Berita Terkini & Terpercaya & amr https://amarmedia.co.id/rss/author/amr Berita Terkini & Terpercaya & amr en Copyright 2024 PT Amar Media Inovasi & All Rights Reserved. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH MKn mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-gitta-liesbano-sh-mkn-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-gitta-liesbano-sh-mkn-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67

]]>
Thu, 22 Jan 2026 08:12:31 +0800 amr
Ketua PGRI Kabupaten Sumbawa Drs H Ahmad Yani MT mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/ketua-pgri-kabupaten-sumbawa-drs-h-ahmad-yani-mt-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/ketua-pgri-kabupaten-sumbawa-drs-h-ahmad-yani-mt-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Thu, 22 Jan 2026 07:41:21 +0800 amr Kabid Aset BKAD mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/kabid-aset-bkad-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/kabid-aset-bkad-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Thu, 22 Jan 2026 07:27:56 +0800 amr Direktur PKTHA Kementrian Kehutanan mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Sumbawa ke 67 https://amarmedia.co.id/direktur-pktha-kementrian-kehutanan-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 https://amarmedia.co.id/direktur-pktha-kementrian-kehutanan-mengucapkan-dirgahayu-kabupaten-sumbawa-ke-67 Thu, 22 Jan 2026 07:25:01 +0800 amr Optimalkan Opsen Pajak 2026, DPRD Sumbawa dan Samsat Perkuat Sinergi Pemutakhiran Data https://amarmedia.co.id/optimalkan-opsen-pajak-2026-dprd-sumbawa-dan-samsat-perkuat-sinergi-pemutakhiran-data https://amarmedia.co.id/optimalkan-opsen-pajak-2026-dprd-sumbawa-dan-samsat-perkuat-sinergi-pemutakhiran-data Optimalkan Opsen Pajak 2026, DPRD Sumbawa dan Samsat Perkuat Sinergi Pemutakhiran Data

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Tantangan perbedaan antara basis data potensi pajak dengan fakta riil di lapangan menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah strategis pemutakhiran data kendaraan bermotor serta rencana penerapan regulasi baru mulai digodok demi menyongsong pemberlakuan sistem Opsen Pajak pada tahun 2026.

Hal tersebut mengemuka dalam wawancara media bersama Kepala devinitif UPTB UPPD Samsat Taliwang dan selaku PLT di UPT Samsat Kabupaten Sumbawa Syaharuddin, S.Sos.M.Ec.Dev, dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, SIP, selepas rapat Paripurna peringatan HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa, Rabu (21/1/2026).

 

Syaharuddin akrab disapa Daeng Sahar, mengungkapkan adanya gap yang signifikan dalam sistem database saat ini. Banyak kendaraan yang secara administratif tercatat sebagai potensi pajak, namun faktanya sudah hilang, rusak berat (scrap), atau beralih fungsi.

"Secara data, potensi kita mungkin di atas 2 juta unit, tetapi realisasi penagihan seringkali tidak sampai 50% karena data belum dimutakhirkan. Kami mendorong masyarakat proaktif melaporkan kendaraan yang sudah tidak berfungsi agar bisa dihapus dari database melalui mekanisme sah," jelas Daeng Syahar.

Ia menambahkan, penghapusan data ini memerlukan payung hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) yang sedang diinisiasi. Hal ini krusial mengingat implementasi UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD) akan menerapkan sistem Opsen Pajak yang dimulai tahun 2025, yang menuntut transparansi bagi hasil antara Provinsi dan Kabupaten.

Guna mendukung validasi tersebut, Samsat Sumbawa telah melakukan MoU dengan Pemerintah Daerah terkait cost sharing dana Opsen. Hasilnya menunjukkan progres luar biasa dengan capaian realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp28.184.902.809 (95,53%).

Ke depan, strategi akan diperkuat melalui Sensus Data PKB per Desa, Pendataan berbasis by name by address dan sinergi lintas sektor yang melibatkan Pemerintah Desa, Babinkamtibmas, dan Babinsa untuk validasi di lapangan.

Usulan Penyesuaian Pajak dan Keadilan Wajib Pajak

Di sisi legislatif, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, yang juga Anggota Komisi II Muhammad Zain, SIP akrab dipanggil Rosy menekankan pentingnya asas keadilan. Ia mengusulkan adanya penyesuaian nilai pajak bagi kendaraan tua.

"Kendaraan berusia 10 tahun ke atas seharusnya tidak dipajak dengan standar saat masih baru. Nilai jualnya sudah menyusut, maka pajaknya pun harus menyesuaikan agar tidak membebani rakyat," tegas Rosy.

Politisi Partai Golkar ini juga mengusulkan pola pemutihan yang lebih humanis, di mana wajib pajak cukup membayar pajak tahun berjalan tanpa harus menanggung beban tunggakan masa lalu yang menumpuk.

Untuk memaksimalkan penagihan, DPRD mendorong keterlibatan perangkat desa dengan pola yang mirip dengan penagihan PBB.

"Dengan adanya porsi biaya operasional dari Opsen sebesar 2% sebagai reward bagi petugas lapangan, kami yakin kesadaran membayar pajak akan meningkat. Desa juga diuntungkan melalui Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima dari Kabupaten," tambahnya.

Optimisme ini diperkuat oleh kinerja positif sektor pajak di Sumbawa, di mana realisasi pajak BPKB telah melampaui 100% dan PKB berada di kisaran 95 %. Melalui kolaborasi erat antara UPTD Provinsi, Pemkab, dan Pemerintah Desa, target PAD di tahun-tahun mendatang diharapkan dapat tercapai secara maksimal dan akuntabel.(AM)

]]>
Wed, 21 Jan 2026 23:05:44 +0800 amr
Kunker ke Sumbawa, Gubernur NTB, Susuri Jalan Penghubung Pakai Motor Trail https://amarmedia.co.id/kunker-ke-sumbawa-gubernur-ntb-susuri-jalan-penghubung-pakai-motor-trail https://amarmedia.co.id/kunker-ke-sumbawa-gubernur-ntb-susuri-jalan-penghubung-pakai-motor-trail Kunker ke Sumbawa, Gubernur NTB, Susuri Jalan Penghubung Pakai Motor Trail

Sumbawa, Amarmedia.co.id (21 Januari 2026) - Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal didampingi Ketua Tim Penggerak PKK NTB Shinta Agathia Soedjoko dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke pulau Sumbawa menyusuri jalan yang menjadi rencana proyek renovasi jalan dan jembatan menggunakan motor trail. 

Gubernur NTB diterima Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., beserta pimpinan OPD terkait yang pada kunker kali ini terasa berbeda karena Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa, masing-masing bersama istri menggunakan motor trail menuju lokasi. 

Jalan yang ditelusuri rombongan, diantaranya Jalan Lintas Moyo, Jalan Moyo Luair Ruas KM. 20, KM 21,5 dan beberapa persimpangan jalan yang memerlukan jembatan penghubung dan melihat langsung akses jalan prioritas yang perlu diperbaiki. 

"Mana jalan provinsi yang perlu perbaikan, kita kerjakan (prioritas) dahulu," tuturnya. 

Ruas jalan ini diprioritaskan perbaikannya karena selain sebagai jalur transportasi masyarakat juga jalan penghubung angkutan hasil pertanian dan perkebunan masyarakat. 

Terkait langkah Bupati Sumbawa memperbaiki hutan yang terkadang berdampak ke jalan penghubung. Gubernur Iqbal lugas menjawab bahwa langkah Bupati Sumbawa sudah benar dan tegas. 

"Sudah benar apa yang dilakukan Bupati Sumbawa, menyelamatkan hutan. Ketika tak ada lagi penahan air, semua air deras mengalir membentuk sungai baru yang berdampak pada jalan. Pak Bupati betul-betul tegas, memperbaiki hutan dan menghentikan pembalakan," imbuhnya. 

Dalam pada itu, Bupati Jarot menekankan pentingnya jalan untuk dibuatkan saluran air untuk mengatasi ambruknya jalan. 

"Beberapa jalan memang perlu dibuatkan saluran, untuk mengatasi ambruknya jalan. Hutan perlu kita selamatkan dan jaga bersama," tandasnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir, Abdul Wahab mengatakan dengan kehadiran Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa langsung ke lapangan dirinya berharap perbaikan jalan segera terlaksana. 

"Dengan kedatangan Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa, saya merasa permasalahan jalan terjawab. Yakin, jalan ini segera ditangani. Terima kasih," ungkapnya optimis. 

Rombongan kunker yang menggunakan motor trail ini juga singgah pada beberapa spot jalan yang sekiranya memerlukan penanganan perbaikan serius sambil menikmati keindahan alam yang sepanjang jalan raya dan berdialog dengan petugas proyek jalan serta unsur masyarakat. 

Hadir pula dalam rombongan yang melihat langsung realita lapangan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB

H. Sadimin, ST., MT, Kepala Dinas Sosial PPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Provinsi NTB Ahmad Masyhuri, S.H. serta beberapa pimpinan OPD Kabupaten Sumbawa, unsur TNI-Polri serta unsur masyarakat. (AM/dyd/jmy)

]]>
Wed, 21 Jan 2026 22:52:08 +0800 amr
HUT Sumbawa: Merayakan Usia, Meneguhkan Arah https://amarmedia.co.id/hut-sumbawa-merayakan-usia-meneguhkan-arah https://amarmedia.co.id/hut-sumbawa-merayakan-usia-meneguhkan-arah HUT Sumbawa: Merayakan Usia, Meneguhkan Arah

 Oleh Sri Asmediati

(Guru Bahasa Indonesia SMPN I labuhan Badas)

Setiap peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa bukan sekadar agenda seremonial yang dihiasi spanduk, lomba, dan panggung hiburan. Ia adalah ruang refleksi bersama—tentang dari mana kita berasal, ke mana kita melangkah, dan bagaimana kita memastikan bahwa perjalanan itu benar-benar membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Di usia yang terus bertambah, Sumbawa seharusnya tak hanya bertanya “sudah sejauh apa kita melaju?”, tetapi juga “siapa saja yang ikut menikmati hasilnya?”

Sumbawa dikenal sebagai tanah yang kaya: laut yang luas, padang savana yang membentang, hasil pertanian dan peternakan yang menjadi nadi ekonomi rakyat, serta budaya Samawa yang sarat nilai kebersamaan. Namun, kekayaan alam dan budaya tidak otomatis menjelma menjadi kesejahteraan. Ia memerlukan tata kelola yang adil, kebijakan yang berpihak, dan partisipasi warga yang aktif. HUT Sumbawa adalah momentum tepat untuk meneguhkan kembali komitmen itu.

Dalam beberapa tahun terakhir, geliat pembangunan terasa di berbagai sudut. Infrastruktur jalan semakin menghubungkan desa dan kota, layanan publik mulai beralih ke sistem digital, dan sektor pariwisata perlahan menemukan panggungnya. Festival budaya, promosi destinasi, hingga keterlibatan pelaku UMKM memberi harapan bahwa ekonomi lokal bisa tumbuh dari kekuatan sendiri. Namun, di balik capaian tersebut, masih ada cerita yang belum sepenuhnya terdengar: akses pendidikan di pelosok, keterbatasan layanan kesehatan, dan peluang kerja yang belum merata.

Opini ini bukan untuk menafikan prestasi, melainkan untuk menempatkannya dalam bingkai yang lebih jujur. Sebab, perayaan sejati bukanlah tentang memoles angka-angka keberhasilan, melainkan keberanian mengakui kekurangan dan tekad memperbaikinya. Sumbawa, seperti daerah lain di Indonesia, menghadapi tantangan zaman: perubahan iklim yang memengaruhi pola tanam dan hasil laut, arus digitalisasi yang menuntut keterampilan baru, serta dinamika sosial yang kian kompleks.

Di sektor pendidikan, misalnya, upaya meningkatkan kualitas guru dan fasilitas sekolah patut diapresiasi. Namun, kesenjangan antara sekolah di pusat kota dan di daerah terpencil masih terasa. Anak-anak di pelosok berhak atas akses yang sama terhadap buku, internet, dan lingkungan belajar yang aman. HUT Sumbawa seharusnya menjadi panggilan moral bagi seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, swasta, dan masyarakat—untuk memastikan bahwa tak ada satu pun generasi yang tertinggal.

Sementara itu, sektor kesehatan menghadapi tantangan serupa. Puskesmas dan rumah sakit telah berupaya meningkatkan layanan, tetapi distribusi tenaga medis dan fasilitas masih belum sepenuhnya merata. Bagi warga di wilayah yang jauh dari pusat layanan, kesehatan bukan hanya soal biaya, melainkan soal jarak dan waktu. Dalam konteks ini, inovasi seperti layanan kesehatan keliling atau pemanfaatan telemedisin bisa menjadi solusi yang perlu didorong lebih serius.

Ekonomi rakyat adalah jantung Sumbawa. Petani, nelayan, dan pelaku UMKM menjadi pilar yang menopang kehidupan sehari-hari. Kebijakan yang memudahkan akses permodalan, pelatihan keterampilan, dan pemasaran digital dapat menjadi pembeda antara usaha yang stagnan dan usaha yang tumbuh. HUT Sumbawa seharusnya menjadi panggung untuk merayakan para pekerja keras ini—bukan hanya sebagai objek kebijakan, tetapi sebagai subjek pembangunan.

Pariwisata, yang sering disebut sebagai “tambang emas tanpa menggali”, juga menyimpan potensi besar. Pantai, pulau-pulau kecil, dan tradisi lokal dapat menjadi daya tarik yang berkelanjutan jika dikelola dengan bijak. Namun, pengembangan pariwisata tidak boleh mengorbankan lingkungan dan kearifan lokal. Keseimbangan antara promosi dan pelestarian adalah kunci agar generasi mendatang masih bisa menikmati keindahan yang sama.

Budaya Samawa, dengan nilai gotong royong dan rasa hormat, adalah modal sosial yang tak ternilai. Di tengah arus globalisasi, mempertahankan identitas lokal bukan berarti menutup diri, melainkan meneguhkan jati diri saat berinteraksi dengan dunia luar. HUT Sumbawa dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan budaya kepada generasi muda—bukan sekadar lewat pertunjukan, tetapi melalui pendidikan dan praktik sehari-hari.

Tak kalah penting adalah ruang partisipasi publik. Pembangunan yang baik lahir dari dialog yang terbuka. Media lokal, forum warga, dan platform digital dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Kritik yang membangun seharusnya dipandang sebagai bentuk kepedulian, bukan ancaman. Dalam semangat HUT, mari kita rawat tradisi berdiskusi dan bermusyawarah sebagai fondasi demokrasi lokal.

Di tengah tantangan dan peluang, Sumbawa berada di persimpangan: melanjutkan pola lama atau berani melangkah dengan pendekatan baru yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Keberanian ini menuntut kepemimpinan yang visioner dan masyarakat yang aktif. Setiap warga, sekecil apa pun perannya, memiliki kontribusi dalam membentuk wajah daerah ini.

Akhirnya, HUT Sumbawa adalah cermin—yang memantulkan keberhasilan dan kekurangan kita. Dari cermin itu, kita bisa memilih untuk berpuas diri atau berbenah. Semoga pilihan kita adalah yang kedua. Karena merayakan usia bukanlah tentang menghitung tahun yang telah berlalu, melainkan tentang menyiapkan tahun-tahun yang akan datang agar lebih adil, lebih sejahtera, dan lebih bermakna bagi semua.

Selamat Hari Ulang Tahun, Sumbawa. Semoga langkah kita ke depan semakin mantap, dan setiap denyut pembangunan benar-benar berpihak pada rakyat.(AM)

]]>
Wed, 21 Jan 2026 22:21:07 +0800 amr
HUT ke&67 Kabupaten Sumbawa: Ketua DPRD Nanang Nasiruddin Ajak Seluruh Elemen Gerak Bersama Menuju Sumbawa Unggul https://amarmedia.co.id/hut-ke-67-kabupaten-sumbawa-ketua-dprd-nanang-nasiruddin-ajak-seluruh-elemen-gerak-bersama-menuju-sumbawa-unggul https://amarmedia.co.id/hut-ke-67-kabupaten-sumbawa-ketua-dprd-nanang-nasiruddin-ajak-seluruh-elemen-gerak-bersama-menuju-sumbawa-unggul HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa: Ketua DPRD Nanang Nasiruddin Ajak Seluruh Elemen "Gerak Bersama" Menuju Sumbawa Unggul

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa yang ke-67 pada Rabu (21/1/2026). Rapat yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP., M.M.Inov.

Dalam sambutannya, Nanang Nasiruddin menegaskan bahwa peringatan hari jadi tahun ini bukan sekadar perayaan seremonial tahunan. Ia menyebut momentum ini sebagai titik balik untuk memperkuat tekad kolektif seluruh elemen masyarakat.

"Hari ini adalah momentum bagi kita untuk merenung dan mengevaluasi, sekaligus memupuk semangat baru. Mari kita perkuat tekad untuk melangkah, gerak bersama menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera," ujar Nanang di hadapan forum.

Ketua DPRD memberikan apresiasi khusus kepada berbagai pihak yang telah menjadi pilar pembangunan di Tana Samawa. Ia secara spesifik menyoroti peran institusi pendidikan yang berhasil mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara konsisten, serta dedikasi ASN yang menjadi mesin penggerak pelayanan publik.

Tak lupa, Nanang juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI dan Kepolisian yang telah menjaga kondusivitas wilayah, sehingga pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan keamanan.

Setelah mendengarkan pidato dari Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., Nanang Nasiruddin kembali menekankan pentingnya sinkronisasi dan kolaborasi. Ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan nilai-nilai luhur adat istiadat sebagai inspirasi dalam bekerja.

Menariknya, Nanang menutup narasinya dengan sebuah kutipan bait Lawas (puisi tradisional Sumbawa) yang sarat makna bahwa tanah Sumbawa tanah yang subur dan membawa kemakmuran, bergerak kita semua, menjunjung adat istiadat membawa masyarakat unggul sejahtera.

"Nilai-nilai adiluhur ini harus menjadi support system bagi pembangunan. Kita ingin meningkatkan martabat Tana Samawa melalui kerja nyata yang terintegrasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat," tegasnya.

Rapat Paripurna HUT ke-67 ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran kepala perangkat daerah. Suasana rapat berlangsung penuh semangat optimisme untuk membawa Kabupaten Sumbawa ke level yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang.(AM)

]]>
Wed, 21 Jan 2026 22:09:26 +0800 amr
Dukung Program Sumbawa Hijau Lestari, H. Zainuddin Sirat Ingatkan Pentingnya Evaluasi dan Perawatan Pasca Tanam https://amarmedia.co.id/dukung-program-sumbawa-hijau-lestari-h-zainuddin-sirat-ingatkan-pentingnya-evaluasi-dan-perawatan-pasca-tanam https://amarmedia.co.id/dukung-program-sumbawa-hijau-lestari-h-zainuddin-sirat-ingatkan-pentingnya-evaluasi-dan-perawatan-pasca-tanam Dukung Program Sumbawa Hijau Lestari, H. Zainuddin Sirat Ingatkan Pentingnya Evaluasi dan Perawatan Pasca Tanam

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Semarak peringatan HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa yang mengusung semangat gerak bersama Sumbawa Unggul serta keberlanjutan lingkungan mendapat dukungan penuh dari lembaga legislatif. Namun, catatan kritis diberikan agar program tersebut tidak hanya berhenti pada agenda seremonial semata.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Fraksi Demokrat PPP Pembangunan H. Zainuddin Sirat, menyatakan dukungannya terhadap visi Bupati Sumbawa dalam mewujudkan daerah yang hijau dan lestari. Meski demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan program lingkungan tidak diukur dari seberapa banyak bibit yang ditanam, melainkan seberapa banyak pohon yang berhasil tumbuh dan hidup.

Kepada wartawan pada Rabu (21/1/2026), H. Zainuddin mengingatkan pemerintah daerah agar tradisi "senang menanam" harus dibarengi dengan manajemen perawatan dan pemeliharaan yang ketat.

"Kami sangat mendukung program Sumbawa Hijau Lestari ini. Namun, harapan kami jangan sampai ini hanya bersifat seremonial. Seringkali kita semangat saat menanam, tapi abai dalam pemeliharaan," ujarnya.

Politisi senior Partai Demokrat ini mengusulkan adanya mekanisme evaluasi tahunan untuk mengukur efektivitas program penghijauan tersebut. Ia berharap pada peringatan HUT tahun depan, pemerintah mampu memaparkan data konkret mengenai keberlangsungan pohon yang ditanam tahun ini.

"Jika hari ini kita menanam seribu pohon, maka di ulang tahun yang akan datang kita harus evaluasi sisa berapa yang hidup. Harus ada hasil nyata dari kerja-kerja tahun 2025-2026 ini, sehingga slogan 'Sumbawa Hijau Lestari' benar-benar terwujud, bukan sekadar cita-cita," tegas H. Ude akrab.

Selain masalah lingkungan, H. Zainuddin Sirat juga menyoroti aspek tata kelola birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Ia mencermati masih adanya sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin oleh pejabat sementara atau belum definitif.

Menurutnya, kekosongan kepala dinas yang definitif dapat menghambat optimalisasi kinerja pelayanan publik dan pencapaian target-target pemerintah daerah.

"Agar roda pemerintahan bekerja optimal, kami memohon kepada Bapak Bupati untuk segera melengkapi jabatan-jabatan di OPD yang masih lowong. Kepemimpinan yang definitif sangat penting agar pengambilan keputusan dan pelaksanaan program bisa berjalan lebih maksimal," pungkasnya.

Dengan adanya evaluasi lingkungan yang terukur dan birokrasi yang kuat, diharapkan visi besar pembangunan Kabupaten Sumbawa dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. (AM)

]]>
Wed, 21 Jan 2026 18:28:30 +0800 amr
Puji Akselerasi Pembangunan di HUT ke&67, Zulfikar Demitry: "Pemerintahan Jarot & Ansori Tunjukkan Ikhtiar Luar Biasa untuk Sumbawa https://amarmedia.co.id/puji-akselerasi-pembangunan-di-hut-ke-67-zulfikar-demitry-pemerintahan-jarot-ansori-tunjukkan-ikhtiar-luar-biasa-untuk-sumbawa https://amarmedia.co.id/puji-akselerasi-pembangunan-di-hut-ke-67-zulfikar-demitry-pemerintahan-jarot-ansori-tunjukkan-ikhtiar-luar-biasa-untuk-sumbawa Puji Akselerasi Pembangunan di HUT ke-67, Zulfikar Demitry: "Pemerintahan Jarot - Ansori Tunjukkan Ikhtiar Luar Biasa untuk Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Kehadiran sejumlah proyek strategis yang diresmikan dalam rangka HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa mendapat apresiasi tinggi dari lembaga legislatif. Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, SH., MH., menilai capaian pembangunan di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, merupakan sebuah lompatan besar meski dalam masa jabatan yang belum genap satu tahun.

Ditemui usai peresmian Gedung C dan H RSUD Sumbawa di Sering, Selasa (20/1/2026), Zulfikar mengungkapkan rasa bangganya atas komitmen Pemerintah Daerah yang mampu mengoptimalisasi anggaran di tengah berbagai tantangan pemangkasan dana dari pusat.

Zulfikar menyoroti hadirnya gedung-gedung baru seperti Gedung BKPSDM dan Gedung DP2KBP3A sebagai langkah konkret dalam memperbaiki birokrasi dan perlindungan sosial.

"Kami di pimpinan DPRD mengapresiasi ikhtiar Pak Bupati. Pembangunan Gedung BKPSDM adalah jantung untuk mencetak ASN yang berintegritas, sementara Gedung DP2KBP3A adalah rumah aman bagi perlindungan perempuan dan anak. Ini adalah pelayanan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat," ujar pria yang akrab disapa Bang Ikang ini.

Ia juga menambahkan bahwa rampungnya fasilitas gedung C dan H di RSUD Sumbawa adalah bukti tanggung jawab moril Bupati dalam menuntaskan visi-misi yang tertuang dalam RPJMD. "Belum satu tahun menjabat, tapi akselerasinya luar biasa. Ini adalah kado indah bagi rakyat Sumbawa," tambahnya.

Selain infrastruktur bangunan, Zulfikar memberikan catatan khusus yang mendalam mengenai kepedulian Bupati terhadap kelestarian alam. Menurutnya, kegigihan Bupati Jarot dalam melakukan penghijauan dan safari penanaman pohon di berbagai kecamatan adalah langkah penyelamatan masa depan.

"Satu hal yang sangat menarik adalah bagaimana Pak Bupati begitu peka terhadap keberlangsungan hutan kita. Kondisi hutan lindung kita saat ini memprihatinkan, seringkali muncul kekhawatiran banjir saat musim hujan tiba. Langkah Bupati menghijaukan kembali Sumbawa adalah bentuk tanggung jawab moril terhadap generasi mendatang," tegas Zulfikar.

Menutup pernyataannya, pimpinan DPRD ini berharap agar kemegahan gedung-gedung yang telah diresmikan—termasuk Taman Sabalong Samalewa yang baru ditata—diikuti dengan peningkatan etos kerja ASN.

"Gedung sudah megah, fasilitas sudah digital. Kini saatnya pelayanan publik juga harus semakin prima, responsif, dan penuh empati, sebagaimana harapan kita bersama untuk Sumbawa yang Unggul dan Sejahtera," pungkasnya. (AM)

]]>
Tue, 20 Jan 2026 20:24:20 +0800 amr
Ketua MUI Sumbawa H Faisal, S.Ag. M.M.Inov : Peresmian Proyek Strategis Adalah Ikhtiar Melayani Umat Menuju Masyarakat Unggul https://amarmedia.co.id/ketua-mui-sumbawa-h-faisal-sag-mminov-peresmian-proyek-strategis-adalah-ikhtiar-melayani-umat-menuju-masyarakat-unggul https://amarmedia.co.id/ketua-mui-sumbawa-h-faisal-sag-mminov-peresmian-proyek-strategis-adalah-ikhtiar-melayani-umat-menuju-masyarakat-unggul Ketua MUI Sumbawa H. Faisal, S.Ag M.M.Inov Peresmian Proyek Strategis Adalah Ikhtiar Melayani Umat Menuju Masyarakat Unggul

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa, H.Faisal, S.Ag., M.M.Inov., memberikan apresiasi mendalam atas langkah Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang meresmikan sejumlah proyek strategis tepat di momentum HUT Kabupaten Sumbawa ke-67, Selasa (20/1/2026).

Menghadiri peresmian yang dipusatkan di halaman Gedung C RSUD Sumbawa, H. Faisal melihat capaian pembangunan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan manifestasi dari semangat melayani umat dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara nyata. 

Dalam pandangannya, peresmian berbagai fasilitas kesehatan seperti Gedung C dan Gedung H RSUD Sumbawa merupakan jawaban atas kebutuhan dasar masyarakat akan layanan medis yang berkualitas dan manusiawi.

"Kami dari MUI menyambut baik peresmian proyek rumah sakit dan infrastruktur lainnya ini. Harapan kami, dengan adanya fasilitas baru ini, pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa ke depan tentu menjadi lebih baik dan mampu melayani seluruh lapisan masyarakat dengan maksimal," ujar Faisal yang juga Kepala Kantor kemenag Sumbawa usai mengikuti rangkaian acara didampingi sekretaris MUI Ustadz Sulkifli SPd.

Ia menambahkan bahwa peningkatan fasilitas kesehatan, termasuk penyediaan ruang khusus bagi pasien gangguan jiwa di Gedung H, adalah bentuk kemuliaan dalam memanusiakan warga negara yang sedang dalam kondisi sulit.

Lebih lanjut, Faisal menekankan bahwa sinergi antara pembangunan infrastruktur dengan visi-misi Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., merupakan modal penting untuk membawa Sumbawa ke arah yang lebih diberkahi.

"Semoga visi-misi Bupati dapat tercapai dan terlaksana dengan baik melalui sarana-sarana yang baru diresmikan ini. Harapan besar kami, masyarakat Sumbawa dapat bertransformasi menjadi masyarakat yang unggul, maju, dan sejahtera. Pembangunan yang megah harus diiringi dengan kemajuan kualitas hidup manusianya," jelasnya.

Senada dengan pesan Bupati, Ketua MUI juga mengingatkan bahwa keberadaan fasilitas umum seperti Gedung BKPSDM, Gedung DP2KBP3A, hingga Simpang Sabalong Samalewa, adalah amanah yang harus dijaga bersama. Menurutnya, merawat fasilitas publik merupakan bagian dari etika kemasyarakatan yang diajarkan agama.

"Pembangunan ini adalah hasil kerja kolektif. Kita patut bersyukur dan mendoakan agar setiap fasilitas yang ada membawa manfaat yang berkelanjutan. Mari kita jaga bersama agar pelayanannya pun tetap prima, memberikan rasa aman, adil, dan memberikan solusi bagi permasalahan umat," pungkas Faisal.

Acara peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sumbawa, yang turut disaksikan oleh jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, serta tokoh masyarakat, sebagai simbol dimulainya babak baru pelayanan publik yang lebih modern di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 20 Jan 2026 20:02:53 +0800 amr
Gitta Liesbano Apresiasi Peresmian Proyek Strategis HUT Sumbawa ke&67: "Wujud Nyata Kerja Kolektif untuk Rakyat" https://amarmedia.co.id/gitta-liesbano-apresiasi-peresmian-proyek-strategis-hut-sumbawa-ke-67-wujud-nyata-kerja-kolektif-untuk-rakyat https://amarmedia.co.id/gitta-liesbano-apresiasi-peresmian-proyek-strategis-hut-sumbawa-ke-67-wujud-nyata-kerja-kolektif-untuk-rakyat Gitta Liesbano Apresiasi Peresmian Proyek Strategis HUT Sumbawa ke-67: "Wujud Nyata Kerja Kolektif untuk Rakyat"

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa, Gitta Liesbano, SH., M.Kn., memberikan apresiasi tinggi atas capaian Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP. Hal ini disampaikan Gitta saat menghadiri peresmian sejumlah proyek pembangunan strategis dalam rangka HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 yang dipusatkan di halaman RSUD Sumbawa, Sering, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Wakil Ketua III DPRD Zulfikar Demitry, SH., MH., serta mantan Bupati Drs. H. Mahmud Abdullah ini, menjadi kado spesial bagi masyarakat Sumbawa di awal tahun 2026.

Ditemui usai acara, Gitta Liesbano menyatakan bahwa DPRD terus mengawal proses pembangunan dari sisi penganggaran hingga pengawasan. Ia menyambut positif laporan capaian kinerja pengadaan tahun 2025 yang meraih Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) sebesar 82,19 dengan predikat "Baik".

"Kami di lembaga legislatif melihat ini sebagai langkah maju. Angka investasi pembangunan sebesar 146,8 miliar rupiah melalui berbagai paket pengadaan menunjukkan transparansi dan tanggung jawab pemerintah daerah. Peresmian hari ini adalah bukti dari kerja kolektif dan kesabaran kita semua dalam membangun daerah," ujar Gitta.

Gitta memberikan perhatian khusus pada peresmian Gedung C dan Gedung H RSUD Sumbawa. Gedung C yang didesain modern dengan sistem sensor ini akan memperkuat layanan IGD, ICU, hingga fasilitas cat lab Sementara Gedung H menjadi solusi bagi penanganan kesehatan jiwa yang angkanya cukup tinggi di NTB.

"Gedung H adalah bentuk kepedulian negara dalam menghadirkan layanan kesehatan jiwa yang lebih manusiawi. Ini selaras dengan visi perlindungan sosial yang kami dorong di DPRD," tambahnya.

Selain sektor kesehatan, Gitta juga menyoroti peresmian Gedung DP2KBP3A sebagai 'Rumah Aman' bagi perlindungan perempuan dan anak, serta Gedung BKPSDM sebagai pusat pengembangan integritas aparatur sipil negara.

Terkait peresmian Taman/Simpang Sabalong Samalewa dan penataan fasilitas umum lainnya, Gitta menilai hal tersebut sangat penting untuk identitas kota. Menurutnya, pembangunan tidak hanya soal beton, tetapi juga tentang menyediakan ruang bagi warga untuk berinteraksi dan berolahraga.

"Penataan Simpang Sabalong Samalewa, taman kerato yang multifungsi, hingga rencana Sumbawa Convention Hall menunjukkan arah pembangunan yang modern namun tetap menjaga identitas daerah. Kami di DPRD mendukung penuh transformasi fasilitas umum seperti lapangan sepak bola di kecamatan yang juga akan ditata lebih modern," jelas politisi PDIP ini.

Menutup pernyataannya, Gitta Liesbano mengamini pesan Bupati bahwa kemegahan bangunan harus dibarengi dengan kualitas pelayanan. Ia menekankan agar fasilitas yang telah dibangun dengan dana rakyat ini dirawat dengan penuh tanggung jawab.

"Sesuai dengan semangat pantun yang disampaikan Bapak Bupati, gedung sudah jadi maka harus dijaga bersama. Namun yang paling penting, pelayanannya harus prima. Jangan sampai gedungnya mewah, tapi masyarakat masih mengeluhkan antrean atau layanan yang lambat," tegas Gitta.

Gitta berharap momentum HUT Sumbawa ke-67 ini menjadi titik lari "maraton" bagi seluruh elemen daerah untuk terus berkolaborasi demi mewujudkan Sumbawa yang Sabalong Samalewa.

Adapun Daftar Proyek Strategis yang Diresmikan diantaranya Gedung C RSUD Sumbawa (Layanan IGD, ICU, Farmasi, Cat Lab), Gedung H RSUD Sumbawa (Layanan Kesehatan Jiwa), Gedung BKPSDM Kabupaten Sumbawa, Gedung DP2KBP3A Kabupaten Sumbawa, Taman Sabalong Samalewa. (Am)

]]>
Tue, 20 Jan 2026 19:55:57 +0800 amr
Hadiah HUT ke&67, Bupati Jarot Resmikan 5 Proyek Strategis Senilai Ratusan Miliar di RSUD Sering https://amarmedia.co.id/hadiah-hut-ke-67-bupati-jarot-resmikan-5-proyek-strategis-senilai-ratusan-miliar-di-rsud-sering https://amarmedia.co.id/hadiah-hut-ke-67-bupati-jarot-resmikan-5-proyek-strategis-senilai-ratusan-miliar-di-rsud-sering Hadiah HUT ke-67, Bupati Jarot Resmikan 5 Proyek Strategis Senilai Ratusan Miliar di RSUD Sering

Sumbawa Amarmedia.co.id ( 20 Januari 2026 ) – Suasana khidmat menyelimuti halaman RSUD Kabupaten Sumbawa di Sering pada Selasa pagi (20/1). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa ke-67, Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi meresmikan lima proyek strategis yang menjadi "kado" spesial bagi seluruh masyarakat Tau ke Tana Samawa.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta para pimpinan DPRD, di antaranya Wakil Ketua II Gitta Liesbano, SH., M.Kn., dan Wakil Ketua III Zulfikar Demitry, SH., MH. Kehadiran mantan Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, juga menambah makna estafet pembangunan yang berkelanjutan di daerah tersebut.

 Laporan Capaian Pembangunan

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Lalu Sudarmaji, ST., MT., dalam laporannya menyampaikan bahwa proyek yang diresmikan merupakan penjabaran dari visi misi pemerintah daerah. Ia merinci bahwa sepanjang tahun 2025, proses pengadaan telah berjalan dengan sangat kompetitif dan transparan.

"Dari total anggaran yang ada, terdapat 19 paket konstruksi senilai Rp53,6 Miliar dan ribuan paket e-purchasing yang totalnya mencapai Rp146,8 Miliar. Hari ini, puncaknya adalah peresmian Gedung C dan H RSUD Sumbawa senilai Rp19 Miliar lebih yang telah dilengkapi teknologi sensor modern untuk layanan IGD, transfusi darah, dan Cat Lab," lapor Lalu Sudarmaji. Ia juga menambahkan bahwa Menteri Kesehatan telah menjanjikan dukungan peralatan medis mutakhir untuk menunjang fasilitas baru ini.

 Lima Proyek Unggulan yang Diresmikan

Dalam sambutannya yang diawali dengan pantun penuh makna, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP menegaskan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti kerja kolektif dan akuntabilitas pemerintah.

"Peresmian ini adalah penanda perjalanan panjang pembangunan daerah. Kita patut berbangga, Kabupaten Sumbawa kini meraih Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) sebesar 82,19 dengan predikat Baik," ujar Bupati Jarot.

Adapun lima proyek utama yang ditandai dengan penandatanganan prasasti adalah:

Pertama ; Gedung C RSUD Sumbawa sebagai Pusat layanan gawat darurat (IGD), ICU, Kebidanan, hingga Farmasi.

Kedua :  Gedung H RSUD Sumbawa dengan  Fasilitas khusus layanan kesehatan jiwa yang terpadu. Bupati mencatat bahwa penanganan kesehatan jiwa menjadi prioritas mengingat angka kasus di NTB yang cukup tinggi.

Ketiga : Gedung BKPSDM sebagai Jantung pengelolaan SDM aparatur yang mengedepankan meritokrasi.

Keempat :  Gedung DP2KBP3A sebagai Rumah perlindungan bagi perempuan, anak, dan keluarga.

Kelima :  Taman Sabalong Samalewa sebagai Ruang publik yang kini dipercantik dan tebing pengaman jalan yang tinggi akan diturunkan agar lebih aman bagi warga.

Selain lima proyek tersebut, Bupati juga memaparkan rencana besar penataan kota, termasuk transformasi Gedung Wanita yang akan dipindahkan ke Taman Kerato untuk dijadikan Sumbawa Convention Hall. Kawasan Taman Genang Genis juga akan didesain ulang agar lebih representatif, termasuk penyediaan pusat kuliner di area RSUD.

"Kita ingin pembangunan tidak hanya soal beton, tapi tentang ruang bertemu dan berolahraga. Bahkan gedung-gedung bersejarah seperti Bala Putih pun kita fungsikan untuk manfaat sosial seperti Tahfiz," tambahnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada pihak pelaksana, termasuk PT Bumi Seran yang telah menyelesaikan pembangunan tepat waktu, serta jajaran TNI/Polri dan instansi vertikal yang turut meresmikan gedung-gedung baru mereka demi penguatan penegakan hukum di Sumbawa.

Menutup sambutannya, Bupati menitipkan pesan agar seluruh fasilitas megah ini dijaga dan dirawat dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa kemegahan gedung harus dibarengi dengan etos kerja yang tinggi dan empati dalam melayani masyarakat.

"Ke Rinjani lihat panorama, jangan lupa singgah foto bersama. Gedung sudah jadi mari jaga bersama, jangan hanya megah, pelayanannya pun harus prima," tutup Bupati melalui pantun penutup yang disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.(AM)

]]>
Tue, 20 Jan 2026 19:16:51 +0800 amr
Semarak HUT Sumbawa ke&67: BAZNAS Salurkan Zakat untuk 1000 Mustahik https://amarmedia.co.id/semarak-hut-sumbawa-ke-67-baznas-salurkan-zakat-untuk-1000-mustahik https://amarmedia.co.id/semarak-hut-sumbawa-ke-67-baznas-salurkan-zakat-untuk-1000-mustahik Semarak HUT Sumbawa ke-67: BAZNAS Salurkan Zakat untuk 1000 Mustahik 

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 20 Januari 2026 – Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa ke-67, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menggelar aksi nyata kemanusiaan melalui pendistribusian zakat kepada 1.000 mustahik. Acara yang dirangkaikan dengan Haflah Al-Qur’an ini berlangsung khidmat di Masjid Agung Nurul Huda, Selasa (20/1).

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., dalam laporannya menyampaikan bahwa penyaluran kali ini mencakup wilayah yang luas, mulai dari Tarano hingga Alas Barat. Fokus distribusi kali ini menyasar berbagai lini, mulai dari guru ngaji, pengurus TPQ, bantuan alat kesehatan, permodalan UMKM, hingga santri pondok pesantren di bawah naungan Kemenag Sumbawa.

"Alhamdulillah, hari ini kami kembali menjalankan fungsi penyaluran ZIS yang terkumpul. Jika sebelumnya kami fokus pada siswa di bawah Dikbud, hari ini fokus kami bergeser kepada anak-anak santri di lembaga pendidikan naungan Kemenag Sumbawa. Total ada  Rp. 383.500.000. dengan   sasaran 1.000 mustahik yang telah di lakukan sejak pagi tadi" ujar Syukri Rahmat di hadapan Bupati Sumbawa.

Syukri mengungkapkan bahwa sejauh ini, 99,9 persen sumber dana ZIS yang dikelola BAZNAS berasal dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumbawa. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Sumbawa, Wakil Bupati, Sekda beserta jajaran yang terus mendorong optimalisasi zakat.

"Kami sangat berterima kasih atas semangat luar biasa dari pemerintah daerah. Namun, ke depan kami melihat ada potensi besar dari sektor lain seperti peternakan, pertanian, serta para pengusaha dan pedagang. Jika semua bergerak, insya Allah keberkahan harta akan membawa daerah kita menjadi Sabalong Samalewa yang Baldatun Toyyibatun Warabbun Ghafur," tambahnya.

 Dukungan Penuh untuk "Sumbawa Mengaji"

Senada dengan itu  Ketua  Ikatan Persaudaraan Qori Qoriah Hafidz Hafizah (IPQAH) Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., yang melaporkan kesuksesan safari Sumbawa Mengaji. H Varian  juga menyatakan kesiapannya mendukung program unggulan Bupati Sumbawa, yaitu pembentukan Pondok Tahfiz di Pendopo Bupati.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dalam sambutannya mengapresiasi lonjakan perolehan ZIS yang kini mencapai Rp4,4 Miliar dari yang sebelumnya hanya Rp3 Miliar. Bupati bahkan memberikan instruksi khusus terkait pembentukan pusat Tahfiz Qur’an di Pendopo dan gedung Bala Putih yang baru direnovasi.

"BAZNAS akan menyediakan anggaran untuk gaji atau insentif para guru ngaji dan pengajar Tahfiz. Kita siapkan tempat tinggalnya. Saya ingin anak-anak kita yang sekolah di umum (SD, SMP, SMA) juga punya kesempatan menjadi penghafal Al-Qur'an secara gratis," tegas Bupati Jarot.

Bupati juga menekankan bahwa penghafal Al-Qur'an di Sumbawa akan mendapatkan "tiket emas" untuk masa depan, baik berupa kemudahan masuk perguruan tinggi terbaik seperti Unram, maupun jalur khusus masuk TNI, POLRI, dan IPDN.

Mengakhiri acara, Ketua BAZNAS Syukri Rahmat mengamini target Bupati untuk meningkatkan potensi ZIS hingga Rp10 Miliar. Dengan dana tersebut, program jaminan sosial seperti rehab rumah Mahyani (bedah rumah layak huni), bantuan modal usaha bagi rombong UMKM, hingga insentif khusus bagi guru ngaji di kampung-kampung terpencil dapat diakselerasi.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, para petani, dan pengusaha untuk menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Dengan pengelolaan yang terpusat, manfaatnya akan dirasakan secara luas oleh seluruh masyarakat Sumbawa yang membutuhkan, menuju Baldatun Toyyibatun Warabbun Ghafur" tutup Syukri. (AM)

]]>
Tue, 20 Jan 2026 18:28:25 +0800 amr
Wujudkan "Sumbawa Mengaji", Bupati Syarafuddin Jarot Resmikan Program Tahfiz di Pendopo dan Salurkan Zakat untuk 1.000 Mustahik https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-mengaji-bupati-syarafuddin-jarot-resmikan-program-tahfiz-di-pendopo-dan-salurkan-zakat-untuk-1000-mustahik https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-mengaji-bupati-syarafuddin-jarot-resmikan-program-tahfiz-di-pendopo-dan-salurkan-zakat-untuk-1000-mustahik Wujudkan "Sumbawa Mengaji", Bupati Syarafuddin Jarot Resmikan Program Tahfiz di Pendopo dan Salurkan Zakat untuk 1.000 Mustahik

Sumbawa Besar.. Amarmedia.co.id – Menjelang peringatan HUT Kabupaten Sumbawa ke-67, suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Nurul Huda pada Selasa (20/1/2026). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menghadiri langsung acara puncak Haflah Al-Qur’an sekaligus menyerahkan bantuan zakat kepada 1.000 mustahik melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan visi besar untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an di Tanah Samawa melalui inisiatif "Sumbawa Mengaji"

Momentum HUT ke-67 ini menjadi titik balik bagi Bupati Jarot untuk membuka fasilitas pemerintah bagi kegiatan keagamaan. Dirinya menginstruksikan agar Pendopo Bupati dan Gedung Bala Putih yang telah selesai direnovasi digunakan sebagai tempat belajar menghafal Al-Qur'an bagi anak-anak Sumbawa.

"Kita akan mulai dari pendopo untuk membuat Tahfiz Al-Qur’an. BAZNAS akan menyediakan anggaran untuk insentif pengajarnya, dan kita siapkan tempat tinggalnya. Ini gratis untuk masyarakat," ujar Bupati yang disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Bupati menekankan bahwa program ini terbuka untuk umum, terutama bagi siswa sekolah umum (SD, SMP, SMA) yang tidak mengenyam pendidikan di pesantren. Ia memaparkan bahwa memiliki sertifikat hafal Al-Qur'an adalah "tiket emas" bagi masa depan anak-anak Sumbawa.

"Jika anak kita hafal Al-Qur’an, mereka punya kemudahan masuk universitas terbaik seperti Unram, bahkan ada jalur khusus masuk TNI, Polri, hingga STPDN. Kita ingin mencetak generasi yang selamat dunia dan akhirat," tambahnya.

Selain aspek pendidikan, Bupati juga memuji kinerja BAZNAS Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Syukri Rahmat, S.Ag.M.M.Inov. Berdasarkan laporan, pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) mengalami peningkatan signifikan dari Rp3 miliar menjadi Rp4,4 miliar.

Dana yang mayoritas bersumber dari ASN lingkup Pemkab Sumbawa ini disalurkan dalam berbagai program, antara lain Santunan 1.000 Mustahik senilai total Rp300 juta, Bantuan UMKM berupa modal usaha dan 40 unit rombong, Rehabilitasi Rumah sebanyak 40 unit dan Insentif Guru Ngaji dan dukungan alat kesehatan.

"Ini prestasi luar biasa. Saya terus mengimbau ASN, termasuk PPPK, untuk rutin berzakat. Saya tidak mewajibkan dengan paksaan, tapi saya mengetuk hati mereka untuk membantu saudara kita yang kurang beruntung," jelas Bupati.

Bupati Haji Jarot juga memberikan perhatian khusus pada keberadaan Guru Ngaji dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) yang mulai langka di perkampungan. H Jarot telah menginstruksikan Asisten 1 dan jajaran terkait untuk mendata TPQ yang aktif melakukan kegiatan belajar-mengajar pada waktu Subuh, siang, maupun malam.

"Guru ngaji yang tidak punya waktu bekerja karena fokus mengajar akan kami berikan bantuan khusus. Kita ingin menghidupkan kembali tradisi mengaji di setiap sudut Sumbawa," tegasnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak para pengusaha, petani, dan pedagang untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS agar pendistribusiannya lebih merata dan terorganisir. Ia mengingatkan filosofi sedekah yang akan melipatgandakan rezeki serta membawa keberkahan bagi daerah.

"Semoga dengan gerakan zakat dan mengaji ini, Kabupaten Sumbawa menjadi daerah yang Baldatun Toyyibatun Warabbun Ghafur, aman, dan penuh keberkahan," pungkas Bupati Jarot.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua IFQAH Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., yang melaporkan kesuksesan tim Haflah terbaik Sumbawa yang telah berkeliling melakukan kegiatan "Sumbawa Mengaji" mulai dari wilayah barat hingga timur kabupaten. (AM)

]]>
Tue, 20 Jan 2026 17:17:44 +0800 amr
Semarak HUT Sumbawa ke&67, BAZNAS Salurkan Zakat untuk 1.000 Mustahik melalui Program “Cahaya Zakat” https://amarmedia.co.id/semarak-hut-sumbawa-ke-67-baznas-salurkan-zakat-untuk-1000-mustahik-melalui-program-cahaya-zakat https://amarmedia.co.id/semarak-hut-sumbawa-ke-67-baznas-salurkan-zakat-untuk-1000-mustahik-melalui-program-cahaya-zakat Semarak HUT Sumbawa ke-67, BAZNAS Salurkan Zakat untuk 1.000 Mustahik melalui Program “Cahaya Zakat”

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar manfaat bagi masyarakat. Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa ke-67 sekaligus HUT BAZNAS ke-25, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada 1.000 mustahik melalui program bertajuk “Cahaya Zakat”.

Penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) ini merupakan bentuk pertanggungjawaban lembaga dalam mengelola dana umat untuk didistribusikan kepada mereka yang berhak menerima.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari amanat undang-undang dan syariat Islam.

 "Apa yang kami lakukan hari ini memang adalah tanggung jawab institusional dan kelembagaan yang diatur oleh syariat maupun peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Adapun penerima manfaat terdiri dari golongan yang telah ditetapkan dalam Al-Qur'an, di antaranya fakir, miskin, ibnu sabil, fi sabilillah, mualaf yang terkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, hingga penyandang disabilitas.

Pria yang akrab disapa Dea Guru Cuk ini merincikan bahwa total anggaran yang dialokasikan dalam program kali ini mencapai hampir Rp400 juta. Bantuan tersebut didistribusikan dalam berbagai bentuk, antara lain Uang tunai sebesar Rp300.000 dan paket sembako untuk mustahik umum. Beasiswa bagi anak-anak SD sebesar Rp150.000 per anak dan insentif bagi guru ngaji sebesar Rp300.000.

"Yang diterima ini mungkin tidak banyak secara individu, tapi setelah diakumulasikan jumlahnya sangat besar dan berdampak luas," tambahnya.

Menutup keterangannya, Dea Guru Cuk mengimbau masyarakat Sumbawa agar lebih selektif dalam menyalurkan donasi. Dirinya menyarankan agar warga tidak berinfak atau bersedekah secara sembarangan di pinggir jalan guna menghindari oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Ayok bersedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya bisa dirasakan secara merata dan tepat sasaran oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan," pungkasnya. (AM/PKL/RL/Sahrol)

]]>
Tue, 20 Jan 2026 15:55:02 +0800 amr
Bahagia di Atas Statistik, Derita di Bawah Realitas https://amarmedia.co.id/bahagia-di-atas-statistik-derita-di-bawah-realitas https://amarmedia.co.id/bahagia-di-atas-statistik-derita-di-bawah-realitas Bahagia di Atas Statistik, Derita di Bawah Statistik

Oleh : Sri Asmediati SPd 

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa terharunya ketika mendengar hasil survei internasional yang menyebut rakyat Indonesia sebagai salah satu yang paling bahagia di dunia. Survei persepsi semacam ini dirilis oleh lembaga global seperti Gallup dan jejaring akademik internasional. Dalam beberapa hasil survei tersebut, lebih dari 75 persen responden Indonesia menyatakan dirinya bahagia. Angka ini bahkan berada di atas rata-rata global. Pernyataan itu kemudian dikemas sebagai cermin keberhasilan bangsa dalam menjaga optimisme rakyat. Kebahagiaan pun diangkat menjadi simbol kemajuan nasional.

Respon yang jauh berbeda muncul ketika lembaga dunia lain, yakni World Bank, merilis data kemiskinan Indonesia menggunakan standar global. Dengan standar negara berpendapatan menengah atas, sekitar 60 persen penduduk Indonesia—lebih dari 170 juta jiwa—dikategorikan hidup di bawah garis kemiskinan global. Angka ini tentu mengejutkan jika dibandingkan dengan data nasional. Pemerintah menyatakan bahwa standar tersebut tidak relevan dengan konteks Indonesia. Data Badan Pusat Statistik kembali ditegaskan sebagai rujukan utama. Dunia dipercaya ketika memuji, tetapi diperdebatkan ketika mengkritik.

Menurut BPS, tingkat kemiskinan Indonesia per Maret 2025 berada di kisaran 8,4 persen atau sekitar 24 juta orang. Angka ini disebut sebagai yang terendah dalam dua dekade terakhir. Secara statistik, data tersebut terlihat menenangkan dan mudah dirayakan. Namun perbedaannya dengan data World Bank mencapai puluhan persen. Selisih ini bukan sekadar persoalan teknis penghitungan. Ia mencerminkan perbedaan cara pandang tentang apa yang disebut hidup layak.

Survei kebahagiaan sendiri sejatinya mengukur perasaan subjektif warga terhadap kehidupannya. Bahkan World Happiness Report menempatkan Indonesia di kisaran peringkat 80-an dunia, bukan di posisi puncak global. Artinya, klaim “paling bahagia” sangat bergantung pada survei mana yang dipilih. Indikator kebahagiaan tidak menyentuh langsung persoalan upah, harga pangan, atau biaya pendidikan. Kebahagiaan dijawab melalui persepsi, bukan kondisi material. Namun persepsi inilah yang paling mudah dirayakan.

Di sisi lain, Presiden Prabowo juga menyampaikan janji politik untuk menghapus kemiskinan ekstrem hingga tahun 2029. Berdasarkan data BPS, kemiskinan ekstrem Indonesia memang relatif kecil, sekitar 0,8 hingga 1 persen penduduk. Jumlah ini setara dengan sekitar dua hingga tiga juta orang. Secara statistik, target tersebut sangat mungkin dicapai. Namun pernyataan ini sekaligus mengakui bahwa kemiskinan non-ekstrem masih akan tetap besar. Kemiskinan tidak dihapus seluruhnya, melainkan dipilah.

Kemiskinan non-ekstrem justru merupakan wajah mayoritas masyarakat Indonesia. Mereka tidak kelaparan, tetapi hidup dalam keterbatasan yang kronis. World Bank mencatat kelompok ini sangat rentan terhadap guncangan ekonomi. Satu kenaikan harga pangan atau satu kejadian sakit serius dapat menjatuhkan mereka ke kondisi ekstrem. BPS sendiri mencatat jutaan penduduk berada sedikit di atas garis kemiskinan nasional. Mereka aman dalam statistik, tetapi rapuh dalam kehidupan nyata.

Janji penghapusan kemiskinan ekstrem terdengar heroik dan mudah dipasarkan secara politik. Targetnya sempit, indikatornya jelas, dan waktunya cukup panjang. Dengan bantuan sosial dan penyesuaian garis kemiskinan, angka dapat ditekan. Grafik menurun, pidato pun terdengar sukses. Namun perubahan tersebut lebih banyak terjadi di tabel, bukan di struktur ekonomi. Rakyat berpindah kategori, tetapi belum tentu berpindah kesejahteraan.

Survei kebahagiaan, sebaliknya, memberi panggung yang jauh lebih nyaman bagi kekuasaan. Ia tidak menuntut reformasi upah minimum, tidak menyentuh ketimpangan kepemilikan aset, dan tidak mempersoalkan mahalnya biaya hidup. Survei ini hanya menanyakan satu hal sederhana: apakah seseorang merasa bahagia. Jawaban positif menjadi legitimasi. Jawaban negatif tenggelam dalam rata-rata. Negara pun merasa telah berhasil menjaga rakyatnya.

Padahal kebahagiaan tanpa keamanan ekonomi adalah kebahagiaan yang rapuh. Data menunjukkan inflasi pangan dan biaya kesehatan terus meningkat dari tahun ke tahun. Banyak keluarga menghabiskan lebih dari separuh pendapatannya hanya untuk kebutuhan dasar. Dalam kondisi demikian, bahagia lebih menyerupai strategi bertahan hidup. Ia bukan tanda kesejahteraan, melainkan daya lenting psikologis. Senyum menjadi mekanisme adaptasi, bukan bukti kemakmuran.

Standar ganda kemudian menjadi pola yang nyaris dilembagakan. Standar global dirangkul ketika hasilnya menguntungkan citra pemerintah. Standar nasional diangkat ketika hasil global terasa terlalu pahit. Metodologi dijadikan tameng politik. Ilmu pengetahuan kehilangan sifat netralnya. Ia berubah menjadi alat legitimasi yang fleksibel.

Sikap kritis terhadap janji politik seharusnya tidak dianggap sebagai pesimisme. Justru itulah bentuk kewarasan warga negara. Janji tanpa peta jalan struktural hanya akan berujung pada pengelolaan angka. Menghapus kemiskinan ekstrem tidak sama dengan menghapus kemiskinan. Menaikkan skor kebahagiaan tidak identik dengan menaikkan kesejahteraan. Statistik bisa membaik tanpa kehidupan rakyat berubah.

Jika suatu hari kemiskinan ekstrem benar-benar berhasil dihapus, hal itu layak diapresiasi. Namun jangan berpura-pura bahwa kemiskinan lain tidak ada. Jangan merayakan kebahagiaan sambil menegosiasikan kenyataan hidup jutaan orang. Negara yang dewasa berani konsisten pada satu standar penilaian. Bukan memilih data sesuai kebutuhan politik. Karena rakyat tidak hidup di grafik, melainkan di dapur, pasar, dan dompet mereka.

Ada dimensi kultural yang kerap luput dibaca oleh survei global maupun dirayakan secara berlebihan oleh penguasa, yakni budaya sungkan dan etos kesantunan masyarakat Indonesia. Dalam banyak situasi, kebahagiaan bukanlah cerminan kesejahteraan, melainkan mekanisme bertahan hidup. Orang tetap tersenyum meski hari itu hanya makan seadanya, tetap ramah meski dompet kosong dan masa depan buram. Sikap itu bukan kepura-puraan murahan, melainkan cara praktis agar hidup tidak runtuh oleh tekanan. Dalam kondisi struktural yang keras, senyum menjadi benteng psikologis terakhir. Namun ketika ketabahan ini dibaca sebagai bukti kesejahteraan, di situlah ironi berubah menjadi legitimasi politik yang menyesatkan.[AM]

]]>
Tue, 20 Jan 2026 06:40:20 +0800 amr
Laskar Sasak Nyatakan Dukungan, Gubernur NTB Terima Simbol Kepercayaan Adat https://amarmedia.co.id/laskar-sasak-nyatakan-dukungan-gubernur-ntb-terima-simbol-kepercayaan-adat https://amarmedia.co.id/laskar-sasak-nyatakan-dukungan-gubernur-ntb-terima-simbol-kepercayaan-adat Laskar Sasak Nyatakan Dukungan, Gubernur NTB Terima Simbol Kepercayaan Adat

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menerima dukungan dari ribuan massa dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Laskar Sasak di halaman Kantor Gubernur NTB, Senin (19/1). Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen masyarakat adat untuk mengawal program strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam mewujudkan visi NTB Makmur dan Mendunia.

Dalam kesempatan tersebut, Laskar Sasak menganugerahkan Tongkat Komando “Pegat Male” kepada Gubernur NTB sebagai simbol kepercayaan, kehormatan, dan kesiapan masyarakat adat untuk bersinergi menjaga stabilitas serta kelancaran pembangunan daerah.

Gubernur menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ia menilai penyampaian aspirasi Laskar Sasak dilakukan secara tertib, damai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya serta peradaban.

“Saya bangga karena Laskar Sasak memberikan contoh bagaimana menyampaikan aspirasi dengan cara yang santun dan beradab. Ini mencerminkan kualitas budaya masyarakat NTB yang tinggi,” ujar Gubernur.

Gubernur menegaskan bahwa persatuan seluruh elemen masyarakat merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Ia mengajak semua komponen masyarakat, tanpa memandang latar belakang suku dan budaya, untuk bersama-sama mendukung agenda pembangunan daerah.

“Ini saatnya kita bersatu, bukan terpecah-belah. Sasak, Samawa, dan Mbojo harus bergandengan tangan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, seluruh pekerjaan rumah hanya bisa kita selesaikan dengan kebersamaan,” katanya.

Sebagai daerah yang dikenal dengan julukan Pulau Seribu Masjid, Gubernur juga mengingatkan bahwa kritik merupakan bagian dari demokrasi, namun harus disampaikan secara etis dan berlandaskan nilai-nilai agama serta kearifan lokal.

“Kritik itu perlu dan konstruktif, tetapi harus disampaikan dengan cara yang baik. Apa yang ditunjukkan hari ini adalah teladan bagi kita semua,” pungkasnya (AM/ Biro Adpim dan Umum Setda Provinsi NTB)

]]>
Mon, 19 Jan 2026 23:54:22 +0800 amr
Gubernur Iqbal Ajak BPKP Perkuat Pengawasan Kabupaten/Kota dan Sektor Lingkungan https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-ajak-bpkp-perkuat-pengawasan-kabupatenkota-dan-sektor-lingkungan https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-ajak-bpkp-perkuat-pengawasan-kabupatenkota-dan-sektor-lingkungan Gubernur Iqbal Ajak BPKP Perkuat Pengawasan Kabupaten/Kota dan Sektor Lingkungan

Mataram,Amarmedia.co.id (19 Januari 2026) - Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menerima Audiensi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan NTB di Ruang Kerja Gubernur NTB, (19/1/26). Audiensi tersebut membahas persiapan pengukuhan dan program pengawasan keuangan serta pembangunan yang ada di Nusa Tenggara Barat.

Miq Iqbal, sapaan Gubernur, mengajak BPKP Perwakilan NTB membantu pengawasan di tingkat kabupaten dan kota, memperkuat peran Inspektorat dan mandatory spending Inspektorat. Serta BPKP Perwakilan NTB turut diminta mengawasi program nasional yang ada di NTB baik MBG, Sekolah Rakyat, dan program lainnya. 

"Saya titip perkuat mandatory spending Inspektorat, betul-betul dipenuhi di tingkat kabupaten dan kota, dan Alhamdulillah di NTB sudah terpenuhi dan menjadi contoh untuk kabupaten dan kota di luar NTB," ujar Miq Iqbal. 

Selain itu, Miq Iqbal mengajak BPKP Perwakilan NTB untuk melakukan pengawasan di Dinas LHK dan Dinas ESDM NTB. Hal ini demi penanggulangan kebencanaan dan tatakelola anggaran yang berkelanjutan, serta berbagai izin terkait pengelolaan lingkungan dapat diawasi secara intens. 

"Saya juga titip, Pak Kepala, untuk pengawasan di LHK dan ESDM. LHK terkait lingkungan perlu difokuskan pengawasan kedepannya, terkait kondisi lingkungan dan bencana banjir yang terjadi agar BPKP dapat mengawasi terkait tatakelola anggaran yang sustainable, dan di ESDM terkait ijin lingkungan," jelasnya. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPKP Perwakilan NTB, Adrian Puspawijaya, menyampaikan persiapan acara pengukuhan yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 Januari 2026.   

"Izin pak Gubernur, dihari Jumat 23 Januari ini di pendopo, kami akan melaksanakan pengukuhan, terkait pimpinan sudah kami laporkan," kata Ardian. 

Setelah Pengukuhan BPKP NTB, dijelaskan Adrian, akan dilanjutkan dengan melakukan road-show serta MoU terkait pengawasan keuangan dan Pembangunan di beberapa Kabupaten dan Kota se-NTB. 

Adrian turut menjelaskan komitmen BPKP RI dan Kemendagri terkait Sumber Daya Manusia (SDM), anggaran dan kapasitas dapat menjadi perhatian bersama dalam pengawasan. 

"Dari BPKP pusat dan Kemendagri, sepakat untuk fokuskan pada SDM, anggaran, dan kapasitas, menjadi perhatian bersama dalam pengawasannya," terang Adrian. 

Dirinya lebih lanjut menjelaskan, BPKP melaporkan terkait informasi awal audit di bank NTB syariah dan menfokuskan terkait pembiayaan/pemberian kredit, selain BPK dan OJK, dan telah ditemukan 16 pembiayaan/penyaluran kredit yang rencananya akan difokuskan kedepannya. 

"Insya Allah akhir Februari dan awal Maret dari 16 pembiayaan itu ada 2 (dua) yang secara komprehensif gambaran pembiayaan dapat di ketahui dan dilihat mana yang berisiko," jelasnya. 

Terkait fungsi BPKP, Ardian menjelaskan bahwa program strategis pusat yang ke daerah, baik MBG, sekolah rakyat, koperasi merah-putih dan program lainnya, bentuknya pengawasan keuangan dan pembangunan. 

"Kami mitra utama Inspektorat, pengawasan kedepan terkait program nasional diantaranya MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah-Putih dan pengawasan di tingkat BUMD," pungkasnya (AM/alf/nov/kominfotikntb)

]]>
Mon, 19 Jan 2026 23:46:02 +0800 amr
Warna Alami! Intip Keseruan SYE Beri Solusi #3 di Desa Kakiang: Sulap Daun Jadi Produk Estetik! https://amarmedia.co.id/warna-alami-intip-keseruan-sye-beri-solusi-3-di-desa-kakiang-sulap-daun-jadi-produk-estetik https://amarmedia.co.id/warna-alami-intip-keseruan-sye-beri-solusi-3-di-desa-kakiang-sulap-daun-jadi-produk-estetik Warna Alami ! Intip Keseruan SYE Beri Solusi #3 di Desa Kakiang: Sulap Daun Jadi Produk Estetik!

Sumbawa Amarmedia.co.id — Siapa bilang menjaga lingkungan itu membosankan? Anak muda yang tergabung dalam Sasambo Youth Education (SYE) kembali membuktikan kalau gerakan peduli bumi bisa jadi kegiatan yang super kreatif dan punya nilai ekonomi tinggi!

Lewat program Beri Solusi #3 yang didukung penuh oleh Yayasan Plan International Indonesia, Desa Kakiang disulap jadi "laboratorium" kreatif. Kali ini, mereka ngajak ibu-ibu keren—yang merupakan guru dan wali murid RA/MI Al Amin Kakiang—buat belajar teknik Eco Print.

Ketua Pelaksana, Alip Faturrahman, S.T, dalam sambutannya menegaskan kalau "Beri Solusi" adalah wadah bagi masyarakat untuk berdaya. Tidak hanya mendengarkan teori, ibu-ibu di sana langsung terjun bebas praktik bareng mentor kece, Ibu Fithriati, S.P., M.T.

Suasananya? Vibe-nya asik banget! Bayangkan aja, daun jati, kelor, pepaya, sampai bunga-bunga cantik yang ada di sekitar rumah dipetik dan "dipindahkan" ke atas kain. Hasilnya? Motif-motif unik yang one-of-a-kind alias nggak ada kembarannya di dunia!

Tidak cuma soal bikin barang bagus, kegiatan ini punya misi yang lebih dalam. Fadillah Ahmad Nur, M.Pd, Founder SYE NTB yang akrab disapa Adil menekankan kalau program ini selaras dengan poin SDGs yaitu Climate Action (aksi iklim) dan Gender Equality (kesetaraan gender).

 "Kita ingin program ini terus dapat support, baik dari pemerintah maupun swasta. Ini langkah nyata buat menjaga lingkungan sekaligus memberikan peluang usaha rumahan yang ramah kantong tapi bernilai jual tinggi," kata Adil.

Di akhir acara, Adil bersama narasumber langsung mengkurasi hasil karya peserta. Hasilnya gokil banget! Ada taplak meja, dompet, totebag, sampai syal dengan motif alam yang super estetik. Produk-produk ini nggak cuma ramah lingkungan, tapi juga punya potensi besar buat jadi brand lokal yang bersaing di pasar eco-fashion.

Lewat Beri Solusi #3 Sumbawa NTB, anak muda di Sasambo Youth Education ingin memberikan pesan kalau solusi buat masalah sekitar itu ada di depan mata kita—tinggal bagaimana kita mengolah kreativitas dan peduli pada alam.(AM)

]]>
Mon, 19 Jan 2026 22:52:05 +0800 amr
Buka Sosialisasi PBJ 2026, Bupati Sumbawa Ingatkan OPD: Cepat, Tepat, dan Akuntabel https://amarmedia.co.id/buka-sosialisasi-pbj-2026-bupati-sumbawa-ingatkan-opd-cepat-tepat-dan-akuntabel https://amarmedia.co.id/buka-sosialisasi-pbj-2026-bupati-sumbawa-ingatkan-opd-cepat-tepat-dan-akuntabel Buka Sosialisasi PBJ 2026, Bupati Sumbawa Ingatkan OPD: Cepat, Tepat, dan Akuntabel

Sumbawa Besar, Amarmedia.ci.id (19 Januari 2026)- Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Tahun 2026 yang resmi dibuka oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa, Senin pagi. Kegiatan ini diikuti Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, dan seluruh Kepala OPD.

Dalam sambutannya, Bupati H. Jarot menegaskan sosialisasi ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan langkah OPD dalam mengawal serta mengeksekusi anggaran daerah, seiring adanya perubahan signifikan dalam pola penganggaran dan tata kelola pengadaan.

“Tahun 2026 menuntut kita bekerja lebih cepat, tepat, dan transparan. PBJ menjadi penggerak utama penyerapan anggaran yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

H. Jarot menjelaskan, percepatan PBJ telah memiliki landasan hukum yang jelas, antara lain PP Nomor 12 Tahun 2019, Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, Perpres Nomor 46 Tahun 2025, serta SE Kepala LKPP Nomor 1 Tahun 2025. Sebagai tindak lanjut, Pemkab Sumbawa menerbitkan Instruksi Bupati Sumbawa Nomor 11 Tahun 2026 tentang percepatan PBJ di lingkungan perangkat daerah.

Ia juga menekankan agar OPD tidak menunda proses tender dan seleksi, mengoptimalkan e-purchasing melalui katalog elektronik khususnya bagi penyedia lokal, serta menjunjung tinggi integritas.

“Percepatan tidak boleh menjadi alasan penyimpangan. Pencegahan korupsi adalah prioritas utama,” ujarnya.

Terkait keterbatasan SDM bersertifikat, ia meminta kepala dinas selaku Pengguna Anggaran mengambil langkah strategis, termasuk mengambil alih peran Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) apabila diperlukan, guna mendukung percepatan pengadaan.

Sementara itu, Kepala Bagian PBJ Setda Kabupaten Sumbawa, Erma Hadi Suryani, ST., MM., Inov., melaporkan capaian kinerja tahun 2025, di antaranya 19 paket konstruksi senilai Rp53,6 miliar dan 3 paket konsultansi, serta 3.662 paket e-purchasing dengan nilai Rp146,8 miliar. Capaian tersebut mengantarkan Kabupaten Sumbawa meraih Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) 82,19 (predikat Baik) dan UKPBJ Level 3 (Proaktif). Ke depan, UKPBJ fokus pada pemetaan dan sertifikasi kompetensi ASN untuk memenuhi kebutuhan PPK bersertifikat.(AM)

]]>
Mon, 19 Jan 2026 21:29:50 +0800 amr
Pemprov NTB: Tidak Ada Bukti Wisatawan Batal Berkunjung karena Tambang Ilegal https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tidak-ada-bukti-wisatawan-batal-berkunjung-karena-tambang-ilegal https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tidak-ada-bukti-wisatawan-batal-berkunjung-karena-tambang-ilegal Pemprov NTB: Tidak Ada Bukti Wisatawan Batal Berkunjung karena Tambang Ilegal

Mataram,Amarmedia.co.id- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan bahwa narasi pembatalan kunjungan wisatawan akibat isu tambang ilegal belum memiliki dasar fakta yang kuat dan tidak dapat disimpulkan sebagai hubungan sebab akibat langsung.

Penegasan tersebut disampaikan Juru Bicara Gubernur NTB sekaligus Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos. , MH., menanggapi informasi yang beredar di ruang publik terkait dugaan pembatalan kunjungan wisatawan asing karena isu tambang ilegal di NTB.

Dr. Aka, sapaan Kadis, menyampaikan bahwa hingga saat ini pemerintah daerah belum menemukan sumber informasi resmi yang menyatakan adanya pembatalan perjalanan wisatawan asing akibat isu tersebut, baik dari kedutaan besar negara asal wisatawan maupun dari pernyataan langsung para wisatawan.

“Kami sudah menelusuri sumber awal isu pembatalan tersebut. Tidak ada pernyataan resmi dari kedutaan maupun wisatawan. Informasi yang beredar ternyata belum didalami secara baik dan belum didukung fakta serta bukti”, ujar Dr. Aka. 

Dirinya menjelaskan, informasi yang sempat berkembang diperoleh dari laporan tidak resmi dan masih sebatas cerita, tanpa konfirmasi langsung dari wisatawan asal Inggris yang disebut-sebut membatalkan perjalanan ke Provinsi NTB.

Menurut Dr. Aka, dalam kajian kepariwisataan, keputusan wisatawan untuk berkunjung atau membatalkan perjalanan umumnya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lebih dominan, seperti kondisi keamanan umum, akses transportasi, harga, cuaca, kualitas layanan destinasi serta reputasi promosi.

“Narasi bahwa tambang ilegal otomatis menyebabkan pembatalan kunjungan wisatawan belum memiliki korelasi langsung yang kuat, baik secara fakta lapangan maupun kajian ilmiah. Klaim semacam ini harus diperlakukan sebagai dugaan, bukan kesimpulan," tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Aka menekankan bahwa persoalan tambang ilegal dan pariwisata pada dasarnya merupakan dua isu yang berdiri sendiri dan membutuhkan pendekatan kebijakan yang berbeda. Tambang ilegal merupakan persoalan penegakan hukum dan perlindungan lingkungan, sedangkan pariwisata merupakan sektor pembangunan ekonomi dan pelayanan publik.

“Kasus tambang ilegal dan pembatalan perjalanan wisatawan adalah dua hal yang berbeda. Keduanya berjalan di jalur masing-masing dan tidak otomatis saling menentukan," jelasnya.

Meski demikian, dirinya menegaskan bahwa isu lingkungan tetap menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi NTB. Aktivitas tambang ilegal dinilai melanggar hukum dan berpotensi menimbulkan kerusakan ekosistem, pencemaran air, gangguan bentang alam hingga konflik sosial.

“Pemerintah provinsi bersama kabupaten/kota menempatkan isu lingkungan sebagai atensi utama. Penanganan illegal mining harus dilakukan secara tegas, terukur, dan berkelanjutan apalagi isu lingkungan kini menjadi perhatian global," katanya.

Di sisi lain, sektor pariwisata NTB terus dipacu sebagai penggerak ekonomi daerah, pencipta lapangan kerja serta sumber pertumbuhan usaha masyarakat. Pengembangan pariwisata diarahkan pada prinsip pariwisata berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

“Pariwisata tidak boleh hanya mengejar angka kunjungan, tetapi juga harus menjaga kualitas destinasi, kelestarian alam, budaya lokal, dan kesejahteraan masyarakar," ujar Dr. Aka. 

Dirinya mengingatkan bahwa persoalan menjadi sensitif ketika isu tambang ilegal dikaitkan secara langsung dengan pariwisata tanpa dasar data yang kuat. Hubungan antara keduanya bersifat kontekstual, bukan sebab akibat langsung.

“Isu tambang ilegal baru menjadi urusan pariwisata jika dampaknya benar-benar menyentuh kawasan wisata, merusak daya tarik destinasi atau membentuk persepsi negatif yang meluas," katanya.

Dr. Aka menambahkan, dalam beberapa kasus, isu lingkungan kerap diangkat oleh kelompok tertentu, seperti aktivis lingkungan atau komunitas advokasi dan kemudian menjadi bagian dari narasi perjalanan atau kampanye. Dalam konteks ini, persoalan lingkungan dapat berubah menjadi isu reputasi destinasi.

Karena itu, dirinya menegaskan pentingnya pengelolaan isu secara proporsional dan berbasis data.

“Lingkungan harus dijaga dengan tindakan nyata dan pariwisata harus diperkuat dengan kualitas destinasi, layanan serta tata kelola yang baik. Keduanya tidak untuk dipertentangkan melainkan dikelola secara tepat”(AM)

]]>
Mon, 19 Jan 2026 21:20:19 +0800 amr
Lomba Debat Antar SMA/MA/SMK se&Kabupaten Sumbawa Resmi Berakhir, SMAN 1 Sumbawa Besar Raih Juara I https://amarmedia.co.id/lomba-debat-antar-smamasmk-se-kabupaten-sumbawa-resmi-berakhir-sman-1-sumbawa-besar-raih-juara-i https://amarmedia.co.id/lomba-debat-antar-smamasmk-se-kabupaten-sumbawa-resmi-berakhir-sman-1-sumbawa-besar-raih-juara-i Lomba Debat Antar SMA/MA/SMK se-Kabupaten Sumbawa Resmi Berakhir, SMAN 1 Sumbawa Besar Raih Juara I

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Lomba Debat Antar SMA/MA/SMK se-Kabupaten Sumbawa yang diselenggarakan oleh Law Student Association (LSA), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa (FH UTS) resmi berakhir pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan bergengsi ini dilaksanakan di Convention Hall (CH) Universitas Teknologi Sumbawa dan berlangsung dengan lancar, meriah, serta penuh antusiasme dari para peserta maupun pendukung.

Lomba debat ini menjadi wadah bagi pelajar tingkat SMA/MA/SMK se-Kabupaten Sumbawa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, keterampilan berargumentasi, serta keberanian menyampaikan pendapat secara ilmiah dan santun. Sejak babak penyisihan hingga semifinal dan final, para peserta menunjukkan kualitas debat yang kompetitif dan berstandar tinggi.

Setelah melalui rangkaian perlombaan yang ketat, SMAN 1 Sumbawa Besar berhasil keluar sebagai Juara I. Juara II diraih oleh SMAN 1 Lape, sementara Juara III diraih oleh Madrasah Aliyah Al Mutmainnah. Babak final sendiri mempertemukan dua tim terbaik, yakni SMAN 1 Sumbawa Besar dan SMAN 1 Lape, yang berlangsung sengit dan menarik perhatian seluruh hadirin di Convention Hall UTS.

Dewan juri pada babak semifinal dan final terdiri dari akademisi dan praktisi hukum yang kompeten, yaitu Dekan Fakultas Hukum UTS Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI., Dr. Ahmad Yamin, S.H., M.H., serta Jasardi Gunawan, S.IP., M.H. Penilaian dilakukan berdasarkan standar debat yang berlaku, meliputi kekuatan argumentasi, ketepatan data, teknik penyampaian, kerja sama tim, serta etika dalam berdebat.

Salah satu dewan juri, Jasardi Gunawan, S.IP., M.H., memberikan komentar positif terhadap jalannya lomba. Ia menilai para peserta memiliki potensi besar dan mampu menyampaikan argumen secara logis, kritis, serta terstruktur. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk melatih mental, intelektual, dan karakter generasi muda sejak dini.

Sementara itu, Dr. Ahmad Yamin, S.H., M.H. menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional. “Penilaian dewan juri sangat objektif, dan para pemenang yang ditetapkan sudah sesuai dengan standar yang berlaku. Mereka memang layak menjadi juara berdasarkan performa selama perlombaan,” ungkapnya.

Setelah seluruh rangkaian debat selesai, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para peserta, berupa trofi dan uang pembinaan. Selain itu, Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa juga memberikan tawaran beasiswa pendidikan kepada para peserta lomba. Beasiswa yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 50 persen, 75 persen, hingga 100 persen penuh selama delapan semester atau hingga tamat di Fakultas Hukum UTS. Tawaran beasiswa ini menjadi bentuk komitmen FH UTS dalam mendukung pelajar berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Kegiatan lomba debat ini kemudian ditutup secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum UTS, Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI., setelah pembagian hadiah kepada peserta. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, guru pendamping, serta dewan juri yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, para peserta, guru pendamping, dan dewan juri. Kegiatan ini berjalan dengan sangat baik dan memberikan manfaat besar bagi pengembangan intelektual pelajar. Semoga ke depan lomba debat ini dapat diselenggarakan kembali dengan lebih meriah dan lebih baik lagi,” ujarnya.

Para peserta maupun guru pendamping tampak puas dan bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga penutupan. Mereka menilai lomba debat ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran, pengembangan diri, serta pengalaman berharga bagi siswa. Dengan berakhirnya kegiatan ini, Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa melalui Law Student Association (LSA), BEM, dan DPM berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang kritis, cerdas, dan berwawasan hukum

Kepala Sekolah SMAN I Sumbawa Besar Ainun Asmawati SPd M.Pd turut bangga dengan prestasi ini. "Selamat dan sukses kepada Tim LDBI Smanika atas prestasi meraih juara 1 pada Kompetisi Debat “Youth Law Competition” diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa dengan pembina Ibu Sri Wahyuni Darmayanti, S.Pd" ujarnya.

Adapun siswi-siswi hebat yang bergabung dalam tim LDBI Smanika yaitu Davina Claudya Dingkis dari kelas XI Merdeka 1, Eka Septi Ramdhani dari kelas XII Merdeka 1, Fatimah Ashima XII Merdeka 1(AM)

]]>
Mon, 19 Jan 2026 08:56:24 +0800 amr
Diskusi Terbatas Hariman Siregar Cs Tekankan Integritas dan Kemanusiaan https://amarmedia.co.id/diskusi-terbatas-hariman-siregar-cs-tekankan-integritas-dan-kemanusiaan https://amarmedia.co.id/diskusi-terbatas-hariman-siregar-cs-tekankan-integritas-dan-kemanusiaan Diskusi Terbatas Hariman Siregar Cs Tekankan Integritas dan Kemanusiaan

Jakarta.Amarmedia.co.id — Dunia tengah bergerak dalam ketidakpastian yang kian sulit diprediksi. Konflik geopolitik, krisis ekonomi global, disrupsi teknologi, hingga melemahnya kepercayaan publik terhadap institusi negara menciptakan kegelisahan yang meluas di tengah masyarakat. 

Situasi ini menjadi perhatian serius sejumlah tokoh nasional dalam sebuah diskusi terbatas yang melibatkan Hariman Siregar, Bambang Wiwoho, Sidra Tahta, dan Ariady Achmad, Minggu 18 Januari 2025 

Diskusi berlangsung dalam suasana silaturahmi dan refleksi mendalam. Para tokoh sepakat bahwa di tengah keterbatasan negara dan mekanisme pasar dalam merespons krisis yang kompleks, ketahanan masyarakat justru harus dibangun dari bawah, berbasis nilai kemanusiaan dan integritas diri.

Dalam diskusi tersebut, silaturahmi ditempatkan bukan sekadar sebagai tradisi sosial, melainkan sebagai modal sosial strategis. Ketika polarisasi politik dan sosial kian tajam, relasi antarindividu yang dilandasi kepercayaan dinilai menjadi penopang utama keutuhan masyarakat.

Silaturahmi diyakini mampu membuka ruang dialog, meredam kecurigaan, dan menjaga kohesi sosial di tengah derasnya arus informasi yang sering kali memecah belah. Masyarakat yang saling mengenal dan terhubung dinilai lebih tangguh menghadapi guncangan ekonomi maupun sosial.

Tolong-Menolong di Tengah Logika Transaksional

Para peserta diskusi juga menyoroti menguatnya logika transaksional dalam kehidupan modern. Dalam konteks tersebut, tolong-menolong dinilai sebagai nilai yang semakin relevan dan mendesak untuk dirawat.

Solidaritas sosial dipandang bukan sebagai bentuk belas kasihan, melainkan sebagai kesadaran kolektif bahwa krisis yang menimpa satu kelompok pada akhirnya akan berdampak pada kelompok lain. Ketahanan sosial hanya dapat terwujud jika masyarakat menjaga semangat saling menopang, terutama bagi mereka yang berada dalam posisi rentan.

Isu kesehatan turut menjadi perhatian utama. Diskusi menegaskan bahwa ketahanan masyarakat tidak mungkin dibangun di atas individu-individu yang rapuh secara fisik maupun mental. Tekanan ekonomi, konflik sosial, dan banjir informasi berpotensi melahirkan kelelahan kolektif jika tidak diimbangi dengan kesadaran menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Kesehatan dalam diskusi ini dimaknai secara luas, mencakup kesehatan jasmani, mental, emosional, hingga spiritual. Individu yang sehat dinilai lebih mampu berpikir jernih, bersikap tenang, dan tidak mudah terprovokasi dalam situasi krisis.

Integritas Diri dan Keterampilan Manusiawi

Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan dan otomatisasi, diskusi justru menekankan pentingnya integritas diri dan keterampilan manusiawi. Integritas dipandang sebagai fondasi kepercayaan sosial, agar relasi antarwarga tidak terjebak pada kepentingan sempit atau sekadar pencitraan.

Sementara itu, keterampilan manusiawi—seperti empati, kemampuan mendengar, komunikasi yang jujur, dan kerja sama lintas perbedaan—dinilai sebagai keunggulan yang tidak dapat digantikan oleh teknologi. Nilai-nilai inilah yang diyakini menjadi penentu kualitas peradaban di tengah perubahan zaman.

Ikhtiar Sunyi Menjaga Keutuhan Bangsa

Diskusi terbatas tersebut tidak melahirkan seruan bombastis atau agenda politik praktis. Namun, para tokoh sepakat bahwa membangun ketahanan masyarakat memang sering kali merupakan ikhtiar sunyi yang berangkat dari kesadaran individu dan relasi sosial yang sehat.

Di tengah dunia yang serba tidak pasti, diskusi ini menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa tidak semata ditentukan oleh kekuatan ekonomi atau teknologi, melainkan oleh manusia yang berintegritas, saling terhubung, dan berpegang pada nilai kemanusiaan.(AM/Didu)

]]>
Sun, 18 Jan 2026 21:22:42 +0800 amr
Tampilkan Miniatur Indonesia, Wabup Ansori Lepas Pawai Budaya HUT ke&67: Bukti Sumbawa Eksis dan Bersatu" https://amarmedia.co.id/tampilkan-miniatur-indonesia-wabup-ansori-lepas-pawai-budaya-hut-ke-67-bukti-sumbawa-eksis-dan-bersatu https://amarmedia.co.id/tampilkan-miniatur-indonesia-wabup-ansori-lepas-pawai-budaya-hut-ke-67-bukti-sumbawa-eksis-dan-bersatu

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Dalam rangka HUT ke - 67 Kabupaten Sumbawa, Wakil Bupati- Drs. H. Mohamad Ansori, melepas barisan pawai Budaya, pada Kesempatan tersebut turut hadir, Dandim 1607 sumbawa , Kapolres Sumbwa, Wakil Ketua I DPRD kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, , Sekda, Dr.H.Budi Prasetyo SSos.M.AP, Staf ahli, para Asisten, para Kepala OPD dan para peserta Pawai Budaya , acara bertempat di halaman Kodim 1607 Sumbawa,Minggu (18/1/2026).

Dalam sambutannya Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan, pagi hari ini, masyarakat Sumbawa menyaksikan pawai budaya dan kesenian yang menampilkan miniatur Indonesia. Pawai ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat umum, pawai budaya yang dilaksanakan hari ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa Sumbawa masih eksis dan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

"Kita tampilkan keragaman Sumbawa, semua adat, budaya, suku, dan kesenian yang ada di Sumbawa sertamenjunjung tinggi gotong royong dan kerukunan. Kita bersatu untuk membangun Sumbawa yang lebih maju dan sejahtera," tambah Wabup

Pawai budaya ini menampilkan berbagai kesenian dan budaya dari berbagai suku dan bahasa yang ada di Sumbawa. Masyarakat dapat menyaksikan tarian tradisional, musik, dan pakaian adat yang dipamerkan oleh para peserta pawai.

"Kita tampilkan semua potensi semua rakyat dari berbagai suku, bahasa, dan kesenian. Kita tunjukkan bahwa kita adalah NKRI, NKRI harga mati," ujarnya.

Pawai budaya ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya persatuan dan kesatuan. Masyarakat Sumbawa dapat menyaksikan dan menikmati berbagai kesenian dan budaya yang ada di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan Gerakan Sumbawa Unggul merupakan peringatan tahun pertama pemerintahan. tujuan dari gerakan ini adalah untuk menunjukkan bahwa Sumbawa sudah unggul, baik dalam sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

"Sumbawa Unggul adalah program unggulan visi misi pemerintah kami. Kami ingin menunjukkan bahwa Sumbawa memiliki potensi yang besar dan dapat menjadi salah satu daerah yang maju dan sejahtera di Indonesia," ucap Wabup

Dalam upaya mewujudkan Sumbawa Unggul, pemerintah telah melakukan beberapa program, seperti penanaman pohon penghijauan, gerakan bersedekah, dan gerakan berjamaah, kebersihan kedisiplinan. Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan lingkungan hidup di Sumbawa.

"Kami berharap bahwa dengan Gerakan Sumbawa Unggul, kita dapat meletakkan dasar yang kuat untuk Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. Kami mengajak seluruh masyarakat Sumbawa untuk bergabung dan berpartisipasi dalam gerakan ini," tambahnya.

Dengan demikian, diharapkan Sumbawa dapat menjadi salah satu daerah yang maju dan sejahtera di Indonesia, dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang unggul.

Lebih lanjut wakil bupati mengatakan logo Sumbawa Unggul yang disampaikan kemarin merupakan simbol kekuatan dan kemajuan daerah Sumbawa.

"Logo Sumbawa Unggul menunjukkan kekuatan ada bergeliatnya ada lompatannya karena dengan gambar itu akan melompat tinggi akan membangun Sumbawa yang tentunya akan menjadi Sumbawa yang unggul dan sejahtera,"ucapnya

Wakil Bupati Sumbawa juga mengucapkan terima kasih kepada panitia dan semua yang hadir, termasuk Kepala OPD dan Pak Sekda, yang telah hadir dalam acara tersebut.

"Kami pastikan semuanya hadir, kalau tidak hadir maka akan dikasih hadiah semangat untuk Sumbawa selalu berbuat mengabdi melayani untuk Sumbawa NKRI harga mati kita tunjukkan bahwa miniatur Indonesia ada di Sumbawa,"tutup Wabup.(AM)

]]>
Sun, 18 Jan 2026 20:39:55 +0800 amr
Hadiri Launching Bale Mula, Pimpinan DPRD Sumbawa Beri Apresiasi: "Langkah Nyata Cetak UMKM Tangguh" https://amarmedia.co.id/hadiri-launching-bale-mula-pimpinan-dprd-sumbawa-beri-apresiasi-langkah-nyata-cetak-umkm-tangguh https://amarmedia.co.id/hadiri-launching-bale-mula-pimpinan-dprd-sumbawa-beri-apresiasi-langkah-nyata-cetak-umkm-tangguh Hadiri Launching Bale Mula, Pimpinan DPRD Sumbawa Beri Apresiasi: "Langkah Nyata Cetak UMKM Tangguh"

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan dukungan penuh dan apresiasi tinggi atas terobosan Pemerintah Daerah dalam meluncurkan Bale Mula (Balai Entrepreneur Muda Milenial). Program yang diresmikan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., ini dinilai sebagai kado terbaik bagi anak muda dalam rangkaian HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa.

Hadir mewakili lembaga legislatif, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., turut menyaksikan prosesi peluncuran yang berlangsung semarak di tengah suasana Car Free Night Lapangan Pahlawan, Sabtu malam (17/1/2026).Dirinya juga turut serta menandatangani komitmen bersama mendukung program tersebut bersama dengan para mitra dari perbankan.

Tinjau Stand Mitra dan Dukung Ekosistem UMKM

Usai prosesi peresmian, Zulfikar Demitry bersama jajaran Pimpinan Daerah lainnya melakukan peninjauan ke sejumlah stand mitra pendamping dan pendukung Bale Mula. Di antaranya adalah stand Bank NTB Syariah, Bank Dinar, BNI, serta berbagai komunitas lokal yang menjadi pilar ekosistem ekonomi kreatif ini.

Zulfikar menyampaikan bahwa keterlibatan sektor perbankan dan dunia industri merupakan kunci keberhasilan program ini. "Kami di DPRD sangat mengapresiasi langkah Bupati yang tidak hanya membangun gedung, tapi membangun ekosistem. Kehadiran mitra seperti Bank NTB Syariah dan perbankan lainnya memberikan optimisme bahwa akses permodalan bagi anak muda kita akan lebih terbuka," ujarnya di sela-sela peninjauan stand.

Politisi NasDem yang akrab disapa Bang Ikang ini menegaskan bahwa DPRD mendukung penuh visi Bale Mula sebagai rumah inkubator yang mendampingi pelaku usaha dari sisi manajemen hingga legalitas. Ia sepakat dengan pernyataan Bupati bahwa penguatan ekonomi daerah harus dimulai dengan membangun manusianya.

"Bale Mula adalah jawaban atas tantangan dunia kerja yang berubah cepat. Kami di legislatif akan terus mengawal agar program ini berjalan berkelanjutan, bukan sekadar seremonial. Kita ingin anak-anak muda Sumbawa menjadi tuan rumah di negeri sendiri melalui karya-karya kreatif yang bernilai ekonomi, sehingga dapat nanti nantinya berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui PAD" tegas Ikang.

Apresiasi juga diberikan terhadap konsep acara yang memadukan modernitas dengan seni budaya lokal seperti Bagesa,Balawas dan Coffee Night. Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan lewat aksi minum kopi bersama adalah simbol kuat kolaborasi lintas sektor.

"Momentum HUT ke-67 ini harus menjadi titik balik bagi ekonomi lokal. Dengan adanya Bale Mula sebagai penghubung ke marketplace digital dan peluang investasi luas, kami yakin daya saing pengusaha muda Sumbawa akan semakin diperhitungkan di tingkat nasional menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Peluncuran Bale Mula ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD lainnya Andi Rusni SE.MM jajaran FKPD, serta ribuan warga Sumbawa yang menyambut antusias kehadiran rumah aspirasi entrepreneur muda tersebut.(AM)

]]>
Sun, 18 Jan 2026 19:40:49 +0800 amr
Bupati Sumbawa Sambut Hangat Peresmian Asrama Mahasiswa Kaltara: "Simbol Persaudaraan dan Investasi Masa Depan" https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-sambut-hangat-peresmian-asrama-mahasiswa-kaltara-simbol-persaudaraan-dan-investasi-masa-depan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-sambut-hangat-peresmian-asrama-mahasiswa-kaltara-simbol-persaudaraan-dan-investasi-masa-depan Bupati Sumbawa Sambut Hangat Peresmian Asrama Mahasiswa Kaltara: "Simbol Persaudaraan dan Investasi Masa Depan"

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menyatakan kebanggaan dan dukungan penuhnya atas hadirnya fasilitas baru bagi mahasiswa asal Kalimantan Utara (Kaltara) di Kabupaten Sumbawa. Hal ini disampaikannya saat mendampingi Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, dalam acara peresmian Gedung Asrama Mahasiswa Putra dan Putri Kaltara di Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes, Sabtu (17/1/2026).

Bagi Bupati, keberadaan asrama ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan bentuk nyata sinergi antardaerah dalam mendukung pendidikan generasi muda.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa merasa terhormat menjadi daerah tujuan bagi putra-putri Kaltara untuk menuntut ilmu. Ia menilai asrama senilai Rp18 miliar ini sebagai jawaban atas perjuangan panjang para mahasiswa perantau.

 "Peresmian asrama ini bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan menghadirkan harapan dan rasa aman bagi adik-adik mahasiswa. Kami ingin mereka merasa bahwa Sumbawa adalah rumah kedua yang nyaman untuk belajar dan berkembang," ujar Bupati.

Sebagai bentuk dukungan konkret dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap keberlanjutan lingkungan asrama, Bupati Jarot berkomitmen memberikan bantuan bibit pohon produktif untuk menghijaukan kawasan seluas 2.299 meter persegi tersebut.

Adapun jenis bantuan adalah Bibit pohon durian dan alpukat.Tujuan Menciptakan lingkungan yang asri sekaligus menanamkan kesadaran ekologis di kalangan mahasiswa.

"Kami ingin kawasan ini menjadi hijau dan teduh. Dengan lingkungan yang sehat, kami yakin semangat belajar mahasiswa akan semakin meningkat," tambahnya.

Sinergi Membangun SDM Unggul

Bupati juga mengapresiasi langkah Gubernur Kaltara yang sangat peduli terhadap kelayakan tempat tinggal mahasiswa. Dengan daya tampung hingga 112 mahasiswa dan fasilitas meubeler yang lengkap, asrama ini diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi pembentukan karakter.

Bupati Jarot berharap hubungan baik antara Pemkab Sumbawa dan Pemprov Kaltara terus terjalin erat. Kehadiran mahasiswa Kaltara di universitas-universitas di Sumbawa, seperti Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), merupakan bagian dari dinamika intelektual yang memperkaya daerah.

"Semoga asrama ini menjadi tempat lahirnya SDM Kaltara yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi bangsa, terutama bagi daerah asal mereka nantinya," pungkas Bupati.(AM)

]]>
Sun, 18 Jan 2026 19:26:49 +0800 amr
Wangi Kopi di "Coffee Night" Sumbawa: Saat Ribuan Warga Menikmati Citarasa Lokal dalam Semarak Car Free Night https://amarmedia.co.id/wangi-kopi-di-coffee-night-sumbawa-saat-ribuan-warga-menikmati-citarasa-lokal-dalam-semarak-car-free-night https://amarmedia.co.id/wangi-kopi-di-coffee-night-sumbawa-saat-ribuan-warga-menikmati-citarasa-lokal-dalam-semarak-car-free-night Wangi Kopi di "Coffee Night" Sumbawa: Saat Ribuan Warga Menikmati Citarasa Lokal dalam Semarak Car Free Night

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Ada yang berbeda pada semarak Car Free Night di Lapangan Pahlawan, Sabtu malam (17/1/2026). Di tengah peluncuran program Bale Mula, aroma kopi yang kuat dan khas menyeruak di antara ribuan warga. Gelaran Coffee Night sukses menjadi magnet utama, mengubah malam minggu warga Sumbawa menjadi pesta citarasa lokal yang hangat dan penuh kebersamaan.

Keunikan Coffee Night kali ini bukan hanya pada jumlah penikmatnya yang mencapai ribuan orang, tetapi pada kualitas kopi yang disajikan. Dari sudut stand UMKM, terlihat para barista lokal dengan cekatan menyeduh kopi Arabika dan Robusta asli Sumbawa.

Salah satu pelaku UMKM, Abdul Aziz, mengungkapkan rasa bangganya terhadap potensi emas hitam daerahnya.

 "Kopi kita sangat bagus dan punya kekhasan tersendiri, baik dari segi rasa maupun aromanya. Kami bermimpi kopi Sumbawa bisa berjaya menjadi sentra kopi di Nusantara," ujar Aziz pemilik brand kopi metrokosta ini.  

Ia pun menitipkan harapan agar pemerintah daerah menyusun road map atau peta jalan yang jelas untuk pengembangan kopi dalam dua tahun ke depan, agar populasi tanaman kopi tetap terjaga dan terpelihara.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H.Budi Prasetyo, S.Sos, M.AP., yang hadir mencicipi langsung seduhan kopi UMKM, memberikan sinyal positif. Ia mengungkapkan bahwa upaya menjadikan Sumbawa sebagai sentra kopi bukan sekadar wacana.

"Penanaman kopi sudah dilakukan di beberapa titik potensial. Fokus kita adalah Arabika dan Robusta. Bahkan, kita mendapat dukungan bantuan dari Kementerian Pertanian untuk memperkuat komoditas unggulan ini," jelas Dr. Budi. Selain kopi, Sekda juga menyebutkan bahwa cokelat dan kelapa akan menjadi komoditas pendamping yang diperkuat ekosistemnya.

Suasana akrab semakin terasa saat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., ikut berbaur dengan pengunjung untuk menikmati kopi. Baginya, Coffee Night adalah simbol kolaborasi yang unik antara pelestarian budaya minum kopi dengan pemberdayaan ekonomi.

"Langkah Pemda ini sangat luar biasa. Kami di DPRD akan mengawal program-program pengembangan kopi ini agar berkelanjutan. Kita ingin memastikan petani kopi kita sejahtera dan produknya punya daya saing tinggi," tegas politisi yang akrab disapa Bang Ikang tersebut.

Keunikan malam tersebut juga terletak pada perpaduan tradisi dan modernitas. Diiringi lantunan seni budaya lokal seperti Standup Bagesa, Balawas, performance musik lokal dan ribuan warga dari berbagai lapisan usia tampak menikmati kopi sambil berdiskusi santai.

Coffee Night ini membuktikan bahwa kopi bukan sekadar minuman, melainkan pengikat sosial yang mampu menyatukan pemerintah, legislatif, dan rakyat dalam satu meja yang sama untuk masa depan Sumbawa yang lebih sejahtera. (am)

]]>
Sun, 18 Jan 2026 18:54:08 +0800 amr
Sinergi Membangun Negeri: Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa Meriahkan Launching "Bale Mula" dan Perkuat Ekosistem UMKM Sumbawa https://amarmedia.co.id/sinergi-membangun-negeri-bank-ntb-syariah-cabang-sumbawa-meriahkan-launching-bale-mula-dan-perkuat-ekosistem-umkm-sumbawa https://amarmedia.co.id/sinergi-membangun-negeri-bank-ntb-syariah-cabang-sumbawa-meriahkan-launching-bale-mula-dan-perkuat-ekosistem-umkm-sumbawa Sinergi Membangun Negeri: Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa Meriahkan Launching "Bale Mula" dan Perkuat Ekosistem UMKM Sumbawa

Branch Manager Bank NTB Syariah KC Sumbawa dan jajaran karyawan Bank NTB Syariah bersama Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa didampingi  Sekda dalam launching Bale Mula di Lapangan Pahlawan Sumbawa Sabtu 17 Januari 2025

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa tampil atraktif sebagai mitra utama dalam peluncuran program Bale Mula (Balai Entrepreneur Muda Milenial) yang diresmikan oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Sabtu malam (17/01/2026). Kehadiran bank kebanggaan masyarakat NTB ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap visi besar Pemkab Sumbawa dalam mencetak generasi pengusaha muda yang profesional.

Keseruan Stand: Bupati dan Wabup Jajal "Serok Uang"

Stand Bank NTB Syariah di area Car Free Night Lapangan Pahlawan mendadak riuh saat Bupati Sumbawa bersama Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori berkunjung. Puluhan karyawan Bank NTB Syariah menyambut hangat kehadiran orang nomor satu di Sumbawa tersebut.

Hal menarik terjadi saat Bupati dan Wakil Bupati ikut serta dalam permainan ketangkasan khas Bank NTB Syariah, yakni "Serok Uang" dengan mata tertutup dan memasukkan bola pingpong ke dalam gelas. Sontak, suasana menjadi pecah dan gembira saat keduanya berhasil memasukkan uang ke dalam keranjang dan memasukkan bola ke dalam gelas, yang disambut tepuk tangan meriah dari masyarakat yang hadir.

Di balik kemeriahan tersebut, Bank NTB Syariah membawa misi besar untuk memperkuat ekonomi syariah di Sumbawa. Branch Manager Bank NTB Syariah KC Sumbawa, Ika Gita Listiana, SE,M.M.Inov, menegaskan peran bank sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

"Kehadiran kami adalah wujud nyata komitmen Bank NTB Syariah untuk bersinergi membangun kesejahteraan masyarakat melalui penguatan UMKM digital dan program sosial yang berdampak langsung," ujar Ika.

Beberapa poin strategis yang diusung Bank NTB Syariah dalam momentum HUT Sumbawa ke-67 ini antara lain Akselerasi UMKM Go Digital nelalui implementasi QRIS, Bank NTB Syariah memfasilitasi UMKM agar cakap transaksi nontunai, memberikan kemudahan layaknya memiliki bank sendiri dalam genggaman.

Membangun sinergi CSR & BAZNAS. Penyaluran zakat infaq dan sedekah karyawan yang difokuskan pada pembangunan u Rumah Layak Huni (Mahyani), bantuan Gerobak Produktif, sertifikasi halal bagi UMKM, hingga aksi pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon.

Sebagai lembaga perbankan memberikan solusi pembiayaan diantaranya tersedianya program Modal Kerja iB Amanah untuk pertumbuhan bisnis, Pembiayaan Sejahtera iB Amanah bagi ASN, serta Bale Amanah untuk kepemilikan rumah.

Kabar Gembira: Penyesuaian Saldo dan Limit Transaksi

Sebagai kado bagi nasabah di awal tahun 2026, Bank NTB Syariah juga mengumumkan kebijakan baru yang lebih inklusif mulai 25 Februari 2026:

Tabungan Tambora iB Amanah: Setoran awal dan saldo minimal turun drastis dari Rp 50.000 menjadi hanya Rp 10.000.

Peningkatan Limit Transaksi Harian (ATM Bersama) untuk Kartu Platinum Limit harian naik menjadi Rp 50 juta (sebelumnya Rp 10 juta).

Kartu Gold: Limit harian naik menjadi Rp 30 juta (sebelumnya Rp 10 juta). Dan Kartu Silver. Limit harian naik menjadi Rp 20 juta (sebelumnya Rp 10 juta).

 Mendukung Visi "Bale Mula"

Sejalan dengan pesan Bupati bahwa ekonomi harus "Berakar Lokal dan Dikelola Profesional", Bank NTB Syariah memastikan diri siap menjadi penghubung ekosistem bagi anak muda di Bale Mula agar tidak sekadar menjadi pengusaha rumahan, tetapi mampu menembus pasar yang lebih luas dengan dukungan sistem keuangan syariah yang berkah.

"Kami berharap sinergi ini menjadi wasilah turunnya keberkahan bagi umat dan menguatkan peran kami sebagai lembaga yang memberikan makna bagi lingkungan sekitar," pungkas Ika Gita Listiana.(AM)

]]>
Sun, 18 Jan 2026 17:13:19 +0800 amr
Peringati HUT Sumbawa ke&67, DPK PPNI RSUD Sumbawa Gelar Khitan Massal untuk 47 Anak https://amarmedia.co.id/peringati-hut-sumbawa-ke-67-dpk-ppni-rsud-sumbawa-gelar-khitan-massal-untuk-47-anak https://amarmedia.co.id/peringati-hut-sumbawa-ke-67-dpk-ppni-rsud-sumbawa-gelar-khitan-massal-untuk-47-anak Peringati  HUT Sumbawa ke-67, DPK PPNI RSUD Sumbawa Gelar Khitan Massal untuk 47 Anak 

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id– Semangat kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa ke-67. Hari ini, Minggu (18/01/2026), Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSUD Sumbawa sukses menyelenggarakan kegiatan khitanan massal yang dipusatkan di RSUD Kabupaten Sumbawa, Sering.

Sebanyak 47 anak dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa hadir dengan antusias untuk mengikuti prosesi khitanan tersebut. Kegiatan ini menjadi bukti nyata pengabdian para perawat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga kurang mampu.

Khitan sebagai Ibadah dan Upaya Kesehatan

Ketua DPK PPNI RSUD Sumbawa, Ns. Yadi Fatriaullah, S.Kep, dalam sambutannya menekankan bahwa khitan memiliki nilai ganda, yakni sebagai pemenuhan syariat Islam sekaligus langkah penting dalam menjaga kesehatan reproduksi anak sejak dini.

"Khitan bukan hanya ibadah dan tradisi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesehatan anak-anak. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan dan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat," ujar Ns. Yadi di lokasi kegiatan.

Dirinya juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Direktur RSUD Sumbawa beserta keluarga besar rumah sakit, serta dr. Nugroho, Sp.B, yang bertindak sebagai Dokter Penanggung Jawab kegiatan. Dukungan fasilitas dan kerja keras para perawat RSUD Sumbawa menjadi kunci suksesnya acara ini.

Pelaksanaan khitan massal ini berjalan dengan penuh keceriaan. Selain mendapatkan pelayanan medis terbaik dari tim profesional RSUD Sumbawa, anak-anak peserta juga menerima bingkisan menarik sebagai bentuk motivasi dan apresiasi atas keberanian mereka.

Ns. Yadi menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci dalam menjalankan misi sosial.

“Sinergi seperti inilah yang diharapkan dapat terus tumbuh. DPK PPNI RSUD Sumbawa tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menebar kemaslahatan bagi umat,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu membantu meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu dalam melaksanakan kewajiban mengkhitankan putra-putra mereka. DPK PPNI RSUD Sumbawa berkomitmen untuk terus menjadikan aksi pengabdian masyarakat sebagai agenda rutin di masa mendatang.

"Ini adalah bentuk pengabdian kita kepada Tau dan Tanah Samawa tercinta. Kita bergerak bersama untuk Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera," tutup Ns. Yadi dengan optimis.

]]>
Sun, 18 Jan 2026 16:59:27 +0800 amr
Perkuat Ekonomi Syariah di Bale Mula, Bank Dinar Sambut Kunjungan Bupati Sumbawa dengan Aksi Sosial https://amarmedia.co.id/perkuat-ekonomi-syariah-di-bale-mula-bank-dinar-sambut-kunjungan-bupati-sumbawa-dengan-aksi-sosial https://amarmedia.co.id/perkuat-ekonomi-syariah-di-bale-mula-bank-dinar-sambut-kunjungan-bupati-sumbawa-dengan-aksi-sosial Perkuat Ekonomi Syariah di Bale Mula, Bank Dinar Sambut Kunjungan Bupati Sumbawa dengan Aksi Sosial

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Dinar Ashri, atau yang akrab dikenal sebagai Bank Dinar menegaskan komitmennya dalam mendukung ekosistem entrepreneur muda di Tana Samawa. Sebagai mitra utama dalam program Bale Mula (Balai Entrepreneur Muda Milenial), Bank Dinar turut menyemarakkan peluncuran program tersebut yang dipusatkan di Lapangan Pahlawan Sumbawa, Sabtu malam (17/1/2026).

Acara yang bertepatan dengan kemeriahan Car Free Night dalam rangka HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa ini berlangsung semarak. Suasana hangat terpancar saat Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, Sekretaris Daerah, dan jajaran Kepala OPD menyambangi gerai (stand) Bank Dinar.

Simbol Kebersamaan melalui "Bakso Gratis"

Ada pemandangan menarik yang mencuri perhatian pengunjung malam itu. Sebagai bentuk apresiasi dan upaya mendekatkan diri kepada masyarakat, Bank Dinar menyuguhkan hidangan bakso gratis bagi setiap pengunjung stand. Tak terkecuali rombongan Bupati Sumbawa yang tampak menikmati hidangan tersebut sembari berbaur akrab dengan warga.

Aksi sosial ini selaras dengan misi Bank Dinar untuk meningkatkan tanggung jawab sosial dan berperan aktif membantu pemerintah melalui pendekatan yang humanis.

Bank Dinar memandang Bale Mula sebagai wadah strategis untuk mengakselerasi pengembangan UMKM di Kabupaten Sumbawa. Kepala Cabang Bank Dinar Sumbawa, Fitriani SPd mengungkapkan bahwa kehadiran mereka bertujuan memberikan solusi keuangan syariah yang sehat dan berkesinambungan.

"Kami hadir bukan hanya sebagai lembaga perbankan, tetapi sebagai mitra tumbuh kembang bagi anak muda Sumbawa. Melalui Bale Mula, kami siap memberikan layanan berkualitas tinggi untuk membantu mereka menata manajemen keuangan dan akses permodalan," ujar Fitriani.

Dirinya juga menekankan pentingnya integritas bagi para pelaku usaha dalam mengelola pembiayaan. "Pesan kami kepada pelaku UMKM, jagalah nama baik di perbankan agar tidak terkendala dalam akses pembiayaan. Kelola usaha dengan jujur, profesional, dan amanah terhadap dana yang dipercayakan. Kami berkomitmen mempermudah akses keuangan sepanjang aspek karakter, prospek usaha, dan agunan terpenuhi," tambahnya.

Profil Bank Dinar: Pilar Ekonomi Syariah di NTB

Dijelaskan Fitriani bahwa berdiri sejak tahun 2006, BPRS Dinar Ashri telah berkembang menjadi salah satu pilar ekonomi syariah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dengan modal inti yang kuat mencapai 169 Milyar dan Aset 2,1 Triliun dan sebagai BPRS Terbesar Nasional, Bank Dinar terus memperkuat infrastruktur fisik maupun digital untuk melayani masyarakat.

Keterlibatan aktif Bank Dinar dalam program Bale Mula diharapkan dapat mempercepat visi Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam melahirkan generasi wirausaha yang cerdas, sehat, dan produktif. "Melalui pendampingan perbankan syariah yang konsisten, usaha rintisan di Sumbawa diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional menuju Indonesia Emas 2045"tutupnya.(AM)

]]>
Sun, 18 Jan 2026 10:22:47 +0800 amr
Bupati Jarot Resmi Kukuhkan Pengurus LATS Kecamatan se&Kabupaten Sumbawa Di Istana Dalam Loka https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-resmi-kukuhkan-pengurus-lats-kecamatan-se-kabupaten-sumbawa-di-istana-dalam-loka https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-resmi-kukuhkan-pengurus-lats-kecamatan-se-kabupaten-sumbawa-di-istana-dalam-loka Bupati Jarot Resmi Kukuhkan Pengurus LATS Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa Di Istana Dalam Loka

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa, nuansa adat dan budaya terasa kental di Istana Dalam Loka, Sabtu (17/01/2026). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang bergelar Dea Pati Kanadi Ling Samawa, secara resmi melantik Pengurus Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) tingkat Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa masa bakti 2026–2030.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, termasuk Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, Wakil Ketua DPRD Sumbawa, jajaran Camat, serta tokoh-tokoh adat Samawa.

Ketua LATS Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si., dalam laporannya menekankan bahwa pembentukan kepengurusan hingga tingkat kecamatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur adat hingga ke desa-desa.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga identitas Sumbawa yang telah ditetapkan sebagai Kota Pusaka sejak April 2017. "Pelestarian bangunan bersejarah dan benda pusaka bukan sekadar merawat fisik, tapi merawat ruh peradaban Tau Samawa," ungkapnya.

Dalam pidato arahannya, Bupati H. Jarot menegaskan bahwa LATS memiliki peran vital sebagai kompas moral di tengah derasnya arus modernisasi. Pelantikan ini disebutnya sebagai peneguhan amanah agar nilai-nilai luhur adat tetap berdiri tegak.

 "Sebagai Tau Samawa, kita berpegang teguh pada prinsip Takit Ko Nene, Kangila Boat Lenge (Takut kepada Allah, Malu berbuat buruk). Adat adalah penuntun rasa dan kebijaksanaan yang harus berjalan beriringan dengan roda pemerintahan," ujar Bupati.

Lebih jauh, Bupati Jarot menitipkan pesan khusus mengenai pelestarian alam. Ia mendorong pengurus LATS dan para Camat untuk menjadikan lembaga adat sebagai mitra strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem, termasuk melalui gerakan penanaman pohon.

“Lembaga adat harus menjadi jembatan. Saya meminta para Camat untuk melibatkan LATS dalam berpikir dan bertindak, demi memastikan pembangunan di Sumbawa tetap berkelanjutan dan selaras dengan alam,” tambahnya.

Prosesi pelantikan ditandai dengan penyematan Pin LATS secara simbolis oleh Bupati kepada perwakilan pengurus dari lima kecamatan. Penyematan ini menjadi simbol tanggung jawab besar yang kini berada di pundak para pengurus untuk menjaga marwah adat Samawa selama empat tahun ke depan.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas visi Sumbawa Unggul Maju Sejahtera, di mana kemajuan daerah tidak akan meninggalkan akar budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur. (AM)

]]>
Sun, 18 Jan 2026 00:02:42 +0800 amr
Momentum HUT Ke&67, Bupati Sumbawa Launching "Bale Mula": Rumah Inkubator Pengusaha Muda Menuju Indonesia Emas 2045 https://amarmedia.co.id/momentum-hut-ke-67-bupati-sumbawa-launching-bale-mula-rumah-inkubator-pengusaha-muda-menuju-indonesia-emas-2045 https://amarmedia.co.id/momentum-hut-ke-67-bupati-sumbawa-launching-bale-mula-rumah-inkubator-pengusaha-muda-menuju-indonesia-emas-2045 Momentum HUT Ke-67, Bupati Sumbawa Launching "Bale Mula": Rumah Inkubator Pengusaha Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Lapangan Pahlawan Sumbawa menjadi saksi sejarah baru bagi ekosistem ekonomi kreatif di Tana Samawa. Bertepatan dengan car free night malam minggu yang semarak dan rangkaian HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 tahun 2026, Bupati Sumbawa secara resmi meluncurkan Bale Mula (Balai Entrepreneur Muda Milenial), sebuah program strategis untuk mencetak pengusaha muda yang tangguh dan berdaya saing.

Acara peluncuran ini dihadiri langsung oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, jajaran Perangkat Daerah, perbankan, Baznas, dunia industri, serta ribuan masyarakat yang memadati area Car Free Day

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Ir H Syarifuddin Jarot menegaskan bahwa di usia ke-67, Kabupaten Sumbawa harus berani menegaskan arah pembangunan, terutama dalam menghadapi perubahan teknologi dan dunia kerja yang dinamis.

"Daerah tidak cukup hanya membangun jalan dan gedung. Kita harus membangun manusia, jejaring, dan ekosistem. Di titik inilah Bale Mula hadir sebagai ruang persiapan bagi pelaku UMKM, pengusaha rintisan, talenta kreatif, hingga pelaku ekonomi digital," ujar Bupati di atas panggung yang penuh cahaya.

Bale Mula bukan sekadar program seremonial, melainkan wadah pendampingan manajemen, legalitas, hingga arah bisnis. Bupati menekankan bahwa program ini fokus pada proses yang benar, bukan hasil instan.

"Yang kami bangun adalah jalan yang benar; dari ide mentah menjadi rencana matang, dari usaha rumahan menjadi bisnis yang tertib, dan dari kerja sendiri menjadi kolaborasi yang saling menguatkan," tegasnya.

Program ini lahir dari proses panjang melalui koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Bappeda, perbankan, hingga komunitas lokal. Nantinya, setelah pelaku usaha dianggap siap, Bale Mula akan bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan mereka dengan pemodal dan mitra strategis, marketplace Digital,dan Peluang Investasi Skala Luas.

Rayakan Tradisi Lewat Modernitas Kopi Sumbawa

Peluncuran Bale Mula dikemas dengan nuansa yang "membumi". Semangat anak muda dirayakan melalui Lomba Bagesa, Stand Up Comedy, hingga seni tradisional Balawas.

Salah satu momen paling ikonik adalah Coffee Night, di mana dilakukan aksi minum  cup Kopi Sumbawa bersama-sam. Bupati menyebut kopi sebagai simbol ekonomi daerah yang harus dirawat dengan sabar agar berdampak luas.

"Kopi Sumbawa yang kita minum malam ini adalah simbol. Ia tumbuh dari tanah, dirawat dengan sabar, dan dipanen dengan harap. Persis seperti ekonomi yang ingin kita bangun: berakar lokal, dikelola profesional, dan berdampak luas," tambahnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Bale Mula sebagai "rumah bersama" untuk belajar dan bangkit dari kegagalan. Ini adalah langkah nyata daerah dalam berkontribusi menuju visi Indonesia Emas 2045.

"Mari kita rawat dengan komitmen, bukan sekadar seremoni. Saya ingin anak-anak muda Sumbawa punya pilihan untuk bekerja, berkreasi, dan bertumbuh di tanah sendiri dengan martabat dan daya saing," pungkas Bupati sembari menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan mitra yang terlibat.(AM)

]]>
Sat, 17 Jan 2026 22:47:09 +0800 amr
Ketua BAZNAS Sumbawa Sampaikan Hikmah Isra Mi’raj 1447 H, Serahkan Bantuan Korban Banjir Sumatera https://amarmedia.co.id/ketua-baznas-sumbawa-sampaikan-hikmah-isra-miraj-1447-h-serahkan-bantuan-korban-banjir-sumatera https://amarmedia.co.id/ketua-baznas-sumbawa-sampaikan-hikmah-isra-miraj-1447-h-serahkan-bantuan-korban-banjir-sumatera Ketua BAZNAS Sumbawa Sampaikan Hikmah Isra Mi’raj 1447 H, Serahkan Bantuan Korban Banjir Sumatera

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, menyampaikan hikmah peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan menekankan pentingnya menjaga sholat lima waktu, memakmurkan masjid, serta mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan peringatan Isra Mi’raj tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa, Jumat (16/1/2026), dan dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah serta masyarakat.

Dalam tausiyahnya, Syukri Rahmat menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas keimanan umat Islam, khususnya dalam menjalankan sholat sebagai tiang agama.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya sholat lima waktu. Sholat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana membentuk akhlak dan disiplin. Selain itu, masjid harus dimakmurkan sebagai pusat ibadah, dakwah, dan kegiatan sosial umat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program Pemerintah Kabupaten Sumbawa, terutama program keagamaan dan sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan nilai-nilai religius.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Sumbawa juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada korban banjir di Sumatera sebesar Rp50.000.000. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa kepada Bupati Sumbawa Ir. H. Syarifuddin Jarot, M.P., sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Sumbawa terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana.

Sementara itu, Bupati Sumbawa dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Sumbawa yang religius dan berkeadaban.

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk membiasakan sholat subuh berjamaah di masjid, memperkuat kebersamaan umat, serta menghidupkan gerakan sedekah subuh sebagai wujud kepedulian sosial.

“Melalui sholat subuh berjamaah dan sedekah subuh, kita tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan mendukung program pemerintah daerah,” ungkapnya.

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumbawa, tokoh agama, dan masyarakat.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dalam membangun Sumbawa yang religius, peduli, dan berdaya saing.(AM)

]]>
Sat, 17 Jan 2026 12:02:02 +0800 amr
Peringatan Isra Mikraj di Masjid Agung, Bupati Jarot: Jadikan HUT Sumbawa ke&67 Momentum Kebersamaan https://amarmedia.co.id/peringatan-isra-mikraj-di-masjid-agung-bupati-jarot-jadikan-hut-sumbawa-ke-67-momentum-kebersamaan https://amarmedia.co.id/peringatan-isra-mikraj-di-masjid-agung-bupati-jarot-jadikan-hut-sumbawa-ke-67-momentum-kebersamaan Peringatan Isra Mikraj di Masjid Agung, Bupati Jarot: Jadikan HUT Sumbawa ke-67 Momentum Kebersamaan

Sumbawa – Menjelang hari jadi daerah yang ke-67, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Agung Nurul Huda, Jumat malam (16/1/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menekankan bahwa Isra Mikraj bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan refleksi spiritual tentang pentingnya ibadah shalat sebagai hadiah terbesar dari Allah SWT kepada umat manusia.

"Shalat adalah titik temu antara kesibukan dunia dan ketenangan jiwa. Melalui shalat, kita menjaga hubungan langsung dengan Sang Pencipta. Oleh karena itu, saya menekankan pentingnya shalat subuh berjamaah sebagai pondasi kuat dalam kehidupan sosial masyarakat Sumbawa," ujar Bupati di hadapan para jamaah.

Menuju HUT Kabupaten Sumbawa ke-67

Menghubungkan nilai-nilai spiritual dengan pengabdian daerah, Bupati Jarot mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa ke-67 yang jatuh pada 22 Januari mendatang dengan semangat persatuan.

"Mari kita jadikan tanggal 22 Januari sebagai hari kebersamaan. Perayaan ini bukan hanya sekadar seremoni atau rentetan acara saja, tetapi harus kita landasi dengan niat yang baik dan doa bersama untuk kemajuan daerah yang kita cintai ini," ajak Bupati.

Pesan Dakwah dan Kepedulian Sosial

Senada dengan Bupati, Ustadz Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, dalam ceramahnya menyampaikan bahwa masjid harus menjadi pusat kebersamaan. Ia mengingatkan bahwa shalat yang terjaga akan mencegah seseorang dari perbuatan yang tidak manusiawi serta meningkatkan ketakwaan. Ustadz Syukri juga secara khusus mengajak jamaah mendukung program pemerintah daerah dalam memakmurkan masjid melalui gerakan shalat berjamaah.

Sebagai bentuk nyata nilai kemanusiaan, acara ini juga dirangkaikan dengan aksi solidaritas untuk saudara-saudara yang tertimpa musibah di Sumatera. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan donasi bencana dengan rincian DKM Masjid Agung Nurul Huda sebesar Rp11.755.000, Baznas Kabupaten Sumbawa sebesar Rp50.000.000.

Total donasi tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Sumbawa untuk disalurkan kepada para korban bencana.

"Terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak-pihak yang telah berbagi. Semoga Allah SWT senantiasa meridai langkah kita dan menjaga Kabupaten Sumbawa tetap dalam perlindungan-Nya," pungkas Bupati Jarot menutup sambutannya.

Hadir pula dalam acara tersebut Para Staf Ahli, Para Asisten, Kepala OPD, Ketua TP-PKK, Ketua Dharma Wanita, serta Ketua GOW Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Sat, 17 Jan 2026 09:29:04 +0800 amr
SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Warnai HPN 2026 Serang https://amarmedia.co.id/siwo-award-2025-dan-penentuan-porwanas-2027-warnai-hpn-2026-serang https://amarmedia.co.id/siwo-award-2025-dan-penentuan-porwanas-2027-warnai-hpn-2026-serang Dari SIWO Award 2025 hingga Porwanas 2027, Agenda Besar SIWO PWI di HPN 2026

Jakarta.Amarmedia.co.id - Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia(SIWO PWI) dipastikan bakal menjadi salah satu magnet utama dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Serang, Banten. SIWO PWI Pusat menyiapkan dua agenda besar yakni Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SIWO se-Indonesia dan Anugerah SIWO Award 2025.

Ketua SIWO PWI Pusat, Suryansyah, mengatakan kedua kegiatan tersebut akan berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026, bertempat di Hotel Le Dian, Serang.

“Rakernas SIWO dan Anugerah SIWO Award 2025 digelar pada hari yang sama, Sabtu, 7 Februari 2026, di Hotel Le Dian, Serang, Banten,” ujar Suryansyah, Kamis (15/1/2026).

SIWO Award 2025 Disiarkan Langsung TVRI Sport

Anugerah SIWO Award 2025 adalah, sebuah penghargaan prestisius bagi insan olahraga Indonesia berprestasi sepanjang tahun 2025.

Ketua Panitia Pelaksana SIWO Award 2025, Dede Isharudin, menyebutkan acara ini akan disiarkan secara langsung oleh TVRI Sport.

“Anugerah SIWO Award 2025 akan disiarkan langsung oleh TVRI Sport pada Sabtu malam, 7 Februari 2026,” ujar Dede.

Proses Seleksi

Sebanyak 45 atlet putra dan putri masuk tahap penilaian, mencakup prestasi dari Kejuaraan Dunia, Olimpiade, Asian Games, SEA Games, hingga Kejuaraan Nasional. Setelah melalui verifikasi ketat, tim keabsahan menyaring 29 atlet senior dan 16 atlet junior terbaik.

Tim keabsahan diketuai Syahnan Rangkuti, dengan anggota yakni Femi Diah (detik.com), Putra Tegar (CNN Indonesia), Iwan Kurniawan selaku Ketua Bidang Pengumpulan dan Pengolahan Data (Pullata) serta Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) KONI Pusat, serta Suryo Agung, mantan atlet nasional.

Sementara dewan juri terdiri dari Gungde Ariwangsa (wartawan senior), Mohamad Kusnaeni (pengamat), dan Gugun Yudinar dari KONI Pusat.

Penghargaan Baru: Atlet Inspiratif

Pada gelaran tahun ini, SIWO PWI juga menambahkan kategori penghargaan baru di SIWo AWARD 2025, yakni Atlet Inspiratif.

“Penghargaan ini diberikan kepada atlet yang perjuangannya mampu memberi motivasi, semangat, dan nilai-nilai luhur dalam meraih prestasi,” ungkap Suryansyah.

Penghargaan untuk Tokoh Olahraga

Selain penghargaan pada atlit, pelatih, penghargaan juga diberikan kepada tokoh masyarakat, KONI dan Kepala Daerah yang peduli pada olahraga.

"Kepedulian itu ditunjukan pada aksi nyata, memajukan olahraga dan membangun infrastruktur olahraga di daerah dan kepedulian mereka pada atlit dan cabor olahraga di daerah," tambah Suryansyah.

Rakernas SIWO se Indonesia

Dalam Rakernas SIWO 2026, sejumlah agenda strategis akan dibahas, mulai dari program kerja SIWO tahun 2026, hingga penentuan calon tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.

Menurut Suryansyah, saat ini telah muncul dua provinsi kandidat tuan rumah Porwanas 2027, yakni Lampung dan Sumatera Utara.

“Kedua provinsi akan mempresentasikan kesiapan mereka, termasuk kesanggupan membayar uang garansi sebesar Rp100 juta sesuai keputusan Rakornas SIWO se-Indonesia,” jelasnya.

Tak hanya itu, Rakernas SIWO juga akan dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara SIWO PWI Pusat dan Komite Sepakbola Mini Indonesia.

Diskusi Nasional Sport Tourism Banten

Selain rakernas dan Anugerah Siwo Award, SIWO PWI juga menggelar diskusi nasional bertema Sport Tourism Provinsi Banten. Diskusi akan diikuti SIWO se Indonesia.

Diskusi nasional sport tourism ini adalah kerjasama PWI dengan Pemprov Banten untuk membantu promosi olahraga di Banten.

Rencananya, Diskusi Nasional tentang Sport Tourism Banten ini akan menampilkan pembicara Menteri Pariwisata, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Akademisi (Pengamat) Pariwisata dan Direktur Utama Tanjung Lesung selaku pengelola dan pengembang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung.

Dengan rangkaian agenda nasional, siaran langsung televisi, hingga penentuan masa depan Porwanas 2027, kehadiran SIWO PWI Pusat di HPN 2026 Serang dipastikan menjadi sorotan utama insan pers dan olahraga nasional.

Unggulan SIWO Award 

Berikut nama-nama unggulan Atlit, Pelatih dan Cabor SIWO Award 2025:

Lima Unggulan Atlet Putra Terbaik SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

1. Kiromal Katibin – Panjat Tebing

2. Rashif Amila Yaqin – Triathlon

3. Rizki Juniansyah – Angkat Besi

4. Robi Syianturi – Atletik

5. Seraf Naro Siregar – Wushu

Unggulan Atlet Putri Terbaik SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

1. Desak Made Rita Kusuma Dewi – Panjat Tebing

2. Dina Aulia – Atletik

3. Janice Tjen – Tenis

4. Martina Pratiwi – Triathlon

5. Odekta Naibaho – Atletik

Unggulan Atlet Harapan Putra SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

1. Ardana Cikal Damarwulan – Panjat Tebing

2. Basral Graito Hutomo – Skateboard

3. Evandra Florasta – Sepak Bola

4. Jason Donovan Yusuf – Renang

5. Moh. Zaki Ubaidillah – Bulutangkis

Unggulan Atlet Harapan Putri SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

1. Alma Ariella Tsany – Panjat Tebing

2. I Gusti Ayu Kristabella – Basket

3. Kayla Nadia Shafa – Triathlon

4. Luluk Diana Tri Wijayan – Angkat Besi

5. Masniari Wolf – Renang

Unggulan Pelatih Terbaik SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

1. Cali Amaral – Pelatih Triathlon

2. Dwi Janarto – Pelatih Atletik

3. Hendra Basir – Pelatih Panjat Tebing

4. Nova Ariyanto – Pelatih Sepak Bola

5. Triyatno – Pelatih Angkat Besi

Unggulan Atlet Putra Difabel (berdasarkan Abjad)

1. Abdil Majid Rahma (Pararenang)

2. Hikmat Ramdani (Parabadminton)

3. I Kadek Dwi Purwana (Paraatletik)

4. Ken Swagumilang (Parapanahan)

5. Muhammad Bintang Satria Herlangga (Boccia)

6. Tifan Abid Alana (Paracycling) 

7. Yayang Gunaya (Paratenismeja)

Unggulan Atlet Putri Difabel

1. A Delima Yunia Susanti (Parapowerlifting) 

2. Gischa Zayana (Boccia)

3. Karisma Evi Tiarani (Paraatletik)

4. Leli Marlina (Paratenismeja)

5. Qonitah Ikhtiar Syakuroh (Parabadminton)

6. Siti Alfiah (Pararenag)

Unggulan Pelatih Terbaik Difabel

1. Abdul Azis, Paraatletik

2. Andrian Margatha Kasih (Boccia)

3. Bangun Sugito (Paratenis meja)

4. Dinda Ayu Sekartaji (Pararenang)

5. Hary Susanto (Parabadminton)

Unggulan Cabang Olahraga (Cabor) Terbaik

1. Angkat Besi

2. Atletik

3. Dayung

4. Judo

5. Panjat Tebing

6. Triathlon

7. Wushu

Unggulan Atlet Inpsiratif (berdasarkan abjad)

1. Basral Graito (skateboard)

2. Dewi Laila Mubarokah(menembak)

3. Hendro Yap (atletik)

4. Janice Tjen (tenis)

5. Rilus Siko (sepak bola amputasi)

]]>
Fri, 16 Jan 2026 20:08:28 +0800 amr
Bidik PAD Rp300 Miliar, H. Zohran Desak Pembentukan Tim Terpadu Optimalisasi Pendapatan https://amarmedia.co.id/bidik-pad-rp300-miliar-h-zohran-desak-pembentukan-tim-terpadu-optimalisasi-pendapatan https://amarmedia.co.id/bidik-pad-rp300-miliar-h-zohran-desak-pembentukan-tim-terpadu-optimalisasi-pendapatan Bidik PAD Rp300 Miliar, H. Zohran Desak Pembentukan Tim Terpadu Optimalisasi Pendapatan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, S.H., memberikan penekanan serius dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026. Dalam Rapat Koordinasi Pendapatan Daerah yang digelar Rabu (14/1/2026), H. Zohran akrab disapa H Orek mengusulkan langkah strategis berupa pembentukan tim terpadu guna mencapai target yang lebih ambisius.

H. Zohran Orek menegaskan bahwa untuk mewujudkan visi Bupati dalam optimalisasi PAD, diperlukan perubahan pola kerja dari yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri menjadi kolaborasi lintas sektor.

Politisi senior NasDem ini optimis bahwa jika kebocoran anggaran diminimalisasi dan sinkronisasi data antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan maksimal, angka PAD Sumbawa bisa melonjak signifikan.

"Tahun ini PAD kita berada di angka Rp243 Miliar. Saya yakin dengan kerja keras dan kolaborasi, tahun 2026 kita bisa tembus di angka Rp300 Miliar. Syaratnya, semua kebocoran di OPD harus disinkronkan dan diminimalisasi," tegas H. Zohran di hadapan jajaran pimpinan OPD yang hadir.

Rekomendasi Pembentukan "Tim Optimalisasi PAD"

Sebagai langkah nyata, Komisi II secara resmi merekomendasikan pembentukan Tim Terpadu Optimalisasi PAD. H. Zohran merujuk pada keberhasilan daerah lain yang telah lebih dahulu menerapkan sistem tim kolaboratif untuk menggenjot pendapatan.

"Kami merekomendasikan agar segera dibentuk Tim Optimalisasi PAD. Seluruh OPD harus berkolaborasi di bawah koordinasi Bapenda. Dari hasil kunjungan kerja kami ke daerah lain, mereka sangat optimal setelah membentuk tim seperti ini," jelasnya.

Menurutnya, keberadaan tim ini nantinya akan berfungsi untuk memastikan tidak ada korelasi yang terputus antar OPD pengampu pendapatan, juga melakukan penilaian (appraisal) yang objektif terhadap potensi pajak dan retribusi daerah.

Demikian pula dengan melakukan pengawasan bersama untuk memastikan setiap potensi pendapatan masuk ke kas daerah secara utuh.

H. Zohran menyayangkan laporan capaian beberapa sektor yang masih belum menyentuh angka 100 persen. Ia menilai hal tersebut bukan semata-mata karena minimnya potensi, melainkan karena ego sektoral atau kurangnya kerja sama antar instansi.

"Hasil laporan menunjukkan masih ada yang belum mencapai target maksimal. Hal ini terjadi karena tidak adanya kolaborasi; masing-masing berjalan sendiri. Padahal, jika kita bergerak bersama, hasilnya akan jauh lebih baik untuk kemaslahatan umat," ungkapnya.

Di akhir penyampaiannya, H. Zohran berharap Bapenda selaku leading sector dapat segera menindaklanjuti rekomendasi pembentukan tim ini agar perubahan pendapatan sudah mulai terlihat di awal tahun anggaran 2026. (AM)

]]>
Thu, 15 Jan 2026 17:55:19 +0800 amr
Peringatan Malari 1974 dan HUT INDEMO ke 26 : Saat Sejarah Menagih Etika dalam Bernegara https://amarmedia.co.id/peringatan-malari-1974-dan-hut-indemo-ke-26-saat-sejarah-menagih-etika-dalam-bernegara https://amarmedia.co.id/peringatan-malari-1974-dan-hut-indemo-ke-26-saat-sejarah-menagih-etika-dalam-bernegara Peringatan Malari 1974 dan HUT INDEMO ke 26 : Saat Sejarah Menagih Etika dalam Bernegara

Oleh : Ariady Achmad.

Ketika Sejarah Mengingatkan: Kebebasan, Konstitusi, dan Etika yang Terancam Ulang

Universitas Paramadina, Jakarta Timur, menjadi ruang ingatan dan kesadaran kolektif pada peringatan Peristiwa Malari 15 Januari 1974 yang dirangkai dengan Hari Ulang Tahun INDEMO ke-26, pada Kamis 15 Januari 2026. Bukan sekadar seremoni, pertemuan ini menjelma menjadi forum refleksi mendalam tentang perjalanan demokrasi Indonesia—tentang kebebasan yang pernah diperjuangkan dengan risiko, dan kini kembali diuji oleh zaman.

Dalam sambutan dan pernyataannya, Dr. Hariman Siregar, tokoh sentral Malari 1974 sekaligus simbol konsistensi gerakan moral mahasiswa, menegaskan bahwa sejarah tidak pernah benar-benar berlalu. Ia berulang dalam bentuk yang berbeda, dengan aktor dan kemasan yang lebih halus, namun dengan ancaman yang serupa.

 “Keadaan hari ini mengulang suasana sekitar tahun 2000,” ujar Hariman, mengingatkan fase transisi demokrasi yang rapuh, ketika kebebasan telah dibuka tetapi institusi belum cukup kuat untuk menjaganya.

Kebebasan Dibuka, Tapi Belum Dijaga Sepenuhnya

Hariman secara tegas mengakui peran Presiden B.J. Habibie dalam membuka kran kebebasan pasca-Orde Baru. Kebebasan pers, kebebasan berserikat, dan kebebasan berpendapat adalah fondasi penting reformasi. Namun kebebasan, menurutnya, bukanlah tujuan akhir.

“Kebebasan itu dibuka, tapi harus disertai pemahaman konstitusi dan etika,” tegasnya.

Tanpa kesadaran konstitusional dan etika publik, kebebasan justru dapat berubah menjadi kekacauan, manipulasi kekuasaan, bahkan legitimasi bagi praktik-praktik yang merusak negara dari dalam.

Negara Kuat, Institusi Kuat, Bukan Kekuasaan yang Kuat

Dalam konteks situasi nasional hari ini, Hariman menekankan urgensi membangun negara yang kuat melalui institusi yang kuat, bukan melalui konsentrasi kekuasaan atau dominasi politik semata.

Institusi hukum, politik, dan demokrasi harus bekerja berdasarkan aturan, bukan kepentingan. Negara yang kuat adalah negara yang mampu melindungi warganya melalui kepastian hukum, bukan negara yang menakutkan masyarakatnya.

 “Kepastian hukum harus melindungi masyarakat, bukan melindungi kekuasaan,” kata Hariman, yang disambut anggukan para hadirin lintas generasi.

Rasa Malu sebagai Pilar Moral Bangsa

Salah satu penekanan penting dalam pernyataan Hariman adalah soal rasa malu—nilai yang kian tergerus dalam praktik kekuasaan modern.

Rasa malu, menurutnya, adalah rem etik terakhir ketika hukum dilemahkan dan kekuasaan kehilangan orientasi moral. Tanpa rasa malu, korupsi menjadi banal, pelanggaran hukum menjadi rutinitas, dan ketidakadilan dianggap normal.

Perang Total Melawan Korupsi

Dalam nada yang lugas dan tanpa kompromi, Hariman menyerukan perang terhadap korupsi dalam segala bentuknya. Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak boleh setengah hati.

 “Harus ada penindakan hukum yang masif terhadap pelanggaran hukum dan korupsi,” tegasnya.

Pesan ini sekaligus menjadi kritik terhadap melemahnya keberanian negara dalam menegakkan hukum secara adil dan konsisten, tanpa pandang bulu.

INDEMO dan Bukti Eksistensi Masyarakat Sipil

Peringatan HUT INDEMO ke-26 dalam momentum ini menegaskan satu hal penting: masyarakat sipil tidak mati. Ia mungkin dilemahkan, dipinggirkan, atau diabaikan, tetapi tetap eksis sebagai penyangga demokrasi.

Pertemuan di Universitas Paramadina ini menjadi bukti nyata bahwa ruang-ruang kesadaran masih hidup, bahwa dialog kritis masih berlangsung, dan bahwa semangat menjaga republik belum padam.

“Pertemuan ini membuktikan masyarakat sipil tetap ada dan eksis,” ujar Hariman menutup pernyataannya.

Penutup: Malari sebagai Cermin Zaman

Malari 1974 bukan sekadar catatan sejarah, melainkan cermin peringatan. Ia mengingatkan bahwa ketika negara menjauh dari keadilan, ketika kekuasaan abai pada etika, dan ketika hukum kehilangan keberpihakan pada rakyat, maka kegelisahan sosial akan menemukan jalannya sendiri.

Peringatan ini adalah ajakan untuk kembali pada esensi bernegara: konstitusi yang dihormati, hukum yang ditegakkan, institusi yang kuat, dan moral publik yang dijaga. Karena tanpa itu semua, sejarah bukan hanya akan berulang—tetapi bisa kembali dengan harga yang lebih mahal.(AM/Didu)

]]>
Thu, 15 Jan 2026 16:29:35 +0800 amr
Terkendala Surat Hibah, Bantuan Combine Harvester Nganggur https://amarmedia.co.id/terkendala-surat-hibah-bantuan-combine-harvester-nganggur https://amarmedia.co.id/terkendala-surat-hibah-bantuan-combine-harvester-nganggur Terkendala Surat Hibah, Bantuan Combine Harvester Nganggur

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa dari sektor pertanian pada tahun 2025, tercatat melampaui target yang telah ditetapkan. Meski demikian, optimalisasi pendapatan tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait pemanfaatan alat mesin pertanian (alsintan) jenis combine harvester. Sebab, bantuan pemerintah pusat itu hingga kini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat optimalisasi pendapatan daerah yang digelar Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa bersama jajaran Pemerintah Daerah, Rabu (14/1). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa dan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa PAD yang dikelola Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa pada tahun 2025 ditargetkan sebesar Rp100,8 juta, dengan realisasi mencapai Rp103,668 juta atau sekitar 102,8 persen. Capaian tersebut dinilai positif karena mampu melampaui target yang telah ditetapkan. Untuk tahun 2026, target PAD sektor pertanian kembali dinaikkan menjadi Rp105 juta, atau meningkat sekitar empat persen dibanding tahun sebelumnya.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Muhlis,SP.M.Si menjelaskan bahwa PAD sektor pertanian bersumber dari tiga pos utama. Yakni Balai Benih Pertanian melalui penjualan benih, Kebun Kelapa Bangkong, serta penyewaan alat dan mesin pertanian (alsintan). 

Muhlis mengungkapkan, ketiga sumber tersebut pada tahun 2025 dilaporkan telah memenuhi bahkan melampaui target pendapatan. Sebab, pihaknya menemui kendala dalam pengelolaan alsintan bantuan pemerintah pusat, khususnya alat combine harvester yang diterima pada tahun 2025. 

Menurutnya, alat tersebut sejatinya sudah dapat disewakan kepada petani. Namun belum dapat dimanfaatkan karena terkendala administrasi.

“Alat combine sebenarnya sudah bisa disewakan, tetapi sampai saat ini surat hibah dari kementerian belum kami terima. Kami khawatir jika dimanfaatkan sebelum ada dasar hukum yang jelas,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dinas Pertanian telah menyurati kementerian terkait sejak Desember 2025 untuk meminta kejelasan status hibah tersebut. Diharapkan pada tahun 2026 surat hibah dapat segera diterbitkan. Sehingga combine harvester tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Untuk mendukung kegiatan pertanian, sekaligus meningkatkan PAD.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, I Nyoman Wisma, mempertanyakan pula status pengelolaan aset pertanian lainnya, termasuk mesin air. Ia menjelaskan bahwa tidak seluruh bantuan alsintan yang berada di bawah Dinas Pertanian masuk sebagai objek PAD.

“Mesin air memang berada di bawah Dinas Pertanian, namun yang masuk kategori PAD hanya alsintan yang dikelola UPTB. Sementara bantuan yang langsung disalurkan ke kecamatan tidak menjadi objek PAD,” jelasnya.

Nyoman Wisma menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian administrasi hibah dari pemerintah pusat. Agar seluruh aset bantuan dapat segera dimanfaatkan secara maksimal. Langkah tersebut dinilai strategis untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah. Sekaligus mendukung produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Sumbawa kedepan. (AM/PKL Yuni/Dinda)

]]>
Wed, 14 Jan 2026 23:39:08 +0800 amr
Hindari Beban Objek Tidak Riil, Komisi II DPRD Sumbawa Desak Validasi Data Objek PAD Peternakan https://amarmedia.co.id/hindari-beban-objek-tidak-riil-komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-validasi-data-objek-pad-peternakan https://amarmedia.co.id/hindari-beban-objek-tidak-riil-komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-validasi-data-objek-pad-peternakan Hindari Beban Objek Tidak Riil, Komisi II DPRD Sumbawa Desak Validasi Data Objek PAD Peternakan

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id.– Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menekankan pentingnya validasi data objek Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu. Hal ini dilakukan agar penetapan target pendapatan tahun 2026 tidak membebani kinerja OPD dan mencerminkan kondisi riil di lapangan

Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pendapatan Daerah yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Rabu (14/1/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.I.P., dan  didampingi Sekretaris Komisi II, H. Zohran, S.H., serta dihadiri anggota komisi lainnya seperti Juliansyah, S.E., Kaharuddin Z., H. Andi Mappelepui, dan Muhammad Zain, S.I.P.Sekretaris para kepala OPD terkait

Dalam forum tersebut, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu instansi yang mendapat sorotan. Kepala Disnakkeswan, Syaifuddin SP, memaparkan bahwa secara akumulatif capaian PAD instansinya telah melampaui target

"Realisasi PAD per 31 Desember 2025 tercatat mencapai Rp2,79 miliar. Angka ini melampaui target penyesuaian yang ditetapkan sebesar Rp2,2 miliar," ungkap Syaifuddin. Capaian gemilang ini terutama ditopang oleh sektor Rumah Potong Hewan (RPH) yang realisasinya menembus 170,93 persen

Meski sektor RPH melampaui target, sektor pengeluaran atau penjualan ternak justru menunjukkan tren sebaliknya. Sekretaris Disnakkeswan menjelaskan, tidak tercapainya target pada sektor ini disebabkan oleh berbagai kendala administratif dan faktual di lapang

"Banyak ditemukan kasus ternak mati atau hilang di tingkat peternak yang tidak dilaporkan. Selain itu, kami mengalami kesulitan penagihan terhadap debitur atau anggota kelompok karena ada yang sudah meninggal dunia atau berpindah domisili tanpa alamat yang jelas," paparnya

Desakan Penghapusan Objek Tak Ril

Menanggapi laporan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma, memberikan instruksi tegas. Ia meminta agar basis data (database) objek retribusi segera dibersihkan dari data-data "sampah" yang tidak lagi produktif atau sudah hilang

"Objek retribusi yang faktanya sudah hilang, mati, atau pemiliknya sudah tidak ada, harus segera divalidasi dan dikeluarkan dari basis data. Jangan sampai target PAD terus dibebankan pada objek yang secara fisik sudah tidak ada," tegas Nyoman Wisma

Politisi PDIP ini menambahkan bahwa validasi data ini sangat krusial agar perencanaan anggaran ke depan lebih realistis dan terukur. Jika data tidak diperbarui, maka target yang ditetapkan setiap tahunnya hanya akan menjadi beban semu bagi kinerja dinas terkait

Ia pun meminta Dinas Peternakan untuk memperkuat koordinasi dengan petugas lapangan hingga pemerintah desa guna memastikan akurasi data ternak di setiap wilayah. "Kita ingin target PAD yang ambisius namun tetap masuk akal, tanpa mengabaikan potensi yang benar-benar ada," tutupnya. (AM/PKL Sinta/Yuni/Sahrol)

]]>
Wed, 14 Jan 2026 23:24:16 +0800 amr
Lampaui Target 128 Persen, Retribusi Parkir Dishub Sumbawa "Sumbang" Rp416 Juta ke Kas Daerah https://amarmedia.co.id/lampaui-target-128-persen-retribusi-parkir-dishub-sumbawa-sumbang-rp416-juta-ke-kas-daerah https://amarmedia.co.id/lampaui-target-128-persen-retribusi-parkir-dishub-sumbawa-sumbang-rp416-juta-ke-kas-daerah Lampaui Target 128 Persen, Retribusi Parkir Dishub Sumbawa "Sumbang"  Rp416 Juta ke Kas Daerah

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Sektor perhubungan menjadi salah satu primadona penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa di awal tahun 2026. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Sumbawa, Rabu (14/01/2026), Dinas Perhubungan (Dishub) melaporkan realisasi retribusi parkir yang jauh melampaui target yang ditetapkan.

Kepala Dinas Perhubungan Sumbawa H Rosihan ST.M.Si memaparkan bahwa target awal retribusi parkir Tahun 2025 sebesar Rp300 juta sempat dinaikkan menjadi Rp325 juta pada APBD Perubahan. Namun, kinerja di lapangan menunjukkan hasil signifikan dengan capaian total Rp416.500.000 atau sekitar 128 persen dari target.

"Alhamdulillah, rekan-rekan di lapangan sudah bekerja maksimal sehingga kita bisa melampaui angka yang ditargetkan," ujar Kadishub di hadapan pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Sumbawa.

Soroti Potensi Jalan Kartini dan Efektivitas E-Parkir

Meski menunjukkan tren positif, Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma, S.I.P., memberikan catatan kritis mengenai titik-titik parkir strategis. Wisma mempertanyakan transparansi setoran dari area padat kendaraan seperti sepanjang Jalan Kartini, Lawang Gali, area UD Ratna, serta area depan perbankan (BNI dan BRI).

Menanggapi hal tersebut, pihak Dishub menegaskan bahwa titik-titik yang disebutkan telah masuk dalam SK retribusi resmi dan berkontribusi langsung ke kas daerah.

Selain titik parkir jalan umum, Wisma juga menyoroti fasilitas E-Parkir di Pasar Seketeng yang dinilai belum berfungsi optimal sejak diluncurkan oleh Bupati. "Alat bantu digitalisasi ini pernah di-launching, namun asas manfaatnya belum terasa. Perlu pendekatan yang lebih baik agar sistem digital ini berjalan efektif untuk menekan kebocoran pendapatan," tegas Wisma.

Dalam rapat tersebut, muncul pula usulan mengenai potensi retribusi dari penambatan perahu nelayan di muara kali. Namun, Komisi II mengingatkan agar Dishub tidak berjalan sendiri dalam mengelola fasilitas dermaga atau tambatan perahu.

Sekretaris Komisi II, H. Zohran, S.H., atau yang akrab disapa H. Orek, menekankan pentingnya integrasi antar-OPD. Ia menyarankan Dishub berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) yang memiliki kewenangan atas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Tanjung Pengamas dan Labuhan Bua.

"OPD pengampu pendapatan tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Harus terintegrasi. Dishub berurusan dengan dermaganya, DKP dengan TPI-nya. Begitu juga koordinasi dengan PRKP terkait pajak penerangan jalan di area tambak," jelas H. Orek dari fraksi NasDem ini.

Sebagai langkah konkret, Komisi II merekomendasikan pembentukan Tim Optimis PAD di bawah komando Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Tim ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam mengejar target peningkatan PAD demi kemaslahatan pembangunan di Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan pemerintahan saat ini. (AM /Nurullita/ Sakiamahwati)

]]>
Wed, 14 Jan 2026 23:13:15 +0800 amr
Genjot PAD dan Dukung Program MBG, DKP Sumbawa Bakal Jual Ikan Ukuran Konsumsi Rp25 Ribu Per Kilo https://amarmedia.co.id/genjot-pad-dan-dukung-program-mbg-dkp-sumbawa-bakal-jual-ikan-ukuran-konsumsi-rp25-ribu-per-kilo https://amarmedia.co.id/genjot-pad-dan-dukung-program-mbg-dkp-sumbawa-bakal-jual-ikan-ukuran-konsumsi-rp25-ribu-per-kilo Genjot PAD dan Dukung Program MBG, DKP Sumbawa Bakal Jual Ikan Ukuran Konsumsi Rp25 Ribu Per Kilo

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Sumbawa, Rabu (14/1/2026). Dalam rapat tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) memaparkan strategi baru untuk meningkatkan pendapatan sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.I.P., didampingi Sekretaris Komisi II, H. Zohran, S.H., serta dihadiri anggota komisi lainnya seperti Juliansyah, S.E., Kaharuddin Z., H. Andi Mappelepui, dan Muhammad Zain, S.I.P.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat, S.Pi., M.T., mengungkapkan bahwa realisasi PAD DKP per 31 Desember 2025 mencapai Rp292 juta atau sekitar 72 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp402,2 juta.

"Sumber pendapatan asli daerah di OPD kami berasal dari Penyewaan Balai Benih Ikan Pantai  di Meno untuk Hatchery, dan Cold Storage Goa Tanjung Pengamas, Penjualan Benih Ikan Air Tawar di Rhee (Nila, Karper, Tawes), serta retribusi TPI Tanjung Pangamas Kec.  Lab.  Badas dan Labuhan Bua Kec. Utan" jalan Dayat.

Ia mengakui adanya kendala dalam mencapai target 100 persen, terutama pada sektor penyewaan BBI Meno yang terhambat nilai sewa sebesar Rp178,5 juta. Hal ini dipicu oleh persaingan ketat dengan pihak swasta di sektor benur yang kini mulai menjamur. Selain itu, permintaan benih ikan air tawar menurun drastis karena daerah sentra budidaya seperti Kecamatan Batu Lanteh kini sudah mampu melakukan pembenihan secara mandiri.

Menyiasati tantangan tersebut, DKP Sumbawa menyiapkan langkah taktis pada tahun 2026 dengan melakukan pemutihan terhadap indukan ikan yang sudah tidak produktif. Induk ikan tersebut akan dijual sebagai ikan konsumsi dengan harga miring.

"Kami berencana menjual ikan konsumsi dari induk yang tidak produktif lagi dengan harga Rp25.000 per kilogram. Harga ini jauh di bawah harga pasar saat ini," tambah Rahmat.

Langkah ini mendapat apresiasi positif dari Pimpinan Komisi II DPRD Sumbawa. I Nyoman Wisma menilai strategi ini sangat relevan dengan kebutuhan lokal, terutama dalam mendukung ketersediaan bahan baku untuk Satuan Pelayanan Perangkat Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Penjualan ikan konsumsi ini adalah strategi yang baik. Kita harus serius mendukung kebutuhan program MBG agar bahan pangannya tidak perlu didatangkan dari luar daerah. Sangat disayangkan jika telur, beras, hingga sayur masih dari luar, padahal kita punya potensi," tegas Wisma.

DPRD berharap melalui optimalisasi aset dan strategi penjualan ikan konsumsi ini, DKP tidak hanya mampu mengejar target PAD, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pemenuhan gizi masyarakat di Kabupaten Sumbawa. (AM/Risa)

]]>
Wed, 14 Jan 2026 22:50:19 +0800 amr
Sikap Tegas PDIP Sumbawa Soal Blok Dodo–Rinti: Optimisme Rasional demi Masa Depan Daerah https://amarmedia.co.id/sikap-tegas-pdip-sumbawa-soal-blok-dodorinti-optimisme-rasional-demi-masa-depan-daerah https://amarmedia.co.id/sikap-tegas-pdip-sumbawa-soal-blok-dodorinti-optimisme-rasional-demi-masa-depan-daerah Sikap Tegas PDIP Sumbawa Soal Blok Dodo–Rinti: Optimisme Rasional demi Masa Depan Daerah

Abdul Rafiq: Blok Dodo–Rinti Adalah Harapan Baru bagi Ekonomi dan Kesejahteraan Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa secara resmi menyatakan sikap optimisme yang rasional terkait rencana operasional Tambang Emas Blok Dodo–Rinti. Partai berlambang banteng ini menegaskan bahwa kehadiran investasi raksasa tersebut harus menjadi momentum kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan rakyat Sumbawa.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si, mengungkapkan bahwa proyek Blok Dodo–Rinti bukan sekadar angka di atas kertas. Dengan nilai investasi mencapai Rp50 triliun dan estimasi kebutuhan 15.000 tenaga kerja selama fase konstruksi empat tahun ke depan, proyek ini adalah mesin penggerak ekonomi yang sangat masif.

"Kita tidak boleh terjebak dalam perdebatan hitam-putih antara menolak atau menerima. Realitasnya, ini adalah peluang besar. PDI Perjuangan mengajak semua elemen untuk duduk bersama, berdiskusi secara terbuka mengenai bagaimana manfaat konkret tambang ini benar-benar jatuh ke tangan masyarakat Sumbawa," ujar Abdul Rafiq dalam keterangan persnya, Rabu (14/1/2026).

Abdul Rafiq juga menyoroti kondisi keuangan daerah yang saat ini memiliki ruang fiskal sangat terbatas akibat kebijakan pemerintah pusat. Kehadiran Blok Dodo–Rinti dipandang sebagai harapan baru untuk menghadirkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, PDIP mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan langkah strategis sejak dini, di antaranya Pemetaan Tenaga Kerja Lokal dengan mengidentifikasi kebutuhan skill agar putra-putri daerah bisa terserap maksimal di fase konstruksi maupun operasional.

Demikian pula pemberdayaan UMKM & Jasa Pendukung dengan menyiapkan pengusaha lokal agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat aktif dalam rantai pasok industri pertambangan.

Optimisme PDI Perjuangan didasari oleh profil kepemimpinan di Kabupaten Sumbawa saat ini. Bupati Sumbawa, Ir. Sarafuddin Jarot MP, dinilai memiliki keunggulan karena latar belakangnya sebagai alumni perusahaan tambang.

"Beliau sangat memahami dinamika industri ini, baik dari sisi teknis maupun tata kelola sosial. Ditambah lagi dengan adanya figur Bapak Ahmad Salim sebagai manajer senior external yang merupakan putra asli Sumbawa. Kami yakin ada komitmen moral yang kuat untuk memastikan tambang ini berpihak pada kepentingan lokal," lanjut Rafiq yang pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa periode 2019-2024 ini.

Selain sektor ekonomi, kehadiran tambang ini diharapkan mampu mengerek kualitas pendidikan tinggi di Sumbawa. PDI Perjuangan melihat peluang besar bagi kampus-kampus lokal untuk menjalin kerja sama riset, program magang, hingga penyelarasan kurikulum agar lulusan perguruan tinggi di Sumbawa siap kerja sesuai standar industri internasional.

Seruan untuk Pengawasan Kontruktif

Menutup pernyataannya, Abdul Rafiq mengajak seluruh masyarakat untuk mengawal proses ini dengan kritis namun tetap konstruktif. Ia menekankan pentingnya operasional yang patuh pada regulasi, menjaga kelestarian lingkungan, dan menjunjung tinggi keadilan sosial.

"Dengan perencanaan matang dan pengawasan yang kuat, kami percaya Blok Dodo–Rinti akan menjadi berkah bagi pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Kabupaten Sumbawa," pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 14 Jan 2026 21:47:44 +0800 amr
Jaga Identitas Budaya, Pemda, LPPM UNSA dan PT. AMMAN Dorong Perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal Motif Kere Alang Sumbawa https://amarmedia.co.id/jaga-identitas-budaya-pemda-lppm-unsa-dan-pt-amman-dorong-perlindungan-kekayaan-intelektual-komunal-motif-kere-alang-sumbawa https://amarmedia.co.id/jaga-identitas-budaya-pemda-lppm-unsa-dan-pt-amman-dorong-perlindungan-kekayaan-intelektual-komunal-motif-kere-alang-sumbawa Sumbawa Amarmedia.co.id — Sebagai langkah strategis dalam melindungi warisan leluhur dan identitas daerah, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Samawa (UNSA) bekerja sama dengan PT. AMMAN menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Motif dan Corak Kere Alang sebagai Ekspresi Budaya Menuju Perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal”.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Sumbawa pada Selasa (13/1/2026) ini bertujuan untuk menginisiasi pendokumentasian ilmiah serta perlindungan hukum atas motif tenun khas Sumbawa agar terhindar dari klaim pihak luar.

Sinergi Akademisi, Industri, dan Pemerintah

FGD ini merupakan bagian dari agenda penelitian yang diketuai oleh Dr. Ieke Wulan Ayu, S.STP., M.Si.  bersama Tim  Peneliti LPPM UNSA yang terdiri dari M.Yamin,M.Si, Erma Suryani, M.Pd, M. Anugera Fuji Sakti, S.H., M.H, dan Syarif Fitrianto, M.Pd.

FGD yang berlangsung di Ruang Rapat Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (13/1), dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa, akademisi UNSA,akademisi UTS, perwakilan PT AMMAN, tokoh adat Bala Datu Ranga,Ketua LATS,Pemerhati Budaya, Asosiasi Pengrajin Tenun Sumbawa serta unsur Pemerintah Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menekankan pentingnya perlindungan hukum di tengah meningkatnya popularitas tenun Sumbawa di kancah nasional maupun internasional.

"FGD ini adalah langkah krusial. Kita tidak ingin kekayaan intelektual asli Sumbawa justru dikuasai oleh pihak luar. Perlindungan HAKI Komunal sangat penting untuk menjaga identitas budaya kita di masa depan," tegas Bupati.

Senada dengan Bupati, Ketua DEKRANASDA Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., menyatakan bahwa institusinya berkomitmen menjadi motor penggerak ekonomi kreatif berbasis karya lokal. Untuk tahap awal, DEKRANASDA memberikan perhatian khusus pada sektor wastra (kain tradisional).

"Kami berfokus pada wastra terlebih dahulu karena ada urgensi regenerasi penenun lokal. Tenun Sumbawa, baik Kere Alang maupun Kere Sesek, bukan sekadar kain, melainkan warisan sejarah dan aset ekonomi daerah yang harus tetap lestari di tangan generasi muda kita," ungkap Hj. Ida Fitria.

Lebih lanjut, Ketua DEKRANASDA berharap hasil dari FGD ini dapat menghasilkan dokumen teknis yang komprehensif, mulai dari identifikasi motif, verifikasi, hingga perumusan filosofi yang mendalam.

"Kami ingin ada deskripsi motif yang disepakati bersama, penamaan yang sinkron, dan filosofi yang terdokumentasi dengan baik agar tidak multitafsir. Ini adalah fondasi utama agar rekomendasi teknis siap ditindaklanjuti ke Kementerian Hukum dan HAM RI. Kami akan kawal proses ini hingga pendaftaran KIK tuntas," pungkasnya.

Dalam sesi pemaparan utama, Ketua Tim Peneliti Dr. Ieke Wulan Ayu, S.STP., M.Si menyampaikan latar belakang, tujuan, serta arah riset yang sedang dan akan dilakukan oleh Tim LPPM UNSA. Ia menegaskan bahwa penelitian ini berangkat dari kekhawatiran masyarakat Sumbawa terhadap lemahnya perlindungan administratif atas warisan budaya lokal, yang berpotensi memicu klaim kepemilikan oleh pihak lain, baik antar daerah, lintas negara, maupun klaim individual melalui mekanisme Hak Kekayaan Intelektual.

“UNSA bersama PT. AMMAN memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk menjaga karakter, corak, dan motif Kere Alang sebagai identitas budaya Sumbawa. Melalui riset ini, kami memastikan bahwa Kere Alang terdokumentasi secara ilmiah dan dapat diusulkan sebagai Kekayaan Intelektual Komunal milik masyarakat Sumbawa,” jelas Dr. Ieke Wulan Ayu dalam pemaparannya.

Sementara itu, Rektor Universitas Samawa yang diwakili oleh Wakil Rektor II, M. Yamin, M.Si, menegaskan bahwa keterlibatan UNSA dalam penelitian ini merupakan wujud komitmen perguruan tinggi dalam menjaga, melindungi, dan mengembangkan kekayaan budaya daerah melalui pendekatan akademik dan kolaboratif.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis tidak hanya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam menjaga identitas budaya lokal. Riset Kere Alang ini menjadi kontribusi nyata UNSA dalam mendukung perlindungan hukum budaya Sumbawa sekaligus mendorong kesejahteraan para penenun,” ujar M. Yamin.

Dalam pelaksanaan riset, Tim LPPM UNSA juga melibatkan Museum Bala Datu Ranga sebagai mitra strategis yang diharapkan menjadi “mercusuar” informasi terkait ragam, motif, dan corak Kere Alang agar terpublikasi secara luas kepada masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan adat dan kultural, pada kegiatan FGD tersebut juga dilaksanakan penyerahan Surat Mandat dari Sultan Kaharuddin Sumbawa kepada Tim Peneliti UNSA. Penyerahan mandat ini menjadi simbol legitimasi adat terhadap upaya pelestarian dan perlindungan Kere Alang Sumbawa.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Tim LPPM UNSA selanjutnya akan diserahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa melalui Dekranasda untuk diajukan dalam proses pengurusan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK). Diharapkan, langkah ini tidak hanya memberikan kepastian perlindungan hukum, tetapi juga melahirkan eksternalitas positif secara ekonomi bagi para penenun melalui peningkatan nilai tambah dan pengakuan terhadap Kere Alang sebagai warisan budaya Sumbawa. ( AM)

]]>
Wed, 14 Jan 2026 07:06:12 +0800 amr
Ironi Pembangunan dan Runtuhnya Ekologi: Analisis Sosiologi Lingkungan atas Deforestasi di Desa Batu Bangka https://amarmedia.co.id/ironi-pembangunan-dan-runtuhnya-ekologi-analisis-sosiologi-lingkungan-atas-deforestasi-di-desa-batu-bangka https://amarmedia.co.id/ironi-pembangunan-dan-runtuhnya-ekologi-analisis-sosiologi-lingkungan-atas-deforestasi-di-desa-batu-bangka Ironi Pembangunan dan Runtuhnya Ekologi: Analisis Sosiologi Lingkungan atas Deforestasi di Desa Batu Bangka

Oleh: Ayu Safitri, Suhery Cantika, Elda Novi Cahyanti, Dewi Kurnia Antari Putri, Fadilah Cahya Aulia

(Mahasiswi Program Studi Sosiologi, Universitas Teknologi Sumbawa)

Pendahuluan

Hutan bukan sekadar kumpulan pohon, melainkan fondasi stabilitas bagi kehidupan manusia di sekitarnya. Namun, di Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, hubungan harmonis ini mulai retak. Fenomena deforestasi atau penggundulan hutan telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan. Lahan yang dulunya hijau kini berubah menjadi hamparan jagung dan pemukiman.

Dampaknya bukan hanya hilangnya pepohonan, melainkan rusaknya infrastruktur vital seperti jalan desa yang menjadi urat nadi ekonomi. Esai ini akan membedah bagaimana pilihan-pilihan sosial dan ekonomi masyarakat, jika dilihat melalui kacamata sosiologi lingkungan, justru berujung pada kerugian kolektif yang menghambat kemajuan desa.

Deforestasi sebagai Tindakan Sosial yang Rasional

Jika kita meminjam perspektif Max Weber, deforestasi di Desa Batu Bangka bukanlah sekadar peristiwa alam, melainkan sebuah tindakan sosial. Masyarakat melakukan penebangan bukan tanpa alasan; ada makna subjektif yang diarahkan pada pencapaian ekonomi. Dalam hal ini, terjadi apa yang disebut Weber sebagai Rasionalitas Instrumental.

Masyarakat memandang hutan sebagai sumber daya yang harus dikonversi menjadi keuntungan cepat melalui perladangan jagung. Jagung dipilih karena memiliki pasar yang jelas dan hasil yang instan. Namun, rasionalitas ini sering kali bersifat picik. Demi mengejar efisiensi ekonomi jangka pendek, aspek ekologis diabaikan. Akibatnya, hutan kehilangan fungsinya sebagai penyerap air. Ketika vegetasi hilang, tanah kehilangan jangkar alaminya, menyebabkan erosi yang kemudian merusak struktur jalan saat banjir bandang melanda.

Krisis Otoritas dan Kegagalan Birokrasi

Selain faktor perilaku individu, Weber juga menekankan pentingnya otoritas legal-rasional melalui birokrasi. Di Desa Batu Bangka, terdapat indikasi melemahnya pengawasan otoritas terhadap kawasan hutan. Birokrasi yang seharusnya menjadi benteng perlindungan lingkungan sering kali terjebak dalam dilema antara mencapai target pembangunan ekonomi dan menjaga kelestarian alam.

Lemahnya penegakan hukum terhadap illegal logging skala kecil dan pembiaran pembukaan lahan liar menciptakan persepsi bahwa eksploitasi hutan adalah hal yang wajar. Ketimpangan antara kebijakan di atas kertas dengan praktik di lapangan mengakibatkan kerusakan lingkungan yang sistematis, yang pada akhirnya membebani negara dan desa dengan biaya perbaikan infrastruktur jalan yang terus-menerus rusak akibat bencana.

Dampak Sistemik: Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi

Dampak deforestasi di Desa Batu Bangka bersifat berantai. Secara ekologis, hilangnya tutupan hutan memicu banjir bandang dan krisis air bersih karena rusaknya siklus hidrologi.

Secara sosial, bencana yang timbul akibat kerusakan hutan memicu konflik lahan dan memperlemah hak-hak komunitas lokal atas sumber daya yang sehat. Namun, dampak yang paling dirasakan sehari-hari adalah kerusakan jalan. Jalan yang lumpuh akibat erosi dan banjir dari perbukitan gundul menyebabkan petani kesulitan membawa hasil panen ke kota. Ekonomi lokal pun terhenti. Ini adalah sebuah ironi: hutan digunduli untuk pertanian, namun hasil pertanian tidak bisa dijual karena jalan rusak akibat hutan yang digunduli.

Dampak Manifestasi di Desa Batu Bangka

secara Lingkungan adalah terjadinya Erosi tanah, hilangnya habitat fauna, dan risiko banjir bandang. Secara Sosial terjadi Konflik perebutan lahan dan penurunan kualitas hidup masyarakat dan secara ekonomi menimbulkan biaya tinggi untuk perbaikan jalan dan penurunan produktivitas lahan.

Menuju Etika Tanggung Jawab

Solusi atas krisis ini menuntut transisi dari "Etika Keyakinan" (yang hanya percaya pada pertumbuhan ekonomi) menuju "Etika Tanggung Jawab". Masyarakat dan pemerintah harus mulai memperhitungkan konsekuensi jangka panjang dari setiap pohon yang ditebang. Pembangunan jalan dan pembukaan lahan harus dilakukan dengan perhitungan risiko ekologis yang matang.

Kesimpulan

Deforestasi di Desa Batu Bangka adalah bukti nyata bahwa ketika alam hanya dianggap sebagai komoditas, masyarakatlah yang akhirnya menanggung beban kerusakannya. Kerusakan jalan desa adalah simbol dari kegagalan kita dalam mengelola keseimbangan antara kebutuhan perut dan kelestarian bumi. Diperlukan sinergi antara kesadaran masyarakat dan ketegasan birokrasi untuk melakukan reboisasi dan pengawasan ketat. Tanpa perubahan cara pandang yang lebih bertanggung jawab terhadap alam, pembangunan ekonomi yang dikejar melalui deforestasi hanya akan menjadi jalan buntu bagi kesejahteraan masa depan. (AM)

]]>
Wed, 14 Jan 2026 06:46:10 +0800 amr
Dampak Banjir terhadap Masyarakat Brang Bara: Analisis Sosiologi Lingkungan https://amarmedia.co.id/dampak-banjir-terhadap-masyarakat-brang-bara-analisis-sosiologi-lingkungan https://amarmedia.co.id/dampak-banjir-terhadap-masyarakat-brang-bara-analisis-sosiologi-lingkungan Oleh: Vallensiana Ceria, Nengsih Purnama, Nurmeilani, Febi Pebriani, Fatimah Az Zahro (Mahasiswi Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Teknologi Sumbawa)

Pendahuluan

Bencana alam sering kali dianggap sebagai peristiwa murni teknis atau meteorologis. Namun, jika ditelaah lebih dalam, bencana seperti banjir di Kelurahan Brang Bara, Kabupaten Sumbawa, merupakan cermin dari rapuhnya hubungan antara manusia dan alam. Secara geografis, Brang Bara yang terletak di dataran rendah memang rentan, tetapi krisis ini diperparah oleh dinamika sosial-ekologis yang terjadi jauh di wilayah hulu. Melalui perspektif sosiologi lingkungan, esai ini akan membedah bagaimana perilaku manusia di satu wilayah menciptakan penderitaan ekonomi di wilayah lain, sekaligus bagaimana masyarakat membangun benteng pertahanan sosial di tengah genangan air.

Akar Masalah: Ketimpangan Ekologis Manusia

Teori Ekologi Manusia yang dikembangkan oleh Robert E. Park menekankan adanya hubungan timbal balik yang konstan antara masyarakat dan lingkungannya. Dalam konteks Brang Bara, hubungan ini tampak sedang sakit. Banjir kiriman yang melanda pemukiman warga bukan sekadar "nasib" karena curah hujan tinggi, melainkan dampak dari aktivitas deforestasi masif di kawasan Semongkat (hulu sungai).

Pengalihan fungsi lahan hutan menjadi perkebunan jagung menyebabkan tanah kehilangan daya serapnya. Akibatnya, air hujan tidak lagi menjadi berkah yang terserap ke dalam tanah, melainkan berubah menjadi run-off atau air permukaan yang mengalir destruktif ke hilir. Fenomena ini menunjukkan bahwa permasalahan lingkungan di Brang Bara bersifat struktural; tindakan ekonomi segelintir orang di hulu berdampak pada stabilitas sosial masyarakat di hilir.

Realitas Ekonomi: Kehilangan dan Kerentanan

Ketika banjir melanda, dampak yang paling nyata terlihat adalah pada sektor ekonomi. Bagi warga Brang Bara, banjir bukan sekadar air yang masuk ke rumah, melainkan ancaman terhadap kelangsungan hidup. Kerusakan aset produktif seperti warung kelontong dan tempat usaha mikro menjadi pukulan telak. Banyak warga yang kehilangan modal usaha dalam semalam, memaksa mereka kembali ke titik nol tanpa adanya tabungan atau dana darurat yang memadai.

Ketidakmampuan ekonomi ini menciptakan siklus kerentanan. Meskipun pemerintah daerah hadir memberikan bantuan, intervensi yang dilakukan sejauh ini masih bersifat karitatif atau bantuan darurat jangka pendek seperti sembako. Belum ada skema pemulihan ekonomi jangka panjang atau asuransi kerugian bencana yang mampu melindungi warga dari kemiskinan pasca-banjir.

Resiliensi Sosial: Antara Gotong Royong dan Kekerabatan

Di balik dampak destruktifnya, banjir juga memicu munculnya "Solidaritas Organik" yang kuat. Menariknya, di tengah keterbatasan bantuan resmi, masyarakat Brang Bara mengaktifkan modal sosial mereka sendiri. Terjadi transformasi pola interaksi; warga saling membantu mengevakuasi barang, membersihkan lumpur, dan berbagi makanan.

Namun, Berdasarkan hasil observasi lapangan dan wawancara mendalam,ditemukan bahwa bencana banjir yang melanda Kelurahan Brang Bara tidak terlepas dari degradasi lingkungan yang terjadi di wilayah hulu sungai, tepatnya di kawasan Semongkat. 

Secara sosiologi lingkungan, fenomena ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan ekosistem akibat aktivitas deforestasi dan penggundulan hutan secara masif. Hilangnya vegetasi di wilayah hulu menyebabkan perubahan struktur dan daya serap tanah; ketiadaan akar pohon mengakibatkan air hujan tidak lagi terinfiltrasi ke dalam tanah secara optimal,melainkan langsung menjadi air permukaan (run-off) yang mengalir deras kepemukiman. Kondisi ekologis yang rusak di hulu inilah yang menjadi pemicuutama terjadinya banjir kiriman yang secara periodik mengancam stabilitas kehidupan masyarakat di hilir, khususnya Kelurahan Brang Bara.

Dalam konteks sosiologis, dampak sosial dipahami sebagai perubahan signifikan dalam struktur dan pola kehidupan masyarakat akibat suatu fenomena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pascabanjir, terjadi transformasi dalam pola interaksi masyarakat Kelurahan Brang Bara. Meskipun aktivitas rutin seperti pekerjaan dan pendidikan mengalami kelumpuhan total akibat akses yang terputus, muncul fenomena penguatan modal sosial di tengah krisis. Solidaritas organik terlihat nyata melalui meningkatnya intensitas gotong royong warga dalam membersihkan lingkungan dan mendistribusikan bantuan. Menariknya, terdapat pola bantuan yang berbasis kekerabatan (kinship), di mana warga yang tidak terdampak secara langsung cenderung memprioritaskan bantuan tenaga dan materi kepada keluarga atau kerabat dekat mereka yang mengalami kerusakan tempat tinggal paling parah.

Hal inimerefleksikan bahwa di tengah bencana, ikatan primordial tetap menjadi fondasi utama dalam mekanisme pertahanan sosial masyarakat desa.

Secara ekonomi, banjir menimbulkan dampak destruktif terhadap stabilitas finansial warga. Kerusakan yang terjadi dikategorikan sebagai kerusakan struktural dan kehilangan aset produktif. Banyak warga kehilangan harta benda, sementara sektor usaha mikro seperti warung dan tempat usaha kecil milik penduduk hancur tersapu arus. Kehilangan modal usaha ini memaksa masyarakat untuk memulai kembali (rebuilding) aktivitas ekonomi mereka dari titik nol tanpa adanya cadangan dana darurat yang memadai.

Kelumpuhan ekonomi ini diperparah dengan terhentinya mata pencaharian harian selama masa pemulihan, yang pada akhirnya meningkatkan kerentanan ekonomi masyarakat  Brang Bara dalam jangka panjang.

Terkait respon otoritas, hasil observasi menunjukkan bahwa peran pemerintah masih terfokus pada fase tanggap darurat (emergency response).Intervensi yang diberikan cenderung bersifat karitatif, yakni penyediaan kebutuhan logistik dasar seperti bantuan pangan (sembako) dan makanan siap saji bagi para pengungsi. Meskipun bantuan ini sangat krusial saat masyarakat berada di posko pengungsian atau sedang melakukan perbaikan mandiri, namun keterlibatan pemerintah dalam pemulihan ekonomi jangka panjang dan mitigasi banjir berbasis lingkungan di wilayah hulu (Semongkat) dirasa masih memerlukan strategi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan melampaui sekadar pemberian bantuan sembako.

Berdasarkan pembahasan dari hasil penelitian menujukkan adanya dampak serius terhadap sosial dan ekonomi di brang bara,dampak sosial akibat banjir yaitu mengalami perubahan, di lihat dari interaksi masyarakat Kelurahan Brang bara. 

Dalam kondisi pascabanjir, interaksi masyarakat lebih banyak terpusat pada upaya saling membantu. Warga saling bekerja sama membersihkan lingkungan, menyalurkan bantuan, dan membantu korban yang terdampak lebih parah. Hal ini menunjukkan meningkatnya solidaritas dan gotong royong antarwarga. Namun di sisi lain sebagai masyarakat Brang bara yang tidak terkena dampak banjir lebih memprioritaskan membantu keluarga atau kerabat yang terkena dampak banjir parah dalam membantu membersihkan tempat tinggal mereka pasca banjir .

Dampak ekonomi akibat banjir di Kelurahan Brang bara mengalami kerusakan yang cukup parah. Mereka kehilangan harta benda, usaha atau warung warga hancur karena terendam banjir dan masyarakat memulai dari awal untuk membangun usaha yang telah hancur tersebut. 

Jadi respon pemerintah terhadap sosial dan ekonomi masyarakat Brang bara yaitu berdasarkan hasil observasi pemerintah lebih banyak berperan dalam memberikan bantuan darurat, terutama berupa sembako dan makan cepat saji kepada para korban banjir. bantuan tersebut di berikan pada saat masyarakat masih berada di pengungsian ata sedang melakukan perbaikan Mandiri terhadap rumah dan fasilitas mereka yang rusak.

Resolusi

Berdasarkan hasil penelitian, kami merekomendasikan beberapa solusi berkelanjutan untuk mengatasi banjir di Kelurahan Brang Bara. Pertama, perlu dilakukan pengerukan sungai agar kapasitas daya tampung air meningkat.

Kedua, kami mengusulkan kolaborasi antar-mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya reboisasi (penghijauan kembali) di wilayah hulu sungai yang saat ini telah beralih fungsi menjadi lahan pertanian.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak bergerak sendiri,melainkan bekerja sama dengan pemerintah untuk menciptakan penanganan banjir yang terpadu. Kolaborasi ini melibatkan berbagai program studi sesuai bidang keahliannya, seperti Program Studi Sosiologi untuk melakukan pendekatan dan edukasi sosial kepada masyarakat, program Studi KSDA (Konservasi Sumber Daya Alam) untuk merancang  strategi reboisasi yang tepat dan program Studi Teknik Lingkungan untuk memberikan solusi.

Penutup

Banjir di Kelurahan Brang Bara adalah pengingat keras bahwa lingkungan adalah bagian integral dari struktur sosial kita. Ketika hutan di hulu digunduli demi keuntungan ekonomi sesaat, masyarakat di hilir harus membayar harganya dengan kerusakan harta benda dan trauma sosial. Dibutuhkan kebijakan yang komprehensif—bukan hanya bantuan sembako saat bencana, tetapi juga ketegasan regulasi di wilayah hulu dan penguatan modal ekonomi warga di hilir—agar harmoni antara manusia dan alam di Sumbawa dapat dipulihkan kembali. (AM)

]]>
Wed, 14 Jan 2026 06:20:26 +0800 amr
Lindungi Identitas Budaya, Pemkab Sumbawa Dorong Pendaftaran HAKI Komunal Motif Tenun Kere Alang https://amarmedia.co.id/lindungi-identitas-budaya-pemkab-sumbawa-dorong-pendaftaran-haki-komunal-motif-tenun-kere-alang https://amarmedia.co.id/lindungi-identitas-budaya-pemkab-sumbawa-dorong-pendaftaran-haki-komunal-motif-tenun-kere-alang Lindungi Identitas Budaya, Pemkab Sumbawa Dorong Pendaftaran HAKI Komunal Motif Tenun Kere Alang

SUMBAWA (13 Januari 2026) – Sebagai langkah strategis melindungi warisan leluhur dan identitas daerah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi mendorong pengusulan Hak atas Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) untuk motif tenun khas Sumbawa. Langkah ini diawali dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Motif dan Corak Kere Alang Sebagai Ekspresi Budaya Menuju Perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal” yang digelar di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (13/1).

Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan dihadiri oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., Wakil Ketua DEKRANASDA Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, serta jajaran pimpinan OPD terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menekankan bahwa motif kain tenun Sumbawa kini tengah naik daun dan diminati oleh berbagai kalangan secara nasional maupun internasional. Popularitas ini, menurut Bupati, harus dibarengi dengan perlindungan hukum yang kuat.

"FGD ini adalah langkah krusial dalam rangka pengusulan HAKI Komunal bagi motif tenun kita. Ini sangat penting untuk menjaga identitas budaya kita agar terhindar dari klaim pihak lain di masa depan. Kita tidak ingin ada kekhawatiran bahwa kekayaan intelektual asli Sumbawa justru dikuasai oleh pihak luar," tegas Bupati Jarot.

Senada dengan Bupati, Ketua DEKRANASDA Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., menyatakan bahwa institusinya berkomitmen menjadi motor penggerak ekonomi kreatif berbasis karya lokal. Untuk tahap awal, DEKRANASDA memberikan perhatian khusus pada sektor wastra (kain tradisional).

"Kami berfokus pada wastra terlebih dahulu karena ada urgensi regenerasi penenun lokal. Tenun Sumbawa, baik Kere Alang* maupun Kere Sesek, bukan sekadar kain, melainkan warisan sejarah dan aset ekonomi daerah yang harus tetap lestari di tangan generasi muda kita," ungkap Hj. Ida Fitria.

Lebih lanjut, Ketua DEKRANASDA berharap hasil dari FGD ini dapat menghasilkan dokumen teknis yang komprehensif, mulai dari identifikasi motif, verifikasi, hingga perumusan filosofi yang mendalam.

"Kami ingin ada deskripsi motif yang disepakati bersama, penamaan yang sinkron, dan filosofi yang terdokumentasi dengan baik agar tidak multitafsir. Ini adalah fondasi utama agar rekomendasi teknis siap ditindaklanjuti ke Kementerian Hukum dan HAM RI. Kami akan kawal proses ini hingga pendaftaran KIK tuntas," pungkasnya.

Melalui perlindungan KIK ini, diharapkan motif tenun Sumbawa memiliki kekuatan hukum tetap, meningkatkan nilai ekonomi para perajin, serta mempertegas posisi Kabupaten Sumbawa sebagai daerah yang kaya akan nilai seni dan budaya yang terlindungi. (AM)

]]>
Tue, 13 Jan 2026 21:49:10 +0800 amr
Reformasi Birokrasi NTB: Gubernur Iqbal Akhiri Sistem Pansel, Terapkan Manajemen Talenta sebagai Kompas Karier ASN https://amarmedia.co.id/reformasi-birokrasi-ntb-gubernur-iqbal-akhiri-sistem-pansel-terapkan-manajemen-talenta-sebagai-kompas-karier-asn https://amarmedia.co.id/reformasi-birokrasi-ntb-gubernur-iqbal-akhiri-sistem-pansel-terapkan-manajemen-talenta-sebagai-kompas-karier-asn Reformasi Birokrasi NTB: Gubernur Iqbal Akhiri Sistem Pansel, Terapkan Manajemen Talenta sebagai Kompas Karier ASN

MATARAM.Amarmedia.co.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) memulai babak baru dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, memastikan akan mengakhiri sistem seleksi terbuka (Pansel/Beauty Contest) dan beralih sepenuhnya ke sistem Manajemen Talenta ASN dalam proses promosi serta pengembangan karier pegawai.

Sebagai langkah transisi menuju sistem merit yang murni, Pemprov NTB akan menggelar seleksi terbuka untuk terakhir kalinya guna mengisi 13 posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) yang saat ini masih lowong.

Sesuai arahan Gubernur, seleksi terbuka tahap final ini mencakup tujuh posisi Eselon II.a, empat posisi Wakil Direktur RSUD (Eselon II.b), serta dua posisi Kepala Biro (Eselon II.b), dengan rincian sebagai berikut:

1. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan

2. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga

3. Kepala Dinas PUPR dan Kawasan Permukiman

4. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan

5. Kepala Dinas Kebudayaan

6. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan

7. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)

8. Wadir Perencanaan dan Keuangan RSUD

9. Wadir Umum dan Operasional RSUD

10. Wadir SDM, Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian RSUD

11. Wadir Pelayanan RSUD

12. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTB

13. Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan Setda NTB

"Seleksi terbuka untuk jabatan-jabatan tersebut sedang dalam tahap persiapan. Insya Allah, ini menjadi pansel terakhir pada masa kepemimpinan Iqbal–Dinda," ujar Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik (Dr. Aka), Selasa (13/1).

Dr. Aka menegaskan bahwa ke depan, karier ASN tidak boleh lagi bergantung pada kemampuan "tampil" sesaat dalam panggung seleksi. Pemprov NTB akan menggunakan pemetaan talenta (Talent Mapping 9-Box) yang menilai ASN secara objektif berdasarkan kinerja nyata dan potensi pengembangan.

“Karier aparatur harus dipandu oleh Manajemen Talenta ASN. Ini jauh lebih adil bagi pegawai dan menguntungkan organisasi karena memastikan the right person in the right place, at the right time,” tegas Dr. Aka.

Sistem ini dirancang untuk menjamin kesinambungan organisasi serta memastikan setiap promosi jabatan didasarkan pada rekam jejak yang terukur, bukan sekadar penilaian administratif singkat.

Menariknya, dalam transisi ini, Gubernur Iqbal memberikan perhatian khusus bagi para pejabat yang sempat mengalami demosi pada periode mutasi sebelumnya. Dr. Aka menyampaikan bahwa Gubernur akan memberikan prioritas kepada mereka untuk kembali berkompetisi, namun dengan syarat yang tegas.

“Pak Gubernur memberikan ruang bagi pejabat yang didemosi, tetapi mereka harus mampu menunjukkan komitmen dan loyalitas konstitusional yang kuat. Buktikan kinerja terbaik yang berdampak langsung bagi kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemprov NTB tengah bergerak menuju birokrasi modern yang profesional dan berkeadilan. Dengan Manajemen Talenta, integritas dan kapasitas yang teruji dari waktu ke waktu akan menjadi mata uang utama bagi ASN yang ingin meniti karier di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.(AM)

]]>
Tue, 13 Jan 2026 15:43:27 +0800 amr
Dampak Banjir terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Brang Bara: Analisis Sosiologi lingkungan https://amarmedia.co.id/dampak-banjir-terhadap-sosial-ekonomi-masyarakat-brang-bara-analisis-sosiologi-lingkungan https://amarmedia.co.id/dampak-banjir-terhadap-sosial-ekonomi-masyarakat-brang-bara-analisis-sosiologi-lingkungan Disusun oleh: ( Vallensiana Ceria  (NIM: 241027022), Nengsih Purnama  (NIM: 241027001), Nurmeilani    (NIM: 241027005), Febi Pebriani   (NIM: 24102717), Fatimah Az Zahro  NIM : 241027025) 

(Mahasiswi Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Teknologi Sumbawa) 

Dalam rangka memenuhi tugas UAS Mata Kuliah Sosiologi Lingkungan 

 

Abstrak 

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis dampak sosial akibat bencana banjir yang melanda masyarakat di Kelurahan Brang Bara melalui perspektif sosiologi lingkungan. Fokus utama penelitian ini adalah melihat bagaimana fenomena alam (banjir) memengaruhi struktur sosial dan pola interaksi antar warga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan serta wawancara mendalam dengan informan kunci, yakni Ketua RT dan masyarakat setempat yang terdampak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga menimbulkan dampak sosial berupa: terganggunya aktivitas rutin dan keterikatan sosial jangka pendek serta perubahan pola gotong royong dalam upaya adaptasi lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas sosial melalui peran Ketua RT dan solidaritas antarwarga menjadi kunci utama dalam kemampuan masyarakat menghadapi bencana banjir di masa depan. 

Kata Kunci: Banjir, Dampak Sosial, Kelurahan Brang Bara, Sosiologi Lingkungan, Interaksi Masyarakat. 

 

Abstract 

This study aims to describe and analyze the social impacts resulting from the flood disasters that hit the community in Brang Bara Village through an environmental sociology perspective. The primary focus of this research is to examine how natural phenomena (floods) affect social structures and interaction patterns among residents. The research method used is descriptive qualitative. Data were collected through field observations and in-depth interviews with key informants, namely neighborhood heads (Ketua RT) and the directly affected local community. The research findings indicate that floods not only cause material losses but also result in social impacts such as the disruption of routine activities and short-term social cohesion, as well as changes in mutual cooperation (gotong royong) patterns in environmental adaptation efforts. This study concludes that strengthening social capacity through the role of neighborhood heads and solidarity among residents is a primary key to the community's ability to face future flood disasters. 

Keywords: Flood, Social Impact, Brang Bara Village, Environmental Sociology, Community Interaction. 

  

BAB I PENDAHULUAN 

1.1 Latar belakang 

Banjir adalah fenomena alam yang terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi yang menyebabkan kelebihan air yang tidak tertampung oleh jaringan pematusan suatu wilayah. Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Sumbawa. Fenomena ini tidak hanya menimbulkan kerusakan secara fisik, tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial masyarakat. Keluarga Berang Bara, yang terletak di wilayah Sumbawa Besar, merupakan salah satu daerah yang cukup sering mengalami banjir, terutama pada musim hujan. Kondisi geografis yang berada di dataran rendah serta kurangnya sistem drainase yang memadai menjadikan wilayah ini rentan terhadap genangan air. 

Namun, yang menarik untuk dikaji bukan hanya aspek lingkungan fisiknya, tetapi juga bagaimana masyarakat merespons, beradaptasi, dan membangun solidaritas sosial dalam menghadapi bencana tersebut. Masyarakat Kelurahan Berang Bara memiliki pola gotong royong dan kebersamaan yang khas dalam menghadapi setiap kejadian banjir, mulai dari proses evakuasi hingga upaya pemulihan pascabanjir. Fenomena ini menunjukkan adanya dinamika sosial yang menarik untuk diteliti dari perspektif sosiologi lingkungan. 

Menurut Robert E. Park dalam teori Ekologi Manusia, hubungan antara manusia dan lingkungannya bersifat timbal balik: perubahan lingkungan akan memengaruhi perilaku sosial manusia, dan sebaliknya, perilaku manusia juga dapat memengaruhi kondisi lingkungan. Dalam konteks Kelurahan Berang Bara,aktivitas masyarakat seperti penggundulan hutan secara berlebihan untuk membuka lhan jagung di daerah sungai hulu (Semongkat). Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan banjir tidak hanya persoalan alam, tetapi juga persoalan sosial yang berkaitan dengan perilaku dan struktur masyarakat. 

Penelitian ini penting dilakukan untuk memahami bagaimana masyarakat Kelurahan Berang Bara menafsirkan dan menyesuaikan diri terhadap bencana banjir, serta bagaimana solidaritas dan hubungan sosial terbentuk dalam situasi krisis. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai hubungan antara faktor sosial dan lingkungan dalam konteks penanggulangan bencana di tingkat lokal. 

1.2 Rumusan masalah 

Dari latar belakang di atas, rumusan masalah yang didapat adalah bagaimana dampak banjir terhadap sosial ekonomi masyarakat Kelurahan Brang Bara dalam perspektif sosiologi lingkungan?  

1.3 Tujuan  

Tujuan observasi ini adalah untuk mengetahui dampak banjir terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Kelurahan Brang Bara. 

1.4 Manfaat 

Manfaat dari observasi ini adalah: 

Manfaat Teoretis (Pengembangan Ilmu) 

Penelitian ini bermanfaat untuk memperkaya khazanah keilmuan di bidang Sosiologi Lingkungan, khususnya dalam memahami hubungan timbal balik antara bencana alam dan perilaku sosial masyarakat pedesaan. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi empiris mengenai bagaimana struktur sosial dan pola interaksi masyarakat berubah ketika menghadapi krisis lingkungan (banjir) di wilayah spesifik seperti Kelurahan Brang Bara. 

Manfaat Praktis bagi Pemerintah  

Penelitian ini dapat menjadi bahan masukan atau rekomendasi bagi pemerintah desa maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menyusun strategi mitigasi bencana. Dengan memahami dampak sosial dan peran Ketua RT sebagai informan kunci, pemerintah dapat merancang kebijakan penanggulangan banjir daerah setempat. 

Manfaat bagi Masyarakat 

Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat Desa Brang Bara tentang pentingnya menjaga kohesi sosial dan pola gotong royong sebagai modal utama menghadapi bencana. Temuan penelitian ini bisa membantu warga mengenali kekuatan internal mereka (seperti peran kepemimpinan RT) sehingga mereka lebih siap dan tangguh secara sosial saat menghadapi ancaman banjir di masa depan. 

  

BAB II METODE PENELITIAN 

2.1 Jenis penelitian 

 Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang bertujuan untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai realitas sosial masyarakat Kelurahan Brang Bara setelah terdampak banjir. Penggunaan metode kualitatif dipilih agar peneliti dapat menangkap makna, pengalaman, dan persepsi subjek penelitian secara menyeluruh dalam latar alamiah mereka. 

2.2 Sumber data 

Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Ketua RT dan masyarakat terdampak, sedangkan data sekunder didukung oleh bukti arsip laporan kebencanaan dari pihak RT serta dokumentasi visual berupa foto-foto yang menangkap situasi saat banjir terjadi maupun selama proses penanggulangan pascabencana. 

Foto Sudut Pandang sungai Brang bara 

2.3 Sasaran dan fokus penelitian 

Subjek dalam penelitian ini yaitu masyarakat Kelurahan Brang Bara yang terdampak langsung oleh bencana banjir. Adapun lokasi observasi difokuskan pada area pemukiman warga yang berada di sepanjang bantaran atau dekat dengan aliran sungai di Kelurahan Brang Bara, mengingat wilayah tersebut merupakan titik dengan tingkat kerentanan sosial dan ekologis paling tinggi. 

2.4 Teknik pengumpulan data 

Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara mendalam terhadap Ketua RT dan warga yang bermukim di dekat sungai, guna mengeksplorasi dampak sosial banjir berdasarkan pengalaman nyata masyarakat di zona terdampak.   

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN 

3.1 Dampak banjir terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Kelurahan Brang Bara

Berdasarkan hasil observasi lapangan dan wawancara mendalam, ditemukan bahwa bencana banjir yang melanda Desa Brang Bara tidak terlepas dari degradasi lingkungan yang terjadi di wilayah hulu sungai, tepatnya di kawasan Semongkat.

Secara sosiologi lingkungan, fenomena ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan ekosistem akibat aktivitas deforestasi dan penggundulan hutan secara masif. Hilangnya vegetasi di wilayah hulu menyebabkan perubahan struktur dan daya serap tanah; ketiadaan akar pohon mengakibatkan air hujan tidak lagi terinfiltrasi ke dalam tanah secara optimal, melainkan langsung menjadi air permukaan (run-off) yang mengalir deras ke pemukiman.

Kondisi ekologis yang rusak di hulu inilah yang menjadi pemicu utama terjadinya banjir kiriman yang secara periodik mengancam stabilitas kehidupan masyarakat di hilir, khususnya Kelurahan Brang Bara. 

Dalam konteks sosiologis, dampak sosial dipahami sebagai perubahan signifikan dalam struktur dan pola kehidupan masyarakat akibat suatu fenomena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pascabanjir, terjadi transformasi dalam pola interaksi masyarakat Kelurahan Brang Bara. Meskipun aktivitas rutin seperti pekerjaan dan pendidikan mengalami kelumpuhan total akibat akses yang terputus, muncul fenomena penguatan modal sosial di tengah krisis.

Solidaritas organik terlihat nyata melalui meningkatnya intensitas gotong royong warga dalam membersihkan lingkungan dan mendistribusikan bantuan. Menariknya, terdapat pola bantuan yang berbasis kekerabatan (kinship), di mana warga yang tidak terdampak secara langsung cenderung memprioritaskan bantuan tenaga dan materi kepada keluarga atau kerabat dekat mereka yang mengalami kerusakan tempat tinggal paling parah.

Hal ini merefleksikan bahwa di tengah bencana, ikatan primordial tetap menjadi fondasi utama dalam mekanisme pertahanan sosial masyarakat desa. Secara ekonomi, banjir menimbulkan dampak destruktif terhadap stabilitas finansial warga. Kerusakan yang terjadi dikategorikan sebagai kerusakan struktural dan kehilangan aset produktif. Banyak warga kehilangan harta benda, sementara sektor usaha mikro seperti warung dan tempat usaha kecil milik penduduk hancur tersapu arus. Kehilangan modal usaha ini memaksa masyarakat untuk memulai kembali (rebuilding) aktivitas ekonomi mereka dari titik nol tanpa adanya cadangan dana darurat yang memadai. Kelumpuhan ekonomi ini diperparah dengan terhentinya mata pencaharian harian selama masa pemulihan, yang pada akhirnya meningkatkan kerentanan ekonomi masyarakat Desa Brang Bara dalam jangka panjang. 

Terkait respon otoritas, hasil observasi menunjukkan bahwa peran pemerintah masih terfokus pada fase tanggap darurat (emergency response). 

Intervensi yang diberikan cenderung bersifat karitatif, yakni penyediaan kebutuhan logistik dasar seperti bantuan pangan (sembako) dan makanan siap saji bagi para pengungsi. Meskipun bantuan ini sangat krusial saat masyarakat berada di posko pengungsian atau sedang melakukan perbaikan mandiri, namun keterlibatan pemerintah dalam pemulihan ekonomi jangka panjang dan mitigasi banjir berbasis lingkungan di wilayah hulu (Semongkat) dirasa masih memerlukan strategi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan melampaui sekadar pemberian bantuan sembako.  

Berdasarkan pembahasan dari hasil penelitian menujukkan adanya dampak serius terhadap sosial dan ekonomi di brang bara,dampak sosial akibat banjir yaitu mengalami perubahan, di lihat dari interaksi masyarakat Kelurahan Brang bara. Dalam kondisi pascabanjir, interaksi masyarakat lebih banyak terpusat pada upaya saling membantu. Warga saling bekerja sama membersihkan lingkungan, menyalurkan bantuan, dan membantu korban yang terdampak lebih parah. Hal ini menunjukkan meningkatnya solidaritas dan gotong royong antarwarga desa. Namun di sisi lain sebagai masyarakat brang bara yang tidak terkena dampak banjir lebih memprioritaskan membantu keluar atau kerabat yang terkena dampak banjir parah dalam membantu membersihkan tempat tinggal mereka pasca banjir . 

Dampak ekonomi akibat banjir di desa Brang bara mengalami kerusakan yang cukup parah. Mereka kehilangan harta benda, usaha atau warung warga hancur karena terendam banjir dan masyarakat memulai dari awal untuk membangun usaha yang telah hancur tersebut. Jadi respon pemerintah terhadap sosial dan ekonomi masyarakat Brang bara yaitu berdasarkan hasil observasi pemerintah lebih banyak berperan dalam memberikan bantuan darurat, terutama berupa sembako dan makan cepat saji kepada para korban banjir. bantuan tersebut di berikan pada saat masyarakat masih berada di pengungsian ata sedang melakukan perbaikan Mandiri terhadap rumah dan fasilitas mereka yang rusak. 

3.2 Resolusi  

Berdasarkan hasil penelitian, kami merekomendasikan beberapa solusi berkelanjutan untuk mengatasi banjir di kelurahan Brang Bara. Pertama, perlu dilakukan pengerukan sungai agar kapasitas daya tampung air meningkat. Kedua, kami mengusulkan kolaborasi antar-mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya reboisasi (penghijauan kembali) di wilayah hulu sungai yang saat ini telah beralih fungsi menjadi lahan pertanian. 

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak bergerak sendiri, melainkan bekerja sama dengan pemerintah untuk menciptakan penanganan banjir yang terpadu. Kolaborasi ini melibatkan berbagai program studi sesuai bidang keahliannya, seperti: 

  1. Program Studi Sosiologi untuk melakukan pendekatan dan edukasi sosial kepada masyarakat. 
  2. Program Studi KSDA (Konservasi Sumber Daya Alam) untuk merancang strategi reboisasi yang tepat. 
  3. Program Studi Teknik Lingkungan untuk memberikan solusi teknis terkait penataan aliran sungai dan infrastruktur lingkungan. 

Foto Tim Peneliti.

BAB IV KESIMPULAN 

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kelurahan Brang Bara RT 001 RW 003, Kabupaten Sumbawa, dapat disimpulkan bahwa banjir yang sering melanda wilayah ini merupakan akibat dari ketidakseimbangan hubungan antara manusia dan lingkungan. Penyebab utama banjir berasal dari kerusakan hutan di daerah hulu Semongkat akibat penebangan liar dan alih fungsi lahan, yang menyebabkan hilangnya daya serap tanah terhadap air hujan. Selain itu, Fenomena ini menunjukkan adanya dampak nyata dari aktivitas manusia terhadap ekosistem, sebagaimana dijelaskan dalam teori Ekologi Manusia oleh Robert E. Park dan Ernest W. Burgess. 

Dampak banjir terhadap masyarakat Kelurahan Brang Bara sangat kompleks, meliputi kerusakan fisik pada rumah dan infrastruktur, gangguan sosial akibat pengungsian, serta kerugian ekonomi yang signifikan terutama bagi pelaku usaha kecil seperti warung kelontong. Kondisi ini memperlihatkan bahwa bencana banjir tidak hanya berdimensi lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. 

Pemerintah daerah telah memberikan bantuan darurat berupa sembako dan makanan siap saji, namun upaya tersebut masih bersifat sementara dan belum menyentuh aspek penanggulangan jangka panjang seperti perbaikan drainase, rehabilitasi lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi warga pascabencana.

Sementara itu, masyarakat menunjukkan solidaritas sosial yang tinggi melalui kegiatan gotong royong dan saling membantu sesama warga terdampak. Ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai sosial masih kuat tertanam dan menjadi modal penting dalam proses adaptasi terhadap bencana. Dengan demikian, banjir di Kelurahan Brang Bara harus dipahami sebagai persoalan sosial-lingkungan yang menuntut kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Upaya pencegahan dan penanggulangan banjir tidak hanya bergantung pada intervensi kebijakan, tetapi juga pada kesadaran ekologis dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. 

   

DAFTAR PUSTAKA 

Kamus Besar Bahasa Indonesia. 

Harian, K., Samosir, K., & Simbolon, E. (2025). Kondisi Sosial Ekonomi Keluarga Petani Pasca Banjir Bandang Di Desa JURNAL MEDIA INFORMATIKA [ JUMIN ]. 6(6), 2872–2885. 

Nur, F., Sirait, A., Luluk, T. A., Halim, J. I., Manik, B., & Kardian, E. (2025). Kondisi Sosial-Ekonomi dan Alasan Bertahannya Masyarakat di Daerah Rawan Banjir di Kelurahan Hamdan Medan Maimun Kota Medan. 2. 

Pahleviannur, M. R., Ayuni, I. K., Widiastuti, A. S., Umaroh, R., Aisyah, H. R., Afiyah, Z., Azzahra, I., Chairani, M. S., Dhafita, N. A., Rohmah, N. L., Mardiatno, D., & Rachmawati, R. (2023). Kerentanan Sosial Ekonomi terhadap Bencana Banjir di Hilir DAS Citanduy Bagian Barat Kabupaten Pangandaran Jawa Barat. 24(2), 189–205. 

Puspitotanti, E., & Karmilah, M. (2021). KAJIAN KERENTANAN SOSIAL TERHADAP BENCANA BANJIR. 1(2), 177–197. 

]]>
Tue, 13 Jan 2026 14:22:11 +0800 amr
Analisis Sosiologi Lingkungan Tentang Deforestasi Lingkungan Terhadap Kerusakan Jalan Di Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa https://amarmedia.co.id/analisis-sosiologi-lingkungan-tentang-deforestsi-lingkungan-terhadap-kerusakan-jalan-di-desa-batu-bangka-kecamatan-moyo-hilir-kabupaten-sumbawa https://amarmedia.co.id/analisis-sosiologi-lingkungan-tentang-deforestsi-lingkungan-terhadap-kerusakan-jalan-di-desa-batu-bangka-kecamatan-moyo-hilir-kabupaten-sumbawa Disusun Oleh : (Ayu Safitri, Suhery Cantika, Elda Novi Cahyanti, Dewi Kurnia Antari Putri, Fadilah Cahya Aulia) 

(Mahahasiswi Universitas Teknologi Sumbawa, Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Program Studi Sosiologi)

ABSTRAK

Deforestasi merupakan salah satu masalah lingkungan yang banyak terjadi di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab dan dampak deforestasi dengan menggunakan pendekatan sosiologi lingkungan. Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara dengan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deforestasi terjadi akibat kebutuhan ekonomi masyarakat, pembukaan lahan pertanian, serta kurangnya pengawasan terhadap kawasan hutan. 

Deforestasi berdampak pada kerusakan lingkungan dan perubahan kondisi sosial masyarakat, seperti berkurangnya sumber daya alam dan meningkatnya risiko bencana lingkungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa permasalahan deforestasi tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama antara masyarakat dan pemerintah untuk menjaga kelestarian lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh deforestasi terhadap kondisi dan tingkat kerusakan jalan di Desa Batu Bangka.

KATA KUNCI : Deforestasi, sosiologi Lingkungan,Masyarakat Desa,Kerusakan Lingkungan,Desa Batu Bangka

ENVIRONMENTAL SOCIOLOGY ANALYSIS OF THE EFFECT OF ENVIRONMENTAL DEFORESTATION ON ROAD DAMAGE IN BATU BANGKA VILLAGE, MOYO HILIR DISTRICT, SUMBAWA REGENCY

ABSTRACT

Deforestation is a common environmental problem in rural areas, including in Baru Bangka Village, Moyo Hilir District, Sumbawa Regency. This study aims to determine the causes and impacts of deforestation using an environmental sociology approach. The methods used were observation and interviews with local communities. The results indicate that deforestation occurs due to economic needs, agricultural land clearing, and a lack of supervision of forest areas. Deforestation has an impact on environmental damage and changes in social conditions, such as reduced natural resources and increased risk of environmental disasters. This study shows that the problem of deforestation is not only related to the environment, but also to the social and economic conditions of the community. Therefore, a joint effort between the community and the government is needed to maintain environmental sustainability The aim of this study is to determine the effect of deforestation on the condition and level of road damage in Batu Bangka Village..

Keywords: Deforestation,Environmental Siciology,Village Community,Environmental Damage,New Village.New Village of Batu Bangka.

PENDAHULUAN

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, deforestasi adalah aktivitas penebangan hutan. Jadi, aktivitas apa pun yang dilakukan untuk mengurangi jumlah tanaman pada hutan bisa dinamakan deforestasi. Deforestasi lingkungan Adalah proses penggundulan atau hilangnya tutupan hutan secara permanen karena perubahan fungsi lahan karena aktivitas manusia maupun faktor alama, sehingga kawasan hutan berubah fungsi menjadi penggunaan lain seperti pertanian,perkebunan,pemukiman,pertambangan,atau infrastruktur. TanahKita.id mencatat per tahun 2024, luas Perhutanan Sosial di Indonesia mencapai 3 juta hektare, Hutan Adat dengan luas 8 juta hektare, dan usul alokasi lahan untuk program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) seluas 177.694 hektare.

Dengan total 1,9 juta kilometer persegi luas daratan Indonesia, sekitar 64% wilayahnya yang mencakup hutan di Indonesia telah dibebani oleh izin industri ekstraktif. Manajer Kampanye Hutan dan Kebun Walhi, Uli Arta Siagian merincikan kepada CNN Indonesia bahwa ada 33 juta hektare hutan dibebani izin di sektor kehutanan, lalu 4,5 juta hektare konsesi tambang yang berada atau berbatasan langsung dengan kawasan hutan, dan 7,3 juta hektare hutan sudah dilepaskan sekitar 70% untuk perkebunan sawit.

Deforestasi di Pulau Sumbawa telah mencapai tahap kritis yang mengancam ekosistem dan kehidupan jutaan warga NTB, memerlukan aksi persuasif segera untuk reboisasi dan penegakan huku. Lereng Sumbawa yang hijau kini gundul akibat perladangan jagung liar hingga puncak bukit dan ilegal logging, menyebabkan banjir bandang Januari 2026 menenggelamkan sawah serta serta merusak infrastruktur vital dan menyulitkan aktivitas masyarakat sehari-hari Banjir bandang dari erosi lahan gundul lumpuhkan akses transportasi, petani tak bisa ke sawah, dan ekonomi lokal terhenti.

Di Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa. Deforestasi lingkungan menjadi masalah yang patut mendapat perhatian. Perubahan fungsi lahan akibat pembukaan hutan untuk pertanian, peternakan maupun kebutuhan permukiman telah menyebabkan kurangnya tutupan pegetasi alami. Kondisi ini berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan, meningkatnya resiko erosi,serta terganggu keseimbangan ekosistem yang sebelemnya menjadi penopang kehidupan masyarakat desa.

 

Melalui analisis sosiologi lingkungan,kajian ini bertujuan untuk memahami faktor faktor sosial yang mendorong terjadinya deforestasi lingkungan di Desa Batu Bangka, serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Dengan demikian, diharapkan penelitian ini dapat memberikan gambaran yang komprehenshif mengenai hubungan antara manusia dan lingkungan, sekaligus menjadi dasar dalam merumuskan upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan terkendali.

LANDASAN TEORI DALAM PERSFEKTIF MAX WEBER

Deforestasi lingkungan sebagai tindakan sosial

Menurut max weber,inti dari sosiologi adalah tindakan sosial, yaitu tindakan individu atau kelompok yang memiliki makna subjektif dan diarahkan kepada orang lain. Deforestasi tidak dapat dipahami semata - mata sebagai aktifitas ekologis, melainkan sebagai tindakan sosial yang dilakukan manusia dengan tujuan tertentu,seperti membuka lahan perkebunan, pertanian, pertambangan ,atau pembangunan ekonomi.

Rasonalisai dan ekploitasi alam 

Weber menjelaskan bahwa masyarakat modern ditandai oleh proses rasonalisasi, yaitu cara berpikir yang menekankan efisiensi perhitungan, dan keuntungan. Deforestasi sering kali di dorong oleh rasionalitas instrumental dimana alam dipandang sebagai sumber daya yang dapat diekploitasi untuk mencapai tujuan ekonomi dan pembangunan.

Dalam keragka ini, pembngunan jalan dan pembukaan hutan dilakukan dengan logika efisiensi dan percepatan pembangunan, namun sering mengabaikan aspek ekologis. Akibatnya tanahnya menjadi tidak stabil, sehingga mempercepat kerusakan jalan akibat banjir dan longsor.

Otoritas dan peran birokrasi

Max Weber juga menekankan pentingnya otoritas legal-rasional dan birokrasi dalam masyarakat modern. Kebijakan terkait pengelolaan hutan dan pembangunan infrastruktur jalan berada di bawah kewenangan negara melalui sistem birokrasi.

Namun, dalam praktiknya, birokrasi sering kali lebih berfokus pada pencapaian target pembangunan dan kepentingan ekonomi dibandingkan perlindungan lingkungan. Lemahnya pengawasan, tumpang tindih kebijakan, serta izin eksploitasi hutan yang tidak berkelanjutan memperparah deforestasi.Hal ini berdampak langsung pada kerusakan jalan.

Etika tanggung jawab dalam pembangunan

Weber membedakan antara etika keyakinan dan etika tanggung jawab. Dalam konteks deforestasi dan pembangunan infrastruktur, aktor pembangunan sering bertindak berdasarkan keyakinan akan pentingnya pertumbuhan ekonomi, tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan masyarakat.Kurangnya etika tanggung jawab menyebabkan keputusan pembangunan jalan di kawasan hutan tidak memperhitungkan risiko ekologis.

Dampak sosial dan lingkungan

Dalam perspektif Weberian, kerusakan jalan akibat deforestasi mencerminkan kegagalan tindakan sosial yang tidak mempertimbangkan makna sosial jangka panjang. Infrastruktur jalan yang rusak menghambat mobilitas masyarakat, distribusi ekonomi, dan akses terhadap layanan publik.Dengan demikian, deforestasi tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga masalah sosial yang berkaitan dengan cara manusia memaknai pembangunan, rasionalitas, dan tanggung jawab sosial dalam mengelola alam.

METODE

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif,yang betujuan untuk memahami secara mendalam fenomena deforestasi lingkungan dari sudut pandang sosiologi. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, dengan pertimbangan bahwa wilayah tersebut mengalami perubahan tutupan lahan yang berkaitan dengan aktivitas manusia. Subjek penelitian meliputi masyarakat setempat yang terlibat langsung dalam pemanfaatan lahan dan sumber daya alam. 

 

 

Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa teknik, yaitu observasi langsung untuk mellihat kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat, wawancara mendalam guna memperoleh informasi mengenai kebiasaaan, serta alasan sosial ekonomi yang mendorong terjadinya deforestasi, serta dokumentasi berupa foto dan arsip pendukungyang relevan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif dengan cara mengelompokkan dan menghubungkan data lapangan dengan konsep-konsep sosiologi lingkungan. 

Proses analisis ini bertujuan untuk memahami faktor sosial penyebab deforestasi serta dampaknya terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat Desa Batu Bangka.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Bentuk dan pola deforestasi di Desa Batu Bangka

Hasil penelitian menunjukkan bahwa deforestasi di Desa Batu Bangka terjadi terutama melalui pembukaan hutan untuk lahan pertanian dan peternakan, khususnya perladangan jagung, serta perluasan area permukiman. Aktivitas ini dilakukan secara bertahap dan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, ditemukan praktik penebangan pohon tanpa izin (illegal logging) dalam skala kecil hingga menengah yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kayu bangunan dan ekonomi rumah tangga. Pola deforestasi ini bersifat sporadis namun akumulatif, sehingga berdampak signifikan terhadap kondisi lingkungan desa secara keseluruhan.

Faktor sosial dan ekonomi pendorong deforestasi

Hasil wawancara menunjukkan bahwa faktor ekonomi menjadi pendorong utama terjadinya deforestas. Karena keterbatasan lapangan kerja, ketergantungan pada sektor pertanian, serta meningkatnya kebutuhan hidup mendorong masyarakat membuka lahan hutan sebagai alternatif sumber penghidupan. Pertanian jagung dianggap sebagai pilihan paling rasional karena relatif mudah, cepat menghasilkan, dan memiliki pasar yang jelas. Selain faktor ekonomi, terdapat pula faktor sosial dan budaya, seperti kebiasaan turun-temurun dalam membuka lahan baru serta minimnya kesadaran akan dampak ekologis jangka panjang.

Perang otoritas dan lemahnya pengawasan 

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa peran birokrasi dan otoritas lokal belum berjalan optimal dalam mengendalikan deforestasi. Sosialisasi terkait aturan pengelolaan hutan masih terbatas, dan pengawasan terhadap aktivitas pembukaan lahan cenderung lemah. Terdapat tumpang tindih antara kebutuhan pembangunan desa dan perlindungan lingkungan, yang sering kali berujung pada pembiaran praktik perusakan hutan.

Dampak deforestasi terhadapat lingkungan dan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat 

Deforestasi yang terjadi di Desa Batu Bangka berdampak langsung pada meningkatnya risiko erosi, banjir bandang, dan kerusakan infrastruktur, termasuk jalan desa dan lahan pertanian. Hilangnya vegetasi penahan air menyebabkan aliran permukaan meningkat saat musim hujan, sehingga merusak sawah, menghambat akses transportasi, dan menurunkan produktivitas pertanian. Secara sosial ekonomi, kerusakan lingkungan ini mengakibatkan terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat, meningkatnya biaya perbaikan infrastruktur, serta menurunnya kualitas hidup.Adapun dampak deforestasi terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi sebagai berikut:

Dampak lingkungan

Hilangnya keanekaragaman hayati (banyak flora dan fauna kehingan habitatnya,bahkan mengalami kepunahan) perubahan iklim (deforestasi meningkatkan emisi gas rumah kaca yang mempercepat pemanasan global), bencana alam (resiko banjir,tanah longsor,dan kekeringan meningkat), Kerusakan siklus air (menyebabkan berkurangnya sumber mata air dan krisis air bersih)

Dampak sosial

Dari aspek sosial, dampak deforestasi juga dirasakan oleh masyarakat yang hidup bergantung pada hutan, terutama masyarakat adat dan komunitas lokal disekitar kawasan hutan. Hilangnya hutan sering kali diikuti oleh konflik lahan,pencemaran air, dan menurunnya akses masyarakat terhadap sumber daya alamyang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari.

Masyarakat adat di beberapa wilayah di Indonesia mengalami penggusuran akibat konversi lahan hutan menjadi perkebunan besar atau kawasan pertambangan. Fenomena ini memperburuk ketimpangan sosial dan ekonomi di wilayah pedesaan serta memperlemah hak-hak masyarakat adat atas sumber daya alam yang seharusnya mereka miliki (MongabayIndonesia, 2021). Dampak sosial deforestasi:

Hilangnya mata pencaharian masyarakat 

Konflik sosial (Pembukaan hutan untuk perkebunan, tambang, atau proyek besar sering memicu konflik antara masyarakat, perusahaan, dan pemerintah akibat perebutan lahan).

Meningkatnya kemiskinan dan urbanisasi (Kehilangan lahan dan pekerjaan memaksa masyarakat desa pindah ke kota, yang sering berujung pada pengangguran dan masalah sosial baru).

Dampak ekonomi

Keuntungan ekonomi jangka pendek (Penebangan kayu, perkebunan sawit, dan pertambangan memang memberikan pendapatan cepat bagi perusahaan dan negara).

Kerugian ekonomi jangka panjang (Banjir, longsor, dan kerusakan lingkungan akibat deforestasi menimbulkan biaya besar untuk perbaikan infrastruktur dan penanggulangan bencana).

Menurunnya prokdutivitas pertanian (Hilangnya hutan menyebabkan tanah menjadi tandus, erosi meningkat, dan hasil pertanian menurun).

Beban ekonomi negara (Pemerintah harus mengeluarkan biaya besar untuk rehabilitasi hutan, bantuan bencana, dan kesehatan masyarakat terdampak).

Etika tanggung jawab dan tantangan pembangunan berkelanjutan

Pembahasan ini menunjukkan bahwa deforestasi di Desa Batu Bangka berkaitan erat dengan minimnya penerapan etika tanggung jawab sebagaimana dikemukakan Max Weber. 

Keputusan membuka hutan lebih banyak didasarkan pada keyakinan akan pentingnya pertumbuhan ekonomi, tanpa perhitungan matang terhadap risiko ekologis dan sosial di masa depan. Oleh karena itu, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan memerlukan perubahan cara pandang masyarakat dan pemerintah desa dalam memaknai pembangunan. Deforestasi tidak hanya perlu dilihat sebagai solusi ekonomi jangka pendek, tetapi sebagai persoalan sosial yang menuntut keseimbangan antara rasionalitas ekonomi, perlindungan lingkungan, dan tanggung jawab sosial.

KESIMPULAN

Hasil penelitian menunjukkan bahwa deforestasi di Desa Batu Bangka terjadi terutama melalui pembukaan hutan untuk lahan pertanian dan peternakan, khususnya perladangan jagung, serta perluasan area permukiman. Aktivitas ini dilakukan secara bertahap dan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Secara sosial ekonomi, kerusakan lingkungan ini mengakibatkan terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat, meningkatnya biaya perbaikan infrastruktur, serta menurunnya kualitas hidup. Pembahasan ini menunjukkan bahwa deforestasi di Desa Batu Bangka berkaitan erat dengan minimnya penerapan etika tanggung jawab. Keputusan membuka hutan lebih banyak didasarkan pada keyakinan akan pentingnya pertumbuhan ekonomi, tanpa perhitungan matang terhadap risiko ekologis dan sosial di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama antara masyarakat dan pemerintah untuk menjaga kelestarian lingkungan.

DAFTAR REFERENSI 

Mutu Institute. (2021, 16 April). Mengenal apa itu deforestasi, penyebab dan solusinya. Mutu 

Institute.https://mutuinstitute.com/post/mengenal-apa-itu-deforestasi.

Jurnal Ius Civile (Refleksi Penegakan Hukum dan Keadilan) 6(1), (2022).

Mutu Institute. (2021, 16 April). Mengenal apa itu deforestasi, penyebab dan solusinya. Mutu Institute. https://mutuinstitute.com/post/mengenal-apa-itu-deforestasi/?utm_source=perplexity

Persoalan Deforestasi di Indonesia: Sebuah Polemik Berkelanjutanhttps://walhikalsel.or.id/deforestasi-tidak-pernah-mati/?utm_source=perplexity

       

        

       

]]>
Tue, 13 Jan 2026 13:41:51 +0800 amr
Jaga "Jantung Sumbawa", Bupati Syarafuddin Jarot Hijaukan Desa Tepal dengan 2.500 Pohon https://amarmedia.co.id/jaga-jantung-sumbawa-bupati-syarafuddin-jarot-hijaukan-desa-tepal-dengan-2500-pohon https://amarmedia.co.id/jaga-jantung-sumbawa-bupati-syarafuddin-jarot-hijaukan-desa-tepal-dengan-2500-pohon Jaga "Jantung Sumbawa", Bupati Syarafuddin Jarot Hijaukan Desa Tepal dengan 2.500 Pohon

Sumbawa, Tepal Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, kembali menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dengan melaksanakan Safari Penanaman Pohon tahap ke-7 di Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum krusial mengingat posisi strategis Batulanteh sebagai penyangga ekosistem di Kabupaten Sumbawa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sumbawa, Dandim 1607/Sumbawa, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Ketua PKK, Ketua GOW, jajaran Kepala OPD, serta tokoh masyarakat setempat.

Batulanteh Sebagai Jantung Kehidupan

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga hutan. Ia menyebut wilayah Batulanteh sebagai "Jantung Sumbawa" yang harus diproteksi dari segala bentuk perusakan.

"Jantung Sumbawa ada di Kecamatan Batulanteh. Jika hutan rusak, maka kehidupan di Sumbawa akan rusak. Saya minta masyarakat segera melapor kepada Kepala Desa jika melihat praktik illegal logging. Jangan merambah hutan, karena itu akan menghancurkan masa depan anak cucu kita," tegas Bupati dengan nada penuh imbauan.

Launching "SITEPAL GRA" dan Edukasi Generasi Muda

Rangkaian kegiatan diawali di SDN Desa Tepal. Di lokasi ini, Bupati melakukan penanaman pohon di kebun mini sekolah sekaligus secara resmi meluncurkan program "SITEPAL GRA". Program ini diharapkan menjadi sarana edukasi lingkungan bagi siswa sejak dini.

"Semoga kepala sekolah, guru, dan para siswa dapat menjaga pohon-pohon ini dengan baik. Kita harus menjaga lingkungan hidup agar Sumbawa menjadi lebih hijau, lestari, unggul, maju, dan sejahtera," tambahnya.

Usai kegiatan di sekolah, Bupati beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju puncak Gunung Desa Tepal. Di sana, dilakukan penanaman sebanyak 2.500 bibit pohon yang terdiri dari komoditas ekonomi dan konservasi, yakni kopi, kemiri, sengon laut, dan durian.

Bupati memproyeksikan Desa Tepal sebagai zona Agrowisata Kabupaten Sumbawa. Dengan menanam pohon bernilai ekonomi seperti kopi dan kemiri, diharapkan kesejahteraan masyarakat lokal meningkat seiring dengan terjaganya fungsi hutan.

"Target kita adalah menjadikan Desa Tepal daerah agrowisata. Selain menjaga mata air, kita juga mempromosikan produk lokal. Penanaman pohon ini akan terus kita lakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di seluruh wilayah Sumbawa," jelas Bupati.

Menutup rangkaian kunjungan kerjanya, Bupati Syarafuddin Jarot menunjukkan kepedulian sosial dengan menyerahkan bantuan untuk Masjid Nurul Iman (Al Amin) Desa Tepal. Bantuan sebesar Rp 10.000.000,- tersebut bersumber dari sinergi Pemerintah Daerah dengan Baznas Kabupaten Sumbawa.

"Bantuan ini diperuntukkan untuk perbaikan tempat wudhu dan toilet yang saat ini kondisinya kurang representatif. Ini adalah stimulan awal, dan ke depan kami siap membantu lebih banyak lagi melalui mekanisme permohonan resmi dari pemerintah desa," tutupnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan dialog hangat bersama warga, memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam di tanah Sabalong Samawa.(AM)

]]>
Tue, 13 Jan 2026 08:00:40 +0800 amr
Wamendiktisaintek Tinjau Kesiapan Sekolah Garuda Baru dan Sekolah Rakyat di Sumbawa https://amarmedia.co.id/wamendiktisaintek-tinjau-kesiapan-sekolah-garuda-baru-dan-sekolah-rakyat-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/wamendiktisaintek-tinjau-kesiapan-sekolah-garuda-baru-dan-sekolah-rakyat-di-sumbawa Wamendiktisaintek Tinjau Kesiapan Sekolah Garuda Baru dan Sekolah Rakyat di Sumbawa

Sumbawa Amarmedia.co.id– Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Stella Christie, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumbawa pada Jumat (9/1). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru di Desa Kerekeh serta memantau efektivitas Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Sumbawa.

Dalam peninjauan ini, Prof. Stella didampingi langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes, Sekretaris Daerah, Dr Budi Prasetyo serta jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait.

Potensi Strategis Sekolah Garuda Baru

Prof. Stella Christie memberikan apresiasi tinggi terhadap pemilihan lokasi di Desa Kerekeh. Ia menilai lanskap geografis Sumbawa sangat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif.

"Kedua lokasi yang saya kunjungi sangat indah pemandangannya dan berpotensi untuk dibangun dengan baik. Kami akan mencermati dengan seksama untuk memberikan masukan kepada Bapak Menteri dan Bapak Presiden sebelum keputusan final diambil," ujar Prof. Stella.

Pembangunan Sekolah Garuda Baru ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang ditujukan bagi putra-putri terbaik bangsa agar mendapatkan akses pendidikan bertaraf internasional.

 

Selain meninjau calon lokasi sekolah baru, Wamendiktisaintek juga mengunjungi Sekolah Rakyat untuk berinteraksi dengan para siswa. Sebagai pakar neurosains, Prof. Stella menyoroti pentingnya metode pembelajaran berbasis permainan (learning through play) yang ia temukan di lapangan.

"Bermain sambil belajar sangat penting untuk perkembangan kognitif dan otak anak-anak. Saya sangat senang melihat praktik ini sudah berjalan di Sumbawa," ungkapnya.

Dirinya juga memuji integrasi teknologi melalui penggunaan smart board dan digital board. Namun, Prof. Stella memberikan catatan penting agar guru tetap mengedepankan pembelajaran aktif. Ia menyarankan agar penggunaan video pembelajaran dibarengi dengan diskusi dua arah agar siswa tidak hanya menjadi penonton pasif.

 Mendukung Visi Digitalisasi Presiden

Kunjungan ini mempertegas komitmen pemerintah pusat dalam pemerataan kualitas pendidikan melalui digitalisasi. Prof. Stella menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat difokuskan untuk membantu masyarakat pada kelompok ekonomi desil 1 dan 2 agar mendapatkan bahan ajar terbaik.

“Visi Bapak Presiden adalah memastikan digitalisasi sekolah menjangkau seluruh pelosok. Dengan smart board, standar materi terbaik bisa tersedia bagi semua anak Indonesia, sementara Sekolah Garuda akan menjadi kawah candradimuka bagi talenta unggul bangsa,” pungkasnya.(AM)

]]>
Tue, 13 Jan 2026 07:50:46 +0800 amr
SYE NTB Selenggarakan Pelatihan Eco Furniture untuk Sumbawa Lestari https://amarmedia.co.id/sye-ntb-selenggarakan-pelatihan-eco-furniture-untuk-sumbawa-lestari https://amarmedia.co.id/sye-ntb-selenggarakan-pelatihan-eco-furniture-untuk-sumbawa-lestari SYE NTB Selenggarakan Pelatihan Eco Furniture untuk Sumbawa Lestari

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id - Semangat kolaborasi pemuda dalam menjaga kelestarian alam terus berlanjut. Sasambo Youth Education (SYE) NTB sukses menyelenggarakan "Eco Furniture Class" pada Ahad, 11 Januari 2026. Kegiatan yang bertempat di Desa Kakiang Kecamatan Moyo Hilir ini merupakan bagian dari program Beri Solusi #3 Sumbawa NTB 2025-2026.

Kelas ini merupakan agenda kedua dari kelas sebelumnya yang sudah dilaksanakan pada pada 21 Desember 2025. Pada Eco Furniture Class kali ini, SYE NTB menghadirkan Bapak Abdul Aziz, S. Pd. SD sebagai pemateri utama. Dalam sesinya, beliau memberikan panduan teknis serta motivasi mengenai pentingnya pengelolaan limbah plastik yang berkelanjutan. Di bawah arahan Pak Abdul Aziz, para peserta belajar bagaimana mentransformasi sampah plastik yang tadinya tidak bernilai menjadi material furnitur yang fungsional dan kokoh melalui teknik Eco Brick.

Dimulai pukul 09.00 WITA, para peserta yang tampil kompak dengan warna kelompok masing-masing tampak antusias mempraktikkan ilmu yang disampaikan. Dengan menggunakan botol plastik bekas dan alat bantu "lasar" sepanjang 50 cm, mereka memadatkan plastik kresek serta bungkus makanan hingga menjadi bata ramah lingkungan yang standar.

Peserta terdiri dari 20 orang yang merupakan guru dan wali murid dari RA Al Amin Kakiang dan MI Al Amin Kakiang. Hal ini merupakan bentuk implementasi konkret yang diharapkan oleh Wakil Ketua Yayasan Wakaf Al Amin Kakiang Sumbawa, Fadillah Ahmad Nur, M.Pd., CT terhadap program Kementerian Agama terkait Ekoteologi yang sedang digaungkan.

Alip Faturrahman, S.T selaku Ketua pelaksana dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepedulian peserta yang sekaligus ibu rumah tangga terhadap lingkungan sangat berpengaruh, karena memulai suatu hal besar dimulai dari lingkungan rumah tangga. Pentingnya pengetahuan disertai keterampilan diberikan oleh penyelenggara agar terwujudnya lingkungan yang berkelanjutan menuju Sumbawa asri dan lestari.

Dengan selesainya kelas yang dipandu oleh pak Abdul Aziz, para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Rangkaian program akan terus berlanjut ke tahap berikutnya, yaitu Eco Print Class dipekan berikutnya serta Greenpreneurship & Collaboration Class.(AM)

]]>
Mon, 12 Jan 2026 22:02:09 +0800 amr
Presiden Tegas Dukung NTB–NTT Jadi Tuan Rumah PON XXII 2028 https://amarmedia.co.id/presiden-tegas-dukung-ntbntt-jadi-tuan-rumah-pon-xxii-2028 https://amarmedia.co.id/presiden-tegas-dukung-ntbntt-jadi-tuan-rumah-pon-xxii-2028 Presiden Tegas Dukung NTB–NTT Jadi Tuan Rumah PON XXII 2028

Banjarbaru, Kalimantan Selatan.Amarmedia.co.id — Kejutan datang dari Banjarbaru. Presiden Republik Indonesia secara tegas menyatakan dukungan terhadap permintaan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) agar Pekan Olahraga Nasional XXII 2028 ditetapkan dan diselenggarakan di NTB–NTT.

Pernyataan dukungan Presiden disampaikan dalam pertemuan langsung dengan kedua gubernur di sela kegiatan peluncuran 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Senin (12/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden menilai konsep penyelenggaraan yang diajukan NTB–NTT rasional, bertanggung jawab, dan sejalan dengan prinsip efisiensi pengelolaan anggaran negara.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa kedua provinsi telah siap menjadi tuan rumah bersama dengan pendekatan yang terukur.

“Kami menegaskan kepada Presiden komitmen kesiapan NTB dan NTT untuk menyelenggarakan PON 2028 secara efisien dan akuntabel, dengan fokus pada cabang olahraga yang fasilitasnya telah tersedia dan tanpa pembangunan infrastruktur besar yang baru,” ujar Miq Iqbal kepada media usai pertemuan.

Gubernur NTT menambahkan, dukungan Presiden tersebut akan segera ditindaklanjuti secara administratif.

“NTB dan NTT akan menyampaikan surat bersama kepada Presiden sebagai penegasan komitmen dan kesiapan kami, guna memperoleh penetapan resmi,” tegasnya.

Dukungan Presiden ini menandai langkah strategis dan bersejarah bagi kawasan Indonesia Timur. NTB–NTT diproyeksikan menjadi contoh baru penyelenggaraan PON yang efisien, kolaboratif, dan berorientasi pada pemanfaatan fasilitas yang telah ada, sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan olahraga nasional.

Bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, dukungan Presiden tersebut menjadi penegasan bahwa kedua provinsi dipercaya dan dianggap mampu menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar di Indonesia, tegas Miq Iqbal. (AM/Kominfotik)

]]>
Mon, 12 Jan 2026 21:38:24 +0800 amr
Ketua Karang Taruna Sumbawa Tekankan Peran Strategis Pemuda dan Regulasi Baru di Desa Plampang https://amarmedia.co.id/ketua-karang-taruna-sumbawa-tekankan-peran-strategis-pemuda-dan-regulasi-baru-di-desa-plampang https://amarmedia.co.id/ketua-karang-taruna-sumbawa-tekankan-peran-strategis-pemuda-dan-regulasi-baru-di-desa-plampang Ketua Karang Taruna Sumbawa Tekankan Peran Strategis Pemuda dan Regulasi Baru di Desa Plampang

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Karang Taruna "Ketapang" Desa Plampang, Kecamatan Plampang, menggelar kegiatan pembinaan dan penguatan kapasitas kelembagaan Minggu (11/1/2026) di Aula Kantor Desa Plampang yang dihadiri langsung oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Sumbawa, Ahmadul Kosasih, S.H.

Acara Pembinaan Karang Taruna Desa Plampang ini mengangkat tema Membangun Peran dan Motivasi Pemuda, hadir Kepala Desa Plampang Jufrianto bersama parat desa. Dari Kecamatan Hadir Sekcam, Abd. Talib, SH ketua BPD M. Jihad, Ketua Forum Karang Taruna Samba Kecamatan Plampang dari peserta, pengurus dan anggota Karang Taruna Samba Kecamatan Plampang, Pengurus dan Anggota Karang Taruna Ketapang Desa Plampang, Pramuka, Osis dari SMA dan SMK di Kecamatan Plampang serta unsur PKK Desa Plampang

Dalam kegiatan tersebut, Ahmadul Kosasih memberikan pemaparan mendalam mengenai sejarah, filosofi, serta regulasi terbaru yang menjadi landasan gerak organisasi kepemudaan ini. Ia mengingatkan kembali sejarah lahirnya Karang Taruna pada 26 September 1960 di Kampung Melayu, Jakarta Selatan, sebagai tonggak awal kebangkitan pemuda dalam kesejahteraan sosial.

Filosofi Adhitya Karya Mahatva Yodha

Ahmadul menekankan pentingnya setiap kader menjiwai semboyan Karang Taruna, yakni Adhitya Karya Mahatva Yodha.

 "Artinya adalah pejuang yang berkepribadian, berpengetahuan, terampil, dan selalu berkarya. Atau secara singkat dapat dimaknai sebagai pejuang terampil dan berbudi luhur," ujar Ahmadul.

Ia menjelaskan bahwa Karang Taruna adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. Fokus utamanya adalah generasi muda di wilayah Desa atau Kelurahan yang bergerak di bidang usaha kesejahteraan sosial (UKS).

Salah satu poin krusial yang disampaikan dalam pembinaan ini adalah pembaruan payung hukum organisasi. Ahmadul mensosialisasikan Permensos No. 9 Tahun 2025, yang kini menjadi acuan dasar pembentukan Karang Taruna, menggantikan regulasi sebelumnya (Permensos No. 25 Tahun 2019).

Menutup pemaparannya, Ahmadul Kosasih menegaskan tentang struktur jabatan dan hubungan tata kerja dengan Pemerintah Desa. Ia menjelaskan bahwa masa jabatan pengurus Karang Taruna adalah 5 tahun.

"Karena Surat Keputusan (SK) pengurus diterbitkan oleh Kepala Desa, maka secara ex-officio Kepala Desa berkedudukan sebagai Pembina Karang Taruna di tingkat desa. Oleh karena itu, sinergi antara Karang Taruna dan Pemerintah Desa mutlak diperlukan," tegasnya.

Ia juga menjabarkan syarat-syarat formil bagi calon ketua dan pengurus agar organisasi dapat berjalan secara profesional dan akuntabel dalam membantu pembangunan di Desa Plampang.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Plampang dalam arahannya memberikan penekanan keras pada peran protektif pemuda. Ia meminta Karang Taruna menjadi benteng utama dalam membendung pengaruh negatif di lingkungan masyarakat.

"Karang Taruna harus mengoptimalkan diri. Katakan tidak pada narkoba, katakan tidak pada judi, pelecehan seksual, maupun tindakan kekerasan. Pemuda harus menjadi pelopor perbuatan positif dan menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas wilayah," ujar Abd. Talib, SH

Senada dengan Sekcam, Kepala Desa Plampang, Jufrianto, menyampaikan apresiasi tinggi atas terbentuk dan aktifnya kepengurusan Karang Taruna. Ia menaruh harapan besar agar organisasi ini menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menyelesaikan problematika sosial.

"Kami berharap Karang Taruna bisa bekerja sama erat dengan desa untuk menanggulangi penyakit sosial yang sering timbul. Kami menunggu program-program inovatif dari para pemuda untuk kemajuan Desa Plampang," harap Kades Jufrianto.

Dalam sesi diskusi yang interaktif, forum membahas berbagai hal teknis meliputi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART),Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi),Sumber anggaran dan kedudukan organisasi dan Ide-ide program inovatif yang dapat dijalankan di desa. (AM)

]]>
Mon, 12 Jan 2026 07:37:23 +0800 amr
Realisasi Sementara APBN 2025, Menkeu Purbaya: APBN Tunjukkan Kinerja yang Solid https://amarmedia.co.id/realisasi-sementara-apbn-2025-menkeu-purbaya-apbn-tunjukkan-kinerja-yang-solid https://amarmedia.co.id/realisasi-sementara-apbn-2025-menkeu-purbaya-apbn-tunjukkan-kinerja-yang-solid Realisasi Sementara APBN 2025, Menkeu Purbaya: APBN Tunjukkan Kinerja yang Solid

 

Jakarta, Amarmedia.co.od (8/1/2026)  – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pmemaparkan realisasi sementara APBN 2025 yang menunjukkan kinerja yang solid. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers APBN KiTA yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (8/1).

“Dalam kondisi yang volatile di tahun 2025, APBN menjadi instrumen kebijakan yang antisipatif dan responsif menghadapi perkembangan dinamika global dan domestik,” kata Menkeu.

Pendapatan negara menunjukkan realisasi sebesar Rp2.756,3 triliun atau 91,7 persen dari outlook laporan semester yang sebesar Rp2.865,5 triliun. Realisasi tersebut didukung oleh penerimaan perpajakan Rp2.217,9 triliun atau 89 persen dari target sebesar Rp2.387,3 triliun dengan penerimaan pajak sebesar Rp1.917,6 triliun atau 87,6 persen dari target dan penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp300,3 triliun atau 99,6 persen dari target. Sementara itu, realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp534,1 triliun atau 104,0 persen dari target Rp477,2 triliun, serta penerimaan hibah sebesar Rp4,3 triliun atau 733,3 persen dari target Rp1 triliun.

Di sisi lain, belanja negara mencapai Rp3.451,4 triliun atau 95,3 persen dari outlook laporan semester yang sebesar Rp3.527,5 triliun. Secara lebih rinci, belanja pemerintah pusat mencapai Rp2.602,3 triliun yang terdiri dari belanja kementerian dan lembaga Rp1.500,4 triliun dan belanja non-K/L Rp1.102 triliun. Sementara, transfer ke daerah telah disalurkan sebesar Rp849 triliun. 

Berbagai langkah reformasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas APBN, baik dari sisi pendapatan, belanja, maupun pembiayaan. Belanja negara adaptif dan akomodatif terhadap berbagai program prioritas mensejahterakan rakyat. Capaian program-program prioritas serta tata kelola yang terjaga sehingga di akhir tahun defisit terkendali pada batas aman 2,92 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) yaitu sebesar Rp695,1 triliun.

“Kita tahu ekonomi kita sedang mengalami downtrend, turun ke bawah. Kita harus memberikan stimulus ke perekonomian. Ini wujud dari komitmen pemerintah untuk menjaga ekonomi tetap tumbuh secara berkesinambungan tanpa membahayakan APBN.Tapi kita tetap jaga, pastikan bahwa defisitnya tidak di atas 3 persen. Ini dengan misi untuk menjaga ekonomi tetap bisa berekspansi di tengah tekanan global yang tinggi. Inilah kebijakan real dari countercyclical yang sering saya bilang selama ini,” ujar Menkeu. 

Menkeu meyakini dengan membaiknya fondasi perekonomian dan menguatnya momentum pertumbuhan ekonomi ke depan, tahun 2026 defisit dapat ditekan ke level yang lebih rendah dengan dampak pertumbuhan ekonomi ke masyarakat yang lebih besar dibanding tahun lalu. 

“Tahun ini kita asumsikan pertumbuhan ekonominya 5,4 persen, tapi kita akan coba tekan ke level yang lebih tinggi lagi,” kata Menkeu.

APBN dan mesin pertumbuhan yang lain akan terus dioptimalkan peranannya dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi. APBN juga akan terus dioptimalkan peranannya sebagai shock absorber dalam rangka melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas perekonomian. (AM/dep/al)

]]>
Sat, 10 Jan 2026 16:54:29 +0800 amr
Waspada Penipuan SK IJOP Pesantren, Kemenag Sumbawa: Proses Gratis dan Tanpa Calo! https://amarmedia.co.id/waspada-penipuan-sk-ijop-pesantren-kemenag-sumbawa-proses-gratis-dan-tanpa-calo https://amarmedia.co.id/waspada-penipuan-sk-ijop-pesantren-kemenag-sumbawa-proses-gratis-dan-tanpa-calo Waspada Penipuan SK IJOP Pesantren, Kemenag Sumbawa: Proses Gratis dan Tanpa Calo!

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumbawa mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pengurus pondok pesantren dan masyarakat terkait munculnya modus penipuan pengurusan Surat Keterangan Izin Operasional (SK IJOP). Modus ini mencuat menyusul adanya laporan oknum yang menjanjikan percepatan izin dengan meminta sejumlah biaya.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumbawa, H. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov. menegaskan bahwa seluruh proses perizinan di bawah naungan Kementerian Agama dilakukan secara transparan dan tanpa dipungut biaya sepeser pun.

H. Faisal Salim mengungkapkan keprihatinannya atas laporan adanya oknum yang mencatut nama instansinya demi keuntungan pribadi. Pelaku biasanya menghubungi target melalui telepon atau media sosial dengan dalih biaya administrasi percepatan izin.

 “Kami tegaskan, proses perizinan di Kemenag tidak dipungut biaya apa pun. Tidak ada jalur cepat berbayar. Jika ada oknum yang meminta uang dengan iming-iming percepatan SK IJOP, itu jelas penipuan” tegas Faisal Salim, Jumat (9/1/2026).

Langkah Antisipasi: Verifikasi dan Digitalisasi

Untuk memutus rantai penipuan ini, Kemenag Sumbawa mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi melalui saluran resmi:

Pertama : Aplikasi SITREN (Sistem Informasi Pesantren). Gunakan aplikasi ini untuk memantau status validitas izin secara mandiri.

Kedua : Konfirmasi Langsung. Datangi Kantor Kemenag Kabupaten atau Kantor Wilayah jika menerima permintaan uang yang mencurigakan.

Ketiga : Website Resmi. Selalu merujuk pada kanal informasi sah milik Kementerian Agama RI.

Di samping urusan perizinan, H. Faisal Salim menjelaskan bahwa Kemenag saat ini tengah fokus pada program strategis untuk meningkatkan kualitas dan keamanan pesantren, di antaranya:

Pesantren Ramah Anak. Memastikan pesantren menjadi ruang aman dari segala bentuk kekerasan melalui Satgas khusus.

Fasilitasi PBG dan SLF Gratis.Pemerintah memfasilitasi pengurusan Izin Bangunan dan Sertifikat Laik Fungsi secara gratis demi menjamin standar infrastruktur yang aman bagi santri.

Kemandirian Ekonomi:Melalui program Eco-Pesantren dan Kampung Kemandirian untuk memperkuat ekonomi pesantren secara mandiri.

Menutup pernyataannya, Kepala Kemenag Sumbawa menyatakan pihaknya tidak akan segan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas oknum yang merusak citra lembaga pendidikan agama.

“Mari kita jaga pesantren kita dari praktik kotor ini. Jangan melakukan transfer uang tanpa konfirmasi resmi. Kewaspadaan kita adalah kunci agar marwah pesantren tetap terjaga sebagai lembaga pendidikan yang mulia,” pungkasnya. (AM)

]]>
Sat, 10 Jan 2026 13:52:44 +0800 amr
Gubernur NTB Tegaskan Jabatan Bukan Hak, Wajib Dievaluasi Kinerjanya https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-tegaskan-jabatan-bukan-hak-wajib-dievaluasi-kinerjanya https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-tegaskan-jabatan-bukan-hak-wajib-dievaluasi-kinerjanya Gubernur NTB Tegaskan Jabatan Bukan Hak, Wajib Dievaluasi Kinerjanya

Mataram, Amarmedia.co.id (10 Januari 2026)– Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, M.Si., menegaskan jabatan dalam pemerintahan bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan kinerja nyata. Hal tersebut disampaikan gubernur saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB (9/1/2025).

Gubernur NTB menyampaikan pelantikan ini merupakan hasil evaluasi kinerja selama lebih dari sepuluh bulan. Dikatakannya, penataan jabatan dilakukan, untuk memastikan birokrasi Pemprov NTB bekerja lebih efektif, profesional, dan selaras dengan visi pembangunan daerah serta visi pemerintah pusat.

“Saya tidak memiliki beban politik dengan siapapun. Penilaian dilakukan secara obyektif berdasarkan loyalitas terhadap visi kepemimpinan, komitmen, dan kinerja,” tegasnya.

Seluruh pejabat yang dilantik menandatangani kontrak kinerja dan dievaluasi secara terukur, baik melalui sistem internal pemerintahan maupun penilaian kepuasan masyarakat.

“Kita sudah kehilangan hampir satu tahun. Sekarang saatnya mesin pemerintahan ini berlari, mengejar target dan visi pembangunan NTB,” ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan para pimpinan OPD, agar menjalankan fungsi kepemimpinan dan pembinaan secara tegas, khususnya dalam menegakkan disiplin aparatur. Kelalaian dalam pembinaan menjadi tanggung jawab langsung pimpinan OPD.

Adapun pejabat yang mengalami rotasi dan mutasi, antara lain Kepala Satpol PP NTB Fathul Gani menjadi Asisten I Setda NTB, Asisten I Setda NTB Fathurrahman menjadi Kepala BPSDMD NTB. Sementara itu, Kepala DP3AP2KB NTB Surya Bahari menjadi Kepala Bakesbangpoldagri NTB. Sedangkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Masyhuri menjadi Kepala Dinas Sosial PPA NTB, Kepala Dinas Perdagangan NTB Jamaluddin Malady menjadi Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB. Lainnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB Aidy Furqan menjadi Kepala Disnakertrans NTB, Kepala Dinas PUPR NTB Sadimin menjadi Pelaksana Kepala BPBD NTB, Kepala BPSDMD NTB Baiq Nelly Yuniarti menjadi Kepala Bappeda NTB.

Pada acara tersebut, dilantik pula, Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Ahsanul Khalik menjadi Kepala Dinas Kominfotik NTB, Kepala Dinas Sosial NTB Nunung Triningsih menjadi Kepala Satpol PP NTB. Kepala Dinas Kominfotik NTB Yusron Hadi menjadi Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Setda NTB, Kepala Dispora NTB Wirawan menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Kepala Biro AP Setda NTB Izzudin Mahili menjadi Kepala Biro Perekonomian dan AP Setda NTB. Adapun Kepala Biro Umum Setda NTB Muhammad Riadi menjadi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB.

Pada akhir sambutannya, Gubernur Iqbal mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta meniatkan pengabdian sebagai ibadah. Pemerintah Provinsi NTB memastikan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada aparatur yang menunjukkan kinerja sungguh-sungguh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (she/dyd/kominfotikntb)

]]>
Sat, 10 Jan 2026 09:49:35 +0800 amr
Wujudkan Sumbawa Hijau Lestari 2026, SMAN 1 Sumbawa Besar Gelar Aksi Tanam Pohon Serentak https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-hijau-lestari-2026-sman-1-sumbawa-besar-gelar-aksi-tanam-pohon-serentak https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-hijau-lestari-2026-sman-1-sumbawa-besar-gelar-aksi-tanam-pohon-serentak Wujudkan Sumbawa Hijau Lestari 2026, SMAN 1 Sumbawa Besar Gelar Aksi Tanam Pohon Serentak

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– SMAN 1 Sumbawa Besar menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung program lingkungan hidup pemerintah daerah. Pada Jumat (9/1/2026), seluruh elemen sekolah melaksanakan penanaman bibit pohon secara serentak sebagai bagian dari menyukseskan visi Sumbawa Hijau Lestari 2026

Program ini diawali dengan penyerahan bantuan bibit oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Sebanyak 255 bibit tanaman yang terdiri dari mangga, nangka, kemiri, dan sengon diserahkan langsung oleh Camat Sumbawa, Drs. Iwan Sofyan, kepada Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Ibu Hj. Tati Rohayati, S.Pd., pada Selasa (6/1) lalu.

Distribusi dan Penanaman Strategis

Pasca penerimaan, Tim Adiwiyata sekolah bergerak cepat mendistribusikan bibit tersebut selama dua hari kepada para siswa, guru, serta tenaga kependidikan. Puncaknya, aksi penanaman dilakukan di area lingkungan sekolah dan sekitarnya.

Kepala SMAN 1 Sumbawa Besar, Ibu Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd., yang memimpin langsung kegiatan ini, menyatakan bahwa aksi ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari karakter sekolah.

 "Kegiatan ini adalah langkah konkret kami dalam menerapkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS). Sebagai sekolah Adiwiyata, kami ingin memastikan bahwa setiap warga sekolah memiliki rasa tanggung jawab terhadap kelestarian alam. Menanam pohon hari ini adalah investasi oksigen dan keasrian untuk generasi mendatang di SMAN 1 Sumbawa Besar," ujar Ibu Ainun.

Pesan Bupati Sumbawa

Program ini merupakan pengejawantahan dari instruksi Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang menekankan pentingnya kolaborasi sektor pendidikan dalam menjaga ekosistem daerah.

Dalam pesan program Sumbawa Hijau Lestari, Bupati Jarot mengingatkan:

 "Kita ingin mengembalikan kejayaan alam Sumbawa yang asri. Saya berpesan agar bibit yang telah dibagikan tidak hanya ditanam, tapi juga dijaga dan dirawat hingga besar. Sektor pendidikan adalah ujung tombak untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini agar Sumbawa tetap lestari bagi anak cucu kita."

Aksi hijau ini diharapkan dapat menurunkan suhu mikro di lingkungan sekolah serta menjadi sarana edukasi bagi siswa mengenai pentingnya reboisasi di tengah tantangan perubahan iklim global.(AM)

]]>
Sat, 10 Jan 2026 09:20:10 +0800 amr
Resmi, Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026 https://amarmedia.co.id/resmi-mohan-roliskana-raih-anugerah-kebudayaan-pwi-2026 https://amarmedia.co.id/resmi-mohan-roliskana-raih-anugerah-kebudayaan-pwi-2026 Resmi, Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026

Jakarta,Amarmedia.co.id - Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana ditetapkan sebagai penerima Anugerah Kebudayaan PWI Tahun 2026. 

Keputusan ini diambil dewan juri setelah melalui proses penjurian dari tahap proposal dan presentasi yang berakhir pada Jumat malam (9/1/2026).

Dalam keputusannya dewan juri mengatakan setelah melakukan penjurian presentasi kepada 10 nominator bupati/wali kota sebagai kelanjutan babak penilaian proposal, video,peraturan daerah tentang kebudayaan, pokok pikiran kebudayaan daerah, link-link berita, link-link berita, foto dokumentasi dan lain-lain, maka memutuskan Wali Kota Mataram Dr H Mohan Roliskana,S.Sos,MH dengan proposal berjudul " Gerbang Sangkareang" berhak menerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat Tahun 2026. Penghargaan akan diserahkan pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten pada tanggal 9 Februari 2026.

Ketua Dewan Juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat yang juga Direktur Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Anugerah Yusuf Susilo Hartono mengatakan, penjaringan berlangsung sejak 2 bulan lalu dan menghasilkan 10 nominator. Dari 10 nominator itu terdiri dari tiga walikota dan tujuh orang bupati. 

"Dari 10 orang itu, tergolong masih muda. Ini kebanggaan bagi kami di PWI," ujarnya.

Ada banyak aspek penilaian mulai dari proposal sampai presentasi untuk menentukan kepala daerah yang berhak menerima penghargaan ini.

Yusuf menepis jika penjurian anugerah ini dilaksanakan dengan tidak serius dan asal-asalan. Pihaknya memastikan proses berlangsung sangat serius dengan melibatkan juri yang berkompeten di bidang masing-masing. Justru para nominator menampilkan proposal dan presentasi yang sangat berkualitas. Hal ini juga menepis ada anggapan bahwa pemberian anugerah ini disertai biaya. 

"Tidak ada sama sekali," tegasnya.

Yusuf lalu menceritakan, pada penjurian babak presentasi, ada tiga kepala daerah yang melakukannya melalui zoom. Bupati Labuhan Batu, Sumatera Utara tidak bisa hadir karena ibunya meninggal dunia. Zoom pun dilakukan setelah selesai pemakaman mendiang ibunya.

"Bupati dengan pakaian putih-putih dengan mata sembab, ikut zoom," jelas Yusuf.

Lalu Bupati Padang Pariaman harus mengikuti penjurian melalui zoom juga karena ada rapat yang sangat penting membahas penanganan bencana banjir yang melanda wilayanya.

Begitu juga Bupati Manokwari, tidak bisa hadir karena ada acara adat yang tidak bisa ditinggalkan.

"Jadi ini menyentuh rasa kemanusiaan juri. Tapi proses penjurian tetap berlangsung profesional," tambahnya.

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana melakukan presentasi tahap akhir penilaian Anugerah Kebudayaan PWI Pusat Tahun 2026 pada Jumat siang (9/1/2026). Presentasi dilakukan di hadapan juri di kantor PWI di Gedung Dewan Pers.

Dalam presentasinya Mohan memaparkan bahwa Mataram sebagai kota yang heterogen dengan berbagai macam suku hidup rukun dan harmoni. Kota Mataram juga terbuka terhadap perkembangan kemajuan dan teknologi. Yang tidak kalah penting, tetap melestarikan budaya dan sejarah. Gerbang Sangkareang sebagai transformasi lumbung padi dan kini menjadi trademark baru Kota Mataram. 

"Gerbang Sangkareang ini dibangun dan diresmikan pada tahun 2022 lalu pada periode pertama pemerintahan kami," jelas Mohan.

Gerbang Sangkareang ini lahir dari karakter ruang dan sejarah sosial masyarakat di Kota Mataram. Inspirasinya berasal dari lumbung padi masyarakat suku Sasak. Lumbung ini sebagai simbol kemakmuran dan kesejahteraan. Lebih dari itu, lumbung padi memiliki makna sosial dan spiritual. Jug melambangkan rasa syukur, pengendalian diri serta semangat berbagi dan gotong royong yang telah mengakar dalam identitas dan budaya masyarakat Sasak. 

"Sedangkan nama Sangkareang itu diambil dari nama puncak kedua tertinggi di Pulau Lombok," jelasnya.

Menurut Mohan, Gerbang Sangkareang tidak hanya sekedar simbol tetapi mermabat ke ekosistem ekonomi. Gerbang Sangkareang ini bukan statis, melainkan katalisator dan inspirasi masyarakat kota yang membentuk ekosistem "budaya baru" di Kota Mataram. Ada turunan budaya yang dihasilkan berupa Batik Mentaram, arsitektur kota dan hasil kerajinan lainnya.

"Bahkan bros yang saya pakai saat ini, juga hasil dari turunan Gerbang Sangkareang," tambahnya.

Belum lama ini, kata Mohan Batik Mentaram telah menembus panggung internasional, tampil memikat di Bellabric dan Melbourne, Australia. 

"Dari tangan pengerajin lokal, Batik Mentaram terus memperkuat identitas budaya daerah yang elegan,adaptif dan mampu bersaing di ranah global," jelasnya.

Gerbang Sangkareang telah memberikan dampak bernilai ekonomi yakni nilai tambah nyata, lapangan pejerjaan lokal, peningkatan UMKM dan city branding yang konsisten. 

Selain Wali Kota Mataram Mohan Roliskana yang melakukan presentasi, ada sejumlah kepala daerah secara bergiliran sejak pagi. Di antaranya Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Wali Kota Samarinda Andi Harun.

Bupati Lampung Utara Harmartoni Ahadis,Bupati Temanggung Agus Setiawan, Bupati Manggarai Heribertus Geradus Laju Nabit dan Bupati Blora Arief Rohman. Sedangkan tiga kepala daerah yakni 

Maya Hasmita (Bupati Labuhanbatu), Hermus Indou (Bupati Manokwari), dan John Kenedy (Bupati Padang Pariaman) melakukan presentasi melalui zoom. Ketiganya tidak hadir langsung karena ada kendala dan tugas yang tidak bisa ditinggalkan.

Dewan Juri Anugerah Kebudayaan PWI-HPN 2026 berjumlah lima orang, terdiri atas unsur internal dan eksternal PWI Pusat, yakni Dr. Nungki Kusumastuti (dosen IKJ, penari dan artis film), Agus Dermawan T (pengamat dan penulis seni budaya, penerima Anugerah Kebudayaan RI), Sudjiwo Tejo (seniman, budayawan, mantan wartawan, anggota Tim Pakar PWI Pusat), Akhmad Munir (Direktur Utama LKBN Antara, Ketua Umum PWI Pusat periode 2025-2030), serta Yusuf Susilo Hartono (wartawan senior, pelukis, dan penyair).(AM/Tim)

]]>
Sat, 10 Jan 2026 09:16:23 +0800 amr
PDI Perjuangan Sumbawa Dorong Solusi Manusiawi untuk Tenaga Honorer Non&ASN https://amarmedia.co.id/pdi-perjuangan-sumbawa-dorong-solusi-manusiawi-untuk-tenaga-honorer-non-asn https://amarmedia.co.id/pdi-perjuangan-sumbawa-dorong-solusi-manusiawi-untuk-tenaga-honorer-non-asn PDI Perjuangan Sumbawa Dorong Solusi Manusiawi untuk Tenaga Honorer Non-ASN

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menyatakan sikap resmi terkait isu penataan tenaga non-ASN (honorer) yang tengah menjadi perhatian publik. PDI Perjuangan mendorong agar pemerintah daerah mencari jalan tengah yang tetap mengedepankan aspek keadilan sosial dan kemanusiaan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si, menegaskan bahwa pihaknya menghormati Surat Keputusan Bupati Sumbawa mengenai penataan tenaga non-ASN. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kepatuhan Pemerintah Daerah terhadap kebijakan pemerintah pusat yang bersifat mengikat.

Abdul Rafiq menjelaskan bahwa secara regulasi, Pemerintah Daerah memiliki keterbatasan kewenangan sehingga tidak dapat bertindak di luar aturan yang ditetapkan pusat. Namun, ia meyakini bahwa Bupati Sumbawa berada dalam posisi yang dilematis namun tetap bertanggung jawab.

“Saya meyakini Bupati Sumbawa tidak menginginkan kondisi ini terjadi, namun sebagai kepala daerah beliau tentu harus menjalankan kebijakan Pemerintah Pusat yang bersifat mengikat. Saya juga yakin Pak Bupati saat ini sedang memikirkan dan menyiapkan langkah terbaik yang paling manusiawi terkait nasib para tenaga honorer,” ujar Abdul Rafiq dalam keterangan persnya Jumat (9/1)

PDI Perjuangan menilai pengabdian tenaga honorer selama bertahun-tahun tidak boleh diabaikan begitu saja, terutama bagi mereka yang belum tercatat dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Untuk mengatasi persoalan ini, Abdul Rafiq mengusulkan beberapa langkah strategis: pertama : Dialog Lintas Sektor dengan  Mengajak Pemerintah Daerah, DPRD, OPD terkait, dan perwakilan tenaga honorer untuk duduk bersama.

Kedua : Kajian Nomenklatur dengan mencari celah legal dalam hal penganggaran dan mekanisme pembayaran gaji agar tetap sesuai aturan tanpa harus memutus kontrak kerja.

Ketiga  : Advokasi ke Pusat dengan  menjadikan hasil kajian daerah sebagai dasar kuat untuk meminta pertimbangan atau diskresi kepada Pemerintah Pusat.

“Prinsip kami jelas, aturan harus ditegakkan, namun keadilan sosial dan kemanusiaan juga harus dikedepankan. PDI Perjuangan akan terus mengawal persoalan ini secara konstruktif dan bertanggung jawab,” tegas pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Sumbawa.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus berpihak pada kepentingan rakyat dan menjaga stabilitas sosial di daerah. Hal ini dinilai penting agar kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa tidak terganggu akibat transisi kebijakan pegawai non-ASN tersebut. (AM)

]]>
Sat, 10 Jan 2026 06:39:09 +0800 amr
Terbuka, Peluang Wali Kota Mohan Raih Anugerah Kebudayaan PWI Tahun 2026 https://amarmedia.co.id/terbuka-peluang-wali-kota-mohan-raih-anugerah-kebudayaan-pwi-tahun-2026 https://amarmedia.co.id/terbuka-peluang-wali-kota-mohan-raih-anugerah-kebudayaan-pwi-tahun-2026 Terbuka, Peluang Wali Kota Mohan Raih Anugerah Kebudayaan PWI Tahun 2026 

Jakarta.Amarmedia.co.id— Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana melakukan presentasi tahap akhir penilaian Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Tahun 2026. 

Presentasi dilakukan di hadapan juri di kantor PWI di Gedung Dewan Pers pada Jumat (9/1/2026). Adapun dewan juri terdiri dari Dr. Nungki Kusumastuti (dosen IKJ, penari dan artis film), Agus Dermawan T (pengamat dan penulis seni budaya, penerima Anugerah Kebudayaan RI), Sudjiwo Tejo (seniman, budayawan, mantan wartawan, anggota Tim Pakar PWI Pusat), Akhmad Munir (Ketua Umum PWI Pusat periode 2025-2030), serta Yusuf Susilo Hartono (wartawan senior, pelukis, dan penyair).

Apresiasi tinggi disampaikan dewan juri atas presentasi Wali Kota Mataram dan pencapaian mengangkat budaya Sasak melalui ikon Gerbang Sangkareang ke level nasional bahkan internasional. Anggota dewan juri Agus Dermawan T mengatakan, popularitas arsitektur lumbung sempat mundur belakangan ini, bahkan kian kurang dikenal di tingkat nasional. 

Agus lalu menceriatakan semasa pelukis I Wayang Pengsong sering mengangkat arsitektur Lombok melalui lukisan lumbung ke level internasional. Banyak pelukis dari berbagai negara tertarik dengan lumbung. Kini, Wali Kota Mataram mengaplikasikan arsitektur lumbung ke dalam Gerbang Sangkareang yang kini menjadi ikon. Bahkan dari kreativitas para perancang mengenalkan batik Mentaram dengan mengadopsi motif Gerbang Sangkareang ke level internasional. " Lumbung itu diaplikasikan dalam fesyen dan sebagainya serta dipentaskan di luar (negeri). Sekarang ada Pak Mohan, saya berharap popularitas lumbung itu kembali dibangkitkan di level nasional," katanya.

Agus juga mengatakan dirinya bersama pelukis lainnya dengan senang hati ke Mataram untuk mengangkat budaya-budaya setempat dalam karya-karya mereka. " Kami siap diundang dan datang ke Kota Mataram," katanya.

Dewan juri lainnya Sudjiwo Tejo menyampaikan masyarakat di Lombok masih memelihara dengan teguh budaya dan tradisinya. Inilah yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia. Dia memberikan contoh Perang Ketupat (perang topat) yang masih berlangsung di Lombok dan ini tidak dijumpai di tempat lain. Karena itu, Sudjiwo Tejo meminta agar Mohan di kepemimpinannya tetap memberikan tempat pada budaya dan tradisi lokal ini.

Dalam presentasinya Mohan memaparkan bahwa Mataram sebagai kota yang heterogen dengan berbagai macam suku hidup rukun dan harmoni. Kota Mataram juga terbuka terhadap perkembangan kemajuan dan teknologi. Yang tidak kalah penting, tetap melestarikan budaya dan sejarah. Gerbang Sangkareang sebagai transformasi lumbung padi dan kini menjadi trademark baru Kota Mataram. " Gerbang Sangkareang ini dibangun dan diresmikan pada tahun 2022 lalu pada periode pertama pemerintahan kami," jelas Mohan.

Gerbang Sangkareang ini lahir dari karakter ruang dan sejarah sosial masyarakat di Kota Mataram. Inspirasinya berasal dari lumbung padi masyarakat suku Sasak. Lumbung ini sebagai simbol kemakmuran dan kesejahteraan. Lebih dari itu, lumbung padi memiliki makna sosial dan spiritual. Jug melambangkan rasa syukur, pengendalian diri serta semangat berbagi dan gotong royong yang telah mengakar dalam identitas dan budaya masyarakat Sasak. " Sedangkan nama Sangkareang itu diambil dari nama puncak kedua tertinggi di Pulau Lombok," jelasnya.

Menurut Mohan, Gerbang Sangkareang tidak hanya sekedar simbol tetapi mermabat ke ekosistem ekonomi. Gerbang Sangkareang ini bukan statis, melainkan katalisator dan inspirasi masyarakat kota yang membentuk ekosistem " budaya baru" di Kota Mataram. Ada turunan budaya yang dihasilkan berupa Batik Mentaram, arsitektur kota dan hasil kerajinan lainnya." Bahkan bros yang saya pakai saat ini, juga hasil dari turunan Gerbang Sangkareang," tambahnya.

Belum lama ini, kata Mohan Batik Mentaram telah menembus panggung internasional, tampil memikat di Bellabric dan Melbourne, Australia. " Dari tangan pengerajin lokal, Batik Mentaram terus memperkuat identitas budaya daerah yang elegan,adaptif dan mampu bersaing di ranah global," jelasnya.

Gerbang Sangkareang telah memberikan dampak bernilai ekonomi yakni nilai tambah nyata, lapangan pejerjaan lokal, peningkatan UMKM dan city branding yang konsisten. 

Selain Wali Kota Mataram Mohan Roliskana yang melakukan presentasi, ada sejumlah kepala daerah secara bergiliran sejak pagi. Diantaranya Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Wali Kota Samarinda Andi Harun.

Bupati Lampung Utara Harmartoni Ahadis,Bupati Temanggung Agus Setiawan, Bupati Manggarai Heribertus Geradus Laju Nabit dan Bupati Blora Arief Rohman. Sedangkan tiga kepala daerah yakni 

Maya Hasmita (Bupati Labuhanbatu), Hermus Indou (Bupati Manokwari), dan John Kenedy (Bupati Padang Pariaman) melakukan presentasi melalui zoom. Ketiganya tidak hadir langsung karena ada kendala dan tugas yang tidak bisa ditinggalkan.

Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, mengatakan penghargaan akan diserahkan pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Provinsi Banten, 9 Februari 2026. " Sepuluh kepala daerah tersebut dipilih oleh dewan juri setelah melalui penilaian mendalam terhadap proposal beserta seluruh lampirannya yang sangat lengkap. Mulai video, Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPD), peraturan daerah, tautan pemberitaan, hingga dokumentasi foto. Ada puluhan bahkan ratusan halaman berkas yang dinilai," kata Yusuf. (AM)

]]>
Fri, 09 Jan 2026 23:48:57 +0800 amr
Geliat Ekonomi Budidaya Mutiara: DPRD Sumbawa Konsultasi Regulasi ke Dinas Kelautan NTB https://amarmedia.co.id/geliat-ekonomi-budidaya-mutiara-dprd-sumbawa-konsultasi-regulasi-ke-dinas-kelautan-ntb https://amarmedia.co.id/geliat-ekonomi-budidaya-mutiara-dprd-sumbawa-konsultasi-regulasi-ke-dinas-kelautan-ntb Geliat Ekonomi Budidaya Mutiara: DPRD Sumbawa Konsultasi Regulasi ke Dinas Kelautan NTB

Mataram.Amarmedia.co.id – Komisi II dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengonsultasikan regulasi dan perizinan budidaya kerang mutiara Jumat (9/1/2026). Langkah ini diambil seiring dengan semakin meningkatnya kontribusi sektor tersebut terhadap ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Sumbawa.

Delegasi konsultasi ini dipimpin oleh H. Andi Mappelepui bersama sejumlah anggota DPRD lainnya, yakni Marliaten,Abron Ishak, Sri Hastuti, dan Ema Yuniarti dan diterima oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan bersama Bidang Pengawasan bidang perijinan DKP Provinsi NTB.

Fokus pada Kemudahan Izin dan Perlindungan Kelompok

Diskusi intensif yang berlangsung di kantor DKP Provinsi NTB tersebut berfokus pada penyederhanaan birokrasi perizinan budidaya. Komisi II menekankan pentingnya regulasi yang mendukung, mengingat budidaya mutiara kini menjadi tumpuan ekonomi bagi kelompok masyarakat di wilayah-wilayah strategis.

 "Alhamdulillah, saat ini budidaya kerang mutiara memberikan dampak ekonomi yang sangat signifikan bagi masyarakat. Kami ingin memastikan regulasi dari provinsi sejalan dengan semangat penguatan ekonomi lokal ini," ujar H. Andi Mappelepui di sela-sela pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD menyoroti kemajuan pesat kelompok budidaya mutiara yang tersebar di beberapa desa dan wilayah kepulauan, di antaranya Desa Labuhan Mapin, Pulau Bungin, Pulau Kaung, Labuhan Burung, Kawasan Teluk Saleh

Disampaikan Kepala Dinas DKP Provinsi NTB Muslim ST.MSi bahwa dampak positif yang dirasakan masyarakat di wilayah tersebut mencakup terciptanya lapangan kerja baru hingga peningkatan pendapatan rumah tangga. Kawasan Teluk Saleh secara khusus dipandang sebagai aset emas yang membutuhkan pengawasan serta dukungan perizinan yang jelas agar investasi masyarakat lokal tetap terlindungi.

Sinergi Daerah dan Provinsi

Anggota DPRD lainnya, seperti Abron Ishak dan Marliaten, menambahkan bahwa sinkronisasi aturan antara pemerintah kabupaten dan provinsi sangat krusial. Hal ini bertujuan agar tidak ada kendala teknis bagi kelompok nelayan kecil saat berhadapan dengan aturan ruang laut yang menjadi kewenangan provinsi.

"Dengan adanya konsultasi ini, diharapkan DKP Provinsi NTB dapat memberikan pendampingan berkelanjutan sehingga sektor mutiara di Sumbawa tidak hanya unggul secara kualitas produk, tetapi juga tertib secara administrasi dan berkelanjutan secara ekologis"ujar Abron. (AM)

]]>
Fri, 09 Jan 2026 22:59:35 +0800 amr
Nyoman Wisma Apresiasi Ekspansi Damkartan ke Lunyuk: "Langkah Nyata Memperpendek Response Time" https://amarmedia.co.id/nyoman-wisma-apresiasi-ekspansi-damkartan-ke-lunyuk-langkah-nyata-memperpendek-response-time https://amarmedia.co.id/nyoman-wisma-apresiasi-ekspansi-damkartan-ke-lunyuk-langkah-nyata-memperpendek-response-time Nyoman Wisma Apresiasi Ekspansi Damkartan ke Lunyuk: "Langkah Nyata Memperpendek Response Time"

Sumbawa, Amarmedia.co.id– Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, I Nyoman Wisma, SIP. memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah taktis Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) yang segera meresmikan Pos Sektor ke-7 di Kecamatan Lunyuk pada Januari 2026 ini.

Hal tersebut disampaikan Nyoman Wisma yang juga Anggota Banggar dar fraksi PDIP menanggapi arahan Kepala Dinas Damkartan, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., saat memimpin apel siaga serah terima tugas Regu Sip 3 ke Sip 1 di halaman Kantor Damkartan, Kamis (8/1/2026).

Menurut Nyoman Wisma, penambahan pos di wilayah selatan Sumbawa ini merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat terkait keamanan dan perlindungan dari ancaman kebakaran.

"Kami di Komisi II sangat mendukung dibukanya Pos Sektor Lunyuk. Ini adalah langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan cakupan layanan proteksi kebakaran semakin merata. Sejalan dengan visi misi daerah, kita ingin memberikan rasa aman yang sama bagi seluruh warga, baik di kota maupun di pelosok," ujar Nyoman Wisma.

Politisi PDIP dapil Lunyuk ini menekankan bahwa keberadaan pos permanen di gedung Pesangrahan Lunyuk dengan dukungan 16 personel adalah investasi penting bagi keselamatan jiwa dan aset masyarakat.

Nyoman Wisma menyoroti letak geografis Lunyuk yang cukup jauh dari pusat kota. Baginya, kunci keberhasilan pemadaman adalah kecepatan waktu tanggap (response time).

"Selama ini, kendala utama kita di wilayah jauh seperti Lunyuk adalah jarak tempuh. Dengan adanya pos baru ini, response time bisa diperpendek secara signifikan. Kita tidak ingin bantuan datang saat api sudah meratakan bangunan. Kehadiran personel di sana adalah solusi konkret yang memang dinantikan masyarakat," tambahnya.

Arahan Kadis Damkartan: Siaga Cuaca Ekstrem

Sebelumnya, dalam apel siaga tersebut, Kadis Damkartan H. Sahabuddin menginstruksikan seluruh personel untuk tetap dalam kondisi waspada penuh. Ia mengingatkan bahwa awal tahun 2026 diwarnai cuaca fluktuatif yang menyimpan potensi bencana ganda.

"Kondisi cuaca saat ini tidak menentu. Panas terik bisa memicu kebakaran lahan dan pemukiman, sementara hujan deras memicu banjir. Personel harus siaga 24 jam untuk merespons panggilan darurat," tegas Haji Sahabuddin.

Terkait Pos Lunyuk, ia memastikan bahwa peresmiannya akan menjadi kado spesial pada momentum HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 bulan ini. "Tujuan utama kita adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar penanganan kebakaran dan penyelamatan lebih optimal," pungkas Kadis.

Nyoman Wisma berharap, kesiapsiagaan personel dan penambahan infrastruktur ini terus berlanjut ke kecamatan-kecamatan lain yang juga memiliki tingkat risiko tinggi. (AM)

]]>
Fri, 09 Jan 2026 13:45:54 +0800 amr
Salim : Jadikan Tahun 2026 Momentum Evaluasi Amal dan Takwa https://amarmedia.co.id/salim-jadikan-tahun-2026-momentum-evaluasi-amal-dan-takwa https://amarmedia.co.id/salim-jadikan-tahun-2026-momentum-evaluasi-amal-dan-takwa Salim : Jadikan Tahun 2026 Momentum Evaluasi Amal dan Takwa

Sumbawa Amarmedia.co.id – Memasuki awal tahun 2026, umat Islam diingatkan untuk tidak sekadar melihat pergantian tahun sebagai pergeseran angka kalender, melainkan sebagai momentum besar untuk melakukan evaluasi diri (muhasabah). Pesan mendalam ini disampaikan oleh Khatib Jumat Ustadz Salim, SE. dalam khotbah Jumat di Masjid Jami' Annur, Kelurahan Samapuin, Kecamatan Sumbawa, pada Jumat (9/1/2026).

Waktu Adalah Amanah

Dalam uraiannya, Khatib menekankan bahwa setiap detik yang berlalu adalah amanah yang akan dimintai pertanggungjawabannya. Dirinya mengutip hadis riwayat Al-Hakim mengenai tiga golongan manusia dalam menyikapi waktu:

Pertama Beruntung: Mereka yang hari ini lebih baik dari hari kemarin.

Kedua Merugi: Mereka yang hari ini sama dengan hari kemarin.

Ketiga Celaka: Mereka yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin.

"Tahun demi tahun berlalu tanpa terasa, sementara usia terus bertambah dan kesempatan hidup semakin berkurang. Islam mengajarkan bahwa waktu adalah amanah besar," ujar Salim, SE. di hadapan jamaah salat Jumat.

Merujuk pada Al-Qur'an Surah Al-Hasyr ayat 18, Khatib menjelaskan dua perintah utama Allah SWT bagi orang beriman:

Pertama Perintah Bertakwa: Menjalankan ketaatan total dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Kedua Perintah Memperhatikan Bekal: Mengevaluasi amal perbuatan yang telah dilakukan untuk menghadapi "hari esok" atau akhirat.

Khatib menegaskan bahwa takwa bukan sekadar simbol, melainkan sikap hidup yang mencakup rasa takut melanggar aturan Allah dan kesungguhan dalam menjaga diri dari maksiat.

"Hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah ia kerjakan untuk hari kiamat; apakah dari amal saleh yang akan menyelamatkannya, atau keburukan yang akan mencelakainya," tuturnya mengutip tafsir Al-Bayan.

Menutup khotbahnya, Salim, SE. mengajak jamaah untuk menjadikan tahun 2026 sebagai titik tolak perubahan. Keberuntungan sejati, menurutnya, tidak diukur dari kesuksesan duniawi semata, melainkan dari sejauh mana amal perbuatan menjadi bekal di masa depan.

"Semoga tahun baru ini menjadi awal langkah perubahan kita menuju pribadi yang lebih bijak, lebih peduli, dan lebih siap menghadap Allah SWT dengan bekal amal terbaik," pungkasnya. (AM)

]]>
Fri, 09 Jan 2026 13:32:37 +0800 amr
SMAN 1 Sumbawa Besar Raih Penghargaan Sekolah Aktif Literasi Digital Nasional 2026 https://amarmedia.co.id/sman-1-sumbawa-besar-raih-penghargaan-sekolah-aktif-literasi-digital-nasional-2026 https://amarmedia.co.id/sman-1-sumbawa-besar-raih-penghargaan-sekolah-aktif-literasi-digital-nasional-2026 SMAN 1 Sumbawa Besar Raih Penghargaan Sekolah Aktif Literasi Digital Nasional 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Mengawali tahun 2026 dengan gemilang, SMA Negeri 1 Sumbawa Besar sukses menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sekolah ini dinobatkan sebagai Sekolah Aktif Literasi Digital dalam program Sekolah Literasi Nasional (SLN) yang diselenggarakan oleh platform pengembang literasi, Nyalanesia.

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi seluruh civitas akademika SMAN 1 Sumbawa Besar dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan budaya membaca dan menulis. Program intensif ini dijadwalkan berlangsung puncaknya pada periode 25 Maret hingga 26 Mei 2026, namun progres dan komitmen yang ditunjukkan sekolah telah membuahkan apresiasi awal tahun yang prestisius.

4 Piagam Penghargaan yang diterima SMAN 1 Sumbawa Besar 

Inovasi Literasi di Era Digital

Kepala SMAN 1 Sumbawa Besar, Ainun Asmawati,SPd.M.Pd menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini. "Alhamdulillah, SMAN 1 Sumbawa Besar Meraih 4 penghargaan untuk sekolah yakni Sekolah Aktif Literasi Digital, Sekolah Aktif Literasi Nasional, Sekolah Aktif Literasi Numerasi dan sekolah Aktif Literasi Baca Tulis. SMAN 1 Sumbawa Besar juga salah satu sekolah sebagai penggerak literasi Nasional di Sumbawa. ini adalah penghargaan awal tahun 2026 yang luar biasa bagi kami. Prestasi ini adalah buah dari kerja keras guru dan siswa dalam menghidupkan ekosistem digital yang positif dan produktif," ujarnya pada Jumat (9/1).

Program Sekolah Literasi Nasional sendiri merupakan ajang tahunan yang memfasilitasi sekolah-sekolah di Indonesia untuk menerbitkan buku, mengembangkan konten digital, serta meningkatkan kompetensi literasi abad ke-21. Dengan predikat "Sekolah Aktif", SMAN 1 Sumbawa Besar dinilai berhasil melampaui standar partisipasi dalam menciptakan karya-karya kreatif berbasis digital.

Apresiasi Tinggi dari Komite Sekolah

Prestasi ini juga mendapat sambutan hangat dari pihak Komite Sekolah.Ir.Talifuddin M.Si dan H Faisal SAg.M.M.Inov  selaku perwakilan Komite, memberikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak sekolah.

"Alhamdulillah, atas prestasi SMAN1 Sumbawa Besar yang telah mendapat penghargaan sebagai Sekolah Aktif Literasi Digital, semoga mendapat berkah dari Allah SWT, Aamiin" ujarnya.

Anggota Komite lainnya Abdul Ma'ruf Rahmat juga menyampaikan rasa bangganya. "Kami selaku Komite sangat bangga melihat sekolah ini konsisten berada di barisan depan dalam hal literasi digital. Semoga momentum ini menjadi penyemangat bagi siswa-siswi dan para guru untuk terus berkarya hingga puncak acara di bulan Mei mendatang," ujarnya.

Membangun Generasi Emas 2045

Pemberitaan terkait literasi digital kini tengah menjadi sorotan nasional. Berdasarkan data Kemendikbudristek, sekolah-sekolah yang aktif dalam program literasi seperti yang diselenggarakan Nyalanesia memiliki indeks karakter siswa yang lebih tinggi. Literasi digital bukan sekadar cakap menggunakan gawai, melainkan kemampuan menyaring informasi dan memproduksi konten yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

"Dengan penghargaan ini, SMAN 1 Sumbawa Besar mempertegas posisinya sebagai salah satu sekolah rujukan literasi di Nusa Tenggara Barat yang siap mencetak generasi cerdas digital" pungkas Ainun.(AM)

]]>
Fri, 09 Jan 2026 10:30:20 +0800 amr
Perkuat Ketahanan Pangan, Pimpinan DPRD Sumbawa Bersama Forkopimda Gelar Panen Raya Jagung di Utan https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-pangan-pimpinan-dprd-sumbawa-bersama-forkopimda-gelar-panen-raya-jagung-di-utan https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-pangan-pimpinan-dprd-sumbawa-bersama-forkopimda-gelar-panen-raya-jagung-di-utan Perkuat Ketahanan Pangan, Pimpinan DPRD Sumbawa Bersama Forkopimda Gelar Panen Raya Jagung di Utan

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Memasuki kuartal pertama tahun 2026, Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan taringnya sebagai lumbung pangan daerah. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Panen Raya Jagung yang dipusatkan di hamparan Orong Sele, Desa Orong Bawa, Kecamatan Utan, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M Berlian Rayes SAg.M.M.Inov dan Gitta Liesbano SH MKn bersama Kapolres Sumbawa, Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Asisten I Setda Jaya Kusuma  Kepala Dinas Pertanian, jajaran anggota Forkopimda, anggota DPRD Dapil Utan, Kepala OPD, para Kepala Desa se-Kecamatan Utan, serta ratusan masyarakat dan kelompok tani setempat.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan DPRD menyampaikan bahwa panen raya ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Jagung tetap menjadi komoditas unggulan yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat di wilayah barat Sumbawa.

"Panen raya di Orong Sele ini adalah bukti kerja keras para petani kita. Pemerintah dan DPRD terus berkomitmen untuk mengawal ketersediaan sarana produksi dan stabilitas harga agar hasil keringat petani terbayar dengan layak," ungkap H Berlian.

Senada dengan hal tersebut, kehadiran Ibu Kapolres dan unsur Forkopimda menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Keamanan dan kelancaran distribusi hasil panen menjadi prioritas guna memastikan kesejahteraan petani tetap terjaga.

Melalui momentum panen raya ini, diharapkan roda perekonomian di Kecamatan Utan dan Kabupaten Sumbawa pada umumnya dapat berputar lebih cepat. Dukungan infrastruktur pertanian dan pendampingan dari Dinas Pertanian akan terus ditingkatkan guna mengejar target produksi di tahun 2026.

"Semoga dengan hasil panen yang melimpah ini, kesejahteraan masyarakat khususnya para petani kita semakin meningkat dan barokah. Kita ingin pembangunan ini dirasakan langsung manfaatnya di tingkat bawah. Sesuai prinsip kita, hidup harus bermakna bagi sesama," pungkasnya.

Acara diakhiri dengan pemetikan jagung secara simbolis oleh para pejabat yang hadir bersama para petani sebagai tanda dimulainya musim panen raya di wilayah Utan.(AM)

]]>
Fri, 09 Jan 2026 00:02:51 +0800 amr
I Nyoman Wisma Apresiasi Ekspansi Damkartan ke Lunyuk: "Langkah Nyata Memperpendek Response Time" https://amarmedia.co.id/i-nyoman-wisma-apresiasi-ekspansi-damkartan-ke-lunyuk-langkah-nyata-memperpendek-response-time https://amarmedia.co.id/i-nyoman-wisma-apresiasi-ekspansi-damkartan-ke-lunyuk-langkah-nyata-memperpendek-response-time I Nyoman Wisma Apresiasi Ekspansi Damkartan ke Lunyuk: "Langkah Nyata Memperpendek Response Time"

Sumbawa, Amarmedia.co.id– Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, I Nyoman Wisma, SIP. memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah taktis Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) yang segera meresmikan Pos Sektor ke-7 di Kecamatan Lunyuk pada Januari 2026 ini.

Hal tersebut disampaikan Nyoman Wisma menanggapi arahan Kepala Dinas Damkartan, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., saat memimpin apel siaga serah terima tugas Regu Sip 3 ke Sip 1 di halaman Kantor Damkartan, Kamis (8/1/2026).

Menurut Nyoman Wisma, penambahan pos di wilayah selatan Sumbawa ini merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat terkait keamanan dan perlindungan dari ancaman kebakaran.

"Kami di Komisi II sangat mendukung dibukanya Pos Sektor Lunyuk. Ini adalah langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan cakupan layanan proteksi kebakaran semakin merata. Sejalan dengan visi misi daerah, kita ingin memberikan rasa aman yang sama bagi seluruh warga, baik di kota maupun di pelosok," ujar Nyoman Wisma.

Politisi PDIP dapil Lunyuk ini menekankan bahwa keberadaan pos permanen di gedung Pesangrahan Lunyuk dengan dukungan 16 personel adalah investasi penting bagi keselamatan jiwa dan aset masyarakat.

Nyoman Wisma menyoroti letak geografis Lunyuk yang cukup jauh dari pusat kota. Baginya, kunci keberhasilan pemadaman adalah kecepatan waktu tanggap (response time).

"Selama ini, kendala utama kita di wilayah jauh seperti Lunyuk adalah jarak tempuh. Dengan adanya pos baru ini, response time bisa diperpendek secara signifikan. Kita tidak ingin bantuan datang saat api sudah meratakan bangunan. Kehadiran personel di sana adalah solusi konkret yang memang dinantikan masyarakat," tambahnya.

Arahan Kadis Damkartan: Siaga Cuaca Ekstrem

Sebelumnya, dalam apel siaga tersebut, Kadis Damkartan H. Sahabuddin menginstruksikan seluruh personel untuk tetap dalam kondisi waspada penuh. Ia mengingatkan bahwa awal tahun 2026 diwarnai cuaca fluktuatif yang menyimpan potensi bencana ganda.

"Kondisi cuaca saat ini tidak menentu. Panas terik bisa memicu kebakaran lahan dan pemukiman, sementara hujan deras memicu banjir. Personel harus siaga 24 jam untuk merespons panggilan darurat," tegas Haji Sahabuddin.

Terkait Pos Lunyuk, ia memastikan bahwa peresmiannya akan menjadi kado spesial pada momentum HUT Kabupaten Sumbawa ke-67 bulan ini. "Tujuan utama kita adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar penanganan kebakaran dan penyelamatan lebih optimal," pungkas Kadis.

Nyoman Wisma berharap, kesiapsiagaan personel dan penambahan infrastruktur ini terus berlanjut ke kecamatan-kecamatan lain yang juga memiliki tingkat risiko tinggi.(AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 23:57:23 +0800 amr
Perluas Jangkauan Layanan, Damkartan Sumbawa Segera Resmikan Pos Sektor Lunyuk https://amarmedia.co.id/perluas-jangkauan-layanan-damkartan-sumbawa-segera-resmikan-pos-sektor-lunyuk https://amarmedia.co.id/perluas-jangkauan-layanan-damkartan-sumbawa-segera-resmikan-pos-sektor-lunyuk Perluas Jangkauan Layanan, Damkartan Sumbawa Segera Resmikan Pos Sektor Lunyuk

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., memimpin langsung apel pagi serah terima tugas dari Regu Sip 3 ke Sip 1 di halaman kantor Damkartan Kabupaten Sumbawa, Kamis (8/1/2026). 

Dalam arahannya, Kadis H. Sahabuddin menekankan kesiapsiagaan personel serta membawa kabar baik mengenai perluasan wilayah layanan pemadaman.

H. Sahabuddin menginstruksikan seluruh personel untuk tetap dalam kondisi siaga penuh mengingat kondisi cuaca yang fluktuatif di awal tahun 2026. Menurutnya, potensi bencana saat ini datang dari dua sisi.

"Kondisi cuaca saat ini tidak menentu. Di satu sisi, panas terik yang menyengat bisa memicu kebakaran lahan maupun pemukiman, namun di sisi lain hujan deras juga bisa memicu banjir. Saya minta seluruh personel tetap siaga 24 jam untuk merespons segala bentuk panggilan darurat masyarakat," ujar H. Sahabuddin di hadapan para pegawai.

Selain arahan teknis kesiapsiagaan, Kadis Damkartan menyampaikan progres signifikan terkait pengembangan infrastruktur layanan. Setelah sukses meresmikan Pos Sektor ke-6 di Kecamatan Empang oleh Bupati Sumbawa pada November 2025 lalu, kini Damkartan tengah bersiap membuka Pos Sektor ke-7 di Kecamatan Lunyuk.

"Insya Allah, dalam bulan Januari 2026 ini, kami berencana membuka Pos ke-7 di Kecamatan Lunyuk. Rencananya, pos ini akan diresmikan langsung oleh Bapak Bupati Sumbawa bertepatan dengan momentum HUT Kabupaten Sumbawa yang ke-67," ungkapnya.

Pembukaan pos di Lunyuk merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memperpendek response time (waktu tanggap) jika terjadi musibah di wilayah selatan Sumbawa.

Kantor Pos Damkar Kecamatan Lunyuk nantinya akan menempati gedung Pesangrahan Kecamatan Lunyuk dengan dukungan kekuatan 16 personel yang akan bertugas secara bergantian.

"Tujuan utama kita adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Wilayah Lunyuk memiliki geografis yang cukup jauh dari pusat kota, sehingga keberadaan pos permanen di sana sudah menjadi kebutuhan mendesak agar penanganan kebakaran dan penyelamatan bisa lebih cepat dan optimal," pungkas H. Sahabuddin.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD kabupaten Sumbawa I Nyoman Wisma SIP mengatakan dengan bertambahnya pos sektor ini, diharapkan cakupan layanan proteksi kebakaran di Kabupaten Sumbawa semakin merata, sejalan dengan visi misi pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman bagi seluruh warga. (AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 23:20:25 +0800 amr
Sasar Ribuan Siswa dan Ibu Hamil, Dapur MBG Samapuin Diresmikan Wabup H. Ansori https://amarmedia.co.id/sasar-ribuan-siswa-dan-ibu-hamil-dapur-mbg-samapuin-diresmikan-wabup-h-ansori https://amarmedia.co.id/sasar-ribuan-siswa-dan-ibu-hamil-dapur-mbg-samapuin-diresmikan-wabup-h-ansori Sasar Ribuan Siswa dan Ibu Hamil, Dapur MBG Samapuin Diresmikan Wabup H. Ansori

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka stunting terus diperkuat. Hal ini ditandai dengan peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Samapuin oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs H. Mohamad Ansori, pada Kamis (8/1/2026).

Program Dapur MBG ini merupakan langkah strategis daerah dalam mendukung kebijakan nasional untuk menyediakan asupan nutrisi berkualitas bagi generasi muda dan kelompok rentan. Fasilitas ini diproyeksikan akan melayani ribuan siswa di tingkat sekolah dasar hingga menengah, serta ibu hamil di wilayah sekitar guna memastikan kecukupan gizi sejak masa janin.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Mohamad Ansori menyampaikan bahwa kehadiran Dapur MBG di Samapuin bukan sekadar pemenuhan kebutuhan pangan, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat Sumbawa.

"Hari ini kita memulai langkah nyata dari Samapuin. Dapur ini akan memastikan ribuan anak-anak kita mendapatkan makanan sehat dan layak. Sasaran kita tidak hanya siswa sekolah, tapi juga ibu hamil agar kita bisa memutus mata rantai stunting secara efektif dari hulu ke hilir," ujar Wabup Ansori.

Beliau juga menekankan pentingnya standar kebersihan dan pemanfaatan komoditas lokal dalam operasional dapur tersebut. "Saya minta pengelola memastikan bahan bakunya segar dan berasal dari petani atau peternak lokal kita. Dengan begitu, ekonomi kerakyatan di sekitar Samapuin juga ikut bergerak," tambahnya.

Poin Utama Program Dapur MBG Samapuin.

Pertama : Target Sasaran adalah Ribuan siswa sekolah (SD-SMP) dan ibu hamil di zona Kelurahan Samapuin dan sekitarnya.

Kedua : Kualitas Nutrisi dengan Menu disusun berdasarkan standar kecukupan gizi nasional untuk menunjang kecerdasan siswa dan kesehatan janin.

Ketiga : Pemberdayaan Lokal yang Melibatkan tenaga kerja lokal dalam operasional dapur dan penyerapan hasil tani masyarakat lokal.

Keempat : Monitoring  Pelaksanaan distribusi makanan akan dipantau secara berkala oleh dinas kesehatan dan instansi terkait untuk memastikan ketepatan sasaran.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan langsung fasilitas dapur oleh Wakil Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari instansi pendidikan.

Wabup Ansori berharap model Dapur MBG ini dapat direplikasi di kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Sumbawa untuk menciptakan cakupan layanan yang lebih luas.

"Kami ingin memastikan bahwa di masa depan, tidak ada lagi anak Sumbawa yang berangkat sekolah dengan perut kosong atau kurang gizi. Generasi emas harus kita siapkan dari sekarang," pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 22:58:45 +0800 amr
Abdul Rafiq Sebut Bedah Rumah BAZNAS "Angin Segar", Harap Jadi Role Model Lembaga Lain https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-sebut-bedah-rumah-baznas-angin-segar-harap-jadi-role-model-lembaga-lain https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-sebut-bedah-rumah-baznas-angin-segar-harap-jadi-role-model-lembaga-lain

Abdul Rafiq Sebut Bedah Rumah BAZNAS "Angin Segar", Harap Jadi Role Model Lembaga Lain

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja dan terobosan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa. Hal ini disampaikannya seiring dengan laporan pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) tahun 2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan.

Secara khusus, Rafiq menyoroti program Bedah Rumah Mahyani (Rumah Layak Huni) yang dinilai sebagai inovasi cerdas dalam menyentuh kebutuhan dasar masyarakat Sumbawa.

Menurut Abdul Rafiq, BAZNAS Sumbawa telah berhasil menerjemahkan amanah umat menjadi manfaat nyata. Ia menilai manajemen program di BAZNAS sangat kreatif dalam memastikan dana zakat kembali ke masyarakat dengan dampak yang maksimal.

"Program bedah rumah Mahyani ini nilainya sangat luar biasa sekali. Betul-betul teman-teman di BAZNAS itu punya kreasi dan inovasi dalam menyalurkan zakat dari masyarakat untuk masyarakat kembali. Ini adalah angin segar bagi Kabupaten Sumbawa," ujar Rafiq dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).

Sebagai tokoh yang konsisten pada isu kerakyatan, Rafiq menegaskan dukungan penuhnya. Ia berharap transparansi dan ketepatan sasaran yang ditunjukkan BAZNAS bisa ditiru oleh lembaga lain.

"Kami support penuh apa yang telah dilakukan oleh BAZNAS. Mudah-mudahan ini menjadi role model (percontohan) bagi lembaga-lembaga lain yang memiliki program pemberdayaan serupa," tambahnya.

Pujian Rafiq ini beralasan kuat. Pada hari yang sama, Kamis (8/1/2026), Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang dipimpin Ketua Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov., menyerahkan laporan tahunan kepada Bupati Sumbawa di Pendopo.

Dalam laporan tersebut, terungkap bahwa pengelolaan ZIS sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi penghimpunan maupun pendistribusian.

Rafiq menilai capaian ini membuktikan bahwa BAZNAS Sumbawa teguh memegang prinsip 3 Aman" Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Kepercayaan publik yang meningkat adalah bukti bahwa pengelolaan zakat dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai UU No. 11 Tahun 2023 dan Perda No. 7 Tahun 2022.

"Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga seperti BAZNAS inilah yang kita butuhkan untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat di Tanah Samawa," pungkas Rafiq.(AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 21:07:45 +0800 amr
Sumbawa Siap Total Jadi Lokasi SMA Unggul Garuda, Wamen Dikti Saintek Tinjau Langsung Kawasan Samota https://amarmedia.co.id/sumbawa-siap-total-jadi-lokasi-sma-unggul-garuda-wamen-dikti-saintek-tinjau-langsung-kawasan-samota https://amarmedia.co.id/sumbawa-siap-total-jadi-lokasi-sma-unggul-garuda-wamen-dikti-saintek-tinjau-langsung-kawasan-samota Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Kabupaten Sumbawa menunjukkan keseriusan penuh untuk menjadi pusat keunggulan pendidikan di Indonesia Timur. Hal ini ditegaskan dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) RI, Prof. Stella Christie, Ph.D., yang meninjau langsung calon lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda pada Kamis (8/1/2026).

Kehadiran Prof. Stella disambut langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, Ketua DPRD kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SA.M.M.Inov dan jajaran Forkopimda, serta pejabat daerah terkait di lingkungan Pemkab Sumbawa.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa Sumbawa tidak hanya menyiapkan lahan, tetapi juga ekosistem pendukung yang komprehensif.

"Kesiapan kami mencakup infrastruktur dasar, regulasi daerah, hingga dukungan sosial masyarakat. Kami berkomitmen penuh agar pembangunan dan pengelolaan SMA Unggul Garuda ini berjalan berkelanjutan," ujar Bupati Jarot

Sebagai bukti konkret, Pemkab Sumbawa telah menyodorkan dua alternatif lokasi strategis masing-masing seluas 20 hektare yakni di Desa Kerekeh (Kecamatan Unter Iwes) Bersebelahan dengan markas Batalyon Infanteri TP.

Dan Kawasan Samota Berdekatan dengan lokasi Sirkuit MXGP, Sport Center, dan rencana Batalyon Marinir.

Prof. Stella Christie menjelaskan bahwa SMA Unggul Garuda merupakan visi langsung Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka akses pendidikan berkualitas tinggi bagi putra-putri terbaik bangsa tanpa memandang latar belakang ekonomi.

"Sekolah ini akan menerapkan sistem boarding school dengan beasiswa penuh. Kami ingin mencetak calon pemimpin bangsa melalui tiga pilar: pemerataan akses, inkubator kepemimpinan, dan prestasi akademik yang berdampak sosial," jelas Prof. Stella.

Proyek strategis nasional ini diperkirakan menelan anggaran Rp213 miliar hingga Rp250 miliar per unit. Selain kurikulum standar internasional, pemerintah pusat juga menjamin keberlanjutan lulusannya melalui beasiswa ke universitas-universitas terbaik dunia.

 Meninjau Kawasan Samota

Usai pertemuan resmi, Prof. Stella bersama rombongan meninjau langsung kawasan Samota. Ia tampak antusias melihat potensi lanskap Teluk Saleh yang dinilai sangat mendukung ekosistem pendidikan bertaraf internasional.

"Kawasan Samota memiliki potensi kuat. Lingkungan yang strategis dan panorama alam yang mendukung sangat penting bagi proses belajar siswa," ungkapnya.

Rencananya, peninjauan akan dilanjutkan ke lokasi alternatif kedua di Desa Kerekeh pada Jumat (9/1). Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan 20 SMA Unggul Garuda dan penguatan 80 Sekolah Garuda Transformasi di seluruh Indonesia.

Dengan kesiapan teknis dan administratif yang matang, Kabupaten Sumbawa optimis dapat terpilih menjadi salah satu lokasi dari program strategis nasional ini, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan SDM unggul di wilayah Nusa Tenggara Barat.(am)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 20:38:38 +0800 amr
Kawal Visi Presiden di Sumbawa, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin Dampingi Wamendikti Saintek Tinjau Lokasi SMA Unggul Garuda https://amarmedia.co.id/kawal-visi-presiden-di-sumbawa-ketua-dprd-nanang-nasiruddin-dampingi-wamendikti-saintek-tinjau-lokasi-sma-unggul-garuda https://amarmedia.co.id/kawal-visi-presiden-di-sumbawa-ketua-dprd-nanang-nasiruddin-dampingi-wamendikti-saintek-tinjau-lokasi-sma-unggul-garuda Kawal Visi Presiden di Sumbawa, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin Dampingi Wamendikti Saintek Tinjau Lokasi SMA Unggul Garuda

Sumbawa Besar, GAUNG NUSRA – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP., M.M.Inov, menegaskan dukungan penuh lembaga legislatif terhadap rencana pembangunan SMA Unggul Garuda di Tanah Samawa. Hal ini disampaikan saat beliau mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) RI, Prof. Stella Christie, Ph.D., Kamis (8/1/2026).

Bersama Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dan jajaran Forkopimda, Nanang Nasiruddin turut serta meninjau langsung calon lokasi lahan di kawasan strategis Samota, tepatnya di area eks Sirkuit MXGP yang menjadi salah satu opsi utama pembangunan sekolah tersebut.

Nanang Nasiruddin menyampaikan bahwa kehadiran SMA Unggul Garuda merupakan momentum bersejarah bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, proyek strategis nasional ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi putra-putri daerah.

"Hari ini, saya bersama Forkopimda menyambut Prof. Stella Christie untuk meninjau rencana lokasi Sekolah Garuda di kawasan Samota. Kunjungan ini kami harapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam mendukung pengembangan sektor pendidikan serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Sumbawa," ujar Nanang di sela-sela peninjauan.

Sebagai pimpinan legislatif, Nanang menekankan bahwa DPRD siap mengawal dari sisi regulasi dan dukungan kebijakan daerah agar program visi Presiden RI Prabowo Subianto ini dapat terealisasi dengan mulus di Sumbawa.

Apalagi, sekolah ini direncanakan menggunakan sistem boarding school dengan beasiswa penuh dan anggaran mencapai Rp213 miliar hingga Rp250 miliar.

"Ini adalah peluang besar. Dengan kurikulum standar internasional dan jaminan beasiswa ke universitas top dunia bagi lulusannya, kita sedang menyiapkan calon pemimpin bangsa dari rahim Sumbawa. Kami di DPRD akan memastikan prosesnya mendapat dukungan penuh secara administratif dan sosial," tambah politisi PKS tersebut.

Senada dengan kekaguman Wamendikti Prof. Stella terhadap lanskap Teluk Saleh, Nanang menilai kawasan Samota adalah pilihan yang cerdas. Lokasi yang berdampingan dengan fasilitas *Sport Center* dan area MXGP dinilai akan menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan modern.

"Kawasan Samota punya daya tarik yang luar biasa. Jika Sekolah Garuda berdiri di sini, ia akan menjadi ikon baru pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga memiliki dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat sekitar," pungkasnya.

Peninjauan direncanakan akan berlanjut pada Jumat (9/1) ke lokasi alternatif kedua di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes. Kehadiran Ketua DPRD dalam seluruh rangkaian proses ini menunjukkan sinergi kuat antara eksekutif dan legislatif dalam menjemput kemajuan bagi Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 20:22:28 +0800 amr
Bupati Jarot Apresiasi Transparansi BAZNAS, Dorong Penguatan Ekonomi Umat Melalui Zakat https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-apresiasi-transparansi-baznas-dorong-penguatan-ekonomi-umat-melalui-zakat https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-apresiasi-transparansi-baznas-dorong-penguatan-ekonomi-umat-melalui-zakat Bupati Jarot Apresiasi Transparansi BAZNAS, Dorong Penguatan Ekonomi Umat Melalui Zakat

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP. secara resmi menerima laporan pertanggungjawaban pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) tahun 2025 dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa. Pertemuan yang berlangsung khidmat ini digelar di Pendopo Bupati Sumbawa, Kamis (8/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyambut kehadiran Ketua BAZNAS Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., beserta para wakil ketua dan sekretaris BAZNAS.

Merespons laporan yang disampaikan, Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot menyatakan rasa bangganya atas kinerja BAZNAS sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data, penghimpunan dan pendistribusian ZIS mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

"Peningkatan angka ini bukan sekadar angka statistik, melainkan simbol meningkatnya kepercayaan (trust) masyarakat kepada BAZNAS. Saya melihat pengelolaan sudah semakin profesional, transparan, dan akuntabel," ujar Bupati Jarot.

Bupati menekankan bahwa BAZNAS memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan. Melalui program pendistribusian yang tepat sasaran, zakat terbukti mampu menyentuh lapisan masyarakat yang mungkin belum terjangkau sepenuhnya oleh APBD.

"Saya sangat mengapresiasi komitmen BAZNAS. Laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2023 dan Perda Nomor 7 Tahun 2022. Transparansi seperti inilah yang dibutuhkan untuk menjaga marwah lembaga amil zakat," tambahnya.

Menutup pertemuan tersebut, Ir. H. Syarafuddin Jarot berharap kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS dapat terus ditingkatkan, terutama dalam program-program pemberdayaan ekonomi umat yang bersifat produktif.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumbawa yang telah berzakat. Kepada pengurus BAZNAS, teruslah berinovasi. Pemerintah Daerah akan selalu mendukung penuh langkah-langkah untuk memperkuat pemberdayaan umat di Kabupaten Sumbawa," tutupnya.

Penyampaian laporan ini juga direncanakan akan diteruskan kepada Wakil Bupati, Sekda, Kemenag Sumbawa, hingga BAZNAS Provinsi NTB sebagai bentuk koordinasi lintas sektoral yang solid. (AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 17:33:06 +0800 amr
BAZNAS Sampaikan Laporan Pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah Tahun 2025 kepada Bupati Sumbawa https://amarmedia.co.id/baznas-sampaikan-laporan-pengelolaan-zakat-infaq-dan-sedekah-tahun-2025-kepada-bupati-sumbawa https://amarmedia.co.id/baznas-sampaikan-laporan-pengelolaan-zakat-infaq-dan-sedekah-tahun-2025-kepada-bupati-sumbawa BAZNAS Sampaikan Laporan Pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah Tahun 2025 kepada Bupati Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menyampaikan laporan pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) tahun 2025 kepada Bupati Sumbawa. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Sumbawa pada Kamis, 8 Januari 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, yakni Ketua BAZNAS Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov., Wakil Ketua II Lukman Hakim, S.H., M.Si., Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Md.Pd.SD., Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, S.Pd., M.Si., serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI. Penyampaian laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban dan transparansi pengelolaan zakat kepada pemerintah daerah.

Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat menyampaikan bahwa pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan yang sangat signifikan, baik dari sisi penghimpunan maupun pendistribusian. Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, atas dukungan dan sinergi yang terjalin selama ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh masyarakat Sumbawa yang telah menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS.

Selain disampaikan kepada Bupati Sumbawa, laporan pengelolaan ZIS tahun 2025 ini juga akan disampaikan kepada Wakil Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, serta BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hal tersebut merupakan amanah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Zakat.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas kinerja dan capaian positif yang telah diraih. Bupati menilai BAZNAS telah menunjukkan komitmen kuat dalam pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, serta berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa berharap sinergi dan kolaborasi antara Pemda dan BAZNAS dapat terus ditingkatkan guna memperkuat program-program sosial dan pemberdayaan umat di masa mendatang. (AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 17:24:04 +0800 amr
Kendalikan Ritel Berjejaring, Kabag Perekonomian Sumbawa Siapkan Pemetaan Berbasis Rasio Penduduk https://amarmedia.co.id/kendalikan-ritel-berjejaring-kabag-perekonomian-sumbawa-siapkan-pemetaan-berbasis-rasio-penduduk https://amarmedia.co.id/kendalikan-ritel-berjejaring-kabag-perekonomian-sumbawa-siapkan-pemetaan-berbasis-rasio-penduduk Kendalikan Ritel Berjejaring, Kabag Perekonomian Sumbawa Siapkan Pemetaan Berbasis Rasio Penduduk

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa tengah merumuskan langkah strategis dalam menata keberadaan ritel modern berjejaring (Indomaret/Alfamart) agar tidak mematikan ekonomi kerakyatan. Hal ini mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma, SIP, di Ruang Rapat Komisi II pada Kamis (8/1).

Dalam pertemuan tersebut, Kabag Perekonomian Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, S.T.MM., memaparkan peta sebaran ritel modern di 24 kecamatan. Ia mengakui bahwa saat ini terjadi penumpukan atau overload titik ritel di beberapa wilayah tertentu, sementara di wilayah lain justru masih dibutuhkan untuk pengendalian inflasi dan pemerataan distribusi barang.

"Kami sedang menganalisa ulang kebijakan perizinan. Kedepan, kita tidak lagi menggunakan pendekatan wilayah administratif seperti desa atau kecamatan secara kaku, melainkan menggunakan rasio jumlah penduduk. Ini agar distribusi ritel lebih proporsional dan tidak memberatkan pelaku usaha kecil di satu titik," ujar Ivan Indrajaya.

Ia menambahkan, sembari menunggu revisi Peraturan Daerah (Perda) rampung, pemerintah daerah akan mempertimbangkan untuk tidak memberikan izin baru pada wilayah yang sudah masuk kategori jenuh atau overload.

Terkait adanya penolakan masyarakat di beberapa titik pembangunan, Ivan menyebut hal tersebut sebagai dinamika pembangunan yang lumrah. Namun, dari sisi normatif, pemerintah sulit membatalkan izin yang sudah terbit jika secara teknis (PBG dan dokumen lingkungan) sudah terpenuhi.

"Jika pemerintah menarik kembali izin yang sudah dikeluarkan tanpa dasar pelanggaran objektif, ini akan berdampak buruk pada citra investasi daerah. Sejauh ini, kami belum menemukan pelanggaran regulasi yang fatal pada izin yang sudah berjalan. Masalahnya lebih pada pendekatan sosial ritel tersebut kepada warga lokal, misalnya soal penyerapan tenaga kerja atau kemitraan produk," jelasnya.

Salah satu poin krusial yang ditekankan Ivan adalah mengubah paradigma dari melihat ritel modern sebagai ancaman menjadi peluang. Ia mendorong agar Indomaret dan Alfamart benar-benar menjadi mitra strategis yang memajukan UMKM lokal.

"Kita lihat di daerah lain, produk lokal seperti kopi bisa terpampang di rak ritel modern. Kita ingin ritel berjejaring di Sumbawa menjadi marketplace bagi produk unggulan kita. Namun, kita akui selama ini skema kemitraan ini belum optimal," tambahnya.

Menanggapi keluhan terkait sistem pembayaran ritel modern yang sering memberatkan modal UMKM (sistem jatuh tempo 30-45 hari), Bagian Perekonomian mendukung gagasan kolaborasi dengan lembaga keuangan.

"Persoalan UMKM kita adalah modal. Jika mereka harus menunggu pembayaran 45 hari dari ritel, napas modalnya bisa terhenti. Maka, kami akan menjajaki skema kemitraan dengan bank (seperti Bank NTB Syariah). Bank bisa hadir sebagai badan finansial yang menjamin perputaran uang UMKM setelah barang masuk ke ritel (DO terbit), sehingga pelaku usaha kita tetap bisa berproduksi tanpa terganggu arus kas," urai Ivan.

Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, meminta agar kuota 20 persen ruang bagi produk UMKM di ritel modern benar-benar dipantau dan dievaluasi. Dewan mendesak agar formulasi pembiayaan dan evaluasi produk UMKM segera disiapkan agar kehadiran ritel modern memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Sumbawa.

Rapat ini juga dihadiri oleh Sekretaris Komisi II H. Zohran SH, anggota H. Andi Mappelepui, serta perwakilan dari DPMPTSP, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan hidup dan Diskoperindag Kabupaten Sumbawa serta bagian Hukum.(AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 16:28:16 +0800 amr
H. Zohran, SH: "Evaluasi Izin Ritel Modern, Jangan Sampai UMKM Kita 'Mati' Modal" https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-evaluasi-izin-ritel-modern-jangan-sampai-umkm-kita-mati-modal https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-evaluasi-izin-ritel-modern-jangan-sampai-umkm-kita-mati-modal H. Zohran, SH: "Evaluasi Izin Ritel Modern, Jangan Sampai UMKM Kita 'Mati' Modal"

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH., memberikan catatan kritis terkait maraknya pembangunan toko swalayan berjejaring (ritel modern) di Kabupaten Sumbawa. Dalam rapat kerja yang digelar di Ruang Komisi II pada Kamis (8/1/2026), Zohran menekankan bahwa pemerintah daerah tidak boleh hanya terpaku pada kelengkapan administratif aplikasi OSS, tetapi harus melihat dampak nyata di lapangan.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, ini menghadirkan jajaran DPMPTSP, Diskoperindag, Dinas PUPR, Bagian Ekonomi, hingga Bagian Hukum untuk membedah gejolak perizinan ritel modern, khususnya yang terjadi di Kecamatan Alas.

Dalam pemaparannya, H. Zohran akrab disapa Haji Orek menyoroti mekanisme pengalihan izin yang sering kali luput dari pengawasan. Ia mencatat adanya fenomena di mana Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) diajukan atas nama pribadi sebagai "toko", namun setelah izin terbit, operasionalnya diserahkan kepada manajemen ritel raksasa seperti Indomaret atau Alfamart.

"Setelah pemilik lahan memiliki izin, seolah-olah bebas diserahkan ke siapa saja. Masalahnya, tidak ada aturan tegas yang mengatur soal take over ini di tengah jalan. Padahal, KBLI-nya jelas untuk sembako dan lainnya. Kita harus jujur, menghadapi dua raksasa berjejaring saja kita sudah kalang kabut, bagaimana jika nanti masuk kompetitor lain ? Konflik sosial ini nyata," tegas politisi senior NasDem tersebut.

Poin paling krusial yang disampaikan Haji Orek adalah mengenai nasib UMKM lokal yang diwajibkan masuk dalam kuota 20% rak ritel modern. Menurutnya, kemitraan selama ini sering kali memberatkan UMKM dari sisi permodalan karena sistem pembayaran yang memakan waktu lama.

"Jika Saya bicara sebagai praktisi usaha. Bermitra dengan ritel modern itu tidak mudah bagi UMKM karena masalah modal. Sistem Delivery Order (DO) mereka bisa memakan waktu 30 hingga 45 hari kerja untuk pencairan," jelas Haji Orek.

Ia memaparkan simulasi di mana UMKM bisa terjepit jika nota tagihan menumpuk hingga ratusan juta rupiah sementara pembayaran belum cair. Sebagai solusi, Zohran mengusulkan skema kemitraan tiga pihak yakni Pemerintah Daerah sebagai fasilitator dan regulator, Ritel Modern sebagai penyedia pasar (marketplace) dan Bank NTB Syariah atau BPR NTB sebagai badan finansial yang menalangi pembayaran UMKM.

"Begitu DO masuk ke ritel modern, Bank NTB Syariah bisa langsung mencairkan dana ke UMKM tersebut sebagai penjamin. Dengan begitu, arus kas (cash flow) UMKM kita tetap bergerak dan mereka bisa tumbuh besar. Ini baru solusi, ada 'obatnya' bagi masyarakat, bukan sekadar janji ruang 20 persen saja," tambahnya.

Lebih lanjut, H. Zohran sepakat dengan wacana revisi Peraturan Daerah (Perda) tahun 2017. Ia meminta pemerintah daerah melakukan pemetaan detail berbasis rasio penduduk, bukan hanya jarak administratif.

"Kita harus berani mengevaluasi pemberian izin di wilayah yang sudah overload. Jika daya beli masyarakat di suatu titik sudah jenuh namun izin terus dibuka, UMKM di sekitarnya pasti mati. Kita dukung investasi, tapi Pemkab harus mengatur agar mereka diarahkan ke daerah yang memang membutuhkan pertumbuhan ekonomi, bukan malah bertumpuk di satu lokasi yang sudah padat," tutupnya.

Pertemuan ini menghasilkan kesimpulan bahwa Komisi II akan mengawal ketat formulasi pembiayaan UMKM dan memastikan regulasi terbaru mampu memproteksi pedagang lokal dari gempuran ritel modern.(AM)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 15:48:34 +0800 amr
DPRD Sumbawa Soroti "Celah" Izin Ritel Modern dan Usulkan Skema Dana Talangan untuk UMKM https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-soroti-celah-izin-ritel-modern-dan-usulkan-skema-dana-talangan-untuk-umkm https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-soroti-celah-izin-ritel-modern-dan-usulkan-skema-dana-talangan-untuk-umkm DPRD Sumbawa Soroti "Celah" Izin Ritel Modern dan Usulkan Skema Dana Talangan untuk UMKM

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran eksekutif pada Kamis (8/1) pagi. Rapat ini membahas polemik perizinan toko swalayan berjejaring (ritel modern) yang memicu gejolak sosial di Dusun Santong, Desa Dalam, Kecamatan Alas, serta strategi perlindungan UMKM lokal.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.IP, ini menghadirkan Dinas PMPTSP, Diskoperindag, Dinas PUPR, Dinas LH, Kabag Perekonomian dan instansi terkait lainnya. Fokus utama pembahasan adalah evaluasi regulasi dan penemuan celah dalam mekanisme perizinan saat ini.

Dalam rapat tersebut, terungkap fakta mengenai mekanisme perizinan Indomaret di Kecamatan Alas yang menjadi sorotan. Izin bangunan diajukan bukan oleh manajemen perusahaan waralaba, melainkan oleh perorangan (pemilik lahan) dengan fungsi bangunan sebagai "Toko/Usaha Perdagangan" biasa.

"Ada modus pengajuan izin bangunan atas nama pribadi, yang kemudian setelah izin terbit disewakan ke waralaba. Ini membuat kontrol pemerintah di awal menjadi lemah karena sistem mendeteksinya sebagai toko biasa," tegas I Nyoman Wisma.

Kepala Dinas PMPTSP dan Pejabat Dinas PUPR menjelaskan bahwa secara teknis dan administratif, permohonan tersebut telah memenuhi syarat (Clear and Clean) melalui sistem OSS, sehingga pemerintah tidak memiliki dasar hukum untuk menolak penerbitan izin, meskipun belakangan diketahui bangunan tersebut digunakan untuk gerai Indomaret.

Selain masalah perizinan, Sekretaris Komisi II, H. Zohran, SH, menyoroti sistem pembayaran ritel modern yang dinilai memberatkan UMKM lokal. Saat ini, UMKM seringkali baru menerima pembayaran 30-45 hari setelah barang masuk.

"Pola pembayaran yang lama ini mematikan cashflow UMKM yang modalnya terbatas," ujar H. Zohran.

Sebagai solusi konkret, Komisi II mengusulkan skema kerja sama Tripartit yang melibatkan Pemda, Toko Berjejaring, dan Bank NTB Syariah atau lembaga finansial lainnya Dalam skema ini saat UMKM menyetor barang ke ritel modern (DO terbit), Bank NTB akan langsung membayar tunai ke UMKM dan Pihak ritel modern nantinya akan membayar tagihan tersebut kepada Bank NTB sesuai tempo yang disepakati.

"Skema Supply Chain Financing ini diharapkan membuat perputaran modal UMKM tetap sehat" imbihn H Orek akrab disapa.

Rapat tersebut menekankan bahwa Perda Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penataan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan sudah tidak relevan dan mendesak untuk direvisi. Beberapa poin penting rekomendasi Komisi II meliputi ; Perubahan Basis Zonasi.Izin pendirian tidak lagi hanya berbasis jarak radius meter, melainkan berdasarkan Rasio Jumlah Penduduk di wilayah kecamatan.

Penegakan Kemitraan 20%. Ritel modern wajib menyediakan minimal 20% ruang usaha/rak strategis untuk produk UMKM lokal. Moratorium Terbatas: Pemda diminta menahan izin baru di kecamatan yang dinyatakan overload (kelebihan kuota) hingga regulasi baru disahkan.

DPRD menegaskan bahwa mereka tidak anti-investasi, namun investasi yang masuk harus meminimalisir konflik horizontal dan tidak boleh mematikan pedagang kecil di sekitarnya. (am)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 15:14:03 +0800 amr
Perundungan di Sekolah: Ketika Nilai Adat Samawa Tergerus di Ruang Kelas https://amarmedia.co.id/perundungan-di-sekolah-ketika-nilai-adat-samawa-tergerus-di-ruang-kelas https://amarmedia.co.id/perundungan-di-sekolah-ketika-nilai-adat-samawa-tergerus-di-ruang-kelas Perundungan di Sekolah: Ketika Nilai Adat Samawa Tergerus di Ruang Kelas

Oleh Sri Asmediati SPd 

Masyarakat Sumbawa sejak lama dikenal menjunjung tinggi nilai sabalong samalewa—sebuah falsafah hidup yang menekankan keseimbangan, kesantunan, dan penghormatan terhadap sesama. Dalam nilai itu terkandung ajaran tentang menjaga lisan, sikap, dan perilaku agar tidak melukai orang lain. Namun ironisnya, di ruang-ruang kelas hari ini, nilai luhur itu kerap kalah oleh praktik perundungan yang terus berulang dan sering kali dianggap sepele.

Sekolah yang seharusnya menjadi tempat menanamkan karakter dan peradaban justru menjadi ruang di mana sebagian anak mengalami luka batin. Di balik seragam putih abu-abu, putih biru, atau seragam SD yang masih kebesaran, ada anak-anak yang datang ke sekolah dengan rasa takut. Takut diejek, takut dipermalukan, takut disisihkan. Inilah wajah perundungan di sekolah—masalah serius yang tidak boleh lagi kita abaikan di tanah Samawa.

Perundungan dalam Wajah Sehari-hari Anak Sumbawa

Di banyak sekolah, khususnya di wilayah kabupaten dan kecamatan, perundungan tidak selalu hadir dalam bentuk kekerasan fisik. Ia justru sering menjelma sebagai ejekan verbal dan pengucilan sosial. Anak yang berbadan kecil dipanggil dengan julukan merendahkan. Siswa dari keluarga petani, nelayan, atau buruh diejek karena pakaian atau bekalnya. Bahkan, logat bicara dan kemampuan akademik kerap dijadikan bahan tertawaan.

Dalam konteks budaya Sumbawa yang menjunjung rasa malu, ejekan semacam ini bisa berdampak sangat dalam. Seorang siswa SMP di wilayah pinggiran, misalnya, memilih tidak lagi masuk sekolah karena terus diejek “kampungan” dan “tidak bisa apa-apa”. Ia diam, tidak melapor, karena takut mempermalukan orang tuanya. Kasus seperti ini jarang terdengar, bukan karena tidak ada, tetapi karena tertutup rapat oleh budaya diam.

Di tingkat SMA, perundungan mulai bergeser ke ruang digital. Grup WhatsApp kelas dan media sosial menjadi arena baru. Foto teman diambil diam-diam, lalu dijadikan bahan olok-olok. Komentar pedas dibungkus candaan. Bagi sebagian pelaku, itu hiburan. Bagi korban, itu penghancuran harga diri.

Ketika “Becanda” Menjadi Kekerasan

Salah satu tantangan terbesar dalam menangani perundungan di sekolah-sekolah Sumbawa adalah budaya permisif terhadap ejekan. Kalimat seperti “namanya juga anak-anak, saling olok itu biasa” masih sering terdengar. Bahkan, dalam beberapa kasus, guru atau orang dewasa tanpa sadar ikut menormalisasi perilaku tersebut.

Padahal, dalam nilai adat Samawa, lisan adalah kehormatan. Pepatah tua mengajarkan bahwa kata-kata bisa lebih tajam dari senjata. Ketika ejekan terus dibiarkan, sekolah bukan hanya gagal melindungi anak, tetapi juga gagal mewariskan nilai budaya yang selama ini menjadi jati diri masyarakat Sumbawa.

Lebih berbahaya lagi, perundungan yang dianggap “biasa” perlahan membentuk karakter anak. Pelaku belajar bahwa merendahkan orang lain adalah hal yang lumrah. Sementara korban belajar bahwa diam adalah satu-satunya cara bertahan. Inilah bibit ketidakadilan sosial yang tumbuh sejak bangku sekolah.

Dampak Nyata bagi Anak dan Masa Depan Daerah

Dampak perundungan tidak berhenti di sekolah. Anak-anak yang menjadi korban sering mengalami penurunan prestasi, kehilangan kepercayaan diri, bahkan menarik diri dari pergaulan. Dalam konteks daerah, ini berarti hilangnya potensi generasi muda Sumbawa yang seharusnya bisa berkembang dan berkontribusi bagi daerahnya.

Seorang guru BK di salah satu SMP di Sumbawa pernah mengungkapkan bahwa beberapa siswa yang sering absen ternyata bukan malas belajar, melainkan mengalami tekanan psikologis akibat perundungan. Mereka merasa sekolah bukan tempat yang aman. Jika kondisi ini dibiarkan, maka sekolah justru menjadi faktor pendorong putus sekolah—sebuah persoalan serius di daerah yang sedang berjuang meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Peran Guru dan Sekolah dalam Bingkai Budaya Lokal

Guru di Sumbawa sejatinya memiliki modal sosial yang kuat. Mereka bukan sekadar pengajar, tetapi figur yang dihormati di masyarakat. Karena itu, peran guru dalam mencegah perundungan sangat strategis. Kepekaan terhadap perubahan sikap siswa harus menjadi bagian dari profesionalisme pendidik.

Sekolah perlu berani menegakkan aturan anti-perundungan secara konsisten. Tidak cukup hanya dengan imbauan saat upacara atau spanduk di dinding sekolah. Nilai anti-kekerasan harus dihidupkan dalam praktik sehari-hari: cara guru menegur, cara sekolah menyelesaikan konflik, hingga cara memberi ruang dialog bagi siswa.

Pendekatan restoratif yang selaras dengan budaya musyawarah lokal dapat menjadi solusi. Pelaku dan korban dipertemukan dalam pendampingan yang bijak, melibatkan guru, orang tua, dan tokoh sekolah, untuk membangun kesadaran dan pemulihan, bukan sekadar hukuman.

Orang Tua dan Masyarakat: Jangan Lepas Tangan

Di Sumbawa, keluarga dan lingkungan sosial memiliki pengaruh besar dalam pembentukan karakter anak. Orang tua tidak cukup hanya memastikan anak berangkat ke sekolah. Mereka perlu membangun komunikasi yang terbuka, mendengar keluh kesah anak, dan peka terhadap perubahan perilaku.

Tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat juga memiliki peran penting. Ceramah, pengajian, dan forum adat bisa menjadi ruang untuk mengingatkan bahwa perundungan bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan adat Samawa. Ketika masyarakat bergerak bersama, sekolah tidak akan berjalan sendiri.

Mengembalikan Sekolah pada Ruh Pendidikan Samawa

Mengakhiri perundungan di sekolah-sekolah Sumbawa bukan sekadar soal disiplin, tetapi soal mengembalikan ruh pendidikan. Sekolah harus kembali menjadi tempat menumbuhkan adab sebelum ilmu, karakter sebelum angka, dan empati sebelum prestasi.

Anak-anak Sumbawa harus tumbuh dalam lingkungan yang membuat mereka bangga menjadi diri sendiri, bukan takut menjadi berbeda. Mereka perlu diajarkan bahwa keberanian sejati bukanlah menindas, melainkan melindungi. Bahwa kehormatan bukan diraih dengan merendahkan orang lain, tetapi dengan memuliakan sesama.

Perundungan adalah luka sunyi yang jika dibiarkan akan melemahkan masa depan daerah. Sudah saatnya kita bersikap tegas dan berpihak. Karena setiap anak di tanah Samawa berhak belajar dalam rasa aman, bermartabat, dan manusiawi—sebagaimana nilai luhur yang diwariskan oleh leluhur kita.[AM]

]]>
Thu, 08 Jan 2026 14:44:38 +0800 amr
Pemuda Tarbiyah Islamiyah Sumut Dukung Kapolrestabes Medan Berantas Narkoba https://amarmedia.co.id/pemuda-tarbiyah-islamiyah-sumut-dukung-kapolrestabes-medan-berantas-narkoba https://amarmedia.co.id/pemuda-tarbiyah-islamiyah-sumut-dukung-kapolrestabes-medan-berantas-narkoba Pemuda Tarbiyah Islamiyah Sumut Dukung Kapolrestabes Medan Berantas Narkoba

Medan,Amarmedia.co.id-  Dukungan terus mengalir kepada Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak untuk memberantas Narkoba. Kali ini, Pengurus Wilayah Ikatan Pemuda Tarbiyah Islamiyah (IPTI) Sumut, mengapresiasi kinerja Kapolrestabes Medan yang berhasil memberantas peredaran narkoba di Medan khususnya di kawasan Jermal XV. 

 Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Ikatan Pemuda Tarbiyah Islamiyah (IPTI) Sumut, Ustaz Khairul Fatah dalam keterangannya, Rabu (7/1). "Kami mengapresiasi Kapolrestabes Medan yang berhasil memberantas judi dan narkoba di kawasan Jermal XV,"ungkapnya. 

Seperti diketahui, Polrestabes Medan Kembali menggerebek kampung Narkoba di Jalan Jermal XV, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Minggu (4/1) dini hari. 

Operasi skala besar yang melibatkan 187 personel gabungan terdiri dari Brimob Polda Sumut, Direktorat Samapta Polda Sumut, serta berbagai satuan fungsi di Polrestabes Medan seperti Sat Narkoba, Sat Reskrim, Sat Intelkam, hingga Tim Khusus JCS.

Hasilnya, polisi mengamankan 10 orang yang diduga kuat sebagai penyalahguna narkotika.

Selain penangkapan, petugas juga melakukan tindakan fisik terhadap sarana aktivitas ilegal di lokasi seperti pembongkaran barak empat bangunan semi permanen (barak) yang dijadikan tempat transaksi dan penggunaan sabu dirubuhkan oleh petugas.

Juga turut disita barang bukti sejumlah paket sabu, plastik klip kosong, alat hisap (bong). (Tim)

]]>
Thu, 08 Jan 2026 07:16:42 +0800 amr
Wujudkan Pelayanan Prima, Kabag Risalah dan Persidangan Tekankan Profesionalisme Kinerja https://amarmedia.co.id/wujudkan-pelayanan-prima-kabag-risalah-dan-persidangan-tekankan-profesionalisme-kinerja https://amarmedia.co.id/wujudkan-pelayanan-prima-kabag-risalah-dan-persidangan-tekankan-profesionalisme-kinerja Wujudkan Pelayanan Prima, Kabag Risalah dan Persidangan Tekankan Profesionalisme Kinerja

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di lingkungan parlemen, Bagian Risalah dan Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar diskusi internal pada Selasa (6/1/2026). Diskusi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Risalah dan Persidangan.Abdul Havid, ST.M.Ec.Dev. 

Dalam arahannya, Abdul Havid menekankan pentingnya komitmen seluruh staf dalam memberikan pelayanan prima. Ia menegaskan bahwa akurasi dalam penyusunan risalah rapat dan kelancaran proses persidangan merupakan kunci utama dalam mendukung fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPRD.

"Pelayanan prima adalah standar yang tidak bisa ditawar. Kita harus memastikan setiap tahapan persidangan berjalan tertib dan terdokumentasi dengan sempurna," ujar Abdul Havid di sela-sela diskusi yang berlangsung khidmat tersebut.

Langkah ini diambil untuk menyelaraskan ritme kerja di awal tahun 2026, guna menghadapi agenda-agenda krusial daerah yang memerlukan dukungan administrasi persidangan yang cepat, tepat, dan transparan.

Secara umum, ujarnya merujuk pada regulasi Sekretariat DPRD, berikut adalah rincian Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) bagian Risalah dan persidangan adalah memimpin, merencanakan, mengoordinasikan, dan mengendalikan kegiatan di bidang risalah, dokumentasi, dan penyelenggaraan persidangan.

"Termasuk menyiapkan bahan dan memfasilitasi rapat-rapat DPRD, mengelola pembuatan catatan rapat, risalah lengkap (verbatim), maupun ringkasan hasil rapat secara akurat.

Mengarsipkan seluruh hasil keputusan rapat dan mendokumentasikan jalannya persidangan sebagai dokumen negara.

Termasuk Fasilitasi Produk Hukum dengan membantu penyiapan administrasi dalam proses pembentukan Peraturan Daerah (Perda).serta melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan persidangan secara berkala kepada Sekretaris DPRD. (AM)

]]>
Wed, 07 Jan 2026 22:38:01 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Soroti Potensi PAD: Dari Aset Labangka Hingga Digitalisasi Pajak https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-soroti-potensi-pad-dari-aset-labangka-hingga-digitalisasi-pajak https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-soroti-potensi-pad-dari-aset-labangka-hingga-digitalisasi-pajak Komisi II DPRD Sumbawa Soroti Potensi PAD: Dari Aset Labangka Hingga Digitalisasi Pajak

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat kerja krusial guna membedah potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan pengelolaan aset daerah, Rabu (7/1/2026). Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma SIP mengungkap sejumlah persoalan klasik mulai dari aset yang "hilang" secara administratif hingga kendala digitalisasi pajak.

Fokus utama rapat tertuju pada aset lahan eks KTM Labangka seluas 226 hektar. Nyoman Wisma menyuarakan kekhawatirannya atas indikasi penguasaan lahan oleh pihak ketiga tanpa kontribusi nyata ke kas daerah.

"Penting untuk mencermati status sertifikat kita. Jangan sampai aset ada, tapi daerah tidak mendapatkan apa-apa karena dikuasai oknum," tegas Nyoman.

Kabag Aset BPKAD, Ade Chandra, ST mengakui adanya kemacetan sewa sejak pandemi COVID-19. Dari potensi 104 penyewa, tercatat baru 3 orang yang aktif membayar. Kendala diperparah dengan sengketa batas lahan dan ketidaksinkronan data fisik. Camat Labangka mengungkapkan bahwa masyarakat masih menawar tarif sewa di angka Rp500 ribu per hektar, jauh di bawah ketetapan Perda sebesar Rp2 juta per hektar.

Selain Labangka, lahan di kawasan strategis Samota juga tak luput dari sorotan. Komisi II mempertanyakan aktivitas pertanian jagung di lahan Pemda

Di sektor pajak, meski realisasi pajak restoran dan rumah makan tahun 2025 melampaui target (di atas 170%), masalah kebocoran tetap menjadi atensi. Penggunaan Tapping Box dinilai belum optimal karena faktor kejujuran wajib pajak.

"Tahun 2026, kita dorong integrasi pembayaran non-tunai lewat QRIS yang langsung masuk ke rekening penampungan. Kita ingin transparansi penuh agar tidak ada celah bagi oknum," tambah Sekretaris Komisi II, H. Zohran, SH.

Sektor peternakan yang menjadi tulang punggung ekonomi Sumbawa juga mendapat catatan. Kabid Peternakan, Drh. Rini, memaparkan kondisi fasilitas Holding Ground yang memprihatinkan, termasuk timbangan yang rusak.

Anggota Komisi II, Ridwan, menyayangkan kondisi ini. "Sapi-sapi kita menginap dengan biaya hotel tapi fasilitasnya miris. Timbangan harus digital agar akurat, jangan hanya pakai perasaan (kasat mata). Ini menyangkut kepercayaan pengusaha dan PAD," tandasnya.

Di akhir rapat, Komisi II DPRD Sumbawa mengeluarkan sejumlah kesimpulan dan catatan tegas agar ; Pemda melakukan pemetaan ulang dengan koordinat GPS di Labangka untuk memisahkan lahan Pemda dengan milik warga/tambak.

Demikian pula mendorong BPN menuntaskan 490 bidang tanah milik daerah yang belum bersertifikat.

Termasuk Modernisasi RPH. Alokasi anggaran untuk perbaikan RPH Lunyuk dan upgrade laboratorium agar uji klinis ternak tidak perlu lagi dikirim ke Bali.

"Kami ingin di bulan Maret nanti sudah ada perkembangan signifikan. Jangan sampai kita bicara aset luas, tapi realisasinya hanya angka khayalan," tutup Nyoman Wisma. (AM)

]]>
Wed, 07 Jan 2026 20:06:22 +0800 amr
Membuka Lembaran Tahun 2026, BAZNAS Sumbawa Sosialisasi dan Salurkan Bantuan Sembako bagi Imam dan Marbot di Kecamatan Alas https://amarmedia.co.id/membuka-lembaran-tahun-2026-baznas-sumbawa-sosialisasi-dan-salurkan-bantuan-sembako-bagi-imam-dan-marbot-di-kecamatan-alas https://amarmedia.co.id/membuka-lembaran-tahun-2026-baznas-sumbawa-sosialisasi-dan-salurkan-bantuan-sembako-bagi-imam-dan-marbot-di-kecamatan-alas Membuka Lembaran Tahun 2026, BAZNAS Sumbawa Sosialisasi dan Salurkan Bantuan Sembako bagi Imam dan Marbot di Kecamatan Alas

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Membuka lembaran tahun baru 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus penyerahan bantuan paket sembako kepada para imam dan marbot masjid di 8 desa se-Kecamatan Alas. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 2 Januari 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Alas.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Alas Usman, S.E., M.M, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, Wakil Ketua I Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI, seluruh kepala desa se-Kecamatan Alas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para imam dan marbot sebagai penerima manfaat bantuan.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi program-program BAZNAS Kabupaten Sumbawa kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait peran dan fungsi BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah, sekaligus memperkuat sinergi dalam pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS agar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Alas Dr. Usman, S.E., M.M menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas kepedulian dan komitmen yang terus ditunjukkan kepada masyarakat Kecamatan Alas, khususnya kepada para imam dan marbot masjid.

Menurutnya, imam dan marbot memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat, tidak hanya sebagai pelaksana ibadah, tetapi juga sebagai pembina umat dan penjaga keberlangsungan aktivitas masjid. Oleh karena itu, perhatian dan dukungan kepada mereka sangat dibutuhkan. “Kami menyambut baik kegiatan ini. Bantuan yang disalurkan BAZNAS merupakan bentuk kepedulian yang nyata kepada para imam dan marbot yang selama ini mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan. Semoga kerja sama dan sinergi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa dapat terus ditingkatkan,” ungkap Camat Alas.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program pendistribusian zakat yang difokuskan kepada para penggerak keagamaan di tingkat desa. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan sembako kepada imam dan marbot merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian mereka dalam memakmurkan masjid dan membina kehidupan keagamaan masyarakat. “Awal tahun 2026 ini kami jadikan momentum untuk terus menghadirkan manfaat zakat secara nyata di tengah masyarakat. Imam dan marbot adalah pilar penting dalam pembinaan umat. Melalui bantuan sembako ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka serta menambah semangat dalam melayani umat,” jelas Ketua BAZNAS.

Ia juga mengajak seluruh kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk terus mendukung program-program BAZNAS dengan mendorong masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar dapat dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Setelah kegiatan sosialisasi dan penyerahan bantuan sembako di Aula Kantor Camat Alas, seluruh rombongan melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan Salat Jumat berjamaah di Masjid Besar Al-Ihsan Kecamatan Alas. Momentum kebersamaan tersebut semakin memperkuat nilai ukhuwah dan sinergi antara BAZNAS, pemerintah, dan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyerahkan bantuan untuk biaya pembangunan Masjid Besar Al-Ihsan sebesar Rp10.000.000 kepada pengurus masjid. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kelanjutan pembangunan serta peningkatan sarana dan prasarana masjid sebagai pusat kegiatan ibadah dan sosial keagamaan masyarakat Kecamatan Alas.

Perwakilan pengurus Masjid Besar Al-Ihsan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa. “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas bantuan ini. Insya Allah bantuan tersebut akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk mendukung pembangunan Masjid Besar Al-Ihsan demi kenyamanan jamaah,” ujarnya.

Salah seorang penerima bantuan sembako yang merupakan imam masjid juga mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjadi motivasi untuk terus mengabdi dalam melayani umat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sejak awal tahun 2026, memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan umat, serta membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan sejahtera. (AM)

]]>
Wed, 07 Jan 2026 19:48:53 +0800 amr
BAZNAS Kabupaten Sumbawa Berhasil Himpun Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Rp4,48 Miliar Sepanjang Tahun 2025 https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-berhasil-himpun-dana-zakat-infak-dan-sedekah-rp448-miliar-sepanjang-tahun-2025 https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-berhasil-himpun-dana-zakat-infak-dan-sedekah-rp448-miliar-sepanjang-tahun-2025 BAZNAS Kabupaten Sumbawa Berhasil Himpun Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Rp4,48 Miliar Sepanjang Tahun 2025

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa kembali mencatatkan kinerja positif dan membanggakan sepanjang tahun 2025. Lembaga pengelola zakat resmi tersebut berhasil menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan total mencapai Rp4.483.618.428,11. Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga yang amanah, profesional, dan transparan dalam mengelola dana umat.

Rincian dana yang berhasil dihimpun sepanjang tahun 2025 terdiri dari zakat sebesar Rp1.941.123.645,37 dan infak sebesar Rp2.542.494.836,74. Jumlah tersebut menjadi salah satu capaian tertinggi dalam sejarah pengelolaan ZIS di Kabupaten Sumbawa dan mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat, aparatur pemerintah, serta berbagai pihak yang secara konsisten menunaikan kewajiban dan kepedulian sosial melalui BAZNAS.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara BAZNAS dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, instansi vertikal, para muzaki, serta dukungan luas dari masyarakat.

“Alhamdulillah, capaian pengumpulan ZIS tahun 2025 ini merupakan hasil kerja bersama. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan para muzaki yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini menjadi amanah besar bagi kami untuk mengelola dan menyalurkan dana ZIS secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik,” ungkap Syukri Rahmat.

Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Sumbawa senantiasa mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta inovasi dalam pengelolaan dana ZIS. Seluruh dana yang terhimpun dikelola sesuai dengan ketentuan syariah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta diawasi secara berkala agar tetap berada pada koridor yang benar.

Dari sisi pendistribusian dan pendayagunaan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa telah menyalurkan dana sebesar Rp4.272.007.236,00 sepanjang tahun 2025. Dana tersebut disalurkan kepada 7.851 mustahik yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Penyaluran dilakukan secara merata dan berkeadilan kepada enam asnaf yang berhak menerima zakat, yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, fisabilillah, dan ibnu sabil.

Penyaluran dana ZIS tersebut diwujudkan melalui berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, mulai dari bantuan konsumtif untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu, hingga program produktif yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi mustahik. Program di bidang pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi umat menjadi prioritas utama agar dana zakat tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga mampu memberikan dampak jangka panjang.

Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI., menjelaskan bahwa capaian pengumpulan ZIS tahun 2025 mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pengumpulan dana ZIS tahun ini melampaui tahun sebelumnya sebesar Rp3,6 miliar. Ini merupakan indikator positif meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, serta kepercayaan yang semakin kuat kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa,” jelasnya.

Menurut Dr. Supriyadi, peningkatan tersebut juga didukung oleh optimalisasi layanan digital, penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta intensifikasi sosialisasi kepada masyarakat dan instansi pemerintah. BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus berupaya menghadirkan kemudahan bagi para muzaki dalam menyalurkan ZIS, baik secara langsung maupun melalui sistem pembayaran non-tunai.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan ZIS, memperluas jangkauan penerima manfaat, serta menghadirkan program-program inovatif yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pengelolaan yang profesional dan kolaboratif, diharapkan dana zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi instrumen strategis dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 07 Jan 2026 19:44:19 +0800 amr
Dinas Kelautan dan Perikanan Tinjau Penyaluran Bibit Kerang Mutiara di Pulau Bungin https://amarmedia.co.id/dinas-kelautan-dan-perikanan-tinjau-penyaluran-bibit-kerang-mutiara-di-pulau-bungin https://amarmedia.co.id/dinas-kelautan-dan-perikanan-tinjau-penyaluran-bibit-kerang-mutiara-di-pulau-bungin Dinas Kelautan dan Perikanan Tinjau Penyaluran Bibit Kerang Mutiara di Pulau Bungin

Pulau Bungin.Amarmedia.co.id– Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) melalui Kepala Bidang Budidaya melakukan kunjungan lapangan ke lokasi Koperasi Bungin Bahari Sejahtera di Desa Pulau Bungin pada Selasa (30/12/2025) lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung bantuan bibit kerang mutiara yang telah diterima oleh para anggota koperasi.

Program bantuan ini merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui sektor budidaya laut. Berdasarkan informasi di lapangan, bibit kerang mutiara tersebut kini telah dikelola oleh anggota koperasi untuk mulai dibudidayakan.

Keberhasilan penyaluran bantuan ini tidak lepas dari peran serta berbagai pihak. Program ini terlaksana atas inisiasi dan dukungan penuh dari H. Andi Mappeleppui Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari fraksi PKS, yang berkomitmen mendorong potensi kelautan di wilayah tersebut agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan nelayan budidaya.

"Kunjungan ini memastikan bahwa bantuan bibit yang diberikan tepat sasaran dan sudah diterima dengan baik oleh kelompok yang bersangkutan," ujar H.Andi saat dikonfirmasi mengenai kegiatan tersebut.

Dengan adanya bantuan bibit kerang mutiara ini, Koperasi Bungin Bahari Sejahtera diharapkan mampu menjadi pelopor budidaya mutiara di Desa Pulau Bungin. Selain meningkatkan pendapatan anggota, program ini juga diproyeksikan dapat memperkuat posisi desa tersebut sebagai salah satu sentra budidaya laut yang potensial di masa depan. (AM)

]]>
Wed, 07 Jan 2026 18:58:29 +0800 amr
Kawal Aspirasi Budidaya, H. Andi Mappeleppui Pastikan Bantuan Bibit Mutiara Tiba di Pulau Bungin https://amarmedia.co.id/kawal-aspirasi-budidaya-h-andi-mappeleppui-pastikan-bantuan-bibit-mutiara-tiba-di-pulau-bungin https://amarmedia.co.id/kawal-aspirasi-budidaya-h-andi-mappeleppui-pastikan-bantuan-bibit-mutiara-tiba-di-pulau-bungin Kawal Aspirasi Budidaya, H. Andi Mappeleppui Pastikan Bantuan Bibit Mutiara Tiba di Pulau Bungin

PULAU BUNGIN.Amarmedia.co.id– Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi PKS, H. Andi Mappeleppui, menegaskan komitmennya dalam mengawal program pemberdayaan ekonomi pesisir. Hal ini dibuktikan dengan terealisasinya bantuan bibit kerang mutiara bagi Koperasi Bungin Bahari Sejahtera, Desa Pulau Bungin, yang ditinjau langsung oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) pada Selasa (30/12/2025) lalu

Kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Kabid Budidaya Dislutkan tersebut merupakan tindak lanjut atas inisiasi dan dorongan politik yang diperjuangkan H. Andi Mappeleppui guna memastikan bantuan pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat nelayan.

H. Andi Mappeleppui menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar pemberian simbolis, melainkan hasil dari serapan aspirasi warga Pulau Bungin yang menginginkan diversifikasi penghasilan di sektor kelautan.

"Kami di DPRD terus mendorong agar anggaran daerah dialokasikan pada program yang produktif. Budidaya kerang mutiara memiliki nilai ekonomi tinggi. Saya ingin memastikan bahwa bibit yang diterima anggota koperasi adalah bibit berkualitas yang siap budidaya," ujar politisi PKS tersebut saat dikonfirmasi.

Ia juga menambahkan bahwa kunjungan Dislutkan yang lalu sangat penting untuk memberikan pendampingan teknis kepada para anggota koperasi agar tingkat keberhasilan panen nantinya maksimal.

Menurut H. Andi Mappeleppui, Koperasi Bungin Bahari Sejahtera memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi lokal. Dengan bantuan ini, ia berharap Pulau Bungin tidak hanya dikenal sebagai desa terpadat, tetapi juga sebagai sentra penghasil mutiara unggulan di Sumbawa.

"Tugas kami adalah membuka jalan melalui kebijakan dan anggaran. Selanjutnya, kami berharap masyarakat melalui koperasi dapat mengelola ini dengan profesional. Jika ini berhasil, kesejahteraan keluarga nelayan akan meningkat secara signifikan," pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 07 Jan 2026 18:51:26 +0800 amr
Tancap Gas! Bagian Pemerintahan Setda Sumbawa Targetkan Rampungkan Dokumen Krusial https://amarmedia.co.id/tancap-gas-bagian-pemerintahan-setda-sumbawa-targetkan-rampungkan-dokumen-krusial https://amarmedia.co.id/tancap-gas-bagian-pemerintahan-setda-sumbawa-targetkan-rampungkan-dokumen-krusial Tancap Gas! Bagian Pemerintahan Setda Sumbawa Targetkan Rampungkan Dokumen Krusial 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Mengawali kalender kerja tahun 2026, Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumbawa langsung bergerak cepat. Di bawah kepemimpinan Kepala Bagian Pemerintahan yang baru, Aminuddin, ST., MT jajaran staf menggelar rapat perdana dengan agenda krusial pada Jumat (2/1).

Rapat staf perdana ini bukan sekadar ajang perkenalan, melainkan menjadi momentum penyusunan strategi menghadapi tumpukan dokumen negara yang harus diselesaikan dalam waktu dekat.

Aminuddin menegaskan bahwa Bagian Pemerintahan tidak memiliki waktu untuk bersantai. Fokus utama saat ini adalah percepatan penyusunan empat dokumen fundamental daerah, yaitu LPPD (Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah), LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) SPM (Standar Pelayanan Minimal) dan LKJiP (Laporan Kinerja Instansi Pemerintah)

Khusus untuk LKJiP, Aminuddin menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral. "Dokumen LKJiP merupakan wujud kolaborasi erat antara Bagian Organisasi sebagai pengampu tupoksi dengan Bagian Pemerintahan. Kami harus berjalan beriringan agar laporan yang dihasilkan akurat dan akuntabel," ujarnya.

Dengan tenggat waktu yang hanya tersisa sekitar dua bulan lebih sedikit, Bagian Pemerintahan berkomitmen memanfaatkan waktu seoptimal mungkin. Meski dituntut bekerja dengan ritme "tancap gas", aspek kualitas tetap menjadi prioritas utama.

"Kita semua berkomitmen, tidak hanya dari sisi kuantitas atau sekadar menggugurkan kewajiban pemenuhan dokumen saja yang dikejar, tetapi sisi kualitas harus seiring, sejalan, dan seirama," tegas Aminuddin di hadapan stafnya.

Semangat Baru, Tantangan Baru

Pembahasan dalam rapat tersebut dinilai sangat kompleks mengingat setiap dokumen memiliki indikator penilaian yang ketat dari pemerintah pusat. Namun, dengan hadirnya pimpinan baru dan soliditas staf yang terjaga, Bagian Pemerintahan optimis mampu menuntaskan seluruh kewajiban administratif tersebut tepat waktu demi mendukung kelancaran tata kelola pemerintahan Kabupaten Sumbawa di tahun 2026.(GAM)

]]>
Sat, 03 Jan 2026 06:32:04 +0800 amr
Anggaran 90 Miliar Mengucur ke Batu Lanteh, Proyek Strategis Nasional Batu Dulang Dimulai! https://amarmedia.co.id/anggaran-90-miliar-mengucur-ke-batu-lanteh-proyek-strategis-nasional-batu-dulang-dimulai https://amarmedia.co.id/anggaran-90-miliar-mengucur-ke-batu-lanteh-proyek-strategis-nasional-batu-dulang-dimulai Sumbawa.Amarmedia.co.id - Diawali Bupati Sumbawa mensosialisasikan proyek IJD di kantor desa Batu Dulang Kecamatan Batu lante pada kesempatan tersebut turut hadir Wakil Bupati, Wakil Ketua 3 DPRD kabupaten Sumbawa, Sekda, para Asisten, para kepala OPD, Camat, para Kepala Desa dan Masyarakat, Kamis (1/12026).

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP menyampaikan, bahwa proyek IJD (Infrastruktur Jalan Daerah) Batu Dulang-Tepal akan segera dimulai. "Hari ini kita sosialisasikan proyek ini, dengan panjang ruas sekitar 8 kilo dan anggaran Rp 90 miliar," ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa kontrak proyek telah ditandatangani pada 15 Desember 2025, dan pekerjaan akan dimulai pada 7 Januari 2026. "Alat-alat berat sudah ada di tempat, targetnya selesai akhir tahun 2026," tambahnya.

Proyek ini merupakan salah satu dari tiga proyek yang telah dimasukkan dalam sistem program strategis nasional. "Alhamdulillah, ini merupakan langkah besar untuk meningkatkan infrastruktur di Sumbawa," kata Bupati.

Bupati juga menyoroti proyek irigasi yang gagal karena tekanan masyarakat. "Jangan ganggu proyek, biar kami kerjakan," tegas Bupati.

Dengan proyek ini, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan perekonomian di daerah tersebut. Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan proyek ini. "Mari kita dukung proyek ini, agar Sumbawa dapat lebih maju," ajaknya.

Sebelumnya, Asisten perekonomian dan pembangunan - Lalu Suharmaji Kertawijaya, ST menyampaikan, tujuan dari sosialisasi ini adalah yang pertama memberitahukan kepada masyarakat terkait dengan lanjutan pembangunan ruas Batu dulang - Tepal, karena dari km 0 sampai 0,600 sudah dilaksanakan, dan dari km 0 - 0,600 sampai dengan nanti di berang tampu di awal ruas pelaksanaan kegiatan tahun 2022 itu memang masih ada lahan masyarakat jumlah lahan masyarakat ini adalah sekitar 30 orang tetapi nanti berapa luasan per luasan masyarakat itu nanti di informasikan nanti sekitar tanggal 10 atau 12 karena masih dilakukan stake out atau penataan,"ujarnya

Lebih lanjut Asisten 2 mengatakan yang kedua terkait dengan itu tujuan sosialisasi ini adalah agar dalam pelaksanaan kegiatan nanti oleh rekanan pt metro lestari utama betul-betul dijaga di dukung dengan penuh karena ini perjuangan kita untuk mendapatkan alokasi dana ini cukup panjang, ini butuh waktu 3 tahun dan harapan kita nanti ini akan berlanjut ke ruas tepal batu rotok, lenangguar teladan sampai teladan batu rotok dengan anggaran yang cukup besar yaitu total untuk konstruksinya itu pagudana 88 miliar sedangkan untuk konsultannya pagudananya 2,9 miliar, untuk itu hari ini tanggal 1 januari kita mengadakan sosialisasi kepada masyarakat nanti pelaksanaan kegiatan itu sifatnya multiyears jadi lewat tahun kontrak sudah dilakukan pada tanggal 22 desember 2025 dan akan berakhir nanti pada tanggal 16 november 2026,"tutupnya.

Dilanjutkan dengan pembekalan oleh Bupati kepada semua kepala OPD terkait dengan program kerja di tahun 2026

Kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit Durian sebanyak 750 pohon di Olat Batu Dulang oleh Bupati dan Wakil Bupati, Wakil Ketua 3 DPRD, Sekda, Para Asisten, Staf Ahli, beserta Kepala OPD, Camat, Kepala Desa dan Masyarakat

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa - Drs.H. Mohamad Ansori menyampaikan, bahwa penanaman durian di Kecamatan Batu Lante, Desa Batu Dulang, akan menjadikan daerah tersebut sebagai central agro wisata durian. "Alhamdulillah, nanti kecamatan Batu Lante akan menjadi central agro wisata dan durian ini akan go nasional," ujarnya.

Wabup juga berharap bahwa hasil durian Sumbawa akan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. "Terima kasih sudah kita rasakan bersama dengan OPD terkait semuanya pada siang hari ini," tambahnya.

Dengan penanaman durian ini, Wabup berharap bahwa Sumbawa dapat menjadi lebih maju dan sejahtera. "Sumbawa hijau lestari unggul maju dan sejahtera," tutupnya (AM)

]]>
Fri, 02 Jan 2026 18:27:25 +0800 amr
Pemda Sumbawa Gelar Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2026 https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-gelar-doa-bersama-sambut-tahun-baru-2026 https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-gelar-doa-bersama-sambut-tahun-baru-2026 Pemda Sumbawa Gelar Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2026 

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id ( 31 Desember 2025) — Umat Islam di Kabupaten Sumbawa mengisi malam pergantian tahun dengan doa bersama yang digelar di Masjid Agung Nurul Huda, Rabu malam. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Wakil Bupati Drs. Mohamad Ansori, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menekankan pentingnya mengisi malam tahun baru dengan kegiatan positif dan bernilai ibadah. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa melaksanakan mutasi dan rotasi pejabat di akhir tahun 2025 sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja birokrasi. Mutasi dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan kompetensi aparatur guna memperkuat pelayanan publik.

Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program safari penanaman pohon yang terus digalakkan di berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa. Ditempat yang sama dakwah Islamiah yang diisi oleh Ustad H. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov., yang mengajak jamaah menjadikan momentum tahun baru sebagai sarana introspeksi dan peningkatan keimanan. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penggalangan dana bagi sudara-saudara kita yang terdampak musibah.

Doa bersama ini juga dirangkaikan dengan acara peresmian hasil renovasi Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa sebagai upaya peningkatan sarana dan prasarana ibadah. Acara dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para asisten, staf ahli bupati, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para jamaah sholat isya yang ada di lingkungan sekitar Masjid Agung Nurul Huda.(AM)

]]>
Fri, 02 Jan 2026 18:18:39 +0800 amr
Wali Kota Mataram Masuk Nominasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 https://amarmedia.co.id/wali-kota-mataram-masuk-nominasi-anugerah-kebudayaan-pwi-pusat-2026 https://amarmedia.co.id/wali-kota-mataram-masuk-nominasi-anugerah-kebudayaan-pwi-pusat-2026 Wali Kota Mataram Masuk Nominasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026

Mataram.Amarmedia.co.id – Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, berhasil menembus babak akhir dalam ajang bergengsi Anugerah Kebudayaan (AK) PWI Pusat yang digelar dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Mohan menjadi salah satu dari 10 kepala daerah terbaik di Indonesia yang diundang untuk mempresentasikan visi kebudayaannya di hadapan dewan juri di Jakarta.

Kabar membanggakan ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram, H. Muhammad Ramadhani. Ia mengungkapkan bahwa Wali Kota Mataram sangat antusias menyambut nominasi ini dan telah menyatakan kesiapannya untuk hadir langsung.

"Insya Allah Pak Wali dipastikan hadir. Kami juga telah melakukan koordinasi dengan PWI NTB untuk memastikan kesiapan materi presentasi agar mendapatkan hasil maksimal," ujar Ramadhani, Jumat pagi (02/01/2026).

Sebelumnya, Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono melalui siaran persnya pada Kamis (01/01/2026) menjelaskan bahwa pemilihan nominator dilakukan melalui penilaian ketat. Dewan juri memeriksa berkas proposal, video, dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), hingga regulasi daerah yang tebalnya mencapai ratusan halaman.

Wali Kota Mataram terpilih bersama dua wali kota lainnya, yakni Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Wali Kota Samarinda Andi Harun. Sementara tujuh nominator lainnya merupakan bupati dari wilayah Lampung Utara, Temanggung, Manggarai, Blora, Labuhanbatu, Manokwari, dan Padang Pariaman.

Tahun ini, AK PWI Pusat mengusung tema "Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan, Berbasis Media dan Pers". Kota Mataram membidik sub-tema mengenai penguatan keragaman ekspresi budaya dan interaksi budaya inklusif, yang selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Sesuai jadwal, H. Mohan Roliskana akan mengikuti sesi presentasi di Kantor PWI Pusat pada 8-9 Januari 2026. Ia akan diuji oleh dewan juri lintas profesi, mulai dari tokoh seniman Sudjiwo Tejo, pakar tari Dr. Nungki Kusumastuti, pengamat seni Agus Dermawan T, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, hingga Yusuf Susilo Hartono.

Yusuf Susilo Hartono menekankan, penilaian akan menitikberatkan pada aspek inovasi dan dampak nyata kebijakan tersebut terhadap masyarakat. 

"Dalam presentasi nanti, kepala daerah boleh membawa rombongan dinas atau tokoh masyarakat, namun mereka hanya sebagai saksi dan tidak diperkenankan membantu menjawab saat sesi pendalaman materi," tegasnya.

Anugerah Kebudayaan PWI Pusat yang telah bergulir sejak 2016 ini diharapkan menjadi motivasi bagi daerah untuk melestarikan warisan budaya lewat inovasi modern. Sejarah mencatat, ajang ini telah melahirkan banyak kepala daerah berprestasi yang kini berkiprah di level nasional. (AM)

]]>
Fri, 02 Jan 2026 18:08:55 +0800 amr
Januari 2026: Bulan Awal Penentu Arah Zaman https://amarmedia.co.id/januari-2026-bulan-awal-penentu-arah-zaman https://amarmedia.co.id/januari-2026-bulan-awal-penentu-arah-zaman Januari 2026: Bulan Awal Penentu Arah Zaman

                             Oleh Sri Asmediati

(Guru Bahasa Indonesia SMPN 1 Labuhan Badas)

Januari selalu datang dengan wajah yang sama: kalender baru, harapan baru, dan janji-janji yang belum teruji. Namun Januari 2026 hadir dengan beban sejarah yang tidak ringan. Ia bukan sekadar penanda pergantian bulan, melainkan titik awal dari fase lanjutan perjalanan bangsa yang telah melewati tahun-tahun penuh turbulensi—krisis ekonomi global, ketidakpastian iklim, kegaduhan politik, dan ujian moral yang silih berganti.

Di bulan inilah arah tahun ditentukan. Apakah 2026 akan menjadi tahun pemulihan yang nyata, atau sekadar perpanjangan dari kebiasaan lama yang dibungkus retorika baru.

Januari dan Psikologi Awal Tahun

Secara sosial dan psikologis, Januari memiliki posisi istimewa. Ia memengaruhi cara berpikir masyarakat, pemerintah, dan lembaga-lembaga publik. Di bulan ini, target ditetapkan, program diumumkan, dan narasi dibangun. Sayangnya, Januari sering kali hanya menjadi panggung optimisme tanpa fondasi yang kuat.

Januari 2026 seharusnya berbeda. Setelah pengalaman panjang menghadapi krisis multidimensi, bangsa ini dituntut untuk tidak lagi memulai tahun dengan slogan kosong. Yang dibutuhkan adalah kejujuran membaca realitas dan keberanian mengubah arah.

Realitas Sosial: Harapan Rakyat di Awal Tahun

Bagi masyarakat kecil, Januari bukan soal resolusi, melainkan soal bertahan hidup. Harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, kesehatan, dan energi masih menjadi kegelisahan utama. Tahun berganti, tetapi beban hidup tidak otomatis menjadi ringan.

Di banyak daerah, termasuk wilayah timur Indonesia dan kawasan kepulauan, Januari 2026 tetap diawali dengan persoalan klasik: infrastruktur terbatas, akses layanan publik yang belum merata, dan lapangan kerja yang sempit. Harapan rakyat sederhana—pemerintah hadir secara nyata, bukan hanya lewat pidato awal tahun.

Pendidikan: Awal Semester, Awal Masalah Lama

Januari juga identik dengan dunia pendidikan. Awal semester genap sering kali membuka kembali persoalan yang belum selesai: ketimpangan kualitas sekolah, beban administrasi guru, hingga orientasi pendidikan yang semakin menjauh dari nilai kemanusiaan.

Januari 2026 semestinya menjadi momentum koreksi. Pendidikan tidak boleh hanya diukur dari capaian angka dan peringkat, tetapi dari kemampuan membentuk manusia yang berpikir kritis, berkarakter, dan berdaya saing. Jika awal tahun masih diwarnai kebijakan tambal sulam, maka masa depan bangsa kembali dipertaruhkan.

Ekonomi: Antara Optimisme dan Kewaspadaan

Di sektor ekonomi, Januari 2026 dibuka dengan optimisme hati-hati. Pertumbuhan mungkin menunjukkan angka positif, namun kesenjangan masih terasa. UMKM, petani, nelayan, dan pekerja informal masih berjuang menghadapi fluktuasi harga dan akses modal yang terbatas.

Januari seharusnya menjadi bulan konsolidasi ekonomi kerakyatan. Bukan sekadar mengejar investasi besar, tetapi memastikan ekonomi tumbuh dari bawah. Jika tidak, pertumbuhan hanya akan menjadi statistik yang indah di atas kertas, tetapi hampa makna di lapangan.

Politik: Tahun Baru, Etika Lama?

Secara politik, Januari 2026 berada di fase pasca-panas tahun-tahun sebelumnya. Namun, politik tanpa etika tetap berbahaya. Polarisasi, politik identitas, dan pragmatisme kekuasaan masih menjadi ancaman laten.

Awal tahun seharusnya menjadi ruang refleksi bagi para pemegang amanah. Kekuasaan bukan tujuan, melainkan alat untuk melayani. Jika Januari kembali diisi manuver politik dan pencitraan dini, maka publik akan semakin apatis terhadap demokrasi.

Lingkungan: Januari dan Alarm Alam

Bencana alam yang kerap terjadi di awal tahun adalah pengingat keras bahwa krisis lingkungan bukan wacana masa depan, melainkan realitas hari ini. Banjir, longsor, kekeringan ekstrem, dan perubahan cuaca tak menentu menjadi latar Januari 2026 di banyak wilayah.

Ini seharusnya menjadi alarm bagi pembuat kebijakan. Pembangunan yang mengabaikan daya dukung lingkungan hanya akan memperpanjang siklus bencana. Januari bukan waktu yang tepat untuk seremonial hijau, melainkan untuk keputusan tegas menyelamatkan alam.

Budaya Kerja: Mengakhiri Mentalitas “Nanti”

Januari sering diwarnai semangat baru di tempat kerja, tetapi cepat memudar oleh budaya lama: menunda, birokratis, dan anti-kritik. Tahun 2026 menuntut perubahan budaya kerja yang nyata—efisien, transparan, dan berorientasi hasil.

Jika Januari sudah kembali terjebak dalam rutinitas tanpa inovasi, maka satu tahun penuh akan berjalan di tempat. Perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan kecil di awal waktu.

Peran Media dan Intelektual

Media dan kaum intelektual memiliki tanggung jawab besar di bulan Januari. Mereka bukan sekadar penyampai optimisme, tetapi penjaga nalar publik. Januari 2026 harus diisi dengan diskursus yang jujur, kritis, dan solutif.

Masyarakat tidak membutuhkan hiburan politik atau sensasi murahan. Yang dibutuhkan adalah peta jalan yang jelas tentang ke mana bangsa ini melangkah.

Spirit Individu: Resolusi yang Membumi

Di tingkat individu, Januari 2026 seharusnya menjadi momentum resolusi yang membumi. Bukan sekadar janji abstrak, tetapi perubahan nyata dalam sikap, etos kerja, dan kepedulian sosial.

Perubahan bangsa selalu berakar dari perubahan individu. Disiplin kecil, kejujuran sehari-hari, dan kepedulian terhadap sesama adalah fondasi yang sering dilupakan.

Januari sebagai Cermin, Bukan Topeng

Januari 2026 seharusnya menjadi cermin, bukan topeng. Ia harus memantulkan kondisi sebenarnya—apa yang telah diperbaiki, apa yang masih rusak, dan apa yang harus segera diubah. Menyembunyikan masalah di awal tahun hanya akan memperbesar ledakan di akhir tahun.

Bangsa yang dewasa tidak takut memulai tahun dengan kejujuran, meski pahit. Justru dari kejujuran itulah harapan yang realistis bisa tumbuh.

Penutup: Menentukan Arah Sejak Langkah Pertama

Januari 2026 adalah langkah pertama dalam perjalanan panjang setahun ke depan. Langkah pertama ini akan menentukan irama, arah, dan tujuan. Jika dimulai dengan kesadaran, keberanian, dan komitmen nyata, maka 2026 berpeluang menjadi tahun pemulihan yang sesungguhnya.

Namun jika Januari kembali dipenuhi euforia kosong dan lupa pada akar persoalan, maka tahun ini hanya akan menjadi pengulangan dari kegagalan lama.

Januari tidak pernah salah. Yang sering keliru adalah cara kita memaknainya.[AM]

]]>
Fri, 02 Jan 2026 14:40:33 +0800 amr
Ketua KONI Sumbawa Tutup Turnamen Futsal Se&Pulau Sumbawa, SMPN 1 Labuhan Badas Resmi Segel Juara https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-tutup-turnamen-futsal-se-pulau-sumbawa-smpn-1-labuhan-badas-resmi-segel-juara https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-tutup-turnamen-futsal-se-pulau-sumbawa-smpn-1-labuhan-badas-resmi-segel-juara Ketua KONI Sumbawa Tutup Turnamen Futsal Se-Pulau Sumbawa, SMPN 1 Labuhan Badas Resmi Segel Juara

Sumbawa Besar .Amarmedia.co.id – Riuh tepuk tangan penonton mengiringi berakhirnya Open Turnamen Futsal antar SMP/MTs se-Pulau Sumbawa 2025 pada Rabu Sore (31/12/2025). Turnamen yang diikuti oleh 32 peserta dari berbagai wilayah di Pulau Sumbawa ini resmi ditutup oleh Ketua KONI Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH M.Si setelah laga final yang berlangsung dramatis dan penuh tensi tinggi.

Dalam sambutannya, Ketua KONI Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, sponsor, dan peserta atas kelancaran pertandingan selama empat hari terakhir. Ia menekankan pentingnya menjaga mentalitas juara yang rendah hati.

"Selamat kepada para pemenang, namun saya ingatkan jangan jumawa. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati karena masih banyak kesempatan di depan. Jadikan ini evaluasi untuk tampil lebih baik lagi," ujar Ketua KONI.

Kabar gembira juga disampaikan untuk para atlet muda, di mana KONI Kabupaten Sumbawa berencana menggelar perhelatan yang lebih besar di tahun mendatang. "Persiapkan diri kalian, karena di tahun 2026 kita akan kembali bertemu di ajang KONI CUP," bisa sebelum Porprov atau setelahnya tambahnya yang disambut antusias oleh para peserta.

Dukungan PT Amman dan Bank NTB Syariah

Kesuksesan acara ini tidak lepas dari sinergi antara pihak swasta dan lembaga keuangan. Perwakilan PT Amman, M.Z.Ervan, menyatakan bahwa keterlibatan mereka merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap perkembangan masyarakat di Sumbawa.

"Sejauh ini, kami mencoba mendukung setiap event yang diadakan oleh teman-teman KONI di Sumbawa. Ini adalah bentuk keterlibatan dan kontribusi kami untuk mendukung potensi bakat masyarakat, khususnya di bidang olahraga," ungkap Irvan.

Demikian pula Bench Laga Final: Drama Kartu Merah dan Kemenangan Telak Si Biru

Partai puncak mempertemukan SMPN 1 Labuhan Badas (Kostum Biru) melawan MTsN 2 Sumbawa (Kostum Merah). Sejak babak pertama, intensitas pertandingan sangat tinggi hingga terjadi benturan fisik yang mengakibatkan pemain nomor 5 MTsN 2 Sumbawa mengalami cedera.

Labuhan Badas membuka keunggulan 1-0 di babak pertama melalui aksi pemain nomor punggung 10. Memasuki babak kedua, tensi semakin memanas hingga sempat terjadi adu emosi antar pemain yang memaksa wasit bekerja ekstra keras untuk mengendalikan situasi.

Hujan Kartu dan Aksi Gemilang

SMPN 1 Labuhan Badas sempat menggandakan kedudukan menjadi 2-0 melalui tendangan keras pemain nomor 5. Namun, tak lama berselang, Labuhan Badas harus bermain dengan 4 orang setelah pemain nomor 5 tersebut dijatuhi kartu merah oleh wasit akibat pelanggaran keras.

Meski kekurangan pemain, Labuhan Badas justru menunjukkan kelasnya. Pemain nomor 10 kembali mencetak gol setelah melakukan strategi tika-tika yang apik, mengubah skor menjadi 3-0. Hingga peluit panjang berbunyi, MTsN 2 Sumbawa gagal menembus pertahanan kokoh sang juara.

Daftar Pemenang Turnamen

Juara 1:SMPN 1 Labuhan Badas

Juara 2: MTsN 2 Sumbawa

Juara 3:SMPIT Paracendekia (Menang adu penalti 3-2 atas MTs Penyaring A)

Juara 4 MTS Penyaring A

Ketua KONI menutup acara dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh official dan peserta yang telah berpartisipasi secara sportif, sekaligus menandai berakhirnya kalender olahraga futsal remaja di Sumbawa tahun 2025.

]]>
Wed, 31 Dec 2025 21:00:27 +0800 amr
Dramatis! SMPN 1 Labuhan Badas Juara Open Turnamen Futsal Se&Pulau Sumbawa 2025 Setelah Laga Penuh "Tensi Tinggi" https://amarmedia.co.id/dramatis-smpn-1-labuhan-badas-juara-open-turnamen-futsal-se-pulau-sumbawa-2025-setelah-laga-penuh-tensi-tinggi https://amarmedia.co.id/dramatis-smpn-1-labuhan-badas-juara-open-turnamen-futsal-se-pulau-sumbawa-2025-setelah-laga-penuh-tensi-tinggi Dramatis! SMPN 1 Labuhan Badas Juara Open Turnamen Futsal Se-Pulau Sumbawa 2025 Setelah Laga Penuh "Tensi Tinggi"

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Puncak kemeriahan Open Turnamen Futsal antar SMP/MTs se-Pulau Sumbawa yang diikuti 32 Tim dan  disponsori oleh PT Amman dan Bank NTB Syariah resmi berakhir pada Rabu (31/12/2025). Pertandingan final yang mempertemukan SMPN 1 Labuhan Badas dan MTsN 2 Sumbawa berlangsung sangat emosional dan penuh drama di lapangan.

Perebutan Juara 3: Drama Adu Penalti

Sebelum partai final dimulai, laga perebutan juara ketiga berlangsung sengit. SMPIT Paracendekia berhasil mengamankan posisi juara 3 setelah menaklukkan MTs Penyaring A lewat drama adu penalti dengan skor 3-2, setelah sebelumnya bermain imbang 4-4 di waktu normal sehingga MTS Penyaring A meraih juara 4.

Babak Pertama: Dominasi Awal Si Biru

Final yang mempertemukan SMPN 1 Labuhan Badas (Biru) dan MTsN 2 Sumbawa (Merah) langsung panas sejak menit awal. Benturan fisik sering terjadi, termasuk insiden yang menimpa pemain nomor 5 MTsN 2 Sumbawa.

Labuhan Badas unggul lebih dulu lewat kaki pemain nomor punggung 10 melalui kerja sama umpan pendek yang apik. Meski sang pencetak gol sempat ditarik keluar karena cedera sebelum turun minum, skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Babak Kedua: Hujan Kartu dan Tensi Membara

Memasuki babak kedua, MTsN 2 Sumbawa mencoba mengejar lewat serangan jarak jauh, namun pertahanan Labuhan Badas masih terlalu kokoh. Tensi yang sangat tinggi sempat menyulut adu emosi antar pemain, namun wasit dengan sigap berhasil meredam suasana sehingga laga kembali dilanjutkan.

Pemain nomor punggung 5 dari Labuhan Badas kemudian menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat tendangan keras yang menghujam gawang lawan. Saking kerasnya bola, penjaga gawang MTsN 2 Sumbawa mengalami cedera pada tangan kiri dan harus mendapat perawatan medis.

Drama Kartu Merah

Puncak drama terjadi saat duel perebutan bola cantik di tengah lapangan yang menyebabkan tim medis harus turun tangan. Wasit akhirnya mengeluarkan kartu merah untuk pemain nomor punggung 5 dari Labuhan Badas. Kondisi ini memaksa Labuhan Badas bermain dengan hanya empat pemain.

Namun, meski kalah jumlah pemain, Labuhan Badas justru tampil mengejutkan. Pemain nomor punggung 10 yang kembali masuk ke lapangan berhasil mencetak gol keduanya, memperlebar jarak menjadi 3-0.

Akhir Laga: Tiki-Taka Labuhan Badas Tak Terbendung

Setelah time out dan penyegaran pemain, MTsN 2 Sumbawa membombardir pertahanan Labuhan Badas. Namun, penampilan gemilang penjaga gawang "Si Biru" menggagalkan semua peluang emas tersebut.

Menjelang akhir laga, pemain nomor punggung 10 dari Labuhan Badas benar-benar menjadi bintang dengan kontrol permainan dan strategi tika-taka yang memukau. Skor 3-0 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Komitmen Sponsor

Kesuksesan turnamen ini tidak lepas dari dukungan PT Amman dan Bank NTB Syariah. Kehadiran kedua sponsor besar ini menjadi bukti komitmen kuat dalam membina bakat muda di Pulau Sumbawa, menciptakan wadah bagi atlet remaja untuk berkompetisi di level yang lebih profesional.

Pertandingan final ini di saksikan oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH M.Si, Jajaran Pengurus KONI, Perwakilan PT Amman dan Bank NTB Syariah 

Selamat kepada SMPN 1 Labuhan Badas atas gelar juara yang diraih dengan perjuangan luar biasa!

]]>
Wed, 31 Dec 2025 17:27:48 +0800 amr
MUI Sumbawa "Membumikan" Ekonomi Syariah untuk UMKM dan Masjid https://amarmedia.co.id/mui-sumbawa-membumikan-ekonomi-syariah-untuk-umkm-dan-masjid https://amarmedia.co.id/mui-sumbawa-membumikan-ekonomi-syariah-untuk-umkm-dan-masjid MUI Sumbawa "Membumikan" Ekonomi Syariah untuk UMKM dan Masjid

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa bergerak cepat merealisasikan rekomendasi Rakerwil MUI NTB dan Rakerda MUI Kabupaten Sumbawa Tahun 2025. Melalui Komisi Pemberdayaan Ekonomi Ummat (KPEU), MUI menggelar rangkaian pelatihan intensif bagi 150 pelaku usaha mikro guna mempercepat implementasi ekonomi syariah di Tanah Intan Bulaeng.

Bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Ekonomi Syariah (LPES) NTB dan Kopsyah BMT Insan Samawa, pelatihan ini menyasar lima kecamatan, yakni Sumbawa, Moyo Utara, Moyo Hilir, Labuhan Badas, dan Unter Iwes.

Menghindari Riba, Menjemput Berkah

Ketua KPEU MUI Sumbawa, Rai Saputra, S.I.P. menekankan bahwa pelaku usaha harus memahami pakem syariah agar terhindar dari praktik terlarang seperti riba (bunga), gharar (ketidakjelasan), judi, dan penipuan.

"Penting bagi pelaku usaha menjaga kualitas hablumminallah. Ketakwaan adalah kunci agar Allah membimbing dan melapangkan ikhtiar usaha kita sesuai syariat-Nya," ujar Rai yang juga menjabat Ketua Dekopinda Sumbawa.

Rai menambahkan, solusi nyata untuk membebaskan UMKM dari jeratan riba adalah melalui lembaga keuangan mikro syariah. Ia mencontohkan keberhasilan BMT Insan Samawa yang telah membina ratusan UMKM selama hampir satu dekade.

Sertifikasi Halal dan Bank Data UMKM

Sementara itu, Direktur LPES NTB, Firman Cahyadi, M.M.Inov., menyoroti pentingnya sertifikasi halal. Menurutnya, sertifikat halal bukan sekadar administrasi, melainkan jaminan kepastian bagi konsumen mengenai kebaikan bahan baku dan proses produksi.

"Kami juga tengah melakukan pendataan peserta untuk membangun 'bank data' sebagai langkah awal pembentukan koperasi syariah baru di bawah pendampingan LPES NTB," jelas Firman.

-Eonomi Syariah Berbasis Masjid

Tak hanya menyasar UMKM di perkotaan, syiar ekonomi syariah juga menyentuh pelosok desa. Pada 27 Desember 2025, MUI berkolaborasi dengan Yayasan Karaci Sumbawa Sejahtera menggelar pelatihan pembentukan koperasi syariah berbasis masjid di Masjid Al-Amanah, Kecamatan Maronge.

Konsep ini bertujuan menjadikan masjid sebagai pusat peradaban ekonomi, di mana pengurus dan jamaah terlibat langsung dalam menghidupkan muamalah sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

"Setiap wilayah idealnya memiliki lembaga keuangan mikro syariah agar masyarakat memiliki alternatif akses pembiayaan yang halal," pungkas Rai.

Gerakan massif ini diharapkan mampu memperkuat falsafah Sumbawa: “Adat barenti ko syara’, syara’ barenti ko Kitabullah,” dengan menjadikan MUI sebagai motor penggerak ekonomi syariah di daerah. (AM)

]]>
Wed, 31 Dec 2025 15:30:39 +0800 amr
Nakhodai Kecamatan Alas, Usman, SE., ME. Fokus Penataan Kota dan Optimalisasi Potensi Desa https://amarmedia.co.id/nakhodai-kecamatan-alas-usman-se-me-fokus-penataan-kota-dan-optimalisasi-potensi-desa https://amarmedia.co.id/nakhodai-kecamatan-alas-usman-se-me-fokus-penataan-kota-dan-optimalisasi-potensi-desa Nakhodai Kecamatan Alas, Usman, SE., ME. Fokus Penataan Kota dan Optimalisasi Potensi Desa

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Pasca resmi dilantik oleh Bupati Sumbawa, Camat Alas yang baru, Usman, SE., ME., menyatakan kesiapannya untuk membawa perubahan signifikan bagi wilayah gerbang barat Kabupaten Sumbawa. Dalam wawancara yang dilakukan pada Rabu (31/12), Usman mengungkapkan rasa syukur sekaligus komitmennya dalam mengemban amanah besar sebagai administrator pemerintahan sekaligus kepala wilayah.

“Ini adalah tanggung jawab besar. Camat bukan hanya administrator, tapi juga penguasa wilayah. Meski ini pengalaman baru bagi saya, dukungan dari Bupati, Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan media menjadi modal utama untuk membangun Alas ke arah yang lebih baik,” ujar Usman.

Strategi "Alas Balong Pasiki" dan Pemetaan Wilayah

Usman memperkenalkan semangat "Alas Balong Pasiki" sebagai landasan kolaborasi dan inovasi. Langkah awal yang akan ditempuhnya adalah melakukan pemetaan menyeluruh (mapping) terkait kelebihan dan kekurangan di seluruh desa di Kecamatan Alas.

"Saya akan mengumpulkan data dari semua bidang kehidupan masyarakat. Keunggulan di masing-masing desa akan kita kembangkan menjadi potensi ekonomi, sementara kekurangan di sisi infrastruktur, SDM, maupun sosial budaya akan kita berikan "treatment"khusus agar menjadi faktor penyumbang keberhasilan pembangunan," jelasnya.

Tiga Inovasi Utama untuk Wajah Baru Alas

Menyadari posisi strategis Alas sebagai pintu masuk utama dari arah Pelabuhan Poto Tano, Usman telah menyiapkan tiga terobosan utama:

Pertama : Penataan Infrastruktur dan Estetika Kota

Usman berencana melakukan pembenahan total di sepanjang jalan lintas Sumbawa-Poto Tano. Targetnya adalah mengubah kesan Alas yang selama ini dianggap kurang terawat menjadi wilayah yang asri, hijau, dan tertata rapi.

"Kita ingin para pelintas mendapatkan kesan indah saat memasuki Sumbawa. Titik-titik yang kumuh akan ditertibkan dan dipercantik dengan melibatkan pihak swasta, desa, dan masyarakat."

Kedua : Revitalisasi Pasar Alas dan Penataan PKL.

Kondisi kemacetan dan ketidakteraturan di sekitar Pasar Alas menjadi perhatian serius. Usman berkomitmen menata kembali pedagang kaki lima (PKL) dan memperbaiki tata kelola di lingkungan pasar. Selain itu, optimalisasi taman kota akan dilakukan agar memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga.

Ketiga : Pengembangan Wisata dan Kuliner Berstandar Nasional.

Kecamatan Alas memiliki kekayaan potensi wisata mulai dari bahari, pegunungan, hingga kuliner dan budaya. Usman berencana membawa potensi ini ke level yang lebih tinggi.

"Kami akan menyusun proposal untuk memperkenalkan potensi Alas ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Kami ingin Alas bukan hanya sekadar tempat lewat, tapi menjadi destinasi yang mempesona dan dirindukan," tambahnya.

Penguatan Tata Kelola Keuangan Desa

Sebagai pembina desa, Usman juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan desa. Ia akan memastikan alokasi Dana Desa (DD) dan ADD benar-benar tepat sasaran dan selaras dengan program pembangunan di tingkat kabupaten maupun provinsi.

"Saya akan memastikan setiap rupiah di APBDes mencapai sasaran kinerja yang bagus dan tetap berada di jalur yang benar (on the track) untuk kesejahteraan masyarakat," tegas mantan pejabat yang berpengalaman di bidang tata kelola pemerintahan ini.

Menutup wawancaranya, Usman memohon doa restu dan bimbingan dari Tuhan serta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat agar amanah ini dapat dijalankan dengan penuh integritas. (AM)

]]>
Wed, 31 Dec 2025 14:16:31 +0800 amr
Lantik 132 Pejabat di Penghujung Tahun, Bupati Syarafuddin Jarot: Jabatan Bukan Hadiah, Tapi Pos Awal untuk Berlari Cepat https://amarmedia.co.id/lantik-132-pejabat-di-penghujung-tahun-bupati-syarafuddin-jarot-jabatan-bukan-hadiah-tapi-pos-awal-untuk-berlari-cepat https://amarmedia.co.id/lantik-132-pejabat-di-penghujung-tahun-bupati-syarafuddin-jarot-jabatan-bukan-hadiah-tapi-pos-awal-untuk-berlari-cepat Lantik 132 Pejabat di Penghujung Tahun, Bupati Syarafuddin Jarot: Jabatan Bukan Hadiah, Tapi Pos Awal untuk Berlari Cepat

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Menutup kalender tahun 2025 dengan langkah strategis, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, secara resmi melantik dan mengukuhkan 132 Pejabat Struktural di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Acara khidmat ini berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa pada Rabu, 31 Desember 2025.

Pelantikan ini didasarkan pada SK Bupati Sumbawa Nomor 1796 dan 1797 Tahun 2025, yang mencakup 4 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 58 Pejabat Administrator, dan 70 Pejabat Pengawas. Proses mutasi ini dilakukan untuk penyegaran organisasi sekaligus penyesuaian nomenklatur jabatan baru dari pemerintah pusat.

Birokrasi Ibarat Sungai: Jangan Menjadi Batu Penghambat

Dalam sambutannya yang penuh filosofi, Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa jabatan bukanlah sebuah penghargaan untuk bersantai, melainkan tanggung jawab berat yang diawasi langsung oleh publik.

"Jabatan bukan hadiah, bukan tempat beristirahat. Ini adalah pos awal untuk berlari lebih cepat. Birokrasi itu seperti sungai besar; jangan menjadi batu yang menghambat arus, tapi jadilah air yang memperlancar proses pelayanan masyarakat," tegas Bupati di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Dirinya juga mengingatkan bahwa meskipun masa kepemimpinan baru berjalan 10 bulan, ritme kerja Pemda tidak akan melambat. "Ritme kerja kami tidak pendek, tidak pelan, dan tidak menunggu. Tantangan daerah tidak menunggu kesiapan kita," tambahnya.

Bupati memaparkan sejumlah capaian dan rencana besar yang sedang dikerjakan, di antaranya: Infrastruktur Jalan dengan Penandatanganan kontrak proyek Inpres Jalan Daerah senilai Rp88 Miliar untuk rute Batu Dulang–Tepal yang akan di-launching dalam waktu dekat Selain itu, menyusul rencana proyek jalan senilai Rp280 Miliar untuk rute Lenangguar–Orong Telu dan Tepal Batu Rotok.

Bupati Sumbawa mengungkap agenda Hilirisasi Industri. "Kita ada rencana pembangunan industri unggas terintegrasi di Serading seluas 10 hektar dengan nilai investasi mencapai Rp1,6 Triliun dan saat launching di NTB Sumbawa yang akan menjadi tempatnya" ungkap Haji Jarot.

Bupati juga memberikan beberapa hasil kerja hibah mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),Upaya lobi tingkat tinggi untuk menjadikan kawasan Samota sebagai Kawasan Ekonomi Biru dan KEK, setara dengan destinasi Mandalika atau Labuan Bajo, guna memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia Timur.

Sentilan "Selfie" dan Komitmen Sumbawa Hijau Lestari

Salah satu poin menarik dalam sambutan Bupati adalah penekanan pada program Sumbawa Hijau Lestari.Ia menyoroti perlunya komitmen nyata dalam penghijauan dan pemberantasan illegal logging.

"Saya mencatat, banyak ASN yang ikut menanam pohon tapi lebih banyak sibuk selfie. Menanam itu pesan moral, kepemimpinan dan ekologis. Kalau kita pergi menanam, jangan hanya selfie di pojok, bibitnya hampir rusak tapi belum ditanam. Kita harus sungguh-sungguh menyelamatkan mata air dan hutan Sumbawa," sentil Bupati.

Bupati juga mengapresiasi sinergi TNI/Polri yang bergerak cepat menindak pelaku penebangan liar, bahkan di tengah malam sekalipun.

Energi Baru Menuju HUT Sumbawa ke-67

Penempatan pelantikan di akhir tahun sengaja dilakukan agar para pejabat dapat memulai tahun 2026 dengan energi dan semangat baru. Apalagi, Kabupaten Sumbawa akan merayakan HUT ke-67 pada 22 Januari 2026 mendatang.

"Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi kita signifikan dan angka kemiskinan menurun 1,1% dalam 10 bulan. Mari jadikan birokrasi ini tim kerja yang solid, bukan sekadar kumpulan jabatan. Bergeraklah dengan loyalitas dan kreativitas tinggi," pungkasnya.

Menutup acara, Bupati menyampaikan sebuah pantun penuh makna:

"Berlayar jauh menuju seberang, angin kencang jangan dihindari. Jabatan bukan sekadar gelar dan lambang, amanah rakyat wajib dilayani."

Adapun yang dilantik adalah sebagai berikut : 

Selengkapnya di lampiran berita ini. (AM)

]]>
Wed, 31 Dec 2025 11:30:36 +0800 amr
Dari NTB untuk KMHDI, Ni Putu Virgi Eka Ayu Rasta Resmi Maju Sebagai Calon Ketua Umum PP KMHDI https://amarmedia.co.id/dari-ntb-untuk-kmhdi-ni-putu-virgi-eka-ayu-rasta-resmi-maju-sebagai-calon-ketua-umum-pp-kmhdi https://amarmedia.co.id/dari-ntb-untuk-kmhdi-ni-putu-virgi-eka-ayu-rasta-resmi-maju-sebagai-calon-ketua-umum-pp-kmhdi

Dari NTB untuk KMHDI, Ni Putu Virgi Eka Ayu Rasta Resmi Maju Sebagai Calon Ketua Umum PP KMHDI

Mataram.Amarmedia.co.id - Dengan semangat pengabdian dan Dharma Bakti, Ni Putu Virgi Eka Ayu Rasta, S.Pd., S.Ikom secara resmi menyatakan kesiapan untuk maju sebagai Calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) Periode 2026-2028. Deklarasi ini menjadi langkah awal perjuangan untuk membawa KMHDI menuju arah baru yang lebih inovatif, mandiri, dan berdaya saing global, Rabu 31 Desember 2025

Dalam pernyataannya, Virgi menegaskan bahwa komitmen untuk maju bukan semata persoalan ambisi pribadi, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan pengabdian kepada organisasi serta umat Hindu di Indonesia.

“Deklarasi ini bukan tentang siapa yang paling hebat, melainkan tentang siapa yang paling siap mengabdi. Dengan kerendahan hati dan tekad perjuangan, saya mengajak seluruh kader KMHDI untuk berjalan bersama dalam satu visi perjuangan demi organisasi dan umat,” ujarnya.

Melalui tema perjuangan KMHDI Berdikari, Virgi menegaskan pentingnya membangun organisasi yang kuat secara ideologis, mandiri secara ekonomi, serta adaptif terhadap tantangan global. Ia percaya bahwa kemandirian organisasi akan terwujud melalui kolaborasi dan peningkatan kapasitas kader di seluruh tingkatan.

Virgi juga menekankan bahwa keberlanjutan gerakan KMHDI harus berpijak pada semangat Berdikari, sebuah nilai yang menuntun kader untuk tidak hanya berpikir kritis, tetapi juga berkreasi dan berinovasi demi kemajuan organisasi.

“KMHDI harus menjadi ruang tumbuh yang melahirkan kader progresif, berjiwa kepemimpinan, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global tanpa meninggalkan nilai-nilai Dharma,” tambahnya.

Dengan deklarasi ini, Ni Putu Virgi Eka Ayu Rasta menyampaikan ajakan kepada seluruh kader KMHDI di seluruh Indonesia untuk bersatu dalam semangat perjuangan yang sama: membangun KMHDI yang berdikari, berintegritas, dan memberi manfaat nyata bagi umat, bangsa, dan negara.(Dd)

]]>
Wed, 31 Dec 2025 09:04:13 +0800 amr
Optimalkan Aset Desa, Pemdes Poto Mulai Garap Kebun Buah Produktif untuk Kelestarian Lingkungan https://amarmedia.co.id/optimalkan-aset-desa-pemdes-poto-mulai-garap-kebun-buah-produktif-untuk-kelestarian-lingkungan https://amarmedia.co.id/optimalkan-aset-desa-pemdes-poto-mulai-garap-kebun-buah-produktif-untuk-kelestarian-lingkungan Optimalkan Aset Desa, Pemdes Poto Mulai Garap Kebun Buah Produktif untuk Kelestarian Lingkungan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Pemerintah Desa Poto melakukan langkah konkret dalam mengoptimalkan aset desa dengan memulai penanaman kebun buah milik desa. Program ini dirancang bukan sekadar sebagai pemanfaatan lahan kosong, melainkan sebagai upaya strategis untuk menciptakan aset yang produktif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Kepala Desa Poto, Fathul Mu'in SP, Selasa 30 Desember 2025 menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah ekonomi bagi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal di masa depan.

Menurut Fathul Mu'in, pemilihan kebun buah sebagai unit usaha desa didasari oleh potensi jangka panjang yang dimilikinya. Lahan-lahan milik desa yang sebelumnya kurang produktif kini mulai ditanami berbagai jenis bibit buah-buahan unggul.

"Kami ingin memastikan bahwa aset desa dikelola secara profesional dan memberikan hasil nyata. Kebun buah ini nantinya akan menjadi sumber pendapatan asli desa (PADes) yang hasilnya kembali lagi untuk kesejahteraan warga Desa Poto," ujar Fathul Mu'in.

Selain aspek ekonomi, proyek kebun buah ini memiliki misi ekologis yang kuat. Pemdes Poto memposisikan program ini sebagai kontribusi nyata desa dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Kepala Desa Poto menekankan beberapa manfaat lingkungan dari kebun buah ini, di antaranya Penyerapan Karbon. Tanaman buah berfungsi sebagai penyerap emisi karbon di atmosfer.

Juga Pengendalian Erosi. Struktur perakaran pohon buah membantu menjaga stabilitas tanah di area desa.

Selain itu sebagai Ruang Terbuka Hijau yang menyediakan paru-paru desa yang mendukung kelestarian ekosistem lokal.

 "Ini adalah bentuk komitmen Desa Poto dalam mitigasi perubahan iklim. Melalui penanaman ini, kita menyediakan ruang terbuka hijau yang mendukung kelestarian lingkungan desa agar tetap asri bagi generasi mendatang," tambahnya.

Dengan mulainya penanaman ini, Desa Poto diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Sumbawa dalam hal integrasi pengelolaan aset produktif yang selaras dengan upaya perlindungan alam. (AM)

]]>
Tue, 30 Dec 2025 20:39:09 +0800 amr
Selamat Datang, 2026: Langit Basah, Harap yang Menyala https://amarmedia.co.id/selamat-datang-2026-langit-basah-harap-yang-menyala https://amarmedia.co.id/selamat-datang-2026-langit-basah-harap-yang-menyala Selamat Datang, 2026: Langit Basah, Harap yang Menyala

Cerpen  Oleh : Sri Asmediati 

Malam itu hujan turun pelan, seolah langit ikut ragu apakah harus menumpahkan seluruh kesedihan atau menahannya sedikit lagi untuk esok hari. Di sudut kota kecil yang tak pernah benar-benar tidur, jam dinding di ruang tamu rumah tua berdetak lebih keras dari biasanya. Jarumnya perlahan mendekati angka dua belas.

Tahun 2025 sedang sekarat.

Di ruang tamu itu, empat orang duduk dengan jarak yang tidak jauh, tetapi terasa sangat berjauhan. Ada Raka, guru honorer yang gajinya tak pernah cukup hingga akhir bulan. Ada Maya, jurnalis lokal yang lelah menulis kebenaran namun kerap kalah oleh judul-judul pesanan. Ada Ibu Sari, pedagang kecil yang lapaknya berkali-kali digusur demi “penataan kota”. Dan ada Damar, mahasiswa tingkat akhir yang skripsinya tertunda bukan karena malas, tetapi karena harus bekerja serabutan demi membayar uang kuliah.

Mereka bukan keluarga sedarah, tetapi malam itu disatukan oleh alasan yang sama: tidak punya tempat lain untuk merayakan pergantian tahun.

“Sebentar lagi 2026,” ujar Maya pelan, menatap layar ponselnya yang memantulkan cahaya kembang api dari kota-kota besar. “Entah kenapa, aku tidak merasa excited.”

Raka tersenyum pahit. “Aku juga. Tahun baru sekarang rasanya seperti pergantian kalender, bukan harapan.”

Ibu Sari menghela napas panjang. Tangannya yang kasar memegang gelas teh hangat, seakan itu satu-satunya hal yang masih bisa memberinya rasa aman. “Dulu, setiap tahun baru, saya selalu berdoa supaya hidup lebih baik. Sekarang… saya cuma berharap bisa bertahan.”

Jam berdetak lagi. Detik-detik terakhir 2025 terasa berat, seolah membawa tumpukan cerita yang belum selesai: janji-janji pejabat yang menguap, bencana yang datang silih berganti, harga kebutuhan pokok yang naik tanpa permisi, dan mimpi-mimpi kecil yang terpaksa dikubur pelan-pelan.

Damar berdiri dan membuka jendela. Udara malam menerobos masuk bersama aroma tanah basah. Di kejauhan, suara terompet dan tawa anak-anak bersahut-sahutan. “Aneh ya,” katanya, “di luar orang-orang merayakan, di sini kita seperti sedang mengadili tahun yang baru saja mati.”

Maya tertawa kecil. “Mungkin memang begitu. Kita perlu mengadili masa lalu sebelum memaafkannya.”

Mereka terdiam. Jam menunjukkan pukul 23.59.

Satu menit terakhir.

Raka menutup mata. Dalam benaknya, wajah murid-muridnya bermunculan. Anak-anak desa yang datang ke sekolah dengan sepatu bolong, buku tipis, tetapi mata yang penuh cahaya. Ia ingat bagaimana ia hampir menyerah bulan lalu, ketika gajinya telat tiga bulan dan kontraknya belum jelas diperpanjang. Namun ia tetap masuk kelas, tetap mengajar, karena ia tahu, jika ia pergi, satu lagi cahaya kecil akan padam.

“Kalau boleh jujur,” kata Raka tiba-tiba, “aku takut sama 2026.”

Semua menoleh.

“Takut kenapa?” tanya Ibu Sari.

“Takut ternyata ia sama saja. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Datang membawa janji, pergi meninggalkan luka.”

Maya mengangguk. “Ketakutan itu wajar. Tapi mungkin bukan tahun yang harus kita takuti, melainkan cara kita menjalaninya.”

Detik terakhir berbunyi.

Di luar, kembang api meledak serentak, menerangi langit yang basah. Warna-warni cahaya menari di balik awan, memantul di jendela, menyusup ke ruang tamu yang sederhana itu.

“Selamat tinggal, 2025,” bisik Damar.

“Selamat datang, 2026,” ucap Ibu Sari lirih, hampir seperti doa.

Tahun baru lahir.

Namun tidak ada sorak-sorai di ruangan itu. Tidak ada pelukan penuh euforia. Yang ada hanyalah keheningan yang jujur—keheningan orang-orang yang terlalu lelah untuk berpura-pura bahagia, tetapi masih cukup kuat untuk berharap.

Maya berdiri dan mengambil buku catatannya. “Aku ingin menulis sesuatu malam ini.”

“Judulnya?” tanya Raka.

“‘Selamat Datang, 2026: Tolong Jangan Ingkar Janji.’”

Mereka tertawa kecil.

Di luar, hujan mulai reda. Kembang api perlahan menghilang, menyisakan asap tipis dan bau mesiu. Kota kembali ke ritmenya yang biasa, seolah pergantian tahun hanyalah jeda singkat sebelum rutinitas menelan semuanya lagi.

Namun di ruang tamu itu, sesuatu berubah—meski kecil, meski nyaris tak terlihat.

Ibu Sari mulai bercerita tentang rencananya membuka lapak kecil di depan rumah, meski tanpa izin resmi. “Kalau nunggu izin, saya bisa kelaparan,” katanya jujur.

Damar berbagi tekad untuk menyelesaikan skripsinya tahun ini, apa pun risikonya. “Aku capek tertunda terus,” ujarnya. “2026 harus jadi tahun terakhir aku menunda mimpi.”

Raka berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak berhenti mengajar, meski sistem sering kali tak berpihak. “Kalau aku menyerah, siapa yang tersisa untuk anak-anak itu?”

Maya menutup bukunya dan menatap mereka satu per satu. “Mungkin 2026 tidak akan mengubah dunia secara tiba-tiba,” katanya. “Tapi kalau kita tetap berdiri, tetap jujur, tetap saling menguatkan, itu sudah bentuk perlawanan.”

Malam semakin larut. Satu per satu dari mereka pamit pulang, membawa sisa kembang api di mata dan secuil harapan di dada.

Raka berjalan menyusuri jalan basah menuju rumah kontrakannya. Di langit, bulan muncul malu-malu dari balik awan. Ia berhenti sejenak, menatap ke atas, lalu tersenyum tipis.

“Selamat datang, 2026,” gumamnya. “Aku belum sepenuhnya percaya padamu, tapi aku bersedia mencoba.”

Di sudut lain kota, Maya mengirimkan tulisannya ke redaksi, meski tahu kemungkinan besar akan disunting, dipotong, bahkan mungkin ditolak. Namun ia tetap mengirimkannya. Karena kebenaran, pikirnya, tidak boleh berhenti hanya karena takut kalah.

Ibu Sari menata lapaknya yang sederhana di teras rumah, lebih awal dari biasanya. Tahun baru, tekad baru. Ia tahu hidup tidak akan langsung mudah, tetapi ia juga tahu satu hal: menyerah bukan pilihan.

Damar membuka laptop tuanya dan mengetik satu kalimat di halaman skripsi yang lama kosong: Bab I: Pendahuluan. Ia tersenyum, seolah baru saja menyalakan lilin kecil di ruangan gelap.

Dan begitulah 2026 dimulai.

Bukan dengan janji-janji besar. Bukan dengan keajaiban instan. Tetapi dengan langkah-langkah kecil dari orang-orang biasa yang menolak kalah oleh keadaan.

Tahun baru itu tidak sempurna. Ia tetap membawa masalah, ketidakpastian, dan luka-luka lama yang belum sembuh. Namun ia juga membawa kesempatan—kesempatan untuk bertahan, memperbaiki, dan percaya sekali lagi.

Di negeri yang sering lelah oleh dirinya sendiri, harapan kadang bukan tentang menang besar, melainkan tentang tidak menyerah hari ini.

Dan di suatu malam yang basah oleh hujan dan cahaya kembang api, 2026 disambut bukan dengan teriakan, melainkan dengan tekad sunyi:

Apa pun yang terjadi, kami akan tetap berjalan.

Selamat datang, Tahun Baru 2026.

Jadilah saksi bahwa kami pernah jatuh,

namun memilih bangkit—sekali lagi.(AM)

]]>
Tue, 30 Dec 2025 19:55:19 +0800 amr
Perkuat Akuntabilitas, BAZNAS Sumbawa Gelar Rekonsiliasi ZIS 2025 dan Beri Penghargaan UPZ Terbaik https://amarmedia.co.id/perkuat-akuntabilitas-baznas-sumbawa-gelar-rekonsiliasi-zis-2025-dan-beri-penghargaan-upz-terbaik https://amarmedia.co.id/perkuat-akuntabilitas-baznas-sumbawa-gelar-rekonsiliasi-zis-2025-dan-beri-penghargaan-upz-terbaik Perkuat Akuntabilitas, BAZNAS Sumbawa Gelar Rekonsiliasi ZIS 2025 dan Beri Penghargaan UPZ Terbaik

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menggelar kegiatan Rekonsiliasi Hasil Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Se-Kabupaten Sumbawa Tahun 2025. Acara yang berlangsung di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Bugis, pada Selasa (30/12/2025) ini, menjadi momentum penting dalam memperkuat transparansi dan sinergi pengelolaan dana umat di lingkungan Pemerintah Daerah.

Kegiatan ini dihadiri lengkap oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, di antaranya Wakil Ketua I Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua II Lukman Hakim, S.H., M.Si, Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, MSi serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI. Turut hadir Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sudarli, S.Pt., M.Si, serta seluruh bendahara UPZ se-Kabupaten Sumbawa.

Menjaga Amanah Melalui Tertib Administrasi

Rekonsiliasi ini bertujuan sebagai wadah verifikasi data antara laporan UPZ dengan catatan BAZNAS untuk memastikan ketertiban administrasi. Wakil Ketua I BAZNAS Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri, menegaskan bahwa bendahara UPZ adalah garda terdepan dalam keberhasilan pengelolaan zakat.

"Kegiatan ini bukan sekadar urusan administratif, tetapi bentuk menjaga amanah umat. Prinsip transparansi dan akuntabilitas harus kita jaga agar dana ZIS yang dihimpun dikelola secara profesional dan tepat sasaran bagi para mustahik di Sumbawa," tegas Dr. Ikhsan dalam sosialisasinya.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dalam pengumpulan ZIS sepanjang tahun 2025, BAZNAS memberikan penghargaan kepada enam UPZ dengan raihan tertinggi. Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi instansi lain untuk mengoptimalkan potensi zakat di lingkungannya.

Berikut adalah daftar enam UPZ dengan perolehan tertinggi tahun 2025:

Peringkat 1 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan Total Pengumpulan (2025) Rp1.593.805.000

Peringkat 2 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Kesehatan Total Pengumpulan (2025) Rp477.105.000

Peringkat 3 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Pertanian Total Pengumpulan (2025) Rp76.523.000

Peringkat 4 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Peternakan Total Pengumpulan (2025) Rp47.765.000 

Peringkat 5 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) RSUD Kabupaten Sumbawa dengan Total Pengumpulan (2025) Rp47.270.000 

Peringkat 6  Unit Pengumpul Zakat (UPZ) DP2KBP3A Kabupaten Sumbawa dengan Total Pengumpulan (2025) Rp39.312.608

 Sinergi Demi Kesejahteraan Masyarakat

Melalui rekonsiliasi ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap sinergi antara lembaga amil, UPZ, dan pemangku kepentingan semakin solid. Pengelolaan zakat yang akuntabel diyakini mampu menjadi instrumen strategis dalam mendukung pembangunan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Dengan tuntasnya rekonsiliasi tahun 2025 ini, BAZNAS Sumbawa optimis menatap tahun depan dengan sistem pelaporan yang lebih rapi dan dampak penyaluran yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. (AM)

]]>
Tue, 30 Dec 2025 16:24:39 +0800 amr
Hadiri Dies Natalis ke&27 UNSA, Abdul Rafiq: UNSA Matang dan Siap Bertransformasi Menuju Pendidikan Global https://amarmedia.co.id/hadiri-dies-natalis-ke-27-unsa-abdul-rafiq-unsa-matang-dan-siap-bertransformasi-menuju-pendidikan-global https://amarmedia.co.id/hadiri-dies-natalis-ke-27-unsa-abdul-rafiq-unsa-matang-dan-siap-bertransformasi-menuju-pendidikan-global Hadiri Dies Natalis ke-27 UNSA, Abdul Rafiq: UNSA Matang dan Siap Bertransformasi Menuju Pendidikan Global

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menghadiri malam perayaan Dies Natalis Universitas Samawa (UNSA) yang ke-27. Senin 29 Desember 2025.Dalam kesempatan tersebut, sosok yang akrab disapa Rafiq ini memberikan pujian serta harapan besar terhadap perkembangan kampus tertua di Bumi Samawa tersebut.

Menurut Rafiq, usia 27 tahun merupakan fase kematangan bagi sebuah institusi pendidikan untuk menunjukkan eksistensinya. Ia menyatakan optimisme yang tinggi terhadap masa depan UNSA di bawah kepemimpinan Rektor Prof Syaifuddin Iskandar saat ini.

Optimisme Pendidikan Global dan Fakultas Kedokteran

Abdul Rafiq menyoroti berbagai terobosan besar yang tengah dilakukan UNSA, mulai dari pengembangan program pascasarjana hingga rencana pembukaan fakultas baru.

"Di usia ini, UNSA sudah sangat matang untuk berkompetisi dalam pendidikan global. Saya sangat optimis melihat gerak cepat UNSA, terutama dengan rencana pembukaan program S3 dan Fakultas Kedokteran. Ini adalah terobosan yang luar biasa untuk daerah kita," ujar Rafiq.

Ia menambahkan bahwa kemampuan adaptasi UNSA terhadap perubahan dunia pendidikan global yang dinamis menjadi modal utama bagi kampus ini untuk terus bersaing dan berkembang.

Selain urusan akademik, Abdul Rafiq juga menitipkan pesan penting mengenai peran sosial politik kampus. Ia berharap UNSA tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga aktif memonitor isu-isu lokal yang ada di Kabupaten Sumbawa.

"Saya berharap UNSA mampu menjadi garda terdepan dalam memantau isu-isu lokal dan memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah. Kampus harus hadir memberikan masukan yang konstruktif maupun kritik yang membangun," tegasnya.

Baginya, peran akademisi sangat krusial dalam memastikan kebijakan pemerintah daerah tetap berjalan pada jalur yang benar (on the track) demi kepentingan masyarakat luas.

 "UNSA harus menjadi 'mata dan telinga' yang cerdas bagi masyarakat. Dengan sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan, kita yakin pembangunan di Sumbawa akan lebih tepat sasaran," pungkas Ketua KONI yang juga merupakan tokoh publik di Kabupaten Sumbawa tersebut.

Hadir dalam acara tersebut Mantan Bupati Sumbawa Drs. J Mahmud Abdullah, Pimpinan DPRD Sumbawa H.M Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Zulfikar Demitri SH.MH, Staf Ahli Bupati Sumbawa Agus Mustamin S.Sos.M.Si, Ketua LATS Dr. Ikhsan Safitri, Kapolsek Kota Sumbawa, Ketua BAZNAS Sumbawa DG.Syukri Rahmat SAg.M.M.inov, Para Kepala OPD diantaranya Kepala BKAD dan Inspektur Didi Hermansyah SE, Tokoh Masyarakat Dr Arachman Alamudy,Nurdin Ranggabarani SH.MH dan tokoh masyarakat lainnya.(AM)

]]>
Tue, 30 Dec 2025 15:45:03 +0800 amr
Pererat Sinergi Olahraga, Ketua DPRD Sumbawa Terima Audiensi Pengurus Muay Thai https://amarmedia.co.id/pererat-sinergi-olahraga-ketua-dprd-sumbawa-terima-audiensi-pengurus-muay-thai https://amarmedia.co.id/pererat-sinergi-olahraga-ketua-dprd-sumbawa-terima-audiensi-pengurus-muay-thai Pererat Sinergi Olahraga, Ketua DPRD Sumbawa Terima Audiensi Pengurus Muay Thai

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP., M.M., Inov., menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) Muay Thai Sumbawa di Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa pada Senin (29/12/2025).

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan menjadi ajang diskusi strategis mengenai masa depan cabang olahraga bela diri asal Thailand tersebut di Bumi Samawa. Selain untuk mempererat hubungan kelembagaan, kunjungan ini bertujuan untuk memaparkan perkembangan terkini serta program pembinaan atlet yang tengah dijalankan oleh pengurus.

Dalam kesempatan tersebut, Nanang Nasiruddin memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para pengurus Muay Thai yang secara konsisten membina generasi muda melalui jalur olahraga.

"Kami menyambut baik kedatangan Pengurus Muay Thai Sumbawa. Kami sangat mengapresiasi upaya mereka dalam membina generasi muda. Olahraga bukan sekadar fisik, tapi juga membangun karakter disiplin dan mental juara," ujar Nanang akrab disapa.

Ketua DPRD menekankan pentingnya kolaborasi antara pemangku kebijakan dan organisasi olahraga. Ia berharap silaturahmi ini menjadi awal dari sinergi yang lebih kuat untuk mendorong prestasi olahraga di kancah yang lebih luas.

"Harapan kami, tentu terjalin sinergi yang baik antara DPRD dan pengurus cabang olahraga demi kemajuan prestasi olahraga di Kabupaten Sumbawa. Kita ingin melihat atlet-atlet Muay Thai kita mampu berbicara banyak di tingkat provinsi maupun nasional," pungkasnya.

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mengawal program-program olahraga yang berdampak positif bagi pemuda dan peningkatan marwah daerah melalui prestasi atletik.(AM)

]]>
Tue, 30 Dec 2025 14:40:46 +0800 amr
Refleksi Akhir Tahun 2025: Sultan Sumbawa Serukan Penguatan Moral dan Adat Menghadapi Krisis Bangsa https://amarmedia.co.id/refleksi-akhir-tahun-2025-sultan-sumbawa-serukan-penguatan-moral-dan-adat-menghadapi-krisis-bangsa https://amarmedia.co.id/refleksi-akhir-tahun-2025-sultan-sumbawa-serukan-penguatan-moral-dan-adat-menghadapi-krisis-bangsa Refleksi Akhir Tahun 2025: Sultan Sumbawa Serukan Penguatan Moral dan Adat Menghadapi Krisis Bangsa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Menutup tahun 2025 yang penuh tantangan—mulai dari rentetan bencana alam, isu korupsi yang masif, hingga ketidakpastian ekonomi—masyarakat adat Sumbawa diingatkan untuk kembali ke akar filosofi leluhur. Pesan mendalam ini datang dari Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) melalui Pasatotang Adat (Pesan Adat) Yang Mulia Sultan Muhammad Kaharuddin IV.

Ketua Dewan Syara' LATS Dea Guru Syukri Rahmat SAg.M.M.Inov kepada awak media Selasa 30 Desember 2025 mengungkapkan bahwa refleksi akhir tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya "ikhtiar menyelamatkan masa depan bangsa" melalui tujuh butir prinsip hidup Tau Ke Tana Samawa (Orang dan Tanah Sumbawa).

Menjaga Marwah di Tengah Badai

DG.Syukri Rahmat menjelaskan bahwa poin utama dalam pesan Sultan adalah pentingnya integritas. "Taket ko Nene’ Kangila Boat Lenge" (Takut kepada Tuhan dan malu berbuat buruk) menjadi fondasi utama. Menurutnya, jika prinsip ini dipegang teguh, maka praktik korupsi yang merusak sendi bangsa dapat ditekan karena adanya rasa malu secara sosial dan spiritual.

"Kita berada di persimpangan. Bencana alam mungkin ujian, tapi bencana moral seperti korupsi adalah pilihan. Sultan mengingatkan kita untuk 'Bau Tu Dapat Kerik Selamat'—agar kita semua bisa memperoleh keselamatan dan kedamaian melalui perbuatan baik," ujar DG. Syukri.

Tujuh Pilar Utama Pasatotang Adat

Dalam catatan yang diterima, tujuh poin Pasatotang Sultan Muhammad Kaharuddin IV menjadi panduan strategis bagi masyarakat dan pemimpin:

1. Integritas Spiritual: Taket ko Nene’ Kangila Boat Lenge Ma Bau Tu Dapat Kerik Selamat artinya Menanamkan rasa takut kepada Allah SWT dan rasa malu berbuat buruk demi keselamatan bersama.

2. Ketulusan Niat: Sakantap Niat Kewa Satemung Pamendi ke Panyadu; artinya menyatukan niat tulus dengan kasih sayang dan kepercayaan dalam bekerja.

3. Keadilan: Bakarante Gama Kewa Benar Ke Adil artinya Berbicara menjalin hubungan antar manusia (Bakarante) dengan landasan kebenaran dan keadilan.

4. Mawas Diri: To Diri, Mengas Pamikir, Guar Panangar artinya Pentingnya introspeksi diri (To Diri), menjernihkan pikiran, dan memperluas wawasan.

5. Supremasi Hukum: Manang Tenga Sapalangan Hukum Kewa Benar ke Adil artinya Menegakkan hukum di tengah-tengah masyarakat secara adil tanpa tebang pilih.

6. Demokrasi Lokal: Satingi Musyarawarh Mufakat; artinya Menjunjung tinggi musyawarah untuk mufakat dalam setiap pengambilan keputusan.

7. Tauhid dan Kehormatan: Sakuat Ibadat, Arap Kasuka Ke Tunas Kareda Allah Subhanahu Wata’ala; Kewa Pelihara Marwah Ke Martabat Tau Ke Tana Samawa.Artinya Memperkuat ibadah, mengharap ridha Allah, sembari menjaga marwah serta martabat orang dan tanah Sumbawa.

 Ikhtiar Menyelamatkan Masa Depan

Menutup pernyataannya, DG.Syukri Rahmat menegaskan bahwa Pasatotang ini adalah kompas bagi generasi muda dalam menghadapi tahun 2026. Di tengah gempuran modernitas dan krisis multidimensi, nilai-nilai adat dianggap sebagai "benteng terakhir" bangsa.

"Masa depan bangsa ini hanya bisa diselamatkan jika kita kembali ke jati diri. Adil, benar, dan religius bukan hanya slogan, tapi tindakan nyata seperti yang dipesankan oleh Yang Mulia Sultan," pungkasnya. (AM)

]]>
Tue, 30 Dec 2025 14:27:41 +0800 amr
Relokasi Masjid Al Ikhlas Medan Berdasarkan Hasil Musyawarah https://amarmedia.co.id/relokasi-masjid-al-ikhlas-medan-berdasarkan-hasil-musyawarah https://amarmedia.co.id/relokasi-masjid-al-ikhlas-medan-berdasarkan-hasil-musyawarah Relokasi Masjid Al Ikhlas Medan Berdasarkan Hasil Musyawarah

Medan,Amarmedia.co.id -  Rapat Pertemuan terkait polemik perpindahan Masjid Al Ikhlas Dusun VIII Desa Medan Estate berlangsung dengan suasana sejuk dan kondusif. Pertemuan yang digelar pada Senin, (29/12/2025) dan dipimpin langsung oleh Camat Percut Sei Tuan, A. Ftriyan Sukri, menjadi wujud kehadiran negara dalam merawat ketenangan umat serta memastikan persoalan diselesaikan melalui musyawarah mufakat.

Dalam arahannya, Camat A. Ftriyan Sukri, S.STP, M.Si menegaskan bahwa pihak kecamatan sejak awal telah memonitor kondisi Masjid Al Ikhlas serta mengawal setiap kebijakan yang lahir dari hasil kesepakatan Badan Kemakmuran Masjid (BKM), warga, dan masyarakat sekitar. Pemerintah kecamatan hadir sebagai fasilitator agar persoalan tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan yang dapat mengganggu keharmonisan sosial dan ukhuwah umat.

Rapat tersebut turut dihadiri unsur lintas lembaga dan tokoh strategis, di antaranya Ketua MUI Kabupaten Deli Serdang Ustaz Kaya Hasibuan, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Deli Serdang,

Ketua DMI Kabupaten Deli Serdang H. Sulaiman Hasibuan, Ketua BKM Masjid Al Ikhlas Ir. Surachman, Danramil 13 Percut Sei Tuan Mayor Fitriadi, Kepala Desa Medan Estate Anwar Sadat, Kepala Desa Sampali Ruslan, Ketua BPD Medan Estate, tokoh masyarakat dan tokoh agama Dusun VIII Medan Estate, Anggota DPRD Deli Serdang H. Rakhmadsyah, SH, unsur aparat keamanan, serta dari Aliansi Kelaskaran Islam. Hadir Ketua Umum BP FORMI Azhari, Panglima FUI Sumut Saiin, dan Panglima LPI/FPI Sumut A. Effendi Bangun.

Seluruh unsur yang hadir diberikan kesempatan yang sama untuk menyampaikan pandangan, masukan, dan pendapat terkait polemik relokasi Masjid Al Ikhlas. Seluruh pendapat tersebut dicatat secara resmi dan dituangkan dalam notulen rapat sebagai bagian dari dokumen hasil mediasi.

Ketua BKM Masjid Al Ikhlas, Ir. Surachman, yang telah memimpin kurang lebih 15 tahun, memaparkan kondisi faktual masjid lama yang menjadi dasar keputusan perpindahan. Ia menyampaikan bahwa masjid lama sudah tidak lagi difungsikan sebagaimana mestinya.

“Jamaah sudah tidak ada, operasional masjid tidak berjalan, tidak memiliki alas hak yang jelas, tidak terdaftar di Badan Wakaf, serta terkendala pembiayaan operasional. Kondisi ini menyebabkan masjid lama tidak lagi optimal sebagai tempat ibadah,” jelasnya di hadapan peserta rapat.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Percut Sei Tuan, Anggota DPRD Deli Serdang H. Rakhmadsyah, sekaligus Penasehat Ormas Islam BP FORMI, menyampaikan bahwa keterlibatannya berangkat dari ikatan emosional dan sejarah dengan Masjid Al Ikhlas sejak masa kecilnya. Ia mengenang almarhum ayahnya yang pernah bekerja di Kantor Camat dan turut terlibat dalam pembangunan awal masjid.

“Kehadiran saya di sini adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai anggota DPRD Deli Serdang di daerah pemilihan saya, Kecamatan Percut Sei Tuan, agar persoalan ini diselesaikan secara bijak dan bermartabat, tanpa kegaduhan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Ketua Umum BP FORMI, Azhari, yang mewakili Aliansi Ormas-Ormas Islam Kelaskaran Sumatera Utara, mengajak seluruh elemen umat untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, menghindari provokasi, serta tidak membangun narasi yang tidak utuh. Perbedaan pandangan, menurutnya, harus disikapi dengan tabayun dan dialog yang santun.

Azhari juga menegaskan bahwa sejak awal perjuangan pada April 2025 di Masjid Al Ikhlas, pihaknya tidak memiliki kepentingan apa pun selain mempertahankan masjid dari upaya penggusuran saat itu.

Ia menekankan bahwa perjuangan tersebut murni lahir dari kepedulian terhadap rumah ibadah dan ketenangan umat.

Seiring perkembangan situasi dan lahirnya kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh BKM Masjid Al Ikhlas, jamaah dan warga Dusun VIII, unsur Muspika Percut Sei Tuan, Kepala Desa Medan Estate, Kepala Desa Sampali, MUI serta KUA Percut Sei Tuan, yang prosesnya saat itu dipimpin langsung oleh Anggota DPRD Deli Serdang H. Rakhmadsyah pada Juli 2025, pihaknya menyatakan menghormati dan menerima keputusan tersebut sebagai hasil musyawarah bersama.

Di akhir rapat Pertemuan, Ketua MUI Kabupaten Deli Serdang, Ustaz Kaya Hasibuan, menegaskan bahwa hasil mediasi tetap mengacu pada Fatwa MUI Nomor 54 Tahun 2014 tentang Status Tanah yang di atasnya Berdiri Bangunan Masjid. Ia menyatakan bahwa sepanjang perpindahan masjid dilakukan atas dasar kemaslahatan umat dan tidak menyalahi ketentuan syariat, maka relokasi masjid dibenarkan secara agama.

Berdasarkan pembahasan bersama, forum mediasi menyepakati bahwa relokasi Masjid Al Ikhlas Dusun VIII Desa Medan Estate tetap dilaksanakan. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kemaslahatan yang lebih besar, mengingat masjid lama tidak memiliki alas hak yang jelas, tidak terdaftar sebagai tanah wakaf, tidak lagi memiliki jamaah aktif, serta mengalami kendala operasional dan pembiayaan.

Sebaliknya, masjid baru yang dibangun oleh pihak pengembang telah mencapai sekitar 95 persen progres pembangunan dan siap dioperasionalkan.

Masjid tersebut dilengkapi sarana pendidikan madrasah, dibangun dengan nilai investasi miliaran rupiah—dari rencana awal 2,1 miliar rupiah menjadi sekitar 3,1 miliar rupiah serta memiliki alas hak tanah yang jelas dan akan diproses sertifikasi wakafnya secara resmi oleh BKM.

Dalam rapat tersebut juga dicatat bahwa pihak-pihak yang menyatakan keberatan tidak hadir dalam forum mediasi, meskipun undangan telah disampaikan.

Melalui mediasi ini, seluruh unsur Forkopimcam Percut Sei Tuan, MUI, BWI, DMI, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta aliansi ormas Islam Sumatera Utara berharap persoalan perpindahan Masjid Al Ikhlas dapat disudahi secara arif dan bijaksana demi menjaga persatuan, ketenteraman, dan keharmonisan umat. (Tim)

]]>
Tue, 30 Dec 2025 13:11:17 +0800 amr
Sumbawa Borong Medali di Kejurnas "Lombok Timur Championship 3", Abdul Rafiq Beri Apresiasi Tinggi https://amarmedia.co.id/sumbawa-borong-medali-di-kejurnas-lombok-timur-championship-3-abdul-rafiq-beri-apresiasi-tinggi https://amarmedia.co.id/sumbawa-borong-medali-di-kejurnas-lombok-timur-championship-3-abdul-rafiq-beri-apresiasi-tinggi Sumbawa Borong Medali di Kejurnas "Lombok Timur Championship 3", Abdul Rafiq Beri Apresiasi Tinggi

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Kontingen Pencak Silat Kabupaten Sumbawa sukses menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional "Lombok Timur Championship 3" yang memperebutkan Piala Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Sebanyak 16 atlet berhasil membawa pulang medali, termasuk gelar bergengsi sebagai Pesilat Terbaik.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para atlet yang telah mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

"Ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Prestasi ini membuktikan bahwa potensi atlet bela diri kita di Sumbawa sangat luar biasa dan mampu bersaing di level nasional," ujar Abdul Rafiq.

Daftar Sang Juara

Keberhasilan ini ditandai dengan dominasi medali emas dan penghargaan khusus. Berikut adalah rincian capaian para atlet:

Peraih Medali Emas:

Khaerul Rijal, Wahdania Rahmadani, Yossi Novanti Fatisan, Ulya Nurfaizah (Juga meraih predikat Pesilat Terbaik)I  Komang Billy Try Arsana,Humairatusyafa Mantika, Sul Hikmah, Alif Maulana,Nada Egita

Peraih Medali Perak:

Muhammad Arkha Attaya, Alesha Zahra Ramadhani, Khalidia Ainun Syafitri

Peraih Medali Perunggu: Alya Fatina, Wiwi Putri Indriani,Titin Febriyanti, Gabriella Greeycia Woso

Abdul Rafiq menegaskan bahwa KONI akan terus berkomitmen mendukung pembinaan atlet usia dini dan prestasi. Beliau berharap kesuksesan di Lombok Timur ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet lain untuk terus berlatih.

"Khusus untuk ananda Ulya Nurfaizah yang terpilih sebagai Pesilat Terbaik, ini adalah pencapaian yang sangat istimewa. Semoga prestasi ini menjadi tangga menuju kejuaraan yang lebih tinggi lagi, baik di tingkat regional maupun internasional," tambahnya.

Penutupan kejuaraan ini meninggalkan kesan mendalam bagi kontingen Sumbawa, yang pulang tidak hanya membawa medali, tetapi juga kehormatan bagi "Tau dan Tana Samawa".(AM)

]]>
Tue, 30 Dec 2025 12:52:44 +0800 amr
Wisuda Institut Elkatarie, Gubernur Iqbal Tekankan Diferensiasi dan Social Skill di Era AI https://amarmedia.co.id/wisuda-institut-elkatarie-gubernur-iqbal-tekankan-diferensiasi-dan-social-skill-di-era-ai https://amarmedia.co.id/wisuda-institut-elkatarie-gubernur-iqbal-tekankan-diferensiasi-dan-social-skill-di-era-ai Wisuda Institut Elkatarie, Gubernur Iqbal Tekankan Diferensiasi dan Social Skill di Era AI

Mataram, 29 Desember 2025 - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menghadiri Wisuda Sarjana Strata Satu (S1) Institut Elkatarie Angkatan ke-II Tahun 2025 yang digelar di Hotel Grand Madani, Mataram, Senin (29/12/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi atas kehadiran Institut Elkatarie yang dinilainya memiliki kekhasan dengan mengintegrasikan nilai budaya dan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi keilmuan. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi pembeda penting bagi lulusan di tengah persaingan global.

“Perguruan tinggi harus memiliki diferensiasi. Lulusan yang keluar tanpa keunikan akan sulit mendapatkan tempat di masyarakat. Institut Elkatarie ini memiliki kekuatan karena mempertemukan ilmu agama dan budaya sebagai ilmu dasar,” ujarnya.

Gubernur menekankan bahwa lemahnya pembangunan keilmuan di Indonesia selama ini disebabkan oleh kurangnya penguatan ilmu dasar, seperti sosiologi, antropologi, dan sejarah. Padahal, ilmu-ilmu tersebut sangat penting dalam merumuskan kebijakan publik agar sesuai dengan karakter dan kebutuhan masyarakat.

Dirinya mencontohkan bagaimana banyak kebijakan pembangunan gagal diterapkan karena minimnya kajian sosiologis dan antropologis. Oleh karena itu, ia mendorong Institut Elkatarie untuk terus mengembangkan kajian budaya dan bahkan membuka program studi berbasis ilmu dasar.

“Kita miskin kajian sosiologi dan antropologi. Akibatnya, banyak kebijakan datang seperti ‘piring terbang’, tidak menyatu dengan realitas masyarakat,” tegasnya.

Dalam menghadapi tantangan masa depan, Gubernur Iqbal juga mengingatkan para wisudawan tentang persaingan dunia kerja yang kini tidak hanya antar manusia, tetapi juga dengan artificial intelligence (AI). Ia menegaskan bahwa keunggulan manusia yang tidak dapat digantikan oleh AI adalah kemampuan sosial (social skill).

“Sehebat apa pun artificial intelligence, ia tidak akan pernah menjadi makhluk sosial. Maka perkuat kemampuan berinteraksi, berorganisasi, dan berkontribusi di masyarakat,” pesannya.

Selain itu, Gubernur berpesan agar para lulusan tidak takut gagal. Menurutnya, kegagalan merupakan bagian penting dari proses pendewasaan dan pembentukan karakter.

“Gunakan masa muda untuk mencoba dan belajar dari kegagalan. Yang penting, jangan jatuh di lubang yang sama,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Institut Elkatarie, Asbullah Muslim, S.Fil.I., M.Pd.I, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya bertujuan melahirkan insan cerdas, tetapi juga manusia yang berakhlak dan berbudaya.

Ia menjelaskan bahwa transformasi akhlak dalam perspektif budaya menjadi ciri khas Institut Elkatarie, yang diwujudkan melalui integrasi kurikulum keislaman, kearifan lokal, dan praktik budaya dalam proses akademik.

“Akhlak bukan sekadar perilaku personal, tetapi nilai yang hidup dan berkembang dalam budaya masyarakat. Di kampus ini, mahasiswa belajar menjadi manusia seutuhnya,” ungkapnya.

Menurutnya, berbagai program seperti seminar sasakologi, ngaji budaya, dan kegiatan keislaman rutin menjadi bagian dari upaya membangun pendidikan terintegrasi yang berkelanjutan.(san/nov)

]]>
Mon, 29 Dec 2025 19:21:17 +0800 amr
Penghujung 2025, Polda NTB Musnahkan Barang Bukti Narkoba https://amarmedia.co.id/penghujung-2025-polda-ntb-musnahkan-barang-bukti-narkoba https://amarmedia.co.id/penghujung-2025-polda-ntb-musnahkan-barang-bukti-narkoba Penghujung 2025, Polda NTB Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Mataram, Amarmedia.co.id (29 Desember 2025) - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menutup rangkaian kinerja tahun 2025 melalui kegiatan Jumpa Pers Akhir Tahun yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti narkoba. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Sasana Dharma Polda NTB, Senin (29/12). Turut hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Forkopimda NTB, Pejabat Utama Polda NTB serta perwakilan instansi penegak hukum terkait.

Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K. memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam keterangannya, dirinya menegaskan komitmen Polda NTB untuk terus memerangi peredaran gelap narkoba secara tegas dan berkelanjutan.

“Sepanjang 2025, jajaran Ditresnarkoba Polda NTB bersama Satresnarkoba Polres dan Polresta bekerja secara konsisten menekan peredaran narkoba. Pemusnahan barang bukti hari ini menjadi bukti nyata keseriusan kami," ujar Brigjen Pol. Hari Nugroho.

Dalam kegiatan tersebut, aparat memusnahkan barang bukti narkotika berupa sabu seberat 339,643 gram, ganja 2.491,47 gram atau sekitar 2,4 kilogram, serta 46 butir ekstasi. Seluruh barang bukti merupakan sisa perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap sesuai ketentuan perundang-undangan.

Selain pemusnahan, Polda NTB juga memaparkan capaian kinerja penindakan narkoba selama periode 1 Januari hingga 28 Desember 2025. Dalam kurun waktu tersebut, Ditresnarkoba Polda NTB bersama Polres/Polresta jajaran berhasil mengungkap 1.010 kasus dengan 1.453 tersangka.

Barang bukti yang diamankan meliputi sabu 17.141,23 gram, ganja 42.944,32 gram dan 15 pohon, ekstasi 511,5 butir, mefedron 62 butir, kokain 5,24 gram, MDMA 2,82 gram, hasis 2,69 gram, tramadol 25.629 butir, trihexyphenidyl 3.631 butir, serta magic mushroom 712,38 gram.

Menurut Wakapolda NTB, capaian tersebut bukan sekadar angka statistik. “Di balik setiap gram narkoba yang kami ungkap, terdapat ancaman serius bagi generasi muda dan masa depan bangsa. Karena itu, pemberantasan narkoba tetap menjadi prioritas utama Polda NTB," tegasnya.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran kepolisian, Kejaksaan, BNNP NTB, Bea Cukai, Balai Besar POM serta peran aktif masyarakat dan media yang terus mendukung upaya pemberantasan narkoba di NTB.

“Perang melawan narkoba belum selesai. Sinergi lintas sektor dan kewaspadaan bersama harus terus diperkuat. Mari kita jaga NTB agar tetap bersih dan aman dari bahaya narkoba," tutup Brigjen Pol. Hari Nugroho.

Melalui kegiatan Jumpa Pers Akhir Tahun ini, Polda NTB berharap pemusnahan barang bukti dapat menjadi pesan tegas bagi pelaku kejahatan narkoba sekaligus pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melindungi NTB dari ancaman narkotika. (AM)

]]>
Mon, 29 Dec 2025 19:15:14 +0800 amr
FORKI Sumbawa Berjaya di Kejurprov, Ketua KONI Abdul Rafiq: "Ini Bukti Pembinaan Berjalan On The Right Track" https://amarmedia.co.id/forki-sumbawa-berjaya-di-kejurprov-ketua-koni-abdul-rafiq-ini-bukti-pembinaan-berjalan-on-the-right-track https://amarmedia.co.id/forki-sumbawa-berjaya-di-kejurprov-ketua-koni-abdul-rafiq-ini-bukti-pembinaan-berjalan-on-the-right-track FORKI Sumbawa Berjaya di Kejurprov, Ketua KONI Abdul Rafiq: "Ini Bukti Pembinaan Berjalan On The Right Track"

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Prestasi membanggakan kembali diukir oleh putra-putri terbaik Kabupaten Sumbawa di kancah olahraga provinsi. Kontingen karate di bawah naungan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Sumbawa sukses memborong belasan medali pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang berlangsung di Mataram baru-baru ini.

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH, M.Si, memberikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa ini. Secara khusus, ia menyoroti performa impresif dari Dojo Garuda yang berhasil mengamankan total 17 medali untuk mengharumkan nama Tana Samawa.

Dominasi Medali dari Dojo Garuda

Raihan prestasi tersebut mencakup berbagai kategori dengan rincian yang sangat kompetitif:

6 Medali Emas Diraih oleh Rafi, Nindi, Ryan, Tio, Dudek, dan Rizki.

6 Medali Perak:Diraih oleh Aira, Bagus, Rasti, Diva, Syatra, dan Riski J.

5 Medali Perunggu: Diraih oleh Irene, Jose, Gina, Nisa, dan Farhan.

Dalam keterangannya, Ahad 28 Desember 2025 Abdul Rafiq menegaskan bahwa hasil ini bukanlah kebetulan, melainkan buah dari sistem pembinaan yang konsisten dan terarah.

"Prestasi ini patut kita banggakan bersama. Ini adalah bukti nyata bahwa pembinaan karate di Kabupaten Sumbawa berjalan dengan baik. KONI Sumbawa berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan prestasi atlet sebagai langkah strategis menghadapi event-event yang lebih besar di masa depan," tegas Rafiq.

Tak hanya soal teknis di lapangan, Rafiq juga memberikan kredit khusus kepada para orang tua atlet. Ia menyadari bahwa dukungan moral dari keluarga merupakan bahan bakar utama semangat para atlet di arena.

"Terima kasih kepada para orang tua atas doa dan dukungannya, baik yang hadir langsung di Mataram maupun yang memantau penuh semangat melalui siaran langsung TikTok Dojo. Semangat sportivitas yang ditunjukkan para atlet adalah kemenangan yang sesungguhnya," tambahnya.

Ketua KONI berharap agar euforia kemenangan ini tidak membuat para atlet cepat berpuas diri. Sebaliknya, capaian di Kejurprov ini harus menjadi batu loncatan untuk menembus level nasional.

"Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet FORKI Sumbawa untuk terus berlatih lebih keras. Jalan menuju prestasi nasional terbuka lebar jika kita menjaga konsistensi ini," pungkasnya. (AM)

]]>
Mon, 29 Dec 2025 18:46:46 +0800 amr
Garuda Development Team Dominasi Junior Cycling Malaysia 2025, Atlet NTB Abid Pradipta Ukir Debut Internasional Gemilang https://amarmedia.co.id/garuda-development-team-dominasi-junior-cycling-malaysia-2025-atlet-ntb-abid-pradipta-ukir-debut-internasional-gemilang https://amarmedia.co.id/garuda-development-team-dominasi-junior-cycling-malaysia-2025-atlet-ntb-abid-pradipta-ukir-debut-internasional-gemilang Garuda Development Team Dominasi Junior Cycling Malaysia 2025, Atlet NTB Abid Pradipta Ukir Debut Internasional Gemilang

Negeri Sembilan Malaysia– Tim balap sepeda masa depan Indonesia, Garuda Development Team, berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang bergengsi Junior Cycling Malaysia (JCM) Road Grand Finale 2025. Dalam kejuaraan internasional yang berlangsung selama tiga hari (21–23 Desember 2025) di Negeri Sembilan, Malaysia, tim merah putih sukses menyapu bersih gelar juara di berbagai kategori utama.

Menghadapi rute menantang yang terbagi dalam tiga etape berat—termasuk Road Race sejauh 150 km di hari kedua—Garuda Development Team tampil dominan. Tim yang diasuh oleh manajer Gigin Ginanjar dan pelatih Iwan Setiawan ini berhasil mengamankan gelar:

Overall Individual General Classification (Juara Umum Perorangan), Overall Individual Sprint Classification (Juara Umum Sprint) dan Overall Team Classification (Juara Umum Beregu)

Langkah Awal Abid Pradipta di Level Dunia

Di balik kesuksesan tim, terselip cerita inspiratif dari Abid Pradipta Suardi, atlet muda berusia 16 tahun asal Nusa Tenggara Barat (NTB). Event ini menjadi debut internasional pertama bagi Abid dalam balapan format tour.

Meski belum berhasil naik podium secara individu, kontribusi Abid dalam kerja sama tim dianggap sangat vital bagi kemenangan kolektif Garuda Development Team. Keberhasilannya menembus skuad elit "Garuda" di usia yang sangat muda merupakan pencapaian luar biasa.

"Bisa masuk squad Garuda saja sudah luar biasa buat Abid. Tentu ini jadi langkah awal yang sangat penting untuk proses pembinaan dan pengembangan prestasinya ke depan," ujar Sekretaris Umum KONI Kabupaten Sumbawa H Yudi Patria Negara.

Komposisi Skuad Juara

Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi enam talenta muda dari berbagai provinsi di Indonesia yaitu Awang Prana Pradipta (Jawa Tengah), Deska Raya Adya (Jawa Tengah), Abid Pradipta Suardi (Nusa Tenggara Barat), Vinsya Ramadhana (Jawa Timur), Etto Wijaya (Jawa Tengah) dan Dewa Gede Rama Nida (Bali)

Apresiasi untuk Dukungan Daerah

Kesuksesan Abid di kancah internasional ini tidak lepas dari dukungan penuh dari KONI dan ISSI Sumbawa. "Sinergi antara pembinaan di daerah dan kesempatan di level nasional/internasional diharapkan terus melahirkan atlet-atlet balap sepeda yang mampu mengharumkan nama bangsa di masa depan" ujar Ketua KONI Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH. (AM)

]]>
Mon, 29 Dec 2025 18:39:40 +0800 amr
Ketua KONI Sumbawa Bangga, Abid Pradipta Berkontribusi Bawa Garuda Development Team Juara di Malaysia https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-bangga-abid-pradipta-berkontribusi-bawa-garuda-development-team-juara-di-malaysia https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-bangga-abid-pradipta-berkontribusi-bawa-garuda-development-team-juara-di-malaysia Ketua KONI Sumbawa Bangga, Abid Pradipta Berkontribusi Bawa Garuda Development Team Juara di Malaysia

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Prestasi membanggakan datang dari dunia balap sepeda internasional. Atlet muda asal Kabupaten Sumbawa, Abid Pradipta Suardi, sukses menunjukkan tajinya dalam ajang Junior Cycling Malaysia (JCM) Road Grand Finale 2025 di Negeri Sembilan, Malaysia (21-23 Desember 2025).

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq SH, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian Abid yang tergabung dalam skuad elit Garuda Development Team. Meski baru berusia 16 tahun, Abid mampu bersaing di level internasional dan membantu tim Indonesia menyapu bersih gelar juara.

Abdul Rafiq menyatakan bahwa pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa talenta muda dari Sumbawa mampu berbicara di level dunia jika diberikan pembinaan dan kesempatan yang tepat.

 "Kami sangat bangga atas dedikasi Abid Pradipta. Bisa menembus skuad utama Garuda Development Team di usia 16 tahun adalah pencapaian luar biasa. Ini bukan sekadar tentang podium pribadi, tapi tentang mentalitas, kerja sama tim, dan jam terbang di level internasional," ujar Abdul Rafiq Senin 29 Desember 2025 di Kantor KONI Kabupaten Sumbawa.

Dirinya juga menambahkan bahwa keberhasilan Abid merupakan buah dari sinergi yang baik antara atlet, pelatih, dan dukungan organisasi.

 "Sinergi antara pembinaan di daerah melalui ISSI Sumbawa dan KONI dengan kesempatan di level nasional/internasional diharapkan terus melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama bangsa di masa depan," tegasnya.

Dominasi Indonesia di Malaysia

Dalam kejuaraan tersebut, Garuda Development Team tampil sangat dominan di atas aspal Negeri Sembilan. Di bawah arahan manajer Gigin Ginanjar dan pelatih Iwan Setiawan, tim Indonesia berhasil mengamankan tiga gelar prestisius sekaligus Overall Individual General Classification (Juara Umum Perorangan),Overall Individual Sprint Classification (Juara Umum Sprint), Overall Team Classification (Juara Umum Beregu)

Abid Pradipta bersama lima rekan setimnya dari berbagai provinsi (Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali) harus menaklukkan rute berat selama tiga hari, termasuk Road Race sejauh 150 km yang menguras fisik dan mental.

Senada dengan Ketua KONI, Sekretaris Umum KONI Kabupaten Sumbawa, H. Yudi Patria Negara, menyebutkan bahwa ini adalah debut internasional pertama Abid dalam format balapan tour.

 "Bisa masuk skuad Garuda saja sudah luar biasa buat Abid. Kontribusinya dalam tim sangat vital untuk meraih Juara Umum Beregu. Tentu ini jadi langkah awal yang sangat penting buat proses pembinaan dan pengembangan prestasi Abid ke depan," ungkap H. Yudi.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi atlet-atlet muda lainnya di Kabupaten Sumbawa untuk terus berprestasi dan berani bermimpi hingga ke level internasional.(AM)

]]>
Mon, 29 Dec 2025 18:36:23 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Apresiasi Gerakan Tanam Pohon Serentak, Ingatkan Pentingnya Perawatan Pasca&Tanam https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-apresiasi-gerakan-tanam-pohon-serentak-ingatkan-pentingnya-perawatan-pasca-tanam https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-apresiasi-gerakan-tanam-pohon-serentak-ingatkan-pentingnya-perawatan-pasca-tanam Komisi II DPRD Sumbawa Apresiasi Gerakan Tanam Pohon Serentak, Ingatkan Pentingnya Perawatan Pasca-Tanam

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id -  Langkah Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa dalam menggalakkan aksi menanam pohon secara serentak melalui program "Safari Menanam" mendapat respons positif dari legislatif. Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menilai gerakan ini merupakan langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.

Anggota Komisi II DPRD Sumbawa, Muhammad Zain, S.IP., menyampaikan apresiasinya atas kiprah Pemda yang turun langsung ke lapangan. Namun, ia memberikan catatan kritis agar program ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka.

 Penguatan Kelompok Tani dan Peran Dana Pokir

Muhammad Zain menekankan bahwa kunci keberhasilan penghijauan bukan hanya pada proses menanam, tetapi pada keberlanjutan hidup tanaman tersebut. Ia menyarankan agar Pemda memperkuat peran kelompok tani, khususnya di kawasan perkebunan.

"Kita apresiasi semangat Safari Menanam ini. Namun, saran kami agar penanaman ini benar-benar tepat sasaran dengan memperkuat kelompok tani di daerah perkebunan. Mereka adalah ujung tombak yang berada di lokasi," ujar Muhammad Zain.

Lebih lanjut, politisi ini menyatakan kesiapan pihak legislatif untuk mengawal program ini melalui aspirasi masyarakat atau dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan.

"Jika program ini selaras, kita bisa arahkan dana Pokir untuk membantu kelompok tani tersebut. Bantuan bisa berupa sarana perlindungan tanaman maupun biaya perawatan. Kami di legislatif akan mengawasi agar bantuan ini benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh tanaman dan petani," tambahnya.

Belajar dari Program Gerhan: Pentingnya Pendampingan

Mengingat kondisi cuaca yang sering kali tidak menentu, Rozy mengingatkan bahwa saat ini adalah waktu yang sangat kritis untuk memelihara bibit yang telah tertanam. Ia merefleksikan keberhasilan dan kegagalan program penghijauan masa lalu, seperti program Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (Gerhan).

"Kita harus belajar dari masa lalu, seperti program Gerhan. Program itu sukses karena disertai dengan pendampingan yang ketat dan dukungan pembiayaan yang jelas. Menanam itu mudah, yang sulit adalah memastikan pohon itu tumbuh besar," jelasnya.

Komisi II berharap Pemda tidak melepas begitu saja bibit yang telah ditanam. Harus ada skema perlindungan dan perawatan tanaman perkebunan yang sistematis agar anggaran yang dikeluarkan tidak terbuang percuma.

"Kita semua ingin program ini sukses. Jangan sampai kita menanam hari ini, lalu besok mati karena kurang perawatan atau gangguan ternak. Penguatan kelompok tani dan pendampingan lapangan adalah harga mati untuk menyukseskan Safari Menanam ini," tutup Rozy.

]]>
Mon, 29 Dec 2025 14:07:38 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Minta Pemda Segera Lunasi Tunggakan Pajak 1.029 Kendaraan Dinas https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-minta-pemda-segera-lunasi-tunggakan-pajak-1029-kendaraan-dinas https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-minta-pemda-segera-lunasi-tunggakan-pajak-1029-kendaraan-dinas Komisi II DPRD Sumbawa Minta Pemda Segera Lunasi Tunggakan Pajak 1.029 Kendaraan Dinas

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Sorotan tajam datang dari Gedung DPRD Kabupaten Sumbawa menyusul temuan ribuan kendaraan dinas (randis) berpelat merah yang menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera mengevaluasi manajemen aset dan kedisiplinan anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Berdasarkan data UPTB-UPPD Samsat Sumbawa per Maret 2025, tercatat sebanyak 1.029 unit kendaraan dinas menunggak pajak dan 863 unit Tidak Melakukan Daftar Ulang (TMDU). Kondisi ini dinilai mencederai upaya daerah dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 H. Zohran, SH: "Aparatur Harus Menjadi Teladan, Bukan Memberi Contoh Buruk"

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH, menyayangkan besarnya angka tunggakan tersebut. Menurutnya, kendaraan dinas adalah fasilitas penunjang kerja yang operasionalnya dibiayai oleh negara, termasuk komponen pajaknya.

"Sangat ironis jika kita meminta masyarakat taat pajak, sementara kendaraan yang dibeli dari uang rakyat justru menunggak. Ini soal keteladanan. Bagaimana kita mau bicara optimalisasi PAD jika internal Pemda sendiri tidak tertib administrasi," tegas H. Zohran saat dimintai keterangan Senin 29 Desember 2025.

Dirinya menekankan bahwa anggaran untuk pemeliharaan dan pajak kendaraan seharusnya sudah melekat pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing OPD.

"Kami di Komisi II akan mempertanyakan ini. Ke mana anggaran pemeliharaan itu dialokasikan jika pajaknya sampai menunggak? Ini harus diklarifikasi agar tidak menjadi temuan di kemudian hari," tambahnya.

Desak Sanksi dan Evaluasi Aset

Komisi II DPRD Sumbawa meminta Sekretaris Daerah (Sekda) selaku pengelola barang daerah untuk segera mengambil langkah konkret. H. Zohran mengusulkan beberapa langkah strategis diantaranya Inventarisir Ulang. Memastikan keberadaan fisik 1.029 unit kendaraan yang menunggak tersebut. Sanksi OPD Lalai..Memberikan teguran keras kepada kepala OPD yang sengaja tidak membayarkan pajak kendaraan dinasnya dan  memastikan pelunasan tunggakan sebesar Rp679 juta tersebut segera dilakukan agar dana bagi hasil pajak bisa kembali masuk ke kas daerah.

"Potensi pajak yang hilang mencapai ratusan juta rupiah. Nilai ini sangat berarti untuk pembangunan infrastruktur di Sumbawa. Kami tidak ingin kendala administratif seperti ini terus berulang setiap tahun," pungkas H. Zohran.

Sebelumnya, Plt. Kepala Samsat Sumbawa, Saharuddin, mencatat ada potensi pendapatan sekitar Rp679 juta per tahun dari 2.520 unit kendaraan dinas di Sumbawa. Namun, realisasinya terhambat oleh ribuan unit yang tidak taat pajak, termasuk perilaku 8.994 ASN yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ketaatan pajak di daerah. (AM)

]]>
Mon, 29 Dec 2025 13:55:34 +0800 amr
H. Johan Rosihan, ST Tegaskan Komitmen Zakat untuk Kedaulatan Sosial pada Sarasehan MPR RI–BAZNAS Kabupaten Sumbawa https://amarmedia.co.id/h-johan-rosihan-st-tegaskan-komitmen-zakat-untuk-kedaulatan-sosial-pada-sarasehan-mpr-ribaznas-kabupaten-sumbawa https://amarmedia.co.id/h-johan-rosihan-st-tegaskan-komitmen-zakat-untuk-kedaulatan-sosial-pada-sarasehan-mpr-ribaznas-kabupaten-sumbawa H. Johan Rosihan, ST Tegaskan Komitmen Zakat untuk Kedaulatan Sosial pada Sarasehan MPR RI–BAZNAS Kabupaten Sumbawa

Sumbawa Besar — Anggota MPR RI H. Johan Rosihan, ST, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI, menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan peran zakat sebagai instrumen strategis penanggulangan kemiskinan dan penguatan kedaulatan sosial. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sarasehan Kerja Sama MPR RI dengan BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang mengangkat tema “Zakat dan Kedaulatan Sosial: Implementasi Pasal 34 UUD 1945 dalam Penanggulangan Kemiskinan”, pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat di Aula La Grande Sumbawa Besar.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara lembaga negara dan pengelola zakat daerah, sekaligus mempertegas peran zakat sebagai bagian dari solusi konstitusional terhadap persoalan kemiskinan. 

Dalam kesempatan tersebut, H. Johan Rosihan memulai komitmennya dengan menunaikan infak secara langsung menggunakan QRIS BAZNAS Kabupaten Sumbawa, yang diserahkan secara simbolis di hadapan para peserta sarasehan.

Dalam sambutannya, H. Johan Rosihan menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan wujud keteladanan sekaligus ajakan kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi negara. Ia juga menyampaikan bahwa kedepan, dirinya akan menunaikan zakat penghasilan secara rutin melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

“Zakat bukan hanya kewajiban ibadah personal, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan konstitusional yang kuat. Ketika zakat dikelola secara profesional oleh BAZNAS, maka manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar H. Johan Rosihan.

Lebih lanjut, ia mengaitkan peran zakat dengan Pasal 34 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang menegaskan bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara, serta negara bertanggung jawab mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat. Menurutnya, zakat yang dikelola secara optimal merupakan bagian dari perwujudan kedaulatan sosial, di mana negara dan masyarakat berjalan beriringan dalam menciptakan keadilan sosial.

“Tema sarasehan hari ini menegaskan bahwa zakat adalah instrumen nyata untuk mengimplementasikan Pasal 34 UUD 1945. Negara tidak bisa bekerja sendiri, dan zakat menjadi salah satu bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung tanggung jawab sosial negara,” tegasnya.

Sarasehan ini juga menghadirkan Haji Johan sebagai keynote speaker, yang menekankan pentingnya penguatan literasi zakat dan kepercayaan publik terhadap BAZNAS. Dalam paparannya, Haji Johan menyampaikan bahwa pengelolaan zakat yang transparan dan berbasis teknologi, seperti penggunaan QRIS, merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan zaman dan meningkatkan partisipasi muzaki.

“Digitalisasi zakat adalah bagian dari ikhtiar membangun kedaulatan sosial. Ketika akses dipermudah dan pengelolaan dilakukan secara akuntabel, maka zakat akan menjadi kekuatan besar dalam mengatasi kemiskinan struktural,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen H. Johan Rosihan dan dukungan MPR RI terhadap penguatan peran BAZNAS di daerah. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Sumbawa siap mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, transparan, dan profesional, sesuai dengan prinsip syariah dan peraturan perundang-undangan.

“Kepercayaan yang diberikan oleh Anggota MPR RI menjadi motivasi besar bagi kami. Dana zakat yang dihimpun akan kami salurkan melalui program pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, serta pemberdayaan ekonomi produktif bagi mustahik, sejalan dengan semangat Pasal 34 UUD 1945,” ujarnya.

Sarasehan ini juga menjadi ruang diskusi strategis antara MPR RI, BAZNAS, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan daerah mengenai optimalisasi zakat penghasilan dan penguatan kolaborasi ke depan. Para peserta sepakat bahwa zakat memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang berkeadilan, mandiri, dan berdaulat secara sosial.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara MPR RI dan BAZNAS Kabupaten Sumbawa dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka kemiskinan, sekaligus mewujudkan amanat konstitusi menuju keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (AM)

]]>
Wed, 24 Dec 2025 18:06:12 +0800 amr
Ketua KONI Apresiasi Atlet PERPANI Sumbawa Borong Medali di Sumbawa Barat Open 2025, Jadi Uji Coba Menuju Porprov 2026 https://amarmedia.co.id/ketua-koni-apresiasi-atlet-perpani-sumbawa-borong-medali-di-sumbawa-barat-open-2025-jadi-uji-coba-menuju-porprov-2026 https://amarmedia.co.id/ketua-koni-apresiasi-atlet-perpani-sumbawa-borong-medali-di-sumbawa-barat-open-2025-jadi-uji-coba-menuju-porprov-2026 Ketua KONI Apresiasi Atlet PERPANI Sumbawa Borong Medali di Sumbawa Barat Open 2025, Jadi Uji Coba Menuju Porprov 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Atlet PERPANI Kabupaten Sumbawa kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Sumbawa Barat Open 2025 yang digelar di KTC Archery Stadium, Taliwang. Dalam kejuaraan tersebut, atlet panahan Sumbawa tampil dominan dan berhasil memborong 26 medali yakni enam emas, 9 Perak dan 11 Perunggu dari berbagai nomor yang dipertandingkan.

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para atlet, pelatih, dan official atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini memiliki nilai strategis sebagai salah satu ajang uji coba dan pemantapan tim menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026.

“Ajang Sumbawa Barat Open 2025 ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi sarana evaluasi dan uji coba kemampuan atlet menjelang Porprov 2026. Hasil yang diraih menunjukkan bahwa panahan Sumbawa berada pada jalur pembinaan yang tepat,” ujar Abdul Rafiq Senin 22 Desember 2025 di Kantor KONI.

Menurutnya, keberhasilan memborong medali menjadi indikator positif dari kesiapan teknis, mental bertanding, serta kekompakan tim. Namun demikian, ia juga menekankan pentingnya menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan strategi.

KONI Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus mendorong pembinaan olahraga prestasi secara berkelanjutan, khususnya cabang-cabang olahraga potensial seperti panahan, agar mampu memberikan kontribusi maksimal pada Porprov NTB 2026.

“Kami berharap PERPANI Sumbawa terus menjaga konsistensi prestasi dan memanfaatkan momentum ini untuk persiapan yang lebih matang demi meraih hasil terbaik pada Porprov 2026,” pungkasnya.

Berikut peraih medali atlet Perpani Kabupaten Sumbawa

(am)

]]>
Tue, 23 Dec 2025 15:09:14 +0800 amr
Nataru 2025–2026 di NTB Aman, Arus Penerbangan Meningkat 35 Persen https://amarmedia.co.id/nataru-20252026-di-ntb-aman-arus-penerbangan-meningkat-35-persen https://amarmedia.co.id/nataru-20252026-di-ntb-aman-arus-penerbangan-meningkat-35-persen Nataru 2025–2026 di NTB Aman, Arus Penerbangan Meningkat 35 Persen

Mataram,Amarmedia.co.id ( 23 Desember 2025) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Polda NTB dan unsur terkait terus melakukan pemantauan intensif selama pelaksanaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang berlangsung sejak 23 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Pemantauan dilakukan di sejumlah titik strategis, antara lain Pos Polisi Karang Jangkong, Terminal Mandalika, Giri Menang Square, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), serta Pelabuhan Gili Mas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kelancaran mobilitas masyarakat, serta kenyamanan wisatawan selama libur akhir tahun.

Dalam rangka Operasi Lilin Rinjani 2025, Polda NTB menurunkan sekitar 1.908 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan instansi terkait. Pengamanan difokuskan pada objek wisata unggulan seperti Gili Trawangan, Kuta Mandalika, dan kawasan sekitarnya, serta simpul transportasi utama berupa bandara, pelabuhan, dan dermaga. Secara keseluruhan, pengamanan didukung oleh 30 pos, yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai titik strategis di NTB.

Selain pengamanan statis, aparat kepolisian juga aktif melaksanakan patroli cipta kondisi di pusat-pusat keramaian. Patroli ini bertujuan untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memberikan imbauan tertib berlalu lintas, serta mencegah potensi kriminalitas ringan selama momentum libur panjang.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga mendirikan posko dan pos pantau Nataru di sejumlah kawasan permukiman padat dan pusat aktivitas masyarakat. Posko ini berfungsi sebagai pusat pemantauan langsung kondisi keamanan sekaligus respons cepat terhadap potensi gangguan.

Di sisi lain, antisipasi cuaca ekstrem menjadi perhatian khusus. BMKG bersama instansi terkait terus memantau perkembangan cuaca, termasuk potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di wilayah NTB, mengingat periode Nataru bertepatan dengan puncak musim hujan yang berpotensi memengaruhi perjalanan darat, laut, dan udara.

Arus Transportasi Udara Meningkat

Berdasarkan hasil pemantauan sektor transportasi udara selama periode Nataru, tercatat kinerja yang positif. Secara kumulatif, total penerbangan mencapai 712 flight, dengan jumlah penumpang sebanyak 60.514 orang dan total kargo sekitar 260 ton. Rata-rata pergerakan penumpang harian berada di kisaran 7.500 orang, dengan tingkat keterisian kursi (seat load factor) mencapai 63–70 persen.

Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah penerbangan meningkat signifikan hingga 35 persen, sementara jumlah penumpang tumbuh sekitar 7–8 persen secara tahunan (year on year). Meski kargo udara mengalami penurunan sekitar 14 persen, angkanya masih menunjukkan pemulihan yang stabil dibanding masa pra-pandemi.

Puncak pergerakan penerbangan tercatat pada H-6 Natal atau 19 Desember, sedangkan puncak penumpang terjadi pada H-3 atau 22 Desember dengan jumlah penumpang mencapai 9.135 orang, tertinggi selama periode pemantauan sementara. Adapun puncak kargo terjadi pada H-5 atau 20 Desember.

Lonjakan aktivitas penumpang paling tinggi terjadi pada rentang waktu pukul 08.00–10.00 WITA dan 15.00–17.00 WITA, yang menjadi periode kritis pelayanan bandara, terutama pada proses check-in, penanganan bagasi, dan transportasi lanjutan.

Aman dan Terkendali

Secara umum, arus Nataru 2025–2026 di NTB berjalan aman, tertib, dan terkendali. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, pengelola transportasi, serta dukungan masyarakat dinilai mampu mengakomodir peningkatan mobilitas tanpa gangguan signifikan.

Pemerintah Provinsi NTB mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap mematuhi aturan, menjaga keselamatan, serta mengikuti informasi resmi terkait cuaca dan transportasi selama sisa periode libur akhir tahun. (edo/nov)

]]>
Tue, 23 Dec 2025 14:14:41 +0800 amr
Lantik PPPK PW Sejumlah 9.411 Orang, Gubernur NTB: Kalian Adalah Tulang Punggung Pelayanan Publik https://amarmedia.co.id/lantik-pppk-pw-sejumlah-9411-orang-gubernur-ntb-kalian-adalah-tulang-punggung-pelayanan-publik https://amarmedia.co.id/lantik-pppk-pw-sejumlah-9411-orang-gubernur-ntb-kalian-adalah-tulang-punggung-pelayanan-publik Lantik PPPK PW Sejumlah 9.411 Orang, Gubernur NTB: Kalian Adalah Tulang Punggung Pelayanan Publik

Mataram,Amarmedia.co.id ( 23 Desember 2025) - Gubernur NTB Dr. Muhamad Iqbal melantik sebanyak 9.411 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu lingkup Pemerintah Provinsi NTB di halaman Bumi Gora kantor Gubernur NTB, Selasa 23 Desember 2025.

Dalam arahannya, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal menegaskan bahwa teman-teman PPPK Paruh Waktu yang dilantik hari ini adalah tulang punggung pelayanan publik bagi pemerintah Provinsi NTB ke depannya.

"Kalian adalah tulang punggung pelayanan publik di lingkup pemerintah Provinsi NTB," tegas Miq Iqbal dihadapan ribuan PPPK Paruh Waktu yang hadir pelantikan.

Untuk itu, Miq Iqbal berharap kepada teman-teman PPPK Paruh Waktu harus memiliki dua hal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pertama adalah berkualitas baik dalam bekerja maupun dalam pengabdian. 

Kedua, harus memiliki komitmen. Komitmen untuk terus maju, komitmen untuk melihat NTB maju dari waktu ke waktu dan komitmen untuk terus melihat NTB makmur mendunia.

"Jika teman-teman tidak mampu memiliki keduanya. Tapi setidaknya harus memiliki komitmen karena berkualitas tanpa komitmen tidak ada artinya," jelasnya.

Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada PPPK Paruh Waktu yang sudah dilantik hari ini, penantian selama ini telah sampai pada titik ini. Gubernur berharap bahwa teman-teman PPPK Paruh Waktu menjadi abdi negara yang memiliki kemampuan dan kekuatan untuk menjadi yang terbaik.

"Mari jadikan pengabdian ini sebagai ibadah, jangan lupa bersyukur karena di luar sana ada 518 orang di lingkungan Pemprov NTB yang tidak beruntung dengan teman-teman semua," harapnya.

Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu diberikan kepada puluhan perwakilan PPPK Paruh Waktu yang memiliki pengabdian yang sangat lama baik dari teknis maupun guru-guru dari SMA, SMK, SLB di lingkungan Pemprov NTB. Usai memberikan arahan, Miq Iqbal juga berkesempatan menyapa seluruh PPPK Paruh Waktu yang hadir.

Dalam kegiatan pelantikan dan penyerahan SK PPPK Paruh Waktu turut dihadiri Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Pj Sekda NTB H. Lalu. Moh. Fauzal dan Kepala OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTB. (man/nov)

]]>
Tue, 23 Dec 2025 14:11:35 +0800 amr
Pastikan Nataru Kondusif, Bupati Jarot Perkuat Sinergi Forkopimda https://amarmedia.co.id/pastikan-nataru-kondusif-bupati-jarot-perkuat-sinergi-forkopimda https://amarmedia.co.id/pastikan-nataru-kondusif-bupati-jarot-perkuat-sinergi-forkopimda Pastikan Nataru Kondusif, Bupati Jarot Perkuat Sinergi Forkopimda 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Menjelang penghujung tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Senin (22/12/2025).

Rapat rutin akhir tahun ini menjadi ajang konsolidasi vital untuk mengevaluasi kondisi daerah sekaligus mematangkan persiapan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Dalam arahannya, Bupati H. Jarot menegaskan bahwa meski situasi keamanan di Kabupaten Sumbawa saat ini terkendali, kewaspadaan tidak boleh kendor. Ia secara khusus mengimbau masyarakat agar tidak merayakan pergantian tahun secara berlebihan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan arak-arakan maupun menyalakan petasan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan. Mari kita jaga ketenteraman dan kondusivitas bersama," ujar Bupati.

Senada dengan Bupati, Sekda Sumbawa Dr. H. Budi Prasetyo mengajak masyarakat untuk mengisi malam tahun baru dengan kegiatan positif. Ia mengungkapkan bahwa Pemkab akan menggelar doa bersama di Masjid Jami’ pada 31 Desember malam sebagai bentuk empati terhadap bencana yang baru-baru ini melanda wilayah Sumatera.

Pihak aparat keamanan menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal jalannya perayaan. Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini mengonfirmasi pengamanan ketat di lima gereja serta peningkatan patroli di objek wisata. Operasi gabungan juga akan digelar untuk memberantas miras, narkoba, dan senjata tajam.

Demikian pula dari Kodim 1607/Sumbawa menegaskan dukungan personel pada pos pelayanan di perbatasan serta mengingatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem pasca-tahun baru.

Dalam kesempatan itu Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa (Kajari ) Iwan Arto Koesoemo mendukung penuh pengamanan dan mengusulkan optimalisasi rehabilitasi bagi pengguna narkoba sebagai langkah preventif jangka panjang.

 Penguatan Program Sumbawa Hijau Lestari

Di sela pembahasan keamanan, Bupati Jarot tetap memberikan atensi besar pada sektor lingkungan melalui program Sumbawa Hijau Lestari. Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar seremonial penanaman, melainkan butuh komitmen perawatan berkelanjutan.

Sebagai aksi nyata, direncanakan akan dilakukan penanaman pohon durian secara massal di kawasan Batu Dulang pada 1 Januari 2026. Langkah ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kelestarian alam Sumbawa di tahun yang baru.

Sebagai penutup rapat Forkopimda terakhir di tahun 2025 ini, Bupati menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antarinstansi. Seluruh elemen sepakat untuk turun langsung memantau situasi di lapangan, termasuk rencana kunjungan bersama pada hari Rabu untuk memberikan perhatian langsung kepada jemaat yang merayakan Natal.(AM)

]]>
Tue, 23 Dec 2025 12:59:52 +0800 amr
Sinergi MPR RI dan Baznas, Bupati Sumbawa Apresiasi Target Pengumpulan Zakat Rp10 Miliar https://amarmedia.co.id/sinergi-mpr-ri-dan-baznas-bupati-sumbawa-apresiasi-target-pengumpulan-zakat-rp10-miliar https://amarmedia.co.id/sinergi-mpr-ri-dan-baznas-bupati-sumbawa-apresiasi-target-pengumpulan-zakat-rp10-miliar Sinergi MPR RI dan Baznas, Bupati Sumbawa Apresiasi Target Pengumpulan Zakat Rp10 Miliar

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka agenda strategis Sarasehan MPR RI yang digelar di La Grande Hotel Sumbawa pada Senin (22/12/2025). Kegiatan ini merupakan buah kolaborasi antara Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa.

Acara ini dihadiri oleh para tokoh di antaranya Wakil Ketua Badan Anggaran MPR RI, H. Johan Rosihan, S.T., jajaran pimpinan OPD, para camat, serta organisasi keagamaan. Forum ini bertujuan memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan di daerah.

Lompatan Signifikan: Target Rp10 Miliar

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot memaparkan capaian luar biasa Baznas Kabupaten Sumbawa yang berhasil mencatatkan lonjakan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah hingga 200 persen.

"Dari capaian hampir Rp3 miliar pada tahun sebelumnya, tahun ini kita berani menargetkan penghimpunan hingga Rp10 miliar. Keberanian ini harus diiringi kerja keras dan komitmen kuat agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat," tegas Bupati Jarot.

Untuk mendukung target tersebut, Bupati menekankan dua strategi utama yaitu SDM Berkualitas dan Ekspansi UPZ. "Pengelola Baznas saat ini merupakan figur-figur terpilih melalui seleksi ketat tingkat provinsi, dengan latar belakang pendidikan magister (S2) hingga doktor (S3) sehingga dapat mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga ke tingkat kecamatan dan desa agar distribusi lebih transparan dan tepat sasaran" urainya.

 

Bupati juga menyoroti bahwa Baznas adalah representasi kehadiran negara di tengah masyarakat. Ia berharap dana yang terkumpul tidak hanya digunakan untuk bantuan konsumtif, tetapi dialokasikan untuk pemberdayaan ekonomi produktif.

Senada dengan hal tersebut, acara dilanjutkan dengan talkshow bertajuk "Zakat dan Kedaulatan Sosial: Implementasi Pasal 34 UUD 1945 dalam Penanggulangan Kemiskinan". Diskusi ini menghadirkan dua pakar, yakni Dr. Deddy Heriwibowo, S.Si., dan Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si.

Para narasumber sepakat bahwa pengelolaan zakat yang profesional adalah bentuk nyata pengamalan amanat Pasal 34 UUD 1945, di mana negara (melalui Baznas) bertanggung jawab atas kesejahteraan sosial dan perlindungan fakir miskin.

Melalui sinergi antara pusat (MPR RI) dan daerah, Kabupaten Sumbawa optimis dapat menjadikan zakat sebagai motor penggerak utama dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan.(AM)

]]>
Tue, 23 Dec 2025 12:06:07 +0800 amr
Perjalanan Insan Humas Universitas Mataram: Dedikasi, Konsistensi, dan Kerja Tim yang Berdampak hingga Raih Gold Winner Anugerah Humas 2025 https://amarmedia.co.id/perjalanan-insan-humas-universitas-mataram-dedikasi-konsistensi-dan-kerja-tim-yang-berdampak-hingga-raih-gold-winner-anugerah-humas-2025 https://amarmedia.co.id/perjalanan-insan-humas-universitas-mataram-dedikasi-konsistensi-dan-kerja-tim-yang-berdampak-hingga-raih-gold-winner-anugerah-humas-2025 Mataram.Amarmedia.co.id - Setiap perjalanan yang dilalui selalu membawa proses dan dampak yang bermakna. Sejak bergabung sebagai bagian dari Humas Universitas Mataram pada tahun 2022, Muhammad Surya Apriandika, S.Pd, yang akrab disapa Fian, meyakini bahwa peran kehumasan bukan sekadar menyampaikan informasi, melainkan menjadi perpanjangan tangan institusi dalam menghadirkan informasi yang berdampak bagi masyarakat. Kehadiran humas menjadi penghubung strategis antara instansi dan publik, sehingga setiap informasi yang disampaikan tidak hanya tersampaikan, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

Sebagai Insan Humas Universitas Mataram, Fian mengemban tanggung jawab dalam menyajikan informasi terkini dan terpercaya bagi seluruh civitas akademika—mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan—serta masyarakat umum. Informasi tersebut disampaikan melalui berbagai kanal resmi Universitas Mataram, baik melalui media sosial, rilis berita, maupun peliputan langsung pada berbagai kegiatan institusi. Dalam praktiknya, humas hadir untuk memastikan setiap pesan institusi memiliki daya jangkau, daya guna, serta dampak informasi yang dapat dirasakan langsung oleh publik.

Perjalanan ini tentu tidak selalu mudah. Berbagai tantangan dihadapi, mulai dari tuntutan kecepatan produksi konten, hoax yang bertebaran, issue yang bertebaran konsistensi menjaga kualitas informasi, hingga memastikan setiap publikasi memiliki nilai dan dampak. Namun, melalui kerja yang konsisten dan berorientasi pada pelayanan publik, Universitas Mataram pada tahun 2025 mampu menempatkan diri sebagai institusi yang terdepan dalam layanan informasi yang informatif, transparan, dan berdampak bagi civitas akademika maupun masyarakat luas.

Dalam kesehariannya, Fian menjalankan peran sebagai admin media sosial dan content specialist Universitas Mataram, memproduksi konten kehumasan yang informatif dan berdampak. Ia juga terlibat sebagai podcaster dalam Podcast Universitas Mataram, serta aktif menjalankan peran sebagai Master of Ceremony pada berbagai kegiatan akademik dan nonakademik. Seluruh peran tersebut dijalankan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), dengan keyakinan bahwa setiap pekerjaan kehumasan harus mampu menciptakan dampak positif serta memperkuat kepercayaan publik.

(Muhammad Surya Apriandika, Urutan ke-3 dari Kanan)

Terkait Anugerah Humas Diktisaintek Tahun 2025, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan. Seluruh capaian merupakan hasil dari proses panjang dan konsistensi sejak tahun 2022. Setiap tugas dijalani dengan keikhlasan dan tanggung jawab, sehingga seluruh aktivitas kehumasan berjalan profesional dan tetap berorientasi pada kebutuhan informasi masyarakat.

Tidak hanya bekerja di balik layar, Fian juga aktif terjun langsung ke lapangan. Ia dipercaya menjadi host program “Unram untuk Negeri” serta terlibat dalam peliputan berbagai kegiatan pimpinan Universitas Mataram. Keterlibatan langsung tersebut memberikan pengalaman nyata dalam merasakan peran humas sebagai garda terdepan institusi, sekaligus menyaksikan secara langsung dampak implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Melalui peran tersebut, humas tidak hanya menyampaikan aktivitas institusi, tetapi juga menghadirkan narasi tentang kontribusi dan dampak Universitas Mataram bagi masyarakat. Setiap informasi yang dipublikasikan menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta memperlihatkan Universitas Mataram sebagai institusi yang hadir, relevan, dan berdampak.

Pada momentum perjalanan Insan Humas Tahun 2025, dedikasi dan konsistensi tersebut berbuah manis dengan diraihnya Gold Winner Anugerah Humas Diktisaintek 2025. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kerja kehumasan yang tidak hanya informatif, tetapi juga berdampak nyata bagi civitas akademika dan masyarakat.

Fian menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim Humas Universitas Mataram serta dukungan penuh pimpinan universitas. “Saya bisa berada di titik ini tentu tidak lepas dari peran rekan-rekan Humas Universitas Mataram yang selalu hadir dan siap siaga 24/7 dalam membagikan konten serta informasi yang berdampak bagi masyarakat. Kami bekerja sebagai satu tim yang solid, dan atas kerja sama serta dedikasi seluruh tim Humas Unram, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi perhatian dan dukungan pimpinan Universitas Mataram dalam mendorong keterbukaan informasi kepada publik. “Dukungan dan perhatian pimpinan Universitas Mataram menjadi penguat kami dalam menyampaikan informasi kepada khalayak ramai. Karena sejatinya, Universitas Mataram adalah institusi yang unggul, berdaya saing global, dan berdampak,” tambahnya.

Capaian ini menegaskan bahwa kehadiran humas sebagai perpanjangan informasi dari institusi kepada masyarakat harus mampu menciptakan dampak positif. Bagi Muhammad Surya Apriandika, S.Pd (Fian), penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus menghadirkan layanan informasi yang profesional, humanis, dan berdampak, sejalan dengan visi Universitas Mataram sebagai perguruan tinggi unggul dan berdaya saing global.(AM).

]]>
Tue, 23 Dec 2025 10:57:54 +0800 amr
Percepat Akses Air Bersih, Pemkab Sumbawa Serahkan Bantuan Air Minum untuk 15 Desa https://amarmedia.co.id/percepat-akses-air-bersih-pemkab-sumbawa-serahkan-bantuan-air-minum-untuk-15-desa https://amarmedia.co.id/percepat-akses-air-bersih-pemkab-sumbawa-serahkan-bantuan-air-minum-untuk-15-desa Percepat Akses Air Bersih, Pemkab Sumbawa Serahkan Bantuan Air Minum untuk 15 Desa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id (22 Desember 2025)– Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmen kuat dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui penyerahan bantuan sarana air minum tahun 2025. Bantuan tersebut diserahkan secara resmi kepada 15 Kepala Desa dalam acara yang berlangsung khidmat di Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (22/12).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H.Mohamad Ansori, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten 2), Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, serta para Kepala Desa penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Drs.H. Mohamad Ansori menekankan bahwa akses air bersih adalah urusan fundamental yang menyangkut kualitas hidup rakyat.

"Hari ini, kami serahkan bantuan air minum tahun 2025. Semoga bantuan ini membawa manfaat nyata dan meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan rakyat Sumbawa," ujar Wabup.

Dirinya juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Dinas PUPR atas kerja kerasnya, serta dukungan pemerintah pusat yang memungkinkan program ini terlaksana. Tak hanya menyerahkan bantuan, Wabup mengajak pemerintah desa untuk berinovasi dalam mengelola sumber daya air.

"Saya mengajak desa-desa untuk berinovasi memanfaatkan sumber air, misalnya dengan mengintegrasikan energi alternatif. Tugas kita adalah memaksimalkan potensi sumber air yang ada demi kesejahteraan rakyat," tambahnya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, S.T., dalam laporannya memaparkan kondisi terkini akses air bersih di Bumi Sabalong Samalewa. Saat ini, cakupan akses air bersih di Sumbawa berada di angka 12,83%, dengan target ambisius mencapai 40% pada tahun 2029.

"Untuk mencapai target tersebut, kami akan terus melakukan intervensi melalui skema pembiayaan dari pemerintah pusat maupun provinsi," jelas Sofyan.

Namun, ia mengingatkan bahwa pembangunan fisik hanyalah langkah awal. Kunci utama keberhasilan program ini terletak pada keberlanjutan pelayanan dan pemeliharaan sarana yang telah dibangun.

"Sarana air minum ini harus dipelihara dengan baik, baik melalui dukungan APBDes maupun sumber lainnya. Komitmen penerima manfaat untuk membayar iuran dan pengelolaan yang profesional sangat penting agar pelayanan air minum ini tetap berkelanjutan," tegasnya.

Penyerahan bantuan ini disambut dengan rasa syukur mendalam oleh para pimpinan desa. Salah satu Kepala Desa mengungkapkan rasa harunya atas perhatian pemerintah daerah.

"Ini adalah momen yang sangat kami tunggu-tunggu. Akses air bersih adalah dambaan warga kami selama bertahun-tahun. Kami berkomitmen untuk menjaga dan mengelola bantuan ini sebaik-baiknya," ungkapnya.

Dengan penyerahan bantuan kepada 15 desa ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis dapat terus menekan angka kesulitan air bersih dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.(am)

]]>
Mon, 22 Dec 2025 20:27:14 +0800 amr
Wujudkan Peradaban Zakat, BAZNAS Sumbawa dan MPR RI Rumuskan "Resolusi Zakat" untuk Entaskan Kemiskinan https://amarmedia.co.id/wujudkan-peradaban-zakat-baznas-sumbawa-dan-mpr-ri-rumuskan-resolusi-zakat-untuk-entaskan-kemiskinan https://amarmedia.co.id/wujudkan-peradaban-zakat-baznas-sumbawa-dan-mpr-ri-rumuskan-resolusi-zakat-untuk-entaskan-kemiskinan Wujudkan Peradaban Zakat, BAZNAS Sumbawa dan MPR RI Rumuskan "Resolusi Zakat" untuk Entaskan Kemiskinan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id (22 Desember 2025) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa sukses menggelar agenda strategis berskala nasional melalui Sarasehan bertajuk "Zakat & Kedaulatan Sosial: Implementasi Pasal 34 UUD 1945 dalam Penanggulangan Kemiskinan". Kegiatan yang berlangsung khidmat ini merupakan hasil kerja sama apik antara BAZNAS Sumbawa dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI. Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah BAZNAS dalam mengintegrasikan instrumen keagamaan dengan mandat konstitusi negara.

Zakat sebagai Instrumen Kedaulatan Sosial

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., menyatakan bahwa sarasehan ini merupakan titik balik penting dalam upaya membangun peradaban zakat di Tana Intan Bulaeng. Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban agama, tetapi pilar kedaulatan sosial yang diatur oleh negara. "Alhamdulillah, BAZNAS Sumbawa bersama MPR RI berhasil menyelenggarakan sarasehan ini.

Fokus utama kita adalah bagaimana mengimplementasikan Pasal 34 UUD 1945 melalui optimalisasi zakat untuk menanggulangi kemiskinan secara sistematis," ujar Dea Guru Syukri.

Hadir sebagai Keynote Speaker, Wakil Ketua Bidang Penganggaran MPR RI, H. Johan Rosihan, S.T., memberikan perspektif kebijakan pusat. Sementara itu, diskusi mendalam diisi oleh narasumber ahli, yakni Dr. M. Ikhsan Savitri, M.Si.(Waka 1 BAZNAS Sumbawa) dan Dr. Dedy Heri Wibowo, M.Si. (Kepala Bappeda Sumbawa), yang membedah korelasi data kemiskinan dengan potensi pendayagunaan zakat.

Lahirnya "Resolusi Zakat" Kabupaten Sumbawa

Sarasehan ini tidak hanya berakhir pada diskusi, tetapi menghasilkan komitmen nyata dari seluruh elemen yang hadir, mulai dari pimpinan OPD, Camat, Kemenag, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), hingga pimpinan ormas Islam seperti Muhammadiyah, NU, NW, NWDI, dan Hidayatullah. "Seluruh peserta telah berkomitmen untuk mengoptimalkan fungsi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

Hasil rumusan ini kami sebut sebagai Resolusi Zakat Kabupaten Sumbawa. Tujuannya satu: agar manfaat zakat dirasakan secara adil dan merata sebagai instrumen penanganan kemiskinan," tegas Syukri Rahmat.

Terima Kasih dan Harapan ke Depan

Mewakili Tim 19 BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati Sumbawa, H. Johan Rosihan, serta seluruh tokoh lintas ormas yang hadir. "Insya Allah, ikhtiar membangun Peradaban Zakat di Kabupaten Sumbawa yang kita cintai ini akan dapat kita wujudkan secara bersama-sama. Terima kasih atas dukungan luar biasa dari semua pihak," tutupnya penuh optimisme. (am)

]]>
Mon, 22 Dec 2025 19:32:15 +0800 amr
Bupati Sumbawa Tekankan Profesionalisme: PPPK Paruh Waktu Adalah Garda Terdepan Pelayanan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-tekankan-profesionalisme-pppk-paruh-waktu-adalah-garda-terdepan-pelayanan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-tekankan-profesionalisme-pppk-paruh-waktu-adalah-garda-terdepan-pelayanan Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id -  Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi melaksanakan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam penataan dan penguatan sumber daya aparatur sipil negara guna mendukung keberlanjutan pelayanan publik. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa beserta jajaran, para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, para Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, serta seluruh PPPK Paruh Waktu yang menerima Surat Keputusan (SK).

Dalam sambutannya, Kepala BKPSDM Kabupaten Sumbawa Budi Santoso, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa alokasi PPPK Paruh Waktu Pemerintah Kabupaten Sumbawa berjumlah 2.979 orang, dengan rincian sebagai berikut Tenaga Pendidik 175 formasi, Tenaga Kesehatan 910 formasi, dan Tenaga Teknis 1.894 formasi.

Lebih lanjut disampaikan bahwa terdapat 37 pelamar yang tidak dapat diusulkan untuk mendapatkan NIP PPPK Paruh Waktu, dengan rincian 35 orang menyatakan mengundurkan diri dan tidak melanjutkan pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH), 1 orang meninggal dunia, 1 orang tidak memenuhi syarat karena telah memasuki batas usia pensiun.

Kepala BKPSDM menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dan penetapan PPPK Paruh Waktu telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P menegaskan bahwa PPPK Paruh Waktu merupakan pegawai aparatur sipil negara yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk melaksanakan tugas pemerintahan dengan waktu kerja dan penghasilan yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara maupun daerah, tanpa menghilangkan hak perlindungan kerja dan penilaian kinerja.

“Pemerintah daerah memastikan kebijakan PPPK Paruh Waktu dijalankan secara transparan, akuntabel, serta berpihak pada keberlanjutan pelayanan publik. Pemerintah daerah juga terus mengupayakan perbaikan tata kelola ASN secara bertahap, menyesuaikan regulasi yang berlaku dan kemampuan fiskal daerah” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Sumbawa berharap agar PPPK Paruh Waktu dapat menjadi energi baru dalam mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera, serta menegaskan bahwa kinerja hari ini akan menentukan masa depan pelayanan publik Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Mon, 22 Dec 2025 17:11:42 +0800 amr
Selamat Hari Ibu — Keteguhan, Cinta, dan Perjalanan Tanpa Akhir https://amarmedia.co.id/selamat-hari-ibu-keteguhan-cinta-dan-perjalanan-tanpa-akhir https://amarmedia.co.id/selamat-hari-ibu-keteguhan-cinta-dan-perjalanan-tanpa-akhir Selamat Hari Ibu — Keteguhan, Cinta, dan Perjalanan Tanpa Akhir

Oleh Sri Asmediati, S. Pd

Hari Ibu bukan sekadar momen dalam kalender; ia adalah ruang refleksi bagi setiap anak, keluarga, dan bangsa untuk menundukkan kepala sejenak dan mengingat perempuan yang telah menjadi sumber kehidupan, pengorbanan, dan cinta yang tak pernah habis. Di Indonesia, Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember memiliki makna historis dan emosional yang sangat dalam. Peringatan ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada sosok ibu dalam keluarga, tetapi juga pengakuan terhadap peran perempuan Indonesia dalam perjuangan bangsa, dalam pendidikan generasi, dan dalam membentuk fondasi karakter masyarakat.

Seorang ibu adalah sekolah pertama bagi seorang anak. Dari kelembutannya, tumbuh keberanian. Dari tutur katanya, tumbuh kebijaksanaan. Dari kesederhanaannya, lahir rasa syukur. Dan dari keteguhannya, terbentuk generasi yang mampu berdiri kuat menghadapi zaman. Di rumah sederhana maupun di tengah hiruk-pikuk kota besar, ibu tetap menjadi pelita yang menerangi arah hidup anak-anaknya.

Peran ibu terus berkembang seiring waktu. Dahulu, ibu mungkin lebih banyak dipahami sebagai pengasuh dan penjaga rumah. Kini, perempuan yang bergelar “ibu” sekaligus memainkan peran sebagai pekerja profesional, pendidik, pemimpin komunitas, penggerak ekonomi, bahkan pemegang peranan strategis dalam pemerintahan. Namun perubahan zaman tidak menghapus inti dari identitas keibuan: cinta yang tulus tanpa syarat. Ibu tetap menjadi tempat pulang yang paling hangat, meski dunia berubah sedemikian cepat.

Peringatan Hari Ibu juga menjadi kesempatan untuk melihat perjalanan panjang perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak-haknya. Kongres Perempuan Indonesia pertama pada tahun 1928 adalah bukti nyata betapa kuatnya peran perempuan dalam memerdekakan bangsa. Semangat itu kini diteruskan oleh para ibu dalam kehidupan sehari-hari: menguatkan keluarga ketika kesulitan datang, mendidik anak-anak agar berani bermimpi, serta menjadi jembatan kasih yang mempertemukan nilai-nilai tradisi dan tuntutan modernitas.

Namun, di balik segala pujian yang pantas diberikan kepada ibu, ada pula realitas yang perlu kita sadari. Banyak ibu yang bekerja tanpa henti, tetapi sering kali tanpa penghargaan yang memadai. Ada yang harus memikul tanggung jawab seorang diri. Ada pula yang bergulat dengan tekanan ekonomi, sosial, dan mental. Menghargai ibu bukan hanya soal memberikan ucapan selamat pada tanggal 22 Desember, tetapi juga menciptakan ruang yang lebih ramah bagi perempuan untuk tumbuh, bekerja, beristirahat, dan dihargai sebagai manusia seutuhnya.

Pada Hari Ibu, kita diingatkan bahwa cinta ibu sering kali hadir dalam bentuk-bentuk yang sederhana, namun sangat dalam. Tatapan mata yang selalu memastikan anaknya baik-baik saja. Doa yang dipanjatkan diam-diam pada malam hari. Tangan yang tak pernah berhenti bekerja demi masa depan keluarganya. Kesabaran yang seakan tidak mengenal batas. Semua itu menjadikan ibu sebagai teladan ketangguhan yang tidak tergantikan.

Sebagai anak, kita mungkin tidak selalu dapat membalas semua pengorbanan ibu. Namun penghormatan tidak harus menunggu sosoknya menua atau rapuh. Menghargai ibu bisa dilakukan setiap hari melalui hal-hal kecil: menyapa, mendengarkan, membantu pekerjaan rumah, memberi waktu istirahat, dan menghadirkan kebahagiaan sederhana yang menunjukkan bahwa perjuangannya tidak sia-sia. Satu kalimat, satu tindakan kecil, bisa menjadi sumber kekuatan bagi seorang ibu yang tengah kelelahan.

Selain itu, Hari Ibu adalah momentum untuk mengingat bahwa setiap perempuan yang memilih atau diberikan peran sebagai ibu memiliki perjalanan hidup yang tidak sama. Ada ibu kandung, ibu tiri yang penuh ketulusan, ibu angkat yang penuh kasih, ibu guru yang mendidik dengan sepenuh hati, hingga ibu-ibu yang menjadi pilar di balik keberlangsungan suatu komunitas. Semua layak dihormati atas dedikasi mereka dalam memelihara kehidupan dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

Sebagai bangsa, kita perlu terus menumbuhkan budaya menghormati dan mendukung perempuan, khususnya ibu. Pendidikan kesetaraan, dukungan kesehatan, kesempatan ekonomi, dan lingkungan yang bebas dari kekerasan adalah bentuk nyata penghormatan yang jauh lebih berarti dibanding sekadar seremonial. Ibu yang sehat, bahagia, dan dihargai akan melahirkan generasi yang kuat dan penuh cinta—dan itulah pondasi Indonesia yang maju.

Akhirnya, Hari Ibu adalah panggilan bagi kita semua untuk berhenti sejenak, menyadari langkah-langkah kecil yang pernah ibu lakukan untuk kita, dan mengucapkan terima kasih dari hati yang paling dalam. Karena pada hakikatnya, ibu bukan hanya sosok yang membesarkan kita, tetapi juga cahaya kehidupan yang membimbing kita menjadi manusia yang lebih baik.

Selamat Hari Ibu. Semoga cinta dan keteguhan ibu menjadi inspirasi untuk membangun keluarga yang harmonis dan bangsa yang kuat. (AM)

]]>
Mon, 22 Dec 2025 16:34:56 +0800 amr
Wujudkan Gagasan Cerdas Menuju Indonesia Emas 2045, SYE NTB Gelar "Beri Solusi #3" di Desa Kakiang https://amarmedia.co.id/wujudkan-gagasan-cerdas-menuju-indonesia-emas-2045-sye-ntb-gelar-beri-solusi-3-di-desa-kakiang https://amarmedia.co.id/wujudkan-gagasan-cerdas-menuju-indonesia-emas-2045-sye-ntb-gelar-beri-solusi-3-di-desa-kakiang Wujudkan Gagasan Cerdas Menuju Indonesia Emas 2045, SYE NTB Gelar "Beri Solusi #3" di Desa Kakiang

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Sasambo Youth Education (SYE) NTB sukses menyelenggarakan program Beri Solusi #3 Sumbawa pada Minggu, 21 Desember 2025. Bertempat di Desa Kakiang, kegiatan ini menjadi pertemuan perdana dari rangkaian empat pertemuan yang direncanakan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Bekerja sama dan didukung penuh oleh Yayasan Plan International Indonesia, program ini fokus pada isu strategis "Climate Action and Gender Equality" dengan mengangkat tema besar: "Gagasan Cerdas Wujudkan Indonesia Emas 2045".

Sambutan Hangat dan Dukungan Pemerintah

Acara dibuka dengan penampilan memukau Tari Nguri oleh siswa MI Al Amin Kakiang yang menyambut para tamu undangan. Hadir membuka acara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa yang diwakili oleh Kepala Bidang Kelembagaan dan Sosbud, Yuni Ilmi Kurniati S.STP.M.Si.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat relevan dengan RPJMD dan RPJMN, bahkan selaras dengan poin-poin SDGs PBB," ujar Yuni dalam sambutannya.

Founder SYE NTB, Fadillah Ahmad Nur, M.Pd, CT, menekankan bahwa dukungan pemerintah sangat krusial bagi keberlanjutan program ini. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Kakiang, Aminolah, yang menyatakan kebanggaan serta komitmennya untuk mendukung penuh kegiatan yang membawa dampak positif bagi warga desa.

Edukasi Pengelolaan Sampah: Dari Limbah Menjadi Sabun

Sebanyak 20 ibu rumah tangga Desa Kakiang mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Alip Faturrahman, S.T, peserta dibekali materi dalam dua kelas utama yakni  Trash Smart Class: Edukasi membedakan jenis-jenis sampah.Dan kelas Eco Enzyme Class: Praktik pengolahan limbah menjadi produk bermanfaat.

Tidak hanya teori, para peserta juga melakukan eksperimen langsung pembuatan sabun dari limbah sayur dan buah. Pengalaman baru ini membuat ibu-ibu peserta semakin memahami cara mengelola limbah rumah tangga agar memiliki nilai guna.

Membangun Kesadaran Lingkungan

Di akhir sesi, peserta diberikan kesempatan mempresentasikan hasil kerja kelompok dalam mengklasifikasikan sampah. Metode praktis ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman mereka terhadap pengelolaan lingkungan di skala rumah tangga.

"Kami berharap setelah kegiatan ini, masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, bisa lebih sadar akan kebersihan lingkungan dan mampu mengelola sampah sesuai jenisnya secara mandiri," harap Fadillah Ahmad Nur di akhir acara.(AM)

]]>
Mon, 22 Dec 2025 14:32:17 +0800 amr
Hujani Medali di KTC Archery Stadium, Atlet PERPANI Sumbawa Berjaya di Sumbawa Barat Open 2025 https://amarmedia.co.id/hujani-medali-di-ktc-archery-stadium-atlet-perpani-sumbawa-berjaya-di-sumbawa-barat-open-2025 https://amarmedia.co.id/hujani-medali-di-ktc-archery-stadium-atlet-perpani-sumbawa-berjaya-di-sumbawa-barat-open-2025 Hujani Medali di KTC Archery Stadium, Atlet PERPANI Sumbawa Berjaya di Sumbawa Barat Open 2025

Taliwang.Amarmedia.co.id  – Kontingen panahan di bawah naungan Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Sumbawa tampil memukau dalam ajang bergengsi Sumbawa Barat Open 2025. Kejuaraan berskala nasional yang digelar di KTC Archery Stadium, Taliwang, pada 17-21 Desember 2025 ini menjadi panggung pembuktian ketajaman bidikan atlet-atlet Sumbawa.

Ketua umum PERPANI Kabupaten Sumbawa Muhammad Yamin SE.M.Si menjelaskan bahwa perhelatan yang memadukan kompetisi olahraga dengan promosi wisata ini diikuti oleh ratusan atlet dari berbagai daerah. "Namun, para punggawa panahan dari Bumi Samawa berhasil mencuri perhatian dengan membawa pulang sederet medali di berbagai divisi" ujarnya 

Daftar Perolehan Medali Atlet PERPANI Sumbawa

Berdasarkan hasil pertandingan yang berakhir hari ini, berikut adalah daftar atlet yang berhasil naik ke podium:

Jinan Karina Subandi dari Brotherhood Archery pada divisi Recurve Open 70 M (Putri) meraih Medali Emas

Dinar Nur Azkya Utami dari club Brotherhood Archery Deviasi Nasional U-15 30 M (Putri) meraih Medali Perak

Nafeeza Felya Hardhiskara dari Club Mayung Archery devisi Nasional U-15 30 M & 40 M Medali Perunggu

Meifiyan Zakiah dari club Komunitas Panahan Sumbawa (Kompas) pada divisi Horsebow Open 30 M (Putri) meraih Medali Perunggu

Fahmi dari Mayung Arcery Di divisi Standar Nasional  meraih Medali Perunggu

Selain para peraih medali, penampilan solid juga ditunjukkan oleh Farhan (Syabab Archery) di kelas Recurve Open 70 Meter meraih perak 

Di kelompok umur  U13 dan U 10 juga tak kalah mendulang sukses medali diantaranya  dari club Gendewa dan SAC yakni : 

  1. Kelompok U13 jarak 15M putri dari Gendewa Arcery Society meraih emas oleh Lanika Azra, Perak diraih Afifatul Husna dari SAC, dan perunggu diraih Rieska Dwi Liefya dari Gendewa.
  2. Kelompok U10 jarak 10M putri dari club  Falcon Arcery Club meraih medali perak atas nama Kadek Nindya Maharani
  3. Nasional U15 30 M Putri emas diraih Jessica Adelia Jalonice dari club Spenza, Perak diraih Dinar Nur Azkya Utami dari club BRth Brotherhood Arcery, dan perunggu diraih Nafeeza Felya Hardiskara dari Mayung Arcery.
  4. Nasional U-21 40 M Putra meraih Perunggu oleh Fahmi Zikran Saputra dari Mayung Arcery 
  5. Nasional U-21 40 M Putri meraih Perunggu oleh Nafeeza Felya Hardiskara 
  6. Berbow beregu putra mendali Emas (Ali,Bandi, Bayu)
  7. Berbow mix team mendali Emas (Bandi dan Yaya)

Pada babak kualifikasi beberapa atlet juga meraih medali diantaranya 

  1. Kualifikasi nasional U-10 10 Meter Putri diraih medali perak oleh Kadek Nindya maharani  dari club Falcon Arcery Club 
  2. Kualifikasi nasional U-13 15 meter putri meraih emas oleh Lanika Azra dari club GAS (Gandewa Arcery Society) Perak diraih Afifatul Husna dari SAC (Samawa Arcery Club) dan Perunggu oleh Rieska Dwi Liefya dan Gandewa Arcery Society 
  3. Kualifikasi Nasional U-15 30 meter Putra medali perunggu diraih Jonathan Jibril dari brotherhood Arcery, Emas diraih Muhammad al-Fatih Maulana dari Spenza dan perak diraih Muhammad sajeen dari DMA
  4. Kualifikasi recurve 70 meter putri Meraih perunggu atas nama Jinan Karina Subandi dari brotherhood Arcery 
  5. Kualifikasi barebow 50 meter putra meraiha perak atas nama Agus Subandi dari Barebow Sumbawa dan perunggu diraih oleh Muhammad Ali dan Barebow Sumbawa 
  6. Kualifikasi barebow 50 meter Putri diraih Perunggu oleh meifian Zakiah dari Barebow Sumbawa 
  7. Kualifikasi barebow Open 50 meter mix team meraih Emas  oleh meifian Zakiah dan Agus Subandi dari Barebow Sumbawa 
  8. Barebow open 50 meter team putra meraih Emas diraih oleh Agus Subandi, Lukman bayuwarsyah, dan Muhammad Ali
  9. Nasional U-13 15 meter team putri meraih emas oleh Elia Riesti Marchita, Inara Lutfia Gunawan, dan Riezka Dwi Liefya dari Gandewa Arcery Society 
  10. Nasional U15 30 meter mix team meraih medali perak oleh Dinar Nur Azkya Utami, dan Jonatan Jibril dari brotherhood Arcery

Kemudian lanjut Yamin, Sumbawa Barat Open 2025 bukan sekadar turnamen biasa. Dengan sistem pertandingan yang mengacu pada standar World Archery (FITA), ajang ini memberikan pengalaman kompetisi profesional bagi para atlet muda. Selain medali dan piagam, para juara juga berhak atas uang pembinaan dengan total nilai ratusan juta rupiah.

Dalam kompetisi ini juga diikuti atlet club dibawah binaan PERPANI Sumbawa diantaranya Gendewa Arcery Society, Falcon Arcery Club Samawa Arcery Club (SAC) . Keberhasilan ini membuktikan bahwa pembinaan atlet panahan di Kabupaten Sumbawa, mulai dari klub seperti Brotherhood Archery, GAS,SAC, Mayung Archery, Kompas, Syabab Archery hingga Falcon Arcery, telah berada di jalur yang benar dalam mencetak bibit-bibit unggul nasional. (AM)

]]>
Sun, 21 Dec 2025 22:21:00 +0800 amr
Semangat "Sportivitas Tanpa Batas", Sumbawa Pickleball Cup I Sukses Digelar https://amarmedia.co.id/semangat-sportivitas-tanpa-batas-sumbawa-pickleball-cup-i-sukses-digelar https://amarmedia.co.id/semangat-sportivitas-tanpa-batas-sumbawa-pickleball-cup-i-sukses-digelar Semangat "Sportivitas Tanpa Batas", Sumbawa Pickleball Cup I Sukses Digelar

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Semangat kebersamaan dan sportivitas membara di lapangan SMK Negeri 3 Sumbawa dalam gelaran Sumbawa Pickleball Cup I Turnamen yang mengusung tema "Sportivitas Tanpa Batas, Persaudaraan Selamanya" ini resmi mencapai puncaknya pada hari ini, Minggu, 21 Desember 2025. Di lapangan Tugu serunai Sumbawa Besar.

Ketua Pengcab Pickleball Kabupaten Sumbawa, H. Deddi Damhudji, S.Sos., MM., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara yang berlangsung sejak Jumat sore tersebut.

"Alhamdulillah, pertandingan perdana ini berjalan lancar hingga sore ini. Meskipun sempat ada kekhawatiran terkait cuaca, kami sudah menyiapkan antisipasi dengan menyediakan auditorium PGRI di Jurusan Muyo Namun, cuaca hari ini sangat mendukung sehingga pertandingan bisa selesai tepat waktu di lapangan Tugu Serunai ujar H. Deddi.

Kehadiran Tamu Istimewa

Turnamen ini semakin meriah dengan kehadiran kunjungan dari atlet asal Mataram yang turut memeriahkan suasana melalui pertandingan eksibisi. Dukungan penuh juga datang dari Ketua KONI Kabupaten Sumbawa yang secara resmi membuka acara ini pada hari sebelumnya.

"Kami sangat berterima kasih kepada Ketua KONI Sumbawa atas dukungannya yang luar biasa bagi perkembangan olahraga pickleball di daerah kita," tambah H. Deddi.

Hasil Pertandingan Final

Partai final berlangsung sengit dan penuh drama, mempertemukan atlet-atlet terbaik yang menunjukkan kemampuan luar biasa:

Kategori Ganda Campuran Juara 1 Wahyu & Indah  Juara 2 pasangan  Syaiful dan Hj Coni. Juara 3 bersama Ustad Ardi dan Hj Hafsah dan H Ridwan dan Ibu Sur.

Ganda Putra :  Ical & Wahyu  sebagai juara 1. Juara 2 Syaiful dan Zul hidayat Juara 3 bersama H.Hendri dan H Juf serta  Tata Kostara dan Ustad Ardi

Ganda Putri : Juara  1 pasangan Indah dan Hj Fat. juara 2 pasangan Hj. Coni & Yeyen  Juara 3  Bersama Etty dan Yuyun dan Tim Yanti dan Mala.

Ketua Panitia Jufriadi SAg.mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja sama dengan baik sehingga pertandingan berlangsung sukses dan lancar

Turnamen ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga pickleball di Kabupaten Sumbawa, tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah mempererat tali silaturahmi antar penggiat olahraga.(AM)

]]>
Sun, 21 Dec 2025 15:13:05 +0800 amr
Pembagian Rapor: Momentum Refleksi, Apresiasi, dan Harapan Pendidikan https://amarmedia.co.id/pembagian-rapor-momentum-refleksi-apresiasi-dan-harapan-pendidikan https://amarmedia.co.id/pembagian-rapor-momentum-refleksi-apresiasi-dan-harapan-pendidikan Pembagian Rapor: Momentum Refleksi, Apresiasi, dan Harapan Pendidikan

Oleh Sri Asmediati, S. Pd

Pembagian rapor siswa selalu menjadi momen penting dalam kalender pendidikan. Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin sekolah, melainkan peristiwa bermakna yang menandai berakhirnya satu proses pembelajaran dalam satu semester. Di balik lembaran rapor yang dibagikan, tersimpan catatan perjalanan belajar siswa, kerja keras guru, serta doa dan harapan orang tua terhadap masa depan anak-anak mereka.

Bagi siswa, hari pembagian rapor sering kali menghadirkan beragam perasaan. Ada rasa bangga ketika hasil belajar menunjukkan kemajuan, ada pula rasa cemas ketika nilai belum sesuai dengan harapan. Namun pada hakikatnya, rapor bukanlah alat untuk memberi label keberhasilan atau kegagalan semata. Rapor adalah sarana evaluasi yang membantu siswa memahami sejauh mana usaha belajar yang telah dilakukan serta aspek apa saja yang masih perlu diperbaiki.

Dalam paradigma pendidikan modern, pembagian rapor tidak lagi dimaknai sebagai pengumuman angka-angka akademik semata. Rapor kini memuat penilaian yang lebih komprehensif, mencakup sikap, keterampilan, dan perkembangan karakter siswa. Hal ini menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan kognitif, tetapi juga pada pembentukan kepribadian, tanggung jawab, dan nilai-nilai luhur.

Bagi guru, pembagian rapor merupakan bentuk refleksi profesional. Setiap nilai dan catatan deskriptif yang tertulis merupakan hasil dari proses panjang perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, hingga penilaian yang berkesinambungan. Guru tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga proses, ketekunan, dan perkembangan individu siswa. Dengan demikian, rapor menjadi wujud tanggung jawab moral guru kepada siswa, orang tua, dan institusi pendidikan.

Sementara itu, bagi orang tua, pembagian rapor menjadi sarana untuk memahami perkembangan anak di lingkungan sekolah. Namun menyikapi rapor memerlukan sikap bijaksana. Orang tua diharapkan tidak terpaku semata-mata pada angka, melainkan melihat proses dan usaha anak selama belajar. Memberikan apresiasi atas kemajuan, sekecil apa pun, akan menumbuhkan rasa percaya diri dan motivasi anak untuk terus belajar.

Momentum pembagian rapor sebaiknya dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi yang positif antara orang tua dan anak. Dialog terbuka mengenai pengalaman belajar, kesulitan yang dihadapi, serta cita-cita ke depan akan membantu anak merasa didukung, bukan dihakimi. Dengan pendekatan yang hangat dan empatik, rapor dapat menjadi alat pembinaan karakter, bukan sumber tekanan psikologis.

Lebih luas lagi, pembagian rapor menjadi cermin komitmen sekolah dalam mewujudkan pendidikan yang humanis dan inklusif. Sekolah bukan sekadar tempat mentransfer pengetahuan, tetapi ruang tumbuh bagi potensi, kreativitas, dan nilai-nilai kehidupan. Oleh karena itu, keberhasilan pendidikan tidak semestinya diukur hanya dari peringkat atau nilai tinggi, melainkan dari perkembangan menyeluruh peserta didik.

Dalam penerapan Kurikulum Merdeka, pembagian rapor memiliki peran strategis sebagai alat pemetaan potensi dan kebutuhan belajar siswa. Setiap anak memiliki karakter, minat, dan gaya belajar yang berbeda. Rapor membantu guru dan orang tua memahami keunikan tersebut sehingga pendampingan pembelajaran di masa mendatang dapat dilakukan secara lebih tepat dan personal.

Pembagian rapor juga mengajarkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada siswa. Mereka belajar menerima hasil dari usaha yang telah dilakukan. Nilai yang baik patut disyukuri tanpa kesombongan, sedangkan nilai yang belum memuaskan hendaknya dijadikan motivasi untuk berusaha lebih giat. Proses ini menjadi bagian penting dalam pembentukan mental tangguh dan sikap pantang menyerah.

Pada akhirnya, pembagian rapor bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan jeda untuk melakukan evaluasi sebelum melangkah ke tahap berikutnya. Ia menjadi titik refleksi sekaligus titik awal untuk perbaikan dan peningkatan kualitas pembelajaran. Sinergi yang kuat antara sekolah, guru, orang tua, dan siswa menjadi kunci agar rapor benar-benar bermakna.

Semoga pembagian rapor selalu dimaknai sebagai perayaan proses belajar, bukan sekadar penilaian hasil. Karena pendidikan sejati adalah perjalanan panjang membentuk manusia seutuhnya—berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan dengan penuh harapan.(AM)

]]>
Sun, 21 Dec 2025 06:54:53 +0800 amr
Runway Jalan Merdeka: Ketika Wastra Sumbawa "Menghipnotis" Gubernur dan Ribuan Pasang Mata https://amarmedia.co.id/runway-jalan-merdeka-ketika-wastra-sumbawa-menghipnotis-gubernur-dan-ribuan-pasang-mata https://amarmedia.co.id/runway-jalan-merdeka-ketika-wastra-sumbawa-menghipnotis-gubernur-dan-ribuan-pasang-mata Runway Jalan Merdeka: Ketika Wastra Sumbawa Menghipnotis Gubernur dan Ribuan Pasang Mata

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Cahaya lampu sorot membelah malam di sepanjang Jalan Merdeka, Sumbawa Besar, Jumat (19/12/2025). Ruas jalan protokol tersebut bertransformasi menjadi panggung budaya megah dalam gelaran Sumbawa Tenun Fashion Street, sebuah ajang yang membuktikan bahwa tenun lokal bukan sekadar kain tradisi, melainkan gaya hidup masa kini.

Acara ini terasa istimewa dengan kehadiran Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, bersama Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Sinta Agathia M. Iqbal. Keduanya bahkan tak ragu turun ke catwalk mengenakan busana tenun khas Sumbawa, memicu gemuruh tepuk tangan dari masyarakat yang memadati lokasi.

Pemanasan Menuju HUT Sumbawa ke-66

Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, dalam laporannya menyampaikan bahwa fashion street ini bukan sekadar pameran busana.

"Ini adalah ruang edukasi dan promosi untuk membangun ekosistem tenun yang kuat, mulai dari penenun di desa hingga desainer nasional. Gelaran ini juga merupakan 'pemanasan' menyambut HUT Kabupaten Sumbawa ke-66 pada Januari mendatang," ungkapnya.

Kebijakan Konkret: Tenun Jadi Pakaian Dinas

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menegaskan bahwa komitmen pelestarian budaya harus dibarengi dengan tindakan ekonomi. Ia telah mengeluarkan Surat Edaran yang mewajibkan penggunaan batik dan tenun khas daerah sebagai pakaian dinas.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi ASN, tetapi juga merambah ke instansi vertikal, BUMN, hingga BUMD di wilayah Kabupaten Sumbawa.

 "Ini strategi konkret. Kita menciptakan pasar. Namun, saya ingatkan para pengrajin dan dinas terkait untuk menjaga kualitas dan kesinambungan pasokan. Jangan sampai ketika permintaan (demand) naik, kita tidak siap," tegas Bupati Jarot dalam sambutannya.

Parade Wastra: Dari Pejabat Hingga Desainer Lokal

Kemeriahan mencapai puncaknya saat para petinggi daerah tampil bak model profesional. Mengikuti jejak Gubernur, tampak Bupati Sumbawa bersama istri, Wakil Bupati bersama Ketua GOW, serta pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa melangkah anggun di atas runway terbuka.

Tak ketinggalan, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama pasangan turut memamerkan ragam motif tenun yang dikemas dalam desain modern, baik formal maupun kasual. Kehadiran desainer lokal yang memadukan nilai tradisi dengan sentuhan kekinian membuktikan bahwa tenun Sumbawa sangat fleksibel untuk tren mode masa depan.

Acara semakin hangat dengan penampilan penyanyi kebanggaan Sumbawa, Ririn Hermansyah, yang suaranya membius penonton hingga akhir acara.

Sumbawa Tenun Fashion Street sukses mengirimkan pesan kuat: bahwa tenun adalah identitas yang hidup dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Kolaborasi apik antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Dekranasda, dan para pengrajin di tingkat akar rumput menjadi modal besar bagi Sumbawa untuk membawa wastra lokalnya ke panggung internasional.(AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 20:47:21 +0800 amr
Bupati Sumbawa Hadiri Peringatan HUT NTB ke&67 Bertema “Gerak Cepat NTB Hebat” https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-hadiri-peringatan-hut-ntb-ke-67-bertema-gerak-cepat-ntb-hebat https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-hadiri-peringatan-hut-ntb-ke-67-bertema-gerak-cepat-ntb-hebat Bupati Sumbawa Hadiri Peringatan HUT NTB ke-67 Bertema “Gerak Cepat NTB Hebat”

 

Lombok Tengah.Amarmedia.co.id— Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., didampingi Ketua TP PKK Kab. Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, menghadiri acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ke-67 yang berlangsung di Lapangan Parade Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Praya, Lombok Tengah, Rabu (17/12/2025).

Kehadiran Bupati Sumbawa tersebut menjadi wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap semangat kebersamaan dan percepatan pembangunan Nusa Tenggara Barat sebagaimana diusung dalam tema HUT NTB ke-67, “Gerak Cepat NTB Hebat.”

Syukuran HUT NTB ke-67 ini dihadiri Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri SE., M.IP, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati dan wali kota se-NTB, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pelajar dan mahasiswa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan Pataka Lambang NTB oleh Bupati Lombok Tengah kepada Gubernur NTB, dilanjutkan dengan pembacaan sejarah NTB sebagai refleksi perjalanan pembangunan daerah.

Suasana syukuran semakin semarak dengan penampilan tarian kolosal Sasak Dance, Live Orchestra oleh Namone Sarre Orchestra & Choir, serta Simfoni KSB Choir yang membawakan lagu “NTB Makmur Mendunia,” menghadirkan nuansa budaya yang kental dan penuh makna.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB menyampaikan rasa syukur atas peringatan HUT ke-67 Provinsi NTB serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak cepat, berinovasi, dan berkolaborasi dalam mewujudkan NTB Makmur Mendunia.

Di akhir acara, Gubernur NTB didampingi Wakil Gubernur NTB menyerahkan ASN Award serta meluncurkan sejumlah proyek strategis Provinsi NTB sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan khidmat. Para tamu undangan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Provinsi NTB, mencerminkan kekayaan budaya serta semangat persatuan dalam keberagaman di Nusa Tenggara Barat (AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 20:41:34 +0800 amr
HUT Ke&47 FKPPI Momentum Perkuat Soliditas https://amarmedia.co.id/hut-ke-47-fkppi-momentum-perkuat-soliditas https://amarmedia.co.id/hut-ke-47-fkppi-momentum-perkuat-soliditas HUT Ke-47 FKPPI Momentum Perkuat Soliditas

Medan,Amarmedia.co.id - Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-47 FKPPI yang digelar PD II FKPPI Sumut berlangsung sederhana tapi penuh makna. Dalam momen peringatan HUT ke-47 FKPPI tersebut, panitia juga memberi taliasih 200 paket sembako kepada kaum ibu (Lansia).

Ketua PD II FKPPI Sumut, Kharuddin Syah, SE, dalam sambutannya, Sabtu (20/12) mengatakan, HUT kali ini sengaja digelar secara sederhana, singkat tapi tetap penuh makna. Karena saat ini kondisi, masih dalam suasana duka akibat bencana Sumatera. 

"Acara HUT kali ini memang kita buat sederhana saja, singkat tapi penuh hikma. Karena kita masih dalam suasana duka bencana Sumatera. Mari kita jadikan HUT ke-47 FKPPI ini sebagai momentum memperkokoh soliditas organisasi dalam merawat semangat kebangsaan dan mengajak kader FKPPI membangun negeri ,"jelasnya. 

Sebelumnya, PD II FKPPI Sumut juga telah melaksanakan rangkaian kegiatan mulai dari, ziarah ke makam pahlawan, pembagian nasi bungkus pada pengguna jalan dan penyaluran 200 paket sembako kepada yang membutuhkan. "Sekitar 40 persen penerima paket sembako sudah berusia lanjut. Ini tanda cinta kami pada para orangtua kami. Ini yang bisa kami buat dalam suasana duku di Sumut,"jelas Khairuddin Syah atau yang akrab disapa H. Buyung. 

Dalam kesempatan itu, H Buyung juga mengajak semua kader FKPPI untuk bersatu dan jangan terpecah belah. "Jangan lagi terpecah-pecah. Mari kita bangun FKPPI. Regenerasi perlu, kami mengharapkan regenerasi yang benar. Semoga Allah memberikan yang terbaik kepada kita semua,"jelasnya. 

Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas melalui, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Medan, Andy Mario Siregar dalam sambutannya, mengucapkan Dirgahayu ke-47 FKPPI. Dalam 47 tahun perjalanannya, FKPPI telah menunjukkan komitmennya dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. "Saya berharap kepengurusan yang baru dapat menguatkan konsolidasi serta menjadi mitra strategis Pemko Medan dalam mengawal pembangunan. Dirgahayu FKPPI Ke-47,"ungkapnya. 

Sementara, Ketua Panitia HUT ke-47 FKPPI, Ibrahim Martabaya, SP mengatakan, perjalanan ini tidak terlepas dari kerja keras bersama. Dalam semangat memperkuat solidaritas dan merawat kebinekaan. "Dalam kesempatan ini kami menyampaikan duka cita mendalam untuk korban bencana Sumatera. Terimakasih semua pihak yang sudah membantu menyukseskan acara HUT Ke-47 FKPPI,"tukasnya. (Tim)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 20:32:08 +0800 amr
FISIPOL UNSA Bedah Satu Tahun Pemerintahan Jarot–Ansori, Ancaman Fiskal Jadi Alarm Serius https://amarmedia.co.id/fisipol-unsa-bedah-satu-tahun-pemerintahan-jarotansori-ancaman-fiskal-jadi-alarm-serius https://amarmedia.co.id/fisipol-unsa-bedah-satu-tahun-pemerintahan-jarotansori-ancaman-fiskal-jadi-alarm-serius FISIPOL UNSA Bedah Satu Tahun Pemerintahan Jarot–Ansori, Ancaman Fiskal Jadi Alarm Serius

 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id (20 Desember 2025) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Samawa (FISIPOL UNSA) menyelenggarakan Seminar Kebijakan Publik bertajuk “Refleksi Jelang Satu Tahun Pemerintahan Jarot – Ansori: Tantangan dan Arah Pembangunan Sumbawa”.

Seminar ini digelar dalam rangkaian Dies Natalis Universitas Samawa (UNSA) ke-27, Sabtu (20/12/25), sebagai bentuk kontribusi nyata dunia akademik terhadap pembangunan daerah.

Acara yang dihadiri Ratusan peserta dari kalangan birokrat, legislator, akademisi, dan mahasiswa ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk mengakselerasi pembangunan di tengah keterbatasan fiskal.

Dalam seminar tersebut sejumlah tokoh penting pembicara kunci. Yakni, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP; Kepala BAPPEDA Dr. Dedy Heriwibowo, M.Si; Ketua DPRD Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov; pakar kebijakan dari Matadata Institute Nurdin Ranggabarani, SH., MH; serta akademisi FISIPOL UNSA Muhammad Yamin, SE., M.Si. Diskusi dimoderatori oleh Dr. Ardiansyah, S.IP., M.Si.

Isu utama yang mendominasi diskusi adalah ancaman pengetatan anggaran daerah pada tahun depan. Kepala BAPPEDA, Dr. Dedy Heriwibowo, memaparkan data kritis tentang penurunan drastis transfer pusat.

“Transfer pusat ke daerah (TKDD) turun signifikan. Untuk Kabupaten Sumbawa, Dana Bagi Hasil (DBH) diproyeksikan turun 87,68% pada 2026. Ini akan mempengaruhi ruang fiskal dan kecepatan program prioritas,” tegas Dedy.

Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah harus segera melakukan identifikasi dan penajaman prioritas belanja. “Kita harus memprioritaskan alokasi anggaran belanja pokok dibandingkan belanja penunjang, dengan memperhatikan aspek urgensi dan manfaat langsung untuk masyarakat,” tambahnya.

Gambaran tantangan tersebut diamini akademisi Muhammad Yamin, yang menyebut kondisi ini sebagai “badai fiskal”. “Jika kondisi fiskal kita demikian, apa yang akan kita lakukan?” tanyanya retoris.

Yamin lalu mengajukan solusi strategis, yaitu dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Meningkatkan PAD melalui tarif pajak komoditas unggulan seperti udang dan rumput laut diprediksi bisa memberikan tambahan hingga Rp 462 miliar, tentu jika didukung regulasi yang memberi kewenangan,” paparnya.

Di tengah tantangan ke depan, Bupati Haji Syarafuddin Jarot memaparkan sejumlah capaian fondasional selama satu tahun kepemimpinan. “Satu tahun pertama adalah fase konsolidasi, pembenahan fondasi tata kelola, dan penyiapan arah lompatan pembangunan jangka menengah,” ujarnya.

Beberapa indikator kinerja yang dibanggakan antara lain pertumbuhan ekonomi yang mencapai 4,26% pada Triwulan II-2025, peningkatan presentase jalan dalam kondisi mantap, serta komitmen lingkungan melalui gerakan “Sumbawa Hijau Lestari”. “Tanam Pohon, Lindungi Hutan, Alam akan menjaga Kita,” seru orang nomor satu di daerah ini mengingatkan.

Namun, ia juga tak menampik bahwa tuntutan masyarakat masih besar. “Survei menunjukkan tiga tuntutan utama, yakni pembukaan lapangan kerja, percepatan pembangunan jalan di daerah terpencil, dan penanganan lingkungan yang lebih tegas,” tandasnya.

Untuk itu, Bupati yang disapa Haji Jarot menekankan pentingnya kolaborasi. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami mengajak semua pihak untuk ikut mengawal, mengkritisi, dan mendukung pembangunan,” ajaknya.

Dalam paparanya beliau juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam dunia pendidikan yakni mendorong percepatan pembentukan Tim Pendirian Fakultas Kedokteran Universitas Samawa yang siap didukung melalui APBD Perubahan Tahun 2026.

Ketua DPRD Nanang Nasiruddin menegaskan komitmen dewan sebagai mitra yang kritis namun solutif. “DPRD tetap menjadi mitra sejajar pemerintah dalam mengaudit kinerja dan menguatkan komitmen untuk rakyat,” jelasnya.

Ia menyoroti perlunya respons cepat terhadap persoalan riil di lapangan. “DPRD mendorong respons cepat terhadap konflik lahan, infrastruktur jalan di wilayah terpencil, dan ketersediaan pupuk bagi petani,” tegas Nanang.

Di akhir pemaparannya, ia mengingatkan semua pihak untuk fokus pada tujuan bersama. “Rakyat tidak butuh perdebatan, mereka butuh kesejahteraan yang nyata. Mari buang ego sektoral, perkuat kolaborasi!” serunya.

Selanjutnya, Nurdin Ranggabarani menyoroti Program Strategis Nasional (PSN) sebagai momentum krusial untuk Sumbawa. “PSN jadi momentum untuk memperkuat SDM dan infrastruktur di Pulau Sumbawa,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kehadiran PSN harus dimanfaatkan untuk membangun fondasi jangka panjang, bukan hanya proyek fisik semata.

“Ini peluang emas untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal dan menyelesaikan tantangan infrastruktur dasar yang masih menghambat pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,” jelas Direktur Eksekutif Matadata Institute tersebut.

Sementara dalam diskusi yang berlangsung hangat fokus pada potensi besar yang belum tergarap optimal, khususnya dari sektor kelautan. Muhammad Yamin memaparkan bahwa nilai produksi Teluk Saleh pada 2023 mencapai Rp 15,9 triliun, namun mayoritas masih diekspor sebagai bahan mentah.

“Peluang hilirisasi dan industri pengolahan berbasis UMKM di sektor ini masih sangat terbuka,” kata Yamin.

Dari seluruh diskusi, dirumuskan beberapa rekomendasi strategis yang terbagi dalam empat pilar: (1) Optimalisasi fiskal dan PAD, (2) Penguatan ekonomi lokal melalui hilirisasi dan UMKM, (3) Percepatan tata kelola dan digitalisasi layanan, serta (4) Pemberdayaan SDM dan konsistensi program lingkungan.

Moderator seminar, Dr. Ardiansyah, menyatakan bahwa rekomendasi ini akan didokumentasikan dan diserahkan kepada pemerintah daerah dan DPRD sebagai bahan pertimbangan perencanaan tahun 2026.

“Seminar ini adalah bentuk kontribusi akademisi dalam rangka Dies Natalis UNSA untuk memberikan perspektif dan opsi kebijakan, terutama dalam menghadapi tahun yang penuh tantangan ini,” tutup Ardiansyah. (AM/SR)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 20:19:41 +0800 amr
Jelang 1 Tahun Pemerintahan Jarot&Ansori: Sinergi Eksekutif&Legislatif Hadapi Tantangan Fiskal demi Sumbawa Unggul https://amarmedia.co.id/jelang-1-tahun-pemerintahan-jarot-ansori-sinergi-eksekutif-legislatif-hadapi-tantangan-fiskal-demi-sumbawa-unggul https://amarmedia.co.id/jelang-1-tahun-pemerintahan-jarot-ansori-sinergi-eksekutif-legislatif-hadapi-tantangan-fiskal-demi-sumbawa-unggul Jelang 1 Tahun Pemerintahan Jarot-Ansori: Sinergi Eksekutif-Legislatif Hadapi Tantangan Fiskal demi Sumbawa Unggul

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Memasuki satu tahun masa pemerintahan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Sumbawa menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika pembangunan. Hal ini mengemuka dalam Seminar Kebijakan Publik yang digelar FISIPOL Universitas Samawa (UNSA), Sabtu (20/12/2025).

Kebijakan Bupati: Konsolidasi dan Lompatan Pembangunan

Bupati Sumbawa, Haji Jarot, menegaskan bahwa satu tahun pertama kepemimpinannya adalah fase krusial untuk membenahi tata kelola pemerintahan. Meski dihadapkan pada tantangan global, indikator ekonomi Sumbawa menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan mencapai 4,26% pada pertengahan 2025.

"Satu tahun ini adalah fase konsolidasi. Kami sedang menyiapkan arah lompatan pembangunan jangka menengah. Fokus kami bukan hanya infrastruktur fisik, tapi juga fondasi sumber daya manusia, termasuk komitmen mendukung berdirinya Fakultas Kedokteran UNSA melalui APBD 2026," ujar Bupati Jarot.

Dirinya juga menekankan pentingnya kolaborasi luas, mengingat tuntutan masyarakat akan lapangan kerja dan perbaikan infrastruktur di wilayah terpencil masih sangat tinggi.

Perspektif DPRD: Mitra Kritis yang Solutif

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, dalam presentasinya bertajuk "Sinergi Mewujudkan Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera", mengapresiasi stabilitas ekonomi dan pemerataan pembangunan yang mulai menyentuh akar rumput (Gini Rasio 0,379). Namun, ia menegaskan bahwa DPRD akan tetap menjalankan fungsi "audit kinerja" yang ketat.

"DPRD adalah mitra sejajar. Kami mengapresiasi capaian WTP dan harmonisasi anggaran, namun kami juga memberikan catatan kritis. Rakyat tidak butuh perdebatan ego sektoral; mereka butuh respons cepat atas konflik lahan, infrastruktur terpencil, dan ketersediaan pupuk," tegas Nanang.

Alarm Fiskal 2026: Tantangan Bersama

Isu paling krusial yang mengemuka dalam refleksi ini adalah "Badai Fiskal" 2026. Kepala BAPPEDA, Dr. Dedy Heriwibowo, mengungkap proyeksi penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat hingga 87,68%. Menanggapi hal ini, baik Bupati maupun DPRD sepakat pada dua langkah strategis:

Pertama : Optimalisasi PAD

DPRD mendorong keberanian pemerintah menggali potensi pajak baru, seperti tarif pajak komoditas unggulan (udang dan rumput laut) yang berpotensi menyumbang hingga Rp462 miliar.

Kedua :  Penajaman Prioritas.

Bupati dan DPRD berkomitmen mengalihkan anggaran dari belanja penunjang ke belanja pokok yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Harapan ke Depan: Fokus pada Kesejahteraan Nyata

Menutup refleksi satu tahun ini, legislatif dan eksekutif menyepakati empat pilar rekomendasi strategis hasil kajian akademisi UNSA:

1. Optimalisasi Fiskal: Kemandirian anggaran melalui PAD.

2. Hilirisasi Ekonomi: Mengolah bahan mentah sektor kelautan (Teluk Saleh) menjadi produk bernilai tambah.

3.Digitalisasi Layanan: Mempercepat tata kelola birokrasi yang efektif.

4.Investasi SDM & Lingkungan: Menjaga kelestarian alam melalui "Sumbawa Hijau Lestari" dan akses pendidikan-kesehatan berkualitas.

"Mari buang ego sektoral. Tahun kedua adalah momentum untuk membuktikan bahwa kolaborasi kita benar-benar membawa kesejahteraan nyata bagi rakyat Sumbawa," pungkas Nanang Nasiruddin. (AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 20:11:06 +0800 amr
Kawal Implementasi UU KIP, Komisi Informasi NTB Nobatkan Pemkab Sumbawa sebagai Badan Publik Informatif 2025 https://amarmedia.co.id/kawal-implementasi-uu-kip-komisi-informasi-ntb-nobatkan-pemkab-sumbawa-sebagai-badan-publik-informatif-2025 https://amarmedia.co.id/kawal-implementasi-uu-kip-komisi-informasi-ntb-nobatkan-pemkab-sumbawa-sebagai-badan-publik-informatif-2025 Kawal Implementasi UU KIP, Komisi Informasi NTB Nobatkan Pemkab Sumbawa sebagai Badan Publik Informatif 2025

Mataram.Amarmedia.co.id — Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB secara resmi memberikan penghargaan tertinggi kepada sejumlah badan publik dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025. Dalam gelaran yang berlangsung di Ballroom Rinjani, Hotel Lombok Raya, Kamis (18/12/2025), Pemerintah Kabupaten Sumbawa dinyatakan sukses meraih predikat Badan Publik Informatif.

Ketua KI NTB, Drs. H. M. Zaini, M.Si., menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan puncak dari rangkaian panjang kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan secara ketat dan transparan.

Ketua KI NTB menegaskan bahwa predikat "Informatif" tidak diberikan secara instan, melainkan melalui proses penilaian komprehensif yang berlangsung selama lima bulan.

"Anugerah ini adalah hasil dari monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik yang kami laksanakan sejak Juli hingga November 2025. Kami memberikan penghargaan kepada badan publik yang dinilai paling konsisten dalam menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan informasi sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan," ujar H. M. Zaini.

 Dorongan Menuju Transparansi Proaktif

Senada dengan semangat yang diusung KI NTB, Gubernur NTB H. Lalu Muhammad Iqbal dalam sambutannya turut mengapresiasi kerja keras KI dalam mendorong keterbukaan informasi. Gubernur menekankan pentingnya transisi dari keterbukaan informasi yang bersifat pasif menjadi aktif.

KI NTB pun berkomitmen untuk terus mengawal arsitektur keterbukaan informasi hingga ke level paling mikro di setiap OPD, guna memastikan masyarakat mendapatkan hak atas informasi secara mudah dan cepat.

Apresiasi Atas Komitmen Kabupaten Sumbawa

Kabupaten Sumbawa, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, dinilai berhasil menunjukkan komitmen kolektif. Pencapaian ini membuktikan bahwa Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Sumbawa telah menjalankan fungsinya dengan baik.

Dalam wawancara singkat, Sekda Sumbawa menyampaikan bahwa predikat ini menjadi landasan kuat bagi pemerintah daerah untuk memastikan transparansi berjalan di semua lini.

Komitmen KI NTB ke Depan

Melalui penganugerahan ini, Komisi Informasi NTB berharap badan publik yang telah meraih predikat "Informatif" dapat mempertahankan kualitas layanannya. Sebaliknya, bagi badan publik yang masih berada di kategori "Cukup" atau "Menuju Informatif", KI NTB akan terus melakukan pembinaan agar budaya transparansi menjadi standar utama pelayanan publik di seluruh Provinsi NTB.(AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 19:34:41 +0800 amr
Gubernur NTB Dorong Transformasi Keterbukaan Informasi: "Jangan Tunggu Diminta, Harus Proaktif!" https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dorong-transformasi-keterbukaan-informasi-jangan-tunggu-diminta-harus-proaktif https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dorong-transformasi-keterbukaan-informasi-jangan-tunggu-diminta-harus-proaktif Gubernur NTB Dorong Transformasi Keterbukaan Informasi: "Jangan Tunggu Diminta, Harus Proaktif!"

Mataram.Amarmedia.co.id — Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr.H. Lalu Muhammad Iqbal, menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam tata kelola informasi publik di seluruh wilayah NTB. Hal ini disampaikannya saat menghadiri sekaligus memberikan penghargaan dalam acara Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 yang berlangsung di Ballroom Rinjani, Hotel Lombok Raya, Kamis (18/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang berhasil meraih predikat tertinggi sebagai Badan Publik Informatif tingkat Provinsi NTB tahun 2025.

Transformasi dari Pasif ke Aktif

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Beliau menyoroti perlunya pergeseran budaya kerja di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Saya berharap keterbukaan informasi yang selama ini masih bersifat pasif—yakni menunggu permintaan masyarakat—dapat segera bertransformasi menjadi aktif. Badan publik tidak boleh lagi menunggu diminta, melainkan harus proaktif menyediakan akses informasi yang memang menjadi hak publik," tegas H. Lalu Muhammad Iqbal.

Membangun Arsitektur Informasi yang Terintegrasi

Gubernur juga memaparkan visinya mengenai arsitektur keterbukaan informasi yang jelas dan terintegrasi. Menurutnya perbaikan harus dimulai dari unit terkecil atau level mikro di masing-masing OPD agar data yang disajikan akurat dan mudah diakses oleh warga.

"Kita butuh sistem yang terintegrasi. Jika arsitekturnya jelas dari level mikro, maka tata kelola informasi publik kita akan jauh lebih efektif dan transparan," tambahnya.

Apresiasi untuk Kabupaten Sumbawa

Capaian Kabupaten Sumbawa yang diterima oleh Sekretaris Daerah,Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, menjadi bukti nyata keberhasilan sinkronisasi kebijakan antara tingkat provinsi dan kabupaten. Gubernur berharap keberhasilan Sumbawa dalam menerapkan asas transparansi ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.

Penghargaan ini merupakan hasil pemantauan dan evaluasi ketat yang dilakukan oleh Komisi Informasi (KI) NTB sejak Juli hingga November 2025. Dengan predikat "Informatif", Kabupaten Sumbawa dinilai telah memberikan jaminan bahwa tata kelola pembangunan dan pemerintahan di wilayah tersebut berjalan di atas koridor transparansi yang kuat (AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 19:28:46 +0800 amr
Terima Anugerah 'Informatif', Sekda Budi Prasetiyo: Transparansi Harus Mengakar Hingga ke Tingkat Desa https://amarmedia.co.id/terima-anugerah-informatif-sekda-budi-prasetiyo-transparansi-harus-mengakar-hingga-ke-tingkat-desa https://amarmedia.co.id/terima-anugerah-informatif-sekda-budi-prasetiyo-transparansi-harus-mengakar-hingga-ke-tingkat-desa Terima Anugerah 'Informatif', Sekda Budi Prasetiyo: Transparansi Harus Mengakar Hingga ke Tingkat Desa

Mataram.Amarmedia.co.id – Capaian gemilang kembali diraih Pemerintah Kabupaten Sumbawa di penghujung tahun 2025. Mewakili Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menerima penghargaan sebagai Badan Publik Informatif dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Provinsi NTB, Kamis (18/12/2025).

Penghargaan bergengsi yang diserahkan di Ballroom Rinjani, Hotel Lombok Raya, Mataram ini bukan sekadar seremonial bagi Dr. Budi Prasetiyo. Menurutnya, predikat ini adalah validasi bahwa mesin birokrasi di Tana Samawa telah berjalan di atas rel yang benar, khususnya dalam hal akuntabilitas dan transparansi.

Bukan Kerja Satu Orang

Usai menerima penghargaan, Sekda menekankan bahwa status 'Informatif' ini adalah buah manis dari kerja keras bersama (kolektif). Ia mengapresiasi sinergi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), serta Dinas Kominfotiksandi yang dinakhodai Drs. Hasanuddin.

“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif. Ini menandakan bahwa Kabupaten Sumbawa pada prinsipnya sudah menerapkan asas-asas transparansi. Pemberian anugerah ini memastikan bahwa pengelolaan pembangunan dan pemerintahan kita berjalan dengan baik,” ungkap Sekda Budi.

Target Berikutnya: Transparansi di Tingkat Desa

Tak ingin berpuas diri, Sekda Budi langsung membidik target selanjutnya. Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi tidak boleh berhenti di level kabupaten saja, melainkan harus menetes hingga ke lapisan pemerintahan paling depan, yakni pemerintah desa.Ia memproyeksikan kebijakan transparansi yang menyeluruh (holistik) di masa mendatang.

“Ke depan, harus ada penguatan-penguatan, terutama di sektor terdepan. Transparansi pemberian informasi kepada publik harus dimulai dari lapisan tingkat kabupaten hingga ke tingkat desa. Ini akan menjadi kebijakan menyeluruh kita,” tegasnya visioner.

Transformasi Menjadi Proaktif

Visi pemda Sumbawa ini selaras dengan arahan Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, yang turut hadir dalam acara tersebut. Gubernur menekankan pentingnya transformasi layanan informasi dari yang bersifat "pasif" (menunggu diminta) menjadi "aktif" (menyediakan sebelum diminta).

“Arsitektur keterbukaan informasi harus jelas. Badan publik tidak lagi menunggu, melainkan proaktif menyediakan akses informasi yang tidak bersifat rahasia,” pesan Gubernur.

Turut mendampingi Sekda dalam penerimaan penghargaan tersebut, Kepala Dinas Kominfotiksandi Sumbawa Drs. Hasanuddin dan Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Muhammad Jufri, S.Sos., M.Si.

Anugerah ini sendiri merupakan puncak dari monitoring dan evaluasi ketat yang dilakukan Komisi Informasi (KI) NTB sejak Juli hingga November 2025, di mana Sumbawa dinilai konsisten mematuhi perundang-undangan keterbukaan informasi publik.

“Kami berkomitmen menjadikan budaya keterbukaan informasi sebagai fondasi pelayanan publik yang responsif dan terpercaya bagi masyarakat Sumbawa,” tutup Sekda. (AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 19:20:31 +0800 amr
Ditutup Gubernur NTB, Turnamen Bulutangkis Gubernur Cup 2025 Berlangsung Sukses https://amarmedia.co.id/ditutup-gubernur-ntb-turnamen-bulutangkis-gubernur-cup-2025-berlangsung-sukses https://amarmedia.co.id/ditutup-gubernur-ntb-turnamen-bulutangkis-gubernur-cup-2025-berlangsung-sukses Ditutup Gubernur NTB, Turnamen Bulutangkis Gubernur Cup 2025 Berlangsung Sukses

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Kejuaraan bulutangkis Gubernur NTB Cup 2025 tingkat pelajar resmi berakhir pada Jum’at (19/12/25) Sore di Gedung Bulutangkis Pragas Sumbawa. Turnamen yang diselenggarakan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Sumbawa ini berlangsung sukses dan ditutup langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal. 

Turnamen ini merupakan rangkaian dalam memeriahkan HUT NTB ke – 67. Selain Gubernur NTB, hadir pula Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohammad Ansori, Ketua PBSI Sumbawa, H. M. Berlian Rayes S.Ag., M.M.Inov, Ketua KONI Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH, Wakil Ketua II DPRD Sumbawa, Gitta Liesbano SH M.Kn, Wakil Ketua III DPRD Sumbawa, Zulfikar Demitry MH, perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi NTB, sejumlah kepala OPD, anggota DPRD dan anggota Forkopimda lingkup Pemkab Sumbawa.

Acara penutupan juga semakin semarak ketika berlangsungnya pertandingan ekshibisi antara Gubernur NTB bersama Ketua PBSI Sumbawa melawan Bupati Sumbawa bersama Ketua KONI Sumbawa.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal mengaku senang dan bangga atas digelarnnya kejuaraan bulutangkis Tingkat pelajar se-NTB ini. Ia menilai kejuaraan ini menjadi wadah dalam memunculkan atlet bertalenta dari NTB.

“Mudahan-mudahan dari kompetisi ini akan lahir pemain nasional, Pelatnas dari NTB,” ujarnya.

Gubernur Iqbal mengaku salut dengan Ketua PBSI Sumbawa yang telah menjadi inisiator dalam menggelar kejuaraan bulutangkis tingkat pelajar se-NTB

“Selamat kepada Ketua PBSI Sumbawa yang sudah menginisiasi kegiatan ini dan dengan dukungan ketua koni dan teman-teman sekalian. Selamat dan terimakasih juga kepada panitia dan dukungan semuah pihak. Mudahan-mudahan kegiatan serupa lebih sering diadakan di masa yang akan datang,” jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh Bupati Sumbawa Ir. Syarafuddin Jarot. Dikatakan, momen kejuaraan ini merupakan kebangkitan PBSI Sumbawa dalam mengembangkan olahraga bulutangkis di Kabupaten Sumbawa. 

“Mudah-mudahan acara ini diadakan secara reguler setiap tahunnya. Selamat kepada anak-anak yang sudah menjadi juara dan yang belum mendapatkan juara harus berlatih lagi dan rebut juara di turnamen selanjutnya,” katanya.

Kedepan, Bupati Jarot akan berupaya agar lapangan bulutangkis pragas dapat dibenahi. Sehingga kejuaraan seperti ini bisa diselenggarakan lebih besar lagi.

Sebelumnya, Ketua PBSI Sumbawa H. M. Berlian Rayes S.Ag., M.M.Inov dalam laporannya merasa bersyukur atas suksesnya kejuaraan bulutangkis Gubernur NTB Cup 2025. Selain karena berjalan dengan lancar, capaian peserta juga jauh melebihi dari target dengan total 268 peserta.

Dikatakan H. Berlian – akrabnya disapa, kejuaraan ini merupakan agenda pertama yang digelar oleh PBSI Sumbawa. Kedepan ia berharap, kejuaraan bulutangkis akan dapat dilangsungkan secara rutin setiap tahunnya.

“Ini merupakan agenda pertama dengan mengadakan turnamen piala bergulir, harapannya kedepan bisa terus berlangsung. Kami yakin hal tersebut dapat terwujud karena kami percaya Gubernur NTB juga sangat mencintai olahraga bulutangkis,” ujarnya.

Wakil Ketua I DPRD Sumbawa ini juga berharap agar Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa dapat membenahi Lapangan Bulutangkis Pragas Sumbawa. Karena memang sejak didirikannya lapangan tersebut belum pernah dilakukan pembenahan.

“Terimakasih kepada seluruh sponsor, panitia dan semua pihak yang turut mendukung dalam mensukseskan kegiatan ini,” tutupnya.(AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 14:05:12 +0800 amr
Wujud Nyata Sinergi, Bupati Jarot Resmikan 36 Rumah Layak Huni dan Bantuan UMKM Hasil Kolaborasi Baznas & Bank NTB Syariah https://amarmedia.co.id/wujud-nyata-sinergi-bupati-jarot-resmikan-36-rumah-layak-huni-dan-bantuan-umkm-hasil-kolaborasi-baznas-bank-ntb-syariah https://amarmedia.co.id/wujud-nyata-sinergi-bupati-jarot-resmikan-36-rumah-layak-huni-dan-bantuan-umkm-hasil-kolaborasi-baznas-bank-ntb-syariah Wujud Nyata Sinergi, Bupati Jarot Resmikan 36 Rumah Layak Huni dan Bantuan UMKM Hasil Kolaborasi Baznas & Bank NTB Syariah

Sumbawa,Amarmedia.co.id - ( 20 Desember 2025) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali membuahkan hasil nyata. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., meresmikan puluhan unit Rumah Layak Huni (RLH) serta menyalurkan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan yang dipusatkan di belakang Pasar Labuhan Sumbawa ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Baznas RI, Baznas Provinsi NTB, Baznas Kabupaten Sumbawa, serta kemitraan strategis dengan Bank NTB Syariah.

Capaian Luar Biasa di Tahun 2025

Dalam laporannya, Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, total sebanyak 36 unit Rumah Layak Huni telah dibangun.

"Alhamdulillah, hari ini diresmikan 26 unit rumah hasil kerja sama Baznas RI, Provinsi, dan Kabupaten. Selain itu, terdapat 10 unit rumah hasil kerja sama dengan Bank NTB Syariah yang saat ini dalam proses penyelesaian. Kami juga menyalurkan 20 unit gerobak UMKM beserta bantuan modal usaha serta peresmian 2 unit Gerai Zakat," jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola Baznas akan terus dijalankan secara amanah dan profesional demi keberkahan daerah Sumbawa Tana Intan Bulaeng.

Apresiasi dari Provinsi: Kinerja "Dua Bulan" yang Luar Biasa

Ketua Baznas Provinsi NTB, Dr. L. Muhammad Iqbal Murad, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus Baznas Kabupaten Sumbawa yang baru.

"Usia kepengurusan ini baru dua bulan, namun kinerjanya sangat luar biasa. Manfaat zakat benar-benar dirasakan langsung oleh para mustahik (penerima manfaat). Hubungan kemitraan dengan Pemda harus terus dijaga, karena kita tidak mungkin bisa berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah," tegas Dr. Lalu Iqbal.

Bupati Jarot: "Program yang Menyentuh Hati Rakyat"

Meski prosesi peresmian diwarnai rintik hujan, antusiasme masyarakat dan jajaran pemerintah tetap tinggi. Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh muzakki (pembayar zakat) dan pengelola Baznas.

"Program-program ini benar-benar nyata dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah. Rumah yang layak dan bantuan alat usaha adalah fondasi bagi keluarga untuk mandiri. Saya berterima kasih atas kerja keras Baznas yang telah mengelola dana umat dengan sangat baik," ujar Bupati Jarot penuh syukur.

Bupati kemudian secara simbolis melakukan pengguntingan pita dan membuka pintu salah satu rumah warga di Labuhan Sumbawa sebagai tanda penyerahan kunci kepada pemilik rumah. Agenda dilanjutkan dengan penyerahan 20 unit gerobak UMKM di Kantor Baznas Kabupaten Sumbawa pada siang harinya.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa, Camat Labuhan Badas, Kepala Desa Labuhan Sumbawa, serta Kepala Desa Karang Dima.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program pengentasan kemiskinan melalui penyaluran ZIS di lembaga resmi agar manfaatnya semakin meluas bagi pembangunan daerah.(AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 14:00:09 +0800 amr
Ketua KONI Sumbawa Apresiasi Suksesnya Kejuaraan Bulutangkis Gubernur Cup 2025 https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-apresiasi-suksesnya-kejuaraan-bulutangkis-gubernur-cup-2025 https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-apresiasi-suksesnya-kejuaraan-bulutangkis-gubernur-cup-2025 Ketua KONI Sumbawa Apresiasi Suksesnya Kejuaraan Bulutangkis Gubernur Cup 2025

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH, mengapresiasi kejuaraan Bulutangkis Gubernur Cup 2025, yang digelar oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Sumbawa, yang dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 15 sampai 19 Desember 2025. 

Kejuaraan Bulutangkis Gubernur Cup 2025 ini sendiri diikuti oleh 268 peserta, yang merupakan untuk memeriahkan HUT NTB ke – 67.

Rafiq – akrab Ketua KONI Sumbawa disapa mengatakan sangat gembira melihat kejuaraan ini yang dinilai bagian dalam pembinaan cabang olahraga bulutangkis usia muda dan dinilai cukup banyak peminat.

“Atas nama KONI, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PBSI Sumbawa yang sudahmenyelenggarakan kegiatan kompetisi sebagai bagian dari proses pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet berbakat,” ujarnya.

Rafiq menilai kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, namun merupakan bagian dalam menggelorakan kembali cabang olahraga bulutangkis di NTB, khususnya di Kabupaten Sumbawa.

“Melalui kompetisi, kita bisa melihat bibit-bibit muda yang memiliki talenta. Sehingga kedepannya bisa dilakukan pembinaan,” tambahnya.

KONI Sumbawa tegas Rafiq, berkomitmen akan terus mendukung semua cabang olahraga termasuk bulutangkis dalam mengadakan turnamen-turnamen yang menjadi wadah para atlet dalam menunjukan hasil dari Latihannya selama ini. 

“Mari kita jadikan kejuaraan ini sebagai batu loncatan menuju prestasi yang lebih tinggi,” pungkasnya. (AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 11:25:25 +0800 amr
Kota Mataram Sabet Juara Umum, Ini Nama Para Juara di Kejuaraan Bulutangkis Gubernur NTB Cup 2025 https://amarmedia.co.id/kota-mataram-sabet-juara-umum-ini-nama-para-juara-di-kejuaraan-bulutangkis-gubernur-ntb-cup-2025 https://amarmedia.co.id/kota-mataram-sabet-juara-umum-ini-nama-para-juara-di-kejuaraan-bulutangkis-gubernur-ntb-cup-2025 Kota Mataram Sabet Juara Umum, Ini Nama Para Juara di Kejuaraan Bulutangkis Gubernur NTB Cup 2025

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Sebanyak 268 pelajar dari berbagai Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Barat mengikuti kejuaraan Bulutangkis Gubernur Cup 2025 yang diselenggarakan oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Sumbawa. Turnamen yang dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 15 sampai 19 Desember 2025 ini berjalan sukses.

Ada 10 kelas yang dipertandingkan putra dan putri, diantaranya Tunggal Pra Usia Dini (PUD) U9 , Tunggal Usia Dini (UD) U11, Tunggal Anak (TA) U13, Tunggal Pemula (TP) U15, dan Tunggal Remaja (TR) U17. Keluar sebagai juara umum yakni Kota Mataram.

Adapun para juara tersebut diantaranya yaitu di Kelas PUDPI medali emas diraih Arfi Maulana (KSB), medali perak Afifah Khayra Azalia (Sumbawa), medali perunggu Azzy Almeera Asman (Sumbawa) dan Qianna Aleesya An Najila (KLU). Kelas PUDPA medali emas diraih oleh Keenan Jeanu Sisworo (Sumbawa), medali perak M Rahandika Al Fariq (Lotim), medali perunggu Aditya Ainnurahman Setiyansyah (Sumbawa) dan Muhammad Raka Julian Amri (Mataram).

Kemudian kelas UDPI medali emas diraih Fufud Astri Arfandi (KSB), Raisyah Affatunnisa (Sumbawa), medali perunggu Carissa Audriana Radhika (Lobar) dan Arfi Maulana (KSB). Untuk kelas UDPA medali emas diraih Attaya Maulana Marjun (KLU), medali perak Tirta Ray Pratama (Lotim), medali perunggu Fatih Atmaraja Mardjun (Mataram) dan Muhammad Sakti Pancawinata (Lotim).

Di Kelas TAPI medali Emas diraih oleh Ni Ketut Feliska Cecilia (Mataram), medali perak Agistiana Maesyah (Sumbawa), medali perunggu Nada Fajriya Salsabila (KLU) dan AIRIN Julia Ramadhani (KSB). Kelas TAPA medali emas diraih Khalid Hamzani Pratama (Lotim), medali perak Muhammad Abyas Rizki Amri (Mataram), medali perunggu Rajata Fitra Syahbani dan I Gusti Bagus Tusan Raditya (Mataram).

Sementara di kelas TPA, medali emas diraih oleh Muhammad Abdul Azis (Mataram), medali perak I Komang Civic Tristan Ptawira (Mataram), medali perunggu Raffa Akhraja Fauza (Sumbawa) dan Muhammad Atta Kaukaba Mumtaz (Mataram). Kelas TPI medali emas diraih Aira Azzalea Mulya (Mataram), medali perak Citra Dwi Hadi (Mataram), medali perunggu Jessiva Calista Putri (Mataram) dan Ghaniyyah Karunia Salsyabillah (Mataram).

Untuk kelas TRA medali emas diraih Syaki Ramadahan Fatwa (Sumbawa), medali perak Manik Hamza (KLU), medali perunggu Lalu Abdurrasyid Zaki Irawan (Lotim) dan Dayyan Amilza Daniel (KLU). Kelas TRI medali emas diraih oleh Aira Azzalea Mulya (Mataram), medali perak Citra Dwi Hadi (Mataram), medali perunggu Jessiva Calista Putri (Mataram) dan Ghaniyyah Karunia Salsyabillah (Mataram). 

Ketua PBSI Kabupaten Sumbawa H. M. Berlian Rayes S.Ag., M.M.Inov menyampaikan selamat kepada para juara. Dikatakan, nantinya hadiah para juara akan diterima langsung melalui rekening. Ini dilakukan sebagai bentuk tranparansi panitia penyelenggara.

“Selamat kepada anak-anaku, dan selamat kepada Kota Mataram yang keluar sebagai juara umum,” singkatnya. (AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 11:22:48 +0800 amr
Kenaikan UMP Jadi Harapan Baru https://amarmedia.co.id/kenaikan-ump-jadi-harapan-baru https://amarmedia.co.id/kenaikan-ump-jadi-harapan-baru Kenaikan UMP Jadi Harapan Baru 

Medan,Amarmedia.co.id -  Dengan ditetapkannya Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut menjadi 7,9 persen, menjadi momentum baik untuk menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di Sumut. Situasi Kamtibmas yang kondusif ini harus terus dijaga agar perekonomian terus berputar dan menciptakan kesejahteraan masyarakat. 

Demikian amanat Kapoldasu, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto yang dibacakan langsung oleh Irwasda Poldasu, Kombes Pol Nanang Masbudhi dalam kegiatan Silaturahmi Kapoldasu dengan Serikat Pekerja /Serikat Buruh Se-Sumut Dalam Rangka Menjaga Situasi Kamtibmas Yang Aman dan Kondusif Menjelang Penetapan Upah Tahun 2026 di Wilayah Sumut, Jumat (19/12). 

"Silaturahmi ini digagas untuk menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif setelah penetapan UMP di Sumut. Setelah UMP Sumut ditetapkan menjadi 7,9 persen ini jadi momentum yang baik dalam menjaga situasi Kamtibmas di Sumut,"jelasnya. 

Dikatakan, dengan kebaikan UMP 7,9 persen, menjadi harapan baru bagi para buruh dan pekerja. Dan harapannya jika ada penolakan atau ketidakpuasan dengan penetapan UMP ini, apabila para pekerja atau buruh yang ingin melakukan aksi agar tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Agar aksi nantinya berjalan dengan aman dan kondusif. 

Hadir dalam kesempatan itu, Kadisnaker Sumut, Ir Yuliani Siregar, Dir Intelkam Poldasu, Kombes Pol Decky Hendersono, Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Sumut, Anggiat Pasaribu dan Serikat Pekerja/Serikat Buruh. 

Kadisnaker Sumut, Ir Yuliani Siregar mengatakan, kebaikan UMP Sumut 7,9 persen jadi UMP Sumut menjadi sekitar Rp 3,2 juta. Untuk UMK kita tinggal menunggu Kabupaten/Kota berdasarkan UMP yang sudah ditetapkan. "Saat penentuan UMP kemarin berjalan kondusif. Dan harapannya setelah UMP Sumut ditetapkan juga tetap kondusif karena selama ini kemitraan kita dengan Serikat Buruh/ Serikat Pekerja dan pihak pengusaha juga terjalin dengan baik,"jelasnya. 

Ketua Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Sumut, Ramlan Hutabarat, mengatakan, kita patut bersyukur kita mengutamakan kepentingan semua pihak. Ada win-win solution sehingga penetapan UMP berjalan dengan kondusif. "Mencermati situasi sekarang yang sedang mengalami musibah bencana Sumatera, kita melihat kepentingan bersama yakni menjaga Kamtibmas yang kondusif di Sumut. Kami juga menghimbau kawan-kawan yang di daerah harus menemukan win-win solution dan pikirkan kepentingan bersama,"jelasnya.

Ketua DPD K-SPSI Sumut, CP Nainggolan, kordinasi yang sudah dibangun antara Serikat Pekerja/ Serikat Buruh dengan Kadin dan Apindo bisa bersinergi dengan penetapan upah 7,9 persen. "Kenaikan UMP ini sudah mendekati angka kebutuhan hidup layak di Sumut sekitar Rp 3,5 juta,"jelasnya. 

Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Sumut, Anggiat Pasaribu dalam sambutannya menyampaikan, pertemuan hari ini diharapkan akan mendapatkan hasil yang baik. "Penetapan upah di Sumut berjalan dengan baik kenaikan UMP 7,9 persen 2026. Kerjasama yang sudah terjalin selama ini berjalan dengan baik untuk menjaga Sumut tetap kondusif,"sebutnya. (Tim)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 09:39:46 +0800 amr
Politik Golkar Sumut Memanas: Isu Konspirasi Singkirkan Ijeck Demi Ambisi Bobby Nasution di 2029 Mencuat https://amarmedia.co.id/politik-golkar-sumut-memanas-isu-konspirasi-singkirkan-ijeck-demi-ambisi-bobby-nasution-di-2029-mencuat https://amarmedia.co.id/politik-golkar-sumut-memanas-isu-konspirasi-singkirkan-ijeck-demi-ambisi-bobby-nasution-di-2029-mencuat Politik Golkar Sumut Memanas: Isu Konspirasi Singkirkan Ijeck Demi Ambisi Bobby Nasution di 2029 Mencuat

MEDAN,Amarmedia.co.id - Tensi politik di Sumatera Utara mendadak membara menjelang penghujung tahun 2025. Penunjukan Ahmad Doli Kurnia (ADK) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sumut menggantikan Musa Rajekshah (Ijeck) memicu gelombang protes dan pengunduran diri pengurus teras, serta memunculkan dugaan adanya konspirasi besar yang melibatkan tokoh-tokoh nasional.

Mundurnya Sekretaris Golkar Sumut: "Prestasi Dikebiri"

Menyusul terbitnya SK DPP Golkar Nomor: Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025, Sekretaris DPD Golkar Sumut, Ilhamsyah, secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya. Ilhamsyah menilai pencopotan Ijeck adalah tindakan tidak demokratis dan bentuk pengkebirian terhadap prestasi yang telah ditorehkan Ijeck dalam membesarkan partai di Sumut.

"Ada upaya sengaja melakukan framming agar Ketua Ijeck disingkirkan dengan segala cara. Ini bukan demokrasi, tapi pengelolaan organisasi berdasarkan kemauan pribadi," tegas Ilhamsyah dalam pernyataannya di Medan, Kamis (18/12)

Tudingan "Operasi Senyap" Jokowi dan Bobby Nasution

Gonjang-ganjing ini disebut-sebut bukan sekadar urusan internal partai. Analisis dari berbagai pengamat, termasuk Azhari A.M Sinik, menuding ada peran mantan Presiden Joko Widodo di balik layar. Langkah Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, mendepak Ijeck disinyalir kuat untuk mengamankan jalur Bobby Nasution (Gubernur Sumut petahana) menuju Pilkada 2029.

Ijeck, yang secara terbuka menyatakan niatnya maju sebagai calon Gubernur 2029, dianggap sebagai "batu sandungan" bagi ambisi Bobby untuk mempertahankan kekuasaan. Mengingat keretakan hubungan antara Ijeck dan Bobby, pengambilalihan kursi Ketua Golkar Sumut oleh faksi yang berseberangan dengan Ijeck menjadi kunci untuk memastikan dukungan Golkar jatuh ke tangan menantu Jokowi tersebut di masa depan.

Panggung "Balas Dendam" dan Pengeroyokan Politik

Masuknya Ahmad Doli Kurnia sebagai Plt Ketua juga dipandang sebagai momentum "balas dendam" politik.

Perseteruan lama antara faksi ADK dan Ijeck kini mencapai puncaknya. ADK diduga telah menyiapkan figur baru, yakni Bupati Labuhanbatu Utara, Hendri Yanto Sitorus, untuk menggantikan Ijeck secara permanen dalam Musda mendatang.

"Ijeck sedang mengalami 'pengeroyokan' dari berbagai lini. Konspirasi antara Bahlil, ADK, dan kepentingan keluarga Jokowi membuat posisi Ijeck terjepit, meskipun ia telah berjasa besar meningkatkan kursi Golkar di parlemen," ujar sumber internal partai.

Dilema Kader di Akar Rumput

Kini, mata publik tertuju pada para pemilik suara di tingkat DPC Kabupaten/Kota. Apakah mereka akan tunduk pada garis instruksi DPP yang sarat kepentingan kekuasaan 2029, atau tetap setia pada kepemimpinan Ijeck yang dinilai telah teruji prestasinya?

Suasana politik Sumut diprediksi akan terus mendidih hingga pelaksanaan Musda awal tahun depan, di mana "perang bintang" antar faksi akan menentukan arah masa depan partai berlambang pohon beringin tersebut di Sumatera Utara. (Tim)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 09:36:57 +0800 amr
Kolaborasi Strategis Baznas dan Bank NTB Syariah: Langkah Nyata Entaskan Kemiskinan di Sumbawa https://amarmedia.co.id/kolaborasi-strategis-baznas-dan-bank-ntb-syariah-langkah-nyata-entaskan-kemiskinan-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/kolaborasi-strategis-baznas-dan-bank-ntb-syariah-langkah-nyata-entaskan-kemiskinan-di-sumbawa Kolaborasi dengan Bank NTB Syariah, Baznas Sumbawa Serahkan Puluhan Rumah Layak Huni dan Gerobak UMKM 

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id (19 Desember 2025) – Alhamdulillah, program peresmian Rumah Layak Huni hasil kerja sama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa dengan BAZNAS RI, Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), serta Bank NTB Syariah, berjalan lancar dan penuh khidmat.

Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, melaporkan bahwa pada tahun 2025 ini telah berhasil dibangun dan diresmikan 26 unit Rumah Layak Huni, serta disalurkan 20 unit gerobak UMKM lengkap dengan bantuan modal usaha, dan 2 unit Gerai Zakat. Selain itu, terdapat 10 unit rumah tambahan hasil kerja sama dengan Bank NTB Syariah yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian.

“Dengan demikian, total Rumah Layak Huni yang terbangun pada tahun 2025 ini mencapai 36 unit,” jelasnya.

Dea Guru Syukri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa, masyarakat Sumbawa, serta seluruh muzakki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kabupaten Sumbawa.

“Insya Allah, seluruh zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan akan membawa keberkahan bagi para muzakki, bagi masyarakat, dan bagi daerah kita tercinta, Samawa Tana Intan Bulaeng. Kami berkomitmen mengelola dana umat ini secara amanah dan profesional,” tegasnya.

Peresmian Rumah Layak Huni dilakukan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., ditandai dengan pengguntingan pita dan pembukaan pintu salah satu rumah warga di belakang Pasar Labuhan Sumbawa. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Baznas Provinsi NTB, Dr. L. Muhammad Iqbal Murad, perwakilan Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa, Camat Labuhan Badas, Kepala Desa Labuhan Sumbawa, serta Kepala Desa Karang Dima.

 

Dalam sambutannya, Ketua Baznas Provinsi NTB menyampaikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baznas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan para mustahik. Ia mendorong agar upaya penghimpunan zakat terus ditingkatkan sehingga manfaatnya semakin luas dan merata.

“Kita tidak mungkin berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah,” tegas Dr. Lalu Iqbal seraya memberikan apresiasi tinggi kepada Baznas Kabupaten Sumbawa. Ia bahkan menyebut kinerja Baznas Sumbawa sangat luar biasa, meskipun baru berusia sekitar dua bulan.

Sementara itu, di tengah rintik hujan, Bupati Sumbawa menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran Baznas Kabupaten Sumbawa atas kerja nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

“Program-program Baznas ini betul-betul konkret. Alhamdulillah, saya mengapresiasi dan berterima kasih atas apa yang telah dan terus dilakukan melalui dana zakat, infak, dan sedekah,” ujar Bupati.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada siang hari dengan penyerahan 20 unit gerobak UMKM kepada para penerima manfaat, yang berlangsung di halaman Kantor Baznas Kabupaten Sumbawa, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat kecil.  (AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 07:15:30 +0800 amr
Wagub NTB Sebut Kritik Pers Adalah Cermin Evaluasi Kinerja Pemerintah https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-sebut-kritik-pers-adalah-cermin-evaluasi-kinerja-pemerintah https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-sebut-kritik-pers-adalah-cermin-evaluasi-kinerja-pemerintah MATARAM – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri, menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat membutuhkan kehadiran pers sebagai kontrol sosial. Dalam pelantikan Pengurus PWI NTB periode 2025-2030 di Hotel Lombok Raya (19/12), Wagub menyampaikan bahwa kritik yang dilontarkan wartawan adalah "cermin" yang jujur bagi pemerintah.

"Kami tidak ingin 'dinabobokan' oleh pujian. Catatan dan masukan dari rekan-rekan PWI sangat penting agar kami bisa menuntaskan berbagai permasalahan di masyarakat," ujar sosok yang akrab disapa Umi Dinda tersebut.

Selain mengapresiasi peran kritis wartawan, Wagub juga memberikan sinyal positif terkait dukungan fasilitas organisasi. Ia menyatakan keterbukaan pemerintah untuk menghibahkan gedung Sekretariat PWI NTB jika aset tersebut dirawat dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah. Dukungan ini juga sejalan dengan ambisi NTB untuk kembali menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) pada tahun 2027 mendatang.(AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 06:26:52 +0800 amr
Pengurus PWI NTB 2025&2030 Resmi Dilantik, Momentum Perkuat Jati Diri Pers dan Bidik Tuan Rumah HPN 2027 https://amarmedia.co.id/pengurus-pwi-ntb-2025-2030-resmi-dilantik-momentum-perkuat-jati-diri-pers-dan-bidik-tuan-rumah-hpn-2027 https://amarmedia.co.id/pengurus-pwi-ntb-2025-2030-resmi-dilantik-momentum-perkuat-jati-diri-pers-dan-bidik-tuan-rumah-hpn-2027 Mataram – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masa bakti 2025-2030 resmi dilantik oleh Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir, di Hotel Lombok Raya, Mataram, Jumat (19/12/2025). Prosesi pelantikan ini menandai babak baru bagi organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia tersebut dalam menghadapi tantangan disrupsi digital.

Hadir mendampingi Ketua Umum, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, jajaran Forkopimda, serta tokoh pers di NTB.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir menyampaikan rasa terkesannya terhadap kemajuan NTB, khususnya kawasan Mandalika. Ia mengenang suksesnya Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di NTB yang menjadi katalisator pembangunan infrastruktur seperti Jalan Bypass.

"Sejarah tidak pernah berbohong bahwa PWI lahir pada 9 Februari 1946 sebagai alat perjuangan bangsa. Sejak era Bung Karno hingga Presiden Prabowo, PWI adalah bagian dari struktur strategis pembangunan bangsa," ujar Ahmad Munir.

Ia juga menekankan pentingnya persatuan setelah PWI sempat mengalami dinamika internal. "Setelah dua tahun kita sempat mengalami dinamika, Kongres Persatuan pada Agustus 2025 telah menyatukan kita kembali. Sekarang saatnya bergerak maju menjaga jati diri pers nasional di tengah gempuran algoritma platform global," tegasnya.

Ahmad Munir juga mengingatkan para jurnalis di NTB untuk tetap setia pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sebagai pembeda utama antara produk pers dengan konten media sosial.

"Media sosial bekerja tanpa kaidah, sementara kita memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan informasi yang akurat, mencerahkan, dan mendidik. Jaga integritas agar PWI tetap menjadi rumah besar wartawan yang bertanggung jawab," imbuhnya.

Ketua PWI NTB terpilih, Ahmad Ikliludin yang terpilih dalam Konferprov 2 Agustus 2025 lalu, menyatakan kesiapannya mengemban amanah. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB atas fasilitas kantor sekretariat yang menjadi identitas perjuangan wartawan.

"Pengukuhan hari ini adalah awal untuk membangun pers di NTB yang lebih berkualitas. Kami berkomitmen meningkatkan kompetensi wartawan dan bersinergi dengan Pemda, BUMD, serta sektor swasta dalam hubungan yang saling menguntungkan namun tetap menjunjung tinggi independensi," kata Ikliludin.

Ikliludin juga mengungkapkan ambisinya untuk membawa HPN kembali ke NTB. "Gubernur menantang kami untuk kembali menjadi tuan rumah HPN pada 2027 mendatang. Kita pernah sukses di 2016, dan kami siap mengulang kesuksesan itu," ulasnya disambut tepuk tangan meriah.(AM)

]]>
Sat, 20 Dec 2025 05:43:56 +0800 amr
Keluarga Nyatakan Ikhlas, Jejak Riski di Sungai Brang Beh Masih Menjadi Misteri https://amarmedia.co.id/keluarga-nyatakan-ikhlas-jejak-riski-di-sungai-brang-beh-masih-menjadi-misteri https://amarmedia.co.id/keluarga-nyatakan-ikhlas-jejak-riski-di-sungai-brang-beh-masih-menjadi-misteri Sumbawa, NTB.Amarmedia.co.id — (19 Desember 2025), Memasuki hari keenam pencarian, Riski (29), warga Lombok Barat yang dilaporkan hilang akibat terseret air bah Sungai Brang Beh, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, hingga Jumat sore belum berhasil ditemukan.

Upaya pencarian melibatkan tim gabungan dari BNPB, BPBD Kabupaten Sumbawa, PB-TRC, Basarnas, TNI/Polri, Pramuka Peduli, Pemerintah Kecamatan Lunyuk, Pemerintah Desa Lunyuk Rea, serta unsur masyarakat setempat. Sejak pagi hari, tim menyisir muara Sungai Brang Beh hingga sepanjang bibir pantai, sembari menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya para petani dan nelayan, terkait hilangnya korban.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, melalui Kepala Bidang II Kedaruratan dan Logistik BPBD, Dr. Rusdianto Ar, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat dalam proses pencarian.

“Kami mengimbau masyarakat apabila melihat atau mendapati tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan saudara Riski, agar segera melaporkannya kepada pemerintah desa masing-masing,” ujar Rusdianto di lokasi pencarian.

Imbauan tersebut, lanjutnya, telah disampaikan secara langsung kepada masyarakat di tujuh desa di Kecamatan Lunyuk. Selain itu, Camat Lunyuk bersama seluruh pemerintah desa turut menyampaikan pengumuman melalui pengeras suara di masjid-masjid agar masyarakat turut membantu memberikan informasi.

Setelah melakukan penyisiran di wilayah muara hingga pantai, tim SAR gabungan kembali bergeser ke titik nol lokasi korban pertama kali dinyatakan hilang. Penyisiran dilanjutkan hingga pukul 15.45 WITA. Namun, cuaca yang memburuk disertai hujan deras dan meningkatnya debit serta arus sungai memaksa tim menghentikan pencarian sementara demi menghindari risiko keselamatan.

Penghentian sementara tersebut dilakukan usai evaluasi bersama yang turut dihadiri perwakilan keluarga korban.

Danpos Basarnas Sumbawa, Firdaus, menjelaskan bahwa pihak keluarga telah menyatakan keikhlasan atas musibah yang terjadi. Hal itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani oleh empat perwakilan keluarga.

“Pada hari keenam ini, penyisiran aktif dihentikan. Namun bukan berarti pencarian dihentikan sepenuhnya. Metode pencarian selanjutnya adalah pemantauan. Apabila ada perkembangan atau informasi baru, tim SAR akan kembali turun untuk melakukan evakuasi,” jelas Firdaus.

Ia menambahkan, masa tanggap darurat ditetapkan selama tujuh hari. “Hari ini adalah hari keenam. Besok tidak dilakukan penyisiran aktif, tim hanya memantau situasi dan menunggu informasi terkait korban terseret air bah Sungai Brang Beh,” pungkasnya.(AM)

]]>
Fri, 19 Dec 2025 19:18:38 +0800 amr
Pengukuhan PC TIDAR Sumbawa Tegaskan Peran Strategis Pemuda Gerindra https://amarmedia.co.id/pengukuhan-pc-tidar-sumbawa-tegaskan-peran-strategis-pemuda-gerindra https://amarmedia.co.id/pengukuhan-pc-tidar-sumbawa-tegaskan-peran-strategis-pemuda-gerindra Pengukuhan PC TIDAR Sumbawa Tegaskan Peran Strategis Pemuda Gerindra

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id—Pengurus Cabang Tunas Indonesia Raya (PC TIDAR) Kabupaten Sumbawa resmi dikukuhkan pada Kamis (18/12/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Sekretariat DPC Partai Gerindra Sumbawa ini dirangkaikan dengan pelatihan Tunas 1 dan Tunas 2 oleh Pengurus Daerah TIDAR NTB dan Pengurus Pusat TIDAR.

Pengukuhan ini menjadi penanda penguatan peran pemuda dalam tubuh Partai Gerindra di tingkat daerah.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sumbawa. 

Ansori menegaskan bahwa TIDAR merupakan anak kandung Partai Gerindra yang memiliki posisi strategis dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan politik yang berkarakter, nasionalis, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

“TIDAR bukan sekadar organisasi kepemudaan, tetapi bagian tak terpisahkan dari perjuangan Partai Gerindra dalam membangun kekuatan politik yang berakar pada semangat muda, keberanian, dan pengabdian,” tegasnya.

Menurut Ansori, keberadaan TIDAR di Kabupaten Sumbawa harus menjadi ruang pembinaan kader muda yang tidak hanya kuat secara ideologis, tetapi juga mampu membaca persoalan sosial dan menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat. Ia juga mendorong pengurus yang baru dilantik agar aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah serta menjadi mitra strategis pemerintah.

Pembukaan kegiatan TIDAR Sumbawa ini turut dihadiri oleh perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP), perwakilan partai politik, jajaran pengurus Partai Gerindra. 

Kehadiran lintas elemen tersebut mencerminkan posisi TIDAR sebagai kekuatan pemuda yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan kebangsaan.

Momentum ini sekaligus menjadi langkah awal konsolidasi internal TIDAR Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat struktur organisasi, menyusun agenda kaderisasi, serta memperluas peran pemuda dalam dinamika politik lokal maupun nasional.

Dengan kepengurusan yang baru, PC TIDAR Kabupaten Sumbawa diharapkan mampu menjadi garda depan Gerindra di kalangan generasi muda, menghadirkan gagasan segar, serta menjaga kesinambungan perjuangan politik partai dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat. (AM)

]]>
Fri, 19 Dec 2025 16:17:15 +0800 amr
Ketua KONI Sumbawa Buka Kejuaraan Sumbawa Pickleball 1: "Olahraga Masa Depan untuk Prestasi Daerah" https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-buka-kejuaraan-sumbawa-pickleball-1-olahraga-masa-depan-untuk-prestasi-daerah https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-buka-kejuaraan-sumbawa-pickleball-1-olahraga-masa-depan-untuk-prestasi-daerah Ketua KONI Sumbawa Buka Kejuaraan Sumbawa Pickleball 1: "Olahraga Masa Depan untuk Prestasi Daerah"

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (19 Desember 2025)– Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si, secara resmi membuka gelaran perdana Kejuaraan Sumbawa Pickleball 1 pada Jumat pagi (19/12/2025). Acara yang dipusatkan di Lapangan Pahlawan Tugu Serunai ini dimulai tepat pukul 08.00 WITA dan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Sudarli SPt M.Si, Ketua PGRI Kabupaten Sumbawa Ahmad Yani SPd.M.Si, Perwakilan Manajemen PT Amman, Ketua PELTI Kabupaten Sumbawa, para atlet, penggiat olahraga, serta masyarakat setempat.

Turnamen ini menandai tonggak sejarah baru bagi perkembangan cabang olahraga (cabor) pickleball di Kabupaten Sumbawa. Setelah suksesnyaPGRI Sumbawa Pickleball Championship 1 pada November lalu, kejuaraan kali ini bertujuan untuk semakin mempopulerkan olahraga tersebut sekaligus menjaring bibit atlet potensial.

Dalam sambutannya, Abdul Rafiq menekankan bahwa pickleball adalah olahraga inklusif yang dapat dinikmati oleh semua kalangan usia. Beliau berharap olahraga ini tidak hanya menjadi tren sesaat, tetapi menjadi lumbung prestasi baru bagi daerah.

"Pickleball ini olahraga masa depan yang menyenangkan dan sehat. Mari ramaikan turnamen perdana Sumbawa Pickleball 1 untuk bangun prestasi daerah kita!" ujar Abdul Rafiq dengan penuh semangat saat membuka acara secara resmi.

Komitmen Pembinaan Menuju Porprov

Kehadiran Abdul Rafiq dalam pembukaan kejuaraan ini mempertegas komitmen KONI Sumbawa dalam mendukung cabor-cabor baru maupun lama. Sebagai figur yang aktif mengawal kemajuan olahraga lokal—termasuk suksesnya penyelenggaraan Porkab 2025—Rafiq melihat turnamen ini sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB.

Ia juga memberikan pesan motivasi kepada para peserta agar mengedepankan sportivitas, sebagaimana yang sering ia gaungkan dalam berbagai event olahraga sebelumnya.

"Para atlet yang tampil hari ini harus mampu menunjukkan jiwa sportivitas dan semangat juang tinggi. Hal itu adalah bekal utama untuk menapaki level kompetisi yang lebih tinggi," tambahnya, merujuk pada pesan serupa yang pernah disampaikan pada pembukaan Porkab lalu.

Kejuaraan Sumbawa Pickleball 1 diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang mampu melahirkan atlet-atlet handal yang siap mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa di kancah regional maupun nasional.(AM)

]]>
Fri, 19 Dec 2025 16:13:22 +0800 amr
Duta Daerah Menuju Jambore Daerah NTB: Bupati Sumbawa Lepas 73 Kontingen Pramuka https://amarmedia.co.id/duta-daerah-menuju-jambore-daerah-ntb-bupati-sumbawa-lepas-73-kontingen-pramuka https://amarmedia.co.id/duta-daerah-menuju-jambore-daerah-ntb-bupati-sumbawa-lepas-73-kontingen-pramuka Duta Daerah Menuju Jambore Daerah NTB: Bupati Sumbawa Lepas 73 Kontingen Pramuka

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Semangat kepanduan menyelimuti halaman SMPN 2 Unter Iwes pada Rabu (17/12/2025) lalu. Mewakili Bupati Sumbawa, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Agus Mustamin, S.Sos., M.Si., secara resmi melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumbawa untuk berlaga di Jambore Daerah (Jamda) Kwartir Daerah NTB 2025.

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Ketua Kwarcab Pramuka Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., beserta jajaran pengurus termasuk Salahuddin, SH., serta Ketua Kwartir Ranting Unter Iwes, Ahmadi Yani, S.Pd., M.M.Inov dan Kepala Sekolah SMPN 2 Unter Iwes Nur Aini Furqan SPd.M.Pd.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Agus Mustamin, Pemerintah Kabupaten Sumbawa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kwarcab yang telah bekerja keras mempersiapkan keberangkatan ini. Ia menegaskan bahwa Jamda bukan sekadar ajang berkumpul biasa.

 

"Keikutsertaan adik-adik dalam Jambore Daerah bukanlah kegiatan seremonial semata, melainkan proses pendidikan karakter yang panjang, terencana, dan sarat nilai," ujar Agus Mustamin menyampaikan pesan Bupati.

Tahun ini, sebanyak 73 orang kontingen terbaik Sumbawa diberangkatkan menuju Taman Wisata Lemor, Kabupaten Lombok Timur. Bupati juga menitipkan ucapan terima kasih kepada para pembina, pelatih, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh bagi para peserta.

Menjadi Duta Daerah

Jambore Daerah dipandang sebagai ruang pembelajaran penting untuk mengasah kepemimpinan, kerja sama dalam keberagaman, serta memperluas jejaring persaudaraan se-Provinsi NTB. Bupati berharap para peserta mampu menjaga marwah daerah selama berkegiatan.

"Saya berharap adik-adik dapat menjadi duta daerah yang membawa nama baik Kabupaten Sumbawa. Tunjukkan sikap disiplin, sopan santun, serta semangat kebersamaan. Jadikan ini pengalaman berharga untuk membentuk kalian menjadi generasi yang tangguh dan berintegritas," tambahnya.

Komitmen Pembinaan Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus mendukung gerakan Pramuka. Hal ini didasari keyakinan bahwa investasi terbaik bagi daerah adalah investasi pada pembinaan generasi muda. Pramuka dianggap sebagai pilar utama dalam mencetak SDM Sumbawa yang unggul dan berdaya saing.

Di akhir sambutan, staf ahli menitipkan pesan khusus kepada para pembina dan pendamping agar senantiasa membimbing dan menjaga kesehatan serta keselamatan para peserta selama di lokasi kegiatan.

"Selamat jalan dan selamat berjuang. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan berprestasi. Kembalilah ke Sumbawa dengan membawa pengalaman serta kebanggaan," pungkasnya (Am)

]]>
Fri, 19 Dec 2025 12:55:08 +0800 amr
RINGKASAN APBD PERUBAHAN KABUPATEN SUMBAWA YANG DIKLASIFIKASI MENURUT KELOMPOK DAN JENIS PENDAPATAN, BELANJA, DAN PEMBIAYAAN TAHUN ANGGARAN 2025 JUMLAH (Rp) https://amarmedia.co.id/ringkasan-apbd-perubahan-kabupaten-sumbawa-yang-diklasifikasi-menurut-kelompok-dan-jenis-pendapatan-belanja-dan-pembiayaan-tahun-anggaran-2025-jumlah-rp https://amarmedia.co.id/ringkasan-apbd-perubahan-kabupaten-sumbawa-yang-diklasifikasi-menurut-kelompok-dan-jenis-pendapatan-belanja-dan-pembiayaan-tahun-anggaran-2025-jumlah-rp

]]>
Fri, 19 Dec 2025 06:00:07 +0800 amr
Transformasi Mustahiq Menjadi Muzakki: Baznas Sumbawa & BMT Insan Samawa Gulirkan Zakat Produktif untuk 54 UKM https://amarmedia.co.id/transformasi-mustahiq-menjadi-muzakki-baznas-sumbawa-bmt-insan-samawa-gulirkan-zakat-produktif-untuk-54-ukm https://amarmedia.co.id/transformasi-mustahiq-menjadi-muzakki-baznas-sumbawa-bmt-insan-samawa-gulirkan-zakat-produktif-untuk-54-ukm Transformasi Mustahiq Menjadi Muzakki: Baznas Sumbawa & BMT Insan Samawa Gulirkan Zakat Produktif untuk 54 UKM

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Dea Guru Syukri Rahmat terus melakukan inovasi dalam pengelolaan dana umat. Kali ini, Baznas Sumbawa secara resmi merealisasikan program Zakat Produktif dengan menggandeng Koperasi Konsumen Syariah (Kopsyah) BMT Insan Samawa sebagai mitra strategis pendampingan.

Langkah ini menandai pergeseran skema penyaluran zakat dari sekadar konsumtif menjadi produktif, dengan tujuan utama menguatkan ekonomi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di tingkat akar rumput.

Kepada awak media Kamis (18/12) Ketua BMT Insan Samawa Rai Saputra SIP mengatakan kemitraan antara Baznas dan BMT Insan Samawa ini didesain secara komprehensif. Baznas bertindak sebagai penghimpun dan penyalur dana, sementara BMT Insan Samawa berperan dalam menyeleksi UKM mustahiq yang benar-benar layak menerima manfaat.

Demikian pula berperan mengawal realisasi dana agar tepat sasaran menjadi modal usaha dan memberikan edukasi terkait manajerial hingga pemasaran.

Dijelaskannya, pada etape pertama di tahun 2025 ini, sebanyak 54 UKM telah terpilih sebagai penerima manfaat yang tersebar di beberapa titik strategis yakni Wilayah 

Kecamatan Sumbawa dengan Sebaran Lokasi 5 Kelurahan, Kecamatan Unter Iwes di 1 Desa, Kecamatan Labuhan Badas di 1 Desa dengan Total Dana Rp 81.000.000,- dan Besaran per UKM Rp 1.500.000,-

Skema Pendampingan: Belanja Bareng hingga Akad Murabahah

Ketua Pengurus Kopsyah BMT Insan Samawa, Rai, menjelaskan bahwa pola pendampingan dilakukan secara bertahap untuk memastikan dana tidak habis untuk kebutuhan konsumsi harian.

"Kami menginventarisasi kebutuhan komoditas usaha mereka, lalu mendampingi mereka langsung ke toko mitra supplier untuk belanja barang modal yang dibutuhkan," ujar Rai

Setelah barang tersedia, dilakukan akad pengembalian modal yang sangat ringan. Penerima manfaat hanya diwajibkan mengembalikan modal pokok saja tanpa bunga atau bagi hasil, dengan jangka waktu rata-rata satu tahun. Dana yang terkumpul nantinya akan digulirkan kembali kepada penerima manfaat lainnya.

Tak hanya soal materi, BMT Insan Samawa juga fokus pada penguatan mental dan spiritual melalui pengajian rutin dan kunjungan langsung. BMT juga membuka peluang hilirisasi produk UKM dengan jejaring yang mereka miliki, mulai dari universitas hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumbawa.Menariknya, setiap UKM akan menitipkan satu kenclengan (kotak infaq).

 "Kami ingin membiasakan para mustahiq untuk tetap berbagi tanpa menunggu kaya. Dengan prinsip berbagi, diharapkan muncul keberkahan yang menjadi wasilah Allah memperbaiki usaha mereka," tambah Rai.

Melalui program ini, Baznas Sumbawa menaruh harapan besar agar para pelaku UKM yang saat ini berstatus sebagai penerima zakat (mustahiq), kelak di masa depan dapat mandiri secara ekonomi dan bertransformasi menjadi pembayar zakat (muzakki).(AM/Rai)

]]>
Thu, 18 Dec 2025 19:29:58 +0800 amr
Nakhoda Baru di Bumi Sabalong Samalewa: Syarafuddin Jarot Resmi Pimpin NasDem Sumbawa! https://amarmedia.co.id/nakhoda-baru-di-bumi-sabalong-samalewa-syarafuddin-jarot-resmi-pimpin-nasdem-sumbawa https://amarmedia.co.id/nakhoda-baru-di-bumi-sabalong-samalewa-syarafuddin-jarot-resmi-pimpin-nasdem-sumbawa Nakhoda Baru di Bumi Sabalong Samalewa: Syarafuddin Jarot Resmi Pimpin NasDem Sumbawa!

Sumbawa Amarmedia.co.id – Semangat restorasi bergemuruh hebat di La Grande Multifunctional Hall, Sumbawa Besar, pada Kamis, 18 Desember 2025. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Sumbawa secara resmi memulai babak baru kepemimpinannya dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung megah dan sarat akan nilai kebangsaan.

Momentum ini menandai konsolidasi besar-besaran partai besutan Surya Paloh tersebut di wilayah NTB, khususnya dalam menyongsong arah politik baru di Kabupaten Sumbawa.

Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Satu Barisan

Dalam pelantikan tersebut, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang juga menjabat sebagai Bupati Sumbawa, secara resmi didapuk sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sumbawa. Langkah ini dinilai sebagai manuver strategis yang memperkuat posisi NasDem di peta politik lokal.

Ia didampingi oleh dua sosok kuat lainnya di jajaran teras Sekretaris Zulfikar Dimitry, S.H., M.H. (Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa). Bendahara Junaidi, S.Ap., M.M.Inov.

Perpaduan antara figur eksekutif dan pimpinan legislatif ini menciptakan kesan struktur yang solid dan berpengaruh luas.

Kemegahan Budaya dan Manifesto Perjuangan

Acara tidak hanya sekadar seremonial politik. Nuansa "Wonderland Indonesia" yang dibawakan oleh para penari di awal acara memberikan pesan kuat tentang keberagaman budaya Nusantara.

Suasana semakin membara saat Ketua Bapilu, Dedi Susanto, S.Pd.I, membacakan Manifesto Partai NasDem. Di bawah sorot lampu panggung, pembacaan manifesto tersebut seolah menjadi ikrar kolektif para kader untuk menghadirkan politik gagasan yang nyata bagi masyarakat Sumbawa.

Dukungan Penuh dari Wilayah dan Pusat

Ketua DPW Partai NasDem NTB, Mori Hanafi, yang hadir langsung untuk mengukuhkan pengurus, menegaskan bahwa kepengurusan periode ini memiliki tanggung jawab besar untuk membawa perubahan positif. Surat Keputusan (SK) Kepengurusan dibacakan langsung oleh Sekretaris DPW, Ardany Zulfiqar, memberikan legitimasi penuh bagi struktur baru ini.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Sumbawa, Pimpinan DPRD dan unsur Forkopimda Kabupaten Sumbawa.

Tokoh senior seperti Drs. H. Jamaluddin Malik (Ketua Dewan Pertimbangan).

Struktur Inti DPD NasDem Sumbawa 2025-2030

Ketua DPD Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. 

Ketua Dewan Pertimbangan : Drs. H. Jamaluddin Malik

Ketua Dewan Pakar : Jamaluddin Afifi, SH 

Sekretaris : Zulfikar Dimitry, SH., MH 

Bendahara  : Junaidi, S.Ap., M.M.Inov 

Ketua Bapilu  : Dedi Susanto, S.Pd.I 

Sementara itu Anggota DPRD kabupaten Sumbawa dari Fraksi NasDem menduduki posisi Wakil Ketua.

"Restorasi bukan sekadar kata-kata, tapi gerakan nyata untuk memajukan daerah dari akar rumput hingga ke puncak kebijakan."ujar Mori 

Dengan struktur yang mencakup berbagai bidang mulai dari Ekonomi, Digital & Siber, hingga Lingkungan Hidup, NasDem Sumbawa kini bersiap melakukan akselerasi politik di sisa dekade ini.

Berikut Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Kabupaten Sumbawa : 

Dewan Pertimbangan Daerah

Ketua : Drs.H. JAMALUDDIN MALIK

Sekretaris : Hj. NURYATI MULTAZAM

Anggota : MUSTAFA,S.Pd

Dewan Pakar Daerah : 

Ketua : JAMALUDDIN AFIFI, SH

Sekretaris : Drs. H. RASYIDI MUKTHAR

Anggota : NURMIATI

Anggota : Z.ARIFIN ZT

Ketua : Ir. H. SYARAFUDDIN JAROT, M.P

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilihan Umum : DEDI SUSANTO, S.Pd.I

Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan : JONI FIRMANSYAH, S.I.P.,M.I.P

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik : A. RAHMAN S

Wakil Ketua Bidang Hubungan Legislatif : EDY SYARIPUDDIN

Wakil Ketua Bidang Hubungan Eksekutif : ABDUL HAJI, S.Ap

Wakil Ketua Bidang Hubungan Sayap dan Badan : HJ. IDA FITRIA, SE

Wakil Ketua Bidang Penggalangan dan Penggerak Komunitas : IRIN WAHYU INDARNI

Wakil Ketua Bidang Pemilih Pemula dan Milenial : DEVIRA BUNGA AYUDYA, S. I. Kom

Wakil Ketua Bidang Digital dan Siber : TURANGGO DEDEK SAMBIRING,S.Kom

Wakil Ketua Bidang Media dan Komunitas Publik : DERRY RIESMAYADI, SH

Wakil Ketua Bidang Ekonomi : H.ZOHRAN, SH

Wakil Ketua Bidang Usaha Mikro dan Menengah : ABDUL AZIS

Wakil Ketua Bidang Agama dan Masyarakat Adat : ACHYAR NURDIN

Wakil Ketua Bidang Tenaga Kerja : SULTAN KERTAPATIWakil Ketua Bidang Kesehatan : GALUH PERMATASARI, S.Tr.Keb,M.H.

Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak : NINING SURYANIWakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan : Dr. Ir. SUDIRMAN, S.Pt, M.Si.,IPM

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia : M.ANUGERAH PUJI SAKTI, SH.,MH

Wakil Ketua Bidang Pariwisata dan Industri Kreatif : BUNARDI, A.Md.Pi

Wakil Ketua Bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa : TRI SATRIAWANSYAH, ST.,MT

Wakil Ketua Bidang Maritim : HASANUDDIN, SE

Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olaraga : ANGGRA KUSUMA WARDANA,S.Kom, M.M.Inov

Wakil Ketua Bidang Energi dan Mineral : EGARIAN SAADI MALIK, ST

Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup : IDAYANTI, SE

Wakil Ketua Bidang Kehutanan Agraria dan Tata Ruang : ARYA AHSANI TAKWIM, S.Hut.,M.Si

Wakil Ketua Bidang Migran : SRI ELYANTI

Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Infrastruktur : Ir. SALMAN

Sekretaris : ZULFIKAR DEMITRY, SH., MH

Wakil Sekretaris Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis : HAYATI

Wakil Sekretaris Bidang Idiologi, Organisasi dan Kaderisasi : EMMY A.Z

Wakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu : ENI ASTUTI

Wakil Sekretaris Bidang Umum dan Administrasi : GINA THRISTIANAOKTOYANTI, S.Pd, M.M.Inov

Bendahara : JUNAIDI, S.Ap., M.M.Inov

Wakil Bendahara Pengolaan Dana dan Aset : SRI MARIYANTI, S. AP

Wakil Bendahara Penggalangan Dana : ADRIAN HERNANTO, ST

]]>
Thu, 18 Dec 2025 18:27:01 +0800 amr
Kaji Ketangguhan 3 Pulau di Sumbawa, FPRB Dorong Perbaikan Layanan Dasar Kebencanaan https://amarmedia.co.id/kaji-ketangguhan-3-pulau-di-sumbawa-fprb-dorong-perbaikan-layanan-dasar-kebencanaan https://amarmedia.co.id/kaji-ketangguhan-3-pulau-di-sumbawa-fprb-dorong-perbaikan-layanan-dasar-kebencanaan Kaji Ketangguhan 3 Pulau di Sumbawa, FPRB Dorong Perbaikan Layanan Dasar Kebencanaan

Sumbawa.Amarmedia.co.id (17 Desember 2025) Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Sumbawa bersama FPRB Provinsi NTB resmi membedah hasil kajian ketangguhan di tiga pulau sampel: Pulau Bungin, Pulau Medang, dan Pulau Moyo. Kajian yang didukung oleh Program SIAP SIAGA (Kemitraan Australia-Indonesia) ini mengungkap bahwa meski masyarakat memiliki strategi bertahan secara mandiri, aspek legalitas desa, sistem peringatan dini, dan akses layanan dasar kebencanaan di wilayah tersebut masih memerlukan intervensi serius dari pemerintah.

“Masing-masing pulau tentu berbeda dalam intervensinya nanti,’’ kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa M Nurhidayat.

Pulau Bungin mewakili karakterisik pulau kecil yang sudah terhubung dengan Pulau Sumbawa. Masyarakat di Bungin sebagian besar mengandalkan hidup dari sektor perikanan dan kelautan. Pulau Medang merupakan pulau kecil yang daya dukungnya terbatas. Sebagian besar penduduk pulau ini mengandalkan hidup dari sektor perikanan dan kelautan. Pulau Moyo memiliki karakteristik sebagian besar kawasan taman nasional, masyarakatnya mengandalkan hidup dari sektor pertanian, peternakan, dan sebagian kecil perikanan dan kelautan. Ketiga pulau ini memiliki ancaman bencana gempa, tsunami, banjir rob, abrasi, dan kekeringan. 

Konsultasi publik ini menjadi ajang untuk menampung gagasan dari stakeholder untuk membangun ketangguhan pulau kecil. Bagi BPBD Sumbawa sendiri, hasil kajian ini bisa menjadi data dalam perencanaan program kebencanaan di Sumbawa dan pulau kecil khususnya.

“Dokumen kajian ini kami harapkan bisa diimplementasikan secara efektif,’’ katanya.

Wakil Ketua I FPRB Sumbawa Zainuddin mengatakan pelaksanaan kajian ketangguhan pulau kecil ini melibatkan FPRB Sumbawa dan FPRB NTB. Dalam proses penilaian di lapangan, anggota FPRB banyak belajar dari masyarakat. Di tengah berbagai keterbatasan di pulau, masyarakat memiliki strategi dalam ketangguhan bencana. Namun, dari hasil penilaian masih banyak kekurangan yang perlu mendapatkan perhatian.

“Misalnya untuk komponen dan akses layanan dasar itu masih banyak kekurangan, padahal ini adalah fondasi,’’ katanya.

Temuan lainnya, dasar sistem penanggulangan bencana, pengelolaan risiko bencana, kesiapsiagaan darurat, kesiapsiagaan pemulihan masih lemah. Di tiga pulau yang menjadi lokasi kajian, belum ada peraturan desa, dokumen di desa sebagai dasar sistem penanggulangan bencana. Begitu juga sistem peringatan dini, jalur evakuasi, edukasi kebencanaan masih lemah. Temuan ini bisa menjadi masukan bagi pemerintah dalam pengambilan kebijakan.

“Jadi ini gambaran riil di desa dan pulau bahwa ada titik lemah. Ini yang perlu diintervensi,’’ katanya.

Dalam kajian ini, FPRB Sumbawa dan FPRB NTB memberikan beberapa rekomendasi. Rekomendasi ini diharapka sebagai panduan dalam pelaksanaan program ketangguhan bencana di pulau kecil. Bagi FPRB Sumbawa sendiri, temuan ini sebagai dasar dalam melaksanakan program kerja pada tahun-tahun mendatang.

“Kami di FPRB bisa berkontribusi dalam memperkuat ketangguhan bencana di pulau-pulau kecil,’’ kata pria yang aktif di Tagana Kabupaten Sumbawa ini.

Sementara itu Ketua FPRB Provinsi NTB Rahmat Sabani mengatakan, kajian ketangguhan pulau kecil juga pernah dilakukan di Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air. Tiga pulau ini mewakili karakteristik sebagai destinasi wisata di Pulau Lombok. Hasil kajian di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa ini ke depannya bisa menjadi masukan dalam memperkuat ketangguhan pulau kecil.

“Bukan hanya untuk lokal daerah kita, tapi juga bisa menjadi model ketangguhan pulau kecil di tingkat nasional,’’ katanya.

Rahmat menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi antara FPRB Kabupaten Sumbawa dan FPRB Provinsi NTB ini didukung oleh Program SIAP SIAGA. Program kemitraan pemerintah Australia dan pemerintah Indonesia ini memfasilitasi sejak proses penyusunan instrumen, ujicoba, proses penilaian di lapangan, hingga penyusunan dokumen. (AM)

]]>
Wed, 17 Dec 2025 14:10:03 +0800 amr
Pesan Nanang Nasiruddin: DPC PKS Harus Solid, Tulus Melayani Warga Sumbawa https://amarmedia.co.id/pesan-nanang-nasiruddin-dpc-pks-harus-solid-tulus-melayani-warga-sumbawa https://amarmedia.co.id/pesan-nanang-nasiruddin-dpc-pks-harus-solid-tulus-melayani-warga-sumbawa Pesan Nanang Nasiruddin: DPC PKS Harus Solid, Tulus Melayani Warga Sumbawa

Sumbawa, Besar.Amarmedia.co.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sumbawa hari ini secara resmi melantik jajaran pengurus baru Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-kabupaten sumbawa untuk periode kepemimpinan 2025-2030. 

Pelantikan yang mengusung tema "Kokoh dan Solid Majukan Sumbawa" ini menegaskan komitmen partai untuk memperkuat basis dan meraih kemenangan dalam pemilu mendatang.

Pembacaan ikrar Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPD PKS yang juga Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin didampingi Sekretaris DPD, Muhammad Fauzi, S.Ap dan Bendahara, Adizul Syahabuddin, SP,. M.Si.

Acara yang digelar di Hotel La Grande turut dihadiri H. Johan Rosihan, ST., Ketua Biro Organisasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS yang juga anggota DPR RI Komisi IV asal dapil NTB I, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD): Muhammad Takdir, SE., MM.Inov, para pengurus DPD dan seluruh DPC se-kabupaten sumbawa.

Peta Kepemimpinan Baru dan Pesan Perjuangan

Pelantikan ini merupakan babak lanjutan dari konsolidasi internal PKS Sumbawa, setelah Nanang Nasiruddin terpilih sebagai Ketua DPD dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI pada September 2025 lalu. Dalam pidatonya, Nanang yang memulai karier organisasi dari tingkat cabang hingga pimpinan daerah, membagikan empat pesan inti kepada seluruh pengurus yang dilantik:

Pertama, Tekad dan Keimanan: Menegaskan bahwa perjuangan politik memerlukan mental baja dan komitmen kuat. Ia menekankan bahwa PKS harus selalu hadir di garda terdepan dalam setiap kegiatan dan situasi, termasuk bencana, untuk memecahkan masalah masyarakat.

Kedua, Pelayanan yang Tulus: Jabatan di partai bukan untuk mencari keuntungan, melainkan menjadi jembatan aspirasi. Kemenangan di Pemilu 2029 harus diraih dengan meraih simpati masyarakat akar rumput.

Ketiga, Soliditas dan Kerja Kolektif: Menghadapi luas dan majemuknya Sumbawa, ego pribadi harus dikesampingkan untuk memperkuat ukhuwah dan silaturahmi.

Keempat, Napas Panjang Perjuangan: Mengingatkan bahwa PKS memiliki komitmen jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang adil, sejahtera, dan berakhlak mulia.

Arahan dari Pusat dan Dukungan Lokal

H. Johan Rosihan dalam sambutannya mendukung penuh arahan dari Ketua DPD. Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikan Nanang dapat menjadi acuan seluruh DPC dalam bergerak. 

Rosihan, yang merupakan putra daerah Sumbawa, juga menyelaraskan perjuangan partai dengan falsafah lokal "Samawa", mendorong kader untuk senantiasa bersih, peduli, dan mengayomi.

Keberhasilan PKS Sumbawa dalam menjaga hubungan harmonis dengan semua elemen, termasuk pemerintah daerah dan partai politik lain, sebelumnya telah mendapat apresiasi tinggi. Bupati Sumbawa, H. Syarafuddin Jarot, dalam kesempatan terpisah pada Musda VI menyebut kolaborasi PKS dengan Pemda "sangat luar biasa" dan berkontribusi positif bagi terciptanya Sumbawa yang aman, damai, dan semakin dewasa berdemokrasi.

Menatap Masa Depan: Kaderisasi dan Target Politik

Pelantikan massal ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari strategi konsolidasi menyongsong agenda politik nasional dan daerah. Sebelumnya, Nanang telah menyatakan komitmen untuk fokus pada penguatan kader, digitalisasi partai, dan peningkatan elektabilitas menuju Pemilu 2029, serta memenangkan Pilkada 2030.

Dengan struktur kepengurusan yang kini telah solid dari tingkat daerah hingga cabang, PKS Sumbawa bertekad mengimplementasikan program strategis partai secara lebih masif. Semangat "Kokoh dan Solid" diharapkan dapat diterjemahkan menjadi kerja nyata untuk meraih kepercayaan masyarakat sekaligus mengukuhkan peran PKS sebagai bagian dari kekuatan politik yang progresif dan mengakar di Bumi Samawa. (AM)

]]>
Wed, 17 Dec 2025 12:26:17 +0800 amr
Posyandu Tunas Mekar Kelurahan Bugis Raih Juara II, Jadi Role Model Implementasi 6 SPM https://amarmedia.co.id/posyandu-tunas-mekar-kelurahan-bugis-raih-juara-ii-jadi-role-model-implementasi-6-spm https://amarmedia.co.id/posyandu-tunas-mekar-kelurahan-bugis-raih-juara-ii-jadi-role-model-implementasi-6-spm Posyandu Tunas Mekar Kelurahan Bugis Raih Juara II, Jadi Role Model Implementasi 6 SPM 

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id.(17 Desember 2025) – Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan dominasinya di sektor kesehatan masyarakat dengan memborong dua penghargaan bergengsi dalam Evaluasi Kinerja Posyandu Tingkat Provinsi NTB Tahun 2025. Acara penganugerahan yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTB di Lapangan Desa Taman Ayu, Lombok Barat, pada Senin (15/12), menjadi momen apresiasi bagi kerja keras Tim Pembina dan kader Posyandu di Sumbawa.

Dua prestasi utama yang diraih adalah Juara I Kategori Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota dan Juara II Kategori Posyandu Kelurahan melalui Posyandu Tunas Mekar, Kelurahan Bugis.

DPMD: Capaian Ini Berkat Sinergi Lintas Sektor 

Keberhasilan Sumbawa meraih Juara I Tim Pembina Posyandu tingkat Kabupaten/Kota menuai sorotan positif dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Ditemui terpisah, Kepala Bidang Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya Masyarakat DPMD Sumbawa, Yuni Ilmi Kurniawati, S.STP., M.Si., menyatakan rasa syukurnya.

"Alhamdulillah ala kulihal, capaian ini merupakan kerja sama dan dukungan semua pihak, dalam upaya pemberdayaan dan pendayagunaan LKD/LKK, khususnya Posyandu, baik yang berkedudukan di Kelurahan maupun Posyandu berkedudukan di Desa," kata Yuni.

Ia berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi Posyandu lain di Sumbawa. "Semoga capaian ini menjadi pembelajaran yang baik dan menjadi praktik baik bagi posyandu lainnya yang ada di Kabupaten Sumbawa dalam upaya implementasi Posyandu 6 SPM sesuai Permendagri 13 Tahun 2024, serta penguatan Tim Pembina Posyandu Kabupaten, Kecamatan, Desa, dan Kelurahan," tegasnya, menyoroti pentingnya standar pelayanan minimum yang baru.

Kebanggaan Posyandu Tunas Mekar

Posyandu Tunas Mekar dari Kelurahan Bugis, yang berhasil meraih Juara II Lomba Posyandu Kelurahan – hanya selisih tipis dari Kota Mataram – merasakan kebanggaan luar biasa. Piagam penghargaan diterima langsung oleh Erma Sari Ningsih, S.Pd.SD., selaku Ketua TP Pembina Posyandu Kelurahan Bugis, didampingi oleh Mujiawaty, Ketua Posyandu Tunas Mekar.

Mujiawaty, selaku Ketua Posyandu, mengungkapkan bahwa raihan ini adalah bukti nyata dedikasi para kader.

"Kami sangat bersyukur. Raihan Juara II ini adalah hasil kerja keras tanpa lelah para kader kami di lapangan, dan juga sinergi yang kuat dari Tim Pembina Kelurahan, Puskesmas, serta dukungan penuh dari DPMD dan Pemerintah Daerah," jelas Mujiawaty.

Ia menambahkan, Posyandu Tunas Mekar berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan primer bagi warga. "Komitmen kami adalah terus memberikan pelayanan terbaik, bukan hanya untuk menang lomba, tapi untuk menjamin kesehatan ibu dan anak di Kelurahan Bugis," pungkasnya.

Ditekankan oleh Kabid Kelembagaan Desa Dan Sosial Budaya Masyarakat, meski kompetisi berlangsung ketat, perhatian besar juga tertuju pada Posyandu Cahaya Putih yang berlokasi di Dusun Pukat, Desa Pukat, Kecamatan Utan. "Walaupun dalam ajang kali ini belum berhasil membawa pulang trofi juara, Posyandu Cahaya Putih tetap menjadi kebanggaan karena terpilih sebagai delegasi resmi mewakili Kabupaten Sumbawa di tingkat provinsi" ujarnya.

Posyandu Cahaya Putih dinilai memiliki nilai strategis yang luar biasa. Posyandu ini telah mengimplementasikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara komprehensif. Dengan penerapan standar tersebut, Posyandu Cahaya Putih kini diproyeksikan menjadi:lbPusat Pembelajaran (Learning Center). Wadah bagi Posyandu lain untuk belajar mengenai tata kelola layanan kesehatan dasar yang standar.

Demikian pula menjadi Role Model Praktik Baik. Contoh nyata pelaksanaan penguatan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) khususnya di bidang kesehatan.

"Kami sangat bangga dengan seluruh delegasi Sumbawa. Selain para juara, Posyandu Cahaya Putih dari Kecamatan Utan adalah aset luar biasa. Mereka sudah menerapkan 6 SPM dan ini akan kita jadikan pusat praktik baik untuk penguatan LKD Posyandu di seluruh wilayah Sumbawa," ungkap Yuni salah satu tim pembina dari Kabupaten Sumbawa.

Kehadiran para penggerak Posyandu ini membuktikan bahwa sinergi antara kader, pemerintah desa, dan pemerintah kabupaten berjalan sangat efektif. Raihan penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa terus meningkat menuju visi "Sumbawa Unggul dan Sejahtera".

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafudin Djarot, SE, juga menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan cerminan kolaborasi antara seluruh OPD pengampu SPM, penunjang SPM (Dinas Kesehatan, DPMD, DP2KBP3A), PKK, Baznas, hingga pengurus dan kader di tingkat akar rumput.

"Komitmen kami adalah terus menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer, mewujudkan masyarakat NTB yang Sehat dan Berdaya," ujar Ketua Tim Pembina yang berhasil mengungguli Lombok Timur dan Lombok Utara tersebut.(AM)

]]>
Wed, 17 Dec 2025 06:52:19 +0800 amr
Komitmen Pemerintah Jaga Kelestarian Alam, Bupati Sumbawa Pimpin Penanaman Pohon Serentak https://amarmedia.co.id/komitmen-pemerintah-jaga-kelestarian-alam-bupati-sumbawa-pimpin-penanaman-pohon-serentak https://amarmedia.co.id/komitmen-pemerintah-jaga-kelestarian-alam-bupati-sumbawa-pimpin-penanaman-pohon-serentak Komitmen Pemerintah Jaga Kelestarian Alam, Bupati Sumbawa Pimpin Penanaman Pohon Serentak

Sumbawa.Amarmedia.co.id -  Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memimpin Penanaman Pohon Serentak di lahan keritis, di Kawasan Hutan Lindung Bendungan Beringin Sila, Kecamatan Utan, Sumbawa, Senin, (16/12/2025). Kegiatan ini diikuti juga oleh Sekretaris Daerah Sumbawa, Forkopimda Kabupaten Sumbawa, sejumlah OPD Lingkup Pemkab Sumbawa, serta partisipasi masyarakat. 

Pada kesempatan ini, pemerintah dan masyarakat menanam 5.000 bibit pohon. Pohon-pohon tersebut adalah Kemiri, Mangga, dan Asam. Selain itu, Penanaman ini juga dilakukan di dua lokasi lahan kritis lainnya, yakni di Arena Pacuan Kuda, Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir dilakukan penanaman 500 bibit Jambu Kristal dan Mangga, serta di Area Kawasan BaraBatu, Dusun Kapas Sari, Kecamatan Moyo Hilir dilakukan penanaman 12.000 bibit Sengon.

 

Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa penanaman pohon ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian alam dan memulihkan lahan-lahan kritis, gundul, dan tandus, sekaligus membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga Lingkungan. Hal ini dilakukan untuk memastikan Sumber Mata Air yang ada, dapat dirasakan dimasa yang akan datang. pohon-pohon yang ditanam ini memiliki nilai ekonomis tinggi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan, Ujarnya.

Lebih lanjut, bupati mengajak masyarakat Kabupaten Sumbawa, untuk bersama-sama untuk menghijaukan Sumbawa, menjaga hutan, dan Mata air untuk membangun Sumbawa Hijau Lestari yang dapat dirasakan generasi mendatang. “Mari jadikan penanaman ini sebagai contoh atau Role Model bagi seluruh masyarakat Sumbawa dan bagi bangsa dan negara ini”, pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 17 Dec 2025 06:28:00 +0800 amr
Desa Berdaya Resmi Diluncurkan, Gerakan Bersama Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data https://amarmedia.co.id/desa-berdaya-resmi-diluncurkan-gerakan-bersama-pengentasan-kemiskinan-berbasis-data https://amarmedia.co.id/desa-berdaya-resmi-diluncurkan-gerakan-bersama-pengentasan-kemiskinan-berbasis-data Desa Berdaya Resmi Diluncurkan, Gerakan Bersama Pengentasan Kemiskinan Berbasis Data

Lombok Barat, Amarmedia.co.id (16 Desember 2025) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi meluncurkan Gerakan Desa Berdaya di Kebon Ayu, Gerung, Kabupaten Lombok Barat, (16/12/2025). Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa Desa Berdaya bukan sekadar program pemerintah, melainkan sebuah gerakan bersama untuk menurunkan kemiskinan melalui pembangunan yang berangkat dari desa dan berbasis data.

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal mengungkapkan bahwa NTB menunjukkan tren positif penurunan kemiskinan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan NTB turun dari 11,91 persen pada 2024 hingga kuartal I 2025, menjadi 11,78 persen pada kuartal II 2025.

“Ini menunjukkan ada pergerakan. Menariknya, kemiskinan di pedesaan mengalami penurunan, sementara di perkotaan justru meningkat. Ini menandakan bahwa program-program berbasis desa mulai memberikan dampak nyata,” ujar Iqbal.

Dirinya menjelaskan, penurunan kemiskinan di desa tidak lepas dari berbagai kebijakan pemerintah pusat dan daerah, seperti penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) hasil pertanian yang lebih tinggi, optimalisasi lahan pertanian di NTB seluas lebih dari 10.700 hektare, serta perbaikan distribusi pupuk bersubsidi. Dampaknya, biaya produksi petani menurun, pendapatan meningkat dan Nilai Tukar Petani (NTP) NTB naik dari 126,23 menjadi 128.

Gubernur Iqbal menilai saat ini merupakan momentum terbaik untuk membangun dari desa. Dukungan pembangunan dari pemerintah pusat hingga daerah, termasuk alokasi anggaran desa oleh pemerintah kabupaten/kota, membentuk ekosistem yang kuat bagi percepatan pembangunan desa.

“Ini bukan program milik provinsi. Provinsi hanya berperan sebagai orkestrator. Desa Berdaya adalah milik kita bersama: pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, desa, dunia usaha, NGO, akademisi dan seluruh elemen masyarakat," tegasnya.

Dirinya menekankan bahwa inti Desa Berdaya adalah pengentasan kemiskinan berbasis data. Oleh karena itu, data BPS dijadikan pintu masuk yang kemudian diverifikasi dan divalidasi secara faktual di lapangan oleh para pendamping desa. Targetnya, kemiskinan ekstrem di NTB yang masih berada di kisaran 2 persen dapat dihapuskan paling lambat pada 2029.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menyampaikan rasa bahagia dan bangganya karena Lombok Barat dipercaya menjadi lokasi peluncuran Desa Berdaya. Menurutnya, program ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang telah mengalokasikan Rp1 miliar per desa untuk penguatan pembangunan desa.

“Desa Berdaya akan kami sinergikan dengan seluruh program kabupaten. Fokus utama kami adalah menuntaskan kemiskinan melalui pembenahan data dan intervensi yang tepat sasaran," ujar Zaini.

Dirinya juga menegaskan bahwa keberhasilan Desa Berdaya sangat bergantung pada kolaborasi dan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, serta keterlibatan aktif seluruh elemen desa.

Peluncuran Desa Berdaya ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memastikan tidak ada satu pun warga NTB yang tertinggal dalam pembangunan, sejalan dengan visi NTB Makmur Mendunia, yang menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai pondasi utama sebelum melangkah ke panggung global (AM/edo/nov)

]]>
Tue, 16 Dec 2025 22:25:53 +0800 amr
DPRD Sumbawa Dorong Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan dan Alat Berat Lewat Sinergi dengan Bapenda NTB https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dorong-optimalisasi-opsen-pajak-kendaraan-dan-alat-berat-lewat-sinergi-dengan-bapenda-ntb https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-dorong-optimalisasi-opsen-pajak-kendaraan-dan-alat-berat-lewat-sinergi-dengan-bapenda-ntb DPRD Sumbawa Dorong Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan dan Alat Berat Lewat Sinergi dengan Bapenda NTB

Mataram, Amarmedia.co.id (16 Desember 2025)– Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa, 16 Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa melalui skema bagi hasil pajak, khususnya optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan Pajak Alat Berat

Rombongan Komisi II DPRD Sumbawa dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M.Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov yang juga Koordinator Komisi II. Turut hadir Pimpinan dan Anggota Komisi II, antara lain Ketua Komisi II I Nyoman Wisma, S.IP, Wakil Ketua Muhammad Tahir, S.H., dan Sekretaris H. Zohran, S.H. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Penjabat Kepala Bidang Pajak Daerah BAPENDA Provinsi NTB, Hamid Fahmi Ardiyanto, S.E., M.Ec.Dev, beserta jajaran.

Kunjungan kerja ini berfokus pada implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Daerah Provinsi NTB Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Dalam pertemuan, Bapenda NTB menjelaskan bahwa penyesuaian tarif PKB dan BBNKB dalam Perda terbaru dilakukan untuk memberikan keringanan kepada masyarakat.

Tarif PKB diturunkan dari 1,7% menjadi 1,03% (dengan tarif total PKB + Opsen sekitar 1,99%).Tarif BBNKB diturunkan dari 15% menjadi 9% (dengan tarif total BBNKB + Opsen sekitar 19,92%).

"Kami menyesuaikan pajak tahun sebelumnya, sehingga masyarakat tidak terbebani tarif yang tinggi. Bahkan, kami menurunkan tarif PKB di Perda baru," jelas Hamid.

Selain itu, Bapenda juga menetapkan tarif PKB sebesar 0,5% untuk kendaraan angkutan umum, angkutan karyawan, angkutan sekolah, ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan pemerintah daerah.

Wakil Ketua DPRD Sumbawa, H.M.Berlian Rayes, dan Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, secara khusus menyoroti pentingnya optimalisasi bagi hasil (opsen) PKB dan BBNKB untuk meningkatkan PAD Sumbawa.

I Nyoman Wisma menyebutkan bahwa realisasi sharing Opsen PKB dan BBNKB untuk Kabupaten Sumbawa hingga Triwulan III 2025 telah mencapai Rp 22.221.325.715. "Apa langkah strategis Pemerintah Provinsi NTB untuk meningkatkannya?" tanya Wisma.

Pimpinan Komisi II, H. Zohran dan M. Tahir mendesak Pemerintah Provinsi dan Kabupaten untuk bersinergi mengatasi tingginya potensi kendaraan tidak daftar ulang (PMB) dan mendorong mutasi kendaraan plat luar (non-NTB), terutama kendaraan operasional di PT Amman Mineral (AMNT) dan perusahaan tambang lainnya, demi memaksimalkan pendapatan opsen.

Kepala Bapenda Kabupaten Sumbawa, Hardianto ST,yang hadir turut menekankan pentingnya optimalisasi Opsen dan Pajak Alat Berat. Sementara itu, Anggota Dewan M. Zain meminta kejelasan terkait implementasi pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) dari aktivitas pertambangan di Sumbawa.

DPRD Sumbawa juga menyampaikan beberapa usulan untuk meningkatkan kepatuhan dan pelayanan publik diantaranya terhadap keringanan pajak, Sekretaris Komisi II, H. Zohran, mengusulkan pembebasan atau penggratisan biaya balik nama kendaraan lama untuk mendorong ketaatan PKB tahunan yang berkelanjutan.

Terkait perluasan layanan, mengingat banyaknya potensi PMB, Kabag Keuangan Usman meminta Bapenda mendekatkan layanan Samsat ke masyarakat, seperti di Kecamatan Lunyuk dan Orong Telu, melalui program Samsat Desa dan layanan jemput bola.

Menanggapi masukan tersebut, Kabid Pajak Daerah BAPENDA Provinsi NTB, Hamid Fahmi Ardiyanto, menyampaikan beberapa tindak lanjut yang akan dan sudah dilakukan diantaranya Sosialisasi himbauan Mutasi

"Kami telah melakukan sosialisasi dan himbauan kepada PT AMNT untuk memutasikan kendaraan ke plat NTB guna memaksimalkan opsen.

Terhadap Evaluasi Nilai Jual Kabid Pengendalian Pajak Bapenda NTB, Isnaini menambahkan bahwa evaluasi berkala terhadap nilai jual kendaraan bermotor dilakukan untuk memastikan perhitungan PKB sesuai dengan kondisi tahun kendaraan.

Hal menarik dari jawaban Bapenda juga adalah akan dilakukan aktivasi Samsat Desa. Mengaktifkan program pelayanan Samsat di desa, seperti di Lombok Timur dan Lombok Tengah, sebagai model untuk diterapkan di Sumbawa, serta memfasilitasi pembayaran melalui koperasi setempat.

"Kita sambut baik sinergitas Kabupaten dan Provinsi. Harapannya, dengan bekerjasama, kita bisa mendapatkan hasil maksimal dari sektor opsen ini. Mari bekerja bersama untuk menyuarakan dan memaksimalkan pendapatan daerah," tutup Hamid. (AM)

]]>
Tue, 16 Dec 2025 22:18:10 +0800 amr
Prestasi Unggul! Sumbawa Borong Juara di Ajang Posyandu Tingkat Provinsi NTB 2025 https://amarmedia.co.id/prestasi-unggul-sumbawa-borong-juara-di-ajang-posyandu-tingkat-provinsi-ntb-2025 https://amarmedia.co.id/prestasi-unggul-sumbawa-borong-juara-di-ajang-posyandu-tingkat-provinsi-ntb-2025 Prestasi Unggul! Sumbawa Borong Juara di Ajang Posyandu Tingkat Provinsi NTB 2025

Lombok Barat.Amarmedia.co.id,( 16 Desember 2025 ) – Kabupaten Sumbawa kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Dalam acara peluncuran Program Desa Berdaya dan Pemberian Penghargaan Evaluasi Kinerja Posyandu Tingkat Provinsi NTB Tahun 2025 yang digelar di Lombok Barat, Selasa tanggal 16 Desember 2025 di lapangan Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung Lombok Barat, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat berhasil meraih juara pada kategori bergengsi.

Acara yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTB ini menjadi ajang apresiasi tertinggi bagi dedikasi pemerintah daerah dan kader dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui Posyandu.

Pengakuan kinerja pemberdayaan dan pendayagunaan lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan serta penguatan kesehatan masyarakat dan upaya implementasi posyandu 6 SPM berdasarkan permendagri 13 tahun 2024 tentang posyandu menunjukkan performa yang solid dengan meraih Juara I di kategori Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota. Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, yang dipimpin oleh Ketua TP Posyandu kabupaten Sumbawa Hj  Ida Fitria Syarafudin Djarot SE, berhasil mengungguli Tim Pembina dari Lombok Timur dan Lombok Utara.

Selain itu, Kabupaten Sumbawa juga meraih prestasi di kategori Posyandu Kelurahan. Posyandu Tunas Mekar dari Kelurahan Bugis berhasil meraih Juara II Lomba Posyandu Kelurahan, hanya selisih tipis dari Posyandu Cendana Kelurahan Babakan Kota Mataram.

Sumbawa Barat Juara Inovasi Posyandu Tidak ketinggalan, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) juga memperkuat dominasi wilayah Samawa dengan meraih prestasi puncak.

Posyandu Muhajirin dari Desa Belo, Sumbawa Barat, dinobatkan sebagai Juara I Kategori Posyandu Inovasi 2025. Penghargaan ini menjadi bukti nyata kreativitas dan keberhasilan Posyandu di KSB dalam mengembangkan program-program kesehatan yang adaptif dan berdampak langsung pada masyarakat.

"Raihan ini adalah hasil kerja keras sinergi antara pemerintah daerah, Tim Pembina Posyandu Kabupaten baik OPD pengampu SPM maupun penunjang SPM, Dinas Kesehatan, DPMD, DP2KBP3A, PKK, Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Desa/Kelurahan, Baznas serta pengurus dan kader posyandu di lapangan," ujar Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa yang hadir di lokasi. "Komitmen kami adalah terus menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer."imbuhnya 

Kemudian lanjutnya Para pemenang, yang diwakili oleh Kepala Desa/Lurah dan Koordinator Kader Posyandu, hadir langsung untuk menerima penghargaan.

"Prestasi ini diharapkan dapat memicu semangat Posyandu dan Tim Pembina lainnya di seluruh Kabupaten Sumbawa untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja demi mewujudkan masyarakat NTB yang Sehat dan Berdaya" pungkasnya. (AM)

]]>
Tue, 16 Dec 2025 21:59:22 +0800 amr
Pencarian Korban Hanyut di Sungai Brang Beh Dihentikan Sementara, Dilanjutkan Besok Fokus Titik Awal https://amarmedia.co.id/pencarian-korban-hanyut-di-sungai-brang-beh-dihentikan-sementara-dilanjutkan-besok-fokus-titik-awal https://amarmedia.co.id/pencarian-korban-hanyut-di-sungai-brang-beh-dihentikan-sementara-dilanjutkan-besok-fokus-titik-awal Pencarian Korban Hanyut di Sungai Brang Beh Dihentikan Sementara, Dilanjutkan Besok Fokus Titik Awal

Sumbawa, Amarmedia.co.id— Upaya pencarian korban hanyut di Sungai Brang Beh, Kabupaten Sumbawa, memasuki hari ketiga. Namun hingga sore hari ini, tim gabungan belum berhasil menemukan korban. Proses pencarian sementara dihentikan dan direncanakan akan dilanjutkan kembali pada esok hari dengan strategi yang lebih terfokus.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, melalui Kepala Bidang II BPBD Sumbawa, Rusdianto Ar, menyampaikan bahwa pencarian hari ketiga telah dilakukan secara maksimal dengan membagi tim ke dalam tiga regu.

“Pada hari ini korban belum berhasil ditemukan. Meski demikian, kami telah mengerahkan tiga regu pencarian di sejumlah titik,” ujar Rusdianto.

Ia menjelaskan, pencarian akan kembali dilanjutkan besok dengan fokus pada satu titik utama, yakni lokasi awal korban dinyatakan hilang tersapu derasnya arus Sungai Brang Beh. Metode pencarian juga akan diperkuat dengan penyisiran langsung ke dasar sungai.

“Insyaallah besok pencarian akan kami fokuskan di titik nol, tempat korban pertama kali dinyatakan hilang. Metode pencarian akan dilakukan dengan menyisir langsung ke dasar air,” jelasnya.

Rusdianto berharap kondisi cuaca dapat mendukung agar proses pencarian dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi seluruh personel yang terlibat.

Sementara itu, Wendi, Sekretaris Camat Lunyuk yang berada langsung di lokasi pencarian KM 63, mengungkapkan bahwa kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan.

“Medan pencarian sangat ekstrem, dengan kondisi tebing curam dan arus sungai yang deras. Selain itu, tim di lapangan juga beberapa kali diguyur hujan deras,” ungkap Wendi.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban hanyut di Sungai Brang Beh masih terus menjadi perhatian berbagai pihak, dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam kondisi apa pun. (AM)

]]>
Tue, 16 Dec 2025 17:55:31 +0800 amr
Perkuat Layanan Dasar Masyarakat: Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan se&Kabupaten Sumbawa Resmi Dilantik https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-dasar-masyarakat-ketua-tim-pembina-posyandu-kecamatan-se-kabupaten-sumbawa-resmi-dilantik https://amarmedia.co.id/perkuat-layanan-dasar-masyarakat-ketua-tim-pembina-posyandu-kecamatan-se-kabupaten-sumbawa-resmi-dilantik Perkuat Layanan Dasar Masyarakat: Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa Resmi Dilantik

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id (15 Desember 2025)– Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat layanan dasar kesehatan dan sosial masyarakat di tingkat akar rumput semakin nyata. Bertempat di Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa pada hari Senin, 15 Desember 2025, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitriah Syarafuddin Jarot SE, melantik secara resmi Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa, beserta Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa.

Acara pelantikan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, menandai dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap revitalisasi Posyandu.

Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Penguatan Komitmen

Dalam sambutannya, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitriah Syarafuddin Jarot, menegaskan bahwa momen pelantikan ini bukan sekadar seremoni.

 "kita panjatkan puji syukur... kita dapat hadir bersama pada momentum yang sangat penting ini. Bukan sekadar ceremony pelantikan, tetapi sebuah titik awal penguatan komitmen bersama untuk memastikan Posyandu benar-benar hidup, berfungsi, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Hj Ida.

Ny. Ida Fitriah Syarafuddin Jarot menekankan bahwa Posyandu telah bertransformasi. Posyandu saat ini bukan lagi dipandang sebagai kegiatan rutin bulanan, melainkan telah menjadi simpul layanan dasar masyarakat yang mengintegrasikan berbagai isu, mulai dari kesehatan ibu dan anak, gizi, sanitasi, pendidikan keluarga, ketahanan pangan, perlindungan anak, hingga kesiapsiagaan bencana.

Pelantikan Tim Pembina di semua tingkatan ini, menurutnya, adalah kebutuhan nyata. Ini sekaligus menegaskan bahwa Posyandu adalah kerja bersama.

"Ia tidak bisa berdiri sendiri, tidak bisa ditopang oleh satu sektor, dan tidak mungkin berjalan optimal tanpa koordinasi lintas perangkat daerah, lintas jenjang pemerintahan, serta sinergi dengan organisasi kemasyarakatan," tegasnya.

Tugas utama Tim Pembina bukanlah mengambil alih peran kader, tetapi memastikan Pembinaan berjalan konsisten.Penguatan kapasitas kader dilakukan berkelanjutan. Setiap Posyandu mendapat dukungan kebijakan, anggaran, dan pendampingan yang memadai

Tantangan Stunting dan Pentingnya Kolaborasi

Meskipun Kabupaten Sumbawa patut bersyukur memiliki jaringan Posyandu yang luas dan kader yang tangguh, tantangan seperti stunting, gizi kurang, kesehatan lingkungan, dan ketahanan keluarga masih menjadi pekerjaan rumah.

"Di sinilah Tim Pembina Posyandu dituntut tidak hanya hadir saat acara, tetapi benar-benar aktif memastikan Posyandu menjadi ruang layanan yang ramah, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," tambah Ny. Ida Fitriah.

Dirinya juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK, DWP, GOW, BAZNAS, dunia usaha, perguruan tinggi, dan mitra pembangunan lainnya. Kolaborasi ini diharapkan membuat Posyandu tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan berdaya.

Kepada para Ketua Tim Pembina Kecamatan dan Desa/Kelurahan yang baru dilantik, Ny. Ida Fitriah Syarafuddin Jarot mengucapkan selamat dan berpesan, "Amanah ini mungkin tidak selalu terlihat megah, tetapi dampaknya sangat besar bagi masa depan generasi Sumbawa. Jalankan tugas ini dengan hati, dengan kehadiran nyata di lapangan, dan dengan semangat melayani bukan dilayani"

Acara ditutup dengan harapan agar momentum pelantikan ini menjadi penguat tekad bagi seluruh pihak untuk merawat Posyandu, bukan hanya karena kewajiban administratif, tetapi karena Posyandu adalah tempat masa depan anak-anak Sumbawa sedang dijaga bersama. (AM)

]]>
Mon, 15 Dec 2025 23:10:47 +0800 amr
Aksi Nyata 'Wakil Bumi' Sumbawa: Jarot Pimpin Hijaukan Lahan Kritis Lewat Safari Menanam https://amarmedia.co.id/aksi-nyata-wakil-bumi-sumbawa-jarot-pimpin-hijaukan-lahan-kritis-lewat-safari-menanam https://amarmedia.co.id/aksi-nyata-wakil-bumi-sumbawa-jarot-pimpin-hijaukan-lahan-kritis-lewat-safari-menanam Aksi Nyata 'Wakil Bumi' Sumbawa: Jarot Pimpin Hijaukan Lahan Kritis Lewat Safari Menanam

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Setelah melakukan gebrakan membentuk Satgas untuk mengamankan hutan dari perambahan dan alih fungsi, Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot melanjutkan gebrakan lanjutan dengan menggelar Safari Sumbawa Menanam Hutan dan Lahan serentak pada 16 Desember 2025.

Putaran I Safari Sumbawa Menanam digelar di 3 (tiga) lokasi. Lokasi I di Kawasan Beringin Sila, Kecamatan Utan, luas area tanam 50 ha termasuk dalam catchment water area bendungan yang akan ditanami 5000 bibit kemiri. Lokasi ini sangat krusial, sebab Kondisi saat ini, areal zona tangkapan air di Beringin Sila dalam keadaan kering dan tandus. Kondisi ini akan mengancam Bendungan Beringin Sila dan lahan pertanian produktif yang menjadi sumber mata pencarian masyarakat. 

Bupati dan Forkopimda akan menanam bibit kemiri di Kawasan Bendungan Beringin Sila bersama seluruh komponen masyarakat Kecamatan Utan.

Lokasi II di Arena Pacuan Kuda Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir seluas 3 ha, akan ditanami 500 bibit jambu kristal dan mangga sedangkan lokasi III di Kawasan Bara Batu Dusun Kapas Sari/Eks Kampung Banjir Kecamatan Moyo Hilir seluas 30 ha, akan ditanami 12.000 bibit sengon. Kedua lokasi ini akan melibatkan seluruh karyawan OPD, Polri, TNI, dan masyarakat Moyo Hilir.

Kegiatan Safari Sumbawa menanam serentak tanggal 16 Desember 2025 menjadi tanda teguhnya komitmen dan motivasi Bupati Sumbawa terhadap penjagaan dan pelestarian lingkungan demi masa depan Sumbawa.

"Fungsi dan Kedudukan Bupati antara lain sebagai Wakil Rakyat karena dipilih oleh rakyat dan sebagai wakil Pemerintah karena bagian dari pelaksana pembangunan dalam kerangka NKRI. Namun di Sumbawa, fungsi Bupati menjadi 3, yaitu wakil rakyat, Wakil Pemerintah di Daerah dan Wakil Bumi" ujar Jarot dengan penuh semangat (15/12/2025).

Lebih lanjut, Jarot mengungkapkan bahwa ia menganggap dirinya sebagai wakil bumi karena yakin dan percaya bahwa tiap elemen kehidupan punya aspirasi. Alam yang di dalamnya ada flora, fauna, air, tanah punya aspirasi yang selama ini sering diabaikan. Maka Jarot mengambil tanggung jawab yang memperjuangkan aspirasi alam dan lingkungan.

Seperti diketahui, gebrakan Satgas Pengaman Hutan mendapatkan tekanan dan penolakan dari beberapa kelompok masyarakat. Tapi Bupati Sumbawa tidak surut dan tidak ragu mengambil keputusan dan tindakan.

Kini, Safari Sumbawa Menanam diluncurkan dan dilaksanakan serentak tanggal 16 Desember 2025 dan terus akan berlanjut di masa-masa yang akan datang. Beberapa lokasi seperti Kecamatan Lenangguar, Kecamatan Empang, dan Kecamatan Lunyuk sudah mengajukan diri menjadi lokasi Safari Sumbawa Menanam pada waktu berikutnya. 

Bupati Mengajak seluruh komponen masuarakat ikut bergabung dan menyemarakkan Safari Sumbawa Menanam. 

"Saya mengajak seluruh masyarakat ikut dan bergabung dalam Safari Sumbawa Menanam ini. Bibit akan disediakan, bersama dan berkolaborasi dengan riang gembira menanam untuk investasi kehidupan masa depan. Sebab, bibit yang ditanam adalah untuk masyarakat juga, punya nilai ekonomi tinggi, dan dinikmati oleh para pemilik lahan" Pungkas Bupati di ruang kerjanya (15/12/2026).

Saat ini, Hutan sangat kritis dan kritis di Kabupaten Sumbawa seluas 51.434 ha. Tersebar di 91 desa. Hutan Potensial Kritis seluas 131.000 ha tersebar di 95 desa. Sedangkan Kawasan Non Hutan Kritis seluas 41.000 ha. 

Untuk melakukan rehabilitasi hutan dan lahan kritis tersebut diperlukan jumlah pohon sebanyak 51 juta pohon. Artinya, untuk kebutuhan bibit diperlukan sekitar 54 juta bibit.

Berangkat dari data itulah Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mulai menanam, menjaga dan merawat hutan, lingkungan dan sumber daya air Sumbawa. (AM)

]]>
Mon, 15 Dec 2025 19:36:07 +0800 amr
Bupati Sumbawa Buka Kickoff Meeting Program CERAH: Strategi Adaptif Kelola Air dan Lahan Berkelanjutan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-buka-kickoff-meeting-program-cerah-strategi-adaptif-kelola-air-dan-lahan-berkelanjutan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-buka-kickoff-meeting-program-cerah-strategi-adaptif-kelola-air-dan-lahan-berkelanjutan Bupati Sumbawa Buka Kickoff Meeting Program CERAH: Strategi Adaptif Kelola Air dan Lahan Berkelanjutan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id. (15 Desember 2025 )– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka Kickoff Meeting Program Cerdas Kelola Air dan Lahan Untuk Keberlanjutan (CERAH) di Aula Hotel La Grande, Sumbawa, pada Senin (15/12/2025). 

Acara ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sumbawa, perangkat daerah (OPD) terkait, Direktur Eksekutif Plan International Indonesia, Dini Widiastuti, serta jajarannya.Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas kerjasama Plan International dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa melalui program ini. "Prinsip program CERAH sejalan dengan program unggulan Pemkab Sumbawa, yaitu Sumbawa Hijau Lestari, yang menekankan penanaman pohon kembali untuk menjaga hutan sebagai sumber mata air," ujarnya.

Program ini, lanjut Bupati, sangat sinergis dengan prioritas daerah dan akan membimbing masyarakat di 7 kecamatan—Lantung, Batulanteh, Unter Iwes, Moyo Hulu, Moyo Hilir, Moyo Utara, dan Rhee—untuk pengelolaan air serta tata guna lahan yang berkelanjutan. Ia berharap program dapat diperluas ke kecamatan lain dan mengajak seluruh stakeholder untuk mensukseskannya demi masa depan generasi mendatang.

Sementara itu, Dini Widiastuti menjelaskan bahwa Program CERAH didasari kebutuhan mendesak akan strategi adaptif pengelolaan sumber daya air dan lahan di tengah perubahan iklim. Melalui kerjasama dengan Pemkab Sumbawa, program ini mendorong perbaikan praktik masyarakat guna meminimalisir bencana seperti kekeringan, banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.(am)

]]>
Mon, 15 Dec 2025 18:54:20 +0800 amr
Pulihkan Lahan Kritis, Pemkab Sumbawa Luncurkan Gerakan Penanaman Pohon Serentak bersama ASN dan Masyarakat https://amarmedia.co.id/pulihkan-lahan-kritis-pemkab-sumbawa-luncurkan-gerakan-penanaman-pohon-serentak-bersama-asn-dan-masyarakat https://amarmedia.co.id/pulihkan-lahan-kritis-pemkab-sumbawa-luncurkan-gerakan-penanaman-pohon-serentak-bersama-asn-dan-masyarakat

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (16 Desember 2015) -- Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan memulai Gerakan Penanaman Pohon Serentak pada hari Selasa, 16 Desember 2015, sebagai bagian dari pelaksanaan program strategis daerah bertajuk "Sumbawa Hijau Lestari".

Program ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan lingkungan hidup sekaligus menjawab tantangan kerusakan hutan dan degradasi lahan yang semakin meningkat di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa.

Sekretaris Daerah selaku Ketua Satgas Pelindungan dan Pengamanan Hutan Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, kepada media ini  Senin (16/12), mengatakan, gerakan penanaman pohon serentak ini menjadi langkah konkret untuk mengembalikan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan, pengendali tata air, serta pelindung ekosistem alam. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah ingin menegaskan bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan merupakan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat demi keberlanjutan kehidupan generasi sekarang dan yang akan datang.

Kegiatan penanaman akan dipusatkan pada sejumlah lahan kritis yang selama ini mengalami penurunan fungsi ekologis, yaitu kawasan Hutan Ai Papang di sekitar Bendungan Bringin Sila Kecamatan Utan, lahan di area pacuan kuda Desa Moyo Kecamatan Moyo Hilir, serta kawasan Barabatu Dusun Kapas Sari Kecamatan Moyo Hilir. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada urgensi pemulihan lingkungan dan perlindungan sumber daya alam yang ada di sekitarnya.

Penanaman pohon dilakukan secara serentak sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian kolektif terhadap alam. Gerakan ini akan melibatkan jajaran Forkompinda Kabupaten Sumbawa, pasukan TNI dari Dandim dan Batalyon TP, Kepolisian Resor Sumbawa, serta seluruh Aparatur Sipil Negara dari tingkat kabupaten hingga desa. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadi contoh dan penggerak bagi masyarakat luas.

Selain unsur pemerintah dan aparat, Pemerintah Kabupaten Sumbawa sangat mengharapkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar lokasi penanaman. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting karena keberhasilan rehabilitasi hutan dan lahan kritis tidak hanya ditentukan oleh kegiatan penanaman, tetapi juga oleh komitmen bersama dalam menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam.

Gerakan penanaman pohon ini akan dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP. bersama Wakil Bupati, Sekda, Kapolres, Dandim, Kajari dan Ketua Pengadilan Negeri. Kehadiran dan kepemimpinan langsung Bupati di lapangan diharapkan dapat memberikan motivasi serta menumbuhkan semangat gotong royong bagi seluruh peserta untuk bergerak bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan Kabupaten Sumbawa.

Jenis pohon yang ditanam dalam kegiatan ini merupakan pohon-pohon yang memiliki nilai ekologis sekaligus nilai ekonomis tinggi. Dengan demikian, selain berfungsi sebagai pemulih lingkungan dan penyangga ekosistem, pohon-pohon tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat, sehingga pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyadari bahwa kerusakan hutan dan lahan kritis dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti banjir, kekeringan, longsor, serta menurunnya kualitas hidup masyarakat. Karenanya, melalui gerakan ini diharapkan tumbuh kembali kesadaran bersama akan pentingnya menjaga hutan dan lahan hijau sebagai aset berharga daerah yang harus dilestarikan.

Gerakan Penanaman Pohon Serentak ini tidak dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi sebagai awal dari gerakan berkelanjutan dalam membangun budaya cinta lingkungan di tengah masyarakat. Menanam pohon berarti menanam harapan, menjaga kehidupan, serta mewariskan alam yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Melalui program Sumbawa Hijau Lestari, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan berperan aktif dalam upaya memulihkan dan menjaga kelestarian lingkungan. Dengan semangat kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama, diharapkan Kabupaten Sumbawa dapat tumbuh menjadi daerah yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.

Untuk diketahui, selanjutnya penanaman pohon ini dilanjutkan di Hutan Ale RTK 70, Desa Emang Lestari Lunyuk, Desa Lenangguar dan 140 Desa lainnya yang siap untuk menghijaunya Sumbawa dengan tanaman buah buahan dan tanaman produktif. (AM)

]]>
Mon, 15 Dec 2025 13:55:22 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Targetkan ZIS Rp10 Miliar per Tahun, Siap Implementasikan 40 Resolusi Rakorda NTB https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-targetkan-zis-rp10-miliar-per-tahun-siap-implementasikan-40-resolusi-rakorda-ntb https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-targetkan-zis-rp10-miliar-per-tahun-siap-implementasikan-40-resolusi-rakorda-ntb BAZNAS Sumbawa Targetkan ZIS Rp10 Miliar per Tahun, Siap Implementasikan 40 Resolusi Rakorda NTB

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat S.Ag., M.M.Inov. menyatakan rasa syukur atas kesuksesan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung di Mataram pada 10–12 Desember 2025. Acara tersebut ditutup dengan penandatanganan 40 resolusi strategis untuk akselerasi pengelolaan zakat di seluruh NTB.

Menurut Dea Guru (DG) Syukri Rahmat, Rakorda dengan tema "Pemberdayaan Zakat, Transformasi Digital; Akselerasi Sapta Cita Menuju Masyarakat NTB Makmur Mendunia" menjadi momentum penting bagi kepemimpinan BAZNAS Sumbawa periode 2025–2030 untuk memperkuat sinergi dan mencapai target ambisius.

"Alhamdulillah, Rapat Koordinasi Daerah BAZNAS se-Provinsi NTB, telah berlangsung dengan lancar dan sukses, diakhiri dengan penandatanganan resolusi BAZNAS. Resolusi ini menjadi pedoman kami untuk meningkatkan koordinasi, menerapkan digitalisasi zakat, dan memperkuat pemberdayaan mustahik di Sumbawa," ujar  DG Syukri Rahmat Senin 15 Desember 2025.

Target ZIS Kabupaten Sumbawa Melesat

Ketua BAZNAS Sumbawa yang baru dilantik ini menegaskan bahwa pihaknya membawa pulang komitmen besar untuk wilayah Sumbawa. Dengan capaian ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) yang telah mencapai Rp3 miliar pada tahun 2024, BAZNAS Sumbawa kini mematok target pengumpulan ZIS tahunan hingga Rp10 miliar dalam periode kepemimpinan baru ini.

Target ini akan didukung oleh Peningkatan Kontribusi Rutin melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), BUMN, dan perangkat desa dengan kontribusi minimal Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per orang. Dan Pemanfaatan teknologi untuk mempermudah masyarakat Sumbawa dalam menunaikan zakat.

Fokus pada 40 Resolusi Strategis

Resolusi yang dihasilkan dari Rakorda BAZNAS NTB mencakup penguatan berbagai aspek, mulai dari pengumpulan ZIS hingga pendistribusian dan pendayagunaannya. Syukri Rahmat menekankan bahwa resolusi tersebut berfokus pada Penguatan Tata Kelola Kelembagaan dengan  Membangun pengelolaan ZIS yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Kemudian Peningkatan Pendayagunaan dengan mempercepat program-program kesejahteraan umat, sejalan dengan program prioritas BAZNAS Sumbawa, yaitu pengadaan rumah layak huni dan penguatan usaha mikro masyarakat.

Serta Sinergi dan Pelaporan dengan emperkuat sinergi antara BAZNAS tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta pembenahan sistem keuangan dan pelaporan.

Syukri Rahmat menekankan bahwa sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah sangat penting untuk mengurangi kesenjangan sosial melalui pengelolaan zakat yang transparan dan tepat sasaran.

Dirinya berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan 40 resolusi ini. Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan Pemda Sumbawa

" Kepada seluruh masyarakat Sumbawa (muzakki), mari dengan penuh keikhlasan salurkan zakat infak sedekahnya melalui Baznas Kab. Sumbawa. Kami pastikan, pengelolaannya dengan amanah dan profesional. Kami yakin target Rp10 miliar akan tercapai untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Sumbawa," tutup DG Syukri Rahmat. (AM)

]]>
Mon, 15 Dec 2025 09:33:44 +0800 amr
Menjauh dari Circle Toxic https://amarmedia.co.id/menjauh-dari-circle-toxic https://amarmedia.co.id/menjauh-dari-circle-toxic Ada kenyataan keras yang jarang dibicarakan: kadang orang yang ingin menjatuhkanmu bukan musuh, melainkan orang yang tersenyum paling dekat. Fakta menariknya, psikologi sosial menunjukkan bahwa perilaku menjatuhkan sering muncul bukan karena Anda buruk, tetapi karena Anda memicu rasa terancam pada mereka. Artinya, serangan itu lebih mencerminkan ketakutan mereka daripada kualitas Anda.

Dalam kehidupan sehari-hari, ini terlihat dari hal sederhana. Misalnya ketika Anda mulai berkembang, tiba-tiba muncul komentar sinis, candaan yang terasa menusuk, atau manuver halus untuk membuat Anda terlihat salah. Banyak orang panik dan merespons secara emosional. Padahal menghadapi mereka butuh strategi, bukan ledakan. Berikut tujuh trik yang membuat Anda tetap berdiri tegak tanpa harus balas menyerang.

1. Mengamati motif sebelum merespons

Tidak semua serangan memiliki motif yang sama. Ada yang iri, ada yang insecure, ada yang hanya ingin perhatian. Ketika Anda memahami motifnya, Anda tahu bagaimana harus bersikap. Orang yang menjatuhkan biasanya menguji reaksi Anda. Jika Anda tersulut, permainan mereka berhasil.

Dalam situasi nyata, misalnya seseorang sengaja meremehkan hasil kerja Anda di depan orang lain. Alih-alih terpancing, Anda cukup mengamati dan mencatat pola tersebut. Sikap tenang membuat Anda terlihat kuat, dan secara tidak langsung membuat mereka kehilangan kepuasan atas provokasinya. Dengan memahami motif, Anda tidak masuk ke dalam perangkap yang mereka buat sendiri.

2. Menanggapi dengan kontrol, bukan emosi

Orang yang berniat menjatuhkan mengandalkan satu hal: reaksi impulsif. Semakin emosional Anda, semakin mereka tampak benar. Menjaga respons tetap terukur adalah cara paling elegan untuk menghentikan mereka. Kontrol diri bukan tanda kelemahan, melainkan kecerdasan emosional yang melindungi reputasi Anda.

Contohnya ketika ada komentar menyakitkan yang dilontarkan secara halus. Anda bisa menjawab dengan kalimat pendek yang netral, seperti “itu sudut pandangmu, tapi datanya menunjukkan hal lain.” Dengan cara ini, Anda tidak membuka ruang drama. Nada bicara yang stabil membuat Anda tampak lebih dewasa, sementara mereka terlihat kecil karena gagal memancing Anda.

3. Menggunakan fakta untuk meredam manipulasi

Orang yang mencoba menjatuhkan sering memelintir informasi. Di sinilah pentingnya berdiri pada data, bukan opini. Fakta membuat manuver mereka runtuh tanpa harus berdebat panjang. Ketika Anda membiasakan diri berbicara berdasarkan bukti, ucapan Anda terlihat objektif dan tidak mudah diserang.

Misalnya dalam kerja tim, ada orang yang berusaha menjatuhkan Anda dengan menuduh Anda tidak berkontribusi. Anda bisa merespons tenang: “kontribusi saya ada di laporan minggu pertama dan kedua, bisa dicek kembali.” Pendekatan ini mematikan serangan tanpa harus meninggikan suara. Jika Anda ingin belajar lebih dalam tentang teknik melawan manipulasi dengan logika, Anda bisa mengikuti konten eksklusif Logika Filsuf untuk strategi yang lebih terstruktur.

4. Mengambil jarak dari percakapan yang toxic

Beberapa orang menjatuhkan bukan karena ingin menang, tetapi karena menikmati drama. Trik paling efektif justru sering kali adalah menarik diri dari permainan. Menolak terlibat dalam percakapan toxic membuat mereka kehilangan panggung. Anda tetap terlihat elegan, sementara racun mereka berhenti menyebar.

Dalam praktik sehari-hari, itu bisa dilakukan dengan berhenti memberi energi. Misalnya ketika seseorang mencoba membuka topik penuh gosip atau sindiran, Anda cukup mengalihkan pembicaraan ke hal yang konstruktif. Lama-kelamaan mereka sadar Anda bukan target yang mudah. Energi Anda kembali terjaga, dan aura kedewasaan Anda meningkat di mata orang lain.

5. Menata batasan agar tidak dijadikan sasaran

Batasan adalah senjata halus yang sering diremehkan. Orang yang menjatuhkan biasanya memilih target yang dianggap tidak punya benteng. Ketika Anda menunjukkan batasan melalui cara bicara, cara berdiri, dan cara menolak, mereka berhenti melihat Anda sebagai sasaran empuk.

Misalnya ketika seseorang mencoba meremehkan Anda secara pasif-agresif. Anda bisa menyatakan secara tenang, “saya menghargai pendapatmu, tetapi saya tidak menerima cara penyampaiannya.” Kalimat seperti ini tegas tanpa emosional. Batasan Anda terasa jelas, dan itu membuat mereka berpikir ulang sebelum mencoba menyerang lagi.

6. Menguatkan reputasi dengan tindakan konsisten

Serangan orang akan mudah memengaruhi Anda jika reputasi Anda rapuh. Tetapi jika tindakan Anda konsisten, integritas Anda menjadi tameng yang sulit ditembus. Orang boleh menuduh, tetapi bukti kerja Anda akan berbicara lebih keras. Reputasi adalah kekuatan yang dibangun pelan, namun sangat sulit dihancurkan.

Dalam keseharian, fokus saja pada pekerjaan Anda, hasil Anda, dan kematangan Anda. Ketika Anda tampil stabil, ucapan orang yang mencoba menjatuhkan kehilangan daya. Lingkungan akan melihat perbedaan antara ucapan mereka dan kualitas nyata Anda. Pada akhirnya, yang jatuh justru bukan Anda, tetapi mereka yang mencoba menjatuhkan.

7. Mengarahkan diri pada pertumbuhan, bukan balasan

Menghadapi orang yang mencoba menjatuhkan bisa membuat Anda kelelahan jika fokus Anda hanya pada pembalasan. Cara terbaik adalah mengalihkan energi ke pertumbuhan pribadi. Ketika Anda berkembang, serangan mereka tidak lagi terasa relevan. Mereka menutup pintu sementara Anda membuka ruangan yang lebih luas.

Dalam kehidupan nyata, Anda bisa meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, dan memperbaiki hubungan dengan orang yang mendukung Anda. Perlahan, Anda bergerak ke lingkaran yang lebih dewasa, dan mereka tertinggal dengan intrik kecilnya. Orang kuat tidak sibuk mematahkan musuh; mereka sibuk membangun dirinya sendiri.[AM]

]]>
Mon, 15 Dec 2025 07:16:56 +0800 amr
Alam Tidak Membutuhkan Kita untuk Lestari https://amarmedia.co.id/alam-tidak-membutuhkan-kita-untuk-lestari https://amarmedia.co.id/alam-tidak-membutuhkan-kita-untuk-lestari Alam Tidak Membutuhkan Kita untuk Lestari

Oleh Sri Asmediati, S. Pd

Alam hadir jauh sebelum manusia datang, dan ia akan tetap ada jauh setelah manusia hilang. Kita datang dan menumpang hidup padanya, namun bersikap seolah-olah pemiliknya. Ia memberi kita udara, air, tanah, dan makanan tanpa pernah meminta imbalan sepeser pun. Namun manusia membalas kemurahan itu dengan gergaji, alat berat, dan mesin tambang. Ironisnya kita menyebut tindakan merusak itu sebagai “pembangunan”. Dan lebih ironis lagi, kita dengan bangga menyebut diri “makhluk paling beradab”.

Keserakahan adalah dosa ekologis pertama manusia, lahir dari ketamakan yang kita pelihara sendiri. Alam bisa memenuhi kebutuhan, tapi tidak bisa memenuhi ambisi tak terbatas. Kebutuhan cukup, tetapi nafsu selalu berkata kurang. Maka hutan ditebang untuk keuntungan, laut disedot untuk produksi, gunung dicincang untuk ekspor. Semua dilakukan seakan bumi adalah kartu ATM tanpa batas. Dan ketika alam mulai kehabisan saldo, manusia marah seperti pelanggan yang tidak terlayani.

Antroposentrisme membuat manusia memosisikan diri sebagai penguasa semesta. Kita menaruh diri di pusat kehidupan, lalu menurunkan status semua makhluk lain menjadi alat. Pohon dianggap kayu, sungai dianggap saluran limbah, laut dianggap lokasi industri, dan udara dianggap tempat penampungan asap. Kita lupa bahwa semua itu adalah rumah bersama, bukan properti pribadi. Kita begitu percaya diri menulis istilah “menyelamatkan bumi”, seolah bumilah yang membutuhkan intervensi kita. Padahal, yang sekarat itu bukan bumi, tapi cara kita hidup di bumi.

Alam sebenarnya tidak pernah menghukum kita, karena ia tidak punya kapasitas benci. Banjir, longsor, kekeringan, dan perubahan iklim bukan balasan, tapi refleksi dari perbuatan kita sendiri. Kita menebang pohon lalu terkejut ketika tanah longsor. Kita mengurung sungai dalam beton lalu tidak mengerti mengapa kota tenggelam. Kita membakar hutan lalu menyalahkan angin karena asap. Dan yang paling konyol, kita menyebut itu “musibah”, padahal itu “konsekuensi”.

Yang kita sebut bencana hari ini adalah akumulasi pilihan buruk yang diambil puluhan tahun lalu. Tanah tidak tiba-tiba kehilangan daya serap air; kita yang menghilangkan akarnya. Sungai tidak tiba-tiba kotor; kita yang mengisinya dengan racun. Udara tidak mendadak beracun; kita yang memompanya dengan emisi. Iklim tidak tiba-tiba berubah; kita yang merusak keseimbangannya. Kalau sebabnya buatan manusia, mengapa akibatnya disebut hukuman alam?

Ada satu fakta yang paling menyakitkan: kita hanya peduli pada lingkungan ketika kita menjadi korbannya. Kita meratap ketika rumah hancur oleh banjir, tetapi bungkam ketika hutan dihancurkan investor. Kita marah ketika sawah gagal panen, tetapi diam ketika sumber air dikapling perusahaan. Kita berteriak menuntut bantuan, tetapi bertepuk tangan saat investasi perusak alam masuk daerah. Kita memuja uang saat normal, lalu memanggil Tuhan saat bencana. Kita ingin keselamatan tanpa ketaatan pada hukum alam.

Kita mengambil banyak dari alam tanpa pernah membayar, tetapi tagihan akhirnya datang dalam bentuk bencana. Tidak ada kuitansi, tidak ada nominal, hanya pengingat bahwa keseimbangan biologis tidak bisa dinegosiasi. Hukum alam tidak tunduk pada politik atau lobi korporasi. Tidak peduli siapa presidennya, siapa pengusaha tambangnya, atau siapa pemilik modalnya, sebab-akibat berjalan tanpa preferensi. Alam tidak perlu marah untuk membuat kita menyesal; ia hanya perlu diam. Dan diamnya alam adalah bumerang paling mematikan.

Realitas yang pahit adalah: manusia terlalu cerdas untuk berhenti dan terlalu bodoh untuk selamat. Kita mengukur kedalaman laut, tetapi tidak mengukur kedalaman syukur. Kita memetakan planet lain, tetapi tidak bisa menjaga satu planet yang kita tinggali. Kita memproduksi teknologi penyelamat, tetapi tidak berhenti memproduksi alasan pembenaran. Kita membanggakan kemajuan, tetapi menolak mengakui kerusakan. Kita menjadi spesies paling pintar menghancurkan rumahnya sendiri.

Pada akhirnya, bumi tidak menunggu kita berubah, karena ia tidak membutuhkan kita untuk tetap ada. Jika ekosistem runtuh dan manusia punah, bumi akan pulih dalam ribuan tahun, seperti ia pernah sembuh dari zaman es dan era vulkanik. Alam tidak mempertaruhkan apa pun pada keberadaan manusia, justru manusia mempertaruhkan segalanya pada keberadaan alam. Kita bukan penyelamat bumi; kita hanya penyewa kamar yang sering lupa bayar. Dan seluruh drama ekologis ini hanya memiliki satu kesimpulan: jika manusia terus merusak alam, yang pergi nanti bukan alam, tapi kita.

Maka pertanyaan sebenarnya bukan “bagaimana kita menyelamatkan bumi”, tetapi “bagaimana kita menyelamatkan diri dari kesalahan kita pada bumi”. Kampanye, kebijakan, dan kritik tidak ada artinya tanpa kesadaran moral bahwa manusia hanyalah bagian, bukan penguasa. Belajar cukup jauh lebih penting daripada berjanji banyak. Menghormati alam bukan romantisme, tapi strategi bertahan hidup. Bumi tidak sedang menunggu diselamatkan, bumi sedang menunggu kita berhenti merusak. Dan ketika hari itu tiba, mungkin untuk pertama kalinya, manusia akhirnya benar-benar beradab.[AM]

]]>
Mon, 15 Dec 2025 07:15:38 +0800 amr
Zaman Viral: Ketika Medsos Menggodok Manusia https://amarmedia.co.id/zaman-viral-ketika-medsos-menggodok-manusia https://amarmedia.co.id/zaman-viral-ketika-medsos-menggodok-manusia Zaman Viral: Ketika Medsos Menggodok Manusia

                  Oleh Sri Asmediati, S. Pd

Di era digital ini, kita hidup seperti sedang duduk di dapur raksasa bernama media sosial. Ada panci besar di tengah meja, apinya menyala tanpa pernah padam, dan setiap orang merasa perlu memasukkan sesuatu ke dalamnya—entah kata, foto, opini, atau sekadar keluhan tentang cuaca. Yang aneh, panci ini tidak pernah penuh. Ia hanya mendidih, menggelembung, dan sesekali meledakkan satu nama menjadi viral.

Lucunya, tidak semua orang siap menjadi “hidangan utama.” Ada yang senang ketika namanya mengapung ke permukaan, dianggap aromanya sedap, lalu segera disajikan ke khalayak. Ada juga yang kaget ketika menyadari dirinya ikut masuk ke dalam panci hanya karena satu komentar spontan yang dilontarkan saat ngopi. Mereka tak sadar bahwa di dapur medsos, suara pelan pun bisa berubah menjadi gong besar, kalau algoritma bosan.

Di sini, viral bukan lagi soal kualitas bahan, tapi seberapa ramai tangan yang ikut mengaduk. Kadang seseorang masuk panci hanya membawa bumbu secuil, tapi oleh netizen diolah jadi kari skandal yang mengenyangkan satu negeri. Kadang pula, fakta yang ringan diracik jadi bencana. Itulah seninya: di dapur ini, kejujuran bisa hambar, sementara drama selalu terasa gurih.

Ada orang-orang yang nasibnya mujur karena masuk ke panci medsos pada saat yang tepat. Mereka hanya menjatuhkan sejumput bumbu—senyum spontan, komentar ringan, atau aksi sederhana—tapi kompor algoritma sedang panas-panasnya. Seketika aroma mereka naik, disajikan ke seluruh negeri, dan jadilah mereka hidangan favorit minggu ini. Mendadak terkenal, mendadak banjir tawaran, mendadak dipuji seperti chef andalan dunia maya. Kadang mereka sendiri bingung, “Ini karena kualitas saya atau karena panci medsos sedang kekurangan bahan hari itu?”

Di sisi lain, ada mereka yang apes—yang masuk ke panci bukan karena ingin, tapi karena tersandung sendok komentar atau terpeleset opini sepersekian detik. Mereka baru mau lewat dapur, tahu-tahu sudah mendidih di tengah kuali, dibolak-balik netizen yang lapar drama. Bumbunya ditambah-tambah, rasanya dipelintir, dan tiba-tiba nama mereka jadi menu kontroversial satu negara. Dari jauh kita tertawa melihat keanehannya, tapi dari dekat kita sadar: di zaman viral ini, nasib seseorang bisa berubah hanya karena kompor medsos menyala terlalu panas. Dan panci itu, sayangnya, tidak pernah punya tombol “low heat.”

Namun ada juga sisi reflektifnya. Fenomena viral mengingatkan kita bahwa manusia modern memilih diadili bukan di pengadilan, tapi di kolom komentar. Validation menjadi mata uang baru, dan kedewasaan sering kalah oleh notifikasi. Kita terseret dalam ilusi bahwa kehadiran digital lebih penting dari kehadiran diri sendiri.

Meski begitu, kita tetap tertawa. Humor menjadi pelarian agar hidup tidak terasa terlalu asin. Kita sadar bahwa panci medsos tidak akan berhenti mendidih. Yang bisa kita lakukan hanyalah menjaga diri agar tidak tergelincir masuk tanpa sengaja—atau kalaupun masuk, semoga aromanya enak dan tidak membuat satu kota pusing.

Pada akhirnya, zaman viral adalah cermin: ia memantulkan sisi paling rapuh dari kita—keinginan untuk dilihat, didengar, dan dianggap ada. Bedanya, kini semuanya terjadi dalam tempo yang cepat, dengan risiko yang tidak selalu lucu. Maka, bijaklah memasukkan bumbu: cukup rasa, jangan kebanyakan. Karena di panci medsos, sedikit saja terlalu pedas, bisa membuat seluruh timeline batuk bersama.[AM]

]]>
Mon, 15 Dec 2025 07:14:13 +0800 amr
SMPN 1 Labuhan Badas Mantap Menuju Adiwiyata Nasional: Bukti Sinergi Guru dan Siswa dalam Gerakan Sekolah Berwawasan Lingkungan https://amarmedia.co.id/smpn-1-labuhan-badas-mantap-menuju-adiwiyata-nasional-bukti-sinergi-guru-dan-siswa-dalam-gerakan-sekolah-berwawasan-lingkungan https://amarmedia.co.id/smpn-1-labuhan-badas-mantap-menuju-adiwiyata-nasional-bukti-sinergi-guru-dan-siswa-dalam-gerakan-sekolah-berwawasan-lingkungan

Ditulis Oleh :  Tim Adiwiyata SMPN 1 Labuhan Badas

SMPN 1 Labuhan Badas menunjukkan perkembangan signifikan dalam upaya mewujudkan sekolah yang berkarakter lingkungan. Setelah meraih penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi, sekolah ini kini bersiap melangkah lebih jauh menuju Adiwiyata Tingkat Nasional, sebuah level prestasi yang hanya dapat dicapai oleh sekolah-sekolah dengan komitmen tinggi terhadap pengelolaan lingkungan hidup. Kesuksesan tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan efektif Ketua Tim Adiwiyata, Ahmad Yadi, S.Pd., serta sinergi kuat antara guru dan siswa yang bersama-sama membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah.

Secara konseptual, program Adiwiyata menuntut sekolah untuk tidak hanya memahami aspek lingkungan secara teori, tetapi juga menerapkannya secara nyata dan berkelanjutan. SMPN 1 Labuhan Badas telah membuktikan bahwa seluruh elemen sekolah mampu bergerak searah dalam mewujudkan prinsip tersebut. Penghargaan yang diraih di tingkat provinsi merupakan hasil nyata dari kerja sistematis yang dilaksanakan melalui empat pilar utama Adiwiyata: kebijakan berwawasan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan partisipatif, serta pengelolaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan.

Ahmad Yadi, S.Pd., sebagai Ketua Tim Adiwiyata, memiliki peran sentral dalam memastikan seluruh indikator yang dibutuhkan dapat terpenuhi secara optimal. Dengan pendekatan kepemimpinan yang komunikatif dan solutif, beliau mendorong setiap guru untuk terlibat aktif dalam pelaksanaan program. Koordinasi terukur, perencanaan berbasis kebutuhan sekolah, serta evaluasi berkala menjadi kunci keberhasilan tim dalam menjaga keberlanjutan program. Di tangan beliau, Adiwiyata bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi telah menjadi identitas dan budaya SMPN 1 Labuhan Badas.

Keberhasilan ini tentu tidak dapat berdiri sendiri. Sinergi guru dan siswa menjadi kekuatan terbesar dalam menggerakkan perubahan lingkungan sekolah. Para guru memberikan teladan melalui kebiasaan sederhana namun berdampak besar, seperti pengelolaan sampah mandiri, penggunaan energi secara efisien, serta pemilihan bahan ajar yang memasukkan aspek kepedulian lingkungan. Di ruang kelas maupun di area sekolah, guru tampil sebagai role model yang mengajak, bukan menginstruksikan semata.

Sementara itu, para siswa berperan aktif sebagai pelaksana sekaligus penggerak kegiatan lingkungan. Mereka terlibat dalam pemilahan sampah, pemanfaatan bank sampah, pengelolaan taman sekolah, hingga kampanye hemat energi dan air. Partisipasi tersebut bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi telah menjadi bagian dari karakter mereka sebagai peserta didik yang sadar lingkungan. Keterlibatan ini membuktikan bahwa program Adiwiyata di SMPN 1 Labuhan Badas mampu menanamkan nilai tanggung jawab ekologis sejak usia dini.

Lingkungan sekolah yang hijau, bersih, dan tertata rapi menjadi bukti nyata keberhasilan berbagai program yang berjalan. Setiap sudut sekolah menunjukkan hasil kerja kolektif yang tertata dengan baik, mulai dari area hijau yang terawat, kebun kecil yang produktif, hingga sarana pengelolaan sampah yang terorganisir. Lingkungan akademik yang sehat memberi dampak langsung terhadap kenyamanan belajar siswa, sekaligus mendukung terciptanya suasana pembelajaran yang lebih kondusif.

Menjelang penilaian tingkat nasional, SMPN 1 Labuhan Badas terus memantapkan proses administrasi, penguatan dokumentasi, dan inovasi program. Sekolah memastikan seluruh kegiatan yang telah dirintis dapat menunjukkan keberlanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. Dukungan masyarakat, komite sekolah, serta stakeholder pendidikan juga menjadi faktor penting yang memperkuat kesiapan sekolah menghadapi penilaian nasional.

Keberhasilan menuju Adiwiyata Nasional bukan hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga menjadi kebanggaan Kabupaten Sumbawa. SMPN 1 Labuhan Badas dapat menjadi model inspiratif bagi sekolah lain dalam melaksanakan program lingkungan berbasis pendidikan. Jika prestasi ini diraih, maka sekolah ini akan tercatat sebagai lembaga pendidikan yang konsisten menempatkan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari karakter utama peserta didiknya.

Pada akhirnya, perjalanan SMPN 1 Labuhan Badas menuju Adiwiyata Nasional merupakan wujud nyata bahwa pendidikan lingkungan hidup dapat dijalankan secara sistematis dan melibatkan seluruh unsur sekolah. Melalui kepemimpinan strategis Ahmad Yadi, S.Pd., serta sinergi kuat guru dan siswa, sekolah ini tidak hanya bersaing dalam tingkat penghargaan, tetapi juga membangun kesadaran ekologis yang berkelanjutan. Dengan fondasi yang kuat dan komitmen yang terus dijaga, SMPN 1 Labuhan Badas sangat layak melaju menuju predikat Sekolah Adiwiyata Nasional. (AM)

]]>
Mon, 15 Dec 2025 07:12:06 +0800 amr
Sumbawa Tuntaskan Klaim Asuransi Eks Pegawai BPR NTB, Ini Pesan Bupati Jarot https://amarmedia.co.id/sumbawa-tuntaskan-klaim-asuransi-eks-pegawai-bpr-ntb-ini-pesan-bupati-jarot https://amarmedia.co.id/sumbawa-tuntaskan-klaim-asuransi-eks-pegawai-bpr-ntb-ini-pesan-bupati-jarot Pemerintah Kabupaten Sumbawa Pastikan Pemenuhan Hak Asuransi Eks Pegawai BPR NTB

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id, (12 Desember 2025) — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menghadiri kegiatan penyerahan dana asuransi kepada eks pegawai BPR yang berlangsung di Aula Hasan Usman, Lantai I Kantor Bupati Sumbawa. Acara ini turut dihadiri oleh Direktur dan Komisaris PT BPR NTB, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga seluruh eks pegawai dapat menerima haknya sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Terima kasih atas kerja sama semua pihak. Dengan dukungan dan koordinasi yang baik, seluruh eks pegawai dapat menerima haknya masing-masing, sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Saya juga mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus baru PT BPR NTB. Semoga amanah ini dapat membawa BPR semakin maju, termasuk melalui kolaborasi bersama Bank NTB Syariah ke depan,” ungkap Bupati.

Sementara itu, Plt. Komisaris Utama PT BPR NTB, Ria Pra Yuniarti, SP, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa atas perhatian yang diberikan dalam proses pemenuhan hak eks pegawai.

“Terima kasih kepada Bupati Sumbawa yang telah mendengarkan dan menindaklanjuti berbagai keluhan terkait hak yang masih menjadi tanggung jawab kami. Atensi yang diberikan Bupati menjadi dorongan bagi kami untuk meninjau kembali kebijakan-kebijakan yang sebelumnya terlewat. Berkat kerja sama semua pihak, kewajiban ini dapat kami tunaikan sesuai mekanisme perbankan yang berlaku,” jelasnya.

Penyerahan dana asuransi ini menjadi bentuk tanggung jawab dan komitmen PT BPR NTB dalam memberikan hak yang semestinya kepada eks pegawainya di Pulau Sumbawa, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi perbankan daerah. (AM)

]]>
Sun, 14 Dec 2025 20:02:37 +0800 amr
Cerita Sasambo 2025: Bukti Kualitas Jurnalisme NTB Suarakan Kemajuan Daerah https://amarmedia.co.id/cerita-sasambo-2025-bukti-kualitas-jurnalisme-ntb-suarakan-kemajuan-daerah https://amarmedia.co.id/cerita-sasambo-2025-bukti-kualitas-jurnalisme-ntb-suarakan-kemajuan-daerah Cerita Sasambo 2025: 

Bukti Kualitas Jurnalisme NTB Suarakan Kemajuan Daerah

Sumbawa Barat, 13 Desember 2025 – Setiap kisah kemajuan yang terukir di Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki saksi mata, salah satunya melalui para insan jurnalis. Merekalah yang merangkai narasi tentang inovasi, keberlanjutan, dan dampak nyata yang kerap luput dari pandangan.

Hari ini, di tengah antusiasme pers daerah, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia resmi mengumumkan pemenang ajang apresiasi bergengsi: ‘Cerita Sasambo 2025’.

Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah penghargaan tulus atas dedikasi insan pers yang telah berani menyelami sisi lain industri pertambangan: sisi yang bertanggung jawab, penuh kemajuan, dan berdampak positif bagi masyarakat.

Vice President Corporate Communications AMMAN, Kartika Octaviana, menekankan pentingnya peran pers dalam membangun citra daerah. Ia menjelaskan bahwa AMMAN menyelenggarakan Ajang Karya Jurnalistik ‘Cerita Sasambo 2025’ sebagai bentuk apresiasi kepada jurnalis yang selama ini menjadi penghubung antara pembaca dan cerita-cerita kemajuan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kami menyelenggarakan Cerita Sasambo 2025 sebagai bentuk apresiasi tertinggi kami untuk rekan-rekan jurnalis yang telah menjadi jembatan yang menghubungkan pembaca dengan kisah-kisah kemajuan NTB yang patut dibanggakan,” ujar Kartika. “Karya-karya ini adalah bukti bahwa kolaborasi antara dunia jurnalistik yang independen dan industri dapat melahirkan narasi positif, memperkuat ekosistem pers NTB yang berkualitas, dan tentunya, membuat masyarakat setempat bangga akan daerahnya,” tambahnya. 

Antusiasme yang Melampaui Target

Kompetisi yang mencakup tiga wilayah utama – Lombok, Sumbawa Barat, dan Sumbawa – sukses menarik perhatian luar biasa. Sebanyak 152 karya jurnalistik berkualitas masuk ke meja juri yang dikirimkan oleh 68 jurnalis dari 48 organisasi media. 

Para jurnalis berkompetisi dalam dua tema kunci yang menjadi fokus masa depan NTB: (1) Inovasi dan Teknologi serta (2) Keberlanjutan dan Dampak Sosial. Karya-karya terbaik dinilai dalam Kategori Media Online & Cetak serta Kategori Media Sosial (konten foto, video, infografis).

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh insan pers yang karyanya mendapatkan apresiasi tertinggi, dan juga kepada seluruh 68 jurnalis yang telah berpartisipasi dalam ajang karya jurnalistik Cerita Sasambo tahun ini. Karya-karya Anda telah menginspirasi kami semua.” tutup Kartika.

Ajang Karya Jurnalistik Cerita Sasambo hadir sebagai ruang yang konsisten untuk mendorong sekaligus merayakan jurnalisme NTB, dengan harapan ajang ini dapat terus tumbuh menjadi tradisi yang dibanggakan bersama dalam merangkai kisah-kisah kemajuan Sasambo.

Berikut adalah para jurnalis dan tim redaksi yang karyanya telah terpilih sebagai yang terbaik, membawa pulang kebanggaan bagi wilayah mereka:

KATEGORI MEDIA ONLINE & CETAK

]]>
Sun, 14 Dec 2025 19:37:08 +0800 amr
Muscablub Penuh Dinamika, Pemuda Pancasila Sumbawa Akhirnya Dipimpin L. Syahrudin LB Secara Aklamasi https://amarmedia.co.id/muscablub-penuh-dinamika-pemuda-pancasila-sumbawa-akhirnya-dipimpin-l-syahrudin-lb-secara-aklamasi https://amarmedia.co.id/muscablub-penuh-dinamika-pemuda-pancasila-sumbawa-akhirnya-dipimpin-l-syahrudin-lb-secara-aklamasi Sumbawa, NTB.Amarmedia.co.id – Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa resmi digelar di Hotel Sernu, Minggu (14/12/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Solidaritas, Sinergi, dan Kolaborasi Pemuda Pancasila Sumbawa untuk Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.”

Muscablub tersebut dihadiri Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Nusa Tenggara Barat, Eddy Sophiaan, ST, Sekretaris MPW NTB Iwan Setiawan, SE, Ketua Karateker MPC Pemuda Pancasila Sumbawa Mustakim Patawari, unsur organisasi Radio Amatir Indonesia (ORARI), perwakilan TNI/Polri, Srikandi Pemuda Pancasila, serta Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Gerindra, Andi Rusni.

Ketua Karateker MPC Pemuda Pancasila Sumbawa, Mustakim Patawari, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Muscablub dengan lancar. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk panitia dan insan media yang turut mengawal jalannya kegiatan.

“Alhamdulillah Muscablub berjalan dengan baik. Dinamika yang terjadi adalah hal wajar dalam sebuah organisasi dan justru menjadi tanda bahwa organisasi itu hidup. Selama kita berpegang pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), saya yakin setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Mustakim menegaskan bahwa Pemuda Pancasila memiliki sejarah panjang sebagai organisasi yang berkomitmen mengawal dan menjaga ideologi Pancasila. Menurutnya, eksistensi Pemuda Pancasila tetap relevan dan diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari tingkat pusat hingga akar rumput, karena konsistensinya dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

“Pemuda Pancasila dibentuk untuk mengawal ideologi Pancasila dari berbagai ancaman ideologi yang bertentangan dengan dasar negara. Komitmen ini harus terus dijaga, sekarang dan di masa yang akan datang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua MPW Pemuda Pancasila NTB, Eddy Sophiaan, ST, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Muscablub meskipun diwarnai dinamika internal. Menurutnya, dinamika tersebut tidak mengurangi semangat persaudaraan dalam tubuh Pemuda Pancasila.

“Kita tidak sedarah, tapi lebih dari saudara. Dinamika adalah hal biasa dan justru menunjukkan kedewasaan organisasi. Semua proses telah dilalui sesuai mekanisme dan aturan organisasi, termasuk administrasi dan keputusan yang diambil,” ungkap Eddy.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin administrasi dan kepatuhan terhadap mekanisme organisasi sebagai ciri khas Pemuda Pancasila yang kuat dan berwibawa, sesuai arahan Majelis Pimpinan Nasional (MPN).

Dalam Muscablub tersebut, L. Syahrudin LB terpilih secara aklamasi sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa. Dalam sambutannya, Syahrudin menyatakan komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga tingkat ranting.

“Konsolidasi menjadi langkah utama. Saya berkomitmen merangkul seluruh PAC di 24 kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Insyaallah saya akan gas penuh untuk mengembangkan potensi organisasi dan menjadikan Pemuda Pancasila Sumbawa sebagai yang terbaik di Pulau Sumbawa, bahkan di tingkat NTB,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penataan keanggotaan, termasuk percepatan pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA). Syahrudin meminta seluruh PAC segera melakukan pendataan dan penerbitan KTA bagi anggota, dengan target penyelesaian hingga akhir tahun 2026.

“Saya siap bertanggung jawab atas amanah yang diberikan. Insyaallah amanah ini akan saya jalankan dengan maksimal demi kejayaan Pemuda Pancasila di Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya.(AM)

]]>
Sun, 14 Dec 2025 17:51:16 +0800 amr
Raih Prestasi Adiwiyata SD/SMP di NTB, Pemda Sumbawa Kawal Pembinaan Lingkungan Hidup Sekolah https://amarmedia.co.id/raih-prestasi-adiwiyata-sdsmp-di-ntb-pemda-sumbawa-kawal-pembinaan-lingkungan-hidup-sekolah https://amarmedia.co.id/raih-prestasi-adiwiyata-sdsmp-di-ntb-pemda-sumbawa-kawal-pembinaan-lingkungan-hidup-sekolah Raih Prestasi Adiwiyata SD/SMP di NTB, Pemda Sumbawa Kawal Pembinaan Lingkungan Hidup Sekolah

Lombok Tengah,Amarmedia.co.id ( 14 Desember 2025 ) – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Pemerintah Provinsi NTB menggelar serangkaian kegiatan pelestarian kawasan hutan, yang dipusatkan di Kawasan Hutan Tambing, Des aAik Berik Kecamatan Batuliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, pada hari Minggu, 14 Desember 2025. Acara tersebut dirangkaikan dengan Kemah Budaya SMA/SMK NTB dan penyerahan Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi NTB Tahun 2025.

Hadir Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP menyerahkan penghargaan tersebut .

Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kepala Sekolah penerima penghargaan, turut hadir dalam kegiatan akbar ini. Fokus perhatian kali ini tertuju pada suksesnya pembinaan lingkungan hidup di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.

Beberapa sekolah dari Kabupaten Sumbawa yang menerima penghargaan Adiwiyata Provinsi NTB dan hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala SDN Selang Sumbawa, Kepala SMPN 1 Utan Sumbawa, Kepala SMP 1 Labuan Badas Sumbawa, Kepala SDN 1 Moyo Sumbawa, Kepala SDN 14 Sumbawa Serta perwakilan dari tingkat menengah, Kepala SMAN 1 Sumbawa Besar.

 Apresiasi Khusus dari DLH Sumbawa

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Pipin Sakti Bitongo ST.MT, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi sekolah-sekolah di bawah naungan Pemkab Sumbawa, khususnya tingkat SD dan SMP, yang berhasil meraih predikat bergengsi ini.

 "Kami sangat bangga melihat konsistensi dan komitmen sekolah-sekolah kita, terutama di tingkat SD dan SMP, dalam menerapkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah. Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi ini adalah bukti bahwa program pembinaan lingkungan yang kami lakukan di tingkat kabupaten berjalan efektif," ujar Pipin 

Dirinya juga menegaskan bahwa fokus pembinaan oleh DLH Kabupaten Sumbawa memang sengaja diarahkan untuk menguatkan fondasi kesadaran lingkungan sejak dini. "Prestasi ini bukan sekadar piala, namun cerminan dari terbentuknya karakter siswa yang peduli lingkungan. Kami akan terus mengawal agar lebih banyak lagi sekolah di Sumbawa yang menjadi Sekolah Adiwiyata," tambahnya.

Kegiatan utama dalam peringatan HUT ke-67 NTB ini adalah pelestarian kawasan hutan melalui penanaman pohon. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk OPD lingkup Provinsi NTB, Kepala UPD Lombok Tengah, Kementerian/Lembaga Pusat, lembaga pendidikan, mitra pembangunan, Pemerintah Desa, dan masyarakat sekitar kawasan hutan.

Kabupaten Sumbawa memandang kegiatan ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara program pemerintah daerah dengan agenda provinsi dan pusat dalam menjaga kelestarian alam NTB.

"Sumbawa sebagai bagian integral dari NTB berkomitmen penuh mendukung upaya pelestarian hutan dan lingkungan. Penanaman pohon yang dirangkaikan dengan Kemah Budaya ini adalah cara cerdas menyentuh generasi muda agar mereka menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian alam," tutup Pipin SB  (AM)

]]>
Sun, 14 Dec 2025 17:38:42 +0800 amr
SMAN 1 Sumbawa Besar Raih Adiwiyata Provinsi NTB 2025, Kuatkan Komitmen Lingkungan dalam Peringatan HUT Ke&67 NTB https://amarmedia.co.id/sman-1-sumbawa-besar-raih-adiwiyata-provinsi-ntb-2025-kuatkan-komitmen-lingkungan-dalam-peringatan-hut-ke-67-ntb https://amarmedia.co.id/sman-1-sumbawa-besar-raih-adiwiyata-provinsi-ntb-2025-kuatkan-komitmen-lingkungan-dalam-peringatan-hut-ke-67-ntb SMAN 1 Sumbawa Besar Raih Adiwiyata Provinsi NTB 2025, Kuatkan Komitmen Lingkungan dalam Peringatan HUT Ke-67 NTB

Lombok Tengah.Amarmedia.co.id – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sumbawa Besar menorehkan prestasi ganda sekaligus menunjukkan komitmen tinggi terhadap pelestarian lingkungan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Sekolah ini secara resmi menerima Penghargaan Adiwiyata Provinsi NTB Tahun 2025 dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pelestarian hutan di Lombok Tengah.

Acara puncak peringatan HUT NTB dipusatkan di Kawasan Hutan Tambing Keke, Desa Aik Berik, Kecamatan Batuliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, pada Minggu, 14 Desember 2025.

SMAN 1 Sumbawa Besar dinobatkan sebagai salah satu sekolah penerima Penghargaan Adiwiyata Provinsi NTB 2025. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas keberhasilan sekolah dalam melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS).

Menurut Kepala SMAN 1 Sumbawa Besar, Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd., raihan ini adalah hasil dari upaya kolektif seluruh warga sekolah dalam mengintegrasikan kurikulum berbasis lingkungan, melaksanakan aksi partisipatif seperti bank sampah, serta menyediakan sarana prasarana ramah lingkungan.

“Pencapaian ini bukan sekadar piala, tetapi merupakan pemacu semangat bagi kami untuk terus menjadikan SMAN 1 Sumbawa Besar sebagai sekolah yang unggul secara akademik dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” jelas Ainun Asmawati.

Aksi Nyata Pelestarian Hutan dan Kemah Budaya

Selain menerima penghargaan, SMAN 1 Sumbawa Besar turut serta dalam kegiatan utama berupa Pelestarian Kawasan Hutan melalui Penanaman Pohon yang dirangkai dengan Kemah Budaya SMA/SMK NTB. Juga ada  Karnaval budaya, dan gebyar budaya.  Kegiatan ini merupakan kolaborasi masif yang melibatkan OPD lingkup Provinsi NTB, Kementerian/Lembaga Pusat, Lembaga Pendidikan, Mitra Pembangunan, dan masyarakat sekitar.

“Kehadiran kami di sini bukan sekadar memenuhi undangan, tapi juga menanamkan kesadaran kolektif bahwa hutan adalah paru-paru kehidupan yang harus kita jaga,” tegas Ainun Asmawati saat berada di lokasi penanaman.

Apresiasi Komite Sekolah

Prestasi ini disambut baik oleh Komite Sekolah. Ir. Talifuddin, M.Si., mewakili Komite Sekolah, menyampaikan apresiasi, "Alhamdulillah, semoga terus berprestasi, aamiin." Senada dengan itu, Khairuddin, S.E., M.Si, selaku Ketua Komite, menyatakan, "Alhamdulilllah ikhtiar berbuah penghargaan..sesuatu sekali."

Kehadiran SMAN 1 Sumbawa Besar bersama Kepala Sekolah undangan khusus lainnya menegaskan peran penting institusi pendidikan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di NTB.

Adapun yang mendapatkan undangan adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Kepala SDN selang Sumbawa, kepala SMPN 1 Utan Sumbawa, Kepala SMP 1 Labuhan Badas Sumbawa, Kepala SDN 1 Moyo Sumbawa, Kepala SDN 14 Sumbawa dan  Kepala SDN 1 jembatan kembar Kabupaten Lombok Barat

Tentang SMAN 1 Sumbawa Besar:

SMAN 1 Sumbawa Besar merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas terkemuka di Kabupaten Sumbawa yang berkomitmen pada peningkatan mutu pendidikan, pembangunan karakter, dan pelestarian lingkungan. (AM)

]]>
Sun, 14 Dec 2025 17:22:47 +0800 amr
Alsintan Tiba Di Bangkong https://amarmedia.co.id/alsintan-tiba-di-bangkong https://amarmedia.co.id/alsintan-tiba-di-bangkong Alsintan Tiba Di Bangkong, Bupati Jarot Tekankan Penggunaan Jangka Panjang, Larang Pindah Tangan

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id  - Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui dukungan Kementerian Pertanian RI, menyerahkan 72 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani. Acara penyerahan yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., didampingi Kepala Dinas Pertanian Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, digelar di Dusun Bangkong, Kamis (11/12).

Bantuan Alsintan ini disambut baik sebagai upaya peningkatan produktivitas pertanian di Sumbawa. Kepala Dinas Pertanian, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., mengungkapkan bahwa bantuan 72 unit ini merupakan hasil perjuangan panjang yang melibatkan kolaborasi dengan Pop Garuda Kabupaten. "Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mohon doa agar tahun depan bantuan yang kami dapat bisa lebih banyak lagi," tutupnya.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot memberikan penekanan keras terkait pengelolaan Alsintan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Bupati menegaskan bahwa alat-alat tersebut adalah milik kelompok tani dan melarang keras adanya pemotongan atau penyalahgunaan dana.

"Saya tidak ingin ada potongan. Oleh karena itu, saya berharap (petani) menggunakan barang ini dalam jangka panjang, maka harus ada iuran bengkel, iuran pemeliharaan, bukan dipotong ke mana-mana, tapi untuk kelompok mereka," ujar Bupati Jarot.

Iuran tersebut, lanjut Bupati, harus dialokasikan untuk membayar mekanik handal yang ahli di bidangnya, sehingga Alsintan dapat diperbaiki dengan cepat dan digunakan lebih lama. Beliau juga mewanti-wanti agar barang bantuan tersebut dirawat secara profesional dan dilarang keras dipindahtangankan.

Hijaukan Sumbawa dengan Tanaman Produktif

Selain menyoroti masalah Alsintan, Bupati juga mengajak petani memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kesejahteraan. Ia menyinggung upaya Pemkab dalam menstabilkan harga jagung yang kini sudah lebih baik. Bupati menyarankan petani membentuk Badan Usaha Milik Petani (BUMDesa) untuk mengelola perawatan dan perbaikan Alsintan.

Di akhir sambutannya, Bupati Jarot mendorong inisiatif penghijauan di Sumbawa. Ia secara spesifik mengajak masyarakat menanam tanaman bernilai ekonomi tinggi, seperti buah-buahan, di sekitar Bendungan Jampit untuk menjaga kelestarian sumber air.

"Stop penebangan, kita ganti dengan tanaman produktif. Sumbawa harus hijau dan berkelanjutan," tegas Bupati, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan demi keberlanjutan.(AM)

]]>
Fri, 12 Dec 2025 14:07:17 +0800 amr
IKADIN Gelar Rakernas ke&40 di NTB, Mengawal UU Advokat di Era KUHP dan KUHAP Baru https://amarmedia.co.id/ikadin-gelar-rakernas-ke-40-di-ntb-mengawal-uu-advokat-di-era-kuhp-dan-kuhap-baru https://amarmedia.co.id/ikadin-gelar-rakernas-ke-40-di-ntb-mengawal-uu-advokat-di-era-kuhp-dan-kuhap-baru IKADIN Gelar Rakernas ke-40 di NTB, Mengawal UU Advokat di Era KUHP dan KUHAP Baru

Lombok Barat. Amarmedia.co.id - Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-40 di Nusa Tenggara Barat, yang sekaligus menjadi momentum peringatan ulang tahun organisasi ke-43. Kegiatan ini dibuka dengan berbagai sambutan dari pejabat daerah dan pusat, serta menghadirkan diskusi panel bertema “Wajah Penegakan Hukum Pasca KUHP dan Rencana KUHAP Baru” di Hotel Aruna , Senggigi - Lombok Barat, Jumat 12 Desember 2025

Ketua IKADIN NTB, Dr. Irpan Suriadiata, menyatakan bahwa Rakernas kali ini menjadi ajang strategis untuk mengawal Undang-Undang Advokat di tengah perubahan besar sistem hukum pidana Indonesia setelah pengesahan KUHP baru. Menurutnya, pembahasan ini merupakan kelanjutan dari Rakernas Nasional IKADIN di Bali, dengan fokus pada penguatan peran advokat dalam menghadapi norma hukum yang baru.

“Penguatan hak-hak tersangka atau terdakwa, pendampingan sejak tahap penyelidikan, peran advokat dalam keadilan restoratif, serta mekanisme peradilan yang lebih luas menjadi poin krusial yang harus kita kawal bersama,” ujar Irpan.

Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Wahyudi, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara jaksa dan advokat di era transisi hukum ini. Ia menyebut pengesahan KUHP baru sebagai tonggak monumental yang mengakhiri warisan hukum kolonial Belanda, namun sekaligus membawa tantangan besar dalam penerapan konsep restorative justice dan living law.

“Perubahan ini menuntut adaptasi cepat agar kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat tidak terganggu. Dalam penegakan hukum, jaksa mewakili negara, sedangkan advokat memastikan perlindungan hak tersangka atau terdakwa. Sinergi menjadi kunci,” jelas Wahyudi.

Sementara itu, Gubernur NTB yang diwakili Kepala Biro Hukum Setda NTB, Dr. Hubaidi, resmi membuka kegiatan dan berharap forum ini menjadi ruang konstruktif untuk memperkuat reformasi hukum.

“Penerapan KUHP dan KUHAP baru harus berjalan efektif, humanis, serta selaras dengan nilai keadilan dan HAM. Kami berharap kolaborasi antara advokat, pemerintah, dan aparat penegak hukum di NTB dapat memperluas akses bantuan hukum dan meningkatkan literasi hukum masyarakat,” ujarnya.

Rakernas kali ini juga dihadiri Ketua Komisi III DPR RI melalui zoom meeting, Dr. Habiburokhman, yang memaparkan perjalanan panjang pembentukan KUHP dan KUHAP baru. Ia menyoroti perlunya penguatan posisi advokat sebagai bagian dari pemberdayaan warga negara dalam mengawasi institusi penegak hukum.

“Daripada membentuk lembaga pengawas baru, lebih baik memperkuat advokat agar warga negara memiliki daya tahan hukum yang kuat. Di KUHAP baru, kami mengupayakan imunitas advokat dalam menjalankan tugas profesionalnya,” ungkapnya.

Diskusi panel di Rakernas IKADIN ke-40 diharapkan menghasilkan rekomendasi konstruktif untuk implementasi KUHP dan KUHAP baru secara efektif di lapangan, demi terwujudnya sistem hukum yang berkeadilan, humanis, serta sesuai dengan nilai-nilai bangsa Indonesia.

Dalam diskusi panel Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN), Dr. Maqdir Ismail, menekankan perlunya pengawalan ketat terhadap penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru, khususnya terkait pembuktian, penyadapan, dan proses penyerahan berkas perkara. Hal tersebut disampaikan dalam diskusi pada Rapat Kerja Nasional IKADIN ke-40.

Menurut Maqdir, KUHP baru harus memastikan bahwa alat bukti yang digunakan dalam penetapan tersangka memiliki relevansi dan substansi yang kuat terhadap pasal yang disangkakan. Ia mengkritisi praktik di lapangan yang kadang hanya mengandalkan dua alat bukti tanpa memastikan bukti tersebut benar-benar berkaitan dengan unsur tindak pidana yang dituduhkan.

Sebagai contoh, ia menyoroti kasus yang berkaitan dengan dugaan kerugian keuangan negara. Berdasarkan peraturan, pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 Undang-Undang Tipikor mensyaratkan adanya hasil penghitungan kerugian negara oleh lembaga berwenang. Namun, dalam praktiknya, pernah terjadi penetapan tersangka tanpa adanya penghitungan tersebut.

"Jangan sampai perkara yang mengandung dugaan kerugian keuangan negara hanya didasarkan pada keterangan saksi dan ahli yang menyebut adanya potensi kerugian, tanpa perhitungan resmi," ujar Maqdir. Ia mencontohkan kasus ASDP yang menurutnya perlu menjadi perhatian serius.

Selain masalah bukti, Maqdir juga menyoroti prosedur penyadapan. Ia berpendapat, penyadapan seharusnya dilakukan terhadap orang yang sudah berstatus tersangka, bukan terhadap pihak yang belum memiliki keterkaitan jelas. Ia mengingatkan bahwa ada kasus di mana seseorang dijerat akibat percakapan yang dipantau sejak sebelum ia mengenal pihak yang terlibat.

"Kalau penyadapan dilakukan sebelum ada status hukum yang jelas, rawan terjadi salah tangkap dan kesalahpahaman," tegasnya.

Poin lain yang disampaikan adalah mekanisme pelimpahan berkas perkara. Maqdir berpendapat bahwa berkas perkara seharusnya tidak dilimpahkan ke penuntut umum atau pengadilan ketika proses praperadilan sedang berlangsung. Ia mencontohkan pengalaman dalam satu perkara, di mana berkas dilimpahkan segera oleh KPK untuk mempercepat proses persidangan, sehingga mengabaikan proses praperadilan yang sedang berjalan.

Dr. Maqdir Ismail, menegaskan perlunya para advokat mempersiapkan diri menghadapi perubahan besar dalam sistem hukum Indonesia, seiring diberlakukannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Dalam pernyataannya, Maqdir menyebut bahwa Indonesia akhirnya memiliki KUHP baru yang menggantikan KUHP warisan kolonial Belanda tahun 1926.

 “KUHP lama kita berasal dari era kolonial. Baru sekarang kita memiliki produk hukum pidana yang disusun sendiri. KUHAP yang berlaku sejak 1981 juga kini mengalami perubahan,” ujarnya.

Menurut Maqdir, salah satu poin penting dalam KUHAP yang baru adalah pengakuan terhadap hak-hak advokat, termasuk hak untuk mendampingi tersangka sejak tahap penyelidikan, bahkan mendampingi saksi. Namun ia mengingatkan adanya potensi persoalan terkait pasal obstruction of justice yang bisa menjadi “hantu” bagi advokat ketika pendampingan dianggap sebagai bentuk perlawanan terhadap aparat penegak hukum.

“Undang-undang memang sudah mengakomodir kewenangan advokat, tetapi yang kita perlukan adalah komitmen dan penghormatan dari aparat penegak hukum agar hak-hak tersebut benar-benar dijalankan,” tegasnya.

Maqdir juga menyoroti adanya pendekatan baru dalam KUHP, seperti ketentuan bahwa pelaku berusia di atas 75 tahun tidak dikenai hukuman badan, melainkan hukuman denda. Ia menekankan bahwa tujuan hukum pidana bukan semata-mata untuk efek jera, melainkan untuk menegakkan keadilan.

Lebih lanjut, ia memuji diterapkannya prinsip restorative justice dalam KUHP baru, yang mengedepankan penyelesaian perkara di luar pengadilan jika memungkinkan.

 “Pidana itu harus menjadi ultima ratio, atau jalan terakhir. Tidak semua kasus harus berakhir di pengadilan,” katanya.

Menutup pernyataannya, Maqdir menegaskan bahwa tantangan ke depan adalah memastikan implementasi KUHP dan KUHAP baru berjalan sesuai semangat pembaruan hukum, serta menguji ketentuan yang dianggap tidak tepat ke Mahkamah Konstitusi.

 “Perubahan ini adalah momentum bagi advokat dan penegak hukum untuk membangun sistem yang lebih adil, efektif, dan manusiawi,” pungkasnya. (AM)

]]>
Fri, 12 Dec 2025 13:06:15 +0800 amr
Juru Sembelih Jadi Garda Halal: Pemkab Sumbawa Gelar Pelatihan Juleha, Fokus pada Adab dan Kesejahteraan Hewan https://amarmedia.co.id/juru-sembelih-jadi-garda-halal-pemkab-sumbawa-gelar-pelatihan-juleha-fokus-pada-adab-dan-kesejahteraan-hewan https://amarmedia.co.id/juru-sembelih-jadi-garda-halal-pemkab-sumbawa-gelar-pelatihan-juleha-fokus-pada-adab-dan-kesejahteraan-hewan Juru Sembelih Jadi Garda Halal: Pemkab Sumbawa Gelar Pelatihan Juleha, Fokus pada Adab dan Kesejahteraan Hewan

Sumbawa, (Amarmedia.co.id) 11 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pangan dan kesehatan masyarakat veteriner. Hal tersebut dibuktikan dengan penyelenggaraan Pelatihan Juru Sembelih Hewan (Juleha) Tahun 2025, yang secara resmi dibuka oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., bertempat di Aula Hotel Transit Sumbawa.

Pelatihan ini diikuti oleh 12 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan peserta agar mampu melakukan penyembelihan hewan yang memenuhi standar halal, kebersihan, dan kesehatan masyarakat veteriner.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan dan keterampilan juru sembelih menjadi salah satu aspek penting dalam menjamin kualitas daging yang dikonsumsi masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa penyembelihan yang tidak sesuai standar dapat berdampak pada kualitas daging, keamanan pangan, dan bahkan pada aspek keagamaan terkait kehalalan produk.

Kegiatan ini sangat strategis karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan semakin meningkatnya kesadaran dan permintaan akan produk halal, maka juru sembelih yang kompeten adalah kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan seperti ini sebagai upaya meningkatkan SDM dan menjamin kualitas pangan di Kabupaten Sumbawa.

Pelatihan ini tidak hanya menekankan aspek teknis penyembelihan, tetapi juga mencakup pemahaman mengenai adab penyembelihan menurut syariat Islam, kebersihan alat, kesejahteraan hewan (animal welfare), serta standar-standar penting lainnya. Para peserta juga akan mendapatkan praktik langsung untuk memastikan mereka mampu menerapkan teori yang diberikan secara tepat di lapangan.

Dengan dilaksanakannya pelatihan ini, diharapkan Kabupaten Sumbawa dapat memiliki lebih banyak juru sembelih yang terlatih, berkualitas, serta mampu menjadi penggerak dalam peningkatan keamanan pangan di wilayah masing-masing.

Selanjutnya E.S. Adi Nusantara, S.Sos.MT, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan selaku ketua panitia pelaksana kegiatan dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Pelatihan Juru Sembelih Hewan Tahun 2025 ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang peternakan dan kesehatan hewan. Kegiatan ini diikuti oleh 12 peserta, dengan latar belakang yang beragam yang tentunya bergerak dalam distribusi daging.

Pelatihan yang dilaksanakan pada pada tanggal 11 s/d 13 Desember 2025 ini, menurut Adi Nusantara, dirancang dalam dua bentuk, yaitu pemaparan materi dan praktik lapangan. Materi yang diberikan meliputi standar halal, teknik penyembelihan yang benar, higienitas peralatan, dan penanganan hewan sebelum dan sesudah disembelih. Sementara untuk praktik lapangan, peserta akan mendapatkan bimbingan langsung dari instruktur berpengalaman sehingga mampu menerapkan metode penyembelihan secara benar, efektif, dan sesuai syariat.

Lebih lanjut, ketua panitia menegaskan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para peserta, terutama dalam meningkatkan kualitas penyembelihan hewan di komunitas masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan sistem penyembelihan yang lebih higienis, profesional, dan memenuhi standar halal di Kabupaten Sumbawa.

Untuk itu, saya mengajak seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, menjaga kedisiplinan, serta mengoptimalkan setiap sesi yang diberikan. Dengan demikian, tujuan pelatihan dapat tercapai dan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, ujarnya. (AM)

]]>
Fri, 12 Dec 2025 07:28:57 +0800 amr
Wajib Adaptasi! Sumbawa Gelar Business Talk, Bongkar Rahasia UMKM Tahan Banting Hadapi 2026 https://amarmedia.co.id/wajib-adaptasi-sumbawa-gelar-business-talk-bongkar-rahasia-umkm-tahan-banting-hadapi-2026 https://amarmedia.co.id/wajib-adaptasi-sumbawa-gelar-business-talk-bongkar-rahasia-umkm-tahan-banting-hadapi-2026 Wajib Adaptasi! Sumbawa Gelar Business Talk, Bongkar Rahasia UMKM Tahan Banting Hadapi 2026

Sumbawa, Amarmedia.co.id (11 November 2025 ) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem UMKM dan mendorong daya saing pelaku usaha lokal melalui penyelenggaraan Business Talk bertema “Bongkar Rahasia Bisnis Sustain dan Potensial di Tahun 2026”. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua GOW Kab. Sumbawa, Ketua Organisasi Kab. Sumbawa, DPC IWAPI Kab. Sumbawa Beserta Pengurus, Pelaku UMKM, Peserta bisnis talk serta undangan lainnya. 

Acara ini resmi Dibuka Bupati Sumbawa yang diwakili oleh oleh Staf Ahli Bidang Sumber Daya Aparatur dan Kemasyarakatan, Rosmin Junaidi, S.Pt., M.Si, yang hadir memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan.

Dalam sambutannya, Rosmin Junaidi menyampaikan bahwa dinamika dunia usaha saat ini menuntut pelaku UMKM untuk mampu beradaptasi dengan cepat, terutama dalam hal digitalisasi dan inovasi. Menurutnya, tantangan bisnis ke depan tidak hanya soal kreativitas, tetapi juga bagaimana sebuah usaha mampu bertahan secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Digitalisasi UMKM, penyediaan ruang kolaborasi, hingga pemberdayaan usaha perempuan adalah fokus utama yang terus kita dorong. Namun, pemerintah tidak akan kuat bergerak tanpa adanya gerakan masyarakat. Karena itu Saya mengajak seluruh peserta untuk benar-benar memanfaatkan forum ini, bukan sekadar hadir, tetapi menjadikannya momentum untuk menambah wawasan dan membangun jejaring,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) yang dinilai konsisten memberikan ruang edukasi dan pemberdayaan bagi perempuan pelaku usaha di Kabupaten Sumbawa. “IWAPI telah membuktikan bahwa perempuan Sumbawa memiliki energi besar untuk membawa daerah ini lebih maju, lebih kreatif, dan lebih adaptif terhadap perubahan,” tambahnya.

Ketua DWP IWAPI Kabupaten Sumbawa dalam sambutannya juga menekankan pentingnya kesiapan UMKM dalam memasuki tahun 2026, terutama terkait inovasi, ketahanan usaha, dan strategi bisnis berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa perempuan pengusaha memiliki peran strategis dalam menciptakan nilai tambah bagi ekonomi daerah, sekaligus menjadi penggerak utama dalam membangun bisnis yang adaptif dan berdaya saing.

“Perubahan perilaku konsumen menuntut pelaku usaha untuk lebih kreatif, memahami teknologi, dan mampu membangun identitas merek yang kuat. Dengan kolaborasi yang tepat, UMKM Sumbawa dapat menjadi kekuatan ekonomi yang tak tergantikan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan IWAPI berharap tercipta pemahaman baru tentang pentingnya digitalisasi, inovasi, dan keberlanjutan sebagai fondasi kuat menghadapi bisnis tahun 2026. Para peserta juga diharapkan dapat membawa pulang wawasan baru, memperluas jaringan usaha, serta merancang strategi yang lebih relevan terhadap perkembangan pasar.

Kegiatan Business Talk ini menjadi refleksi nyata sinergi antara pemerintah, organisasi perempuan, dan pelaku UMKM dalam membangun ekonomi daerah yang Unggul Maju dan Sejahtera.(AM)

]]>
Thu, 11 Dec 2025 22:35:21 +0800 amr
Selamat! Dua Sekolah Kebanggaan Sumbawa Raih Adiwiyata Nasional 2025 https://amarmedia.co.id/selamat-dua-sekolah-kebanggaan-sumbawa-raih-adiwiyata-nasional-2025 https://amarmedia.co.id/selamat-dua-sekolah-kebanggaan-sumbawa-raih-adiwiyata-nasional-2025 Dua Sekolah Kebanggaan Sumbawa Raih Adiwiyata Nasional 2025

 SMPN 1 Empang dan SMPN 3 Sumbawa Terima Penghargaan Langsung dari Menteri di Jakarta

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (11 Desember 2025) – Kabupaten Sumbawa kembali mengukir prestasi gemilang di kancah nasional. Dua sekolah menengah pertama (SMP) terbaik daerah, yaitu SMP Negeri 1 Empang dan SMP Negeri 3 Sumbawa, secara resmi dianugerahi gelar bergengsi Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2025 oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., dalam acara puncak yang digelar di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Kamis, 11 Desember 2025.

Kepala Sekolah dari SMPN 3 Sumbawa menerima penghargaan tersebut, didampingi oleh pejabat KLH dan perwakilan Staf Ahli Kementerian Pendidikan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sumbawa, Pipin Sakti Bitongo, S.T., M.T. dalam keterangannya kepada awak media (11/12) menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian ini.

"Ini adalah buah kerja keras dan komitmen seluruh warga sekolah—Kepala Sekolah, guru, siswa, dan komite—untuk menjadikan sekolah sebagai pusat pendidikan lingkungan yang nyata," ujar Kepala Dinas LH.

Keberhasilan dua sekolah ini diharapkan menjadi motivasi besar bagi 15 sekolah lain di Kabupaten Sumbawa yang saat ini tengah berjuang di tingkat Adiwiyata Provinsi.

Proses Ketat dan Empat Komponen Penilaian

Dua sekolah ini berhasil lolos dari serangkaian penilaian yang sangat ketat, mencakup evaluasi dokumen dan verifikasi lapangan. Program Adiwiyata fokus pada empat komponen utama untuk menciptakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan yaitu  Kebijakan Berwawasan Lingkungan, Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan,  Kegiatan Lingkungan Hidup Partisipatif, Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus membina SMPN 1 Empang dan SMPN 3 Sumbawa menuju tingkat tertinggi, yaitu Adiwiyata Mandiri sambil terus mengawal sekolah-sekolah lain untuk menorehkan prestasi serupa. 

Sekilas tentang SMP Negeri 1 Empang

SMP Negeri 1 Empang, yang berlokasi di Jl. Pendidikan No. 1 Empang Atas, Kec. Empang, merupakan sekolah berstatus negeri yang didirikan sejak 12 Desember 1964. Sekolah ini telah terakreditasi A dan saat ini dipimpin oleh Kepala Sekolah Syafrudin serta memiliki 398 siswa yang dibimbing oleh 42 guru profesional.

Sekilas SMP Negeri 3 Sumbawa Besar: Mencetak Generasi Unggul di Pulau Sumbawa

SMP Negeri 3 Sumbawa Besar, yang terletak di Jalan Setiabudi No. 4, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, merupakan lembaga pendidikan yang telah lama dikenal sebagai salah satu sekolah berkualitas di wilayah tersebut. Dengan akreditasi A yang diraih pada tanggal 20 November 2017 berdasarkan SK No. 185/BAP-SM/KP/XI/2017, SMP Negeri 3 Sumbawa Besar berkomitmen untuk mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Sekolah ini memiliki luas tanah 5.352 meter persegi, memberikan ruang yang cukup luas untuk kegiatan belajar mengajar dan pengembangan potensi siswa. SMP Negeri 3 Sumbawa Besar juga dilengkapi dengan akses internet serta listrik dari PLN, menunjang proses belajar mengajar yang modern dan efektif.

Kurikulum yang diterapkan di SMP Negeri 3 Sumbawa Besar dirancang untuk mengembangkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual siswa. Tidak hanya fokus pada prestasi akademik, sekolah juga mendorong siswa untuk aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler yang beragam, seperti olahraga, seni, dan organisasi. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan karakter, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan siswa.

Dengan komitmen yang kuat dan sumber daya yang memadai, SMP Negeri 3 Sumbawa Besar terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak lulusan yang berkualitas. Sekolah ini terbuka untuk menerima siswa-siswi yang memiliki potensi dan semangat belajar tinggi, dan siap memberikan bimbingan dan dukungan yang optimal bagi mereka (AM)

]]>
Thu, 11 Dec 2025 21:20:55 +0800 amr
Maksimalkan Program Daerah, Pemda Perkuat Kolaborasi dan Sinergi Dengan BUMN & BUMD https://amarmedia.co.id/maksimalkan-program-daerah-pemda-perkuat-kolaborasi-dan-sinergi-dengan-bumn-bumd https://amarmedia.co.id/maksimalkan-program-daerah-pemda-perkuat-kolaborasi-dan-sinergi-dengan-bumn-bumd Maksimalkan Program Daerah, Pemda Perkuat Kolaborasi dan Sinergi Dengan BUMN & BUMD

Sumbawa, Amarmedia.co.id (10 Desember 2025) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menghadiri acara Rapat Koordinasi & Sinkronisasi Program dan Kebijakan antara Pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., perwakilan BUMN dan BUMD, serta OPD terkait, di Ruang Rapat Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Rabu, (10/12/2025).

Bupati Sumbawa menyampaikan komitmennya untuk terus mensejahterakan masyarakat tetapi tidak melupakan hak alam untuk selalu dijaga dan dilestarikan. Komitmen ini ditunjukkan dengan program “Sumbawa Hijau Lestari”. Untuk menjalankan program ini, diperlukan kerjasama dan dukungan seluruh pihak termasuk di dalamnya BUMN dan BUMD. Program ini bertujuan mengupayakan penghijauan untuk memperkuat ketahanan lingkungan dan memperluas ruang hijau di wilayah Kabupaten Sumbawa, ujarnya. 

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan untuk mendukung program “Sumbawa Hijau Lestari”, pemerintah Kabupaten Sumbawa juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan dan Pengamanan Hutan untuk mengatasi illegal logging dan kerusakan hutan. Dalam hal ini, pemerintah daerah tidak hanya bekerja sendiri tetapi juga melibatkan aparat penegak hukum, pemimpin ditingkat kecamatan hingga desa/kelurahan, serta seluruh masyarakat. Langkah ini harus di tempuh untuk terus menjaga alam Sumbawa agar terhindar dari kerusakan yang merugikan masyarakat, jelasnya. 

Di tempat yang sama, sekda menyampaikan rapat koordinasi ini bertujuan untuk membentuk sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan Kabupaten Sumbawa. Pemerintah daerah dengan program dan kebijakannya tidak boleh berdiri sendiri, melainkan harus berkolaborasi dengan pihak terkait, termasuk BUMN dan BUMD. Hal ini bertujuan selain untuk jalannya program secara maksimal, juga agar tercipta pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, ujarnya. 

Selain itu, sambung sekda, pemerintah daerah dan BUMN serta BUMD juga harus berkolaborasi dalam hal Pengembangan UMKM, mendukung penggunaan pangan & tenun lokal, serta lebih selektif dalam hal pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk penanaman jagung, terutama penanaman jagung di lahan miring. Beliau berharap semua pihak dapat mendukung seluruh program pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk terciptanya Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera, pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 11 Dec 2025 20:51:24 +0800 amr
Ketua KONI Sumbawa Sambangi Sasana Tinju di Alas, Semangati Atlet Lokal https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-sambangi-sasana-tinju-di-alas-semangati-atlet-lokal https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-sambangi-sasana-tinju-di-alas-semangati-atlet-lokal Ketua KONI Sumbawa Sambangi Sasana Tinju di Alas, Semangati Atlet Lokal

Alas, Amarmedia.co.id (11 Desember 2025)– Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa hari ini, Kamis (10/12/2025), melaksanakan kunjungan  ke sasana tinju di wilayah Kecamatan Alas. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung proses latihan dan memberikan dukungan moral kepada para atlet tinju serta pelatih.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua KONI Abdul Rafiq SH M.Si didampingi dan disambut langsung oleh pelatih senior, Coach Hermansyah Muis dan kusman hidayat mantan atlet tinju pelatnas.

Fokus Kunjungan Ketua KONI adalah pengecekan Kesiapan. Memastikan sarana dan prasarana latihan di sasana dalam kondisi baik dan memadai. Juga memberikan apresiasi kepada Pelatih. "Kami memberikan apresiasi atas dedikasi Coach Hermansyah Muis dan Kusman Hidayat dalam membina talenta-talenta tinju muda di Alas" ujarnya.

Dalam sesi istirahat Abdul Rafiq nenyampaikan motivasi dan semangat kepada para atlet agar terus giat berlatih dan siap mengharumkan nama Sumbawa di kancah daerah maupun nasional.

"Kami dari KONI sangat bangga melihat semangat para atlet dan dedikasi Coach Hermansyah dan Kusman Hidayat Sasana di Alas ini adalah salah satu lumbung atlet tinju kita. Kami akan terus mendukung penuh agar potensi-potensi ini dapat berkembang maksimal," ujar Ketua KONI.

Kunjungan ini menegaskan komitmen KONI Sumbawa untuk meratakan perhatian dan pembinaan di seluruh cabang olahraga yang tersebar di wilayah Kabupaten Sumbawa.

]]>
Thu, 11 Dec 2025 20:26:55 +0800 amr
Dari Kota Pusaka hingga KEK Samota: Bupati Jarot Kemukakan Peta Jalan Pertumbuhan Ekonomi Baru Sumbawa https://amarmedia.co.id/dari-kota-pusaka-hingga-kek-samota-bupati-jarot-kemukakan-peta-jalan-pertumbuhan-ekonomi-baru-sumbawa https://amarmedia.co.id/dari-kota-pusaka-hingga-kek-samota-bupati-jarot-kemukakan-peta-jalan-pertumbuhan-ekonomi-baru-sumbawa Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id  (11 Desember 2025) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, mengumumkan visi besar untuk menjadikan Sumbawa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan kawasan strategis dan penataan kota berbasis budaya. Visi ini disampaikan Bupati saat membuka Rapat Koordinasi Penataan Kawasan Kota Pusaka dan Titik Nol di Aula Hasan Usman Kantor Bupati, Kamis (11/12/2025).

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Ketua 3 DPRD, Zulfikar Demitri, SH MH., Kepala Bappeda Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., OPD terkait, Majelis Adat Kesultanan, LATS, dan tokoh Masyarakat.

Samota Dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

Bupati Jarot menyatakan komitmennya untuk menggarap potensi pariwisata besar di kawasan Samota (Teluk Saleh, Pulau Moyo, Tambora), dengan target menjadikannya sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Samota akan kita jadikan KEK, mirip Labuan Bajo atau Mandalika, sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru. Kita mohon doanya, kita siapkan dokumennya," ujar Bupati

Pengembangan KEK ini akan diintegrasikan dengan sejumlah proyek strategis, antara lain Pembangunan Industri Unggas terintegrasi, Pengembangan fasilitas perhotelan dan wisata. Pembangunan batalyon dan program pertahanan lainnya.

Proyek strategis lain seperti pembangunan bypass di Kerekeh, produksi garam nasional, dan transmigrasi industri hilirisasi. Pembentukan Kampung Nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan sektor maritim.

Gerakan Sumbawa Hijau Lestari dan Bersih

Selain pembangunan ekonomi, Bupati juga menjadikan gerakan lingkungan sebagai prioritas. Melalui program Sumbawa Hijau Lestari dan Bersih, Bupati Jarot mencanangkan partisipasi massal seperti Program Industri Hijau. Setiap perusahaan industri diwajibkan menanam pohon dengan perbandingan: Satu Karyawan 1 Pohon, sehingga jika ada satu perusahaan dengan 11.000 karyawan, akan ada 11.000 pohon yang ditanam.

Demikian pula Edukasi Lingkungan melibatkan 90.000 murid untuk berpartisipasi dalam program penanaman pohon.

Kota Pusaka: Mengikuti Jejak Sukses Jogja

Dalam konteks penataan kota, Bupati menegaskan ambisi Sumbawa untuk menjadi Kota Pusaka yang sukses, mengikuti jejak Yogyakarta.

Bupati mengajak seluruh elemen—mulai dari swasta, aktivis, budayawan, hingga masyarakat umum—untuk terlibat aktif dalam penataan kota. "Mari kita mulai dari rumah masing-masing, membenahi lingkungan, agar Sumbawa menjadi indah dan disukai wisatawan," ajaknya.

Rapat koordinasi ini diharapkan menghasilkan konsep penataan yang jelas dari arsitek profesional, yang tidak hanya menjaga nilai sejarah dan budaya, tetapi juga secara signifikan meningkatkan potensi pariwisata Sumbawa sebagai satu-satunya kota pusaka di NTB.

Bupati Jarot mengapresiasi inisiator acara Badrul Munir dan berharap kolaborasi semua pihak dapat menjadikan Sumbawa pusat pertumbuhan ekonomi baru yang unggul dan berkelanjutan.

Kepala Bappeda, Dr. Dedy Heriwibowo, sebelumnya menjelaskan bahwa Sumbawa akan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kota Pusaka se-Indonesia, sesuai komitmen Bupati pada Rakernas 2025 di Yogyakarta.

Lebih lanjut Kepala Bappeda mengatakan, pertemuan ini adalah ketiga kalinya, dengan tujuan mengumpulkan data dan merancang konsep penataan kota yang lebih baik.

"Pertemuan ini bertujuan mendengarkan desain utuh dari arsitek profesional, lalu kita diskusikan dan realisasikan," ujar Dedy. Sumbawa, sebagai satu-satunya kota pusaka di NTB, ingin meningkatkan daya tariknya agar tidak kalah dengan kota-kota pusaka lain di Indonesia (AM)

]]>
Thu, 11 Dec 2025 20:15:30 +0800 amr
Kolaborasi Lintas Sektor Menguatkan Sumbawa Hijau Lestari dan Budaya Inovasi https://amarmedia.co.id/kolaborasi-lintas-sektor-menguatkan-sumbawa-hijau-lestari-dan-budaya-inovasi https://amarmedia.co.id/kolaborasi-lintas-sektor-menguatkan-sumbawa-hijau-lestari-dan-budaya-inovasi Kolaborasi Lintas Sektor Menguatkan Sumbawa Hijau Lestari dan Budaya Inovasi

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id -  10 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa hari Rabu (10/12)  menggelar dua agenda strategis di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati: persiapan Gerakan Penanaman Pohon sebagai bagian dari Program Sumbawa Hijau Lestari dan penguatan ekosistem inovasi daerah melalui Pengumuman Pemenang Lomba Inovasi Daerah (LIDA) 2025.

Acara tersebut, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., dihadiri oleh jajaran lengkap Pemkab, mitra daerah, Rektor perguruan tinggi, tokoh masyarakat, dan para inovator. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan komitmen kolektif daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.

Bupati Syarafuddin Jarot dalam sambutannya menekankan bahwa pelestarian lingkungan dan pengembangan inovasi adalah dua motor penggerak utama kemajuan daerah.

Bupati menyampaikan bahwa Gerakan Penanaman Pohon bukan hanya sekadar upaya konservasi lingkungan, tetapi juga merupakan momentum strategis untuk menyatukan visi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

“Melalui Rakor ini, kita memperkuat kolaborasi lintas sektor. Ini adalah fondasi penting untuk membangun ekosistem inovasi daerah yang lebih kokoh dan berkelanjutan,” ujar Bupati.

LIDA: Ruang Belajar dan Solusi Nyata

Penghargaan ini diberikan kepada individu dan kelompok yang telah menunjukkan dedikasi, kreativitas, dan semangat perubahan bagi kemajuan Sumbawa. Bupati berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk terus berkarya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus bergerak bersama. Kepada para juara, selamat atas dedikasi dan kreativitasnya,” tambah Bupati.

Di akhir acara, Bupati Sumbawa mengajak seluruh masyarakat untuk terus melanjutkan ikhtiar bersama. "Mari kita lanjutkan ikhtiar menjadikan Sumbawa unggul, maju, dan sejahtera," tutupnya.

Kepada Awak media Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, menyampaikan optimismenya melihat animo dan kualitas inovasi yang lahir.

"Alhamdulillah, hari ini kami berkesempatan menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Inovasi Daerah (LIDA) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025," ujar Sekda Budi Prasetyo Rabu 10 Desember 2025

Sekda menegaskan bahwa LIDA bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang vital untuk membangun budaya inovasi di kalangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah, kampus, dan komunitas.

"Melihat langsung semangat para inovator... membuat kami optimis bahwa budaya inovasi di Sumbawa terus tumbuh dan menguat. Setiap karya yang ditampilkan bukan hanya gagasan, tetapi solusi nyata yang lahir dari kepedulian dan keinginan untuk memajukan daerah," tegasnya.

Sekda Budi Prasetyo menambahkan, LIDA berfungsi sebagai ruang belajar bersama untuk memperbaiki pelayanan publik, mendorong kreativitas generasi muda, dan menguatkan kolaborasi lintas sektor. Ia berharap capaian ini menjadi pemantik lahirnya lebih banyak inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan membawa Sumbawa semakin unggul, maju, dan sejahtera.

Berikut pemenang lomba 

Komitmen Penguatan Kolaborasi

Selain apresiasi inovasi, pertemuan ini juga menjadi forum persiapan teknis Gerakan Penanaman Pohon masif di seluruh wilayah Sumbawa. Program ini merupakan bagian integral dari visi jangka panjang Sumbawa Hijau Lestari.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap, melalui kegiatan ganda ini, kolaborasi lintas sektor semakin kuat. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar program penghijauan dan penguatan ekosistem inovasi dapat berjalan optimal.

Tujuan akhirnya adalah terwujudnya Sumbawa yang hijau, maju, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional. (AM)

]]>
Thu, 11 Dec 2025 09:01:36 +0800 amr
Dukungan Penuh KONI Sumbawa Kobarkan Semangat Atlet Menuju Sea Games 2025 https://amarmedia.co.id/dukungan-penuh-koni-sumbawa-kobarkan-semangat-atlet-menuju-sea-games-2025 https://amarmedia.co.id/dukungan-penuh-koni-sumbawa-kobarkan-semangat-atlet-menuju-sea-games-2025 Dukungan Penuh KONI Sumbawa Kobarkan Semangat Atlet Menuju Sea Games 2025

Ketua KONI Sumbawa, Abdul Rafiq SH M.Si, Dinilai Berperan Sentral di Balik Tekad Penebusan Sapwaturrahman

Sumbawa, Amarmedia.co.id (10 Desember 2025) – Iklim olahraga di Kabupaten Sumbawa menunjukkan perkembangan signifikan. Semangat membara yang ditunjukkan oleh atlet-atlet daerah ini menjelang perhelatan akbar SEA Games Thailand 2025 disebut tidak lepas dari dukungan dan peran sentral Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbawa, Abdul Rafiq SH M.Si.

Dukungan tulus dari berbagai pihak, termasuk harapan besar untuk atletik (PASI) Kabupaten Sumbawa, khususnya di nomor lompat jauh, Sapwaturrahman, menjadi cerminan nyata dari ekosistem olahraga yang sehat dan terorganisir di bawah kepemimpinan KONI Sumbawa.

Sinergi KONI dan Komitmen Atlet

Sinergi kuat terlihat dari optimisme yang mengalir, seperti disampaikan oleh tokoh pendukung pengurus PASI Kabupaten Sumbawa Sanapiah dan dukungan dari Amiruddin, Kabid Organisasi KONI Sumbawa. Sinergi ini merupakan buah dari pembinaan dan fasilitas yang diupayakan secara maksimal oleh KONI Sumbawa.

“Dedikasi dan kerja keras Bapak Abdul Rafiq sebagai Ketua KONI Sumbawa sangat terasa dalam menggerakkan semangat olahraga di daerah ini. Dukungan beliau adalah pondasi utama bagi atlet kita, seperti Sapwaturrahman, untuk bisa melangkah percaya diri ke panggung internasional,” ujar Amiruddin 

KONI Sumbawa dinilai berhasil menciptakan lingkungan yang kondusif bagi atlet untuk berkembang dan berprestasi, hingga mampu menyumbangkan perwakilan ke ajang sekelas SEA Games. Apresiasi tinggi diberikan atas komitmen KONI dalam memajukan olahraga dan membawa nama baik Kabupaten Sumbawa.

SEA Games 2025: Momen Penebusan Sapwaturrahman

Sementara itu, dari Pusat Pelatihan Atletik Pangalengan, Jawa Barat, atlet andalan Sumbawa, Sapwaturrahman, menjadikan SEA Games 2025 di Thailand sebagai momen penebusan. Atlet lompat jauh ini hanya berhasil meraih medali perunggu di dua edisi terakhir (2021 dan 2023) akibat dihantam cedera.

“Banyak orang yang tidak tahu tapi saya cedera. Jadi selama dua edisi itu benar-benar sial ibaratnya,” kata Sapwaturrahman, Kamis (6/11/2025), seperti dikutip dari Detiksport. Ia menjelaskan, cedera engkel kaki menjelang SEA Games Vietnam dan cedera tumit menjelang SEA Games Kamboja menjadi penghalang utama prestasinya.

Namun, kini ia menyatakan diri dalam kondisi prima.

“Tapi sekarang sejauh ini persiapannya lancar sesuai dengan target-target yang dicanangkan. Saya juga percaya diri 1000 persen karena kondisi sudah oke semua,” lanjut peraih medali emas SEA Games 2019 tersebut.

Keberhasilannya meraih medali emas di PON Aceh-Sumatra tahun lalu dengan lompatan 6,79 meter menjadi tanda kebangkitan Sapwaturrahman. Dengan pengalaman yang matang, atlet berusia 31 tahun ini bertekad untuk memberikan hasil terbaik.

“Saya pribadi tuh (SEA Games) kali ini anggapnya kayak penebusan lah buat saya. Kita masuk Pelatnas kan ingin kasih yang terbaik. Apalagi ini bukan edisi pertama buat saya,” tegasnya.

Abdul Rafiq SH M.Si dan jajaran KONI Sumbawa dipastikan akan terus mengawal dan memastikan semua kebutuhan atlet terpenuhi demi meraih hasil terbaik dan membawa medali dari Thailand 2025.(AM)

]]>
Wed, 10 Dec 2025 15:59:17 +0800 amr
Rakerda Dekopinda Sumbawa, Bahas Penguatan Peran Koperasi dalam Mendukung Program Strategis Nasional https://amarmedia.co.id/rakerda-dekopinda-sumbawa-bahas-penguatan-peran-koperasi-dalam-mendukung-program-strategis-nasional https://amarmedia.co.id/rakerda-dekopinda-sumbawa-bahas-penguatan-peran-koperasi-dalam-mendukung-program-strategis-nasional Rakerda Dekopinda Sumbawa, Bahas Penguatan Peran Koperasi dalam Mendukung Program Strategis Nasional 

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id - Dalam hajat realisasi fungsi sosialisasi dan fasilitasi gerakan koperasi sesuai isi pasal 57 UU no. 25 tahun 2025. Dekopinda Kabupaten Sumbawa menyelenggarakan rapat kerja daerah (rakerda) menghadirkan sekitar 200 gerakan koperasi se- Kabupaten Sumbawa pada Selasa, 9 Desember 2025 di Aula SMKN 1 Sumbawa.

Dalam kegiatan tersebut hadir Bupati Sumbawa yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Pemkab Sumbawa, Riki Trisnadi M.Si, Kepala Dinas Koperindag & UKM Kabupaten Sumbawa, ES. Adi Nusantara S.Sos.MY , Ketua Dekopinda Sumbawa, Rai Saputra, SIP, jajaran Pengurus Dekopinda Kabupaten Sumbawa, Ketua Dewan Koperasi Wilayah (Dekopinwil) NTB, DR. Mahmud Razak dan ketua Dekopinda se- Provinsi NTB.

Rai dalam sambutannya selaku Ketua Dekopinda Sumbawa, menyampaikan tema yang diangkat rakerda tahun 2025 adalah peran koperasi dalam program strategis nasional 2024-2029 Asta Cita. Pesan tema ini diharapkan mampu ditangkap oleh gerakan koperasi yang hadir guna mempersiapkan diri merespon program strategis nasional.

"Terdapat tiga poin dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang mengajak pelibatan koperasi untuk merealisasikannya. Di antaranya swasembada pangan, kemandirian ekonomi dan pembangunan berbasis desa. Dan turunan program dari tiga poin Asta Cita dimaksud adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Untuk itu koperasi harus mampu menangkap peluang konektivitas dengan MBG sebagai penyuplai bahan bakunya." terang Rai.

Di paparan berikutnya penyampaian oleh Kepala Dinas Koperindag & UKM Sumbawa. Dalam paparannya Adi Nusantara menekankan agar tata kelola koperasi di Sumbawa harus lebih baik. Di antaranya dengan disiplin manajemen dan penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan secara rutin.

Pada paparan ketiga, Ketua Dekopinwil NTB, DR Mahmud menjelaskan lebih detil dan teknis terkait program turunan Asta Cita Nasional. Di antara program dimaksud adalah MBG dan KDKMP yang secara penganggaran sudah dijamin oleh pemerintah.

"Penyiapan bahan baku olahan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG oleh KDKMP akan menjadi hal yang sangat urgen ketika pemenuhan seluruh penerima manfaat MBG sudah berjalan di seluruh daerah. Untuk itu peran kolaboratif antara pemerintah, koperasi melalui Dekopinda diharapkan solid agar kesiapan tersebut dapat semakin matang dan dieksekusi dengan baik." Terang DR Mahmud.

Kemudian di paparan akhir sambutan arahan disampaikan oleh staf ahli Bupati bidang ekonomi, Riki Trisnadi. Dalam sambutannya mewakili Bupati Sumbawa, Riki menekankan agar koperasi betul betul menjalankan fungsi sesuai aturan yakni untuk kesejahteraan anggota. Oleh karena itu tata kelola koperasi yang profesional berorientasi anggota diharapkan agar keadilan ekonomi dapat tercapai dan anggaran yang telah disiapkan melalui program strategis dapat dirasakan manfaatnya secara merata.

Setelah sesi sambutan, dilanjutkan dengan agenda rapat kerja daerah Dekopinda Sumbawa. Sebelum pembahasan oleh gerakan koperasi, disampaikan beberapa garis besar tema rakerda oleh Dewan Pakar Dekopinda Sumbawa Ir. Iskandar M Ec. Dev. Dalam arahannya H. Ande, sapaan akrabnya, menekankan pentingnya perencanaan bisnis koperasi yang matang dalam merespon program strategis nasional. 

"Penting koperasi memperhatikan geliat putaran barang, jasa dan modal agar ekonomi dapat tumbuh dan konektivitas dengan program nasional dapat betul betul terarah dengan baik." jelas H. Ande.

Di sesi terakhir rakerda Dekopinda Sumbawa membagi kelompok forum group discussion (FGD) untuk masing masing membahas terkait tata kelola, rancangan bisnis, advokasi dan keuangan koperasi. Dalam tempo kurang lebih setengah jam beberapa rekomendasi terbit dari hasil diskusi gerakan koperasi. Di antaranya penguatan sumber daya manusia koperasi, pentingnya fasilitasi koperasi dengan sumber permodalan, kepastian hukum dan aturan untuk koperasi serta standarisasi manajemen keuangan koperasi untuk kemudahan penyelenggaraan Rapat Kerja Tahunan.(AM)

]]>
Wed, 10 Dec 2025 15:17:23 +0800 amr
Tana Samawa Minecraft, Inovasi Digital Museum Bala Datu Ranga Sabet Juara 1 LIDA 2025 https://amarmedia.co.id/tana-samawa-minecraft-inovasi-digital-museum-bala-datu-ranga-sabet-juara-1-lida-2025 https://amarmedia.co.id/tana-samawa-minecraft-inovasi-digital-museum-bala-datu-ranga-sabet-juara-1-lida-2025 Tana Samawa Minecraft, Inovasi Digital Museum Bala Datu Ranga Sabet Juara 1 LIDA 2025

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Museum Bala Datu Ranga (MBDR) Sumbawa kembali mengukir prestasi gemilang. Di penghujung tahun 2025 ini, MBDR berhasil memenangkan Lomba Inovasi Daerah (LIDA) 2025 untuk kategori Masyarakat Umum berkat inovasi unik yang mereka ajukan: Tana Samawa Minecraft.

Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Bupati Sumbawa bersama Sekretaris Daerah De.H.Budi Prasetyo di Aula Madelaoe Setda Sumbawa pada hari ini, Kamis, 10 Desember 2025.

Gamifikasi Warisan Budaya untuk Generasi Muda

Tana Samawa Minecraft adalah sebuah inovasi yang berfokus pada gamifikasi warisan budaya melalui digitalisasi dan storytelling Warisan Budaya Sumbawa. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi cemerlang antara Museum Bala Datu Ranga dengan kelompok MIVUBI, yang diwakili oleh dua seniman visual dan kurator kebudayaan asal Yogyakarta, Riyan Kresnandi dan Karen Hardini.

Ide ini bermula dari kegiatan residensi kedua seniman di MBDR. Tujuannya jelas: menciptakan cerita di balik warisan budaya agar lebih mudah diterima dan diminati oleh generasi muda, khususnya Gen Alpha.

“Kita sedang berusaha memanfaatkan era digital untuk memperkuat storytelling Warisan Budaya agar konten museum bisa lebih gampang tersampaikan dengan cara yang menyenangkan pada Gen Alpha,” ujar Yuli Andari, Direktur Museum Bala Datu Ranga.

Mengubah Paradigma Museum

Meskipun terbilang baru di Sumbawa, MBDR secara konsisten berupaya keluar dari paradigma lama museum sebagai 'gudang barang tua'. Mereka bercita-cita menjadikan MBDR sebagai pusat informasi dan inovasi warisan budaya.

Saat ini, Tana Samawa Minecraft masih berupa prototype awal. Pihak MBDR berharap inovasi ini dapat dikembangkan secara penuh dalam dua tahun ke depan. Pengembangan ini bertujuan agar Sumbawa tidak hanya dikenal karena kekayaan alamnya, tetapi juga memiliki cerita warisan budaya yang menarik dan kompetitif di era digital.

“Melalui LIDA 2025, MBDR bisa menancapkan kiprahnya sebagai sebuah museum yang melakukan konservasi pada warisan budaya tetapi juga sebagai museum yang berinovasi dalam kebudayaan sehingga bisa muncul ekonomi baru berbasis warisan budaya,” tutup Yuli Andari Merdikaningtyas.(AM)

]]>
Wed, 10 Dec 2025 15:07:16 +0800 amr
Paku Buwono XIV Anugerahi Gelar K.R.A Kepada Tokoh Sumbawa https://amarmedia.co.id/paku-buwono-xiv-anugerahi-gelar-kra-kepada-tokoh-sumbawa https://amarmedia.co.id/paku-buwono-xiv-anugerahi-gelar-kra-kepada-tokoh-sumbawa Paku Buwono XIV Anugerahi Gelar K.R.A Kepada Tokoh Sumbawa .

Surakarta (7/12). Keraton Surakarta Hadiningrat resmi menganugerahkan gelar kebangsawanan kepada Yadi Surya Diputra salah satu tokoh Sumbawa pada Minggu 7 Desember 2025 yang bertepatan dengan 16 Jumadhilakhir 1959 tahun Dal. Upacara adat berlangsung di Sasana Handrawina, Surakarta. Dalam prosesi tersebut Sinuhun PB XIV menetapkan beliau dengan gelar Kanjeng Raden Arya Pradoto Suryanagoro.

Gelar Kanjeng Raden Arya atau KRA merupakan salah satu tingkatan tertinggi dalam struktur kepangkatan Keraton Surakarta. Gelar ini hanya diberikan kepada tokoh yang memiliki jasa besar serta kontribusi nyata terhadap pengembangan budaya Jawa. Dalam struktur adat, penerima gelar KRA ditempatkan sebagai Sentana Riya Inggil. Status ini menandai kedudukan sebagai kerabat kehormatan yang disetarakan dengan pejabat tinggi keraton.

Penetapan gelar KRA Pradoto Suryanagoro menempatkan Yadi Surya Diputra di atas tingkatan gelar Kanjeng Raden Tumenggung yang selama ini menjadi gelar kehormatan tertinggi bagi banyak tokoh publik. Adapun hierarki gelar kehormatan Keraton Surakarta tersusun sebagai berikut. Mas Ngabehi berada pada tingkat dasar. Di atasnya adalah Raden Ngabehi serta Raden Tumenggung yang merupakan gelar perwira menengah. Kanjeng Raden Tumenggung berada pada tingkat tinggi untuk tokoh berjasa. Setelah gelar KRT terdapat tingkatan KRA yang merupakan gelar prestisius bagi pejabat istana kehormatan. Tingkatan di atas KRA hanya ditempati gelar Kanjeng Pangeran serta Kanjeng Pangeran Haryo yang diperuntukkan bagi kerabat raja.

Penganugerahan kepada Yadi Surya Diputra diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya dalam pemajuan kebudayaan Jawa. Beliau selama ini aktif menerjemahkan berbagai literatur kolonial yang memuat kajian etnografis tentang Jawa khususnya Surakarta. Karya karyanya berkontribusi besar dalam menyediakan rujukan ilmiah bagi peneliti serta pegiat budaya yang mengkaji sejarah dan adat Jawa.

Dengan penetapan gelar Kanjeng Raden Arya Pradoto Suryanagoro, beliau kini memiliki nama kebangsawanan resmi yang digunakan dalam kegiatan adat serta upacara keraton. Penganugerahan ini mengukuhkan posisi beliau sebagai tokoh yang berperan penting dalam upaya menjaga serta memajukan warisan budaya Jawa.

Upacara tersebut dihadiri para sentana, abdi dalem, tokoh masyarakat, dan tamu undangan yang menyaksikan penetapan tersebut, sebagai bagian dari komitmen keraton dalam memberikan penghargaan kepada sosok yang memiliki pengabdian tinggi terhadap budaya leluhur.(AM)

]]>
Wed, 10 Dec 2025 09:55:40 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Konsultasi ke Disdag NTB: Cuaca dan Pasokan Jadi Pemicu Gejolak Harga Komoditas https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-konsultasi-ke-disdag-ntb-cuaca-dan-pasokan-jadi-pemicu-gejolak-harga-komoditas https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-konsultasi-ke-disdag-ntb-cuaca-dan-pasokan-jadi-pemicu-gejolak-harga-komoditas Komisi II DPRD Sumbawa Konsultasi ke Disdag NTB: Cuaca dan Pasokan Jadi Pemicu Gejolak Harga Komoditas

Mataram, Amarmedia.co.id – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan konsultasi ke Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa, 9 Desember 2025. Rombongan Komisi II dipimpin oleh Sekretaris Komisi II Zohran SH. disambut langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan NTB, Jamaludin Maladi S.Sos.MT, beserta jajaran, untuk mendiskusikan stabilitas harga dan ketersediaan komoditas di pasaran pada wilayah Sumbawa dan NTB 

Dampak Cuaca dan Pasokan Sentra Produksi

Kepala Dinas Perdagangan, Jamaludin Maladi, menyampaikan bahwa gejolak harga komoditas pangan dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu pengaruh cuaca dan berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi

Data fluktuasi harga beberapa komoditas dalam lima minggu terakhir menunjukkan pergerakan yang dinamis, sebagai berikut : 

Cabe Merah Keriting : Minggu 1 sampai 4 mengalami penurunan harga, dan minggu ke 5 mengalami kenaikan harga . (total -2%)

Cabe Merah Besar : Minggu ke 2 mengalami kenaikan harga, minggu ke 3 mengalami penurunan dan minggu ke 4 dan 5 sedikit mengalami kenaikan harga. (total -0,3%)

Cabe Rawit Merah : Minggu ke 2 mengalami penurunan harga dan minggu ke 3,4 sedikit mengalami kenaikan harga. Pada minggu ke 5 mengalami kenaikan harga secara drastis. (total +5%)

Cabe Rawit Hijau : Minggu ke 2 mengalami penurunan harga, dan minggu ke 3,4 sedikit mengalami kenaikan harga. Pada minggu ke 5 mengalami kenaikan harga secara drastis. (total +2%)

Bawang Merah : Mengalami kenaikan harga pada minggu ke 3,4 dan 5. (total +2%)

Tomat : Mengalami kenaikan harga pada minggu ke 2, 3 dan 4. (total +13%)

"Komoditi bergejolak juga karena berkurangnya pasukan dari daerah produksi" imbuhnya seperti Cabe Merah Keriting dari minggu 1 sampai 5 terlihat mengalami penurunan sebesar 2%, Cabe Merah Besar dari minggu 1 sampai 5 terlihat mengalami kenaikan sebesar 1 %, Cabe Rawit Merah dari minggu 1 sampai 5 terlihat mengalami kenaikan sebesar 21 %, Cabe Rawit Hijau dari minggu 1 sampai 5 terlihat mengalami kenaikan sebesar 4 % 

Bawang Merah dari minggu 1 sampai 5 terlihat mengalami kenaikan sebesar 2 % , Tomat dari minggu 1 sampai 5 terlihat mengalami kenaikan sebesar 8 % 

Ikan Kembung dan Tongkol dari minggu 1 sampai ke 5 masing-masing mengalami kenaikan sebesar 2%.

 "Terlihat bahwa harga Tomat dan Cabai mengalami sedikit kenaikan. Salah satu solusi jangka panjangnya, jika memungkinkan, adalah masyarakat diimbau untuk menanam sendiri komoditas yang mudah bergejolak," ujar Jamaludin Maladi.

 Industrialisasi Pertanian dan Pola Kontrak

Jamaludin Maladi mencontohkan keberhasilan industrialisasi pertanian, khususnya di Lombok. Dengan adanya bendungan seperti Batujai dan di Lombok Tengah, lahan yang semula hanya bisa digarap sekali panen kini sudah bisa dua kali panen.

"Dulu saat musim Tomat berlimpah, harga bisa sangat murah, hanya Rp10.000 hingga Rp20.000 untuk satu keranjang besar. Ini menunjukkan pentingnya teknologi dan industrialisasi pertanian," jelasnya.

Sekretaris Komisi 2 H Zohran menyoroti fenomena kenaikan harga Bawang Merah. Gejolak harga di sentra produksi seringkali dipengaruhi oleh pengusaha atau tengkulak yang melakukan pola kontrak atau  sistem tebas, yaitu membeli hasil panen bahkan sebelum komoditas dipanen dengan harga yang telah disepakati lebih dulu.

"Persoalan kontrak ini yang menyebabkan kadang harga di tingkat petani tidak sebanding. Kadang, para pengusaha ini datang dan mengontrak hasil panen Bawang Merah atau Cabai sebelum panen. Pola tebas  ini sudah mulai masif, bahkan di Jawa sudah lebih ekstrem di mana lahan belum beranak (belum ditanami/produksi) sudah dikontrak," pungkasnya.

Pola kontrak tersebut, yang didasari oleh kebutuhan modal atau pupuk oleh petani, menjadi salah satu faktor kompleks yang mempengaruhi tata niaga dan stabilitas harga komoditas pangan.(AM(

]]>
Wed, 10 Dec 2025 09:51:52 +0800 amr
Komisi II DPRD Sumbawa Soroti Stabilitas Harga Pangan dan Distribusi Elpiji 3 Kg https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-soroti-stabilitas-harga-pangan-dan-distribusi-elpiji-3-kg https://amarmedia.co.id/komisi-ii-dprd-sumbawa-soroti-stabilitas-harga-pangan-dan-distribusi-elpiji-3-kg Komisi II DPRD Sumbawa Soroti Stabilitas Harga Pangan dan Distribusi Elpiji 3 Kg

Mataram.Amarmedia.co.id,( 9 Desember 2025) Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar konsultasi dengan Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi NTB untuk membahas secara mendalam isu stabilitas harga pangan dan tata kelola distribusi gas Elpiji 3 kg bersubsidi di wilayah Sumbawa.

Konsultasi ini menyoroti tren harga komoditas pangan secara umum serta permasalahan yang sering muncul terkait kelangkaan dan penyalahgunaan Elpiji 3 kg yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan usaha mikro.

Kepala Dinas Perdagangan Jamaludin Maladi S.Sos MT didampingi kepala bidang pengembangan perdagangan dalam negeri Endang Sri Wahyuni S.STP melaporkan bahwa stabilitas harga pangan di Kabupaten Sumbawa secara umum relatif terkendali. Namun, Komisi II meminta Disdag provinsi NTB untuk terus meningkatkan pengawasan dan antisipasi terhadap potensi lonjakan harga, terutama menjelang hari-hari besar dan momen tertentu yang dapat memicu kenaikan permintaan.

Sekretaris Komisi II H Zohran SH menekankan pentingnya sinergi antarlembaga untuk memastikan rantai pasok berjalan lancar, sehingga masyarakat tidak dirugikan oleh permainan harga atau penimbunan.

Dalam sesi diskusi, anggota Komisi II Juliansyah SE secara tegas menyoroti permasalahan Elpiji 3 kg yang kerap disalahgunakan oleh pihak yang secara ekonomi mampu, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengusaha.

Sementara itu Kadis Perdagangan provinsi NTB mengungkapkan kekhawatiran mengenai potensi penyalahgunaan hak masyarakat miskin. Ia memaparkan inisiatif untuk mengurangi potensi "dosa" ASN dan pihak mampu lainnya dengan mendorong penyediaan Elpiji non-subsidi di Sumbawa

"Kami mendorong adanya Elpiji non-subsidi di Sumbawa. Di Bima sudah ada, ini untuk wilayah timur. Saya sudah tawarkan ke Pertamina, ayolah buatkan. Supaya tidak diperebutkan hak orang lain oleh pegawai negeri, pengusaha kaya, petani kaya, atau nelayan kaya," ujar Kadis Perdagangan.

Sorotan Tajam pada Tata Kelola Pangkalan

Isu krusial lain yang diangkat adalah tata kelola distribusi di tingkat pangkalan, khususnya terkait alur dan kuota Elpiji 3 kg. Dewan menyoroti dugaan praktik di mana pangkalan tidak sepenuhnya menyalurkan kuota yang diterima (berdasarkan data KTP penerima manfaat) kepada masyarakat.

DPRD menemukan adanya kebingungan di masyarakat mengenai sistem kuota yang diterima pangkalan dari agen. Pangkalan diketahui mendapatkan jatah tertentu, dan terdapat isu mengenai kuota yang dialokasikan untuk "sub pangkalan" (sekitar 10% menurut aturan, namun diduga lebih besar) yang menjadi celah penyimpangan.

Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa meminta Disdag untuk meluruskan Alur Distribusi, Memastikan alur data kuota pangkalan, dari penerima manfaat (berdasarkan KTP) ke agen hingga ke Pertamina, berjalan transparan.

Demikian pula mengaktifkan Satgas dan Sosialisasi. "Kami mendorong Satuan Tugas (Satgas) yang sudah dibentuk untuk terjun langsung dan melakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat mengenai hak mereka atas Elpiji bersubsidi" ujar Orek akrab disapa.

Demikian pula agar memperkuat pengawasan Pangkalan, menindak tegas pangkalan yang terbukti menyalahgunakan kuota, terutama yang terlalu banyak mengalokasikan jatah untuk pihak selain penerima manfaat langsung.

Kepala Dinas Perdagangan berjanji akan menindaklanjuti temuan dan masukan dari Komisi II. Disdag akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pertamina dan aparat penegak hukum, untuk memperketat pengawasan, menjamin ketersediaan barang, dan memastikan subsidi tepat sasaran. (AM)

]]>
Wed, 10 Dec 2025 09:38:19 +0800 amr
Buka Rakerda MUI Kabupaten Sumbawa 2025, Sekda Ingatkan Peran Penting Ulama Dalam Pembangunan Daerah di Tengah Perubahan Zaman https://amarmedia.co.id/buka-rakerda-mui-kabupaten-sumbawa-2025-sekda-ingatkan-peran-penting-ulama-dalam-pembangunan-daerah-di-tengah-perubahan-zaman https://amarmedia.co.id/buka-rakerda-mui-kabupaten-sumbawa-2025-sekda-ingatkan-peran-penting-ulama-dalam-pembangunan-daerah-di-tengah-perubahan-zaman Buka Rakerda MUI Kabupaten Sumbawa 2025, Sekda Ingatkan Peran Penting Ulama Dalam Pembangunan Daerah di Tengah Perubahan Zaman

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 09 Desember 2025 – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025. Acara penting yang diselenggarakan pada Selasa, 9 Desember 2025, ini bertempat di aula Hotel Grand Samota Sumbawa.

Pembukaan Rakerda turut dihadiri oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa, H. Faisal, S.Ag., M.M.Inov., Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Sumbawa, Wakapolres Kabupaten Sumbawa, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta sejumlah tokoh agama terkemuka di Kabupaten Sumbawa.

 

Dalam sambutannya, Sekda Dr. H. Budi Prasetiyo menyoroti makna mendalam kehadiran ulama bagi pemerintah daerah, terutama di tengah derasnya perubahan zaman dan berbagai tantangan yang menyertainya.

"RAKERDA ini menjadi momentum yang tepat, dengan kehadiran para ulama, menjadi cahaya penuntun, penyegar pikiran, sekaligus penjaga akhlak masyarakat Sumbawa," ujar Sekda.

Ia menekankan bahwa kebijakan dan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah tidak akan lengkap tanpa adanya sentuhan nilai-nilai yang dibawa oleh para alim ulama. Sekda berharap Rakerda ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan langkah-langkah keagamaan yang lebih membumi, menenangkan, dan menjawab kebutuhan masyarakat.

"Masyarakat membutuhkan suara ulama yang jernih, sejuk, dan menenteramkan, suara yang mampu memandu di tengah hiruk-pikuk informasi dan perubahan gaya hidup," tambahnya.

Sekda berharap hasil Rakerda nantinya akan melahirkan keputusan yang bermanfaat, langkah yang terarah, dan program yang memberikan dampak luas bagi kemajuan umat, penguatan moderasi beragama, dan terciptanya suasana harmonis di seluruh Sumbawa.

MUI Sebagai Pembimbing Umat dan Pemersatu Masyarakat

Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa, H. Faisal, S.Ag., M.M.Inov., menegaskan bahwa MUI lahir dari masyarakat dan mengemban amanah yang sangat besar. Ia menekankan bahwa ulama memiliki peran ganda yang krusial.

"Ulama bukan hanya sekadar figur keagamaan, tetapi juga merupakan penerang jalan, sumber solusi, dan penjaga moral masyarakat" tegas H. Faisal.

Oleh karena itu, ia menyampaikan bahwa MUI harus terus hadir sebagai Pembimbing umat dalam memahami ajaran Islam yang benar. Hadir sebagai Pemberi fatwa yang mencerahkan dan membimbing masyarakat.

Mediator dan pemersatu masyarakat dan penggerak pendidikan serta pembinaan karakter umat.

Rakerda 2025 ini diharapkan membawa keberkahan dan arah baru yang semakin meneguhkan peran ulama sebagai penuntun moral masyarakat melalui kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah. (AM)

]]>
Wed, 10 Dec 2025 08:59:15 +0800 amr
DPRD Sumbawa Datangi Dispar NTB, Soroti Potensi Wisata dan Hiu Paus yang Tak Dongkrak PAD https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-datangi-dispar-ntb-soroti-potensi-wisata-dan-hiu-paus-yang-tak-dongkrak-pad https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-datangi-dispar-ntb-soroti-potensi-wisata-dan-hiu-paus-yang-tak-dongkrak-pad DPRD Sumbawa Datangi Dispar NTB, Soroti Potensi Wisata  dan Hiu Paus yang Tak Dongkrak PAD

Mataram, Amarmedia.co.id - Selasa 9 Desember 2025 – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar kunjungan kerja ke Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram untuk membahas strategi "Pengembangan dan Promosi Wisata dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)" Kabupaten Sumbawa.

Rombongan Komisi IV yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., serta Pimpinan Komisi IV Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov. dan H. Jabir, S.Pd., diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Lalu Ahmad Nur Aulia, S.STP.

Sumbawa Khawatir Pariwisata "Jomplang" dengan Lombok

Kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa ke Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi NTB dipenuhi pertanyaan tajam terkait strategi pengembangan dan promosi wisata untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan sorotan utama pada ketertinggalan Sumbawa dibanding Lombok. Dipimpin Ketua DPRD Nanang Nasiruddin dan Ketua Komisi IV Muhammad Takdir, rombongan menyampaikan beberapa pertanyaan kunci yang menuntut jawaban konkret guna mengoptimalkan potensi pariwisata seperti Hiu Paus.

Ketua DPRD Nanang Nasiruddin menanyakan destinasi wisata prioritas dalam 1-3 tahun ke depan, serta potensi baru seperti Hiu Paus yang bisa segera diaktifkan untuk kontribusi PAD langsung. Mereka juga soroti strategi promosi yang telah dilakukan beserta kekurangannya, rencana branding daerah, optimalisasi promosi digital via IG, TikTok, YouTube, dan website, serta peluang kerjasama dengan influencer, travel agent, maupun platform nasional.

Pertanyaan mencakup sumber retribusi PAD potensial saat ini seperti parkir, restoran, hotel, jasa wisata, mekanisme pemungutannya apakah sudah digital dan transparan serta potensi belum tergarap. Komisi IV desak target peningkatan PAD pariwisata tahun depan, keberadaan kalender event tahunan sebagai magnet kunjungan, event berimpact ekonomi terbesar sejauh ini, dan peluang kolaborasi swasta untuk sponsor event.

Ketua  komisi IV  dan Anggota DPRD lainnya menanyakan kecukupan pelatihan pemandu wisata, UMKM, pengelola, peran desa wisata dan komunitas kreatif, hambatan utama kolaborasi pemerintah-pelaku usaha, sistem data terintegrasi kunjungan wisata; serta pemanfaatan teknologi digital untuk manajemen destinasi dan promosi.

Dalam sesi konsultasi, Ketua Komisi IV, Muhammad Takdir, menyampaikan kekhawatiran mendalam DPRD terkait potensi wisata Sumbawa yang belum tergarap maksimal, terutama jika dibandingkan dengan kemajuan pariwisata di Pulau Lombok.

"Kami bertanya kepada Kepala Dinas, apa kira-kira potensi yang disorot oleh Provinsi terkait dengan Sumbawa? Ada beberapa, termasuk potensi Hiu Paus, dan sebagainya. Namun, kenyataannya potensi ini tidak ada efek signifikan terhadap PAD Kabupaten Sumbawa," ujar Muhammad Takdir.

Ia menyampaikan bahwa hambatan utama adalah kewenangan pengelolaan wilayah laut yang berada di tangan Provinsi, sehingga hasil dari potensi seperti Hiu Paus tidak langsung berdampak pada pendapatan daerah Sumbawa.

"Infrastruktur wisatanya, seperti di Lombok, begitu maju sekali. Sementara Sumbawa terasa jomplang dengan Lombok. Kapan Sumbawa bisa menyusul Lombok? Inilah yang kami harapkan kepada Provinsi untuk memperhatikan Sumbawa," tegas Takdir, menuntut adanya kesetaraan perhatian dan alokasi pembangunan.

Anggota Komisi IV lainnya yang turut hadir antara lain Syamsul Hidayat, S.E., M.Si., Sandi, S.Pd., M.M., Bunardi, A.Md.Pi., Sri Hastuti, Ema Yuniarti, H. Zainuddin Sirat, Edwan Purnama, H. Andi Mappeleppui, Ridwan, S.P., M.Si., Adizul Syahabuddin, S.P., M.Si., Andi Rusni, S.E., M.M., dan Edy Syarifuddin.

Dispar NTB Siapkan Master Plan Komprehensif

Menanggapi masukan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Lalu Ahmad Nur Aulia, menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi sedang menyusun Master Plan Pengembangan Pariwisata di seluruh NTB, termasuk di Kabupaten Sumbawa.

Master Plan ini diharapkan menjadi panduan strategis yang komprehensif agar semua potensi wisata yang ada di Sumbawa, baik yang dikelola Kabupaten maupun yang bersinggungan dengan kewenangan Provinsi (seperti wisata bahari), dapat berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi yang optimal terhadap peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat.

"Dinas Pariwisata Provinsi NTB merespons positif kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa dengan komitmen mempercepat pengembangan potensi wisata seperti kawasan Teluk Saleh  dan Hiu Paus di Teluk Saleh guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD)" ujarnya 

Kepala Dispar NTB, Lalu Ahmad Nur Aulia, menegaskan Master Plan Pariwisata NTB 2025-2029 yang sedang disusun akan menjadikan delapan kawasan strategis Sumbawa, termasuk Poto Tano-Maluk dan SAMOTA (Teluk Saleh, Pulau Moyo, Gunung Tambora), sebagai prioritas utama dalam 1-3 tahun ke depan.

Prioritas Destinasi dan Potensi Baru

Destinasi prioritas mencakup konektivitas Sumbawa ke Mandalika dan Labuhan Bajo melalui infrastruktur laut-udara, dengan potensi wisata baru seperti konservasi Hiu Paus di Desa Labuhan Jambu yang siap diaktifkan sebagai wisata edukasi berkelanjutan. Strategi promosi saat ini melibatkan kalender event 58 agenda tahunan NTB 2025, termasuk Festival Melala Sumbawa dan MotoGP Mandalika yang beri dampak ekonomi terbesar melalui multiplier effect hotel-UMKM, meski kekurangannya adalah infrastruktur digital belum merata.Branding daerah difokuskan pada "NTB Pariwisata Berkelas Dunia" via RPJMD 2025-2029, dengan promosi digital optimal di Instagram, TikTok, Facebook, YouTube, dan aplikasi seperti E-Rinjani.

Retribusi PAD potensial dari wisata meliputi parkir, restoran, hotel, dan jasa wisata bahari; mekanisme pemungutan sudah mulai digital via aplikasi namun belum sepenuhnya transparan di Sumbawa, dengan potensi tergarap seperti UMKM desa wisata.Target peningkatan PAD pariwisata 2026 minimal 30-50% dari baseline 2025, sejalan target kunjungan Mataram 400 ribu wisatawan. Peluang kerjasama terbuka lebar dengan influencer, travel agent, platform nasional, dan swasta untuk sponsor event seperti Senggigi Open Surfing; pelatihan pemandu wisata-UMKM sudah ada tapi perlu diperluas, dengan peran desa wisata dan komunitas kreatif sebagai penggerak utama.

Hambatan utama kolaborasi pemerintah-usaha adalah keterbatasan dana-SDM serta harmonisasi kewenangan laut (provinsi) vs darat (kabupaten), diatasi via sinergi RPJMD. Sistem data kunjungan wisata terintegrasi sedang dikembangkan dengan smart tourism, memanfaatkan teknologi untuk manajemen destinasi dan promosi via website desa wisata serta media sosial.Dispar NTB siap kolaborasi intensif dengan DPRD Sumbawa untuk realisasi langkah nyata.

Diharapkan kunjungan kerja ini menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk merumuskan langkah-langkah nyata yang dapat mempercepat pertumbuhan pariwisata di Sumbawa agar tidak lagi tertinggal dari wilayah lain di NTB.(AM)

]]>
Wed, 10 Dec 2025 07:53:10 +0800 amr
Widya Kurnia Ulfa: Dari Guru Agama Menjadi Pelopor Pendidikan Bahasa Inggris di Pelosok Desa Sumbawa https://amarmedia.co.id/widya-kurnia-ulfa-dari-guru-agama-menjadi-pelopor-pendidikan-bahasa-inggris-di-pelosok-desa-sumbawa https://amarmedia.co.id/widya-kurnia-ulfa-dari-guru-agama-menjadi-pelopor-pendidikan-bahasa-inggris-di-pelosok-desa-sumbawa Widya Kurnia Ulfa: Dari Guru Agama Menjadi Pelopor Pendidikan Bahasa Inggris di Pelosok Desa Sumbawa

Mataram,Amarmedia.co.id ( 9 Desember 2025 )– Di tengah gemerlap Malam Penganugerahan Pemuda Berprestasi NTB Tahun 2025 di Idoop Hotel Mataram, nama Widya Kurnia Ulfa, S.Pd., muncul sebagai inspirator dari pelosok Kabupaten Sumbawa. Guru agama di SD Negeri Simu ini berhasil meraih Juara 3 Pemuda Berprestasi Bidang Pendidikan tingkat Provinsi NTB atas dedikasinya dalam memajukan literasi dan pendidikan desa.

“Alhamdulillah, ini merupakan nikmat dan kemudahan yang Allah berikan. Menjadi pemimpin di komoditas kecil yang saya buat adalah salah satu cita-cita saya sejak kecil,” tutur Widya saat ditemui usai menerima penghargaan.

Bimbel ISLA (Islamic Literacy Academy) : Membawa Bahasa Inggris ke Desa Simu

Prestasi yang diraih Widya di tingkat Provinsi NTB adalah berkat inovasi dan kegigihannya dalam mendirikanBimbel ISLA (Islamic Literacy Academy).

"Bimbel ISLA ini adalah bimbel Bahasa Inggris satu-satunya yang ada di Desa Simu, Kecamatan Maronge, dan itu yang menjadi apresiasi atau kejuaraan saya di Pemuda Pelopor tahun 2025 ini," jelasnya.

Bagi Widya, keberhasilannya ini adalah bentuk rasa terima kasih dan kiprah nyata di kampung halamannya. Ia melihat adanya disparitas pendidikan yang cukup jauh antara wilayah perkotaan dan pedesaan, khususnya di Kabupaten Sumbawa.

“Pendidikan di kota-kota sudah sangat ideal, namun di desa-desa, terutama di Kabupaten Sumbawa, masih sangat minim. Kami bergerak di desa-desa yang ada di Kabupaten Sumbawa, khususnya di Desa Simu,” tegasnya, menunjukkan komitmennya untuk fokus pada pembangunan pendidikan di daerah terpencil.

Dampak dan Apresiasi Pasca-Penghargaan

Setelah lolos seleksi mewakili Kabupaten Sumbawa di peringkat pertama Bidang Pendidikan, dan kemudian meraih Juara 3 di tingkat provinsi, Widya merasakan dampak positif yang besar. Ia menyebut, apresiasi dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTB memicu Bimbel ISLA untuk terus melanjutkan program.

“Kemarin kami juga sudah bertemu dengan Bunda Literasi karena kami juga basic-nya di bidang literasi, dan banyak sekali apresiasi yang kami dapatkan setelah mengikuti program Pemuda Pelopor dari Dispora,” ungkapnya bangga.

Dukungan juga datang dari pemerintah setempat, yang kini memberikan atensi lebih besar.

 “Ada banyak atensi yang diberikan kepada kami setelah nama kami terdengar, terutama dari Kepala Desa Simu. Ibu Camat Maronge kemarin juga membuka acara kami, terus kemudian sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Maronge juga sekarang banyak sekali bekerja sama dengan Bimbel ISLA.”

Keberhasilan Widya Kurnia Ulfa, bersama dengan Robby Sahrullah (Juara 1 SDA) dan Bambang Sasdita (Juara 2 Seni Budaya), serta M. Andi Ridhoan (Juara 1 Nasional Kriya), memperkuat posisi Sumbawa sebagai salah satu lumbung generasi muda berprestasi di NTB, sejalan dengan harapan Pemprov NTB agar Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) terus meningkat. (AM)

]]>
Tue, 09 Dec 2025 23:14:17 +0800 amr
Malam Penganugerahan Pemuda Berprestasi NTB 2025: Sumbawa Borong Penghargaan, Dorong Peningkatan IPM https://amarmedia.co.id/malam-penganugerahan-pemuda-berprestasi-ntb-2025-sumbawa-borong-penghargaan-dorong-peningkatan-ipm https://amarmedia.co.id/malam-penganugerahan-pemuda-berprestasi-ntb-2025-sumbawa-borong-penghargaan-dorong-peningkatan-ipm Malam Penganugerahan Pemuda Berprestasi NTB 2025: Sumbawa Borong Penghargaan, Dorong Peningkatan IPM

Mataram,Amarmedia.co.id ( 9 Desember 2025)– Malam Penganugerahan Pemuda Berprestasi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2025 yang digelar meriah di Idoop Hotel Mataram berlangsung sukses dan penuh kebanggaan. Acara yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ini menjadi momentum apresiasi bagi para pemuda-pemudi terbaik yang telah mengharumkan nama daerah di berbagai bidang.

Apresiasi untuk Perhatian Pemprov NTB

Mewakili para penerima anugerah, Fadilah Ahmad Nur, S.Pd., M.Pd., menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Pemprov NTB. Ia menekankan bahwa kegiatan ini adalah langkah maju dan pondasi penting dalam mewujudkan visi "NTB Makmur Mendunia".

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Dispora, karena ini merupakan kegiatan yang luar biasa, langkah awal menuju NTB Makmur Mendunia yang diinginkan. Ini juga sebagai amanah bagi kami anak-anak muda NTB yang terpilih saat ini, menjadi PR bersama agar bisa menginspirasi anak-anak muda lainnya dan untuk terus bergerak di semua bidang," ujar Fadilah Ahmad Nur.

Fadilah juga mengungkapkan rasa syukurnya karena Pemuda NTB kini benar-benar diperhatikan oleh Pemerintah Provinsi, mengingat kegiatan sejenis belum pernah ada sebelumnya. Ia berharap acara ini menjadi agenda rutin yang memotivasi dan berdampak positif.

"Yang paling penting, indeks pembangunan pemuda (IPP) NTB saat ini terus meningkat, sehingga hal ini tentu saja memengaruhi indeks pembangunan masyarakat (IPM) NTB juga terus meningkat," tambahnya.

Dominasi Prestasi dari Kabupaten Sumbawa

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Kepala Taman Budaya Mataram, Kepala Dinas Sosial NTB, serta perwakilan dari Kabupaten Sumbawa, yaitu Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Sumbawa, Tata Kostara, S.Sos., dan Sekretaris Dinas Porapar Sumbawa, M. Irfan SP.MSi.

Kabupaten Sumbawa berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih sejumlah gelar bergengsi di tingkat provinsi dan nasional. Para pemuda-pemudi asal Sumbawa yang berhasil meraih anugerah di tingkat provinsi antara lain: Robby Sahrullah Kategori Bidang Sumber Daya Alam, Lingkungan, & Pariwisata meraih Juara 1 Provinsi, Bambang Sasdita kategori Seni Budaya meraih Juara 2 Provinsi , Widya Kurnia Ulfa kategori Pendidikan Juara 3 Provinsi 

Catatan Emas di Kancah Nasional

Tak hanya di tingkat provinsi, pemuda Sumbawa juga mencatatkan capaian membanggakan di level nasional. M. Andi Ridhoan, pemuda kreatif asal Sumbawa, berhasil meraih Juara 1 Nasional kategori Bidang Kriya pada ajang Pekan Pemuda Kreatif Indonesia 2025.

Kepala Dinas Porapar Kabupaten Sumbawa, Tata Kostara, S.Sos., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan para pemuda daerahnya.

"Keberhasilan pemuda Sumbawa pada ajang ini tentu menjadi pemantik semangat muda-mudi Sumbawa untuk terus berprestasi, menunjukkan karya terbaik, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Tata Kostara.

Ia menegaskan bahwa prestasi beruntun ini merupakan bukti nyata bahwa Sumbawa memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi muda kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

"Ke depan, kami akan terus mendorong pemuda-pemudi Sumbawa lainnya untuk berkarya dan berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kompetensi," tutupnya. (AM)

]]>
Tue, 09 Dec 2025 23:01:37 +0800 amr
Tangkal Abrasi dan Rob, 2.000 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Penyaring https://amarmedia.co.id/tangkal-abrasi-dan-rob-2000-bibit-mangrove-ditanam-di-pesisir-penyaring https://amarmedia.co.id/tangkal-abrasi-dan-rob-2000-bibit-mangrove-ditanam-di-pesisir-penyaring Tangkal Abrasi dan Rob, 2.000 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Penyaring

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id (9 Desember 2025) – Sebanyak 2.000 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir pantai Nanga Sira, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Selasa (9/12/2025). Kegiatan ini merupakan kolaborasi Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Sumbawa dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dengan dukungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa.

Aksi penanaman mangrove ini menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana berbasis ekosistem untuk melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi, gelombang pasang, rob, serta dampak perubahan iklim yang semakin terasa dalam beberapa tahun terakhir.

Bupati Sumbawa yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik H. Agus Mustamin, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata untuk membangun ketahanan lingkungan jangka panjang.

“Beberapa tahun terakhir, kita semua menyaksikan bagaimana perubahan iklim, peningkatan abrasi, rob, dan kerusakan pesisir mulai terasa. Gelombang lebih tinggi, garis pantai makin tergerus, dan musim tidak bisa ditebak,” ujarnya.

Ia menyebut mangrove sebagai “pohon kecil dengan peran besar.

“Mangrove adalah benteng alami yang meredam gelombang, penahan abrasi, penyaring sedimen, habitat ikan, kepiting, burung, sekaligus penyimpan karbon empat sampai lima kali lebih besar dibandingkan tanaman daratan,” terang Agus Mustamin.

Menurutnya, penanaman 2.000 bibit ini adalah investasi masa depan yang harus dijaga dan dirawat secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui kegiatan ini, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program lingkungan berbasis edukasi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kita tidak hanya menanam, tetapi juga merawatnya. Kami berharap kawasan mangrove Nanga Sira dapat menjadi laboratorium alam bagi generasi muda, ruang konservasi, pusat edukasi, dan potensi wisata berkelanjutan,” kata Agus Mustamin.

Gerakan penanaman mangrove diyakini akan mengurangi dampak abrasi pantai, meredam gelombang pasang, meningkatkan kualitas lingkungan pesisir, memperbaiki ekosistem perikanan lokal, dan menyimpan karbon sebagai mitigasi perubahan iklim.

Sebelumnya, Ketua FPRB Kabupaten Sumbawa yang diwakili Wakil Ketua 1, Zainuddin, SH., menyampaikan bahwa kawasan pesisir merupakan wilayah yang sangat rentan terhadap berbagai bencana.

“Kita tidak dapat menghadapi tantangan ini dengan pendekatan struktural semata. Kita membutuhkan langkah adaptif, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dari kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, relawan, dan lembaga kemanusiaan.

“Mangrove bukan hanya tanaman pesisir, mangrove adalah benteng alami kita. Akar menahan abrasi, batang meredam gelombang, dan ekosistemnya menjaga keanekaragaman hayati,” pungkasnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Indrayanto, menjelaskan bahwa kegiatan Aksi Mitigasi Vegetasi Berbasis Ekosistem merupakan bagian dari program ketangguhan desa yang dilaksanakan MDMC bersama Program Siap Siaga, hibah dari Pemerintah Australia.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi multipihak dalam upaya pengurangan risiko bencana berbasis komunitas,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan mitigasi vegetasi ini tidak berhenti pada penanaman, tetapi juga termasuk memastikan pertumbuhan bibit melalui metode pola asuh.

Pola asuh tersebut akan dilakukan oleh kelompok perempuan penjaga lingkungan dari lima desa paparan program—Pungkit, Sebewe, Barutahan, Songkar, dan Penyaring di bawah arahan Pimpinan Aisyiyah Kabupaten Sumbawa.

“Harapan besar kami, kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas komunitas, memperkuat lembaga desa, dan membangun pelestarian alam untuk ketangguhan menghadapi dampak perubahan iklim di masa depan,” tegas Indrayanto. (AM)

]]>
Tue, 09 Dec 2025 19:31:09 +0800 amr
Cegah Abrasi Pantai, Staf Ahli Bupati Sumbawa Resmi Buka Penanaman 2.000 Bibit Mangrove https://amarmedia.co.id/cegah-abrasi-pantai-staf-ahli-bupati-sumbawa-resmi-buka-penanaman-2000-bibit-mangrove https://amarmedia.co.id/cegah-abrasi-pantai-staf-ahli-bupati-sumbawa-resmi-buka-penanaman-2000-bibit-mangrove Cegah Abrasi Pantai, Staf Ahli Bupati Sumbawa Resmi Buka Penanaman 2.000 Bibit Mangrove

Sumbawa Besa.Amarmedia.co.id -  09 Desember 2025 – Dalam upaya serius memitigasi bencana pesisir dan menjaga kelestarian lingkungan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Agus Mustamin, S.Sos., M.Si., membuka secara resmi kegiatan Penanaman 2.000 Bibit Mangrove.

Acara yang bertajuk "Aksi Mitigasi Vegetasi Berbasis Ekosistem" ini dipusatkan di lokasi strategis Ekowisata Mangrove Pulau Nanga Sira, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, pada hari Selasa (09/12/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang menjadi mitra utama program lingkungan ini.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati, Agus Mustamin, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi aktif dalam menyukseskan kegiatan penanaman ini. Beliau menegaskan bahwa aksi ini memiliki tujuan vital, yaitu memperkuat mitigasi bencana di wilayah pesisir Sumbawa.

“Dengan penanaman bibit mangrove ini, maka lingkungan akan semakin terjaga serta terhindar dari ancaman utama wilayah pesisir kita, yaitu abrasi pantai,” ujar Agus Mustamin. Beliau menekankan bahwa ekosistem mangrove merupakan benteng alami yang efektif melindungi daratan dari gelombang pasang.

Lebih lanjut, Staf Ahli Bupati berharap agar kegiatan positif semacam ini tidak berhenti hanya di Ekowisata Mangrove Pulau Nanga Sira, Desa Penyaring saja.

“Kami berharap kegiatan seperti ini ke depannya dapat terus dilaksanakan di wilayah pesisir lain di Kabupaten Sumbawa yang juga rawan terdampak abrasi. Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk terus menjaga kelestarian hutan serta lingkungan,” harapnya.

Ia menutup dengan menekankan pentingnya kerja sama, "Kegiatan seperti ini tentu saja tidak bisa hanya mengandalkan salah satu pihak. Diperlukan kerja sama dan kekompakan dari semua elemen, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat, untuk terus menjaga lingkungan agar terhindar dari kerusakan maupun bencana."pungkasnya.(AM)

]]>
Tue, 09 Dec 2025 15:22:50 +0800 amr
Univa Dukung Penerapan UU KUHAP https://amarmedia.co.id/univa-dukung-penerapan-uu-kuhap https://amarmedia.co.id/univa-dukung-penerapan-uu-kuhap Univa Dukung Penerapan UU KUHAP

Medan,Amarmedia.co.id - Masyarakat dan civitas akademika Universitas Al- Washliyah (Univa) diharapkan benar-benar memahami Undang-Undang (UU) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru sebagai landasan kekuatan hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dan ini menjadi hal yang menggembirakan agar seluruh masyarakat lebih mendapat jaminan hukum dan HAM bisa diterapkan.

Demikian disampaikan Rektor Univa, Prof, Dr, Syaiful Akhyar Lubis, MA saat membuka Seminar Nasional Sosialisasi UU KUHAP dengan tema "Peran Akademisi Dalam penerapan UU KUHAP Terbaru", Senin (8/22) di Aula Univa Medan. 

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua PW Ikatan Sarjana Al Washliyah (ISARAH) Sumut, AT Siahaan, para pembicara diantaranya, Assoc, Prof, Dr, Fitri Radianti, SHI, MH, Novel Suhendri, SH, MH dan Dr Fakhrur Rozi, S.Sos, MIKom.

Dikatakan Rektor, peran akademisi sangat penting dalam sosialisasi penerapan KUHAP yang baru. Sebab, persepsi yang baik akan menciptakan sikap menerima dan melaksanakan UU KUHAP sebagai UU yang berlaku di Indonesia. "Peran akademisi sangat penting. Sebagai warga negara dan civitas akademika yang mengharapkan jaminan hukum yang lebih baik Univa siap mendukung penerapan UU KUHAP yang baru,"jelasnya. 

Salah seorang pembicara, Assoc, Prof, Dr, Fitri Radianti, SHI, MH, menerangkan, dalam KUHAP yang baru ini bukan lagi berbicara tentang pro dan kontra tapi harmonisasi dari KUHP dan KUHAP yang terdiri dari pasal-pasal yang menguatkan masyarakat. Dan pasal-pasal yang memberikan inspirasi baru bagi peradilan Indonesia bahwa peradilan sekarang lebih transparan, lebih mementingkan HAM dan peduli kepada kaum disabilitas, Lansia dan wanita yang berkenan dengan kasus pidana mendapat perhatian khusus di KUHAP baru. 

"Peran akademisi membuat kajian ilmiah terkait kekurangan KUHAP baru, walau secara umum sudah baik. Namun tidak terlepas dari berbagai kekurangan. Penting bagi akademisi untuk mengoreksi, beberapa kajian yang sudah dibuat komisi 3 DPR,"jelasnya. 

Ia berharap, dengan berlakunya KUHAP yang baru nantinya diharapkan Indonesia lebih baik, sistem peradilan lebih transparan dan masyarakat lebih terlindungi. 

Sementara, Dr Fakhrur Rozi, S.Sos, MIKom menambahkan, penerapan KUHAP yang baru nantinya jadi momen bagi aparat penegak hukum untuk mengubah stigma agar para penegak hukum bekerja dengan benar. Terlebih sekarang di tubuh Polri telah dibentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri yang diharapkan stigma Polri ke depan bisa lebih baik. KUHAP baru ini nantinya diharapkan dapat menjamin aparat penegak hukum agar bekerja lebih baik. 

"KUHAP untuk peradaban yang lebih baik. Untuk mencapai itu yang peting, harus memahaminya, bagaimana mendorong untuk memiliki kompetensi komunikasi. KUHAP ini dibuat untuk menjamin para penegak hukum bekerja dengan benar,"jelasnya. (Tim)

]]>
Tue, 09 Dec 2025 03:09:45 +0800 amr
Dari Trauma ke Cahaya: Lakon Borka Warnai Panggung Festival Teater Indonesia 2025 https://amarmedia.co.id/dari-trauma-ke-cahaya-lakon-borka-warnai-panggung-festival-teater-indonesia-2025 https://amarmedia.co.id/dari-trauma-ke-cahaya-lakon-borka-warnai-panggung-festival-teater-indonesia-2025 Dari Trauma ke Cahaya: Lakon Borka Warnai Panggung Festival Teater Indonesia 2025

MATARAM - Memasuki usia ke-35, Teater Lho Indonesia menandai tonggak penting dalam perjalanan kreatifnya. Usia matang ini bukan sekadar angka, melainkan refleksi panjang mengenai konsistensi, ketekunan, dan keberanian bereksperimen yang selama tiga setengah dekade telah menjadi karakter kelompok teater ini. 

Pada peringatan usia emas tersebut, Teater Lho Indonesia mendapat kehormatan tampil dalam Festival Teater Indonesia (FTI) 2025 di Taman Budaya Provinsi NTB. Festival ini akan berlangsung pada 10–12 Desember 2025, di mana Teater Lho tampil di hari pertama.

Pada kesempatan penting ini, Teater Lho Indonesia menghadirkan lakon “Borka”, sebuah adaptasi dari cerpen Belfegor karya Kiki Sulistyo. Meskipun bukan karya baru, Borka justru menggambarkan bagaimana sebuah karya dapat terus bertumbuh melalui pembacaan ulang, eksplorasi ulang, dan pemaknaan ulang. 

Sutradara sekaligus penulis naskah, R. Eko Wahono, menyebut momentum ini sebagai ruang bertumbuh, bagi naskah, aktor, dan seluruh elemen estetis yang membentuk dunia Teater Lho Indonesia.

"Membedah Trauma, Kekuasaan, dan Keserakahan

Cerpen Belfegor karya Kiki Sulistyo menjadi sumber utama dari lakon ini. Teks tersebut penuh metafora tentang kekuasaan, keserakahan, dan trauma perempuan dalam masyarakat patriarkal," kata R Eko Wahono di Taman Budaya Mataram, Senin 8 desember 2025. 

Dalam proses adaptasinya, Eko dan tim menggali lebih dalam makna simbolis “ruang bawah tanah”, apakah ia ruang fisik, ruang batin, atau ruang bawah sadar.

Bagi sebagian tim kreatif, ruang bawah tanah adalah metafora trauma dan kenangan kelam; bagi lainnya, ia adalah ruang batin manusia yang menyimpan hasrat dan ketakutan terdalam. Perdebatan konseptual tersebut justru melahirkan napas baru bagi Borka.

Lakon ini menempatkan dua tokoh perempuan, Sirin dan Nenek, pada posisi berlapis: korban dan sekaligus pewaris kekerasan. Adaptasi Eko memunculkan “bola cahaya” sebagai simbol baru Belfegor, iblis kekayaan yang menggoda manusia dan menciptakan lingkaran keserakahan tanpa ujung.

Melalui pementasan ini, Borka bekerja pada dua lapis: mitologis dan sosiologis. Ia berbicara tentang iblis, tetapi juga tentang kapitalisme, materialisme, dan manusia yang semakin kehilangan empati.

Pementasan Borka versi 2025 melibatkan para pemain dari latar sosial yang beragam:

• Sopiyan Sauri sebagai Paman, seorang guru pesantren

• Yulianerny sebagai Nenek, seorang pengajar sekolah

• Bagus Maulana sebagai Borka, mahasiswa

• Witari Ardini sebagai Sirin, pelajar

Keberagaman ini membawa warna baru dalam memahami kekerasan, keserakahan, dan spiritualitas dalam lakon ini.

Di sektor artistik, Gde Agus Mega, akademisi etnomusikolog, menghadirkan bunyi perkusi ambience sebagai “suara bawah sadar” tokoh, dengan penembang oleh Sanggaita. Sementara itu, Akmal Sasak, penata artistik sekaligus penata cahaya, merancang ruang bawah tanah berbentuk tabung silinder limas segi enam, sekaligus menciptakan permainan cahaya yang menghidupkan simbol Belfegor.

Elemen paling menonjol dalam Borka adalah bola cahaya, simbol hasrat, pengetahuan, dan kehancuran. Cahaya putih yang membias pada tubuh Borka menciptakan efek visual metaforis tentang godaan kekuasaan.

Videografi yang disajikan oleh penata visual Kharisma Priasa menghadirkan “arus pikiran” Borka melalui gambar-gambar abstrak dan simbol yang berkelebat cepat. Teater pun menjelma menjadi sinema panggung—pengalaman imersif yang melampaui batas konvensional.

Secara sosial, Borka adalah cermin masyarakat modern yang dikuasai materialisme. Bola cahaya melambangkan kekayaan, teknologi, dan kemajuan yang justru menjerat manusia dalam keserakahan. 

Tokoh-tokoh dalam lakon adalah representasi generasi yang terjebak antara tradisi dan modernitas.

Eko menegaskan bahwa “ruang bawah tanah” adalah metafora sekaligus kenyataan sosial: tempat di mana trauma, keserakahan, dan rahasia disembunyikan.

Dengan demikian, Teater Lho Indonesia menghadirkan teater sebagai ruang renungan moral sekaligus penyembuhan sosial. (AM/Didu)

]]>
Tue, 09 Dec 2025 02:59:05 +0800 amr
Kolaborasi Lintas Sektor Menguatkan Posyandu di Sumbawa: Enam SPM Menjadi Fokus Utama https://amarmedia.co.id/kolaborasi-lintas-sektor-menguatkan-posyandu-di-sumbawa-enam-spm-menjadi-fokus-utama https://amarmedia.co.id/kolaborasi-lintas-sektor-menguatkan-posyandu-di-sumbawa-enam-spm-menjadi-fokus-utama Kolaborasi Lintas Sektor Menguatkan Posyandu di Sumbawa: Enam SPM Menjadi Fokus Utama

Foto : Peserta Rakor Posyandu Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2025. Senin 8 Desember 2025.

Sumbawa, NTB.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2025 sebagai langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan dasar dan 6 SPM lainnya serta integrasi pembangunan desa. Rakor ini berlangsung pada Senin, 8 Desember 2025, di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Sarif Hidayat, SKM., MPH., bersama perwakilan Bappeda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), ketua forum Camat, Ketua Forum Kepala Desa, serta jajaran Tim Pembina Posyandu di tingkat kabupaten dan tp posyandu kecamatan para Kepala Puskesmas, menandakan keseriusan kolaborasi lintas sektor.

Posyandu: Wajah Negara di Halaman Rumah Warga

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., secara resmi membuka Rakor dengan menekankan peran vital Posyandu.

"Posyandu adalah wajah negara yang paling sederhana, paling jujur, dan paling terasa dampaknya di tingkat desa," ungkap Hj. Ida Fitria. "Kita sedang membicarakan bagaimana negara benar-benar hadir di halaman rumah warga, gedung posyandu, melalui Posyandu yang terkelola, terkoordinasi, dan mendapat dukungan lintas sektor secara nyata."

Dirinya menegaskan bahwa sejak terbitnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, paradigma telah berubah. Posyandu kini dipandang sebagai simpul pelayanan yang mendukung Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, serta pelayanan sosial.

"Posyandu adalah pintu masuk pembangunan desa yang utuh, manusiawi, dan kontekstual," tambahnya.

Hj. Ida Fitria menekankan bahwa Posyandu yang kuat lahir dari kolaborasi sehat dan hebat Rakor ini bertujuan menyamakan frekuensi agar perencanaan dan pembinaan lintas sektor tidak tumpang tindih, serta memastikan keberhasilan program terasa di masyarakat, tidak hanya di laporan.

Ia juga menyoroti keikutsertaan dua Posyandu, yaitu Posyandu Desa Pukat (Kecamatan Utan) dan Posyandu tunas mekar Kelurahan Bugis (Kecamatan Sumbawa), dalam lomba Posyandu tingkat Provinsi NTB pada bulan November lalu.

"Keikutsertaan ini bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi menjadi bahan pembelajaran bersama tentang sejauh mana kelembagaan, inovasi, dan kolaborasi Posyandu kita telah berjalan," jelasnya.

Evaluasi dan Peta Jalan Penguatan Layanan

Kepala Dinas Kesehatan, Sarip Hidayat, SKM., MPH., dalam arahannya menyatakan fokus utama Rakor adalah meninjau dua pilar penting yakni  Evaluasi Implementasi Permendagri No. 13 Tahun 2024. Regulasi ini adalah momentum emas untuk menata kelembagaan, standarisasi, dan penganggaran Posyandu agar lebih kuat dan terintegrasi.

Kedua ujarnya. Evaluasi Pelaksanaan Lomba Posyandu SPM Tingkat Provinsi NTB.  Lomba yang dilaksanakan pada Senin, 24 November 2025, memberikan masukan konstruktif yang harus ditindaklanjuti sebagai peta jalan perbaikan.

Kadis Kesehatan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para Camat, Kepala Desa/Lurah dari Desa Pukat dan Kelurahan Bugis, serta seluruh kader atas dedikasi luar biasa dalam mengikuti lomba. "Upaya Bapak Ibu adalah cerminan semangat gotong royong Sumbawa," ujarnya.

Sarip Hidayat menegaskan kembali bahwa penguatan Posyandu selaras dengan Permendagri 13/2024, yang fokus pada upaya preventif dan promotif.

"Ini berarti Posyandu itu harus menjadi garda terdepan di tengah masyarakat," kata Kadis. "Posyandu adalah ujung tombak yang paling dekat dengan keluarga, penentu utama kualitas kesehatan keluarga, terutama ibu dan anak."

Dirinya menutup arahan dengan mengajak seluruh peserta untuk berdiskusi terbuka dan menghasilkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang konkret, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan kesehatan masyarakat dan 6 SPM lainnya

Rakor ini diharapkan menjadi titik balik strategis, menjadikan tahun 2025 sebagai momentum memperkuat kelembagaan Posyandu dari kabupaten hingga desa, dengan komitmen menjadikan Posyandu pusat layanan masyarakat yang hidup dan relevan.

Materi juga disampaikan oleh PLT Kabag pemerintahan selaku pengampu sekretariat SPM kabupaten Sumbawa, Adhi Kusuma S.Sos M.M.Inov.  Ia menyampaikan bahwa capaian mutu dan layanan SPM d kabupaten Sumbawa cukup baik dan perlu lebih optimal lagi dalam pemenuhan data base dan perbaikan data sebagai langkah awal tahapan dalam pemenuhan spnd di daerah dan dengan adanya posyandu 6 SPM maka pintu masuk pendataan melalui posyandu ini sebagai mitra pemerintah desa/Kel ikut serta dalam perencanaan pelaksanaan dan pelayanan masyarakat di desa/Kelurahan dan wadah partisipasi masyarakat dalam menyerap informasi serta dapat memberikan KIE KPD sasaran siklus hidup keluarga, maka upaya kolaborasi dan sinergi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan SPM di kabupaten Sumbawa dapat tercapai dengan peran aktif posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa maupun Lembaga Kemasyarakatan Kelirahan di seluruh desa dan kelurahan dkabupaten Sumbawa utknmewujudkqn Sumbawa yang  unggul maju dan sejahtera (AM)

]]>
Mon, 08 Dec 2025 22:58:53 +0800 amr
PLT Kabag Pemerintahan: Posyandu Simpul Kunci Pemenuhan Enam SPM dan Kualitas Data Daerah https://amarmedia.co.id/plt-kabag-pemerintahan-posyandu-simpul-kunci-pemenuhan-enam-spm-dan-kualitas-data-daerah https://amarmedia.co.id/plt-kabag-pemerintahan-posyandu-simpul-kunci-pemenuhan-enam-spm-dan-kualitas-data-daerah PLT Kabag Pemerintahan: Posyandu Simpul Kunci Pemenuhan Enam SPM dan Kualitas Data Daerah

Sumbawa,Gaung NUSRA (8 Desember 2025 )— Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Adhi Kusuma S.Sos., M.M.Inov., menyoroti peran strategis Posyandu dalam upaya peningkatan kualitas layanan publik dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) daerah.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten Sumbawa 2025 di Aula Dinas Kesehatan, Adhi Kusuma yang juga mengampu Sekretariat SPM Kabupaten Sumbawa, menekankan bahwa integrasi Posyandu dengan enam SPM adalah langkah krusial menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Adhi Kusuma menyampaikan apresiasi atas capaian mutu dan layanan SPM di Kabupaten Sumbawa yang dinilai cukup baik. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan berkelanjutan sangat bergantung pada ketersediaan dan akurasi data.

"Capaian mutu dan layanan SPM di Kabupaten Sumbawa cukup baik, namun perlu lebih optimal lagi dalam pemenuhan database dan perbaikan data sebagai langkah awal tahapan dalam pemenuhan SPM di daerah," ujar Adhi Kusuma.

Ia menjelaskan bahwa Posyandu, melalui Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, kini tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi telah bertransformasi menjadi lembaga masyarakat desa/kelurahan (LKD/LKK) yang menjadi pintu masuk pendataan dan pelayanan terintegrasi untuk enam sektor SPM yakni Pendidikan, Kesehatan,Pekerjaan Umum,Perumahan Rakyat, Ketentraman dan Ketertiban Umum dan Pelayanan Sosial

Menurut PLT Kabag Pemerintahan, Posyandu memiliki posisi unik sebagai garda terdepan yang paling dekat dengan keluarga, menjadikannya mitra ideal bagi pemerintah desa/kelurahan.

"Dengan adanya Posyandu 6 SPM, pintu masuk pendataan melalui Posyandu ini menjadi mitra Pemerintah Desa/Kelurahan yang ikut serta dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelayanan masyarakat," katanya.

Posyandu juga berfungsi sebagai wadah partisipasi masyarakat untuk menyerap informasi dan memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada sasaran siklus hidup keluarga.

Adhi Kusuma menutup pemaparannya dengan menegaskan bahwa upaya kolaborasi dan sinergi lintas sektor yang diinisiasi dalam Rakor ini harus terus diperkuat. Kehadiran perwakilan Bappeda, Dinas PMD, serta jajaran Camat dan Kepala Desa membuktikan komitmen bersama.

"Upaya kolaborasi dan sinergi ini sangat penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan SPM di Kabupaten Sumbawa," tutupnya.

Ia berharap, dengan peran aktif Posyandu sebagai LKD/LKK, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Sumbawa dapat bersama-sama mewujudkan visi Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera (am)

]]>
Mon, 08 Dec 2025 22:52:07 +0800 amr
PlH Kabid Pengelolaan Sampah Ungkap Kebutuhan Mendesak 827 Bank Sampah untuk 'Selamatkan' TPA https://amarmedia.co.id/plh-kabid-pengelolaan-sampah-ungkap-kebutuhan-mendesak-827-bank-sampah-untuk-selamatkan-tpa https://amarmedia.co.id/plh-kabid-pengelolaan-sampah-ungkap-kebutuhan-mendesak-827-bank-sampah-untuk-selamatkan-tpa PLH Kabid Persampahan Ungkap Kebutuhan Mendesak 827 Bank Sampah untuk 'Selamatkan' TPA 

Sumbawa Besar.Amarnedia.co.id (5 Desember 2025) — Di tengah kemeriahan Festival Adipura 2025 dan peluncuran enam program inovatif persampahan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Pelaksana Harian (PLH) Kepala Bidang Pengelolaan sampah dan Pengolaan  Limbah B3, Aryan Perdana Putra,SSi memberikan pandangan kritis mengenai tantangan pengurangan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Raberas.

Inovasi utama yang menjadi sorotan dan harapan Pemkab Sumbawa adalah pembentukan 100 Bank Sampah Unit (BSU). Menurut Aryan, langkah ini adalah salah satu dari enam pilar strategis untuk mengakselerasi pengurangan sampah di Kabupaten Sumbawa.

Target Kritis: Dibutuhkan 827 Unit Bank Sampah

Meskipun menyambut baik inisiatif 100 BSU, Aryan Perdana Putra secara transparan mengungkapkan skala kebutuhan Bank Sampah yang sebenarnya harus dicapai oleh Sumbawa untuk menghasilkan dampak signifikan terhadap TPA.

"Dari skenario pengurangan sampah, kita membutuhkan total 827 unit Bank Sampah se-Kabupaten Sumbawa agar dapat mengurangi sampah yang masuk TPA secara signifikan," jelas Aryan, memberikan gambaran besar tantangan yang dihadapi.

Ia menegaskan bahwa untuk mencapai target pengurangan sampah nasional sebesar 30% dan menghentikan kondisi TPA yang sudah kritis—seperti yang disampaikan Bupati Jarot—langkah pengolahan di sumbernya menjadi kunci yang tak bisa ditawar.

 "Jika kita serius menurunkan timbulan sampah yang masuk TPA Raberas, maka langkah reduce at sources melalui bank sampah dan pengolahan sampah di sumber seperti komposting tak ada tawar," tegasnya.

 100 BSU sebagai Penggerak Aksi

Aryan berharap 100 BSU yang dicanangkan melalui program inovasi sampah ini dapat menjadi katalisator bagi gerakan yang lebih luas di masyarakat. Pembentukan 100 BSU adalah bagian integral dari enam inovasi yang diluncurkan, termasuk Gerakan Pak SOMAT (Sistem Pemilahan Sampah Rumah Tangga) dan Pengiriman Perdana Bank Sampah HIDUP-HIDUP yang mendorong ekonomi sirkular.

"Semoga 100 BSU ini bisa menjadi penggerak aksi dan akselerasi pengurangan sampah Sumbawa. Ini adalah langkah awal yang sangat penting untuk mencapai target ideal 827 unit," pungkas Aryan, menutup pernyataannya dengan optimisme yang terkontrol.

Komitmen Pemkab Sumbawa dalam menangani masalah sampah kini didukung penuh oleh program-program strategis seperti Satgas Gakum Persampahan dan penyediaan BUSER (Buis Komposter). Namun, data yang disampaikan PLH Kabid Persampahan ini jelas menggarisbawahi bahwa keberhasilan inisiatif "Sumbawa Bersih, Hijau, dan Lestari" pada akhirnya akan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah di tingkat sumber melalui Bank Sampah.(Gam)

]]>
Sun, 07 Dec 2025 16:43:44 +0800 amr
Meriahkan HUT Ke&63 SMP Diponegoro, Ketua KONI Sumbawa Lepas Peserta Spegro Fun Run 5K https://amarmedia.co.id/meriahkan-hut-ke-63-smp-diponegoro-ketua-koni-sumbawa-lepas-peserta-spegro-fun-run-5k https://amarmedia.co.id/meriahkan-hut-ke-63-smp-diponegoro-ketua-koni-sumbawa-lepas-peserta-spegro-fun-run-5k Meriahkan HUT Ke-63 SMP Diponegoro, Ketua KONI Sumbawa Lepas Peserta Spegro Fun Run 5K

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (06 Desember 2025 ) – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H.,M.Si secara resmi melepas peserta Spegro Fun Run 5K yang diselenggarakan oleh SMP Diponegoro (SPEGRO) Sumbawa, Sabtu pagi (06/12/2025). Kegiatan ini digelar sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 sekolah tersebut.

Acara pelepasan berlangsung meriah dan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Sudarli, S.Pt., M.Si., Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), Iwan Setiawan, S.P., M.Si., serta Direktur Rumah Sakit Abdul Malik Fadjar, dr. Selvi.

Dalam momentum tersebut, Abdul Rafiq, S.H. mengapresiasi inisiatif SMP Diponegoro yang konsisten menggelar kegiatan positif. Menurutnya, fun run ini tidak hanya menjadi ajang perayaan ulang tahun sekolah, tetapi juga sarana efektif untuk memasyarakatkan olahraga dan menjalin silaturahmi antarwarga sekolah dengan masyarakat umum.

"Energi positif seperti ini harus terus dijaga. Di usia ke-63 tahun, SPEGRO membuktikan diri sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga peduli pada kesehatan dan kekompakan komunitas," ujar Abdul Rafiq sesaat sebelum mengibarkan bendera start.

Rute lari sepanjang 5 kilometer yang dilalui peserta menyusuri jalanan protokol Sumbawa, membawa pesan semangat hidup sehat. Kehadiran perwakilan dari Dispopar, Dikbud, dan instansi kesehatan seperti RS Abdul Malik Fadjar juga menegaskan dukungan lintas sektor terhadap pendidikan karakter dan kesehatan siswa di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Sat, 06 Dec 2025 20:49:46 +0800 amr
Ciptakan Solusi Limbah Merkuri, Siswa SMAN 1 Sumbawa Besar Raih Juara Favorit Eco Youth Challenge 2025 https://amarmedia.co.id/ciptakan-solusi-limbah-merkuri-siswa-sman-1-sumbawa-besar-raih-juara-favorit-eco-youth-challenge-2025 https://amarmedia.co.id/ciptakan-solusi-limbah-merkuri-siswa-sman-1-sumbawa-besar-raih-juara-favorit-eco-youth-challenge-2025 Ciptakan Solusi Limbah Merkuri, Siswa SMAN 1 Sumbawa Besar Raih Juara Favorit Eco Youth Challenge 2025

Sumbawa Besar, 06 Desember 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMA Negeri 1 Sumbawa Besar (SMANIKA). Dalam malam puncak Festival Adipura yang digelar di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Jumat malam (05/12/2025), tim riset muda SMANIKA berhasil menyabet gelar Juara Favorit pada ajang bergengsi Eco Youth Challenge 2025.

Penghargaan ini diraih oleh dua siswa berbakat, Mohammad Zulfikar Aulia dan Gaeza Fazi Adhalis, di bawah bimbingan guru pembimbing Bapak Aminu Irfanda Supanda, M.Pd.

 Inovasi Teknologi Tepat Guna

Kemenangan ini diraih berkat proposal inovatif mereka yang berjudul:

"Inovasi Teknologi Upcycling Berbasis Limbah Serbuk Kayu Jati dan Tempurung Kelapa Menjadi Karbon Magnetik: Solusi Ramah Lingkungan untuk Mengikat Merkuri Hasil Air Tambang Rakyat"

Karya ilmiah ini dinilai sangat relevan dan solutif. Di tengah tantangan lingkungan yang dihadapi Kabupaten Sumbawa, siswa SMANIKA menawarkan teknologi upcycling (daur ulang bernilai tambah) yang mengubah limbah organik menjadi karbon magnetik. Material ini berfungsi untuk menyerap atau mengikat merkuri, zat berbahaya yang kerap mencemari air akibat aktivitas pertambangan rakyat.

Kepala Sekolah SMAN 1 Sumbawa Besar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian ini.

 "Selamat dan sukses kepada Mohammad Zulfikar Aulia dan Gaeza Fazi Adhalis atas prestasi meraih Juara Favorit Eco Youth Challenge 2025. Terima kasih juga kepada Bapak Aminu Irfanda Supanda, M.Pd., yang telah membimbing siswa hingga mencapai tahap ini," ucap Kepala Sekolah SMAN 1 Sumbawa Besar, Sabtu (06/12/2025).

Bersaing dengan 20 Finalis di Panggung Adipura

Ajang Eco Youth Challenge 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa ini berlangsung ketat, diikuti oleh 20 finalis terpilih se-Kabupaten Sumbawa.

Penganugerahan pemenang dilakukan di tengah kemeriahan Festival Adipura sebuah acara besar yang juga menjadi momen Launching Program Inovasi Persampahan Kabupaten Sumbawa 2025. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Sekretaris Daerah, Forkopimda, serta berbagai komunitas peduli lingkungan.

Dalam sambutannya di acara tersebut, Bupati Syarafuddin Jarot secara khusus mengapresiasi penampilan dan inovasi anak-anak muda Sumbawa. Dirinya menilai bahwa kreativitas pelajar dalam pengelolaan sampah dan lingkungan menunjukkan semangat baru bagi gerakan ekologi di Tana Samawa.

"Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Festival Adipura harus menjadi momentum kebangkitan gerakan lingkungan," tegas Bupati.

Prestasi yang diraih oleh Mohammad Zulfikar Aulia dan Gaeza Fazi Adhalis ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda SMAN 1 Sumbawa Besar siap mengambil peran strategis, menjawab tantangan lingkungan dengan inovasi berbasis riset dan teknologi.(AM)

]]>
Sat, 06 Dec 2025 20:16:11 +0800 amr
Enam Inovasi Sampah Diluncurkan! Bupati Sumbawa Canangkan Era Baru "Bersih, Hijau, Lestari" di Festival Adipura 2025 https://amarmedia.co.id/enam-inovasi-sampah-diluncurkan-bupati-sumbawa-canangkan-era-baru-bersih-hijau-lestari-di-festival-adipura-2025 https://amarmedia.co.id/enam-inovasi-sampah-diluncurkan-bupati-sumbawa-canangkan-era-baru-bersih-hijau-lestari-di-festival-adipura-2025 Enam Inovasi Sampah Diluncurkan! Bupati Sumbawa Canangkan Era Baru "Bersih, Hijau, Lestari" di Festival Adipura 2025

Sumbawa, Amarmedia.co.id  — Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi meluncurkan enam program strategis persampahan dalam acara Festival Adipura yang meriah di halaman Kantor Bupati, Jumat malam. Peluncuran ini menjadi langkah fundamental Pemkab Sumbawa untuk mengatasi masalah sampah yang disebut Bupati sebagai "tantangan besar" daerah.

Acara yang merupakan kolaborasi antara Pemkab dan Lingkara (Lembaga Peduli Budaya, Sosial, dan Ekologi Sumbawa) ini dihadiri lengkap oleh jajaran Forkopimda dan perangkat daerah, menandakan komitmen seluruh lini pemerintahan.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot mengakui bahwa volume sampah terus bertambah seiring peningkatan penduduk dan aktivitas ekonomi. Ia secara gamblang memaparkan kondisi kritis di lapangan.

“Sebagian besar TPS kita sudah penuh seratus persen. Tidak ada pemilahan, tidak ada pengolahan yang memadai. Karena itu, langkah yang ditempuh malam ini melalui Festival Adipura dan program inovasi persampahan menjadi sangat strategis,” tegas Bupati Jarot.

Bupati mengingatkan target nasional tahun 2025, di mana daerah dituntut untuk mengurangi sampah hingga 30% dan menangani 70% sisanya melalui pengolahansebuah target ambisius yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

 Enam Pilar Program Inovatif Pemkab Sumbawa

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkab Sumbawa meluncurkan enam program yang menggabungkan penegakan hukum, teknologi ramah lingkungan, dan ekonomi sirkular:

1. Satgas Gakum Persampahan yakni  Kerja sama dengan Satpol PP untuk penegakan hukum yang disertai konsep reward and punishment.

2. BUSER (Buis Komposter) adalah Inovasi sederhana untuk pengolahan sampah organik menjadi kompos di lingkungan rumah tangga.

3. Program 100 Bak Sampah Penyediaan tempat sampah terpilah tiga jenis (organik, anorganik, dan logam/kaca) yang akan diperluas ke desa dan kecamatan.

4. Gerakan Pak SOMAT merupakan Integrasi sistem pemilahan sampah rumah tangga dengan prinsip 3R: Reduce, Reuse, dan Recycle.

5. Pengiriman Perdana Bank Sampah HIDUP-HIDUP sebagai  Langkah awal untuk menciptakan rantai ekonomi sirkular bagi sampah bernilai ekonomis.

6. Program Sedekah Sampah untuk 10 Sekolah berupa  Bantuan bak sampah organik untuk mendorong edukasi dan kesadaran lingkungan sejak dini.

Visi Baru: Sumbawa Bersih, Hijau, dan Lestari

Bupati Jarot juga menyampaikan rencana penyempurnaan tagline Sumbawa Hijau Lestari menjadi Sumbawa Bersih, Hijau, dan Lestari. Visi ini juga mencakup penguatan program penghijauan dengan tanaman bernilai ekonomis seperti kopi, kemiri, dan sengon untuk menjamin keberlanjutan.

Dirinya menekankan pentingnya pemberlakuan aturan yang realistis dalam penegakan hukum lingkungan agar kebijakan yang diterapkan dapat diimplementasikan tanpa membebani masyarakat secara berlebihan.

Mengakhiri pidatonya, Bupati mengajak seluruh masyarakat Sumbawa untuk menjadikan Festival Adipura 2025 sebagai momentum kebangkitan gerakan lingkungan dimulai dari pemilahan sampah di rumah dan dukungan terhadap industri daur ulang.(AM)

]]>
Sat, 06 Dec 2025 17:03:40 +0800 amr
ICMI Award 2025 Diberikan kepada Prof. Din Syamsuddin, Silaknas Soroti Tata Kelola Lingkungan hingga Integritas Publik https://amarmedia.co.id/icmi-award-2025-diberikan-kepada-prof-din-syamsuddin-silaknas-soroti-tata-kelola-lingkungan-hingga-integritas-publik https://amarmedia.co.id/icmi-award-2025-diberikan-kepada-prof-din-syamsuddin-silaknas-soroti-tata-kelola-lingkungan-hingga-integritas-publik ICMI Award 2025 Diberikan kepada Prof. Din Syamsuddin, Silaknas Soroti Tata Kelola Lingkungan hingga Integritas Publik

Jimbaran, Bali, 5 Desember 2025 — Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) membuka perhelatan Silaturahmi Nasional (Silaknas) dan Milad ke-35 di Jimbaran, Bali, dengan penganugerahan ICMI Award 2025 kepada Prof. Dr. M. Din Syamsuddin. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi luar biasa beliau dalam memajukan bidang pendidikan, kemanusiaan, dan perdamaian dunia.

Sekretaris PMI, Dea Malela Amiruddin,MSi menjelaskan kepada awak media bahwa prosesi penyerahan award berlangsung khidmat di tengah ratusan cendekiawan Muslim yang hadir.

"Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum ICMI, Prof. Dr. Arif Satria, di atas panggung utama, Momen ini disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin, menunjukkan apresiasi yang jelas kepada tokoh nasional tersebut."ujarnya 

ICMI Award 2025 sekaligus menjadi pengakuan atas kontribusi Prof. Din Syamsuddin dalam mempromosikan nilai-nilai kebangsaan dan toleransi antarumat beragama di kancah global, yang dinilai memberikan dampak signifikan dalam upaya menciptakan masyarakat yang cerdas, beradab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Di samping seremoni penghargaan, Silaknas ICMI 2025 yang mengusung tema besar terkait Ekosistem Halal, Keuangan Syariah Digital, dan Sinergi IMTAQ-IPTEK menuju Indonesia Emas 2045, menetapkan tiga agenda krusial sebagai fokus pembahasan strategis nasional:

1. Tata Kelola Lingkungan dan SDA

ICMI mendesak negara untuk menerapkan tata kelola lingkungan berbasis ilmu, bukan berbasis izin. Agenda ini meliputi dorongan untuk audit ekologi menyeluruh di wilayah rawan bencana, reformasi total dalam perizinan kawasan hulu, dan pembentukan skema mobilisasi "cendekiawan hijau" untuk perbaikan tata lingkungan.

 2. Kedaulatan Investasi dan Keuangan

Fokus ditekankan pada penguatan peran negara sebagai pengendali utama sektor strategis. Cendekiawan Muslim mendorong tata kelola investasi berbasis kedaulatan memastikan semua fasilitas strategis berada dalam kontrol penuh negara, dan merumuskan etika kebijakan untuk menjaga martabat bangsa di tengah arus investasi global.

3. Reformasi Birokrasi dan Integritas Publik

Silaknas menyoroti perlunya perbaikan tata kelola pemerintahan, khususnya terkait integritas dan akuntabilitas. Program yang didorong mencakup digitalisasi anggaran secara menyeluruh, penerapan audit berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi korupsi, serta perumusan pedoman etika publik bagi pejabat.

Pengembangan Ekonomi Umat

Selain isu strategis nasional, Silaknas 2025 juga fokus pada pengembangan ekonomi syariah, seperti pelaksanaan BPJPH Halal Conference untuk menyusun peta jalan industri halal nasional dan Simposium Syariah Digital Financing untuk mengupas potensi keuangan syariah digital. Agenda ini ditegaskan sebagai upaya ICMI untuk Bangkit Menjadi Suara Peradaban dan memberikan solusi berbasis keilmuan dan keislaman bagi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.(AM)

]]>
Sat, 06 Dec 2025 16:53:13 +0800 amr
Adu Argumen di DPRD: Masyarakat Sumbawa Tolak Eksploitasi Tambang Elang Dodo, Desak Kejelasan Manfaat! https://amarmedia.co.id/adu-argumen-di-dprd-masyarakat-sumbawa-tolak-eksploitasi-tambang-elang-dodo-desak-kejelasan-manfaat https://amarmedia.co.id/adu-argumen-di-dprd-masyarakat-sumbawa-tolak-eksploitasi-tambang-elang-dodo-desak-kejelasan-manfaat Adu Argumen di DPRD: Masyarakat Sumbawa Tolak Eksploitasi Tambang Elang Dodo, Desak Kejelasan Manfaat!

Sumbawa,Amarmedia.co.id  (5 Desember 2025) — Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lintas Komisi (I, II, dan III) DPRD Kabupaten Sumbawa yang digelar Jumat (5/12/2025) di Ruang Rapat Pimpinan, menjadi arena perdebatan sengit terkait rencana eksploitasi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Konsesi Elang Dodo dan Rinti.

Pertemuan yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD H.M Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, dan didampingi pimpinan komisi lainnya, mencerminkan adanya ketidakpuasan dan penolakan tegas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Forum Komunikasi Sumbawa Menggugat (FKSM) dibawa komando Tonil Seran dan Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D).

Pertanyaan Kunci dari Kepala Desa: Sebesar Apa Manfaatnya?

Kepala Desa Batu Tering, Alwan Hidayat, menyoroti kurangnya transparansi dan manfaat riil bagi masyarakat Sumbawa. Ia menantang PT AMNT untuk memberikan gambaran konkret mengenai hasil produksi tambang dan bagaimana hal itu akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Tolong gambarkan kepada kami seperti apa kemampuan produktivitas [tambang] itu, agar masyarakat Sumbawa itu kemudian bisa menerima manfaat sebanyak-banyak sebaik-baiknya untuk kesejahteraan," tegas Alwan, mewakili desakan agar operasional tambang tidak hanya menguntungkan perusahaan. Ia bahkan mengimbau semua pihak di luar struktur perusahaan untuk menolak sementara keberadaan tambang.

Anggota Komisi II DPRD, Muhammad Zain SIP mengakui bahwa penolakan masyarakat adalah bagian dari tanggung jawab moral dewan. Ia menyampaikan bahwa Komisi II telah melakukan site visit dan berkomunikasi intensif dengan masyarakat, serta mendesak perusahaan agar memasukkan pembangunan pabrik konsentrator di Sumbawa.

"Jika layak [beroperasi], apa yang diharapkan oleh masyarakat itu akan mendapatkan manfaat yang luar biasa... tetapi sebaliknya, jika tidak bermanfaat bagi kita untuk Sumbawa, tutup saja!" seru Muhammad Zain, mencerminkan sikap dewan yang akan memihak kepentingan rakyat.

Sementara itu, inisiator pendiri Seminar nasional pertambangan, Edy Sofyan Gole, menggunakan analogi kapal Titanic untuk menggambarkan bahaya jika proyek tambang ini diteruskan tanpa perhitungan matang.

"Ada tikus yang sengaja melubangkan kapal yang bernama Kabupaten Sumbawa ini, tapi kita melihat begitu saja dan silakan tenggelam," ujarnya, mengingatkan agar Sumbawa belajar dari pengalaman daerah lain yang mengalami 'kutukan sumber daya alam'. Ia menambahkan, pembukaan tambang akan mengancam ekologi, termasuk kekhawatiran ribuan pohon akan dipotong yang berdampak pada rusaknya embung air.

Sementara itu Tokoh masyarakat lainnya Salamuddin Maula  menyerukan agar pemerintah lebih fokus pada pembangunan yang terbarukan sebagai pokok mata pencaharian rakyat Sumbawa. " Kita bisa hidup tanpa tambang, sektor peternakan kita luar biasa jika dikelola dengan baik akan dahsyat bagi kesejahteraan masyarakat, Jagung  kita juga demikian melimpah belum lagi hasil lautnya.Kalau hutan kita di potong habis maka akan habis sumber air pertanian kita. Jangan mimpi jaringan irigasi kita akan penuh, dan sangat dikhawatirkan Bendungan Kita seperti Mamak akan habis airnya" ujar nya dengan penuh kesedihan dan air mata .

Komitmen dan Tiga Rekomendasi Penting

Meskipun sentimen penolakan kuat mendominasi, rapat tersebut berhasil menghasilkan tiga poin rekomendasi dari DPRD, yang merupakan tindak lanjut komitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat:

1. Mendorong Pemkab Sumbawa meminta kejelasan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT AMNT, termasuk aspek kelayakan lingkungan, teknis-ekonomi, dan sosial.

2. Meminta kehadiran Presiden Direktur PT AMNT dalam RDP selanjutnya.

3. Melaksanakan kunjungan lapangan dan pengawasan bersama Pemerintah Daerah ke lokasi konsesi PT AMNT.

Dinamika RDP ini menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Sumbawa berada pada posisi hati-hati, berupaya menyatukan aspirasi rakyat yang menolak dengan potensi investasi, sembari menunggu kepastian jaminan kesejahteraan dari pihak perusahaan.(AM)

]]>
Sat, 06 Dec 2025 16:27:00 +0800 amr
Klarifikasi di RDP DPRD Sumbawa: PT AMNT Jamin Kepatuhan Regulasi dan Tunggu 'Lisensi Sosial' Masyarakat https://amarmedia.co.id/klarifikasi-di-rdp-dprd-sumbawa-pt-amnt-jamin-kepatuhan-regulasi-dan-tunggu-lisensi-sosial-masyarakat https://amarmedia.co.id/klarifikasi-di-rdp-dprd-sumbawa-pt-amnt-jamin-kepatuhan-regulasi-dan-tunggu-lisensi-sosial-masyarakat Klarifikasi di RDP DPRD Sumbawa: PT AMNT Jamin Kepatuhan Regulasi dan Tunggu 'Lisensi Sosial' Masyarakat

Sumbawa, Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lintas Komisi (I, II, dan III) pada Jumat, 5 Desember 2025. Pertemuan yang menjadi forum krusial ini mempertemukan Kuasa Direksi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sumbawa, serta elemen masyarakat sipil, termasuk Forum Komunikasi Sumbawa Menggugat (FKSM), FK2D, Organisasi Kepemudaan, dan perwakilan Kampus.

Dalam RDP yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD H.M Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, didampingi Ketua Komisi II I Nyoman Wisma, S.I.P, dan pimpinan komisi lainnya, PT AMNT memberikan klarifikasi mendalam mengenai status dan tahapan proyek pengembangan perusahaan.

Akui Keresahan dan Tahapan Visibilitas

Senior Manager External Relations PT AMNT, Ahmad Salim, yang hadir sebagai Kuasa Direksi, mengakui adanya keresahan di kalangan masyarakat terkait minimnya informasi mengenai rencana pengembangan (developer) perusahaan.

"Saya tidak bisa menyalahkan para akrivis (masyarakat). Karena memang strategi tahapan kami masih pada visibilitas (kelayakan)," jelas Ahmad Salim.

Ahmad Salim memaparkan, perusahaan saat ini masih berada pada fase evaluasi kelayakan teknis, ekonomi, dan lingkungan. Namun, tahap yang paling menentukan adalah Aspek Kelayakan Sosial.

"Apakah masyarakat Sumbawa berkenan memberikan lisensi sosial agar perusahaan ini bisa beroperasi atau tidak? Belum sampai di situ, karena nanti kalau kita akan melakukan konsultasi publik, datanya harus sudah tuntas," tegasnya, menyoroti pentingnya dukungan sosial dari masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Salim menekankan dua poin krusial mengenai status hukum AMNT Sejak 1 Juli 2023, AMNT telah menjadi perusahaan publik (Tbk). Hal ini menuntut kewajiban legal dan regulasi yang jauh lebih ketat. Salim mengajak publik untuk memantau kinerja perusahaan secara terbuka melalui laman resmi perusahaan atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tunduk pada Regulasi Indonesia

Kemudian lanjutnya, AMNT yang kini berstatus Izin Usaha Pertambangan Khusus Operasi Produksi (IUPK-OP), secara tegas tunduk pada aturan di Indonesia. Hal ini berbeda dengan era Kontrak Karya di mana posisi perusahaan dan pemerintah adalah sejajar. "Kalau sekarang posisinya adalah pemerintah sebagai pembina Pemberi Izin dan sebagai penerima (pajak/royalti). Jadi, apa kata pemerintah," imbuhnya.

Menyambut kekhawatiran yang disampaikan perwakilan masyarakat terkait potensi "kutukan sumber daya alam", Ahmad Salim melihat hal tersebut sebagai dorongan positif.

"Kekhawatiran dan kecemasan yang disampaikan oleh teman-teman semua adalah modal awal kita untuk mengawal proses ini supaya kita tidak terjebak di dalam sumber daya alam yang mengutuk," katanya.

Ahmad Salim berharap pertemuan di RDP DPRD Sumbawa ini menjadi contoh model bagi investasi besar lainnya, di mana dukungan dan pengawalan dari seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar proyek dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal.(AM)

]]>
Sat, 06 Dec 2025 16:08:46 +0800 amr
RDP Lintas Komisi DPRD Sumbawa: Soal Tambang Elang Dodo dan Rinti, Tiga Poin Tegas Jadi Rekomendasi! https://amarmedia.co.id/rdp-lintas-komisi-dprd-sumbawa-soal-tambang-elang-dodo-dan-rinti-tiga-poin-tegas-jadi-rekomendasi https://amarmedia.co.id/rdp-lintas-komisi-dprd-sumbawa-soal-tambang-elang-dodo-dan-rinti-tiga-poin-tegas-jadi-rekomendasi RDP Lintas Komisi DPRD Sumbawa: Soal Tambang Elang Dodo dan Rinti, Tiga Poin Tegas Jadi Rekomendasi!

Sumbawa, Amarmedia.co.id  — Proyeksi eksploitasi tambang oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Konsesi Elang Dodo dan Rinti menuai pro dan kontra yang memanas. Merespons aspirasi tersebut, DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lintas Komisi (I, II, dan III) pada Jumat, 5 Desember 2025, di Ruang Rapat Pimpinan Lantai II.

RDP ini menjadi forum penting yang mempertemukan pihak legislatif, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sumbawa, Kuasa Direksi PT AMNT, dan elemen masyarakat sipil, termasuk Forum Komunikasi Sumbawa Menggugat (FKSM) yang diketuai Tonil Seran, Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D), serta perwakilan Organisasi Kepemudaan dan Kampus.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, didampingi Ketua Komisi II I Nyoman Wisma, S.I.P, Sekretaris Komisi 2 H Zohran SH.dan Wakil Ketua Komisi III Sri Wahyuni, S.AP.

Suara Rakyat: Tolak Tambang dan Kekhawatiran Kutukan Sumber Daya Alam

Dalam sesi hearing, pandangan menolak dari perwakilan masyarakat disampaikan dengan tegas dan emosional.

Imran, dari Sekretaris FKSM, menyatakan, "Perjalanan ini belum selesai, tapi dengan semangat yang kita punya, kita akan mencapai semua tujuan. Sumbawa Menggugat menolak eksploitasi PT AMNT!" Ia menekankan bahwa perjuangan ini didasari kesadaran untuk melindungi lingkungan dan memastikan hak rakyat terpenuhi.

Senada, perwakilan dari FK2D dan Kepala Desa Labuhan Burung Iwan Putra Dinata menyoroti pengalaman Kabupaten Sumbawa di masa lalu terkait pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) yang dirasa tidak adil dibandingkan dengan daerah penghasil lainnya.

"Tahun lalu kita harus rela [mendapat] 57 M, sementara KSB sebagai daerah penghasil 156 M. Lalu Sumbawa dapat apa?" tanya Kepala Desa Labuhan Burung, menegaskan kekhawatiran agar kekeliruan masa lalu tidak terulang kembali, dan mereka sepakat menolak tambang bila tidak menjamin kemakmuran Sumbawa.

Sementara itu, Kepala Bappeda, Dr. Dedy Hariwibowo, turut menanggapi kekhawatiran ini dengan rasional, menyatakan bahwa kekhawatiran masyarakat tentang 'kutukan sumber daya alam' adalah hal yang sangat rasional. "Apabila tambang ini habis, maka kalau tidak siap sumber daya yang terbarukan lain. masyarakat itu akan kembali miskin lagi," katanya, menekankan pentingnya merencanakan sektor terbarukan seperti pertanian dan pariwisata.

Setelah mendengarkan paparan pro dan kontra dari semua pihak, RDP Lintas Komisi menghasilkan tiga poin rekomendasi penting yang bersifat mengikat bagi Pemerintah Daerah dan PT AMNT:

 1. Mendorong Pemkab Sumbawa untuk meminta kejelasan terkait Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT AMNT di blok Elang Dodo dan Rinti, mencakup aspek kelayakan lingkungan, teknis-ekonomi, dan sosial, demi manfaat seluasnya bagi Sumbawa. 

 2. Meminta kehadiran Presiden Direktur PT AMNT untuk mengikuti diskusi atau hearing selanjutnya bersama Bupati, Pimpinan DPRD, jajaran Pemda, FK2D, FKSM, dan FKBD. 

3.DPRD Kabupaten Sumbawa akan melaksanakan kunjungan lapangan atau pengawasan bersama Pemerintah Daerah Sumbawa ke lokasi konsesi PT AMNT. 

Wakil Ketua I DPRD H.M Berlian Rayes menyimpulkan bahwa Sumber Daya Alam (SDA) harus dijaga dengan kehati-hatian. "Jangan tergopoh-gopoh... [sehingga] tak mendapat dampak yang berarti untuk kemakmuran rakyatnya bila dibandingkan dengan risiko," tutupnya, menegaskan komitmen legislatif untuk mengawal aspirasi rakyat Samawa.(AM)

]]>
Sat, 06 Dec 2025 15:54:00 +0800 amr
FKSM Tolak Mentah&mentah PT AMNT, FK2D Tuntut Kejelasan Tata Kelola, DBH dan Infrastruktur https://amarmedia.co.id/fksm-tolak-mentah-mentah-pt-amnt-fk2d-tuntut-kejelasan-tata-kelola-dbh-dan-infrastruktur https://amarmedia.co.id/fksm-tolak-mentah-mentah-pt-amnt-fk2d-tuntut-kejelasan-tata-kelola-dbh-dan-infrastruktur FKSM Tolak Mentah-mentah PT AMNT, FK2D Tuntut Kejelasan Tata Kelola, DBH dan Infrastruktur

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov memimpin RDP Lintas Komisi I.II dan III.

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa berlangsung memanas. Berbagai elemen masyarakat, mulai dari Forum Komunikasi Sumbawa Menggugat (FKSM) yang di komandani Tonil Seran, Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D), hingga Forum Komunikasi BPD (FKBD), bersatu menyuarakan satu tuntutan tegas menolak eksploitasi tambang PT Aman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Blok Elang Dodo dan Rinti.

RDP tersebut di pimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes, Hadir Komisi I, II, dan II bersama Pemda Sumbawa.

Masyarakat mendesak DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil sikap tegas agar Sumbawa tidak kembali menjadi korban "kekeliruan masa lalu" terkait bagi hasil tambang.

Sekretaris FKSM, Imran, menyatakan bahwa penolakan ini adalah hasil kesepakatan seluruh elemen masyarakat. "Satu kata, Sumbawa Menggugat, menolak eksploitasi PT AMNT.Kami akan berjalan lurus, tegak, dan tidak bisa terbayarkan oleh siapapun," tegas Imran.

FKSM menyoroti dugaan pergerakan diam-diam PT AMNT yang menyiapkan anggaran setara Rp 45 Miliar untuk eksplorasi di Blok Elang Dodo dan Rinti

Sementara' itu Kepala Desa Labuhan Burung Iwan Iskandar Putra menyoroti trauma pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) tambang di masa lalu. Ia membandingkan DBH, di mana KSB sebagai daerah penghasil mendapat Rp 156 M, sementara Sumbawa hanya mendapat Rp 57 M.

"Lalu Sumbawa dapat apa? Kami merasa berdosa jika kekeliruan masa lalu ini terjadi kembali. Kami ketinggalan jauh dibandingkan KSB dari segala hal infrastruktur," ujarnya.

Mewakili suara kepala desa, ia meminta DPRD untuk menghadirkan Presiden Direktur PT AMNT guna menanyakan konsep yang ditawarkan, sekaligus menuntut kejelasan status perizinan eksploitasi PT AMNT, apakah berada di Sumbawa atau Sumbawa Barat.

Ketua FKBD, Jupri akrab disapa Aron turut mendesak Pemerintah Daerah dan instansi terkait agar satu pandangan, satu pendapat, dan sepakat bersama rakyat menolak tambang jika tidak pro Kabupaten Sumbawa. "Jangan sampai kita hanya menerima bangkai atau gelondongan, sementara banjir dan masalah lain yang disalahkan Pemdes," pungkasnya.

Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rates dalam tanggapannya menyimpulkan bahwa aktivitas penambangan berisiko tinggi namun tidak memberikan dampak memadai untuk kemakmuran rakyat. Ia menegaskan, DPRD secara bersama dengan masyarakat menolak eksploitasi tambang di Blok Elang Dodo dan Rinti Nika tidak jelas Manfaat bagi masyarakat Sumbawa.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bappeda, Dr. Dedy Hariwibowo, mengapresiasi aspirasi rasional masyarakat. Ia menyetujui kekhawatiran publik mengenai Resource Curse (Kutukan Sumber Daya Alam) yang bisa terjadi jika pengelolaan SDA hanya diserahkan pada satu pihak.

"Kami bersepakat sekali, jika ada eksploitasi tambang di daerah kita, harus ada jaminan bahwa kita sebagai daerah penghasil mendapat manfaat sebesar-besarnya," jelas Dr. Dedy.

Kepala Bappeda menambahkan, Pemerintah Daerah saat ini tengah berencana mengalihkan hasil tambang (jika ada) untuk mengembangkan sektor terbarukan (renewable resources) seperti pertanian, peternakan, dan perikanan, sebagai strategi mitigasi jangka panjang.

Dalam sesi diskusi RDP menyoroti tiga hal dengan desakan keras agar DPRD: 1. Mengambil sikap tegas dan resmi menolak eksploitasi PT AMNT di seluruh konsesi Kabupaten Sumbawa.

2. Memanggil Presiden Direktur PT AMNT untuk klarifikasi status perizinan dan konsep yang ditawarkan.

3. Meminta Pemda untuk memprioritaskan pembangunan pada sektor pertanian dan sumber daya terbarukan untuk kemakmuran rakyat. (AM)

]]>
Sat, 06 Dec 2025 15:29:19 +0800 amr
Peringatan Dini Distan Sumbawa: Petani Diminta Segera Tanam Padi dan Patuhi Pola Tanam! https://amarmedia.co.id/peringatan-dini-distan-sumbawa-petani-diminta-segera-tanam-padi-dan-patuhi-pola-tanam https://amarmedia.co.id/peringatan-dini-distan-sumbawa-petani-diminta-segera-tanam-padi-dan-patuhi-pola-tanam Peringatan Dini Distan Sumbawa: Petani Diminta Segera Tanam Padi dan Patuhi Pola Tanam!

Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 5 Desember 2025) — Menghadapi puncak musim hujan pertama tahun 2025–2026, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sumbawa mengimbau para petani untuk segera menyiapkan dan mengolah lahan. Langkah ini krusial untuk mengejar target luas tanam 73.281 hektare dan mendukung ambisi daerah mencapai swasembada pangan.

Kepala Distan Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati. mengungkapkan bahwa realisasi luas tanam padi saat ini masih sangat minim, baru mencapai sekitar 566 hektare.

"Kami berharap para petani yang memiliki sumber air permukaan atau kantong air serta air irigasi bisa segera melakukan pengolahan lahan dan penanaman agar target yang sudah ditetapkan dapat tercapai," tegas Wayan Jumat 5 Desember 2025.

Di tengah peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah, Distan memberikan peringatan keras agar petani tidak menyalahi pola tanam yang telah ditetapkan. Spekulasi terhadap kondisi cuaca dinilai justru dapat merugikan petani.

 "Pola tanam harus tetap diikuti. Jangan asal menanam hanya karena sudah turun hujan, sebab bisa berdampak pada munculnya hama dan penyakit tanaman," jelasnya.

Selain itu, Wayan menekankan pentingnya memilih varietas padi unggul yang adaptif terhadap kondisi hujan dan tahan terhadap penyakit yang umum menyerang di musim ini, seperti blas dan tungro.

Aspek penting lain yang disorot adalah ketersediaan sarana produksi. Distan mengingatkan petani untuk segera menebus pupuk dan benih sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang telah disusun.

"Jangan sampai nanti ketika waktunya menanam, pupuk di distributor sudah habis. Jadi segera ditebus sesuai kebutuhan," imbaunya, sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kelangkaan pupuk di waktu kritis tanam.

Selain persiapan lahan, Distan juga mengingatkan agar petani segera menebus pupuk sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang telah disusun. Hal ini penting agar tidak terjadi kelangkaan pupuk di saat waktu tanam.

Meski curah hujan mulai meningkat di sejumlah wilayah, Distan tetap mengingatkan petani agar tidak menyalahi pola tanam yang telah ditetapkan. Menurut Wayan, spekulasi terhadap kondisi cuaca justru bisa merugikan petani sendiri.

“Pola tanam harus tetap diikuti. Jangan asal menanam hanya karena sudah turun hujan, sebab bisa berdampak pada munculnya hama dan penyakit tanaman,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya memilih varietas padi unggul yang tahan terhadap penyakit seperti blas dan tungro, yang biasanya menyerang di musim penghujan.

"Sekarang sudah banyak tersedia benih unggul yang lebih adaptif terhadap kondisi hujan dan tahan penyakit. Itu yang sebaiknya dipilih,” pungkasnya. (AM)

]]>
Sat, 06 Dec 2025 14:29:55 +0800 amr
Resmi! Bank NTB Syariah Tunjuk Komisaris dan Direksi Baru, Dr. Musyafirin Perkuat Dewan Komisaris https://amarmedia.co.id/resmi-bank-ntb-syariah-tunjuk-komisaris-dan-direksi-baru-dr-musyafirin-perkuat-dewan-komisaris https://amarmedia.co.id/resmi-bank-ntb-syariah-tunjuk-komisaris-dan-direksi-baru-dr-musyafirin-perkuat-dewan-komisaris Mataram, Amarmedia.co.id - Komisaris Bank Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang berasal dari luar perusahaan dan tidak punya hubungan afiliasi atau kepentingan dengan pemegang saham pengendali, direksi, atau perusahaan, tujuannya untuk memastikan pengawasan yang objektif, melindungi kepentingan publik dan investor minoritas, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas bank. Mereka diangkat RUPS untuk mengawasi kinerja manajemen, memastikan kebijakan adil, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan. 

Dikutip dari insidentb.com, salah satu Tokoh Pulau Sumbawa dan juga mantan Bupati Sumbawa Barat dua periode, Dr. H. W. Musyafirin, resmi ditetapkan sebagai Komisaris Independen PT. Bank NTB Syariah, baru baru ini.

Penetapan, Musyafirin, setelah otoritas pemegang saham, bank plat merah itu menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB), yang digelar di Auditorium Raudhah Bank NTB Syariah Lantai 6, 4 Desember 2025 malam.

"Komisaris Independen yang ditetapkan yaitu, Anis Mudjahid Akbar, Achmad Fauzi, dan Dr. H. W. Musyafirin. Anis Mujahid Akbar, jadi Komisaris Utama. Mereka bertugas berlaku efektif setelah persetujuan OJK sesuai hasil Penilaian Kelayakan dan Kepatutan (PKK) dalam empat tahun kedepan," kata, Coorporate Secretary Bank NTB Syariah, Lalu Muhammad Ramzi Chalid, dalam siaran Pers yang diterima wartawan, Jum'at (5/12/2025).

Dalam RUPS luar biasa tersebut juga ditetapkan, sejumlah agenda strategis lainnya, selain penetapan jajaran dewan direksi dan komisaris. Diantaranya, yakni, penguatan modal dan rencana pemulihan kerja bank.

Yang paling penting diantaranya, persetujuan rencana pengkinian aksi atau pemulihan (Recovery Plan) Tahun 2025. Rencana ini akan disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka memenuhi peraturan OJK Nomor 5 Tahun 2024 tentang penetapan status pengawasan dan penanganan permasalahan bank umum.

Selanjutnya, ada persetujuan dan penetapan setoran modal dari pemegang saham. Beberapa pemegang saham menyetujui penambahan modal yang disetorkan. Diantaranya, dari pemerintah Kabupaten Lombok Barat, terdapat tambahan setoran tunai senilai Rp10 Milyar. Sehingga menjadikan total modal disetor menjadi Rp 60,6 Milyar.

Selanjutnya ada pemerintah Kabupaten Sumbawa. Yakni ada tambahan setoran tunai senilai Rp 5 Milyar. Hingga menjadikan total modal disetor menjadi Rp79,6 Milyar.

Selain dewan komisaris tadi, RUPS luar biasa juga menetapkan jajaran Direksi dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) bank tersebut.

Muhammad Ramzi Chalid menegaskan, pemegang saham menaruh harapan besar kepada Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Direksi yang baru ditetapkan ini.

Sebab, dengan komposisi kepengurusan yang solid, Bank NTB Syariah diyakini akan mampu bergerak lebih cepat dalam melaksanakan langkah-langkah strategis dalam rencana pemulihan serta melakukan transformasi menyeluruh. 

"Kombinasi keahlian dan pengalaman para pengurus baru diharapkan dapat mengakselerasi peningkatan kinerja bank. Terutama kualitas aset, efisiensi operasional, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan NTB," demikian, Lalu Muhammad Ramzi Chalid.

Berikut susunan Dewan Komisaris, Direksi, dan DPS yang ditetapkan.

Dewan Komisaris :

1.Komisaris Independen yang ditetapkan, Anis Mudjahid Akbar, Achmad Fauzi, dan H. W. Musyafirin.

2.Komisaris Utama, Anis Mudjahid Akbar.

3.Komisaris Non Independen yakni,

Sekretaris Daerah Provinsi NTB (calon akan dinominasikan), dan Dr. H. Ahmad Mohammad Tidjani, MA. 

Jajaran Direksi 

1.Direktur Pembiayaan, Agus Suhendro.

2.Direktur Dana dan Jasa, Adhi Susantio.

3.Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, Ferry Ardiansyah.

4.Direktur Keuangan dan Operasional, Ajar Susanto Broto. 

Dewan Pengawas Syariah (DPS) 

Ketua DPS yakni, Dr. H. Lalu Ahmad Zaenuri dan Anggota DPS, Dr. M. Syamsurrijal.

]]>
Sat, 06 Dec 2025 08:03:47 +0800 amr
Kolaborasi Pemkab dan Kelompok Pemuda Berbagi dalam Mengurangi Sampah: Sekda Pimpin Pengiriman Perdana 10 Ton Sampah Daur Ulang https://amarmedia.co.id/kolaborasi-pemkab-dan-kelompok-pemuda-berbagi-dalam-mengurangi-sampah-sekda-pimpin-pengiriman-perdana-10-ton-sampah-daur-ulang https://amarmedia.co.id/kolaborasi-pemkab-dan-kelompok-pemuda-berbagi-dalam-mengurangi-sampah-sekda-pimpin-pengiriman-perdana-10-ton-sampah-daur-ulang Kolaborasi Pemkab dan Kelompok Pemuda Berbagi dalam Mengurangi Sampah: Sekda Pimpin Pengiriman Perdana 10 Ton Sampah Daur Ulang

Sumbawa,Amarmedia.co.id (05 Desember 2025) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmen serius dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Hal ini ditandai dengan Pelatihan Operasional Bank Sampah sekaligus pelepasan pengiriman perdana 10 ton sampah daur ulang dari Bank Sampah Induk Kelompok Pemuda Berbagi, yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H.Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (05/12/2025).

Acara bersejarah ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Direktur Bank Sampah Kelompok Pemuda Berbagi Kabupaten Sumbawa, serta OPD terkait.

Bukti Gerakan Pengelolaan Sampah yang Bertumbuh

Mewakili Bupati Sumbawa, Sekda Dr. Budi Prasetiyo menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah salah satu ikhtiar Kabupaten Sumbawa dalam mengurangi volume sampah dengan mengolahnya menjadi produk bermanfaat.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa gerakan pengelolaan sampah di Sumbawa terus bertumbuh dari inisiatif masyarakat, lebih terstruktur, lebih menyatu dengan kehidupan sehari-hari, dan semakin memberi nilai tambah bagi lingkungan maupun ekonomi warga,” ujar Sekda.

Sekda Budi Prasetiyo menyampaikan apresiasi tinggi kepada para pegiat lingkungan, pengelola bank sampah, dan khususnya para pemuda yang telah menjadi motor perubahan. Beliau berharap langkah baik ini akan memperkuat semangat kolaborasi menuju Sumbawa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Ini merupakan suatu langkah pertama untuk Sumbawa yang lebih baik. Kami mengajak masyarakat Sumbawa untuk bisa memilih dan memilah sampah, sehingga sampah yang bisa didaur ulang akan lebih maksimal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa proses pengolahan sampah tidak akan maksimal dan efektif tanpa kontribusi dari semua lapisan masyarakat Kabupaten Sumbawa. Beliau mengajak masyarakat untuk memastikan sampah, mulai dari rumah tangga hingga industri, dapat memberikan peningkatan ekonomi.

Sampah Sumbawa Menuju Mojokerto, Jawa Timur

Di tempat yang sama, Direktur Bank Sampah Kelompok Pemuda Berbagi Kabupaten Sumbawa, Yeri Kuswandi, menjelaskan tujuan pengiriman perdana ini.

“Sampah daur ulang sebanyak 10 ton ini akan dikirim ke wilayah Mojokerto, Jawa Timur,” ungkap Yeri.

Ia menambahkan bahwa setibanya di sana, sampah-sampah ini akan melalui proses pemilahan kembali sesuai jenis dan klasifikasinya untuk mempermudah proses pengolahan. Selanjutnya, sampah daur ulang tersebut akan diolah menjadi bentuk cacah hingga menjadi barang jadi.

Pelepasan pengiriman ini diharapkan menjadi momentum pemicu bagi masyarakat Sumbawa untuk semakin aktif dalam memilah sampah, mendukung target pemerintah daerah dalam pengelolaan lingkungan, serta mewujudkan moto: Terus bergerak, terus berbagi, dan terus menginspirasi. (AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 22:06:25 +0800 amr
Jaga Kekompakan dan Kebersamaan, DWP Kabupaten Sumbawa Adakan Senam Sehat dan Bazar Sambut HUT Ke&26 https://amarmedia.co.id/jaga-kekompakan-dan-kebersamaan-dwp-kabupaten-sumbawa-adakan-senam-sehat-dan-bazar-sambut-hut-ke-26 https://amarmedia.co.id/jaga-kekompakan-dan-kebersamaan-dwp-kabupaten-sumbawa-adakan-senam-sehat-dan-bazar-sambut-hut-ke-26 Jaga Kekompakan dan Kebersamaan, DWP Kabupaten Sumbawa Adakan Senam Sehat dan Bazar Sambut HUT Ke-26

Sumbawa,Amarmedia.co.id.(05 Desember 2025) – Semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat mewarnai Halaman Kantor Bupati Sumbawa pada Jumat pagi (05/12/2025). Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumbawa menggelar acara Senam Sehat dan Bazar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) DWP yang ke-26.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr.H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., yang sekaligus membuka kegiatan. Turut hadir juga Ketua DWP Kabupaten Sumbawa, Ny. Nur Isna Sitoresmi Budi Prasetiyo, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, serta sejumlah perwakilan dari organisasi wanita lainnya seperti ibu-ibu PKK, GOW, DWP, IISWARA, dan Persit Kartika Chandra Kirana, serta OPD terkait.

Pererat Solidaritas dan Dukung Indonesia Emas 2045

Dalam sambutannya, Sekda Budi Prasetiyo menekankan bahwa senam bersama pagi itu menjadi ruang kebersamaan yang hangat, menegaskan kembali pentingnya menjaga kesehatan, memperkuat solidaritas, dan merawat semangat positif di lingkungan kerja maupun keluarga besar Pemda Sumbawa.

“Apresiasi saya sampaikan kepada DWP Kabupaten Sumbawa yang terus menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung pendidikan anak bangsa dan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Sekda. Beliau berharap, momentum HUT ini akan memperkuat komitmen seluruh pihak untuk terus melangkah bersama, menghadirkan manfaat, dan menjadi inspirasi bagi sesama.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Sumbawa, Ny. Nur Isna Sitoresmi Budi Prasetiyo, menyampaikan bahwa acara senam sehat dan bazar ini sengaja dilaksanakan untuk menyambut HUT DWP Ke-26 yang jatuh pada tanggal 07 Desember.

“Melalui senam sehat ini, kami berharap kebersamaan dan kekompakan segenap ibu-ibu DWP akan terjalin semakin erat,” ungkapnya.

Dirinya juga menaruh harapan besar agar DWP ke depannya akan semakin sukses, aktif, dan terus berkarya. Hal ini sejalan dengan tema nasional perayaan HUT DWP tahun ini, yakni ‘Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045'.

"Semoga DWP dapat terus berkontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi penerus yang unggul demi tercapainya Indonesia Emas 2045," tutupnya.(AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 19:52:03 +0800 amr
Akselerasi Industri Garam: Sumbawa Targetkan 2.000 Hektare Lahan Masuk Program Strategis Nasional (PSN) https://amarmedia.co.id/akselerasi-industri-garam-sumbawa-targetkan-2000-hektare-lahan-masuk-program-strategis-nasional-psn https://amarmedia.co.id/akselerasi-industri-garam-sumbawa-targetkan-2000-hektare-lahan-masuk-program-strategis-nasional-psn Akselerasi Industri Garam: Sumbawa Targetkan 2.000 Hektare Lahan Masuk Program Strategis Nasional (PSN)

SUMBAWA, — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa serius menggenjot pengembangan industri garam rakyat. Upaya terbaru yang dilakukan adalah mendorong program ekstensifikasi tambak garam agar dapat ditetapkan sebagai Program Strategis Nasional (PSN). Langkah ini ditempuh demi mempercepat realisasi pengelolaan 2.000 hektare lahan potensial yang telah disiapkan.

Kepala Bappeda Litbang Sumbawa melalui Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Andi Kusmayadi SPi.M.Si menjelaskan bahwa Pemkab telah mengambil langkah fundamental dengan merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Status lahannya sudah tidak ada masalah. Melalui revisi RTRW, lahan tersebut kini telah dikeluarkan dari status Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LPPB) dan siap digunakan untuk program garam rakyat," ujar Andi, Jumat (7/12/25).

Penetapan status tata ruang yang jelas ini menjadi landasan hukum kuat bagi pengembangan industri garam Sumbawa. Andi menekankan pentingnya masuk dalam skema PSN agar program ini mendapat dukungan penuh, baik dari sisi anggaran maupun investasi, dari pemerintah pusat.

 

Penyiapan lahan seluas 2.000 hektare ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Dirjen Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), A. Koswara, pada Mei 2025 lalu. Dalam kunjungan tersebut, pemerintah pusat melihat potensi besar Sumbawa untuk dijadikan sentra industri garam di wilayah timur Indonesia.

Meski demikian, Andi menegaskan bahwa tahapan pembebasan lahan belum dapat dilakukan. Pemkab Sumbawa masih menunggu kepastian penetapan program ini dalam daftar PSN dari Jakarta.

"Kita akan bergerak lebih jauh setelah program ini resmi masuk dalam PSN. Dengan begitu, dukungan anggaran dan investasi akan lebih mudah diarahkan," jelasnya, optimis bahwa status PSN akan menjadi kunci pembuka percepatan pembangunan industri garam di Sumbawa.(AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 08:11:33 +0800 amr
Sumbawa Genjot Industrialisasi Produk Laut: Tak Hanya Jual Bahan Baku, Bidik Nilai Tambah! https://amarmedia.co.id/sumbawa-genjot-industrialisasi-produk-laut-tak-hanya-jual-bahan-baku-bidik-nilai-tambah https://amarmedia.co.id/sumbawa-genjot-industrialisasi-produk-laut-tak-hanya-jual-bahan-baku-bidik-nilai-tambah Sumbawa Genjot Industrialisasi Produk Laut: Tak Hanya Jual Bahan Baku, Bidik Nilai Tambah!

Sumbawa Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa semakin serius mewujudkan industrialisasi produk unggulan daerah, dengan fokus utama pada sektor kelautan dan perikanan. Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual hasil laut dan membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi nelayan serta pelaku UMKM lokal.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbawa, Rahmat Hidayat, menjelaskan bahwa selama ini sebagian besar komoditas unggulan Sumbawa—seperti udang vanamei, hasil tangkapan laut, dan garam—cenderung dijual langsung sebagai bahan baku ke luar daerah, bahkan diekspor, tanpa melalui proses pengolahan yang memadai.

"Kalau kita bicara hulu-hilir, kita berharap hasil komoditas perikanan tidak hanya dijual langsung sebagai bahan baku, tetapi juga melalui proses pengolahan sehingga menjadi barang setengah jadi atau siap jual," ujar Rahmat Hidayat, belum lama ini.

Ia menambahkan, Sumbawa kaya akan komoditas bernilai ekonomi tinggi. Namun, kegiatan pengolahan lokal masih sangat terbatas. Dengan maraknya investasi di bidang budidaya tambak, pihak swasta diharapkan ikut membangun fasilitas pendukung seperti cool storage (gudang pendingin) agar bahan baku dapat diproses lebih dahulu.

Rahmat Hidayat menyebutkan, salah satu lokasi potensial yang sedang dikaji untuk pengembangan fasilitas pengolahan udang adalah lahan di belakang Sumer Payung. Lahan ini dapat dimanfaatkan melalui berbagai skema kerja sama, seperti sewa lahan atau bagi hasil dengan investor yang bersedia membangun sarana prasarana.

"Lahan yang dulunya dicadangkan untuk pasar induk ini bisa menjadi solusi untuk mendukung industrialisasi produk unggulan," jelasnya.

Selain perikanan, potensi produksi garam yang merupakan produk unggulan juga menjadi sorotan. Menurut Dayat, pengembangan industrialisasi garam dan produk perikanan secara terpadu dapat meningkatkan daya saing di pasar ekspor sekaligus memberdayakan masyarakat lokal.

"Program industrialisasi produk unggulan daerah ini bukan sekadar meningkatkan nilai ekonomi, tapi juga menggerakkan seluruh ekosistem hulu-hilir—dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran," tutup Rahmat. Langkah ini dinilai strategis untuk mewujudkan visi Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.(AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 07:59:20 +0800 amr
Program Unggulan Sumbawa 'Tancap Gas'! Sekda Pastikan Bantuan Modal UMKM Sudah Cair https://amarmedia.co.id/program-unggulan-sumbawa-tancap-gas-sekda-pastikan-bantuan-modal-umkm-sudah-cair https://amarmedia.co.id/program-unggulan-sumbawa-tancap-gas-sekda-pastikan-bantuan-modal-umkm-sudah-cair Program Unggulan Sumbawa 'Tancap Gas'! Sekda Pastikan Bantuan Modal UMKM Sudah Cair

Sumbawa Amarmedia.co.id, — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Budi Prasetiyo mengumumkan kabar baik bagi sektor riil daerah. Sejumlah program unggulan, termasuk dukungan vital berupa bantuan modal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kini telah memasuki fase implementasi dan pembiayaan melalui APBD Perubahan 2025.

Menurut Sekda, pelaksanaan visi dan misi Bupati Sumbawa mulai menunjukkan hasil nyata tahun ini melalui program strategis yang langsung menyentuh denyut nadi perekonomian masyarakat.

"Bantuan modal untuk UMKM itu sudah jalan dan sudah ada yang tertuang jelas dalam APBD 2025**," ujar Budi Prasetiyo, menegaskan bahwa tidak ada lagi keraguan dalam realisasi janji-janji pembangunan.

Beliau menambahkan, semua program unggulan daerah kini telah dimasukkan ke dalam skema pembiayaan, termasuk upaya masif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sekda menjelaskan, dukungan terhadap UMKM ini merupakan hasil dari kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak lainnya.

"Sudah ada UMKM yang mendapatkan bantuan modal, dan setiap tahun program ini terus berjalan melalui kelompok-kelompok usaha bersama," tambahnya, menandakan program ini dirancang berkelanjutan.

Selain bantuan modal, Budi Prasetiyo juga menyebutkan adanya skema bantuan sosial yang turut diarahkan untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat.

Ia menekankan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar pemberian semata, melainkan dirancang dengan mekanisme khusus untuk mendorong masyarakat agar bisa mandiri dan mengembangkan usahanya.

"Yang penting adalah bagaimana bantuan modal itu dimanfaatkan. Apakah modelnya pemberian langsung, atau ada mekanisme khusus yang mengarah pada kemandirian usaha. Itu sudah disiapkan dan mulai dilaksanakan seiring dengan pelaksanaan RPJMD dan visi-misi Bupati tahun ini," tutupnya, memberikan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.(AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 07:47:42 +0800 amr
Anggaran RSUD Sering 'Nihil', Bupati Sumbawa Tempuh Jalur Inpres dan Bantuan Presiden! https://amarmedia.co.id/anggaran-rsud-sering-nihil-bupati-sumbawa-tempuh-jalur-inpres-dan-bantuan-presiden https://amarmedia.co.id/anggaran-rsud-sering-nihil-bupati-sumbawa-tempuh-jalur-inpres-dan-bantuan-presiden Anggaran RSUD Sering 'Nihil', Bupati Sumbawa Tempuh Jalur Inpres dan Bantuan Presiden!

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id, — Informasi mengenai nihilnya alokasi anggaran pembangunan proyek vital RSUD Sering pada tahun 2026 yang tak tercantum dalam rencana Kementerian, langsung mendapat respons tegas dari Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, M.P.

Bupati Jarot menegaskan bahwa meski secara formal anggaran pembangunan RSUD Sering belum teralokasi, Pemerintah Daerah (Pemda) tidak akan menyerah. Pemkab Sumbawa saat ini tengah berupaya melakukan lobi intensif ke pusat agar proyek tersebut tetap berjalan melalui skema kebijakan khusus.

"Memang secara fisik di Kementerian belum ada, tetapi kita sedang berusaha bagaimana caranya supaya ada Instruksi Presiden (Inpres)," jelas Bupati kepada media usai memimpin rapat koordinasi di Hotel Grand Sumbawa, Kamis (27/11/25) lalu.

Beliau menambahkan, jalur Inpres dan Bantuan Presiden menjadi harapan utama agar pembangunan yang dinilai sangat mendesak ini dapat segera dieksekusi, meskipun tidak melalui jalur perencanaan anggaran reguler.

Perjuangan Pemkab ini bukan tanpa alasan kuat. Bupati memaparkan bahwa sejumlah pejabat pusat, termasuk menteri terkait, telah meninjau langsung kondisi RSUD lama dan menilai fasilitas tersebut sudah tidak memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut.

 "Menteri sudah datang ke sini dan melihat sendiri. Saya juga sudah memaparkan kondisi rumah sakit lama yang sangat sempit, tidak bisa dikembangkan lagi," ungkapnya.

Kondisi tersebut sangat berdampak pada layanan publik. Ruang pelayanan saat ini sangat terbatas dan dinilai tidak proporsional.

"Ruang rawat hanya sekitar sembilan kamar, parkir sempit, dan pelayanan pun harus dikurangi karena kita terlalu padat," imbuh Bupati, menggambarkan betapa mendesaknya kebutuhan akan fasilitas kesehatan yang baru dan memadai.

Oleh karena itu, Pemkab Sumbawa meminta dukungan penuh dari pemerintah pusat agar pembangunan RSUD Sering dapat direalisasikan demi kepentingan masyarakat.

"Kami berharap ada kebijakan pusat untuk membantu, walaupun tidak sekaligus. Ini sedang kita perjuangkan, mudah-mudahan bisa terwujud," tutupnya, penuh harap akan kepedulian dari pimpinan nasional.(AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 06:48:49 +0800 amr
Pengurus PASI Sumbawa Dikukuhkan ; Bupati Sumbawa Ajak Bangun Fondasi Atletik yang Kuat dan Berprestasi https://amarmedia.co.id/pengurus-pasi-sumbawa-dikukuhkan-bupati-sumbawa-ajak-bangun-fondasi-atletik-yang-kuat-dan-berprestasi https://amarmedia.co.id/pengurus-pasi-sumbawa-dikukuhkan-bupati-sumbawa-ajak-bangun-fondasi-atletik-yang-kuat-dan-berprestasi Pengurus PASI Sumbawa Dikukuhkan ; Bupati Sumbawa Ajak Bangun Fondasi Atletik yang Kuat dan Berprestasi

Sumbawa, Amarmedia.co.id (4 Desember 2025) – Pengurus PASI NTB H.Didi Sumardi SH mengukuhkan secara resmi Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sumbawa Masa Bakti 2025–2029. Acara yang berlangsung khidmat di Gedung Padepokan Bela Diri KONI Kabupaten Sumbawa pada Kamis malam ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen memajukan olahraga atletik di Tanah Samawa.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Sumbawa, Agus Mustamin, S.Sos., M.Si., Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada kepengurusan PASI yang baru.

Bupati Jarot menegaskan bahwa atletik bukan hanya fondasi bagi hampir semua cabang olahraga, tetapi juga cermin kemajuan sebuah daerah. "Di dalamnya tersimpan pesan yang sederhana tetapi kuat: siapa yang bersungguh-sungguh, dialah yang melaju paling jauh," ujarnya.

Ia menambahkan, ekosistem olahraga yang dibangun dengan serius—manajemen yang rapi, dukungan tulus, dan kesempatan latihan yang layak—adalah investasi masa depan yang akan melahirkan generasi lebih sehat, percaya diri, dan berprestasi.

 "Malam ini, kita sedang meletakkan batu pertama dari perjalanan empat tahun ke depan bagi PASI Kabupaten Sumbawa," kata Agus.

Sumbawa, menurut Bupati, bukanlah daerah yang miskin talenta. Potensi atletik yang alami banyak ditemukan di berbagai desa dan sekolah. Namun, yang seringkali kurang adalah ruang untuk bertumbuh, wadah berlatih terarah, dan pendampingan yang konsisten.

"Karena itu, kepengurusan PASI yang dilantik malam ini memikul tugas mulia sekaligus strategis: memastikan bakat-bakat Sumbawa tidak berhenti di lintasan desa, tetapi bisa tampil di lintasan daerah, nasional, bahkan internasional," tegasnya.

Bupati Jarot berharap pengurus baru tidak hanya bekerja di belakang meja, tetapi juga hadir di lapangan, berinteraksi langsung dengan para atlet dan pelatih, serta merasakan denyut semangat mereka. "Dari sanalah arah kebijakan yang tepat akan lahir," imbuhnya.

Mengingat atletik adalah dunia yang jujur—tidak bisa disulap—Bupati menekankan bahwa olahraga ini mengajarkan nilai-nilai penting bagi pembangunan daerah: kerja keras, disiplin, konsistensi, dan ketekunan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen penuh mendukung pembinaan olahraga, termasuk atletik. Namun, keberhasilan tidak bisa lahir dari satu pihak.

 "Butuh kolaborasi antara Pemerintah, PASI, sekolah, klub atletik, orang tua, dan para pelatih. Butuh ruang yang aman bagi anak-anak untuk bertumbuh, fasilitas yang terus ditingkatkan, dan manajemen pelatihan yang berkelanjutan," jelas Bupati.

Bupati Syarafuddin Jarot percaya, dengan kepengurusan baru ini, PASI Sumbawa dapat menghadirkan kultur pembinaan yang serius namun tetap membahagiakan, kultur kompetisi yang sehat, dan kultur kolaborasi yang membuka peluang bagi siapa pun yang ingin maju bersama.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan selamat kepada seluruh Pengurus PASI Kabupaten Sumbawa Masa Bakti 2025–2029. "Semoga amanah ini menjadi ladang pengabdian, menjadi jalan untuk mengukir prestasi baru, dan menjadi ruang untuk membangun generasi Sumbawa yang sehat, tangguh, dan berdaya saing," harapnya.

Apresiasi dan terima kasih setulus-tulusnya juga disampaikan kepada para pengurus PASI sebelumnya atas dedikasi dan kerja keras mereka yang telah menjadi fondasi penting bagi kemajuan atletik di Sumbawa.

"Prestasi Sumbawa pasti melompat lebih baik!" pungkas Bupati, menutup sambutan dengan sebuah pantun.

Pengukuhan ini turut dihadiri oleh Ketua KONI Kabupaten Sumbawa beserta jajaran, ketua dan Sekretaris Umum PASI NTB, Wakil Ketua DPRD, Ketua Cabor, para pelatih, wasit, tokoh olahraga atletik Sumbawa, serta atlet muda kebanggaan daerah. (AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 03:16:26 +0800 amr
KONI Sumbawa Tegaskan Komitmen: Atletik Sumbawa Harus Amankan Lebih Dari 9 Emas Di Porprov 2026! https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-tegaskan-komitmen-atletik-sumbawa-harus-amankan-lebih-dari-9-emas-di-porprov-2026 https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-tegaskan-komitmen-atletik-sumbawa-harus-amankan-lebih-dari-9-emas-di-porprov-2026 KONI Sumbawa Tegaskan Komitmen: Atletik Sumbawa Harus Amankan Lebih Dari 9 Emas Di Porprov 2026!

Sumbawa, Amarmedia.co.id (4 Desember 2025) – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si., menyampaikan ucapan selamat dan tantangan besar kepada Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sumbawa Masa Bakti 2025–2029 yang baru saja dikukuhkan.

Dalam acara pengukuhan yang berlangsung meriah dan khidmat di Gedung Padepokan Bela Diri KONI Sumbawa, Rafiq secara optimis menargetkan cabang olahraga atletik Kabupaten Sumbawa dapat melampaui capaian sebelumnya, bahkan menjadi tumpuan utama prestasi daerah.

Ketua KONI Abdul Rafiq memulai sambutannya dengan memberikan apresiasi khusus kepada Ketua PASI yang baru, Ahmadul Kusasih, S.H., atas komitmennya.

"Selamat kepada Ketua PASI dan seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Kami di KONI menilai tidak salah memilih sosok ini. Dengan prestasi dan dedikasi yang mantap, mungkin beliau tidak salah jika kita jadikan pengurus seumur hidup," candanya, disambut tawa hadirin.

Rafiq kemudian menyinggung potensi atletik Sumbawa yang selama ini sudah terbukti unggul.

 "Atletik Sumbawa memiliki potensi untuk meraih sembilan emas atau lebih. Hal ini nanti akan terjawab dalam ajang prestisius, yaitu Porprov NTB 2026. Saya sangat yakin, dengan kepengurusan yang baru ini, kita akan meraih medali emas lebih banyak lagi," tegas Rafiq.

Rafiq mengakui bahwa Sumbawa memiliki kekayaan talenta atlet yang melimpah, seperti Sofwaturrahman, Dian l, Suwandi dan para juniornya. Namun, ia menekankan bahwa KONI tidak dapat bekerja sendirian.

"Alhamdulillah, atlet atletik di Sumbawa melimpah. KONI tidak bisa bekerja sendirian. Perlu ada sentuhan yang lebih agar talenta-talenta ini bisa kita pertahankan, tidak hanya untuk Sumbawa, tetapi juga untuk NTB dan Indonesia," ujarnya.

Ia juga berharap PASI dapat terus mengembangkan pola pendekatan yang berbeda dan inovatif dalam pembinaan atlet.

Dalam kaitannya dengan Porprov NTB 2026, Ketua KONI Sumbawa memastikan bahwa persiapan sedang memasuki fase final.

"Desember ini akan kita finalkan persiapan nomor lomba. Januari nanti kita sudah masuk entry name by address masing masing cabor" jelasnya. "Saya berharap pengurus PASI segera bekerja, karena Training Center (TC) akan kita laksanakan segera, direncanakan hingga bulan Juni.

Di akhir sambutannya, Rafiq memberikan seruan yang membakar semangat."Ayok, raih lebih dari sembilan medali emas! Selamat bekerja kepada seluruh pengurus yang dilantik. Amanah ini harus kita jawab dengan prestasi!"

KONI Sumbawa juga menyatakan siap mendukung penuh program kerja PASI, memastikan sinergi antara induk organisasi olahraga dan cabang olahraga dapat berjalan optimal demi mengukir prestasi terbaik bagi Bumi Samawadi kancah regional maupun nasional.(AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 02:58:59 +0800 amr
PASI Sumbawa Resmi Dikukuhkan. Ahmadul Kusasih Siapkan Pembinaan Masif https://amarmedia.co.id/pasi-sumbawa-resmi-dikukuhkan-ahmadul-kusasih-siapkan-pembinaan-masif https://amarmedia.co.id/pasi-sumbawa-resmi-dikukuhkan-ahmadul-kusasih-siapkan-pembinaan-masif PASI Sumbawa Resmi Dikukuhkan. Ahmadul Kusasih Siapkan Pembinaan Masif

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (4 Desember 2025)—  Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sumbawa Masa Bakti 2025–2029, dibawah kepemimpinan Ahmadul Kosasih, SH, resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua PASI NTB, Kamis malam (4/12/2025) di Padepokan Bela Diri KONI Sumbawa Besar. Ahmadul Kusasih menyatakan komitmen penuh untuk membangun atletik Sumbawa secara berjenjang. Hal ini disampaikannya usai dikukuhkan bersama jajarannya.

"Sebelum saya mengukuhkan dan melantik, Saya ingin bertanya apakah saudar bersedia untuk di kukuhkan dan dilantik? Ujar Didi.

Dijawab serentak oleh seluruh pengurus. Bersedia!

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim Saya H Didi Sumardi Ketua Umum PASI Provinsi Nusa Tenggara Barat hari ini Kamis 4 Desember 2025 Saya Kukuhkan Saudara Saudari sebagai Pengurus PASI Kabupaten Sumbawa masa Bhakti 2025-2029" ucapnya.  kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Bendera PASI dan penandatanganan Berita Acara  pengukuhan.  

Dalam sambutan perdananya, Ahmadul Kosasih, yang juga merupakan Ketua Advokat Indonesia Kabupaten Sumbawa mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan semua pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan DPRD.

Ahmadul Kosasih mengakui bahwa pengukuhan ini sejatinya direncanakan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun PASI ke-75 pada 3 September lalu, namun baru dapat terlaksana pada malam ini. Ia menekankan bahwa terlaksananya acara ini tidak lepas dari dukungan penuh dari eksekutif dan legislatif daerah.

"Terima kasih saya berbahagia mewakili pengurus," ujar Ahmadul "Tidak terlepas dari dukungan DPRD Kabupaten Sumbawa dan Bupati Sumbawa. Bahkan, di kepengurusan ini ada dua anggota DPRD yang terlibat, dari Fraksi PKS dan Fraksi Golkar."

Ia juga secara khusus memohon bimbingan dan arahan dari Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa dan Bapak Bupati dalam mengelola dan membina atlet atletik Sumbawa.

Dalam acara tersebut, baik Ketua PASI NTB, H. Didi Sumardi, SH, maupun Ketua Umum KONI Sumbawa, Abdul Rafiq SH, M.Si, sama-sama meletakkan ekspektasi tinggi kepada kepengurusan baru.

Amanah Ketua PASI NTB H.Didi Sumardi DH sekaligus arahan Ketua PASI NTB untuk segera melaksanakan regenerasi dan pembinaan masif dari atlet-atlet yang sudah berprestasi, seperti Sofwaturrahman, untuk melakukan upaya akselerasi dan memperlebar jaring pembinaan ke seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa, Ia meminta untuk fokus pada kelompok umur SD dan SMP dan melaksanakan event antar pelajar minimal dua bulan sekali untuk menciptakan sistem pembinaan berjenjang.

Demikian pula target KONI Sumbawa dengan penuh optimisme Ketua KONI yang menyebut "PASI punya pola pendekatan yang berbeda" dan menargetkan lebih dari sembilan medali emas di Porprov NTB 2026,

Bupati Sumbawa melalui Staf Ahli Bupati Agus Mustamin S.Sos M.Si menyampaikan dunia atletik adalah dunia yang jujur. Mengarahkanuntuk tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi hadir di lapangan, merasakan langsung denyut semangat para atlet dan pelatih. 

Pengurus PASI Sumbawa yang baru berjanji untuk segera memfinalisasi persiapan dan teknis Training Camp (TC) yang diharapkan KONI dapat dilaksanakan mulai Juni, sebagai langkah awal mewujudkan target prestasi.

"Kami memohon petunjuk, arahan, dan bantuan dari Ketua KONI, DPRD, Forkopimda, dan OPD terkait. Atlet kita di Sumbawa adalah multi-talenta, dan dengan kerja sama kolaboratif yang kuat, kita akan wujudkan semangat meraih medali emas yang lebih baik," tutup Ahmadul. (AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 02:34:48 +0800 amr
Emas Sumbawa Harus Mendunia: Ketua PASI NTB Titip Amanah "Pembinaan Masif" Pasca&Pengukuhan Pengurus Kabupaten https://amarmedia.co.id/emas-sumbawa-harus-mendunia-ketua-pasi-ntb-titip-amanah-pembinaan-masif-pasca-pengukuhan-pengurus-kabupaten https://amarmedia.co.id/emas-sumbawa-harus-mendunia-ketua-pasi-ntb-titip-amanah-pembinaan-masif-pasca-pengukuhan-pengurus-kabupaten Emas Sumbawa Harus Mendunia: Ketua PASI NTB Titip Amanah "Pembinaan Masif" Pasca-Pengukuhan Pengurus Kabupaten

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (4 Desember 2025 ) — Pengukuhan Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sumbawa Masa Bakti 2025–2029 pada Kamis malam (4/12) menjadi momentum strategis bagi induk organisasi atletik Nusa Tenggara Barat (NTB). Ketua Umum PASI NTB, H. Didi Sumardi, SH, melantik dan mengukuhkan langsung dan secara khusus menyoroti potensi besar Sumbawa yang telah melahirkan atlet-atlet berkaliber PON dan SEA Games.

Dalam sambutannya di Gedung Padepokan Bela Diri KONI Kabupaten Sumbawa, H. Didi Sumardi mengucapkan selamat kepada Ketua PASI Sumbawa yang baru, Ahmadul Kosasih, SH, beserta jajarannya.

"Kami mengapresiasi Ketua PASI Sumbawa dan pengurus memilih malam Jumat ini untuk di-'baiat', dilantik, dan dikukuhkan," ujar H. Didi Sumardi. "Ini adalah awalan yang baik wujud dukungan kita bersama, bagaimana pembinaan generasi muda dapat berkontribusi membawa prestasi terbaik kepada daerah kita."

Ketua PASI NTB secara tegas meminta pengurus baru untuk membangun regenerasi dari atlet-atlet Sumbawa yang telah menorehkan prestasi, seperti Sofwaturrahman, Ridwan, dan Dian Eka Yanti, yang telah memegang medali PON.

"Kita berharap beberapa capaian yang telah ditorehkan di Sumbawa yang berbicara di tingkat dunia, dibangun regenerasinya," tegasnya.

Untuk mencapai hal tersebut, H. Didi Sumardi menekankan perlunya upaya akselerasi dan pembinaan masif dengan memperlebar jaring ke seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Strategi kuncinya adalah fokus pembinaan Kelompok Umur. "Pembinaan harus masif, dimulai dari kelompok umur SD dan SMP, serta memperbanyak kompetisi antar pelajar minimal dalam waktu dua bulan sekali, harus ada event antar pelajar kelompok umur," pintanya. Ini adalah cara dan strategi untuk mempersiapkan atlet secara berjenjang dari usia dini hingga senior.

Pendekatan Keilmuan dan Target Prestasi Nasional

PASI NTB sendiri memiliki target ambisius, yaitu meraih sepuluh medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) berikutnya, meskipun dalam Rapat Kerja (Raker) deklarasi sementara adalah delapan emas. H. Didi Sumardi juga menginformasikan bahwa tiga atlet NTB akan segera mengikuti SEA Games pada tanggal 9 Desember, termasuk Sofwaturrahman.

Mengutip hasil Musyawarah Nasional (Munas) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PB PASI, H. Didi Sumardi menekankan dua hal penting dalam pembinaan atlet yaitu Standar Asia. " Atlet yang dibina harus memenuhi standar Asean Games, dan NTB termasuk daerah yang diharapkan dapat mensuplai atlet atletik berstandar tinggi" ungkapnya. Juga pendekatan saintifik. Pola pembinaan harus menggunakan pendekatan keilmuan (scientific approach). PB PASI siap memfasilitasi untuk mencermati atlet potensial agar dapat membangun standar Asia.

Mengingat kompleksitas pembinaan, Ketua PASI NTB menyadari bahwa organisasi tidak dapat bergerak sendirian. "Untuk dapat berkembang baik, tentunya tidak bisa sendirian. Sudah tepat (PASI Sumbawa) membangun kerja-kerja kolaboratif," katanya.

Oleh karena itu, ia secara khusus menitipkan amanah kepada Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, DPRD, Forkopimda, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar dapat membantu PASI Sumbawa dalam mengelola talenta atletik.

"Semoga semangat kita mewujudkannya," tutup H. Didi Sumardi, optimis bahwa dengan dukungan penuh dari semua pihak, atlet-atlet multi-talenta dari Sumbawa akan mampu meraih prestasi yang lebih baik dan membanggakan.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitri SH MH, Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH M.Si,  Staf Ahli Bupati Sumbawa Agus Mustamin S.Sos.M.Si, Forkopimda  Jajaran Pengurus KONI Sumbawa, para Ketua Cabor yang bernaung dibawah KONI Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 05 Dec 2025 02:06:32 +0800 amr
Momen Bersejarah Puncak Peringatan Hari Ibu ke&97 di Sumbawa: Suara Perempuan, Jantung Kemajuan Daerah! https://amarmedia.co.id/momen-bersejarah-puncak-peringatan-hari-ibu-ke-97-di-sumbawa-suara-perempuan-jantung-kemajuan-daerah https://amarmedia.co.id/momen-bersejarah-puncak-peringatan-hari-ibu-ke-97-di-sumbawa-suara-perempuan-jantung-kemajuan-daerah Momen Bersejarah Puncak Peringatan Hari Ibu ke-97: Suara Perempuan, Jantung Kemajuan Daerah!

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id, (04 Desember 2025) — Aula Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa hari Kamis, (04/12/2025), diselimuti suasana hangat penuh makna saat digelarnya Resepsi Peringatan Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025. Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah panggung apresiasi bagi kekuatan tak tertandingi kaum perempuan.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang hadir bersama Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, jajaran FORKOPIMDA, didampingi oleh figur-figur perempuan inspiratif, termasuk Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., dan Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori Ketua IISWARA Heni Tasniasanti Nanang Nasiruddin, Mantan Wabup Dewi Noviani SPd MPd. Kehadiran mereka menegaskan esensi kolaborasi antara kepemimpinan dan sentuhan keibuan dalam membangun daerah.

Dalam sambutannya yang menyentuh, Wakil Bupati menyampaikan bahwa tema peringatan tahun ini, “Perempuan Berdaya, Perempuan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”, terasa sangat relevan. Ia menekankan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah ketangguhan yang melampaui fisik.

"Saat ini sangat dibutuhkan ketangguhan moral, ketangguhan mencipta ruang aman bagi keluarga, dan ketangguhan dalam mengubah lingkungan sosial menjadi lebih peduli," ujarnya..

Wabup juga mengajak semua pihak untuk menjadikan Hari Ibu sebagai momen refleksi yang mendalam. Pertanyaannya, menurut beliau, adalah: "Sudahkah perempuan diberi ruang untuk menentukan masa depannya? Sudahkah perempuan mendapatkan dukungan yang adil? Sudahkah suara perempuan didengar dalam setiap keputusan yang menyangkut masyarakat?" Peringatan ini, katanya, adalah pengingat lembut namun tegas bahwa kemajuan suatu daerah tak pernah terlepas dari peran vital perempuan.

Dari sudut pandang seorang ibu dan pemimpin, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., menyampaikan bahwa Peringatan Hari Ibu adalah wujud apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia dalam semua perannya.

Dirinya menyerukan bahwa apresiasi ini tidak boleh berhenti hanya pada peringatan. Dibutuhkan langkah nyata, kolaborasi lintas sektor, dan komitmen berkelanjutan untuk memastikan perempuan dapat berpartisipasi penuh dalam pembangunan.

"Kami mengajak semua pihak—pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat sipil—untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Momen peringatan ini meninggalkan resonansi bahwa perempuan adalah kekuatan pendorong (the driving force) di balik setiap kemajuan, dan investasi pada perempuan adalah investasi terbaik untuk masa depan daerah.

]]>
Fri, 05 Dec 2025 01:35:15 +0800 amr
Dewan Ridwan, Kecam Keras Pernyataan Kadis PUPR NTB Terkait Jalan Sepi Rusak Dibiarin. https://amarmedia.co.id/dewan-ridwan-kecam-keras-pernyataan-kadis-pupr-ntb-terkait-jalan-sepi-rusak-dibiarin https://amarmedia.co.id/dewan-ridwan-kecam-keras-pernyataan-kadis-pupr-ntb-terkait-jalan-sepi-rusak-dibiarin Dewan Ridwan, Kecam Keras Pernyataan Kadis PUPR NTB Terkait Jalan Sepi Rusak Dibiarin.

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ridwan, S.P., M.Si., melayangkan kecaman keras terhadap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyusul pernyataan yang dinilai melukai perasaan warga Sumbawa terkait kondisi jalan provinsi Rusak Sepi di biarin di wilayah tersebut.

Kecaman ini secara spesifik ditujukan pada pernyataan Kadis PUPR NTB mengenai kondisi jalan provinsi di Lintas Raberas, yang mencakup wilayah Desa Sebewe, Penyaring, dan Prajak.

Dalam pernyataannya, Ridwan dengan tegas membantah argumen atau narasi yang menyebut bahwa buruknya kondisi jalan tersebut disebabkan karena sepi pengguna kemudian dibiarin tidak diperbaiki.

Jalan provinsi di Lintas Raberas, yang melintasi Desa Sebewe, Penyaring, hingga Prajak itu bukan sepi. Itu adalah akses vital masyarakat. Pernyataan yang mengatakan jalan itu sepi sama sekali tidak sesuai dengan fakta di lapangan," ujar Ridwan.

Menurut Ridwan, kondisi jalan yang rusak parah telah lama menjadi keluhan utama warga. Pernyataan dari pejabat provinsi yang terkesan meremehkan atau mencari alasan atas buruknya infrastruktur dinilai sangat tidak sensitif.

Lebih lanjut, Ridwan menilai bahwa Kepala Dinas PUPR NTB tidak menunjukkan sikap sebagai pejabat publik yang seharusnya melayani dan memahami kondisi riil di daerah.

"Seorang Kepala Dinas PUPR yang mengeluarkan pernyataan yang secara jelas melukai perasaan warga Sumbawa seperti ini, menurut saya, tidak pantas menjadi Kepala Dinas. Pernyataan tersebut menunjukkan minimnya empati dan pemahaman terhadap penderitaan masyarakat akibat infrastruktur yang tidak layak," tegas Ridwan.

Ridwan menuntut agar Kadis PUPR NTB segera menarik kembali pernyataannya dan lebih fokus pada penanganan serta perbaikan infrastruktur jalan provinsi di Sumbawa yang telah lama terbengkalai. Ia juga mendesak Pemerintah Provinsi NTB untuk memprioritaskan anggaran perbaikan jalan di Lintas Raberas demi kelancaran ekonomi dan keselamatan masyarakat setempat. (am)

]]>
Thu, 04 Dec 2025 16:12:00 +0800 amr
Terobosan Infrastruktur: Bupati Sumbawa Umumkan Kontrak Proyek Jalan Batudulang–Tepal Senilai Rp80 Miliar https://amarmedia.co.id/terobosan-infrastruktur-bupati-sumbawa-umumkan-kontrak-proyek-jalan-batudulangtepal-senilai-rp80-miliar https://amarmedia.co.id/terobosan-infrastruktur-bupati-sumbawa-umumkan-kontrak-proyek-jalan-batudulangtepal-senilai-rp80-miliar Terobosan Infrastruktur: Bupati Sumbawa Umumkan Kontrak Proyek Jalan Batudulang–Tepal Senilai Rp80 Miliar

Sumbawa, Amarmedia.co.id - (03 Desember 2025) – Komitmen kepemimpinan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot M.P., untuk menuntaskan masalah keterisolasian wilayah kian nyata. Dalam rangkaian Apel Pagi di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (03/12/2025), Bupati Jarot mengumumkan kepastian dimulainya proyek multiyears peningkatan ruas jalan Batudulang–Tepal dengan nilai kontrak mencapai Rp80 miliar.

Pengumuman besar ini disampaikan setelah penyerahan simbolis 50 unit kursi roda dari NTB Care dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional.

Kontrak Ditandatangani 25 Desember 2025: Pembuka Keterisolasian Wilayah

Bupati Jarot menegaskan bahwa proyek monumental ini, yang telah diperjuangkan keras oleh pemerintah daerah, akan segera dimulai. Penandatanganan kontrak proyek senilai Rp80 miliar tersebut dijadwalkan pada 25 Desember 2025.

Proyek ini dipastikan akan menggunakan material hotmix dengan standar nasional, menjamin kualitas dan ketahanan infrastruktur.

"Ini proyek multiyears yang kami perjuangkan dengan sangat keras. Alhamdulillah, mulai 25 Desember nanti kontraknya resmi ditandatangani," tegas Bupati Jarot di hadapan jajaran ASN. 

Bupati Jarot menyatakan bahwa pembangunan jalan ini merupakan langkah krusial untuk membuka keterisolasian wilayah. Ia menargetkan bahwa sebelum masa lima tahun kepemimpinannya berakhir, seluruh ruas jalan rusak di wilayah selatan Sumbawa dapat tertangani secara tuntas.

Perkembangan Pembangunan dan Peluang Investasi

Selain kabar proyek infrastruktur, Bupati Jarot juga memaparkan tren positif pembangunan daerah Sumbawa. Ia melaporkan bahwa hampir seluruh program kerja selama sepekan terakhir menunjukkan progres yang baik, mencapai target di atas rata-rata baik dari sisi fisik maupun penyerapan anggaran.

Bupati juga menyoroti sejumlah program strategis yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi, di antaranya:

Program Pertanian Terpadu. Peluang besar bagi Sumbawa dalam program Poultry Integrated Farming dari Kementerian Pertanian yang bernilai hingga Rp1,6 triliun. Sumbawa menjadi salah satu kandidat terkuat berkat ketersediaan lahan yang representatif.

Kajian Ekspedisi Patriot di Labangka yang membuka peluang program berbasis potensi pertanian, kelautan, tambak, peternakan, dan pariwisata melalui koordinasi dengan Ditjen Transmigrasi.

Upaya pengembangan Ekonomi Biru di Teluk Saleh, launching pelepasliaran rusa di Pulau Moyo, serta visi menjadikan kawasan Samota sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

]]>
Thu, 04 Dec 2025 12:47:21 +0800 amr
Peringatan Hari Disabilitas Internasional: Bupati Sumbawa dan NTB Care Serahkan 50 Kursi Roda https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-disabilitas-internasional-bupati-sumbawa-dan-ntb-care-serahkan-50-kursi-roda https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-disabilitas-internasional-bupati-sumbawa-dan-ntb-care-serahkan-50-kursi-roda Peringatan Hari Disabilitas Internasional: Bupati Sumbawa dan NTB Care Serahkan 50 Kursi Roda, 

Sumbawa, Amarmedia.co.id (03 Desember 2025) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot M.P., memimpin Apel Pagi yang dirangkai dengan penyerahan bantuan sosial berupa lima puluh (50) unit kursi roda dari NTB Care. Kegiatan yang diselenggarakan di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (03/12/2025), ini merupakan bagian dari peringatan Hari Disabilitas Internasional.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada dua penerima manfaat, disaksikan oleh Direktur NTB Care, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sumbawa, para staf ahli, kepala OPD, camat, lurah, serta jajaran ASN. Kursi roda ini nantinya akan didistribusikan ke dua belas (12) Kecamatan di Sumbawa.

Apresiasi Kemitraan dan Sinergi NTB Care

Dalam sambutannya, Bupati Jarot menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada NTB Care atas kontribusi konsisten mereka dalam mendukung peningkatan layanan dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.

"Terima kasih kepada NTB Care yang telah banyak membantu untuk kesejahteraan masyarakat Sumbawa dan yang selalu hadir memberi perhatian. Kerja-kerja kemanusiaan seperti ini sangat berarti bagi Sumbawa," ungkap Bupati Jarot.

Bupati berharap kemitraan dan sinergi antara NTB Care dan Pemda Sumbawa dapat terus berlanjut untuk mewujudkan masyarakat Sumbawa yang lebih baik dan sejahtera. Ia juga mengajak seluruh OPD untuk bersinergi dan bekerja cepat demi mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.

Selain penyerahan kursi roda, Bupati Jarot juga menyampaikan kabar besar terkait percepatan pembangunan infrastruktur. Tekad kepemimpinan Jarot-Anshori untuk membuka keterisolasian wilayah semakin nyata dengan pengumuman dimulainya proyek multiyears peningkatan ruas jalan Batudulang–Tepal.

Bupati Jarot juga memaparkan tren positif pembangunan daerah selama sepekan terakhir, di mana hampir seluruh program telah mencapai target di atas rata-rata.

Ia turut menyoroti sejumlah program strategis lainnya, termasuk koordinasi dengan Ditjen Transmigrasi untuk program berbasis potensi di Labangka, launching pelepasliaran rusa di Pulau Moyo, pengembangan Ekonomi Biru di Teluk Saleh, serta visinya menjadikan Samota sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Lebih lanjut, Bupati juga mengungkapkan peluang besar bagi Kabupaten Sumbawa untuk terlibat dalam program Poultry Integrated Farming dari Kementerian Pertanian dengan nilai mencapai Rp1,6 triliun, menjadikan Sumbawa sebagai salah satu kandidat terkuat untuk pengembangan kawasan pertanian terpadu.

Acara ditutup dengan foto bersama sebelum perangkat daerah bergerak mendistribusikan seluruh kursi roda kepada penerima manfaat sesuai data yang telah diverifikasi. (AM)

]]>
Thu, 04 Dec 2025 10:59:34 +0800 amr
DPRD Sumbawa Hadiri Syukuran Hari Bhakti PU Ke&80, Wakil Ketua III: "Jadilah Orang PU, Bukan Sekadar Pegawai PU! https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-hadiri-syukuran-hari-bhakti-pu-ke-80-wakil-ketua-iii-jadilah-orang-pu-bukan-sekadar-pegawai-pu https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-hadiri-syukuran-hari-bhakti-pu-ke-80-wakil-ketua-iii-jadilah-orang-pu-bukan-sekadar-pegawai-pu DPRD Sumbawa Hadiri Syukuran Hari Bhakti PU Ke-80, Wakil Ketua III: "Jadilah Orang PU, Bukan Sekadar Pegawai PU!"

Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 3 Desember 2025) – Jajaran pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmen penuh terhadap pembangunan infrastruktur dengan menghadiri Syukuran Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa ini mengusung tema sentral: “Infrastruktur Pekerjaan Umum Bermanfaat Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

Kehadiran DPRD diwakili langsung oleh Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., didampingi oleh Ketua Komisi I, Muhammad Faesal, S.A.P., M.M.Inov, serta Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.I.P.

Kehadiran tiga pimpinan penting dari lembaga legislatif ini menjadi sinyal dukungan kuat DPRD terhadap program dan kerja nyata Dinas PUPR dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum berharga untuk memperkuat semangat kerja dan meningkatkan sinergi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif.

"Kami hadir di sini untuk merayakan dedikasi dan pengabdian insan PU. Kegiatan ini harus menjadi titik tolak untuk memperkuat kolaborasi antara seluruh stakeholder terkait, demi kemajuan Kabupaten Sumbawa dan Indonesia secara umum," ujar Zulfikar.

Kepada awak media, Wakil Ketua III DPRD Sumbawa, Zulfikar Demitry menyampaikan pesan inspiratif yang mendalam kepada seluruh jajaran Dinas PUPR. Ia menekankan bahwa peringatan Hari Bhakti PU bukan sekadar acara seremonial tahunan, tetapi merupakan pengingat penting akan esensi pengabdian.

 "Hari Bakti PU ini bukan hanya seremoni, tetapi pengingat bahwa pengabdian tidak boleh berhenti di meja kantor" tegas Zulfikar Demitry.

Dirinya kemudian mengajak seluruh insan PUPR untuk meningkatkan kualitas pengabdian mereka melalui pembedaan antara ‘Orang PU’ dan ‘Pegawai PU’.

"Saya mengajak seluruh insan PU: jadilah orang PU, bukan sekadar pegawai PU" serunya.

Menurut Zulfikar, Orang PU adalah mereka yang bekerja dengan hati, berani hadir di lapangan, memiliki kepekaan tinggi terhadap persoalan yang dialami rakyat, dan berkomitmen menuntaskan masalah hingga ke akar-akarnya. Sebaliknya, Pegawai PU hanya akan bekerja sesuai jam kantor.

 "Orang PU bekerja sesuai dengan kebutuhan masyarakat, memastikan infrastruktur yang dibangun benar-benar memberikan manfaat nyata. Selamat Hari Bakti PU. Tetap mengabdi, tetap melayani," tutupnya.

Peringatan Hari Bhakti PU ke-80 ini diharapkan dapat memacu semangat baru bagi Dinas PUPR Sumbawa untuk terus berinovasi dan bekerja keras dalam menyediakan infrastruktur yang layak, aman, dan menyejahterakan seluruh masyarakat Sumbawa. (am)

]]>
Thu, 04 Dec 2025 10:11:52 +0800 amr
Museum Bala Datu Ranga Melangkah ke Panggung Nasional di Indonesia Museum Awards 2025 https://amarmedia.co.id/museum-bala-datu-ranga-melangkah-ke-panggung-nasional-di-indonesia-museum-awards-2025 https://amarmedia.co.id/museum-bala-datu-ranga-melangkah-ke-panggung-nasional-di-indonesia-museum-awards-2025 Museum Bala Datu Ranga Melangkah ke Panggung Nasional di Indonesia Museum Awards 2025

Jakarta.Amarmedia.co.id - Museum Bala Datu Ranga dengan bangga menghadiri Indonesia Museum Awards (IMA) 2025, sebuah acara penganugerahan bergengsi dan forum strategis untuk para pengelola museum dari seluruh penjuru Indonesia. Acara yang berlangsung pada Minggu, 23 November 2025, di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan ini menjadi momen berharga bagi museum yang berasal dari Kabupaten Sumbawa untuk menunjukkan dedikasi dan kiprahnya dalam melestarikan warisan budaya Tana Samawa.

Kehadiran Museum Bala Datu Ranga yang diwakili oleh tiga stafnya menegaskan komitmen kuat mereka untuk memperluas jaringan nasional di dunia permuseuman yang semakin berkembang. Direktur museum, Yuli Andari Merdikaningtyas, menyampaikan kegembiraannya melalui komunikasi daring bahwa ini adalah pengalaman pertama yang sangat berharga, di tengah keberagaman museum yang hadir dari tingkat nasional hingga komunitas terpencil.

“Ini kali pertama Museum Bala Datu Ranga menghadiri acara ini. Kami sangat bahagia berada di tengah-tengah dunia permuseuman yang mulai bergeliat. Mulai dari museum sejarah berskala nasional yang memiliki puluhan ribu koleksi hingga museum komunitas di pulau-pulau terpencil. Hal ini memberikan kami kesempatan dan pengalaman yang tak ternilai harganya,” tutur Yuli Andari Merdikaningtyas, Direktur Museum Bala Datu Ranga

Kehadiran Museum Bala Datu Ranga yang diwakili oleh tiga orang staf karena di saat yang sama Direktur museum ini sedang ada Bimtek Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) di Jakarta. Hadir di acara ini menegaskan bahwa dedikasi Museum Bala Datu Ranga dalam memajukan dan melestarikan warisan budaya Tana Samawa dan menunjukkan bahwa museum ini siap berjaringan di kancah nasional. 

"Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat hadiri di acara ini dan berdiri sejajar dengan museum-museum terbaik di Indonesia. Kehadiran kami di IMA 2025 bukan hanya tentang penghargaan, tetapi memastikan peran museum sebagai salah satu institusi pelestari budaya di Kabupaten Sumbawa layak mendapatkan tempat dan perhatian di tingkat nasional,” ujar Ulfha Lestari, staf Humas dan Pemasaran Museum Bala Datu Ranga

Indonesia Museum Awards yang telah diselenggarakan sejak 2012 ini memberikan apresiasi tertinggi kepada penjaga warisan bangsa di seluruh Nusantara. Kehadiran Museum Bala Datu Ranga di acara bergengsi ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa yang memfasilitasi perjalanan staf museum untuk turut serta.

Foto-foto dokumentasi menampilkan momen kebersamaan staf Museum Bala Datu Ranga bersama para tokoh penting di permuseuman nasional, termasuk Dr. Musiana Dhani, penggagas IMA 2025, dan Dr. Ahmad Nuralam, Kepala Museum NTB, yang menambah makna kebanggaan atas partisipasi mereka.

Museum Bala Datu Ranga kini semakin mantap melangkah sebagai penjaga sejarah dan budaya, siap untuk terus berkontribusi dan berbagi cerita dari Tana Samawa di panggung nasional.(AM/Fajri)

]]>
Mon, 24 Nov 2025 10:44:54 +0800 amr
Sukses Gelar Bupati Cup 2025, Wabup Ansori Siapkan Skema Kompetisi Baru Demi Lahirkan Bibit Liga 4 https://amarmedia.co.id/sukses-gelar-bupati-cup-2025-wabup-ansori-siapkan-skema-kompetisi-baru-demi-lahirkan-bibit-liga-4 https://amarmedia.co.id/sukses-gelar-bupati-cup-2025-wabup-ansori-siapkan-skema-kompetisi-baru-demi-lahirkan-bibit-liga-4 Sukses Gelar Bupati Cup 2025, Wabup Ansori Siapkan Skema Kompetisi Baru Demi Lahirkan Bibit Liga 4

Sumbawa,Amarmedia.co.id- 23 November 2025 — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri acara Penutupan Turnamen Sepakbola Bupati Cup 2025 yang berlangsung di Lapangan Desa Boak pada Minggu sore. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh tokoh masyarakat Desa Boak, Kepala Desa Boak, para suporter, serta official tim yang bertanding pada laga final.

Dalam pertandingan penutup, PSB Boak berhadapan dengan Paroso FC dalam laga yang berlangsung sengit. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Paroso FC dengan skor 3–2.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ansori menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terlaksananya turnamen hingga babak final dengan aman, lancar, dan meriah. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai ajang pembinaan generasi muda serta hiburan bagi masyarakat.

“Pada sore hari ini kita patut berbangga dan bersyukur kepada Allah SWT karena telah terselenggaranya Champion Bupati Cup 2025. Mudah-mudahan acara ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang, sebagai ajang latihan sekaligus hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.

Wabup juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang berperan dalam kelancaran kegiatan, termasuk para atlet, perangkat desa, suporter, serta panitia penyelenggara. Ia menilai pertandingan final menampilkan kualitas permainan yang baik dan sportivitas yang tinggi.

“Tadi kami menyaksikan laga yang keras namun tetap sportif. Semua pemain tampil profesional, teknik dan talentanya luar biasa. Namun pada akhirnya keberuntungan yang menentukan. Selamat kepada Paroso FC, dan PSB Boak juga tetap luar biasa karena sudah berjuang maksimal,” ucapnya.

Lebih jauh, Ansori menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah ke depan akan mendorong pengembangan sistem kompetisi sepakbola berbasis zona. Ia menyebutkan gagasan adanya putaran wilayah Barat, Tengah, dan Timur sebelum seluruh finalis bertanding di Lapangan Kabupaten Sumbawa.

“Jika sistem ini berjalan, bukan tidak mungkin juara dari kompetisi ini dapat melaju hingga Liga 4. Potensi sepakbola di Sumbawa sangat besar dan perlu terus kita kembangkan,” ungkapnya.

Selain itu, Wakil Bupati turut menyampaikan berbagai program pemerintah, mulai dari ruang hiburan masyarakat hingga imbauan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan, termasuk menjaga kebersihan drainase serta mengoptimalkan musim tanam bagi para petani.

Sebagai wujud apresiasi, Wakil Bupati juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang dan peserta final sebagai bagian dari rangkaian penutupan kegiatan tersebut.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan piala serta salam olahraga dari seluruh unsur yang hadir.(AM)

]]>
Mon, 24 Nov 2025 06:25:21 +0800 amr
Lestarikan Budaya Lokal, PHI ke&97 Sumbawa Gelar Lomba Fashion Show Bertema ‘Wastra Samawa’ https://amarmedia.co.id/lestarikan-budaya-lokal-phi-ke-97-sumbawa-gelar-lomba-fashion-show-bertema-wastra-samawa https://amarmedia.co.id/lestarikan-budaya-lokal-phi-ke-97-sumbawa-gelar-lomba-fashion-show-bertema-wastra-samawa Lestarikan Budaya Lokal, PHI ke-97 Sumbawa Gelar Lomba Fashion Show Bertema ‘Wastra Samawa’

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 23 November 2025 – Ketua IISWARA Kabupaten Sumbawa, Heni Tasniasanti Nanang Nasiruddin, sekaligus ketua Panitia Peringatan Hari Ibu (PHI) ke- 97 Kabupaten Sumbawa membuka acara Lomba Fashion Show dalam rangka PHI Ke-97. Lomba ini diikuti oleh perwakilan dari DWP, GOW, PKK, dan OPD, di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa, Minggu (23/11/2025). Hadir juga Ketua Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, sejumlah ibu-ibu PKK, DWP, GOW, dan IISWARA Kabupaten Sumbawa, serta OPD terkait.

Ketua IISWARA Kabupaten Sumbawa menyampaikan bahwa hari ibu bukan hanya momentum penghormatan kepada peran ibu, tetapi juga saat yang tepat untuk merayakan kekuatan, kreativitas, dan kontribusi perempuan dalam melestarikan budaya daerah. Oleh karena itu, Lomba Fashion Show dengan tema “Lestari Wastra Samawa” juga sebagai wadah untuk menunjukkan bahwa wastra lokal bukan hanya sekadar kain, tetapi juga identitas, sejarah, dan kebanggaan yang diwariskan dari generasi ke generasi, ujarnya. 

Beliau menambahkan bahwa Fashion Show ini bukan hanya ajang unjuk estetika, tetapi juga bentuk nyata dari komitmen bersama dalam melestarikan Wastra Sumbawa, mempromosikan nilai budaya, serta mendorong perempuan untuk terus berkarya dan berdaya. Dan dengan kegiatan ini diharapkan akan semakin mempererat silaturahmi dan meningkatkan kecintaan terhadap warisan Budaya Samawa, jelasnya.

Senada dengan Ketua IISWARA, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa berharap dengan diadakannya Lomba Fashion Show dengan tema “Lestari Wastra Samawa” ini, maka Wastra Sumbawa sebagai salah satu kekayaan budaya lokal akan tetap lestari dan lebih dikenal oleh generasi muda sebagai penerus kekayaan budaya. Sehingga, dengan begitu maka Wastra Sumbawa akan semakin berkembang dan terhindar dari kondisi stagnan, pungkasnya.(AM)

]]>
Mon, 24 Nov 2025 06:14:19 +0800 amr
Sumbawa Siapkan Tenaga Kerja Unggul & Air Bersih Samota: Pemda Jawab Kritik PKB, Akui Kendala Lahan TPA dan Janjikan Solusi Jangka Pendek&Panjang https://amarmedia.co.id/sumbawa-siapkan-tenaga-kerja-unggul-air-bersih-samota-pemda-jawab-kritik-pkb-akui-kendala-lahan-tpa-dan-janjikan-solusi-jangka-pendek-panjang https://amarmedia.co.id/sumbawa-siapkan-tenaga-kerja-unggul-air-bersih-samota-pemda-jawab-kritik-pkb-akui-kendala-lahan-tpa-dan-janjikan-solusi-jangka-pendek-panjang Sumbawa Siapkan Tenaga Kerja Unggul & Air Bersih Samota: Pemda Jawab Kritik PKB, Akui Kendala Lahan TPA dan Janjikan Solusi Jangka Pendek-Panjang

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id–Pemerintah Kabupaten Sumbawa merespons Pandangan Umum Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan mengakui adanya tantangan besar, terutama dalam pengelolaan sampah dan penyediaan air bersih, sambil menjanjikan langkah-langkah strategis untuk mendukung ekonomi lokal dan menyambut beroperasinya PT AMNT.

Jawaban Pemda disampaikan Wakil Bupati Sumbawa Drs H Mohamad Anshori Sabtu 22 November 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa.

Menanggapi sorotan Fraksi PKB mengenai buruknya pengelolaan sampah dan permintaan TPA di wilayah Timur, Pemda mengakui bahwa penanganan sampah masih terkendala. "Pengelolaan sampah di beberapa wilayah di Kabupaten Sumbawa hingga saat ini diakui masih belum dapat dilakukan secara maksimal yang berkaitan dengan keterbatasan lahan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)," jelas Wabup.

Sebagai solusi jangka pendek dan menengah, Pemda menyatakan akan mengutamakan upaya pengurangan sampah melalui fasilitas TPS 3R dan Program Bank Sampah. Strategi ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi, kesehatan, dan mengubah perilaku masyarakat, sambil memastikan penyediaan TPA di Wilayah Timur tetap menjadi perhatian serius Pemda.

Terkait desakan peningkatan pelayanan air bersih dan kinerja PERUMDA Air Minum, Pemda menyatakan komitmen untuk peningkatan layanan air minum yang layak, aman, dan berkelanjutan.

Dalam kondisi keterbatasan fiskal daerah, Pemda berhasil mengupayakan dukungan pendanaan dari Pusat diantaranya Peningkatan IPA Pungka Telah direncanakan pekerjaan peningkatan IPA Pungka pada tahun 2026 yang dibiayai melalui Dana Pusat (APBN).

Air Baku Samota Pengembangan sumber air baku Ai Ngelar untuk memenuhi kebutuhan air di kawasan Samota dan Labuhan terus diupayakan dan diperkirakan segera terealisasi. Program ini bertujuan memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas layanan air minum di wilayah strategis tersebut.

Akselerasi Kesiapan Tenaga Kerja Sambut PT AMNT

Pemda sependapat dengan Fraksi PKB mengenai pentingnya penguatan Lembaga Latihan Kerja (LLK) lokal untuk menyambut beroperasinya PT. AMNT (Aman Mineral Nusa Tenggara).

Sebagai langkah konkret, Pemda menginformasikan bahwa mereka telah menyusun DED Revitalisasi LLK dan mengusulkan pendanaan ke Kementerian Ketenagakerjaan. Pemda juga telah menjalin komunikasi aktif dengan PT. AMNT agar revitalisasi LLK dapat didukung dan segera direalisasikan, demi menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap diserap oleh industri tambang.

Jembatan Lito dan Isu Koperasi Terjawab

Terkait kondisi mendesak Jembatan Lito yang putus, Pemda memastikan bahwa jembatan tersebut tetap menjadi prioritas penanganan. Upaya yang dilakukan adalah dengan penyiapan Readiness Criteria (RC) untuk diusulkan penanganannya melalui pembiayaan Pusat, baik dari Kementerian PUPR maupun BNPB.

Sementara itu, mengenai pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Produsen Salonong Bukit Lestari, Pemda merujuk pada penjelasan komprehensif yang telah disampaikan sebelumnya kepada Fraksi Demokrat PPP Pembangunan. (AM)

]]>
Sun, 23 Nov 2025 17:57:32 +0800 amr
Pemda Sumbawa Jawab Kritik Pedas: Kualitas Jalan Lantung&Ropang Dievaluasi, Isu BPJS Dinonaktifkan hingga SHU Koperasi Tambang Diperjelas https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-jawab-kritik-pedas-kualitas-jalan-lantung-ropang-dievaluasi-isu-bpjs-dinonaktifkan-hingga-shu-koperasi-tambang-diperjelas https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-jawab-kritik-pedas-kualitas-jalan-lantung-ropang-dievaluasi-isu-bpjs-dinonaktifkan-hingga-shu-koperasi-tambang-diperjelas Pemda Sumbawa Jawab Kritik Pedas: Kualitas Jalan Lantung-Ropang Dievaluasi, Isu BPJS Dinonaktifkan hingga SHU Koperasi Tambang Diperjelas

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui Sidang Paripurna DPRD, memberikan jawaban terperinci dan tegas atas Pandangan Umum kritis yang disampaikan oleh Fraksi Demokrat PPP Pembangunan, yang mencakup isu-isu krusial seperti kualitas infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan transparansi kegiatan ekonomi di daerah.

Jawaban Pemda ini juga secara tidak langsung merespons beberapa poin yang sebelumnya diangkat oleh Fraksi PKS dan Fraksi Gelora.

Menanggapi sorotan tajam Fraksi Demokrat PPP Pembangunan terkait kualitas pekerjaan Jalan Lantung-Ropang yang rusak sebelum tuntas, Pemda menegaskan bahwa hal tersebut menjadi perhatian serius.

"Terkait pemeliharaan ruas Lantung–Ropang yang mengalami kerusakan sebelum tuntas, [akan] dilakukan penanganan lanjutan sesuai standar teknis, termasuk evaluasi terhadap pelaksanaan di lapangan" jelas Wakil Bupati .

Pemda juga memastikan, skala prioritas pembangunan jalan, irigasi, air bersih, dan penanggulangan banjir akan terus dilakukan secara bertahap berdasarkan pertimbangan teknis, urgensi, dan kemampuan keuangan daerah, serta mengutamakan pembangunan yang mendukung ketahanan pangan.

Selain itu, Pemda berkomitmen terus berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional untuk perbaikan drainase permanen di ruas jalan negara wilayah Utan yang kerap meluap saat musim hujan.

BPJS Nonaktif dan Pelayanan Kesehatan Merata

Terkait isu sensitif penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan gratis dari Pusat yang disoroti Fraksi Demokrat PPP dan PKS, Pemda menjelaskan bahwa penonaktifan tersebut adalah hasil verifikasi dan validasi oleh Kementerian Sosial melalui fasilitator PKH di daerah.

Pemda telah melakukan ground checking dan menjamin bahwa masyarakat yang memenuhi kriteria tetap mendapatkan hak kepesertaan. Desa diwajibkan memperbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN) agar peserta yang berhak dapat diaktifkan kembali.

Pemda juga menyatakan akan mengatensi (memperhatikan) fasilitas di Puskesmas yang berada jauh di kecamatan, menanggapi sorotan khusus terhadap kondisi Puskesmas Plampang.

Klarifikasi Transparansi Koperasi Tambang (SHU Selonong Bukit Lestari)

Pemerintah Daerah memberikan penjelasan komprehensif terkait pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Tambang Selonong Bukit Lestari yang mencapai Rp 2 Miliar.

Pemda menegaskan bahwa pembagian SHU tersebut sepenuhnya merupakan kegiatan internal Koperasi, di bawah pembinaan Kapolda NTB, bukan program Pemda Sumbawa. Pengurus Koperasi telah melakukan konsultasi resmi dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI dan mendapat izin serta dukungan.

Pembagian SHU ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat lingkar tambang, mendukung agenda pembangunan nasional (Asta Cita Presiden), penguatan ekonomi, pendidikan (beasiswa), kesehatan, dan perbaikan infrastruktur lokal.

Pemda mengapresiasi langkah Koperasi tersebut selama seluruh proses dilaksanakan secara akuntabel, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menanggapi kritik Fraksi Demokrat PPP dan Gelora tentang tingginya ketergantungan pada Dana Transfer, Pemda menguraikan strateginya diantaranya Pemda akan terus melakukan optimalisasi PAD melalui ekstensifikasi dan intensifikasi, terutama pada Pajak Daerah serta memperkuat strategi pengembangan sektor Industri dan Pariwisata.

Penyerataan Modal BPR demgan Penyerahan modal tambahan sebesar Rp 2 Miliar kepada PT BPR NTB (Perseroda) adalah untuk menutupi kekurangan total kebutuhan Rp 4,7 Miliar. Dana ini disalurkan dalam bentuk kredit bunga ringan 4% kepada petani bawang, yang sekaligus menjadi porsi kepemilikan saham Pemda yang menghasilkan dividen (PAD) bagi daerah.

Pemda berkomitmen mengembangkan ekonomi lokal melalui peningkatan kapasitas UMKM dan pelaku usaha di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, termasuk pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih di Pulau Bungin dan Labuhan Sangoro.

Pemda berharap seluruh penjelasan yang disampaikan telah memberikan gambaran yang jelas dan komprehensif, serta menyatakan komitmen untuk terus bekerja secara optimal demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumbawa. (AM)

]]>
Sun, 23 Nov 2025 16:28:58 +0800 amr
Fraksi Demokrat PPP Pembangunan Soroti Kualitas Proyek dan Ketergantungan Fiskal di RAPBD 2026 https://amarmedia.co.id/fraksi-demokrat-ppp-soroti-kualitas-proyek-dan-ketergantungan-fiskal-di-rapbd-2026 https://amarmedia.co.id/fraksi-demokrat-ppp-soroti-kualitas-proyek-dan-ketergantungan-fiskal-di-rapbd-2026 Fraksi Demokrat PPP Pembangunan Soroti Kualitas Proyek dan Ketergantungan Fiskal di RAPBD 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id –Fraksi Demokrat PPP Pembangunan DPRD Kabupaten Sumbawa menyoroti keras rendahnya kualitas pekerjaan infrastruktur di tengah pelemahan fiskal daerah. Dalam Rapat Paripurna DPRD, Fraksi ini mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) agar lebih optimal dalam menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memastikan setiap proyek pembangunan yang dibiayai anggaran negara berjalan sesuai standar.

Pemandangan Umum Fraksi disampaikan oleh Juru Bicara merangkap Ketua Fraksi, H. Zainuddin Sirat, pada Sidang Paripurna Kedua DPRD pada Kamis, 20 November 2025.

Ketergantungan Dana Transfer dan Defisit Anggaran

Fraksi Demokrat PPP Pembangunan mencermati postur RAPBD 2026 yang menunjukkan masih tingginya ketergantungan Sumbawa pada dana transfer pusat.

"Pendapatan daerah dialokasikan sebesar Rp 1,89 triliun, yang turun drastis sebesar 22,82% (Rp 560,62 Miliar) dari tahun sebelumnya. Ketergantungan pada Dana Transfer masih tinggi dengan proporsi mencapai Rp 1,63 triliun" Hal ini menandakan masih tingginya ketergantungan terhadap dana transfer serta menunjukkan masih rendahnya kemampuan daerah dalam menggali sumber PAD," tegas H. Zainuddin Sirat.

 Belanja daerah dialokasikan sebesar Rp 1,92 triliun, sehingga terdapat defisit yang disoroti Fraksi. Fraksi meminta Pemda melakukan langkah efisiensi dan mempercepat realisasi program.

Fraksi mendesak Pemda untuk lebih optimal mengelola kekayaan daerah dan meningkatkan kontribusi BUMD agar dapat mendongkrak PAD di masa mendatang.

Dalam catatan khususnya mengenai infrastruktur, Fraksi Demokrat PPP Pembangunan menyampaikan kekecewaan mendalam atas kualitas pekerjaan jalan yang baru dilaksanakan.

 "Kami meminta penjelasan terkait pekerjaan pemeliharaan ruas Jalan Lantung – Ropang, yang baru dikerjakan, belum selesai dikerjakan bahkan sekarang sudah rusak kembali," ungkap H. Zainuddin Sirat. "Hal ini membuat masyarakat setempat sangat kecewa dan prihatin dengan kualitas jalan yang dikerjakan tahun 2025 ini."

Untuk perbaikan kualitas, Fraksi menyarankan Pemda Sumbawa untuk banyak belajar ke Bali terkait pembangunan jalan yang terbukti mantap dan berkelanjutan meskipun di medan pegunungan yang ekstrem.

Fraksi Demokrat PPP Pembangunan menyampaikan sejumlah catatan prioritas di berbagai sektor seperti Infrastruktur. Mendesak kejelasan skala prioritas pembangunan jalan, irigasi, air bersih, dan penanggulangan banjir. Fraksi juga meminta pembangunan drainase permanen dan lebih lebar di ruas jalan negara sekitar Koramil, Puskesmas, dan Polsek Utan yang selalu kebanjiran saat musim hujan.

Dibidang Kesehatan, meminta Dinas terkait turun langsung mengecek kondisi masyarakat yang BPJS Kesehatan Gratis dari Pusatnya dinonaktifkan serta menyoroti buruknya fasilitas rawat inap di Puskesmas Plampang.

Di sektor Pendidikan, meminta perhatian pada pemerataan sarana dan prasarana pendidikan dan memastikan serapan anggaran berjalan tepat waktu.

Demikian pula dengan Ekonomi Lokal, mendesak kajian mendalam untuk meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan peternak, serta mendorong pengembangan sektor industri dan pariwisata sebagai sumber PAD baru.

Tak luput Koperasi Pertambangan, fraksi juga mempertanyakan dan meminta penjelasan komprehensif terkait pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Salonong Bukit Lestari sebesar Rp 2 Miliar kepada 3.000 orang, yang baru pertama kali terjadi di Sumbawa.

fraksi juga meminta Bupati memperhatikan penataan bantaran kali Brang Biji agar bisa tertata rapi seperti bantaran kali di Kelurahan Lempeh.

Mengakhiri pandangan umumnya, Fraksi Demokrat PPP Pembangunan menyatakan SETUJU dan siap membahas Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026 pada rapat pembahasan selanjutnya.

Berikut adalah susunan Fraksi Demokrat PPP Pembangunan DPRD Kabupaten Sumbawa: H. Zainuddin Sirat Ketua Merangkap Anggota, Sri Wahyuni, S.AP (Wakil Ketua Merangkap Anggota) Saipul Arif ( Sekretaris Merangkap Anggota ), Juliansyah, SE ( Anggota ), Sri Hastuti (Anggota ) dan Ahmad Nawawi ( Anggota ) (Am)

]]>
Fri, 21 Nov 2025 22:36:19 +0800 amr
Penggerak Damai di Garda Terdepan: Sumbawa Raih Kepatuhan Regulasi Tinggi, 7 Kades dan 1 Lurah Dianugerahi Gelar “Peacemaker” https://amarmedia.co.id/penggerak-damai-di-garda-terdepan-sumbawa-raih-kepatuhan-regulasi-tinggi-7-kades-dan-1-lurah-dianugerahi-gelar-peacemaker https://amarmedia.co.id/penggerak-damai-di-garda-terdepan-sumbawa-raih-kepatuhan-regulasi-tinggi-7-kades-dan-1-lurah-dianugerahi-gelar-peacemaker Penggerak Damai di Garda Terdepan: Sumbawa Raih Kepatuhan Regulasi Tinggi, 7 Kades dan 1 Lurah Dianugerahi Gelar “Peacemaker”

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Komitmen Kabupaten Sumbawa dalam menaati regulasi pemerintah pusat mendapat pengakuan istimewa. Kabupaten Sumbawa dinilai memiliki kepatuhan tinggi terhadap peraturan, bahkan hingga ke tingkat desa. Sebagai apresiasi atas peran vital ini, sebanyak tujuh Kepala Desa dan satu Lurah dianugerahi gelar bergengsi Non Litigasi Peacemaker (NLP).

Penyerahan Sertifikat NLP atau Peacemaker Justice Award dilaksanakan di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Sumbawa pada Jumat, 21 November 2025, dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., dan dihadiri Kepala Divisi Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkumham NTB, Edward James Sinaga.

Kades sebagai Agen Mediasi dan Komunikasi

Sekda Dr. H. Budi Prasetiyo menyatakan bahwa pencapaian Sumbawa dalam kepatuhan regulasi pemerintah pusat adalah hal yang patut dibanggakan, dan wajar jika para pemimpin di tingkat akar rumput mendapatkan predikat "Peacemaker".

“Terkait persoalan-persoalan rakyat, Kepala Desa telah berperan sangat aktif untuk melakukan mediasi, komunikasi, serta koordinasi, sehingga segala persoalan yang terjadi tidak mengarah pada tindak pidana,” jelas Sekda.

Pemasangan pin kepada penerima penghargaan ini merupakan simbol dari tanggung jawab besar untuk terus menyelesaikan segala permasalahan masyarakat di wilayah yang mereka pimpin. Sekda berharap, dengan adanya Peacemaker Justice Award, desa-desa di Sumbawa bisa bersaing dan menjadi yang terbaik di Indonesia.

Di tempat yang sama, Kepala Divisi Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkumham NTB, Edward James Sinaga, menegaskan bahwa penghargaan NLP ini tidak diberikan secara sembarangan.

“Penyerahan penghargaan Non Litigasi Peacemaker ini telah melalui proses seleksi yang panjang, dengan melibatkan tim penilai Provinsi dan Nasional,” tegas Edward James Sinaga.

Ia menambahkan bahwa sertifikat Peacemaker ini adalah bentuk tanggung jawab yang besar untuk terus melayani masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Sumbawa, dalam mewujudkan perdamaian di tingkat lokal.

Daftar Penerima Penghargaan Non Litigasi Peacemaker

Berikut adalah daftar 8 pemimpin wilayah di Kabupaten Sumbawa yang berhasil meraih penghargaan Non Litigasi Peacemaker (NLP) yakni Lurah Kelurahan Pekat, Kepala Desa Kalimango, Kepala Desa Sebeok,

Kepala Desa Empang Atas, Kepala Desa Emang Lestari, Kepala Desa Semamung, Kepala Desa Rhee Loka, dan Kepala Desa Gontar Baru  (AM)

]]>
Fri, 21 Nov 2025 21:30:53 +0800 amr
Anggaran Menciut Rp 560 Miliar, PKS Desak Pemda Sumbawa Inovatif Gali PAD dan Prioritaskan Mandatory Spending https://amarmedia.co.id/anggaran-menciut-rp-560-miliar-pks-desak-pemda-sumbawa-inovatif-gali-pad-dan-prioritaskan-mandatory-spending https://amarmedia.co.id/anggaran-menciut-rp-560-miliar-pks-desak-pemda-sumbawa-inovatif-gali-pad-dan-prioritaskan-mandatory-spending Anggaran Menciut Rp 560 Miliar, PKS Desak Pemda Sumbawa Inovatif Gali PAD dan Prioritaskan Mandatory Spending

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Tekanan fiskal berat yang dialami Pemerintah Kabupaten Sumbawa menjadi sorotan utama dalam Rapat Paripurna DPRD. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan perlunya kejelasan strategi Pemda, terutama dalam mengelola anggaran yang turun drastis di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026.

Pandangan Umum Fraksi PKS disampaikan oleh Juru Bicara Alen Taryadi, S.H., dalam sidang paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD pada Kamis, 20 November 2025 dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes 

Fiskal Daerah Tertekan: Penurunan Transfer Rp 558 Miliar

Fraksi PKS mengawali dengan apresiasi terhadap tema pembangunan 2026, “Penguatan Sumber Daya Manusia dan Birokrasi Unggul Menuju Perekonomian yang Adil dan Berkelanjutan.”Namun, apresiasi ini dibarengi dengan catatan serius terkait kondisi keuangan daerah.

Juru bicara Alen Taryadi memaparkan bahwa APBD 2026 diproyeksikan hanya sebesar Rp 1,89 triliun, yang berarti mengalami penurunan signifikan sebesar Rp 560,62 miliar dari tahun sebelumnya.

 "Penurunan terbesar terjadi pada pos pendapatan transfer, yang merosot sekitar Rp 558,28 miliar," jelas Alen Taryadi. "Kondisi ini berpotensi menekan kemampuan pembiayaan pembangunan daerah secara keseluruhan."

Sementara itu, Belanja Daerah direncanakan mencapai Rp 1,92 triliun, menciptakan proyeksi defisit sebesar Rp 22,99 miliar yang akan ditutup dari estimasi SILPA 2025. PKS menekankan bahwa Raperda APBD ini harus dibahas cermat agar setiap rupiah memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Melihat kondisi fiskal yang tertekan, Fraksi PKS menyampaikan sejumlah desakan strategis kepada Pemerintah Daerah diantaranya terhadap Inovasi PAD. Pemerintah daerah didorong untuk lebih inovatif dalam menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD). Fraksi secara spesifik menyebut perlunya optimalisasi sektor pariwisata, BUMD, dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Terkait Mandatory Spending Fraksi PKS mengingatkan Pemda untuk memastikan alokasi wajib (mandatory spending) sesuai amanat undang-undang, yaitu minimal 20% untuk pendidikan dan 10% untuk kesehatan. Fraksi menekankan bahwa fokus belanja harus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, stabilitas ekonomi, dan pelayanan publik.

Selain isu makro fiskal, Fraksi PKS juga menyoroti persoalan daerah yang dianggap mendesak dan menghambat kemajuan yakni 

Pasar Utan. Fraksi PKS menyoroti ketidakjelasan lokasi Pasar Utan. Ketidakpastian ini dinilai dapat menghambat peningkatan PAD dari sektor perdagangan serta merugikan para pedagang.

PKS menyoroti kasus banjir yang kerap terjadi di sejumlah kecamatan bagian barat, termasuk di Desa Stober, Dusun Batu Rea, Kecamatan Utan. Hal ini menandakan perlunya perencanaan mitigasi bencana yang lebih serius dan alokasi anggaran yang responsif.

Mengakhiri pandangan umumnya, PKS mengingatkan pemerintah daerah untuk memprioritaskan kebutuhan masyarakat luas, terutama pelayanan dasar dan pemulihan kondisi sosial-ekonomi. Fraksi PKS menyatakan menerima Raperda APBD 2026 untuk dibahas pada tahap berikutnya, seraya berharap penjelasan pemerintah akan lebih jelas, objektif, dan responsif terhadap persoalan aktual daerah. (AM/Naura)

]]>
Fri, 21 Nov 2025 20:39:34 +0800 amr
Dari Masjid ke Pemberdayaan Umat: Ngabar BAZNAS Sumbawa Sukses Salurkan Program Berkelanjutan, Wujudkan Harapan Hidup Layak Mustahik https://amarmedia.co.id/dari-masjid-ke-pemberdayaan-umat-ngabar-baznas-sumbawa-sukses-salurkan-program-berkelanjutan-wujudkan-harapan-hidup-layak-mustahik https://amarmedia.co.id/dari-masjid-ke-pemberdayaan-umat-ngabar-baznas-sumbawa-sukses-salurkan-program-berkelanjutan-wujudkan-harapan-hidup-layak-mustahik Dari Masjid ke Pemberdayaan Umat: Ngabar BAZNAS Sumbawa Sukses Salurkan Program Berkelanjutan, Wujudkan Harapan Hidup Layak Mustahik

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa kembali memperkuat peran strategisnya sebagai lembaga amil yang amanah melalui kegiatan rutin Ngabar (Ngaji Bareng BAZNAS) yang inspiratif. Pada Jumat pagi, 21 November 2025, suasana spiritual dan sosial terasa kental di Masjid Attaqwa, yang dipadati mustahik binaan dan tokoh masyarakat.

Kegiatan Ngabar kali ini menjadi momentum penting untuk tidak hanya memperkuat kesadaran berzakat, tetapi juga menyalurkan berbagai program manfaat nyata yang berkelanjutan bagi warga Sumbawa.

Zakat: Kekuatan Sosial Pengangkat Taraf Hidup

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov, menegaskan kembali filosofi di balik ibadah zakat. Ia menyampaikan bahwa zakat jauh melampaui kewajiban individu, melainkan merupakan kekuatan sosial yang mampu membawa perubahan positif.

"Zakat memiliki peran strategis dalam mengangkat taraf hidup masyarakat. Jika disalurkan secara tepat, zakat memberikan manfaat nyata yang berkelanjutan," ujarnya penuh keyakinan.

Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen BAZNAS untuk tidak hanya memberi santunan sesaat, tetapi mendorong mustahik menjadi muzaki di masa depan.

Dalam kesempatan penuh berkah ini, BAZNAS menyalurkan berbagai program unggulan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan mustahik yaitu BAZNAS Sumbawa Takwa. Program yang fokus pada peningkatan spiritualitas. BAZNAS Sumbawa Sehat: Memastikan mustahik mendapatkan akses kesehatan yang layak. Bantuan Modal Usaha Produktif:Diberikan untuk mendukung pengembangan usaha mikro mustahik, membuka jalan menuju kemandirian ekonomi.

Selain itu, BAZNAS juga melakukan koordinasi lanjutan guna memastikan pemanfaatan optimal dari program MAHYANI (Masyarakat Hidup Layak dan Nyaman). Program ini merupakan hasil kerja sama strategis dengan Bank NTB Syariah tahun 2025, yang fokus pada rehabilitasi dan pembangunan rumah layak huni bagi warga berpenghasilan rendah, mewujudkan harapan mereka untuk hidup nyaman dan bermartabat.

Kehadiran Ketua BMT Insan Samawa dalam acara tersebut semakin memperkuat sinergi antar lembaga keuangan dan sosial di Sumbawa. Kolaborasi produktif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga Sumbawa melalui dukungan berkelanjutan.

BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap momentum Ngabar ini akan terus membawa manfaat luas, sekaligus mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang amanah dan terpercaya, demi terwujudnya Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera (AM)

]]>
Fri, 21 Nov 2025 20:19:03 +0800 amr
Pacok Coffee Morning hingga Masak Ketong, Rangkaian Unik Pariri Miri Festival di Lawin https://amarmedia.co.id/pacok-coffee-morning-hingga-masak-ketong-rangkaian-unik-pariri-miri-festival-di-lawin https://amarmedia.co.id/pacok-coffee-morning-hingga-masak-ketong-rangkaian-unik-pariri-miri-festival-di-lawin Pacok Coffee Morning hingga Masak Ketong, Rangkaian Unik Pariri Miri Festival di Lawin

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id  (21 November 2025) – Desa Lawin, Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, akan menjadi pusat perhatian pada Rabu, 26 November 2025. Pasalnya di salah satu desa peyangga tambang ini  digelar acara akbar yang bertitel "Pariri Miri Festival 2025".

Festival yang diprakarsai PT. SDS dan pemerintah Kecamatan Ropang yang didukung Pemerintah Kabupaten Sumbawa, PT. Sumbawa Jutaraya (SJR), Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), dan Media Online Samawarea.com ini menyatukan tradisi, alam, dan kuliner khas desa Lawin, sekaligus mengangkat potensi lokal berupa pohon kemiri.

Acara dibuka pukul 10:00 Wita dengan "Pacok Coffee Morning", sebuah sesi sarapan pagi sambil menikmati kopi khas desa Lawin, yang disajikan menggunakan cangkir dari bambu. Kopi “PACOK” ini menjadi simbol kehangatan dan keramahan masyarakat setempat, serta menjadi pembuka yang sempurna untuk rangkaian festival.

Selanjutnya, digelar "Nepi Mona Ritual" sebuah ritual adat yang masih dijalankan masyarakat Lawin. Ritual ini bertujuan menentukan waktu tanam pohon yang tepat agar hasilnya maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Puncak kegiatan berupa "penanaman bibit pohon kemiri", yang dilaksanakan di lahan dengan ketinggian 600-900 mdpl di Kecamatan Ropang. Wilayah ini terkenal dengan tanah subur, curah hujan tinggi, dan iklim sejuk, sehingga sangat ideal untuk pengembangan tanaman kemiri (Aleurites moluccanus) sebagai potensi ekonomi lokal.

Acara ditutup dengan "Masak Ketong", sebuah tradisi memasak menggunakan bambu yang dibakar di atas api. Semua masakan menggunakan bumbu berbahan dasar kemiri lokal, menciptakan pengalaman kuliner unik yang menggabungkan rasa tradisi dan alam.

“Pariri Miri Festival bukan sekadar festival, tetapi juga upaya melestarikan adat, menjaga lingkungan, dan memberdayakan potensi lokal desa Lawin,” ujar Muhammad Iqbal, Wakil Rektor IV UTS Bidang Kerjasama, yang berperan besar dalam pelaksanaan kegiatan ini saat ditemui media ini, Jumat (21/11/25) pagi. 

Bersama Gatot Arie Setyanto selaku CSR Departement Head PT SJR, Iqbal berharap Festival ini diharapkan menjadi agenda rutin yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dan kearifan lokal di Kabupaten Sumbawa. 

Sementara Anggota DPRD Sumbawa, Juliansyah SE, menyambut baik festival ini. Menurutnya politisi Demokrat asal Ropang ini, Pariri Miri Festival menjadi langkah strategis untuk mengangkat potensi lokal sekaligus memperkuat kearifan budaya masyarakat desa Lawin. “Selain sebagai ajang pelestarian adat dan budaya, festival ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya melalui produk kemiri dan kuliner khas yang bisa dikembangkan lebih luas,” ujar Juliansyah. 

Ia juga mendorong pemerintah daerah agar terus mendukung kegiatan serupa sebagai upaya pemberdayaan desa dan pelestarian lingkungan. (AM) 

]]>
Fri, 21 Nov 2025 15:23:09 +0800 amr
Peringatan Keras PKB: Utamakan Hak Dasar Rakyat! https://amarmedia.co.id/peringatan-keras-pkb-utamakan-hak-dasar-rakyat https://amarmedia.co.id/peringatan-keras-pkb-utamakan-hak-dasar-rakyat Peringatan Keras PKB: Utamakan Hak Dasar Rakyat!

Fraksi Soroti Ancaman Isolasi Desa Hingga Krisis Air Bersih di Tengah Pemangkasan Anggaran

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna pada Kamis, 20 November 2025, dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Sidang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov. dan turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn. Dari pihak Pemerintah Daerah, hadir Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetyo S.Sos MAP bersama Forkopimda dan kepala OPD.

Juru Bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sri Wahyuni, menyampaikan tanggapan fraksi yang menggarisbawahi urgensi APBD untuk benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat, terutama di tengah tekanan fiskal yang besar.

APBD 2026 menghadapi tantangan signifikan setelah Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan efisiensi yang memangkas alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Sumbawa sebesar Rp 558,283 Miliar.

Anggaran Pendapatan Daerah turun sebesar 22,82% (Rp 560,62 Miliar), diikuti penurunan Belanja Daerah sebesar 21,79% (Rp 534,62 Miliar).

Fraksi PKB mengapresiasi tema pembangunan "Penguatan Sumber Daya Manusia dan Birokrasi Unggul Menuju Perekonomian yang Adil dan Berkelanjutan," namun menekankan agar delapan program prioritas Pemda—mulai dari SDM unggul, penguatan budaya, hingga percepatan penurunan kemiskinan—tidak dijalankan secara seremonial dan harus memberikan dampak nyata.

Fraksi PKB secara spesifik mendesak Pemda memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang kritis dan berpotensi mengisolasi warga jika tidak segera ditangani diantaranya Jembatan Kayu Madu. " Jika jembatan di Desa Labuhan Sumbawa ini tidak segera ditangani, dikhawatirkan satu dusun warga akan terisolir total" ujarnya 

Juga Jembatan Cinta, Penghubung antara Desa Kalimango dan Desa Baru Kecamatan Alas yang putus diterjang banjir sejak 2022 belum ada kejelasan pembangunan. Fraksi mendesak jembatan ini dibangun karena juga merupakan destinasi wisata potensial.

Terhadap Jalan Utama Meminta Pemda memprioritaskan perbaikan jalan SP Satu dan SP Dua Periode yang menjadi akses vital anak-anak SD dan SMP, serta jalan kabupaten SJN-Jotang, SJN Ongko, dan dalam wilayah Empang yang kondisinya memprihatinkan saat musim hujan.

Fraksi PKB juga menyoroti masalah pelayanan dasar yang harus menjadi kewajiban pemerintah. 

Terhadap Krisis Air Bersih, Fraksi mendesak Pemda dan PDAM membuat langkah strategis dalam pemenuhan air bersih. Kasus di Desa Labuhan Sumbawa di mana air PDAM tidak mengalir selama tujuh hari memaksa warga membeli air, menunjukkan perlunya solusi konkret untuk memastikan ketersediaan air bersih sebagai hak dasar, terutama dengan semakin bertambahnya perumahan BTN.

Masalah Persampahan. Fraksi meminta perhatian serius terhadap TPA Raberas dan TPA Lekong agar tidak ditutup Kementerian Lingkungan Hidup karena tidak sesuai standar teknis. Selain itu, Fraksi mendesak pemerataan pembangunan TPA di Wilayah Timur Sumbawa.

Beberapa isu strategis lain yang menjadi perhatian Fraksi PKB meliputi Tenaga Kerja Lokal, Mendesak Pemda segera meng-upgrade sarana dan prasarana Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menghasilkan tenaga kerja terampil yang siap diserap oleh PT. Amman yang akan beroperasi di Elang dan Dodo Rinti.

Atas Tanah 50 Hektar, Meminta penjelasan Pemda mengenai nasib tanah seluas 50 hektar yang dibeli melalui mekanisme pinjaman yang saat ini terkesan terbengkalai dan tidak memberikan dampak produktif bagi daerah.

Fraksi PKB meminta kejelasan tentang sumber anggaran pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Produsen Salonong Bukit Lestari untuk menghindari gesekan di masyarakat, mengingat baru satu koperasi yang memiliki Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Fraksi PKB menutup pandangan umumnya dengan penekanan agar Belanja-Belanja Penataan Bangunan di luar pemeliharaan ditahan dan difokuskan kepada infrastruktur dasar mengingat kondisi berkurangnya Dana Alokasi Umum (DAU).

Berikut adalah susunan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Kabupaten Sumbawa yang menandatangani Pemandangan Umum tersebut:

Ketua SRI WAHYUNI, Wakil Ketua | Sukiman K, S.Pd.I,Sekretaris | Ridwan, S.P., M.Si , Bendahara Syaifullah, S.Pd., M.M.Inov (AM/Mustika)

]]>
Fri, 21 Nov 2025 07:00:44 +0800 amr
Badai Fiskal Menerpa! Gelora Sumbawa Minta Pemda ‘Tancap Gas’ Digitalisasi PAD Setelah Transfer Pusat Anjlok Rp 558 M https://amarmedia.co.id/badai-fiskal-menerpa-gelora-sumbawa-minta-pemda-tancap-gas-digitalisasi-pad-setelah-transfer-pusat-anjlok-rp-558-m https://amarmedia.co.id/badai-fiskal-menerpa-gelora-sumbawa-minta-pemda-tancap-gas-digitalisasi-pad-setelah-transfer-pusat-anjlok-rp-558-m Badai Fiskal Menerpa! Gelora Sumbawa Minta Pemda ‘Tancap Gas’ Digitalisasi PAD Setelah Transfer Pusat Anjlok Rp 558 M

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id –Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2026 yang menghadapi tekanan fiskal berat akibat pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp 558,283 Miliar, direspons cepat oleh Fraksi Partai Gelora Indonesia DPRD Sumbawa.

Dalam Laporan Pandangan Umum yang disampaikan juru bicara Fraksi, Sandi, S.Pd., MM, pada Sidang Paripurna Dewan, Kamis, 20 November 2025, Fraksi Gelora memberikan apresiasi atas adaptasi cepat Pemda, namun mendesak dilakukannya reformasi fiskal radikal untuk memutus ketergantungan pada Pusat.

Strategi Bertahan di Tengah Penurunan 22,82%

Fraksi Gelora mencatat bahwa RAPBD 2026 mengalami penurunan pendapatan total sebesar 22,82% (menjadi Rp 1,89 Triliun). Kondisi ini harus direspons bukan hanya dengan pemotongan, tetapi dengan penguatan pondasi ekonomi daerah.

"Kami menghargai langkah Pemerintah Daerah menyusun RAPBD tepat waktu meskipun menghadapi tekanan fiskal yang cukup besar," ujar Sandi. "Namun, penurunan ini harus menjadi momentum 'tancap gas'untuk meningkatkan Kemandirian Fiskal melalui optimalisasi PAD."

Fraksi Gelora menekankan perlunya evaluasi komprehensif terhadap seluruh sumber PAD, khususnya melalui digitalisasi layanan pajak daerah dan retribusi, serta peninjauan ulang terhadap BUMD.

Fraksi Gelora menyetujui tema RKPD 2026, yaitu “Penguatan Sumber Daya Manusia dan Birokrasi Unggul Menuju Perekonomian yang Adil dan Berkelanjutan.”Namun, mereka memberikan catatan keras terkait Belanja Daerah yang turun 21,79%.

Fraksi mendesak Pemda untuk memprioritaskan belanja mandatory seperti Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Dasar, meskipun terjadi pemangkasan anggaran. Fraksi Gelora secara eksplisit meminta Pemda mengurangi Belanja Non-Prioritas, khususnya kegiatan seremonial dan perjalanan dinas, yang dinilai tidak memberikan kontribusi langsung terhadap pencapaian target pembangunan.

Menyambut masuknya berbagai Program Strategis Nasional (PSN) seperti PKH, BPNT, dan Program Makan Bergizi Gratis, Fraksi Gelora meminta Pemda menyusun strategi konkret agar Sumbawa memperoleh manfaat maksimum dari program-program tersebut.

Dalam bidang pengentasan kemiskinan dan ekonomi masyarakat, Fraksi merekomendasikan Sinergi program pusat dan daerah, Pengembangan ekonomi lokal yang fokus pada UMKM, Koperasi, Pertanian, dan Perikanan dan memperluas akses pembiayaan dan pelatihan bagi masyarakat lapis bawah.

Fraksi Gelora juga mendesak percepatan Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik Berbasis Digital untuk mewujudkan birokrasi yang unggul, serta memperkuat mitigasi bencana dan ketahanan iklim.

"Dengan sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD, diharapkan APBD 2026 mampu menjawab tantangan kondisi fiskal sekaligus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Tau dan Tana Samawa," tutup Sandi, sekaligus menegaskan kesiapan Fraksi Gelora untuk melanjutkan pembahasan RAPBD ke tahap berikutnya. (AM)

]]>
Thu, 20 Nov 2025 23:31:44 +0800 amr
Kritik Tajam PDI Perjuangan Terhadap RAPBD 2026 Sumbawa,Kemandirian Fiskal Jadi Sorotan Utama https://amarmedia.co.id/kritik-tajam-pdi-perjuangan-terhadap-rapbd-2026-sumbawakemandirian-fiskal-jadi-sorotan-utama https://amarmedia.co.id/kritik-tajam-pdi-perjuangan-terhadap-rapbd-2026-sumbawakemandirian-fiskal-jadi-sorotan-utama Kritik Tajam PDI Perjuangan Terhadap  RAPBD 2026 Sumbaw, Kemandirian Fiskal Jadi Sorotan Utama

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2026 mendapat catatan kritis dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumbawa. Dalam Sidang Paripurna Kedua pada Kamis, 20 November 2025, Fraksi yang diwakili oleh juru bicara Hj. Jamilah, S.Pd.SD., menyampaikan Pemandangan Umum yang menggarisbawahi kekhawatiran serius terkait penurunan pendapatan daerah dan lemahnya strategi kemandirian fiskal.

Tanda Bahaya Penurunan Pendapatan: Sumbawa Terlalu Bergantung Pusat

Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan apresiasi atas tema pembangunan 2026, namun mencermati adanya ketidakselarasan antara narasi dengan realitas anggaran. Fokus utama kritik adalah Penurunan Transfer Pusat Signifikan. Fraksi PDI-P mempertanyakan kesiapan Pemda menyikapi penurunan signifikan Dana Transfer dari Rp 2,126 Triliun menjadi Rp 1,568 Triliun (turun Rp 558,28 Miliar).

"Sumbawa tidak boleh selamanya menjadi 'daerah penerima', tanpa strategi kuat menuju kemandirian fiskal," tegas Hj. Jamilah.

Fraksi menilai penurunan total pendapatan daerah sebesar 22,82% (dari Rp 2,46 T menjadi Rp 1,89 T) sebagai wake-up call Desain peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilai masih normatif, tidak revolusioner.

Fraksi menyoroti potensi besar dari sektor Tambang/Minerba, Peternakan Sapi, Pariwisata Alam, Jasa Pelabuhan, dan optimalisasi aset daerah yang belum tergarap maksimal. "Jika daerah tidak berani meningkatkan PAD, maka rakyat akan terus menjadi korban ketika transfer pusat dipotong," tambahnya.

Dalam menanggapi Delapan Prioritas Pembangunan, Fraksi PDI Perjuangan mendukung tema "Penguatan SDM dan Birokrasi Unggul", tetapi mencatat alokasi anggaran belum berpihak.Target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 73,91 poin dan Kemiskinan 10,86% dinilai tidak akan tercapai tanpa keberpihakan anggaran signifikan pada Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Jaring Pengaman Sosial.

Terhadap kondisi infrastruktur jalan Data menunjukkan 52% jalan kabupaten berada dalam kondisi rusak parah, sebuah ketimpangan yang menghambat distribusi hasil pertanian dan aksesibilitas layanan dasar. Fraksi meminta penguatan alokasi anggaran serius untuk infrastruktur desa, jaringan irigasi, dan jalan produksi. 

Untuk Belanja Daerah dan Defisit, Fraksi menilai Penurunan belanja daerah sebesar 21,79% (menjadi Rp 1,92 Triliun) tidak dijelaskan secara rinci pos mana yang dikurangi, sehingga rentan kehilangan akuntabilitas. Ketergantungan menutup defisit melalui SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) juga dinilai tidak mencerminkan perencanaan yang optimal.

Fraksi PDI Perjuangan juga menyampaikan empat isu strategis yang membutuhkan kepastian kebijakan Pemda pada APBD 2026 yakni Kelanjutan pembangunan dan pemulihan aktivitas Pasar Utan harus dijadikan prioritas pemulihan ekonomi 2026, sebagai urat nadi ekonomi dan kontributor potensial PAD wilayah Barat.

Fraksi menegaskan bahwa masalah persampahan, yang berdampak pada kesehatan dan estetika, memerlukan respons kebijakan yang lebih tegas dan terintegrasi.

 Aktivitas ilegal di kawasan hutan penyangga Bendungan Beringin Sila dikhawatirkan mempercepat sedimentasi dan menurunkan umur teknis bendungan vital tersebut. Fraksi meminta penertiban ketat dan integrasi program rehabilitasi hutan dalam APBD 2026.

Dukungan Pemda Sumbawa kepada KONI untuk PORPROV 2026

Fraksi juga meminta dukungan anggaran maksimal untuk KONI Sumbawa dalam menghadapi PORPROV NTB 2026 yang digelar tersebar, menegaskan bahwa prestasi olahraga adalah investasi sosial dan martabat daerah.

Fraksi PDI Perjuangan menegaskan bahwa setiap rupiah APBD harus kembali kepada rakyat dan tidak boleh digunakan untuk program seremonial atau kegiatan yang tidak berdampak langsung pada kesejahteraan umum.(AM/Tim)

]]>
Thu, 20 Nov 2025 22:41:51 +0800 amr
Fraksi Golkar Soroti Penurunan Anggaran dan Desak Penguatan Infrastruktur pada Paripurna APBD 2026 https://amarmedia.co.id/fraksi-golkar-soroti-penurunan-anggaran-dan-desak-penguatan-infrastruktur-pada-paripurna-apbd-2026 https://amarmedia.co.id/fraksi-golkar-soroti-penurunan-anggaran-dan-desak-penguatan-infrastruktur-pada-paripurna-apbd-2026 Fraksi Golkar Soroti Penurunan Anggaran dan Desak Penguatan Infrastruktur pada Paripurna APBD 2026

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id 20 November 2025 – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan pandangan umum kritis terhadap Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Fraksi Golkar menyoroti potensi "shock fiskal" akibat penurunan transfer pusat yang drastis, sekaligus mendesak percepatan penguatan infrastruktur pelayanan dasar di berbagai kecamatan.

Dalam Rapat Paripurna Kedua DPRD Sumbawa, yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes dihadiri Waka Gitta Liesbano SH MKn dan Sekretaris Daerah Dr.H.Budi Prasetyo, juru bicara Fraksi Golkar, Muhammad Zain, S.IP, menyampaikan bahwa penurunan transfer pusat dari Rp2,126 triliun pada 2025 menjadi Rp1,568 triliun pada 2026—setara penurunan Rp558,283 miliar—merupakan tantangan serius yang dapat menghambat pelayanan dasar daerah.

Strategi Adaptasi Fiskal dan Optimalisasi PAD

Menanggapi tantangan fiskal tersebut, Fraksi Golkar mendesak pemerintah daerah merumuskan strategi adaptif, termasuk memperkuat diversifikasi pendapatan asli daerah (PAD) untuk menutupi defisit, serta mengoptimalkan digitalisasi perpajakan dan pengelolaan aset, meningkatkan efisiensi belanja daerah, namun dengan catatan keras untuk tidak mengurangi alokasi bagi pendidikan dasar, infrastruktur pelayanan dasar, pemberdayaan ekonomi, serta dukungan desa dan kecamatan.

"Juga meminta pemerintah menjelaskan sektor PAD yang masih lemah, serta rencana relokasi aset-aset daerah yang selama ini "tidur"ujar Rozy akrab disapa.

Meskipun menilai tema pembangunan 2026 "Penguatan SDM dan Birokrasi Unggul Menuju Perekonomian Adil dan Berkelanjutan"sebagai progresif, Fraksi Golkar menekankan perlunya indikator yang lebih terukur, khususnya pada sektor kunci seperti pertanian, peternakan, UMKM, dan kelautan–perikanan.

Di sektor belanja, Fraksi Golkar menyampaikan sejumlah persoalan infrastruktur yang membutuhkan perhatian dan penanganan cepat yakni mendesak percepatan perbaikan jalan di kawasan Empang Bawa, Jotang, dan Ongko, serta ruas jalan Labuhan Kuris–Trata dan jembatan Kayu Madu.

Terhadap ancaman Isolasi.Fraksi Partai menyoroti kerusakan ruas jalan Lantung–Ropang yang terancam putus, berpotensi mengisolasi wilayah Ropang dan sekitarnya.

Demikian pula masalah di Utan, meminta penanganan serius terhadap penataan Pasar Utan, penanganan sampah, kerusakan hutan di sekitar Bendungan Bringin Sila, dan penanganan genangan air di ruas jalan negara sekitar Polsek dan Puskesmas Utan.

Selain itu, Fraksi Golkar juga mendorong pemerintah daerah mengambil langkah strategis terkait aktivitas PT AMNT di Sumbawa dengan mendorong percepatan eksploitasi AMNT Blok Dodo–Rinti serta peningkatan komitmen perusahaan terhadap penyerapan tenaga kerja dan pengusaha lokal serta mengusulkan pembangunan pabrik konsentrator di wilayah Dodo–Rinti sebagai langkah strategis yang dinilai mampu menjadi game changer bagi perekonomian masyarakat lingkar tambang.

Fraksi Golkar juga menyoroti pentingnya manajemen serius terhadap berbagai Program Strategis Nasional (PSN) yang masuk wilayah Sumbawa, seperti makan bergizi gratis, PKH, dan BPNT, serta mendorong pembentukan desk koordinasi PSN di tingkat daerah.

Menutup pandangannya, Fraksi Golkar berharap semua masukan dan pertanyaan yang disampaikan dapat menjadi landasan kebijakan pembangunan jangka menengah agar lebih efektif, berkeadilan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Sumbawa. (AM/Mustika)

]]>
Thu, 20 Nov 2025 22:15:57 +0800 amr
"Ini Musibah Bagi Kita Semua": PT Barapala Tetap Prioritaskan Dialog dan Buka Pintu Musyawarah Pasca Bentrok Anarkis https://amarmedia.co.id/ini-musibah-bagi-kita-semua-pt-barapala-tetap-prioritaskan-dialog-dan-buka-pintu-musyawarah-pasca-bentrok-anarkis https://amarmedia.co.id/ini-musibah-bagi-kita-semua-pt-barapala-tetap-prioritaskan-dialog-dan-buka-pintu-musyawarah-pasca-bentrok-anarkis

"Ini Musibah Bagi Kita Semua": PT Barapala Tetap Prioritaskan Dialog dan Buka Pintu Musyawarah Pasca Bentrok Anarkis

Medan,Amarmedia.co.id- Direktur PT Barumun Raya Padang Langkat Barapala, M Syukri menyesalkan bentrok yang terjadi antara sekuriti dengan warga yang melakukan aksi menginap di PT Barapala, Desa Unterudang, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padanglawas. Akibat kericuhan yang berujung pada aksi perusakan dan pembakaran aset, PT Barapala menderita kerugian ditaksir mencapai Rp 5 miliar. 

"Kita sesalkan aksi demo dan terjadi bentrok yang berujung pada pembakaran alat berat, mess dan pos penjagaan. Buat kita ini musibah bagi kedua belah pihak. Kalau menyampaikan aspirasi kita bisa berdialog. Kerugian yang ditaksir akibat pembakaran dan pengrusakan aset mencapai Rp 5 miliar,"jelas Direktur PT Barapala pada wartawan, Kamis (20/11) di Medan. 

Lebih jauh, perusahaan sebelumnya selalu terbuka dengan masyarakat. Kalau ada permintaan dari masyarakat dan pemerintah desa perusahaan selalu terbuka dan bisa disampaikan melalui pemerintahan di 6 desa yang menjalin kerjasama dengan PT Barapala. 

"Kapan pun kita siap untuk berdialog menerima aspirasi, tapi harus dijembatani oleh Forkopimda. Kita ingin perusahaan ini bermanfaat bagi masyarakat. Mungkin selama ini perusahaan belum bisa mengakomodir semua keinginan masyarakat,"jelasnya. 

M Syukri berharap, kedua belah pihak bisa mengutamakan musyawarah dan mufakat. Hal-hal yang belum bisa direalisasikan perusahaan tetap akan diupayakan. Apa yang jadi permintaan dan yang kurang dari perusahaan akan kami pertimbangkan sebelum disalurkan. "Sampai hari ini kepala desa di 6 desa masih konsisten membela PT Barapala,"jelasnya. 

Disinggung soal legalitas PT Barapala, M Syukri menegaskan, PT Barapala memiliki legalitas yang jelas. Diantaranya izin usaha perkebunan (IUP), Izin Lingkungan dan izin lokai. Dan izin-izin ini semuanya masih berlaku. 

"Sedangkan izin HGU sampai saat ini masih berproses karena masih harus melengkapi beberapa persyaratan. Sedangkan terkait tuntutan masyarakat soal Plasma saat ini kami realisasikan melalui kompensasi. Sebagai pengganti kami memberikan kompensasi sebesar Rp 150 juta perbulan untuk warga di 6 Desa. Pemberian kompensasi ini sudah kami realisasikan sejak tahun1996 sampai November 2025,"urainya. 

Kompensasi ini, lanjut M Syukri, juga sudah diketahui oleh pihak Forkopimda. Pemberian kompensasi berjalan dengan lancar. Mekanisme tiap bulan kepala desa datang menjemput ke kantor kebun. 

M Syukri menambahkan, pihak manajemen bermohon kepada pihak keamanan daerah yang berwenang dalam hal ini Kepolisian Resort Padang Lawas agar dapat segera memproses, mengusut tuntas aksi demo anarkis yang berujung pengrusakan dan pembakaran aset kebun PT Barapala. (Tim)

]]>
Thu, 20 Nov 2025 22:00:55 +0800 amr
Pemkab dan MUI Sumbawa Pacu Peningkatan Kapasitas 165 KDKMP, Tekankan Tata Kelola dan Ruh Syariah demi Kesejahteraan Anggota https://amarmedia.co.id/pemkab-dan-mui-sumbawa-pacu-peningkatan-kapasitas-165-kdkmp-tekankan-tata-kelola-dan-ruh-syariah-demi-kesejahteraan-anggota https://amarmedia.co.id/pemkab-dan-mui-sumbawa-pacu-peningkatan-kapasitas-165-kdkmp-tekankan-tata-kelola-dan-ruh-syariah-demi-kesejahteraan-anggota Pemkab dan MUI Sumbawa Pacu Peningkatan Kapasitas 165 KDKMP, Tekankan Tata Kelola dan Ruh Syariah demi Kesejahteraan Anggota

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id-  Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan UKM (Diskoperindag & UKM) Sumbawa, sedang gencar memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Sebanyak 165 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi sasaran utama dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang diselenggarakan dalam tiga angkatan, berlangsung sejak 18 hingga 22 November 2025.

Pelatihan yang merupakan hasil kolaborasi dengan Dinas Koperasi & UKM NTB ini sengaja digelar di tiga titik strategis: SMKN 1 Buer untuk wilayah Barat, Plampan untuk wilayah Timur, serta Kantor Lurah Brang Bara untuk wilayah Tengah dan Selatan. Para peserta dibekali ilmu dari perpaduan akademisi, praktisi, dan birokrasi.

Pentingnya Memahami Jati Diri Koperasi

Salah satu sesi yang paling menyorot perhatian adalah paparan dari praktisi, H.Rai Saputra, SIP., yang menjabat sebagai Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Ummat (KPEU) MUI Sumbawa, sekaligus Ketua Pengurus Koperasi Konsumen Syariah (Kopsyah) BMT Insan Samawa dan Ketua Dekopinda Kabupaten Sumbawa.

Dalam pemaparannya mengenai Struktur dan Tata Kelola Koperasi, Rai Saputra menekankan bahwa keberhasilan koperasi bukan hanya soal administrasi, melainkan pemahaman mendalam tentang spirit awal gerakan koperasi.

 "Dalam memahami gerakan koperasi, SDM KDKMP penting meninjau bagaimana spirit awal pendiri bangsa memutuskan koperasi sebagai pengejawantahan perekonomian nasional berbasis azas kekeluargaan," tutur Rai. Ia juga mengingatkan peserta untuk bercermin pada gerakan koperasi di negara Afrika, Asia, dan Eropa yang berhasil menyejahterakan rakyatnya.

Setelah meninjau sejarah, Rai Saputra menyampaikan inti pesan yang menyentuh hati para peserta: penanaman itikad baik.

“Yang tidak kalah penting adalah penanaman itikad baik para pengurus dalam mengelola koperasi, yakni untuk mensejahterakan anggotanya. Sehingga penting spirit pemuliaan sesama dihajatkan,” tegasnya.

Di sinilah KDKMP bersyariah menjadi pilihan terbaik. Rai Saputra menjelaskan bahwa koperasi syariah membawa tujuan mulia, yakni: Membangun kemanfaatan dan keamanan harta untuk sesama dan menjadi hajat pengabdian kepada Tuhan YME

Prinsip ini diharapkan menjadi ‘ruh’ yang menghidupkan setiap langkah operasional KDKMP, mengubah kegiatan ekonomi menjadi sebuah ibadah dan amal kebaikan.

Selain paparan mendalam mengenai tata kelola dan prinsip syariah, materi lain yang disajikan oleh akademisi dan birokrasi mencakup tata aturan, kepemimpinan, dan model bisnis yang inovatif dalam berkoperasi.

Peserta dari 165 KDKMP mengikuti agenda pelatihan ini dengan antusiasme tinggi dan aktif dalam sesi tanya jawab. Perwakilan pengurus yang hadir menyatakan harapan besar mereka agar ke depan operasionalisasi KDKMP dapat berjalan baik dan bermanfaat nyata bagi perekonomian di desa dan kelurahan masing-masing.

Penguatan kapasitas SDM ini menjadi tonggak penting, menandakan keseriusan Sumbawa untuk membangun pilar ekonomi yang kuat, adil, dan berlandaskan pada nilai-nilai kekeluargaan dan spiritual.(AM)

]]>
Thu, 20 Nov 2025 21:52:04 +0800 amr
AMMAN Penuhi Seluruh Kriteria The Copper Mark, Tegaskan Komitmen Produksi Tembaga Bertanggung Jawab https://amarmedia.co.id/amman-penuhi-seluruh-kriteria-the-copper-mark-tegaskan-komitmen-produksi-tembaga-bertanggung-jawab https://amarmedia.co.id/amman-penuhi-seluruh-kriteria-the-copper-mark-tegaskan-komitmen-produksi-tembaga-bertanggung-jawab AMMAN Penuhi Seluruh Kriteria The Copper Mark,  Tegaskan Komitmen Produksi Tembaga Bertanggung Jawab

Jakarta, Amarmedia.co.id (20 November 2025) – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (“AMNT”), anak usaha dari PT  Amman Mineral Internasional Tbk (“AMMAN”), tahun ini berhasil memenuhi seluruh indikator sertifikasi  internasional The Copper Mark untuk operasi Tambang Batu Hijau di Kabupaten Sumbawa Barat,  Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pencapaian ini memperkuat posisi AMMAN sebagai produsen tembaga  dunia yang konsisten meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan, sosial, dan tata kelola sesuai  tolok ukur global.

The Copper Mark adalah sebuah kerangka jaminan yang dirancang khusus untuk industri tembaga,  dengan tujuan memastikan bahwa para pelaku di dalam seluruh rantai nilai tembaga menerapkan  praktik terbaik dalam produksi yang bertanggung jawab serta berkontribusi pada Tujuan  Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB.

Presiden Direktur AMNT, Rachmat Makkasau, mengatakan bahwa pencapaian ini kian menegaskan  prinsip keberlanjutan AMMAN dalam seluruh aspek operasional. “Dalam seluruh kegiatan operasional  di Batu Hijau, kami berupaya untuk terus menerapkan praktek yang bertanggung jawab, mulai dari  pengelolaan lingkungan, penghormatan Hak Asasi Manusia, ketaatan hukum, hingga pemberdayaan  masyarakat. Penganugerahan The Copper Mark menjadi bukti komitmen tersebut dari sudut pandang  pihak ketiga dan independen,” ujar Rachmat.

Di sisi lain, Head of Environmental, Social, and Governance (ESG) AMNT, Richard Fischer, menyampaikan pencapaian ini menjadi bukti penerapan sistem keberlanjutan yang kuat di AMMAN.

“Dua tahun lalu AMNT telah menandatangani Letter of Commitment (LoC) dengan The Copper Mark.

Sejak saat itu, kami terus melakukan upaya perbaikan pada seluruh 32 aspek penilaian. Kami sangat  mengapresiasi kerja sama dari The Copper Mark yang telah memberikan arahan secara komprehensif  agar operasi kami dapat menerapkan standar yang tinggi dalam aspek ESG,” ujarnya.

The Copper Mark merupakan organisasi yang dikembangkan oleh International Copper Association  dan dipimpin oleh Dewan Direksi serta Dewan Penasihat yang melibatkan para pakar lingkungan dan  hak asasi manusia. Pemenuhan seluruh kriteria sertifikasi The Copper Mark oleh AMMAN semakin  menegaskan kontribusi Indonesia—melalui sektor pertambangan—dalam memajukan praktik keberlanjutan dan etika bisnis yang diakui di tingkat global.  (AM)

]]>
Thu, 20 Nov 2025 20:39:38 +0800 amr
Kolaborasi Hijau Pemda Sumbawa dan Bank NTB Syariah Lampaui Target: Wujudkan Program Sumbawa Hijau dan Lestari https://amarmedia.co.id/kolaborasi-hijau-pemda-sumbawa-dan-bank-ntb-syariah-lampaui-target-wujudkan-program-sumbawa-hijau-dan-lestari https://amarmedia.co.id/kolaborasi-hijau-pemda-sumbawa-dan-bank-ntb-syariah-lampaui-target-wujudkan-program-sumbawa-hijau-dan-lestari Kolaborasi Hijau Pemda Sumbawa dan Bank NTB Syariah Lampaui Target: Wujudkan Program Sumbawa Hijau dan Lestari

Sumbawa, Amarmedia.co.id (20 November 2025) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mewujudkan "Sumbawa Hijau dan Lestari" semakin kokoh berkat sinergi nyata dengan dunia perbankan. Rabu Sore 19 November 2025, Bendungan Raberas sekitar Penyaring menjadi saksi kolaborasi luar biasa antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan PT Bank NTB Syariah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang melampaui target yang ditetapkan.

Kegiatan penghijauan dan pelestarian ekosistem yang digelar ini tidak hanya fokus pada penanaman pohon, tetapi juga penebaran bibit ikan, menegaskan keseriusan kedua pihak dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr.H.Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP., yang hadir langsung, menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi Bank NTB Syariah.

"Atas arahan Bapak Bupati Sumbawa, awalnya kita menargetkan penanaman 100 pohon di kawasan ini. Alhamdulillah, dukungan dari Bank NTB Syariah jauh melampaui harapan, dengan menyumbangkan sekaligus menanam 1.500 pohon, serta menebar 30.000 bibit ikan untuk memperkaya ekosistem Bendungan Raberas," ujar Sekda Budi.

Kehadiran Sekda bersama jajaran, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Perangkat Daerah, Camat Sumbawa, dan Lurah Seketeng, menunjukkan dukungan penuh Pemda terhadap inisiatif lingkungan ini.

Dr. Budi menegaskan bahwa kegiatan ini adalah pilar penting dalam mewujudkan visi pembangunan daerah.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap program Sumbawa Hijau dan Lestari. Ini adalah wujud komitmen bersama Pemda dan mitra strategis, dalam hal ini Bank NTB Syariah, untuk menumbuhkan harapan bagi alam yang lebih sehat dan masa depan yang lebih kuat bagi generasi mendatang," tambahnya.

Penebaran bibit ikan, yang dilakukan di Bendungan Penyaring, akan berkontribusi signifikan pada peningkatan keseimbangan hayati dan produktivitas perairan lokal, sekaligus berpotensi meningkatkan mata pencaharian masyarakat sekitar. Sementara penanaman 1.500 pohon adalah investasi jangka panjang Pemda Sumbawa untuk menekan degradasi lingkungan, memperkuat fungsi resapan air, dan meningkatkan kualitas udara di sekitar Bendungan Raberas.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menegaskan bahwa seluruh aktivitas perusahaan, baik bisnis maupun sosial, kini dilandasi oleh value proposition baru, yakni "Berkah Bermakna".

"Filosofi baru Bank NTB Syariah adalah 'Berkah Bermakna'. Jadi, segala aktivitas, baik itu bisnis maupun di luar bisnis (CSR), semua harus me-refers ke value tersebut. Harus ada berkahnya dan harus ada maknanya," jelas Nazaruddin.

Ia menambahkan, kegiatan CSR hari ini adalah bukti nyata dari pencarian nilai tersebut. "Hari ini yang kita lakukan adalah kegiatan CSR yang pasti ada nilai berkah dan bermaknanya bagi alam dan masyarakat. Namun lebih jauh dari itu, bisnis kami, seperti keberpihakan terhadap UMKM, juga merupakan bagian tak terpisahkan dari semangat Berkah dan Bermakna ini," tegasnya.

Penebaran bibit ikan bertujuan untuk menjaga keseimbangan hayati dan meningkatkan produktivitas ekosistem perairan. Sementara itu, penanaman 1.500 pohon ditujukan sebagai investasi jangka panjang untuk menekan degradasi lingkungan, memperkuat resapan air, dan secara keseluruhan meningkatkan kualitas udara.

Kolaborasi ini menjadi model ideal bagaimana dunia usaha dapat bersinergi dengan program Pemerintah Daerah, memastikan bahwa setiap aktivitas sosial perusahaan berakar pada nilai-nilai keberkahan dan kemanfaatan yang langsung dirasakan oleh alam dan masyarakat Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 20 Nov 2025 12:49:30 +0800 amr
Desa Poto Mulai Bangun Fasilitas Koperasi Desa Merah Putih :Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Penguatan UMKM Lokal https://amarmedia.co.id/desa-poto-mulai-bangun-fasilitas-koperasi-desa-merah-putih-dorong-pertumbuhan-ekonomi-dan-penguatan-umkm-lokal https://amarmedia.co.id/desa-poto-mulai-bangun-fasilitas-koperasi-desa-merah-putih-dorong-pertumbuhan-ekonomi-dan-penguatan-umkm-lokal Desa Poto Mulai Bangun Fasilitas Koperasi Desa Merah Putih :Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Penguatan UMKM Lokal

Sumbawa.Amarmedia.co.id . Pemerintah Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, resmi memulai persiapan pembangunan fasilitas Koperasi Desa Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat. 

Pembangunan ini menandai komitmen pemerintah dalam menghadirkan wadah usaha yang mampu mendorong kemandirian ekonomi warga, khususnya pelaku UMKM dan kelompok usaha produktif.

Kepala Desa Poto, Fathul Muin, S.P., menyampaikan kepada wartawan Rabu 19 November 2025,bahwa pelaksana konstruksi nantinya akan dilakukan oleh PT Agro Industri Nusantara ( Agrinas ) . Pemerintah desa saat ini fokus pada penyiapan lahan. Keberadaan fasilitas koperasi diharapkan menjadi pusat layanan ekonomi yang dapat membuka peluang usaha baru, memperluas akses permodalan, serta meningkatkan daya saing produk lokal.

“Kami ingin masyarakat Desa Poto lebih berdaya secara ekonomi. Koperasi ini bukan hanya bangunan, tetapi pintu untuk masa depan ekonomi yang lebih kuat dan mandiri,” ujarnya.

Melalui pembangunan fasilitas ini, pemerintah desa berharap terjadi peningkatan pendapatan warga, tumbuhnya unit-unit usaha baru, serta terciptanya ekosistem ekonomi desa yang sehat dan berkelanjutan. Pemerintah desa juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan UMKM, memberikan pendampingan kepada pelaku usaha, serta memastikan koperasi berjalan secara profesional dan transparan.

Dengan langkah penting ini, Desa Poto bergerak selangkah lebih maju dalam mewujudkan visi pembangunan ekonomi yang inklusif, gotong royong, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (AM)

]]>
Thu, 20 Nov 2025 07:32:53 +0800 amr
Menuju Birokrasi Modern, Kadis Kominfotiksandi: SPBE adalah Fondasi Layanan Publik yang Cepat dan Transparan https://amarmedia.co.id/menuju-birokrasi-modern-kadis-kominfotiksandi-spbe-adalah-fondasi-layanan-publik-yang-cepat-dan-transparan https://amarmedia.co.id/menuju-birokrasi-modern-kadis-kominfotiksandi-spbe-adalah-fondasi-layanan-publik-yang-cepat-dan-transparan Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mempertegas komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis digital. Hal ini ditandai dengan digelarnya Sosialisasi Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang berlangsung di Aula Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksandi) Kabupaten Sumbawa, Drs. Hasanuddin.

Dalam sambutannya, Drs. Hasanuddin menekankan bahwa penerapan SPBE bukan sekadar tren teknologi, melainkan kebutuhan mendesak untuk menciptakan birokrasi yang lincah, transparan, dan efisien. Menurutnya, arsitektur SPBE adalah cetak biru (blueprint) yang akan menjadi panduan utama agar seluruh layanan digital pemerintah daerah dapat saling terhubung dan tidak berjalan sendiri-sendiri (silo).

“SPBE menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern. Melalui sosialisasi ini, kita ingin memastikan bahwa setiap Perangkat Daerah (PD) memahami arah pembangunan digital kita. Mulai dari standar arsitektur, integrasi layanan, hingga aspek keamanan informasi harus selaras,” tegas Hasanuddin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan visi Bupati Sumbawa untuk mempercepat transformasi digital di daerah. Tujuannya adalah memangkas birokrasi yang berbelit sehingga masyarakat dapat menikmati layanan publik yang lebih cepat, tepat, dan mudah diakses.

“Kita tidak ingin ada lagi aplikasi yang tumpang tindih antar dinas. Dengan peta rencana yang jelas, seluruh OPD akan bergerak dalam satu irama untuk mewujudkan pemerintahan digital yang efektif dan akuntabel,” imbuhnya.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Sumbawa. Dalam forum tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mendalam mengenai kerangka teknis arsitektur SPBE, rencana implementasi jangka panjang, serta tahapan pengembangan layanan digital yang akan diterapkan secara bertahap di Kabupaten Sumbawa.

Dengan adanya penyamaan persepsi ini, Pemkab Sumbawa optimis indeks SPBE daerah akan terus meningkat, berbanding lurus dengan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik. (AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 22:53:25 +0800 amr
Tim DLH Sumbawa Bersihkan Sampah di Sekitar Kantor Bupati, Ajak Masyarakat Turut Kelola Sampah dari Sumber https://amarmedia.co.id/tim-dlh-sumbawa-bersihkan-sampah-di-sekitar-kantor-bupati-ajak-masyarakat-turut-kelola-sampah-dari-sumber https://amarmedia.co.id/tim-dlh-sumbawa-bersihkan-sampah-di-sekitar-kantor-bupati-ajak-masyarakat-turut-kelola-sampah-dari-sumber Tim DLH Sumbawa Bersihkan Sampah di Sekitar Kantor Bupati, Ajak Masyarakat Turut Kelola Sampah dari Sumber

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 19 November 2025 — Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa melakukan aksi bersih-bersih tumpukan sampah liar di sekitar area Kantor Bupati Sumbawa,dan pertokoan Kota Sumbawa Besar Rabu,19 November 2025 sebagai bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengelolaan sampah.

Aryan Perdana Putra, SSi, Pelaksana Tugas Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Sumbawa, menjelaskan pentingnya pendekatan “reduce at source” yang tidak lagi hanya menyelesaikan sampah pada tahap akhir (end of pipe), melainkan mengelola sampah sedekat mungkin dengan sumbernya, seperti di rumah tangga atau tempat penghasil sampah.

“Kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa pengelolaan sampah yang efektif bermula dari diri sendiri dengan mengurangi dan memilah sampah sejak awal. Ini adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” jelas Aryan.

Aksi ini juga menjadi bentuk nyata komitmen DLH dalam mendukung program kebersihan dan pengelolaan limbah di wilayah Kabupaten Sumbawa, sekaligus mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari tumpukan sampah liar yang bisa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan estetika kota.

Masyarakat diharapkan dapat meniru langkah ini dengan ikut serta menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing dan secara aktif bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah dari rumah.(AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 20:05:21 +0800 amr
Menghidupkan Kembali Harapan: Pemda Sumbawa Reaktivasi TPS 3R, Mengolah Sampah untuk Masa Depan https://amarmedia.co.id/menghidupkan-kembali-harapan-pemda-sumbawa-reaktivasi-tps-3r-mengolah-sampah-untuk-masa-depan https://amarmedia.co.id/menghidupkan-kembali-harapan-pemda-sumbawa-reaktivasi-tps-3r-mengolah-sampah-untuk-masa-depan Menghidupkan Kembali Harapan: Pemda Sumbawa Reaktivasi TPS 3R, Mengolah Sampah untuk Masa Depan

Sumbawa.Amarmedia.co.id -  Di tengah tumpukan masalah sampah yang kian menggunung, Kabupaten Sumbawa kini tengah merajut kembali harapan melalui program yang menyentuh inti persoalan "Reaktivasi Tempat Pengelolaan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R)". Ini bukan sekadar program teknis, melainkan sebuah misi penyelamatan yang melibatkan masyarakat dan komitmen untuk masa depan Sumbawa yang lebih bersih.

Pada hari Rabu, 18 November 2025, gema optimisme terasa di salah satu dari 14 lokasi yang menjadi fokus program, TPS 3R di Desa Lunyuk Ode. Di sinilah, para pejuang lingkungan daerah berkumpul, menyuntikkan nyawa baru ke dalam fasilitas yang sempat mati suri.

Ketika Hanya 3% Sampah Terkelola

PLH Kepala Bidang Pengelolaan sampah dan Limbah B3 yang terlibat langsung dalam kegiatan ini, Aryan Perdana Putra, S.Si, menjelaskan dengan nada yang mendesak mengapa langkah ini menjadi sangat penting.

“Saat ini, Kabupaten Sumbawa menghadapi kenyataan pahit. Angka sampah yang terkelola secara resmi masih berada di kisaran yang memprihatinkan, yaitu hanya 3%,” ujar Aryan. Angka kecil ini menjadi latar belakang mengapa TPS 3R, yang merupakan bagian vital dari Material Recovery Facility (MRF), harus segera dihidupkan.

TPS 3R, yang seharusnya menjadi benteng pertahanan pertama dalam pengelolaan sampah, banyak yang belum berfungsi maksimal, bahkan beberapa lokasi tidak beroperasi sama sekali. Inilah yang membuat program reaktivasi ini terasa seperti detak jantung yang harus segera dikembalikan.

Program Reaktivasi ini bukan hanya tentang memperbaiki mesin atau bangunan, tapi lebih dalam lagi, ini tentang membina semangat dan komitmen manusia yang mengelolanya.

“Pemda Sumbawa melakukan pembinaan yang menyeluruh. Ada aspek kelembagaan untuk menguatkan manajemen, dan aspek operasional baik teknis maupun administratif. Intinya, kami ingin memastikan TPS 3R ini memiliki nyali dan kemampuan untuk beroperasi sesegera mungkin,” jelas Aryan.

Output dari pembinaan ini adalah identifikasi masalah yang spesifik dan penyusunan Rencana Aksi yang konkret. Fokusnya sederhana: memastikan fasilitas ini dapat segera mengelola sampah masyarakat, khususnya di wilayah yang sudah memiliki TPS 3R seperti Desa Lunyuk Ode.

Harapan Melimpah dari Tumpukan Sampah

Jika program ini berjalan sukses, dampaknya akan meluas, bahkan menyentuh masalah limbah lain.

“Jika ini berjalan, ada banyak sampah yang bisa kita kelola. Termasuk sampah yang bersumber dari Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ada di dekat lokasi. Artinya, kita tidak hanya membersihkan desa, tapi juga melindungi sumber air dan lingkungan kita secara keseluruhan” tutup Aryan dengan mata penuh harap.

Kegiatan Reaktivasi TPS 3R di Sumbawa adalah sebuah janji—janji bahwa masalah sampah dapat diatasi, dan janji bahwa tangan-tangan yang peduli mampu mengubah tumpukan masalah menjadi tumpukan harapan untuk masa depan Sumbawa yang bersih dan berkelanjutan (AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 19:32:52 +0800 amr
Ketua KONI Sumbawa Ucapkan Selamat Galungan dan Kuningan, Ajak Jadikan Momentum Kemenangan Dharma sebagai Semangat Sportivitas https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-ucapkan-selamat-galungan-dan-kuningan-ajak-jadikan-momentum-kemenangan-dharma-sebagai-semangat-sportivitas https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-ucapkan-selamat-galungan-dan-kuningan-ajak-jadikan-momentum-kemenangan-dharma-sebagai-semangat-sportivitas Sumbawa Besar.Gaung NUSRA – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq SH.M.Si, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Sumbawa, khususnya bagi para atlet, pelatih, dan pengurus cabang olahraga yang merayakannya.

Dalam keterangannya, Rabu 19 November 2025 Ketua KONI Sumbawa memaknai Hari Raya Galungan sebagai momentum penting untuk merayakan kemenangan kebaikan (Dharma) melawan keburukan (Adharma). Semangat kemenangan ini, menurutnya, sangat relevan dengan jiwa seorang olahragawan.

"Atas nama pribadi dan keluarga besar KONI Kabupaten Sumbawa, saya mengucapkan Rahajeng Rahina Galungan lan Kuningan bagi saudara-saudara kami umat Hindu. Semoga momentum kemenangan Dharma ini menjadi inspirasi bagi kita semua, khususnya para atlet, untuk terus menjunjung tinggi nilai kebenaran, kejujuran, dan sportivitas dalam setiap kompetisi," ujar Abdul Rafiq 

Ia menambahkan, keberagaman dan toleransi di Kabupaten Sumbawa adalah kekuatan utama. KONI Sumbawa berkomitmen untuk terus menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh insan olahraga tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun ras.

"Semoga Tuhan Yang Maha Esa, memberikan kerahayuan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi kita semua dalam memajukan olahraga di Tana Samawa," tutupnya.(AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 19:24:18 +0800 amr
Lindungi Lingkungan Perairan Muhammad Zain Desak Pemda Tegas: Jangan Hanya Terpaku Dokumen, Segera Panggil Pengusaha Tambak https://amarmedia.co.id/lindungi-lingkungan-perairan-muhammad-zain-desak-pemda-tegas-jangan-hanya-terpaku-dokumen-segera-panggil-pengusaha-tambak https://amarmedia.co.id/lindungi-lingkungan-perairan-muhammad-zain-desak-pemda-tegas-jangan-hanya-terpaku-dokumen-segera-panggil-pengusaha-tambak Lindungi Lingkungan Perairan Muhammad Zain Desak Pemda Tegas: Jangan Hanya Terpaku Dokumen, Segera Panggil Pengusaha Tambak

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id– Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, S.I.P., bereaksi keras terhadap temuan dugaan pelanggaran berat yang dilakukan oleh pengelola tambak udang AJLS di kawasan Labu Sawo. Dalam Rapat Dengar Pendapat (Hearing) yang digelar gabungan Komisi II dan III, Rabu (19/11/2025), Zain menilai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terlalu pasif dan berlindung di balik kelengkapan administrasi tanpa melihat fakta kerusakan di lapangan.

Reaksi politisi ini memuncak setelah mendengar pemaparan tim investigasi ITK dan jawaban normatif dari pihak eksekutif. Zain menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh main-main dengan aturan tata ruang dan lingkungan hidup, khususnya Perpres No. 51 Tahun 2016 yang menetapkan batas sempadan pantai minimal 100 meter.

“Pada dasarnya dokumen perizinan mungkin ada di atas meja, tapi fakta di lapangan tidak jelas dan amburadul. Dinas harus peka! Jangan hanya terpaku pada dokumen administrasi sementara lingkungan kita rusak,” tegas Zain dengan nada tinggi di Ruang Rapat Pimpinan DPRD.

Zain mengaku kecewa mendengar pengakuan Dinas Lingkungan Hidup (LH) yang menyatakan belum pernah turun ke lokasi karena alasan SDM, padahal perusahaan tersebut tidak pernah melaporkan aktivitas lingkungannya sejak 2020. Baginya, ini adalah bentuk pembiaran yang fatal.

“Harapan kami persoalan ini segera disikapi serius. Segera panggil perusahaannya! Cek ke lokasi. Kalau memang terbukti melanggar berat, apalagi menabrak aturan sempadan pantai dan tidak punya IPAL, cabut izinnya! Kita butuh investasi, tapi bukan investasi yang merusak alam Sumbawa,” desaknya.

Kemarahan Zain bukan tanpa alasan. Dalam forum tersebut, Wakil Ketua Presidium ITK, Iswanto, membeberkan data bahwa jarak tambak dengan bibir pantai hanya 5 meter. Padahal aturannya jelas harus 100 meter. Selain itu, Sekjen ITK Rosihan juga mempertanyakan ketiadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan tiang listrik yang tidak standar, yang dibiarkan begitu saja oleh eksekutif.

Di sisi lain, pihak eksekutif yang hadir yakni DPMPTSP dan DKP berdalih bahwa izin terbit otomatis melalui sistem OSS karena masuk kategori usaha mikro. Kabid Perikanan Budidaya DKP, Naely Zakiyah, bahkan menyebut adanya dilema karena perusahaan memegang Sertifikat Hak Milik (SHM) hingga bibir pantai, dan jika aturan 100 meter ditegakkan secara kaku, banyak tambak lama akan terdampak.

Namun bagi Zain, alasan tersebut tidak boleh menggugurkan fungsi pengawasan negara. Ia mendesak agar rekomendasi rapat segera dieksekusi tanpa menunda-nunda.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi III, Syaifullah, S.Pd., M.M.Inov, akhirnya menyepakati desakan Zain dan anggota dewan lainnya. Diputuskan emerintah daerah yang terdiri dari Dinas LH, PUPR, DPMPTSP, DKP, dan Satpol PP untuk turun langsung ke lapangan.

“Tim ini ditugaskan memverifikasi dua poin krusial: pelanggaran sempadan pantai 5 meter dan ketiadaan IPAL. Hasilnya akan menjadi dasar keputusan nasib tambak tersebut,” tutup Syaifullah mengakhiri sidang.

Hadir dalam rapat tersebut Anggota Komisi II lainnya Juliansyah, S.E., dan H. Andi Mappeleppui, serta Anggota Komisi I Abron Ishak dan Komisi III Sri Wahyuni SAP dan Saipul Arif. (AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 19:08:05 +0800 amr
Akhmad Munir Dorong Sinergi PWI–Dewan Pers untuk Jadikan HPN 2026 Milik Semua Wartawan https://amarmedia.co.id/akhmad-munir-dorong-sinergi-pwidewan-pers-untuk-jadikan-hpn-2026-milik-semua-wartawan https://amarmedia.co.id/akhmad-munir-dorong-sinergi-pwidewan-pers-untuk-jadikan-hpn-2026-milik-semua-wartawan Jakarta Amarmedia.co.id — Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, mengajak Dewan Pers beserta konstituen Dewan Pers untuk memperkuat sinergi dalam menyukseskan penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten, Februari mendatang

Ajakan tersebut disampaikan saat dirinya bersama jajaran pengurus PWI Pusat melakukan pertemuan dengan jajaran Dewan Pers yang dipimpin oleh Ketua Dewan Pers, Prof. Komarudin Hidayat, di Jakarta Selasa.

“HPN ini milik seluruh insan pers Indonesia. Karena itu kami mengajak Dewan Pers dan konstituen Dewan Pers untuk berjalan bersama, menyukseskan, dan memastikan HPN 2026 menjadi momentum persatuan serta penguatan profesi,” ujar Akhmad Munir.

Dalam pertemuan tersebut, Akhmad Munir yang didampingi oleh Wasekjen PWI Pusat, Iskandar Zulkarnain serta Direktur Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) Marah Sakti Siregar, juga menyampaikan undangan resmi kepada Dewan Pers untuk hadir pada Kick Off HPN 2026 di Serang Banten, 23 Nopember 2025.

Munir menegaskan bahwa HPN harus menjadi ruang bersama yang inklusif, yang mempertemukan seluruh elemen pers di Indonesia tanpa sekat organisasi, generasi, maupun platform media.

Akhmad Munir yang juga Direktur Utama LKBN Antara menambahkan bahwa kolaborasi dengan Dewan Pers sangat penting untuk menjawab tantangan dunia media.

Ketua Dewan Pers, Prof. Komarudin Hidayat, memberikan respons positif dan menyampaikan dukungan atas inisiatif PWI. Ia menegaskan bahwa Dewan Pers beserta konstituennya siap berkolaborasi menyukseskan HPN.

“Kami menyambut baik undangan PWI ini. Dewan Pers tentu mendukung setiap upaya untuk menjadikan HPN sebagai ajang yang mendorong kualitas jurnalisme dan memperkuat peran pers di masyarakat,” kata Komarudin.

Ia mengusulkan HPN ke depan perlu lebih partisipastif dg melibatkan secara langsung para konstituen dewan pers, sehingga HPN menjadi milik semua komunitas pers nasional.

Menutup pertemuan Ketua Dewan Pers juga berharap insan Pers ke depan harus memikirkan hal-hal besar yang dapat mendorong terciptanya sebuah sumbangsih signifikan dari komunitas pers kepada bangsa dan negara.

Dalam pertemuan ini Ketua Dewan Pers didampingi oleh Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, Anggota Dewan Pers Abdul Manan, Rosarita Niken Widiastuti, dan Yogi Hadi Ismanto (AM).

]]>
Wed, 19 Nov 2025 17:10:24 +0800 amr
Bukan Lewat Jalur Biasa, Perbaikan Jembatan Kayu Madu dan Lito Tembus ke Meja Kemhan https://amarmedia.co.id/bukan-lewat-jalur-biasa-perbaikan-jembatan-kayu-madu-dan-lito-tembus-ke-meja-kemhan https://amarmedia.co.id/bukan-lewat-jalur-biasa-perbaikan-jembatan-kayu-madu-dan-lito-tembus-ke-meja-kemhan Bukan Lewat Jalur Biasa, Perbaikan Jembatan Kayu Madu dan Lito Tembus ke Meja Kemhan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa melakukan manuver cerdik untuk mempercepat perbaikan infrastruktur vital yang rusak. Tidak hanya menunggu antrean di pos anggaran reguler, Kepala Dinas PUPR, Muhammad Sofyan, ST., memanfaatkan momentum kunjungan Panglima TNI beberapa waktu lalu untuk menarik intervensi pusat melalui jalur Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Langkah taktis ini difokuskan untuk penanganan mendesak Jembatan Kayu Madu dan Jembatan Lito yang kondisinya memprihatinkan.

“Kami melihat peluang setelah kunjungan Panglima. Surat Bupati sudah masuk, dan tim dari kementerian terkait sudah turun langsung melihat lokasi. Ini langkah akselerasi, kami mengusulkan pembangunan jembatan sementara agar akses warga tidak putus,” ungkap Sofyan, atau yang akrab disapa Largo, Rabu (19/11).

Strategi ini tampaknya membuahkan hasil manis. Largo membocorkan adanya "sinyal positif" dari pusat. Karena sifatnya yang mendesak (urgent), perbaikan kedua jembatan ini berpeluang besar masuk dalam rencana penanganan tahun berjalan, tanpa harus menunggu tahun anggaran baru.

Tak hanya jembatan Belly  ini juga menyertakan usulan pembangunan sumur bor di lima titik strategis. Program ini disinergikan dengan kegiatan Batalyon setempat yang titik-titiknya telah terverifikasi.

“Ini soal kejelian melihat peluang. Sejauh ini peluang disetujui sangat besar karena kebutuhan di lapangan memang mendesak,” tambahnya optimis.

Di sisi lain, terkait kerusakan jalan nasional akibat banjir yang kerap dikeluhkan warga, Largo menegaskan pihaknya terus "meneror" pemerintah pusat secara positif melalui koordinasi intensif, mengingat kewenangan penuh ada di tangan Balai Nasional. (AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 13:40:09 +0800 amr
Atasi Medan Sulit Wilayah Selatan, Dinas PUPR Sumbawa Jemput Bola Anggaran Pusat Hingga Rp200 Miliar https://amarmedia.co.id/atasi-medan-sulit-wilayah-selatan-dinas-pupr-sumbawa-jemput-bola-anggaran-pusat-hingga-rp200-miliar https://amarmedia.co.id/atasi-medan-sulit-wilayah-selatan-dinas-pupr-sumbawa-jemput-bola-anggaran-pusat-hingga-rp200-miliar Sumbawa.Amaredia.co.id – Tantangan medan yang berat di wilayah selatan Sumbawa tidak menyurutkan langkah Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menghadirkan infrastruktur yang layak bagi masyarakat. Kepala Dinas PUPR Sumbawa, Muhammad Sofyan, ST., mengungkapkan strategi "jemput bola" ke pemerintah pusat untuk membiayai jalan-jalan vital yang sulit tercover oleh APBD murni.

Dalam keterangannya pada Rabu (19/11), Sofyan atau yang akrab dipanggil Largo, menyatakan bahwa Pemda tengah membidik anggaran pusat melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan estimasi kebutuhan mencapai Rp150 hingga Rp200 miliar.

“Wilayah selatan itu medannya menantang dan butuh biaya besar. APBD kita terbatas, jadi strategi kami adalah rutin melakukan pemeliharaan sembari berjuang menarik dana pusat. Hasilnya, ruas Batu Dulang–Tepal tahun ini gol dengan skema kontrak tahun jamak (*multiyears*),” ungkap Largo.

Largo menjelaskan bahwa keberhasilan menembus anggaran pusat ini tidak lepas dari kesiapan data teknis yang disusun matang oleh Dinas PUPR. Dalam waktu dekat, tim Balai Jalan Nasional Bali dijadwalkan meninjau lokasi untuk mematangkan rencana teknik, termasuk mengevaluasi ruas jalan lain di luar daftar prioritas yang berpotensi dibiayai negara.

“Mereka (Balai Jalan) ingin memastikan pendekatan teknologi dan detail kebutuhan di lapangan. Ini sinyal positif. Meski dua ruas usulan lain belum bisa masuk sistem tahun ini karena proses verifikasi, kami targetkan keduanya bisa menyusul di tahun 2026,” tambahnya optimis.

Langkah taktis Dinas PUPR ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Sumbawa dalam memeratakan pembangunan hingga ke pelosok, memastikan masyarakat di wilayah Batu Dulang dan Tepal segera menikmati akses jalan yang mulus dan memadai.(AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 13:31:10 +0800 amr
APBD 2026 Turun Signifikan, Wabup Sumbawa Tekankan Strategi Kolaborasi Program Nasional https://amarmedia.co.id/apbd-2026-turun-signifikan-wabup-sumbawa-tekankan-strategi-kolaborasi-program-nasional https://amarmedia.co.id/apbd-2026-turun-signifikan-wabup-sumbawa-tekankan-strategi-kolaborasi-program-nasional Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Sidang Paripurna I dengan agenda Penyampaian Penjelasan Bupati Sumbawa terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Sidang yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sumbawa, Rabu (19/11/2025), dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov. Turut mendampingi di kursi pimpinan, para Wakil Ketua DPRD yakni H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitri, S.H., M.H.

Hadir mewakili eksekutif, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang membacakan pidato penjelasan Bupati. Tampak hadir pula Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos, M.AP., jajaran Forkopimda, Kepala OPD, para Camat, serta Kepala Desa.

Dalam pidatonya, Wakil Bupati H. Mohamad Ansori mengungkapkan tantangan besar dalam penyusunan APBD 2026, yakni adanya kebijakan Pemerintah Pusat terkait penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD).

“Kebijakan ini berlaku bagi seluruh Kabupaten/Kota dan Provinsi di Indonesia, di mana total transfer ke daerah mengalami penurunan signifikan. Bagi Kabupaten Sumbawa, dampak penyesuaian tersebut mengakibatkan turunnya alokasi dana transfer dari Rp2,126 triliun pada tahun 2025 menjadi Rp1,568 triliun untuk tahun anggaran 2026. Terjadi penurunan sebesar Rp558,283 miliar,” jelas Wabup Ansori.

Kondisi ini mengharuskan Pemerintah Daerah melakukan penyesuaian prioritas pembangunan dan pagu anggaran sementara.

Strategi "Sumbawa Melesat Bersama PSN"

Meskipun menghadapi penurunan transfer dana, Pemda Sumbawa tetap optimistis dengan menyelaraskan program daerah dengan 15 Program Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan Pemerintah Pusat pada 2026. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis, Renovasi Sekolah, hingga Program Cek Kesehatan Gratis.

“Kita memiliki tekad kuat untuk berkolaborasi antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam memperjuangkan alokasi anggaran dari berbagai program prioritas tersebut. Semangat ini kita tegaskan melalui tagline: *Sumbawa Melesat Bersama PSN,” tegasnya.

Adapun tema pembangunan Kabupaten Sumbawa tahun 2026 adalah "Penguatan Sumber Daya Manusia dan Birokrasi Unggul Menuju Perekonomian yang Adil dan Berkelanjutan". Target makro yang ditetapkan antara lain pertumbuhan ekonomi sebesar 5,15% dan penurunan angka kemiskinan menjadi 10,86%.

Postur RAPBD 2026

Secara garis besar, postur Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 yang disampaikan adalah sebagai berikut:

Pendapatan Daerah: Dialokasikan sebesar Rp1,89 triliun. Angka ini menurun sekitar 22,82% dibandingkan target tahun 2025.

Belanja Daerah: Dialokasikan sebesar Rp1,92 triliun, menurun 21,79% dibandingkan tahun sebelumnya.

Defisit Anggaran: Tercatat sebesar Rp22,99 miliar, yang akan ditutup melalui Pembiayaan Netto yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.

Menutup penjelasannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan dan Anggota DPRD yang telah memulai pembahasan rancangan Perda ini sesuai jadwal. Ia berharap pembahasan dapat berjalan lancar hingga ditetapkan menjadi Perda tepat waktu demi mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.(AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 11:57:13 +0800 amr
Wabup Ansori Resmi Buka Sosialisasi Introduksi Imunisasi Heksavalen https://amarmedia.co.id/wabup-ansori-resmi-buka-sosialisasi-introduksi-imunisasi-heksavalen https://amarmedia.co.id/wabup-ansori-resmi-buka-sosialisasi-introduksi-imunisasi-heksavalen Wabup Ansori Resmi Buka Sosialisasi Introduksi Imunisasi Heksavalen

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 18 November 2025 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi meluncurkan langkah strategis dalam upaya kesehatan anak melalui pembukaan acara Sosialisasi dan Mobilisasi Introduksi Imunisasi Heksavalen. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, di Gedung Serbaguna Pantai Baru, pada hari Selasa (18/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan termasuk Perwakilan dari Direktorat Imunisasi Kementerian Kesehatan RI, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Kepala Kemenag kabupaten Sumbawa serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Langkah Maju dengan Enam Perlindungan Sekaligus

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Haji Ansori menegaskan bahwa imunisasi heksavalen merupakan sebuah terobosan dan langkah maju" dalam pelayanan kesehatan anak. Vaksin ini dirancang khusus untuk memberikan perlindungan komprehensif terhadap enam jenis penyakit berbahaya hanya dalam satu kali suntikan.

“Imunisasi heksavalen ini bukan sekadar imunisasi biasa. Ini adalah sebuah langkah maju yang dirancang untuk melindungi anak-anak kita dari enam jenis penyakit berbahaya dalam satu suntikan,” ujar Wabup Ansori.

Enam penyakit serius yang dapat dicegah melalui aksi nyata vaksin heksavalen ini adalah: difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, meningitis, dan polio.

Tanggung Jawab Bersama Seluruh Elemen Masyarakat

Wakil Bupati menekankan bahwa keberhasilan program vaksinasi ini tidak dapat dibebankan hanya kepada Dinas Kesehatan, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Program vaksinasi ini bukan hanya menjadi urusan Dinas Kesehatan saja, tetapi ini merupakan suatu kehormatan dan menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ia meminta seluruh elemen, mulai dari para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan, hingga para orang tua, tokoh masyarakat, pemuda, dan pemuka agama, untuk ikut terlibat aktif. Peran mereka sangat penting dalam mengajak dan meyakinkan masyarakat di kampung-kampung mengenai betapa vitalnya imunisasi bagi masa depan anak-anak.

Lebih lanjut, Wabup Ansori memaparkan prinsip penting kesehatan masyarakat, yaitu bahwa pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan.

“Imunisasi penting karena pencegahan jauh lebih mudah, lebih murah dan lebih manusiawi daripada mengobati,” katanya.

Dengan beralih ke imunisasi Heksavalen, manfaat yang didapatkan berlipat ganda: menghemat waktu, menghemat biaya, mengurangi rasa sakit yang dialami anak-anak, dan yang terpenting, menambah peluang hidup mereka untuk tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.

Wabup menutup sambutannya dengan sebuah peringatan keras mengenai risiko kesehatan komunal: “Satu anak yang tidak terlindungi merupakan ancaman bagi semua. Dan imunisasi seperti Heksavalen merupakan satu upaya untuk menutup celah itu. Dengan satu kali suntikan, enam penyakit berbahaya dapat dihalau dari kehidupan anak-anak.”pungkasnya.

Komitmen dan Kesiapan Dinas Kesehatan

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Syarif Hidayat SKM menyatakan kesiapan penuh jajarannya dalam menyukseskan program introduksi vaksin heksavalen.

Dia memastikan bahwa dari sisi teknis, Kabupaten Sumbawa sudah siap. ‘Kami telah memastikan rantai dingin (cold chain) vaksin, baik di tingkat gudang farmasi maupun di seluruh Puskesmas, berfungsi optimal. Selain itu, seluruh tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat, hingga bidan desa, telah mendapatkan pelatihan intensif mengenai tata cara penyuntikan dan pencatatan imunisasi heksavalen ini,’ jelas Syarif. ‘Kami menghimbau seluruh orang tua yang memiliki sasaran bayi dan balita untuk segera mendatangi pos pelayanan kesehatan terdekat demi mendapatkan satu suntikan yang memberikan enam perlindungan ini.’”jelas Syarif 

Melalui sosialisasi dan mobilisasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen penuh untuk mencapai cakupan imunisasi yang tinggi, demi mewujudkan generasi Sumbawa yang sehat dan berkualitas di masa depan. (AM)

]]>
Wed, 19 Nov 2025 10:46:46 +0800 amr
Buka Rakor Tanggap Narkoba : Bupati Sumbawa Serukan Peran Keluarga Kunci Memutus Rantai Narkoba https://amarmedia.co.id/buka-rakor-tanggap-narkoba-bupati-sumbawa-serukan-peran-keluarga-kunci-memutus-rantai-narkoba https://amarmedia.co.id/buka-rakor-tanggap-narkoba-bupati-sumbawa-serukan-peran-keluarga-kunci-memutus-rantai-narkoba Buka Rakor Tanggap Narkoba : Bupati Sumbawa Serukan Peran Keluarga Kunci Memutus Rantai Narkoba

Sumbawa, 18 November 2025 – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa pencegahan bahaya narkoba harus dimulai dari unit terkecil masyarakat yakni keluarga. Penegasan ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba Tahun 2025 di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (18/11/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Sumbawa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Haji Jarot mengapresiasi posisi Kabupaten Sumbawa yang saat ini berada pada kategori “Tanggap” terhadap ancaman narkoba. Namun, Ia menekankan bahwa pencapaian ini bukanlah alasan untuk berpuas diri, mengingat target daerah adalah naik kelas menjadi kategori “Sangat Tanggap”.

Data Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa menunjukkan adanya tantangan besar. Meskipun target rehabilitasi tahun 2025 adalah 69 klien, realisasinya hingga Oktober telah mencapai 96 klien, atau sekitar 139%.

"Angka capaian ini patut diapresiasi dari sisi penanganan, namun di balik itu, ini menandakan masih banyak masyarakat kita yang terjerat. Narkoba ini adalah musibah besar bagi keluarga dan masyarakat," tegas Haji Jarot.

Bupati Haji Jarot secara tegas menunjuk keluarga sebagai garda terdepan dalam pemberantasan narkoba.

 "Pencegahan terhadap bahaya narkoba dimulai dari keluarga sebagai benteng pertahanan pertama, bukan BNN ataupun pihak kepolisian," jelasnya.

Dirinya mengajak seluruh pihak untuk menyatukan langkah dan kekuatan—mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, dunia usaha, hingga seluruh lapisan masyarakat—sebagai strategi komprehensif. Peran setiap instansi akan menjadi tidak berarti jika tidak terhubung dalam satu tujuan yang sama, yaitu melindungi generasi dari bahaya narkoba.

Lebih lanjut, Bupati Jarot menekankan bahwa upaya menuju Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba bukan hanya soal meraih status administratif, melainkan tentang membangun dua cara pandang baru yang fundamental yakni Pencegahan Jauh Lebih Murah. Bahwa pencegahan selalu jauh lebih murah dan efektif daripada upaya penanganan.

Aparatur Sebagai Teladan." Aparatur pemerintah harus menjadi teladan dan bersih dari narkoba, bukan malah menjadi pihak yang terlibat" Pungkasnya, 

Upaya kolektif, yang berakar pada ketahanan keluarga dan integritas aparatur, adalah kunci utama dalam mewujudkan Sumbawa yang bersih dan sehat dari ancaman narkoba.(AM)

]]>
Tue, 18 Nov 2025 17:39:17 +0800 amr
Jejak Transformasi SMAN 1 Sumbawa Besar: Kepala Sekolah Ainun Asmawati Sabet Gelar Terbaik NTB, Siap Melaju ke Tingkat Nasional https://amarmedia.co.id/jejak-transformasi-sman-1-sumbawa-besar-kepala-sekolah-ainun-asmawati-sabet-gelar-terbaik-ntb-siap-melaju-ke-tingkat-nasional https://amarmedia.co.id/jejak-transformasi-sman-1-sumbawa-besar-kepala-sekolah-ainun-asmawati-sabet-gelar-terbaik-ntb-siap-melaju-ke-tingkat-nasional Jejak Transformasi SMAN 1 Sumbawa Besar: Kepala Sekolah Ainun Asmawati Sabet Gelar Terbaik NTB, Siap Melaju ke Tingkat Nasional

Mataram,Amarmedia.co.id — Komitmen inovasi kepemimpinan di sektor pendidikan Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali ditorehkan oleh perwakilan dari Pulau Sumbawa. Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sumbawa Besar, Ainun Asmawati SPd MPd, berhasil meraih peringkat pertama dalam kategori Kepala SMA Transformatif pada Apresiasi Berbagi Praktik Baik Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi NTB Tahun 2025.

Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Ainun Asmawati dari Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi NTB, Dr. Wirman Kasmayadi, dalam acara Penganugerahan yang berlangsung di Lombok Raya Hotel, Mataram, Minggu (16/11/2025).

Kepemimpinan Inovatif Kunci Kemenangan

Kemenangan SMAN 1 Sumbawa Besar, yang dikenal sebagai sekolah terkemuka di Tana Samawa, menegaskan keberhasilan kepemimpinan transformatif yang berfokus pada inovasi dan peningkatan kualitas berkelanjutan. Praktik baik yang diusung oleh Ainun Asmawati dinilai paling unggul dalam mendorong adaptasi sekolah, sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka dan kebijakan Kemendikdasmen.

Kepala BGTK Provinsi NTB, Dr. Wirman Kasmayadi, menekankan bahwa apresiasi ini menjadi wadah vital untuk memotivasi dan berbagi. "Melalui kegiatan ini, kami berharap praktik baik yang dihasilkan dapat menjadi inspirasi dan rujukan bagi satuan pendidikan serta GTK lainnya, sekaligus mendorong budaya kolaborasi dan peningkatan kompetensi berkelanjutan," ujar Dr. Wirman.

Kehormatan di Hari Guru Nasional 2025

Prestasi di tingkat provinsi ini membawa Kepala SMAN 1 Sumbawa Besar melangkah lebih jauh. Sebagai pemenang peringkat 1, Ainun Asmawati berhak mewakili Provinsi NTB untuk Apresiasi GTK di tingkat Nasional.

Tak hanya itu, ia juga akan mendapatkan kehormatan istimewa untuk mengikuti Upacara peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Jakarta bersama jajaran Kemendikdasmen dan Presiden Prabowo Subianto.

Capaian ini menjadi kebanggaan besar bagi seluruh komunitas pendidikan NTB, khususnya bagi warga Kabupaten Sumbawa, dan diharapkan dapat memicu semangat inovasi bagi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di wilayah tersebut. Rangkaian Apresiasi GTK 2025 sendiri dijadwalkan  ditutup pada Selasa , 18 November 2025. (AM)

]]>
Tue, 18 Nov 2025 13:47:25 +0800 amr
Akhmad Munir: Integritas Wartawan adalah 'Vaksin' Terbaik Melawan Hoaks dan Disrupsi Teknologi https://amarmedia.co.id/akhmad-munir-integritas-wartawan-adalah-vaksin-terbaik-melawan-hoaks-dan-disrupsi-teknologi https://amarmedia.co.id/akhmad-munir-integritas-wartawan-adalah-vaksin-terbaik-melawan-hoaks-dan-disrupsi-teknologi Akhmad Munir: Integritas Wartawan adalah 'Vaksin' Terbaik Melawan Hoaks dan Disrupsi Teknologi

Bandarlampung — Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa para jurnalis harus mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan agar tetap relevan dalam ekosistem media yang terus berkembang.

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas sebagai fondasi utama seorang wartawan. "Apa yang harus dilakukan dalam beradaptasi pertama menjaga integritas dan kualitas wartawan. Artinya wartawan harus makin memperkuat jati diri profesional dengan menguatkannya dengan kaidah-kaidah jurnalistik," ujarnya di sela kegiatan Pekan Pendidikan Wartawan yang digelar PWI Lampung di Bandarlampung, Senin, (17/11).

Munir yang juga Direktur Utama LKBN Antara menambahkan bahwa wartawan wajib mengedepankan ketelitian dan akurasi dalam setiap karya jurnalistik.

 "Kemudian, wartawan juga harus mencari fakta yang akurat, memverifikasi data dari sumber yang kredibel atau dapat dipercaya sehingga karya-karyanya juga memeriksa dan berdasarkan kaidah-kaidah jurnalistik," katanya.

Ia mengingatkan jurnalis untuk menjauhi praktik-praktik yang merusak kredibilitas profesi. "Jangan sampai wartawan itu ikut penyakit seperti copy paste atau menjiplak karya lain, memakai AI dan katanya-katanya. Pakai teknologi AI itu boleh digunakan tapi sebagai alat bantu tools wartawan," tegasnya.

Di tengah era disrupsi, Munir juga menegaskan peran PWI dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. 

"PWI harus terus tegak kepada menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), persatuan dan kesatuan dengan tetap memegang nilai-nilai perjuangan yang selama ini diperjuangkan," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jurnalis harus menjadi garda terdepan dalam melawan informasi yang menyesatkan. 

"Oleh karena itu wartawan harus melawan berita-berita yang tidak benar, anti hoaks, disinformasi apalagi fitnah dan berita bohong harus dilawan," katanya.

Munir turut menyoroti tekanan yang dihadapi perusahaan media akibat pesatnya perkembangan teknologi. "Maka dari itu kami sedang meminta kepada pemerintah bagaimana perusahaan pers dapat insentif dari perpajakan. Ini kita sedang berjuang dan bersama-sama dengan asosiasi pers lainnya meminta pemerintah khususnya kepada Dirjen Pajak agar perusahaan media dapat insentif itu," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal yang hadir pada kegiatan tersebut menilai wartawan memiliki peran strategis dalam memperkenalkan potensi daerah. "Dengan berita-berita yang akurat jurnalis dapat membantu daerah memperkenalkan produk unggulannya agar para pengusaha ingin berinvestasi di provinsi ini, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," katanya.

Di sisi yang sama Wirahadikusumah, Ketua PWI Lampung menambahkan Pekan Pendidikan Wartawan sangat penting diadakan mengingat Lampung merupakan daerah yang terus berkembang baik dalam berbagai bidang termasuk jumlah wartawan baru.

"Jumlah anggota PWI Lampung kini salah satu yang tertinggi bahkan mungkin tertinggi di Indonesia. Hal itu dilihat dari kongres persatuan PWI dimana jumlah suara kami sama dengan Jawa Barat yakni 5 suara," ujarnya. (AM)

]]>
Tue, 18 Nov 2025 10:46:33 +0800 amr
Anjangsana Hari Ibu: Sentuhan Kasih TP PKK Sumbawa kepada Pelopor Perempuan dan Anak Berkebutuhan Khusus https://amarmedia.co.id/anjangsana-hari-ibu-sentuhan-kasih-tp-pkk-sumbawa-kepada-pelopor-perempuan-dan-anak-berkebutuhan-khusus https://amarmedia.co.id/anjangsana-hari-ibu-sentuhan-kasih-tp-pkk-sumbawa-kepada-pelopor-perempuan-dan-anak-berkebutuhan-khusus Anjangsana Hari Ibu: Sentuhan Kasih TP PKK Sumbawa kepada Pelopor Perempuan dan Anak Berkebutuhan Khusus

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Semangat kepedulian dan penghargaan terhadap peran perempuan menjadi inti dari rangkaian peringatan Hari Ibu ke-97 di Kabupaten Sumbawa. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., memimpin langsung kegiatan Anjangsana yang penuh makna pada Senin (17/11/2025).

Kegiatan ini secara khusus menyentuh dua kelompok penting: para sesepuh tokoh perempuan yang telah meletakkan fondasi pembangunan di Sumbawa, dan siswa-siswi di SLBN 1 Kabupaten Sumbawa yang membutuhkan dukungan kasih.

Dalam kunjungannya, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot menekankan bahwa Anjangsana ini adalah bagian dari rangkaian Hari Ibu dan menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi.

“Kegiatan ini kami harapkan dapat mempererat silaturahmi dan yang paling penting, memicu kolaborasi dengan semua pihak. Sebab, semangat membangun Sumbawa tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus bersama-sama, bergandengan tangan, terutama dengan mendengarkan nasihat dan pengalaman dari para sesepuh kita,” ujar Ketua TP PKK.

Kunjungan ke rumah-rumah tokoh perempuan senior ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bentuk penghormatan mendalam atas jasa dan kontribusi mereka dalam memajukan keluarga dan daerah.

Kepedulian untuk Generasi Penerus

Selain mengunjungi para pelopor, rombongan juga menyerahkan bantuan kepada siswa-siswi di SLBN 1 Kabupaten Sumbawa. Aksi ini menjadi wujud nyata dari sikap kepedulian sosial yang humanis.

Ketua Panitia Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Kabupaten Sumbawa, Heni Tasniasanti Nanang Nasiruddin, yang juga Ketua IISWARA, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan ganda.

“Anjangsana ini tujuannya adalah untuk mempererat silaturahmi dengan para sesepuh tokoh Perempuan Kabupaten Sumbawa. Lebih dari itu, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan sikap kepedulian yang tulus kepada yang lebih tua dan membantu mereka yang berkekurangan, seperti anak-anak berkebutuhan khusus di SLB ini,” pungkas Heni.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW), Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, sejumlah perwakilan ibu-ibu PKK, GOW, dan IISWARA, serta OPD terkait, menunjukkan soliditas organisasi perempuan di Sumbawa. Peringatan Hari Ibu ke-97 yang puncaknya jatuh pada 4 Desember 2025, diharapkan menjadi pemicu bagi semangat persatuan dan aksi nyata dalam pembangunan sosial di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 18 Nov 2025 08:13:17 +0800 amr
“Hilangnya Mesin Dum Truck dari Gudang Barang Bukti: Polresta Deli Serdang Lakukan Penelusuran Internal” https://amarmedia.co.id/hilangnya-mesin-dum-truck-dari-gudang-barang-bukti-polresta-deli-serdang-lakukan-penelusuran-internal https://amarmedia.co.id/hilangnya-mesin-dum-truck-dari-gudang-barang-bukti-polresta-deli-serdang-lakukan-penelusuran-internal Hilangnya Mesin Dum Truck dari Gudang Barang Bukti: Polresta Deli Serdang Lakukan Penelusuran Internal”

Sumatra Utara,Amarmedia.co.id -  Dugaan Kasus hilangnya Mesin Colt Diesel Dum Truck di Gudang Penyimpanan Barang bukti Satlantas Polresta Deliserdang yang terletak di jalan setia Budi Lubuk Pakam kembali menguap ke Publik.

Di mana di ketahui terdapat Satu unit mesin Colt Diesel beserta 12 Komponen spare part Rahib hilang tanpa sebab di dalam satu unit Mobil Dum Truck Jenis Mitsubishi Nomor Polisi BK 8698 EX yang merupakan barang bukti peristiwa Lakalantas pada tanggal 24 Februari 2024 .

Barang bukti Mesin Colt Diesel Dum Truck tersebut berasal dari peristiwa perkara kecelakaan lalu lintas di Dusun II Kampung Baru, Desa Pasar Melintang, lokasi kecelakaan tersebut juga di ketahui berada sekitar 500 meter dari jembatan Tol arah Galang, pada tikungan yang dikenal warga sebagai “tekongan cantik”.

Dari keterangan yang di himpun tengah hilangnya barang bukti tersebut dijaga oleh seorang petugas jaga gudang bernama Sustiono. Peran dan tanggung jawab petugas jaga gudang ini kini menjadi sorotan, mengingat barang bukti yang seharusnya berada dalam pengawasan ketat justru Onderdilnya Rahib tanpa kejelasan.

“TKP Pasar Melintang Petugas PHL Sustiono yang diduga jaga gudang penitipan barang bukti tersebut,” ujar Nara sumber yang mengikuti kasus ini, Sabtu (15/11).

Sebelumnya, pemilik barang bukti melalui kuasa hukumnya " Guntur & Fathner " telah mendapat kejelasan, bahwa pihak terkait ( Unit Laka lantas) yang telah berjanji akan mengganti mesin dsn spare part yang hilang, namun hingga kini tidak ada realisasi. 

Karena merasa prosesnya diulur-ulur, kuasa hukum akhirnya melayangkan pengaduan masyarakat (Dumas) resmi ke Polresta Deli Serdang pada tanggal 11 November 2025.

Hilangnya barang bukti di lingkungan kepolisian merupakan persoalan serius yang membuka dugaan kelalaian hingga potensi penyalahgunaan kewenangan. Publik menuntut Polresta Deli Serdang untuk bersikap tegas, transparan, dan profesional dalam menangani kasus ini.

Kini sorotan tertuju kepada bagaimana Polresta Deli Serdang mengusut hilangnya mesin Colt Diesel ini, memeriksa pihak-pihak terkait termasuk petugas yang berjaga, serta memastikan pemilik mendapatkan keadilan dan tanggung jawab yang layak.

Dan hari ini Senin, (17/11/2025) Tim Investigasi Wartawan yang telah mengkonfirmasi Kasat Lantas Polresta Deliserdang AKP Resti SIK, Tim Wartawan mendapatkan arahan untuk menemui Kanit Laka Lantas Iptu Robet Gultom dan kepada Tim Wartawan,Iptu Robert Gultom menjelaskan bahwasanya saat itu di tahun 2024 ,Ia nya hanya menerima LP nya saja dan Proses penyelesaian Restorative Justice di tangani oleh Kanit Laka Lantas yang menggantikannya saat itu yakni ,AKP Nasrul." Ujar Iptu Robet Gultom kepada Tim Wartawan.

Sementara AKP. Nasrul Kanit Lakalantas yang menangani kelanjutan kasus tersebut saat itu 2024 yang saat ini telah menjabat Wakasat Lantas di tahun 2025 menjelaskan kepada Tim Wartawan 

" Hal hilangnya Mesin Colt Diesel tersebut adalah tanggung jawab bersama dan besok akan bertemu dengan Pengacara si pemilik Mesin untuk mengetahui kejelasan dan kelanjutan hal ini " Jelas AKP. Nasrul dihadapan Tim Wartawan. (Tim)

]]>
Tue, 18 Nov 2025 06:00:42 +0800 amr
Buku: Suara yang Menembus Waktu dan Melintas Batas https://amarmedia.co.id/buku-suara-yang-menembus-waktu-dan-melintas-batas https://amarmedia.co.id/buku-suara-yang-menembus-waktu-dan-melintas-batas Buku: Suara yang Menembus Waktu dan Melintas Batas

Oleh Sri Asmediati, S. Pd

(Guru Bahasa Indonesia SMPN 1 Labuhan Badas)

Buku bukan sekadar tumpukan kertas atau tinta yang tertempel. Ia adalah suara yang berbicara tanpa henti, mengguncang pikiran, dan menembus ruang serta waktu. Di setiap halaman, tersimpan gagasan yang mampu mengubah cara kita melihat dunia, menantang keyakinan, bahkan memicu perubahan yang lebih besar daripada yang bisa dilakukan oleh seribu pidato atau kebijakan pemerintah.

Kekuatan buku terletak pada ide dan pemikiran yang abadi. Plato menulis tentang keadilan dan tatanan masyarakat ideal di The Republic, dan ratusan generasi kemudian masih merenungkan maknanya. Marcus Aurelius, dalam Meditations, berbicara tentang ketenangan batin dan tanggung jawab diri, mengajarkan kita menghadapi kerasnya hidup dengan kesabaran dan kebijaksanaan. Buku-buku itu menembus batas zaman, membuktikan bahwa gagasan yang murni tidak pernah mati.

Buku juga memiliki kemampuan untuk menyimpan kata-kata selamanya. Ia menjadi saksi bisu sejarah dan budaya, dari manuskrip kuno hingga e-book modern. Ide-ide yang lahir di satu tempat bisa menembus wilayah lain, dari Yunani kuno ke kampus modern di Tokyo, dari teater London ke panggung di New York. Kata-kata dalam buku membentuk jembatan antara manusia dan waktu, antara masa lalu dan masa depan.

Selain itu, buku memiliki kekuatan untuk menggugah emosi dan kesadaran. To Kill a Mockingbird mengajarkan keberanian moral dan empati; 1984 memperingatkan tentang totalitarianisme dan pengawasan; The Communist Manifesto mengguncang dunia politik dengan isu ketidakadilan sosial. Satu halaman bisa menyalakan kesadaran kolektif, memicu perbincangan, dan bahkan membangkitkan revolusi pemikiran.

Buku menjadi saksi dan penggerak sejarah. Ia merekam pengalaman, ide, dan peristiwa zaman tertentu, memberi kita kemampuan untuk belajar dari masa lalu dan mengantisipasi masa depan. Dari dokumen revolusi hingga literatur klasik, buku membentuk budaya dan moral manusia, menyalakan api kesadaran yang tidak bisa dipadamkan.

Dengan terjemahan, distribusi digital, dan perpustakaan global, buku menjadi suara yang melintasi dunia. Ide yang lahir di satu negara bisa menginspirasi pembaca di negara lain, menciptakan dialog intelektual lintas budaya. Ia berbicara pada siapa saja yang mau mendengar, tanpa memandang batas politik atau geografis.

Lebih dari itu, buku memiliki kekuatan introspektif. Ia berbicara langsung ke hati pembaca, menantang asumsi, membuka wawasan baru, dan mengasah logika. Satu kalimat bisa membuat pembaca merenung, menilai ulang hidupnya, dan memutuskan arah baru. Buku menjadi guru yang tak pernah tidur, teman yang selalu hadir, dan cermin yang tidak pernah berbohong.

Buku juga mengubah individu menjadi kesadaran kolektif. Ketika banyak orang membaca dan memahami gagasan yang sama, mereka membentuk opini publik, mempengaruhi gerakan sosial, dan membangkitkan perubahan nyata. Ia adalah suara yang lebih kuat daripada propaganda atau perintah, mampu menembus ideologi dan kepentingan sesaat.

Kitab suci seperti The Bible, Al-Qur’an, dan Bhagavad Gita menunjukkan bagaimana buku bisa melintasi generasi dan wilayah, membentuk moral, hukum, dan budaya manusia selama ribuan tahun. Pesan tentang etika, spiritualitas, dan makna hidup terus mempengaruhi jutaan orang, menembus batas negara dan waktu.

Akhirnya, buku adalah suara yang abadi. Ia bisa diam di rak, tersimpan di perpustakaan, atau berada di tangan pembaca, tetapi pesannya terus bergema. Ia mengguncang, menginspirasi, dan mengajarkan bahwa kata-kata yang tepat bisa lebih kuat dari apapun, lebih panjang umur daripada politik, dan lebih hidup daripada siapa pun yang menulisnya.

Buku berbicara tanpa suara. Ia mengguncang tanpa tangan. Ia menembus waktu dan melintas wilayah. Dan bagi mereka yang mau mendengar, buku adalah dunia, guru, revolusi, dan cermin sekaligus.[AM]

]]>
Mon, 17 Nov 2025 21:14:11 +0800 amr
Optimalkan Potensi Ekonomi, Pemkab Sumbawa Perketat Pengelolaan Retribusi Parkir di Car Free Night https://amarmedia.co.id/optimalkan-potensi-ekonomi-pemkab-sumbawa-perketat-pengelolaan-retribusi-parkir-di-car-free-night https://amarmedia.co.id/optimalkan-potensi-ekonomi-pemkab-sumbawa-perketat-pengelolaan-retribusi-parkir-di-car-free-night Optimalkan Potensi Ekonomi, Pemkab Sumbawa Perketat Pengelolaan Retribusi Parkir di Car Free Night

Sumbawa, Amarmedia.co.id (17 November 2025) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa (Pemkab) menindaklanjuti kegiatan Car Free Night (CFN) yang rutin digelar di pusat kota dengan menyelenggarakan Rapat Evaluasi Pelaksanaan. Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa ini, berfokus pada upaya memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjamin ketertiban retribusi parkir.

Wakil Bupati menegaskan bahwa CFN telah menjelma menjadi ruang publik yang vital, tidak hanya untuk bersosialisasi, berolahraga malam, dan menikmati UMKM lokal, tetapi juga sebagai peluang ekonomi yang signifikan bagi daerah.

 “Potensi PAD Kabupaten Sumbawa dapat digali secara maksimal melalui Car Free Night, dengan catatan pengelolaan retribusi parkir dilakukan secara tertib, sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” tegas Wakil Bupati.

Peningkatan PAD dan Tantangan di Lapangan

Evaluasi menunjukkan bahwa potensi PAD dapat ditingkatkan melalui retribusi parkir, retribusi kebersihan dan penataan pedagang, hingga potensi sponsorship. Pertumbuhan transaksi UMKM selama CFN juga menjadi indikator positif perputaran ekonomi lokal.

Namun, rapat evaluasi juga menyoroti sejumlah tantangan yang perlu segera diperbaiki: Masih ditemukannya parkir liar atau pungutan tidak resmi yang berpotensi menyebabkan kebocoran PAD.

Penataan pedagang yang belum sepenuhnya rapi. Keterbatasan fasilitas pendukung di beberapa area, seperti penerangan dan tempat kebersihan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Daerah menekankan perlunya pengawasan terpadu antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait—seperti Dishub, Satpol PP, DLH, Disdag, dan Dinas Pariwisata—pengelola parkir, serta petugas ketertiban umum.

Rekomendasi dan Tindak Lanjut

Dalam rangka menjadikan CFN sebagai sumber pendapatan yang berkelanjutan, Pemkab Sumbawa merekomendasikan sejumlah langkah strategis:

1. Digitalisasi Sistem Retribusi Parkir: Upaya ini dilakukan untuk mencegah kebocoran PAD dan meningkatkan transparansi.

2. Penertiban dan Penindakan: Melakukan penertiban lokasi parkir resmi dan menindak tegas pelanggaran di lapangan, termasuk parkir liar.

3. Penataan Zonasi Pedagang:Menata ulang zonasi agar jalur pejalan kaki tetap nyaman dan rapi.

4. Penguatan Fasilitas Umum: Menyediakan fasilitas pendukung seperti toilet umum, tempat sampah, dan penerangan yang memadai.

5. Pembentukan Tim Monitoring Khusus: Membentuk tim yang bertugas mengawasi jalannya kegiatan secara rutin setiap minggu.

Secara keseluruhan, respon masyarakat terhadap CFN sangat positif, menjadikannya tempat rekreasi yang murah dan aman, serta sarana promosi bagi UMKM.

Rapat evaluasi ini menyimpulkan bahwa Car Free Night bukan hanya kegiatan hiburan masyarakat, tetapi merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan PAD dan menggerakkan ekonomi lokal*. Dengan perbaikan manajemen parkir dan penataan kegiatan, CFN diproyeksikan dapat menjadi ikon baru aktivitas publik yang sehat, tertib, dan bernilai ekonomi di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Mon, 17 Nov 2025 21:06:49 +0800 amr
Koperasi Tambang Rakyat NTB Panen Perdana: Rp 4,6 Miliar SHU Dibagi, Gubernur Nyatakan "Kedaulatan Ekonomi Berakar di Tanah Sendiri" https://amarmedia.co.id/koperasi-tambang-rakyat-ntb-panen-perdana-rp-46-miliar-shu-dibagi-gubernur-nyatakan-kedaulatan-ekonomi-berakar-di-tanah-sendiri https://amarmedia.co.id/koperasi-tambang-rakyat-ntb-panen-perdana-rp-46-miliar-shu-dibagi-gubernur-nyatakan-kedaulatan-ekonomi-berakar-di-tanah-sendiri Koperasi Tambang Rakyat NTB Panen Perdana: Rp 4,6 Miliar SHU Dibagi, Gubernur Nyatakan "Kedaulatan Ekonomi Berakar di Tanah Sendiri"

Sumbawa,Amarmedia.co.id — Lebih dari 3.343 anggota Koperasi Tambang Rakyat Selonong Bukit Lestari di NTB merayakan hari bersejarah. Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal bersama Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan secara simbolis menyerahkan Sisa Hasil Usaha (SHU) perdana senilai total Rp 4,6 miliar di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Senin (17/11/2025).

Acara bertema “Koperasi untuk Negeri, Polri untuk Masyarakat” ini tidak hanya menjadi penyerahan dana, tetapi juga penegasan model baru tata kelola pertambangan rakyat yang diklaim sebagai wujud nyata sejumlah poin penting Asta Cita Presiden.

Gubernur Lalu Muhammad Iqbal menyatakan bahwa model tambang rakyat berbasis koperasi ini merupakan "jalan baru" untuk menghadirkan kesejahteraan yang adil dan berkelanjutan.

“Tambang rakyat adalah bentuk kedaulatan ekonomi yang berakar di tanah sendiri,” tegas Gubernur. Ia menambahkan, koperasi bertindak sebagai tameng rakyat dalam menghadapi tekanan ekonomi global dan fluktuasi harga komoditas.

Penyerahan SHU ini menjadi buah dari kerja keras setelah Pemprov NTB menerbitkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) pertama untuk koperasi ini pada 12 Oktober 2025, menyusul penetapan 16 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di NTB melalui Kepmen ESDM 174 pada Mei 2025.

 “Sejelek-jeleknya tambang legal tetap lebih baik daripada tambang ilegal yang merusak lingkungan dan merugikan ekonomi. Hari ini kita belajar bersama. Alhamdulillah, hari ini kita sudah membagikan SHU pertama,” kata Gubernur Iqbal.

Distribusi Rata SHU: Desa Sepukur Tertinggi

Dari total Rp 4,6 miliar SHU yang disalurkan, akumulasi untuk penyaluran di tingkat desa tercatat sebesar Rp 2.584.750.000. Distribusi terbesar diberikan kepada Desa Sepukur dengan total penyaluran mencapai Rp 543,2 juta, diikuti Desa Berora (Rp 323,15 juta) dan Desa Lantung (Rp 302,4 juta).

Polri Hadir untuk Makmurkan Masyarakat

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan menegaskan peran institusinya dalam skema IPR ini. Kapolda meyakinkan bahwa Polri hadir bukan untuk menguasai, melainkan mendampingi masyarakat agar aktivitas tambang rakyat berjalan tertib, legal, dan yang terpenting, mengurangi kriminalitas.

“Jika masyarakat makmur, kriminalitas turun drastis,” ujar Kapolda, mendukung penuh model koperasi tambang rakyat sebagai upaya menciptakan kemakmuran sosial.

Kehadiran sejumlah tokoh nasional, termasuk Irjen Kemen ESDM, Kepala Staf Kepresidenan, dan Kepala BPPK (daring), menegaskan status model NTB ini sebagai model nasional yang diharapkan dapat direplikasi untuk tata kelola tambang rakyat yang beradab dan berdaulat di seluruh Indonesia. (AM)

]]>
Mon, 17 Nov 2025 20:39:24 +0800 amr
"Istana Rakyat Minta Kepentingan Utama": Dialog Panas IPR NTB, Warga Desak Kecepatan & Kapolda Jamin Pembinaan https://amarmedia.co.id/istana-rakyat-minta-kepentingan-utama-dialog-panas-ipr-ntb-warga-desak-kecepatan-kapolda-jamin-pembinaan https://amarmedia.co.id/istana-rakyat-minta-kepentingan-utama-dialog-panas-ipr-ntb-warga-desak-kecepatan-kapolda-jamin-pembinaan "Istana Rakyat Minta Kepentingan Utama": Dialog Panas IPR NTB, Warga Desak Kecepatan & Kapolda Jamin Pembinaan

Sumbawa, NTB.Amarmedia.co.id— Acara penyaluran Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Tambang Rakyat Selonong Bukit Lestari di Sumbawa, Senin (17/11/2025), berubah menjadi forum dialog terbuka yang hidup. Warga dan tokoh masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan kritik dan tuntutan langsung kepada Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, terkait lambatnya percepatan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dan distribusi manfaat tambang.

Desakan IPR Cepat dan Kritik "NTB Mendunia"

Ketua Sumbawa Corruption Watch (SCW), Rifqi Arganuari, mengapresiasi terbitnya IPR pertama, namun mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB agar segera menerbitkan IPR untuk blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) lainnya. Rifqi juga mengusulkan agar PT AMNT, perusahaan tambang besar, diwajibkan menggunakan skema IPR agar dampak ekonomi lebih terasa langsung oleh masyarakat lingkar tambang.

Kritik tajam turut disampaikan tokoh masyarakat Iying Gunawan, yang menyoroti birokrasi IPR yang dirasa "tidak sejalan dengan slogan NTB Mendunia".

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa Pemprov tidak pernah menghambat proses. Lamanya penerbitan IPR disebabkan seluruh tahapan wajib melalui sistem daring OSS (Online Single Submission).

“Begitu selesai di OSS, IPR langsung keluar. Pemprov justru ingin segera mengonversi tambang ilegal menjadi legal,” tandas Gubernur, seraya memastikan komitmen perbaikan birokrasi. Mengenai AMNT, Gubernur menjelaskan bahwa skema IPR berbeda, namun AMNT tetap harus mengedepankan manfaat sosial bagi warga sekitar.

Tuntutan SHU 100% untuk Warga Pra Sejahtera

Isu pemerataan manfaat muncul dari Kepala Desa Lantung, Rudi Satria. Ia secara khusus meminta agar Desa Lantung dan Desa Ai Mual diberikan SHU 100 persen karena tingginya jumlah warga pra sejahtera. Tuntutan ini diperkuat dengan alasan bahwa banyak pekerja dari perusahaan lain yang tinggal dan memanfaatkan fasilitas kedua desa tersebut.

Polri dan KSP Jamin Kepentingan Rakyat

Dalam dialog tersebut, Kapolda NTB turut memberikan respons mengenai isu keterlibatan Polri. Ia menjelaskan bahwa kehadiran Polri adalah untuk membina koperasi dan menjaga kemaslahatan masyarakat, sejalan dengan transformasi internal Polri. “Kepentingan kami sederhana: masyarakat makmur, kriminalitas turun,” ujar Kapolda.

Sementara itu, Perwakilan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Respiratori Saddam Al Jihad, mengirimkan pesan penting dari pusat. Ia meminta Pemprov dan Polda memastikan tidak ada gesekan aturan antara wilayah IPR dengan wilayah kerja AMNT.

“Istana adalah istana rakyat, maka kepentingan masyarakat harus utama,” tegas perwakilan KSP tersebut.

Dialog ini secara jelas memotret besarnya harapan masyarakat Sumbawa terhadap IPR sebagai instrumen nyata pemerataan ekonomi dan langkah pengentasan kemiskinan di NTB.(AM)

]]>
Mon, 17 Nov 2025 20:25:50 +0800 amr
Jurus Anti&penjarakan NTB! Kapolda Jawab Ketua DPRD Gorontalo: "Kami Tidak Menangkap Rakyat Cari Nafkah, Tapi Merangkul ke Koperasi" https://amarmedia.co.id/jurus-anti-penjarakan-ntb-kapolda-jawab-ketua-dprd-gorontalo-kami-tidak-menangkap-rakyat-cari-nafkah-tapi-merangkul-ke-koperasi https://amarmedia.co.id/jurus-anti-penjarakan-ntb-kapolda-jawab-ketua-dprd-gorontalo-kami-tidak-menangkap-rakyat-cari-nafkah-tapi-merangkul-ke-koperasi Jurus Anti-penjarakan NTB! Kapolda Jawab Ketua DPRD Gorontalo: "Kami Tidak Menangkap Rakyat Cari Nafkah, Tapi Merangkul ke Koperasi"

Sumbawa, NTB.Amarmedia.co.id — Model pengelolaan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) berbasis koperasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menarik perhatian nasional. Kali ini, rombongan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, dipimpin oleh Ketua DPRD Idrus M. Thomas Mopili, datang khusus ke Sumbawa untuk melakukan "kunjungan belajar" terhadap skema yang dinilai berhasil menertibkan Penambang Tanpa Izin (PETI) menjadi penambang legal dan sejahtera.

Fokus kunjungan tersebut adalah praktik Koperasi Tambang Rakyat Selonong Bukti Lestari di Blok Lantung 2, Kecamatan Lantung, Sumbawa, bertepatan dengan momen penyerahan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang menjadi simbol kesejahteraan baru bagi anggotanya.

Rahasia NTB: Menangkap Perusahaan, Merangkul Rakyat

Dalam sesi dialog, Ketua DPRD Gorontalo Idrus M. Thomas Mopili secara terbuka meminta penjelasan dari Kapolda NTB, Irjen Pol Hadi Gunawan, mengenai rahasia di balik keberhasilan NTB.

“Sebelum IPR resmi, tentu ada penambang tanpa izin. Tapi NTB berhasil menertibkan dan sekarang membagi SHU. Ini model yang harus kami pelajari,” ujar Idrus, menggarisbawahi kegigihan NTB mengubah masalah PETI menjadi solusi ekonomi.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan memberikan jawaban yang tegas dan humanis mengenai kebijakan penindakan Polri di NTB:

“Kami punya prinsip, kami tidak mau menangkap masyarakat yang mencari nafkah untuk keluarga. Yang kami bersihkan adalah perusahaan-perusahaan dari luar yang merusak,” ucap Irjen Hadi.

Kapolda menjelaskan bahwa upaya utama Polri bukanlah kriminalisasi rakyat kecil. Sebaliknya, Polri mendorong penambang perorangan yang kerap menggunakan merkuri dan berisiko tinggi untuk masuk ke dalam koperasi. Langkah ini menjamin pekerjaan menjadi legal, aman, dan terkontrol. “Dengan masuk koperasi, rakyat yang tadinya hanya mencari makan bisa mendapatkan hak ekonomi yang layak,” tegasnya.

Potensi Triliunan Rupiah Menanti

Dukungan penuh terhadap model IPR ini juga datang dari legislatif daerah. Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaida, menambahkan bahwa DPRD telah menerima tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait, mulai dari tata kelola hingga pajak daerah pertambangan rakyat.

Ia membeberkan perhitungan Kapolda NTB: jika 16 IPR di NTB berjalan maksimal, daerah ini berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp 15,7 triliun. “Karena itu DPRD mendukung percepatan semua proses IPR,” katanya.

Model IPR koperasi ini, menurut Isvie, memberikan perbandingan nyata bagi masyarakat. Skema ini dinilai jauh lebih adil karena hasil tambang yang didapatkan akan kembali dan dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Melalui kolaborasi segitiga antara Kementerian Koperasi, Kementerian ESDM, dan Polri, NTB kini diakui sebagai pionir yang berhasil mengawali era baru tambang rakyat: legal, beradab, dan menyejahterakan. Kunjungan belajar dari Gorontalo ini menjadi penegasan bahwa 'Jurus Anti-Penjarakan' NTB adalah cetak biru nasional untuk tambang rakyat yang berkelanjutan.(AM/Ken)

]]>
Mon, 17 Nov 2025 20:04:57 +0800 amr
Model Koperasi Tambang Rakyat NTB Dipuji: Menkop & Kepala BPPK Sepakat Replikasi Nasional https://amarmedia.co.id/model-koperasi-tambang-rakyat-ntb-dipuji-menkop-kepala-bppk-sepakat-replikasi-nasional https://amarmedia.co.id/model-koperasi-tambang-rakyat-ntb-dipuji-menkop-kepala-bppk-sepakat-replikasi-nasional Model Koperasi Tambang Rakyat NTB Dipuji: Menkop & Kepala BPPK Sepakat Replikasi Nasional

Sumbawa, Amarmedia.co.id — Skema pengelolaan pertambangan rakyat berbasis koperasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah pusat. Menteri Koperasi dan UKM Feri Juliantoro bersama Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BPPK) Budiman Sujatmiko memuji model Koperasi Tambang Rakyat Selonong Bukit Lestari sebagai solusi pengentasan kemiskinan dan keadilan ekonomi.

Apresiasi tersebut disampaikan secara daring dalam acara penyerahan Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Tambang Rakyat Selonong Bukit Lestari di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Senin (17/11/2025).

Wajah Baru Konstitusi dan Industrialisasi yang Memerdekakan

Kepala BPPK, Budiman Sujatmiko, menegaskan bahwa koperasi tambang rakyat ini adalah implementasi nyata dari konsep besar pengentasan kemiskinan pemerintah: Berdata, Berdana, Berdaya.

"Ini bukan hanya model ekonomi, tetapi wajah baru bagaimana konstitusi bekerja untuk rakyat," ujar Budiman. Ia menambahkan bahwa NTB telah menjadi contoh nyata penerapan Asta Cita Presiden yang menempatkan koperasi sebagai motor keadilan ekonomi, dengan memastikan pengelolaan sumber daya dilakukan secara adil dan produktif.

Senada dengan Budiman, Menteri Koperasi Feri Juliantoro menyoroti pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel yang diterapkan oleh Koperasi Selonong Bukit Lestari.

Menurutnya, praktik ini menunjukkan bagaimana koperasi mampu menjalankan fungsi hilirisasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya secara langsung. "Ini bukti bahwa tambang rakyat yang dikelola koperasi bukan hanya mungkin, tetapi mampu menjadi sumber kesejahteraan masyarakat," kata Feri.

Menkop Feri juga secara khusus mendorong percepatan pembentukan perusahaan tambang berbasis koperasi di seluruh Indonesia, meyakini bahwa koperasi yang kuat dapat menjadi benteng ekonomi rakyat di tengah dinamika industri tambang nasional.

Kedua pejabat tersebut sepakat bahwa dengan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yang jelas, didukung koperasi yang profesional, model NTB ini layak direplikasi secara nasional sebagai instrumen pemerataan ekonomi dan penekan praktik pertambangan ilegal.(AM)

]]>
Mon, 17 Nov 2025 19:43:57 +0800 amr
PT Barapala Diduga Tak Miliki Izin HGU https://amarmedia.co.id/pt-barapala-diduga-tak-miliki-izin-hgu https://amarmedia.co.id/pt-barapala-diduga-tak-miliki-izin-hgu PT Barapala Diduga Tak Miliki Izin HGU

Padang Lawas, Masyarakat adat Luat Unterudang bersama masyarakat 6 desa dan mahasiswa menggelar aksi damai di Pos PT Barapala, Desa Unterudang, Kecamatan Barumun Tengah. Massa menuntut PT Barapala agar segera angkat kaki dari kawasan Unterudang.

Sekretaris Badan Pemangku Adat (BPA) Luat Unterudang, Rahman Hasibuan pada wartawan, Senin (17/11) mengatakan, kami masyarakat 6 desa yakni, Desa Unterudang, Desa Pasar Binanga, Desa Siboris Dolok, Desa Padang Matinggi, Desa Tandihat dan Desa Aek Buaton minta agar PT Barapala segera meninggalkan lokasi. Sebab, menurut kami, keberadaan PT Barapala secara hukum legal. 

"Perusahaan kami nilai telah wan prestasi tidak mengingkari perjanjian tahun 1996. Sehingga masyarakat sekarang menuntut haknya. Sebab, dalam perjanjian jelas ada hak masyarakat di 6 Desa seluas 3000 Ha yang kini sudah ditanami sawit,"ungkapnya. 

Rahman Hasibuan juga minta Kapolri, Kapoldasu dan Polres Padang Lawas agar segera menarik semua personelnya yang membackup perusahaan. Begitu juga dengan oknum preman yang sengaja disewa perusahaan berkedok sekuriti agar dibersihkan dari perusahaan. 

Dikatakan, Rahman, sejarah singkat penyerahan lahan seluas 10.300 Hektare (Ha) diserahkan ke PT Barapala melalui pola PIR. Dengan membangun pola plasma 3000 Ha, yang menyerahkan lahan pada perusahaan terdiri dari Hatobangun (Ketua Adat), alim ulama dan tokoh masyarakat yg diketahui kepala desa. "Harapannya, dengan aksi ini pemerintah memperhatikan kami agar kami segera memperoleh hak kami yang diabaikan oleh perusahaan,"jelasnya. 

Sementara, mewakili Forum Diskusi Mahasiswa Anti Korupsi Sumatera Utara (FDMAKSU), Arsa Rizki Pratama Siregar dalam orasinya menegaskan, mahasiswa yang turun langsung ke lapangan karena adanya aduan masyarakat di 6 Desa yang bermasalah dengan PT Barapala. Dimana, kata Rizki, lahan PT Barapala diserahkan oleh, Hatobangun, alim ulama dan tokoh masyarakat di 6 desa. Dengan salah satu poin kesepakatan PT Barapala mengelola lahan dengan perjanjian 20 persen hasilnya dibagikan ke masyarakat. Namun sampai sekarang masyarakat di 6 desa tidak mendapat apapun. 

"Masyarakat adat menyerahkan tanah ini kepada Hamonangan yang dialihwariskan kepada Roni. Hasil investigasi kami PT Barapala telah berpindah tangan tanpa sepengetahuan masyarkat. Untuk itu kami ingin mengetahui PT Barapala siapa pemilik perusahaan. Kami juga minta ditunjukkan mana HGU mereka,"tegasnya. 

Arsa Rizki juta mendesak PT Barapala agar secepatnya menutup perusahaan mereka. Karena kami duga perusahaan tidak punya izin resmi dari pemerintah. 

Pantauan wartawan, massa yang sebelumnya melayangkan izin unjuk rasa di Kantor PT Barapala hanya diperbolehkan menyampaikan aspirasinya di depan Pos penjagaan PT Barapala. Massa aksi yang sempat bersitegang dengan aparat kepolisian karena ingin masuk ke kawasan kantor PT Barapala akhirnya berhasil merangsek masuk ke lokasi perkantoran PT Barapala. 

Sementara, Kapolsek Barumun Tengah, AKP PS Nainggolan yang coba meredakan emosi massa aksi mengatakan, tujuan aparat kepolisian berada di tengah-tengah massa aksi karena menjalankan tugas menjaga Kamtibmas bukan melindungi perusahaan. "Kami tidak berpihak. Kami akan menjembatani aspirasi massa ke pihak perusahaan,"tukasnya. 

Sebelumnya, Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) telah melakukan eksekusi lahan PT Barapala seluas 25 ribu Ha lebih pada, 17 Juni 2025. Satgas PKH juga telah mendirikan plang yang bertuliskan "Lahan Perkebunan Sawit Seluas 25. 535 Ha ini Dalam Penguasaan Pemerintah Republik Indonesia C.Q. Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Peraturan Presiden Republik Indonesia No 5 Tahun 2025 Tentang Penertiban Kawasan Hutan. Dilarang memasuki lahan tanpa izin, merusak, menanam, mencuri, menggelapkan, memungut hasil tanaman tumbuhan, memperjualbelikan dan menguasai tanpa izin pihak berwenang. 

Namun dalam praktiknya, keputusan ini diabaikan PT Barapala yang sampai sekarang terus melakukan pemanenan dan produksi di areal tersebut. Bahkan diduga dibackup pihak Polres Padang Lawas. (Tim)

]]>
Mon, 17 Nov 2025 19:00:10 +0800 amr
Kilau Dunia Sains: PMI Dea Malela, Satu&satunya Utusan NTB, Borong 14 Medali di World Science Olympiad 2025! https://amarmedia.co.id/kilau-dunia-sains-pmi-dea-malela-satu-satunya-utusan-ntb-borong-14-medali-di-world-science-olympiad-2025 https://amarmedia.co.id/kilau-dunia-sains-pmi-dea-malela-satu-satunya-utusan-ntb-borong-14-medali-di-world-science-olympiad-2025 Kilau Dunia Sains: PMI Dea Malela, Satu-satunya Utusan NTB, Borong 14 Medali di World Science Olympiad 2025!

Denpasar, Bali.Amaredia.co.id — Prestasi unggul kembali dicatatkan oleh Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela, yang telah mengukuhkan namanya di panggung global. Dalam ajang World Science Olympiad (WSO) 2025, yang diselenggarakan secara luring di Denpasar, Bali, para santri muda ini tidak hanya mewakili Indonesia, namun secara khusus menjadi satu-satunya utusan dari Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berpartisipasi. Mereka sukses memboyong total 14 medali—terdiri dari 10 medali perak dan 4 medali perunggu—menyalakan obor keunggulan pendidikan sains dari NTB ke kancah internasional.

Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh pelajar dari lebih dari 10 negara, menguji penguasaan ilmu pengetahuan dalam disiplin Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, dan Bisnis. WSO 2025 mengangkat tema krusial, “Global Scientific Literacy for a Sustainable Future,” yang menegaskan peran literasi sains sebagai pilar pembangunan global di masa depan.

 Dominasi di Berbagai Bidang

Keberhasilan PMI Dea Malela tersebar merata di berbagai kategori, menunjukkan kedalaman kurikulum sains mereka:

Biologi (SMA): Meraih enam medali perak melalui tim-tim yang solid, termasuk pasangan Afina Hanin Najihah bersama Damita Elysia Cetta, Asya Indirabbina Risqa bersama Fatimah Izz Zayani, serta M. Rasha Al Ramsi bersama M. Zidane Datih Azmul F.

Matematika (SMA) menyumbang dua medali perak yang diraih oleh tim Alvin Ramadhani dan Muhammad Sajhia Yafin. Matematika (SMP): menambahkan dua medali perak melalui tim Nabillah Putri Yusuf dan Putri Eyra Nursalsabila.

Kimia (SMA): Tim Nuraisyah Azzahra dan Aozora Aruruqu Kemangdongan menyumbang dua medali perunggu.

Matematika (SMP): Dua medali perunggu terakhir disumbangkan oleh Dzikra Syaravana dan Aisyah Zulfakar Ramadhani.

Representasi NTB di Panggung Dunia

Keikutsertaan dan pencapaian spektakuler ini menjadi sorotan utama, mengingat PMI Dea Malela adalah satu-satunya perwakilan sekolah dari Nusa Tenggara Barat yang berhasil lolos dan berkompetisi di WSO 2025.

 “Keberhasilan ini adalah bukti bahwa semangat riset, inovasi, dan penguasaan sains di NTB, melalui lembaga pendidikan seperti PMI Dea Malela, mampu bersaing dan mengungguli di tingkat global. Kami berharap ini menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar di Indonesia, terutama di NTB, untuk menjadikan sains sebagai fondasi masa depan berkelanjutan,” ujar Amiruddin M.Si Sekar PMI Dea Malela.

Rangkaian WSO selama tiga hari, mulai dari sesi pembukaan, penyisihan ketat yang menguji tes tertulis, analisis studi kasus, hingga presentasi ilmiah, telah menguji kemampuan peserta dalam berpikir kritis dan memecahkan persoalan sains kompleks. Dengan 14 medali di tangan, santri PMI Dea Malela telah menunjukkan bahwa sekolah yang berfokus pada pendidikan karakter dan sains mampu menghasilkan talenta kelas dunia yang siap menghadapi tantangan masa depan.(AM)

]]>
Mon, 17 Nov 2025 10:21:41 +0800 amr
Guru Sejati Bukan Hanya Mengajar Tetapi Menyalakan Rasa Ingin Tahu https://amarmedia.co.id/guru-sejati-bukan-hanya-mengajar-tetapi-menyalakan-rasa-ingin-tahu https://amarmedia.co.id/guru-sejati-bukan-hanya-mengajar-tetapi-menyalakan-rasa-ingin-tahu Guru Sejati Bukan Hanya Mengajar Tetapi Menyalakan Rasa Ingin Tahu

Oleh Sri Asmediati, S. Pd

Sekolah bisa mengajarkan rumus, teori, dan hafalan. Tapi hanya guru sejati yang mampu menyalakan api keingintahuan dalam diri murid. Karena pendidikan sejati bukan tentang seberapa banyak yang kamu hafal, tapi seberapa dalam kamu ingin tahu. Guru sejati bukan hanya sumber pengetahuan, tapi penggerak kesadaran. Ia tidak memaksa murid untuk belajar, melainkan membuat murid tidak tahan untuk tidak belajar.

Kita hidup di zaman di mana informasi melimpah, tapi rasa ingin tahu semakin langka. Banyak anak bisa mencari jawaban lewat internet, tapi sedikit yang punya semangat bertanya “mengapa” dan “bagaimana.” Di sinilah peran guru sejati diuji—bukan sekadar mentransfer ilmu, melainkan menumbuhkan daya pikir, kepekaan, dan semangat eksplorasi yang akan membuat muridnya terus belajar bahkan setelah kelas usai.

1. Mengajar bukan tentang mengisi kepala, tapi menyalakan pikiran

Guru biasa ingin muridnya tahu, tapi guru sejati ingin muridnya berpikir. Ia tidak puas hanya dengan jawaban benar, tapi mendorong murid untuk memahami maknanya. Karena pengetahuan tanpa pemahaman hanyalah hafalan yang cepat hilang. Guru sejati tahu bahwa setiap pikiran yang menyala akan menjadi sumber cahaya bagi banyak hal di masa depan.

Mereka tidak sekadar berkata, “Begini caranya,” tapi menantang murid dengan pertanyaan, “Kenapa kamu memilih cara itu?” Dari situ, murid belajar melihat dunia bukan dari satu sudut, tapi dari banyak perspektif. Itulah pendidikan yang sebenarnya—menyiapkan manusia untuk berpikir, bukan hanya mengulang.

2. Rasa ingin tahu adalah bahan bakar utama belajar sepanjang hayat

Anak yang punya rasa ingin tahu tidak akan pernah berhenti belajar, bahkan tanpa disuruh. Ia akan mencari tahu, mencoba, gagal, dan belajar lagi. Guru sejati memahami hal ini. Ia tidak membuat murid bergantung padanya, melainkan membekali murid dengan rasa penasaran yang akan menuntun mereka menemukan kebenaran sendiri.

Ketika rasa ingin tahu tumbuh, belajar menjadi kebutuhan, bukan kewajiban. Murid tidak lagi belajar demi nilai, tapi demi kepuasan batin saat menemukan sesuatu yang baru. Dan dari sinilah lahir para inovator, pemikir, dan pemimpin yang tidak hanya meniru, tapi mencipta.

3. Guru sejati tidak takut muridnya lebih hebat

Guru yang hebat tidak merasa terancam ketika muridnya tumbuh lebih cepat. Justru ia merasa berhasil. Karena keberhasilan sejati seorang guru bukan diukur dari seberapa besar ia dikenal, tapi seberapa jauh muridnya melampaui dirinya. Guru sejati ingin muridnya punya sayap sendiri untuk terbang lebih tinggi.

Ia tidak mendikte, tapi menuntun. Ia tidak memenjarakan pikiran murid dengan dogma, tapi membukanya dengan wawasan dan tantangan. Ia tahu bahwa tugasnya bukan membuat murid mengaguminya, tapi membuat murid mampu berpikir mandiri. Itulah kenapa kehadiran guru sejati selalu meninggalkan jejak yang lama hidup dalam diri murid—bukan karena ilmunya, tapi karena semangat yang ditanamkannya.

4. Mengajar dengan hati, bukan hanya dengan metode

Guru sejati tidak hanya menguasai materi, tapi memahami manusia. Ia tahu kapan harus tegas, kapan harus lembut, kapan harus membiarkan murid belajar dari kesalahan. Ia melihat potensi di balik kebingungan, dan percaya bahwa setiap anak punya cara unik untuk berkembang. Mengajar dengan hati membuat ilmu terasa hidup, bukan sekadar informasi yang mati.

Banyak guru pandai bicara, tapi sedikit yang benar-benar didengar. Guru sejati didengar bukan karena suaranya keras, tapi karena kata-katanya menyentuh. Ia tidak hanya menjelaskan pelajaran, tapi juga menanamkan nilai, menumbuhkan empati, dan membentuk karakter. Karena pada akhirnya, pendidikan tanpa hati hanyalah pelatihan kognitif yang kering tanpa makna.

5. Menyalakan rasa ingin tahu berarti menyalakan masa depan

Rasa ingin tahu adalah akar dari semua kemajuan. Setiap penemuan besar di dunia dimulai dari pertanyaan sederhana: “Kenapa?” Guru sejati tahu hal ini, dan ia terus menyalakan api itu dalam diri murid-muridnya. Ia tidak ingin mencetak robot penghafal, tapi manusia yang berpikir kritis, kreatif, dan berani mencari kebenaran.

Ketika rasa ingin tahu tumbuh, dunia menjadi ruang belajar tanpa batas. Murid akan belajar dari alam, dari pengalaman, dari kegagalan, bahkan dari diamnya hidup. Guru sejati tahu bahwa ketika ia berhasil menyalakan rasa ingin tahu, tugasnya sudah selesai—karena muridnya akan terus belajar, bahkan tanpa dirinya.

Guru sejati tidak hanya mengajar mata pelajaran, tapi membangkitkan kesadaran bahwa belajar adalah proses seumur hidup. Ia tidak hanya menyiapkan murid untuk ujian sekolah, tapi untuk ujian kehidupan. Dan di dunia yang terus berubah cepat, peran seperti ini jauh lebih berharga daripada sekadar pemberi nilai.

Jika kamu seorang guru, jadilah sosok yang menyalakan, bukan hanya mengajar. Jika kamu seorang murid, carilah guru yang membangunkan semangat belajarmu, bukan sekadar memberi jawaban cepat. Karena dunia tidak butuh lebih banyak penghafal teori—dunia butuh lebih banyak manusia yang berpikir, bertanya, dan berani menemukan kebenaran dengan rasa ingin tahu yang menyala.[AM]

]]>
Sun, 16 Nov 2025 08:40:46 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Perkuat Layanan Hukum Melalui MoU Strategis dengan Kanwil Kemenkum NTB https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perkuat-layanan-hukum-melalui-mou-strategis-dengan-kanwil-kemenkum-ntb https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perkuat-layanan-hukum-melalui-mou-strategis-dengan-kanwil-kemenkum-ntb Pemkab Sumbawa Perkuat Layanan Hukum Melalui MoU Strategis dengan Kanwil Kemenkum NTB

Mataram.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi memperkuat sinergi di bidang hukum melalui penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Barat (Kanwil Kemenkum NTB) di Mataram pada Kamis (13/11). Kerja sama strategis ini menjadi langkah nyata Pemkab Sumbawa untuk meningkatkan kualitas regulasi daerah, pelayanan publik, dan perlindungan hukum bagi seluruh masyarakat.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, dan Kepala Kanwil Kemenkum NTB, I Gusti Putu Milawati,SS.SH.MH bertempat di Aula Kanwil Kemenkum NTB.

Apresiasi dan Harapan Besar Bupati Jarot

Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesediaan Kanwil Kemenkum NTB menjadi mitra strategis Pemkab. Menurut Bupati, kerja sama ini akan menjadi "kompas" yang membimbing Pemkab Sumbawa dalam setiap langkah pengelolaan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya. Dengan adanya MoU ini, kami berharap dapat dibimbing dalam setiap langkah pengelolaan pemerintahan di Kabupaten Sumbawa,” ujar Bupati Jarot.

Bupati menambahkan bahwa Nota Kesepakatan ini membuka ruang konsultasi yang luas dengan Kanwil Kemenkum NTB. “Melalui MoU ini, banyak hal yang bisa kami sinergikan, baik dalam pembentukan peraturan daerah yang berkualitas maupun sosialisasi hukum kepada masyarakat agar pemahaman dan kesadaran hukum dapat meningkat,” tegasnya.

Nota Kesepakatan ini mencakup delapan bidang prioritas yang akan berdampak langsung pada penguatan tata kelola pemerintahan dan perlindungan masyarakat di Kabupaten Sumbawa, antara lain:

1. Sinergitas dalam Pembentukan Produk Hukum Daerah.

2. Penguatan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH).

3. Penyuluhan, Konsultasi, dan Bantuan Hukum Gratis kepada masyarakat.

4. Pengukuran kinerja Pembangunan dan Reformasi Hukum di daerah.

5. Pelindungan dan Pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) bagi pelaku UMKM dan potensi lokal.

Kanwil Kemenkum NTB, melalui Kakanwil I Gusti Putu Milawati, juga menegaskan komitmen untuk mendukung penuh tugas dan fungsi pemerintah daerah. “Kami ingin men-support daerah dari sisi tugas dan fungsi kami di Kementerian Hukum,” jelas Milawati.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Sumbawa dan Kanwil Kemenkum NTB akan segera melakukan pendataan dan pemetaan komprehensif terkait potensi dan permasalahan hukum di Kabupaten Sumbawa. Langkah ini diharapkan menjadi landasan bagi penguatan kebijakan hukum daerah yang lebih optimal serta pendorong bagi pelindungan Kekayaan Intelektualyang dapat meningkatkan ekonomi lokal.

Kerja sama ini menegaskan komitmen Pemkab Sumbawa untuk menciptakan lingkungan hukum yang tertib, adil, dan mendukung percepatan pembangunan di Tana Samawa.(AM)

]]>
Sun, 16 Nov 2025 07:18:28 +0800 amr
Dari Beasiswa Hingga Alsintan: Ketua DPRD Sumbawa Jamin Perjuangkan Aspirasi Warga Mokong https://amarmedia.co.id/dari-beasiswa-hingga-alsintan-ketua-dprd-sumbawa-jamin-perjuangkan-aspirasi-warga-mokong https://amarmedia.co.id/dari-beasiswa-hingga-alsintan-ketua-dprd-sumbawa-jamin-perjuangkan-aspirasi-warga-mokong Dari Beasiswa Hingga Alsintan: Ketua DPRD Sumbawa Jamin Perjuangkan Aspirasi Warga Mokong

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov menggelar kegiatan reses yang berlangsung hangat dan interaktif di Desa Mokong, Kecamatan Moyo Hulu, pada 13 November 2025 lalu.

Kehadiran politisi senior yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumbawa ini disambut antusias oleh Kepala Desa Mokong, para Kepala Dusun, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat yang tumpah ruah menyampaikan usulan dan kebutuhan mendesak.

Dalam dialog yang berjalan akrab, warga diberikan ruang sepenuhnya untuk menyampaikan aspirasi prioritas. Sejumlah usulan diajukan, yang mencerminkan kebutuhan fundamental masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, sosial, hingga pertanian.

Beberapa aspirasi kunci yang disampaikan masyarakat Desa Mokong meliputi Bantuan beasiswa bagi warga kurang mampu, Bantuan BPJS gratis untuk masyarakat tidak mampu, Bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),Pembangunan pagar dan paving block musholla.

 Bantuan ternak untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, Pengadaan Alsintan (alat dan mesin pertanian), Bantuan bibit padi dan jagung untuk menunjang sektor pertanian.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif warga. Ia menjelaskan bahwa aspirasi sejenis, terutama yang bersifat kerakyatan, selalu muncul dan banyak di antaranya telah direalisasikan di daerah pemilihannya yang mencakup Moyo Hulu, Lenangguar, Ropang, Lantung, Orong Telu, Lunyuk, Lape, dan Lopok.

Nanang Nasiruddin menegaskan komitmennya untuk membawa dan memperjuangkan seluruh usulan warga Desa Mokong melalui jalur resmi perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah.

"Kami hadir untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. *Insya Allah*, aspirasi yang disampaikan akan kami bawa dan perjuangkan sesuai kemampuan anggaran daerah," ujarnya, memastikan bahwa setiap usulan akan dikawal hingga tuntas.

Kegiatan reses ini tidak hanya menjadi ajang penyerapan aspirasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan masyarakat dalam upaya percepatan pembangunan daerah.(AM)

]]>
Sun, 16 Nov 2025 00:03:26 +0800 amr
Akselerasi Layanan Kesehatan Sumbawa: Bupati Jarot "Gas Pol" Tiga Proyek Prioritas ke Kemenkes https://amarmedia.co.id/akselerasi-layanan-kesehatan-sumbawa-bupati-jarot-gas-pol-tiga-proyek-prioritas-ke-kemenkes https://amarmedia.co.id/akselerasi-layanan-kesehatan-sumbawa-bupati-jarot-gas-pol-tiga-proyek-prioritas-ke-kemenkes Akselerasi Layanan Kesehatan Sumbawa: Bupati Jarot "Gas Pol" Tiga Proyek Prioritas ke Kemenkes

Jakarta, Amarmedia.co.id (14 November 2025 )— Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat dalam upaya meningkatkan dan memeratakan layanan kesehatan bagi warganya. Bupati Sumbawa, Ir. H.Syarafuddin Jarot, M.P., bersama jajaran Pemkab, melakukan audiensi strategis dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Jakarta pada hari Jumat (14/11).

Pertemuan ini membahas tiga agenda prioritas yang didorong oleh Pemkab Sumbawa untuk percepatan pembangunan sektor kesehatan, dengan harapan realisasi dapat dilakukan pada tahun anggaran 2026.

 1. Pembangunan RSUD Tipe C Dimulai Akhir 2025

Bupati Jarot mengumumkan kabar baik bahwa Kabupaten Sumbawa telah mendapatkan alokasi program pembangunan RSUD Tipe C. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pengerjaan konstruksi RSUD Tipe C direncanakan akan dimulai pada akhir September 2025 dan ditargetkan rampung pada awal tahun 2026.

Untuk menjamin kualitas pelayanan, Pemkab Sumbawa juga mengusulkan agar Kemenkes dapat memberikan dukungan sumber daya manusia. “Kami berharap Kemenkes dapat membantu penugasan dokter spesialis serta memberikan beasiswa bagi putra-putri daerah Sumbawa untuk menempuh pendidikan spesialisasi,” ujar Bupati Jarot.

 2. Usulan RS Pratama untuk Warga Pesisir dan Pulau

Menyadari kondisi geografis Sumbawa yang terdiri dari wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dengan populasi sekitar 12.000 jiwa, Bupati Jarot menyoroti kesulitan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan lanjutan. Saat ini, warga di wilayah tersebut harus menempuh perjalanan yang sangat panjang, bahkan menyeberang pulau, untuk mendapatkan rujukan.

Oleh karena itu, Pemkab mengusulkan pembangunan satu Rumah Sakit Pratama yang akan berfungsi sebagai fasilitas penyangga dan rujukan primer sebelum pasien dirujuk ke RSUD Sumbawa.

“Ini sangat penting agar masyarakat tidak perlu menempuh 1,5 hingga 2 jam perjalanan, bahkan menyeberang pulau, untuk mendapatkan pertolongan pertama yang memadai,” jelasnya.

3. Perbaikan dan Relokasi Puskesmas Mendesak

Isu ketiga yang diangkat adalah kondisi pelayanan kesehatan dasar, khususnya Puskesmas dan Pustu. Dari 16 Puskesmas yang ada, sebagian besar dinilai tidak memadai, baik dari sisi bangunan, peralatan medis, hingga ketiadaan rumah dinas dokter.

Bupati Jarot menegaskan bahwa kondisi ini sangat mempengaruhi kualitas pelayanan, terutama di luar jam kerja. Bahkan, hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menunjukkan adanya sejumlah Puskesmas yang harus segera direlokasi karena kondisi bangunan yang kritis.

“Kondisi ini mempengaruhi kualitas pelayanan, terutama di luar jam kerja. Kami berharap Kemenkes dapat membantu percepatan perbaikan dan pembangunan Puskesmas,” tegas Bupati Jarot, menjadikan perbaikan fasilitas dasar ini sebagai prioritas mendesak.

Komitmen Pemkab Sumbawa

Pemkab Sumbawa berharap seluruh usulan yang telah dibahas bersama Dinas Kesehatan dan Kemenkes ini dapat difasilitasi, sehingga pembangunan fasilitas kesehatan vital ini dapat terealisasi sesuai target pada tahun 2026.

Menutup audiensi, Bupati Jarot menyampaikan komitmen Pemkab Sumbawa. “Kami berupaya memastikan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Sumbawa dapat terpenuhi dengan lebih baik. Terima kasih atas dukungan Kemenkes. Semoga seluruh rencana ini berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat Sumbawa,” tutupnya.(AM)

]]>
Sat, 15 Nov 2025 22:26:59 +0800 amr
Akses Pendidikan SP Prode Terhambat, Dewan Rusdi Mendesak Pemerintah Daerah Segera Perbaiki https://amarmedia.co.id/akses-pendidikan-sp-prode-terhambat-dewan-rusdi-mendesak-pemerintah-daerah-segera-perbaiki https://amarmedia.co.id/akses-pendidikan-sp-prode-terhambat-dewan-rusdi-mendesak-pemerintah-daerah-segera-perbaiki Akses Pendidikan SP Prode Terhambat, Dewan Rusdi Mendesak Pemerintah Daerah Segera Perbaiki 

Sumbawa.Amarmedia.co.id, (14 November 2025)– Kondisi memprihatinkan yang dialami oleh ratusan pelajar di Desa SP Prode 3, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, yang setiap hari harus berjuang melewati jalan rusak dan berlumpur untuk sampai ke sekolah, telah menarik perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Fraksi PAB yang berada di wilayah tersebut, H. Rusdi, membenarkan dan menyatakan keprihatinannya atas hambatan akses pendidikan dan ekonomi yang telah berlangsung lama ini.

Menurut H. Rusdi, persoalan infrastruktur yang parah ini tidak hanya terjadi di SP Prode 3, melainkan juga menimpa desa-desa transmigrasi sekitarnya, yakni SP Prode 1 dan SP Prode 2.

“Persoalan ini Pak, sama juga kondisinya SP 1, SP 2, dan SP 3. Yang paling parah memang SP 3,” ujar H. Rusdi kepada awak media, menyoroti tingkat kerusakan yang dialami.

Ia menambahkan bahwa di SP Prode 1, kondisi jembatan juga sudah mengkhawatirkan. “Di SP 1, jembatan kayu juga sudah mau ambruk, jembatan yang satu lagi sudah jebol. Memang ketiga SP ini sangat memprihatinkan sekali,” tegasnya.

Laporan Berulang Tak Kunjung Ditanggapi

H. Rusdi membenarkan upaya yang telah dilakukan oleh kepala desa (Kades) setempat untuk mencari solusi. Ia mengonfirmasi bahwa Kepala Desa SP Prode 3, serta Kades SP Prode 1 dan SP Prode 2, sudah berulang kali melaporkan kondisi ini dan mengajukan proposal perbaikan ke Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati sebelumnya.

“Dan betul apa yang sudah diupayakan oleh Kades SP, juga sudah disampaikan oleh Kades SP 1 dan SP 2. Sudah beberapa kali melaporkan ke pemerintah daerah yang Bupati H. Mahmud Abdullah dan mengajukan proposal, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan dan jawaban yang jelas,” ungkapnya, menyiratkan adanya kurangnya respons dari eksekutif.

 Janji Dewan untuk Tindak Lanjut

Menanggapi keluhan masyarakat yang tak kunjung terselesaikan, H. Rusdi berjanji akan segera mengambil langkah strategis di tingkat legislatif.

“Insyaallah, kita juga akan segera kembali untuk membangun koordinasi dengan pemerintahan Jarot Ansori agar persoalan ini ada respons dan titik terang,” janji H. Rusdi.

Keterlibatan dewan ini diharapkan menjadi titik balik bagi perbaikan akses jalan yang vital tersebut, sehingga para pelajar tidak lagi harus mengorbankan seragam, waktu, bahkan keselamatan mereka demi menuntut ilmu, dan kegiatan ekonomi warga dapat berjalan normal. (AM)

]]>
Sat, 15 Nov 2025 20:11:25 +0800 amr
Kongres IX STN: Rifai Desak Negara Hentikan Perampasan Tanah dan Kuasai Kembali SDA https://amarmedia.co.id/kongres-ix-stn-rifai-desak-negara-hentikan-perampasan-tanah-dan-kuasai-kembali-sda https://amarmedia.co.id/kongres-ix-stn-rifai-desak-negara-hentikan-perampasan-tanah-dan-kuasai-kembali-sda Kongres IX STN: Rifai Desak Negara Hentikan Perampasan Tanah dan Kuasai Kembali SDA

Mataram.Amarmedia.co.id - Serikat Tani Nelayan (STN) menegaskan, bahwa perekonomian Indonesia kini digerogoti kaum "serakahnomics". Istilah yang dipopulerkan Presiden Prabowo untuk mengambarkan situasi ketika kekayaan alam dan ruang hidup rakyat terkonsentrasi di tangan segelintir elit, oligarki, perilaku korup dan kepentingan asing. 

Peringatan ini disampaikan Ketua Umum PP STN, Ahmad Rifai, dalam pidato pembukaan Kongres IX STN di Lapangan Desa Kemitir, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Menurut Rifai, yang akrab disapa *Pai asal Masbagik Lombok Timur* , berbagai indikator ekonomi seperti kenaikan nilai tukar petani sebesar 13,54 persen, penurunan angka kemiskinan 0,10 persen memang tampak positif. Namun capaian itu belum terasa memberikan perubahan nyata bagi masyarakat desa.

“Data itu terlihat baik, tetapi tidak menyentuh akar persoalan rakyat. Petani dan nelayan masih terancam kehilangan ruang hidupnya,” ujar Rifai dalam pidatonya pada Sabtu, 15 November 2025.

Ia menilai, ini dampak serakahnomics. Dari meningkatnya eksploitasi sumber daya alam, kepentingan modal asing dalam pengelolaan tanah dan perairan, serta melebarnya kekuasaan elite terhadap komoditas pangan. Situasi tersebut membuat posisi petani dan nelayan semakin rentan.

“Sumber daya yang mestinya menjadi penopang hidup rakyat justru dikuasai segelintir orang” katanya.

STN juga mencatat lonjakan konflik agraria yang mencapai 295 kasus sepanjang 2025, dari sengketa dengan perusahaan, hingga tumpang tindih administrasi pertanahan. Rifai menegaskan bahwa maraknya konflik menunjukkan buruknya tata kelola agraria dan minimnya keberpihakan negara.

Untuk keluar dari jebakan serakahnomics, STN menyerukan perombakan menyeluruh terhadap sistem ekonomi-politik nasional. Rifai menekankan pentingnya memperkuat posisi rakyat melalui pelatihan komoditas, pembenahan pascapanen, strategi tunda jual, serta akses modal dan teknologi melalui kerja sama dengan bank-bank negara. Pemerintah harus hadir secara progresif untuk menghentikan perampasan tanah dan praktik korupsi yang bersifat struktural.

“Tanpa keberpihakan negara, petani dan nelayan akan terus tersisih di tanah mereka sendiri,” ujarnya.

Menutup pidatonya, Rifai mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh hanya mengandalkan capaian ekonomi makro. Pemerintah harus memastikan kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan dasar rakyat. Kedaulatan pangan dan stabilitas harga, yang merupakan pondasi utama bagi ekonomi nasional yang inklusif.

Jika ingin keadilan tumbuh, mulailah dari desa, dari mereka yang menjaga pangan bangsa, tutupnya.

Ikut hadir dalam acara ini, dalam kesempatan itu Ir. Zulham S. Koto, MBA, Praktisi Perkebunan dan Industri Turunan PT AGRINAS; Elland Yupa Sobhyatta, Analis Konservasi dan Rehabilitasi Wilayah Pesisir; Ayi Firdaus mewakili Dirjen Perhutanan Sosial, Kepala Sesi 1 Balai PS; serta Rudi Rubijaya, S.P., M.Sc., Direktur Landreform Kementerian ATR/BPN. Acara ditutup dengan penanda tanganan komitmen bersama mengawal program kedaulatan pangan dan percepatan reformasi agraria. (AM)

]]>
Sat, 15 Nov 2025 19:53:56 +0800 amr
Senam Sehat Bersama dan Pembukaan Perlombaan Sambut Hari Ibu ke&97 di DPRD Kabupaten Sumbawa https://amarmedia.co.id/senam-sehat-bersama-dan-pembukaan-perlombaan-sambut-hari-ibu-ke-97-di-dprd-kabupaten-sumbawa https://amarmedia.co.id/senam-sehat-bersama-dan-pembukaan-perlombaan-sambut-hari-ibu-ke-97-di-dprd-kabupaten-sumbawa Senam Sehat Bersama dan Pembukaan Perlombaan Sambut Hari Ibu ke-97 di DPRD Kabupaten Sumbawa

Sumbawa, Amarmedia.co.id (15 November 2025) – Ratusan warga Kabupaten Sumbawa antusias mengikuti kegiatan Senam Sehat Bersama yang digelar di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa pada Sabtu pagi tadi 15 November 2025. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pembukaan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ibu yang ke-97 tahun 2025 di Kabupaten Sumbawa.

Acara yang diselenggarakan di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan penghargaan terhadap peran penting perempuan dalam keluarga dan masyarakat Sumbawa. Selain itu, rangkaian kegiatan peringatan Hari Ibu ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kebersamaan masyarakat Sumbawa.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., membuka Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tahun 2025  Hadir juga Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten, Nur Isna Sitoresmi Budi Prasetiyo, Ketua IISWARA Kabupaten Sumbawa, Heni Tasniasanti Nanang Nasiruddin, sekaligus ketua Panitia PHI ke- 97 Kabupaten Sumbawa, sejumlah ibu-ibu PKK, GOW, dan IISWARA Kabupaten Sumbawa, serta OPD terkait.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa menyampaikan Kegiatan hari ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ibu di Kabupaten Sumbawa. Hari Ibu merupakan peringatan yang menginspirasi bagi para ibu dan perempuan. "Ibu mempunyai peran penting dalam pembentukan karakter keluarga. Momentum hari ibu ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu menghormati, mendukung dan memberdayakan Ibu dan Perempuan"  ujarnya.

Pimpinan DPRD, Kepala OPD dan anggota DPRD, Ibu ibu IISWARA serta berbagai unsur masyarakat yang turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam senam sehat yang penuh semangat tersebut. Selain senam, pembukaan perlombaan seperti lomba seni, olahraga, dan kreativitas menjadi bagian dari upaya mempererat tali persatuan dan kesatuan antar warga di Kabupaten Sumbawa.

Senada dengan apa yang disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, Ketua Panitia PHI ke-97 Tahun 2025, menyampaikan bahwa kegiatan Peringatan Hari Ibu ini merupakan momentum yang tepat untuk merefleksikan diri sekaligus memotivasi kepada kaum ibu dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya.

Lebih lanjut, ketua Panitia menambahkan, untuk memeriahkan Hari Ibu ini, dilakukan Senam Sehat bersama dan lomba-lomba bidang seni dan olahraga. Lomba ini diikuti oleh Seluruh organisasi perempuan, serta keluarga lansia dari kelompok lansia tangguh, sehat dan produktif. "Kegiatan lomba-lomba ini dilakukan dalam rangka mengasah jiwa korsa, kedisiplinan, serta kekompakan para perempuan sebagai penggerak baik dalam keluarga, lingkungan, maupun masyarakat pada umumnya, pungkasnya.

Peringatan Hari Ibu yang rutin diselenggarakan setiap tahun ini diharapkan terus menjadi momentum penguatan nilai-nilai kebangsaan dan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Sumbawa. 

Kegiatan semakin meriah dengan pembagian doorprize kepada hadirin yang hadir. Berbagai hadiah menarik seperti Kulkas, Kompor gas, Kipas Angin, dan hadiah menarik lainnya. (AM)

]]>
Sat, 15 Nov 2025 19:45:47 +0800 amr
Tekanan Harga Komoditas Jadi Sorotan Utama, Muhammad Takdir: Realisasi Aspirasi Tergantung Kemampuan Anggaran Daerah https://amarmedia.co.id/tekanan-harga-komoditas-jadi-sorotan-utama-muhammad-takdir-realisasi-aspirasi-tergantung-kemampuan-anggaran-daerah https://amarmedia.co.id/tekanan-harga-komoditas-jadi-sorotan-utama-muhammad-takdir-realisasi-aspirasi-tergantung-kemampuan-anggaran-daerah Tekanan Harga Komoditas Jadi Sorotan Utama, Muhammad Takdir: Realisasi Aspirasi Tergantung Kemampuan Anggaran Daerah

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Takdir, SE., M.M.Inov, dari Fraksi PKS, telah merampungkan masa resesnya yang berlangsung selama dua hari, Rabu dan Kamis (12–13/11/2025). Kegiatan yang menjangkau Kecamatan Sumbawa, Moyo Hilir, dan Moyo Utara (Dapilnya) ini mengungkap beragam persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait disparitas harga komoditas.

Disparitas Harga Mencekik Petani

Dalam pertemuan yang digelar di beberapa titik, termasuk di PPN Bukit Indah Kelurahan Seketeng, Aula Kantor PKS dan Desa Kakiang Kecamatan Moyo Hilir, keluhan terkait ekonomi menjadi isu yang paling menonjol.

Salah satu aspirasi paling kritis disampaikan oleh Sirajuddin dari Uma Goreng Pangenyar. Ia menyoroti tajam kesenjangan harga yang merugikan produsen lokal. “Harga sapi rendah, harga jagung juga turun, sementara harga pupuk makin mahal. Ini sangat memberatkan kami,” keluhnya, menggambarkan tekanan ekonomi yang dialami petani dan peternak.

Selain isu pangan, aspirasi yang terkumpul mencakup permintaan pembangunan jalan lingkungan (Desa Kakiang) disampaikan oleh Hasanuddin, jalan usaha tani di Orong Posok, kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) disampaikan Bahamgia, serta pengadaan terop dari Kepala Dusun Pangenyar, di samping bantuan untuk UMKM dan Majelis Taklim.

Anggaran Daerah Terdampak Kebijakan Pusat

Menanggapi seluruh usulan yang diterima telah dicatat,yang akan diinput melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD)—Muhammad Takdir menegaskan bahwa reses adalah wadah resmi untuk memperjuangkan suara rakyat.

“Sesuai dengan tujuan reses, kami datang untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan warga. Semua usulan akan kami masukkan ke dalam Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sebagai dasar perjuangan di tingkat pembahasan anggaran,” jelas Muhammad Takdir dihadapan wartawan dan mahasiswa magang Universitas Teknologi Sumbawa.

Namun, politisi PKS ini juga memberikan penjelasan yang transparan dan realistis mengenai tantangan penganggaran. Ia menekankan bahwa realisasi aspirasi masyarakat sangat bergantung pada kondisi keuangan daerah.

“Kami tetap akan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Tetapi terkait realisasi, tentu sangat bergantung pada kemampuan anggaran daerah. Pemotongan dana transfer pusat jelas berpengaruh terhadap pembangunan dan terhadap usulan-usulan yang masuk,” tegas Ketua Komisi IV tersebut.

Pernyataan ini menjadi penegasan dari Komisi IV mengenai perlunya skala prioritas yang ketat dalam perencanaan pembangunan, terutama di tengah keterbatasan fiskal. Takdir berjanji untuk terus mengawal setiap aspirasi yang telah diterima hingga menjadi program kerja yang teranggarkan. (AM/ Ajeng)

]]>
Sat, 15 Nov 2025 12:27:06 +0800 amr
Jalur Vital Putus di Batu Bangka Dibenahi Darurat, Komisi IV DPRD Sumbawa Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Permanen https://amarmedia.co.id/jalur-vital-putus-di-batu-bangka-dibenahi-darurat-komisi-iv-dprd-sumbawa-dorong-percepatan-pembangunan-jembatan-permanen https://amarmedia.co.id/jalur-vital-putus-di-batu-bangka-dibenahi-darurat-komisi-iv-dprd-sumbawa-dorong-percepatan-pembangunan-jembatan-permanen Jalur Vital Putus di Batu Bangka Dibenahi Darurat, Komisi IV DPRD Sumbawa Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Permanen

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id – Putusnya jalur utama di Desa Batu Bangka, Dusun Prajak, Kecamatan Moyo Hilir, akibat bencana banjir pada 11 November 2025 lalu, mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Sumbawa. Ketua Komisi IV DPRD, Muhammad Takdir, SE., M.M.Inov, memberikan dukungan penuh sekaligus mendesak agar penanganan darurat segera diikuti dengan pembangunan infrastruktur permanen.

Komisi IV DPRD memberikan apresiasi terhadap langkah cepat yang telah diambil oleh Pemerintah Provinsi (melalui Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi/BPJ Dinas PUPR NTB) dan Pemerintah Kabupaten (melalui BPBD dan PUPR) dalam penanganan darurat di lokasi yang merupakan jalur vital penghubung dan akses utama bagi hasil pertanian warga.

Peran Aktif DPRD dan BPBD Provinsi/Kabupaten

Muhammad Takdir menjelaskan bahwa Komisi IV segera melakukan koordinasi intensif setelah bencana putusnya jembatan terjadi dan menjadi viral. Pihaknya memastikan bahwa status jalan yang merupakan jalan provinsi tidak menghalangi upaya percepatan penanganan.

“Bentuk koordinasi BPBD Provinsi, BPBD Kabupaten, dan PUPR berjalan baik. Karena ini dikategorikan sebagai bencana, pintu anggaran melalui BPBD dapat dibuka. Penanganan darurat melalui gotong royong Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi dan BPBD pada Kamis (13/11) adalah langkah yang kami dukung penuh untuk memulihkan akses masyarakat segera,” ujar Muhammad Takdir.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini, fokus selanjutnya adalah mengamankan anggaran untuk solusi jangka panjang.

“Komisi IV akan terus mendorong percepatan penanganan serta koordinasi agar dana dari provinsi dapat segera dicairkan untuk perbaikan permanen. Akan ada tim konsultan yang segera menilai dan menghitung kebutuhan biaya pembangunan jembatan permanen, sebagaimana yang juga menjadi harapan Kepala Desa Batu Bangka,” tegas politisi PKS ini.

Dukungan Komisi IV ini selaras dengan langkah-langkah yang diambil Pemda Sumbawa. Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, juga telah merespons persoalan jalur Prajak–Batu Bangka dalam rapat evaluasi mingguan Pemda.

Takdir menegaskan bahwa meskipun Komisi IV memahami adanya keterbatasan anggaran dan tantangan realisasi di akhir tahun (dengan realisasi belanja fisik dan keuangan Pemda Sumbawa saat ini menyentuh 72,94 persen), penanganan darurat yang mendesak harus menjadi prioritas.

“Kami optimis semua berjalan sesuai timeline. Penanganan jalan putus ini adalah prioritas darurat, apalagi saat ini perubahan cuaca dan musim hujan semakin memperparah kondisi. Kami akan mengawal Balai PUPR Provinsi dan BPBD agar pembangunan jembatan permanen dapat segera terealisasi demi kelancaran ekonomi dan sosial masyarakat Moyo Hilir,” tutup Muhammad Takdir. (AM/Fajri)

]]>
Sat, 15 Nov 2025 11:56:26 +0800 amr
Jelang Penilaian Kedua Adipura, Pemda Sumbawa Genjot Pengelolaan Sampah; DPRD Minta Kerja Maksimal dan Berkelanjutan https://amarmedia.co.id/jelang-penilaian-kedua-adipura-pemda-sumbawa-genjot-pengelolaan-sampah-dprd-minta-kerja-maksimal-dan-berkelanjutan https://amarmedia.co.id/jelang-penilaian-kedua-adipura-pemda-sumbawa-genjot-pengelolaan-sampah-dprd-minta-kerja-maksimal-dan-berkelanjutan Jelang Penilaian Kedua Adipura, Pemda Sumbawa Genjot Pengelolaan Sampah; DPRD Minta Kerja Maksimal dan Berkelanjutan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa semakin intensif menggerakkan upaya untuk kembali meraih Piala Adipura, sebuah simbol penghargaan atas keberhasilan daerah dalam menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Target ini diperkuat melalui Rapat Koordinasi (Rakor) OPD pada Rabu lalu (12/11/2025), yang mendapat tanggapan dan dukungan kritis dari pihak legislatif.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup melalui PLH Bidang Pengelolaan Sampah dan Pengelolaan Limbah B3, Aryan Perdana Putra ST, menyatakan komitmen penuh instansinya untuk menyukseskan agenda Adipura. Ia mengakui bahwa penguatan fasilitas dan sistem pengelolaan sampah menjadi prioritas utama, terutama setelah Pemda mengidentifikasi sejumlah kendala serius di lapangan.

Aryan menyebutkan, saat ini hanya dua Tempat Pengelolaan Sampah (TPS 3R) yang berfungsi (Labuhan Badas dan Plampang), sementara lima Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di beberapa kecamatan (Lunyuk, Labuhan Alas, Moyo Hulu, Rhee, dan Lopok) belum berfungsi.

"Kondisi ini membuat kami harus memperkuat fasilitas yang ada dan memastikan efektivitas sistem pengelolaan sampah," ujar Aryan.

Selain itu, terdapat sejumlah kendala yang menghambat operasional, di antaranya belum adanya offtaker untuk produk TPS 3R, tingginya biaya operasional, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemilahan dan pengelolaan sampah.

Kendala teknis di lapangan juga turut memperparah kondisi, seperti keterbatasan kendaraan angkut sampah, munculnya aktivitas pembakaran sampah di luar TPA Raberas, hingga ditemukannya hewan ternak yang bebas berkeliaran di area pembuangan akhir. Selain itu, tidak adanya penanganan sampah yang memadai membuat beberapa pemulung terpaksa membakar sampah untuk mengurangi timbunan. Di sisi lain, pembuangan air limbah ke Instalasi Pengolahan Limbah (IPL) juga dinilai tidak sesuai peruntukan.

Menanggapi berbagai permasalahan tersebut, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah perbaikan. Upaya yang akan dilakukan antara lain memberikan pelatihan teknis dan peningkatan kapasitas bagi pengelola TPS 3R, melakukan edukasi kepada masyarakat, serta memfasilitasi terbentuknya offtaker produk daur ulang. Pemerintah desa juga didorong menyediakan dukungan biaya operasional TPS 3R. Selain itu, akan dilakukan penghentian praktik open dumping di TPA Raberas, peningkatan infrastruktur, pengelolaan gas metana, serta penyediaan dokumen dan regulasi pendukung.

Rencana tindak lanjut lainnya mencakup pencegahan aktivitas pembakaran sampah, pembenahan tata kelola, koordinasi lintas sektor, hingga pelaksanaan komunikasi dan edukasi berkala.

 Seluruh langkah ini disiapkan untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

 

Menjelang pemantauan kedua penilaian Adipura yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, Pemda telah menetapkan sejumlah titik pantau yang menjadi fokus penataan, meliputi sekolah, kantor pemerintahan, jalan raya, pasar, terminal, pantai wisata, bantaran sungai, taman kota, hingga bank sampah dan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3R.

Sebagai tindak lanjut, Bupati Sumbawa juga telah menerbitkan Surat Himbauan melalui Sekretaris Daerah agar seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat turun langsung melakukan gotong royong membersihkan lingkungan.

"Kepedulian dan peran aktif berbagai lapisan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan," tegas Aryan, seraya mengajak semua warga untuk aktif menjaga kebersihan demi mewujudkan Sumbawa yang hijau dan ramah anak.

Dukungan Kritis dari DPRD: Jangan Sekadar Kejar Adipura

Upaya Pemda mendapat tanggapan positif sekaligus dorongan keras dari legislatif. Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa, Muhammad Takdir S.E M.M.Inov, mengapresiasi semangat Pemda namun meminta persiapan dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan.

 "Adipura memang penting, tetapi lebih dari itu, kebersihan dan kesehatan lingkungan adalah kebutuhan hidup kita sehari-hari. Kami di DPRD tentu mendukung penuh dan mendorong pemerintah agar bekerja optimal. Harapan kami, bukan sekadar meraih Adipura, tetapi menjaga agar kota tetap bersih, indah, nyaman, dan sehat dalam jangka panjang" ujar Muhammad Takdir.

Komisi IV juga mendesak Pemda untuk melakukan gebrakan dan inovasi dalam pengelolaan sampah, termasuk: Pemanfaatan sampah organik menjadi kompos.Pengaktifan kembali Bank Sampah.

Mengatasi kendala armada pengangkut dan memastikan jadwal pengangkutan berjalan teratur. Penegakan regulasi dan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) manajerial.

Dengan koordinasi lintas sektor dan dukungan legislatif, Pemda Sumbawa optimistis mampu memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus memperbesar peluang merebut kembali Piala Adipura tahun ini. (AM/Nora)

]]>
Sat, 15 Nov 2025 11:08:54 +0800 amr
Komisi IV DPRD Sumbawa Soroti Masalah Sampah, Dorong Inovasi dan Maksimalisasi Program Adipura https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-soroti-masalah-sampah-dorong-inovasi-dan-maksimalisasi-program-adipura https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-soroti-masalah-sampah-dorong-inovasi-dan-maksimalisasi-program-adipura Komisi IV DPRD Sumbawa Soroti Masalah Sampah, Dorong Inovasi dan Maksimalisasi Program Adipura

Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 14 November 2025) — Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov, menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung dan mendorong Pemerintah Kabupaten Sumbawa agar maksimal dalam penanganan masalah sampah. Hal ini disampaikan Muhammad Takdir dalam wawancara di ruang kerjanya pada Jumat (14/11/2025), yang secara spesifik membahas isu kebersihan kota, upaya meraih kembali Adipura, dan masalah tumpukan sampah di beberapa titik.

Muhammad Takdir menekankan bahwa kebersihan dan kesehatan lingkungan adalah "hajat hidup kita sehari-hari" dan merupakan aspek penting yang harus dipenuhi.

“Tentu kami sebagai lembaga DPRD akan mensupport itu dan mendorong pemerintah agar benar-benar maksimal agar Adipura yang sudah kita dapat itu tahun ini kita dapat lagi,” ujarnya.

Ia berharap penghargaan Adipura tidak hanya menjadi sekadar seremonial, tetapi benar-benar mencerminkan kondisi kota yang tetap indah, tetap bersih, sehat, dan lingkungan yang terjaga setelah penghargaan tersebut diraih.

Komisi IV juga menyoroti kasus viral baru-baru ini di media sosial dan grup WhatsApp, yaitu keluhan siswa-siswi MTs di Sumbawa terkait bau menyengat akibat tumpukan sampah yang menyerupai rawa-rawa di dekat madrasah, tepatnya di pinggir jalan menuju sekolah. Tumpukan sampah ini diduga bukan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) resmi, namun akibat pembuangan sembarangan oleh masyarakat.

"Bau yang menyengat masuk ke madrasah itu yang satu persoalan," kata Takdir, yang juga menyoroti tumpukan sampah di sejumlah lokasi lain seperti di kawasan (PPN) dan beberapa sekolah dasar (SD).

Menurutnya, menumpuknya sampah di titik-titik tersebut memunculkan pertanyaan tentang ketersediaan armada pengangkut. Jika pengangkutan menggunakan kendaraan roda tiga terhambat, sampah akan menumpuk dan berpotensi dibuang langsung ke selokan atau sungai.

Komisi IV mendesak Pemerintah Daerah untuk tidak hanya mengandalkan gotong royong, tetapi juga melakukan gebrakan dan inovasi dalam pengelolaan sampah. Pemanfaatan Sampah Organik dengan mengolah sampah menjadi kompos atau pupuk cair Memanfaatkan sisa makanan menjadi pakan ternak, Sistem Pengelolaan Terpadu dan Partisipatif dengan mngaktifkan kembali Bank Sampah dan memberikan apresiasi kepada kelompok masyarakat yang peduli dan melakukan aksi jemput sampah atau sedekah sampah.

Kesiapan Manajerial Pemerintah

Untuk menyukseskan program-program tersebut, Muhammad Takdir menekankan pentingnya kesiapan di aspek manajerial dan partisipatif, termasuk:Penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai.Penyusunan dan penegakan regulasi yang mendukung. Meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antarinstansi.

Komisi IV berharap Pemerintah Daerah dapat mengatasi kendala armada dan memastikan jadwal pengangkutan sampah berjalan teratur sehingga masalah seperti yang terjadi di lingkungan MTs Sumbawa tidak terulang.(AM/Ajeng)

]]>
Fri, 14 Nov 2025 20:36:25 +0800 amr
Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah MA: Nikmat Iman dan Pentingnya Ketaatan kepada Pemimpin adalah Pilar Kebersamaan https://amarmedia.co.id/ustadz-dr-syafiq-riza-basalamah-ma-nikmat-iman-dan-pentingnya-ketaatan-kepada-pemimpin-adalah-pilar-kebersamaan https://amarmedia.co.id/ustadz-dr-syafiq-riza-basalamah-ma-nikmat-iman-dan-pentingnya-ketaatan-kepada-pemimpin-adalah-pilar-kebersamaan Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah  MA: Nikmat Iman dan Pentingnya Ketaatan kepada Pemimpin adalah Pilar Kebersamaan

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id 14 November 2025 — Ribuan jamaah memadati Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa Besar pada hari Jumat (14/11/2025) untuk mengikuti kajian bersama Ustadz Syafiq Riza Basalamah. Dalam ceramahnya, Ustadz Syafiq menyoroti pentingnya kepemimpinan dan ketaatan dalam Islam sebagai fondasi untuk menjaga ketertiban dan mencegah kekacauan dalam sebuah masyarakat.

Ustadz Syafiq mengutip perkataan sahabat mulia, Umar bin Khattab r.a., yang berbunyi: "Tidak ada Islam kecuali dengan kebersamaan. Tidak ada kebersamaan kecuali dengan adanya pemimpin. Tidak ada pemimpin tanpa kepatuhan dan ketaatan."

"Kalau tidak ada pemimpin, kehidupan akan menjadi chaos " tegas Ustadz Syafiq.

 Ketaatan yang Berlandaskan Ketakwaan

Dirinya mengingatkan jamaah bahwa nikmat yang paling agung adalah nikmat iman, dan iman harus diwujudkan dalam kehidupan yang tertib, salah satunya melalui ketaatan kepada pemimpin. Ustadz Syafiq menekankan bahwa ketaatan yang ideal adalah sikap pertengahan yang didasarkan pada ketakwaan kepada Allah SWT.

Ustadz Syafiq merujuk pada ayat Al-Qur'an:

 "Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul, dan Ulil Amri (pemimpin) di antara kamu." (QS. An-Nisa: 59).

Ketaatan kepada pemimpin, jelasnya, adalah turunan dari ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.

Hak Pemimpin yang Wajib Ditunaikan Rakyat: Mendengar dan Mematuhi dalam Kebaikan (Ma'ruf), Taat karena Itu adalah Agama dan mendoakan mereka.

Beliau memberikan contoh konkrit: taat pada aturan lalu lintas seperti lampu merah, atau ketaatan seorang tokoh agama (imam Ahmad) dahulu disaat kekacauan di jazirah arab terhadap larangan mengisi kajian yang dikeluarkan pemerintah demi menjaga keamanan. "Keamanan sebuah negeri sangat bergantung pada taat dan nurutnya rakyat kepada pemimpin," tambahnya.

Meskipun ketaatan kepada pemimpin adalah wajib selama pemimpin tersebut muslim, Ustadz Syafiq Riza Basalamah memberikan batasan tegas sesuai hadist Nabi Muhammad SAW:

 "Hendaklah seorang muslim taat kepada seorang pemimpin dalam hal yang disukai dan dibenci, kecuali diperintahkan untuk bermaksiat"

Jika pemimpin memerintahkan kemaksiatan, maka rakyat tidak boleh mendengar dan melaksanakannya. "Setiap orang menanggung dosanya masing-masing. Ketaatan hanya dalam ketaatan," pungkasnya.

Kewajiban Pemimpin dan Rakyat

Ustadz Syafiq juga mengingatkan bahwa pemimpin memiliki kewajiban besar, sebagaimana ditekankan oleh Umar bin Khattab r.a. yang takut dimintai pertanggungjawaban oleh Allah jika ada keledai tergelincir karena jalan berlubang.

Selain ketaatan dari rakyat, kewajiban kedua rakyat terhadap pemimpin adalah memberikan nasihat (kritik konstruktif) yang baik, sebagaimana disebutkan dalam hadis "Ad-Diinun Nashiihah" (Agama adalah Nasihat), yang ditujukan kepada Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin muslim, dan seluruh kaum muslimin.

Ustadz Syafiq Riza Basalamah diantara waktu jeda Shalat Isya dengan mengajak seluruh jamaah untuk merefleksikan dan melaksanakan kewajiban masing-masing, baik sebagai rakyat maupun sebagai anggota keluarga (seperti ketaatan istri kepada suami), agar tercipta kehidupan yang Rahmatan Lil 'Alamin (AM)

]]>
Fri, 14 Nov 2025 19:36:22 +0800 amr
Abron Ishak Fraksi Gelora Serap Aspirasi Jalan Rusak, Normalisasi Sungai, Hingga Kredit Usaha Saat Reses II https://amarmedia.co.id/abron-ishak-fraksi-gelora-serap-aspirasi-jalan-rusak-normalisasi-sungai-hingga-kredit-usaha-saat-reses-ii https://amarmedia.co.id/abron-ishak-fraksi-gelora-serap-aspirasi-jalan-rusak-normalisasi-sungai-hingga-kredit-usaha-saat-reses-ii Abron Ishak Fraksi Gelora Serap Aspirasi Jalan Rusak, Normalisasi Sungai, Hingga Kredit Usaha Saat Reses II

Sumbawa, Amarmedia.co.id (13 November 2025)– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Partai Gelora, Abron Ishak, AMa., menggelar masa Reses II tahun sidang 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda pada 12 November, yaitu di Desa Ongko, Kecamatan Empang, dan Desa Labuhan Bontong, yang menjadi sarana strategis baginya untuk menyerap aspirasi langsung dari konstituen.

Dalam pertemuan di Desa Ongko, masyarakat menyampaikan sejumlah isu infrastruktur dan ekonomi yang mendesak. Ibu Atia Wati meminta perhatian terhadap perbaikan jalan lingkungan di wilayah Bina Karya, termasuk pengadaan paving block.

Permintaan Sarana Umum juga disuarakan oleh Ketua BPD Desa Ongko, Bapak Man, Ia menyampaikan permohonan pembangunan pagar kuburan di dua lokasi berbeda, serta pembangunan pagar tembok PAUDsepanjang 30 meter.

Tak hanya itu warga juga meminta akses permodalan. Isu kesejahteraan ekonomi juga disorot. Bapak Kardiawan menyuarakan harapan masyarakat terkait akses terhadap kredit tanpa agunan dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung pengembangan usaha kecil.

Labuhan Bontong Fokus pada Sarana Ibadah dan Lembaga Adat

Reses kedua di Desa Labuhan Bontong juga didominasi oleh permintaan perbaikan infrastruktur dan dukungan untuk lembaga keagamaan serta adat.

Permasalahan jalan lingkungan yang bermasalah kembali menjadi keluhan utama. Selain itu, Bapak Dedi Candra dari lembaga adat meminta bantuan pengadaan kursi dan terop untuk menunjang kegiatan-kegiatan adat.

Permintaan bantuan juga datang untuk lembaga-lembaga keagamaan. Masyarakat meminta bantuan untuk Majelis Taklim di Desa, sementara Bapak Jaya secara spesifik memohon bantuan untuk TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur'an). Ibu Mara Aini meminta renovasi Posyandu di Desa sebagai sarana kesehatan masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Abron Ishak menegaskan pentingnya peran reses sebagai instrumen vital anggota dewan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan strategis dalam menjembatani kebutuhan riil masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.

"Reses adalah waktu yang paling penting bagi kami. Ini adalah kesempatan untuk mendengar langsung apa yang menjadi keluhan dan harapan bapak/ibu di sini, mulai dari normalisasi sungai yang penting untuk pencegahan banjir, perbaikan jalan, hingga kebutuhan akan permodalan usaha," ujar Abron Ishak.

Ia menambahkan, semua masukan dan aspirasi yang telah diserap, baik terkait pembangunan fisik seperti jalan, pagar kuburan, dan normalisasi sungai, maupun dukungan non-fisik seperti bantuan Majelis Taklim dan akses KUR, akan dicatat dan diperjuangkan untuk dimasukkan dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Sumbawa tahun anggaran berikutnya.(AM)

]]>
Fri, 14 Nov 2025 16:25:43 +0800 amr
Reses II Adizul Syahabudin Fraksi PKS: Fasilitas Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Jadi Fokus Utama https://amarmedia.co.id/reses-ii-adizul-syahabudin-fraksi-pks-fasilitas-pendidikan-dan-peningkatan-ekonomi-masyarakat-jadi-fokus-utama https://amarmedia.co.id/reses-ii-adizul-syahabudin-fraksi-pks-fasilitas-pendidikan-dan-peningkatan-ekonomi-masyarakat-jadi-fokus-utama Reses II Adizul Syahabudin Fraksi PKS: Fasilitas Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Jadi Fokus Utama

Sumbawa, Amarmedia.co.id (14 November 2025) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Adizul Syahabudin SP.MSi, telah menuntaskan masa reses persidangan kedua (Reses II) tahun 2025. Reses merupakan kewajiban bagi setiap anggota DPRD untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen secara langsung di daerah pemilihannya.

Reses kali ini dilaksanakan di dua titik utama, yaitu pada hari Rabu, 12 November 2025 di SDIT Samawa  Cendekia, Labuhan Badas dan dilanjutkan pada Kamis, 13 November 2025 di Desa Karang Dima.

Kewajiban Anggota Dewan Melaksanakan Reses

Dalam pengantarnya, Adizul Syahabudin menekankan pentingnya kegiatan reses. "Reses adalah mandat yang harus dilaksanakan setiap anggota dewan. Ini adalah jembatan resmi antara masyarakat dan lembaga legislatif. Melalui reses, kami datang, mendengar, dan mencatat secara langsung aspirasi yang akan kami perjuangkan dan kawal dalam sidang-sidang dewan serta pembahasan anggaran," jelasnya.

Pada titik pertama, fokus aspirasi dari pihak SDI Insan Cendekia lebih tertuju pada pemenuhan sarana dan prasarana penunjang kegiatan ekstrakurikuler serta program keagamaan.

Beberapa usulan yang disampaikan antara lain Pembangunan Fasilitas Olahraga. " Permintaan bantuan untuk pembangunan lapangan futsal dan lapangan bulu tangkis guna mendukung kegiatan olahraga siswa" jelasnya 

Kemudian dukungan Program Tahfidz. Fasilitasi untuk menunjang program Tahfidz atau Rumah Al-Qur'an sebagai bagian dari pembinaan keagamaan.

Sementara itu, kunjungan Reses ke Desa Karang Dima Kecamatan Labuhan Badas menghasilkan berbagai aspirasi yang lebih beragam, meliputi isu ekonomi kerakyatan, infrastruktur lingkungan, dan penanganan bencana.

"Aspirasi masyarakat di Desa Karang Dima mencakup Pemberdayaan Ekonomi Ibu-Ibu. Permintaan dukungan untuk kelompok usaha ibu-ibu, seperti kelompok usaha bakulan dan bengkel" ungkapnya.

Tak hanya itu juga Infrastruktur Lingkungan. Perbaikan jalan lingkungan dan penanganan masalah persampahan, Pengaman Jalan dan Penerangan. "Permintaan bantuan pembangunan talut pengaman jalan, terutama di kawasan lereng gunung untuk mencegah sedimentasi yang menutupi akses jalan, serta pengadaan lampu penerangan jalan' urainya 

Dewan Azet akrab disapa menyerap aspirasi masyarakat dan perangkat Desa terkait peningkatan Fasilitas Desa . Permintaan untuk pembangunan Aula/Gedung Serbaguna Desa Karang Dima dan perbaikan kantor desa sebagai pusat pelayanan masyarakat.

Adizul Syahabudin menyatakan bahwa seluruh aspirasi yang telah dicatat akan segera diolah menjadi pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD untuk diperjuangkan pada anggaran tahun berikutnya. "Kami akan kawal serius, terutama usulan yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas pendidikan dan pergerakan roda ekonomi masyarakat," tutupnya.(AM)

]]>
Fri, 14 Nov 2025 14:11:14 +0800 amr
Pemda Sumbawa Respons Cepat Keluhan Bau Sampah di Sekitar Sekolah https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-respons-cepat-keluhan-bau-sampah-di-sekitar-sekolah https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-respons-cepat-keluhan-bau-sampah-di-sekitar-sekolah Pemda Sumbawa Respons Cepat Keluhan Bau Sampah di Sekitar Sekolah

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 14 November 2025 – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa menunjukkan kepedulian serius terhadap keluhan siswa-siswi STMN 1 dan MTsN 1 Sumbawa yang merasa terganggu oleh bau tak sedap akibat tumpukan sampah di sekitar lingkungan sekolah mereka.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh para siswa dan masyarakat sekitar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbawa bersama tim kebersihan telah bergerak cepat melakukan pembersihan sampah yang mulai mengeluarkan bau menyengat seiring datangnya musim hujan. Pada Jumat pagi, 14 November 2025, tim DLH telah membersihkan lokasi yang dimaksud sehingga kondisi lingkungan menjadi lebih bersih dan nyaman.

Mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup, PLH Bidang Pengelolaan Sampah dan Pengelolaan Limbah B3 Aryan Perdana Putra ST menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah demi mendukung proses belajar mengajar yang kondusif. "Kami memahami pentingnya lingkungan yang bersih bagi kesehatan dan konsentrasi anak-anak dalam belajar. Oleh karena itu, kami terus berupaya meningkatkan pengelolaan sampah serta berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan setempat untuk solusi jangka panjang," ujarnya.

Kemudian lanjutnya, Kabupaten Sumbawa sedang mempersiapkan pemantauan kedua penilaian Adipura yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Pada hari Rabu lalu, digelar rapat koordinasi yang melibatkan berbagai pihak yang terkait dengan titik-titik pantau Adipura, seperti sekolah, kantor pemerintahan, jalan, pasar, terminal, pantai wisata, bantaran sungai, taman kota, pemukiman, bank sampah, serta Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).

Aryan akrab disapa  menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan menyamakan persepsi dan menguatkan komitmen semua pihak agar lebih serius menjaga kebersihan lingkungan yang menjadi titik pantau Adipura. "Kami mengimbau dan memohon kepada seluruh masyarakat dan instansi terkait untuk terus menjaga kebersihan lingkungan masing-masing agar penilaian Adipura tahun ini dapat berjalan lancar dan Kabupaten Sumbawa bisa meraih hasil terbaik," ujarnya.

Lebih lanjutnya, telah diterbitkan Surat Himbauan Bupati melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa agar masyarakat dan jajaran pemerintahan turun langsung melakukan gotong royong membersihkan lingkungan. Ini merupakan upaya bersama meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan bersih dan sehat.

Kepedulian dan peran aktif berbagai lapisan masyarakat disebut menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup warga Kabupaten Sumbawa sekaligus memperkuat peluang mendapat penghargaan Adipura

Pemda Sumbawa mengajak semua warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area-area publik dan pendidikan, agar tercipta suasana yang nyaman dan sehat. Upaya pembersihan ini juga menjadi bagian dari langkah pemda dalam membangun Sumbawa yang hijau dan ramah anak.

Masyarakat dan pelajar dihimbau untuk melapor langsung apabila menemukan masalah kebersihan yang mengganggu agar segera ditindaklanjuti secara cepat oleh petugas terkait (AM/NR)

]]>
Fri, 14 Nov 2025 09:57:22 +0800 amr
THM Studio 21 Kembali Dibuka Usai Di&Police Line, DPP KOMPI B Desak Kapolri Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran Hukum dan Izin Bangunan https://amarmedia.co.id/thm-studio-21-kembali-dibuka-usai-di-police-line-dpp-kompi-b-desak-kapolri-tindak-tegas-dugaan-pelanggaran-hukum-dan-izin-bangunan https://amarmedia.co.id/thm-studio-21-kembali-dibuka-usai-di-police-line-dpp-kompi-b-desak-kapolri-tindak-tegas-dugaan-pelanggaran-hukum-dan-izin-bangunan THM Studio 21 Kembali Dibuka Usai Di-Police Line, DPP KOMPI B Desak Kapolri Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran Hukum dan Izin Bangunan

Pematangsiantar,Amarmedia.co.id-  Polemik kembalinya beroperasi Tempat Hiburan Malam (THM) Studio 21 menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, beberapa bulan lalu tempat hiburan tersebut baru saja dipasang garis polisi (police line) oleh pihak berwajib setelah terbukti menjadi lokasi peredaran narkotika jenis ekstasi.

Namun, pantauan di lapangan menunjukkan bahwa Studio 21 kini mulai dibuka kembali dan melakukan aktivitas renovasi serta persiapan operasional. Kondisi ini dinilai mencederai upaya penegakan hukum dan melemahkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum di wilayah Polda Sumatera Utara.

Beberapa pelaku yang sebelumnya terjaring operasi narkotika di lokasi tersebut hingga kini masih mendekam di tahanan, namun Amut, selaku pemilik gedung dan penyedia tempat, belum pernah tersentuh proses hukum. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar tentang keberpihakan penegakan hukum dan potensi adanya tebang pilih dalam penindakan kasus narkoba.

Selain dugaan pelanggaran pidana terkait narkotika, Studio 21 juga diduga kuat melanggar aturan tata ruang dan lingkungan hidup. Pembangunan gedung disebut melanggar garis sempadan sungai, yang seharusnya menjadi kawasan lindung dan bebas dari aktivitas bangunan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai, Pasal 5 ayat (1) yang menyebutkan bahwa “Sempadan sungai berfungsi sebagai ruang penyangga antara ekosistem sungai dan kegiatan manusia yang tidak boleh dibangun permanen.”

Sementara dari sisi hukum pidana, pembiaran beroperasinya kembali tempat yang pernah menjadi lokasi peredaran narkoba berpotensi melanggar Pasal 131 dan Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yaitu:

Pasal 131: “Setiap orang yang mengetahui adanya tindak pidana narkotika tetapi tidak melaporkannya kepada pihak berwenang dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp50 juta.”

Pasal 132 ayat (1): “Setiap orang yang melakukan permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika dipidana dengan pidana yang sama dengan pelaku tindak pidana tersebut.”

Menanggapi hal ini, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Masyarakat Peduli Indonesia Baru (DPP KOMPI B), Henderson Silalahi, menyampaikan keprihatinan mendalam dan desakan keras kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk turun langsung mengusut kasus ini.

 “Kami minta Kapolri menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam pembiaran ini. Jika Studio 21 kembali beroperasi, maka besar kemungkinan tempat itu akan kembali menjadi sarang peredaran narkotika. Ini jelas mencoreng wibawa hukum di Sumatera Utara,” tegas Henderson Silalahi.

Henderson juga menambahkan bahwa pembiaran terhadap pelanggaran hukum semacam ini dapat menjadi preseden buruk, terutama dalam upaya pemberantasan narkoba dan penegakan tata kelola ruang kota yang bersih dan tertib hukum.

 “Kami berharap pihak Polda Sumut dan Pemerintah Kota segera menindaklanjuti perizinan dan legalitas bangunan Studio 21 yang diduga melanggar sempadan sungai. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tambahnya.

Publik kini menanti langkah konkret dari aparat penegak hukum, terutama Polda Sumatera Utara dan Mabes Polri, dalam menindaklanjuti kasus Studio 21 yang dinilai telah mengabaikan proses hukum dan menodai semangat pemberantasan narkoba di Kota Pematangsiantar.

Lebih lanjut,Henderson menyebut akan menyurati langsung Kapolri Jenderal Listio Sigit Prabowo untuk meminta penanganan serius terkait penegakan hukum terhadap studio 21 serta Amut sebagai pemilik dan penyedia tempat,"tutupnya (Tim)

]]>
Fri, 14 Nov 2025 09:15:23 +0800 amr
Pemda Sumbawa Koordinasi Pemasangan Lampu Jalan di Jalan Garuda untuk Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-koordinasi-pemasangan-lampu-jalan-di-jalan-garuda-untuk-tingkatkan-keamanan-dan-kenyamanan https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-koordinasi-pemasangan-lampu-jalan-di-jalan-garuda-untuk-tingkatkan-keamanan-dan-kenyamanan Pemda Sumbawa Koordinasi Pemasangan Lampu Jalan di Jalan Garuda untuk Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan

Mataram, NTB. Amarmedia.co.id– Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dian Sidarta, ST, menyampaikan hasil konsultasi terkait pemasangan penerangan lampu jalan di Jalan Garuda kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi NTB. Pemasangan lampu jalan ini direncanakan menggunakan anggaran APBD Perubahan 2025.

Dikatakan Kadis Dian akrab disapa bahwa Jalan Garuda merupakan aset dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BP2JN) Mataram, sehingga Pemerintah Daerah perlu melakukan koordinasi dan perizinan sebelum pemasangan material lampu jalan dilakukan. Lampu jalan akan dipasang mulai dari bundaran depan UGD RSUD Sumbawa hingga depan SDN Negeri 1 Lempeh.

“Kami terus berupaya meningkatkan fasilitas umum demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Dengan adanya penerangan baru di sepanjang Jalan Garuda, diharapkan aktivitas malam hari di kawasan ini menjadi lebih aman dan nyaman bagi para pengguna jalan,” ujar Dian Sidarta Kamis 13 November 2025 

Pemerintah Daerah berharap upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi warga dan pengguna jalan, sekaligus menjadi bagian dari peningkatan infrastruktur kawasan permukiman di Sumbawa. 

Hadir dalam agenda konsultasi tersebut Kabid Perumahan dan Prasarana Sarana Utilitas Umum ( P2SU) Alwan Patawari ST dan Kabid Pertanahan Surbini hadir juga Kepala Bappenda Sumbawa Hardianto ST

Perwakilan Balai Pelaksanaan jalan Nasional menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Pemda Sumbawa. Pada dasarnya Balai Jalan menerima usulan tersebut demi kepentingan umum. (AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 20:20:37 +0800 amr
Dari Studi Kelayakan Menjadi Aksi Nyata: Sekda Sumbawa Sambut Proyek Plts&bess Indika–ITM sebagai Penguat Ketahanan Energi Daerah https://amarmedia.co.id/dari-studi-kelayakan-menjadi-aksi-nyata-sekda-sumbawa-sambut-proyek-plts-bess-indikaitm-sebagai-penguat-ketahanan-energi-daerah https://amarmedia.co.id/dari-studi-kelayakan-menjadi-aksi-nyata-sekda-sumbawa-sambut-proyek-plts-bess-indikaitm-sebagai-penguat-ketahanan-energi-daerah Dari Studi Kelayakan Menjadi Aksi Nyata: Sekda Sumbawa Sambut Proyek Plts-bess Indika–ITM sebagai Penguat Ketahanan Energi Daerah

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id (13 November 2025) – Upaya Kabupaten Sumbawa mentransformasi infrastruktur energi menuju keberlanjutan segera memasuki babak implementasi. Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan sistem penyimpanan energi baterai (BESS) oleh konsorsium Indika Energy dan Indo Tambangraya Megah (ITM) dipastikan akan segera dibangun, menyusul ekspose rencana proyek di Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (13/11/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menyambut gembira realisasi proyek ini. Ia menilai, kehadiran konsorsium Indika–ITM membawa harapan baru setelah sekian lama Sumbawa hanya disuguhi rencana studi.

Energi Bersih: Kebutuhan Mendesak Empat Pilar Ekonomi Sumbawa

Sekda Budi Prasetiyo menyatakan bahwa proyek PLTS-BESS ini sangat krusial dan menjawab kebutuhan mendesak daerah.

“Selama ini banyak yang datang membahas studi kelayakan, tapi belum ada aksi konkret. Alhamdulillah, proyek ini akhirnya terealisasi,” ujar Sekda.

Ia menegaskan, keberadaan energi terbarukan bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi penting untuk empat potensi besar Sumbawa, yaitu pertanian, perikanan, pariwisata, dan pertambangan.

 “PLTS ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat empat potensi besar Sumbawa. Kami berharap proyek ini membawa manfaat besar bagi daerah dan masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur energi sekaligus memastikan ekosistem energi bersih di daerah kita tumbuh dengan fondasi yang kuat dan realistis,” tegas Sekda.

Pemda Jamin Dukungan Penuh, Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Dalam koordinasi dengan Presiden & CEO Konsorsium Indika Energy, Yovie Priadi, dan tim teknis, Sekda Budi Prasetyo memastikan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Sumbawa (Pemda). Dukungan tersebut mencakup aspek perizinan, tata ruang, Amdal, hingga penyelesaian isu lahan yang diingatkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Pemda siap berkoordinasi penuh. Kami ingin proyek ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi langkah besar menuju kemandirian energi Sumbawa,” tandasnya.

Sekda secara khusus menekankan pentingnya sinergi dengan masyarakat lokal, terutama dalam hal tenaga kerja.

“Pemda siap mendukung penuh, mulai dari tata ruang, amdal, hingga tenaga kerja. Kami punya Perda perlindungan tenaga kerja lokal, jadi tolong libatkan masyarakat Sumbawa,” pintanya, menegaskan komitmen Pemda pada penyerapan tenaga kerja lokal.

Target Operasi Kuartal I 2027 sebagai Tonggak Kemandirian Energi

Proyek PLTS-BESS yang berlokasi di Labuhan Mapin, Kecamatan Alas Barat, direncanakan memiliki kapasitas listrik sebesar 13 MW, didukung baterai 2,5 MW/8,94 MWh, dan dijadwalkan mulai konstruksi pada Juni 2026. Proyek yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) ini ditargetkan beroperasi penuh pada kuartal pertama tahun 2027.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, turut mengapresiasi proyek ini sebagai bagian penting dari indikator keberhasilan pembangunan daerah dalam pemenuhan energi terbarukan.

Dengan adanya koordinasi yang intensif ini, Pemda Sumbawa memastikan bahwa setiap tahapan proyek berjalan efektif, dan pada akhirnya mampu memperkuat ketahanan energi daerah serta mendukung agenda transformasi menuju Sumbawa yang lebih berkelanjutan.(AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 19:55:46 +0800 amr
Peringatan Hari Ibu Ke&97: Ketua GOW Sumbawa Ajak Ibu&ibu Jadi 'Perpanjangan Tangan' Lawan Pernikahan Dini Melalui Majlis Ta’lim https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-ibu-ke-97-ketua-gow-sumbawa-ajak-ibu-ibu-jadi-perpanjangan-tangan-lawan-pernikahan-dini-melalui-majlis-talim https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-ibu-ke-97-ketua-gow-sumbawa-ajak-ibu-ibu-jadi-perpanjangan-tangan-lawan-pernikahan-dini-melalui-majlis-talim Peringatan Hari Ibu Ke-97: Ketua GOW Sumbawa Ajak Ibu-ibu Jadi 'Perpanjangan Tangan' Lawan Pernikahan Dini Melalui Majlis Ta’lim

Sumbawa, Amarmedia.co.id (13 November 2025) – Peringatan Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025 di Kabupaten Sumbawa dijadikan momentum strategis untuk mengencangkan kampanye pencegahan perkawinan anak. Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, memimpin seruan tersebut saat menghadiri Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (13/11/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumbawa, DGH. Faisal, S.Ag., M.M.Inov., serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan DP2KBP3A Kabupaten Sumbawa, menegaskan komitmen lintas sektor.

Pesan Kunci Ketua GOW: Jaring Informasi Melalui Majlis Ta’lim

Ditemui usai acara, Ketua GOW Hj. Sudarti Mohamad Ansori menyampaikan harapannya agar para peserta sosialisasi tidak hanya menerima informasi, tetapi juga menjadi “perpanjangan tangan” pemerintah dan organisasi untuk menyebarluaskan pesan penting ini kepada masyarakat luas.

Ketua GOW secara khusus menargetkan komunitas ibu-ibu untuk mengambil peran aktif. Ia berharap ibu-ibu yang telah mengikuti sosialisasi ini mampu menyebarluaskan informasi, khususnya melalui wadah-wadah komunal seperti Majlis Ta’lim.

“Kami berharap melalui sosialisasi ini yang menyasar masyarakat secara langsung dapat mengurangi pernikahan dini di masyarakat. Oleh karena itu, ibu-ibu yang mengikuti sosialisasi ini diharapkan juga mampu menyebarluaskan informasi di masyarakat seperti melalui Majlis Ta’lim. Dengan begitu, maka pemahaman masyarakat terutama anak-anak tentang Pernikahan Dini dan bahayanya akan semakin bertambah,” ujarnya.

Menurutnya, penyebaran informasi yang masif dan berbasis komunitas seperti ini dapat mencegah Pernikahan Dini secara lebih efektif dan langsung menyentuh akar permasalahan di tingkat keluarga dan masyarakat.

Kemenag Tawarkan Solusi Holistik Berbasis Keluarga Sakinah

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, DGH. Faisal, S.Ag., M.M.Inov., menegaskan peran Kemenag sebagai Solusi Holistik Berbasis Keluarga Sakinah dalam isu pernikahan dini.

Kemenag menjalankan program strategis seperti peningkatan fasilitator Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin (BIMWIN CATIN) untuk meningkatkan kualitas perkawinan dan pencegahan pernikahan anak. Selain itu, mereka juga memiliki program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini tentang kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan, dan bahaya pernikahan anak.

“Kantor Urusan Agama (KUA), merupakan garda terdepan dalam pencegahan Pernikahan Dini. KUA memiliki peran vital dalam memberikan konsultasi perkawinan serta melakukan penyuluhan intensif kepada remaja dan masyarakat tentang dampak negatif pernikahan anak,” tutupnya.

Dengan adanya kolaborasi antara GOW yang fokus pada penguatan peran ibu di masyarakat dan Kemenag dengan program edukasi holistiknya, diharapkan target pengurangan angka pernikahan dini di Sumbawa dapat tercapai, demi mewujudkan generasi yang lebih siap dan berkualitas.(AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 19:17:00 +0800 amr
Posyandu Digital Siap Lahirkan Generasi Emas 2045: Sekda Sumbawa Dorong Bimtek Untuk Ciptakan 'Posyandu Era Baru' https://amarmedia.co.id/posyandu-digital-siap-lahirkan-generasi-emas-2045-sekda-sumbawa-dorong-bimtek-untuk-ciptakan-posyandu-era-baru https://amarmedia.co.id/posyandu-digital-siap-lahirkan-generasi-emas-2045-sekda-sumbawa-dorong-bimtek-untuk-ciptakan-posyandu-era-baru Posyandu Digital Siap Lahirkan Generasi Emas 2045: Sekda Sumbawa Dorong Bimtek Untuk Ciptakan 'Posyandu Era Baru'

Sumbawa, Amarmedia.co.id (13 November 2025)– Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah proaktif dalam menyesuaikan pelayanan kesehatan dasar dengan perkembangan zaman. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Kader SPM Posyandu yang bertempat di Aula Kaloka Airport Hotel, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting yang dihadiri oleh perwakilan Dinas PMPD dan Dukcapil Provinsi NTB, seluruh OPD terkait, serta kader-kader Posyandu dari berbagai penjuru Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Sekda Budi Prasetiyo menegaskan bahwa Bimtek ini diselenggarakan sebagai upaya nyata untuk melahirkan transformasi Posyandu yang adaptif terhadap dinamika global, khususnya di era digitalisasi. Ia menilai bahwa penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Posyandu menjadi krusial untuk menciptakan apa yang ia sebut sebagai "Posyandu Era Baru."

“Transformasi ini harus dilakukan mengingat terus berkembangnya digitalisasi. Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM Posyandu ini perlu dilakukan. Ini untuk menciptakan Posyandu Era Baru,” ujar Sekda.

Posyandu: Modal Dasar Mewujudkan Generasi Emas 2045

Lebih lanjut, Sekda menyoroti peran strategis Posyandu yang melampaui sekadar pelayanan kesehatan. Menurutnya, Posyandu merupakan modal dasar yang vital dalam membangun bangsa dan negara, serta memiliki peran penting dalam menciptakan generasi penerus yang lebih baik.

Sekda Budi Prasetiyo menekankan bahwa transformasi yang dilakukan saat ini adalah investasi jangka panjang. Ia berharap melalui Posyandu Era Baru yang terdigitalisasi dan memiliki kader berkapasitas tinggi, Kabupaten Sumbawa dapat berperan aktif dalam mewujudkan target nasional: Generasi Emas 2045.

“Transformasi Posyandu ini penting dikarenakan Posyandu merupakan modal dasar dalam membangun bangsa dan negara. Posyandu juga berperan penting dalam menciptakan generasi lebih baik kedepannya. Oleh karena itu, diharapkan melalui transformasi ini, dapat menciptakan Generasi Emas 2045,” pungkasnya penuh optimisme.

Bimbingan teknis ini diharapkan dapat membekali para kader Posyandu dengan pengetahuan dan keterampilan baru, khususnya dalam pemanfaatan teknologi, sehingga pelayanan Posyandu di Sumbawa dapat lebih efektif, terintegrasi, dan mampu menjadi garda terdepan dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,  juga mendukung SPM bidang pendidikan,  Pekerjaan umum, Perumahan rakyat. Trantibumlinmas, dan sosial menuju masa depan generasi yang lebih cerah. (AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 19:12:27 +0800 amr
Langkah Sigap Pemda Sumbawa: David, Warga Terlantar Sakit Parah di Bugis, Berhasil Dirawat di RSUD https://amarmedia.co.id/langkah-sigap-pemda-sumbawa-david-warga-terlantar-sakit-parah-di-bugis-berhasil-dirawat-di-rsud https://amarmedia.co.id/langkah-sigap-pemda-sumbawa-david-warga-terlantar-sakit-parah-di-bugis-berhasil-dirawat-di-rsud Langkah Sigap Pemda Sumbawa: David, Warga Terlantar Sakit Parah di Bugis, Berhasil Dirawat di RSUD

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – David, seorang warga terlantar dari Kelurahan Bugis, Sumbawa, yang ditemukan dalam kondisi kesehatan sangat memprihatinkan, akhirnya berhasil dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Sumbawa pada Rabu siang (13/11/2025).

David ditemukan tergeletak di teras rumah warga di Jalan Kamboja, dekat Kursus Bahasa Inggris VASKO. Kondisi David sangat mengkhawatirkan, ia dilaporkan sulit bergerak, sering terjatuh, menderita luka-luka, dan kondisinya sangat memprihatikan 

Penanganan Dimulai Sejak Minggu, Melibatkan Tiga Pilar dan BNN

Camat Sumbawa, Drs Iwan Sofyan, menjelaskan bahwa penanganan kasus ini sudah dimulai sejak Minggu (9/11/2025).

"Pada hari Minggu (9/11/2025) pukul 18.00-an, kami dikonfirmasi oleh Pemilik Akun Vasco Bugis. Saat itu juga saya berkoordinasi dengan Pak Lurah, Seklur, dan juga Tiga Pilar," ujar Camat Iwan Sofyan.

Tim langsung bergerak cepat malam itu juga, bahkan melibatkan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) karena adanya dugaan bahwa David merupakan korban ketergantungan obat.

Dari penelusuran tim, diketahui bahwa David memiliki anak kandung yang bekerja di luar Sumbawa, serta seorang paman (Ina Kamina) yang juga menjabat sebagai Ketua RT di sana. Pihak Camat dan Tiga Pilar kemudian berkoordinasi dengan keluarga terdekat mengenai langkah penanganan.

Pada Senin (10/11/2025), tim kembali bertemu dengan paman David, Ketua RT, dan BNN. BNN segera turun ke lapangan untuk melakukan cek guna rencana penanganan rawat jalan terkait ketergantungan obat.

Sementara itu, pihak Kelurahan sigap mengurus kelengkapan administrasi David, termasuk KTP, KK, dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial.

“Kami sangat atensi (memberi perhatian) ini, tapi lagi-lagi tetap berharap keluarga lah yang mendampingi Pak David ini ke Faskes agar ada yang bertanggung jawab menjaga semuanya,” tegas Camat Iwan Sofyan.

Dirujuk ke RSUD Berkat Kolaborasi Dinsos dan Pemerintah Wilayah

Upaya kolaboratif antara Pemerintah Wilayah dan Dinas Sosial akhirnya membuahkan hasil. Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial (Disos) Sumbawa, Syarifah, S.Sos., M.Si., mengonfirmasi bahwa David telah dibawa ke fasilitas kesehatan rujukan.

“Alhamdulilla  Saya  sudah koordinasi sama pak Lurah Bugis kalau warganya sudah di bawa ke RSUD dan ditindaklanjuti penanganannya, ,” kata Syarifah saat dihubungi saat tugas dinas  di Jakarta.

Respons cepat yang melibatkan Dinsos, Camat, dan Lurah ini mendapat apresiasi tinggi. Diharapkan David dapat menjalani perawatan optimal tanpa hambatan administrasi. Berita ini diakhiri dengan harapan agar David lekas pulih dan dapat kembali berkumpul dengan keluarganya.(AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 17:58:57 +0800 amr
Terobosan Perlindungan Kerja: Sekda Sumbawa Dorong Tim Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan Yang Solid, https://amarmedia.co.id/terobosan-perlindungan-kerja-sekda-sumbawa-dorong-tim-kepatuhan-bpjs-ketenagakerjaan-yang-solid https://amarmedia.co.id/terobosan-perlindungan-kerja-sekda-sumbawa-dorong-tim-kepatuhan-bpjs-ketenagakerjaan-yang-solid Terobosan Perlindungan Kerja: Sekda Sumbawa Dorong Tim Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan Yang Solid

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 13 November 2025 - Langkah serius mewujudkan perlindungan sosial ketenagakerjaan yang menyeluruh di Kabupaten Sumbawa semakin diperkuat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., memimpin semangat kolaborasi antarinstansi dalam Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan yang digelar oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sumbawa di ARL Resto, Kamis (13/11/2025).

Dalam rapat yang dihadiri oleh unsur vital seperti Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari), Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTB dan Balai Pengawasan Ketenagakerjaan, Sekda Budi Prasetiyo menegaskan bahwa pembentukan tim kepatuhan yang solid bukanlah sekadar formalitas, melainkan cita-cita bersama untuk memastikan setiap pekerja di Sumbawa terlindungi secara optimal.

Kolaborasi Lintas Lembaga: Kunci Mewujudkan Perlindungan Total (UCC)

Sekda Budi Prasetiyo menyoroti pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah, BPJS, dan aparat penegak hukum (APH) untuk mencapai target ambisius: Universal Coverage of Employment (UCC) atau cakupan perlindungan kerja secara universal.

“Rapat koordinasi ini menjadi langkah penting dalam menciptakan tim kepatuhan yang sukses. Saya sudah lama menginginkan terbentuknya unsur tim kepatuhan yang solid. Ini menjadi cita-cita bersama agar kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan benar-benar terwujud di daerah,” tegasnya.

Ia tidak menampik adanya tantangan, terutama terkait kepatuhan perusahaan. Sekda menyoroti kasus di mana banyak perusahaan telah mendaftar namun belum melaksanakan kewajiban pembayaran iuran dengan baik.

“Kepatuhan perusahaan menjadi kunci. Banyak perusahaan yang sudah mendaftar tetapi belum membayar iurannya dengan baik. Ini yang harus kita benahi bersama. Pemerintah daerah akan terus mendukung melalui pembinaan, kolaborasi, dan pengawasan yang lebih kuat,” tambah Sekda Budi.

Dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap pembentukan tim ini menjadi pesan utama yang disampaikan oleh Sekda. Kehadiran tim kepatuhan ini diharapkan mampu meningkatkan pengawasan dan verifikasi, memastikan baik sektor formal maupun pekerja rentan di sektor informal mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial.

Sementara itu, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Sumbawa turut mengapresiasi dukungan ini dan mengenang semangat komitmen kepatuhan yang pernah membawa penghargaan tingkat nasional, menegaskan bahwa tantangan UCC membutuhkan kerja sama kolektif.

Rapat koordinasi ini berujung pada komitmen bersama untuk segera membentuk Tim Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sumbawa, dengan fokus pada peningkatan kepatuhan pendaftaran tenaga kerja oleh perusahaan ; Optimalisasi pengawasan terhadap perusahaan yang belum aktif ; Mendorong kolaborasi lintas instansi (termasuk Disnaker, DPMPTSP, dan Kejari) untuk pengawasan yang lebih kuat.

Mengakhiri kegiatan, Sekda Sumbawa kembali menegaskan posisinya. “Kami dari pemerintah daerah memberikan dukungan penuh agar tim kepatuhan ini segera terbentuk dan bekerja maksimal. Perlindungan bagi tenaga kerja harus menjadi prioritas bersama, karena kesejahteraan mereka adalah bagian dari kemajuan daerah,” pungkas Dr. H. Budi Prasetiyo.

Komitmen ini diharapkan menjadikan Kabupaten Sumbawa sebagai model daerah yang sukses dalam menerapkan sistem kepatuhan jaminan sosial ketenagakerjaan yang kuat dan berkeadilan.(AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 17:07:15 +0800 amr
Perjuangan Nyata di Akar Rumput: Reses H. Andi Mappeleppui Soroti WPR dan Kondisi Sekolah https://amarmedia.co.id/perjuangan-nyata-di-akar-rumput-reses-h-andi-mappeleppui-soroti-wpr-dan-kondisi-sekolah https://amarmedia.co.id/perjuangan-nyata-di-akar-rumput-reses-h-andi-mappeleppui-soroti-wpr-dan-kondisi-sekolah Perjuangan Nyata di Akar Rumput: Reses H. Andi Mappeleppui Soroti WPR dan Kondisi Sekolah

Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 13 November 2025) – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi PKS, H. Andi Mappeleppui, hari ini menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di Desa Marente, Kecamatan Alas. Dalam sesi reses yang dilaksanakan Kamis, 13 November 2025, isu strategis seperti legalisasi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), infrastruktur pertanian, dan kondisi fasilitas pendidikan menjadi prioritas utama.

Aspirasi Marente: Legalitas Tambang dan Gedung Sekolah Tak Layak

H. Andi Mappeleppui menyatakan bahwa pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan pembentukan koperasi tambang rakyat resmi menjadi kebutuhan mendesak. Langkah ini, menurutnya , adalah solusi konkret untuk menarik aktivitas tambang dari ranah ilegal sekaligus memberikan kepastian hukum dan ekonomi bagi masyarakat Marente yang menggantungkan hidupnya pada sektor tersebut.

"Masyarakat meminta payung hukum yang jelas. Pembentukan koperasi akan menjadi wadah resmi, memastikan mereka tidak lagi berhadapan dengan masalah hukum, dan yang terpenting, potensi ekonomi mereka tersalurkan secara legal dan teratur," ujar H. Andi Mappeleppui.

Selain itu, ia mengaku terkejut dan prihatin atas keluhan Kepala Sekolah dan Ketua Komite SDN Desa Marente mengenai kondisi gedung sekolah yang tidak layak dan janji renovasi yang tak kunjung terealisasi.

"Ini masalah serius. Pendidikan adalah investasi masa depan. Sangat mengecewakan mendengar janji perbaikan gedung sekolah oleh dinas terkait belum terealisasi. Saya pastikan aspirasi ini akan menjadi prioritas utama untuk segera ditindaklanjuti dan mendapat alokasi anggaran yang jelas," tegasnya.

Perjuangan infrastruktur juga mencakup perbaikan Jaringan Usaha Tani (JUT) dan irigasi yang vital bagi sektor pertanian desa.

"Reses di Marente sangat selaras dengan kekhawatiran kami di Komisi II. Ada indikasi kuat aktivitas tambang rakyat sudah berjalan masif di lapangan, padahal Peraturan Daerah (Perda) tentang iuran untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan regulasi lainnya belum tuntas," jelasnya, 

Kami khawatir aktivitas di lapangan sudah jalan, kandungan habis, baru daerah datang menagih. Jangan sampai IPR ini hanya menjadi 'bendera' bagi pemain lama atau oknum yang selama ini menguasai tambang ilegal. IPR harus menjadi solusi penertiban, bukan legalisasi praktik lama dengan 'baju' baru," kritiknya.

Di sisi lain, H. Andi Mappeleppui menyambut baik percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa, seperti yang disampaikan Sekda Dr. Budi Prasetiyo.

"KDKMP adalah motor ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput. Kami di DPRD mendukung penuh percepatan penyiapan infrastruktur, baik lahan untuk gerai, pergudangan, maupun kelengkapan lainnya," ungkapnya.

Menurut H. Andi Mappeleppui, KDKMP harus dipastikan dapat beroperasi optimal sebagai wadah produktif bagi pelaku usaha lokal. Hal ini sejalan dengan upayanya memperkuat pembentukan koperasi tambang rakyat di Marente.

"Baik Koperasi Merah Putih maupun Koperasi Tambang Rakyat, tujuannya sama: memperkuat kemandirian ekonomi gotong royong masyarakat. Reses ini menjadi jembatan untuk memastikan kebijakan di tingkat atas—seperti KDKMP dan IPR—benar-benar menyentuh dan memberikan manfaat konkret bagi masyarakat daerah pemilihan saya," pungkas H. Andi Mappeleppui.(AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 15:41:16 +0800 amr
Fokus BPBD Sumbawa: Gerak Cepat Pulihkan Akses Jalan Provinsi di Moyo Hilir Pasca&Hujan Deras https://amarmedia.co.id/fokus-bpbd-sumbawa-gerak-cepat-pulihkan-akses-jalan-provinsi-di-moyo-hilir-pasca-hujan-deras https://amarmedia.co.id/fokus-bpbd-sumbawa-gerak-cepat-pulihkan-akses-jalan-provinsi-di-moyo-hilir-pasca-hujan-deras Fokus BPBD Sumbawa: Gerak Cepat Pulihkan Akses Jalan Provinsi di Moyo Hilir Pasca-Hujan Deras

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Kepala Badan Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST memastikan bahwa koordinasi penanganan putusnya akses jalan Provinsi NTB di Desa Batu Bangka menuju Desa Prajak Kecamatan Moyo Hilir, telah dilakukan secara intensif dan cepat. Jalan tersebut terputus total setelah dihantam hujan deras, menyebabkan gangguan serius pada mobilitas warga.

Apresiasi terhadap Camat dan Koordinasi Instans

Muhammad Nurhidayat,secara khusus mengapresiasi respons cepat dari Camat Moyo Hilir, Widodo, S.TP "Kami sangat menghargai langkah cepat Bapak Camat Widodo yang langsung turun ke lokasi untuk membantu pengguna jalan dan menginisiasi penanganan darurat di lapangan. Ini adalah contoh kolaborasi yang baik di tingkat kecamatan," ujar Dayat

Terkait langkah strategis penanganan, Kalak Dayat menjelaskan bahwa BPBD Kabupaten Sumbawa langsung bergerak untuk berkoordinasi dengan tingkat Provinsi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTB. Sebagai tindak lanjut, kemarin tim gabungan sudah turun langsung ke lapangan. Hadir Kalak BPBD Provinsi, tim dari BPBD Kabupaten Sumbawa, dan perwakilan dari Balai Pemeliharaan Jalan," jelasnya.

Prioritas Penanganan Darurat Fungsional

Kalak BPBD Dayat menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan jalur tersebut dapat berfungsi kembali untuk sementara waktu.

"Untuk daruratnya, pada hari ini Kamis, 13 November 2025, saya bersama Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi langsung terjun kembali. Kami bekerja keras dan gotong royong bersama TNI dan masyarakat setempat untuk tetap memfungsikan jalan secara fungsional," tegas Dayat.

Upaya darurat ini melibatkan kerja sama erat antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk membuka kembali akses jalan, sehingga dampak kemacetan dan isolasi dapat diminimalisir. BPBD Sumbawa menekankan bahwa tindakan ini bersifat sementara, sambil menunggu perencanaan dan pelaksanaan perbaikan permanen yang akan ditangani oleh Balai Jalan Provinsi NTB.

Dayat menutup pernyataannya dengan mengingatkan seluruh pihak tentang pentingnya kesiapsiagaan infrastruktur menjelang dan selama periode cuaca ekstrem.

Kepada awak media Kades Batu Bangka A Wahab menyampaikan apresiasinya atas kesigapan Pemda NTB dan Kabupaten Sumbawa mengatasi kesulitan-kesulitan warga. " Jalan yang putus  ini sangat vital sebagai penghubung warga kami baik petani, siswa dan siswi pelajar SD SMP hingga SMA. Kami berharap penanganan lanjutan dikerjakan segera sehingga faktor keamanan dan kenyamanan warga terpenuhi" pungkasnya (AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 13:23:11 +0800 amr
Infrastruktur dan Pendidikan Dominasi Aspirasi Warga Pungka dalam Reses H. Zohran, SH. https://amarmedia.co.id/infrastruktur-dan-pendidikan-dominasi-aspirasi-warga-pungka-dalam-reses-h-zohran-sh https://amarmedia.co.id/infrastruktur-dan-pendidikan-dominasi-aspirasi-warga-pungka-dalam-reses-h-zohran-sh Infrastruktur dan Pendidikan Dominasi Aspirasi Warga Pungka dalam Reses H. Zohran, SH.

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Fraksi Nasdem H. Zohran, SH, melaksanakan kewajibannya untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui reses II di Kantor Desa Pungka pada Kamis, 13 November 2025. 

Pertemuan yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga ini, menjadi ajang penting bagi konstituen untuk menyampaikan berbagai persoalan, terutama terkait infrastruktur dan fasilitas pendidikan.

Kepala Desa Pungka, Suhardi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran anggota dewan di desanya. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif warga, termasuk para Ketua RW dan RT.

"Terima kasih atas kehadiran warga masyarakat, dan kesempatan yang diberikan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Bapak H. Zohran. Kehadiran Bapak RW, RT dalam kesempatan ini kami sampaikan terima kasih," ujar Suhardi. Ia juga menambahkan bahwa H. Zohran telah banyak memberikan bantuan di Desa Pungka bahkan sebelum menjadi dewan. "Ini bagi kami sebagai reses pertama diadakan. Banyak hal yang telah dibantu oleh beliau," tambahnya.

Mengawali pengantarnya, H. Zohran, SH., yang dikenal juga dengan sapaan H. Orek dan menjabat sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa, menegaskan pentingnya kegiatan reses.

"Alhamdulillah diberikan kesehatan dan keafiatan. Dalam rangka melaksanakan UU Nomor 23 Tahun 2013 dan tata tertib DPRD, anggota dewan melaksanakan hak dan kewajiban menghimpun aspirasi konstituen secara berkala," jelas H. Zohran. Ia menekankan bahwa menyerap aspirasi rakyat, baik terkait fasilitas umum maupun pendidikan, adalah hak dan kewajibannya.

H. Zohran juga mengingatkan bahwa kondisi keuangan negara saat ini sedang mengalami efisiensi. " negara kita sedang melakukan efisiensi anggaran, tak lepas dari kondisi keuangan negara. Setiap pemimpin ada mekanisme pengelolaan keuangan negara," katanya. Ia juga memberi harapan terkait persoalan TKD yang sempat tersiar, agar dapat bergeser ke dalam sistem program pembangunan daerah.

H. Zohran menegaskan bahwa aspirasi tidak hanya dapat diwujudkan melalui APBD, tetapi juga melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang bergerak di daerah.

Aspirasi Prioritas Warga

Dalam sesi diskusi, sejumlah usulan penting disampaikan oleh perwakilan masyarakat diantaranya Infrastruktur dan Pendidikan. 

BPD Desa Pungka Sofyan, mengusulkan perbaikan jalan menuju gedung serbaguna RT 02 Dusun Tamere dan penggantian kursi SD Pungka (meubeler ) yang kondisinya sudah tidak layak untuk proses belajar mengajar.

Kepala Dusun Tamere, Sofyan menyoroti luasnya dusun dan kendala dalam pendirian Koperasi Merah Putih karena ketiadaan lahan. Ia mengusulkan agar aset daerah seperti lahan PDAM di Desa Pungka dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Selain itu, ia juga meminta perbaikan jalan menuju Pustu yang sudah rusak.

Perwakilan warga masyarakat dari RT 01 RW 01 Dusun Pungka, Agus meminta bantuan kursi dan paving blok di dusunnya.

Ibu Sri Wahyuni dari PAUD Melati mengusulkan pengadaan listrik, meteran, dan sound system juga ditambahkan tendeik KB Melati juga menyampaikan usulan untuk pembangunan kamar mandi.

Menanggapi berbagai usulan yang masuk, H. Zohran memberikan respons dan komitmen untuk menindaklanjutinya:

Terkait Infrastruktur Jalan sudah di anggarkan berdasarkan reses sebelumnya "Jalannya sudah dimasukkan dan siap dieksekusi perbaikannya. Begitu pula usulan jalan yang lainnya, kami akomodir," jawab H. Zohran. Untuk meubeler SD Pungka, kami masukkan dalam pokir (pokok-pokok pikiran)," janjinya.

Untuk fasilitas PAUD/KB, H. Zohran akan merangkum dan mencatatnya. "Insya Allah akan kami komunikasikan dengan dinas pendidikan Kabupaten Sumbawa. Jadi tidak hanya berharap dari pokir saja, tapi juga ada di Pemda dan instansinya."

H. Zohran juga menyambut baik usulan untuk memanfaatkan TPQ di Desa Pungka sebagai sarana mengaji, dakwah, dan pendidikan agama. Ia menyatakan kesediaan untuk melanjutkan upaya ini melalui jalur CSR atau lembaga lainnya, karena kunjungan lapangan menjadi dasar kuat bagi dewan dalam memperjuangkan aspirasi sesuai dengan tugas dan fungsi (Tusi) dewan.

Acara reses ditutup setelah aspirasi konsen terhadap konsen (pagar/bangunan? SD Pungka yang sudah tumbang juga menjadi catatan penting bagi H. Zohran untuk diperjuangkan.(AM)

]]>
Thu, 13 Nov 2025 11:20:17 +0800 amr
Scroll Teruss... Awas Otakmu Terkena Brain Rot! https://amarmedia.co.id/scroll-teruss-awas-otakmu-terkena-brain-rot https://amarmedia.co.id/scroll-teruss-awas-otakmu-terkena-brain-rot Scroll Teruss... Awas Otakmu Terkena Brain Rot!

                 Oleh Sri Asmediati, S. Pd

Di era digital ini, otak manusia sedang menghadapi wabah baru yang diam-diam lebih berbahaya dari penyakit fisik — brain rot. Istilah ini menggambarkan kondisi ketika otak kehilangan kemampuan fokus, berpikir mendalam, dan menikmati proses belajar karena terlalu sering menerima stimulasi instan dari konten singkat dan tidak bermakna. Kamu mungkin tidak sadar, tapi setiap kali jempolmu terus menggulir layar tanpa arah, kamu sedang melatih otak untuk tidak sabar, untuk terus mencari hiburan cepat, dan untuk tidak tahan pada hal-hal yang menantang intelektual.

Yang lebih menakutkan, efeknya tidak muncul langsung. Brain rot bekerja perlahan. Hari demi hari, otakmu menjadi malas berpikir, cepat bosan, sulit membaca buku, dan kehilangan ketertarikan pada hal yang butuh konsentrasi. Kamu mungkin masih merasa “sibuk” di dunia digital, tapi di dunia nyata, kamu kehilangan ketajaman berpikir. Inilah alasan kenapa banyak orang sekarang produktif secara visual, tapi kosong secara intelektual. Jika kamu ingin otakmu tetap tajam dan sehat, kamu harus mulai sadar bahwa scroll tanpa arah adalah bentuk pembusukan pikiran modern.

1. Brain rot membuat otak kehilangan kemampuan fokus.

Setiap kali kamu menonton konten singkat yang berpindah cepat, otakmu dilatih untuk terus mencari hal baru. Akibatnya, saat menghadapi pekerjaan yang butuh fokus, otakmu menolak. Ia sudah terbiasa dengan sensasi cepat, bukan proses panjang. Itulah sebabnya banyak orang sekarang sulit duduk tenang selama 15 menit tanpa mengecek ponsel.

Jika kamu terus membiarkan hal ini, otakmu akan kehilangan daya tahan mentalnya. Seperti otot yang jarang dipakai, kemampuan fokus bisa menurun drastis. Latih lagi fokusmu dengan membaca satu artikel penuh tanpa gangguan, atau menyelesaikan satu tugas tanpa buka media sosial. Kuncinya sederhana: disiplinlah untuk tidak selalu menuruti rasa ingin tahu instanmu sendiri.

2. Konten cepat membuatmu terbiasa berpikir dangkal.

Konten singkat sering kali memberi kesan “tahu banyak,” padahal sebenarnya hanya menumbuhkan ilusi pengetahuan. Kamu merasa paham, padahal baru melihat permukaannya saja. Ini yang disebut shallow learning — otakmu tahu banyak hal, tapi tidak memahami satu pun secara mendalam.

Orang yang otaknya terpapar brain rot jadi cepat puas dengan pengetahuan setengah matang. Mereka tidak lagi penasaran, tidak tertarik membaca lebih dalam, dan sulit berpikir kritis. Padahal, kemajuan hidup datang dari kemampuan menggali, bukan sekadar mengetahui. Maka, mulai hari ini, tantang dirimu: setiap kali menemukan topik menarik di media sosial, jangan berhenti di sana. Cari bukunya, baca artikelnya, dan pahami konteksnya.

3. Brain rot mengikis kreativitas.

Otak butuh ruang hening untuk berimajinasi. Tapi kalau setiap detik diisi dengan video, suara, dan notifikasi, ruang itu hilang. Otak tidak sempat mencipta, karena terus dipaksa mengonsumsi. Hasilnya? Kamu jadi sulit punya ide orisinal, cepat kehilangan inspirasi, dan gampang meniru tanpa sadar.

Kreativitas lahir dari kebosanan yang produktif. Justru saat otakmu tidak distimulasi berlebihan, ia mulai bermain, merangkai ide, dan menemukan solusi baru. Jadi, jika kamu ingin otakmu kreatif lagi, berhentilah scrolling tanpa arah. Beri waktu untuk diam, berjalan tanpa earphone, atau menulis tanpa distraksi. Di sanalah ide-ide besar biasanya muncul.

4. Brain rot membuatmu kehilangan kontrol atas waktu.

Lihat seberapa sering kamu berkata, “Cuma lima menit,” lalu tiba-tiba satu jam berlalu. Itulah cara brain rot mencuri hidupmu: tidak dengan kekerasan, tapi dengan kebiasaan. Ia mengubah waktu berhargamu menjadi serpihan tak berarti yang hilang di antara ribuan video lucu dan potongan drama.

Waktu yang kamu buang di layar adalah waktu yang tidak akan kembali. Bukan berarti kamu harus berhenti total dari dunia digital, tapi kamu harus bijak. Jadwalkan kapan kamu boleh scrolling dan kapan tidak. Gunakan teknologi sebagai alat, bukan tuan. Ingat, orang sukses menguasai waktunya, sementara orang yang gagal dikuasai distraksinya.

5. Brain rot menurunkan motivasi belajar dan daya tahan mental.

Semakin sering otakmu dimanjakan oleh hiburan cepat, semakin berat rasanya untuk kembali belajar hal yang serius. Buku terasa membosankan, video edukasi terasa lambat, dan proses belajar terasa menyiksa. Otakmu terbiasa dengan dopamin instan, bukan dengan kepuasan jangka panjang dari pencapaian nyata.

Padahal, kemampuan menunda kepuasan (delayed gratification) adalah kunci kesuksesan. Orang besar tidak mengandalkan motivasi sesaat, mereka berjuang melawan rasa bosan dan tetap berdisiplin meski tidak ada hasil cepat. Kalau kamu ingin menang dari brain rot, latih kembali ketahanan mentalmu. Belajar tanpa notifikasi, kerjakan hal sulit setiap hari, dan biasakan otakmu menghadapi ketidaknyamanan.

Brain rot bukan sekadar istilah lucu di internet — ini adalah fenomena nyata yang sedang menggerogoti generasi modern. Otak yang dulunya tajam kini tumpul karena terlalu sering mencari hiburan tanpa tujuan. Dan yang paling menakutkan, banyak orang bahkan tidak sadar sedang mengalaminya.

Tapi kamu masih bisa berubah. Matikan notifikasi, pilih konten yang bernilai, dan atur waktumu dengan disiplin. Beri ruang untuk berpikir, membaca, dan diam. Karena di dunia yang penuh distraksi, kemampuan untuk fokus dan berpikir dalam adalah superpower yang membedakan antara orang biasa dan orang luar biasa. Jadi, sebelum otakmu membusuk karena scroll tanpa arah, berhentilah sejenak — dan mulai hidup dengan kesadaran penuh.[AM]

]]>
Thu, 13 Nov 2025 06:42:36 +0800 amr
Peringatan Hari Pahlawan di Sumbawa: Bupati Jarot Ajak Teladani Pahlawan dengan Kerja Nyata dan Berbakti https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-pahlawan-di-sumbawa-bupati-jarot-ajak-teladani-pahlawan-dengan-kerja-nyata-dan-berbakti https://amarmedia.co.id/peringatan-hari-pahlawan-di-sumbawa-bupati-jarot-ajak-teladani-pahlawan-dengan-kerja-nyata-dan-berbakti Peringatan Hari Pahlawan di Sumbawa: Bupati Jarot Ajak Teladani Pahlawan dengan Kerja Nyata dan Berbakti

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id  (10 November 2025) – Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di Kabupaten Sumbawa diperingati secara khidmat dengan upacara yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Senin (10/11). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi Sekretaris Daerah, Wakil Ketua DPRD, anggota FORKOPIMDA, serta jajaran OPD.

Dalam amanatnya, Bupati Jarot menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan merupakan momentum penting untuk meneladani semangat juang para pendahulu yang telah mengorbankan segalanya demi tegaknya kemerdekaan Republik Indonesia.

 Pahlawan: Cahaya yang Menerangi Jalan Bangsa

Bupati Jarot menyampaikan bahwa pahlawan bukanlah sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan "cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini." Beliau menekankan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari buah kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan para pejuang.

Ada tiga nilai utama yang dapat diteladani dari para pahlawan bangsa yakni : Kesabaran para pahlawan dalam menghadapi segala tantangan; Semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya; Pandangan jauh ke depan yang visioner demi masa depan bangsa.

 Perjuangan Masa Kini: Ilmu dan Pengabdian

Bupati Jarot kemudian menegaskan bahwa konteks perjuangan telah berubah. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan bambu runcing, kini perjuangan diwujudkan melalui ilmu, empati, dan pengabdian.

"Semangatnya tetap sama, yaitu membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan," tegasnya.

Mengakhiri amanatnya, Bupati Sumbawa berharap nilai-nilai kepahlawanan dapat dihayati dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Beliau berpesan bahwa nilai-nilai kepahlawanan diwujudkan tidak hanya dengan mengenang, tetapi dengan bekerja, berkarya, dan berbakti bagi kemajuan bangsa.(AM)

]]>
Wed, 12 Nov 2025 21:44:54 +0800 amr
Sekda Pimpin Review RAD KLA 2025: "Bukan Sekadar Dokumen, Harus Jadi Kerja Nyata" https://amarmedia.co.id/sekda-pimpin-review-rad-kla-2025-bukan-sekadar-dokumen-harus-jadi-kerja-nyata https://amarmedia.co.id/sekda-pimpin-review-rad-kla-2025-bukan-sekadar-dokumen-harus-jadi-kerja-nyata Sekda Pimpin Review RAD KLA 2025: "Bukan Sekadar Dokumen, Harus Jadi Kerja Nyata"

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.od (12 November 2025) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., menegaskan bahwa Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Layak Anak (KLA) harus menjadi panduan kerja nyata yang dampaknya dirasakan langsung oleh anak-anak, bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif.

Penegasan ini disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Review Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025, yang digelar di aula kantor Bappeda Sumbawa, Jumat (7/11/2025) lalu.

Menurut Sekda, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah dan persepsi seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya adalah agar program perlindungan anak di Kabupaten Sumbawa benar-benar terealisasi di lapangan.

“Rencana Aksi Kabupaten Layak Anak bukan sekadar dokumen administratif, tapi harus menjadi panduan kerja nyata yang berpihak pada kebutuhan dan suara anak-anak Sumbawa,” ujar Sekda dalam arahannya.

Dr. Budi Prasetiyo menekankan agar setiap kebijakan dan program pembangunan daerah wajib mengintegrasikan perspektif perlindungan anak. Hal ini penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda.

“Anak-anak adalah cermin masa depan Sumbawa. Kalau hari ini kita mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan inklusif bagi mereka, maka arah pembangunan kita sudah berada di jalur yang benar,” tambahnya.

Sekda berharap, hasil review RAD KLA 2025 dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dan memperkuat sinergi lintas sektor.

"Harapannya, predikat Kabupaten Layak Anak tidak hanya menjadi gelar, tetapi benar-benar terwujud dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Sumbawa," pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 12 Nov 2025 21:37:04 +0800 amr
Satgas KDKMP Sumbawa Genjot Penyiapan Lahan untuk Gerai dan Gudang https://amarmedia.co.id/satgas-kdkmp-sumbawa-genjot-penyiapan-lahan-untuk-gerai-dan-gudang https://amarmedia.co.id/satgas-kdkmp-sumbawa-genjot-penyiapan-lahan-untuk-gerai-dan-gudang Satgas KDKMP Sumbawa Genjot Penyiapan Lahan untuk Gerai dan Gudang

Sekda dan Kasdim Pimpin Rakor Percepatan Etape II Operasional Koperasi

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id, (12 November 2025) Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk memastikan kesiapan operasional koperasi di tingkat akar rumput.

Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Terbatas Satgas KDKMP yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H.Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., dan Kasdim 1607/Sumbawa, Mayor Inf. Dahlan, S.Sos., pada Senin (10/11) lalu.

Dalam keterangannya pada Selasa (11/11), Sekda Budi Prasetiyo menyampaikan bahwa rapat tersebut membahas progres etape II, yang berfokus penuh pada operasionalisasi dan pengembangan KDKMP.

"Fokus utama saat ini diarahkan pada percepatan penyiapan lahan untuk pembangunan fisik gerai, pergudangan, serta berbagai kelengkapan pendukung lainnya," ujar Sekda.

Langkah ini, menurutnya, menjadi bagian krusial untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan kelembagaan KDKMP sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Sumbawa.

Sekda menegaskan, Pemda berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memastikan Koperasi Merah Putih dapat segera beroperasi secara optimal. Kehadiran Kasdim 1607/Sumbawa dalam rapat tersebut menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan TNI dalam mengawal program ini.

"Melalui kolaborasi lintas sektor, KDKMP diharapkan dapat segera beroperasi, menjadi ruang produktif bagi pelaku usaha lokal, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa dan kelurahan," lanjut Dr. Budi Prasetiyo.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan memfasilitasi seluruh elemen pendukung agar KDKMP dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

"Kami ingin koperasi ini benar-benar menjadi wadah bagi masyarakat untuk tumbuh bersama dalam semangat ekonomi gotong royong, mendorong pertumbuhan, dan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput," pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 12 Nov 2025 21:28:02 +0800 amr
Tingkatkan Minat Baca, Sekda Sumbawa Buka Bimtek Membaca Nyaring https://amarmedia.co.id/tingkatkan-minat-baca-sekda-sumbawa-buka-bimtek-membaca-nyaring https://amarmedia.co.id/tingkatkan-minat-baca-sekda-sumbawa-buka-bimtek-membaca-nyaring Tingkatkan Minat Baca, Sekda Sumbawa Buka Bimtek Membaca Nyaring

Sumbawa.Amarmedia.co.id, - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.sos, M.AP., secara resmi membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa ini berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin, (10/11/2025).

Acara pembukaan ini dihadiri pula oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa, Abu Bakar, S.Sos., M.Si., serta perwakilan dari OPD terkait. Peserta Bimtek terdiri dari para guru, pustakawan, pegiat literasi, dan orang tua.

 Lebih dari Sekadar Suara Lantang

Dalam sambutannya, Sekda Budi Prasetiyo menekankan bahwa membaca nyaring memiliki makna yang lebih mendalam dari sekadar membaca dengan suara lantang.

"Membaca nyaring tidak hanya sekadar membaca, tetapi ada kekuatan yang ingin disampaikan agar transformasi dan transfer informasi kepada si penerima informasi menjadi jelas dan menguat," ujar Sekda.

Ia menjelaskan bahwa inti dari membaca nyaring adalah bagaimana intonasi, pelafalan, dan ekspresi dapat membentuk pola pikir yang baik bagi pendengarnya. Suasana pembukaan pun berlangsung hangat dan interaktif, mengajak para peserta untuk kembali menikmati serunya membaca dengan suara lantang dan ekspresif.

Mewakili Bupati Sumbawa, Sekda Budi Prasetiyo berharap Bimtek ini dapat menumbuhkan kecintaan membaca pada generasi penerus bangsa.

"Harapannya, generasi penerus bangsa akan tumbuh dengan gemar membaca. Sehingga dengan demikian, akan tercipta pribadi yang berfikir dengan baik, santun dalam bertutur, dan luas dalam wawasan," tambahnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa literasi bukanlah soal buku semata, melainkan tentang bagaimana kata-kata dapat menggerakkan hati dan membentuk karakter.

 Tiga Pilar Tujuan Bimtek

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa, Abu Bakar, S.Sos., M.Si., dalam laporannya menyampaikan tiga tujuan utama digelarnya Bimtek Membaca Nyaring ini:

1. Mengenalkan kembali kegiatan membaca di keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat melalui kegiatan membaca nyaring.

2. Menumbuhkan minat baca dan literasi anak sesuai usia, yang dimulai dari literasi keluarga.

3. Menjadikan kegiatan membaca nyaring sebagai salah satu kegiatan utama pada program perpustakaan untuk menumbuhkan minat baca.

Melalui kegiatan sederhana ini, diharapkan akan lahir semangat besar untuk menciptakan anak-anak yang tidak hanya pandai membaca, tetapi juga mencintai cerita dan pengetahuan, sekaligus memperkuat budaya literasi di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Wed, 12 Nov 2025 21:13:01 +0800 amr
Langkah Nyata Pemkab Sumbawa: Resmikan Pos Damkar di Empang, Pangkas Waktu Respon Darurat Wilayah Timur! https://amarmedia.co.id/langkah-nyata-pemkab-sumbawa-resmikan-pos-damkar-di-empang-pangkas-waktu-respon-darurat-wilayah-timur https://amarmedia.co.id/langkah-nyata-pemkab-sumbawa-resmikan-pos-damkar-di-empang-pangkas-waktu-respon-darurat-wilayah-timur Langkah Nyata Pemkab Sumbawa: Resmikan Pos Damkar di Empang, Pangkas Waktu Respon Darurat Wilayah Timur!

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  - 12 November 2025— Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmen seriusnya dalam memperkuat sistem tanggap darurat dengan meresmikan Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) di Kecamatan Empang dan Tarano. Peresmian yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., pada Selasa (11/11/2025) ini, bertujuan strategis untuk mempercepat respon dan memberikan pelayanan keselamatan yang merata hingga ke pelosok wilayah timur kabupaten.

Acara peresmian, yang turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo MAP, Kepala Dinas Damkartan, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., serta jajaran OPD terkait, menandai dibukanya Pos Damkartan ke-6 di Kabupaten Sumbawa.

Percepatan Respon dan Fungsi Penyelamatan Multibencana

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan pentingnya Pos Damkar ini. "Peresmian ini krusial untuk mempercepat respon dan penanganan kebakaran yang terjadi di Kecamatan Empang-Tarano," ujarnya.

Lebih dari sekadar penanganan api, Bupati juga menyoroti peran ganda personel. "Kehadiran personel Damkar ini juga dapat membantu dalam Penyelamatan apabila terjadi bencana alam lainnya," tambahnya, menekankan fungsi mitigasi dan penyelamatan multi-bencana. Bupati juga meminta Damkar untuk lebih aktif dalam mensosialisasikan cara-cara pencegahan kebakaran ke masyarakat, memastikan kesiapan warga menghadapi situasi darurat.

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin S.Sos M.Si, menjelaskan bahwa penambahan pos ini secara signifikan akan memangkas waktu respon kebakaran yang selama ini menjadi tantangan di wilayah timur. "Penambahan pos ini penting untuk memberikan pelayanan maksimal ke masyarakat," tegasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo MAP, menyoroti dampak dari kehadiran Pos Damkar ini.

> "Kehadiran pos ini diharapkan dapat **meningkatkan kecepatan dan efektivitas respon** terhadap potensi kebakaran serta berbagai bencana lainnya. Dengan fasilitas dan personel yang siap siaga, masyarakat di Kecamatan Empang dan Tarano kini memiliki akses lebih cepat dalam penanganan darurat, sehingga **mata rantai risiko bencana dapat diputus lebih awal**," jelas Dr. Budi.

Pembangunan fasilitas ini juga mendapat apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa. Anggota DPRD, Muhammad Faesal, menyambut baik inisiatif ini, menilai bahwa langkah ini sangat penting untuk memperkuat sistem keamanan publik.

"Langkah ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan rasa aman, kenyamanan, dan perlindungan bagi seluruh warga*, termasuk di daerah yang selama ini relatif sulit dijangkau," ujar Muhammad Faesal.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan kapasitas tanggap bencana, serta memperkuat koordinasi antar-pihak guna menanggulangi berbagai ancaman bencana potensial di wilayah tersebut, memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh warganya.(AM)

]]>
Wed, 12 Nov 2025 20:55:00 +0800 amr
Reses di Ropang: Juliansyah Perjuangkan Infrastruktur Prioritas Petani, Fokus Jalan Lintas dan Irigasi https://amarmedia.co.id/reses-di-ropang-juliansyah-perjuangkan-infrastruktur-prioritas-petani-fokus-jalan-lintas-dan-irigasi https://amarmedia.co.id/reses-di-ropang-juliansyah-perjuangkan-infrastruktur-prioritas-petani-fokus-jalan-lintas-dan-irigasi Reses di Ropang: Juliansyah Perjuangkan Infrastruktur Prioritas Petani, Fokus Jalan Lintas dan Irigasi

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id (12 November 2025) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Demokrat PPP Pembangunan, Juliansyah, S.E., menampung sejumlah aspirasi strategis masyarakat Kecamatan Ropang dalam kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2025 yang berlangsung di Desa Ropang, pada Rabu (12/11).

Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan pemerintah desa dan kecamatan serta masyarakat petani setempat ini menyoroti kebutuhan mendesak akan infrastruktur yang mendukung konektivitas dan sektor pertanian.

Akses Jalan dan Konektivitas Lingkar Tambang Jadi Prioritas

Dalam reses dialogis tersebut, masyarakat Ropang menyampaikan tiga usulan infrastruktur utama yakni Perbaikan Jalan Lintas Langam–Ropang untuk memperlancar distribusi dan aktivitas ekonomi antarwilayah. Pembukaan Akses Jalan Menuju Area Tambang Yaitu Jalan Ropang–Blok Pangulir PT. SJR dan Ropang–Blok Elang PT. AMNT. Akses ini telah lama diimpikan warga lingkar tambang untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung mobilitas warga.

Demikian pula Pembangunan Sistem Irigasi dan Jalan Usaha Tani (JUT), khususnya irigasi berbasis perpipaan, yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan serta mempermudah petani mengangkut hasil panen.

Masyarakat menegaskan bahwa perbaikan dan pembukaan akses jalan tersebut sangat vital untuk memperlancar konektivitas, memangkas biaya logistik, dan menggerakkan roda perekonomian lokal.

 

Menanggapi antusiasme masyarakat, Juliansyah menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh usulan tersebut dalam pembahasan dan penganggaran di DPRD Kabupaten Sumbawa.

"Infrastruktur jalan dan irigasi adalah kunci utama kemajuan ekonomi, terutama bagi masyarakat petani di daerah-daerah terpencil seperti Ropang. Aspirasi ini akan segera kami jadikan dasar penyusunan program pembangunan daerah agar hasilnya benar-benar dirasakan dan tepat sasaran," ujar Juliansyah.

Juliansyah juga mengungkapkan bahwa ia telah melakukan upaya perbaikan secara sporadis menggunakan dana pribadinya untuk jalan-jalan di dalam wilayah Desa Ropang dan beberapa ruas jalan penghubung antara Lantung dan Ropang, sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Kegiatan reses ini berfungsi sebagai ruang dialog yang konstruktif dan menjadi momen penting bagi masyarakat Ropang dalam menentukan arah pengalokasian anggaran daerah untuk tahun mendatang.(AM)

]]>
Wed, 12 Nov 2025 18:58:47 +0800 amr
Reses Dewan Zohran: Warga Keluhkan Jalan, Pagar Sekolah, Hingga Bendungan Kerekeh https://amarmedia.co.id/reses-dewan-zohran-warga-keluhkan-jalan-pagar-sekolah-hingga-bendungan-kerekeh https://amarmedia.co.id/reses-dewan-zohran-warga-keluhkan-jalan-pagar-sekolah-hingga-bendungan-kerekeh Reses Dewan Zohran : Warga Keluhkan Jalan, Pagar Sekolah, Hingga Bendungan Kerekeh

 

Sumbawa Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran SH, menggelar reses di Desa Kerekeh pada Rabu (12/11). Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat, berbagai aspirasi mengemuka, didominasi oleh kebutuhan infrastruktur dasar.

Aspirasi utama datang dari Pemdes Kerekeh terkait infrastruktur jalan di dua dusun, yakni Dusun Selang dan Ai Ngelar. Sekdes Kerekeh Zakariyah, SE menyampaikan kondisi jalan yang licin dan sangat membutuhkan penanganan segera.

"Kami mohon agar jalan ini menjadi prioritas Pemda," ujar Sekdes.

Menanggapi hal ini, H. Zohran akrab disapa Orek menjelaskan bahwa program perbaikan jalan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan saat ia melakukan kunjungan kerja bersama Sekdis PUPR. Namun, program tersebut ditarik anggarannya oleh pemerintah pusat.

Meski demikian, H. Zohran berharap pemeliharaan jalan dapat dilakukan minimal di lokasi yang rawan kecelakaan Penarikan itu, jelasnya, berkaitan dengan efisiensi pemerintah pusat di seluruh Indonesia.

"Bendungan Kerekeh akan jadi Proyek Strategis Nasional (PSN)," harap H. Zohran.

Ia menambahkan bahwa Menteri PU dan Menteri Pertahanan (Menhan) telah mengunjungi lokasi itu. Proyek strategis ini, yang juga didukung oleh penempatan satu batalyon TNI, akan membutuhkan fasilitas penunjang seperti air baku dan air bersih.

"Tentu wilayah sekitar akan memiliki dampak signifikan. Imbasnya setelah menjadi Bendungan Kerekeh akan sangat terasa. Semoga ini menjadi daerah ekonomis baru," paparnya.

Selain jalan, berbagai usulan lain turut disampaikan oleh warga dan kelompok masyarakat

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Batu Barelong Sambirang mengusulkan tiga hal mendesak: pembangunan Reban (Salang), Jembatan Gantung Tiu Ramolong dan bantuan Alsintan berupa Handtraktor sdan Handsprayer. Poktan Batu Berelong juga berharap penyatuan reban dan bantuan pipa sepanjang 100 meter.

Kepala Desa (Kades) Kerekeh Abdul Azis SPd menambahkan usulan Jembatan Unsar menuju Perung. "Jembatan itu rencananya bukan saja untuk lahan pertanian, tapi juga untuk penghubung ke Dusun Perung atau antar dusun, mengingat letak geografis kami belum memiliki jalan poros desa," jelas Kades.

Sementara itu Sudirman, seorang guru di SMPN 2 Unter Iwes, memohon bantuan pagar sekolah. Ia merinci, pagar depan sepanjang 53 meter sudah ada, namun pagar keliling sepanjang 743 meter sangat dibutuhkan untuk mencegah hewan ternak masuk ke lingkungan sekolah.

Demikian pula Sumiatun, dari Tim Pembina PKK dan pengelola PAUD Desa Kerekeh, mengucapkan terima kasih atas kontribusi H. Zohran sebagai orang tua asuh. Ia mengusulkan bantuan pagar dan Paving Block seluas 8x15 meter untuk area bermain anak-anak. "Kami butuh paving blok karena anak-anak bermain becek," keluhnya.

H. Zohran menanggapi berbagai usulan tersebut dengan beberapa langkah strategis.

Untuk usulan pagar SMPN 2 Unter Iwes, ia berjanji akan memasukkannya dalam Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD untuk dianggarkan.

Sementara untuk kebutuhan PAUD dan usulan dari panitia pembangunan Masjid Al Amin, H. Zohran menyarankan untuk menelusuri program Corporate Social Responsibility (CSR). Ia menceritakan pengalamannya berhasil mendapatkan CSR untuk pembangunan Mushalla di Selang pada reses sebelumnya.

Terkait usulan Poktan, Zohran mengingatkan bahwa di pemerintah ada mekanisme penyusunan anggaran yang harus dilalui seperti proposal tertulis dan mengajukan kepada Bupati Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 12 Nov 2025 14:21:10 +0800 amr
PDI Perjuangan Sumbawa Sambut WPR Terbit di Tiga Blok! Legalisasi Tambang Rakyat Jadi Kunci Keadilan Ekonomi dan PAD https://amarmedia.co.id/pdi-perjuangan-sumbawa-sambut-wpr-terbit-di-tiga-blok-legalisasi-tambang-rakyat-jadi-kunci-keadilan-ekonomi-dan-pad https://amarmedia.co.id/pdi-perjuangan-sumbawa-sambut-wpr-terbit-di-tiga-blok-legalisasi-tambang-rakyat-jadi-kunci-keadilan-ekonomi-dan-pad PDI Perjuangan Sumbawa Sambut WPR Terbit di Tiga Blok! Legalisasi Tambang Rakyat Jadi Kunci Keadilan Ekonomi dan PAD

Sumbawa, Amarmedia.co.id (11 November 2025) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menyambut dengan antusias diterbitkannya Izin Pertambangan Rakyat (IPR) resmi di tiga blok wilayah Sumbawa: Blok Lantung 1, Blok Lantung 2, dan Blok Badi. Kebijakan ini dinilai sebagai terobosan konkret Pemerintah dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan, mengubah status penambang rakyat dari ilegal menjadi pelaku ekonomi yang berdaulat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si., menyatakan bahwa penerbitan IPR ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah untuk mewujudkan keadilan ekonomi dan tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan.

"Selama ini, tambang rakyat seringkali berjalan tanpa payung hukum yang kuat, rentan konflik, dan berpotensi merusak lingkungan. Dengan adanya IPR, negara hadir untuk menata, melindungi, sekaligus mengoptimalkan manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat dan daerah" tegas Abdul Rafiq.

IPR: Solusi Kepastian Hukum dan Peningkatan PAD

Tiga blok yang kini memiliki IPR telah melewati verifikasi teknis dan administratif yang ketat. Abdul Rafiq menekankan bahwa legalitas ini membuka peluang besar, tidak hanya bagi kesejahteraan penambang, tetapi juga bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Keberadaan IPR membuka pintu bagi penerimaan daerah secara legal dan transparan melalui Iuran Pertambangan Rakyat (IPERA), retribusi, dan pajak mineral. Ini adalah politik kerakyatan di sektor sumber daya alam, di mana rakyat menjadi pelaku ekonomi yang berdaulat, bukan sekadar penonton" ujarnya.

Lantung Jadi Model Percontohan Nasional

Pernyataan DPC PDI Perjuangan ini juga disampaikan menjelang rencana besar "Panen Emas" di Kecamatan Lantung pada 17 November 2025, yang diharapkan dihadiri oleh Kapolri dan Menteri Koperasi.

Abdul Rafiq berharap momen tersebut dapat mengukuhkan Lantung sebagai model percontohan (pilot project) pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang legal, terstruktur, dan bertanggung jawab.

"Panen emas di Lantung harus menjadi contoh bahwa pertambangan rakyat yang legal dan terkelola dengan baik, bisa memberikan dampak ekonomi yang signifikan dan berkelanjutan bagi Kabupaten Sumbawa secara umum," tegas Rafiq.

Ketua DPC PDI Perjuangan, Abdul Rafiq, mengingatkan "Legalitas adalah awal, tapi tanggung jawab pengawasan dan pembinaan adalah kunci keberhasilan. Pemerintah daerah harus memastikan aktivitas ini tidak menimbulkan pencemaran, tidak merusak tata air, dan tetap memberi ruang bagi kelestarian lingkungan."tutupnya.(AM)

]]>
Tue, 11 Nov 2025 17:12:40 +0800 amr
FPRB Sumbawa dan NTB Kaji Kerentanan Pulau Moyo dan Medang https://amarmedia.co.id/fprb-sumbawa-dan-ntb-kaji-kerentanan-pulau-moyo-dan-medang https://amarmedia.co.id/fprb-sumbawa-dan-ntb-kaji-kerentanan-pulau-moyo-dan-medang FPRB Sumbawa dan NTB Kaji Kerentanan Pulau Moyo dan Medang

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  (11 November 2025) —Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Sumbawa dan FPRB Provinsi NTB turun ke Pulau Medang dan Pulau Moyo. Kegiatan ini dalam rangka penilaian ketangguhan pulau-pulau kecil di Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan di Pulau Moyo dan Pulau Medang dilaksanakan pada tanggal 11-13 November. Tim FPRB Sumbawa dan FPRB NTB disebar di semua desa di kedua pulau. Kegiatan ini menindaklanjuti kegiatan penilaian di Pulau Bungin yang diselenggarakan pada September 2025.

“Dari hasil kajian ini kita harapkan memberikan gambaran tentang ketangguhan pulau kecil, bukan hanya di Sumbawa tapi juga di NTB,’’ kata Wakil Ketua FPRB Sumbawa Dr Rusdianto.

Dalam kajian ke Pulau Moyo dan Pulau Medang, tim mengidentifikasi dan menganalisis kerentanan pulau-pulau kecil terhadap berbagai ancaman, baik alam maupun antropogenik.

Tim juga akan mengukur tingkat ketangguhan pulau-pulau kecil berdasarkan indikator-indikator yang relevan (ekonomi, sosial, lingkungan, kelembagaan, infrastruktur).

Dalam kajian ini nantinya akan merumuskan strategi dan rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan ketangguhan pulau kecil, termasuk adaptasi perubahan iklim, mitigasi bencana, pengelolaan sumber daya, dan pengembangan kapasitas masyarakat. Menyediakan data dan informasi yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan berkelanjutan di pulau-pulau kecil, khususnya Pulau Bungin, Pulau Moyo dan Pulau Medang Kabupaten Sumbawa.

“Selama ini data-data terkait pulau kecil masih kurang, kita harapkan dengan ketersediaan data ini bisa menjadi dasar pengambilan kebijakan terhadap pulau kecil,’’ kata Dr Rusdianto yang juga Kabid KL BPBD Sumbawa ini.

Sebagai contoh, dalam kajian di Pulau Bungin terungkap bahwa di Pulau Bungin pernah terjadi kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah. Saat itu belum ada sistem penanganan bencana kebakaran.

Belajar dari pengalaman itulah Bungin kemudian membuat perencanaan untuk penanganan kebakaran. Penempatan alat pemadan, jalur, hingga tim. Begitu juga dengan kejadian bencana lainnya, seperti kejadian gempa, banjir rob. Perlu tim untuk bergerak ketika terjadi bencana. Sambil menunggu kedatangan tim BPBD maupun Dinsos dari kabupaten.

“Jadi ini nantinya membangun sistem ketangguhan di pulau-pulau kecil. Bayangkan kalau hanya menunggu tim dari kabupaten, butuh waktu,’’ ujarnya.

Selain itu keberadaan informasi kebencanaan penting sebagai bahan edukasi pada masyarakat. Informasi yang dipasang di tempat umum, kegiatan sosialisasi dan edukasi kebencaan penting menjadi kegiatan di masing-masing pulau kecil. Semua kondisi ini terungkap ketika tim turun melakukan penilaian langsung ke Pulau Bungin.

“Sehingga nanti dengan informasi ini, bisa merekomendasikan program ke masing-masing pulau,’’ imbuhnya.

Kebijakan untuk Pulau Kecil

Kajian ketangguhan pulau-pulau kecil sebelumnya pernah dilaksanakan di Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan itu dilaksanakan oleh FPRB NTB.

Hasil kajian dari Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Sumbawa ini nantinya akan didiseminasikan, rekomendasi-rekomendasi, dan model ketangguhan pulau kecil diharapkan menjadi dasar pengambilan kebijakan. Dalam kajian lebih lanjut, hasil dari dua kabupaten ini bisa menjadi model untuk pulau-pulau kecil lainnya di NTB, bahkan bisa menjadi model di tingkat nasional.

“Permasalah di pulau-pulau kecil sangat kompleks, banyak tantangan. Melalui kajian yang dilakukan FPRB Sumbawa dan FPRB NTB ini memberikan gambar tentang ketangguhan pulau kecil,’’ kata Wakil Ketua FPRB Provinsi NTB, Sulistiyono.

Pulau-pulau kecil yang dijadikan lokasi kajian memiliki kekhasan masing-masing. Gili Trawangan adalah pusat wisata kelas dunia, Gili Meno walaupun destinasi wisata tapi memiliki pembeda dengan Gili Trawangan. Begitu juga dengan Gili Air, dimana menjadi pusat pemerintahan ketiga pulau tersebut, masyarakat dan wisatawan beraktivitas di pulau yang sama.

Pulau Moyo yang sebagian besar wilayahnya kawasan konservasi berada di bawah kewenangan Taman Nasional Moyo Satonda. Sehingga kondisi di Pulau Moyo dipengaruhi oleh kebijakan dan program dari Taman Nasional.

Pulau Medang yang sebagian besar penduduknya sebagai nelayan menjadi pembeda dengan Moyo, walaupun keduanya berdekatan. Satu pulau itu terdapat dua desa yang berdekatan. Pulau Bungin, yang masyarakatnya melaut, tapi masih mudah akses ke daratan Sumbawa setelah ada akses jalan.

“Sehingga masing-masing pulau lokasi kajian ini mewakili ciri khas masing-masing. Inilah yang memperkaya kajian ini,’’ katanya. (AM)

]]>
Tue, 11 Nov 2025 16:15:27 +0800 amr
Tegaskan Desa Garda Terdepan, Bupati Sumbawa Perkuat Tata Kelola Keuangan Guna Cegah Kebocoran Anggaran https://amarmedia.co.id/tegaskan-desa-garda-terdepan-bupati-sumbawa-perkuat-tata-kelola-keuangan-guna-cegah-kebocoran-anggaran https://amarmedia.co.id/tegaskan-desa-garda-terdepan-bupati-sumbawa-perkuat-tata-kelola-keuangan-guna-cegah-kebocoran-anggaran Tegaskan Desa Garda Terdepan, Bupati Sumbawa Perkuat Tata Kelola Keuangan Guna Cegah Kebocoran Anggaran

Sumbawa,Amarmedia.co.id (10 November 2025) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah strategis untuk memperkuat akuntabilitas dan transparansi di tingkat desa melalui Pembinaan Pengelolaan Keuangan Desa. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di Aula Inspektorat Kabupaten Sumbawa pada Senin (10/11), bertujuan utama untuk mengantisipasi potensi kebocoran anggaran dan menyempurnakan tata kelola keuangan desa.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot menegaskan peran sentral desa sebagai ujung tombak pembangunan, garda terdepan pelayanan masyarakat, dan wajah pemerintah di tengah-tengah masyarakat.

"Oleh karena itu, pembinaan ini menjadi sangat penting untuk memperbaiki tata kelola keuangan di desa. Tujuan akhirnya adalah memastikan bahwa setiap rupiah anggaran desa benar-benar dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat," ujar Bupati.

Sinergi Kontrol dan Pengawasan Menyeluruh

Bupati Jarot menjelaskan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi instrumen pengawasan dan pembinaan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa. Ia menekankan pentingnya sinergi antara semua aktor pembangunan, dari tingkat OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Kecamatan, hingga Desa.

"Semua aktor pembangunan harus bersinergi, saling mengontrol, dan berjalan ke arah yang sama. Semua ini kita lakukan untuk memperbaiki tata kelola pemerintah Kabupaten Sumbawa secara keseluruhan," tegasnya.

Senada dengan Bupati, Inspektur Inspektorat Kabupaten Sumbawa, Didi Hermansyah, S.E., menyampaikan bahwa pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antar unsur pemerintah dan mewujudkan tata kelola keuangan yang baik.

"Kegiatan ini fokus pada upaya pencegahan penyalahgunaan anggaran Desa melalui peningkatan pengawasan dan transparansi, dengan target utama dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa," pungkas Didi Hermansyah.

Pembinaan Pengelolaan Keuangan Desa ini dihadiri oleh aparatur desa se-Kabupaten Sumbawa dan OPD terkait, menandai komitmen serius Pemkab Sumbawa dalam mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel.(AM)

]]>
Tue, 11 Nov 2025 15:50:09 +0800 amr
KONI Sumbawa Siapkan Atlet Maksimal dan Tuan Rumah 5 Cabor Porprov NTB 2026 https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-siapkan-atlet-maksimal-dan-tuan-rumah-5-cabor-porprov-ntb-2026 https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-siapkan-atlet-maksimal-dan-tuan-rumah-5-cabor-porprov-ntb-2026 KONI Sumbawa Siapkan Atlet Maksimal dan Tuan Rumah 5 Cabor Porprov NTB 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa menargetkan persiapan atlet yang maksimal untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026. Selain itu, Sumbawa juga telah memplot diri sebagai tuan rumah untuk lima cabang olahraga (cabor) pada gelaran tersebut.

Demi memastikan kondisi atlet berada di titik optimal, Ketua KONI Sumbawa, Abdul Rafiq SH M.Si, menekankan pentingnya disiplin latihan dan tahapan pengukuran yang ketat.

"Persiapan awal yang kita lakukan mungkin selama 3 bulan, kemudian tahap kedua, 3 bulan berikutnya tahap ketiga nanti kita harapkan saat tes pengukuran terakhir, kondisi atlet itu betul-betul prima, betul-betul maksimal," ujarnya.

Ia berharap seluruh pengurus cabor dapat mempersiapkan atletnya dengan baik. Indikator tes pengukuran ini dinilai sangat penting untuk menilai potensi atlet, seperti daya tahan (fisik), kecepatan, dan kepadatan otot. Persiapan ini vital mengingat Porprov 2026 juga menjadi Golden Ticket menuju PON 2028 di NTB-NTT.

Sumbawa Jadi Tuan Rumah 5 Cabor Prioritas

Meski masih menunggu Surat Keputusan (SK) resmi dari KONI Provinsi NTB, Sumbawa sudah diproyeksikan menjadi tuan rumah untuk lima cabor, yaitu: Taekwondo,Sepak Takraw, Motor Cross (Grasstrack), Gate Ball, IBCA MMA (Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Art)

Komitmen Pemda Diperlukan untuk Infrastruktur

Terkait kesiapan infrastruktur dan penganggaran, KONI Sumbawa segera berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Ketua KONI menegaskan bahwa peran KONI adalah memperjuangkan status tuan rumah, sementara kaitan dengan infrastruktur dan anggaran menjadi tugas Pemda, khususnya eksekutif (Bupati) dan legislatif (DPRD).

"Salah satu syarat yang diminta oleh KONI Provinsi adalah harus ada surat komitmen dari Kepala Daerah dan Ketua DPRD terkait kesiapan anggaran menuju 2026, termasuk fasilitas," jelas Rafiq.

Komunikasi terkait komitmen anggaran ini sudah terjalin baik, dan KONI berharap surat resmi tersebut dapat segera turun sebagai dasar kesiapan teknis.

Target Juara dan Golden Ticket PON 2028

Sebagai tuan rumah parsial, KONI Sumbawa tidak hanya ingin sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga sukses dalam prestasi."Tentu kita tidak hanya sebagai tuan rumah dengan di lima cabor tadi, pastinya kita menginginkan juara juga," tegasnya.

Momentum Porprov kali ini dinilai sangat langka karena atlet tuan rumah tidak perlu melewati kualifikasi Pra-PON. Kesempatan emas ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh seluruh atlet Sumbawa untuk menunjukkan prestasi gemilang.

"Golden ticket nantinya momentum ini jangan disia-siakan. Latihan yang keras, disiplin! Ayo tunjukkan bahwa anda adalah atlet Sumbawa yang berprestasi," tutupnya, memotivasi para atlet. (AM)

]]>
Tue, 11 Nov 2025 15:04:46 +0800 amr
Muhammad Zain Serap Aspirasi Petani: Bantuan Bibit Padi Unggul Jadi Harapan Utama Warga Ropang https://amarmedia.co.id/muhammad-zain-serap-aspirasi-petani-bantuan-bibit-padi-unggul-jadi-harapan-utama-warga-ropang https://amarmedia.co.id/muhammad-zain-serap-aspirasi-petani-bantuan-bibit-padi-unggul-jadi-harapan-utama-warga-ropang Muhammad Zain Serap Aspirasi Petani: Bantuan Bibit Padi Unggul Jadi Harapan Utama Warga Ropang

Sumbawa, NTB.Amarmedia.co.id – Kebutuhan akan bibit padi unggul menjadi fokus utama yang disuarakan oleh para petani Kecamatan Ropang dalam kegiatan Reses ke-2 Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, S.IP. Legislator dari Fraksi Golkar ini menggelar pertemuan dialog di Desa Labangkar pada Senin (10/11), di mana masyarakat setempat menaruh harapan besar terhadap peningkatan hasil pertanian mereka.

Dalam dialog tersebut, petani menyampaikan tantangan serius yang mereka hadapi di lapangan. "Saat ini kami kesulitan mendapatkan bibit unggul, sementara lahan pertanian kami cukup luas," ungkap salah seorang petani. 

Keterbatasan akses terhadap bibit berkualitas ini dinilai telah berdampak langsung pada menurunnya produktivitas padi, yang merupakan mata pencaharian utama warga.

Komitmen Dukungan Penuh dari Legislator

Menanggapi keluhan tersebut, Muhammad Zain atau akrab disapamenegaskan komitmennya untuk segera memperjuangkan aspirasi tersebut ke tingkat eksekutif. Ia berjanji akan mendesak Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian agar menindaklanjuti kebutuhan bibit padi ini.

"Kami akan sampaikan agar bantuan bibit ini segera direalisasikan. Petani harus mendapat dukungan penuh karena mereka penopang utama ekonomi desa," tegas Zain.

Ia memandang bahwa penyediaan bibit padi unggul bukan sekadar bantuan rutin, melainkan langkah strategis dan vital untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

"Jika petani didukung dengan bibit yang baik dan sarana pertanian memadai, maka produktivitas bisa meningkat dan kesejahteraan warga juga akan terdorong," tambah Zain, menekankan dampak ekonomi jangka panjang dari dukungan pertanian yang tepat sasaran.

Selain isu bibit, kegiatan reses yang berlangsung terbuka ini juga menyentuh persoalan krusial lain, seperti masalah irigasi dan tingginya harga pupuk yang masih dirasakan memberatkan oleh petani.

Muhammad Zain berharap kegiatan reses ini menjadi jembatan efektif bagi penyaluran aspirasi warga, yang nantinya akan dijadikan dasar kuat dalam perumusan kebijakan pembangunan, khususnya di sektor pertanian Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 11 Nov 2025 14:27:38 +0800 amr
AMMAN Peroleh Izin Ekspor Konsentrat Tembaga 480 Ribu Ton, Operasional Tambang Dipastikan Berlanjut https://amarmedia.co.id/amman-peroleh-izin-ekspor-konsentrat-tembaga-480-ribu-ton-operasional-tambang-dipastikan-berlanjut https://amarmedia.co.id/amman-peroleh-izin-ekspor-konsentrat-tembaga-480-ribu-ton-operasional-tambang-dipastikan-berlanjut AMMAN Peroleh Izin Ekspor Konsentrat Tembaga 480 Ribu Ton, Operasional Tambang Dipastikan Berlanjut

Jakarta,Amarmedia.co.id - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), anak usaha PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN, IDX: AMMN), berhasil memperoleh rekomendasi ekspor konsentrat tembaga dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Rekomendasi ini berlaku selama enam bulan, mulai 31 Oktober 2025, dengan volume ekspor yang disetujui mencapai 480.000 metrik ton kering (dmt).

Izin ini menjadi langkah krusial setelah penjualan ekspor konsentrat terhenti sejak awal tahun 2025, yang memungkinkan AMMAN menjaga kapasitas gudang penyimpanan konsentrat agar operasional tambang tetap berjalan sesuai rencana, meskipun fasilitas smelter sedang dalam perbaikan.

Kendala Teknis Smelter dan Target Pemulihan

Presiden Direktur AMNT, Rachmat Makkasau, menjelaskan bahwa penghentian sementara operasional smelter pada Juli dan Agustus 2025 terjadi akibat perbaikan di unit Flash Converting Furnace dan Sulfuric Acid Plant.

"Kerusakan ini terjadi murni di luar kemampuan kami, tidak disengaja, dan tidak dapat dihindarkan," jelas Rachmat. Ia menambahkan bahwa perbaikan terhadap komponen utama smelter memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi dan diperkirakan akan berlanjut hingga paruh pertama tahun 2026.

Meskipun demikian, perusahaan tetap melakukan operasi secara parsial dengan peningkatan produksi yang dilakukan secara hati-hati.

Proyeksi Produksi dan Kontribusi Fiskal

Dengan dimulainya kembali ekspor, kontribusi fiskal AMMAN bagi perekonomian nasional dan daerah dapat terjaga sesuai dengan kinerja penjualan.

Sesuai panduan laporan kinerja 9M 2025, AMMAN menargetkan produksi konsentrat tembaga tahun 2025 sebesar 430.000 dmt, dengan kandungan sekitar 228 juta pon tembaga dan 90.000 ons emas. Target ini mencakup produksi dari stockpiles dan bijih segar berkadar rendah dari lingkar luar Fase 8.

Data Inventori hingga September 2025:

Total Produksi Konsentrat (YTD): 310.143 dmt

Total Inventori Konsentrat: 226.637 dmt

Sebagian dari inventori ini akan diekspor, sementara sisanya akan diumpankan ke smelter seiring dengan kemajuan proses perbaikan fasilitas. Perkembangan ini menegaskan komitmen AMMAN untuk terus menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan nilai jangka panjang.(AM)

]]>
Tue, 11 Nov 2025 12:04:28 +0800 amr
Kebanggaan Smanika: Hanif Ilham Pratama Wakili Sumbawa di Kongres Rohis Nasional I Jakarta https://amarmedia.co.id/kembanggaan-smanika-hanif-ilham-pratama-wakili-sumbawa-di-kongres-rohis-nasional-i-jakarta https://amarmedia.co.id/kembanggaan-smanika-hanif-ilham-pratama-wakili-sumbawa-di-kongres-rohis-nasional-i-jakarta  Kebanggaan Smanika: Hanif Ilham Pratama Wakili Sumbawa di Kongres Rohis Nasional I Jakarta

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id 10 November 2025 – SMAN 1 Sumbawa Besar (Smanika) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Ketua Rohis Baiturrahman Smanika, Hanif Ilham Pratama, dilepas secara resmi oleh Kepala Sekolah, Ainun Asmawati S.Pd., M.Pd., untuk mengikuti Kongres Rohani Islam (Rohis) Tingkat Nasional I Tahun 2025 di Jakarta.

Acara pelepasan yang berlangsung di SMAN 1 Sumbawa Besar pada hari Senin (10/11) ini turut didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Sahabuddin, S.Ag., M.Pd.

Hanif Ilham Pratama tercatat sebagai satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Sumbawa yang berkesempatan mengikuti kegiatan bergengsi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama. Kongres ini akan berlangsung pada 12 hingga 15 November 2025 di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta.

Dukungan Penuh dari Pembina

Keberhasilan Hanif melaju ke tingkat nasional tidak lepas dari bimbingan intensif dari guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sekaligus Pembina Rohis Baiturrahman Smanika, yaitu H. Muhammad Wakang, S.Ag., Sahabuddin, S.Ag., M.Pd., dan Ibu Lasminarni, S.Ag.

Kepala Sekolah, Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangganya. "Ini adalah kehormatan besar bagi Smanika dan Kabupaten Sumbawa. Kami berharap Hanif dapat membawa pulang ilmu dan pengalaman terbaik untuk diterapkan dalam memajukan kualitas Pendidikan Agama Islam dan kegiatan Rohis di sekolah kita," ujarnya.

 Tujuan Mulia Kongres Rohis Nasional

Kongres Rohis Nasional I ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti jenjang SMA/SMK serta membentuk kepengurusan Rohis tingkat nasional.

Dalam surat edaran dari Direktorat Pendidikan Agama Islam Kemenag, disebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun jejaring Rohis berkelanjutan di seluruh Indonesia dalam rangka penguatan nilai-nilai religious culture di sekolah, sejalan dengan visi "Inspiring Future Leaders for Peace and Compassion."

Hanif Ilham Pratama akan mengikuti berbagai agenda penting, termasuk penguatan kapasitas,Sidang Komisi untuk membahas Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), program kerja, serta pemilihan Ketua Umum Rohis Nasional.

"Kami mendoakan Hanif agar lancar dalam perjalanan dan sukses di Kongres. Semoga ia menjadi inspirasi bagi seluruh siswa Smanika untuk terus berprestasi dan menguatkan karakter Islami," ujar Kepala sekolah Ainun saat pelepasan.

Kehadiran Hanif dalam forum nasional ini juga menjadi bukti nyata keberhasilan program ekstrakurikuler keagamaan di SMAN 1 Sumbawa Besar dalam mengaktualisasikan bakat, minat, dan kreativitas murid sesuai dengan amanat UU Sistem Pendidikan Nasional.(AM)

]]>
Tue, 11 Nov 2025 07:03:57 +0800 amr
Ketua KONI Sumbawa: Semangat Pahlawan adalah Modal Utama Bangun Karakter dan Prestasi Atlet https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-semangat-pahlawan-adalah-modal-utama-bangun-karakter-dan-prestasi-atlet https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-semangat-pahlawan-adalah-modal-utama-bangun-karakter-dan-prestasi-atlet Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id -  (10 November 2025 ) – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq SH M.Si, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Pahlawan. 

Kepada wartawan Senin (10/11). Ketua KONI mengajak seluruh masyarakat untuk mengingat dan meneladani semangat juang para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.“Peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum penting bagi kita semua untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang tanpa pamrih dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Semangat kepahlawanan harus terus kita gelorakan, termasuk di dunia olahraga, sebagai wujud kontribusi kita membangun bangsa dengan prestasi dan karakter yang kuat,” ujar Ketua KONI.

Lebih lanjut, Abdul Rafiq menegaskan bahwa melalui semangat persatuan dan kerja keras seperti para pahlawan, dunia olahraga di Kabupaten Sumbawa dapat terus maju dan mengharumkan nama daerah di berbagai tingkat kompetisi.“Kita sangat bangga dengan suksesnya Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sumbawa 2025 yang menjadi ajang pembinaan atlet kita menuju kejuaraan tingkat provinsi seperti Porprov NTB. 

Ini bukti nyata bahwa semangat juang para pahlawan terus memotivasi kita untuk berprestasi dan memberikan yang terbaik,” tambahnya.“Selamat Hari Pahlawan 2025, mari kita jadikan perjuangan para pahlawan sebagai inspirasi untuk terus berkarya dan berprestasi demi kemajuan bangsa dan daerah kita tercinta,” tutupnya. (AM)

]]>
Mon, 10 Nov 2025 14:58:13 +0800 amr
Wabup Ansori Dorong Akselerasi Pembangunan dan Inovasi PAD: "Kerja Lintas Sektoral adalah Keharusan" https://amarmedia.co.id/wabup-ansori-dorong-akselerasi-pembangunan-dan-inovasi-pad-kerja-lintas-sektoral-adalah-keharusan https://amarmedia.co.id/wabup-ansori-dorong-akselerasi-pembangunan-dan-inovasi-pad-kerja-lintas-sektoral-adalah-keharusan Wabup Ansori Dorong Akselerasi Pembangunan dan Inovasi PAD: "Kerja Lintas Sektoral adalah Keharusan"

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id ( 4 November 2025) – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, memimpin rapat evaluasi kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa yang digelar rutin setiap Selasa melalui aplikasi Zoom meeting. Rapat tersebut, yang turut dihadiri Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara daring dari luar daerah, menjadi penekanan kuat bagi seluruh perangkat daerah untuk mengawal komitmen dan mempercepat realisasi program pembangunan 

Penekanan pada Infrastruktur dan Ketepatan Waktu

Dalam arahannya, Wabup Ansori menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah akselerasi program pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan setiap kegiatan tuntas sesuai target.

“Setiap progres harus dikawal, semua harus selesai tepat waktu. Pertanggungjawaban kita tidak hanya sebatas administrasi, tapi juga kepada masyarakat,” tegas Wabup Selasa  (4/11) lalu.

Dirinya menekankan bahwa keberhasilan pembangunan adalah hasil dari sinergi dan kolaborasi seluruh perangkat daerah, serta membangun kesadaran kolektif bahwa setiap capaian adalah kebanggaan masyarakat Sumbawa.

Inovasi Wajib untuk Peningkatan Pendapatan Daerah

Selain pembangunan fisik, Wabup Ansori juga menyoroti sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sumber pajak dan retribusi. Ia mendesak dinas-dinas terkait untuk melakukan inovasi dan kerja ekstra guna meningkatkan pemasukan daerah.

“Pendapatan daerah adalah penopang utama pembangunan. Maka inovasi dan kerja keras adalah keharusan,” ujarnya, menandakan pentingnya kreativitas dalam mengoptimalkan sumber daya finansial.

Isu pelayanan dasar, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan, mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati. Secara spesifik, ia menyoroti laporan terkait pelayanan medis di rumah sakit.

Wabup Ansori menekankan pentingnya mengutamakan nyawa pasien dalam situasi darurat, bahkan sebelum urusan administrasi diselesaikan.

“Dalam situasi darurat, lakukan tindakan dulu, baru identifikasi data dan identitas pasien. Nyawa lebih penting,” tandasnya.

Sementara itu, di sektor pendidikan, Wabup meminta adanya penataan sumber daya manusia (SDM) secara merata untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar di seluruh wilayah.

Mengakhiri arahannya, Wabup Ansori kembali mengingatkan seluruh jajaran OPD untuk menghilangkan ego sektoral dan bekerja secara lintas sektoral demi mencapai tujuan pembangunan daerah secara optimal.(AM)

]]>
Sun, 09 Nov 2025 11:44:36 +0800 amr
Podcast Bintang Edisi ke&18, Seniman NTB Dorong Ruang Ekspresi dan Apresiasi yang Lebih Luas https://amarmedia.co.id/podcast-bintang-edisi-ke-18-seniman-ntb-dorong-ruang-ekspresi-dan-apresiasi-yang-lebih-luas https://amarmedia.co.id/podcast-bintang-edisi-ke-18-seniman-ntb-dorong-ruang-ekspresi-dan-apresiasi-yang-lebih-luas Podcast Bintang Edisi ke-18, Seniman NTB Dorong Ruang Ekspresi dan Apresiasi yang Lebih Luas

Mataram,Amarmedia.co.id (7 November 2025) – Tayangan Podcast Bintang edisi ke-18 bertajuk "Seni Pertunjukan dan Kesadaran Spiritual" berupaya mendorong ruang ekspresi dan apresiasi yang lebih luas dalam perbincangan tentang peran seni dan seniman serta pandangan mendalam tentang kesenian dan kesadaran spiritual di tengah kehidupan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini. 

Menghadirkan dua narasumber Lalu Martadinata, budayawan dan pendiri komunitas Embun Jiwa dan Nur Kholis, Peneliti Musik Tradisional dan Musisi di studio Podcast Bintang, kantor Dinas Kominfotik Jalan Udayana Mataram, Jumat, (7/11/2025) juga menyoal kesenian rakyat Kecimol yang kini sedang menjadi isu menarik di masyarakat. 

Lalu Martadinata menekankan bahwa seni merupakan bagian tak terpisahkan dari kebudayaan dan kehidupan spiritual manusia. 

“Kesenian NTB saat ini sudah tumbuh dan perlu terus kita dukung. Apresiasi terhadap seniman tidak hanya berbentuk materi, tapi juga berupa ruang, waktu, dan kesempatan untuk menunjukkan karya mereka,” ujarnya.  

Dirinya berharap Dinas yang berkaitan dengan kebudayaan dan instansi terkait dapat lebih terbuka kepada seluruh pelaku seni dan budaya. 

“Komunikasi jangan hanya dengan satu atau dua seniman saja, tapi dengan semua pelaku seni agar kesenian di NTB semakin masif dan berkembang. Pemerintah perlu hadir, berpihak, dan membuka ruang bagi seniman untuk mengekspresikan diri,” tambahnya.  

Menurut Lalu Martadinata, seni memiliki kekuatan untuk memicu kebahagiaan dan keseimbangan batin. Ia mengingatkan bahwa pembangunan fisik seharusnya berjalan beriringan dengan pembangunan rasa dan spiritualitas masyarakat. 

“Harus ada keseimbangan antara pembangunan fisik dan mental. Pemerintah sudah memberi ruang, tapi masih perlu diperluas lagi agar lebih banyak pelaku budaya bisa berkarya,” pesannya.  

Dirinya juga mengingatkan pentingnya kesadaran spiritual dalam berkesenian. 

“Buka diri, kenali diri, dan jadilah pengasih serta penyayang bagi semesta,” tuturnya menutup pandangan dengan nada reflektif.  

Sementara itu, Nur Kholis menyoroti kondisi kesejahteraan seniman yang masih sering terabaikan. 

“Di NTB, terkadang yang lebih dihargai bukan senimannya, tapi alat pendukungnya. Sewa terop bisa lebih mahal, sementara senimannya sendiri belum tentu mendapat apresiasi setimpal,” ungkapnya.  

Menurutnya, hal ini menunjukkan masih rendahnya penghargaan terhadap subjek dibanding objek dalam kegiatan seni.

“Objek itu tidak akan bernilai tanpa subjek. Senimanlah yang membuat panggung menjadi hidup, bukan sebaliknya,” tegasnya.  

Dalam pandangan Nur Kholis, kesenian tradisional seperti Kecimol juga mengalami pergeseran bentuk dan makna namun bukan dihilangkan melainkan dibina dan diarahkan dengan menegaskan bahwa kesenian Kecimol telah menjadi sumber ekonomi bagi banyak pelaku seni di NTB. 

“Awalnya, alat-alat musik Kecimol menggunakan instrumen khas Sasak seperti alat petik, tapi kini sudah banyak dikreasikan dengan alat modern seperti gitar dan piano. Sayangnya, ada penyimpangan di beberapa pertunjukan yang melanggar norma. Namun bukan berarti dibinasakan justru dibina dan diarahkan,” jelasnya.

Kedua narasumber sepakat bahwa seni memiliki kekuatan besar untuk membangkitkan kesadaran dan menyatukan masyarakat. 

“Jangan pernah meremehkan kekuatan seni, dan percayalah bahwa generasi NTB penuh dengan orang-orang kreatif. Kita hanya perlu menyentuh dan memberi kesempatan,” tutup Nur Kholis.  

Diakhir pertemuan, para seniman yang hadir menampilkan musikalisasi puisi bertemakan “Berbagi Cerita, Berbagi Cahaya”, menggambarkan semangat berkarya, berbagi inspirasi, dan menjaga harmoni antara seni dan spiritualitas. (AM/dpd/jmy).

]]>
Sat, 08 Nov 2025 18:22:41 +0800 amr
Wakil Gubernur Serahkan Rancangan KUA dan PPAS APBD 2026 https://amarmedia.co.id/wakil-gubernur-serahkan-rancangan-kua-dan-ppas-apbd-2026 https://amarmedia.co.id/wakil-gubernur-serahkan-rancangan-kua-dan-ppas-apbd-2026 Wakil Gubernur Serahkan Rancangan KUA dan PPAS APBD 2026

Mataram,Amarmedia.co.id (7 November 2025) - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr Hj Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP, menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran (APBD) 2026 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam Rapat Paripurna DPRD NTB, pada Jumat (7/11/2025) di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB.

Wagub menyebutkan, total APBD 2026 sebesar Rp 5.490.353.337.713, turun 15,40 persen dari APBD 2025 sebesar Rp 6.489.786.120.531. Postur rancangan anggaran dengan proyeksi pendapatan daerah ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer dan lain - lain pendapatan daerah yang sah serta rincian penjelasan alokasi belanja daerah dan pembiayaan daerah.

Pemerintah Provinsi NTB seperti dikatakan Wagub, menunjukkan optimisme terhadap peningkatan kapasitas fiskal daerah seraya tetap merancang alokasi belanja secara efisien dan produktif untuk belanja operasional, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer.

“Seluruh rancangan ini disusun dengan prinsip kehati-hatian, realistis, dan berorientasi pada pemenuhan program prioritas untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dikatakannya pula bahwa penyerahan rancangan KUA dan PPAS TA 2026 merupakan langkah awal dari rangkaian proses penyusunan APBD yang disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

“Dokumen ini memuat kebijakan strategis dan prioritas pembangunan daerah yang akan kita laksanakan pada tahun 2026,” ujar Umi Dinda

Pada kesempatan yang sama, rapat paripurna juga mengagendakan persetujuan terhadap satu buah Rancangan Peraturan Daerah yakni tentang Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Berkelanjutan.(AM)

]]>
Sat, 08 Nov 2025 09:04:07 +0800 amr
Atasi Kemiskinan Ekstrim, Desa Berdaya Transformatif, Terobosan NTB Membangun Kemandirian https://amarmedia.co.id/atasi-kemiskinan-ekstrim-desa-berdaya-transformatif-terobosan-ntb-membangun-kemandirian https://amarmedia.co.id/atasi-kemiskinan-ekstrim-desa-berdaya-transformatif-terobosan-ntb-membangun-kemandirian Atasi Kemiskinan Ekstrim, Desa Berdaya Transformatif, Terobosan NTB Membangun Kemandirian

Mataram,Amarmedia.co.id (7 November 2025) - Langkah strategis Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam pembangunan berbasis desa diyakini menurunkan kemiskinan ekstrem, memperkuat potensi ekonomi lokal dan kolaborasi lintas sektor melalui program Desa Berdaya Transformatif. 

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi (Diskominfotik), Yusron Hadi mengatakan, pijakan utama pembangunan berbasis desa, pertama karena sebagian besar penduduk miskin berada di desa, Kedua, desa-desa di NTB sejatinya kaya sumber daya alam pangan, pertanian, perikanan

“Ketiga, desa kita sekarang punya sumber daya manusia yang kreatif. Banyak anak muda inovatif tinggal di desa. Kalau potensi ini dikemas dengan baik bisa menjadi kekuatan baru NTB”, ujarnya dalam forum diskusi "Catatan Rakyat" yang digelar YIM Creative Center di Bumi Resto, Mataram, Jumat (07/11/2205). 

Program Desa Berdaya juga bersinergi dengan pengembangan desa wisata yang memperkuat klaster destinasi nasional dan internasional untuk mempercepat transformasi NTB yang lebih mandiri dan berdaya saing. 

Yusron menekankan, desa bukan hanya objek pembangunan tetapi juga simpul strategis yang menghubungkan banyak kepentingan lintas sektor. Melalui pendekatan kawasan, program Desa Berdaya mendorong keterhubungan antar desa dengan pusat ekonomi wilayah mulai dari pertanian, industri hingga ekonomi kreatif dengan konsep hilirisasi yang menjadi bagian penting untuk memahami peran desa desa dalam rantai nilai siapa yang memproduksi, mengolah dan memasarkan hasil.

Sementara itu, Dr Firman, akademisi dari Universitas Mataram menilai Desa Berdaya Transformatif sebagai model baru pembangunan berbasis data dan pendampingan yang intensif. Pendekatan ini, diarahkan untuk membangun entitas lokal yang tangguh di tingkat desa.

“Desa Berdaya Transformatif fokus pada pemberdayaan keluarga miskin ekstrem dengan memahami aspek sosiologis, psikologis dan demografis mereka. Pendampingan dilakukan secara intensif dan berbasis data yang terverifikasi”, jelasnya.

Program ini memiliki tahapan yang jelas, dimulai dari verifikasi dan validasi data, graduasi menuju kemandirian hingga pengembangan penghidupan yang terhubung dengan potensi ekonomi desa. Dilakukan juga pemberdayaan sosial dan perubahan perilaku serta pendampingan keuangan rumah tangga agar keluarga miskin bisa beralih dari konsumsi menuju produksi.

“Pendampingan dilakukan selama dua tahun dengan target keluarga miskin ekstrem di desil satu. Kita ingin mereka tidak hanya keluar dari kemiskinan, tapi benar-benar mandiri”, tegasnya.

Peran pemerintah provinsi sebagai pengorkestra utama Desa Berdaya Transformatif menjadi platform kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/ kota, mitra pembangunan, sektor swasta dan desa menjadi simpul utama transformasi. (AM).

]]>
Sat, 08 Nov 2025 08:57:13 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa, H. Rusdi, Sambut Baik Pengaspalan Maronge–Labuhan Sangoro: "Ini Kebutuhan Mendesak!" https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-h-rusdi-sambut-baik-pengaspalan-marongelabuhan-sangoro-ini-kebutuhan-mendesak https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-h-rusdi-sambut-baik-pengaspalan-marongelabuhan-sangoro-ini-kebutuhan-mendesak Anggota DPRD Sumbawa, H. Rusdi, Sambut Baik Pengaspalan Maronge–Labuhan Sangoro: "Ini Kebutuhan Mendesak!"

Maataram, Amarmedia.co.id (7 November 2025) – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa yang membidangi tentang infrastruktur H. Rusdi , menyambut gembira dimulainya pekerjaan pengaspalan ruas jalan Maronge–Labuhan Sangoro senilai Rp 5,8 miliar oleh Dinas PUPR Sumbawa hari ini. Menurutnya, proyek ini adalah langkah nyata dan mendesak yang telah lama dinantikan masyarakat, khususnya para petani dan nelayan di Kecamatan Maronge dan Labuhan Sangoro.

H. Rusdi di sela tugas dinas di Mataram (7/11/2025) menekankan bahwa perbaikan jalan sepanjang 4 kilometer ini bukan sekadar pembangunan fisik biasa, melainkan infrastruktur vital yang secara langsung akan memangkas biaya dan waktu transportasi hasil bumi.

"Alhamdulillah, apa yang menjadi harapan masyarakat selama ini akhirnya dijawab tuntas oleh Pemerintah Daerah. Ruas jalan ini adalah urat nadi ekonomi bagi warga, terutama untuk memperlancar akses hasil pertanian dan tangkapan laut ke pasar. Kami di DPRD tentu mendukung penuh komitmen PUPR yang menargetkan penyelesaian dalam 10 hari ke depan,"ujar H. Rusdi yang juga sekretaris Fraksi PAN

Dorongan untuk Kualitas dan Keberlanjutan Pertanian

Meskipun mengapresiasi percepatan proyek ini, H. Rusdi juga menyampaikan pentingnya fokus pada kualitas pekerjaan dan tanggung jawab berkelanjutan. Anggaran Rp 5,8 miliar harus diimbangi dengan hasil yang prima agar jalan dapat bertahan lama, mengingat mobilitas truk pengangkut hasil pertanian.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa pembangunan infrastruktur harus sejalan dengan upaya mengatasi permasalahan krusial di sektor pertanian. Perbaikan jalan akan sia-sia jika petani masih terus menghadapi ancaman gagal panen akibat kekurangan air, banjir, atau kerusakan lahan.

"Jalan mulus akan percuma jika lahan pertanian kita bermasalah. Saya berharap Pemda juga segera memprioritaskan solusi jangka panjang untuk ketersediaan air, seperti optimalisasi irigasi pertania Infrastruktur jalan dan ketahanan pangan harus berjalan beriringan," tegasnya.

H. Rusdi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Maronge dan Labuhan Sangoro, untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi dan menjaga kualitas jalan yang telah dibangun. Menurutnya, pembangunan infrastruktur adalah investasi bersama yang harus dijaga agar dampak positifnya dapat dinikmati secara maksimal dan berkelanjutan oleh generasi mendatang. (AM)

]]>
Fri, 07 Nov 2025 21:29:47 +0800 amr
Berkah Jumat: Bupati Sumbawa Salurkan Bantuan Rp 2,1 Miliar dari BAZNAS, Dorong Percepatan Pembangunan Umat https://amarmedia.co.id/berkah-jumat-bupati-sumbawa-salurkan-bantuan-rp-21-miliar-dari-baznas-dorong-percepatan-pembangunan-umat https://amarmedia.co.id/berkah-jumat-bupati-sumbawa-salurkan-bantuan-rp-21-miliar-dari-baznas-dorong-percepatan-pembangunan-umat Berkah Jumat: Bupati Sumbawa Salurkan Bantuan Rp 2,1 Miliar dari BAZNAS, Dorong Percepatan Pembangunan Umat

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id - ( 7 November 2025) – Semangat kepedulian sosial dan percepatan pembangunan umat kembali diwujudkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) setempat. Hari ini, Jumat (7/11/2025), Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara simbolis menyerahkan total bantuan senilai Rp 2.100.000.000 (Dua Miliar Seratus Juta Rupiah) kepada ribuan penerima manfaat.

Acara penyerahan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Sumbawa ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Apresiasi untuk BAZNAS dan Ajakan Berbagi

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan bahwa bantuan ini adalah buah dari kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus BAZNAS yang dinilai telah bekerja secara cepat dan amanah.

Kecepatan penyaluran ini, menurut Bupati, sejalan dengan ajakan dan arahannya untuk mempercepat pembangunan Sumbawa di berbagai bidang.

Lebih lanjut, Bupati Jarot mengajak seluruh masyarakat dan ASN di Kabupaten Sumbawa untuk terus mendukung program infaq dan sedekah yang dijalankan oleh Pemerintah.

"Saya mengajak masyarakat untuk terus mendukung program infaq dan sadaqoh. Dengan begitu, akan semakin banyak masyarakat kurang mampu yang merasakan manfaat dari infaq dan sadaqoh ini."ajak Haji Jarot.

Kepada awak media Sekretaris Daerah Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, dalam menyampaikannya bahwa dana kolaborasi Pemda dan BAZNAS sebesar Rp 2,1 miliar ini disalurkan untuk menjangkau berbagai sektor dan lapisan masyarakat yang membutuhkan, antara lain Tenaga Pendidik, Pelaku UMKM, Imam dan Marbot Masjid, Guru Ngaji/TPQ, Pemenang MTQ Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2025, Masyarakat penerima bantuan biaya berobat dan program rumah layak huni.

"Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan BAZNAS hari ini benar-benar menghadirkan semangat berbagi dan kepedulian sosial yang nyata. Sinergi ini menjadi wujud nyata dari pemerintahan yang berpihak pada umat dan mengedepankan kesejahteraan bersama."ujarnya 

Sementara itu, Kepala BAZNAS Kabupaten Sumbawa, DG.Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD terkait yang telah mempercayakan BAZNAS sebagai penyalur. "Semoga hal ini menjadi sumber keberkahan bagi semua pihak dan menjadi energi positif untuk membangun Sumbawa yang lebih sejahtera dan penuh berkah," pungkasnya. (AM)

]]>
Fri, 07 Nov 2025 16:38:17 +0800 amr
Anggaran Rp 5,8 Miliar Cair! Maronge–Labuhan Sangoro Segera Mulus, PUPR Sumbawa Mulai Aspal Jalan https://amarmedia.co.id/anggaran-rp-58-miliar-cair-marongelabuhan-sangoro-segera-mulus-pupr-sumbawa-mulai-aspal-jalan https://amarmedia.co.id/anggaran-rp-58-miliar-cair-marongelabuhan-sangoro-segera-mulus-pupr-sumbawa-mulai-aspal-jalan Anggaran Rp 5,8 Miliar Cair! Maronge–Labuhan Sangoro Segera Mulus, PUPR Sumbawa Mulai Aspal Jalan

SUMBAWA BESAR – Penantian panjang warga Kecamatan Maronge dan Labuhan Sangoro untuk memiliki akses jalan yang layak sebentar lagi berakhir. Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara resmi memulai pekerjaan pengaspalan berkala pada ruas jalan Maronge–Labuhan Sangoro hari ini, Jumat (7/11/2025)

Proyek strategis ini dikerjakan dengan total anggaran mencapai Rp 5,8 Miliar untuk merampungkan jalan sepanjang 4 kilometer.

Kepala Dinas PUPR Sumbawa, Muhammad Sofyan, ST, menyatakan pekerjaan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas dan memacu pertumbuhan ekonomi lokal.

“Alhamdulillah, mulai hari ini kami melaksanakan pekerjaan berkala jalan ruas Maronge–Labuhan Sangoro. Kami targetkan dalam 10 hari ke depan seluruh proses pengaspalan dapat rampung,” tegas Sofyan di Sumbawa Besar.

Konektivitas dan Mobilitas Diprioritaskan

Pada hari pertama pekerjaan (7 November 2025), tim PUPR telah merealisasikan pengaspalan Lapis Aus HRS-WC sebanyak 90,99 ton, mencakup bidang hampar sekitar 186 meter. Pekerjaan ini dimulai dari STA 4+000 dan menargetkan hamparan harian sekitar 180 ton agar target 10 hari terpenuhi.

Sofyan menjelaskan bahwa ruas jalan Maronge–Labuhan Sangoro sepanjang 4 kilometer ini sangat vital, terutama bagi masyarakat pesisir.

“Dengan selesainya ruas ini, masyarakat bisa menikmati jalan yang lebih nyaman dan aman. Ini akan memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses hasil pertanian, serta mendorong kegiatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Proyek pengaspalan senilai Rp 5,8 Miliar ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan strategis yang gencar dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa sepanjang tahun 2025. Dinas PUPR berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga kualitas jalan yang telah diperbaiki. (AM)

]]>
Fri, 07 Nov 2025 16:19:30 +0800 amr
Konsultasi ke ESDM Provinsi NTB, Komisi II DPRD Sumbawa Dorong Percepatan IPR di Tana Samawa https://amarmedia.co.id/konsultasi-ke-esdm-provinsi-ntb-komisi-ii-dprd-sumbawa-dorong-percepatan-ipr-di-tana-samawa https://amarmedia.co.id/konsultasi-ke-esdm-provinsi-ntb-komisi-ii-dprd-sumbawa-dorong-percepatan-ipr-di-tana-samawa Konsultasi ke ESDM Provinsi NTB, Komisi II DPRD Sumbawa Dorong Percepatan IPR di Tana Samawa

Mataram, Amarmedia.co.id (7 November 2025)– Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa mengambil langkah proaktif dalam mengawal legalisasi dan penataan sektor pertambangan rakyat. Komisi II mendesak percepatan penetapan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) atas penetapan  Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sebagai upaya memberikan kepastian hukum dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat penambang tradisional di Tana Samawa.

Pada Jumat (7/11/2025), rombongan Komisi II DPRD Sumbawa melakukan konsultasi intensif di Mataram dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTB. Rombongan diterima oleh Kepala Bidang Mineral dan Batu Bara Dinas ESDM NTB, Iwan Setiawan, S.T.

Dalam pertemuan tersebut, Kabid Mineral dan Batu Bara Dinas ESDM NTB, Iwan Setiawan, S.T., mengungkapkan perkembangan signifikan terkait usulan IPR dan WPR dari Sumbawa.

Saat ini, terdapat tiga blok yang sudah ditetapkan dan dilengkapi dokumen pengelolaan WPRnya di Kabupaten Sumbawa, yaitu Blok Lantung 1, Blok Lantung 2, dan Blok Badi. Bahkan, beberapa lokasi sudah mengusulkan pembentukan koperasi sebagai calon pengelola, menunjukkan kesiapan kelembagaan masyarakat lokal untuk beroperasi secara legal.

Iwan Setiawan menegaskan bahwa seluruh mekanisme pengelolaan pertambangan rakyat harus tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, khususnya Keputusan Menteri ESDM Nomor 174.K/MB.01/MEM.B/2024

 Payung Hukum: Kepmen ESDM No. 174.K/2024

Kepmen ESDM tersebut menjadi pedoman utama yang mengatur empat aspek kunci pengelolaan pertambangan rakyat yakni Penyusunan dokumen pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat,Perizinan berusaha Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Kaidah teknik dalam pelaksanaan pertambangan rakyat dan Iuran Pertambangan Rakyat (IPERA).

Terkait kewajiban lingkungan, Dinas ESDM NTB menjelaskan bahwa pemegang IPR wajib melakukan pengelolaan lingkungan hidup yang bersumber dari Iuran Pertambangan Rakyat (IPERA) yang dipungut.

Sebelumnya Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma, S.I.P., menekankan bahwa konsultasi ini bertujuan untuk memahami secara rinci prosedur pengajuan IPR dan WPR, serta memastikan manfaatnya sampai langsung kepada masyarakat.

“Dengan izin dan wilayah yang teratur, para penambang rakyat bisa beroperasi secara legal, terstruktur, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial. Ini adalah wujud komitmen kami dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat penambang tradisional.”ujar Wisma

Senada dengan Ketua Komisi, Sekretaris Komisi II, H. Zohran, S.H., menegaskan bahwa percepatan IPR dan WPR akan membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi Tana Samawa.

"Dengan izin resmi, kegiatan pertambangan rakyat terpantau dan diawasi, meminimalisir dampak negatif, dan memastikan keberlanjutan sumber daya alam Tana Samawa."imbuhnya 

Konsultasi ini memperjelas status legalitas IPR. Ditegaskan bahwa IPR yang sudah diterbitkan oleh Dinas ESDM memberikan legalitas bagi penambang serta menunggu beberapa dokumen pendukung, seperti regulasi final Iuran Pertambangan Rakyat (IPERA) yang masih dalam proses penyelesaian.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Juliansyah SE, Kaharuddin Z, M Zain SIP, Ida Rahayu SAP, H Andi Mappeleppui, Adhe Mudita noorsyamsu SIP bersama anggota DPRD lainnya Syukri HS AMa, Edwan Purnama dan Gahtan Hanucakita.

Komisi II DPRD Sumbawa berharap, target Tahun 2026 seluruh perizinan dan pengelolaan pertambangan rakyat dapat berjalan sesuai dengan pedoman dan regulasi pusat, guna mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan dan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 07 Nov 2025 15:53:49 +0800 amr
Bukti Nyata Inisiatif Kapolda Hadi, Koperasi IPR Lantung Bakal Bagi Jutaan Rupiah ke Anggota https://amarmedia.co.id/bukti-nyata-inisiatif-kapolda-hadi-koperasi-ipr-lantung-bakal-bagi-jutaan-rupiah-ke-anggota https://amarmedia.co.id/bukti-nyata-inisiatif-kapolda-hadi-koperasi-ipr-lantung-bakal-bagi-jutaan-rupiah-ke-anggota Bukti Nyata Inisiatif Kapolda Hadi, Koperasi IPR Lantung Bakal Bagi Jutaan Rupiah ke Anggota

Mataram,Amarmedia.co.id - Langkah Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan untuk menyejahterakan masyarakat Provinsi NTB melalui 

izin pertambangan rakyat (IPR) yang dikelola koperasi, nampaknya mulai menampakan hasilnya. Direncanakan, tanggal 17 November 2025 ini, Kapolda Hadi Gunawan bakal menggelar panen raya emas di Sumbawa. 

Menariknya, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dan 

Kepala Badan Pengendalian Kemiskinan (BP-Taskin) Budiman Sujatmiko akan hadir langsung dalam panen perdana milik IPR Koperasi Selonong Bukit Lestari Lantung di kantor Bupati Sumbawa tersebut. 

"Insya Allah, jika tidak ada aral melintang Pak Kapolri, Pak Menkop Ferry Juliantono dan Kepala BP-Taksin Mas Budiman akan hadir langsung melakukan panen raya emas di Kabupaten Sumbawa," ujar Kapolda Hadi Gunawan, Jumat 7 November 2025. 

Menurut Hadi, kesiapan acara panen raya ini, telah disampaikannya secara langsung ke Kapolri hingga Menkop Ferry Juliantono. Serta, Kepala BP-Taskin Budiman Sujatmiko.

Apalagi, ada sekitar 2.268 anggota Koperasi Selonong Bukit Lestari Lantung yang akan menikmati hasil panen mereka. 

"Jadi, di acara panen raya emas ini, para anggota koperasi akan memperoleh pembagian SHU sebesar Rp 2,8 juta per orangnya. Laba hasil koperasi ini, akan diserahkan secara langsung oleh Pak Menkop dan Kepala BP-Taskin yang disaksikan Kapolri secara langsung," katanya. 

Hadi menegaskan bahwa sedari awal gagasanya untuk melegalkan tambang rakyat melalui IPR, tidak lain untuk menghadirkan praktik pertambangan yang legal, bersih, dan berpihak kepada masyarakat lokal. 

Di mana, kehadiran koperasi bukan lagi hanya sekadar badan usaha. Namun harus juga menjadi sebuah gerakan sosial yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, dan kekeluargaan, 

"Jadi, IPR ini menjadi harapan baru masyarakat NTB untuk mengurangi angka kemiskinan. Dan pilihan ke koperasi sebagai penyokong kelembagaan karena saya ingin, nilai-nilai luhur dan jati diri bangsa Indonesia yang diajarkan pendiri bangsa, terkover didalamnya," tegas Kapolda menjelaskan.  

Lebih lanjut dikatakanya, konsep IPR yang akan melakukan panen raya kali ini, bukan lagi sebuah wacana-wacana tanpa makna. 

Namun koperasi yang terbukti mampu menjadi penyangga ekonomi nasional, khususnya di tengah tantangan global saat ini, tentunya terbukti dengan adanya panen raya emas di Sumbawa. 

"Saya berkeinginan koperasi tambang rakyat melalui IPR ini dapat menyejahterakan masyarakat dengan cepat. Dan, Alhamdulillah, dari koperasi Lantung, kesejahteraan itu akan menyebar ke semua wilayah di NTB kedepannya," jelas Kapolda.

"Dan, kami mendengar informasi di lapanga bahwa telah terjadi penurunan jumlah penduduk miskin di wilayah tersebut," sambungnya. 

Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB mencatat bahwa hingga Maret 2025, angka kemiskinan di NTB tercatat sebanyak 654.570 orang, tersebar di 10 kabupaten/kota. 

Angka ini menunjukkan penurunan 0,13 persen poin dibandingkan September 2024, dan penurunan signifikan sebesar 1,13 persen poin dibandingkan Maret 2024.

Karenanya, melihat hal itu, maka ide pendirian koperasi tambang menjadi salah satu solusi mengatasi kemiskinan NTB. 

"Tentu, dengan pengelolaan tambang rakyat yang legal dan baik melalui koperasi, menjadi kunci dalam mengatasi kemiskinan di NTB," tandas Kapolda Hadi Gunawan. (AM).

]]>
Fri, 07 Nov 2025 14:39:32 +0800 amr
PKK NTB Gencarkan 'Desa Berdaya' di Sumbawa, Siap Wujudkan Nol Kemiskinan, Perkawinan Anak, dan Anak Putus Sekolah https://amarmedia.co.id/pkk-ntb-gencarkan-desa-berdaya-di-sumbawa-siap-wujudkan-nol-kemiskinan-perkawinan-anak-dan-anak-putus-sekolah https://amarmedia.co.id/pkk-ntb-gencarkan-desa-berdaya-di-sumbawa-siap-wujudkan-nol-kemiskinan-perkawinan-anak-dan-anak-putus-sekolah PKK NTB Gencarkan 'Desa Berdaya' di Sumbawa, Siap Wujudkan Nol Kemiskinan, Perkawinan Anak, dan Anak Putus Sekolah

Sumbawa, Amarmedia.co.id - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperkuat sinergi dengan kabupaten/kota se-Pulau Sumbawa melalui kegiatan Koordinasi dan Pembinaan Program Pokja II yang berlangsung pada 6 November 2025. Di Ruang Rapat Hasan Usman Kantor Bupati Sumbawa. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Sosialisasi Hasil Rakernas X TP PKK Tahun 2025 dan Sosialisasi Petunjuk Teknis Apresiasi Bunda PAUD TK Provinsi NTB Tahun 2025.

Acara pembinaan di Kabupaten Sumbawa dihadiri Ketua Pokja II TP PKK Provinsi NTB, Ketua Bidang II Ir. Esra Parulian Batubara beserta anggota, serta peserta dari berbagai unsur, antara lain Pokja II TP PKK Kabupaten Sumbawa, Ketua TP PKK Kecamatan dan Pokja II dari empat kecamatan yang memiliki Desa Berdaya, perwakilan empat Desa Berdaya di Kecamatan Labuhan Badas, serta Ketua Pokja II Kelurahan se-Kecamatan Sumbawa.

Ketua Pokja II TP PKK Provinsi NTB, Ir. Esra Parulian Barubara. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi program PKK untuk memperkuat pembangunan masyarakat berbasis keluarga di tingkat desa. Ia menegaskan bahwa pihaknya menargetkan pada tahun 2029 NTB dapat mencapai kondisi ideal dengan enam capaian utama, yaitu penurunan angka kemiskinan, perkawinan anak 0 persen, angka anak tidak sekolah 0 persen, desa bebas rentenir, desa bebas sampah, dan desa bebas narkoba.

“Program Desa Berdaya menjadi fokus utama kami. Melalui sinergi lintas sektor dan peran aktif masyarakat, kami ingin memastikan setiap desa mampu mandiri secara ekonomi, sosial, dan lingkungan,” ungkap Esra.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa fokus pembangunan Desa Berdaya mencakup bidang kesehatan dan pendidikan, dengan sejumlah program prioritas seperti penurunan stunting, peningkatan kualitas generasi emas, penyediaan sanitasi aman dan layak, penguatan PAUD, literasi digital, pengembangan perpustakaan desa, peningkatan kapasitas pemerintah desa, penurunan angka anak tidak sekolah, sistem informasi desa, hingga ketangguhan bencana melalui program Desa Dia Cantik, Desa Tangguh Bencana, dan Sekolah Aman Bencana.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Jarot, SE, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas kegiatan pembinaan ini. Ia berharap pembinaan Pokja II dapat menjadi momentum untuk memperkuat peran kader PKK di lapangan, terutama dalam mewujudkan desa berdaya dan keluarga sejahtera di Sumbawa.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh kader PKK dapat memahami arah kebijakan baru hasil Rakernas X serta mampu mengimplementasikannya sesuai karakter dan potensi lokal di masing-masing wilayah. Tujuan akhirnya adalah membangun keluarga yang tangguh dan desa yang mandiri,” ujarnya.

Kegiatan pembinaan ini menjadi ajang penting dalam memperkuat komitmen seluruh unsur PKK di Pulau Sumbawa untuk bersama-sama mencapai target besar tahun 2029, yakni menciptakan NTB yang bebas kemiskinan, bebas perkawinan anak, bebas anak putus sekolah, serta memiliki desa yang bersih, sehat, dan berdaya. (AM)

]]>
Fri, 07 Nov 2025 10:27:29 +0800 amr
DPRD Sumbawa Desak Pegadaian Bertanggung Jawab Penuh Atas Kerugian Nasabah di Alas https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-desak-pegadaian-bertanggung-jawab-penuh-atas-kerugian-nasabah-di-alas https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-desak-pegadaian-bertanggung-jawab-penuh-atas-kerugian-nasabah-di-alas DPRD Sumbawa Desak Pegadaian Bertanggung Jawab Penuh Atas Kerugian Nasabah di Alas

SUMBAWA, NTB.Amaredia.co.id – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa mendesak PT Pegadaian (Persero) untuk mengambil tanggung jawab kelembagaan penuh atas dugaan penyelewengan implementasi program yang merugikan 16 nasabah dengan total kerugian mencapai Rp 2,5 Miliar. Desakan ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar pada Kamis, 6 November 2025, di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa.

Kronologi dan Tuntutan Pengadu: Janji Oknum Pegawai Outsourcing PT Pegadaian yang Berujung Penggelapan

RDP yang dipimpin Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma SIP, menghadirkan pihak pengadu yang diwakili oleh Ketua LPPD Sumbawa, Jahuddin Dennis, dan Perwakilan LSM Gempar NTB Rudini, serta beberapa nasabah korban, termasuk guru SMPN 12 Alas.

Jahuddin Dennis menjelaskan bahwa penyelewengan berawal dari sosialisasi resmi program Pegadaian (Tabungan Emas, Investasi Emas, Cicilan Emas) di sekolah-sekolah pada tahun 2023, yang membuat guru-guru yakin karena Pegadaian adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dianggap "aman".

Kasus penyelewengan ini diduga dilakukan oleh seorang karyawan outsourcing berinisial IA, yang tidak menyetorkan uang dan emas nasabah sepenuhnya ke kantor cabang Alas. Kerugian baru diketahui pada tahun 2025.

Rudini menambahkan, terdapat 16 nasabah yang menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp 2,5 Miliar (berupa cash dan barang emas). Ia menuntut Pegadaian bertanggung jawab penuh sesuai UU No. 8 tentang Perlindungan Konsumen dan Aturan OJK No. 6, serta meminta Pegadaian menghentikan pelelangan barang gadai nasabah yang terkait dengan kasus ini.

Contoh Kasus Korban (Guru SMPN 12 Alas):

 Seorang Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 12 Alas menjadi korban penyelewengan janji bagi hasil 1% per bulan. Kepsek menyerahkan emas seberat 81,59 gram untuk digadaikan. Namun, ditemukan bahwa dokumen gadai tersebut tidak ditandatangani olehnya, melainkan atas nama orang lain ("Ibunya IA"). Uang gadai sebesar Rp 100 Juta yang seharusnya masuk ke aplikasi nasabah telah ditarik dan raib, mengindikasikan adanya pemalsuan dokumen dan penggelapan aset.

Klarifikasi Pegadaian: Oknum Outsourcing dan Transaksi Non-Sistem

Pihak Pegadaian, yang diwakili oleh Pimpinan Cabang Alas, Baiq Hendri Sujiarni, dan Kanwil Denpasar, Ana Agung Gede Bayu Wiguna, memberikan klarifikasi yang menegaskan bahwa Status Pelaku Ikhwan Ansori adalah tenaga Marketing Official Outsourcing (Vendor PT POJ) sejak 2023 dan telah mangkir sejak 14 Juli 2025.

Transaksi yang dilakukan oknum tidak melalui sistem resmi Pegadaian (not by system). Pelaku diduga menggunakan cara "nitip" atau tidak resmi.

Pegadaian telah menerima 19 laporan (8 di antaranya laporan tertulis resmi) dan sedang dalam tahap Pengumpulan Data dan Audit Internal yang telah diteruskan ke Kantor Pusat untuk pengambilan keputusan ganti rugi.

LO Kanwil Denpasar  Agung Bayu menegaskan bahwa keputusan ganti rugi sepenuhnya merupakan hak Manajemen Pusat/Wilayah, bukan kewenangan Pimpinan Cabang Alas.

Pemda Kabupaten Sumbawa, yang diwakili Bagian Hukum Litta Restuwati SH dan Kadis Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan, ES.Adi Nusantara S.Sos.MT, merekomendasikan tiga jalur strategis bagi nasabah untuk mencari keadilan:

1. Jalur Pidana (Kepolisian): Direkomendasikan oleh Bagian Hukum karena unsur-unsur pidana seperti penggelapan dan pemalsuan dokumen dari oknum dinilai sudah masuk. Jalur ini memiliki daya paksa untuk investigasi.

2. Jalur Mediasi Non-Litigasi (BPSK): Kadis KUMKMPP mendorong nasabah untuk melapor ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Sumbawa. Jalur ini dianggap lebih cepat dan kekeluargaan untuk melindungi konsumen.

3. Jalur Perdata (Pengadilan Negeri): Sebagai opsi mitigasi kelembagaan untuk mengajukan gugatan kerugian sipil.

Atas persoalan ini Sekretaris Komisi II DPRD H Zohran meminta kepada PT Pegadaian untuk bertanggung jawab terhadap kerugian nasabah karena merupakan satu rangkaian sistem keuangan. " Apa yang dialami Nasabah sangat merugikan mereka, ini perlu di attensi lebih lagi sehingga ada kejelasan penggantian kerugian mereka dibandingkan dengan nama besar PT Pegadaian sebagai sebuah entitas bisnis BUMN angka Rp 2,5 Milyar itu tak sebanding dengan Trust kepercayaan publik yang dapat rusak akibat kasus ini. " ujarnya. Hal ini diperkuat oleh pendapat dan saran Ketua dan Anggota Komisi II lainnya I Nyoman Wisma dan M Zain.

Menutup RDP, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa merumuskan 5 Poin Rekomendasi Resmi:

1. PT Pegadaian harus segera menegaskan dan melaksanakan tanggung jawab penuh atas kerugian nasabah.

2. Pegadaian harus menyatakan bahwa tindakan oknum saat melaksanakan tugas sosialisasi/marketing adalah tanggung jawab Pegadaian seutuhnya.

3. Segera lakukan Audit Internal yang hasilnya diberikan secara transparan kepada nasabah, dan mengamankan aset-aset nasabah(barang gadai).

4. Jika penanganan tidak memuaskan, nasabah dapat menindaklanjuti melalui jalur hukum (Pidana/Perdata) atau BPSK Kabupaten Sumbawa.

5. Demi Pemulihan Kepercayaan Pegadaian harus mengeluarkan pernyataan resmi permohonan maaf secara terbuka dan menyampaikan sanksi jelas dan tegas kepada oknum yang terlibat.

RDP ini menghasilkan konsensus bahwa kasus ini harus ditindaklanjuti secara serius demi memperoleh solusi  penyelesaian kerugian nasabah tersebut.(AM)

]]>
Fri, 07 Nov 2025 07:08:33 +0800 amr
Bupati Jarot Tegaskan P3A,GP3A,IP3A Kunci Ketahanan Pangan Sumbawa: Perkuat Manajemen Pengelolaan Air dan Lestarikan Hutan https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-tegaskan-p3agp3aip3a-kunci-ketahanan-pangan-sumbawa-perkuat-manajemen-pengelolaan-air-dan-lestarikan-hutan https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-tegaskan-p3agp3aip3a-kunci-ketahanan-pangan-sumbawa-perkuat-manajemen-pengelolaan-air-dan-lestarikan-hutan Bupati Jarot Tegaskan P3A,GP3A,IP3A Kunci Ketahanan Pangan Sumbawa: Perkuat Manajemen Pengelolaan Air dan Lestarikan Hutan

Sumbawa,Amarmedia.co.id  - Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., membuka Pembinaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) dan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) di Kabupaten Sumbawa, di ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, Kamis, (6/11/2025). Hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sumbawa, serta OPD terkait.

Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa Sumbawa merupakan kabupaten terluas di NTB dengan potensi lahan pertanian, perkebunan dan pantai yang sangat luas. Hal ini menjadikan Kabupaten Sumbawa sebagai lumbung pangan NTB. Tentu saja ini tidak hanya dikarenakan faktor luas lahan, tetapi juga diperlukan adanya kemampuan, keterampilan, termasuk lembaga yang mengelola, yaitu P3A, GP3A dan IP3A. Meskipun sumber daya air berlimpah tetapi jika tidak dikelola dengan baik, maka sumber daya air yang ada tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu, peran dari P3A, GP3A dan IP3A sangat penting. 

Bupati juga menyampaikan bahwa acara Pembinaan Kelembagaan P3A, GP3A dan IP3A dilakukan dalam rangka memperkuat kemampuan manajemen pengelolaan air yang ada. Sehingga air ada dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat dan untuk ketahanan pangan yang menjadi prioritas nasional. Dengan dibenahinya permasalahan air dan irigasi di wilayah Kabupaten Sumbawa, maka diharapkan produksi pangan akan semakin meningkat, jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak semua pihak untuk menjaga dan melestarikan hutan. Ini dikarenakan pohon-pohon yang ada di hutan merupakan sumber mata air. Sehingga, dengan menjaga dan melestarikan hutan, maka sumber mata air yang ada di Kabupaten Sumbawa akan tetap lestari. Selain menjaga hutan yang ada, Bupati juga mengajak semua pihak berkontribusi untuk melakukan penanaman pohon kembali di lingkungan masing-masing ataupun di wilayah yang membutuhkan penanaman pohon kembali. Bupati menghimbau untuk menanam dan merawat pohon yang memiliki nilai ekonomis tinggi, seperti kemiri dan Sengon. Hal ini untuk kesejahteraan generasi di masa mendatang.

Bupati menegaskan, kita tidak bisa hanya mengelola air yang ada tanpa menjaga dan melestarikan sumber mata air dengan penanaman pohon, karena hal ini bisa berakibat fatal yaitu hilangnya sumber mata air yang ada, pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 06 Nov 2025 22:12:31 +0800 amr
Pemda Sumbawa Dorong SPPG Penuhi Standar Kesehatan Demi Keamanan Siswa https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-dorong-sppg-penuhi-standar-kesehatan-demi-keamanan-siswa https://amarmedia.co.id/pemda-sumbawa-dorong-sppg-penuhi-standar-kesehatan-demi-keamanan-siswa Pemda Sumbawa Dorong SPPG Penuhi Standar Kesehatan Demi Keamanan Siswa

Sumbawa, Amarmedia.co.id– Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi persyaratan kesehatan sesuai permenkes dengan melaksanakan pelatihan. “Hal ini dilakukan karena belum ada satupun SPPG yang memenuhi standar kesehatan” ungkap Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo, melalui Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusmayadi saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Rabu, (05/11)

Ia mengatakan ada empat standar yang harus dipenuhi oleh SPPG yakni Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) dari kementerian kesehatan melalui Dinas Kesehatan, sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), sertifikasi halal dan rekognisi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Hingga saat ini belum ada satu pun dari 10 SPPG yang memenuhi semua indikator standar kesehatan,” terangnya.

Selain itu, masih terdapat SPPG yang belum memiliki sertifikat penjamah atau pengolah makanan. Meski sebelumnya pernah dilatih oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Namun, sertifikatnya belum keluar.

“Bahkan ada beberapa SPPG berdasarkan hasil uji laboratorium terhadap air yang digunakan masih ditemukan bakteri dan indikator itu perlu diperbaiki dengan menambah filterasi air agar aman digunakan,” jelasnya.

Sebagai upaya memastikan SPPG dapat beroperasi sesuai harapan, pihaknya akan melaksanakan workshop khusus. Setelah itu, sertifikat dan SLHS dapat segera diterbitkan.

“Sebagai tindak lanjut, kami telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat untuk mengeluarkan surat keterangan dan rekomendasi kepada 10 SPPG agar segera melengkapi persyaratan yang belum terpenuhi,” tambahnya.

Rusmayadi menekankan meski batas waktu pemenuhan semua standar kesehatan oleh SPPG sesuai surat edaran kemenkes adalah 31 oktober 2025.

“Kami tetap mengacu pada indikator Permenkes dan mendorong seluruh SPPG untuk segera melengkapi persyaratan agar pelayanan tetap berkualitas,” ujarnya.

Ia menekankan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan operasional SPPG tetap sesuai standar kesehatan dan aman bagi penerima manfaat. (AM/Jas)

]]>
Thu, 06 Nov 2025 07:16:39 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Tekankan Pentingnya Sinergi Legislatif dan Kejaksaan di Acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-tekankan-pentingnya-sinergi-legislatif-dan-kejaksaan-di-acara-pisah-sambut-kepala-kejaksaan-negeri https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-tekankan-pentingnya-sinergi-legislatif-dan-kejaksaan-di-acara-pisah-sambut-kepala-kejaksaan-negeri Sumbawa Besar – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, bersama Wakil Ketua III DPRD, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa pada Rabu (5/11/2025). Acara yang dilaksanakan di Aula Rapat H. Madilaoe ADT Lantai III, Kantor Bupati ini memperkenalkan pejabat lama, Bapak Hendi Arifin, S.H., M.H., dan pejabat baru, Bapak Iwan Arto Koesoemo, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama ini antara DPRD dan Kejaksaan Negeri. Ia menegaskan bahwa kehadiran pimpinan lembaga legislatif dalam acara tersebut menunjukkan komitmen untuk menjaga sinergi yang baik dalam penegakan hukum dan ketertiban di Kabupaten Sumbawa.

“Sinergi antara DPRD dan Kejaksaan sangat penting dalam mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan adil. Kami berharap dengan pergantian pimpinan ini, Kejaksaan Negeri Sumbawa semakin meningkatkan kinerja dan kontribusinya bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Acara pisah sambut berlangsung khidmat dan lancar, mencerminkan semangat kolaborasi antar lembaga dalam mengawal pembangunan daerah yang berkelanjutan serta menghadirkan kondisi Kabupaten Sumbawa yang aman dan sejahtera.

Ketua DPRD juga menyampaikan bahwa DPRD siap terus mendukung upaya Kejaksaan dalam melaksanakan tugasnya demi penegakan hukum yang berkeadilan di wilayah ini.(AM)

]]>
Thu, 06 Nov 2025 06:54:25 +0800 amr
Kepala Kanwil DJPb NTB Tinjau Sekolah Rakyat di Sumbawa, Harapkan Peran Sekolah Jembatani Kesenjangan Akses Pendidikan https://amarmedia.co.id/kepala-kanwil-djpb-ntb-tinjau-sekolah-rakyat-di-sumbawa-harapkan-peran-sekolah-jembatani-kesenjangan-akses-pendidikan https://amarmedia.co.id/kepala-kanwil-djpb-ntb-tinjau-sekolah-rakyat-di-sumbawa-harapkan-peran-sekolah-jembatani-kesenjangan-akses-pendidikan Sumbawa.Amarmedia.co.id– Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTB, Ratih Hapsari Kusumawardani, S.Si., M.A., M.T., bersama Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 5 Sumbawa pada Rabu (5/11/2025). Kunjungan ini turut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sebagai bagian dari monitoring dan supervisi pelaksanaan program-program prioritas nasional.

Wakil Bupati Mohamad Ansori menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus upaya pemerintah pusat dan daerah untuk mengevaluasi dan memastikan keberlanjutan Program Asta Cita yang dicanangkan Presiden RI. Ia menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat memberikan kesempatan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, dan Pemkab Sumbawa siap mendukung penuh realisasi program tersebut di wilayahnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTB Ratih Hafsari  Kusumawardani mengapresiasi respons cepat dan dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memfasilitasi lokasi, pendampingan, serta berbagai kebutuhan pelaksanaan Sekolah Rakyat. Menurutnya, kunjungan ini merupakan mandat langsung Menteri Keuangan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan program-program Asta Cita di daerah, khususnya yang terkait dengan pendidikan.

Ratih Hapsari Kusumawardani menambahkan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan layak bagi anak-anak tidak mampu. Ia berharap program ini dapat menjadi jembatan dalam mengatasi kesenjangan akses pendidikan, khususnya di wilayah pelosok dan kepulauan seperti di Kabupaten Sumbawa.

“Program ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan akses pendidikan sehingga anak-anak di daerah terpencil dapat memperoleh pendidikan yang setara dengan daerah lainnya,” pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 06 Nov 2025 06:50:28 +0800 amr
H. Ansori Dampingi Tim Kemenkeu ; Sekolah Rakyat Bukti Kolaborasi Pusat&Daerah, Masa Depan Anak Sumbawa Terjamin https://amarmedia.co.id/h-ansori-dampingi-tim-kemenkeu-sekolah-rakyat-bukti-kolaborasi-pusat-daerah-masa-depan-anak-sumbawa-terjamin https://amarmedia.co.id/h-ansori-dampingi-tim-kemenkeu-sekolah-rakyat-bukti-kolaborasi-pusat-daerah-masa-depan-anak-sumbawa-terjamin H. Ansori Dampingi Tim Kemenkeu ; Sekolah Rakyat Bukti Kolaborasi Pusat-Daerah, Masa Depan Anak Sumbawa Terjamin

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 5 November 2025– Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori menyambut hangat kunjungan penting dari Tim Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Wabup Ansori mendampingi langsung Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTB bersama Kepala Kanwil KPPN Provinsi NTB dalam tinjauan lapangan ke salah satu Sekolah Rakyat Dasar (SRD) di Kabupaten Sumbawa, pada Rabu pagi (5/11/2025) 

Kunjungan ini berfokus untuk meninjau implementasi program strategis pemerintah pusat di daerah serta memastikan bahwa proses pembelajaran di Sekolah Rakyat Dasar berjalan optimal dan efektif.

Harapan Besar untuk Anak Kurang Mampu

Wakil Bupati H. Ansori menyampaikan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa adalah jawaban nyata atas kebutuhan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini dinilainya sangat krusial dalam memastikan tidak ada satu pun anak Sumbawa yang kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

"Kehadiran Sekolah Rakyat ini adalah bukti nyata kolaborasi yang sangat baik antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa," tegas Wabup H. Ansori. "Ini menegaskan komitmen kita bersama bahwa pendidikan berkualitas harus dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali."

Wabup juga menyampaikan harapan besar agar Pemerintah Pusat terus memberikan perhatian khusus kepada Sumbawa. "Kami berharap ke depan Sumbawa terus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat, sehingga berbagai program strategis nasional, terutama yang berkaitan dengan peningkatan SDM, dapat terus dilaksanakan di daerah ini," tambahnya.

Mendukung Penuh Asta Cita Presiden

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTB, Ratih H.K., mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa atas responsivitas dan kesiapan dalam menyiapkan berbagai persyaratan, termasuk penyediaan lahan pembangunan Sekolah Rakyat.

Kunjungan ini dikonfirmasi oleh Ratih H.K. sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat untuk melihat langsung implementasi Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto, yang berfokus pada peningkatan kualitas dan pemerataan akses pendidikan nasional.

"Pemerintah mengikhtiarkan kehadiran Sekolah Rakyat di berbagai daerah, terutama untuk anak-anak yang mungkin tidak memiliki harapan besar untuk bersekolah," ungkap Ratih. Wabup H. Ansori pun menyambut baik semangat ini, meyakini bahwa program SRD akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sumbawa.

Kegiatan tinjauan diakhiri dengan sesi dialog produktif antara Tim Kemenkeu dengan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sumbawa, membahas penguatan sinergi dalam pengelolaan keuangan dan implementasi program pusat di tingkat daerah.(AM)

]]>
Wed, 05 Nov 2025 21:14:31 +0800 amr
Syarafuddin Jarot: Kerja Keras dan Sinergi Turunkan Angka Kemiskinan Sumbawa Secara Signifikan! https://amarmedia.co.id/syarafuddin-jarot-kerja-keras-dan-sinergi-turunkan-angka-kemiskinan-sumbawa-secara-signifikan https://amarmedia.co.id/syarafuddin-jarot-kerja-keras-dan-sinergi-turunkan-angka-kemiskinan-sumbawa-secara-signifikan Syarafuddin Jarot: Kerja Keras dan Sinergi Turunkan Angka Kemiskinan Sumbawa Secara Signifikan!

Sumbawa amarmedia.co.id  – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., menyatakan rasa syukur dan bangga atas capaian fantastis dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Senin (3/11)  Berdasarkan rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), tingkat kemiskinan di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2025 telah turun signifikan menjadi 11,79 persen, dari 12,87 persen pada tahun sebelumnya.

Bupati Jarot menegaskan bahwa penurunan ini bukanlah kebetulan, melainkan buah dari kerja keras, fokus kebijakan, dan sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten, seluruh stakeholder, dan partisipasi aktif masyarakat.

"Ini bukan hanya sekadar angka statistik, tetapi ini adalah cerminan dari perubahan nyata dalam taraf hidup puluhan ribu keluarga di Tanah Samawa," ujar Bupati Jarot dalam keterangan persnya. "Secara absolut, 4.770 jiwa warga kita telah berhasil keluar dari jurang kemiskinan dalam satu tahun terakhir. Ini adalah kemenangan bersama!" 

 Bukti Keberhasilan Program Inklusif

Penurunan jumlah penduduk miskin dari 63,00 ribu jiwa (2024) menjadi 58,23 ribu jiwa (2025) dinilai Bupati sebagai indikasi keberhasilan program-program yang bersifat inklusif dan berkeadilan.

Pemberdayaan Ekonomi Lokal:

 Penguatan program berbasis desa dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terbukti menjadi penopang utama peningkatan pendapatan masyarakat.

Akses Layanan Dasar:Peningkatan aksesibilitas dan kualitas layanan pendidikan serta kesehatan di seluruh pelosok Sumbawa.

Digitalisasi yang Merata: Pemanfaatan teknologi untuk mempermudah layanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

Lebih lanjut, Bupati Jarot menyoroti perbaikan pada Indeks Kedalaman Kemiskinan yang menurun dari 1,98 menjadi 1,61, serta Indeks Keparahan Kemiskinan dari 0,53 menjadi 0,35

"Ini menunjukkan bahwa masyarakat miskin kita kini semakin dekat dengan garis kemiskinan, dan kesenjangan pendapatan antar kelompok berpenghasilan rendah semakin menyempit. Artinya, pembangunan yang kita jalankan benar-benar merata dan menyentuh lapisan terbawah," tegasnya.

 Komitmen Berkelanjutan

Meskipun Garis Kemiskinan meningkat, hal tersebut justru diartikan oleh Bupati Jarot sebagai penanda positif: standar hidup dan daya beli masyarakat telah meningkat di tengah pertumbuhan ekonomi yang membaik.

Mengakhiri pernyataannya, Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., didampingi Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, berkomitmen untuk tidak berpuas diri.

"Kami akan terus bekerja memastikan agar seluruh warga Sumbawa merasakan manfaat pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Target kita adalah nol kemiskinan ekstrem, dan untuk itu, penguatan ketahanan pangan, energi, dan digitalisasi inklusif akan menjadi fokus utama ke depan," tutupnya penuh semangat.(AM)

]]>
Wed, 05 Nov 2025 19:57:09 +0800 amr
Manuver Cerdas Pemkab Sumbawa: Defisit Dana Transfer Diatasi dengan Usulan ke 12 Kementerian https://amarmedia.co.id/manuver-cerdas-pemkab-sumbawa-defisit-dana-transfer-diatasi-dengan-usulan-ke-12-kementerian https://amarmedia.co.id/manuver-cerdas-pemkab-sumbawa-defisit-dana-transfer-diatasi-dengan-usulan-ke-12-kementerian Manuver Cerdas Pemkab Sumbawa: Defisit Dana Transfer Diatasi dengan Usulan ke 12 Kementerian

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (5 November 2025) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat merespons pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat, khususnya Dana Bagi Hasil. Untuk menanggulangi dampak defisit tanpa mengorbankan pembangunan daerah, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., mengungkapkan strategi penyesuaian anggaran yang ketat disertai pengajuan program intensif ke 12 kementerian.

Kepada awak media  hari ini (5/10), Doktor Budi, sapaan akrab Sekda, menegaskan bahwa fokus utama penyesuaian adalah pelayanan publik yang harus tetap 'terkunci' dan terjamin.

“Pengurangan itu terjadi pada dana bagi hasil. Karena itu, kita harus melakukan pengendalian dan penyesuaian anggaran,” ujar Sekda.

Tiga Pilar Penguatan Anggaran

Sekda Budi Prasetiyo menjelaskan tiga langkah strategis yang dilakukan Pemkab Sumbawa dalam menanggapi pemangkasan anggaran yakni memastikan Anggaran Pelayanan Publik tetap terkunci(aman),melakukan penyisiran terhadap anggaran penunjang, Efisiensi terhadap anggaran aktivitas (seremonial).

Efisiensi tersebut diimplementasikan melalui pembatasan ketat pada biaya seperti makan minum kegiatan, perjalanan dinas, hingga kegiatan seremonial. Menurut Doktor Budi, langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk mendorong belanja daerah agar lebih produktif.

“Kita jadikan ini sebagai pembelajaran untuk melakukan penyesuaian anggaran aktivitas dan penunjang yang lebih efisien,” jelasnya, sembari menambahkan bahwa semua proses mengikuti pedoman umum dari Kementerian Dalam Negeri.

Strategi 'Jalur Alternatif': Menarik Dana 12 Kementerian

Untuk memastikan program pembangunan daerah tetap berjalan, Pemkab Sumbawa memilih jalur strategis dengan actively mencari sumber pendanaan pengganti.

“Alhamdulillah, kita sudah mengusulkan ke 12 kementerian. Sekarang sedang dalam proses pembahasan teknis untuk menutupi kekurangan dari dana transfer. Artinya, ini sebagai mekanisme pengganti agar program pembangunan tetap berjalan,” ungkap Sekda Budi.

Ia mengakui, saat ini seluruh daerah berlomba-lomba mendapatkan dukungan pusat. Oleh karena itu, kunci keberhasilan usulan Pemkab Sumbawa adalah keselarasan antara program daerah dengan prioritas nasional serta kesiapan proposal dan syarat teknis.

Lebih lanjut, langkah ini juga dilihat Sekda sebagai momentum bagi daerah untuk menunjukkan kemampuan fiskal yang mandiri. “Pemerintah pusat sedang melihat kemampuan fiskal masing-masing daerah. Ini kesempatan bagi daerah untuk menunjukkan potensi dan inovasi dalam mengelola keuangan secara mandiri,”ujarnya

Sebelumnya Sekda Sumbawa menghadiri rapat Sinkronisasi Data dan Proyeksi Target Pendapatan Tahun 2026 sebagai langkah awal memastikan perencanaan fiskal yang akurat, realistis, dan berkeadilan.

Melalui sinergi lintas perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen memperkuat basis data, meningkatkan kualitas perencanaan pendapatan, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan keuangan daerah menuju Sumbawa Maju  Unggul yang mandiri dan berdaya saing.(AM)

]]>
Wed, 05 Nov 2025 19:44:10 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Perbaiki Jalan Rusak Menuju Kecamatan Orong Telu, Lebih dari 10 Km Sudah Dibenahi https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perbaiki-jalan-rusak-menuju-kecamatan-orong-telu-lebih-dari-10-km-sudah-dibenahi https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perbaiki-jalan-rusak-menuju-kecamatan-orong-telu-lebih-dari-10-km-sudah-dibenahi Pemkab Sumbawa Perbaiki Jalan Rusak Menuju Kecamatan Orong Telu, Lebih dari 10 Km Sudah Dibenahi

Sumbawa Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, terus menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), ruas jalan menuju kawasan Kecamatan Orong Telu yang sebelumnya rusak parah kini telah diperbaiki secara sementara sepanjang lebih dari 10 kilometer.

Kepala Dinas PU Kabupaten Sumbawa, Much Sofyan, ST menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan bertahap dengan dukungan alat berat dan material. “Alhamdulillah, sesuai dengan atensi dan perintah Bupati, jalan sepanjang 10 Km lebih sudah mendapatkan perbaikan sementara,” ungkapnya pada Selasa (4/11/2025). Tim teknis PU saat ini masih terus melanjutkan pembenahan dengan target penyelesaian lebih maksimal pada Desember 2025.

Meski pengaspalan belum dapat dilakukan karena keterbatasan anggaran, perataan serta pemadatan material jalan sudah signifikan memperlancar mobilitas warga di kawasan pegunungan selatan tersebut. Sofyan menekankan juga pentingnya pembuatan parit di kedua sisi jalan agar air hujan tidak merusak badan jalan.

Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Ia bahkan telah berkomunikasi langsung dengan Menteri PU untuk memperjuangkan perbaikan permanen jalan tersebut yang ditargetkan terealisasi pada tahun 2026. “Insya Allah, saya berkomitmen dalam masa jabatan lima tahun ini jalan menuju Orong Telu akan sudah dihotmix dan layak dilalui,” ujarnya penuh keyakinan.

Perbaikan darurat jalan ini menunjukkan sinergi antara perintah pimpinan daerah, pelaksanaan dinas teknis, dan aspirasi masyarakat dapat menghasilkan solusi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.(AM)

]]>
Wed, 05 Nov 2025 18:11:14 +0800 amr
Angin Segar Legalisasi Usaha di Pulau Bungin: DPMPTSP Sumbawa Manfaatkan Konser Apung untuk Edukasi UMKM https://amarmedia.co.id/angin-segar-legalisasi-usaha-di-pulau-bungin-dpmptsp-sumbawa-manfaatkan-konser-apung-untuk-edukasi-umkm https://amarmedia.co.id/angin-segar-legalisasi-usaha-di-pulau-bungin-dpmptsp-sumbawa-manfaatkan-konser-apung-untuk-edukasi-umkm Angin Segar Legalisasi Usaha di Pulau Bungin: DPMPTSP Sumbawa Manfaatkan Konser Apung untuk Edukasi UMKM

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Dalam upaya serius mendorong legalitas usaha di tingkat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumbawa bergerak cepat menyasar wilayah dengan tingkat kepemilikan izin yang masih minim. kepada. wartawan Selasa 4 November 2025 Sekretaris DPMPTSP menceritakan  bahwa pada Selasa, 28 Oktober 2025 lalu , DPMPTSP melaksanakan monitoring dan evaluasi sekaligus sosialisasi perizinan usaha di Pulau Bungin, Kecamatan Alas.

Kegiatan sosialisasi  tersebut dilakukan bertepatan dengan persiapan hajatan besar, yaitu Konser Apung Pulau Bungin 2025, yang menjadi momentum berkumpulnya para pelaku UMKM lokal.

Berkoordinasi dengan Pelaksana Kegiatan, Tyson Sahabuddin, tim DPMPTSP berhasil mendapatkan panggung untuk menyampaikan materi perizinan kepada para pelaku usaha dan masyarakat setempat yang hadir dengan antusiasme tinggi.

Empat Pilar Pentingnya Izin Usaha

Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Sumbawa H.Yudi Patria Negara ST MT yang memimpin pemaparan, menekankan bahwa perizinan usaha adalah kunci untuk meningkatkan ekosistem investasi dan memberikan perlindungan bagi pelaku usaha.

Berdasarkan rekapitulasi, tingkat pengusaha yang memiliki izin di Pulau Bungin masih sangat minim. Padahal, izin usaha itu adalah jaminan bagi masa depan bisnis pelaku UMKM "ujarnya.

Beberapa keuntungan signifikan mengurus perizinan usaha yang disampaikan dalam sosialisasi meliputi Perlindungan Hukum. Usaha menjadi legal dan terhindar dari potensi sanksi administratif atau pidana.

Akses Permodalan. Legalitas mempermudah pelaku usaha mengakses pinjaman atau pembiayaan dari lembaga keuangan, termasuk perbankan.

Mengikuti Program Pemerintah. Pelaku usaha berizin berhak mengikuti berbagai program, pelatihan, dan pameran yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Meningkatkan Kepercayaan. Izin usaha yang sah meningkatkan kredibilitas di mata konsumen, mitra bisnis, dan investor, serta mempermudah rencana ekspansi.

Manfaatkan OSS-RBA dan UU Cipta Kerja

Dalam kesempatan itu, masyarakat Pulau Bungin juga diberikan pemahaman mengenai upaya reformasi yang telah dilakukan pemerintah untuk mempermudah perizinan.

Pemerintah telah memperkenalkan Sistem OSS Berbasis Risiko (Online Single Submission-Risk Based Approach/RBA) yang memungkinkan pelaku usaha mengurus izin secara daring melalui portal terpadu (oss.go.id). Sistem ini juga memungkinkan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai identitas dan legalitas dasar usaha.

Selain itu, penyederhanaan birokrasi ini diperkuat melalui implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Omnibus Law) yang menghapus regulasi tumpang tindih, menjadikan proses perizinan lebih cepat, efisien, dan berdaya saing.

Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi ini bertujuan menciptakan iklim usaha yang kondusif di mana UMKM Pulau Bungin dapat menjalankan usahanya dengan aman dan nyaman, serta membuka peluang akses permodalan dan pasar yang lebih luas. (AM)

]]>
Tue, 04 Nov 2025 20:36:29 +0800 amr
Ratusan Masyarakat Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa di PT Inalum: Pengusaha Lokal Terpinggirkan https://amarmedia.co.id/ratusan-masyarakat-akan-gelar-aksi-unjuk-rasa-di-pt-inalum-pengusaha-lokal-terpinggirkan https://amarmedia.co.id/ratusan-masyarakat-akan-gelar-aksi-unjuk-rasa-di-pt-inalum-pengusaha-lokal-terpinggirkan Ratusan Masyarakat Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa di PT Inalum: Pengusaha Lokal Terpinggirkan 

Batu Bara,Amarmedia.co.id -  Aliansi Anak Daerah Menggugat (AADM) akan menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes atas dugaan ketidakadilan terhadap pengusaha lokal dan sejumlah persoalan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan di Kantor Direksi PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Kuala Tanjung, pada Rabu (5/11).

Koordinator Aksi, Flora Sitanggang mengungkapkan bahwa salah satu tuntutan utama adalah penolakan terhadap keterlibatan perusahaan luar daerah yang dinilai menyingkirkan peran pengusaha lokal.

Mereka menduga kuat manajemen PT Inalum melakukan adu domba antara perusahaan anak daerah dengan anak perusahaan PT Inalum sendiri, yakni PT Sinergi Mitra Lestari Indonesia (PT SMLI).

"Seharusnya PT SMLI itu hanya tangani limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) bukan ambil sisa besi bekas pakai yang seharusnya menjadi hak pengusaha anak daerah," ujarnya, pada Selasa (4/11). 

Bukan hanya itu, pihaknya juga menuntut kejelasan perjanjian pemeliharaan tusted jaringan transmisi PT Inalum yang melintasi lahan masyarakat di Desa Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara.

Kami juga meminta kapolda dan kejatisu periksa Dugaan pencemaran lingkungan yg di hasilkan oleh PT Inalum kami warga sekitar menduga pencemaran lingkungan akibat penimbunan limbah karbon (anoda dan katoda) oleh PT Inalum. Aktivitas tersebut disebut telah mencemari air dan menyebabkan matinya habitat biota laut di sekitar area pembuangan limba serta juga meminta agar sejumlah pejabat di lingkungan PT Inalum seperti Jevi Amri, Joko Susilo, dan Rafiki Komany dicopot dari jabatannya karena dinilai gagal menjaga kemitraan yang sehat dan merata dengan pengusaha lokal.

“Nelayan sulit sekali dapat ikan di bibir pantai. Harus melaut lebih jauh baru bisa mendapatkan hasil tangkapan. Kami minta Kapalda Sumut dan Kejati Sumut untuk segera memanggil dan memeriksa sejumlah pihak yang terlibat," ungkap Flora Sitanggang.

General Menejer PT. Inalum, Joko Susilo serta Plt Kepala Grup Komersial dan Manajemen Rantai Pasok, Jevi Amri, saat dikonfirmasi awak media yang bertugas belum menanggapi terkait persoalan ini.

Informasinya, aksi unjuk rasa ini dihadiri ratusan masyarakat dengan melibatkan berbagai elemen, dari perwakilan nelayan dan tokoh masyarakat. (AM/Tim)

]]>
Tue, 04 Nov 2025 20:21:13 +0800 amr
PWI dan Siwo Siapkan 'Oskar' Insan Olahraga Nasional: Siwo Award 2025 Kembali Digelar! https://amarmedia.co.id/pwi-dan-siwo-siapkan-oskar-insan-olahraga-nasional-siwo-award-2025-kembali-digelar https://amarmedia.co.id/pwi-dan-siwo-siapkan-oskar-insan-olahraga-nasional-siwo-award-2025-kembali-digelar PWI dan Siwo Siapkan 'Oskar' Insan Olahraga Nasional: Siwo Award 2025 Kembali Digelar!

Jakarta.Amarmedia.co.id - PERSATUAN Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Seksi Wartawan Olahraga Indonesia (Siwo) meluncurkan Siwo Award 2025. Penghargaan yang diberikan kepada insan olahraga Indonesia yang berprestasi baik secara nasional maupun internasional. Penghargaan ini sempat absen selama setahun dan kembali akan digelar pada tahun depan bertepatan dengan peringkatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten, 8 Februari mendatang. 

Dalam peluncuran yang dilakukan di Sekretariat PWI Pusat, Jakarta, Selasa, 4 November 2025, Ketua Siwo Pusat Suryansyah mengatakan bahwa Siwo Award dirancang untuk mengapresiasi prestasi olahraga Indonesia secara komprehensif melalui tiga kategori utama yang mencakup 15 penghargaan berbeda. 

Terdiri dari delapan kriteria utama yang berpatokan pada prestasi internasional tertinggi di Olimpiade, Asian Games, SEA Games, dan Kejuaraan Dunia. Lalu tiga penghargaan disabilitas, inklusivitas dan pengakuan setara terhadap prestasi atlet disabilitas.

"Khusus penghargaan disabilitas, guna benar-benar mencari atlet terbaik, Siwo akan bekerja sama dengan National Paralimpic Committe (NPC) agar bisa memberikan penghargaan ini kepada orang yang tepat," ujar Suryansyah. 

Ditambah empat penghargaan kehormatan. Ini diberikan sebagai apresiasi kepada pemangku kepentingan yang membangun ekosistem olahraga. 

"Untuk kriteria utama terdiri dari atlet putra dan putri terbaik, atlet favorit pilihan media yang menariknya ini baru pertama kali diberikan. Kemudian atlet harapan putra dan putri, pelatih terbaik, cabang olahraga terbaik, serta lifetime achievement yang diberikan kepada tokoh olahraga atau atlet legendaris, imbuh Suryansyah. 

"Sedang untuk penghargaan disabilitas, inklusi dalam prestasi ada tiga ketegori khusus yang diberikan untuk atlet terbaik putra dan putri, serta pelatih terbaik," tambahnya. 

Untuk penghargaan kehormatan, akan diberikan kepada Bupati/Walikota peduli olahraga, KONI Provinsi terdinamis, Gubernur peduli olahraga, serta darmabakti kejayaan olahraga.

Berbeda dari tahun-tahun penyelenggaraan sebelumnya, tahun ini struktur penilaian akan diberikan kepada para profesional. Untuk Tim keabsahan akan merekrut wartawan Putra Permata Tegar Idaman (CNNIndonesia.com), mantan atlet Suryo Agung Wibowo, serta perwakilan KONI Pusat bidang data dan IT Kurniawan. 

"Sedangkan dewan juri akan diketuai oleh wartawan senior, Gungde Ariwangsa yang merupakan Pemimpin Redaksi Suara Karya, kemudian pengamat olahraga nasional M. Kusnaeni, dan Kabid Binpres KONI Pusat Gugun Yudinar," tukas Suryansyah. 

"Tim keabsahan akan mulai bekerja setelah pelaksanaan SEA Games 2025 Thailand pada 9-20 Desember berakhir. Tim ini akan menentukan nominasi yang terdiri dari lima atlet di masing-masing kategori yang kemudian akan diserahkan kepada tim juri," ucap Suryansyah lagi.

Tim juri ini nanti yang akan menentukan pemenangnya. Setelah ada pemenang, tim juri akan memberikan hasil penilaiannya kepada Ketua Siwo Pusat untuk kemudian di laporkan kepada Ketua Umum PWI. 

"Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) memiliki peran penting sebagai jembatan informasi antara atlet dan publik. Melalui pemberitaan yang intensif, Siwo tidak hanya mengabarkan prestasi tetapi juga menyebarkan inspirasi," ujar Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir. 

"Mempererat sinergi antara pers dan atlet, serta memberikan pengakuan yang layak atas dedikasi dan prestasi para atlet nasional, Siwo merasa perlu menyelenggarakan Malam Anugerah ini. Ini adalah apresiasi tertinggi insan pers olahraga kepada para "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa di Arena Juara" yang telah mengharumkan nama bangsa," ungkap Munir. 

"Dengan membaca bismillah, event Siwo Award kami luncurkan," imbuhnya lagi. (AM)

]]>
Tue, 04 Nov 2025 19:46:41 +0800 amr
SMANIKA Sumbawa Besar Ukir Prestasi, Sabet Juara 1 Lomba Video Inspiratif di Women Festival Day FEB Unram https://amarmedia.co.id/smanika-sumbawa-besar-ukir-prestasi-sabet-juara-1-lomba-video-inspiratif-di-women-festival-day-feb-unram https://amarmedia.co.id/smanika-sumbawa-besar-ukir-prestasi-sabet-juara-1-lomba-video-inspiratif-di-women-festival-day-feb-unram SMANIKA Sumbawa Besar Ukir Prestasi, Sabet Juara 1 Lomba Video Inspiratif di Women Festival Day FEB Unram

Mataram Amarmedia.co.id  – Kualitas talenta muda dari Tana Samawa kembali bersinar. Tiga siswi berprestasi dari SMAN 1 Sumbawa Besar (SMANIKA), yaitu Sabilla Tyas R. Illahi, Sofia Ulpiana, dan Shifatul Ulya E. P., sukses meraih Juara 1 dalam Lomba Video Inspiratif dan Kreatif pada "Women Festival Day 2025".

Acara ini diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mataram (Unram) dan penganugerahan pemenang dilaksanakan pada Sabtu, 1 November 2025.

Lomba Video Inspiratif dan Kreatif ini bertujuan untuk menggali ide-ide kreatif dari generasi muda dalam menyampaikan pesan-pesan positif dan inspiratif, khususnya terkait isu perempuan dan pemberdayaan. Karya video yang disajikan oleh tim Sabilla, Sofia, dan Shifatul dinilai paling unggul dari segi orisinalitas ide, kualitas produksi, dan kedalaman pesan yang disampaikan.

"Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa anak muda memiliki peran penting dalam menyuarakan isu-isu positif melalui media yang kreatif," ujar salah satu perwakilan tim Sabila.

Perwakilan Ketua BEM FEB Unram Husniah Azriani memberikan apresiasi tinggi kepada para pemenang dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi. "Women Festival Day 2025 adalah wadah untuk merayakan peran dan kontribusi perempuan. Kami berharap, video karya para juara ini dapat menyebar luas dan benar-benar menjadi inspirasi bagi banyak orang," tutupnya.

Sementara itu, prestasi gemilang ini disambut antusias oleh keluarga besar SMANIKA Sumbawa Besar. Kepala Sekolah dan Ketua Komite SMAN 1 Sumbawa Besar menyampaikan rasa bangga mereka.

"Prestasi ini Mantab dan Hebat! Ini adalah hasil dari kerja keras, kreativitas, dan kolaborasi yang luar biasa. Kami bangga atas capaian Sabilla, Sofia, dan Shifatul yang telah mengharumkan nama SMANIKA dan Kabupaten Sumbawa di kancah Provinsi. Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berinovasi dan berprestasi," ujar Kepala Sekolah SMANIKA Ainun Asmawati SPD MPd dan Ketua Komite SMANIKA H Khairuddin SE.

Kemenangan ini sekaligus menegaskan kualitas pendidikan dan pembinaan kreativitas di SMAN 1 Sumbawa Besar dalam melahirkan generasi muda yang unggul dan inspiratif.(AM)

]]>
Tue, 04 Nov 2025 15:33:03 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Perkuat Sinergi Penanggulangan Stunting, Sambut Bantuan Wagub NTB https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perkuat-sinergi-penanggulangan-stunting-sambut-bantuan-wagub-ntb https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-perkuat-sinergi-penanggulangan-stunting-sambut-bantuan-wagub-ntb Pemkab Sumbawa Perkuat Sinergi Penanggulangan Stunting, Sambut Bantuan Wagub NTB

Sumbawa Besar, 31 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyambut baik dan mengapresiasi Gerakan Peduli Stunting yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP. Kunjungan yang dilaksanakan di Puskesmas Unit II Sumbawa pada Jumat lalu , menegaskan komitmen bersama antara Provinsi dan Kabupaten dalam memastikan kualitas kesehatan dan tumbuh kembang generasi masa depan.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syafaruddin Jarot, S.E., dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, hadir langsung mendampingi rombongan Wagub NTB dalam penyerahan bantuan kepada keluarga stunting serta santunan kepada Lansia.

Kolaborasi Kunci Tuntaskan Stunting

Wakil Gubernur NTB, dalam sambutannya, menekankan bahwa penanggulangan stunting membutuhkan perhatian khusus dan kolaborasi aktif dari berbagai pihak.

 “Memerangi Stunting bukan hanya masalah menurunkan angka, tetapi bagaimana cara kita bekerja sama antara keluarga, petugas kesehatan, dan pemerintah. Orang tua memiliki peran penting sebagai tempat pertama untuk memastikan pemenuhan gizi anak,” ujar Wagub, menegaskan peran krusial keluarga.

Senada dengan pernyataan Wagub, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah upaya nyata pemerintah daerah dalam mengatasi masalah stunting. "Pencegahan stunting ini harus dilakukan secara bersama-sama antara orang tua, petugas kesehatan, maupun pemerintah. Ini untuk menuntaskan Stunting di Sumbawa," tegasnya.

Perhatian Khusus untuk Lansia Produktif

Selain fokus pada stunting, kegiatan ini juga memberikan bantuan dan santunan kepada para Lansia. Pemerintah Kabupaten Sumbawa melihat hal ini sebagai upaya penting untuk meningkatkan kualitas hidup warga termasuk lansia

"Kegiatan ini juga bertujuan memastikan Lansia Sumbawa dapat lebih produktif, sehat, dan bahagia. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan Angka Harapan Hidup Lansia di Kabupaten Sumbawa," jelas Wagub NTB.

Dengan sinergi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten, didukung peran aktif PKK dan GOW, Pemerintah Sumbawa optimis dapat mempercepat upaya penuntasan stunting dan menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera, dari anak-anak hingga Lansia. (AM)

]]>
Tue, 04 Nov 2025 14:21:35 +0800 amr
Neraca Perdagangan NTB Meningkat, Inflasi Terkendali https://amarmedia.co.id/neraca-perdagangan-ntb-meningkat-inflasi-terkendali https://amarmedia.co.id/neraca-perdagangan-ntb-meningkat-inflasi-terkendali Neraca Perdagangan NTB Meningkat, Inflasi Terkendali Siaran Pers Pemerintah Provinsi NTB

Mataram,Amarmedia.ci.id (4 November 2025 ) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merilis data terbaru terkait tujuh indikator utama perekonomian daerah meliputi inflasi, nilai tukar petani (NTP), pariwisata, transportasi, ekspor-impor, serta luas panen dan produksi padi dan jagung. Rilis tersebut dikeluarkan di Mataram, pada Senin (3/11/2025).  

Kepala BPS NTB, Dr. Drs. Wahyudin, M.M menjelaskan bahwa inflasi NTB pada Oktober 2025 sebesar 0,35 persen (month to month), sedikit lebih tinggi dibanding angka nasional yaitu 0,28 persen, hal ini berdasarkan beberapa indikator pergerakan ekonomi di NTB. 

"BPS mencatat peningkatan harga terutama terjadi pada kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainnya, serta beberapa komoditas utama seperti emas perhiasan, cabai merah, ikan layang, ikan bandeng, dan udang basah," paparnya. 

Sementara itu, Nilai Tukar Petani (NTP) mengalami kenaikan 0,65 persen dibanding bulan sebelumnya. Peningkatan ini dipicu oleh naiknya harga sejumlah komoditas di subsektor tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan, antara lain jagung, tembakau, cabai merah, gabah, dan wortel.

"Disektor NTP mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya, hal ini dipicu oleh sejumlah komoditas, naik di angka 0,65 persen," tambahnya. 

Pada September 2025, sektor perhotelan mengalami penurunan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang turun 3,13 poin menjadi 45,67 persen, sedangkan hotel nonbintang turun 4,36 poin menjadi 33,86 persen.

"Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya jumlah tamu dan tingkat hunian kamar, meskipun tidak sepenuhnya mencerminkan penurunan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara," imbuhnya. 

Penurunan serupa juga terjadi pada jumlah penumpang laut dan udara, baik untuk angkutan domestik maupun internasional.

Sementara itu, dari sisi perdagangan luar negeri, nilai ekspor NTB pada September 2025 mencapai US$ 173,7 juta, dengan komoditas utama berupa perhiasan/permata (64,55%), tembaga (32,17%), serta ikan dan udang (2,85%).

Sedangkan nilai impor NTB tercatat sebesar US$ 11,93 juta, didominasi oleh karet dan barang dari karet (63,67%), mesin/pesawat mekanik (29,01%), dan besi baja (4,19%).

Dengan demikian, neraca perdagangan NTB pada September 2025 mencatat surplus US$ 161,77 juta, dan secara kumulatif sepanjang tahun 2025 mencapai US$ 400,31 juta.

"Pada sektor perdagangan terus mengalami peningkatan, neraca perdangan NTB sepanjang tahun 2025 mencapai US$ 400, 31 juta," pungkasnya. 

Dari sektor pertanian, total luas panen padi tahun 2025 diperkirakan mencapai 322,50 ribu hektar, naik 14,48 persen dibanding tahun sebelumnya.

Produksi padi pun diproyeksikan mencapai 1,70 juta ton, meningkat 16,65 persen dibanding tahun 2024.

"Untuk komoditas jagung, luas panen tahun 2025 diperkirakan 176,05 ribu hektar atau naik 1,32 persen dari tahun sebelumnya. Namun, produksi jagung pipilan kering kadar air 14% justru sedikit menurun 0,66 persen menjadi 1,20 juta ton," tutupnya. (AM)

]]>
Tue, 04 Nov 2025 13:47:04 +0800 amr
Akhir Tahun Anggaran, Dewan Edy Tekankan Pentingnya Realisasi Program Pembangunan Tepat Waktu dan Prosedur https://amarmedia.co.id/akhir-tahun-anggaran-dewan-edy-tekankan-pentingnya-realisasi-program-pembangunan-tepat-waktu-dan-prosedur https://amarmedia.co.id/akhir-tahun-anggaran-dewan-edy-tekankan-pentingnya-realisasi-program-pembangunan-tepat-waktu-dan-prosedur Akhir Tahun Anggaran, Dewan Edy Tekankan Pentingnya Realisasi Program Pembangunan Tepat Waktu dan Prosedur

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Edy Syaripuddin, menyerukan kepada pihak eksekutif untuk meningkatkan keseriusan dan kerja keras dalam melaksanakan program pembangunan yang telah disepakati bersama jangan sampai ditunda -tunda. Sebagai pimpinan Fraksi NasDem, Edi menekankan bahwa setiap rencana yang telah dibahas dan disetujui oleh legislatif dan eksekutif harus direalisasikan dengan baik.

Realisasi Pembangunan Harus Sesuai Rencana

Edi Syarifuddin menyoroti pentingnya komitmen dalam mewujudkan rencana pembangunan daerah. Menurutnya, kerja keras adalah kunci untuk memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

 “Harus kerja keras terhadap pembangunan. Apa yang sudah direncanakan untuk dibangun, harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Apa yang sudah kita bahas bersama dan disepakati oleh eksekutif dan legislatif yang telah melalui tahapan perencanaan,pembahasan dan oenetapan harus bisa dikerjakan. Jangan sampai ada penundaan. Kalaupun harus menunda harus memiliki alasan yang kuat yang tak bisa dikendalikan seperti faktor alam seperti bencana dan permasalahan sosial ” tegasnya.

Sorotan pada Pembangunan Pantai Seliperate

Dalam pernyataannya kepada awak media Selasa 4 November 2025 di Ruang kerjanya. Pimpinan Fraksi NasDem ini secara khusus menyoroti proyek yang sedang berjalan, termasuk pembangunan di objek wisata Pantai Seliperate. Ia berharap agar proyek tersebut dilaksanakan dengan kualitas terbaik dan sepenuhnya mematuhi prosedur yang berlaku. "Adapun terhadap pernyataan Bapak H Zainuddin Sirat untuk menunda project tersebut, kami menilai itu bukan solusi terbaik, justru menghambat asas manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa" tegasnya.

Kemudian lanjutnya, tentunya setiap pekerjaan ada pertimbangan teknis dan anggaran yang menyangkut jumlah personel, sumber daya yang dipakai, waktu pengerjaan, dan gambar yang dibuat," ujar Edy Penekanan pada aspek teknis ini bertujuan untuk memastikan proyek tersebut tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan berdaya guna tinggi.

Pernyataan Edy Syarifuddin ini menjadi penekanan keras dari lembaga legislatif agar eksekutif benar-benar serius dan bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan setiap program pembangunan, demi kemajuan Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Tue, 04 Nov 2025 13:18:20 +0800 amr
DPRD Sumbawa Tegaskan Dukungan Hasil FGD Aliansi Sumbawa Menggugat M. Zain Dorong Infrastruktur dan Pemberdayaan Desa https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-tegaskan-dukungan-hasil-fgd-aliansi-m-zain-dorong-infrastruktur-dan-pemberdayaan-desa https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-tegaskan-dukungan-hasil-fgd-aliansi-m-zain-dorong-infrastruktur-dan-pemberdayaan-desa DPRD Sumbawa Tegaskan Dukungan Hasil FGD Aliansi Sumbawa Menggugat: M. Zain  Dorong Infrastruktur dan Pemberdayaan Desa

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (4 November 2025)– Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, S.IP, menegaskan dukungan penuhnya terhadap hasil Focus Group Discussion(FGD) A Sumbawa Dapat Apa? yang digelar oleh Aliansi Sumbawa Menggugat di Desa Jorok Kecamatan Unter Iwes belum lama ini Dalam pandangannya, momentum kehadiran proyek tambang besar di Sumbawa tidak boleh dilewatkan tanpa adanya kontribusi yang maksimal dan nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Pertanyaan Kunci: Sumbawa Dapat Apa dari Tambang?

M. Zain, yang akrab disapa Rosy, secara tegas mempertanyakan manfaat riil yang akan didapatkan Kabupaten Sumbawa dari keberadaan industri pertambangan. Ia menekankan bahwa perusahaan tambang tidak boleh hanya mengeruk kekayaan alam, namun harus meninggalkan jejak kesejahteraan.

“Pertanyaan sederhana saya: Sumbawa dapat apa atas keberadaan tambang ini?Kalau tidak ada manfaatnya, untuk apa tambang ini beroperasi di daerah kita?” tegasnya, menyuarakan kekhawatiran yang sama dengan yang diangkat dalam FGD Aliansi Sumbawa.

Infrastruktur dan Pemberdayaan Menjadi Prioritas

Lebih lanjut, Rosy mengungkapkan bahwa lembaga DPRD telah memberikan rekomendasi yang jelas, yaitu: Perusahaan wajib membangun infrastruktur pendukung di luar fasilitas utama seperti smelter, contohnya jalan penghubung ke town site. Pembangunan jalan ini tidak hanya untuk operasional perusahaan, tetapi juga harus membuka akses dan potensi ekonomi baru bagi masyarakat.

Perusahaan juga harus mengedepankan pemberdayaan desa-desa yang ada di seluruh Kabupaten Sumbawa, memastikan dampak positif dirasakan merata.

“Harus ada asas manfaat bagi masyarakat Sumbawa. Kami meyakinkan pemerintah dan mendorong perusahaan agar berkontribusi nyata dan maksimal,” tandasnya.

Momentum Besar dan Kontribusi Ekonomi Lokal

Dewan Rosi, melihat perjuangan yang diangkat pada FGD di Desa Jorok sebagai momentum besar yang tidak boleh terlewatkan. Untuk mendukung pandangan ini, ia menekankan perlunya kajian mendalam.“Harus ada kajian ilmiah dan sisi ekonomi yang akan mengajak Pemda dan seluruh masyarakat. Kita lihat, ada tiga ribuan orang yang dibutuhkan untuk konstruksi. Kalau mereka punya pendapatan sepuluh juta, maka sudah berapa yang beredar dari pendapatan karyawan.”imbuhnya.

Ia meyakini bahwa perputaran uang dari gaji karyawan dan kebutuhan operasional akan secara otomatis meningkatkan daya beli masyarakat. Selain itu, kontribusi lain juga akan didapatkan daerah, seperti pajak makan minum dan sektor-sektor penunjang lainnya.

“Otomatis tingkat daya beli masyarakat akan lebih bagus. Demikian pula dari pajak makan minumnya juga dapat,” tutupnya, memotivasi agar semua pihak bersinergi memastikan tambang benar-benar menjadi berkah bagi Tana' Samawa (AM)

]]>
Tue, 04 Nov 2025 13:14:24 +0800 amr
DPMPTSP Sumbawa: Tingkatkan Akses Investasi dan Pelayanan Publik Lewat Car Free Night https://amarmedia.co.id/dpmptsp-sumbawa-tingkatkan-akses-investasi-dan-pelayanan-publik-lewat-car-free-night https://amarmedia.co.id/dpmptsp-sumbawa-tingkatkan-akses-investasi-dan-pelayanan-publik-lewat-car-free-night DPMPTSP Sumbawa: Tingkatkan Akses Investasi dan Pelayanan Publik Lewat Car Free Night

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id (1 Oktober 2025) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendekatkan pelayanan dan memacu investasi daerah. Hal ini dibuktikan dengan dibukanya stand layanan informasi dan perizinan dalam acara rutin Car Free Night yang berlokasi strategis di pusat kota, Lapangan Pahlawan Sumbawa.

Stand DPMPTSP ini bertujuan mengubah paradigma pelayanan perizinan dari yang pasif menjadi proaktif dan interaktif.

Semangat "CAKAP" Jadi Jembatan Layanan Publik

Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Sumbawa, Yudi Patria Negara, S.T., M.T., menegaskan bahwa inovasi ini berlandaskan pada semangat pelayanan “CAKAP”.

“Melayani dengan ‘CAKAP’ bukan hanya slogan, melainkan janji untuk memberikan respon yang cepat dan tanggapan yang akurat. Kami berkomitmen penuh menjalankan proses perizinan sesuai persyaratan yang meliputi ketepatan waktu, biaya, serta kepastian dalam penerbitan izin, apakah disetujui atau ditolak,” ujar Yudi.

Inisiatif ini merupakan bagian dari tugas pokok DPMPTSP untuk membantu Bupati dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang penanaman modal dan pelayanan perizinan, serta menyelenggarakan pelayanan administratif yang optimal.

Warga Antusias, Peluang Investasi Terbuka

Kehadiran stand DPMPTSP disambut antusiasme tinggi oleh masyarakat yang memadati Car Free Night. Hasil pemantauan di lokasi menunjukkan bahwa warga aktif bertanya dan mencari tahu mengenai informasi investasi di Kabupaten Sumbawa, peluang usaha yang dapat dilakukan, serta tata cara berinvestasi yang benar.

Hal ini menjadi sinyal positif bahwa masyarakat kini semakin sadar akan potensi ekonomi daerah dan pentingnya perizinan yang legal.

Untuk mendukung iklim investasi yang sehat, struktur internal DPMPTSP bekerja secara terpadu Bidang Pengembangan Penanaman Modal dan Potensi bertugas merumuskan kebijakan teknis dan melaksanakan pengembangan potensi investasi.

Bidang Promosi dan Kerjasama fokus menyusun dan melaksanakan program promosi serta menjalin kerjasama untuk menarik modal masuk ke Sumbawa.Sekretariat memastikan koordinasi program, keuangan, dan administrasi berjalan lancar.

"Langkah kami membuka stand di Car Free Night adalah upaya konkret DPMPTSP menjalankan fungsinya sebagai Penyelenggara Pelayanan Umum di bidang penanaman modal dan perizinan. Kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa Pemerintah Daerah siap memfasilitasi setiap usaha yang ingin berkembang di Kabupaten Sumbawa dengan mudah dan transparan," tambah Yudi.

Diharapkan, melalui kegiatan proaktif seperti ini, DPMPTSP Kabupaten Sumbawa dapat meningkatkan kepercayaan publik dan menjadikan daerah ini destinasi investasi yang menarik dan ramah perizinan. (AM)

]]>
Tue, 04 Nov 2025 10:09:19 +0800 amr
Ekonomi NTB 'Bernapas Lega'! Izin Ekspor Amman Mineral Bawa Harapan Pulihkan Kontraksi &30% https://amarmedia.co.id/ekonomi-ntb-bernapas-lega-izin-ekspor-amman-mineral-bawa-harapan-pulihkan-kontraksi-30 https://amarmedia.co.id/ekonomi-ntb-bernapas-lega-izin-ekspor-amman-mineral-bawa-harapan-pulihkan-kontraksi-30 MATARAM, Amarmedia.co.id  – Harapan besar untuk memulihkan kembali denyut ekonomi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sempat terperosok ke jurang kontraksi, kini kembali membuncah. Penyebabnya adalah terbitnya rekomendasi ekspor konsentrat tembaga dari Kementerian ESDM bagi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), yang berlaku selama enam bulan ke depan.

Izin ekspor konsentrat tembaga sebanyak 480.000 metrik ton kering (dmt), yang efektif per 31 Oktober 2025, dipandang sebagai penyelamat utama bagi sektor pertambangan yang sebelumnya mengalami tekanan hebat.

Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal menyambut baik keputusan pemerintah pusat tersebut. Ia secara terbuka mengakui betapa vitalnya peran izin ini dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah.

"Sejak terhentinya operasional smelter [AMNT] beberapa waktu lalu, pertumbuhan ekonomi sektor pertambangan kita mengalami kontraksi yang sangat dalam, hingga mencapai 30%," ungkap Gubernur Iqbal.

Kontraksi dari sektor vital ini, lanjutnya, menyeret turun pertumbuhan ekonomi NTB secara keseluruhan ke angka -1,47%. Padahal, sektor lain seperti pertanian menunjukkan kinerja gemilang, mencapai pertumbuhan tertinggi dalam 14 tahun terakhir sebesar 10,28%.

"Oleh karena itu, izin ini bukan hanya penting untuk operasional Amman, tetapi sangat krusial untuk menggerakkan kembali ekonomi lokal dan menjaga stabilitas fiskal daerah" tegas Gubernur, yang juga mengungkapkan telah berkoordinasi intensif dengan pemerintah pusat demi percepatan izin tersebut.

Pastikan Operasional Berlanjut Selama Perbaikan Smelter

Dikutip dari Investor.id Presiden Direktur AMNT, Rachmat Makassau, menjelaskan bahwa rekomendasi ekspor ini akan menjamin kesinambungan operasional perusahaan di lokasi tambang. Izin ini memungkinkan perusahaan untuk mengosongkan gudang penyimpanan konsentrat yang hampir melebihi kapasitas.

"Dengan dimulainya kembali penjualan konsentrat, operasional tambang dapat berlanjut sesuai rencana, meskipun fasilitas smelter sedang dalam perbaikan," ujar Rachmat.

Dengan demikian, kontribusi fiskal Amman, baik bagi perekonomian nasional maupun daerah, akan kembali pulih dan secara langsung mendukung upaya pemulihan ekonomi NTB.

Rachmat juga menginformasikan bahwa penghentian sementara operasional smelter pada Juli dan Agustus 2025 disebabkan oleh perbaikan unit utama, yaitu Flash Converting Furnace dan Sulfuric Acid Plant yang terpaksa dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan risiko keselamatan kerja.

Smelter Jadi Fokus Pengawasan Pemda

Meskipun izin ekspor disambut gembira, Gubernur Iqbal tetap memberikan penekanan penting kepada pihak AMNT.

"Kami mengingatkan Amman agar memastikan smelter segera beroperasi normal kembali," ujarnya.

Pihak AMNT memperkirakan proses perbaikan komponen utama smelter, yang memiliki tingkat kerumitan tinggi, akan berlanjut hingga paruh pertama tahun 2026. Selama periode ini, operasi akan tetap berjalan parsial dengan peningkatan produksi yang dilakukan secara hati-hati, dengan prioritas utama pada aspek keselamatan kerja.(AM)

]]>
Mon, 03 Nov 2025 14:09:09 +0800 amr
Perpadi NTB Nilai Kebijakan Beras Satu Harga di Mataram "Tidak Relevan" dan Langgar Regulasi Bapanas https://amarmedia.co.id/perpadi-ntb-nilai-kebijakan-beras-satu-harga-di-mataram-tidak-relevan-dan-langgar-regulasi-bapanas https://amarmedia.co.id/perpadi-ntb-nilai-kebijakan-beras-satu-harga-di-mataram-tidak-relevan-dan-langgar-regulasi-bapanas Perpadi NTB Nilai Kebijakan Beras Satu Harga di Mataram "Tidak Relevan" dan Langgar Regulasi Bapanas

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id -(3 November 2025) – Kebijakan penerapan beras satu harga di Kota Mataram menuai kritik dari pelaku usaha. Ketua Umum Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras (Perpadi) Nusa Tenggara Barat (NTB), H.Zohran SH, menilai kebijakan tersebut tidak relevan dan tidak sejalan dengan regulasi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Pernyataan ini disampaikan Zohran di Sumbawa pada Senin (3/11/2025). Zohran dengan tegas menilai kebijakan beras satu harga tersebut "sangat tidak berpihak" pada pihak penggilingan padi di NTB, bahkan mengibaratkannya sebagai langkah mundur hingga sepuluh tahun ke belakang.

Langgar Keputusan Kepala Bapanas

Menurut Zohran, kebijakan lokal tersebut bertentangan dengan dua regulasi utama yakni Keputusan Kepala Bapanas Nomor 299 Tahun 2025, yang secara jelas mengatur HET untuk beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram dan beras medium seharga Rp13.500 per kilogram.

Keputusan Kepala Bapanas Nomor 2 Tahun 2023, yang mengatur klasifikasi mutu beras yang meliputi kualitas premium, medium, dan beras pecah.

Zohran menegaskan, adanya perbedaan kapasitas dan kualitas penggilingan di NTB membuat klasifikasi harga mutlak diperlukan. Ia menganalogikan hal ini seperti perbedaan jenis dan ketentuan harga pada bahan bakar minyak (BBM), di mana perlu ada perbedaan klasifikasi dan kelas sumbernya di bidang perberasan.

Tuntut Edukasi dan Operasi Pasar Bulog

Hingga saat ini, Perpadi NTB mengakui belum ada koordinasi maupun konfirmasi dari pihak terkait mengenai standar penerapan beras satu harga di Mataram. Oleh karena itu, Zohran meminta Dinas Perdagangan Kota Mataram untuk segera memberikan edukasi yang rinci kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai kebijakan ini, serta bagaimana pengawasannya dilakukan.

Zohran berharap, pengawasan oleh Dinas Perdagangan harus tetap memperhatikan klasifikasi beras (premium, medium, dan beras pecah) agar konsumen dapat menyesuaikan kemampuan belanja dengan kualitas beras yang tersedia.

Di tengah isu kenaikan harga beras yang masih menjadi perhatian, Perpadi NTB juga mendesak Perum Bulog untuk segera melakukan operasi pasar. Operasi pasar ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen, sesuai dengan kelas berasnya.

Zohran menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh pelaku penggilingan padi untuk terus berinovasi dan bekerja sama dengan pemerintah dalam menjaga kestabilan pasokan dan harga beras di NTB. (AM)

]]>
Mon, 03 Nov 2025 13:16:54 +0800 amr
Markas Marinir di Sumbawa Siap Timbulkan 'Multiplayer Effect' Ekonomi, Bupati Jarot: Pelaku UMKM Akan Untung Besar! https://amarmedia.co.id/markas-marinir-di-sumbawa-siap-timbulkan-multiplayer-effect-ekonomi-bupati-jarot-pelaku-umkm-akan-untung-besar https://amarmedia.co.id/markas-marinir-di-sumbawa-siap-timbulkan-multiplayer-effect-ekonomi-bupati-jarot-pelaku-umkm-akan-untung-besar Markas Marinir di Sumbawa Siap Timbulkan 'Multiplayer Effect' Ekonomi, Bupati Jarot: Pelaku UMKM Akan Untung Besar!

Sumbawa,Amarmedia.co.id  – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mematangkan rencana pembangunan markas Korps Marinir di Sumbawa. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, bertemu langsung dengan Panglima Korps Marinir, Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, di Markas Komando Marinir, Jakarta, dalam rangka pembahasan pendirian Brigif atau Batalyon Marinir di Sumbawa.

Dalam wawancara khusus bersama awak media Sabtu (1/11/2025), Bupati Jarot menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa diundang oleh Mabes TNI untuk membahas rencana pembangunan satuan Marinir di Kabupaten Sumbawa.

“Sumbawa mendapat rekomendasi untuk dibangun markas TNI, yaitu Marinir, karena kita memiliki wilayah laut yang cukup luas,” ujar Bupati Jarot.

Menurutnya, kehadiran Marinir akan melengkapi keberadaan pasukan TNI lainnya yang telah ada di Sumbawa. Saat ini, terdapat Batalyon Infanteri TNI AD di wilayah Kerekeh dan Batalyon Senapan B di pintu masuk Sumbawa Besar. Rencana awal, lokasi pembangunan markas Marinir akan ditempatkan di wilayah utara.

“Ada lahan milik Pemda sekitar 70 hektare di dekat laut yang bisa digunakan untuk lokasi markas Marinir,” jelas Bupati.

Ia menambahkan, rencana pembangunan tersebut masih menunggu hasil survei dari tim TNI yang akan turun langsung ke Sumbawa untuk meninjau lokasi.

“Alhamdulillah, Sumbawa direkomendasikan untuk dibangun Batalyon Marinir. Ini menjadi kebanggaan bagi kita karena akan menambah markas TNI di daerah ini,” ujarnya.

Bupati Jarot optimistis, keberadaan Marinir di Sumbawa akan membawa dampak positif yang besar, baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.

“Keuntungannya bukan hanya dari sisi keamanan dan kenyamanan, tetapi juga efek ekonomi bagi masyarakat. Akan ada multiplayer effect bagi pelaku usaha dan UMKM karena aktivitas di sekitar markas akan semakin ramai,” pungkasnya.(AM)

]]>
Mon, 03 Nov 2025 13:08:12 +0800 amr
Wajah Baru Dunia Pendidikan: Guru Tidak Lagi Sebagai Sumber Kebenaran Tunggal https://amarmedia.co.id/wajah-baru-dunia-pendidikan-guru-tidak-lagi-sebagai-sumber-kebenaran-tunggal https://amarmedia.co.id/wajah-baru-dunia-pendidikan-guru-tidak-lagi-sebagai-sumber-kebenaran-tunggal Wajah Baru Dunia Pendidikan: Guru Tidak Lagi Sebagai Sumber Kebenaran Tunggal

Oleh; Edy Kurniawansyah

(Mahasiswa S3 Universitas Pendidikan Ganesha(

Selama bertahun-tahun, pola sistem pendidikan kita di Indonesia dibangun diatas paradigma tradisional yang dimana guru diposisikan sebagai sumber kebenaran tunggal. Dalam model tersebut, sering sekali guru menjadi pusat pembelajaran (teacher centered learning), sedangkan siswa lebih banyak berperan pasif karena hanya sebagai penerima informasi. 

Model ini erat kaitannya dengan filosofi guru digugu lan ditiru yang menempatkan guru sebagai sosok otoritatif baik dalam ranah akademik maupun moral. Perubahan paradigma pendidikan mengalami pergeseran signifikan dalam dua dekade terakhir. Jika pada masa lalu guru dipandang sebagai satu-satunya sumber pengetahuan dan kebenaran di ruang kelas. 

Maka, memasuki era globalisasi dan revolusi industri 4.0 bahkan 5.0, paradigma ini tidak lagi relevan. Akses informasi yang semakin terbuka, kemajuan teknologi digital, serta tuntutan kompetensi abad ke-21 (critical thinking, collaboration, creativity, dan communication) menuntut perubahan mendasar dalam dunia pendidikan. Kini, pendidikan tidak lagi menekankan transfer pengetahuan semata, melainkan pembentukan kemampuan berpikir kritis dan karakter peserta didik. Guru lebih sebagai fasilitator, kolaborator, dan pembimbing dalam proses belajar yang lebih aktif dan partisipatif. 

Perkembangan teknologi informasi, perubahan sosial, serta kebijakan pendidikan seperti Kurikulum Merdeka ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong transformasi di dunia Pendidikan. 

Transformasi ini, tentunya menandai munculnya “wajah baru dunia pendidikan Indonesia”, di mana guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber kebenaran, melainkan mitra belajar yang membimbing siswa untuk menemukan, mengolah, dan menginterpretasikan pengetahuan secara aktif, mandiri dan bermakna. Perubahan ini tentu tidak terjadi secara bim-silabim, melainkan adanya proses panjang yang dipengaruhi oleh perkembangan global, kebijakan pemerintah, serta perubahan sosial budaya yang cepat. 

Jika kita tengok kebelakang terutama diawal abad ke-21, pola pembelajaran di sekolah sungguh masih sangat terpusat pada guru. Dimana guru menjadi pengendali penuh terhadap jalannya pembelajaran, sedangkan siswa diharapkan menghafal materi untuk keperluan ujian baik ujian harian Tengah semester dan ujian semester. Sistem ini menghasilkan lulusan yang cenderung pasif dan kurang kreatif serta kurang berkompetisi di dunia global.

Untuk menjawab prablematika tersebut, kehadiran Kurikulum 2013 (K-13) menjadi langkah awal untuk mengubah pola ini. Dimana K-13 menekankan pada pendekatan scientific learning dan penguatan karakter. Namun, perubahan yang paling nyata dan signifikan terjadi dapat dilihat pada implementasi Kurikulum Merdeka (KM) yang mulai diimplementasikan secara nasional sejak tahun 2022. Kurikulum ini menekankan betapa urgensinya student centered learning, otonomi guru dalam merancang pembelajaran, serta fleksibilitas peserta didik dalam mengeksplorasi minat dan bakat sendiri secara mandiri. 

Melihat paradigma pendidikan modern, dimana guru berperan sebagai fasilitator, pembimbing, dan mitra strategis belajar siswa. Hal ini menandakan bahwa peran guru bukan lagi sebagai transfer informasi, melainkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta mendorong partisipasi aktif siswa dalam berpikir kritis dan kreatif. Dalam menjalan perannya sebagai fasilitator, maka guru harus menyediakan sarana sumber belajar yang beragam, termasuk buku dan media digital serta pengalaman lapangan. 

Kemudian guru mendorong siswa untuk aktif bertanya, meneliti, dan bereksperimen, memberikan bimbingan dalam proses berpikir dan mecahkan masalah. Guru juga harus bisa membangun suasana belajar yang kolaboratif, dimana siswa dapat saling berbagi pikiran dan pandangan antar sesama, hasil dari itu dapat di eksplorasi secara langsung dalam kehidupan yang nyata. Dengan pola yang seperti ini, maka guru tidak lagi berperan sebagai penceramah tunggal di depan kelas semata sebagaiman yang sela ini dilakoni, melainkan guru harus berperan lebih sebagai pemimpin diskusi aktif yang membantu siswa mengembangkan self directed learning. 

Peran ini menuntut guru memiliki kemampuan pedagogik yang adaptif, melek teknologi, serta memiliki keterampilan komunikasi yang baik. Dengan demikian, guru kini tidak lagi menjadi satu-satunya sumber pengetahuan, tetapi berperan sebagai fasilitator pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam mengonstruksikan pemahaman berdasarkan pengalaman empiris dan eksplorasi sendiri.

Dalam mengimplementasikan peran penting guru diatas, tentu terdapat sejumlah tantangan yang luar biasa baik dari sisi profesionalisme guru maupun sistem Pendidikan itu sendiri. Adapun tantangan-tangan tersebut misalnya: Pertama, Kesiapan Kompetensi Guru. kita ketahui bersama bahwa tidak semua guru akan siap menghadapi perubahan paradigma ini. Banyak guru yang masih terbiasa dengan metode ceramah konvensional. Maka diperlukan pelatihan berkelanjutan agar guru mampu beradaptasi dengan teknologi dan metode pembelajaran baru yang memajukan. 

Kedua, Keterbatasan Infrastruktur Digital. Di negara kita, masih banyak terdapat daerah-daerah terpencil yang dimana akses internet dan perangkat digital masih terbatas dan jauh dari yang diharapkan. Maka ini akan menjadi factor penghambat penerapan pembelajaran berbasis teknologi yang sejatinya mendukung peran baru guru sebagaimana yang telah dijelaskan diatas.

Ketiga, Kendala Evaluasi Pembelajaran. Perubahan paradigma sudah barang tentu menuntut sistem evaluasi intens yang menilai proses dan kompetensi, tidak lagi hanya sekedar soal hasil akhir. Namun faktanya, sampai saat ini bahwa masih banyak sekolah yang bergantung pada hasil ujian tertulis sebagai tolok ukur utama keberhasilan belajar siswa. 

Keempat. Resistensi Budaya dan Persepsi Masyarakat. Dalam tradisi budaya yang masih menempatkan guru menadi figur otoritatif, maka perubahan peran ini kadang kala bisa menimbulkan resistensi baik dari guru sendiri maupun orang tua siswa yang sering mengasumsikan bahwa guru kehilangan wibawa.

Tidak adil rasanya jika kita menyoroti pada aspek tantangannya saja, akan tetapi dibalik tantangan pasti terdapat faktor pendorong perubahan peran guru, misalnya; adanya perkembangan teknologi informasi. Dimana akses internet dan berbagai media digital memberikan kesempatan luas bagi siswa untuk mendapatkan informasi dari berbagai sumber sesuai dengan kebutuhannya. 

Situs ilmiah, video pembelajaran, aplikasi edukatif, hingga kecerdasan buatan seperti ChatGPT membuat pengetahuan menjadi lebih open dan mudah diakses. Guru tidak lagi menjadi satu satunya penyedia informasi, melainkan menjadi pengarah dalam memilah dan memvalidasi kebenaran informasi yang diperoleh siswa itu sendiri.

 Kemudian Kebijakan Kurikulum Merdeka dan Tuntutan Kompetensi Abad ke-21. Kurikulum Merdeka mendorong pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) dan diferensiasi pembelajaran sesuai kebutuhan siswa. Ini menuntut guru untuk lebih fleksibel dan berorientasi pada pengembangan kompetensi, bukan sekadar penyelesaian materi ajar belaka. 

Sementara abad ke-21 menuntut individu yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, kreatif, dan komunikatif. Untuk menumbuhkan kompetensi tersebut, maka guru sangat perlu menempatkan siswa sebagai subjek aktif yang berperan dalam menemukan pengetahuan yang bermakna. Dan adanya Perubahan Sosial dan Pola Belajar Generasi Z. Dimana generasi Z dan Alpha ini tumbuh dalam lingkungan digital dengan karakteristik cepat belajar, menyukai visual, dan cenderung kritis terhadap otoritas. Guru harus mampu beradaptasi dengan gaya belajar mereka agar tetap relevan dan sejalan. 

Wajah baru dunia pendidikan ini menunjukkan adanya pergeseran mendasar dari model pembelajaran teacher centered menuju pembelajaran berpusat kepada siswa (student centered learning). Guru tidak lagi menjadi sumber kebenaran tunggal, melainkan fasilitator yang membimbing dan membina siswa dalam menemukan makna dan kebenaran melalui eksplorasi dan refleksi diri. Transformasi ini tidak hanya menuntut perubahan dalam metode mengajar guru semata, melainkan juga perubahan paradigma berpikir seluruh ekosistem pendidikan baik itu guru, siswa, orang tua, dan pemerintah sebagai pembuat kebijakan. 

Orang tua tidak boleh apatis terhadap perkembangan anaknya, harus lebih aktif dan kreatif dalam memantau setiap perkembangan anak. Apakah anaknya mengalami kendala atau justru mengalami peningkatan yang signifikan. Bilamana anak dilihat mengalami ada kendala, maka kewajiban orang tua untuk mencari tahu dan terus membangun komunikasi baik dengan guru agar guru dapat mengatasi dan terus memantau perubahan anak. 

Kolaborasi yang seperti ini, sangatlah diperlukan dan menjadi kunci utama yang tidak boleh diabaikan. Kemudian pemerintah harus menjadikan Pendidikan sebagai prioritas pertama dan utama dalam kemajuan bangsa sebab Pendidikan adalah investasi masa depan. Pemerintah harus hadir melihat secara langsung dan mendalam apa yang menjadi kebutuhan dunia pendidikan saat ini, kesejahteraan guru, fasilitas penunjang, sarana dan prasana sekolah harus dipenuhi secara bertahap terutama di daerah yang masih tertinggal agar perubahan ini bisa diwujudkan. 

Tantangan yang dihadapi, seperti kesiapan guru, keterbatasan infrastruktur, dan resistensi budaya, harus dihadapi dengan kebijakan yang adaptif dan pelatihan intens yang berkelanjutan sehingga pada akhirnya, perubahan ini sejalan dengan nawacita dan tujuan pendidikan nasional kita yaitu untuk membentuk manusia Indonesia yang beriman, bertaqwa, kreatif, kritis, mandiri, bertanggungjawab dan berdaya saing global. Pada konteks inilah, guru tetap menjadi sosok sentral utama sebagai penuntun kebijaksanaan dan pembuka jalan baru demi lahirnya generasi terpelajar sepanjang masa.(Gam)

]]>
Mon, 03 Nov 2025 10:57:34 +0800 amr
KONI Bersama IMI Sumbawa Buka dan Lepas Surp Race Tamiya STB Pro Tune Up Series 2025: Dorong Lahirnya Atlet Mekanika dari Hobi https://amarmedia.co.id/koni-bersama-imi-sumbawa-buka-dan-lepas-surp-race-tamiya-stb-pro-tune-up-series-2025-dorong-lahirnya-atlet-mekanika-dari-hobi https://amarmedia.co.id/koni-bersama-imi-sumbawa-buka-dan-lepas-surp-race-tamiya-stb-pro-tune-up-series-2025-dorong-lahirnya-atlet-mekanika-dari-hobi KONI Bersama  IMI Sumbawa Buka dan Lepas Surp Race Tamiya STB Pro Tune Up Series 2025: Dorong Lahirnya Atlet Mekanika dari Hobi

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id -  2 November 2025– Semangat sportivitas dan kompetisi mewarnai Gelanggang Tamiya di Kabupaten Sumbawa hari ini. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa secara resmi membuka ajang balap miniatur Surp Race STB Pro Tune Up Series. Acara yang berlangsung pada Minggu, 2 November 2025 di Sekretariat KNPI Sumbawa ini bertujuan mengasah bakat teknis dan sportivitas generasi muda.

Mewakili Ketua Umum KONI Sumbawa, acara pembukaan dihadiri oleh Abdul Ma'ruf Rahmat dari Bidang Organisasi KONI Sumbawa. Turut hadir pula perwakilan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumbawa, Jimmy Wiraatmadja, serta dukungan penuh dari pihak sponsor, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

Tamiya sebagai Wadah Pembinaan Karakter

Dalam sambutan pembukaannya, perwakilan KONI Sumbawa, Abdul Ma'ruf Rahmat, menekankan bahwa Tamiya bukan sekadar hobi, melainkan sarana yang mengandung nilai-nilai olahraga sejati.

“Meskipun Tamiya seringkali dilihat sebagai hobi atau permainan, kita tahu bahwa di dalamnya terkandung nilai-nilai sportivitas, ketelitian, dan daya saing yang tinggi,” ujar Ma'ruf yang juga Anggota Bidang Organisasi KONI Sumbawa.

Ia menambahkan, balap Tamiya, khususnya pada kelas STB Pro Tune Up, menuntut kreativitas, inovasi, dan skill teknis dalam merakit serta menyetel mobil agar mampu melaju cepat dan stabil. KONI Sumbawa memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan komunitas Tamiya yang telah menyelenggarakan event yang dihadiri oleh sekitar 15 racer Tamiya di Sumbawa.

Ma'ruf berharap kompetisi ini menjadi media untuk mempererat silaturahmi dan persatuan di antara komunitas, seraya menutup sambutan dengan membangkitkan semangat kepemudaan,

“hari ini masih dalam suasana hari sumpah pemuda. Dengan Sumpah Pemuda kita, kita menjadi lebih baik. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Surp Race STB Pro Tune Series Tamiya secara resmi Kami nyatakan Dibuka!" Pungkasnya.

Dukungan IMI: Tamiya Menuju Jenjang Nasional

Apresiasi serupa disampaikan oleh perwakilan IMI Sumbawa, Jimmy Wiraatmadja. Jimmy menegaskan pentingnya langkah awal ini dalam pengembangan olahraga mekanik.

 

"Saya mewakili Ketua IMI memberikan apresiasi panitia dan sponsor. Tamiya tidak akan besar jika kita tidak mau memulai langkah pertama," kata Jimmy.

Ia menyampaikan kabar gembira bahwa Tamiya kini semakin diakui, bahkan telah masuk sebagai eksebisi di ajang Porprov. Hal ini membuka peluang besar bagi para racer untuk menjadi atlet resmi dan berangkat ke jenjang nasional.

Jimmy Wiraatmadja juga menyoroti kesamaan semangat dengan olahraga otomotif besar lainnya."Kita kemarin sudah gelar event Road Race dan Grasstrack. Begitu juga Tamiya ini luar biasa. Dengan ada event ini bisa silaturahmi, kita bersaing sehat, sportivitas. Kalau juara syukur, kalau tidak juara kita berjuang lagi," tuturnya.

Ia berharap melalui acara ini, IMI dapat menciptakan kejuaraan yang berkelanjutan dan dilirik oleh sponsor lain, mengingat peluang bagi atlet muda Tamiya untuk berkarir hingga Porprov NTB pada Juni 2026 dan PON 2028.

Jimmy menutup sambutan dengan dan menegaskan dukungan penuh IMI terhadap pengembangan bakat Tamiya di Sumbawa.

Selanjutnya KONI Sumbawa bersama IMI dan Perwakilan Sponsor melepas tiga buah kendaraan Tamiya Mini 4 WD menandai dimulainya kompetisi. (AM)

]]>
Sun, 02 Nov 2025 12:10:16 +0800 amr
Lebih dari Medali! Gubernur Iqbal Lepas 102 Atlet Pelajar NTB ke Popnas dan Peparnas 2025, Tekankan Mental Pemenang dan Sportivitas https://amarmedia.co.id/lebih-dari-medali-gubernur-iqbal-lepas-102-atlet-pelajar-ntb-ke-popnas-dan-peparnas-2025-tekankan-mental-pemenang-dan-sportivitas https://amarmedia.co.id/lebih-dari-medali-gubernur-iqbal-lepas-102-atlet-pelajar-ntb-ke-popnas-dan-peparnas-2025-tekankan-mental-pemenang-dan-sportivitas Lebih dari Medali! Gubernur Iqbal Lepas 102 Atlet Pelajar NTB ke Popnas dan Peparnas 2025, Tekankan Mental Pemenang dan Sportivitas

Mataram,Amarmedia.co.id (31 Oktober 2025) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi melepas kontingen NTB yang berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI di Gelanggang Pemuda Mataram (31/10/2025).

Sebanyak 102 atlet akan mewakili NTB dalam ajang olahraga pelajar tingkat nasional tersebut, yang berlangsung selama sepuluh hari, mulai 1 hingga 10 November 2025 di Jakarta. Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menekankan ajang olahraga pelajar tidak hanya sekadar mengejar prestasi atau medali, melainkan juga menjadi sarana pembentukan karakter melatih jiwa sportivitas dan melatih mental pemenang.

“Bertandinglah bukan semata karena medali, tapi jadikan ajang ini untuk melatih jiwa sportivitas, kejujuran, dan mental pemenang yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting untuk membentuk generasi unggul,” tegasnya.

Gubernur Iqbal menyampaikan pemerintah daerah turut memberikan dukungan melalui alokasi dana APBD untuk transportasi atlet. Sementara itu, biaya konsumsi dan akomodasi ditanggung Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui skema APBN.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB Wirawan Ahmad menjelaskan Popnas dan Peparpenas merupakan ajang multievent nasional bagi pelajar, termasuk pelajar penyandang disabilitas.

“Biasanya kegiatan ini digelar bersamaan dengan PON. Tahun ini dipindahkan ke Jakarta karena Aceh dan Sumatera Utara belum siap menjadi tuan rumah,” ujarnya.

Kadispora menargetkan tiga medali emas bagi kontingen NTB dari cabang olahraga atletik, karate, dan pencak silat.

“Tahun kemarin kita meraih dua emas, dan tahun ini target naik menjadi tiga emas, berdasarkan potensi atlet yang ada,” tandasnya.

Adapun cabang olahraga yang diikuti kontingen NTB antara lain Atletik, Karate, Taekwondo, Tenis Meja, Tinju, Wushu, Pencak Silat, Renang, Panjat Tebing, Senam Artistik, Senam Ritmik, Panahan, Menembak, Bola Voli Pantai, Judo, dan Angkat Besi. (AM/SAN)

]]>
Sun, 02 Nov 2025 10:16:46 +0800 amr
Podcast Bintang ; Meneladani Semangat Kepahlawanan Maulana Syech Zainudin Abdul Majid https://amarmedia.co.id/podcast-bintang-meneladani-semangat-kepahlawanan-maulana-syech-zainudin-abdul-majid https://amarmedia.co.id/podcast-bintang-meneladani-semangat-kepahlawanan-maulana-syech-zainudin-abdul-majid Podcast Bintang ; Meneladani Semangat Kepahlawanan Maulana Syech Zainudin Abdul Majid

Mataram, Amarmedia.co.id (31 Oktober 2025) - Semangat kepahlawanan Maulana Syech Tuan Guru Haji Zainudin Abdul Majid yang masih relevan sampai saat ini adalah sikap pantang menyerah dan konsisten berjuang bagi rakyat dalam bentuk visi yang melampaui zaman. 

Hal itu diungkapkan dua narasumber podcast Bintang edisi 17 untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November sebagai refleksi perjuangan salah seorang pahlawan nasional Nusa Tenggara Barat dalam kiprahnya memajukan pendidikan bagi rakyat dengan kearifan lokal untuk perubahan dan kesejahteraan. 

"Maulanan Syech memiliki visi yang jauh melampaui zaman itu. Ia meyakini hanya dengan pendidikan yang baik, dapat mengubah peradaban dan kemajuan rakyat", jelas Dr. H. Lalu Sirajul Hadi, M.Pd, Fungsionaris Pengurus Besar NW yang juga Akademisi Unram. 

Bahkan, pendidikan bagi perempuan menjadi salah satu warisan perjuangan untuk kesetaraan dan kesejahteraan masyarakat. 

Organisasi Nahdlatul Wathan yang didirikannya adalah hasil perjuangan tak kenal lelah dan menyerah bahkan saat sulit di masa penjajahan Jepang. 

Bagi generasi masa kini, hal ini patut diteladani agar setiap orang memiliki jiwa pembaharuan yang konsisten untuk memperbaiki keadaan dengan landasan ilmu yang bersandar pada agama dalam hal ini Islam dan pengetahuan strategis tentang bangsa dan negara. 

Prof. Dr. H. Abdul Fattah, M.Fil.I, Fungsionaris Pengurus Besar NWDI dan Akademisi UIN Mataram, menuturkan, pendidikan bagi masyarakat berbasis Islam ini, dengan menyimak perjalanan perjuangan Maulana Syech, konsisten pula menerapkan pemahamaan ahlussunnah wal jamaah yang menurut Maulana Syech sangat sesuai dengan kondisi dan karakter masyarakat NTB dan Indonresia pada umumnya. 

"Ini menjadikan Maulana Syech bukan hanya menjadi milik NTB namun juga Indonesia bahkan dunia", sebutnya. 

Begitupula dengan filosofi perjuangan yang sejalan dengan pemikiran dan ilmu yang diniliki Maulana Syech yang diajarkan dan diwariskannya sebagai seorang tokoh besar bersama para kyai dan ulama lainnya di Nusantara di masa penjajahan hingga saat ini dalam rangka membangun masyarakat dan umat melalui pendidikan.

Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dilahirkan di Pancor, Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat tanggal 17 Rabiul Awwal 1316 Hijriah bertepatan dengan 5 Agustus 1898.

Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara Jakarta pada 9 November 2017 secara resmi menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Almarhum TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid atau yang lebih dikenal sebagai Maulana Syaikh. (AM/JM)

]]>
Sun, 02 Nov 2025 09:37:50 +0800 amr
Jelang Musim Tanam dan Hari Besar Keagamaan, Pemkab Sumbawa Pastikan Stok Pangan Strategis Aman https://amarmedia.co.id/jelang-musim-tanam-dan-hari-besar-keagamaan-pemkab-sumbawa-pastikan-stok-pangan-strategis-aman https://amarmedia.co.id/jelang-musim-tanam-dan-hari-besar-keagamaan-pemkab-sumbawa-pastikan-stok-pangan-strategis-aman Jelang Musim Tanam dan Hari Besar Keagamaan, Pemkab Sumbawa Pastikan Stok Pangan Strategis Aman

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, melalui Dinas Ketahanan Pangan, memastikan bahwa stok pangan strategis di wilayahnya dalam kondisi aman, meskipun terdapat beberapa komoditi yang jumlah stoknya menipis. Jaminan ini disampaikan menjelang dimulainya musim tanam musim hujan dan persiapan menghadapi hari besar keagamaan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa, Ahmad Yani, melalui Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Syaihuddin, saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (30/10), menegaskan bahwa ketersediaan stok pangan yang memadai turut menjaga stabilitas harga.

Harga 12 Komoditi Strategis Tetap Stabil

Saat ini, harga untuk 12 komoditi strategis di Kabupaten Sumbawa, seperti beras, jagung, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, gula pasir, cabai rawit, cabai besar, bawang merah, bawang putih, dan kedelai, dilaporkan tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan maupun penurunan harga.

Ketersediaan Beras dan Jagung Bertahan Hingga Puluhan Minggu

Syaihuddin merinci data ketersediaan stok pangan per komoditi yang menunjukkan ketahanan pasokan yang cukup panjang seperti Beras tersedia sebanyak 42.846 ton, yang diperkirakan bertahan selama 38 minggu.Jagung tersedia sebanyak 3.713 ton, dengan ketahanan stok yang sangat kuat, yakni selama 119 minggu, Minyak Goreng tersedia sebanyak 9.406 ton, bertahan selama 93 minggu.Bawang Merah tersedia sebanyak 1.913 ton, bertahan selama 58 minggu.

“Sementara untuk komoditi lainnya seperti daging sapi, daging ayam, telur ayam, gula pasir, cabai rawit, cabai besar, bawang putih dan kedelai tersedia mulai dari 23 ton hingga ratusan ton dan bertahan selama seminggu hingga 26 minggu,” ungkap Syaihuddin.

Ia menambahkan, untuk bahan pangan yang mudah busuk, ketersediaannya memang bersifat mingguan, namun stoknya dipastikan tetap aman karena terdistribusi secara rutin setiap hari.

Imbauan: Masyarakat Tak Perlu Panik

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa memastikan kondisi bahan pokok strategis saat ini masih stabil. Pihaknya juga akan terus berkoordinasi intensif dengan para distributor untuk menjaga ketersediaan bahan pokok tetap stabil dan aman.

“Masyarakat tidak perlu panik menjelang hari besar keagamaan, karena tidak semua kebutuhan pokok ikut naik harga pada hari-hari seperti biasanya,” jelasnya.

Selain itu, Syaihuddin turut mendorong masyarakat untuk aktif mendukung ketahanan pangan rumah tangga dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur-sayuran guna memenuhi kebutuhan harian. (AM/Jaz)

]]>
Sat, 01 Nov 2025 19:55:44 +0800 amr
Tangani Stunting Secara Menyeluruh Sumbawa Terjun Bebas ke 10,58%, Lampaui Target Nasional Jauh Lebih Cepat https://amarmedia.co.id/tangani-stunting-secara-menyeluruh-sumbawa-terjun-bebas-ke-1058-lampaui-target-nasional-jauh-lebih-cepat https://amarmedia.co.id/tangani-stunting-secara-menyeluruh-sumbawa-terjun-bebas-ke-1058-lampaui-target-nasional-jauh-lebih-cepat Tangani Stunting Secara Menyeluruh. Sumbawa Terjun Bebas ke 10,58%, Lampaui Target Nasional Jauh Lebih Cepat

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id  — Upaya keras Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memerangi stunting membuahkan hasil yang sangat positif dan patut diacungi jempol. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa, angka stunting di wilayah tersebut berhasil ditekan hingga mencapai 10,58 persen, jauh melampaui target nasional sebesar 14 persen pada tahun 2030.

Capaian ini berarti hanya ada 3.496 balita di Sumbawa yang terdata mengalami stunting, berdasarkan data dari aplikasi E-PPGBM.

Plh Kepala Dikes Sumbawa, Hj Nur Atika , saat ditemui pada Jumat (31/10), mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergi lintas sektor dari hulu hingga hilir.

“Angka stunting kita saat ini 10,58 persen berdasarkan data aplikasi E-PPGBM. Artinya, kita sudah berada di bawah target nasional. Ini berkat kerja bersama lintas sektor, dari hulu sampai hilir,” ujar Hj Nur Atika dengan bangga.

Intervensi Menyeluruh: Bukan Sekadar Makanan

Nur Atika menegaskan bahwa upaya penurunan stunting di Sumbawa tidak dilakukan secara parsial, melainkan melalui pendekatan menyeluruh. Intervensi tidak hanya berfokus pada pemberian makanan bergizi, tetapi juga pada aspek kunci lainnya:

1. Kesehatan Lingkungan.Perbaikan sanitasi dan edukasi air bersih.

2. Pencegahan Penyakit.Pengendalian penyakit infeksi seperti diare, kecacingan, dan TBC, yang dapat memicu stunting.

3. Edukasi Pola Asuh: Sosialisasi pentingnya pola pengasuhan positif dan penuh kasih sayang.

“Stunting bukan hanya karena anak kurang makan bergizi, tetapi juga karena sering sakit, seperti diare, kecacingan, dan TBC. Jadi intervensi kita tidak bisa parsial,” jelasnya.

Fokus pada Posyandu dan Perilaku Sehat

Dikes Sumbawa secara berkelanjutan memperkuat peran posyandu. Dengan pemantauan rutin setiap bulan, kader dapat melakukan deteksi dini dan intervensi cepat bagi balita yang mengalami masalah pertumbuhan.

“Kalau anak tidak naik berat badan, kader posyandu langsung melaporkan agar bisa dilakukan intervensi. Karena semakin cepat ditangani, semakin besar peluang anak untuk tumbuh normal,” kata Nur Atika.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengubah perilaku, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengolah makanan. “Kita di Sumbawa tidak kekurangan protein hewani. Masalahnya lebih ke perilaku dan kebersihan. Kalau makanannya bergizi tapi air minumnya kotor, hasilnya tetap tidak maksimal,” tutupnya, sambil terus mengingatkan pentingnya memasak air sebelum diminum untuk menghindari bakteri E. coli.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara tenaga kesehatan, kader posyandu, pemerintah desa, dan kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam mewujudkan generasi Sumbawa yang sehat dan berkualitas. (AM)

]]>
Sat, 01 Nov 2025 19:25:28 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Maksimalkan Verifikasi Data Penerima BLT Kesejahteraan Rakyat https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-maksimalkan-verifikasi-data-penerima-blt-kesejahteraan-rakyat https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-maksimalkan-verifikasi-data-penerima-blt-kesejahteraan-rakyat Pemkab Sumbawa Maksimalkan Verifikasi Data Penerima BLT Kesejahteraan Rakyat

Sumbawa,Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Sosial terus mempercepat proses verifikasi dan validasi data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat sesuai permintaan Kementerian Sosial (Kemensos). Hingga pekan ini, dari total 30.550 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sebanyak 24.075 KPM telah berhasil diverifikasi di lapangan.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Syarifah, menyampaikan verifikasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS-NG), petugas di tingkat kabupaten, desa, kelurahan, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

“Masih ada sekitar 6.474 KPM yang belum diverifikasi akibat kendala jaringan dan gangguan aplikasi, terutama pada jam kerja. Kami berupaya agar seluruh verifikasi selesai sebelum batas waktu 2 November 2025,” ujar Syarifah, Kamis (30/10).

Setelah data dinyatakan valid, penyaluran BLT akan dilakukan langsung ke rekening KPM melalui bank-bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Setiap KPM berhak menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan, dari Oktober hingga Desember 2025, dengan total bantuan sebesar Rp900.000 per KPM.(AM/Jaz)

]]>
Sat, 01 Nov 2025 19:18:06 +0800 amr
Dinas Kesehatan Sumbawa Dorong SPPG Penuhi Standar Kesehatan Permenkes https://amarmedia.co.id/dinas-kesehatan-sumbawa-dorong-sppg-penuhi-standar-kesehatan-permenkes https://amarmedia.co.id/dinas-kesehatan-sumbawa-dorong-sppg-penuhi-standar-kesehatan-permenkes Dinas Kesehatan Sumbawa Dorong SPPG Penuhi Standar Kesehatan Permenkes: 

Perbaikan Kualitas Air dan Sertifikat Penjamah Makanan Jadi Prioritas

Sumbawa Besar, NTB Amarmedia.co.id — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumbawa tengah gencar mendorong seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk segera memenuhi persyaratan kesehatan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Upaya ini dilakukan mengingat belum ada satu pun SPPG yang sepenuhnya memenuhi semua prosedur yang diminta.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Sarip Hidayat, mengakui bahwa hingga saat ini belum ada SPPG yang mencapai 100% indikator pemenuhan gizi yang ditetapkan.

Kualitas Air dan Sertifikasi Menjadi Sorotan

Sarip Hidayat saat ditemui awak media Jumat 31 Oktober 2025 menyoroti dua indikator utama yang perlu segera diperbaiki oleh SPPG pertama ; Kualitas Air. Hasil uji laboratorium menunjukkan masih ditemukan adanya bakteri dalam air. Oleh karena itu, SPPG didorong untuk menambah filterasi air agar aman digunakan.

Kedua ;   Sertifikat Penjamah Makanan: Beberapa SPPG belum memiliki sertifikat penjamah atau pengolah makanan. Meskipun sebelumnya penjamah makanan sudah pernah dilatih oleh Badan Gizi Nasional (BGN), sertifikat resminya belum terbit.

Workshop dan SKHS Segera Diterbitkan

Sebagai upaya konkret untuk mempercepat pemenuhan standar, Dinas Kesehatan akan melaksanakan workshop khusus dalam waktu dua hingga tiga hari ke depan. Setelah workshop tersebut, diharapkan sertifikat penjamah makanan dan Surat Keterangan Hasil Survey (SKHS) dapat segera diterbitkan.

Lebih lanjut, Dinkes Kabupaten Sumbawa akan mengeluarkan surat keterangan dan rekomendasi kepada 10 SPPG agar segera melengkapi persyaratan yang belum terpenuhi.

Sarip Hidayat menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari upaya Pemerintah Daerah untuk memastikan operasional SPPG tetap sesuai standar kesehatan dan aman bagi penerima manfaat.

“Meski batas waktu operasional SPPG sesuai surat edaran Kemenkes adalah 31 Oktober 2025, kami tetap mengacu pada indikator Permenkes dan mendorong seluruh SPPG untuk segera melengkapi persyaratan agar pelayanan tetap berkualitas,” tutup Sarip Hidayat (AM/Jas)

]]>
Sat, 01 Nov 2025 19:11:45 +0800 amr
AMMAN Dorong Guru PAUD Kuasai Berpikir Komputasional, Siapkan Fondasi Generasi Emas 2045 https://amarmedia.co.id/amman-dorong-guru-paud-kuasai-berpikir-komputasional-siapkan-fondasi-generasi-emas-2045 https://amarmedia.co.id/amman-dorong-guru-paud-kuasai-berpikir-komputasional-siapkan-fondasi-generasi-emas-2045 AMMAN Dorong Guru PAUD Kuasai Berpikir Komputasional, Siapkan Fondasi Generasi Emas 2045

Kudus, (Amarmedia.co.id) 31 Oktober 2025 – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang terkemuka di Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini (PAUD) di tingkat nasional. Bekerja sama dengan Pusat Belajar Guru Kudus (fasilitasi oleh Bakti Pendidikan Djarum Foundation), AMMAN menggelar Pelatihan Calon Pelatih Implementasi Berpikir Komputasional di PAUD.

Inisiatif strategis ini bertujuan menyelaraskan pendidikan dini dengan inisiatif Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang tengah mendorong Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di jenjang PAUD.

Kolaborasi Industri-Pendidikan Jadi Kunci

Vice President Social Impact AMMAN, Priyo Pramono, menekankan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri adalah kunci sukses program ini.

“Pengalaman di Sumbawa Barat dan Kudus menunjukkan bahwa berpikir komputasional menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi dengan pola pikir adaptif. Potensinya akan semakin besar jika ditanamkan sejak dini. Dengan kolaborasi bersama pendidik dan pemangku kepentingan dari berbagai provinsi, kami berharap langkah ini dapat mempercepat lahirnya sumber daya manusia yang siap bersaing menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Priyo.

AMMAN berperan vital sebagai mitra yang terlibat dalam pengembangan materi dan metode pelatihan. Dalam proses ini, delapan guru PAUD turut berkontribusi, termasuk pendidik dari Sumbawa Barat—wilayah operasi AMMAN—yang telah lebih dulu menerapkan program unggulan PAUD Prestasi (PAUD Berprestasi dengan Berpikir Komputasional). Panduan dan modul hasil pengembangan ini akan menjadi acuan nasional untuk perluasan penerapan konsep berpikir komputasional.

Capaian Nyata di Sumbawa Barat dan Target Nasional

Penerapan konsep berpikir logis dan sistematis ini telah menunjukkan hasil yang nyata. Sejak tahun 2023, pendekatan berpikir komputasional telah diterapkan oleh lebih dari 135 guru dan kepala sekolah dari 29 satuan PAUD di Sumbawa Barat yang difasilitasi oleh AMMAN.

Capaian ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang lebih luas, di mana kini lebih dari 700 kepala sekolah dan guru dari 211 satuan PAUD di seluruh Indonesia telah mengintegrasikan berpikir komputasional melalui pendampingan berbagai mitra pendidikan.

Suparto, Direktur Guru PAUD dan PNF, mengapresiasi upaya ini dan menegaskan pentingnya peran guru. “Pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendasar. Peran guru PAUD sangat strategis untuk menanamkan fondasi berpikir komputasional sejak dini—kemampuan berpikir logis dan sistematis yang menjadi dasar untuk memecahkan masalah kompleks di berbagai bidang,” jelas Suparto.

Cetak Pelatih dari 15 Provinsi

Pelatihan Calon Pelatih yang diselenggarakan di Kudus hingga 31 Oktober 2025 ini diikuti oleh 38 peserta, terdiri atas guru PAUD dan kepala sekolah dari 15 provinsi di Indonesia, termasuk perwakilan dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selama pelatihan, peserta didampingi oleh Dr. Irma Yuliantina, M.Pd, dari BAN PDM, serta tim Bebras Indonesia, memastikan materi pelatihan tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga aplikatif. Diharapkan, para peserta ini akan menjadi pelatih yang mampu mendiseminasi-kan pengetahuan ini kepada lebih banyak guru di daerahnya, memperluas dampak positif program seperti yang telah dirintis AMMAN di Sumbawa Barat. (AM)

]]>
Sat, 01 Nov 2025 15:07:26 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Audiensi dengan BPH Migas untuk Tingkatkan Distribusi BBM di Wilayah Terpencil https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-audiensi-dengan-bph-migas-untuk-tingkatkan-distribusi-bbm-di-wilayah-terpencil https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-audiensi-dengan-bph-migas-untuk-tingkatkan-distribusi-bbm-di-wilayah-terpencil Pemkab Sumbawa Audiensi dengan BPH Migas untuk Tingkatkan Distribusi BBM di Wilayah Terpencil

JAKARTA, Amarmedia.co.id (31 Oktober 2025) — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, melakukan audiensi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) di Jakarta pada Jumat (31/10). Pertemuan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang lebih merata hingga ke daerah-daerah terpencil dan kepulauan.

Hadir mendampingi Bupati Sumbawa Kabag Perekonomian Dan SDA Ivan Indrajaya ST.MM, Kadis Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan ES Adi Nusantara S.Sos.MT.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Haji Jarot menegaskan bahwa masyarakat di beberapa wilayah masih mengalami kesulitan mendapatkan BBM karena minimnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan kondisi geografis yang menantang menjadi hambatan utama.

“Ikhtiar ini untuk memastikan kebijakan distribusi BBM di Kabupaten Sumbawa dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah yang sulit dijangkau SPBU,” ujar Bupati.

BPH Migas yang diwakili oleh Saleh Abdurrahman (Komite BPH Migas), Anwar Rofiq (Koordinator Pengaturan Pendistribusian BBM), dan Irwan Adinata (Subkoordinator Pengaturan Pendistribusian BBM), menyambut aspirasi tersebut dan berkomitmen untuk mencari solusi terbaik. 

Hasil pertemuan menyepakati langkah penguatan lembaga penyalur BBM di daerah pedalaman dan kepulauan, demi menjaga kelancaran distribusi. Pemkab Sumbawa juga menyatakan kesiapan berkolaborasi dengan BPH Migas serta pihak terkait lainnya agar kebijakan distribusi BBM lebih efektif, merata, dan sesuai dengan kondisi lokal.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung kebijakan nasional pemerataan energi dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara adil. (AM)

]]>
Sat, 01 Nov 2025 10:31:34 +0800 amr
UNSA Kirim 50 Mahasiswa Penerima Beasiswa BI ke Leadership Practice GenBI NTB 2025 https://amarmedia.co.id/unsa-kirim-50-mahasiswa-penerima-beasiswa-bi-ke-leadership-practice-genbi-ntb-2025 https://amarmedia.co.id/unsa-kirim-50-mahasiswa-penerima-beasiswa-bi-ke-leadership-practice-genbi-ntb-2025 UNSA Kirim 50 Mahasiswa Penerima Beasiswa BI ke Leadership Practice GenBI NTB 2025

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Samawa (UNSA) yang merupakan penerima Beasiswa Bank Indonesia (BI) tahun 2025 siap mengikuti Program Leadership Practice Generasi Baru Indonesia (GenBI). Kegiatan bergengsi yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Nusa Tenggara Barat ini akan berlangsung di Mataram pada 2 hingga 4 November 2025.

Pengembangan Kepemimpinan dan Soft Skills

Program Leadership Practice merupakan agenda tahunan Bank Indonesia yang dirancang untuk mengasah kemampuan vital bagi calon pemimpin muda. Fokus utama kegiatan ini adalah peningkatan keahlian kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama tim (teamwork). Selama tiga hari, peserta dari UNSA bersama anggota GenBI lainnya akan mendapatkan pembekalan intensif mengenai high level thinking dan berbagai soft skills dari narasumber inspiratif daerah.

Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Samawa yang juga merupakan Pembina GenBI UNSA, Arief Hidayat, M.Si, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bank Indonesia.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bank Indonesia yang tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga ruang pengembangan diri bagi mahasiswa melalui program seperti Leadership Practice ini. Sebanyak 50 mahasiswa UNSA yang berpartisipasi tentu akan mendapatkan pengalaman berharga untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan kerja sama tim yang sangat dibutuhkan di dunia kerja,” ujar Arief Sabtu 1 November 2025.

Mencetak Agen Perubahan Positif

Rektor Universitas Samawa, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd, menyambut baik keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan pengembangan kapasitas di tingkat regional ini. Menurutnya, hal ini membuktikan daya saing mahasiswa UNSA.

“Kami bangga mahasiswa Universitas Samawa dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan GenBI yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNSA mampu bersaing dan siap berkontribusi dalam kegiatan pengembangan kepemimpinan di tingkat regional. Kami berharap pengalaman ini memperkuat karakter dan daya saing mereka sebagai generasi muda yang unggul,” ungkap Rektor.

Melalui partisipasi 50 mahasiswa ini, UNSA berharap para penerima Beasiswa Bank Indonesia dapat kembali ke kampus dan masyarakat sebagai agen perubahan positif. Mereka diharapkan dapat menjadi representasi kualitas sumber daya manusia muda dari Sumbawa yang siap berkontribusi nyata untuk kemajuan daerah dan bangsa.

Kegiatan Leadership Practice GenBI Bank Indonesia NTB 2025 akan dipusatkan di Hotel Lombok Raya, Mataram. (AM)

]]>
Sat, 01 Nov 2025 09:46:56 +0800 amr
Perkuat Kapasitas dan Karakter Kader, TP PKK Provinsi NTB Gelar Pembinaan Pokja I di Kabupaten Sumbawa https://amarmedia.co.id/perkuat-kapasitas-dan-karakter-kader-tp-pkk-provinsi-ntb-gelar-pembinaan-pokja-i-di-kabupaten-sumbawa https://amarmedia.co.id/perkuat-kapasitas-dan-karakter-kader-tp-pkk-provinsi-ntb-gelar-pembinaan-pokja-i-di-kabupaten-sumbawa Perkuat Kapasitas dan Karakter Kader, TP PKK Provinsi NTB Gelar Pembinaan Pokja I di Kabupaten Sumbawa

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 31 Oktober 2025 — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumbawa menerima kunjungan dan pembinaan dari TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka memperkuat kapasitas dan peran strategis kader. Kegiatan Pembinaan Kelompok Kerja (Pokja) I ini berlangsung khidmat di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa pada Jumat siang.

Acara penting ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi NTB, Ny. Sinta Agathia M. Iqbal, didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, serta seluruh kader PKK Kabupaten Sumbawa yang antusias.

Motivasi Besar untuk Terus Bergerak dan Berinovasi

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian dan pembinaan yang konsisten dari TP PKK Provinsi NTB. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi besar bagi seluruh kader di daerah untuk terus bergerak, berinovasi, dan mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK.

Hj. Ida Fitria menegaskan bahwa Pokja I adalah jantung dari gerakan PKK

“Pokja I merupakan jantung dari gerakan PKK, karena di dalamnya tertanam nilai-nilai dasar bangsa seperti Pancasila, gotong royong, serta pembinaan karakter keluarga Indonesia,” ujar Hj. Ida Fitria.

Dirinya juga mencontohkan peran nyata kader Pokja I Kabupaten Sumbawa di lapangan, seperti dalam pencegahan pergaulan bebas remaja,pemberdayaan lansia, dan Pendampingan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

Pokja I Fondasi Karakter Keluarga

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi NTB, Ny. Sinta Agathia M. Iqbal, dalam arahannya menggarisbawahi pentingnya penguatan kapasitas Pokja I. Dirinya menekankan bahwa Pokja I adalah bagian fundamental dari gerakan PKK yang memiliki peran strategis dalam membangun karakter keluarga dan menanamkan nilai-nilai moral sejak dini.

Ny. Sinta Agathia berharap, melalui kegiatan pembinaan ini, kader-kader TP PKK Kabupaten Sumbawa dapat semakin memahami fungsi strategis Pokja I dan mampu mengimplementasikannya secara nyata di tengah masyarakat, menjadikan keluarga sebagai pusat pendidikan dan kesejahteraan.

Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu kinerja kader dan memperkokoh sinergi antara TP PKK Provinsi dan Kabupaten dalam mencapai visi keluarga yang berdaya dan sejahtera. (AM)

]]>
Sat, 01 Nov 2025 09:09:57 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa Minta Proyek Penataan Pantai Saliper Ate Ditunda: Khawatir Mangkrak https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-minta-proyek-penataan-pantai-saliper-ate-ditunda-khawatir-mangkrak https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-minta-proyek-penataan-pantai-saliper-ate-ditunda-khawatir-mangkrak Anggota DPRD Sumbawa Minta Proyek Penataan Pantai Saliper Ate Ditunda: Khawatir Mangkrak

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id — Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zaenuddin Sirat (Haji Ude), secara tegas meminta Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sumbawa untuk menunda proyek Penataan Pantai Saliper Ate. Proyek dengan alokasi anggaran sebesar Rp 499 juta dari APBD Perubahan tahun ini dikhawatirkan tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

Haji Ude, yang juga Ketua Fraksi Demokrat PPP Pembangunan, menilai alokasi anggaran melalui APBD Perubahan tersebut kurang tepat karena waktu pengerjaannya sangat sempit

“Kalau proyek atau kegiatan itu tetap dipaksakan untuk dikerjakan, maka saya pastikan hasilnya tidak akan maksimal dan akan mangkrak kembali seperti yang sudah terjadi selama ini,” ujar Haji Ude.

Sarankan Ditunda ke APBD Murni 2026

Penundaan ini semakin mendesak mengingat proyek yang sedianya untuk rehabilitasi kolam renang dan penataan lingkungan itu telah gagal tender karena tidak ada satu pun Rekanan yang memasukkan penawaran.

Haji Ude menyarankan agar proyek tersebut ditunda dan diluncurkan kembali di APBD Murni tahun 2026 dengan pengalokasian dan perencanaan pembangunan yang lebih matang.

“Sebaiknya kita diskusikan dan kita rencanakan kembali penataan Pantai Saliper Ate tersebut dengan melibatkan semua pihak terkait termasuk Dinas PRKP yang sekarang ini sedang mengerjakan proyek Tebing Pengaman Pantai di lokasi tersebut, sehingga akan terkoneksi semua proyek yang ada di tempat itu, dan hasilnya akan lebih baik,” pintanya.

Visi Pembangunan Totalitas dan Profesional

Anggota Komisi I DPRD Sumbawa ini menekankan bahwa Pantai Saliper Ate harus ditata dan dikelola secara profesional, dan bila perlu dijadikan pilot proyek rekreasi di Sumbawa. Pembangunan harus dilakukan secara totalitas agar manfaat bagi masyarakat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maksimal dan berkelanjutan.

Untuk pengelolaan ke depan, ia menyarankan penggunaan sistem tiket elektronik bagi pengunjung guna memastikan profesionalisme dan meminimalisir potensi kebocoran.

“Pembangunanya tidak boleh setengah-setengah, harus totalitas agar hasilnya maksimal dan pemanfaatannya berkelanjutan,” tegasnya.

Haji Ude juga mengaku tidak mengetahui alokasi proyek ini dalam APBD Perubahan, karena tidak pernah disampaikan dalam pembahasan DPRD. Ia sekali lagi meminta pemerintah untuk menunda dan mengalokasikan kembali di APBD 2026 demi hasil yang lebih maksimal.

Sebelumnya, Pemkab Sumbawa melalui Dispora mengalokasikan anggaran Rp 499 Juta untuk penataan kawasan Saliper Ate. Namun, setelah dinyatakan gagal tender, ULP Setda Sumbawa berencana melakukan tender ulang. (AM/San)

]]>
Fri, 31 Oct 2025 20:44:08 +0800 amr
Cipta Kondisi Aman, Polsek Sumbawa Perketat Pengawasan di Sekolah Saat Jam Pulang https://amarmedia.co.id/cipta-kondisi-aman-polsek-sumbawa-perketat-pengawasan-di-sekolah-saat-jam-pulang https://amarmedia.co.id/cipta-kondisi-aman-polsek-sumbawa-perketat-pengawasan-di-sekolah-saat-jam-pulang Cipta Kondisi Aman, Polsek Sumbawa Perketat Pengawasan di Sekolah Saat Jam Pulang

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id– Kepolisian Sektor (Polsek) Sumbawa Kota melaksanakan patroli cipta kondisi (Cipkon) dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di sekitar sekolah menengah atas. Patroli ini difokuskan pada jam-jam rawan kepulangan siswa untuk mencegah potensi tawuran antar pelajar.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sumbawa, IPTU Rohmad Rondhi menegaskan pentingnya implementasi Quick Wins Polri dalam menjaga Kamtibmas, terutama di lingkungan pendidikan. "Patroli menjelang kepulangan sekolah ini adalah langkah proaktif kami untuk memastikan pelajar pulang dengan tertib. Kami tidak ingin ada potensi konflik atau tawuran yang mengganggu proses belajar mengajar dan keamanan publik," ujarnya

Patroli Cipkon Harkamtibmas ini dilaksanakan pada Kamis, 30 Oktober 2025, dimulai pukul 12.30 Wita, dengan menyasar area sekitar SMKN 1 dan SMAN 1 Sumbawa. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Quick Wins (Memantapkan Pemeliharaan Kamtibmas). Anggota Piket Regu II Polsek Sumbawa berpatroli di lokasi-lokasi tersebut dan memberikan imbauan langsung kepada para pelajar yang baru selesai belajar. Imbauan difokuskan agar seluruh siswa/i yang sudah meninggalkan sekolah untuk segera pulang ke rumah masing-masing dan menghindari berkumpul yang dapat memicu keributan.

Giat Patroli Cipkon Harkamtibmas ini berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif, memastikan lingkungan sekolah tetap tertib saat jam kepulangan siswa. (AM/MA)

]]>
Fri, 31 Oct 2025 13:13:47 +0800 amr
Ketua APJATI Sumut Menghimbau Masyarakat Tidak Bekerja Keluar Negeri Secara Non Prosedural https://amarmedia.co.id/ketua-apjati-sumut-menghimbau-masyarakat-tidak-bekerja-keluar-negeri-secara-non-prosedural https://amarmedia.co.id/ketua-apjati-sumut-menghimbau-masyarakat-tidak-bekerja-keluar-negeri-secara-non-prosedural Ketua APJATI Sumut Menghimbau Masyarakat Tidak Bekerja Keluar Negeri Secara Non Prosedural

Medan, Amarmedia.co.id -  Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Sumut, Dr, Asa Binsar Siregar menegaskan, APJATI Sumut berkomitmen dalam memerangi dan menyuarakan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan mencegah penempatan pekerja migran (PMI) non-Prosedural. Untuk meningkatkan penempatan PMI prosedural, APJATI Sumut selalu berkordinasi dengan pemerintah di semua lini. 

"Komitmen APJATI Sumut dalam memberantas TPPO kami tidak akan melakukan penempatan tenaga kerja yang terindikasi TPPO. Kami (APJATI Sumut) selalu menyuarakan dan memerangi TPPO,"jelasnya pada wartawan, Kamis (30/10).

Dikatakan, sebagai bukti komitmen APJATI Sumut dalam menyuarakan dan memerangi TTPO, pekan lalu tepatnya pada, Rabu 22 Oktober 2025, APJATI Sumut menggelar Focus Group Discussion bertema "Peningkatan Kualitas, Perlindungan dan Jumlah Pekerja Migran Indonesia oleh DPD Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Sumut dalam rangka Pencegahan dan Mengurangi Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) , mencegah penempatan PMI Non-Prosedural/ Ilegal ke Luar Negeri".

FGD yang dihadiri puluhan perwakilan perusahaan jasa tenaga kerja ini, Ketua APJATI Sumut, Dr Asa Binsar menyampaikan, salah satu faktor yang menyebabkan mudahnya masyarakat tergiur kerja di luar negeri adalah faktor ekonomi. "Faktor ekonomi masyarakat yang lemah jadi penyebab utama. Begitu mendengar ada tawaran kerja ke luar negeri dengan gaji yang menjanjikan mereka akan tergiur tanpa memikirkan apa itu baik dan sesuai peraturan,"jelasnya. 

Untuk itu, sambung Dr Asa Binsar, masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri jangan mudah percaya dengan informasi dan proses penempatan melalui orang-perorang tanpa ada lembaga penyalur tenaga kerja yang jelas. "Misalnya lembaga paling dekat tanya ke Kepala Desa, apakah benar ada rekrutmen penempatan kerja ke luar negeri, kantornya dimana?. Tanya Disnaker benar tidak informasi yang diperoleh. Kalau hanya ketemu di jalan, tawarannya bagus imingnya bagus itu terindikasi kejahatan TPPO. Sekali lagi kalau orang ditawari kerja tanpa jelas kantor, lembaga dan keberadaannya itu adalah indikasi TPPO,"urainya. 

Dalam FGD itu, Dr Asa Binsar juga memaparkan ciri-ciri dan modus operandi TPPO mulai dari adanya kekerasan dan ancaman untuk mengontrol korban, rayuan yang menipu sering kali berkedok tawaran kerja yang menggiurkan tapi tak sesuai dengan kenyataan, penyalahgunaan kekuasaan sampai dijerat utang. "Korban dijerat utang yang tak sanggup dibayar agar tetap dalam kendali pelaku,"jelasnya. (Tim)

]]>
Thu, 30 Oct 2025 22:16:37 +0800 amr
Pelajar dan Judi Online: Tantangan Generasi Digital dan Upaya Pencegahannya https://amarmedia.co.id/pelajar-dan-judi-online-tantangan-generasi-digital-dan-upaya-pencegahannya https://amarmedia.co.id/pelajar-dan-judi-online-tantangan-generasi-digital-dan-upaya-pencegahannya Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menciptakan ruang baru bagi manusia dalam beraktivitas, ruang itu disebut ruang digital. Bagi pelajar, ruang digital bukan lagi sesuatu yang asing, melainkan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Namun, sejalan dengan kemajuan tersebut, muncul pula berbagai ancaman baru, salah satunya adalah maraknya praktik judi online yang kini mulai menyasar kalangan pelajar.

Judi online yang dulunya hanya identik dengan orang dewasa kini menjelma menjadi fenomena yang mengkhawatirkan di kalangan pelajar. Dengan akses internet yang mudah, promosi di media sosial, dan sistem pembayaran digital yang praktis, pelajar dapat dengan mudah memiliki akses ke dalam aktivitas perjudian. Kondisi ini akan semakin masif karena kurangnya pengawasan dari orang tua dan sekolah.

Pelajar sangat mudah terjermus ke dalam judi online karena berada pada usia yang penuh keingintahuan, memiliki emosi yang labil, rendahnya literasi digital, dan mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar.

Hal ini menjadi momok yang akan membuat mereka tergoda untuk untuk mencoba bermain. Banyak dari mereka awalnya hanya iseng, tetapi seiring waktu menjadi ketagihan karena dorongan untuk menang dan mendapatkan keuntungan yang sebenarnya semu. Selain itu, tekanan sosial untuk dianggap keren atau tidak ketinggalan tren juga menggugah mereka untuk mulai mencoba.

Judi online akan menimbulkan dampak yang kompleks dan serius. Dari segi akademik, pelajar yang kecanduan judi cenderung mengalami penurunan prestasi karena konsentrasi belajar terganggu dan waktu belajar berkurang.

Dari segi psikologis, mereka dapat dengan mudah mengalami stres, kecemasan berlebih, bahkan depresi akibat kerugian finansial atau tekanan emosional dari kekalahan. Dalam jangka panjang, perilaku ini dapat menumbuhkan sifat konsumtif, manipulatif, dan antisosial. Tak jarang, pelajar yang sudah terjebak dalam lingkaran judi berani melakukan tindakan-tindakan seperti meminjam uang, menjual barang pribadi, hingga mencuri demi melanjutkan permainan.

Langkah preventif atau pencegahan menjadi kunci utama untuk mengatasi penyebaran judi online di kalangan pelajar. Edukasi dan sosialisasi perlu dilakukan sejak dini, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Sekolah dapat memasukkan materi tentang literasi digital, bahaya judi online, hingga dampak hukum dan sosialnya. Guru di sekolah perlu aktif memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bagaimana menggunakan internet secara sehat dan bertanggung jawab. Selain itu, pemerintah dan lembaga terkait harus memperketat regulasi serta melakukan pengawasan terhadap situs dan aplikasi yang berpotensi digunakan sebagai sarana perjudian.

Selain edukasi dan pengawasan, pencegahan juga dapat dilakukan melalui kegiatan positif di sekolah. Sekolah dapat menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang menarik seperti olahraga, seni, kewirausahaan, hingga literasi digital sehingga pelajar memiliki wadah untuk menyalurkan energi dan kreativitasnya.

Dengan keterlibatan aktif dalam kegiatan yang positif, pelajar akan lebih terarah dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif. Guru dan pembina ekstrakurikuler dapat berperan sebagai mentor yang membantu pelajar membangun kepercayaan diri dan semangat untuk berprestasi di bidang-bidang yang bermanfaat.

Sealin itu, peran orang tua sangat penting dalam upaya pencegahan. Orang tua juga harus terlibat secara aktif untuk mengawasi ruang digital anak-anak mereka. Pengawasan terhadap penggunaan handphone perlu dilakukan secara bijak, bukan dengan larangan keras melainkan melalui pendekatan komunikasi yang terbuka dan penuh kepercayaan.

Orang tua juga perlu menanamkan nilai moral, disiplin, dan tanggung jawab sejak dini agar anak memiliki pondasi kuat dalam mengambil keputusan. Pemberian perhatian, kasih sayang, dan contoh perilaku yang baik, anak akan merasa diperhatikan dan mereka tidak akan mencari pelarian ke hal-hal negatif.

Langkah penanggulangan harus dilakukan secara komprehensif terhadap pelajar yang sudah terpapar judi online. Sekolah perlu melakukan pendekatan yang tidak menghakimi, melainkan bersifat pembinaan dan pemulihan. Guru bisa bekerjasama dengan psikolog untuk melakukan asesmen dan pendampingan psikologis guna mengidentifikasi tingkat kecanduan serta dampak emosional yang dialami pelajar.

Pendekatan personal sangat diperlukan agar pelajar merasa diterima dan mau terbuka terhadap proses rehabilitasi. Selain itu, komunikasi dengan orang tua harus terjalin baik agar proses pemulihan dapat berjalan selaras antara rumah dan sekolah.

Sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari pengaruh judi online. Upaya konkret yang dapat dilakukan antara lain membentuk Satgas Anti Judi Online Sekolah yang bertugas melakukan sosialisasi, deteksi dini, serta melaporkan potensi kasus ke pihak terkait.

Sekolah juga dapat menjalin kerja sama dengan kepolisian, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta lembaga sosial untuk mengadakan kampanye dan pelatihan literasi digital. 

Pada akhirnya, judi online di kalangan pelajar bukan hanya permasalahan individu melainkan persoalan sosial yang memerlukan kerja sama lintas sektor. Pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat harus bersinergi dalam menciptakan sistem perlindungan anak di era digital.

Upaya preventif, penanggulangan, dan rehabilitasi harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan penguatan moral generasi muda. Pelajar perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, pengendalian diri, serta nilai-nilai integritas agar mampu menghadapi tantangan dunia digital secara bijak.

]]>
Thu, 30 Oct 2025 21:56:37 +0800 amr
Dua Prestasi Atlet Panahan Di Jenjang Nasional. KONI Sumbawa Apresiasi M Ali Raih Emas dan Desy Dwi Jayanti Peringkat 1 Pelatihan Wasit Panahan https://amarmedia.co.id/dua-prestasi-atlet-panahan-di-jenjang-nasional-koni-sumbawa-apresiasi-m-ali-raih-emas-dan-desy-dwi-jayanti-peringkat-1-pelatihan-wasit-panahan https://amarmedia.co.id/dua-prestasi-atlet-panahan-di-jenjang-nasional-koni-sumbawa-apresiasi-m-ali-raih-emas-dan-desy-dwi-jayanti-peringkat-1-pelatihan-wasit-panahan

Dua Prestasi Atlet Panahan Di Jenjang Nasional. KONI Sumbawa Apresiasi M Ali Raih Emas dan Desy Dwi Jayanti Peringkat 1 Pelatihan Wasit Panahan

Sumbawa Besar – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbawa Abdul Rafiq SH M.Si memberikan apresiasi tinggi kepada atlet panahan asal Kabupaten Sumbawa, M.Ali meraih medali emas pada tim Beregu pada ajang WSS Barebow National Championship 2025 di Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, pada Minggu, 26 Oktober 2025 lalu.

Tim beregu NTB yang diperkuat atlet-atlet daerah seperti Faturrahman dan Jumari (dari Bima) serta M. Ali (dari Sumbawa) berhasil mengalahkan tim tuan rumah Bali di babak final, mengukir prestasi membanggakan bagi daerah

" Kami bangga atlet panahan Sumbawa membawa harum nama Sumbawa dan NTB pada ajang Nasional, Kami harapkan ini menjadi modal utama dan motivasi atlet lainya untuk berprestasi pada Porprov NTB 2026 dan PON 2028. Jangan cepat puas terus semangat berlatih demi prestasi yang membanggakan di Porprov dan PON nanti" ujarnya 

Demikian pula Desy Dwi Jayanti menunjukkan keunggulan di bidang perwasitan. Ia berhasil meraih peringkat 1 dalam Pelatihan Wasit Panahan Grade B yang diadakan oleh Perpani Provinsi Bali pada 13–15 Oktober 2025 di Monumen Bajra Sandhi, Renon.

Cici mengaku sangat bersemangat dan tekun mengikuti pelatihan tersebut, yang diisi oleh pemateri berkualitas dari Pengurus Perpani Pusat, seperti Bapak Reno Sagita dan Andi Kurniawan Pratama.

"Selama dalam proses tersebut saya sangat bersemangat dalam mengikuti pelatihan," ungkap Cici, Selasa (28/10).

Prestasi ini membuahkan reward yang luar biasa. Cici menjadi salah satu dari empat peserta yang mendapatkan kesempatan magang di dua event besar, yaitu: Kejurnas Umum 2025 (15–24 Oktober 2025). WWS Barebow National Championship 2025 (25-26 Oktober 2025).

Abdul Rafiq berharap ilmu yang didapat dari pelatihan ini dapat di tularkan kepada insan panahan di Kabupaten Sumbawa sehingga ilmu dan pengalaman yang dibagikanbermanfaat.

Apresiasi dari Ketua Umum KONI Sumbawa ini menjadi dorongan semangat bagi atlet dan pegiat olahraga di Sumbawa untuk terus berprestasi di kancah nasional maupun internasional, menunjukkan bahwa Kabupaten Sumbawa memiliki potensi atlet dan SDM olahraga yang unggul. (AM)

]]>
Thu, 30 Oct 2025 19:56:05 +0800 amr
Posyandu Sumbawa Bertransformasi Jadi Pusat Layanan Terpadu 6 SPM, Jaminan Hak Dasar Masyarakat Semakin Kuat https://amarmedia.co.id/posyandu-sumbawa-bertransformasi-jadi-pusat-layanan-terpadu-6-spm-jaminan-hak-dasar-masyarakat-semakin-kuat https://amarmedia.co.id/posyandu-sumbawa-bertransformasi-jadi-pusat-layanan-terpadu-6-spm-jaminan-hak-dasar-masyarakat-semakin-kuat Posyandu Sumbawa Bertransformasi Jadi Pusat Layanan Terpadu 6 SPM, Jaminan Hak Dasar Masyarakat Semakin Kuat

Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 30 Oktober 2025)– Upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjamin terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat memasuki babak baru. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) kini bertransformasi secara signifikan, tidak lagi hanya berfokus pada kesehatan dasar, melainkan menjadi pusat pelayanan terpadu yang mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM)

Transformasi ini menjadi fokus utama dalam Bimbingan Teknis Penguatan Kapasitas Tim Pembina Posyandu Desa/Kelurahan yang dibuka langsung oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syafaruddin Jarot, S.E., di Aula Hotel Tambora, Kamis (30/10/2025). Acara ini turut dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi NTB, Hj. Sinta Agathia M. Iqbal, beserta rombongan dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Hj. Ida Fitria Syafaruddin Jarot menjelaskan bahwa Posyandu 6 SPM ini merupakan lompatan besar dalam pelayanan di tingkat desa dan kelurahan.

"Posyandu tidak lagi sekadar tempat penimbangan balita. Hari ini, Posyandu bertransformasi menjadi garda terdepan pelayanan yang komprehensif, mencakup bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketentraman dan ketertiban umum," ujar Hj Ida.

Menurut Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten, pelaksanaan Posyandu 6 SPM ini adalah wujud nyata dari komitmen Pemkab Sumbawa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Posyandu kini berperan aktif dalam memberikan pelayanan, edukasi, hingga menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat di enam sektor dasar tersebut.

Kolaborasi Kunci Wujudkan Desa Sejahtera

Hj. Ida Fitria Syafaruddin Jarot menegaskan bahwa keberhasilan transformasi Posyandu menjadi 6 SPM ini sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi yang kuat. Dirinya secara khusus menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai dinas, Tim Pembina Posyandu di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

"Kami berharap kerjasama yang baik ini dapat mengoptimalkan dan menguatkan peran lembaga kemasyarakatan, khususnya Posyandu. Dengan kolaborasi yang solid, kita yakin akan terwujud desa yang unggul, maju, dan sejahtera di Kabupaten Sumbawa," tegasnya.

Apresiasi dari Provinsi NTB

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi NTB, Hj. Sinta Agathia M. Iqbal, turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh kader Posyandu. Beliau memuji dedikasi para kader yang telah menjadi ujung tombak pelayanan di tengah-tengah masyarakat.

Dirinya menekankan bahwa Posyandu merupakan bentuk kasih sayang dan pengabdian nyata bagi Nusa Tenggara Barat, khususnya Kabupaten Sumbawa, untuk menjadi wilayah yang lebih baik.

Posyandu 6 SPM ini diharapkan dapat memastikan hak-hak dasar masyarakat dapat dipenuhi secara terpadu, efisien, dan berkelanjutan, mulai dari tingkat keluarga hingga komunitas.(AM)

]]>
Thu, 30 Oct 2025 18:08:29 +0800 amr
Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Rakyat: Wabup Sumbawa Buka Pasar Murah Kolaborasi BI&Bulog, Tegaskan Pentingnya Pengendalian Inflasi https://amarmedia.co.id/jaga-stabilitas-harga-dan-daya-beli-rakyat-wabup-sumbawa-buka-pasar-murah-kolaborasi-bi-bulog-tegaskan-pentingnya-pengendalian-inflasi https://amarmedia.co.id/jaga-stabilitas-harga-dan-daya-beli-rakyat-wabup-sumbawa-buka-pasar-murah-kolaborasi-bi-bulog-tegaskan-pentingnya-pengendalian-inflasi Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Rakyat: Wabup Sumbawa Buka Pasar Murah Kolaborasi BI-Bulog, Tegaskan Pentingnya Pengendalian Inflasi

Sumbawa Amarmedia.co.id - 30 Oktober 2025 – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi membuka Operasi Pasar Murah yang merupakan hasil kolaborasi strategis antara Bank Indonesia (BI), Bulog, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumbawa. Kegiatan yang digelar di Taman Mangga ini bertujuan utama menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pokok terjangkau bagi masyarakat.

Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi NTB, Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Kepala Perum Bulog Sumbawa, branc Manager PT Bank NTB Syariah Sumbawa serta jajaran TPID.

Dalam sambutannya, Wabup Ansori menyampaikan apresiasi tinggi terhadap sinergi lintas lembaga yang telah terlaksana. Ia menegaskan bahwa Operasi Pasar Murah adalah wujud nyata kolaborasi pemerintah daerah bersama BI dan Bulog dalam menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Inflasi ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Kalau tidak dikendalikan, akan berdampak besar pada daya beli dan kesejahteraan rakyat,” ujar Wabup Ansori.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini harus terus digalakkan secara berkesinambungan agar harga-harga tetap stabil dan pergerakan ekonomi daerah tetap dinamis. Pasar murah ini menyediakan berbagai komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, gula, tepung terigu, dan telur, dengan selisih harga mencapai Rp. 10.000 lebih murah dibanding harga di pasaran, yang disambut antusias oleh ibu rumah tangga.

Wabup Ansori menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Menurutnya, jika suplai bahan pokok berkurang, akan terjadi lonjakan harga yang mengganggu stabilitas daerah.

Selain mengontrol harga melalui intervensi pasar, Wabup juga menyinggung strategi lain untuk memperkuat perekonomian daerah, yakni dengan menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan publik, seperti Car Free Day, Car Free Night dan event-event keramaian lainnya.

 "Perekonomian Sumbawa secara umum menunjukkan tren naik. Saat kita terus menghidupkan kegiatan keramaian, otomatis sektor riil ikut bergerak," imbuhnya.

Namun, beliau mewanti-wanti agar para pemasok tidak bersaing secara tidak sehat, karena hal itu dapat mengganggu stabilitas harga.

Wabup Mohamad Ansori menutup sambutannya dengan harapan bahwa dengan stabilnya inflasi melalui kegiatan terjadwal seperti ini, harga barang kebutuhan pokok di pasar dapat terus terjangkau, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumbawa, terutama menjelang akhir tahun.(AM)

]]>
Thu, 30 Oct 2025 13:16:46 +0800 amr
Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot Dampingi Gubernur NTB Hadiri Wisuda Universitas Samawa https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-dampingi-gubernur-ntb-hadiri-wisuda-universitas-samawa https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-dampingi-gubernur-ntb-hadiri-wisuda-universitas-samawa Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot Dampingi Gubernur NTB Hadiri Wisuda Universitas Samawa

Sumbawa, Amarmedia.co.id (29 Oktober 2025)— Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, mendampingi Gubernur NTB pada acara Wisuda Angkatan XXII Universitas Samawa yang digelar kemarin Rabu 29 Oktober 2025. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jarot menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati.

“Kemarin, saya mendampingi Bapak Gubernur menghadiri Wisuda Angkatan XXII Universitas Samawa. Selamat untuk para wisudawan/wisudawati, semoga ilmunya berkah dan terus semangat melangkah, membawa nama baik Sumbawa dan NTB ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Bupati Jarot.

Gubernur NTB, Lalu Iqbal, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa pengetahuan dan keahlian yang didapat oleh para lulusan harus dijadikan modal untuk berkontribusi aktif membangun NTB dan membuka peluang baru bagi kemajuan ekonomi dan sosial.

“Saya mengajak adik-adik sekalian untuk tidak berhenti belajar dan terus berkembang. Lulusan Universitas Samawa hari ini adalah harapan besar NTB ke depan. Mari kita gunakan ilmu ini untuk memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan daerah,” kata Gubernur Lalu Iqbal.

Acara wisuda ini menjadi momen penting yang menunjukkan sinergi pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi untuk membangun sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing. Bupati Syarafuddin Jarot berharap agar para lulusan selalu memegang nilai-nilai kebaikan dan semangat untuk memajukan Sumbawa dan NTB secara keseluruhan. (AM)

]]>
Thu, 30 Oct 2025 12:59:05 +0800 amr
Bapenda Sumbawa Buka Rekrutmen Besar&besaran 290 Enumerator PBB&P2, Beri Peluang Kerja bagi Pemuda https://amarmedia.co.id/bapenda-sumbawa-buka-rekrutmen-besar-besaran-290-enumerator-pbb-p2-beri-peluang-kerja-bagi-pemuda https://amarmedia.co.id/bapenda-sumbawa-buka-rekrutmen-besar-besaran-290-enumerator-pbb-p2-beri-peluang-kerja-bagi-pemuda Bapenda Sumbawa Buka Rekrutmen Besar-besaran 290 Enumerator PBB-P2, Beri Peluang Kerja bagi Pemuda 

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumbawa mengambil langkah strategis dengan membuka kesempatan kerja bagi putra-putri daerah untuk bergabung sebagai Tenaga Pendamping (Enumerator). Program rekrutmen ini bertujuan untuk memutakhirkan data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2025.

Kepala Bapenda Sumbawa, Hardianto, S.T., M.M., didampingi Kabid II Penagihan, M. Yakub, S.E., dalam keterangan pers di ruang kerjanya, Selasa (28/10/2025), mengungkapkan bahwa Bapenda membutuhkan sebanyak 290 orang enumerator.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini dinilai luar biasa. Kepala Bapenda yang akrab disapa Anto ini menyebut, baru dua hari dibuka, jumlah pendaftar sudah melampaui kuota.

 “Antusiasme masyarakat luar biasa, baru dua hari dibuka sudah lebih dari 300 orang yang mendaftar. Ini menunjukkan tingginya semangat anak-anak muda Sumbawa untuk berkontribusi dan juga menjadi peluang kerja,” ujar Anto.

Ia menjelaskan, program rekrutmen ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Sumbawa dalam memperkuat basis data pajak daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru. Hal ini ditujukan terutama bagi lulusan perguruan tinggi dan mahasiswa aktif di desa-desa.

“Program ini bukan hanya membantu pemerintah dalam pemutakhiran data wajib pajak, tetapi juga bisa mengurangi angka pengangguran. Ini sejalan dengan semangat pemerintahan Jarot Ansori untuk memberdayakan generasi muda di daerah,” tambahnya.

Sebanyak 290 enumerator ini nantinya akan berstatus kontrak selama dua bulan saja, yakni mulai November hingga Desember 2025. Mereka akan diturunkan ke 24 Kecamatan dan 165 Desa/Kelurahan se-Kabupaten Sumbawa.

Anto menjelaskan, enumerator sangat penting sebagai petugas lapangan yang membantu tim survei dalam pengumpulan data PBB-P2 agar hasilnya akurat dan riil.

Mengingat jumlah pelamar yang membludak, verifikasi dokumen pendaftaran dilakukan secara ketat.

“Siapa yang lebih cepat dan memenuhi persyaratan administrasi akan mendapat ruang lebih besar. Setelah peserta dinyatakan lolos, mereka akan mengikuti pelatihan teknis sebelum diterjunkan ke lapangan,” terang Anto. Pelatihan dijadwalkan berlangsung pada awal November 2025.

Target Peningkatan PAD hingga 50%

Melalui kegiatan pemutakhiran data yang intensif selama dua bulan ini, Bapenda menargetkan tersedianya data riel dan akurat mengenai objek dan subjek PBB-P2. Data valid ini nantinya akan menjadi dasar penting dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak daerah.

Anto optimis pembaruan data PBB-P2 akan berkontribusi signifikan terhadap target peningkatan PAD yang dicanangkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa.

“Harapan kami dengan data pajak yang valid, penerimaan PAD dapat meningkat hingga 50% dibandingkan pemerintahan sebelumnya. Mohon doa dan dukungan semua pihak agar program ini berjalan lancar,” pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 30 Oct 2025 11:48:33 +0800 amr
Transparansi dan Akuntabilitas Investasi Daerah: Bupati Sumbawa Dukung Penuh Restrukturisasi BPR NTB Perseroda https://amarmedia.co.id/transparansi-dan-akuntabilitas-investasi-daerah-bupati-sumbawa-dukung-penuh-restrukturisasi-bpr-ntb-perseroda https://amarmedia.co.id/transparansi-dan-akuntabilitas-investasi-daerah-bupati-sumbawa-dukung-penuh-restrukturisasi-bpr-ntb-perseroda Transparansi dan Akuntabilitas Investasi Daerah: Bupati Sumbawa Dukung Penuh Restrukturisasi BPR NTB Perseroda

Mataram, Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen kuatnya untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan investasi daerah. Penegasan ini disampaikan menyusul keikutsertaan Bupati Sumbawa dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT. BPR NTB Perseroda tahun 2025, yang digelar di Mataram pada Senin, 27 Oktober 2025.

Kehadiran Bupati dalam RUPSLB ini mencerminkan keseriusan Pemkab Sumbawa untuk memastikan dana investasi daerah dikelola secara profesional dan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.

Bupati Sumbawa menyatakan bahwa partisipasi dan langkah-langkah strategis ini sejalan dengan visi pembangunan daerah:

“Mewujudkan Sumbawa yang Sehat, Mandiri, dan Berdaya Saing melalui Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Profesional.”ujarnya 

Lima Agenda Strategis RUPSLB Dorong Penyehatan BUMD

RUPSLB kali ini berfokus pada lima agenda strategis yang krusial untuk penyehatan lembaga keuangan daerah, antara lain:

  1. Perubahan Anggaran Dasar PT. BPR NTB Perseroda.
  2. Penetapan pengurus baru BPR NTB Perseroda.
  3. Pengesahan pembayaran jasa tunjangan pengabdian bagi pengurus yang diberhentikan dengan hormat pada RUPSLB 15 Juli 2025.
  4. Penetapan Kantor Akuntan Publik untuk audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2025.
  5. Persetujuan pembiayaan rekrutmen dan seleksi pengurus baru melalui anggaran biaya tahun 2025.

Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, Dr. Najamudin Ami, dalam sambutannya menegaskan bahwa RUPSLB ini adalah bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi NTB untuk menyehatkan seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“RUPSLB ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola dan menata ulang arah kebijakan BPR NTB agar semakin sehat, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Komitmen Sumbawa: Memperkuat Ekonomi Rakyat dan UMKM

Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan RUPSLB, yang dianggap sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat sistem keuangan daerah yang transparan, sehat, dan berpihak kepada rakyat.

"Sinergi antara pemerintah daerah dan BPR sangat penting untuk membangun ekonomi yang inklusif. Langkah ini diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus membuka ruang lebih luas bagi kemajuan ekonomi Sumbawa dan NTB ke depan,” ungkap Bupati.

Ia menekankan bahwa BPR NTB Perseroda harus mampu menjadi instrumen keuangan yang memberikan akses keuangan yang lebih mudah bagi masyarakat kecil dan pelaku UMKM, Memperkuat literasi keuangan hingga tingkat desa, memperluas aset permodalan dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.

Melalui restrukturisasi dan penguatan manajemen, BPR NTB diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kinerja keuangan, memperluas jangkauan layanan perbankan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

"Pemerintah daerah Sumbawa akan terus mendukung peran BPR NTB Perseroda dalam memperkuat ekonomi lokal dan memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat," tegas Bupati.

Sinergi untuk Pembangunan Berkeadilan

Kehadiran Bupati Sumbawa dalam RUPSLB ini menegaskan komitmen Pemkab untuk terus menjalin sinergi yang erat dengan Pemerintah Provinsi NTB dan seluruh pemangku kepentingan ekonomi daerah. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat pondasi ekonomi rakyat, menjadi motor penggerak pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa dan seluruh NTB.

Komitmen ini membuktikan bahwa Pemkab Sumbawa serius dalam mengawal investasi daerah demi kemakmuran dan kemandirian masyarakat. (AM)

]]>
Thu, 30 Oct 2025 11:35:31 +0800 amr
Kadis KUKMindag Dorong Sertifikasi Halal: Jamin Keamanan Pangan dan Kehalalan Produk di Sumbawa https://amarmedia.co.id/kadis-kukmindag-dorong-sertifikasi-halal-jamin-keamanan-pangan-dan-kehalalan-produk-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/kadis-kukmindag-dorong-sertifikasi-halal-jamin-keamanan-pangan-dan-kehalalan-produk-di-sumbawa Kadis KUKMindag Dorong Sertifikasi Halal: Jamin Keamanan Pangan dan Kehalalan Produk di Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUKMindag) Kabupaten Sumbawa, E. S. Adi Nusantara S.Sos.MT, secara tegas mendorong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pelaku usaha lainnya untuk segera mengantongi sertifikasi halal. Dorongan ini muncul seiring dengan kewajiban dan urgensi untuk menjamin keamanan, kelayakan konsumsi, serta kehalalan produk pangan, khususnya bagi siswa sekolah.

Kadis Adi Nusantara mengungkapkan keprihatinannya karena hingga saat ini belum ada satupun SPPG di Sumbawa yang memiliki sertifikat halal, baik untuk pengelolaan makanan maupun barang yang digunakan.

“Sebetulnya dari Badan Gizi Nasional (BGN) sudah ada arahan agar SPPG memiliki sertifikasi halal sehingga mereka bisa menjamin apa yang diproduksi dan rilis sudah aman dan layak konsumsi sekaligus halal,” kata Kadis KUKMindag, Selasa (28/10/2025).

 Kewajiban Setelah Kasus Keracunan

Awalnya hanya berupa saran, kini kewajiban sertifikasi halal untuk SPPG menjadi mendesak. Kadis Adi menyebut bahwa BGN kini mewajibkan SPPG memiliki sertifikasi halal setelah munculnya beberapa kasus, salah satunya keracunan.

Ia mencontohkan, Kabupaten Malang menjadi salah satu daerah pionir dalam pelaksanaan sertifikasi halal untuk SPPG. Berangkat dari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa kini fokus mendorong 10 SPPG yang beroperasi di Sumbawa untuk segera menyusul memiliki sertifikat tersebut.

Tiga Syarat Utama Beroperasi

Kadis Adi menegaskan bahwa sertifikat halal merupakan salah satu syarat utama bagi SPPG untuk dapat beroperasi, selain Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan ketersediaan air bersih yang layak.

“Sudah kita komunikasikan dengan seluruh mitra usaha SPPG dan mereka bersedia mengurus sertifikat tersebut namun dalam waktu yang tidak bisa dipastikan,” ujarnya.

Tujuan utama sertifikasi halal ini adalah: Memastikan makanan yang dikonsumsi siswa benar-benar terjamin sesuai syariat Islam. Mencakup semua jenis produk yang ada di kantin sekolah dan SPPG, baik yang dibuat sendiri maupun produk titipan.

Selain SPPG, Dinas KUKMindag juga akan mengarahkan sertifikasi halal bagi pelaku usaha yang menggunakan mobil boks. Kadis Adi optimis karena kuota program sertifikasi dari pemerintah sangat besar.

“NTB mendapatkan kuota sertifikasi halal untuk 11.000 jenis usaha di 10 kabupaten/kota dan kami berikhtiar agar Sumbawa bisa mendapatkan kuota yang lebih banyak dari kabupaten/kota yang lain,” tutupnya, menunjukkan komitmen dinasnya untuk memaksimalkan program ini demi keamanan dan kehalalan produk di Sumbawa. (AM/ils)

-

]]>
Thu, 30 Oct 2025 11:17:44 +0800 amr
Akhiri Kesenjangan Layanan Kesehatan, Gubernur Iqbal Pastikan RS Manambai Naik Kelas Jadi Tipe B dalam Waktu Dekat https://amarmedia.co.id/akhiri-kesenjangan-layanan-kesehatan-gubernur-iqbal-pastikan-rs-manambai-naik-kelas-jadi-tipe-b-dalam-waktu-dekat https://amarmedia.co.id/akhiri-kesenjangan-layanan-kesehatan-gubernur-iqbal-pastikan-rs-manambai-naik-kelas-jadi-tipe-b-dalam-waktu-dekat Akhiri Kesenjangan Layanan Kesehatan, Gubernur Iqbal Pastikan RS Manambai Naik Kelas Jadi Tipe B dalam Waktu Dekat

SUMBAWA, Amarmedia.co.id (29 Oktober 2025) — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal menegaskan komitmennya untuk memastikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah NTB, bukan hanya antara desa dan kota, tetapi juga antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Hal itu disampaikan Gubernur Iqbal saat menghadiri Wisuda Angkatan XXII Universitas Samawa (UNSA) di Sumbawa Besar, Rabu (29/10/2025).

“Saya ingin menegaskan kembali pada kesempatan ini komitmen saya sebagai gubernur untuk memastikan pemerataan pembangunan di NTB bukan saja pemerataan pembangunan antara desa dan kota tetapi juga pemerataan pembangunan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa,” ujar Gubernur Iqbal di hadapan civitas akademika UNSA.

Gubernur Iqbal mengisahkan bahwa dirinya telah meminta izin kepada masyarakat di Lombok Tengah untuk memfokuskan tahun pertamanya sebagai gubernur bagi pembangunan Pulau Sumbawa.

“Saya asli Lombok Tengah. Saya datang ke orang tua saya untuk meminta izin karena saya sampaikan bahwa di tahun pertama ini saya akan memberikan fokus ke Pulau Sumbawa karena gap antara Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok terlalu jauh,” ujarnya.

Ia mengaku sempat khawatir mendapat penolakan, namun justru mendapat dukungan yang mengharukan.

“Tadinya saya khawatir mereka akan marah, Ananda ini dari Lombok Tengah kok malah mikirin Pulau Sumbawa. Tetapi saya terharu mendengar jawaban para orang tua di Lombok Tengah. Mereka bilang Ananda sudah kami wakafkan untuk NTB, maka silahkan putuskan apa yang terbaik buat NTB,” tutur Iqbal.

Dalam pidatonya, Gubernur Iqbal juga menyoroti ketimpangan layanan kesehatan antara Lombok dan Sumbawa.

“Mari kita lihat dari sektor kesehatan, hampir semua rumah sakit tipe A dan tipe B hanya ada di Pulau Lombok. Tidak ada satu pun rumah sakit tipe A atau tipe B di Pulau Sumbawa. Karena itu mereka yang butuh pengobatan, mulai dari cancer, jantung, ginjal, stroke, terpaksa harus datang ke Kota Mataram,” katanya.

Ia menilai selama ini yang diselesaikan hanyalah gejala, bukan akar masalah.

“Kita buat lembaga untuk bisa membantu orang memulangkan jenazah, padahal problemnya bukan itu. Problemnya adalah tidak ada rumah sakit rujukan untuk mengobati warga di Pulau Sumbawa agar tidak perlu datang ke Mataram,” tegasnya.

Gubernur Iqbal menegaskan bahwa sejak awal menjabat, ia langsung berupaya meningkatkan status Rumah Sakit Provinsi Manambai Abdul Kadir di Sumbawa dari tipe C menjadi tipe B.

“Insya Allah dalam beberapa bulan ke depan Rumah Sakit Manambai sudah akan jadi rumah sakit tipe B yang akan bisa menangani berbagai persoalan yang selama ini membuat orang Sumbawa harus pergi ke Mataram,” ungkapnya.

Selain itu, Iqbal juga telah meminta dukungan langsung dari Menteri Kesehatan untuk peningkatan rumah sakit di Kota Bima.

“Saya ingin meningkatkan rumah sakit di Kota Bima tetapi saya enggak punya uang, Pak. Mohon Bapak bisa membantu. Alhamdulillah dua bulan kemudian saya mendampingi beliau meletakkan batu pertama untuk peningkatan tipe rumah sakit di Kota Bima,” jelasnya. (AM/Ensa)

]]>
Thu, 30 Oct 2025 02:04:13 +0800 amr
Jaga Stabilitas Harga, Bupati Jarot: Inflasi Bukan Hanya Ekonomi, Tapi Juga Kesejahteraan Rakyat! https://amarmedia.co.id/jaga-stabilitas-harga-bupati-jarot-inflasi-bukan-hanya-ekonomi-tapi-juga-kesejahteraan-rakyat https://amarmedia.co.id/jaga-stabilitas-harga-bupati-jarot-inflasi-bukan-hanya-ekonomi-tapi-juga-kesejahteraan-rakyat Jaga Stabilitas Harga, Bupati Jarot: Inflasi Bukan Hanya Ekonomi, Tapi Juga Kesejahteraan Rakyat!

Sumbawa, Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot M.P., menegaskan bahwa upaya menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi adalah tanggung jawab kolektif yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Penegasan ini disampaikan Bupati Jarot saat membuka acara Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025 di La Grande Multifunction Hall Rabu 29 Oktober 2025 

Acara yang merupakan kolaborasi strategis antara TPID Sumbawa dan Bank Indonesia (BI) ini bertujuan memperkuat kapasitas dan sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Bupati Jarot menekankan bahwa inflasi bukanlah persoalan yang dapat diatasi oleh satu pihak saja. Ia menyerukan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi:

 "Inflasi tidak hanya sekadar persoalan ekonomi tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pengendalian inflasi membutuhkan sinergi antara seluruh pemangku kepentingan—tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak tertentu," ujar Bupati Jarot.

Ia menambahkan bahwa peran ini harus diemban bersama oleh pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan yang paling penting, masyarakat.

Memperdalam Strategi dan Mengatasi Kelangkaan LPG

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, ST.MM., melaporkan bahwa Capacity Building TPID tahun ini mengusung tema "Membangun Sinergi, Konsistensi, dan Komunikasi TPID untuk Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera."

Pelatihan ini tidak hanya mendalami strategi pengendalian inflasi, tetapi juga secara spesifik membahas isu vital yang belakangan meresahkan masyarakat, yaitu kelangkaan gas LPG 3 KG di Kabupaten Sumbawa. Hal ini menunjukkan fokus TPID untuk segera mencari solusi konkret terhadap masalah sehari-hari yang membebani masyarakat.

Metafora Pertumbuhan: Bibit Kemiri sebagai Keseimbangan Ekonomi-Ekologi

Dalam kesempatan tersebut, acara juga dirangkai dengan penyerahan simbolis 1.000 bibit pohon kemiri dari Bank Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Bibit ini diserahkan langsung oleh Bupati kepada perwakilan petani dan kepala desa di Kecamatan Ropang.

Bupati Jarot memandang penyerahan bibit ini sebagai simbol penting. "Bibit kemiri ini bukan hanya simbol sebuah program, tetapi juga metafora dari keseimbangan ekonomi dan ekologi; bahwa pertumbuhan sejati yaitu berakar di bumi dan menatap langit, yang menumbuhkan nilai ekonomi tanpa mengeringkan nilai kemanusiaan," pungkasnya, menutup acara dengan pesan mendalam tentang pembangunan berkelanjutan di Sumbawa.(AM)

]]>
Thu, 30 Oct 2025 00:13:19 +0800 amr
Konser Apung di Pulau Bungin: Bupati Jarot Jadikan Event Unik Sebagai Simbol Kebangkitan Wisata Bahari dan Komitmen Jaga Laut https://amarmedia.co.id/konser-apung-di-pulau-bungin-bupati-jarot-jadikan-event-unik-sebagai-simbol-kebangkitan-wisata-bahari-dan-komitmen-jaga-laut https://amarmedia.co.id/konser-apung-di-pulau-bungin-bupati-jarot-jadikan-event-unik-sebagai-simbol-kebangkitan-wisata-bahari-dan-komitmen-jaga-laut Konser Apung di Pulau Bungin: Bupati Jarot Jadikan Event Unik Sebagai Simbol Kebangkitan Wisata Bahari dan Komitmen Jaga Laut

SUMBAWA.Amarmedia.ci.id– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyatakan optimisme tinggi terhadap masa depan pariwisata bahari daerahnya setelah menyaksikan langsung kemeriahan event kreatif "Konser Apung Spirit of The Sea" di Pulau Bungin, Selasa sore 28 Oktober 2025.

Dalam acara yang unik karena menampilkan panggung terapung di atas laut, Bupati Jarot memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan memandang konser ini sebagai momentum penting yang melampaui sekadar hiburan.

Infrastruktur dan Visi Desa Wisata Dunia

Bupati Jarot menegaskan bahwa semangat yang ditunjukkan oleh masyarakat Pulau Bungin sejalan dengan program pembangunan yang sedang digencarkan pemerintah daerah. Pembangunan infrastruktur dasar dan pengembangan potensi pariwisata di Bungin menjadi prioritas untuk mewujudkan visi desa ini sebagai destinasi wisata bahari yang mendunia.

 "Kami sangat bangga dengan kreativitas masyarakat Pulau Bungin. Kami optimistis, dengan dukungan masyarakat dan pemerintah, Desa Bungin ke depan akan menjadi desa wisata yang semakin dikenal dunia," ujar Bupati Jarot.

Menurut Bupati, nilai utama dari "Konser Apung" ini adalah kemampuannya untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian laut. Bagi masyarakat pesisir Sumbawa, laut adalah sumber kehidupan, dan event seperti ini menjadi pengingat penting akan tanggung jawab tersebut.

Bupati Jarot bahkan berkomitmen untuk menjadikan acara ini sebagai agenda tahunan, asalkan sukses memberikan dampak positif yang nyata.

 "Kegiatan ini menjadi semangat bagi kita semua untuk terus menjaga kondisi laut. Jika *event* ini sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta perekonomian lokal, tentu akan kita dorong menjadi agenda tahunan," tegasnya.

Filosofi Panggung Terapung

Konser Apung, yang diinisiasi oleh Tyson Sahabuddin dan diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, dikemas secara unik. Herman, A.Ma., selaku ketua penyelenggara, menjelaskan bahwa konsep panggung terapung melambangkan filosofi hidup masyarakat Pulau Bungin yang dikenal tangguh, berjuang, dan berlayar di lautan.

Gelaran yang menampilkan pertunjukan memukau dari Simphony Band, paduan suara Samada, dan atraksi tradisional Gentao saat senja ini berhasil menciptakan suasana yang hangat dan membanggakan. Bagi Bupati Jarot, keberhasilan event ini adalah bukti bahwa kolaborasi antara seni, budaya, dan komitmen pelestarian lingkungan adalah kunci untuk mengangkat citra pariwisata Sumbawa di mata nasional maupun internasional.(AM)

]]>
Wed, 29 Oct 2025 23:54:23 +0800 amr
Sinergi Ekonomi&Ekologi: Pemda Sumbawa dan Bank Indonesia Canangkan Kemiri Sebagai Simbol Kebangkitan Ekonomi Hijau https://amarmedia.co.id/sinergi-ekonomi-ekologi-pemda-sumbawa-dan-bank-indonesia-canangkan-kemiri-sebagai-simbol-kebangkitan-ekonomi-hijau https://amarmedia.co.id/sinergi-ekonomi-ekologi-pemda-sumbawa-dan-bank-indonesia-canangkan-kemiri-sebagai-simbol-kebangkitan-ekonomi-hijau Sinergi Ekonomi-Ekologi: Pemda Sumbawa dan Bank Indonesia Canangkan Kemiri Sebagai Simbol Kebangkitan Ekonomi Hijau

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (29 Oktober 2025( – Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa dan Bank Indonesia (BI) secara resmi meluncurkan kolaborasi yang menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan. Sinergi ini ditandai dengan penyerahan simbolis bibit kemiri dari BI kepada Pemda Sumbawa, yang diterima langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP.

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Komisi II DPRD kabupaten Sumbawa H Zohran SH, Asisten II Lalu Sudarmaji Kertawijaya ST MT, kepala BPS kabupaten Sumbawa, dan OPD terkait 

Acara penyerahan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumbawa, yang berlangsung di La Grande Multifunction Hall pada hari Rabu 29 Oktober 2025. Kegiatan ini diinisiasi oleh Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Sumbawa.

 Kemiri: Komoditas Unggulan dengan Nilai Ganda

Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya ST menjelaskan bahwa pemilihan bibit kemiri memiliki filosofi yang mendalam. Ia menegaskan bahwa penyerahan ini bukan sekadar program rutin, melainkan representasi dari visi pembangunan yang seimbang antara kemajuan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

 "Pertumbuhan sejati adalah yang berakar di bumi dan menatap langit, yang menumbuhkan nilai ekonomi tanpa mengeringkan nilai kemanusiaan dan alam," ujar Ivan.

Kemiri dipilih karena potensi gandanya yang luar biasa. Secara ekonomi, kemiri memiliki nilai jual tinggi sebagai komoditas ekspor dan bahan baku industri. Secara ekologis, tanaman ini dikenal memiliki daya adaptasi yang baik terhadap lahan kering serta berperan penting dalam mencegah erosi, menjadikannya kunci dalam agenda ekonomi hijau daerah.

Peran TPID dalam Ekonomi Berkelanjutan

Ivan menambahkan, kegiatan Capacity Building TPID ini menjadi momen krusial untuk memperkuat kolaborasi tiga pilar: pemerintah, lembaga keuangan (Bank Indonesia), dan masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan tidak hanya untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, tetapi juga untuk mendorong produksi lokal yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan.

"TPID bukan hanya bicara soal angka inflasi, tapi juga bagaimana ekonomi daerah tumbuh dengan cara yang bijak dan berkelanjutan," imbuhnya.

Melalui dukungan kuat dari Bank Indonesia dan komitmen Pemkab Sumbawa, daerah ini bertekad untuk menjadi model percontohan penerapan ekonomi hijau. Sinergi ini diharapkan mampu memastikan bahwa kesejahteraan masyarakat dapat dicapai tanpa mengorbankan kelestarian alam, sekaligus mengukuhkan posisi Sumbawa sebagai pelopor dalam ekonomi yang selaras antara produksi dan proteksi lingkungan.(AM)

]]>
Wed, 29 Oct 2025 23:42:31 +0800 amr
Dukung Sumbawa Hijau dan Lestari: Penyerahan 649 Aset ke Desa Jadi Momentum Penguatan Pembangunan Berkelanjutan https://amarmedia.co.id/dukung-sumbawa-hijau-dan-lestari-penyerahan-649-aset-ke-desa-jadi-momentum-penguatan-pembangunan-berkelanjutan https://amarmedia.co.id/dukung-sumbawa-hijau-dan-lestari-penyerahan-649-aset-ke-desa-jadi-momentum-penguatan-pembangunan-berkelanjutan Dukung Sumbawa Hijau dan Lestari: Penyerahan 649 Aset ke Desa Jadi Momentum Penguatan Pembangunan Berkelanjutan

 

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa menunjukkan komitmen kuat dalam penataan administrasi dan penguatan kewenangan desa melalui kegiatan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah (NPH) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) Barang Milik Daerah kepada Pemerintah Desa.

Acara yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (29/10/2025), ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kepastian hukum dan optimalisasi pemanfaatan aset di tingkat desa.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji K, ST., MT. Turut hadir jajaran forkopimda, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), para Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Sumbawa, menandakan pentingnya momentum ini.

Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

Dalam laporannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Lalu Suharmaji K, menjelaskan bahwa penyerahan aset ini merupakan implementasi atas rekomendasi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Tahun 2023 dan 2024. BPK menemukan sejumlah aset yang secara fakta telah menjadi tanggung jawab dan digunakan oleh desa, namun secara administrasi masih tercatat dalam aset kabupaten.

“Hari ini kita lakukan penyerahan secara resmi sebanyak 48 bidang tanah, 198 unit bangunan, dan 403 ruas jalan lingkungan. Seluruh aset ini tersebar di 128 desa dari 22 kecamatan di Kabupaten Sumbawa,” jelasnya. Langkah ini, menurutnya, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi lebih sebagai bentuk kehadiran negara memastikan pengelolaan aset yang transparan dan akuntabel.

Komitmen Tertib Pengelolaan dan Penguatan Desa

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran BKAD dan perangkat daerah terkait yang telah bekerja keras menuntaskan proses administrasi yang kompleks ini.

“Kerja ini adalah bentuk nyata komitmen kita terhadap tertib pengelolaan keuangan dan aset daerah. Ini bukan sekadar urusan dokumen, tetapi tentang keadilan dan kepastian hukum bagi desa,” tegas Bupati Jarot.

Ia menegaskan bahwa penyerahan aset ini sekaligus merupakan penyerahan tanggung jawab moral. Pemerintah Desa dituntut untuk mampu memelihara, mengelola, dan memanfaatkan aset-aset tersebut secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

“Desa adalah ujung tombak pembangunan. Dengan aset yang kini sepenuhnya berada di bawah kendali desa, saya berharap inovasi dan pelayanan publik dapat ditingkatkan. Kelola aset ini dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi,” pesannya kepada seluruh Kepala Desa.

Dukungan Pusat dan Visi “Sumbawa Hijau dan Lestari”

Dalam kesempatan itu, Bupati Jarot juga menyampaikan optimismenya terhadap percepatan pembangunan di Sumbawa, yang didukung oleh perhatian khusus dari pemerintah pusat.

“Dalam delapan bulan terakhir, kita telah menerima kunjungan kerja empat menteri dan Panglima TNI. Mulai dari Menteri Pertanian, Menteri Pertahanan, Menteri Kesehatan, hingga Menteri Pekerjaan Umum. Bahkan, Bapak Menteri PU sempat melihat langsung kondisi infrastruktur kita dari udara menggunakan helikopter. Insya Allah, proyek perbaikan jalan di wilayah selatan Sumbawa akan segera direalisasikan,” ungkapnya.

Bupati juga menekankan komitmennya pada pembangunan berkelanjutan melalui visi “Sumbawa Hijau dan Lestari”. Ia mengajak seluruh kepala desa untuk menjadi garda terdepan dalam pelestarian lingkungan.

“Kita akan dorong penanaman komoditas bernilai ekonomi tinggi seperti kemiri dan kopi di dataran tinggi, serta sengon laut di dataran rendah. Dalam waktu dekat, kita akan meluncurkan gerakan ‘1 ASN 1 Pohon’ dan ‘1 Siswa 1 Pohon’ sebagai bagian dari ikhtiar kolektif menghijaukan Sumbawa,” ajak Bupati.

Bupati Jarot menutup arahan dengan penekanan agar aset yang telah diserahkan harus “hidup” dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya ingin memastikan bahwa aset-aset ini bukan hanya menjadi angka di laporan, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi dan pembangunan desa. Manfaatkan secara produktif, jaga, dan laporkan pengelolaannya dengan tertib. Karena ini sekarang adalah Barang Milik Desa (BMD) yang harus kalian banggakan dan pertanggungjawabkan,” pungkas Bupati.

Kegiatan penandatanganan NPH dan BAST ini menjadi penanda dimulainya babak baru pengelolaan aset di Sumbawa, dimana desa diberi kepercayaan dan penguatan untuk menggerakkan pembangunan dari tingkat paling dasar, didukung oleh kepastian hukum dan administrasi yang solid. (AM/Ril)

]]>
Wed, 29 Oct 2025 23:29:50 +0800 amr
Bupati Sumbawa Sambut Hangat Inovasi SMAN 1 Sumbawa Besar, Dorong Lomba Resensi Jadi Acuan Penghargaan Budaya Lokal https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-sambut-hangat-inovasi-sman-1-sumbawa-besar-dorong-lomba-resensi-jadi-acuan-penghargaan-budaya-lokal https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-sambut-hangat-inovasi-sman-1-sumbawa-besar-dorong-lomba-resensi-jadi-acuan-penghargaan-budaya-lokal Bupati Sumbawa Sambut Hangat Inovasi SMAN 1 Sumbawa Besar, Dorong Lomba Resensi Jadi Acuan Penghargaan Budaya Lokal

Sumbawa Besar.Amaredia.co.id –Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarifuddin Jarot MP, yang juga merupakan alumni kebanggaan SMA Negeri 1 Sumbawa Besar, memberikan apresiasi luar biasa atas suksesnya penyelenggaraan Lomba Menulis Resensi Buku Lokal Piala Gubernur NTB dan peluncuran "Perpustakaan Berbasis Riset Hasanah Lokal" di sekolah tersebut.

Kehadiran Bupati Jarot mendampingi Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, dalam acara tersebut menunjukkan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap gerakan literasi berbasis budaya.

Penghargaan Budaya Lokal dan Referensi Kabupaten Lain

Bupati Jarot secara khusus menyoroti pentingnya Lomba Resensi yang telah sukses digelar dan dimenangkan oleh para pelajar se-Pulau Sumbawa.

"Ada penyerahan hadiah, ada beberapa juara. Ini akan menjadi referensi kabupaten lain untuk menghargai budaya lokal" ujar Bupati Sumbawa disela penyerahan hadiah Rabu 29 Oktober 2025.

Dirinya menyatakan rasa syukur karena inisiatif SMAN 1 Sumbawa Besar, di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Ainun Asmawati, mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Gubernur NTB. Bupati Jarot menilai langkah sekolah yang fokus mengangkat khazanah lokal ini sangat strategis di tengah arus globalisasi.

Pernyataan ini sejalan dengan penegasan Gubernur Iqbal yang juga hadir, bahwa penguatan nilai-nilai lokal adalah kunci untuk bertahan di era modern. Dengan mengangkat buku-buku dan tokoh-tokoh lokal, SMAN 1 Sumbawa telah berkontribusi nyata dalam melestarikan identitas Sumbawa dan NTB.

Bangga Alumni Lahirkan Pemimpin dan Inovasi Riset

Bupati Jarot turut merasa bangga dengan predikat yang disematkan Gubernur kepada almamaternya, yaitu "sekolah para pemimpin,"menegaskan bahwa SMAN 1 Sumbawa secara konsisten mencetak tokoh-tokoh penting daerah, termasuk dirinya.

Ia juga menyambut baik peluncuran Perpustakaan Riset Hasanah Lokal, yang memiliki koleksi 41.920 eksemplar, termasuk 328 karya mandiri lokal. Inisiatif ini diharapkan mampu menjadi cikal bakal riset yang mengangkat harkat Sumbawa hingga kancah nasional, bahkan internasional, sejalan dengan visi Kepala Sekolah untuk menjadikan perpustakaan tersebut sebagai acuan dunia.

Pesan Moral dan Komitmen Pemerintah Kabupaten

Mendengar laporan Kepala Sekolah yang menekankan tanggung jawab moral dalam menciptakan kaderisasi dan menggunakan budaya sebagai benteng melawan kerusakan generasi akibat gempuran AI, Bupati Sumbawa semakin yakin bahwa SMAN 1 Sumbawa tidak hanya fokus pada akademik tetapi juga pembangunan karakter.

Komitmen Kabupaten Sumbawa kini semakin kuat untuk bersinergi dengan Provinsi dalam mendukung program-program unggulan seperti literasi, budaya, dan penguatan data pendidikan, demi tercapainya target "NTB Makmur Mendunia."(AM)

]]>
Wed, 29 Oct 2025 22:39:41 +0800 amr
Perkuat Ekosistem Halal, Pengusaha Mikro Sumbawa Ikuti Pelatihan Usaha Berbasis Syariah bersama LPES NTB, MUI dan BMT Insan Samawa https://amarmedia.co.id/perkuat-ekosistem-halal-pengusaha-mikro-sumbawa-ikuti-pelatihan-usaha-berbasis-syariah-bersama-lpes-ntb-mui-dan-bmt-insan-samawa https://amarmedia.co.id/perkuat-ekosistem-halal-pengusaha-mikro-sumbawa-ikuti-pelatihan-usaha-berbasis-syariah-bersama-lpes-ntb-mui-dan-bmt-insan-samawa Perkuat Ekosistem Halal, Pengusaha Mikro Sumbawa Ikuti Pelatihan Usaha Berbasis Syariah bersama LPES NTB, MUI dan BMT Insan Samawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Dalam upaya membumikan dan memperkuat ekonomi syariah di tingkat usaha mikro, Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Syariah (LPES) NTB bersinergi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbawa dan Koperasi Syariah (Kopsyah) BMT Insan Samawa menyelenggarakan Pelatihan Usaha Mikro Berbasis Syariah

Acara kolaboratif tahun ketiga ini dilaksanakan di Lantai 2 Hotel Suci pada Selasa, 28 Oktober 2025, dan diikuti oleh sekitar 30 pengusaha mikro dari berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner, sembako, hingga jasa usaha lainnya.

Pentingnya Sertifikasi Halal untuk Kepercayaan Konsumen

Sesi pertama pelatihan diisi oleh Ketua LPES NTB, Firman Cahyadi, M.M.Inov., yang juga merupakan Pendamping Produksi Halal (PPH). Firman Cahyadi menjelaskan secara rinci mengenai mekanisme pengurusan sertifikat halal bagi pengusaha kuliner mikro dan manfaatnya bagi penguatan usaha.

 "Salah satu alasan penting UKM wajib memiliki sertifikat halal produk adalah untuk mewujudkan kepercayaan konsumen terhadap produk UKM sehingga membantu dalam peningkatan omset usaha," terang Firman, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi Pemberdayaan Ekonomi Ummat (KPEU) MUI Sumbawa.

Mengutamakan Tata Kelola Usaha Sesuai Syariah

Pada sesi kedua, materi disampaikan oleh Rai Saputra, SIP., Ketua KPEU MUI Sumbawa sekaligus Ketua Pengurus Kopsyah BMT Insan Samawa. Rai menekankan bahwa dalam dunia bisnis syariah, aspek tata kelola usaha sama pentingnya dengan aspek halal dan tayyib (baik) dari produk.

Ia menjelaskan bahwa sistem syariah mengutamakan hajat awal berusaha untuk meraih ridha Allah. Oleh karena itu, pelaku usaha wajib memperhatikan kaidah hukum syariah, seperti menekankan pentingnya kejujuran, amanah, dan profesionalitas,menghindari larangan syariah seperti zhalim (kezaliman), gharar (ketidakjelasan), dan Riba.

"Hal ini menjadi penting karena orientasi sistem ekonomi syariah adalah perlindungan atas hak harta mereka yang terlibat di dalamnya," jelas Rai.

Acara diakhiri dengan sesi diskusi yang berlangsung antusias, ditandai dengan keaktifan peserta menanyakan pengalaman usaha mereka apakah sudah sesuai dengan tuntunan syariah, serta bagaimana cara produk mereka dapat didaftarkan dalam program sertifikasi halal gratis (AM)

]]>
Wed, 29 Oct 2025 22:19:39 +0800 amr
Akselerasi Pelayanan Publik: Pemkab Sumbawa Sulap Urusan Adminduk Jadi Semudah Klik Lewat SILAMO https://amarmedia.co.id/akselerasi-pelayanan-publik-pemkab-sumbawa-sulap-urusan-adminduk-jadi-semudah-klik-lewat-silamo https://amarmedia.co.id/akselerasi-pelayanan-publik-pemkab-sumbawa-sulap-urusan-adminduk-jadi-semudah-klik-lewat-silamo Akselerasi Pelayanan Publik: Pemkab Sumbawa Sulap Urusan Adminduk Jadi Semudah Klik Lewat SILAMO

Sumbawa,Amarmedia.co.id  – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sumbawa terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan terhadap masyarakat. Salah satunya dengan Program SILAMO dan Jango Desa yang mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Terobosan yang dihadirkan oleh Dinas Dukcapil Kabupaten Sumbawa dalam mendekatkan pelayanan Adminitrasi kepada masyarakat adalah SILAMO yakni Sistem Informasi Layanan Adminduk Online dan Jango Desa.

“Program ini memungkinkan masyarakat mengurus dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran hingga perpindahan penduduk secara daring tanpa harus datang langsung ke kantor Dukcapil,” ujar Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sumbawa, Jaya Kusuma, saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Rabu, (29/10).

Ia mengatakan SILAMO bertujuan untuk menyederhanakan dan mempercepat proses administrasi kependudukan.

“Saat ini sudah ada 128 desa dan kelurahan yang menandatangani kerjasama terkait program ini dari total 165 desa dan kelurahan yang ada,” ungkapnya.

Ditambahkannya dengan adanya SILAMO ini pelayanan menjadi lebih ringan dan mudah diakses oleh masyarakat tanpa harus antre di kantor Dukcapil.

“Melalui SILAMO, masyarakat cukup mengajukan permohonan dokumen secara online dengan bantuan operator desa atau kelurahan,” sambungnya.

Pada program ini dokumen yang diperlukan diunggah melalui aplikasi, kemudian diproses secara digital oleh petugas Dukcapil. Setelah persyaratan terpenuhi, dokumen dapat dicetak dan dikirim langsung ke pemerintah desa atau kelurahan sehingga warga tidak perlu lagi ke kantor Dukcapil.

“Dengan sistem ini, proses administrasi yang sebelumnya memakan waktu lama kini bisa dipersingkat. Karena SILAMO telah menjangkau berbagai pelosok Kabupaten Sumbawa untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan layanan kependudukan secara lebih cepat dan efisien,” jelasnya.

Jaya Kusuma mengungkapkan meskipun membawa banyak manfaat, implementasi SILAMO masih menghadapi beberapa kendala, terutama keterbatasan jaringan internet di beberapa wilayah pedesaan seperti beberapa daerah di dataran tinggi maupun pesisir.

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan layanan, Pihaknya juga aktif memberikan pendampingan kepada desa-desa yang mengalami kendala teknis dalam penggunaan SILAMO.

“Keberhasilan SILAMO tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, petugas Dukcapil dan masyarakat dengan harapan seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa dapat menikmati layanan administrasi yang lebih mudah, cepat dan efisien melalui SILAMO,” tutupnya.(AM/Jas)

]]>
Wed, 29 Oct 2025 21:44:40 +0800 amr
Sambut Gubernur NTB, SMAN 1 Sumbawa Besar Luncurkan Perpustakaan Riset Berbasis Hasanah Lokal, Siap Jadi Acuan Dunia https://amarmedia.co.id/sambut-gubernur-ntb-sman-1-sumbawa-besar-luncurkan-perpustakaan-riset-berbasis-hasanah-lokal-siap-jadi-acuan-dunia https://amarmedia.co.id/sambut-gubernur-ntb-sman-1-sumbawa-besar-luncurkan-perpustakaan-riset-berbasis-hasanah-lokal-siap-jadi-acuan-dunia Sambut Gubernur NTB, SMAN 1 Sumbawa Luncurkan Perpustakaan Riset Berbasis Hasanah Lokal, Siap Jadi Acuan Dunia

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id–Dalam suasana penuh syukur, Kepala SMA Negeri 1 Sumbawa Besar, Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan laporan kegiatan dan inisiasi strategis sekolah di hadapan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Bupati Sumbawa, dan jajaran Dinas Dibud Provinsi NTB dan mitra PT Amman, PT Bank NTB Syariah dan BSI serta Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Juliansyah SE pada hari peluncuran perpustakaan baru Rabu 29 Oktober 2025.

Mengawali sambutannya, Ainun mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa yang merupakan alumni kebanggaan sekolah. Dirinya menyinggung pernyataan Gubernur yang menyebut SMAN 1 Sumbawa Besar sebagai "sekolah para pemimpin," menegaskan reputasi institusi dalam melahirkan tokoh-tokoh penting.

Dukungan Penuh dan Gerakan Literasi Lokal

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sumbawa Besar melaporkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan hari termasuk Lomba Resensi, mendapat dukungan penuh dari Dikbud Provinsi NTB melalui rekomendasi kegiatan inovasi nomor 400.3.8.3/7968/PSMA/2025.

Kepala Sekolah Ainun menyoroti peran strategis Lomba Resensi dalam membangun budaya literasi masyarakat, bertindak sebagai jembatan antara karya dan pembaca. Inisiasi kegiatan ini didasari oleh keprihatinan sekolah terhadap rendahnya angka PISA di Indonesia, khususnya NTB.

“Kami hanya mencoba mengambil sedikit bagian dari program yang ada di Nusa Tenggara Barat,” ujarnya merendah.

Perpustakaan Riset Pertama di NTB

Perpustakaan SMA Negeri 1 Sumbawa Besar yang baru saja diluncurkan oleh Gubernur memiliki koleksi yang mengesankan, yaitu 5.285 judul buku dengan jumlah total 41.920 eksemplar. Yang lebih membanggakan, 328 eksemplar di antaranya merupakan buku karya mandiri dari siswa-siswi, guru, dan tokoh lokal NTB.

Inisiatif utama sekolah adalah menjadikan perpustakaan ini sebagai Perpustakaan Berbasis Riset Hasanah Lokal, sebuah model perpustakaan pertama di NTB yang diinisiasi bersama Dikbud Provinsi NTB.

“Kami berharap nantinya akan menjadi acuan dari berbagai daerah, kampus di Indonesia, bahkan dunia,” tegasnya optimis.

Kasek Ainun percaya bahwa dengan sinergi antara sekolah, pemerintah, dan seluruh pihak, target percepatan NTB Makmur Mendunia melalui jendela literasi dan budaya akan terwujud dalam lima tahun ke depan.

Tanggung Jawab Moral dan Pencegahan Kerusakan Generasi

Dalam pidatonya, Kasek Ainun juga sedikit berbagi perjalanan kariernya, dari menjadi guru di SMA Negeri 1 Sumbawa Besar selama 18 tahun, mengikuti pelatihan di Australia, hingga kini menjabat Kepala Sekolah selama dua tahun.

Dia menekankan tanggung jawab moralnya sebagai pemimpin untuk menciptakan kaderisasi. Dengan gempuran Kecerdasan Buatan (AI), Kepala Sekolah berkeyakinan bahwa hanya budaya seperti yang dilakukan Jepang yang mampu menahan dan mengconter kerusakan generasi.

Ia menjelaskan Kerja sama dengan Ketua MUI Kabupaten Sumbawa memastikan bahwa nilai-nilai luhur dan agama senantiasa disisipkan dalam kurikulum dan pembelajaran, menjadikan perpustakaan sebagai cikal bakal riset lokal dan benteng budaya.

Kepala Sekolah menutup laporannya dengan pantun penutup dan harapan tulus, "Kami siap bekerja pantang menangis, apalagi itu program NTB terbaru." (AM)

]]>
Wed, 29 Oct 2025 20:07:17 +0800 amr
Gubernur NTB Dorong Penguatan Khazanah Lokal dan Akurasi Data Dapodik Sekolah https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dorong-penguatan-khazanah-lokal-dan-akurasi-data-dapodik-sekolah https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dorong-penguatan-khazanah-lokal-dan-akurasi-data-dapodik-sekolah Gubernur NTB Dorong Penguatan Khazanah Lokal dan Akurasi Data Dapodik Sekolah

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, mengapresiasi inisiatif SMA Negeri 1 Sumbawa dalam menyelenggarakan lomba resensi khazanah lokal. Apresiasi ini disampaikannya dalam penyerahan Piala Gubernur NTB pada Lomba menulis resensi buku lokal tingkat SMA SMK MA SE Pulau Sumbawa Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa 2025 di Sumbawa yang turut dihadiri oleh Bupati Sumbawa, Ir. H Syarifuddin Jarot MP, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Perwakilan PT Amman, PT Bank NTB Syariah, BSI serta para kepala sekolah SMA/SMK dan SMP se-Sumbawa.

Inisiasi Penguatan Identitas Lokal

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menekankan pentingnya kembali pada nilai-nilai lokal di tengah derasnya arus globalisasi yang cenderung menyeragamkan. Menurutnya, satu-satunya cara untuk bertahan (survive) di era ini adalah dengan memperkuat identitas dan khazanah lokal.

 

"Ketika terjadi globalisasi, maka nilai-nilai terkecil itu semakin penting, yaitu nilai-nilai lokal," ujar Dr. Iqbal, mengutip tren global yang menunjukkan penguatan media dan identitas lokal.

Gubernur Iqbal mencontohkan berbagai tokoh besar asal NTB seperti Kapten Kapal Selam Lalu Muhammad Abdul Kadir Manambai, Lalu Mala Syarifudin, dan Dea Guru Zainuddin Tepal al-Sumbawi, yang kiprahnya bahkan lebih dikenal di luar NTB. Ia berharap inisiatif di SMA 1 Sumbawa ini dapat menjadi model dan direplikasi di seluruh kabupaten/kota di NTB.

Dirinya juga mengusulkan agar perpustakaan SMA 1 Sumbawa dapat dijadikan model perpustakaan riset khazanah lokal yang nantinya dapat ditiru oleh satu perpustakaan SMA/SMK di tiap kabupaten/kota, bekerja sama dengan museum dan penyedia literatur.

Fokus Utama: Akurasi Data Dapodik dan Kondisi Sekolah

Selain mengapresiasi inisiatif lokal, Gubernur Iqbal juga menyoroti dua isu krusial yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh kepala sekolah, terutama terkait upaya mendapatkan dukungan fiskal dari pemerintah pusat.

Gubernur NTB menyatakan bahwa salah satu kendala utama dalam mengakses dana revitalisasi dari Kementerian/Lembaga adalah data Dapodik (Data Pokok Pendidikan) yang tidak akurat.

"Saya minta Bapak Ibu Kasek mulai melakukan pemutakhiran data Dapodik di masing-masing sekolah. Saya beri waktu dua bulan sampai akhir Desember data Dapodik ini sudah harus termutakhirkan," tegasnya.

Pemerintah Provinsi NTB akan menerapkan kebijakan stick and carrot (insentif dan sanksi). Sekolah dengan akurasi data Dapodik terbaik (10 besar) akan diberikan insentif, sementara yang terburuk akan mendapatkan sanksi atau teguran.

Pj Gubernur juga meminta para kepala sekolah untuk melakukan pendataan kondisi sekolah secara faktual, terutama yang berkaitan dengan aspek keselamatan (safety) siswa. Data ini penting untuk mendukung upaya Pemprov NTB berjuang mendapatkan program revitalisasi sekolah dari Kementerian Pendidikan.

Dr. Iqbal menambahkan bahwa dengan komitmen Presiden terpilih Prabowo Subianto terhadap peningkatan kualitas pendidikan, momentum ini harus dimanfaatkan. Targetnya, dalam empat tahun ke depan, seluruh sekolah di NTB memiliki kondisi yang layak untuk proses belajar mengajar.

Ia menutup sambutannya dengan menyampaikan terima kasih atas pengabdian para kepala sekolah dan guru, serta berjanji akan meluangkan waktu untuk berkunjung secara informal (incognito) ke sekolah-sekolah di NTB (AM)

]]>
Wed, 29 Oct 2025 19:28:07 +0800 amr
SMAN 1 Sumbawa Besar Sukses Gelar Lomba Resensi Buku Se Pulau Sumbawa dan Luncurkan 'Perpustakaan Riset Hasanah Lokal' Disambut Apresiasi Gubernur NTB https://amarmedia.co.id/sman-1-sumbawa-besar-sukses-gelar-lomba-resensi-buku-se-pulau-sumbawa-dan-luncurkan-perpustakaan-riset-hasanah-lokal-disambut-apresiasi-gubernur-ntb https://amarmedia.co.id/sman-1-sumbawa-besar-sukses-gelar-lomba-resensi-buku-se-pulau-sumbawa-dan-luncurkan-perpustakaan-riset-hasanah-lokal-disambut-apresiasi-gubernur-ntb SMAN 1 Sumbawa Besar Sukses Gelar Lomba Resensi Buku Se - Pulau Sumbawa dan Luncurkan 'Perpustakaan Riset Hasanah Lokal' Disambut Apresiasi Gubernur NTB

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - SMA Negeri 1 Sumbawa Besar menutup perayaan Bulan Bahasa 2025 dengan sukses besar, ditandai dengan Peluncuran Perpustakaan Berbasis Riset Hasanah Lokal oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, dan puncak penyerahan Piala Gubernur NTB untuk Lomba Menulis Resensi Buku Lokal Tingkat SMA/SMK/Na se-Pulau Sumbawa.

Acara bersejarah ini dihadiri oleh Bupati Sumbawa Ir. H. Syarifuddin Jarot MP—alumni Smanika kebanggaan sekolah—Kepala Dinas Dikbud NTB, Komite SMA Negeri 1 Sumbawa Besar serta mitra-mitra strategis seperti PT Amman, PT Bank NTB Syariah, dan BSI.

Inovasi Sekolah: Perpustakaan Riset dan Benteng Budaya

Dalam laporannya, Kepala SMAN 1 Sumbawa, Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para tokoh. Dirinya  bangga SMAN 1 Sumbawa disebut Gubernur sebagai "sekolah para pemimpin."

Inisiasi utama sekolah adalah menjadikan perpustakaan baru yang memiliki koleksi mengesankan 41.920 eksemplar termasuk 328 karya mandiri lokal sebagai model Perpustakaan Berbasis Riset Hasanah Lokal. Model ini diklaim sebagai yang pertama di NTB dan didukung penuh oleh Dikbud Provinsi.

“Kami berharap nantinya akan menjadi acuan dari berbagai daerah, kampus di Indonesia, bahkan dunia,” tegas Kasek Ainun.

Lomba Resensi yang digelar juga merupakan respons terhadap rendahnya angka PISA. Kasek Ainun menekankan bahwa inisiatif ini adalah tanggung jawab moral sekolah untuk menciptakan kaderisasi dan mengkonter kerusakan generasi dari gempuran Kecerdasan Buatan (AI) melalui penguatan budaya dan nilai agama.

Apresiasi Gubernur: Perkuat Identitas Lokal

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif SMAN 1 Sumbawa Besar. Ia menegaskan bahwa di tengah derasnya arus globalisasi, satu-satunya cara untuk bertahan (survive) adalah dengan kembali dan memperkuat khazanah dan identitas lokal.

Gubernur Iqbal mencontohkan tokoh-tokoh besar asal NTB yang lebih dikenal di luar daerah dan mendorong agar model perpustakaan SMAN 1 Sumbawa ini dapat direplikasi di setiap kabupaten/kota, bekerja sama dengan museum.

Arahan Kunci untuk Kepala Sekolah: Akurasi Data Krusial

Selain apresiasi, Gubernur juga memberikan dua arahan krusial yang harus segera ditindaklanjuti seluruh kepala sekolah untuk mendukung perjuangan dana revitalisasi dari Pusat:

Pertama Akurasi Data Dapodik: Gubernur menekankan bahwa data Dapodik yang tidak akurat adalah kendala utama dalam mengakses dana revitalisasi dari Kementerian/Lembaga.

 "Saya minta Bapak Ibu Kasek mulai melakukan pemutakhiran data Dapodik. Saya beri waktu dua bulan sampai akhir Desember data Dapodik ini sudah harus termutakhirkan," tegas Dr. Iqbal.

Pemerintah Provinsi akan menerapkan kebijakan insentif dan sanksi (stick and carrot) bagi sekolah berdasarkan akurasi data.

Kedua : Pendataan Kondisi Sekolah Faktual:

Kepala Sekolah diminta mendata kondisi sekolah secara faktual, terutama aspek keselamatan (safety) siswa. Data akurat ini penting untuk memanfaatkan komitmen Presiden terpilih terkait peningkatan kualitas pendidikan.

Puncak Acara: Juara Resensi Dimenangkan Renci Kirana

Puncak acara adalah penyerahan Piala Gubernur NTB kepada para pemenang Lomba Menulis Resensi Buku Lokal. Lomba yang melibatkan 54 naskah dari Pulau Sumbawa ini menetapkan:

Juara 1: Renci Kirana Ali Sabila dari SMA Negeri 2 Sumbawa Besar.

Juara 2: Alicia Chandra Kirana dari SMA Negeri 1 Kota Bima.

Juara 3: Bayu Septia Ramdani dari SMA Negeri 1 Sumbawa Besar.

Harapan 1 Salsabila dari SMA Negeri 2 Taliwang 

Harapan 2 Kasih Permatasari dari SMK Negeri 1 Sumbawa Besar 

 Harapan 3 Syifa Aurel Meilia dari SMA Negeri 1 Sumbawa Besar 

Terbaik 7 Dini Alimzah Nur Safitri dari SMA Negeri 2 Sumbawa Besar 

Terbaik 8 Almaghfira Juwita S dari SMA Negeri 2 Taliwang 

 Terbaik 9 Lailatul Ramdyni dari SMK Negeri 1 Sumbawa Besar 

 Terbaik 10 Ulil Azzahra dari SMA Negeri 1 Kota Bima 

Keberhasilan SMAN 1 Sumbawa menggelar acara berskala Provinsi ini menegaskan kembali peran institusi sebagai motor penggerak literasi dan budaya, sejalan dengan visi "NTB Makmur Mendunia."(AM)

]]>
Wed, 29 Oct 2025 19:22:35 +0800 amr
Bertemu Media : Gubernur NTB Fokus Pembangunan Pulau Sumbawa, Angkat Isu Kesenjangan Kesehatan dan Infrastruktur https://amarmedia.co.id/bertemu-media-gubernur-ntb-fokus-pembangunan-pulau-sumbawa-angkat-isu-kesenjangan-kesehatan-dan-infrastruktur https://amarmedia.co.id/bertemu-media-gubernur-ntb-fokus-pembangunan-pulau-sumbawa-angkat-isu-kesenjangan-kesehatan-dan-infrastruktur Bertemu Media : Gubernur NTB Fokus Pembangunan Pulau Sumbawa, Angkat Isu Kesenjangan Kesehatan dan Infrastruktur

Sumbawa Besar Gaung NUSRA, 29 Oktober 2025 – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, mengumumkan komitmennya untuk memprioritaskan pembangunan di Pulau Sumbawa pada tahun pertamanya. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan pimpinan media dan Jurnalis di Chicken Chili, Sumbawa Besar pada Rabu (29/10/2025).

Gubernur Iqbal menjelaskan bahwa fokusnya saat ini untuk menjembatani kesenjangan pembangunan yang "terlalu jauh" antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa—sebuah fakta yang tidak dapat dielakkan.

 "Selepas Pelantikan Saya berkunjung dengan para tokoh adat di Lombok Tengah. Saya memang orang Lombok Tengah, menyampaikan kemungkinan saya di tahun pertama ini akan banyak fokus ke Pulau Sumbawanya. Hal pertama yang paling harus dilakukan adalah menjembatani gap yang terlalu jauh antara Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok," ujar Dr. Iqbal, setelah sebelumnya meminta izin dan mendapat restu dari tokoh adat.

Salah satu kesenjangan paling mencolok berada di sektor kesehatan. Dr. Iqbal menyoroti bahwa tidak ada satu pun rumah sakit (RS) Tipe B di Pulau Sumbawa (dari Sumbawa hingga Bima), sementara RS Tipe A dan B hanya berada di Pulau Lombok. Kesenjangan ini memaksa pasien dengan penyakit berat (stroke, jantung, ginjal) harus berobat jauh ke Mataram, bahkan menghadapi biaya pemulangan jenazah sebesar Rp5–7 juta jika meninggal di Mataram.

Dirinya memberikan solusi jangka pendek dan menengah dengan Peningkatan RS Tipe B. RSUD Kota Bima sedang dalam proses peningkatan ke Tipe B. Sementara itu, RS Provinsi di Sumbawa Besar, yaitu RSUD Manambai Abdulkadir, akan ditingkatkan fasilitasnya dan ditargetkan naik menjadi Tipe B pada Januari 2026.

Demikian pula untuk layanan dokter Spesialis. RS di Bima dan Sumbawa akan segera mampu menangani tiga kasus utama yang selama ini dirujuk ke Mataram sperti Strok Dengan fasilitas yang memadai, penyakit Jantung RS di Sumbawa sudah mampu memasang ring (stent) dengan alat cathlab dan penyakit Ginjal untuk Layanan cuci darah (hemodialisis) tersedia di Sumbawa maupun Bima.

Di sektor infrastruktur, Pemprov NTB juga memberikan perhatian serius terhadap perbaikan jalan provinsi yang rusak di Sumbawa. Diantaranya jalan Lunyuk. "Perbaikan jalan di Lunyuk yang terdiri dari 5 segmen, 3 segmen di antaranya akan diselesaikan tahun ini" ungkapnya.

Untuk jalan utama ada Tiga ruas jalan provinsi yang puluhan tahun tidak layak, termasuk ruas dari Taliwang ke Poto Tano, ditargetkan selesai dalam dua tahun ke depan. Ia mengungkapkan bahwa bersama Bupati Syarifuddin Jarot bahkan harus mengejar tanda tangan menteri PU hingga larut malam untuk memastikan proyek ini masuk dan disetujui.

 

Gubernur Iqbal melihat Pulau Sumbawa akan tumbuh sangat cepat dalam 2-3 tahun ke depan berkat potensi ekonomi besar, terutama dari dua sektor yakni Garam Industri dan Tambang mineral. "Diskusi kami dengan Kepala Bappenas telah menyetujui pembangunan sekitar 1.000 hingga 2.000 hektar untuk industri garam industri (bukan garam rakyat). Indonesia saat ini masih mengimpor 70 % kebutuhan garam industri, memberikan peluang besar bagi NTB untuk mengisi pasar domestik dan luar negeri.

Untuk Aman Mineral (AMNT) Operasi AMNT di Batu Hijau diperkirakan akan mulai mempersiapkan diri dalam satu hingga dua tahun ke depan, yang akan memicu lonjakan pertumbuhan ekonomi di Sumbawa.

Tugas Pemprov saat ini, menurut Gubernur Iqbal adalah mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal agar mampu mengisi kebutuhan kerja yang akan muncul dari ledakan pertumbuhan ekonomi tersebut (AM)

]]>
Wed, 29 Oct 2025 17:25:40 +0800 amr
Ketua PSTI Sumbawa Pacu Semangat Atlet Takraw Hadapi Seleksi Tahap II Menuju Porprov NTB https://amarmedia.co.id/ketua-psti-sumbawa-pacu-semangat-atlet-takraw-hadapi-seleksi-tahap-ii-menuju-porprov-ntb https://amarmedia.co.id/ketua-psti-sumbawa-pacu-semangat-atlet-takraw-hadapi-seleksi-tahap-ii-menuju-porprov-ntb Ketua PSTI Sumbawa Pacu Semangat Atlet Takraw Hadapi Seleksi Tahap II Menuju Porprov NTB

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id -  26 Oktober 2025 – Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, memacu semangat para atlet takraw agar lebih disiplin dan giat berlatih menjelang Seleksi Tahap II persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB.

Seleksi yang digelar di GOR Mampis Rungan, Sumbawa, pada Minggu (26/10/2025) ini diikuti oleh klub-klub sepak takraw dari 24 kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan tersebut menjadi lanjutan dari tahap pertama yang sebelumnya telah menjaring sejumlah atlet potensial.

Dalam arahannya, H. Mohamad Ansori menekankan pentingnya disiplin, semangat juang, dan kekompakan tim sebagai kunci sukses dalam menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

“Kami ingin para atlet bukan hanya berlatih keras, tetapi juga berlatih cerdas dan konsisten. Semangat juang dan disiplin harus menjadi modal utama untuk membawa nama baik Sumbawa di ajang Porprov nanti,” ujarnya.

Menurutnya, seleksi tahap II ini tidak hanya bertujuan memilih atlet terbaik, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi kemampuan teknik dan fisik para pemain. Hasil dari seleksi ini akan menjadi dasar pembentukan tim inti sepak takraw Kabupaten Sumbawa yang akan berlaga pada Porprov NTB mendatang.

"Kabupaten Sumbawa dikenal kaya dengan bibit atlet sepak takraw potensial, terbukti dari beberapa torehan prestasi. Hendaknya ini menjadi motivasi untuk terus giat berlatih untuk peningkatan prestasi, " tambah H Ansori yang juga Wakil Bupati Sumbawa. 

Pelatih dan pengurus PSTI juga turut memberikan pembinaan langsung selama proses seleksi. Mereka berharap, melalui latihan intensif dan kompetisi yang sehat, para atlet dapat menunjukkan performa terbaik dan siap menghadapi tantangan di tingkat provinsi.

Kegiatan seleksi berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari para peserta dan pendukung. Diharapkan, melalui semangat kebersamaan dan kerja keras, cabang olahraga sepak takraw dapat kembali menorehkan prestasi bagi Kabupaten Sumbawa di ajang olahraga terbesar di Nusa Tenggara Barat tersebut (AM)

]]>
Wed, 29 Oct 2025 08:50:11 +0800 amr
Gak Perlu Diet, Makan Saja” — Tafsir atas Kesederhanaan dan Makna Hidup https://amarmedia.co.id/gak-perlu-diet-makan-saja-tafsir-atas-kesederhanaan-dan-makna-hidup https://amarmedia.co.id/gak-perlu-diet-makan-saja-tafsir-atas-kesederhanaan-dan-makna-hidup “Gak Perlu Diet, Makan Saja” — Tafsir atas Kesederhanaan dan Makna Hidup

Catatan  : Agus K Saputra

Ada momen ketika keheningan berbicara lebih nyaring daripada kata-kata. Itulah yang saya rasakan ketika seorang kawan lama, Didu—aktivis semasa kuliah—menulis sebuah catatan sederhana di selembar kertas:

“Gak perlu diet, makan saja.”

Kalimat itu disertai sebait puisi pendek, yang sekilas tampak jenaka, ringan, bahkan absurd. Tapi semakin saya renungkan, semakin dalam maknanya menggali. Ada semacam ironi lembut di dalamnya, sekaligus kebijaksanaan yang lahir dari pengalaman hidup yang panjang. 

Didu bukan sekadar bercanda. Ia sedang mengingatkan sesuatu tentang kehidupan, tentang keseimbangan antara kebutuhan dan keinginan, tentang menerima diri sendiri di tengah dunia yang penuh tekanan dan pencitraan.

Kita hidup di zaman yang penuh tuntutan. Dunia hari ini terlalu sering menyuruh orang untuk “diet”—bukan hanya diet makanan, tapi juga diet dari banyak hal: diet emosi, diet ekspresi, diet kebebasan berpikir. 

Kita diminta menyesuaikan diri dengan standar sosial yang sempit: harus kurus, harus produktif, harus tampak bahagia, harus tampak sukses.

Di tengah situasi itulah pesan Didu terasa seperti angin segar: “Gak perlu diet, makan saja.” Kalimat ini seolah menolak segala bentuk tekanan yang datang dari luar diri. 

             

Ia mengajak kita untuk hidup dengan apa adanya, tanpa takut dianggap berlebihan. Seperti dalam puisi yang ia tulis:

dengan senyum simpul

kau menghadap angin

memberi makna tentang hidup

Ada gestur sederhana namun kuat di sana: menghadapi angin. Angin bisa diartikan sebagai kehidupan itu sendiri, dengan segala arah dan tekanannya. Tapi “kau” di dalam puisi itu tidak melawan, tidak juga menyerah. Ia hanya menghadap—sebuah sikap pasrah yang aktif, menerima sekaligus sadar. Dan dalam senyum simpul itu, hidup menemukan maknanya yang paling tenang.

Kesederhanaan Lahir Kedalaman

Puisi Didu mungkin tampak seperti permainan kata sederhana. Tapi jika kita perhatikan bait berikut:

tak perlu diet

makan saja

seolah jadi patron

Di sini terselip paradoks yang menohok. Dalam dunia yang gemar membatasi, ajakan untuk “makan saja” bisa terbaca sebagai perlawanan terhadap sistem yang menekan spontanitas manusia. Didu mengubah tindakan sehari-hari—makan—menjadi simbol kebebasan eksistensial.

“Makan saja” bukan berarti serakah atau abai pada kesehatan. Ia lebih menyerupai seruan untuk menyerap kehidupan tanpa rasa takut. Dalam konteks aktivisme yang pernah kami jalani bersama, kalimat itu bahkan bisa dibaca sebagai metafora politik: jangan terlalu banyak “diet” idealisme, jangan membatasi keberanian, jangan menahan empati. Hidup bukan tentang menolak, tapi tentang menerima dan menyalurkan energi kehidupan ke arah yang lebih manusiawi.

Menarik pula bahwa Didu menulis:

dari konspirasi pelik

bertabur tanda tanya

di tengah kesederhanaan

Ada pengakuan bahwa dunia memang rumit—penuh konspirasi, penuh tanda tanya. Namun, di tengah semua itu, Didu memilih kesederhanaan sebagai jalan. Mungkin inilah bentuk kedewasaan sejati: memahami bahwa hidup tak perlu selalu dijelaskan, tak perlu selalu benar, cukup dijalani dengan jujur dan sederhana.

Saya masih ingat, dulu Didu adalah orang yang paling keras kepala di antara kami. Dalam setiap diskusi di kampus, suaranya lantang, ide-idenya tajam, dan semangatnya seperti tak pernah padam. Tapi kini, lewat catatan pendek itu, saya melihat Didu yang lain: lebih tenang, lebih dalam, lebih memahami diam.

Ketika saya membaca pesannya, saya justru terdiam. Ada rasa haru yang sulit dijelaskan. Mungkin karena saya sadar bahwa dalam perjalanan hidup, banyak dari kita telah “berdiet” terlalu lama—menahan rasa, membatasi impian, menekan keinginan untuk sekadar menikmati hidup apa adanya. Kita terlalu sibuk mempercantik diri di luar, sampai lupa memberi makan batin sendiri.

Pesan Didu seperti menampar dengan lembut: berhentilah menahan diri berlebihan. Nikmatilah kehidupan, sebagaimana adanya. “Makan saja”—bukan sekadar untuk tubuh, tapi juga untuk jiwa.

Dalam konteks spiritualitas yang lebih luas, kalimat itu bahkan bisa dibaca sebagai ajakan untuk merasakan sepenuhnya keberadaan. Bahwa setiap detik kehidupan—dengan rasa pahit, manis, getir, asin—adalah santapan yang membentuk manusia seutuhnya. Menolak rasa adalah menolak hidup itu sendiri.

Menemukan Makna dalam Keluguan

Kini, setiap kali saya ingat Didu dan catatan kecilnya, saya belajar untuk tidak terlalu rumit memahami dunia. Kadang, kebijaksanaan tidak datang dari buku tebal atau pidato panjang, melainkan dari selembar tulisan sederhana yang keluar dari hati yang tulus.

“Gak perlu diet, makan saja,” adalah seruan untuk kembali menjadi manusia yang utuh. Ia mengingatkan bahwa hidup tidak selalu harus sempurna, tidak harus ramping, tidak harus terkendali sepenuhnya. Hidup adalah tentang rasa—dan rasa itu hanya bisa hadir jika kita berani mencicipinya tanpa takut.

Didu, dengan senyum simpulnya, telah memberi pelajaran mendalam tentang makna hidup. Ia mengajarkan bahwa kesederhanaan bukanlah kebodohan, melainkan bentuk paling jernih dari kebijaksanaan.

Dan mungkin, dalam keheningan saya yang panjang setelah membaca puisinya, saya mulai benar-benar mengerti:

kadang yang paling manusiawi yang bisa kita lakukan hanyalah makan saja—

menelan hidup bulat-bulat, tanpa perlu “diet” dari rasa, dari luka, dari cinta, dari dunia.

*Penulis adalah Pemerhati Sosial, Ekonomi dan Budaya

#Akuair-Ampenan, 28-10-2025

]]>
Wed, 29 Oct 2025 06:18:52 +0800 amr
Komisi IV DPRD Sumbawa Respons Cepat Janji Menkes: Anggaran Rp 300 Miliar Harus Segera Terealisasi! https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-respons-cepat-janji-menkes-anggaran-rp-300-miliar-harus-segera-terealisasi https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-respons-cepat-janji-menkes-anggaran-rp-300-miliar-harus-segera-terealisasi Komisi IV DPRD Sumbawa Respons Cepat Janji Menkes : Anggaran Rp 300 Miliar Harus Segera Terealisasi!

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa Sukiman K SPdI menyambut baik dan memberikan respons tegas atas komitmen Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk mempercepat penyelesaian pembangunan RSUD Kabupaten Sumbawa. Menkes dalam kunjungan kerjanya pada Sabtu (18/10/2025) lalu telah menyatakan kesiapan untuk membantu mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 300 Miliar yang menjadi kendala utama proyek sejak 2019.

"Kami mengapresiasi keseriusan dan aksi cepat Bapak Menteri Kesehatan yang langsung merespons kebutuhan dana sebesar Rp 300 Miliar. Ini adalah langkah maju setelah berkali-kali kami di Komisi IV menyuarakan defisit anggaran akibat revisi rencana pembangunan dan penambahan kamar," ujar Sukiman yang juga anggota Fraksi PKB ini.

Namun, pihaknya mengingatkan agar komitmen tersebut tidak berhenti pada janji. "Kami mendesak agar janji ini segera ditindaklanjuti dengan tindakan nyata. Bapak Menkes harus segera mengajak Menteri Keuangan untuk melihat langsung, seperti yang beliau rencanakan. Pembangunan RSUD ini sudah terlalu lama tersendat; setiap hari keterlambatan berarti kesenjangan layanan bagi masyarakat kita semakin besar," tegasnya.

Sukiman juga menggunakan momentum ini untuk kembali menyoroti aspek teknis dan kualitas pembangunan yang harus dikawal ketat, terlepas dari bantuan anggaran pusat.

"Anggaran yang besar tidak boleh digunakan asal-asalan. Selain urusan uang, Pemda juga harus serius menyelesaikan kendala infrastruktur vital seperti air bersih di lokasi RSUD. Apa gunanya gedung rampung jika operasional dasarnya bermasalah?" tanyanya kritis.

Komisi IV berkomitmen penuh untuk mengawal penggunaan dana tambahan ini agar seluruh proses berjalan profesional dan akuntabel. "Mutu harus menjadi prioritas. Kami tidak ingin proyek yang menyangkut nyawa rakyat ini dikerjakan dengan standar rendah," tambahnya.

Lebih lanjut, Sukiman menekankan bahwa tujuan akhir pembangunan ini adalah peningkatan mutu dan pemerataan layanan kesehatan di Sumbawa.

"Keterlambatan ini telah berdampak pada keterbatasan fasilitas dan tenaga medis membatasi akses warga, khususnya di wilayah terpencil. Kami di Komisi IV akan terus memperkuat sinergi dan menindaklanjuti hasil hearing terkait masalah staf, beban kerja, dan pelayanan BLUD," jelasnya.

"Komitmen Bapak Menkes adalah harapan baru. Kami akan terus mengawal proyek ini sampai tuntas. RSUD Sumbawa harus berdiri tegak, beroperasi penuh, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, merata, dan bebas diskriminasi bagi seluruh rakyat Sumbawa," pungkas Sukiman. (AM)

]]>
Tue, 28 Oct 2025 21:10:30 +0800 amr
Progres Fisik Triwulan III Pemkab Sumbawa Capai 60 Persen, Asisten II Proyeksikan 90% Lebih pada Akhir November https://amarmedia.co.id/progres-fisik-triwulan-iii-pemkab-sumbawa-capai-60-persen-asisten-ii-proyeksikan-90-lebih-pada-akhir-november https://amarmedia.co.id/progres-fisik-triwulan-iii-pemkab-sumbawa-capai-60-persen-asisten-ii-proyeksikan-90-lebih-pada-akhir-november Progres Fisik Triwulan III Pemkab Sumbawa Capai 60 Persen, Asisten II Proyeksikan 90% Lebih pada Akhir November

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id (28 Oktober 2025) – Evaluasi pelaksanaan kegiatan fisik Pemerintah Kabupaten Sumbawa hingga Triwulan (TW) III tahun ini secara umum telah menunjukkan capaian yang signifikan, yakni 60 Persen. Angka ini disampaikan langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Sumbawa, L. Suharmadji KertawijayaST.MT di ruang kerjanya, Selasa (28/10).

Suharmadji menjelaskan bahwa terdapat disparitas capaian antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Sejauh ini, terdapat OPD yang telah mencapai 85 persen, namun ada pula yang masih di bawah 50 persen, sekitar 48 persen,” jelasnya.

Menanggapi variasi progres ini, Pemkab Sumbawa secara rutin mengadakan rapat evaluasi melalui zoom meeting setiap hari Selasa untuk membahas dan mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi OPD dan kecamatan.

Proyeksi Kenaikan Progres Signifikan Akhir November

Asisten II optimis bahwa progres fisik secara keseluruhan akan melonjak drastis dan diproyeksikan dapat mencapai 90 persen lebih pada akhir November. Optimisme ini didasarkan pada besarnya volume kegiatan fisik yang akan dilaksanakan pada bulan November, terutama pada proyek-proyek infrastruktur jalan/pengaspalan yang memiliki bobot progres terbesar.

“Untuk jalan di Maronge itu, minggu kedua November ini sudah pengaspalan. Sehingga otomatis dia akan naik menjadi 95 persen. Karena 5 persen itu pemeliharaan,” ungkap Suharmadji.

Selain proyek jalan, ia juga merinci beberapa progres pembangunan lainnya Bangunan BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) telah mencapai 85 persen

Bangunan-bangunan di Dinas DP2KBP3A didorong untuk dipacu percepatannya.

Penataan Garuda Boulevard juga menjadi fokus. Kenaikan progres fisik terbesar pada proyek ini akan terlihat saat tahap pemasangan lampu.

“Nanti progres fisiknya yang paling besar di pemasangan lampu. Kalau sudah dipasang, otomatis progres fisik itu akan naik,” pungkasnya, menekankan pentingnya percepatan kegiatan sisa agar target di akhir tahun anggaran dapat tercapai maksimal. (AM)

]]>
Tue, 28 Oct 2025 20:48:14 +0800 amr
Sumpah Pemuda, Hari Menguatkan Literasi Bangsa https://amarmedia.co.id/sumpah-pemuda-hari-menguatkan-literasi-bangsa-4686 https://amarmedia.co.id/sumpah-pemuda-hari-menguatkan-literasi-bangsa-4686 Sumpah Pemuda, Hari Menguatkan Literasi Bangsa

Oleh Sri Asmediati, S. Pd.

(Guru Bahasa Indonesia SMPN 1 Labuhan Badas)

SEMBILAN puluh tujuh tahun silam, pada tahun 1928, para pemuda dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul di sebuah gedung sederhana di Jalan Kramat Raya 106, Batavia. Dari Ambon hingga Minangkabau, dari Batak hingga Jawa, dari pesisir hingga pedalaman; mereka membawa harapan yang sama: mengakhiri ketercerai-beraian dan menjalin persatuan. 

Mereka menyadari bahwa perjuangan kemerdekaan tidak akan pernah berhasil jika dipikul sendiri-sendiri, jika terbelah oleh sekat-sekat kedaerahan, oleh ego kesukuan, atau oleh bahasa yang tidak saling dipahami.

Dari pertemuan penting itulah lahir sebuah tonggak sejarah yang kita kenal sebagai Sumpah Pemuda. 

Para pemuda saat itu dengan berani mengaku satu tanah air: Indonesia, satu bangsa: bangsa Indonesia, dan menjunjung tinggi satu bahasa pemersatu: Bahasa Indonesia. 

Ketiganya bukan sekadar frasa yang dihapalkan generasi demi generasi, tetapi manifestasi dari tekad yang membara. Mereka sedang menulis masa depan bangsa dengan tinta persatuan. 

Bung Karno pernah mengatakan, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak kehilangan semangat untuk bermimpi.” Mimpi itulah yang sedang diperjuangkan para pemuda 1928.

Pilihan terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan adalah keputusan yang cemerlang dan berani. Dalam situasi ketika bahasa Belanda mendominasi pendidikan dan administrasi pemerintah, serta ratusan bahasa daerah hidup secara alami di tengah masyarakat, para pemuda memilih bahasa yang lahir dari bumi Nusantara sendiri. 

Bahasa Melayu yang kemudian disebut sebagai akar Bahasa Indonesia dipandang sebagai bahasa yang bersifat merangkul. Ia mudah dipahami, tidak memihak salah satu etnis dominan, dan mampu berkembang sebagai bahasa ilmu pengetahuan.

Keputusan itu menjadi fondasi penting bagi gerakan literasi bangsa. Dengan satu bahasa bersama, sekolah-sekolah mampu mengajar dengan kurikulum yang seragam, buku pelajaran dapat disebarkan ke seluruh penjuru, dan komunikasi antarsuku berlangsung tanpa hambatan. 

Chairil Anwar kemudian menegaskan nilai bahasa ini melalui syair-syairnya yang menggugah, seraya berucap lantang dalam sajaknya, “Aku ini binatang jalang… aku mau hidup seribu tahun lagi!” Itulah semangat literasi: hidup, bertahan, dan terus menggerakkan pemikiran.

Momentum historis penetapan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan inilah yang menjadikan bulan Oktober sebagai Bulan Bahasa. Setiap tanggal 28 Oktober, kita tidak hanya memperingati kongres pemuda dan sumpah yang mereka lantunkan, tetapi juga merayakan dan merawat bahasa serta sastra Indonesia. 

Ini bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi penegasan bahwa literasi adalah nadi kemajuan bangsa.

Bahasa menjadi alat perjuangan yang membebaskan. Melalui bahasa, para tokoh menulis petisi, melahirkan laporan jurnalistik, mendokumentasikan penderitaan rakyat, dan memantik kesadaran nasional. 

Di tangan wartawan, penulis, dan pemikir, bahasa Indonesia berubah menjadi senjata yang lebih tajam dari peluru. 

Pramoedya Ananta Toer pernah menuliskan, “Selama kata-kata masih terangkai, selama itu pula kita bisa berharap.”

Kita pun patut bertanya kepada diri sendiri: bagaimana mungkin bangsa yang memiliki sejarah hebat dalam literasi kini mulai jarang membaca dan kurang menulis? Bagaimana generasi digital yang begitu fasih berselancar di media sosial, tetapi gagap ketika diminta menuliskan pemikiran yang mendalam dan berstruktur? 

Di sinilah tantangan Sumpah Pemuda untuk abad ke-21: menjaga agar bahasa dan literasi tidak sekadar hidup secara teknis, tetapi bermartabat dan memerdekakan.

Literasi hari ini bukan hanya kemampuan mengeja dan membaca buku pelajaran. Literasi adalah kemampuan menafsirkan zaman, memilah informasi, menyuarakan kebenaran, membangun gagasan, dan melahirkan inovasi.

]]>
Tue, 28 Oct 2025 10:24:43 +0800 amr
Sastra bagi Kecerdasan Anak : Fondasi Empati, Kreativitas dan Inovasi https://amarmedia.co.id/sastra-bagi-kecerdasan-anak-fondasi-empati-kreativitas-dan-inovasi https://amarmedia.co.id/sastra-bagi-kecerdasan-anak-fondasi-empati-kreativitas-dan-inovasi Sastra bagi Kecerdasan Anak : Fondasi Empati, Kreativitas dan Inovasi

Oleh Sri Asmediati, S. Pd

Memahami dan menikmati karya sastra bukan hanya soal membaca kata, tetapi membuka cakrawala baru bagi pikiran dan jiwa. Sastra mengajak kita merasakan hidup orang lain, menyelami konflik, dan menghadapi dilema moral yang kompleks. Pengalaman ini membentuk empati, salah satu fondasi kecerdasan dasar hidup. Dengan empati, manusia mampu menilai tindakan, memahami konsekuensi, dan mengambil keputusan yang lebih bijak. Anak-anak yang diperkenalkan pada sastra sejak dini memiliki peluang lebih besar untuk memahami diri dan lingkungan. Maka, sastra bukan sekadar hiburan, tetapi sarana pembelajaran hidup yang mendalam.

Selain empati, sastra mendorong refleksi eksistensial. Ia menantang pembaca bertanya siapa mereka, apa yang penting, dan bagaimana mereka ingin hidup. Proses ini menumbuhkan kesadaran diri dan kemampuan menilai nilai-nilai moral. Bahkan ada kejahatan atau situasi kompleks yang sama sekali tanpa saksi, namun pembaca belajar memahami motif dan akibatnya melalui cerita. Dengan begitu, sastra mengajarkan kita memaknai pengalaman tanpa harus mengalaminya secara langsung. Pembelajaran semacam ini adalah latihan hidup yang sangat berharga.

Pendidikan anak menjadi lebih kaya ketika sastra diperkenalkan sejak dini. Anak belajar mengenali emosi, konflik, dan solusi melalui cerita, tanpa merasa terpaksa. Mereka berlatih memahami orang lain, mengasah kecerdasan sosial dan emosional. Kemampuan ini adalah fondasi penting untuk interaksi manusia yang sehat. Sastra juga membangun keterampilan berpikir kritis, karena anak diajak menafsirkan peristiwa dan merenungkan implikasinya. Dengan cara ini, pendidikan sastra menjadi investasi jangka panjang bagi kecerdasan hidup anak.

Imajinasi adalah inti dari pengalaman sastra. Membaca karya fiksi atau puisi membiasakan anak melihat kemungkinan di luar batas realitas. Imajinasi yang terlatih kemudian menjadi sumber kreativitas. Dengan imajinasi, seseorang mampu memvisualisasikan solusi baru atau alternatif dalam berbagai situasi. Ini adalah dasar inovasi, yang tidak mungkin lahir tanpa kemampuan berpikir kreatif. Maka, sastra bukan hanya seni, tetapi juga laboratorium imajinasi.

Banyak teknologi modern terinspirasi dari karya sastra. Jules Verne, misalnya, membayangkan perjalanan ke bulan dan kapal selam, yang kemudian menjadi kenyataan melalui inovasi ilmiah. Konsep robotika, kendaraan terbang, atau komunikasi jauh juga sering muncul dari dunia fiksi sebelum diwujudkan. Hal ini membuktikan bahwa imajinasi literer dapat menjadi bahan bakar penemuan nyata. Pembaca yang terbiasa menembus batas cerita belajar berpikir “apa yang mungkin” dan menerapkannya dalam kehidupan nyata. Sastra, dengan demikian, menjadi jembatan antara ide dan inovasi.

Kecerdasan dasar hidup yang diasah melalui sastra meliputi empati, refleksi diri, kreativitas, dan kemampuan sosial. Anak-anak dan orang dewasa yang terbiasa membaca karya sastra cenderung lebih adaptif menghadapi kompleksitas hidup. Mereka lebih mampu memahami perubahan, menilai risiko, dan berinovasi. Sastra juga melatih ketahanan mental melalui pengalaman emosional tokoh yang dibaca. Pembelajaran semacam ini sulit diperoleh dari buku pelajaran biasa. Oleh karena itu, sastra adalah fondasi penting untuk kecerdasan yang utuh.

Menyelami karya sastra juga melatih kesabaran dan konsentrasi. Membaca cerita panjang atau puisi yang kompleks membutuhkan fokus, ketekunan, dan kemampuan menganalisis. Keterampilan ini sangat relevan dalam dunia modern yang penuh distraksi. Kemampuan fokus dan menganalisis meningkatkan produktivitas dan efektivitas belajar atau bekerja. Sastra menjadi sarana tak langsung untuk melatih otak menghadapi tantangan nyata. Proses ini mengajarkan bahwa berpikir mendalam dan reflektif adalah bagian dari kecerdasan hidup.

Selain itu, sastra membiasakan kita menerima ambiguitas dan ketidakpastian. Tidak semua cerita memiliki akhir jelas atau jawaban tunggal. Menghadapi ketidakpastian ini melatih fleksibilitas berpikir dan toleransi terhadap perbedaan. Kualitas ini penting dalam kehidupan nyata, di mana situasi kompleks dan perubahan cepat adalah hal biasa. Pembaca sastra belajar bahwa pemahaman dan solusi tidak selalu sederhana, tetapi selalu mungkin ditemukan melalui refleksi dan kreativitas. Hal ini menyiapkan mereka menghadapi kehidupan dengan kesiapan mental dan inovatif.

Dengan kata lain, sastra bukan hanya seni atau hiburan, tetapi fondasi bagi kecerdasan hidup, kreativitas, dan inovasi. Empati, refleksi, imajinasi, dan fleksibilitas berpikir semuanya diasah melalui pengalaman membaca. Pendidikan yang menempatkan sastra di posisi strategis mempersiapkan generasi yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi bijak, kreatif, dan inovatif. Teknologi dan penemuan besar pun sering berakar dari inspirasi literer. Oleh karena itu, membaca dan memahami karya sastra adalah investasi untuk kehidupan nyata. Sastra, pada akhirnya, mengajarkan kita hidup dengan penuh makna dan kemampuan berinovasi.(AM)

]]>
Tue, 28 Oct 2025 09:44:51 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa: Kekuatan Bangsa Lahir dari Persatuan Pemuda, Ajak Generasi Muda Terus Berkarya dan Berinovasi https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-kekuatan-bangsa-lahir-dari-persatuan-pemuda-ajak-generasi-muda-terus-berkarya-dan-berinovasi https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-kekuatan-bangsa-lahir-dari-persatuan-pemuda-ajak-generasi-muda-terus-berkarya-dan-berinovasi Ketua DPRD Sumbawa: Kekuatan Bangsa Lahir dari Persatuan Pemuda, Ajak Generasi Muda Terus Berkarya dan Berinovasi

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (28 Oktober 2025)– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov, mengucapkan selamat hari sumpah pemuda dan memberikan penekanan khusus pada makna Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025. Ia menegaskan bahwa peringatan ini adalah momentum penting untuk mengingat bahwa kekuatan dan kemajuan bangsa Indonesia berakar kuat pada semangat persatuan, perjuangan, dan cita-cita bersama para pemuda pendahulu.

Menurut Nanang, Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa masa depan Indonesia, khususnya Kabupaten Sumbawa, berada di tangan generasi muda yang mau berkarya, berinovasi, dan berkontribusi secara nyata.

“Kami pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke 97. Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa ini lahir dari semangat persatuan, perjuangan, dan cita-cita yang sama untuk Indonesia yang lebih baik. Mari terus nyalakan api semangat pemuda dalam berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah dan negeri tercinta,” ujar Nanang Nasiruddin dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Ketua DPRD yang juga aktif mendorong peran pemuda ini mengajak seluruh pemuda dan pemudi di Kabupaten Sumbawa untuk mengimplementasikan tema peringatan tahun ini, yaitu “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu.”

Ia berharap, dengan semangat persatuan yang kokoh, pemuda Sumbawa dapat menjadi pelopor persatuan dan pembawa perubahan positif di tengah tantangan global. Soliditas dan gerak langkah terpadu dinilai sebagai kunci utama agar pemuda dapat memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah dan nasional.

“Kita harus terus mengobarkan api semangat pemuda untuk berkarya dan berinovasi, demi kemajuan Kabupaten Sumbawa dan Indonesia tercinta. Dengan kesatuan dan gerak yang terpadu, pemuda adalah pilar utama kemajuan bangsa,” tutupnya. (AM)

]]>
Tue, 28 Oct 2025 09:36:12 +0800 amr
DPRD Sumbawa Support Duta Seni Musik Tradisional SMAN 2 Menuju FLS3N Nasional https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-support-duta-seni-musik-tradisional-sman-2-menuju-fls3n-nasional https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-support-duta-seni-musik-tradisional-sman-2-menuju-fls3n-nasional DPRD Sumbawa Support Duta Seni Musik Tradisional SMAN 2 Menuju FLS3N Nasional

Sumbawa Besar, 27 Oktober 2025 – Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen mereka untuk memberikan dukungan penuh kepada tim seni musik tradisional dari SMA Negeri 2 Sumbawa Besar yang akan berlaga di ajang Festival dan Lomba Seni Siswa dan Sastra Nasional (FLS3N) di Jakarta pada 10 November 2025 mendatang.

Dukungan tersebut disampaikan langsung dalam audiensi yang digelar di Komisi II DPRD pada Senin siang, 27 Oktober 2025. Kedatangan Guru Pembina, Jafarudin S.Pd., yang telah meraih Juara Pertama FLS3N tingkat Provinsi NTB, disambut hangat oleh anggota dewan.

Adapun lima siswa berprestasi adalah Muhammad Arkan, Fajar Maulana, Yuda Saputra, Rizki Eka Muharan, dan Aksa Daud 

Komitmen Pelestarian Seni Budaya

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, S.H., menjadi salah satu pihak yang paling lantang menyuarakan dukungan.

"Pelestarian seni musik tradisional wajib dilestarikan. Dan kami mengapresiasi Bapak Jafarudin dan siswa yang sangat partisipatif terhadap kemajuan seni musik tradisional Kabupaten Sumbawa," ujar H. Zohran, S.H.

Dalam kapasitasnya sebagai perwakilan pemerintah daerah, ia menekankan bahwa keberhasilan tim ini adalah kehormatan bagi seluruh masyarakat Sumbawa.

"Kami penyelenggara pemerintahan daerah berharap dan mendorong serta men- support agenda kegiatan ini yang membawa nama harum daerah," tegasnya, memastikan bahwa DPRD akan berupaya maksimal mengawal perjuangan misi budaya ini.

Dukungan Lintas Komisi dan Harapan ke KCD Dikbud

Dukungan terhadap duta seni daerah ini tidak hanya datang dari satu komisi. Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., juga turut memberikan dukungan dan dorongan moral kepada tim. Hal ini menunjukkan sinergi antar pimpinan dewan dalam menyokong potensi generasi muda.

Lebih lanjut, H. Zohran, S.H., turut menyampaikan harapan agar dukungan ini meluas hingga ke tingkat teknis di provinsi. Ia secara khusus meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (KCD Dikbud) Provinsi NTB di Sumbawa untuk segera bertindak.

"Kami berharap Pemda Sumbawa dan KCD Dikbud Provinsi NTB di Sumbawa, turut bergerak dalam memberikan support maksimal bagi duta seni NTB ini," pintanya, memastikan bahwa faktor pendukung non-materiil dan logistik dapat terpenuhi sebelum keberangkatan.

Tim SMAN 2 Sumbawa Besar yang akan membawa materi musik tradisional Sumbawa diyakini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya. Keberhasilan mereka di tingkat provinsi dan perjuangan mereka menuju Jakarta diharapkan dapat mengukir prestasi gemilang, mengharumkan nama NTB dan Kabupaten Sumbawa di kancah FLS3N Nasional. DPRD Sumbawa mendoakan yang terbaik dan siap menyambut pahlawan seni budaya daerah sekembalinya dari Ibu Kota. (AM)

]]>
Tue, 28 Oct 2025 09:18:46 +0800 amr
Wakil Bupati Sumbawa Pimpin Penguatan Program Bank Sampah, Tegaskan Pengelolaan Sampah Wajib Berdampak Ekonomi https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-sumbawa-pimpin-penguatan-program-bank-sampah-tegaskan-pengelolaan-sampah-wajib-berdampak-ekonomi https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-sumbawa-pimpin-penguatan-program-bank-sampah-tegaskan-pengelolaan-sampah-wajib-berdampak-ekonomi Wakil Bupati Sumbawa Pimpin Penguatan Program Bank Sampah, Tegaskan Pengelolaan Sampah Wajib Berdampak Ekonomi

Sumbawa, Amarmedia.co.id - (27 Oktober 2025) Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah maju dalam pengelolaan lingkungan dengan menggelar Pertemuan Pembentukan Bank Sampah. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Sumbawa ini dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa dan perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pengelolaan sampah yang dimulai langsung dari sumbernya, mencakup rumah tangga, sekolah, hingga perkantoran.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan bahwa program Bank Sampah bukan hanya sekadar solusi kebersihan lingkungan, tetapi harus menciptakan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

"Pembentukan Bank Sampah ini adalah langkah strategis kita untuk menciptakan solusi dua arah. Pertama, kita menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan lestari. Kedua, dan ini yang penting, kita harus memastikan sampah memiliki nilai ekonomi. Sampah yang dikelola dengan baik harus mampu menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga," ujar Wakil Bupati Ansori.

Wakil Bupati menekankan bahwa partisipasi aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini. Ia mengajak seluruh elemen, termasuk sekolah dan instansi, untuk menjadikan pemilahan sampah sebagai budaya harian.

"Kami bertekad untuk terus mendukung dan mengawasi perkembangan Bank Sampah agar memberikan dampak positif bagi kebersihan dan kesehatan masyarakat serta meningkatkan kesadaran lingkungan yang berujung pada peningkatan kesejahteraan," tambahnya.

Melalui Daring, Kepala Pengendali Lingkungan Hidup Bali dan Nusa Tenggara, Ni Nyoman Santi, S.T., M.Sc., juga memberikan arahan dan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menangani persoalan sampah. Ia menyebut bahwa Sumbawa memiliki potensi besar untuk mencapai target nasional pengelolaan sampah sebesar 51,2 persen pada akhir tahun 2025 dan menuju 100 persen pada 2026.

“Jumlah timbunan sampah di Kabupaten Sumbawa mencapai 77 ribu ton per tahun. Sekitar 60 hingga 70 persen di antaranya merupakan sampah organik yang sebenarnya mudah diolah menjadi kompos. Saat ini baru sekitar 5 persen sampah yang tertangani secara terpola. Karena itu, optimalisasi Bank Sampah menjadi langkah penting dalam memperkuat pengelolaan sampah non-organik,” jelasnya.

Ni Nyoman Santi juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam upaya ini. “Sekolah dan rumah tangga harus menjadi garda terdepan dalam menumbuhkan kesadaran memilah dan mengelola sampah sejak dini. Banyak Bank Sampah yang sudah terbentuk, tapi belum berjalan optimal. Maka, dukungan dan arahan dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar program ini bisa berkelanjutan,” tegasnya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Pipin Sakti Bitongo,ST.,MT. dan Kepala Bidang Wilayah II Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusa Tenggara, Dony Arif Wibowo,S.Hut.,M.Sc.Keduanya membahas strategi pembentukan dan penguatan Bank Sampah sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Sumbawa yang Maju, Unggul Sejahtera dan Berdaya saing, perlu di tingkatkan kesadaran dan kepekaan Masyarakat terhadap lingkungan sekitar dengan penempatan,pembuangan, pengolahan sampah yang semesti nya ,dengan Demikian Akan mewujudkan Sumbawa yang bersih dan Sehat (AM) 

]]>
Tue, 28 Oct 2025 09:09:32 +0800 amr
H. Rachmat Hidayat Kembali Pimpin DPD PDI Perjuangan NTB Periode 2025&2030, Ultimatum Kader untuk Berani Bersuara Lantang Membela Rakyat https://amarmedia.co.id/h-rachmat-hidayat-kembali-pimpin-dpd-pdi-perjuangan-ntb-periode-2025-2030-ultimatum-kader-untuk-berani-bersuara-lantang-membela-rakyat https://amarmedia.co.id/h-rachmat-hidayat-kembali-pimpin-dpd-pdi-perjuangan-ntb-periode-2025-2030-ultimatum-kader-untuk-berani-bersuara-lantang-membela-rakyat H. Rachmat Hidayat Kembali Pimpin DPD PDI Perjuangan NTB Periode 2025-2030, Ultimatum Kader untuk Berani Bersuara Lantang Membela Rakyat

Mataram.Amarmedia.co.id– Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan se-NTB yang digelar di Lombok Raya Hotel Mataram pada Senin (27/10/2025) menetapkan kembali politikus senior H. Rachmat Hidayat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB untuk masa bhakti 2025-2030. Keputusan ini dibacakan langsung oleh Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan, Dra Hj Sri Rahayu, di hadapan ratusan kader yang hadir, diikuti pekikan "merdeka!" penuh semangat.

Konferda yang dibuka oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, S.H., M.IP., ini menjadi momen penting tidak hanya untuk konsolidasi internal tetapi juga penegasan sikap politik partai di Bumi Gora. Ganjar Pranowo, dalam sambutannya, secara khusus mengingatkan kader untuk senantiasa hadir dan menjadi tempat curhat rakyat, selaras dengan pesan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Junjung Tinggi Integritas, Dilarang Barter Diri dengan Materi

Dalam pidato pasca-penetapannya, H. Rachmat Hidayat dengan tegas mengultimatum seluruh kader PDI Perjuangan NTB untuk menjunjung tinggi integritas dan membersihkan internal partai dari praktik-praktik yang merugikan rakyat. Ia menekankan bahwa kepentingan rakyat harus selalu didahulukan di atas kepentingan pribadi.

"Jangan jadikan diri sendiri sebagai 'tukang' yang hanya mencari keuntungan pribadi. Jangan barter diri dengan materi, tapi barterlah diri dengan kepentingan rakyat,” ucap Rachmat Hidayat dengan nada keras.

Anggota DPR RI ini menegaskan komitmennya untuk melatih kader agar menjadi agen perubahan sejati yang berani bersikap korektif, konstruktif, objektif, dan solutif dalam membangun daerah. "Saya melatih mereka sebagai kader partai supaya tetap korektif, konstruktif, dan objektif serta solutif dalam membangun daerah,” ujarnya.

PDIP: Bukan Oposisi, Tapi Korektif dan Konstruktif

Menampik pandangan bahwa PDI Perjuangan adalah partai oposisi di NTB, Rachmat Hidayat menegaskan bahwa sikap partai adalah membangun bersama. "Tidak ada oposisi, tidak ada partai oposisi. Kita bersama-sama membangun daerah, membangun negara ini," katanya.

Namun, ia menegaskan bahwa dukungan partai tidak bersifat buta. Sikap politik PDIP adalah mendukung kebijakan yang baik, tetapi harus berani mengoreksi dan bersuara lantang terhadap kebijakan yang dinilai merugikan atau tidak sesuai.

"Selama bertahun-tahun, inilah yang saya tanamkan kepada seluruh kader partai. PDIP harus menjadi partai yang punya sikap korektif dan juga konstruktif," pungkasnya, menandakan bahwa di bawah kepemimpinannya, PDI Perjuangan NTB akan terus menjadi kekuatan politik yang fokus pada upaya memperbaiki kesalahan dan ketidaksesuaian dalam sistem pemerintahan dan kebijakan daerah.

Pesan Ganjar Pranowo: Tuntaskan PR Politik dan Dekati Generasi Muda

Sementara itu, Ganjar Pranowo, dalam arahannya, selain mengingatkan soal pesan Ibu Megawati, juga menekankan pentingnya konsolidasi struktural dan pendekatan kepada generasi muda, khususnya Gen Z. Menurutnya, kelompok muda memiliki peran strategis dalam pembentukan opini publik.

Ganjar juga menyoroti pentingnya kerja konkret partai di masyarakat, seperti program penurunan angka stunting. Ia mengingatkan seluruh kader di NTB untuk segera menuntaskan pekerjaan rumah (PR) politik, baik di struktural, legislatif, hingga eksekutif, dengan satu fokus utama: "bekerja untuk melayani rakyat."

"Yang memenangkan PDI Perjuangan adalah rakyat akar rumput. Mereka bekerja tanpa pamrih, dan kita harus menghargai perjuangan itu,” tutup Ganjar, memacu semangat kader untuk memperkuat basis dukungan menjelang Pemilu 2029. (AM)

]]>
Tue, 28 Oct 2025 08:53:20 +0800 amr
Ketua DPC PDI Perjuangan Sumbawa: Semangat Sumpah Pemuda Harus Diterjemahkan dalam Kebijakan Nyata, Bukan Sekadar Retorika https://amarmedia.co.id/ketua-dpc-pdi-perjuangan-sumbawa-semangat-sumpah-pemuda-harus-diterjemahkan-dalam-kebijakan-nyata-bukan-sekadar-retorika https://amarmedia.co.id/ketua-dpc-pdi-perjuangan-sumbawa-semangat-sumpah-pemuda-harus-diterjemahkan-dalam-kebijakan-nyata-bukan-sekadar-retorika Ketua DPC PDI Perjuangan Sumbawa: Semangat Sumpah Pemuda Harus Diterjemahkan dalam Kebijakan Nyata, Bukan Sekadar Retorika

Sumbawa. Amarmedia.co.id (28 Oktober 2025)- Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH M.Si, mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke 97. Menyikapi pidato Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan tema "Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu," menyampaikan apresiasi terhadap semangat persatuan yang diangkat. Namun, Ia menekankan bahwa pesan persatuan, kejujuran, dan ketangguhan pemuda harus diiringi dengan kebijakan pemerintah yang pro-pemuda secara fundamental.

"Kami menyambut baik ajakan Menpora agar pemuda bergerak, jujur, tangguh, dan bersatu," ujar Ketua Rafiq. "Semangat juang para pemuda 1928 yang berani berikrar 'Satu Tanah Air, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa' memang wajib kita lanjutkan. Kini, perjuangan itu adalah tentang ilmu, kerja keras, dan kejujuran, seperti yang Menpora sampaikan. Namun, pertanyaan krusialnya adalah, seberapa jauh negara telah memfasilitasi 'gerak' pemuda ini?"

Ketua Rafiq menyoroti bahwa semangat pemuda tidak boleh hanya menjadi retorika tahunan. Menurutnya, tantangan globalisasi dan teknologi yang cepat bergerak menuntut intervensi kebijakan yang lebih serius dari pemerintah.

"Pemerintah harus memastikan setiap pemuda mendapatkan akses pendidikan berkualitas tanpa sekat ekonomi, memiliki kesempatan kerja yang layak dan adil, serta ruang inovasi yang didukung penuh, bukan hanya secara simbolis. Bagaimana pemuda bisa 'bergerak' jika lapangan pekerjaan sulit, biaya pendidikan mahal, dan ketidakpastian masa depan masih menghantui?" tegasnya.

PDI Perjuangan mendesak pemerintah untuk memperkuat implementasi program-program yang fokus pada peningkatan keterampilan digital, penguatan nilai-nilai kebangsaan dan integritas (kejujuran), serta menciptakan ekosistem wirausaha muda yang sehat.

"Pemuda adalah kekuatan tak terkalahkan bangsa ini. Agar Indonesia bisa 'berdiri tegak dan tidak terkalahkan', seperti harapan Menpora, maka pemuda harus diberi senjata yang paling ampuh: keadilan, kesempatan yang setara, dan jaminan masa depan yang pasti. Persatuan yang sejati akan terwujud jika kesenjangan sosial dan ekonomi di antara pemuda kita dapat diminimalisir. PDI Perjuangan akan terus mengawal dan memastikan bahwa janji-janji persatuan dan kemajuan ini diterjemahkan menjadi kebijakan yang memihak rakyat, khususnya generasi muda," tutup Ketua  DPC PDI Perjuangan kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 28 Oct 2025 08:31:29 +0800 amr
Ganjar Pranowo Buka Konferda DPD PDIP NTB, Ingatkan Kader Senantiasa Membela Kepentingan Rakyat https://amarmedia.co.id/ganjar-pranowo-buka-konferda-dpd-pdip-ntb-ingatkan-kader-senantiasa-membela-kepentingan-rakyat https://amarmedia.co.id/ganjar-pranowo-buka-konferda-dpd-pdip-ntb-ingatkan-kader-senantiasa-membela-kepentingan-rakyat Ganjar Pranowo Buka Konferda DPD PDIP NTB, Ingatkan Kader Senantiasa Membela Kepentingan Rakyat

Mataram.Amarmedia.co.id - PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Konferensi Daerah (Koferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) kabupaten/kota se-NTB. Konferda dan Konfercab digelar di Lombok Raya Hotel Mataram pada Senin (27/10/2025).

Konferda tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo, S.H., M.IP. Turut hadir juga perwakilan DPP PDI Perjuangan di antaranya Dr Andreas Hugo Pareira (Ketua DPP PDIP sekaligus Anggota Fraksi PDIP DPR RI), Sadarestuwati (Ketua DPP PDIP sekaligus Anggota Fraksi PDIP DPR RI), S.P., M.MA., dan Dra Hj Sri Rahayu (Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan).

Salah satu agenda penting dalam pelaksanaan Konferda tersebut adalah pemilihan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB masa bhakti 2025-2030. Selain itu, Konferda menjadi ajang strategis untuk menentukan strategi dan program kerja partai untuk lima tahun ke depan.

Setelah melalui serangkaian proses baik pra-konferda maupun rapat-rapat saat Konferda berlangsung, DPP PDI Perjuangan memutuskan menujuk kembali politikus senior H. Rachmat Hidayat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB periode 2025-2030.

Keputusan terpilihnya H. Rachmat Hidayat itu dibacakan langsung oleh Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Dra Hj Sri Rahayu.

"DPP PDI Perjuangan memutuskan dan menetapkan H. Rachmat Hidayat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB periode 2025-2030," ujarnya diikuti pekikan kata "merdeka" oleh seluruh kader yang hadir. 

Ketua DPD PDIP NTB terpilih, Rachmat Hidayat, menegaskan para kader PDIP NTB untuk lebih mendahulukan kepentingan rakyat daripada kepentingan pribadi.

“Jadi, jangan jadikan diri sendiri sebagai “tukang” yang hanya mencari keuntungan pribadi. Jangan barter diri dengan materi, tapi barterlah diri dengan kepentingan rakyat,” ucap Rachmat Hidayat.

Politikus gaek itu juga menegaskan, PDIP bukan partai oposisi, melainkan partai yang berdiri dan bersuara demi kemajuan bangsa dan daerah.

“Tidak ada oposisi, tidak ada partai oposisi. Kita bersama-sama membangun daerah, membangun negara ini. Jika ada kebijakan yang baik, kita harus dukung. Tapi kalau ada yang jelek, kita harus koreksi,” katanya.

PDIP, katanya, harus menjadi partai yang punya sikap korektif dan juga konstruktif. Artinya, partai PDIP harus menjadi partai politik yang berfokus pada upaya memperbaiki kesalahan, masalah, atau ketidaksesuaian yang terjadi dalam sistem pemerintahan atau kebijakan yang ada.

“Selama bertahun-tahun, inilah yang saya tanamkan kepada seluruh kader partai. Kalau ada yang kena masalah, ya itu untuk pembelajaran pribadi saja,” pungkasnya.

Rachmat Hidayat, menegaskan komitmennya untuk membersihkan internal partai dari praktik-praktik yang merugikan rakyat. Rachmat menyatakan bahwa ia selalu melatih kadernya untuk menjunjung tinggi integritas dan memberikan korektif untuk daerah.

“Saya melatih mereka sebagai kader partai supaya tetap korektif, konstruktif, dan objektif serta solutif dalam membangun daerah,” ujar Ketua DPD PDIP NTB itu.

Menurutnya, kader PDIP harus menjadi agen perubahan yang murni mengedepankan kepentingan rakyat, bukan materi.

“Kenapa? Supaya mereka menjadi kader sejati yang baik. Jadi jangan ditukar dan diinjak dengan uang, jangan barter dengan materi, tapi barter lah dirinya dengan kepentingan rakyat,” ujar anggota DPR RI ini.

Rachmat Hidayat menampik pandangan bahwa PDIP sebagai partai oposisi di NTB. Ia menegaskan, sikap partai adalah membangun bersama, namun tetap kritis terhadap kebijakan yang merugikan.

Ganjar Ingatkan Ingatkan Pesan Ibu Megawati Soekarnoputri untuk Senantiasa Membela Kepentingan Rakyat

Di tempat yang sama, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo memberikan sejumlah pesan dalam sambutannya.

Ganjar berpesan kepada seluruh kader agar terus hadir di tengah masyarakat dan menjadi tempat curhat rakyat. Menurutnya, kedekatan emosional dengan masyarakat adalah kunci membangun kepercayaan politik. 

“Kader harus aktif menemui masyarakat. Jadilah tempat mereka bercerita dan mencari solusi,” ujar Ganjar.

Ganjar juga menyoroti pentingnya pendekatan kepada generasi muda, terutama Gen Z, dalam menghadapi dinamika politik masa depan. Ia menilai kelompok muda memiliki peran strategis dalam pembentukan opini publik dan arah politik nasional.

Selain itu, mantan Gubernur Jawa Tengah itu memaparkan sejumlah program yang dapat diinisiasi partai sebagai bentuk kerja konkret di masyarakat. Salah satunya, program penurunan angka stunting yang menjadi perhatian khusus baik di tingkat daerah maupun nasional. 

Ganjar menegaskan, upaya ini telah menjadi bagian dari diskusinya bersama Ketua Umum partai untuk memperkuat kehadiran PDI Perjuangan dalam isu-isu sosial.

Menyongsong Pemilu 2029, Ganjar menekankan pentingnya memperkuat konsolidasi internal. Ia mengingatkan bahwa baik-buruknya kinerja kepengurusan dan semangat kader di akar rumput akan menjadi penentu kemenangan partai. 

“Yang memenangkan PDI Perjuangan adalah rakyat akar rumput. Mereka bekerja tanpa pamrih, dan kita harus menghargai perjuangan itu,” kata Ganjar.

Ganjar juga mendorong pembentukan struktur dan sayap organisasi partai di seluruh tingkatan, mulai dari DPD, PAC, hingga anak ranting. Ia menekankan pentingnya merangkul berbagai komunitas, termasuk warga pendatang, dalam memperluas basis dukungan PDI Perjuangan di NTB.

Lebih jauh, Ganjar Pranowo mengingatkan seluruh kader di NTB untuk segera menuntaskan pekerjaan rumah (PR) politik. 

"Setidaknya kami sudah menuntaskan konsolidasi semua organisasi. Mulai dari setelah kongres, dan sekarang konferda di beberapa provinsi. Di NTB sudah tuntas, dan PR kami sekarang adalah tugas-tugas kepartaian, ada yang di struktural, legislatif, hingga eksekutif," kata Ganjar.

Ganjar menekankan pentingnya kader untuk bekerja nyata bagi masyarakat. "(Kami harus) bekerja untuk melayani rakyat," sambung Ganjar. (AM)

]]>
Tue, 28 Oct 2025 08:09:50 +0800 amr
Museum Daerah Sumbawa Luncurkan Program Story Telling dan Pameran Ecoprint, Wujudkan Ruang Belajar Tanpa Sekat https://amarmedia.co.id/museum-daerah-sumbawa-luncurkan-program-story-telling-dan-pameran-ecoprint-wujudkan-ruang-belajar-tanpa-sekat-4677 https://amarmedia.co.id/museum-daerah-sumbawa-luncurkan-program-story-telling-dan-pameran-ecoprint-wujudkan-ruang-belajar-tanpa-sekat-4677 Museum Daerah Sumbawa Luncurkan Program Story Telling dan Pameran Ecoprint, Wujudkan Ruang Belajar Tanpa Sekat

Sumbawa, Amarmedia.co.id –Museum Daerah Kabupaten Sumbawa hari ini, Senin (27/10/2025), secara resmi meluncurkan program Story Telling Museum yang dirangkaikan dengan pembukaan Pameran Temporer Hasil Belajar Bersama Ecoprint. Kegiatan ini merupakan upaya konkret Pemerintah Daerah dalam memperkuat fungsi edukasi dan menjadikan museum sebagai ruang belajar yang inovatif bagi masyarakat.

Acara yang berlangsung di Halaman UPT. Museum Daerah Kabupaten Sumbawa ini dihadiri oleh Ketua DEKRANASDA Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE.,Staf Ahli Bupati bidang Sumber Daya Aparatur dan Kemasyarakatan, Rosmin Junaidi, S.Pt., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si., 

Story Telling Hadirkan Sejarah Lebih Menari

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Budi Sastrawan, dalam laporannya menjelaskan bahwa _launching_ ini adalah bagian dari penataan dan penguatan fungsi edukatif museum.

“Story telling museum ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung, khususnya bagi pelajar dan masyarakat, agar lebih mudah memahami sejarah dan budaya Sumbawa dengan cara yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual,” kata Budi Sastrawan.

Program ini diharapkan dapat mengatasi kesan kaku museum dan menjadikannya destinasi wajib untuk menggali identitas lokal.

Museum sebagai Ruang Inspirasi dan Jati Diri

Mewakili Bupati Sumbawa, Staf Ahli Rosmin Junaidi menyampaikan bahwa museum memiliki peran krusial bagi masa kini dan masa depan daerah.

“Museum bukan hanya soal masa lalu melainkan tentang siapa kita hari ini dan ke mana kita akan melangkah. Melalui pameran ini, kita ingin memperlihatkan identitas dan karakter Sumbawa,” tegas Rosmin Junaidi.

Ia berharap museum dapat menjadi ruang belajar tanpa sekat, tempat anak-anak memahami jati diri, menggali jejak sejarah, dan tempat masyarakat menemukan inspirasi untuk berkarya di masa kini.

Rosmin Junaidi juga mendorong agar pendekatan story telling ini menjadi gebrakan yang berkelanjutan dan melibatkan banyak pihak. “Upaya kecil seperti ini adalah wujud nyata kecintaan terhadap daerah. Saya sangat mengapresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat yang terus menyalakan semangat inovasi,” tutupnya.

Pameran Temporer Hasil Belajar Bersama Ecoprint yang turut dibuka pada kesempatan ini menunjukkan komitmen museum untuk berkolaborasi dengan gerakan kreatif lokal, dihadiri pula oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohammad Ansori, serta insan museum dan pejabat lingkup Pemda Sumbawa.(AM)

]]>
Mon, 27 Oct 2025 21:24:07 +0800 amr
Konfercab 2025: Abdul Rafiq SH M.Si Resmi Pimpin PDIP Sumbawa, Komitmen Perkuat Struktur dan Dekati Rakyat https://amarmedia.co.id/konfercab-2025-abdul-rafiq-sh-msi-resmi-pimpin-pdip-sumbawa-komitmen-perkuat-struktur-dan-dekati-rakyat https://amarmedia.co.id/konfercab-2025-abdul-rafiq-sh-msi-resmi-pimpin-pdip-sumbawa-komitmen-perkuat-struktur-dan-dekati-rakyat Konfercab 2025: Abdul Rafiq SH M.Si Resmi Pimpin PDIP Sumbawa, Komitmen Perkuat Struktur dan Dekati Rakyat

Mataram.Amarmedia.co.id - Estafet kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa periode 2025-2030 telah ditetapkan. Dalam Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar serentak dengan Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Provinsi NTB, Abdul Rafiq, S.H., M.Si. resmi diamanatkan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, didampingi Amilan Hatta, M.Si. sebagai Sekretaris dan Gitta Liesbano, S.H., M.Kn. sebagai Bendahara.

Konferda  provinsi NTB dan Konfercab PDI Perjuangan yang berlangsung di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, pada 27 Oktober 2025, dibuka secara resmi oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo SH.M.IP , dan dihadiri oleh Ketua DPP Bidang Keanggotaan dan Organisasi, Dr.Andreas Hugo Pareira, Sadarestuwati S.P.M.MA dan Dra Hj Sri Rahayu Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan serta seluruh kader se-NTB.

Menyikapi amanah ini, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumbawa terpilih, Abdul Rafiq, S.H., M.Si. menyatakan bahwa kepengurusan baru segera fokus pada konsolidasi internal dan implementasi arahan dari pimpinan pusat dan daerah.

“Penetapan ini adalah mandat besar, bukan sekadar jabatan. Kami, bersama Sekretaris Saudara Amilan Hatta dan Bendahara Saudari Gitta Liesbano, siap bergerak cepat untuk memastikan struktur partai di Sumbawa solid hingga tingkat akar rumput,” tegas Abdul Rafiq.

Ia menekankan bahwa visi kepengurusan yang baru akan selaras dengan pesan yang disampaikan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H. Rachmat Hidayat, yaitu memberdayakan kader muda untuk menjadi agen perubahan yang korektif, konstruktif, objektif, dan solutif.

“Kami akan menjauhkan diri dari godaan materi. Perjuangan utama kami adalah memperjuangkan kepentingan rakyat Sumbawa. Ini sejalan dengan pesan Bung Ganjar Pranowo mengenai pentingnya kedekatan kader dengan masyarakat dan peran vital generasi muda dalam politik masa depan,” jelas Rafiq.

Konfercab kali ini, yang juga menjadi ajang evaluasi DPC se-NTB, menegaskan bahwa PDI Perjuangan Sumbawa harus menjadi motor penggerak untuk memenangkan agenda politik partai menjelang Pemilu 2029.

“Konfercab ini adalah refleksi. Kami telah mengevaluasi diri dan kini saatnya menguatkan peran partai dalam politik lokal. Konsolidasi yang kita lakukan hari ini adalah fondasi untuk memastikan PDI Perjuangan meraih kemenangan yang lebih gemilang di Sumbawa pada 2029,” pungkas Abdul Rafiq, optimistis. (AM)

]]>
Mon, 27 Oct 2025 20:19:59 +0800 amr
Polsek Lunyuk Ungkap Kasus Pencurian Sapi, Dua Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti Mobil Pick Up https://amarmedia.co.id/polsek-lunyuk-ungkap-kasus-pencurian-sapi-dua-pelaku-diamankan-bersama-barang-bukti-mobil-pick-up https://amarmedia.co.id/polsek-lunyuk-ungkap-kasus-pencurian-sapi-dua-pelaku-diamankan-bersama-barang-bukti-mobil-pick-up Polsek Lunyuk Ungkap Kasus Pencurian Sapi, Dua Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti Mobil Pick Up

Sumbawa Besar, NTB Amarmedia.co.id -- Kepolisian Sektor (Polsek) Lunyuk berhasil mengungkap kasus pencurian hewan ternak yang terjadi di wilayah hukumnya. Dua terduga pelaku yang berupaya menjual sapi curian di wilayah Sumbawa Barat berhasil diamankan berkat informasi cepat dari masyarakat.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Lunyuk, AKP Didik Setiyanto mengapresiasi kecepatan tindakan yang diambil oleh jajaran Polsek Lunyuk dalam merespon laporan warga. "Dua terduga pelaku tindak pidana pencurian hewan ternak telah kami amankan dan diserahkan ke Sat Reskrim Polres Sumbawa untuk proses hukum lebih lanjut. Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan di jam-jam rawan," ujarnya

Kejadian bermula pada hari Jumat, 24 Oktober 2025, saat pemilik sapi, A. Muim, mengikat ternaknya di areal persawahan, Kecamatan Lunyuk. Keesokan harinya, Sabtu, 25 Oktober 2025, pukul 07.00 Wita, sapi berjenis Sapi Bali tersebut diketahui hilang, diduga dicuri pada malam hari. Korban segera melaporkan kehilangan tersebut ke Mako Polsek Lunyuk.

Berdasarkan laporan tersebut, Anggota Polsek Lunyuk segera melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa sapi korban telah dibawa oleh terduga pelaku menuju Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, untuk dijual. Kapolsek Lunyuk, segera memerintahkan pengecekan ke lokasi. Di Kecamatan Maluk, anggota Polsek Lunyuk berhasil menemukan sapi tersebut dan mencocokkan ciri-cirinya. Didapatkan informasi bahwa sapi itu dibeli dari terduga pelaku berinisial S. Petugas kemudian berhasil mengamankan dua terduga pelaku, yakni T dan S, yang keduanya berasal dari, Sumbawa Barat.

Bersama dengan kedua terduga pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit mobil pick up Isuzu Grandmax berwarna hitam bertuliskan "SAPI RACING" (Nopol B 9459 CAJ), dan 2 (dua) unit ponsel milik kedua terduga pelaku. Kedua pelaku pada hari Minggu (25/10) telah dibawa ke Unit Pidum Sat Reskrim Polres Sumbawa guna dilakukan proses hukum lebih lanjut. (MA)

]]>
Mon, 27 Oct 2025 19:21:04 +0800 amr
Rakor Sinkronisasi Pusat&Daerah 2026: Kepala Bappeda Tegaskan Pentingnya Mitigasi Tantangan Program Strategis https://amarmedia.co.id/rakor-sinkronisasi-pusat-daerah-2026-kepala-bappeda-tegaskan-pentingnya-mitigasi-tantangan-program-strategis https://amarmedia.co.id/rakor-sinkronisasi-pusat-daerah-2026-kepala-bappeda-tegaskan-pentingnya-mitigasi-tantangan-program-strategis Rakor Sinkronisasi Pusat-Daerah 2026: Kepala Bappeda Tegaskan Pentingnya Mitigasi Tantangan Program Strategis

Jatinangor, Amarmedia.co.id - 27 Oktober 2025 – Sekretaris Daerah dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia berkumpul di Jatinangor untuk mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program/Kegiatan Kementerian/Lembaga dengan Pemerintah Daerah, yang juga dikenal sebagai Retret Sekda dan Kepala Bappeda se-Indonesia. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. Tito Karnavian ini bertujuan memperkuat kolaborasi dan penyelarasan arah pembangunan nasional untuk Tahun Fiskal 2026.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa Dr. Dedy Heriwibowo, yang turut serta dalam kegiatan strategis ini, kepada awak media (27/10) menyoroti urgensi pelaksanaan rakor tersebut dari sudut pandang perencanaan daerah. Menurut Dr. Dedy, sinkronisasi ini sangat penting dilakukan guna memaduserasikan program prioritas pusat dan pemerintah daerah.

"Rakor sinkronisasi penting dilakukan guna memaduserasikan program prioritas pusat dan pemerintah daerah terutama bagi Bappeda," ujar Dr. Dedy Heriwibowo

Lebih lanjut, Dr. Dedy menjelaskan bahwa tujuan utama dari pemaduan ini adalah agar pemerintah daerah, melalui Bappeda, dapat secara proaktif mengidentifikasi dan menangani berbagai kendala.

"Agar daerah dapat memitigasi tantangan dan kendala dalam implementasi program strategis nasional dan program unggulan daerah," tegasnya.

Fokus pada 13 Program Strategis Nasional

Retret yang dibuka oleh Mendagri Tito Karnavian bersama Menteri Koperasi dan UKM ini menekankan pentingnya sinergi untuk menjaga kesinambungan pembangunan. Mendagri secara spesifik menyoroti 13 Program Strategis Nasional (PSN) yang harus menjadi fokus bersama di tahun 2026, mencakup ketahanan pangan, Program 3 Juta Rumah, hingga pembangunan infrastruktur dasar.

Sebelum pembukaan resmi, Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Bima Arya, dalam amanat paginya telah menggarisbawahi peran Kepala Bappeda sebagai motor penggerak. Dr. Bima Arya menekankan perlunya Bappeda menjadi penyeimbang serta harmonisasi atas dinamika pusat dan daerah, sekaligus memotori kolaborasi pembangunan antar lembaga, dunia usaha, dan masyarakat.

Kegiatan retret yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari ke depan ini diharapkan dapat menghasilkan kesepahaman bersama mengenai arah kebijakan pembangunan 2026, yang pada akhirnya akan meningkatkan kapasitas aparatur daerah dalam melaksanakan program strategis nasional di wilayah masing-masing.

Melalui sinkronisasi ini, Bappeda memegang peran kunci untuk menerjemahkan kebijakan pusat menjadi perencanaan yang adaptif dan efektif di lapangan, sehingga pembangunan nasional 2026 dapat berjalan tanpa tumpang tindih dan mencapai target yang telah ditetapkan.(AM)

]]>
Mon, 27 Oct 2025 19:05:28 +0800 amr
Efisiensi APBD 2026: Pemkab Sumbawa Perketat Belanja, Prioritas Tetap Terjamin https://amarmedia.co.id/efisiensi-apbd-2026-pemkab-sumbawa-perketat-belanja-prioritas-tetap-terjamin https://amarmedia.co.id/efisiensi-apbd-2026-pemkab-sumbawa-perketat-belanja-prioritas-tetap-terjamin Efisiensi APBD 2026: Pemkab Sumbawa Perketat Belanja, Prioritas Tetap Terjamin

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah sigap untuk mengantisipasi pengurangan dana transfer dari pusat yang signifikan, termasuk pemangkasan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) sebesar Rp 548 miliar. Pemkab Sumbawa resmi melakukan efisiensi anggaran secara besar-besaran menjelang penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, menyatakan bahwa kebijakan ini adalah langkah strategis dalam menerapkan prinsip "money follow priority"atau penganggaran yang berfokus pada program-program unggulan yang telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Kita tidak bisa menghindari realitas berkurangnya dana transfer ke daerah. Oleh karena itu, efisiensi menjadi kunci. Kami sedang menelaah kembali dan menyinkronkan seluruh pos belanja yang selama ini dianggap tidak mendesak," ujar Sekda Budi, Jumat (24/10/2025).

Efisiensi Belanja yang Tidak Mendesak

Langkah efisiensi ini akan menyasar kegiatan-kegiatan rutin yang dianggap berpotensi dikurangi tanpa mengganggu pelayanan dasar, meliputi:

1. Makan dan Minum:Pengurangan alokasi untuk jamuan.

2. Penggandaan: Penekanan pada penggunaan kertas dan fotokopi.

3. Perjalanan Dinas: Peninjauan ulang urgensi dan frekuensi perjalanan dinas.

Sekda Budi menegaskan, penyisiran yang dilakukan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) secara maraton bertujuan untuk memastikan setiap rupiah anggaran yang terbatas benar-benar disalurkan ke sektor yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Ini adalah upaya kehati-hatian. Kami pastikan APBD harus diarahkan pada program yang memberikan manfaat nyata," tegasnya.

Program Prioritas Tak Tersentuh Pemotongan

Meskipun harus memangkas belanja rutin, Sekda Budi menjamin bahwa program-program prioritas utama daerah dan program nasional tidak akan terpengaruh pemotongan anggaran. Sektor-sektor ini dinilai krusial dan memiliki dampak luas bagi masyarakat, antara lain Penurunan Angka Stunting, Pengentasan Kemiskinan dan Program-program Nasional lainnya.

"Program prioritas tidak akan kami sentuh pemotongan. Justru kita akan memperkuat sinergi lintas OPD untuk memastikan program-program strategis ini berjalan efektif dan optimal di daerah," jelas Sekda.

Strategi Lobi Pusat Melalui "Readiness Criteria"

Mengingat keterbatasan APBD dan besarnya persoalan di daerah—terutama perbaikan infrastruktur jalan dan pelayanan dasar—Pemkab Sumbawa juga menyiapkan strategi jitu untuk menarik dana dari Pemerintah Pusat. Strategi tersebut adalah penyiapan Readiness Criteria (RC).

"RC ini kami siapkan sebagai upaya proaktif untuk menjemput program pusat. Kalau kita hanya mengandalkan APBD, sulit bagi kita untuk menyelesaikan tumpukan persoalan, apalagi setelah terjadi pemangkasan," ungkap Sekda.

Sekda berharap, dengan adanya RC yang matang, Pemkab Sumbawa dapat melobi dan memperoleh dukungan pembiayaan dari kementerian atau lembaga terkait, sehingga pelaksanaan program pembangunan dapat terus berjalan tanpa terhambat keterbatasan kas daerah.

Pada akhirnya, Sekda mendorong semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih aktif menjalin komunikasi dan lobi ke Pemerintah Pusat, agar dapat memperjuangkan program-program yang relevan dan dapat masuk ke Kabupaten Sumbawa. 

"Proses penyusunan Rancangan APBD 2026 ini harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, efisiensi, dan sinergi yang kuat," tandasnya.(AM/RP)

]]>
Mon, 27 Oct 2025 14:48:54 +0800 amr
Serap Anggaran Rp 1,8 Miliar, DKP Sumbawa Tuntaskan Distribusi Sarpras Perikanan Pokir 2025; Siap Lanjutkan Tambahan Paket APBDP https://amarmedia.co.id/serap-anggaran-rp-18-miliar-dkp-sumbawa-tuntaskan-distribusi-sarpras-perikanan-pokir-2025-siap-lanjutkan-tambahan-paket-apbdp https://amarmedia.co.id/serap-anggaran-rp-18-miliar-dkp-sumbawa-tuntaskan-distribusi-sarpras-perikanan-pokir-2025-siap-lanjutkan-tambahan-paket-apbdp Serap Anggaran Rp 1,8 Miliar, DKP Sumbawa Tuntaskan Distribusi Sarpras Perikanan Pokir 2025; Siap Lanjutkan Tambahan Paket APBDP

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Pemerintah Daerah Sumbawa melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa telah menuntaskan penyaluran seluruh paket sarana dan prasarana (Sarpras) perikanan yang bersumber dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2025. Total anggaran yang diserap mencapai sekitar Rp 1,8 Miliar dialokasikan untuk menunjang program pokok pikiran (Pokir) aspirasi sejumlah anggota DPRD Sumbawa.

Menurut Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Kabupaten Sumbawa, H. Burhanuddin, SPi, dalam keterangan persnya pada Jumat (24/10/2025), bantuan dengan total anggaran senilai Rp 1.895.034.269 ini telah diterima dan dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok nelayan penerima manfaat hingga akhir Oktober.

Sarpras yang diadakan untuk menunjang peningkatan produksi perikanan tersebut meliputi berbagai jenis, di antaranya:

  • Satu unit kapal penangkap ikan
  • fiberglassberkapasitas di bawah 5 GT untuk kelompok nelayan Labuan Sumbawa.
  • Dua unit speedboat bermesin tempel untuk meningkatkan produktivitas nelayan di Pulau Bungin.
  • Pengadaan sejumlah mesin ketinting, mesin tempel, dan alat penangkapan ikan seperti jaring, waring untuk bagan perahu, lampu sorot, serta sampan kecil *fiber* dengan panjang 6-7 meter.

"Seluruh pengadaan sarpras ini menggunakan sistem E-Catalog," jelas H. Burhanuddin.

Distribusi ratusan unit mesin dan berbagai peralatan lainnya dari Pokir Dewan ini telah dilaksanakan secara bertahap sejak Agustus lalu. Total 30 kelompok nelayan yang tersebar di Kecamatan Labuhan Badas, Moyo Hilir, Empang, Tarano, Alas, dan Utan menjadi penerima manfaat.

Lanjut ke APBDP untuk Tambahan Paket

Seiring dengan tuntasnya pendistribusian sarpras dari APBD murni, sejumlah anggota DPRD Sumbawa kembali mengalokasikan bantuan Pokir melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2025. Alokasi tambahan ini mencapai sekitar Rp 200 Juta.

Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk pengadaan:

  • Sampan dengan panjang 7 meter bagi kelompok nelayan Karang Dima.
  • Sejumlah mesin ketinting bagi kelompok nelayan di Labuan Kuris.
  • Bubu (peralatan tangkap) bagi kelompok nelayan di Empang.

"Dalam hal ini, DKP Sumbawa menyatakan kesiapan penuh untuk memfasilitasi dan melaksanakan pengadaan sarpras perikanan Pokir Dewan dari APBDP tersebut, yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan November mendatang," pungkas H. Burhanuddin. (AM)

]]>
Mon, 27 Oct 2025 14:38:50 +0800 amr
Kebijakan Harga Pupuk Turun, Komisi II DPRD Sumbawa Desak Pemerintah Jamin Harga Komoditas Pertanian Tetap Menguntungkan Petani https://amarmedia.co.id/kebijakan-harga-pupuk-turun-komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-pemerintah-jamin-harga-komoditas-pertanian-tetap-menguntungkan-petani https://amarmedia.co.id/kebijakan-harga-pupuk-turun-komisi-ii-dprd-sumbawa-desak-pemerintah-jamin-harga-komoditas-pertanian-tetap-menguntungkan-petani Kebijakan Harga Pupuk Turun, Komisi II DPRD Sumbawa Desak Pemerintah Jamin Harga Komoditas Pertanian Tetap Menguntungkan Petani

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menyambut baik kebijakan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen, melihatnya sebagai langkah nyata yang sangat berpihak kepada petani dalam menekan biaya produksi. Namun, Komisi II memberikan titik tekan penting agar keberpihakan ini harus berlanjut hingga ke tahap pasca panen, khususnya terkait penetapan Harga Pokok Penjualan (HPP) komoditas utama.

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H Zohran SH menegaskan bahwa penurunan harga pupuk ini adalah angin segar yang langsung mengurangi beban anggaran petani.

"Penurunan harga pupuk bersubsidi ini adalah kebijakan yang adil. Dengan biaya input yang lebih rendah, otomatis biaya produksi petani ikut turun," ujar H Zohran Orek di ruang kerjanya, Senin (27/10).

 Sinkronisasi Biaya Produksi dan HPP

Titik kritis yang disoroti Komisi II adalah potensi dampak penurunan biaya produksi terhadap harga bahan baku komoditas pertanian di pasaran, terutama untuk komoditas strategis seperti gabah dan jagung. Mengingat saat ini, di beberapa titik lokasi, petani masih dalam tahapan pasca panen di Musim Tanam III (MT III).

"Kami sangat berharap, penurunan harga pupuk ini tidak lantas dijadikan alasan oleh pemerintah atau pihak terkait untuk turut menurunkan Harga Pokok Penjualan (HPP) gabah atau jagung yang sudah ditetapkan," tegasnya.

Menurutnya jika biaya produksi petani menurun akibat harga pupuk yang lebih murah, sementara HPP yang diterbitkan pemerintah (misalnya HPP gabah atau jagung) tidak diubah atau tetap tinggi, maka petani di seluruh Indonesia, termasuk Sumbawa, akan sangat diuntungkan karena margin keuntungan mereka akan meningkat signifikan.

"Inilah idealnya, kebijakan subsidi yang tepat sasaran, mengurangi pengeluaran petani tanpa mengurangi nilai jual hasil panen mereka," ujarnya.

Demikian pula dengan kebijakan ini adalah cara menekan terjadinya inflasi di bidang pertanian pada tahun 2026 mendatang dimana pada bulan Juli 2025 sebesar 0.3 persen yang penyebab utamanya adalah kenaikan harga beras dan kenaikan harga biaya sekolah. 

Kritik dan Harapan Perbaikan Sistem Pengadaan

Komisi II juga menggunakan momentum ini untuk mengkritik sistem pengadaan komoditas pertanian yang dinilai belum optimal dan kurang memberikan edukasi serta kepastian bagi petani.

"Pemerintah harus merencanakan sistem pengadaan dengan program terbaik dan regulasi yang matang. Kami melihat, program pengadaan seperti CBP (Cadangan Beras Pemerintah) tahun 2025 yang lalu, contohnya, belum maksimal memberikan dampak edukasi yang baik kepada petani. Pengadaan gabah seringkali dilakukan dengan satu kualitas (any quality)sehingga tidak menjamin kualitas menjadi prioritas atau hanya mengandalkan kuantitas " ujar H Zohran Orek.

Untuk itu, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa mendesak Pemerintah Pusat melalui Kementerian terkait dan Pemerintah Daerah untuk segera memikirkan penyesuaian dari sisi harga produksi secara menyeluruh.

"Kebijakan penurunan harga pupuk sudah berpihak pada sisi input. Saat ini Pemerintah wajib memikirkan output-nya. Kami berharap harga HPP yang rasional dan sistem pengadaan yang transparan agar buffer stock pemerintah benar-benar bisa menyeimbangkan harga dan menyerap hasil panen petani" tutupnya.(AM)

]]>
Mon, 27 Oct 2025 14:08:30 +0800 amr
Perkuat Arah Kebijakan 2026 dan Desain Pembiayaan, Sekda dan Kepala Bappeda Sumbawa Hadiri Rakor Sinkronisasi Program Nasional di IPDN Jatinangor https://amarmedia.co.id/perkuat-arah-kebijakan-2026-dan-desain-pembiayaan-sekda-dan-kepala-bappeda-sumbawa-hadiri-rakor-sinkronisasi-program-nasional-di-ipdn-jatinangor https://amarmedia.co.id/perkuat-arah-kebijakan-2026-dan-desain-pembiayaan-sekda-dan-kepala-bappeda-sumbawa-hadiri-rakor-sinkronisasi-program-nasional-di-ipdn-jatinangor Perkuat Arah Kebijakan 2026 dan Desain Pembiayaan, Sekda dan Kepala Bappeda Sumbawa Hadiri Rakor Sinkronisasi Program Nasional di IPDN Jatinangor

Jatinangor.Amaredia.co.id, - Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen penuh untuk menggenjot pembangunan daerah dengan menyelaraskan program prioritas lokal dan nasional. Sebagai wujud komitmen tersebut, hari ini, Senin (26/10/2026), Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) dengan Pemerintah Daerah se-Indonesia resmi dibuka di Kampus IPDN Jatinangor.

Rakor ini merupakan agenda wajib yang diselenggarakan berdasarkan surat mandat dari Menteri Dalam Negeri, yang mengutus seluruh Sekretaris Daerah (Sekda) serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dari tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Indonesia.

Merespons arahan tersebut, Bupati Sumbawa menginstruksikan kehadiran langsung dua pejabat tinggi daerah. Kabupaten Sumbawa diwakili oleh Sekretaris Daerah, Dr. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP, didampingi oleh Kepala Bappeda, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si.

Rakor yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 26 hingga 29 Oktober 2026, menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan dan kegiatan di tingkat pusat dan daerah, khususnya yang berkaitan dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2026.

Usulan Pembiayaan Program Prioritas Daerah

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetyo, kepada awak media menyampaikan pentingnya forum ini dalam memastikan keberlanjutan pembangunan daerah.

“Pada prinsipnya, sinergitas, sinkronisasi, dan penyelarasan program serta kegiatan Pemerintah Pusat dan Daerah memerlukan desain pembiayaan yang kuat. Dalam forum ini, Kabupaten Sumbawa telah mengusulkan sejumlah program dan prioritas yang belum dapat dibiayai oleh APBD, untuk selanjutnya disampaikan agar mendapatkan pembiayaan melalui skema Pemerintah Pusat,” jelas Sekda Haji Budi Prasetyo.

Ia berharap, “Semoga ikhtiar ini dapat membawa pembangunan di Kabupaten Sumbawa menjadi lebih akseleratif dan dampak positifnya cepat dirasakan oleh masyarakat.”

Persiapan Matang dari Bapperinda Sumbawa

Sebelum keberangkatan, Tim Bapperinda Kabupaten Sumbawa telah melakukan persiapan komprehensif, mulai dari penginputan Program dan Kegiatan Prioritas Nasional hingga penyusunan rencana Program dan Kegiatan untuk tahun 2026.

"Persiapan awal sudah kita lakukan dengan matang, mulai dari penginputan data program dan prioritas daerah. Bagian Pemerintahan Setda telah memfasilitasi persiapan awal, dan selanjutnya diserahkan sepenuhnya kepada PIC Bapperinda," ungkap Staf Pemerintahan Setda Sumbawa Adi Kusuma ST.M.M.Inov. 

Materi dan Pemateri dari Berbagai Sektor Strategis

Disampaikan Sekda Sumbawa bahwa Rakor tersebut menghadirkan 29 materi penting yang disampaikan oleh para pakar dan pembuat kebijakan dari kementerian/lembaga strategis, meliputi Kebijakan Keuangan Negara (Kementerian Keuangan). Kebijakan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas), Kebijakan Pengendalian P3K oleh  (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) Kebijakan Sektor Kesehatan (Kementerian Kesehatan), termasuk pemeriksaan kesehatan gratis, penuntasan kasus TBC, dan pembangunan rumah sakit berkualitas.

Kemudian lanjutnya juga ada materi Kebijakan Program Pendidikan Dasar dan Menengah yang disampaikan oleh (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah), Kebijakan Sekolah Rakyat,  (Kementerian Sosial), Kebijakan Sekolah Unggulan Garuda (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi). Kebijakan Lumbung Pangan (Kementerian Pertanian) Kebijakan Program Penyediaan 3 Juta Rumah (Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman).

Ada juga beberapa materi yang penting untuk daerah yakni Kebijakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kementerian Koperasi), Kebijakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah), Kebijakan Program Pekerjaan Umum (Kementerian Pekerjaan Umum), Kebijakan Lingkungan Hidup dan Persembahan (Kementerian Lingkungan Hidup), Investasi Waste to Energy  (BPI Danantara).

Beberapa sektor strategis lainnya yakni Kebijakan Ekonomi Biru (Kementerian Kelautan dan Perikanan), Kebijakan Pertambangan dan Hilirisasi di Daerah (Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral), Program Pembangunan Inpres dan Non-Inpres (Kementerian Sekretaris Negara), Kebijakan BPJS Kesehatan dalam Alokasi Iuran Jaminan Kesehatan di Daerah (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan).

Ada hal hangat dan strategis yakni Kebijakan Makan Bergizi Gratis (Badan Gizi Nasional), Kebijakan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal), 

Pengawasan Pengendalian Program Prioritas Nasional di Daerah (Kantor Staf Presiden).Pengawasan Pengendalian Program Prioritas Presiden di Daerah (Badan Pengendalian Pembangunan dan Investasi Khusus).Kebijakan BPJS Ketenagakerjaan dalam Alokasi Iuran Jaminan Tenaga Kerja di Daerah (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan), Percepatan Pelayanan Makan Bergizi Gratis di Daerah Terpencil (Satgas MBG Pemerintah Daerah), Skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (Republik Bidang Pembiayaan dan Investasi Pembangunan).

Percepatan Pelayanan Makan Bergizi Gratis di Daerah Terpencil (Staf Ahli Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik)Sinkronisasi Program Kementerian/LPNK dengan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2026 (Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri), Sinkronisasi Program Kementerian/LPNK dengan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2026 (Direktur Jenderal Bintang Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri). Dan Optimalisasi Kerjasama Daerah dalam Pembangunan Daerah Berkelanjutan (Direktur Jenderal Bidan Ilustrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri).

Melalui pemahaman mendalam terhadap seluruh materi ini, diharapkan program-program pembangunan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan sepenuhnya selaras dengan prioritas nasional demi kemajuan daerah.(AM)

]]>
Mon, 27 Oct 2025 10:13:42 +0800 amr
Hadiri Sosialisasi ESDM NTB, Sekda Sumbawa Tegaskan Komitmen Tertibkan dan Legalkan Pertambangan Rakyat https://amarmedia.co.id/hadiri-sosialisasi-esdm-ntb-sekda-sumbawa-tegaskan-komitmen-tertibkan-dan-legalkan-pertambangan-rakyat https://amarmedia.co.id/hadiri-sosialisasi-esdm-ntb-sekda-sumbawa-tegaskan-komitmen-tertibkan-dan-legalkan-pertambangan-rakyat Hadiri Sosialisasi ESDM NTB, Sekda Sumbawa Tegaskan Komitmen Tertibkan dan Legalkan Pertambangan Rakyat

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr. H.Budi Prasetyo S.Sos.MAP menegaskan bahwa tata kelola pertambangan rakyat di Sumbawa harus bergerak menuju praktik yang lebih tertib, legal, dan berkelanjutan. Penegasan ini disampaikan menyusul partisipasi Pemda Sumbawa dalam Sosialisasi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yang diselenggarakan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTB Jumat 24 Oktober 2025 di Aula Hotel Sernu Sumbawa Besar.

Hadir Kabid Minerba ESDM Provinsi NTB Iwan Setiawan ST, beberapa Camat,  Kepala Desa dan jajaran OPD terkait.

Menurut Sekda, kehadiran dalam kegiatan ini merupakan langkah krusial untuk menyamakan pemahaman antar pemangku kepentingan daerah mengenai regulasi dan mekanisme perizinan di sektor pertambangan rakyat.

“Kami memandang kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Dinas ESDM Provinsi NTB ini sebagai ruang yang sangat penting. Ini bukan hanya soal mengetahui aturan, tetapi lebih jauh, ini adalah upaya untuk memperkuat tata kelola pertambangan rakyat di Sumbawa agar menjadi lebih tertib, legal, dan yang terpenting, berkelanjutan,” ujar Sekda.

Sekda menekankan bahwa pertambangan rakyat seringkali menjadi sandaran ekonomi bagi sebagian besar masyarakat lokal. Oleh karena itu, tugas Pemerintah Daerah adalah memastikan bahwa aktivitas ekonomi ini dapat berjalan tanpa mengorbankan masa depan lingkungan.

“Tujuan utama kita adalah menjaga keseimbangan. Kepentingan ekonomi masyarakat yang bergantung pada pertambangan harus terakomodasi, namun pada saat yang sama, kelestarian lingkungan di Sumbawa harus kita jaga dengan sungguh-sungguh,” tambahnya.

Melalui sosialisasi WPR dan IPR ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk menindaklanjuti dan mengimplementasikan panduan yang didapat, mendorong para pelaku pertambangan rakyat untuk segera mengurus perizinan (IPR) dan beroperasi di wilayah yang telah ditetapkan (WPR).

“Kami berharap seluruh pihak di Sumbawa, baik pelaku usaha maupun masyarakat, dapat memahami dan mematuhi regulasi yang ada. Dengan tata kelola yang baik dan legal, kita bisa mewujudkan pertambangan rakyat yang ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tutup Sekda. (AM)

]]>
Mon, 27 Oct 2025 09:27:55 +0800 amr
Tekankan Pengentasan Kemiskinan, Wabup Ansori Dorong BAZNAS Sumbawa Perkuat Sinergi dan Kolaborasi dengan Pemda https://amarmedia.co.id/tekankan-pengentasan-kemiskinan-wabup-ansori-dorong-baznas-sumbawa-perkuat-sinergi-dan-kolaborasi-dengan-pemda https://amarmedia.co.id/tekankan-pengentasan-kemiskinan-wabup-ansori-dorong-baznas-sumbawa-perkuat-sinergi-dan-kolaborasi-dengan-pemda Tekankan Pengentasan Kemiskinan, Wabup Ansori Dorong BAZNAS Sumbawa Perkuat Sinergi dan Kolaborasi dengan Pemda

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H.Muhammad Ansori, menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi erat antara Pemerintah Daerah dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Wabup Haji Ansori saat menerima kunjungan pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa di Pendopo Wakil Bupati pada Jumat (24/10) lalu.

Menurut Wabup, BAZNAS memegang peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam sektor sosial dan keagamaan. "Tujuan inti dari seluruh pembangunan yang kita laksanakan di daerah adalah untuk mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata. Untuk mencapai sasaran ini, kita tidak bisa bekerja sendiri. Perlu sinergi dan kolaborasi dari semua pihak, termasuk BAZNAS, agar pelaksanaan program pembangunan, khususnya yang menyentuh masyarakat miskin, bisa lebih tepat sasaran dan efektif," ujar Wabup Ansori.

Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap agar BAZNAS dapat mengarahkan program-programnya secara konsisten sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan regulasi yang berlaku. Hal ini penting untuk menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik.

Dalam konteks pengumpulan dana zakat dan infak, Wabup Ansori juga memberikan saran untuk mengadopsi pendekatan yang lebih efektif dan inovatif.

"Kita perlu memaksimalkan potensi zakat dan infak yang ada di Sumbawa. Saya menyarankan BAZNAS untuk mengembangkan pendekatan yang lebih efektif, baik melalui penggalangan secara kelembagaan maupun perorangan, sehingga dana yang terkumpul bisa lebih optimal dan dampaknya terhadap penerima manfaat (mustahik) juga semakin besar," jelasnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi, memastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang dijalankan BAZNAS selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam membangun masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan. (AM)

]]>
Mon, 27 Oct 2025 08:42:46 +0800 amr
Atasi Krisis Air Bersih, PUPR Sumbawa Bangun 15 SPAM Untuk Wilayah Terdampak https://amarmedia.co.id/atasi-krisis-air-bersih-pupr-sumbawa-bangun-15-spam-untuk-wilayah-terdampak https://amarmedia.co.id/atasi-krisis-air-bersih-pupr-sumbawa-bangun-15-spam-untuk-wilayah-terdampak Atasi Krisis Air Bersih, PUPR Sumbawa Bangun 15 SPAM Untuk Wilayah Terdampak

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Kabupaten Sumbawa setiap tahunnya selalu terdampak krisis air bersih. Sebagai upaya mengatasi hal itu, Dinas PUPR setempat membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Program ini melayani sebanyak 1.821 rumah di 15 Desa.

Pembangunan sarana prasarana SPAM di Kabupaten Sumbawa tahun 2025 senilai 12,8 Miliar Rupiah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pekerjaan Umm Republik Indonesia.

Pembangunan ini merupakan salah satu komitmen pemerintah untuk mensejahterakan masyarakatnya dengan mempermudah akses air bersih, ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan yang ditemui media ini belum lama ini.

Ia mengatakan pekerjaan fisik SPAM di Sumbawa yang dimulai awal Mei lalu rata-rata sudah mencapai di atas 70 persen untuk tahap I dan II.

“Pekerjaan ini dilakukan secara swakelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), dengan kontrak sejak akhir Maret hingga Desember 2025, mengacu pada Rencana Kerja Masyarakat (RKM),” terangnya.

Selain itu, program tersebut sekaligus mendukung upaya percepatan penurunan stunting. SPAM tahun 2025 ditargetkan melayani 1.821 sambungan rumah di 15 desa yakni Desa Sepukur, Kelungkung, Batu Tering, Brang Rea, Dete, Empang Atas, Hijrah, Maronge, Pelat, Pungkit, Sabedo, Sempe, Simu, Tatede dan Desa Emang Lestari.

“Dalam pelaksanaannya, setiap KSM didampingi Tim Fasilitator Lapangan (TFL) untuk memastikan aspek teknis dan administrasi berjalan sesuai aturan,” tambahnya.

Muhammad Sofyan berharap Program ini tidak hanya meningkatkan akses air bersih yang berkualitas, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam upaya menurunkan angka stunting serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Sumbawa. (AM/SN)

]]>
Sun, 26 Oct 2025 23:46:08 +0800 amr
BAM Hidupkan Tragedi Perempuan dalam Lakon Dende Tamari https://amarmedia.co.id/bam-hidupkan-tragedi-perempuan-dalam-lakon-dende-tamari https://amarmedia.co.id/bam-hidupkan-tragedi-perempuan-dalam-lakon-dende-tamari  BAM Hidupkan Tragedi Perempuan dalam Lakon Dende Tamari

Mataram,Amarmedia.co.id-   Oktober 2025 — Bengkel Aktor Mataram (BAM) kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu komunitas teater paling konsisten di Nusa Tenggara Barat (NTB). Semalam, Sabtu 25 Oktober 2025, mereka menuntaskan pementasan lakon Dende Tamari di Gedung Tertutup Taman Budaya NTB, disaksikan oleh ratusan penonton yang memadati ruang pertunjukan hingga larut malam. 

Pertunjukan ini sekaligus menjadi pementasan BAM ke-63, sebuah capaian yang menandai perjalanan panjang dan teguh kelompok teater yang berdiri di Mataram ini dalam menjaga napas seni pertunjukan di daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Taman Budaya NTB, Lalu Surya Mulawarman, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap konsistensi BAM dan relevansi pementasan kali ini. Menurutnya, Dende Tamari bukan hanya pertunjukan teater biasa, tetapi juga etalase seni pertunjukan yang mempertemukan lintas disiplin—teater, musik, seni rupa dan tradisi lokal.

“Pertunjukan ini adalah katalisator pembuka ruang dialog dan dialektika. Ia menjauhkan kita dari arogansi diri, bahkan dari arogansi personalisasi kekuasaan,” ujar Miq Surya. “Kegiatan seperti ini penting, karena seni mesti hadir sebagai ruang pertemuan gagasan dan kemanusiaan.”

Dalam konteks itu, BAM melalui sang sutradara, Kongso Sukoco, menegaskan bahwa teater bukan sekadar hiburan, melainkan alat untuk berpikir dan mempertanyakan. “Teater yang masih memedulikan unsur sastra akan selalu menekankan dialog dan pertanyaan. Dari situ lahir kesimpulan-kesimpulan baru dalam memahami relasi manusia,” ujarnya. 

“Namun sekarang, tren teater mulai mengabaikan bahasa dan menggantinya dengan efek media. Kami ingin mengembalikan kekuatan kata dan rasa.”

Dende Tamari adalah adaptasi dari tragedi klasik Yunani Antigone karya Sophocles, yang kali ini dilahirkan kembali dalam konteks lokal Lombok. Pertanyaan mendasar yang melatari naskah ini tetap sama: apakah hukum buatan penguasa lebih tinggi daripada hukum moral dan kemanusiaan?

Perempuan Sasak Menentang Kekuasaan

Dalam versi BAM, sosok Antigone menjelma sebagai Dende Tamari—seorang perempuan Sasak yang berani menentang kekuasaan demi kemanusiaan. Ia menolak tunduk pada hukum yang menafikan nilai moral dan kasih sayang. Keberaniannya menimbulkan konflik besar yang berakhir tragis: Dende Tamari dihukum mati karena menentang hukum penguasa.

Sutradara Kongso Sukoco menjelaskan: “Tragedi disebut tragedi ketika peristiwa tragis menimpa orang baik. Dende Tamari adalah sosok yang melawan kekuasaan yang semena-mena. Ia akhirnya mati, tapi justru dari kematian itu lahir makna tentang kebenaran.”

Ada keberanian BAM menafsir ulang karya besar dunia ke dalam lanskap lokal, yaitu ‘menaklukkan Antigone’ ke dalam sosok Dende Tamari, perempuan Lombok yang membawa suara lokal untuk isu universal.

Kongso menimpali, “Itu menunjukkan bagaimana kita masih tertinggal dalam memahami paradigma kesetaraan gender. Padahal, ketika Antigone ditulis Sophocles ribuan tahun lalu, gagasan demokrasi dan kesetaraan sudah hidup.”

Kekuatan Dende Tamari bukan hanya pada narasi, tetapi juga pada perwujudan estetika yang berpijak pada bumi Lombok. Tembang tradisional, kostum daerah, dan alat musik lokal menjadi bagian dari tubuh pertunjukan. 

Penonton diajak merasakan kegetiran tragedi Yunani dalam irama suling Sasak, dalam nyanyian yang lahir dari tanah sendiri.

Musik dan tata artistik menjadi jembatan antara dunia klasik dan realitas lokal. Para Musisi (tradisi) — Lalu Prima Wira Putra, Nurul Maulida, Ayutara Adelya, dan Nunuk Husnul—menghadirkan harmoni antara bunyi-bunyian tradisi dan atmosfer dramatik yang membangun emosi pertunjukan.

Penataan cahaya karya Fathul Ajis dan arahan artistik Zaeni Mohammad menghadirkan ruang simbolik: sumur batu tempat Dende Tamari dihukum menjadi metafor atas kekuasaan yang membungkam, namun sekaligus tempat lahirnya cahaya perlawanan.

Pementasan ini melibatkan sejumlah aktor muda BAM yang tampil dengan intensitas emosional tinggi: Winsa, Dende Dila, Wulan Eryana Sain, Bagus Maulana, Hawa Metha, dan Febri Febrian. Manajemen panggung dipercayakan kepada Reza Ashari, dengan Mantra Ardhana sebagai penata suara, serta dukungan kru: Susan Damayanti, Lalu Farid, Syahrul Rozi, dan Akbar.

Para pemain menghidupkan tokoh-tokoh klasik dengan tubuh dan aksen lokal, menghadirkan keotentikan baru yang membedakan versi BAM dari adaptasi teater konvensional. Sorak dan tepuk tangan penonton di akhir pementasan menjadi bukti bahwa karya ini menyentuh sisi terdalam dari rasa kemanusiaan.

Seruan Kemanusiaan

Lebih dari sekadar pertunjukan, Dende Tamari adalah seruan kemanusiaan. Ia berbicara tentang keberanian untuk menentang ketidakadilan, tentang suara perempuan yang menolak tunduk pada kekuasaan yang buta. Ia mengingatkan kita bahwa di tengah dunia yang makin pragmatis, nurani tetap harus menjadi panglima.

“Seni bukan hiburan,” tutup Kongso Sukoco. “Seni adalah suara perlawanan, cermin kehidupan, dan panggilan hati nurani.”

Melalui Dende Tamari, BAM mengajak masyarakat untuk kembali percaya pada kekuatan perempuan, keberpihakan sosial, dan cinta pada kemanusiaan. Dari Lombok, pesan itu bergema: bahwa keberanian untuk berpihak pada kebenaran tak akan pernah lekang oleh zaman.

Didirikan lebih dari dua dekade lalu, BAM adalah kelompok teater independen di Mataram, NTB, yang konsisten mengeksplorasi teater berbasis naskah, riset sosial, dan pendekatan lokalitas. Dengan 63 pementasan hingga kini, BAM menjadi laboratorium kreatif bagi generasi muda dalam memahami seni sebagai jalan kesadaran sosial dan kebudayaan. (AM)

]]>
Sun, 26 Oct 2025 16:13:36 +0800 amr
Wabup Sumbawa Soroti Infrastruktur Sekolah dan Penempatan Guru P3K di Rakor Pendidikan NTB https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-soroti-infrastruktur-sekolah-dan-penempatan-guru-p3k-di-rakor-pendidikan-ntb https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-soroti-infrastruktur-sekolah-dan-penempatan-guru-p3k-di-rakor-pendidikan-ntb Wabup Sumbawa Soroti Infrastruktur Sekolah dan Penempatan Guru P3K di Rakor Pendidikan NTB

Mataram, Amarmedia.co.id-  Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Urusan Pendidikan Dasar, Menengah, dan Non-Formal se-Provinsi Nusa Tenggara Barat yang digelar di Ruang Rapat PT. Bank NTB Syariah, Mataram, Selasa (21/10). Dalam forum strategis yang dipimpin Gubernur NTB dan turut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Wabup Sumbawa secara tegas menyoroti dua persoalan krusial di daerahnya: kondisi infrastruktur sekolah yang tidak layak dan penempatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang belum ideal.

Rapat koordinasi ini berfokus pada sinkronisasi kebijakan dan strategi pendidikan antara pemerintah pusat dan daerah guna meningkatkan mutu layanan di NTB.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Ansori mengungkapkan bahwa meskipun jumlah gedung sekolah dari tingkat PAUD hingga SMP di Kabupaten Sumbawa sudah mencukupi, namun dari sisi kualitas masih banyak yang jauh dari kata layak.

“Gedung sekolah kami memang cukup banyak, tetapi masih banyak yang belum memadai. Ada sekolah yang belum memiliki plafon, tidak memiliki jendela, dan membutuhkan perbaikan serius,” ujar H. Ansori di hadapan Menteri dan Gubernur. Ia bahkan menyebutkan adanya kebutuhan untuk mempertimbangkan penggabungan satuan pendidikan di beberapa wilayah karena kekurangan peserta didik.

Persoalan lain yang disorot adalah penempatan guru P3K yang dinilai belum mempertimbangkan jarak antara tempat tinggal dan lokasi tugas. Menurut Wabup, kebijakan ini berdampak langsung terhadap kesejahteraan para guru.

“Banyak guru P3K yang ditempatkan jauh dari tempat tinggalnya. Akibatnya, mereka harus menempuh perjalanan berjam-jam atau bahkan pindah domisili. Kondisi ini menyebabkan sebagian besar pendapatan mereka terserap untuk biaya transportasi dan hidup di tempat tugas,” jelasnya penuh keprihatinan.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengusulkan agar pemerintah pusat memberikan fleksibilitas dalam aturan mutasi atau perpindahan guru P3K, khususnya sebelum masa kerja lima tahun, agar penataan tenaga pendidik dapat dilakukan lebih baik oleh daerah.

“Tujuan pemerintah mengangkat P3K adalah untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Namun jika kondisinya seperti ini, kami sangat prihatin. Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan ruang kebijakan agar kesejahteraan guru benar-benar terwujud dalam upaya mencerdaskan anak bangsa,” pungkas H. Ansori.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah kolaboratif bagi seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan solusi demi pemerataan pendidikan yang berkualitas di Nusa Tenggara Barat.

]]>
Sat, 25 Oct 2025 23:20:57 +0800 amr
7 Warisan Budaya Daerah Sumbawa Siap Ditetapkan, Perkuat Identitas dan Potensi Pariwisata Lokal https://amarmedia.co.id/7-warisan-budaya-daerah-sumbawa-siap-ditetapkan-perkuat-identitas-dan-potensi-pariwisata-lokal https://amarmedia.co.id/7-warisan-budaya-daerah-sumbawa-siap-ditetapkan-perkuat-identitas-dan-potensi-pariwisata-lokal 7 Warisan Budaya Daerah Sumbawa Siap Ditetapkan, Perkuat Identitas dan Potensi Pariwisata Lokal

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menegaskan komitmennya dalam melestarikan warisan leluhur. Sebanyak enam benda dan satu bangunan yang telah diusulkan sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) kini selangkah lagi akan resmi ditetapkan menjadi Cagar Budaya oleh Bupati. 

Penetapan ini akan menambah daftar kekayaan budaya daerah dan diharapkan dapat memperkuat identitas lokal serta membuka potensi baru di sektor pariwisata.

Kepala Bidang Kebudayaan Dikbud Kabupaten Sumbawa, Fithriati, menyampaikan bahwa proses pengajuan tujuh objek tersebut telah melalui pengkajian mendalam oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dan mendapatkan rekomendasi.

“Tahun ini kita mengajukan 6 ODCB berupa benda, dan satu bangunan. Semuanya sudah melalui proses penetapan dan direkomendasikan oleh tim ahli cagar budaya kepada Bupati Sumbawa sebagai cagar budaya,” jelas Fithriati di Sumbawa Besar, Sabtu (24/10).

Objek yang diajukan untuk penetapan tersebut meliputi bangunan bersejarah Bale Jam, serta benda-benda budaya seperti Juli Maraja, Juli Ranga, Keris Samba, dan Tear Teman Tampil, di antara benda-benda lainnya. Penetapan ini sangat penting sebagai payung hukum perlindungan dan pelestarian.

“Kami berharap mudah-mudahan tahun ini segera ditetapkan oleh bupati, sehingga statusnya resmi menjadi Cagar Budaya,” tambahnya.

Dengan penetapan tujuh objek baru ini, total Cagar Budaya yang telah ditetapkan di Kabupaten Sumbawa akan bertambah dari 30 objek yang sudah ada sebelumnya. Cagar budaya tersebut meliputi berbagai jenis, baik benda, struktur, maupun bangunan yang memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan daerah.

Pemerintah Daerah memandang penetapan Cagar Budaya bukan hanya sekedar formalitas, melainkan sebagai upaya strategis untuk Pelestarian Identitas Budaya, Menjaga dan mewariskan nilai-nilai luhur dari peninggalan masa lalu kepada generasi mendatang, Edukasi dan Penelitian: menjadikan objek-objek tersebut sebagai sumber belajar sejarah dan penelitian ilmiah, Pengembangan Pariwisata yang mengangkat Bale Jam, keris, dan benda-benda budaya lainnya sebagai daya tarik wisata minat khusus yang unik, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat lokal.

Dikbud Sumbawa berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan TACB dan melibatkan masyarakat dalam upaya pelestarian. Diharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat akan memastikan warisan budaya Sumbawa tetap lestari dan bermanfaat bagi pembangunan daerah. (AM)

]]>
Sat, 25 Oct 2025 22:28:14 +0800 amr
Merajut Asa di Genang Genis: Restorasi Bersih, Ketika Politik Berpelukan dengan Bakti Lingkungan" https://amarmedia.co.id/merajut-asa-di-genang-genis-restorasi-bersih-ketika-politik-berpelukan-dengan-bakti-lingkungan https://amarmedia.co.id/merajut-asa-di-genang-genis-restorasi-bersih-ketika-politik-berpelukan-dengan-bakti-lingkungan Merajut Asa di Genang Genis: Restorasi Bersih, Ketika Politik Berpelukan dengan Bakti Lingkungan"

Sumbawa.Amarmedia.co.id –Mentari pagi nan cerah menyelimuti Taman Genang Genis, Kelurahan Kerato, Sumbawa, pada Sabtu (25/10), menjadi saksi bisu harmonisasi antara semangat kebersamaan warga dan komitmen para kader Partai NasDem. Di bawah komando langsung Ketua Bapilu Partai NasDem Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry SH MH, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, gotong royong dan senam pagi digelar dengan penuh kemeriahan dan spirit yang membara.

Kegiatan ini adalah pengejawantahan dari gerakan Restorasi Bersih di Kabupaten Sumbawa, sebuah inisiatif sosial mulia yang berakar dari ide dan gagasan almarhum Ketua DPD NasDem Sumbawa, H.Asaat Abdullah, ST. Sejak pagi, para peserta, yang terdiri dari kader partai dan masyarakat sekitar, tampak antusias membersihkan setiap sudut taman, menata tanaman hias, hingga berolah raga bersama dalam suasana yang hangat dan akrab.

Zulfikar Demitry menegaskan bahwa aksi ini jauh melampaui sekadar kegiatan fisik. Ini adalah manifestasi nyata dari komitmen NasDem untuk merawat dan menjaga lingkungan.

“‘Indah dan sehat ada di Restorasi Bersih’ — ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan sebuah gerakan nyata demi mewujudkan Sumbawa yang lebih baik,” ujar Zulfikar.

Ia mengibaratkan Taman Genang Genis sebagai sebuah kanvas kebersamaan dan bukti konkret bahwa kemolekan kota adalah tanggung jawab kolektif. Ia pun menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa melestarikan budaya gotong royong dan menumbuhkan kepedulian yang mendalam terhadap lingkungan sekitar.

Acara penuh makna ini ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama, merefleksikan eratnya jalinan silaturahmi antara kader NasDem dan warga. Harapan besar tersemat agar kegiatan serupa dapat terus bergulir secara berkala, sebagai wujud konsistensi dari semangat Restorasi Bersih.

“Restorasi sejatinya bukan hanya perihal gerakan politik, tetapi sebuah gerakan sosial yang tulus untuk melayani dan menginspirasi,” tutup politisi muda tersebut, menyimpulkan esensi dari bakti mereka di pagi itu. (AM/IM)

]]>
Sat, 25 Oct 2025 14:25:14 +0800 amr
Polres Sumbawa Bekuk Tiga Pria di Buer, Sita 12,56 Gram Sabu https://amarmedia.co.id/polres-sumbawa-bekuk-tiga-pria-di-buer-sita-1256-gram-sabu https://amarmedia.co.id/polres-sumbawa-bekuk-tiga-pria-di-buer-sita-1256-gram-sabu Polres Sumbawa Bekuk Tiga Pria di Buer, Sita 12,56 Gram Sabu

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Operasi kali ini menyasar wilayah Kecamatan Buer dan berhasil mengamankan tiga terduga pelaku.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba, IPTU Harirustaman, S.H., menegaskan komitmen Polres Sumbawa untuk menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan narkotika. "Pengungkapan ini merupakan hasil tindak lanjut dari informasi masyarakat mengenai seringnya terjadi transaksi sabu di Kecamatan Buer," ujarnya.

Penangkapan dilakukan pada Jumat, 24 Oktober 2025, sekitar pukul 15.30 Wita, bertempat di salah satu rumah terduga pelaku di wilayah Kecamatan Buer. Tim Opsnal Sat Resnarkoba segera melakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi yang dicurigai. Setelah melakukan pemantauan, tim berhasil mengamankan tiga orang pria berinisial AM (35), MD (37), dan AL (30). Penggeledahan rumah dilakukan dengan didampingi oleh dua orang saksi umum, yaitu Kepala Dusun dan Ketua RW setempat.

Saat penggeledahan, petugas menemukan narkotika dan alat pendukungnya. Total berat brutto sabu yang berhasil diamankan dalam operasi ini adalah 12,56 gram. Selain sabu, petugas menyita sejumlah barang bukti lain yang terdiri dari 4 poket sabu, 1 buah timbangan digital (yang ditemukan tersembunyi di atas plafon dalam bekas kotak ice cream), 1 bendel klip kosong, 1 buah alat hisap (bong), 1 buah pipa kaca yang berisikan sisa sabu, 1 buah skop plastik, 2 buah korek gas, 4 buah HP Android, dan uang tunai sebesar Rp 450.000.

Ketiga terduga pelaku dan seluruh barang bukti segera diamankan ke Polres Sumbawa untuk menjalani proses pemeriksaan, termasuk tes urine dan uji laboratorium barang bukti, sebagai langkah awal sebelum pengembangan kasus lebih lanjut. (AM)

]]>
Sat, 25 Oct 2025 11:50:50 +0800 amr
Targetkan PKK Profesional, Hj. Ida Fitria Pimpin Langsung Roadshow Pembinaan Tertib Administrasi di 5 Kecamatan https://amarmedia.co.id/targetkan-pkk-profesional-hj-ida-fitria-pimpin-langsung-roadshow-pembinaan-tertib-administrasi-di-5-kecamatan https://amarmedia.co.id/targetkan-pkk-profesional-hj-ida-fitria-pimpin-langsung-roadshow-pembinaan-tertib-administrasi-di-5-kecamatan

Sumbawa,Amarmedia.co.id– Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa terus memperkuat kapasitas kelembagaan hingga ke tingkat kecamatan. Melalui kegiatan Roadshow Pembinaan Tertib Administrasi dan 10 Program Pokok PKK, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot SE, memimpin langsung kegiatan pembinaan yang digelar sejak 16 hingga 24 Oktober 2025 di lima kecamatan, yakni Utan, Lenangguar, Batu Lanteh, Lopok, dan Labuhan Badas.

Kegiatan ini difokuskan pada pembinaan tertib administrasi bagi pengurus PKK kecamatan dan kelompok kerja (Pokja). 

Menurut Hj. Ida, tertib administrasi menjadi aspek penting dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan setiap program PKK di wilayah masing-masing.

“Tertib administrasi atau pembukuan terkait setiap kegiatan PKK sangat penting agar terlihat jelas program-program yang sudah dijalankan dan dilaksanakan,” jelas Hj. Ida saat kegiatan penutupan roadshow di Kecamatan Labuhan Badas, Jumat (24/10/2025).

Dalam rangkaian roadshow tersebut, dilakukan pula pemeriksaan buku administrasi PKK kecamatan untuk menilai sejauh mana ketertiban dan kelengkapan pelaporan kegiatan yang telah dilaksanakan.

Hj. Ida Fitria menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar kecamatan telah menjalankan administrasi dengan baik, meski masih ada beberapa yang perlu penyempurnaan.

 “Administrasi yang sudah benar dan baik agar dilanjutkan. Sementara bagi kecamatan yang masih ada kekeliruan agar segera diperbaiki, lengkapnya administrasi pembukuan juga merupakan salah satu bentuk transparansi dalam berorganisasi, Ketua TP PKK," pesannya.

Lebih lanjut, Hj. Ida berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat mendorong konsistensi dan profesionalitas PKK di semua tingkatan.

Ketua TP PKK menegaskan, tertib administrasi merupakan pondasi utama untuk memastikan program-program PKK berjalan efektif, terukur, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua TP. PKK dan Sekretaris mengajak semua ketua dan sekretaris TP. PKK kecamatan dan desa serta koordinator kelompok Dawis, untuk melihat pendataan di tiga buku wajib kelompok Dasawisma.

“Dengan kegiatan ini, diharapkan kecamatan lain yang sudah kita sosialisasikan sebelumnya juga dapat menerapkan tertib administrasi dalam kegiatan PKK sehari-hari,” pungkasnya. (AM)

]]>
Sat, 25 Oct 2025 09:11:09 +0800 amr
Peringati Sumpah Pemuda, CFN Sumbawa Dimeriahkan Drama Musikal dan Tari dari Saka Bhayangkara https://amarmedia.co.id/peringati-sumpah-pemuda-cfn-sumbawa-dimeriahkan-drama-musikal-dan-tari-dari-saka-bhayangkara https://amarmedia.co.id/peringati-sumpah-pemuda-cfn-sumbawa-dimeriahkan-drama-musikal-dan-tari-dari-saka-bhayangkara Peringati Sumpah Pemuda, CFN Sumbawa Dimeriahkan Drama Musikal dan Tari dari Saka Bhayangkara

Sumbawa, Amarmedia.co.id – Semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda akan memeriahkan malam akhir pekan di Sumbawa. Komunitas dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa kembali menggelar Car Free Night (CFN) Series ke-16 pada Malam Minggu ini, dengan menyuguhkan pertunjukan spesial dari generasi muda.

Kepada awak media panitia Car free night Sukarman Djayadi mengatakan CFN edisi kali ini akan menjadi panggung bagi anggota Saka Bhayangkara Cabang Sumbawa yang akan menampilkan serangkaian hiburan bertema kebangsaan dan kepemudaan.

"Kami mengundang Masyarakat untuk hadir dan menikmati malam bebas kendaraan yang diisi dengan Drama Musikal, Tari Tradisional dan Kontemporer, Paduan Suara dan Pembacaan Puisi" ujarnya.

Kegiatan CFN Series 16 ini akan dipusatkan di dua lokasi strategis Lapangan Pahlawan (Jalan Merdeka dan Titik Nol Sumbawa (Jalan Wahidin).Jalanan utama ini akan ditutup untuk kendaraan bermotor mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WITA.

Panitia mengajak seluruh warga Sumbawa untuk meramaikan acara ini sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas pemuda sekaligus merayakan semangat persatuan di Hari Sumpah Pemuda.

“Ayo datang dan ramaikan Car Free Night bersama kami! Ajak teman, keluarga, dan sahabatmu, karena malam minggu ini Sumbawa bakal seru banget tanpa kendaraan,” demikian ajakan panitia melalui siaran persnya.

Kehadiran Saka Bhayangkara dalam CFN diharapkan dapat menumbuhkan jiwa korsa, patriotisme, dan kreativitas di kalangan anggota pramuka, sekaligus memberikan tontonan yang edukatif dan menghibur bagi masyarakat Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 24 Oct 2025 17:59:57 +0800 amr
Bupati Sumbawa Dorong Sinergi Ketakwaan dan Ekonomi: Serahkan Bantuan Gerobak dan Modal Usaha kepada Mustahik https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-dorong-sinergi-ketakwaan-dan-ekonomi-serahkan-bantuan-gerobak-dan-modal-usaha-kepada-mustahik https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-dorong-sinergi-ketakwaan-dan-ekonomi-serahkan-bantuan-gerobak-dan-modal-usaha-kepada-mustahik Bupati Sumbawa Dorong Sinergi Ketakwaan dan Ekonomi: Serahkan Bantuan Gerobak dan Modal Usaha kepada Mustahik

Sumbawa, Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menegaskan komitmennya dalam menguatkan kesejahteraan masyarakat dengan mendorong sinergi antara peningkatan ketakwaan dan penguatan ekonomi. Hal ini disampaikan oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat menyerahkan bantuan gerobak dan modal usaha kepada 20 orang mustahik di halaman Kantor Bupati, Jum’at pagi (24/10).

Bupati Jarot menekankan bahwa ikhtiar mewujudkan masyarakat Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera harus dicapai melalui keseimbangan spiritual dan material.

“Peningkatan ketakwaan harus dibarengi dengan penguatan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, ikhtiar mewujudkan masyarakat Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera bisa kita capai bersama,” ujar Bupati.

 Apresiasi untuk Kemitraan BAZNAS

Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Jarot menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Meskipun belum genap satu bulan dilantik, BAZNAS telah menunjukkan kepeduliannya melalui aksi nyata dalam membantu masyarakat prasejahtera.

Kepada para penerima manfaat, Bupati berpesan agar bantuan yang diterima—yang meliputi gerobak dan modal usaha—dapat dirawat dan dimanfaatkan secara maksimal.

“Jadikan bantuan ini sebagai awal yang serius untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kembangkan usaha secara sungguh-sungguh,” pesannya.

Bupati juga sangat mengapresiasi kemitraan dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang telah berjalan sangat baik dalam penanggulangan kemiskinan.

Ajak ASN dan Pengusaha Salurkan Zakat

Guna memperluas jangkauan program kesejahteraan, Bupati H. Jarot menyerukan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pengusaha, dan masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS.

“Kami minta kepada seluruh ASN, pengusaha, dan masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS, sehingga program-program BAZNAS bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara lebih luas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M., Inov melaporkan bahwa bantuan 20 gerobak ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara BAZNAS Kabupaten Sumbawa dan BAZNAS Provinsi NTB. BAZNAS saat ini juga tengah memverifikasi calon penerima manfaat untuk program bantuan rumah layak huni dan gerobak usaha yang didanai dari zakat perusahaan Bank NTB Syari’ah.

Penyerahan bantuan yang berlangsung di halaman kantor Bupati ini disaksikan oleh Sekda, para pimpinan OPD, serta karyawan di lingkup Setda Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Fri, 24 Oct 2025 17:37:54 +0800 amr
Kasatpol PP Sumbawa Tegaskan Komitmen Tingkatkan Disiplin dan Sinergitas Pasca Arahan Bupati Jarot https://amarmedia.co.id/kasatpol-pp-sumbawa-tegaskan-komitmen-tingkatkan-disiplin-dan-sinergitas-pasca-arahan-bupati-jarot https://amarmedia.co.id/kasatpol-pp-sumbawa-tegaskan-komitmen-tingkatkan-disiplin-dan-sinergitas-pasca-arahan-bupati-jarot Kasatpol PP Sumbawa Tegaskan Komitmen Tingkatkan Disiplin dan Sinergitas Pasca Arahan Bupati Jarot

Sumbawa, Amarmedia.co.id –Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Latihan Gabungan di Halaman Kantor Bupati Sumbawa. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali profesionalisme dan integritas aparat penegak Peraturan Daerah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Sumbawa, Abdul Haris S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan vital untuk memupuk kekompakan dan kedisiplinan korps.

“Melalui latihan gabungan ini, kita tingkatkan profesionalisme dan sinergitas Satpol PP menuju aparatur tertib dan tangguh,” ujar Abdul Haris dalam laporannya.

Menjawab Tantangan Bupati: Tegas Sekaligus Santun

Dalam sambutan pembukaan, Bupati Jarot memberikan arahan tegas yang wajib dipegang oleh seluruh anggota Satpol PP, yaitu agar menjadi wajah ketertiban, kedisiplinan, dan keteladanan.

“Bupati Jarot menekankan bahwa kami harus tegas tetapi juga santun, harus disiplin tetapi juga harus komunikatif, dan mampu membaca situasi sosial dengan hati yang tenang. Ini adalah tantangan sekaligus pedoman bagi kami untuk menjalankan tugas di lapangan tanpa kehilangan sisi kemanusiaan,” kata Abdul Haris menanggapi arahan pimpinan daerah.

Menurut Kasatpol PP, Bimtek ini adalah jawaban konkret untuk memperkuat kapasitas profesional sesuai harapan Bupati. "Dengan pelatihan ini, kami berharap anggota di lapangan dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam melaksanakan tugas, serta memperkuat sinergitas dan kerja sama antar instansi," tambahnya.

Abdul Haris merinci, kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta, terdiri dari 69 anggota Satpol PP Kabupaten Sumbawa dan 31 anggota dari Kabupaten Sumbawa Barat.

Materi yang disajikan dalam bimbingan teknis sangat komprehensif, mencakup berbagai aspek tugas dan fungsi Satpol PP. Narasumber berasal dari Satpol PP Provinsi NTB, internal Satpol PP Sumbawa dan Sumbawa Barat, serta Kodim 1607 Sumbawa.

Acara ditutup dengan simbolis penyerahan kunci mobil pengendalian massa dari Bupati Sumbawa kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumbawa. Penambahan armada ini diharapkan dapat menunjang kesiapan operasional Satpol PP dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

"Penambahan fasilitas ini merupakan bentuk dukungan Pemda terhadap kesiapan kami. Seluruh personel berkomitmen untuk mengikuti arahan Bupati, menjalankan tugas dengan penuh integritas, dan menjaga sinergitas antar wilayah dan instansi," pungkas Abdul Haris. (AM)

]]>
Fri, 24 Oct 2025 17:30:07 +0800 amr
Tuntas Tender, Pemda Sumbawa Pacu 24 Proyek Strategis Rp57,4 Miliar dengan Efisiensi Anggaran https://amarmedia.co.id/tuntas-tender-pemda-sumbawa-pacu-24-proyek-strategis-rp574-miliar-dengan-efisiensi-anggaran https://amarmedia.co.id/tuntas-tender-pemda-sumbawa-pacu-24-proyek-strategis-rp574-miliar-dengan-efisiensi-anggaran Tuntas Tender, Pemda Sumbawa Pacu 24 Proyek Strategis Rp57,4 Miliar dengan Efisiensi Anggaran

Sumbawa, Amarmedia.co.id –Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa memastikan percepatan pembangunan di daerah itu dengan menuntaskan proses tender untuk 24 paket proyek strategis Tahun Anggaran 2025. Total dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni yang digelontorkan mencapai Rp57,4 miliar lebih.

Proyek-proyek ini digadang menjadi tulang punggung dalam mewujudkan visi “Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori (Jarot-Ansori).

Efisiensi Anggaran Rp3,57 Miliar

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Sumbawa, Abdul Haviedz, ST., MEc. Dev., dalam keterangan persnya pada Kamis (22/10/2025), menyatakan bahwa proses lelang telah berjalan dengan sukses dan transparan.

“Alhamdulillah, dari hasil monitoring dan evaluasi, proses pelaksanaan lelang 24 paket proyek pembangunan 2025 di daerah ini telah dilaksanakan dengan baik,” ujar Haviedz.

Lebih lanjut, Haviedz memaparkan bahwa dari total pagu anggaran sebesar Rp61,1 miliar, nilai kontrak akhir yang disepakati mencapai Rp57,4 miliar. Hasil ini menciptakan optimalisasi anggaran, atau efisiensi, sebesar Rp3,57 miliar, yang menunjukkan proses pengadaan yang kompetitif.

 Progres Fisik On the Track

Penuntasan tender menjelang akhir Oktober 2025 ini memastikan eksekusi fisik di lapangan dapat segera berjalan. Haviedz optimistis, seluruh kegiatan proyek akan dituntaskan tepat waktu.

“Progres fisik di lapangan berjalan on the track dengan deviasi positif yang cukup signifikan dari yang direncanakan. Kami optimis seluruh kegiatan proyek akan dituntaskan tepat waktu,” tegasnya.

24 paket proyek ini terdiri dari 18 pekerjaan konstruksi, 5 pekerjaan konsultasi, dan 1 pengadaan barang. Cakupan proyek sangat luas, mencakup bidang kesehatan, infrastruktur, pertanian, dan tata kota. Lokasi proyek tersebar merata di berbagai kecamatan, mulai dari Desa Dete Lape hingga ke Alas Barat.

Investasi besar ini difokuskan untuk menunjang program strategis nasional (PSN) dan program strategis daerah (PSD), serta mempercepat pembangunan infrastruktur dasar dan penunjang pelayanan publik.

Beberapa proyek kunci meliputi Pembangunan baru enam Puskesmas Pembantu (Pustu) di lokasi seperti Desa Dete Lape, Gontar Alas Barat, dan Kalimango Alas, serta pembangunan lanjutan Gedung C dan Gedung H RSUD Sumbawa, Pemeliharaan berkala jalan ruas Maronge – Labuhan Sangoro, pembangunan saluran drainase Buin Pandan, Penataan dan revitalisasi wajah taman kota, serta Penyusunan DED Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Lekong, Pembangunan Gedung SKPT Polres Sumbawa dan Pembangunan Gedung CAT.

Dengan dimulainya eksekusi proyek secara masif, Pemda Sumbawa menegaskan komitmen kuatnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat.(AM)

]]>
Fri, 24 Oct 2025 17:22:28 +0800 amr
Bupati Sumbawa Minta Dekranasda Prioritaskan Market Tenun: "Tanpa Peluang Pasar, Warisan Budaya Akan Hilang! https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-minta-dekranasda-prioritaskan-market-tenun-tanpa-peluang-pasar-warisan-budaya-akan-hilang https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-minta-dekranasda-prioritaskan-market-tenun-tanpa-peluang-pasar-warisan-budaya-akan-hilang Bupati Sumbawa Minta Dekranasda Prioritaskan Market Tenun: "Tanpa Peluang Pasar, Warisan Budaya Akan Hilang!"

Sumbawa, Amarmedia.co.id (24 Oktober 2025) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dengan tegas mengingatkan tentang ancaman hilangnya warisan Tenun Sumbawa akibat rendahnya minat generasi muda. Hal ini disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sumbawa, sekaligus mengukuhkan pengurus Dekranasda periode 2025-2030 di Aula La Grande, Kamis (23/10).

Hadir Ketua Dekranasda Provinsi NTB Sinta Agathia Iqbal, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitri SH MH, Sekretaris Daerah Sumbawa Dr. H.Budi Prasetyo, Forkopimda, Ketua LATS Sumbawa Dr. ikhsan Syafitri, Kepala OPD

Dalam sambutannya, Bupati Haji Jarot menyampaikan kekhawatiran mendalamnya terkait kondisi Tenun Sumbawa saat ini. Ia menyebutkan bahwa mayoritas pengrajin tenun telah berusia lanjut, sementara upaya regenerasi di kalangan anak muda sangat minim.

"Regenerasi ini adalah kunci, agar warisan tenun Sumbawa yang merupakan identitas kita tidak hilang. Saat ini, mayoritas pengrajin kita sudah lansia, dan anak-anak muda kita semakin sedikit yang tertarik untuk melanjutkan tradisi menenun ini," ujar Bupati Jarot.

Kunci Kebangkitan: Peluang Pasar dan Pariwisata

Menurut Bupati, upaya untuk menghidupkan kembali minat anak muda tidak cukup hanya melalui pelatihan. Ia menekankan bahwa faktor utama yang akan menarik generasi muda adalah adanya peluang pasar yang menjanjikan.

"Sebanyak apapun pelatihan yang kita berikan tidak akan ada artinya, apabila tidak dibarengi dengan peluang pasar yang jelas. Apabila ada peluang pasar, dengan sendirinya generasi muda akan tertarik dengan potensi ekonomi dari menenun itu," tegasnya.

Bupati Jarot pun mendorong sektor pariwisata untuk dioptimalkan sebagai jalan keluar. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, diharapkan dapat mendongkrak penjualan kain tenun tradisional secara signifikan.

"Kita harus kaitkan menenun ini dengan pariwisata. Ketika wisatawan datang, penjualan tenun meningkat, dan ini akan menaikkan daya tarik dari menenun itu sendiri. Peluang pasar adalah magnet terbesar," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., yang baru dikukuhkan, senada dengan Bupati. Ia mencontohkan langkah konkret untuk menciptakan pasar yaitu melalui kebijakan internal.

"Tenun Sumbawa adalah identitas sejarah dan budaya masyarakat Samawa. Kami akan mengupayakan penerapan pemakaian Tenun Sumbawa sebagai pakaian Dinas ASN di Lingkup Pemkab Sumbawa, karena ini akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pengrajin," ungkap Ketua Dekranasda.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi NTB menyampaikan masalah kerajinan Wastra Sumbawa, memerlukan campur tangan Pemerintah agar karyanya dapat menjadi lebih baik lagi. Campur tangan ini perlu terutama terkait dengan masalah tenun Sumbawa, Karena saat ini sangat sulit mencari Tenun asli Sumbawa, dikarenakan masalah regenerasi penenun Sumbawa. Oleh karena itu, melalui program Kementerian Dikdasmen RI, yakni melalui program pemberdayaan pelaku kerajinan untuk anak putus sekolah. Namun pemberdayaan ini akan sia-sia, apabila hasil dari kerajinan anak-anak tidak ada masa depannya, harus ada pasarnya, Cetusnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa secara resmi mengukuhkan kepengurusan Dekranasda Kabupaten Sumbawa Periode 2025-2030, di mana ia berharap para pengurus baru dapat bekerja keras, khususnya Kepala Dinas Koperasi UKM dan Kepala Dinas Pariwisata yang memimpin bidang program, promosi, dan pengembangan usaha.

Adapun  pengurus Dekranasda Kabupaten Sumbawa Periode 2025-2030 yang dikukuhkan antara lain :

  • Ketua : Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., 
  • Wakil Ketua : Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori,
  • Ketua Harian : Asisten Perekonomian dan Pembanguna Kabupaten Sumbawa,
  • Wakil Ketua Harian : Ir. Irin Wahyu Indarni, Bidang Program, Pengembang Produk Seni
  • Ketua : Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa

Bidang Pameran, Kerjasama, Promosi, dan Ekonomi Kreatif

  • Ketua : Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwista Kabupaten Sumbawa

Bidang Manajemen dan Pengembangan Usaha

  • Ketua : Kepala Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Sumbawa

Bidang Penggalangan Dana

  • Ketua : Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumbawa

Bidang Humas dan Dokumentasi

  • Ketua : Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Sumbawa.(AM)
]]>
Fri, 24 Oct 2025 08:45:08 +0800 amr
IES Forum 2025 di Lombok: Menteri Agama Sebut NTB Terdepan dalam Pengembangan Ekonomi Syariah. https://amarmedia.co.id/ies-forum-2025-di-lombok-menteri-agama-sebut-ntb-terdepan-dalam-pengembangan-ekonomi-syariah https://amarmedia.co.id/ies-forum-2025-di-lombok-menteri-agama-sebut-ntb-terdepan-dalam-pengembangan-ekonomi-syariah IES Forum 2025 di Lombok: Menteri Agama Sebut NTB Terdepan dalam Pengembangan Ekonomi Syariah.

Mataram, Amarmedia.co.id - (24 Oktober 2025)  - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Indah Dhamayanti Putri, M.IP mendampingi Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. Nassaruddin Umar, dalam Opening Ceremony Indonesia Ekonomi Syariah (IES) Forum dan Expo 2025 yang digelar di Halaman Islamic Center NTB, Kamis (23/10/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional 2025 dan berlangsung hingga 26 Oktober 2025 dengan tema “Santri Berdaya, Ekonomi Syariah Mendunia”.

Dalam sambutannya, Umi Dinda menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas kepercayaan yang diberikan kepada NTB sebagai tuan rumah forum strategis berskala nasional.

“Kami merasa bangga dan berbahagia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Ekonomi Syariah Forum dan Expo 2025. Sebuah forum strategis yang mempertemukan para pelaku ekonomi syariah, akademisi, praktisi serta pengambil kebijakan dari seluruh penjuru Indonesia”, ujarnya.

Umi Dinda menegaskan Provinsi NTB memiliki komitmen kuat menjadi pusat ekonomi syariah di kawasan Indonesia Timur, melalui berbagai langkah strategis, seperti pemberdayaan ekonomi pesantren dan santripreneur, pengembangan produk halal dan UMKM, inovasi keuangan syariah serta optimalisasi zakat, infaq dan wakaf produktif, untuk kesejahteraan masyarakat.

“Keberhasilan ekonomi bukan semata diukur dari angka pertumbuhan, tetapi dari keberkahan dan manfaat sosial yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Kami berharap forum ini memperkuat kolaborasi demi kemajuan umat dan kesejahteraan bangsa”, tegasnya.

Sementara itu, Menteri Agama RI Prof. Dr. Nassaruddin Umar dalam arahannya mengapresiasi langkah Provinsi NTB yang dinilai sebagai salah satu daerah paling progresif dalam mendorong perkembangan ekonomi dan perbankan syariah di Indonesia.

“Provinsi NTB adalah salah satu yang paling berani dan cepat mengedepankan ekonomi syariah. Transformasi BPD NTB menjadi Bank NTB Syariah adalah contoh nyata komitmen tersebut”, ungkapnya.

Menteri Agama menekankan pengembangan ekonomi syariah bukan berarti upaya “syariatisasi” perda, melainkan pendekatan ekonomi yang berlandaskan nilai keadilan dan keberkahan universal. Disebutkannya sejumlah negara seperti Inggris, Belanda, Jepang hingga Amerika Serikat kini justru menjadi pelopor ekonomi dan industri halal dunia.

“Kita harus berbangga, Indonesia adalah negara muslim terbesar yang mampu menjaga moderasi, toleransi dan stabilitas politik serta ekonomi yang luar biasa. Inilah kekuatan kita”, ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Istiqlal Global Fund, Ahsanul Haq, menjelaskan forum ini lahir dari kegelisahan atas belum meratanya implementasi ekonomi dan keuangan syariah pada lapisan masyarakat. Menurut National International Economic Index, Indonesia kini menempati peringkat ke-3 dunia dalam potensi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah.

“Kami memulai gerakan ini dari masjid sebagai pusat spiritual, sekaligus pusat ekonomi umat. Kami ingin membangkitkan kembali fungsi masjid sebagai penggerak kesejahteraan”, tuturnya.

Forum ini akan berlangsung hingga 26 Oktober 2025 dan menampilkan pameran produk halal, talkshow, diskusi serta pelatihan ekonomi umat dengan melibatkan pelaku UMKM, akademisi, investor dan tokoh masyarakat dari dalam dan luar negeri.

“Kami ingin menjadikan Lombok dan NTB sebagai contoh nyata bagaimana masjid bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi umat”, tandasnya.

Penyelenggaraan IES Forum dan Expo 2025 di NTB menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi syariah global, sekaligus bukti nyata komitmen daerah dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, sosial dan ekonomi, untuk kesejahteraan bersama.

Dengan harapan agar dapat menjalar ke masjid-masjid di seluruh penjuru negeri. Seperti pesan dari para pembimbing dan tokoh masyarakat Istiqlal, pembangunan masjid bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk menggerakkan sekitar 800 ribu masjid lain di Indonesia sebagai pusat kemajuan umat.

IES Forum dan Expo 2025 di Lombok dipilih sebagai titik awal lompatan, menjadi contoh bagaimana masjid bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi umat. Bersama para santri dan seluruh komponen masyarakat, menegaskan kebangkitan ekonomi umat dapat dimulai dari masjid. (AM)

]]>
Fri, 24 Oct 2025 08:01:28 +0800 amr
Sumbawa Unggul! KONI Sumbawa Apresiasi Setinggi&tingginya kepada Bupati atas Dukungan Luar Biasa untuk Atlet Taekwondo https://amarmedia.co.id/sumbawa-unggul-koni-sumbawa-apresiasi-setinggi-tingginya-kepada-bupati-atas-dukungan-luar-biasa-untuk-atlet-taekwondo https://amarmedia.co.id/sumbawa-unggul-koni-sumbawa-apresiasi-setinggi-tingginya-kepada-bupati-atas-dukungan-luar-biasa-untuk-atlet-taekwondo

Sumbawa Unggul! KONI Sumbawa Apresiasi Setinggi-tingginya kepada Bupati atas Dukungan Luar Biasa untuk Atlet Taekwondo

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., atas perhatian dan dukungan luar biasa yang diberikan kepada para atlet Taekwondo Dojang Patriot Sumbawa. Apresiasi ini disampaikan menyusul acara penyambutan resmi para atlet usai berlaga di ajang bergengsi Pugnator Sport Tourism Yogyakarta – Taekwondo Open International Championship 2025.

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si., mengungkapkan bahwa kehadiran dan dukungan langsung dari Bupati Jarot bukan hanya sekadar bentuk penghargaan atas prestasi yang telah diukir oleh para atlet, tetapi juga menjadi suntikan motivasi yang sangat besar.

"Dukungan Bapak Bupati ini tidak hanya menjadi penghargaan, namun juga menjadi dorongan semangat yang luar biasa bagi seluruh insan olahraga di Kabupaten Sumbawa. Ini memicu kami untuk terus berjuang, berprestasi, dan membawa harum nama daerah kita, baik di kancah nasional maupun internasional," ujar Abdul Rafiq dalam keterangannya.

KONI Sumbawa berharap, semangat pembinaan olahraga di Kabupaten Sumbawa akan terus tumbuh subur dan konsisten, sehingga mampu melahirkan lebih banyak lagi atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa kebanggaan bagi daerah dan bangsa.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati, atas perhatian dan dukungan nyata bagi kemajuan olahraga Sumbawa!" tutup Abdul Rafiq.(AM)

]]>
Thu, 23 Oct 2025 20:32:50 +0800 amr
Bupati Jarot Bangga: 21 Medali Taekwondo Dojang Patriot Jadi Bukti Sumbawa Mampu Bicara di Kancah Nasional https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-bangga-21-medali-taekwondo-dojang-patriot-jadi-bukti-sumbawa-mampu-bicara-di-kancah-nasional https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-bangga-21-medali-taekwondo-dojang-patriot-jadi-bukti-sumbawa-mampu-bicara-di-kancah-nasional Bupati Jarot Bangga: 21 Medali Taekwondo Dojang Patriot Jadi Bukti Sumbawa Mampu Bicara di Kancah Nasional

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id (23 Oktober 2025) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyambut dengan penuh kebanggaan kedatangan para atlet Taekwondo Kabupaten Sumbawa  dari Dojang Patriot yang baru saja menorehkan prestasi gemilang pada ajang Pugnator Sport Tourism 2025 di Yogyakarta.

Dalam ajang bergengsi tersebut, kontingen Taekwondo Sumbawa berhasil memborong 21 medali, terdiri dari 16 emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Prestasi ini disambut sukacita oleh Bupati H. Jarot yang menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas perjuangan luar biasa para atlet muda Sumbawa.

“Saya sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh anak-anak kita. Ini merupakan bukti nyata bahwa dengan kerja keras, kedisiplinan, dan semangat juang yang tinggi, atlet-atlet Sumbawa mampu berbicara banyak di tingkat nasional,” ujarnya.

Menurut H. Jarot, keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para atlet dan keluarga, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa. Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil latihan yang konsisten, bimbingan para pelatih, serta dukungan dari Federasi Taekwondo dan KONI Kabupaten Sumbawa

“Prestasi ini harus menjadi semangat dan optimisme bagi kita semua bahwa atlet Taekwondo Sumbawa mampu bersaing dan berprestasi di level yang lebih tinggi lagi,”

“Teruslah berlatih dengan tekun dan rendah hati. Pertahankan dan tingkatkan prestasi dengan penuh semangat sportifitas tinggi , karena dari sinilah kebanggaan dan kejayaan olah raga Sumbawa akan terus tumbuh,” tutupnya.

“Saya sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh anak-anak kita. Ini merupakan bukti nyata bahwa dengan kerja keras, kedisiplinan, dan semangat juang yang tinggi, atlet-atlet Sumbawa mampu berbicara banyak di tingkat nasional,” ujarnya.

Menurut H. Jarot, keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para atlet dan keluarga, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa. Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil latihan yang konsisten, bimbingan para pelatih, serta dukungan dari Federasi Taekwondo dan KONI Kabupaten Sumbawa

“Prestasi ini harus menjadi semangat dan optimisme bagi kita semua bahwa atlet Taekwondo Sumbawa mampu bersaing dan berprestasi di level yang lebih tinggi lagi,”

“Teruslah berlatih dengan tekun dan rendah hati. Pertahankan dan tingkatkan prestasi dengan penuh semangat sportifitas tinggi , karena dari sinilah kebanggaan dan kejayaan olah raga Sumbawa akan terus tumbuh,” tutupnya.(AM)

]]>
Thu, 23 Oct 2025 20:29:29 +0800 amr
Tingkatkan Konektivitas: Proyek Pemeliharaan Ruas Jalan Alas–Marente Rp 3,9 Miliar Resmi Dibuka Tender https://amarmedia.co.id/tingkatkan-konektivitas-proyek-pemeliharaan-ruas-jalan-alasmarente-rp-39-miliar-resmi-dibuka-tender https://amarmedia.co.id/tingkatkan-konektivitas-proyek-pemeliharaan-ruas-jalan-alasmarente-rp-39-miliar-resmi-dibuka-tender Tingkatkan Konektivitas: Proyek Pemeliharaan Ruas Jalan Alas–Marente Rp 3,9 Miliar Resmi Dibuka Tender

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Salah satu proyek pertama yang dibiayai pembangunannya menggunakan bantuan dana APBDP Sumbawa 2025 senilai Rp 3,9 Miliar yang kini tengah dilakukan proses lelang tendernya oleh ULP Setda Sumbawa adalah proyek pemeliharaan ruas jalan Alas – Marente, ungkap Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Sumbawa Abdul Haviedz ST MEc Dev dalam katerangan Pers diruang kerjanya Rabu (22/10/2025).

Dijelaskan, setelah dokumen lelang tendernya lengkap, maka mulai hari ini proyek tersebut ditayangkan pembukaan tendernya, dengan harapan ada sejumlah perusahaan penyedia jasa yang berminat.

“Mengingat masa waktu tahun anggaran 2025 praktis efektif tinggal dua bulan lagi berakhir, maka dengan waktu yang mepet tersebut, kami dari ULP melaksanakan sistem percepatan tender, misalnya dengan mengurangi waktu evaluasi dari biasanya memakan waktu lima hari bisa saja dilakukan 2 – hari,” ujar Haviedz.

Dengan percepatan proses lelang tender yang diterapkan sambung Haviedz, maka kami sangat optimis dari proses lelang tender, baik itu pembukaan tender, pembukaan penawaran, evaluasi hingga penentuan pemenang dan berkontrak terkait dengan proyek pemeliharaan ruas jalan Alas – Marente paling tidak pertengahan Nopember 2025 sudah bisa dilakukan kegiatan action fisiknya di lapangan.

Menurutnya, sesuai dengan dokumen,pemeliharaan ruas jalan Alas Marente itu menyerap anggaran Rp 3,9 Miliar dari APBDP 2025, dengan pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem sporadis, penguatan lapisan pondasi atas (LPA) hingga menggunakan taburan lapisan aspal hotmix, dan dengan memanfaatkan waktu yang tersedia, optimis pekerjaannya akan dapat terlaksana dengan baik, ujarnya. (AM)

]]>
Thu, 23 Oct 2025 10:59:58 +0800 amr
Hadiri Forum Koordinasi Penataan Ruang Bali Nusra, Bupati Jarot Pastikan Tata Ruang Sumbawa Sinergi dengan Visi Nasional 2029 https://amarmedia.co.id/hadiri-forum-koordinasi-penataan-ruang-bali-nusra-bupati-jarot-pastikan-tata-ruang-sumbawa-sinergi-dengan-visi-nasional-2029 https://amarmedia.co.id/hadiri-forum-koordinasi-penataan-ruang-bali-nusra-bupati-jarot-pastikan-tata-ruang-sumbawa-sinergi-dengan-visi-nasional-2029 Hadiri Forum Koordinasi Penataan Ruang Bali Nusra, Bupati Jarot Pastikan Tata Ruang Sumbawa Sinergi dengan Visi Nasional 2029

Labuan Bajo, Amarmedia.co.id (23 Oktober 2025) — Kabupaten Sumbawamengambil peran aktif dalam upaya penyelarasan arah pembangunan regional. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., hadir dalam Forum Koordinasi Penataan Ruang Bali–Nusa Tenggara di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, (21/10/2025) lalu menegaskan bahwa perencanaan tata ruang daerah harus menjadi jembatan utama untuk mencapai sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Bupati Jarot menyatakan forum ini sangat strategis untuk memastikan pembangunan di Sumbawa tidak hanya berlandaskan kebijakan nasional, tetapi juga berpijak kuat pada karakteristik dan kebutuhan wilayah Sumbawa.

“Forum ini menjadi ruang penting untuk memastikan arah pembangunan Sumbawa sejalan dengan kebijakan nasional, namun tetap berpijak pada karakteristik dan kebutuhan wilayah. Penataan ruang yang baik akan mendukung konektivitas antarwilayah, pemerataan ekonomi, serta daya saing daerah,” tegas Bupati Jarot.

Fokus pada Potensi Lokal dan Pemerataan

Sumbawa membawa semangat untuk mengoptimalkan potensi lokalnya yang kaya di sektor pertanian, peternakan, energi terbarukan, dan pariwisata alam. Menurut Bupati Jarot, potensi ini memerlukan dukungan kebijakan tata ruang yang terarah dan sinergis antara pusat dan daerah.

Haji Jarot juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan. Ia menekankan bahwa Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) harus dirancang secara inklusif:

“Kita ingin pembangunan tidak hanya fokus di pusat kota, tapi juga menjangkau kawasan perdesaan dan pesisir. Prinsip tata ruang yang terintegrasi akan memastikan setiap program pembangunan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” tukasnya.

Melalui forum koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mempertegas komitmennya untuk Meningkatkan sinergi antarinstansi dalam pengelolaan ruang wilayah dan mengoptimalkan potensi daerah berbasis tata ruang berkelanjutan.

"Mengembangkan sistem informasi geospasial demi mendukung perencanaan dan investasi yang ramah lingkungan dan inklusif" imbuhnya 

Kehadiran Bupati di Labuan Bajo memperkuat posisi Sumbawa sebagai salah satu daerah yang siap menjadikan tata ruang sebagai kunci utama dalam mencapai pembangunan yang merata dan berkelanjutan di wilayah regional Bali-Nusa Tenggara. (AM)

]]>
Thu, 23 Oct 2025 10:32:20 +0800 amr
Bupati Sumbawa Resmi Buka Latihan Gabungan SATPOL PP NTB 2025: Tegaskan Pentingnya Ketegasan Humanis dan Integritas https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-resmi-buka-latihan-gabungan-satpol-pp-ntb-2025-tegaskan-pentingnya-ketegasan-humanis-dan-integritas https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-resmi-buka-latihan-gabungan-satpol-pp-ntb-2025-tegaskan-pentingnya-ketegasan-humanis-dan-integritas Bupati Sumbawa Resmi Buka Latihan Gabungan SATPOL PP NTB 2025: Tegaskan Pentingnya Ketegasan Humanis dan Integritas

Foto : Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot menyematkan tanda peserta dan pelatih Bimbingan Teknis Satpol PP, Kamis 23 Oktober 2025.

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis dan Latihan Gabungan Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Sumbawa pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Hadir  Sekretaris Daerah kabupaten Sumbawa Dr. H.Budi Prasetyo, Staf Ahli Bupati Sumbawa Agus Mustamin S.Sos.M.Si, Para Kepala OPD, Kasi data dan Informasi Satpol PP Provinsi NTB Sukaidi SE, Kasatpol PP Kabupaten Sumbawa ,Abdul Haris, PLH Kasatpol PP KSB H Wahidin.

 

Acara yang melibatkan lebih dari 100 personel Satpol PP dari Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat ini disambut dengan apresiasi tinggi oleh Bupati Sumbawa. Dirinya menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi NTB yang telah mempercayakan Kabupaten Sumbawa sebagai tuan rumah. Ia menegaskan bahwa latihan gabungan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali jati diri Satpol PP sebagai aparat penegak peraturan daerah, pelindung masyarakat, dan penjaga ketertiban umum.

Bupati Syarafuddin Jarot menyoroti dinamika sosial yang semakin kompleks, menuntut Satpol PP untuk menjadi wajah kedisiplinan dan keteladanan. Ia menekankan bahwa Satpol PP adalah garda terdepan dalam menegakkan kewibawaan pemerintah daerah.

"Ketegasan Satpol PP tidak boleh kehilangan sisi kemanusiaannya. Satpol PP harus tegas, tetapi juga santun; harus disiplin, tetapi juga komunikatif; harus patuh pada aturan, namun juga mampu membaca situasi sosial dengan hati yang tenang," ujar Bupati. Beliau menambahkan bahwa tugas Satpol PP adalah menjaga keseimbangan antara ketertiban, ketenteraman, hukum, dan harmoni sosial.

Kegiatan Bimbingan Teknis dan Latihan Gabungan ini dinilai strategis untuk memperkuat kapasitas profesional aparat. Materi yang akan diberikan meliputi baris-berbaris, tata cara patroli, sistem piket dan pengawalan VVIP, hingga penguatan di bidang ketentraman dan penegakan Perda.

Lebih lanjut, Bupati Haji Jarot menekankan bahwa di balik keterampilan teknis, hal yang lebih penting adalah pembentukan karakter dan jiwa korsa. Ia berharap latihan ini menjadi tempat di mana solidaritas dan semangat kebersamaan dibangun, serta loyalitas pada tugas dan bangsa ditempa. Sinergi antara Satpol PP Provinsi, Kabupaten Sumbawa, dan Sumbawa Barat diharapkan melahirkan standar kerja yang seragam, koordinasi yang kuat, dan respons cepat di lapangan.

Kepada seluruh peserta, Bupati Sumbawa berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, dan disiplin tinggi, serta menanamkan kebanggaan sebagai pengawal ketertiban dan penjaga marwah pemerintah daerah.

Diakhir sambutannya dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim, Bupati Sumbawa secara resmi menyatakan kegiatan Bimbingan Teknis dan Latihan Gabungan Satpol PP Provinsi NTB Tahun 2025 dibuka, diakhiri dengan seruan, "Salam Satpol PP — Satu Komando, Satu Jiwa, Satu Pengabdian untuk Daerah dan Bangsa!"

Dalam kesempatan itu Bupati Sumbawa menyerahkan 1 unit mobil Satpol-PP sebagai wujud kontribusi pemerintah daerah dalam mempermudah tugas dan fungsi Satpol-PP (AM)

]]>
Thu, 23 Oct 2025 09:09:48 +0800 amr
Santri Menulis, Santri Berdaya https://amarmedia.co.id/santri-menulis-santri-berdaya https://amarmedia.co.id/santri-menulis-santri-berdaya MENULIS adalah bagian tak terpisahkan dari tradisi keilmuan. Dalam sejarah Islam, para ulama terdahulu tidak hanya mengajar dan berdakwah di mimbar, tetapi juga menulis kitab, risalah, hikayat, dan puisi atau syair. 

Mereka memahami bahwa pena bisa menjadi senjata yang lebih tajam daripada pedang. Tulisan mereka melintasi ruang dan waktu, menjadi sumber ilmu dan inspirasi lintas generasi.

Di Nusantara, tradisi ini diteruskan oleh banyak ulama besar, salah satunya Buya Hamka, seorang ulama, pemikir, dan sastrawan asal Ranah Minang. Hamka tidak hanya dikenal karena keluasan ilmunya, tetapi juga karena karya-karyanya yang mendalam secara spiritual dan estetis, seperti “Di Bawah Lindungan Ka'bah”, “Tenggelamnya Kapal Van der Wijck”, “Tafsir Al-Azhar”, “Tasauf Modern”, dan lainnya. 

Melalui tulisan, Hamka membumikan nilai-nilai Islam dengan bahasa yang indah dan humanis. 

Fisiknya memang telah tiada, tetapi kata-katanya tetap hidup. Ia membuktikan bahwa menulis adalah bekerja untuk keabadian, seperti kata Pramoedya Ananta Toer. Dengan menulis, seorang ulama atau santri meninggalkan jejak pemikiran yang tak lekang oleh waktu.

Namun, masih sering ditemukan ada pesantren atau madrasah yang melarang para santrinya membaca karya fiksi dengan alasan bahwa bacaan semacam itu bisa melalaikan dari pelajaran agama atau menanamkan nilai yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam. Akibatnya, sebagian santri tumbuh tanpa pengalaman menikmati keindahan bahasa dan keluasan imajinasi yang ditawarkan oleh dunia sastra. 

Padahal, dari kebiasaan membaca fiksi yang baik, bisa tumbuh kecintaan pada menulis, sebuah keterampilan penting yang semestinya menjadi bagian dari tradisi intelektual Islam. 

Pelarangan semacam itu, disadari atau tidak, justru menumpulkan daya pikir kritis dan mengekang semangat literasi di kalangan santri.

Setiap tanggal 22 Oktober, Indonesia memperingati Hari Santri Nasional, momentum untuk mengenang peran besar para santri dalam perjuangan bangsa. Penetapan hari itu merujuk pada peristiwa Resolusi Jihad yang dikeluarkan Hadratus Syekh K.H. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 di Surabaya. Resolusi tersebut menyerukan umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan. 

Semangat jihad kala itu bukan hanya perjuangan fisik, tetapi juga semangat spiritual, moral, dan intelektual. 

Maka, refleksi Hari Santri hari ini seharusnya tidak hanya memuliakan sejarah masa lalu, tetapi juga menegaskan peran santri di medan perjuangan baru: medan ilmu, literasi, dan penulisan.

Dengan menulis, santri meneruskan jejak para ulama yang menempatkan ilmu bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk umat. Tulisan menjadi wadah berbagi hikmah dan dakwah yang mendalam.

Menulis juga membantu santri menjadi intelektual organik, yaitu mereka yang mampu menjembatani tradisi dan modernitas. Santri yang menulis dapat menafsirkan ajaran agama sesuai konteks zaman, menulis dengan rasional tanpa kehilangan spiritualitas, serta menyampaikan gagasan dengan artikulatif dan bertanggung jawab.

Selain itu, bagi santri menulis memperkuat dakwah di era digital. Di tengah derasnya arus informasi dan konten yang dangkal, santri harus hadir sebagai penulis yang menyebarkan narasi Islam yang damai, toleran, dan berpikiran maju. 

Tulisan yang baik dapat menandingi disinformasi dan ekstremisme yang kerap menjamur di media sosial.

Melalui tulisan, santri berlatih berpikir jernih, mengelola emosi, dan mengenali dirinya sendiri. 

Proses menulis adalah proses “tazkiyatun nafs”, penyucian jiwa. Ia menjadi bentuk zikir panjang, mengingat Tuhan melalui refleksi kata dan makna. Jika dilakukan secara sungguh-sungguh, menulis bisa menjadi bekal masa depan. 

Dunia modern membutuhkan kemampuan menulis di banyak bidang: akademik, jurnalistik, komunikasi, dan industri kreatif. Santri yang menulis dengan terampil akan lebih siap menghadapi tantangan dunia profesional maupun dunia dakwah.

Agar mahir, kebiasaan menulis selalu berakar pada kebiasaan membaca. Ketika santri dilarang membaca karya fiksi, mereka kehilangan salah satu sumber terpenting dalam mengasah imajinasi dan kepekaan rasa. Padahal, karya fiksi yang baik bukanlah ancaman bagi moral, melainkan jembatan menuju pemahaman yang lebih luas tentang kemanusiaan dan nilai-nilai Islam.

Yang diperlukan bukan pelarangan, melainkan pendampingan. Guru atau ustaz perlu membaca terlebih dahulu karya fiksi yang akan direkomendasikan kepada santri. Banyak buku-buku fiksi yang bagus ditulis oleh berbagai pengarang. Buku-buku itu bacaan yang sarat nilai moral dan religius. Dari kebiasaan membaca yang sehat, akan tumbuh kecintaan menulis yang mendalam. 

Santri yang membaca dengan hati, akan menulis dengan jiwa. Kalaupun ia akan berbicara (berpidato, berceramah, mengajar di depan kelas, atau bentuk dakwah lainnya), bahasa yang ia gunakan akan indah, membawa kedamaian, karena dari lisannya tumbuh diksi-diksi sastra yang menyejukkan.

Menulis bukan hanya kegiatan personal, tetapi juga fondasi peradaban. Semua bangsa besar menulis sejarahnya sendiri. Tulisan adalah cara manusia melawan lupa. Tanpa tulisan, pengetahuan akan lenyap bersama usia manusia.

Bangsa Indonesia pun lahir dari kata dan teks, dari Sumpah Pemuda hingga Proklamasi Kemerdekaan. Karena itu, santri sebagai penjaga moral bangsa, harus turut menjadi penulis sejarah baru bagi negeri ini. 

Pesantren atau madrasah perlu menumbuhkan budaya literasi dengan menyediakan ruang kreatif seperti sanggar menulis, klub sastra, atau penerbitan media pesantren. Ruang semacam itu menjadi laboratorium tempat santri belajar berpikir kritis dan mengolah gagasan.

Menulis juga membawa manfaat psikologis. Ia menenangkan jiwa, mengurai kegelisahan, dan menyalurkan aspirasi batin. Dalam prosesnya, santri belajar disiplin, ketekunan, dan kejujuran yang merupakan tiga kualitas utama seorang pencari ilmu sejati.

Santri yang menulis sebenarnya sedang membangun peradaban. Mereka menanam nilai-nilai Islam dalam tanah kebudayaan modern, menumbuhkan pengetahuan yang berakar pada moralitas dan kemanusiaan.

Hari ini, kita hidup di era di mana setiap orang bisa menulis, tetapi tidak semua mau menulis. Teknologi mempermudah, namun hanya mereka yang konsistenlah yang akan dikenang. Karena itu, santri harus terus menulis, bukan demi eksistensi, tetapi demi kontribusinya bagi bangsa dan agama.

Tulislah apa saja: esai, puisi, cerpen, novel, kisah perjalanan, atau catatan renungan yang reflektif. Kata-kata yang ditulis dengan niat baik akan menjadi amal jariyah yang mengalirkan pahala. 

Barangkali tulisan sederhana hari ini akan menginspirasi seseorang di masa depan.

Menulis adalah menanam. Hari ini santri menanam huruf demi huruf, kelak tumbuh pohon-pohon ilmu dan hikmah.

Jika ingin dikenang, menulislah. Jika ingin berdakwah tanpa batas, menulislah. Jika ingin menolong jiwa sendiri dan jiwa orang lain, menulislah. 

Tulisan yang lahir dari hati akan sampai ke hati dan tidak akan pernah mati. (AM)

]]>
Wed, 22 Oct 2025 20:00:12 +0800 amr
ICATEI 2025: Gubernur NTB Tegaskan Potensi Mikrohidro hingga Angin, Wujudkan NTB Model Energi Berkelanjutan https://amarmedia.co.id/icatei-2025-gubernur-ntb-tegaskan-potensi-mikrohidro-hingga-angin-wujudkan-ntb-model-energi-berkelanjutan https://amarmedia.co.id/icatei-2025-gubernur-ntb-tegaskan-potensi-mikrohidro-hingga-angin-wujudkan-ntb-model-energi-berkelanjutan Lombok Barat, Amarmedia.co.id (22 Oktober 2025) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal, mendorong percepatan pengembangan energi terbarukan di wilayahnya sebagai langkah menuju cita-cita menjadikan NTB sebagai provinsi hijau pada tahun 2035. Pernyataan ini disampaikan dalam pembukaan International Conference on Advanced Technologies in Energy and Informatics (ICATEI) 2025 di Senggigi, Lombok Barat, Rabu (22/10/2025).

“Kita memiliki 77 bendungan dan lebih dari 400 pulau kecil yang bisa menjadi sumber energi terbarukan. Potensi ini harus dimanfaatkan tanpa perlu pembebasan lahan baru. Masa depan energi bersih Indonesia ada di sini,” ujar Gubernur Iqbal dalam sambutannya.

Miq Iqbal menegaskan NTB memiliki potensi besar di bidang energi bersih mulai dari mikrohidro, tenaga surya, hingga tenaga angin. Dirinya menyebut pengelolaan energi di NTB, Bali, dan Sumbawa harus dipandang sebagai satu ekosistem terintegrasi yang saling mendukung antara sisi permintaan dan pasokan energi.

Dalam sambutan tersebut, ditegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dengan PLN, investor, dan akademisi dalam merancang peta jalan pengembangan energi hijau di kawasan timur Indonesia. Berharap kolaborasi dapat memperkuat ketahanan energi, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. 

“Kami siap menjadi tuan rumah pertemuan lanjutan tahun depan, khusus membahas energi terbarukan di NTB. Kami ingin duduk bersama pemerintah pusat, PLN, peneliti, dan pemilik teknologi,” tandasnya.

Dukungan terhadap visi energi hijau disampaikan pula Direktur PLN, Sri Henny Purwanti yang menegaskan PLN berkomitmen membangun sistem kelistrikan yang cerdas, tangguh, dan hijau (Smart, Resilient, Green). Dirinya memaparkan sejumlah capaian PLN di Nusa Tenggara Barat antara lain pertumbuhan penjualan listrik sebesar 11 persen pada 2024 dan 7 persen hingga pertengahan 2025, melampaui rata-rata nasional sebesar 4,2 persen.

Dikatakannya, keberhasilan PLN dalam menerapkan sistem Zero Down Time di Sirkuit Mandalika untuk menjamin pasokan listrik tanpa gangguan selama ajang internasional, serta penyediaan energi bersih melalui kabel laut dan panel surya di Gili Trawangan. Menurutnya inovasi tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional menuju energi berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Institut Teknologi PLN, Prof. Dr. Iwa Garniwa, M.K. IPU ASEAN Eng, APEC Eng menyampaikan terima kasih kepada semua partisipan yang turut serta, dirinya berharap dari kegiatan tersebut dapat membawa perubahan untuk energi terbarukan. 

“Terima kasih kepada semua peserta dan panitia, kalian semua hebat. Semoga kegiatan ini mengubah tantangan menjadi energi” 

Sementara itu Ketua Panitia ICATEI 2025, Prof. Ir. Shamsir Abdu, M.M., Ph.D., IPU, ASEAN Eng, menyampaikan konferensi internasional ini menghadirkan 272 makalah dari 15 negara dengan 116 karya terpilih yang dipresentasikan berlangsung selama dua hari. Acara yang diselenggarakan Institut Teknologi PLN (ITPLN) menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan praktisi industri, membahas inovasi di bidang energi dan informatika.

“Kami berharap konferensi ini tidak hanya menghasilkan wawasan akademik, tetapi juga memperkuat jejaring global dan memunculkan kerja sama baru antara peneliti, industri, dan pemerintah,” ujarnya.

Dirinya menyampaikan harapan agar ICATEI 2025 menjadi tonggak penting bagi penguatan riset dan inovasi di bidang energi dan informatika. Konferensi menjadi sarana untuk berbagi gagasan, menjalin kolaborasi lintas negara. Mendorong lahirnya solusi teknologi yang aplikatif bagi masa depan energi Indonesia.

Konferensi ini menjadi momentum bagi NTB, untuk menunjukkan peran strategisnya dalam peta energi nasional. Dalam kepemimpinan Gubernur Iqbal, NTB bertekad menjadikan Lombok dan Sumbawa sebagai pusat pengembangan energi bersih Indonesia. Sekaligus memperkuat posisi provinsi sebagai model transformasi menuju energi hijau yang berkelanjutan. (AM)

]]>
Wed, 22 Oct 2025 19:52:26 +0800 amr
Akuntabilitas Daerah NTB: Gubernur Iqbal Terima LED Semester I BPKP, Perkuat Program Prioritas https://amarmedia.co.id/akuntabilitas-daerah-ntb-gubernur-iqbal-terima-led-semester-i-bpkp-perkuat-program-prioritas https://amarmedia.co.id/akuntabilitas-daerah-ntb-gubernur-iqbal-terima-led-semester-i-bpkp-perkuat-program-prioritas Mataram, Amarmedia.co.id (22 Oktober 2025) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menerima audiensi dari Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi NTB di ruang kerjanya (22/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Iqbal menyambut baik kehadiran Plt. Kepala Perwakilan BPKP NTB Adrian Puspawijaya, bersama jajaran yang menyerahkan Laporan Eksekutif Daerah (LED) Semester I tahun 2025.

“Pemprov NTB berterima kasih atas kerja sama dan pendampingan BPKP selama ini. Pengawasan terhadap pelaksanaan program seperti Desa Berdaya dan pengelolaan Bank BPD NTB perlu terus diperkuat agar manfaat pembangunan dan belanja daerah dapat dirasakan langsung masyarakat,” ujar Gubernur Iqbal.

Sementara itu, Adrian Puspawijaya menjelaskan penyampaian bagian dari pelaporan rutin hasil pengawasan BPKP selama semester pertama tahun 2025.

“LED ini berisi hasil pengawasan kami terhadap sejumlah program prioritas pemerintah daerah. Terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial,” jelasnya.

Ditambahkannya, kehadiran BPKP di daerah menjadi wujud nyata komitmen. Mengawal akuntabilitas keuangan dan pembangunan di wilayah NTB, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. (AM)

]]>
Wed, 22 Oct 2025 19:46:39 +0800 amr
Kolaborasi BAZNAS dan KPP Sumbawa Besar: Bayar Zakat di BAZNAS Bisa Kurangi Pajak Penghasilan https://amarmedia.co.id/kolaborasi-baznas-dan-kpp-sumbawa-besar-bayar-zakat-di-baznas-bisa-kurangi-pajak-penghasilan https://amarmedia.co.id/kolaborasi-baznas-dan-kpp-sumbawa-besar-bayar-zakat-di-baznas-bisa-kurangi-pajak-penghasilan Kolaborasi BAZNAS dan KPP Sumbawa Besar: Bayar Zakat di BAZNAS Bisa Kurangi Pajak Penghasilan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sumbawa Besar menjalin sinergi untuk memaksimalkan potensi zakat sekaligus memberikan kemudahan bagi Wajib Pajak.

Dalam kunjungan silaturahim dan koordinasi yang digelar di ruang pertemuan KPP Pratama Sumbawa Besar pada Rabu pagi (22/10/2025), Kepala KPP Pratama Sumbawa Besar, Benny Santosa, Ak.MM, menyambut baik inisiatif BAZNAS dan siap memberikan dukungan penuh sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Zakat 2,5% Pengurang Penghasilan Bruto

Benny Santosa mengungkapkan kabar baik bagi para Wajib Pajak di Sumbawa. Ia menegaskan bahwa setoran zakat dapat mengurangi beban Pajak Penghasilan (PPh).

"Zakat sebesar 2,5% yang dibayarkan melalui BAZNAS dapat digunakan sebagai pengurang penghasilan bruto untuk menghitung pajak penghasilan (PPh)," ungkap Benny Santosa.

Syaratnya, Wajib Pajak hanya perlu menunjukkan bukti setor zakat yang resmi dikeluarkan oleh BAZNAS.

BAZNAS Perkuat Penghimpunan untuk Pengentasan Kemiskinan

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si., menyampaikan fokus utama BAZNAS saat ini adalah mengefektifkan kegiatan di sektor hulu, yakni pengumpulan zakat, infak, dan sedekah.

"BAZNAS berupaya maksimal mengefektifkan kegiatan ke hulu, yaitu pengumpulan zakat, Infak, dan sedekah; sehingga kegiatan ke hilir, yaitu pendistribusian kepada mustahik atau penerima manfaat bisa menjangkau lebih luas," kata M. Ikhsan Safitri.

Dengan upaya maksimal tersebut, BAZNAS berharap keberadaannya mampu memberikan kontribusi positif yang signifikan dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa.

Ajakan Bersama Salurkan Zakat

Di bagian lain, Wakil Ketua IV BAZNAS, M. Lutfi Makki, mengajak seluruh jajaran KPP Pratama Sumbawa Besar dan masyarakat umum untuk menyalurkan zakat dan/atau infaknya melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Dana yang terhimpun, jelas M. Lutfi Makki, akan disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program strategis, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, insentif para guru ngaji, pemberdayaan mustahik, hingga bantuan musibah dan bantuan lainnya.

Pertemuan silaturahim dan koordinasi ini turut dihadiri oleh Sekretaris dan staf amil BAZNAS Kabupaten Sumbawa, serta staf KPP Pratama Sumbawa Besar, menunjukkan keseriusan kedua lembaga dalam mewujudkan optimalisasi zakat di Sumbawa.(AM)

]]>
Wed, 22 Oct 2025 19:40:07 +0800 amr
Kepala Dinas Dikbud Sumbawa Luncurkan Digitalisasi dan Storytelling Warisan Budaya: Terobosan Tingkatkan Literasi Siswa https://amarmedia.co.id/kepala-dinas-dikbud-sumbawa-luncurkan-digitalisasi-dan-storytelling-warisan-budaya-terobosan-tingkatkan-literasi-siswa https://amarmedia.co.id/kepala-dinas-dikbud-sumbawa-luncurkan-digitalisasi-dan-storytelling-warisan-budaya-terobosan-tingkatkan-literasi-siswa Kepala Dinas Dikbud Sumbawa Luncurkan Digitalisasi dan Storytelling Warisan Budaya: Terobosan Tingkatkan Literasi Siswa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa mengambil langkah maju dalam pelestarian warisan budaya melalui pendekatan modern. Hal ini ditandai dengan diselenggarakannya Seminar dan Launching "Digitalisasi dan Storytelling Warisan Budaya untuk Pendidikan Berkualitas"di Sumbawa Besar, Minggu (19/10/2025).

Kegiatan yang bertujuan menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya di Tana Intan Bulaeng ini disambut antusias oleh berbagai pihak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan S.IP.M.Si dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh stakeholder yang terlibat. Ia menegaskan bahwa acara ini adalah wujud konkret kepedulian bersama untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal.

Digitalisasi: Jembatan Warisan Budaya ke Generasi Muda

Kadis Dikbud menyoroti bahwa Launching ini merupakan upaya strategis untuk mendokumentasikan, menyimpan, mempromosikan, dan menceritakan kembali warisan budaya agar generasi muda dapat memahami identitas budayanya melalui pendekatan digitalisasi.

"Proses digitalisasi, dengan mengubah objek budaya seperti naskah kuno, artefak, tarian tradisional, dan musik daerah menjadi data digital berupa gambar, video, dan audio, merupakan terobosan yang sangat positif" ujar Kadis.

Menurutnya, terobosan ini membawa banyak nilai tambah, di antaranya aksesibilitas yang Lebih Luas

"Obyek budaya dapat diakses tanpa batasan geografis dan waktu" ujarnya.

Kemudian pelestarian budaya lokal. Budaya terdokumentasi dan terpublikasi dengan media digital sehingga terlindungi dari kerusakan fisik.

Juga menjadi sarana edukasi dan pembelajaran efektif sebab menjadi materi pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi generasi sekarang.

Dirinya juga menyebut kegiatan ini menjadi promosi budaya karena menyajikan informasi dan pengalaman virtual yang menarik bagi wisatawan dan pengembangan ekonomi kreatif dengan membuka peluang bagi industri kreatif, desain, dan seni berbasis warisan lokal.

Perkuat Literasi Melalui Budaya Lokal

Kadis Dikbud secara khusus mengungkapkan kepentingan Dinas terhadap kegiatan ini, terutama dalam konteks peningkatan mutu pendidikan di Sumbawa.

“Saat ini, indeks literasi siswa pendidikan dasar di Kabupaten Sumbawa masih di kisaran 33%. Tentu saja, digitalisasi objek dan nilai-nilai budaya ini dapat mendukung program penguatan literasi siswa, terutama pendidikan dasar di daerah kita nantinya,” tegasnya.

Hal ini menunjukkan bahwa digitalisasi dan storytelling budaya tidak hanya bertujuan untuk pelestarian, tetapi juga sebagai alat bantu inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi siswa.

Menutup sambutannya, Kadis Dikbud menegaskan komitmen penuh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa untuk bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya melalui program-program yang relevan.

“insyaallah kita semua akan mampu menjaga nilai-nilai budaya daerah kita Samawa Intan Bulaeng,” tutupnya.

Seminar dan Launching Digitalisasi & Storytelling Warisan Budaya untuk Pendidikan Berkualitas" kemudian resmi dibuka dengan pembacaan Basmalah, menandai dimulainya era baru pelestarian budaya yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kisah Abadi Perdana Menteri Terakhir Sumbawa: Buku Karya Cucu Datu Ranga Resmi Diluncurkan

Museum Bala Datu Ranga di Sumbawa menjadi saksi peluncuran istimewa buku berjudul "The Last Prime Minister of Sumbawa" karya Yuli Andari Merdikaningtyas. Peluncuran ini menjadi puncak dari rangkaian seminar "Digitaliasi dan Storytelling Warisan Budaya untuk Pendidikan Berkualitas" yang digagas oleh Indonesia Hidden Heritage (IHHCH) dan United Nation Information Center (UNIC) sebagai bagian dari Festival Cerita Kota.

Buku yang diterbitkan oleh IHHCH dan DEMHIST pada tahun 2025 ini menghadirkan lebih dari sekadar biografi mini tentang sosok bersejarah Datu Ranga Abdul Madjid Daeng Matutu, Perdana Menteri Terakhir Kesultanan Sumbawa. Ditulis langsung oleh cucu beliau, Yuli Andari Merdikaningtyas, buku ini mendalami filosofi mendalam tentang kesetiaan dan pengabdian yang tiada akhir untuk Tana Samawa.

"Buku ini bukan hanya sekadar kisah atau monumen, namun juga memori kolektif Tau Samawa yang terus hidup bersama dengan Bala Datu Ranga, rumah Sang Perdana Menteri," ungkap penulis, Yuli Andari, saat peluncuran.

Acara peluncuran buku, yang berlangsung di tengah semangat kebangkitan inovasi museum dalam menyebarkan kisah warisan budaya, mendapat sambutan hangat dari berbagai tokoh penting. Turut hadir dan memberikan sambutan adalah Bapak Zulfikar Demitry, SH., MH. (Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa), Dr. Drs. M. Ikhsan Safitri (Ketua Lembaga Adat Tana Samawa), Budi Sastrawan, S.IP., M.Si (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa), dan Lurah Pekat.

Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Bapak Zulfikar Demitry, dalam sambutannya mengapresiasi upaya pelestarian sejarah ini. "Digitalisasi dan storytelling seperti yang dilakukan Museum Bala Datu Ranga melalui buku ini adalah kunci agar warisan budaya kita terus relevan dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda," ujarnya.

Penerbitan buku ini mendapat dukungan penuh melalui mini grant dari ICOM-DEMHIST (International Committee for Historic House Museums), dengan pengembangan konten yang dilakukan bersama Indonesia Hidden Heritage.

Museum Bala Datu Ranga sendiri menyelenggarakan rangkaian kegiatan ini untuk merayakan tiga momen penting: Hari Museum Indonesia (12 Oktober), Hari Kebudayaan (17 Oktober), dan Hari Sumpah Pemuda (28 Oktober), menegaskan komitmennya dalam memanfaatkan teknologi dan narasi untuk pendidikan berkualitas.

Buku "The Last Prime Minister of Sumbawa" diharapkan menjadi sumber penting bagi pendidikan sejarah lokal dan global, sekaligus menguatkan posisi Bala Datu Ranga sebagai penjaga utama memori kolektif Tana Samawa.(AM)

]]>
Wed, 22 Oct 2025 18:50:23 +0800 amr
Gubernur NTB Dorong Sinkronisasi Pendidikan Pusat dan Daerah, Mendikdasmen Sambut Baik https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dorong-sinkronisasi-pendidikan-pusat-dan-daerah-mendikdasmen-sambut-baik https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dorong-sinkronisasi-pendidikan-pusat-dan-daerah-mendikdasmen-sambut-baik

Mataram, Amarmedia.co.id (21 Oktober 2025) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhammad Iqbal menegaskan komitmennya memperkuat sinkronisasi kebijakan pendidikan antara pemerintah pusat dan daerah. Mempercepat pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di seluruh wilayah NTB. 

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan para kepala daerah se-NTB di Mataram (21/10/2025).

“Bagi kami di NTB pendidikan bukan hanya soal bangunan sekolah, tetapi bagaimana setiap anak bisa merasakan kualitas pembelajaran yang setara. Karena itu, arah kebijakan pendidikan di daerah harus benar-benar sejalan dengan kebijakan nasional,” ujar gubernur.

Dalam pemaparannya, Miq Iqbal sapaan akrab Gubernur NTB, mengungkapkan sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi dunia pendidikan di NTB. Mulai dari tingginya angka putus sekolah hingga banyaknya ruang kelas yang rusak. Dirinya memaparkan jumlah SMA/SMK di NTB saat ini mencapai 801 sekolah dengan 19 ribu lebih guru dan lebih dari 200 ribu siswa,l. Namun terdapat lebih dari 4.000 ruang kelas dalam kondisi rusak dan sekitar 72 ruang kelas baru yang perlu dibangun untuk memenuhi kebutuhan dasar pendidikan. Selain sebaran guru yang belum merata dan keterbatasan fasilitas digital sekolah menjadi tantangan yang perlu segera diatasi.

“Kami berharap sinergi ini dapat melahirkan kebijakan yang konkret. Terutama dalam digitalisasi sekolah dan peningkatan fasilitas belajar, agar anak-anak NTB bisa belajar dengan aman dan bermutu,” tandasnya.

Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi atas langkah strategis Pemprov NTB dalam mendorong perbaikan sistem pendidikan di daerah. Menurutnya kolaborasi ini sejalan dengan prioritas nasional. Mewujudkan pendidikan yang merata dan berbasis data akurat.

“Masalah utama bukan hanya pada anggaran, tetapi juga pada keakuratan kualitas pendidikan. Banyak hal di Dapodik tidak sesuai dengan kondisi lapangan, menyebabkan ketidaktepatan sasaran bantuan. Kami mendorong pemerintah daerah melakukan verifikasi, agar setiap kebijakan tepat sasaran,” ujarnya.

Idirinya menjelaskan Kemendikdasmen tengah memperluas program revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran di seluruh Indonesia termasuk di NTB. Ribuan perangkat pembelajaran digital Interactive Flat Panel (IFP) telah disalurkan. Tahun depan program ini diperluas dengan dukungan peningkatan kapasitas guru. Pemerintah juga menargetkan 150.000 guru menerima beasiswa, untuk menempuh pendidikan S1 atau D4, serta 93 persen guru tersertifikasi pada tahun 2026.

“Pendidikan bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun jiwa pendidik. Kami ingin memastikan kesejahteraan dan kapasitas guru menjadi bagian utama dalam transformasi pendidikan nasional,” tegasnya.

Rakor tersebut, menandai langkah nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemerataan akses. Peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta modernisasi sarana pendidikan di NTB. (AM)

]]>
Wed, 22 Oct 2025 18:00:05 +0800 amr
Sidang Uji Materi UU Pers, PWI Minta MK Pertegas Perlindungan Wartawan https://amarmedia.co.id/sidang-uji-materi-uu-pers-pwi-minta-mk-pertegas-perlindungan-wartawan-4642 https://amarmedia.co.id/sidang-uji-materi-uu-pers-pwi-minta-mk-pertegas-perlindungan-wartawan-4642

Jakarta Amarmedia.co.id - PWI Pusat menegaskan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers bersifat konstitusional dan masih sangat relevan, namun pelaksanaannya perlu diperkuat.

"Agar wartawan benar-benar terlindungi dalam menjalankan profesinya," ujar Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir.

Hal itu disampaikan Akhmad Munir, saat hadir sebagai pihak terkait dalam sidang lanjutan uji materi Pasal 8 UU Pers di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Sidang ini merupakan kelanjutan dari permohonan yang diajukan oleh Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum), yang menilai bahwa ketentuan Pasal 8 tentang perlindungan hukum bagi wartawan masih multitafsir dan belum memberikan jaminan perlindungan yang memadai.

Dalam keterangannya di hadapan Majelis Hakim, Akhmad Munir menegaskan bahwa Pasal 8 UU Pers sudah memberikan dasar hukum yang jelas bagi perlindungan wartawan, tetapi implementasinya di lapangan belum optimal.

"Pasal 8 Undang-Undang Pers adalah norma fundamental yang harus dipertahankan. Namun pelaksanaannya perlu diperkuat agar wartawan memperoleh perlindungan hukum yang nyata di lapangan,” ujar Munir.

Ia menekankan bahwa perlindungan wartawan harus dimaknai sebagai kewajiban aktif negara, bukan sekadar tanggung jawab moral atau sosial.

Perlindungan itu, kata Munir, meliputi keamanan fisik, keamanan digital, serta perlindungan dari tekanan dan kriminalisasi atas karya jurnalistik yang sah.

"Ketika wartawan menghadapi ancaman atau tekanan, seharusnya ada mekanisme cepat dan jelas antara Dewan Pers, aparat penegak hukum, dan organisasi profesi untuk memberikan perlindungan,” tegasnya.

Tantangan: Lemahnya Koordinasi Antar-Lembaga

Menurut PWI, tantangan terbesar bukan pada teks Pasal 8 UU Pers itu sendiri, melainkan pada lemahnya koordinasi antar-lembaga dalam pelaksanaannya.

PWI menilai perlu adanya mekanisme terpadu antara Dewan Pers, aparat penegak hukum, dan organisasi wartawan agar setiap perkara yang menyangkut kegiatan jurnalistik diselesaikan sesuai Undang-Undang Pers.

Dalam sidang tersebut, PWI Pusat juga menyerahkan keterangan tertulis resmi kepada Mahkamah Konstitusi, yang berisi enam pokok pikiran utama, yakni:

1. Pasal 8 UU Pers harus dipertahankan sebagai norma konstitusional yang menjamin kemerdekaan pers.

2. Perlindungan hukum bagi wartawan adalah kewajiban negara.

3. Perlindungan tidak berarti kekebalan hukum.

4. Koordinasi antar-lembaga perlu diperkuat agar pelaksanaan perlindungan berjalan efektif.

5. Perlindungan hukum harus mencakup aspek digital dan psikologis.

6. Negara wajib memastikan perlindungan wartawan berjalan adil dan berkelanjutan.

Ketua Umum PWI Pusat hadir bersama jajaran pengurus pusat, antara lain:

Anrico Pasaribu (Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum), Edison Siahaan (Ketua Satgas Anti Kekerasan), Baren Antoni Siagian (Komisi Hukum dan HAM), Jimmy Endey (Komisi Kajian dan Litbang), Rinto Hartoyo Agus (Ketua Seksi Hukum PWI Jaya), serta Rizal Afrizal (Komisi Pangan dan Energi).

Kehadiran delegasi lengkap tersebut menunjukkan komitmen PWI untuk memastikan posisi pers nasional tetap terlindungi secara hukum dan etika profesional.

*Komitmen PWI*

Menutup keterangannya, Akhmad Munir menyampaikan bahwa PWI Pusat akan terus memperkuat fungsi advokasi, pendidikan etika jurnalistik, dan pembinaan hukum bagi wartawan di seluruh Indonesia.

"Perlindungan wartawan bukanlah keistimewaan, tetapi mandat konstitusi. Negara harus hadir untuk memastikan kemerdekaan pers berjalan seiring dengan keadilan dan tanggung jawab,” pungkas Munir.

Sidang uji materi Pasal 8 UU Pers ini juga menghadirkan Dewan Pers dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) sebagai pihak terkait lainnya.

Mahkamah Konstitusi dijadwalkan akan melanjutkan pemeriksaan perkara pada agenda berikutnya sebelum memasuki tahap pembacaan putusan. (AM)

]]>
Wed, 22 Oct 2025 17:54:04 +0800 amr
AMMAN Sabet Penghargaan Tertinggi ASEAN untuk Praktik Pengolahan Mineral Terbaik. https://amarmedia.co.id/amman-sabet-penghargaan-tertinggi-asean-untuk-praktik-pengolahan-mineral-terbaik https://amarmedia.co.id/amman-sabet-penghargaan-tertinggi-asean-untuk-praktik-pengolahan-mineral-terbaik AMMAN Sabet Penghargaan Tertinggi ASEAN untuk Praktik Pengolahan Mineral Terbaik.

Sumbawa Barat.Amarmedia.co.id - Dari wilayah tambang Batu Hijau di Sumbawa Barat, teknologi dan praktik terbaik pengolahan mineral dari Indonesia berhasil mencuri perhatian Asia Tenggara. PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, dinobatkan sebagai pemenang kategori ‘Best Practices in Processing’ (Praktik Pengolahan Mineral Terbaik) dalam ajang bergengsi ‘The 4th ASEAN Mineral Awards (AMA) 2025’.

Penghargaan ini diserahkan dalam pertemuan tingkat Menteri sektor mineral ASEAN di Vientiane, Laos, pada 2 Oktober lalu, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen AMMAN dalam menerapkan praktik operasi yang inovatif, efisien, dan berkelanjutan di industri pertambangan. AMA, yang diselenggarakan setiap dua tahun oleh Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), adalah barometer utama dalam penerapan praktik terbaik pengelolaan sumber daya mineral di wilayah Asia Tenggara.

Vice President Corporate Communications AMMAN, Kartika Octaviana, menyatakan bahwa penghargaan tertinggi ini merefleksikan komitmen AMMAN dalam menghadirkan praktik pertambangan berkelas dunia. “Penghargaan ini merupakan bukti nyata integrasi inovasi dan keberlanjutan di setiap aspek operasi kami. Kami percaya praktik tambang yang unggul bukan hanya kunci keberhasilan bisnis, tetapi juga tanggung jawab untuk menjaga lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi AMMAN untuk terus menetapkan standar lebih tinggi di industri pertambangan,” ujar Kartika.

Inovasi dan Keberlanjutan yang Membawa Kemenangan

Penilaian komprehensif AMA menyoroti inovasi AMMAN dalam penerapan digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi pengolahan mineral. AMMAN berhasil mencatat peningkatan pemulihan mineral (recovery rate) melampaui kinerja rata-rata historis perusahaan hingga 5,6% lewat beragam inovasi teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI), memodifikasi dan memperbarui peralatan yang ada, serta optimalisasi proses penggilingan, penggerusan, dan pengapungan.

Komitmen terhadap lingkungan juga tercermin dari pengelolaan tailing tanpa bahan kimia berbahaya, pemanfaatan PLTS berkapasitas 26,8 MW yang berhasil menekan emisi CO₂, serta peningkatan efisiensi air hingga 40% sejak 2016. Hingga 2024, AMMAN juga telah berhasil mereklamasi 799,53 hektar lahan dengan 1,8 juta pohon ditanam dengan 99 varian bibit yang didominasi tanaman asli Sumbawa. 

Di sisi sosial, berbagai program pemberdayaan masyarakat telah menurunkan angka stunting hingga 30% di wilayah sekitar operasional, menghidupkan kembali tradisi tenun melalui pemberdayaan perempuan lokal, serta melahirkan infrastruktur-instruktur surfing baru yang meningkatkan pendapatan warga sekaligus mendorong pariwisata berkelanjutan di Sumbawa Barat.

Capaian ini menegaskan posisi AMMAN dalam komitmennya untuk menjalankan praktik pertambangan modern yang kompetitif secara global. Lebih dari sekadar pengakuan, penghargaan ini menjadi pendorong bagi AMMAN untuk terus menghadirkan inovasi, menjaga keberlanjutan lingkungan, serta menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.(AM)

]]>
Wed, 22 Oct 2025 16:12:06 +0800 amr
PP STN Meminta Presiden Prabowo Libatkan Organisasi Masyarakat Sipil Dalam Pengawasan Kebijakan Energi Nasional https://amarmedia.co.id/pp-stn-meminta-presiden-prabowo-libatkan-organisasi-masyarakat-sipil-dalam-pengawasan-kebijakan-energi-nasional https://amarmedia.co.id/pp-stn-meminta-presiden-prabowo-libatkan-organisasi-masyarakat-sipil-dalam-pengawasan-kebijakan-energi-nasional  PP STN Meminta Presiden Prabowo Libatkan Organisasi Masyarakat Sipil Dalam Pengawasan Kebijakan Energi Nasional

Mataram.Amarmedia.co.id  - Pimpinan Pusat Serikat Tani Nelayan (PP STN) menyatakan dukungan penuh terhadap upaya negara untuk menjatuhkan sanksi tegas kepada 13 korporasi yang terlibat dalam pelanggaran ketentuan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait pemberian diskon harga solar nonsubsidi oleh PT Pertamina (Persero). 

Praktik ini menyebabkan kerugian negara sebesar Rp2,54 triliun, merugikan keuangan publik, dan memperparah ketimpangan ekonomi yang dirasakan petani serta nelayan Indonesia.

PP STN, sebagai organisasi yang mewakili petani dan nelayan di seluruh Indonesia, mengecam keras praktik korupsi yang memperkaya korporasi besar seperti PT Pamapersada Nusantara (Rp958,3 miliar), PT Berau Coal (Rp449,1 miliar), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (Rp264,1 miliar), dan lainnya. 

Sementara petani dan nelayan berjuang dengan harga bahan bakar yang tinggi dan akses subsidi yang terbatas, dana negara yang seharusnya mendukung kedaulatan pangan—seperti subsidi pupuk, alat tangkap ikan, atau infrastruktur irigasi—justru jatuh ke tangan segelintir oligarki yang kami sebut sebagai bagian dari kaum serakahnomics.

Pelanggaran ini jelas melanggar Pasal 2 UU Tipikor, yang melarang perbuatan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri atau korporasi dengan merugikan keuangan negara, serta Pasal 3 UU Tipikor, yang menghukum penyalahgunaan wewenang pejabat BUMN. Selain itu, Pasal 9E UU Nomor 1 Tahun 2025 tentang BUMN secara tegas melarang direksi, dewan komisaris, dan dewan pengawas mengambil keuntungan pribadi dari kegiatan BUMN di luar penghasilan sah. 

"Kami mencurigai adanya potensi pengayaan pribadi oleh oknum direksi, komisaris, atau pengawas dalam kasus ini, yang harus diusut tuntas," kata Ketua Umum STN Ahmad Rifai dalam keterangannya kepada awak media pada Rabu, 22 Oktober 2025. 

Menyikapi hal ini, PP STN mendukung rekomendasi pengamat energi Sofyano Zakaria, yang menegaskan perlunya sanksi hukum yang jelas, termasuk pengembalian penuh kerugian negara dan hukuman pidana bagi pelaku, baik petinggi korporasi maupun oknum pejabat BUMN. 

"Kami menuntut Kejaksaan Agung (Kejagung) dan pengadilan untuk tidak hanya mendalami kasus ini, tetapi juga memastikan sanksi berupa pidana penjara dan pencabutan izin usaha bagi korporasi yang terbukti bersalah, guna mencegah praktik serupa di masa depan," paparnya.

PP STN juga menyerukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk:

1. Memperketat pengawasan transaksi BUMN, khususnya di sektor energi, guna mencegah kebocoran sumber daya negara; 

2. ⁠Mengalokasikan dana hasil pengembalian kerugian untuk program pemberdayaan petani dan nelayan, seperti penyediaan solar subsidi yang adil dan transparan;

3. ⁠Melibatkan organisasi masyarakat sipil, termasuk serikat tani dan nelayan, dalam pengawasan kebijakan energi nasional.

"Kami, Pimpinan Pusat Serikat Tani Nelayan, siap bersatu dengan lembaga penegak hukum dan masyarakat untuk memastikan keadilan ditegakkan setegak-tegaknya," jelasnya.

Menurutnya, korupsi di sektor energi adalah musuh bersama yang harus diberantas demi kesejahteraan rakyat. Kami menyerukan: Tanah, Modal, Teknologi Modern, Murah, Massal untuk Pertanian Kolektif di Bawah Kontrol Dewan Tani/Rakyat! (AM/Didu)

]]>
Wed, 22 Oct 2025 15:00:18 +0800 amr
Samudra Ilmu di Jantung Negeri, Wabup Sebut Pondok Pesantren Lentera Generasi Emas 2045 https://amarmedia.co.id/samudra-ilmu-di-jantung-negeri-wabup-sebut-pondok-pesantren-lentera-generasi-emas-2045 https://amarmedia.co.id/samudra-ilmu-di-jantung-negeri-wabup-sebut-pondok-pesantren-lentera-generasi-emas-2045 Samudra Ilmu di Jantung Negeri, Wabup Sebut Pondok Pesantren Lentera Generasi Emas 2045

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Gaung peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Kabupaten Sumbawa menjadi momentum refleksi mendalam mengenai peran sentral santri dalam sejarah bangsa dan masa depan Indonesia. Upacara peringatan yang khidmat digelar di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (22/10/2025).

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, bertindak sebagai Pembina Upacara. Turut hadir dalam barisan kehormatan Forkopimda, Sekda, Asisten 2, Kepala OPD, Camat Sumbawa, Kepala Kemenag Kabupaten Sumbawa beserta jajarannya, para Lurah, dan ribuan Santri dari seluruh penjuru Kabupaten Sumbawa.

Mengenang Resolusi Jihad, Membakar Semangat Masa Depan

Dalam amanatnya, Wabup Haji Ansori mengajak seluruh peserta upacara untuk mengenang kembali sejarah perjuangan santri. Ia menegaskan bahwa Hari Santri merupakan pengingat abadi akan kontribusi pondok pesantren dalam kemerdekaan.

"Hari ini kita memperingati Hari Santri Nasional 2025. Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua akan peran penting santri dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kemajuan bangsa. Pada tanggal 22 Oktober 1945, Resolusi Jihad yang dikumandangkan oleh KH Hasyim Asy'ari adalah tonggak penting dalam sejarah perjuangan bangsa," ujar Wabup.

Lebih lanjut, ia menekankan agar hikmah sejarah ini dijadikan motivasi untuk terus berjuang melawan tantangan kontemporer.

"Kita harus mengambil hikmah dari sejarah ini dan menggunakannya sebagai motivasi untuk terus berjuang melawan kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan," tegas Wabup Ansori.

 Santri Sebagai Tiang Generasi Emas 2045

Wabup Ansori kemudian menggarisbawahi komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan dan ekonomi, yang sejalan dengan cita-cita nasional, yakni mencetak Generasi Emas 2045.

"Pemerintah Daerah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan perekonomian masyarakat. Melalui program-program seperti 'Asta cita' yang dicanangkan Bapak Presiden, kita berharap dapat membentuk pribadi-pribadi yang kuat, tangguh, dan berakhlak mulia," jelasnya.

Ia secara khusus menunjuk institusi pesantren sebagai kunci keberhasilan cita-cita tersebut. "Pondok pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi emas 2045, dan kita berharap dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan ini," tambahnya.

Tanamkan Kesadaran Lingkungan: Satu Santri, Satu Pohon

Selain fokus pada pendidikan karakter, Wabup Ansori juga mengumumkan inisiatif lingkungan yang melibatkan komunitas santri. "Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa juga sedang melaksanakan program penanaman pohon dan penghijauan, dengan target satu santri satu pohon, satu siswa satu pohon, dan satu guru satu pohon. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan keimanan, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan," ungkapnya.

Di akhir sambutan, Wabup Ansori mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para santri yang menjadi korban musibah. "Mari kita berdoa untuk para santri yang telah meninggal dunia korban dari reruntuhan bangunan pondok Al Khoziny, Sidoarjo, semoga arwah mereka diterima di sisi Allah SWT. Amin," ajaknya dengan penuh haru.

Menutup upacara, Wabup Sumbawa kembali mengucapkan selamat, seraya berharap nilai-nilai perjuangan santri terus dihidupkan. "Selamat Hari Santri Nasional 2025 kepada seluruh santri, pondok pesantren, dan masyarakat Kabupaten Sumbawa. Mari kita amalkan nilai-nilai perjuangan santri dan terus berjuang untuk kemajuan bangsa dan daerah kita," tutupnya. (AM)

]]>
Wed, 22 Oct 2025 14:51:12 +0800 amr
Wabup Sumbawa Ansori: Budaya Harus Jadi Kekuatan Produktif dan Menguntungkan, Bukan Sekadar Seremoni https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-ansori-budaya-harus-jadi-kekuatan-produktif-dan-menguntungkan-bukan-sekadar-seremoni https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-ansori-budaya-harus-jadi-kekuatan-produktif-dan-menguntungkan-bukan-sekadar-seremoni Wabup Sumbawa Ansori: Budaya Harus Jadi Kekuatan Produktif dan Menguntungkan, Bukan Sekadar Seremoni

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Wakil Bupati, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan komitmen Pemda untuk mengubah paradigma kegiatan kebudayaan agar tidak lagi hanya menjadi acara seremonial tahunan, melainkan menjadi ruang produktif yang memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Penegasan ini disampaikan Wabup Ansori saat membuka kegiatan Pameran Keliling dan Ekspresi Budaya NTB yang berlokasi di ikon sejarah daerah, Istana Dalam Loka, pada hari Selasa (22/10/2025).

Kegiatan pameran tersebut merupakan kolaborasi antara Museum Negeri NTB, Museum Daerah Kabupaten Sumbawa, dan Museum Bala Datu Ranga, yang bertujuan memperkenalkan kekayaan warisan budaya daerah kepada masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Wabup Ansori menyampaikan apresiasi, namun sekaligus memberikan penekanan keras agar sektor kebudayaan dapat menghadirkan multiplier effect bagi pelaku seni, pengrajin, dan pelaku UMKM lokal.

“Kita ingin pameran budaya seperti ini bukan hanya acara seremoni belaka. Kalau sudah ada anggarannya, jangan hanya habis untuk acara, tapi harus benar-benar berdampak bagi masyarakat” tegas Wabup Ansori.

Ia menekankan bahwa budaya harus dimanfaatkan sebagai kekuatan ekonomi yang nyata dan berkelanjutan.

Promosi Produk Budaya di Ruang Publik Strategis

Wabup Ansori juga menyoroti perlunya strategi promosi yang lebih agresif. Menurutnya, produk budaya dan kerajinan lokal harus mendapatkan ruang pajang dan promosi yang strategis, seperti di bandara, lokasi wisata, dan ruang publik lainnya.

“Kita ingin produk budaya Sumbawa bisa dijual di bandara, di pantai, di tempat wisata. Sehingga ibu-ibu pengrajin tetap bisa berproduksi setiap hari dan tidak hanya menunggu momen-momen tertentu," ujarnya.

"Kalau ini berjalan, maka budaya bukan hanya dilestarikan, tapi juga menyejahterakan,” imbuh Wabup, menunjukkan visi Pemda untuk menjadikan budaya sebagai sektor penggerak ekonomi.

Selain aspek ekonomi, Wabup Ansori juga menyoroti pentingnya penanaman pendidikan budaya sejak dini. Ia mendorong institusi pendidikan, khususnya sekolah, untuk menghidupkan kembali tradisi lokal, seperti kebiasaan memakai busana adat setiap pekan dan secara rutin mengunjungi museum sebagai bagian dari proses belajar.

“Anak-anak harus dikenalkan pada budaya sejak dini. Kalau mereka bangga memakai produk daerahnya sendiri, maka budaya itu akan hidup dan terus berkembang,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Wabup Ansori menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat sektor kebudayaan sebagai bagian integral dari visi pembangunan daerah menuju “Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.” (AM)

]]>
Wed, 22 Oct 2025 14:16:46 +0800 amr
Anggota DPRD Sumbawa H Andi Mappeleppui Ucapkan Selamat Hari Santri 2025: Santri Pilar Penting Karakter Bangsa https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-h-andi-mappeleppui-ucapkan-selamat-hari-santri-2025-santri-pilar-penting-karakter-bangsa https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-sumbawa-h-andi-mappeleppui-ucapkan-selamat-hari-santri-2025-santri-pilar-penting-karakter-bangsa Anggota DPRD Sumbawa H Andi Mappeleppui Ucapkan Selamat Hari Santri 2025: Santri Pilar Penting Karakter Bangsa

Mataram.Amarmedia.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi tinggi kepada seluruh santri di Indonesia, khususnya di Sumbawa.

Ucapan ini disampaikan sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap peran sentral para santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Salah satu Anggota DPRD Kabupaten H Andi Mappeleppui, menegaskan pentingnya peran pesantren dan para santri dalam membangun karakter bangsa dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

H Andi Mappeleppui yang juga Anggota Fraksi PKS menyatakan bahwa Hari Santri menjadi momentum penting untuk menghargai dan mengapresiasi kontribusi besar para santri.

"Kami Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2025 kepada seluruh santri di Indonesia. Hari Santri adalah waktu yang tepat untuk menghargai dan mengapresiasi peran santri dalam menjaga nilai keagamaan, moral, dan persatuan bangsa," ujar Haji Andi yang juga Ketua Yayasan Pondok Pesantren Almadinah Munawaroh Kecamatan Alas.

Ia menekankan bahwa santri selama ini telah ikut berkontribusi aktif dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan nasionalisme di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, H Andi Mappeleppui menyoroti semangat para santri yang wajib menjadi inspirasi bagi semua pihak.

"Semangat para santri dalam menuntut ilmu dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa wajib menjadi inspirasi bagi kita semua. Mari terus dukung dan hargai perjuangan para santri sebagai pilar penting dalam pembangunan karakter bangsa dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," lanjutnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar peran santri sebagai penjaga nilai-nilai luhur dapat terus berlanjut.

"Semoga para santri senantiasa istiqamah dalam iman dan ilmu menjadi penerang bagi masa depan bangsa," pungkasnya.

Ucapan dari Pimpinan dan Anggota DPRD Sumbawa ini menegaskan kembali penghormatan, penghargaan, dan dukungan lembaga legislatif terhadap peran strategis santri, yang dianggap sebagai komponen vital dalam menjaga moralitas dan persatuan nasional. (AM)

]]>
Tue, 21 Oct 2025 22:36:55 +0800 amr
Luncurkan Studi Dampak Kenaikan Air Laut, NTB Perkuat Kebijakan Pembangunan Berbasis Data Iklim https://amarmedia.co.id/luncurkan-studi-dampak-kenaikan-air-laut-ntb-perkuat-kebijakan-pembangunan-berbasis-data-iklim https://amarmedia.co.id/luncurkan-studi-dampak-kenaikan-air-laut-ntb-perkuat-kebijakan-pembangunan-berbasis-data-iklim

Mataram, Amarmedia.co.id (21 Oktober 2025) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Kementerian PPN/Bappenas RI, Pemerintah Australia melalui program SKALA, dan UNDP Indonesia secara resmi meluncurkan Studi Analisis Dampak Kenaikan Muka Air Laut di Provinsi NTB, sebuah inisiatif penting yang bertujuan memperkuat kebijakan pembangunan daerah berbasis data dan adaptif terhadap perubahan iklim.

Acara peluncuran ini dihadiri Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, M.IP, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kependudukan dan Ketenagakerjaan PPN/Bappenas Maliki, serta Perwakilan Pemerintah Australia Simon Flores. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kerja sama lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, lembaga internasional dan masyarakat sipil dalam menghadapi ancaman kenaikan permukaan air laut yang makin nyata.

Dalam kesempatan yang sama, Umi Dinda menyampaikan hasil studi ini penting menjadi dasar penyusunan kebijakan daerah, terutama dalam mengantisipasi dampak sosial ekonomi di wilayah pesisir.

“Kita telah melihat sendiri dampaknya. Pada Juli kemarin, banjir besar di Mataram bukan hanya akibat curah hujan tinggi, tetapi juga pengaruh kenaikan muka air laut yang membuat aliran air terhambat”, ujarnya.

Wagub Dinda menyampaikan berdasarkan hasil kajian, terdapat 46 desa dari 106 desa dengan kemiskinan ekstrem di NTB yang diprediksi terdampak kenaikan muka air laut dalam lima tahun ke depan. Karena itu, desa-desa tersebut rencananya dijadikan prioritas utama dalam program penanganan kemiskinan ekstrem di NTB.

Dalam konteks perencanaan daerah, Wagub NTB menjelaskan isu perubahan iklim menjadi bagian penting dari RPJMD NTB 2025-2029, yang merupakan tahap pertama dari RPJPD NTB 2025–2045. Melalui visi NTB Kepulauan yang Makmur dan Mendunia, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat ketahanan pangan, mengembangkan pariwisata berkelanjutan dan menurunkan kemiskinan dengan pendekatan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor.

“Mari kita terus bersinergi membangun kebijakan pembangunan yang berbasis data, adil, transparan dan akuntabel. NTB siap menjadi praktik baik nasional dalam penerapan analisis Sea Level Rise”, tandasnya.

Sementara itu, Simon Flores menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB dan seluruh mitra atas terlaksananya studi tersebut. Dirinya menegaskan kolaborasi antara Pemerintah Australia melalui program SKALA dan UNDP Indonesia merupakan bentuk dukungan konkret, mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif di Indonesia.

“Indonesia adalah mitra strategis Australia. Tidak ada hubungan yang lebih penting bagi Australia daripada kemitraan dengan Indonesia”, ujarnya.

Dijelaskannya, tantangan perubahan iklim seperti kenaikan permukaan air laut merupakan isu yang dihadapi bersama kedua negara. Karena itu, studi ini diharapkan menghadirkan solusi inovatif yang memadukan data spasial, pendekatan digital serta analisis sosial ekonomi masyarakat pesisir.

Hasil kolaborasi berupa pengembangan Decision Support System Dashboard, sebuah platform berbasis data untuk membantu pemerintah daerah dalam mengidentifikasi dampak perubahan iklim dan menyusun kebijakan penanganan yang lebih tepat sasaran.

“Studi ini bukan hanya tentang data, tetapi tentang manusia, tentang masa depan masyarakat pesisir yang rentan terhadap perubahan iklim”, lanjutnya.

Dalam pada itu, Deputi Bappenas Malik, menekankan fenomena kenaikan muka air laut bukan lagi ancaman masa depan, melainkan realitas yang sudah terjadi saat ini. Berdasarkan proyeksi (Intergovernmental Panel on Climate Change) IPCC, kenaikan permukaan air laut setinggi satu meter saja dapat berdampak pada lebih dari 1,7 juta keluarga di Indonesia.

“Kita hadapi bukan perubahan pada air lautnya, tetapi pada permukaannya. Fenomena ini pasti terjadi dan yang harus kita siapkan adalah bagaimana mengantisipasi”, urainya.

Dirinya menyoroti pentingnya penggunaan data dan teknologi analisis spasial, untuk membantu perencanaan pembangunan daerah.

“Analisis saja tidak cukup, hasil analisis harus diterjemahkan ke dalam perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan kebijakan. Dengan begitu, kebijakan yang kita hasilkan adaptif dan berkelanjutan”, tegasnya.

Peluncuran studi ini menjadi tonggak dalam upaya memperkuat ketahanan daerah terhadap perubahan iklim. Kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dan Australia, melalui SKALA dan UNDP Indonesia, diharapkan tidak hanya menghasilkan data dan rekomendasi teknis, tetapi juga mendorong transformasi nyata dalam perencanaan pembangunan daerah yang adaptif dan inklusif.

Dengan dukungan sistem yang lebih kuat, NTB diharapkan dapat menjadi contoh keberhasilan kolaborasi internasional dalam membangun masa depan yang tangguh terhadap perubahan iklim. (AM)

]]>
Tue, 21 Oct 2025 16:05:55 +0800 amr
Anggota DPRD H Zainuddin Sirat Tekankan Efektivitas Pengawasan Program dari Luar Daerah https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-h-zainuddin-sirat-tekankan-efektivitas-pengawasan-program-dari-luar-daerah https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-h-zainuddin-sirat-tekankan-efektivitas-pengawasan-program-dari-luar-daerah Anggota DPRD H Zainuddin Sirat Tekankan Efektivitas Pengawasan Program dari Luar Daerah

Mataram.Amarmedia.co.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, H Zainuddin Sirat, menyuarakan kekhawatiran serius mengenai mekanisme pengawasan yang efektif oleh DPRD terhadap program-program yang sumbernya bukan berasal dari inisiatif dewan, melainkan dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan juga dari Pemerintah Pusat.

Dalam workshop yang digelar Selasa 21 Oktober 2025 H Zainuddin Sirat atau akrab disapa Haji Ude mempertanyakan bagaimana cara DPRD dapat memastikan program-program yang diusulkan dan dijalankan oleh pemerintah provinsi atau pusat di wilayah Sumbawa dapat diawasi secara optimal dan transparan.

"Kita di DPRD memiliki tugas pengawasan, tetapi pertanyaannya adalah bagaimana mekanismenya bisa efektif ketika program yang datang itu bukan dari usulan kita? Misalnya, ada proyek besar dari Pemprov NTB atau dari pusat. Apakah rapat kerja, kunjungan kerja, atau rapat dengar pendapat saja cukup untuk menjamin akuntabilitasnya?" tegas H Zainuddin.

Perluasan Ruang Lingkup Pengawasan

Menanggapi hal ini, Pembicara dari BPK RI perwakilan provinsi Jawa Tukino menjelaskan bahwa idealnya, mekanisme pengawasan DPRD yang efektif memang dilakukan melalui berbagai cara formal seperti rapat kerja komisi dengan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) terkait, kunjungan kerja langsung ke lapangan, dan rapat dengar pendapat (RDP). Namun, untuk program yang diusulkan oleh pemerintah yang lebih tinggi, DPRD perlu lebih mengintensifkan komunikasi dan koordinasi.

pengawasan ini bersifat strategis dan politis, bertujuan menilai apakah pemerintah daerah dan pusat telah menjalankan program sesuai rencana dan kepentingan masyarakat.

"Meskipun program itu datang dari luar daerah, kita harus memastikan bahwa pelaksanaannya di lapangan sesuai dengan ketentuan dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Sumbawa. Ini memerlukan pemahaman anggota dewan tentang batasan dan ruang lingkup pengawasan, didukung oleh tenaga ahli yang memadai," tambahnya.

Untuk mengatasi hambatan pengawasan terhadap program daei luar daerah, Ia menekankan perlunya keterbukaan informasi publik yang lebih baik dari pihak pelaksana program, baik itu Pemprov NTB maupun pemerintah pusat.

Selain itu, hubungan yang kondusif antara DPRD dan Kepala Daerah menjadi faktor kunci. Dengan sinergi yang baik, informasi mengenai program dari tingkat yang lebih tinggi dapat diakses dan diawasi bersama.

"DPRD Sumbawa harus mampu memanfaatkan mekanisme formal seperti RDP dan kunjungan lapangan, sekaligus memaksimalkan komunikasi dengan Pemda NTB dan Pusat. Optimalisasi pengawasan ini mutlak memerlukan peningkatan sumber daya manusia di DPRD, dukungan fasilitas, dan komitmen dari semua pihak," pungkasnya.

Pernyataan ini diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh anggota DPRD Sumbawa dan pihak terkait untuk memastikan bahwa mekanisme pengawasan berjalan efektif dalam memantau dan mengawal pelaksanaan seluruh program pemerintah, demi kepentingan masyarakat Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 21 Oct 2025 15:02:47 +0800 amr
Kunci Tata Kelola Baik: DPRD Sumbawa Dorong Optimalisasi Pengawasan Anggaran di Workshop Mataram https://amarmedia.co.id/kunci-tata-kelola-baik-dprd-sumbawa-dorong-optimalisasi-pengawasan-anggaran-di-workshop-mataram https://amarmedia.co.id/kunci-tata-kelola-baik-dprd-sumbawa-dorong-optimalisasi-pengawasan-anggaran-di-workshop-mataram Kunci Tata Kelola Baik: DPRD Sumbawa Dorong Optimalisasi Pengawasan Anggaran di Workshop Mataram

Mataram, NTB.Amarmedia.co.id  – Peran optimal Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebagai pengawas anggaran daerah menjadi fokus utama dalam Workshop Strategi Komunikasi serta Optimalisasi Reses dan Pokok-Pokok Pikiran DPRD yang diselenggarakan pada Selasa, 21 Oktober 2025, diHotel Lombok Astoria, Mataram

Menghadirkan narasumber utama Kepala Sekretariat BPK RI perwakilan provinsi NTB Tukino SE, MH Ak, CertDA CA, ACPA, CSCU, workshop ini secara tegas menyatakan bahwa Optimalisasi peran DPRD adalah kunci untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Dalam paparannya, Tukino menekankan bahwa sinergi antara DPRD, eksekutif, dan masyarakat sangat krusial dalam memastikan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang merupakan alat vital untuk pembangunan dan pelayanan publik.

Sebagai perwakilan rakyat, DPRD memiliki mandat konstitusional untuk menjalankan tiga fungsi utama Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan. Fungsi pengawasan ini bertujuan memastikan APBD digunakan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai peraturan yang berlaku.

"Pengawasan yang kurang efektif dapat menyebabkan inefisiensi, penyimpangan, dan korupsi. Oleh karena itu, kita harus mendorong peran DPRD agar pengawasan anggaran menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel," ujar Tukino.

Kemudian lanjutnya Landasan hukum pengawasan DPRD diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 yang merinci tugas, fungsi, dan wewenang DPRD dan Tata Tertib DPRD sebagai aturan internal mekanisme kerja.

Siklus Pengawasan Holistik

Ia mengatakan DPRD berwenang mengawasi seluruh tahapan siklus anggaran, yang dibagi menjadi tiga tahapan penting:

Pertama : Pengawasan Preventif (Saat Perencanaan)." Melalui pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk memastikan anggaran berbasis kinerja dan kebutuhan rakyat" jelasnya.

Kedua Pengawasan Interim (Saat Pelaksanaan). Meliputi pemantauan berkala, kunjungan kerja ke lapangan, dan rapat kerja dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Ketiga : Pengawasan Represif (Pasca Pelaksanaan). Melalui pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, hingga penggunaan Hak-Hak DPRD (Interpelasi, Angket, Menyatakan Pendapat) jika ditemukan penyimpangan serius.

Aspek pengawasan DPRD juga diperluas mencakup kinerja pemerintahan daerah, kualitas pelayanan publik, tindak lanjut laporan masyarakat, serta pengawasan terhadap Peraturan Daerah (Perda).

Strategi dan Tantangan di Lapangan

Dalam sesi strategi optimalisasi, narasumber menekankan pentingnya Pengawasan Sejak Dini dan Penjaringan Aspirasi Masyarakat yang maksimal melalui Reses, Musrenbang, dan kerja sama dengan LSM/Ormas. Selain itu, Transparansi dan Akuntabilitas harus ditingkatkan, termasuk melalui implementasi sistem informasi anggaran yang terintegrasi dan dapat diakses publik.

Namun, Tukino juga menyoroti sejumlah tantangan yang harus diatasi DPRD, antara lain Keterbatasan pemahaman teknis anggota dewan dalam analisis keuangan dan program. Sulitnya mendapatkan data yang transparan dan akurat dari eksekutif Dan kepentingan politik yang berpotensi memengaruhi proses pengawasan.

Sebagai penutup, disampaikan Pesan Kunci Optimalisasi peran DPRD dalam pengawasan anggaran adalah kunci untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Workshop ini diharapkan menjadi momentum bagi anggota DPRD untuk memperkuat komitmen dan kemampuan mereka dalam menjalankan fungsi pengawasan demi kesejahteraan daerah. (AM)

]]>
Tue, 21 Oct 2025 11:45:26 +0800 amr
DPRD Sumbawa Tingkatkan Kapasitas Lewat Workshop Strategi Komunikasi dan Optimalisasi Reses https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-tingkatkan-kapasitas-lewat-workshop-strategi-komunikasi-dan-optimalisasi-reses https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-tingkatkan-kapasitas-lewat-workshop-strategi-komunikasi-dan-optimalisasi-reses DPRD Sumbawa Tingkatkan Kapasitas Lewat Workshop Strategi Komunikasi dan Optimalisasi Reses

Mataram, NTB Amarmedia.co.id  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa memulai upaya peningkatan kapasitas dan kualitas kinerjanya melalui Workshop Strategi Komunikasi serta Optimalisasi Reses dan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Acara strategis ini diselenggarakan pada Selasa, 21 Oktober 2025, bertempat di Hotel Lombok Astoria, Mataram.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP.,M.M.Inov menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen yang sangat penting dan strategis bagi seluruh anggota dewan. Ia menekankan bahwa meskipun seluruh anggota telah memiliki pemahaman tentang tugas dan fungsi, workshop ini diharapkan memberikan landasan ilmu yang lebih kokoh dan memastikan setiap langkah kebijakan tidak melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Hari ini merupakan titik yang strategis bagi saya dan teman-teman," ujar Ketua DPRD dalam sambutannya. "Tujuannya adalah bagaimana kita bisa menambah wawasan, menambah ilmu, yang nantinya bisa kita sumbangkan kepada Pemerintah Daerah. Kita bisa mengatakan benar atau tidaknya suatu program dengan berpedoman pada mekanisme dan perundang-undangan yang berlaku. Kita tidak boleh menabrak sesuatu, kita tidak boleh menyimpang," tegasnya.

Hadir dalam kegiatan ini seluruh Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Perwakilan BPK RI perwakilan provinsi NTB dan Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes, SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn, dan Zulfikar Demitry SH MH Sekretaris DPRD Junaedi SPt bersama jajaran.

Mempertahankan Integritas dan Kualitas Kinerja

Ketua DPRD Nanang Nasiruddin  mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan workshop ini semaksimal mungkin, termasuk sesi yang akan diisi oleh narasumber dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

"Bapak yang dari BPK ini akan memberikan kepada kita ilmu yang nantinya bisa kita mempertahankan opini WTP kita yang sudah kita raih. Bagaimana kita bisa mempertahankan tentu dengan ilmu-ilmu yang akan diberikan oleh beliau yang akan kita sinkronisasikan dengan Pemerintah Daerah," ucap Nanang Nasiruddin  menekankan pentingnya menjaga integritas dan akuntabilitas kinerja dewan.

Workshop yang dihadiri oleh seluruh jajaran DPRD Sumbawa ini secara resmi dibuka oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin dengan harapan dapat menjadi bekal untuk mengoptimalkan tugas mulia para wakil rakyat dalam rangka mencapai kesejahteraan masyarakat Sumbawa

Kolaborasi Strategis dan Fokus Pembangunan

Sementara itu dalam sambutan dan arahan Ketua LPPM Nahdlatul Wathan (NW) Mataram Alimuddin, S.Pt., M.Si., menekankan bahwa pertemuan ini sangat strategis, terutama dalam mengawal pembangunan daerah yang semestinya berangkat dari data sebagai "kompas" arah pembangunan.

Alimuddin, yang juga menjabat Dekan Fakultas Peternakan dan Kepala Pusat Sentra Kekayaan Intelektual UNW Mataram, menyoroti dua isu utama di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan khususnya Kabupaten Sumbawa yang harus menjadi perhatian anggota DPRD melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan:

Pertama : Pengentasan Kemiskinan. "Angka kemiskinan di NTB masih di atas rata-rata 10%, dan di Sumbawa berada di sekitar 12,78% (berdasarkan data BPS)" ungkapnya 

Kedua :  Indeks Pembangunan Manusia (IPM): IPM di Kabupaten Sumbawa masih di bawah rata-rata nasional, yaitu di bawah 70. Ini mengindikasikan bahwa indikator kesehatan, pendidikan, dan kelayakan hidup masyarakat masih rendah.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya karena program mereka, tetapi juga lahir dari kebijakan yang ditetapkan oleh DPRD. Untuk mengatasi persoalan ini, kolaborasi menjadi kunci. LPPM UMW Mataram menyatakan kesiapan penuh untuk berkolaborasi, khususnya dalam upaya meningkatkan IPM dengan fokus pada pemberdayaan di kantong-kantong desa dengan penghasilan ekstrem rendah melalui program seperti "dusun mandiri pangan."

"Pembangunan itu tidak bisa kita lakukan sendiri-sendiri, tapi melalui kolaborasi," kata Alimuddin, mencontohkan inisiatif kolaboratif LPPM UNW yang telah mengubah program KKN menjadi spesifik pada tema Desa Berdaya, Desa Wisata, dan Desa Tanggap Bencana bekerja sama dengan Bappeda.

Acara pembukaan diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari DPRD Kabupaten Sumbawa kepada Bapak Alimuddin, S.Pt., M.Si., sebagai simbol dimulainya kolaborasi antara legislatif daerah dengan akademisi.(AM)

]]>
Tue, 21 Oct 2025 09:55:02 +0800 amr
Pembangunan Kebudayaan Berbasis Data IPK Ikhtiar Untuk Meningkatkan Kinerja Pembangunan Kebudayaan di Kabupaten Sumbawa https://amarmedia.co.id/pembangunan-kebudayaan-berbasis-data-ipk-ikhtiar-untuk-meningkatkan-kinerja-pembangunan-kebudayaan-di-kabupaten-sumbawa https://amarmedia.co.id/pembangunan-kebudayaan-berbasis-data-ipk-ikhtiar-untuk-meningkatkan-kinerja-pembangunan-kebudayaan-di-kabupaten-sumbawa Koentjaraningrat, seorang ahli antropologi terkemuka dari Indonesia, memiliki pandangan tentang kebudayaan yang cukup komprehensif. Menurutnya, kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.

Menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Kebudayaan mencakup berbagai aspek kehidupan manusia, seperti tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat dan olahraga tradisional.

Pemajuan kebudayaan adalah upaya meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya Indonesia ditengah peradaban dunia melalui perlindungan, pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan. Pemajuan kebudayaan bertujuan untuk mengembangkan nili nilai luhur bangsa, memperkaya keragaman budaya, memperteguh jati diri bangsa, dan meningkatkan citra bangsa.

Kebudayaaan pada esensinya memiliki peran yang sangat penting untuk pembangunan bangsa, dan berkaitan erat dengan peletakan pondasi pembangunan yang berkelanjutan. Sejumlah negara Asia Timur seperti Jepang, Korea Selatan, China, dan Taiwan mampu melakukan akselerasi pembangunan sosial-ekonomi berbasis kebudayaan, dengan melakukan kapitalisasi atas nilai-nilai dan kekayaan budaya melalui proses modernisasi.

Alat untuk mengukur kinerja pembangunan kebudayaan baik skala nasional maupun daerah adalah dengan menganalisis hasil survey Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) yang dilaksanakan oleh Bappenas dan Badan Pusat Statistik bersama Kemendikbud. Indeks Pembangunan Kebudayaan disusun dengan mengacu pada konsep Culture Development Indicators (CDIs) UNESCO. CDIs UNESCO memiliki serangkaian dimensi dan indikator yang menyoroti tentang kontribusi kebudayaan terhadap pembangunan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membantu individu dan masyarakat untuk memperluas pilihan hidup, dan beradaptasi pada perubahan.

Indeks Pembangunan Kebudayaan diharapkan dapat memberikan gambaran pembangunan kebudayaan secara lebih holistik dengan memuat 7 (tujuh) dimensi, yakni: (1) dimensi ekonomi budaya; (2) dimensi pendidikan; (3) dimensi ketahanan sosial budaya; (4) dimensi warisan budaya; (5) dimensi ekspresi budaya; (6) dimensi budaya literasi; dan (7) dimensi kesetaraan gender. Ketujuh dimensi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan kebudayaan memiliki ruang lingkup yang cukup luas dan bersifat lintas sektor. Berdasarkan dimensi CDIs tersebut, dan merujuk pada Undang Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, dilakukan indikator kandidat pemetaan penyusun IPK, sehingga diperoleh 40 indikator penyusun IPK.

Sayangnya pemetaan hasil survey hanya sampai pada tingkatan provinsi sedangkan kabupaten/kota tidak tersedia di web kementerian Kebudayaan. Diperlukan penelusuran lebih lanjut untuk mendapatkan data hasil survey khususnya untuk mengetahui hasil survey IPK Kabupaten Sumbawa. Hal ini diperlukan agar menjadi data awal dalam rangka menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah, sekaligus penyusunan program berbasis data riset.

Yang dapat dijadikan rujukan sementara adalah menggunakan hasil survey IPK Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hasil survey tahun 2023 menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Kebudayaan provinsi Nusa Tenggara Barat dari ketujuh dimensi yang diukur mencapai 57,37 sedangkan rata rata nasional 57,13.,dengan demikian IPK NTB berada diatas rata rata nasional. Kendati demikian bukan berarti semua indikator menunjukkan hasil positif, ada beberapa dimensi yang berada di bawah rata rata nasional. Dimensi ekonomi budaya; rata rata nasional nasional 29,50 sedangkan NTB 41, 94 diatas rata rata nasional, dimensi pendidikan rata rata nasional 73,35 sedangkan NTB rata rata 71,91 dibawah rata rata nasional,dimensi ketahanan sosial budaya rata rata nasional 70,73 sedangkan NTB 66,97 dibawah rata rata nasional, dimensi warisan budaya rata rata nasional 51,54 sedangkan NTB 48,37 dibawah rata rata nasional. Dimensi ekspresi budaya rata rata nasional 34,91 sedangkan NTB 39,74 diatas rata rata nasional, dimensi literasi budaya rata rata nasional 60,49 sedangkan NTB 61,20 diatas rata rata nasional, dimensi gender rata rata nasional 58,71 sedangkan NTB 66,12 diatas rata rata nasional

Capaian pada dimensi tertentu menunjukkan rendahnya capaian pada beberapa indikator. Pada dimensi warisan budaya, yang selama ini menjadi concern untuk mendapatkan porsi intervensi menunjukkan kelemahan pada indikator persentase benda, bangunan, struktur, situs, dan kawasan cagar budaya jika dibandingkan dengan total yang sudah didaftarkan, capaian NTB hanya 1,76 berada dibawah rata rata nasional yang mencapai 8, 08.

Masih banyak indikator yang memerlukan atensi serius jika kita mengacu pada pendekatan pembangunan yang berbasis data riset untuk pengambilan keputusan yang lebih akurat, peningkatan efektifitas program, evaluasi, dan pengalokasian sumber daya yang lebih efisian. Analisis hasil survei dapat digunakan untuk penentuan program prioritas daerah agar adanya peningkatan capaian IPK setiap tahun, penyusunan regulasi dalam upaya memperkuat peran kebudayaan sebagai bagian dari landasan pembangunan daerah, sehingga arah pembangunan kebudayaan sesuai dengan visi misi Kabupaten Sumbawa menuju Sumbawa unggul, maju dan sejahtera. (AM)

]]>
Mon, 20 Oct 2025 19:34:56 +0800 amr
Miliki Peran Strategis, Wagub Indah Harap PWI NTB Kawal Pemerintahan Iqbal&Dinda https://amarmedia.co.id/miliki-peran-strategis-wagub-indah-harap-pwi-ntb-kawal-pemerintahan-iqbal-dinda https://amarmedia.co.id/miliki-peran-strategis-wagub-indah-harap-pwi-ntb-kawal-pemerintahan-iqbal-dinda Mataram,Amarmedia.co.id - Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri menerima silaturahmi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB di ruang kerjanya, Senin 20 Oktober 2025. 

Wagub menegaskan, bahwa peran pers sangat penting bagi kelancaran roda pemerintahan. 

Ummi Dinda, panggilan karibnya mengapresisiasi kinerja wartawan yang tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi dan edukasi, tetapi juga sebagai sumber kritik dan saran yang membangun bagi pemerintah. 

"Saya bersama Pak Gubernur Lalu Iqbal berterimakasih atas pemberitaan kawan-kawan wartawan selama ini. Apalagi, kami berdua baru menjabat, jadi kami memang butuh masukan dan kritik oleh para wartawan dalam membangun Provinsi NTB lima tahun kedepan," ujar Wagub. 

Didampingi Kadis Kominfotik Yusron Hadi, Asisten I Setda NTB Fathurrahman, Kepala BPKAD Nursalim dan Asisten III Eva Dewiyani. Wagub mengatakan bahwa selama menjabat dua periode memimpin Kabupaten Bima, dirinya selalu bermitra baik dengan wartawan. Utamanya, PWI. 

Oleh karena itu, katanya, dalam pemerintahannya kali ini, Wagub berharap agar PWI NTB juga turut menyukseskan pemerintahan Iqbal-Dinda dengan pemberitaan yang positif. 

Mengingat, lanjutnya, pemerintahan yang baik juga harus melibatkan berbagai pihak, mulai dari elemen pemerintah, tokoh masyarakat, akademisi, hingga insan pers.

"Saya berharap PWI sebagai organisasi pers yang punya sejarah pada bangsa Indonesia dan memiliki organisasi yang kuat, dari pusat dan daerah mampu bersinergi mendukung program Pemprov NTB," kata Ummi Dinda. 

"Yang pasti, semenjak saya menjadi Bupati dua periode di Bima, PWI selalu bersama pemerintah. Dan, semoga setelah saya menjadi Wakil Gubernur, kemitraan itu terus bisa terjalin baik," sambung Wagub. 

Sementara itu, Ketua PWI NTB Ahmad Ikliludin memastikan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan Pemprov NTB. 

Menurutnya, silaturahmi yang kini dilakukan adalah bagian dari rangkaian pihaknya melakukan kolaborasi dan kemitraan dengan pemerintah daerah.

"Yang pasti, kami selaku pengurus PWI yang baru seumur jagung juga butuh bersinergi dengan pemerintah. Apalagi, banyak agenda yang kami susun dalam waktu dekat ini. Mulai pengadaan kantor, pelantikan pengurus dan rapat kerja daerah yang akan dihadiri Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir," jelas Ikliludin. (AM)

]]>
Mon, 20 Oct 2025 19:24:42 +0800 amr
Rumah Warga di Karang Dima Rusak Parah Diterjang Longsor, Satu Orang Luka Ringan https://amarmedia.co.id/rumah-warga-di-karang-dima-rusak-parah-diterjang-longsor-satu-orang-luka-ringan https://amarmedia.co.id/rumah-warga-di-karang-dima-rusak-parah-diterjang-longsor-satu-orang-luka-ringan Rumah Warga di Karang Dima Rusak Parah Diterjang Longsor, Satu Orang Luka Ringan

Sumbawa,Amarmedia.co.id– Peristiwa tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sumbawa. Kali ini, sebuah rumah milik warga di Dusun Buin Pandan, Desa Karang Dima, Kecamatan Badas, mengalami kerusakan parah akibat longsor yang terjadi sekitar pukul 23.30 WITA malam tadi (19/10/2025).

Rumah milik Wayan Gemuh (75) itu dihuni oleh tiga orang. Saat kejadian, anak perempuannya, Ni Komang Dewicahyani (17), tengah berada di dalam kamar depan rumah. Dinding rumah tiba-tiba ambruk menimpanya, menyebabkan luka ringan di bagian belakang tubuhnya.

Sementara sang ayah yang saat itu berada di warung depan rumah berhasil selamat.

Kejadian ini dilaporkan ke kepala desa setempat dan pada pagi harinya datang melakukan pendataan, Sementara Tim dari BPBD Kabupaten Sumbawa, setelah menerimah laporan dari Desa angsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan pendataan kerusakan.

Kalak BPBD Muhammad Nurhidayat, ST. Melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbawa, Rusdianto AR, menjelaskan bahwa lokasi rumah korban berada tepat di bawah tebing bekas galian C, yang menjadi penyebab utama longsor.

“Rumah dalam kondisi rusak parah. Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di warung yang terpisah dengan bangunan utama, sementara anaknya berada di dalam rumah dan sempat tertimpa tembok. Korban mengalami luka ringan, namun kini masih dalam keadaan trauma,” ungkap Rusdianto.

Untuk sementara, keluarga korban mengungsi di warung depan rumah mereka yang masih aman dari longsor.

Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp200 juta, meliputi kerusakan satu unit AC, satu unit televisi, satu kulkas, serta berbagai perabotan rumah tangga lainnya. Rumah yang baru ditempati selama empat bulan itu kini tak lagi bisa dihuni.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tanah longsor dan angin kencang, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar tebing, lereng, atau bekas galian (AM).

]]>
Mon, 20 Oct 2025 19:21:05 +0800 amr
Borong 20 Medali di ZARESTA OPEN 2025, KONI Sumbawa Apresiasi Capaian Gemilang Dojo Garuda https://amarmedia.co.id/borong-20-medali-di-zaresta-open-2025-koni-sumbawa-apresiasi-capaian-gemilang-dojo-garuda https://amarmedia.co.id/borong-20-medali-di-zaresta-open-2025-koni-sumbawa-apresiasi-capaian-gemilang-dojo-garuda Sumbawa, Amarmedia.co.id (20 Oktober 2025) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang luar biasa atas pencapaian gemilang yang diraih oleh Dojo Garuda Kabupaten Sumbawa dalam ajang kejuaraan karate bergengsi, ZARESTA OPEN 2025.

Dalam kejuaraan tersebut, para atlet Dojo Garuda berhasil membuktikan kualitas pembinaan mereka dengan membawa pulang total 20 medali.

Raihan medali tersebut terbagi dalam dua kelas pertandingan dengan hasil:

Atlet Sumbawa Dominasi Kelas Prestasi dan Festival

Di Kelas Prestasi, enam medali emas berhasil disumbangkan oleh atlet terbaik, yaitu Bagus, Gihan, Ryan, Anggi, Dudek, dan Rizki Arya. Sementara delapan medali perak diraih oleh Rafi dan rekan-rekan.

Dominasi juga terlihat di Kelas Festival dengan lima medali emas yang dipersembahkan oleh Gaishan, Sultan, Bilal, Ariel, dan Rizkuna, dilengkapi satu medali perak oleh Nandi.

 Prestasi Bukti Pembinaan yang Baik

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi tertinggi atas perjuangan keras para atlet dan dedikasi pelatih Dojo Garuda.

“Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan olahraga bela diri di Kabupaten Sumbawa berjalan dengan baik. Kami sangat bangga atas kerja keras para atlet, pelatih, dan dukungan para orang tua,” ujar Abdul Rafiq.

Ia berharap hasil ini akan menjadi motivasi kuat bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengharumkan nama Sumbawa di tingkat yang lebih tinggi.

KONI Sumbawa berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan atlet berprestasi, terutama pada cabang-cabang olahraga yang potensial dan konsisten melahirkan juara. (AM)

]]>
Mon, 20 Oct 2025 13:26:43 +0800 amr
Peringati HKN, Pj. Sekda NTB Ajak ASN Perkuat Loyalitas, Disiplin, dan Ketulusan Mengabdi https://amarmedia.co.id/peringati-hkn-pj-sekda-ntb-ajak-asn-perkuat-loyalitas-disiplin-dan-ketulusan-mengabdi https://amarmedia.co.id/peringati-hkn-pj-sekda-ntb-ajak-asn-perkuat-loyalitas-disiplin-dan-ketulusan-mengabdi Peringati HKN, Pj. Sekda NTB Ajak ASN Perkuat Loyalitas, Disiplin, dan Ketulusan Mengabdi

Mataram, Amarmedia.co.id– 20 Oktober 2025- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, pada Senin (20/10/2025).

Bertindak selaku Pembina Upacara, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) NTB H. Lalu Mohammad Faozal membuka amanatnya dengan menyampaikan salam dari Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang berhalangan hadir. Keduanya diketahui tengah berada di pusat untuk menerima penghargaan atas kinerja pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terbaik tahun 2025 di Provinsi NTB.

Dalam arahannya, Pj. Sekda Faozal secara tegas menekankan tiga fondasi penting yang wajib dipegang teguh oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov NTB: loyalitas, disiplin, dan ketulusan bekerja.

Tiga Kunci Sukses ASN: Loyalitas, Disiplin, dan Ketulusan

Pj. Sekda Faozal menggarisbawahi bahwa loyalitas adalah fondasi utama bagi abdi negara. “Tidak ada ASN yang sukses tanpa loyalitas. Loyalitas adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita sebagai abdi negara,” tegasnya.

Selain loyalitas, ia juga mengingatkan kembali pentingnya menjaga kedisiplinan sebagai cerminan profesionalisme aparatur.

“Mari terus bangun kedisiplinan kita. Disiplin bukan hanya soal hadir tepat waktu, tapi juga soal komitmen untuk menuntaskan pekerjaan dengan sungguh-sungguh,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pj. Sekda mengajak seluruh ASN untuk tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja dengan hati yang tulus dan ikhlas demi kemajuan daerah.

“Tidak ada yang lebih dibutuhkan daerah ini, selain ASN yang bekerja keras, profesional, dan berkontribusi nyata untuk NTB yang kita cintai bersama,” pesan Faozal.

Upacara peringatan HKN ini diikuti secara khidmat oleh staf ahli gubernur, para asisten, kepala biro, kepala OPD, serta seluruh ASN Pemprov NTB. Di akhir kegiatan, Pj. Sekda juga menyerahkan penghargaan kepada ASN yang memasuki masa purnabhakti sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka selama mengabdi.(AM)

]]>
Mon, 20 Oct 2025 12:10:28 +0800 amr
BPBD Sumbawa Latih 30 Warga Desa Marga Karya Jadi Garda Terdepan Mitigasi Bencana https://amarmedia.co.id/bpbd-sumbawa-latih-30-warga-desa-marga-karya-jadi-garda-terdepan-mitigasi-bencana https://amarmedia.co.id/bpbd-sumbawa-latih-30-warga-desa-marga-karya-jadi-garda-terdepan-mitigasi-bencana BPBD Sumbawa Latih 30 Warga Desa Marga Karya Jadi Garda Terdepan Mitigasi Bencana

Sumbawa, Amarmedia.co.id ( 20 Oktober 2025 )– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana. Hari ini, sebanyak 30 peserta mengikuti Pelatihan Kebencanaan dan Mitigasi Bencana yang digelar di Desa Marga Karya, Kecamatan Moyo Hulu.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang I BPBD Kabupaten Sumbawa ini merupakan implementasi dari amanat PP Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. Pelatihan ini secara spesifik bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai potensi bencana alam yang kerap terjadi secara tiba-tiba, seperti banjir, gempa bumi, dan longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, dalam sambutannya berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius.

“Kami berharap para peserta bisa mengikuti pelatihan ini dengan serius, sehingga ke depannya dapat menjadi bagian dari relawan kebencanaan yang siap siaga dalam menghadapi berbagai kondisi bencana,” ujar Nurhidayat.

Ia juga menekankan bahwa kemampuan masyarakat dalam memberikan respons cepat dan tepat adalah kunci utama dalam mengurangi risiko dan dampak bencana di wilayah masing-masing.

Materi pelatihan difokuskan pada pemahaman tata cara pelaporan bencana serta prosedur evakuasi korban yang benar, terutama sebelum tim dari kabupaten tiba di lokasi kejadian. Kemampuan ini dinilai sangat vital karena kecepatan bertindak di menit-menit awal bencana dapat menentukan keselamatan jiwa.

Melalui kegiatan ini, BPBD Sumbawa menunjukkan komitmennya untuk terus melakukan edukasi dan pembinaan agar masyarakat desa semakin tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang ada di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Mon, 20 Oct 2025 12:02:32 +0800 amr
Deeniyat Kabupaten Sumbawa Gelar Lomba Menulis Kalimah Allah, Adzan, dan Sholat Jama'ah https://amarmedia.co.id/deeniyat-kabupaten-sumbawa-gelar-lomba-menulis-kalimah-allah-adzan-dan-sholat-jamaah https://amarmedia.co.id/deeniyat-kabupaten-sumbawa-gelar-lomba-menulis-kalimah-allah-adzan-dan-sholat-jamaah Deeniyat Kabupaten Sumbawa Gelar Lomba Menulis Kalimah Allah, Adzan, dan Sholat Jama'ah

Sumbawa,Amarmedia.co.id (19 Oktober 2025) – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional sekaligus mengenang perjuangan para kyai dan santri, Lembaga Deeniyat Kabupaten Sumbawa sukses menggelar rangkaian lomba yang melibatkan anak-anak TK/PAUD dan SD. Kegiatan ini berlangsung pada hari Ahad, 19 Oktober 2025, dengan total peserta mencapai 162 anak.

Perlombaan yang diadakan berfokus pada penanaman nilai-nilai Islam sejak dini, meliputi Menulis Arab Indah Al-Qur'an: Dengan kategori menulis Allahu Akbar untuk TK/PAUD dan Laailaaha illallahu untuk SD kelas 1-2.

Untuk Lomba Azan Khusus untuk anak laki-laki dari TK/PAUD hingga SD kelas 1-2 sedangkan Lomba Sholat Berjama'ah Untuk peserta SD kelas 3-6 yang berkompetisi dalam regu.

Kegiatan ini merupakan upaya Lembaga Deeniyat Sumbawa untuk menanamkan nilai-nilai keislaman serta meningkatkan pemahaman generasi penerus tentang pentingnya sejarah perjuangan para ulama dan santri.

Acara ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum berharga dalam menjaga tradisi serta memperkuat kecintaan anak-anak terhadap ajaran Islam, sekaligus memperingati Hari Santri Nasional dengan penuh makna dan semangat. Seluruh peserta mendapatkan Sertifikat, sementara para juara I, II, dan III berhak membawa pulang Piala, Sertifikat, dan Uang tunai.

"Lomba yang diselenggarakan meliputi menulis kalimah Allah, adzan, dan sholat berjama'ah. Kegiatan ini merupakan upaya untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dan meningkatkan pemahaman generasi penerus tentang pentingnya sejarah perjuangan para kyai serta santri" jelas Pengasuh dan pimpinan Pesantren Deeniyat Ustadz Slamet Riyadi 

Dukungan Penuh dari MUI Sumbawa

Ketua dan seluruh jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa memberikan dukungan penuh dan doa, berharap kegiatan ini membawa kebaikan dan keberkahan bagi generasi muda.

"Kami berharap para guru dan pembina terus membimbing anak-anak agar tetap memegang teguh nilai-nilai agama dan semangat perjuangan para santri," ujar Ustadz Syatriya Kurniansyah, S.PdI. M.Pd satu perwakilan dari MUI Kabupaten Sumbawa.

Acara ini pun menjadi momentum berharga dalam menjaga tradisi serta memperkuat kecintaan anak-anak terhadap ajaran Islam, sekaligus memperingati Hari Santri Nasional dengan penuh makna.(AM)

]]>
Mon, 20 Oct 2025 06:47:14 +0800 amr
Ketika Guru Hilang Wibawa dan Murid Hilang Sopan Santun https://amarmedia.co.id/ketika-guru-hilang-wibawa-dan-murid-hilang-sopan-santun https://amarmedia.co.id/ketika-guru-hilang-wibawa-dan-murid-hilang-sopan-santun Ketika Guru Hilang Wibawa dan Murid Hilang Sopan Santun

Oleh Sri Asmediati, S. Pd

Generasi X yang lahir antara tahun 1965 hingga 1980 dan Generasi Y yang lahir antara 1981 hingga 1996 tumbuh dalam suasana pendidikan yang keras tetapi “menjadi.” Menjadi di sini berarti mereka berkarakter, tahu sopan santun, dan tahu bagaimana menghargai guru serta orang tua.

Satu teguran dari guru atau orang tua sudah cukup membuat anak mengingatnya seumur hidup.

Tak jarang, di masa itu, guru atau orang tua menegur dengan suara keras, mencubit, bahkan mengancam dengan rotan atau penggaris. Meski sekilas tampak keras, pada hakikatnya itu adalah ekspresi cinta dan kepedulian. Di balik amarah seorang guru tersimpan niat luhur untuk menjadikan muridnya manusia yang beradab.

Kini, zaman berubah. Generasi Z dan Generasi Alpha tumbuh dalam dunia digital yang serba instan. Gawai, internet, dan media sosial menjadi guru baru yang diam-diam mengambil alih peran orang tua dan guru di rumah maupun di sekolah. Tak jarang tontonan menjadi tuntunan, sebaliknya tuntunan menjadi tontonan.

Perubahan ini membuat pola asuh dan pola didik juga berubah. Kekerasan fisik tidak lagi dibenarkan, tetapi anehnya, sopan santun justru semakin menipis. Banyak anak berani membantah orang tua, murid melawan guru, bahkan tak jarang memviralkan gurunya sendiri di media sosial ketika tidak puas dengan perlakuan di sekolah, termasuk melaporkannya ke aparat kepolisian.

Kita hidup di zaman yang serba “meledak”: ledakan informasi, ledakan opini, dan ledakan ekspresi yang tak lagi mengenal batas etika. Dalam situasi seperti ini, literasi seharusnya menjadi tameng yang menyejukkan.

Sayangnya, banyak yang memaknai literasi sebatas kemampuan membaca dan menulis. Padahal, literasi sejati adalah kemampuan memahami nilai, menimbang etika, dan meneladani kebijaksanaan. 

Literasi bukan hanya membaca teks, melainkan membaca diri, membaca orang lain, membaca lingkungan. Literasi bukan sekadar menulis huruf, melainkan juga menulis akhlak dan bagaimana mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Andai literasi benar-benar berjalan di sekolah—bukan sekadar acara seremonial—kita tak akan mendengar berita guru menampar murid atau murid merokok di sekolah, atau kasus-kasus serupa itu. Sebab literasi, pada hakikatnya, menajamkan rasa dan menumbuhkan empati.

Anak yang terbiasa membaca cerita perjuangan, mendengarkan kisah moral, dan berdiskusi tentang nilai-nilai kehidupan akan lebih mudah mengukur perbuatan. Ia akan berpikir sebelum bertindak, merasa sebelum menyakiti, dan menimbang sebelum melawan.

Menampar siswa karena merokok tentu tidak dapat dibenarkan, sebab kekerasan bukanlah solusi pendidikan. Namun di sisi lain, guru yang berjuang menjaga wibawa dan kedisiplinan sekolah pun tidak boleh disudutkan. Ia berada di tengah pusaran dilema: ingin menegakkan aturan tetapi dibatasi oleh ketakutan dianggap melanggar hak asasi manusia. Padahal, membiarkan siswa merokok sama saja dengan mengabaikan kesehatan dan karakter mereka.

Di sinilah literasi berperan: sebagai jalan tengah yang menuntun guru bertindak bijak dan murid memahami batas kebebasan.

Literasi yang hidup di sekolah seharusnya melibatkan seluruh ekosistem pendidikan. Ia bukan hanya program membaca buku setiap pagi, melainkan kultur yang menjiwai keseharian: cara guru berbicara, cara siswa bersikap, cara orang tua berkomunikasi dengan anak. Ketika literasi dipahami sebagai kebiasaan berpikir, beretika, dan berempati, maka sekolah akan menjadi ruang yang manusiawi.

Tidak ada lagi guru yang marah karena kehabisan cara menegur, tidak ada lagi siswa yang melawan karena merasa tak dihargai.

Selain itu, keteladanan adalah ‘koentji’ dari kerja-kerja literasi di sekolah. Bagaimana bisa murid berhenti merokok jika masih ada oknum guru yang merokok meski di luar jam pelajaran? Bagaimana murid belajar menghargai waktu jika guru datang terlambat ke kelas? Bagaimana murid belajar sopan santun jika di rumah ia mendengar orang tuanya memaki atau sering bertengkar?

Literasi akan lumpuh jika tidak disertai keteladanan.

Anak-anak belajar bukan hanya dari buku, melainkan dari perilaku orang dewasa di sekitarnya. Mereka meniru lebih cepat daripada mereka memahami.

Karena itu, literasi sejatinya dimulai dari keteladanan. Guru yang membaca akan melahirkan murid yang mencintai buku. Orang tua yang sabar dan santun akan menumbuhkan anak yang menghormati orang lain.

Sekolah dan rumah ibarat dua sisi mata uang: saling melengkapi, saling mencerminkan. Jika keduanya sama-sama menanamkan nilai, maka karakter anak akan tumbuh utuh.

Zaman boleh berubah, tetapi inti pendidikan tetap sama: membentuk manusia yang beradab.

Literasi, dengan segala bentuknya, adalah jalan menuju keadaban itu.

Ia tidak hanya mempersenjatai otak, tapi juga menuntun hati. Sekolah boleh melatih keterampilan abad ke-21, tetapi tanpa literasi nilai, semua kecakapan itu bisa kehilangan arah.

Kini, saat kita menyaksikan makin banyak anak yang kehilangan sopan santun dan guru yang kehilangan wibawa, barangkali bukan disiplin yang hilang, melainkan literasi yang lemah. Kita terlalu sibuk menghitung nilai ujian, tapi lupa menumbuhkan nilai-nilai kehidupan.

Pendidikan sejati tidak diukur dari banyaknya prestasi, tetapi dari sedikitnya amarah dan banyaknya kebijaksanaan. Di ruang-ruang kelas, literasi seharusnya menghadirkan ketenangan, bukan ketegangan; menghidupkan empati, bukan emosi.

Jika literasi berjalan dengan baik, tak akan ada lagi tangan yang menampar, tak akan ada lagi murid yang melawan, sebab di antara keduanya telah tumbuh saling pengertian yang berakar dari cinta dan keteladanan. (AM)

]]>
Mon, 20 Oct 2025 05:49:08 +0800 amr
Pemprov NTB dan TNI Berkolaborasi Reboisasi Pulau Sumbawa, Pulihkan Hutan dan Irigasi https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-tni-berkolaborasi-reboisasi-pulau-sumbawa-pulihkan-hutan-dan-irigasi https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-tni-berkolaborasi-reboisasi-pulau-sumbawa-pulihkan-hutan-dan-irigasi Pemprov NTB dan TNI Berkolaborasi Reboisasi Pulau Sumbawa, Pulihkan Hutan dan Irigasi

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (18 Oktober 2025) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam melaksanakan program reboisasi dan penguatan sistem irigasi di Pulau Sumbawa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyelesaikan persoalan lingkungan dan pertanian yang selama ini menjadi tantangan utama di wilayah tersebut.

Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan hal itu saat mendampingi Menteri Pertahanan RI, Menteri Kesehatan RI dan Panglima TNI meninjau pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 835/Samota Yudha Bakti di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwis, Kabupaten Sumbawa Besar (18/10/2025).

Menurut Miq Iqbal, sapaan akrab gubernur, keberadaan batalyon tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat sistem pertahanan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan daerah, terutama di sektor kesehatan, pertanian dan pelestarian lingkungan.

“Salah satu persoalan besar di Pulau Sumbawa adalah kerusakan hutan akibat pembukaan lahan jagung. Hal ini menyebabkan banjir dan kerusakan infrastruktur setiap tahun,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, akibat kerusakan tersebut pemerintah harus mengeluarkan puluhan triliun rupiah, untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir, terutama di wilayah Bima dan Dompu.

Sebagai langkah konkret, Pemprov NTB akan segera mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota di Pulau Sumbawa untuk menyusun rencana reboisasi terpadu bersama TNI dan masyarakat.

“Jika tidak segera diselesaikan, dampaknya akan semakin luas dan biaya perbaikan infrastruktur akan terus membengkak,," tegasnya.

Selain reboisasi, Gubernur Iqbal juga menyambut baik rencana TNI untuk mendukung pembangunan bendungan dan embung guna memperkuat sistem irigasi pertanian. Kendati menilai pembangunan embung skala kecil lebih efektif dan efisien dibandingkan bendungan besar.

“Embung lebih mudah dirawat dan biayanya bisa dicicil. Banyak bendungan yang sudah kita bangun, tetapi irigasinya belum optimal,” jelasnya.

Terkait pengelolaan alat dan mesin pertanian (Alsintan), Pemprov NTB kini menerapkan kebijakan baru agar pemanfaatannya lebih tepat sasaran.

“Sekarang strategi kami, menyerahkan Alsintan langsung kepada penyuluh, bukan lagi kepada Gapoktan. Alsintan bisa disewakan dengan harga murah dan hasilnya digunakan untuk biaya pemeliharaan,” tuturnya.

Sebagai bentuk sinergi konkret, Pemprov NTB bersama Danrem 162/Wira Bhakti telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerja sama pembangunan infrastruktur dengan dukungan personel TNI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan lingkungan dan meningkatkan ketahanan pangan di Pulau Sumbawa, sekaligus memperkuat peran TNI dalam pembangunan berkelanjutan di daerah. (AM)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 23:00:27 +0800 amr
Sambut Kunjungan Menteri PU: Bupati Sumbawa Optimis Akselerasi Pembangunan Infrastruktur dan Pendidikan Segera Terwujud https://amarmedia.co.id/sambut-kunjungan-menteri-pu-bupati-sumbawa-optimis-akselerasi-pembangunan-infrastruktur-dan-pendidikan-segera-terwujud https://amarmedia.co.id/sambut-kunjungan-menteri-pu-bupati-sumbawa-optimis-akselerasi-pembangunan-infrastruktur-dan-pendidikan-segera-terwujud Sambut Kunjungan Menteri PU:  Bupati Sumbawa Optimis Akselerasi Pembangunan Infrastruktur dan Pendidikan Segera Terwujud

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id ( 19 OKTOBER 2025) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyambut langsung kedatangan Menteri Pekerjaan Umum Ir. Dody Hanggodo, M.P.E., bersama Gubernur NTB Dr. Lalu Muhammad Iqbal dalam kunjungan kerja strategis ke Kabupaten Sumbawa. Kehadiran jajaran tinggi ini menandai komitmen serius pemerintah pusat dan provinsi untuk mempercepat pemerataan pembangunan di Tana Samawa.

Peninjauan Infrastruktur Krusial via Udara dan Darat

Bupati Syarafuddin Jarot, didampingi oleh Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitry SH MH menyambut rombongan Menteri di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III. Kunjungan kerja ini berfokus pada peninjauan sejumlah titik infrastruktur vital.

Sebelum meninjau secara langsung Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 5 Sumbawa dan Bendungan Beringin Sila, Menteri PUPR, Gubernur, dan Bupati Sumbawa telah melakukan peninjauan jalur udara menggunakan helikopter. Peninjauan udara ini menyasar sejumlah titik pembangunan jalan yang termasuk dalam Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, di antaranya ruas Jalan Samota dan Jalan Batu Dulang – Tepal.

Bupati Jarot menyampaikan bahwa fokus kunjungan ini sangat relevan dengan kebutuhan mendesak Sumbawa. "Kabupaten Sumbawa merupakan salah satu sumber pangan Nasional. Oleh karena itu, ketersediaan infrastruktur yang memadai, seperti bendungan, irigasi, dan jalan, sangatlah mendesak," ujarnya, mengutip penegasan dari Gubernur NTB.

Perjuangan Sekolah Rakyat dan Jalan Daerah Masuk Prioritas

Bupati Sumbawa mengapresiasi komitmen Menteri Dody Hanggodo terkait percepatan pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Meskipun Pulau Sumbawa belum masuk tahap pertama, Menteri PU telah berjanji membantu agar Sumbawa dapat diprioritaskan masuk dalam tahap kedua.

"Alhamdulillah, Bapak Menteri PU telah melihat langsung kondisi di lapangan, khususnya SRD 5 yang sangat membutuhkan gedung permanen. Beliau berkomitmen bahwa Sumbawa akan diupayakan masuk tahap dua, mengingat wilayah kita, terutama kawasan perbukitan dan daerah sulit diakses, sangat membutuhkan keberadaan Sekolah Rakyat permanen," jelas Bupati Syarafuddin Jarot. Target pembangunan tahap dua ini akan berkontribusi pada total 200 sekolah yang direncanakan dibangun secara permanen antara tahun 2025 hingga 2027.

Terkait pembangunan jalan, Bupati Jarot bersyukur bahwa tiga dari lima ruas jalan yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah dipastikan masuk dalam program Inpres Jalan Daerah tahap pertama.

"Ini adalah kabar baik bagi masyarakat Sumbawa. Bapak Menteri memastikan bahwa pembangunan jalan di Sumbawa bersifat mendesak, dan usulan kami telah melalui proses skala prioritas," kata Bupati. Ia menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan Provinsi agar dua ruas jalan lainnya dapat diupayakan masuk dalam tahap lanjutan pembangunan pada tahun 2026.

"Kunjungan ini menunjukkan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Daerah. Kami optimis, dengan dukungan penuh dari Bapak Menteri PUPR, akselerasi pembangunan infrastruktur di Sumbawa akan terwujud, demi peningkatan kesejahteraan dan daya saing daerah," tutup Bupati Syarafuddin Jarot. (AM)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 21:57:16 +0800 amr
Jadikan Kabupaten Sumbawa Bersih dan Sehat, Wabup Bersama ASN Lingkup Pemkab Sumbawa Gotong Royong Bersihkan Lingkungan https://amarmedia.co.id/jadikan-kabupaten-sumbawa-bersih-dan-sehat-wabup-bersama-asn-lingkup-pemkab-sumbawa-gotong-royong-bersihkan-lingkungan https://amarmedia.co.id/jadikan-kabupaten-sumbawa-bersih-dan-sehat-wabup-bersama-asn-lingkup-pemkab-sumbawa-gotong-royong-bersihkan-lingkungan Sumbawa, Amarmedia.co.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, memimpin langsung kegiatan gotong royong bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa dalam rangka memperingati World Clean Up Day. Kegiatan ini berlangsung di Taman Lembi, Sumbawa, pada Jumat, 17 Oktober 2025.

Kegiatan pembersihan lingkungan ini digelar dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Wabup Mohamad Ansori menekankan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga peran aktif seluruh masyarakat. “Dengan lingkungan yang bersih, kita dapat menciptakan kehidupan yang sehat dan nyaman untuk kita semua,” ujarnya.

Lebih jauh, Wabup mengajak semua pihak mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta untuk secara bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong seperti ini tidak hanya dilakukan sekali saja, tetapi akan dicanangkan sebagai program rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat secara berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk membangun kebiasaan peduli kebersihan secara masif dan konsisten.

Wakil Bupati juga berharap agar kegiatan ini dapat memicu kesadaran yang lebih tinggi dari masyarakat Sumbawa untuk ikut berpartisipasi aktif menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, Kabupaten Sumbawa dapat menjadi daerah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali,” pungkas Mohamad Ansori.

Kegiatan gotong royong ini mendapatkan respon positif dari para ASN serta masyarakat yang ikut berpartisipasi membersihkan area Taman Lembi, mulai dari pengumpulan sampah hingga merapikan taman dan fasilitas umum lainnya. (AM)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 21:42:28 +0800 amr
KONI Sumbawa Apresiasi Gelaran “Legend Cup Mapin Kebak” Contoh Nyata Olahraga Sebagai Perekat Silaturahmi Lintas Generasi https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-apresiasi-gelaran-legend-cup-mapin-kebak-contoh-nyata-olahraga-sebagai-perekat-silaturahmi-lintas-generasi https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-apresiasi-gelaran-legend-cup-mapin-kebak-contoh-nyata-olahraga-sebagai-perekat-silaturahmi-lintas-generasi Sumbawa, Amarmedia.co.id (19 Oktober 2025) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa memberikan pujian dan apresiasi penuh terhadap kesuksesan gelaran Turnamen Sepak Bola "Legend Cup Mapin Kebak" di Desa Mapin Kebak Minggu (19/10/2025), Kecamatan Alas Barat. Kegiatan ini dinilai bukan hanya sukses sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai motor penggerak semangat kebersamaan dan inspirasi bagi pemuda.

 Apresiasi KONI untuk Semangat Gotong Royong

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan penghargaan khusus atas inisiatif dan kerja keras panitia pelaksana.

"Kami dari KONI Sumbawa memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Mapin Kebak, terutama Kepala Desa beserta jajaran dan Karang Taruna yang telah menjadi motor penggerak kegiatan positif ini," tegas Abdul Rafiq. "Semangat gotong royong dan kebersamaan mereka menjadi contoh luar biasa bagi desa-desa lain di Sumbawa," tambahnya.

Menurut Abdul Rafiq, "Legend Cup Mapin Kebak" telah membuktikan bahwa olahraga mampu melampaui sekadar pertandingan. Kegiatan ini berhasil menjadi ajang silaturahmi lintas generasi, wadah nostalgia bagi para legenda sepak bola, sekaligus inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan berprestasi di dunia olahraga.

Lebih lanjut, Abdul Rafiq menekankan bahwa turnamen seperti ini adalah contoh nyata bagaimana olahraga dapat berfungsi sebagai sarana untuk mempererat persaudaraan, membangun semangat kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas dan prestasi pada generasi muda.

KONI Sumbawa berharap inisiatif positif seperti "Legend Cup Mapin Kebak" dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, baik di tingkat kecamatan maupun desa. Hal ini penting untuk memastikan semangat olahraga dan nilai-nilai kebersamaan terus tumbuh kuat di masyarakat Sumbawa.

"Salam olahraga, jayalah olahraga Sumbawa!" tutup Abdul Rafiq, menandaskan komitmen KONI untuk terus mendukung kegiatan positif di akar rumput. (AM)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 21:04:55 +0800 amr
Sinyal Kuat Pramuka Sumbawa: 250 Peserta JOTA JOTI Siap Jadi Garda Komunikasi Bencana https://amarmedia.co.id/sinyal-kuat-pramuka-sumbawa-250-peserta-jota-joti-siap-jadi-garda-komunikasi-bencana https://amarmedia.co.id/sinyal-kuat-pramuka-sumbawa-250-peserta-jota-joti-siap-jadi-garda-komunikasi-bencana Sumbawa, Amarmedia.co.id  – Kegiatan Jambore On The Air (JOTA) dan Jambore On The Internet (JOTI) Internasional di Kwartir Cabang (Kwarcab) Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, resmi ditutup pada Minggu sore (19/10/2025). Sebanyak 250 peserta yang berasal dari berbagai kwartir ranting di Kabupaten Sumbawa berhasil menuntaskan seluruh rangkaian kegiatan komunikasi digital dan radio amatir selama tiga hari penuh.

Penutupan kegiatan yang berlangsung khidmat di Kwarcab Sumbawa dipimpin langsung oleh Ketua Kwarcab Sumbawa, Varian Bintoro, yang dalam kesempatan ini diwakilkan oleh Waka Bina Muda, Dr. Rusdianto AR.

Dalam sambutannya, H. Varian Bintoro melalui Dr. Rusdianto AR menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah mengikuti setiap tahapan dengan antusiasme tinggi. Ia menekankan bahwa keterampilan yang didapat selama jambore akan menjadi bekal penting di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.

“Terima kasih untuk adik-adik semuanya. Tahap demi tahap sudah kalian ikuti dengan baik selama tiga hari ini. Semoga apa yang kalian pelajari dapat menjadi bekal di tengah masyarakat, terutama pentingnya memahami tata cara berkomunikasi menggunakan radio seperti HT saat situasi bencana” ujarnya.

Dr. Rusdianto menegaskan bahwa di tengah keterbatasan teknologi saat terjadi bencana, radio komunikasi (HT) berperan vital. "Dengan HT, kita bisa menyampaikan dan menerima informasi secara cepat dan akurat,” tambahnya.

Di akhir acara, Waka Bina Muda Dr. Rusdianto AR berpesan agar para peserta terus mengasah kemampuan dan semangat belajar di mana pun mereka berada, sejalan dengan prinsip-prinsip kepramukaan.

“Belajar dan terus belajar, karena semua orang adalah guru. Petiklah ilmu yang bermanfaat dan buang yang tidak bermanfaat. Alam ini adalah sekolah kita,” tegasnya, memotivasi peserta untuk menjadikan pengalaman JOTA JOTI sebagai titik awal pembelajaran seumur hidup.

Penutupan juga diwarnai dengan ucapan terima kasih khusus kepada Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Lokal Sumbawa, yang telah berperan aktif mendampingi dan memberikan dukungan teknis selama kegiatan JOTA JOTI berlangsung.

“Terima kasih kepada rekan-rekan Orari yang telah membersamai kami. Semoga hubungan baik antara Pramuka dan Orari akan terus terjalin erat dan kompak, baik di darat maupun di udara,” tutup Dr. Rusdianto Ar.

Kegiatan JOTA JOTI 2025 di Kwarcab Sumbawa ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempelajari teknologi komunikasi modern, tetapi juga berhasil menjadi wadah yang efektif untuk mempererat tali persaudaraan dan mengasah keterampilan kepramukaan yang relevan di era digital.(AM)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 20:55:17 +0800 amr
Gubernur NTB Dampingi Menteri PUPR Tinjau Proyek Strategis Libatkan Masyarakat Lokal https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dampingi-menteri-pupr-tinjau-proyek-strategis-libatkan-masyarakat-lokal https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dampingi-menteri-pupr-tinjau-proyek-strategis-libatkan-masyarakat-lokal Gubernur NTB Dampingi Menteri PU Tinjau Proyek Strategis Libatkan Masyarakat Lokal

Sumbawa, Amarmedia.co.id (19 Oktober 2025) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama beberapa hari untuk meninjau sejumlah proyek strategis di Pulau Lombok dan Sumbawa. Kunjungan bertujuan mempercepat pelaksanaan proyek sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus memastikan pelibatan masyarakat lokal dalam setiap kegiatan pembangunan.

Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut.

“Tidak ada hal baru, kunjungan Pak Menteri PU selama dua hari ini untuk memastikan semua arahan presiden berjalan dengan baik. Tadi, kami mendampingi beliau meninjau revitalisasi irigasi yang sudah lama ada, namun tidak lagi berfungsi optimal. Sekarang sedang direvitalisasi dengan melibatkan masyarakat lokal”, tutur Miq Iqbal.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan salah satu prioritas pembangunan ke depan adalah peningkatan akses jalan alternatif di Pulau Lombok.

“Kondisi jalur tengah di Lombok sudah padat, sehingga kami memerlukan jalur alternatif. Hal ini juga telah dibahas dan mendapat arahan langsung dari Bapak Menteri”, tandasnya.

Selain di Lombok, perhatian pemerintah pusat juga tertuju pada Pulau Sumbawa. Kunjungan lapangannya menggunakan helikopter. Menteri PUPR bersama Gubernur NTB meninjau sejumlah titik strategis, termasuk rencana pembangunan bendungan baru, proyek jalan penghubung antarwilayah sepanjang 1,1 kilometer di kawasan rawa, serta penyambungan Jalan Samota (Sumbawa–Moyo–Tambora) yang masih terputus pada beberapa titik.

Menteri PUPR Dody Hanggodo menegaskan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan presiden untuk mempercepat program prioritas nasional di daerah.

“Pada prinsipnya, kami berusaha mempercepat apa yang telah dikonstruksikan oleh Bapak Presiden kepada para pembantunya. Salah satunya, melalui program Instruksi Presiden tentang Jalan Daerah yang harus segera dirampungkan, agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat”, ujarnya.

Dirinya menambahkan, seluruh proyek pembangunan harus melibatkan masyarakat setempat, agar manfaatnya lebih inklusif.

“Harapannya, masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi benar-benar merasakan manfaat pembangunan. Seperti pada salah satu proyek investasi yang kami kunjungi, seluruh tenaga kerjanya masyarakat lokal”, imbuhnya.

Adapun di Pulau Sumbawa, rombongan meninjau pula proyek bendungan, sistem irigasi, serta ruas jalan penghubung antar kabupaten yang belum tersambung. Beberapa lokasi rencananya dikaji secara teknis. Mengingat kondisi geografis yang menantang, berupa rawa dan perbukitan.

“Pengecekan kami lakukan menggunakan helikopter karena medan di Sumbawa cukup berat. Banyak wilayah berada di atas bukit. Ini bukan soal gaya, tapi kebutuhan agar peninjauan bisa lebih efektif”, urainya.

Menteri PUPR menutup kunjungannya dengan menegaskan komitmen pemerintah pusat mempercepat pelaksanaan program prioritas. Memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung masyarakat.

“Semua ini bagian dari upaya mewujudkan arahan Presiden Prabowo, untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan inklusif di seluruh Indonesia”, jelasnya.

Revitalisasi jaringan irigasi dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah.

“Bersama pemerintah, kami berkomitmen menghadirkan pembangunan yang tidak hanya besar secara infrastruktur, tetapi juga bermanfaat nyata bagi rakyat NTB”, pungkasnya. (AM)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 20:43:07 +0800 amr
Penuh Antusiasme, Pramuka Sumbawa Kuasai Tiga Mode Komunikasi Radio di JOTA&JOTI 2025 https://amarmedia.co.id/penuh-antusiasme-pramuka-sumbawa-kuasai-tiga-mode-komunikasi-radio-di-jota-joti-2025 https://amarmedia.co.id/penuh-antusiasme-pramuka-sumbawa-kuasai-tiga-mode-komunikasi-radio-di-jota-joti-2025 Sumbawa. Amarmedia.co.id - Kegiatan Jambore On The Air dan Jambore On The Internet (JOTA-JOTI) 2025 Kwartir Cabang (Kwarcab) Sumbawa memasuki hari kedua dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta. Hari ini, adik-adik Pramuka melakukan praktik komunikasi di tiga mode berbeda, yaitu SSB 40 Meter Band, SAGELET, dan VHF.

Menurut Wakil Ketua Orari Sumbawa, Awaludin S.AP., M.Inov, seluruh peserta menunjukkan kemampuan yang baik selama latihan komunikasi tersebut.

“Alhamdulillah, adik-adik lancar ketika melakukan praktik. Mereka belajar bagaimana berkomunikasi secara efektif di segala medan dan di manapun berada. Ini merupakan ilmu tambahan yang sangat bermanfaat,” ujarnya.

Kegiatan praktik ini juga menjadi bagian dari SKU, TKU, dan kurikulum pendidikan kepramukaan, sebagaimana dijelaskan oleh Dr. Rusdianto, Wakil Ketua Bidang Bina Muda Kwarcab Sumbawa.

“JOTA-JOTI bukan sekadar kegiatan seru, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter dan keterampilan komunikasi yang terintegrasi dalam kurikulum Pramuka,” jelasnya.

Sementara itu, para peserta mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan praktik langsung komunikasi radio ini.

Daffa Syahputra, siswa kelas 9 SMPN 2 Sumbawa Besar, mengatakan ia belajar banyak hal baru dalam JOTA-JOTI tahun ini.

“Kami bisa berkomunikasi dengan teman-teman dari daerah lain seperti Sumatra, Bali, Papua, bahkan sampai ke luar negeri seperti Cina,” ungkapnya dengan bangga.

Hal senada disampaikan oleh I Ketut Merta Yasa dari SMPN 1 Labuhan Badas dan Ghazi Ilmi Khairurrahman dari SMPN 3 Sumbawa Besar. Keduanya menilai kegiatan JOTA-JOTI memberikan pengalaman luar biasa dan menumbuhkan rasa percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan perangkat radio.

Kegiatan hari kedua ini berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Para peserta tampak semakin kompak dan antusias menanti kegiatan hari berikutnya dalam rangkaian Jambore JOTA-JOTI Kwarcab Sumbawa 2025. (AM)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 20:36:57 +0800 amr
Digitalisasi dan Storytelling: Wakil Ketua DPRD Sumbawa Tegaskan Budaya Adalah Fondasi Karakter Generasi Muda https://amarmedia.co.id/digitalisasi-dan-storytelling-wakil-ketua-dprd-sumbawa-tegaskan-budaya-adalah-fondasi-karakter-generasi-muda https://amarmedia.co.id/digitalisasi-dan-storytelling-wakil-ketua-dprd-sumbawa-tegaskan-budaya-adalah-fondasi-karakter-generasi-muda Digitalisasi dan Storytelling: Wakil Ketua DPRD Sumbawa Tegaskan Budaya Adalah Fondasi Karakter Generasi Muda

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Upaya strategis mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dengan kemajuan teknologi digital di dunia pendidikan kembali ditekankan dalam kegiatan “Digitalisasi & Storytelling Warisan Budaya untuk Pendidikan Berkualitas” yang digelar di Bala Datu Ranga, Sumbawa, pada Minggu (19/10/2025).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh daerah, termasuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP, M.Si, serta Wakil Ketua  III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Dimitry, SH., MH.

Dalam sambutannya, Zulfikar Dimitry menegaskan bahwa tema kegiatan ini memiliki makna yang sangat strategis di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Ia tidak ragu menyatakan bahwa digitalisasi kini bukan lagi sekadar pilihan melainkan sebuah kebutuhan.

“Digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjaga relevansi, daya saing, dan kesinambungan nilai-nilai luhur bangsa — termasuk warisan budaya kita,” tegas Zulfikar.

Menurut Zulfikar, warisan budaya adalah fondasi karakter dan identitas bangsa Untuk menghidupkan kembali nilai-nilai ini agar dekat dengan generasi muda, diperlukan pendekatan yang kreatif dan inspiratif, yakni melalui storytelling (metode bercerita).

“Storytelling adalah jembatan antara tradisi dan inovasi. Dengan cara ini, budaya lokal bisa disampaikan secara menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak muda kita,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa standar pendidikan berkualitas tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga harus mencakup penguatan karakter, jati diri, dan rasa cinta terhadap budaya sendiri. Oleh karena itu, digitalisasi dan storytelling budaya adalah langkah visioner menuju generasi yang cerdas secara intelektual, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai lokal dan terbuka terhadap dunia global.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Ketua DPRD Sumbawa ini memastikan bahwa lembaga legislatif memberikan dukungan penuh terhadap setiap upaya pelestarian budaya melalui inovasi pendidikan dan digitalisasi.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas budaya, dan masyarakat dapat terus terjalin. Kami ingin warisan budaya kita tidak hanya dikenang, tetapi hidup dan berkembang di ruang digital yang semakin luas,” tutupnya.

Selain sesi Launching Digitalisasi dan Storytelling Warisan Budaya, terdapat Seminar Nasional yang menghadirkan dua pembicara dari Yogyakarta yaitu Karen Hardini (Peneliti dan Kurator Seni Rupa) dan Riyan Kresnandi (Seniman Visual), serta Shinta Esabella, M.TI, dosen Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Seminar ini dipandu oleh Dr. Miftahul Arzak, pendiri MY Institute.

Benang merah pembicaraan menekankan pada Museum sebagai pusat kebudayaan memiliki peluang besar untuk menjadi ruang interaksi publik yang dapat mendayagunakan narasi dan koleksinya untuk kemajuan pendidikan yang berkualitas.

Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi inisiatif-inisiatif baru yang mampu menjembatani kearifan lokal dengan teknologi digital, serta memperkaya dunia pendidikan dengan muatan budaya yang kuat dan relevan dengan zaman. (AM/ LS)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 20:04:46 +0800 amr
Komitmen Menteri PU di Sumbawa: Dody Hanggodo Targetkan Sekolah Rakyat Permanen Tahap Dua Dimulai Akhir Tahun 2025 https://amarmedia.co.id/komitmen-menteri-pu-di-sumbawa-dody-hanggodo-targetkan-sekolah-rakyat-permanen-tahap-dua-dimulai-akhir-tahun-2025 https://amarmedia.co.id/komitmen-menteri-pu-di-sumbawa-dody-hanggodo-targetkan-sekolah-rakyat-permanen-tahap-dua-dimulai-akhir-tahun-2025 Komitmen Menteri PU di Sumbawa: Dody Hanggodo Targetkan Sekolah Rakyat Permanen Tahap Dua Dimulai Akhir Tahun 2025

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Dody Hanggodo menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mengakselerasi pembangunan Sekolah Dasar Rakyat (SDR) permanen di Kabupaten Sumbawa. Penegasan ini disampaikan saat Menteri Dody melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Sekolah Dasar Rakyat 5 Sumbawa pada Minggu, 19 Oktober 2025.

Tinjauan Fasilitas dan Dukungan Pemerintah Daerah

Kunjungan Menteri Dody ke SDR 5 Sumbawa bertujuan untuk meninjau langsung fasilitas pendidikan serta memantau progres pembangunan program Sekolah Rakyat nasional. Saat ini, SDR 5 Sumbawa diketahui masih menumpang menggunakan gedung SMP Negeri 4 Sumbawa, sementara siswa SMPN 4 harus dialihkan sementara ke sekolah lain agar kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan.

Menteri Dody Hanggodo hadir didampingi oleh jajaran penting, termasuk Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot MP, Wakil Bupati Drs. H.Mohamad Ansori, Wakil Ketua III DPRD Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH, serta para kepala OPD Kabupaten Sumbawa. Kehadiran lengkap ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

 Sumbawa Jadi Prioritas Tahap Dua

Menanggapi kondisi SDR 5 yang masih menumpang, Menteri Dody mengakui bahwa Pulau Sumbawa belum termasuk dalam tahap pertama pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Namun, ia berjanji akan membantu agar Sumbawa dapat segera masuk dalam tahap kedua yang direncanakan akan dimulai dalam waktu dekat.

"Saya baru tahu bahwa Sekolah Rakyat permanen di Pulau Sumbawa belum masuk tahap satu. Saya akan bantu agar Sumbawa masuk tahap dua. Targetnya, antara 2025 sampai 2027, total ada 200 sekolah yang dibangun secara permanen," ujar Dody.

Tahap pertama pembangunan mencakup 104 sekolah, sementara sisanya masih menunggu kesiapan lahan. Menteri PUPR menekankan, sekolah-sekolah yang lahannya telah siap, termasuk yang mendapat dukungan dari Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa, akan menjadi prioritas utama dalam tahap kedua.

"Sekolah Rakyat permanen tahap satu mulai dikerjakan tahun ini. Untuk tahap dua, mudah-mudahan sebelum akhir tahun ini sudah bisa dimulai. Kami sedang finalisasi skema pendanaannya," tambahnya.

Pesan Motivasi untuk Siswa

Dalam kesempatan itu, Menteri Dody juga berinteraksi langsung dan berdialog dengan para siswa SDR 5. Ia menyampaikan pesan semangat dan motivasi agar mereka terus belajar dengan giat.

Menteri Dody juga berpesan agar siswa tidak melupakan doa kepada orang tua, termasuk mendoakan Presiden Prabowo Subianto sebagai penggagas program mulia ini.

“Jangan bosan belajar! Jangan lupa salat dan doakan orang tua kalian. Juga doakan Pak Prabowo agar kuat memimpin bangsa. Beliau yang punya ide Sekolah Rakyat, supaya kalian bisa sekolah gratis dan bisa menggapai cita-cita,” tutupnya.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi titik awal percepatan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di NTB, khususnya di Sumbawa, demi memastikan semakin banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat mengakses pendidikan yang layak dan berkualitas.(AM)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 19:45:15 +0800 amr
Sumbawa Raih Kepastian, Dua Ruas Jalan Masuk Program Inpres Jalan Daerah https://amarmedia.co.id/sumbawa-raih-kepastian-dua-ruas-jalan-masuk-program-inpres-jalan-daerah https://amarmedia.co.id/sumbawa-raih-kepastian-dua-ruas-jalan-masuk-program-inpres-jalan-daerah Sumbawa Raih Kepastian, Dua Ruas Jalan Masuk Program Inpres Jalan Daerah

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id ( 19 Oktober 2025( – Kabar baik datang bagi percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sumbawa. Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Dody Hanggodo, memastikan dua ruas jalan di Sumbawa telah disetujui untuk masuk dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) tahap pertama. Kepastian ini disampaikan Menteri Dody saat kunjungan kerjanya di Sumbawa, Minggu (19/10).

Kementerian PUPR merespons usulan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengenai perbaikan jalan daerah. Meskipun Pemkab mengajukan lima ruas jalan, dua di antaranya kini telah diamankan pembiayaannya melalui IJD.

“Dua ruas jalan sudah kami setujui masuk IJD tahap pertama. Tiga ruas sisanya akan kita dorong untuk masuk dalam tahap berikutnya,” ujar Menteri Dody kepada wartawan, tanpa merinci nama spesifik dua ruas yang lolos tersebut.

Konektivitas Desa Pegunungan Jadi Perhatian

Sebelumnya, informasi yang beredar menyebutkan tiga dari lima ruas jalan yang diusulkan Pemkab Sumbawa berada di kawasan pegunungan yang ekstrem dan sulit terjangkau, yaitu Batu Dulang - Tepal, Tepal – Batu Rotok, dan Lenangguar – Teladan.

Menteri Dody mengakui pentingnya menghubungkan desa-desa terpencil di kawasan perbukitan yang sulit diakses melalui jalur darat. "Saya melihat langsung dari udara tadi, desa-desa di sini berada di atas pegunungan. Jalan penghubung sangat penting," katanya.

Namun, ia menekankan bahwa pembangunan harus didasarkan pada skala prioritas karena adanya keterbatasan anggaran. "Semua mendesak, tapi kita tidak bisa kerjakan sekaligus. Maka kami minta arahan langsung dari Pak Bupati dan Pak Gubernur, mana yang paling prioritas untuk segera kita tangani" ungkap Menteri Dody, memastikan bahwa penentuan ruas prioritas didasarkan pada kebutuhan mendesak daerah.

Gubernur Tekankan Sumbawa sebagai Sentra Pangan

Sementara itu, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur jalan di Pulau Sumbawa secara merata. Menurutnya, perhatian terhadap Sumbawa bukan hanya soal keadilan wilayah.

"Kami dorong pembangunan tidak hanya di Lombok, tapi juga di Sumbawa. Karena ini bukan soal keadilan wilayah saja, tapi Sumbawa adalah sentra pangan dan konektivitas jalannya perlu didukung," tegas Gubernur Iqbal.

Program IJD sendiri merupakan implementasi dari Inpres No. 3 Tahun 2023. Tujuannya adalah mempercepat peningkatan konektivitas jalan daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, akses pendidikan, dan distribusi logistik antarwilayah. Kepastian masuknya dua ruas jalan ini diharapkan dapat segera mendongkrak perekonomian dan kualitas hidup masyarakat Sumbawa. (AM)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 19:29:56 +0800 amr
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa Dampingi Menteri PUPR Kunjungi Bendungan Beringin Sila https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-i-dprd-kabupaten-sumbawa-dampingi-menteri-pupr-kunjungi-bendungan-beringin-sila https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-i-dprd-kabupaten-sumbawa-dampingi-menteri-pupr-kunjungi-bendungan-beringin-sila Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa Dampingi Menteri PUPR Tinjau Bendungan Beringin Sila

SUMBAWA, Amarmedia.co.id – Minggu, 19 Oktober 2025, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, mendampingi Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dody Hanggodo, dalam kunjungan kerja ke Bendungan Beringin Sila, Kecamatan Utan. Selain itu, kunjungan ini juga dihadiri oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal.

Kehadiran H.M. Berlian Rayes menegaskan komitmen DPRD Kabupaten Sumbawa dalam mendukung program pembangunan infrastruktur yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas. Kunjungan ini menjadi langkah penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat dan memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan pentingnya Bendungan Beringin Sila sebagai proyek strategis yang membawa manfaat besar bagi pengelolaan sumber daya air di Sumbawa. "Bendungan ini tidak hanya berfungsi sebagai penyangga kebutuhan irigasi pertanian, tetapi juga sebagai pondasi pengembangan wilayah demi kesejahteraan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus mempercepat proyek infrastruktur yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan kualitas hidup warga," ujar Menteri Dody.

Menteri Dody juga menambahkan, kolaborasi erat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur demi kemajuan serta daya saing daerah di tingkat nasional.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengoptimalkan potensi daerah melalui pembangunan yang berkelanjutan dan merata. (AM)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 19:15:59 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Sumbawa Sambut Menteri PU dalam Kunjungan Kerja di Kabupaten Sumbawa https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-sumbawa-sambut-menteri-pupr-dalam-kunjungan-kerja-di-kabupaten-sumbawa https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-sumbawa-sambut-menteri-pupr-dalam-kunjungan-kerja-di-kabupaten-sumbawa Wakil Ketua DPRD Sumbawa Sambut Menteri PU, Perkuat Sinergi Pembangunan Infrastruktur

 

Sumbawa,Amarmedia.co.id – Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, pada hari Minggu, 19 Oktober 2025, menyambut kunjungan kerja penting dari Menteri Pekerjaan Umum  Republik Indonesia, Dody Hanggodo. Kunjungan ini disambut hangat, Bupati Sumbawa Dan Wakil Bupati Forkopimda Sumbawa dan Wakil Ketua DPRD menandai komitmen bersama dalam percepatan pembangunan daerah.

Menteri Dody Hanggodo tiba dan disambut di Ruang VIP Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa tepat pada pukul 09.00 WITA. Mewakili unsur legislatif daerah, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., turut hadir dalam acara penyambutan tersebut.

Kehadiran Zulfikar Demitry secara langsung menegaskan dukungan penuh DPRD Kabupaten Sumbawa terhadap berbagai program pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus kementerian. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melalui kunjungan ini diharapkan semakin kuat, berujung pada percepatan realisasi pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Menteri PU Dody Hanggodo, menyatakan harapannya agar kunjungan kerja ini menjadi momentum penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa.

"Pembangunan yang kami dorong diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta daya saing daerah secara signifikan," ujar Menteri Dody Hanggodo.

Kunjungan ini merupakan cerminan dari komitmen teguh pemerintah pusat untuk mendukung pertumbuhan daerah dan mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berdampak luas bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa, khususnya dalam mewujudkan infrastruktur yang lebih baik. (AM)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 18:54:56 +0800 amr
Tembus Batas! Pramuka Sumbawa Sapa Dunia di JOTA&JOTI 2025, Komunikasi Satelit Jadi Pengalaman Langka https://amarmedia.co.id/tembus-batas-pramuka-sumbawa-sapa-dunia-di-jota-joti-2025-komunikasi-satelit-jadi-pengalaman-langka https://amarmedia.co.id/tembus-batas-pramuka-sumbawa-sapa-dunia-di-jota-joti-2025-komunikasi-satelit-jadi-pengalaman-langka Sumbawa, Amarmedia.co.id — Kegiatan Jambore On The Air (JOTA) dan Jambore On The Internet (JOTI) Internasional 2025 di Kwarcab Sumbawa terus menjadi magnet bagi peserta pramuka dari berbagai gugus depan. Antusiasme para peserta terlihat jelas ketika mereka mempraktikkan komunikasi jarak jauh menggunakan alat komunikasi SSB 40 meter band dan sistem VHF, di bawah bimbingan langsung dari ORARI Lokal Sumbawa.

Alat komunikasi radio tersebut bukanlah perangkat yang bisa digunakan secara sembarangan, karena memerlukan keahlian dan pemahaman teknis khusus. Namun, dalam kegiatan kali ini, peserta jambore mendapat kesempatan langka untuk belajar dan menanamkan langsung tata cara berkomunikasi dengan sandi radio internasional, yang dapat diterjemahkan ke seluruh dunia.

Salah satu peserta, Ghazi Ilmi Khairurrahman, siswa kelas IX SMPN 3 Sumbawa Besar, mengaku sangat terkesan dengan pengalaman barunya.

“Dengan adanya kegiatan ini, saya jadi tahu bagaimana cara menggunakan alat komunikasi untuk berinteraksi dengan rekan-rekan pramuka di seluruh dunia. Saya sempat berkomunikasi dengan pramuka dari Cina dan Filipina melalui mode satelit, menggunakan kode sandi yang dimengerti secara internasional. Ini pengalaman yang luar biasa,” ungkap Ghazi penuh semangat.

Sementara itu, Ilmy Rizky Ramadan dari SMPIT Terpadu Qur’ani Sumbawa juga menuturkan hal serupa.

“Kegiatan ini sangat berkesan. Saya tadi berkomunikasi dengan pramuka dari Bali, Jakarta, Palembang, dan beberapa provinsi lain melalui jalur SSB 40 meter band dan sistem VHF. Semua dipandu langsung oleh koordinator dari ORARI Lokal Sumbawa, YB9GCC (Burhanuddin Ariansyah),” jelasnya.

Koordinator JOTA-JOTI dari ORARI Lokal Sumbawa, Burhanuddin Ariansyah (YB9GCC), menyampaikan bahwa menyisipkan selalu siap mendukung kegiatan kepramukaan, terutama yang berkaitan dengan pengembangan keterampilan komunikasi.

“Sejak awal berdirinya ORARI, kami selalu mendukung kegiatan pramuka. Karena tingkat kemahirannya sejalan—di pramuka ada siaga, penggalang, dan penegak; sementara di ORARI, tingkatan ada dalam bentuk kemampuan teknis komunikasi. Jadi semangatnya sama: belajar, berlatih, dan mengabdi,” ujarnya.

Sementara M. Ramadhan, selaku pengarah kegiatan JOTA-JOTI, menambahkan bahwa hubungan antara Pramuka dan ORARI sudah terjalin lama.

“Pramuka dan ORARI memiliki sejarah panjang. Keduanya sama-sama mendidik generasi muda agar cakap berkomunikasi dan berteknologi, serta mampu berkontribusi untuk masyarakat,” terangnya.

Dengan semangat dan antusiasme tinggi para peserta, Jambore JOTA-JOTI 2025 diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya berjiwa petualang dan disiplin, tetapi juga melek teknologi dan komunikasi global (AM)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 08:42:35 +0800 amr
Jadikan Perbedaan Sebagai Kekuatan https://amarmedia.co.id/jadikan-perbedaan-sebagai-kekuatan https://amarmedia.co.id/jadikan-perbedaan-sebagai-kekuatan

Medan,Amarmedia.co.id- Indonesia lahir dari semangat perbedaan yang disatukan lewat semangat Sumpah Pemuda yang diwariskan sampai sekarang. Untuk itu, jangan jadikan perbedaan sebagai penghambat. 

"Perbedaan adalah kekuatan. Perbedaan yang kita miliki mari kita satukan dengan mengamalkan Pancasila sebagai pemersatu bangsa,"jelas Koordinator Forum Pemuda Mahasiswa Nasional Indonesia, Ambrin BW Simbolon dalam diskusi bertema "Menyatukan perbedaan, menguatkan persatuan dengan mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara", Sabtu (18/10) di Medan. 

Lebih jauh disampaikan, sebagai kaum muda, saat ini kita tengah dihadapkan dalam berbagai situasi sulit menyongsong Indonesia Emas 2045. Apakah nantinya Indonesia Emas 2045 menjadi peluang atau bahkan ancaman bagi kita kaum muda? 

Dalam negara demokrasi perbedaan pendapat adalah hal yang wajar begitupun dalam menyampaikan pendapat dan aspirasi juga dijamin oleh Undang Undang (UU), namun harus tetap dalam aturan dan etika yang berlaku sehingga tidak merugikan kepentingan umum.

"Kita berharap forum diskusi ini tidak berhenti di sini, karena masih banyak pemuda yang harus kita sentuh untuk mengajarkan kepada mereka nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu Bangsa dan Negara, sebutnya.

Sementara pembicara lainnya, Rivaldo Nababan yang juga mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Katolik Santo Thomas (Unika) Medan mengatakan, di 2045 nanti kitalah para kaum muda yang bakal mengisi era Indonesia Emas itu. Untuk itu, mulai dari sekarang kita sebagai kaum muda harus saling dukung untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. 

"Tugas kita juga bagaimana mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk menguatkan semangat persatuan. Untuk menyatukan perbedaan mari kita mulai dari diri sendiri. Menjadikan perbedaan sebagai kekuatan,"ungkapnya. (Tim)

]]>
Sun, 19 Oct 2025 05:37:18 +0800 amr
Jambore Jota Joti Resmi Dibuka, 250 Pramuka Ikuti Kegiatan Teknologi Komunikasi Nasional https://amarmedia.co.id/jambore-jota-joti-resmi-dibuka-250-pramuka-ikuti-kegiatan-teknologi-komunikasi-nasional https://amarmedia.co.id/jambore-jota-joti-resmi-dibuka-250-pramuka-ikuti-kegiatan-teknologi-komunikasi-nasional Jambore Jota Joti Resmi Dibuka, 250 Pramuka Ikuti Kegiatan Teknologi Komunikasi Nasional

Sumbawa, Amarmedia.co.id — Kegiatan Jambore On The Air (JOTA) dan Jambore On The Internet (JOTI) resmi dibuka sore ini di Arkas Sala Kalpataru, Sumbawa. Sebanyak 250 peserta dari tiga Kwartir Ranting (Kwaran) terdekat di Kota Sumbawa serta dua Kwaran dari luar daerah turut ambil bagian dalam ajang tahunan berskala nasional ini.

Ketua Panitia Pelaksana, Nuril Furqan Bachri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme para peserta. Ia menegaskan bahwa kegiatan JOTA JOTI menjadi sarana penting untuk memperkenalkan dunia teknologi komunikasi kepada generasi muda Pramuka.

“Kegiatan ini bukan hanya perkemahan biasa, tetapi wadah belajar yang menghubungkan Pramuka dari berbagai daerah bahkan negara melalui radio amatir dan internet,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Rusdianto, yang hadir mewakili Ketua Kwarcab Sumbawa selaku Waka Bina Muda, menyampaikan bahwa JOTA JOTI merupakan agenda tahunan tingkat nasional yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia bahkan dunia.

“Tujuan utama JOTA JOTI adalah mengenalkan teknologi komunikasi dan informasi kepada generasi muda Pramuka, agar mereka siap menghadapi perkembangan zaman yang serba digital,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, AKP Awaludin S.AP., M.Inov, yang mewakili ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia), turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa sinergi antara ORARI dan Gerakan Pramuka menjadi contoh nyata kolaborasi dalam penguatan pendidikan teknologi berbasis karakter.

Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Oktober 2025, dengan berbagai sesi pembelajaran, simulasi komunikasi radio, dan praktik interaktif melalui jaringan internet.

Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta akan menerima piagam nasional yang diterbitkan langsung oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, JOTA JOTI diharapkan mampu melahirkan generasi Pramuka yang melek teknologi, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan di era digital.(AM)

]]>
Sat, 18 Oct 2025 22:44:37 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Sumbawa H. M.Berlian Rayes Sambut Positif Inisiatif Literasi Digital Indosat https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-sumbawa-h-mberlian-rayes-sambut-positif-inisiatif-literasi-digital-indosat https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-sumbawa-h-mberlian-rayes-sambut-positif-inisiatif-literasi-digital-indosat Wakil Ketua DPRD Sumbawa H.M.Berlian Rayes Sambut Positif Inisiatif Literasi Digital Indosat

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id— Pelaksanaan Workshop Literasi Digital Generasi Terkoneksi (GenSi) yang digelar oleh Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan Tribun Lombok di Universitas Samawa (UNSA) mendapat apresiasi tinggi dari legislatif setempat. H. M Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Sumbawa, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap upaya penguatan literasi digital bagi pelajar dan generasi muda Sumbawa.

Literasi Digital sebagai Kebutuhan Mendesak

Berbicara di sela-sela acara yang diikuti lebih dari 300 mahasiswa UNSA pada Jumat (17/10), Wakil Ketua DPRD H. Berlian Rayes menekankan bahwa literasi media dan ketangguhan digital harus dimulai sejak dini. Hal ini krusial mengingat tantangan misinformasi dan hoaks di era digital yang semakin masif.

"Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendukung penuh pelaksanaan Generasi Terkoneksi di Universitas Samawa sebagai langkah awal," ujar H. Berlian Rayes. "Kami akan memberikan dukungan kebijakan, fasilitasi, dan sosialisasi yang diperlukan agar program ini berjalan lancar, inklusif, dan tepat sasaran bagi pelajar dan anak muda Kabupaten Sumbawa."

 Peran Kampus dan Ancaman Hoaks

Wakil Ketua DPRD secara khusus menyoroti peran strategis institusi pendidikan tinggi dalam membentengi masyarakat dari dampak negatif teknologi. Ia melihat inisiatif GenSi ini sebagai semangat baru yang dibawa ke lingkungan kampus.

"Wakil Ketua DPRD H.M. Berlian Rayes juga menyambut positif* karena membawa semangat bagi anak-anak kampus. Dan berkontribusi bagi daerah, mudah-mudahan GenSi bermanfaat bagi Sumbawa," tambahnya.

Ia lebih lanjut mengingatkan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar sebagai penangkal informasi menyesatkan. "Kampus juga berperan dalam menangkal berita hoaks. Karena hoaks sangat mengganggu tatanan kehidupan kita," tegasnya, menggarisbawahi bahwa informasi palsu dapat merusak kohesi sosial dan pembangunan daerah.

Dengan adanya kolaborasi antara Indosat, media, dan pihak kampus seperti UNSA, DPRD Sumbawa berharap generasi muda tidak hanya menjadi pengguna internet, tetapi juga menjadi warga digital yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Dukungan kebijakan yang dijanjikan DPRD menunjukkan komitmen daerah untuk menciptakan ruang digital yang aman, setara, dan produktif demi kemajuan Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 18 Oct 2025 21:12:18 +0800 amr
Generasi Terkoneksi (GenSi) Indosat Tiba di Sumbawa: Ubah Pelajar Jadi Warga Digital Cerdas dan Bertanggung Jawab https://amarmedia.co.id/generasi-terkoneksi-gensi-indosat-tiba-di-sumbawa-ubah-pelajar-jadi-warga-digital-cerdas-dan-bertanggung-jawab https://amarmedia.co.id/generasi-terkoneksi-gensi-indosat-tiba-di-sumbawa-ubah-pelajar-jadi-warga-digital-cerdas-dan-bertanggung-jawab Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) bersama dengan Tribun lombok menggelar Workshop Literasi Digital di Universitas Samawa, Jumat (17/10). Workshop yang diselenggarakan di bawah payung program Generasi Terkoneksi (GenSi) ini diikuti oleh lebih dari 300 mahasiswa yang antusias mengikuti sesi edukatif seputar pemanfaatan internet secara cerdas, aman, dan produktif.

GenSi merupakan program literasi digital Indosat yang bertujuan memberdayakan masyarakat Indonesia, khususnya anak muda, agar menjadi warga digital yang cerdas, bertanggung jawab, dan tangguh. Sebelumnya, acara serupa telah sukses dilaksanakan di Papua, Solo, Minahasa Utara, Maumere, dan Bima yang diikuti oleh lebih dari seribu peserta untuk memperkuat keterampilan digital generasi muda.

Fahd Yudhanegoro – EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan, “Indosat berkomitmen mendukung pemerataan akses di Indonesia Tengah dan menghadirkan manfaat teknologi digital bagi seluruh masyarakat, termasuk pelajar. Melalui Generasi Terkoneksi (GenSI), kami membekali Gen Z dengan literasi digital yang inklusif—bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk perilaku digital yang bertanggung jawab dan positif. Inisiatif ini sejalan dengan misi Indosat untuk memberdayakan Indonesia, membuka peluang baru, dan mempersiapkan generasi muda bersaing di pasar global.”

Pemimpin Redaksi Tribun Lombok, Sirtupillali, menambahkan, “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Tribun Lombok dalam mengedukasi generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat, termasuk dalam dunia pendidikan dan informasi. Melalui tema Generasi Terkoneksi, kami ingin mengajak para pelajar untuk tidak hanya menjadi pengguna internet, tetapi juga menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar yang positif dan inspiratif.”

Selama workshop, peserta mendapatkan dua materi seputar pemanfaatan teknologi digital, yaitu Literasi Media dan Berpikir Kritis Online serta Melawan Misinformasi dan Hoaks di Era AI yang disampaikan langsung oleh Pemimpin Redaksi Tribun Lombok.

Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Berlian Rayes, S.Ag., M.Si, menyampaikan, “Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendukung penuh pelaksanaan Generasi Terkoneksi di Univesitas Sumawa sebagai langkah awal, dan menekankan bahwa literasi media serta ketangguhan digital harus dimulai sejak dini. Kami akan memberikan dukungan kebijakan, fasilitasi, dan sosialisasi yang diperlukan agar program ini berjalan lancar, inklusif, dan tepat sasaran bagi pelajar dan anak muda Kabupaten Sumbawa.”

Selain sesi materi dan diskusi interaktif, para peserta juga diajak mengikuti AI content challenge di media sosial serta kuis edukatif seputar keamanan digital dan cara menangkal hoaks. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan inspiratif, menumbuhkan semangat bersama untuk menciptakan ruang digital yang aman, setara, dan produktif.

Rektor Universitas Samawa, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar., M.Pd, menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. “Kami berterima kasih kepada Indosat dan Tribun Lombok atas inisiatif positif ini. Semoga kegiatan ini bisa menginspirasi siswa-siswi kami untuk menjadi generasi digital yang kreatif, kritis, dan beretika dalam menggunakan teknologi.”

Melalui kegiatan ini, Indosat percaya generasi muda, khususnya pelajar, dapat tumbuh sebagai Generasi Terkoneksi — generasi yang tidak hanya mahir secara digital, tetapi juga terkoneksi secara nilai, empati, dan tanggung jawab sosial.(AM)

]]>
Sat, 18 Oct 2025 20:55:40 +0800 amr
Peringatan HKJS dan HPS di NTB: Ajak Masyarakat Sehat Jiwa dan Raga, Pj Sekda: RS Harus Terus Bermanfaat https://amarmedia.co.id/peringatan-hkjs-dan-hps-di-ntb-ajak-masyarakat-sehat-jiwa-dan-raga-pj-sekda-rs-harus-terus-bermanfaat https://amarmedia.co.id/peringatan-hkjs-dan-hps-di-ntb-ajak-masyarakat-sehat-jiwa-dan-raga-pj-sekda-rs-harus-terus-bermanfaat Peringatan HKJS dan HPS di NTB: Ajak Masyarakat Sehat Jiwa dan Raga, Pj Sekda: RS Harus Terus Bermanfaat

Mataram.Amarmedia.co.id– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma dan RS Mata NTB menggelar Puncak Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) dan Hari Penglihatan Sedunia (HPS) Tahun 2025 di Halaman Kantor Gubernur NTB pada Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong masyarakat hidup sehat secara holistik seimbang antara fisik dan mental.

Pj Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Lalu Moh. Faozal, hadir secara langsung dan menyampaikan apresiasi atas sinergi kedua rumah sakit.

 “Semoga Rumah Sakit kita tetap jaya, dan semoga semua yang terlibat dalam acara ini sukses. Salam hormat dari Bapak Gubernur atas terselenggaranya acara yang bermanfaat ini,” ujarnya.

Sehat Jiwa dalam Segala Situasi: Respon Atas Angka Gangguan Jiwa Tinggi

Direktur RSJ Mutiara Sukma, dr. Wiwin Nurhasida, menjelaskan bahwa puncak peringatan HKJS mengusung tema "Sehat Jiwa dalam Segala Kondisi, dalam Segala Situasi".

Kegiatan ini menawarkan berbagai layanan kesehatan jiwa gratis bagi masyarakat, termasuk pemeriksaan kesehatan jiwa melalui tes Self Reporting Questionnaire (SRQ) dan alat Stress Analyzer, Tes IQ dan minat bakat bagi anak-anak, serta konseling langsung bersama tenaga profesional seperti dokter spesialis jiwa dan psikolog klinis.

Dr. Wiwin mengungkapkan bahwa berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI), NTB masih memiliki angka gangguan kesehatan jiwa yang cukup tinggi, mencakup kategori gangguan jiwa berat maupun masalah kesehatan jiwa seperti kecemasan dan gangguan tidur.

 "Ini menjadi perhatian bersama. Ada hari di mana kita diingatkan kembali, kita sebaiknya sehat jiwa," jelasnya.

Pentingnya Penglihatan Sejak Dini

Di sisi lain, Direktur RS Mata NTB, dr. Cahya Dessy Rahmawati, Sp.M, menambahkan bahwa peringatan Hari Penglihatan Sedunia (HPS) dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mata.

Gangguan penglihatan di NTB cukup beragam, mulai dari katarak hingga gangguan yang dipicu oleh penyakit seperti diabetes melitus. "Melalui momentum ini, kami ingin mengingatkan masyarakat pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini," paparnya.

Kegiatan kolaboratif ini, yang juga dirangkaikan dengan senam bersama dan pemeriksaan kesehatan umum, menegaskan pesan kepada masyarakat bahwa kesehatan fisik dan mental adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

"Harapannya, kita bisa tetap seimbang antara kesehatan jiwa dan kesehatan fisik. Keduanya penting untuk kita jaga bersama," tutup dr. Wiwin.(AM)

]]>
Sat, 18 Oct 2025 18:30:18 +0800 amr
Arahan Menhan Kunjungan di Sumbawa: Prajurit TNI Diminta Selalu Bermanfaat dan Jaga Hati Rakyat https://amarmedia.co.id/arahan-menhan-kunjungan-di-sumbawa-prajurit-tni-diminta-selalu-bermanfaat-dan-jaga-hati-rakyat https://amarmedia.co.id/arahan-menhan-kunjungan-di-sumbawa-prajurit-tni-diminta-selalu-bermanfaat-dan-jaga-hati-rakyat Arahan Menhan Kunjungan di Sumbawa: Prajurit TNI Diminta Selalu Bermanfaat dan Jaga Hati Rakyat

Sumbawa, 18 Oktober 2025 Suasana haru dan semangat menyelimuti markas Yonif TP 835 di Kabupaten Sumbawa menyambut kunjungan istimewa dari Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Samsoedin. Dalam kunjungan yang turut dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Gubernur Nusa Tenggara Barat L. Muhammad Iqbal, Menhan menyampaikan pesan langsung dari Presiden RI selaku Panglima Tertinggi TNI kepada para prajurit.

 TNI Harus Hidup di Tengah Rakyat

Di hadapan para prajurit, Menhan Sjafrie Samsoedin menekankan kembali filosofi mendasar TNI sebagai tentara rakyat. Ia mengingatkan bahwa disiplin, semangat juang, dan pengabdian harus selalu berorientasi pada kemaslahatan masyarakat sekitar.

"Presiden menyampaikan salam dan harapan agar seluruh prajurit tetap disiplin, semangat, dan senantiasa memberi manfaat bagi rakyat," ujar peraih bintang Mahaputera Utama ini.

Menhan dengan tegas mengingatkan prajurit untuk senantiasa menjaga hubungan baik dengan masyarakat. "TNI adalah tentara rakyat yang hidup dan bertugas di tengah rakyat. Karena itu, setiap prajurit ditekankan untuk tidak sekali pun menyakiti hati rakyat dan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat akan rasa aman di negara yang berdaulat," tegasnya.

 Dimensi Ganda Prajurit: Militer dan Sosial

Menhan Sjafrie Samsoedin menyoroti dua dimensi penting yang harus dimiliki seorang prajurit: kemampuan militer dan pengabdian sosial. Prajurit diimbau untuk tidak hanya fokus pada tugas pertahanan, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam kehidupan sosial masyarakat di sekitar satuan tugas mereka.

"Kalau ada kegiatan masyarakat, komandan batalion harus memerintahkan prajurit untuk ikut serta. Kenyamanan rakyat tergantung pada kehadiran kalian," jelasnya. Kehadiran prajurit dalam kegiatan masyarakat dianggap sebagai bentuk nyata pelayanan dan kedekatan yang esensial dalam sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta.

Menutup arahannya, Menhan memberikan motivasi untuk mencapai profesionalisme tertinggi. Ia mengingatkan prajurit Yonif TP 835 bahwa mereka adalah bagian dari 150 batalion di seluruh Indonesia.

"Jadilah yang terbaik, jangan kalah dengan satuan lain. Itulah makna dari pendidikan dan latihan yang telah kalian jalani," pungkas Menhan, menutup kunjungannya dengan apresiasi tinggi. "Terima kasih atas pengabdian dan semangat kalian." (AM)

]]>
Sat, 18 Oct 2025 18:12:41 +0800 amr
Pemerintah Daerah Sumbawa Perkuat Komitmen: Bersama Tekan Angka Stunting Demi Generasi Emas 2045 https://amarmedia.co.id/pemerintah-daerah-sumbawa-perkuat-komitmen-bersama-tekan-angka-stunting-demi-generasi-emas-2045 https://amarmedia.co.id/pemerintah-daerah-sumbawa-perkuat-komitmen-bersama-tekan-angka-stunting-demi-generasi-emas-2045 Pemerintah Daerah Sumbawa Perkuat Komitmen: Bersama Tekan Angka Stunting Demi Generasi Emas 2045

Sumbawa, Amarmedia.co.id - (16 Oktober 2025) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) kembali mempertegas komitmennya dalam memerangi stunting. Hal ini diwujudkan dalam Rapat Monitoring Triwulan I Tahun 2025 yang juga dirangkaikan dengan Aksi Analisis Situasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Aula Bappeda Sumbawa. Rapat yang dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja dan menyelaraskan langkah strategis lintas sektor.

Meskipun penanganan stunting telah menjadi program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa tidak menampik adanya keprihatinan serius. Angka stunting di Sumbawa tercatat mengalami peningkatan signifikan, dari 25,7% pada tahun 2023 menjadi 29,8% di tahun 2024.

 Sinergi Lintas Sektor sebagai Kunci Utama

Sekretaris TPPS Kabupaten Sumbawa, Junaedi, S.Si.A.Pt., M.Si, yang juga Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Sumbawa, menyampaikan pesan penting mengenai urgensi penanganan masalah ini. "Balita yang kita rawat hari ini adalah generasi produktif di tahun 2045. Jika gagal mencegah stunting, kita kehilangan kesempatan menjadi bangsa maju," tegas Junaedi, menyoroti stunting sebagai isu investasi masa depan bangsa.

Menyikapi tantangan ini, Pemda Sumbawa menekankan bahwa keberhasilan upaya penurunan stunting tidak bisa dicapai secara sektoral. Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Sumbawa, Rusmayadi, S.Kep.Ns., M.P.H, menegaskan perlunya sinkronisasi total antara program stunting dengan dokumen perencanaan daerah, seperti RPJMD dan Renstra OPD.

"Semua kegiatan harus memiliki pijakan dalam dokumen besar pembangunan daerah. Kalau tidak masuk dalam RPJMD atau Renstra OPD, maka program tersebut akan sulit direalisasikan," ujar Rusmayadi, menekankan bahwa integrasi program menjadi prasyarat mutlak dalam alokasi anggaran dan pelaksanaan di lapangan.

Optimalisasi Anggaran dan Perluasan Jangkauan Layanan

Dari aspek teknis dan kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Sarip Hidayat, S.KM., M.PH, menyoroti pentingnya efisiensi anggaran dan perluasan jangkauan layanan diagnosis stunting.

Pemda Sumbawa, melalui Dinas Kesehatan, berkomitmen untuk memastikan anggaran yang terbatas dapat memberikan dampak yang maksimal. “Dengan anggaran Rp39 juta, kita bisa menjangkau bukan hanya 20 anak, tapi lebih dari 100 hingga 200 anak berisiko stunting. Pencegahan jauh lebih baik daripada menangani anak yang sudah terdiagnosa stunting,” jelas Sarip, menggarisbawahi strategi fokus pada pencegahan dini.

Lebih lanjut, Dinas Kesehatan turut mengimbau peran aktif seluruh masyarakat, khususnya para orang tua. "Kami harap para orang tua mendukung penuh imunisasi anak agar tumbuh kembang mereka optimal dan terhindar dari risiko stunting," tambahnya, menekankan bahwa pencegahan stunting adalah tanggung jawab kolektif mulai dari tingkat keluarga.

Melalui Rapat Monitoring Triwulan I ini, TPPS Sumbawa memastikan bahwa seluruh OPD telah menyusun rencana aksi yang kolaboratif dan terukur. Pemda Sumbawa menegaskan komitmen kuatnya untuk mempercepat penurunan angka stunting, menjadikan upaya ini sebagai salah satu pilar utama dalam mewujudkan Generasi Emas 2045 yang sehat dan produktif.(AM)

]]>
Sat, 18 Oct 2025 12:53:51 +0800 amr
Bupati Jarot: Koperasi Merah Putih, Pilar Kemandirian Ekonomi Desa Menuju Indonesia Emas 2045 https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-koperasi-merah-putih-pilar-kemandirian-ekonomi-desa-menuju-indonesia-emas-2045 https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-koperasi-merah-putih-pilar-kemandirian-ekonomi-desa-menuju-indonesia-emas-2045 Bupati Jarot: Koperasi Merah Putih, Pilar Kemandirian Ekonomi Desa Menuju Indonesia Emas 2045

SUMBAWA,– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menyukseskan program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih*. Hal ini disampaikan Bupati Jarot saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan koperasi Merah Putih di Desa Pukat, Kecamatan Utan, pada Jumat sore (10/10/2025)

Kehadiran Bupati Jarot yang didampingi sejumlah anggota Forkopimda Sumbawa,Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Camat Utan, Kepala Desa, dan masyarakat setempat, menandai dimulainya pembangunan fisik koperasi yang serentak dilaksanakan di 80.000 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Prosesi peletakan batu pertama di Desa Pukat ini juga terhubung secara daring melalui zoom meeting* dengan peresmian nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jarot menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kodim 1607/Sumbawa atas peran aktifnya dalam mendorong percepatan implementasi program yang dicanangkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI ini.

"Pembangunan Koperasi Merah Putih adalah langkah nyata dalam membangun kemandirian ekonomi desa. Kami di Pemkab Sumbawa akan terus bersinergi dengan TNI, karena program ini didukung penuh oleh TNI sebagai bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Sinergi ini adalah wujud nyata dukungan kita terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045" tegas Bupati Jarot.

Mengutip arahan Menteri Koperasi dan UKM RI, Budi Arie Setiadi, yang disampaikan via *

zoom, Bupati Jarot menyambut baik percepatan penyusunan perangkat pendukung program. Beliau optimis bahwa pada Oktober 2025, koperasi Merah Putih akan memasuki tahap operasional, ditandai dengan pembangunan gudang, gerai, dan sarana pendukung lainnya secara serentak.

Mengakhiri sambutannya, Bupati H. Jarot memberikan pesan khusus kepada para pengurus koperasi yang nantinya akan mengelola entitas ekonomi ini. Beliau menekankan pentingnya profesionalisme, amanah, dan tanggung jawab dalam pengelolaan.

"Saya berpesan, kelola koperasi ini dengan profesional dan penuh amanah. Manfaatkan fasilitas yang dibangun ini secara optimal. Tujuan akhir kita satu: kesejahteraan masyarakat desa" tutup Bupati Jarot.

Langkah peletakan batu pertama ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Pukat khususnya, dan masyarakat Sumbawa pada umumnya, dalam membangun fondasi ekonomi kerakyatan yang kuat.(AM)

]]>
Sat, 18 Oct 2025 12:12:30 +0800 amr
Sumbawa Pimpin NTB dalam Pelayanan Kesehatan Gratis, Kadiskes Syarif Hidayat: Kunci Sukses Ada di Partisipasi Warga dan Strategi Jemput Bola https://amarmedia.co.id/sumbawa-pimpin-ntb-dalam-pelayanan-kesehatan-gratis-kadiskes-syarif-hidayat-kunci-sukses-ada-di-partisipasi-warga-dan-strategi-jemput-bola https://amarmedia.co.id/sumbawa-pimpin-ntb-dalam-pelayanan-kesehatan-gratis-kadiskes-syarif-hidayat-kunci-sukses-ada-di-partisipasi-warga-dan-strategi-jemput-bola Sumbawa Pimpin NTB dalam Pelayanan Kesehatan Gratis, Kadiskes Syarif Hidayat: Kunci Sukses Ada di Partisipasi Warga dan Strategi Jemput Bola

Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 17 Oktober 2025)  Kabupaten Sumbawa berhasil mencetak prestasi unggul di bidang kesehatan masyarakat. Hingga pertengahan Oktober 2025, pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Sumbawa telah mencapai realisasi tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), melampaui daerah lain dengan capaian sebesar 54,25 persen dari target 190.067 warga.

Prestasi ini menempatkan Sumbawa di posisi terdepan di NTB, jauh mengungguli Kabupaten Dompu (37,16 persen) dan Lombok Barat (33,04 persen).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Syarif Hidayat, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian luar biasa ini. Beliau menyampaikan bahwa hingga saat ini, total 103.114 warga telah memanfaatkan layanan PKG yang tersebar di 26 puskesmas di 24 kecamatan.

Strategi dan Manfaat Program

Menurut Syarif Hidayat, tingginya angka partisipasi ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari kerja keras dan strategi yang tepat.

“Tingginya partisipasi masyarakat tidak lepas dari sosialisasi yang dilakukan secara masif hingga tingkat desa” ujar Syarif Hidayat. “Kami memastikan informasi tentang PKG ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat.”

Lebih lanjut, Syarif menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan tidak hanya mengandalkan fasilitas kesehatan yang ada. Strategi jemput bola' dengan melakukan kegiatan langsung ke desa-desa terbukti efektif dalam menjangkau warga dengan akses terbatas, memastikan setiap warga Sumbawa memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan skrining kesehatan.

Syarif Hidayat menegaskan kembali tujuan utama dari program ini: melakukan skrining awal secara komprehensif.

“PKG bertujuan melakukan skrining awal. Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan indikasi penyakit, peserta akan segera dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan, termasuk cek laboratorium. Manfaat program ini sangat besar,” jelasnya.

Deteksi Dini Kunci Kesehatan Masa Depan

Kepala Dinas Kesehatan menekankan pentingnya deteksi dini. Program ini memungkinkan penanganan penyakit dilakukan dengan cepat, sehingga dapat mencegah komplikasi serius. Di sisi lain, warga yang dinyatakan sehat juga akan mendapatkan edukasi untuk mempertahankan dan meningkatkan pola hidup sehat mereka.

“Dengan deteksi dini, kita dapat menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kesehatan adalah investasi terbesar kita,” tegas Syarif.

Untuk memastikan cakupan terus meningkat, Syarif Hidayat telah menginstruksikan seluruh puskesmas untuk tetap gencar dan proaktif dalam menyampaikan informasi tentang PKG dalam setiap kegiatan masyarakat.

Layanan yang tersedia dalam PKG ini sangat beragam, meliputi pemeriksaan esensial seperti, tekanan darah, Kolesterol dan Gula darah,Risiko kardiovaskular, Fungsi paru (TBC dan PPOK), Deteksi dini kanker (payudara, leher rahim, paru, usus), Pemeriksaan sifilis dan HIV bagi calon pengantin, Anemia, Pemeriksaan kondisi hati, telinga, dan gigi.

Capaian ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk terus meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan kesehatan demi mewujudkan masyarakat Sumbawa yang lebih sehat dan produktif. (AM)

]]>
Sat, 18 Oct 2025 12:04:51 +0800 amr
Sinergi Masyarakat dan Polri Kunci Terciptanya Kamtibmas https://amarmedia.co.id/sinergi-masyarakat-dan-polri-kunci-terciptanya-kamtibmas https://amarmedia.co.id/sinergi-masyarakat-dan-polri-kunci-terciptanya-kamtibmas Sinergi Masyarakat dan Polri Kunci Terciptanya Kamtibmas

Medan,Amarmedia.co.id- Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitarnya (Godams) sebagai bagian elemen masyarakat siap menjadi mitra Polri dalam mendukung upaya penegakan hukum dan pemberantasan kejahatan jalanan atau street crime. Kami percaya bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. 

Hal itu disampaikan Ketua Umum Godams, Agam Zubir, saat kopi darat (Kopdar) URC Rescue sekaligus memperingati Anniversarry 1 Ambulance Godams, Jumat (17/10) di Villa Kuphi, Jalan Pertahanan Patumbak. "Sinergi antara masyarakat dan Polri menjadi kunci utama terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif,"jelasnya. 

Dalam kesempatan itu, Godams juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Poldasu atas kinerja yang cepat dan sigap dalam mengungkap berbagai kasus kejahatan, khususnya tindak pidana 3C (Curat, Curas dan Curanmor). Kinerja ini menunjukkan komitmen dan profesionalisme Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Lebih jauh dikatakan, sekadar informasi, berdasarkan data kinerja Polda Sumut, sejak bulan September hingga Oktober 2025 telah terjadi sebanyak 314 kasus Curas, Curat, dan Curanmor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 311 kasus berhasil diungkap dengan tingkat keberhasilan mencapai 99 persen. 

"Capaian ini tentu menjadi bukti nyata dari kesigapan dan dedikasi aparat Kepolisian dalam menekan angka kejahatan di wilayah Sumatera Utara,"tukasnya. (Tim)

]]>
Sat, 18 Oct 2025 08:05:34 +0800 amr
Fokus Pelestarian Wastra Lokal, Dekranasda Sumbawa Siapkan Rakerda Bahas Kre Alang https://amarmedia.co.id/fokus-pelestarian-wastra-lokal-dekranasda-sumbawa-siapkan-rakerda-bahas-kre-alang https://amarmedia.co.id/fokus-pelestarian-wastra-lokal-dekranasda-sumbawa-siapkan-rakerda-bahas-kre-alang Fokus Pelestarian Wastra Lokal, Dekranasda Sumbawa Siapkan Rakerda Bahas Kre Alang

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 17 Oktober 2025 – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sumbawa menargetkan Kre Alang—wastra (kain tradisional) khas Sumbawa—sebagai prioritas utama pelestarian dan promosi. Hal ini terungkap dalam Rapat Persiapan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Kabupaten Sumbawa Jumat 17 Oktober 2025 yang dipimpin oleh Ketua Umum Dekranasda, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., di Kantor Bupati Sumbawa.

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Dekranasda, Dra. Hj. Sudarti Muhammad Ansori, Ketua Harian yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Lalu Suharmaji Kertawijaya, S.T., M.T., serta seluruh jajaran pengurus Dekranasda Kabupaten Sumbawa.

Memperjuangkan Hak Paten dan Promosi Global

Dalam sambutannya, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa tugas terbesar Dekranasda saat ini adalah memperkenalkan Kre Alang secara luas. Promosi ini tidak hanya menyasar pasar nasional tetapi juga kancah internasional.

Selain promosi, Ketua Umum Dekranasda menyoroti masalah perlindungan hukum atas kekayaan intelektual lokal. Ia menekankan perlunya upaya untuk memperjuangkan hak paten bagi berbagai motif Kre Alang yang ada, sebagai bentuk perlindungan atas warisan wastra Kabupaten Sumbawa.

Hj. Ida Fitria juga menyoroti tantangan keberlanjutan tradisi menenun. Menurutnya, perlu ada upaya serius untuk terus melakukan regenerasi penenun Kre Alang melalui program pelatihan. Regenerasi ini penting agar Kre Alang tetap lestari dan mampu beradaptasi.

"Regenerasi penenun diperlukan agar Kre Alang tetap lestari dan bisa sesuai dengan selera serta pola pikir anak muda," ujarnya.

Ia menambahkan, upaya pelestarian tidak hanya berhenti pada mengajarkan teknik menenun tradisional, tetapi juga harus mencakup penciptaan produk turunan dari Kre Alang. Inovasi produk ini diharapkan dapat membuat Kre Alang lebih relevan dan menarik bagi generasi muda.

Rakerda Dekranasda yang akan datang diharapkan dapat memformulasikan strategi konkret untuk mewujudkan target promosi dan pelestarian Kre Alang, menjadikannya aset budaya dan ekonomi unggulan Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Fri, 17 Oct 2025 17:42:52 +0800 amr
AMMAN Dukung Pendidikan Digital di Sumbawa: Fakultas Teknik UNSA Terima Bantuan Peralatan Laboratorium Komputer Lengkap https://amarmedia.co.id/amman-dukung-pendidikan-digital-di-sumbawa-fakultas-teknik-unsa-terima-bantuan-peralatan-laboratorium-komputer-lengkap https://amarmedia.co.id/amman-dukung-pendidikan-digital-di-sumbawa-fakultas-teknik-unsa-terima-bantuan-peralatan-laboratorium-komputer-lengkap AMMAN Dukung Pendidikan Digital di Sumbawa: Fakultas Teknik Unsa Terima Bantuan Peralatan Laboratorium Komputer Lengkap

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (16 Oktober 2025) – PT Aman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan tinggi dan pengembangan teknologi di Sumbawa. Perusahaan tambang tersebut menyerahkan paket bantuan laboratorium komputer lengkap kepada Fakultas Teknik Universitas Samawa (Unsa) pada Kamis, 16 Oktober 2025.

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses perkuliahan, terutama kegiatan praktikum dan penelitian mahasiswa, seiring dengan tuntutan era digital.

Paket Bantuan Tingkatkan Fasilitas Laboratorium

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Senior Manager External Relation PT AMMAN, Ahmad Salim, S.T., M.T., yang didampingi oleh M. Zaenul Ervan dan Safira Dharmayanti dari Kantor PT AMMAN Sumbawa Besar. Bantuan diterima langsung oleh Rektor Unsa, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd., yang disaksikan oleh para Pembantu Rektor, Dekan Fakultas Teknik, dan segenap civitas akademika Unsa.

Adapun paket bantuan yang diserahkan meliputi: 9 Unit Personal Komputer (PC), 1 Unit Printer, 1 Unit LCD Proyektor, Meja dan Kursi Laboratorium, 3 Unit AC dan CCTV

Ahmad Salim berharap peralatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal. "Semoga bantuan ini memberikan manfaat kepada mahasiswa dan para dosen untuk menunjang perkuliahan, praktikum, serta penelitian nantinya," ungkapnya.

Rektor Unsa Apresiasi Kemitraan Strategis

Rektor Unsa, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada PT AMMAN. Ia menekankan bahwa bantuan ini sangat berarti dalam memfasilitasi kebutuhan mahasiswa di Fakultas Teknik.

"Kami berharap kemitraan dan kerja sama ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan untuk ke depannya," ujar Rektor, menandakan pentingnya sinergi antara dunia industri dan institusi pendidikan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Ahmad Salim, S.T., M.T., juga berkesempatan memberikan Kuliah Umum kepada civitas akademika Unsa. Materi yang dibawakan berjudul "Masa Depan Engineering di Era Digitalisasi dan Kecerdasan Buatan", yang sangat relevan dengan paket bantuan yang baru saja diserahkan dan masa depan lulusan teknik.(AM)

]]>
Fri, 17 Oct 2025 04:49:32 +0800 amr
Wali Kota Medan dan Kapolrestabes Bersinergi Atasi Permasalahan Kota https://amarmedia.co.id/wali-kota-medan-dan-kapolrestabes-bersinergi-atasi-permasalahan-kota https://amarmedia.co.id/wali-kota-medan-dan-kapolrestabes-bersinergi-atasi-permasalahan-kota Wali Kota Medan dan Kapolrestabes Bersinergi Atasi Permasalahan Kota

Medan,Amarmedia.co.id -  Kompak. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut kunjungan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak di Balai Kota Medan, Kamis (16/10/2025). 

Wali Kota Medan Rico Waas mengucapkan selamat kepada Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak atas jabatan yang diembannya sebagai Kapolrestabes Medan yang baru. Diharapkan sinergitas Pemko Medan dan Polrestabes Medan dapat terus terjalin dengan baik.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan akrab tersebut, Rico Waas dan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak membahas sejumlah permasalahan sekaligus mencari solusi untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di Kota Medan.

Diketahui ada sejumlah permasalahan yang terjadi di Kota Medan diantaranya pedagang kaki lima (PKL) yang ilegal, kemacetan di beberapa titik yang disebabkan naik turun anak sekolah maupun karena kendaraan berhenti atau parkir sembarangan.

Guna mengatasi permasalahan yang ada di Kota Medan, Rico Waas meminta kepada Perangkat Daerah terkait agar melakukan pemetaan awal dimana yang menjadi titik permasalahan baik itu PKL maupun titik kemacetan. Kemudian hasil pemetaan tersebut dibahas bersama untuk mengetahui solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut.

"Sebagai langkah awal kita lakukan pemetaan guna memahami permasalahannya sehingga dapat dilakukan upaya untuk mengatasinya. Dengan begitu permasalahan yang ada dapat segera diselesaikan,"kata Rico Didampingi Kasatpol PP Kota Medan Muhammad Yunus. 

Rico menambahkan terkait Kamtibmas guna mewujudkan kenyamanan di tengah masyarakat, Pemko Medan telah mengaktifkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di seluruh wilayah Kota Medan. 

"Poskamling ini sebagai sarana untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Saat ini sudah ada dibeberapa titik di Kelurahan dan akan terus bertambah,"jelasnya.

Sementara itu Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan pihaknya siap mendukung Pemko Medan dalam mengatasi permasalahan yang terjadi di Kota Medan.

“Demi terciptanya Kamtibmas di Kota Medan kami siap mendukung dan bersinergi dengan Pemko Medan," ujarnya. 

Selain membahas permasalahan kota, Rico Waas dan Jean Calvijn juga membahas program Makan Bergizi Gratis (MBG) khususnya peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam memproduksi (MBG). Pemko Medan dan Polrestabes Medan siap mendukung dan mensukseskan Program Presiden Prabowo Subianto tersebut. (tim)

]]>
Fri, 17 Oct 2025 04:33:22 +0800 amr
Skylancing Paragliding X'Cross Country Championship 2025, Perkuat Eksistensi NTB Sebagai Daerah Sport Tourism https://amarmedia.co.id/skylancing-paragliding-xcross-country-championship-2025-perkuat-eksistensi-ntb-sebagai-daerah-sport-tourism https://amarmedia.co.id/skylancing-paragliding-xcross-country-championship-2025-perkuat-eksistensi-ntb-sebagai-daerah-sport-tourism Skylancing Paragliding X'Cross Country Championship 2025, Perkuat Eksistensi NTB Sebagai Daerah Sport Tourism 

Lombok Tengah. Amarmedia.co.id  - Event Skylancing Paragliding Xcross Country Championship 2025 secara resmi telah dibuka pada Selasa, 14 Oktober 2025. Opening ceremony berlangsung meriah. 

Acara dibuka oleh Aster Kaskoopsudnas Marsma TNI Elya Ardianto, mewakili Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.IP., kemudian Asisten Teritori TNI AU NTB Kolonel Pnb Sonny Irawan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB Wirawan Ahmad, Kepala Dinas Pariwisata NTB Ahmad Nur Aulia, Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah Lalu Sungkul, serta perwakilan sejumlah stakeholder terkait.

Kehadiran TNI AU menjadi wujud nyata dukungan TNI Angkatan Udara terhadap pengembangan olahraga dirgantara di wilayah NTB. Pihaknya berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.

Dalam sambutan tertulisnya, Pangkoopsudnas menyampaikan apresiasi kepada Pemprov NTB, PB FASI, Lanud TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid, serta seluruh pihak yang berkolaborasi menghadirkan ajang kedirgantaraan bertaraf internasional ini. 

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah, dunia olahraga, dan masyarakat dalam mengangkat nama Indonesia—khususnya Nusa Tenggara Barat—di mata dunia.

“Event ini bukan sekadar lomba, tetapi wujud nyata sinergi antara olahraga, pariwisata, dan kedirgantaraan yang berpadu dalam semangat kebangsaan,” ujar Pangkoopsudnas.

Bagi Lanud ZAM dan Pemprov NTB, Skylancing Championship 2025 menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan daerah sebagai calon tuan rumah PON 2028, sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia.

Olahraga dirgantara seperti paralayang, lanjut Aster Kaskoopsudnas, juga mencerminkan nilai-nilai keberanian, keseimbangan, dan filosofi hidup yang sejalan dengan karakter prajurit dan insan udara.

“Langit tidak membatasi kita, justru membukakan ruang seluas-luasnya bagi mereka yang berani bermimpi dan berusaha,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kolonel Pnb Sonny Irawan mendukung penuh kegiatan

paralayang sebagai bagian dari

pembinaan potensi dirgantara sekaligus upaya memperkenalkan olahraga kedirgantaraan kepada masyarakat luas.

"Kegiatan ini turut menjadi sarana promosi wisata dirgantara dan mempererat sinergi antara TNI AU dengan komunitas olahraga udara serta pemerintah daerah," jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB Wirawan Ahmad menyampaikan dukungan Pemprov NTB terhadap Event Skylancing Paragliding Xcross Country Championship 2025.

"Atas nama pemerintah provinsi nusa tenggara barat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) atas kepercayaannya menjadikan NTB, khususnya Lancing Lombok Tengah sebagai tuan rumah ajang bergengsi ini," ujar Wirawan.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan dan keberanian, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan sinergi antara olahraga, pariwisata, dan pembangunan daerah.

Sky Lancing Cross Country Championship bukan sekadar perlombaan. Ia adalah simbol keberanian manusia menaklukkan ketinggian, menjelajah ruang udara dengan semangat 

pantang menyerah.

"Kami percaya, dengan dukungan seluruh pihak, baik pemerintah, TNI/Polri, FASI, maupun masyarakat, event ini akan membawa manfaat besar bagi perkembangan olahraga dirgantara," jelasnya.

Ia mengaku, keberadaan event semacam itu bisa menggenjot pariwisata daerah, khususnya Lombok Tengah dan NTB pada umumnya.

"Peningkatan kunjungan wisata serta pemberdayaan ekonomi lokal masyarakat sekitar mari kita jadikan ajang ini sebagai wadah mempererat persaudaraan dan semangat sportivitas. sekaligus ajang untuk menunjukkan semangat juang dan cinta tanah air," beber Wirawan. 

"Nikmatilah setiap detik perlombaan ini dengan penuh semangat, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai fair play. keselamatan. dan persaudaraan," sambung Wirawan.

Sebagai informasi, Event ini diikuti oleh lebih dari sekitar 80 atlet paralayang nasional serta sejumlah peserta dari Malaysia, Thailand, dan Australia. Mereka akan menempuh rute lintas udara sejauh lebih dari 40 kilometer, melintasi lanskap alam yang menampilkan kombinasi pesisir, perbukitan, dan area persawahan khas Lombok Barat. Event ini akan berlangsung sampai dengan 19 September mendatang.

Seluruh peserta Sky Lancing International Paragliding Xcross Country Championship 2025 dijadwalkan terbang paling cepat pukul 10.30 Wita. Peserta boleh terbang hingga pukul 15.00 WITA sore. Event ini bakal memperebutkan hadiah total tak kurang dari 18.000 USD.

Sky Lancing sebelumnya telah sukses menggelar banyak event. Seperti pada tahun 2022, Kejurda Paralayang NTB, Porprov NTB Cabor Paralayang. Kemudian tahun 2023, Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) Seri Indonesia.

Pada tahun 2024, International Paragliding Accuracy Championship (IPAC), AFA Asian League, PGAWC Seri Indonesia, Panglima TNI Cup, dan pada tahun 2025, Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) Seri Indonesia, Kejurnas Gantolle.

*Hari Kedua, Seluruh Atlet Matangkan Persiapan*

Seluruh peserta event Sky Lancing Paragliding Xcross Country Championship 2025 gagal take off. Musababnya kecepatan angin di atas batas maksimum untuk terbang mencapai 35 km/jam hingga pukul 13.00 Wita. 

Mic Director atau Sutradara Pertandingan Sky Lancing Paragliding Xcross Country Championship 2025 Aries Pribaya mengatakan kecepatan angin sejak pukul 11.00 Wita masih berada di atas 25 km/jam di atas landasan take off bukit Sky Lancing, Lombok Tengah. 

Imbasnya, sebanyak 32 peserta yang ikut terbang pada hari pertama event menuju ke halaman kantor Bupati Lombok Barat di Kecamatan Gerung Lombok Barat, NTB gagal dilakukan. 

"Tadi sudah kita lakukan briefing sebelum take off. Tapi kondisi alam dan cuaca belum mendukung," kata Aries ditemui di Bukit Sky Lancing, Lombok Tengah, Rabu siang (15/10/2025).

Selain itu, berdasarkan hasil breafing pukul 11.00 Wita, semula landasan Landing para peserta akan dialihkan ke persawahan warga di Desa Giri Sasak, Kecamatan Kuripan atau Desa Tempos di Kecamatan Gerung. Rencana itu dilakukan demi keselamatan para peserta. 

"Risikonya lebih tinggi, kami tidak akan memaksakan landing di kantor Bupati, Lombok Barat," ujar Aries. 

Menurut Aries, berdasarkan hasil free practice yang dilakukan pada Selasa siang (14/10/2025) kemarin, kondisi cucaca sangat mendukung. Dari 4 peserta yang melakukan uji coba lintasan seluruhnya berhasil landing dengan selamat di halaman kantor Bupati Lombok Barat. 

"Secara lomba kita selalu mengarahkan ke kantor Bupati Lombok Barat secara di sana point untuk landing. Tapi kalau tidak memungkinkan akan kita arahkan ke lokasi persawahan warga," ujarnya. 

Pria asli Sumedang ini mengaku lomba Paragliding Xcross Country Championship 2025 ini akan dilanjutkan pada Kamis (16/10/2025) besok pukul 12.00 Wita. Meski begitu, panitia lomba bakal tetap memperhatikan kondisi cuaca. 

Dijelaskan, event ini bukan sekadar terbang di udara, event ini adalah perpaduan antara kompetisi, eksplorasi, dan filosofi kebebasan, di mana setiap pilot berpacu dengan waktu, angin, dan dirinya sendiri.

Berbeda dari paralayang biasa yang berputar di sekitar area lepas landas, X’Cross Country menuntut peserta menempuh lintasan jarak jauh dari satu titik ke titik lain menggunakan tenaga alam — arus termal dan angin. Tak ada mesin, tak ada pendorong, hanya insting, strategi, dan kemampuan membaca cuaca yang menentukan sejauh apa mereka bisa melayang.

Setiap pilot X’Cross Country sejatinya adalah “pembaca langit” yang ulung. Mereka belajar memahami arah angin dari gerakan daun, membaca termal dari bentuk awan, dan memperkirakan kestabilan udara dari suhu tanah.

Di sinilah keindahan sekaligus tantangan event ini: sains dan insting berpadu dalam harmoni. Tak ada rumus pasti—hanya pengalaman, kepekaan, dan keberanian yang berbicara.

Keunikan Paralayang X’Cross Country adalah bagaimana olahraga ini mengajarkan manusia untuk berkompromi dengan alam, bukan menaklukkannya. Pilot tidak memaksa langit tunduk pada keinginannya, tetapi menunggu saat terbaik ketika alam memberi izin untuk terbang.

Jin Hei, peserta asal Korea Selatan mengaku senang bisa mengikuti lomba paralayang Xcross Country di Lombok Tengah. Menurut dia pemandangan di bukit Sky Lancing ini cukup memukau.

"Bagus ya. Indah juga bukitnya. Tahun depan kalau diadakan kembali kami akan ajak 20 orang dari Korea untuk ikut," katanya. (AM)

]]>
Thu, 16 Oct 2025 19:15:32 +0800 amr
Didikan Terbaik Bukan yang Selalu Dibalut Kapas https://amarmedia.co.id/didikan-terbaik-bukan-yang-selalu-dibalut-kapas https://amarmedia.co.id/didikan-terbaik-bukan-yang-selalu-dibalut-kapas Sekarang ini, banyak orang tua ingin anaknya mendapat pendidikan terbaik tapi yang dimaksud “terbaik” sering kali artinya tidak boleh ditegur, tidak boleh dihukum, apalagi dimarahi.

Pokoknya, sekolah harus seperti hotel bintang lima: anak datang disambut senyum, pulang dilepas dengan pujian. 

Kalau anaknya salah, yang salah ya... gurunya. Kalau anaknya nakal, yang kurang sabar... gurunya. 

Kalau anaknya merokok di sekolah? Wah, itu pasti karena “lingkungan sekolah yang tidak mendidik.”

Lucunya, ketika guru menegur dengan nada sedikit tinggi, atau memberi hukuman berdiri karena melanggar aturan, langsung heboh:

“Halo Pak Polisi, anak saya dizalimi guru!”

Padahal, di rumah pun si anak kadang masih teriak ke orang tuanya, “Mah, duitku mana?! Aku udah bilang dari kemarin!” tapi begitu ditegur guru, langsung orang tua tampil bak pahlawan super membela sang “korban pendidikan.”

Pertanyaannya sederhana:

Apakah guru itu sedang menyakiti, atau sedang menyelamatkan masa depan anak kita?

Sebab, dunia nanti tidak akan menegur anak kita dengan kata lembut. 

Atasan di kantor tidak akan bilang, “Kamu telat, tapi nggak apa-apa ya, yang penting kamu bahagia.”

Masyarakat tidak akan berkata, “Kamu salah, tapi kami tetap bangga karena kamu nyaman.”

Kalau sejak sekolah anak tidak pernah belajar tanggung jawab dan konsekuensi, maka jangan kaget kalau nanti dia tumbuh jadi orang dewasa yang alergi kritik, tidak tahan teguran, dan hobi menyalahkan keadaan.

Jadi, sebelum buru-buru melapor ke polisi karena guru menegur anak kita, coba cermin sebentar.

Barangkali yang perlu dididik ulang bukan cuma anaknya tapi juga ego orang tuanya.

Karena sejatinya, guru bukan lawan anak kita, tapi perpanjangan tangan kita dalam mendidiknya.

Kalau guru sudah takut mendidik, dan orang tua sibuk membela, jangan heran kalau nanti yang mendidik anak kita bukan guru… tapi kehidupan yang keras tanpa belas kasihan.

"Ketika Guru Tak Lagi Dihormati, tapi Disalahkan...!"

Ah, zaman memang sudah maju. 

Sekarang, kalau anak dimarahi guru karena malas, yang dipanggil bukan anaknya tapi gurunya. 

Kalau anak melanggar aturan, yang disalahkan bukan pelakunya tapi sistemnya. 

Dan kalau anak ditegur karena kurang sopan, orang tuanya yang justru naik pitam sambil berkata:

 “Anak saya kan masih kecil, Bu Guru!”

Lucunya, anak “kecil” itu sudah bisa bawa ponsel harga sebulan gaji guru.

Begitulah wajah pendidikan kita hari ini. Sekolah bukan lagi tempat belajar, tapi panggung drama: guru jadi tokoh antagonis, murid jadi korban, dan orang tua jadi sutradara yang paling vokal di grup WhatsApp kelas. Semua orang ingin menang, tapi lupa siapa yang seharusnya belajar.

Padahal, dulu... kalau guru menegur, kita menunduk. Sekarang, guru menegur direkam. Lalu videonya viral, lengkap dengan narasi “oknum guru berlaku kasar pada anak tak berdosa.” 

Dunia pun bertepuk tangan, tanpa tahu apa yang terjadi sebelum kamera menyala.

Ironinya, makin banyak yang bicara soal “pendidikan karakter,” tapi karakter yang muncul justru karakter sinetron: banyak drama, sedikit tanggung jawab.

Anak-anak belajar bahwa kesalahan bisa dihapus, bukan dengan penyesalan, tapi dengan pembelaan orang tua.

Dan para orang tua pun bangga, merasa berhasil “melindungi” anaknya padahal mereka sedang menyiapkan generasi yang alergi terhadap disiplin.

Kita lupa, guru bukan musuh, tapi cermin. Kalau guru tak lagi dihormati, yang retak bukan hanya wibawa sekolah, tapi moral rumah tangga. 

Karena dari sana lah anak belajar siapa yang pantas didengar, dan siapa yang boleh dibantah.

Dan ketika guru kehilangan hormat, murid kehilangan arah, orang tua kehilangan nalar maka jangan salahkan kurikulum, teknologi, atau zaman.

Yang perlu dibenahi bukan sistemnya… tapi ego kita sendiri.

Guru Dihujat Karena Menegakkan Aturan, Padahal Hanya Ingin Mengajarkan Tanggung Jawab

Menjadi guru di masa kini tak hanya tentang menyampaikan ilmu, tapi juga bertahan dari salah paham.  

Saat guru menegur murid yang melanggar aturan, niatnya bukan untuk mempermalukan, melainkan untuk mengajarkan batas dan tanggung jawab. Namun di mata sebagian orang tua, teguran itu dianggap penghinaan, dan hukuman dianggap kekerasan.  

Padahal, aturan diciptakan bukan untuk menekan, tetapi untuk membentuk karakter. Jika anak dibiarkan melanggar tanpa konsekuensi, bagaimana ia belajar menghargai disiplin dan kejujuran? Guru yang menegur bukan karena benci, melainkan karena peduli — karena tahu bahwa dunia luar tak selalu memberi kesempatan kedua.  

Ironisnya, di zaman yang katanya modern ini, guru sering menjadi kambing hitam dari setiap masalah. Saat anak gagal, guru disalahkan. Saat anak dihukum, guru dilaporkan. Padahal di balik setiap keputusan, ada hati yang ingin melihat anak-anak tumbuh menjadi manusia yang bertanggung jawab.  

Menegakkan aturan bukan berarti kejam. Justru di situlah cinta seorang guru diuji — cinta yang berani tegas demi kebaikan masa depan anak didiknya.

Anak yang mudah tersinggung bukan tanda ia sensitif secara emosional, melainkan belum memiliki ketahanan psikologis yang matang. Ironisnya, banyak orang tua justru memperkuat sifat ini dengan berusaha “melindungi” anak dari semua bentuk kritik, rasa kecewa, atau ejekan kecil. Padahal, dalam dunia nyata, manusia yang terlalu mudah tersinggung cenderung kesulitan bekerja sama, sulit berpikir jernih, dan mudah melihat perbedaan pendapat sebagai serangan pribadi.

Fakta menariknya, menurut penelitian dari University of Michigan, anak yang dibesarkan di lingkungan terlalu protektif memiliki tingkat toleransi frustasi yang lebih rendah saat dewasa. Mereka tidak terbiasa menghadapi konflik emosi ringan, sehingga interpretasi terhadap situasi sosial jadi berlebihan. Maka, mengajarkan anak agar tidak mudah tersinggung bukan berarti mengajarkan mereka untuk “keras hati”, melainkan melatih kemampuan mengelola emosi dan memahami konteks sosial secara rasional.

1. Ajarkan perbedaan antara kritik dan serangan pribadi

Banyak anak menganggap kritik sebagai bentuk penolakan diri. Ketika guru mengatakan “tulisanmu belum rapi”, mereka mendengar “aku tidak pintar”. Untuk mengubah persepsi ini, orang tua perlu membedakan antara kritik terhadap perilaku dan penilaian terhadap identitas. Katakan, “Yang kurang itu hasilnya, bukan kamu.” Kalimat sederhana ini membangun jarak antara ego dan perbuatan.

Jika anak terbiasa mendengar kritik yang bersifat konstruktif, ia belajar menilai pesan, bukan nada. Ia akan terbiasa menganalisis konteks sebelum bereaksi emosional. Di sini, peran keluarga sangat penting sebagai ruang latihan rasionalitas emosional. Di logikafilsuf, hal-hal seperti ini sering dibahas lebih dalam: bagaimana anak bisa berpikir logis tanpa kehilangan empatinya.

2. Latih anak mengenali sumber emosinya sendiri

Anak mudah tersinggung karena tidak tahu dari mana rasa sakit hatinya muncul. Ia belum mampu memisahkan antara fakta dan tafsir. Saat teman bercanda, ia langsung menganggap itu hinaan. Orang tua bisa membantu dengan bertanya, “Kamu marah karena kata-katanya, atau karena kamu merasa diremehkan?” Pertanyaan reflektif ini mengarahkan anak ke kesadaran diri, bukan reaksi spontan.

Semakin sering anak mengurai emosi dengan bahasa, semakin kuat pula kemampuan metakognitifnya. Ia belajar memproses pengalaman emosional sebagai informasi, bukan ancaman. Inilah dasar dari kecerdasan emosional: mengenali, menamai, lalu menata.

3. Tanamkan pemahaman bahwa tidak semua orang harus setuju

Anak yang tumbuh dalam lingkungan yang selalu menuruti keinginannya akan sulit menerima perbedaan. Ia menganggap ketidaksepakatan sebagai bentuk penolakan. Orang tua bisa memulai dari hal kecil, misalnya saat memilih film keluarga. Biarkan pendapatnya kalah sesekali, lalu diskusikan bagaimana rasanya ketika keinginannya tidak diikuti.

Pelajaran ini sederhana tapi berharga. Anak belajar bahwa dunia tidak berputar di sekeliling dirinya, dan perbedaan pendapat bukan ancaman terhadap harga diri. Ia tumbuh dengan kemampuan menerima kritik sosial tanpa merasa kehilangan identitas.

4. Biasakan anak mendengar pendapat yang menantang pikirannya

Anak yang terbiasa mendengar pandangan berbeda sejak dini cenderung lebih tahan terhadap komentar tajam. Ajak anak berdiskusi tentang isu ringan seperti “apakah main game bisa membuat pintar?” Biarkan ia berargumen, lalu ajukan pertanyaan penantang seperti “kalau begitu kenapa banyak gamer nilainya turun?” Dengan cara ini, anak belajar bahwa argumen bukan untuk menjatuhkan, tapi untuk mengasah logika.

Diskusi kritis yang terarah membangun kebiasaan berpikir jernih sebelum bereaksi. Anak yang kuat dalam berpikir logis akan lebih sulit tersinggung karena ia tahu kapan sesuatu pantas direspons secara emosional, dan kapan cukup ditertawakan saja.

5. Hindari kebiasaan memvalidasi setiap emosi secara berlebihan

Tidak semua bentuk ketersinggungan perlu dihibur. Jika setiap kali anak merasa tersinggung lalu langsung dipeluk dan dibenarkan, ia akan belajar bahwa perasaannya selalu benar, meskipun tidak proporsional. Orang tua perlu menunjukkan empati tanpa memperkuat rasa tersinggung itu, misalnya dengan berkata, “Aku tahu kamu tidak suka dikritik, tapi itu tidak berarti orang lain jahat.”

Pendekatan ini mengajarkan keseimbangan antara empati dan rasionalitas. Anak belajar bahwa perasaan valid, tapi tidak selalu benar. Ia mulai menilai realitas dengan kepala dingin, bukan dengan ego yang terluka.

6. Tunjukkan bahwa humor adalah cara cerdas menghadapi kritik

Humor adalah senjata paling elegan untuk menetralkan rasa tersinggung. Ketika anak belajar menertawakan dirinya sendiri, ia menjadi lebih fleksibel secara psikologis. Misalnya, ketika teman mengejek tulisannya jelek, Anda bisa berkata, “Mungkin dia iri karena tulisannya terlalu bagus sampai dia bingung.” Humor seperti ini mengubah arah emosi dari defensif menjadi adaptif.

Anak yang bisa tertawa dalam situasi sosial sulit cenderung memiliki kepercayaan diri tinggi dan rasa aman terhadap dirinya sendiri. Ia tahu bahwa kritik tidak mengancam harga diri, melainkan bagian alami dari interaksi manusia.

7. Jadilah contoh dalam menanggapi kritik dan konflik

Anak meniru bagaimana Anda bereaksi terhadap kritik. Jika ia melihat Anda marah setiap kali dikritik, ia belajar bahwa tersinggung adalah respons yang wajar. Sebaliknya, jika ia melihat Anda mendengar dengan tenang lalu menjawab dengan kepala dingin, ia akan meniru kebijaksanaan itu tanpa sadar.

Ketenangan orang tua adalah cermin paling efektif untuk melatih regulasi emosi anak. Ia belajar bahwa ketegasan tidak selalu harus disertai amarah, dan harga diri tidak perlu dijaga dengan kepekaan berlebih.

Anak yang tidak mudah tersinggung bukan anak yang kebal perasaan, melainkan anak yang bijak dalam membaca makna. Ia tahu kapan harus merasa, kapan harus berpikir, dan kapan harus tertawa.[AM]

]]>
Thu, 16 Oct 2025 17:53:49 +0800 amr
FGD Bedah Tuntas Penetapan Upah Minimum Sumut 2026, Apapun Hasil Penetapan Upah, Sumut Harus Kondusiv https://amarmedia.co.id/fgd-bedah-tuntas-penetapan-upah-minimum-sumut-2026-apapun-hasil-penetapan-upah-sumut-harus-kondusiv https://amarmedia.co.id/fgd-bedah-tuntas-penetapan-upah-minimum-sumut-2026-apapun-hasil-penetapan-upah-sumut-harus-kondusiv FGD Bedah Tuntas Penetapan Upah Minimum Sumut 2026, Apapun Hasil Penetapan Upah, Sumut Harus Kondusiv

Medan,Amarmedia.co.id -  Pemerintah saat ini sedang mengkaji penetapan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2026. Apapun hasil penetapan UMP nantinya Sumut harus kondusif. 

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Nasional (DPD SPN) Sumut, Ir Anggiat Pasaribu di sela-sela kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Bedah Tuntas Penetapan Upah Minimum Provinsi Sumatera Utara Tahun 2006, Rabu (15/10) sore di Le Polonia Hotel and Convention. 

"Kita berharap agar penetapan upah bisa diterima semua pihak baik pekerja, pengusaha dan pemerintah. Harapan kami apabila regulasi penetapan upah yang akan dikeluarkan Menteri Tenaga Kerja bisa terlaksana dengan baik di Sumut tidak mengakibatkan perbedaan yang sangat timpang antara pekerja dan pengusaha,"jelas Anggiat.

Hadir dalam FGD tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut, Ir Yuliani Siregar MAP, Dir Intelkam Poldasu, Kombes Pol Decky Hendarsono, Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, I Nyoman Suarjaya para Narasumber diantaranya, Pengamat Buruh, Hawari, SH, MH, Pakar Hukum Ketenagakerjaan yang juga Wadek I Fakultas Hukum USU, Dr Agusmidah, SH, MH, Sekretaris Eksekutif DPP Apindo Sumut, Bambang Hermanto, SH, MH dan Ketua DPD KSPSI, CP Nainggolan,SE,MAP. 

Dikatakan Anggiat yang juga Ketua Panitia dalam FGD ini mengatakan, para pekerja melalui serikat pekerja (SP) dan serikat buruh (SB) berharap kenaikan upah pada tahun 2026 berada diangka 8,5 persen sampai 10,5 persen. Namun, dari sisi pengusaha agaknya angka ini sedikit memberatkan. 

"Perbedaan pandangan inilah yang kita bahas di FGD ini. Karena perbedaan itukan hal yang lumrah. Harapan kami apabila kenaikan upah tidak sesuai keinginan buruh negara harus hadir dan bisa mengintervensi stabilitas harga kebutuhan pokok agar tidak naik. Apabila upah yang diterima cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari, kebutuhan pokok tidak naik tidak masalah,"ucapnya. 

Sementara, Direktur Intelkam Poldasu, Kombes Pol Decky Hendarsono dalam sambutannya menyampaikan, apapun keputusan dalam FGD dan soal upah, pada prinsipnya kita menginginkan kodusivitas. Mudah-mudahan tercapai apa yang menjadi keinginan semua pihak. "Para pengusaha bisa menciptakan iklim usaha yang baik dan para pekerja bisa mendapat kehidupan yang layak dan lebih baik lagi,"jelasnya. 

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut, Ir Yuliani Siregar, MAP dalam sambutannya menyampaikan, dengan terselenggaranya FGD ini dan beberapa kali pertemuan pembahasan soal upah oleh Pemprovsu, Serikat pekerja dan buruh serta pengusaha diharapkan di Sumut nantinya tidak terjadi gejolak saat penetapan upah nantinya oleh pemerintah. 

"FGD ini sudah beberapa kali kita lakukan. Harapannya dari Sumut jangan ada lagi keributan jika upah sudah ditetapkan dari Pemerintah Pusat. Kita juga sudah berulang kali bertemu untuk berkordinasi dengan buruh dan pengusaha bagaimana jika sudah ditentukan kenaikan upah nantinya,"jelasnya. 

Salah seorang Narasumber, Pakar Hukum Ketenagakerjaan yang juga Wadek I Fakultas Hukum USU, Dr Agusmidah, SH, MH, di Indonesia sebenarnya tidak ada kenaikan upah. Istilah kenaikan upah, menurut Dr Agusmidah, hanya penyesuaian dari kenaikan harga-harga bahan pokok yang sebelumnya sudah naik terlebih dahulu.

"Faktor utama penentu upah minimum di antaranya pertama, kondisi ekonomi suatu negara mempengaruhi upah minimum. Negara-negara dengan kerangka kesejahteraan yang kuat atau biaya hidup tinggi cenderung menetapkan upah minimum tanpa adanya regulasi pemerintah. Kedua, serikat pekerja dan negosiasi kolektif, seperti misalnya Denmark dan Swedia, serikat pekerja memiliki peran besar dalam menegosiasikan upah minimum tanpa adanya regulasi pemerintah. Ketiga, perbedaan regional dan sektoral,"ungkapnya. (Tim)

]]>
Thu, 16 Oct 2025 17:45:40 +0800 amr
Bukan Hanya Daerah Rawan: NTB Tegaskan Kearifan Lokal Kunci Utama Ketangguhan Hadapi Bencana https://amarmedia.co.id/bukan-hanya-daerah-rawan-ntb-tegaskan-kearifan-lokal-kunci-utama-ketangguhan-hadapi-bencana https://amarmedia.co.id/bukan-hanya-daerah-rawan-ntb-tegaskan-kearifan-lokal-kunci-utama-ketangguhan-hadapi-bencana

Mataram, Amarmedia.co.id (16 Oktober 2025) – Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan masyarakat NTB memiliki ketangguhan dan kearifan lokal yang kuat dalam menghadapi bencana. Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan kehormatan International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) bersama Donor Advisory Group (DAG) di Kantor Pusat Bank NTB Syariah di Mataram (16/10/2025).

“Merupakan kehormatan bagi kami dapat bekerja sama dengan IFRC. Kami berharap Anda pulang dengan membawa kabar baik dari Lombok,” ujar Gubernur Iqbal dalam sambutannya di hadapan perwakilan IFRC, PMI, dan Delegasi Donor Internasional.

Gubernur NTB menambahkan, NTB bukan hanya wilayah yang kerap dilanda bencana, tetapi daerah yang mampu menjadikannya sebagai kekuatan dan sumber kebijaksanaan.

“Kami sudah terbiasa hidup berdampingan dengan bencana. Bahkan bencana bagi kami juga merupakan keindahan, tergantung bagaimana kita menyikapi,” ungkapnya.

Menurutnya, setiap peristiwa alam memberikan pelajaran berharga. Bagaimana manusia harus beradaptasi dan memperlakukan lingkungan dengan bijak. Gubernur NTB menegaskan masyarakat NTB telah mewarisi berbagai kearifan lokal dari para leluhur dalam menghadapi bencana dengan solidaritas.

“Kami mewarisi banyak kearifan lokal dari leluhur tentang bagaimana menghadapi bencana. Karena itu, kami terbuka menerima saran dan dukungan dari IFRC, agar kapasitas daerah ini semakin kuat di masa depan,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PMI Provinsi NTB Dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.H., FisKua, menyampaikan apresiasi kepada IFRC serta Donor Advisory Group atas kunjungannya ke NTB. Menurutnya, kegiatan ini bagian dari upaya memperkuat misi kemanusiaan, kesiapsiagaan, dan strategi keberlanjutan pendanaan bagi PMI di tingkat daerah.

“Kunjungan ini bertujuan membawa misi kemanusiaan, memperkuat kesiapsiagaan, serta merancang strategi keberlanjutan pendanaan,” ujarnya. 

Ditegaskannya, kolaborasi antara PMI, IFRC, dan para donor internasional menjadi kunci dalam meningkatkan kapasitas penanganan bencana di NTB.

Sementara itu, perwakilan IFRC, Under Secretary General for Humanitarian Diplomacy and Digitalization Nena Stoiljkovic menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan kesiapan Pemerintah Provinsi NTB serta PMI dalam membangun ketahanan masyarakat.

Dirinya menilai, pengalaman NTB merupakan contoh nyata bagaimana nilai-nilai lokal dapat berpadu dengan dukungan global, menciptakan sistem penanggulangan bencana yang berkelanjutan. Pentingnya kolaborasi jangka panjang dalam memperkuat sistem kemanusiaan di tingkat lokal.

Kunjungan IFRC dan Donor Advisory Group ke NTB menjadi bukti nyata sinergi antara dukungan global dan kearifan lokal dalam memperkuat ketahanan masyarakat. Sinergi ini menegaskan NTB bukan hanya daerah rawan bencana, tetapi juga pusat pembelajaran ketangguhan komunitas. Semangat gotong royong, teknologi, dan nilai-nilai lokal berpadu menciptakan kekuatan baru bagi kemanusiaan. (AM)

]]>
Thu, 16 Oct 2025 15:24:59 +0800 amr
Mengukir Harapan di Tanah Rantau: Kisah Inspiratif Beasiswa AMMAN Scholars yang Membawa Senyum Orang Tua Sumbawa https://amarmedia.co.id/mengukir-harapan-di-tanah-rantau-kisah-inspiratif-beasiswa-amman-scholars-yang-membawa-senyum-orang-tua-sumbawa https://amarmedia.co.id/mengukir-harapan-di-tanah-rantau-kisah-inspiratif-beasiswa-amman-scholars-yang-membawa-senyum-orang-tua-sumbawa Mengukir Harapan di Tanah Rantau: Kisah Inspiratif Beasiswa AMMAN Scholars yang Membawa Senyum Orang Tua Sumbawa

Sumbawa,Amarmedia.co.id (16 Oktober 2025) – Di tengah tantangan ekonomi dan keterbatasan akses pendidikan unggulan, Beasiswa AMMAN Scholars muncul sebagai jawaban yang membawa nafas lega dan harapan baru bagi banyak keluarga di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat. Program yang diinisiasi oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) ini tak hanya menjanjikan pendidikan vokasi di sekolah unggulan Pulau Jawa, tetapi juga menjadi kisah inspiratif tentang kemandirian siswa, dukungan tulus orang tua, dan komitmen untuk kembali membangun daerah.

PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) senantiasa melakukan beragam inisiatif berkelanjutan yang tertuang dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Inisiatif ini mencakup pengembangan kapasitas masyarakat, agar dapat memaksimalkan kesejahteraan dan potensi sumber daya manusia dan wilayah, khususnya di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Kabupaten Sumbawa (KS).

Visi PPM AMMAN adalah, “Komunitas di mana AMMAN beroperasi, memiliki ekosistem sosial budaya dinamis yang menghasilkan peluang luas bagi semua untuk berkembang.” PPM AMMAN dijalankan melalui tiga pilar, yakni Human Capital Development (Pengembangan Sumber Daya Manusia), Economic Empowerment (Pemberdayaan Ekonomi), dan Sustainable Tourism (Pariwisata Berkelanjutan).

Bagi orang tua, Beasiswa AMMAN Scholars adalah karunia yang meringankan beban secara signifikan. Program ini menanggung seluruh biaya, mulai dari pendidikan, uang saku, akomodasi, hingga pendampingan.

Inilah yang dirasakan oleh Ibu Erni Suryani Santika, ibunda dari Annida, siswi yang kini menempuh pendidikan di SMK PGRI 1 Kudus. 

Dengan nada penuh syukur, Ibu Erni mengungkapkan dampak berlipat ganda dari beasiswa ini.

"Terhadap PT Amman, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Secara akademis, Annida sangat terbantu, dan dari sisi keuangan, kami jadi bisa menabung untuk kebutuhan adek Annida," tuturnya diwawancara awak media pada 13 Oktober 2025 lalu.

Kisah Annida juga menjadi bukti bahwa peluang emas seringkali datang melalui jaringan. Awalnya, ia mengetahui adanya program ini berkat informasi dari senior yang sudah lebih dulu menjadi penerima beasiswa AMMAN Scholars. Sebuah pelajaran berharga tentang pentingnya berbagi informasi dan semangat antarsesama pelajar.

Foto : Ibu Erni Suryani Santika, ibunda dari Annida bersama Bupati Sumbawa dan para siswa yang mendapat beasiswa Amman scholars 

Semangat Merantau Raih Beasiswa:  Muhammad Imtihan Ramadhan Lolos Seleksi Aman Scholar

Tak kalah inspiratif, kisah  Muhammad Imtihan Ramadhan, menyoroti pentingnya kemandirian dan tekad bulat dalam meraih mimpi. Imtihan membuktikan bahwa inisiatif harus datang dari diri sendiri.

Diceritakan ibunya, Yuliani rasa bangga dan haru menyelimuti keluarga Lalu Muhammad Imtihan, seorang pemuda dari Dusun Pernang, Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer Sumbawa, yang berhasil meraih beasiswa bergengsi Aman Scholar. Keberhasilan Imtihan ini menjadi inspirasi, terutama karena prosesnya yang menunjukkan kemandirian luar biasa.

Imtihan lolos setelah melalui serangkaian tahapan seleksi ketat, meliputi seleksi administrasi, wawancara, dan tes kesehatan. Menurut sang ibu, yang baru-baru ini diwawancarai, (13/10/2025) inisiatif penuh datang dari Imtihan sendiri.

"Prosesnya anak ini mandiri, dia sendiri yang mencari informasi," ungkap sang Ibu dengan nada syukur.

Kemandirian Imtihan, yang juga merupakan alumni pesantren di Kabupaten Sumbawa, sudah terlihat sejak awal. Jauh dari orang tua bukan halangan, bahkan telah membentuknya menjadi pribadi yang tangguh. Sang ibu menceritakan bahwa meskipun Imtihan telah terbiasa hidup mandiri berkat didikan pondok, mereka sebagai orang tua tetap rutin menanyakan kabar.

"Kami selalu menanyakan kabarnya karena memang jauh ya dari orang tua. Dan dijawab anak kami bahwa di sini aman saja dan kondisi pendidikan nyaman," tambahnya.

Orang tua Imtihan menyatakan restu sepenuhnya atas keputusan anaknya demi masa depan. Mereka menyampaikan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak Amman, berharap program beasiswa ini dapat terus membantu siswa dari berbagai kalangan, terutama menengah ke bawah, karena program ini dinilai sebagai peluang unggulan bagi mereka yang memiliki niat dan tekad kuat. Mereka juga mendukung penuh agar program Amman Scholar ini terus dikembangkan di masa mendatang, demi memotivasi siswa-siswa lain.

Imtihan kini menempuh pendidikan vokasi dengan fasilitas yang diakui lebih lengkap di SMK Umar Said Kudus dengan jurusan Software Engineering, Animation, Graphic Design, Printing Technology. Sang ibu menceritakan ambisi sederhana namun mendalam dari anaknya "dia sekolah untuk mencari kerja." Sempat bercita-cita menjadi guru, kini Imtihan berada di jalur yang berpotensi menjadikannya pekerja ulet dan terampil di bidangnya.

Harapan terbesar orang tua Imtihan adalah agar setelah menyelesaikan pendidikan vokasinya, ia bisa langsung bekerja, meski pun telah disampaikan bahwa lulusan program ini tidak terikat harus masuk ke perusahaan PT Amman, melainkan bisa juga ke perusahaan lain berkat skill yang dimiliki.

"Mudah-mudahan dengan kiat-niat dan tekadnya yang bulat dia bisa meraih masa depannya," kata sang Ibu.

Orang tua Imtihan berpesan kepada orang tua lain untuk terus memotivasi anak-anak mereka, karena beasiswa Amman diyakini dapat menjamin masa depan yang lebih baik. Dukungan dari orang tua, baik melalui doa, semangat, maupun motivasi, adalah kunci utama keberhasilan.

Keberangkatan Muhammad Imtihan Ramadhan dan siswa lain menuju tempat pendidikannya juga mendapatkan kehormatan dengan dilepas secara langsung oleh Bupati Sumbawa, menjadi pesan kuat bagi generasi muda: keberhasilan dimulai dari inisiatif pribadi.

Proses seleksi AMMAN Scholars selalu dijalankan secara terbuka, objektif dan akuntabel, serta dilakukan dengan ketat dan melibatkan pihak ketiga yang independen dan tenaga pengajar dari masing-masing sekolah mitra. Proses seleksi dan rekrutmen AMMAN Scholars terdiri dari beberapa tahapan, yakni: 

  • Seleksi administrasi dokumen dan penulisan motivation essay melalui microsite AMMAN Scholars; 
  • Seleksi tes potensi akademik oleh tenaga pengajar SMK mitra (termasuk portofolio/contoh karya dan tes fisik untuk beberapa bidang jurusan);
  • wawancara panel; dan 
  • Medical Check Up atau tes kesehatan. 

Kriteria penilaian dari setiap jurusan akan disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi di industri yang berhubungan dengan jurusan tersebut. Implementasi seleksi juga akan difasilitasi oleh pihak ketiga/lembaga yang kredibel dalam pengembangan sumber daya manusia untuk membantu AMMAN melakukan keseluruhan proses seleksi dan rekrutmen dengan objektif, serta sesuai dengan bobot nilai yang dibutuhkan. Beasiswa SMK Unggulan AMMAN adalah beasiswa prestasi, sehingga calon AMMAN Scholars akan diseleksi berdasarkan kompetensi, agar semua calon dari berbagai latar belakang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan beasiswa. 

Pesan dari Petinggi AMNT dan Bupati Sumbawa serta Harapan Mulia untuk Daerah

Program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen PT AMMAN dalam pilar Human Capital Development (Pengembangan Sumber Daya Manusia), yang bertujuan menciptakan generasi muda unggul dan kompetitif.

Vice President Social Impact AMMAN, Priyo Pramono, menegaskan fokus mereka: "Pendidikan berkualitas dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri adalah kunci untuk membuka potensi dan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda."

Dukungan yang diberikan kepada AMMAN Scholars terdiri dari beasiswa pendidikan formal (Sekolah Menengah Kejuruan dan Diploma 3) dan pendidikan non-formal (pelatihan). Kedua program vokasi ini ditujukan kepada pemuda/i KSB dan KS sebagai penerima manfaat program untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang menghasilkan sumber daya manusia terampil, siap kerja sesuai dengan kebutuhan industri, memenuhi permintaan lapangan pekerjaan, membangun spirit kewirausahaan dan mendapatkan pekerjaan yang berkualitas. 

Beasiswa pendidikan vokasi yang diselenggarakan oleh AMMAN dirancang dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, agar sesuai dengan kebutuhan industri dan visi pemerintah daerah dalam mengembangkan wilayah. AMMAN juga berkolaborasi dengan mitra strategis yang kompeten dan terdepan, seperti sekolah-sekolah unggulan di bidang vokasi yang juga membantu AMMAN Scholars membangun portofolio pengalaman kerja melalui berbagai project dan on the job training, pembiasaan teknologi terbaru, serta job connect dengan industri setelah kelulusan.

Dari tahun 2021 hingga 2025, AMMAN telah mendukung 239 siswa yang mendaftar di sekolah menengah kejuruan (SMK) terkemuka di Kudus, Malang, dan Ponorogo; yang terpilih melalui tahapan seleksi yang ketat dan transparan. Beberapa fokus jurusan pada bidang seperti teknik kelautan, teknik listrik, desain grafis, pengembangan situs web/aplikasi, kulinari, desainer mode, dan banyak lagi. Setiap program berlangsung selama 3–4 tahun per angkatan, dan 2 kelompok siswa—total 78 orang—dengan bangga lulus pada tahun 2024 dan 2025. Bidang studi yang dipilih mengikuti kurikulum yang selaras dengan industri, memastikan lulusan memiliki keterampilan dan siap pakai di dunia kerja. Siswa juga menyelesaikan magang di perusahaan-perusahaan terkemuka, memberi mereka pengalaman praktis yang berharga. "Lebih penting lagi, program studi yang dipilih dirancang untuk membuka peluang kerja di luar sektor pertambangan, memberikan opsi karier yang lebih luas bagi peserta didik" imbuhnya.

Harapan mulia juga disuarakan oleh para orang tua. Meskipun fokus pendidikan vokasi ini adalah siap kerja, Ibu Eni Suryani Santika memiliki cita-cita yang lebih tinggi: agar para lulusan dapat kembali dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Sumbawa.

Harapan ini sejalan dengan pesan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat melepas para siswa. Dirinya berpesan agar mereka menjadi teladan dan menjaga nama baik daerah. "Kemandirian dan kemampuan belajar mandiri sangat penting. Gunakan kesempatan ini untuk berkembang dan raih cita-cita," pesan Bupati.

Bupati Sumbawa juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi PT AMMAN yang terus berperan aktif dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya melalui sektor pendidikan formal.

“Kami sangat mengapresiasi program beasiswa dari PT AMMAN. Ini merupakan langkah konkret dalam mendukung kualitas SDM generasi muda Sumbawa,” ujar Bupati Jarot.

Foto Bupati Sumbawa Ir H Syarifuddin Jarot bersama Senior Manager Eksternal PT AMNT Ahmad Salim saat pelepasan siswa 

Ia juga memberikan pesan khusus kepada para siswa agar tetap semangat, menjaga nama baik daerah, serta menjadi teladan bagi rekan-rekannya di desa masing-masing.

“Kemandirian dan kemampuan belajar mandiri sangat penting. Kalian akan berada jauh dari keluarga. Gunakan kesempatan ini untuk berkembang dan raih cita-cita. Kami semua di Sumbawa mendoakan kalian sukses,” pesan beliau.

Priyo Pramono, Vice President Social Impact AMMAN, juga menyampaikan bahwa pembangunan SDM yang unggul dan berdaya saing merupakan salah satu fokus AMMAN dalam program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). 

“Kami sangat antusias dan bangga dapat kembali membuka program penerima beasiswa AMMAN (AMMAN Scholars) untuk meraih pendidikan di berbagai SMK unggulan. Kami percaya bahwa pendidikan berkualitas dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri adalah kunci untuk membuka potensi dan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda. Program ini merupakan salah satu cerminan dari upaya kami untuk terus mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.

Human Capital Development (HCD) fokus pada program edukasi dan kesehatan dengan menargetkan masyarakat di sekitar wilayah operasional, apa pun latar belakangnya, untuk memiliki kesejahteraan, kemampuan, dan hak untuk menentukan arah menuju masa depan yang lebih baik dengan penghidupan/pekerjaan yang bermartabat. Penerima Beasiswa AMMAN (AMMAN Scholars) adalah salah satu program utama yang dijalankan di bawah pilar HCD untuk memastikan pemerataan akses pendidikan berkualitas dengan menyediakan pelatihan vokasi / kejuruan bagi masyarakat KSB dan KS. Program ini bertujuan untuk menciptakan generasi muda daerah yang unggul dan kompetitif, serta memberikan dampak sosial positif yang berkelanjutan dan terukur. 

Tabel Sekolah Mitra SMK - Beasiswa Pendidikan Vokasi SMK Unggulan

Seiring dengan pendidikan kejuruan, AMMAN memberikan pendampingan soft skills (melalui AMMAN Scholars Leadership Camp) untuk membantu mengembangkan kemampuan beradaptasi, keterampilan kerja, kepemimpinan, kegigihan, dan kesadaran diri. Keterampilan hidup ini memberdayakan mereka untuk sukses di sekolah dan agar mampu mengelola karier masa depan. 

Beberapa contoh modul yang diberikan, seperti Mengapa Saya di Sini?, Mengenal Diri Sendiri, Belajar dalam Budaya yang Beragam, Pertolongan Pertama Psikologis, Manajemen Keuangan, dsb. Dalam kesehariannya, AMMAN Scholars juga menerima dukungan dari orang tua asuh, kakak asuh, dan konselor untuk membantu mereka menghadapi tantangan di sekolah dan kehidupan. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan pola asuh yang baik melalui orang tua asuh, serta kesejahteraan mental mereka melalui kakak asuh (mentor sebaya) yang mendengarkan, berbagi pengalaman hidup, dan membimbing mereka dalam membangun ketahanan mental yang dibutuhkan untuk menghadapi hidup merantau serta transisi ke dunia kerja dengan percaya diri.

Disamping itu juga ada beasiswa vokasi formal Diploma 3 bekerja sama dengan Astra Tech Polman, dan telah mengirimkan 50 AMMAN Scholars dengan bidang studi Manajemen Informasi, Pembuatan Peralatan dan Perkakas Produksi, Teknik Produksi dan Manufaktur, serta Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung. 

Untuk beasiswa AMMAN Scholars pendidikan non-formal telah dilakukan sejak tahun 2020, dan hingga 2023 telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 830 siswa dari KSB dan KS. Sampai saat ini, telah ada lebih dari 700 siswa alumni pelatihan vokasi non-formal yang telah siap terjun ke dunia kerja. AMMAN berkolaborasi dengan PINTAR sebagai mitra pelaksana program pelatihan keahlian digital untuk memberikan peningkatan kapasitas di bidang rekayasa jaringan dan perangkat lunak, coding; serta United Tractor untuk pelatihan mekanik dasar. Dengan pelatihan di berbagai bidang ini, diharapkan pemuda/i daerah menjadi semakin unggul dan dapat memenuhi kebutuhan lapangan pekerjaan sesuai keahlian masing-masing. (AM)

 

]]>
Thu, 16 Oct 2025 14:47:19 +0800 amr
Abdul Rafiq : Tembus Tembok Tebal! Perjuangan Keras Semua Pihak Akhiri Penderitaan TKW Korban Penyiksaan di Libya https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-tembus-tembok-tebal-perjuangan-keras-semua-pihak-akhiri-penderitaan-tkw-korban-penyiksaan-di-libya https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-tembus-tembok-tebal-perjuangan-keras-semua-pihak-akhiri-penderitaan-tkw-korban-penyiksaan-di-libya Abdul Rafiq : Tembus Tembok Tebal!  Perjuangan Keras Semua Pihak Akhiri Penderitaan TKW Korban Penyiksaan di Libya

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id (16 Oktober 2025) – Atika Lestari dan Fitriani, dua tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, yang terjebak dan mengalami penyiksaan majikannya di Libya, akhirnya berhasil dipulangkan ke Indonesia.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq SH M.Si, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat, Disnakertrans Sumbawa, Kepala Desa Labuhan Burung, serta DPR RI dari Fraksi PDIP yang telah berupaya keras memulangkan para TKW tersebut. “Proses pemulangan ini cukup lama dan sulit, apalagi karena Indonesia dan Libya tidak memiliki perjanjian kerja sama resmi. Namun, Alhamdulillah kita bisa tembus tembok yang tebal,” ujar Abdul Rafiq.

Ia menambahkan bahwa masyarakat Sumbawa harus lebih berhati-hati agar tidak terjebak iming-iming pekerjaan yang berujung pada penderitaan seperti yang dialami Atika dan Fitriani. “Yang sudah pulang hanya Atika dan Fitriani. TKW lain masih berada di rumah majikan seperti Amanda Putri dan Icha, sedang diupayakan pemulangannya. Bahkan ada juga yang orang tuanya tidak mengizinkan pulang,” lanjut Abdul Rafiq.

Terkait peran tekong di Sumbawa, Ketua DPC PDIP menegaskan bahwa hal tersebut tergantung laporan dari keluarga korban. Namun, pihaknya akan terus memberikan perhatian khusus terhadap persoalan ini untuk mencegah munculnya kasus yang sama di kemudian hari.

Terlebih lagi, rapat DPP PDIP telah meminta pemerintah pusat untuk membentuk tim pengawasan buruh migran di luar negeri. Selain itu DPP juga telah mengeluarkan rekomendasi untuk seluruh kader di Indonesia untuk memperkuat perlindungan pekerja migran melalui pendekatan hukum, sosial, dan politik yang berkeadilan.

DPP menilai persoalan pekerja migran sering kali berulang karena negara belum membangun sistem hukum yang benar-benar menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“PDI Perjuangan memandang isu pekerja migran bukan sekedar kasus per kasus, tetapi sebagai bagian dari tanggung jawab ideologis untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa ini.

Seperti diberitakan, sejumlah TKW asal Sumbawa diketahui ‘dijual’ ke Libya dan mengalami penyiksaan luar biasa oleh majikan yang membelinya dari jaringan mafia perdagangan orang (TPPO) yang terorganisir dan memiliki jaringan dari Sumbawa, Jawa, Turki, hingga negara tujuan.

Dalam sebuah video berdurasi 1 menit 29 detik yang sempat viral, Atika Lestari memperlihatkan kondisi tubuhnya yang penuh memar akibat penganiayaan yang terus menerus. Atika mengaku sudah tidak tahan dan memohon bantuan dari KBRI untuk membebaskannya.

Nasib serupa juga dialami Fitriani, Amanda Putri, Icha (masih di bawah umur asal Kecamatan Alas), dan Nurjannah dari Pringgabaya Lombok Timur. Mereka diberangkatkan oleh orang yang sama dan diperlakukan dengan buruk di negara tujuan.

Pembebasan para korban mengungkapkan bahwa para TKW ini diberangkatkan tanpa dokumen resmi dan mengalami eksploitasi selama bekerja. Proses pemberangkatan Fitriani sejak April 2025 memperlihatkan betapa liciknya jaringan perekrut gelap. Ia melalui berbagai tahapan yang terkesan resmi, namun kenyataannya berakhir dalam perbudakan modern di Libya dengan bayaran “pembelian” sebesar USD 5.800.

Kini, perjuangan pemulangan para korban masih berlanjut dan menjadi perhatian serius berbagai pihak terutama PDI Perjuangan agar kasus serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (AM/Jen)

]]>
Thu, 16 Oct 2025 13:51:20 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Terus Bergerak: Rayu Petugas Kesehatan Berzakat https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-terus-bergerak-rayu-petugas-kesehatan-berzakat https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-terus-bergerak-rayu-petugas-kesehatan-berzakat BAZNAS Sumbawa Terus Bergerak: Rayu Petugas Kesehatan Berzakat 

Sumbawa,Amarmedia.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menunjukkan akselerasi kegiatan filantropi dan sosial di Bulan Oktober 2025 ini. Salah satu pimpinan BAZNAS Sumbawa aktif bergerak, merangkul para muzaki potensial sekaligus memastikan program bantuan berjalan lancar di lapangan.

Rabu 15 Oktober 2025 pada pukul 11.00 WITA, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa DG Syukri Rahmat SAg.M.M.Inov hadir di tengah petugas kesehatan dari 24 Puskesmas lingkup Dinas Kesehatan Sumbawa. Kehadiran ini bertujuan untuk mengajak dan "merayu" para petugas kesehatan agar menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka (ZIS) melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

“Orang Beriman Taat Zakat. Mari raih keberkahan dengan berzakat” demikian seruan yang disampaikan, menekankan pentingnya peran ZIS bagi kesejahteraan umat.

Peninjauan Program Nyata: Rumah dan Gerobak UMKM

Bersamaan dengan sosialisasi zakat di lingkungan Dikes, para pimpinan BAZNAS lainnya melakukan peninjauan langsung di lokasi pembangunan Rumah Layak Huni (Mahyani) dan program bantuan 20 gerobak untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan ini menegaskan bahwa dana ZIS yang dihimpun langsung disalurkan menjadi program yang menyentuh masyarakat kurang mampu, sejalan dengan komitmen BAZNAS untuk bersikap Amanah & Profesional.

Komitmen dan Progres Pengumpulan Zakat

Aktivitas BAZNAS Sumbawa di bulan Oktober 2025 ini merupakan tindak lanjut dari komitmen pengurus baru yang baru dilantik. Lembaga ini terus fokus pada perluasan manfaat sosial dan ekonomi.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari Bupati Sumbawa, H. Jarot, atas keberhasilan BAZNAS dalam meningkatkan pengumpulan zakat dari Rp700 juta menjadi Rp3 miliar dalam periode 2023–2024. BAZNAS menargetkan pengumpulan ZIS mencapai Rp6 miliar pada tahun 2025 dengan realisasi sudah mencapai sekitar Rp4,2 miliar hingga triwulan terakhir.

Pengurus baru berkomitmen untuk terus menegakkan tata kelola yang profesional dan akuntabel, serta memperluas program pemberdayaan ekonomi produktif, bantuan kesehatan, dan pendidikan bagi kaum dhuafa, memastikan sinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Sumbawa.

"Mari Bapak/Ibu/Sahabat, salurkan zakat/infaq/shadaqahnya melalui Baznas Kab. Sumbawa," ajak Ketua BAZNAS sebagai penutup. (am)

]]>
Thu, 16 Oct 2025 08:17:44 +0800 amr
Pemprov NTB dan BAKTI Komdigi, Percepat Penuntasan Daerah Blankspot Demi Transformasi Digital https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-bakti-komdigi-percepat-penuntasan-daerah-blankspot-demi-transformasi-digital https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-bakti-komdigi-percepat-penuntasan-daerah-blankspot-demi-transformasi-digital Pemprov NTB dan BAKTI Komdigi, Percepat Penuntasan Daerah Blankspot Demi Transformasi Digital

Mataram, Amarmedia.co.id (15 Oktober 2025) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya untuk mempercepat penuntasan daerah blankspot dan lemah sinyal sebagai bagian dari agenda besar transformasi digital daerah. Komitmen tersebut, ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Daerah Blankspot dan Lemah Sinyal yang digelar di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB (14/10/2025). Rapat ini melibatkan seluruh Dinas Kominfo kabupaten/kota, Bappeda, serta Sekretariat Infrastruktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi.

“Kita ingin memastikan seluruh wilayah NTB, mendapatkan akses internet yang memadai. Tidak boleh ada lagi desa yang tertinggal, karena sinyal,” ujar Kepala Dinas Kominfotik NTB, H. Yusron Hadi, S.T., M.UM saat membuka rakor tersebut.

Pertemuan membahas hasil pemetaan terbaru per Maret 2025, menunjukkan masih terdapat 33 titik blankspot dan 124 titik lemah sinyal di seluruh NTB. Daerah dengan jumlah tertinggi berada di Dompu dan Bima (masing-masing 9 lokasi), disusul Lombok Utara (7 lokasi) dan Sumbawa (5 lokasi). Kadis Kominfotik menegaskan, penanganan diprioritaskan pada wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi dan potensi ekonomi besar seperti pariwisata, perikanan, dan pertanian.

“Transformasi digital bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga pemerataan manfaat. Daerah dengan potensi pariwisata dan ekonomi, harus mendapat dukungan konektivitas lebih dahulu,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan Sekretariat Infrastruktur BAKTI Komdigi memaparkan berbagai program yang sedang dan akan dijalankan di NTB. Sejak tahun 2016, BAKTI telah membangun lebih dari 100 Base Transceiver Station (BTS) di wilayah NTB. Pada 2025, BAKTI menargetkan pembangunan 13 lokasi tambahan serta peningkatan kapasitas jaringan 4G, melalui penggantian media transmisi dari radio link ke fiber optik, terutama di wilayah Bima dan Dompu.

“Kami terus melakukan validasi dan evaluasi bersama pemerintah daerah, untuk memastikan intervensi dilakukan pada titik prioritas yang benar-benar membutuhkan,” jelas perwakilan BAKTI.

Pada sisi pemerintah kabupaten/kota, sejumlah Kepala Dinas Kominfo menyatakan dukungannya terhadap percepatan transformasi digital. Diakui masih terdapat titik lemah sinyal di wilayah potensial seperti Paremas, Toyang, dan Lenek Buren di Lombok Timur, serta Taman Langit, Lingsar, dan Longgongan di Lombok Barat yang merupakan kawasan wisata dan pendidikan. Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat koordinasi dengan provider dan BAKTI. Mendorong optimalisasi jaringan, sejalan dengan program digitalisasi desa yang kini tengah digalakkan.

Kolaborasi lintas sektor juga menjadi perhatian Bappeda NTB, menekankan pentingnya overlay data potensi wilayah dengan data blankspot, agar intervensi pembangunan infrastruktur digital lebih tepat sasaran.

Rakor menjadi langkah awal penyusunan kebijakan payung provinsi, terkait percepatan penanganan daerah blankspot. Pemerintah NTB bersama BAKTI dan penyedia layanan telekomunikasi, sepakat menyusun rencana tindak lanjut berupa validasi lapangan, sinkronisasi, serta pembentukan forum lanjutan guna mempercepat realisasi konektivitas merata di seluruh NTB.

“Forum ini bukan yang terakhir. Setelah ini, kita akan bergerak ke tahap intervensi konkret, agar seluruh masyarakat NTB bisa menikmati konektivitas yang setara,” pungkas Kadis Kominfotik Provinsi NTB. (AM)

]]>
Wed, 15 Oct 2025 19:01:41 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Desak Solusi Konkret ke Pusat: 5 Titik Blankspot dan Lemah Sinyal Jadi Prioritas Penanganan BAKTI https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-desak-solusi-konkret-ke-pusat-5-titik-blankspot-dan-lemah-sinyal-jadi-prioritas-penanganan-bakti https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-desak-solusi-konkret-ke-pusat-5-titik-blankspot-dan-lemah-sinyal-jadi-prioritas-penanganan-bakti Pemkab Sumbawa Desak Solusi Konkret ke Pusat: 5 Titik Blankspot dan Lemah Sinyal Jadi Prioritas Penanganan BAKTI

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (15 Oktober 2025 ) - Pemerintah Kabupaten Sumbawa (Pemkab Sumbawa) melalui Dinas Kominfo-nya menyuarakan kebutuhan mendesak untuk percepatan penanganan area blankspot dan lemah sinyal di wilayah Kabupaten Sumbawa. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanganan Daerah Blankspot dan Lemah Sinyal yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi di Mataram pada 14 Oktober 2025 lalu.

Berdasarkan hasil pemetaan per Maret 2025, Kabupaten Sumbawa tercatat memiliki 5 lokasi titik blankspot, di samping sejumlah titik lemah sinyal. Angka ini menempatkan Sumbawa sebagai salah satu daerah yang menjadi fokus utama dalam agenda transformasi digital NTB.

Mewakili Pemkab Sumbawa, Kepala Bidang Teknologi Informatika Dinas Kominfo Kabupaten Sumbawa, Heri Kusmanto, S.Sos, M.M, menegaskan dukungan penuh terhadap komitmen Pemprov NTB untuk memastikan akses internet yang memadai di seluruh wilayah. Namun, ia juga menyoroti tantangan berat yang dihadapi daerahnya, terutama di tingkat dusun.

Titik Krusial di Tingkat Dusun

Heri Kusmanto memaparkan, masalah blankspot di Kabupaten Sumbawa kini fokus pada titik-titik berbasis dusun. Ini mengindikasikan bahwa meskipun desa secara administrasi mungkin sudah terjangkau, kantong-kantong masyarakat di pelosok masih terisolasi secara digital.

"Diakui masih terdapat titik lemah sinyal di wilayah Kabupaten Sumbawa. Data ini telah kami sampaikan dalam rapat agar segera disampaikan ke Kementerian ," ujar Heri.

Beberapa dusun yang menjadi perhatian serius karena kondisi blankspot meliputi: Dusun Senawang A, Desa Senawang, Dusun Tengkelak Desa Mungkin Kecamatan Orong Telu, Dusun Batu Tala, Desa Bao Desa, Dusun Sampar Kuang Rea dan Dusun Tanah Smea Desa Batu Rotok

Harapan Pembangunan Baru dari BAKTI

Pemkab Sumbawa sangat berharap pada peran BAKTI dalam program intervensi ini. Heri Kusmanto menjelaskan, untuk kawasan dengan sinyal lemah yang dinilai tidak layak secara bisnis (non-komersial) oleh operator seluler, satu-satunya harapan adalah melalui program pembangunan dari BAKTI.

"Kalau kita mengharapkan operator seluler (membangun) tidak layak secara busnis, maka harus BAKTI. Masalahnya, kita berharap adanya pembangunan baru," tegasnya, sembari menantikan strategi konkret dari pemerintah pusat.

Selain mendorong operator seluler untuk membangun di daerah yang existing sinyalnya lemah, Pemkab Sumbawa juga mendesak adanya solusi lain yang spesifik untuk daerah blankspot. Mereka berkomitmen untuk intensif berkoordinasi dengan pusat agar kebutuhan konektivitas di 157 desa dan dusun yang terisolasi dapat terakomodir.

Dalam rakor yang juga dihadiri Kepala Dinas Kominfo kabupaten/kota lain, serta Bappeda NTB dan perwakilan BAKTI, disepakati bahwa penanganan akan diprioritaskan pada wilayah dengan potensi ekonomi besar seperti pariwisata, perikanan, dan pertanian, sejalan dengan program digitalisasi desa.

Rakor ini menjadi langkah awal menuju penyusunan kebijakan payung provinsi dan dilanjutkan dengan validasi lapangan, sinkronisasi, dan pembentukan forum lanjutan untuk memastikan seluruh masyarakat NTB, termasuk warga di dusun-dusun terpencil di Sumbawa, dapat menikmati konektivitas yang setara. (AM) 

]]>
Wed, 15 Oct 2025 18:56:18 +0800 amr
Wabup Sumbawa Letakkan Batu Pertama Asrama SMKN 1 Alas, Wujud Nyata Kolaborasi Vokasi https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-letakkan-batu-pertama-asrama-smkn-1-alas-wujud-nyata-kolaborasi-vokasi https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-letakkan-batu-pertama-asrama-smkn-1-alas-wujud-nyata-kolaborasi-vokasi Wabup Sumbawa Letakkan Batu Pertama Asrama SMKN 1 Alas, Wujud Nyata Kolaborasi Vokasi

Sumbawa, Amarmedia.co.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi memimpin peletakan batu pertama pembangunan asrama siswa putra dan putri di SMKN 1 Alas pada hari Rabu, 8 Oktober 2025. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, DPRD, dan Konsorsium Pengusaha Peduli Vokasi Republik Indonesia.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., perwakilan Konsorsium Pengusaha, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, serta jajaran terkait, menandai komitmen bersama untuk memajukan pendidikan kejuruan di Sumbawa.

Asrama Dua Lantai, Solusi Akses Pendidikan Siswa Kurang Mampu

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H.Ansori menyampaikan apresiasi tinggi kepada Konsorsium Pengusaha Nasional yang telah berinisiatif mendanai pembangunan asrama dua lantai tersebut. Ia menegaskan fasilitas ini akan menjadi solusi bagi siswa yang terkendala jarak dan kondisi ekonomi.

“Kami berterima kasih kepada Konsorsium Pengusaha Nasional. Fasilitas ini akan menjadi rumah kedua bagi siswa-siswi SMKN 1 Alas agar dapat fokus belajar tanpa terkendala jarak dan kondisi ekonomi,” ujar Wabup Ansori.

Dirinya menambahkan bahwa pembangunan asrama tersebut sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi siswa kurang mampu. Diharapkan, dengan tempat tinggal yang layak, siswa dapat belajar lebih nyaman, produktif, dan berprestasi.

“Ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol komitmen kita untuk menciptakan generasi yang cerdas, berdaya saing, dan siap kerja” tegasnya.

Dukungan Penuh dari Legislatif dan Dunia Usaha

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H. M. Berlian Rayes. Ia menilai pembangunan asrama SMKN 1 Alas adalah langkah penting untuk meningkatkan mutu pendidikan vokasidi daerah.

“Saya percaya pembangunan asrama ini akan membawa manfaat besar bagi siswa-siswi kita. SMKN 1 Alas telah menjadi contoh sekolah vokasi yang maju dan berprestasi di Kabupaten Sumbawa. Kami bangga dan mendukung penuh langkah ini,” ungkap Berlian Rayes, sambil berharap sinergi antara pemerintah, sekolah, dan dunia usaha terus diperluas.

Sementara itu, perwakilan Konsorsium Pengusaha Peduli Vokasi Republik Indonesia Muliadi Hakim, menjelaskan bahwa dukungan ini adalah bagian dari komitmen dunia usaha untuk memperkuat pendidikan vokasi.

“Konsorsium ini, yang awalnya dibentuk di Surakarta, kini ingin memastikan siswa-siswi di seluruh Indonesia, termasuk di Sumbawa, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang,” jelas Muliadi Hakim.

Ia berharap asrama yang dibangun dapat menjadi tempat yang layak, aman, dan kondusif, sekaligus menjadi simbol kolaborasi nyata antara dunia pendidikan dan dunia industri (AM)

]]>
Wed, 15 Oct 2025 17:15:51 +0800 amr
Dewan Zohran Kawal Program Konservasi Berbasis Ekonomi: 10.000 Bibit Kopi Agroforestri Siap Angkat Kesejahteraan Petani https://amarmedia.co.id/dewan-zohran-kawal-program-konservasi-berbasis-ekonomi-10000-bibit-kopi-agroforestri-siap-angkat-kesejahteraan-petani https://amarmedia.co.id/dewan-zohran-kawal-program-konservasi-berbasis-ekonomi-10000-bibit-kopi-agroforestri-siap-angkat-kesejahteraan-petani Dewan Zohran Kawal Program Konservasi Berbasis Ekonomi: 10.000 Bibit Kopi Agroforestri Siap Angkat Kesejahteraan Petani

Sumbawa, Amarmedia.co.id 15 Oktober 2025 – Upaya pelestarian lingkungan yang beriringan dengan peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumbawa mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, S.H., secara tegas menyatakan dukungan penuhnya terhadap program penanaman 10.000 bibit kopi varietas Arabika dengan pendekatan agroforestri di Dusun Punik, Desa Batudulang, Kecamatan Batulanteh.

Dukungan tersebut disampaikan H. Zohran saat mengunjungi lokasi pembibitan Kelompok Tani Kawah Samawa pada Sabtu, 9 Oktober 2025 lalu. Ia menegaskan bahwa pengembangan kopi sebagai komoditas unggulan perkebunan ini sangat selaras dengan visi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, yang memprioritaskan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian yang ramah lingkungan.

Agroforestri: Solusi Konservasi dan Komoditas Unggulan

Program ini menjadi strategis mengingat lokasi Dusun Punik di Desa Batudulang diidentifikasi sebagai wilayah potensial untuk pengembangan kopi Arabika menggunakan sistem agroforestri. Model ini merupakan solusi konservasi dengan mengombinasikan tanaman perkebunan—dalam hal ini kopi—dengan tanaman hutan atau pohon pelindung.

"Program ini seirisan dengan agenda Pemda Kabupaten Sumbawa, yakni mempertahankan Hutan Batulanteh sebagai sumber air baku/bersih bagi masyarakat Sumbawa," ujar H. Zohran, seraya menambahkan bahwa ia secara pribadi akan mensuport program yang diprakarsai secara mandiri oleh Mas Hafiz (Sekdes Uma Beringin) dan dilaksanakan oleh Kelompok Tani Kawah Samawa ini.

Saat ini, Kelompok Tani Kawah Samawa telah sukses melakukan penyemaian 10.000 benih kopi Arabika dan tengah berupaya memindahkannya dari bedengan ke polybag. Proses pembibitan ini ditargetkan selesai hingga awal tahun 2026, menunggu bibit siap tanam. Namun, semangat kelompok tani ini terkendala keterbatasan sarana dan prasarana pembenihan, menjadikan dukungan dari pemangku kebijakan sangat krusial.

Anggota Dewan H. Zohran Orek  akrab disapa melihat program ini bukan sekadar penanaman, tetapi sebuah investasi jangka panjang untuk lingkungan dan ekonomi. Dukungan yang ia berikan bertujuan ganda, diantaranya dapat menghasilkan bibit kopi Arabika berkualitas yang siap tanam pada awal 2026, serta mendukung terpenuhinya standar green beankopi Arabika Sumbawa menuju mutu terbaik.

Kemudian dapat memperbaiki teknik budidaya melalui penerapan sistem agroforestri yang ramah lingkungan dan dapat  meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan kelembagaan kelompok tani dan membuka peluang pasar.

Peta Jalan Jangka Panjang Kelompok Tani

Dijelaskannya bahwa Kelompok Tani Kawah Samawa telah menyusun peta jalan ambisius. Setelah Tahap I (2025 - Awal 2026) fokus pada pembibitan dan penyiapan lahan, Tahap II (Awal 2026) akan dilanjutkan dengan penanaman bibit kopi dan penerapan agroforestri secara menyeluruh.

Produksi green bean ditargetkan dimulai pada Tahap IV (2027 - 2028), sekaligus penguatan kelembagaan kelompok.

Petani Kawah Samawa menaruh harapan besar agar sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, maupun pihak terkait lainnya dapat terwujud. "Mereka dan Kami percaya, program hilirisasi kopi berbasis agroforestri ini akan mampu mengangkat nama Kabupaten Sumbawa sebagai salah satu daerah penghasil kopi Arabika berkualitas di Indonesia, sekaligus menjadi model konservasi yang berhasil" pungkasnya.(AM)

]]>
Wed, 15 Oct 2025 16:26:04 +0800 amr
Bentengi Keluarga Lawan Narkoba: TP PKK dan BNN Sumbawa Resmi Bersinergi, Lindungi Generasi Muda https://amarmedia.co.id/bentengi-keluarga-lawan-narkoba-tp-pkk-dan-bnn-sumbawa-resmi-bersinergi-lindungi-generasi-muda https://amarmedia.co.id/bentengi-keluarga-lawan-narkoba-tp-pkk-dan-bnn-sumbawa-resmi-bersinergi-lindungi-generasi-muda Bentengi Keluarga Lawan Narkoba: TP PKK dan BNN Sumbawa Resmi Bersinergi, Lindungi Generasi Muda

Sumbawa, Amarmedia.co.id ( 14 Oktober 2025 ) Dalam langkah strategis memperkuat pertahanan daerah dari bahaya narkotika, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumbawa resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa. Penandatanganan ini menandai komitmen bersama untuk menjadikan keluarga sebagai benteng utama dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Acara bersejarah ini diselenggarakan di Aula Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa dan dihadiri oleh jajaran penting, mulai dari TP PKK tingkat kecamatan, Ketua Dharma Wanita Persatuan, hingga perwakilan pelajar, menegaskan bahwa perlawanan terhadap narkoba adalah gerakan kolektif seluruh elemen masyarakat.

Panggilan Moral untuk Melawan

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dalam sambutannya mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap tingginya angka penyalahgunaan narkoba secara nasional. Ia menegaskan bahwa ancaman narkoba telah melampaui batas masalah hukum, menjadi persoalan kemanusiaan yang mendesak untuk dilawan.“Penanggulangan narkoba adalah panggilan moral, bukan hanya tugas formal pemerintah. Kita semua, dari keluarga hingga lembaga, harus bersatu menjaga generasi muda agar tetap sehat dan produktif,” tegas Bupati Jarot.

Senada dengan Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, menyoroti peran sentral keluarga sebagai edukator dan pengawas pertama. Ia mengajak seluruh kader PKK untuk secara aktif mengintegrasikan edukasi bahaya narkoba dalam setiap program dan kegiatan di masyarakat.

“Sinergi dan semangat kebersamaan adalah kunci. PKK akan terus menjadi mitra strategis dalam menjaga generasi muda dari bahaya laten narkoba,” ujar Hj. Ida Fitria.

Data dan Solusi BNN: Dari Rehabilitasi hingga Kewirausahaan

Kepala BNN Kabupaten Sumbawa, Denny Priadi, S.Sos, memaparkan data serius. Ia menyebutkan bahwa prevalensi penyalahgunaan narkoba di NTB mencapai 1,73 persen, atau setara dengan sekitar 173 ribu jiwa dari total penduduk usia produktif.

Namun, di tengah tantangan tersebut, BNN mencatat adanya harapan. Sejak tahun 2011, kesadaran masyarakat telah meningkat, dibuktikan dengan 585 klien yang melapor untuk mengikuti program rehabilitasi.

Program rehabilitasi yang ditawarkan BNN bersifat komprehensif, mencakup detoksifikasi, adaptasi sosial, hingga yang krusial, yaitu pelatihan keterampilan dan kewirausahaan bagi mantan pengguna. Tujuannya adalah memastikan mereka dapat kembali hidup produktif dan menjadi bagian utuh dari masyarakat.

Penandatanganan kerja sama ini diharapkan menjadi momentum penting yang menggerakkan seluruh lapisan masyarakat dalam gerakan bersama melawan narkoba, demi terciptanya Kabupaten Sumbawa yang sehat, aman, dan bebas narkoba.(AM)

]]>
Wed, 15 Oct 2025 05:55:37 +0800 amr
Wabup jajaki Inovasi Hijau: Sumbawa Targetkan Menjadi Pelopor Energi Terbarukan, Ubi Kayu Disulap Jadi Etanol https://amarmedia.co.id/wabup-jajaki-inovasi-hijau-sumbawa-targetkan-menjadi-pelopor-energi-terbarukan-ubi-kayu-disulap-jadi-etanol https://amarmedia.co.id/wabup-jajaki-inovasi-hijau-sumbawa-targetkan-menjadi-pelopor-energi-terbarukan-ubi-kayu-disulap-jadi-etanol Wabup jajaki Inovasi Hijau: Sumbawa Targetkan Menjadi Pelopor Energi Terbarukan, Ubi Kayu Disulap Jadi Etanol

Jakarta, Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa membuat langkah strategis dan inovatif di sektor Pemerintahan dan Ekonomi Hijau dengan memprioritaskan transformasi komoditas ubi kayu (singkong) menjadi bahan bakar etanol. Inisiatif ambisius ini dijajaki langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, melalui kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Selasa 14 Oktober 2025

 Ubi Kayu: Dari Pangan Menuju Energi Alternatif

Dalam pertemuan dengan Direktur Umbi dan Kacang-Kacangan Kementan, Dr. Ir. Dyah Susilokarti, M.P., Wabup Ansori memaparkan visinya untuk memanfaatkan potensi ubi kayu Sumbawa yang melimpah.

"Visi kami tidak berhenti pada pemenuhan pangan, tetapi melompat ke nilai tambah yang lebih tinggi, yaitu energi terbarukan. Pengolahan menjadi etanol adalah jawabannya," ujar Drs. H. Mohamad Ansori.

Langkah ini menandai upaya nyata Pemkab Sumbawa dalam mentransformasi sektor pertanian tradisional menuju pertanian industri berbasis energi terbarukan. Proyek ini diprediksi akan menciptakan multiplier effect besar, mulai dari penciptaan lapangan kerja baru hingga peningkatan pendapatan petani ubi kayu.

Dukungan Penuh Kementan dan Peluang Investasi 30.000 Hektare

Inovasi dari Bumi Samawa ini mendapat sambutan positif dari Kementan. Dr. Dyah Susilokarti meminta Pemkab Sumbawa segera menyusun proposal detail dan memetakan lahan potensial sebagai kawasan pengembangan.

Tak berhenti di dukungan teknis, Dr. Dyah juga membuka peluang investasi emas melalui PT Agrinas, mitra Kementan. Sumbawa berkesempatan mendapatkan alokasi kuota hingga 30.000 hektare dari total program pembiayaan 300.000 hektare di 10 provinsi. Alokasi ini tidak hanya mencakup budidaya, tetapi juga pembangunan pabrik pengolahan ubi kayu menjadi etanol.

"Ini adalah peluang emas. Sinergi antara pemerintah daerah, kementerian, dan pihak swasta seperti PT Agrinas menjadi kunci agar program pengolahan komoditas unggulan ini bisa berjalan efektif dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Sumbawa," tegas Dr. Dyah. Komitmen Politik dan Gerak Cepat Tim Teknis

Wabup Ansori menegaskan bahwa konsultasi ini adalah wujud keseriusan dan komitmen politik Pemkab Sumbawa untuk tidak menyia-nyiakan peluang strategis ini. Ia menyatakan tim teknis di daerah akan segera bergerak cepat.

"Kami tidak mau berlama-lama. Sepulang dari Jakarta, kami akan langsung memerintahkan tim untuk menyusun proposal dan memetakan lahan-lahan potensial. Kami menargetkan dokumen ini siap dalam waktu singkat," pungkasnya.

Jika terwujud, proyek ubi kayu menjadi etanol ini akan menempatkan Sumbawa sebagai pelopor ekonomi hijaubdi Kawasan Timur Indonesia, sebuah lompatan besar dari komoditas lokal menuju kemandirian dan energi masa depan yang ramah lingkungan.(AM)

]]>
Tue, 14 Oct 2025 18:57:57 +0800 amr
Semangat Juang Membara! KONI Sumbawa Kobarkan Motivasi Atlet Tenis Meja Menuju Kejurprov NTB 2025 https://amarmedia.co.id/semangat-juang-membara-koni-sumbawa-kobarkan-motivasi-atlet-tenis-meja-menuju-kejurprov-ntb-2025 https://amarmedia.co.id/semangat-juang-membara-koni-sumbawa-kobarkan-motivasi-atlet-tenis-meja-menuju-kejurprov-ntb-2025 Semangat Juang Membara! KONI Sumbawa Kobarkan Motivasi Atlet Tenis Meja Menuju Kejurprov NTB 2025

Sumbawa, Amarmedia.co.id (14 Oktober 2025 ) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmen tak tergoyahkan dalam mendukung perjuangan atlet daerah. Hari ini, Selasa 14 Oktober 2025 KONI secara resmi memberikan dukungan penuh dan kobaran semangat kepada tim Pengkab Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumbawa yang akan bertanding di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja Kelompok Umur PTMSI NTB 2025, yang akan digelar mulai 17 hingga 19 Oktober 2025 mendatang.

Tiga Atlet Muda Siap Berlaga di Mataram

Sekretaris PTMSI Kabupaten Sumbawa Zainuddin SPd.M.M.Inov mengatakan tiga atlet muda terbaik Sumbawa, yang terdiri dari dua putra dan satu putri, telah siap mengayunkan bet demi mengharumkan nama Bumi Sabalong Samalewa. "Para atlet ini akan kami dampingi bersama Coach Yudi Tanaya" ujarnya.

Berikut adalah daftar atlet dan kategori yang akan mereka ikuti:

  1. Ikhsan Mardiansyah (Putra, dari Alas): Kategori U-12 dan U-15.
  2. Erwin Jaya Putra (Putra, dari Mohu): Kategori U-15.
  3. Amelia Putri Dewanti (Putri): Kategori U-12 dan U-15.

Pesan Ketua KONI: Tunjukkan Mental Juara!

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi yang mendalam dan motivasi yang membakar semangat kepada para atlet.

“Kami dari KONI Sumbawa memberikan semangat dan doa terbaik untuk atlet-atlet tenis meja kita. Tunjukkan sportivitas, perjuangan, dan mental juara. Kami percaya, dengan kerja keras dan keikhlasan yang telah ditanamkan, Insya Allah hasil terbaik akan diraih,” ujar Ketua KONI dengan penuh keyakinan.

Pesan ini menjadi penegasan bahwa setiap tetes keringat yang dicurahkan para atlet adalah representasi dari harapan seluruh masyarakat Sumbawa.

KONI Sumbawa berkomitmen akan terus menjadi garda terdepan dalam mendukung seluruh cabang olahraga yang membawa panji daerah. Keikutsertaan tim PTMSI ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Sumbawa lainnya untuk berani bermimpi dan berjuang keras di bidang olahraga.

"Mari kita doakan agar tim PTMSI Sumbawa dapat tampil maksimal, menunjukkan permainan terbaik, dan kembali ke Sumbawa dengan membawa pulang prestasi yang membanggakan!" tutupnya.(AM)

]]>
Tue, 14 Oct 2025 17:41:38 +0800 amr
Kepala SMAN 1 Sumbawa Besar Apresiasi Siswa Berprestasi di Kancah Olimpiade Internasional dan Nasional 2025 https://amarmedia.co.id/kepala-sman-1-sumbawa-besar-apresiasi-siswa-berprestasi-di-kancah-olimpiade-internasional-dan-nasional-2025 https://amarmedia.co.id/kepala-sman-1-sumbawa-besar-apresiasi-siswa-berprestasi-di-kancah-olimpiade-internasional-dan-nasional-2025 Kepala SMAN 1 Sumbawa Besar Apresiasi Siswa Berprestasi di Kancah Olimpiade Internasional dan Nasional 2025

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– SMAN 1 Sumbawa Besar (SMANIKA) kembali menorehkan prestasi gemilang di tahun 2025. Kepala Sekolah, Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian luar biasa para siswa dalam ajang Internasional Science Qualification Olimpiade dan Indonesia Science Language Olympiad (ISLO).

Pemberian penghargaan secara resmi dilakukan pada Senin, 13 Oktober 2025, di halaman Sekolah SMA Negeri 1 Sumbawa Besar kepada siswa-siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama sekolah di tingkat internasional dan nasional.

Raihan Emas dan Top 100: Bukti Keunggulan SMANika

Puncak prestasi nasional datang dari siswi Sabilla Tyas Rizki Ilahi yang berhasil menyabet 4 medali emas sekaligus dalam ajang Indonesia Science Language Olympiad (ISLO) Chapter 6 Gypem Indonesia 2025.

Selain itu, SMANIKA juga mencatatkan prestasi membanggakan di Internasional Science Qualification Olimpiade 2025 yang diselenggarakan oleh Education Expo:

M. Gian Ari Pratama berhasil menjadi finalis dan masuk dalam Top 100 nilai tertinggi di bidang Sosiologi, di bawah asuhan Ibu Erlisna S.Pd.

Yohana Patricia Sutini Pale sukses menjadi finalis dan masuk Top 100 nilai tertinggi di bidang Biologi, dengan pembina Ibu Sawiyah S.Pd.

Java Fahmi Azman melengkapi daftar finalis di bidang Sosiologi, juga di bawah bimbingan Ibu Erlisna S.Pd.

Pesan Kepala Sekolah: Kebanggaan dan Motivasi

Dalam sambutannya, Ainun Asmawati S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa prestasi ini adalah cerminan dari kerja keras, dedikasi, serta sinergi yang kuat antara siswa, guru pembimbing, dan orang tua.

"Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan. Keberhasilan ananda Sabilla dengan empat medali emas, serta masuknya ananda Gian dan Yohana ke jajaran Top 100 nilai tertinggi di kancah internasional, menunjukkan bahwa siswa-siswi SMANika mampu bersaing dan unggul di bidang Ilmu Sosial maupun Sains," ujar Ainun.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para guru pembimbing, Ibu Erlisna S.Pd dan Ibu Sawiyah S.Pd, atas bimbingan yang telah mengantarkan siswa-siswi meraih pencapaian ini. "Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMAN 1 Sumbawa Besar untuk terus bersemangat mengejar prestasi dan mengharumkan nama sekolah di kancah yang lebih tinggi lagi," tutupnya.

Mengenal Indonesia Science Language Olympiad (ISLO) 2025

Dijelaskan kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sumbawa Besar bahwa Indonesia Science Language Olympiad (ISLO) 2025 merupakan kompetisi nasional bergengsi yang menggabungkan bidang sains dan bahasa untuk para pelajar di Indonesia. Ajang ini bertujuan meningkatkan minat, prestasi akademik, serta kemampuan inovasi dan kreativitas siswa di bidang Matematika, IPA, dan bahasa seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.

Kompetisi ini diselenggarakan secara daring dengan berbagai level jenjang pendidikan, dari SD hingga SMA. Peserta mengikuti tes online berbentuk pilihan ganda dan jawaban singkat dengan durasi sekitar 60 menit. ISLO menegakkan tata tertib ketat, termasuk penggunaan perangkat laptop dengan kamera dan mikrofon aktif dan larangan dibantu orang lain selama tes berlangsung, memastikan integritas hasil kompetisi.

Keberhasilan peserta seperti Sabilla Tyas Rizki Ilahi yang memperoleh 4 medali emas merupakan bukti keberhasilan program pembinaan peserta yang intensif. "ISLO menjadi wadah penting bagi siswa untuk menguji kemampuan dan mendapatkan apresiasi di tingkat nasional serta mempersiapkan diri untuk tantangan akademik yang lebih besar" tutupnya.(AM)

]]>
Tue, 14 Oct 2025 17:08:52 +0800 amr
Komisi III DPRD Sumbawa Gelar RDP Terkait Dugaan Kerusakan Lingkungan Akibat Penambangan Pasir di Desa Luk https://amarmedia.co.id/komisi-iii-dprd-sumbawa-gelar-rdp-terkait-dugaan-kerusakan-lingkungan-akibat-penambangan-pasir-di-desa-luk https://amarmedia.co.id/komisi-iii-dprd-sumbawa-gelar-rdp-terkait-dugaan-kerusakan-lingkungan-akibat-penambangan-pasir-di-desa-luk Komisi III DPRD Sumbawa Gelar RDP Terkait Dugaan Kerusakan Lingkungan Akibat Penambangan Pasir di Desa Luk

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id ( 14 Oktober 2025)– Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas aktivitas penambangan pasir milik Saudara Jupri di Desa Luk Kecamatan Sumbawa (disebut juga Desa Teluk/Re). Rapat yang dilaksanakan di ruang kerja Komisi III pada Selasa, 14 Oktober 2025 ini menyikapi surat pengaduan dari warga terkait dampak lingkungan dan izin tambang pasir.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi III, Syaifullah S.Pd., M.M.Inov. Turut hadir Anggota Komisi III lainnya, yaitu Andi Rusni S.E., M.M., Syaiful Arif, Gahtan Hanucakita, H. Rusdi, M. Taufik, dan Alen Taryadi S.H

RDP ini berawal dari surat masuk H.Ishaka Mekkah, yang mengadukan dugaan penggunaan izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) ilegal dalam proses pengajuan izin tambang pasir dan batu. Haji Ishaka Mekkah, selaku korban, menyampaikan bahwa aktivitas penambangan pasir yang dikelola oleh Jupri telah menimbulkan kerugian signifikan, terutama pada bangunan rumahnya.

"Bangunan rumah Saya telah tertimbun tanah dan pasir, Kami duga dikarenakan limbah penambangan pasir yang telah dibuat oleh Saudara Jupri mengarah ke bangunan rumahnya yang menyebabkan bangunan atau rumah dipenuhi sedimentasi. Untuk itu, saya mohon keadilan," tuturnya.

Adapun tuntutan utama dari Ishaka adalah agar ada pengalihan selokan sehingga selokan yang dibuat dapat diarahkan ke tempat yang sesuai, kemudian menuntut pemulihan aliran sungai kecil yang dilewati air saat musim hujan agar dikembalikan seperti semula dan pemulihan Bak Penampung Air."Bak penampung air yang sebelumnya dimanfaatkan umum dan kini tertimbun agar dapat difungsikan kembali" ujarnya 

Kepala Desa Luk Junaedi menyampaikan bahwa kerusakan di lokasi memang sudah terjadi sebelum adanya aktivitas penambangan, namun kondisi tersebut diperparah setelah aktivitas penambangan pasir dimulai, ditambah dengan adanya penanaman jagung di perbukitan yang ada di hulu.

Sementara itu, Jupri pemilik penambangan pasir menyatakan keraguannya bahwa kerusakan tidak sepenuhnya disebabkan oleh aktivitas tambangnya. "Apakah benar sedimentasi tersebut kami yang menyebabkan ? Soalnya kan juga ada lahan jagung itu. Kalau sepenuhnya memang dari kami, maka kami yang akan tanggung jawab. Tapi kalau ada campur tangannya dari lahan jagung, kan tidak bisa sepenuhnya kami yang menanggung," ujar Jupri, yang diketahui memiliki luas tambang pasir berdasarkan UKL-UPL sebesar 5 hektar

Di sisi lain, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Witry Wulandari menginformasikan bahwa sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup (LH) telah memanggil para pihak terkait masalah ini, namun pihak pemilik rumah (Ishaka) tidak menghadiri panggilan tersebut. "Terkait perizinan usaha tambang pasir telah dipenuhi oleh perusahaan termasuk UKL dan UPL" ujarnya. 

Turut hadir pula dalam RDP ini aktivis lingkungan Jasadi Gunawan, perwakilan dari Dinas PUPR Iyang Sahrudin, dan Ketua PLTTA Prabu Burhanudin.

Menyikapi kompleksitas permasalahan dan perbedaan keterangan para pihak, Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa mengambil keputusan untuk segera melakukan verifikasi lapangan. Hasil pertemuan menyepakati dua poin tindak lanjut:

Pertama :  Meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup (LH), beserta Anggota Komisi III DPRD dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar segera melakukan survei langsung ke lokasi penambangan pasir milik Jupri di Desa Luk Kecamatan Sumbawa (Rhee), dalam waktu dekat.

Kedua : Meminta Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup (LH), dan pemilik perusahaan penambang pasir untuk melakukan evaluasi dan tindakan jangka pendek serta jangka panjang terhadap kerusakan lingkungan yang telah terjadi.

Komisi III berharap survei ini dapat memberikan data akurat sebagai dasar pengambilan keputusan dan penegakan keadilan bagi warga yang dirugikan. (am)

]]>
Tue, 14 Oct 2025 15:57:35 +0800 amr
Legal & Aman": Gubernur Gorontalo Belajar dari NTB Cara Terbitkan Izin Pertambangan Rakyat untuk Kesejahteraan https://amarmedia.co.id/legal-aman-gubernur-gorontalo-belajar-dari-ntb-cara-terbitkan-izin-pertambangan-rakyat-untuk-kesejahteraan https://amarmedia.co.id/legal-aman-gubernur-gorontalo-belajar-dari-ntb-cara-terbitkan-izin-pertambangan-rakyat-untuk-kesejahteraan Legal & Aman": Gubernur Gorontalo Belajar dari NTB Cara Terbitkan Izin Pertambangan  Rakyat  untuk Kesejahteraan

Mataram,Amarmedia.co.id -  13 Oktober 2025 – Pemerintah Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mempelajari pengelolaan tambang rakyat, khususnya terkait penerbitan dan pengawasan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Rombongan Provinsi Gorontalo antara lain Kapolda Gorontalo, Ketua DPRD, sejumlah Ketua Komisi dan Pansus DPRD serta pimpinan perangkat daerah yang dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, disambut Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB (13/10/2025).

Gubernur Iqbal menjelaskan penerbitan IPR merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menertibkan aktivitas pertambangan tanpa mengabaikan aspek kesejahteraan masyarakat.

“Jadi, IPR ini adalah salah satu cara melegalkan yang ilegal, tetapi barangnya tetap sama,” ungkapnya.

Miq Iqbal, sapaan akrab Gubernur NTB menambahkan pemerintah terus menyempurnakan mekanisme pengawasan tambang rakyat, termasuk dalam pengendalian dampak sosial dan penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri.

“Alhamdulillah, saat ini kami sudah mendapatkan 16 blok IPR yang telah disetujui Kementerian ESDM,” jelasnya.

Gubernur Gorontalo menyatakan pihaknya ingin belajar dari keberhasilan Provinsi NTB dalam menata tambang rakyat, agar lebih legal, aman dan ramah lingkungan.

“NTB dinilai berhasil menemukan formula efektif dalam mengatasi persoalan tambang ilegal yang selama ini berdampak pada lingkungan, kesehatan masyarakat serta menimbulkan kerugian ekonomi bagi daerah,” ujarnya.

Provinsi NTB telah mengambil langkah konkret dengan menerbitkan IPR kepada koperasi yang bergerak pada tambang rakyat. Pada 12 Juli kemarin, Gubernur bersama Kapolda NTB telah menyerahkan IPR pertama kepada Koperasi Selonong Bukit Lestari di Kabupaten Sumbawa sebagai bentuk legalisasi aktivitas tambang rakyat.

Pada penghujung pertemuan, Gubernur NTB meminta rombongan dari Provinsi Gorontalo juga berdiskusi dengan Kapolda NTB yang merupakan inisiator program IPR di daerah tersebut. Pertemuan turut dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi NTB, Ketua DPRD Provinsi NTB, Kejaksaan Tinggi NTB, Sekda Provinsi NTB serta sejumlah kepala perangkat daerah. (AM)

]]>
Tue, 14 Oct 2025 08:42:03 +0800 amr
Berbenah Demi Pelayanan Umat: Menhaj Komitmen Perbaiki Layanan Haji dan Umrah di Hadapan Keluarga Besar NWDI https://amarmedia.co.id/berbenah-demi-pelayanan-umat-menhaj-komitmen-perbaiki-layanan-haji-dan-umrah-di-hadapan-keluarga-besar-nwdi https://amarmedia.co.id/berbenah-demi-pelayanan-umat-menhaj-komitmen-perbaiki-layanan-haji-dan-umrah-di-hadapan-keluarga-besar-nwdi Berbenah Demi Pelayanan Umat: Menhaj Komitmen Perbaiki Layanan Haji dan Umrah di Hadapan Keluarga Besar NWDI

Lombok Timur .Amarmedia.co.id– Semangat khidmah (pengabdian) kepada umat menjadi inti perayaan 90 Tahun Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) di Anjani, Masbagik, Lombok Timur, pada Minggu (12/10/2025). Momen bersejarah ini dihadiri Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Yusuf Hasyim, didampingi Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal.

Kehadiran Menhaj bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas ibadah dan pelayanan bagi calon jemaah.

Belajar dari Kekeliruan, Fokus pada Kesehatan dan Kuota Jemaah

Sebagai kementerian yang baru dibentuk, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyatakan tekadnya untuk belajar dari kekeliruan masa lampau demi memberikan pelayanan yang lebih baik. Menhaj Yusuf Hasyim menyoroti dua isu krusial yang harus segera diperbaiki.

"Pelayanan kesehatan bagi calon jemaah kita dinilai pemerintah Arab Saudi masih kurang bagus. Begitu juga dengan kuota haji untuk daerah yang belum sesuai dengan Undang-Undang Haji dan lain-lain," jelasnya.

Menhaj memastikan seluruh infrastruktur haji di kantor-kantor urusan haji se-Indonesia akan dalam kondisi prima. Pihaknya juga telah mengajukan usulan ke DPR RI agar kuota haji daerah didasarkan pada masa tunggu antrean. Dikatakan, NTB akan mendapatkan tambahan dua kloter untuk mengurangi masa antrean yang saat ini berkisar 26 tahun bagi sekitar 4.000 calon haji.

Sanad Keilmuan dan Semangat Khidmat Pendiri NWDI

Dalam suasana perayaan Hultah, Menhaj mengingatkan kembali akar keilmuan pendiri NWDI, KH. Zainuddin Abdul Majid, yang memiliki sanad dan pemikiran yang sama dengan pendiri NU, KH. Hasyim Asyari, karena sama-sama belajar di Mekkah. Beliau berpesan agar pengelola pondok, khususnya keturunan langsung, dapat terus berkhidmat secara mandiri dalam menjalankan madrasah dan kurikulum pendidikannya.

Senada dengan Menhaj, Gubernur Iqbal memuji perjuangan revolusioner kedua ulama besar tersebut.

"KH Hasyim Asyari dengan revolusi jihadnya, maka KH Zainuddin Abdul Majid dengan revolusi pendidikannya menjadikan keduanya pahlawan nasional. Ikhtiar dan perjuangan revolusioner 90 tahun kemarin, telah terlihat dari ribuan sekolah NW di seluruh nusantara," tutur Gubernur.

Kehadiran pemerintah pusat dan daerah dalam perayaan ini menjadi pengakuan atas kiprah NWDI dalam pengembangan umat, yang diharapkan terus merambah ke aspek ekonomi dan sosial, melengkapi kontribusi besarnya dalam bidang pendidikan dan keagamaan. Momen ini menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian demi kemaslahatan jemaah dan umat Islam di NTB (AM)

]]>
Mon, 13 Oct 2025 18:21:47 +0800 amr
Penanganan dari Hulu ke Hilir: Komitmen NTB dan Pusat Wujudkan Pengelolaan Sampah yang Mandiri Energi https://amarmedia.co.id/penanganan-dari-hulu-ke-hilir-komitmen-ntb-dan-pusat-wujudkan-pengelolaan-sampah-yang-mandiri-energi https://amarmedia.co.id/penanganan-dari-hulu-ke-hilir-komitmen-ntb-dan-pusat-wujudkan-pengelolaan-sampah-yang-mandiri-energi Penanganan dari Hulu ke Hilir: Komitmen NTB dan Pusat Wujudkan Pengelolaan Sampah yang Mandiri Energi

Lombok Barat.Amarmedia.co.id –Komitmen kuat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mengatasi masalah sampah secara inovatif menjadi fokus utama kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, ke Nusa Tenggara Barat. Lawatan ini menegaskan bahwa masa depan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan terletak pada kesadaran kolektif dan teknologi cerdas.

Dalam kunjungannya pada 11-12 Oktober 2025, yang didampingi Plt. Kepala Dinas LHK NTB, Ir. Ahmadi, S.P, Menteri Hanif menyambangi berbagai titik konservasi, mulai dari Pantai Bintang di Lombok Utara hingga Tempat Pembuangan Sampah Akhir Regional (TPAR) Kebon Kongok di Lombok Barat.

Kesadaran Kolektif dan Solusi di Hulu

Menteri Hanif menekankan bahwa sehebat apa pun teknologi di hilir, kesadaran masyarakat di hulu tetap menjadi kunci utama. Ia secara khusus menyoroti pentingnya menjaga kebersihan pantai dan laut dengan tidak membuang sampah plastik sembarangan.

Saat meninjau TPAR Kebon Kongok, Menteri Hanif memberikan apresiasi atas pengelolaan yang sudah maksimal, namun memberikan tantangan. "Pengelolaannya sudah maksimal, namun sampahnya harus selesai di Hulu" ungkapnya.

Dirinya juga memastikan fasilitas pengolahan sampah di NTB harus berjalan efektif sesuai prinsip "Sanitary Landfill", memastikan standar pelestarian lingkungan terpenuhi.

Visi Gubernur: Sampah sebagai Sumber Energi dan Solusi Manajemen Cerdas

Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menyambut baik tantangan tersebut dan mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi telah mencanangkan visi pengelolaan sampah yang lebih futuristik, berfokus pada manajemen cerdas (Wise Management).

Gubernur Iqbal mengakui kompleksitas masalah, termasuk masalah pengangkutan yang menjadi "kollektor masalah". Untuk itu, ia kini tengah berupaya keras mencari teknologi yang tidak hanya menanggulangi sampah, tetapi mampu memberikan nilai tambah.

“Saat ini saya berpikir keras, agar Wise Management. Mencari teknologi yang bisa memproduksi energi tanpa deduksi [tanpa pengurangan mutu/bahan baku] sehingga dapat mengalihkannya ke infrastruktur,” pungkas Gubernur.

Visi ini menunjukkan komitmen NTB untuk tidak hanya memindahkan masalah sampah, tetapi mengubahnya menjadi faktor pengembalian (comeback factor) berupa sumber energi terbarukan. Saat ini, menurut Gubernur, baru Mataram yang telah memiliki teknologi produksi energi tanpa deduksi tersebut.

Kunjungan ini memberikan gambaran bahwa dengan komitmen kuat dari pemerintah pusat dan daerah, didukung kesadaran masyarakat, NTB dapat menjadi pelopor dalam mewujudkan lingkungan yang lestari dan mandiri energi. (AM)

]]>
Mon, 13 Oct 2025 18:04:02 +0800 amr
Kunci Pembangunan Akurat NTB: Wagub Tekankan Penguatan dan Keseragaman Data di Seluruh OPD https://amarmedia.co.id/kunci-pembangunan-akurat-ntb-wagub-tekankan-penguatan-dan-keseragaman-data-di-seluruh-opd https://amarmedia.co.id/kunci-pembangunan-akurat-ntb-wagub-tekankan-penguatan-dan-keseragaman-data-di-seluruh-opd Kunci Pembangunan Akurat NTB: Wagub Tekankan Penguatan dan Keseragaman Data di Seluruh OPD

Mataram.Amarmedia.co.id– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat fondasi pembangunan daerah dengan menjadikan data yang akurat dan terukur sebagai prioritas utama. Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP, menegaskan hal ini saat membuka Lokakarya Diseminasi dan Pemetaan Kebutuhan data di Mataram, Senin (13/10/2025).

Dalam upaya meningkatkan kualitas penyajian data pada Portal NTB Satu Data, Umi Dinda—sapaan akrab Wagub NTB—mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memiliki kesepahaman dan keseragaman data.

"Banyak program pemerintah, baik pusat maupun daerah, bergantung pada keakuratan data. Kita tidak bisa bekerja hanya berdasarkan perkiraan. Kita butuh data yang pasti dan dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Data sebagai Cerminan Capaian Pembangunan

Wagub NTB menekankan bahwa data bukan sekadar angka, melainkan cerminan capaian dan arah pembangunan daerah. Ia mengajak OPD untuk meningkatkan kemampuan dalam memahami data yang dikelola, guna memastikan keberhasilan program strategis.

"Pengentasan kemiskinan, peningkatan layanan publik, dan capaian pembangunan lainnya hanya bisa terukur jika kita bekerja dengan data yang sama dan valid. Jangan terlena dengan angka-angka yang terlihat baik, tapi pastikan datanya benar dan bisa dipertanggungjawabkan," pesannya.

Meskipun NTB telah masuk dalam 10 besar nasional dalam pengelolaan data, Umi Dinda menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi. "Ini menjadi tantangan ke depan, untuk kita harus semakin memperkuat kolaborasi dan kemampuan aparatur dalam memahami dan mengelola data,” imbuhnya.

Meritokrasi dan Kolaborasi Data Kunci Perencanaan 2026

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Yusron Hadi, S.T., M.UM, yang bertindak sebagai wali data, menyampaikan bahwa lokakarya ini penting untuk memasuki tahapan perencanaan pembangunan tahun 2026. Ia menekankan perlunya database pembangunansebagai rujukan utama.

Kadis Yusron juga mengaitkan pengelolaan data yang benar dengan prinsip meritokrasi dalam pemerintahan. "Bekerja berdasarkan data yang benar adalah bentuk meritokrasi. Dengan data yang kuat, kita bisa menjawab tantangan pembangunan secara objektif dan terukur," ujarnya.

Kolaborasi tiga pihak, yakni Kominfotik (Wali Data), Bappeda (Koordinator Forum), dan BPS (Pembina Data), menjadi kunci agar data yang dihasilkan benar-benar berkualitas.

NTB di Jalur yang Benar

Dukungan terhadap program ini juga datang dari mitra pembangunan. Lalu Anja Kusuma, Lead Program SKALA NTB, menyebut masuknya NTB dalam 10 besar pengelolaan Satu Data Nasional menunjukkan provinsi ini berada pada jalur yang benar.

"Langkah selanjutnya adalah memastikan pemanfaatan data berjalan optimal,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa Dinas Kominfotik, Bappenda, dan BPS, dengan dukungan SKALA, telah meluncurkan buku metadata untuk memudahkan pemahaman dan penggunaan setiap elemen data.

Lokakarya yang dihadiri pimpinan OPD ini menegaskan tekad NTB untuk melangkah menuju pemerintahan berbasis data (data-driven governance) yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(AM)

]]>
Mon, 13 Oct 2025 17:48:39 +0800 amr
Manusia : Makhluk Cerdas yang Pelupa https://amarmedia.co.id/manusia-makhluk-cerdas-yang-pelupa https://amarmedia.co.id/manusia-makhluk-cerdas-yang-pelupa Manusia  : Makhluk Cerdas yang Pelupa

Oleh Sri Asmediati 

(Guru Bahasa Indonesia SMPN I Labuhan Badas)

Kecerdasan manusia sering dirayakan sebagai mahkota evolusi, tanda bahwa kesadaran telah mencapai puncaknya. Kita mampu memahami bintang, menulis puisi, dan membangun peradaban dari debu yang tak berarti. Namun di balik keagungan itu, ada kelemahan yang halus: lupa. Lupa menjadi bayang samar yang selalu mengikuti setiap langkah kesadaran. Ia bukan sekadar hilangnya memori, tapi bagian dari sistem kehidupan yang paradoksal. Karena justru di dalam kelupaan, manusia belajar untuk mengingat kembali siapa dirinya.

René Descartes, sang filsuf rasionalis, melihat manusia sebagai makhluk berpikir—cogito ergo sum. Ia menempatkan kesadaran sebagai pusat eksistensi, bahwa dengan berpikir manusia menemukan bukti keberadaannya. Namun Descartes lupa menyinggung satu hal: kesadaran tak selalu stabil. Di antara detik-detik kesadaran itu, manusia bisa kehilangan arah, melupakan apa yang telah ia yakini benar. Maka berpikir bukan hanya tentang mengingat, tapi juga perjuangan melawan kelupaan agar eksistensi tetap utuh.

Friedrich Nietzsche menambahkan sisi yang lebih getir. Baginya, manusia sering terjebak dalam sejarah dan ingatan yang berlebihan, sehingga tak mampu hidup untuk masa kini. Dalam karya On the Use and Abuse of History for Life, ia mengatakan bahwa untuk benar-benar hidup, manusia justru harus belajar melupakan. Kelupaan di sini bukan kelemahan, tapi kekuatan vital yang membebaskan dari beban masa lalu. Maka paradoksnya: hanya dengan melupakan, manusia bisa menjadi diri yang baru.

Sedangkan Martin Heidegger menafsirkan kelupaan secara eksistensial. Menurutnya, manusia telah “melupakan keberadaan” — Vergessen des Seins. Kita sibuk dengan benda-benda, pekerjaan, dan rutinitas, hingga lupa pada makna keberadaan itu sendiri. Dalam lupa yang eksistensial ini, manusia terasing dari dirinya sendiri. Maka tugas filsafat, kata Heidegger, bukan sekadar mencari pengetahuan, melainkan mengingat kembali makna “ada” yang telah terlupakan.

Dari Descartes, Nietzsche, dan Heidegger, kita melihat satu benang merah: bahwa lupa adalah sisi gelap dari kesadaran. Ia hadir bukan untuk meniadakan kebenaran, tapi untuk menegaskan batas kemampuan manusia. Seberapa pun cerdasnya, manusia tidak bisa mengingat segalanya. Justru dalam keterbatasan itulah kecerdasan menemukan bentuknya yang paling manusiawi. Karena kesempurnaan tanpa lupa hanya milik Tuhan.

Kelupaan juga mengajarkan kelembutan. Tanpa lupa, dendam akan abadi, kesedihan takkan pernah reda. Ingatan memberi arah, tapi lupa memberi keseimbangan. Ia adalah ruang hening di antara dua napas waktu: yang telah berlalu dan yang akan datang. Dalam kelupaan, manusia belajar berdamai dengan luka dan belajar menatap masa depan tanpa beban. Maka melupakan kadang adalah bentuk kebijaksanaan terdalam.

Namun ada bahaya ketika kelupaan menjadi sistemik. Ketika manusia lupa akan sejarah penderitaan, lupa akan nilai, lupa akan batas moral — di situlah peradaban tergelincir. Kecerdasan tanpa ingatan adalah kehancuran yang berkilau. Kita menciptakan teknologi untuk mengingat segalanya, namun kehilangan kemampuan untuk mengingat hal yang penting. Dunia modern penuh data, tapi miskin makna.

Manusia cerdas karena mampu menghubungkan masa lalu dengan masa depan melalui refleksi. Tapi manusia juga pelupa karena hidupnya selalu bergerak, dan tak ada ruang cukup bagi semua ingatan. Mungkin itulah harga dari kebebasan berpikir: kita harus melupakan sebagian agar bisa memaknai sisanya. Kecerdasan sejati bukan hanya mengingat fakta, tapi memilih mana yang pantas diingat. Selebihnya biarlah larut dalam arus waktu.

Pada akhirnya, manusia hidup di antara dua tepi: ingatan dan kelupaan. Kita membangun dunia dari apa yang masih kita ingat, dan kita tenang karena apa yang telah kita lupakan. Di situlah letak keindahan kemanusiaan — tidak sempurna, tapi terus berjuang mengingat arti hidup. Maka benar, manusia memang makhluk cerdas yang pelupa. Namun mungkin justru karena lupa, kita tetap mampu belajar menjadi bijak. Sebab tanpa lupa, kehidupan tak akan pernah terasa baru.(AM)

]]>
Mon, 13 Oct 2025 17:12:07 +0800 amr
Puncak Hultah akbar ke&90 Madrasah NWDI Siap Digelar, Dua Menteri dan Puluhan Ribu Jamaah Diperkirakan Padati Anjani https://amarmedia.co.id/puncak-hultah-akbar-ke-90-madrasah-nwdi-siap-digelar-dua-menteri-dan-puluhan-ribu-jamaah-diperkirakan-padati-anjani https://amarmedia.co.id/puncak-hultah-akbar-ke-90-madrasah-nwdi-siap-digelar-dua-menteri-dan-puluhan-ribu-jamaah-diperkirakan-padati-anjani Puncak Hultah akbar ke-90 Madrasah NWDI Siap Digelar, Dua Menteri dan Puluhan Ribu Jamaah Diperkirakan Padati Anjani

Mataram.Amarmedia.co.id - Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (Hultah) akbar ke-90 Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) akan digelar secara meriah di Anjani, Lombok Timur, pada Minggu, 12 Oktober 2025 mendatang. 

Acara akbar ini akan menjadi momentum penting bagi seluruh jamaah dan keluarga besar Nahdlatul Wathan (NW) untuk mengenang dan meneladani perjuangan Almaghfurullah Maulanasyaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, pendiri NW sekaligus Pahlawan Nasional asal Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menjelang acara puncak, berbagai kegiatan telah dan sedang dilaksanakan oleh panitia dan jamaah NW dari berbagai daerah. Di antaranya Jalan Sehat Berhadiah 5 Umroh yang diikuti puluhan ribu peserta di Kota Mataram, Lomba Marathon, Pawai Sepeda Motor yang juga berhadiah 1 paket umroh, sepeda motor dan lainnya, Seminar Nasional, hingga Pawai Alegoris yang akan berlangsung pada Sabtu, 11 Oktober 2025 besok di Anjani.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana dakwah dan syiar kebesaran organisasi Nahdlatul Wathan yang selama ini berperan besar dalam bidang pendidikan, sosial, dan dakwah keagamaan di Indonesia Khususnya di NTB.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), Dr. TGKH. M. Zainuddin Atsani, menegaskan, Hultah akbar Madrasah NWDI ke-90 ini merupakan momen yang sangat bersejarah, tidak hanya bagi jamaah NW tetapi juga bagi seluruh umat Islam di Indonesia. Ia menyebut bahwa setiap kegiatan yang digelar merupakan bentuk kecintaan dan penghormatan kepada pendiri NW yang telah meletakkan dasar perjuangan pendidikan Islam modern di Indonesia Khususnya di NTB.

“Hultah ini adalah bentuk cinta kita kepada Almaghfurullah Maulanasyaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Beliau bukan hanya tokoh bagi Nahdlatul Wathan, tetapi juga pejuang bangsa yang telah berjasa besar dalam mencerdaskan umat,” ujarnya, Jumat 10 Oktober 2025.

“Kami mengajak seluruh jamaah NW, simpatisan, dan masyarakat umum untuk hadir memeriahkan dan mensukseskan acara puncak di Anjani. Mari kita buktikan bahwa semangat perjuangan Maulanasyaikh tetap hidup di dada generasi penerus NW,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Hultah akbar ke-90 Madrasah NWDI, H. Syamsul Rijal, memastikan seluruh persiapan acara puncak telah rampung hampir sepenuhnya. Panitia telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, dinas perhubungan, dan pemerintah daerah, untuk memastikan pelaksanaan acara berjalan aman dan tertib.

“Kesiapan kami sudah mencapai 90 persen. Mulai dari tata panggung, area parkir, tenda jamaah, hingga jalur arus lalu lintas semuanya telah diatur. Kami belajar dari tahun-tahun sebelumnya agar kemacetan panjang dapat diminimalisir,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa panitia menyiapkan sejumlah titik parkir alternatif dan jalur masuk-keluar bagi jamaah agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalur utama Anjani.

“InsyaAllah semua sudah siap, baik untuk pawai alegoris maupun hari H nanti. Kami berharap jamaah yang datang dari berbagai daerah bisa menikmati acara dengan nyaman dan tertib,” kata H. Syamsul Rijal.

Berdasarkan laporan panitia, ribuan jamaah Nahdlatul Wathan dari berbagai daerah akan hadir langsung di Anjani. Sejumlah jamaah mulai berdatangan sejak awal pekan ini untuk mengikuti rangkaian kegiatan dan berziarah ke makam Maulanasyaikh.

Selain itu, sejumlah lembaga pendidikan di bawah naungan NW juga telah menggelar kegiatan pra-Hultah seperti doa bersama, Hiziban akbar, dan berbagai kegiatan keagamaan lainya.

Peringatan Hultah akbar Madrasah NWDI ke-90 ini juga diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi generasi muda Nahdlatul Wathan. Menurut PBNW, perjuangan Maulanasyaikh harus terus dilanjutkan oleh anak-anak muda NW dengan cara memperkuat keilmuan, akhlak, dan semangat pengabdian kepada umat.

“Generasi muda NW harus tampil sebagai pelanjut perjuangan. Jangan hanya menjadi penonton dalam sejarah. Kita semua adalah bagian dari perjuangan besar Nahdlatul Wathan untuk agama, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Dengan usia yang hampir satu abad, Madrasah NWDI telah menorehkan banyak sejarah dalam dunia pendidikan Islam di Indonesia. Ribuan alumni madrasah dan lembaga pendidikan di bawah naungan NW kini tersebar di seluruh Indonesia bahkan mancanegara.

Panitia berharap momentum Hultah akbar ke-90 ini menjadi batu loncatan menuju perayaan Hultah ke-100 NWDI pada tahun 2035 mendatang yang diharapkan lebih besar, lebih tertib, dan membawa manfaat luas bagi umat dan bangsa.

“Kita bersyukur atas karunia Allah SWT karena Nahdlatul Wathan masih terus eksis hingga 90 tahun lamanya. Semoga ke depan, di usia satu abad nanti, NWDI menjadi lebih maju, lebih mandiri, dan lebih memberi manfaat bagi masyarakat luas,"tandasnya. (AM)

]]>
Mon, 13 Oct 2025 16:56:19 +0800 amr
SR12 Dukung Penuh Pemberdayaan Wanita Sumbawa: Tingkatkan Kualitas Hidup Melalui Wirausaha dan Kesehatan https://amarmedia.co.id/sr12-dukung-penuh-pemberdayaan-wanita-sumbawa-tingkatkan-kualitas-hidup-melalui-wirausaha-dan-kesehatan https://amarmedia.co.id/sr12-dukung-penuh-pemberdayaan-wanita-sumbawa-tingkatkan-kualitas-hidup-melalui-wirausaha-dan-kesehatan SR12 Dukung Penuh Pemberdayaan Wanita Sumbawa: Tingkatkan Kualitas Hidup Melalui Wirausaha dan Kesehatan

Sumbawa.Amarmedia.co.id — SR12 Skin Care menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas hidup perempuan Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumbawa, melalui partisipasi aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumbawa. 

Ditemui awak media, Senin 13 Oktober 2025 Hj. Nur Intan Daeng Puji, SKp., Ners., selaku Distributor Utama SR12 Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyampaikan sinergi antara dunia usaha dan organisasi perempuan dapat dilakukan.Ia menyatakan bahwa kemandirian ekonomi masyarakat, terutama yang didorong oleh ibu rumah tangga, adalah kunci kesejahteraan.

“Kami di SR12 meyakini bahwa setiap ibu dan wanita memiliki potensi luar biasa untuk berdaya. Menjadi wirausaha bukan hanya soal menambah penghasilan, tapi juga tentang meningkatkan martabat dan rasa percaya diri. Kami sangat bangga dapat berkolaborasi dengan DWP Sumbawa untuk menginspirasi ratusan perempuan di sini,” ujar Hj. Nur Intan.

“Konsistensi dalam usaha, seperti yang disampaikan Coach Robby, adalah semangat yang sama kami terapkan dalam kualitas produk SR12. Kami ingin para ibu tidak hanya berani memulai, tapi juga konsisten dalam menjaga kesehatan diri sebagai modal utama berwirausaha,” tambah Hj. Nur Intan.

Dalam upaya mendukung kesehatan holistik bagi wanita aktif, SR12 memperkenalkan produk unggulannya, Susu SR12. Produk ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu yang aktif berwirausaha dan mengurus keluarga.

Susu SR12 diperkaya dengan nutrisi penting seperti kalsium, protein, dan kolagen alami, yang berfungsi ganda meningkatkan Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh, menjaga tulang tetap kuat dan energi prima untuk beraktivitas.

Perawatan Kecantikan dari Dalam: Mencerahkan, melembapkan, dan membantu regenerasi sel kulit menjadikan penampilan tetap segar meski sibuk.

“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa perawatan diri adalah investasi, bukan kemewahan. Susu SR12 adalah solusi praktis dan alami bagi ibu yang ingin tetap sehat, berenergi, dan tampil percaya diri saat menjalankan peran ganda sebagai ibu dan pebisnis,” tutup Ibu Hj. Nur Intan. (AM)

]]>
Mon, 13 Oct 2025 16:02:56 +0800 amr
KONI Sumbawa Apresiasi Sammuharja Atlet Tenis Meja Sumbawa Ukir Prestasi di Tingkat NTB https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-apresiasi-sammuharja-atlet-tenis-meja-sumbawa-ukir-prestasi-di-tingkat-ntb https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-apresiasi-sammuharja-atlet-tenis-meja-sumbawa-ukir-prestasi-di-tingkat-ntb KONI Sumbawa Apresiasi Sammuharja, Atlet Tenis Meja Sumbawa Ukir Prestasi di Tingkat NTB

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Semangat juang atlet Kabupaten Sumbawa kembali bersinar di tingkat provinsi. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi dan kebanggaan setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih oleh atlet tenis meja andalan mereka, Sammuharja.

Sammuharja sukses meraih Juara 3 Divisi 3 se-NTB dalam ajang bergengsi Kejuaraan Tenis Meja Liga Masmirah 2 se-NTB yang baru-baru ini digelar di Lombok Tengah.

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si., menegaskan bahwa pencapaian Sammuharja ini adalah bukti konkret dari kerja keras, semangat juang, dan dedikasi tinggi yang telah ditanamkan.

"Prestasi ini menjadi bukti nyata kerja keras, semangat juang, dan dedikasi tinggi dari sang atlet, pelatih, serta dukungan penuh dari Pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Sumbawa," ujar Abdul Rafiq di Sumbawa, Sabtu (12/10/2025).

KONI Sumbawa memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan, khususnya pelatih dan pengurus PTMSI Sumbawa, yang dinilai telah berhasil membina dan memotivasi atlet untuk membawa nama baik daerah.

Keberhasilan Sammuharja diharapkan dapat menular dan menjadi inspirasi bagi atlet-atlet Sumbawa lainnya dari berbagai cabang olahraga.

"Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berjuang dan menorehkan prestasi lebih tinggi di ajang-ajang berikutnya," tutup Abdul Rafiq.(AM)

]]>
Mon, 13 Oct 2025 10:59:52 +0800 amr
KONI Sumbawa Bangga, Atlet Lari Sumbawa Raih Prestasi Gemilang di Depo Jayarun 2025 Lombok https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-bangga-atlet-lari-sumbawa-raih-prestasi-gemilang-di-depo-jayarun-2025-lombok https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-bangga-atlet-lari-sumbawa-raih-prestasi-gemilang-di-depo-jayarun-2025-lombok KONI Sumbawa Bangga, Atlet Lari Sumbawa Raih Prestasi Gemilang di Depo Jayarun 2025 Lombok

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian membanggakan yang ditorehkan oleh atlet-atlet binaan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sumbawa dalam ajang Event Depo Jayarun 2025 di Lombok.

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, S.H., M.Si., menyatakan rasa bangganya terhadap semangat, dedikasi, dan prestasi yang diraih oleh para pelari dari Club One Rush Sumbawa.

“KONI Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada PASI Kabupaten Sumbawa serta para atlet lari. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen dan kerja keras PASI dalam membina dan mengembangkan potensi atletik di daerah kita,” ujar Abdul Rafiq di Sumbawa, Minggu (12/10/2025).

Daftar Capaian Membanggakan Atlet Sumbawa

Atlet-atlet Sumbawa berhasil membawa pulang medali dan menempati posisi teratas di berbagai kategori, menegaskan dominasi mereka di lintasan lari. Capaian gemilang tersebut meliputi:

 Juara 1 (Emas):Suwandi (Kategori 8 KM Putra)

Juara 3 (Perunggu):Raya (Kategori 5 KM Putri)

Juara 4:Ibnu Rafi (Kategori 8 KM Putra) dan Eza (Kategori 5 KM Putri)

 Juara 5:Najwa Jaura(Kategori 5 KM Putri)

Juara 6:Vivi (Kategori 8 KM Putri) dan Izan (Kategori 5 KM Putri)

Target Berikutnya: Porprov NTB 2026

Abdul Rafiq berharap capaian positif ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh insan olahraga di Sumbawa. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan modal penting untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih besar di masa depan.

“Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan dan prestasi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 dan ajang-ajang bergengsi lainnya,” harapnya.

KONI Sumbawa menyampaikan terima kasih kepada PASI Kabupaten Sumbawa, pelatih, dan seluruh atlet atas kontribusi mereka. "Teruslah berlari dengan semangat juang dan sportivitas tinggi demi kejayaan olahraga Sumbawa" tutup Abdul Rafiq.(AM)

]]>
Mon, 13 Oct 2025 10:47:20 +0800 amr
Hadiri Malam Api Unggun Jambore Cabang Pramuka Sumbawa, Bupati Soroti Meskipun Keterbatasan Fasilitas Mampu Memperkuat Karakter Peserta https://amarmedia.co.id/hadiri-malam-api-unggun-jambore-cabang-pramuka-sumbawa-bupati-soroti-meskipun-keterbatasan-fasilitas-mampu-memperkuat-karakter-peserta https://amarmedia.co.id/hadiri-malam-api-unggun-jambore-cabang-pramuka-sumbawa-bupati-soroti-meskipun-keterbatasan-fasilitas-mampu-memperkuat-karakter-peserta Hadiri Malam Api Unggun Jambore Cabang Pramuka Sumbawa, Bupati Soroti, Meskipun Keterbatasan Fasilitas Mampu  Memperkuat Karakter Peserta

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Kegiatan Jambore Cabang Pramuka Sumbawa yang melibatkan sekitar 1.700 peserta dan pembina, dengan perkiraan total mencapai tiga ribuan orang termasuk pendamping, telah dinyatakan sukses dilaksanakan. Dalam sambutan malam api Unggun, Sabtu  (11/10/2025) Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot MP menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara, sekaligus menyoroti berbagai catatan dan kekurangan fasilitas yang dijanjikan akan segera diperbaiki.

Bupati H Jarot selaku Ketua Majelis Pembina  menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah memfasilitasi dan mengorganisir Jambore, serta kepada para peserta dari seluruh kecamatan yang setia hadir, tak terkecuali didampingi oleh orang tua atau keluarga.

Ia memandang  lokasi perkemahan yang sangat indah dan  alamiah karena dikelilingi hutan dan air singai ini berlangsung meriah, Bupati mengakui adanya banyak kekurangan pada fasilitas yang ada.

"Dibandingkan dengan kunjungan pertama, malam ini kami melihat perubahan, biasanya jalan banyak berlubang, sekarang udah tertutup dan tertata rapi. Meskipun masih banyak kekurangan. Kekurangan seperti jembatan penyeberangan, jalan menuju arena yang belum beraspal, lokasi parkir kendaraan, serta fasilitas MCK dan fasilitas penunjang air dan listrik, Insya Allah segera kita benahi," tegas Bupati. Disambut riuh tepuk tangan peserta Jambore. Ia menjanjikan bahwa lokasi perkemahan ini akan menjadi lebih memadai di masa depan dan menjadi aset berharga bagi kegiatan kepramukaan di Sumbawa.

Fokus utama sambutan Bupati bergeser pada nilai-nilai yang diperoleh para peserta. Ia menyebutkan bahwa berada di lokasi Jambore yang "luar biasa" telah memberikan pengalaman alam yang tidak pernah dirasakan di sekolah maupun masyarakat.

"Di sini belajar mandiri dengan banyak keterbatasan. Cara makan, MCK dan kamar mandi yang sangat terbatas. Ini adalah pengalaman yang luar biasa," ujarnya.

Bupati menekankan, keterbatasan yang dihadapi, di mana peserta harus menyesuaikan diri dari kehidupan yang cenderung "instan" di rumah, merupakan bagian penting dari pendidikan karakter.

"Pramuka telah membuat karakter adek adek lebih mandiri, kita di satu tenda barangkali ada yang ngomel. Berbagai pengalaman kita hadapi," lanjutnya. Bupati meyakini bahwa setelah enam hari, karakter para peserta, terutama dalam hal kerja sama, kebersamaan, dan toleransi akan jauh lebih kuat dari sebelumnya.

Di akhir sambutan, Bupati H Jarot berharap nilai-nilai luhur yang didapatkan selama Jambore dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di keluarga maupun masyarakat. Ia secara langsung mengucapkan terima kasih kepada pembina, pelatih, dan orang tua, seraya menegaskan bahwa suksesnya Jambore ini akan menjadi evaluasi penting untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan di masa mendatang.(AM)

]]>
Sun, 12 Oct 2025 00:34:29 +0800 amr
Jambore Cabang Sumbawa 2025: Teknik Kepramukaan Jadi Pilar Utama Pembentukan Karakter dan Keterampilan https://amarmedia.co.id/jambore-cabang-sumbawa-2025-teknik-kepramukaan-jadi-pilar-utama-pembentukan-karakter-dan-keterampilan https://amarmedia.co.id/jambore-cabang-sumbawa-2025-teknik-kepramukaan-jadi-pilar-utama-pembentukan-karakter-dan-keterampilan Jambore Cabang Sumbawa 2025: Teknik Kepramukaan Jadi Pilar Utama Pembentukan Karakter dan Keterampilan

Sumbawa,Amarmedia.co.id -  9 Oktober 2025 — Pelaksanaan Jambore Cabang Pramuka Sumbawa 2025 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Olat Ojong, Kecamatan Unter Iwes, pada tanggal 7 hingga 12 Oktober 2025, tak hanya dipenuhi dengan keceriaan, namun juga diwarnai dengan penguatan materi esensial: Teknik Kepramukaan.

Materi ini menjadi fokus utama dalam upaya membentuk anggota pramuka yang tidak hanya berkarakter kuat, tetapi juga terampil dan siap menghadapi berbagai situasi.

KK Awaluddin, selaku Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Waka Binawasa) Kwartir Cabang Pramuka Sumbawa, menegaskan bahwa Teknik Kepramukaan adalah elemen yang tak dapat dipisahkan dari pelaksanaan jambore.Dalam sesi ini diberikan oleh KK Sadikin Kaharuddin, Isirajuddin,Samsul Syaifullah, Mansur dan tim pusdiklat Kwarcab Sumbawa.

“Dalam pelaksanaan Jambore, hal yang tidak bisa ditinggalkan adalah materi Teknik Kepramukaan,” ujarnya. “Ini adalah cara praktis melaksanakan kegiatan kepramukaan menggunakan metode yang tepat dan sederhana, yang langsung diaplikasikan oleh peserta.”

Belajar Sambil Melakukan: Dari Simpul hingga Pionering

Dijelaskan oleh KK Sayfullah atau akrab dipanggil KK Iyek menyampaikan bahwa Teknik Kepramukaan pada dasarnya adalah keterampilan dasar yang melatih kemampuan fisik, mental, dan kerja sama tim. "Selama jambore, para peserta mempraktikkan berbagai keterampilan vital, antara lain Simpul dan Ikatan Belajar membuat simpul sederhana seperti simpul hidup, simpul mati, dan simpul anyam yang merupakan fondasi dalam berbagai kegiatan darurat dan perkemahan.

Selanjutnya Pionering Keterampilan membangun struktur darurat dari tali dan tongkat, seperti menara pandang, jembatan, hingga tandu darurat (dragbar).

Navigasi Penguasaan teknik menggunakan kompas dan peta termasuk membaca tanda medan dan menentukan arah.

Adapun Sandi mempelajari berbagai jenis sandi, mulai dari semapore, sandi rumput, sandi angka, hingga sandi Morse, untuk komunikasi rahasia dan cepat.

KK Sadikin menambahkan bahwa pendidikan ini fokus pada"belajar sambil melakukan"dan memanfaatkan kegiatan di alam terbuka sebagai media utama.

Keterampilan untuk Kehidupan

Tokoh Pramuka Senior ini menjelaskan bahwa tekpram lebih dari sekadar hobi, keterampilan kepramukaan termasuk spiritual, karakter, emosional, sosial, intelektual, dan fisik yang diajarkan melalui teknik-teknik ini bertujuan untuk mencetak individu yang kompeten. "Peserta jambore dipersiapkan untuk memiliki kemampuan praktis yang berguna dalam kehidupan sehari-hari maupun situasi darurat" jelasnya.

Di era modern, pelaksanaan Teknik Kepramukaan juga mulai mengadopsi teknologi untuk mendukung kegiatan navigasi dan komunikasi, menunjukkan bahwa Pramuka terus beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasarnya. Penguatan Teknik Kepramukaan ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda Sumbawa yang unggul, mandiri, dan berkarakter kuat. (AM)

]]>
Sat, 11 Oct 2025 18:03:02 +0800 amr
Aksi Responsif Bupati Jarot: Instruksikan PUPR Perbaiki Jalan Orong Telu dalam 10 Hari https://amarmedia.co.id/aksi-responsif-bupati-jarot-instruksikan-pupr-perbaiki-jalan-orong-telu-dalam-10-hari https://amarmedia.co.id/aksi-responsif-bupati-jarot-instruksikan-pupr-perbaiki-jalan-orong-telu-dalam-10-hari Aksi Responsif Bupati Jarot: Instruksikan PUPR Perbaiki Jalan Orong Telu dalam 10 Hari

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk membangun dari pinggiran dibuktikan melalui kunjungan kerja (Kunker) Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., ke wilayah selatan pada Jum’at (10/10/2025). Kunker ini menjadi aksi responsif yang langsung menyentuh 'jantung persoalan' infrastruktur di Kecamatan Orong Telu.

Setelah meresmikan tiga fasilitas di Lenangguar, Bupati Jarot, didampingi Ketua TP PKK dan jajaran OPD, langsung menuju Orong Telu untuk menyaksikan kondisi jalan rusak parah yang selama ini menyulitkan warga. Jalan yang berbatu, berlubang, dan tidak beraspal tersebut nyaris memutus akses transportasi, terutama saat musim hujan.

Instruksi Tegas dan Respon Cepat atas Penderitaan Warga

Melihat langsung penderitaan warga akibat isolasi dan hambatan distribusi barang, Bupati Jarot segera mengambil langkah strategis di hadapan warga Desa Senawang dan Kelawis.

Bupati mengeluarkan instruksi tegas kepada jajaran Dinas PUPR:

“Saya beri waktu 10 hari sejak hari ini, Dinas PUPR harus sudah bergerak melakukan perataan dan pengerasan jalan. Minimal jalan sudah rata dan padat agar masyarakat bisa lebih nyaman. Parit juga harus segera dibangun di kedua sisi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut,” tegas Bupati Jarot.

Instruksi cepat dan konkret ini disambut tepuk tangan riuh warga, yang merasakan langsung perhatian pemerintah daerah.

Komitmen Jangka Panjang: Hotmix Lima Tahun

Kunjungan ini tidak hanya menghasilkan solusi darurat, tetapi juga menjanjikan komitmen jangka panjang. Bupati Jarot mengungkapkan bahwa Pemkab Sumbawa telah melakukan lobi intensif kepada Menteri PUPR untuk memperjuangkan perbaikan permanen tiga ruas jalan utama di selatan, termasuk ruas Orong Telu.

 Dengan penuh keyakinan, Bupati menegaskan, “Insya Allah, saya berkomitmen selama memimpin dalam lima tahun masa jabatan ini, jalan menuju Orong Telu sudah hotmix dan layak dilalui.”

Janji perbaikan permanen ini memberikan angin segar bagi warga yang selama ini merasa terabaikan.

Integrasi Layanan dan Visi Kepemimpinan

Selain fokus infrastruktur, Kunker ini juga dimanfaatkan untuk mendekatkan layanan dasar. Penyerahan simbolis KTP dan KIA melalui program ‘jemput bola’ Dinas Dukcapil mendapat apresiasi karena memudahkan akses administrasi warga desa terpencil.

Dalam arahannya, Bupati Jarot mengingatkan bahwa pembangunan fisik harus sejalan dengan visi lingkungan dan kepemimpinan. “Seorang pemimpin harus melihat lebih jauh, lebih luas, dan lebih dulu. Pembangunan infrastruktur harus seiring dengan pelestarian hutan dan sumber air,” pesannya.

Kunker diakhiri dengan peringatan Maulid Nabi di Desa Kelawis, yang memperkuat ikatan spiritual dan menegaskan komitmen membangun Sumbawa yang berkeadilan hingga ke pelosok. Kunjungan Bupati Jarot ke Orong Telu adalah bukti nyata bahwa pembangunan yang berkeadilan dan berpihak pada rakyat adalah harga mati (AM)

]]>
Sat, 11 Oct 2025 13:07:47 +0800 amr
Lahir dari Pramuka, H. M. Berlian Rayes Ajak Peserta Jambore Tanamkan Kebaikan dan Taat Pemimpin Kunci Sukses https://amarmedia.co.id/lahir-dari-pramuka-h-m-berlian-rayes-ajak-peserta-jambore-tanamkan-kebaikan-dan-taat-pemimpin-kunci-sukses https://amarmedia.co.id/lahir-dari-pramuka-h-m-berlian-rayes-ajak-peserta-jambore-tanamkan-kebaikan-dan-taat-pemimpin-kunci-sukses Lahir dari Pramuka, H. M. Berlian Rayes Ajak Peserta Jambore Tanamkan Kebaikan dan Taat Pemimpin Kunci Sukses

Sumbawa Amarmedia.co.id  – Suasana inspiratif menyelimuti acara Temu Tokoh di Jambore Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sumbawa 2025 yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Olat Ojong. Acara tersebut dihadiri oleh H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., yang mewakili pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, pada Kamis malam.

Dalam sambutannya, H. M. Berlian Rayes mengungkapkan rasa bangga diundang untuk berbagi pengalaman. Beliau menegaskan bahwa perjalanan hidupnya tidak lepas dari pendidikan kepramukaan.

"Saya turut bangga diundang. Saya juga lahir dari Pramuka dan dididik Pramuka. Sampai hari ini, apa yang saya raih adalah berkat pembinaan Pramuka," ungkapnya.

Pramuka: Wadah Pembentuk Karakter Mandiri

Pimpinan DPRD yang kini sudah menjabat selama tiga periode ini menceritakan perjalanan Pramukanya sejak Sekolah Dasar, bahkan pernah menjadi Ketua Regu dan pengurus di tingkat penggalang.

Ia menekankan bahwa Pramuka memiliki peran vital dalam membentuk karakter. "Pramuka mendidik kita menjadi pribadi yang baik, betul apa betul? Lemparnya ke peserta jambore. Yang ikut Pramuka pasti lebih mandiri dan percaya diri," ujar H. M. Berlian Rayes. Ia menambahkan dengan nada humor, "Biasanya yang tidak ikut Pramuka itu 'anak mamak'," yang disambut tawa dan sorak sorai peserta.

Menurutnya, anggota Pramuka memiliki keberanian untuk menghadapi masalah dan memahami makna yang terkandung dalam lambang-lambang Pramuka seperti tunas kelapa dan kacu.

Kunci Sukses: Disiplin, Solidaritas, dan Taat Pemimpin

H. M. Berlian Rayes membagikan kunci keberhasilannya yang ia dapat dari Pramuka, yaitu disiplin, solidaritas tinggi, dan kekompakan. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut membawanya sukses hingga dipercaya masyarakat di DPRD.

"Adek-adek sekalian, percayalah apa yang ditanam hari ini, akan dipetik kemudian hari. Tanamkanlah kebaikan, hal baik dan positif bagi diri kita dan orang lain," pesannya.

Ia juga menyoroti pentingnya taat kepada pemimpin sebagai syarat mutlak terciptanya kekompakan. Selain itu, kegiatan perkemahan mengajarkan jiwa sosial dan menghilangkan egoisme.

"Di sini tidak boleh ada egois, menang sendiri, tidak ada kaya miskin, jangan ada mentang-mentang anak pejabat. Inilah pemerataan dan kebersamaan," tegasnya.

Mengakhiri wejangannya, H. M. Berlian Rayes memotivasi peserta Jambore untuk berbangga, sebab banyak siswa lain yang ingin berada di posisi mereka. "Bersungguh-sungguhlah. Siapa yang sungguh-sungguh akan sukses meraih prestasi yang setinggi-tingginya," tutupnya.

Dalam diskusi bersama peserta Adik adik Pramuka berharap agar pemerintah daerah dan DPRD memperhatikan keberadaan Bumi Perkemahan Pramuka Olat Ojong. Atas hal itu H. M.Berlian Rayes menyebutkan siap mendukung setiap kegiatan Pramuka dan aspirasi yang telah disampaikan akan ditindaklanjuti. (AM)

]]>
Fri, 10 Oct 2025 20:52:31 +0800 amr
Delegasi SLB Sumbawa Berpartisipasi Aktif dalam Kegiatan Jambore Cabang Pramuka https://amarmedia.co.id/delegasi-slb-sumbawa-berpartisipasi-aktif-dalam-kegiatan-jambore-cabang-pramuka https://amarmedia.co.id/delegasi-slb-sumbawa-berpartisipasi-aktif-dalam-kegiatan-jambore-cabang-pramuka Delegasi SLB Sumbawa Berpartisipasi Aktif dalam Kegiatan Jambore Cabang Pramuka 

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Sekolah Luar Biasa (SLB) Sumbawa mencatatkan keikutsertaan yang berarti dalam kegiatan Pramuka terbaru dengan mengirimkan kontingen khusus, yang dikenal sebagai Pramuka Berkelakuan Khusus. Kehadiran mereka disambut hangat dan mendapat apresiasi atas semangatnya.

Kontingen SLB Sumbawa terdiri dari delapan peserta dengan rincian empat putra dan empat putri, yang berasal dari jenjang SMP dan SMA. Mereka didampingi oleh pembina mereka, kakak Cana, yang turut mendampingi setiap tahapan kegiatan.

Antusiasme dan Keaktifan Peserta

Menurut Kakak Cana, Pembina peserta dari SLB Sumbawa menunjukkan antusiasme yang tinggi. "Selama kegiatan, peserta kami mengikuti semua materi yang diberikan," ujar Mbak Cana.

Meskipun terdapat sedikit tantangan dalam sesi tertentu, seperti 'los game' yang melibatkan permainan mendengar dan menyampaikan kata secara berantai, Kakak Cana menegaskan bahwa sebagian besar kegiatan dapat diikuti dengan baik oleh seluruh peserta.

"Saya sangat bangga melihat mereka. Mereka sangat asyik mengikuti kegiatan ini," tambah Kak Awaluddin, Wakil Ketua Binawasa Kwarcab Sumbawa, menyampaikan rasa bangganya terhadap keaktifan dan kegembiraan peserta SLB Sumbawa.

"Bagi kami sepanjang ada pendamping dari Gurunya yang mentranslet percakapan para pemateri maka kami siap mengikutsertakan. Jadi harus ada guru pembimbing yang mengikuti disetiap sesi materi " pungkasnya.

Harapan untuk Inklusi di Masa Depan

Mbak Cana menyampaikan bahwa keikutsertaan ini merupakan langkah awal yang penting. "Anak-anak ini sebelumnya belum pernah dilibatkan dalam kegiatan berskala besar seperti ini," katanya.

Oleh karena itu, Mbak Cana berharap penuh agar momentum ini menjadi awal yang baik, dan meminta agar anak-anak SLB dapat terus diikutkan dalam kesempatan jambore atau kegiatan kepramukaan lainnya yang akan datang, sebagai upaya nyata dalam mewujudkan inklusi di dunia Pramuka.

Ditambahkan oleh Sekretaris Kwarcab Sumbawa M Ramdhan, Keberhasilan partisipasi ini tidak hanya membawa pengalaman berharga bagi para siswa SLB, tetapi juga mengirimkan pesan kuat tentang pentingnya ruang bagi semua anak dalam setiap kegiatan masyarakat.

"Pada awalnya mereka ingin ikut sehari saja. Namun setelah mengikuti menjadi keasyikan dan meneruskan hingga hari terakhir. Dan hak ini juga di support oleh Kepala Sekolahnya" pungkasnya.(AM)

]]>
Thu, 09 Oct 2025 18:22:08 +0800 amr
Pembinaan Gugus Depan Pada Jamcab : Membangun Karakter Pramuka Beriman dan Bertakwa https://amarmedia.co.id/pembinaan-gugus-depan-pada-jamcab-membangun-karakter-pramuka-beriman-dan-bertakwa https://amarmedia.co.id/pembinaan-gugus-depan-pada-jamcab-membangun-karakter-pramuka-beriman-dan-bertakwa Pembinaan Gugus Depan: Membangun Karakter Pramuka Beriman dan Bertakwa

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan, Jambore Cabang Sumbawa 2025 yang digelar di Bumi Perkemahan Olat Ojong Kecamatan Unter Iwes, Hari kedua (8/10) menggelar pembinaan langsung kepada para pembina, pelatih dan pendamping gugus depan.

Para pemateri yang terdiri dari Wakabina Wasa Kakak. Awaluddin, Kapusdiklat Sirajuddin, dan Kak Boby dari Pusdiklat Mataram, menyampaikan pola pengelolaan gugus depan dengan pendekatan terstruktur sesuai tingkatannya, yaitu Siaga, Penggalang, dan Penegak. 

Wakabina Wasa Awaluddin membuka sesi dengan menekankan pentingnya membangun karakter anggota pramuka yang tidak hanya cakap dalam keterampilan kepramukaan, tetapi juga kuat dalam iman dan takwa. “Kita harus memastikan anggota pramuka tidak hanya senang senang bermain dan beraktivitas, namun juga konsisten menjaga ibadah seperti sholat,” ujarnya.

Prinsip dasar kepramukaan menjadi landasan utama dalam setiap program pembinaan. Pendekatan dilakukan dengan metode alam terbuka yang memberikan pengalaman langsung dalam lingkungan natural. Kegiatan ini selalu didampingi oleh pembina yang berpengalaman agar kegiatan berjalan aman dan efektif.

Kapusdiklat Irsirajuddin menjelaskan bahwa pola pembinaan disusun berdasarkan tingkat perkembangan usia dan karakter anggota. “Untuk Siaga, pengenalan nilai kepramukaan dilakukan secara ringan dan menyenangkan. Sedangkan untuk Penggalang dan Penegak, kita tingkatkan tanggung jawab dan kedewasaan dalam menghadapi tantangan serta membangun sikap spiritual,” jelasnya.

Sementara itu, Kak Boby dari Pusdiklat Mataram menambahkan bahwa kepramukaan tidak hanya soal kegiatan fisik dan petualangan, melainkan juga wadah untuk pembentukan mental dan spiritual yang utuh. “Kami ingin mencetak generasi muda yang tidak hanya mahir dan tangguh, tetapi juga beriman, takut kepada Tuhan, dan berguna bagi masyarakat,” katanya.

Dengan pola pembinaan yang terencana dan prinsip dasar yang kuat, diharapkan gugus depan kepramukaan dapat menjadi wahana pengembangan karakter yang lengkap untuk generasi penerus bangsa. (AM)

]]>
Wed, 08 Oct 2025 13:57:29 +0800 amr
Optimisme dari Bumi Perkemahan: Bupati Jarot Sebut Jambore Cabang Labolatorium Kehidupan Sejati https://amarmedia.co.id/optimisme-dari-bumi-perkemahan-bupati-jarot-sebut-jambore-cabang-labolatorium-kehidupan-sejati https://amarmedia.co.id/optimisme-dari-bumi-perkemahan-bupati-jarot-sebut-jambore-cabang-labolatorium-kehidupan-sejati Optimisme dari Bumi Perkemahan: Bupati Kakak Jarot Sebut Jambore Cabang Labolatorium Kehidupan Sejati 

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id– Suasana ceria berbalut khidmat menyelimuti Bumi Perkemahan Olat Ojong, Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes, pada Selasa (7 Oktober 2025). Ribuan Pramuka Penggalang dan Penegak se-Kabupaten Sumbawa memadati lokasi untuk mengikuti upacara pembukaan Jambore Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sumbawa Tahun 2025. Kakak Ir. H. Syarafudin Jarot, MP., Bupati Sumbawa sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), secara resmi membuka kegiatan akbar ini. 

Dalam amanatnya, Bupati Kakak Jarot tidak menyembunyikan rasa bangga dan optimisme yang mendalam melihat antusiasme generasi muda Sumbawa. "Saya merasa bangga dan bahagia dapat hadir di tengah-tengah keluarga besar Pramuka Sumbawa yang hari ini memulai satu kegiatan besar yang akan menjadi tonggak pembinaan generasi muda di daerah kita," ujar Bupati Jarot, disambut tepuk tangan riuh. 

Lebih dari Sekadar Berkemah: Jambore sebagai Labolatorium Karakter

Bupati Kakak Jarot menegaskan bahwa Jambore Cabang ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar aktivitas berkemah atau perlombaan semata. Ia menyebutnya sebagai "laboratorium kehidupan sejati." "Di sini, kalian akan ditempa untuk memahami makna disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan solidaritas yang hakiki. 

Di tengah alam terbuka, kalian belajar menghargai perbedaan, bekerja dalam tim, saling menolong, dan yang terpenting, belajar mencintai dan menjaga kelestarian alam," papar Jarot, menekankan nilai-nilai fundamental pembentuk karakter. Integritas dan Kejujuran Kunci Duta Nasional Tak hanya soal pembentukan karakter, Jambore tahun ini juga memiliki makna strategis karena menjadi ajang seleksi ketat untuk memilih duta terbaik Kabupaten Sumbawa yang akan berlaga pada Jambore Nasional (Jamnas) 2026.

Bupati Kakak Jarot berpesan, kunci untuk menjadi peserta terpilih bukanlah semata kecerdasan atau kekuatan fisik. "Yang akan terpilih mewakili Sumbawa menuju Jambore Nasional adalah mereka yang menunjukkan sikap terpuji, disiplin tinggi, dan integritas yang terjaga. Kejujuran adalah nilai tertinggi," tegasnya, mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan moralitas.

Pramuka: Benteng Moral di Era Digital

Menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks dan serba digital, Bupati Jarot memberikan pesan khusus agar Gerakan Pramuka Sumbawa mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri. "Dunia yang kalian hadapi nanti penuh dengan dinamika dan disruptif. Karakter kuat, moral yang luhur, dan ketahanan mental yang dibentuk dalam setiap kegiatan kepramukaan akan menjadi tameng sekaligus bekal utama untuk tidak hanya survive, tetapi juga menjadi pemenang di masa depan," tuturnya. Di akhir sambutannya, Kakak Haji Jarot menekankan kembali peran vital Pramuka sebagai penjaga nilai. "Pramuka harus menjadi penjaga nilai dan moral bangsa. Jiwa Pancasila yang tertanam dalam Dasa Darma harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, menjawab tantangan era digital dengan bijak dan kreatif," pungkasnya. Pembukaan yang penuh makna ini ditutup dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Bupati Kakak Haji Jarot. Diharapkan, kegiatan Jambore ini tidak hanya melahirkan bibit-bibit unggul untuk Jamnas 2026, tetapi juga mengukuhkan Pramuka Sumbawa sebagai wadah utama pembentukan generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan. Mengiringi akhir acara peserta menampilkan atraksi semapor dan tari kreasi yang sangat menemukau.(AM)

]]>
Wed, 08 Oct 2025 13:19:06 +0800 amr
Pramuka Sumbawa Diasah Jadi 'Jurnalis Andal': Kuasai Teknik Verifikasi dan Piramida Terbalik di Buper Olat Ojong https://amarmedia.co.id/pramuka-sumbawa-diasah-jadi-jurnalis-andal-kuasai-teknik-verifikasi-dan-piramida-terbalik-di-buper-olat-ojong https://amarmedia.co.id/pramuka-sumbawa-diasah-jadi-jurnalis-andal-kuasai-teknik-verifikasi-dan-piramida-terbalik-di-buper-olat-ojong Pramuka Sumbawa Diasah Jadi 'Jurnalis Andal': Kuasai Teknik Verifikasi dan Piramida Terbalik di Buper Olat Ojong

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - ( 8 Oktober 2025 ) – Di tengah kesibukan Jambore Cabang (Jamcab) Gerakan Pramuka Sumbawa 2025, ratusan peserta didik dan pembina disibukkan dengan materi pelatihan yang sangat relevan dengan era informasi saat ini, yaitu Jurnalistik untuk Pramuka. Pelatihan yang bertujuan membentuk Pramuka sebagai "Jurnalis Andal" ini berlangsung hari ini, Rabu (8/10), di Bumi Perkemahan (Buper) Olat Ojong.

Materi berharga ini disampaikan oleh tim fasilitator yang terdiri dari Zaki Azzura , Imam, Maruf, dan Putra Darmansyah. Pelatihan ini berfokus pada penguasaan prinsip dasar, etika, dan keterampilan praktis penulisan berita dan juga materi pendukung yakni Fotografi dan konten kreator.

Fokus pada Etika dan Kredibilitas

Salah satu penekanan utama dalam sesi pelatihan adalah 5 Pilar Utama Jurnalistik, yang meliputi Kebenaran (Accuracy), Keseimbangan (Balance), Kemandirian (Independence), Keadilan (Fairness), dan Humanitas (Humanity). Peserta dibekali pemahaman bahwa peran utama jurnalisme adalah menjaga akuntabilitas publik dan berfungsi sebagai penjaga informasi.

"Jurnalisme adalah disiplin untuk memverifikasi. Ingatlah selalu Fakta Anda adalah aset Anda, dan kredibilitas adalah modal terbesar Anda," tegas Maruf yang mengingatkan peserta untuk selalu berhati-hati, terutama terhadap informasi dari media sosial (medsos).

Para Pramuka juga dilatih untuk mengidentifikasi Nilai Berita (News Value), yaitu kriteria yang membuat sebuah peristiwa layak dipublikasikan. Nilai tersebut mencakup Aktualitas, Kedekatan, Dampak, Konflik, Ketokohan, hingga Keanehan.

Dalam sesi pengumpulan fakta, peserta dibekali Kiat Wawancara Efektif mulai dari pentingnya persiapan, menggunakan pertanyaan terbuka, hingga teknik mendengarkan Aktif. Mereka juga diajarkan mencari "The Golden Quote"kutipan yang paling kuat dan menarik untuk disajikan dalam berita. Prinsip utama yang ditekankan adalah Verifikasi dengan menggunakan minimal dua sumber independen.

Sesi praktik difokuskan pada Struktur Penulisan Berita menggunakan Piramida Terbalik. Struktur ini memastikan informasi paling penting diletakkan di awal, yaitu pada Lead/Teras Berita yang harus ringkas dan kuat (maksimal 30 kata) dan menjawab inti dari 5W+1H (What, Who, Where, When, Why + How).

Pelatihan ini ditutup dengan diskusi mengenai Etika Jurnalistik Digital, di mana para calon jurnalis diajak menghadapi tantangan seperti Berita Palsu (Hoaks. Para peserta diminta untuk selalu mengutamakan akurasi daripada kecepatan, dan memperkuat verifikasi fakta.

Pelatihan Jurnalistik ini diharapkan dapat melahirkan anggota Pramuka yang tidak hanya cakap dalam kepramukaan, tetapi juga cerdas dalam memilah, memverifikasi, dan menyebarluaskan informasi yang benar di tengah masyarakat. (AM)

]]>
Wed, 08 Oct 2025 11:19:09 +0800 amr
Desak Pembangunan Kantor Basarnas Sumbawa, Anggota DPRD Sandi : Sangat Vital untuk Penanggulangan Bencana https://amarmedia.co.id/desak-pembangunan-kantor-basarnas-sumbawa-anggota-dprd-sandi-sangat-vital-untuk-penanggulangan-bencana https://amarmedia.co.id/desak-pembangunan-kantor-basarnas-sumbawa-anggota-dprd-sandi-sangat-vital-untuk-penanggulangan-bencana Desak Pembangunan Kantor Basarnas Sumbawa, Anggota DPRD Sandi : Sangat Vital untuk Penanggulangan Bencana

Sumbawa, Amarmedia.co.id [ 7 Oktober 2025]– Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Sandi SPd.MPd, secara tegas mendesak agar pembangunan kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) di Sumbawa segera direalisasikan. Ia menyoroti peran vital lembaga tersebut dalam penanggulangan dan penyelamatan bencana di wilayah tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Sandi di sela-sela kehadirannya dalam acara Jambore Cabang Pramuka Sumbawa pada hari Selasa (7/10/2025) di Bumi Perkemahan Olat Ojong. Menurutnya, meskipun Basarnas selama ini telah berkontribusi signifikan dalam penanganan bencana, keberadaan kantor yang representatif menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Sumbawa.

"Keberadaan kantor Basarnas yang memadai akan sangat membantu dalam menarik anggaran serta bantuan sarana dan prasarana dari Basarnas pusat, setidaknya untuk mendukung itu perlu dipersiapkan lahan seluas 1 sampai dengan 2 Hektar " ujar Sandi. Ia menambahkan bahwa hal ini pada gilirannya akan meningkatkan efektivitas operasional dan pelayanan kepada masyarakat di Sumbawa, terutama saat terjadi bencana alam.

Sandi berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk pembangunan kantor tersebut. Fasilitas yang memadai, lanjutnya, tidak hanya akan mempercepat respon tim SAR, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan koordinasi antara Basarnas dengan instansi terkait lainnya, serta memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

"Fraksi Gelora mendukung penuh upaya mewujudkan kantor Basarnas Sumbawa" imbuhnya 

Penegasan dari politisi Partai Gelora ini muncul di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana, menyusul beberapa kejadian alam yang melanda Sumbawa dalam beberapa tahun terakhir. Pembangunan kantor Basarnas yang representatif diharapkan dapat memberikan rasa aman yang lebih besar dan memastikan penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat dan optimal.(AM)

]]>
Tue, 07 Oct 2025 18:05:57 +0800 amr
Bupati Sumbawa Siap Sediakan 20 Hektar Lahan untuk Batalyon Infanteri 15 Marinir https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-siap-sediakan-20-hektar-lahan-untuk-batalyon-infanteri-15-marinir https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-siap-sediakan-20-hektar-lahan-untuk-batalyon-infanteri-15-marinir Bupati Sumbawa Siap Sediakan 20 Hektar Lahan untuk Batalyon Infanteri 15 Marinir

Langkah Strategis Perkuat Pertahanan dan Dorong Ekonomi Lokal

Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 7 Oktober 2025) – Upaya penguatan pertahanan nasional di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Hari ini, "Utusan Khusus"  Panglima Korp Mariner TNI Angkatan Laut Letnan Jenderal TNI ( Mar ). Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. telah melakukan pertemuan penting dengan Bupati Sumbawa untuk membahas rencana strategis pembangunan markas Batalyon Infanteri 15 Marinir di Kabupaten Sumbawa. 

Pertemuan yang berlangsung pada hari Selasa, 7 Oktober 2025, tersebut dihadiri pula oleh Komandan Pos Angkatan Laut (Danpos) Sumbawa Lettu Laut PM Abdurrahman Fokus utama diskusi adalah kemungkinan penyediaan lahan yang memadai untuk menampung unit Marinir yang direncanakan

Lettu Laut PM Abdurrahman mengatakan kedatangannya untuk menindaklanjuti pertemuan sebelumnya antara Danlanal Mataram Kolonel Mar A. Hadi Al Hasny, S.A.P, S.E., M.Tr.Hanla., M.M. dengan Bupati Sumbawa belum lama ini terkait permintaan membangun Batalyon infanteri 15 Marinir di Kabupaten Sumbawa.

Dalam respons yang menggembirakan, Bupati Sumbawa menyatakan kesanggupan untuk menyediakan lahan seluas 20 hektar bagi pembangunan Batalyon Infanteri 15 Marinir. Ketersediaan lahan ini menjadi langkah awal yang krusial bagi realisasi proyek ini.

"Pemerintah Daerah menyambut baik rencana pembangunan Batalyon Infanteri 15 Marinir di Sumbawa," ujar Bupati. "Kami siap mengalokasikan 20 hektar lahan yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana batalyon. Ini adalah investasi jangka panjang untuk keamanan dan kemajuan daerah."

Dua Dampak Utama: Keamanan dan Peningkatan Ekonomi

Bupati Sumbawa menyebutkan Kehadiran Batalyon Infanteri 15 Marinir di Sumbawa dinilai akan membawa dua dampak signifikan bagi masyarakat dan daerah.

Pertama : Peningkatan Keamanan dan Stabilitas Regional. "Pembangunan markas Marinir ini secara langsung akan meningkatkan keamanan dan stabilitas wilayah Sumbawa. Dengan bertambahnya personel dan aset aparat negara, pengawasan terhadap batas wilayah, potensi konflik, serta isu-isu keamanan maritim dan pesisir akan jauh lebih optimal" jelasnya.

Keberadaan Batalyon Marinir akan memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga kedaulatan dan ketertiban. Hal ini penting mengingat posisi Sumbawa yang strategis dan potensi ancaman, baik dari aspek geografis maupun dinamika sosial.

 Kedua : Efek Ganda (Multiplier Effect) Ekonomi

Bupati juga menyoroti dampak ekonomi yang substansial dari kehadiran batalyon ini. 

Tokoh Masyarakat Sumbawa yang dekat dengan Militer Dedi Kevin Molajake menambahkan "Rencananya, sekitar 700 sampai dengan 1000 orang prajurit dan perwira akan ditempatkan di batalyon ini. Jika dihitung bersama anak dan istri mereka, jumlah populasi baru yang menetap di Sumbawa dapat mencapai beberapa ribu jiwa" ujarnya.

Kedatangan ribuan keluarga baru akan mendorong permintaan terhadap kebutuhan sehari-hari, sandang, dan jasa, yang secara langsung menggerakkan roda perekonomian lokal, mulai dari pasar tradisional hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kemudian lanjutnya berdampak pada Penciptaan Lapangan Kerja. "Pembangunan fasilitas batalyon itu sendiri akan menyerap tenaga kerja lokal. Setelah beroperasi, kebutuhan akan jasa pendukung seperti sekolah, klinik, dan layanan lainnya juga akan menciptakan lapangan kerja baru.

Proyek pembangunan ini biasanya diikuti dengan peningkatan atau pembangunan infrastruktur pendukung, seperti jalan, listrik, dan air bersih, yang juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyediakan lahan 20 hektar menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program strategis TNI Angkatan Laut. Diharapkan, proses pembangunan Batalyon Infanteri 15 Marinir dapat segera dimulai dan membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Sumbawa.(AM)

]]>
Tue, 07 Oct 2025 13:53:48 +0800 amr
Luncurkan Sipokir Bersama, Bupati Sumbawa: Ini 'Payung Hukum' Digitalisasi, Wujudkan Perencanaan Paperless Cepat dan Akurat!" https://amarmedia.co.id/luncurkan-sipokir-bersama-bupati-sumbawa-ini-payung-hukum-digitalisasi-wujudkan-perencanaan-paperless-cepat-dan-akurat https://amarmedia.co.id/luncurkan-sipokir-bersama-bupati-sumbawa-ini-payung-hukum-digitalisasi-wujudkan-perencanaan-paperless-cepat-dan-akurat Luncurkan Sipokir Bersama, Bupati Sumbawa: Ini 'Payung Hukum' Digitalisasi, Wujudkan Perencanaan Paperless Cepat dan Akurat!"

Sumbawa,Amarmedia.co.id - ( 7 Oktober 2025 )- Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa hari ini (7/10/2025) secara resmi meluncurkan Dashboard Sistem Informasi Pokok-Pokok Pikiran (Sipokir) Bersama dan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). Peluncuran ini menjadi langkah maju dalam upaya mewujudkan perencanaan pembangunan yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel di Sumbawa, menindaklanjuti rekomendasi dari Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB serta Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) melalui Monitoring Center for Prevention (MCP).

 Integrasi Pokir dalam Sistem Perencanaan Daerah

Acara peluncuran yang dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov. bersama ketiga Wakil Ketua DPRD dan Anggota DPRD ini menandai komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif. Dashboard Sipokir Bersama ini bertujuan untuk mengintegrasikan usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD ke dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

Bupati Sumbawa Haji Syarafuddin Jarot dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Dashboard Sipokir Bersama ini adalah payung hukum bagi setiap stakeholder dan merupakan wujud nyata transformasi menuju sistem perencanaan yang cepat, akurat, dan selaras dengan prioritas pembangunan.

"Dengan Sipokir ini, usulan langsung terhubung ke Dinas terkait, dan divalidasi oleh Bappeda serta OPD terkait," jelas Bupati. Ia menambahkan bahwa terwujudnya sistem ini sejalan dengan upayanya menjadikan Sumbawa sebagai contoh dalam digitalisasi pemerintahan dan mengurangi penggunaan kertas (paperless).

Menjaga Komitmen dan Mencegah Ketimpangan

Sementara itu, Ketua DPRD Nanang Nasiruddin SAP M.M.Inov menyambut baik peluncuran ini dan menekankan pentingnya aplikasi tersebut untuk menjaga semua pihak dan menghindari ketimpangan dalam perencanaan.

"Hal-hal yang belum sempurna dalam SIPD, yang belum ada angka yang tertera, dalam Sipokir ini sudah jelas," kata Nanang. Ia juga menyoroti peran penting Sipokir dalam memastikan usulan Pokir dari DPRD, yang merupakan janji kepada masyarakat Sumbawa, dapat berjalan lancar tanpa kendala atau tertunda.

"Kalau Pokir ini terkendala, maka apa yang bisa diberikan kepada konstituen. Kalau sudah bagus, kami harapkan konsisten. Tidak ada yang dirugikan," tegasnya, seraya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu terselesaikannya laporan praktik teknologi ini.

Komitmen Bersama Menuju Sumbawa Unggul

Langkah digitalisasi dan integrasi ini merupakan respons terhadap rekomendasi dari BPKP dan KPK RI terkait dengan penggunaan perencanaan Pokir DPRD. Dengan adanya Sipokir, diharapkan proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program yang berasal dari aspirasi rakyat dapat berjalan lebih transparan dan efisien.

Bupati Sumbawa menutup acara tersebut dengan optimisme, menyatakan bahwa keberhasilan Sipokir Bersama sangat bergantung pada komitmen bersama dalam menerapkan asas umum pemerintahan yang baik dan berkualitas.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim acara launching Sipokir Bersama dengan MoU dalam pengelolaan Pokir mendukung Sistem Informasi Pemerintah Daerah saya buka," ujar Bupati, berharap upaya ini dapat membawa Sumbawa menuju visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera

Sebelumnya  Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, dalam sambutannya menyampaikan  Dasar Peluncuran dan Rekomendasi Lembaga Negara

Peluncuran Sipokir Bersama merupakan tindak lanjut atas rekomendasi penting dari dua lembaga pengawasan utama yakni Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB. "BPKP pada tahun 2023 dan 2024 merekomendasikan adanya perbaikan dalam  perencanaan pokok-Pokok Pikiran (Pokir)DPRD, KPK RI melalui  Monitoring Center for Preventio (- MCP)  juga memberikan rekomendasi serupa untuk memastikan Pokir terintegrasi dengan baik dalam sistem perencanaan daerah" jelasnya.

Kemudian lanjutnya, Penyusunan dan peluncuran Sipokir Bersama hari ini muncul dari kebutuhan internal  Pemerintah Daerah (Pemda) untuk merespons rekomendasi-rekomendasi tersebut. Sistem ini akan menjadi jembatan untuk memastikan tegaknya tata kelola dan penyampaian usulan Pokir yang baik.

Dr. Dedy Heriwibowo menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian laporan praktik teknologi ini. Namun, ia juga menegaskan bahwa tantangan sesungguhnya baru dimulai. Tantangan terbesar saat ini adalah pada kepemimpinan dalam aplikasi, yaitu bagaimana mengorganisasi dan mengaplikasikan sistem ini secara efektif. "Aplikasi ini telah disosialisasikan kepada pimpinan dan anggota DPRD, serta pihak terkait lainnya seperti Tim Ahli DPRD Kabupaten Sumbawa dan mengkonsultasikannya kepada Kemenkumham RI perwakilan NTB" jelasnya.

Kepala Bappeda berharap Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dapat mengimplementasikan ndan  berkolaborasi dalam penggunaan Sipokir Bersama. Kolaborasi ini penting untuk memastikan sistem bekerja optimal dan dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Dengan komitmen bersama, diharapkan proses perencanaan pembangunan di Kabupaten Sumbawa dapat menjadi lebih transparan, akuntabel, dan efisien. (AM)

]]>
Tue, 07 Oct 2025 11:13:47 +0800 amr
Musyawarah MUI Sumbawa Tetapkan Ketua Umum Baru DGH Faisal dan Ketua Dewan Pertimbangan Prof Iwan, Perkuat Kolaborasi Keagamaan https://amarmedia.co.id/musyawarah-mui-sumbawa-tetapkan-ketua-umum-baru-dgh-faisal-dan-ketua-dewan-pertimbangan-prof-iwan-perkuat-kolaborasi-keagamaan https://amarmedia.co.id/musyawarah-mui-sumbawa-tetapkan-ketua-umum-baru-dgh-faisal-dan-ketua-dewan-pertimbangan-prof-iwan-perkuat-kolaborasi-keagamaan Musyawarah MUI Sumbawa Tetapkan Ketua Umum Baru DGH Faisal dan  Ketua Dewan Pertimbangan Prof Iwan, Perkuat Kolaborasi Keagamaan

Foto Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa DGH Faisal Salim SAg.M.M.Inov setelah ditetapkan melanjutkan amanah Ketua Umum MUI  Senin 6 Oktober 2025 

Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 6 Oktober 2025)  – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa menggelar Musyawarah di Sekretariat MUI untuk menetapkan pengisian posisi strategis di jajaran kepengurusan melanjutkan amanah masa khidmat 2023-2028. Keputusan ini diambil menyusul wafatnya Ketua Dewan Pertimbangan MUI sebelumnya, H.A. Rachman Muhtar, dan diterimanya posisi Ketua Umum MUI saat ini sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa.

Melalui musyawarah tersebut, ditetapkan beberapa perubahan di pucuk pimpinan:

Jabatan Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa yang lowong kini diisi oleh DGH Faisal Salim S.Ag., M.M.Inov., yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum dan berganti dengan DG Syukri Rahmat.

Jabatan Ketua Dewan Pertimbangan kini diamanahkan kepada Prof. Dr. H. Iwan Jazadi.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan diisi oleh Dr. H. Muhammad Ikhsan Majid.

Komitmen Memperkuat Perkhidmatan kepada Ummat 

Ketua Umum MUI yang baru, DGH. Faisal Salim, menyampaikan rasa syukur atas proses musyawarah tersebut. Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam memajukan kehidupan keagamaan dan memperkuat Perkhidmatan kepada Ummat di Sumbawa.

"Kita berupaya memajukan keagamaan di Sumbawa. Kita berkolaborasi membangun jejaring, termasuk dengan Pesantren Dewan Masjid dan kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya," ujar H. Faisal Salim.

Ia menegaskan bahwa program MUI ke depan harus berorientasi pada aksi nyata Perkhidmatan kepada Ummat yang berdampak. "Satu saja program yang kita kerjakan, tetapi berbekas bagi masyarakat," pungkasnya, menandakan tekad untuk fokus pada program unggulan yang hasilnya dapat dirasakan langsung oleh umat.(AM)

]]>
Tue, 07 Oct 2025 08:18:27 +0800 amr