarga (KK) terdampak. Selain merendam rumah warga, bencana tersebut juga merusak sejumlah fasilitas umum, termasuk infrastruktur jalan.

Di tengah kondisi tersebut, beban masyarakat sedikit terobati dengan hadirnya kepedulian dari sejumlah pihak. Di antaranya bantuan dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dan PT Intam, dua perusahaan yang melakukan kegiatan eksplorasi di wilayah setempat. Bantuan disalurkan pada Kamis (17/3/2026) untuk meringankan beban warga terdampak.

Dari PT AMNT, bantuan diserahkan melalui Tim External Relation dan Tim Social Impact. Bantuan tersebut berupa 150 dus air mineral, 135 dus mie instan, serta beras sebanyak 300 kilogram.

Sementara itu, PT Intam melalui Bagian Operasional yang diwakili Randy, turut menyerahkan bantuan berupa 25 dus air mineral dan 25 dus mie instan.

Anggota DPRD Sumbawa, Juliansyah, SE, menyampaikan apresiasi atas kepedulian kedua perusahaan tersebut. Ia menilai bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.

Namun demikian, politisi Demokrat ini juga berharap agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Ropang dan sekitarnya dapat berkontribusi lebih jauh, khususnya dalam membantu perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir.

Menurut putra asli Ropang tersebut, kemampuan anggaran daerah saat ini sangat terbatas. Terlebih lagi, dana desa mengalami pemotongan yang cukup signifikan, sehingga diperlukan dukungan dari berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan pasca bencana di wilayah tersebut. (AM/SR)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 21:15:03 +0800 amr
TPA Raberas Nyaris Overload, DLH Sumbawa Minta Warga Tahan Buang Sampah di Hari Lebaran https://amarmedia.co.id/tpa-raberas-nyaris-overload-dlh-sumbawa-minta-warga-tahan-buang-sampah-di-hari-lebaran https://amarmedia.co.id/tpa-raberas-nyaris-overload-dlh-sumbawa-minta-warga-tahan-buang-sampah-di-hari-lebaran TPA Raberas Nyaris Overload, DLH Sumbawa Minta Warga Tahan Buang Sampah di Hari Lebaran

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa mengeluarkan himbauan khusus bagi seluruh masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Warga diminta untuk tidak mengeluarkan atau membuang sampah rumah tangga pada hari pertama dan kedua lebaran.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup melalui Kepala Bidang Persampahan dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), Aryan Perdana Putra, S.Si, M.Ling pada Selasa (17/03/2026). 

Apresiasi untuk Petugas Kebersihan

Aryan menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk memberikan penghormatan kepada para petugas kebersihan yang selama ini bekerja tanpa lelah menjaga wajah kota.

"Menunda membuang sampah selama hari raya memberikan kesempatan kumpul keluarga kepada teman-teman pasukan persampahan yang sudah setiap hari mengurus sampah kita. Ini adalah bentuk apresiasi kita atas dedikasi mereka," ujar Aryan yang juga ketua KNPI kabupaten Sumbawa ini.

Selain faktor kemanusiaan, kondisi teknis tempat pembuangan akhir juga menjadi alasan kuat. Menurut data DLH, rata-rata volume sampah yang dihasilkan masyarakat Sumbawa mencapai 290 ton setiap hari.

"Jika kita bisa mengelola sampah secara mandiri di rumah selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri, itu akan sangat membantu mengurangi beban di TPA Raberas yang saat ini kondisinya sudah hampir overload (melebihi kapasitas)," tambahnya.

Titik Penitipan Sampah Darurat

Bagi masyarakat yang memiliki keperluan mendesak atau khusus sehingga harus membuang sampah, DLH telah menyediakan titik-titik kontainer sampah strategis di beberapa lokasi berikut:

  1. Jl. Yos Sudarso: Depan Kodim – Toko Mawar Motor (Kel. Bugis/Uma Sima).
  2. Jl. Yos Sudarso:Depan Pasar Seketeng.
  3. Jl. Yos Sudarso: Depan SMPN 3 Sumbawa.
  4. Jl. Lintas Sumbawa Bima: Tugu Kuda (Kel. Pekat).
  5. Pasar Milenial Brang Bara.
  6. Jl. Dr. Sutomo: Depan Asrama Lama – Gang Karang Cemes (Kel. Pekat).
  7. Depan Pasar Brang Biji.
  8. Depan Pasar Labuhan Sumbawa.

Di akhir keterangannya, Aryan mengucapkan selamat merayakan hari kemenangan kepada seluruh masyarakat. "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mari kita jaga kesucian hari raya dengan juga menjaga kebersihan lingkungan kita." (AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 21:08:56 +0800 amr
Dominasi Pulau Sumbawa, SMAN 1 Sumbawa Besar Melaju Pesat ke Peringkat 2 Terbaik NTB https://amarmedia.co.id/dominasi-pulau-sumbawa-sman-1-sumbawa-besar-melaju-pesat-ke-peringkat-2-terbaik-ntb https://amarmedia.co.id/dominasi-pulau-sumbawa-sman-1-sumbawa-besar-melaju-pesat-ke-peringkat-2-terbaik-ntb Dominasi Pulau Sumbawa, SMAN 1 Sumbawa Besar Melaju Pesat ke Peringkat 2 Terbaik NTB

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – SMA Negeri 1 Sumbawa Besar kembali menorehkan tinta emas di panggung pendidikan nasional. Berdasarkan rilis data terbaru Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) per Maret 2026, sekolah yang dikenal dengan julukan "Smanika" ini berhasil melesat ke peringkat 141 Nasional dan mengukuhkan posisinya sebagai peringkat ke-2 terbaik se-Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Sekolah SMAN 1 Sumbawa Besar Muhammad Ihsan SS.M.Pd dalam keterangannya mengatakan pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata dedikasi seluruh sivitas akademika dalam menjaga mutu pendidikan yang berkualitas. "Dengan total 186 prestasi yang tercatat, SMAN 1 Sumbawa Besar menjadi satu-satunya sekolah dari Kabupaten Sumbawa yang berhasil menembus daftar lima besar sekolah berprestasi di tingkat provinsi" jelasnya.

Kemudian lanjutnya, dalam peta persaingan pendidikan di NTB, SMAN 1 Sumbawa Besar menunjukkan taji yang luar biasa. Berikut adalah peta kekuatan lima sekolah dengan prestasi tertinggi di NTB berdasarkan data Puspresnas Maret 2026:

Peringkat Pertama  SMA Negeri 1 Mataram (Peringkat Nasional: 88 dengan Jumlah Prestasi: 233).

Peringkat kedua :  SMAN 1 Sumbawa Besar (Peringkat Nasional: 141 dengan Jumlah Prestasi: 186).

Peringkat Ketiga:  SMAN 1 Selong (Peringkat Nasional: 184 dengan Jumlah Prestasi: 167).

Peringkat ke Empat : . SMAN 1 Praya (Peringkat Nasional: 281 dengan Jumlah Prestasi: 132).

Peringkat Kelima :  SMAN 1 Kota Bima (Peringkat Nasional: 311 Jumlah Prestasi: 127).

Keberhasilan ini menempatkan SMAN 1 Sumbawa Besar sebagai pemimpin prestasi di Pulau Sumbawa, sekaligus pesaing utama bagi sekolah-sekolah unggulan di ibu kota provinsi.

Konsistensi di Jalur Prestasi

Prestasi gemilang di tahun 2026 ini melengkapi rekam jejak panjang sekolah. Sebelumnya, pada tahun 2022, SMAN 1 Sumbawa Besar telah diakui sebagai salah satu sekolah terbaik di Pulau Sumbawa. Tak berhenti di situ, pada ajang AISO 2023, sekolah ini juga menyabet penghargaan sebagai sekolah yang aktif, informatif secara teknologi, dan berprestasi.

"Semoga dengan pencapaian ini menjadikan SMAN 1 Sumbawa Besar konsisten menjaga mutu pendidikan yang berkualitas sesuai dengan slogannya Prestasi, Partisipasi, Kreasi, dan Inovasi" pungkasnya.

Atas prestasi tersebut Komite Sekolah menyambut gembira "Alhamdulillah wa sukrillah," ungkap M. Tahud, selaku perwakilan Komite Sekolah, menanggapi pencapaian ini dengan rasa syukur yang mendalam.

Senada dengan hal tersebut, Muttaqin ST. MSi. turut memberikan apresiasinya, "Masya Allah tabarakallah, ini adalah hasil kerja keras kolektif yang luar biasa."

Peringkat 141 nasional dari ribuan sekolah di Indonesia bukanlah perkara mudah. Dengan raihan 186 prestasi, SMAN 1 Sumbawa Besar membuktikan bahwa batasan geografis bukan penghalang untuk bersaing dengan sekolah-sekolah elite di Jakarta, Yogyakarta, maupun kota besar lainnya.

Pihak Komite Sekolah berharap untuk terus berinovasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik. (AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 18:07:07 +0800 amr
KONI Sumbawa "Pasang Pagar" Perlindungan: Gandeng BPJS Ketenagakerjaan demi Keselamatan Atlet Porprov 2026 https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-pasang-pagar-perlindungan-gandeng-bpjs-ketenagakerjaan-demi-keselamatan-atlet-porprov-2026 https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-pasang-pagar-perlindungan-gandeng-bpjs-ketenagakerjaan-demi-keselamatan-atlet-porprov-2026 KONI Sumbawa "Pasang Pagar" Perlindungan: Gandeng BPJS Ketenagakerjaan demi Keselamatan Atlet Porprov 2026

SUMBAWA.Amarmedia.co.id (17 Maret 2026) — Menjelang perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa mengambil langkah progresif. Tidak hanya mematangkan taktik dan fisik, KONI resmi menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan "sabuk pengaman" berupa jaminan perlindungan bagi seluruh atlet dan official.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kontingen Sumbawa yang akan berlaga pada 19 hingga 25 Juli 2026 mendatang dapat bertanding dengan fokus penuh tanpa dibayangi kekhawatiran akan risiko cedera atau kecelakaan kerja.

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menegaskan bahwa mengejar medali emas memang target utama, namun keselamatan manusia di balik prestasi tersebut adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.

“Kami ingin atlet kita berangkat dengan mental juara dan pulang dengan kebanggaan. Melalui kerja sama ini, seluruh kontingen terdaftar dalam program jaminan sosial. Ini adalah bentuk komitmen kami: negara hadir di setiap tetes keringat atlet yang berjuang demi nama daerah,” tegas Abdul Rafiq.

Kerja sama ini mencakup poin-poin krusial yang memberikan ketenangan bagi para patriot olahraga Sumbawa:

Pertama ; Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK):

Perlindungan atas risiko kecelakaan yang terjadi saat proses latihan, perjalanan menuju arena, hingga saat pertandingan berlangsung.

Kedua : Manfaat Medis.

Penanganan medis tanpa batas biaya sesuai kebutuhan medis bagi atlet yang mengalami insiden saat bertugas.

Ketiga : Mitigasi Risiko

Memberikan jaminan finansial bagi keluarga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan (risiko kematian atau cacat).

Dengan adanya proteksi dari BPJS Ketenagakerjaan, KONI berharap vibes positif ini menular ke performa di lapangan. Atlet tidak perlu lagi ragu untuk tampil all-out, karena risiko yang mungkin terjadi telah ter-mitigasi secara profesional.

Inisiatif ini pun mempertegas posisi Sumbawa sebagai daerah yang sangat menghargai jasa para pahlawan olahraganya. Sesuai dengan semangat yang diusung: “Berprestasi dengan Aman, Sumbawa Bisa!(AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 13:05:32 +0800 amr
Bersama Konjen Tiongkok, LKKS NTB Salurkan Paket Sembako kepada Kelompok Masyarakat Rentan di Kota Mataram https://amarmedia.co.id/bersama-konjen-tiongkok-lkks-ntb-salurkan-paket-sembako-kepada-kelompok-masyarakat-rentan-di-kota-mataram https://amarmedia.co.id/bersama-konjen-tiongkok-lkks-ntb-salurkan-paket-sembako-kepada-kelompok-masyarakat-rentan-di-kota-mataram Bersama Konjen Tiongkok, LKKS NTB Salurkan Paket Sembako kepada Kelompok Masyarakat Rentan di Kota Mataram

Mataram.Amarmedia.co.id- Sebanyak 70 paket sembako dibagikan kepada kelompok masyarakat rentan di kota Mataram. Kegiatan diinisiasi oleh Lembaga Koordinasi Keluarga Sosial (LKKS) provinsi NTB bersama Konsulat Jenderal Tiongkok Denpasar.

Ketua umum LKKS NTB Sinta Agathia Iqbal dalam sambutannya mengungkapkan, bantuan ini sebagai kasih sayang serta kepedulian pemerintah kepada sesama khususnya kaum yang membutuhkan. 

“Jadi bapak ibu, ini artinya bapak ibu dapat perhatian. Bukan dari kami saja ternyata masih banyak yang peduli kepada bapak ibu termasuk Konjen Tiongkok," jelas Bunda Sinta di acara penyerahan bantuan kepada masyarakat kelompok rentan di Aula Gedung LKKS Senin (16/3/2026).

Selanjutnya Bunda Sinta diakhir sambutan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus LKKS provinsi dan kabupaten kota atas kegiatan yang telah diselenggarakan dari awal sampai penutup.

“Terima kasih kepada pengurus LKKS. Habis idul fitri masih banyak PR yang harus kita kerjakan, tetap semangat,” pesannya.

Sementara itu Konsulat Jendral Republik Rakyat Tiongkok Zhang Zhiseng sangat mengapresiasi dan senang atas program yang diinisiasi oleh LKKS NTB. Ia juga menyampaikan orang tiongkok sejak lama sudah menjalin hubungan baik dengan indonesia sebelum bangsa eropa menjajah.

Untuk itu, ia merasa bangga berada di NTB, karena menurutnya NTB dengan mayoritas muslim memiliki kerukunan bergama yang baik, dengan agama lainnya.

 “China yang memiliki 20 juta ummat muslimya tentu akan memilih NTB untuk belajar bertoleransi, " jelas Zheng.

Sebelumnya Ketua Harian LKKS NTB Andi Purna Henderi dalam laporannya menyebut bahwa program berbagi sudah dilakukan sejak tanggal 11 Ramadan lalu. Ia menambahkan kegiatan tersebut bukan hanya bersifat seremonial namun sudah menjadi kewajiban bagi LKKS.

“Ini adalah kewajiban kita. Dan hari ini penutup dari kegiatan kita. Alhamdulillah juga hari ini tidak menyangka diberikan bantuan tak terduga dari Konjen Tiongkok,” jelasnya.

Acara tersebut juga dirangkai dengan berbuka puasa bersama pengurus LKKS provinsi NTB dan seluruh penerima manfaat.(AM/Kominfotikntb).

]]>
Tue, 17 Mar 2026 09:37:11 +0800 amr
Sekda Budi Tegaskan Disiplin ASN: Larang Perpanjang Libur dan Randis untuk Mudik https://amarmedia.co.id/sekda-budi-tegaskan-disiplin-asn-larang-perpanjang-libur-dan-randis-untuk-mudik https://amarmedia.co.id/sekda-budi-tegaskan-disiplin-asn-larang-perpanjang-libur-dan-randis-untuk-mudik Sekda Budi Tegaskan Disiplin ASN: Larang Perpanjang Libur dan Randis untuk Mudik

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, mengeluarkan instruksi tegas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menjelang perayaan Idulfitri 1447 H. 

Dua poin utama yang ditekankan adalah kewajiban kembali berkantor tepat waktu pada 25 Maret 2026 dan larangan penggunaan Kendaraan Dinas (Randis) untuk aktivitas mudik ke luar daerah.

Dalam pernyataannya, sosok yang akrab disapa Doktor Budi ini menegaskan bahwa kedisiplinan bukan sekadar soal jam kerja, melainkan bentuk penghormatan terhadap hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan. 

 "Libur dan cuti bersama adalah hak yang sudah diberikan negara untuk berkumpul dengan keluarga. Namun, per 25 Maret, kewajiban sebagai pelayan publik kembali menjadi prioritas. Tidak ada alasan untuk memperpanjang libur tanpa urgensi yang sah," tegas Doktor Budi.

Ia mengingatkan bahwa roda pemerintahan tidak boleh mandek hanya karena euforia hari raya. Ketegasan ini diambil demi memastikan masyarakat Sumbawa langsung mendapatkan pelayanan optimal begitu masa libur usai.

Terkait penggunaan fasilitas negara, Sekda Budi memberikan garis batas yang jelas. Meskipun penggunaan kendaraan dinas di dalam wilayah Sumbawa masih ditoleransi dengan prinsip tanggung jawab, ia melarang keras Randis digunakan untuk perjalanan mudik ke luar daerah.

Penggunaan masih dimungkinkan untuk koordinasi kedinasan yang mendesak di dalam kabupaten.Sementara luar daerah/Mudik dilarang keras. Kendaraan dinas harus tetap mengacu pada prinsip fungsionalitas dan kepentingan negara.

"Mobil dinas adalah amanah untuk menunjang pekerjaan. Karena wilayah kita tidak terlalu jauh, mobil masih bisa digunakan dalam batas wajar di dalam daerah, tetapi dilarang keras untuk perjalanan jauh keluar daerah apalagi untuk keperluan pribadi mudik," tambahnya secara lugas.

Doktor Budi berharap seluruh ASN dapat memahami kebijakan ini secara bijak. Di satu sisi, pemerintah mendukung penuh momen silaturahmi ASN, namun di sisi lain, integritas dan marwah sebagai abdi negara harus tetap dijaga dengan tidak menyalahgunakan fasilitas serta menaati jadwal masuk kerja.

"Aturannya sudah sangat jelas. Mari kita kembali bertugas dengan semangat baru setelah Lebaran nanti, demi membangun Sumbawa yang lebih baik," pungkasnya. (AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 09:17:13 +0800 amr
Suara Hati dari Gedung Rakyat: Muhammad Zain ‘Rosy’ Desak Aksi Nyata untuk Banjir Ropang dan Infrastruktur Lantung https://amarmedia.co.id/suara-hati-dari-gedung-rakyat-muhammad-zain-rosy-desak-aksi-nyata-untuk-banjir-ropang-dan-infrastruktur-lantung https://amarmedia.co.id/suara-hati-dari-gedung-rakyat-muhammad-zain-rosy-desak-aksi-nyata-untuk-banjir-ropang-dan-infrastruktur-lantung

Suara Hati dari Gedung Rakyat: Muhammad Zain ‘Rosy’ Desak Aksi Nyata untuk Banjir Ropang dan Infrastruktur Lantung

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Di balik riuhnya agenda legislatif, terselip keprihatinan mendalam dari Muhammad Zain, S.IP, atau yang akrab disapa Rosy. Anggota Komisi II dadi fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Sumbawa ini tak bisa menyembunyikan rasa empatinya saat mendengar kabar duka yang menyelimuti warga Desa Ropang akibat banjir bandang, serta keluh kesah masyarakat Lantung terkait infrastruktur yang kian memprihatinkan.

Bagi Rosy, ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan panggilan nurani untuk memastikan masyarakatnya tidak merasa sendirian dalam menghadapi musibah.

Minggu sore (15/03/2026) menjadi momen kelam bagi warga Desa Ropang. Banjir yang datang tiba-tiba tidak hanya merendam rumah dan harta benda, tetapi juga melumpuhkan asa warga. Menanggapi hal ini, Rosy dengan tegas meminta pemerintah daerah tidak hanya hadir untuk memberi bantuan seremonial.

"Kami turut merasakan kepedihan yang dialami saudara-saudara kita di Desa Ropang. Namun, simpati saja tidak cukup. Pemerintah harus hadir dengan langkah cepat, tepat, dan strategis. Kita butuh solusi permanen agar banjir ini tidak menjadi 'tamu rutin' yang merugikan rakyat," ungkap politisi Partai Golkar tersebut dengan nada penuh penekanan pada Senin Sore 16 Maret 2026.

Ia juga mengetuk pintu hati para pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah tersebut. Baginya, perusahaan besar punya tanggung jawab moral untuk mengulurkan tangan. "Saat masyarakat di sekitar wilayah operasional menderita, di situlah kepedulian perusahaan diuji. Jangan hanya mengambil manfaat dari alamnya, tapi bantu juga manusianya saat mereka terpuruk," tambahnya.

Beralih ke Kecamatan Lantung, Rosy melihat ada paradoks di sana. Di satu sisi, tambang rakyat menjadi tumpuan ekonomi. Namun di sisi lain, infrastruktur jalan seringkali menjadi korban dari aktivitas tersebut.

Ia mendorong para pemegang Izin Pertambangan Rakyat (IPR) untuk tidak melupakan etika bertetangga dengan masyarakat sekitar melalui program CSR yang tepat sasaran.

Infrastruktur adalah Urat Nadi:

Rosy mengingatkan bahwa jalan yang baik bukan hanya milik penambang, tapi hak setiap warga untuk mobilisasi ekonomi dan pendidikan.

 Ia mendesak agar aktivitas tambang ditata ulang agar tetap mengedepankan aspek lingkungan dan keselamatan.

"Jika infrastruktur baik, ekonomi akan mengalir ke semua rumah tangga, bukan hanya mereka yang ada di lokasi tambang. Kita ingin melihat sinergi di mana tambang rakyat berkembang, tapi lingkungan dan kenyamanan warga tetap terjaga," jelas Rosy.

Mengakhiri pernyataannya, Rosy menekankan bahwa kunci dari semua ini adalah gotong royong antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Ia bermimpi melihat Kabupaten Sumbawa yang tangguh menghadapi bencana dan bijak dalam mengelola potensi buminya.

"Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan. Mari kita pastikan penanganan di Ropang maksimal dan pengelolaan tambang di Lantung berjalan tertib. Saya akan terus mengawal ini hingga ada perubahan nyata di lapangan," pungkasnya (AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 06:27:43 +0800 amr
Bupati Sumbawa Pimpin Rapat Forkopimda, Pastikan Kesiapsiagaan Daerah Sambut Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-pimpin-rapat-forkopimda-pastikan-kesiapsiagaan-daerah-sambut-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-pimpin-rapat-forkopimda-pastikan-kesiapsiagaan-daerah-sambut-idul-fitri-1447-h

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 16 Maret 2026 – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P memimpin langsung Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dalam menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 H. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat H. Hasan Usman Lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Senin (16/03/2026).

Rapat dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda Kabupaten Sumbawa, para Asisten Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta stakeholder terkait.

Dalam arahannya, Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna memastikan perayaan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan kondusif. Pelaksanaan Salat Idul Fitri direncanakan dipusatkan di Lapangan Pahlawan, meskipun terdapat potensi irisan waktu dengan perayaan Nyepi pada malam harinya.

Bupati juga memastikan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Sumbawa dalam kondisi aman dan terkendali sehingga diharapkan tidak terjadi lonjakan harga menjelang hari raya. Pemerintah daerah juga melakukan langkah antisipasi, termasuk mendatangkan pasokan cabai dari daerah Sulawesi.

Terkait LPG 3 kilogram, Bupati menegaskan bahwa kuota sebenarnya telah mencukupi. Namun kelangkaan di lapangan sering terjadi karena penggunaan yang tidak tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya pengawasan distribusi agar LPG subsidi benar-benar dimanfaatkan oleh rumah tangga miskin dan usaha mikro.

Selain itu, Bupati juga menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan berlubang yang telah ditangani sementara oleh Dinas PUPR, termasuk ruas jalan di depan rumah sakit dan jalur menuju Kecamatan Moyo Hilir. Menjelang malam takbiran, Bupati juga berencana melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pos pengamanan guna memastikan kesiapan petugas serta mengantisipasi potensi keramaian.

Sementara itu, unsur Forkopimda menyatakan kesiapan untuk mendukung pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah menjelang Idul Fitri. Pengamanan akan diperkuat melalui pos terpadu dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis, termasuk bandara, kawasan kota, dan terminal.

Pihak kepolisian bersama TNI juga akan meningkatkan patroli guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti penggunaan knalpot racing, petasan, maupun balap liar yang kerap terjadi menjelang hari raya.

Perwakilan Pertamina menyampaikan bahwa ketersediaan BBM dan LPG di Kabupaten Sumbawa saat ini dalam kondisi aman, bahkan telah disiapkan tambahan pasokan LPG untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri dan Nyepi.

Di sisi lain, pemerintah daerah melalui OPD terkait juga memastikan kesiapan sektor pangan, infrastruktur, dan layanan kesehatan. Stok kebutuhan pangan dilaporkan masih aman meskipun terdapat sedikit kenaikan harga telur, sementara perbaikan sementara ruas jalan terus dilakukan guna mendukung kelancaran arus mudik. Rumah sakit dan Dinas Kesehatan juga telah menyiapkan petugas kesehatan di sejumlah pos pelayanan serta memastikan layanan kesehatan tetap berjalan selama masa cuti bersama.

Di akhir rapat, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa kesiapan menghadapi Idul Fitri dan Nyepi membutuhkan sinergi seluruh pihak.

“Dengan kerja sama pemerintah daerah, TNI, Polri, serta dukungan masyarakat, kita optimistis perayaan Idul Fitri dan Nyepi di Kabupaten Sumbawa dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (AM– Prokopim)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 21:04:52 +0800 amr
Pulang ke Tanah Wakaf: Perjalanan Terakhir Sang Pejuang Muhammadiyah HM.Zain Sembang https://amarmedia.co.id/pulang-ke-tanah-wakaf-perjalanan-terakhir-sang-pejuang-muhammadiyah-hmzain-sembang https://amarmedia.co.id/pulang-ke-tanah-wakaf-perjalanan-terakhir-sang-pejuang-muhammadiyah-hmzain-sembang  Pulang ke Tanah Wakaf: Perjalanan Terakhir Sang Pejuang Muhammadiyah HM Zain Sembang

Oleh: H.M Berlian Rayes SAg.M.M.Inov

Editor : Abdul Ma'ruf Rahmat 

UTAN, 16 MARET 2026 — Kabar duka itu menyebar cepat di antara barisan jamaah. Innalillahi wainnailaihi raaji’un. Tepat pukul 20:53 WITA, Minggu malam, Bapak HM. Zain Sembang mengembuskan napas terakhirnya di RS Provinsi NTB. Sumbawa kehilangan salah satu tokoh Muhammadiyah yang gigih, namun Desa Orong Bawa hari ini justru menyambutnya kembali dengan pelukan tanah yang hangat.

"Pagi tadi, (16/3/2026) dalam suasana yang hening namun penuh keteguhan, saya berkesempatan membonceng putra almarhum, Ustadz Ardi Suzami, Kepala Kantor Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Sumbawa. Di atas motor, menempuh jarak dari rumah duka di depan Puskesmas Utan menuju pemakaman, Ustadz Ardi berbagi cerita yang menyentuh hati" ujar Berlian

Beliau mengisahkan bagaimana hari-hari terakhir almarhum dipenuhi dengan ikhtiar medis yang maksimal. Namun, di tengah perjuangan itu, almarhum menyelipkan satu wasiat yang sederhana namun mendalam: beliau ingin dimakamkan di Desa Orong Bawa, berdekatan dengan makam orang tuanya.

"Hari ini, Senin 16 Maret 2026 keluarga besar memenuhi janji itu. Mengantarkan beliau kembali ke akar, ke tempat di mana semuanya bermula," tutur H Berlian di tengah perjalanan.

Ada pemandangan yang memberikan kesan mendalam saat prosesi pemakaman berlangsung. Jenazah almarhum dikebumikan di TPU Desa Orong Bawa, persis di depan SMP Muhammadiyah Utan.

Bagi mereka yang mengenal beliau, lokasi ini bukan sekadar kebetulan. Tanah tempat berdirinya sekolah tersebut adalah tanah yang beliau wakafkan untuk Muhammadiyah. Almarhum kini beristirahat dengan tenang, "menghadap" langsung ke arah amal jariyah yang hingga kini masih terus mencetak generasi penerus bangsa.

HM. Zain Sembang bukan hanya seorang ayah bagi anak-anaknya, tetapi juga bapak bagi pergerakan dakwah di Sumbawa. Hidupnya adalah bukti nyata dari kutipan “Hidup harus bermakna” Keteguhannya dalam berorganisasi dan kedermawanannya dalam berwakaf menjadi standar moral bagi kita yang ditinggalkan.

Selamat jalan, Bapak HM. Zain Sembang. Doa kami menyertai kepulanganmu. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahmu, mengampuni segala khilaf, dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Amin. ( AM)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 17:40:58 +0800 amr
Rapim Forkopimda Bersama FKUB NTB, Gubernur Miq Iqbal Minta Agar Perkuat Toleransi pada Perayaan Idul Fitri & Nyepi 2026 https://amarmedia.co.id/rapim-forkopimda-bersama-fkub-ntb-gubernur-miq-iqbal-minta-agar-perkuat-toleransi-pada-perayaan-idul-fitri-nyepi-2026 https://amarmedia.co.id/rapim-forkopimda-bersama-fkub-ntb-gubernur-miq-iqbal-minta-agar-perkuat-toleransi-pada-perayaan-idul-fitri-nyepi-2026

Mataram, Amarmedia.co.id - 16 Maret 2026 — Menghadapi perayaan Hari Raya Nyepi umat Hindu yang waktunya berdekatan dengan malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri umat Islam, Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal memimpin langsung rapat koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTB di Ruang Rapat Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Senin (16/3/2026).

Rapat tersebut digelar untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan aman, tertib, dan tetap mencerminkan kuatnya tradisi toleransi masyarakat NTB.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Wakapolda NTB, Kabinda NTB, perwakilan Korem 162/WB, Lanal Mataram, Lanud ZAM, Ketua FKUB NTB, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia NTB, Kapolresta Mataram, Asisten I Setda Kota Mataram, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Dalam arahannya, Gubernur Miq Iqbal menegaskan, bahwa secara umum situasi keamanan dan kerukunan masyarakat di NTB dalam kondisi kondusif, namun tetap perlu dilakukan langkah antisipatif karena dinamika yang terjadi di daerah lain dapat mempengaruhi psikologi masyarakat.

“NTB sejak lama dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi. Kita ingin memastikan bahwa perayaan dua hari besar keagamaan ini justru menjadi momentum untuk menunjukkan wajah kerukunan dan kebersamaan masyarakat NTB,” ujar Gubernur.

Menurutnya, pengamanan dan pengelolaan kegiatan keagamaan tersebut merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak, baik pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, maupun masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Miq Iqbal juga menekankan pentingnya menghadirkan contoh nyata toleransi dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Salah satu contoh yang disepakati adalah penghentian sementara musik atau sound system pawai ogoh-ogoh ketika waktu azan tiba, sebagai bentuk penghormatan kepada umat Islam yang sedang menunaikan ibadah.

Sebaliknya, ketika kegiatan pawai takbiran melintasi kawasan permukiman umat Hindu yang sedang menjalankan Catur Brata Penyepian, peserta takbiran juga diimbau tidak menggunakan pengeras suara secara berlebihan.

“Kita ingin toleransi itu tidak hanya menjadi slogan, tetapi terlihat nyata dalam kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Timeline Perayaan Keagamaan

dalam rapat tersebut juga dipaparkan timeline pelaksanaan kegiatan keagamaan, yaitu:- 18 Maret: Pawai ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi- 19 Maret: Hari Raya Nyepi (Catur Brata Penyepian)- 19 atau 20 Maret malam: Pawai takbiran menjelang Idulfitri- 20 Maret: Idulfitri bagi warga Muhammadiyah, dan - 21 Maret: Kemungkinan Idulfitri Fitri sesuai hasil sidang istbat Kementerian Agama RI.

Karena sebagian wilayah di NTB belum terbiasa dengan tradisi ogoh-ogoh, terutama di beberapa kawasan di Pulau Sumbawa, Gubernur meminta agar dilakukan sosialisasi dan pengamanan yang lebih intensif.

Dalam rapat tersebut, unsur Forkopimda juga menyoroti munculnya sejumlah narasi di media sosial yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Kabinda NTB mengingatkan bahwa sejumlah narasi yang berkembang di media sosial terkait dinamika perayaan keagamaan di daerah lain berpotensi memicu sentimen negatif jika tidak disikapi secara bijak.

Karena itu, Gubernur Miq Iqbal menekankan pentingnya mengimbangi narasi negatif dengan pesan-pesan toleransi dan kebersamaan.

“Saya minta kita semua aktif membangun narasi positif bahwa NTB adalah daerah yang menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama,” ujar Gubernur.

Disiplin pelaksanaan dan pengawasan beberapa kesepakatan penting yang dihasilkan dalam rapat tersebut antara lain,

pelaksanaan kegiatan harus disiplin terhadap waktu sesuai kesepakatan bersama.

Perli dilakukan sosialisasi luas kepada masyarakat Hindu dan Muslim di seluruh wilayah NTB mengenai kesepahaman bersama dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban, seperti konsumsi minuman keras di ruang publik saat kegiatan ogoh-ogoh, tidak diperkenankan.

Penguatan pengawasan dan koordinasi di wilayah yang belum terbiasa dengan kegiatan ogoh-ogoh.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta memastikan ketersediaan dan distribusi BBM serta dukungan pasokan listrik selama berlangsungnya rangkaian perayaan keagamaan.

Dalam rapat tersebut, FKUB NTB juga memaparkan data Indeks Kerukunan Umat Beragama di Provinsi NTB yang menunjukkan angka 73,84, masuk kategori tinggi dan menuju sangat tinggi.

Rinciannya meliputi indeks toleransi: 87,44 (sangat tinggi), Indeks kesetaraan: 81,19 (tinggi), Indeks kebersamaan: 52,88 (masih perlu diperkuat). Data tersebut menunjukkan bahwa secara umum masyarakat NTB memiliki tingkat toleransi yang sangat baik, meskipun masih perlu terus diperkuat dalam aspek kebersamaan sosial.

Gubernur Miq Iqbal juga meminta agar sejumlah kesepakatan yang telah dibahas segera ditindaklanjuti dalam bentuk surat edaran dan langkah-langkah koordinatif di tingkat daerah.

Ia juga meminta agar pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika memperkuat penyebaran pesan-pesan toleransi kepada masyarakat.

“NTB harus menjadi contoh bagaimana masyarakat yang berbeda agama dapat hidup rukun dan saling menghormati. Ini adalah warisan sosial yang harus terus kita jaga,” pungkasnya. (ALiF/her/Diskominfotik)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 17:23:33 +0800 amr
Menghidupkan Kembali "Napas" Kesultanan di Pendopo Bupati Sumbawa https://amarmedia.co.id/menghidupkan-kembali-napas-kesultanan-di-pendopo-bupati-sumbawa https://amarmedia.co.id/menghidupkan-kembali-napas-kesultanan-di-pendopo-bupati-sumbawa Menghidupkan Kembali "Napas" Kesultanan di Pendopo Bupati Sumbawa

Oleh ;  DG. Syukri Rahmat SAg.M.M.Inov

Malam itu (14/3/2026) Musholla Pendopo Bupati Sumbawa tidak seperti biasanya. Jika biasanya riuh dengan diskusi kebijakan atau agenda formal, kali ini suasananya terasa lebih teduh dan "langit". Untuk pertama kalinya dalam sejarah kepemimpinan modern di Sumbawa, para pejabat teras berkumpul bukan untuk rapat koordinasi, melainkan untuk bersimpuh dan Tadarrus Al-Qur’an bersama.

Momen ini seolah menarik mesin waktu kembali ke era Kesultanan Sumbawa. Dulu, di Istana Dalam Loka maupun Bala’ Datu Ranga, tradisi membaca Al-Qur’an berjamaah yang dikenal dengan sebutan Makdam (Bastamat) adalah pemandangan lazim. Masyarakat dan pejabat melebur dalam lantunan ayat suci, membagi juz atau surat untuk diselesaikan bersama, lalu ditutup dengan zikir dan doa.

Tadi malam, tradisi itu hidup kembali. Ada harmoni antara nilai spiritual dan birokrasi yang terasa begitu pas.

Acara dimulai langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, yang membuka lembaran pertama. Estafet bacaan kemudian berlanjut ke Kepala OPD, para Kabag, hingga staf Baznas.

Uniknya, tidak ada ketegangan meski sedang "diuji" di depan rekan sejawat. Suasananya justru terasa khidmat sekaligus asyik. Kapasitas mengaji setiap orang memang beragam, Ada yang lancar membaca satu sumum.ada yang tenang dalam tiga atau empat ayat. bahkan ada yang hanya satu ayat saja.

Namun, itulah esensinya. Pak Bupati menegaskan bahwa agenda ini bukan ajang penilaian. "Ini bukan soal siapa yang paling bagus atau siapa yang masih terbata-bata. Ini adalah pemantik semangat agar kita semua selalu dekat dengan Kitab Suci, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini," ujar beliau.

Rencananya, kegiatan ini tidak akan berhenti di sini. Tradisi ini akan digilir setiap bulan ke rumah dinas Wakil Bupati, Drs. H. Mohamad Ansori, hingga rumah dinas Sekda.

Peresmian Rumah Tahfizh Al-Imam: Mencetak Generasi Qur’ani

Puncak dari malam penuh keberkahan tersebut adalah peresmian Rumah Tahfizh Al-Imam yang berlokasi tepat di lingkungan Pendopo Bupati.

Lembaga ini merupakan inisiasi langsung dari Pak Bupati yang didukung penuh oleh Baznas Kab. Sumbawa dan Kementerian Agama Kab. Sumbawa. Kehadiran Rumah Tahfizh ini menjadi bukti nyata ikhtiar pemerintah daerah dalam mencetak para penghafal Al-Qur'an (Hafizh) di Bumi Sabalong Samalewa.

Bagi masyarakat yang memiliki niat tulus untuk belajar menghafal Al-Qur'an, pintu Rumah Tahfizh Al-Imam kini telah terbuka lebar. Dengan bimbingan guru ngaji yang andal dan berkompeten, tempat ini diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya generasi yang memegang teguh prinsip "Adat barenti ko syara', syara' barenti ko kitabullah."(Adat bersendikan syara’, syara’ bersendikan Kitabullah)

Semoga langkah ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Sumbawa. Berkat umin desa darat.(AM)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 16:41:10 +0800 amr
Jelang Idul Fitri dan Nyepi, Pemkab Sumbawa Pastikan LPG 3 Kg Tersedia dan BBM Aman https://amarmedia.co.id/jelang-idul-fitri-dan-nyepi-pemkab-sumbawa-pastikan-lpg-3-kg-tersedia-dan-bbm-aman https://amarmedia.co.id/jelang-idul-fitri-dan-nyepi-pemkab-sumbawa-pastikan-lpg-3-kg-tersedia-dan-bbm-aman Jelang Idul Fitri dan Nyepi, Pemkab Sumbawa Pastikan LPG 3 Kg Tersedia dan BBM Aman

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id- Pemerintah Kabupaten Sumbawa memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram dan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat, Pemkab Sumbawa bersama PT Pertamina (Persero) menyiapkan tambahan alokasi LPG 3 Kg serta memastikan pasokan BBM tetap stabil. Hal tersebut disampaikan Kabag Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya, S.T., M.M., saat dihubungi pada Senin (16/03/2026).

Ivan akrab disapa menjelaskan, tambahan alokasi LPG 3 Kg diberikan sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya konsumsi energi rumah tangga menjelang hari raya. Penambahan tersebut akan disalurkan melalui agen dan pangkalan agar distribusi tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Pertamina terus berupaya menjaga ketersediaan LPG 3 kilogram di masyarakat. Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan menjelang Hari Raya Nyepi, kami mendapatkan tambahan alokasi fakultatif yang akan disalurkan melalui agen dan pangkalan,” ujarnya.

Ia merinci, tambahan alokasi LPG 3 Kg akan disalurkan pada 17 dan 18 Maret sebesar 74 persen dari kuota harian. Rinciannya masing-masing 37 persen per hari atau sekitar 10 ribu tabung yang didistribusikan kepada masyarakat.

Selain itu, pada 19 dan 22 Maret juga disiapkan tambahan alokasi sebesar 174 persen dari kuota harian, dengan rata-rata 87 persen per hari atau sekitar 4.408 tabung LPG 3 Kg per hari.

Ivan menegaskan, pemerintah daerah juga terus melakukan pemantauan distribusi LPG di lapangan melalui koordinasi dengan agen dan pangkalan agar penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Distribusi LPG terus kami pantau melalui koordinasi dengan agen dan pangkalan, sehingga penyalurannya bisa berjalan lancar dan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Selain LPG, Pemkab Sumbawa juga memastikan ketersediaan stok BBM di wilayah Kabupaten Sumbawa dalam kondisi aman menjelang perayaan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi. Pasokan BBM tetap berjalan normal karena kapal pengangkut BBM datang secara berkala sesuai jadwal.

“Stok BBM aman untuk empat hari ke depan. Kapal pembawa BBM tetap datang sesuai jadwal setiap empat hari, sehingga kami berharap tidak terjadi panic buying di Kabupaten Sumbawa,” jelas Ivan.

Ia juga menegaskan bahwa konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah saat ini tidak mempengaruhi ketersediaan stok BBM di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Adapun kondisi stok BBM per hari ini tercatat Pertalite sebanyak 1.744 kiloliter (KL), BioSolar 3.514 KL, Pertamina Dex 35 KL, dan Pertamax 682 KL. Dengan jumlah tersebut, stok BBM dinilai masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Dengan stok yang tersedia saat ini, kebutuhan BBM masyarakat di Kabupaten Sumbawa masih dalam kondisi aman menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi,” pungkasnya. (AM/Yah)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 16:33:10 +0800 amr
Sambut Idul Fitri dan Nyepi 2026, Ketua DPRD Sumbawa Tekankan Pentingnya Sinergi dan Kesiapan Kebutuhan Pokok https://amarmedia.co.id/sambut-idul-fitri-dan-nyepi-2026-ketua-dprd-sumbawa-tekankan-pentingnya-sinergi-dan-kesiapan-kebutuhan-pokok https://amarmedia.co.id/sambut-idul-fitri-dan-nyepi-2026-ketua-dprd-sumbawa-tekankan-pentingnya-sinergi-dan-kesiapan-kebutuhan-pokok Sambut Idul Fitri dan Nyepi 2026, Ketua DPRD Sumbawa Tekankan Pentingnya Sinergi dan Kesiapan Kebutuhan Pokok

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Senin (16/3/2026). Pertemuan yang berlangsung di Aula H. Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa ini difokuskan pada pemantapan persiapan daerah menyambut Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi Tahun 2026.

Nanang Nasiruddin menyampaikan bahwa kehadiran DPRD dalam rapat ini adalah untuk memastikan bahwa pemerintah daerah dan aparat keamanan memiliki langkah konkret dalam melayani masyarakat selama momen besar keagamaan tersebut.

 "Hari ini kami bersama jajaran Forkopimda duduk bersama untuk menyatukan persepsi dan langkah. Fokus kita jelas: memastikan masyarakat bisa beribadah dan merayakan hari besar dengan tenang," ujar Nanang.

Dalam rapat tersebut, Nanang menggarisbawahi beberapa poin krusial yang menjadi perhatian DPRD Kabupaten Sumbawa, di antaranya adalah faktor keamanan dan ketertiban dengan menjamin situasi kondusif di tengah masyarakat, khususnya saat pelaksanaan ritual ibadah Nyepi dan shalat Idul Fitri.

Hal lain adalah lelancaran transportasi dengan memastikan arus mudik dan mobilitas warga lokal tetap lancar tanpa kendala teknis di lapangan.

Stabilitas kebutuhan pokok juga disinggung Ketua DPRD yang juga ketua DPD Partai PKS Sumbawa ini dengan memantau ketersediaan dan harga pangan di pasar agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

Ketua DPRD berharap koordinasi yang terjalin antar instansi tidak hanya berhenti di atas meja rapat, tetapi terimplementasi dengan baik di lapangan. Sinergi antara legislatif, eksekutif, dan aparat keamanan menjadi kunci utama kenyamanan publik.

"Kami ingin seluruh pihak bekerja secara optimal. Dengan koordinasi yang kuat, kita optimis masyarakat Sumbawa dapat merayakan Idul Fitri dan Nyepi dengan aman, nyaman, dan tentu saja penuh khidmat," tutupnya.(AM)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 16:26:53 +0800 amr
Kementerian PKP Siapkan Rusun MBR di Lahan Pemprov Denpasar, Prioritaskan untuk Hunian Seniman Bali https://amarmedia.co.id/kementerian-pkp-siapkan-rusun-mbr-di-lahan-pemprov-denpasar-prioritaskan-untuk-hunian-seniman-bali https://amarmedia.co.id/kementerian-pkp-siapkan-rusun-mbr-di-lahan-pemprov-denpasar-prioritaskan-untuk-hunian-seniman-bali Kementerian PKP Siapkan Rusun MBR di Lahan Pemprov Denpasar, Prioritaskan untuk Hunian Seniman Bali

Denpasar.Amarmedia.co.id- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan peninjauan terhadap usulan lokasi pembangunan rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Denpasar, Bali. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat penyediaan hunian vertikal yang layak dan terjangkau di kawasan perkotaan, Senin (16/3/2026).

Lokasi yang ditinjau berada di Jalan Raya Sesetan, Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, dengan luas lahan kurang lebih 3.328 meter persegi dan ukuran sekitar 26 x 128 meter. Lahan tersebut merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Bali yang diusulkan untuk pembangunan rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa pembangunan rusun subsidi menjadi salah satu solusi untuk menjawab kebutuhan hunian di kota-kota besar yang memiliki keterbatasan lahan.

“Di kota-kota seperti Denpasar, ketersediaan lahan menjadi tantangan. Karena itu, pembangunan hunian vertikal seperti rusun menjadi solusi agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap bisa memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau,” ujar Menteri Ara.

Ia menegaskan bahwa pembangunan rusun ini diharapkan dapat segera dimulai dengan tetap memperhatikan seluruh ketentuan dan regulasi yang berlaku. “Kita ingin pembangunan rusun ini bisa segera dimulai dengan cepat, tetapi tetap harus berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku agar pelaksanaannya tertib dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Menteri Ara juga menekankan pentingnya memasukkan unsur budaya lokal Bali dalam desain pembangunan rusun tersebut. “Desain rusun ini harus mengedepankan unsur budaya lokal Bali agar tetap selaras dengan karakter dan kearifan lokal masyarakat setempat,” tambahnya.

Menurutnya, sektor seni dan budaya Bali memiliki kontribusi besar bagi perekonomian daerah maupun nasional, termasuk dalam mendukung sektor pariwisata. “Seniman Bali memiliki peran besar dalam mendukung pariwisata dan membantu pemasukan devisa negara. Karena itu, saya juga mengusulkan agar rusun ini dapat diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang berprofesi sebagai seniman,” ujar Menteri Ara.

Pada lokasi tersebut direncanakan akan dibangun 1 tower Rusun Arunika tipe 36 dengan ketinggian maksimal 4 lantai. Rusun ini akan menyediakan 60 unit hunian, yang terdiri dari 2 unit untuk penyandang disabilitas dan 58 unit reguler bagi masyarakat berpenghasilan rendah. 

Rencana pembangunan rusun ini akan menggunakan skema kontrak Multi Years Contract (MYC) dengan target pelaksanaan pada Juni 2026 hingga Maret 2027.

Sementara itu, Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Bali terhadap rencana pembangunan rusun MBR di Kota Denpasar. “Kami mendukung penuh pembangunan rusun ini karena kebutuhan hunian bagi masyarakat di kawasan perkotaan Bali semakin meningkat, sementara ketersediaan lahan semakin terbatas. Pemanfaatan lahan milik pemerintah untuk hunian masyarakat adalah langkah yang tepat,” ujar Koster.

Ia juga berharap pembangunan rusun ini dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang layak dan terjangkau di kawasan perkotaan.

Melalui pembangunan rusun MBR di Kota Denpasar ini, Kementerian PKP bersama Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau, sekaligus mendukung percepatan program pembangunan perumahan nasional. (AM)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 16:00:36 +0800 amr
BPBD Sumbawa Dropping Logistik untuk Korban Banjir di Desa Ropang https://amarmedia.co.id/bpbd-sumbawa-dropping-logistik-untuk-korban-banjir-di-desa-ropang https://amarmedia.co.id/bpbd-sumbawa-dropping-logistik-untuk-korban-banjir-di-desa-ropang BPBD Sumbawa Dropping Logistik untuk Korban Banjir di Desa Ropang

Sumbawa Besar, NTB, Amarmedia.co.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa melakukan dropping logistik bagi warga terdampak banjir di Desa Ropang, Kecamatan Ropang, Senin (16/03/2026).

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 300 jiwa dari 72 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban banjir yang terjadi pada sore hari sebelumnya.

Adapun jenis bantuan yang disalurkan berupa mie instan, air mineral, matras, dan selimut. Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumbawa.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, dan diserahkan kepada Sekretaris Desa (Sekdes) Ropang, Satria Utama. Selanjutnya, pemerintah desa akan menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat terdampak di tiga dusun di Desa Ropang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, mengatakan bahwa penyaluran bantuan dilakukan setelah pihaknya menerima data jumlah korban pada malam hari sebelumnya.

“Setelah tadi malam kami mendapatkan data jumlah korban, pagi ini kami langsung melakukan dropping bantuan untuk warga yang terdampak di tiga dusun. Kami juga melakukan asesmen terhadap kerusakan akibat banjir yang terjadi kemarin sore. Tentunya kami akan melakukan pendataan yang lebih akurat,” ujarnya saat ditemui di lokasi banjir di Desa Ropang.

Pemerintah daerah melalui BPBD memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan serta melakukan langkah-langkah penanganan lanjutan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir tersebut. (AM/ Jack)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 15:15:09 +0800 amr
HUJAN DI HULU TAK SEPERTI DULU, SEKARANG TAK PANDANG BULU:Gitta Liesbano Soroti Banjir Ropang https://amarmedia.co.id/hujan-di-hulu-tak-seperti-dulu-sekarang-tak-pandang-bulugitta-liesbano-soroti-banjir-ropang https://amarmedia.co.id/hujan-di-hulu-tak-seperti-dulu-sekarang-tak-pandang-bulugitta-liesbano-soroti-banjir-ropang HUJAN DI HULU TAK SEPERTI DULU, SEKARANG TAK PANDANG BULU: Gitta Liesbano Soroti Banjir Ropang

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id — Bencana banjir bandang yang menerjang Desa Ropang pada Minggu (15/3) memicu keprihatinan mendalam dari kalangan legislatif. Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Gitta Liesbano, SH., M.Kn., menilai musibah ini bukan sekadar faktor cuaca ekstrem, melainkan sinyal kuat adanya kerusakan ekologis yang kian mengkhawatirkan di wilayah hulu.

Gitta Liesbano mengungkapkan bahwa pola bencana saat ini telah berubah. Intensitas hujan yang tinggi kini sangat cepat berdampak pada pemukiman warga di bawahnya.

"Hujan di hulu tak seperti dulu. Sekarang tak pandang bulu," tegas Gitta saat merespons laporan dampak banjir di Kecamatan Ropang, Senin (16/3).

Menurut Penasehat Fraksi PDIP ini, banjir yang merendam ratusan Kepala Keluarga (KK) di Dusun Ropang A, Ropang B, dan Semaning merupakan potret nyata dari kondisi alam yang mulai kehilangan daya dukungnya. Ia menekankan bahwa tanda-tanda kerusakan lingkungan sudah tampak sangat jelas dan tidak boleh diabaikan lagi.

"Tanda-tanda kerusakan sudah amat sangat nampak. Alam sedang mengirimkan pesan kepada kita semua. Semoga mereka yang abai terhadap kelestarian lingkungan segera tersadar bahwa tindakan kita di hulu akan berdampak langsung pada nyawa dan harta benda saudara-saudara kita di hilir," imbuhnya dengan nada serius.

Meski menyoroti aspek penyebab kerusakan lingkungan, Gitta menyampaikan rasa empati yang mendalam bagi seluruh korban terdampak. Ia memastikan bahwa jajaran DPRD akan terus memantau proses penanganan yang dilakukan oleh BPBD, TNI/Polri, dan para relawan di lapangan.

"Meski begitu, fokus utama kita saat ini adalah kemanusiaan. Kami tetap mendoakan dan berempati sepenuhnya atas musibah yang menimpa warga Ropang. Kami mengapresiasi kecepatan tim BPBD dan seluruh unsur yang sudah turun ke lokasi," ujar Gitta.

Berdasarkan data yang dihimpun, luapan air yang terjadi sejak pukul 11.00 WITA tersebut telah berdampak pada Dusun Ropang A 85 KK, Dusun Ropang B, 120 KK, Dusun Semaning 100 KK, Kerusakan Fisik 3 unit jembatan kecil (deker) rusak berat.

Gitta Liesbano berharap pendataan kerusakan fasilitas umum dan rumah warga dilakukan secara akurat agar langkah pemulihan (recovery) dapat segera dianggarkan dan dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

"Kami di gedung rakyat akan mengawal agar proses rehabilitasi pascabencana, terutama jembatan yang putus, bisa menjadi prioritas demi kelancaran akses mobilitas warga," pungkasnya.(AM)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 09:35:26 +0800 amr
Gubernur NTB Tinjau Pergerakan Penumpang di BIZAM, Jumlah Penumpang Melampaui Prediksi https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-tinjau-pergerakan-penumpang-di-bizam-jumlah-penumpang-melampaui-prediksi https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-tinjau-pergerakan-penumpang-di-bizam-jumlah-penumpang-melampaui-prediksi Gubernur NTB Tinjau Pergerakan Penumpang di BIZAM, Jumlah Penumpang Melampaui Prediksi

Lombok Tengah.Amarmedia.co.id— Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Muhamad Iqbal, meninjau langsung trafik keberangkatan penumpang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Ahad (15/3), sebagai bagian dari pemantauan kesiapan transportasi menjelang arus mudik Lebaran.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur NTB menerima paparan dari manajemen bandara terkait perkembangan jumlah penumpang. Berdasarkan data sementara, jumlah penumpang pada H-4 Lebaran tercatat lebih tinggi dari prediksi awal.

“Awalnya diperkirakan sekitar 8.000 penumpang pada H-4, namun ternyata sudah mencapai sekitar 9.000 penumpang,” ujar Gubernur NTB.

Menurut keterangan General Manager Bandara, angka prediksi tersebut kemungkinan akan direvisi karena terjadi peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Gubernur berharap peningkatan pergerakan penumpang ini juga menjadi indikator membaiknya kondisi perekonomian.

“Semoga ini juga menjadi tanda bahwa kondisi ekonomi kita semakin membaik, karena tahun lalu pergerakan penumpang memang terasa lebih rendah,” tambahnya.

Puncak arus penumpang diperkirakan akan terjadi pada H-3 menjelang Idulfitri. Adapun rute penerbangan yang paling banyak diminati hingga saat ini adalah tujuan Jakarta dan Surabaya.

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, pihak maskapai dan pengelola bandara telah menyiapkan tujuh penerbangan tambahan (extra flight).

Sementara itu, untuk penerbangan internasional, pergerakannya masih dalam kondisi normal. Kedatangan maupun keberangkatan penumpang dari negara seperti Malaysia dan Singapura masih berada pada angka yang stabil.

Pada periode ini biasanya juga terjadi peningkatan pergerakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang ke daerah asal menjelang Lebaran. Namun hingga saat ini jumlahnya masih terpantau dalam kondisi normal.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB juga menyampaikan catatan penting terkait aspek keselamatan penerbangan, khususnya mengenai kesehatan kru pesawat. Mengingat jadwal penerbangan yang semakin padat menjelang Idulfitri, ia menyarankan agar dilakukan pemeriksaan kesehatan kru pesawat.

Hal ini dinilai penting untuk memastikan seluruh kru pesawat tetap dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas secara optimal selama periode padat penerbangan.

Pemerintah Provinsi NTB terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan pelayanan transportasi udara selama periode mudik Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat. (diskominfotikntb)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 08:53:50 +0800 amr
Ramadan Berkah,Personel Polres Sumbawa Berbagi Takjil di Depan Mako Polres https://amarmedia.co.id/ramadan-berkahpersonel-polres-sumbawa-berbagi-takjil-di-depan-mako-polres https://amarmedia.co.id/ramadan-berkahpersonel-polres-sumbawa-berbagi-takjil-di-depan-mako-polres Ramadan Berkah: Personel Polres Sumbawa Berbagi Takjil di Depan Mako PolresRamadan Berbagi, Personel Polres Sumbawa Berbagi Takjil di Depan Mako Polres

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Personel Polres Sumbawa melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat di depan Mako Polres pada Minggu sore (15/03/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Pembagian takjil tersebut melibatkan sejumlah personel dari berbagai satuan, di antaranya Sat Binmas, Sat Samapta, Si Propam, serta petugas SPKT. Para personel turun langsung membagikan takjil kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respon positif dari masyarakat yang melintas di sekitar Mako Polres Sumbawa.

Dalam kegiatan kali ini, Ibu Kapolres tidak turut serta dalam pembagian takjil. Meski demikian, kegiatan berbagi tetap berjalan lancar sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan personel Polri dengan masyarakat di bulan suci Ramadan.(AM)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 06:28:25 +0800 amr
Banjir Bandang Terjang Desa Ropang, Ratusan KK Terdampak https://amarmedia.co.id/banjir-bandang-terjang-desa-ropang-ratusan-kk-terdampak https://amarmedia.co.id/banjir-bandang-terjang-desa-ropang-ratusan-kk-terdampak Banjir Bandang Terjang Desa Ropang, Ratusan KK Terdampak

Sumbawa Besar, NTB –Amarmedia.co.id— Bencana alam berupa banjir bandang melanda wilayah Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (15/3/2026). Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam mengakibatkan ratusan kepala keluarga terdampak.

Banjir bandang terjadi setelah hujan deras yang turun tanpa henti sejak pukul 11.00 hingga 16.00 WITA. Curah hujan yang tinggi menyebabkan meluapnya aliran air hingga merendam sejumlah wilayah di Desa Ropang, Kecamatan Ropang.

Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya tiga dusun di Desa Ropang terdampak bencana tersebut, yaitu Dusun Ropang A, Dusun Ropang B, dan Dusun Semaning.

Adapun jumlah warga yang terdampak di masing-masing dusun meliputi: Dusun Ropang A sebanyak 85 Kepala Keluarga (KK), Dusun Ropang B sebanyak 120 Kepala Keluarga (KK), Dusun Semaning sebanyak 100 Kepala Keluarga (KK)

Selain merendam permukiman warga, banjir bandang juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum. Tercatat sebanyak tiga unit jembatan kecil (deket) mengalami kerusakan berat akibat derasnya arus air. Hingga saat ini, masih terdapat sejumlah kerusakan lain yang belum terdeteksi karena proses pendataan masih berlangsung di lapangan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan kecamatan terkait kejadian tersebut.

“Setelah menerima informasi, tim BPBD Kabupaten Sumbawa langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat serta menurunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan pendataan,” ujarnya.

Sejumlah langkah penanganan telah dilakukan oleh tim di lapangan, di antaranya melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan, menyampaikan laporan serta penyebaran informasi kepada pihak terkait, serta menerjunkan tim BPBD Kabupaten Sumbawa ke lokasi bencana.

Dalam proses penanganan bencana tersebut, berbagai unsur turut terlibat membantu penanganan di lapangan, di antaranya personel BPBD Kabupaten Sumbawa, TNI/Polri, unsur pemerintah desa dan kecamatan, tenaga dari Puskesmas, Pramuka, para relawan, serta masyarakat setempat.

Saat ini, proses pendataan dan penanganan dampak bencana masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan untuk memastikan kondisi warga serta kerusakan yang ditimbulkan akibat banjir bandang tersebut.

“Demikian laporan sementara ini kami sampaikan,” tutupnya. (AM)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 05:01:00 +0800 amr
Bulan Peduli Sosial: Ikhtiar Bunda Sinta Warga Mataram Tak Berjuang Sendiri https://amarmedia.co.id/bulan-peduli-sosial-ikhtiar-bunda-sinta-warga-mataram-tak-berjuang-sendiri https://amarmedia.co.id/bulan-peduli-sosial-ikhtiar-bunda-sinta-warga-mataram-tak-berjuang-sendiri Bulan Peduli Sosial: Ikhtiar Bunda Sinta Warga Mataram Tak Berjuang Sendiri

Mataram.Amarmedia.co.id -Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat sinergi dengan LKKS Kota Mataram dalam kegiatan Bulan Peduli Sosial. Usai melakukan kunjungan di wilayah Kabupaten Lombok Barat Desa Batu Mekar, rombongan kini menyapa warga Montong Are, di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Minggu (15/3/2026).

Ketua LKKS NTB, Hj. Sinta Agathia M. Iqbal, hadir didampingi oleh Ketua LKKS Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, untuk menyerahkan langsung bantuan paket sembako kepada masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Bunda Sinta sapaan akrabnya menekankan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar pemerintah untuk berbagi kebahagiaan dan meringankan beban ekonomi warga menjelang Hari Raya Idul Fitri sehingga tidak merasa berjuang sendiri. Ia berharap bantuan tersebut menjadi stimulan bagi warga untuk tetap optimis dan saling menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing.

"Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa masyarakat, khususnya di wilayah Montong Are, merasakan kehadiran pemerintah. Kami membawa 'tanda cinta' ini agar Bapak dan Ibu semua dapat menyambut hari raya dengan lebih tenang," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua LKKS Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi lintas tingkat ini. Ia menilai kehadiran pengurus provinsi memberikan motivasi tambahan bagi jajaran di tingkat kota untuk lebih giat dalam program pemberdayaan sosial.

"Kami sangat bersyukur atas perhatian Ibu Ketua LKKS NTB. Bantuan ini sangat tepat momentumnya karena kebutuhan pokok biasanya meningkat menjelang lebaran. Kami di tingkat kota berkomitmen untuk terus mengawal data warga agar setiap bantuan yang turun benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan," tegasnya.

Selain penyerahan bantuan, kedua tokoh ini juga mengajak warga terkait isu kesehatan dan gizi keluarga. Hj. Sinta mengingatkan para ibu di Mandalika untuk tetap memperhatikan pola asuh dan gizi anak demi mencegah risiko stunting di lingkungan perkotaan. Mengingat angka stunting di kelurahan Mandalika masih tinggi.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di area masjid ini ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis dan foto bersama sebagai wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.(san/her/diskominfotik)

]]>
Sun, 15 Mar 2026 15:35:55 +0800 amr
Gubernur Iqbal Pimpin Peninjauan Arus Mudik di Terminal, Bandara hingga Pelabuhan https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-pimpin-peninjauan-arus-mudik-di-terminal-bandara-hingga-pelabuhan https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-pimpin-peninjauan-arus-mudik-di-terminal-bandara-hingga-pelabuhan Gubernur Iqbal Pimpin Peninjauan Arus Mudik di Terminal, Bandara hingga Pelabuhan

MATARAM.Amarmedia.co.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Lalu Muhamad Iqbal bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB turun langsung meninjau sejumlah simpul transportasi utama guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Ahad (15/3/2026). Peninjauan dilakukan di Terminal Mandalika, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Pelabuhan Lembar, hingga pelepasan program Mudik Gratis jalur laut rute Lembar–Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi Kapolda NTB Irjen Pol. Edi Murbowo, Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjamsul Arief, Kajati NTB Wahyudi, serta unsur Forkopimda lainnya, termasuk Danlanud Zainuddin Abdul Madjid, Danlanal Mataram, Kepala Imigrasi Mataram dan jajaran pejabat Pemerintah Provinsi NTB.

Peninjauan dimulai di Terminal Mandalika untuk melihat langsung kesiapan pos pengamanan serta pelayanan keberangkatan penumpang angkutan darat menjelang puncak arus mudik. Pada kesempatan tersebut Gubernur juga menyoroti isu yang berkembang di masyarakat terkait harga tiket bus.

Menurut Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal mengatakan bahwa, perbedaan harga tiket tidak selalu berarti pelanggaran karena adanya variasi kelas layanan dan fasilitas bus.

“Tarif yang diatur pemerintah sebenarnya berlaku untuk kelas ekonomi. Sementara di lapangan banyak bus yang memiliki fasilitas tambahan seperti leg rest dan layanan lainnya. Karena fasilitasnya berbeda, maka kelasnya juga berbeda dan harga tiketnya ikut bervariasi,” jelas Miq Iqbal.

Meski demikian, Miq Iqbal menegaskan bahwa pemerintah bersama aparat penegak hukum telah mengingatkan perusahaan otobus agar tetap mematuhi batas harga tertinggi yang telah ditetapkan.

Ia juga menyoroti potensi persoalan yang muncul dari mekanisme penjualan tiket melalui pihak ketiga.

“Banyak pembeli tidak membeli langsung melalui perusahaan bus, tetapi melalui pihak ketiga. Di situlah sering muncul persoalan harga. Bahkan ada laporan adanya oknum yang memaksa penjualan tiket dengan harga tinggi demi mendapatkan komisi. Praktik seperti ini tentu harus ditertibkan,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur menilai fasilitas Terminal Mandalika secara umum sudah cukup baik, meskipun masih memerlukan penyempurnaan, baik dari sisi fungsi maupun penataan kawasan.

“Kita ingin terminal ini memiliki standar pelayanan yang baik, bahkan kalau bisa suasananya seperti di bandara. Pengaturan area publik dan area khusus penumpang juga perlu ditata lebih baik agar pelayanan semakin tertib,” ujarnya.

Dari Terminal Mandalika, rombongan melanjutkan peninjauan ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) untuk melihat langsung perkembangan arus penumpang menjelang Lebaran.

Gubernur Miq Iqbal mengungkapkan bahwa jumlah penumpang ternyata melampaui prediksi awal.

“Awalnya diperkirakan sekitar 8.000 penumpang pada H-4, namun ternyata sudah mencapai sekitar 9.000 penumpang. Ini menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun lalu dan bisa menjadi indikator membaiknya kondisi perekonomian masyarakat,” katanya.

Puncak arus penumpang diperkirakan akan terjadi pada H-3 Lebaran, dengan tujuan penerbangan paling diminati menuju Jakarta dan Surabaya. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah menyiapkan tujuh penerbangan tambahan (extra flight).

Sementara itu, pergerakan penerbangan internasional masih terpantau normal, khususnya untuk rute dari dan menuju Malaysia dan Singapura.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan perhatian pada aspek keselamatan penerbangan, terutama terkait kondisi kesehatan kru pesawat di tengah meningkatnya frekuensi penerbangan menjelang Lebaran.

“Kami menyarankan agar dilakukan pemeriksaan kesehatan kru secara acak. Ini penting untuk memastikan seluruh kru dalam kondisi sehat dan fit sehingga keselamatan penerbangan tetap terjaga,” ungkapnya.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Pelabuhan Lembar, salah satu titik vital pergerakan penumpang dan kendaraan antara Lombok dan Bali.

Dari hasil pemantauan, arus penyeberangan keluar dari Pulau Lombok masih relatif normal, sementara arus kedatangan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Tercatat terjadi kenaikan sekitar 20 persen pada arus kedatangan, baik barang, kendaraan maupun penumpang. Peningkatan paling terlihat pada kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi yang datang dari luar daerah,” jelas Miq Iqbal.

Mayoritas arus kedatangan tersebut berasal dari Pelabuhan Padangbai, Bali, sementara arus keluar dari Lombok diperkirakan akan meningkat setelah Hari Raya Idul Fitri.

Terkait pengaturan lalu lintas penyeberangan, pemerintah akan menyesuaikan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) serta regulasi dari Pemerintah Provinsi Bali yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan keagamaan.

“Pada tanggal 18 penyeberangan dari Lombok akan ditutup hingga pukul 09.00 dan dibuka kembali pada tanggal 20 pukul 04.00 dini hari. Sementara dari arah Bali akan mulai ditutup pada tanggal 19,” terangnya.

Rangkaian peninjauan ditutup dengan pelepasan program Mudik Gratis Angkutan Laut 1447 H/2026 rute Lembar–Surabaya yang secara resmi dilepas langsung oleh Gubernur NTB.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Miq Iqbal menyampaikan bahwa program mudik gratis merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan di sektor transportasi laut.

“Program ini adalah hasil kolaborasi pemerintah dengan berbagai pihak. Bapak dan Ibu bukan hanya mendapatkan perjalanan gratis, tetapi juga perlindungan asuransi selama perjalanan. Mudah-mudahan perjalanan lancar dan semua sampai dengan selamat di kampung halaman,” ujarnya.

Miq Iqbal juga berharap program mudik gratis dapat terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Mohon do'anya agar tahun depan kita bisa menggratiskan lebih banyak lagi perjalanan mudik. Tahun ini jumlahnya sudah meningkat dibandingkan tahun lalu, dan kita berharap ke depan semakin banyak masyarakat yang bisa difasilitasi,” katanya.

Menutup kegiatan tersebut, Gubernur secara resmi melepas keberangkatan para pemudik menuju Pulau Jawa.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, mudik gratis jalur laut dari Lombok menuju Surabaya secara resmi saya lepas. Selamat jalan, semoga perjalanan lancar dan selamat sampai tujuan,” pungkasnya.

Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB bersama Forkopimda untuk memastikan arus mudik Lebaran berlangsung aman, tertib, dan nyaman, sekaligus memastikan seluruh simpul transportasi di NTB siap melayani masyarakat selama periode mudik tahun ini. (AM/KominfotikNTB)

]]>
Sun, 15 Mar 2026 15:30:40 +0800 amr
Bupati Sumbawa Resmikan Rumah Tahfizh Al&Imam di Musholla Pendopo, Tumbuhkan Generasi Pecinta Al&Qur’an https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-resmikan-rumah-tahfizh-al-imam-di-musholla-pendopo-tumbuhkan-generasi-pecinta-al-quran https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-resmikan-rumah-tahfizh-al-imam-di-musholla-pendopo-tumbuhkan-generasi-pecinta-al-quran

SUMBAWA,Amarmedia.co.id (15 Maret 2026)-Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti Musholla Pendopo Bupati Sumbawa saat Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP meresmikan Rumah Tahfizh Al-Imam, sebuah langkah nyata untuk menumbuhkan generasi pecinta Al-Qur’an di Kabupaten Sumbawa.

Peresmian tersebut diawali dengan kegiatan ngaji bersama yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di pendopo, menghadirkan suasana damai yang menyentuh hati para peserta yang hadir.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa yang juga Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa, DGH. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov, para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta seluruh Kepala OPD se-Kabupaten Sumbawa.

Turut hadir pula Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov bersama Sekretaris Dr. Supriyadi, M.HI yang menjadi mitra utama dalam menghadirkan program mulia tersebut.

Setelah kegiatan ngaji bersama, acara dilanjutkan dengan penandatanganan peresmian Rumah Tahfizh Al-Imam, sebagai simbol dimulainya program pembinaan hafiz dan hafizah di lingkungan Pendopo Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa program Rumah Tahfizh ini merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, BAZNAS Kabupaten Sumbawa, dan Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, program ini merupakan ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi Qur’ani yang kelak menjadi kebanggaan daerah.

“Program Rumah Tahfizh ini kita hadirkan sebagai upaya melahirkan hafiz dan hafizah di Kabupaten Sumbawa. Pesertanya terbuka untuk semua kalangan, baik ASN maupun masyarakat umum,” ujar Bupati dengan penuh harap.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ngaji bersama yang dilaksanakan sebelum peresmian merupakan kegiatan rutin bulanan yang menjadi salah satu program unggulan Jarot-Anshari dalam meningkatkan iman dan taqwa di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dea Guru Syukri Rahmat menyampaikan komitmen lembaganya untuk mendukung penuh program tersebut.

“BAZNAS siap menanggung honor para tenaga pengajar di Rumah Tahfizh Al-Imam ini agar program ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Kegiatan yang penuh makna tersebut kemudian ditutup dengan foto bersama, menjadi simbol kebersamaan dan komitmen seluruh pihak dalam membumikan Al-Qur’an di Tanah Samawa.

Rumah Tahfizh Al-Imam diharapkan menjadi cahaya baru yang menerangi generasi muda Sumbawa, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta memperkuat nilai keimanan di tengah masyarakat.(AM)

]]>
Sun, 15 Mar 2026 13:11:45 +0800 amr
Harapan Baru di Desa Batu Mekar, Bunda Sinta Ajak Warga Bersinergi Keluar dari Garis Kemiskinan https://amarmedia.co.id/harapan-baru-di-desa-batu-mekar-bunda-sinta-ajak-warga-bersinergi-keluar-dari-garis-kemiskinan https://amarmedia.co.id/harapan-baru-di-desa-batu-mekar-bunda-sinta-ajak-warga-bersinergi-keluar-dari-garis-kemiskinan Harapan Baru di Desa Batu Mekar, Bunda Sinta Ajak Warga Bersinergi Keluar dari Garis Kemiskinan

Lombok Barat.Amarmedia.co.id Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Sinta Agathia Iqbal, menghadiri kegiatan Bulan Peduli Sosial yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan solidaritas menjelang Hari Raya Idul Fitri sekaligus upaya strategis pemerintah dalam mengintervensi angka kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Bunda Sinta sapaan akrabnya menyampaikan bahwa kehadirannya bersama rombongan bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan, tetapi untuk memastikan masyarakat tidak merasa berjuang sendirian.

"Kami ingin Bapak dan Ibu semua merasa bahwa Bapak/Ibu tidak sendiri. Desa Mekar saat ini memang masih termasuk desa berdaya, namun jangan membuat kita patah arang. Kami ingin melihat apa yang bisa kami kerjakan bersama-sama untuk desa ini," ujar Hj. Sinta di hadapan warga.

Ia juga menyoroti potensi lokal Desa Batu Mekar, khususnya di sektor pertanian, perkebunan, dan kerajinan khas Lombok, yaitu anyaman Ketak. Bunda Sinta mendorong pengrajin lokal untuk terus mengembangkan komunitasnya agar mampu menjadi penopang ekonomi keluarga selain dari sektor pertanian.

"Target kami, tahun ini kami datang membawa bantuan, tahun depan Insya Allah kami hadir kembali untuk mensyukuri prestasi Desa Batu Mekar bisa berhasil keluar dari kategori kemiskinan ekstrem," tegasnya optimis.

Selain isu ekonomi, Bunda Sinta memberikan atensi khusus pada angka stunting di Desa Batu Mekar. Meski telah mengalami penurunan signifikan dalam dua tahun terakhir, ia meminta para ibu untuk lebih rajin membawa anak-anak mereka ke Posyandu.

"Saya titip kepada Ibu-ibu untuk saling memperhatikan tetangganya. Sesibuk apapun, sempatkan membawa anak-anak ke Posyandu agar generasi muda Desa Batu Mekar tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, kuat, dan berprestasi," pesannya.

Sementara itu, Kepala Desa Batu Mekar, Najamudin, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Ia mengakui bahwa dukungan dari pemerintah provinsi dan kabupaten sangat diperlukan untuk memacu semangat warga dalam memperbaiki taraf hidup.

Acara ini turut dihadiri LKKS Kabupaten Lombok Barat, Kepala Dinas Sosial Lombok Barat, serta puluhan masyarakat penerima bantuan paket sembako. Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis sebagai wujud "tanda cinta" pemerintah dalam menyambut suasana lebaran.(san/her/diskominfotik)

]]>
Sun, 15 Mar 2026 12:00:14 +0800 amr
Cegah Kriminalitas, Polsek Plampang Dan Pospol Maronge Intensifkan Patroli Blue Light  https://amarmedia.co.id/cegah-kriminalitas-polsek-plampang-dan-pospol-maronge-intensifkan-patroli-blue-light https://amarmedia.co.id/cegah-kriminalitas-polsek-plampang-dan-pospol-maronge-intensifkan-patroli-blue-light Cegah Kriminalitas, Polsek Plampang Dan Pospol Maronge Intensifkan Patroli Blue Light 

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id-- Jajaran Polsek Plampang bersama Pospol Maronge terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya melalui kegiatan Patroli Blue Light. Fokus utama patroli ini adalah mengantisipasi tindak pidana 3C (Curas, Curat, Curanmor), peredaran narkoba, minuman keras, serta aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat pada jam-jam rawan. 

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Plampang Iptu Joko Wilopo, mengonfirmasi bahwa kegiatan yang dimulai Pada Kamis 12 Maret 2026 pukul 23.30 WITA tersebut merupakan langkah preventif untuk meniadakan niat dan kesempatan bagi para pelaku kejahatan.

"Kami hadir di tengah masyarakat dengan menyalakan lampu biru (blue light) sebagai tanda kehadiran Polri di lapangan. Tujuannya jelas, yakni memberikan rasa aman bagi warga yang sedang beristirahat serta mempersempit ruang gerak pelaku tindak pidana," ujar petugas di lapangan.

Dalam pelaksanaan patroli kali ini, tim yang dipimpin oleh Aiptu I Putu Swarjana bersama Aipda Sapriadi dan Brigadir Asriadi menyisir titik-titik yang dianggap rawan di sepanjang wilayah Plampang hingga Maronge. Selain melakukan pemantauan fisik, petugas juga mengedepankan dialogis dengan warga yang masih beraktivitas.

Petugas memberikan himbauan khusus kepada pemilik kendaraan agar lebih waspada dalam menyimpan kendaraan roda dua miliknya. "Kami ingatkan warga untuk selalu menggunakan kunci ganda dan menyimpan kendaraan di tempat yang aman. Selain itu, kami menekankan kepada para remaja agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran narkoba maupun minuman keras," ungkap Aiptu I Putu Swarjana.

Aksi patroli ini juga menyasar antisipasi kerumunan yang berpotensi melakukan aksi balap lari maupun balap liar yang mengganggu ketertiban umum. Melalui kehadiran polisi yang konsisten di lapangan, diharapkan situasi Kamtibmas tetap terkendali terutama menjelang waktu istirahat masyarakat.

Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Plampang dan Pospol Maronge terpantau dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan menonjol maupun aktivitas yang melanggar hukum selama kegiatan berlangsung. (AM)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 15:52:37 +0800 amr