Berita Terkini & Terpercaya & amr https://amarmedia.co.id/rss/author/amr Berita Terkini & Terpercaya & amr en Copyright 2024 PT Amar Media Inovasi & All Rights Reserved. Cetak Atlet Masa Depan, Ketua KONI Sumbawa Pastikan Pembinaan Juara O2SN Berlanjut ke Tingkat Profesional https://amarmedia.co.id/cetak-atlet-masa-depan-ketua-koni-sumbawa-pastikan-pembinaan-juara-o2sn-berlanjut-ke-tingkat-profesional https://amarmedia.co.id/cetak-atlet-masa-depan-ketua-koni-sumbawa-pastikan-pembinaan-juara-o2sn-berlanjut-ke-tingkat-profesional Cetak Atlet Masa Depan, Ketua KONI Sumbawa Pastikan Pembinaan Juara O2SN Berlanjut ke Tingkat Profesional

SUMBAWA, Amarmedia.co.id – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si bersama Kabid Binpres dan jajaran, menerima kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi dari Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Junaidi, S.Pd., M.Pd, pada Senin (11/5).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas suksesnya pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP se-Kabupaten Sumbawa yang baru saja usai. Fokus utama pembahasan adalah mengenai keberlanjutan pembinaan bagi para juara di berbagai cabang olahraga.

Gelaran O2SN tahun ini telah melahirkan juara-juara baru, khususnya pada cabang olahraga unggulan seperti atletik, pencak silat, dan bulu tangkis. Bakat-bakat muda ini dinilai memiliki potensi besar untuk mengharumkan nama daerah di masa depan.

Abdul Rafiq menegaskan bahwa prestasi yang diraih di level sekolah tidak boleh berhenti begitu saja setelah kompetisi usai.

"Para atlet juara hasil O2SN ini adalah talenta muda yang perlu mendapat perhatian serius. Kami akan segera berkoordinasi dengan masing-masing Cabang Olahraga (Cabor) terkait agar mereka masuk dalam program pembinaan yang terarah, profesional, dan berkesinambungan," ujar Abdul Rafiq.

Menurut Rafiq, O2SN harus dipandang sebagai "pintu masuk" atau entry point dalam piramida pembinaan atlet nasional. Pembinaan yang terputus hanya di level pelajar dianggap sebagai kerugian besar bagi ekosistem olahraga daerah.

"Tujuan kita adalah mencetak atlet unggulan Kabupaten Sumbawa yang mampu bersaing di level daerah, nasional, bahkan internasional. Karena itu, pembinaannya harus jangka panjang," tambah Rafiq

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KONI menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa atas komitmennya menyelenggarakan wadah penjaringan atlet usia dini. Sinergi antara dunia pendidikan dan organisasi olahraga dinilai sebagai kunci sukses pembangunan olahraga prestasi.

KONI berharap ajang O2SN mendatang dapat menambah jumlah cabang olahraga yang diperlombakan sehingga ruang pencarian bakat semakin lias."Semakin luas ruang kompetisi, semakin banyak potensi tersembunyi yang bisa dijaring dari berbagai pelosok daerah" ujarnya. Ia juga mendorong setiap pengurus Cabor untuk lebih proaktif memantau hasil kompetisi usia dini.

"Sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan KONI adalah fondasi utama dalam membangun ekosistem olahraga yang kuat di Kabupaten Sumbawa. Kita ingin memastikan tidak ada satu pun talenta hebat yang luput dari pembinaan," pungkas Abdul Rafiq.(AM)

]]>
Mon, 11 May 2026 22:14:35 +0800 amr
PT BPR NTB Perseroda Siapkan Aksi Korporasi 2026: Tekan NPL Satu Digit dan Targetkan Digitalisasi Penuh https://amarmedia.co.id/pt-bpr-ntb-perseroda-siapkan-aksi-korporasi-2026-tekan-npl-satu-digit-dan-targetkan-digitalisasi-penuh https://amarmedia.co.id/pt-bpr-ntb-perseroda-siapkan-aksi-korporasi-2026-tekan-npl-satu-digit-dan-targetkan-digitalisasi-penuh PT BPR NTB Perseroda Siapkan Aksi Korporasi 2026: Tekan NPL Satu Digit dan Targetkan Digitalisasi Penuh

MATARAM, Amarmedia.co.id – PT BPR NTB Perseroda menetapkan tahun 2026 sebagai momentum transformasi besar melalui berbagai aksi korporasi strategis. Fokus utama manajemen saat ini adalah menekan angka Non-Performing Loan (NPL) hingga ke level satu digit guna memuluskan langkah kerja sama strategis (linkage) dengan Bank Umum serta mempercepat digitalisasi layanan perbankan.

Direktur Utama PT BPR NTB Perseroda, Faisal, menjelaskan dalam penyampaiannya di hadapan anggota Pansus II DPRD Kabupaten Sumbawa Jumat 8 Mei 2026, bahwa penurunan NPL menjadi syarat mutlak otoritas perbankan (Bank Indonesia dan OJK). Hal ini juga menjadi kunci utama bagi BPR NTB untuk meluncurkan layanan mobile banking secara penuh.

Berdasarkan ikhtisar data keuangan tahun buku 2025, BPR NTB menunjukkan pertumbuhan aset yang signifikan sebagai indikator perluasan pangsa pasar. Total aset per Desember 2025 terealisasi sebesar Rp1,235 triliun, meningkat dari realisasi tahun 2024 yang sebesar Rp1,08 triliun.

Dari sisi profitabilitas, jumlah laba tahun berjalan menunjukkan peningkatan tajam. Pada tahun 2024, laba terealisasi sebesar Rp35,328 miliar, sementara pada tahun 2025 melonjak menjadi Rp50,119 miliar, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp38,017 miliar. Sementara itu, penyaluran kredit pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp671,736 miliar.

Meskipun mencatat pertumbuhan laba, manajemen mengakui tantangan besar pada rasio kredit bermasalah. Rasio NPL gross pada tahun 2025 menyentuh angka 14,35%, naik dari 12,7% di tahun sebelumnya. Kenaikan nominal NPL tercatat sebesar Rp29,2 miliar atau tumbuh 23,25%.

Faisal mengidentifikasi beberapa faktor penyebab, di antaranya Faktor Eksternal berupa perlambatan ekonomi pada sektor UMKM dan transisi pemberlakuan sistem gaji SIPD online. Kemudian faktor internal yakni belum optimalnya penerapan prinsip kehati-hatian serta pengawasan (monitoring) kredit pasca-pencairan.

Serta di Struktural adanya kekosongan struktur kepengurusan BPR NTB sebagai hasil RUPS Luar Biasa sejak 15 Juli 2025 hingga 7 Maret 2026.

Untuk mengatasi hal tersebut, manajemen melakukan write-off atau hapus buku terhadap nasabah macet periode 2011 hingga Desember 2024 dengan proyeksi mencapai Rp50 miliar. Kebijakan ini murni bersifat akuntansi dan bukan penghapusan tagihan.

"Kami memiliki potensi 'harta karun' atau piutang yang sudah dihapus buku mencapai Rp70 miliar. Ini yang sedang kita kejar kembali melalui pembenahan SDM dan pola penagihan soft collection," ungkap Faisal. Jika piutang ini tertagih, dana tersebut akan langsung masuk sebagai modal dan laba karena cadangannya telah dibentuk 100%.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus merasakan dampak positif dari kinerja BPR NTB melalui pertumbuhan dividen. Berikut rincian dividen Pemkab Sumbawa pada Tahun Buku 2022 sebesar Rp1,656 miliar. Tahun Buku 2023 sebesar Rp1,857 miliar, Tahun Buku 2024 sebesar Rp2,43 miliar dan Proyeksi Tahun Buku 2025 sebesar Rp4,093 miliar.

Hingga 31 Desember 2025, Pemkab Sumbawa memegang 14,85% saham dengan total nominal setoran modal (termasuk kewajiban) sebesar Rp28,725 miliar.

Di sisi inovasi, per April 2026, BPR NTB telah memungkinkan pemilik rekening untuk menerima transfer langsung dari bank umum lain. Manajemen berkomitmen mendorong layanan berbasis aplikasi agar nasabah tidak perlu lagi datang ke kantor. "Kita sudah hidup di zaman 5.0. Inovasi akan terus dikawal agar izin mobile banking penuh segera terbit," tambah Faisal.

Selain itu, BPR NTB juga menyiapkan dana CSR sebesar Rp1,5 miliar untuk tahun 2026. Alokasi dana ini dibagi menjadi 75% melalui Pemerintah Daerah selaku pemilik saham dan 25% dikelola bank untuk masyarakat.

Menutup keterangannya, manajemen menekankan komitmen pada sektor UMKM yang mencakup lebih dari 60% porsi kredit perusahaan. Terkait sektor pertanian di Sumbawa, bank menerapkan pola supply chain dan penguncian pembeli (off-taker) untuk memitigasi risiko gagal bayar.

"BPR ini tumbuh dari pasar-pasar. DNA kami adalah UMKM. Kami akan kembali ke akar tersebut dengan pelayanan modern namun tetap mempertahankan kedekatan karakter dengan nasabah," pungkasnya. (AM)

]]>
Mon, 11 May 2026 21:49:25 +0800 amr
BPR NTB Menuju Syariah 2026: Incar Bisnis Gadai Emas Rp4 Triliun hingga Janjikan Bunga Murah bagi ASN https://amarmedia.co.id/bpr-ntb-menuju-syariah-2026-incar-bisnis-gadai-emas-rp4-triliun-hingga-janjikan-bunga-murah-bagi-asn https://amarmedia.co.id/bpr-ntb-menuju-syariah-2026-incar-bisnis-gadai-emas-rp4-triliun-hingga-janjikan-bunga-murah-bagi-asn BPR NTB Menuju Syariah 2026: Incar Bisnis Gadai Rp4 Triliun hingga Janjikan Bunga Murah bagi ASN "

MATARAM.Amarmedia.co.id— PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) NTB Perseroda tengah mematangkan langkah strategis untuk melakukan konversi menjadi BPR Syariah pada tahun 2026. Rencana besar ini mengemuka dalam pertemuan antara jajaran Direksi PT BPR NTB dengan Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Kabupaten Sumbawa yang berlangsung di kantor pusat BPR NTB, Jumat (8/5/2026).

Direktur PT BPR NTB Faisal menjelaskan bahwa proses konversi menuju sistem syariah bukan sekadar didasari oleh faktor mayoritas penduduk Muslim di NTB, melainkan murni pertimbangan potensi bisnis yang besar. Selama ini, status konvensional membatasi ruang gerak BPR dalam memasarkan produk tertentu.

"Ada potensi luar biasa di segmen ultra UMKM, salah satunya usaha pergadaian emas dan elektronik yang tidak bisa kami jalankan di sistem konvensional saat ini. Data tahun 2023 menunjukkan potensi emas yang digadaikan di NTB mencapai Rp 4 triliun. Ini peluang yang akan kita sasar pada 2026," ujarnya di hadapan anggota Pansus 2.

Selain rencana konversi, BPR NTB juga tengah membahas kerja sama dengan bank umum untuk menekan harga jual kredit bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan P3K. Pihaknya berambisi menawarkan suku bunga yang jauh lebih murah dibandingkan sebelumnya.

"Jika sebelumnya di angka 12 persen, ke depan insyaallah bisa di bawah itu. Kami ingin memberikan pilihan yang lebih ringan bagi teman-teman ASN dan P3K," tambahnya.

Meski mengapresiasi capaian laba yang menyentuh angka kisaran Rp 50 miliar, jajaran Pansus 2 DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan sejumlah catatan kritis. Ketua Pansus, I Nyoman Wisma SIP menyoroti angka Non-Performing Loan (NPL) atau kredit macet yang dinilai masih cukup tinggi di angka 14 persen.

"Angka NPL 14 persen ini menjadi kewajiban direksi untuk segera mencari langkah konkret dan strategis untuk menekannya. Masalah kredit macet ini berbanding lurus dengan kesehatan bank dan keberlanjutan laba ke depan," tegas Wisma.

Selain NPL, pihak legislatif juga mempertanyakan rincian terkait cadangan dari laba rugi serta kebijakan penghapusan bukuan yang perlu ditampilkan secara transparan agar posisi keuangan bank terlihat lebih objektif.

Di sisi lain, Direktur BPR NTB yang baru menjabat sejak Maret 2026 tersebut memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa. Ia menilai Pemkab Sumbawa sebagai salah satu pemegang saham yang paling peduli terhadap perkembangan bank daerah ini.

"Dukungan Pemkab Sumbawa sangat terasa. Kepala cabang kami rutin dipanggil setiap bulan, ditanya apa kendalanya, apa yang bisa dibantu. Ini bentuk supervisi dan dukungan nyata yang sangat membantu perkembangan kami di daerah," ungkapnya.

Hadir dalam pertemuan itu Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Sekretaris Pansus H Zohran SH, bersama anggota Pansus lainnya. Dari BPR NTB Perseroda hadir pula Komisaris Utama Aku I Kholic, Komisaris Independen RianPramuniarti, Syarif Mustaan dan Direktur kepatuhan Dani M.

Pertemuan tersebut berakhir dengan komitmen bersama untuk terus mengawal proses kemajuan BPR NTB  dengan harapan dapat memberikan kontribusi ekonomi yang lebih inklusif bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat, khususnya di sektor UMKM dan kesejahteraan pegawai. (AM)

]]>
Mon, 11 May 2026 20:51:12 +0800 amr
Literasi, Kompetisi, dan Ruang Tumbuh yang Alami https://amarmedia.co.id/literasi-kompetisi-dan-ruang-tumbuh-yang-alami https://amarmedia.co.id/literasi-kompetisi-dan-ruang-tumbuh-yang-alami Literasi, Kompetisi, dan Ruang Tumbuh yang Alami

Oleh  : Asmediati 

SAYA melihat sejumlah anak yang sejak usia dini telah meraih banyak prestasi dari berbagai kompetisi yang mereka ikuti. Usia mereka masih sekolah dasar (SD), tapi semangat mereka tak kalah dari pelajar SMA atau mahasiswa. Mereka tampil percaya diri di depan publik, berbicara lantang, bahkan mampu menguasai panggung dengan baik.

Anak-anak itu mengikuti lomba-lomba literasi yang mereka minati, seperti baca puisi, mendongeng, berpantun, storytelling, solo song, menulis kreatif, hingga monolog. Layaknya anak-anak, kemampuan yang mereka pertunjukkan tentu masih merupakan karya seorang kanak-kanak. Mereka polos, spontan, dan jujur. 

Namun, tidak sedikit pula anak-anak yang tampil bukan lagi seperti anak-anak, melainkan seperti orang dewasa. Mereka seolah melampaui usianya.

Fenomena itu sering kali lahir dari polesan “berlebihan” orang-orang dewasa di sekitarnya. Orangtua, pelatih, bahkan lingkungan sosial kadang terlalu berambisi menjadikan anak tampil sempurna. Akibatnya, anak kehilangan ruang untuk tumbuh secara alami.

Jika tidak hati-hati mendampingi, anak bisa kehilangan masa kanak-kanaknya. Mereka mungkin terlihat hebat di atas panggung, tapi diam-diam memikul beban yang terlalu berat bagi usianya. Prestasi demi prestasi yang diraih kadang berubah menjadi tuntutan yang terus-menerus harus dipenuhi. Anak akhirnya tumbuh dengan kecemasan untuk selalu menang dan ketakutan untuk gagal.

Padahal, kompetisi adalah ruang belajar. Menang memang membahagiakan, tapi kalah juga bagian penting dari proses pertumbuhan mental seorang anak. 

Dari kekalahan, anak belajar menerima kenyataan, menghargai kemampuan orang lain, dan memperbaiki dirinya sendiri. Nilai-nilai seperti itulah yang sesungguhnya lebih penting dibanding sekadar piala dan piagam penghargaan.

Salah satu kesuksesan seorang anak dalam kompetisi sejak dini tidak lepas dari peran orangtua, terutama ibu. Di beberapa kompetisi yang saya hadiri, saya melihat para ibu selalu tampak mendampingi anak-anak mereka. Mereka mengantar, menunggu, memberi semangat, bahkan menjadi tempat anak-anak itu mencurahkan rasa gugup sebelum tampil.

Tidak hanya satu atau dua lomba yang diikuti, banyak anak dilibatkan dalam berbagai kompetisi sehingga talenta mereka berkembang dalam beragam bidang. Ada anak yang pandai membaca puisi sekaligus piawai mendongeng. Ada pula yang mampu menulis kreatif dan tampil baik dalam monolog. Di balik itu semua, sering kali ada ibu yang tekun mendampingi proses tumbuh si anak dari hari ke hari.

Peran ibu bukan semata-mata memastikan anak menjadi juara. Lebih dari itu, ibu hadir sebagai penguat mental dan penjaga keseimbangan jiwa anak. Ketika anak gagal meraih kemenangan, ibu yang bijak tidak akan menjadikan kekalahan sebagai sumber tekanan. Sebaliknya, ia mengajarkan bahwa setiap perlombaan adalah pengalaman belajar yang berharga.

Anak-anak yang cerdas dan literat biasanya belajar dari pengalaman. Mereka memperhatikan kemampuan teman dan lawan-lawannya, lalu belajar dari sana. Mereka memahami bahwa setiap orang memiliki kelebihan masing-masing. 

Dalam ruang kompetisi, anak-anak sebenarnya sedang belajar tentang kehidupan; tentang kerja keras, disiplin, keberanian, dan sikap menghargai orang lain. Karena itu, dukungan lingkungan sangat menentukan arah pertumbuhan mental mereka. 

Support system yang diberikan guru dan orangtua ketika anak belum menjadi juara akan memberi pengaruh besar terhadap semangat anak selanjutnya. Anak yang terus disalahkan karena kalah bisa tumbuh menjadi pribadi yang mudah minder dan takut mencoba. Sebaliknya, anak yang dihargai prosesnya akan lebih berani menghadapi tantangan berikutnya.

Mental juara tidak hanya dibentuk oleh kemenangan, tapi juga oleh kemampuan menerima kegagalan dengan jiwa besar. Anak-anak perlu diajarkan bahwa keberuntungan tidak selalu datang setiap saat. Ada waktu mereka berdiri di podium kemenangan, ada pula saat mereka harus belajar menerima hasil yang belum sesuai harapan.

Di sinilah pentingnya kedewasaan orang-orang dewasa di sekitar anak. Jangan sampai ambisi orangtua lebih besar daripada kebahagiaan anak itu sendiri. Kompetisi literasi seharusnya menjadi ruang yang menyenangkan, tempat anak bertumbuh dengan sehat, kreatif, dan bahagia. Bukan ruang yang membuat mereka kehilangan keceriaan masa kecil.

Bertaburnya lomba-lomba literasi untuk anak-anak sejatinya memberi wadah positif bagi lahirnya bakat-bakat muda. Idealnya, kecakapan literasi memang dilatih sejak dini. Anak-anak yang terbiasa tampil, membaca, menulis, dan berbicara di depan umum akan memiliki modal penting ketika mereka remaja dan dewasa. Mereka lebih siap menghadapi kompetisi yang lebih ketat dan tantangan kehidupan yang semakin kompleks.

Namun, meski kecakapan literasi menjadi bekal masa depan, kita tidak boleh menukar kebahagiaan masa kini anak dengan ambisi jangka panjang tersebut. Ada satu batasan yang tak boleh dilanggar bahwa anak tetaplah anak-anak. Mereka tetap membutuhkan waktu bermain, tertawa, berkhayal, dan menikmati dunianya sendiri tanpa harus selalu merasa sedang dinilai. 

Prestasi memang penting, tapi menjaga jiwa anak agar tetap berkembang secara sehat dan organik jauh lebih fundamental.

Mari kita kembalikan hakikat kompetisi sebagai sarana merayakan keberanian, bukan ajang penghakiman. Membiarkan anak tampil dengan kepolosannya jauh lebih berharga daripada memaksanya mengenakan topeng kedewasaan yang prematur. Biarlah mereka berpuisi dengan gaya mereka sendiri dan mendongeng dengan imajinasi mereka yang murni, tanpa harus dibebani target yang melampaui kapasitas jiwanya.

Alasannya, yang kita butuhkan di masa depan, bukanlah robot-robot pemenang piala, sebaliknya manusia-manusia yang memiliki empati dan integritas. Pendidikan literasi melalui kompetisi harus mampu menyentuh sisi kemanusiaan anak, sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga tangguh secara emosional.

Tugas kita sebagai pendamping, entah itu orangtua, guru, maupun juri, adalah memastikan lentera kreativitas mereka tetap menyala terang tanpa membakar masa kecilnya. Biarkan anak-anak kita melangkah di atas panggung dengan senyuman yang tulus. Dengan begitu, kemenangan yang sesungguhnya bukan lagi soal siapa yang membawa pulang piala emas, tapi seberapa bahagia mereka mengenali potensi diri dan mencintai proses belajar itu sendiri.[AM]

]]>
Mon, 11 May 2026 12:58:46 +0800 amr
Mi6 Dorong Figur Lauk Kawat Rebut Kursi Loteng Satu, Saatnya Tidak Lagi Jadi Pelengkap Komposisi Politik https://amarmedia.co.id/mi6-dorong-figur-lauk-kawat-rebut-kursi-loteng-satu-saatnya-tidak-lagi-jadi-pelengkap-komposisi-politik https://amarmedia.co.id/mi6-dorong-figur-lauk-kawat-rebut-kursi-loteng-satu-saatnya-tidak-lagi-jadi-pelengkap-komposisi-politik Mi6 Dorong Figur Lauk Kawat Rebut Kursi Loteng Satu, Saatnya Tidak Lagi Jadi Pelengkap Komposisi Politik

MATARAM.Amarmedia.co.id —Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 mendorong figur-figur potensial dari wilayah selatan Kabupaten Lombok Tengah untuk berani tampil memperebutkan posisi kepala daerah. Konstruksi sosial politik “Lauk Kawat” dan “Dayen Kawat” kini mestinya ditempatkan sebagai bagian dari sejarah. Bukan lagi menjadi batas tak tertulis menentukan kepemimpinan daerah.

“Masa depan Lombok Tengah harus dibangun dengan kesetaraan. Sudah saatnya figur-figur dari wilayah selatan Lombok Tengah memiliki keberanian tampil sebagai calon pemimpin utama. Bukan lagi sekadar pelengkap komposisi politik,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, di Mataram, Senin, 11 Mei 2026

Analis politik kawakan Bumi Gora yang karib disapa Didu ini menegaskan, sudah saatnya ruang politik yang lebih setara dan inklusif hadir di Gumi Tatas Tuhu Trasna. Ruang politik itu harus berbasis kapasitas kepemimpinan, bukan semata warisan pembagian geografis lama.

Didu tak menampik, dinamika politik Lombok Tengah selama ini memang tidak bisa dilepaskan dari istilah “Lauk Kawat” dan “Dayen Kawat”. Lauk Kawat merujuk pada kawasan selatan Lombok Tengah yang identik dengan daerah pesisir, kawasan kering, namun memiliki bentang wisata pantai indah luar biasa. Sementara Dayen Kawat merujuk pada kawasan utara yang subur, hijau, dan selama ini dikenal sebagai kawasan pertanian dan lumbung pangan.

Dalam praktik politik Lombok Tengah, pembacaan “Lauk Kawat” dan “Dayen Kawat” sering dijadikan semacam formula tidak tertulis dalam menentukan pasangan kepala daerah. Namun faktanya, posisi bupati selalu berasal dari kawasan “Dayen Kawat”, sedangkan “Lauk Kawat” berada di posisi wakil.

 

Didu menilai, pola semacam itu merupakan realitas politik historis yang memang lahir dari proses sosial masyarakat Lombok Tengah di masa lalu. Namun demikian, Didu menegaskan bahwa perkembangan zaman telah membawa perubahan besar terhadap cara masyarakat memandang kepemimpinan.

Menurutnya, masyarakat kini semakin rasional dan terbuka dalam menentukan pilihan politik. Faktor asal wilayah tidak lagi menjadi pertimbangan utama sebagaimana beberapa dekade sebelumnya. Yang lebih penting bagi publik saat ini kata dia, adalah kapasitas, integritas, rekam jejak, dan kemampuan seorang pemimpin dalam menghadirkan solusi atas persoalan daerah.

“Atas nama demokrasi, tidak boleh ada lagi wilayah yang merasa hanya ditakdirkan menjadi pelengkap kekuasaan,” tandas Didu.

Mantan Esekutif Daerah WALHI NTB dua periode ini menegaskan, langkah Mi6 yang mendorong figur potensial di kawasan selatan Lombok Tengah untuk tampil merebut posisi kepala daerah, sama sekali bukan dimaksudkan untuk membangun sekat baru antara masyarakat selatan dan utara Lombok Tengah. Mi6 justru memandang bahwa dikotomi “Lauk Kawat” dan “Dayen Kawat” seharusnya mulai ditempatkan sebagai bagian dari sejarah sosial-politik daerah yang tidak perlu lagi dipertajam dalam praktik demokrasi modern.

“Ini bukan soal membelah masyarakat. Bukan juga soal mempertentangkan utara dan selatan. Justru yang ingin didorong adalah kesetaraan kesempatan politik. Semua putra-putri terbaik Lombok Tengah memiliki hak yang sama untuk tampil memimpin,” tegasnya.

Didu menilai, munculnya figur dari selatan sebagai calon bupati akan menjadi indikator semakin matangnya demokrasi di Lombok Tengah. Sebab, demokrasi yang sehat, menurutnya, memberikan ruang yang sama kepada siapa pun tanpa dibatasi oleh latar geografis.

Ia mengatakan, kawasan selatan Lombok Tengah saat ini juga telah mengalami transformasi yang sangat besar. Kehadiran kawasan ekonomi khusus pariwisata, pembangunan infrastruktur, pertumbuhan investasi, hingga meningkatnya konektivitas wilayah membuat selatan Lombok Tengah tidak lagi bisa dipandang sebagai daerah pinggiran.

“Selatan hari ini bukan lagi wilayah yang berada di belakang. Pertumbuhan ekonomi baru justru banyak bergerak di kawasan selatan. Pariwisata internasional berkembang di sana. Infrastruktur berkembang di sana. Ini tentu melahirkan sumber daya manusia dan kelas sosial baru yang lebih percaya diri,” kata Didu.

Dia juga melihat bahwa secara demografis, kawasan selatan Lombok Tengah memiliki jumlah penduduk yang relatif besar dan bahkan disebut lebih tinggi dibanding sebagian kawasan utara, meski selisihnya tidak terlalu signifikan. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal sosial dan politik yang cukup kuat bagi lahirnya figur kepemimpinan baru dari kawasan selatan.

Namun demikian, Didu mengingatkan bahwa modal geografis dan demografis saja tidak cukup. Figur yang ingin tampil di Pilkada 2029 tetap harus mampu membangun kapasitas, jaringan sosial, komunikasi politik, dan gagasan pembangunan yang kuat untuk Lombok Tengah secara keseluruhan. Dan menurut dia, kawasan selatan tak kekurangan figur

“Yang dibutuhkan masyarakat Lombok Tengah sekarang itu bukan sekadar figur selatan atau utara. Yang dibutuhkan adalah pemimpin yang mampu menyatukan Lombok Tengah dan membawa daerah ini melompat lebih maju,” ujarnya.

Di sisi lain, Didu mengungkapkan, generasi muda Lombok Tengah memiliki peluang besar untuk mematahkan pola-pola lama politik daerah yang terlalu bertumpu pada pembacaan geografis. Anak-anak muda saat ini, kata dia, tumbuh dalam situasi sosial yang jauh lebih terbuka, lebih cair, dan lebih egaliter dibanding generasi sebelumnya.

Karena itu, Didu menilai Pilkada 2029 bisa menjadi momentum penting lahirnya politik baru yang lebih modern di Lombok Tengah. Politik yang tidak lagi dibangun di atas sekat-sekat wilayah, tetapi di atas pertarungan ide, kapasitas, dan visi pembangunan.

“Generasi muda hari ini lebih melihat kompetensi daripada sekadar asal kawasan. Mereka ingin pemimpin yang punya gagasan, punya energi, dan mampu bekerja. Ini momentum yang sangat baik untuk menghadirkan kepemimpinan yang lebih progresif,” katanya.

Didu juga menyoroti bahwa pembangunan Lombok Tengah ke depan membutuhkan pemimpin yang memahami perubahan sosial-ekonomi yang sedang berlangsung sangat cepat di daerah tersebut. Apalagi Lombok Tengah kini menjadi salah satu pusat pertumbuhan strategis di NTB, terutama dengan perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menurutnya, tantangan Lombok Tengah ke depan tidak ringan. Selain harus menjaga keseimbangan pembangunan antarwilayah, daerah ini juga menghadapi tantangan urbanisasi, tekanan investasi, transformasi sosial masyarakat, hingga kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, Didu menilai kepemimpinan Lombok Tengah ke depan tidak bisa lagi hanya bertumpu pada pola politik tradisional.

“Daerah ini membutuhkan pemimpin dengan perspektif baru. Pemimpin yang mampu membaca perubahan global, mampu mengelola investasi tanpa meninggalkan masyarakat lokal, dan mampu menjaga harmoni sosial di tengah percepatan pembangunan,” katanya.

Didu berpandangan, jika figur-figur dari wilayah selatan mulai berani tampil sebagai calon pemimpin utama, maka hal tersebut justru akan memperkaya kualitas demokrasi di Gumi Tatas Tuhu Trasna. Masyarakat akan memiliki lebih banyak alternatif pilihan, sementara kompetisi politik akan menjadi lebih sehat dan terbuka.

“Demokrasi yang baik itu ketika semua orang merasa punya kesempatan yang sama. Ketika tidak ada lagi perasaan bahwa wilayah tertentu hanya pantas menjadi pelengkap,” ujar Didu.

Kendati begitu, ia menegaskan, pada akhirnya masyarakatlah yang akan menentukan siapa pemimpin terbaik bagi Lombok Tengah. Namun tugas semua elemen masyarakat, termasuk kelompok intelektual dan civil society, adalah memastikan ruang demokrasi tetap terbuka dan memberi kesempatan yang adil bagi semua figur potensial.

“Lombok Tengah harus bergerak menuju politik yang lebih dewasa. Politik yang tidak lagi terjebak pada sekat lama, tetapi fokus pada kualitas kepemimpinan dan masa depan daerah,” tutupnya. (AM)

]]>
Mon, 11 May 2026 12:49:03 +0800 amr
Jelang Implementasi UU ASN 2023, Abdul Rafiq Desak Pemda Sumbawa Prioritaskan Nasib Guru Honorer https://amarmedia.co.id/jelang-implementasi-uu-asn-2023-abdul-rafiq-desak-pemda-sumbawa-prioritaskan-nasib-guru-honorer https://amarmedia.co.id/jelang-implementasi-uu-asn-2023-abdul-rafiq-desak-pemda-sumbawa-prioritaskan-nasib-guru-honorer Jelang Implementasi UU ASN 2023, Abdul Rafiq Desak Pemda Sumbawa Prioritaskan Nasib Guru Honorer

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH.M.Si, memberikan atensi serius terhadap masa depan tenaga pendidik non-ASN di Sumbawa. Pada Senin (11/5/2026), Rafiq mengingatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa (Pemda) untuk segera mengambil langkah strategis terkait pemberlakuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan efektif sepenuhnya pada Januari 2027.

Menurut Rafiq, regulasi baru tersebut akan menyederhanakan status kepegawaian pemerintah menjadi hanya dua kategori: Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kondisi ini menuntut kesiapan ekstra dari pemerintah daerah agar tidak ada guru honorer yang terpinggirkan.

Abdul Rafiq menekankan bahwa guru honorer adalah pilar penting pembangunan SDM di Sumbawa. Banyak dari mereka yang telah mengabdi belasan tahun di pelosok daerah dengan fasilitas terbatas.

"Kami berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa melakukan langkah konkret melalui pendataan dan pemetaan menyeluruh. Data ini harus valid, mencakup masa pengabdian, kualifikasi, hingga sebaran wilayah tugas," tegas Rafiq.

Ia menambahkan bahwa pemetaan ini akan menjadi dasar kuat bagi daerah dalam menyusun formasi PPPK, sehingga para guru yang telah berdedikasi tetap memiliki ruang untuk melanjutkan pengabdian mereka sesuai amanat undang-undang.

Guru honorer adalah bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sumbawa. Mereka hadir mengisi kekurangan tenaga pendidik, bahkan banyak yang telah bertahun-tahun mengabdi di sekolah-sekolah, termasuk di wilayah terpencil, dengan keterbatasan kesejahteraan namun tetap menunjukkan dedikasi luar biasa bagi dunia pendidikan.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa mendukung penuh upaya pemerintah dalam memperbaiki sistem kepegawaian nasional. Namun demikian, aspek kemanusiaan, pengalaman pengabdian, dan kebutuhan riil daerah harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaannya.

Kami percaya, apabila Pemda Sumbawa mulai mempersiapkan langkah sejak dini, maka proses transisi menuju sistem ASN yang lebih tertata dapat berjalan baik tanpa mengorbankan nasib para guru honorer.

"Pendidikan adalah investasi masa depan daerah. Maka memperhatikan kesejahteraan dan kepastian nasib guru honorer merupakan bagian dari tanggung jawab bersama" pungkasnya (AM).

]]>
Mon, 11 May 2026 12:06:52 +0800 amr
Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa Hadirkan Empat Figur Terbaik, Momentum Menentukan Arah Baru Organisasi https://amarmedia.co.id/musda-ii-nwdi-kabupaten-sumbawa-hadirkan-empat-figur-terbaik-momentum-menentukan-arah-baru-organisasi https://amarmedia.co.id/musda-ii-nwdi-kabupaten-sumbawa-hadirkan-empat-figur-terbaik-momentum-menentukan-arah-baru-organisasi Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa Hadirkan Empat Figur Terbaik, Momentum Menentukan Arah Baru Organisasi

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) II Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Kabupaten Sumbawa, suasana organisasi semakin dinamis dan penuh semangat kebersamaan. Musda yang menjadi agenda penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan ini dipastikan berlangsung menarik dengan hadirnya empat figur terbaik yang siap membawa gagasan dan semangat pengabdian bagi kemajuan NWDI Kabupaten Sumbawa.

Keempat figur tersebut merupakan kader-kader terbaik yang selama ini aktif dalam berbagai bidang pengabdian organisasi. Mereka adalah Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI yang saat ini menjabat sebagai Ketua Lajnah Zakat, Infak dan Sedekah NWDI Kabupaten Sumbawa, Alimin, S.Ag., M.Si selaku Sekretaris Umum NWDI Kabupaten Sumbawa, Sukri, S.PdI., M.M.Inov yang dikenal aktif dalam pengembangan pendidikan dan kaderisasi, serta petahana Jamaluddin Maladi, S.Sos., M.T yang saat ini masih memimpin NWDI Kabupaten Sumbawa.

Munculnya empat figur tersebut mendapat perhatian besar dari warga NWDI dan masyarakat Kabupaten Sumbawa. Banyak pihak menilai bahwa hadirnya beberapa kandidat dalam Musda II menjadi tanda positif berkembangnya demokrasi organisasi yang sehat dan dewasa di tubuh NWDI.

Berbagai kalangan kader berharap Musda II tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan semata, tetapi juga momentum memperkuat persatuan, konsolidasi organisasi, serta menyusun langkah strategis untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ketua Umum NWDI Kabupaten Sumbawa, Jamaluddin Maladi, S.Sos., M.T dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musda II memiliki arti penting dalam melanjutkan perjuangan organisasi dan memperkuat peran NWDI di tengah masyarakat.

Ia mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan organisasi selama masa kepemimpinannya yang dinilai terus mengalami perkembangan melalui kerja sama seluruh pengurus, kader, dan jamaah NWDI di Kabupaten Sumbawa.

“Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa merupakan momentum besar untuk melanjutkan perjuangan organisasi ke arah yang lebih baik. Saya berharap seluruh kader tetap menjaga persatuan, kekompakan, dan semangat kebersamaan dalam proses Musda ini,” ujarnya.

Menurut Jamaluddin, perbedaan pilihan dalam organisasi merupakan sesuatu yang wajar dalam demokrasi. Namun demikian, ia menegaskan bahwa persaudaraan dan semangat perjuangan harus tetap menjadi prioritas utama seluruh kader NWDI.

“Kita semua adalah keluarga besar NWDI. Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin organisasi harus kita dukung bersama demi keberlanjutan perjuangan dan kemajuan NWDI Kabupaten Sumbawa,” lanjutnya.

Ia juga berharap Musda II mampu melahirkan pemimpin yang visioner, amanah, dan mampu membawa organisasi semakin maju dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan umat.

Sementara itu, Ketua Panitia Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa, Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI menyampaikan bahwa seluruh panitia telah melakukan berbagai persiapan demi menyukseskan pelaksanaan Musda secara tertib dan kondusif.

Menurutnya, Musda II bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum penting dalam memperkuat arah perjuangan NWDI di Kabupaten Sumbawa.

“Kami dari panitia berkomitmen melaksanakan Musda secara profesional, demokratis, aman, dan penuh kekeluargaan. Kami ingin Musda ini menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan besar demi kemajuan organisasi,” ungkap Dr. Supriyadi.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh figur yang siap berpartisipasi dalam Musda II. Menurutnya, kehadiran empat kandidat terbaik menunjukkan bahwa NWDI Kabupaten Sumbawa memiliki banyak kader potensial yang siap melanjutkan perjuangan organisasi.

“Semua kandidat memiliki kapasitas, pengalaman, dan niat pengabdian yang baik untuk organisasi. Karena itu kami berharap seluruh proses Musda berlangsung sejuk, bermartabat, dan tetap menjaga ukhuwah Islamiyah,” tambahnya.

Menjelang pelaksanaan Musda, dukungan terhadap masing-masing figur mulai terlihat di berbagai kalangan kader dan jamaah NWDI. Meski demikian, suasana organisasi tetap berlangsung harmonis dan penuh semangat persaudaraan.

Para tokoh organisasi juga terus mengajak seluruh kader agar menjaga etika, menghormati perbedaan pilihan, serta menghindari hal-hal yang dapat memicu perpecahan di internal organisasi.

Banyak pihak menilai bahwa siapa pun yang nantinya terpilih memimpin NWDI Kabupaten Sumbawa akan menghadapi tantangan besar dalam mengembangkan organisasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai perjuangan NWDI yang telah diwariskan para pendiri organisasi.

Selain memperkuat pendidikan dan dakwah, kepemimpinan baru nantinya juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas kaderisasi, pelayanan sosial keagamaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta memperluas kontribusi organisasi di tengah masyarakat.

Musda II NWDI Kabupaten Sumbawa diprediksi akan menjadi salah satu momentum organisasi terbesar tahun ini. Semangat demokrasi, persatuan, dan pengabdian yang ditunjukkan seluruh kandidat diharapkan menjadi contoh positif bagi seluruh kader NWDI.

Masyarakat dan jamaah NWDI Kabupaten Sumbawa kini menaruh harapan besar agar Musda II mampu menghasilkan keputusan terbaik demi keberlanjutan perjuangan organisasi serta melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa NWDI semakin maju, solid, dan memberikan manfaat luas bagi umat dan daerah.

Dengan hadirnya empat figur terbaik dalam Musda II, NWDI Kabupaten Sumbawa diyakini akan semakin menunjukkan kedewasaan organisasi serta komitmen kuat dalam menjaga persatuan dan melanjutkan perjuangan untuk masa depan yang lebih baik.(AM)

]]>
Mon, 11 May 2026 11:01:36 +0800 amr
Perkuat Konservasi TN Pulau Moyo, DKP NTB dan Koperasi Desa Merah Putih Labuan Aji Sinkronisasi Program Pengawasan Berbasis Masyarakat https://amarmedia.co.id/perkuat-konservasi-tn-pulau-moyo-dkp-ntb-dan-koperasi-desa-merah-putih-labuan-aji-sinkronisasi-program-pengawasan-berbasis-masyarakat https://amarmedia.co.id/perkuat-konservasi-tn-pulau-moyo-dkp-ntb-dan-koperasi-desa-merah-putih-labuan-aji-sinkronisasi-program-pengawasan-berbasis-masyarakat Perkuat Konservasi TN Pulau Moyo, DKP NTB dan Koperasi Desa Merah Putih  Labuan Aji Sinkronisasi Program Pengawasan Berbasis Masyarakat

MATARAM.Amarmedia.co.id — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat sinergi dengan berbagai mitra strategis guna memastikan pengelolaan kawasan konservasi berjalan optimal. Langkah ini diwujudkan melalui Rapat Sinkronisasi dan Harmonisasi Program Kerja UPT BLUD BPSDKP Wilayah Lombok, Sumbawa-Sumbawa Barat, dan Bima-Dompu serta Lembaga Penerima Hibah TFCCA yang digelar di Mataram, Senin (4/5/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pengelolaan Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) DKP NTB,Akmaldin, S.Pi., M.Si., mewakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB.

Sinergi BLUD dan NGO: Menambal Celah Sumber Daya

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing UPT BLUD Balai Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (BPSDKP) memaparkan rencana aksi untuk tahun anggaran 2026. Forum ini menjadi ruang refleksi bagi BLUD untuk mengukur sejauh mana kemampuan sumber daya internal dan anggaran mandiri dapat merealisasikan target yang telah ditetapkan.

Forum ini menjadi wadah refleksi bagi tiap BLUD dalam mengukur kemampuannya untuk merealisasikan pelaksanaan rencana aksi tersebut. Artinya, seberapa besar kemampuan BLUD untuk bisa merealisasikan rencana aksi dimaksud dengan sumber daya dan sumber anggaran sendiri sehingga jika masih ada target-target yang belum bisa dilaksanakan sendiri oleh BLUD maka bisa diambil perannya oleh NGO atau mitra lainnya.

Akmaldin, menekankan bahwa peran Non-Governmental Organization (NGO) dan mitra pembangunan sangat krusial dalam mengisi ruang yang belum terjangkau oleh anggaran BLUD.

"Kehadiran NGO dan mitra lainnya memberikan kontribusi signifikan melalui pendampingan teknis, inovasi kegiatan, hingga dukungan sumber daya. Sinkronisasi yang kuat mendesak dilakukan agar kolaborasi berjalan selaras dan saling memperkuat," tegasnya di hadapan para peserta.

Fokus pada Taman Nasional Pulau Moyo

Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah rencana penguatan pengelolaan terumbu karang di kawasan Taman Nasional (TN) Pulau Moyo dan wilayah penyangganya. Dalam hal ini, Koperasi Desa Merah Putih Labuan Aji mengambil peran strategis sebagai lembaga penerima hibah Tropical Forest Conservation Act (TFCA) / TFCCA.

Melalui program kolaborasi ini, Koperasi Desa Merah Putih Labuan Aji fokus pada penguatan Model Pengawasan Berbasis Masyarakat (Pokwasmas) dengan melibatkan warga lokal secara aktif dalam memantau aktivitas di perairan TN Pulau Moyo.

Kemudian untuk meningkatman kapasitas konservasi dengan nelatih masyarakat dalam teknik perlindungan ekosistem laut hingga penyediaan Data Ekologi dengan membangun basis data yang akurat untuk mendukung pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

Target jangka panjang dari inisiatif ini adalah meningkatnya tutupan karang hidup dan populasi ikan karang yang bernilai ekonomis penting, sekaligus menekan praktik penangkapan ikan yang merusak (destructive fishing).

Diversifikasi Pendapatan dan Keberlanjutan

Dalam sesi diskusi, peserta menyampaikan berbagai masukan konstruktif untuk memperkuat kolaborasi semua pihak dalam rangka merealisasikan rencana aksi dimaksud. 

Selain aspek ekologi, forum juga menyepakati perlunya diversifikasi sumber pendapatan bagi BLUD. Hal ini bertujuan untuk menjamin keberlanjutan program konservasi dan mengurangi ketergantungan pada sumber pembiayaan tunggal.

Pendekatan berbasis pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Koperasi Desa Merah Putih di Desa Labuan Aji diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru melalui sektor wisata bahari yang berkelanjutan, sehingga konservasi memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga.

Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kunci DKP Provinsi NTB, di antaranya Akmaldin, S.Pi., M.Si. (Kepala Bidang Pengelolaan Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil / KP3K), Syaifuddin Zuhri, S.Pi. (Kepala Bidang Perikanan Tangkap),  Ir. Beny Iskandar.(Kepala Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan / SDKP), Karim Marasabessy, S.Pi., M.M (Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Pengolahan Hasil Perikanan), Koordinator Program serta jajaran Kepala UPT BLUD BPSDKP se-Provinsi NTB.

Dari hasil pertemuan disimpulkan bahwa BLUD masih sangat membutuhkan dukungan dari NGO/mitra dalam rangka melakukan kegiatan pelestarian dan perlindungan ekosistem, melakukan kegiatan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan serta melakukan kajian untuk pelaksanaan kegiatan wisata Bahari yang ramah lingkungan. (AM)

]]>
Sat, 09 May 2026 21:01:09 +0800 amr
Wabup Sumbawa: Bale Mediasi Harus Jadi Solusi Nyata, Bukan Sekadar “Papan Nama” https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-bale-mediasi-harus-jadi-solusi-nyata-bukan-sekadar-papan-nama https://amarmedia.co.id/wabup-sumbawa-bale-mediasi-harus-jadi-solusi-nyata-bukan-sekadar-papan-nama Wabup Sumbawa: Bale Mediasi Harus Jadi Solusi Nyata, Bukan Sekadar “Papan Nama”

Sumbawa,Amarmedia.co.id  7 Mei 2026 – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Bale Mediasi yang digelar di Aula Madilaoe ADT, Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (07/05). Dalam sambutannya, Wabup menekankan agar lembaga ini tidak hanya menjadi simbol administratif semata, melainkan benar-benar menyentuh akar persoalan di masyarakat.

Acara yang mengusung tema “Penguatan Sinergi Perdamaian Melalui Bale Mediasi Sebagai Instrumen Penyelesaian Sengketa Non Litigasi Berbasis Nilai Agama, Kearifan Lokal dan Hukum” ini dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpoldagri, para Camat, Lurah, perwakilan OPD, serta para pemangku kepentingan terkait.

Wakil Bupati menyampaikan pesan kuat bahwa Bale Mediasi memiliki tanggung jawab moral sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menjaga harmoni sosial.

“Pemerintah daerah mengharapkan kehadiran Bale Mediasi ini tidak hanya sekadar ‘papan nama’. Bale Mediasi harus maksimal sebagai bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, menyelesaikan berbagai persoalan—baik hukum maupun sosial—sebelum berdampak luas pada stabilitas daerah,” tegas Drs. H. Mohamad Ansori.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas demi mewujudkan visi Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera.

Penyelesaian Sengketa yang Humanis dan Efisien

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bale Mediasi Kabupaten Sumbawa, Rimas Intan Katari, SH., MH., menjelaskan bahwa lembaga ini hadir sebagai solusi alternatif di tengah dinamika sosial yang kian kompleks.

Menurutnya, konflik adalah hal yang sulit dihindari, namun cara penyelesaiannya akan menentukan kualitas hidup bermasyarakat. Beberapa poin utama dari layanan Bale Mediasi meliputi Non-Litigasi yang merupakan penyelesaian di luar jalur pengadilan dengan asas kekeluargaan mengedepankan musyawarah dan prinsip perdamaian.

Juga Cepat & Sederhana karena memangkas birokrasi hukum yang panjang dengan tetap menjunjung tinggi keadilan serta berbasis Lokal yang menyandarkan keputusan pada nilai agama dan kearifan lokal masyarakat Sumbawa.

Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan mediasi, Bale Mediasi Kabupaten Sumbawa kini telah beroperasi secara aktif di Kompleks Kantor Kesbangpoldagri Sumbawa, Jalan Bungur Nomor 2, Labuhan Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 09 May 2026 20:45:59 +0800 amr
Akselerasi Modernisasi Pertanian, NTB Terapkan Sistem PM&AAS untuk Genjot Produktivitas Padi https://amarmedia.co.id/akselerasi-modernisasi-pertanian-ntb-terapkan-sistem-pm-aas-untuk-genjot-produktivitas-padi https://amarmedia.co.id/akselerasi-modernisasi-pertanian-ntb-terapkan-sistem-pm-aas-untuk-genjot-produktivitas-padi Akselerasi Modernisasi Pertanian, NTB Terapkan Sistem PM-AAS untuk Genjot Produktivitas Padi

Lombok Tengah.Amarmedia.co.id – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan bertransformasi menuju pertanian modern, Kementerian Pertanian RI melalui Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP/BRMP) NTB menggelar Gerakan Percepatan Tanam dengan metode PM-AAS (Pertanian Modern–Advanced Agriculture System). Kegiatan ini dipusatkan di lahan Kelompok Tani Bun are II, Desa Perina, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, pada Kamis (7/5/2026).

Program prospektif tahun 2026 ini diimplementasikan pada hamparan seluas 100 hektar yang melibatkan enam kelompok tani (Poktan) dari Desa Bunkate dan Desa Perina. PM-AAS hadir sebagai jawaban atas tantangan sektor pertanian masa kini, mulai dari efisiensi tenaga kerja hingga mitigasi perubahan iklim.

Kepala BRMP NTB, Hendro Cahyono, S.Pt, MM, M.Sc, menjelaskan bahwa PM-AAS bukan sekadar metode tanam biasa, melainkan sebuah sistem terpadu. Ia menekankan enam prinsip utama dalam implementasi ini yaitu Penanaman rapat dalam baris untuk meningkatkan populasi tanaman.l, Efisiensi sumber daya, khususnya penggunaan air melalui sistem Alternate Wetting and Drying (AWD), Implementasi mekanisasi secara menyeluruh, Berbasis korporasi untuk penguatan kelembagaan petani, intensifikasi pertanian guna optimalisasi lahan dan Spesifik lokasi, menyesuaikan dengan kondisi agroekosistem setempat.

"Peningkatan populasi tanaman melalui pengaturan jarak tanam yang optimal berkorelasi positif dengan peningkatan produktivitas. Rasionalisasi pupuk juga mengikuti kebutuhan populasi tersebut," ujar Dr. Awaludin.

Inovasi Teknologi dan Mitigasi El Niño

Salah satu sorotan dalam kegiatan ini adalah penggunaan alat tanam Drum Seeder yang telah dimodifikasi. Alat ini menerapkan sistem tanam Jajar Legowo 4:1 hingga 6:1, yang dirancang untuk mempercepat waktu tanam, menghemat biaya tenaga kerja, dan memastikan pertumbuhan tanaman yang seragam.

Sementara itu, pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB menyatakan bahwa PM-AAS merupakan solusi cerdas di tengah ancaman fenomena El Niño. Dengan pengelolaan air yang lebih terukur dan efisien, petani tetap dapat mencapai hasil maksimal meskipun ketersediaan air terbatas.

Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah menyerahkan bantuan berupa unit alat tanam *drum seeder dan 8 ton benih padi berkualitas unggul kepada petani di Desa Perina dan Desa Bunkate. Bantuan ini diharapkan langsung memberikan dampak pada percepatan masa tanam yang sedang berjalan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor ini adalah bukti keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani. "Mekanisasi ini menjawab tantangan keterbatasan tenaga kerja di pedesaan sekaligus meningkatkan pendapatan petani melalui hasil panen yang lebih melimpah," ungkapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran BBWS Nusa Tenggara I, perwakilan PT Pupuk Indonesia, penyuluh pertanian, unsur TNI-Polri (Babinsa & Babinkamtibmas), serta tokoh masyarakat setempat. Langkah masif ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Nusa Tenggara Barat untuk menjadi lumbung pangan modern yang kompetitif di masa depan.(AM)

]]>
Sat, 09 May 2026 11:47:25 +0800 amr
MUSDA 2026 Jadi Penentu Arah Baru, PD NWDI Sumbawa Siapkan Regenerasi Kepemimpinan https://amarmedia.co.id/musda-2026-jadi-penentu-arah-baru-pd-nwdi-sumbawa-siapkan-regenerasi-kepemimpinan https://amarmedia.co.id/musda-2026-jadi-penentu-arah-baru-pd-nwdi-sumbawa-siapkan-regenerasi-kepemimpinan MUSDA 2026 Jadi Penentu Arah Baru, PD NWDI Sumbawa Siapkan Regenerasi Kepemimpinan

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 7 Mei 2026 — Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PD NWDI) Kabupaten Sumbawa resmi menandai dimulainya babak baru perjalanan organisasi dengan menggelar rapat pembentukan panitia Musyawarah Daerah (MUSDA) Tahun 2026, Kamis (7/5). Agenda strategis ini bukan sekadar rutinitas kelembagaan, melainkan momentum penting untuk memastikan estafet perjuangan, regenerasi kepemimpinan, dan penguatan peran organisasi tetap berjalan kokoh di tengah dinamika zaman.

Rapat yang berlangsung dalam nuansa penuh semangat, persaudaraan, dan komitmen organisatoris tersebut menjadi pijakan awal bagi seluruh kader dalam menyongsong MUSDA yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 14 Mei 2026 di Kampus Hijau STKIP Paracendekia NW Sumbawa. Forum ini dipandang sebagai penentu arah masa depan organisasi sekaligus ruang evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan kepengurusan yang masa bhaktinya akan berakhir pada Mei 2026.

Keseriusan PD NWDI Kabupaten Sumbawa terlihat dari terbentuknya susunan panitia yang diisi figur-figur berkompeten dan dipercaya mampu menjalankan tugas besar ini secara profesional. Berdasarkan hasil musyawarah, Dr. Supriyadi, S.H.I., M.H.I ditetapkan sebagai Ketua Panitia MUSDA 2026. Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Alimin, QH., S.Ag., M.Si, Bendahara kepada Sukri, S.Pd.I., M.M.Inov, Wakil Sekretaris kepada Lalu Ahmad Zainuddin Wathoni, QH., S.E, dan Mawardi diamanahkan sebagai bidang Humas.

Komposisi tersebut diharapkan menjadi motor penggerak suksesnya seluruh tahapan MUSDA, mulai dari persiapan teknis hingga pelaksanaan forum yang diharapkan melahirkan keputusan-keputusan besar demi kemajuan organisasi.

Ketua Umum PD NWDI Kabupaten Sumbawa, Jamaluddin Maladi, S.Sos., M.T., menegaskan bahwa pelaksanaan MUSDA merupakan amanah organisasi yang tidak bisa ditunda. Berakhirnya masa jabatan kepengurusan saat ini harus dijawab dengan langkah cepat, tertib, dan demokratis agar roda organisasi tetap berjalan tanpa kehilangan arah perjuangan.

Menurutnya, organisasi besar seperti NWDI harus berdiri di atas sistem yang sehat, mekanisme yang jelas, dan kepemimpinan yang lahir dari proses musyawarah yang bermartabat. MUSDA, kata dia, bukan hanya forum pergantian pengurus, tetapi momentum evaluasi, konsolidasi, dan peneguhan visi perjuangan.

“Masa jabatan kepengurusan PD NWDI Kabupaten Sumbawa akan berakhir pada bulan Mei ini. Karena itu, MUSDA harus segera dilaksanakan agar roda organisasi tetap berjalan baik dan estafet kepemimpinan berlangsung secara demokratis, tertib, serta penuh tanggung jawab,” tegas Jamaluddin.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa NWDI sebagai organisasi perjuangan harus terus memperkuat kiprahnya dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, hingga pembinaan generasi muda. Tantangan zaman yang terus berkembang menuntut organisasi untuk tidak hanya menjaga warisan perjuangan, tetapi juga mampu beradaptasi secara progresif tanpa kehilangan nilai dasar.

Karena itu, kepemimpinan baru yang lahir dari MUSDA 2026 diharapkan mampu membawa PD NWDI Kabupaten Sumbawa semakin maju, solid, visioner, dan relevan dengan kebutuhan umat serta masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia MUSDA, Dr. Supriyadi, S.H.I., M.H.I., menyampaikan optimisme tinggi bahwa seluruh panitia siap bekerja maksimal demi menghadirkan pelaksanaan MUSDA yang sukses, lancar, tertib, dan penuh khidmat. Ia menilai MUSDA bukan hanya agenda struktural, tetapi ruang strategis memperkuat ukhuwah, konsolidasi kader, dan mempertegas arah perjuangan organisasi ke depan.

“Kami siap melaksanakan dan menyukseskan MUSDA PD NWDI Kabupaten Sumbawa Tahun 2026. Panitia akan bekerja maksimal, menjaga soliditas, serta memastikan seluruh persiapan berjalan optimal demi suksesnya forum besar ini,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus, kader, simpatisan, dan keluarga besar NWDI di Kabupaten Sumbawa untuk menjadikan MUSDA sebagai agenda bersama, bukan sekadar tanggung jawab panitia. Menurutnya, keberhasilan MUSDA akan menjadi cermin kedewasaan organisasi dalam menjaga persatuan, semangat pengabdian, dan kesinambungan perjuangan.

Pelaksanaan MUSDA di Kampus Hijau STKIP Paracendekia NW Sumbawa diproyeksikan menjadi momentum lahirnya gagasan-gagasan segar, strategi baru, dan kepemimpinan amanah yang siap menjawab tantangan masa depan. Forum ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pergantian struktur, tetapi juga melahirkan energi baru untuk memperkuat eksistensi NWDI sebagai organisasi pendidikan, dakwah, dan sosial yang terus hadir untuk umat.

Dengan semangat persatuan, kekompakan, dan dedikasi, seluruh elemen PD NWDI Kabupaten Sumbawa kini menatap MUSDA 2026 dengan optimisme tinggi. Sebuah harapan besar tengah disematkan: menjadikan forum ini sebagai titik tolak kebangkitan organisasi menuju masa depan yang lebih kuat, profesional, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan agama. (AM)

]]>
Fri, 08 May 2026 08:28:53 +0800 amr
Pemprov NTB Tetapkan Teluk Saleh sebagai Kawasan Konservasi, Arahkan Pariwisata Berbasis Ekosistem https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tetapkan-teluk-saleh-sebagai-kawasan-konservasi-arahkan-pariwisata-berbasis-ekosistem https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tetapkan-teluk-saleh-sebagai-kawasan-konservasi-arahkan-pariwisata-berbasis-ekosistem Pemprov NTB Tetapkan Teluk Saleh sebagai Kawasan Konservasi, Arahkan Pariwisata Berbasis Ekosistem

Mataram, Amarmedia.co.id - 7 Mei 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengambil langkah strategis dengan menetapkan Teluk Saleh sebagai kawasan konservasi, sekaligus mengunci arah pembangunan pariwisata agar bertumpu pada perlindungan ekosistem, bukan eksploitasi jangka pendek.

Kebijakan ini dituangkan dalam Keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.3.1-196 Tahun 2026 tentang Pencadangan Kawasan Konservasi dan Perlindungan Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh.

Penetapan tersebut menandai perubahan pendekatan pembangunan kawasan: konservasi ditempatkan sebagai fondasi utama, sementara aktivitas ekonomi dan pariwisata akan mengikuti batasan yang ditetapkan oleh daya dukung lingkungan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari arah kebijakan Pemerintah Provinsi NTB dalam memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis pada kekuatan ekosistem.

“Teluk Saleh tidak dibangun dari eksploitasi, tetapi dari perlindungan ekosistemnya. Di situlah letak daya saing dan keberlanjutan kawasan ini,” ujarnya.

Kawasan seluas 73.165,05 hektare tersebut dicadangkan sebagai kawasan konservasi berbasis spesies kategori taman, yang melindungi habitat hiu paus (Rhincodon typus), termasuk area makan, pembesaran, serta jalur pergerakan alaminya sepanjang tahun.

Kebijakan Gubernur ini menegaskan bahwa seluruh rencana pengembangan, termasuk studi kelayakan pariwisata, wajib mengacu pada prinsip konservasi yang telah ditetapkan.

“Studi kelayakan harus mengikuti arah kebijakan konservasi, bukan sebaliknya,” tegas Pria yang akrab disapa Aka ini.

Pendekatan ini sekaligus memastikan bahwa pembangunan kawasan tidak mengorbankan ekosistem, melainkan menjadikannya sebagai kekuatan utama dalam menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Pemprov NTB menilai, langkah ini akan memberikan kepastian arah bagi investasi, sekaligus menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dengan fondasi konservasi yang kuat, Teluk Saleh diarahkan menjadi destinasi pariwisata berbasis ekosistem yang tidak hanya kompetitif secara global, tetapi juga mampu bertahan dalam jangka panjang, pungkasnya.(AM/Diskominfotik)

]]>
Thu, 07 May 2026 22:15:27 +0800 amr
Kesempatan Emas! AMNT Gelar Rekrutmen Besar&Besaran dari Sumbawa hingga Jakarta https://amarmedia.co.id/kesempatan-emas-amnt-gelar-rekrutmen-besar-besaran-dari-sumbawa-hingga-jakarta https://amarmedia.co.id/kesempatan-emas-amnt-gelar-rekrutmen-besar-besaran-dari-sumbawa-hingga-jakarta Kesempatan Emas! AMNT Gelar Rekrutmen Besar-Besaran dari Sumbawa hingga Jakarta

Sumbawa Barat,Amarmedia.co.id - 7 Mei 2026 – Kabar gembira bagi para pencari kerja di industri pertambangan! PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), raksasa tambang tembaga dan emas di Indonesia, resmi membuka pintu lebar-lebar bagi talenta terbaik tanah air untuk bergabung dalam operasional mereka.

Melalui proses rekrutmen yang inklusif dan transparan, AMNT berupaya menjaring tenaga kerja kompetitif guna mendorong kinerja operasional yang berkelanjutan. Fokus utama kali ini adalah memperluas akses bagi angkatan kerja lokal di Nusa Tenggara Barat, tanpa menutup peluang bagi putra-putri terbaik di kota-kota besar lainnya.

Vice President Corporate Communications AMNT, Kartika Octaviana, Kamis 7 Mei 2026 dalam keterangannya menegaskan bahwa talenta adalah kunci utama kemajuan perusahaan.

Di AMNT, kami percaya bahwa talenta terbaik adalah kunci untuk mendorong kinerja operasional yang unggul dan berkelanjutan. Melalui proses rekrutmen ini, kami ingin membuka peluang yang lebih luas -khususnya bagi putra-putri daerah – untuk berkembang bersama kami, sekaligus berkontribusi pada kemajuan industri pertambangan nasional,” ujar Kartika. 

Alur Pendaftaran dan Seleksi

Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online melalui pengisian formulir dan pengiriman Curriculum Vitae (CV). Pastikan Anda mencatat tanggal penting berikut agar tidak ketinggalan:

  • Pembukaan Formulir (Wilayah NTB) di mulai 20 Mei 2026 (Mencakup KSB, Kab. Sumbawa, Mataram, dan sekitarnya).
  • Batas Akhir Formulir (Luar NTB): 31 Mei 2026 (Khusus kandidat dari Surabaya dan Jakarta).

Kandidat yang lolos seleksi administrasi awal akan diundang untuk mengikuti tahap seleksi lanjutan  yang terdiri dari wawancara dan tes praktik selama 4-5 hari. Menariknya, AMNT menambah titik lokasi seleksi di Taliwang dan Sumbawa Besar untuk memfasilitasi tingginya antusiasme pelamar lokal.

 Jadwal Seleksi Lanjutan

Berikut adalah jadwal resmi pelaksanaan tes di berbagai titik lokasi:

  1. Taliwang  (Kab. Sumbawa Barat) tanggal  5 - 8 Juni 2026
  2. Sumbawa Besar (Kab. Sumbawa) tanggal  12 - 15 Juni 2026
  3. Mataram tanggal 19 - 22 Juni 2026
  4. Surabaya  17 - 20 Juli 2026
  5. Jakarta 24 - 27 Juli 2026 

Proses rekrutmen ini Tidak Dipungut Biaya dalam bentuk apa pun. Masyarakat diminta untuk selalu waspada terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. 

Pastikan informasi yang Anda terima berasal dari kanal komunikasi resmi PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Siapkan CV terbaik Anda dan jadilah bagian dari masa depan industri pertambangan Indonesia! (AM)

]]>
Thu, 07 May 2026 16:29:22 +0800 amr
Ketua KONI Sumbawa Ucapkan Selamat atas Pelantikan H. Yudi Patria Negara sebagai Sekretaris Inspektorat: "Sinergi Birokrasi untuk Sumbawa Unggul" https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-ucapkan-selamat-atas-pelantikan-h-yudi-patria-negara-sebagai-sekretaris-inspektorat-sinergi-birokrasi-untuk-sumbawa-unggul https://amarmedia.co.id/ketua-koni-sumbawa-ucapkan-selamat-atas-pelantikan-h-yudi-patria-negara-sebagai-sekretaris-inspektorat-sinergi-birokrasi-untuk-sumbawa-unggul Ketua KONI Sumbawa Ucapkan Selamat atas Pelantikan H. Yudi Patria Negara sebagai Sekretaris Inspektorat: "Sinergi Birokrasi untuk Sumbawa Unggul"

Jogjakarta, Amarmedia.co.id 6 Mei 2026 – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas pelantikan para Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Struktural di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Secara khusus, Abdul Rafiq memberikan ucapan selamat kepada H. Yudi Patria Negara, ST., MM., yang merupakan Sekretaris Umum KONI Sumbawa, atas amanah barunya sebagai Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sumbawa.

Dalam pernyataannya, Abdul Rafiq menyampaikan bahwa terpilihnya H. Yudi Patria Negara dalam jajaran pejabat struktural merupakan bukti kepercayaan pimpinan terhadap kompetensi dan dedikasi yang selama ini ditunjukkan, baik dalam birokrasi maupun dalam memajukan dunia olahraga di Tana Samawa.

"Keluarga besar KONI Sumbawa merasa bangga. Pelantikan Saudara H. Yudi sebagai Sekretaris Inspektorat adalah langkah strategis yang tepat. Kami yakin, pengalaman beliau sebagai Sekretaris Umum KONI yang terbiasa dengan manajerial organisasi akan membawa dampak positif bagi penguatan fungsi pengawasan di Inspektorat," ujar Abdul Rafiq.

Optimalisasi Birokrasi Menuju Sumbawa Unggul

Senada dengan pesan Bupati Sumbawa, Ir.H. Syarafuddin Jarot, MP . Abdul Rafiq menekankan pentingnya semangat pelayanan dalam rangka optimalisasi peran pemerintah. Menurutnya, birokrasi yang kuat dan bersih adalah fondasi utama untuk membangun Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.

"Penempatan the right man on the right place yang dilakukan Bupati hari ini adalah angin segar bagi percepatan pembangunan daerah. Kami di KONI siap bersinergi dengan birokrasi yang baru dilantik untuk memastikan program-program kemasyarakatan, termasuk pembinaan atlet, berjalan selaras dengan visi besar daerah," tambahnya.

Ketua KONI juga berharap agar H. Yudi Patria Negara dan seluruh pejabat yang dilantik dapat mengimplementasikan budaya pelayanan yang ditekankan Bupati, yakni penerapan pilar "Senyum, Salam, Maaf, dan Tolong".

"Etika pelayanan ini sangat penting. Kita ingin birokrasi kita tidak hanya cerdas secara administratif, tetapi juga sejuk dan humanis dalam melayani masyarakat. Selamat bekerja kepada seluruh pejabat yang dilantik, mari kita bawa Sumbawa terbang lebih tinggi dengan semangat pengabdian yang tulus," tutup Abdul Rafiq.

Untuk diketahui, prosesi pelantikan 70 Pejabat Struktural dan 6 Kepala Sekolah ini berlangsung khidmat di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa sebagai bagian dari langkah penyegaran organisasi dan akselerasi target pembangunan daerah. (AM)

]]>
Thu, 07 May 2026 08:17:04 +0800 amr
Tingkatkan Kualitas Narasi, Museum Bala Datu Ranga Studi Banding ke Yogyakarta https://amarmedia.co.id/tingkatkan-kualitas-narasi-museum-bala-datu-ranga-studi-banding-ke-yogyakarta https://amarmedia.co.id/tingkatkan-kualitas-narasi-museum-bala-datu-ranga-studi-banding-ke-yogyakarta Tingkatkan Kualitas Narasi, Museum Bala Datu Ranga Studi Banding ke Yogyakarta

Yogyakarta. Amarmedia.co.id - Demi meningkatkan kualitas narasi dan storytelling, Museum Bala Datu Ranga (MBDR) melakukan studi banding ke lima museum terkemuka di Yogyakarta yaitu Museum Sonobudoyo, Museum Kraton Yogyakarta, Museum Ullen Sentalu, Museum Benteng Vredeburg, dan Diorama Arsip Jogja. Kegiatan studi banding ini berlangsung tanggal 4 – 8 Mei 2026 yang diikuti oleh tiga staf museum yaitu Kurator, Edukator, dan Preparator Museum untuk meningkatkan mutu narasi dan alur penceritaan, penyampaian informasi kepada publik, dan penyajian koleksi dengan tata pameran yang terkonsep. 

Kepada Wartawan, Kamis 7 Mei 2026, Direktur Museum Bala Datu Ranga Yuli Andari Merdekaninggias MA mengatakan bahwa MBDR memilih Yogyakarta sebagai lokasi studi banding museum karena di kota ini eksis museum-museum yang memiliki kualitas bagus dan sudah memenuhi standar museum tingkat nasional maupun internasional. Museum Sonobudoyo misalnya telah dibentuk pada tahun 1931 hasil dari Kongres Kebudayaan Java Instituut di Yogyakarta. Sehingga museum ini merupakan salah satu museum tertua yang ada di Indonesia karena telah eksis bahkan sebelum Indonesia merdeka. Museum kedua yang dikunjungi yaitu Museum Benteng Vredeburg merupakan museum yang menempati bekas bangunan benteng pertahanan Belanda yang dibangun tahun 1760.

Museum Kraton Yogyakarta merupakan museum tipe A yang khusus mengoleksi benda-benda milik Kesultanan Yogyakarta yang terdiri dari beberapa museum yaitu: Museum Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Museum Kereta, Museum Batik, dan Museum Lukisan. Yang berikutnya adalah Museum Ullen Sentalu yaitu museum swasta yang didirikan oleh Keluarga Haryono yang dibangun pada akhir tahun 1980-an yang fokus sebagai pusat studi sejarah, seni, dan budaya Jawa. Lokasi terkakhir yaitu Diorama Arsip Jogja yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DPAP DIY).

“Lima institusi yang menjadi lokasi belajar MBDR semuanya memiliki kekuatan dan keunggulan masing-masing. Kami belajar pengelolaan museum dari berbagai aspek mulai dari pengelolaan koleksi, penyajian narasi dan alur penceritaan (kuratorial), perancangan tur museum yang edukatif, dan penggunaan teknologi digitalisasi untuk menyajikan narasi museum. Sehingga harapannya, MBDR bisa belajar banyak untuk menghadirkan sebuah museum berkualitas di Kabupaten Sumbawa,” tegas Yuli Andari Merdikaningtyas, M.A, Direktur yang merangkap sebagai Kurator Museum Bala Datu Ranga.

Studi banding pengelolaan museum ini merupakan program MBDR yang didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Dana Indonesiana skema Dukungan Institusional Bagi Keberlanjutan Organisasi Kebudayaan. "Hasil studi banding ini nanti akan dipresentasikan dalam peringatan International Museum Day 2026 (Hari Museum Internasional) yang mengangkat tema “Museum Uniting a Divided World” pada tanggal 18 Mei mendatang di Museum Bala Datu Ranga" pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 07 May 2026 06:55:43 +0800 amr
Pemprov NTB Tawarkan Investasi Sektor Unggulan kepada Investor Bulgaria https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tawarkan-investasi-sektor-unggulan-kepada-investor-bulgaria https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tawarkan-investasi-sektor-unggulan-kepada-investor-bulgaria Pemprov NTB Tawarkan Investasi Sektor Unggulan kepada Investor Bulgaria

Mataram.Amarmedia.co.id - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memaparkan berbagai potensi investasi unggulan daerah kepada investor Bulgaria dalam pertemuan penjajakan kerja sama investasi di kantor DPMPTSP di Mataram, Rabu (06/05/2026). 

"NTB merupakan daerah yang sangat strategis untuk investasi, didukung oleh infrastruktur yang memadai seperti bandara dan pelabuhan yang saling terhubung di seluruh wilayah", tegas Kadis H. Irnadi Kusuma, S.STP., M.E.,. 

Dalam paparannya, Irnadi menawarkan sejumlah sektor strategis yang dinilai memiliki prospek besar, di antaranya sektor peternakan, perikanan, pariwisata, serta energi terbarukan.

Pada sektor peternakan, NTB dikenal memiliki potensi peternakan sapi yang cukup besar dengan kualitas daging yang unggul. Hal ini menjadikan NTB sebagai salah satu daerah penghasil sapi yang kompetitif di tingkat nasional.

Sementara itu, pada sektor perikanan, budidaya udang vaname dinilai memiliki prospek yang sangat menjanjikan dengan kontribusi ekspor mencapai 3,91 persen. Selain itu, komoditas unggulan lainnya meliputi ikan tuna, ikan cakalang, rumput laut, serta produk garam yang terus berkembang.

Di sektor pariwisata, NTB mencatat kontribusi signifikan dengan nilai mencapai Rp5,96 triliun pada tahun 2025. Beragam destinasi unggulan menjadi daya tarik utama, seperti kawasan Kuta Mandalika yang dilengkapi dengan sirkuit internasional, Gili Tramena, wisata hiu paus, hingga Gunung Rinjani yang terkenal secara global.

Selain itu, sektor energi terbarukan juga menjadi prioritas pengembangan seiring dengan menipisnya cadangan bahan bakar fosil. Pengembangan energi baru terbarukan diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Sementara itu, investor asal Bulgaria, Daniel Dobrev menyampaikan ketertarikannya terhadap potensi yang ditawarkan. Ia menilai NTB memiliki peluang besar, khususnya pada sektor perikanan, terutama komoditas tuna.

“Saya tertarik pada pengembangan produk tuna secara menyeluruh, tidak hanya daging, tetapi juga berbagai produk olahan lainnya,” ujarnya.

Daniel juga mengungkapkan rencananya untuk mengajak rekan-rekannya berinvestasi di industri pengolahan tuna di NTB. Dalam kunjungannya, ia dijadwalkan meninjau langsung lokasi peternakan sapi serta mengunjungi perusahaan perikanan untuk melihat potensi pengolahan tuna.

Selain itu, ia juga tertarik dengan sektor pariwisata NTB yang dikenal ramah bagi wisatawan muslim, sehingga memiliki daya tarik tersendiri di pasar global.

Menutup pertemuan tersebut, pihak DPMPTSP NTB menegaskan komitmennya untuk terus memaksimalkan promosi potensi daerah kepada investor dari berbagai negara. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur NTB agar proses penjajakan investasi dapat dimatangkan terlebih dahulu di tingkat perangkat daerah sebelum ditindaklanjuti ke tahap yang lebih tinggi.

Diharapkan, hasil pertemuan ini dapat menjadi langkah awal dalam membuka peluang kerja sama investasi yang lebih luas serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Pertemuan ini juga mengawali rencana kunjungan Dubes Bulgaria pada Juni mendatang dengan mengunjungi beberapa lokasi investasi seperti Labuhan Haji, Lombok Timur. (jmy/dpmptsp/kominfotikntb)

]]>
Wed, 06 May 2026 22:36:47 +0800 amr
Nobar “Menolak Punah”, GMNI NTB Soroti Krisis Lingkungan dan Tuntut Tanggung Jawab Pemerintah https://amarmedia.co.id/nobar-menolak-punah-gmni-ntb-soroti-krisis-lingkungan-dan-tuntut-tanggung-jawab-pemerintah https://amarmedia.co.id/nobar-menolak-punah-gmni-ntb-soroti-krisis-lingkungan-dan-tuntut-tanggung-jawab-pemerintah Nobar “Menolak Punah”, GMNI NTB Soroti Krisis Lingkungan dan Tuntut Tanggung Jawab Pemerintah

Mataram.Amarmedia.co.id – Di tengah krisis lingkungan yang kian mengkhawatirkan, DPD GMNI NTB bersama BEMNUS Bali-Nusra menggelar nonton bareng dan diskusi film dokumenter “Menolak Punah” karya Dandy Laksono dan Aji Yahuti di Nonasuka Kopitiam, Senin (4/5/2026).

Kegiatan ini tidak berhenti pada kritik terhadap dampak destruktif industri fashion, seperti limbah plastik dan mikroplastik, melainkan juga menegaskan bahwa solusi nyata untuk membangun peradaban yang lebih berkelanjutan sudah ada dan bisa dikembangkan dari kearifan lokal.

Dalam diskusi yang menghadirkan Adi Ardiansyah dan ARI Sahde Gare serta dipandu oleh Haerul Azmi, peserta diajak melihat bahwa industri fashion tidak harus selalu identik dengan eksploitasi dan pencemaran.

Indonesia, termasuk NTB, memiliki kekayaan sumber daya alam yang dapat menjadi alternatif, mulai dari pewarna alami berbasis tumbuhan, teknik produksi tradisional, hingga praktik fashion berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan bahan pewarna alami dari daun, akar, kulit kayu, dan tanaman lokal terbukti tidak mencemari lingkungan serta lebih aman bagi kesehatan manusia.

Ketua DPD GMNI NTB, Sulhamran, menegaskan bahwa arah pembangunan ke depan harus berpihak pada model produksi yang berkelanjutan, bukan justru memperkuat industri yang merusak lingkungan.

“Kita tidak kekurangan solusi. Kita punya pengetahuan, sumber daya, dan tradisi yang sudah sejak lama hidup selaras dengan alam. Persoalannya adalah keberpihakan: apakah negara mau mendukung jalan yang berkelanjutan atau terus membiarkan dominasi industri berbasis bahan kimia yang merusak” tegasnya.

DPD GMNI NTB mendorong pemerintah untuk memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan pewarna alami dan industri fashion berkelanjutan, melibatkan komunitas lokal dan pelaku usaha kecil dalam rantai pasok berkelanjutan, dan menjadikan perlindungan ekosistem sebagai prioritas kebijakan, bukan sekadar wacana.

“Jika kita serius ingin menyelamatkan lingkungan, maka negara harus hadir mendukung solusi yang sudah ada di tengah masyarakat, bukan justru memperkuat sistem yang merusak. Ini bukan hanya soal industri, tapi soal arah peradaban” tambah Bung Hamran.

Melalui kegiatan ini, DPD GMNI NTB berharap kesadaran publik tidak hanya berhenti pada rasa prihatin, tetapi bertransformasi menjadi gerakan kolektif dan mendorong perubahan pola konsumsi sekaligus menuntut tanggung jawab negara dalam menjaga lingkungan dan masa depan generasi mendatang. (AM)

]]>
Wed, 06 May 2026 20:10:49 +0800 amr
Kepala Desa Sabeok Tunaikan Zakat Maal Melalui Baznas sumbawa https://amarmedia.co.id/kepala-desa-sabeok-tunaikan-zakat-maal-melalui-baznas-sumbawa https://amarmedia.co.id/kepala-desa-sabeok-tunaikan-zakat-maal-melalui-baznas-sumbawa Kepala Desa Sabeok Tunaikan Zakat Maal Melalui Baznas sumbawa

Sumbawa,Amarmedia.co.id 6 Mei 2026 — Komitmen dalam menjalankan kewajiban syariat Islam kembali ditunjukkan oleh Kepala Desa Sabeok, Kecamatan Orong Telu, Agus Mutahir, S.Pd., M.Si., yang menunaikan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Selasa, 5 Mei 2026, bertempat di kediaman beliau di Desa Sabeok.

Penyerahan zakat maal ini diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, yang hadir bersama jajaran pimpinan BAZNAS lainnya. Momentum ini tidak hanya menjadi bentuk ketaatan individu, tetapi juga diharapkan menjadi teladan bagi masyarakat luas, khususnya para aparatur desa dan kalangan muzakki di wilayah Kecamatan Orong Telu.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesadaran dan keteladanan yang ditunjukkan oleh Kepala Desa Sabeok. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat, sekaligus sebagai sarana distribusi kekayaan yang berkeadilan.

“Penunaian zakat maal ini bukan hanya sekadar kewajiban individu, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS, sehingga pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Syukri Rahmat.

Sementara itu, Kepala Desa Sabeok, Agus Mutahir, dalam sambutannya menyampaikan bahwa zakat merupakan kewajiban yang tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga sosial. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

“Sebagai seorang muslim, menunaikan zakat adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, zakat juga menjadi sarana untuk membersihkan harta serta membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Saya berharap masyarakat Desa Sabeok semakin sadar akan pentingnya zakat dan mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS,” ungkapnya.

Pelaksanaan penunaian zakat ini juga menjadi bagian dari standar pelayanan kepada para muzakki yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Setelah proses penyerahan zakat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz M. Lutfi Makki, M.Si. Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur serta harapan agar zakat yang ditunaikan membawa keberkahan bagi muzakki maupun mustahik yang menerimanya.

Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi ruh dalam pelaksanaan zakat.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sumbawa Bidang Pengumpulan, Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si., turut memberikan komentar terkait pentingnya optimalisasi penghimpunan zakat di daerah. Ia menyampaikan bahwa peran tokoh masyarakat dan pemimpin daerah sangat strategis dalam meningkatkan kesadaran zakat.

“Keteladanan dari para pemimpin, seperti yang ditunjukkan oleh Kepala Desa Sabeok hari ini, memiliki dampak yang sangat besar dalam mendorong masyarakat untuk menunaikan zakat. Kami di BAZNAS terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada para muzakki, baik dari sisi kemudahan, transparansi, maupun akuntabilitas, sehingga kepercayaan masyarakat semakin meningkat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa potensi zakat di Kabupaten Sumbawa masih sangat besar dan perlu digali secara maksimal. Dengan pengelolaan yang profesional, zakat diyakini mampu menjadi solusi konkret dalam mengatasi berbagai persoalan sosial dan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah desa serta berbagai elemen masyarakat. Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan pengumpulan dan pendistribusian zakat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih luas.

Penunaian zakat maal oleh Kepala Desa Sabeok ini menjadi bukti nyata bahwa kesadaran berzakat tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga dapat menjadi gerakan bersama dalam membangun kesejahteraan umat. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat lainnya untuk turut serta dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi yang terpercaya.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, zakat diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan berkeadilan sosial. (AM(

]]>
Wed, 06 May 2026 12:42:14 +0800 amr
Lantik Pejabat Baru, Bupati Syarafuddin Jarot Tekankan Budaya Pelayanan "4 Kata Ajaib" dan Integritas https://amarmedia.co.id/lantik-pejabat-baru-bupati-syarafuddin-jarot-tekankan-budaya-pelayanan-4-kata-ajaib-dan-integritas https://amarmedia.co.id/lantik-pejabat-baru-bupati-syarafuddin-jarot-tekankan-budaya-pelayanan-4-kata-ajaib-dan-integritas Lantik Pejabat Baru, Bupati Syarafuddin Jarot Tekankan Budaya Pelayanan "4 Kata Ajaib" dan Integritas

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, MP., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat struktural serta kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Rabu 6 Mei 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari perjalanan panjang birokrasi untuk terus berbenah demi memperkuat pelayanan publik. Dirinya mengakui bahwa proses pengisian jabatan, khususnya untuk empat OPD yang kosong, telah melalui mekanisme aturan yang cukup panjang dan sempat mengalami kendala administrasi perizinan.

"Proses ini sudah cukup lama kita rencanakan, bahkan sejak sebelum puasa. Namun karena dinamika perizinan yang panjang, baru bisa kita laksanakan hari ini. Ini adalah mutasi keempat dalam masa kepemimpinan kami (Jarot-Ansori) selama satu tahun dua bulan terakhir," ujar Bupati.

Bupati Jarot menegaskan bahwa penataan organisasi ini bukan semata-mata untuk mengganti personel, melainkan untuk memastikan mesin birokrasi berjalan optimal dengan menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat (the right man on the right place).

"Saudara-saudara yang dilantik hari ini adalah orang-orang pilihan. Tantangan ke depan tidak ringan; kita menghadapi perubahan global dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi. Pejabat tidak boleh lagi hanya terjebak dalam rutinitas," tegasnya.

Salah satu poin menarik dalam arahan Bupati adalah penekanan pada etika pelayanan publik. Ia meminta seluruh ASN dan pejabat di Kabupaten Sumbawa untuk menerapkan budaya ramah dengan empat pilar utama senyum salam maaf dan tolong.

"Mari menghadapi masyarakat dengan wajah yang sejuk, mengawali interaksi dengan sapaan yang sopan, selalu merendah dan meminta maaf dalam setiap instruksi atau pelayanan serta menggunakan kata tolong saat meminta bantuan atau kerja sama.

"Jangan sampai masyarakat yang datang ke Puskesmas atau kantor pelayanan makin sakit hatinya karena bentakan. Gunakan kata maaf dan tolong. Ini harus dibiasakan, tidak hanya di kantor tapi juga di lingkungan keluarga," pesan Bupati Jarot.

Mendorong percepatan pembangunan, Bupati menggunakan analogi "Kuda Penarik Kereta (Benhur)". Beliau mengingatkan bahwa kecepatan sebuah organisasi sangat bergantung pada elemen yang paling lambat.

"Kecepatan kereta yang ditarik beberapa kuda akan mengikuti kuda yang paling lambat. Saya minta para pejabat yang baru dilantik: jadilah kuda yang berlari kencang. Jangan menjadi kuda yang membuat lari kita jalan di tempat. Kita harus bergerak cepat, bukan sekadar maraton, apalagi jalan santai," imbuhnya.

Menutup arahannya, Bupati kembali mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai efisiensi negara dan pemberantasan korupsi. Ia memperingatkan bahwa korupsi biasanya dilakukan secara berjamaah dan dampaknya akan membekas selamanya.

"Korupsi itu pasti ketahuan, kalau tidak saat menjabat, ya saat pensiun, atau jika tidak di dunia, maka di akhirat. Mari kita hindari itu dan fokus memberikan pelayanan terbaik," pungkasnya.

Acara ditutup dengan pembacaan pantun oleh Bupati sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi para pejabat yang baru mengemban amanah:

Pagi hari minum jamu,

singgah sebentar di tepi taman.

Hari ini tugas baru, amanah datang penuh harapan 

Burung Nuri diseberang

Hinggap sebentar di pohon jati,

mutasi bukan sekedar pindah ruang. 

Tapi langkah baru mengabdi, dengan sepenuh hati.

Selanjutnya Bupati Sumbawa bersama Wakil Bupati Sumbawa dan Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang dilantik

Berdasarkan Keputusan Bupati Sumbawa Nomor 520 dan 521 Tahun 2026, berikut adalah beberapa nama pejabat yang menduduki posisi baru:

  1. Kaharuddin, SE., M.Ec.Dev. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) 
  2. Drs. Iwan Sofian, Kepala Dinas Sosial
  3. Ulumuddin, SE Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)
  4. Khaeruddin, SE., M.Si Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  5. I Made Patrya, AP Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
  6. Ardiyansyah, S.AP  Camat Sumbawa
  7. Evi Supiati, S.STP., M.Si. Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindag
  8. Arif Alamsyah, S.STP., M.Si. Kabag Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah
  9. Alfiansyah, S.STP Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
  10. Silviana, SE Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)
  11. Yudi Patria Negara, ST, MM Sekretaris Inspektorat
  12. Iyang Syahruddin, S.T Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP
  13. Zubhan, ST Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
  14. Zainuddin, S.Sos, M.M.Inov Camat Alas Barat
  15. Irfansyah, S.T., M.T.Kabag Administrasi Pembangunan pada Sekretariat Daerah
  16. Muhammad Alif, S.AP Camat Labangka
  17. Hermansyah, SE  Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan (Bakesbangpol)
  18. Hadijah, S.AP  Kabid Perbendaharaan Daerah (BKAD) 
  19. Yayat Cahyadi, SE  Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk (Disdukcapil)
  20. Muhammad Jufri, S.Sos., M.Si. Sekretaris Kecamatan Moyo Utara
  21. Ita Kussaini, S.Farm, S.E., M.H. Kabag Tata Usaha RSUD Kabupaten Sumbawa 
  22.  Arpandinata, S.AP  Kabid Prasarana pada Dinas Perhubungan
  23. Mulyadi Hartono, S.AP, M.Si  Sekretaris Kecamatan Utan
  24. Hermansyah, S.Pd, M.M.Inov Sekretaris Kecamatan Lenangguar
  25. Muhammad, SH Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BPBD)
  26. Linda Widianti, SE Sekretaris Kecamatan Orong Telu
  27. Didin Rohmanuddin, S.STP, M.A  sekretaris Kecamatan Lape (AM)

]]>
Wed, 06 May 2026 11:28:33 +0800 amr
Isu Besar, Bukti Nol : Siapa yang Sebenarnya Sedang Bermain..? https://amarmedia.co.id/isu-besar-bukti-nol-siapa-yang-sebenarnya-sedang-bermain https://amarmedia.co.id/isu-besar-bukti-nol-siapa-yang-sebenarnya-sedang-bermain Isu Besar, Bukti Nol : Siapa yang Sebenarnya Sedang Bermain..?

Oleh Hamzanwadi SPd M.M.Inov

Tuduhan soal aliran dana puluhan miliar ke NTB Care yang diarahkan ke rekening pribadi bukan hanya lemah, ia nyaris tanpa fondasi. Dan di titik ini, klarifikasi dari bang Zulkieflimansyah mantan Gubernur NTB sebelumnya justru membongkar satu hal penting yaitu isu ini lebih banyak dibangun oleh kebisingan, bukan data.

Mari kita luruskan. Dalam sistem keuangan daerah, aliran dana miliaran rupiah tidak mungkin “mengalir diam-diam” tanpa jejak. Ada mekanisme APBD, ada pengawasan berlapis, ada audit. Jadi kalau benar ada Rp31 miliar yang “mengalir”, pertanyaannya sederhana di mana dokumennya? di pos anggaran mana? lewat mekanisme apa?

Sampai hari ini, yang beredar hanya narasi. Tidak ada bukti transaksi, tidak ada laporan audit, tidak ada temuan resmi. Yang ada hanyalah pengulangan isu, seolah-olah jika diulang terus, ia akan berubah menjadi kebenaran.

Lebih jauh, upaya menggiring NTB Care sebagai “mesin anggaran” juga keliru sejak awal. Program ini bekerja sebagai penghubung sosial, bukan pengelola dana besar. Menyulapnya menjadi pusat aliran miliaran rupiah adalah bentuk manipulasi logika yang terlalu dipaksakan.

Ironisnya, ketika ditantang untuk menempuh jalur resmi—audit—pihak-pihak yang paling lantang justru tidak menunjukkan langkah konkret. Ini memperlihatkan satu hal: isu ini lebih nyaman dimainkan di ruang opini daripada diuji di ruang pembuktian.

Pernyataan Bang Zulkieflimansyah untuk membuka diri terhadap audit seharusnya menjadi titik akhir spekulasi. Tapi bagi mereka yang memang sejak awal membangun narasi, kebenaran justru bukan tujuan, yang penting adalah gaduhnya.

Publik tidak boleh terus-menerus disuguhi drama tanpa data. Jika memang ada pelanggaran, buktikan secara resmi. Jika tidak, hentikan produksi tuduhan yang hanya merusak akal sehat.

Karena pada akhirnya, tuduhan tanpa bukti bukanlah kritik tapi itu propaganda. 

]]>
Tue, 05 May 2026 20:04:40 +0800 amr
Kabar Gembira! Program Padat Karya 2026 Disnakertrans Sumbawa Resmi Dibuka, Peluang Kerja bagi Masyarakat https://amarmedia.co.id/kabar-gembira-program-padat-karya-2026-disnakertrans-sumbawaresmi-dibuka-peluang-kerja-bagi-masyarakat https://amarmedia.co.id/kabar-gembira-program-padat-karya-2026-disnakertrans-sumbawaresmi-dibuka-peluang-kerja-bagi-masyarakat Kabar Gembira! Program Padat Karya 2026 Disnakertrans Sumbawa Resmi Dibuka, Peluang Kerja bagi Masyarakat

Sumbawa, Amarmedia.co.id– Pemerintah pusat melalui Direktorat Bina Perluasan Kesempatan Kerja, Ditjen Binapenta dan PKK Kementerian Ketenagakerjaan resmi membuka pendaftaran penerima Bantuan Pemerintah Program Pembinaan Ketenagakerjaan Bidang Padat Karya Tahun 2026. 

Pengumuman bernomor B-3.4/3192/PK.03.00/IV/2026 tersebut dirilis 30 April 2026 dan menjadi angin segar bagi masyarakat yang membutuhkan lapangan kerja serta peningkatan infrastruktur berbasis partisipasi warga.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa program ini bertujuan mendukung penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan masyarakat, sekaligus pembangunan lingkungan secara partisipatif. “Yang paling penting diketahui masyarakat, program ini gratis tanpa dipungut biaya apapun. Tidak ada pungutan liar, tidak ada calo. Seluruh proses pendaftaran dan seleksi tidak dikenakan biaya sepeser pun,” tegas H. Varian kepada media ini, Senin (04/05/2026).

Pendaftaran dibuka mulai 30 April hingga 16 Mei 2026 melalui laman resmi https://bizhub.kemnaker.go.id. Masyarakat dari berbagai daerah, termasuk Sumbawa, dipersilakan mendaftar secara daring. H. Varian mengimbau agar calon peserta memanfaatkan fasilitas umum seperti warnet atau bantuan perangkat desa jika terkendala akses internet. “Jangan sampai ada warga yang tidak tahu karena keterbatasan informasi. Kami di daerah akan membantu sosialisasi,” ujarnya.

Apa saja kegiatan yang akan didanai? 

Program Padat Karya 2026 berfokus pada proyek-proyek yang langsung dirasakan warga, antara lain: pembangunan jalan rabat beton, jalan menggunakan paving blok, pengerasan jalan, tanggul penahan tanah, saluran air di sekitar pemukiman warga, serta irigasi tersier untuk persawahan. Dengan metode padat karya, proyek-proyek ini tidak hanya menghasilkan infrastruktur tetapi juga menyerap banyak tenaga kerja lokal.

Menurut H. Varian, keunggulan program ini adalah sistem partisipatif yang melibatkan masyarakat mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan. “Warga bukan sekadar buruh proyek, tetapi menjadi subjek pembangunan. Ini sekaligus melatih kemandirian dan gotong royong,” tambahnya.

Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Bagi warga Sumbawa yang berminat, Disnakertrans setempat telah menyiapkan posko bantuan pendaftaran di kantor dinas. H. Varian juga mengingatkan agar calon pendaftar menyiapkan dokumen identitas diri (KTP/KK), surat keterangan domisili, serta mengikuti petunjuk di laman bizhub.

“Jangan ragu, ini kesempatan emas. Selain mendapatkan penghasilan, Anda juga ikut membangun kampung sendiri. Tapi ingat, waspadai oknum yang mengiming-imingi kelulusan dengan imbalan uang. Laporkan segera jika ada kejanggalan,” pungkas H. Varian.

Masyarakat diimbau segera mendaftar karena kuota terbatas. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman bizhub.kemnaker.go.id atau menghubungi Disnakertrans Kabupaten Sumbawa. Program Padat Karya 2026 diharapkan menjadi langkah nyata pemulihan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan dari desa.(AM)

]]>
Tue, 05 May 2026 16:39:39 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Cerdas Hadirkan Harapan: 112 Siswa Dan Tenaga Pendidik Di Orong Telu Terima Manfaat https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-cerdas-hadirkan-harapan-112-siswa-dan-tenaga-pendidik-di-orong-telu-terima-manfaat https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-cerdas-hadirkan-harapan-112-siswa-dan-tenaga-pendidik-di-orong-telu-terima-manfaat

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Komitmen dalam mendukung dunia pendidikan terus ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa melalui program unggulan Sumbawa Cerdas. Pada Selasa, 5 Mei 2026, program ini menyambangi Kecamatan Orong Telu dengan menghadirkan bantuan bagi siswa/siswi serta tenaga pendidik yang membutuhkan. Kegiatan penyaluran yang berlangsung di Masjid Jami Nurul Iman Desa Sabeok ini menjadi momen penuh harapan bagi 112 penerima manfaat yang terdiri dari siswa SD dan SMP, Guru Tidak Tetap (GTT) di tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Orong Telu, serta guru PAUD dari berbagai desa di wilayah tersebut.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.Minov, yang hadir bersama jajaran pimpinan, yakni Wakil Ketua I M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua II Lukman Hakim, SH., M.Si, Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Ma.Pd.Sd, serta Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si. Kehadiran lengkap pimpinan ini menegaskan keseriusan BAZNAS dalam memastikan bahwa program pendidikan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Orong Telu, M. Taufik, S.Pd., M.M.Inov, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini. Kehadiran para guru, siswa, serta tokoh masyarakat semakin menambah semarak dan makna dari kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan bahwa program Sumbawa Cerdas merupakan salah satu prioritas dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan dan membuka peluang masa depan yang lebih baik.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak kita tetap memiliki semangat untuk belajar meskipun dalam keterbatasan. Begitu juga dengan para guru, khususnya GTT dan guru PAUD, yang selama ini telah mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang perlu kita dukung bersama,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa zakat yang dikelola oleh BAZNAS tidak hanya difokuskan pada bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada sektor-sektor strategis seperti pendidikan agar memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus berprestasi, serta menjadi bentuk apresiasi bagi para guru yang telah berjuang mencerdaskan generasi bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Orong Telu, M. Taufik, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas perhatian yang diberikan kepada dunia pendidikan di wilayahnya. Ia menilai bahwa program ini sangat tepat sasaran dan memberikan dampak positif yang nyata.

“Kami sangat mengapresiasi langkah BAZNAS yang telah memberikan perhatian kepada siswa dan tenaga pendidik di Kecamatan Orong Telu. Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi GTT dan guru PAUD yang selama ini mengabdi dengan segala keterbatasan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa dukungan seperti ini sangat penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta semangat mengajar para guru.

“Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga kualitas pendidikan di daerah kita semakin meningkat dan anak-anak kita dapat meraih cita-cita mereka,” lanjutnya.

Penyaluran bantuan kepada 112 penerima manfaat berlangsung dengan tertib dan penuh haru. Para siswa tampak antusias menerima bantuan yang diharapkan dapat menunjang kebutuhan belajar mereka. Sementara itu, para GTT dan guru PAUD juga menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan, yang dinilai sangat membantu dalam mendukung tugas mereka sebagai pendidik.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS, dunia pendidikan, dan masyarakat. Interaksi yang terjalin antara para pimpinan BAZNAS, tenaga pendidik, serta siswa menciptakan suasana yang hangat dan penuh inspirasi.

Masjid Jami Nurul Iman Desa Sabeok pada hari itu menjadi saksi bagaimana kepedulian dan semangat berbagi mampu menghadirkan senyum dan harapan bagi banyak orang. Program Sumbawa Cerdas tidak sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menanamkan nilai optimisme dan semangat untuk terus maju.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berkontribusi dalam mendukung pendidikan, serta semakin banyak anak-anak yang mendapatkan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik. BAZNAS Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan bahwa melalui pengelolaan zakat yang baik, perubahan positif di tengah masyarakat bukanlah hal yang mustahil, melainkan sesuatu yang dapat diwujudkan bersama.(AM)

]]>
Tue, 05 May 2026 15:09:15 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Hadir di Pelosok: Program 100 mustahik Per Desa Sentuh Warga Sabeok Dengan Penuh Kepedulian https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-hadir-di-pelosok-program-100-mustahik-per-desa-sentuh-warga-sabeok-dengan-penuh-kepedulian https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-hadir-di-pelosok-program-100-mustahik-per-desa-sentuh-warga-sabeok-dengan-penuh-kepedulian BAZNAS Sumbawa Hadir di Pelosok: Program 100 mustahik Per Desa Sentuh Warga Sabeok Dengan Penuh Kepedulian

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Program 100 Mustahik per Desa yang digagas oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat secara langsung kepada masyarakat hingga ke pelosok desa. Kali ini, Desa Sabeok di Kecamatan Orong Telu menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan penyaluran yang berlangsung pada Selasa, 5 Mei 2026, bertempat di Masjid Jami Nurul Iman Desa Sabeok. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat, diwarnai suasana haru dan kebersamaan antara para penerima manfaat dan rombongan BAZNAS.

Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, yang hadir bersama jajaran pimpinan, yakni Wakil Ketua I M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua II Lukman Hakim, SH., M.Si, Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Ma.Pd.Sd, serta Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si. Kehadiran pimpinan secara langsung menjadi bukti keseriusan BAZNAS dalam memastikan penyaluran zakat berjalan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Sabeok, Agus Mutahir, S.Pd., M.Si, yang menyambut hangat kedatangan rombongan BAZNAS, serta Koordinator Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Orong Telu, M. Taufik, S.Pd., M.M.Inov, bersama tokoh masyarakat, imam masjid, marbot, dan warga penerima manfaat yang memenuhi area masjid dengan penuh antusias.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menegaskan bahwa program 100 Mustahik per Desa merupakan bentuk nyata dari komitmen BAZNAS dalam mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah secara merata hingga ke desa-desa. Ia menyampaikan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat dan mengurangi kesenjangan sosial.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang membutuhkan benar-benar merasakan manfaat dari zakat. Kehadiran kami di Desa Sabeok adalah bagian dari ikhtiar untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para imam, marbot, lansia, serta fakir dan miskin,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa peran masyarakat dalam menunaikan zakat sangat menentukan keberlanjutan program-program sosial seperti ini. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian dan kebersamaan dalam membantu sesama.

“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para penerima untuk terus menjalani kehidupan dengan penuh harapan. Semoga keberkahan senantiasa menyertai kita semua,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sabeok, Agus Mutahir, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas perhatian yang diberikan kepada masyarakatnya. Ia menyebutkan bahwa program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, khususnya bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas.

“Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Desa Sabeok, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami, terutama bagi para lansia, imam, marbot, serta masyarakat kurang mampu,” ujarnya.

Ia juga berharap agar program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di masa yang akan datang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa dan lembaga seperti BAZNAS sangat penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami siap mendukung penuh setiap program yang bertujuan untuk membantu masyarakat. Semoga kerja sama ini terus terjalin dengan baik,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan kepada berbagai kelompok penerima manfaat, di antaranya imam masjid, marbot, para lansia, serta fakir dan miskin (duafa). Penyaluran dilakukan secara tertib dengan tetap menjaga suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Para penerima tampak antusias dan bersyukur atas bantuan yang diterima, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kehadiran Koordinator Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Orong Telu, M. Taufik, juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini, sebagai bentuk dukungan terhadap program sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Ia mengapresiasi langkah BAZNAS yang konsisten dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat hingga ke tingkat desa.

Suasana Masjid Jami Nurul Iman pada hari itu dipenuhi dengan nuansa kebersamaan dan kepedulian. Interaksi hangat antara jajaran BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi gambaran nyata bahwa semangat gotong royong masih terjaga dengan baik.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara lembaga, pemerintah, dan masyarakat. Program 100 Mustahik per Desa di Desa Sabeok menjadi bukti bahwa kehadiran zakat yang dikelola dengan baik mampu memberikan dampak positif yang luas.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari zakat, serta semakin tumbuh kesadaran untuk saling peduli dan berbagi. BAZNAS Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan, hingga ke pelosok desa.(AM/Adi)

]]>
Tue, 05 May 2026 15:03:50 +0800 amr
Sebuah Harapan Di Balik Kursi Roda: Baznas Sumbawa Hadirkan Senyum Untuk M. Saleh dan Zakaria di Sabeok https://amarmedia.co.id/sebuah-harapan-di-balik-kursi-roda-baznas-sumbawa-hadirkan-senyum-untuk-m-saleh-dan-zakaria-di-sabeok https://amarmedia.co.id/sebuah-harapan-di-balik-kursi-roda-baznas-sumbawa-hadirkan-senyum-untuk-m-saleh-dan-zakaria-di-sabeok

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Kepedulian yang tulus kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa melalui program “Sumbawa Sehat” dengan menyerahkan bantuan kursi roda kepada dua warga Desa Sabeok, Kecamatan Orong Telu, yakni M. Saleh (18), penyandang disabilitas, dan Zakaria (69), yang mengalami stroke. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 5 Mei 2026, dengan mendatangi langsung rumah masing-masing penerima manfaat, sehingga menghadirkan suasana yang penuh kehangatan dan haru.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, bersama tim BAZNAS, dan turut didampingi oleh Kepala Desa Sabeok, Agus Mutahir, S.Pd., M.Si. Kehadiran rombongan tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga membawa perhatian dan semangat baru bagi keluarga penerima manfaat.

Penyerahan pertama dilakukan di kediaman M. Saleh, seorang pemuda yang hidup dengan keterbatasan fisik dan selama ini bergantung pada bantuan keluarga untuk beraktivitas. Kondisi tersebut membuat ruang geraknya sangat terbatas. Dengan adanya bantuan kursi roda, diharapkan Saleh dapat memiliki mobilitas yang lebih baik dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih mandiri.

Suasana haru terlihat jelas saat bantuan diserahkan. Keluarga Saleh menyambut dengan penuh rasa syukur, bahkan tak kuasa menahan air mata. Bagi mereka, bantuan ini bukan hanya sekadar alat bantu, tetapi juga harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik.

Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke rumah Zakaria, seorang lansia yang mengalami stroke dan mengalami keterbatasan dalam bergerak. Dalam kesehariannya, Zakaria hanya bisa terbaring dan membutuhkan bantuan penuh dari keluarga. Kehadiran kursi roda menjadi sangat berarti untuk membantu mobilitas serta memudahkan proses perawatan.

Di tengah suasana sederhana rumah tersebut, penyerahan bantuan berlangsung penuh kehangatan. Keluarga Zakaria tampak terharu dan berulang kali mengucapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan bahwa program “Sumbawa Sehat” merupakan bagian dari upaya nyata dalam membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan kesehatan.

“Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang sedang diuji dengan kondisi kesehatan tetap mendapatkan perhatian. Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat besar, khususnya dalam mendukung aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS akan terus berkomitmen untuk menyalurkan zakat secara tepat sasaran dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian. Dengan kebersamaan, kita bisa membantu lebih banyak lagi warga yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sabeok, Agus Mutahir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas kepedulian yang diberikan kepada warganya.

“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS yang telah hadir langsung dan memberikan bantuan kepada warga kami. Ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian khusus seperti M. Saleh dan Bapak Zakaria,” ujarnya.

Ia berharap agar program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di Desa Sabeok.

Ungkapan terima kasih juga disampaikan langsung oleh keluarga penerima manfaat. Dengan penuh haru, keluarga M. Saleh menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Ini sangat membantu kami dalam kehidupan sehari-hari. Semoga semua yang telah membantu diberikan kesehatan dan keberkahan,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh keluarga Zakaria yang merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan kursi roda tersebut.

“Terima kasih atas perhatian dan kepedulian ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar mereka dengan mata berkaca-kaca.

Momen penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat. Melalui program “Sumbawa Sehat”, BAZNAS Kabupaten Sumbawa tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan harapan, semangat, dan kekuatan bagi mereka yang sedang menghadapi keterbatasan.

Langkah kecil yang dilakukan ini membawa dampak besar bagi kehidupan penerima manfaat. Diharapkan, semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dan peduli, sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang dapat merasakan manfaat serta memiliki harapan baru dalam menjalani kehidupan.(AM)

]]>
Tue, 05 May 2026 14:05:26 +0800 amr
Blokade Logistik PT. INTAM Berlanjut, Warga Sepukur Desak Evaluasi Total Manajemen https://amarmedia.co.id/blokade-logistik-pt-intam-berlanjut-warga-sepukur-desak-evaluasi-total-manajemen https://amarmedia.co.id/blokade-logistik-pt-intam-berlanjut-warga-sepukur-desak-evaluasi-total-manajemen Blokade Logistik PT. INTAM Berlanjut, Warga Sepukur Desak Evaluasi Total Manajemen

Sumbawa.Amarmedia.co.id— Situasi di wilayah lingkar tambang Kecamatan Lantung memanas setelah puluhan warga Desa Sepukur menggelar aksi protes keras terhadap PT. INTAM, Senin (4/5/2026). Warga mendesak penghentian total aktivitas operasional perusahaan di wilayah Lantung dan Ropang menyusul kekecewaan mendalam terhadap manajemen yang dinilai tertutup dan tidak transparan.

Ketegangan di lapangan meningkat seiring ancaman warga untuk melakukan aksi sweeping serta pemblokiran akses utama mobilisasi logistik perusahaan. Warga menegaskan tidak akan membuka barikade tersebut sebelum adanya kejelasan dan komitmen nyata dari pihak manajemen pusat.

SUMEA: Kehadiran PT. INTAM Picu Konflik Horizontal

Ketua Sumbawa Mining Entrepreneurs Association (SUMEA) Kabupaten Sumbawa, Yosy Larian, memberikan dukungan penuh terhadap aspirasi warga. Ia mendesak Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Sumbawa untuk segera mengevaluasi kinerja PT. INTAM secara menyeluruh.

"Hingga hari ini, kami menilai kehadiran PT. INTAM tidak memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat lokal. Sebaliknya, operasional mereka justru kerap memicu konflik horizontal di tengah masyarakat. Jika tidak ada perbaikan signifikan, lebih baik perusahaan ini hengkang," tegas Yosy.

Secara khusus, Yosy menyoroti kegagalan fungsi Hubungan Masyarakat (Humas) PT. INTAM yang dijabat oleh Muhammad Ramadhan Bs (Doni). Ia menilai Humas saat ini tidak mampu membangun komunikasi yang humanis. "Saya minta Pak Doni dipecat. Beliau gagal membangun sinergi. Kami tidak menolak investasi, tapi investasi harus membawa kesejahteraan, bukan masalah," tambahnya.

Senada dengan SUMEA, perwakilan pemuda Desa Sepukur, Dadang Afriansyah, menekankan pentingnya penataan ulang struktur manajemen perusahaan. Menurutnya, sikap eksklusif perusahaan menjadi penghambat terciptanya hubungan yang harmonis dengan warga.

"Sinergitas tidak akan pernah terwujud jika manajemen tetap tertutup. Jika kondisi ini terus berlanjut, jangan salahkan kami jika masyarakat mengambil langkah lebih jauh untuk mengusir PT. INTAM dari wilayah kami," pungkas Dadang.

Warga mengajukan tiga tuntutan utama yaitu keterbukaan informasi terkait kontribusi wilayah, Kemitraan Lokal yang nelibatkan warga lokal secara aktif dan profesional dalam rantai bisnis serta Evaluasi SDM Strategis dengan perombakan posisi Humas yang dinilai menghambat komunikasi.

Tanggapan Perusahaan: PT. INTAM Janji Evaluasi Internal

Menanggapi gelombang protes tersebut, pihak Humas PT. INTAM akhirnya angkat bicara. Perusahaan menyatakan menghargai hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan berkomitmen mengedepankan dialog untuk menyelesaikan kebuntuan.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Komunikasi sudah dilakukan salah satunya dengan melakukan sosialisasi di wilayah kerja dimana PT Intam melakukan aktivitas lapangan. Aspirasi, masukan, serta kritik dari masyarakat telah kami terima dan akan segera kami komunikasikan dengan pimpinan pusat perusahaan," ujar Doni perwakilan Humas PT. INTAM.

Kemudian lanjutnya, dalam menjalankan operasionalnya, PT Intam menegaskan komitmennya terhadap pemberdayaan ekonomi lokal dengan memprioritaskan kemitraan bersama vendor-vendor yang berada di wilayah Ring 1. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa keberadaan perusahaan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat di sekitar area operasional.

Selain aspek pemberdayaan vendor, perusahaan juga aktif dalam berbagai program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Beberapa aksi nyata yang telah dilakukan meliputi penyaluran bantuan bagi korban terdampak banjir serta dukungan sektor agraris melalui bantuan bibit pertanian bagi kelompok tani setempat. "Program-program ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas industri dan kesejahteraan sosial." Imbuhnya.

Pihak manajemen berjanji akan menjadikan poin-poin keberatan warga sebagai bahan evaluasi internal demi kemajuan bersama di wilayah operasional Lantung dan Ropang. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, warga masih memantau ketat akses logistik di lapangan sembari menunggu keputusan konkret dari pimpinan tertinggi PT. INTAM. (AM)

]]>
Tue, 05 May 2026 11:15:56 +0800 amr
Bapemperda DPRD Sumbawa Sampaikan Jawaban Atas Pendapat Bupati terhadap 6 Raperda Prakarsa 2026 https://amarmedia.co.id/bapemperda-dprd-sumbawa-sampaikan-jawaban-atas-pendapat-bupati-terhadap-6-raperda-prakarsa-2026 https://amarmedia.co.id/bapemperda-dprd-sumbawa-sampaikan-jawaban-atas-pendapat-bupati-terhadap-6-raperda-prakarsa-2026 Bapemperda DPRD Sumbawa Sampaikan Jawaban Atas Pendapat Bupati terhadap 6 Raperda Prakarsa 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa secara resmi menyampaikan Tanggapan dan Jawaban terhadap Pendapat Bupati Sumbawa atas 6 (enam) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Usul Prakarsa DPRD Tahun 2026.

Penyampaian tersebut berlangsung dalam Sidang Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Sumbawa, Senin (4/5/2026). Juru bicara Bapemperda, Bunardi, AMd. Pi, memaparkan bahwa pihaknya menerima dengan tangan terbuka seluruh kritik, saran, dan masukan konstruktif dari Pemerintah Daerah demi penyempurnaan regulasi yang akan diberlakukan di "Tana Samawa".

 

Dalam pidatonya, Bunardi menekankan bahwa Bapemperda akan melakukan filterisasi dan harmonisasi konsepsi agar selaras dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

"Kami menyambut baik masukan Pemerintah Daerah sebagai upaya penyempurnaan. Pembahasan selanjutnya akan dilakukan secara cermat, mendalam, dan komprehensif," ujar Bunardi.

Poin utama tanggapan Bapemperda terhadap catatan yang diberikan Bupati Sumbawa yakni terhadap Penyelenggaraan Bantuan Hukum menyetujui perubahan judul menjadi "Penyelenggaraan Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin" agar selaras dengan UU No. 16 Tahun 2011. 

Terkait Pemberdayaan Ormas, Bapemperda berkomitmen mensinkronkan mekanisme pelaporan pada Pasal 32 & 33 dengan Permendagri No. 57 Tahun 2017 guna ketertiban administrasi. 

Untuk Pengelolaan Pasar & Swalayan Menerima saran untuk melakukan pencabutan Perda lama (Penyusunan Ulang) jika materi perubahan dalam pembahasan Pansus melebihi 50%. 

Terhadap Pendidikan Baca Tulis Al-Qur'an | menjadikan Raperda ini sebagai payung hukum permanen untuk menjamin keberlanjutan insentif bagi guru TPQ, Imam, dan Marbot. 

"Kami sangat mendukung  sinkronisasi Raperda ini dengan Program Unggulan Pemerintah Daerah Tahun 2026 terkait pemberian insentif guru TPQ, Imam, dan Marbot. Raperda ini akan menjadi payung hukum permanen agar program tersebut memiliki keberlanjutan (sustainability) di masa depan" ujarnya

Demikian pula untuk Pemajuan Kebudayaan nemastikan tidak terjadi tumpang tindih antara Tim Pemajuan Kebudayaan Desa dengan Lembaga Adat Tana Samawa (LATS). 

Atas ranperda Kabupaten Layak Anak (KLA) menggunakan mekanisme persandingan materi antara usulan DPRD dan Pemda sesuai Pasal 8 PP No. 12 Tahun 2018. 

Menutup penyampaiannya, Bapemperda berharap agar Panitia Khusus (Pansus) yang dibentuk nantinya dapat bekerja secara transparan dan akomodatif. Bunardi juga meminta agar dalam pembahasan materi muatan yang bersifat mendasar, Pansus melibatkan seluruh pihak terkait secara langsung.

"Semoga ikhtiar ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Sumbawa yang Maju, Unggul, dan Sejahtera," pungkasnya.

Sidang Paripurna ini dihadiri oleh Pimpinan dan Anggota DPRD, jajaran eksekutif, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh masyarakat dan insan pers.

Susunan Personalia Bapemperda DPRD Sumbawa 2026 adalah Ketua: Bunardi, AMd.Pi, Wakil Ketua: Adizul Syahabuddin, S.P., M.Si adapun Anggota anggota adalah Alen Taryadi, SH; Gahtan Hanu Cakita; Syukri, HS, A.Ma; I Ketut Sawitra; Edwan Purnama; Syaifullah, S.Pd., M.M.Inov; Syamsul Hidayat, SE., M.Si; Sandi, S.Pd., M.M.; Sri Wahyuni, S.AP. (AM)

 

]]>
Mon, 04 May 2026 16:42:02 +0800 amr
Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD, Wabup Sumbawa Tekankan Investasi BUMD Berbasis Kinerja dan Singgung Perlindungan Siswa https://amarmedia.co.id/jawab-pandangan-umum-fraksi-dprd-wabup-sumbawa-tekankan-investasi-bumd-berbasis-kinerja-dan-singgung-perlindungan-siswa https://amarmedia.co.id/jawab-pandangan-umum-fraksi-dprd-wabup-sumbawa-tekankan-investasi-bumd-berbasis-kinerja-dan-singgung-perlindungan-siswa Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD, Wabup Sumbawa Tekankan Investasi BUMD Berbasis Kinerja dan Singgung Perlindungan Siswa

Sumbawa, Amarmedia.co.id 4 Mei 2026 – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mewakili Bupati Sumbawa, menyampaikan jawaban resmi pemerintah daerah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas 5 (lima) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan pemerintah. Dalam rapat paripurna yang berlangsung khidmat tersebut, Wabup mengklarifikasi berbagai isu krusial, mulai dari penyertaan modal BUMD hingga mitigasi perundungan siswa.

Rapat paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa dipimpin oleh Ketua DPRD Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov didampingi Wakil ketua DPRD yakni H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn, dan Zulfikar Demitry SH.MH.

Menanggapi kekhawatiran sejumlah fraksi terkait beban fiskal daerah, Wabup menegaskan bahwa Raperda Penyertaan Modal BUMD 2026–2030 merupakan instrumen pengendalian, bukan pemborosan. Plafon sebesar Rp100 miliar yang tercantum adalah batas maksimal untuk lima tahun, bukan komitmen yang harus dicairkan sekaligus.

Wabup memaparkan data positif kontribusi dividen dari BUMD yang sehat yakni PT Bank NTB Syariah telah nemberikan dividen Rp14,13 miliar pada 2024 (naik dari tahun sebelumnya). Pemkab Sumbawa merupakan pemegang saham terbesar ke-3. PT BPR NTB Perseroda telah memberikan dividen Rp2,43 miliar pada 2024 (naik signifikan 30% dari 2023).

"Penyertaan modal tidak bersifat otomatis atau sebagai bail out bagi perusahaan yang merugi. Semua berbasis evaluasi kinerja dan rencana bisnis yang jelas. Jika tidak menunjukkan hasil, investasi dapat dihentikan," tegas Wabup Ansori.

Terkait PT Sabalong Samawa pemerintah berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh pada 2026, termasuk opsi restrukturisasi atau penghentian jika tidak layak secara usaha. Sementara untuk Perumda Air Minum Batulanteh, penyertaan modal diarahkan pada fungsi sosial dan perbaikan teknis untuk menekan kebocoran air.

Komitmen Anti-Perundungan di Momen Hardiknas

Di sela penyampaian jawaban Raperda, Wabup juga menyinggung momentum Hari Pendidikan Nasional (2 Mei) dan Hari Buruh (1 Mei). Menanggapi isu perundungan (bullying) yang marak, Pemkab Sumbawa melalui Dinas Pendidikan telah melakukan langkah mitigasi presisi.

Pemerintah daerah akan segera membentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman sebagai tindak lanjut Permendikdasmen No. 6 Tahun 2026. "Kami ingin memastikan anak-anak kita terlindungi melalui sinergi guru dan orang tua, seperti dalam kegiatan 'Malam Seribu Cahaya' yang baru saja kita lalui," tambahnya.

Mengenai Raperda Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat (Trantibumlinmas), Wabup menjamin bahwa Satpol PP akan bertindak humanis dan sesuai SOP. Sanksi pidana hanya akan menjadi upaya terakhir (ultimum remedium).

Sementara itu, untuk perbaikan kualitas lingkungan, pemerintah mengajukan Raperda Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD). Pemerintah berencana membangun Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di wilayah Barat (TPA Lekong) dan wilayah Timur (TPA Teluk Santong) pada periode 2026–2027 guna menjangkau seluruh kecamatan.

"Layanan penyedotan lumpur tinja akan diarahkan melalui skema terjadwal (L2T2) setiap tiga tahun sekali untuk meringankan beban masyarakat," jelas Wabup.

 Wabup menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi (PKS, Golkar, PDI-P, Gerindra, Nasdem, PKB, PAN, Gelora, dan Demokrat-PPP Pembangunan) yang telah menyetujui kelima Raperda tersebut untuk dibahas ke tingkat selanjutnya. 

Pemerintah berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan regulasi yang inklusif demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Mon, 04 May 2026 15:52:46 +0800 amr
Wujudkan Generasi Unggul, Wabup Sumbawa Resmikan Aksi Konvergensi Stunting dan Pembangunan Jamban Sehat di Brang Biji https://amarmedia.co.id/wujudkan-generasi-unggul-wabup-sumbawa-resmikan-aksi-konvergensi-stunting-dan-pembangunan-jamban-sehat-di-brang-biji https://amarmedia.co.id/wujudkan-generasi-unggul-wabup-sumbawa-resmikan-aksi-konvergensi-stunting-dan-pembangunan-jamban-sehat-di-brang-biji Wujudkan Generasi Unggul, Wabup Sumbawa Resmikan Aksi Konvergensi Stunting dan Pembangunan Jamban Sehat di Brang Biji

SUMBAWA, Amarmedia.co.id - 4 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmen serius dalam memerangi angka stunting. Pada Senin pagi (04/05/2026), Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi membuka kegiatan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan jamban sehat di Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah untuk menurunkan angka stunting melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor, yang menggabungkan intervensi gizi spesifik dengan perbaikan sanitasi lingkungan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari jajaran perangkat daerah, camat, lurah, hingga Tim Penggerak PKK dan organisasi perempuan. Tak ketinggalan, tokoh keagamaan, BAZNAS, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya turut hadir, menandakan bahwa isu stunting adalah tanggung jawab kolektif.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa penanganan stunting tidak boleh terjebak dalam rutinitas seremonial semata.

“Aksi ini harus benar-benar kita laksanakan secara nyata, bukan hanya formalitas. Penanganan stunting harus dilakukan dengan kerja bersama, mulai dari perbaikan gizi, edukasi, hingga penyediaan sanitasi yang layak seperti pembangunan jamban sehat ini,” tegas Drs. H. Mohamad Ansori.

Intervensi Berkelanjutan dan Pentingnya Sanitasi

Salah satu poin krusial yang disampaikan Wabup adalah mengenai keberlanjutan. Ia meminta agar intervensi tidak hanya dilakukan sekali saja, melainkan dipantau secara konsisten selama minimal satu hingga tiga bulan. Hal ini mencakup Pemberian asupan gizi dan makanan tambahan bagi balita.

Demikian pula dengan edukasi intensif  kepada keluarga mengenai pola asuh dan penguatan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tingkat rumah tangga.

Terkait pembangunan jamban sehat Wabup menjelaskan bahwa sanitasi yang buruk adalah salah satu faktor risiko terbesar penyebab infeksi berulang pada anak, yang berujung pada kondisi stunting. Dengan peletakan batu pertama ini, Kelurahan Berang Biji diharapkan menjadi pionir lingkungan sehat yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Wabup juga memberikan instruksi khusus terkait penguatan data. Sistem monitoring berkala harus diperketat agar bantuan dan intervensi yang diberikan tepat sasaran dan memberikan dampak yang dapat diukur secara nyata.

“Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata lintas sektor, kita yakin dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” pungkasnya menutup sambutan.

Kegiatan diakhiri dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan jamban sehat oleh Wakil Bupati. Momen simbolis ini menandai dimulainya langkah konkret perbaikan infrastruktur sanitasi berbasis masyarakat di wilayah tersebut, sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi emas Sumbawa di masa depan. (AM)

]]>
Mon, 04 May 2026 14:15:37 +0800 amr
Kawal HPP Gabah Rp 6.500/Kg, Abdul Rafiq: Negara Wajib Hadir Lindungi Petani Sumbawa dari Spekulan! https://amarmedia.co.id/kawal-hpp-gabah-rp-6500kg-abdul-rafiq-negara-wajib-hadir-lindungi-petani-sumbawa-dari-spekulan https://amarmedia.co.id/kawal-hpp-gabah-rp-6500kg-abdul-rafiq-negara-wajib-hadir-lindungi-petani-sumbawa-dari-spekulan Kawal HPP Gabah Rp 6.500/Kg, Abdul Rafiq: Negara Wajib Hadir Lindungi Petani Sumbawa dari Spekulan!

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si, mengeluarkan pernyataan tegas menyikapi kebijakan baru pemerintah pusat terkait Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah. Rafiq menginstruksikan seluruh elemen terkait di Kabupaten Sumbawa untuk memastikan harga Gabah Kering Panen (GKP) benar-benar menyentuh angka Rp 6.500 per kilogram di tingkat petani.

Langkah ini merupakan respons terhadap Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Gabah/Beras Dalam Negeri. Kebijakan tersebut mewajibkan gabah petani dibeli minimal Rp 6.500/kg tanpa klasifikasi kualitas yang rumit, selama telah memasuki usia panen.

Sebagai pimpinan partai yang mengakar pada semangat keberpihakan terhadap rakyat kecil, Abdul Rafiq menilai kebijakan ini adalah angin segar bagi petani di "Tau dan Tana Samawa". 

"Kami menyambut baik ketetapan HPP Rp 6.500 ini. Ini adalah bentuk perlindungan nyata bagi petani kita yang selama ini seringkali menjadi pihak paling rentan saat musim panen raya. Jangan biarkan petani Sumbawa berjuang sendiri menghadapi permainan harga," tegas Rafiq dalam keterangan persnya, Senin (4/5/2026).

Meski regulasi pusat sudah jelas, Rafiq mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya ada pada pengawasan di lapangan. Ia mencium adanya potensi praktik tengkulak atau spekulan yang mencoba mengakali aturan dengan dalih kadar air atau kualitas gabah.

Untuk itu, ia mendesak Pemerintah Kabupaten Sumbawa segera melakukan langkah-langkah konkret yakni Pengawasan Ketat

"Dinas Pertanian, Bulog, dan Satgas Pangan (TNI/Polri) harus turun ke penggilingan dan sawah-sawah" ujarnya 

Demikian pula perlu pembentukan posko pengaduan bagi petani yang mendapati hasil panennya ditawar di bawah harga pemerintah dan memastikan penggilingan padi skala besar tidak memonopoli pasar yang dapat mematikan usaha penggilingan kecil di desa-desa.

"Negara tidak boleh kalah oleh praktik spekulan. Peran Bulog sebagai penyerap utama hasil panen sangat krusial agar stabilitas harga terjaga," tambahnya.

Bagi Rafiq, kebijakan ini bukan sekadar angka statistik, melainkan soal keberlangsungan hidup ribuan keluarga petani di Sumbawa. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, kesejahteraan petani Sumbawa adalah kunci ketahanan pangan nasional.

"Jika harga layak, petani akan termotivasi meningkatkan produktivitas. Ini akan memperkuat ekonomi pedesaan dan memastikan anak-anak petani bisa bersekolah dengan layak," ujar sosok yang juga dikenal sebagai pejuang aspirasi masyarakat ini.

Mengakhiri pernyataannya, Abdul Rafiq menginstruksikan seluruh kader PDI Perjuangan di semua tingkatan, mulai dari pengurus cabang hingga tingkat desa, untuk proaktif mengawasi pelaksanaan kebijakan ini.

"PDI Perjuangan sebagai partai wong cilik akan terus berada di garis depan. Kami meminta seluruh kader turut mengawasi agar manfaat kebijakan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat bawah. Petani harus sejahtera, hasil panen harus dihargai dengan layak, dan negara wajib hadir melindungi mereka," pungkasnya. (AM)

]]>
Mon, 04 May 2026 13:33:51 +0800 amr
Dilantik Kaesang, PSI NTB Matangkan Struktur dan Bidik Kursi Senayan pada 2029 https://amarmedia.co.id/dilantik-kaesang-psi-ntb-matangkan-struktur-dan-bidik-kursi-senayan-pada-2029 https://amarmedia.co.id/dilantik-kaesang-psi-ntb-matangkan-struktur-dan-bidik-kursi-senayan-pada-2029 Dilantik Kaesang, PSI NTB Matangkan Struktur dan Bidik Kursi Senayan pada 2029 

MATARAM, Amarmedia.co.id - Aula ballroom dipenuhi kader berbaju putih-hitam dengan logo gajah di dada kiri. Sejak pagi, jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia dari berbagai wilayah di Nusa Tenggara Barat memadati lokasi Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PSI NTB di Mataram, Sabtu (2/5/2026).

Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan wajah-wajah baru yang belakangan menyatakan bergabung dengan PSI turut hadir dalam agenda konsolidasi tersebut.

Di tengah suasana yang hangat namun penuh semangat, Ketua Umum Kaesang Pangarep secara resmi melantik jajaran pengurus DPW PSI NTB. Pelantikan itu menjadi penanda dimulainya fase baru konsolidasi PSI di NTB, dengan fokus utama memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Dalam sambutannya, Kaesang menekankan bahwa kekuatan partai politik tidak hanya ditentukan oleh figur di tingkat pusat, melainkan oleh seberapa kokoh struktur organisasi dibangun sampai ke level desa dan dusun, serta seberapa aktif kader hadir di tengah masyarakat.

“Yang harus kita kejar sekarang adalah penguatan struktur sampai ke bawah. Kalau organisasi kuat hingga akar rumput, maka gerak partai akan hidup. Kalau ada hambatan dalam pembentukan struktur, sampaikan berjenjang supaya bisa kita bantu selesaikan bersama,” kata Kaesang Pangarep.

Ia menegaskan, Dewan Pimpinan Pusat akan memberikan dukungan penuh untuk percepatan pembentukan struktur partai di NTB, termasuk menyiapkan program kerja yang dapat disinergikan dari tingkat DPW hingga DPRt agar kehadiran PSI dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementar itu Ketua DPW PSI NTB, Lalu Budi Suryata, dalam sambutannya menyebut Rakorwil tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum menyatukan arah gerak politik PSI di NTB menuju target yang lebih besar pada Pemilu 2029.

Menurut dia, PSI NTB memasang target meraih dua kursi DPR RI,masing-masing satu kursi dari Pulau Lombok dan satu kursi dari Pulau Sumbawa. 

Di tingkat daerah, PSI juga membidik peningkatan signifikan kursi di DPRD Provinsi NTB dengan target menempatkan kader terbaik hingga posisi pimpinan dewan.

“Kami membangun partai ini dengan fondasi struktur yang kuat. Hari ini, struktur di tingkat kecamatan hampir tuntas seratus persen, sementara pembentukan struktur tingkat desa sedang dirampungkan. 

Dengan kekuatan organisasi yang semakin matang, kami optimistis PSI NTB mampu menjadi kekuatan politik baru yang diperhitungkan pada 2029,” ujar Lalu Budi Suryata.

Optimisme itu bukan tanpa alasan. Dalam beberapa bulan terakhir, PSI NTB aktif memperluas basis dukungan dengan merangkul sejumlah tokoh yang memiliki pengaruh sosial dan basis massa yang kuat di daerah. Mereka datang dari beragam latar belakang, mulai dari mantan legislator, tokoh adat, tokoh agama, hingga figur politik yang lama berkecimpung di ruang publik NTB.

Pada kesempatan itu, sejumlah tokoh resmi mengenakan jaket PSI sebagai simbol bergabungnya mereka ke partai berlambang gajah tersebut. Di antaranya H. Rais Ishak, A.A. Ketut Agung Oka Kartha Wirya, H. Lalu Mahdarain, Drs. H. Gaziamansyuri, TGH. Ahmad Mustanir, Multazam, serta I Gede Wenten.

Masuknya sejumlah tokoh itu memberi sinyal bahwa PSI di NTB tengah membangun jejaring politik yang lebih luas dan inklusif. Dengan struktur organisasi yang terus diperkuat hingga desa, dukungan tokoh lintas latar belakang, serta target elektoral yang dipasang cukup tinggi, PSI NTB mulai menyiapkan diri menjadi salah satu kekuatan politik yang patut diperhitungkan pada Pemilu 2029. (AM)

]]>
Sat, 02 May 2026 22:35:27 +0800 amr
JMSI Menggelar Media Gathering Jadi Momentum Penguatan Media Siber di NTB https://amarmedia.co.id/jmsi-menggelar-media-gathering-jadi-momentum-penguatan-media-siber-di-ntb https://amarmedia.co.id/jmsi-menggelar-media-gathering-jadi-momentum-penguatan-media-siber-di-ntb

Lombok Tengah.Amarmedia.co.id - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar pertemuan silaturahim dengan manajemen PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) di kawasan destinasi super prioritas Mandalika, Jumat (01/05/2026). Pertemuan yang berlangsung di titik ikonik Bukit 360 Circuit Mandalika ini bertujuan untuk mempererat kolaborasi dalam mempromosikan potensi pariwisata NTB ke kancah internasional.

Rombongan pengurus JMSI NTB dipimpin langsung oleh Ketua JMSI NTB, H. Boy Mashudi, dan diterima oleh Manager Stakeholder dan Public Relation ITDC, Gresita Siahaan. Turut hadir dalam agenda tersebut Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfotik NTB, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Diskominfotik NTB Safrudin S.H., M.H yang memberikan dukungan penuh terhadap penguatan sinergi antara pengelola kawasan dan organisasi media.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua JMSI NTB, H. Boy Mashudi menekankan pentingnya peran media siber dalam menjaga citra positif kawasan Mandalika. Ia menyatakan bahwa JMSI berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dan pengelola kawasan dalam mendiseminasikan informasi yang akurat dan berkualitas.

"Silaturahim ini adalah langkah nyata untuk membangun visi bersama dalam memajukan pariwisata daerah. JMSI NTB siap mendukung penuh publikasi internasional KEK Mandalika melalui jaringan media siber yang profesional guna memastikan pesan kemajuan pembangunan tersampaikan dengan baik ke seluruh dunia," ujar Boy Mashudi.

Senada dengan hal tersebut, Manager Stakeholder dan VIAR ITDC, Gresita Siahaan menyampaikan apresiasi atas inisiatif JMSI NTB. Menurutnya, keberadaan media siber sangat krusial dalam membangun kepercayaan publik dan investor, terutama menghadapi kalender event balap dunia di Sirkuit Mandalika.

"Dukungan media sangat kami butuhkan untuk menjaga stabilitas informasi di kawasan. Pertemuan di Bukit 360 ini menjadi simbol keterbukaan dan kesiapan kami untuk terus berkolaborasi dengan teman-teman media dalam memotret setiap perkembangan positif di Mandalika," ungkap Gresita.

Sementara itu, pihak Dinas Kominfotik NTB melalui Kabid IKP, Safrudin mengapresiasi terjalinnya komunikasi dua arah yang produktif antara ITDC dan JMSI. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem informasi yang sehat, sehingga KEK Mandalika tetap menjadi magnet utama bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Nusa Tenggara Barat.

Pertemuan diakhiri dengan diskusi santai mengenai strategi komunikasi publik dan sesi dokumentasi dengan latar belakang panorama menyeluruh lintasan sirkuit dan keindahan alam pesisir Lombok Tengah. (AM/Tim)

]]>
Sat, 02 May 2026 16:21:31 +0800 amr
Siswanya Terlibat Tawuran, DPKS Datangi Sekolah Desak TPPK Dimaksimalkan https://amarmedia.co.id/siswanya-terlibat-tawuran-dpks-datangi-sekolah-desak-tppk-dimaksimalkan https://amarmedia.co.id/siswanya-terlibat-tawuran-dpks-datangi-sekolah-desak-tppk-dimaksimalkan Siswanya Terlibat Tawuran, DPKS Datangi Sekolah Desak TPPK Dimaksimalkan

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id (2 Mei 2026) – Kasus tawuran yang melibatkan pelajar dari dua sekolah berbeda, yakni SMPN 2 dan SMPN 3 Sumbawa Besar, beberapa waktu lalu, mendapat perhatian serius dari Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa (DPKS).

Guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, Ketua dan anggota DPKS turun langsung ke dua sekolah tersebut pada Sabtu (2/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Tim Dewan Pendidikan yang melakukan kunjungan tersebut terdiri dari Jamhur Husain, Umar, Sanapiah, Jhon Kennedy, dan Sri wahyu Hidayati. Mereka melakukan pertemuan dengan kepala sekolah beserta jajaran guru untuk membahas langkah-langkah konkret pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah.

Dalam arahannya, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa, Jamhur Husain, menekankan pentingnya memaksimalkan peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di setiap satuan pendidikan.

Menurutnya, TPPK merupakan instrumen penting yang telah dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023, yang bertujuan untuk mencegah serta menangani berbagai bentuk kekerasan di sekolah, baik fisik, psikis, perundungan, maupun kekerasan seksual.

“Keberadaan TPPK jangan hanya formalitas. Harus benar-benar aktif dalam mendeteksi potensi konflik sejak dini, melakukan mediasi, serta memberikan pendampingan kepada siswa,” tegas Jamhur.

Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah perlu meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Selain itu, komunikasi dengan orang tua siswa juga harus diperkuat sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Momentum Hardiknas, lanjutnya, harus menjadi refleksi bersama untuk memperbaiki kualitas pendidikan, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter dan perilaku siswa.

Dewan Pendidikan berharap, melalui langkah-langkah preventif yang dilakukan secara kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, kasus tawuran maupun bentuk kekerasan lainnya tidak lagi terjadi di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 02 May 2026 16:09:30 +0800 amr
Penuh Khidmat, SMPN 1 Moyo Utara Peringati Hardiknas 2026: Tekankan Pendidikan Bermutu untuk Semua https://amarmedia.co.id/penuh-khidmat-smpn-1-moyo-utara-peringati-hardiknas-2026-tekankan-pendidikan-bermutu-untuk-semua https://amarmedia.co.id/penuh-khidmat-smpn-1-moyo-utara-peringati-hardiknas-2026-tekankan-pendidikan-bermutu-untuk-semua Penuh Khidmat, SMPN 1 Moyo Utara Peringati Hardiknas 2026: Tekankan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id – Keluarga besar SMPN 1 Moyo Utara melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026. Upacara yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan.

Bertindak sebagai Pembina Upacara,Idfi Setiawan, S.E.  menyampaikan amanat dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Dalam pidato tersebut, ditekankan bahwa peringatan Hardiknas tahun ini merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi sekaligus meneguhkan spirit pendidikan sebagai proses "memanusiakan manusia".

Dalam amanat yang dibacakan oleh Idvi, poin utama yang menjadi sorotan adalah penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Pendekatan ini merupakan program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas interaksi di dalam kelas.

"Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas," ujar Idfi saat membacakan pidato Menteri.

Selain itu, disampaikan pula lima kebijakan strategis kementerian, di antaranya Revitalisasi dan Digitalisasi. " Pembangunan sarana fisik yang nyaman dan penyediaan papan interaktif digital (PID) di ratusan ribu satuan pendidikan" ungkapnya 

Hal kedua adalah tentang Kesejahteraan Guru. Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan melalui sertifikasi yang ditransfer langsung serta beasiswa pendidikan bagi guru yang belum bergelar S1.

Disinggung pula pentingnya Penguatan Karakter dengan nenciptakan budaya sekolah ASRI (Aman, Sehat, Risiko, dan Indah) serta program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keempat adalah Literasi dan Numerasi.Penguatan pada bidang STEM dan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Dan kelima Pendidikan Inklusif dengan memberikan layanan pendidikan yang mudah dan murah bagi anak berkebutuhan khusus serta mereka yang terkendala faktor ekonomi maupun geografis.

Mengakhiri amanatnya, Pembina Upacara mengingatkan seluruh peserta upacara mengenai pentingnya prinsip 3M dalam mewujudkan perubahan pendidikan, yaitu Mindset (pola pikir) yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus.

"Tanpa ketiganya, semua kebijakan hanya akan berhenti sebagai formalitas angka-angka kuantitatif. Mari kita perkuat kerja sama menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat," pungkasnya.

Upacara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan di Indonesia, khususnya di SMPN 1 Moyo Utara. Para siswa dan guru tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai, mencerminkan semangat Hari Pendidikan Nasional yang membara di tanah Sumbawa.(AM)

]]>
Sat, 02 May 2026 11:31:45 +0800 amr
Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ida Rahayu SAP Mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ida-rahayu-sap-mengucapkan-selamat-hari-pendidikan-nasional-2026 https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ida-rahayu-sap-mengucapkan-selamat-hari-pendidikan-nasional-2026 Sat, 02 May 2026 10:16:43 +0800 amr Lebih dari Sekadar Angka: Pesan Humanis Hardiknas di SMPN 1 Labuhan Badas https://amarmedia.co.id/lebih-dari-sekadar-angka-pesan-humanis-hardiknas-di-smpn-1-labuhan-badas https://amarmedia.co.id/lebih-dari-sekadar-angka-pesan-humanis-hardiknas-di-smpn-1-labuhan-badas Lebih dari Sekadar Angka: Pesan Humanis Hardiknas di SMPN 1 Labuhan Badas

Sumbawa, Amarmedia.co.id  – 02 Mei 2026, Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 dilaksanakan dengan penuh khidmat pada Sabtu, 2 Mei 2026 di SMPN 1 Labuhan Badas. Kegiatan ini menjadi penutup dari rangkaian peringatan Hardiknas yang sebelumnya telah diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua.

Sejak pagi hari, para siswa sudah mulai berdatangan ke sekolah dengan mengenakan seragam rapi. Guru-guru juga hadir lebih awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Suasana halaman sekolah terlihat tertib dan tenang. Para peserta upacara berdiri dengan sikap yang baik, mengikuti setiap tahapan dengan penuh perhatian.

Upacara dimulai tepat waktu. Petugas upacara yang merupakan siswa-siswi pilihan menjalankan tugasnya dengan baik. Pengibaran bendera merah putih berlangsung lancar, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama oleh seluruh peserta upacara. Momen ini terasa sangat mengharukan dan penuh makna.

Kepala SMPN 1 Labuhan Badas, Punijan, S. Pd., M. Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan penting tentang makna pendidikan. Ia mengajak seluruh siswa untuk lebih menghargai proses belajar dan tidak hanya mengejar nilai semata.

“Pendidikan bukan hanya soal angka dan prestasi. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjadi manusia yang baik, saling menghargai, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujar Punijan dalam amanatnya.

Ia juga menekankan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua siswa. Menurutnya, suasana belajar yang baik akan membantu siswa berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga secara emosional.

“Sekolah harus menjadi rumah kedua bagi anak-anak. Tempat yang membuat mereka merasa aman, didengar, dan dihargai. Dengan begitu, mereka bisa tumbuh dengan baik,” tambahnya.

Upacara ini juga menjadi momen refleksi bagi seluruh warga sekolah. Para guru terlihat serius mendengarkan amanat pembina upacara. Beberapa siswa bahkan tampak terharu saat mendengarkan pesan yang disampaikan.

Salah satu siswa kelas VIII mengatakan bahwa kegiatan ini membuatnya lebih memahami arti pendidikan. “Saya jadi lebih sadar kalau belajar itu bukan hanya untuk nilai, tapi juga untuk masa depan dan menjadi orang yang lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan upacara ini merupakan bagian akhir dari rangkaian peringatan Hardiknas di Kabupaten Sumbawa. Sebelumnya, telah dilaksanakan berbagai kegiatan seperti festival bermain, satu jam bersama orang tua, hingga malam seribu cahaya. Semua kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan antara siswa, orang tua, dan guru.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, terlihat adanya kebersamaan yang kuat antara semua pihak. Orang tua turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan sekolah. Hal ini memberikan dampak positif bagi siswa, karena mereka merasa lebih diperhatikan dan didukung.

Selain itu, kehadiran berbagai pihak dalam rangkaian kegiatan juga menunjukkan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya sekolah, tetapi juga keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendidik anak.

Upacara bendera yang dilaksanakan di SMPN 1 Labuhan Badas ini juga menjadi bagian dari upacara serentak yang dilakukan di seluruh SD dan SMP di Kabupaten Sumbawa pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat pendidikan di daerah.

Melalui momentum Hardiknas tahun ini, diharapkan dunia pendidikan di Sumbawa dapat terus berkembang ke arah yang lebih baik. Tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa.

Punijan juga menyampaikan harapannya agar seluruh siswa terus semangat belajar dan tidak mudah menyerah. Ia mengingatkan bahwa setiap anak memiliki potensi yang berbeda-beda, dan semua itu harus dihargai.

“Setiap anak itu istimewa. Jangan bandingkan diri dengan orang lain. Fokus pada diri sendiri dan terus berusaha menjadi lebih baik setiap hari,” katanya.

Di akhir upacara, seluruh peserta kembali diingatkan untuk menjaga semangat kebersamaan dan saling menghormati. Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar dunia pendidikan semakin maju dan memberikan manfaat bagi semua.

Upacara Hardiknas di SMPN 1 Labuhan Badas ini berjalan dengan lancar dan penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya pendidikan yang humanis dan berkelanjutan.

Dengan semangat Hardiknas, diharapkan seluruh elemen pendidikan dapat terus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik. Pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk manusia yang berakhlak dan peduli terhadap sesama.

Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Banyak yang berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan di masa mendatang, karena mampu memberikan nilai-nilai positif yang sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan saat ini.

Melalui peringatan Hardiknas tahun 2026 ini, SMPN 1 Labuhan Badas menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan yang lebih baik. Dengan kerja sama yang baik antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, masa depan pendidikan di Sumbawa diharapkan akan semakin cerah.(AM/Asmediati)

]]>
Sat, 02 May 2026 10:04:07 +0800 amr
Hardiknas 2026 di SDN Ngeru: Menanam Kasih Sayang, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua https://amarmedia.co.id/hardiknas-2026-di-sdn-ngeru-menanam-kasih-sayang-mewujudkan-pendidikan-bermutu-untuk-semua https://amarmedia.co.id/hardiknas-2026-di-sdn-ngeru-menanam-kasih-sayang-mewujudkan-pendidikan-bermutu-untuk-semua Hardiknas 2026 di SDN Ngeru: Menanam Kasih Sayang, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Suasana khidmat menyelimuti lapangan SD Negeri Ngeru Kecamatan Moyo Hilir pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026. Seluruh civitas akademika berkumpul untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan semangat pembaruan dan kolaborasi.

Tahun ini, Hardiknas mengusung tema besar: "Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua". Sebuah tema yang menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak boleh menjadi hak istimewa segelintir orang, melainkan standar dasar bagi seluruh anak bangsa.

Dalam amanatnya, Kepala SDN Ngeru, M. Nooh, S.Pd. SD, menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam mendidik. Ia menyatakan bahwa pendidikan adalah sebuah proses panjang yang membutuhkan kesabaran dan hati.

"Hari Pendidikan Nasional yang kita peringati setiap tanggal 2 Mei ini bukanlah sekadar seremoni tahunan atau rutinitas baris-berbaris di lapangan. Hari ini adalah momentum sakral bagi kita untuk berhenti sejenak, melakukan refleksi, dan meneguhkan kembali spirit pendidikan nasional di dalam dada kita masing-masing" urainya.

Pendidikan pada hakikatnya harus dilaksanakan secara tulus, penuh kasih, dan sayang. Tujuannya satu: memanusiakan manusia. Pendidikan adalah proses panjang untuk menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah, serta potensi setiap anak sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Maka, inti dari seluruh proses di sekolah ini adalah memuliakan.

Bapak Pendidikan Nasional kita, Ki Hajar Dewantara, telah meletakkan fondasi kokoh melalui Sistem Among, yaitu: Asah (ilmu), Asih (kasih sayang), dan Asuh (pendampingan). Nilai-nilai inilah yang harus kita hidupkan kembali di SDN Ngeru melalui empat pilar utama Mendidik dengan kasih sayang dan menghargai kodrat anak. Anak bukanlah objek yang bisa dibentuk secara paksa, melainkan subjek yang harus dibimbing sesuai bakat dan minat uniknya.

Kedua Kebebasan yang Terarah. Memberikan kemerdekaan belajar, namun tetap dalam koridor nilai-nilai budi pekerti. Bukan kebebasan yang tak terkendali, melainkan kemandirian yang bertanggung jawab.

Ketiga Pendidikan kita tidak boleh tercerabut dari akarnya. Ia harus tetap berpijak pada nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Dan keempat Gotong Royong. Pendidikan adalah kerja kolosal, tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Untuk Bapak/Ibu Guru teruslah menjadi penggerak. Jangan hanya mengajar materi, tapi jadilah inspirasi. Manfaatkan fleksibilitas Kurikulum Merdeka untuk menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna bagi siswa-siswi kita di SDN Ngeru.

Untuk Anak-anakku Siswa SDN Ngeru. Kalian adalah pusat dari seluruh proses ini. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jangan takut bertanya, beranilah mencoba hal baru, dan selalu hargai perbedaan di antara teman. Kalian harus menjadi subjek yang aktif.

Mari kita jadikan Hardiknas 2026 ini sebagai titik awal untuk memperkuat gotong royong kita. Ketika semua pihak bergerak bersama dalam satu irama, maka pendidikan bermutu bukan lagi sekadar cita-cita di atas kertas, melainkan kenyataan yang kita rasakan bersama.

"Dirgahayu Pendidikan Nasional!Terus melaju, kuatkan partisipasi semesta, wujudkan pendidikan bermutu untuk semua" pungkasnya.

Upacara bendera ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan di Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Sumbawa. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat, mencerminkan rasa syukur atas perjalanan panjang dunia pendidikan tanah air.

Orang tua murid Sahema wali dari Rafka siswa kelas enam mengatakan harapannya  dengan momentum hardiknas ini akan mempunyai meningkatkan kualitas pendidikan menjadi lebih baik demikian pula wali dari Rista siswa kelas Enam ibu Masenah mengamininya " Semoga anak anak ini bisa melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan SMP dengan kualitas lebih baik dan tercapai cita-citanya" ujarnya singkat. (AM)

]]>
Sat, 02 May 2026 07:54:09 +0800 amr
Fraksi Golkar DPRD Sumbawa Sampaikan Catatan Kritis Terhadap 5 Ranperda, Soroti Penyertaan Modal Rp100 Miliar https://amarmedia.co.id/fraksi-golkar-dprd-sumbawa-sampaikan-catatan-kritis-terhadap-5-ranperda-soroti-penyertaan-modal-rp100-miliar https://amarmedia.co.id/fraksi-golkar-dprd-sumbawa-sampaikan-catatan-kritis-terhadap-5-ranperda-soroti-penyertaan-modal-rp100-miliar Fraksi Golkar DPRD Sumbawa Sampaikan Catatan Kritis Terhadap 5 Ranperda, Soroti Penyertaan Modal Rp100 Miliar

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan Pemerintah Daerah, Kamis (30/04/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov., didampingi jajaran Wakil Ketua DPRD. Hadir mewakili pihak eksekutif, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, bersama jajaran Forkopimda dan pejabat lingkup Pemkab Sumbawa.

Dalam pemaparannya, Juru Bicara Fraksi Partai Golkar, Syukri HS, A.Ma., menekankan bahwa pembentukan Perda tidak boleh hanya sekadar memenuhi aspek formalitas hukum, tetapi harus memiliki arah implementasi yang jelas dan berpihak pada rakyat.

"Peraturan yang baik bukan hanya yang kuat secara normatif, tetapi yang mampu diimplementasikan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," tegas Syukri saat membacakan pandangan fraksi.

Fraksi Golkar memberikan sejumlah catatan strategis terhadap kelima regulasi yang diusulkan, di antaranya menyoroti rencana penyertaan modal sebesar Rp100 miliar

 Fraksi meminta adanya indikator kinerja yang terukur, evaluasi historis BUMD, serta pengawasan ketat untuk mencegah moral hazard.

Fraksi meminta Satpol PP dalam Ketertiban Umum dan Linmas mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif, bukan represif, serta menghindari tumpang tindih kewenangan.

Terhadap Ranperda Pengelolaan Air Limbah Domestik Fraksi Golkar menilai aturan ini sangat strategis bagi kesehatan, namun perlu roadmap infrastruktur yang jelas, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Untuk Kabupaten Layak Anak, Fraksi Golkar mendesak agar kebijakan ini tidak hanya menjadi simbol administrasi atau sekadar mengejar predikat, melainkan berorientasi pada hasil nyata perlindungan anak.

Terkait reformasi birokrasi, fraksi menekankan bahwa penggabungan urusan dinas harus berbasis analisis beban kerja agar tidak menurunkan kualitas pelayanan publik.

Meski memberikan banyak catatan kritis, Fraksi Partai Golkar menyatakan menerima kelima Ranperda tersebut untuk dibahas lebih lanjut pada tahap berikutnya. Mereka berharap masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah dalam mempertajam substansi regulasi.

Pernyataan pandangan umum ini ditandatangani oleh jajaran pengurus fraksi, dengan Penasehat H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., dan Ketua Fraksi Ade Mudhita Noor Samsu, S.AP.

Wakil Ketua Hasanuddin HMS. Sekretarus Gahtan Hanu Cakita. Bendahara Muhammad Zain, S.P. Anggota Syukri, HS. A.Ma. (AM)

]]>
Sat, 02 May 2026 00:38:21 +0800 amr
PDIP Sumbawa Beri Lampu Hijau 5 Ranperda 2026, Hj. Jamilah Tekankan Catatan Kritis Terhadap BUMD hingga BPBD https://amarmedia.co.id/pdip-sumbawa-beri-lampu-hijau-5-ranperda-2026-hj-jamilah-tekankan-catatan-kritis-terhadap-bumd-hingga-bpbd https://amarmedia.co.id/pdip-sumbawa-beri-lampu-hijau-5-ranperda-2026-hj-jamilah-tekankan-catatan-kritis-terhadap-bumd-hingga-bpbd PDIP Sumbawa Beri Lampu Hijau 5 Ranperda 2026, Hj. Jamilah Tekankan Catatan Kritis Terhadap BUMD hingga BPBD

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Fraksi PDI Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menyatakan sikap menyetujui untuk membahas lebih lanjut lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tahun 2026. Meski memberikan lampu hijau, partai berlambang banteng moncong putih ini memberikan sederet catatan kritis, mulai dari persoalan penyertaan modal BUMD hingga penguatan mitigasi bencana.

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov., didampingi para Wakil Ketua DPRD. Dari pihak eksekutif, hadir Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, jajaran Forkopimda, serta para pejabat lingkup Pemkab Sumbawa

Sikap politik tersebut disampaikan oleh juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Jamilah, S.Pd. SD, dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Utama DPRD Sumbawa pada Kamis (30/4/2026).

Soroti Penyertaan Modal Rp100 Miliar

Salah satu poin krusial yang disoroti adalah Ranperda Penyertaan Modal Daerah kepada BUMD tahun 2026–2030. Hj. Jamilah menegaskan bahwa alokasi dana sebesar Rp100 miliar harus berbasis kajian kelayakan yang terukur, bukan sekadar pemberian modal tanpa arah bisnis yang jelas.

"Fraksi PDIP mempertanyakan apa dasar prioritas pembagian modal, terutama porsi terbesar pada Bank NTB Syariah. Kami juga meminta langkah konkret pemerintah terhadap BUMD yang kurang sehat, seperti PT Sabalong Samawa," tegas Hj. Jamilah di hadapan pimpinan sidang dan Wakil Bupati Sumbawa.

Terkait Ranperda Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat, Fraksi PDIP meminta Satpol PP dan instansi terkait tidak hanya mengedepankan tindakan represif. 

"Dalam menertibkan kelompok rentan seperti pengemis dan masyarakat miskin, diperlukan pendekatan yang humanis dan solutif. Upaya pencegahan melalui edukasi harus menjadi prioritas utama," tambahnya.

Mengenai Ranperda Kabupaten Layak Anak (KLA), PDIP mendesak agar kebijakan ini tidak berhenti pada dokumen formalitas. Hj. Jamilah menuntut strategi nyata untuk menekan angka pernikahan dini dan kekerasan terhadap anak yang masih terjadi di daerah.

Sementara untuk Ranperda Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD), fraksi menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur seperti IPLT dan IPALD agar aturan ini benar-benar bisa menekan pencemaran lingkungan tanpa membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

Terakhir, menanggapi perubahan struktur perangkat daerah, Fraksi PDIP secara khusus memberikan dukungan terhadap peningkatan status Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjadi Tipe A. 

"Mengingat tingginya potensi bencana di Sumbawa, penguatan BPBD sangat strategis. Namun, kami mengingatkan agar penataan organisasi ini tetap mengedepankan prinsip rightsizing untuk mencegah pembengkakan belanja pegawai yang membebani APBD," jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, Fraksi PDI Perjuangan menyatakan menerima kelima Ranperda tersebut untuk dibahas ke tahap selanjutnya dengan catatan penyempurnaan substansial pada proses pembahasan di tingkat komisi atau pansus nanti.

Adapun Susunan Fraksi PDIP Sumbawa, antara lain Penasehat Gitta Liesbano, SH., M.Kn, Ketua I Nyoman Wisma, S.I.P, dan Sekretaris H. Jabir, S.PdBendahara I Ketut Sawitra dan Wakil Ketua Hj. Jamila,S.PD.SD 

]]>
Sat, 02 May 2026 00:18:56 +0800 amr
Menuju Mandiri Fiskal, Doktor Budi Paparkan Strategi Transformasi Aset Sumbawa Jadi Revenue Center https://amarmedia.co.id/menuju-mandiri-fiskal-doktor-budi-paparkan-strategi-transformasi-aset-sumbawa-jadi-revenue-center https://amarmedia.co.id/menuju-mandiri-fiskal-doktor-budi-paparkan-strategi-transformasi-aset-sumbawa-jadi-revenue-center Menuju Mandiri Fiskal, Doktor Budi Paparkan Strategi Transformasi Aset Sumbawa Jadi Revenue Center

Denpasar, Amarmedia.co.id (1 Mei 2026) – Kementerian Keuangan Republik Indonesia menggelar kegiatan Koordinasi Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah Tahun 2026 di , pada 29–30 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 70 Sekretaris Daerah dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dari seluruh Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Sekretaris Daerah Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo S.Sos., M.AP hadir didampingi Sekretaris BKAD, Kaharuddin SE., M.Si.

Dihubungi wartawan, Jumat (1/5/2026), Sekda Sumbawa menjelaskan bahwa forum tersebut membahas strategi dan kepemimpinan fiskal daerah melalui lima aspek kunci.

“Pertama, Spending Better yang menekankan penajaman kualitas belanja melalui sinkronisasi perencanaan pusat dan daerah, penguatan penganggaran berbasis kinerja, serta percepatan penyerapan anggaran untuk mengurangi idle cash,” ujarnya.

Aspek kedua adalah Collecting More, yakni optimalisasi pendapatan daerah melalui penggalian potensi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), serta penguatan sinergi basis data perpajakan antara pemerintah pusat dan daerah.

Selanjutnya, Asset Management yang menitikberatkan pada transformasi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) agar tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menjadi sumber pendapatan (revenue center) melalui strategi pemanfaatan aset secara profesional.

Kemudian, Creative Financing yang mendorong daerah untuk mengeksplorasi sumber pembiayaan non-konvensional, termasuk investasi daerah dan peluang Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Terakhir adalah Integrity, yakni penguatan sistem pengendalian intern yang terintegrasi, mitigasi risiko keuangan, serta pembangunan budaya integritas guna mencegah penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sekda yang disapa Doktor Budi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan menindaklanjuti hasil koordinasi tersebut dengan melakukan realokasi dan penyesuaian kualitas belanja daerah, terutama pada sektor pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Selain itu, Pemkab Sumbawa juga akan memformulasikan kembali strategi peningkatan pendapatan daerah, memperkuat manajemen aset, serta mengusulkan distribusi dana bagi hasil yang lebih proporsional sesuai potensi sumber daya alam daerah.

“Potensi di sektor pertanian, perikanan, dan pertambangan harus menjadi dasar dalam mendorong peningkatan kapasitas fiskal daerah ke depan,” tandasnya. (SR) 

]]>
Sat, 02 May 2026 00:04:43 +0800 amr
Kritis dan Terukur, Fraksi PAN DPRD Sumbawa Soroti Urgensi Pelayanan Publik dalam Pemandangan Umum 5 Ranperda 2026 https://amarmedia.co.id/kritis-dan-terukur-fraksi-pan-dprd-sumbawa-soroti-urgensi-pelayanan-publik-dalam-pemandangan-umum-5-ranperda-2026 https://amarmedia.co.id/kritis-dan-terukur-fraksi-pan-dprd-sumbawa-soroti-urgensi-pelayanan-publik-dalam-pemandangan-umum-5-ranperda-2026 Kritis dan Terukur, Fraksi PAN DPRD Sumbawa Soroti Urgensi Pelayanan Publik dalam Pemandangan Umum 5 Ranperda 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan catatan kritis dan mendalam terhadap penjelasan Bupati Sumbawa mengenai 5 (lima) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tahun 2026. Dalam Sidang Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Sumbawa, Fraksi PAN menegaskan bahwa setiap kebijakan fiskal dan regulasi harus berdampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar formalitas administratif.

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov., didampingi para Wakil Ketua DPRD. Dari pihak eksekutif, hadir Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, jajaran Forkopimda, serta para pejabat lingkup Pemkab Sumbawa

Juru bicara Fraksi PAN H Rusdi mengawali penyampaiannya dengan menekankan bahwa pembangunan daerah adalah bentuk ibadah sosial. Namun, Fraksi ini memberikan peringatan keras terkait prioritas penggunaan anggaran daerah yang dinilai harus lebih berpihak pada kebutuhan dasar rakyat.

 Sorotan Tajam Penyertaan Modal BUMD: "Rakyat atau Investasi?"

Salah satu poin paling krusial yang disoroti adalah rencana penyertaan modal kepada sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Fraksi PAN mempertanyakan urgensi investasi besar di tengah kondisi infrastruktur publik yang masih memprihatinkan.

Terhadap PT Sabalong Samawa (Perseroda), Fraksi PAN mempertanyakan lonjakan investasi yang mencapai 400%. "Ini bukan angka yang biasa. Kami meminta penjelasan komprehensif mengenai analisis kelayakan usaha dan potensi risiko agar tidak menjadi beban keuangan daerah," tegas Haji Rusdi jubir Fraksi PAN.

Atas Perumda Air Minum Batu Lanteh Terkait kucuran dana Rp10 miliar, PAN mendesak agar dana tersebut tidak digunakan untuk menutup defisit operasional, melainkan untuk perbaikan sistem seperti menekan kebocoran air (Non-Revenue Water) dan digitalisasi meteran.

Untuk penyertaan modal kepada Bank NTB Syariah & BPR sebesar Rp50 miliar ke Bank NTB Syariah, PAN menuntut transparansi Return on Investment (ROI) yang jelas. Begitu pula dengan BPR, di mana tingkat kredit macet (NPL) harus dibuka secara transparan kepada publik.

"Mana yang lebih prioritas: penyertaan modal BUMD atau perbaikan jalan rusak, irigasi, pupuk, dan puskemas?"tanya Fraksi PAN retoris dalam naskahnya.

 Penataan Perangkat Daerah: Hindari 'Overload' Organisasi

Terhadap Ranperda Perubahan Susunan Perangkat Daerah, Fraksi PAN mengingatkan agar restrukturisasi tidak hanya menjadi beban fiskal baru. Pembentukan dinas Tipe A akan meningkatkan belanja pegawai dan tunjangan.

PAN menyoroti ketidakpastian karier ASN dan risiko non-job akibat perubahan struktur yang tidak matang. Fraksi ini meminta dokumen evaluasi kinerja organisasi sebelumnya sebelum melangkah ke pembahasan lebih lanjut.

 Kabupaten Layak Anak (KLA): Jangan Sekadar Simbolik

Fraksi PAN menyambut baik inisiatif KLA, namun memberikan catatan pahit mengenai kondisi riil di lapangan. Mereka menyoroti masih tingginya angka kekerasan terhadap anak dan perkawinan anak di Sumbawa.

PAN menilai anggaran untuk perlindungan perempuan dan anak saat ini masih sangat terbatas, sehingga upaya preventif dan edukasi menjadi tidak maksimal.

Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD)

Mengenai SPALD, Fraksi PAN menekankan pentingnya strategi implementasi yang realistis. Kewajiban penyedotan tinja berkala harus dibarengi dengan kesiapan armada dan instalasi pengolahan (IPLT). Kebijakan ini akan menghadapi resistensi jika tidak dibarengi dengan perubahan perilaku masyarakat melalui sosialisasi yang masif.

Fraksi PAN menyimpulkan bahwa pada prinsipnya mereka siap membahas Ranperda ini lebih lanjut, dengan catatan Pemerintah Daerah (Pemda) harus melengkapi dokumen pendukung, mulai dari kajian akademis, analisis dampak fiskal, hingga data baseline yang akurat. 

Sidang paripurna ini menjadi momentum penting bagi eksekutif dan legislatif untuk memastikan bahwa regulasi yang lahir di tahun 2026 benar-benar menjadi solusi atas persoalan masyarakat Sumbawa, bukan menambah beban birokrasi.

Adapun Susunan Fraksi Partai Amanat Nasional Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa adalah Penasihat / Anggota : Syamsul Hidayat,S.E.,M.Si Ketua / Anggota : Ida Rahayu, S.AP Sekretaris / Anggota : H. Rusdi Bendahara/anggota : Marliaten. (AM)

]]>
Fri, 01 May 2026 23:33:09 +0800 amr
Soroti Kinerja BUMD, Fraksi Gerindra DPRD Sumbawa Beri Catatan Kritis Terhadap 5 Ranperda 2026 https://amarmedia.co.id/soroti-kinerja-bumd-fraksi-gerindra-dprd-sumbawa-beri-catatan-kritis-terhadap-5-ranperda-2026 https://amarmedia.co.id/soroti-kinerja-bumd-fraksi-gerindra-dprd-sumbawa-beri-catatan-kritis-terhadap-5-ranperda-2026 Soroti Kinerja BUMD, Fraksi Gerindra DPRD Sumbawa Beri Catatan Kritis Terhadap 5 Ranperda 2026

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sumbawa secara resmi menyampaikan Pemandangan Umum terhadap 5 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemerintah Daerah tahun 2026. Dalam sidang paripurna yang berlangsung khidmat tersebut, Gerindra memberikan sorotan tajam, terutama terkait rencana penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov., didampingi para Wakil Ketua DPRD. Dari pihak eksekutif, hadir Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, jajaran Forkopimda, serta para pejabat lingkup Pemkab Sumbawa.

Kritik Pedas Penyertaan Modal: Usul "Suntik Mati" PT Sabalong Samawa

Juru bicara Fraksi Gerindra, Muhammad Taufik, menyampaikan bahwa meski Gerindra memahami upaya pemerintah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui investasi BUMD, terdapat catatan merah bagi perusahaan daerah yang terus merugi.

Pemerintah merencanakan total penyertaan modal sebesar Rp 100 Miliar untuk periode 2026-2030, dengan rincian PT Bank NTB Syariah Rp 50 Miliar, PT BPR NTB (Perseroda) Rp 30 Miliar, PT Sabalong Samawa (Perseroda) Rp 10 Miliar dan Perumdam Batulanteh Rp 10 Miliar

Jubir Fraksi Taufik menegaskan bahwa rencana suntikan dana untuk PT Sabalong Samawa dianggap tidak masuk akal. 

 "BUMD ini selalu dihadapkan pada kerugian berkepanjangan. PT Sabalong Samawa sesungguhnya mengalami sakit kronis yang tidak sembuh-sembuh. Menurut kami, lebih pantas diambil tindakan 'suntik mati' agar tidak terus menjadi beban pemerintah daerah," tegasnya.

Gerindra menuntut penjelasan komprehensif dan jaminan penataan menyeluruh jika pemerintah tetap bersikeras mempertahankan BUMD tersebut. Selain itu, Gerindra juga mempertanyakan urgensi dana Rp 10 Miliar untuk Perumdam Batulanteh mengingat pelayanan air bersih kepada masyarakat dinilai masih jalan di tempat.

Berbeda dengan catatan kritis pada sektor BUMD, Fraksi Gerindra memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap tiga Ranperda lainnya.

Terhadap Ranperda Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Gerindra menilai regulasi ini sangat mendesak untuk mencegah pencemaran lingkungan di wilayah padat penduduk dan menjadi solusi kunci di daerah rawan kekeringan melalui konsep daur ulang air limbah.

Untuk ranperda Kabupaten Layak Anak (KLA) Fraksi Gerindra menyetujui Ranperda ini guna mewujudkan cita-cita Generasi Emas 2045. Gerindra mengapresiasi capaian predikat "KLA Kategori Nindya" yang diraih Sumbawa pada 2023 dan mendorong peningkatan standar pelayanan anak di masa depan.

Terhadap Ranperda Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) Fraksi Gerindra mendorong pengesahan Ranperda ini sesuai amanat Permendagri Nomor 26 Tahun 2020, namun dengan catatan agar Satpol PP lebih optimal dalam mengawal produk hukum daerah.

Perubahan Perangkat Daerah

Terhadap Ranperda Perubahan Keempat atas Perda Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Fraksi Gerindra menyatakan setuju untuk dibahas lebih lanjut selama dasar-dasar pembentukannya memiliki landasan hukum yang kuat dan rasional.

Menutup pemandangan umum tersebut, Muhammad Taufik berharap seluruh aspirasi dan kritik yang disampaikan Gerindra dapat dijawab secara transparan oleh Pemerintah Daerah dalam tahap pembahasan selanjutnya.

"Kami ingin setiap produk aturan yang dihasilkan benar-benar efektif dan menjadi pijakan untuk mengakselerasi roda pembangunan daerah secara menyeluruh demi kesejahteraan rakyat Sumbawa," pungkasnya.

Adapun Susunan Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumbawa (2024-2029) Ketua: Andi Rusni, SE., MM. Wakil Ketua:Muhammad Faisal, SAP., MM.Inov. Sekretaris: Muhammad Tahir, SH. Bendahara: Edwan Purnama dan Anggota: Muhammad Taufik (AM)

]]>
Fri, 01 May 2026 23:12:31 +0800 amr
Jemput Bola! KPU Sumbawa Sisir Sejumlah Kecamatan demi Akurasi Data Pemilih https://amarmedia.co.id/jemput-bola-kpu-sumbawa-sisir-sejumlah-kecamatan-demi-akurasi-data-pemilih https://amarmedia.co.id/jemput-bola-kpu-sumbawa-sisir-sejumlah-kecamatan-demi-akurasi-data-pemilih Jemput Bola! KPU Sumbawa Sisir Sejumlah Kecamatan demi Akurasi Data Pemilih

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Menjelang pesta demokrasi mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa tancap gas dalam memastikan integritas data pemilih. Memasuki Triwulan II tahun 2026, KPU Sumbawa resmi menggelar kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) di berbagai wilayah kecamatan.

Langkah "jemput bola" ini diambil sebagai upaya konkret menjaga akurasi dan validitas data pemilih agar tetap mutakhir. Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, Syamsi Hidayat, S.IP, menegaskan bahwa verifikasi langsung di lapangan adalah kunci utama untuk meminimalisir kesalahan administratif.

“Coktas ini adalah bentuk verifikasi faktual. Petugas kami akan mencocokkan data langsung di lapangan, mulai dari pengecekan identitas hingga memastikan setiap warga yang sudah memenuhi syarat masuk ke dalam daftar,” ujar Syamsi saat dikonfirmasi Jumat (1/5/2026)

Apa Saja yang Dilakukan dalam Coktas? Proses verifikasi ini tidak hanya sekadar mendata, tetapi mencakup tiga agenda utama yakni Validasi Identitas, Koreksi Data dan penyaringan pemilih baru.

"Mencocokkan data yang ada dengan dokumen kependudukan asli di lapangan.Memperbaiki elemen data yang tidak sesuai atau mengalami perubahan dan mengakomodasi warga yang baru memenuhi syarat sebagai pemilih agar tidak kehilangan hak suaranya" jelasnya.

Meskipun saat ini difokuskan pada wilayah-wilayah yang terdeteksi memiliki potensi ketidaksesuaian data tinggi, Syamsi memastikan bahwa kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

KPU Sumbawa juga memastikan bahwa setiap data yang masuk akan melewati proses penyaringan yang ketat. Hasil dari Coktas ini nantinya tidak langsung final, melainkan akan diuji kembali dalam forum resmi.

“Hasil Coktas akan kami bawa ke rapat pleno setiap tiga bulan sekali. Kami melibatkan Bawaslu dan Dukcapil agar data yang dihasilkan benar-benar valid, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” tambah Syamsi.

Melalui gerakan proaktif ini, diharapkan potensi sengketa data pemilih di masa depan dapat ditekan seminimal mungkin, sekaligus menjamin setiap hak suara masyarakat Sumbawa terlindungi dengan baik. (Am)

Penulis: Zainuddin  

Editor:Abdul Ma'ruf Rahmat 

]]>
Fri, 01 May 2026 22:50:58 +0800 amr
Kepala Desa Olat Rawa Tunaikan Zakat Maal Berupa Seekor Sapi Melalui Baznas Sumbawa https://amarmedia.co.id/kepala-desa-olat-rawa-tunaikan-zakat-maal-berupa-seekor-sapi-melalui-baznas-sumbawa https://amarmedia.co.id/kepala-desa-olat-rawa-tunaikan-zakat-maal-berupa-seekor-sapi-melalui-baznas-sumbawa Kepala Desa Olat Rawa Tunaikan Zakat Maal Berupa Seekor Sapi Melalui Baznas Sumbawa 

Sumbawa.Olat Rawa Amarmedia.co.id – Suasana haru dan penuh keberkahan menyelimuti kediaman Kepala Desa Olat Rawa pada Jumat, 1 Mei 2026. Di hari yang istimewa tersebut, Kepala Desa Olat Rawa, Suprianto, menunaikan kewajiban zakat maal dari hasil peternakannya dengan penuh keikhlasan. Zakat berupa seekor sapi disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus kepedulian terhadap sesama.

Penyerahan zakat maal tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, yang hadir bersama jajaran pimpinan, yakni Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua II Lukman Hakim, S.H., M.Si, Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Md.Pd.Sd, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.H.I.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan Kepala Desa Olat Rawa yang telah menyalurkan zakat maal melalui BAZNAS. Ia menegaskan bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang mampu mengangkat kesejahteraan umat.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Kepala Desa yang telah mempercayakan penyaluran zakat maal berupa seekor sapi melalui BAZNAS. Ini adalah contoh nyata kepemimpinan yang tidak hanya memikirkan pembangunan fisik, tetapi juga kesejahteraan spiritual dan sosial masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam, kaum muslimin yang memiliki ternak sapi minimal 30 ekor wajib mengeluarkan zakatnya, yaitu satu ekor sapi berumur satu tahun. Ketentuan ini menjadi pengingat bahwa dalam setiap rezeki yang Allah titipkan, terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan.

Sementara itu, Kepala Desa Olat Rawa, Suprianto, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya karena dapat menunaikan zakat maal melalui BAZNAS. Ia menyampaikan bahwa zakat bukanlah beban, melainkan jalan untuk membersihkan harta dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Saya merasa sangat senang dan bersyukur dapat menunaikan kewajiban zakat ini. Semoga apa yang kami lakukan menjadi berkah, tidak hanya bagi kami, tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya dengan penuh haru.

Momentum ini menjadi semakin bermakna karena dilaksanakan pada hari Jumat, hari yang dikenal penuh keberkahan. Penyerahan zakat tersebut tidak hanya menjadi simbol ibadah personal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya para peternak, untuk lebih peduli dan sadar akan kewajiban zakat.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa juga menyampaikan himbauan kepada seluruh peternak, khususnya di wilayah Olat Rawa dan sekitarnya, agar tidak ragu menunaikan zakat maal.

“Saya mengajak seluruh peternak yang telah memenuhi syarat agar menunaikan zakatnya. Jangan menunda, karena zakat adalah kewajiban yang akan membawa keberkahan dalam usaha kita. Mari kita salurkan melalui BAZNAS agar tepat sasaran dan bermanfaat bagi yang membutuhkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap kesadaran berzakat dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, ketika zakat ditunaikan dengan benar, maka kesenjangan sosial dapat berkurang dan kesejahteraan umat akan meningkat.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa dan lembaga zakat dalam membangun kepedulian sosial. Dengan adanya peran aktif BAZNAS, penyaluran zakat dapat dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.

Para tamu yang hadir pun turut merasakan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Penyerahan zakat yang sederhana namun sarat makna tersebut menjadi pengingat bahwa keberkahan hidup tidak hanya diukur dari banyaknya harta, tetapi dari sejauh mana kita mampu berbagi.

Diharapkan, langkah yang dilakukan oleh Kepala Desa Olat Rawa ini dapat menjadi contoh dan motivasi bagi para peternak lainnya untuk ikut menunaikan zakat maal. Sebab, di balik setiap harta yang dikeluarkan di jalan Allah, terdapat janji balasan yang berlipat ganda.

Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan menjadikan masyarakat semakin peduli, saling membantu, serta hidup dalam keberkahan. (AM)

]]>
Fri, 01 May 2026 18:38:05 +0800 amr
Dari Harapan Menjadi Nyata: BAZNAS Sumbawa Hadirkan Bale Umin Masyarakat, (Bale Umat). Air Mata Haru Iringi Peletakan Batu Pertama https://amarmedia.co.id/dari-harapan-menjadi-nyata-baznas-sumbawa-hadirkan-bale-umin-masyarakat-bale-umat-air-mata-haru-iringi-peletakan-batu-pertama https://amarmedia.co.id/dari-harapan-menjadi-nyata-baznas-sumbawa-hadirkan-bale-umin-masyarakat-bale-umat-air-mata-haru-iringi-peletakan-batu-pertama Dari Harapan Menjadi Nyata: BAZNAS Sumbawa Hadirkan Bale Umin Masyarakat, (Bale Umat). Air Mata Haru Iringi Peletakan Batu Pertama

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Sebuah langkah penuh kepedulian kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa melalui program “Sumbawa Peduli”. Program ini diwujudkan dengan pembangunan “Bale Umat”, yang merupakan singkatan dari Bale Umin Masyarakat, yaitu rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu. Program ini dimulai dengan peletakan batu pertama di Kelurahan Brang Biji, Kamis (30 April 2026).

Suasana haru menyelimuti kegiatan tersebut. Warga setempat turut menyaksikan momen bersejarah ketika harapan akan tempat tinggal yang layak akhirnya mulai terwujud. Rumah milik Nurhadianto Dwi Priyatno, yang merupakan pasangan tunawicara bersama istrinya, menjadi titik awal program mulia ini. Kehadiran bantuan ini menjadi harapan besar bagi mereka untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov, didampingi Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua II Lukman Hakim, S.H., M.Si, Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Md.Pd.SD, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI. Turut hadir Camat Sumbawa Drs. Iwan Sofyan, Lurah Brang Biji Muhammad Chatur Saputra, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Camat Sumbawa, Drs. Iwan Sofyan, menyampaikan apresiasi tinggi atas program yang diinisiasi oleh BAZNAS.

“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata BAZNAS Sumbawa dalam membantu masyarakat kurang mampu. Program ini tidak hanya memberikan tempat tinggal yang layak, tetapi juga menghadirkan harapan dan semangat baru bagi warga. Ini adalah wujud nyata kepedulian sosial yang patut didukung bersama,” ujarnya.

Selanjutnya, Lurah Brang Biji, Muhammad Chatur Saputra, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warganya.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian BAZNAS. Bantuan ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun masa depan dan harapan bagi keluarga penerima,” ungkapnya dengan penuh haru.

Ketua BAZNAS Sumbawa, Syukri Rahmat, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari amanah umat yang harus disalurkan dengan tepat sasaran.

“InsyaAllah, BAZNAS Sumbawa akan membangun dua unit rumah setiap bulannya. Mohon doa dan dukungan agar program ini terus berjalan dan memberi manfaat luas,” tuturnya.

Di tengah suasana haru tersebut, keluarga penerima manfaat juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Dengan keterbatasan yang dimiliki, ungkapan terima kasih disampaikan dengan penuh ketulusan kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu.

Keesokan harinya, Jumat (1 Mei 2026), peletakan batu pertama kembali dilaksanakan di Desa Olat Rawa, Kecamatan Moyo Hilir, untuk rumah milik Bapak Ahmad. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS, Sekretaris Camat Moyo Hilir, serta Kepala Desa Olat Rawa, Supianto.

Dalam sambutannya, Sekretaris Camat (Sekcam) Moyo Hilir, H. Herman, S.KM., M.PH, menyampaikan apresiasi atas program tersebut.

“Atas nama pemerintah Kecamatan Moyo Hilir, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada BAZNAS Sumbawa. Program ini sangat membantu masyarakat kami yang membutuhkan dan menjadi bukti nyata kepedulian serta sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Olat Rawa, Supianto, juga mengungkapkan rasa syukur dan harapannya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Semoga menjadi berkah dan membawa kebahagiaan bagi keluarga penerima,” ucapnya.

Penerima manfaat di Desa Olat Rawa pun turut menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan keluarga,” ungkapnya dengan penuh haru.

Program Bale Umin Masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian mampu menghadirkan perubahan besar. Di balik setiap batu yang diletakkan, tersimpan doa dan harapan untuk kehidupan yang lebih layak, aman, dan penuh keberkahan bagi masyarakat Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 01 May 2026 18:05:01 +0800 amr
100 Mustahik per Desa: Janji BAZNAS Sumbawa Kini Jadi Nyata, Harapan Menyapa Hingga Pelosok Negeri https://amarmedia.co.id/100-mustahik-per-desa-janji-baznas-sumbawa-kini-jadi-nyata-harapan-menyapa-hingga-pelosok-negeri https://amarmedia.co.id/100-mustahik-per-desa-janji-baznas-sumbawa-kini-jadi-nyata-harapan-menyapa-hingga-pelosok-negeri “100 Mustahik per Desa: Janji BAZNAS Sumbawa Kini Jadi Nyata, Harapan Menyapa Hingga Pelosok Negeri”

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Komitmen BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam menebar manfaat bagi masyarakat kembali dibuktikan. Program bantuan untuk 100 mustahik per desa yang sebelumnya telah dilaunching oleh Bupati Sumbawa beberapa bulan lalu, kini mulai direalisasikan secara bertahap dan menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan.

Program ini dirancang untuk menjangkau seluruh desa di Kabupaten Sumbawa, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap fakir, miskin, serta para pejuang keagamaan seperti imam masjid, marbot, dan guru ngaji.

Hingga saat ini, sudah tiga desa yang merasakan manfaat program tersebut, yakni Desa Brang Kolong Kecamatan Plampang, Desa Labangka Kecamatan Ropang, dan terbaru Desa Olat Rawa Kecamatan Moyo Hilir yang dilaksanakan pada Jumat, 1 Mei 2026.

Penyaluran bantuan di Desa Olat Rawa dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov, bersama jajaran pimpinan, yaitu Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua II Lukman Hakim, S.H., M.Si, Wakil Ketua III Indah Setia Ningsih, A.Md.Pd.SD, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat Moyo Hilir, H. Herman, S.KM., M.PH, Kepala Desa Olat Rawa, Supianto, serta anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Sandi, S.Pd., M.M.

Dalam sambutannya, Sekcam Moyo Hilir, H. Herman, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas program yang sangat membantu masyarakat di wilayahnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Sumbawa yang telah menghadirkan program luar biasa ini. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami, khususnya bagi mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Kepala Desa Olat Rawa, Supianto, juga mengungkapkan rasa syukur dan harapannya.

“Program ini membawa kebahagiaan bagi warga kami. Semoga BAZNAS terus diberikan kekuatan untuk membantu lebih banyak masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Sandi, S.Pd., M.M., menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi langkah BAZNAS yang konsisten membantu masyarakat. Program ini sangat tepat sasaran dan memberikan dampak nyata. Semoga terus berlanjut dan menjangkau seluruh desa di Sumbawa,” ungkapnya.

Salah satu penerima manfaat, Sahri, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan penuh syukur, ia mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterimanya.

“Terima kasih banyak kepada BAZNAS. Bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Ketua BAZNAS Sumbawa, Syukri Rahmat, menegaskan bahwa program ini merupakan amanah yang harus disalurkan kepada yang berhak.

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. InsyaAllah program 100 mustahik per desa ini akan terus kami lanjutkan hingga menjangkau seluruh desa di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.

Program ini bukan sekadar bantuan, tetapi juga menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi masyarakat kecil. Dari desa ke desa, BAZNAS terus menyalakan cahaya kepedulian, memastikan tidak ada yang tertinggal dalam merasakan kesejahteraan.

]]>
Fri, 01 May 2026 18:02:07 +0800 amr
Fraksi PKS DPRD Sumbawa Beri Catatan Kritis Terhadap 5 Ranperda: Minta Aturan Ketertiban Umum Tak Tekan Ekonomi Kecil https://amarmedia.co.id/fraksi-pks-dprd-sumbawa-beri-catatan-kritis-terhadap-5-ranperda-minta-aturan-ketertiban-umum-tak-tekan-ekonomi-kecil https://amarmedia.co.id/fraksi-pks-dprd-sumbawa-beri-catatan-kritis-terhadap-5-ranperda-minta-aturan-ketertiban-umum-tak-tekan-ekonomi-kecil Fraksi PKS DPRD Sumbawa Beri Catatan Kritis Terhadap 5 Ranperda: Minta Aturan Ketertiban Umum Tak Tekan Ekonomi Kecil

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan catatan kritis dan tajam terhadap 5 (lima) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sumbawa, Kamis (30/4/2026).

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov., didampingi oleh tiga Wakil Ketua DPRD, yakni H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H.

Dari jajaran eksekutif, hadir Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa Besar , para Asisten, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah dan Camat se-Kabupaten Sumbawa.

Dalam pandangan umum yang dibacakan, juru bicara Fraksi PKS  H.Andi Mappelepui menegaskan posisinya untuk melakukan fungsi kontrol secara maksimal.Ia menyatakan bahwa DPRD bukanlah sekadar lembaga formalitas untuk menyetujui program pemerintah.

"DPRD bukan tempat untuk mengamini, tetapi tempat untuk menguji, mengkritisi, dan bila perlu menolak. Fraksi PKS memilih berdiri pada posisi yang jelas bersama rakyat, bukan sekadar membenarkan kebijakan pemerintah," tegasnya.

Salah satu poin  yang disoroti adalah Ranperda Penyertaan Modal Daerah kepada BUMD sebesar Rp100 miliar. Fraksi PKS menilai Pemerintah Daerah belum berhasil meyakinkan publik bahwa BUMD yang ada layak menerima tambahan modal. Tidak ada jaminan bahwa dana tersebut tidak akan berakhir sebagai pemborosan anggaran yang "dilegalkan" melalui Perda.

" Kami bertanya secara terbuka, apakah ini benar-benar investasi, atau sekadar upaya menutupi kelemahan manajemen BUMD selama ini? Mengapa penyertaan modal didahulukan, sementara evaluasi kinerja tidak dipublikasikan secara transparan? Ujar  Haji Andi.

 

Fraksi PKS mempertanyakan transparansi evaluasi kinerja BUMD, khususnya PT Sabalong Samawa. PKS merekomendasikan penghentian sementara bantuan sampai perusahaan tersebut pulih dari beban utang. "Jangan jadikan APBD sebagai 'penyelamat' kegagalan manajemen BUMD. Kita butuh dividen, bukan beban fiskal jangka panjang," tambahnya.

Mengenai Ranperda Ketenteraman dan Ketertiban Umum, PKS mengingatkan agar aturan ini tidak menjadi alat kontrol sosial yang menekan rakyat kecil. Mereka menekankan agar Satpol PP bertindak humanis dan sesuai prinsip HAM, serta memastikan tidak ada kriminalisasi terhadap masyarakat ekonomi lemah tanpa solusi relokasi.

"Ketertiban tidak boleh dibangun dengan cara menekan kebebasan masyarakat. Fraksi PKS menolak jika rakyat kecil (pedagang kecil/warga prasejahtera) menjadi objek utama penertiban, sementara pelanggaran skala besar justru luput dari penegakan hukum" ujarnya.

Terkait Ranperda Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD), PKS mencium indikasi bahwa regulasi ini lebih didorong oleh kepentingan proyek fisik daripada kesiapan sistem operasional. PKS menolak adanya pungutan atau retribusi baru jika layanan yang diberikan belum layak dan berfungsi optimal.

Faksi PKS juga memberikan catatan pada Ranperda Kabupaten Layak Anak (KLA). Ia mendesak pemerintah untuk jujur melihat realitas tingginya kasus kekerasan anak dan pernikahan dini di lapangan, daripada sekadar mengejar penghargaan administratif.

Sementara untuk Ranperda Perubahan Susunan Perangkat Daerah, PKS mempertanyakan efektivitas penggabungan OPD. Mereka memperingatkan agar reformasi birokrasi ini tidak menciptakan kekacauan baru di masa transisi yang dapat mengganggu pelayanan publik.

Meski memberikan catatan yang cukup keras, Fraksi PKS menyatakan kesiapannya untuk membahas kelima Ranperda tersebut secara lebih mendalam pada tingkat Panitia Khusus (Pansus). Faksi PKS menuntut perbaikan substansi yang mendasar agar produk hukum yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kemaslahatan rakyat Sumbawa.

Penyampaian pemandangan Umum Fraksi ditutup dengan penyerahan dokumen Pandangan Umum Fraksi kepada pimpinan sidang untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme legislasi yang berlaku.

Adapun Susunan Personalia Fraksi PKS DPRD Sumbawa adalah Ketua Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov.l, Wakil Ketua Adizul Syahabuddin, S.P., M.Si, Sekretaris: H. Andi Mappaleppui, Anggota: Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., Ema Yuniarti, Alen Taryadi, S.H. (AM)

]]>
Fri, 01 May 2026 08:05:14 +0800 amr
DPRD Sumbawa Gelar Paripurna, Fraksi NasDem Soroti Investasi BUMD hingga Perlindungan Anak https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-paripurna-fraksi-nasdem-soroti-investasi-bumd-hingga-perlindungan-anak https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-gelar-paripurna-fraksi-nasdem-soroti-investasi-bumd-hingga-perlindungan-anak DPRD Sumbawa Gelar Paripurna, Fraksi NasDem Soroti Investasi BUMD hingga Perlindungan Anak

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap penjelasan Bupati Sumbawa atas 5 (lima) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tahun 2026, Kamis (30/4/2026).

Rapat yang berlangsung khidmat di Ruang Sidang Utama tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M.Inov. Dalam memimpin persidangan, Ketua didampingi oleh tiga Wakil Ketua DPRD, yakni H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H.

Turut hadir dari pihak eksekutif, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, anggota Forkopimda, Asisten I Sekretariat Daerah, staf ahli, kepala perangkat daerah, hingga para camat dan lurah di-Kabupaten Sumbawa.

Dalam pemaparannya, Fraksi Partai NasDem memberikan sejumlah catatan terhadap lima Ranperda yang diajukan Pemerintah Daerah. Juru bicara Fraksi NasDem H.Zohran SH menyatakan bahwa setiap regulasi yang dilahirkan harus menjamin kepastian hukum dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Adapun lima Ranperda yang dibahas meliputi: pertama; Ranperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tahun Anggaran 2026—2030;

Kedua; Ranperda tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Sumbawa tentang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat;

Ketiga; Ranperda tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik;

Keempat; Ranperda tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Sumbawa;

Kelima; Ranperda tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa.

Mengenai Ranperda Penyertaan Modal BUMD, Fraksi NasDem menekankan pentingnya target yang terukur. NasDem mengingatkan agar penyertaan modal tidak hanya menjadi beban APBD, melainkan harus mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kualitas pelayanan publik secara signifikan.

"Fraksi Partai NasDem menekankan bahwa penyertaan modal harus dirancang untuk meningkatkan kapasitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan. Hal ini harus dibarengi dengan target yang terukur, baik dalam aspek peningkatan pelayanan masyarakat maupun kontribusi dividen, agar investasi ini tidak sekadar menjadi beban APBD di tengah keterbatasan fiskal" ujar Haji Orek.

Sementara itu, terkait Ranperda Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Fraksi NasDem menuntut adanya pendekatan yang humanis.

"Kami memahami urgensi Ranperda ini guna sinkronisasi dengan peraturan yang lebih tinggi. Namun, Fraksi NasDem menegaskan bahwa pendekatan humanis dan asas kemanfaatan hukum harus dikedepankan. Hukum harus membawa kebahagiaan dan kemaslahatan bagi masyarakat; jangan sampai peraturan ini justru mematikan ekonomi rakyat kecil tanpa solusi relokasi yang layak.," tegas H Zohran 

Fraksi yang mengusung semangat restorasi ini juga memberikan dukungan penuh terhadap Ranperda Kabupaten Layak Anak. Mereka berharap regulasi ini tidak sekadar menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar mampu menurunkan angka kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sumbawa melalui integrasi peran pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

Di sektor lingkungan, NasDem mendorong kesiapan infrastruktur pengelolaan air limbah domestik guna mencegah pencemaran lingkungan yang lebih luas.

Terakhir, menanggapi penataan perangkat daerah, NasDem mengingatkan agar penyederhanaan organisasi (simplifikasi) tetap berorientasi pada hasil dan tidak menurunkan kualitas pelayanan publik. Birokrasi diharapkan menjadi lebih lincah (agile) dan akseleratif.

"Kami siap berperan aktif untuk memastikan produk hukum yang dihasilkan berkualitas, berpihak pada rakyat, serta berlandaskan kepastian dan kemanfaatan hukum. Semoga rangkaian pembahasan ini mendorong Sumbawa menjadi daerah yang unggul, maju, dan sejahtera" pungkas Haji Orek.

Rapat Paripurna ini diakhiri dengan penyerahan dokumen pandangan umum fraksi kepada pimpinan rapat untuk kemudian ditindaklanjuti dalam pembahasan pada tingkat Panitia Khusus (Pansus) bersama Pemerintah Daerah.

Adapun Susunan Personalia Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Sumbawa:

Dewan Penasihat:Zulfikar Demitry, S.H., M.H., Ketua:Bunardi, A.Md.Pi., Wakil Ketua: H. Zohran, S.H., Sekretaris: Edy Syarifuddin,Bendahara:Hasanuddin, S.E. (AM)

]]>
Fri, 01 May 2026 06:11:41 +0800 amr
Perkuat Peran Orang Tua dalam Pendidikan, Dikbud Sumbawa Gelar Malam Seribu Cahaya di SMPN 1 Labuhan Badas https://amarmedia.co.id/perkuat-peran-orang-tua-dalam-pendidikan-dikbud-sumbawa-gelar-malam-seribu-cahaya-di-smpn-1-labuhan-badas https://amarmedia.co.id/perkuat-peran-orang-tua-dalam-pendidikan-dikbud-sumbawa-gelar-malam-seribu-cahaya-di-smpn-1-labuhan-badas Perkuat Peran Orang Tua dalam Pendidikan, Dikbud Sumbawa Gelar Malam Seribu Cahaya di SMPN 1 Labuhan Badas

Sumbawa.Amarmedia.co.id, Kamis, 30 April 2026. Rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di Kabupaten Sumbawa kembali berlanjut. Setelah sebelumnya dilaksanakan berbagai kegiatan yang melibatkan siswa dan orang tua, kini memasuki tahap ketiga, yaitu kegiatan Malam Seribu Cahaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis malam, 30 April 2026, dan dipusatkan di SMPN 1 Labuhan Badas.

Sejak sore hari, suasana sekolah sudah mulai ramai. Siswa datang bersama orang tua mereka. Para guru juga tampak sibuk menyiapkan berbagai kebutuhan kegiatan. Lampu-lampu kecil dan lilin mulai ditata dengan rapi. Halaman sekolah yang biasanya digunakan untuk kegiatan belajar, malam itu berubah menjadi tempat yang penuh cahaya dan suasana hangat.

Kegiatan Malam Seribu Cahaya ini berlangsung dengan sangat khidmat. Semua yang hadir mengikuti rangkaian acara dengan tertib. Tidak ada suara gaduh, yang terdengar hanya lantunan doa dan suara lembut dari pembawa acara. Banyak siswa yang terlihat duduk berdampingan dengan orang tua mereka. Suasana ini terasa sangat menyentuh.

Acara dimulai dengan pembukaan sederhana. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Dalam momen tersebut, para siswa diajak untuk merenung dan mengingat peran orang tua dalam kehidupan mereka. Banyak siswa yang terlihat menunduk, bahkan beberapa tampak meneteskan air mata. Orang tua yang hadir juga terlihat terharu melihat anak-anak mereka.

Selain dihadiri oleh siswa, orang tua, dan guru, kegiatan ini juga dihadiri oleh tamu undangan dari BNN Sumbawa serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menambah makna kegiatan ini. Mereka ikut menyaksikan langsung suasana penuh haru yang terjadi di tengah-tengah siswa dan orang tua.

Perwakilan dari BNN Sumbawa juga memberikan pesan singkat kepada para siswa. Mereka mengingatkan pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif, terutama penyalahgunaan narkoba. Pesan tersebut disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh para siswa.

“Kami berharap anak-anak bisa menjaga diri, memilih pergaulan yang baik, dan tetap fokus pada masa depan. Kegiatan seperti ini sangat baik karena mendekatkan anak dengan orang tua,” ujar salah satu perwakilan BNN Sumbawa.

Tokoh masyarakat yang hadir juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Mereka menilai bahwa kegiatan Malam Seribu Cahaya bukan hanya menjadi bagian dari perayaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi generasi muda.

Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan penyalaan lilin. Setiap siswa memegang satu lilin kecil. Cahaya dari lilin-lilin tersebut membuat suasana semakin indah. Dari kejauhan, tampak seperti lautan cahaya yang bergerak perlahan. Momen ini menjadi simbol harapan dan semangat dalam dunia pendidikan.

Kepala SMPN 1 Labuhan Badas, Punijan, S. Pd., M. Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa Malam Seribu Cahaya bukan sekadar acara seremonial, tetapi memiliki makna yang dalam.

“Kegiatan ini kami hadirkan untuk memberikan ruang bagi siswa dan orang tua untuk saling memahami. Pendidikan bukan hanya tentang pelajaran di kelas, tetapi juga tentang hubungan yang baik antara anak dan orang tua. Kami berharap momen ini bisa menjadi kenangan yang tidak terlupakan,” ujar Punijan.

Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang melibatkan orang tua. Menurutnya, kehadiran orang tua di sekolah memberikan dampak positif bagi perkembangan anak.

“Ketika orang tua hadir dan terlibat langsung, anak akan merasa lebih diperhatikan. Ini sangat penting untuk membangun semangat belajar mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SMP Dinas Dikbud Sumbawa, Junaidi, S. Pd., M. Pd., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, juga memberikan sambutan. Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Malam Seribu Cahaya ini. Ini adalah bagian dari rangkaian Hardiknas yang tidak hanya meriah, tetapi juga penuh makna. Kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan,” kata Junaidi.

Ia juga menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Hardiknas tahun ini memang dirancang untuk lebih melibatkan orang tua. Tujuannya adalah untuk memperkuat hubungan antara anak, orang tua, dan sekolah.

“Kami ingin pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan komunikasi antara anak dan orang tua bisa semakin baik,” jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung, beberapa siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan perasaan mereka kepada orang tua. Ada yang mengucapkan terima kasih, ada juga yang meminta maaf. Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling menyentuh.

Seorang siswa terlihat memeluk ibunya sambil menangis. Ia mengaku jarang berbicara dari hati ke hati dengan orang tuanya. Namun, melalui kegiatan ini, ia merasa lebih berani untuk mengungkapkan perasaannya.

Orang tua yang hadir juga memberikan respon yang positif. Banyak dari mereka yang merasa kegiatan ini sangat bermanfaat. Mereka bisa lebih memahami apa yang dirasakan oleh anak-anak mereka.

“Saya sangat terharu. Selama ini mungkin saya terlalu sibuk, sehingga kurang mendengarkan anak. Malam ini saya jadi lebih mengerti,” ujar salah satu orang tua siswa.

Para guru juga merasa bangga melihat antusiasme siswa dan orang tua. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan di masa yang akan datang.

Menjelang akhir acara, semua peserta kembali diajak untuk berdoa bersama. Cahaya lilin yang masih menyala menjadi saksi dari momen penuh haru tersebut. Setelah itu, acara ditutup dengan suasana yang tenang dan penuh kehangatan.

Kegiatan Malam Seribu Cahaya ini menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian peringatan Hardiknas di Kabupaten Sumbawa. Selain memberikan kesan yang mendalam, kegiatan ini juga berhasil mempererat hubungan antara siswa, orang tua, dan pihak sekolah.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dunia pendidikan tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan hubungan yang harmonis dalam keluarga. Malam itu, cahaya lilin bukan hanya menerangi halaman sekolah, tetapi juga menerangi hati setiap orang yang hadir.(AM/Asmediati)

]]>
Thu, 30 Apr 2026 20:51:00 +0800 amr
Perkuat Ekosistem Pendidikan, Dikbud Sumbawa Hadirkan Orangtua di Dalam Ruang Kelas https://amarmedia.co.id/perkuat-ekosistem-pendidikan-dikbud-sumbawa-hadirkan-orangtua-di-dalam-ruang-kelas https://amarmedia.co.id/perkuat-ekosistem-pendidikan-dikbud-sumbawa-hadirkan-orangtua-di-dalam-ruang-kelas Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 30 April 2026Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Sumbawa memasuki babak yang menyentuh sisi paling fundamental dalam dunia pendidikan: Keluarga.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si., memimpin langsung gerakan bertajuk "Satu Jam Bersama Orangtua di Sekolah"yang dilaksanakan serentak di berbagai jenjang sekolah pada Kamis pagi 30 April 2026 . Program ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan upaya strategis Pemda untuk meruntuhkan sekat komunikasi antara anak, orangtua, dan guru.

Membangun Jembatan Hati di Ruang Kelas

Budi Sastrawan menegaskan bahwa kehadiran orangtua di dalam kelas selama 60 menit merupakan investasi emosional yang tak ternilai. Menurutnya, selama ini ada "mata rantai yang terputus" di mana orangtua seringkali hanya mengetahui hasil akhir (nilai), tanpa memahami proses dan pergulatan batin anak di sekolah.

"Pendidikan tidak boleh menjadi menara gading yang memisahkan anak dari realitas keluarganya. Hari ini, kita saksikan orangtua tidak lagi hanya berdiri di gerbang saat menjemput, tapi hadir secara utuh di bangku sebelah anak mereka. Inilah esensi pendidikan yang humanis," ujar Kadis Dikbud saat memantau kegiatan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan ini berhasil mengungkap sisi-sisi kejujuran siswa yang selama ini terpendam:

Banyak siswa yang akhirnya berani mengungkapkan kesulitan belajar (seperti rasa takut pada pelajaran tertentu) yang selama ini tidak tersampaikan di rumah.

Sejumlah wali murid menyadari adanya perbedaan karakter anak saat di rumah dan di sekolah, memberikan perspektif baru bagi mereka dalam mendidik.

Di tingkat SMP, kegiatan ini menjadi instrumen rekonsiliasi komunikasi bagi anak usia remaja yang cenderung tertutup kepada orangtuanya.

Kadis Dikbud menekankan bahwa sekolah tidak bisa berjalan sendirian. Keberhasilan transformasi pendidikan di Sumbawa sangat bergantung pada kolaborasi tiga pilar utama Sekolah, Orangtua, dan Masyarakat.

Menuju "Malam Seribu Cahaya"

Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari ini, Budi Sastrawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program-program partisipatif seperti ini. Setelah sukses dengan Festival Bermain dan Satu Jam Bersama Orangtua rangkaian Hardiknas 2026 akan dipuncaki dengan kegiatan "Malam Seribu Cahaya".

"Kita ingin membangun kebiasaan baru di Sumbawa. Kita ingin orangtua hadir secara utuh dalam proses tumbuh kembang anak. Jika komunikasi di rumah dan sekolah sudah selaras, maka karakter anak akan terbentuk dengan kokoh," tambah Budi Sastrawan dengan optimis.

Program ini diharapkan menjadi titik balik bagi pola asuh dan pola didik di Kabupaten Sumbawa, di mana pendidikan bukan lagi soal mengejar angka di atas kertas, melainkan tentang membangun kedekatan hati dan karakter yang berkelanjutan.(AM)

]]>
Thu, 30 Apr 2026 09:08:37 +0800 amr
Satu Jam Bersama Orangtua di Sekolah, Bangun Kedekatan Anak dan Keluarga https://amarmedia.co.id/satu-jam-bersama-orangtua-di-sekolah-bangun-kedekatan-anak-dan-keluarga https://amarmedia.co.id/satu-jam-bersama-orangtua-di-sekolah-bangun-kedekatan-anak-dan-keluarga Satu Jam Bersama Orangtua di Sekolah, Bangun Kedekatan Anak dan Keluarga

Sumbawa, Amarmedia.co.id - Kamis 30 April 2026 — Suasana pagi di sejumlah sekolah di Kabupaten Sumbawa terasa berbeda. Sejak pukul 07.00 WITA, para orangtua tampak hadir mendampingi anak-anak mereka di kelas. Kegiatan bertajuk “Satu Jam Bersama Orangtua di Sekolah” ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung sederhana, namun penuh makna. Selama satu jam, orangtua duduk berdampingan dengan anak, mengikuti aktivitas belajar, dan terlibat dalam percakapan yang lebih dekat. Tidak sedikit anak yang memanfaatkan momen ini untuk bercerita tentang kesehariannya di sekolah, termasuk hal-hal yang selama ini jarang disampaikan di rumah.

Di salah satu sekolah dasar, terlihat seorang siswa memegang tangan ibunya sambil bercerita pelan. Di sudut lain, ada ayah yang mendengarkan anaknya membaca cerita dengan penuh perhatian. Suasana hangat seperti ini tampak hampir di semua kelas.

Kepala sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Tujuannya adalah membuka ruang komunikasi yang lebih jujur antara anak dan orangtua. “Kadang anak sulit menyampaikan isi hatinya di rumah. Dengan suasana sekolah yang mereka kenal, anak jadi lebih berani bicara,” ujar salah satu guru.

Anak-anak pun terlihat antusias. Mereka tampak senang karena orangtuanya bisa melihat langsung bagaimana proses belajar mereka di kelas. Beberapa siswa bahkan menunjukkan buku tugas dan hasil karya mereka dengan rasa bangga.

Salah satu siswa kelas lima mengaku senang karena ibunya bisa datang ke sekolah. “Biasanya saya cerita sedikit saja di rumah. Tapi tadi saya bisa cerita banyak, termasuk kalau saya kadang takut saat pelajaran matematika,” katanya dengan jujur.

Orangtua juga merasakan hal yang sama. Banyak dari mereka mengaku baru benar-benar memahami kondisi anak di sekolah setelah mengikuti kegiatan ini. “Saya jadi tahu ternyata anak saya agak pemalu di kelas. Selama ini saya kira dia aktif seperti di rumah,” ujar seorang wali murid.

Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan karena membantu orangtua lebih peka terhadap perkembangan anak. Ia juga merasa lebih dekat secara emosional setelah berbincang langsung di kelas.

Kegiatan “Satu Jam Bersama Orangtua” ini dirancang tidak kaku. Guru hanya berperan sebagai pendamping, sementara interaksi lebih banyak terjadi antara anak dan orangtua. Beberapa kelas mengisi waktu dengan membaca bersama, menulis cerita singkat, atau sekadar berbincang santai.

Di tingkat sekolah menengah pertama, di SMPN 1 Labuhan Badas suasana sedikit berbeda. Anak-anak yang sudah mulai remaja tampak lebih canggung di awal. Namun seiring waktu, mereka mulai membuka diri. Beberapa siswa bahkan menyampaikan harapan dan keluhan mereka secara langsung kepada orangtua.

Seorang guru mengatakan bahwa momen ini sangat penting, terutama bagi anak usia remaja. “Di usia ini, anak sering merasa tidak dipahami. Kegiatan seperti ini bisa menjadi jembatan untuk memperbaiki komunikasi,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S. Ip. M. Si., turut memberikan tanggapan terkait kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa program ini menjadi salah satu langkah nyata untuk memperkuat hubungan antara sekolah, anak, dan keluarga.

“Kami ingin pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga terhubung erat dengan keluarga. Orangtua memiliki peran besar dalam perkembangan anak, bukan hanya dalam hal akademik, tetapi juga karakter,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa selama ini masih ada jarak antara orangtua dan kehidupan sekolah anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan jarak tersebut bisa diperkecil.

“Dengan hadir langsung di kelas, orangtua bisa melihat bagaimana anak belajar, bagaimana mereka berinteraksi, dan apa saja tantangan yang dihadapi. Ini penting agar orangtua tidak hanya menilai dari hasil, tetapi juga memahami proses,” lanjutnya.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara anak dan orangtua akan berdampak positif pada perkembangan emosional anak. Anak yang merasa didengar cenderung lebih percaya diri dan nyaman dalam belajar.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Peran orangtua sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat. “Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Sekolah dan orangtua harus saling mendukung,” tegasnya.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari para guru. Mereka merasa terbantu karena orangtua bisa melihat langsung kondisi di kelas. Dengan begitu, komunikasi antara guru dan orangtua menjadi lebih terbuka.

Seorang guru kelas menyampaikan bahwa setelah kegiatan ini, biasanya orangtua lebih mudah diajak berdiskusi tentang perkembangan anak. “Kami berharap komunikasi ini tidak berhenti hari ini saja, tetapi terus berlanjut,” katanya.

Di beberapa sekolah, kegiatan ditutup dengan refleksi singkat. Anak dan orangtua diminta menyampaikan kesan mereka. Banyak anak yang mengatakan merasa lebih dekat dengan orangtuanya. Sementara orangtua mengaku tersentuh dengan cerita anak yang selama ini tidak pernah mereka dengar.

Kegiatan “Satu Jam Bersama Orangtua” ini menjadi bukti bahwa hal sederhana bisa membawa dampak besar. Hanya dengan meluangkan waktu satu jam, hubungan antara anak dan orangtua bisa menjadi lebih hangat.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini tidak hanya diisi dengan upacara atau kegiatan formal, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan yang nyata. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa pendidikan bukan hanya soal nilai dan prestasi, tetapi juga tentang hubungan yang sehat antara anak dan orangtua.

Dengan adanya kegiatan ini, sekolah berharap ke depan akan semakin banyak orangtua yang terlibat aktif dalam pendidikan anak. Karena pada akhirnya, keberhasilan anak tidak lepas dari dukungan keluarga yang kuat.

Pagi itu mungkin hanya berlangsung satu jam, tetapi maknanya bisa dirasakan jauh lebih lama. Sebuah langkah kecil yang membuka jalan bagi komunikasi yang lebih baik di masa depan.(AM/Asmediati)

]]>
Thu, 30 Apr 2026 08:41:42 +0800 amr
Sambang Nusa Presisi, Polairud Perkuat Kesadaran Hukum Masyarakat Pesisir di Pulau Terluar Sumbawa  https://amarmedia.co.id/sambang-nusa-presisi-polairud-perkuat-kesadaran-hukum-masyarakat-pesisir-di-pulau-terluar-sumbawa https://amarmedia.co.id/sambang-nusa-presisi-polairud-perkuat-kesadaran-hukum-masyarakat-pesisir-di-pulau-terluar-sumbawa Sambang Nusa Presisi, Polairud Perkuat Kesadaran Hukum Masyarakat Pesisir di Pulau Terluar Sumbawa 

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id -- Keseriusan aparat dalam menjaga kedaulatan dan keselamatan wilayah perairan kembali dibuktikan. Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Sumbawa bersama jajaran Dit Polairud Polda NTB turun langsung melaksanakan kegiatan Sambang Nusa Presisi di wilayah pulau terluar berpenghuni, tepatnya di Pulau Medang, Desa Medang, Kecamatan Labuhan Badas.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Sumbawa, IPTU Baiq Shinta Dewi Ratna Negari, SH, mendampingi Kasubdit Patroli Dit Polairud Polda NTB, AKBP Kurniawadin, SPI., MM. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa negara tidak boleh kalah cepat dan tidak boleh absen di wilayah terluar.

Bukan sekadar kunjungan seremonial, kegiatan ini membawa misi penting di tengah berbagai persoalan klasik masyarakat pesisir. Mulai dari minimnya akses informasi, lemahnya pengawasan, hingga potensi pelanggaran hukum di sektor perairan, semuanya menjadi perhatian serius aparat.

Dalam kesempatan tersebut, Polairud memberikan sejumlah edukasi strategis kepada masyarakat. Di antaranya sosialisasi Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, sebagai pengingat bahwa praktik ilegal di laut tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengancam keberlanjutan mata pencaharian nelayan.

Selain itu menyampaikan edukasi terkait Peraturan BPH Migas Nomor 2 Tahun 2023 tentang penerbitan surat rekomendasi pembelian BBM. Hal ini penting guna mencegah potensi penyalahgunaan distribusi BBM yang selama ini kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Tak hanya itu, masyarakat diperkenalkan dengan layanan digital E-Pas Kecil untuk pembuatan dokumen kapal secara online. Inovasi ini diharapkan mampu mendorong modernisasi administrasi pelayaran rakyat yang selama ini dianggap rumit dan memakan waktu.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa pembangunan tidak cukup hanya direncanakan dari balik meja. Kehadiran langsung di tengah masyarakat, khususnya di wilayah terluar, menjadi kunci utama dalam menjawab kebutuhan riil warga.

Polairud membuktikan bahwa pengamanan wilayah perairan bukan hanya soal patroli semata, tetapi juga membangun kesadaran hukum serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap negara.

Dengan langkah nyata ini, pesan yang ingin disampaikan jelas: negara hadir, bahkan hingga ke titik terluar negeri. (AM/Hps)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 22:49:25 +0800 amr
Dukung Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Desa Rhee Pantau Pertumbuhan Jagung Hibrida Milik Warga https://amarmedia.co.id/dukung-asta-cita-presiden-bhabinkamtibmas-desa-rhee-pantau-pertumbuhan-jagung-hibrida-milik-warga https://amarmedia.co.id/dukung-asta-cita-presiden-bhabinkamtibmas-desa-rhee-pantau-pertumbuhan-jagung-hibrida-milik-warga Dukung Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Desa Rhee Pantau Pertumbuhan Jagung Hibrida Milik Warga

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id - Dalam rangka menyukseskan program ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas, Bhabinkamtibmas Desa Rhee Polsek Rhee, AIPDA Alfian Harris, melaksanakan kegiatan sambang desa sekaligus memantau langsung perkembangan tanaman jagung hibrida milik warga binaan di Dusun Rhee Berru, Desa Rhee, Senin siang (27/04/2026).

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kapolsek Rhee Ipda Romy Octovian Munir, menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah lahan pertanian merupakan wujud nyata dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan.

"Melalui program Presisi Polri, kami berkomitmen untuk terus mendampingi petani. Kehadiran Bhabinkamtibmas bertujuan untuk memberikan motivasi agar masyarakat lebih semangat dalam mengelola potensi pertanian, sehingga stabilitas pangan di tingkat desa hingga nasional dapat terjaga," ungkap Kapolsek.

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 12.00 WITA tersebut, AIPDA Alfian Harris berdialog langsung dengan para petani mengenai kondisi tanaman jagung. Selain memantau pertumbuhan fisik tanaman, personel Polri ini juga memberikan imbauan agar pemilik lahan konsisten melakukan perawatan secara optimal, termasuk menjaga kebersihan lahan dari gulma dan hama.

Masyarakat juga diajak untuk selalu berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti penyuluh pertanian maupun kepolisian, apabila menemui kendala teknis atau gangguan keamanan di sekitar area lahan. Hal ini penting untuk memastikan proses produksi jagung hibrida berjalan lancar hingga masa panen tiba dengan hasil yang maksimal.

Kegiatan sambang dialogis ini terbukti efektif dalam mempererat tali silaturahmi antara Polsek Rhee dengan warga masyarakat. Sinergitas yang kuat antara kepolisian dan petani diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terciptanya situasi Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang kondusif di wilayah pedesaan.

Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di wilayah hukum Polsek Rhee, khususnya di Desa Rhee, terpantau sangat aman dan terkendali. Masyarakat menyambut positif kehadiran Polri yang peduli terhadap sektor pertanian, menjadikannya sebagai penyemangat dalam mewujudkan kesejahteraan melalui sektor pangan. (AM/Hps)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 22:43:49 +0800 amr
Tertangkap Basah, Terduga Pelaku Pencurian Komponen Motor di Kerato Diamankan Polsek Sumbawa https://amarmedia.co.id/tertangkap-basah-terduga-pelaku-pencurian-komponen-motor-di-kerato-diamankan-polsek-sumbawa https://amarmedia.co.id/tertangkap-basah-terduga-pelaku-pencurian-komponen-motor-di-kerato-diamankan-polsek-sumbawa Tertangkap Basah, Terduga Pelaku Pencurian Komponen Motor di Kerato Diamankan Polsek Sumbawa

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id -- Aksi pencurian di sebuah bengkel milik warga di Dusun Genang Genis, Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwes, berhasil digagalkan langsung oleh pemiliknya. Terduga pelaku berinisial H alias D (23), seorang oknum mahasiswa, tertangkap basah saat tengah mengangkut sejumlah komponen mesin motor, Selasa malam (28/04/2026).

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sumbawa Iptu Rohmad Rondhi, memberikan apresiasi atas keberanian dan kewaspadaan korban yang berhasil mengamankan pelaku tanpa tindakan main hakim sendiri.

"Kami sangat menghargai tindakan cepat warga yang segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan di Mapolsek untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap keamanan lingkungan, terutama pada jam-jam rawan," tegas Kapolsek.

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 19.10 WITA, saat pemilik bengkel, FB (42), baru saja kembali dari membeli makanan. Saat melintasi bengkelnya, ia merasa curiga melihat pintu samping bengkel dalam keadaan terbuka. Setelah dilakukan pengecekan ke dalam, FB mendapati terduga pelaku H alias D sedang memegang pelek (pelang) motor.

Tidak hanya itu, sejumlah barang berharga milik korban ternyata sudah dipindahkan ke luar pagar bengkel dan siap untuk diangkut menggunakan sepeda motor matic jenis Yamaha Xeon milik pelaku. Menyadari aksinya diketahui, pelaku tidak dapat berkutik dan langsung diamankan oleh pemilik bengkel bersama warga sekitar sebelum diserahkan ke pihak kepolisian.

"Dalam penangkapan tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang hendak dicuri antara lain, 2 buah pelek (pelang) motor, 5 unit blok mesin motor, 1 unit mesin krengkes, 1 unit swing arm. Selain komponen motor tersebut, petugas juga menyita satu unit sepeda motor matic jenis Yamaha Xeon yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya." jelas Iptu Rohmad Rondhi.

Personel Polsek Sumbawa yang menerima laporan segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi (pulbaket). Terduga pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami motif serta kemungkinan adanya keterlibatan dalam aksi serupa di lokasi lain.

Situasi di wilayah Desa Kerato pasca kejadian terpantau aman dan kondusif berkat respons cepat kepolisian dalam mengamankan pelaku dari potensi amuk massa. (AM/Hps)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 22:37:25 +0800 amr
Atasi Banjir Berulang, Komisi IV DPRD Sumbawa Tekan Penguatan Fiskal dan Pembentukan Satgas Lintas Sektoral https://amarmedia.co.id/atasi-banjir-berulang-komisi-iv-dprd-sumbawa-tekan-penguatan-fiskal-dan-pembentukan-satgas-lintas-sektoral https://amarmedia.co.id/atasi-banjir-berulang-komisi-iv-dprd-sumbawa-tekan-penguatan-fiskal-dan-pembentukan-satgas-lintas-sektoral Atasi Banjir Berulang, Komisi IV DPRD Sumbawa Tekan Penguatan Fiskal dan Pembentukan Satgas Lintas Sektoral

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 29 April 2026 – Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) intensif bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis guna merespons eskalasi bencana banjir di wilayah Kabupaten Sumbawa. Rapat yang berlangsung diRuang Komisi IV pada Rabu (29/4) ini menghadirkan jajaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), BPBD Sumbawa, serta Dinas Sosial.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi IV menekankan pentingnya pergeseran strategi penanganan bencana, dari yang semula bersifat reaktif menjadi lebih preventif dan terintegrasi melalui lima poin kesimpulan strategis.

Ketua Komisi IV beserta anggota, Muhammad Takdir, SE, M.M.Inov, Sukiman, K.S.P.d I Bunardi, A.Md.Pi, dan Ema Yuniarti, mendorong penguatan ketahanan fiskal daerah. Dewan meminta pemerintah daerah memastikan alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) yang proporsional.

"Dibutuhkan penyusunan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebagai regulasi turunan. Ini penting untuk memberikan kepastian hukum bagi OPD teknis agar penyerapan dana BTT dalam situasi darurat bisa lebih cepat (speed of response) namun tetap akuntabel," tegas Takdir 

Mengingat pola banjir di Sumbawa sering kali memiliki siklus berulang, Komisi IV meminta BPBD Kabupaten Sumbawa untuk menyusun perencanaan mitigasi dan pemulihan pascabencana yang lebih komprehensif. Fokus utama diarahkan pada penguatan pemetaan mata anggaran yang menitikberatkan pada upaya preventif dan rehabilitasi yang terukur.

Salah satu terobosan yang diusulkan adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Optimalisasi Mitigasi. Satgas ini akan melibatkan pemangku kepentingan kunci secara luas, mulai dari Sekda, Bapperida, TNI/Polri, hingga instansi teknis seperti PUPR, Dinas Pertanian, LH, serta pihak balai (BWS dan Balai Jalan).

Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk mengintegrasikan program kerja lintas instansi agar risiko bencana dapat diminimalisir baik secara struktural (pembangunan fisik) maupun non-struktural (kebijakan dan edukasi).

Selain jalur birokrasi, komisi IV DPRD juga meminta penguatan peran Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). FPRB diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan partisipasi sektor swasta dan masyarakat demi menciptakan ketangguhan daerah yang mandiri berbasis komunitas.

Menutup kesimpulan rapat, Komisi IV menginstruksikan penguatan koordinasi vertikal yang terintegrasi antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, hingga BNPB. Hal ini dipandang penting guna memastikan keselarasan data, distribusi sumber daya yang tepat sasaran, serta sinkronisasi kebijakan darurat antara daerah dan pusat.

Rapat ini diharapkan menjadi titik balik manajemen bencana di Kabupaten Sumbawa agar lebih tangguh dalam menghadapi tantangan iklim di masa depan. (AM)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 21:37:47 +0800 amr
Komisi IV DPRD Sumbawa Gelar Hearing Terkait Kasus Perundungan : ini Rekomendasinya https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-gelar-hearing-terkait-kasus-perundungan-ini-rekomendasinya https://amarmedia.co.id/komisi-iv-dprd-sumbawa-gelar-hearing-terkait-kasus-perundungan-ini-rekomendasinya Komisi IV DPRD Sumbawa Gelar Hearing Terkait Kasus Perundungan : ini Rekomendasinya 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat dengar pendapat (hearing) guna menyikapi kasus perundungan dan pemukulan yang terjadi di SMKN 1 Plampang. Rapat yang berlangsung di ruang Rapat Pimpinan DPRD ini menghadirkan pihak sekolah, KCD Dikpora IV, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, serta orang tua siswa, Rabu (29/4).

Hadir pula, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Orong Telu, Dewan Pendidikan Sumbawa, serta orang tua/wali murid korban perundungan (bullying) terkait kasus di SMK Negeri 1 Plampang dan SD Negeri 1 Sebeok, Kecamatan Orong Telu.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Muhammad Takdir, SE., M.M.Inov, didampingi Sekretaris Komisi Sukiman K, S.Pd.I, serta anggota komisi lainnya yakni Syamsul Hidayat, SE, Ema Yuniarti, dan Bunardi, A.Md Pi. Hadir pula Kadis Dikbud Sumbawa Budi Sastrawan dan Siti Sukmawati dari KCD Dikpora Wilayah IV.

Dalam pertemuan tersebut Perwakilan KCD Dikpora Wilayah IV Sumbawa Siti Kusmawati mengungkapkan hasil investigasinya bahwa bahwa bibit konflik bermula sekitar empat bulan lalu. Saat itu, terjadi perselisihan antara siswa bernama Adil dan Desta di dalam kelas hanya karena masalah pinjam-meminjam penggaris. Meski sempat didamaikan secara internal oleh guru, rupanya bara konflik belum sepenuhnya padam.

Masalah kembali mencuat pada hari Kamis pekan lalu. Siswa bernama Dika, yang saat kejadian empat bulan lalu berstatus sebagai saksi, tiba-tiba diinterogasi dan dituduh sebagai informan. Nahas, Dika kemudian menjadi sasaran pemukulan hingga mengalami luka di bagian wajah dan pendarahan di hidung.

Sorotan DPRD: Lemahnya Keamanan dan SOP Mediasi

Ketua Komisi IV, Muhammad Takdir, memberikan catatan kritis mengenai masuknya pihak luar ke lingkungan sekolah saat proses mediasi sedang berlangsung.

"Kami menyayangkan mengapa orang luar bisa masuk saat mediasi. Sekolah harus memiliki SOP yang jelas agar lingkungan pendidikan tetap steril dari intervensi luar yang justru bisa memperkeruh suasana," tegas Takdir. Ia meminta agar nilai-nilai pembinaan karakter lebih diutamakan daripada sekadar penyelesaian administratif.

Senada dengan itu, Anggota Komisi IV Syamsul Hidayat menyoroti adanya "salah sasaran" dalam pemukulan ini. "Anak yang menjadi saksi (Dika) justru menjadi korban. Kami merasa prihatin, apalagi sampai ada luka fisik yang cukup serius. Sekolah harus bertindak cepat agar suasana kebatinan orang tua tidak semakin terluka," ujarnya.

Keluhan Orang Tua: Minim Empati dan Respons Lambat

Ahmad Nawawi, orang tua dari Dika (korban), menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak sekolah. Ia menilai sekolah kurang responsif dan terkesan membiarkan kasus ini berlarut.

"Saya datang ke sekolah mencari jawaban, tapi penanganannya mengecewakan. Sebagai orang tua, saya sedih melihat anak saya dipukul karena hanya menjadi saksi. Kami membawa masalah ini ke Polsek Plampang karena merasa di sekolah tidak ada kepastian," ungkapnya dengan nada emosional.

Kepala SMKN 1 Plampang H.Sutono,SE,M.M.Inov mengakui adanya kekurangan dalam proses penanganan masalah. Ia menyebutkan faktor keterbatasan personel bimbingan konseling (BK) yang memiliki latar belakang bukan pendidikan psikologi yang tepat.

"Kami menyadari ada kekurangan dalam proses mediasi, termasuk keterlambatan memanggil orang tua secara langsung. Namun, kami telah berupaya maksimal. Ke depan, ini menjadi bahan evaluasi dan introspeksi kami di sekolah," jelasnya.

Anggota Komisi IV, Bunardi, mengusulkan agar ke depan ada kolaborasi yang lebih erat antara sekolah, Komite Sekolah, dan Dewan Pendidikan.

"Kuncinya adalah komunikasi. Jangan hanya mengandalkan surat panggilan yang dibawa siswa, karena sering tidak sampai ke orang tua. Libatkan Dewan Pendidikan untuk sosialisasi ke sekolah-sekolah agar kasus serupa tidak terulang," saran Bunardi.

Berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV yang dilaksanakan pada hari Rabu, 29 April 2026, Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut:

Pertama ; Meminta Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah, serta melakukan evaluasi terhadap fasilitas sekolah guna memastikan tidak ada titik buta (blind spot), seperti pojok kantin atau belakang gedung, yang tidak terpantau melalui pemasangan CCTV.

 Kedua ; Memastikan seluruh sekolah memaksimalkan peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP), serta mengacu pada Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman.

 Ketiga ; Mendorong sekolah untuk membuat Pakta Integritas Antiperundungan yang ditandatangani oleh siswa dan orang tua pada saat penerimaan siswa baru.

 Keempat ; Mendorong sekolah, komite sekolah, dan Dewan Pendidikan untuk berkolaborasi dalam melakukan sosialisasi terkait kerentanan perundungan (bullying) di satuan pendidikan, serta cara mendeteksi perubahan perilaku anak yang menjadi korban atau pelaku perundungan.

Kelima ; Mengharapkan orang tua melakukan pengawasan terhadap penggunaan perangkat digital anak di luar jam sekolah guna mencegah perundungan dunia maya (cyber bullying).

Keenam : Memasifkan “Program Kolaboratif” antara anak, guru, dan orang tua (ayah/ibu) guna mengoptimalkan keterlibatan dan komunikasi, serta memperkuat kedekatan dan perlindungan anak dari rumah hingga ke sekolah.

Ketua Komisi IV Muhammad Takdir menekankan bahwa meski kondisi finansial daerah terbatas, semangat untuk membina mental dan karakter anak bangsa tidak boleh kendor. "Jangan sampai keterbatasan finansial menghilangkan nilai-nilai pengabdian kita dalam mendidik anak-anak," pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 19:20:45 +0800 amr
Transformasi Posyandu di Sumbawa: Menyatukan Semangat Budaya, Pendidikan, dan Perlindungan Anak dalam Satu Gema https://amarmedia.co.id/transformasi-posyandu-di-sumbawa-menyatukan-semangat-budaya-pendidikan-dan-perlindungan-anak-dalam-satu-gema https://amarmedia.co.id/transformasi-posyandu-di-sumbawa-menyatukan-semangat-budaya-pendidikan-dan-perlindungan-anak-dalam-satu-gema Transformasi Posyandu di Sumbawa: Menyatukan Semangat Budaya, Pendidikan, dan Perlindungan Anak dalam Satu Gema

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - 29 April 2026– Kabupaten Sumbawa hari ini memperingati tiga momentum besar sekaligus: Hari Posyandu Nasional, Hari Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) serta rangkaian menyambut Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei mendatang. 

Pusat kegiatan kali ini terasa berbeda dengan kehadiran Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu Kabupaten Sumbawa di SMP Negeri 1 Sumbawa Besar Hj Ida Fitriah Syarafuddin Jarot SE. Kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan membawa misi besar transformasi layanan dasar bagi masyarakat yakni mendekatkan Layanan Melalui 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan mengusung tema "Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat", Ketua TP Posyandu Kabupaten menekankan bahwa Posyandu kini bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi.

"Kita sedang mewujudkan Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang menjadi garda terdepan dalam pemenuhan 6 SPM dasar: Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Trantibumlinmas, dan Sosial," ujar Hj Ida dalam sambutannya.

Ada pemandangan menarik saat kunjungan di SMPN 1 Sumbawa Besar. Ketua TP Posyandu menyempatkan diri bermain permainan tradisional bersama putranya di hadapan para siswa. Aksi ini dilakukan untuk menggelorakan kembali semangat budaya lokal sebagai bagian dari edukasi parenting yang menyenangkan.

Langkah ini sejalan dengan upaya penguatan literasi anak sejak dini. Ia mengajak seluruh elemen untuk menghidupkan kembali perpustakaan desa dan taman bacaan sekolah sebagai bentuk pemenuhan SPM bidang pendidikan guna menuntaskan program Wajib Belajar (WAJAR) 13 Tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP Posyandu juga menegaskan peran vital Posyandu dalam intervensi stunting secara konvergen (spesifik dan sensitif). Melalui pemberdayaan kader, Posyandu diharapkan mampu melakukan pendampingan intensif bagi keluarga berisiko stunting, menjadi pusat Informasi, Edukasi, dan Komunikasi (KIE) untuk berbagai layanan dasar dan memberikan rujukan yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat.

Selaku pimpinan lembaga, dirinya telah menginstruksikan seluruh TP Posyandu di tingkat kecamatan, desa, hingga kelurahan untuk bergerak serentak. Fokus utamanya adalah melakukan pemantauan hari buka layanan serta memastikan kehadiran negara dalam setiap urusan kesehatan dan perlindungan masyarakat.

"Dengan semangat kolaborasi, kita wujudkan desa yang ramah perempuan dan peduli anak. Bersama Posyandu, kita bangun Kabupaten Layak Anakdemi mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera,"ujarnya.

"Selamat Hari Posyandu Nasional 2026! Mari jadikan Posyandu sebagai ujung tombak kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh Tau dan Tana Samawa" pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 19:10:41 +0800 amr
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Posyandu Nasional https://amarmedia.co.id/ketua-tim-pembina-posyandu-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-posyandu-nasional https://amarmedia.co.id/ketua-tim-pembina-posyandu-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-posyandu-nasional Wed, 29 Apr 2026 16:49:30 +0800 amr Darurat Perundungan: Dewan Pendidikan Sumbawa Desak Penguatan Karakter dan Rekomendasikan Langkah Strategis ke Bupati https://amarmedia.co.id/darurat-perundungan-dewan-pendidikan-sumbawa-desak-penguatan-karakter-dan-rekomendasikan-langkah-strategis-ke-bupati https://amarmedia.co.id/darurat-perundungan-dewan-pendidikan-sumbawa-desak-penguatan-karakter-dan-rekomendasikan-langkah-strategis-ke-bupati Darurat Perundungan: Dewan Pendidikan Sumbawa Desak Penguatan Karakter dan Rekomendasikan Langkah Strategis ke Bupati

SUMBAWA, Amarmedia.co.id - 29 April 2026 – Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa menyatakan sikap tegas merespons maraknya kasus perundungan (bullying) yang terjadi di lingkungan satuan pendidikan belakangan ini. Fenomena ini dinilai telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan dan memerlukan penanganan lintas sektor yang komprehensif.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa, Jamhur Husain, dalam keterangannya kepada awak media pada Rabu (29/4), mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar rapat internal khusus bersama Dewan Pendidikan untuk memetakan solusi atas persoalan tersebut.

Keprihatinan Mendalam dan Corengan Pendidikan

Dalam pernyataan resminya, Jamhur menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas berbagai insiden perundungan yang muncul ke permukaan. Menurutnya, tindakan kekerasan antar-pelajar tidak hanya mencoreng citra dunia pendidikan di "Tanah Samawa", tetapi juga memberikan dampak psikologis jangka panjang yang destruktif bagi para peserta didik.

"Pendidikan seharusnya menjadi ruang aman. Kami sangat menyayangkan hal ini terjadi, karena dampak psikologis bagi korban perundungan sangat berat dan bisa menghambat perkembangan masa depan mereka," ujar JH Akrab disapa.

Dewan Pendidikan menekankan bahwa kunci utama pencegahan berada pada Pendidikan Karakter. Jamhur mendorong agar sekolah-sekolah tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan etika dan perilaku.

Selain itu, ia mendesak optimalisasi peran Satuan Tugas (Satgas) Anti-Bullying di setiap sekolah. "Satgas ini jangan hanya ada di atas kertas, tapi harus berfungsi efektif dalam melakukan pencegahan dini dan penanganan yang cepat jika ditemukan indikasi kekerasan," tegasnya.

Sebagai langkah formal, Dewan Pendidikan telah menyusun draf rekomendasi strategis yang ditujukan kepada Bupati Sumbawa melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud). Rekomendasi ini berisi poin-poin krusial untuk meminimalisir serta memutus rantai perundungan di sekolah secara sistematis.

Salah satu poin penting dalam rekomendasi tersebut adalah perlunya penguatan regulasi daerah yang secara spesifik mengatur tentang pencegahan dan penanganan perundungan di lingkungan sekolah.

Investigasi Lapangan: Kasus SMPN 1 Lenangguar

Merespons laporan masyarakat, Dewan Pendidikan bersama Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa saat ini telah turun langsung ke lapangan. Fokus utama penanganan saat ini adalah dugaan tindak kekerasan yang terjadi di SMPN 1 Lenangguar.

"Kami bergerak cepat. Tim sudah di lapangan untuk memastikan fakta-fakta yang terjadi dan memastikan proses penanganan berjalan sesuai koridor yang adil bagi anak-anak kita," tambahnya.

Di sisi lain, Jamhur Husain mengungkap realita pahit mengenai operasional lembaga yang dipimpinnya. Ia mengakui bahwa pelaksanaan tugas Dewan Pendidikan saat ini belum berjalan maksimal akibat keterbatasan dana operasional.

Meski demikian, dedikasi anggota Dewan Pendidikan tidak surut. Untuk menyiasati kondisi tersebut, para anggota kerap menjalankan fungsi pengawasan dengan menggunakan biaya pribadi untuk turun langsung ke sekolah-sekolah di lapangan maupun memanfaatkan komunikasi telepon seluler untuk memberikan teguran dan masukan intensif kepada pihak sekolah.

Enam Poin Masukan Dewan Pendidikan

Untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat, Dewan Pendidikan Sumbawa menawarkan enam poin masukan konkret:

Pertama : Perlunya kebijakan daerah yang spesifik terkait anti-perundungan.

Kedua : Mendorong sekolah memiliki kanal laporan yang ramah anak dan menjamin kerahasiaan korban.

Ketiga Sinergi pengawasan perilaku siswa antara lingkungan sekolah dan rumah.

Keempat : nengusulkan pelatihan profesional bagi tenaga pendidik dalam menangani kasus perundungan.

Kelima : Memasukkan nilai-nilai anti-kekerasan dalam kegiatan belajar mengajar dan ekstrakurikuler.

Keenam ; Meminta dukungan anggaran operasional yang memadai agar Dewan Pendidikan dapat bekerja maksimal.

Menutup keterangannya, Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa berharap seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) tidak menutup mata terhadap isu ini. 

"Sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, orang tua, dan masyarakat adalah kunci utama. Kita harus bersatu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkarakter bagi generasi penerus Sumbawa," pungkas Jamhur. (AM)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 10:33:22 +0800 amr
Wujudkan Ekosistem Pendidikan Humanis, Dikbud Sumbawa Awali Rangkaian Hardiknas 2026 dengan Festival Bermain https://amarmedia.co.id/wujudkan-ekosistem-pendidikan-humanis-dikbud-sumbawa-awali-rangkaian-hardiknas-2026-dengan-festival-bermain https://amarmedia.co.id/wujudkan-ekosistem-pendidikan-humanis-dikbud-sumbawa-awali-rangkaian-hardiknas-2026-dengan-festival-bermain Wujudkan Ekosistem Pendidikan Humanis, Dikbud Sumbawa Awali Rangkaian Hardiknas 2026 dengan Festival Bermain

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id— Suasana penuh keceriaan tampak mewarnai halaman sejumlah sekolah di Kabupaten Sumbawa pada Rabu pagi 29 April 2026. Tawa anak-anak berpadu dengan senyum hangat para orangtua dalam sebuah kegiatan yang diberi nama Festival Bermain. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di daerah tersebut.

Festival bermain ini tidak sekadar menghadirkan permainan biasa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan yang hangat antara anak dan orangtua. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi benar-benar terlibat bersama, bermain bersama, dan saling memahami dalam suasana yang menyenangkan.

Sejak pagi, para siswa sudah berdatangan dengan wajah cerah. Orangtua yang mendampingi juga tampak antusias. Tidak sedikit dari mereka yang mengaku jarang memiliki waktu bermain bersama anak karena kesibukan sehari-hari. Karena itu, kegiatan ini menjadi momen yang terasa sangat berharga.

Berbagai jenis permainan tradisional dan edukatif disiapkan oleh pihak sekolah. Mulai dari permainan kelompok, lomba ketangkasan, hingga aktivitas kreatif yang melibatkan kerja sama antara anak dan orangtua. Gelak tawa terdengar di setiap sudut. Tidak ada jarak antara guru, siswa, dan orangtua. Semua menyatu dalam kebersamaan.

Kegiatan ini dirancang dengan tujuan utama untuk mempererat hubungan emosional antara anak dan orangtua. Dalam dunia yang semakin sibuk dan serba cepat, interaksi sederhana seperti bermain bersama sering kali terabaikan. Padahal, momen seperti inilah yang sangat dibutuhkan anak dalam proses tumbuh kembangnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa Festival Bermain bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang lebih humanis.

“Pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Pendidikan sejati juga tumbuh dari kedekatan antara anak dan orangtua. Melalui kegiatan ini, kita ingin mengingatkan kembali bahwa kehadiran orangtua dalam kehidupan anak sangat penting, bukan hanya sebagai penopang, tetapi juga sebagai sahabat dalam belajar dan bermain,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan pendidikan yang melibatkan keluarga akan memberikan dampak yang lebih kuat dibandingkan jika hanya mengandalkan sekolah semata. Anak-anak yang merasa dekat dengan orangtuanya cenderung lebih percaya diri, lebih terbuka, dan memiliki semangat belajar yang lebih baik.

“Festival bermain ini adalah langkah kecil, tetapi memiliki makna besar. Kita ingin membangun kebiasaan baru, di mana orangtua tidak hanya mengantar dan menjemput anak, tetapi juga hadir secara utuh dalam proses tumbuh kembang mereka,” lanjutnya.

Para guru juga turut berperan aktif dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya menjadi pengarah, tetapi juga ikut bermain bersama siswa dan orangtua. Hal ini menciptakan suasana yang akrab dan penuh kehangatan. Sekat formal antara guru dan wali murid pun terasa mencair.

Salah satu orangtua siswa mengaku sangat senang dengan kegiatan ini. Ia merasa mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung bagaimana anaknya berinteraksi di lingkungan sekolah. Selain itu, ia juga bisa merasakan kembali masa kecilnya melalui permainan tradisional yang sudah lama tidak dimainkan.

“Biasanya saya hanya dengar cerita dari anak. Hari ini saya bisa melihat langsung dan ikut merasakan. Ternyata menyenangkan sekali. Anak saya juga terlihat lebih bahagia,” ungkapnya.

Sementara itu, para siswa tampak begitu menikmati setiap rangkaian kegiatan. Mereka terlihat lebih berani, lebih ekspresif, dan tidak ragu menunjukkan kedekatan dengan orangtua mereka di depan teman-temannya. Hal ini menjadi gambaran bahwa hubungan yang hangat di rumah akan terbawa hingga ke lingkungan sekolah.

Festival Bermain ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga permainan tradisional sebagai bagian dari budaya lokal. Di tengah gempuran teknologi dan permainan digital, anak-anak perlu tetap dikenalkan pada permainan yang mengandung nilai kebersamaan, kerja sama, dan sportivitas.

Kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian peringatan Hardiknas di Kabupaten Sumbawa. Pada hari berikutnya, Kamis, 30 April 2026, akan dilanjutkan dengan kegiatan bertajuk “Satu Jam Bersama Orangtua di Sekolah”. Dalam kegiatan ini, orangtua akan diajak masuk ke ruang kelas untuk mengikuti proses belajar bersama anak.

Program ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada orangtua tentang bagaimana proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, orangtua dapat lebih mudah mendampingi anak saat belajar di rumah.

Tidak hanya itu, pada malam harinya akan digelar kegiatan “Malam Seribu Cahaya”. Kegiatan ini direncanakan menjadi simbol harapan dan semangat dalam dunia pendidikan. Cahaya-cahaya yang dinyalakan diharapkan menjadi representasi dari mimpi, harapan, dan masa depan anak-anak Sumbawa.

Kadis Dikbud kembali menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam dunia pendidikan. Ia berharap momentum Hardiknas tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi titik refleksi bersama.

“Kita ingin pendidikan di Sumbawa tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter. Dan itu tidak bisa dilakukan sendiri oleh sekolah. Harus ada kolaborasi yang kuat antara guru, orangtua, dan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat dalam mendukung pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga sekolah semata.

Festival Bermain yang berlangsung hari ini menjadi bukti bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam dunia pendidikan. Di tengah berbagai tantangan, momen sederhana seperti bermain bersama mampu menghadirkan kebahagiaan yang tulus.

Dengan dimulainya rangkaian peringatan Hardiknas melalui kegiatan yang penuh makna ini, diharapkan semangat pendidikan di Kabupaten Sumbawa semakin tumbuh dan menguat. Anak-anak tidak hanya belajar dengan kepala, tetapi juga dengan hati. Dan orangtua pun kembali diingatkan bahwa kehadiran mereka adalah bagian penting dari perjalanan pendidikan anak.

Hari itu, bukan hanya anak-anak yang belajar. Orangtua dan guru pun ikut belajar—tentang arti kebersamaan, tentang pentingnya waktu, dan tentang bagaimana menciptakan kenangan indah yang akan terus hidup dalam ingatan anak-anak mereka.(AM/Asmediati)

]]>
Wed, 29 Apr 2026 09:52:41 +0800 amr
Langkah Preventif Pemda Sumbawa: Sekda Minta Warga Bijak Gunakan Air Sebelum Krisis Tiba https://amarmedia.co.id/langkah-preventif-pemda-sumbawa-sekda-minta-warga-bijak-gunakan-air-sebelum-krisis-tiba https://amarmedia.co.id/langkah-preventif-pemda-sumbawa-sekda-minta-warga-bijak-gunakan-air-sebelum-krisis-tiba Langkah Preventif Pemda Sumbawa: Sekda Minta Warga Bijak Gunakan Air Sebelum Krisis Tiba

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Kabupaten Sumbawa setiap tahunnya selalu terdampak kekeringan dan krisis air bersih. Karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa menghimbau masyarakat lebih bijak dalam penggunaan air bersih.

"Memasuki musim kemarau, masyarakat kabupaten sumbawa diminta bijka untuk menggunakan air. Hal ini dilakukan agar saat puncak kemarau tidak terlalu terdampak krisis air bersih," ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Budi Prasetiyo.

Untuk mengantisipasi krisis air bersih saat musim kemarau seperti saat ini. "Saat ini sedang kami upayakan antisipasi termasuk peringatan dini waspada kemarau panjang salah satunya adalah masalah penggunaan air bersih," sambung Budi saat ditemui media ini pada Senin, (27/04).

Dalam hal ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan PDAM terkait stok kebutuhan air bersih di masyarakat dan hingga saat ini masih tercukupi.

"Begitu juga dengan BPBD Kabupaten Sumbawa, PMI Kabupaten Sumbawa maupun Polres Sumbawa tetap disiagakan, ketika ada masyarakat yang membutuhkan air bersih dapat langsung disalurkan," jelas Budi.

Meski demikian Ia tetap mengimbau agar masyarakat lebih bijaksana dalam menggunakan air bersih termasuk yang memili sumur dan bak penampungan.

"Berdasarkan pengalaman musim kemarau pada tahun-tahun sebelumnya, cukup banyak desa yang tergolong rawan kekeringan," terang Budi.

Saat ini Pemda Kabupaten Sumbawa melalui BPBD Kabupaten Sumbawa sedang melakukan pemetaan yang akan menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan air bersih serta upaya mitigasi kekeringan di masa mendatang.

Budi Prasetiyo rasetiyo meminta kepada masyarakat melalui pemerintah desa dapat melaporkan sesegaramungkin ketika terdampak bencana kekeringan dan krisis air bersih sehingga langkah antisipasi dapat dilaksanakan secepatnya. (AM)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 22:05:56 +0800 amr
BAZNAS Kabupaten Sumbawa Salurkan Bantuan di Kecamatan Ropang dan Lantung https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-salurkan-bantuan-di-kecamatan-ropang-dan-lantung https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-salurkan-bantuan-di-kecamatan-ropang-dan-lantung BAZNAS Kabupaten Sumbawa Salurkan Bantuan di Kecamatan Ropang dan Lantung

Sumbawa, Amarmedia.co.id - Selasa 28 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program pendistribusian bantuan di wilayah Kecamatan Ropang dan Kecamatan Lantung. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 28 April 2026, dengan melibatkan dua tim yang bergerak secara bersamaan di dua kecamatan tersebut.

Tim 1 dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, didampingi unsur pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Kegiatan dipusatkan di Kecamatan Ropang, tepatnya di Desa Labangkar, bertempat di Masjid Nurul Hidayah. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur pemerintah setempat, tokoh masyarakat, serta masyarakat penerima manfaat. Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Zain, S.IP, serta Koordinator Wilayah DIKBUD Kecamatan Lantung–Ropang, Muhammad Nur, S.Pd., M.M.Inov.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Desa Labangkar, Raja Ungang Abdullah, yang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa bantuan ini sangat berarti, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan serta lembaga pendidikan yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Selanjutnya, Camat Ropang, Andry Agung Dewanto, S.STP., M.AP, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap program-program BAZNAS. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Ropang.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari amanah zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat. Ia menekankan bahwa BAZNAS terus berupaya memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.

“Program ini kami arahkan untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat, khususnya sektor pendidikan dan keagamaan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban sekaligus menjadi motivasi bagi penerima untuk terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Tim 2 bergerak di Kecamatan Lantung yang dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si. Kegiatan di wilayah ini dilaksanakan di Masjid Nurul Iman, Desa Ai Mual, Kecamatan Lantung, dan berlangsung dengan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.

Adapun bantuan yang disalurkan pada kegiatan kali ini menyasar berbagai kelompok penerima manfaat, di antaranya seluruh satuan pendidikan di Kecamatan Lantung dan Ropang yang meliputi PAUD, TK, SD, dan SMP. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada lembaga pendidikan keagamaan seperti TPQ, serta kepada para marbot, imam masjid, dan kaum duafa.

Program ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta membantu masyarakat yang kurang mampu. Dengan menjangkau berbagai elemen masyarakat, diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak luas dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam rangka membangun kesejahteraan umat secara bersama-sama.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola dana zakat, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan solusi atas berbagai permasalahan sosial.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan programnya sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.(AM)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 21:55:09 +0800 amr
DPRD Sumbawa Sampaikan Laporan Hasil Reses I Tahun 2026 dalam Rapat Paripurna https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sampaikan-laporan-hasil-reses-i-tahun-2026-dalam-rapat-paripurna https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-sampaikan-laporan-hasil-reses-i-tahun-2026-dalam-rapat-paripurna DPRD Sumbawa Sampaikan Laporan Hasil Reses I Tahun 2026 dalam Rapat Paripurna

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - 28 April 2026 — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menyampaikan Laporan Hasil Reses I Tahun 2026 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sumbawa, Selasa (28/4).

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, serta jajaran pemerintah daerah dan undangan lainnya.

Reses yang dilaksanakan pada 10–13 Februari 2026 lalu di lima daerah pemilihan (dapil) ini merupakan bagian dari kewajiban konstitusional anggota DPRD dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam laporannya, Juru Bicara DPRD Kabupaten Sumbawa Syamsul Hidayat SE.MSi menekankan bahwa pemerintah daerah perlu melakukan akselerasi pembangunan guna merespon dinamika kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput, mulai dari pelosok desa hingga wilayah perkotaan yang mencakup sektor infrastruktur, ekonomi dan pemberdayaan, serta pendidikan, sosial, dan kesehatan.

Pada sektor Infrastruktur, Fokus pada Akses Pertanian dan Pemukiman

Bidang Fisik, Sarana, dan Prasarana mendominasi usulan warga. Fokus utama tertuju pada pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) untuk mempermudah mobilisasi hasil bumi.

Untuk Pembangunan JUT, Mencakup wilayah luas seperti Dusun Abadi (Desa Gapit), Dusun Jotang Bawah, Desa Mata, Suka Damai, Labuhan Kuris, hingga wilayah Kuang Bira dan Unter Lenga Rhee.

Untuk Akses Lingkungan Pemasangan paving block dan perbaikan jalan lingkungan di puluhan titik, termasuk Desa Pulau Bungin, Kelurahan Uma Sima, Lempeh, hingga kawasan pondok pesantren dan sekolah.

Tak ketinggalan demi konektivitas antarwilayah, Perbaikan ruas jalan strategis seperti lintas Pungkit-Lantung, Langam-Pungkit, dan akses menuju SMP 1 Moyo Utara.

Pentingnya Pengamanan Tebing & Air diantaranya Pembangunan talud/bronjong penahan tebing di Desa Batulanteh dan Sepukur, serta normalisasi sungai di Tiu Nangka dan Labosa untuk mencegah banjir tahunan.

Pada Sektor Ekonomi mengharapkan modernisasi Alat Produksi dan Ketahanan Energi guna mendongkrak ekonomi kerakyatan, masyarakat meminta dukungan sarana produksi yang lebih modern dan kepastian stok energi.

Di bidang Pertanian & Peternakan, Usulan pengadaan Hand Traktor, Combine Harvester serta bantuan bibit ternak unggul seperti Sapi Bali, Kuda, dan Kambing Etawa.

Di Sektor Kelautan, Nelayan memerlukan bantuan mesin ketinting, jaring bagang, hingga sarana budidaya kerang mutiara.

Pemberdayaan Perempuan & UMKM Bantuan modal usaha "Bakulan" serta peralatan pertukangan, menjahit, dan katering bagi kelompok PKK.

Pada sektor Energi, DPRD mencatat adanya krisis kelangkaan Gas LPG 3kg di wilayah Juru Mapin, Dalam Alas, hingga Labuhan Badas, dan mendesak adanya penambahan kuota.

Ketiga : Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial Budaya.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi perhatian serius dengan fokus pada fasilitas dasar serta ketepatan sasaran bantuan sosial seperti BPJS dan KIP.

Pada Pendidikan & Pariwisata diusulkan pengadaan beasiswa S1/S2, lab komputer, dan pengembangan wisata Hiu Paus di Labuan Jambu melalui pengadaan speedboat serta sertifikasi pendamping wisata.

Dibidang Kesehatan, Rehabilitasi Pustu (Lito & Semamung), penambahan alkes, serta evaluasi kedisiplinan tenaga medis di daerah pelosok.

Dibidang Religi & Sosial, Rehabilitasi puluhan rumah ibadah (Masjid/Mushalla) di berbagai desa serta kejelasan honorarium bagi imam masjid dan guru ngaji.

DPRD Kabupaten Sumbawa juga memberikan sejumlah catatan strategis kepada pemerintah daerah, antara lain percepatan pembangunan infrastruktur prioritas, mitigasi bencana, peningkatan validasi data kemiskinan, serta penguatan pelayanan dasar.

Melalui laporan ini, DPRD berharap aspirasi masyarakat dapat diakomodasi dalam penyusunan RKPD dan APBD tahun mendatang.

Rapat paripurna berlangsung dengan tertib dan lancar sebagai bagian dari komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi representasi dan pengawasan pembangunan daerah. (AM)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 21:44:00 +0800 amr
Penurunan Stunting Di Kabupaten Sumbawa Jadi 21 Persen, Perlu Kerjasama dan Kolaborasi Semua Pihak https://amarmedia.co.id/penurunan-stunting-di-kabupaten-sumbawa-jadi-21-persen-perlu-kerjasama-dan-kolaborasi-semua-pihak https://amarmedia.co.id/penurunan-stunting-di-kabupaten-sumbawa-jadi-21-persen-perlu-kerjasama-dan-kolaborasi-semua-pihak Penurunan Stunting Di Kabupaten Sumbawa Jadi 21 Persen, Perlu Kerjasama dan Kolaborasi Semua Pihak

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Kabupaten Sumbawa cukup tinggi, menunjukkan prevalensi stunting sebesar 29,8 persen. Karena itu, target penurunan sebesar 21,7 persen terus digalakkan.

"Berbagai upaya pencegahan dan penurunan stunting, kami lakukan dan lebih dimaksimalkan melalui intervensi kebijakan, sehingga target penurunan stunting sebesar 21,7 persen dapat dicapai dengan kolaborasi semua sektor," ungkap Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusmayadi.

Menurutnya anak stunting mengalami gangguan pertumbuhan otak yang menyebabkan kemampuan kognitif, belajar dan konsentrasi menurun.

"Akibatnya, prestasi akademik anak lebih rendah dan saat dewasa berpotensi memiliki produktivitas kerja yang lebih rendah," jelasnya saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Senin, (27/04).

Ia menambahkan jika prevalensi stunting tetap tinggi, maka Kabupaten Sumbawa akan kesulitan mencetak generasi unggul dan inovatif yang dibutuhkan untuk menuju generasi emas 2045.

Selain itu, anak yang stunting memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kronis saat dewasa, seperti diabetes dan hipertensi. "Kondisi ini meningkatkan beban biaya kesehatan keluarga dan daerah," sambungnya.

Stunting berkorelasi dengan kemiskinan antargenerasi, keluarga miskin lebih rentan memiliki anak stunting dan anak stunting cenderung memiliki masa depan ekonomi lebih sulit.

"Salah satu program penanganan stunting yang kami laksanakan yakni mengimpleloemtasikan program quick wins. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting terutama sebagai bagian dari implementasi aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di daerah," terangnya.

Rusmayadi mengungkapkan dalam penerapan program itu perlu kerjasama semua pihak mulai dari pemerintah hingga masyarakat. "Karena berfokus pada pemberdayaan masyarakat desa agar mampu meningkatkan kualitas hidup secara mandiri, terutama dalam bidang kesehatan, gizi dan kesejahteraan keluarga," tutupnyanya. (AM)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 19:41:45 +0800 amr
Pemprov NTB Percepat Realisasi Program Prioritas, Sinkronkan Agenda Daerah dengan Pusat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-percepat-realisasi-program-prioritas-sinkronkan-agenda-daerah-dengan-pusat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-percepat-realisasi-program-prioritas-sinkronkan-agenda-daerah-dengan-pusat Pemprov NTB Percepat Realisasi Program Prioritas, Sinkronkan Agenda Daerah dengan Pusat

Mataram.Amarmedia.co.id - Pemerintah Provinsi NTB memperkuat langkah percepatan program prioritas daerah melalui rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpin Asisten II Setda NTB Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Lalu Moh. Faozal, pada Selasa, (28/4/2026) di Ruang Anggrek Kantor Gubernur. 

Rapat ini menitikberatkan pada penajaman dan sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah di tengah keterbatasan fiskal. 

Faozal menegaskan, arah kebijakan pembangunan NTB harus selaras dengan program nasional agar investasi pusat yang masuk dapat memberikan dampak maksimal di daerah. 

Ia menyebut poin-poin yang ditekankan dalam rapat tersebut juga selaras dalam upaya mencapai triple agenda 

yakni pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata berkualitas. 

"Secara garis besar, pertemuan ini menekankan pentingnya optimalisasi, penajaman, dan sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Mengingat keterbatasan fiskal daerah, strategi utamanya adalah memastikan investasi pusat yang fantastis dapat terjaga dan tepat sasaran di daerah," ujarnya.

Salah satu fokus utama adalah penguatan konektivitas dan infrastruktur perhubungan. Pemprov NTB mendorong percepatan akses transportasi, baik udara maupun laut, yang selama ini masih menghadapi kendala biaya tinggi.

"Kita mendorong koordinasi komprehensif untuk mengatasi hambatan konektivitas udara, baik domestik maupun internasional yang sering terkendala high cost. Ini harus diselesaikan agar mobilitas orang dan barang semakin lancar," kata Faozal.

Selain itu, revitalisasi kawasan wisata Senggigi juga menjadi perhatian serius. Pemprov berencana mengoptimalkan fungsi kawasan tersebut, termasuk pengembangan fasilitas pendukung untuk meningkatkan tingkat hunian hotel.

"Revitalisasi Senggigi kita dorong, termasuk mengalihfungsikan Pasar Seni menjadi fasilitas pendukung darat dermaga. Ini penting untuk mendukung keterisian lebih dari 3.500 kamar hotel di kawasan itu," ujarnya.

Di sektor ekonomi, hilirisasi industri dan penguatan rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi agenda strategis. Produk peternak lokal diharapkan dapat terserap dalam program nasional tersebut.

"Kita ingin memastikan produk lokal seperti telur dan daging ayam dari peternak NTB masuk ke dapur MBG. Peran koperasi juga kita dorong sebagai konsolidator agar distribusi stabil dan tidak kalah bersaing dengan produk luar daerah," jelasnya.

Sementara itu, di bidang lingkungan, Pemprov menekankan pentingnya pengelolaan sampah dan rehabilitasi hutan sebagai bagian dari komitmen NTB Hijau.

"Keberlanjutan TPA Kebon Kongok harus dijaga, termasuk penanganan sampah di pintu masuk utama dari bandara hingga Mataram. Ini penting untuk menjaga citra NTB tetap asri," katanya.

Di sektor infrastruktur, integrasi program perumahan dan pekerjaan umum juga menjadi prioritas, termasuk dukungan terhadap program nasional pembangunan tiga juta rumah serta perbaikan jaringan irigasi.

"Kita harus mengawal program nasional seperti tiga juta rumah, sekaligus merespons kebutuhan daerah terkait perbaikan irigasi untuk mendukung ketahanan pangan," ujar Faozal.

Tak kalah penting, sektor energi dan sumber daya mineral juga mendapat perhatian, khususnya dalam percepatan penetapan wilayah pertambangan rakyat guna menekan praktik tambang ilegal.

"Penetapan WPR dan IPR harus dipercepat untuk menekan illegal mining yang merusak lingkungan. Ini juga bagian dari upaya menata sektor pertambangan agar lebih tertib," tegasnya.

Faozal menambahkan, peran gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat menjadi kunci dalam menjembatani kebijakan agar tidak terjadi kesenjangan implementasi di daerah.

"Gubernur berperan sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, sehingga harus mampu menjembatani kebijakan nasional agar tidak terjadi gap antara pusat dan daerah," ujarnya.

Ke depan, koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat. Bappeda, Biro Ekonomi dan OPD teknis diminta segera memetakan potensi serta kebutuhan daerah guna memastikan seluruh program strategis berjalan efektif dan tepat sasaran. (Rab/her/kominfotik)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 19:30:19 +0800 amr
Jemaah Haji Asal Sumbawa Akan Diberangkatkan Melalui Kloter 14 Embarkasi Lombok https://amarmedia.co.id/jemaah-haji-asal-sumbawa-akan-diberangkatkan-melalui-kloter-14-embarkasi-lombok https://amarmedia.co.id/jemaah-haji-asal-sumbawa-akan-diberangkatkan-melalui-kloter-14-embarkasi-lombok Jemaah Haji Asal Sumbawa Akan Diberangkatkan Melalui Kloter 14 Embarkasi Lombok

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Kabupaten Sumbawa hampir tuntas dan pemerintah memastikan seluruh Calon Jemaah Haji (CJH) yang diberangkatkan dalam keadaan sehat dan memenuhi semua persyaratan.

Sebanyak 330 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sumbawa akan diberangkatkan melalui kloter 14 embarkasi Lombok. CJH itu, akan diberangkatkan dari Sumbawa pada tanggal 8 Mei 2026 menuju asrama haji di Mataram.

"Sebanyak 330 CJH asal Kabupaten Sumbawa akan diberangkatkan dalam 1 kloter menuju Aran Saudi melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam)," ungkap Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumbawa, Ardi Suzami.

Ia mengatakan total jemaah haji asal Kabupaten Sumbawa untuk musim haji tahun 2026 berjumlah 330 orang calon jemaah haji.

"Jumlah tersebut terdiri atas 323 jemaah kategori reguler dan 7 jemaah kategori lansia, untuk jadwal pemberangkatan kloter 14 akan diterbangkan pada tanggal 8 Mei 2026 dan dilepas secara langsung oleh Bupati Sumbawa di Pendopo Bupati," ujarnya saat ditemui media ini di ruang kerjanya pada Senin, (27/04).

Menurutnya seluruh CJH dalam kondisi siap berangkat, karena sebelumnya pihak Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sumbawa telah menggelar pelatihan manasik secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Ia mengimbau kepada seluruh CJH untuk tetap menjaga kondisi kesehatan menjelang pemberangkatan.

"Para jemaah kami minta mempersiapkan fisik serta mengatur pola makan secara seimbang," tutupnya.(AM)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 19:26:07 +0800 amr
Puisi di Tengah Zaman yang Bergegas https://amarmedia.co.id/puisi-di-tengah-zaman-yang-bergegas https://amarmedia.co.id/puisi-di-tengah-zaman-yang-bergegas Puisi di Tengah Zaman yang Bergegas

Oleh. Asmediati 

Setiap tanggal 28 April, kita memperingati Hari Puisi Nasional. Hari ini bukan sekadar penanda di kalender, tetapi juga ajakan untuk kembali menengok sesuatu yang sering kita tinggalkan: kepekaan hati. Di tengah dunia yang serba cepat, puisi hadir sebagai ruang jeda, tempat manusia bisa berhenti sejenak dan mendengar suara batinnya sendiri.

Puisi sering dianggap sederhana. Hanya kumpulan kata yang ditata dengan rima dan irama. Namun di balik kesederhanaannya, puisi menyimpan kekuatan yang tidak kecil. Ia mampu menyampaikan perasaan yang sulit diungkapkan secara langsung. Bahkan, dalam beberapa baris saja, puisi bisa menghadirkan makna yang panjang dan dalam.

Hari Puisi Nasional juga tidak bisa dilepaskan dari sosok penyair besar Indonesia, Chairil Anwar. Karyanya yang tajam, jujur, dan penuh keberanian masih terasa hidup hingga hari ini. Ia menulis bukan sekadar untuk keindahan, tetapi juga untuk menyuarakan kegelisahan zamannya. Dari sini kita belajar bahwa puisi bukan hanya tentang kata-kata indah, tetapi juga tentang keberanian menyuarakan kebenaran.

Di era digital seperti sekarang, puisi mengalami perubahan cara hadir. Dulu, puisi lebih sering kita temukan di buku atau majalah. Kini, puisi bisa dengan mudah kita temui di media sosial. Banyak orang menulis puisi singkat di platform digital, membagikan perasaan mereka kepada dunia. Ini menunjukkan bahwa puisi tidak pernah mati. Ia hanya berubah bentuk mengikuti zaman.

Namun, ada satu hal yang perlu kita renungkan. Kemudahan dalam menulis dan menyebarkan puisi kadang membuat kita lupa pada kedalaman makna. Banyak puisi yang ditulis sekadar untuk terlihat puitis, tanpa benar-benar menyentuh perasaan. Padahal, kekuatan puisi justru terletak pada kejujuran. Puisi yang lahir dari hati akan lebih mudah sampai ke hati pembacanya.

Hari Puisi Nasional seharusnya menjadi momentum untuk mengingat kembali makna tersebut. Bahwa menulis puisi bukan tentang siapa yang paling indah kata-katanya, tetapi siapa yang paling jujur menyampaikan perasaannya. Puisi tidak harus rumit. Kata-kata sederhana pun bisa menjadi puisi yang kuat, selama ia lahir dari pengalaman yang nyata.

Selain itu, puisi juga memiliki peran penting dalam kehidupan sosial. Ia bisa menjadi suara bagi mereka yang tidak didengar. Puisi bisa mengangkat isu-isu kemanusiaan, ketidakadilan, bahkan lingkungan. Dengan cara yang halus, puisi mampu menyentuh kesadaran pembacanya. Kadang, satu puisi bisa lebih menggugah daripada seribu pidato.

Di lingkungan pendidikan, puisi sering kali dianggap sebagai pelajaran yang sulit. Banyak siswa merasa kesulitan memahami makna puisi. Padahal, jika diajarkan dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, puisi bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan. Guru memiliki peran penting untuk menunjukkan bahwa puisi bukan sesuatu yang jauh dan rumit, tetapi sesuatu yang dekat dengan kehidupan mereka.

Puisi juga bisa menjadi sarana untuk melatih empati. Ketika seseorang membaca puisi, ia belajar merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Ini penting di zaman sekarang, ketika banyak orang lebih sibuk dengan dirinya sendiri. Puisi mengajarkan kita untuk melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda.

Di tengah kehidupan yang sering dipenuhi tekanan, puisi juga bisa menjadi tempat pelarian yang sehat. Menulis puisi bisa membantu seseorang menenangkan pikirannya. Ia menjadi cara untuk menyalurkan perasaan tanpa harus melukai orang lain. Dalam hal ini, puisi tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga menjadi bagian dari kesehatan emosional.

Hari Puisi Nasional 2026 seharusnya tidak hanya dirayakan dengan membaca atau menulis puisi. Lebih dari itu, hari ini adalah kesempatan untuk menghidupkan kembali budaya literasi. Kita bisa mulai dari hal kecil, seperti membaca satu puisi setiap hari, atau mencoba menulis beberapa baris tentang apa yang kita rasakan.

Tidak perlu takut salah atau merasa tidak berbakat. Puisi bukan milik penyair saja. Puisi adalah milik semua orang. Setiap orang memiliki cerita, dan setiap cerita bisa menjadi puisi. Yang dibutuhkan hanyalah keberanian untuk menuliskannya.

Akhirnya, puisi mengajarkan kita tentang keheningan di tengah kebisingan. Ia mengingatkan kita bahwa tidak semua hal harus disampaikan dengan keras. Ada kalanya, kata-kata yang lembut justru lebih bermakna. Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, puisi mengajak kita untuk melambat, merasakan, dan memahami.

Maka, pada Hari Puisi Nasional ini, mari kita tidak hanya merayakan puisi sebagai karya, tetapi juga sebagai cara hidup. Cara untuk lebih peka, lebih jujur, dan lebih manusiawi. Karena pada akhirnya, puisi bukan hanya tentang kata-kata, tetapi tentang bagaimana kita memahami hidup itu sendiri.[AM]

]]>
Tue, 28 Apr 2026 13:31:25 +0800 amr
DPC Pdi Perjuangan Kabupaten Sumbawa Dukung Penuh Program HARDIKNAS 2026 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa https://amarmedia.co.id/dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-dukung-penuh-program-hardiknas-2026-dinas-pendidikan-dan-kebudayaan-kabupaten-sumbawa https://amarmedia.co.id/dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-dukung-penuh-program-hardiknas-2026-dinas-pendidikan-dan-kebudayaan-kabupaten-sumbawa DPC Pdi Perjuangan Kabupaten Sumbawa Dukung Penuh Program HARDIKNAS 2026 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Panduan Teknis Kegiatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., kepada wartawan Selasa (28/4) menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dan progresif dalam membangun karakter generasi muda Sumbawa melalui pendekatan pendidikan yang humanis, berbasis budaya lokal, serta penguatan peran keluarga dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan yang dimulai dari Festival Permainan Rakyat Sumbawa, Satu Jam Bersama Ayah/Ibu di Sekolah, Malam Seribu Cahaya, hingga Upacara Peringatan Hardiknas, dinilai sebagai bentuk inovasi pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pada pembangunan moral, emosional, sosial, dan budaya anak-anak Sumbawa.

PDI Perjuangan memandang bahwa pendidikan harus menjadi fondasi utama pembangunan bangsa, sejalan dengan semangat perjuangan ideologis partai dalam menciptakan manusia Indonesia yang berkarakter, berbudaya, dan berkepribadian.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan melindungi anak dari berbagai pengaruh negatif, termasuk tantangan era digital yang semakin kompleks.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menilai bahwa penguatan kearifan lokal melalui permainan tradisional dan seni budaya daerah merupakan bagian penting dalam menjaga identitas generasi muda di tengah arus modernisasi dan perkembangan dunia maya yang tidak terbendung.

Melalui momentum Hardiknas 2026, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung kebangkitan pendidikan Sumbawa dengan menempatkan anak sebagai pusat pembangunan masa depan.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh komponen bangsa. Program ini adalah langkah konkret membangun generasi Sumbawa yang cerdas, berbudaya, dan terlindungi,” ujar Abdul Rafiq, SH., M.Si.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan-kebijakan pendidikan yang berpihak pada rakyat, memperkuat karakter bangsa, serta menjaga nilai-nilai gotong royong dan kebudayaan lokal sebagai pilar utama kemajuan daerah.(AM)

]]>
Tue, 28 Apr 2026 11:00:34 +0800 amr
Berlian Rayes, Wakil Ketua I DPRD Sumbawa Berinfak Gunakan QRIS BAZNAS, Tinggal Scan! https://amarmedia.co.id/berlian-rayes-wakil-ketua-i-dprd-sumbawa-berinfak-gunakan-qris-baznas-tinggal-scan https://amarmedia.co.id/berlian-rayes-wakil-ketua-i-dprd-sumbawa-berinfak-gunakan-qris-baznas-tinggal-scan Berlian Rayes, Wakil Ketua I DPRD Sumbawa Berinfak Gunakan QRIS BAZNAS, Tinggal Scan!

Sumbawa, 27 April 2026 — Inovasi dalam penghimpunan dana umat terus berkembang di Kabupaten Sumbawa. Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, menunjukkan komitmennya terhadap transformasi digital dengan menyalurkan infak melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menggunakan sistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kerja beliau pada Senin (27/4/2026), dan disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, yakni Ketua Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris Dr. Supriyadi, M.HI. Momentum ini menjadi simbol kuat sinergi antara lembaga legislatif dan BAZNAS dalam mendorong modernisasi sistem pengelolaan zakat dan infak di daerah.

Dengan hanya memindai kode QR melalui ponsel, proses penyaluran infak kini menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan efisien. Tidak lagi bergantung pada transaksi tunai, metode ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama generasi muda yang akrab dengan teknologi digital.

Dalam kesempatan tersebut, H. M. Berlian Rayes menyampaikan bahwa penggunaan QRIS bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif untuk memperkuat budaya berbagi di tengah masyarakat.

“Pemanfaatan QRIS ini adalah langkah konkret untuk mempermudah masyarakat dalam berinfak. Kita ingin menghilangkan hambatan-hambatan teknis yang selama ini mungkin membuat orang menunda untuk berbagi. Sekarang, kapan saja dan di mana saja, cukup dengan satu kali scan, kita sudah bisa menyalurkan infak melalui BAZNAS,” ujar Berlian Rayes.

Ia menegaskan bahwa digitalisasi juga membawa dampak positif terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.

“Dengan sistem digital, semua transaksi tercatat dengan baik. Ini akan meningkatkan kepercayaan publik kepada BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat dan infak. Saya berharap langkah ini bisa menjadi contoh dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk ASN, pelaku usaha, dan generasi muda,” tambahnya.

Lebih jauh, Berlian Rayes juga mengajak seluruh masyarakat Sumbawa untuk tidak ragu memanfaatkan kemudahan teknologi dalam beribadah sosial.

“Kita hidup di era digital, maka cara kita berbuat kebaikan juga harus menyesuaikan. QRIS ini adalah jembatan agar semangat berbagi tetap hidup, bahkan semakin kuat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Wakil Ketua I DPRD Sumbawa. Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh nyata kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami sangat mengapresiasi Bapak Berlian Rayes yang telah menunjukkan langsung bagaimana infak dapat dilakukan secara mudah melalui QRIS. Ini bukan hanya simbolis, tetapi juga edukasi kepada masyarakat bahwa berinfak kini semakin praktis dan modern,” ungkap Syukri Rahmat.

Ia menjelaskan bahwa penerapan QRIS merupakan bagian dari strategi BAZNAS dalam meningkatkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih luas dan efektif.

“Dengan QRIS, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak muzaki, terutama dari kalangan milenial dan generasi digital. Ini adalah peluang besar untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial keagamaan,” jelasnya.

Selain itu, Syukri Rahmat juga menegaskan bahwa seluruh dana yang dihimpun akan dikelola secara profesional dan disalurkan secara tepat sasaran.

“Kami berkomitmen untuk menjaga amanah masyarakat. Dana yang masuk melalui QRIS maupun metode lainnya akan kami kelola secara transparan dan disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program, seperti bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan,” tegasnya.

Ia juga berharap kolaborasi antara DPRD dan BAZNAS dapat terus diperkuat guna menciptakan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat Sumbawa.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang uji coba teknologi, tetapi juga momentum penting dalam mendorong transformasi budaya berinfak di tengah masyarakat. Dengan kemudahan yang ditawarkan QRIS, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk berpartisipasi dalam gerakan berbagi.

Digitalisasi zakat dan infak menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tantangan zaman, di mana kecepatan, kemudahan, dan transparansi menjadi kebutuhan utama. Kabupaten Sumbawa melalui BAZNAS kini mengambil langkah maju dengan menghadirkan solusi yang relevan dan adaptif.

Langkah yang dilakukan oleh H. M. Berlian Rayes ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi para pemangku kebijakan lainnya untuk turut mendukung inovasi serupa. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat, potensi zakat dan infak diyakini dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan umat.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berencana terus mengembangkan layanan digital lainnya guna memberikan kemudahan bagi masyarakat. QRIS hanyalah awal dari transformasi besar menuju pengelolaan zakat yang lebih modern, inklusif, dan berdampak luas.

Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, harapan akan terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan sosial melalui pengelolaan zakat yang optimal semakin nyata. Dari sebuah ruang kerja di DPRD Sumbawa, pesan kuat itu digaungkan: berbagi kini semakin mudah, cepat, dan terpercaya. (AM)

]]>
Mon, 27 Apr 2026 14:52:01 +0800 amr
Zulfikar Demitry, Wakil Ketua III DPRD Sumbawa Dukung Program BAZNAS, Salurkan Infak di Ruang Kerja https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-wakil-ketua-iii-dprd-sumbawa-dukung-program-baznas-salurkan-infak-di-ruang-kerja https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-wakil-ketua-iii-dprd-sumbawa-dukung-program-baznas-salurkan-infak-di-ruang-kerja Zulfikar Demitry, Wakil Ketua III DPRD Sumbawa Dukung Program BAZNAS, Salurkan Infak di Ruang Kerja

Sumbawa, Amarmedia.co.id 27 April 2026 — Dukungan terhadap penguatan peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus mengalir dari berbagai kalangan, termasuk unsur pimpinan DPRD. Wakil Ketua III DPRD Sumbawa, Zulfikar Demitry, SH., MH., menunjukkan komitmennya dengan menyalurkan infak melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di ruang kerjanya, Senin (27/4/2026).

Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI. Momentum ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga legislatif dan BAZNAS dalam mendorong optimalisasi penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di daerah.

Dalam suasana yang penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, penyaluran infak tersebut tidak hanya menjadi bentuk ibadah personal, tetapi juga pesan moral kepada masyarakat luas tentang pentingnya berbagi melalui lembaga resmi yang terpercaya.

Zulfikar Demitry, yang akrab disapa Ikang, menyampaikan bahwa dukungan terhadap program BAZNAS merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan sosial sebagai wakil rakyat.

“Kami di DPRD tentu sangat mendukung program-program BAZNAS, karena ini menyangkut langsung kepentingan umat dan masyarakat luas. Penyaluran infak melalui BAZNAS adalah langkah yang tepat, karena dikelola secara profesional dan disalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan,” ujar Ikang.

Ia menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah mengatasi berbagai persoalan sosial, terutama terkait kemiskinan dan kesenjangan ekonomi.

“BAZNAS bukan hanya lembaga pengumpul zakat, tetapi juga mitra pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Program-programnya menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari bantuan sosial hingga pemberdayaan ekonomi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ikang juga mengajak masyarakat Sumbawa untuk menyalurkan zakat dan infak melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi yang memiliki sistem pengelolaan yang jelas dan akuntabel.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Ini adalah lembaga yang amanah, transparan, dan memiliki jaringan penyaluran yang luas. Dengan menyalurkan melalui BAZNAS, kita bisa memastikan bahwa bantuan kita benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Ia juga berharap agar kesadaran masyarakat untuk berinfak terus meningkat, sehingga potensi dana umat di Kabupaten Sumbawa dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan bersama.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Wakil Ketua III DPRD Sumbawa. Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh positif bagi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kami sangat mengapresiasi Bapak Zulfikar Demitry yang telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung program BAZNAS. Ini adalah bentuk nyata sinergi antara DPRD dan BAZNAS dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat,” ungkap Syukri Rahmat.

Ia menambahkan bahwa dukungan dari para pimpinan daerah sangat penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS.

“Ketika para pemimpin memberikan contoh langsung, maka masyarakat akan lebih percaya dan termotivasi untuk ikut berpartisipasi. Ini adalah langkah strategis dalam membangun budaya berbagi yang kuat di tengah masyarakat,” jelasnya.

Syukri Rahmat juga menegaskan bahwa seluruh dana yang dihimpun oleh BAZNAS akan dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah.

“Kami berkomitmen untuk menjaga amanah masyarakat. Setiap dana yang masuk akan kami kelola dengan penuh tanggung jawab dan disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program yang telah kami rancang, baik di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa BAZNAS terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk dengan menghadirkan berbagai inovasi untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan zakat dan infak.

“Kami terus berinovasi agar layanan kami semakin mudah diakses oleh masyarakat. Baik melalui metode konvensional maupun digital, semua kami siapkan agar masyarakat dapat berinfak dengan nyaman dan aman,” tambahnya.

Kegiatan penyaluran infak yang dilakukan oleh Wakil Ketua III DPRD Sumbawa ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ekosistem zakat di daerah. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan penghimpunan dan penyaluran dana ZIS dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak yang lebih luas.

Sinergi antara DPRD dan BAZNAS Kabupaten Sumbawa diharapkan terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai program sosial yang dijalankan dapat semakin efektif dan tepat sasaran. Dalam konteks pembangunan daerah, peran zakat dan infak menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan keadilan sosial dan mengurangi kesenjangan.

Melalui langkah nyata yang dilakukan oleh Zulfikar Demitry ini, pesan tentang pentingnya berbagi dan kepedulian sosial kembali ditegaskan. Bahwa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, semangat gotong royong dan solidaritas tetap menjadi kekuatan utama.

Ke depan, diharapkan semakin banyak tokoh masyarakat, pejabat publik, dan elemen lainnya yang mengikuti langkah serupa. Dengan demikian, potensi besar zakat dan infak di Kabupaten Sumbawa dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan umat dan kemajuan daerah.

Dari ruang kerja Wakil Ketua III DPRD Sumbawa, sebuah pesan sederhana namun bermakna luas disampaikan: berbagi adalah tanggung jawab bersama, dan BAZNAS adalah jembatan amanah untuk mewujudkannya. (AM)

]]>
Mon, 27 Apr 2026 14:47:50 +0800 amr
Abdul Rafiq Suarakan Keprihatinan, DPC PDI Perjuangan Sumbawa Desak Penanganan Serius Kasus Bullying SDN Sebeok https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-suarakan-keprihatinan-dpc-pdi-perjuangan-sumbawa-desak-penanganan-serius-kasus-bullying-sdn-sebeok https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-suarakan-keprihatinan-dpc-pdi-perjuangan-sumbawa-desak-penanganan-serius-kasus-bullying-sdn-sebeok Abdul Rafiq Suarakan Keprihatinan, DPC PDI Perjuangan Sumbawa Desak Penanganan Serius Kasus Bullying SDN Sebeok

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Kasus perundungan (bullying) yang menimpa siswa di SDN Sebeok, Kecamatan Orong Telu, memicu reaksi keras dari berbagai pihak. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa secara resmi menyampaikan keprihatinan mendalam dan meminta pemerintah daerah segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si, KEPADA Wartawan Minggu (26/4) menegaskan bahwa insiden ini merupakan alarm keras bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman untuk bertumbuh, justru tercemar oleh tindakan yang mengancam psikologis anak.

Abdul Rafiq meminta Pemerintah Daerah melalui dinas terkait untuk tidak menganggap remeh kejadian ini. Ia mendesak adanya langkah konkret yang mencakup dua sisi: rehabilitasi dan pembinaan.

"Kejadian ini tidak boleh dianggap sebagai hal biasa. Harus ada penanganan psikologis bagi korban agar tidak trauma berkepanjangan, sekaligus pembinaan edukatif bagi pelaku. Kita butuh solusi yang menyentuh akar masalah, bukan sekadar penyelesaian formalitas," ujar Abdul Rafiq 

Waspada "Wabah" Perilaku Negatif dari Media Sosial

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa juga menyoroti korelasi antara derasnya arus informasi digital dengan perilaku siswa di sekolah. Di era media sosial, tren negatif sangat mudah ditiru oleh anak-anak jika tidak ada filter yang kuat.

DPC PDI Perjuangan mengkhawatirkan jika kasus di SDN Sebeok tidak ditangani dengan tepat, hal tersebut bisa menjadi "wabah" yang menjalar ke sekolah-sekolah lain akibat pengaruh konten dunia maya yang tidak terkontrol.

Sebagai langkah mitigasi, PDI Perjuangan menekankan pentingnya tiga pilar utama dalam pencegahan bullying yaitu Pendidikan Karakter, Peran Orang Tua dan Kepekaan Guru.

"Masifkan edukasi pengendalian emosi dan etika berkomunikasi bagi siswa, peran orang tua menjadi garda terdepan dalam mengawasi perilaku anak dan penggunaan gawai dan menuntut tenaga pendidik lebih sensitif dalam mendeteksi perubahan perilaku siswa sejak dini Ya" jelasnya.

Ini adalah tanggung jawab kolektif. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, berkarakter, dan beradab demi masa depan generasi muda Sumbawa," tutup Abdul Rafiq. (AM)

]]>
Sun, 26 Apr 2026 20:20:47 +0800 amr
Ambang Batas Dibahas, Pendidikan Politik Terlupakan? Ini Peringatan Direktur Mi6 https://amarmedia.co.id/ambang-batas-dibahas-pendidikan-politik-terlupakan-ini-peringatan-direktur-mi6 https://amarmedia.co.id/ambang-batas-dibahas-pendidikan-politik-terlupakan-ini-peringatan-direktur-mi6 Ambang Batas Dibahas, Pendidikan Politik Terlupakan? Ini Peringatan Direktur Mi6

MATARAM.Amarmedia.co.id—Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 menilai partai politik tidak bisa lagi sekadar hadir sebagai mesin elektoral menjelang pemilu. Partai didorong mengambil tanggung jawab utama dalam menjalankan pendidikan politik kepada masyarakat sebagai strategi mendasar memperbaiki kualitas demokrasi, sekaligus menekan praktik politik uang yang masih mengakar.

“Selama pemilih tidak memiliki pemahaman politik yang memadai, maka politik uang akan terus menemukan momentumnya,” tandas Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6, Bambang Mei Finarwanto, di Mataram, Ahad (26/4/2026).

Analis politik kawakan Bumi Gora yang karib disapa Didu ini menegaskan, problem utama demokrasi elektoral di Indonesia hari ini bukan hanya pada desain sistem, melainkan pada rendahnya literasi politik pemilih. Kondisi tersebut menciptakan ruang subur bagi praktik transaksional dalam setiap kontestasi.

“Praktik politik uang itu bukan semata soal moralitas kandidat. Bukan. Tapi juga terkait dengan struktur kesadaran pemilih yang belum terbentuk,” ujarnya.

Menurut Didu, partai politik adalah aktor paling strategis untuk mengisi kekosongan tersebut. Sebagai pilar demokrasi, partai tidak hanya berfungsi merekrut dan mengusung kandidat, tetapi juga mendidik masyarakat agar menjadi pemilih rasional, kritis, dan berorientasi program.

Ia menyoroti bahwa dalam berbagai kontestasi, baik pemilu legislatif maupun pilkada, praktik politik uang masih menjadi fenomena laten. Hal itu, kata dia, tidak bisa dilepaskan dari pendekatan partai yang cenderung pragmatis dan berorientasi jangka pendek.

Biaya politik yang tinggi menjadi salah satu pemicu utama. Dalam banyak kasus, kandidat didorong menggunakan cara instan untuk meraih suara, termasuk praktik transaksional.

“Ketika biaya politik mahal dan pendidikan politik rendah, maka yang terjadi adalah transaksi. Pemilih diposisikan sebagai objek, bukan subjek demokrasi,” katanya.

Didu juga menyoroti tingginya jumlah pemilih mengambang (swing voters) dan pemilih pemula yang belum memiliki preferensi politik kuat. Kelompok ini kerap menjadi sasaran mobilisasi berbasis uang maupun popularitas semata.

Partai Jangan Musiman

Dalam analisanya, Didu mengkritik pola kerja partai politik yang cenderung musiman. Aktivitas partai meningkat drastis menjelang pemilu, namun minim interaksi dengan masyarakat di luar siklus tersebut.

“Partai politik hari ini terlalu event oriented. Mereka hadir saat pemilu, tapi absen dalam proses pembentukan kesadaran politik masyarakat sehari-hari,” tegasnya.

Padahal, pendidikan politik merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi. Partai, kata dia, seharusnya hadir melalui diskusi publik, pelatihan kader, sekolah politik, hingga advokasi isu-isu masyarakat.

Tanpa kehadiran berkelanjutan, partai akan terus terjebak dalam politik elektoral yang dangkal dan kehilangan fungsi ideologisnya.

Didu juga menyoroti keberadaan dana bantuan negara untuk partai politik. Ia menilai, dana tersebut seharusnya dimaksimalkan untuk pendidikan politik, bukan sekadar operasional internal.

“Negara sudah memberikan dukungan finansial kepada partai. Maka ada konsekuensi moral dan politik bahwa dana itu harus kembali ke publik dalam bentuk pendidikan politik,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana tersebut. Selama ini, publik dinilai belum sepenuhnya merasakan dampak langsung dari bantuan negara kepada partai.

Didu mendorong adanya indikator kinerja yang jelas terkait pelaksanaan pendidikan politik, sehingga penggunaan anggaran dapat diukur secara konkret dan berdampak nyata.

Rencana *revisi Undang-Undang Partai Politik oleh DPR RI* dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkuat kewajiban pendidikan politik. Selama ini, menurut Didu, aturan yang ada masih bersifat normatif dan belum memiliki turunan teknis yang kuat.

“Perlu ada penguatan regulasi yang lebih detail. Misalnya kewajiban program pendidikan politik yang terstruktur, indikator capaian, hingga sanksi bagi partai yang tidak menjalankan fungsi tersebut,” katanya.

Ia juga mengaitkan pembahasan revisi tersebut dengan isu ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Dalam sistem yang semakin kompetitif, partai dituntut memperkuat basis pemilih secara substantif, bukan sekadar mengandalkan mobilisasi jangka pendek.

Selain faktor eksternal, Didu menyoroti problem internal partai, terutama dalam hal rekrutmen politik yang cenderung pragmatis—lebih mengutamakan popularitas dan modal dibanding kapasitas dan ideologi.

“Kalau partai tidak serius membangun kader ideologis, maka pendidikan politik juga akan kehilangan arah. Karena yang diajarkan bukan nilai, tapi sekadar strategi menang,” ujarnya.

Fenomena perpindahan kader antar partai yang didorong kepentingan karier politik semata juga dinilai memperlemah identitas dan fungsi pendidikan politik partai.

Sebagai solusi, Didu mendorong pendekatan pendidikan politik yang lebih kontekstual dan adaptif. Partai perlu masuk ke ruang-ruang komunitas, seperti kelompok pemuda, organisasi masyarakat, hingga komunitas digital.

Menurutnya, karakter pemilih muda—terutama generasi milenial dan Gen Z—menuntut metode edukasi yang berbeda, termasuk pemanfaatan media sosial dan platform digital.

Selain itu, kolaborasi dengan kampus, organisasi masyarakat sipil, dan media massa dinilai penting untuk memperluas jangkauan pendidikan politik.

“Pendidikan politik tidak boleh indoktrinatif. Harus mendorong pemilih menjadi kritis dan mandiri,” katanya.

Ia menegaskan, pendidikan politik bukan tugas tambahan, melainkan inti dari keberadaan partai dalam sistem demokrasi. Jika dijalankan konsisten, kualitas pemilih akan meningkat dan praktik politik uang dapat ditekan.

Tolak Penggabungan Pilkada

Di sisi lain, Didu menyatakan penolakannya terhadap wacana penggabungan pemilihan kepala daerah (pilkada) dengan pemilu legislatif daerah yang kerap didorong dengan alasan efisiensi biaya.

Menurutnya, demokrasi tidak bisa direduksi menjadi sekadar persoalan anggaran. Kualitas representasi, kedalaman partisipasi, dan kesehatan sistem politik harus menjadi pertimbangan utama.

“Demokrasi adalah investasi jangka panjang. Jangan direduksi jadi pengeluaran jangka pendek,” tegasnya.

Ia mengingatkan, jika efisiensi dijadikan alasan utama, maka secara ekstrem dapat berujung pada pembatasan partisipasi politik, yang jelas bertentangan dengan prinsip demokrasi.

Pengalaman Pemilu serentak 2019, kata dia, menunjukkan bahwa penggabungan pemilu tidak selalu menghasilkan efisiensi yang sehat. Sistem lima kotak justru menimbulkan beban berat bagi penyelenggara dan berdampak pada kualitas pelaksanaan.

Selain itu, penggabungan pilkada berpotensi menenggelamkan isu-isu lokal. Perhatian publik cenderung tersedot pada isu besar dan figur nasional, sehingga kandidat kepala daerah tidak lagi bertarung dengan gagasan berbasis kebutuhan daerah.

“Pemilih akhirnya tidak memilih berdasarkan program lokal, tapi karena popularitas atau afiliasi politik yang lebih luas,” ujarnya.

Dari sisi pemilih, kompleksitas juga meningkat. Dalam satu waktu, pemilih harus membuat banyak keputusan sekaligus, yang berpotensi menimbulkan kelelahan memilih (ballot fatigue).

“Dalam konteks Indonesia, fenomena ini sudah nyata. Banyak pemilih kebingungan karena harus memilih banyak kandidat sekaligus, yang pada akhirnya menurunkan kualitas keputusan politik,” kata Didu.

Sebagai alternatif, Didu menawarkan pendekatan yang lebih substantif, seperti reformasi internal partai melalui transparansi rekrutmen kandidat dan penguatan kaderisasi, pendidikan politik berkelanjutan, serta penguatan regulasi pembiayaan politik agar biaya politik tidak menjadi beban utama kandidat.

“Intinya, penggabungan pilkada dengan pemilu legislatif daerah bukanlah solusi. Efisiensi biaya tidak bisa dijadikan justifikasi untuk mengorbankan kualitas demokrasi,” pungkasnya.

]]>
Sun, 26 Apr 2026 17:26:10 +0800 amr
Hardiknas 2026: Dikbud Sumbawa Perkuat Ikatan Orang Tua dan Anak Lewat Gerakan Anti&Bullying https://amarmedia.co.id/hardiknas-2026-dikbud-sumbawa-perkuat-ikatan-orang-tua-dan-anak-lewat-gerakan-anti-bullying https://amarmedia.co.id/hardiknas-2026-dikbud-sumbawa-perkuat-ikatan-orang-tua-dan-anak-lewat-gerakan-anti-bullying Hardiknas 2026: Dikbud Sumbawa Perkuat Ikatan Orang Tua dan Anak Lewat Gerakan Anti-Bullying

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si secara resmi akan meluncurkan gerakan "Bersama Ayah/Ibu Kami Terlindungi" sebagai tema utama Hardiknas 2026. Langkah ini diambil berdasarkan data uji sosiometri di sejumlah SMP yang menunjukkan perlunya penanganan serius terhadap isu perundungan (bullying). Melalui program ini, pemerintah daerah ingin menggeser pola penanganan masalah anak dari sekadar prosedur administratif menjadi pendekatan batiniah yang lebih menyentuh antara sekolah, anak, dan orang tua.

Dalam keterangannya kepada awak media Minggu 26 April 2026, Kadis Dikbud Budi Sastrawan mengatakan bahwa rangkaian acara akan dimulai pada 29 April 2026 dengan Festival Permainan Rakyat yang mewajibkan kolaborasi antara orang tua dan anak dalam permainan tradisional seperti Balogo dan Main Hadang. "Kegiatan ini dirancang untuk mencairkan sekat komunikasi dan membangun kembali rasa saling percaya melalui kegembiraan bermain. Budi menekankan bahwa kearifan lokal adalah media terbaik untuk menciptakan interaksi sehat yang selama ini mulai hilang di tengah dinamika remaja yang kian kompleks" jelasnya.

Kemudian lanjutnya, Pada 30 April pagi, suasana akan lebih emosional melalui agenda "Satu Jam Bersama Ayah/Ibu di Sekolah". Dalam sesi ini, ruang kelas menjadi tempat privat bagi anak untuk mencurahkan seluruh isi hati dan keresahan sosial mereka langsung kepada orang tua tanpa intervensi pihak lain. Budi menjelaskan bahwa kehadiran orang tua sebagai pendengar aktif sangat penting untuk memvalidasi perasaan anak, sehingga anak merasa memiliki pelindung utama dalam menghadapi tekanan di lingkungan pergaulannya.

Puncak komitmen moral akan dilaksanakan pada malam harinya melalui prosesi "Malam Seribu Cahaya" yang diisi dengan aksi pemadaman lampu serentak selama lima menit. Di bawah cahaya senter ponsel, para orang tua, guru, dan tokoh masyarakat akan membacakan ikrar setia untuk menjaga anak-anak dari pengaruh negatif dan praktik perundungan. Prosesi kontemplasi ini bertujuan menyentuh kesadaran kolektif bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa ditunda lagi demi masa depan mereka.

Seluruh rangkaian ini akan diakhiri dengan upacara bendera serentak pada 2 Mei 2026 di seluruh SD dan SMP se-Kabupaten Sumbawa. Budi Sastrawan berharap momentum Hardiknas kali ini menjadi titik balik bagi dunia pendidikan di Sumbawa untuk lebih memanusiakan manusia. Dengan memadukan data saintifik dan ketulusan hati, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjamin keamanan fisik dan psikologis bagi setiap peserta didik. (AM)

]]>
Sun, 26 Apr 2026 16:49:07 +0800 amr
Bayang&Bayang Perundungan di Balik Semangat Hardiknas 2026 https://amarmedia.co.id/bayang-bayang-perundungan-di-balik-semangat-hardiknas-2026 https://amarmedia.co.id/bayang-bayang-perundungan-di-balik-semangat-hardiknas-2026 Bayang-Bayang Perundungan di Balik Semangat Hardiknas 2026

Oleh Asmediati

Menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, kita kembali diingatkan pada satu kenyataan yang tidak nyaman: dunia pendidikan kita belum sepenuhnya menjadi ruang yang aman bagi semua anak. Di beberapa daerah, kabar tentang aksi perundungan yang melibatkan pelajar menjadi cermin buram yang sulit diabaikan. Di saat seharusnya kita bersiap merayakan semangat belajar dan kemajuan pendidikan, justru luka-luka sosial itu muncul ke permukaan.

Perundungan bukan sekadar persoalan anak-anak yang “bercanda berlebihan”. Ia adalah bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, maupun psikologis, yang meninggalkan dampak panjang. Seorang anak yang menjadi korban bisa kehilangan rasa percaya diri, merasa tidak aman, bahkan kehilangan semangat untuk datang ke sekolah. Di sisi lain, pelaku perundungan sering kali tumbuh tanpa menyadari bahwa tindakannya melukai orang lain, karena lingkungan sekitar tidak memberikan batasan yang jelas.

Fenomena ini tidak bisa dilihat sebagai kesalahan satu pihak saja. Ada banyak lapisan yang saling terkait. Keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial memiliki peran yang sama besar. Ketika anak tumbuh dalam suasana yang kurang hangat, minim perhatian, atau terbiasa melihat konflik diselesaikan dengan kekerasan, maka pola itu mudah terbawa ke lingkungan sekolah. Di sana, ia mungkin mencari “kuasa” dengan cara menindas teman yang dianggap lebih lemah.

Sekolah, yang seharusnya menjadi tempat paling aman setelah rumah, kadang belum mampu sepenuhnya mengantisipasi persoalan ini. Tidak semua guru memiliki waktu dan ruang untuk memahami kondisi psikologis setiap siswa. Beban administrasi yang tinggi, jumlah siswa yang banyak, serta keterbatasan fasilitas sering membuat pengawasan tidak berjalan optimal. Akibatnya, tindakan perundungan bisa terjadi di sudut-sudut yang luput dari perhatian.

Namun, menyalahkan kondisi semata juga tidak cukup. Kita perlu jujur mengakui bahwa budaya saling mengejek, merendahkan, bahkan mempermalukan orang lain masih dianggap biasa. Di media sosial, hal seperti ini bahkan sering dianggap hiburan. Anak-anak yang tumbuh dalam budaya seperti itu bisa saja menganggap perundungan sebagai sesuatu yang wajar. Padahal, luka yang ditinggalkan tidak pernah sederhana.

Momentum Hardiknas seharusnya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi. Pendidikan bukan hanya soal nilai akademik atau prestasi lomba. Lebih dari itu, pendidikan adalah tentang membentuk manusia yang beradab, yang mampu menghargai orang lain, dan memiliki empati. Jika masih ada anak yang takut datang ke sekolah karena diintimidasi, maka ada yang perlu kita perbaiki bersama.

Upaya pencegahan perundungan harus dimulai dari hal-hal sederhana namun konsisten. Di lingkungan keluarga, orang tua perlu membangun komunikasi yang terbuka dengan anak. Mendengarkan cerita mereka, memahami perasaan mereka, dan memberi contoh bagaimana memperlakukan orang lain dengan baik. Anak yang merasa dihargai di rumah cenderung lebih mampu menghargai orang lain di luar.

Di sekolah, pendekatan yang lebih humanis perlu diperkuat. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping. Membuka ruang dialog dengan siswa, mengenali tanda-tanda adanya perundungan, dan berani bertindak ketika melihat ketidakadilan. Sekolah juga bisa membuat program sederhana seperti kegiatan literasi, diskusi kelompok, atau permainan kolaboratif yang menumbuhkan rasa kebersamaan.

Selain itu, penting untuk menciptakan sistem pelaporan yang aman bagi korban. Banyak kasus perundungan tidak terungkap karena korban takut untuk berbicara. Mereka khawatir akan mendapat balasan yang lebih buruk atau tidak dipercaya. Jika sekolah mampu menyediakan ruang yang aman dan responsif, maka peluang untuk mencegah kasus berulang akan lebih besar.

Peran masyarakat juga tidak kalah penting. Lingkungan yang peduli akan lebih cepat menangkap gejala-gejala awal perundungan. Tetangga, tokoh masyarakat, dan komunitas lokal bisa menjadi bagian dari solusi dengan menciptakan suasana yang lebih ramah bagi anak-anak. Kegiatan bersama, seperti gotong royong atau acara budaya, bisa menjadi sarana untuk menanamkan nilai kebersamaan sejak dini.

Tidak kalah penting, kita juga perlu bijak dalam menggunakan media sosial. Banyak kasus perundungan saat ini tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga melalui dunia maya. Komentar yang merendahkan, penyebaran foto atau video tanpa izin, hingga ujaran kebencian bisa menjadi bentuk perundungan digital yang dampaknya tidak kalah besar. Edukasi tentang etika bermedia sosial perlu terus digaungkan, baik di sekolah maupun di rumah.

Hardiknas 2026 seharusnya tidak hanya menjadi seremoni tahunan dengan upacara dan pidato. Ia harus menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Bahwa setiap anak berhak merasa aman, dihargai, dan didukung untuk berkembang. Bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari angka kelulusan, tetapi juga dari bagaimana kita memperlakukan sesama.

Perundungan mungkin tidak bisa dihilangkan sepenuhnya dalam waktu singkat, tetapi ia bisa dikurangi jika ada kesadaran kolektif. Langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama akan membawa perubahan besar. Mulai dari kata-kata yang lebih baik, sikap yang lebih peduli, hingga keberanian untuk menegur ketika melihat ketidakadilan.

Di daerah kita, harapan itu tetap ada. Dengan kekayaan nilai budaya dan semangat kebersamaan yang kuat, masyarakat memiliki modal sosial yang besar untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih sehat. Tinggal bagaimana semua pihak mau bergerak, tidak saling menyalahkan, tetapi saling menguatkan.

Menjelang Hardiknas ini, mungkin kita perlu bertanya pada diri sendiri: sudahkah kita menjadi bagian dari solusi? Sudahkah kita menciptakan ruang yang aman bagi anak-anak di sekitar kita? Jika jawabannya belum, maka sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai.

Karena pada akhirnya, pendidikan yang baik bukan hanya melahirkan anak-anak pintar, tetapi juga manusia yang memiliki hati. Dan di situlah masa depan yang sesungguhnya dibangun.(AM)

]]>
Sun, 26 Apr 2026 15:07:02 +0800 amr
Menjemput Takdir Puisi: Seni Memberi ‘Hak’ pada Setiap Bunyi dan Rasa https://amarmedia.co.id/menjemput-takdir-puisi-seni-memberi-hak-pada-setiap-bunyi-dan-rasa https://amarmedia.co.id/menjemput-takdir-puisi-seni-memberi-hak-pada-setiap-bunyi-dan-rasa Menjemput Takdir Puisi: Seni Memberi ‘Hak’ pada Setiap Bunyi dan Rasa

Oleh: Purna Aprianti 

Editor: Abdul Ma'ruf Rahmat SP 

Berpuisi bukan sekadar urusan melisankan kata dengan nada yang diatur sedemikian rupa. Di balik setiap baris naskah yang digenggam seorang siswa di atas panggung, ada proses panjang yang sering kali menguras air mata, tenaga, hingga kewarasan. Sebagai pendamping, saya menyebutnya sebagai proses "menjemput takdir" sebuah karya sastra.

Ingatan saya melompat kembali ke masa FLS2N di Kupang. Saat itu, perhatian saya tersita oleh seorang siswi berbakat. Ada sesuatu pada pandangan matanya, senyum tipisnya, dan suara kecilnya yang syahdu. Itulah awal mula kami "berproses seperti orang gila." Menyiapkan empat jenis puisi bukanlah perkara mudah. Saya masih ingat bagaimana ia kelelahan hingga tertidur di panggung aula SMKN 1 Sumbawa. Di sana, saya hanya bisa duduk menjaganya, memastikan air minum dan makanan kesukaannya tersedia saat ia terbangun nanti.

Strategi di Balik Selera Juri

Dunia kompetisi puisi adalah perpaduan unik antara pakem ilmu sastra dan subjektivitas atau selera juri. Kami tidak hanya berlatih teknik, tapi juga melakukan "riset." Sesaat setelah Technical Meeting di Kupang, saya meminta nama lengkap dewan juri dan mulai menelusuri jejak digital mereka.

Kami mencoba membedah kecenderungan estetika para juri agar naskah yang diciptakan bisa beresonansi dengan keinginan mereka tanpa kehilangan jati dirinya. Hasilnya? Alhamdulillah, kami berhasil meraih Juara 3 Nasional—satu-satunya piala yang dibawa pulang oleh kontingen NTB kala itu. Sebuah pembuktian bahwa kerja keras yang dipadukan dengan strategi yang tepat tidak akan mengkhianati hasil.

Kisah serupa berulang tahun lalu. Pendampingan dilakukan untuk dua siswa dari latar belakang berbeda: satu dari SMA Negeri 2 Sumbawa Besar dan satu lagi dari SLB Negeri 1 Sumbawa Besar. Melatih anak inklusi memberikan spektrum pembelajaran yang jauh berbeda. Ada kenikmatan luar biasa saat mendampingi anak-anak hebat ini melampaui keterbatasan mereka hingga berhasil mewakili NTB ke tingkat nasional. Di titik ini, juara bukan lagi prioritas utama, melainkan proses kemanusiaan yang terjadi di dalamnya.

Memberikan Hak pada Bunyi

Lantas, apa sebenarnya esensi dari berpuisi? Bagi saya, berpuisi adalah menyampaikan makna melalui nada, intonasi, dan ekspresi yang presisi. Kuncinya adalah memahami makna terdalam dari setiap diksi.

"Jangan lupakan bahwa setiap bunyi memiliki maknanya. Berilah hak untuk setiap bunyi agar diucapkan dengan benar, sehingga pesan yang tersimpan di balik kata sampai dengan utuh ke telinga pendengar."

Sering kali kita melihat pembaca puisi yang salah menangkap aura emosi. Jangan sampai kita bersedih pada puisi sukacita, atau berteriak lantang pada puisi tentang kematian. Ada bunyi-bunyi tertentu yang mewakili setiap rasa. Kejelian menemukan bunyi itulah yang membedakan seorang pembaca puisi biasa dengan seorang penutur rasa.

Rindu yang Menguntai Kembali

Setelah sekian lama terbenam dalam rutinitas di hadapan layar laptop, ada kerinduan yang membuncah untuk kembali menguntai kata. Saya rindu meregangkan jiwa dengan nuansa bunyi dan bersenandung melalui diksi-diksi indah.

Pendidikan dan literasi adalah jalan panjang yang tak ada ujungnya. Melalui Rumah Literasi Yarita, kami akan terus berkomitmen menemani anak-anak hebat ini untuk terus berproses, menikmati setiap rima, dan menemukan jati diri mereka melalui keajaiban puisi. Selamat berproses, anak-anakku. Mari kita beri hak pada setiap rasa yang ingin bicara.(AM)

]]>
Sat, 25 Apr 2026 16:36:01 +0800 amr
Zifana Kalila Azrhiel, Siswa SMPN 2 Unter Iwes Raih Juara 1 Speech Competition Tingkat Provinsi NTB https://amarmedia.co.id/zifana-kalila-azrhiel-siswa-smpn-2-unter-iwes-raih-juara-1-speech-competition-tingkat-provinsi-ntb https://amarmedia.co.id/zifana-kalila-azrhiel-siswa-smpn-2-unter-iwes-raih-juara-1-speech-competition-tingkat-provinsi-ntb Zifana Kalila Azrhiel, Siswa SMPN 2 Unter Iwes Raih Juara 1 Speech Competition Tingkat Provinsi NTB 

SUMBAWA.Amarmedia.co.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Kali ini, Zifana Kalila Azrhiel, siswi berbakat dari SMPN 2  Unter Iwes (SpenDaUI), berhasil menyabet gelar Juara 1 dalam ajang Speech Competition pidato berbahasa Inggris tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kompetisi bergengsi tersebut diselenggarakan oleh STKIP Paracendekia NW Sumbawa yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 20 hingga 23 April 2026. Keberhasilan Kalila, sapaan akrabnya, menjadi bukti nyata kualitas kompetensi siswa daerah dalam penguasaan bahasa internasional di level provinsi.

Kepala SMPN 2 Unter Iwes, Nur Aini Furqan, S.Pd., M.Pd. tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas pencapaian luar biasa anak didiknya tersebut. Dalam keterangannya, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kalila yang telah berjuang maksimal.

"Yes, you did it Kalila! Ibu sangat bangga padamu, nak. Alhamdulillah, salah satu siswa hebat SMPN 2 Unter Iwes kembali membuktikan kemampuannya. Semoga prestasi ini menjadi motivasi dan menginspirasi teman-teman yang lain untuk terus berkarya," ujar Nur Aini dengan nada bangga.

Lebih lanjut, Nur Aini menekankan bahwa prestasi ini tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi tim pendidik yang solid. Ia memberikan apresiasi khusus kepada para pembimbing yang telah mencurahkan waktu dan tenaga untuk mengasah bakat siswa.

"Terima kasih tak terhingga kepada pembina hebat English Club, Ibu Trisagita Oktavianti, S.Pd dan ibu Nani Suhriani, S.Pd. Dedikasi kalian luar biasa dalam membimbing Kalila. Tak lupa, dukungan dari seluruh bapak dan ibu guru Spenda UI yang tetap semangat dalam upaya mencerdaskan anak bangsa," tambahnya.

Keberhasilan Zifana Kalila Azrhiel di ajang ini semakin memperkuat posisi SMPN 2 Unter Iwes sebagai salah satu sekolah yang konsisten dalam mencetak siswa-siswi berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik di tingkat regional.(AM)

]]>
Sat, 25 Apr 2026 16:03:48 +0800 amr
Perkuat Ketahanan Pangan, Komisi II DPRD Sumbawa Konsultasi Program Strategis Pertanian ke BPLIP dan BRMP NTB https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-pangan-komisi-ii-dprd-sumbawa-konsultasi-program-strategis-pertanian-ke-bplip-dan-brmp-ntb https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-pangan-komisi-ii-dprd-sumbawa-konsultasi-program-strategis-pertanian-ke-bplip-dan-brmp-ntb Perkuat Ketahanan Pangan, Komisi II DPRD Sumbawa Konsultasi Program Strategis Pertanian ke BPLIP dan BRMP NTB

Mataram.Amarmedia.co.id– Dalam upaya menjemput bola program pembangunan pertanian pusat untuk daerah, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja dan koordinasi ke Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi NTB dan Balai Penerapan Lintas Instansi Pertanian (BPLIP) Kelas II Mataram, Jumat (24/4).

Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala BPLIP Kelas II Mataram, Suparman, S.P., M.Si., Kepala BRMP Provinsi NTB, Hendro Cahyono,S.Pt.M.Sc Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Lalu Mirza, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., serta Sekretaris Komisi II DPRD  Sumbawa, H. Zohran bersama Anggota DPRD.

Hadir pula Ketua Tim Teknis Pengairan BPLIP Dr. Awaluddin. SP.MSi, Ketua Tim Irigasi BPLIP Ayu, Anggota Komisi II Lainnya, Ridwan SP M.Si, Muhammad Zain SIP, H Andi Mappelepui, Adizul Sahabuddin SP.MSi, Sri Wahyuni dan Tim Ahli DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Ma'ruf Rahmat SP.

Modernisasi dan Inovasi "PM AAS"

Kepala BRMP, Hendro Cahyono, dalam sambutannya menekankan pentingnya optimalisasi lahan pertanian di NTB, khususnya di Kabupaten Sumbawa yang memiliki potensi lahan sangat luas. Ia mengungkapkan bahwa fokus Kementerian Pertanian saat ini adalah perluasan areal tanam dan modernisasi.

Salah satu inovasi yang akan diuji coba di 15 provinsi, termasuk NTB, adalah sistem PM AAS (Penanaman Model Advantage Agriculture System).

"Sistem ini memungkinkan populasi tanaman meningkat drastis dari 400.000 menjadi 2 juta per hektar dengan hasil mencapai 7,4 hingga 10 ton. Pencanangan perdana akan dilakukan pada 30 April mendatang. Ini momen langka untuk keberhasilan petani kita," ujar Hendro.

 

Kepala Dinas Pertanian Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., menyoroti urgensi penyelesaian administrasi teknis terkait Survey Investigation Design (SID). Ia mendorong agar penunjukan konsultan perencana dilakukan secara efektif mengingat target program fisik harus tuntas pada September agar bisa panen di bulan Desember.

"Kami menyarankan agar perencanaan bisa melibatkan kekuatan lokal seperti Dinas PU atau konsultan di kabupaten agar lebih cepat. Mengingat target Irigasi Perpompaan (Irpom) dan pipanisasi ini sangat ketat waktunya," tegas Ni Wayan. Ia juga mengeluhkan minimnya anggaran operasional untuk pengecekan CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) di lapangan.

Komitmen DPRD Sumbawa: Menjemput Bola

Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa, H. Zohran Sah, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut koordinasi dari Direktorat Jenderal di Kementerian Pertanian.

"Di tengah kondisi efisiensi keuangan negara, kami sebagai lembaga politik harus proaktif menjemput bola agar program pusat maksimal terserap ke Sumbawa. Kami juga berharap universitas lokal di Sumbawa, seperti UNSA atau UTS, bisa dilibatkan dalam perencanaan SID agar evaluasi lebih dekat dan pemberdayaan lokal tercipta," kata H. Zohran.

Penjelasan Teknis BPLIP Mataram

Menanggapi diskusi tersebut, Kepala BPLIP Kelas II Mataram, Suparman, S.A.P., M.Si., menjelaskan bahwa untuk wilayah NTB terdapat alokasi sekitar 1.403 unit irigasi perpompaan/parit, di mana 12 unit berada di bawah pengawasan langsung balai.

Terkait kendala teknis, Suparman menekankan beberapa poin penting diantaranya masalah percepatan CPCL, Fleksibelitas Perencana dan integritas aturan.

"Pemberkasan dan pembukaan rekening kelompok tani harus segera tuntas agar pencairan dana tidak terhambat" ujar Suparman 

Jika Universitas Negeri (Unram) terkendala personel, alternatif penggunaan jasa PUPR dapat dipertimbangkan agar kontrak SID segera berjalan imbuhnya 

Dijelaskannya dalam proses sangat menekankan integritas dan aturan, Proses pengadaan menggunakan e-katalog untuk menghindari negosiasi ilegal. Selain itu, penapisan lahan dilakukan ketat agar tidak masuk dalam kawasan hutan lindung.

"Kami bekerja berdasarkan aturan teknis yang benar. Selama prosesnya benar, kami akan lakukan meski ada tekanan. Fokus kita adalah percepatan demi kesejahteraan petani," pungkas Suparman.

Tentang BPLIP Kelas II Mataram:

Dibentuk pada 11 Januari, BPLIP Kelas II Mataram saat ini berkantor di gedung BRMP dan mewakili wilayah kerja lintas provinsi meliputi Bali, NTB, NTT, Maluku, dan Maluku Utara.

BRMP Provinsi NTB adalah kantor yang membidangi modernisasi peralatan mesin pertanian. Hasil temuan dibidang pertanian dilakukan pengkajian, pengujian dan sertifikasi di lembaga ini sebelum di turunkan ke petani. (AM)

]]>
Sat, 25 Apr 2026 10:07:04 +0800 amr
Dari Timur Menyala: Membaca sebagai Nafas yang Tak Pernah Padam https://amarmedia.co.id/dari-timur-menyala-membaca-sebagai-nafas-yang-tak-pernah-padam https://amarmedia.co.id/dari-timur-menyala-membaca-sebagai-nafas-yang-tak-pernah-padam Dari Timur Menyala: Membaca sebagai Nafas yang Tak Pernah Padam

Oleh. Asmediati 

Ada sesuatu yang diam-diam bergerak di negeri ini—tak riuh, tak pula gemerlap, tetapi terus hidup dan mengakar. Ia adalah kebiasaan membaca. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik pada Februari 2026 mungkin hanya menampilkan deretan angka dan nama daerah. Namun di balik itu, tersimpan kisah tentang ketekunan yang jarang disorot.

Siapa sangka, daerah seperti Nusa Tenggara Timur justru berdiri di urutan teratas dalam hal minat baca. Disusul Nusa Tenggara Barat dan Sumatra Selatan, lalu beberapa wilayah lain yang selama ini tidak selalu menjadi pusat perhatian. Fakta ini seperti mengetuk pelan kesadaran kita: bahwa semangat membaca tidak selalu lahir dari kemewahan fasilitas.

Di banyak tempat, buku bukan benda yang mudah dijangkau. Perpustakaan mungkin jauh, koleksi terbatas, dan akses digital belum merata. Namun justru dalam keterbatasan itulah, keinginan untuk membaca menemukan bentuknya yang paling jujur. Ia tidak bergantung pada kenyamanan, melainkan pada kebutuhan untuk memahami dunia.

Barangkali kita terlalu lama mengira bahwa literasi tumbuh seiring dengan kemajuan kota. Bahwa gedung-gedung tinggi, jaringan internet cepat, dan toko buku besar adalah syarat utama lahirnya budaya membaca. Kenyataannya tidak selalu demikian. Ada ruang-ruang sederhana—di sudut sekolah, di beranda rumah, atau di bawah cahaya lampu seadanya—di mana halaman demi halaman dibaca dengan penuh kesungguhan.

Membaca, dalam konteks ini, bukan sekadar aktivitas. Ia menjadi semacam jalan keluar. Jalan untuk melihat kemungkinan lain, untuk mengenal dunia yang lebih luas, bahkan untuk memahami diri sendiri. Ketika seseorang membaca, ia sedang membuka pintu yang sebelumnya tertutup rapat.

Namun kita juga perlu jujur pada diri sendiri. Tingginya minat baca di beberapa daerah tidak serta-merta berarti persoalan literasi di Indonesia sudah selesai. Justru ini seperti alarm halus: mengapa daerah lain belum menunjukkan hal yang sama? Apa yang kurang? Apakah soal akses, kebijakan, atau sekadar kurangnya dorongan dari lingkungan terdekat?

Membaca tidak tumbuh begitu saja. Ia perlu dirawat. Di rumah, ia dimulai dari hal-hal kecil—orang tua yang menyediakan waktu, yang memberi contoh, yang tidak menjadikan buku sebagai sesuatu yang asing. Di sekolah, ia hidup dari cara guru memperkenalkan bacaan, bukan sebagai kewajiban yang membebani, tetapi sebagai pengalaman yang menyenangkan.

Di luar itu, ada peran yang lebih besar: kebijakan dan perhatian. Buku perlu hadir lebih dekat dengan masyarakat. Perpustakaan tidak boleh hanya menjadi bangunan sepi. Komunitas literasi harus diberi ruang untuk tumbuh. Sebab dari tempat-tempat sederhana itulah, kebiasaan membaca sering kali bersemi.

Kita juga tidak bisa menutup mata terhadap perubahan zaman. Hari ini, membaca tidak lagi identik dengan buku cetak. Layar ponsel pun menjadi jendela baru. Artikel, cerita pendek, bahkan tulisan singkat di media sosial—semuanya bagian dari lanskap literasi modern. Tantangannya adalah menjaga agar apa yang dibaca tetap bermakna, tidak sekadar lewat begitu saja.

Di tengah arus informasi yang deras, kemampuan untuk memilih dan memahami menjadi sama pentingnya dengan kemampuan membaca itu sendiri. Tanpa itu, kita hanya akan menjadi penonton dari kata-kata yang melintas cepat, tanpa sempat benar-benar mengerti.

Barangkali yang paling menarik dari data ini bukanlah siapa yang berada di peringkat pertama. Melainkan pesan yang tersirat di dalamnya: bahwa membaca bisa tumbuh di mana saja. Tidak harus menunggu sempurna. Tidak perlu menunggu lengkap.

Ada harapan yang pelan-pelan menyala dari timur, dari selatan, dari tempat-tempat yang sering dianggap jauh. Harapan bahwa generasi yang akrab dengan bacaan akan tumbuh dengan cara pandang yang lebih luas. Mereka tidak hanya membaca untuk tahu, tetapi juga untuk mengerti dan merasakan.

Dan pada akhirnya, mungkin itulah yang paling kita butuhkan—bukan sekadar angka yang tinggi, tetapi manusia-manusia yang mau membuka halaman, menelusuri makna, dan tidak lelah mencari pengetahuan. Sebab dari sanalah perubahan sering kali bermula: dari satu buku, satu pembaca, dan satu keinginan kecil untuk memahami dunia lebih dalam.[]

]]>
Fri, 24 Apr 2026 21:47:27 +0800 amr
Kembalikan Hati sebagai Rahim Pendidikan Refleksi menghadapi Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 https://amarmedia.co.id/kembalikan-hati-sebagai-rahim-pendidikan-refleksi-menghadapi-hari-pendidikan-nasional-2-mei-2026 https://amarmedia.co.id/kembalikan-hati-sebagai-rahim-pendidikan-refleksi-menghadapi-hari-pendidikan-nasional-2-mei-2026 Kembalikan Hati sebagai Rahim Pendidikan

Refleksi menghadapi Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026

Oleh : Junaidi, S.Pd.,M.Pd

(Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa)

Dunia pendidikan kita hari ini seolah sedang berjalan di padang gersang, kehilangan oase yang dahulu begitu rimbun oleh nilai-nilai ketulusan dan pengabdian. Kita terjebak dalam bangunan-bangunan megah dan kurikulum yang padat, namun sering kali lupa bahwa pendidikan sejatinya adalah proses "menuntun" jiwa, bukan sekadar mengisi botol kosong dengan tumpukan informasi. Ada kerinduan mendalam untuk kembali ke rahim pendidikan yang hangat, sebuah ruang di mana sekolah dan keluarga tidak lagi berdiri sendiri-sendiri, melainkan menyatu dalam satu napas untuk menjaga ruang batin anak agar tetap suci dan terbebas dari kepungan pengaruh negatif lingkungan yang kian liar.

Pondasi pendidikan masyarakat Sumbawa sejatinya telah mewariskan protokol ruhani yang sangat luar biasa, menempatkan hati sebagai sumber utama dari setiap gerak kehidupan. Segalanya bermula dari niat yang dipasrahkan sepenuhnya ke hadirat Sang Khaliq, sebuah titik nol di mana ego manusia ditanggalkan sebelum melangkah. Niat ini kemudian tidak dibiarkan menguap begitu saja, melainkan direnungkan secara mendalam dengan menjadikan hati sebagai kompas kehidupan. Dalam keheningan renungan itu, seorang insan menimbang kemanfaatan dan kesucian langkahnya, memastikan bahwa apa yang akan ia kerjakan selaras dengan kehendak langit dan harmoni alam semesta.

Setelah perenungan batin itu tuntas, tahap selanjutnya bukanlah langsung bertindak, melainkan kembali memasrahkan diri secara total kepada Sang Pemilik Ilmu sebagai pengakuan atas keterbatasan insani. Kesadaran inilah yang membuat para pendahulu kita tidak pernah merasa sombong atas karya-karya monumental yang mereka lahirkan, karena mereka merasa hanyalah perantara dari ilmu Tuhan yang Maha Luas. Baru setelah proses spiritual itu genap, mulai dari niat, renungan hati, hingga kepasrahan akhir, tangan mulai bergerak memulai aktivitas. Inilah rahasia mengapa karya-karya masa lalu memiliki "ruh" yang tetap tegak melintasi zaman, karena ia lahir dari rahim ketulusan batin yang terjaga.

Namun kini, lingkungan yang seharusnya menjadi rahim tempat bertumbuh telah berubah wajah menjadi supermarket raksasa yang serba instan, di mana koneksi digital sering kali lebih kuat daripada koneksi batin antara anak dan orang tuanya. Anak-anak kita dikepung oleh kemudahan fasilitas yang justru memutus dialog mereka dengan nilai-nilai luhur dan realitas sosial yang nyata. Tanpa sinkronisasi antara sekolah dan rumah untuk menghidupkan kembali peran hati sebagai filter utama, jiwa anak menjadi rapuh dan mudah terisi oleh residu negatif dari layar-layar gawai. Kita kehilangan keheningan yang seharusnya menjadi ruang bagi anak untuk belajar merasakan kehadiran Tuhan di tengah hiruk-pikuk modernitas yang mekanistik.

Kesadaran untuk "pulang ke rahim" pendidikan menjadi sangat mendesak menjelang Hardiknas 2026, sebagai ikhtiar untuk membangun kembali ekosistem yang melindungi kesucian jiwa anak. Sekolah harus bertransformasi menjadi taman yang tidak hanya mengasah otak, tetapi juga membasuh hati melalui filosofi Balong Ate, sementara keluarga harus kembali menjadi madrasah pertama yang mengajarkan seni kejujuran batin. Kita perlu menciptakan dialog yang jujur antara guru dan orang tua, bukan sekadar membahas angka di rapor, melainkan mendiskusikan bagaimana menjaga agar batin anak tetap memiliki kompas yang tajam di tengah godaan supermarket kehidupan yang kian liar dan transaksional.

Membangun kembali konektivitas batin berarti menempatkan keteladanan di atas instruksi, di mana anak melihat harmoni antara ucapan dan perbuatan dari orang-orang dewasa di sekitarnya. Di tengah gempuran teknologi yang sering kali menjauhkan manusia dari jati dirinya, sentuhan kasih sayang yang tulus dari guru dan kehadiran utuh orang tua di rumah adalah perisai terkuat bagi anak. Kita harus mampu meyakinkan generasi ini bahwa setiap karya yang dimulai dengan kepasrahan batin akan menghasilkan keberkahan yang tak terhingga bagi dunia. Hanya dengan hati yang dijadikan sumber utama pendidikan, mereka akan mampu berdiri tegak menghadapi badai zaman tanpa harus mengotori kesucian jiwanya.

Pada akhirnya, refleksi 2 Mei ini adalah ajakan untuk merapatkan barisan, menghubungkan kembali jembatan yang terputus antara sekolah dan keluarga demi menjaga marwah batin anak-anak kita. Jika setiap aktivitas pendidikan dikembalikan pada niat yang suci, renungan yang dalam, dan kepasrahan yang total, maka anak-anak kita akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kedalaman jiwa. Mari kita jadikan momen ini sebagai titik balik untuk memuliakan hati sebagai pusat kendali pendidikan, sehingga lahir generasi tercerahkan yang karyanya tidak hanya megah secara rupa, namun juga suci secara makna.(AM)

]]>
Fri, 24 Apr 2026 21:07:38 +0800 amr
Pengadaan Transparan, Ekonomi Daerah Kuat: Bupati Sumbawa Buka Bimtek SPSE, SiKaP, dan E&Katalog https://amarmedia.co.id/pengadaan-transparan-ekonomi-daerah-kuat-bupati-sumbawa-buka-bimtek-spse-sikap-dan-e-katalog https://amarmedia.co.id/pengadaan-transparan-ekonomi-daerah-kuat-bupati-sumbawa-buka-bimtek-spse-sikap-dan-e-katalog Pengadaan Transparan, Ekonomi Daerah Kuat: Bupati Sumbawa Buka Bimtek SPSE, SiKaP, dan E-Katalog

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 23 April 2026 — Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, secara resmi membuka kegiatan bimbingan teknis (bimtek) aplikasi SPSE, SiKaP, dan E-Katalog versi 6 bagi para penyedia se-Pulau Sumbawa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Madilaoe ADT Lantai III, Kantor Bupati Sumbawa, dengan diikuti puluhan peserta dari berbagai unsur pengadaan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi NTB, para Kepala Bagian PBJ Provinsi NTB, narasumber dan tim teknis, jajaran kepala perangkat daerah Kabupaten Sumbawa, para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan, serta para penyedia barang dan jasa.

Dalam laporannya, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi NTB, Marga Sulkifli Rayes, S.IP., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa bimtek ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta memberikan penyegaran terkait proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Setelah sebelumnya dilaksanakan di Pulau Lombok, kegiatan ini kembali digelar di Pulau Sumbawa dengan melibatkan 58 peserta. Pelaksanaan di wilayah ini diharapkan mampu memberikan kemudahan akses bagi para penyedia, sekaligus menjadi ruang diskusi yang konstruktif dalam memahami penggunaan aplikasi SPSE, SiKaP, dan E-Katalog secara lebih optimal.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa bimtek ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis untuk memastikan seluruh proses belanja daerah berjalan secara transparan, akuntabel, tepat waktu, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan instrumen penting dalam mendukung visi pembangunan daerah, termasuk dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal melalui tata kelola yang kredibel dan profesional.

“Setiap rupiah yang dibelanjakan adalah amanah rakyat. Karena itu, proses pengadaan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan tidak sekadar menggugurkan kewajiban administratif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa penyusunan dan pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP) merupakan kewajiban yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 yang telah diperbarui melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021, serta diperkuat dengan Peraturan Lembaga LKPP Nomor 11 Tahun 2021. Seluruh proses tersebut dijalankan melalui aplikasi SiRUP sebagai bentuk transparansi publik yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

Menutup sambutannya, Bupati Sumbawa mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya mengandalkan sistem, tetapi juga membangun komitmen dan integritas dalam setiap tahapan pengadaan. Ia menegaskan bahwa SiRUP, RUP, dan E-Katalog harus menjadi instrumen untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(AM/Jhe)

]]>
Fri, 24 Apr 2026 06:09:54 +0800 amr
Soroti Kondisi Pasar Alas, Anggota KOMISI II DPRD Sumbawa H Andi Mappelepui Desak Pemda Lakukan Penataan Ulang https://amarmedia.co.id/soroti-kondisi-pasar-alas-anggota-komisi-ii-dprd-sumbawa-h-andi-mappelepui-desak-pemda-lakukan-penataan-ulang https://amarmedia.co.id/soroti-kondisi-pasar-alas-anggota-komisi-ii-dprd-sumbawa-h-andi-mappelepui-desak-pemda-lakukan-penataan-ulang Soroti Kondisi Pasar Alas, Anggota KOMISI II DPRD Sumbawa H Andi Mappelepui Desak Pemda Lakukan Penataan Ulang

Sumbawa Alas.Amarmedia.co.id– Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Andi Mappelepui, melakukan kunjungan kerja lapangan ke Pasar Alas pada Rabu (22/04/2026). Dalam kunjungan tersebut, legislator asal daerah pemilihan V dari Fraksi PKS ini menyoroti kondisi tata kelola pasar yang dinilai masih jauh dari kata ideal dan terkesan semrawut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, H. Andi mengungkapkan keprihatinannya melihat penumpukan pedagang yang meluber hingga ke area luar bangunan pasar dan bahu jalan umum. Ironisnya, kondisi ini terjadi di saat banyak ruang kosong dan lapak di bagian dalam pasar yang justru tidak dimanfaatkan secara optimal.

"Pelaku pasar terlalu membeludak di area luar, padahal ruang kosong di dalam pasar masih tersedia. Potensi untuk menampung pedagang rutinitas, terutama pedagang ikan dan sayur, sebenarnya masih sangat luas jika dilakukan penataan yang baik," tegas H. Andi Mappelepui di sela-sela kunjungannya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama kekacauan ini adalah banyaknya los atau "peti" milik pedagang musiman yang hanya aktif saat musim panen atau momen lebaran saja. Lapak-lapak tersebut banyak yang mangkrak dan tidak ada aktivitas harian, namun tetap dikuasai karena pemiliknya rutin membayar retribusi bulanan.

"Banyak tempat yang mangkrak, hanya bayar retribusi tapi tidak ada aktivitas. Akibatnya, pedagang rutinitas yang benar-benar butuh tempat jualan setiap hari justru terpaksa menggunakan badan jalan. Padahal itu jelas dilarang, tapi mereka terpaksa karena penataan di dalam masih amburadul oleh lapak-lapak pasif tersebut," lanjutnya.

Lebih lanjut, politisi PKS ini mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) melalui dinas terkait untuk segera mengambil sikap tegas. Menurutnya, pembiaran terhadap kondisi ini tidak hanya mengganggu ketertiban umum dan arus lalu lintas, tetapi juga menghambat optimalisasi pendapatan daerah.

"Pemda harus segera bertindak mengatasi persoalan Pasar Alas ini. Jika ditata dengan rapi, diprioritaskan untuk pedagang aktif, dan fasilitas yang mangkrak dialihkan kepada yang benar-benar berjualan, maka pasar akan tertata baik dan target PAD (Pendapatan Asli Daerah) dipastikan bisa lebih meningkat lagi," pungkasnya.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan revitalisasi manajemen pasar tradisional di Kabupaten Sumbawa, khususnya di wilayah Barat. (AM)

]]>
Fri, 24 Apr 2026 06:05:26 +0800 amr
Buka Bimtek PBJ Elektronik, Bupati Sumbawa: Pengadaan Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Instrumen Pembangunan https://amarmedia.co.id/buka-bimtek-pbj-elektronik-bupati-sumbawa-pengadaan-bukan-sekadar-administrasi-tapi-instrumen-pembangunan https://amarmedia.co.id/buka-bimtek-pbj-elektronik-bupati-sumbawa-pengadaan-bukan-sekadar-administrasi-tapi-instrumen-pembangunan Buka Bimtek PBJ Elektronik, Bupati Sumbawa: Pengadaan Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Instrumen Pembangunan

SUMBAWA Amarmedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menekankan bahwa sistem pengadaan barang dan jasa (PBJ) pemerintah kini menjadi pilar penting dalam mempercepat pembangunan dan penguatan ekonomi lokal. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SPSE, SIKaP, dan E-Katalog Versi 6 bagi penyedia se-Pulau Sumbawa, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa ini dihadiri oleh jajaran Biro PBJ Setda Provinsi NTB, pimpinan OPD, serta para pelaku usaha (penyedia) dari berbagai wilayah di Pulau Sumbawa.

Dalam arahannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa di tengah pesatnya teknologi, pemerintah dituntut untuk terus berinovasi guna mempermudah pelayanan. Salah satu instrumen transparansi yang wajib dipenuhi adalah pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP) melalui aplikasi SIRUP.

"Perencanaan pengadaan tidak boleh dikerjakan setengah hati. Mengumumkan RUP melalui SIRUP bukanlah pilihan, melainkan amanat Undang-Undang dan rakyat. Ini adalah jendela informasi bagi masyarakat untuk melihat bagaimana anggaran dikelola secara transparan," tegas Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa kecepatan dan akurasi dalam menginput data ke dalam sistem sangat berpengaruh pada perputaran ekonomi daerah. Keterlambatan input RUP, menurutnya, secara otomatis akan menghambat realisasi pembangunan fisik maupun non-fisik di lapangan.

Terkait implementasi E-Katalog Versi 6, Bupati menyebutnya sebagai langkah besar dalam transformasi digital. Versi terbaru ini diharapkan mampu menyederhanakan proses belanja pemerintah namun tetap menjaga akuntabilitas.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan amanat Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2022 mengenai percepatan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) serta pelibatan UMKM dan Koperasi lokal.

"E-Katalog V.6 ini adalah pintu masuk bagi produk-produk lokal kita untuk bersaing dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kita ingin ekonomi lokal bergerak lebih kencang melalui keterlibatan aktif UMKM kita dalam sistem ini," jelasnya.

Meski teknologi terus berkembang dan sistem semakin canggih, Bupati mengingatkan bahwa faktor manusia tetap menjadi penentu utama keberhasilan pengadaan.

"Pengadaan yang baik tidak lahir hanya dari sistem yang canggih. Yang terpenting adalah komitmen, kesungguhan, dan integritas dari para pelaksana serta penyedia barang dan jasa," pungkas Bupati Syarafuddin Jarot.

Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan para penyedia se-Pulau Sumbawa memiliki pemahaman mendalam mengenai sistem terbaru, sehingga kendala teknis di lapangan dapat diminimalisir demi kelancaran pembangunan di daerah (AM).

]]>
Thu, 23 Apr 2026 23:18:03 +0800 amr
Wujudkan Satu Data Indonesia, Pemkab Sumbawa dan BPS Canangkan Tiga “Desa Cantik” di Moyo Hilir https://amarmedia.co.id/wujudkan-satu-data-indonesia-pemkab-sumbawa-dan-bps-canangkan-tiga-desa-cantik-di-moyo-hilir https://amarmedia.co.id/wujudkan-satu-data-indonesia-pemkab-sumbawa-dan-bps-canangkan-tiga-desa-cantik-di-moyo-hilir Wujudkan Satu Data Indonesia, Pemkab Sumbawa dan BPS Canangkan Tiga “Desa Cantik” di Moyo Hilir

Sumbawa.Amarmedia.co.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis data melalui sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Hal ini ditandai dengan pencanangan tiga desa di Kecamatan Moyo Hilir sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Poto, Kamis (23/4/2026).

Tiga desa yang menjadi pionir program ini adalah Desa Poto, Desa Ngeru, dan Desa Moyo Mekar. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Sumbawa, serta Kepala BPS Kabupaten Sumbawa, Yudi Wahyudin, S.ST., M.Si.

Data: Dasar Kebijakan, Bukan Sekadar Angka

Dalam sambutannya, Rachman Ansori menegaskan bahwa Program Desa Cantik adalah langkah strategis untuk membangun budaya kerja berbasis data mulai dari level akar rumput. Ia mengingatkan bahwa ketidakakuratan data seringkali menjadi pemicu kebijakan yang tidak tepat sasaran.

"Data bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan dasar pengambilan keputusan. Selama ini kita sering menemukan ego sektoral dalam data; data di desa berbeda dengan dinas, dan berbeda pula dengan BPS. Melalui Desa Cantik, kita sinkronkan semua dalam semangat Satu Data Indonesia," ujar Ansori.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan paradigma di tingkat desa. Aparatur desa diharapkan tidak lagi mengambil keputusan berdasarkan "kira-kira" atau asumsi, melainkan berdasarkan fakta lapangan yang tervalidasi.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Sumbawa, Yudi Wahyudin, menjelaskan bahwa Desa Cantik bukanlah sekadar pelatihan teknis, melainkan gerakan perubahan budaya. BPS telah menyiapkan Agen Statistik Desa (ASIK) sebagai penggerak utama dalam mengelola ekosistem data di tingkat desa.

"Masalah utama kita adalah data yang tidak seragam dan tidak terhubung. Desa Cantik menjadi pintu masuk untuk memperbaiki ini. Dengan adanya agen statistik di desa, kita membangun standar data dan SDM yang paham cara mengolah informasi menjadi alat pembangunan," jelas Yudi.

Selain pencanangan Desa Cantik, Yudi juga mengingatkan agenda besar nasional yang akan dilaksanakan pada Mei–Agustus 2026, yakni Sensus Ekonomi. Ia meminta dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat untuk memberikan data yang jujur dan akurat.

"Target kita besar. Kami berharap Desa Cantik di Sumbawa mampu meraih predikat terbaik pada Hari Statistik Nasional, 26 September 2026 mendatang. Ini akan menjadi pondasi kokoh bagi pembangunan daerah yang berbasis data akurat," tambahnya.

Acara ini ditutup dengan harapan besar agar kantor-kantor desa di Moyo Hilir mulai menampilkan data visual yang mudah dipahami masyarakat, sehingga transparansi dan literasi data dapat tumbuh secara organik di tengah warga.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kominfotiksandi Kabupaten Sumbawa, Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Kepala DPMD Kabupaten Sumbawa, Kabag Prokopim Setda Sumbawa, Camat Moyo Hilir dan Kepala Desa se-Kecamatan Moyo Hilir. (AM)

]]>
Thu, 23 Apr 2026 22:43:25 +0800 amr
Dukung Ketahanan Pangan, Gitta Liesbano Sebut SAE Ai Maja Sebagai Wadah Menanam Harapan https://amarmedia.co.id/dukung-ketahanan-pangan-gitta-liesbano-sebut-sae-ai-maja-sebagai-wadah-menanam-harapan https://amarmedia.co.id/dukung-ketahanan-pangan-gitta-liesbano-sebut-sae-ai-maja-sebagai-wadah-menanam-harapan Dukung Ketahanan Pangan, Gitta Liesbano Sebut SAE Ai Maja Sebagai Wadah Menanam Harapan

SUMBAWA.Amaredia.co.id — Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa, Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., menghadiri kegiatan pengembangan budidaya jagung yang diinisiasi oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sumbawa Besar. Kegiatan yang dipusatkan di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Ai Maja pada Kamis (23/04/2026) tersebut menjadi bukti nyata sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kepada awak media. Gitta Liesbano memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Lapas Kelas IIA Sumbawa Besar. Ia menilai pemanfaatan lahan SAE Ai Maja bukan sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan langkah strategis dalam memproduksi harapan bagi warga binaan.

"Di lahan ini, kita tidak hanya memproduksi pangan, tetapi juga memproduksi harapan. Jagung adalah simbol kemakmuran dan tiang penyangga ekonomi masyarakat Sumbawa. Memaksimalkan potensi ini berarti kita sedang membangun masa depan," ujar Gitta 

Bekal Kemandirian Warga Binaan

Gitta menekankan bahwa keterampilan yang diperoleh warga binaan dalam budidaya jagung akan menjadi modal sosial dan ekonomi yang sangat berharga saat mereka kembali ke tengah masyarakat nantinya. Menurutnya, proses pembinaan di Lapas saat ini telah bertransformasi ke arah pemberdayaan yang produktif.

Ia pun menyisipkan pesan motivasi yang menyentuh bagi para warga binaan yang terlibat dalam program tersebut. 

"Masa lalu adalah pelajaran, namun masa depan adalah milik siapa saja yang mau berusaha. Saya berharap saudara-saudara pulang nanti dengan kepala tegak, membawa keahlian sebagai petani yang tangguh, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah," tuturnya.

Sinergi Pemerintah dan Lembaga Pemasyarakatan

Lebih lanjut, pimpinan DPRD Sumbawa ini menegaskan komitmen legislatif untuk terus mendukung program-program kemandirian seperti ini. Ia memandang perlu adanya penguatan sinergi antara Pemerintah Daerah dan Lembaga Pemasyarakatan agar program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang nyata.

"Kesejahteraan adalah hak setiap warga negara, termasuk warga binaan. Namun, kesejahteraan itu harus dijemput melalui proses belajar dan kerja nyata seperti yang kita saksikan hari ini," tambah Gitta.

Kegiatan pengembangan budidaya jagung ini diakhiri dengan peninjauan lahan secara langsung. Diharapkan, setiap bulir jagung yang tumbuh di tanah Ai Maja menjadi saksi perubahan positif bagi warga binaan dalam menatap masa depan yang lebih cerah dan produktif.(AM)

]]>
Thu, 23 Apr 2026 22:19:36 +0800 amr
Bupati Sumbawa Dorong ASN Jadi Pelopor Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-dorong-asn-jadi-pelopor-aktivasi-identitas-kependudukan-digital-ikd https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-dorong-asn-jadi-pelopor-aktivasi-identitas-kependudukan-digital-ikd Bupati Sumbawa Dorong ASN Jadi Pelopor Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Kegiatan yang berlangsung di Aula Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, pada Rabu (22/04/2026) ini, bertujuan untuk mempercepat transformasi digital di sektor administrasi kependudukan.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa di era digitalisasi, pemerintah dituntut untuk terus melahirkan inovasi yang mampu mempermudah, mempercepat, dan mengefisiensi pelayanan publik. Menurutnya, IKD atau KTP Digital merupakan salah satu terobosan krusial yang akan sangat berguna bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.

"Inovasi-inovasi ini penting agar kita dapat terus mengikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu, dukungan semua pihak, terutama para ASN, sangat diperlukan untuk mensukseskan program ini," ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berharap agar seluruh ASN tidak hanya sekadar menggunakan aplikasi tersebut, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak atau pelopor bagi masyarakat luas.

"Kami harapkan para ASN dapat menjadi pelopor untuk aktivasi IKD di tengah masyarakat," tegasnya di hadapan sejumlah pimpinan OPD yang hadir.

Keamanan dan Integrasi Data

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa IKD dirancang untuk memberikan kemudahan akses data kependudukan dalam satu genggaman. 

Aplikasi IKD tidak hanya memuat KTP digital, tetapi juga terintegrasi dengan berbagai dokumen penting lainnya seperti Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, hingga NPWP. Untuk menjamin keamanan pengguna, aplikasi ini telah dilengkapi dengan fitur autentikasi berlapis guna mencegah pemalsuan dan penyalahgunaan data pribadi.

"Identitas Kependudukan Digital ini nantinya tidak hanya digunakan oleh ASN, tetapi oleh seluruh lapisan masyarakat karena sangat mempermudah urusan administrasi," jelas Varian.

Tantangan Capaian Pengguna

Meski memiliki segudang manfaat, capaian penggunaan IKD di Kabupaten Sumbawa saat ini masih tergolong rendah. Berdasarkan data yang dipaparkan, jumlah pengguna IKD baru mencapai 1.354 orang, angka yang sangat kecil dibandingkan dengan total pemegang KTP di Kabupaten Sumbawa yang mencapai 338.000 jiwa.

Melalui sosialisasi masif kepada ASN ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis angka aktivasi IKD akan meningkat signifikan, seiring dengan meningkatnya literasi digital di lingkungan birokrasi dan masyarakat umum.(AM)

]]>
Thu, 23 Apr 2026 21:55:23 +0800 amr
KONI Matangkan Porprov 2026, Pendaftaran Atlet Diperpanjang https://amarmedia.co.id/koni-matangkan-porprov-2026-pendaftaran-atlet-diperpanjang https://amarmedia.co.id/koni-matangkan-porprov-2026-pendaftaran-atlet-diperpanjang KONI Matangkan Porprov 2026, Pendaftaran Atlet Diperpanjang

Sumbawa, Amarmedia.co.id– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026. Salah satu keputusan penting yang diambil adalah memperpanjang masa pendaftaran atlet guna memenuhi kuota sejumlah cabang olahraga.

 

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi dan Konsultasi kesiapan KONI kabupaten/kota yang digelar pada 17 April 2026 di ruang rapat Graha Bakti Praja, Kantor Gubernur NTB.

 

Rapat dihadiri seluruh Ketua KONI kabupaten/kota se-NTB, Chief de Mission (CDM), serta operator aplikasi SPORTA. Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari tugas dan kewenangan CDM, progres pendaftaran atlet, kesiapan tuan rumah, skema pembiayaan, hingga strategi publikasi Porprov.

 

Ketua Umum KONI NTB, H. Mori Hanafi, menegaskan bahwa pelaksanaan Porprov XII NTB harus lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya. Ia menekankan pentingnya sinergi semua pihak untuk menyukseskan ajang olahraga terbesar di NTB tersebut.

 

“Porprov kali ini harus lebih baik, lebih tertib, dan lebih berkualitas. Dibutuhkan kerja sama semua pihak, baik provinsi maupun kabupaten/kota,” ujarnya.

 

Berdasarkan data hingga 11 April 2026 pukul 00.00 WITA, jumlah pendaftar melalui aplikasi SPORTA tercatat sebanyak 4.452 atlet serta 1.075 pelatih dan official dari 10 kabupaten/kota.

 

Namun, masih terdapat 25 cabang olahraga dengan total 117 nomor pertandingan yang belum memenuhi syarat untuk dipertandingkan karena minimnya jumlah peserta.

 

Atas kondisi tersebut, rapat memutuskan memperpanjang masa pendaftaran selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 April 2026. Langkah ini diharapkan dapat dimanfaatkan daerah untuk melengkapi kekurangan peserta di cabang olahraga yang belum memenuhi kuota.

 

Beberapa cabang olahraga yang masih kekurangan peserta di antaranya aerosport, anggar, angkat besi, atletik, balap sepeda, hingga taekwondo, tinju, dan wushu.

 

Selain itu, rapat juga menyepakati sejumlah hal teknis. Untuk konsumsi atlet dan official, pengelolaannya diserahkan kepada masing-masing kabupaten/kota, sementara panitia provinsi hanya menanggung konsumsi wasit dan juri.

 

Di sektor akomodasi, peserta akan ditempatkan di hotel kelas melati hingga bintang di wilayah Pulau Lombok dan Sumbawa Barat. Sistem penempatan dilakukan berdasarkan cabang olahraga dengan komposisi dua orang per kamar. Pembiayaan dilakukan secara sharing.

 

Sementara itu, dalam hal publikasi, seluruh daerah diminta aktif menyosialisasikan Porprov melalui berbagai media dengan tetap menjaga netralitas, tanpa unsur politik maupun promosi rokok dan minuman keras.

 

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq SH, M.Si., didampingi Sekretaris Umum KONI, H. Yudi Patria Negara, menyatakan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti hasil rapat di tingkat provinsi dengan menggelar rapat koordinasi internal.

 

“Rapat di provinsi kemarin membahas fungsi dan kewenangan CDM, hak dan kewajiban kabupaten/kota, termasuk sharing hotel, konsumsi, serta hal-hal teknis lainnya. Ini murni pembahasan teknis persiapan Porprov,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, Kabupaten Sumbawa siap mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan oleh KONI NTB.

“Yang jelas, Sumbawa Insyaallah siap dengan apa yang diinginkan oleh provinsi. Kita sudah menyiapkan seluruh personel, tinggal implementasi saja,” tegasnya.

Rencananya, upacara pembukaan dan penutupan Porprov XII NTB Tahun 2026 akan dipusatkan di Kota Mataram, dengan opsi lokasi di GOR Turida atau Lapangan Sangkareang. (AM/ir1)

]]>
Thu, 23 Apr 2026 21:29:29 +0800 amr
Rosidah, S.Pd: Perempuan yang Menjahit Kata, Menjaga Akar, dan Menyalakan Cahaya https://amarmedia.co.id/rosidah-spd-perempuan-yang-menjahit-kata-menjaga-akar-dan-menyalakan-cahaya https://amarmedia.co.id/rosidah-spd-perempuan-yang-menjahit-kata-menjaga-akar-dan-menyalakan-cahaya Rosidah, S.Pd: Perempuan yang Menjahit Kata, Menjaga Akar, dan Menyalakan Cahaya

Oleh. Asmediati 

Pagi di Sumbawa Besar selalu datang dengan cara yang sederhana—angin yang pelan, suara langkah anak-anak menuju sekolah, dan langit yang perlahan membuka hari. Di antara rutinitas yang tampak biasa itu, ada satu sosok yang diam-diam menanam sesuatu yang tak kasatmata: harapan. Namanya Rosidah, S.Pd, seorang guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri 3 Sumbawa Besar, yang menjadikan kata sebagai jalan hidupnya.

Ia bukan sekadar pengajar yang berdiri di depan kelas, menjelaskan paragraf dan tanda baca. Rosidah adalah perajut makna. Di tangannya, kata-kata tidak hanya diajarkan, tetapi dihidupkan. Ia mengajak murid-muridnya mendengar bahasa seperti mendengar detak—kadang lirih, kadang berdebar, tetapi selalu punya arti. Ia tidak memaksa mereka menulis sempurna, melainkan mendorong mereka menulis jujur. Karena baginya, kejujuran adalah awal dari segala keindahan dalam bahasa.

Di sela-sela kesibukannya sebagai pendidik, Rosidah menempuh jalan sunyi yang tidak semua orang pilih: menulis. Ia menulis puisi ketika dunia terasa terlalu padat untuk disimpan sendiri. Ia menulis cerpen ketika realitas membutuhkan cara lain untuk diceritakan. Kata-katanya lahir bukan dari keinginan untuk terlihat, tetapi dari kebutuhan untuk menyuarakan.

Puisi-puisinya seperti bisikan yang mengendap lama di dada—tentang ibu, tentang kehilangan, tentang rindu yang tidak pernah benar-benar pulang. Sementara cerpen-cerpennya berjalan pelan, membawa pembaca masuk ke kehidupan yang akrab: rumah-rumah sederhana, percakapan sehari-hari, dan perasaan yang sering disembunyikan. Ia tidak mencari kehebohan dalam cerita. Ia justru menemukan kekuatan dalam hal-hal kecil yang sering terlewat.

Dalam salah satu tulisannya tentang sosok ibu, Rosidah menulis dengan cara yang begitu tenang, seolah ia sedang berbicara pada dirinya sendiri. Tidak ada kata-kata yang berlebihan, tetapi justru di situlah letak kekuatannya. Ia membuat pembaca berhenti sejenak, mengingat, dan mungkin diam-diam menitikkan air mata.

Namun, dunia Rosidah tidak berhenti pada tulisan. Ia melangkah lebih jauh—menjadikan literasi sebagai gerakan hidup. Ia aktif menghidupkan budaya membaca dan menulis di tengah masyarakat Tana Samawa, sebuah upaya yang sering kali tidak mudah di tengah derasnya arus zaman. Ia percaya bahwa literasi bukan hanya soal kemampuan membaca huruf, tetapi kemampuan memahami kehidupan.

Ada satu hal yang membuat perjalanan Rosidah menjadi berbeda: kecintaannya pada budaya. Di tengah modernitas yang serba cepat, ia memilih untuk menoleh ke belakang, memungut sesuatu yang hampir terlupakan, lalu membawanya kembali dengan cara yang baru. Ia merawat Satera Jontal, warisan tulisan kuno Sumbawa, dengan ketekunan yang sunyi namun penuh makna.

Bagi banyak orang, Satera Jontal mungkin hanya jejak masa lalu—sesuatu yang tersimpan dalam naskah, jauh dari kehidupan sehari-hari. Tetapi bagi Rosidah, itu adalah identitas. Ia melihatnya bukan sebagai sesuatu yang harus disimpan rapi di rak sejarah, melainkan sesuatu yang harus dihidupkan kembali.

Dan ia menemukan caranya sendiri.

Melalui batik.

Dengan tangan dan imajinasi, ia mengalihkan aksara kuno itu ke dalam motif-motif kain. Setiap garis bukan sekadar ornamen, tetapi huruf yang bercerita. Setiap pola bukan sekadar hiasan, tetapi jejak budaya. Batik-batik itu menjadi jembatan—menghubungkan masa lalu dengan masa kini, mengajak generasi muda mengenal kembali apa yang hampir hilang.

Di sana, di atas sehelai kain, Satera Jontal tidak lagi diam. Ia bergerak, ia hidup, ia dikenakan. Ia masuk ke ruang-ruang yang sebelumnya tak pernah ia singgahi. Dan tanpa banyak kata, Rosidah telah melakukan sesuatu yang besar: ia menghidupkan kembali ingatan kolektif sebuah daerah.

Sebagai bagian dari pengembang kurikulum di sekolahnya, Rosidah membawa semangat yang sama ke dalam dunia pendidikan. Ia tidak ingin sekolah menjadi tempat yang terputus dari akar budaya. Ia percaya bahwa pendidikan harus tumbuh dari tanahnya sendiri—dari nilai, dari tradisi, dari cerita yang diwariskan.

Ia mengajarkan bahwa menjadi modern tidak berarti melupakan asal. Justru dengan mengenal siapa diri kita, kita bisa melangkah lebih jauh tanpa kehilangan arah.

Gaya menulis Rosidah tidak berisik. Ia tidak berusaha menggurui. Ia hanya bercerita—dan justru karena itu, tulisannya terasa dekat. Ia seperti seseorang yang duduk di samping kita, berbicara pelan, tetapi membuat kita berpikir lama setelah percakapan itu selesai.

Ada kelembutan dalam setiap kalimatnya, tetapi juga keteguhan. Ia tidak menulis untuk mengesankan, tetapi untuk menyampaikan. Dan dalam dunia yang sering dipenuhi kata-kata kosong, kejujuran seperti itu menjadi sesuatu yang langka.

Rosidah adalah gambaran tentang bagaimana seorang perempuan bisa menjalani banyak peran tanpa kehilangan dirinya. Ia adalah guru yang sabar, penulis yang jujur, dan penjaga budaya yang tekun. Ia tidak mencari panggung, tetapi karyanya menemukan jalannya sendiri.

Di ruang kelas, ia menyalakan cahaya kecil di benak murid-muridnya. Dalam tulisan, ia meninggalkan jejak yang bisa dibaca kapan saja. Dan melalui batik, ia menjahit masa lalu agar tetap hadir di masa kini.

Mungkin tidak semua orang mengenalnya. Mungkin namanya tidak selalu disebut dalam panggung besar. Tetapi seperti banyak hal penting dalam hidup, apa yang ia lakukan bekerja dalam diam—perlahan, tetapi pasti.

Dan di sanalah letak kekuatannya.

Rosidah, S.Pd, tidak hanya mengajarkan bahasa. Ia mengajarkan cara memahami kehidupan. Ia tidak hanya menulis cerita. Ia sedang menulis warisan.

Dari Sumbawa, ia menjaga kata. Dari kata, ia menjaga budaya. Dan dari budaya, ia menjaga kita—agar tidak lupa dari mana kita berasal.[]

]]>
Thu, 23 Apr 2026 12:59:23 +0800 amr
Menebus ‘Dosa Penjajahan’ Melalui Movie at the Museum : Museum Bala Datu Ranga Suarakan Solidaritas untuk Palestina https://amarmedia.co.id/menebus-dosa-penjajahan-melalui-movie-at-the-museum-museum-bala-datu-ranga-suarakan-solidaritas-untuk-palestina https://amarmedia.co.id/menebus-dosa-penjajahan-melalui-movie-at-the-museum-museum-bala-datu-ranga-suarakan-solidaritas-untuk-palestina Menebus ‘Dosa Penjajahan’ Melalui Movie at the Museum : Museum Bala Datu Ranga Suarakan Solidaritas untuk Palestina

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Museum selama ini seringkali dipersepsikan hanya sebagai ruang sunyi penyimpan artefak masa lalu. Namun, Museum Bala Datu Ranga di bawah kepemimpinan Yuli Andari Merdikaningtyas, M.A, mendobrak stigma tersebut. Melalui program publik bertajuk “Movie at the Museum”atau dalam bahasa lokal disebut Panto Film Pang Museum, institusi ini mengambil posisi tegas: bersuara untuk Palestina.

Perhelatan yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada 21-23 April 2026 ini mengusung tema besar “Palestina dalam Museum, Sinema, dan Testimoni.” Program ini bukan sekadar hiburan visual, melainkan sebuah upaya kolektif untuk mempertajam rasa solidaritas kemanusiaan warga Sumbawa terhadap genosida yang tengah terjadi di tanah Palestina.

Literasi Melalui Lensa: Empat Film, Satu Narasi Perlawanan

Sebagai pembuka, museum menayangkan empat buah film yang memotret realitas kehidupan rakyat Palestina dari berbagai dimensi waktu dan perspektif:1. Ismail (2013): Sebuah refleksi sejarah. 2. Women Testimonies of Nakba (2024): Kesaksian perempuan tentang tragedi pengusiran massal. 3. 200 Meters(2020):Gambaran nyata hambatan fisik dan tembok yang memisahkan keluarga.4. The Shadow of West (1986): Analisis kritis terhadap narasi Barat.

Setelah sesi menonton bareng (nobar), acara dilanjutkan dengan diskusi mendalam yang menghadirkan tiga pemantik ide: Gita Hastarika (Asosiasi Fana), Yuli Andari Merdikaningtyas (Direktur Museum), dan DG Syukri Rahmat SAg.M.M.Inov (Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa).

Mengapa Museum Harus Berpihak?

Pertanyaan mendasar yang muncul adalah: Apa relevansi sebuah museum dalam isu politik global seperti Palestina? Merujuk pada pandangan akademisi permuseuman Salsabila Sakinah (2025),  memaparkan tiga alasan filosofis dan politis mengapa museum harus membela Palestina:

Dikatakan Yuli bahwa Salsabila Sakinah (2025), seorang akademisi dan praktisi tentang permuseuman memberi alasan yang kuat museum harus berpihak dan membela Palestina yang sedang mengalami penjajahan dan genosida oleh Israel.  

Pertama, Membela Palestina adalah jalan menebus ‘dosa kolonialisme’ museum. Museum adalah institusi yang lahir dari rahim kolonialisme. Keberadaan museum-museum pertama di dunia berawal dari benda-benda koleksi yang diambil dari tanah jajahan dan dibawa oleh si penjajah ke negerinya. Jelas, museum punya ‘dosa kolonialisme’ yang beberapa abad terakhir coba ditebus oleh banyak museum dengan berbagai cara, salah satunya adalah upaya repatriasi atau pengembalian benda-benda koleksi museum ke negara asalnya. Apa yang dilakukan oleh Israel di tanah Palestina saat ini adalah penjajahan, pembersihan etnis, dan genosida yang tidak berperikemanusiaan. Membela Palestina menunjukkan keberpihakan kita pada pihak yang tertindas dan terjajah. Hal ini sesuai dengan konstitusi negara kita seperti yang tertulis dalam Pembukaan UUD 1945: Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Kedua, sebuah kebudayaan sedang dihancurkan. Sebagai institusi yang melindungi dan menjaga warisan budaya, museum tidak boleh diam saja. Praktik genosida yang dilakukan Israel kepada rakyat Palestina telah menghancurkan segala-galanyanya, termasuk memusnahkan jejak peradaban dan kehidupan rakyat Palestina serta memutus rantai tradisi dan budaya Palestina yang diwariskan antar generasi. Salah satu tugas dan fungsi museum adalah melestarikan kebudayaan. Museum harus mengambil sikap dan bertindak untuk menyuarakan anti genosida yang tengah berlangsung salah satunya dengan bersuara dan menggunakan media yang punya kekuatan untuk mengubah persepsi publik dari segala bentuk propaganda pro-Zionis yang disebarkan Israel dan sekutunya. Literasi melalui film dan bersuara dalam diskusi setelah pemutaran salah satunya. Movie at Museum sebagai program publik Museum Bala Datu Ranga membawa misi tersebut.

Ketiga, museum memiliki kekuatan sebagai otoritas kultural di masyarakat. Museum adalah institusi yang secara politis tidak bisa dibilang ‘netral’ meski tujuan utamanya adalah memberikan literasi dan edukasi pada publik melalui koleksi dan program yang dimilikinya. Museum harus ‘berpihak’ pada suara dan narasi yang selama ini terbungkam. Selama ini, propaganda Barat bersembunyi dibalik kata kunci “Holocaust” dan menolak apa yang dilakukan rezim Zionis kepada rakyat Palestina sebagai sebuah genosida. Pengekalan narasi ini sering terjadi dengan menggunakan museum maupun monumen peringatan sebagai agen strategis yang membawa misi mereka. Beberapa museum di dunia terutama di negara-negara Eropa mengusung tema tentang “Holocaust” dengan semboyan “Never Again”. Namun mengapa justru survivor genosida NAZI ini malah menjadi oppressor bagi orang Palestina yang mempertahankan tanah air mereka. 

Museum Bala Datu Ranga melalui program publik Movie at the Museum ini berkomitmen untuk memperkuat literasi dan edukasi masyarakat Sumbawa melalui sinema. "Kami percaya pada kekuatan sinema dalam membangun kesadaran. Suara-suara rakyat Palestina yang selama ini terbungkam sudah sepantasnya diangkat dan diresonansikan" tutup Yuli (AM)

]]>
Thu, 23 Apr 2026 08:38:51 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Bersinergi dengan KCD Dikpora NTB Wilayah IV : Membangun Peradaban Zakat untuk Generasi Masa Depan https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-bersinergi-dengan-kcd-dikpora-ntb-wilayah-iv-membangun-peradaban-zakat-untuk-generasi-masa-depan https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-bersinergi-dengan-kcd-dikpora-ntb-wilayah-iv-membangun-peradaban-zakat-untuk-generasi-masa-depan BAZNAS Sumbawa Bersinergi dengan KCD Dikpora NTB Wilayah IV : Membangun Peradaban Zakat untuk Generasi Masa Depan

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 22 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus memperluas langkah strategis dalam membangun peradaban zakat melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui silaturrahim dengan Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat Wilayah IV Sumbawa, Junaidi, S.Pd., M.Pd., yang berlangsung pada Rabu (22/4/2026) di ruang kerja Kepala KCD.

Rombongan BAZNAS Sumbawa dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, didampingi Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris Dr. Supriyadi, M.H.I. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, menandai komitmen kedua belah pihak untuk membangun sinergitas dalam menciptakan peradaban zakat di Kabupaten Sumbawa.

Ketua BAZNAS Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan bahwa zakat memiliki peran strategis tidak hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan sektor pendidikan sebagai fondasi dalam membangun kesadaran zakat sejak dini.

Menurutnya, pendidikan menjadi ruang yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial, termasuk kesadaran berzakat, kepada generasi muda. Dengan terbangunnya sinergi antara BAZNAS dan Dikpora, diharapkan akan lahir program-program yang mampu memberikan dampak nyata, baik dalam bentuk edukasi zakat, bantuan pendidikan, maupun pemberdayaan siswa dari keluarga kurang mampu.

Kepala KCD Dikpora NTB Wilayah IV Sumbawa, Junaidi, S.Pd., M.Pd., menyambut baik kunjungan dan inisiatif yang dilakukan oleh BAZNAS Sumbawa. Ia menyatakan kesiapan penuh untuk menjalin kerja sama yang berkelanjutan, khususnya dalam mendukung program-program BAZNAS yang menyentuh dunia pendidikan.

Junaidi menilai bahwa zakat memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, terutama bagi peserta didik yang membutuhkan dukungan. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka untuk bersinergi dalam berbagai program, termasuk sosialisasi zakat di lingkungan sekolah serta penguatan karakter siswa melalui nilai-nilai kepedulian sosial.

Wakil Ketua I BAZNAS Sumbawa, Dr. M. Ihsan Safitri, menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi mampu diwujudkan dalam program konkret yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya pendekatan inovatif dalam mengelola zakat agar lebih produktif dan berdampak luas.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua IV, M. Lutfi Makki, yang melihat sinergi ini sebagai peluang besar untuk mengoptimalkan potensi zakat di daerah melalui penguatan jaringan dan kemitraan strategis. Sementara itu, Sekretaris BAZNAS Sumbawa, Dr. Supriyadi, menegaskan komitmen lembaganya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap program yang dijalankan.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun kolaborasi yang lebih luas antara BAZNAS Sumbawa dan KCD Dikpora NTB Wilayah IV. Dengan semangat kebersamaan dan visi yang sejalan, kedua pihak optimistis dapat menghadirkan berbagai program yang tidak hanya memperkuat peran zakat, tetapi juga mendorong terwujudnya masyarakat Sumbawa yang lebih sejahtera, berdaya, dan berkeadilan.

Silaturrahim ini sekaligus menegaskan bahwa peradaban zakat hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang solid antara berbagai elemen, termasuk sektor pendidikan. Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, zakat diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga menjadi kekuatan transformasi sosial yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

]]>
Wed, 22 Apr 2026 23:21:55 +0800 amr
Cari Jalan Tengah Polemik Larangan Jagung, Komisi II DPRD Sumbawa Kawal Verifikasi Lahan Warga Desa Mokong https://amarmedia.co.id/cari-jalan-tengah-polemik-larangan-jagung-komisi-ii-dprd-sumbawa-kawal-verifikasi-lahan-warga-desa-mokong https://amarmedia.co.id/cari-jalan-tengah-polemik-larangan-jagung-komisi-ii-dprd-sumbawa-kawal-verifikasi-lahan-warga-desa-mokong Cari Jalan Tengah Polemik Larangan Jagung, Komisi II DPRD Sumbawa Kawal Verifikasi Lahan Warga Desa Mokong

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 22 April 2026 – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa mengambil langkah cepat dalam menyikapi keresahan masyarakat terkait terbitnya Surat Edaran (SE) Bupati Sumbawa mengenai larangan menanam jagung di kawasan hutan dan Tanah Negara. Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan DPRD, lembaga legislatif ini berupaya mempertemukan kepentingan kelestarian lingkungan dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat.

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Komisi II, H. Zohran, SH, serta dihadiri anggota Komisi II lainnya, yakni Muhammad Zain, SIP, H. Andi Mappelepui, dan Kaharuddin Z. Turut hadir jajaran OPD teknis Pemda Sumbawa, pihak Balai KPH Wilayah IV, Camat Moyo Hulu, serta Kepala Desa Mokong bersama Ketua BPD Desa Mokong 

Menyerap Kekhawatiran Konstituen

Dalam forum tersebut, DPRD memberikan panggung seluas-luasnya bagi Kepala Desa Mokong, M. Sidik Z, untuk menyampaikan aspirasi warga. Sidik mengungkapkan beban psikologis yang dialami warganya akibat ancaman pidana 10 tahun dan denda Rp5 miliar yang tertuang dalam regulasi rujukan SE tersebut.

"Ada 600 hektar lahan yang sudah digarap warga selama 30 hingga 40 tahun. Ini tumpuan hidup satu-satunya. Kami memohon solusi agar masyarakat tidak dihantui rasa takut saat mencari nafkah," ujar Kades Mokong di hadapan anggota Komisi II.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Komisi II, H. Zohran, menegaskan bahwa DPRD memahami kegelisahan tersebut. Ia menekankan bahwa fungsi DPRD adalah memastikan kebijakan pemerintah daerah tidak hanya tegas secara hukum, tetapi juga adil secara sosial.

Dari jalannya diskusi yang dinamis, Komisi II DPRD Sumbawa memberikan catatan kritis sekaligus arahan strategis kepada pihak eksekutif dan Balai KPH. DPRD mendesak agar kebijakan ini tidak berhenti pada "larangan" semata, melainkan harus dibarengi dengan solusi peralihan komoditas.

Muhammad Zain SIP dan H. Andi Mappelepui, serta Kaharuddin Z anggota Komisi II, menyatakan dukungan terhadap pelestarian hutan namun meminta pemerintah tidak melupakan aspek historis garapan masyarakat. Senada dengan itu, pimpinan rapat merumuskan langkah-langkah strategis yang harus segera ditindaklanjuti oleh Pemda.

Rekomendasi dan Langkah Tindak Lanjut DPRD

Sebagai representasi rakyat, Komisi II DPRD Sumbawa merumuskan empat poin penting sebagai "Jalan Tengah" penyelesaian polemik yakni  meminta Balai KPH Wilayah IV segera melakukan verifikasi terhadap 600 hektar lahan di Desa Mokong untuk memastikan status hukumnya (Hutan Lindung, Produksi, APL, atau Perhutanan Sosial) sehingga dapat diambil kebijakan yang tepat.

Juga mendorong Pemda melalui Dinas Pertanian dan DLH untuk mendampingi masyarakat beralih dari pola monokultur ke agroforestri, termasuk bantuan bibit tanaman buah/hutan sebagai pengganti jagung.

Komisi II menekankan kepada  Pemda dan KPH melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Fokus utama adalah edukasi mengenai pencegahan banjir dan longsor, serta penetapan batas kawasan yang jelas agar tidak ada pembukaan lahan baru secara ilegal.

Dan hal penting komisi II mendukung semangat Surat Edaran  Bupati Sumbawa dalam menjaga sumber mata air dan kelestarian alam, namun tetap mengawal prosesnya agar ada keadilan bagi petani yang sudah lama menggarap lahan.

DPRD Sumbawa berkomitmen untuk terus mengawal proses verifikasi lahan ini. H. Zohran menegaskan bahwa SE Bupati harus dimaknai sebagai sinyal bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas di kawasan hutan, namun pemerintah wajib memberikan perlindungan bagi mereka yang sudah lama bergantung pada lahan tersebut melalui regulasi yang ada seperti Perhutanan Sosial.

"Pertemuan ini adalah sinyal agar semua pihak berhati-hati. Kami di DPRD akan mengawal proses verifikasi ini. Tujuan kita jelas: hutan kembali hijau, namun keadilan bagi masyarakat tetap terpenuhi," tutup H. Zohran (AM

]]>
Wed, 22 Apr 2026 22:16:24 +0800 amr
Wujudkan Sumbawa Hijau Lestari: Pemda Klarifikasi Kebijakan Penataan Kawasan Hutan dalam RDP bersama Komisi II DPRD https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-hijau-lestari-pemda-klarifikasi-kebijakan-penataan-kawasan-hutan-dalam-rdp-bersama-komisi-ii-dprd https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-hijau-lestari-pemda-klarifikasi-kebijakan-penataan-kawasan-hutan-dalam-rdp-bersama-komisi-ii-dprd Wujudkan Sumbawa Hijau Lestari: Pemda Klarifikasi Kebijakan Penataan Kawasan Hutan dalam RDP bersama Komisi II DPRD

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id -  22 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara kesejahteraan ekonomi masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup. Hal ini menjadi inti dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa terkait polemik Surat Edaran (SE) Bupati mengenai larangan menanam jagung di kawasan hutan, Area Peruntukan Lain (APL), Perhutanan Sosial, dan Tanah Negara.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD tersebut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, pihak Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah IV, serta Pemerintah Desa Mokong.

Bukan Larangan Mutlak, Melainkan Pengaturan untuk Keselamatan

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, ST. MM, mengklarifikasi bahwa Surat Edaran tersebut merupakan langkah mempertegas regulasi pusat, yakni UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Pemda menekankan bahwa kebijakan ini bukan bermaksud mematikan ekonomi warga, melainkan mengatur pola budidaya yang lebih bertanggung jawab.

"Surat Edaran ini sifatnya mengatur dan mempertegas. Fokus utama kita adalah pada kawasan hutan dan lahan dengan kemiringan ekstrem yang berisiko tinggi memicu bencana alam seperti banjir dan kerusakan infrastruktur yang merugikan masyarakat luas," jelas Ivan.

Kepala Balai KPH Wilayah IV, Ahyar, S.Hut, memaparkan data mengenai kerusakan hutan yang semakin masif akibat pola budidaya jagung monokultur. Ia menjelaskan bahwa tanaman jagung bersifat intoleran terhadap naungan, sehingga masyarakat seringkali mematikan pohon pelindung untuk mendapatkan sinar matahari penuh.

"Visi Sumbawa Hijau Lestari tidak akan tercapai jika praktik monokultur jagung di dalam kawasan terus dibiarkan. Ini adalah pintu masuk untuk menata kembali pola budidaya masyarakat agar tetap produktif tanpa merusak vegetasi hutan," tegas Ahyar.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si, menyoroti dampak penggunaan bahan kimia dalam pembersihan lahan yang kerap mematikan ekosistem sekitar. Ia mengajak masyarakat mulai beralih ke komoditas alternatif yang lebih ramah lingkungan namun tetap memiliki nilai ekonomi tinggi.

Menanggapi keresahan warga Desa Mokong yang mengelola sekitar 600 hektar lahan, Pemda bersama Komisi II DPRD merumuskan sejumlah langkah solutif:

Pertama : Balai KPH Wilayah IV akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan status hukum lahan 600 hektar tersebut guna mencari peluang penyesuaian status sesuai aturan yang berlaku.

Kedua : Mendorong Transformasi ke Agroforestri, Pemda melalui Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup mendorong skema Perhutanan Sosial, mengubah pola monokultur menjadi agroforestri dengan memberikan bantuan bibit tanaman buah atau tanaman hutan produktif.

Ketiga : Pemerintah akan mengedepankan pendekatan humanis dalam menyosialisasikan regulasi, dengan tujuan utama menjaga sumber mata air dan mencegah bencana banjir/longsor.

Keempat :  Menyiapkan opsi tanaman pengganti seperti porang, kacang hijau, atau kacang tanah yang telah terbukti memiliki skala ekonomi kompetitif.

Andi Kusmayadi, SPi. M.Si dari Bapparida menambahkan bahwa ke depan, Pemda akan memformulasikan mekanisme Integrated Area Development (IAD) untuk menandingi skala ekonomi jagung melalui kawasan yang dikelola secara terpadu.

Komitmen untuk Masa Depan

Sekretaris Komisi II DPRD, H. Zohran, SH yang memimpin rapat, menutup pertemuan dengan memberikan sinyal positif. Ia menekankan pentingnya verifikasi agar tercipta keadilan bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek kelestarian.

"Kami mendukung kebijakan dalam SE Bupati ini demi kelestarian alam dan sumber mata air. Kolaborasi antara KPH dan Pemda diharapkan mampu memperkuat implementasi perhutanan sosial yang menyejahterakan rakyat sekaligus menjaga hutan tetap hijau," pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 22 Apr 2026 21:27:48 +0800 amr
Polemik Larangan Menanam Jagung di Kawasan Hutan: Komisi II DPRD Sumbawa Gelar RDP Bersama Pemda dan Kepala Desa Mokong https://amarmedia.co.id/polemik-larangan-menanam-jagung-di-kawasan-hutan-komisi-ii-dprd-sumbawa-gelar-rdp-bersama-pemda-dan-kepala-desa-mokong https://amarmedia.co.id/polemik-larangan-menanam-jagung-di-kawasan-hutan-komisi-ii-dprd-sumbawa-gelar-rdp-bersama-pemda-dan-kepala-desa-mokong Polemik Larangan Menanam Jagung di Kawasan Hutan: Komisi II DPRD Sumbawa Gelar RDP Bersama Pemda dan Desa Mokong

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  22 April 2026 – Bertempat di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Komisi II menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna menyikapi keresahan masyarakat terkait terbitnya Surat Edaran (SE) Bupati Sumbawa mengenai larangan menanam jagung di kawasan hutan, APL, Perhutanan Sosial dan Tanah Negara.

Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi II, H. Zohran, SH ini dihadiri oleh jajaran anggota Komisi II lainnya, yakni Muhammad Zain SIP, H Andi Mappelepui, Dan Kaharuddin Z sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, diantaranya Dinas Pertanian, Ir Ni Wayan Rusmawati M.Si, Kabag Perekonomian dan SDA Ivan Indrajaya ST.MM, Bagian Hukum, Kabid Ekonomi Bapparida Andi Kusmayadi SPi.M.Si,Camat Moyo Hulu, pihak Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah IV Ahyar S.Hut serta Pemerintah Kecamatan Moyo hulu dan Kepala Desa Mokong M Sidik Z.

Keresahan Warga Desa Mokong: 600 Hektar Lahan Terancam

Kepala Desa Mokong, M Sidik Z menyampaikan bahwa SE Bupati tersebut memicu kekhawatiran luar biasa bagi warganya. Menurutnya, terdapat sekitar 600 hektar lahan di wilayahnya berupa tegalan dan sawah yang telah digarap masyarakat selama 30 hingga 40 tahun untuk menanam jagung sebagai sumber penghidupan utama.

"Masyarakat kami dihantui ketakutan karena ancaman pidana yang disebutkan bisa mencapai 10 tahun dan denda Rp 5 Milyar berdasarkan regulasi yang dirujuk. Kami memohon solusi, sebab lahan ini adalah satu-satunya tumpuan hidup mereka dan sekarang ada yang sudah menjadi sawah" ungkap Sidik

Selain masalah lahan, Kades Mokong juga mempertanyakan terkait batasan kewenangan Kepala Desa dalam menerbitkan administrasi pertanahan (sporadik)

Menanggapi hal tersebut, Kepala Balai KPH Wilayah IV, Ahyar S.Hut, menjelaskan bahwa latar belakang SE Bupati ini adalah kondisi kerusakan hutan yang semakin masif akibat pola budidaya jagung secara monokultur di kawasan hutan.

Menurutnya Jagung bersifat intoleran, artinya membutuhkan sinar matahari penuh. Dalam praktiknya, masyarakat sering mematikan pohon pelindung agar jagung bisa tumbuh, yang berakibat pada matinya vegetasi hutan.

Pola monokultur jagung memicu erosi dan hilangnya daya serap air, yang menjadi penyebab utama banjir di berbagai wilayah Sumbawa.

"Visi Sumbawa Hijau Lestari tidak akan tercapai jika kita terus membiarkan praktik monokultur jagung di dalam kawasan. Kami mendukung SE ini sebagai pintu masuk untuk menata kembali pola budidaya masyarakat," tegas Ahyar.

Penjelasan Pemerintah Daerah: Mengatur, Bukan Melarang Total

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Ivan Indrajaya, ST. MM, mengklarifikasi bahwa SE Bupati tersebut sifatnya mengatur dan mempertegas regulasi yang sudah ada di tingkat pusat (UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja).

Larangan difokuskan pada kawasan hutan dan lahan dengan kemiringan ekstrem yang berisiko tinggi menyebabkan banjir dan kerusakan infrastruktur.

Pemerintah daerah telah menyiapkan opsi tanaman alternatif yang memiliki nilai ekonomis tinggi namun tetap ramah lingkungan, seperti porang, kacang hijau, atau kacang tanah.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rumawati, M.Si, menekankan pentingnya verifikasi lapangan. "Kita harus jujur, banyak lahan di pegunungan kini gundul karena jagung. Pak Bupati tegas menolak penanaman jagung di kawasan hutan demi menyelamatkan alam kita," ujarnya.

Kesimpulan dan Langkah Tindak Lanjut

Dari hasil RDP tersebut, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa merumuskan beberapa poin penting sebagai jalan tengah:

Pertama :  meminta Balai KPH wilayah IV melakukan verifikasi lapangan terhadap 600 hektar lahan di Desa Mokong yang telah di rambah masyarakat guna memastikan status hukum lahan oleh KPH apakah masuk dalam kawasan hutan lindung, Hutan Produksi, APL, perhutanan sosial atau Lahan Negara sehingga dapat diubah statusnya berdasarkan aturan yang berlaku.

Kedua : mendorong transformasi skema Perhutanan sosial bagi daerah deliniasi yang memenuhi persyaratan dari monokultur menjadi agroforestri dengan keterlibatan aktif pemerintah daerah (Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup) agar bisa mengalihkan penanaman jagung dengan memberikan bantuan bibit tanaman buah atau hutan 

Ketiga : meminta kepada Pemda dan KPH melakukan sosialisasi regulasi secara persuasif dengan tujuan utama adalah untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup /hutan agar mencegah terjadinya banjir dan longsor serta melakukan penetapan batas kawasan yang jelas sehingga pembukaan lahan baru dapat dicegah.

Keempat : mendukung kebijakan dalam surat edaran Bupati Sumbawa demi menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup serta sumber mata air dengan memperkuat implementasi agroforestri dan perhutanan sosial melalui kolaborasi yang baik antara KPH dan Pemda Sumbawa. 

"Pertemuan ini memberikan sinyal agar masyarakat lebih berhati-hati dalam beraktivitas di kawasan hutan. Kami akan mengawal proses verifikasi lahan ini agar ada keadilan bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian hutan, dan ini adalah legacy yang baik bagi anak cucu kita kelak" tutup H. Zohran (AM)

]]>
Wed, 22 Apr 2026 21:09:25 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Libatkan Penyuluh Pertanian, ZIS Ditargetkan Menjangkau Petani Hingga Desa https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-libatkan-penyuluh-pertanian-zis-ditargetkan-menjangkau-petani-hingga-desa https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-libatkan-penyuluh-pertanian-zis-ditargetkan-menjangkau-petani-hingga-desa BAZNAS Sumbawa Libatkan Penyuluh Pertanian, ZIS Ditargetkan Menjangkau Petani Hingga Desa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat peran strategisnya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui kegiatan sosialisasi kepada berbagai elemen masyarakat. 

Kali ini, sosialisasi pengoptimalan ZIS dilaksanakan pada kegiatan Silaturahmi Akbar Penyuluh Pertanian Kabupaten Sumbawa yang diselenggarakan oleh DPD PERHIPTANI Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 21 April 2026, bertempat di Aula BPP Kecamatan Sumbawa, dan dihadiri oleh para penyuluh pertanian dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa. Suasana acara berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan, sekaligus menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor.

Dalam sambutannya, Ketua DPD PERHIPTANI Kabupaten Sumbawa menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan momentum penting untuk mempererat hubungan antar penyuluh sekaligus meningkatkan kapasitas dan peran mereka dalam mendukung pembangunan pertanian di daerah. Ia juga mengapresiasi kehadiran BAZNAS yang dinilai memberikan wawasan baru terkait peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para penyuluh tidak hanya fokus pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembangunan sosial, termasuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan dari KATIMKER (Ketua Tim Kerja), disampaikan bahwa penyuluh pertanian memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak di lapangan. 

Oleh karena itu, sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BAZNAS, menjadi langkah penting dalam mendorong kesejahteraan petani secara menyeluruh.

“Penyuluh bukan hanya pendamping teknis, tetapi juga agen perubahan di tengah masyarakat.

Dengan pemahaman yang baik tentang ZIS, penyuluh dapat turut mendorong kesadaran sosial di kalangan petani,” ungkapnya.

Dalam sesi 

sosialisasi, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa memaparkan pentingnya optimalisasi pengelolaan ZIS melalui lembaga resmi. Ia menjelaskan bahwa zakat yang dihimpun oleh BAZNAS dikelola secara profesional dan disalurkan ke berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Zakat yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa kami kelola dengan sebaik-baiknya ke dalam berbagai kategori program, seperti bantuan kesehatan, bantuan proposal, bantuan modal usaha, bantuan pendidikan, bantuan untuk masjid, dan program sosial lainnya,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa alasan utama pengelolaan zakat melalui BAZNAS adalah karena prinsip pengelolaan yang amanah, transparan, dan akuntabel, sehingga masyarakat tidak perlu ragu dalam menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi.

Selain itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa juga berpesan secara khusus kepada para penyuluh pertanian yang hadir. Ia berharap para penyuluh dapat menjadi contoh sekaligus penggerak di tengah masyarakat.

“Jika Bapak/Ibu penyuluh telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa, maka sampaikanlah kepada para petani di wilayah binaan untuk turut menyalurkan ZIS-nya melalui BAZNAS. Dengan demikian, manfaatnya akan lebih luas dan terarah,” pesannya.

Pesan tersebut disambut positif oleh para peserta yang hadir, mengingat peran penyuluh yang sangat dekat dengan masyarakat petani di tingkat desa. Dengan komunikasi yang intens, diharapkan penyuluh mampu menjadi jembatan dalam meningkatkan kesadaran berzakat di kalangan petani.

Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan di sektor pertanian serta peluang kolaborasi dalam program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan selama sesi berlangsung.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap dapat memperluas jangkauan sosialisasi serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya para penyuluh pertanian. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong optimalisasi pengelolaan ZIS serta memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian di Kabupaten Sumbawa. (Gam)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 14:36:39 +0800 amr
Catatan Perayaan International House Museum Days 2026: Museum Bala Datu Ranga: Rumah Bersejarah, Penjaga Memori Komunitas https://amarmedia.co.id/catatan-perayaan-international-house-museum-days-2026-museum-bala-datu-ranga-rumah-bersejarah-penjaga-memori-komunitas https://amarmedia.co.id/catatan-perayaan-international-house-museum-days-2026-museum-bala-datu-ranga-rumah-bersejarah-penjaga-memori-komunitas Catatan Perayaan International House Museum Days 2026:

Museum Bala Datu Ranga: Rumah Bersejarah, Penjaga Memori Komunitas

Oleh: Yuli Andari Merdikaningtyas, M.A

(Direktur Museum Bala Datu Ranga, Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Sumbawa)

Sumbawa.Amarmedia.co.id Untuk kedua kalinya Museum Bala Datu Ranga (MBDR) berpartisipasi dalam perayaan International House Museum Days (IHMD) 2026. Bersama dengan lebih dari 500 museum rumah di seluruh dunia, MBDR menyemarakkan IHMD 2026 pada tanggal 18 – 19 April 2026. Keterlibatan MBDR dalam kegiatan ini tidak lepas dari bergabungnya museum ini sebagai salah satu anggota International Council of Museum (ICOM) komite Museum Rumah Bersejarah (DEMHIST). 

Didedikasikan untuk Museum atau Rumah Bersejarah di Seluruh Dunia

Penyelenggara utama kegiatan IHMD 2026 ini menyatakan: “IHMD didedikasikan untuk rumah-rumah bersejarah milik tokoh-tokoh besar yang hadir dalam sejarah, maupun kediaman para tokoh terkemuka seperti para sastrawan, ilmuan, politisi, seniman, dan sebagainya. Kami mendapat dukungan dan berkolaborasi dengan International Council of Museum (ICOM) DEMHIST (Komite Internasional untuk Museum Rumah Bersejarah), ICOM ICLCM (Komite Internasional untuk Museum Sastra dan Komposer), ICOM Italia, dan Jaringan Museum Eropa untuk Rumah Tokoh Terkemuka (European Network of House Museums and Illustrious Figures).”

Masih menggunakan format yang sama dengan tahun sebelumnya, para partisipan IHMD 2026 yaitu museum rumah dari seluruh dunia secara serentak membuka pintu museum rumah mereka selama dua hari berturut-turut yaitu tanggal 18 dan 19 April 2026 untuk publik. Selama dua hari, semua benua akan berkumpul atas nama budaya dan kenangan untuk menjelajahi rumah-rumah kecil atau vila-vila monumental, studio seniman dan museum lengkap, tempat tinggal permanen, rumah peristirahatan musim panas, dan rumah-rumah kolektor—tempat-tempat di mana tokoh-tokoh bersejarah dari setiap bidang pengetahuan, seni, sastra, sains, dan pemerintahan dilahirkan atau tinggal. Aktivitas yang dilakukan pun sangat bervariasi mulai dari tur museum, pertunjukan seni, workshop kerajinan, lomba-lomba seni, nonton film, maupun berkumpulnya komunitas untuk mengenang dan menapaktilasi kenangan masa lalu mereka. MBDR pun tak kalah dalam menyusun agenda.Kegiatannya antara lain tur museum, nonton bareng film sejarah dan budaya lokal, dan temu komunitas untuk mengenang rumah bersejarah di sekitar mereka.

Museum Bala Datu Ranga dalam peta partisipan IHMD 2026

Museum Bala Datu Ranga: Rumah Bersejarah, Penjaga Memori Komunitas

Museum Bala Datu Ranga terletak di Kelurahan Pekat, Kecamatan Sumbawa, menempati rumah bersejarah yang dibangun pada tahun 1886 milik Datu Ranga Abdul Madjid Daeng Matutu, Perdana Menteri Terakhir Kesultanan Sumbawa. Sejak tahun 2022, Bala Datu Ranga bertransformasi dari kediaman seorang tokoh adat Kesultanan Sumbawa menjadi museum rumah bersejarah. Tahun ini, usia Bala Datu Ranga menginjak 140 tahun. Secara fisik bangunan, Bala Datu Ranga merupakan bangunan kayu dengan arsitektur tradisional Sumbawa. Perayaan IHMD 2026 ini diisi dengan tur museum, nonton bareng film budaya, dan temu komunitas untuk mengenang cerita dan membangkitkan ingatan kolektif.

Hari pertama IHMD 2026 diisi dengan kunjungan 3 (tiga) sekolah dasar yaitu SDN 6 Sumbawa, SDN 14 Sumbawa, dan SDN Raberas. Tur museum bagi anak-anak diisi dengan berjalan mengelilingi Bala Datu Ranga dan mengeksplorasi sejarah rumah panggung tradisional Sumbawa di era Kesultanan Sumbawa mulai dari Tebongan (kolong) rumah, ruang pamer museum, dan loteng dengan metode storytelling yang menarik. Setelah itu anak-anak diajak untuk menceritakan kesan dan pengalaman mereka tur keliling MBDR.

Tur Museum: Eksplorasi Tebongan Bala Datu Ranga untuk mengenalkan material kayu bahan utama rumah tradisional Sumbawa di Era Kesultanan Sumbawa

Hari kedua perayaan IHMD 2026 diisi dengan temu komunitas untuk menapak tilas dan menelusuri ingatan tentang bangunan bersejarah dan ruang-ruang waktu untuk berinteraksi di masa lalu. Undangan khusus dilayangkan untuk dua komunitas yaitu Komunitas Seni Asy Syahadah dan Forum Ilmiah Remaja Sumbawa (FIRS), eksplorasi ingatan masa lalu mulai dilakukan. Dengan menggunakan foto-foto lama sebagai panduan untuk mengingat, para pengunjung dipancing untuk bercerita tentang kenangan, kondisi masa lalu dan masa kini serta harapan yang dituju di masa depan. 

Tur Museum untuk mengingat dan mengenang masa lalu di Rumah Bersejarah Bala Datu Ranga

Rumah bersejarah sebagai tempat bernaung dan berinteraksi berfungsi sebagai penjaga memori komunitas, sebagai lorong waktu masa lalu dan masa kini, serta sebagai penanda aktivitas kebudayaan berjalan dan terus berlanjut. Harapan juga ditujukan kepada MBDR, agar dapat menjadi ruang interaksi budaya yang dapat menaungi dan mewadahi energi kreatif komunitas. Selamat merayakan Hari Internasional Museum Rumah 2026. Sampai bertemu di International House Museum Days 2027 mendatang dengan agenda dan aktivitas yang lebih beragam dan menarik. (AM)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 12:12:03 +0800 amr
Menafsir Ulang Semangat Kartini Hari Ini https://amarmedia.co.id/menafsir-ulang-semangat-kartini-hari-ini https://amarmedia.co.id/menafsir-ulang-semangat-kartini-hari-ini Menafsir Ulang Semangat Kartini Hari Ini

Oleh ; Asmediati 

SAYA selalu terpikir, apa yang terbaru dari sosok R.A. Kartini setiap kali tanggal 21 April tiba dan orang-orang mengenang hari kelahirannya?

Yang pasti, sudah banyak tulisan tentang Kartini. Dan lagi, apa yang baru untuk diketahui?

Semua orang mafhum Kartini pelopor emansipasi perempuan di Indonesia. Kartini harum namanya. Kartini adalah Pahlawan Kemerdekaan Nasional atas jasanya memperjuangkan kesetaraan gender dan hak pendidikan.

Sebagai pahlawan, ia tidak berjuang mengangkat senjata, tetapi berjuang melalui surat-suratnya yang kemudian dibukukan menjadi “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Senjata yang digunakannya adalah pena.

Yang diperjuangkan Kartini adalah kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan, terutama dalam pendidikan. Pendidikan di zaman kolonial Belanda, dalam benak Kartini, harus juga dinikmati perempuan.

Kartini tak ingin perempuan hanya berkutat di sumur, dapur, dan kasur. Perempuan harus berani lebih dari itu, tanpa menghilangkan kodratnya.

Itu sebabnya tokoh-tokoh emansipasi perempuan layaknya Kartini memperjuangkan tekad yang sama. Rahmah El Yunusiah di Padang Panjang, salah satunya. Ia pendiri Perguruan Diniyyah Puteri, madrasah khusus perempuan. Dalam pikiran Rahmah, perempuan harus pintar, punya jiwa kepemimpinan, setidaknya kelak menjadi pendamping hidup para pemimpin sehingga pemikiran-pemikirannya turut menjadi arah kebijakan.

Kartini memang keren dan populer. Tapi tokoh perempuan lain yang tak kalah hebat juga banyak. Sebut saja Dewi Sartika (pendiri Sakola Istri), Rohana Kudus (jurnalis perempuan pertama), Sariamin Ismail atau Selasih atau Selasih Selaguri (novelis perempuan pertama), dan Maria Walanda Maramis (pelopor pendidikan perempuan di Minahasa). 

Tokoh lainnya termasuk Rasuna Said, Nyai Ahmad Dahlan, serta pejuang fisik seperti Cut Nyak Dien. Indonesia tak kekurangan perempuan hebat.

Di era digital hari ini, di mana kita menempatkan sosok Kartini agar tetap menjadi teladan?

Tentu, jawabannya terus berubah mengikuti zaman. 

Kartini hidup di masa ketika akses pendidikan bagi perempuan nyaris tertutup. Hari ini, pintu itu telah terbuka lebar. Perempuan bisa sekolah setinggi-tingginya, bekerja di berbagai bidang, bahkan memimpin. 

Namun, apakah itu berarti perjuangan telah selesai?

Ternyata tidak.

Problem perempuan hari ini bukan lagi sekadar akses, tetapi juga kompleksitas. Perempuan modern menghadapi tekanan berlapis. Macam-macam tekanannya. 

Mulai dari tuntutan karier, tanggung jawab domestik, ekspektasi sosial, hingga standar kecantikan yang dibentuk media. 

Di satu sisi, mereka didorong untuk mandiri dan sukses. Di sisi lain, mereka tetap dibebani peran-peran tradisional yang tak sepenuhnya berubah.

Di sinilah semangat Kartini menemukan relevansinya kembali.

Kartini bukan sekadar nama, bukan sekadar peringatan tahunan, sebaliknya api yang seharusnya terus menyala. Api itu adalah keberanian berpikir, keberanian melawan ketidakadilan, keberanian menuangkan gagasan lewat tulisan, dan keberanian untuk bermimpi melampaui batas zamannya.

Semangat Kartini hari ini bisa dipungut dalam bentuk yang berbeda. Kartini hadir pada perempuan yang berani bersuara ketika dipinggirkan, hidup pada ibu yang memperjuangkan pendidikan anak-anaknya di tengah keterbatasan ekonomi, dan tampak pula pada perempuan pekerja yang tetap tenang dan tegak meski sering diremehkan. 

Bahkan, Kartini berdenyut pada gadis-gadis muda yang menolak dikurung oleh stigma dan berani menentukan jalan hidupnya sendiri.

Namun, kita juga tak boleh menutup mata. Masih banyak perempuan yang berada dalam posisi rentan. Kekerasan dalam rumah tangga, diskriminasi di tempat kerja, hingga ketimpangan akses di daerah terpencil masih menjadi persoalan nyata. 

Kemerdekaan belum sepenuhnya dirasakan oleh semua perempuan.

Di titik ini, kita seperti diingatkan kembali bahwa perjuangan belum selesai. Dan tidak akan pernah selesai.

Yang baru dari Kartini bukanlah sosoknya, karena Kartini telah lama kita kenal. Yang baru adalah bagaimana kita memaknai semangatnya dalam konteks kekinian. 

Kartini hari ini bukan hanya mereka yang berpendidikan tinggi atau berkarier cemerlang. Kartini hari ini juga mereka yang bertahan, dengan segala amuk-ombak yang bergemuruh di dadanya, yang berjuang dalam diam, yang tetap kuat meski keadaan tidak selalu berpihak.

Perempuan sering diibaratkan seperti lilin. Ia memberi cahaya, tetapi perlahan habis terbakar. Analogi itu terasa puitis, tetapi juga getir. Sebab, terlalu sering perempuan diminta berkorban tanpa henti. Untuk anak, keluarga, bahkan masyarakat, sementara dirinya sendiri kerap terabaikan.

Padahal, semangat Kartini bukan mengorbankan diri sampai habis, tetapi juga berani memerdekakan diri, berdiri tegak setara, dan memiliki hak untuk bahagia tanpa harus kehilangan diri sendiri.

Jika semangat itu padam, habislah sudah.

Karena itu, merayakan Kartini seharusnya bukan sekadar mengenakan kebaya atau mengunggah kutipan di media sosial. Merayakannya harus menjadi refleksi dengan pertanyaan: sudahkah kita memberi ruang yang adil bagi perempuan? Sudahkah kita mendengar suara hati mereka? Sudahkah kita memastikan bahwa perempuan tidak lagi menjadi “lilin” yang diam-diam habis terbakar?

Kartini telah menyalakan api itu lebih dari seabad lampau. Tugas kita hari ini adalah menjaganya tetap hidup, di mana saja: rumah, sekolah, tempat kerja, dan dalam cara kita memandang perempuan.

Percayalah kita, bahwa selama api itu menyala, harapan tidak akan pernah padam.(AM)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 06:42:29 +0800 amr
Penerapan Ekonomi Syariah NTB Jadi Rujukan BPRS Nasional https://amarmedia.co.id/penerapan-ekonomi-syariah-ntb-jadi-rujukan-bprs-nasional https://amarmedia.co.id/penerapan-ekonomi-syariah-ntb-jadi-rujukan-bprs-nasional Penerapan Ekonomi Syariah NTB Jadi Rujukan BPRS Nasional

Mataram.Amarmedia.co.id – Provinsi NTB kini tidak hanya dikenal karena pariwisata dan keindahan sirkuit Mandalikanya tetapi juga sebagai "laboratorium" sukses ekonomi syariah di Indonesia. Penerapan ekonomi syariah NTB seperti sektor perbankan syariah, industri halal dalam hal ini makanan, fashion dan pariwisata, telah menjadikan NTB sebagai magnet baru bagi penguatan ekonomi syariah secara nasional.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum Himpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (Himbarsi), Alfi Wijaya, dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Syariah Summit 2026 di Lombok Raya, Senin 20 April 2026.

“Lombok ini bukan hanya destinasi wisata, tapi juga tempat belajar. Industri BPRS di sini menunjukkan kinerja yang sehat dan bisa menjadi referensi nasional,” ujar Alfi Wijaya dengan optimistis.

Ia mengungkapkan bahwa di tengah lesunya industri BPR Syariah (BPRS) secara nasional, performa industri perbankan syariah di NTB justru tampil memukau dan sehat. Alfi mengungkapkan bahwa NTB telah menjadi kiblat baru bagi para pelaku industri untuk belajar.

Menurutnya, kondisi industri BPRS di tingkat pusat sedang "tidak baik-baik saja" akibat tekanan profitabilitas dan kenaikan pembiayaan bermasalah. Namun, NTB justru menunjukkan anomali positif yang luar biasa. Data berbicara:

Pangsa Pasar Fantastis: BPRS di NTB menguasai hampir 50 persen pangsa pasar, jauh melampaui rata-rata nasional yang hanya berada di kisaran 10 persen. Kualitas kredit kerjaga diperkuat dengan Rasio pembiayaan bermasalah (NPF) di NTB sangat rendah, yakni di angka 1 persen.

"Keberhasilan ini, tidak lepas dari tata kelola yang mumpuni, manajemen risiko yang kuat, serta kedekatan bisnis dengan masyarakat lokal yang sangat religius," tegasnya mengagumi.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal menekankan bahwa sistem ekonomi syariah adalah jawaban atas ketidakpastian global saat ini. Volatilitas harga energi dan konflik geopolitik dinilai sangat menekan dunia usaha.

“Bagi pengusaha, bunga naik tidak masalah, harga naik tidak masalah, asal stabil. Yang paling mereka butuhkan adalah kepastian,” tegas Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal sekaligus membuka secara resmi Rakernas tersebut.

Miq Iqbal menilai keunggulan sistem syariah terletak pada akad yang jelas dan mekanisme bagi hasil yang mampu meredam praktik spekulatif dan menjaga stabilitas keuangan, terutama bagi sektor mikro dan ultra mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi sejak krisis 1998.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov NTB kini tengah mengambil langkah agresif untuk memperkuat posisi NTB sebagai pusat ekonomi syariah, di antaranya mendorong seluruh BPR milik daerah bertransformasi menjadi BPRS.

Kemudian Miq Iqbal juga mendorong pembenahan Bank NTB Syariah sebagai bagian dari penguatan sektor perbankan daerah. Melakukan penguatan menyeluruh sebagai lokomotif perbankan daerah serta mengonsolidasikan seluruh lembaga keuangan daerah agar lebih terarah dalam membiayai sektor ultra mikro.

Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Himpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (Himbarsi) yang telah memilih NTB sebagai tuan rumah Rakernas dan BPRS Summit 2026. 

Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus momentum strategis memperkuat posisi NTB sebagai daerah pendukung ekonomi syariah nasional.

Kepercayaan Himbarsi menjadikan NTB sebagai tuan rumah menjadi momentum krusial untuk terus menginspirasi ketahanan ekonomi nasional melalui jalur syariah.

Rakernas yang mengusung tema “Dari Lombok untuk Indonesia: Membangun Sinergi, Mendorong Inovasi, Memperkuat Ketahanan Industri BPR Syariah” turut dihadiri sebanyak 140 lebih BPRS seluruh Indonesia, OJK, Bank Indonesia serta sejumlah pelaku UMKM dari seluruh Indonesia. (Manikpkominfo)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 06:24:55 +0800 amr
Aksi Sigap Damkartan dan Warga: Membendung Amukan Api Agar Tak Meluas di Pemukiman Padat https://amarmedia.co.id/aksi-sigap-damkartan-dan-warga-membendung-amukan-api-agar-tak-meluas-di-pemukiman-padat https://amarmedia.co.id/aksi-sigap-damkartan-dan-warga-membendung-amukan-api-agar-tak-meluas-di-pemukiman-padat Aksi Sigap Damkartan dan Warga: Membendung Amukan Api Agar Tak Meluas di Pemukiman Padat

Sumbawa,Amarmedia.co.id  21 April 2026 — Kecepatan respons dan semangat gotong royong menjadi kunci penyelamatan pemukiman padat penduduk di Dusun Kali Baru, Desa Labuhan Sumbawa, pada Senin (20/4) siang. Meski si jago merah sempat mengamuk dan melalap dua unit rumah, aksi heroik petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa bersama warga setempat berhasil mencegah api merembet lebih luas.

Laporan kebakaran diterima oleh Mako Damkartan pada pukul 11.43 WITA. Menyadari lokasi kebakaran berada di area padat dengan material bangunan yang didominasi kayu, tim Pleton 1 Mako langsung bergerak cepat. Hanya dalam waktu tiga menit, tepat pukul 11.46 WITA, armada tempur Damkartan sudah tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK).

Kecepatan ini terbukti sangat krusial. Mengingat objek yang terbakar adalah rumah panggung berbahan kayu, api dengan sangat cepat membesar dan mengancam puluhan rumah lain yang letaknya berhimpitan.

Di lokasi kejadian, pemandangan luar biasa terlihat ketika petugas Damkar yang mengerahkan 3 unit Fire Truck bekerja sama dengan warga setempat, Babinsa, Babinkamtibmas, serta aparat desa. Tanpa komando panjang, warga membantu mengarahkan selang dan mengevakuasi barang-barang di sekitar lokasi untuk memutus jalur api.

Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S Sos M.Si yang turun langsung memimpin operasi, memberikan apresiasi tinggi atas kesigapan semua pihak. 

 "Berkat kesigapan anggota Disdamkartan dan dukungan penuh warga masyarakat, api dapat kita lokalisir sehingga tidak meluas ke rumah terdampak lainnya di sekitar lokasi," ungkapnya dalam laporan resmi.

Akibat musibah ini, dua unit rumah milik Ilham (Sagena) dan Ari Baharuddin beserta isinya hangus terbakar. Sementara itu, dua unit rumah lainnya milik Syaifuddin dan Ahmad Suhermansyah turut terdampak pada bagian lesplang atap serta kusen, namun berhasil diselamatkan dari kehancuran total.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di tengah terik matahari ini. Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp350 juta. Api dinyatakan benar-benar padam dan terkendali pada pukul 12.45 WITA, setelah tim melakukan pendinginan intensif untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Namun, kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya di area pemukiman padat, untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kebakaran.

Keberhasilan memadamkan api dalam waktu singkat ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah melalui instansi teknis dan kepedulian masyarakat adalah benteng terkuat dalam menghadapi bencana di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 00:41:39 +0800 amr
Membumikan Al&Qur’an di Tanah Samawa: Bupati Targetkan 5 Besar MTQ NTB 2026 Lewat Penguatan Karakter dan Spiritual https://amarmedia.co.id/membumikan-al-quran-di-tanah-samawa-bupati-targetkan-5-besar-mtq-ntb-2026-lewat-penguatan-karakter-dan-spiritual https://amarmedia.co.id/membumikan-al-quran-di-tanah-samawa-bupati-targetkan-5-besar-mtq-ntb-2026-lewat-penguatan-karakter-dan-spiritual Membumikan Al-Qur’an di Tanah Samawa: Bupati Targetkan 5 Besar MTQ NTB 2026 Lewat Penguatan Karakter dan Spiritual

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 20 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi memulai langkah strategis untuk mencetak generasi Qur’ani yang unggul menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi NTB ke-XXXI tahun 2026. Melalui pembukaan Training Center (TC) yang berlangsung di Aula Hotel Suci, Senin (20/4), Pemkab Sumbawa menetapkan target ambisius namun realistis: menembus posisi 5 besar di tingkat provinsi.

Hadir mewakili Bupati Sumbawa, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jaya Kusuma, S.Sos, menekankan bahwa persiapan menuju MTQ bukan sekadar urusan teknis vokal atau hafalan, melainkan sebuah ikhtiar batin untuk membangun karakter bangsa.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menegaskan bahwa MTQ tidak boleh terjebak dalam aspek seremonial semata. Beliau memandang Training Center ini sebagai kawah candradimuka untuk membentuk insan yang jiwanya menyatu dengan wahyu Ilahi.

"Kita ingin melahirkan bukan hanya peserta yang siap tampil secara teknis, tapi insan yang benar-benar menyatu dengan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari," ujar Jaya Kusuma saat membacakan sambutan Bupati di hadapan Ketua MUI, Kepala Kemenag, dan para kafilah.

Bagi Pemerintah Daerah, keberhasilan dalam MTQ adalah simbol keberhasilan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter. Bupati mengingatkan bahwa tujuan akhir dari kegiatan ini adalah agar nilai-nilai Al-Qur’an hidup di tengah keluarga, sekolah, hingga birokrasi pemerintahan di Sumbawa.

Menyadari peta persaingan di tingkat Provinsi NTB yang semakin ketat dan berbasis teknologi—seperti yang dilakukan Kabupaten Lombok Tengah—Bupati meminta seluruh pelatih dan peserta untuk tidak membuang waktu. 

Ada pesan khusus mengenai disiplin spiritual yang ditekankan oleh Bupati. Beliau menginstruksikan agar setiap elemen di TC mengutamakan usaha batin selain usaha lahiriah.

"Disiplin dimulai dari kita semua, para pelatih. Jika masuk waktu shalat, laksanakan shalat berjamaah. Perhatikan betul usaha-usaha batinnya. Kita ingin meraih prestasi dengan cara yang berkah," imbuhnya.

Salah satu poin kebanggaan yang diangkat adalah kemandirian kafilah Sumbawa. Saat ini, Kabupaten Sumbawa sepenuhnya mengandalkan putra-putri daerah asli (Tau Samawa) tanpa mengambil peserta dari luar daerah. Hal ini dipandang sebagai bukti nyata bahwa pembinaan di tingkat lokal berjalan dengan baik.

Bupati menitipkan harapan besar kepada para pelatih agar membangun kedekatan personal dengan peserta. Kebersamaan antarpelatih juga menjadi kunci agar tidak terjadi ego sektoral yang dapat mengganggu konsentrasi anak didik.

"Membangun daerah adalah kerja kolektif. Kami di jajaran pemerintahan berkomitmen mendukung penuh perkembangan tilawah Al-Qur’an sebagai marwah pengabdian Sabalong Samalewa," tutup Jaya Kusuma. ( AM)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 00:18:11 +0800 amr
Skor SKM Capai 86,87, Bupati Sumbawa Luncurkan "SILABRASI SIGAP" demi Layanan Publik yang Lebih Nyata https://amarmedia.co.id/skor-skm-capai-8687-bupati-sumbawa-luncurkan-silabrasi-sigap-demi-layanan-publik-yang-lebih-nyata https://amarmedia.co.id/skor-skm-capai-8687-bupati-sumbawa-luncurkan-silabrasi-sigap-demi-layanan-publik-yang-lebih-nyata Skor SKM Capai 86,87, Bupati Sumbawa Luncurkan "SILABRASI SIGAP" demi Layanan Publik yang Lebih Nyata

SUMBAWA,Amarmedia.co.id - 20 April 2026– Indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan tren positif. Hal ini terungkap dalam acara Ekspose Hasil Evaluasi Pelayanan Publik dan Launching Development Aplikasi Pelayanan Publik (SILABRASI SIGAP) yang dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di Aula Madilaoe ADT, Senin (20/4).

Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berhasil meraih nilai 86,87 dengan kategori B (Baik). Meski angka tersebut menunjukkan performa yang solid, Bupati menegaskan bahwa nilai di atas kertas bukanlah tujuan akhir.

Dalam arahannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengajak seluruh jajarannya untuk melakukan refleksi mendalam. Menurutnya, aparatur pemerintah tidak boleh cepat berpuas diri hanya karena angka-angka statistik.

"Pemerintah daerah harus membuka diri dan bercermin secara jujur terhadap pelayanan kepada masyarakat. Hal ini tidak hanya ditunjukkan oleh sekadar nilai survei, tetapi yang terpenting adalah apakah masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam mempermudah kehidupan mereka sehari-hari," tegas Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa kepuasan masyarakat terhadap Perangkat Daerah dan Kecamatan harus dijaga konsistensinya. Bupati mendorong adanya pembaruan dokumen administrasi yang dinamis serta peningkatan kualitas layanan, baik yang bersentuhan langsung dengan warga maupun melalui sistem digital.

Digitalisasi Layanan Lewat "SILABRASI SIGAP"

Sebagai langkah konkret mempercepat transformasi birokrasi, Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi meluncurkan aplikasi SILABRASI SIGAP. Inovasi ini diharapkan menjadi jembatan digital yang memperpendek jarak antara kebutuhan masyarakat dengan solusi dari pemerintah.

Aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai jenis layanan publik agar lebih responsif, transparan, dan akuntabel, selaras dengan semangat reformasi birokrasi yang sedang digalakkan di Tanah Samawa.

Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos, M.S.E., memaparkan rincian teknis di balik capaian nilai 86,87 tersebut. Data dihimpun dari 3.867 sampel populasi yang memberikan respon sepanjang semester I dan II tahun 2025.

Ada tujuh unsur utama yang menjadi tolok ukur penilaian masyarakat, yaitu:1. Sarana dan Prasarana,2. Waktu Penyelesaian3. Sistem, Mekanisme, dan Prosedur, 4. Persyaratan Layanan, 5. Penanganan Pengaduan, 6. Perilaku Pelaksana dan 7. Kompetensi Pelayanan

"Dari total respon yang masuk, sebanyak 15,47% Perangkat Daerah dan Kecamatan berhasil meraih kategori Sangat Baik (A), sementara sisanya sebanyak 17,53% berada di kategori Baik (B)," jelas Rachman Ansori.

Kegiatan ekspose ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat se-Kabupaten Sumbawa. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menandakan komitmen kolektif untuk menghapus ego sektoral dan memperkuat koordinasi demi pelayanan publik yang paripurna.

Dengan capaian SKM yang baik dan peluncuran aplikasi SILABRASI SIGAP, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimis dapat terus meningkatkan standar pelayanan publik hingga mencapai kategori tertinggi, sejalan dengan marwah pengabdian Sabalong Samalewa. (AM)

]]>
Tue, 21 Apr 2026 00:05:08 +0800 amr
Perkuat Sinergi, Komisi II DPRD Sumbawa Sambangi Polres, Apresiasi Penegakan Hukum hingga Kawal Distribusi LPG https://amarmedia.co.id/perkuat-sinergi-komisi-ii-dprd-sumbawa-sambangi-polres-apresiasi-penegakan-hukum-hingga-kawal-distribusi-lpg https://amarmedia.co.id/perkuat-sinergi-komisi-ii-dprd-sumbawa-sambangi-polres-apresiasi-penegakan-hukum-hingga-kawal-distribusi-lpg Perkuat Sinergi, Komisi II DPRD Sumbawa Sambangi Polres, Apresiasi Penegakan Hukum hingga Kawal Distribusi LPG

SUMBAWA, Amarmedia.co.id - 20 April 2026 – Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar kunjungan silaturahmi ke Markas Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa pada Senin (20/4/2026). Kedatangan rombongan wakil rakyat ini disambut langsung oleh Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K.,dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Hadir dalam pertemuan tersebut pimpinan Komisi II, H. Zohran, SH, didampingi Muhammad Zain, SIP,. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga, khususnya terkait isu ekonomi, pembangunan, dan perlindungan konsumen di Kabupaten Sumbawa.

Dalam kesempatan tersebut, H. Zohran menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kapolres Sumbawa yang baru baru ini diperingati dengan semarak. DPRD merasa perlu memberikan apresiasi atas dedikasi Ibu Kapolres di wilayah hukum Sumbawa. Secara khusus, Komisi II memberikan apresiasi tinggi terhadap gerak cepat Polres Sumbawa dalam mengungkap kasus kriminal ekonomi baru-baru ini.

"Kami sangat mengapresiasi keberhasilan Polres Sumbawa dalam menangkap pelaku pengoplosan LPG bersubsidi ke non-subsidi. Ini adalah langkah nyata melindungi hak masyarakat kecil yang sangat bergantung pada gas subsidi," ujar H. Zohran.

Poin penting lain yang dibahas adalah mengenai pembangunan fasilitas SPPG di lingkungan Polres Sumbawa. H. Zohran menegaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, pembangunan gedung yang dilakukan pihak Polres murni menggunakan dana pihak ketiga, bukan bersumber dari anggaran daerah maupun pusat (APBD/ APBN).

"Kami mengonfirmasi bahwa pembangunan ini dikelola melalui yayasan, dalam hal ini Yayasan Kemala Bhayangkari, dan 100 persen menggunakan dukungan pihak ketiga. Ini penting untuk memperjelas status pembangunan tersebut di mata publik," tambahnya.

Terkait perlindungan konsumen, DPRD meminta Polres Sumbawa untuk memperketat pengawasan terhadap distribusi LPG 3 kg di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Fokus utama yang ditekankan adalah pada kuantitas atau volume isi gas, bukan sekadar kualitasnya. Hal ini untuk memastikan masyarakat menerima isi gas yang sesuai dengan takaran yang seharusnya (gas melon 3 kg).

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Sumbawa AKBP Marieta menyatakan kesiapannya untuk terus bersinergi dengan legislatif. Terkait pengamanan distribusi energi, ia menegaskan bahwa Polres Sumbawa siap berkontribusi penuh.

"Kami berterima kasih atas dukungan DPRD. Terkait penyaluran gas LPG 3 kg, kami siap mengamankan jalannya distribusi dan berkomitmen melakukan pengawasan ketat terhadap kuantitas isi gas melon agar masyarakat tidak dirugikan," tegas AKBP Marieta.

Mengenai pembangunan gedung, Kapolres membenarkan bahwa proyek tersebut dilakukan secara mandiri melalui mekanisme yang sah melalui Yayasan Kemala Bhayangkari tanpa membebani anggaran daerah.

Pertemuan yang berlangsung produktif ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan di Kabupaten Sumbawa demi kesejahteraan masyarakat. (AM)

]]>
Mon, 20 Apr 2026 23:29:39 +0800 amr
Menulis Opini Isu Sosial dengan Premis, Argumen, dan Analisis yang Kuat https://amarmedia.co.id/menulis-opini-isu-sosial-dengan-premis-argumen-dan-analisis-yang-kuat https://amarmedia.co.id/menulis-opini-isu-sosial-dengan-premis-argumen-dan-analisis-yang-kuat Menulis Opini Isu Sosial dengan Premis, Argumen, dan Analisis yang Kuat

Oleh ; Asmediati 

Menulis opini tentang isu sosial bukan sekadar menyampaikan pendapat pribadi. Kekuatan tulisan terletak pada premis yang logis, argumen yang relevan, dan analisis yang meyakinkan. Premis adalah fondasi dari setiap opini; jika premisnya rapuh, seluruh argumen akan mudah runtuh. Dengan premis yang kokoh, pembaca dapat mengikuti alur pemikiran kita dan memahami alasan di balik pandangan yang kita ajukan.

1. Menentukan Premis Utama

Langkah pertama adalah menentukan premis utama, inti gagasan yang menjadi dasar opini. Premis utama harus spesifik, jelas, dan relevan dengan isu sosial yang dibahas. Misalnya, daripada menulis “Kemiskinan itu buruk,” lebih logis dan analitis jika dikatakan:

“Ketimpangan akses pendidikan memperburuk kemiskinan generasi muda di wilayah perkotaan.”

Premis ini tidak hanya menyatakan fakta, tetapi langsung menyiapkan pembaca untuk analisis penulis: mengapa masalah itu terjadi dan apa implikasinya. Menurut Anthony Weston dalam A Rulebook for Arguments, premis yang kuat harus spesifik, relevan, dan dapat diuji, agar argumen tidak mudah disanggah.

2. Menyusun Premis Pendukung yang Mengarahkan Analisis

Setelah premis utama, susun premis pendukung yang memberi alasan dan bukti bagi premis utama, sekaligus menuntun pembaca ke arah analisis kita. Premis pendukung ini bisa berupa data, fakta, contoh nyata, atau pendapat ahli.

Contoh:

Premis 1: “Survei BPS 2025 menunjukkan 40% anak usia sekolah di kota besar tidak mendapatkan pendidikan dasar yang memadai.”

Premis 2: “Sekolah yang memiliki akses teknologi dan guru berkualitas menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi siswa.”

Analisis singkat: “Ini menunjukkan bahwa hanya menyediakan sekolah tidak cukup; kualitas dan akses harus menjadi prioritas.”

Kesimpulan mini: “Oleh karena itu, kebijakan pendidikan harus fokus pada kualitas dan pemerataan akses.”

Menurut Richard Paul, ahli critical thinking, premis pendukung yang logis membantu pembaca membedakan antara fakta dan opini, sekaligus meningkatkan kredibilitas penulis.

3. Menggunakan Pertanyaan Retoris, Kontras, dan Analogi

Pertanyaan retoris dapat mendorong pembaca berpikir dan mempersiapkan mereka menerima analisis kita. Misalnya:

“Jika anak-anak tidak memiliki akses pendidikan yang memadai, apakah kita bisa berharap mereka keluar dari lingkaran kemiskinan?”

Kontras juga efektif untuk menekankan analisis:

 “Di kota X, akses pendidikan memadai dan kemiskinan menurun, sementara di kota Y, akses terbatas dan kemiskinan tetap tinggi.”

Analogi ringan juga membuat argumen mudah diingat:

 “Membangun sekolah tanpa memastikan guru berkualitas ibarat membangun rumah tanpa pondasi; terlihat megah tapi rapuh.”

4. Memastikan Premis Dapat Diuji

Premis yang kuat harus dapat dibuktikan. Data, survei, penelitian, atau contoh nyata membuat argumen lebih meyakinkan. Misalnya, klaim “Siswa malas membaca karena malas” terlalu subjektif; lebih logis jika diganti dengan data seperti:

 “70% siswa lebih memilih media sosial daripada membaca buku.”

John Dewey menekankan bahwa pemikiran kritis adalah inti literasi sosial. Premis yang dapat diuji membuat pembaca berpikir dan menilai bukti secara rasional, sehingga analisis penulis menjadi lebih kredibel.

5. Menggunakan Contoh dan Ilustrasi Sosial

Cerita singkat atau contoh nyata membantu pembaca merasakan konteks sosial dan melihat analisis kita secara konkret.

 “Di Kampung X, meski ada sekolah, anak-anak harus menempuh perjalanan 5 km. Banyak yang akhirnya putus sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa akses fisik juga menjadi bagian penting dari ketimpangan pendidikan.”

Contoh seperti ini menguatkan premis dan argumen sekaligus menunjukkan arah analisis kita: masalah sosial sering lebih kompleks daripada sekadar jumlah fasilitas.

6. Menyusun Alur Argumen Bertahap

Menyusun alur argumen secara bertahap adalah kunci agar opini kita mudah diikuti. Setiap paragraf sebaiknya fokus pada satu premis utama, kemudian disertai premis pendukung, bukti, analisis singkat, dan diakhiri kesimpulan mini. Alur ini membantu pembaca berpikir sejalan dengan logika kita, dari pengamatan masalah sosial → bukti → analisis → pandangan penulis.

Misalnya, jika menulis opini tentang ketimpangan pendidikan di kota besar, paragraf pertama bisa menekankan premis utama: “Ketimpangan akses pendidikan memperburuk kemiskinan generasi muda.” Paragraf kedua menyajikan data dan fakta sebagai premis pendukung: “Survei BPS 2025 menunjukkan 40% anak usia sekolah di kota besar tidak mendapatkan pendidikan dasar yang memadai.” Paragraf ketiga memberi analisis: “Fakta ini menunjukkan bahwa hanya menyediakan sekolah tidak cukup; kualitas dan akses harus menjadi prioritas.” Dengan susunan ini, pembaca dibimbing secara logis menuju pandangan penulis.

Paragraf berikutnya bisa menambahkan contoh konkret atau studi kasus:

 “Di Kampung X, meski ada sekolah, anak-anak harus menempuh perjalanan 5 km. Banyak yang akhirnya putus sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa akses fisik juga menjadi bagian penting dari ketimpangan pendidikan.”

Gunakan transisi logis antar paragraf dengan kata penghubung seperti selain itu, lebih jauh, sebaliknya, hal ini menunjukkan, atau oleh karena itu:

“Selain akses fisik, kualitas guru juga menentukan hasil belajar. Di sekolah dengan guru berkualitas, literasi siswa meningkat signifikan, menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan harus memperhatikan kualitas tenaga pengajar, bukan hanya kuantitas sekolah.”

Dengan struktur bertahap, opini menjadi logis, mudah diikuti, dan mengarahkan pembaca ke analisis dan pandangan penulis secara natural.

7. Membuat Kesimpulan yang Kuat

Kesimpulan harus merangkum premis utama, menegaskan analisis, dan menunjukkan implikasi sosial, sehingga opini meninggalkan kesan dan arah jelas.

a. Rangkum Premis Utama dan Bukti Pendukung

“Melihat fakta bahwa 40% anak di kota besar tidak mendapatkan pendidikan dasar yang memadai dan banyak sekolah memiliki akses terbatas, jelas bahwa ketimpangan pendidikan memperburuk kemiskinan generasi muda.”

b. Tegaskan Analisis dan Pandangan Penulis

 “Hal ini menunjukkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan harus fokus pada kualitas dan pemerataan akses pendidikan, bukan sekadar jumlah sekolah baru.”

c. Tunjukkan Dampak atau Implikasi Sosial dan Ajakan Berpikir

 “Jika pemerintah dan pemangku kebijakan serius memperhatikan kualitas guru dan akses pendidikan, generasi muda di kota besar memiliki peluang keluar dari lingkaran kemiskinan, membangun masyarakat yang lebih adil dan berdaya. Apakah kita siap memastikan setiap anak mendapat pendidikan yang layak agar mereka bisa meraih masa depan yang lebih baik?”

Dengan tambahan data, kutipan ahli, analogi, transisi logis, dan kalimat ajakan berpikir, opini tentang isu sosial kini lebih persuasif, logis, dan analitis, meninggalkan kesan kuat bagi pembaca.[]

]]>
Mon, 20 Apr 2026 20:30:22 +0800 amr
Implementasi Permendikdasmen No. 7 Tahun 2025: Bupati Sumbawa Tekankan Digitalisasi dan Kepatuhan Aturan Masa Jabatan Kepala Sekolah https://amarmedia.co.id/implementasi-permendikdasmen-no-7-tahun-2025-bupati-sumbawa-tekankan-digitalisasi-dan-kepatuhan-aturan-masa-jabatan-kepala-sekolah https://amarmedia.co.id/implementasi-permendikdasmen-no-7-tahun-2025-bupati-sumbawa-tekankan-digitalisasi-dan-kepatuhan-aturan-masa-jabatan-kepala-sekolah SUMBAWA, Amarmedia.co.id - 20 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Sosialisasi Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 guna menyatukan persepsi mengenai mekanisme baru penugasan guru sebagai kepala sekolah. Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., ini menjadi langkah preventif pemda dalam menghadapi transisi kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan.

Bupati menyampaikan bahwa sosialisasi ini krusial untuk mencegah kesalahpahaman di masyarakat maupun internal tenaga kependidikan terkait rotasi dan masa jabatan. 

Berdasarkan aturan terbaru, masa jabatan kepala sekolah kini dibatasi 4 tahun per periode dengan batas maksimal 8 tahun. Berdasarkan kajian, sejumlah besar kepala sekolah di Sumbawa akan memasuki masa purna tugas jabatan sesuai aturan ini.

Penundaan mutasi kepala sekolah beberapa waktu lalu merupakan langkah strategis pemda untuk menunggu payung hukum yang jelas dari Pemerintah Pusat (Permendikdasmen No. 7/2025).

Calon kepala sekolah harus memenuhi standar kompetensi yang mencakup rekam jejak yang baik, kemampuan manajerial, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan (Digitalisasi Sekolah).

Pemkab Sumbawa terus mendorong penggunaan perangkat digital seperti smartboard dan laptop dalam proses belajar mengajar, yang wajib dikuasai oleh setiap pimpinan sekolah.

Bupati mengajak seluruh insan pendidikan untuk melihat regulasi ini sebagai upaya penyegaran dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumbawa. "Kita ingin melahirkan pemimpin sekolah yang tidak hanya cakap mengatur guru, tetapi juga visioner dalam membawa sekolahnya bersaing di era digital," pungkasnya.

Hadir dalam acara ini perwakilan Kementerian Dikdasmen RI, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, PGRI, Dewan Pendidikan, serta para pengawas dan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. (AM)

]]>
Mon, 20 Apr 2026 17:28:04 +0800 amr
Masa Jabatan Kepala Sekolah Kini Dibatasi, Bupati Sumbawa Minta Insan Pendidikan Taati Permendikdasmen No. 7 Tahun 2025 https://amarmedia.co.id/masa-jabatan-kepala-sekolah-kini-dibatasi-bupati-sumbawa-minta-insan-pendidikan-taati-permendikdasmen-no-7-tahun-2025 https://amarmedia.co.id/masa-jabatan-kepala-sekolah-kini-dibatasi-bupati-sumbawa-minta-insan-pendidikan-taati-permendikdasmen-no-7-tahun-2025 Masa Jabatan Kepala Sekolah Kini Dibatasi, Bupati Sumbawa Minta Insan Pendidikan Taati Permendikdasmen No. 7 Tahun 2025

SUMBAWA.Amarmedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, bertempat di Kabupaten Sumbawa, Senin (20/4/2026). 

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa aturan baru ini membawa perubahan fundamental, terutama mengenai pembatasan masa jabatan kepala sekolah. Jika sebelumnya tidak ada aturan baku, kini masa jabatan ditetapkan selama empat tahun untuk satu periode dan dapat diperpanjang hingga maksimal delapan tahun.

"Masa jabatan pertama empat tahun, bisa diperpanjang sampai delapan tahun. Setelah itu tidak bisa lagi menjabat terus-menerus. Kita harus patuh pada aturan pusat agar tidak muncul anggapan bahwa pemerintah daerah memberhentikan sepihak. Ini murni tuntutan regulasi," tegas Bupati di hadapan para kepala sekolah dan pengawas yang hadir.

Bupati Jarot juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sengaja menunda sejumlah kebijakan mutasi sebelumnya demi menunggu kejelasan aturan ini. Hal ini dilakukan agar transisi kepemimpinan di sekolah-sekolah di Kabupaten Sumbawa berjalan sesuai koridor hukum dan meminimalisir kegaduhan.

Selain aspek masa jabatan, Bupati menekankan bahwa standar kompetensi kepala sekolah ke depan akan jauh lebih ketat. Kepala sekolah tidak lagi hanya dituntut mahir dalam laporan administratif, tetapi wajib memiliki jiwa kepemimpinan (leadership) yang kuat serta mampu beradaptasi dengan teknologi digital, seperti penggunaan smartboard dan perangkat pembelajaran digital lainnya.

"Menjadi kepala sekolah bukan hanya soal administrasi, tapi bagaimana mengelola guru dan lingkungan sekolah di tengah era digitalisasi pendidikan," tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Siti Maimunah Mutmainnah dari Kementerian Dikdasmen, Kepala IGTK NTB Dr. Wirman Kasmayadi, jajaran DPRD Sumbawa, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan se-Kabupaten Sumbawa (AM)

]]>
Mon, 20 Apr 2026 17:23:21 +0800 amr
ORADO NTB Mantapkan Pembinaan, Kejurprov 2026 Jadi Ajang Seleksi Menuju Nasional https://amarmedia.co.id/orado-ntb-mantapkan-pembinaan-kejurprov-2026-jadi-ajang-seleksi-menuju-nasional https://amarmedia.co.id/orado-ntb-mantapkan-pembinaan-kejurprov-2026-jadi-ajang-seleksi-menuju-nasional ORADO NTB Mantapkan Pembinaan, Kejurprov 2026 Jadi Ajang Seleksi Menuju Nasional

MATARAM.Amarmedia.co.id  – Semangat sportivitas mewarnai pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Federasi ORADO ( Organisasi Domino Nasional ) Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 yang sukses digelar pada 19 April 2026 di Kota Mataram.

Ajang bergengsi ini menjadi panggung mencari talenta handal bagi para atlet domino terbaik dari seluruh Pengurus Cabang (Pengcab) ORADO kabupaten/kota se-NTB untuk menunjukkan kemampuan, strategi, dan ketangkasan mereka dalam kompetisi yang berlangsung kompetitif dan penuh integritas.

Kejurprov tahun ini mencatat partisipasi penuh dari seluruh Pengcab ORADO se-NTB, di mana masing-masing mengutus dua tim terbaiknya. Setiap tim terdiri dari dua atlet yang didampingi oleh official, sehingga menghadirkan puluhan atlet yang saling beradu kemampuan. 

Kehadiran jajaran pengurus serta tokoh olahraga daerah turut menambah semarak sekaligus menunjukkan dukungan terhadap pengembangan olahraga domino di NTB.

Ketua ORADO NTB, I Putu Dedy Saputra, menegaskan bahwa Kejurprov merupakan bagian penting dari strategi pembinaan atlet di daerah. Ia menyebut keikutsertaan seluruh Pengcab sebagai bukti soliditas organisasi dalam mencetak atlet berprestasi. 

"ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga sarana memperkuat kesiapan NTB untuk bersaing di tingkat nasional," kata I Putu Dedy Saputra, Senin 20 April 2026 di Mataram

Selanjutnya Putu Dedy mengatakan, untuk menjaga kualitas dan keadilan pertandingan, panitia menunjuk Abdurahman sebagai wasit utama yang memimpin jalannya kompetisi. 

"Dengan pengalaman yang dimiliki, kepemimpinan wasit dinilai mampu memastikan seluruh pertandingan berjalan sesuai aturan yang berlaku secara nasional, sehingga memberikan rasa keadilan bagi seluruh peserta," ujar Putu Dedy. 

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana, Shandi Maulani Ahmad, menyampaikan apresiasi atas kelancaran kegiatan serta tingginya antusiasme peserta.

 Ia menilai pelaksanaan Kejurprov berlangsung sangat kompetitif dan menunjukkan bahwa pembinaan olahraga domino di NTB berjalan dengan baik. 

"Fokus selanjutnya, menurutnya, adalah mempersiapkan para juara untuk berlaga di tingkat nasional," kata Shandi Maulani Ahmad 

Selanjutnya I Putu Dedy Saputra menambahkan, Prestasi para atlet di Kejurprov ini akan menjadi dasar penentuan kontingen NTB yang akan berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ORADO di Megamendung, Bogor, pada 24 April 2026. 

"Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, para atlet dan official diharapkan mampu menjaga kondisi serta performa terbaik demi membawa nama baik Nusa Tenggara Barat di kancah nasional," tandas I Putu Dedy Saputra. 

Sementara itu sebagai organisasi olahraga, ORADO NTB terus berkomitmen mengembangkan potensi masyarakat di cabang olahraga domino melalui pembinaan berkelanjutan dan kompetisi yang berkualitas. 

Kejurprov ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong lahirnya atlet-atlet unggulan yang siap berprestasi di tingkat nasional hingga lebih tinggi lagi.(AM)

]]>
Mon, 20 Apr 2026 15:51:36 +0800 amr
BAZNAS Hadir di Saat Sunyi: Menguatkan Sang Sastrawan Dinullah Rayes di Tengah Ujian https://amarmedia.co.id/baznas-hadir-di-saat-sunyi-menguatkan-sang-sastrawan-dinullah-rayes-di-tengah-ujian https://amarmedia.co.id/baznas-hadir-di-saat-sunyi-menguatkan-sang-sastrawan-dinullah-rayes-di-tengah-ujian BAZNAS Hadir di Saat Sunyi: Menguatkan Sang Sastrawan Dinullah Rayes di Tengah Ujian

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id  - 20 April 2026 – Di sebuah rumah sederhana di Kelurahan Brang Biji, suasana haru begitu terasa saat rombongan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melangkah masuk untuk melakukan silaturrahim. Di tempat itulah, seorang tokoh nasional, sastrawan, budayawan, sekaligus inspirasi bagi banyak generasi, Dinullah Rayes, tengah berjuang melawan sakit yang telah ia jalani selama kurang lebih dua bulan terakhir.

Pria kelahiran 7 Februari 1939 itu kini terbaring lemah. Usia yang tak lagi muda dan kondisi kesehatan yang menurun tak mampu menghapus jejak panjang pengabdiannya. Karya-karya sastra yang ia lahirkan, pemikiran budaya yang ia tanamkan, serta keteladanan hidup yang ia tunjukkan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan masyarakat Tau dan Tana Samawa.

Kehadiran tim BAZNAS pada Senin, 20 April 2026, menjadi momen yang penuh makna dan sarat emosi. Dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, bersama Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri serta Sekretaris Dr. Supriyadi, M.HI, rombongan hadir membawa bukan hanya bantuan, tetapi juga kepedulian, doa, dan penghormatan yang tulus.

Saat rombongan mendekat, suasana seketika menjadi hening. Tatapan mata Dinullah Rayes yang teduh, meski dalam kondisi lemah, seolah menyampaikan banyak hal yang tak terucapkan. Di balik keterbatasannya, terpancar keteguhan hati seorang pejuang—yang sepanjang hidupnya telah mengabdikan diri bagi kemajuan bangsa dan keluhuran budaya.

Ketua BAZNAS, Syukri Rahmat, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kunjungan ini adalah bentuk penghargaan atas jasa besar Dinullah Rayes. “Beliau adalah sosok yang telah memberikan banyak kontribusi nyata. Tidak hanya melalui karya, tetapi juga melalui nilai-nilai kehidupan yang beliau wariskan. Kami hadir sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian,” ungkapnya dengan penuh empati.

Sebagai wujud apresiasi, BAZNAS juga menyerahkan bantuan kepada keluarga. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban yang tengah dihadapi. Namun lebih dari itu, kehadiran BAZNAS menjadi simbol bahwa pengabdian tulus tidak pernah dilupakan oleh masyarakat.

Wakil Ketua I BAZNAS, Dr. M. Ihsan Safitri, menegaskan pentingnya menjaga nilai silaturrahim dan kepedulian sosial, terutama kepada tokoh-tokoh yang telah berjasa. Sementara itu, Sekretaris BAZNAS, Dr. Supriyadi, M.HI, mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan Dinullah Rayes agar dapat kembali pulih seperti sediakala.

Di tengah suasana yang penuh haru, sebuah pesan sederhana namun menyentuh hati disampaikan oleh Dinullah Rayes. Dengan suara yang lirih dan penuh ketulusan, beliau menyampaikan harapannya agar BAZNAS dan seluruh pengurusnya senantiasa diberikan kesuksesan, baik di masa kini maupun di masa yang akan datang. Doa tersebut menjadi bukti bahwa di tengah kondisi sakit yang beliau alami, kepedulian dan cintanya terhadap sesama tetap hidup dan tak pernah padam.

Ucapan tersebut sontak menggetarkan hati yang hadir. Sebab di saat dirinya tengah berjuang melawan sakit, beliau justru masih memikirkan dan mendoakan orang lain. Sebuah keteladanan yang begitu dalam dan jarang ditemukan—cerminan dari jiwa besar yang selama ini ia tunjukkan dalam kehidupannya.

Doa-doa pun dipanjatkan bersama, mengiringi harapan akan kesembuhan beliau. Suasana khidmat menyelimuti ruangan, menghadirkan rasa kebersamaan dan kepedulian yang begitu kuat. Air mata haru tak terbendung, menjadi saksi bahwa cinta dan penghormatan kepada seorang tokoh tidak pernah luntur oleh waktu.

Kunjungan ini menjadi pengingat bagi semua bahwa menghargai jasa para tokoh adalah bagian dari nilai kemanusiaan. Bahwa mereka yang telah mengabdikan hidupnya layak untuk terus dikenang, dihormati, dan didampingi, terutama di masa-masa sulit.

Dinullah Rayes mungkin kini tengah beristirahat dalam perjuangannya melawan sakit. Namun semangat, karya, dan nilai-nilai yang telah ia tanamkan akan terus hidup dalam hati masyarakat. Silaturrahim yang terjalin pada 20 April 2026 ini bukan sekadar kunjungan, melainkan sebuah wujud cinta, penghormatan, dan pengakuan atas pengabdian yang luar biasa.

Dan di hari itu, di tengah kesunyian yang menyelimuti, BAZNAS hadir—membawa harapan, doa, dan kekuatan. Sebuah kehadiran yang sederhana, namun penuh makna, yang akan terus dikenang dalam perjalanan kehidupan seorang Dinullah Rayes. (AM)

]]>
Mon, 20 Apr 2026 15:44:23 +0800 amr
Aksi Nyata Mahasiswa UNSA, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dusun Pemangong https://amarmedia.co.id/aksi-nyata-mahasiswa-unsa-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-dusun-pemangong https://amarmedia.co.id/aksi-nyata-mahasiswa-unsa-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-dusun-pemangong Aksi Nyata Mahasiswa UNSA, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dusun Pemangong

Lenangguar.Amarmedia.co.id– Wujud kepedulian antarsama ditunjukkan oleh civitas akademika Universitas Samawa (UNSA). Tepat pada hari ini, Minggu (19/4/2026), Mahasiswa UNSA dan UKM Seni serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Samawa turun langsung ke Dusun Pemangong, Desa Lenangguar, untuk menyalurkan bantuan bagi para korban musibah kebakaran.

Bantuan yang diserahkan merupakan hasil kolektif dari gerakan sosial yang digalang oleh mahasiswa selama beberapa waktu terakhir. Uniknya, sumber bantuan tidak hanya berasal dari internal kampus, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat umum.

Hasil Kolaborasi Car Free Night dan Donasi Online

Ketua BEM UNSA Fitra Andian menjelaskan bahwa bantuan yang dibawa hari ini merupakan akumulasi dari berbagai aksi penggalangan dana. Mulai dari aksi turun ke jalan dalam momen Car Free Night (CFN), hingga kampanye donasi secara online yang menyasar netizen dan civitas akademika Universitas Samawa.

"Ini adalah buah dari solidaritas. Kami menghimpun sedikit demi sedikit dari masyarakat saat CFN dan juga melalui kanal digital. Alhamdulillah, hari ini bisa kami sampaikan amanah tersebut kepada saudara-saudara kita di Pemangong," ujar Pilianus Rohan Woti Wuli Ketua UKM  di lokasi.

Disambut Hangat oleh Pemerintah Desa

Kedatangan rombongan mahasiswa ini disambut langsung oleh Kepala Desa Lenangguar bersama Kepala Dusun Pemangong. Raut haru terpancar dari para korban kebakaran saat menerima paket bantuan yang terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan logistik lainnya.

Kepala Desa Lenangguar Syahruddin, SP menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif para mahasiswa. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti untuk meringankan beban psikologis dan ekonomi para warga yang sedang tertimpa musibah.

Pesan Pembina: Mahasiswa Harus Peka Sosial

Turut hadir dalam aksi sosial tersebut, Andi Rachmat, selaku Pembina Mahasiswa Universitas Samawa. Dalam keterangannya, ia menekankan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari pendidikan karakter bagi mahasiswa agar tidak hanya cerdas di dalam kelas, tetapi juga peka terhadap realitas sosial.

"Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari pengabdian masyarakat. Kami ingin mahasiswa memiliki empati yang tinggi. Apa yang mereka kumpulkan melalui CFN dan online adalah bukti bahwa mahasiswa bisa menjadi jembatan kebaikan antara masyarakat umum dan mereka yang membutuhkan bantuan," ungkap Andi Rachmat.

Aksi penyaluran bantuan ini berjalan lancar dengan tetap mengedepankan semangat kekeluargaan. Diharapkan, bantuan tersebut dapat membantu proses pemulihan para korban kebakaran di Dusun Pemangong agar dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala. (AM)

]]>
Sun, 19 Apr 2026 13:52:27 +0800 amr
Dilantik dan Dikukuhkan Jadi Ketua YKI NTB, Bunda Sinta Ajak Masyarakat Bersama&sama Perangi Kanker https://amarmedia.co.id/dilantik-dan-dikukuhkan-jadi-ketua-yki-ntb-bunda-sinta-ajak-masyarakat-bersama-sama-perangi-kanker https://amarmedia.co.id/dilantik-dan-dikukuhkan-jadi-ketua-yki-ntb-bunda-sinta-ajak-masyarakat-bersama-sama-perangi-kanker Dilantik dan Dikukuhkan Jadi Ketua YKI NTB, Bunda Sinta Ajak Masyarakat Bersama-sama Perangi Kanker

Mataram.Amarmedia.co.id- Sinta Agathia M.Iqbal resmi dilantik sekaligus dikukuhkan sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) NTB periode 2026-2031. Proses pelantikan sejaligus pengukuhan tersebut dipimpin langsung Ketua umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Pusat Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FACP, secara during.

Usai dilantik, Bunda Sinta mengungkapkan, bahwa upaya untuk menurunkan kasus kanker harus terus dimaksimalkan, karena isu kesehatan seperti kanker tidak bisa diserahkan hanya kepada ahli dalam hal ini dokter, namun perlu keterlibatan masyarakat. Karena ia menilai sistem kerjasama yang baik adalah kunci untuk langkah kerja yang akan ditempuh kedepan.

“ Ini isu yang sangat besar, kita tahu resikonya kalau tidak ditangani dengan baik. Jadi kita harus kerjakan bareng bareng karena itu modal terbesar kita,” jelas Ketua Yayasan Kanker Indonesia NTB periode 2026-2031, Sinta Agathia M. Iqbal di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur, Jumat (17/4/2026).

Sebelumnya, Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Pusat Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FACP, dalam sambutannya menegaskan bahwa momen ini merupakan titik penting perubahan, khususnya dalam hal penyesuaian terhadap perkembangan regulasi di bidang hukum dan perpajakan. YKI kini dituntut untuk bertransformasi menjadi organisasi yang lebih profesional, akuntabel, dan transparan, tidak hanya sebagai wadah sosial, tetapi juga sebagai institusi yang taat regulasi.

“Transformasi ini bukan sekadar perubahan administratif atau formalitas, tetapi menyangkut perubahan cara kerja, tata kelola organisasi, hingga pola koordinasi antara pusat dan daerah,” ujarnya.

Ke depan, YKI akan memperkuat sistem koordinasi antara pengurus pusat dan daerah melalui penerapan program nasional yang terstandar, namun tetap memberikan ruang bagi daerah untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah. Setiap daerah diharapkan mampu mengidentifikasi permasalahan lokal serta menjalankan program secara mandiri dengan tetap dalam kerangka koordinasi nasional.

Selain itu, YKI juga menekankan pentingnya peningkatan profesionalitas dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi. Setiap kegiatan dan program akan didorong untuk memiliki pertanggungjawaban yang jelas dan transparan, guna memastikan kepercayaan publik tetap terjaga.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa tantangan kanker di Indonesia masih sangat besar. Sudoyo melanjutkan, tingginya angka kasus kanker, 90% dipengaruhi oleh faktor risiko gaya hidup dan lingkungan, dan menjadi perhatian serius dikarenakan kasus kanker Indonesia telah mengalahkan negara-negara besar India, Rusia, Cina, Amerika Serikat. Oleh karena itu, Sudoyo menyerukan upaya pencegahan dan deteksi dini menjadi fokus utama yang harus diperkuat. 

Selanjutnya ia mendorong YKI harus berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat serta deteksi dini kanker. Edukasi kepada masyarakat diyakini menjadi kunci dalam menurunkan angka kejadian kanker dalam jangka panjang.

“Penurunan angka kanker tidak hanya bergantung pada fasilitas pengobatan, tetapi justru pada upaya pencegahan dan deteksi dini yang dilakukan secara masif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Kegiatan ini juga dirangkai perayaan hari jadi Yayasan Kanker Indonesia ( YKI) ke 49 tahun. (AM/diskomknfotik)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 21:18:16 +0800 amr
NTB Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia https://amarmedia.co.id/ntb-jadi-percontohan-ruang-bersama-indonesia https://amarmedia.co.id/ntb-jadi-percontohan-ruang-bersama-indonesia NTB Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia

Mataram,Amarmedia.co.id, 17 April 2026 - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat sinergi lintas sektor dalam perlindungan perempuan dan anak melalui peluncuran inisiatif Ruang Bersama Indonesia.

Gubernur Dr HL Muhamad Iqbal dalam sambutannya mengatakan, persoalan perempuan dan anak menjadi perhatian serius karena beberapa masalah sosial seperti narkoba dan pernikahan dini berakar dari pola asuh akibat kemiskinan. 

"Pemprov akan berbuat yang terbaik untuk memberdayakan perempuan dan melindungi anak NTB", ujar Gubernur di Pendopo di Mataram, Jumat (17/04/2026). 

Untuk itu, komitmen perlindungan anak dan perempuan dimulai dari pengentasan kemiskinan dengan pemberdayaan melalui Desa Berdaya. 

Dikatakan Gubernur, salah satu penyumbang kemiskinan yang termasuk pula kelompok rentan untuk perlindungan anak dan perempuan adalah perlindungan keluarga pekerja migran yang ditinggalkan di desa. Program KUR PMI ini tidak hanya memfasilitasi biaya keberangkatan namun menyediakan skema pembiayaan untuk tabungan selama bekerja dan dapat mandiri setelah kontrak diluar negeri berakhir. 

Dalam struktur birokrasi, Pemprov dengan penggabungan Dinas DP3AP2KB kedalam Dinas Sosial dan hadirnya direktorat khusus perempuan dan anak di Polda NTB menjadi bentuk konkrit perhatian pemerintah. 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyampaikan bahwa program ini merupakan gerakan kolaboratif dari tingkat pusat hingga desa yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.

“Inisiatif ini berangkat dari arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa tidak ada satu pun kementerian atau lembaga yang bisa bekerja sendiri. Semua harus berkolaborasi, bersinergi, dan bergerak bersama,” ujar Menteri Arifah.

Ruang Bersama Indonesia dirancang sebagai platform kolaborasi di tingkat akar rumput, dengan mengintegrasikan berbagai unsur seperti: Pendamping desa,Tenaga kesejahteraan sosial, Aparat keamanan, Serta organisasi masyarakat.

Program ini juga menempatkan peran strategis perempuan desa sebagai motor penggerak perubahan sosial.

“Ruang Bersama Indonesia adalah gerakan bersama di tingkat desa yang mengikat seluruh potensi yang ada agar tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi menyelesaikan persoalan secara kolektif,” tegas Menteri Arifah.

Dalam implementasinya, KemenPPPA mendorong penguatan peran PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Kolaborasi juga diperluas dengan berbagai organisasi, termasuk Seruni Kabinet, guna memastikan program berjalan efektif hingga ke tingkat paling bawah.

Sebagai langkah strategis lainnya, KemenPPPA terus memperkuat layanan pengaduan SAPA 129.

Layanan ini menjadi kanal utama bagi masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan, anak, maupun laki-laki yang kini juga menunjukkan peningkatan signifikan.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak bingung harus melapor ke mana. SAPA 129 hadir sebagai layanan terpadu yang mudah diakses,” ujar Menteri.

Menteri Arifah juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam menangani isu perempuan dan anak, termasuk keberhasilan menurunkan angka pernikahan usia anak secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, berbagai upaya perlindungan pekerja migran dan pembinaan keluarga turut menjadi perhatian strategis pemerintah daerah.

“Ketika kepala daerah memiliki komitmen yang kuat, maka kerja kolaborasi menjadi lebih ringan dan berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Inisiatif Ruang Bersama Indonesia merupakan bagian dari implementasi agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Melalui kolaborasi lintas sektor yang terintegrasi, pemerintah optimistis berbagai persoalan sosial, khususnya terkait perempuan dan anak, dapat diselesaikan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kami berharap gerakan ini dapat dimulai dari NTB dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun masyarakat yang aman, inklusif, adil, dan setara,” tutup Menteri Arifah.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri menyerahkan penghargaan kepada beberapa institusi atas komitmennya dalam penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak seperti Kepala Kejati, Wahyudi, SH, MH, Kombes Ni Made Pujewati, Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTB.Rektor Unram, Prof Sukardi dan Joko Jumadi, LPA Kota Mataram. (AM/kominfotikntb).

]]>
Sat, 18 Apr 2026 21:13:49 +0800 amr
Hadiri Musrenbang Provinsi, Bupati Syarafuddin Jarot Tekankan Sinergi NTB&Sumbawa demi Kesejahteraan Rakyat https://amarmedia.co.id/hadiri-musrenbang-provinsi-bupati-syarafuddin-jarot-tekankan-sinergi-ntb-sumbawa-demi-kesejahteraan-rakyat https://amarmedia.co.id/hadiri-musrenbang-provinsi-bupati-syarafuddin-jarot-tekankan-sinergi-ntb-sumbawa-demi-kesejahteraan-rakyat Hadiri Musrenbang Provinsi, Bupati Syarafuddin Jarot Tekankan Sinergi NTB-Sumbawa demi Kesejahteraan Rakyat

MATARAM.Amarmedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung di Mataram, Kamis (16/4/2026). Dalam forum tersebut, Bupati Jarot menegaskan komitmen Kabupaten Sumbawa untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan visi besar Provinsi NTB.

Disela-sela kegiatan, Ir. H. Syarafuddin Jarot dalam keterangannya menyatakan bahwa pembangunan Kabupaten Sumbawa tidak dapat berjalan secara terisolasi. Menurutnya, konektivitas antarwilayah dan dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat menjadi kunci utama percepatan ekonomi di Tau dan Tana Samawa.

“Kita belajar dari forum ini bahwa membangun daerah tidak bisa sendiri. Harus ada interkoneksi yang kuat. Apa yang kita rencanakan di Sumbawa harus saling menguatkan dengan program di tingkat provinsi agar setiap anggaran yang kita kucurkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah,” ujar Bupati Jarot.

Ia juga menambahkan bahwa semangat kolaborasi ini selaras dengan marwah Sabalong Samalewa, di mana gotong royong dan kebersamaan menjadi fondasi dalam menuntaskan persoalan krusial, mulai dari sektor pertanian hingga infrastruktur wilayah. 

Dalam Musrenbang ini, Bupati berharap program-program strategis yang diusulkan oleh Kabupaten Sumbawa—termasuk penguatan sektor agroforestri dan hilirisasi hasil tani—mendapat ruang sinkronisasi yang tepat dalam peta jalan pembangunan NTB ke depan.(AM)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 20:58:01 +0800 amr
Pemprov NTB Perkuat Sinergi Masyarakat di Halalbihalal NWDI Bersama TGB https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-perkuat-sinergi-masyarakat-di-halalbihalal-nwdi-bersama-tgb https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-perkuat-sinergi-masyarakat-di-halalbihalal-nwdi-bersama-tgb Pemprov NTB Perkuat Sinergi Masyarakat di Halalbihalal NWDI Bersama TGB

Mataram, Amarmedia.co.id - 18 April 2026 - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi NTB, H. Amir, saat mewakili Gubernur NTB dalam kegiatan Halalbihalal dan Pengajian Umum di NWDI Center, Kota Mataram, Sabtu (18/4).

Kegiatan yang dihadiri ribuan jamaah ini turut menghadirkan Ketua Umum PB NWDI, Muhammad Zainul Majdi, yang memberikan tausiyah mengenai pentingnya etika sosial dan penguatan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan H. Amir, disampaikan bahwa momentum Idulfitri 1447 H harus dimaknai sebagai sarana memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat silaturahmi.

Pemerintah Provinsi NTB juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Selain itu, Pemprov NTB tetap berkomitmen mewujudkan visi NTB Makmur dan Mendunia melalui tiga pilar utama, yaitu pengentasan kemiskinan melalui program Desa Berdaya, penguatan ketahanan pangan, serta optimalisasi sektor pariwisata berkelas dunia.

“Momentum Idulfitri harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam memenuhi kebutuhan dasar dan mendorong kemajuan NTB,” ujar H. Amir saat membacakan sambutan Gubernur.

Dalam tausiyahnya, Muhammad Zainul Majdi menekankan pentingnya menjaga kehormatan sesama sebagai fondasi utama dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah. Mengacu pada Surah Al-Hujurat ayat 10–12, beliau mengingatkan umat agar senantiasa menjaga lisan, menghormati privasi, serta menjauhi perilaku ghibah.

“Persaudaraan bukan sekadar ucapan, tetapi diwujudkan dalam sikap nyata untuk saling menghormati, menjaga kehormatan, dan tidak saling menyakiti,” tegas TGB di hadapan para jamaah.

“Surah Al-Hujurat mengajarkan kita untuk tidak merendahkan sesama, tidak mencari-cari kesalahan orang lain, dan menjauhi ghibah sebagai bagian dari menjaga harmoni sosial,” tambahnya.

Kegiatan Halalbihalal ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan bagi masyarakat NTB. Melalui momentum ini, diharapkan sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat semakin kokoh dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif. (AM/diskominfotik)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 20:49:49 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa di Upacara Paripurna: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Tumpukan Laporan https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-di-upacara-paripurna-rakyat-butuh-bukti-bukan-tumpukan-laporan https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-di-upacara-paripurna-rakyat-butuh-bukti-bukan-tumpukan-laporan Sumbawa. Amarmedia.co.id - Jumat, 17 April 2026. Pemerintah Daerah kabupaten Sumbawa menggelar Upacara Paripurna. Upacara tersebut diikuti oleh Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, unsur Forkopimda, para kepala OPD, serta para ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat yang menyoroti sejumlah persoalan krusial yang dihadapi masyarakat Sumbawa saat ini.

Dalam amanatnya, Ketua DPRD menegaskan bahwa upacara paripurna bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan ruang sinkronisasi antara aspirasi rakyat dengan kebijakan pemerintah. Ia menyebutkan sedikitnya empat persoalan penting yang harus segera dituntaskan bersama.

Pertama, terkait jeritan petani di tengah panen raya. Menurutnya, tingginya curah hujan dan minimnya fasilitas pengering menyebabkan kadar air jagung dan padi meningkat sehingga harga jual hasil panen menurun. DPRD Sumbawa, lanjutnya, telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk mendorong bantuan mesin pengering dan alat mesin pertanian lainnya agar segera direalisasikan. Ia juga meminta pemerintah daerah memastikan data Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) benar-benar akurat agar bantuan tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan petani kecil.

Kedua, mengenai kelangkaan LPG 3 kilogram. Ketua DPRD menilai persoalan tersebut telah membebani ekonomi rumah tangga masyarakat. Ia menyebut DPRD tengah mengupayakan penambahan kuota LPG 3 kilogram, namun menegaskan bahwa penambahan kuota harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat di tingkat pangkalan dan pengecer. Ia meminta tim pengawas pemerintah daerah bertindak tegas terhadap pangkalan maupun pengecer yang melakukan pelanggaran.

Ketiga, terkait pelaksanaan Pilkades serentak di 21 desa pada tahun 2026. Ketua DPRD berharap seluruh ASN dan aparat desa dapat menjaga netralitas serta tidak menjadi pemain di balik layar. Ia mengingatkan bahwa Pilkades harus berjalan jujur dan adil agar melahirkan pemimpin desa yang benar-benar ingin membangun desa, bukan hasil dari transaksi politik.

Keempat, ia menegaskan komitmen terhadap gerakan “Sumbawa Hijau Lestari”. Menurutnya, kebijakan larangan menanam jagung di kawasan hutan bukan dimaksudkan untuk menghalangi mata pencaharian petani, tetapi untuk menjaga kelestarian lingkungan, menertibkan tata ruang, serta mencegah kerusakan hutan dan pendangkalan bendungan. Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap program agroforestri sebagai solusi jangka panjang.

Mengakhiri amanatnya, Ketua DPRD mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk kembali pada marwah pengabdian “Sabalong Samalewa”, menghilangkan ego sektoral antarinstansi, dan memperkuat kerja bersama demi kepentingan masyarakat.

“Rakyat Sumbawa tidak butuh tumpukan laporan, mereka butuh bukti bahwa pemerintah dan DPRD benar-benar bekerja untuk rakyat,” tegasnya. (AM)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 20:43:48 +0800 amr
Wagub NTB Dorong Peran Keluarga dan Pendidikan Cegah Kekerasan https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-dorong-peran-keluarga-dan-pendidikan-cegah-kekerasan https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-dorong-peran-keluarga-dan-pendidikan-cegah-kekerasan Mataram, Amarmedia.co.id - 18 April 2026 - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (Wagub NTB), Indah Dhamayanti Putri, mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi, dalam Seminar Nasional Kampanye Anti Kekerasan Seksual terhadap Perempuan dan Anak yang digelar di UIN Mataram, Sabtu (18/4).

Kehadiran keduanya menjadi wujud penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta lembaga pendidikan dalam upaya memutus mata rantai kekerasan yang masih menjadi tantangan serius, khususnya di wilayah NTB.

Dalam sambutannya, Wagub Dinda menegaskan bahwa persoalan kekerasan tidak boleh lagi ditutup-tutupi. Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama dalam penanganan dan pencegahan, dengan dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga.

“Perlindungan harus dimulai dari rumah tangga. Peran seorang ibu sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bahagia bagi keluarga,” ujarnya.

Menurut Wagub Dinda, anak yang tumbuh dalam keluarga yang harmonis akan memiliki ketahanan mental yang kuat, sehingga mampu melindungi diri dari berbagai ancaman, termasuk narkoba dan tindak kekerasan.

Menanggapi tingginya angka kekerasan di sejumlah wilayah, Wagub Dinda mengajak seluruh pihak untuk menghentikan budaya saling menyalahkan dan mulai mengambil langkah nyata.

“Sudah saatnya kita berhenti saling menyalahkan. Mari kita bergerak bersama, sekecil apa pun langkah yang kita lakukan, untuk menekan angka kekerasan agar tidak terus meningkat dan terulang kembali,” tegasnya.

Dirinya juga mendorong agar isu pencegahan kekerasan dapat menjadi materi wajib di lembaga pendidikan, termasuk madrasah dan pondok pesantren, guna meningkatkan pemahaman hukum serta kesadaran perlindungan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Menteri PPPA RI, Arifah Fauzi, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi NTB dan sivitas akademika dalam upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

Dirinya menegaskan bahwa konstitusi telah menjamin persamaan hak seluruh warga negara tanpa terkecuali.

“Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, termasuk perempuan dan anak. Ini menjadi landasan penting dalam memastikan perlindungan hak-hak mereka,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menteri Arifah menyampaikan bahwa perempuan dan anak merupakan bagian terbesar dari populasi Indonesia, sehingga memiliki peran strategis dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

“Perempuan dan anak memiliki posisi yang sangat penting dalam melahirkan generasi berkualitas. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan,” pungkasnya.(AM)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 15:58:28 +0800 amr
Sinergi Srikandi: Wagub NTB dan Menteri PPPA Serukan Aksi Nyata Cegah Kekerasan Seksual. https://amarmedia.co.id/sinergi-srikandi-wagub-ntb-dan-menteri-pppa-serukan-aksi-nyata-cegah-kekerasan-seksual https://amarmedia.co.id/sinergi-srikandi-wagub-ntb-dan-menteri-pppa-serukan-aksi-nyata-cegah-kekerasan-seksual Sinergi Srikandi: Wagub NTB dan Menteri PPPA Serukan Aksi Nyata Cegah Kekerasan Seksual.

Mataram,Amarmedia.co.id -  18 April 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan komitmen dan ikhtiar nyata dalam menekan serta mengentaskan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal ini ditegaskan dalam Seminar Nasional Kampanye Anti Kekerasan Seksual terhadap Perempuan dan Anak yang digelar oleh Pusat Studi Gender dan Anak Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Mataram, Sabtu (18/4).

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P. hadir langsung memberikan sambutan sekaligus mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi dalam kegiatan Seminar Nasional Kampanye Anti Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak pada Pusat Studi Gender dan Anak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UIN Mataram Serta Pemberian Penghargaan KPD Mitra Kementerian PPPA. 

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi memberikan apresiasi atas langkah dan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam menangani isu kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak.

Dirinya menekankan bahwa upaya pencegahan dan penanganan kekerasan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, serta keluarga.

Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Gubernur NTB menegaskan bahwa persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak bukanlah isu yang harus ditutupi, melainkan dihadapi secara terbuka dengan gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

“Hari ini kita tidak bermaksud untuk menutup-nutupi. Ini adalah persoalan nyata yang membutuhkan gerakan bersama dari kita semua, termasuk organisasi perempuan yang bersinergi dengan pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” tegasnya. 

Ia juga mengajak seluruh perempuan, khususnya para ibu, untuk mengambil peran strategis dalam menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan sejahtera sebagai benteng pertama perlindungan anak.

“Kita mulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah tangga. Dengan keluarga yang baik dan bahagia, kita akan melahirkan anak-anak dengan mental yang kuat, yang mampu melindungi diri dari berbagai ancaman, termasuk kekerasan dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Wakil Gubernur tidak menampik bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di sejumlah wilayah di NTB, khususnya Pulau Sumbawa dan Bima, masih cukup tinggi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menghentikan budaya saling menyalahkan dan beralih pada aksi nyata.

“Jika kita terus saling menyalahkan, tidak akan ada solusi. Mari berhenti saling menyalahkan dan mulai bergerak, sekecil apapun langkah kita, untuk menekan angka kasus agar tidak terus meningkat dan tidak terulang di masa depan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia berharap lembaga pendidikan, termasuk madrasah, pondok pesantren, dan sekolah umum, dapat menjadikan isu perlindungan perempuan dan anak sebagai agenda utama yang wajib ditaati bersama.

Wakil Gubernur NTB juga menyampaikan bahwa kehadiran Menteri PPPA memberikan makna mendalam bagi perjuangan pemerintah daerah dan seluruh perempuan NTB dalam memerangi kekerasan.

“Secara khusus, kehadiran Ibu Menteri memberikan arti yang sangat mendalam bagi perjuangan kami. Ini menjadi penguat semangat bagi seluruh perempuan NTB untuk terus bergerak melawan kekerasan,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, ia berharap kunjungan Menteri PPPA ke NTB meninggalkan kesan baik dan dapat terus berlanjut di masa mendatang.

“Kami berharap Ibu Menteri mendapatkan kesan yang baik di NTB dan selalu merindukan untuk kembali datang ke daerah kami,” pungkasnya.

Seminar ini merupakan bagian dari kampanye nasional untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap isu kekerasan seksual pada perempuan dan anak. Mengangkat pesan bahwa keamanan (safety) adalah hak, bukan sekadar harapan, serta pentingnya menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak. Serta, mendorong keterlibatan berbagai pihak, akademisi, pemerintah, dan masyarakat, dalam pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender. (kominfotikntb)

]]>
Sat, 18 Apr 2026 15:53:35 +0800 amr
H. Zohran SH Soroti Praktik "Transfusi" Ilegal Gas dan Desak Penerapan OVOO Atasi Kelangkaan LPG di Sumbawa https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-soroti-praktik-transfusi-ilegal-gas-dan-desak-penerapan-ovoo-atasi-kelangkaan-lpg-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-soroti-praktik-transfusi-ilegal-gas-dan-desak-penerapan-ovoo-atasi-kelangkaan-lpg-di-sumbawa H. Zohran SH Soroti Praktik "Transfusi" Ilegal Gas dan Desak Penerapan OVOO Atasi Kelangkaan LPG di Sumbawa

JAKARTA Amarmedia.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, S.H., menyampaikan kritik tajam dan solusi strategis dalam Rapat Koordinasi terkait kuota serta distribusi LPG 3 kg bersubsidi di Kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, H. Zohran menyoroti ketimpangan distribusi yang memicu praktik ilegal dan lonjakan harga yang kini mencapai Rp35.000 di tingkat konsumen Sumbawa.

Soroti Praktik "Transfusi" dan Pengoplosan

H. Zohran secara khusus menyoroti adanya masalah migrasi atau "transfusi" gas LPG dari tabung subsidi 3 kg ke tabung non-subsidi. Menurutnya, besarnya margin harga antara barang subsidi dan non-subsidi menjadi pemantik utama maraknya praktik pengoplosan di lapangan.

"Kami melihat ada disparitas harga yang sangat lebar, yang kemudian memicu praktik pengoplosan. Ini sangat merugikan rakyat kecil yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama," tegas H. Zohran di hadapan pejabat Dirjen Migas dan BPH Migas.

Ia juga mempertanyakan sejauh mana pengawasan ketat mampu menjamin ketersediaan stok di tengah kondisi geopolitik global yang tidak stabil, seperti konflik di Selat Hormuz yang berdampak pada kuota nasional.

Sebagai solusi konkret, H. Zohran mendesak pemerintah dan Pertamina untuk menerapkan kebijakan OVOO (One Village One Outlet). Ia mendorong agar setiap desa di Kabupaten Sumbawa memiliki minimal satu pangkalan resmi.

"Untuk mengontrol Harga Eceran Tertinggi (HET) agar tetap di angka Rp19.500, status sub-pangkalan atau pengecer harus ditingkatkan menjadi pangkalan resmi. Dengan begitu, distribusi langsung menyasar konsumen akhir dan rantai distribusi yang rumit bisa dipangkas," jelasnya.

H. Zohran juga meminta pihak operator (Pertamina) untuk mempermudah akses bagi pengecer yang ingin melegalkan usahanya menjadi pangkalan, agar harga di masyarakat tidak lagi liar.

Selain masalah distribusi fisik, politisi senior NasDem Sumbawa ini juga menyoroti ketidaksinkronan data antara Pemerintah Daerah dan Pertamina. Ia mencatat adanya perbedaan pendekatan antara basis data "Penerima Manfaat" milik Dinas ESDM Provinsi dengan data "NIK" yang digunakan Pertamina.

"Data ini harus diselaraskan. Jangan sampai warga yang berhak justru tidak terdata, sementara stok di lapangan fluktuatif—kadang langka, kadang melimpah. Pengawasan harus berbasis data yang akurat agar tidak ada penumpukan stok di satu pihak," tambah Zohran.

Meskipun Dirjen Migas menyampaikan bahwa kuota nasional rata-rata turun 6%, H. Zohran bersama rombongan DPRD Sumbawa yang dipimpin I Nyoman Wisma, S.I.P., tetap bersikukuh meminta pusat mempertimbangkan kebutuhan riil Sumbawa sebesar 16.987 Metrik Ton.

"Harapan kami sangat besar kepada pusat. Situasi di daerah sudah sangat menekan. Jangan sampai ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah meningkat hanya karena persoalan gas yang tidak kunjung usai," pungkasnya.

Rapat tersebut ditutup dengan komitmen Dirjen Migas untuk menampung aspirasi penambahan kuota tersebut dan akan melaporkannya kepada pimpinan kementerian, serta mendorong percepatan perubahan Perpres agar distribusi subsidi lebih tepat sasaran bagi petani dan nelayan sasaran. (AM)

Penulis: Abdul Ma'ruf Rahmat 

]]>
Fri, 17 Apr 2026 22:55:16 +0800 amr
Sumbawa Krisis LPG 3 Kg: DPRD dan Pemda Desak Dirjen Migas Tambah Kuota Hingga 16 Ribu Metrik Ton https://amarmedia.co.id/sumbawa-krisis-lpg-3-kg-dprd-dan-pemda-desak-dirjen-migas-tambah-kuota-hingga-16-ribu-metrik-ton https://amarmedia.co.id/sumbawa-krisis-lpg-3-kg-dprd-dan-pemda-desak-dirjen-migas-tambah-kuota-hingga-16-ribu-metrik-ton Sumbawa Krisis LPG 3 Kg: DPRD dan Pemda Desak Dirjen Migas Tambah Kuota Hingga 16 Ribu Metrik Ton

JAKARTA.Amarmedia.co.id– Delegasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa bersama Pemerintah Daerah menyambangi Kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) di Jakarta, Kamis (16/4/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk memperjuangkan penambahan kuota LPG bersubsidi 3 kg menyusul kelangkaan akut dan lonjakan harga yang mencekik masyarakat di "Tanah Samawa".

Pimpinan rombongan DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma, S.I.P., mengungkapkan adanya anomali data yang sangat merugikan daerah. Di saat sektor rumah tangga, UMKM dan pertanian membutuhkan pasokan energi lebih besar, kuota LPG 3 kg untuk Sumbawa justru terus dipangkas setiap tahunnya.

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Komisi II DPRD H Zohran SH, Anggota Komisi II Ida Rahayu SAP, Muhammad Zain SIP, Juliansyah SE, Dan anggota komisi III Andi Rusni SE MM, Ketua Komisi IV Muhammad Takdir SE M.M.Inov. dari Pemda hadir Kabag Perekonomian dan SDA Ivan Indrajaya ST MM bersama tim Ahli DPRD Abdul Ma'ruf Rahmat SP.

"Tahun 2024 kita ada di angka 12.192 Metrik Ton (MT), tapi tahun 2026 ini ditetapkan turun menjadi 11.003 MT. Padahal, kalkulasi riil kebutuhan masyarakat kami mencapai 16.987 MT" tegas Nyoman di hadapan pejabat Dirjen Migas.

Akibat ketimpangan ini, harga di tingkat konsumen melambung hingga Rp35.000 per tabung, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp19.500.

Praktik "Transfusi" Gas dan Isu Distribusi

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa H. Zohran, S.H. menyoroti adanya disparitas harga yang memicu praktik ilegal berupa "transfusi" atau pengoplosan gas dari tabung 3 kg ke tabung non-subsidi. Ia juga menyoroti ketidaksinkronan data antara Pemerintah Daerah yang menggunakan pendekatan "Penerima Manfaat" dengan Pertamina yang berbasis NIK.

Sebagai solusi, pihak DPRD mengusulkan pertama Penerapan OVOO (One Village One Outlet memastikan setiap desa memiliki minimal satu pangkalan resmi disesuaudemgan sebaran jumlah penduduk dan dusun.

Kedua ; Peningkatan Status Sub-Pangkalan: Agar kontrol harga lebih mudah dilakukan hingga ke konsumen akhir.

Ketiga ;  Penyederhanaan Izin. Meminta Pertamina mempermudah pengecer untuk naik status menjadi pangkalan resmi guna memangkas rantai distribusi.

Respon Dirjen Migas: Dampak Geopolitik Global

Menanggapi keluhan tersebut, perwakilan Direktorat Migas, Suko Hadi, menjelaskan bahwa penurunan kuota terjadi secara nasional (rata-rata 6%). Hal ini juga dipicu oleh situasi geopolitik di Selat Hormuz yang mengganggu stabilitas anggaran subsidi energi nasional.

"Penetapan kuota berdasarkan realisasi tahun sebelumnya. Namun, saat ini pemerintah sedang menyusun draf Perpres baru untuk memperketat klasifikasi penerima agar subsidi benar-benar jatuh ke tangan petani, nelayan, dan rumah tangga miskin yang berhak," ujar tim teknis Dirjen Migas.

Antisipasi Pengoplosan dan Langkah Preventif

Kabag Perekonomian dan SDA Pemda Sumbawa, Ivan Indrajaya, S.T., M.M., menambahkan bahwa di lapangan ditemukan  agen yang memiliki izin ganda (subsidi dan non-subsidi). 

"Kami kesulitan memfilter konsumen karena keterbatasan kewenangan. Ada risiko hukum jika kami bertindak terlalu jauh tanpa payung regulasi yang kuat," jelasnya.

Sebagai langkah jangka pendek, muncul  ketentuan di Pertamina  pembelian berbasis KTP dengan batasan maksimal 5 tabung per bulan serta kajian untuk penerbitan Surat Edaran (SE) Bupati untuk melarang ASN dan masyarakat mampu menggunakan LPG bersubsidi.

Rapat koordinasi ini menghasilkan beberapa poin penting diantaranya adalah Dirjen Migas menampung usulan kuota 16.987 MT untuk dilaporkan kepada pimpinan kementerian. Pemda dan DPRD diminta memperketat pengawasan terhadap agen dengan izin ganda guna mencegah pengoplosan.Dan  Koordinasi Harga Masalah margin keuntungan dan HET akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Pemerintah Provinsi NTB.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik balik penyelesaian krisis energi di Kabupaten Sumbawa, agar masyarakat tidak lagi terbebani oleh harga mahal dan kelangkaan barang pokok. (AM)

Penulis : Abdul Ma'ruf Rahmat SP

]]>
Fri, 17 Apr 2026 22:34:09 +0800 amr
Optimalkan Sawah Rakyat, I Nyoman Wisma Dorong Percepatan Infrastruktur Irigasi di Kementan RI https://amarmedia.co.id/optimalkan-sawah-rakyat-i-nyoman-wisma-dorong-percepatan-infrastruktur-irigasi-di-kementan-ri https://amarmedia.co.id/optimalkan-sawah-rakyat-i-nyoman-wisma-dorong-percepatan-infrastruktur-irigasi-di-kementan-ri Optimalkan Sawah Rakyat, I Nyoman Wisma Dorong Percepatan Infrastruktur Irigasi di Kementan RI

JAKARTA.Amarmedia.co.id – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, I Nyoman Wisma, SIP, melakukan langkah strategis dengan "jemput bola" ke Jakarta guna memastikan keberlanjutan dukungan pusat bagi sektor pertanian daerah. Dalam pertemuan resmi di Direktorat Konservasi dan Pengembangan Sumber Daya Air, Kementerian Pertanian RI, Nyoman Wisma menegaskan pentingnya percepatan infrastruktur irigasi sebagai kunci optimalisasi sawah rakyat di Kabupaten Sumbawa.

Didampingi Wakil Ketua DPRD Sumbawa H.M. Berlian Rayes beserta jajaran Komisi II, III dan IV rombongan diterima langsung oleh Kapoksi Direktorat Konservasi Air, Ibu Risda, dan KBU Direktorat Konservasi Sumber Daya Air, Faisal. Pertemuan ini membahas proyeksi kegiatan pembangunan infrastruktur pengairan yang akan dialokasikan untuk tahun anggaran 2026.

Fokus pada Aksesibilitas Air: Memperbanyak Cekdam dan Embung

Dalam pemaparannya, I Nyoman Wisma mengapresiasi bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) dan program perpompaan yang telah berjalan. Namun, ia memberikan catatan strategis bahwa petani membutuhkan penampungan air yang lebih dekat dengan lahan mereka melalui pembangunan cekdam dan embung.

 "Kami mengapresiasi program yang sudah masuk. Namun, aspirasi dari bawah menunjukkan bahwa petani kita sangat membutuhkan infrastruktur penampung air seperti cekdam dan embung agar air lebih dekat ke sawah. Kami berharap program ini bisa masuk dalam prioritas penganggaran 2026 secara kontinu," tegas Nyoman Wisma di hadapan jajaran Kementan.

Nyoman Wisma yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumbawa menambahkan bahwa keberhasilan program UPLAND pada komoditas bawang merah harus menjadi pemantik untuk memperluas pola pengairan yang efektif ke komoditas lain, termasuk padi, agar produktivitas lahan kering di Sumbawa bisa meningkat secara signifikan.

Menanggapi dorongan tersebut, pihak Kementan RI melalui Ibu Risda menyampaikan komitmennya untuk terus memprioritaskan Kabupaten Sumbawa. Untuk tahun 2026, telah direncanakan alokasi pembangunan infrastruktur yang meliputi 256 unit Irigasi Perpompaan, 19 unit Irigasi Perpipaan 21 unit Bangunan Konservasi Air (termasuk Dam Parit dan Long Storage).

Selain itu, Kementan juga mengarahkan agar DPRD dan Pemerintah Daerah aktif berkoordinasi dengan Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BP LIP) yang berkantor pusat di Lombok untuk mempermudah verifikasi lapangan dan operasional di tingkat daerah.

Nyoman Wisma juga menyambut positif rencana pemerintah pusat untuk melakukan Cetak Sawah Baru seluas 2.000 hektar di Sumbawa pada tahun 2026. Ia menekankan bahwa perluasan lahan ini harus dibarengi dengan kepastian ketersediaan sumber air agar tidak gagal di tengah jalan.

"Cetak sawah ini adalah peluang besar. Kami di DPRD mendukung penuh, termasuk pembentukan 12 Brigade Pertanian yang melibatkan generasi muda. Dengan teknologi dan air yang cukup, pertanian kita akan lebih modern dan menjanjikan bagi kaum milenial," lanjutnya.

Menutup pertemuan tersebut, I Nyoman Wisma memastikan bahwa Komisi II akan mengawal ketat 21 unit kegiatan konservasi air yang sudah masuk dalam daftar verifikasi. Ia berharap sinergi antara pusat dan daerah ini dapat meningkatkan kontribusi Sumbawa terhadap kebutuhan pangan NTB dari 20% menjadi 30%.

"Tugas kami adalah memastikan kebijakan pusat mendarat dengan tepat di sawah-sawah petani. Jika infrastruktur irigasi beres, kesejahteraan petani Sumbawa pasti meningkat," pungkasnya.

Penulis:Abdul Ma'ruf Rahmat

]]>
Fri, 17 Apr 2026 19:28:06 +0800 amr
H. Zohran SH Desak Pusat Prioritaskan Infrastruktur Air di Sumbawa Menuju Target NTB Lumbung Pangan Nasional https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-desak-pusat-prioritaskan-infrastruktur-air-di-sumbawa-menuju-target-ntb-lumbung-pangan-nasional https://amarmedia.co.id/h-zohran-sh-desak-pusat-prioritaskan-infrastruktur-air-di-sumbawa-menuju-target-ntb-lumbung-pangan-nasional H. Zohran SH Desak Pusat Prioritaskan Infrastruktur Air di Sumbawa Menuju Target NTB Lumbung Pangan Nasional 

JAKARTA.Amarmedia.co.id – Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH, memberikan catatan kritis dan tajam dalam pertemuan resmi bersama Direktorat Konservasi dan Pengembangan Sumber Daya Air, Kementerian Pertanian, di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Haji Zohran Orek akrab disapa menekankan bahwa keberhasilan peningkatan produksi pangan di Kabupaten Sumbawa sangat bergantung pada ketersediaan air yang konsisten, bukan sekadar perluasan lahan.

Dalam pemaparannya, H. Zohran menggarisbawahi peran strategis Kabupaten Sumbawa sebagai lumbung pangan. Saat ini, Sumbawa menyumbang sekitar 20% kebutuhan pangan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Target kita adalah meningkatkan kontribusi itu menjadi 30 persen. Caranya bukan hanya dengan mencetak sawah baru, tapi memastikan lahan yang sudah ada memiliki sumber air yang cukup, jangan sampai kita cetak sawah tapi airnya tidak tersedia," tegas H. Zohran.

H. Zohran juga mendorong pemerintah pusat untuk melirik potensi sumber air di Jaran Pusang yang dinilai mampu mengairi wilayah Plampang, Muer, hingga Selante. Menurutnya, program konservasi air seperti cekdam, embung, dan perpompaan air tanah harus dialokasikan lebih banyak ke Sumbawa mengingat karakteristik wilayahnya yang memiliki banyak lahan kering.

Ia juga menyoroti infrastruktur pendukung bendungan besar yang sudah ada yaitu Bendungan Beringin Sila, H.Zohran mendesak agar pembangunan irigasi primer dan sekunder segera dituntaskan agar manfaat bendungan bisa dirasakan maksimal oleh petani.

Terhadap Komoditas Unggulan, meski mendukung pengembangan bawang merah melalui program UPLAND, ia mengingatkan agar komoditas tersebut tidak menggeser dominasi padi sebagai pilar ketahanan pangan.

Menanggapi poin-poin kritis tersebut, Kapoksi Direktorat Konservasi Air, Ibu Risda, mengakui ketajaman analisis H. Zohran. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026, pemerintah pusat telah mengalokasikan 256 unit irigasi perpompaan, 19 unit irigasi perpipaan, 21 unit pengelolaan air/konservasi.

"Pertanyaan Pak Zohran sangat kritis. Untuk cekdam dan dam parit, kami akan prioritaskan melalui pola swakelola agar petani memiliki rasa memiliki yang tinggi. Kami juga meminta DPRD mengawal pelaksanaan 21 kegiatan yang sudah masuk, agar Sumbawa bisa terus menjadi prioritas di tahun-tahun mendatang," ujar Ibu Risda.

Keberlanjutan Program UPLAND

Terkait program UPLAND yang akan berakhir, H. Zohran bersama rombongan DPRD yang dipimpin oleh Ketua DPRD H.M. Berlian Rayes memastikan bahwa keberhasilan program ini di Sumbawa—khususnya pada komoditas bawang merah—harus tetap berkelanjutan melalui koperasi dan dukungan dana desa maupun APBD, meski masa kontrak pusat berakhir pada 2026.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua Komisi II I Nyoman Wisma, serta jajaran anggota Komisi  lainnya seperti Ida Rahayu SAP , Muhammad Zain SIP, Juliansyah SE serta Anggota Komisi III Andi Rusni SE.MM, H Rusdi dan Ketua Komisi IV Muhammad Takdir, SE.M.M.Inov, didampingi Sekdis Pertanian  Mukhlis dan Kabag Perekonomian Setda Sumbawa. Ivan Indrajaya ST MM bersama Staf Ahli DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Ma'ruf Rahmat SP.(AM)

]]>
Fri, 17 Apr 2026 19:02:59 +0800 amr
Sasar Ketahanan Pangan 2026, Komisi II DPRD Sumbawa Kawal Program Irigasi dan Konservasi Air di Kementan RI https://amarmedia.co.id/sasar-ketahanan-pangan-2026-komisi-ii-dprd-sumbawa-kawal-program-irigasi-dan-konservasi-air-di-kementan-ri https://amarmedia.co.id/sasar-ketahanan-pangan-2026-komisi-ii-dprd-sumbawa-kawal-program-irigasi-dan-konservasi-air-di-kementan-ri Sasar Ketahanan Pangan 2026, Komisi II DPRD Sumbawa Kawal Program Irigasi dan Konservasi Air di Kementan RI

JAKARTA.Amarmedia.co.id– Guna memastikan keberlanjutan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah, jajaran pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Konservasi Sumber Daya Air, Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Rabu (15/4).

Kunjungan ini dilakukan untuk melakukan sinkronisasi program pusat dengan kebutuhan riil petani di lapangan, terutama terkait alokasi anggaran infrastruktur irigasi tahun 2026.

Komitmen Pusat untuk Pertanian Sumbawa

Kapoksi Direktorat Konservasi Air, Ibu Risda, menyambut hangat rombongan dari "Tana Samawa". Ia memaparkan bahwa tahun 2026 akan menjadi periode krusial bagi pencapaian target ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Menteri Pertanian.

"Kami tengah mengejar target besar untuk mendukung ketahanan pangan di 2026. Secara khusus, infrastruktur irigasi di daerah tadah hujan dan lahan kering menjadi prioritas, di mana wilayah Sumbawa memiliki potensi yang sangat sejalan dengan program kami," ujar Risda.

Dalam paparannya, Risda merinci sejumlah alokasi yang disiapkan untuk tahun 2026, mencakup 256 unit irigasi perpompaan, 19 unit irigasi perpipaan, serta 21 unit bangunan konservasi air seperti dam parit dan long storage.

Apresiasi dan Catatan Kritis DPRD Sumbawa

Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M. Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi pusat, terutama melalui program UPLAND yang telah terbukti meningkatkan produktivitas komoditas unggulan seperti bawang merah dan bawang putih di Sumbawa.

"Kami mendukung penuh keberlanjutan program ini. UPLAND telah mengangkat marwah pertanian kami. Namun, kami juga berharap ada peningkatan porsi program pusat lainnya agar lebih banyak petani yang tersentuh manfaatnya," ungkap Haji Berlian.

Senada dengan itu, Sekretaris Komisi II, H. Zohran, SH, memberikan catatan tajam mengenai integrasi antara perluasan lahan (Oplah) dengan ketersediaan sumber air. Sebagai praktisi pertanian, ia mengingatkan agar program Cetak Sawah Baru (Oplah) tidak gagal karena ketiadaan air.

"Sumbawa adalah penyumbang pangan 20 persen bagi NTB, dan kita targetkan naik ke 30 persen. Tapi ingat, jangan sekadar cetak sawah tanpa ada sumber airnya. Kami mendorong percepatan jaringan irigasi primer dan sekunder di Bendungan Beringin Sila agar fungsionalitasnya maksimal," tegas Zohran.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa program UPLAND yang sedianya berakhir tahun 2025 lalu telah diupayakan untuk diperpanjang (extend) hingga 2026. Kabag Perekonomian Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, juga memastikan bahwa modal yang disalurkan melalui BPR dengan bunga rendah (4%) akan terus dipantau agar tetap berkelanjutan bagi petani.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian Sumbawa, Mukhlis, menambahkan bahwa untuk tahun 2026, Sumbawa mendapatkan alokasi cetak sawah baru seluas 2.000 hektar. "Desain teknisnya sedang dikerjakan oleh Unram. Kami juga sudah menyiapkan 12 Brigade Pertanian dari kalangan milenial sebagai upaya regenerasi SDM pertanian kita," tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, pihak Direktorat meminta DPRD dan Pemkab Sumbawa untuk memperkuat koordinasi dengan Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BP LIP) yang berpusat di Lombok. Hal ini penting untuk mengatasi kendala operasional pasca ditariknya sejumlah kewenangan anggaran ke pusat.

Kapoksi Risda juga menekankan agar verifikasi lapangan dipercepat. Dari 256 usulan unit perpompaan untuk Sumbawa, baru 30 unit yang terverifikasi. "Kami minta dukungan DPRD untuk mengawal ini di tingkat bawah. Jika lokasinya siap dan memenuhi syarat teknis, kami akan prioritaskan," pungkasnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Komisi II I Nyoman Wisma, SIP, serta anggota Komisi DPRD lainnya yakni Ida Rahayu, SAP, Juliansyah SE, Muhammad Zain SIP. Hadir Anggota Komisi III Andi Rusni, SE MM, dan H Rusdi, Ketua Komisi IV Muhammad Takdir, SE MM.Inov. (AM)

]]>
Fri, 17 Apr 2026 18:21:03 +0800 amr
Tatap Porprov, KONI Sumbawa Tingkatkan Intensitas TC dan Ajukan Dispensasi Khusus bagi Atlet https://amarmedia.co.id/tatap-porprov-koni-sumbawa-tingkatkan-intensitas-tc-dan-ajukan-dispensasi-khusus-bagi-atlet https://amarmedia.co.id/tatap-porprov-koni-sumbawa-tingkatkan-intensitas-tc-dan-ajukan-dispensasi-khusus-bagi-atlet Tatap Porprov, KONI Sumbawa Tingkatkan Intensitas TC dan Ajukan Dispensasi Khusus bagi Atlet  

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa mulai memanaskan mesin menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Guna memastikan hasil terbaik, KONI Sumbawa secara resmi meluncurkan program Training Center (TC) terpusat dengan penekanan pada peningkatan intensitas latihan dan disiplin tinggi.

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si, menegaskan bahwa fase TC ini adalah masa krusial. Ia meminta seluruh atlet dan pelatih untuk mengubah pola pikir dari latihan rutin biasa menjadi latihan kompetisi yang spartan.

"Latihan yang dijalani selama TC tidak boleh disamakan dengan latihan rutin biasa. Frekuensi dan intensitasnya harus ditingkatkan secara signifikan agar atlet benar-benar siap secara fisik maupun mental saat berlaga nanti," ujar Rafiq dalam keterangannya Kamis 16 April 2026.

Abdul Rafiq juga menyoroti pentingnya peran pelatih di setiap Cabang Olahraga (Cabor). Menurutnya, keberhasilan TC sangat bergantung pada kemampuan pelatih dalam menyusun program yang sistematis dan terukur. 

Berdasarkan hasil evaluasi internal KONI selama tiga bulan terakhir, memang terjadi peningkatan progres pada diri atlet. Namun, Rafiq mencatat masih ada aspek yang perlu diperkuat, terutama mengenai konsistensi latihan dan manajemen waktu yang lebih ketat.

Dukungan Kebijakan: Usulkan Dispensasi ke Bupati

Salah satu tantangan nyata yang ditemukan di lapangan adalah terbatasnya waktu latihan bagi atlet dan pelatih yang memiliki keterikatan kerja atau studi. Menanggapi hal ini, KONI Kabupaten Sumbawa tengah menempuh langkah strategis dengan mengajukan permohonan dispensasi kepada Bupati Sumbawa.

Dispensasi ini ditujukan bagi para atlet dan pelatih yang berstatus:

 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK, PPPK Paruh Waktu, Pelajar dan Mahasiswa.

"Kami melihat di lapangan, banyak atlet dan pelatih yang baru bisa masuk arena latihan setelah menyelesaikan tugas di instansi masing-masing. Semangat mereka luar biasa, namun waktu yang tersedia sangat terbatas jika harus berbagi dengan jam kerja atau belajar," jelas Abdul Rafiq.

Dengan adanya kebijakan dispensasi tersebut, KONI berharap para atlet dapat fokus 100% pada program TC tanpa terbebani urusan kedinasan atau akademik untuk sementara waktu. 

Rafiq menutup dengan optimisme bahwa dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat akan menjadi modal kuat bagi kontingen Sumbawa. "Ini adalah bentuk investasi daerah di bidang olahraga. Dengan dukungan semua pihak, kami optimis atlet Kabupaten Sumbawa mampu meraih prestasi maksimal di ajang Porprov," pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 16 Apr 2026 20:17:48 +0800 amr
Setahun Kepemimpinan Bupati Syarafuddin Jarot: Membangun Sumbawa dengan Spirit "Subuh" dan Profesionalisme https://amarmedia.co.id/setahun-kepemimpinan-bupati-syarafuddin-jarot-membangun-sumbawa-dengan-spirit-subuh-dan-profesionalisme https://amarmedia.co.id/setahun-kepemimpinan-bupati-syarafuddin-jarot-membangun-sumbawa-dengan-spirit-subuh-dan-profesionalisme Setahun Kepemimpinan Bupati Syarafuddin Jarot: Membangun Sumbawa dengan Spirit "Subuh" dan Profesionalisme

Oleh  : Muhammad Yamin SE.M.Si (Wakil Rektor Universitas Samawa)

Setahun pemerintahan Bupati Sumbawa bapak Ir.Syarafuddin Jarot, MP. Sangat menarik untuk kita lihat. Karena latar belakang Bupati Sumbawa bukan dari Birokrasi dan juga bukan dari Politisi (Tdk bergabung dalam kepengurusan partai politik secara structural sebelum menjabat sebagai Bupati), tapi dari dunia usaha, tepatnya Perusahaan Tambang, yaitu PT.Newmon Nusa Tenggara dengan jabatan terakhir Senior Manajer Eksternal.

Saya melihat ada beberapa catatan penting dalam setahun pemerintahan bapak Syarafuddin Jarot sebagai Bupati Sumbawa, dan saya kira ini yang menjadi pondasi kuat dalam proses lahirnya program-program strategis daerah maupun adanya program-program nasional di Sumbawa, yaitu :

Pertama ; Bupati Sumbawa menetapkan kebijakan yang paling mendasar bagi masyarakat Sumbawa terutama bagi umat musliam, yaitu agar Sholat berjamaah terutama diwaktu subuh (Subuh berjamaah).

Kedua ; Bupati Sumbawa bapak Syarafuddin Jarot selalu membangun silaturahmi dengan tokoh2 Sumbawa, baik yang berada di Sumbawa, Mataram dan di Jakarta. (Silaturahmi dapat memperpanjang umur dan melapangkan rezeki-- HR. Bukhari_Muslim)

Ketiga ; Bupati Sumbawa bergerak dan terus bergerak dengan ihlas (Bekerja dengan Niat Ibadah).

Dari tiga catatan diatas, meski terlihat sederhana namun memberikan resonansi (efek getar) yang kuat terhadap berhasilnya Bupati Sumbawa Bapak Ir. H. Syarafuddin Jarot dalam mendapat bantuan-bantuan pusat, baik berupa pembangunan fisik teknis seperti jalan lingkar selatan maupun pembangunan social ekonomi yang akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumbawa tiga sampai lima tahun kedepan, seperti Investasi Industri Unggas senilai 1,3 Triliun rupiah, Hilirisasi Komoditas Udang dan Garam, atau 12 Program Strategis Daerah senilai 154.889.079.440 rupiah. Dan yang tidak kalah menariknya konsep pembangunan yang di lakukan oleh pemerintah Sumbawa adalah pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development), yaitu konsep pembangunan yang sangat penting saat ini karena berkaitan dengan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan dan kesejahteraan. Dan saat ini Sumbawa membangun untuk memenuhi kebutuhan generasi sekarang tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya.

Kita bisa melihat bagaimana program pembangunan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Sumbawa untuk jangka panjang pondasi dasarnya sudah masuk dalam Program Strategis Daerah dan segera terealisasi, seperti industry ungas, hilirisasi komoditas udang dan garam, serta koperasi merah putih. Dan yang tidak kalah manariknya, pemerintah kita bukan hanya jargon mengembangkan UMKM, tapi ikut menfasilitasi baik dari sisi bantuan modal, tempat ruang usaha UMKM tersebut, dan setiap malam minggu kita bisa menikmati dan merasakan bagaimana peredaran uang di sekitaran Lapangan Pahlawan Sumbawa, bukan hanya bagi para pelaku usaha kecil mikro, tapi bagi masyarakat sekitarnya, pemuda mengelola parkiran, penyewaan listrik dan menfasilitasi pedagang dengan meja kursi dari beberapa rumah depan sekolah mengah pertama negeri 2 Sumbawa. Dan Car Free Night ini salah satu LEGACY yang akan dicatat Sejarah Sumbawa, karena CFN ini mengingatkan kita yang lahir dibawah tahun 80an, yaitu pasar malam yang diadakan satu minggu full dalam setahun.

Kalau kita lihat bagaimana pondasi-pondasi kuat guna pembangunan ekonomi di pemerintahan ini, terlihat bagaimana melakukan diversifikasi ekonomi daerah. Sekarang dan kedepan sector unggulan kita bukan hanya dari pertanian (jagung dan ternak sapi) semata, tapi Perikanan, UMKM_KuBe dan industry kreatif. Dan saat ini Bupati Sumbawa mulai menggagas program agroforestry sebagai solusi bagi masyarkat tani kita yang merambah perhutan social untuk penanaman jagung. Kalau kita menulis program-program dari pemerintahan ini terlalau banyak untuk ditulis, terutama yang berkaitan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedepan, seolah olah pemerintahan ini sdh berjalan tiga tahun. Bidang social bagaimana Pendidikan Siswa Bergizi dan Kartu Sumbawa Pintar, pembangunan sekolah rakyat dan peningkatan pelayanan kesehatan merata, pelatihan2 serta sertifikasi kompetensi di BLk Sumbawa.

Bidang Lingkungan, Bupati Sumbawa mengomandani langsung penanaman pohon, meski terjadi perdebatan dari pola yang dilakukan oleh Bupati Sumbawa, tapi yang saya tangkap, Bupati coba memberikan contoh dan semangat kerja yang tinggi yang pasti akan melahirkan dampak social secara perlahan baik bagi ASN atau aparatur yang selama ini apatis, maupun masyarakat sekitar hutan. Dan untuk memberikan kepastian dalam menjaga hutan kita dari rambahan penanaman jagung, Bupati mengeluarkan Surat Edaran yang melarang penanaman Jagung di Kawasan Hutan dan Perhutanan Sosial. Serta membentuk satgas pengamanan Hutan. Kita bisa melihat, Bupati Sumbawa memberi contoh dengan aksi lapanagan dan setelah itu mengeluarkan landasan administratifnya serta yang selanjutnya akan terpolarisasi secara sitematis.

Pertanyaannya, bagaimana Bupati bisa melahirkan banyak program-program daerah dan nasional yang di bawa ke daerah dalam setahun terakhir ini,,?

Saya bukan seorang ustad atau ahli hadis dan Al-Quran, tapi saya meyakini bahwa semua keberhasilan yang diraih Bupati Sumbawa setahun ini, karena efek getar dari keberkahan Kebijakan Sholat Subuh Berjamaah, silaturahmi yang kuat dan gerakan ihklas yg di dilakukan Bupati Sumbawa selama setahun ini.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Seusai sholat fajar (subuh) janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rezeki “ (HR. Ath-Tabrani). Artinya setelah sholat subuh, kita sebaiknya memulai aktivitas untuk mencari rezeki dari pada tidur lagi. Selain itu ada juga hadis lain yang menyebutkan, “ Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhan-kebutuhanmu. Sesungguhnya dipagi hari terdapat barokah dan keberuntungan” (HR. Ath-Thabrani dan Al-Bazzar). Jadi pagi hari setelah sholat subuh adalah waktu yang baik untuk memulai aktivitas mencari rezeki. Saya memaknai Bupati mengawali langkahnya untuk membangun Sumbawa setelah pelantikan, ibarat tidak tidur setelah sholat subuh.()

]]>
Thu, 16 Apr 2026 18:38:47 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa hadirkan Kehangatan Di Tengah Ujian, Silaturahmi Dan Bantuan Kursi Roda Untuk Penyiar Legendaris Bang Mek https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-hadirkan-kehangatan-di-tengah-ujian-silaturahmi-dan-bantuan-kursi-roda-untuk-penyiar-legendaris-bang-mek https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-hadirkan-kehangatan-di-tengah-ujian-silaturahmi-dan-bantuan-kursi-roda-untuk-penyiar-legendaris-bang-mek BAZNAS Sumbawa hadirkan Kehangatan Di Tengah Ujian, Silaturahmi Dan Bantuan Kursi Roda Untuk Penyiar Legendaris Bang Mek

Sumbawa,Amarmedia.co.id 16 April 2026 — Di sebuah rumah sederhana di Kelurahan Seketeng, Kamis pagi itu (16/4/2026), suasana berbeda terasa. Bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah pertemuan penuh makna antara kepedulian dan ketulusan, antara pengabdian masa lalu dan perhatian di masa kini.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan silaturahmi kepada salah satu sosok yang begitu dikenal di dunia penyiaran lokal, Ahmad Zuhri Muhtar, atau yang akrab disapa Bang Mek. Sosok yang selama puluhan tahun mengabdikan diri sebagai penyiar radio ini kini tengah menghadapi ujian kesehatan yang membatasi aktivitasnya.

Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyerahkan bantuan berupa kursi roda sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Bang Mek. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, yang hadir bersama Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI.

Kehadiran rombongan BAZNAS tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga menghadirkan semangat dan dukungan moral bagi Bang Mek dan keluarganya. Percakapan hangat yang terjalin memperlihatkan betapa kuatnya nilai kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat Sumbawa.

Program ini merupakan bagian dari BAZNAS Sumbawa Sehat, sebuah inisiatif yang berfokus pada bantuan di bidang kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program ini, BAZNAS terus berupaya menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi daerah.

Dalam momen penuh haru tersebut, Bang Mek tampak tidak mampu menyembunyikan rasa emosinya. Dengan suara yang bergetar dan mata yang berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Sumbawa. Bantuan ini sangat berarti bagi saya. Semoga semua pengurus BAZNAS senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah. Semoga BAZNAS semakin maju dan berjaya ke depannya,” ungkapnya dengan tulus.

Bagi masyarakat Sumbawa, nama Bang Mek bukanlah sosok asing. Ia dikenal sebagai penyiar radio yang telah menghibur, menginformasikan, dan menemani hari-hari masyarakat selama bertahun-tahun. Suaranya pernah menjadi bagian dari kehidupan banyak orang, menghadirkan kehangatan di udara dan menjembatani informasi di tengah keterbatasan masa lalu.

Kini, ketika kondisi kesehatan membatasi geraknya, perhatian dari berbagai pihak menjadi sangat berarti. Apa yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Sumbawa bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan oleh Bang Mek kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang menjadi bagian dari amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

“Kami hadir di sini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial. BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga berusaha hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan. Bang Mek adalah salah satu tokoh yang telah banyak berjasa, dan sudah sepatutnya kita memberikan perhatian,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa program BAZNAS Sumbawa Sehat akan terus digalakkan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan di bidang kesehatan, baik melalui bantuan alat kesehatan, biaya pengobatan, maupun bentuk dukungan lainnya.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban yang dirasakan. Lebih dari itu, kami ingin menyampaikan bahwa Bang Mek tidak sendiri. Ada banyak pihak yang peduli dan siap membantu,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan, kepedulian, dan gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat. Di saat seseorang menghadapi masa sulit, kehadiran orang lain dengan niat tulus dapat menjadi sumber kekuatan yang luar biasa.

Silaturahmi yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Sumbawa ini juga menjadi contoh bagaimana lembaga dapat menjalankan perannya tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara emosional dan sosial. Menyentuh hati, mendekatkan diri kepada masyarakat, dan menghadirkan harapan di tengah keterbatasan.

Di akhir kunjungan, doa dipanjatkan dengan penuh harap. Semoga Bang Mek diberikan kesembuhan dan kekuatan dalam menjalani masa pemulihan. Dan semoga langkah-langkah kebaikan seperti ini terus berlanjut, menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk saling peduli dan membantu sesama.

Karena pada akhirnya, kebaikan sekecil apa pun akan selalu menemukan jalannya untuk memberi arti yang besar bagi kehidupan orang lain. (AM)

]]>
Thu, 16 Apr 2026 18:18:17 +0800 amr
Basmi Polusi Suara, Polres Sumbawa Sita 210 Knalpot Brong Sejak Awal Tahun https://amarmedia.co.id/basmi-polusi-suara-polres-sumbawa-sita-210-knalpot-brong-sejak-awal-tahun https://amarmedia.co.id/basmi-polusi-suara-polres-sumbawa-sita-210-knalpot-brong-sejak-awal-tahun Basmi Polusi Suara, Polres Sumbawa Sita 210 Knalpot Brong Sejak Awal Tahun

SUMBAWA.Amarmedi.co.id – Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa mengambil tindakan tegas terhadap maraknya penggunaan knalpot racing atau knalpot "brong" yang kian meresahkan warga. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas banyaknya aduan masyarakat yang merasa terganggu oleh kebisingan kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Sumbawa.

Penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar ini dinilai bukan sekadar pelanggaran lalu lintas biasa, melainkan sudah masuk dalam kategori polusi suara. Suara bising yang dihasilkan sangat mengganggu kenyamanan warga, terutama mereka yang tinggal di pinggir jalan raya utama, serta mengusik ketertiban umum di lingkungan bermasyarakat.

"Kegiatan penindakan ini kami laksanakan untuk memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman. Knalpot brong adalah sumber polusi suara yang wajib dibasmi karena mengganggu ketenangan warga," ungkap Kapolres Sumbawa dalam keterangannya.

Meskipun imbauan melalui sosialisasi langsung di jalan maupun media sosial telah masif dilakukan, tingkat kepatuhan sebagian pengendara terpantau masih rendah. Hal ini terbukti dari data penindakan yang dilakukan personel Polres Sumbawa secara rutin.

Periode Penindakan Januari 2026 – April 2026 Total Barang Bukti:210 Unit Knalpot Racing/Brong

Status Pelanggaran Tidak sesuai standar teknis dan kelaikan jalan.

Banyaknya jumlah barang bukti yang disita menunjukkan bahwa masih ada celah kesadaran masyarakat dalam menaati peraturan berlalu lintas yang ada.

Kapolres Sumbawa menegaskan bahwa penindakan ini akan terus dilakukan secara konsisten di berbagai titik strategis. Pihak kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai disiplin dari diri sendiri demi kenyamanan Kabupaten Sumbawa.

 "Kami menghimbau masyarakat agar tetap tertib dan menaati peraturan yang berlaku. Dengan tertib berlalu lintas, kita tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri, tapi juga menghargai hak kenyamanan orang lain di sekitar kita," tambahnya.

Polres Sumbawa kembali mengingatkan pesan keselamatan bagi para pengendara "Ingat, tertib berlalu lintas membawa keselamatan dan kenyamanan, karena banyak orang tersayang yang menunggu kita pulang di rumah." pungkasnya (AM)

]]>
Thu, 16 Apr 2026 14:26:19 +0800 amr
Merintih Dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan https://amarmedia.co.id/merintih-dari-tanah-catatan-h-rachmat-hidayat-tentang-pangan-rakyat-dan-masa-depan https://amarmedia.co.id/merintih-dari-tanah-catatan-h-rachmat-hidayat-tentang-pangan-rakyat-dan-masa-depan

Refleksi atas Instruksi Ketua Umum dan Kegelisahan Lapangan tentang Ketahanan Pangan

Kamis , 16 April 2026

MATARAM Amarmedia.co.id - TATKALA instruksi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Ibu Hj Megawati Soekarno Putri itu saya terima, saya tidak langsung menjawabnya dengan kata-kata. Saya justru terdiam.

Bagi saya, ini bukan sekadar arahan organisasi. Ini adalah panggilan yang menyentuh sesuatu yang sangat dalam. Tentang masa depan pangan bangsa. Tentang nasib rakyat, dan tentang tanggung jawab kita sebagai kader.

Ketika disampaikan bahwa Negara bisa menghadapi kesulitan pangan jika pola tanam tidak segera diubah, saya tidak melihatnya sebagai kemungkinan. Saya melihatnya sebagai kenyataan yang sedang berjalan.

Instruksi itu seperti membuka kembali seluruh ingatan. Puluhan tahun berjalan bersama rakyat. Menyusuri sawah, mendaki bukit, turun ke lembah. Mendengar keluh kesah petani, menyaksikan perubahan tanah, dan merasakan pelan-pelan bagaimana alam kita tidak lagi sama.

Dan saya… tidak bisa menahan perasaan. Saya menangis. Bukan karena lemah. Tapi karena sadar, apa yang diingatkan Ibu Mega itu benar adanya.

Saya sering berdiri di tengah sawah. Melihat hamparan padi yang hijau. Indah. Menenangkan. Tapi di balik keindahan itu, ada sesuatu yang tidak banyak orang lihat. 

Tanah itu lelah. Hari ini padi. Besok padi lagi. Musim berikutnya, tetap padi. Tidak ada jeda. Tidak ada selingan. Tidak ada kesempatan bagi tanah untuk memulihkan dirinya.

Dulu, tidak seperti ini. Dulu, petani kita mengenal jeda. Mengenal rotasi. Setelah padi, mereka tanam palawija. Kedelai. Jagung. Tanaman lain yang memberi ruang bagi tanah untuk “bernapas”.

Sekarang, semuanya berubah. Kenapa? Karena padi cepat menghasilkan uang. Dan ketika kebutuhan hidup mendesak, siapa yang bisa menyalahkan petani?

Tapi pertanyaannya bukan itu. Pertanyaannya, siapa yang sekarang mengingatkan mereka bahwa tanah juga punya batas?

Saya ingat betul masa lalu itu. Ada penyuluh pertanian. Mereka datang ke desa. Duduk bersama petani. Berdiskusi. Memberi arahan. Mengatur pola tanam. Bahkan sampai menentukan kapan harus menanam dan apa yang harus ditanam.

Mereka bukan sekadar petugas. Mereka adalah penuntun. 

Sekarang? Hampir tidak ada. Datanglah ke Kotaraja di Lombok Timur. Anda akan melihat sendiri, bagaimana di sana Balai Penyuluhan yang dulu aktif, kini banyak yang rusak. Fungsinya hilang. Datang pula ke Narmada, Lombok Barat. Anda akan menemukan hal yang serupa. Penyuluh ada di atas kertas, tapi tidak hadir di tengah sawah.

Akibatnya, petani berjalan sendiri. Dan ketika petani berjalan sendiri, keputusan yang diambil bukan lagi berdasarkan keseimbangan alam, tapi kebutuhan paling mendesak hari ini.

Saya sering bertanya dalam hati: Bagaimana kita bisa bicara ketahanan pangan, kalau yang menjaga arah di lapangan sudah tidak ada?

*Mendengar yang Sama*

Banyak orang mungkin melihat saya berjalan ke sana kemari. Naik bukit. Turun lembah. Masuk kampung. Bertemu petani. Mungkin ada yang berpikir itu sekadar aktivitas biasa. Tapi bagi saya, itu adalah cara untuk mendengar.

Saya naik ke bukit, bertemu masyarakat yang hidup di lereng. Saya bilang ke mereka, “Mari kita tanam talas. Tanam keladi. Jangan hanya bergantung pada padi.”

Saya turun ke lembah, bertemu petani sawah. Saya ajak mereka berpikir tentang masa depan.

Saya tidak datang membawa teori. Saya datang membawa kegelisahan.

Dan yang saya temukan selalu sama: Mereka mau berubah… tapi tidak ada yang membimbing.

Saya juga menyaksikan perubahan yang lain. Di Pulau Sumbawa, tanah begitu luas. Tapi justru karena luas itu, pengelolaannya tidak terkendali. Dulu, petani dari Bima datang ke Sumbawa. Membuka lahan. Menanam bawang. Para petani kita dari Bima sungguh petani ulung yang ulet. Mengolah lahan yang tadinya tandus menjadi hijau. Tapi tanpa pengaturan, mereka masuk ke kawasan hutan. Membabat pohon. Dan memilih menanam jagung.

Awalnya terlihat berhasil. Tapi sekarang? Banjir datang setiap tahun. Alam tidak pernah diam. Ia mencatat. Ia mengingat. Dan pada waktunya, ia menjawab.

Hal yang sama bisa terjadi di Lombok, jika kita tidak belajar dari apa yang terjadi di Sumbawa. 

Saya tidak menutup mata terhadap pembangunan. Kota seperti Mataram harus berkembang. Tapi saya juga melihat konsekuensinya. Lahan pertanian terus berkurang. Tanah produktif berubah fungsi. Ini adalah dilema yang nyata.

Karena itu, saya melihat harapan harus dijaga di wilayah lain. Di kabupaten-kabupaten yang masih memiliki lahan luas. Saya selalu berpikir. Kalau kota terus tumbuh, maka desa harus kita jaga. Kabupaten-kabupaten lain di NTB harus menjadi benteng terakhir pertanian kita. 

Kalau ini gagal kita lakukan, maka kita bukan hanya kehilangan lahan. Kita kehilangan masa depan.

Terus terang, saya takut. Bukan takut untuk hari ini. Tapi untuk masa depan. 

Bagaimana kalau suatu saat nanti, uang ada… tapi makanan tidak ada?

Bagaimana kalau anak cucu kita hidup di tanah yang sudah kehilangan kesuburannya?

Bagaimana kalau perubahan iklim semakin keras, dan kita tidak siap?

Ketakutan ini bukan hanya milik saya. Ini adalah ketakutan yang kini mulai dirasakan oleh banyak orang. Hanya saja belum semua berani mengatakannya.

*Penyuluh Adalah Kunci*

Di tengah semua itu, saya masih percaya, kita belum terlambat. Tapi kita harus jujur. Kita harus mengakui bahwa ada yang salah dalam cara kita mengelola pertanian hari ini.

Dan kita harus berani kembali ke hal-hal mendasar. Menghidupkan kembali penyuluh pertanian. Mengatur ulang pola tanam. Mendorong diversifikasi pangan. Serta menjaga hutan dan keseimbangan alam.

Saya selalu bilang ke masyarakat. “Kalau di lereng-lereng itu ditanami tumpang sari, kita tidak akan pernah kelaparan.”

Itu bukan teori. Itu keyakinan.

Karena itu, Instruksi Ibu Mega itu kini tidak lagi sekadar kalimat bagi saya. Ia menjadi beban moral. Ia menjadi panggilan. Ia menjadi pengingat bahwa perjuangan politik tidak hanya soal kekuasaan, tapi soal keberlanjutan kehidupan.

Saya tahu, sebagai kader, kita punya keterbatasan. Tapi negara tidak boleh punya keterbatasan dalam menjaga pangan rakyatnya. Pemerintah harus hadir. Penyuluh harus dihidupkan. Sistem harus dibangun kembali. Karena kalau tidak, semua yang kita lakukan hari ini hanya akan menjadi cerita, tanpa masa depan.

Saya sering berpikir, kapan pemerintah mulai menjauh dari sawah?

Bukan dalam arti fisik. Kantor-kantor pemerintah masih berdiri. Program-program masih dibuat. Anggaran tetap disusun setiap tahun. Tapi ada sesuatu yang hilang. Kedekatan.

Dulu, negara terasa hadir sampai ke pematang. Lewat penyuluh. Lewat pengaturan air. Lewat kebijakan yang benar-benar menyentuh praktik di lapangan.

Sekarang, negara seperti berbicara dari jauh. Kebijakan lahir di ruang rapat. Disusun dengan data. Dirancang dengan logika. Tapi sering kali kehilangan sentuhan realitas.

Petani tidak butuh konsep yang rumit. Mereka butuh arah yang jelas. Dan hari ini, arah itu kabur.

Ada satu hal yang membuat saya gelisah. Hari ini, pertanian seolah menjadi urusan semua orang. Banyak pihak turun tangan. Banyak program digerakkan. Banyak inisiatif diluncurkan.

Tapi justru di situlah masalahnya. Karena ketika semua merasa berwenang, tidak ada yang benar-benar bertanggung jawab.

Kita melihat sendiri, urusan pertanian diambil alih oleh pihak-pihak yang sebenarnya tidak memiliki kompetensi di bidang itu. Polisi mengurus jagung. Tentara mengurus padi. Niatnya mungkin baik. Tapi pertanian bukan sekadar aktivitas tanam-menananam.

Ia adalah ilmu. Ia adalah sistem. Ia adalah keseimbangan antara manusia dan alam. Tanpa pemahaman itu, intervensi justru bisa merusak.

Pertanian tidak bisa dikelola secara sporadis. Ia membutuhkan orkestra. Dan dalam orkestra itu, penyuluh adalah dirigen yang hari ini justru tidak diberi panggung.

Masalah lain yang tidak kalah besar adalah cara kita memandang pangan itu sendiri. Pangan sering kali dilihat sebagai angka produksi. Berapa ton dihasilkan. Berapa hektare ditanam. Berapa persen kenaikan.

Angka-angka itu penting. Tapi tidak cukup. Karena di balik angka, ada kualitas tanah. Ada keberlanjutan. Ada keseimbangan ekologi yang tidak selalu bisa diukur dalam laporan.

Saya melihat kecenderungan kebijakan yang terlalu mengejar hasil cepat. Komoditas yang sedang “naik” didorong besar-besaran. Tanpa mempertimbangkan daya dukung lingkungan. 

Hari ini jagung. Besok mungkin komoditas lain. Sementara tanah terus dipaksa mengikuti logika pasar. Padahal, pertanian tidak bisa tunduk sepenuhnya pada pasar. Ia harus tunduk pada hukum alam. Dan hukum alam tidak bisa dinegosiasikan.

Ada satu kekhawatiran lain yang jarang dibicarakan. Generasi muda semakin jauh dari pertanian. Mereka melihat orang tua mereka bekerja keras di sawah, tapi hidup tetap sulit. Mereka melihat ketidakpastian. Mereka melihat tidak ada jaminan masa depan.

Akhirnya, mereka pergi. Ke kota. Ke sektor lain. Meninggalkan sawah yang dulu menjadi sumber kehidupan keluarga.

Pertanyaannya. Siapa yang akan mengolah tanah kita di masa depan?

Kalau tidak ada regenerasi, maka krisis pangan bukan lagi kemungkinan. Ia akan menjadi kenyataan. Dan lagi-lagi, di sinilah peran negara seharusnya hadir. Membuat pertanian menjadi sektor yang layak, menjanjikan, dan bermartabat. Bukan sektor yang ditinggalkan.

*Terlena Kelimpahan Semu*

Selama ini, mungkin kita merasa aman. Pasar masih penuh. Beras masih tersedia. Harga mungkin naik turun, tapi tidak sampai membuat kita benar-benar panik. Tapi justru di situlah bahaya terbesar.

Kita terlena. Kita mengira semuanya baik-baik saja, padahal fondasinya sedang rapuh. Ketergantungan pada satu jenis pangan. Degradasi tanah yang terus berlangsung. Hilangnya sistem penyuluhan. Kerusakan hutan. Perubahan iklim.

Semua ini seperti retakan kecil. Tidak terlihat dari jauh. Tapi jika dibiarkan, akan menjadi patahan besar.

Sejarah banyak mengajarkan. Krisis pangan sering datang bukan karena tidak ada tanda, tetapi karena tanda-tandanya diabaikan.

Saya percaya satu hal. Pertanian tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar atau inisiatif individu. Negara harus kembali memimpin.

Bukan dalam arti mengontrol semuanya secara kaku. Tapi memastikan ada sistem yang berjalan. Negara harus menghidupkan kembali penyuluh sebagai ujung tombak. Negara harus menata ulang kebijakan berbasis ekologi, bukan sekadar produksi. Negara harus melindungi lahan pertanian dari alih fungsi yang tidak terkendali. Negara harus mendorong diversifikasi pangan secara serius, bukan sekadar slogan. Dan Negara harus membangun kembali kepercayaan petani bahwa mereka tidak berjalan sendiri.

Karena tanpa kepemimpinan negara, pertanian akan berjalan liar. Dan ketika pertanian berjalan liar, yang dipertaruhkan bukan hanya hasil panen, tapi masa depan bangsa.

Sampai di sini, saya semakin memahami, Instruksi Ibu Mega itu bukan sekadar arahan. Ia adalah peringatan. Peringatan bahwa kita sudah terlalu lama membiarkan banyak hal berjalan tanpa arah. Peringatan bahwa waktu kita tidak banyak. Dan peringatan bahwa kalau kita tidak bergerak sekarang, kita akan menyesal di kemudian hari.

Saya merasakan itu bukan hanya sebagai kader, tetapi sebagai manusia yang hidup dan tumbuh bersama rakyat. Instruksi itu menyentuh sesuatu yang sangat dalam. Dan karena itu, ia tidak bisa dijawab dengan biasa-biasa saja. Ia harus dijawab dengan kesungguhan.

Kegelisahan tidak boleh berhenti menjadi perasaan. Ia harus berubah menjadi gerakan. Gerakan untuk menghidupkan kembali kesadaran tentang pentingnya tanah. Gerakan untuk mengajak petani berani mencoba pola tanam yang lebih beragam. Gerakan untuk mendorong pemerintah membuka mata dan bertindak nyata, dan gerakan untuk menggerakkan semua elemen, tapi dengan arah yang jelas. 

Saya sadar, ini bukan pekerjaan mudah. Tapi saya juga sadar, tidak ada pilihan lain. Karena kalau kita diam, maka yang akan kita wariskan bukan kemakmuran, melainkan krisis.

*Pangan dan Jalan Ideologi*

Saya sering merenung, di tengah perjalanan panjang ini, tentang apa sebenarnya yang sedang kita perjuangkan? 

Apakah sekadar menang dalam kontestasi politik? Ataukah ada sesuatu yang lebih dalam, lebih mendasar?

Bagi saya, jawaban itu menjadi semakin jelas ketika saya berdiri di tengah sawah, berbicara dengan petani, dan mendengar langsung kegelisahan mereka. Perjuangan politik, pada akhirnya, harus kembali ke hal paling dasar: kehidupan manusia.

Dan pangan adalah fondasinya. Tanpa pangan, tidak ada kedaulatan.

Tanpa pangan, kemerdekaan menjadi rapuh. Tanpa pangan, negara hanya berdiri secara formal, tanpa kekuatan sejati.

Di titik inilah, saya memahami bahwa persoalan pertanian bukan sekadar urusan teknis. Ia adalah persoalan ideologi.

Kita sering mendengar istilah kedaulatan pangan. Diucapkan dalam pidato. Ditulis dalam dokumen. Dijadikan program. 

Tapi di lapangan, saya bertanya: Apakah kita benar-benar menjalankannya?

Kedaulatan pangan bukan hanya soal cukup makan. Ia adalah soal kemampuan bangsa untuk menentukan sendiri sistem pangannya.

Artinya, petani berdaulat atas lahannya. Negara berdaulat atas kebijakannya. Rakyat tidak bergantung pada pihak luar untuk kebutuhan paling mendasar. 

Namun hari ini, kita menghadapi paradoks. Di satu sisi, kita berbicara tentang kedaulatan. Di sisi lain, kita membiarkan sistem pertanian kita berjalan tanpa arah yang jelas.

Ketika pola tanam tidak diatur, ketika penyuluh tidak hadir, ketika tanah dibiarkan rusak, di situlah kedaulatan mulai terkikis, perlahan tapi pasti.

Saya teringat pada satu gagasan besar Bung Karno: BERDIKARI. Berdiri di atas kaki sendiri.

Gagasan ini bukan sekadar retorika. Ia adalah fondasi berpikir tentang bagaimana sebuah bangsa harus hidup. 

Dalam konteks pangan, berdikari berarti, kita tidak boleh menggantungkan hidup pada pihak lain untuk makan.

Bayangkan sebuah bangsa yang harus bergantung pada impor untuk kebutuhan pokoknya. Apa yang terjadi jika suatu hari akses itu terputus?

Sejarah dunia sudah berkali-kali menunjukkan, ketika krisis global terjadi, setiap negara akan lebih dulu menyelamatkan dirinya sendiri. Dalam situasi seperti itu, hanya bangsa yang memiliki sistem pangan kuat yang akan bertahan.

Dan berdikari bukan hanya soal produksi. Ia adalah soal sistem, disiplin, dan kesadaran kolektif.

Karena itu, dalam setiap kebijakan, selalu ada pertanyaan mendasar: berpihak kepada siapa?

Dalam konteks pangan, keberpihakan itu harus jelas. Kepada petani. Tapi keberpihakan tidak cukup dengan kata-kata. Ia harus hadir dalam bentuk nyata. Kebijakan yang melindungi lahan mereka, sistem yang membantu mereka meningkatkan produktivitas tanpa merusak tanah, dan pendampingan yang membuat mereka tidak berjalan sendiri .Saya melihat hari ini, petani sering kali berada di posisi yang sulit.

Di satu sisi, mereka dituntut untuk terus memproduksi. Di sisi lain, mereka tidak diberi cukup dukungan untuk menjaga keberlanjutan. Ini bukan sekadar masalah teknis. Ini adalah masalah politik.

Karena keputusan-keputusan yang diambil hari ini akan menentukan siapa yang diuntungkan, dan siapa yang harus menanggung akibatnya di masa depan.

Sebagai kader partai, saya menyadari satu hal penting. Partai tidak boleh hanya hadir saat pemilu. Partai harus hadir di tengah kehidupan rakyat. Termasuk dalam urusan yang paling mendasar seperti pangan.

Oleh sebab itu, Instruksi Ibu Ketua Umum bukan sekadar perintah organisasi.

Ia adalah panggilan untuk kembali ke akar. Ke akar ideologi. Ke akar perjuangan. Ke akar hubungan dengan rakyat.

Tapi saya juga jujur. Kita punya keterbatasan. Tidak semua kader memiliki lahan. Tidak semua kader memiliki kapasitas teknis untuk mengatur pertanian.

Di sinilah batas antara peran partai dan peran negara menjadi jelas. Partai bisa menggerakkan kesadaran. Tapi negara harus menghadirkan sistem.

Dan tanpa sistem itu, gerakan apa pun akan sulit mencapai hasil yang berkelanjutan.

Saya tidak ingin menutup mata terhadap kenyataan. Kita pernah berada dalam kekuasaan. Kita pernah memiliki kesempatan untuk membangun sistem yang lebih kuat.

Dan hari ini, kita harus berani melakukan refleksi. Apa yang sudah dilakukan? Apa yang belum? Dan apa yang harus diperbaiki ke depan?

Refleksi ini bukan untuk menyalahkan. Tapi untuk memastikan bahwa kita tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Karena dalam urusan pangan, kesalahan kecil hari ini bisa menjadi krisis besar di masa depan.

Instruksi Ibu Ketua Umum kini saya pahami sebagai ajakan untuk kembali ke jalur ideologis. Bahwa perjuangan kita bukan hanya soal kekuasaan, tapi soal kedaulatan rakyat.

Dan kedaulatan itu dimulai dari hal paling sederhana: Kemampuan untuk makan dari hasil tanah sendiri.

Karena itu, menjawab instruksi ini tidak cukup dengan program biasa. Ia harus dijawab dengan Keberanian mengubah cara pandang. Kesungguhan membangun sistem. Konsistensi dalam berpihak pada rakyat kecil. 

Ini bukan pekerjaan satu hari. Ini bukan pekerjaan satu periode. Ini adalah kerja sejarah.

Dan jika kita gagal, apa yang akan terjadi?

Saya sering membayangkan satu kemungkinan yang paling buruk. Bagaimana jika kita tidak berubah? Bagaimana jika pola tanam tetap seperti sekarang? Bagaimana jika tanah terus rusak? Bagaimana jika generasi petani semakin berkurang?

Maka suatu saat, kita akan sampai pada titik di mana Produksi menurun. Ketergantungan meningkat. Harga melonjak. Dan rakyat kecil yang paling merasakan dampaknya. 

Saat itu terjadi, kita tidak bisa lagi mengatakan bahwa kita tidak tahu. Karena tanda-tandanya sudah ada hari ini.

Kita Sedang Diuji

Mungkin inilah ujian kita sebagai generasi. Apakah kita hanya akan menikmati apa yang diwariskan oleh generasi sebelumnya, lalu membiarkannya habis? Atau kita akan menjadi generasi yang memperbaiki, merawat, dan memastikan semuanya tetap ada untuk yang akan datang?

Saya memilih untuk tidak diam. Karena saya tahu, di balik setiap butir nasi yang kita makan, ada tanah yang bekerja. Dan tanah itu… sekarang sedang meminta kita untuk lebih peduli. 

Tentu saja, saya menulis ini bukan sebagai teori. Saya menulis ini dari pengalaman, dari pertemuan dengan rakyat, dari apa yang saya lihat sendiri di lapangan.

Saya tidak ingin kita terlambat. Karena bagi saya, pertanian itu adalah sumber kehidupan. Kita boleh memiliki banyak uang. Tapi kalau tidak ada makanan yang bisa dibeli, semua itu tidak ada artinya.

Karena itu, saya percaya. Merawat tanah adalah merawat masa depan. Dan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Tidak bisa ditunda lagi.

]]>
Thu, 16 Apr 2026 14:13:20 +0800 amr
BAZNAS Kabupaten Sumbawa Jalin Silaturahim dengan Kejaksaan Negeri Sumbawa, Perkuat Sinergi untuk Kemaslahatan Umat. https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-jalin-silaturahim-dengan-kejaksaan-negeri-sumbawa-perkuat-sinergi-untuk-kemaslahatan-umat https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-jalin-silaturahim-dengan-kejaksaan-negeri-sumbawa-perkuat-sinergi-untuk-kemaslahatan-umat BAZNAS Kabupaten Sumbawa Jalin Silaturahim dengan Kejaksaan Negeri Sumbawa, Perkuat Sinergi untuk Kemaslahatan Umat

Sumbawa, Anarmedia.co.id - 15 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam rangka optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Pada Rabu (15/4/2026), jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan silaturahim ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa dan diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Iwan Arto Koesoemo, S.H., M.H.. beserta jajaran di ruang kerja Kepala Kejari.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov, didampingi oleh Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri serta Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si. Pertemuan berlangsung hangat, penuh keakraban, dan sarat dengan semangat kolaborasi untuk mendukung program-program sosial keumatan di Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan bahwa silaturahim ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS dengan institusi penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Sumbawa, dalam rangka meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, termasuk aparatur negara, dalam menunaikan zakat.

“BAZNAS hadir tidak hanya sebagai lembaga pengelola zakat, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami memandang penting untuk menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan Negeri Sumbawa,” ujar Syukri Rahmat.

Ia menambahkan bahwa potensi zakat di Kabupaten Sumbawa sangat besar, terutama dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan instansi vertikal. Dengan adanya dukungan dan peran aktif dari Kejaksaan Negeri Sumbawa, diharapkan pengumpulan zakat dapat lebih optimal dan berdampak luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Lebih lanjut, Syukri Rahmat juga memaparkan berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Sumbawa, mulai dari program bantuan pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga bantuan kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa seluruh program tersebut dikelola secara transparan, profesional, dan akuntabel sesuai dengan prinsip syariah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan pengelolaan yang amanah dan transparan. Dukungan dari Kejaksaan Negeri tentu menjadi energi positif bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Iwan Arto Koesoemo, S.H., M.H. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam menjalin silaturahim. Ia menilai bahwa peran BAZNAS sangat strategis dalam mendukung pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan di daerah.

“Kami menyambut baik kehadiran BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Ini adalah langkah yang sangat positif dalam membangun sinergi antar lembaga. Kami melihat bahwa pengelolaan zakat memiliki potensi besar dalam membantu masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi ekonomi lemah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Kejari Sumbawa menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung program-program BAZNAS, termasuk dalam hal sosialisasi zakat di lingkungan Kejaksaan Negeri Sumbawa. Ia menegaskan bahwa jajaran Kejari siap berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran pegawai untuk menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS.

“Kami siap untuk disosialisasikan lebih lanjut terkait pengelolaan zakat oleh BAZNAS di lingkungan Kejaksaan Negeri Sumbawa. Ini tentu menjadi bagian dari kontribusi kami dalam mendukung program pemerintah dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk bertukar gagasan dan pandangan terkait penguatan tata kelola zakat yang lebih efektif dan berdampak. Kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi yang baik antara lembaga keagamaan dan institusi penegak hukum dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan keadilan sosial dan kesejahteraan yang merata.

Di akhir pertemuan, suasana penuh keakraban semakin terasa dengan adanya diskusi ringan dan harapan bersama untuk terus menjalin komunikasi yang intensif di masa mendatang. Silaturahim ini diharapkan tidak hanya menjadi pertemuan seremonial semata, tetapi menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan dan produktif.

Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis antara BAZNAS Kabupaten Sumbawa dan Kejaksaan Negeri Sumbawa, diharapkan upaya pengumpulan dan pendistribusian zakat dapat semakin optimal, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya mereka yang membutuhkan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi dan kolaborasi antar lembaga merupakan kunci penting dalam membangun daerah yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan berkeberkahan. (AM)

]]>
Thu, 16 Apr 2026 14:06:36 +0800 amr
Inspirasi dari Makodau I: Pesan Marsma TNI Arief Hartono untuk Pemuda dan Kemajuan Daerah di NTB https://amarmedia.co.id/inspirasi-dari-makodau-i-pesan-marsma-tni-arief-hartono-untuk-pemuda-dan-kemajuan-daerah-di-ntb https://amarmedia.co.id/inspirasi-dari-makodau-i-pesan-marsma-tni-arief-hartono-untuk-pemuda-dan-kemajuan-daerah-di-ntb Inspirasi dari Makodau I: Pesan Marsma TNI Arief Hartono untuk Pemuda dan Kemajuan Daerah di NTB

JAKARTA.Amarmedia.co.id  – Di tengah kesibukan menjaga kedaulatan ruang udara wilayah Barat Indonesia, Markas Komando Daerah TNI Angkatan Udara l (Makodau l) di Halim Perdanakusuma menjadi saksi sebuah diskusi hangat yang penuh inspirasi. Marsekal Pertama (Marsma) TNI Arief Hartono, S.H., MNSA., yang juga lulusan NDCP saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Daerah TNI AU l (Kaskodau I) menerima kunjungan silaturahmi yang kental dengan nuansa kekeluargaan.

Pertemuan yang dihadiri oleh tim Amarmedia.co.id bersama Dewan Rosi ini berlangsung dalam suasana santai Rabu 15/4/2026. Sambil menikmati kudapan ringan dan seruput kopi yang nikmat, dialog mengalir dinamis, mulai dari tantangan pertahanan udara hingga dinamika pembangunan di daerah.

Menakar Geliat Pembangunan Sumbawa

Salah satu poin penting dalam obrolan tersebut adalah perhatian Marsma Arief terhadap perkembangan Sumbawa. Sebagai perwira tinggi yang memiliki kedekatan emosional dengan daerah, beliau mengamati bahwa Sumbawa kini sedang berada dalam tren positif pembangunan. Bagi Sang Jenderal bintang satu ini, kemajuan daerah merupakan fondasi penting bagi stabilitas dan kekuatan nasional secara menyeluruh.

Untaian Hikmah: Dari Pikiran Menjadi Manfaat

Di sela diskusi mengenai kebijakan, Marsma Arief Hartono menitipkan pesan mendalam bagi generasi muda sebagai calon pemegang tongkat estafet bangsa. Beliau membagikan filosofi pembentukan jati diri yang sangat logis namun spiritual:

"Selalulah mawas diri, karena pikiran akan menjadi ucapan. Jaga setiap ucapanmu, karena ucapan akan menjelma menjadi perbuatan. Dan ingatlah, perbuatan yang dilakukan terus-menerus akan mengkristal menjadi karakter," tegas perwira yang akrab dengan panggilan "Ababil" ini.

Dirinya menekankan agar pemuda tidak menyia-nyiakan waktu. "Bentuklah karaktermu untuk hal-hal yang berkualitas, agar kelak kehadiranmu benar-benar bermanfaat bagi orang banyak."

Dewan Rosi: Membawa Aspirasi, Menjemput Inspirasi

Dalam kesempatan tersebut, Dewan Rosi akrab  Muhammad Zain SIP Dewan dapil II Sumbawa dari Fraksi Golkar menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan Marsma Arief Hartono dalam menerima masukan dari daerah. Dewan Rosi memaparkan bagaimana Sumbawa sedang berbenah, mulai dari infrastruktur hingga penguatan ekonomi masyarakat.

"Kehadiran kami di sini adalah bentuk sinergi. Kami ingin memastikan bahwa gerak pembangunan di Sumbawa sejalan dengan semangat nasional. Mendengar pandangan beliau memberikan kami perspektif baru tentang bagaimana kedisiplinan dan karakter harus menjadi fondasi utama pembangunan," ujar Dewan Rosi.

Profil Lengkap: Marsma TNI Arief Hartono, S.H., MNSA.

Untuk mengenal lebih dekat sosok pimpinan di jajaran TNI Angkatan Udara ini, berikut adalah profil singkat beliau:

Nama Lengkap Marsma TNI Arief Hartono, S.H., MNSA. 

Tempat, Tanggal Lahir :  Sumbawa Besar, NTB, 17 Juli 1970 

Lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1994 

Jabatan Saat Ini | Kepala Staf Komando Daerah TNI AU l (Kaskodau l) 

Callsign / Julukan  "Ababil" 

Latar Belakang Korps Penerbang Pesawat Tempur 

Perjalanan Karier dan Visi:

Karier Cemerlang: Sebelum menjabat sebagai Kaskodau I sejak 30 September 2025, sebelumnya beliau dipercaya mengemban amanat sebagai Panglima Komando Sektor ll Makasar (Pangkosek II Koopsud) Pengalaman operasionalnya di wilayah udara Indonesia Timur dan Skadron tempur di Indonesia Barat yg sekarang tempat pesawat tempur Rafale hadir, menjadikannya sosok strategis dalam pertahanan nasional.

Putra Daerah: Meski lahir di desa kecil di Nusa Tenggara Barat, Arief Hartono membuktikan bahwa prinsip hidup, dedikasi dan ibadah mampu mewujudkan cita-cita masa kecil menjadi penerbang tempur TNI AU hingga mencapai pangkat perwira tinggi.

Gaya Kepemimpinan: Dikenal sebagai pimpinan yang inklusif dan humanis. Beliau aktif dalam pembinaan kemampuan prajurit dan sering membuka ruang dialog dengan tokoh masyarakat serta pemuda untuk menyerap aspirasi pembangunan daerah.

Visi Utama TNI AU: Mendukung penuh terwujudnya TNI AU yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis serta peningkatan integritas prajurit serta kesiapan mendukung operasional di wilayah tanggung jawab Kodau I.

Diskusi di Makodau I ini membuktikan bahwa sinergi antara visi militer dan semangat pembangunan daerah dapat bertemu dalam satu meja—lewat segelas kopi dan komitmen untuk kemajuan bersama.

Penulis :  Abdul Ma'ruf Rahmat 

]]>
Thu, 16 Apr 2026 13:28:31 +0800 amr
Jemput Bola ke Kementan, Komisi II DPRD Sumbawa Perjuangkan Tambahan Alsintan https://amarmedia.co.id/jemput-bola-ke-kementan-komisi-ii-dprd-sumbawa-perjuangkan-tambahan-alsintan https://amarmedia.co.id/jemput-bola-ke-kementan-komisi-ii-dprd-sumbawa-perjuangkan-tambahan-alsintan Jemput Bola ke Kementan, Komisi II DPRD Sumbawa Perjuangkan Tambahan Alsintan

JAKARTA.Amarmedia.co.id -  Sebagai langkah konkret dalam mengawal aspirasi petani di tengah puncak panen raya, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan koordinasi sl dengan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Selasa (14/04/2026).

Rombongan yang dipimpin oleh HM. Berlian Rayes SAg M.M.Inov bersama anggota Pimpinan Komisi II dan anggota lainnya, didampingi oleh Sekretaris Dinas Pertanian, Mukhlis, SP., dan Kabag Perekonomian SDA, Ivan Indrajaya ST MM. Kehadiran mereka diterima langsung oleh Kapoksi Data, Evaluasi, dan TLHP Ditjen PSP, Sri Hartono, mewakili Dirjen PSP.

Fokus pada Masalah Pasca-Panen: Petani Butuh Dryer

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Dinas Pertanian Sumbawa, Mukhlis, SP, memaparkan kondisi krusial yang dihadapi petani saat ini. Memasuki puncak panen padi dan jagung pada bulan April, kendala utama yang dihadapi adalah tingginya kadar air akibat curah hujan yang masih tinggi.

"Petani sangat membutuhkan Dryer (mesin pengering) dengan kapasitas besar, minimal 10 ton hingga 30 ton. Tanpa alat ini, harga gabah dan jagung di tingkat pengusaha anjlok karena kadar air yang tinggi," tegas Mukhlis.

Selain masalah pengering, Dinas Pertanian juga merilis data kekurangan alat mesin pertanian (Alsintan) yang masih sangat signifikan di Sumbawa, di antaranya kekurangan sekitar 1.400 unit Traktor Roda 4, 1.759 unit Traktor Roda 2, serta lebih dari 2.400 unit Pompa Air.

Inovasi dan Infrastruktur Pertanian

Sekretaris Komisi II H Zohran juga memberikan penekanan pada beberapa poin penting diantaranya 

modernisasi alsintan dalam menopang produksi pertanian I Nyoman Wisma dan H. Rusdi mengusulkan pengadaan mesin tanam otomatis (transplanter), sumur bor untuk lahan tadah hujan, hingga penggunaan Drone semprot serta Corn Combine Harvester untuk efisiensi panen jagung.

Andi Rusni, SE. MM menyoroti kebutuhan Jalan Usaha Tani (JUT) spesifikasi beton bertulang untuk wilayah topografi ekstrem seperti Batulanteh agar akses pengangkutan hasil panen tidak terhambat.

Terkait Status Aset M. Zain, SIP, mendesak percepatan hibah Alsintan bantuan tahun 2025 menjadi milik daerah agar dapat dikelola melalui retribusi untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sumbawa Jadi Prioritas Nasional

Menanggapi aspirasi tersebut, Sri Hartono menyatakan bahwa meskipun ada keterbatasan anggaran, Kabupaten Sumbawa tetap menjadi skala prioritas nasional mengingat statusnya sebagai salah satu sentra pangan utama.

Kementan juga mensosialisasikan mekanisme pengusulan baru melalui Permentan No. 2 Tahun 2026, di mana pengajuan kini harus dilakukan melalui sistem aplikasi terintegrasi.

"Daerah harus segera menyesuaikan diri dengan sistem E-Proposal terbaru ini. Kami juga mengingatkan pentingnya pembentukan UPJA (Usaha Pelayanan Jasa Alsintan) agar alat bantuan yang diberikan memiliki umur ekonomi yang panjang dan biaya perawatannya mandiri," jelas Sri Hartono.

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama bahwa DPRD dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa akan segera melengkapi administrasi hibah serta mengawal usulan teknis melalui aplikasi agar bantuan dryer dan mesin panen jagung dapat segera terealisasi. (AM)

]]>
Wed, 15 Apr 2026 15:46:19 +0800 amr
Aktivis 98 dan Kepala Lingkungan Diduga Melakukan Kekerasan tanpa hukum, AC Lubis Mangkir Panggilan Polisi https://amarmedia.co.id/aktivis-98-dan-kepala-lingkungan-diduga-melakukan-kekerasan-tanpa-hukum-ac-lubis-mangkir-panggilan-polisi https://amarmedia.co.id/aktivis-98-dan-kepala-lingkungan-diduga-melakukan-kekerasan-tanpa-hukum-ac-lubis-mangkir-panggilan-polisi Aktivis 98 dan Kepala Lingkungan diduga melakukan kekerasan tanpa hukum , AC Lubis mangkir panggilan Polisi

 

MEDAN,Amarmedia.co.id -  Kasus kekerasan yang melibatkan seorang aktivis 98 bernama Acil Lubis ( AC Lubis )  dan Kepala Lingkungan setempat berinisial Kurniawan ( KR ) yang terjadi pada hari Minggu tanggal  15 /02/2026 lalu  , di Komplek Perumahan Graha Jermal, Jalan Jermal VII, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, terduga pelaku AC Lubis  hingga saat ini telah mangkir dari panggilan kepolisian, meskipun sudah ada laporan resmi yang tercatat.

 

Laporan polisi dengan nomor B / 101 / II / 2026/SPKT /PolSEK Medan Area / POLRESTABES/ POLDA SUMATERA UTARA dibuat oleh korban, Abdul Rouf dan Ramadi nomor: STPL / B / 267/II / 2026/SPKT / POLDA SUMATERA UTARA, terkait peristiwa yang terjadi pada bulan Februari 2026 lalu.

 

Kronologi nya , Kejadian bermula ketika Abdul Rouf yang ditemani Rahmadi sedang mencari umpan pancing di area kompleks tersebut. Tanpa alasan yang jelas, mereka dihentikan oleh sekuriti kompleks yang bernama Frans ( FR ) . Tak lama kemudian, AC Lubis diduga kuat langsung melayangkan pukulan tangan kanan ke arah muka Abdul Rouf, yang kemudian disusul oleh tindakan kekerasan dari sekuriti lainnya.

 

Ironisnya, Kepala Lingkungan KR  yang kebetulan berada di lokasi bukannya menenangkan situasi, malah ikut terlibat dalam tindakan kekerasan tersebut. Ia diduga menendang dan memukul menggunakan dengkul ke arah perut dan muka kedua korban serta diduga menusuk kepala Abdul Rouf dengan mengunakan pulpen .

 

Tindakan yang semakin memprihatinkan dan tidak manusiawi pun terjadi. Abdul Rouf diborgol, diseret layaknya penjahat tanpa proses hukum, bahkan diduga dikencingi dan dipaksa memakan kotoran manusia oleh para pelaku. Perlakuan ini jelas melanggar hak asasi manusia dan norma hukum yang berlaku.

Akibat dari penganiayaan tersebut Adul Rouf mengalami bocor di bagian kepala , wajah lebam , muntah muntah yang berkepanjangan serta tidak dapat melakukan aktivitas selama beberapa waktu .

 

Berdasarkan bukti dan keterangan yang ada, para terduga pelaku diduga melanggar ketentuan hukum dapat di kenakan pasal 466 KUHP Jo 262 KUHP , ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara .

 

Selain itu, tindakan pemborgolan, penyeretan, dan perlakuan memalukan lainnya juga dapat dikenakan pasal tambahan terkait perampasan kemerdekaan dan penghinaan terhadap martabat manusia.

 

Di tempat terpisah , Kuasa hukum korban, Henry Pakpahan, memberikan pernyataan keras terkait kasus ini. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh para pelaku adalah tindakan yang sangat memalukan dan keji , apalagi melibatkan seorang yang dikenal sebagai aktivis dan pejabat lingkungan yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat.

 

"Ini adalah tindakan main hakim sendiri yang sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan. Bagaimana mungkin seorang aktivis yang seharusnya memperjuangkan keadilan justru melakukan kekerasan sewenang-wenang? Begitu juga dengan Kepala Lingkungan yang seharusnya menjaga ketertiban, malah ikut menjadi pelaku. Perbuatan mereka jelas melanggar hukum dan harus dipertanggungjawabkan seberat-beratnya," tegas Henry Pakpahan.

 

Lanjut , Ia juga menyoroti sikap para pelaku yang mangkir dari panggilan polisi. "Mangkir dari panggilan hukum menunjukkan ketidakpatuhan dan rasa takut untuk mempertanggungjawabkan perbuatan. Ini bukan sikap orang yang bersih dan benar. Kami menuntut agar mereka segera hadir dan mempertanggungjawabkan semua tindakan mereka di depan hukum," tambahnya.

 

Lebih lanjut  , Henry Pakpahan juga menyampaikan tuntutan tegas kepada pihak kepolisian, khususnya Polsek Medan Area, untuk segera menindaklanjuti kasus ini dengan tegas dan tanpa pandang bulu.

 

"Kami meminta Kapolsek Medan Area bapak AKP .M.Ainul Yaqin  dan jajarannya untuk bekerja cepat, profesional, dan tegas. Jangan biarkan kasus ini menguap begitu saja. Hukum tidak boleh terlihat seperti 'tumpul ke atas dan runcing ke bawah'. Siapapun pelakunya, baik itu aktivis, pejabat lingkungan, atau orang biasa, jika bersalah maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Keadilan harus sama rata untuk setiap warga negara," tegasnya.

Saat awak media ini mengkonfirmasi Kanit Reskrim Medan Area Iptu Khairul Fajri Lubis di Polsek Medan Area pada tanggal (13 /04 ) membenarkan kalau Acil Lubis telah mangkir dari panggilan Lidik ( penyelidikan  ) juru periksa Polsek Medan Area tanpa alasan yang jelas .

Kanit juga berjanji akan segera melengkapi berkas serta bukti bukti yang ada untuk melanjutkan ketahap sidik .

 

Hingga berita ini diturunkan, proses penyidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian diharapkan segera mengambil langkah hukum untuk memanggil dan memproses para terduga pelaku agar keadilan dapat segera ditegakkan.(Tim)

]]>
Wed, 15 Apr 2026 06:31:03 +0800 amr
Potensi Zakat Peternakan Sapi di Moyo Utara Capai Rp 2 Miliar, Baznas Gencarkan Sosialisasi di Dusun Limung https://amarmedia.co.id/potensi-zakat-peternakan-sapi-di-moyo-utara-capai-rp-2-miliar-baznas-gencarkan-sosialisasi-di-dusun-limung https://amarmedia.co.id/potensi-zakat-peternakan-sapi-di-moyo-utara-capai-rp-2-miliar-baznas-gencarkan-sosialisasi-di-dusun-limung Potensi Zakat Peternakan Sapi di Moyo Utara Capai Rp 2 Miliar, Baznas Gencarkan Sosialisasi di Dusun Limung

Moyo Utara, Amarmedia.co.id -14 April 2026 — Potensi zakat peternakan sapi di Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, diperkirakan mencapai angka yang sangat signifikan, yakni sekitar Rp 2 miliar per tahun. Estimasi ini didasarkan pada jumlah populasi sapi yang mencapai kurang lebih 12.000 ekor yang tersebar di berbagai desa, termasuk Desa Pungkit, yang menjadi salah satu sentra peternakan rakyat di wilayah tersebut.

Potensi besar ini menjadi perhatian serius Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa dalam upaya mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari sektor peternakan. Sebagai langkah konkret, BAZNAS melaksanakan kegiatan sosialisasi zakat di Dusun Limung, Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara, pada Selasa, 14 April 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., bersama Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si., Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si., serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, M.HI. Turut hadir Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa, Syaifuddin, SP, Camat Moyo Utara Awaluddin Safari, SH, serta para petani dan peternak setempat.

Acara berlangsung di rumah salah seorang peternak, Bapak Idi, yang menjadi tuan rumah sekaligus peserta aktif dalam diskusi. Suasana kegiatan berlangsung khidmat namun penuh keakraban, mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap upaya peningkatan pemahaman tentang kewajiban zakat di sektor peternakan.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS menyampaikan bahwa potensi zakat peternakan di Moyo Utara merupakan peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan umat jika dikelola secara optimal. Ia menjelaskan bahwa zakat ternak memiliki ketentuan khusus dalam syariat Islam, termasuk nisab dan haul, yang perlu dipahami oleh para peternak agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan agama.

“Dengan jumlah populasi sapi yang mencapai 12.000 ekor, jika sebagian besar telah memenuhi nisab dan haul, maka potensi zakatnya bisa mencapai sekitar Rp 2 miliar. Ini adalah potensi yang luar biasa untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Materi sosialisasi juga disampaikan secara mendalam oleh Wakil Ketua I BAZNAS, yang menguraikan secara teknis perhitungan zakat ternak, syarat wajib zakat, serta manfaat sosial dan ekonomi dari pengelolaan zakat yang terorganisir. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menunaikan zakat sebagai bentuk ibadah sekaligus instrumen pemberdayaan ekonomi umat.

Diskusi interaktif menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan ini. Bapak Idi, sebagai tuan rumah, menyampaikan pertanyaan terkait mekanisme perhitungan zakat sapi serta waktu yang tepat untuk menunaikannya. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas sosialisasi ini. Banyak hal yang sebelumnya kami belum pahami, sekarang menjadi lebih jelas, terutama tentang kewajiban zakat ternak,” ungkapnya.

Camat Moyo Utara dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar kegiatan sosialisasi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh desa. Ia menilai bahwa pemahaman masyarakat tentang zakat masih perlu ditingkatkan, khususnya di sektor-sektor produktif seperti peternakan.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar dan mau menunaikan zakatnya melalui lembaga resmi seperti BAZNAS, sehingga penyalurannya bisa lebih tepat sasaran dan berdampak luas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa menyatakan dukungannya terhadap program BAZNAS. Ia menilai bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS sangat penting dalam mengoptimalkan potensi zakat peternakan.

“Kami siap mendukung dari sisi data dan pembinaan peternak, agar potensi ini benar-benar bisa diwujudkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Dengan potensi yang besar dan dukungan berbagai pihak, diharapkan zakat peternakan di Moyo Utara dapat menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi berbasis keumatan di Kabupaten Sumbawa. (AM/Adi)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 20:47:03 +0800 amr
Kawal Demokrasi Tingkat Desa: Bupati Jarot Tekankan Integritas Panitia Pilkades 2026 https://amarmedia.co.id/kawal-demokrasi-tingkat-desa-bupati-jarot-tekankan-integritas-panitia-pilkades-2026 https://amarmedia.co.id/kawal-demokrasi-tingkat-desa-bupati-jarot-tekankan-integritas-panitia-pilkades-2026 Kawal Demokrasi Tingkat Desa: Bupati Jarot Tekankan Integritas Panitia Pilkades 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai mematangkan kesiapan para garda terdepan penyelenggara. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Panitia Pemilihan dan Panitia Pengawas Pilkades di Aula Madilaoe ADT, Senin (13/04/2026).

Acara ini menjadi persiapan untuk memastikan suksesi kepemimpinan di 21 desa berjalan tanpa hambatan hukum maupun konflik kepentingan.

Menjaga Amanah, Menghindari Politisasi

Dalam arahannya, Bupati Syarafuddin Jarot menekankan bahwa profesionalisme dan integritas adalah harga mati bagi setiap panitia. Ia mengingatkan bahwa tugas ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan amanah undang-undang yang menentukan arah masa depan desa.

"Panitia yang terpilih harus menjaga amanah ini dengan sungguh-sungguh. Ikuti aturan yang berlaku, jangan melenceng, dan yang terpenting jangan sampai Pilkades dijadikan sebagai objek politik oleh pihak manapun," tegas Bupati di hadapan para Camat dan Panitia.

Bupati berharap melalui Bimtek ini, seluruh panitia memiliki pemahaman yang sama mengenai regulasi sehingga mampu menjalankan tugas secara transparan dan akuntabel.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos., M.S.E, melaporkan bahwa Bimtek ini merupakan tahapan kedua dari total 19 tahapan yang telah disusun.

Berikut adalah rincian pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sumbawa:

Gelombang I (Tahun 2026) Diikuti oleh 20 desa secara reguler (serentak) dan 1 desa melaksanakan Pemilihan Antar Waktu (PAW).

Gelombang II (Tahun 2028): Direncanakan akan diikuti oleh 119 desa

Gelombang III (Tahun 2030) Menjadi gelombang terakhir dalam siklus kepemimpinan desa di Sumbawa.

Sinergi Lintas Sektor

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten Setda, Camat, serta Kepala Desa se-Kabupaten Sumbawa. Kehadiran seluruh elemen ini menunjukkan komitmen kolektif Pemkab Sumbawa untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat dari tingkat paling bawah.

Dengan dimulainya Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis Pilkades 2026 akan menjadi pijakan kuat menuju tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik, unggul, dan berintegritas. (Humas)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 01:52:36 +0800 amr
Lindungi Masyarakat dari Maraknya Pinjaman Ilegal dan Judi Online, Pemprov NTB Dorong Percepatan Ranperda https://amarmedia.co.id/lindungi-masyarakat-dari-maraknya-pinjaman-ilegal-dan-judi-online-pemprov-ntb-dorong-percepatan-ranperda https://amarmedia.co.id/lindungi-masyarakat-dari-maraknya-pinjaman-ilegal-dan-judi-online-pemprov-ntb-dorong-percepatan-ranperda Lindungi Masyarakat dari Maraknya Pinjaman Ilegal dan Judi Online, Pemprov NTB Dorong Percepatan Ranperda

Mataram, Amarmedia.co.id - 13 April 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama DPRD NTB mendorong percepatan pembentukan regulasi daerah untuk melindungi masyarakat dari maraknya pinjaman ilegal berbasis teknologi informasi dan judi online yang kian masif dan berdampak luas.

Dorongan tersebut mengemuka dalam Forum Group Discussion (FGD) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Fasilitasi Pencegahan dan Penanggulangan terhadap Pinjaman atau Pendanaan Berbasis Teknologi Informasi Secara Ilegal dan Judi Online yang digelar di Aruna Senggigi Resort & Convention, Senin (13/4/2026).

FGD yang diselenggarakan oleh DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Akademisi Unram Dr. Muhammad Risnain, Azhar, S.Pd, serta Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik.

Selain itu, forum ini juga dihadiri oleh perwakilan Polda NTB, anggota DPRD NTB, aktivis sosial, serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota dari berbagai perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Komunikasi Informatika kabupaten/kota se-NTB, sebagai bentuk keterlibatan lintas sektor dalam penanganan isu yang bersifat kompleks dan multidimensi.

Dalam paparannya, Ahsanul Khalik yang akrab disapa Aka, menegaskan bahwa pinjaman ilegal dan judi online tidak lagi dapat dipandang sebagai persoalan sporadis, melainkan telah berkembang menjadi masalah sistemik yang mengancam stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Ini bukan sekedar isu digital. Ini adalah isu perlindungan masyarakat dan masa depan daerah. Jika tidak segera diintervensi, kita berpotensi menghadapi krisis sosial-ekonomi baru di NTB,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, praktik pinjaman ilegal di NTB menunjukkan tren peningkatan signifikan, dengan korban yang didominasi masyarakat berpenghasilan rendah, pelaku UMKM, serta generasi muda. 

Di sisi lain, judi online berkembang secara adaptif melalui berbagai platform digital, termasuk media sosial dan aplikasi pesan instan.

Dampaknya, lanjut Aka, tidak hanya terbatas pada persoalan ekonomi, tetapi juga menyentuh aspek sosial yang lebih luas, seperti konflik keluarga, penyalahgunaan data pribadi, hingga menurunnya produktivitas masyarakat.

Dalam konteks tersebut, ia menekankan pentingnya kehadiran pemerintah daerah secara lebih sistematis melalui regulasi yang kuat.

“Regulasi nasional sudah tersedia, tetapi belum cukup efektif tanpa penguatan di tingkat daerah. Karena itu, Ranperda ini menjadi instrumen penting agar negara benar-benar hadir melindungi masyarakat,” ujarnya.

Aka juga menegaskan peran strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam penanganan isu ini, yakni sebagai fasilitator, integrator, dan akselerator.

Sebagai fasilitator, pemerintah diharapkan mampu menyediakan sistem pengaduan yang mudah diakses serta informasi yang akurat bagi masyarakat. Sebagai integrator, pemerintah harus menyatukan seluruh pemangku kepentingan dalam satu sistem penanganan terpadu. Sementara sebagai akselerator, pemerintah dituntut mempercepat edukasi dan intervensi agar dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Diskominfotik NTB diposisikan sebagai pusat kendali (command center) dalam perlindungan ruang digital daerah, dengan peran utama dalam monitoring konten, koordinasi pemblokiran, penyediaan informasi publik, serta pengembangan sistem pengaduan terpadu.

Sementara itu, Wakil Ketua Bapemperda DPRD NTB, Azhar, menegaskan bahwa Ranperda ini merupakan langkah strategis dalam menjawab keresahan masyarakat yang semakin meningkat.

“Ranperda ini diharapkan menjadi dasar hukum yang kuat agar penanganan tidak lagi parsial, tetapi terintegrasi dan memberikan perlindungan nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, akademisi Fakultas Hukum Universitas Mataram, Muhammad Risnain, menekankan pentingnya pendekatan regulasi yang tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif melalui penguatan literasi digital dan perlindungan masyarakat.

FGD ini juga menyoroti perlunya model intervensi terintegrasi yang mencakup lima pilar utama, yaitu penguatan regulasi daerah, pembentukan satgas terpadu, literasi digital massal, sistem pengaduan yang efektif, serta intervensi ekonomi bagi masyarakat rentan.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal dan Judi Online. Inisiatif ini dinilai sebagai manuver konstitusional yang berani dan berpotensi menjadi regulasi daerah pertama di Indonesia yang secara spesifik menangani kejahatan keuangan digital.

"Kita sedang menghadapi pergeseran pola kejahatan. Dulu judi dan utang rentenir ada lapak fisiknya, sekarang semuanya invisible atau tidak kasat mata, terjadi di dalam genggaman tangan dan ruang privat. Dampak destruktifnya sangat nyata: lonjakan angka perceraian secara tiba-tiba, aset keluarga melayang tanpa kontrol, hingga tekanan psikologis dan ekonomi ekstrem yang memicu tindakan fatal," ujar Dr. Risnain.

Melalui forum ini, diharapkan Ranperda yang tengah disusun dapat segera disahkan dan diimplementasikan secara efektif, sehingga mampu menghadirkan perlindungan nyata bagi masyarakat NTB dari ancaman pinjaman ilegal dan judi online.

“Ini bukan sekedar regulasi, tetapi langkah strategis untuk memastikan negara hadir di tengah masyarakat. Dan ini harus kita mulai sekarang,” tutup Aka. (AM/Diskominfo)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 01:34:52 +0800 amr
Fitnahan Tipu Gelap Terhadap GS ; Berita Tidak Mendasar dan Melanggar Kode Etik https://amarmedia.co.id/fitnahan-tipu-gelap-terhadap-gs-berita-tidak-mendasar-dan-melanggar-kode-etik https://amarmedia.co.id/fitnahan-tipu-gelap-terhadap-gs-berita-tidak-mendasar-dan-melanggar-kode-etik Fitnahan Tipu Gelap Terhadap GS ; Berita Tidak Mendasar dan Melanggar Kode Etik 

 

MEDAN,Amarmedia.co.id -  12 April 2026 Tokoh masyarakat yang dikenal dengan dedikasinya membantu masyarakat, Guntur Sahputra (GS), kembali menjadi sasaran fitnahan yang tidak berdasar melalui berbagai media online dan media sosial. Yang tersebar di Facebook , tik tok dan media online yang menyatakan bahwa GS akan diperiksa oleh Polrestabes Medan atas dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan sebesar Rp. 3 miliar , adalah salah total dan menyesatkan.

 

Kasus ini bermula dari tahun 2024 lalu , permintaan bantuan Ferlautan Banjarnahor (FR) kepada GS untuk memfasilitasi pembayaran ganti rugi tanah seluas 20 hektare kepada masyarakat pemilik lahan di sekitar Kelompok Tani Desa Bandar Khalifah.

 

Masyarakat meminta ganti rugi sebesar Rp 6,1 miliar kepada FR. Namun, karena FR tidak memiliki uang sebesar itu, maka FR meminta bantuan uang kepada GS untuk membayarkan terlebih dahulu sebesar Rp 1,1 miliar , dengan perjanjian secara lisan akan di bayar FR sehabis lebaran pada tahun 2024 lalu .

 

Atas upaya baik ini, justru GS dilaporkan ke Polrestabes Medan dengan dugaan melanggar Pasal 378 atau pasal 372 Jo pasal  486 dan 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Padahal, FR yang di duga memiliki sejumlah hutang dengan GS dan tindakan yang dilakukan GS adalah bentuk kepedulian sosial ,  bukan tindak pidana.

 

GS juga menuturkan melalui pesan WhatsApp kepada media ini mengatakan " ada proyek pembuatan parit hingga saat ini pembayaran uang borongan parit itu diduga belum juga dibayarkan kepada pekerja oleh FR , tapi karena aku kasihan disaat mau lebaran aku duluan yang bayar kepada  pekerja , semua karena berdasarkan rasa kemanusiaan yang aku miliki " ungkap GS .

 

Lanjut , ditempat terpisah berita yang menyebutkan  GS "akan diperiksa sebagai tersangka tipu gelap" adalah pemalsuan fakta yang parah.

 

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, GS menegaskan dengan tegas:

 

"Benar, saya dipanggil ke Polrestabes hari Senin besok (13/4). Tapi panggilan itu hanya untuk mediasi, bukan diperiksa atas dugaan tipu gelap seperti yang diberitakan."

 

Fakta ini membuktikan bahwa oknum wartawan yang menulis berita tersebut tidak memahami atau sengaja mengabaikan isi surat panggilan kepolisian. Mereka tampaknya tidak melakukan verifikasi yang benar, melainkan hanya menyebarkan informasi yang merugikan nama baik seseorang.

 

" Kami menilai bahwa pemberitaan yang menyudutkan GS ini tidak objektif dan penuh kepalsuan. Sangat kuat dugaan bahwa berita tersebut dibuat bukan berdasarkan fakta, melainkan karena kepentingan pribadi atau pesanan pihak tertentu yang ingin menjatuhkan citra tokoh yang selama ini berbuat baik untuk masyarakat. " Ujar kuasa hukum Henry Pakpahan,S.H

 

Tindakan seperti ini adalah bentuk penyalahgunaan media yang sangat menyedihkan dan merusak kepercayaan publik terhadap dunia pers.

 

 

Tuntutan  : hormati hukum dan etika jurnalistik .

 

Kami menuntut agar semua pihak, terutama media dan wartawan, untuk:

 

1. Memeriksa fakta dan konfirmasi sebelum menulis dan tidak menyebarkan berita bohong (hoaks) atau opini .

2. Mematuhi Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang menjamin hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar dan akurat, serta melindungi hak jawab dan hak koreksi bagi yang dirugikan.

3. Berhenti membuat fitnahan yang dapat merusak nama baik orang lain tanpa bukti yang sah.

 

Guntur Sahputra adalah tokoh yang selalu berdiri di samping masyarakat. Upaya untuk menodai namanya dengan berita palsu tidak akan berhasil, karena kebenaran pasti akan terungkap.

 

Kami akan terus memantau perkembangan ini dan siap mengambil langkah hukum jika fitnahan ini terus berlanjut. (Tim)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 01:29:54 +0800 amr
Sinergi TNI&Polri dan Pemerintah Kecamatan Moyo Hulu Gelar Gotong Royong https://amarmedia.co.id/sinergi-tni-polri-dan-pemerintah-kecamatan-moyo-hulu-gelar-gotong-royong https://amarmedia.co.id/sinergi-tni-polri-dan-pemerintah-kecamatan-moyo-hulu-gelar-gotong-royong Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Moyo Hulu Gelar Gotong Royong Massal

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id -- Semangat kebersamaan dan sinergitas lintas sektoral ditunjukkan oleh jajaran personel Polri, TNI, Pemerintah Kecamatan, serta masyarakat Moyo Hulu. Secara bahu-membahu, mereka melaksanakan aksi gotong royong pembersihan lingkungan di titik strategis Simpang Bendungan Batu Bulan, Sabtu pagi (11/04/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA ini melibatkan personel Polsek Moyo Hulu, di antaranya Bripka Bayu Saputra, Brigpol Yudha Ade Maulana, S.H., dan Brigpol I Made Suparta. Aksi ini juga diikuti oleh personel TNI serta perangkat pemerintah setempat dan warga sekitar.

Fokus utama dalam kegiatan ini adalah membersihkan tumpukan sampah plastik serta puing-puing sisa bangunan yang berserakan di sepanjang pinggir jalan persimpangan. Material sampah yang telah dikumpulkan kemudian langsung diangkut menggunakan truk sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K., melalui Kapolsek Moyo Hulu Iptu Husni, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga untuk memperkuat ikatan silaturahmi dengan instansi samping dan masyarakat.

"Gotong royong ini adalah bentuk nyata sinergitas kami di lapangan. Selain mewujudkan wilayah Kecamatan Moyo Hulu yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan, kehadiran personel di tengah masyarakat juga bertujuan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan aman dan lancar," jelasnya.

Melalui aksi bersih-bersih ini, Simpang Bendungan Batu Bulan yang merupakan salah satu akses penting di wilayah tersebut kini tampak lebih rapi dan bebas dari pemandangan sampah yang mengganggu. Masyarakat pun memberikan apresiasi atas gerak cepat petugas dalam menjaga estetika dan kesehatan lingkungan.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WITA. Hingga saat ini, situasi di wilayah hukum Polsek Moyo Hulu tetap terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (MA)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 01:27:43 +0800 amr
Sengketa Lahan 34 Hektare: Ratusan Warga Desa Mata Geruduk Kantor BPN dan Bupati Sumbawa https://amarmedia.co.id/sengketa-lahan-34-hektare-ratusan-warga-desa-mata-geruduk-kantor-bpn-dan-bupati-sumbawa https://amarmedia.co.id/sengketa-lahan-34-hektare-ratusan-warga-desa-mata-geruduk-kantor-bpn-dan-bupati-sumbawa Sengketa Lahan 34 Hektare: Ratusan Warga Desa Mata Geruduk Kantor BPN dan Bupati Sumbawa

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Gelombang aspirasi masyarakat Desa Mata pecah di depan Kantor BPN/ATR Sumbawa dan Kantor Bupati Sumbawa, Senin (13/04/2026). Ratusan warga dari Dusun Mata Timur RT 08 Panco turun langsung menyuarakan kegelisahan mereka atas polemik penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang dinilai tidak sejalan dengan kondisi di lapangan.

Persoalan ini bermula dari terbitnya sertifikat atas nama warga Desa Jotang, Kecamatan Empang. Dalam dokumen tersebut, lokasi lahan tercatat berada di Desa Jotang. Namun berdasarkan kondisi faktual yang diyakini masyarakat, lahan tersebut berada di wilayah administratif Desa Mata, tepatnya di Dusun Mata Timur, Kecamatan Tarano.

Tokoh masyarakat setempat, Rasyid, menyampaikan bahwa perbedaan antara data administratif dengan kondisi riil di lapangan menjadi sumber keresahan warga. Ia menilai, persoalan ini perlu segera ditangani secara cermat agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.

Masyarakat pun mendorong adanya penelusuran menyeluruh terhadap proses penerbitan sertifikat, termasuk tahapan pengukuran dan verifikasi data. Mereka berharap setiap proses dilakukan secara hati-hati, transparan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai bagian dari upaya penyelesaian, masyarakat bersama Aliansi LSM Peduli Keadilan mengikuti hearing dengan pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Sumbawa. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan yang dituangkan dalam berita acara bernomor UP.0301/234/IV/2026.

Dalam salah satu poin penting hasil hearing, disebutkan bahwa permohonan penerbitan sertifikat terhadap 17 persil dengan luas sekitar 34 hektare di wilayah Desa Mata akan dilakukan peninjauan kembali. Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan asas-asas umum pemerintahan yang baik serta kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan.

Aliansi LSM Pengawal Keadilan juga menegaskan bahwa pihak yang mengajukan keberatan merupakan masyarakat yang selama ini menguasai dan memanfaatkan lahan tersebut. Mereka menyatakan kesiapan untuk mengikuti seluruh proses sesuai ketentuan hukum apabila di kemudian hari ditemukan fakta yang berbeda di lapangan.

Dalam upaya menjaga keberimbangan informasi, pihak media juga telah meminta keterangan kepada panitia di Kantor ATR/BPN Sumbawa. Namun hingga berita ini disusun, belum ada kutipan maupun tanggapan resmi yang disampaikan terkait hal tersebut.

Usai hearing, masyarakat Desa Mata melanjutkan penyampaian aspirasi dengan menemui Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot. Mereka berharap pemerintah daerah dapat hadir sebagai penengah dan memberikan solusi yang adil, sehingga tercipta kepastian hukum serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.

Di tengah dinamika yang berkembang, harapan masyarakat tetap sederhana, yakni kejelasan status lahan, kepastian hukum, dan penyelesaian yang berpihak pada kebenaran di lapangan. (AM/Jhe)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 01:24:29 +0800 amr
Tetap Mengabdi Meski Purna Tugas, PWRI Sumbawa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Alas https://amarmedia.co.id/tetap-mengabdi-meski-purna-tugas-pwri-sumbawa-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-alas https://amarmedia.co.id/tetap-mengabdi-meski-purna-tugas-pwri-sumbawa-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-alas Tetap Mengabdi Meski Purna Tugas, PWRI Sumbawa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Alas

SUMBAWA – Semangat kepedulian sosial ditunjukkan oleh para pensiunan yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumbawa. Pada Ahad (12/4/2026), jajaran pengurus PWRI terjun langsung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak musibah kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas.

Penyaluran bantuan tersebut dipusatkan di Kantor Desa Kalimango dan diterima langsung oleh para korban serta warga terdampak. Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa jiwa pengabdian para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak surut meski sudah tidak lagi aktif di pemerintahan.

Ketua Tim PWRI Kabupaten Sumbawa, HM Ali Tunru, S.Sos, dalam sambutannya menekankan bahwa para pensiunan tetap memiliki tanggung jawab moral dan sosial di tengah masyarakat.

"Kami berharap bantuan yang diberikan ini dapat sedikit meringankan beban para korban dan masyarakat terdampak, meskipun jumlah yang kami salurkan terbatas. Ini adalah wujud kepedulian kami sebagai bagian dari masyarakat," ujar Ali Tunru.

Kehadiran dan bantuan dari para purna tugas ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah tingkat kecamatan maupun desa. Camat Alas, Dr. Usman, menyampaikan rasa terima kasih atas kepekaan sosial yang ditunjukkan oleh anggota PWRI. Ia menilai langkah ini sangat berarti bagi moril warga Kalimango yang sedang tertimpa musibah.

Senada dengan Camat, Kepala Desa Kalimango, Heri Darfan, SE, mengaku salut atas dedikasi para pensiunan tersebut.

"Kami sangat menaruh rasa hormat dan berterima kasih kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota PWRI. Meskipun telah purna tugas, bapak-bapak sekalian tetap peduli dan hadir di tengah sesama yang membutuhkan," ungkap Heri.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan penyerahan bantuan kepada perwakilan keluarga terdampak. Aksi ini diharapkan dapat memicu semangat gotong royong dari berbagai elemen masyarakat lainnya untuk turut membantu pemulihan pasca-kebakaran di Desa Kalimango.(AM)

]]>
Tue, 14 Apr 2026 01:13:31 +0800 amr
BGN Tindak 362 Dapur MBG, STN Minta Evaluasi Total dan Libatkan Petani Lokal Ratusan Dapur MBG https://amarmedia.co.id/bgn-tindak-362-dapur-mbg-stn-minta-evaluasi-total-dan-libatkan-petani-lokal-ratusan-dapur-mbg https://amarmedia.co.id/bgn-tindak-362-dapur-mbg-stn-minta-evaluasi-total-dan-libatkan-petani-lokal-ratusan-dapur-mbg BGN Tindak 362 Dapur MBG, STN Minta Evaluasi Total dan Libatkan Petani Lokal Ratusan Dapur MBG

Mataram.Amarndia.co.id – Pimpinan Pusat Serikat Tani Nelayan (PP STN) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang menangguhkan operasional 362 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pulau Jawa Wilayah II. Kebijakan ini diambil setelah ditemukan sejumlah pelanggaran standar, mulai dari belum terpenuhinya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), ketiadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga persoalan manajemen dan kualitas layanan.

Ketua Umum PP STN Ahmad Rifai menegaskan, langkah tegas tersebut penting untuk menjamin kualitas pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama bagi kelompok rentan seperti anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Kami mendukung penindakan ini karena kualitas dan keamanan pangan tidak boleh dikompromikan. Standar higiene sanitasi dan infrastruktur dasar seperti IPAL harus menjadi syarat mutlak sebelum SPPG beroperasi,” ujar Rifai, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, penangguhan ratusan dapur MBG ini harus dijadikan momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program. Ia menekankan, perbaikan tidak hanya menyasar aspek teknis, tetapi juga sistem distribusi dan pengawasan kualitas makanan.

Rifai mengingatkan, berbagai persoalan seperti keterlambatan distribusi hingga makanan tidak layak konsumsi berpotensi merusak tujuan utama program MBG. Bahkan, kasus keracunan akibat kualitas makanan yang buruk harus menjadi alarm serius bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Jangan sampai program yang tujuannya mulia justru menimbulkan masalah baru. Semua pihak harus memastikan makanan yang diterima benar-benar layak dan aman dikonsumsi,” tegasnya.

Selain menyoroti aspek kualitas, PP STN juga menekankan pentingnya keterlibatan petani lokal dalam rantai pasok program MBG. Rifai menyebut, pengadaan bahan baku oleh SPPG harus memprioritaskan petani, kelompok tani, serta koperasi, khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Ia menilai, selama ini masih ada potensi dominasi kelompok tertentu dalam distribusi bahan pangan yang berisiko menghambat pemerataan ekonomi. Karena itu, keterlibatan langsung petani dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan keadilan ekonomi.

“Keterlibatan petani dan koperasi desa adalah inti dari ekonomi kerakyatan. Ini bukan hanya soal pasokan bahan pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja di desa,” jelasnya.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat pengentasan kemiskinan, termasuk target penghapusan kemiskinan ekstrem pada 2026. Melalui program MBG, pemerintah diharapkan tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa.

Dengan ribuan dapur MBG yang tersebar di seluruh Indonesia, Rifai melihat adanya peluang besar untuk menciptakan pasar baru bagi produk pertanian lokal.

 Jika dikelola dengan baik, program ini dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan petani dan nelayan.PP STN pun mendorong sejumlah langkah konkret pasca-penangguhan SPPG.

 Di antaranya, memastikan seluruh dapur yang disuspend segera memenuhi standar SLHS, IPAL, serta memiliki pengawasan gizi dan manajemen operasional yang memadai.

Selain itu, mereka meminta adanya sistem pengadaan bahan baku yang transparan dan berpihak pada petani lokal. Keterlibatan organisasi tani juga dinilai penting dalam proses pengawasan agar rantai pasok berjalan adil dan berkelanjutan.

“Program MBG harus menjadi solusi menyeluruh. Anak-anak mendapatkan makanan bergizi, sementara petani dan masyarakat desa memperoleh peningkatan pendapatan. Ini bentuk nyata gotong royong membangun Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkas Rifai. (AM)

]]>
Mon, 13 Apr 2026 20:15:08 +0800 amr
Keteladanan Mantan Bupati Sumbawa, Drs. H.A. Latif Madjid, SH, Tunaikan Zakat Maal melalui BAZNAS https://amarmedia.co.id/keteladanan-mantan-bupati-sumbawa-drs-ha-latif-madjid-sh-tunaikan-zakat-maal-melalui-baznas https://amarmedia.co.id/keteladanan-mantan-bupati-sumbawa-drs-ha-latif-madjid-sh-tunaikan-zakat-maal-melalui-baznas Keteladanan Mantan Bupati Sumbawa, Drs. H.A. Latif Madjid, SH, Tunaikan Zakat Maal melalui BAZNAS

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 13 April 2026 — Mantan Bupati Sumbawa periode 2000–2005, Drs. H.A. Latif Madjid, SH, menunaikan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa, Senin (13/4/2026). Penyerahan zakat tersebut berlangsung di kediaman beliau di Kompleks Pragas, Kelurahan Seketeng.

Zakat maal diserahkan langsung oleh Drs. H.A. Latif Madjid dan diterima oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov. Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS didampingi oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan Indah Setia Ningsih, A.Md.Pd.SD, Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi dan Umum M. Lutfi Makki, M.Si, serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan apresiasi atas penunaian zakat yang dilakukan oleh mantan Bupati Sumbawa tersebut. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk keteladanan bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.

“Penunaian zakat melalui BAZNAS merupakan bentuk kepatuhan terhadap syariat sekaligus upaya mendukung pengelolaan zakat yang lebih terarah dan terorganisir,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus berupaya meningkatkan kepercayaan publik melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, termasuk para tokoh dan pemimpin daerah. Keteladanan yang ditunjukkan oleh Drs. H.A. Latif Madjid diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.

Kegiatan penyerahan zakat berlangsung dalam suasana sederhana dan khidmat. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara tokoh masyarakat dan pengelola zakat di Kabupaten Sumbawa.

BAZNAS Kabupaten Sumbawa sendiri terus mengembangkan berbagai program penyaluran zakat yang menyasar sektor-sektor strategis, seperti bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, pihak BAZNAS juga menegaskan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar distribusinya dapat dilakukan secara tepat sasaran. Dengan sistem pengelolaan yang terstruktur, dana zakat dapat dihimpun dan disalurkan secara merata kepada mustahik sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Selain itu, BAZNAS Kabupaten Sumbawa secara rutin melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari kewajiban dan kepedulian sosial. Edukasi tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan sosialisasi, baik secara langsung maupun melalui media.

Rangkaian kegiatan penyerahan zakat maal tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi dan Umum. Doa ini merupakan bagian dari tradisi BAZNAS setiap menerima zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki.

Melalui doa tersebut, diharapkan setiap amal ibadah yang ditunaikan mendapatkan keberkahan serta diterima oleh Allah SWT. Selain itu, doa juga dipanjatkan agar harta yang telah dizakatkan menjadi bersih dan membawa manfaat bagi para penerima.

Tradisi doa ini menjadi salah satu bentuk penghormatan BAZNAS kepada para muzaki sekaligus sebagai pengingat akan nilai spiritual dalam setiap aktivitas pengelolaan zakat.

Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat semakin meningkat. Penyaluran zakat melalui lembaga resmi diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas dan terukur dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Keteladanan yang ditunjukkan oleh mantan Bupati Sumbawa tersebut dinilai menjadi contoh konkret bahwa kewajiban zakat dapat dilaksanakan secara konsisten dalam berbagai kondisi. Hal ini juga menunjukkan bahwa peran tokoh masyarakat sangat penting dalam membangun budaya berzakat di tengah masyarakat.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas jangkauan program penyaluran zakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan. (AM)

]]>
Mon, 13 Apr 2026 13:07:13 +0800 amr
Tingkat Literasi dan Numerasi Masih Rendah, Apa yang Perlu Diperkuat? https://amarmedia.co.id/tingkat-literasi-dan-numerasi-masih-rendah-apa-yang-perlu-diperkuat https://amarmedia.co.id/tingkat-literasi-dan-numerasi-masih-rendah-apa-yang-perlu-diperkuat Tingkat Literasi dan Numerasi Masih Rendah, Apa yang Perlu Diperkuat?

Oleh ; Asmediati

GURU-GURU hebat tak kurang di Indonesia. Sekolah-sekolah dengan gedung mewah tak sedikit pula. Gizi siswa juga tercukupi. Tapi tingkat literasi dan numerasi masih rendah. Apa yang salah?

Kompas.id edisi Kamis, 9 April 2026, menurunkan berita berjudul “Pemerintah Akui Tingkat Literasi dan Numerasi Masih Rendah”. Hal itu tergambar dalam skor Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia tahun 2022 yang mengalami penurunan di semua bidang, yakni literasi membaca (359 poin), matematika (366 poin), dan sains (383 poin). 

Secara keseluruhan, Indonesia memperoleh skor 369 poin. 

Selain itu, hanya sekitar 25 persen siswa Indonesia mencapai tingkat kecakapan minimum dalam membaca dan 18 persen dalam matematika. Padahal, kompetensi literasi dan numerasi dasar merupakan prasyarat bagi kesiapan generasi muda menghadapi dinamika global.

Menyikapi itu, pemerintah berupaya memfokuskan penguatan literasi dan numerasi sejak sekolah dasar sebagai fondasi utama kemampuan membaca, menulis, dan berpikir.

Namun, jika ditelisik lebih dalam, rendahnya tingkat literasi dan numerasi kita jelas tidak lahir dari satu sebab tunggal. Ia merupakan akumulasi dari persoalan struktural yang telah lama mengendap dalam sistem pendidikan.

Rendahnya skor PISA di tengah mulai terpenuhinya fasilitas fisik dan dukungan logistik menunjukkan bahwa persoalan pendidikan kita bukan semata soal gedung sekolah, ruang kelas nyaman, atau program makan bergizi gratis. Masalah sesungguhnya berada pada wilayah yang lebih mendasar: kualitas proses belajar, kultur berpikir, dan ekosistem intelektual yang belum tumbuh sehat.

Kita masih terjebak dalam budaya literasi yang seremonial. Buku diperlakukan sebagai atribut kegiatan, bukan sebagai alat berpikir. Sekolah ramai menggelar lomba membaca, menulis, pojok literasi, atau gerakan membaca lima belas menit, tetapi sering gagal menjadikan membaca dan menulis sebagai kebiasaan intelektual yang hidup. Banyak siswa mampu membaca teks, tetapi tidak mampu menangkap substansi di balik teks. Mereka bisa melafalkan paragraf, namun gagap saat diminta menafsirkan argumen, menarik simpulan, atau menghubungkan bacaan dengan realitas.

Di ruang kelas, persoalannya tak kalah serius. Pembelajaran kita masih terlalu berorientasi pada penuntasan materi, bukan penguasaan konsep. Guru didorong mengejar target kurikulum, bukan memastikan setiap anak benar-benar memahami apa yang dipelajarinya. Numerasi akhirnya direduksi menjadi hafalan rumus. Literasi dipersempit menjadi kemampuan menjawab soal bacaan. Yang lahir bukan pembelajar kritis, tetapi penghafal yang terlatih.

Padahal, inti kemampuan numerasi bukanlah mengingat formula, tetapi menggunakan logika untuk menyelesaikan masalah. 

Begitu pula literasi bukan sekadar membaca kata demi kata, melainkan memahami konteks, menimbang informasi, lalu memungut esensi secara kritis. Selama pembelajaran masih berjalan satu arah. Guru menerangkan, siswa mencatat, lalu menghafal. Maka, sulit berharap skor PISA akan membaik.

Di luar sekolah, tantangan lain datang dari perubahan budaya informasi. Generasi hari ini tumbuh dalam banjir konten digital yang serba cepat. Mereka akrab dengan video pendek, teks singkat, dan informasi instan. Akibatnya, daya tahan mereka untuk membaca teks panjang dan mencerna gagasan kompleks terus menurun. Budaya scrolling perlahan menggantikan budaya membaca mendalam.

Masalahnya, sekolah belum cukup adaptif menghadapi perubahan ini. Digitalisasi pendidikan sering hanya ditafsirkan sebagai pemindahan materi ke layar, bukan transformasi cara belajar. Gawai hadir di kelas, tetapi tidak diiringi strategi pedagogis yang menjaga fokus dan kedalaman berpikir. Teknologi akhirnya lebih sering menjadi distraksi ketimbang alat belajar.

Persoalan berikutnya adalah rendahnya relevansi pembelajaran dengan realitas. Matematika masih diajarkan secara terisolasi dan abstrak. Anak-anak mampu menghitung persentase, namun gagap saat harus mengalkulasi aspek finansial riil seperti bunga kredit atau nilai inflasi. Mereka mempelajari statistik tanpa dibekali kemampuan untuk mendekode narasi di balik data yang bertebaran di media. Demikian pula literasi, siswa sekadar membaca untuk menuntaskan kurikulum, bukan menggunakannya sebagai pisau analisis untuk membedakan fakta dari disinformasi di tengah riuhnya jagat digital.

Pendidikan akhirnya terjebak menjadi aktivitas akademik yang steril dari kehidupan. Anak belajar untuk menjawab soal, bukan untuk memahami dinamika kehidupan.

Di tengah persoalan itu, guru sebagai ujung tombak pembelajaran justru dibebani pekerjaan administratif yang berlebihan. Bejibun. Menumpuk. Banyak guru berkualitas, tetapi energi mereka habis untuk mengisi aplikasi, menyusun laporan, mengunggah dokumen, dan memenuhi berbagai tuntutan birokrasi. Waktu yang seharusnya digunakan untuk membaca referensi, merancang pembelajaran kreatif, atau mendampingi siswa secara personal justru terkuras di meja administrasi.

Akibatnya, banyak guru mengajar sekadarnya. Berbasis buku teks. Mengikuti pola aman. Tidak sempat mendalami materi, apalagi berinovasi. Padahal, literasi dan numerasi tumbuh dari ruang kelas yang hidup, dari dialog yang tajam, dari guru yang hadir sepenuhnya sebagai intelektual pembelajar.

Karena itu, pembenahan tidak bisa dilakukan secara kosmetik. Kita membutuhkan perubahan paradigma.

Kurikulum harus diarahkan kembali pada penguatan logika kontekstual, bukan hafalan mekanis. Anak-anak perlu dibiasakan membaca lingkungan di sekitar mereka sebagai bahan belajar. Soal matematika harus dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tugas membaca harus menuntut analisis, bukan sekadar rangkuman. Siswa harus dilatih menulis argumen, menyusun pendapat, menafsirkan data, dan memecahkan masalah nyata di lingkungan mereka.

Budaya membaca mendalam pun harus dibangun serius. Sekolah perlu menyediakan ruang bagi siswa untuk berinteraksi dengan bacaan panjang, berdiskusi, menulis refleksi, dan melatih konsentrasi tanpa gangguan gawai. Membaca tidak boleh berhenti sebagai ritual lima belas menit sebelum pelajaran, tetapi harus menjadi kebiasaan intelektual yang hidup di seluruh ekosistem sekolah.

Model evaluasi juga harus berubah. Selama ujian masih didominasi pilihan ganda yang hanya mengukur daya ingat, siswa tidak akan pernah terdorong berpikir mendalam. Sistem penilaian harus memberi ruang lebih luas bagi esai analitis, proyek riset kecil, presentasi argumentatif, dan penyelesaian masalah berbasis data.

Perpustakaan sekolah pun sudah waktunya direvitalisasi. Perpustakaan tak boleh lagi sekadar menjadi ruang simpan statis atau pelengkap akreditasi. Perpustakaan harus menjadi jantung intelektual sekolah. Ruang tempat siswa membaca, berdiskusi, membedah teks, menafsirkan data, dan melakukan riset kecil. Pustakawan pun harus diposisikan sebagai mitra guru dalam membangun budaya literasi, bukan sekadar penjaga rak buku.

Namun, sebesar apa pun pembenahan di sekolah, literasi tidak akan tumbuh optimal bila berhenti di pagar sekolah. Rumah dan lingkungan sosial harus ikut menjadi ekosistem pembentuk budaya baca. Percuma guru mendorong siswa membaca jika di rumah anak tidak pernah melihat orang tuanya menyentuh buku. Percuma sekolah membangun perpustakaan jika lingkungan sekitar lebih memuliakan gawai daripada pengetahuan.

Rendahnya literasi dan numerasi bukan cermin ketidakmampuan siswa semata. Potret itu cermin dari sistem pendidikan yang terlalu lama sibuk pada formalitas, tetapi kurang serius membangun substansi. Kita membanggakan gedung, tetapi lupa menghidupkan ruang pikir di dalamnya. Kita rajin membuat program, tetapi abai memastikan dampaknya. Kita sibuk mengurus administrasi, tetapi lupa menumbuhkan nalar.

Makan bergizi gratis adalah investasi fisik yang baik. Tetapi tanpa gizi intelektual berupa pembelajaran mendalam, budaya membaca, dan latihan bernalar, kita hanya akan menghasilkan generasi yang sehat tubuhnya, tetapi lemah daya pikirnya.

Jika pendidikan adalah jalan menuju kemajuan bangsa, maka literasi dan numerasi adalah fondasinya. Dan fondasi tidak akan pernah kokoh jika yang dibangun hanya tampilan luarnya.[]

]]>
Sun, 12 Apr 2026 20:59:55 +0800 amr
Tiga Rumah Ludes Terbakar di Pamangong A, BAZNAS Sumbawa Gerak Cepat Salurkan Bantuan https://amarmedia.co.id/tiga-rumah-ludes-terbakar-di-pamangong-a-baznas-sumbawa-gerak-cepat-salurkan-bantuan https://amarmedia.co.id/tiga-rumah-ludes-terbakar-di-pamangong-a-baznas-sumbawa-gerak-cepat-salurkan-bantuan Tiga Rumah Ludes Terbakar di Pamangong A, BAZNAS Sumbawa Gerak Cepat Salurkan Bantuan

Sumbawa,Amarmedia.co.id- 12 April 2026 — Musibah kebakaran hebat melanda Dusun Pamangong A, Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa, pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan tiga unit rumah warga hingga rata dengan tanah serta merusak sejumlah bangunan lainnya.

Tiga rumah yang terbakar total masing-masing milik Muhammad MT, Siti Sawiyah, serta Maryam/Hasbullah. Selain itu, lima bangunan lainnya mengalami kerusakan sekitar 75 persen, yakni rumah A. Kadir AW, rumah Supardi, bangunan PAUD Sultan Hasanuddin, rumah Lukmansah, serta rumah Ari Janariah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah karena sebagian besar harta benda warga tidak sempat diselamatkan saat api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Berkat kesigapan tim pemadam kebakaran yang dibantu oleh masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.30 WITA.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi para korban yang kini harus kehilangan tempat tinggal dan memulai kembali kehidupan dari awal. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan guna membantu pemulihan kondisi para korban.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, BAZNAS Kabupaten Sumbawa bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada para korban pada Ahad (12/4/2026), sehari setelah kejadian.

Bantuan tersebut diserahkan langsung di lokasi kebakaran oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, didampingi Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai untuk membantu meringankan beban para korban.

Kegiatan penyaluran bantuan turut disaksikan oleh Camat Lenangguar, Andry Rahman, S.STP, serta Kepala Desa Lenangguar, Syahruddin, S.P.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa warga Dusun Pamangong A. Ia mengajak para korban untuk tetap sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan tersebut.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Kami berharap para korban dapat bersabar dan tetap tabah. InsyaAllah ada hikmah di balik musibah ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS akan terus hadir melalui berbagai program sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana kebakaran.

Sementara itu, Camat Lenangguar, Andry Rahman, menyampaikan apresiasi atas respons cepat BAZNAS Kabupaten Sumbawa dalam membantu masyarakat terdampak.

“Kami mengapresiasi langkah cepat BAZNAS dalam menyalurkan bantuan kepada warga kami yang tertimpa musibah. Ini sangat membantu dan menunjukkan kepedulian nyata,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI., menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program BAZNAS Sumbawa Peduli yang secara khusus menyasar masyarakat terdampak bencana, termasuk kebakaran.

“Program ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah, termasuk kebakaran. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban,” jelasnya.

Salah satu penerima bantuan, Hasbullah, mewakili para korban menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.

Musibah kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman. Selain itu, peristiwa ini juga menunjukkan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial antar sesama dalam membantu warga yang sedang tertimpa musibah.

Diharapkan, para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa dengan dukungan dari berbagai pihak. (AM)

]]>
Sun, 12 Apr 2026 16:34:10 +0800 amr
Gubernur Iqbal Ingatkan Pengurus MUI NTB Masalah Keummatan https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-ingatkan-pengurus-mui-ntb-masalah-keummatan https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-ingatkan-pengurus-mui-ntb-masalah-keummatan Gubernur Iqbal Ingatkan Pengurus MUI NTB Masalah Keummatan

Mataram,Amarmedia.co.id - 11 April 2026 - Umat muslim di Nusa Tenggara Barat menghadapi banyak masalah sosial. Salah satunya yang sensitif adalah pelecehan seksual. Gubernur HL Muhamad Iqbal berharap, Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB berperan lebih sensitif. 

"Banyak terjadi pelecehan seksual justru di institusi pendidikan Islam kita. Jangan sampai muncul stigma pondok pesantren kita rentan terhadap kejahatan seksual", tegas Gubernur sembari berharap MUI lebih berperan dalam ijtihad sosial. 

Hal itu dikatakannya saat pelantikan pengurus MUI NTB periode 2025 - 2030 yang dihadiri pula oleh Menteri Agraria Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia, Nusron Wahid, SS, MSi di Auditorium UIN Mataram, Sabtu (11/04/2026). 

Masalah lain adalah kemiskinan ekstrim yang jumlahnya 114 ribu kepala keluarga di 106 desa sebagai salah satu program strategis Pemprov NTB selain ketahanan pangan dan pariwisata berkualitas. 

Gubernur Iqbal mengatakan, pembangunan spiritual tidak disebutkan menjadi program strategis karena telah menjadi kewajiban bagi pemerintah yang menjamin program lain tercapai karena perilaku spiritual yang baik. 

Sementara itu, Menteri ATR/ BPN dalam kuliah kebangsaannya di acara yang sama mengingatkan pula bahwa tegaknya negara karena ilmu para ulama, keadilan hukum dan politik yang menyejahterakan rakyat. 

"Maka MUI sebagai wadah berkumpulnya para ulama memiliki peran besar", sebut Nusron. 

Dirinya menyitir pesan ulama besar Abdul Qodir Jaelani yang mencirikan ulama yang patut diikuti adalah ulama yang memiliki ilmu dengan referensi keilmuan (sanad) yang jelas hingga Nabi Muhammad, mendedikasikan hidupnya dengan ibadah dan yang terpenting takut kepada Alloh SWT. 

Ketua MUI Pusat bidang Informasi, Komunikasi dan Digital, KH Masduki Baidlowi, MSi yang melantik pengurus MUI NTB menambahkan bahwa tantangan MUI perihal keumatan adalah kepercayaan kepada para ulama. 

"Ini karena otoritasnya tergerus dan diambil oleh algoritma media sosial yang kecenderungannya mengabaikan substansi dan keilmuan tapi menggantinya dengan isu viral yang lebih banyak bersifat kurang penting dan dangkal.

Ketua MUI terpilih, Dr TGH Badrun, MPd dalam kesempatan tersebut mengatakan, MUI NTB dengan 124 orang yang terdiri dari guru besar, doktor, ulama dan cendekiawan yang siap mendukung program pemerintah dalam hal pembangunan umat. (AM/jmy/ kominfotikntb)

]]>
Sun, 12 Apr 2026 07:22:47 +0800 amr
Wujudkan Sumbawa Hijau Lestari, Bupati Jarot Targetkan Kabupaten Sumbawa Jadi Role Model Agroforestri Nasional https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-hijau-lestari-bupati-jarot-targetkan-kabupaten-sumbawa-jadi-role-model-agroforestri-nasional https://amarmedia.co.id/wujudkan-sumbawa-hijau-lestari-bupati-jarot-targetkan-kabupaten-sumbawa-jadi-role-model-agroforestri-nasional Wujudkan Sumbawa Hijau Lestari, Bupati Jarot Targetkan Kabupaten Sumbawa Jadi Role Model Agroforestri Nasional

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memantapkan langkah dalam menjaga keseimbangan alam sembari meningkatkan ekonomi kerakyatan. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Program Agroforestri Pangan dan Energi Perhutanan Sosial (FAPE-PS) di Hotel Transit, Sumbawa Besar, Kamis (09/04/2026).

Kegiatan  yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan (OPD dan lintas sektor) ini bukan sekadar diskusi rutin, melainkan upaya Pemkab Sumbawa dalam menyinkronkan kebijakan pusat, provinsi, hingga daerah. Fokus utamanya adalah memperkuat program unggulan "Sumbawa Hijau Lestari" yang menjadi napas pembangunan lingkungan di tanah Samawa.

Dalam arahannya, Bupati H.Syarafuddin Jarot menekankan bahwa pengelolaan hutan harus dilakukan secara berkelanjutan. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi untuk memastikan kebijakan pencegahan illegal logging dan gerakan penanaman kembali berjalan sukses.

"Kegiatan ini adalah wadah untuk menyatukan langkah. Kita ingin memastikan seluruh kebijakan lingkungan tidak hanya menjaga alam, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat. Kita targetkan Sumbawa menjadi role model nasional dalam sinkronisasi program agroforestri," ujar Bupati Jarot penuh optimisme.

Komitmen Tegas: Lindungi Gunung, Selamatkan Bendungan

Di sisi lain, Bupati juga menunjukkan sisi tegasnya dalam menjaga aset vital daerah. Komitmen ini dibuktikan dengan terbitnya Surat Edaran yang melarang keras penanaman jagung di kawasan hutan, area perhutanan sosial, dan tanah negara. 

Langkah ini diambil sebagai bentuk mitigasi bencana akibat penggundulan hutan yang berdampak pada sedimentasi dan hilangnya mata air. Secara khusus, Bupati menyoroti keberadaan Bendungan Beringin Sila sebagai infrastruktur vital yang harus dilindungi dari dampak kerusakan hutan.

"Jika gunung-gunung di atas Bendungan Beringin Sila terus dibiarkan gundul, maka sedimentasi akan menumpuk di bendungan. Kita harus bertindak sekarang sebelum dampak buruknya semakin luas," tegas Bupati.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk berhenti bekerja secara parsial dan mulai memperkuat kolaborasi lintas sektor. Beliau meyakini bahwa sekecil apapun langkah yang dilakukan secara bersama-sama akan membuahkan hasil yang berkelanjutan bagi anak cucu nanti.

Dengan semangat sinkronisasi antara Program FAPE-PS dan "Sumbawa Hijau Lestari", Kabupaten Sumbawa optimistis mampu menjadi pionir pengelolaan hutan di Indonesia. Langkah nyata ini menjadi pondasi kuat untuk mewujudkan visi besar: Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.(AM)

]]>
Sun, 12 Apr 2026 07:12:52 +0800 amr
Satpol PP Bongkar Peredaran Rokok Ilegal, 15 Ribu Batang Disita https://amarmedia.co.id/satpol-pp-bongkar-peredaran-rokok-ilegal-15-ribu-batang-disita https://amarmedia.co.id/satpol-pp-bongkar-peredaran-rokok-ilegal-15-ribu-batang-disita Satpol PP Bongkar Peredaran Rokok Ilegal, 15 Ribu Batang Disita 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Sumbawa kembali terbongkar. Dalam operasi gabungan yang melibatkan Satpol PP, Bea Cukai, TNI, Polri, dan Kejaksaan Negeri, aparat berhasil mengamankan ribuan barang kena cukai (BKC) ilegal dari sejumlah titik.

Operasi yang digelar selama dua hari, 9 hingga 10 April 2026, menyasar wilayah Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Lape. Kegiatan ini dilakukan berdasarkan hasil pengumpulan informasi awal yang telah dipetakan sebelumnya.

Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil menyita 15.195 batang rokok ilegal serta 3.255 gram tembakau iris dengan berbagai jenis pelanggaran, mulai dari tanpa pita cukai hingga penggunaan pita cukai yang tidak sesuai peruntukan.

Kasat Pol PP Kabupaten Sumbawa, Abdul Haris, S.Sos, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menekan peredaran barang ilegal yang berpotensi merugikan negara.

“Operasi ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga sebagai langkah menjaga ketertiban serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari peredaran barang ilegal,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator lapangan, Mukhtamarwan, S.Pt, menyampaikan bahwa seluruh sasaran operasi telah melalui proses pemetaan sehingga pelaksanaan di lapangan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Ini hasil kerja sama lintas instansi yang solid,” jelasnya.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan juga berhasil mengamankan 1 unit mobil box beserta sopir yang diduga kuat menjadi bagian dari distribusi rokok ilegal di wilayah Kecamatan Lape. Hal ini mengindikasikan adanya pola distribusi yang terorganisir.

Seluruh barang bukti yang berhasil diamankan telah diserahkan kepada pihak Bea dan Cukai Sumbawa untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat. Warga bahkan berharap agar operasi serupa terus dilakukan secara berkelanjutan, disertai dengan peningkatan sosialisasi terkait bahaya dan konsekuensi hukum dari peredaran rokok ilegal.

Pemerintah daerah pun memastikan akan terus menggencarkan langkah penindakan sekaligus edukasi kepada masyarakat, guna menekan peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah Kabupaten Sumbawa.(AM/MA)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 23:28:46 +0800 amr
Duka di Pemangong: Si Jago Merah Hanguskan Rumah Panggung, Solidaritas Warga dan Damkartan Padamkan Api https://amarmedia.co.id/duka-di-pemangong-si-jago-merah-hanguskan-rumah-panggung-solidaritas-warga-dan-damkartan-padamkan-api https://amarmedia.co.id/duka-di-pemangong-si-jago-merah-hanguskan-rumah-panggung-solidaritas-warga-dan-damkartan-padamkan-api Duka di Pemangong: Si Jago Merah Hanguskan Rumah Panggung, Solidaritas Warga dan Damkartan Padamkan Api

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Suasana sore yang tenang di Dusun Pemangong A, Desa Lenangguar, berubah menjadi mencekam pada Sabtu (11/04/2026). Kebakaran hebat melanda pemukiman warga, menghanguskan tiga unit rumah panggung dan berdampak pada lima bangunan lainnya, termasuk sebuah fasilitas pendidikan anak usia dini (PAUD).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan keterangan Kepala Damkartan Kabupaten Sumbawa H Sahabuddin.S.Sos.MSi, api mulai terlihat sekitar pukul 17.00 WITA. Mengingat struktur bangunan yang didominasi material kayu (rumah panggung), api dengan cepat menjalar dan melahap habis hunian milik bapak Muhammad MT (5 KK), ibu Siti Sawiyah (2 KK), serta keluarga Maryam/Hasbullah (2 KK).

Hanya dalam hitungan menit, petugas Damkartan Pos Lenangguar tiba di lokasi setelah menerima laporan warga. Dibantu oleh warga setempat, anggota TNI/Polri, dan petugas PLN, mereka berjibaku melawan kobaran api agar tidak merembet lebih luas ke rumah-rumah permanen di sekitarnya.

Meski api mengamuk dengan hebat, kesigapan tim di lapangan berhasil melokalisir keadaan. Berikut adalah rincian dampak musibah tersebut Rusak Berat (Habis Terbakar) sebanyak 3 unit rumah panggung.Terdampak (Kerusakan Atap/Kusen) sebanyak 5 unit bangunan, termasuk milik A. Kadir AW, Supardi, Lukmansyah, Janariah, serta gedung PAUD Sultan Hasanuddin

Taksiran kerugian diperkirakan mencapai Rp 300 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Api akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 20.07 WITA.

Berdasarkan penyelidikan sementara dari pihak kepolisian, musibah ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik di salah satu rumah korban. Namun, investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pastinya.

Kehilangan tempat tinggal bukan sekadar kehilangan materi, tapi juga kehilangan ruang penuh kenangan. Mari kita selipkan doa untuk para korban di Dusun Pemangong A agar diberikan ketabahan dan kekuatan untuk bangkit kembali. Terima kasih kepada para petugas Damkar dan warga yang telah menunjukkan arti "gotong royong" yang sesungguhnya di tengah musibah ini. (AM)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 22:50:19 +0800 amr
Kebakaran Hanguskan 3 Rumah Panggung Di Lenangguar, Tidak Ada Korban Jiwa https://amarmedia.co.id/kebakaran-hanguskan-3-rumah-panggung-di-lenangguar-tidak-ada-korban-jiwa https://amarmedia.co.id/kebakaran-hanguskan-3-rumah-panggung-di-lenangguar-tidak-ada-korban-jiwa Kebakaran Hanguskan 3 Rumah Panggung Di Lenangguar, Tidak Ada Korban Jiwa

 

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Kebakaran melanda Dusun Pemangong A, Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa pada Sabtu sore, 11 April 2026. Api dengan cepat menghanguskan 3 unit rumah panggung dan merusak 5 unit bangunan lainnya.

 

Berdasarkan laporan resmi dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, laporan kebakaran diterima pada pukul 17.00 WITA. Tim Damkartan Pos Lenangguar segera dikerahkan dan tiba di lokasi pada pukul 17.07 WITA.

 

Karena sebagian besar bangunan yang terbakar terbuat dari material kayu, api dengan cepat menjalar. Akibatnya, 3 rumah panggung milik Muhammad MT, Siti Sawiyah, dan Maryam/Hasbullah hangus terbakar beserta isinya. Selain itu, terdapat 5 unit rumah dan bangunan lain yang terdampak, antara lain milik A. Kadir AW, Supardi, PAUD Sultan Hasanuddin, Lukmansyah, dan Janariah. Kerusakan pada bangunan terdampak meliputi atap, kusen jendela, dan pintu.

 

Pemadaman dilakukan dengan melibatkan 1 unit mobil pemadam kebakaran, personel Damkartan Regu 1 Zona Lenangguar, serta dibantu oleh Kepala Desa, Kepala Dusun, petugas PLN, Babinsa, Babinkamtibmas, dan warga sekitar. Berkat kerja sama yang cepat dan sigap, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan total pada pukul 20.07 WITA tanpa memakan korban jiwa.

 

Sementara itu, dugaan sementara penyebab kebakaran diduga berasal dari konsleting listrik di salah satu rumah korban, namun masih dalam penyelidikan lebih lanjut pihak kepolisian. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 300 juta.

 

Setelah situasi dinyatakan aman, tim Damkartan kembali ke pos pada pukul 20.20 WITA. (AM)

 

 

 

]]>
Sat, 11 Apr 2026 21:37:49 +0800 amr
Pemprov NTB Ajak Semua Pihak Bersatu, Perkuat Kinerja Pasca Pelantikan Sekda https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-ajak-semua-pihak-bersatu-perkuat-kinerja-pasca-pelantikan-sekda https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-ajak-semua-pihak-bersatu-perkuat-kinerja-pasca-pelantikan-sekda Pemprov NTB Ajak Semua Pihak Bersatu, Perkuat Kinerja Pasca Pelantikan Sekda

Mataram Amarmedia.co.id– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah, menyusul telah ditetapkannya Sekretaris Daerah (Sekda) definitif berdasarkan keputusan Presiden Republik Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menegaskan bahwa penetapan Sekda merupakan bagian penting dari penguatan tata kelola pemerintahan yang harus disikapi secara konstruktif oleh semua pihak.

“Sekda telah dilantik berdasarkan keputusan Presiden. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menguatkan dalam membangun rumah besar kita bersama, yaitu Nusa Tenggara Barat. Mari kita dukung Pak Sekda Abul Chair dengan seluruh kapasitas dan kemampuan yang beliau miliki,” ujar pria yang akrab disapa Aka.

Ia menekankan bahwa dinamika pendapat yang berkembang di tengah masyarakat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Baik dukungan maupun kritik, menurutnya, memiliki posisi yang sama penting sebagai bagian dari kontrol publik.

“Harapan dan kritik dari masyarakat sama-sama penting. Pemerintah Provinsi NTB menghargai seluruh pandangan yang berkembang sebagai bentuk partisipasi publik dalam memastikan arah pembangunan tetap berada pada jalur yang benar,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, penetapan Sekda definitif ini juga menjawab harapan publik yang dalam beberapa waktu terakhir mendorong agar posisi tersebut segera diisi secara definitif, termasuk untuk memperkuat konsolidasi kepemimpinan birokrasi bersama para kepala perangkat daerah.

Dengan telah lengkapnya struktur kepemimpinan birokrasi, termasuk Sekda definitif dan jajaran perangkat daerah yang telah memiliki kewenangan penuh, maka saat ini merupakan momentum penting untuk mempercepat kerja-kerja pembangunan secara lebih terarah dan terukur.

“Mesin birokrasi kita kini telah lengkap, dengan arah kebijakan yang jelas, serta didukung oleh pimpinan dan perangkat yang memiliki kewenangan penuh. Ini saatnya kita bergerak cepat, bekerja efektif, dan menghadirkan hasil nyata bagi masyarakat NTB,” lanjutnya.

Aka juga mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan, serta menjadikan perbedaan pandangan sebagai energi positif dalam membangun daerah.

“Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi. NTB adalah rumah bersama. Mari kita letakkan kepentingan daerah di atas segalanya, dengan semangat kolaborasi dan saling menghargai,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk terus mengawal, menilai, dan memberikan masukan terhadap jalannya pemerintahan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal pembangunan NTB. Setiap masukan adalah bagian penting dari upaya kita mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bersama,” tutupnya.

]]>
Sat, 11 Apr 2026 20:28:45 +0800 amr
Mi6: Pilkada 2029 Panggung untuk Kader Muda https://amarmedia.co.id/mi6-pilkada-2029-panggung-untuk-kader-muda https://amarmedia.co.id/mi6-pilkada-2029-panggung-untuk-kader-muda Mi6: Pilkada 2029 Panggung untuk Kader Muda

MATARAM.Amarmedia.co.id -Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tahun 2029 diprediksi menjadi momentum krusial bagi arah demokrasi di tingkat lokal. Keberanian mendorong kader muda untuk maju sebagai kandidat kepala daerah bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga keberlanjutan demokrasi yang sehat dan adaptif.

”Membuka ruang yang lebih luas bagi kader muda untuk tampil sebagai kandidat kepala daerah, adalah prasyarat utama bagi lahirnya demokrasi yang hidup, adaptif, dan berkelanjutan,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto di Mataram, Sabtu (11/4/2026).

Analis politik kawakan NTB yang karib disapa Didu ini menegaskan, tanpa keberanian memberi panggung kepada generasi baru, NTB hanya akan mengulang pola lama yang stagnan, di mana kekuasaan berputar pada figur yang sama, sementara tantangan zaman terus berubah.

”Regenerasi itu nggak cuma pergantian usia. Tetapi pembaruan cara pandang, energi, dan keberanian untuk menghadirkan solusi yang lebih relevan bagi masa depan daerah,” tandas Didu.

Mantan Eksekutif Daerah WALHI NTB dua periode ini mengungkapkan, tantangan pembangunan daerah saat ini semakin kompleks. Di sisi lain, tuntutan masyarakat juga kian. Itu sebabnya, kebutuhan akan kepemimpinan daerah yang adaptif, inovatif, dan berintegritas, menjadi semakin mendesak. 

Didu melihat adanya kecenderungan stagnasi dalam kontestasi politik lokal. Hal ini ditunjukkan dengan figur-figur yang sama terus mendominasi panggung Pilkada dari periode ke periode. Kondisi ini, menurutnya, tidak hanya menghambat lahirnya gagasan baru, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas kompetisi politik itu sendiri.

“Jika ruang kontestasi hanya diisi oleh aktor yang sama, maka yang terjadi bukan kompetisi gagasan, melainkan sekadar pengulangan pola. Demokrasi menjadi kehilangan daya dorongnya sebagai mekanisme perubahan,” tandas Didu.

Ia menjelaskan bahwa kader muda memiliki sejumlah keunggulan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Selain lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi, generasi muda juga cenderung memiliki perspektif yang lebih terbuka terhadap inovasi kebijakan publik. Dalam konteks tata kelola pemerintahan, hal ini menjadi penting mengingat banyaknya persoalan baru yang membutuhkan pendekatan lintas sektor dan berbasis data.

Menurut Didu, generasi muda juga memiliki kedekatan yang lebih kuat dengan kelompok demografis produktif yang saat ini mendominasi struktur penduduk NTB. Hal ini memungkinkan terjadinya komunikasi politik yang lebih efektif, sekaligus membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam proses pembangunan daerah.

Namun demikian, Didu tak menampik, bahwa jalan bagi kader muda untuk masuk dalam kontestasi Pilkada tidaklah mudah. Salah satu hambatan utama terletak pada mekanisme rekrutmen politik di internal partai yang masih cenderung pragmatis. Partai politik, dalam banyak kasus, lebih memilih mengusung kandidat dengan tingkat popularitas dan elektabilitas yang sudah mapan, ketimbang memberi kesempatan kepada kader muda yang masih dalam tahap membangun basis dukungan.

“Di sinilah letak persoalannya. Partai politik sering kali terjebak dalam logika jangka pendek. Padahal, jika ingin menjaga keberlanjutan organisasi dan demokrasi, mereka harus berani berinvestasi pada kaderisasi,” tegasnya.

Didu menilai bahwa pimpinan partai politik memiliki peran kunci dalam mendorong perubahan ini. Keberanian untuk memberi ruang bagi kader muda harus dibarengi dengan sistem pembinaan yang terstruktur, mulai dari pendidikan politik, penguatan kapasitas kepemimpinan, hingga pemberian panggung dalam berbagai level kontestasi. Tanpa itu, kader muda akan sulit bersaing secara setara dengan kandidat yang telah memiliki modal sosial dan politik yang kuat.

Selain peran partai, Didu juga menyoroti pentingnya sikap legowo dari para tokoh senior. Ia menekankan bahwa dalam tradisi demokrasi yang sehat, regenerasi kepemimpinan harus dipandang sebagai proses alami yang perlu didukung, bukan dihambat. Tokoh senior, menurutnya, memiliki posisi strategis sebagai penjaga nilai sekaligus mentor bagi generasi berikutnya.

“Sudah saatnya para senior mengambil peran sebagai pembimbing. Memberikan ruang, membuka akses jaringan, serta mentransfer pengalaman. Ini bukan soal kehilangan panggung ya.... Ini tentang memastikan kesinambungan kepemimpinan,” katanya.

*Dinasti Politik Jadi Tantangan*

Dalam analisis yang lebih tajam, Didu juga mengkritisi masih kuatnya praktik dinasti politik di sejumlah daerah. Ia menilai bahwa fenomena tersebut menjadi salah satu faktor yang mempersempit ruang kompetisi bagi kader muda. Ketika akses terhadap kekuasaan hanya berputar di lingkar keluarga tertentu, maka prinsip meritokrasi menjadi sulit mewujud.

“Dinasti politik harusnya tentang bagaimana peluang itu didistribusikan. Jika sejak awal sudah tidak setara, maka hasil akhirnya pun sulit mencerminkan kualitas terbaik,” ujarnya.

Menurut Didu, praktik dinasti politik juga berpotensi melemahkan akuntabilitas publik. Kedekatan personal dalam lingkar kekuasaan dapat mengaburkan mekanisme kontrol, sehingga membuka ruang bagi penyalahgunaan wewenang. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi demokrasi.

Ia menegaskan bahwa Pilkada 2029 harus menjadi titik balik untuk mengurangi dominasi dinasti politik. Hal ini, menurutnya, dapat dilakukan melalui kombinasi antara reformasi internal partai, peningkatan literasi politik masyarakat, serta penguatan regulasi yang mendorong kompetisi yang lebih adil.

Selain isu regenerasi dan dinasti politik, Didu juga menyoroti pentingnya pendekatan representasi dalam menentukan pasangan calon kepala daerah. Dalam konteks NTB yang sangat majemuk, ia menilai bahwa komposisi pasangan calon yang mencerminkan keberagaman sosial, termasuk suku dan kelompok masyarakat, menjadi faktor penting dalam membangun legitimasi politik.

“Perpaduan latar belakang dalam pasangan kepala daerah harus kita akui menjadi simbol komitmen terhadap inklusivitas. Ini penting untuk menjaga kohesi sosial di tengah keberagaman,” jelasnya.

Namun demikian, Didu mengingatkan bahwa pendekatan ini tidak boleh berhenti pada aspek simbolik semata. Representasi yang dibangun harus memiliki basis substantif, di mana masing-masing kandidat benar-benar memahami dan mampu memperjuangkan kepentingan kelompok yang diwakilinya. Tanpa itu, representasi hanya akan menjadi alat politik yang dangkal dan tidak berdampak pada kualitas kebijakan.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa perpaduan latar belakang dalam pasangan kepala daerah juga dapat memperkaya perspektif dalam proses pengambilan keputusan. Dengan adanya keberagaman pengalaman dan sudut pandang, kebijakan yang dihasilkan diharapkan menjadi lebih komprehensif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang beragam.

Dalam konteks yang lebih luas, Didu melihat bahwa keberhasilan mendorong kader muda dalam Pilkada 2029 akan sangat ditentukan oleh sinergi antara berbagai aktor, mulai dari partai politik, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, hingga media. Ia menekankan pentingnya menciptakan ekosistem politik yang mendukung tumbuhnya kepemimpinan muda yang berkualitas.

“Ini bukan hanya tugas satu pihak. Semua elemen harus bergerak bersama. Kita perlu menciptakan ruang yang memungkinkan kader muda tumbuh, belajar, dan berkompetisi secara sehat. Dan kabar gembiranya, kita masih punya waktu untuk mewujudkan ini hingga 2029 mendatang,” ujarnya.

Karena itu, Didu mendorong agar masyarakat, khususnya pemilih muda, lebih aktif dalam mengawal proses demokrasi. Partisipasi yang kritis dan rasional dinilai menjadi kunci untuk memastikan bahwa kandidat yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas dan integritas yang dibutuhkan.

”Jika kita ingin demokrasi daerah kita lebih berkualitas, maka kita harus berani berubah. Memberi ruang bagi kader muda sebuah keharusan. Tanpa itu, kita hanya akan terjebak dalam siklus lama yang tidak membawa kemajuan berarti,” pungkasnya. (Didu)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 14:30:31 +0800 amr
Hadiri Rakor Bersama Menteri ATR/BPN, Sekda Sumbawa Dorong Percepatan Sertifikasi Aset dan Sinkronisasi Tata Ruang https://amarmedia.co.id/hadiri-rakor-bersama-menteri-atrbpn-sekda-sumbawa-dorong-percepatan-sertifikasi-aset-dan-sinkronisasi-tata-ruang https://amarmedia.co.id/hadiri-rakor-bersama-menteri-atrbpn-sekda-sumbawa-dorong-percepatan-sertifikasi-aset-dan-sinkronisasi-tata-ruang Hadiri Rakor Bersama Menteri ATR/BPN, Sekda Sumbawa Dorong Percepatan Sertifikasi Aset dan Sinkronisasi Tata Ruang

Mataram.Amarmedia.co.id– Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP mewakili Bupati Sumbawa menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) strategis antara Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dengan Kepala Daerah serta kepala Bappeda se-Provinsi NTB. Acara yang dibuka oleh Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, ini berlangsung di Ruang Tambora, Kantor Gubernur NTB, Jumat (10/04/2026).

Rakor ini menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan visi pemerintah pusat, terutama dalam menghadapi tantangan agraria yang kian kompleks.

Kepada amarmedia.co.id, Doktor Budi akrab disapa menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan ruang diskusi terbuka yang sangat berharga bagi pemerintah kabupaten. Menurutnya, arahan langsung dari Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, sangat dibutuhkan untuk mengurai sumbatan persoalan tata ruang di tingkat lokal.

"Ini menjadi wadah bagi kami untuk menyampaikan aspirasi dan kendala nyata di lapangan. Kami mendapatkan arahan langsung guna menyelesaikan persoalan tata ruang dan pertanahan agar sinkron dengan visi pembangunan nasional," ujar Doktor Budi

Sekda menegaskan bahwa Kabupaten Sumbawa fokus pada tiga isu utama yang menjadi perhatian Menteri pelayanan pertanahan, penataan ruang, serta pengendalian alih fungsi lahan.

Menanggapi arahan Gubernur mengenai ketahanan pangan dan sertifikasi aset, Sekda memaparkan kondisi spesifik yang dihadapi Kabupaten Sumbawa. Sebagai lumbung pangan di NTB, Sumbawa menghadapi dilema antara akselerasi investasi industri dan perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Dengan masuknya berbagai investasi besar di sektor pertanian dan peternakan terintegrasi, pemetaan tata ruang yang presisi sangat mendesak agar lahan produktif tidak tergerus secara liar.

Selaras dengan komitmen Pemprov NTB, Pemkab Sumbawa juga tengah memacu sertifikasi aset-aset daerah guna memperkuat administrasi dan nilai ekuitas pemerintah daerah.

Sinkronisasi tata ruang kabupaten menjadi kunci agar para investor yang masuk ke Sumbawa memiliki kepastian hukum, sehingga tidak ada hambatan administratif di masa mendatang.

Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Dikatakannya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam arahannya menekankan bahwa pengendalian alih fungsi lahan adalah kunci mutlak. Hal ini senada dengan langkah proaktif yang ingin diambil Pemkab Sumbawa dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian sambil tetap membuka diri terhadap industri.

"Langkah percepatan sertifikasi aset dan sinkronisasi tata ruang ini sangat penting sebagai dasar penguatan nilai daerah dan dukungan terhadap skema pembiayaan pembangunan ke depan," tambah Sekda.

Melalui Rakor ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Dengan tata ruang yang rapi dan status lahan yang jelas, Kabupaten Sumbawa optimis dapat meningkatkan daya saing investasi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan produktivitas petani.(AM)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 14:07:59 +0800 amr
Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN Bahas Sinkronisasi Tata Ruang, Pengamanan Aset Daerah, dan Pengendalian Lahan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-kementerian-atrbpn-bahas-sinkronisasi-tata-ruang-pengamanan-aset-daerah-dan-pengendalian-lahan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dan-kementerian-atrbpn-bahas-sinkronisasi-tata-ruang-pengamanan-aset-daerah-dan-pengendalian-lahan Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN Bahas Sinkronisasi Tata Ruang, Pengamanan Aset Daerah, dan Pengendalian Lahan

Mataram.Amarmedia.co.id, 10 April 2026 – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal membuka acara Rapat Koordinasi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta seluruh Kepala Daerah se-NTB yang berlangsung di Ruang Tambora Kantor Gubernur NTB, Jum’at (10/04).

Dalam sambutannya, Gubernur NTB menegaskan bahwa tata ruang merupakan instrumen krusial yang menjadi titik tolak bagi berbagai kebijakan di bidang investasi, pembangunan, dan sosial.

"Saat ini, pemerintah pusat telah menetapkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional. Hal ini menimbulkan tantangan tersendiri, khususnya dalam penyesuaian tata ruang yang belum sepenuhnya siap untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, termasuk pengembangan industri terkait," ujar Gubernur NTB.

Menyikapi kekhawatiran terkait terhambatnya pembangunan akibat belum sinkronnya tata ruang antara provinsi dan kabupaten/kota, Pemprov NTB telah mengambil langkah proaktif. Pemerintah provinsi secara terbuka telah mengundang para investor untuk berdiskusi dan menyampaikan kebutuhan mereka, termasuk memetakan kemungkinan revisi tata ruang yang perlu diakomodasi dalam waktu dekat. Langkah ini diambil guna memberikan kepastian hukum dan kenyamanan bagi para pelaku usaha.

Selain fokus pada isu tata ruang, Rapat Koordinasi ini juga menjadi momentum penting bagi pengamanan aset daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN.

Gubernur memaparkan bahwa dari total lebih dari 1.400 aset yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi NTB, saat ini baru sekitar 20% yang telah memiliki sertifikat resmi.

"Ke depan, melalui sensus aset yang telah kita lakukan, kita akan mempercepat proses sertifikasi sebagai dasar penguatan nilai ekuitas pemerintah daerah. Hal ini menjadi sangat penting, terutama dalam rangka mendukung berbagai skema pembiayaan pembangunan ke depan," tegasnya.

Melalui kehadiran Menteri ATR/BPN, Pemprov NTB berharap forum koordinasi ini dapat menjadi ruang diskusi terbuka bagi para wali kota, bupati, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyampaikan aspirasi dan kendala di lapangan, sekaligus mendapatkan arahan langsung dari pemerintah pusat guna menyelesaikan berbagai persoalan tata ruang dan pertanahan di Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam arahannya menyampaikan bahwa terdapat tiga isu utama yang menjadi perhatian pihaknya, yakni persoalan pertanahan, tata ruang, serta alih fungsi lahan.

“Kami fokus pada tiga hal. Pertama isu pertanahan, kedua tata ruang secara umum, dan ketiga terkait alih fungsi lahan yang harus dikendalikan,” tegas Nusron.

Menteri Nusron juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara akselerasi pembangunan dan perlindungan lahan, khususnya dalam mendukung visi ketahanan pangan nasional. Pengendalian alih fungsi lahan, menurutnya, adalah kunci mutlak agar kebijakan strategis dapat berjalan selaras tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan hidup serta produktivitas sektor pertanian.

Pertemuan strategis ini diharapkan menjadi langkah maju dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTB, guna mengurai berbagai tantangan agraria dan tata ruang secara komprehensif demi kemajuan daerah. (AM)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 13:33:34 +0800 amr
Optimalkan PAD, Kepala Samsat Sumbawa Puji Inovasi Samsat Night Bapenda dan Rencana Drive Thru Alas https://amarmedia.co.id/optimalkan-pad-kepala-samsat-sumbawa-puji-inovasi-samsat-night-bapenda-dan-rencana-drive-thru-alas https://amarmedia.co.id/optimalkan-pad-kepala-samsat-sumbawa-puji-inovasi-samsat-night-bapenda-dan-rencana-drive-thru-alas Optimalkan PAD, Kepala Samsat Sumbawa Puji Inovasi Samsat Night dan Rencana Drive Thru Alas

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Kepala Samsat Sumbawa, Syaharuddin, SE, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan pelayanan yang terus dilakukan oleh jajaran Bapenda Sumbawa. Salah satunya melalui kegiatan Samsat Night yang digelar di area Car Free Night (CFN) Lapangan Pahlawan malam ini.

Syaharuddin menegaskan bahwa inisiatif jemput bola ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas instansi untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajaknya.

Dalam keterangannya, Sabtu 11 April 2026, Syaharuddin Daeng akrab disapa merasa bangga dengan sinergi yang terbangun. Baginya, memberikan kemudahan akses layanan adalah kunci dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

"Mantap Bapenda Sumbawa beserta jajarannya. Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kolaborasi bersama Samsat Sumbawa untuk memberi apresiasi dan hadiah kepada masyarakat yang membayar pajak kendaraannya di kegiatan CFN nanti malam," ungkap Syahruddin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehadiran Samsat di tengah pusat keramaian merupakan strategi penting dalam memajukan daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Hal ini bagian dari bentuk kontribusi dalam rangka optimalisasi PAD dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor. Terima kasih Pak Kabid dan jajaran atas supportnya di giat CFN malam nanti," tambahnya.

Layanan STNK 5 Tahun di Alas: Didukung Dana Sharing Opsen

Selain fokus pada kegiatan malam nanti, Syaharuddin juga membawa kabar baik mengenai peningkatan infrastruktur layanan di wilayah Sumbawa. Rencana perluasan layanan administrasi kendaraan, khususnya perpanjangan STNK 5 tahun, kini sudah memasuki tahap persiapan akhir.

Layanan ini telah mendapatkan persetujuan (ACC) dari Dirlantas Polda NTB. Menariknya, pemenuhan infrastruktur pendukung untuk layanan ini akan disokong penuh melalui skema dana sharing Opsen dari Bapenda Kabupaten Sumbawa.

"Insya Allah, bulan Agustus mendatang kita akan melakukan launching pelaksanaan layanan STNK 5 tahun di Drive Thru Alas. Terkait infrastruktur pelayanannya, akan disuport oleh Bapenda Kabupaten Sumbawa melalui dana sharing Opsen," jelas Syaharuddin.

Pemanfaatan dana Opsen ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik. Dengan adanya layanan di Alas, masyarakat di wilayah barat Sumbawa seperti alas Barat, Rhee, Utan tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke kota Sumbawa Besar untuk mengurus siklus lima tahunan kendaraan mereka.

"Saat ini kita tinggal menunggu persiapan perangkat pendukungnya saja. Harapannya, ini menjadi kado bagi masyarakat untuk pelayanan yang lebih cepat dan dekat. Gass Pull! pungkasnya.

]]>
Sat, 11 Apr 2026 13:17:47 +0800 amr
Sambil Menikmati CFN, Yuk Bayar Pajak Kendaraan di Samsat Night Lapangan Pahlawan Sumbawa ! https://amarmedia.co.id/sambil-menikmati-cfn-yuk-bayar-pajak-kendaraan-di-samsat-night-lapangan-pahlawan-sumbawa https://amarmedia.co.id/sambil-menikmati-cfn-yuk-bayar-pajak-kendaraan-di-samsat-night-lapangan-pahlawan-sumbawa Sambil Menimati CFN, Yuk Bayar Pajak Kendaraan di Samsat Night Lapangan Pahlawan Sumbawa!

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Ada kabar gembira bagi warga Sumbawa yang ingin mengurus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tanpa harus mengganggu jam kerja. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melalui layanan Samsat Night kembali hadir menyapa masyarakat di lokasi Car Free Night (CFN) Lapangan Pahlawan nanti malam (11/4)

Layanan jemput bola ini sengaja dihadirkan untuk memberikan kemudahan bagi para pemilik kendaraan yang sibuk di siang hari, sekaligus memberikan suasana bayar pajak yang lebih santai sambil menikmati hiburan malam minggu.

Bapenda tidak hanya memberikan kemudahan akses, tetapi juga menyiapkan kejutan khusus bagi para wajib pajak yang taat. 

Kepada awak media, Sabtu 11 April 2026, mewakili kepala Bapenda Sumbawa melalui Kabid Penagihan dan pemeriksaan Pajak, Muhammad Yakub, SE, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan momen ini. Ia menekankan bahwa kepatuhan membayar pajak akan langsung diganjar dengan apresiasi kecil namun berkesan.

 "Ayo bayar Pajak Kendaraan Bermotor anda nanti malam di Samsat Night lokasi CFN Lapangan Pahlawan. Sebagai bentuk apresiasi, kami memberikan hadiah souvenir menarik atas pembayaran PKB anda di stand Layanan Samsat Keliling," ujar Jakub.

Kenapa Harus ke Samsat Night? karena Praktis."Tidak perlu mengantre lama di kantor induk pada jam kerja, Lokasi Strategis Berada di pusat keramaian CFN Lapangan Pahlawan Sumbawa, bisa sambil jalan-jalan atau kulineran. Menarik lagi, ada Hadiah Langsung. Khusus malam ini, ada souvenir cantik menanti Anda di stand" ujarnya.

Ia mengingatkan untuk warga yang ingin membayar agar jangan lupa membawa dokumen persyaratan seperti STNK asli dan KTP asli sesuai nama di STNK untuk mempercepat proses layanan.

"Sampai jumpa nanti malam di Lapangan Pahlawan! Mari menjadi warga bijak yang taat pajak demi pembangunan daerah yang lebih baik" pungkasnya

Kolaborasi Kuat demi Optimalisasi PAD

Kegiatan ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala Samsat Sumbawa, Syahruddin, SE. Beliau menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kolaborasi antar instansi untuk mempermudah masyarakat sekaligus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Mantap Bapenda Sumbawa beserta jajarannya. Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kolaborasi bersama Samsat Sumbawa untuk memberi apresiasi dan hadiah kepada masyarakat yang membayar pajak kendaraannya di kegiatan CFN nanti malam," ungkap Syahruddin.

Lebih lanjut, Syahruddin menjelaskan bahwa langkah ini merupakan strategi penting dalam memajukan daerah.

"Hal ini bagian dari bentuk kontribusi dalam rangka optimalisasi PAD dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor. Terima kasih Pak Kabid dan jajaran atas support-nya di giat CFN nanti malam " tambahnya.  (AM)

]]>
Sat, 11 Apr 2026 09:27:39 +0800 amr
Polsek Labuan Badas Ringkus Pencuri Inventaris Sekolah, Keluarga Pelaku Turut Bantu Polisi https://amarmedia.co.id/polsek-labuan-badas-ringkus-pencuri-inventaris-sekolah-keluarga-pelaku-turut-bantu-polisi https://amarmedia.co.id/polsek-labuan-badas-ringkus-pencuri-inventaris-sekolah-keluarga-pelaku-turut-bantu-polisi Polsek Labuan Badas Ringkus Pencuri Inventaris Sekolah, Keluarga Pelaku Turut Bantu Polisi

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id- Pelarian terduga pelaku pencurian inventaris milik SDN Badas berinisial DS (18) akhirnya terhenti. Personel Polsek Labuan Badas berhasil mengamankan pelaku di depan Kantor KUA Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa, Kamis malam (09/04/2026).

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan pengaduan Kepala Sekolah SDN Badas, Ibu Dwi Handayani, pada 25 Maret 2026 lalu. Berdasarkan olah TKP, pelaku diduga masuk ke ruang guru melalui lubang ventilasi jendela, membongkar lemari, serta menggasak satu set panci dan sebuah unit kipas angin.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kapolsek Labuan Badas Iptu Eko Riyono, S.H.,M.Si., menjelaskan bahwa keberhasilan penangkapan ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat, khususnya keluarga pelaku sendiri.

"Kami mendapatkan informasi krusial dari paman pelaku mengenai keberadaan keponakannya. Pihak keluarga mengaku merasa jengkel dan malu atas perilaku pelaku yang selama ini meresahkan, sehingga mereka memilih kooperatif dengan pihak kepolisian," jelas Kapolsek.

Mendapat informasi tersebut, Aiptu Gunardi langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Sekitar pukul 20.02 WITA, pelaku berhasil ditemukan dan diamankan tanpa perlawanan untuk kemudian dibawa ke Mapolsek Labuan Badas guna proses penyidikan lebih lanjut.

Setelah mengamankan pelaku, tim langsung melakukan pengembangan dan berhasil menyita barang bukti berupa satu unit kipas angin dari tangan seorang warga di Dusun Badas yang menjadi tempat pelaku menjual barang hasil curiannya.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa pemuda asal Desa Mokong ini ternyata sudah melakukan aksi pencurian lebih dari satu kali di lokasi berbeda. Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku." ujar Iptu Eko Riyono.

Situasi di wilayah hukum Polsek Labuan Badas pasca penangkapan terpantau aman dan kondusif. Polri mengapresiasi keberanian keluarga pelaku yang turut membantu penegakan hukum demi ketertiban lingkungan. (AM)

]]>
Fri, 10 Apr 2026 18:27:52 +0800 amr
Safari Syawal di Masjid Al&Ihsan Samapuin, Prof. Din Syamsuddin Serukan Ukhuwah Islamiyah: Jangan Mau Diadu Domba! https://amarmedia.co.id/safari-syawal-di-masjid-al-ihsan-samapuin-prof-din-syamsuddin-serukan-ukhuwah-islamiyah-jangan-mau-diadu-domba https://amarmedia.co.id/safari-syawal-di-masjid-al-ihsan-samapuin-prof-din-syamsuddin-serukan-ukhuwah-islamiyah-jangan-mau-diadu-domba Safari Syawal di Masjid Al-Ihsan Samapuin, Prof. Din Syamsuddin Serukan Ukhuwah Islamiyah: Jangan Mau Diadu Domba!

Sumbawa Besar.Amaredia.co.id – Masjid Al-Ihsan, Kelurahan Samapuin, menjadi saksi hangatnya silaturahim antara tokoh ulama internasional, Prof.Dr. K.H. Din Syamsuddin, M.A., dengan warga setempat pada momentum Halalbihalal, Jumat (10/4/2026).

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, S.H., M.H., tokoh masyarakat Dr. A. Rachman Alamudy, Kapolsek Sumbawa, serta Babinsa Samapuin Ketua dan Sekretaris LPM Samapuin, Achmad Fachri SH dan Abdul Ma'ruf Rahmat. Kehadiran Prof. Din yang juga merupakan putra daerah kebanggaan Sumbawa ini disambut antusias oleh jamaah yang memadati masjid.

Dalam tausiyahnya, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah sekaligus mantan Ketua Umum MUI Pusat ini berbagi kisah perjalanan hidupnya yang melintasi berbagai organisasi besar di Indonesia. Lahir dan besar di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), namun kemudian dipercaya memimpin Muhammadiyah, Prof. Din menegaskan bahwa perbedaan organisasi bukanlah alasan untuk berpecah belah.

"Organisasi itu hanyalah alat perjuangan, bukan tujuan (ghoyah). Tujuannya sama: Izzul Islam wal Muslimin, kejayaan Islam dan umat Islam. Jangan sampai perbedaan organisasi menjadi bahan pertentangan di antara kita," pesan Prof. Din di hadapan warga Samapuin.

Pengasuh dan pendiri PMI Dea Malela ini  mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap upaya adu domba yang sering kali merusak persatuan umat, terutama di tingkat akar rumput. Prof. Din menekankan pentingnya menjaga kerukunan seperti kaum Muhajirin dan Ansar di Madinah yang disatukan oleh iman.

Pesan Persatuan Dunia Islam dari Samapuin Sumbawa

Tidak hanya bicara soal lokal, Prof. Din juga menyampaikan kegelisahannya terhadap kondisi dunia Islam saat ini, khususnya agresi yang menimpa Iran dan Palestina. Beliau mengungkapkan sedang memprakarsai sebuah dokumen mendesak terkait persatuan umat Islam sedunia untuk peradaban baru.

"Kami sedang menyusun pesan kepada seluruh dunia agar umat Islam bersatu menghadapi tantangan global. Tidak saatnya lagi kita mempersoalkan perbedaan kecil di saat saudara-saudara kita menghadapi ujian berat," tambahnya.

Motivasi untuk Anak Muda: "Dulu Saya Penjual Pisang Goreng"

Suasana menjadi cair saat Prof. Din memberikan motivasi kepada anak-anak Kelurahan Samapuin. Dengan rendah hati, beliau menceritakan masa kecilnya yang penuh perjuangan.

"Saya ini orang kampung, dulu pernah jual pisang goreng. Tapi jangan pernah menyerah. Saya dorong anak-anak di Samapuin untuk terus belajar, jangan hanya tamat SD. Gantungkan cita-citamu setinggi langit," ujar tokoh yang dikenal luas di kancah internasional ini.

Sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat, acara ditutup dengan pemberian surprise doorprize kepada anak-anak kelas 6 SD yang hadir. Prof. Din berharap dari Kelurahan Samapuin akan lahir generasi-generasi hebat yang mampu berkiprah di tingkat nasional maupun internasional, namun tetap memiliki akar spiritual yang kuat.

Acara Halalbihalal ini ditutup ramah tamah antar warga, memperkuat komitmen masyarakat Samapuin untuk menjaga semangat kerukunan dan persatuan. (AM)

Penulis: Abdul Ma'ruf Rahmat

]]>
Fri, 10 Apr 2026 17:58:10 +0800 amr
Launching Desa Sadar Zakat, BAZNAS Terima Zakat Sapi Warga Brang Kolong https://amarmedia.co.id/launching-desa-sadar-zakat-baznas-terima-zakat-sapi-warga-brang-kolong https://amarmedia.co.id/launching-desa-sadar-zakat-baznas-terima-zakat-sapi-warga-brang-kolong Launching Desa Sadar Zakat, BAZNAS Terima Zakat Sapi Warga Brang Kolong

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 10 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama BAZNAS Kabupaten Sumbawa resmi melaksanakan launching Program Desa Sadar Zakat yang dipusatkan di Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang. Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Muttaqin pada Jumat (10/4/2026) usai pelaksanaan salat Jumat dan dihadiri ratusan masyarakat serta unsur pemerintah daerah.

Launching program ini dihadiri langsung oleh Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta kepala desa se-Kabupaten Sumbawa. Dihadiri pula doleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa H. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov, Kepala Kementerian Haji dan Umroh H. Ardi Suzami, S.Hi., M.M.Inov. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong penguatan peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Desa Brang Kolong ditetapkan sebagai salah satu pilot project Desa Sadar Zakat di Kabupaten Sumbawa. Penetapan ini menjadi langkah awal dalam membangun sistem pengelolaan zakat berbasis desa yang lebih terstruktur, transparan, dan berkelanjutan.

Camat Plampang, Sudarli, S.Pt., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program di wilayahnya. Ia menilai bahwa Desa Sadar Zakat merupakan inovasi penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban zakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah desa, tokoh agama, serta masyarakat. Ia berharap program ini mampu menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Plampang maupun di Kabupaten Sumbawa secara umum.

Selanjutnya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, menyampaikan laporan terkait kondisi dan potensi zakat di daerah. Ia mengungkapkan bahwa potensi zakat di Kabupaten Sumbawa sangat besar, terutama dari sektor pertanian dan peternakan, namun masih perlu dioptimalkan melalui pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis masyarakat.

Program Desa Sadar Zakat, lanjutnya, menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan literasi zakat sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat yang dilakukan secara profesional dan akuntabel.

Sebelum sambutan Bupati, dilakukan penyerahan bantuan dari BAZNAS kepada Masjid Al-Muttaqin sebesar Rp10.000.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang berpusat di masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan bantuan konsumtif kepada 100 mustahik di Desa Brang Kolong. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa zakat yang dihimpun dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

Momen launching semakin bermakna dengan adanya partisipasi langsung dari masyarakat dalam menunaikan zakat. Salah satu warga, Sahabuddin, menyerahkan zakat berupa satu ekor sapi kepada BAZNAS. Selain zakat ternak, masyarakat juga menyerahkan zakat dalam bentuk gabah dan bawang merah sebagai hasil pertanian.

Penyerahan zakat secara langsung ini menjadi simbol kuat tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa program yang diluncurkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi langsung diimplementasikan oleh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa melalui Program Desa Sadar Zakat, pemerintah daerah ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat agar zakat dapat dikelola secara optimal dan memberikan dampak nyata.

“Zakat bukan hanya kewajiban keagamaan, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu mendorong pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga berharap Desa Brang Kolong dapat menjadi contoh sukses yang dapat direplikasi di desa-desa lain. Ia mengajak seluruh kepala desa untuk aktif berperan dalam mengedukasi masyarakat serta mendukung pengelolaan zakat di wilayah masing-masing.

Kepala Desa Brang Kolong, H. Ahmad, SH, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan serta komitmennya untuk menjadikan desanya sebagai model Desa Sadar Zakat yang berhasil.

Menurutnya, program ini membuka peluang besar dalam meningkatkan kepedulian sosial masyarakat serta memperkuat nilai kebersamaan. Ia juga optimistis bahwa dengan dukungan semua pihak, program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata.

Antusiasme juga terlihat dari para kepala desa se-Kabupaten Sumbawa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menyatakan kesiapan untuk mengadopsi program serupa di desa masing-masing sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran ratusan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bukti tingginya dukungan terhadap Program Desa Sadar Zakat. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu berjalan secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Kabupaten Sumbawa.

Launching Desa Sadar Zakat di Desa Brang Kolong tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi titik awal gerakan bersama dalam membangun kesadaran zakat di tingkat desa. Ke depan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam menunaikan zakat, sehingga potensi zakat dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan umat.(AM)

]]>
Fri, 10 Apr 2026 17:45:30 +0800 amr
Perkuat Soliditas dan Pelayanan, Kapolres Sumbawa Gelar Kunjungan Kerja ke Polsek Utan, Rhee, dan Sumbawa https://amarmedia.co.id/perkuat-soliditas-dan-pelayanan-kapolres-sumbawa-gelar-kunjungan-kerja-ke-polsek-utan-rhee-dan-sumbawa https://amarmedia.co.id/perkuat-soliditas-dan-pelayanan-kapolres-sumbawa-gelar-kunjungan-kerja-ke-polsek-utan-rhee-dan-sumbawa Perkuat Soliditas dan Pelayanan, Kapolres Sumbawa Gelar Kunjungan Kerja ke Polsek Utan, Rhee, dan Sumbawa

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id-- Dalam upaya memastikan kesiapan operasional serta memberikan motivasi langsung kepada personel di tingkat kewilayahan, Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melaksanakan rangkaian kunjungan kerja (Kunker) ke tiga Polsek jajaran, yakni Polsek Utan, Polsek Rhee, dan Polsek Sumbawa, pada Rabu (08/04/2026).

Didampingi Wakapolres Sumbawa KOMPOL Didik Harianto, S.H., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sumbawa, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melakukan pengawasan, pembinaan, sekaligus silaturahmi tatap muka bersama seluruh personel di garis depan.

Mengawali agenda di setiap Polsek, Kapolres Sumbawa melakukan pengecekan mendalam terhadap kondisi fisik Markas Komando (Mako). Pemeriksaan meliputi kebersihan ruang kerja, kelayakan sarana prasarana pelayanan publik, hingga kondisi kamar sel tahanan.

Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh fasilitas pendukung tugas kepolisian berada dalam kondisi prima untuk memberikan pelayanan terbaik dan rasa nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum maupun administrasi.

Dalam sesi tatap muka, AKBP Marieta menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi anggota yang tetap menjalankan tugas secara maksimal meskipun di tengah keterbatasan jumlah personel. Ia menegaskan bahwa pimpinan Polres Sumbawa terus berupaya mengusulkan penambahan anggota ke tingkat Polda serta memperjuangkan peningkatan status Polsek Sumbawa menjadi Prarular.

Beberapa poin penekanan utama yang disampaikan Kapolres dalam arahannya antara lain, Gardu terdepan Polri di desa diharapkan terus memperkuat komunikasi dengan perangkat desa/kelurahan serta merawat kendaraan dinas dengan baik menggunakan dana operasional yang tersedia, Tegasan keras diberikan agar tidak ada satu pun personel yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Integritas adalah harga mati dalam menjaga nama baik institusi, Seluruh anggota diminta memahami regulasi terbaru, termasuk implementasi KUHP yang baru, guna menghindari kesalahan prosedur dalam penegakan hukum di lapangan.

Kapolres menekankan pentingnya kerja sama antar-fungsi. "Hilangkan ego sektoral. Setiap fungsi harus saling mendukung karena kita adalah satu kesatuan yang bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat," tegasnya.

Selain memberikan arahan, kunjungan ini juga digunakan untuk menyerap aspirasi dan kendala yang dihadapi personel di lapangan. Berdasarkan hasil evaluasi selama kunjungan, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Utan, Rhee, dan Sumbawa secara umum berada dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut berakhir pada sore hari di Mapolsek Sumbawa. Seluruh prosesi kunjungan kerja dan tatap muka berjalan dengan aman, lancar, serta ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas internal Polres Sumbawa. (MA)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 21:48:41 +0800 amr
Lantik Sekda NTB, Gubernur Ajak Bangun NTB secara Bersama&sama https://amarmedia.co.id/lantik-sekda-ntb-gubernur-ajak-bangun-ntb-secara-bersama-sama https://amarmedia.co.id/lantik-sekda-ntb-gubernur-ajak-bangun-ntb-secara-bersama-sama Lantik Sekda NTB, Gubernur Ajak Bangun NTB secara Bersama-sama 

Mataram.Amarmedia.co.id- Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal secara resmi melantik Abul Chair, Ak sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB yang berlangsung di Pendopo Gubernur, Kamis 09 April 2026. Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 29/TPA Tahun 2026 yang ditetapkan pada 17 Maret 2026.

"Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan," ucap gubernur melantik.

Miq Iqbal sapaan Gubernur NTB mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam terdapat ibadah sholat dilakukan secara berjamaah. Sholat yang dilakukan sendiri-sendiri akan mendapatkan pahala hanya satu tetapi kalau dilakukan secara berjamaah maka pahalanya dua puluh tujuh kali lipat. Untuk itu, membangun NTB harus dilakukan berjamaah dan kolaborasi bersama. 

"Mari kita berjamaah untuk membangun NTB, sehingga kita mendapatkan 27 kali lipat pahalanya. Mudah-mudahan niat baik dan ikhtiar membangun NTB ke depan diridhoi, diberkahi dan dimudahkan oleh Allah SWT," harap Miq Iqbal.

Miq Iqbal menyampaikan ucapan selamat kepada Sekda NTB yang baru dilantik, semoga ini menjadi awal yang baik mewujudkan tata kelola birokrasi yang lebih terarah. Gubernur mengakui bahwa selama setahun ini dirinya belum maksimal membangun networking di luar karena harus berkantor setiap hari disebabkan belum adanya Sekda NTB Definitif. Sehingga agenda besar di luar daerah belum sepenuhnya terlaksana dengan baik. 

"Alhamdulillah hari ini kita sudah punya Sekda. Pak sekda nanti kita jarang bertemu karena saya harus banyak kegiatan diluar untuk mengkonsolidasikan program kita NTB. Nanti pak Sekda yang mengurus NTB dari dalam," ungkap Miq Iqbal 

Gubernur mengungkapkan bahwa roda kepemimpinan sudah berjalan selama setahun dan alhamdulillah pemerintah Provinsi NTB sudah membangun pondasi yang cukup kuat. Miq Iqbal memilih membangun NTB tidak untuk berlari dengan suasana rapuh. Beliau memilih berlari sedikit lebih pelan tetapi dengan pondasi yang kuat.

"Bapak sekarang sudah dilantik hari ini insyaallah pondasi kita sudah cukup kuat untuk melangkah," tegasnya dengan bangga

Miq Iqbal juga menambahkan bahwa siapapun yang mencintai tanah ini, siapapun yang mencintai provinsi ini maka dia adalah orang NTB. Karena itu, selamat datang dan jadilah warga NTB yang merupakan bagian dari keluarga besar kami di NTB. Gubernur yakin bahwa siapa pun yang pernah ke NTB pasti akan merasa aman. 

"Kita sama-sama mencintai NTB dan mengabdi untuk membangun NTB ke depannya. Saya yakin budaya latar belakang bapak dengan budaya kami di NTB tidak jauh sehingga tidak sulit buat bapak untuk mencintai NTB seperti bapak mencintai tanah kampung halaman bapak sendiri," harap Miq Iqbal pada Sekda NTB yang baru.

Seperti diketahui, Sekda NTB, Abul Chair yang dilantik hari ini merupakan pria kelahiran Madura dan menjabat sebagai kepala Perwakilan BPKP Jawa Timur.

Dalam pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Ketua DPRD NTB, Forkompinda Provinsi NTB serta seluruh Kepala OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTB. (Manikpkominfo)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 21:39:39 +0800 amr
Gen ‘Zero Post’: Tidak Posting, Bukan Tidak Aktif https://amarmedia.co.id/gen-zero-post-tidak-posting-bukan-tidak-aktif https://amarmedia.co.id/gen-zero-post-tidak-posting-bukan-tidak-aktif Gen ‘Zero Post’: Tidak Posting, Bukan Tidak Aktif

Oleh Asmediati

BAGI saya, perilaku Generasi Z di media sosial itu unik. Mereka punya akun di berbagai platform, khususnya Instagram, tapi sebagian akun itu sepi. Nyaris tanpa unggahan. ‘Zero post’.

Bahkan, tak jarang konten yang sempat dibagikan justru dihapus kembali.

Berbeda dengan Gen Milenial atau X. Media sosial mereka ramai oleh foto, status, dan cerita personal. Perilaku Gen Milenial atau X ingin terlihat, sementara Gen Z ingin melihat tanpa terlihat.

Kalaupun sesekali terlihat, lebih sering unggahan Gen Z tak terlihat.

Sudah pasti, tak terlihat di situ bukan berarti Gen Z tidak aktif. Mereka generasi ‘digital natif’ yang sulit melepaskan ponsel dari genggamannya. Kepala mereka sering menunduk. Jari mereka terus menggulir layar, teliti melihat atau membaca sebuah konten yang ditemukan, menyukai, menyimpan, mengikuti tren, dan lainnya.

Mereka ada, tapi seolah tak ada.

Fenomena ‘zero post’ bukan istilah akademik yang baku, tapi cukup populer dalam membaca perilaku digital Generasi Z, bahkan Generasi Alpha. 

Istilah ini merujuk pada akun yang hampir tidak pernah memposting apa pun di ‘feed’ media sosial mereka. Kosong. Atau hanya menyisakan satu-dua unggahan lama sebagai penanda bahwa akun itu pernah membagikan konten.

Gen Z dan Alpha tetap konsumen aktif. Mereka menonton video pendek, membaca komentar, mengikuti isu, bahkan terlibat dalam percakapan, tapi lebih sering melalui ruang privat seperti pesan langsung atau grup kecil sesama mereka.

Ada beberapa lapis alasan yang menjelaskan mengapa generasi ini memilih jalan “tidak terlihat”. 

Mereka sadar akan privasi. 

Generasi Z tumbuh bukan dalam euforia awal media sosial, melainkan dalam fase ketika risiko digital sudah nyata seperti kebocoran data, perundungan daring, hingga jejak digital yang bisa menghantui masa depan.

Mereka belajar dari generasi sebelumnya yang terlalu mudah berbagi. Prinsipnya, apa yang tidak diunggah, tidak bisa disalahgunakan.

Alasan lain adalah tekanan sosial yang kian halus tetapi kuat. 

Media sosial bukan lagi sekadar ruang berbagi, tapi juga arena kurasi diri. Hidup terasa seperti panggung yang menuntut kesempurnaan. Harus bahagia, harus produktif, atau harus menarik. Dalam kondisi seperti ini, tidak sedikit yang memilih mundur. Bukan keluar dari media sosial, tapi keluar dari tuntutan untuk tampil.

Selain itu, terjadi kelelahan digital. Arus informasi yang tak pernah berhenti melahirkan kejenuhan. Setiap hari ada tren baru, standar baru, bahkan kecemasan baru. Dalam situasi seperti itu, menjadi penonton terasa lebih ringan daripada menjadi pencipta. Konsumsi lebih nyaman daripada produksi.

Berikutnya, pergeseran ruang ekspresi. Banyak dari mereka sebenarnya tetap aktif, tapi tidak di ruang publik. Mereka memiliki akun kedua, akun privat, atau lingkaran kecil tempat mereka merasa lebih nyaman dan aman. 

Di sana, mereka bisa lebih jujur, lebih cair, tanpa tekanan audiens yang luas.

Dengan kata lain, mereka tidak berhenti berekspresi. Mereka hanya memindahkan panggungnya.

Fenomena ini juga bisa dibaca sebagai kritik diam-diam terhadap budaya media sosial itu sendiri. Setelah era ‘over-sharing’, di mana segala hal dibagikan, dari yang remeh hingga yang intim, lahir generasi yang justru memilih menyaring, bahkan menahan diri.

Ada semacam kesadaran baru bahwa eksistensi tidak selalu harus terlihat. Bahwa nilai diri tidak harus ditentukan oleh jumlah unggahan, jumlah suka, atau jumlah pengikut.

Dalam konteks ini, ‘zero post’ bukanlah ketiadaan, melainkan pilihan.

Ya, pilihan untuk mengontrol diri. Pilihan untuk menjaga batas. Pilihan untuk tidak selalu ikut arus.

Menariknya, pilihan ini juga mengubah cara kita memahami kehadiran di ruang digital. Jika dulu kehadiran diukur dari visibilitas, seberapa sering muncul, seberapa ramai interaksi, kini kehadiran bisa bersifat diam. Tidak tampak, tapi tetap ada. Tidak bersuara, tapi tetap menyimak.

Generasi ini mengajarkan bahwa menjadi pengamat juga merupakan posisi yang aktif. Bahkan, dalam banyak hal, lebih reflektif. Mereka melihat lebih banyak, menyerap lebih dalam, dan sering kali lebih kritis terhadap apa yang mereka konsumsi.

Dari fenomena ini, ada pelajaran penting yang bisa kita tarik. Tidak semua hal perlu dibagikan. Di tengah budaya yang mendorong keterbukaan tanpa batas, kemampuan untuk menahan diri justru menjadi bentuk kedewasaan.

Dan, generasi ‘zero post’ menunjukkan bahwa kehati-hatian adalah bagian dari kecerdasan.

Relasi sosial tidak selalu harus luas. Ada pergeseran dari kuantitas ke kualitas. Dari ingin dilihat banyak orang menuju ingin dipahami oleh orang yang tepat.

Eksistensi mereka, diam bukan berarti pasif. Dalam dunia yang serba reaktif, memilih tidak bereaksi bisa menjadi bentuk kontrol diri yang kuat.

Barangkali kita memang sedang menyaksikan fase baru dalam budaya digital. Dari yang semula berisik dan penuh pamer, menuju yang lebih sepi dan selektif. Dari yang serba terbuka, menuju yang lebih terjaga.

Jika generasi sebelumnya berlomba untuk terlihat, generasi ini justru belajar untuk tidak selalu terlihat. Dan mungkin, di situlah letak paradoks sekaligus kekuatannya. Mereka tidak ingin dilihat semua orang, tapi ingin dipahami oleh orang yang tepat.

Di dunia yang makin bising, pilihan untuk diam ternyata bukan berarti kehilangan suara, namun cara elegan untuk tetap utuh menjaga privasi dan kewarasan diri.[]

]]>
Thu, 09 Apr 2026 21:14:24 +0800 amr
Terapkan 'Filosofi Bagerik', Pemerintahan Jarot&Ansori Sukses Jemput Anggaran Pusat, Pansus DPRD: Harus Tepat Sasaran! https://amarmedia.co.id/terapkan-filosofi-bagerik-pemerintahan-jarot-ansori-sukses-jemput-anggaran-pusat-pansus-dprd-harus-tepat-sasaran https://amarmedia.co.id/terapkan-filosofi-bagerik-pemerintahan-jarot-ansori-sukses-jemput-anggaran-pusat-pansus-dprd-harus-tepat-sasaran SUMBAWA BESAR– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Sidang Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) yang menyoroti sektor Pekerjaan Umum (PU) dan infrastruktur daerah.

Rapat yang berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov. Sidang ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, jajaran Pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, Forkopimda, serta para pejabat teras lingkup Pemkab Sumbawa.

Apresiasi Kinerja "Jarot-Ansori" dan Filosofi Bagerik

Dalam laporannya, juru bicara Pansus, H. Zainuddin Sirat memberikan apresiasi tinggi atas capaian nyata Pemerintahan Jarot-Ansori yang baru dilantik pada 2025 lalu. Pansus menilai pemerintah berhasil melakukan lobi anggaran pusat melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) senilai total Rp380 miliar untuk tiga ruas strategis: Batu Dulang-Tepal, Tepal-Batu Rotok, dan Lenangguar-Teladan.

"Kami mengapresiasi kolaborasi apik Bupati dan Wakil Bupati dalam mengamalkan Filosofi Bagerik'. Di tengah keterbatasan APBD akibat refocusing, pemerintah mampu menjemput dana pusat untuk membangun infrastruktur Sumbawa," ujar H. Zainuddin Sirat.

Selain proyek besar, Pansus juga memuji langkah cepat pemeliharaan rutin (patching jalan) di puluhan ruas jalan kota dan desa, seperti Jalan Diponegoro, Bung Karno, hingga akses menuju Olat Rarang.

Catatan Kritis: Waktu Pelaksanaan dan Evaluasi Ropang

Meski memberi apresiasi, Pansus memberikan catatan tegas terkait teknis pelaksanaan di lapangan diantaranya 

Pansus meminta pemeliharaan jalan dilakukan pada awal tahun (Triwulan I atau II). Kebiasaan mengerjakan proyek di akhir tahun dinilai kurang tepat karena tingginya curah hujan yang membuat jalan cepat rusak kembali.

Pansus meminta pertanggungjawaban dinas teknis terkait perbaikan jalan di Kecamatan Ropang yang dianggap belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Pansus menyoroti beberapa titik krusial yang membutuhkan intervensi segera yaitu SPAM Desa Kelungkung, Anggaran Rp1,58 miliar pada 2025 dinilai belum tuntas karena masalah teknis pipa. Pansus meminta penggantian pipa menjadi jenis Pressure Nominal (PN) 20 agar mampu menahan debit air dari sumber Batu Dulang.

Pansus mendorong penataan bantaran sungai di wilayah Brang Biji-Samapuin melalui pembangunan talud dan penguatan tebing pengaman secara terpadu.

Jalan Langam-Mamak menjadi sorotan tajam karena sudah 27 tahun belum tersentuh perbaikan. Ruas ini bersama jalur Simpang Rhee-Seseng dan akses Bajo (Utan) diminta menjadi prioritas utama tahun depan.

Jembatan Cinta (Alas). Pembangunan jembatan penghubung tiga desa di Kecamatan Alas (Desa Luar, Baru, dan Kalimango) dinilai mendesak sebagai sarana pemenuhan hak pendidikan siswa di wilayah tersebut.

Laporan disusun dan dirumuskan oleh para anggota Pansus sebagai berikut H. Zainuddin Sirat (Ketua), H. Zohran, SH (Wakil Ketua), Syamsul Hidayat, SE., M.Si. (Sekretaris), dengan para anggota H. Andi Mappelepui, Gathan Hanu Cakita, H. Jabir, S.Pd.,Bunardi, A.Md.Pi.,Muhammad Zain, S.AP.,Andi Rusni, SP., MM.,Muhammad Tahir, SH.,Sri Wahyuni, Alen Taryadi, SH. M. dan Taufik

Pansus berharap seluruh rekomendasi ini segera ditindaklanjuti oleh dinas teknis guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 20:59:28 +0800 amr
Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano Apresiasi Aksi Gotong Royong DLH, Dorong Penanganan TPS Liar dan Target Adipura https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-apresiasi-aksi-gotong-royong-dlh-dorong-penanganan-tps-liar-dan-target-adipura https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-dprd-gitta-liesbano-apresiasi-aksi-gotong-royong-dlh-dorong-penanganan-tps-liar-dan-target-adipura Wakil Ketua DPRD  Gitta Liesbano Apresiasi Aksi Gotong Royong DLH, Dorong Penanganan TPS Liar dan Target Adipura

Sumbawa, Amarmedia.co.id 8 April 2026 — Bertempat di ruang kerja Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa, Gita Liesbano, S.H., M.Kn., politisi PDI Perjuangan, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan aksi gotong royong bersih yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama tim teknis.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah nyata dan strategis dalam menjawab persoalan kebersihan, khususnya maraknya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di sejumlah titik.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan sinergi yang patut diapresiasi. Kegiatan ini juga sangat membantu kami selaku pihak legislatif dalam mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata,” ujarnya.

Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi teknis, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan bersama.

Lebih lanjut, Gita berharap kegiatan gotong royong tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Penanganan sampah harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Edukasi kepada masyarakat, penegakan aturan terhadap TPS liar, serta penguatan sarana dan prasarana menjadi hal yang sangat penting,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Bitongo, S.T., M.Eng., menegaskan komitmen pihaknya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sampah melalui kerja kolaboratif dan penguatan sarana pendukung.

“Kami terus mengoptimalkan peran tim teknis di lapangan, termasuk peningkatan layanan pengangkutan sampah serta dukungan sarana dan prasarana seperti armada truk sampah dan alat berat. Ini merupakan bagian dari upaya kami dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus mendukung target daerah dalam meraih penghargaan Adipura. (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 20:51:52 +0800 amr
Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot MP Tegaskan Komitmen Perkuat LKD dan LKK sebagai Ujung Tombak Pembangunan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-tegaskan-komitmen-perkuat-lkd-dan-lkk-sebagai-ujung-tombak-pembangunan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-tegaskan-komitmen-perkuat-lkd-dan-lkk-sebagai-ujung-tombak-pembangunan Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot MP Tegaskan Komitmen Perkuat LKD dan LKK sebagai Ujung Tombak Pembangunan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (9/4), ini menjadi momentum penting dalam memperkokoh sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa LKD dan LKK, yang mencakup RT, RW, PKK, LPM, Posyandu, hingga Karang Taruna, bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan urat nadi pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga.

"Lembaga-lembaga ini adalah mitra strategis pemerintah. Saya sangat mengapresiasi dedikasi Bapak dan Ibu yang telah melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Eksistensi kalian adalah kunci dalam memastikan pelayanan dasar—mulai dari kesehatan melalui Posyandu hingga kerukunan warga melalui RT/RW—berjalan dengan baik," ujar Bupati di hadapan 165 perwakilan desa dan kelurahan se-Kabupaten Sumbawa.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya adaptasi terhadap regulasi terbaru, seperti transformasi Posyandu dan penguatan peran Karang Taruna. Ia menegaskan bahwa posisi LKD dan LKK kini semakin kuat secara hukum untuk ikut serta dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan daerah.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot menginstruksikan Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, dan Kepala BKAD untuk memberikan perhatian khusus pada alokasi anggaran bagi lembaga-lembaga kemasyarakatan ini.

"Kami menyadari penguatan lembaga memerlukan dukungan moril maupun materiil. Oleh karena itu, saya berkomitmen memprioritaskan alokasi anggaran pendukung melalui APBD maupun DPA perangkat daerah terkait. Saya juga meminta komitmen serupa dari Pemerintah Desa agar meningkatkan anggaran operasional LKD/LKK melalui APBDes," tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, untuk bekerja secara kolaboratif dan partisipatif. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat visi pembangunan daerah yang inklusif.

"Mari kita bangun Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera dengan semangat kebersamaan. Dengan koordinasi yang kuat dan berkelanjutan, kita songsong masa depan menuju Indonesia Emas," tutup Bupati.

Acara ini turut dihadiri oleh Asisten I dan III, Kepala Perangkat Daerah, Ketua TP-PKK Kabupaten Sumbawa, serta para Camat dan Lurah se-Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 18:21:41 +0800 amr
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan Tahun 2026 https://amarmedia.co.id/pemerintah-kabupaten-sumbawa-gelar-rapat-koordinasi-penguatan-kelembagaan-lembaga-kemasyarakatan-desa-kelurahan-tahun-2026 https://amarmedia.co.id/pemerintah-kabupaten-sumbawa-gelar-rapat-koordinasi-penguatan-kelembagaan-lembaga-kemasyarakatan-desa-kelurahan-tahun-2026 Pemerintah Kabupaten Sumbawa Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan Tahun 2026

 

Sumbawa Besar.Amarmedia.– Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran lembaga kemasyarakatan desa maupun kelurahan (RT, RW, LPM, Posyandu, PKK, Karang Taruna) sebagai garda terdepan pembangunan daerah. Hal ini tercermin dalam gelaran Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Kelembagaan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) tingkat Kabupaten Sumbawa tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, pada Kamis (9/4/2026) ini menjadi ruang sinergi bagi perangkat daerah, maupun kecamatan, desa dan kelurahan peserta yang terdiri dari Camat, Lurah, Kepala Desa, hingga perwakilan pengurus RT, RW, kelompok PKK RT/Kelompok PKK RW maupun Kelompok PKK Dusun, Posyandu, dan Karang Taruna se-Kabupaten Sumbawa.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, saat membuka acara secara resmi, menekankan bahwa LKD maupun LKK bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan urat nadi pembangunan yang bersentuhan langsung dengan warga. Dengan gaya yang akrab, Bupati bahkan mengawali sambutannya dengan pantun yang menekankan pentingnya peran RT dan RW baik di desa maupun di kota.

 "RT dan RW adalah ujung tombak. Mau Bupati, Gubernur, bahkan Presiden pun, urusan paling bawah tetap bersinergi dan ada di tangan RT/RW. Mereka adalah mitra kerja pemerintah desa maupun kelurahan dalam perencanaan, pengawasan pembangunan, hingga pelayanan masyarakat," tegas Bupati.

H Jarot juga menginstruksikan Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, dan Kepala BKAD untuk memberikan perhatian khusus pada alokasi anggaran bagi lembaga-lembaga ini, baik melalui APBD maupun dorongan penguatan operasional melalui APBDesa.

Dalam sesi yang sama, Ketua Tim Penggerak -PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, mengajak seluruh elemen untuk mengakhiri budaya kerja sektoral atau "jalan sendiri-sendiri". 

Hj. Ida menyoroti transformasi Posyandu yang kini tidak hanya melayani kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang menjadi pusat layanan masyarakat yang mencakup 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Ia memperkenalkan tiga budaya kerja baru bagi para kader yakni berbasis data, bukan asumsi, Berbasis kolaborasi, bukan sektoral dan berorientasi hasil bukan sekadar menggugurkan kewajiban.

"Jika keluarga sehat, maka desa akan kuat. Dan jika desa kuat, maka Kabupaten Sumbawa akan maju," ujarnya optimis sebelum menutup dengan pantun ajakan kolaborasi.

Laporan DPMD: Adaptasi Regulasi Terbaru

Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos., M.SE melaporkan bahwa Rakor ini bertujuan meningkatkan capacity building pengurus LKD/LKK dalam menghadapi dinamisasi kebijakan pusat, termasuk implementasi UU Nomor 3 Tahun 2024 (Perubahan Kedua UU Desa) maupun juknis LKD Posyandu yaitu permendagri nomor 13 tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, dan Permensos Nomor 9 tahun 2025 sebagai perubahan atas permenso nomor 25 thn 2019 tentang Karang Taruna. 

"LKD dan LKK harus menjadi wadah partisipatif yang optimal sebagai aktor pembangunan yang mandiri," jelas Rachman.

Dukungan Bank NTB Syariah: Sinergi dan Apresiasi Kader

Acara Rakor kali ini terasa lebih semarak dengan kehadiran dan dukungan penuh dari Direktur Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa. Kehadiran pihak perbankan ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pengurus LKD dan LKK, Bank NTB Syariah memberikan dukungan moral serta menyediakan berbagai doorprize menarik bagi para peserta. Hal ini disambut antusias oleh para kader yang hadir, menambah semangat sportivitas dan kebersamaan dalam forum koordinasi tersebut.

Secara teknis, pemerintah daerah juga berencana untuk melakukan peninjauan ulang (review) terhadap Perda Nomor 14 Tahun 2019 tentang LKD serta menyusun Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbu) untuk LKK agar sinkron dengan regulasi terbaru.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta di akar rumput. Beberapa poin penting yang muncul dalam diskusi interaktif meliputi Kepala Desa Baru Tahan berbagi pengalaman mengenai konsistensi peningkatan insentif kader Posyandu melalui Dana Desa sebagai bentuk apresiasi kewenangan lokal. Kepala Desa Juru Mapin menyoroti pentingnya data riil dari kelompok Dasa Wisma dalam pemenuhan SPM pekerjaan umum, seperti kebutuhan sanitasi dan air bersih.

Dalam kesempatan itu juga muncul apresiasi perwakilan Ketua RT "Baru kali ini kami dilibatkan dalam kegiatan setingkat kabupaten seperti ini. Ini membuat kami tambah semangat bekerja," ungkap salah satu pengurus RT dari Desa Kerato.

Melalui penguatan kelembagaan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap tercipta kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan lembaga kemasyarakatan desa maupun keluraha. Sinergi yang kuat ini diharapkan mampu mempercepat visi pembangunan daerah yang inklusif menuju Indonesia Emas.

Dalam sesi pemaparan teknis, Kabid Kelembagaan desa dan Sosbudasyarakat DPMD , Yuni Ilmi kurniati S.STP.M.Si memaparkan pentingnya kedudukan LKD/LKK yang tersebar di seluruh wilayah. Sebagai tindak lanjut, akan terus upaya dilakukan tinjauan ulang upaya fasilitasi penataan, pemberdayaan dan pendayagunaan LKD/LKK serta (review) terhadap Perda Nomor 14 Tahun 2019 guna menyesuaikan dengan regulasi terbaru, termasuk penyusunan Ranperbup LKK.

Meskipun kondisi fiskal daerah fluktuatif, komitmen penguatan LKD tetap menjadi prioritas. Desa Baru Tahan, misalnya, berbagi pengalaman tetap konsisten meningkatkan insentif kader Posyandu melalui dana desa sebagai bentuk ikhtiar memajukan kewenangan lokal berskala desa dan inovasi dlm kegiatan posyandu dan melibatkan BUMDesa.

Melalui penguatan kelembagaan ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara Camat, Kepala Desa, dan seluruh elemen LKD/LKK serta partisipasi masyarakat demi mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 17:59:06 +0800 amr
Sekda Sumbawa Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, Harapkan Pelayanan Yang Baik https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-resmikan-sppg-yayasan-kemala-bhayangkari-harapkan-pelayanan-yang-baik https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-resmikan-sppg-yayasan-kemala-bhayangkari-harapkan-pelayanan-yang-baik Sekda Sumbawa Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, Harapkan Pelayanan Yang Baik

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Bupati Sumbawa yang diwakili Sekretaris Daerah Sumbawa - Dr.H. Budi Prasetiyo,S.Sos.,M.AP, membuka secara resmi sppg yayasan Kemala Bhayangkari cabang Sumbawa, pada kesempatan tersebut turut hadir Forkopimda, KA spbg Yayasan Kemala Bhayangkari, forkopimja Kecamatan Sumbawa, Lurah seketeng dan Lurah Uma Sima, Rabu (8/4/2026) acara bertempat di belakang Polsek Sumbawa

Pada kesempatan tersebut Sekda menekankan pentingnya SPPG (Sarana Pelayanan Publik Gratis) untuk masyarakat, terutama dalam penurunan angka stunting. SPPG yang baru dibuka pertama kali ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang baik dan tepat sasaran.

"SPPG ini adalah bentuk pengejawantahan program makan bergizi gratis oleh pemerintah. Kita harus memastikan bahwa sasaran-sasaran itu adalah sasaran yang tepat," kata Sekda Sumbawa.

Sekda Sumbawa menyampaikan bahwa semua SOP (Standar Operasional Prosedur) telah dipenuhi dan harus dijalankan dengan baik. Ia juga meminta dukungan penuh dari semua pihak untuk memastikan bahwa SPPG dapat berjalan dengan lancar.

"SPPG ini juga menandakan bahwa kuantitas SPPG di kabupaten Sumbawa mulai meningkat. Kita menuju target di angka 122 SPPG yang harus ada di kabupaten," ujarnya.

Sekda Sumbawa juga menyampaikan bahwa SPPG yang sempat ditutup sementara akan segera dibuka kembali setelah dilakukan pendampingan oleh dinas kesehatan dan dinas lingkungan hidup.

"Kita berharap bahwa SPPG ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama dalam penurunan angka stunting," tutup Sekda Sumbawa.

Sementara itu Kapolres Sumbawa - AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S .I. K mengatakan, bahwa Polres Sumbawa siap mengawasi pelaksanaan SPPG (Sarana Pelayanan Publik Gratis) di Sumbawa. SPPG ini akan memberikan manfaat kepada 2.976 penerima manfaat di Kecamatan Sumbawa.

"Untuk sementara, kita akan melayani 1000 penerima manfaat dan akan melakukan evaluasi untuk memastikan SPPG ini berjalan dengan baik dan lancar," kata Kapolres Sumbawa.

Kapolres Sumbawa juga menyatakan bahwa Polres Sumbawa akan melakukan pengawasan pada setiap tahapan proses SPPG untuk memastikan tidak ada hambatan-hambatan yang berarti.

"BGN sudah menunjuk kepala dan ada yang sudah ditunjuk dari BGN dengan sertifikasi yang ada. Kami dari Polres akan tetap melakukan pengawasan," ujarnya.

Kapolres Sumbawa berharap bahwa SPPG ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Sumbawa dan dapat berjalan dengan berkelanjutan,"tutup Kapolres Sumbawa. (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 15:17:23 +0800 amr
Bupati Sumbawa Bersepeda Ke Kantor, Ajak ASN Hemat BBM Dan Jaga Lingkungan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-bersepeda-ke-kantor-ajak-asn-hemat-bbm-dan-jaga-lingkungan https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-bersepeda-ke-kantor-ajak-asn-hemat-bbm-dan-jaga-lingkungan Bupati Sumbawa Bersepeda Ke Kantor, Ajak ASN Hemat BBM Dan Jaga Lingkungan

Sumbawa,Amarmedia.co.id -  09 April 2026 - Bupati Sumbawa, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam efisiensi energi dengan bersepeda menuju Kantor, saat akan memimpin apel pagi rutin di halaman kantor bupati sumbawa, yang dihadiri oleh para Asisten, serta OPD terkait, pada Kamis, 09 April 2026.   

Bupati Sumbawa mengayuh sepeda menuju kantor sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bersama di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) tentang pentingnya penghematan bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini juga menjadi simbol perubahan pola pikir, bahwa kebijakan tidak cukup disampaikan, tetapi harus dimulai dari teladan pimpinan.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan, kegiatan bersepeda yang dilakukan ini juga telah dijadikan contoh baik bagi OPD di wilayah Nusa Tenggara Barat. Oleh karena itu, beliau mengajak untuk terus membiasakan kegiatan ini. Kegiatan bersepeda ini merupakan suatu langkah penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), dan menjaga lingkungan agar tetap lestari, ungkapnya.  

Selain bersepeda, Bupati Sumbawa juga sudah terlebih dahulu menggaungkan dan melaksanakan program “Sumbawa Hijau Lestari”, yaitu dengan melakukan penanaman pohon di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Juga dengan melakukan penertiban terhadap illegal logging (pembalakan liar). Hal ini dilakukan untuk terus menjaga bumi Sumbawa.

Bupati Sumbawa melanjutkan, banyak pihak yang merasa terpanggil untuk berkontribusi dalam program “Sumbawa Hijau Lestari Ini”. Beliau berharap, impian untuk Sumbawa hijau dengan hutan yang terjaga akan segera terwujud. Dengan begitu, maka akan semakin banyak dan terjaga juga sumber mata air di Kabupaten Sumbawa. Selain itu, satu pohon yang ditanam tidak hanya bermanfaat untuk Kabupaten Sumbawa saja, tetapi juga berfungsi secara global sebagai penjaga iklim, pungkasnya.

]]>
Thu, 09 Apr 2026 15:03:18 +0800 amr
Kayuhan Pedal Pagi Bupati dan Sekda Sumbawa: Simbol Efisiensi di Tengah Tantangan Global https://amarmedia.co.id/kayuhan-pedal-pagi-bupati-dan-sekda-sumbawa-simbol-efisiensi-di-tengah-tantangan-global https://amarmedia.co.id/kayuhan-pedal-pagi-bupati-dan-sekda-sumbawa-simbol-efisiensi-di-tengah-tantangan-global Kayuhan Pedal Pagi Bupati dan Sekda Sumbawa: Simbol Efisiensi di Tengah Tantangan Global

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Suasana pagi di Kota Sumbawa Besar pada Kamis (9/4/2026) terasa sedikit berbeda. Alih-alih deru mesin kendaraan dinas, masyarakat yang melintas di sepanjang jalur Pendopo menuju Kantor Bupati disuguhi pemandangan menarik: rombongan pimpinan daerah yang kompak mengayuh sepeda untuk berangkat bekerja.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, tampak memimpin rombongan didampingi Sekretaris Daerah, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., MAP. Keduanya memulai perjalanan dari kediaman resmi (Pendopo) dengan semangat pagi yang menular sejak beberapa hari secara berkelanjutan Bupati Sumbawa bersepeda ke Kantor.

Ada yang unik dari penampilan Sekda Sumbawa pagi itu. Doktor Budi tampil ikonik dengan sepeda ontel klasik, yang merupakan ciri khas komunitas PUSAKA (Purang Sapeda Loka). Komunitas ini dikenal konsisten menjaga semangat pelestarian budaya melalui kecintaan terhadap sepeda tua.

Sembari mengayuh pedal, Sekda sesekali melempar senyum dan menyapa warga yang berpapasan. "Mari bersepeda hari ini!" serunya ramah kepada para pengguna jalan, mengajak masyarakat untuk sesaat beralih ke moda transportasi ramah lingkungan.

Turut serta dalam rombongan "Gowes Dinas" ini antara lain Muhammad Sofyan, ST (Kepala Dinas PU), Khairuddin, SE., M.Si (Kabag Pembangunan Setda), H. Yudi Patria Negara, ST., MT (Sekdis DPM PTSP) Sejumlah staf Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa.

Pesan Bupati: Menjawab Tantangan Global dengan Efisiensi

Setibanya di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Bupati Syarafuddin Jarot menekankan bahwa aksi bersepeda ini bukan sekadar hobi atau ajang olahraga, melainkan sebuah pernyataan sikap (statement) menghadapi situasi ekonomi dunia.

"Kondisi global saat ini menuntut kita untuk lebih peka. Fluktuasi ekonomi dan tantangan energi mengharuskan kita melakukan langkah-langkah konkret dalam penghematan dan efisiensi," ujar Bupati Jarot. 

Ia menambahkan bahwa aparatur sipil negara (ASN) harus menjadi contoh terdepan dalam mengubah gaya hidup yang lebih hemat energi namun tetap produktif. Menurutnya, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk jarak dekat adalah langkah kecil dengan dampak besar bagi lingkungan dan anggaran daerah.

Sehat dan Hemat Sebagai Budaya Kerja

Senada dengan Bupati, Sekda Dr. Budi Prasetyo mengingatkan seluruh jajarannya untuk terus mengedepankan pola hidup sehat sebagai penunjang kinerja.

"Setiba di kantor, semangatnya harus tetap sama tetap berorientasi pada penghematan dan gaya hidup sehat. Jika badan bugar dan mindset kita efisien, maka pelayanan kepada masyarakat pun akan jauh lebih maksimal," pungkas Doktor Budi sebelum memulai rutinitas birokrasinya.

Aksi spontan para petinggi Kabupaten Sumbawa ini diharapkan mampu menginspirasi masyarakat luas untuk kembali memasyarakatkan olahraga sepeda sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di "Tanah Samawa". (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 08:27:03 +0800 amr
Polsek Buer Tangani Penemuan Jenazah di Desa Tarusa, Polres Sumbawa Lakukan Penanganan Sesuai Prosedur https://amarmedia.co.id/polsek-buer-tangani-penemuan-jenazah-di-desa-tarusa-polres-sumbawa-lakukan-penanganan-sesuai-prosedur https://amarmedia.co.id/polsek-buer-tangani-penemuan-jenazah-di-desa-tarusa-polres-sumbawa-lakukan-penanganan-sesuai-prosedur Polsek Buer Tangani Penemuan Jenazah di Desa Tarusa, Polres Sumbawa Lakukan Penanganan Sesuai Prosedur

Sumbawa, 8 April 2026 — Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Buer bersama Polres Sumbawa menangani peristiwa penemuan jenazah seorang laki-laki di wilayah Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (08/04/2026) sekitar pukul 12.30 Wita di rumah milik orang tua korban yang berlokasi di RT 03 RW 05 Dusun Kramat, Desa Tarusa, Kecamatan Buer. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung dengan menggunakan tali nilon warna biru pada bagian kayu plafon rumah.

Korban diketahui bernama Amiruddin (35 tahun), warga RT 003 RW 004 Dusun Masjid, Desa Baru, Kecamatan Alas.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh saksi Ragiel Fauzi (35 tahun) dan ayah korban, Kamaruddin (56 tahun). Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban diketahui beberapa hari tidak terlihat dan sempat mengalami perubahan perilaku serta mengamuk tidak menentu.

Sekitar pukul 12.30 Wita, setelah melaksanakan salat Dzuhur, saksi bersama ayah korban memasuki rumah dan menemukan korban dalam kondisi tergantung, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, pihak Polsek Buer segera mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta berkoordinasi dengan Polres Sumbawa untuk penanganan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian tidak melakukan autopsi terhadap jenazah, dan kemudian jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Berdasarkan keterangan pihak Puskesmas Alas, korban sebelumnya diketahui sempat melakukan pemeriksaan terkait kondisi kejiwaan pada Sabtu (04/04/2026).

Pihak keluarga korban menyatakan telah mengikhlaskan atas meninggalnya korban.

Kapolsek Buer, IPTU Totok Arisuwondo, SH, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari penerimaan laporan, olah TKP, hingga koordinasi lintas unit.

Pihak kepolisian juga memastikan bahwa proses penanganan berjalan dengan baik serta tetap mengedepankan sisi kemanusiaan dalam berkoordinasi dengan keluarga korban. (AM/Jhe)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 07:59:39 +0800 amr
Desa Sadar Zakat Segera Dilaunching, BAZNAS Sumbawa Audiensi dengan Bupati https://amarmedia.co.id/desa-sadar-zakat-segera-dilaunching-baznas-sumbawa-audiensi-dengan-bupati https://amarmedia.co.id/desa-sadar-zakat-segera-dilaunching-baznas-sumbawa-audiensi-dengan-bupati Desa Sadar Zakat Segera Dilaunching, BAZNAS Sumbawa Audiensi dengan Bupati.

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id -  7 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat langkah strategis dalam optimalisasi pengelolaan zakat melalui program Desa Sadar Zakat. Sebagai bagian dari persiapan implementasi program tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa melaksanakan audiensi bersama Bupati Sumbawa pada Senin, 6 April 2026, bertempat di ruang kerja Bupati Sumbawa.

Audiensi ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., serta pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa yang terdiri dari Ketua BAZNAS Syukri Rahmat, S.Ag., M.M. Inov, Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si., Wakil Ketua II Lukman Hakim, M.Si., Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, MSI, dan Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, MHI. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif, mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial di Kabupaten Sumbawa.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyampaikan secara langsung rencana pelaksanaan launching program Desa Sadar Zakat yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026, bertempat di Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang. Desa Brang Kolong dipilih sebagai salah satu pilot project dalam implementasi awal program tersebut, dengan harapan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Sumbawa.

Program Desa Sadar Zakat sendiri merupakan salah satu inovasi BAZNAS dalam mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban zakat, sekaligus memperkuat sistem pengelolaan zakat berbasis desa. Melalui program ini, diharapkan akan terbentuk ekosistem zakat yang lebih terorganisir, transparan, dan tepat sasaran, sehingga mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi para mustahik.

Lebih lanjut, Ketua BAZNAS juga menjelaskan bahwa kegiatan launching nantinya akan dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada para mustahik melalui Program 100 Mustahik per Desa. Program ini menjadi salah satu bentuk konkret pendayagunaan zakat yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat kurang mampu di tingkat desa. Dengan adanya program ini, diharapkan bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan.

Dalam rangka memperkuat sinergi dan dukungan lintas sektor, BAZNAS Kabupaten Sumbawa berencana mengundang seluruh camat dan kepala desa se-Kabupaten Sumbawa untuk hadir dalam kegiatan launching tersebut. Kehadiran para pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa dinilai sangat penting dalam memastikan keberhasilan implementasi program Desa Sadar Zakat di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa.

Menanggapi paparan tersebut, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan langkah progresif yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, program Desa Sadar Zakat merupakan salah satu upaya strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pembangunan daerah, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati juga menyampaikan harapannya agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya dukungan dan keterlibatan aktif dari seluruh camat dan kepala desa dalam menyukseskan program tersebut. Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan pemerintah desa, diharapkan program Desa Sadar Zakat dapat berkembang secara luas dan berkelanjutan.

Selain itu, Bupati Sumbawa juga mengingatkan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat semakin meningkat. Ia berharap BAZNAS Kabupaten Sumbawa terus melakukan inovasi dan penguatan kelembagaan guna menjawab tantangan pengelolaan zakat di masa yang akan datang.

Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam upaya meningkatkan peran zakat sebagai solusi terhadap berbagai persoalan sosial di masyarakat. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, program Desa Sadar Zakat diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis zakat yang efektif dan berkelanjutan.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa optimis bahwa melalui program ini, kesadaran masyarakat dalam berzakat akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antar sesama. Dengan demikian, zakat tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan semata, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam membangun kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 06:48:02 +0800 amr
Menunggu : Antara Janji Pemberantasan Korupsi dan Ujian Integritas Kekuasaan https://amarmedia.co.id/menunggu-antara-janji-pemberantasan-korupsi-dan-ujian-integritas-kekuasaan https://amarmedia.co.id/menunggu-antara-janji-pemberantasan-korupsi-dan-ujian-integritas-kekuasaan Menunggu : Antara Janji Pemberantasan Korupsi dan Ujian Integritas Kekuasaan

Oleh: Ariady Achmad.

Selasa , 7 April 2026.

Menunggu adalah pekerjaan yang paling dibenci, tetapi paling sering dipaksakan kepada rakyat. Dalam politik Indonesia, menunggu bukan lagi sekadar fase—ia telah menjadi pola. Terutama ketika menyangkut satu janji yang selalu diulang dari rezim ke rezim: pemberantasan korupsi.

Sejak Reformasi 1998, agenda ini tidak pernah absen dari panggung kekuasaan. Ia menjadi semacam sumpah politik yang wajib diucapkan, tetapi tidak selalu ditepati dengan konsistensi yang sama.

Pada era Joko Widodo, harapan publik terhadap pemberantasan korupsi sempat mencapai titik tinggi. Gaya kepemimpinan yang sederhana, citra sebagai “orang luar” dari lingkaran elite lama, serta komitmen awal terhadap penguatan Komisi Pemberantasan Korupsi, memberikan harapan bahwa ada perubahan nyata.

Namun perjalanan waktu menghadirkan realitas yang lebih kompleks.

Revisi Undang-Undang KPK pada 2019 menjadi titik balik yang signifikan. Banyak kalangan menilai perubahan tersebut melemahkan independensi lembaga antirasuah itu. Publik kembali diminta menunggu—menunggu pembuktian bahwa pelemahan itu tidak akan mengganggu efektivitas pemberantasan korupsi.

Yang terjadi kemudian justru memperpanjang daftar pertanyaan.

Penanganan kasus-kasus besar dianggap tidak lagi seagresif sebelumnya. Persepsi publik terhadap KPK mengalami erosi. Dan di tengah itu semua, narasi resmi tetap sama: proses berjalan, reformasi sedang dilakukan, hasil akan terlihat dalam waktu yang tepat.

Rakyat kembali diminta menunggu

Kini, tongkat estafet kekuasaan berada di tangan Prabowo Subianto. Harapan baru kembali dibangun, dengan janji yang tidak jauh berbeda: penegakan hukum yang tegas, pemerintahan yang bersih, dan komitmen terhadap kepentingan nasional.

Masyarakat Indonesia bukan lagi publik yang naif.

Pengalaman masa lalu membentuk kesadaran baru: janji politik harus diuji, bukan sekadar dipercaya. Dan ujian itu tidak bisa ditunda terlalu lama.

Di sinilah menunggu berubah menjadi ruang kritis.

Apakah pemerintahan baru akan melanjutkan pola lama—mengelola harapan tanpa terobosan struktural?

Ataukah benar-benar berani mengambil langkah yang mungkin tidak populer, tetapi substansial dalam memberantas korupsi?

Karena sesungguhnya, masalah korupsi di Indonesia bukan sekadar persoalan individu yang melanggar hukum. Ia adalah persoalan sistemik—melibatkan jaringan kekuasaan, kepentingan ekonomi, dan kompromi politik yang saling terkait.

Dalam konteks seperti ini, menunggu bisa menjadi jebakan.

Jika tidak disertai dengan tekanan publik yang konsisten, waktu justru akan dimanfaatkan untuk mempertahankan status quo. Janji akan terus diulang, sementara perubahan berjalan di tempat

Lebih jauh lagi, menunggu yang terlalu lama tanpa hasil berisiko menciptakan normalisasi.

Korupsi tidak lagi dilihat sebagai kejahatan luar biasa, tetapi sebagai bagian dari “realitas yang tak terhindarkan”. Ketika ini terjadi, yang runtuh bukan hanya sistem hukum, tetapi juga standar moral publik.

Dan ketika moral publik runtuh, pemberantasan korupsi tidak lagi menjadi agenda kolektif—melainkan sekadar slogan kosong.

Di titik ini, kita perlu jujur: menunggu tidak selalu mulia.

Ia bisa menjadi bentuk kesabaran yang konstruktif, tetapi juga bisa berubah menjadi pembiaran yang destruktif. Garis pemisahnya terletak pada satu hal: apakah menunggu disertai dengan kesadaran kritis, atau justru dengan sikap pasrah.

Rakyat tidak bisa lagi hanya menunggu dalam diam Menunggu harus disertai dengan pengawasan, kritik, dan keberanian untuk menuntut. Karena dalam politik, kekuasaan cenderung bergerak bukan hanya karena niat baik, tetapi juga karena tekanan.

Pada akhirnya, sejarah akan mencatat bukan hanya apa yang dijanjikan oleh para pemimpin, tetapi apa yang benar-benar mereka lakukan.

Dan waktu—yang selama ini diminta untuk kita tunggu—akan menjadi saksi paling jujur.

Apakah era Joko Widodo akan dikenang sebagai masa harapan yang meredup?

Apakah era Prabowo Subianto akan menjadi koreksi atau justru kelanjutan dari pola yang sama?

Jawabannya ada pada keberanian untuk bertindak bukan retorika semata dan pada kesediaan rakyat untuk tidak berhenti menuntut. Karena pada akhirnya, menunggu bukanlah tujuan

Dan jika fase itu terlalu lama tanpa hasil, maka yang tersisa bukan lagi harapan—melainkan kekecewaan yang terakumulasi.

]]>
Thu, 09 Apr 2026 06:43:26 +0800 amr
Mi6 Dukung Perpres No 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Lahan Sawah : Data Harus Rapi, Daerah Jangan Dibelenggu https://amarmedia.co.id/mi6-dukung-perpres-no-4-tahun-2026-tentang-pengendalian-lahan-sawah-data-harus-rapi-daerah-jangan-dibelenggu https://amarmedia.co.id/mi6-dukung-perpres-no-4-tahun-2026-tentang-pengendalian-lahan-sawah-data-harus-rapi-daerah-jangan-dibelenggu Mi6 Dukung Perpres No 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Lahan Sawah : Data Harus Rapi, Daerah Jangan Dibelenggu

MATARAM. Amarmedia.co.id — Dukungan terhadap kebijakan pengendalian alih fungsi lahan sawah terus mengalir. Kali ini datang dari kalangan masyarakat sipil. Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6, Bambang Mei Finarwanto, yang akrab disapa Didu, menyatakan dukungannya terhadap Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah sebagai langkah penting menjaga ketahanan pangan nasional.

Sebagai analis sekaligus aktivis lingkungan yang pernah menjabat sebagai Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode dari tahun 1996 s.d 2002 , Didu menilai arah kebijakan tersebut sudah tepat. Namun, ia mengingatkan bahwa kunci utama keberhasilan implementasi ada pada kualitas data dan kemampuan pemerintah membaca kondisi riil di daerah.

“Secara prinsip kita dukung. Ini penting untuk masa depan pangan kita. Tapi jangan sampai kebijakan besar ini tersandung hal mendasar seperti data yang tidak sinkron atau tidak akurat. Kalau datanya bermasalah, di lapangan pasti ribut,” ujarnya , rabu 8 April 2026. 

Didu menegaskan bahwa sinkronisasi data antara pemerintah pusat dan daerah bukan sekadar urusan teknis, melainkan fondasi utama agar kebijakan tidak menimbulkan konflik baru, baik antarinstansi maupun dengan masyarakat.

Selain soal data, ia juga menyoroti pentingnya fleksibilitas dalam penerapan kebijakan. Menurutnya, kondisi tiap daerah sangat beragam, sehingga pendekatan yang terlalu kaku justru bisa kontraproduktif.

“Jangan semua dipukul rata. Ada daerah yang masih sangat agraris, ada juga yang tekanan pembangunannya tinggi seperti di perkotaan. Kalau dipaksakan sama, itu tidak adil dan bisa menghambat pertumbuhan daerah,” tegasnya.

Lebih jauh didu mengatakan propinsi NTB bertipe iklim kering mempunyai luasan 2.975,47 km2 atau sekitar 91,2 % dari luas wilayah propinsi tersebut, 89,2 % dari luasan tersebut merupakan lahan kering dan sisanya merupakan lahan basah non rawa. 

Alih fungsi lahan Pertanian 

Selanjutnya berdasarkan data dinas pertanian dan perkebunan NTB ( 2023 ) puluhan ribu lahan pertanian pertanian produktif beralih fungsi menjadi lahan non pertanian. 

"Di pulau Lombok , wilayah alih fungsi lahan yang paling tinggi di kota Mataram yakni 638,10 Ha pertahun," kata didu 

Lebih lanjut didu memerinci alih fungsi lahan pertanian produktif di kabupaten tahun 2023 tercatat 1.624,80 Ha, untuk Lombok Utara tercatat 5.061,50 Ha. Lombok Tengah tercatat 3.118,59Ha. Lombok Timur 6.891.20 Ha. 

Sementara itu di Pulau Sumbawa alih fungsi Lahan pertahun di kabupaten Sumbawa mencapai 3.974, 30 Ha. Kabupaten Bima 2.958, 50 Ha. Dompu 1.668, 40 Ha. Kabupaten Sumbawa Barat 607, 60 Ha. Kota Bima 395, 10 Ha. 

"Untuk itu guna mengembalikan atau mengganti lahan pertanian yang sudah beralih fungsi tersebut di perlukan ekstensifikasi dan intensifikasi lahan non produktif melalui Tehnologi Tepat Guna yang berkelanjutan guna mendukung kemandirian pangan sesuai Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah sebagai langkah penting menjaga ketahanan pangan nasional," tandas didu . 

Terkait ketentuan sekitar 87 persen lahan sawah yang tidak boleh dialihfungsikan, Didu sepakat bahwa pendekatan skala provinsi lebih rasional dibandingkan penerapan kaku di tingkat kabupaten/kota. Ia menilai, skema ini memberi ruang penyesuaian yang lebih sehat antarwilayah.

“Kalau ditarik ke level provinsi, itu lebih fleksibel. Daerah yang butuh ekspansi bisa bergerak, tapi secara keseluruhan kita tetap jaga keseimbangan lahan sawah. Jadi tujuan besarnya tidak hilang,” jelasnya.

Didu juga mengingatkan bahwa perlindungan lahan sawah tidak bisa hanya mengandalkan larangan atau pembatasan. Pemerintah, kata dia, perlu serius menghadirkan insentif bagi petani agar tetap mau mempertahankan lahannya.

“Kalau petani tidak sejahtera, ya jangan heran kalau lahan pelan-pelan dilepas. Jadi selain dilindungi, harus ada insentif nyata—akses pasar, teknologi, infrastruktur, itu penting,” katanya.

Lebih jauh, ia menilai peran pemerintah daerah sangat krusial karena merekalah yang paling memahami kondisi lapangan. Oleh karena itu, ruang diskresi yang terukur perlu diberikan agar implementasi kebijakan bisa lebih adaptif tanpa keluar dari kerangka nasional.

Menutup pernyataannya, Didu mengajak semua pihak untuk melihat kebijakan ini secara jangka panjang, bukan sekadar sebagai aturan administratif.

“Ini bukan cuma soal regulasi, tapi soal bagaimana kita menjaga keberlanjutan hidup ke depan. Kuncinya sederhana: data harus beres, kebijakan harus lentur, dan semua pihak harus diajak bicara,” pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 09 Apr 2026 06:38:44 +0800 amr
Smanda Unggul ! Awal 2026, Prestasi SMAN 2 Sumbawa Naik Signifikan di Berbagai Lini https://amarmedia.co.id/smanda-unggul-awal-2026-prestasi-sman-2-sumbawa-naik-signifikan-di-berbagai-lini https://amarmedia.co.id/smanda-unggul-awal-2026-prestasi-sman-2-sumbawa-naik-signifikan-di-berbagai-lini Smanda Unggul ! Awal 2026, Prestasi SMAN 2 Sumbawa Naik Signifikan di Berbagai Lini 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Memasuki kuartal pertama tahun 2026, SMAN 2 Sumbawa (SMANDA) membuktikan bahwa mereka bukan sekadar peserta dalam peta pendidikan Nusa Tenggara Barat, melainkan pemain kunci yang patut diperhitungkan. Di bawah komando Kepala Sekolah Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd., sekolah ini mencatatkan lonjakan prestasi yang signifikan, mulai dari penguatan karakter hingga pencapaian akademik tingkat nasional.

Kepala Sekolah SMAN 2 Sumbawa, Ainun Asmawati, menegaskan bahwa Smanda telah bertransformasi menjadi wadah eksplorasi tanpa batas. Sekolah tidak lagi hanya terpaku pada jalur konvensional.

“Ke depan, kita akan terus fasilitasi semua potensi siswa, tanpa terkecuali. Sains, olahraga, seni, penelitian, hingga peluang menjadi Paskibraka,” tegas Ainun saat ditemui awak media pada Rabu (08/04/2026).

Paskibraka: Simbol Disiplin dan Mental Baja

Salah satu bukti nyata keberhasilan pola pembinaan di Smanda adalah lolosnya G.P. Widhi Antara, siswa kelas X.5, ke seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bagi Widhi, pencapaian ini adalah perwujudan mimpi masa kecil.

G.P. Widhi Antara yang memiliki Hobi Basket & Renang berharap menjadi pribadi disiplin dan membanggakan orang tua.Targetnya bisa menembus tingkat pusat dan mengibarkan bendera di Istana Negara.

Widhi juga mencatat bahwa perubahan di sekolah sangat terasa secara sistemik. “Saya melihat ada peningkatan signifikan pada rapor pendidikan sekolah, terutama di bidang karakter dan iklim keamanan yang jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, ungkapnya.

Hanya dalam kurun waktu satu bulan terakhir, Smanda melaporkan statistik yang impresif di berbagai bidang yakni Jalur SNBP terjadi Kenaikan signifikan dengan jumlah kelulusan Naik Tajam, Penelitian (OPSI) Proposal lolos ke tingkat Nasional meningkat,Delegasi Paskibraka ke Tingkat Provinsi Konsisten/Menguat, dan Rapor Pendidikan dengan Skor Karakter & Keamanan Sekolah semakin membaik.

Strategi "Attitude" Sebagai Penentu

Ainun Asmawati menekankan bahwa keberhasilan siswa Smanda dalam menembus persaingan ketat, baik di ajang Paskibraka maupun Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik atau intelektual semata.

“Aspek fisik hanyalah satu bagian. Faktor mental, wawasan luas, dan attitude (sikap) menjadi penentu utama kualitas siswa Smanda. Inilah yang membuat mereka mampu bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik lainnya,” pungkas Ainun dengan optimis.

Dengan komitmen yang kuat dan atmosfer sekolah yang semakin kondusif, SMAN 2 Sumbawa kini mantap menatap sisa tahun 2026 sebagai tahun penuh prestasi di level nasional maupun internasional. (AM)

]]>
Wed, 08 Apr 2026 22:10:33 +0800 amr
Tanggapi Sorotan Pansus DPRD Atas Syarat Pelatihan Alat Berat, Disnakertrans Buka Ruang Evaluasi https://amarmedia.co.id/tanggapi-sorotan-pansus-dprd-atas-syarat-pelatihan-alat-berat-disnakertrans-buka-ruang-evaluasi https://amarmedia.co.id/tanggapi-sorotan-pansus-dprd-atas-syarat-pelatihan-alat-berat-disnakertrans-buka-ruang-evaluasi Tanggapi Sorotan Pansus DPRD Atas Syarat Pelatihan Alat Berat, Disnakertrans Buka Ruang Evaluasi

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id— Kebijakan syarat kepemilikan SIM A bagi peserta pelatihan excavator yang disorot Pansus DPRD dalam LKPJ 2025 dijelaskan oleh Sekretaris Disnakertrans Sumbawa, Aulia Asman, sebagai bagian dari penyesuaian terhadap kebutuhan dunia kerja yang mensyaratkan kelengkapan administrasi dan kompetensi tenaga operator alat berat.

Hal ini disampaikan saat ditemui media ini, Rabu (08/04/2026), menyusul kritik pansus yang menilai syarat tersebut tidak relevan dan berpotensi membatasi akses peserta.

Aulia menegaskan, kebijakan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan langsung dengan persyaratan yang berlaku di dunia kerja, di mana operator alat berat umumnya diwajibkan memiliki sertifikat kompetensi atau SIO serta SIM B1 Umum atau B2 Umum.

“Ketika mereka masuk dunia kerja, minimal harus memiliki SIM B1 Umum. Sementara untuk mendapatkan SIM B1 Umum, syarat dasarnya adalah memiliki SIM A. Jadi, kebijakan ini kami ambil agar pelatihan benar-benar mengarah pada kesiapan kerja,” jelasnya.

Menurutnya, tanpa pemenuhan syarat dasar tersebut, peserta berpotensi menghadapi hambatan administratif saat melamar pekerjaan meskipun telah memiliki sertifikat pelatihan.

“Kalau peserta sudah punya sertifikat, tapi tidak memenuhi syarat administrasi kerja, itu justru akan menghambat mereka sendiri. Maka kami siapkan dari awal,” ujarnya.

Meski demikian, ia tidak menutup ruang evaluasi terhadap kebijakan tersebut, terutama jika dinilai memberatkan dan tidak sejalan dengan prinsip akses pelatihan yang inklusif.

“Kalau memang dipandang terlalu berat, tentu akan kami diskusikan kembali dengan pimpinan,” katanya.

Di sisi lain, usulan pansus agar seleksi peserta dilakukan melalui uji kompetensi awal seperti tes kepribadian, psikomotorik, kesadaran keselamatan kerja, hingga ketahanan kerja dinilai sebagai pendekatan yang lebih komprehensif. Namun, Disnakertrans mengakui penerapan mekanisme tersebut membutuhkan dukungan sumber daya yang tidak sedikit.

“Secara substansi itu memang dibutuhkan, tetapi penerapannya memerlukan tim seleksi dan biaya tambahan. Kemarin kami memilih syarat yang paling dasar karena menyesuaikan kondisi yang ada,” ungkapnya.

Selain persoalan persyaratan, efektivitas pelatihan juga dihadapkan pada keterbatasan sarana. Dalam satu kelas berisi 16 peserta, Disnakertrans saat ini hanya mampu menyediakan satu hingga dua unit excavator, sehingga peserta harus bergantian dalam praktik lapangan.

Kondisi tersebut dinilai mempengaruhi intensitas latihan peserta. Kehadiran simulator excavator disebut dapat menjadi solusi untuk mengoptimalkan waktu belajar, khususnya bagi peserta yang menunggu giliran praktik.

“Dengan simulator, peserta yang belum mendapat giliran tetap bisa berlatih. Itu akan membuat proses pelatihan jauh lebih efektif,” jelasnya.

Namun, pengadaan fasilitas tersebut masih bergantung pada dukungan anggaran dari pemerintah daerah.

Keterbatasan juga terjadi pada sumber daya manusia. Saat ini, jumlah instruktur dan tenaga pelatihan di BLK Sumbawa sekitar 16 orang, yang belum sepenuhnya mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan pelatihan maupun pengembangan program baru.

“Kondisi ini membuat tidak semua pelatihan bisa memiliki instruktur. Ini juga menjadi kendala kalau ingin meningkatkan kapasitas pelatihan,” katanya.

Dengan berbagai keterbatasan tersebut, Disnakertrans menegaskan tetap berupaya menjaga agar pelatihan tidak hanya menghasilkan sertifikat, tetapi benar-benar meningkatkan peluang kerja peserta melalui penyesuaian dengan kebutuhan industri.

“Kami tidak mendiamkan persoalan yang ada. Semua sudah kami usulkan untuk dianggarkan. Intinya, kami tetap berupaya agar pelatihan ini benar-benar meningkatkan peluang kerja peserta,” pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 08 Apr 2026 20:41:35 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa dan BPJS Kesehatan Sepakati Program Kerja Sama Perlindungan Kaum Duafa https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-dan-bpjs-kesehatan-sepakati-program-kerja-sama-perlindungan-kaum-duafa https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-dan-bpjs-kesehatan-sepakati-program-kerja-sama-perlindungan-kaum-duafa BAZNAS Sumbawa dan BPJS Kesehatan Sepakati Program Kerja Sama Perlindungan Kaum Duafa.

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id -  8 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa bersama BPJS Kesehatan resmi menyepakati sejumlah program kerja sama strategis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kaum duafa di Kabupaten Sumbawa. Kesepakatan ini dicapai dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Selasa, 8 April 2026, bertempat di ruang rapat (meeting room) BAZNAS Sumbawa.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Sumbawa, DG.Syukri Rahmat SAg.M.M.Inov beserta para pimpinan lainnya dan sekretaris BAZNAS. Sementara dari pihak BPJS Kesehatan, hadir Kepala Cabang BPJS Kesehatan, Rahmatullah, bersama jajaran timnya. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyepakati beberapa program kerja sama utama. Program pertama adalah perlindungan kesehatan bagi kaum duafa, yang meliputi fakir dan miskin di Kabupaten Sumbawa. Program ini menjadi prioritas utama mengingat masih adanya masyarakat kurang mampu yang membutuhkan jaminan kesehatan namun belum sepenuhnya terakomodasi dalam sistem yang ada.

Ketua BAZNAS Sumbawa, Syukri Rahmat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kepentingan umat. Ia menegaskan bahwa BAZNAS memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan bahwa dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam bidang kesehatan.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap masyarakat fakir dan miskin di Kabupaten Sumbawa dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan. Ini adalah bagian dari upaya kita bersama dalam mewujudkan keadilan sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan, Rahmatullah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Sumbawa dalam menjalin kerja sama tersebut. Ia menilai bahwa sinergi antara lembaga pengelola zakat dan penyelenggara jaminan kesehatan nasional merupakan langkah strategis yang dapat memperluas cakupan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

“BPJS Kesehatan menyambut baik kerja sama ini. Kami percaya bahwa kolaborasi dengan BAZNAS akan memperkuat upaya kita dalam memberikan perlindungan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” ungkapnya.

Selain program perlindungan kesehatan bagi kaum duafa, kedua pihak juga menyepakati program pembayaran infak bagi pegawai BPJS Kesehatan melalui BAZNAS Sumbawa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pegawai dalam kegiatan sosial keagamaan serta memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga penghimpun dan pengelola dana umat.

Dalam implementasinya, pegawai BPJS Kesehatan akan diberikan kemudahan untuk menyalurkan infak secara rutin melalui BAZNAS Sumbawa. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk berbagai program sosial, termasuk bantuan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program ketiga yang disepakati adalah perlindungan kesehatan bagi amil BAZNAS Sumbawa. Sebagai garda terdepan dalam pengelolaan zakat, amil memiliki peran penting yang perlu didukung dengan jaminan kesehatan yang memadai. Melalui kerja sama ini, para amil diharapkan dapat bekerja dengan lebih tenang dan optimal dalam menjalankan tugasnya.

Sekretaris BAZNAS Sumbawa Supriyadi dalam kesempatan tersebut menambahkan bahwa perlindungan kesehatan bagi amil merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam melayani umat. Ia berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi kinerja organisasi secara keseluruhan.

Rapat koordinasi ini juga membahas mekanisme teknis pelaksanaan dari masing-masing program, termasuk pendataan penerima manfaat, skema pembiayaan, serta sistem monitoring dan evaluasi. Kedua pihak sepakat untuk membentuk tim teknis guna memastikan bahwa seluruh program dapat berjalan dengan efektif dan tepat sasaran.

Suasana diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai masukan dan ide yang disampaikan oleh peserta rapat. Hal ini menunjukkan komitmen kuat dari kedua lembaga untuk tidak hanya berhenti pada kesepakatan, tetapi juga memastikan implementasi yang optimal di lapangan.

Di akhir pertemuan, dilakukan penegasan komitmen bersama antara BAZNAS Sumbawa dan BPJS Kesehatan untuk terus memperkuat kerja sama di masa mendatang. Kedua pihak berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun sinergi antara lembaga sosial dan lembaga layanan publik.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Sumbawa, khususnya kaum duafa, dapat merasakan manfaat nyata dalam bentuk akses layanan kesehatan yang lebih baik. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sosial di kalangan pegawai serta memperkuat kelembagaan BAZNAS sebagai mitra strategis dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Langkah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang kurang mampu. Ke depan, BAZNAS Sumbawa dan BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari berbagai inisiatif positif lainnya yang dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa. (AM/Adi)

]]>
Wed, 08 Apr 2026 20:35:20 +0800 amr
Pansus DPRD Sumbawa Apresiasi Terobosan Infrastruktur Rp380 Miliar dan Desak Perbaikan Jalan Strategis https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-sumbawa-apresiasi-terobosan-infrastruktur-rp380-miliar-dan-desak-perbaikan-jalan-strategis https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-sumbawa-apresiasi-terobosan-infrastruktur-rp380-miliar-dan-desak-perbaikan-jalan-strategis Pansus DPRD Sumbawa Apresiasi Terobosan Infrastruktur Rp380 Miliar dan Desak Perbaikan Jalan Strategis

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna pada Rabu, 8 April 2026. Sidang yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., ini berfokus pada penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Pimpinan DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H., serta Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP. Turut hadir unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta jajaran Kepala OPD, Camat, dan Lurah se-Kabupaten Sumbawa.

Apresiasi Anggaran IJD Rp380 Miliar: Wujud "Filosofi Bagerik"

Dalam laporannya, Pansus memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintahan Jarot-Ansori atas keberhasilannya mengupayakan dana pusat melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) senilai total Rp380 Miliar. Anggaran fantastis ini dialokasikan untuk tiga ruas jalan utama yakni 1. Ruas Jalan Batu Dulang–Tepal (Tahap awal senilai Rp83,3 Miliar telah dimulai), 2. Ruas Tepal–Batu Rotok, 3. Ruas Lenangguar–Teladan.

Pansus menilai pencapaian ini merupakan implementasi nyata dari "Filosofi Bagerik" — sebuah nilai adat tana Samawa yang berarti bergerak lincah dan aktif menjemput bola ke Pemerintah Pusat di tengah keterbatasan anggaran daerah akibat refocusing

Meski mengapresiasi upaya Routine Maintenance (tambal sulam) di puluhan ruas jalan kota dan desa, Pansus memberikan catatan tegas terkait teknis pelaksanaan yakni Pansus mendesak agar pemeliharaan jalan dilakukan pada Triwulan I atau II. Selama ini, perbaikan di akhir tahun sering sia-sia karena langsung rusak diterjang curah hujan tinggi. Pansus menemukan pola swakelola jalan di Ropang belum optimal dan meminta dinas teknis melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas dan pengawasannya.

Ruas strategis seperti Uma Buntar–Kelungkung didesak segera ditingkatkan ke konstruksi Hot Mix Asphalt (HMA) untuk mendukung kawasan pertanian.

Pansus juga menyoroti proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Desa Kelungkung senilai Rp1,5 Miliar yang belum maksimal. Masalah utama terletak pada spesifikasi pipa (PN 10 dan 16) yang tidak mampu menahan debit dan elevasi air dari Batu Dulang. Pansus meminta intervensi anggaran untuk mengganti pipa menjadi Pressure Nominal (PN) 20.

Di sektor lingkungan perkotaan, Pemerintah Daerah diminta memberikan perhatian khusus pada bantaran sungai Brang Biji–Samapuin. Kawasan ini masih tergolong kumuh dan membutuhkan pembangunan talud serta tebing pengaman sungai yang terpadu dengan jalan lingkungan.

Infrastruktur yang Terlupakan: "Jembatan Cinta" dan Jalan Langam

Pansus memaparkan daftar panjang ruas jalan rusak berat yang membutuhkan perhatian segera pada tahun anggaran mendatang seperti Ruas Langam–Mamak yang di anggap tidak tersentuh perbaikan selama 27 tahun. Ruas Strategis Lainnya Simpang Rhee–Seseng, Simpang Bajo–Desa Bajo (4 km), dan akses menuju Pasar Baru Utan.

Pembangunan jembatan penghubung tiga desa (Luar, Baru, dan Kalimango) di Kecamatan Alas dinilai sangat mendesak karena menjadi penghambat utama akses pendidikan bagi anak-anak sekolah.

Pansus berharap kolaborasi apik antara Bupati dan Wakil Bupati terus ditingkatkan guna mempertahankan kemantapan jalan dan memenuhi hak dasar infrastruktur bagi seluruh masyarakat Sumbawa. (AM)

 

]]>
Wed, 08 Apr 2026 20:25:53 +0800 amr
Sidang Paripurna DPRD Sumbawa: Pansus Desak Modernisasi BLK dan Usul Hapus Syarat "SIM A" bagi Calon Operator Alat Berat https://amarmedia.co.id/sidang-paripurna-dprd-sumbawa-pansus-desak-modernisasi-blk-dan-usul-hapus-syarat-sim-a-bagi-calon-operator-alat-berat https://amarmedia.co.id/sidang-paripurna-dprd-sumbawa-pansus-desak-modernisasi-blk-dan-usul-hapus-syarat-sim-a-bagi-calon-operator-alat-berat Sidang Paripurna DPRD Sumbawa: Pansus Desak Modernisasi BLK dan Hapus Syarat "SIM A" bagi Calon Operator Alat Berat

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna pada Rabu (8/4/2026) dengan agenda penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus). Sidang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pimpinan DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitry, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetyo, jajaran Forkopimda, serta para kepala OPD dan tokoh masyarakat.

Sorotan Sektor Ketenagakerjaan: Syarat SIM A Dinilai Tidak Rasional

Dalam laporannya, Pansus memberikan perhatian besar pada Bidang Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, khususnya pelatihan operator alat berat. Meski mendukung penuh tingginya animo masyarakat terhadap pelatihan Alat Berat ekskavator, Pansus menemukan ganjalan pada persyaratan administrasi.

Pansus secara tegas meminta Pemerintah Daerah menghapus syarat kepemilikan SIM A dan kemampuan mengemudikan kendaraan roda empat bagi calon peserta pelatihan ekskavator. Syarat ini dinilai tidak relevan, diskriminatif, dan berpotensi membatasi akses bagi tenaga kerja lokal yang potensial.

"Kami menyarankan agar persyaratan tersebut diganti dengan mekanisme seleksi yang lebih profesional seperti tes psikomotorik, safety awareness dan tes ketahanan kerja. Ini jauh lebih objektif untuk memastikan kesiapan mental dan fisik calon operator," ungkap juru bicara Pansus H Zainuddin Sirat 

Guna meningkatkan kualitas lulusan, Pansus mendorong Pemerintah Daerah untuk mengalokasikan anggaran pada APBD Perubahan Tahun 2026 untuk pengadaan Simulator Excavator. Simulator dianggap sebagai tahap krusial untuk pembelajaran yang aman dan efisien sebelum peserta terjun ke lapangan.

Selain simulator, Pansus juga merekomendasikan pengadaan Unit Ekskavator yang dilakukan secara bertahap untuk sarana praktik lanjutan dan perluasan cakupan. Pelatihan tidak hanya terbatas pada ekskavator, tetapi merambah ke Bulldozer, Loader, hingga Mining Dump Truck.

Diungkapkan Haji Ude akrab disapa, hal ini bisa sebagai sumber PAD Baru. "Fasilitas yang lengkap nantinya bisa membuka peluang retribusi jasa pelatihan mandiri bagi pihak swasta/industri" ujar H Ude yang juga ketua fraksi Demokrat PPP Pembangunan.

Pansus menemukan fakta bahwa sebagian peralatan praktik di UPT BLK Sumbawa sudah tidak relevan dengan teknologi industri saat ini. Contohnya, pelatihan mekanik roda empat masih menggunakan mesin konvensional sistem karburator dan platina.

Sebagai solusi cepat, Pansus merekomendasikan pemanfaatan kendaraan dinas yang sudah tidak terpakai namun sudah menggunakan teknologi modern seperti EFI (Electronic Fuel Injection) dan sistem pengapian DIS/ESA untuk dijadikan media praktik.

Visi besar yang dititipkan Pansus adalah peningkatan klasifikasi UPT BLK Kabupaten Sumbawa menjadi BLK Kelas A atau BLK Mandiri. Dengan standar sarana dan manajemen yang lebih maju, BLK diharapkan mampu mencetak lulusan tersertifikasi nasional yang siap mengisi kebutuhan industri skala besar, baik di tingkat lokal maupun nasional, sejalan dengan Program Unggulan ke-4 Pemerintahan Jarot–Ansori. (AM)

]]>
Wed, 08 Apr 2026 20:02:17 +0800 amr
Pansus LKPJ DPRD Sumbawa sebut BKAD Jadi "Penjaga Gawang" APBD yang Akuntabel https://amarmedia.co.id/pansus-lkpj-dprd-sumbawa-sebut-bkad-jadi-penjaga-gawang-apbd-yang-akuntabel https://amarmedia.co.id/pansus-lkpj-dprd-sumbawa-sebut-bkad-jadi-penjaga-gawang-apbd-yang-akuntabel Pansus LKPJ DPRD Sumbawa sebut BKAD Jadi "Penjaga Gawang" APBD yang Akuntabel

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan catatan strategis terhadap kinerja Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dalam Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 pada sidang paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa Rabu 8 April 2026

BKAD diingatkan untuk memperkuat fungsinya sebagai instansi vital dalam struktur keuangan daerah.

Pansus menegaskan bahwa BKAD memiliki peran krusial sebagai "penjaga gawang" APBD. Hal ini berkaitan dengan kewajiban lembaga tersebut dalam memastikan tata kelola keuangan berjalan sesuai koridor hukum, transparan, dan akuntabel.

"Tanggung jawab BKAD sangat besar karena hasil kinerjanya menentukan opini atas laporan keuangan daerah. Profesionalisme, ketelitian, dan integritas tidak bisa ditawar lagi," tegas juru bicara Pansus dalam sidang tersebut.

Sejalan dengan implementasi UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), Pansus mendorong BKAD dan pemerintah daerah untuk lebih agresif dalam mengawal potensi pendapatan dari sektor pertambangan. 

Pansus menyoroti beberapa sumber potensial seperti Land Rent (Iuran Tetap), Royalti, hingga Bagi Hasil Keuntungan Bersih. Pansus mendesak adanya pembagian yang lebih adil bagi Sumbawa sebagai daerah terdampak. 

"Dampak lingkungan dan infrastruktur ditanggung oleh daerah, maka porsi pendapatan harus lebih besar. Kenaikan pendapatan dari sektor tambang di tahun 2026 harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," tulis Pansus dalam laporannya.

Evaluasi Pajak: Apresiasi Hotel, Kritisi MBLB

Terkait realisasi pendapatan, Pansus memberikan catatan beragam diantaranya apresiasi Sektor Jasa, Pajak Hotel melampaui target hingga 140,05% (Rp4,5 Miliar) dan Restoran mencapai 173,53% (Rp2,25 Miliar). Meski begitu, Pansus menyayangkan minimnya penggunaan tapping box oleh pengusaha dan meminta sosialisasi masif dilakukan.

Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) hanya terealisasi 58%, sementara pajak tanah liat anjlok di angka 3,14%. Penurunan ini dinilai sebagai dampak langsung dari berkurangnya proyek konstruksi dan alokasi anggaran pusat maupun daerah pada 2025.

Guna mengejar target kenaikan pendapatan sebesar 15-20 persen di tahun mendatang, Pansus memberikan solusi konkret terkait keterbatasan SDM di lapangan. Pansus mendorong Pemerintah Daerah untuk menambah jumlah petugas penagihan.

"Kami menyarankan pemanfaatan skema PPPK Paruh Waktu untuk ditempatkan di Bapenda maupun OPD penghasil lainnya. Langkah ini penting untuk memperluas jangkauan layanan dan memaksimalkan potensi pendapatan yang selama ini belum tergarap optimal," Urai Haji Ude.

Dengan berbagai catatan ini, Pansus DPRD berharap BKAD dan OPD terkait dapat meningkatkan akurasi proyeksi pendapatan di tahun 2026 demi memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 08 Apr 2026 19:42:06 +0800 amr
Pansus DPRD Sumbawa Sampaikan Laporan LKPJ 2025: Soroti SiLPA Rp202 Miliar dan Evaluasi Sektor Pendidikan&Kesehatan https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-sumbawa-sampaikan-laporan-lkpj-2025-soroti-silpa-rp202-miliar-dan-evaluasi-sektor-pendidikan-kesehatan https://amarmedia.co.id/pansus-dprd-sumbawa-sampaikan-laporan-lkpj-2025-soroti-silpa-rp202-miliar-dan-evaluasi-sektor-pendidikan-kesehatan Pansus DPRD Sumbawa Sampaikan Laporan LKPJ 2025: Soroti SiLPA Rp202 Miliar dan Evaluasi Sektor Pendidikan-Kesehatan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, Rabu (8/4/2026).

Dalam laporan yang dibacakan, Juru Bicara Pansus H Zainuddin Sirat menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan tahun transisi sekaligus fondasi bagi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa (Jarot-Ansori). Pansus memberikan catatan kritis serta apresiasi terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selama tahun anggaran tersebut.

Salah satu poin utama yang menjadi perhatian serius Pansus adalah angka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun 2025 yang mencapai Rp202,25 Miliar. Pansus mempertanyakan apakah angka besar ini murni merupakan penghematan atau cermin ketidakmampuan OPD dalam mengeksekusi anggaran.

"Di satu sisi kita bicara efisiensi, tapi di sisi lain masih banyak lubang jalan yang belum tertutup dan kebutuhan rakyat yang belum terlayani. Kami meminta kejujuran OPD, jangan hanya menyodorkan data manis di atas kertas," tegas Haji Ude yang juga  Ketua Pansus.

Berdasarkan data realisasi APBD 2025  untuk Pendapatan Daerah terealisasi 101,30 % (Rp 2.374.538.077.308,21), belanja daerah 92,93 % (Rp 2.257.765.529.905,32) penerimaan pembiayaan daerah terealisasi sebesar Rp93.486.596.780,06, sedangkan pengeluaran pembiayaan terealisasi sebesar Rp8.005.000.000,00, dan pembiayaan daerah terealisasi 100 % (Rp85,481,596,780.06) adapun sisa lebih pembiayaan anggaran tahun 2025 sebesar Rp.202.254.144.182,95,

Kemudian terkait perubahan pengelolaan pendapatan, belanja, dan pembiayaan. Pada APBD Perubahan 2025 mengalami penurunan sebesar Rp101,58 Miliar (-4,14%). APBD Murni: Rp2,456 Triliun dan APBD Perubahan: Rp2,354 Triliun

Pada Sektor Belanja Daerah (Mengalami Kenaikan). Meskipun pendapatan berkurang, belanja daerah justru tercatat bertambah sebesar Rp9,40 Miliar (4,06%). Pada APBD Murni: Rp231,94 Miliar dan pada APBD Perubahan: Rp241,34 Miliar

Untuk Pembiayaan dan SiLPA terjadi lonjakan drastis. Pada pos Penerimaan Pembiayaan dan SiLPA sebesar 1.769,73%. Yakni Penerimaan Pembiayaan meningkat dari Rp5 Miliar menjadi Rp93,48 Miliar. SiLPA Mengalami kenaikan sebesar Rp88,48 Miliar (dari semula Rp5 Miliar menjadi Rp93,48 Miliar) dan Pengeluaran Pembiayaan: Tetap/tidak berubah di angka Rp8,005 Miliar

Secara keseluruhan, gambaran realisasi APBD tahun 2025 menunjukkan pengelolaan keuangan daerah yang cukup efektif, dengan pendapatan yang melampaui target dan penyerapan belanja yang optimal. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa.

Sektor Pendidikan: Pemerataan Guru Masih Rendah

Di bidang pendidikan, Pansus memberikan sorotan pada Indeks Pemerataan Guru yang hanya mencapai 0,60 dari target 0,91. Hal ini menunjukkan penumpukan guru masih terjadi di wilayah perkotaan, sementara pelosok desa kekurangan tenaga pengajar. Selain itu, realisasi Kurikulum Muatan Lokal di tingkat PAUD tercatat 0% karena ketiadaan anggaran, yang menjadi catatan keras bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Pansus mendorong penguatan Program Unggulan Jarot-Ansori melalui pelatihan operator alat berat. Namun, Pansus meminta pemerintah menghapus syarat "bisa menyetir mobil" untuk pelatihan ekskavator karena dinilai tidak relevan dan diskriminatif. Sebagai gantinya, Pansus mengusulkan pengadaan Simulator Ekskavator pada APBD Perubahan 2026 dan modernisasi peralatan bengkel di BLK yang dianggap sudah ketinggalan zaman.

Meski mengapresiasi digitalisasi pelayanan di RSUD Sumbawa, Pansus mendesak Pemerintah Daerah untuk melakukan lobi intensif ke Pemerintah Pusat (Kemenkes dan DPR-RI) guna mempercepat penyelesaian RSUD Baru di Sering. Pansus menekankan bahwa kondisi RSUD lama sudah sangat mendesak dan tidak memadai untuk pelayanan jangka panjang.

Pansus menekankan pentingnya peran Bapperida sebagai filter perencanaan dan BKAD sebagai penjaga gawang keuangan yang akuntabel. Pansus juga menyarankan penguatan SDM penagihan pajak melalui skema PPPK Paruh Waktu untuk mengoptimalkan kemandirian fiskal daerah.

Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD H.M.Berlian Rayes,SAg.M.M.Inov dihadiri oleh Pimpinan DPRD lainnya Gitta Liesbano SH MKn dan Zulfikar Demitry SH, dari Pemda hadir Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala OPD di lingkup Pemkab Sumbawa. (AM)

]]>
Wed, 08 Apr 2026 18:48:48 +0800 amr
Evaluasi LKPJ 2025: Pansus DPRD Sumbawa Bedah Capaian Pendapatan dan Tekankan Transparansi Aset https://amarmedia.co.id/evaluasi-lkpj-2025-pansus-dprd-sumbawa-bedah-capaian-pendapatan-dan-tekankan-transparansi-aset https://amarmedia.co.id/evaluasi-lkpj-2025-pansus-dprd-sumbawa-bedah-capaian-pendapatan-dan-tekankan-transparansi-aset

Evaluasi LKPJ 2025: Pansus DPRD Sumbawa Bedah Capaian Pendapatan dan Tekankan Transparansi Aset

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja dan rapat evaluasi ke Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sumbawa Senin 6 April 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk membedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2025, dengan fokus utama pada sektor pelayanan, pendapatan, dan pembiayaan daerah.

Wakil Ketua Pansus, H. Zohran SH, menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan amanat konstitusi untuk melihat sejauh mana delegasi wewenang Bupati kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dijalankan. Menurutnya, skema pembangunan daerah sangat bergantung pada kesehatan fiskal yang mencakup tiga pilar utama.

"Pelayanan publik akan maksimal jika didukung oleh pendapatan yang baik. Kami mengapresiasi adanya kenaikan pendapatan di beberapa sektor, namun kami juga memberikan catatan kritis terhadap perpindahan pos-pos pendapatan agar tetap akuntabel," ujar H. Zohran di hadapan Kepala dan jajaran BKAD. Hadir anggota Pansus Lainnya Sri Wahyuni dan H Jabir SPd.

Kepala BKAD Kabupaten Sumbawa Kaharuddin SE.M.Ec Dev dalam penjelasannya memaparkan angka capaian sementara tahun 2025 yang menunjukkan tren positif. Meskipun angka tersebut masih bersifat auditif karena menunggu hasil pemeriksaan rinci BPK pada Mei mendatang, realisasi pendapatan secara umum telah melampaui target.

Berikut adalah rincian capaian pendapatan daerah tahun 2025:

Total Pendapatan: 100,85%, Pendapatan Asli Daerah (PAD): 109,85%, Pendapatan Transfer Pusat: 100,75%, Transfer Antar Daerah (Bagi Hasil Provinsi) 120,80%

"Kami berani menyampaikan angka ini meskipun sifatnya sementara karena memang tuntutan LKPJ harus masuk di bulan Maret. Angka final atau fixed baru akan kita peroleh setelah audit BPK keluar pada Mei mendatang," jelas Kepala BKAD.

Salah satu poin yang dibahas adalah pendapatan dari sektor pertambangan, khususnya terkait PT Amman Mineral (AMNT).  Berdasarkan regulasi UU Minerba dan UU Nomor 1 Tahun 2022 (HKPD), daerah mendapatkan bagian dari keuntungan bersih serta land rent dan royalti.

Dari total sekitar Rp400 miliar dana bagi hasil yang masuk, Kabupaten Sumbawa mendapatkan porsi signifikan yang diharapkan dapat memperkuat postur APBD untuk pembangunan infrastruktur dan layanan dasar.

Rapat juga membahas mengenai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA). Anggota DPRD, H. Jabir SPd, sempat mempertanyakan kepastian angka SilPA agar bisa dijelaskan kepada masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, pihak BKAD menjelaskan bahwa SilPA muncul dari beberapa komponen, termasuk kelebihan target pendapatan dan belanja yang tidak terekseskusi, seperti tunjangan profesi guru (TPG) yang ditransfer pusat di akhir tahun (30-31 Desember) sehingga tidak sempat terbayar di tahun berjalan.

"Ada sekitar Rp28 miliar yang masuk di detik-detik terakhir tahun anggaran. Secara sistem, kita tidak bisa langsung eksekusi karena harus mengubah Perbup terlebih dahulu. Inilah yang kemudian menjadi bagian dari Silpa yang akan kita gunakan untuk belanja wajib dan mengikat di tahun berjalan," tambah Kepala BKAD.

Pansus juga memberikan catatan khusus mengenai keberlanjutan program Universal Health Coverage (UHC) dan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas Tenaga Listrik atau Pajak Penerangan Jalan (PJU). 

Pansus meminta agar implementasi pajak PJU benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam bentuk perbaikan lampu jalan, bukan sekadar menjadi angka pendapatan. Sementara untuk UHC, BKAD memastikan akan terus melakukan efisiensi dan pemilahan anggaran agar layanan kesehatan gratis tetap terjamin bagi masyarakat yang membutuhkan. (AM)

]]>
Tue, 07 Apr 2026 22:09:40 +0800 amr
Perkuat Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah, BAZNAS Sumbawa Gandeng GAPENSI https://amarmedia.co.id/perkuat-pengumpulan-zakat-infak-dan-sedekah-baznas-sumbawa-gandeng-gapensi https://amarmedia.co.id/perkuat-pengumpulan-zakat-infak-dan-sedekah-baznas-sumbawa-gandeng-gapensi Perkuat Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah, BAZNAS Sumbawa Gandeng GAPENSI

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - . 6 April 2026 — Dalam upaya memperkuat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menjalin sinergi strategis dengan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Kabupaten Sumbawa. Kolaborasi ini ditandai dengan pelaksanaan rapat koordinasi yang berlangsung di meeting room BAZNAS Kabupaten Sumbawa pada Senin (6/4/2026).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Ketua GAPENSI Kabupaten Sumbawa, Abd. Rivai, yang didampingi oleh sejumlah anggota, di antaranya Abd. Hakim dan Sabariah. Dari pihak BAZNAS, hadir Ketua beserta jajaran pimpinan lainnya serta Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk mengoptimalkan potensi zakat, khususnya dari sektor jasa konstruksi dan usaha.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyampaikan bahwa potensi zakat dari sektor jasa dan pendapatan profesional di daerah masih sangat besar, namun belum tergarap secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk organisasi profesi seperti GAPENSI, untuk mendorong kesadaran dan partisipasi para pelaku usaha dalam menunaikan kewajiban zakat.

“Sinergi dengan GAPENSI ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, khususnya dari sektor jasa konstruksi. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk turut serta dalam memperkuat peran zakat dalam pembangunan sosial,” ujarnya.

Ketua GAPENSI Kabupaten Sumbawa, Abd. Rivai, dalam kesempatan tersebut menyatakan komitmen penuh organisasinya untuk mendukung program-program BAZNAS. Ia menegaskan bahwa anggota GAPENSI siap berpartisipasi aktif dalam menunaikan zakat, termasuk zakat sebesar 2,5 persen dari pendapatan dan jasa, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Sumbawa Nomor 24 Tahun 2023.

“Kami dari GAPENSI Kabupaten Sumbawa menyambut baik kerja sama ini. Kami siap mendukung program BAZNAS, termasuk dalam hal kewajiban zakat 2,5 persen dari pendapatan jasa. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan keagamaan kami sebagai pelaku usaha,” ungkap Abd. Rivai.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif di kalangan anggota GAPENSI agar zakat tidak hanya dipandang sebagai kewajiban individu, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.

Rapat koordinasi tersebut juga membahas mekanisme teknis pengumpulan zakat dari anggota GAPENSI, termasuk penggunaan sistem pembayaran digital melalui QRIS yang telah disediakan oleh BAZNAS. Sistem ini dinilai memudahkan proses pembayaran serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZIS.

Sebagai bentuk komitmen awal, dalam kesempatan tersebut pengurus GAPENSI juga melakukan penyerahan infak secara langsung melalui QRIS BAZNAS. Penyerahan ini disaksikan oleh seluruh pengurus BAZNAS yang hadir dalam rapat, sebagai simbol dimulainya kolaborasi konkret antara kedua lembaga.

Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa menjelaskan bahwa digitalisasi dalam pengumpulan zakat merupakan bagian dari upaya modernisasi layanan, sehingga masyarakat dan pelaku usaha dapat menunaikan kewajibannya dengan lebih mudah, cepat, dan aman.

“Dengan adanya QRIS, proses pembayaran zakat, infak, dan sedekah menjadi lebih praktis. Ini juga sejalan dengan upaya kami untuk meningkatkan transparansi serta kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana ZIS,” jelasnya.

Selain membahas penghimpunan dana, rapat koordinasi ini juga menyinggung rencana pemanfaatan zakat untuk program-program produktif yang dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk menyalurkan dana yang terkumpul secara tepat sasaran, baik dalam bentuk bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan.

Kolaborasi dengan GAPENSI diharapkan dapat memperluas basis muzakki (pembayar zakat), khususnya dari kalangan pengusaha jasa konstruksi, sehingga penghimpunan dana ZIS dapat meningkat secara signifikan. Dengan meningkatnya dana yang terkumpul, diharapkan pula program-program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Di akhir kegiatan, kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi guna memastikan implementasi kerja sama berjalan efektif. BAZNAS dan GAPENSI juga berkomitmen untuk melakukan sosialisasi secara berkelanjutan kepada seluruh anggota GAPENSI mengenai pentingnya zakat serta mekanisme pembayarannya.

.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Sumbawa optimistis dapat mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen ekonomi umat yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. GAPENSI sebagai mitra strategis diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mendorong kepatuhan zakat di kalangan pelaku usaha, sekaligus menjadi teladan dalam praktik filantropi Islam di daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, sinergi antara BAZNAS dan GAPENSI Kabupaten Sumbawa diharapkan mampu membawa perubahan positif yang signifikan bagi masyarakat, serta memperkuat peran zakat sebagai pilar penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi. (AM)

]]>
Mon, 06 Apr 2026 21:12:17 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Tunaikan Zakat Maal melalui Baznas, Ajak Masyarakat Ikut Berzakat https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-tunaikan-zakat-maal-melalui-baznas-ajak-masyarakat-ikut-berzakat https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-sumbawa-tunaikan-zakat-maal-melalui-baznas-ajak-masyarakat-ikut-berzakat Ketua DPRD Sumbawa Tunaikan Zakat Maal melalui Baznas, Ajak Masyarakat Ikut Berzakat.

Sumbawa,Amarmedia.co.id - 6 April 2026 — Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M., menunaikan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa pada Senin (6/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD Sumbawa dan turut didampingi oleh istri beliau, Heny Tasniasanti.

Penyerahan zakat maal tersebut diterima langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa beserta jajaran pimpinan Baznas dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Momentum ini menjadi salah satu bentuk komitmen pimpinan DPRD dalam mendukung penguatan pengelolaan zakat secara profesional dan terpercaya di daerah.

Dalam sambutannya, Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa beserta keluarga dalam menyalurkan zakat maal melalui Baznas.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa yang telah menunaikan zakat maal melalui Baznas. Ini merupakan bentuk keteladanan yang sangat baik bagi masyarakat, khususnya bagi para pejabat dan aparatur di lingkungan pemerintahan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Baznas Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk mengelola dana zakat, infaq, dan sedekah secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.

Lebih lanjut, Ketua Baznas berharap langkah yang dilakukan oleh Ketua DPRD ini dapat menjadi inspirasi dan mendorong partisipasi aktif dari berbagai pihak dalam menunaikan kewajiban zakat.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, menyampaikan bahwa zakat merupakan kewajiban umat Islam yang memiliki peran penting dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

“Menunaikan zakat bukan hanya kewajiban sebagai umat Islam, tetapi juga bentuk kepedulian sosial kita terhadap sesama, khususnya saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Sekretaris DPRD, serta seluruh pegawai di lingkungan DPRD untuk bersama-sama menunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui Baznas Kabupaten Sumbawa.

“Saya mengajak seluruh anggota DPRD, Sekretaris, dan seluruh pegawai DPRD dan masyarakat Kabupaten Sumbawa untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui Baznas. Dengan pengelolaan yang terorganisir dan profesional, kita dapat memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada yang berhak,” tegasnya.

Menurutnya, peran lembaga seperti Baznas sangat strategis dalam menghimpun dan menyalurkan dana umat secara efektif dan tepat sasaran. Oleh karena itu, sinergi antara lembaga pemerintah dan Baznas perlu terus diperkuat.

Kegiatan penyerahan zakat maal ini juga menjadi simbol kepedulian sosial pimpinan daerah sekaligus upaya membangun budaya berbagi di lingkungan pemerintahan. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat luas untuk semakin meningkatkan kesadaran dalam menunaikan kewajiban zakat.

Selain itu, melalui optimalisasi pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari pimpinan dan anggota DPRD, Baznas Kabupaten Sumbawa optimis dapat terus meningkatkan kinerja dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (AM)

]]>
Mon, 06 Apr 2026 14:20:21 +0800 amr
Bupati Syarafuddin Jarot: Titah Sultan adalah Pedoman Menjaga Marwah dan Kelestarian Tana Samawa https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-jarot-titah-sultan-adalah-pedoman-menjaga-marwah-dan-kelestarian-tana-samawa https://amarmedia.co.id/bupati-syarafuddin-jarot-titah-sultan-adalah-pedoman-menjaga-marwah-dan-kelestarian-tana-samawa Bupati Syarafuddin Jarot: Titah Sultan adalah Pedoman Menjaga Marwah dan Kelestarian Tana Samawa

SUMBAWA, Amarmedia.co.id -5 APRIL 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Istana Bala Kuning pada Minggu malam (5/4). Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, yang juga menyandang gelar adat Dea Pati Kanadi Ling Samawa, menghadiri acara Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka memperingati 15 tahun Penobatan sekaligus Malikelis (ulang tahun) ke-85 Dewa Masmawa Sultan Muhammad Kaharuddin IV.

Bagi Bupati Jarot, momentum ini bukan sekadar seremoni adat, melainkan refleksi mendalam atas jati diri Tau Samawa (orang Sumbawa) di tengah arus modernisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyimak dengan seksama Pasatotang (pesan/titah) Sultan yang dibacakan oleh Pariwa Adat LATS, Dr. KH. Lalu Zulkifli Muhadli, SH., MM. Bupati menegaskan bahwa filosofi Adat Barenti Ko Syara’, Syara’ Barenti Ko Kitabullah harus tetap menjadi kompas dalam menjalankan roda pemerintahan dan kehidupan sosial.

 "Kehadiran Sultan sebagai Puen Rea adalah pilar yang menjaga marwah Tau ke Tana Samawa. Titah beliau agar kita tetap jernih, tidak goyah oleh provokasi, dan memperkuat persatuan adalah pesan yang sangat relevan bagi kita semua saat ini," ujar Bupati H.Jarot.

Salah satu poin penting dalam Pidato Kebudayaan yang disampaikan Bupati adalah mengenai hubungan harmonis antara manusia dan alam. Ia menyoroti kearifan lokal Sumbawa yang telah lama mengenal konsep keberlanjutan.

Bupati Jarot memaparkan bahwa nilai-nilai seperti Mole Pade Antap (Keberhasilan panen dan pangan), Balong Ai Kayu (Ketersediaan air dan hutan yang terjaga),

dan Telas Kebo Jaran (Kesejahteraan ternak dan hewan),

Nilai-nilai ini, menurutnya, sangat sejalan dengan visi pemerintah daerah melalui program Sumbawa Hijau Lestari. 

"Alam Tana Samawa bukanlah warisan yang bisa kita habiskan begitu saja, melainkan titipan untuk anak cucu. Apa yang kita lakukan di pemerintahan hari ini harus bersinergi dengan nafas kebudayaan kita yang sangat menghargai kelestarian alam," tegasnya.

Persaudaraan Tanpa Batas: Sumbawa dan KSB

Kehadiran Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si. (Dea Pati Kanadi Ling Kamutar Telu), dalam acara tersebut juga mempertegas ikatan emosional dan sejarah yang tak terpisahkan antara Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat. 

Bupati Jarot sepakat bahwa kedua daerah ini berasal dari akar peradaban yang sama, yakni Kesultanan Sumbawa. Sinergi antara dua pemimpin daerah ini menunjukkan bahwa nilai Basiru (gotong royong) dan Tulung (tolong menolong) tetap hidup dalam pembangunan di wilayah Samawa secara keseluruhan.

Acara yang berlangsung hingga pukul 23.00 WITA ini ditutup dengan ramah tamah yang hangat. Bupati Sumbawa berharap agar semangat takwa dan falsafah Taket Ko Nene, Kangila Boat Lenge (Takut kepada Allah, Malu berbuat buruk) senantiasa menjadi jati diri kolektif demi mewujudkan Sumbawa yang beradab dan bermartabat.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Sumbawa (Wakil Dea Pati Kanadi Ling Samawa), Drs. Mohamad Ansori beserta istri; Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.A.P.; Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heri Wibowo, S.Si., M.Si.; dan sejumlah tokoh masyarakat Sumbawa dan KSB.

Hadir pula pegiat adat dalam internal LATS yang terdiri dari: Pariwa Adat LATS yaitu Dr. KH. Lalu Zulkifi Muhadli, SH., MM. dan Muhammad Yakub Daeng Kusuma Dewa, S.Sos; Sekretaris Majelis Adat LATS: Yuli Andari Merdikaningtyas, MA; Ketua Dewan Syara’ LATS: Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov.; Ketua Pajatu Adat LATS: Dr. Muhammad Ikhsan Safitri, M.Si; Anggota Dewan Adat LATS yang terdiri dari para sesepuh Kesultanan Sumbawa; Pajatu Adat LATS Kabupaten Sumbawa dan LATS Kamutar Telu (Kabupaten Sumbawa Barat).  (AM/Yuli)

]]>
Mon, 06 Apr 2026 08:39:23 +0800 amr
Dzikir dan Doa Bersama Memperingati 15 Tahun Penobatan Sekaligus Malikelis 85 Tahun Usia Sultan Muhammad Kaharuddin IV https://amarmedia.co.id/dzikir-dan-doa-bersama-memperingati-15-tahun-penobatan-sekaligus-malikelis-85-tahun-usia-sultan-muhammad-kaharuddin-iv https://amarmedia.co.id/dzikir-dan-doa-bersama-memperingati-15-tahun-penobatan-sekaligus-malikelis-85-tahun-usia-sultan-muhammad-kaharuddin-iv Dzikir dan Doa Bersama Memperingati 15 Tahun Penobatan Sekaligus Malikelis 85 Tahun Usia Sultan Muhammad Kaharuddin IV

Sumbawa.Istana Bala Kuning,Amarmedia.co.id -  Hari Ahad  5 April 2026 kemarin,  Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) mengadakan Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka memperingati dua momen penting sekaligus yaitu 15 (lima belas) tahun Penobatan Sultan dan Malikelis (Milad/Ulang Tahun) ke- 85 Sultan Muhammad Kaharuddin IV. Tepat setelah shalat Isya’ para undangan mulai berdatangan di Istana Bala Kuning, diantaranya pegiat adat dalam internal LATS yang terdiri dari: Pariwa Adat LATS yaitu Dr. KH. Lalu Zulkifi Muhadli, SH., MM. dan Muhammad Yakub Daeng Kusuma Dewa, S.Sos; Sekretaris Majelis Adat LATS: Yuli Andari Merdikaningtyas, MA; Ketua Dewan Syara’ LATS: Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov.; Ketua Pajatu Adat LATS: Dr. Muhammad Ikhsan Safitri, M.Si; Anggota Dewan Adat LATS yang terdiri dari para sesepuh Kesultanan Sumbawa; Pajatu Adat LATS Kabupaten Sumbawa dan LATS Kamutar Telu (Kabupaten Sumbawa Barat). 

Turut hadir dalam acara ini Bupati Sumbawa yang telah disematkan gelar adat Dea Pati Kanadi Ling Samawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP beserta istri; Bupati KSB (Dea Pati Kanadi Ling Kamutar Telu), H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si.; Wakil Bupati Sumbawa (Wakil Dea Pati Kanadi Ling Samawa), Drs. Mohamad Ansori beserta istri; Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.A.P.; Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heri Wibowo, S.Si., M.Si.; dan sejumlah tokoh masyarakat Sumbawa dan KSB. Sambil menunggu para undangan, panitia menyuguhkan pemutaran cuplikan rekaman video penobatan Sultan Muhammad Kaharuddin IV yang berlangsung pada tanggal 5 April 2011.

Tepat pukul 20.00 WITA, acara pertama dimulai. Diisi dengan Dzikir bersama yang dipimpin oleh Ketua Dewan Syara’ LATS. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an. Setelah acara pembukaan selesai, kemudian dilanjutkan dengan acara inti yaitu Pengantar dan Penyampaian Titah Sultan Sumbawa XVIII, Dewa Masmawa Sultan Muhammad Kaharuddin IV yang disampaikan oleh Pariwa Adat LATS, Dr. KH. Lalu Zulkifi Muhadli, SH., MM. Titah ini diawali dengan refleksi 15 Tahun Penobatan Sultan. Refleksi ini mengingatkan kita tentang kekayaan sejarah terutama di Era Kesultanan Sumbawa yang mewarnai peradaban Islam di Nusantara. 

“Penobatan Sultan Sumbawa tidak hanya penting bagi keberlanjutan peradaban Tau Samawa yang dapat menghadirkan historical pride (kebanggan sejarah) pada generasi kita sekarang, namun juga memberikan arah dan panduan terhadap jati diri kita sebagai Tau Samawa kepada anak cucu kita di masa sekarang dan akan datang,” tegas Buya Zul, sapaan akrab Dr. KH. Lalu Zulkifi Muhadli, SH., MM. Nilai-nilai luhur Adat Barenti Ko Syara’, Syara’ Barenti Ko Kitabullah adalah filosofi warisan leluhur Tau Samawa yang sangat kaya makna. Kehadiran Sultan dimaknai sebagai “Puen Rea” dimana entitas masyarakat adat Tau Samawa masa kini berlindung dan bernaung. Sultan adalah penjaga marwah Tau Ke Tana Samawa.

Selanjutnya Manik/Titah Sultan dibacakan yang buntinya sebagai berikut:

Bismillahirrahmanirrahim 

Dengan memohon ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta dengan penuh tanggung jawab terhadap masa depan Tana Samawa, pada momentum yang penuh makna ini, Kami menyampaikan PASATOTANG sebagai berikut: 

“Di tengah gelombang zaman yang penuh ketidakpastian, kami menyerukan kepada seluruh Tau Samawa: tetaplah teguh, tetaplah jernih, dan jangan pernah goyah oleh provokasi. Perkuat persatuan, eratkan kebersamaan, karena di sanalah kekuatan kita bertumpu. Hidupkan Adat Barenti Ko Syara’, Syara’ Barenti Ko Kitabullah. Jangan biarkan filosofi ini hanya menjadi simbol—jadikan ia napas dalam setiap langkah, dalam setiap keputusan. Bangkitkan kembali semangat Basiru (Gotong Royong) dan Tulung (Tolong Menolong), agar kita saling menguatkan, saling menjaga, dan tidak meninggalkan satu pun di antara kita. 

Kami ingatkan: jadilah penjaga harmoni—bagi lembaga adat, bagi seluruh elemen masyarakat—untuk merawat kesejukan, meneguhkan persaudaraan, dan menolak segala yang memecah belah. Dan kepada kita semua, ingatlah: alam adalah amanah. Ia bukan warisan yang dihabiskan, melainkan titipan yang harus dijaga, agar tetap lestari bagi anak cucu kita. 

Berlandaskan takwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, berpegang pada falsafah ‘Taket Ko Nene, Kangila Boat Lenge’, marilah kita teguhkan kebersamaan Tau dan Tana Samawa—menuju kehidupan yang selamat, beradab, dan bermartabat. Kini, esok, dan sepanjang masa.” 

Demikian PASATOTANG ini Kami sampaikan untuk menjadi parenti (pedoman) bagi seluruh Tau Samawa. 

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa membimbing langkah kita, menjaga Tana Samawa, dan menguatkan kita dalam menjaga nilai, budaya, dan kehidupan yang beradab dan bermartabat. 

Samawa Datu, 5 April 2026 M / 17 Syawwal 1447 H 

DEWA MASMAWA SULTAN MUHAMMAD KAHARUDDIN IV 

Setelah pembacaan Manik/Titah Sultan Muhammad Kaharuddin IV, Bupati Sumbawa (Dea Pati Kanadi Ling Samawa) Ir. Syarafuddin Jarot, MP menyampaikan Pidato Kebudayaan. Refleksi 15 Tahun Penobatan Sultan ini menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jati diri kita sebagai Tau Samawa dan melihat hubungan relasi antara manusia dan alam sekitarnya. Harmonisasi antara Tau Samawa dan alam sekitarnya dapat dilihat dari adanya istilah “Mole Pade Antap”, “Balong Ai Kayu”, dan “Telas Kebo Jaran”. Hal ini sinergi dengan program Sumbawa Hijau Lestari yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Sumberdaya alam dan budaya Sumbawa bukan untuk dihabiskan, namun titipan untuk generasi mendatang. Alam dan budaya kita selalu bersinergi dan melengkapi.

Usai pidato dari Bupati Sumbawa, giliran H. Amar Nurmansyah, ST., MT., Bupati KSB (Dea Pati Kanadi Ling Kamutar Telu) menyampaikan sambutannya yang diawali dengan cerita personal tentang kawasan Kesultanan Sumbawa yang hari ini berada di Kecamatan Sumbawa. Ingatan personal ini menjadi refleksi dari memori kolektif yang dapat dilihat sebagai pentingnya pewarisan nilai-nilai budaya Tau Samawa bagi generasi muda. “Kabupaten Sumbawa dan KSB memiliki akar yang sama yaitu sebuah peradaban masa lalu di Era Kesultanan Sumbawa. Kita memiliki akar dan pohon besar yang sama tempat kita bernaung. Hal ini merupakan kekayaan dan warisan yang tak ternilai harganya yang harus kita jaga untuk semakin memperkuat jadi diri kita sebagai Tau Samawa.” 

Berakhirnya sambutan dari Bupati KSB, maka acara inti ditutup dan diisi dengan silaturrahmi dan ramah tamah. Suasana keakraban muncul sebagai bentuk kekuatan tali persaudaraan yang penuh dengan harmoni. Acara berakhir pada pukul 23.00 WITA. (AM)

]]>
Mon, 06 Apr 2026 08:15:46 +0800 amr
ORADO NTB Gelar Training of Referee dan Pelantikan Pengurus Periode 2026&2030, Pertegas Domino sebagai Olahraga Berpikir https://amarmedia.co.id/orado-ntb-gelar-training-of-referee-dan-pelantikan-pengurus-periode-2026-2030-pertegas-domino-sebagai-olahraga-berpikir https://amarmedia.co.id/orado-ntb-gelar-training-of-referee-dan-pelantikan-pengurus-periode-2026-2030-pertegas-domino-sebagai-olahraga-berpikir ORADO NTB Gelar Training of Referee dan Pelantikan Pengurus Periode 2026-2030, Pertegas Domino sebagai Olahraga Berpikir

MATARAM,Amarmedia.co.id - 5 April 2026 – Pengurus Provinsi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menggelar agenda strategis berupa Training of Referee (Pelatihan Wasit) serta Pelantikan Pengurus masa bakti 2026-2030. Rangkaian acara yang berlangsung selama dua hari, yakni 4-5 April 2026, dipusatkan di Aula Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga domino di NTB, terutama dalam standarisasi kompetisi dan penguatan organisasi di tingkat daerah.

Pelantikan Pengurus ORADO NTB 2026-2030

Dalam sesi resmi, Ketua PB ORADO yang diwakili oleh Ketua Bidang OK PB ORADO Muh. Imam Taufik Rusdin, secara resmi melantik I Putu Dedy Saputra sebagai Ketua ORADO NTB periode 2026-2030.

Pelantikan ini diharapkan menjadi babak baru bagi ORADO NTB dalam membawa cabang olahraga ini lebih profesional dan diterima luas oleh masyarakat.

 

Standarisasi Wasit Melalui Training of Referee

Sejalan dengan pelantikan, ORADO NTB menggelar Training of Referee yang menghadirkan pelatih yang juga Ketua Bidang Teknik dan Wasit PB ORADO Isra Prasetya Idris. Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan calon wasit utusan dari 10 Pengurus Cabang (Pengcab) ORADO se-NTB,sekaligus melantik dan mengukuhkan10 Pengurus Cabang ORADO Kabupaten dan Kota se-NTB.

Ketua Panitia Pelaksana, Shandi Maulani Ahmad, dalam sambutannya menekankan bahwa pelatihan ini merupakan langkah krusial untuk menciptakan ekosistem olahraga domino yang jujur, adil, dan profesional.

"Tujuan utama kami menyelenggarakan kegiatan ini adalah agar ORADO NTB memiliki sumber daya manusia yang siap melakukan pembinaan atlet secara terukur. Selain itu, kami berkomitmen untuk mensosialisasikan domino agar tidak lagi dipandang negatif oleh masyarakat. Kami ingin menegaskan bahwa bermain domino adalah olahraga yang mengandalkan strategi, kecerdasan, dan akal sehat," ujar Shandi.

Mengubah Paradigma Masyarakat

Dalam sambutannya I Putu Dedy Saputra mengatakan, melalui kepengurusan baru dan kehadiran wasit-wasit tersertifikasi di tiap kabupaten/kota, ORADO NTB bertekad untuk mengubah wajah atau stigma permainan domino, olahraga yang kerap identik dengan perjudian, kini diarahkan sepenuhnya menjadi ajang kompetisi prestasi yang menjunjung tinggi sportivitas.

Dengan selesainya pelatihan ini, diharapkan seluruh Pengcab di NTB dapat segera melakukan sosialisasi dan menggelar Kejuaraan Cabang dengan standar regulasi yang baku, sesuai dengan pedoman dari PB ORADO. (AM)

]]>
Sun, 05 Apr 2026 23:23:39 +0800 amr
Oligarki Global di Balik Tragedi Perang Iran Amerika Israel 2026 https://amarmedia.co.id/oligarki-global-di-balik-tragedi-perang-iran-amerika-israel-2026 https://amarmedia.co.id/oligarki-global-di-balik-tragedi-perang-iran-amerika-israel-2026 Oligarki Global di Balik Tragedi Perang Iran Amerika Israel 2026

Oleh: Ariady Achmad & Tim

Minggu : 5 April 2026

Serangan rudal yang menghantam Teheran pada 28 Februari 2026 menjadi bukti nyata manifestasi sistem dominasi global yang mengatasnamakan pertahanan diri. Eskalasi militer ini sejatinya lahir dari kebutuhan untuk mempertahankan kekuasaan absolut.

Dunia menyaksikan bagaimana dentuman bom di Iran merupakan bahasa kepentingan yang tidak pernah disiarkan oleh media arus utama. Perang ini menjadi operasi yang dirancang secara sistematis oleh para pemain besar di balik layar kekuasaan.

Analisis geopolitik menunjukkan bahwa serangan terhadap Iran bukan sekadar operasi militer biasa. Fenomena ini adalah bentuk nyata dari sebuah sistem internasional yang sangat haus akan dominasi politik dan ekonomi global.

Narasi Iran sebagai ancaman global tidak muncul secara tiba-tiba melainkan melalui proses panjang laporan kebijakan yang sangat masif. Pembingkaian media secara global memainkan peran sentral dalam menjaga agar isu ini tetap berada di pusat perhatian.

Lalu, persepsi bahaya tersebut sengaja diproduksi dan diperbesar untuk melegitimasi tindakan militer di mata masyarakat internasional. Strategi ini berhasil menciptakan urgensi semu yang secara langsung menguntungkan pihak-pihak tertentu dalam lingkaran elite.

Industri pertahanan menjadi jantung dari ekosistem konflik ini karena perang merupakan bisnis yang tidak pernah mengenal rugi. Para kontraktor senjata global selalu berada di barisan terdepan setiap kali ketegangan antarnegara mulai memuncak secara dramatis.

Raksasa militer seperti Lockheed Martin hingga Raytheon Technologies meraup keuntungan melimpah dari setiap kontrak senjata baru. Nilai saham mereka justru menguat tajam saat stabilitas sebuah kawasan mulai goyah dan hancur akibat dentuman meriam.

Logika ekonomi modern kini menempatkan perdamaian sebagai sebuah anomali yang harus dihindari demi menjaga aliran modal tetap lancar. Uang mengalir deras ke kantong para pengambil kebijakan melalui berbagai mekanisme pendanaan yang terlihat sangat legal.

Hubungan timbal balik antara politisi dan korporasi besar menciptakan jaringan donor yang sangat sulit untuk dipisahkan. Setiap keputusan strategis negara sering kali hanya mengekor pada kepentingan para pemilik modal yang mengendalikan arah kebijakan.

*Arsitektur Kekuasaan dan Terorisme Negara Modern* 

Lembaga pemikir atau think tank internasional bertugas memproduksi wacana untuk membingkai realitas agar terlihat rasional. Dari sinilah lahir definisi ancaman dan legitimasi perang yang seolah-olah demi kepentingan keamanan nasional negara-negara adidaya.

Fenomena revolving door di departemen pertahanan menunjukkan bagaimana pejabat publik dan eksekutif industri bertukar posisi secara berkala. Simbiosis ini mengaburkan batas antara keputusan politik murni dan syahwat bisnis para pemain industri senjata.

Ekosistem kepentingan tersebut membuat keputusan untuk menyerang kedaulatan negara lain menjadi bagian dari strategi korporasi yang terstruktur. Negara dan perusahaan kini seolah telah menyatu dalam satu visi untuk menguasai sumber daya global.

Dukungan tanpa batas terhadap Israel dinilai bukan sekadar urusan geopolitik melainkan bagian dari kalkulasi politik domestik yang sangat rumit. Iran secara sengaja diposisikan sebagai lawan permanen guna menjaga agar narasi ancaman tetap laku dijual.

Status lawan permanen tersebut sangat berguna untuk mempertahankan anggaran militer yang mencapai angka fantastis setiap tahunnya. Hal ini menciptakan ketergantungan akut antara industri perangkat perang dan arah kebijakan luar negeri sebuah negara.

Dunia perlu bertanya secara jujur mengenai praktik kekerasan yang dilegalkan oleh negara melalui instrumen hukum internasional. Ketika negara menggunakan kekuatan militer untuk menciptakan ketakutan, maka esensi terorisme telah bergeser menjadi instrumen kekuasaan yang sah.

Perbedaan mendasar hanya terletak pada kepemilikan legitimasi hukum untuk melakukan serangan terhadap infrastruktur dan warga sipil. Teror tidak lagi hanya milik kelompok non-negara, melainkan telah menjadi alat diplomasi koersif yang sangat mematikan.

Konsep deep system yang melibatkan lembaga keuangan internasional bergerak searah untuk mempertahankan aliran keuntungan. Dalam kacamata ini, konflik bukan lagi dianggap sebagai kegagalan diplomasi melainkan sebuah mekanisme yang berfungsi sangat efektif.

Arsitektur kekuasaan global ini tidak selalu bergerak dalam sebuah konspirasi terbuka namun memiliki tujuan yang sangat seragam. Mereka memastikan kekuasaan tetap terpusat dan keuntungan material terus mengalir ke kelompok oligarki yang memegang kendali.

Tragedi perang tahun 2026 ini membuka tabir gelap bahwa dunia dikelola oleh jaringan kepentingan yang melampaui hukum internasional. Nilai-nilai kemanusiaan sering kali dikorbankan demi stabilitas ekonomi para pemain besar di panggung geopolitik dunia.

Realitas pahit ini menunjukkan bahwa dunia masih terjebak dalam ilusi keamanan yang sebenarnya diciptakan oleh para arsitek perang. Keberanian untuk mengakui pola ini menjadi langkah awal untuk menghentikan siklus kekerasan yang terorganisir, (AM)

]]>
Sun, 05 Apr 2026 15:30:26 +0800 amr
Ubah Riuh Menjadi Empati: Mahasiswa UNSA Ketuk Hati Warga Sumbawa Lewat 'Pray For Alas' di Car Free Night" https://amarmedia.co.id/ubah-riuh-menjadi-empati-mahasiswa-unsa-ketuk-hati-warga-sumbawa-lewat-pray-for-alas-di-car-free-night https://amarmedia.co.id/ubah-riuh-menjadi-empati-mahasiswa-unsa-ketuk-hati-warga-sumbawa-lewat-pray-for-alas-di-car-free-night Ubah Riuh Menjadi Empati: Mahasiswa UNSA Ketuk Hati Warga Sumbawa Lewat 'Pray For Alas' di Car Free Night"

SUMBAWA.Amarmedia.co.id — Suasana riuh Car Free Night (CFN) Kabupaten Sumbawa malam ini, Sabtu (4/4/2026), terasa berbeda dan penuh khidmat. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama Unit Mahasiswa Universitas Samawa (UNSA) dalam aksi kemanusiaan bertajuk "Pray For Alas".

Kolaborasi ini hadir di tengah keramaian masyarakat untuk mengetuk pintu hati warga Sumbawa agar bahu-membahu meringankan beban saudara-saudari kita di Kecamatan Alas yang baru saja tertimpa musibah kebakaran hebat.

Seni Musik untuk Amal

Tidak sekadar orasi, aksi penggalangan dana ini dikemas dengan apik melalui pergelaran seni musik. Alunan melodi dari para mahasiswa ini berhasil menarik perhatian pengunjung CFN untuk berhenti sejenak dan menyisihkan rezeki mereka.

Pembina kegiatan, Andi Rachmat saat ditemui awak media di lokasi menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pihak swasta seperti IM3 bertujuan untuk memperluas jangkauan pesan kemanusiaan ini.

"Malam ini kami hadir disupport IM3 dalam bentuk tenda tidak hanya untuk menggalang dana, tapi juga menunjukkan bahwa kepedulian bisa disalurkan melalui kreativitas. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumbawa untuk mengulurkan tangan. Sekecil apa pun bantuan kita, itu sangat berarti bagi mereka yang sedang berduka di Alas," ujar Andi Rachmat 

Kebutuhan Mendesak yang Diharapkan.

Panitia membuka posko donasi langsung di area CFN bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan dalam berbagai bentuk. Adapun bantuan yang sangat dibutuhkan saat ini antara lain: Sembako (Bahan pangan pokok), Obat-obatan dan peralatan medis dasar, Pakaian layak pakai, Uang tunai

Aksi kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat solidaritas bagi seluruh warga Kabupaten Sumbawa. Mari tunjukkan bahwa dalam kesulitan, warga Sumbawa tidak pernah membiarkan saudaranya berjalan sendirian.

]]>
Sat, 04 Apr 2026 21:27:19 +0800 amr
NTB Pacu Program Desa Berdaya, Sasar 6.711 Keluarga Miskin Ekstrem Tahun Ini https://amarmedia.co.id/ntb-pacu-program-desa-berdaya-sasar-6711-keluarga-miskin-ekstrem-tahun-ini https://amarmedia.co.id/ntb-pacu-program-desa-berdaya-sasar-6711-keluarga-miskin-ekstrem-tahun-ini NTB Pacu Program Desa Berdaya, Sasar 6.711 Keluarga Miskin Ekstrem Tahun Ini

Mataram, Amarmedia.co.id - 3 April 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah memacu program "Desa Berdaya" sebagai senjata utama dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayah Bumi Gora. Program ambisius ini dirancang untuk menyentuh akar persoalan di tingkat desa melalui dua skema utama: Tematik dan Transformatif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) Provinsi NTB, Ir. Lalu Hamdi, M. Si., mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar bantuan cuma-cuma, melainkan sebuah gerakan terintegrasi yang memanfaatkan sumber daya sosial dan ekonomi lokal.

"Inti dari Desa Berdaya adalah pengentasan kemiskinan melalui penguatan ketahanan pangan dan pengembangan potensi wisata desa agar menjadi destinasi mendunia," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/3/2026).

Skema Tematik: Lompatan Ekonomi Desa

Dalam skema Tematik, Pemerintah Provinsi menargetkan seluruh desa (1.021) dan kelurahan (145) di NTB mendapatkan bantuan keuangan khusus hingga tahun 2029. Untuk tahun 2026, sebanyak 256 desa dan kelurahan terpilih menjadi pionir dengan kucuran dana masing-masing sebesar Rp300 juta.

Namun, Lalu Hamdi menegaskan bahwa penggunaan anggaran tersebut tidak boleh dilakukan sembarangan. Pemerintah telah menyiapkan 'menu' kegiatan dalam Petunjuk Teknis (Juknis) yang harus dipatuhi.

"Ini bantuan keuangan khusus. Desa harus mengajukan proposal sesuai potensi keunggulan mereka agar terjadi lompatan pertumbuhan ekonomi. Kami akan melakukan verifikasi administrasi dan substansi sebelum merekomendasikan penetapan kepada Gubernur," jelasnya.

Skema Transformatif: Intervensi Langsung ke Kepala Keluarga

Berbeda dengan skema Tematik yang berbasis wilayah, skema Transformatif menyasar langsung unit terkecil, yakni Kepala Keluarga (KK) miskin ekstrem. Berdasarkan data hasil sinkronisasi dengan BPS melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), teridentifikasi 6.711 KK di 40 desa yang akan diintervensi pada tahap pertama tahun 2026.

Lalu Hamdi memaparkan bahwa pemilihan 40 desa tersebut dilakukan dengan pertimbangan matang, mencakup karakteristik wilayah mulai dari pesisir, rural, lingkar hutan, hingga kawasan pertanian, serta tingkat kedalaman kemiskinannya.

"Setiap KK sasaran akan menerima bantuan sosial sebesar Rp7 juta. Uang ini diarahkan untuk membangkitkan mata pencaharian mereka," tambahnya.

Pendampingan Ketat dan Revitalisasi Usaha

Guna memastikan ketepatan sasaran dan penggunaan dana, Pemprov NTB mengerahkan 144 pendamping desa. Para pendamping ini akan menjalani diklat khusus pada 6-8 April mendatang untuk membekali mereka dengan kemampuan pengelolaan keuangan, kewirausahaan, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban.

Pasca diklat, para pendamping diwajibkan turun langsung menemui keluarga sasaran untuk menentukan jenis usaha yang paling relevan dengan minat dan potensi lokal.

"Kami ingin melihat apakah mereka punya keahlian yang sempat mati suri, misalnya karena dampak pandemi lalu. Fokus kita adalah revitalisasi usaha. Pendamping akan membantu menentukan mata pencaharian yang pas agar bantuan Rp7 juta tersebut benar-benar menjadi modal produktif, bukan konsumtif," pungkasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, akademisi, hingga pihak swasta (filantropi), program Desa Berdaya diharapkan mampu mengubah wajah desa di NTB dari wilayah tertinggal menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.(Am/san/diskominfotik)

]]>
Fri, 03 Apr 2026 09:41:23 +0800 amr
Baznas Salurkan Bantuan Tahap II untuk Korban Kebakaran di Dusun Po' Desa Kalimango https://amarmedia.co.id/baznas-salurkan-bantuan-tahap-ii-untuk-korban-kebakaran-di-dusun-po-desa-kalimango https://amarmedia.co.id/baznas-salurkan-bantuan-tahap-ii-untuk-korban-kebakaran-di-dusun-po-desa-kalimango Baznas Salurkan Bantuan Tahap II untuk Korban Kebakaran di Dusun Po' Desa Kalimango.

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - Kamis, 2 April 2026 – Pada hari Selasa, 31 Maret 2026, Baznas kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran di Dusun Po', Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Penyaluran bantuan dilakukan di Lantai II Aula Kantor Desa Kalimango dan dihadiri oleh Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Baznas, Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, dan Wakil Ketua 4 Bidang Administrasi, ADM, dan Umum, M. Lutfi Makki, M.Si. Penyerahan bantuan ini juga disaksikan oleh Camat Alas, Dr. Usman, MM, serta Kepala Desa Kalimango Hery Darfan, S.P.

Pada tahap kedua penyaluran bantuan ini, Baznas memberikan bantuan berupa uang tunai sejumlah Rp 750.000 untuk setiap rumah yang hangus terbakar, dengan total 30 rumah yang menerima bantuan tersebut, serta Rp 400.000 untuk setiap rumah yang terdampak kebakaran namun tidak sepenuhnya hancur, dengan total 18 rumah yang mendapatkan bantuan ini. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan dalam bentuk uang tunai mencapai Rp 29.700.000.

Sebelumnya, pada tahap pertama, Baznas telah menyalurkan bantuan berupa sembako kepada para korban kebakaran untuk membantu meringankan kebutuhan pokok sehari-hari mereka. Kali ini, Baznas memutuskan untuk memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi para korban dalam memenuhi kebutuhan mendesak mereka setelah kebakaran.

Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Baznas, Dr. M. Ihsan Safitri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban dan membantu mereka memulai kembali kehidupan mereka. "Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga-keluarga yang terdampak, dan memberikan semangat baru untuk bangkit dari musibah ini," ujar Dr. Ihsan Safitri. Selain itu, ia juga mengapresiasi kerja sama antara Baznas dan seluruh elemen masyarakat yang turut serta dalam mendukung penyaluran bantuan ini.

Sementara itu, Wakil Ketua 4 Bidang Administrasi, ADM, dan Umum Baznas, M. Lutfi Makki, M.Si, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam proses penyaluran bantuan. "Kami sadar bahwa meskipun bantuan ini tidak dapat menggantikan semuanya, namun kami berharap bantuan ini bisa memberikan sedikit kelegaan dan semangat kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan," ujarnya.

Camat Alas, Dr. Usman, MM, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Baznas atas bantuan yang diberikan kepada warga Desa Kalimango. "Bantuan ini sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran. Kami akan terus mendampingi mereka untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik," ungkap Dr. Usman.

Salah satu penerima manfaat, Mawardi, yang rumahnya hangus terbakar dalam kejadian tersebut, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diterimanya. "Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada Baznas yang telah memberikan bantuan uang tunai ini. Setelah kebakaran, kami benar-benar merasa kehilangan, dan bantuan ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mulai berpikir tentang langkah berikutnya," ujarnya dengan haru.

Dengan adanya penyaluran bantuan ini, diharapkan masyarakat yang terdampak kebakaran dapat segera bangkit dan memulai kehidupan baru dengan semangat yang lebih kuat. Baznas, sebagai lembaga amil zakat nasional, berkomitmen untuk terus memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi-situasi darurat seperti kebakaran.

30 rumah yang hangus terbakar menerima Rp 750.000 per rumah, total Rp 22.500.000 18 rumah yang terdampak kebakaran menerima Rp 400.000 per rumah, total Rp 7.200.000

Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita semua berharap agar para korban kebakaran ini bisa segera pulih dan melanjutkan kehidupan mereka dengan lebih baik, serta dapat kembali membangun rumah dan kehidupan mereka yang sempat terhenti akibat bencana ini.

]]>
Fri, 03 Apr 2026 07:05:17 +0800 amr
Bersiap Rebound Saham Amman (AMMN) Menuju Level Rp9.550 https://amarmedia.co.id/bersiap-rebound-saham-amman-ammn-menuju-level-rp9550 https://amarmedia.co.id/bersiap-rebound-saham-amman-ammn-menuju-level-rp9550 JAKARTA.Amarmedia.co.id  — PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) diproyeksikan bakal segera mengakhiri fase transisi yang menantang dan memasuki periode akselerasi kinerja pada tahun buku 2026. Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, AMMN diproyeksikan memasuki fase pemulihan kinerja produksi pada 2026 seiring dengan normalisasi operasional pasca-transisi ke Fase 8 di Tambang Batu Hijau, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Titik balik kinerja AMMN diperkirakan terjadi setelah melewati periode transisi pada 2025. Tahun lalu, hasil produksi yang belum optimal memberikan tekanan signifikan terhadap pos pendapatan maupun laba bersih perseroan. 

Dalam risetnya, Phintraco Sekuritas melaporkan kinerja AMMN pada 2025 masih berada dalam tekanan. Pendapatan perseroan pada 2025 diestimasi mencapai US$1.144,78 juta, atau turun 57% secara tahunan.

Phintraco menyebutkan bahwa penurunan tersebut merupakan konsekuensi dari rendahnya volume produksi pada tahap awal Fase 8 atau tahap eksplorasi anyar yang dimulai setelah selesainya Fase 7 pada akhir 2024. Meski demikian, terdapat sinyal positif berupa peningkatan kinerja secara bertahap sejak kuartal I/2025 hingga kuartal III/2025. Tren ini mengindikasikan aktivitas produksi dan pengapalan AMMN mulai kembali ke level yang lebih konsisten jika dibandingkan dengan awal tahun lalu. 

Memasuki 2026, AMMN dinilai berpeluang mencatatkan pemulihan yang lebih solid. Tambang Batu Hijau diproyeksikan memasuki fase produksi normal setelah melewati masa transisi. Kondisi ini diharapkan mendongkrak penjualan dan menekan biaya per unit melalui penyerapan biaya tetap yang lebih efisien. “Tahun fiskal 2026 berpotensi menjadi titik balik bagi AMMN,” tulis Phintraco dalam riset yang dipublikasikan pada pertengahan Februari 2026. 

Senada dengan proyeksi pemulihan tersebut, Research Analyst Henan Sekuritas Dennis Tay menyebut AMMN telah menunjukkan transformasi signifikan dalam skala dan efisiensi operasional sejak mengambil alih kontrol penuh pada 2016. Dennis mencatat, volume bijih yang ditambang melonjak dari sekitar 52 juta ton menjadi 322 juta ton pada 2024. Di saat yang sama, perseroan berhasil menekan biaya penambangan unit dari US$3,65 per ton menjadi US$2,24 per ton. "Peningkatan produktivitas aset dan manajemen kontraktor yang optimal telah memperkuat basis biaya AMMN menjadi lebih kompetitif dan tangguh," ujar Dennis dalam laporan risetnya yang dipublikasikan Memasuki tahun fiskal 2026, Dennis menilai AMMN akan memanen hasil dari integrasi vertikal pasca-rampungnya pembangunan smelter pada 2025. 

Amman Mineral (AMMN) yang Harga Sahamnya Tertekan Fasilitas pemurnian itu memiliki kapasitas tahunan sebesar 220.000 ton katoda tembaga dan 830.000 ton asam sulfat, serta pemurnian logam berharga (PMR) yang mampu menghasilkan 579.000 oz emas dan 1,8 juta oz perak. Meskipun saat ini masih dalam fase ramp-up, operasional smelter AMMN diprediksi akan mencapai kapasitas penuh pada akhir 2026. Hal ini diyakini akan memperkuat visibilitas pendapatan dan normalisasi margin perseroan.

Dengan kombinasi utilisasi smelter yang lebih tinggi, perbaikan kadar bijih, dan kenaikan volume produksi, Dennis memprediksi AMMN akan memasuki fase akselerasi laba. Pendapatan diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sebesar 23% pada 2024-2028, sementara EBITDA diperkirakan melesat dengan CAGR 39%. AMMAN MINERAL INTERNASIONAL TBK - TradingView Margin EBITDA juga diramal akan melompat, dari sekitar 50% pada 2026 menjadi 63% pada 2028.

Kondisi ini didukung prospek harga tembaga global yang kuat seiring tingginya permintaan untuk kebutuhan elektrifikasi, kendaraan listrik, infrastruktur digital, hingga kecerdasan buatan (AI). Henan Sekuritas menyematkan rekomendasi beli untuk saham AMMN dengan target harga Rp9.550 per saham. Target tersebut mencerminkan potensi kenaikan yang cukup lebar dari level harga saat ini. Di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), saham AMMN saat ini bertengger di level Rp4.950 per saham hingga perdagangan Jumat (13/3). Adapun banderol tersebut mencerminkan penurunan sebesar 22,96% sepanjang tahun berjalan. 

Penulis : Dionisio Damara Tonce

Referensi Bisnis.com dengan judul "Bersiap Rebound Saham Amman (AMMN) Menuju Level Rp9.550", 

]]>
Fri, 03 Apr 2026 06:59:59 +0800 amr
Harga Terdiskon 22%, Mampukah Saham AMMN Mengejar Target Rp9.550? https://amarmedia.co.id/harga-terdiskon-22-mampukah-saham-ammn-mengejar-target-rp9550 https://amarmedia.co.id/harga-terdiskon-22-mampukah-saham-ammn-mengejar-target-rp9550 Harga Terdiskon 22%, Mampukah Saham AMMN Mengejar Target Rp9.550?

JAKARTA.Amarmedia.co.id– Di tengah fluktuasi pasar modal awal tahun 2026, saham raksasa tambang tembaga asal Sumbawa, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN), kini tengah menjadi sorotan tajam para investor. Bukan karena kinerjanya yang merosot tanpa alasan, melainkan karena harganya yang dinilai sedang "salah harga" alias terdiskon cukup dalam.

Hingga perdagangan medio Maret 2026, saham AMMN nangkring di level Rp4.950 per lembar. Jika ditarik garis dari awal tahun (YTD), angka ini mencerminkan koreksi sebesar 22,96%. Namun, di balik penurunan ini, sejumlah analis justru melihat peluang rebound yang masif menuju target harga Rp9.550.

Tekanan pada harga saham AMMN sepanjang 2025 merupakan dampak logis dari masa transisi operasional. Perseroan baru saja beralih dari Fase 7 ke Fase 8 di Tambang Batu Hijau, Nusa Tenggara Barat. Pada tahap awal eksplorasi baru ini, volume produksi memang belum optimal, yang berimbas pada estimasi penurunan pendapatan hingga 57% secara tahunan di 2025.

Namun, angin segar mulai berembus memasuki tahun fiskal 2026. Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyebutkan bahwa tahun ini akan menjadi titik balik (turning point) bagi AMMN. 

"Aktivitas produksi dan pengapalan AMMN mulai menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Memasuki 2026, fase produksi normal akan mendongkrak penjualan dan menekan biaya per unit secara lebih efisien," tulis Phintraco.

Senjata Utama: Smelter dan Integrasi Vertikal

Optimisme para analis bukan tanpa dasar. Salah satu pendorong utama (catalyst) adalah rampungnya pembangunan smelter yang kini dalam fase peningkatan kapasitas (ramp-up). Fasilitas ini diproyeksikan mencapai kapasitas penuh pada akhir 2026 dengan output 220.000 ton katoda tembaga per tahun.579.000 oz emas dan 1,8 juta oz perak dari pemurnian logam berharga (PMR).

Research Analyst Henan Sekuritas, Dennis Tay, menekankan bahwa integrasi vertikal ini akan memperkuat margin perusahaan secara signifikan. "Margin EBITDA diramal akan melonjak dari 50% pada 2026 menjadi 63% pada 2028," ungkapnya.

Di sisi lain, faktor eksternal juga mendukung. Tingginya permintaan tembaga dunia untuk kebutuhan infrastruktur digital, kendaraan listrik (EV), hingga teknologi kecerdasan buatan (AI) membuat harga komoditas ini tetap kokoh.

Dengan kombinasi harga saham yang sedang "diskon" hampir 23% dan fundamental yang diprediksi melesat, Henan Sekuritas tetap menyematkan rekomendasi BELI dengan target harga Rp9.550. Jika target ini tercapai, artinya ada potensi kenaikan (upside) hampir dua kali lipat dari harga saat ini.

Kini pertanyaannya bukan lagi "apakah bisa?", melainkan "seberapa cepat" AMMN mampu mengakselerasi produksinya untuk menjemput target harga tersebut. Bagi investor jangka panjang, kondisi "terdiskon" saat ini bisa jadi adalah pintu masuk sebelum AMMN benar-benar memanen hasil dari smelter dan Fase 8 di Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 03 Apr 2026 06:45:41 +0800 amr
Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Anak dan Perempuan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-segera-luncurkan-aplikasi-aduan-cepat-kekerasan-anak-dan-perempuan https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-segera-luncurkan-aplikasi-aduan-cepat-kekerasan-anak-dan-perempuan Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat Kekerasan Anak dan Perempuan 

Mataram, Amarmedia.co.id (2/4/2026) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah menyiapkan pembentukan aplikasi layanan aduan cepat untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Langkah ini menjadi respons cepat atas tingginya angka kekerasan yang terus meningkat di NTB, termasuk kasus kekerasan seksual dan pernikahan anak.

Aplikasi yang berada di bawah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuam dan Perlindungan Anak Provinsi NTB ini akan dilengkapi dengan nomor darurat serta sistem pelaporan cepat, aman, dan rahasia yang dapat diakses seluruh masyarakat.

Urgensi pembentukan layanan ini tidak lepas dari kondisi masih maraknya kasus kekerasan pada anak di Provinsi NTB. Berdasarkan data terbaru dari aplikasi Simfoni PPA tahun 2025 tercatat sebanyak 637 kasus terjadi di seluruh kabupaten/kota dengan total korban mencapai 654 anak.

Dari total korban tersebut, anak perempuan menjadi kelompok paling rentan dengan jumlah 503 korban, sementara korban laki-laki tercatat sebanyak 151 anak.

Tak hanya itu, praktik pernikahan anak juga masih menjadi persoalan serius yang berkorelasi dengan tingginya kekerasan terhadap anak dan perempuan, sekaligus berdampak pada masalah sosial lain seperti putus sekolah, kemiskinan, hingga stunting.

“Kita bergerak cepat. Dalam waktu dekat akan dibentuk aplikasi layanan aduan cepat untuk merespons kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di bawah UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak,” ujar Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuam dan Perlindungan Anak Provinsi NTB, Lalu Juhamdi, ditemui di ruang kerjanya Rabu (1/3/2/026). 

Menurut Miq Jo sapaan akrabnya menambahkan, melalui aplikasi ini masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke instansi tertentu untuk melapor. Cukup melalui aplikasi atau nomor darurat, laporan dapat disampaikan secara cepat dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor.

Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti melalui proses pendampingan bagi korban serta penegakan hukum terhadap pelaku hingga ke tahap pengadilan.

Sebagai bagian dari penguatan langkah tersebut, Pemprov NTB melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuam dan Perlindungan Anak Provinsi NTB bersama para mitra juga akan menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pondok pesantren, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Rakor ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi dalam memperkuat pencegahan kekerasan secara langsung di masyarakat.

Aplikasi layanan aduan cepat ini dijadwalkan akan diluncurkan dalam waktu dekat sebagai bentuk komitmen nyata Pemerintah Provinsi NTB dalam menekan dan mengentaskan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di daerah. (AM/kominfotikntb)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 23:18:06 +0800 amr
BLK NTB Didorong Terhubung Industri, Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai https://amarmedia.co.id/blk-ntb-didorong-terhubung-industri-cetak-tenaga-kerja-siap-pakai https://amarmedia.co.id/blk-ntb-didorong-terhubung-industri-cetak-tenaga-kerja-siap-pakai BLK NTB Didorong Terhubung Industri, Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai

Mataram, Amarmedia.co.id -2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memperkuat arah kebijakan pelatihan vokasi dengan mendorong Balai Latihan Kerja (BLK) terhubung langsung dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, guna memastikan lulusan siap kerja dan berdaya saing.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, saat melakukan kunjungan kerja ke BLK dalam rangka evaluasi program pelatihan serta kesiapan tenaga kerja lokal menghadapi dinamika pasar kerja.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur meninjau sejumlah fasilitas pelatihan, khususnya pada kejuruan teknik dan otomotif, serta berdialog langsung dengan para instruktur untuk menyerap berbagai masukan dari lapangan.

“BLK harus menjadi garda terdepan dalam mencetak tenaga kerja yang siap pakai. Pelatihan harus selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” tegasnya.

Berdasarkan pemaparan pihak BLK, program pelatihan saat ini berjalan dengan tingkat partisipasi yang tinggi. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan sarana prasarana serta belum optimalnya keterkaitan antara pelatihan dengan kebutuhan pasar kerja.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur yang akrab disapa Ummi Dinda menekankan pentingnya penguatan konsep link and match antara BLK dan dunia industri sebagai kunci peningkatan kualitas lulusan.

Selain itu, ia juga mendorong agar pelatihan tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi turut mengembangkan aspek kewirausahaan.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada sektor formal. Lulusan BLK juga harus mampu menjadi wirausahawan dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta dilakukan evaluasi kurikulum secara berkala, peningkatan kompetensi instruktur, serta penguatan kerja sama strategis dengan dunia industri agar pelatihan yang diberikan tetap relevan dan adaptif.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam menekan angka pengangguran serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis kompetensi.

Dengan penguatan sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan dunia industri, BLK diharapkan mampu bertransformasi menjadi pusat pengembangan talenta yang adaptif, produktif, dan siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.(AM/Diskominfotik)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 23:12:45 +0800 amr
Pemprov NTB Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir: Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tangani-kerusakan-jalan-pasca-banjir-andalkan-dana-btt-dan-tim-reaksi-cepat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-tangani-kerusakan-jalan-pasca-banjir-andalkan-dana-btt-dan-tim-reaksi-cepat Pemprov NTB Tangani Kerusakan Jalan Pasca Banjir: Andalkan Dana BTT dan Tim Reaksi Cepat

Mataram, Amarmedia.co.id - 2 April 2026 - Awal tahun 2026 menjadi periode krusial bagi infrastruktur di Nusa Tenggara Barat (NTB). Tingginya intensitas hujan pada bulan Januari hingga Februari memicu bencana banjir yang berdampak langsung pada rusaknya akses jalan, terutama di wilayah Pulau Sumbawa meliputi Bima, Dompu, dan Kabupaten Sumbawa.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat dengan menyiapkan skema pendanaan darurat dan membentuk tim teknis di lapangan.

Sekretaris Dinas PUPR NTB, Ilham Ardiansyah, ST., MT., mengungkapkan bahwa penanganan kerusakan jalan akibat bencana banjir akan menggunakan skema dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Langkah ini diambil agar fungsi infrastruktur dapat segera pulih demi kelancaran mobilisasi masyarakat.

"Karena ini terkait bencana banjir, maka penanganan cepatnya menggunakan skema BTT. Tujuannya adalah penanganan darurat agar infrastruktur segera berfungsi kembali," ujar Ilham saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/4).

Meski demikian, Ilham memberikan catatan bahwa perbaikan melalui dana BTT bersifat sementara, bukan permanen. Penanganan permanen memerlukan proses pengadaan reguler yang lebih panjang dan waktu pengerjaan yang lebih lama sesuai kaidah normatif.

Ia juga menyebutkan terkait penurunan nilai TKD dari pusat berdampak langsung pada daya jangkau pembangunan infrastruktur di daerah. Banyak rencana perbaikan jalan yang sebelumnya telah masuk dalam daftar tunggu, kini harus dievaluasi kembali.

"Kondisi anggaran kita saat ini memang sedang tidak ideal karena adanya pengurangan dana transfer dari pusat. Ini bukan hanya angka di atas kertas, tapi berimplikasi pada berapa kilometer jalan yang bisa kita perbaiki tahun ini," ujarnya.

Akibat pemangkasan ini, PUPR tidak lagi bisa menggunakan pendekatan "pemerataan," melainkan harus beralih ke strategi "skala super prioritas." Artinya, hanya ruas jalan dengan tingkat kerusakan paling parah dan memiliki dampak ekonomi paling vital yang akan mendapatkan intervensi anggaran.

Lebih jauh, penanganan skala besar melalui BTT, Gubernur NTB juga menginisiasi pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC). Tim ini dirancang untuk menangani kerusakan jalan kategori ringan, seperti lubang-lubang kecil yang jika dibiarkan dapat meluas dan membahayakan pengguna jalan.

"Hajat Pak Gub dengan adanya TRC ini adalah mempercepat penanganan kerusakan kecil. Langsung ditambal agar tidak makin parah, yang nantinya justru akan memakan biaya lebih besar jika kerusakannya melebar," jelasnya.

Sistem kerja TRC akan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Melalui laporan warga, tim akan langsung turun ke lokasi untuk melakukan eksekusi perbaikan.

Untuk memastikan efektivitas di lapangan, Dinas PUPR NTB mengandalkan dua Balai Pemeliharaan Jalan yang berkedudukan di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

"Kepala Balai masing-masing wilayah yang memegang kendali agar responsnya bisa cepat (fast response). Namun, kami juga menekankan bahwa keberhasilan TRC ini harus didukung ketersediaan anggaran yang memadai. Ada laporan, ada tim, tapi kalau anggaran tidak ada, tentu gerak kami terbatas," tegasnya.

Melalui kombinasi skema BTT untuk kerusakan akibat bencana dan TRC untuk pemeliharaan rutin, Pemprov NTB berharap konektivitas antarwilayah tetap terjaga meski di tengah tantangan cuaca ekstrem.(AM/san/diskominfotik)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 23:07:05 +0800 amr
GS Korban Fitnah , Tuduhan Sebagai Bandar Narkoba di Jermal XV Sesat dan Tidak Berdasar https://amarmedia.co.id/gs-korban-fitnah-tuduhan-sebagai-bandar-narkoba-di-jermal-xv-sesat-dan-tidak-berdasar https://amarmedia.co.id/gs-korban-fitnah-tuduhan-sebagai-bandar-narkoba-di-jermal-xv-sesat-dan-tidak-berdasar GS Korban Fitnah , Tuduhan Sebagai Bandar Narkoba di Jermal XV Sesat dan Tidak Berdasar 

Medan,Amarmedia.co.id - 02 April 2026 Tim hukum dari GS dan rekan ingin menyampaikan klarifikasi Terkait video dalam akun Facebook dan berita di media online yang telah disebarkan pada tanggal 31/03/2026 lalu, oleh beberapa media yang diragukan kebenaran dan konfirmasinya .

Berita tersebut menyebutkan bahwa wanita yang muncul dalam video tersebut merupakan warga kawasan Jermal XV yang diduga sedang mengunakan narkoba jenis " sabu ". Namun, setelah melalui proses verifikasi dan penyelidikan yang cermat, dapat kami nyatakan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta. Wanita dalam video bukanlah warga Jermal XV, melainkan seorang pendatang dengan domisilinya hingga saat ini belum dapat dipastikan dengan jelas.

 

Awak media ini berusaha mengkonfirmasi warga setempat dengan mencari tahu kebenaran, pada hari Selasa (01/04/2026). Seorang warga yang tidak ingin di publikasikan namanya mengatakan , "Perempuan itu bukan penduduk resmi dari Jermal XV ini. Dia cuma pendatang di sini , mungkin hanya ikut dengan suaminya atau dengan siapa . Karena kami tidak kenal dengan dia " ucap warga.

Kuat dugaan ,  bahwa video dan berita tersebut dibuat hanya untuk menjatuhkan atau menjebak nama baik dari GS. Jurnalis yang menulis berita tersebut tanpa konfirmasi dan memiliki bukti yang kuat diduga sengaja menaikkan berita atas pesanan atau kepentingan tertentu.

Kami menyadari bahwa penyebaran informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat kawasan Jermal XV serta merusak citra daerah tersebut. Oleh karena itu, kami menghimbau kepada seluruh pihak untuk tidak lagi menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya dan selalu memverifikasi setiap informasi sebelum menyebarkannya. Kami juga berharap agar media yang sebelumnya telah menyebarkan informasi salah dapat melakukan koreksi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan akurat.

Tim resmi yang mewakili GS dengan penuh keyakinan dan tegas mengeluarkan bantahan resmi atas tuduhan yang telah menyebar luas, yang menyatakan bahwa GS merupakan aktor atau pengendali peredaran narkotika di kawasan Jermal XV Kasawasan Medan Denai. Tuduhan ini adalah fitnah yang tidak memiliki dasar fakta sama sekali, dibuat dengan sengaja oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk merusak nama baik, menghancurkan reputasi, dan mengganggu kehidupan normal GS.

GS memiliki catatan hukum yang bersih dan tidak pernah terlibat dalam kasus narkotika sebelumnya. Tuduhan yang muncul saat ini hanyalah spekulasi yang tidak berdasarkan bukti objektif.

Tidak ada keterlibatan dalam jaringan narkoba Jermal XV . Berdasarkan informasi yang kami miliki dan hasil konfirmasi yang telah kami lakukan, GS tidak memiliki hubungan apapun dengan aktivitas narkotika di kawasan Jermal XV. Operasi yang dilakukan oleh Polrestabes Medan pada Januari 2026 lalu yang mengamankan 10 penyalahguna narkoba dan menyita barang bukti terkait narkotika serta perjudian, juga tidak menunjukkan adanya keterlibatan GS dalam bentuk apapun.

Kuasa hukum GS, Henry Pakpahan,S.H mengatakan " Kami patut menaruh  kecurigaan, bahwa Fitnah sengaja di ciptakan sebagai bentuk penghancuran nama baik GS . Kami menduga bahwa tuduhan ini sengaja dibuat untuk menjauhkan perhatian dari upaya nyata penumpasan narkotika atau untuk memenuhi kepentingan tertentu dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab " ungkap Henry Pakpahan .

GS tidak memiliki hubungan apapun, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan setiap bentuk aktivitas peredaran atau penyalahgunaan narkotika di mana pun, termasuk kawasan Medan Denai. Tuduhan yang muncul hanyalah spekulasi kosong tanpa bukti konkrit yang mendukung.

"Selama ini, GS telah aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti program pemberdayaan ekonomi lokal dan pengembangan sumber daya manusia muda di wilayah Medan Denai . Semua upaya ini menunjukkan komitmen GS untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi daerahnya ". Ujar salah seorang. (Tim)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 23:00:46 +0800 amr
Pansus LKPJ DPRD Sumbawa Kaji "Praktek Baik" Tata Kelola Kota dan PAD ke DPRD Mataram https://amarmedia.co.id/pansus-lkpj-dprd-sumbawa-kaji-praktek-baik-tata-kelola-kota-dan-pad-ke-dprd-mataram https://amarmedia.co.id/pansus-lkpj-dprd-sumbawa-kaji-praktek-baik-tata-kelola-kota-dan-pad-ke-dprd-mataram Pansus LKPJ DPRD Sumbawa Kaji "Praktek Baik" Tata Kelola Kota dan PAD ke DPRD Mataram

Mataram.Amarmedia.co.id– Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja strategis ke Kantor DPRD Kota Mataram pada Kamis (2/4/2026). Kunjungan ini dilakukan guna mendalami praktik terbaik (best practice) terkait pengelolaan pendapatan daerah dan penataan infrastruktur perkotaan.

Rombongan Pansus DPRD Sumbawa diterima langsung oleh Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat DPRD Kota Mataram, Wirahadi, beserta jajaran staf Setwan setempat.

Fokus pada Tiga Pilar Utama

Wakil Ketua Pansus sekaligus pimpinan rombongan, H. Zohran SH, menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk membedah tiga poin krusial dalam penyelenggaraan pemerintahan, yakni pembiayaan, pendapatan, dan pelayanan publik. 

"Kami ingin mengetahui secara mendalam apa saja langkah konkret yang dilakukan DPRD dan Pemerintah Kota Mataram, khususnya dalam mengoptimalkan sektor-sektor tersebut untuk kemudian bisa menjadi referensi perbaikan di Kabupaten Sumbawa," ujar H. Zohran.

Dalam pertemuan tersebut, Kabag Umum Setwan DPRD Kota Mataram, Wirahadi, memaparkan keberhasilan Kota Mataram dalam melakukan penataan taman dan estetika kota. Fokus utama mereka adalah membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap kebersihan melalui berbagai inovasi lingkungan.

"Salah satu kunci kami adalah inovasi penataan lingkungan. Kami terus mendorong program yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan kesadaran warga agar menjaga kebersihan kota secara mandiri," ungkap Wirahadi.

Diskusi berkembang hangat saat membahas Pendapatan Asli Daerah (PAD). Staf Setwan Kota Mataram mengungkapkan bahwa salah satu kontributor terbesar bagi PAD mereka berasal dari retribusi parkir melalui sistem upah pungut yang terorganisir. Selain itu, pengelolaan retribusi kebersihan dan performa PDAM juga menjadi poin yang dipelajari oleh Pansus Sumbawa.

Di sisi lain, Sekretariat DPRD Kota Mataram juga berbagi mengenai tantangan administrasi yang sedang dihadapi, khususnya mengenai Penyelesaian permasalahan pegawai honorer, Proses penataan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Mataram Sebagai Barometer NTB

Pemilihan Kota Mataram sebagai tujuan konsultasi bukan tanpa alasan. Berdasarkan analisis capaian makro, Kota Mataram tetap menjadi barometer di Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan tren peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang stabil di sektor kesehatan dan pendidikan. 

Sektor perdagangan dan jasa (MICE) yang kuat serta keberhasilan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional seperti Pasar Mandalika dan Kebon Roek, menjadi daya tarik utama bagi Pansus LKPJ DPRD Sumbawa untuk melakukan komparasi data.

Hasil dari pertemuan ini nantinya akan disusun menjadi rekomendasi strategis bagi DPRD Kabupaten Sumbawa untuk diberikan kepada Pemerintah Daerah guna penyempurnaan penyelenggaraan pemerintahan di masa mendatang. (AM)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 21:28:22 +0800 amr
Sinergi APBDes 2025: Pembangunan Jalan Desa Capai 34 KM, Dukung Target "Jalan Mantap" Sumbawa https://amarmedia.co.id/sinergi-apbdes-2025-pembangunan-jalan-desa-capai-34-km-dukung-target-jalan-mantap-sumbawa https://amarmedia.co.id/sinergi-apbdes-2025-pembangunan-jalan-desa-capai-34-km-dukung-target-jalan-mantap-sumbawa Sinergi APBDes 2025: Pembangunan Jalan Desa Capai 34 KM, Dukung Target "Jalan Mantap" Sumbawa

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id – Capaian pembangunan infrastruktur di tingkat desa menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan program unggulan Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Jarot-Ansori. Melalui alokasi APBDes Tahun Anggaran 2025, pembangunan jalan perdesaan tercatat memberikan kontribusi signifikan terhadap target "Peningkatan Jaringan Jalan Mantap Hingga 80%".

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, mengungkapkan bahwa keterlibatan desa melalui anggaran mandiri sangat membantu mendongkrak persentase jaringan jalan dalam kondisi baik, yang mencakup jalan kabupaten, jalan usaha tani, hingga jalan lingkungan.

"Pembangunan infrastruktur perdesaan yang dibiayai dari APBDes turut memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap indikator persentase jalan mantap dalam Program Unggulan ke-3 Pemerintah Daerah," ujar Rachman Ansori saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (2/4/2026).

Capaian Infrastruktur Desa Tahun 2025

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), terdapat progres masif di ratusan desa sepanjang tahun 2025. Berikut adalah rincian capaiannya:

  • Jalan Perdesaan ± 34 Kilometer  di 133 Desa  dengan total anggaran Rp 20,424 Miliar
  • Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 15,7 Kilometer di  77 Desa dengan total anggaran Rp 9,45 Miliar
  • Drainase Lingkungan sepanjang 6,26 Kilometer di  54 Desa | Rp 6,26 Miliar 

Mantan Seklur Seketeng ini menjelaskan bahwa angka 34 kilometer untuk jalan desa tersebut masih merupakan data awal yang belum terkoreksi sepenuhnya, namun sudah mencerminkan realisasi fisik di lapangan yang didanai langsung oleh desa.

Meski mencatatkan tren positif pada tahun 2025, Rachman Ansori memberikan catatan kritis untuk tahun berjalan (2026). Pihaknya memprediksi akan terjadi penurunan drastis pada volume pembangunan infrastruktur perdesaan.

Hal ini dipicu oleh merosotnya alokasi APBDes di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2026 yang mencapai angka 46%. Penurunan anggaran yang hampir setengah dari tahun sebelumnya ini dipastikan akan memukul kemampuan desa dalam membiayai pembangunan fisik.

"Untuk tahun 2026, kami akan kembali melakukan rekapitulasi setelah seluruh APBDes terinput di Siskeudes. Namun, diprediksi akan terjadi degradasi (penurunan) pembangunan infrastruktur yang sangat signifikan mengingat adanya penurunan APBDes sekitar 46%," pungkas Ansori.

Kondisi ini menuntut pemerintah daerah dan desa untuk lebih kreatif dalam menentukan skala prioritas agar target "Jalan Mantap" tetap dapat terjaga meski di tengah keterbatasan anggaran. (AM)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 19:35:42 +0800 amr
Wariskan Mata Air, Bukan Air Mata”: Komitmen Pemkab Sumbawa dan Plan Indonesia dalam Lokakarya DAS Moyo https://amarmedia.co.id/wariskan-mata-air-bukan-air-mata-komitmen-pemkab-sumbawa-dan-plan-indonesia-dalam-lokakarya-das-moyo https://amarmedia.co.id/wariskan-mata-air-bukan-air-mata-komitmen-pemkab-sumbawa-dan-plan-indonesia-dalam-lokakarya-das-moyo “Wariskan Mata Air, Bukan Air Mata”: Komitmen Pemkab Sumbawa dan Plan Indonesia dalam Lokakarya DAS Moyo

Moyo Utara.Amarmedia.co.id– Sebuah pesan menyentuh menjadi penutup sekaligus penyemangat dalam rangkaian Workshop Rencana Aksi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan Forum PSDAT. 

"Jika kita laksanakan rencana ini dengan sungguh-sungguh, kita sedang mewariskan mata air, bukan air mata, bagi generasi anak cucu kita di masa datang,"ujar Yuni Ilmiati Kurnia, S.STP., M.Si., saat memberikan pernyataan penutup (closing statement) dalam diskusi kelompok di wilayah Moyo Utara, Selasa (31/03/2026).

Kalimat ini merangkum esensi dari Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan), sebuah inisiatif yang bertujuan memastikan ketersediaan sumber daya alam bagi generasi masa depan Sumbawa.

Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Moyo Utara ini melibatkan peserta dari tiga desa strategis yang dilalui oleh DAS Moyo, yakni Desa Sebewe, Desa Penyaring, dan Desa Barutahan. Ketiga desa ini merupakan bagian dari 22 desa dampingan Program CERAH yang tersebar di 7 kecamatan se-Kabupaten Sumbawa.

Workshop ini dipandu oleh tim fasilitator yang solid, terdiri dari Yuni Ilmi Kurniati, S.STP., M.Si., dan koordinator Wahyu Indrajaya, ST., MM.Inov., serta didukung oleh tim teknis Yuni Linda Handayani dari Bapperida dan Samsul Rizal dari Dinas Kesehatan.

Program CERAH ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret yang selaras dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa. Salah satu prioritas utama pasangan Jarot-Ansori adalah mewujudkan Sumbawa Hijau Lestari.

"Aspek utama dalam penyusunan rencana aksi ini meliputi pengelolaan lahan, ketahanan air, hingga pemberdayaan masyarakat. Kami merumuskan usulan program yang akan diintegrasikan ke dalam APBD maupun APBDesa, dengan dukungan dari Plan Indonesia serta pihak lainnya," jelas Yuni Ilmi kurniati

Sebelum menyusun rencana aksi, para peserta diajak untuk mendalami kondisi wilayah mereka secara historis. Mereka membandingkan potensi sumber daya air masa lalu dengan kondisi saat ini, mengidentifikasi kerentanan lingkungan, serta menganalisis kekuatan kelembagaan di tingkat desa.

Dinamika kelompok menunjukkan bahwa masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya menjaga ekosistem. Permasalahan pengelolaan DAS yang berkelanjutan memerlukan kolaborasi lintas sektor yang kuat, mulai dari pemeliharaan sarana prasarana hingga pola tanam yang ramah lingkungan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Moyo Utara Awaluudin Safari.SH dan menyampaikan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan serta mengajak masyarakat agar bijak dan partisipatif dalam kelola air dan lahan untuk keberlanjutan. Hadir pula Ketua TP PKK dan Ketua Tim Posyandu Kecamatan Moyo Utara, menunjukkan bahwa isu lingkungan kini menjadi perhatian serius dari level akar rumput hingga pemangku kebijakan.

Dengan tersusunnya rencana aksi ini, diharapkan koordinasi lintas sektor dalam pemantauan dan pemeliharaan sumber mata air dapat berjalan lebih efektif sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing, demi keberlanjutan hidup di Tana Samawa. (AM)

]]>
Thu, 02 Apr 2026 18:22:47 +0800 amr
Optimalisasi Pelayanan Kesehatan H. Zohran Desak Penuntasan RSUD Sering dan Penyatuan Lokasi Layanan https://amarmedia.co.id/optimalisasi-pelayanan-kesehatan-h-zohran-desak-penuntasan-rsud-sering-dan-penyatuan-lokasi-layanan https://amarmedia.co.id/optimalisasi-pelayanan-kesehatan-h-zohran-desak-penuntasan-rsud-sering-dan-penyatuan-lokasi-layanan Optimalisasi Pelayanan Kesehatan H. Zohran Desak Penuntasan RSUD Sering dan Penyatuan Lokasi Layanan

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH bersama Ketua H Zainuddin Sirat dan Anggota pansus lainnya Muhammad Zain SIP dan Andi Rusni SE.MM, melakukan kunjungan lapangan ke RSUD Sumbawa di wilayah Sering pada Selasa (31/03/2026). Rombongan diterima Direktur RSUD dr.Mega Harta dan jajaran.

Kunjungan ini bertujuan untuk memantau hasil pembangunan RSUD Blok C dan H demi kesiapan infrastruktur kesehatan untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima bagi masyarakat daerah.

Gedung C dan H RSUD Sering Sumbawa diresmikan pada 20 Januari 2026 lalu bertepatan dengan HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa. Gedung baru ini ditujukan sebagai penunjang pelayanan kesehatan yang lebih modern, termasuk fasilitas KJSU, Cathlab, CT Scan, IGD, dan pelayanan jiwa. 

Pembangunan Gedung C menelan anggaran sekitar Rp25,9 miliar oleh PT Bumi Seran, sedangkan Gedung H sekitar Rp6 miliar lebih oleh CV Putra Bahagia Sejahtera.

Dalam tinjauannya, H. Zohran menerima informasi mengenai urgensi konsolidasi lokasi RSUD. Ia menegaskan bahwa operasional rumah sakit yang saat ini masih terfragmentasi di dua titik berbeda (RSUD Kota dan RSUD Sering) harus segera diakhiri demi efisiensi dan kenyamanan pasien.

Point yang menjadi sorotan utama politisi NasDem ini adalah adanya potensi kehilangan dana hibah dari pemerintah pusat sebesar Rp110 miliar. Dana fantastis untuk pengembangan fasilitas kesehatan modern tersebut kini dalam kondisi stagnan akibat belum tuntasnya kesiapan gedung di lokasi tunggal.

"Kabupaten Sumbawa memiliki kesempatan emas untuk melakukan lompatan besar di sektor kesehatan dengan dana hibah Rp110 miliar ini. Namun, syarat mutlaknya adalah kesiapan gedung tunggal. Kita tidak boleh kehilangan momentum ini hanya karena ego birokrasi atau lambatnya pengambilan keputusan terkait lahan dan gedung" tegas H. Zohran di sela-sela kunjungannya.

Selain masalah hibah, H. Zohran mengidentifikasi adanya ancaman kerusakan aset pada gedung dan alat kesehatan senilai Rp25 miliar di RSUD Sering. Menurutnya, gedung yang sudah terbangun namun tidak segera dioperasikan secara penuh berisiko mengalami degradasi kualitas, seperti kelembapan dan kebocoran, yang dapat merusak alat medis sensitif di dalamnya.

"Ada investasi rakyat sebesar 25 miliar rupiah di sini. Jika dibiarkan mangkrak dan rusak sebelum memberikan manfaat kepada umat, ini berpotensi menjadi kerugian negara. Apalagi vendor untuk alat canggih seperti CT Scan dan Mamografi sudah dalam tahap koordinasi kedatangan. Ruangannya harus siap sekarang juga," imbuhnya.

Demi pelayanan yang lebih manusiawi dan modern, H. Zohran mendorong Pemerintah Daerah untuk segera mengambil keputusan politik guna menyatukan seluruh operasional RSUD ke wilayah Sering (One-Stop Service). Hal ini dianggap kunci untuk mengoptimalkan mobilitas pasien, SDM medis, dan penggunaan alat kesehatan.

Secara khusus, H. Zohran merekomendasikan dua poin kebijakan penting kepada Bupati Sumbawa segera menerbitkan SK atau Instruksi Bupati untuk menetapkan RSUD Sering sebagai pusat layanan permanen guna memenuhi syarat hibah pusat yang kedua memastikan kelanjutan anggaran pembangunan fisik RSUD Sering hingga tuntas sepenuhnya.

"RSUD Sumbawa tidak boleh tersandera oleh ketidakpastian lokasi. Di balik angka 110 miliar dan aset 25 miliar ini, ada hak masyarakat Sumbawa untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak, terpadu, dan modern. Membiarkan gedung rusak dan hibah hilang adalah bentuk pembiaran terhadap kemajuan daerah," pungkas H. Zohran menutup kunjungan lapangannya. (AM)

]]>
Wed, 01 Apr 2026 09:22:16 +0800 amr
Kedepankan Aspek Efektivitas, M Taufiq Dorong Evaluasi LKPJ yang Terukur https://amarmedia.co.id/kedepankan-aspek-efektivitas-m-taufiq-dorong-evaluasi-lkpj-yang-terukur https://amarmedia.co.id/kedepankan-aspek-efektivitas-m-taufiq-dorong-evaluasi-lkpj-yang-terukur Kedepankan Aspek Efektivitas, M Taufiq Dorong Evaluasi LKPJ yang Terukur

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Anggota Pansus DPRD M Taufiq menekankan pentingnya pendekatan yang proporsional dalam mengevaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2025. 

Bagi M Taufiq dari Fraksi Gelora, evaluasi bukan sekadar ajang adu data, melainkan instrumen untuk memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat melalui program-program yang nyata.

M. Taufiq mengingatkan bahwa perdebatan mengenai angka dan realisasi anggaran adalah dinamika yang sehat dalam demokrasi. Namun, ia mengajak semua pihak untuk mengedepankan asas praduga baik sembari menunggu validasi resmi dari otoritas pemeriksa.

"Kita di Pansus tentu ingin hasil yang terbaik. Terkait detail angka, kita bersabar menunggu hasil audit BPK. Ini adalah bentuk penghormatan kita terhadap prosedur yang ada, agar evaluasi kita tetap objektif dan tidak tergesa-gesa," tutur Taufiq dengan nada teduh dalam rapat Pansus, Selasa (31/03/2026).

Sebagai representasi dari semangat baru, Fraksi Gelora melalui Taufiq mendorong agar Pansus bekerja dengan skala prioritas. Alih-alih melakukan peninjauan ke seluruh proyek secara membabi buta, ia menyarankan agar energi dewan difokuskan pada program-program yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak.

"Kita tidak mungkin meninjau semua proyek fisik satu per satu karena keterbatasan waktu. Maka, mari kita pilih titik-titik yang paling krusial bagi masyarakat. Kita bedah, kita lihat langsung, dan kita berikan solusi. Inilah cara kita menghargai waktu dan mandat rakyat," jelasnya.

Taufiq juga mengapresiasi upaya jajaran eksekutif yang telah merangkum capaian kinerja tahun 2025. Baginya, dokumen tersebut adalah pijakan untuk melakukan perbaikan bersama, bukan untuk mencari-cari kelemahan.

"Semangat kami di Fraksi Gelora adalah kolaborasi. Kami mengkaji dokumen ini dengan seksama agar rekomendasi yang lahir nanti benar-benar bisa memacu kinerja pemerintah daerah untuk melayani masyarakat lebih baik lagi. Kita ingin setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar menjadi berkah bagi daerah kita," tutup Taufiq. (AM)

]]>
Wed, 01 Apr 2026 07:32:11 +0800 amr
Pastikan Program Tepat Sasaran, Anggota Pansus LKPJ DPRD Sumbawa Rosi, Dorong Peningkatan Kinerja OPD https://amarmedia.co.id/pastikan-program-tepat-sasaran-anggota-pansus-lkpj-dprd-sumbawa-rosi-dorong-peningkatan-kinerja-opd https://amarmedia.co.id/pastikan-program-tepat-sasaran-anggota-pansus-lkpj-dprd-sumbawa-rosi-dorong-peningkatan-kinerja-opd Pastikan Program Tepat Sasaran, Pansus LKPJ DPRD Sumbawa Dorong Peningkatan Kinerja OPD

SUMBAWA.Amarmedia.co.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kabupaten Sumbawa berkomitmen memastikan setiap program pembangunan tahun anggaran 2025 memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam rapat pendalaman materi yang berlangsung Selasa (31/03/2026), anggota Pansus Muhammad Zain, SIP, mendorong jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus meningkatkan performa kerja.

Politisi senior Golkar yang akrab disapa Rosy ini menekankan bahwa evaluasi LKPJ merupakan momentum strategis untuk melahirkan rekomendasi yang konkret demi penyempurnaan pembangunan di masa mendatang.

Salah satu poin yang menjadi perhatian serius adalah pengelolaan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA). Rosy berharap pemerintah daerah dapat lebih maksimal dalam mengeksekusi program yang telah direncanakan agar serapan anggaran berjalan linear dengan target pembangunan.

"Kita ingin memastikan anggaran yang sudah dialokasikan benar-benar terkonversi menjadi program yang dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Optimalisasi serapan anggaran adalah kunci agar pembangunan tidak tertunda," ujar Rosy di hadapan forum Pansus.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara OPD sangat diperlukan untuk mengidentifikasi kendala teknis di lapangan, sehingga program-program strategis dapat berjalan lebih maksimal dan efektif.

Di sektor infrastruktur, Rosy memberikan masukan konstruktif terkait pentingnya pemerataan distribusi proyek di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Ia berharap ke depan, transparansi pelaksanaan proyek fisik di lapangan terus ditingkatkan, salah satunya dengan kedisiplinan pemasangan papan informasi proyek.

"Masukan ini kami sampaikan sebagai bentuk kepedulian bersama demi identitas pembangunan daerah yang lebih baik dan transparan. Kita ingin pembangunan dirasakan merata dari wilayah utara hingga selatan," imbuhnya.

Untuk memastikan kesesuaian antara data dokumen LKPJ dengan realita di lapangan, Rosy mengajak rekan-rekan anggota Pansus untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek. Langkah ini diambil bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk validasi data yang objektif.

"Penting bagi kita untuk menyelaraskan data di atas kertas dengan kondisi fisik di lokasi. Hasil kunjungan lapangan ini nantinya akan menjadi bahan diskusi solutif bersama kepala OPD terkait pada pertemuan lanjutan Senin mendatang," jelas Rosy.

Pimpinan dan anggota Pansus lainnya menyambut baik langkah tersebut. Mereka sepakat bahwa evaluasi LKPJ tahun anggaran 2025 harus menjadi pemicu peningkatan kualitas pelayanan publik dan akselerasi pembangunan di Kabupaten Sumbawa pada tahun-tahun berikutnya. (AM)

]]>
Wed, 01 Apr 2026 07:14:50 +0800 amr
Demam ASN: Ketika Negara dan Politik Menjadi Magnet Karier https://amarmedia.co.id/demam-asn-ketika-negara-dan-politik-menjadi-magnet-karier https://amarmedia.co.id/demam-asn-ketika-negara-dan-politik-menjadi-magnet-karier Demam ASN: Ketika Negara dan Politik Menjadi Magnet Karier

Oleh. Asmediati 

Bangsa ini tengah terseret dalam demam yang unik: semua orang ingin menjadi ASN atau PPPK. Fenomena ini bukan sekadar pilihan karier, tapi manifestasi rasional warga menghadapi ketidakpastian ekonomi dan politik.

Sementara sektor swasta berjuang inovasi, pendidikan formal kita sejak awal menyiapkan generasi untuk jalan aman birokrasi. Kreativitas? Entrepreneurship? Eh, itu seperti pelajaran sejarah yang hampir tidak pernah diuji di lapangan.

Faktanya, minat anak muda ke ASN tinggi bukan karena idealisme pelayanan publik, tapi karena jaminan job security. PHK? Kontrak habis? Gaji tidak dibayar tepat waktu? Di sektor swasta, risiko itu nyata.

Ditambah lagi, jaminan pensiun dan gaji tetap menjadi daya tarik utama. Bayangkan, seseorang rela menunggu bertahun-tahun hanya untuk aman di usia muda. Rasional? Sangat. Produktif? Hanya sedikit yang peduli.

Gengsi sosial juga tidak bisa diremehkan. Menjadi ASN masih dianggap simbol status: anak diterima PNS, keluarga bangga; lingkungannya mengangguk hormat. Ini bukan soal pelayanan, tapi soal pengakuan sosial.

Sistem pendidikan kita diam-diam menguatkan fenomena ini. Dari SD hingga universitas, nilai kepatuhan dan sertifikasi lebih diutamakan daripada kreativitas dan produktivitas. Jadi wajar, generasi muda tumbuh dengan mindset: “Kalau bukan ASN, masa depan tidak pasti.”

Di sisi lain, negara membuka formasi CPNS/PPPK ratusan ribu kursi setiap tahun. Efek psikologisnya jelas: “Negara memberi jalan, berarti ini jalur realistis untuk sukses.”

Tetapi ada yang lebih gelap. Status honorer dan calon PPPK—jutaan orang—menjadi sandera politik. Janji PPPK dijadikan alat tekanan, kontrak diperpanjang atau dipotong untuk loyalitas politik lokal.

Fenomena ini disebut dalam literatur internasional sebagai clientelistic employment: pegawai publik menjadi instrumen politik elektoral, bukan sekadar pelayan masyarakat.

Akibatnya, talenta terbaik lari ke birokrasi, bukan ke sektor produktif. Pasar kerja swasta stagnan, inovasi tersendat, dan negara harus menanggung beban gaji serta pensiun massal.

Kalau semua orang ingin menjadi ASN, bayangkan: negara bakal gemuk di papan administrasi, tapi miskin di produksi dan inovasi. Ironis, tapi sangat logis.

Kita juga bisa menyorot birokrasi sebagai jalan aman: meski kaku, lamban, dan kurang inovatif, tetap menjadi pilihan karena jaminan hidup lebih penting daripada produktivitas.

Pendidikan formal, kebijakan negara, dan tekanan politik lokal bersatu menciptakan lingkaran setan demam ASN. Tidak ada satu pun faktor yang netral—semua saling memperkuat.

Honorer, calon PPPK, dan ASN muda tersandera oleh sistem. Mereka bekerja bukan karena aspirasi produktif, tetapi karena takut kehilangan penghidupan. Status mereka juga dimanfaatkan untuk kepentingan politik elektoral.

Kritik satirnya: negara secara implisit melatih generasi untuk menjadi pelayan birokrasi yang loyal secara politik, bukan wirausahawan atau inovator yang bebas.

Dan lucunya, semua ini dianggap normal. Kebijakan membuka peluang, pendidikan menyiapkan jalur, dan politik memanfaatkan status. Semua pihak tersenyum, kecuali generasi produktif yang tersingkir.

Jika tidak diubah, demam ASN akan terus membius generasi muda. Negara akan penuh papan administrasi, honorer tersandera, dan produktivitas nasional tetap stagnan.

Jadi mari kita renungkan: ASN memang penting, tapi jika setiap warga bercita-cita menjadi ASN karena takut risiko, kita sedang membangun negara gemuk birokrasi, miskin inovasi, dan dipandu oleh politik kekuasaan.[AM]

]]>
Tue, 31 Mar 2026 23:58:29 +0800 amr
Bahas LKPJ 2025: Wakil Ketua Pansus H. Zohran Minta Pemda Fokus pada Kualitas Infrastruktur dan Capaian Visi&Misi https://amarmedia.co.id/bahas-lkpj-2025-wakil-ketua-pansus-h-zohran-minta-pemda-fokus-pada-kualitas-infrastruktur-dan-capaian-visi-misi https://amarmedia.co.id/bahas-lkpj-2025-wakil-ketua-pansus-h-zohran-minta-pemda-fokus-pada-kualitas-infrastruktur-dan-capaian-visi-misi Bahas LKPJ 2025: Wakil Ketua Pansus H. Zohran Minta Pemda  Fokus pada Kualitas Infrastruktur dan Capaian Visi-Misi

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH, memberikan catatan kritis dalam rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sumbawa tahun anggaran 2025 Selasa 31 Maret 2026. Ia menegaskan bahwa evaluasi LKPJ kali ini harus menjadi alat ukur sejauh mana Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu menterjemahkan visi-misi kepala daerah ke dalam kinerja nyata.

Rapat dipimpin ketua Pansus H Zainuddin Sirat. Hadir Pula sekretaris Pansus Syamsul Hidayat SE.M.Si bersama anggota pansus Muhammad Zain SIP, H Andi Mappelepui, Bunardi AMd Pi, Sri Wahyuni, Andi Rusni SE.MM, I Nyoman Wisma SIP, M Taufik dan H Jabir SPd.

H Zohran Orek pemaparannya di hadapan pimpinan dan anggota Pansus serta perwakilan pemerintah daerah, H. Zohran menyoroti lima misi utama pembangunan daerah. Ia meminta setiap anggota Pansus di DPRD membedah secara mendalam capaian kinerja masing-masing sektor, mulai dari SDM, transformasi demokrasi, hingga pengelolaan sumber daya alam.

Salah satu poin krusial yang ditekankan politisi kawakan ini adalah mengenai pembangunan infrastruktur. H. Zohran mengingatkan agar pemerintah daerah tidak terjebak pada angka-angka statistik pencapaian kuantitas semata.

"Dalam rekomendasi Pansus nanti, saya ingin menekankan bahwa pengerjaan infrastruktur itu tidak boleh hanya memikirkan kuantitas atau jumlahnya saja, tetapi yang paling utama adalah kualitasnya. Jangan sampai fisik terbangun, tapi fungsinya tidak maksimal atau cepat rusak," tegas H. Zohran, Senin (30/03/2026).         

Dalam rapat tersebut, Pansus juga menyoroti angka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang cukup dinamis. H. Zohran mendorong agar setiap pergeseran anggaran yang terjadi selama masa transisi atau pelaksanaan program, seperti pembangunan di RSUD hingga pengerjaan fisik lainnya, dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

"Tujuannya agar rapat Pansus ini dapat menghasilkan rekomendasi terbaik bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki kinerja di tahun berjalan maupun tahun depan," tutup H. Zohran.

Rapat ini juga dihadiri oleh perwakilan Bappeda dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang memberikan klarifikasi terkait hilangnya beberapa sumber pendapatan, seperti bagi hasil keuntungan dari pihak ketiga yang tidak lagi berkelanjutan di tahun 2025.(AM)

]]>
Tue, 31 Mar 2026 20:43:46 +0800 amr
Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih NTB dipercepat, Operasional dan Digitalisasi Jadi Fokus https://amarmedia.co.id/koperasi-desa-kelurahan-merah-putih-ntb-dipercepat-operasional-dan-digitalisasi-jadi-fokus https://amarmedia.co.id/koperasi-desa-kelurahan-merah-putih-ntb-dipercepat-operasional-dan-digitalisasi-jadi-fokus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih NTB dipercepat, Operasional dan Digitalisasi Jadi Fokus

Mataram, Amarmedia.co.id - 30 Maret 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus mendorong percepatan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari program prioritas nasional dalam membangun ekonomi berbasis desa.

Berdasarkan update data minggu ke-IV Maret 2026, capaian pembinaan menunjukkan progres yang signifikan. Dari total target, sebanyak 1.166 KDKMP telah memiliki legalitas usaha, yang menjadi fondasi utama dalam penguatan kelembagaan koperasi di seluruh kabupaten/kota di NTB.

Dari sisi tata kelola, 196 koperasi telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), sementara 121 koperasi telah aktif beroperasional, menunjukkan bahwa sebagian koperasi mulai bergerak memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Namun demikian, pemerintah menilai tantangan utama saat ini adalah mempercepat transformasi koperasi dari aspek administratif menuju operasional yang produktif.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Wirawan Ahmad, menegaskan bahwa fokus pembinaan saat ini tidak lagi pada pembentukan, melainkan pada penguatan aktivitas usaha koperasi.

“Legalitas sudah kita capai secara luas. Sekarang kita dorong koperasi ini benar-benar hidup, berusaha, dan memberikan dampak nyata bagi ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.

Dari sisi penguatan sarana usaha, tercatat 373 koperasi sedang dalam tahap pembangunan gerai, dan 12 koperasi telah menyelesaikan pembangunan fisik secara penuh (100%). 

Sementara itu, masih terdapat 137 koperasi yang belum memulai pembangunan, yang menjadi fokus percepatan ke depan.

Dalam mendukung tata kelola berbasis data, pemerintah juga terus mendorong digitalisasi melalui sistem Agrinas. Hingga saat ini, 510 KDKMP telah masuk dalam portal Agrinas, sementara 656 koperasi lainnya belum terintegrasi dalam sistem, sehingga menjadi prioritas dalam proses pendataan dan pembinaan lanjutan.

Sebaran perkembangan koperasi menunjukkan dinamika yang berbeda di tiap daerah. Beberapa wilayah seperti Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Sumbawa mencatat jumlah pembangunan gerai yang cukup tinggi, sementara daerah lain masih membutuhkan akselerasi, khususnya dalam aspek operasional dan digitalisasi.

Menurut Wirawan, percepatan ke depan akan difokuskan pada tiga hal utama, yaitu peningkatan jumlah koperasi aktif, percepatan pembangunan gerai usaha, serta integrasi penuh ke dalam sistem digital.

“Kita ingin koperasi ini tidak hanya banyak secara jumlah, tetapi benar-benar kuat, produktif, dan terhubung dengan sistem. Itu kunci keberlanjutan,” tegasnya.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui pendekatan kelembagaan yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.(AM/Diskominfotik)

]]>
Tue, 31 Mar 2026 08:30:21 +0800 amr
Lebih dari Sekadar Kenyang: Mengintip Hangatnya Jeda Makan Siang di Batu Hijau https://amarmedia.co.id/lebih-dari-sekadar-kenyang-mengintip-hangatnya-jeda-makan-siang-di-batu-hijau https://amarmedia.co.id/lebih-dari-sekadar-kenyang-mengintip-hangatnya-jeda-makan-siang-di-batu-hijau Lebih dari Sekadar Kenyang: Mengintip Hangatnya Jeda Makan Siang di Batu Hijau

BATU HIJAU.Amarmedia.co.id – Di balik deru mesin dan kesibukan operasional tambang Batu Hijau, ada satu momen yang selalu dinanti dan memiliki ceritanya sendiri: waktu makan siang.

Bagi ribuan karyawan di kawasan operasional AMMAN, makan siang bukan sekadar ritual rutin untuk mengisi perut atau "mengisi bensin" tubuh. Ini adalah tentang menikmati jeda berkualitas. Di kantin-kantin yang tertata rapi, aroma masakan yang menggoda menjadi penyambut bagi para pejuang operasional yang sejenak melepas helm dan sarung tangan mereka.

Nutrisi sebagai Bahan Bakar Produktivitas

AMMAN menyadari bahwa produktivitas yang tinggi berawal dari piring makan. Oleh karena itu, sajian yang dihidangkan bukan hanya soal rasa yang nikmat, tetapi juga keseimbangan gizi. 

Lewat pilihan menu yang sehat dan seimbang—mulai dari asupan protein yang cukup, sayuran segar, hingga karbohidrat yang pas—perusahaan memastikan setiap karyawan mendapatkan energi yang stabil untuk menjaga fokus sepanjang hari. Makan siang yang berkualitas adalah investasi untuk menjaga performa tetap prima hingga jam kerja berakhir.

Momen Kebersamaan

Selain soal nutrisi, meja makan di Batu Hijau menjadi saksi bisu pertukaran cerita. Di sinilah koordinasi antar-departemen mencair dalam obrolan santai, tawa antar-rekan kerja pecah, dan semangat kerja kembali dipompa sebelum mereka kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan kontribusi bagi negeri.

Jeda singkat ini membuktikan bahwa di tengah teknologi pertambangan yang canggih, sisi kemanusiaan dan kesehatan karyawan tetap menjadi prioritas utama. Karena pada akhirnya, manusia yang sehat dan bahagia adalah penggerak utama dari setiap inovasi yang tercipta.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 22:18:32 +0800 amr
Usai Halal Bihalal, Bupati H. Jarot Langsung Beri Teladan : Gowes dari Pendopo ke Kantor Bupati https://amarmedia.co.id/usai-halal-bihalal-bupati-h-jarot-langsung-beri-teladan-gowes-dari-pendopo-ke-kantor-bupati https://amarmedia.co.id/usai-halal-bihalal-bupati-h-jarot-langsung-beri-teladan-gowes-dari-pendopo-ke-kantor-bupati Usai Halal Bihalal, Bupati H. Jarot Langsung Beri Teladan : Gowes dari Pendopo ke Kantor Bupati

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 30 Maret 2026 — Tidak sekadar imbauan, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP langsung menunjukkan komitmennya dalam efisiensi energi dengan bersepeda menuju Kantor Bupati Sumbawa pada Senin pagi. Aksi ini menjadi tindak lanjut nyata dari ajakan yang disampaikannya pada malam sebelumnya dalam kegiatan Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Berangkat dari Pendopo, Bupati Jarot mengayuh sepeda menuju kantor sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bersama di kalangan aparatur sipil negara (ASN) tentang pentingnya penghematan bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini juga menjadi simbol perubahan pola pikir, bahwa kebijakan tidak cukup disampaikan, tetapi harus dimulai dari teladan pimpinan.

“Kalau ingin mengajak, harus dimulai dari diri sendiri. Ini langkah kecil, tapi kalau dilakukan bersama, dampaknya akan besar,” ungkapnya di sela aktivitas pagi tersebut.

Seperti diketahui, dalam sambutannya pada Halal Bihalal Pemkab Sumbawa 1447 H/2026 M, Bupati Jarot telah mengingatkan potensi tantangan energi global yang bisa berdampak hingga ke daerah. Meski kondisi stok BBM di Sumbawa masih aman, ia menekankan pentingnya langkah antisipatif melalui efisiensi penggunaan energi, termasuk mendorong ASN untuk mulai menggunakan sepeda ke kantor.

Aksi bersepeda ini pun mendapat respons positif dari jajaran pemerintah daerah. Sejumlah ASN terlihat mulai mengikuti langkah tersebut, menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus kontribusi nyata terhadap penghematan energi.

Selain aspek efisiensi BBM, kegiatan ini juga membawa pesan lain yang tak kalah penting, yakni membangun budaya hidup sehat di lingkungan birokrasi. Dengan bersepeda, ASN tidak hanya mengurangi konsumsi BBM, tetapi juga meningkatkan kebugaran tubuh yang berdampak pada produktivitas kerja.

Langkah cepat yang ditunjukkan Bupati Jarot ini mempertegas arah kepemimpinan yang mengedepankan aksi nyata. Dari Halal Bihalal yang sarat nilai kebersamaan, hingga implementasi langsung di lapangan, pesan yang disampaikan menjadi lebih kuat : perubahan dimulai dari contoh, bukan sekadar imbauan.

(YH / WRM - Prokopim Sumbawa)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 21:44:49 +0800 amr
Sumbawa Bersolek: Bupati Jarot Integrasikan Ekonomi Kerakyatan dengan Penataan Kota Modern https://amarmedia.co.id/sumbawa-bersolek-bupati-jarot-integrasikan-ekonomi-kerakyatan-dengan-penataan-kota-modern https://amarmedia.co.id/sumbawa-bersolek-bupati-jarot-integrasikan-ekonomi-kerakyatan-dengan-penataan-kota-modern Sumbawa Bersolek: Bupati Jarot Integrasikan Ekonomi Kerakyatan dengan Penataan Kota Modern

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., terus memacu transformasi daerah melalui 12 Program Unggulan. Dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 di hadapan DPRD, Senin (30/3/2026), Bupati memaparkan progres signifikan pada sektor ekonomi kerakyatan dan penataan wajah kota.

Dua program yang menjadi sorotan adalah Program Kesembilan (Penguatan Ekonomi UMKM) dan Program Kesepuluh (Penataan Lingkungan dan Tata Kota), yang dinilai sebagai kunci utama dalam meningkatkan daya saing daerah sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Melalui Program Kesembilan, Bupati Jarot menegaskan komitmennya untuk menghidupkan ekonomi dari unit terkecil. Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Daerah telah menyalurkan bantuan sarana usaha kepada 145 pelaku UMKM dan 79 pelaku industri kecil.

Tak hanya bantuan fisik, penguatan sumber daya manusia juga menjadi fokus melalui program Bale Berdaya. "Kami telah melakukan pembinaan terhadap 110 UMKM yang kini melahirkan puluhan wirausaha lokal, termasuk entrepreneur milenial. Mereka inilah motor penggerak ekonomi masyarakat Sumbawa yang sesungguhnya," ujar Bupati Jarot.

Wajah Baru Kota: Dari "Simpang Bingung" Menuju Pusat Konvensi

Selaras dengan penguatan ekonomi, Program Kesepuluh difokuskan pada penataan lingkungan yang lebih bermartabat. Bupati mengungkapkan bahwa penataan kawasan kumuh Jempol terus dilanjutkan dengan alokasi anggaran mencapai Rp11 Miliar.

Namun, yang paling menarik perhatian adalah visi besar Bupati untuk mengubah wajah pusat kota. Pemerintah Daerah tengah menyiapkan perencanaan strategis untuk kawasan Saliper Ate – Pantai Goa serta revitalisasi Taman Kerato sebagai pusat kegiatan publik.

"Kami ingin Sumbawa memiliki pusat kegiatan yang representatif. Jika Mataram punya Narmada atau Islamic Convention Hall, maka di Sumbawa akan ada Sumbawa Convention Hall yang berlokasi di Taman Kerato," tegas Bupati.

Bupati juga menyinggung penataan Simpang Sabalong Samalewa. Ia bertekad mengubah titik ikonik tersebut agar lebih tertata dan fungsional. "Kita tata kembali agar tidak lagi menjadi 'simpang bingung', melainkan menjadi persimpangan yang membanggakan dan memperlancar arus transportasi serta ekonomi," tambahnya.

Membangun Ekosistem Pariwisata dan Investasi

Penataan kota ini bukan sekadar mengejar keindahan estetika, melainkan bagian dari strategi besar untuk menarik investasi dan wisatawan. Dengan hadirnya Convention Hall dan kawasan pesisir yang tertata, Sumbawa diharapkan menjadi destinasi utama kegiatan skala regional maupun nasional.

"Penataan ini adalah bentuk keseriusan kami dalam membangun fondasi. Kota yang tertata dan UMKM yang berdaya adalah kombinasi sempurna untuk membawa Sumbawa menjadi daerah yang unggul, maju, dan sejahtera," pungkas Bupati Jarot disambut apresiasi oleh anggota dewan yang hadir.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 21:15:01 +0800 amr
Sumbawa Menuju Transformasi Ekonomi: Investasi Triliunan Rupiah Masuk Lewat Industrialisasi Program Unggulan Jarot&Ansori https://amarmedia.co.id/sumbawa-menuju-transformasi-ekonomi-investasi-triliunan-rupiah-masuk-lewat-industrialisasi-program-unggulan-jarot-ansori https://amarmedia.co.id/sumbawa-menuju-transformasi-ekonomi-investasi-triliunan-rupiah-masuk-lewat-industrialisasi-program-unggulan-jarot-ansori Sumbawa Menuju Transformasi Ekonomi: Investasi Triliunan Rupiah Masuk Lewat Industrialisasi Program Unggulan Jarot-Ansori

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  – Visi Kabupaten Sumbawa untuk melakukan transformasi ekonomi dari sektor hulu ke hilir mulai menampakkan hasil signifikan. Dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Senin 30 Maret 2026, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memaparkan progres fantastis pada Program Unggulan Kelima: Industrialisasi Produk Unggulan Daerah dan Peningkatan Investasi.

Langkah berani Pemerintah Daerah dalam mendorong proyek investasi strategis ini diklaim menjadi motor penggerak utama dalam memberikan nilai tambah ekonomi yang nyata bagi masyarakat Tau dan Tana Samawa.

Tiga Proyek Strategis Bernilai Triliunan

Bupati Haji  Jarot mengungkapkan bahwa beberapa inisiatif investasi besar telah memasuki tahap groundbreaking dan menjadi fondasi industri masa depan Sumbawa. Tiga sektor utama yang menjadi primadona adalah hilirisasi peternakan, perikanan, dan industri garam.

Pertama ; Hilirisasi Ayam Terintegrasi (Kawasan Serading).

Proyek yang berlokasi di Serading ini mencatatkan nilai investasi sebesar Rp1,3 Triliun  Kehadiran industri ini diharapkan mampu memutus rantai ketergantungan pasokan dari luar daerah sekaligus menciptakan ekosistem bisnis unggas yang mandiri di Sumbawa.

Kedua ; Sentra Akuakultur Udang (Moyo Utara).

Wilayah Moyo Utara kini bersiap menjadi pusat udang nasional dengan potensi investasi mencapai Rp2,1 Triliun. Pengembangan sentra akuakultur ini diproyeksikan akan menyerap ribuan tenaga kerja lokal dan meningkatkan devisa melalui jalur ekspor.

Ketiga : Sentra Industri Garam (Plampang dan Empang)

Tak tanggung-tanggung, potensi investasi di sektor ini mencapai Rp2,5 Triliun. Kawasan Plampang dan Empang disiapkan menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan garam nasional, baik untuk konsumsi maupun industri.

Keberhasilan menarik minat investor dengan total potensi nilai investasi lebih dari Rp5,9 Triliun ini tidak lepas dari stabilitas daerah dan kemudahan perizinan yang ditawarkan. Bupati menegaskan bahwa industrialisasi bukan sekadar membangun pabrik, melainkan upaya sistematis untuk memastikan produk mentah asal Sumbawa memiliki nilai jual berkali lipat saat keluar dari daerah.

"Kami mendorong investasi strategis yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi. Ini adalah momentum awal dalam meletakkan fondasi kebijakan agar pembangunan daerah terus bergerak menuju kualitas yang lebih baik," tegas Bupati Jarot di hadapan Sidang Paripurna DPRD.

Capaian investasi ini juga dibarengi dengan kinerja fiskal daerah yang impresif. Berdasarkan data LKPJ 2025, Realisasi Pendapatan Daerah mencapai Rp2,37 Triliun atau 101,30% dari target. Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga melampaui rencana dengan capaian 100,80% (Rp242,2 Miliar).

Angka-angka ini menunjukkan bahwa di bawah kepemimpinan Jarot-Ansori, Kabupaten Sumbawa tidak hanya mampu mengelola anggaran rutin, tetapi juga berhasil menciptakan daya tarik bagi modal besar untuk membangun ekonomi daerah yang lebih tangguh dan berkelanjutan. ( AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 20:45:37 +0800 amr
Cetak SDM Mandiri, Program Unggulan Keempat Jarot&Ansori Berhasil Bekali 122 Tenaga Kerja Sertifikat Kompetensi https://amarmedia.co.id/cetak-sdm-mandiri-program-unggulan-keempat-jarot-ansori-berhasil-bekali-122-tenaga-kerja-sertifikat-kompetensi https://amarmedia.co.id/cetak-sdm-mandiri-program-unggulan-keempat-jarot-ansori-berhasil-bekali-122-tenaga-kerja-sertifikat-kompetensi Cetak SDM Mandiri, Program Unggulan Keempat Jarot-Ansori Berhasil Bekali 122 Tenaga Kerja Sertifikat Kompetensi

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Komitmen pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Drs. H. Mohammad Ansori (Jarot-Ansori), dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) mulai membuahkan hasil nyata. Melalui Program Unggulan Keempat: Penciptaan Tenaga Kerja Unggul dan Mandiri, Pemerintah Kabupaten Sumbawa sukses menyelenggarakan serangkaian pelatihan berbasis kompetensi sepanjang tahun anggaran 2025.

Dalam Pidato Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 di Gedung DPRD Sumbawa, Bupati Jarot mengungkapkan bahwa program ini dirancang untuk menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Pemerintah Daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2.000.000.000 (Dua Miliar Rupiah) untuk memastikan masyarakat mendapatkan keahlian teknis yang dibutuhkan pasar industri saat ini. Anggaran tersebut dikonversi menjadi pelatihan bersertifikat bagi 122 orang peserta yang terbagi ke dalam berbagai bidang keahlian strategis.

Adapun rincian peserta pelatihan tersebut meliputi:

  • 32 Orang Pelatihan Barista (Mendukung sektor UMKM dan pariwisata).
  • 16 Orang Pelatihan Alat Berat (Menjawab kebutuhan sektor pertambangan dan konstruksi)
  • 16 Orang Pelatihan Tata Boga.
  • 16 Orang Pelatihan Desain Grafis.
  • 16 Orang Pelatihan Pengelasan (Welding)
  • 16 Orang Pelatihan Kelistrikan.

"Pelatihan ini bukan sekadar kursus singkat, melainkan pelatihan bersertifikat kompetensi keahlian. Kami ingin memastikan putra-putri Sumbawa memiliki 'senjata' berupa keahlian yang diakui secara nasional maupun internasional," ujar Bupati Jarot dalam pidatonya.

Selain pelatihan teknis, program ini juga menyasar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui program magang kerja. Sebanyak 10 orang lulusan terbaik SMK telah dikirim untuk mengikuti program magang guna meningkatkan keterampilan (skill) dan menyelaraskan kemampuan mereka dengan kebutuhan dunia usaha yang dinamis.

Langkah ini diambil sebagai bentuk upaya pemerintah daerah dalam memperkecil celah (gap) antara kualifikasi pendidikan dengan kebutuhan riil industri.

Capaian di bidang ketenagakerjaan ini menjadi salah satu pilar dalam tema pembangunan tahun 2025, yakni "Penguatan Sumber Daya Manusia dan Birokrasi Unggul". Bupati Jarot menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan tahun fondasi bagi arah pembangunan Kabupaten Sumbawa ke depan.

Dengan tersedianya tenaga kerja yang memiliki sertifikat kompetensi, diharapkan para peserta tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan mandiri yang membuka lapangan pekerjaan baru di Tau dan Tana Samawa. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 20:28:47 +0800 amr
Kejar Target 80 Persen Jalan Mantap, Pemkab Sumbawa Tuntaskan Proyek Jalan Senilai Rp129,6 Miliar https://amarmedia.co.id/kejar-target-80-persen-jalan-mantap-pemkab-sumbawa-tuntaskan-proyek-jalan-senilai-rp1296-miliar https://amarmedia.co.id/kejar-target-80-persen-jalan-mantap-pemkab-sumbawa-tuntaskan-proyek-jalan-senilai-rp1296-miliar Kejar Target 80 Persen Jalan Mantap, Pemkab Sumbawa Tuntaskan Proyek Jalan Senilai Rp129,6 Miliar

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Peningkatan konektivitas wilayah menjadi salah satu prioritas utama dalam tahun pertama kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. dan Wakil Bupati Drs. Mohamad Ansori. Dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, Senin (30/3/2026), Bupati memaparkan capaian ambisius Program Unggulan Ketiga, yakni peningkatan kualitas infrastruktur jalan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menetapkan target besar untuk mencapai angka 80 persen jalan mantap di seluruh wilayah kabupaten. Untuk merealisasikan hal tersebut, sepanjang tahun anggaran 2025, dukungan dana sebesar Rp129,6 Miliar telah dikucurkan untuk membiayai berbagai proyek strategis.

Bupati Jarot menjelaskan bahwa anggaran tersebut dialokasikan secara merata, mulai dari jalan utama, jalan lingkungan, hingga jalur logistik pertanian. Salah satu capaian yang menonjol adalah rampungnya rehabilitasi ruas Jalan Labuhan Sangoro–Maronge sepanjang 3,9 kilometer yang menjadi urat nadi ekonomi warga setempat.

"Infrastruktur adalah kunci aksesibilitas. Kita ingin memastikan mobilitas warga, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan, tidak lagi terhambat oleh kondisi jalan," tegas Bupati Jarot dalam pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025.

Berdasarkan data teknis yang dipaparkan, berikut adalah rincian pengerjaan jalan selama tahun 2025:

  • Rehabilitasi Jalan Labuhan Sangoro–Maronge sepanjang 3,9 KM.
  • Pemeliharaan Berkala Jalan Lebih dari 10 KM.
  • Pemeliharaan Rutin Jalan sepanjang 73,7 KM
  • Pembangunan/Peningkatan JUT & JPP (Jalan Pertanian) sepanjang 24 KM.
  • Peningkatan Jalan Lingkungan tersebar di berbagai wilayah pemukiman.

Tahun Fondasi untuk Konektivitas

Bupati menekankan bahwa pembangunan jalan tani (JUT/JPP) sepanjang 24 KM merupakan bentuk sinergi dengan program unggulan pertama di sektor pertanian. Hal ini bertujuan agar hasil panen petani dapat diangkut dengan biaya logistik yang lebih murah dan cepat.

"Tahun 2025 adalah tahun fondasi. Dengan anggaran hampir 130 miliar rupiah ini, kita telah melakukan pemeliharaan rutin pada lebih dari 70 kilometer jalan. Ini adalah bukti komitmen kami bahwa pembangunan tidak boleh stagnan," tambahnya.

Penyampaian LKPJ ini juga menjadi ruang bagi DPRD untuk memberikan catatan kritis terkait kualitas pengerjaan di lapangan. Bupati menyatakan keterbukaannya terhadap masukan dewan demi memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar menghasilkan kualitas jalan yang tahan lama.

Dengan capaian di tahun pertama ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis target 80 persen jalan mantap dapat tercapai lebih cepat, guna mewujudkan pemerataan pembangunan dari desa hingga ke kota. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 20:15:31 +0800 amr
Lompati Target 10 Persen, Pendapatan Daerah Sumbawa Tumbuh Signifikan di Tahun Pertama Jarot&Ansori https://amarmedia.co.id/lompati-target-10-persen-pendapatan-daerah-sumbawa-tumbuh-signifikan-di-tahun-pertama-jarot-ansori https://amarmedia.co.id/lompati-target-10-persen-pendapatan-daerah-sumbawa-tumbuh-signifikan-di-tahun-pertama-jarot-ansori Lompati Target 10 Persen, Pendapatan Daerah Sumbawa Tumbuh Signifikan di Tahun Pertama Jarot-Ansori

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan taringnya dalam pengelolaan fiskal daerah. Pada Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa yang digelar Senin (30/3/2026), Bupati secara resmi memaparkan keberhasilan Program Unggulan Kedua, yakni Peningkatan Pendapatan Daerah yang melampaui target tahunan.

Dalam pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 tersebut, Bupati Jarot mengungkapkan bahwa penguatan struktur keuangan daerah merupakan prioritas utama untuk menjamin keberlanjutan pembangunan di Tana Samawa.

Realisasi 11,13 Persen: Melampaui Estimasi Awal

Pemerintah Daerah sebelumnya telah mematok target ambisius, yakni meningkatkan pendapatan daerah hingga 50% dalam rentang waktu lima tahun. Artinya, setiap tahun daerah ditargetkan tumbuh rata-rata 10%. Namun, pada tahun pertama pemerintahan Jarot-Ansori, realisasi pertumbuhan justru tercatat di angka 11,13%.

"Peningkatan ini adalah langkah awal menuju kekuatan fiskal daerah yang lebih mantap. Kami tidak hanya ingin membangun, tapi kami ingin memastikan bahwa mesin pendanaan pembangunan kita sehat dan mandiri," tegas Bupati Jarot di hadapan pimpinan dan anggota dewan.

Berdasarkan data yang disampaikan, kenaikan tersebut terlihat sangat kontras jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pendapatan daerah yang semula berada di kisaran Rp2,1 Triliun, kini melonjak tajam menjadi Rp2,34 Triliun pada penutupan tahun 2025.

Bupati menjelaskan bahwa capaian ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan hasil dari kerja keras dalam mengoptimalkan berbagai sektor pendapatan serta efisiensi tata kelola keuangan daerah. Pertumbuhan pendapatan sebesar Rp240 miliar dalam satu tahun ini menjadi modal penting bagi eksekutif untuk mengeksekusi program-program kerakyatan lainnya.

Capaian pada tahun pertama ini memberikan optimisme tinggi bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mencapai target akumulatif 50% di akhir periode nanti. Dengan pendapatan yang terus meningkat, Bupati berharap ketergantungan terhadap fiskal pusat dapat diimbangi dengan kekuatan sumber daya daerah yang dikelola secara profesional.

"Capaian 11,13 persen ini membuktikan bahwa potensi Sumbawa sangat besar jika dikelola dengan serius. Ini menjadi fondasi kuat bagi kita untuk mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera melalui kemandirian finansial," pungkasnya.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 20:01:28 +0800 amr
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Sumbawa Kucurkan Rp16,8 Miliar untuk Infrastruktur Irigasi https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-pangan-pemkab-sumbawa-kucurkan-rp168-miliar-untuk-infrastruktur-irigasi https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-pangan-pemkab-sumbawa-kucurkan-rp168-miliar-untuk-infrastruktur-irigasi Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Sumbawa Kucurkan Rp16,8 Miliar untuk Infrastruktur Irigasi

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi Kabupaten Sumbawa. Hal ini ditegaskan dalam pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. di hadapan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa yang dipimpin oleh Ketua DPRD.Hador Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kapolres Sumbawa, Dandim Sumbawa, dan Kajari  Sumbawa.

Dalam pemaparannya, Bupati Jarot menempatkan Penguatan Infrastruktur Air dan Irigasi Pertaniannsebagai program unggulan pertama dari 12 program strategis pemerintahan Jarot-Ansori. Langkah ini diambil sebagai respons nyata atas kebutuhan mendesak petani akan ketersediaan air guna meningkatkan produktivitas lahan.

Bupati mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Pemerintah Daerah telah melakukan akselerasi pembangunan fasilitas pengairan secara masif. Tercatat, dukungan anggaran lebih dari Rp16,8 Miliar telah dikonversi menjadi infrastruktur fisik yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh para petani.

"Ini adalah upaya strategis kita untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Kita ingin memastikan air sampai ke lahan-lahan pertanian masyarakat, sehingga indeks pertanaman kita bisa meningkat," ujar Bupati Jarot.

Beberapa rincian pembangunan fasilitas pengairan yang berhasil dirampungkan pada tahun 2025 meliputi Pembangunan Check Dam Pertanian 12 Unit, Sumur Bor Pengairan (Berbagai Tipe)  39 Unit, Sumur Dangkal, 17 Unit, Irigasi Perpipaan sepanjang 3.875 KM Jaringan Irigasi Usaha Tani 27 Unit.

Selain infrastruktur permanen tersebut, Pemkab Sumbawa juga membangun embung pertanian, kantong air, serta mendistribusikan berbagai fasilitas mesin pompa pengairan di titik-titik rawan kekeringan.

Bupati Jarot menekankan bahwa infrastruktur irigasi bukan sekadar proyek fisik, melainkan instrumen untuk memberikan kepastian bagi petani saat musim tanam. Dengan ketersediaan air yang lebih terjamin, diharapkan risiko gagal panen akibat kekeringan dapat diminimalisir secara signifikan.

"Program unggulan pertama ini adalah fondasi. Tanpa air yang cukup, mustahil kita bicara tentang swasembada pangan atau kesejahteraan petani. Oleh karena itu, anggaran Rp16,8 Miliar ini kita arahkan tepat sasaran pada wilayah-wilayah yang menjadi sentra produksi," tambahnya.

Melalui keberhasilan program pertama ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis bahwa sektor pertanian akan terus menjadi motor penggerak ekonomi yang stabil, sekaligus memperkuat posisi Sumbawa sebagai salah satu lumbung pangan utama di Provinsi Nusa Tenggara Barat. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 19:45:33 +0800 amr
Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Jarot Paparkan Fondasi Kuat dan Capaian 12 Program Unggulan https://amarmedia.co.id/sampaikan-lkpj-2025-bupati-jarot-paparkan-fondasi-kuat-dan-capaian-12-program-unggulan https://amarmedia.co.id/sampaikan-lkpj-2025-bupati-jarot-paparkan-fondasi-kuat-dan-capaian-12-program-unggulan Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Jarot Paparkan Fondasi Kuat dan Capaian 12 Program Unggulan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa, Maret 2026. Pidato pengantar yang disampaikan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P.  ini menjadi momentum penting dalam memaparkan progres transisi kepemimpinan sekaligus capaian kinerja tahun pertama pemerintahan Jarot-Ansori.

Dalam pidatonya, Bupati Haji Jarot menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan periode strategis yang berfungsi sebagai "fondasi" pembangunan ke depan. Dilantik pada Februari 2025, pasangan Jarot-Ansori mengelola tahun anggaran tersebut dalam dua fase penting: penyelesaian kebijakan sebelumnya dan inisiasi program baru pasca-perubahan APBD.

"Tahun 2025 adalah tahun konsolidasi dan transisi. Kami meletakkan fondasi kebijakan yang menjawab kebutuhan riil masyarakat sesuai visi dan misi yang telah kami janjikan," ujar Bupati di sidang Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov

Salah satu poin menonjol dalam LKPJ kali ini adalah kinerja keuangan daerah yang cukup impresif. Realisasi Pendapatan Daerah mencapai Rp2,37 Triliun atau melampaui rencana sebesar 101,30%. Capaian ini didorong oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp242,29 Miliar (100,80%) dan Dana Transfer  terealisasi Rp2,09 Triliun (101,40%).

Di sisi Belanja Daerah, Pemerintah mencatat serapan sebesar Rp2,25 Triliun (92,93%). Meski belanja modal dan operasional terserap cukup baik, terdapat catatan pada Belanja Tidak Terduga (BTT) yang terealisasi 32,38% serta Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp202,2 Miliar pada APBD tahun Anggaran 2025 dan sebesar  Rp93.48 Miliar pada penjabaran APBD Perubahan yang akan menjadi bahan evaluasi dan penguatan pada tahun anggaran berikutnya.

Progres 12 Program Unggulan

Bupati juga membedah capaian 12 Program Unggulan yang menjadi fokus perhatian publik. Beberapa capaian signifikan di antarany Ketahanan Pangan dengan anggaran sebesar Rp16,8 Miliar telah dikonversi menjadi pembangunan 12 check dam, 39 sumur bor, serta jaringan irigasi perpipaan sepanjang 3.875 KM.

Di bidang Infrastruktur dilakukan Penguatan infrastruktur jalan dengan total anggaran Rp129,6 Miliar untuk mengejar target 80% jalan mantap di seluruh wilayah Sumbawa.

Untuk Program Industrialisasi & Investasi,  Langkah berani diambil melalui groundbreaking sejumlah proyek raksasa, termasuk hilirisasi ayam di Serading (Rp1,3 T), akuakultur udang di Moyo Utara (Rp2,1 T), serta industri garam di wilayah timur (Rp2,5 T).

Terhadap kesejahteraan & sosial dilakukan pemberian insentif bagi lebih dari 600 tokoh agama serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 21.736 pekerja rentan.

Terkait isu Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), Bupati menyampaikan kejujuran fiskal. Ia menyatakan bahwa meski berkomitmen meningkatkan kesejahteraan ASN, peningkatan TPP pada 2025 belum dapat dilakukan secara menyeluruh akibat tingginya proporsi belanja pegawai. Pemerintah daerah kini tengah fokus melakukan rasionalisasi agar kesejahteraan ASN dapat sejalan dengan ruang fiskal publik.

Diakhir pidatonya yang sarat dengan data pencapaian, Bupati Jarot juga menyelipkan pesan persaudaraan mengingat bertepatan dengan momentum menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ia menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, DPRD, dan seluruh lapisan masyarakat yang menjaga kondusivitas daerah.

"Kebersamaan yang terjalin sepanjang 2025 menjadi modal utama bagi kita untuk menyongsong tahun 2026 yang lebih unggul, maju, dan sejahtera," pungkasnya yang diakhiri dengan pantun hangat di depan sidang dewan yang terhormat. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 19:26:53 +0800 amr
LAZISMU Sumbawa Salurkan Tali Asih untuk Keluarga Anggota Damkar yang Gugur di Kalimango https://amarmedia.co.id/lazismu-sumbawa-salurkan-tali-asih-untuk-keluarga-anggota-damkar-yang-gugur-di-kalimango https://amarmedia.co.id/lazismu-sumbawa-salurkan-tali-asih-untuk-keluarga-anggota-damkar-yang-gugur-di-kalimango LAZISMU Sumbawa Salurkan Tali Asih untuk Keluarga Anggota Damkar yang Gugur di Kalimango

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id.— Bentuk kepedulian terhadap pejuang kemanusiaan terus mengalir. Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Kabupaten Sumbawa Senin (30/03/2026) mengunjungi kediaman almarhum Bapak M. Solikin, anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa yang gugur saat menjalankan tugas

Kedatangan rombongan LAZISMU disambut langsung oleh orang tua almarhum dalam suasana penuh khidmat. Kunjungan ini dimaksudkan untuk menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan oleh almarhum kepada daerah.

Sekretaris Lazismu Sumbawa, Hendra Julianto, menyampaikan bahwa sosok M. Solikin adalah pahlawan bagi masyarakat. Sebagaimana diketahui, almarhum mengembuskan napas terakhir saat berjuang memadamkan kobaran api dalam peristiwa kebakaran hebat yang melanda Desa Kalimango, Kecamatan Alas, pada Ahad (22/03) lalu.

"Kami hadir untuk menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Almarhum merupakan sosok yang berdedikasi tinggi, gugur dalam jihad kemanusiaan saat menjalankan tugas negara," ujar Hendra.

Selain memberikan dukungan moral dan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan, Lazismu Sumbawa juga menyerahkan bantuan tali asih berupa uang tunai kepada orang tua almarhum. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga di tengah masa sulit ini.

Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Lazismu. Bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong-royong dan penghargaan terhadap petugas lapangan yang berisiko tinggi tetap terjaga di tengah masyarakat Sumbawa.

Aksi cepat tanggap ini sekaligus menjadi pengingat bagi publik akan besarnya risiko yang dihadapi petugas pemadam kebakaran dalam menjaga keselamatan warga dan harta benda dari amukan si jago merah. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 17:51:38 +0800 amr
Sinergi Pemkab Sumbawa dan TNI: Asisten III Hadiri Groundbreaking Jembatan Garuda di Desa Gontar https://amarmedia.co.id/sinergi-pemkab-sumbawa-dan-tni-asisten-iii-hadiri-groundbreaking-jembatan-garuda-di-desa-gontar https://amarmedia.co.id/sinergi-pemkab-sumbawa-dan-tni-asisten-iii-hadiri-groundbreaking-jembatan-garuda-di-desa-gontar Sinergi Pemkab Sumbawa dan TNI: Asisten III Hadiri Groundbreaking Jembatan Garuda di Desa Gontar

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Bupati Sumbawa diwakili oleh Asisten Administrasi Umum – Rachman Ansori menghadiri acara Peletakan Batu Pertama (groundbreaking) Pembangunan Jembatan GARUDA di wilayah territorial Kodim 1607/Sumbawa yang dipusatkan di Desa Gontar Kecamatan Alas Barat, Senin (30/03/2026).

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav. Basofi Cahyowibowo, S.T dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Jembatan Garuda adalah program strategis Presiden Prabowo Subianto yang diinisiasi bersama TNI AD untuk membangun ratusan jembatan gantung perintis di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah, peningkatan akses masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan dan lainnya di pedesaan, serta mengurangi dampak akibat bencana.  

“Program Jembatan Garuda ini mendukung penuh Asta Cita ke-3 yang menekankan pembangunan infrastruktur dari desa untuk kesejahteraan Masyarakat”, papar Dandim.

Selanjutnya, Dandim Basofi menyampaikan bahwa pada tahap ini terdapat 3 (tiga) Lokasi yang akan dibangun Jembatan Garuda yaitu di Desa Gontar Kecamatan Alas Barat, Desa Kerekeh Kecamatan Unter Iwes dan Desa Labuhan Badas Kecamatan Labuhan Badas.

Pada tahap berikutnya, direncanakan juga Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Lekong Kecamatan Alas Barat, Desa Lebangkar dan Desa Ropang Kecamatan Ropang, Desa Selante Kecamatan Plampang, Desa Kelungkung Kecamatan Batulanteh dan Desa Mata Kecamatan Tarano.

“Kami mohon dukungan semua pihak, dari Pemda, Polri, Pemerintah Desa dan masyarakat sebagai wujud manunggal TNI Bersama rakyat”, pungkas Dandim. 

Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum – Rachman Ansori menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto, jajaran TNI, khususnya Kodim 1607/Sumbawa, yang telah mengambil peran strategis dalam pembangunan ini. ini adalah bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan di daerah.

“Kolaborasi seperti inilah yang kita butuhkan hari ini. Pemerintah Daerah tidak bisa berjalan sendiri. kita membutuhkan sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Desa dan tentu saja Masyarakat”, urai Bupati.

“Momentum groundbreaking ini juga menjadi pengingat bahwa pembangunan harus terus bergerak. Tidak boleh berhenti. Tidak boleh stagnan. kita harus terus memastikan bahwa setiap kebijakan, setiap program, benar-benar menjawab kebutuhan Masyarakat”, pungkas Bupati.

Selanjutnya acara peletakan batu pertama secara online dipimpin oleh Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi untuk seluruh wilayah teritorial Kodam IX / Udayana. Hadir pada acara ini antara lain yang mewakili Forkompimda, Komandan Batalyon Infantri TP 835/Samota Yudha Bhakti, Letkol Inf M. Arifianto, Danramil Alas, Kapolsek Alas Barat, Kepala Desa Gontar dan para Kepala Desa se Kecamatan Alas dan Alas Barat dan tokoh Masyarakat.  (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 15:37:10 +0800 amr
Wujud Solidaritas Alumni Pamong Praja, IKAPTK Sumbawa Salurkan Bantuan Berkelanjutan untuk Korban Kebakaran Kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-solidaritas-alumni-pamong-praja-ikaptk-sumbawa-salurkan-bantuan-berkelanjutan-untuk-korban-kebakaran-kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-solidaritas-alumni-pamong-praja-ikaptk-sumbawa-salurkan-bantuan-berkelanjutan-untuk-korban-kebakaran-kalimango Wujud Solidaritas Alumni Pamong Praja, IKAPTK Sumbawa Salurkan Bantuan Berkelanjutan untuk Korban Kebakaran Kalimango

 

SUMBAWA.Amarmedia.co.id -  Keluarga Besar Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Sumbawa menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap sesama. Dipimpin langsung oleh Ketua IKAPTK Sumbawa, H.Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., organisasi para alumni STPDN/IPDN ini menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak kebakaran hebat di Desa Kalimango.

Penyaluran Bertahap: Dari Logistik hingga Dana Tunai

Aksi solidaritas ini dilakukan secara terencana dalam dua tahap. Tahap pertama difokuskan pada pemenuhan kebutuhan darurat logistik bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. 

Berlanjut pada tahap kedua yang dilaksanakan pada Rabu, 25 Maret 2026 IKAPTK kembali hadir di lokasi bencana dengan membawa bantuan yang lebih spesifik berupa uang tunai dan barang-barang kebutuhan pokok tambahan.

Ketua IKAPTK Sumbawa, Varian Bintoro, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil donasi sukarela dari seluruh anggota keluarga besar IKAPTK. "Ini adalah wujud jiwa korsa dan pengabdian kami kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Kalimango pasca-musibah kebakaran," ujarnya.

Sinergi Birokrat Muda di Lapangan

Dalam penyaluran tahap kedua, nampak kehadiran sejumlah tokoh birokrat muda yang tergabung dalam IKAPTK untuk menyerahkan langsung bantuan kepada warga dan pemerintah desa setempat. Para perwakilan tersebut antara lain Evi Supiati, S.STP., M.Si. (Kabag Kesra Setda Sumbawa)

Yuni Ilmi Kurniati, S.STP., M.Si.(Kabid Sosbud Masyarakat DPMD Sumbawa),Evi Andriani, S.STP. (Kabid pengembangan Usaha ekonomi dan kerjasama desa DPMD Sumbawa), Laely Febrianti, S.STP., M.Si. (Kabid Persandian Diskominfotiksandi)

Kehadiran para pejabat eselon ini tidak hanya sebagai simbol penyerahan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moril bagi para korban. Mereka berinteraksi langsung dengan warga untuk memantau kondisi terkini di lapangan pasca-bencana.

Kabid kelembagaan desa dan Sosbud masyarakat DPMD, Yuni Ilmi Kurniati, S.STP., M.Si. menambahkan bahwa bantuan uang tunai yang diberikan diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan mendesak yang belum tercover oleh bantuan logistik umum.

"Kami datang sebagai keluarga. Semangat gotong royong ini akan terus kita jaga agar saudara-saudara kita di Kalimango bisa segera bangkit dan membenahi kembali puing-puing sisa kebakaran," pungkasnya.

Kebakaran di Desa Kalimango sebelumnya telah menghanguskan puluhan rumah warga, memicu gelombang solidaritas dari berbagai lapisan masyarakat dan instansi di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 15:27:07 +0800 amr
Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Jarot Letakkan Fondasi Kuat Menuju Sumbawa Unggul Maju dan Sejahtera https://amarmedia.co.id/sampaikan-lkpj-2025-bupati-jarot-letakkan-fondasi-kuat-menuju-sumbawa-unggul-maju-dan-sejahtera https://amarmedia.co.id/sampaikan-lkpj-2025-bupati-jarot-letakkan-fondasi-kuat-menuju-sumbawa-unggul-maju-dan-sejahtera Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Jarot Letakkan Fondasi Kuat Menuju Sumbawa Unggul Maju dan Sejahtera 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi menyampaikan Pidato Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, Senin (30/03/2026). 

Momen ini menjadi sangat strategis karena tahun 2025 merupakan tahun pertama kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati, Jarot-Ansori, pasca dilantik pada Februari 2025 lalu. Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa tahun 2025 adalah tahun konsolidasi sekaligus peletakan fondasi pembangunan daerah.

Realisasi APBD 2025: Melampaui Target Pendapatan

Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD serta tokoh masyarakat, Bupati memaparkan capaian kinerja keuangan daerah yang cukup menggembirakan. Pendapatan daerah tercatat melampaui target yang ditetapkan:

Pendapatan Daerah Terealisasi sebesar Rp2,37 Triliun (101,30% dari rencana).

Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp242,29 Miliar (100,80% dari target).

Belanja Daerah terealisasi sebesar Rp2,25 Triliun (92,93% dari rencana), yang dialokasikan untuk belanja operasi, modal, tidak terduga, dan transfer.

"Capaian ini merupakan langkah awal menuju kekuatan fiskal daerah yang lebih mantap. Pendapatan daerah kita meningkat 11,13% dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Bupati Jarot.

Akselerasi 12 Program Unggulan Jarot-Ansori

Bupati juga merinci capaian nyata dari 12 Program Unggulan yang menjadi komitmen politiknya kepada masyarakat Sumbawa. Beberapa poin menonjol di antaranya:

Pertama Infrastruktur Pertanian dengan penguatan sistem irigasi dengan anggaran lebih dari Rp16,8 Miliar, mencakup pembangunan 12 check dam, 39 sumur bor, dan ribuan kilometer perpipaan irigasi.

Kedua : Kualitas Jalan.Alokasi sebesar Rp129,6 Miliar untuk mencapai target 80% jalan mantap, termasuk rehabilitasi ruas jalan Labuhan Sangoro–Maronge.

Ketiga nvestasi & Industrialisasi melalui langkah besar hilirisasi dengan groundbreaking industri ayam terintegrasi di Serading (Rp1,3 Triliun) dan potensi investasi tambak udang serta industri garam yang mencapai triliunan rupiah.

Keempat : Kesejahteraan Sosial & Agama dengan pemberian insentif bagi lebih dari 600 tokoh agama (Imam Masjid, Guru Ngaji, Penyuluh) serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 21.736 pekerja rentan.

Kelima Pendidikan Pemberian beasiswa kedokteran, farmasi, serta pendidikan umum bagi ratusan mahasiswa Sumbawa.

Transisi Menuju 2026

Bupati menjelaskan bahwa pelaksanaan pembangunan tahun 2025 terbagi dalam dua fase penting: masa sebelum perubahan APBD dan masa setelah perubahan yang menjadi momentum implementasi visi-misi Jarot-Ansori.

"Tahun 2025 adalah tahun transisi. Berbagai program yang dijalankan menjadi momentum awal dalam meletakkan fondasi kebijakan menuju perekonomian yang adil dan berkelanjutan," tambahnya.

Menutup pidatonya, Bupati Jarot yang didampingi jajaran Forkopimda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD, TNI, Polri, serta seluruh lapisan masyarakat atas terjaganya kondusifitas daerah. 

Mengingat suasana masih dalam nuansa Idul Fitri 1447 H, Bupati menutup penyampaiannya dengan permohonan maaf lahir dan batin serta sebuah pantun yang menggugah semangat kebersamaan untuk menyongsong tahun 2026 yang lebih baik. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 12:20:52 +0800 amr
Sumbawa Berduka Sekaligus Waspada: Bupati Ajak Hemat Energi di Tengah Gejolak Global https://amarmedia.co.id/sumbawa-berduka-sekaligus-waspada-bupati-ajak-hemat-energi-di-tengah-gejolak-global https://amarmedia.co.id/sumbawa-berduka-sekaligus-waspada-bupati-ajak-hemat-energi-di-tengah-gejolak-global Sumbawa Berduka Sekaligus Waspada: Bupati Ajak Hemat Energi di Tengah Gejolak Global

SUMBAWA.Amarmedia.co.id  – Suasana khidmat menyelimuti Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa pagi ini Senin 30 Maret 2026. Sebelum menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP memulai sapaannya dengan rangkaian pesan menyentuh, mulai dari duka mendalam hingga ajakan menghadapi krisis energi dunia.

Di hadapan jajaran pimpinan daerah, instansi vertikal, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, Bupati mengajak seluruh hadirin menundukkan kepala sejenak menyampaikan Alfatihah.Beliau mengenang wafatnya beberapa putra terbaik daerah saat bertugas, termasuk personil Damkar yang gugur dalam upaya penanganan pasca-kebakaran di Desa Kalimango.

"Mari kita kirimkan doa terbaik, Al-Fatihah, untuk saudara-saudara kita yang telah gugur saat mengabdi di tengah ujian musibah yang menimpa daerah kita belakangan ini," ajak Bupati dengan nada bergetar.

Beralih ke isu global, Bupati menyoroti ketegangan di Timur Tengah antara Iran, Israel, dan keterlibatan Amerika Serikat yang mulai mengganggu distribusi logistik dunia. Ia memperingatkan bahwa kenaikan harga BBM di negara tetangga sudah mencapai 25% hingga 75%

"Indonesia sejauh ini masih menahan harga, tapi stok nasional kita sangat terbatas. Jika distribusi terganggu, kita bisa menghadapi masa-masa sulit. Itulah mengapa efisiensi adalah harga mati," tegasnya.

Membuktikan ucapannya, Bupati datang ke Kantor Bupati menggunakan sepeda dan ke Gedung DPRD tidak menggunakan mobil mewah Bupati dan jajaran pejabat Pemda pun terlihat kompak tiba menggunakan bus dinas.

Dikatakan Bupati, Biasanya rombongan menggunakan puluhan mobil pribadi, kali ini Bupati dan jajaran memaksimalkan kapasitas bus 

Bupati juga mengimbau staf yang jarak rumahnya dekat untuk bersepeda, sementara yang jauh disarankan menggunakan sepeda motor atau carpooling (satu mobil penuh penumpang).

"Saya yakin, mulai hari ini bengkel-bengkel sepeda di Sumbawa akan ramai lagi. Mari kita keluarkan sepeda yang selama ini berdebu di gudang," canda Bupati yang disambut tawa hangat audiens.

Menutup sapaannya, Bupati menekankan bahwa gerakan hemat BBM ini bukan sekadar mengikuti isu global, melainkan bentuk ibadah dan disiplin diri setelah melewati bulan suci Ramadan. Beliau mengajak seluruh anggota dewan dan masyarakat untuk memberikan dukungan moril terhadap kebijakan efisiensi yang akan segera diperkuat melalui regulasi daerah.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 10:07:38 +0800 amr
Bupati Sumbawa Bersepeda ke Kantor, Ajak Masyarakat Hemat BBM dan Jaga Pola Hidup Sehat https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-bersepeda-ke-kantor-ajak-masyarakat-hemat-bbm-dan-jaga-pola-hidup-sehat https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-bersepeda-ke-kantor-ajak-masyarakat-hemat-bbm-dan-jaga-pola-hidup-sehat Bupati Sumbawa Bersepeda ke Kantor, Ajak Masyarakat Hemat BBM dan Jaga Pola Hidup Sehat

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Pemandangan berbeda terlihat di lingkungan Kantor Bupati Sumbawa pagi ini Senin 30 Maret 2026 Bupati Sumbawa terpantau berangkat ke kantor dengan mengayuh sepeda. Demikian pula dalam rangka mengikuti Sidang Paripurna di gedung DPRD Kabupaten Sumbawa Bupati Sumbawa bersama dengan kepala OPD berangkat menggunakan bus Pemda dan para staf. Aksi ini merupakan langkah nyata implementasi imbauan Presiden RI terkait penghematan energi nasional.

Camat Sumbawa Drs Iwan Sofyan dalam wawancaranya bersama wartawan di kantor DPRD, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap arahan pusat. Menurutnya, Bupati secara tegas menindaklanjuti imbauan Presiden yang disampaikan tadi malam mengenai urgensi penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Tadi malam sudah dibahas secara intensif, dan dalam waktu dekat akan diterbitkan Surat Edaran (SE) resmi. Pak Bupati tidak hanya bicara, tapi langsung memberi contoh pagi ini dengan bersepeda," ujar Camat Sumbawa.

Urgensi penghematan ini bukan tanpa alasan kuat. Kondisi geopolitik dunia saat ini memberikan dampak sistemik ke seluruh negara, termasuk Indonesia. Camat memaparkan data krusial mengenai ketahanan energi kita berdasarkan informasi yang kami baca bahwa Kebutuhan Nasional ±1,5 juta barel BBM per hari Produksi Domestik baru mampu memenuhi ±1 juta barel per hari.Defisit sekitar 500 ribu barel per haribmasih harus ditutup melalui jalur impor.

"Ketergantungan pada impor ini membuat kita rentan terhadap gejolak global. Maka, menghemat BBM adalah langkah penyelamatan ekonomi kita bersama," tambahnya.

Selain faktor ekonomi dan energi, Camat Sumbawa menekankan bahwa gerakan bersepeda atau menggunakan transportasi umum ini memiliki nilai tambah yang besar bagi masyarakat. Bagi kesehatan, bersepeda membuat tubuh lebih bugar dan menjadi gaya hidup yang "keren" di masa kini.

Gerakan ini beririsan dengan semangat beragama. Efisiensi dan sikap tidak boros (tabzir) merupakan bagian dari ibadah dan juga menunjukkan kesetiakawanan sosial empati terhadap kondisi ekonomi dunia.

"Hari ini Pak Bupati bersepeda, para staf menggunakan bus Pemda, dan saya sendiri juga menyesuaikan dengan menggunakan sepeda motor jika jarak memungkinkan. Mari kita mulai dari diri sendiri. Bagi warga yang jarak kantornya dekat, yuk kita gunakan sepeda," tutup Camat Sumbawa dengan penuh semangat.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 09:30:28 +0800 amr
Golkar Peduli ; H Berlian Rayes dan Anggota Fraksi Hantarkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kalimango https://amarmedia.co.id/golkar-peduli-h-berlian-rayes-dan-anggota-fraksi-hantarkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-kalimango https://amarmedia.co.id/golkar-peduli-h-berlian-rayes-dan-anggota-fraksi-hantarkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-kalimango Golkar Peduli ; H.Berlian Rayes dan Anggota Fraksi Hantarkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kalimango

Sumbawa. Alas.Amarmedia.co.id – DPD Partai Golkar Kabupaten Sumbawa menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menyambangi langsung lokasi musibah kebakaran di Dusun Po, Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Dipimpin langsung oleh Ketua DPD Golkar Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, rombongan hadir untuk menyalurkan bantuan dan donasi pada Minggu siang (28/03/2026).

Suasana haru menyelimuti kedatangan rombongan pengurus Golkar saat melihat kondisi rumah warga yang kini rata dengan tanah. Berlian Rayes, yang dikenal dengan jargon “Hidup Harus Bermakna”, berinteraksi langsung dengan para korban untuk memberikan penguatan moril sekaligus menyerahkan bantuan logistik.

"Alhamdulillah, siang tadi sebagai bentuk kepedulian kami, pengurus DPD Partai Golkar Sumbawa menghantarkan bantuan dan donasi untuk saudara kita yang terkena musibah kebakaran. Kami ingin memastikan mereka tidak merasa sendirian menghadapi ujian ini," ujar Berlian Minggu (28/03).

 

Apresiasi Sinergitas Lintas Sektoral

Dalam pantauannya di lapangan, Berlian mengapresiasi kerja cepat seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Ia menilai koordinasi pasca-bencana di Desa Kalimango berjalan sangat baik.Apresiasi ditujukan kepada Pemda Sumbawa, Camat Alas, serta tim Forkopimcam yang sigap di lokasi. Juga atas Kerja keras para relawan yang berjibaku membantu pembersihan puing dan penyaluran logistik menjadi catatan positif.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sumbawa, Anggota Fraksi DPRD Provinsi NTB, serta tokoh seperti H. Nurdin Nurdin Marjuni yang turut memberikan dukungan penuh.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut sejumlah jajaran teras DPD Golkar dan anggota fraksi, di antaranya Muhammad Zain, S.IP dan Syukri HS, A.Ma. Kehadiran para legislator ini diharapkan dapat mempercepat proses advokasi bantuan jangka panjang bagi para korban, terutama terkait perbaikan hunian.

Camat Alas Dr Usman SE ME menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas gelombang kepedulian yang datang, baik dari masyarakat lokal Sumbawa maupun donatur dari luar daerah.

"Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Kehadiran tokoh-tokoh masyarakat seperti Pak H.Berlian memberikan kami semangat untuk kembali bangkit," ungkap Usman

Menutup kegiatannya, H.Berlian Rayes memanjatkan doa agar musibah ini menjadi yang terakhir. "Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin," pungkasnya.(AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 06:35:44 +0800 amr
Diduga Korsleting Rice Cooker, Satu Rumah Panggung di Desa Songkar Ludes Terbakar https://amarmedia.co.id/diduga-korsleting-rice-cooker-satu-rumah-panggung-di-desa-songkar-ludes-terbakar https://amarmedia.co.id/diduga-korsleting-rice-cooker-satu-rumah-panggung-di-desa-songkar-ludes-terbakar Diduga Korsleting Rice Cooker, Satu Rumah Panggung di Desa Songkar Ludes Terbakar

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Musibah kebakaran menimpa satu unit rumah panggung milik warga bernama Zulkarnaen di RT 06 RW 03, Dusun Songkar Bawah, Desa Songkar, Kecamatan Moyo Utara pada Minggu sore (29/3/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.45 WITA tersebut diduga dipicu oleh ledakan alat penanak nasi (magic com).

Berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos.M.Si api pertama kali muncul saat pemilik rumah sedang memasak. Diduga terjadi arus pendek listrik pada alat penanak nasi yang kemudian meledak. "Api dengan cepat menyambar dinding bambu dan material mudah terbakar lainnya, menghanguskan bagian belakang hingga ruang tengah rumah," ungkap H. Sahabuddin dalam laporan resminya

Setelah menerima laporan pada pukul 17.45 WITA, tim Satgas dari Pos Moyo Hilir langsung dikerahkan dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 17.57 WITA. Dengan bantuan satu unit mobil fire truck, petugas bersama unsur terkait mulai melakukan pemadaman.

Aksi pemadaman ini melibatkan sinergi berbagai pihak, di antaranya Personel Damkartan Pos Moyo Hilir (Danton dan Danru Satgas 3), Anggota BKO dari Pos Alas, Pos Utan, dan Mako,Kanit Intel Polsek Moyo Hilir, Babinkamtibmas, dan Babinsa Desa Songkar. Kepala Desa Songkar serta warga setempat yang bahu-membahu menjinakkan api.

Berkat kesigapan petugas dan bantuan masyarakat, api berhasil dilokalisir sehingga tidak merembet ke bangunan di sekitarnya. Api dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 18.30 WITA.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50.000.000. Seluruh isi ruangan belakang dan tengah rumah dilaporkan hangus terbakar.

Setelah memastikan kondisi benar-benar aman, anggota Damkartan kembali ke pos kesatuan pada pukul 18.50 WITA. Pihak Damkartan kembali mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap penggunaan alat elektronik guna mencegah terjadinya arus pendek listrik. (AM)

]]>
Mon, 30 Mar 2026 06:17:21 +0800 amr
Buka Pentas Dakwah II BKMT, H. Ansori: Kemajuan Sumbawa Ditentukan oleh Optimalnya Pemberdayaan Perempuan https://amarmedia.co.id/buka-pentas-dakwah-ii-bkmt-h-ansori-kemajuan-sumbawa-ditentukan-oleh-optimalnya-pemberdayaan-perempuan https://amarmedia.co.id/buka-pentas-dakwah-ii-bkmt-h-ansori-kemajuan-sumbawa-ditentukan-oleh-optimalnya-pemberdayaan-perempuan Buka Pentas Dakwah II BKMT, H. Ansori: Kemajuan Sumbawa Ditentukan oleh Optimalnya Pemberdayaan Perempuan

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi membuka kegiatan Pentas Dakwah II tingkat Kabupaten Sumbawa dalam rangka Harlah ke-4 Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Sumbawa, yang digelar di Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, Sabtu, 28 Maret 2026.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa DGH Faisal Salim SAg.M.M.Inov, Camat Moyo Hulu dan jajaran Forkopimcam.

Dalam sambutannya, Wabup H. Ansori menyampaikan apresiasi kepada BKMT Kabupaten Sumbawa yang tetap mampu menyelenggarakan kegiatan tersebut meskipun dengan berbagai keterbatasan.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BKMT yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan ini. InsyaAllah, ke depan pemerintah daerah akan memberikan dukungan yang lebih besar lagi,” ujarnya.

H. Ansori juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk terus mendukung berbagai kegiatan BKMT, sebagai bagian dari upaya pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Menurutnya, peran perempuan sangat strategis dalam pembangunan daerah. Ia menilai, kemajuan suatu daerah salah satunya ditentukan oleh sejauh mana perempuan diberdayakan secara optimal.

“Suatu daerah yang kuat ekonominya salah satunya karena kaum perempuannya diberdayakan dengan baik. Untuk itu, BKMT diharapkan terus meningkatkan perannya dalam memajukan daerah melalui pemberdayaan majelis taklim,” ungkapnya.

Pentas Dakwah II BKMT tingkat Kabupaten Sumbawa ini diikuti oleh 8 pengurus cabang BKMT dari berbagai kecamatan. Para peserta akan berkompetisi dalam enam cabang lomba, yaitu Lomba Mars BKMT, Qasidah Lasqi, Asmaul Husnah, Tausiyah, Hafalan Juz 30, serta Cerdas Cermat.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Maret 2026, sebagai wadah silaturahmi, syiar Islam, serta penguatan peran majelis taklim di tengah masyarakat.( AM/Prokopim Sumbawa)

]]>
Sun, 29 Mar 2026 17:54:06 +0800 amr
Menata Kembali Harapan di Kalimango: Pemkab Sumbawa Percepat Rehabilitasi Pascakebakaran https://amarmedia.co.id/menata-kembali-harapan-di-kalimango-pemkab-sumbawa-percepat-rehabilitasi-pascakebakaran https://amarmedia.co.id/menata-kembali-harapan-di-kalimango-pemkab-sumbawa-percepat-rehabilitasi-pascakebakaran Menata Kembali Harapan di Kalimango: Pemkab Sumbawa Percepat Rehabilitasi Pascakebakaran

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat memastikan warga Desa Kalimango, Kecamatan Alas, tidak berlama-lama dalam duka. Melalui Rapat Koordinasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang digelar di Kantor Bupati, Kamis (26/03/2026), pemerintah daerah menegaskan bahwa pemulihan pascabencana adalah prioritas kemanusiaan yang harus dituntaskan dengan segera.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, ini menjadi momentum krusial untuk menyatukan gerak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Baznas Kabupaten Sumbawa dalam satu komando pemulihan.

Tiga Fokus Utama: Hunian, Infrastruktur, dan Jiwa

Dalam arahannya yang tegas namun sarat empati, Sekda Haji Budi Prasetiyo menekankan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh sekadar administratif, melainkan harus menyentuh kebutuhan riil di lapangan. Ia menetapkan tiga pilar utama pemulihan: perbaikan hunian warga, pembangunan kembali infrastruktur dasar, dan pemenuhan kebutuhan hidup selama masa transisi.

“Penanganan harus terarah dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa setiap warga terdampak merasakan kehadiran pemerintah di sisi mereka agar proses pemulihan berjalan efektif,” ujar Dr. Budi di hadapan para pimpinan OPD.

Instruksi spesifik pun diberikan kepada setiap lini. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PRKP) diminta melakukan asesmen presisi terhadap kerusakan rumah, sementara Dinas Sosial diwajibkan menjaga denyut logistik bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak.

Menariknya, pemerintah tidak berjalan sendiri. Pelibatan Baznas menjadi strategi kunci, terutama dalam skema bantuan pembangunan rumah dan program pemberdayaan ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan Kalimango dilakukan secara holistik—tidak hanya membangun fisik bangunan, tapi juga membangun kembali martabat ekonomi warga.

“Pemulihan tidak hanya berhenti pada bantuan darurat. Kita harus memastikan masyarakat bisa bangkit secara mandiri melalui penguatan ekonomi pascabencana,” tambah Sekda.

Menyadari pentingnya kepercayaan publik, Pemkab Sumbawa menekankan bahwa pencairan dana hibah bencana dari APBD dan Dana Tak Terduga (DTT) akan dikelola dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang tinggi. 

Pemerintah menargetkan dalam tiga bulan ke depan, wajah Desa Kalimango sudah harus menunjukkan progres rehabilitasi yang signifikan. Komunikasi intensif antara pemerintah kecamatan, desa, dan warga menjadi urat nadi agar pendataan berlangsung partisipatif dan bantuan tersalurkan secara merata.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga pulih sepenuhnya. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama,” tegas Dr. Budi menutup arahannya.

Melalui langkah kolaboratif ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis bahwa senyum warga Kalimango akan segera kembali, seiring dengan pulihnya kondisi sosial dan ekonomi desa yang sempat teruji oleh api tersebut.(AM)

]]>
Sun, 29 Mar 2026 06:14:34 +0800 amr
Gubernur Lalu Iqbal: Lebaran Topat Adalah Refleksi Spiritual Menguatkan Hubungan dengan Tuhan dan Sesama https://amarmedia.co.id/gubernur-lalu-iqbal-lebaran-topat-adalah-refleksi-spiritual-menguatkan-hubungan-dengan-tuhan-dan-sesama https://amarmedia.co.id/gubernur-lalu-iqbal-lebaran-topat-adalah-refleksi-spiritual-menguatkan-hubungan-dengan-tuhan-dan-sesama Gubernur Lalu Iqbal: Lebaran Topat Adalah Refleksi Spiritual Menguatkan Hubungan dengan Tuhan dan Sesama

Lombok Barat, Amarmedia.co.id - 28 Maret 2026 - Semilir angin pesisir pantai Senggigi membawa aroma khas anyaman ketupat yang berpadu dengan riuh tawa masyarakat. Lebaran Topat 2026 di Kabupaten Lombok Barat kembali hadir sebagai perayaan adat yang sarat makna, memadukan nilai spiritual, tradisi leluhur, dan kemeriahan budaya khas Suku Sasak. Dipusatkan di kawasan Makam Batulayar dan Amphitheater Senggigi, Sabtu (28/3), perayaan tahun ini terasa lebih hidup dengan sentuhan atraksi budaya yang memikat.

Sejak pagi hari, ribuan masyarakat memadati lokasi. Mereka datang mengenakan busana terbaik, membawa dulang berisi ketupat dan hidangan khas, menciptakan panorama budaya yang begitu kaya warna. Wisatawan domestik hingga mancanegara pun turut larut dalam suasana, menyaksikan langsung tradisi unik yang hanya ada di Lombok ini.

Kehadiran Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, bersama Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati Nurul Adha, semakin menambah semarak suasana. Di tengah gemuruh masyarakat, Gubernur menyampaikan apresiasinya atas konsistensi masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga tradisi Lebaran Topat sebagai identitas budaya Sasak.

Menurut Gubernur, Lebaran Topat bukan sekadar penutup rangkaian Idulfitri, melainkan sebuah perayaan penuh makna yang diwariskan turun-temurun. Filosofi ketupat yang memiliki empat sisi—Lebaran, Luberan, Leburan, dan Labur—menjadi simbol kesempurnaan ibadah, keikhlasan berbagi, saling memaafkan, serta kembalinya manusia pada kesucian diri.

“Ini bukan hanya tradisi, tetapi refleksi spiritual yang menguatkan hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa Lebaran Topat adalah warisan leluhur yang tak ternilai, yang terus hidup dalam denyut nadi masyarakat Sasak. Tradisi yang digelar setiap 8 Syawal ini tidak hanya diisi dengan ziarah makam ulama dan doa bersama, tetapi juga menjadi momen kebersamaan keluarga di kawasan pantai.

Tahun ini, wajah Lebaran Topat tampil lebih semarak. Berbagai atraksi budaya, parade kreatif, hingga partisipasi pelaku pariwisata seperti hotel dan resort di kawasan Senggigi, menghadirkan nuansa baru tanpa menghilangkan akar tradisi. Iringan musik tradisional, pertunjukan seni, hingga arak-arakan ketupat menjadi daya tarik tersendiri yang memikat setiap pengunjung.

Lebaran Topat pun kembali menegaskan dirinya bukan sekadar perayaan adat, melainkan pesta budaya yang merekatkan kebersamaan, memperkuat identitas, sekaligus menjadi magnet pariwisata unggulan Nusa Tenggara Barat. (Tim/kominfotikntb)

]]>
Sun, 29 Mar 2026 05:44:46 +0800 amr
Menabur Harapan, Menuntun Masa Depan: Setahun Dedikasi Jarot–Ansori untuk Gizi dan Pendidikan Sumbawa https://amarmedia.co.id/menabur-harapan-menuntun-masa-depan-setahun-dedikasi-jarotansori-untuk-gizi-dan-pendidikan-sumbawa https://amarmedia.co.id/menabur-harapan-menuntun-masa-depan-setahun-dedikasi-jarotansori-untuk-gizi-dan-pendidikan-sumbawa Menabur Harapan, Menuntun Masa Depan: Setahun Dedikasi Jarot–Ansori untuk Gizi dan Pendidikan Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Di balik riuh rendah pembangunan fisik, ada denyut nadi pembangunan manusia yang sedang berdetak kencang di tanah Samawa. Memasuki tahun pertama kepemimpinan Bupati Ir H. Syarafuddin Jarot MP dan Wakil Bupati Drs H. Mohamad Ansori, sebuah perubahan besar sedang dirasakan langsung di ruang-ruang kelas dan bangku kuliah.

Bukan sekadar janji di atas kertas, Program Unggulan ke-12 yang diusung pasangan Jarot–Ansori kini telah menjelma menjadi napas baru bagi ribuan generasi muda. Melalui sentuhan tangan dingin mereka, gizi anak-anak terjaga, dan mimpi kuliah bukan lagi sekadar bunga tidur bagi warga kurang mampu.

Dalam keterangan resmi Jumat 27 Maret 2026, bagi Jarot–Ansori, membangun daerah harus dimulai dari kesehatan pelajarnya. Melalui program Siswa Sehat & Bergizi, sebanyak 33.951 siswa dan santri di seluruh penjuru Sumbawa kini mendapatkan perhatian gizi yang lebih sistematis.

Pemerintah menyadari bahwa kecerdasan hanya bisa tumbuh di dalam tubuh yang sehat. Dengan menyasar lingkungan sekolah dan pesantren, program ini menjadi benteng pertahanan pertama bagi masa depan anak-anak Sumbawa agar tumbuh kuat, cerdas, dan kompetitif. Ini adalah bentuk dedikasi "Ibu dan Ayah" daerah dalam memastikan tidak ada anak yang belajar dengan perut lapar atau raga yang lemah.

Kartu Sumbawa Pintar: Membuka Gerbang Langit Pendidikan

Dedikasi untuk umat berlanjut ke jenjang pendidikan tinggi. Melalui Kartu Sumbawa Pintar (KSP), hambatan ekonomi perlahan mulai terkikis. Tercatat, 679 mahasiswa dari jenjang Diploma hingga Pascasarjana kini dapat bernapas lega melanjutkan studi mereka.

Langkah ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi peradaban. Secara khusus, pemerintah telah mengalokasikan Rp2,5 miliar untuk beasiswa kedokteran. Langkah visioner ini bertujuan agar di masa depan, putra-putri asli Sumbawa-lah yang akan merawat kesehatan saudara-saudaranya sendiri di puskesmas dan rumah sakit daerah.

Beasiswa ini tersebar luas di berbagai kampus kebanggaan daerah seperti UTS, UNSA, hingga AKOM, membuktikan bahwa pemerintah hadir merangkul semua lini pendidikan tanpa sekat.

Di balik data statistik puluhan ribu penerima manfaat, ada narasi kemanusiaan yang lebih dalam. Program ini adalah tentang Wajah ceria seorang anak yang mendapatkan asupan gizi layak di sekolah,tangis haru orang tua yang melihat anaknya tetap bisa kuliah meski dalam keterbatasan ekonomi dan harapan baru bagi mahasiswa kedokteran yang kelak akan menjadi pahlawan kesehatan bagi sesamanya.

Setiap rupiah yang dilokasikan untuk gizi dan pendidikan adalah investasi untuk memuliakan umat. Pemda ingin memastikan bahwa anak-anak Sumbawa tidak hanya bermimpi besar, tapi juga memiliki sarana untuk mewujudkannya,tulus rilis berita sebagai sebuah semangat yang tercermin dalam setahun langkah nyata Jarot–Ansori.

Tahun pertama ini barulah permulaan. Di bawah panji Jarot–Ansori, Sumbawa sedang bergerak menjadi daerah yang tidak hanya maju secara ekonomi, tapi juga luhur dalam membangun sumber daya manusianya. (AM)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 23:55:45 +0800 amr
Sensus Ekonomi 2026: Pemkab Sumbawa Berkomitmen Dukung Pendataan Struktur Ekonomi Daerah https://amarmedia.co.id/sensus-ekonomi-2026-pemkab-sumbawa-berkomitmen-dukung-pendataan-struktur-ekonomi-daerah https://amarmedia.co.id/sensus-ekonomi-2026-pemkab-sumbawa-berkomitmen-dukung-pendataan-struktur-ekonomi-daerah Sensus Ekonomi 2026: Pemkab Sumbawa Berkomitmen Dukung Pendataan Struktur Ekonomi Daerah

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Agenda besar yang dimotori oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ini dijadwalkan berlangsung serentak mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026 mendatang.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, ST., MM, Jumat 27 Maret 2026, menegaskan bahwa SE2026 merupakan momentum strategis untuk memotret gambaran utuh kondisi ekonomi daerah. Fokus utama pendataan ini adalah sektor usaha non-pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Sumbawa.

“Sensus Ekonomi ini bukan sekadar pendataan rutin sepuluh tahunan, tetapi menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan ekonomi daerah yang lebih tepat sasaran, berbasis data, dan berorientasi pada potensi riil daerah,” ujar Ivan dalam keterangannya.

Pelaksanaan SE2026 bertujuan menyediakan informasi menyeluruh mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, hingga perkembangan ekonomi digital dan lingkungan. Data ini nantinya akan menjadi rujukan utama dalam perencanaan serta evaluasi pembangunan ekonomi di masa depan.

Ivan menjelaskan bahwa hasil sensus ini akan berdampak signifikan pada penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa. Dengan data yang akurat, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi jenis usaha yang memiliki potensi berkembang pesat.

Selanjutnya dapat merumuskan intervensi kebijakan yang lebih terarah (seperti akses permodalan) dan memperkuat daya saing dan perluasan pasar bagi pelaku usaha lokal.

Sensus ini akan menyasar seluruh unit usaha, mulai dari skala besar hingga usaha mikro dan sektor informal. Hal ini dilakukan guna memberikan gambaran riil mengenai kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh dan inklusif.

Mengingat pentingnya akurasi data, Ivan menekankan bahwa keberhasilan agenda nasional ini sangat bergantung pada kejujuran para pelaku usaha. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sumbawa untuk bersikap kooperatif saat petugas sensus datang.

“Keberhasilan Sensus Ekonomi sangat bergantung pada keterbukaan dan kejujuran pelaku usaha dalam memberikan data. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung penuh pelaksanaan SE2026,” tambahnya.

Melalui SE2026, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap arah pembangunan ekonomi daerah menjadi lebih terukur dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (AM)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 23:39:33 +0800 amr
RS Abdul Malik Fadjar PKU Muhammadiyah Salurkan Bantuan Amanah Kasih untuk Korban Kebakaran Kalimango https://amarmedia.co.id/rs-abdul-malik-fadjar-pku-muhammadiyah-salurkan-bantuan-kasih-untuk-korban-kebakaran-kalimango https://amarmedia.co.id/rs-abdul-malik-fadjar-pku-muhammadiyah-salurkan-bantuan-kasih-untuk-korban-kebakaran-kalimango RS Abdul Malik Fadjar PKU Muhammadiyah Salurkan Bantuan Amanah Kasih untuk Korban Kebakaran Kalimango

SUMBAWA.Alas.Amarmedia.co.id– Di sela-sela kesibukan melayani kesehatan masyarakat, jajaran manajemen Rumah Sakit (RS) Abdul Malik Fadjar PKU Muhammadiyah Sumbawa melangkah jauh menuju Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Kedatangan mereka bukan untuk diagnosa medis, melainkan untuk membawa "obat" bagi hati yang sedang berduka pasca musibah kebakaran yang melanda wilayah tersebut.

Sebagai bentuk empati yang mendalam, RS Abdul Malik Fadjar (AMF) menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp9.000.000 yang diperuntukkan bagi 30 warga terdampak. Bantuan ini merupakan amanah langsung dari Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sekaligus Penanggung Jawab Operasional RS AMF, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si.

Direktur RS Abdul Malik Fadjar, dr. Selvi yang turun langsung ke lokasi, menyerahkan bantuan tersebut secara resmi kepada Camat Alas, Usman, S.E. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, dr. Selvi menyampaikan bahwa kehadiran rumah sakit di tengah puing-puing sisa kebakaran adalah panggilan jiwa.

"Kami hadir tidak hanya sebagai institusi pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial. Kami ingin ikut andil, berbagi rasa, dan memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah," ungkap dr. Selvi dengan penuh ketulusan.

Turut mendampingi dalam penyerahan tersebut, Kepala Bagian Pelayanan Medis dan Keperawatan, dr. Tegar Pamungkas bersama jajaran manajemen. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan moral yang kuat bahwa para korban tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit ini.

Salam Takzim dari Keluarga Besar Muhammadiyah

Meski tidak dapat hadir secara fisik di lokasi, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si, menitipkan salam takzim dan rasa duka yang mendalam bagi warga Kalimango. Beliau menegaskan bahwa komitmen Muhammadiyah melalui UMM dan RS AMF akan selalu tegak lurus pada kepentingan umat.

“Semoga para korban diberikan ketabahan, kekuatan, dan segera bangkit kembali. Kami senantiasa mendoakan yang terbaik serta berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat,” pesan Prof. Nazaruddin Malik.

Camat Alas, Dr.Usman, S.E., ME mengapresiasi langkah cepat dan nyata yang dilakukan oleh keluarga besar RS Abdul Malik Fadjar. Sinergi ini diharapkan menjadi pemantik bagi percepatan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga yang terdampak.

Kegiatan ini membuktikan bahwa dedikasi RS Abdul Malik Fadjar PKU Muhammadiyah Sumbawa melampaui dinding-dinding ruang perawatan. Mereka hadir menyentuh sisi kemanusiaan yang paling dasar: menjaga harapan agar tetap menyala di tengah ujian. (AM)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 21:58:35 +0800 amr
Wakil Bupati Haji Ansori Resmikan Dapur MBG Lenangguar, Dorong Peningkatan Gizi dan Penurunan Stunting https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-haji-ansori-resmikan-dapur-mbg-lenangguar-dorong-peningkatan-gizi-dan-penurunan-stunting https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-haji-ansori-resmikan-dapur-mbg-lenangguar-dorong-peningkatan-gizi-dan-penurunan-stunting Wakil Bupati Haji Ansori Resmikan Dapur MBG Lenangguar, Dorong Peningkatan Gizi dan Penurunan Stunting

Sumbawa, Amarmedia.co.id  28 Maret 2026 — Wakil Bupati Sumbawa, Drs H. Mohamad Ansori, meresmikan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Kecamatan Lenangguar, Sabtu (28/3). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan program tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada para mitra, investor, relawan MBG, serta jajaran perangkat kecamatan, desa, dan tokoh agama yang telah berkontribusi hingga terlaksananya peluncuran dapur MBG di Lenangguar.

“Keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi semua pihak. Kami sangat mengapresiasi kesiapan dan kerja sama yang telah ditunjukkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan tepat sasaran dan memberikan pelayanan yang optimal.

“Mari kita kawal dan sukseskan bersama. Harapannya, program MBG ini benar-benar menjadi program unggulan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa kehadiran dapur MBG di Kecamatan Lenangguar diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak, khususnya siswa tingkat SD, SMP, dan SMA, agar menjadi generasi yang sehat dan cerdas.

Selain itu, program ini diharapkan berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan dan stunting di wilayah tersebut melalui penyediaan makanan bergizi secara berkelanjutan.

Peresmian dapur MBG ini menandai langkah konkret Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat program kesejahteraan masyarakat berbasis pemenuhan gizi, sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia di daerah.(AM)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 20:41:18 +0800 amr
Dugaan KDRT dan Penyanderaan, Roberto Dilaporkan Ke Polrestabes Medan https://amarmedia.co.id/dugaan-kdrt-dan-penyanderaan-roberto-dilaporkan-ke-polrestabes-medan https://amarmedia.co.id/dugaan-kdrt-dan-penyanderaan-roberto-dilaporkan-ke-polrestabes-medan Dugaan KDRT Dan Penyanderaan,Roberto Dilaporkan Ke Polrestabes Medan

Medan,Amarmedia.co.id - Polrestabes Medan menerima laporan dugaan tindak pidana penyanderaan, penganiayaan, serta kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga yang diduga dilakukan oleh Dhayalen alias Roberto. Laporan ini mengacu pada Pasal 451 dan/atau Pasal 466 ayat (2) UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana dan Pasal 44 Ayat (1) UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Perkara tersebut juga teregister dalam LP/B/1117/III/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA tanggal 18 Maret 2026 oleh Samla Dewi, ibu korban, yang berdomisili di Jalan Bunga Cempaka IX No. 57, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang. Korban adalah Putri Saras Wati Dewi, anak pelapor, yang tinggal di alamat yang sama. 

Terlapor Dhayalen alias Roberto merupakan wiraswasta dengan dua alamat, yakni di kawasan Jelambar Baru, Jakarta Barat, serta di Jalan Teuku Umar No. 9, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia.

Kejadian bermula saat korban memutuskan meninggalkan rumah terlapor karena mengaku sering dipukuli. Pada 15 Maret 2026, korban mendatangi Café Roberto di Jalan Teuku Umar untuk mengambil barang-barangnya, namun tidak diizinkan keluar oleh terlapor. 

Saksi termasuk Sandiren alias Boby menyatakan bahwa korban ditahan di dalam lokasi tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi memar, diperkuat hasil visum dan foto luka. Ada pula video saat korban dibawa keluar dari sebuah kamar bersama terlapor dan anak mereka.

Rekaman pesan WhatsApp menunjukkan korban meminta tolong karena mengalami penganiayaan. Korban juga memiliki bekas ikatan kabel tie di tangan yang menurut pengakuannya dipasang oleh terlapor. 

Upaya penjemputan korban sempat dihalangi saksi bernama Wasen, keluarga terlapor, meski korban sedang dalam kondisi luka dan tidak dibawa berobat. Unsur penyanderaan ini berpotensi menjerat pelaku dengan ancaman pidana hingga 12 tahun penjara.

Unsur penganiayaan semakin kuat dengan hasil visum, foto-foto luka, serta keterangan 13 saksi di lokasi kejadian. Kedua mata korban mengalami memar, disertai dugaan pemukulan di bagian tangan, dada, dan leher, termasuk tindakan mencekik. Unsur ini memiliki ancaman pidana hingga 5 tahun penjara.

Dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) juga diperkuat hubungan korban dan terlapor yang dinyatakan sah secara agama oleh pendeta Sanden serta ketua Vihara Budhayana Adi Darma Santri, Siwaji, ditambah keterangan kepling yang menyebut keduanya adalah pasangan suami istri. Luka memar, visum, dan kesaksian saksi telah memenuhi ketentuan pembuktian sesuai Pasal 55 UU KDRT.

Ketua Limpol, seorang influencer yang dikenal aktif dalam isu sosial, turut memberikan perhatian terhadap kasus ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya mendukung proses hukum berjalan secara profesional. “Yang bersalah harus dihukum sesuai hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia,” ujarnya.

Kasi Humas Polrestabes Medan, AKP Nover Parlindungan Gultom, membenarkan adanya laporan tersebut dan menambahkan bahwa Polrestabes Medan berkomitmen menangani setiap laporan masyarakat secara objektif, transparan, dan sesuai prosedur. “Kami memastikan setiap laporan yang masuk diproses dengan serius. Masyarakat jangan ragu melapor, karena setiap pengaduan akan kami tindaklanjuti dengan profesional,” ungkapnya.

Kasus ini kini ditangani Polrestabes Medan dan terus berlanjut dalam proses hukum lebih lanjut. (Tim)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 18:03:53 +0800 amr
NTB Jadi Tuan Rumah Rakornas BPR Syariah, Gubernur Iqbal Dorong Pelibatan UMKM Lokal https://amarmedia.co.id/ntb-jadi-tuan-rumah-rakornas-bpr-syariah-gubernur-iqbal-dorong-pelibatan-umkm-lokal https://amarmedia.co.id/ntb-jadi-tuan-rumah-rakornas-bpr-syariah-gubernur-iqbal-dorong-pelibatan-umkm-lokal

NTB Jadi Tuan Rumah Rakornas BPR Syariah, Gubernur Iqbal Dorong Pelibatan UMKM Lokal

Mataram.Amarmedia.co.id - Lombok dipastikan akan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah Seluruh Indonesia (HIMBARSI) tahun 2026. 

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyambut positif rencana tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan berskala nasional itu.

"Kami menyambut baik dan sangat mendukung pelaksanaan Rakornas BPR Syariah di Lombok. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran ekonomi syariah sekaligus mempromosikan daerah kita ke tingkat nasional," ujarnya usai audiensi dengan di Ruang Rapat Kantor Gubernur pada Jumat, 27 Maret 2026.

Ia juga menegaskan bahwa Pemprov NTB siap memberikan dukungan, baik dari sisi fasilitas maupun kolaborasi lintas sektor, termasuk mendorong keterlibatan pelaku UMKM dalam rangkaian kegiatan.

"Kami ingin kegiatan ini tidak hanya berhenti pada forum, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan UMKM dan ekonomi daerah. BPR Syariah ke depan harus semakin kuat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman," kata Iqbal.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakornas, Ivan Eroka Yuliadji, yang juga Direktur BPR Syariah Tulen Amanah, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dihadiri oleh sekitar 174 BPR Syariah dari seluruh Indonesia.

"Yang akan hadir insya Allah dari 174 BPR Syariah seluruh Indonesia yang akan memenuhi Lombok ini," ujarnya.

Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 19 April 2026 dengan kedatangan peserta dan penyelenggaraan UMKM Fest yang dipusatkan di area Car Free Day Jalan Udayana, Kota Mataram. Acara tersebut akan melibatkan pelaku usaha lokal dan masyarakat umum.

Adapun agenda utama Rakornas akan berlangsung pada 20 April dan direncanakan dibuka langsung oleh Gubernur NTB. Kegiatan akan ditutup pada 21 April 2026.

Selain Rakornas, juga akan digelar BPR Syariah Summit 2026 yang mengangkat sejumlah topik strategis, mulai dari pengembangan bisnis, teknologi informasi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Di BPR Syariah Summit nanti ada beberapa agenda, kami bagi menjadi tiga topik, mulai dari bisnis, IT, dan pengembangan SDM. Peserta bisa memilih topik yang akan diikuti," ungkapnya.

Sebagai bagian dari promosi daerah, panitia juga menyiapkan agenda kunjungan ke UMKM serta kegiatan wisata untuk memperkenalkan potensi Lombok kepada peserta dari seluruh Indonesia.

"Kami juga akan mengunjungi beberapa UMKM dan tadabur alam ke destinasi wisata di Lombok. Jadi sekaligus memperkenalkan Lombok kepada Indonesia, sesuai tema kami dari Lombok untuk Indonesia," katanya.

Ivan menambahkan, pihaknya juga menggandeng Bank NTB Syariah dalam penyelenggaraan UMKM Fest yang akan digelar di depan kantor bank tersebut, serta melibatkan tiga BPR Syariah lokal sebagai tuan rumah.

"Insya Allah nanti di Car Free Day di depan kantor Bank NTB Syariah, UMKM Fest akan kita adakan. BPR Syariah di Lombok seperti Patuh Beramal, Dinar Asri, dan Tulen Amanah akan menjadi tuan rumah," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTB, termasuk penyediaan lokasi kegiatan dan fasilitasi pelibatan UMKM.

"Dukungan Pemprov luar biasa, termasuk dari Bank NTB Syariah yang memberikan venue dan membantu menghadirkan UMKM untuk meramaikan kegiatan," pungkasnya. (Rab/Diskominfotikntb).

]]>
Sat, 28 Mar 2026 08:42:25 +0800 amr
NTB Siap Jadi Tuan Rumah REVIEWS 3, Forum Ilmiah Dokter Spesialis Mata Nasional https://amarmedia.co.id/ntb-siap-jadi-tuan-rumah-reviews-3-forum-ilmiah-dokter-spesialis-mata-nasional https://amarmedia.co.id/ntb-siap-jadi-tuan-rumah-reviews-3-forum-ilmiah-dokter-spesialis-mata-nasional NTB Siap Jadi Tuan Rumah REVIEWS 3, Forum Ilmiah Dokter Spesialis Mata Nasional

Mataram.Amarmedia.co.id– Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum ilmiah bergengsi, Regional V Integrated Eye Workshop and Symposium (REVIEWS) 3 Nasional tahun 2026. Pertemuan para pakar mata ini dijadwalkan berlangsung pada 10-11 April 2026 di Lombok Raya Hotel, Mataram.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap acara yang diinisiasi oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) NTB bekerja sama dengan Indonesian Ocular Infection & Immunology Society (INOIIS) tersebut.

"Kita harap ini menjadi ajang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan mata di NTB. Pemprov NTB siap memberikan dukungan penuh," ujar Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal saat menerima audiensi jajaran pengurus Perdami di ruang kerjanya, Jumat (27/3/2026).

Miq Iqbal menekankan bahwa kolaborasi riset dan penguatan keahlian di bidang oftalmologi sangat krusial bagi NTB. Mengingat angka gangguan penglihatan di wilayah ini masih tergolong tinggi, forum ini diharapkan menjadi solusi konkret.

"Dengan kolaborasi antara Pemprov NTB dan Perdami melalui kegiatan ini, kita optimis penderita kebutaan di NTB bisa kita atasi bersama," tegasnya.

Fokus pada Inovasi dan Semangat "BEGIBUNG"

Ketua Panitia Penyelenggara REVIEWS 3, dr. I Gede Suparta, Sp.M, menjelaskan bahwa penunjukan NTB sebagai tuan rumah merupakan suatu kehormatan. Forum ini nantinya akan menjadi pusat pengembangan ilmu bagi dokter spesialis mata, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.

"Kami ingin meningkatkan kemampuan para dokter spesialis mata agar ke depannya penanganan kasus-kasus penyakit mata masyarakat NTB bisa ditangani sepenuhnya secara mandiri di daerah," ungkap dr. Gede.

Menariknya, simposium tahun ini mengusung tema lokal "BEGIBUNG". Tema ini diambil untuk merepresentasikan semangat kebersamaan dalam berinovasi dan mengembangkan keahlian generasi baru dokter mata.

Selain menjadi wadah pertukaran ilmu, REVIEWS 3 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkini di bidang oftalmologi.

Memperluas jaringan profesional antar dokter spesialis dan nemperkuat riset dan kolaborasi klinis untuk penanganan penyakit mata yang lebih efektif.

Penyelenggaraan forum nasional ini diharapkan tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga semakin mengukuhkan posisi NTB sebagai destinasi Medical Tourism dan lokasi strategis penyelenggaraan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di tingkat nasional. (AM/Man/her/kominfotik)

]]>
Sat, 28 Mar 2026 08:24:55 +0800 amr
BNPB RI Salurkan Bantuan dan Tinjau Korban Kebakaran di Dusun Pok, Desa Kalimango Sumbawa https://amarmedia.co.id/bnpb-ri-salurkan-bantuan-dan-tinjau-korban-kebakaran-di-dusun-pok-desa-kalimango-sumbawa https://amarmedia.co.id/bnpb-ri-salurkan-bantuan-dan-tinjau-korban-kebakaran-di-dusun-pok-desa-kalimango-sumbawa BNPB RI Salurkan Bantuan dan Tinjau Korban Kebakaran di Dusun Pok, Desa Kalimango  Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Pemerintah Pusat melalui BNPB RI menyalurkan bantuan sekaligus melakukan peninjauan langsung terhadap korban kebakaran di Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Jumat (27/03/2026).

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, beserta jajaran stafnya.

Setibanya di lokasi, Inspektur II BNPB, Agus Hardja Santana, A.K., M.M., CA., CRMP., CRGP., secara simbolis menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut berupa makanan siap saji, pakaian baru untuk anak-anak dan orang dewasa, serta berbagai kebutuhan pokok.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Hardja Santana menyampaikan rasa duka dan keprihatinannya atas musibah kebakaran yang terjadi.

“Kami ikut prihatin dengan kejadian ini, dan turut berbela sungkawa atas wafatnya satu personel anggota Damkar Kabupaten Sumbawa yang telah berjuang memadamkan api,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari amanat undang-undang dan telah disalurkan secara terukur agar tepat sasaran.

“Bantuan ini kami berikan sesuai amanat undang-undang dan secara terukur. Semoga dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pangan dan sandang saudara-saudara semua,” tambahnya.

Selain itu, pihak BNPB juga mengingatkan pemerintah kecamatan setempat untuk segera mendistribusikan bantuan kepada masyarakat guna menghindari penumpukan logistik dari berbagai elemen bantuan.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia akan segera membangun hunian sementara bagi warga yang terdampak langsung akibat kebakaran tersebut.

Sementara itu, Muhammad Nurhidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Agus Hardja Santana, yang telah turun langsung meninjau kondisi masyarakat di lokasi kejadian.

Di akhir kunjungannya, Agus Hardja Santana juga berpesan agar segera disiapkan tempat khusus untuk penyimpanan bahan pokok, sehingga distribusi bantuan dapat berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dalam beberapa bulan ke depan. (AM)

]]>
Fri, 27 Mar 2026 20:06:41 +0800 amr
Membalut Luka dengan Kepedulian: LAZISMU Sumbawa Hadirkan Senyum bagi Korban Kebakaran Kalimango https://amarmedia.co.id/membalut-luka-dengan-kepedulian-lazismu-sumbawa-hadirkan-senyum-bagi-korban-kebakaran-kalimango https://amarmedia.co.id/membalut-luka-dengan-kepedulian-lazismu-sumbawa-hadirkan-senyum-bagi-korban-kebakaran-kalimango Membalut Luka dengan Kepedulian: LAZISMU Sumbawa Hadirkan Senyum bagi Korban Kebakaran Kalimango

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Di tengah sisa puing dan aroma abu yang masih membekas, secercah harapan hadir menyapa warga Dusun Pok, Desa Kalimango. Jumat (27/03/2026), Lembaga Amil Zakat Infak dan Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) Kabupaten Sumbawa membuktikan bahwa kemanusiaan tidak pernah membiarkan saudaranya berjalan sendirian dalam duka.

Bersinergi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Pemuda Muhammadiyah, LAZISMU menyambangi lokasi kebakaran yang menghanguskan mimpi warga pada Ahad dini hari (22/03) lalu. Kehadiran tim bukan sekadar menjalankan protokoler lembaga, melainkan sebuah ikhtiar untuk membalut luka batin para penyintas yang kehilangan tempat bernaung.

Sekretaris Lazismu Sumbawa, Hendra Julianto SPd, hadir langsung menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 15.000.000,- kepada seluruh korban. Saat menyerahkan bantuan tersebut, suasana haru menyelimuti lokasi. Tak ada jarak antara pemberi dan penerima, hanya ada jabat tangan erat sebagai simbol persaudaraan sesama umat.

"Ini bukan sekadar angka atau nominal. Ini adalah titipan cinta dari para donatur dan wujud nyata bahwa Muhammadiyah hadir sebagai pelindung bagi umat yang sedang tertimpa musibah. Kami hadir di sini karena sakit yang Bapak dan Ibu rasakan, adalah duka kami juga," ujar Hendra dengan nada yang tulus saat proses penyerahan.

Hendra menambahkan bahwa misi ini adalah bagian dari komitmen LAZISMU untuk selalu berada di garis terdepan dalam aksi-aksi tanggap darurat, memastikan bahwa setiap tetes donasi masyarakat berubah menjadi manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan.

Doa dan Dedikasi untuk Umat

Selain bantuan materiil, doa-doa tulus dipanjatkan di atas tanah yang sempat hangus tersebut. Tim Lazismu bersama warga mendoakan agar para korban diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan yang seluas samudera untuk bangkit kembali menata hidup.

"Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh keluarga besar Muhammadiyah Sumbawa serta para donatur yang telah mengamanahkan hartanya melalui LAZISMU. Kebaikan Anda semua hari ini telah menjadi payung bagi mereka yang sedang kepanasan karena ujian hidup," lanjut Hendra.

Aksi tanggap darurat ini menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa meski harta benda bisa hangus dilalap api, namun semangat gotong royong dan kasih sayang antar sesama umat manusia tidak akan pernah bisa dipadamkan.(AM)

]]>
Fri, 27 Mar 2026 19:52:22 +0800 amr
Antisipasi Benturan UU HKPD dan UU ASN, PDI Perjuangan Sumbawa Desak Pemda Siapkan Roadmap Penyelamatan PPPK https://amarmedia.co.id/antisipasi-benturan-uu-hkpd-dan-uu-asn-pdi-perjuangan-sumbawa-desak-pemda-siapkan-roadmap-penyelamatan-pppk https://amarmedia.co.id/antisipasi-benturan-uu-hkpd-dan-uu-asn-pdi-perjuangan-sumbawa-desak-pemda-siapkan-roadmap-penyelamatan-pppk Antisipasi Benturan UU HKPD dan UU ASN, PDI Perjuangan Sumbawa Desak Pemda Siapkan Roadmap Penyelamatan PPPK

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa mengambil sikap tegas terkait nasib ribuan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tengah bayang-bayang implementasi regulasi nasional yang kian ketat. Fokus utama tertuju pada pemberlakuan penuh UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD) pada tahun 2027 mendatang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., melalui keterangannya Kamis 26 Maret 2026 mengingatkan bahwa pemerintah daerah kini berada di persimpangan dua regulasi yang saling mengunci. Di satu sisi, UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN mewajibkan penataan tenaga non-ASN (honorer) tuntas melalui pengangkatan PPPK. Di sisi lain, Pasal 146 UU HKPD mewajibkan belanja pegawai maksimal hanya 30% dari total APBD.

"Tenaga PPPK, termasuk yang nanti masuk skema paruh waktu, adalah tulang punggung pelayanan publik di Sumbawa. Kita tidak ingin mereka menjadi korban akibat ambang batas belanja pegawai yang diatur UU HKPD tersebut," ujar Abdul Rafiq

Berdasarkan aturan transisi UU HKPD, daerah diberikan waktu hingga tahun 2027 untuk menyesuaikan struktur anggaran. Jika belanja pegawai melebihi 30%, daerah terancam sanksi pemotongan Dana Transfer Umum (DTU). Kondisi ini dinilai pelik mengingat masifnya pengangkatan PPPK untuk mengakomodir tenaga honorer sesuai mandat UU ASN 2023.

Menyikapi hal itu, Rafiq mendesak agar tahun 2026 dijadikan sebagai Fase Konsolidasi dan Perencanaan. Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Sumbawa segera menyusun strategi adaptif agar kualitas pelayanan publik tidak merosot akibat efisiensi paksa.

DPC PDI Perjuangan menawarkan lima poin strategis sebagai solusi bagi eksekutif dan legislatif:

Pertama ; Pemetaan Kebutuhan Riil dengan menghitung secara presisi jumlah tenaga yang dibutuhkan agar belanja efisien.

Kedua ; Optimalisasi PAD. Mengacu pada PP No. 35 Tahun 2023, daerah harus meningkatkan kemandirian fiskal. Semakin tinggi PAD, maka ruang nominal untuk 30% belanja pegawai akan semakin luas.

Ketiga : Roadmap Pengelolaan Kepegawaian.Menyusun peta jalan transisi menuju tahun 2027.

Keempat ; Penataan Belanja Efisien dengan memastikan belanja pegawai berkeadilan tanpa mengabaikan kesejahteraan PPPK. Dan kelima; Perlindungan PPPK Paruh Waktu. Memastikan skema baru dalam UU ASN tetap terlindungi dalam postur APBD.

Meski tantangan fiskal di depan mata cukup berat, Abdul Rafiq meyakini kepemimpinan Bupati, Wakil Bupati, serta sinergi bersama DPRD Kabupaten Sumbawa mampu menemukan jalan keluar.

"Kami meyakini pemerintah daerah akan mengambil langkah bijak dan memiliki strategi tepat. Kuncinya adalah persiapan matang di tahun 2026 ini. Jangan sampai saat regulasi berlaku efektif di 2027, kita belum memiliki skema perlindungan yang kuat bagi tenaga kerja kita," pungkasnya. (Gam)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 21:09:23 +0800 amr
Pacu Semangat Penghijauan, Bupati Sumbawa Siapkan Reward Sapi bagi Warga yang Berhasil https://amarmedia.co.id/pacu-semangat-penghijauan-bupati-sumbawa-siapkan-reward-sapi-bagi-warga-yang-berhasil https://amarmedia.co.id/pacu-semangat-penghijauan-bupati-sumbawa-siapkan-reward-sapi-bagi-warga-yang-berhasil Pacu Semangat Penghijauan, Bupati Sumbawa Siapkan Reward Sapi bagi Warga yang Berhasil

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berinovasi untuk menyukseskan program unggulan "Sumbawa Hijau Lestari". Tak tanggung-tanggung, Bupati Sumbawa telah menyiapkan apresiasi khusus berupa satu ekor sapi bagi masyarakat yang dinilai berhasil melakukan penghijauan secara berkelanjutan di wilayahnya.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Binongko ST.M.Eng., saat memberikan keterangan pers kepada awak media pada Kamis (26/03/2026). Ia menjelaskan bahwa reward tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam memelihara tanaman, bukan sekadar menanam.

"Sebagai bentuk apresiasi, Bapak Bupati menyiapkan hadiah satu ekor sapi dan bibit tanaman buah bagi masyarakat yang berhasil melaksanakan penghijauan dengan baik. Saat ini, tim teknis sedang memfinalisasi indikator keberhasilannya," ujar Pipin.

Foto ; Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pipin Shakti Binongko ST.M.Eng 

Capaian Signifikan di 24 Kecamatan

Program Sumbawa Hijau Lestari menunjukkan tren positif. Hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 264.645 bibit pohon telah tertanam, tersebar dari hulu hingga hilir di 24 kecamatan. Data DLH menunjukkan bahwa seluruh bibit kemiri pengadaan tahun 2025 sebanyak 114.285 pohon telah terdistribusi 100 persen. Sementara untuk bibit sengon, dari total 400.000 bibit, sebanyak 150.360 telah berada di lahan penanaman.

Dalam monitoring di kawasan vital seperti Bendungan Beringin Sila, Pipin mengakui adanya tantangan lapangan. Kelompok masyarakat Ai Papang telah menanam 14.500 bibit, namun tantangan berupa musim kemarau panjang dan pelepasan hewan ternak pasca-panen jagung menjadi hambatan serius bagi pertumbuhan tanaman.

"Untuk mengantisipasi gangguan ternak, pada tahun 2026 ini kami berencana membangun pagar kawat di area seluas 42 hektar. Kami ingin memastikan bibit yang sudah tertanam, terutama kemiri dan tanaman buah yang daya tahannya lebih tinggi dari sengon, bisa tumbuh maksimal," jelasnya.

Selain insentif ternak, program ini juga menyentuh aspek teknologi dengan melibatkan generasi muda. Para pemuda yang melek digital diterjunkan untuk melakukan geotagging pada setiap pohon yang ditanam. Langkah ini memastikan setiap bibit terpantau posisinya secara akurat.

Menatap sisa tahun 2026, DLH fokus melakukan perluasan di daerah tangkapan air (catchment area). Targetnya adalah penanaman 60.000 bibit kemiri baru di lokasi strategis seperti Bendungan Batu Bulan, Mamak, Ngali, Tiu Kulit, hingga kawasan hutan kritis Batulanteh.

"Kegiatan rehabilitasi lahan ini bukan hanya soal angka, tapi untuk meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) kita. Jika tanaman sudah mencapai tinggi minimal 2 meter, kemampuan tanah menyerap air akan meningkat signifikan sehingga ancaman banjir bisa kita cegah sejak dini," pungkas Pipin. (AM)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 20:14:34 +0800 amr
Sumbawa Hijau Lestari: 264.645 Bibit Pohon Tersebar di 24 Kecamatan hingga Maret 2026 https://amarmedia.co.id/sumbawa-hijau-lestari-264645-bibit-pohon-tersebar-di-24-kecamatan-hingga-maret-2026 https://amarmedia.co.id/sumbawa-hijau-lestari-264645-bibit-pohon-tersebar-di-24-kecamatan-hingga-maret-2026 Sumbawa Hijau Lestari: 264.645 Bibit Pohon Tersebar di 24 Kecamatan hingga Maret 2026

Bupati Sumbawa dan Forkopimda Bersama jajaran pemerintahan daerah dan Masyarakat pada kegiatan safari menanam pohon

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian alam melalui program unggulan "Sumbawa Hijau Lestari". Hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 264.645 bibit pohon telah berhasil tertanam di 24 kecamatan, mencakup wilayah dari hulu hingga hilir.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Binongko,ST.M.Eng dalam keterangannya kepada wartawan pada Kamis (26/03/2026), memaparkan capaian serta rencana strategis perluasan rehabilitasi lahan di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DLH Tahun 2025, pengadaan bibit difokuskan pada dua jenis tanaman utama, yakni Sengon dan Kemiri. Dari total 400.000 Bibit Sengon, sebanyak 150.360 telah terdistribusi, sementara 249.650 sisanya akan dilanjutkan pada periode berikutnya.

Untuk Bibit Kemiri, Seluruh pengadaan sebanyak 114.285 bibit telah terdistribusi 100% kepada masyarakat dan kelompok tani.

"Total bibit yang sudah tertanam di lapangan hingga bulan ini mencapai 264.645 pohon. Lokasinya tersebar merata di 24 kecamatan guna memastikan dampak ekologis yang menyeluruh," ujar Pipin akrab disapa.

Salah satu titik fokus pemantauan adalah kawasan Bendungan Beringin Sila. Di lokasi ini, Kelompok Ai Papang telah menanam 14.500 bibit (Sengon dan Kemiri), ditambah tanaman buah produktif bantuan dari aspirasi (pokir) anggota DPR RI.

Pipin mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi sementara, pohon Kemiri dan tanaman buah memiliki daya tahan (survival rate) yang lebih tinggi dibandingkan Sengon di lokasi tersebut. 

"Dinas Lingkungan Hidup telah menganggarkan biaya penanaman dan pemeriharaan tanaman di Lokasi ini. Dari hasil monitoring dan evaluasi di Bendungan Beringin Sila oleh Tim DLH diketahui bibit Sengon mempunyai kemampuan hidup lebih rendah dibandingkan pohon Kemiri dan tanaman buah" ujarnya 

Terkait kendala lapangan seperti gangguan hewan ternak pasca-panen jagung dan musim kemarau panjang, DLH telah menyiapkan solusi teknis. Pada tahun 2026, direncanakan pembangunan pagar kawat di lahan seluas kurang lebih 42 hektar untuk melindungi tanaman yang baru tumbuh.

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Sumbawa telah menyiapkan reward berupa 1 ekor sapi dan bibit tanaman buah bagi masyarakat yang dinilai berhasil melakukan penghijauan dengan baik. Indikator keberhasilan saat ini sedang difinalisasi oleh tim teknis.

Rencana Perluasan 2026: Fokus Daerah Tangkapan Air

Memasuki tahun 2026, DLH Sumbawa menargetkan penanaman 60.000 bibit Kemiri baru. Fokus utama diarahkan pada wilayah kritis dan daerah tangkapan air (catchment area), di antaranya Bendungan Batu Bulan, Bendungan Mamak, Bendungan Ngali, Bendungan Tiu Kulit dan Kawasan Hutan Kritis Batulanteh

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) melalui peningkatan vegetasi lahan, tetapi juga memperkuat kemampuan tanah dalam menyerap air untuk mencegah bencana banjir di masa depan.

Untuk Tahun 2026 akan ditanam sengon sisa bibit tahun 2025, untuk Lokasi masih menunggu arahan lebih lanjut dari Bapak Bupati. 

"Pada tahun 2026 juga akan ditanam bibit Kemiri sebanyak 60.000 bibit dengan focus di daerah tangkapan air, wilayah bendungan Batu Bulan, bendungan Mamak, Bendungan Ngali, bendungan Tiu Kulit, dan wilayah kritis Kawasan hutan Batulanteh"Imbuh Pipin 

Kegiatan penghijauan atau rehabilitasi lahan dapat meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup pada indikator Indeks Vegetasi Lahan pada saat tanaman sudah mencapai tinggi minimal 2 meter dengan luasan lahan minimal 0,5 hektar. 

Selain bibit Kemiri dan Sengon, terdapat juga bibit produktif yang dibagikan kepada Masyarakat berasal dari pokir DPR pusat dengan jenis : Klengkeng, Mangga, Jambu Kristal dan Nangka.

Kegiatan geotagging menjadi salah satu contoh peran generasi muda untuk ikut ambil bagian, generasi muda sebagai generasi yang melek digital tetap ikut serta dalam kegiatan penanaman serentak untuk melakukan geotagging pada setiap pohon yang telah ditanam di berbagai Lokasi. (AM)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 19:45:04 +0800 amr
Wujud Kepedulian, Legislator PKS H. Andi Mappelepui Salurkan Bantuan Pribadi untuk Korban Kebakaran Kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-kepedulian-legislator-pks-h-andi-mappelepui-salurkan-bantuan-pribadi-untuk-korban-kebakaran-kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-kepedulian-legislator-pks-h-andi-mappelepui-salurkan-bantuan-pribadi-untuk-korban-kebakaran-kalimango

Wujud Kepedulian, Legislator PKS H. Andi Mappelepui Salurkan Bantuan Pribadi untuk Korban Kebakaran Kalimango

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Bentuk empati dan kepedulian nyata ditunjukkan oleh Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Andi Mappelepui. Legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini turun langsung menemui para korban musibah kebakaran di Dusun Pok, Desa Kalimango, pada Rabu (25/03/2026).

Dalam kunjungan tersebut, H. Andi Mappelepui menyerahkan bantuan secara pribadi berupa uang tunai senilai Rp 11 juta serta sejumlah kain sarung yang diperuntukkan bagi para korban dan warga yang terdampak langsung oleh amukan si jago merah.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, pria yang akrab disapa Haji Andi ini menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas murni atas nama pribadi guna meringankan beban saudara-saudara yang tengah tertimpa kemalangan.

Di hadapan para korban, Haji Andi menyampaikan pesan mendalam untuk menguatkan hati warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Ia berharap masyarakat dapat mengedepankan kesabaran dalam menghadapi ujian berat ini.

"Saya berharap kepada seluruh masyarakat yang terkena musibah kebakaran agar tetap bersabar. Kita meyakini bahwa di balik setiap ujian, pasti ada hikmah besar yang terkandung di dalamnya," ungkapnya dengan nada empati.

Lebih lanjut, ia memberikan motivasi agar warga tidak larut dalam kesedihan. Ia mendorong para korban untuk tetap tegar dan memiliki semangat yang kuat dalam menatap masa depan.

"Harta benda mungkin habis terbakar api, namun semangat untuk hidup tidak boleh padam. Saya meminta bapak dan ibu untuk tetap tegar menghadapi kenyataan ini. Tetap semangat melanjutkan kehidupan, karena kita tidak berjalan sendirian dalam menghadapi masa sulit ini," tegas politisi PKS tersebut.

Kedatangan Anggota DPRD  ini disambut hangat oleh Camat Alas, Dr Usman. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh anggota DPRD.

"Kami atas nama warga Kecamatan Alas mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Haji Andi  dari Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sumbawa. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang diuji musibah. Inilah bukti bahwa nilai kemanusiaan dan saling tolong-menolong masih sangat kuat di antara kita," ujar Usman dengan nada haru.

Aksi sosial ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa sangat terbantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan mendesak pasca-kebakaran. Kehadiran figur wakil rakyat di tengah masa sulit ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi warga Desa Kalimango untuk segera bangkit kembali (AM)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 18:24:26 +0800 amr
Bukan Sekadar Rutinitas, Ketua DPRD Sumbawa Tegaskan Pembahasan LKPJ 2025 Adalah Mandat Konstitusi https://amarmedia.co.id/bukan-sekadar-rutinitas-ketua-dprd-sumbawa-tegaskan-pembahasan-lkpj-2025-adalah-mandat-konstitusi https://amarmedia.co.id/bukan-sekadar-rutinitas-ketua-dprd-sumbawa-tegaskan-pembahasan-lkpj-2025-adalah-mandat-konstitusi Bukan Sekadar Rutinitas, Ketua DPRD Sumbawa Tegaskan Pembahasan LKPJ 2025 Adalah Mandat Konstitusi

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Badan Musyawarah (BANMUS) DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar rapat  guna menyusun agenda kegiatan serta penjadwalan Rapat Paripurna terkait pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025. 

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa pada Kamis, 26 Maret 2026 ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP, M.MInov. Hadir mendampingi pimpinan lainnya, Gitta Liesbano, SH, M.Kn dan Zulfikar Demitry, SH, MH, beserta segenap anggota Badan Musyawarah. 

Dari pihak eksekutif, tampak hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Jaya Kusuma, S.Sos, Kabag Prokopim Setda Sumbawa Syahruddin, serta Kabag Hukum Lukman Bayuwarsah, SH.

Mandat Konstitusi sebagai Prioritas Utama

Dalam arahannya, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin menegaskan bahwa pembahasan LKPJ merupakan agenda krusial yang tidak boleh dipandang sebagai rutinitas administratif semata. 

"Pembahasan LKPJ Kepala Daerah ini adalah kewajiban konstitusi yang harus kita tunaikan. Ini merupakan perwujudan fungsi pengawasan DPRD untuk mengevaluasi sejauh mana capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025. Oleh karena itu, penjadwalan yang kita susun hari ini harus memastikan proses evaluasi berjalan mendalam dan akuntabel," tegas Nanang.

Suasana rapat berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari anggota BANMUS. H. Zainuddin Sirat dari Fraksi Demokrat PPP Pembangunan mengingatkan agar jadwal yang disusun memberikan ruang yang cukup bagi Badan Anggaran (Banggar).

"Kami berharap BANMUS mendorong kinerja Banggar agar lebih efektif. Alokasi waktu jangan tergesa-gesa. Kelonggaran waktu sangat penting agar pembahasan anggaran benar-benar optimal dan berkualitas bagi masyarakat," ujar Haji Ude akrabnya.

Senada dengan hal tersebut, M. Ridwan SP.MSi dari Fraksi PKB menekankan pentingnya disiplin terhadap jadwal yang sudah disepakati. Menurutnya, penetapan jadwal hanyalah langkah awal, sementara keberhasilannya bergantung pada komitmen semua pihak untuk patuh pada lini masa yang telah ditetapkan agar proses berjalan tertib.

Sementara itu, H. Zohran, SH dari Fraksi NasDem memberikan catatan khusus mengenai keterbukaan data. Ia meminta seluruh Perangkat Daerah (OPD) untuk menyajikan informasi program secara detail. "Transparansi dan akuntabilitas hanya bisa tercapai jika eksekutif memaparkan program secara komprehensif. Kita ingin pembahasan ini tepat sasaran," tambahnya.

Menanggapi dinamika rapat, Asisten I Setda Kabupaten Sumbawa, Jaya Kusuma menyatakan bahwa pihak pemerintah daerah telah menyepakati dan menerima rancangan jadwal yang disusun oleh BANMUS. Ia memastikan pihak eksekutif siap mengikuti seluruh rangkaian tahapan agar berjalan lancar sesuai regulasi.

Rapat BANMUS ini menghasilkan kesepakatan jadwal yang terstruktur, yang diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konstruktif demi kelanjutan pembangunan di Kabupaten Sumbawa pada masa sidang tahun 2026. (AM)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 17:56:24 +0800 amr
Bupati H. Jarot Buka Forum Gabungan Perangkat Daerah, Fokus Sinkronisasi RKPD 2027 dan Aspirasi Masyarakat https://amarmedia.co.id/bupati-h-jarot-buka-forum-gabungan-perangkat-daerah-fokus-sinkronisasi-rkpd-2027-dan-aspirasi-masyarakat https://amarmedia.co.id/bupati-h-jarot-buka-forum-gabungan-perangkat-daerah-fokus-sinkronisasi-rkpd-2027-dan-aspirasi-masyarakat Bupati H. Jarot Buka Forum Gabungan Perangkat Daerah, Fokus Sinkronisasi RKPD 2027 dan Aspirasi Masyarakat

Sumbawa, Amarmedia.co.id 26 Maret 2026 — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M. P secara resmi membuka Kegiatan Forum Gabungan Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di La Grande Ballroom, Kamis (26/03/2026).

Forum ini dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, para kepala perangkat daerah, perencana se-Kabupaten Sumbawa, serta Tim Siap Siaga. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan berbagai program pembangunan daerah agar lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam laporannya, Kepala Baperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini awalnya direncanakan secara virtual, namun berkat inisiatif Tim Siap Siaga, forum dapat dilaksanakan secara tatap muka.

Ia menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian penting dalam siklus tahunan perencanaan pembangunan daerah. Melalui forum ini, berbagai usulan masyarakat yang dihimpun dari Musrenbang dan aspirasi lainnya diolah dan diselaraskan dengan rencana pembangunan yang telah disusun pemerintah daerah.

“Tujuannya adalah memastikan adanya keselarasan antara rencana pembangunan dengan kebutuhan riil masyarakat, sehingga kita dapat menetapkan prioritas pembangunan tahun 2027 secara tepat,” ujarnya.

Namun demikian, ia juga menyoroti tantangan dalam perencanaan, yakni tingginya jumlah usulan masyarakat yang belum sepenuhnya diimbangi dengan realisasi di lapangan. Ia pun mengusulkan pendekatan “1 desa 1 usulan” dengan nilai sekitar Rp100 juta untuk menjamin pemerataan pembangunan, baik di sektor infrastruktur maupun ekonomi.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P menegaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 harus sejalan dengan amanat perencanaan pembangunan nasional serta visi-misi daerah yang dituangkan dalam RPJMD.

Ia menjelaskan, terdapat tiga pilar utama pembangunan Kabupaten Sumbawa, yaitu people, power, dan planet.

Pada aspek people, pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan peran Balai Latihan Kerja (BLK) agar mampu menjawab kebutuhan pasar kerja, baik lokal maupun internasional.

Untuk pilar power, Bupati menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang unggul dan adaptif. Ia menyebut, komunikasi rutin antar perangkat daerah melalui pertemuan mingguan berbasis digital menjadi langkah konkret dalam memantau perkembangan program. Capaian opini WTP tahun ini juga menjadi bukti komitmen terhadap tata kelola yang akuntabel dan harus terus dipertahankan.

Selain itu, digitalisasi sistem pengawasan juga terus diperkuat, termasuk melalui pembentukan berbagai satuan tugas seperti satgas hutan dan satgas LPG.

Pada pilar planet, Bupati menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Program “Sumbawa Hijau Lestari” menjadi salah satu upaya strategis, termasuk melalui penanaman tanaman produktif dan penegakan hukum terhadap aktivitas perusakan hutan.

“Sebagus apa pun SDM dan pemerintahan kita, jika alam rusak, maka semua akan sia-sia. Karena itu, keseimbangan ketiga pilar ini harus kita jaga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menanggapi usulan “1 desa 1 program” yang disampaikan Kepala Baperida. Menurutnya, pendekatan tersebut perlu dikaji secara proporsional, mengingat setiap desa memiliki kebutuhan yang berbeda, terutama bagi desa dengan kondisi yang lebih mendesak.

Ia mengajak seluruh peserta forum untuk memanfaatkan momentum ini dalam merangkum dan menyelaraskan seluruh aspirasi masyarakat dengan kemampuan keuangan daerah, serta mempertimbangkan aspek sosial, politis, dan 12 program prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.

Adapun tema pembangunan RKPD Kabupaten Sumbawa Tahun 2027 adalah “Memantapkan Daya Saing Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat melalui Penguatan SDM Unggul, Lingkungan Hijau Lestari, Pemerintah Berkinerja, dan Peningkatan Produktivitas.”

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap arah pembangunan ke depan semakin terfokus, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. (AM -Prokopim)

]]>
Thu, 26 Mar 2026 14:15:06 +0800 amr
Wujud Kepedulian, Bank NTB Syariah Bergerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-kepedulian-bank-ntb-syariah-bergerak-cepat-salurkan-bantuan-bagi-korban-kebakaran-di-desa-kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-kepedulian-bank-ntb-syariah-bergerak-cepat-salurkan-bantuan-bagi-korban-kebakaran-di-desa-kalimango Wujud Kepedulian, Bank NTB Syariah Bergerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kalimango

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id – Sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat, Bank NTB Syariah menunjukkan aksi nyata dengan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak musibah kebakaran di Kampung Sawo Dusun Pok Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Sumbawa. 

Aksi tanggap darurat ini dilakukan segera setelah musibah yang menghanguskan sejumlah rumah warga tersebut terjadi pada Sabtu malam lalu. Bank NTB Syariah hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan mendasar para korban dapat terpenuhi di masa darurat.

Penyerahan bantuan dipusatkan di Posko Darurat Kantor Desa Kalimango dan diterima langsung oleh Kepala Desa setempat. Adapun bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan mendesak, antara lain Perlengkapan Tidur & Teduh, Terpal dan kasur untuk alas tidur sementara. Kebutuhan Pokok berupa Paket sembako lengkap dan air mineral, Sanitasi & Sandang berupa Perlengkapan mandi (dewasa & anak-anak) serta pakaian layak pakai bagi wanita dan anak-anak.

Disamping itu ada juga Fasilitas Air Bersih dengan  pengerahan satu unit mobil tangki air bersih yang disiagakan di lokasi posko untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan sanitasi warga selama beberapa hari ke depan.

Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Sumbawa, Ika Listiana M.M.Inov, mengungkapkan rasa simpati dan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Dusun Sawo. Beliau menegaskan bahwa kehadiran Bank NTB Syariah bukan sekadar lembaga keuangan, melainkan bagian integral dari keluarga besar masyarakat NTB.

“Kami turut prihatin dan merasakan duka yang dialami oleh saudara-saudara kita di Desa Kalimango. Bantuan ini merupakan bentuk empati dan ikhtiar kami untuk sedikit meringankan beban para korban. Kami berharap masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Ika Listiana.

Ia juga menambahkan bahwa Bank NTB Syariah akan senantiasa berupaya hadir dalam setiap momen penting masyarakat, baik dalam suka maupun duka. 

“Bank NTB Syariah berkomitmen untuk terus konsisten memberikan kontribusi positif dan menjadi mitra yang solutif bagi masyarakat, terutama dalam situasi sulit seperti bencana ini. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran kami dapat dirasakan manfaatnya secara nyata,” tambahnya.

Langkah cepat ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan psikologis dan fisik para korban, sekaligus menjadi pemantik semangat gotong-royong bagi pihak-pihak lain untuk turut membantu sesama.

Tentang Bank NTB Syariah:

Bank NTB Syariah adalah bank milik pemerintah daerah yang berkomitmen memberikan layanan keuangan berbasis syariah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai amanah, kepedulian sosial, dan pengabdian untuk kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Barat. (AM)

]]>
Wed, 25 Mar 2026 22:40:40 +0800 amr
Wujud Nyata Solidaritas: Pemdes dan Remaja Masjid Penyaring Ringankan Beban Korban Kebakaran di Alas https://amarmedia.co.id/wujud-nyata-solidaritas-pemdes-dan-remaja-masjid-penyaring-ringankan-beban-korban-kebakaran-di-alas https://amarmedia.co.id/wujud-nyata-solidaritas-pemdes-dan-remaja-masjid-penyaring-ringankan-beban-korban-kebakaran-di-alas Wujud Nyata Solidaritas: Pemdes dan Remaja Masjid Penyaring Ringankan Beban Korban Kebakaran di Alas

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Duka yang menyelimuti warga Kampung Sawo, Dusun Pok Desa Kalimango, Kecamatan Alas, akibat kebakaran hebat pada Sabtu dini hari (21/03/2026), memantik gelombang kepedulian dari sesama. 

Menunjukkan semangat persaudaraan yang kental, Pemerintah Desa (Pemdes) Penyaring bersama Remaja Masjid Desa Penyaring Rabu 25 Maret 2026 bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban terdampak. Hadir mendampingi Camat Moyo Utara Awaluddin Safari dan jajaran.

Peristiwa pilu yang menghanguskan sedikitnya 31 rumah warga tersebut telah memaksa puluhan kepala keluarga kehilangan tempat bernaung dan harta benda dalam sekejap. Menanggapi situasi darurat ini, rombongan dari Desa Penyaring datang membawa misi kemanusiaan untuk memberikan dukungan moral maupun material.

Bahu-Membahu dalam Kemanusiaan

Kegiatan penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Kasi Pemerintahan Desa Penyaring bersama jajaran Kepala Dusun dan puluhan anggota Remaja Masjid. Kehadiran mereka di lokasi bencana bukan sekadar mengantar logistik, melainkan sebagai bentuk empati mendalam bahwa penderitaan warga Alas adalah penderitaan bersama.

Adapun bantuan yang berhasil dihimpun dan disalurkan meliputi kebutuhan mendasar, di antaranya: 42 sak beras untuk menopang kebutuhan pangan keluarga. Pakaian layak pakai dalam jumlah besar untuk anak-anak hingga dewasa.Kebutuhan pokok lainnya yang mendesak bagi para pengungsi.

Apresiasi dan Rasa Syukur

Kedatangan rombongan bantuan ini disambut hangat oleh Camat Alas, Dr Usman. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh warga Desa Penyaring.

"Kami atas nama warga Kecamatan Alas mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Pemerintah Desa Penyaring dan seluruh Remaja Masjid. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang diuji musibah. Inilah bukti bahwa nilai kemanusiaan dan saling tolong-menolong masih sangat kuat di antara kita," ujar Usman dengan nada haru.

Aksi ini menjadi pengingat bahwa di tengah puing-puing sisa kebakaran, ada semangat gotong royong yang tidak ikut padam. Kolaborasi antara perangkat desa yang berpengalaman dan semangat muda dari Remaja Masjid Desa Penyaring membuktikan bahwa kepedulian sosial adalah tanggung jawab lintas generasi.

Diharapkan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban dalam melewati masa-masa sulit pascabencana, sembari menunggu proses pemulihan pemukiman mereka kembali. (AM)

]]>
Wed, 25 Mar 2026 20:25:29 +0800 amr
Pemprov NTB Ajak Perkuat Kebersamaan di Momentum Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-ajak-perkuat-kebersamaan-di-momentum-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-ajak-perkuat-kebersamaan-di-momentum-idul-fitri-1447-h Pemprov NTB Ajak Perkuat Kebersamaan di Momentum Idul Fitri 1447 H

Mataram,Amarmedia.co.id -  Rabu 25 Maret 2026 - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat NTB, sekaligus mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah. 

“Atas nama pribadi, bersama Ibu Wakil Gubernur serta seluruh pimpinan di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, kami menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menerima seluruh amal ibadah kita,” ujar Gubernur. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf secara tulus kepada seluruh pihak atas segala kekhilafan selama menjalankan amanah kepemimpinan. 

“Dalam perjalanan kepemimpinan ini, kami menyadari sebagai manusia biasa tentu tidak luput dari kekurangan. Oleh karena itu, kami memohon keikhlasan seluruh pihak untuk memberikan maaf,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Gubernur berharap momentum Ramadan yang telah dilalui dapat menjadi sarana pembentukan karakter yang lebih baik, baik secara pribadi maupun dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. 

“Semoga ibadah puasa yang telah kita jalani menjadikan kita pribadi yang lebih bersih, lebih kuat, dan lebih baik, serta mampu kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya. 

Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas dukungan, kerja sama, dan doa dari seluruh pihak dalam membangun Nusa Tenggara Barat. Ia menegaskan bahwa ke depan, tantangan pembangunan akan semakin besar dan membutuhkan sinergi yang lebih kuat. 

“Kami berharap dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dapat semakin ditingkatkan. Tantangan ke depan tidak semakin ringan, tetapi dengan kebersamaan, insya Allah kita dapat menghadapi dan memberikan hasil yang lebih baik bagi masyarakat,” tegasnya. 

Melalui momentum halal bihalal Idul Fitri, Gubernur mengajak seluruh pihak untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam melanjutkan pembangunan daerah. 

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri menegaskan pentingnya penguatan kinerja aparatur pemerintah sebagai pelayan masyarakat. Ia mengingatkan seluruh pimpinan OPD dan jajaran untuk terus menyelaraskan langkah dengan arahan pimpinan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. 

“Kita semua adalah pelayan masyarakat. Masyarakat hari ini tidak hanya melihat prestasi, tetapi juga menilai kekurangan dalam pelayanan. Oleh karena itu, seluruh jajaran harus memahami dengan baik tugas pokok dan fungsinya,” ujarnya. 

Memasuki akhir triwulan pertama tahun 2026, Wakil Gubernur mendorong percepatan capaian kinerja sesuai target yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2026. 

“Kita harus terus mengejar target pembangunan sesuai tahapan yang telah direncanakan, agar capaian kinerja dan prestasi dapat diwujudkan secara optimal,” katanya. 

Ia juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan media sosial secara bijak, baik oleh individu maupun instansi, sebagai sarana komunikasi publik yang efektif sekaligus menjadi corong pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. 

Usai menjalani ibadah Ramadan, Wakil Gubernur mengajak seluruh jajaran untuk menjaga semangat, dedikasi, dan loyalitas dalam bekerja. 

“Dengan semangat yang sama, kita wujudkan NTB yang makmur dan mendunia. Memasuki triwulan kedua, capaian kinerja harus lebih diakselerasi agar target tahun 2026 dapat dituntaskan dengan baik,” tutupnya. (AM/diskominfotikntb)

]]>
Wed, 25 Mar 2026 17:26:18 +0800 amr
Menemukan Wajah Indonesia dalam Ritual Halalbihalal https://amarmedia.co.id/menemukan-wajah-indonesia-dalam-ritual-halalbihalal https://amarmedia.co.id/menemukan-wajah-indonesia-dalam-ritual-halalbihalal Menemukan Wajah Indonesia dalam Ritual Halalbihalal

Oleh : Asmediati 

KAWAN saya yang seorang Arab suatu hari bercerita bahwa di kampung halamannya tak ada tradisi halalbihalal. Orang-orang tetap merayakan Idulfitri, saling bermaaf-maafan, tetapi tidak dikatakan sebagai halalbihalal.

Ketika saya menyebut istilah itu, ia tampak kesulitan mencerna. “Mā hādzā?” tanyanya sembari mengerutkan kening, mencoba memahami.

Sudah tentu, di Arab Saudi tak ada tradisi bernama halalbihalal seperti yang kita kenal di Indonesia. Halalbihalal adalah “produk budaya lokal” umat Muslim di Nusantara, sebuah istilah yang lahir dari kreativitas bahasa sekaligus kebutuhan sosial.

Jika merujuk ke Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), “halalbihalal” berarti kegiatan maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, biasanya diselenggarakan dalam suatu pertemuan, baik di aula, kantor, maupun ruang-ruang sosial lainnya. Dalam pengertian lain, ia juga berarti silaturahmi.

Namun, dalam tata bahasa Arab baku, istilah “halalbihalal” tidak dikenal. Kata halal dalam bahasa Arab berarti “boleh”, “lepas”, atau “terurai dari ikatan”, termasuk ikatan dosa atau kesalahan. Sementara itu, konstruksi “bihalal” tidak memiliki padanan gramatikal yang lazim.

Di Indonesia, di luar penjelasan leksikal, istilah ini dimaknai lebih luas sebagai proses saling “menghalalkan kesalahan” alias “saling memaafkan”. Ada pula yang menafsirkan secara simbolik: halal sebagai “meluruskan”, dan bihalal sebagai “cara meluruskan melalui saling memaafkan”.

Secara morfologis, halalbihalal memang merupakan 'hibrida', sebuah bentukan bahasa yang tidak mengikuti kaidah sharaf (perubahan kata) dalam bahasa Arab, namun ia hidup sebagai 'bahasa rasa' di Nusantara. Di sinilah menariknya, bahasa tidak hanya tunduk pada kaidah, tetapi juga pada kesepakatan sosial.

Tradisi ini berkembang dari kebiasaan saling berkunjung di hari raya Idulfitri, berjabat tangan, meminta maaf lahir dan batin. 

Seiring waktu, kebiasaan itu dikemas dalam bentuk pertemuan yang lebih formal, baik di kantor, sekolah, komunitas, bahkan di rumah dinas pejabat yang ‘open house’. Ia menjadi ruang kolektif untuk merawat hubungan.

Sejarah mencatat, narasi yang paling kuat tentang asal-usul halalbihalal melibatkan Presiden Soekarno dan tokoh ulama K.H. Wahid Hasyim. Pada 1948, di tengah ancaman disintegrasi bangsa dan ketegangan elite politik, Soekarno meminta saran Wahid Hasyim untuk menciptakan momentum rekonsiliasi. Sang ulama mengusulkan sebuah silaturahmi yang kemudian dikemas dengan istilah kreatif: halalbihalal.

Usulan itu diterima. Pertemuan pun digelar di Istana Negara. Sejak saat itu, istilah halalbihalal mulai dikenal luas sebagai ruang rekonsiliasi. Bukan hanya secara personal, tetapi juga politik.

Dari titik inilah, halalbihalal bergerak melampaui fungsi awalnya. Ia tumbuh dari forum elite menjadi praktik sosial yang merakyat. Dari ruang istana, ia turun ke ruang-ruang keluarga. Dari peristiwa politik, ia menjelma menjadi tradisi nasional.

Nilainya tetap sama: silaturahmi dan saling memaafkan. Namun, bentuknya berkembang sesuai konteks sosial Indonesia yang kolektif dan komunal.

Tradisi ini juga memperlihatkan bagaimana ajaran agama berinteraksi dengan budaya lokal. Silaturahmi, dalam ajaran Islam, adalah amalan yang sangat dianjurkan, bahkan mendekati kewajiban karena kuatnya penekanan dalam berbagai hadis. 

Menyambung hubungan diyakini melapangkan rezeki, memanjangkan umur, dan membuka jalan ke surga. Sebaliknya, memutus silaturahmi dipandang sebagai dosa besar dengan konsekuensi spiritual dan sosial yang serius.

Dalam konteks itulah, halalbihalal dapat dilihat sebagai bentuk kultural dari ajaran tersebut. Nilai Islamnya bersifat universal, tetapi ekspresinya lokal.

Di Indonesia, ia menyatu dengan tradisi Nusantara: budaya berkumpul, gotong royong, dan menjunjung relasi sosial. Ia bukan sekadar ritual, melainkan juga mekanisme sosial untuk meredakan konflik, memperbaiki hubungan, dan membangun kembali kepercayaan.

Kini, halalbihalal tidak hanya dilakukan di kampung atau kota-kota di Indonesia. Ia juga hidup di tengah diaspora—di kantor-kantor perwakilan, komunitas pelajar, hingga kelompok pekerja migran. Di mana pun orang Indonesia berada, tradisi ini ikut dibawa.

Jadi, halalbihalal, bukan tradisi Arab, bukan pula ritual wajib agama. Ia adalah kearifan lokal Indonesia. Hasil pertemuan antara nilai Islam, budaya Nusantara, dan kebutuhan sejarah akan rekonsiliasi.

Di tengah dunia yang kian individualistik, tradisi ini mengingatkan kita bahwa memaafkan bukan sekadar kata, melainkan tindakan sosial. Bahwa merawat hubungan adalah kerja bersama. 

Dan bahwa, kadang-kadang, sebuah bangsa membutuhkan bentangan tangan paling tulus untuk mengatakan kita pernah bersalah, dan kita memilih untuk saling memaafkan.[AM]

]]>
Wed, 25 Mar 2026 16:33:57 +0800 amr
Bupati Sumbawa Pantau Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-pantau-hari-pertama-kerja-pasca-lebaran-tekankan-peningkatan-pelayanan-publik https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-pantau-hari-pertama-kerja-pasca-lebaran-tekankan-peningkatan-pelayanan-publik

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  ( 25 Maret 2026) – Mengawali hari pertama kerja pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan cuti bersama, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP didampingi Sekretaris Daerah dan Asisten Administrasi Umum melakukan pemantauan langsung ke sejumlah perangkat daerah, untuk memastikan kesiapan pelayanan publik kembali berjalan optimal.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran pemantauan meliputi, RSUD Sumbawa, Dikes, Disdukcapil,Dinas PUPR, Dispussip, DLH, DPMPTSP, serta Dikbud Kabupaten Sumbawa

Dalam keterangannya, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan ini tidak hanya bertujuan untuk mengecek kehadiran dan kinerja aparatur, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antara pimpinan daerah dengan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

“Pemantauan ini sebagai bentuk kunjungan silaturahmi kami dengan OPD untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Dari hasil pemantauan tersebut, secara umum aktivitas pelayanan publik telah kembali berjalan dengan baik dan normal. Namun demikian, Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap salah satu unit layanan yang dinilai masih perlu peningkatan, terutama dari sisi tingkat kunjungan masyarakat.

“Secara umum hampir semua aktif, hanya saja di salah satu unit layanan perpustakaan dan kearsipan, pelayanannya masih perlu ditingkatkan karena pengunjungnya tidak terlalu ramai,” lanjutnya.

Di akhir kunjungannya, Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam menjalankan tugas, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berkomitmen untuk mendorong peningkatan kinerja aparatur dan kualitas layanan, demi mewujudkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (AM)

]]>
Wed, 25 Mar 2026 15:21:49 +0800 amr
Semarak Silaturrahim dan Pengajian Umum Keluarga Besar Ponpes Nurul Hakim: Menguatkan Ukhuwah dan Memperkuat Masa Depan https://amarmedia.co.id/semarak-silaturrahim-dan-pengajian-umum-keluarga-besar-ponpes-nurul-hakim-menguatkan-ukhuwah-dan-memperkuat-masa-depan https://amarmedia.co.id/semarak-silaturrahim-dan-pengajian-umum-keluarga-besar-ponpes-nurul-hakim-menguatkan-ukhuwah-dan-memperkuat-masa-depan Semarak Silaturrahim dan Pengajian Umum Keluarga Besar Ponpes Nurul Hakim: Menguatkan Ukhuwah dan Memperkuat Masa Depan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Pengajian Umum dan Silaturrahim Keluarga Besar Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat yang digelar pada Rabu, 25 Maret 2026 (5 Syawal 1447 H) di Masjid Darussalam Kebayan, Kelurahan Brang Biji, berlangsung penuh khidmat dan sarat makna. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara santri, wali santri, alumni, dan masyarakat Sumbawa.

Ratusan jamaah memadati masjid sejak pagi hari, menegaskan kuatnya ikatan emosional antara pesantren dan masyarakat. Saat ini, Pondok Pesantren Nurul Hakim menaungi kurang lebih 5.000 santri dan santriwati, dengan sekitar 4.500 tinggal mondok di lingkungan pondok. Jumlah guru atau asatiz yang membimbing mencapai sekitar 500 orang. Besarnya jumlah santri dan tenaga pendidik ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan, karena pengelolaan pendidikan dan fasilitas semakin kompleks.

Ketua Ikatan Alumni Ponpes Nurul Hakim (IKAPPNH) wilayah Sumbawa dan Sumbawa Barat, Syatria Kurniansyah, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pesantren, alumni, dan wali santri. Ia menyoroti kiprah alumni yang telah mengambil peran penting di berbagai sektor strategis, termasuk Kementerian Agama, KUA, Baznas, berbagai dinas pemerintahan, guru, pimpinan pondok pesantren, anggota TNI dan Polri, hingga tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat. Menurutnya, alumni adalah bagian penting dari keberlanjutan dan kemajuan pesantren.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pembina IKAPPNH Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat, DGH. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov., yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa. Ia menegaskan bahwa kemajuan pesantren adalah tanggung jawab bersama yang menuntut sinergi semua pihak. “Semakin besar pesantren, semakin besar tanggung jawabnya. Dukungan nyata dari alumni dan wali santri sangat dibutuhkan demi keberlanjutan dan kualitas pendidikan yang semakin baik,” ujarnya.

Puncak acara diisi dengan pengajian umum yang disampaikan oleh Pembina Pondok Pesantren Nurul Hakim Lombok, Dr. TGH. Lalu Ahmad Zainuri, M.A., Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram. Dalam tausiyahnya, Ia menjelaskan bahwa silaturrahim bukan sekadar tradisi, melainkan ibadah yang membawa keberkahan bagi kehidupan. Silaturrahim memperluas rezeki, menambah umur yang bermanfaat, dan membangun kedekatan antara sesama. Lebih dari itu, silaturrahim menjaga keharmonisan sosial, menghapus permusuhan, dan memperkuat jaringan sosial yang bermanfaat, terutama bagi santri dan alumni dalam menghadapi kehidupan nyata.

Dirinya menekankan bahwa manfaat silaturrahim tidak hanya dirasakan secara individual, tetapi juga berdampak luas bagi keluarga, lembaga, dan masyarakat. Dengan menjalin hubungan yang baik, seseorang akan merasakan ketenangan hati, peluang hidup yang lebih luas, serta terbuka akses ke berbagai kesempatan pendidikan dan pekerjaan.

Dalam rangka memberikan pemahaman tentang visi dan program pondok, Ustaz Firdaus Nuzula, M.Pd., menyampaikan sosialisasi terkait lembaga-lembaga pendidikan yang dinaungi Yayasan Nurul Hakim. Yayasan ini membawahi Taman Kanak-Kanak (TK), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTS) Putra dan Putri, Madrasah Aliyah (MA) Putra dan Putri, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMMI), Ma’had ‘Aly, program kajian kitab kuning, hingga Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Nurul Hakim. Sistem pendidikan yang terintegrasi ini bertujuan mencetak generasi yang unggul dalam ilmu agama sekaligus kompeten di bidang akademik dan profesional.

Selain itu, Pondok Pesantren Nurul Hakim terus memperbaiki fasilitas dan sarana pendukung belajar demi kenyamanan ribuan santri. Pesantren juga menjalin kerja sama dengan berbagai institusi, termasuk Universitas Islam Madinah dan lembaga internasional lainnya, membuka peluang luas bagi santri dan alumni untuk studi lebih tinggi. Alumni berpotensi mendapatkan privilese seperti beasiswa dan akses pendidikan internasional, bagi mereka yang memiliki kesungguhan dan potensi.

Sesi diskusi juga menjadi bagian menarik dari acara, di mana beberapa wali santri diberikan kesempatan untuk menyampaikan apresiasi sekaligus memberikan masukan terkait pengelolaan pondok. Banyak wali santri mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian pondok terhadap pendidikan, pembinaan karakter, dan fasilitas santri. Mereka juga memberikan saran konstruktif, seperti peningkatan sarana belajar, program pengembangan bakat, dan komunikasi yang lebih intensif antara wali santri dan guru. Diskusi ini berlangsung hangat namun penuh rasa kekeluargaan, menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak demi kemajuan santri dan pesantren.

Salah satu alumni, Dr. Supriyadi, S.H.I., M.H.I., alumni tahun 2003, yang juga Dekan Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) turut memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Ia menyambut baik terselenggaranya silaturrahim dan pengajian umum sebagai wadah memperkuat hubungan antaralumni dan pesantren. Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus dilaksanakan dan dikembangkan agar ke depan bisa lebih meriah dan memberikan manfaat yang lebih luas. Ia juga berharap peran alumni semakin diperkuat dalam mendukung program-program strategis pondok demi kemajuan bersama.

Acara ditutup dengan doa bersama, menguatkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus mendukung kemajuan pondok. Dengan jumlah santri yang besar, guru yang profesional, serta tantangan yang semakin kompleks, sinergi antara pesantren, alumni, dan wali santri menjadi kunci utama keberhasilan.

Silaturrahim ini tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga menjadi energi kolektif dalam membangun masa depan. Dengan kebersamaan yang kokoh, Pondok Pesantren Nurul Hakim diharapkan terus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan dunia.(AM)

]]>
Wed, 25 Mar 2026 14:31:11 +0800 amr
Senyum yang Kembali Mekar: TP PKK dan DWP Sumbawa Balut Luka Anak&Anak Korban Kebakaran Kalimango https://amarmedia.co.id/senyum-yang-kembali-mekar-tp-pkk-dan-dwp-sumbawa-balut-luka-anak-anak-korban-kebakaran-kalimango https://amarmedia.co.id/senyum-yang-kembali-mekar-tp-pkk-dan-dwp-sumbawa-balut-luka-anak-anak-korban-kebakaran-kalimango Senyum yang Kembali Mekar: TP PKK dan DWP Sumbawa Balut Luka Anak-Anak Korban Kebakaran Kalimango

Sumbawa.Alas Amarmedia.co.id – Di tengah sisa puing dan abu yang menyisakan duka di Dusun Pok, Desa Kalimango, sebuah harapan baru mulai tumbuh. Suasana haru bercampur ceria menyelimuti halaman SD Negeri 6 Alas pada Selasa (24/3/2026), saat rombongan Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumbawa hadir membawa lebih dari sekadar bantuan logistik: mereka membawa senyuman.

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni penyerahan bantuan, melainkan sebuah misi kemanusiaan untuk menyentuh sisi terdalam para korban, terutama anak-anak yang kehilangan tempat tinggal mereka dalam musibah kebakaran pemukiman beberapa waktu lalu.

Halaman sekolah yang biasanya menjadi tempat belajar, seketika berubah menjadi ruang penuh tawa. Melalui kolaborasi dengan komunitas KORASA (Komunitas Remaja Sehat Sumbawa) dan tim psikolog, anak-anak diajak bermain dalam sesi trauma healing.

Mata mungil yang sempat meredup karena trauma, kembali berbinar saat mereka diajak bernyanyi dan bermain bersama ibu-ibu TP PKK dan DWP. 

Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., menyampaikan bahwa aksi ini adalah bentuk nyata dari rasa kekeluargaan masyarakat Sumbawa.

"Bantuan ini adalah penyemangat. Kami ingin warga Desa Kalimango tahu bahwa mereka punya keluarga besar di Kabupaten Sumbawa yang siap menopang. Kami berharap bantuan ini meringankan beban dan menjadi pemantik bagi warga untuk bangkit kembali, lebih kuat dari sebelumnya," ungkap Hj. Ida Fitria penuh optimisme.

Ditempat yang sama Ketua DWP Kabupaten Sumbawa menyampaikan, "Musibah ini pasti meninggalkan bekas yang dalam, terutama bagi mental anak-anak kita. Kami hadir di sini untuk memastikan mereka tidak merasa sendirian. Bermain bersama adalah cara kita memulihkan semangat mereka agar trauma itu perlahan terkikis," ujar Ny. Nur Isna Sitoresmi Budi Prasetiyo,  dengan nada lembut.

Selain dukungan psikologis, bantuan fisik hasil kolaborasi TP PKK dan anggota DWP Kabupaten Sumbawa juga mengalir deras. Sebanyak 35 paket perlengkapan sekolah diserahkan agar anak-anak bisa segera kembali mengejar cita-cita. Tak hanya itu, 16 dus pakaian layak pakai, 10 dus air mineral, serta 60 paket goodie bag berisi makanan ringan dibagikan untuk menghibur hati para penyintas kecil tersebut.

Langkah Menuju Pemulihan

Hadirnya Camat Alas Dr Usman SE ME beserta jajaran terkait di lokasi menunjukkan sinergi yang kuat dalam penanganan pasca-bencana. Meski api telah padam, upaya untuk membangun kembali mental dan kehidupan warga baru saja dimulai. 

Kegiatan ditutup dengan pelukan hangat dan doa bersama. Bagi warga Dusun Pok, kehadiran para ibu ini bukan sekadar kunjungan pejabat, melainkan hadirnya sosok "ibu" yang membawa ketenangan di tengah badai yang baru saja lewat.(AM)

]]>
Wed, 25 Mar 2026 06:13:21 +0800 amr
Rajut Silaturahmi, Alumni SMAN 2 Sumbawa Angkatan 80&81 Dorong Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Daerah https://amarmedia.co.id/rajut-silaturahmi-alumni-sman-2-sumbawa-angkatan-80-81-dorong-kontribusi-nyata-untuk-pembangunan-daerah https://amarmedia.co.id/rajut-silaturahmi-alumni-sman-2-sumbawa-angkatan-80-81-dorong-kontribusi-nyata-untuk-pembangunan-daerah Rajut Silaturahmi, Alumni SMAN 2 Sumbawa Angkatan 80-81 Dorong Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Daerah

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Nuansa kekeluargaan yang kental menyelimuti acara Gebyar Halal Bihalal yang digelar oleh alumnus SMAN 2 Sumbawa Besar (Smanda) angkatan tahun 1980 dan 1981. Bertempat di kediaman Mas Firman, BTN Bukit Permai, Sumbawa Besar, pada Selasa (24/3/2026), acara ini menjadi momentum pelepas rindu sekaligus wadah gagasan bagi pembangunan daerah.

Lokasi acara yang merupakan rumah dari adik kandung Ibu Ida Rahayu, S.AP—salah satu alumni yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi PAN—menyuguhkan pemandangan panorama yang sangat indah, menambah kehangatan suasana pertemuan para sahabat lama tersebut.

Inisiasi dan Kehadiran Tokoh

Kegiatan inspiratif ini diinisiasi oleh mantan Kepala SAMSAT NTB, Bapak Abdullah Masrang, SH. M.Si. Sejumlah tokoh lintas profesi tampak hadir, di antaranya purnawirawan TNI, praktisi hukum, hingga pensiunan perbankan.

Tampak hadir Letkol (Purn) Yudi Amiruddin, yang kini aktif di dunia notaris. Kehadiran beliau memberikan warna tersendiri mengingat pengalamannya bertugas di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, hadir pula Ibu Mastawan Muslimin, Pak Husen (pensiunan BRI), Ibu Syamsiar (pensiunan ASN), serta Pak Jaya atau yang akrab disapa Mas Jey yang berprofesi sebagai kontraktor, bersama puluhan alumni lainnya.

Tiga Misi Utama Silaturahmi

Dalam sambutannya, Yudi Amiruddin menyampaikan bahwa pertemuan ini bukan sekadar ajang berkumpul biasa. Setidaknya ada tiga tujuan digelarnya acara ini yaitu 

Mengenang kembali kisah-kisah indah masa sekolah yang penuh kenangan, mempererat tali komunikasi dan memperdalam rasa kekeluargaan antar alumni dan menggugah semangat "Tau Tana Samawa" agar para alumni yang memiliki kapasitas dapat memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah daerah.

"Kami berharap teman-teman yang memiliki kemampuan, baik secara moril maupun materiel, dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Ini adalah bentuk pengabdian kita sebagai putra daerah," tegas Yudi dengan lugas.

Nuansa "Bakela" dan Harapan ke Depan

Acara berlangsung sangat santai dan penuh keakraban. Para alumni terlihat menikmati sajian kuliner khas Samawa dengan tradisi "Bakela" (makan bersama) layaknya suasana tempo dulu yang sudah lama mereka impikan.

Kegiatan yang berjalan lancar ini ditutup dengan doa bersama. Besar harapan para alumnus agar agenda serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai sarana menjaga nyala api persaudaraan dan pengabdian kepada tanah kelahiran. (AM)

]]>
Tue, 24 Mar 2026 22:47:14 +0800 amr
HWM Center Salurkan Bantuan Dana Kerahiman dan Logistik bagi Korban Kebakaran di Desa Kalimango https://amarmedia.co.id/hwm-center-salurkan-bantuan-dana-kerahiman-dan-logistik-bagi-korban-kebakaran-di-desa-kalimango https://amarmedia.co.id/hwm-center-salurkan-bantuan-dana-kerahiman-dan-logistik-bagi-korban-kebakaran-di-desa-kalimango HWM Center Salurkan Bantuan Dana Kerahiman dan Logistik bagi Korban Kebakaran di Desa Kalimango

Sumbawa Amarmedia.co.id– Di tengah puing dan duka pasca-kebakaran hebat yang melanda Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Lembaga Sosial HWM Center hadir membawa secercah harapan. Sebagai wujud empati dan solidaritas kemanusiaan, HWM Center melaksanakan aksi peduli dengan menyalurkan bantuan langsung kepada 31 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak musibah pada Senin (23/3/2026).

Rangkaian aksi sosial ini diawali dengan kunjungan langsung Direktur HWM Center, Dr. H. W. Musyafirin, MM, ke lokasi sisa kebakaran untuk meninjau kondisi warga secara personal. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan tunai secara langsung dan penyerahan sembako secara simbolis di Kantor Desa Kalimango yang dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Alas, Pemerintah Desa, serta keluarga terdampak.

Teladan Kemanusiaan di Luar Musim Politik

Camat Alas, Dr Usman, SE, ME, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas langkah taktis dan cepat yang diambil oleh HWM Center. Ia menggarisbawahi bahwa kehadiran sosok pemimpin di tengah kesulitan warga adalah obat moril yang tak ternilai.

"Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam. Dr. H. W. Musyafirin menunjukkan ketulusan yang luar biasa. Biasanya, tokoh-tokoh besar hadir di tahun politik, namun beliau justru hadir di saat warga kami sedang benar-benar terpuruk. Ini adalah aksi nyata yang langka dan membuktikan bahwa kepedulian beliau melampaui batas waktu maupun kepentingan politik," ujar Usman.

Pesan Kebangkitan: "Hentikan Ratapan, Mari Menatap Depan"

Dalam dialog hangat bersama warga, Dr. H. W. Musyafirin, MM, memberikan penguatan moral agar para korban tidak larut dalam kesedihan. Beliau menekankan pentingnya menjaga optimisme meski di tengah ujian berat.

"Setiap musibah pasti ada hikmahnya. Saya mengajak bapak dan ibu sekalian untuk mulai melihat ke depan, hentikan ratapan, dan jangan saling menyalahkan. Mari bangkit dan tetap semangat. Walaupun secara administratif kita berbeda kabupaten, namun dalam kemanusiaan, kami akan selalu hadir sebagai saudara bagi Anda semua," tutur sosok yang akrab disapa Haji Firin ini dengan penuh empati.

Dorong Kemandirian Warga Melalui Bantuan Tunai

Berbeda dengan bantuan konvensional, HWM Center mengombinasikan bantuan logistik dengan Dana Kerahiman tunai untuk mempercepat pemulihan ekonomi keluarga. Total dana yang disalurkan mencapai Rp36.000.000 (digunakan untuk bantuan tunai langsung serta kebutuhan darurat lainnya), di mana masing-masing KK menerima Rp1.000.000 secara tunai.

Selain dana segar, dua unit mobil boks logistik dikerahkan untuk mendistribusikan paket bantuan per KK berupa:

• Beras premium 10 kg.

• 2 Dus Mie Instan.

• Air Mineral.

• Tikar dan perlengkapan kebutuhan harian lainnya.

Salah seorang warga terdampak mengaku terharu karena bantuan tunai tersebut sangat relevan dengan kebutuhan mendesak mereka. "Kami sangat terbantu. Uang satu juta ini akan kami gunakan untuk membeli peralatan rumah tangga utama agar kami bisa kembali mandiri dan tidak terus bergantung pada dapur umum," ungkapnya.

Warga juga menaruh harapan besar kepada Dr. H. W. Musyafirin agar dapat menjadi penyambung lidah kepada pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat, khususnya dalam mengupayakan program pembangunan rumah layak huni bagi para korban. (AM/Edy)

 

]]>
Tue, 24 Mar 2026 18:03:46 +0800 amr
Bursa Eropa Rebound Usai Sinyal Redanya Konflik AS&Iran, Namun Risiko Masih Mengintai https://amarmedia.co.id/bursa-eropa-rebound-usai-sinyal-redanya-konflik-as-iran-namun-risiko-masih-mengintai https://amarmedia.co.id/bursa-eropa-rebound-usai-sinyal-redanya-konflik-as-iran-namun-risiko-masih-mengintai Bursa Eropa Rebound Usai Sinyal Redanya Konflik AS-Iran, Namun Risiko Masih Mengintai

 

Amarmedia.co.id- Bursa ekuitas Eropa rebound, Senin, mengakhiri tren penurunan tiga hari berturut-turut, setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan menunda rencana serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran menyusul "pembicaraan produktif" dengan Teheran.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup naik 0,61% atau 3,50 poin menjadi 576,78, setelah sebelumnya anjlok hingga 2,5% pada awal sesi perdagangan, demikian laporan Reuters dan CNBC , di Bengaluru, Senin (23/3) atau Selasa (24/3) dini hari WIB.

Kepala Analisis Pasar Rathbones, John Wyn Evans, mengatakan market saat ini berada dalam kondisi rapuh. "Setiap hari tanpa resolusi memberikan tekanan turun yang perlahan pada pasar. Namun, potensi lonjakan tajam tetap sangat mungkin terjadi jika ada sedikit saja tanda gencatan senjata yang kredibel," ujarnya.

Pembalikan arah indeks di tengah sesi menunjukkan betapa sensitifnya sentimen risiko terhadap konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, yang kini memasuki pekan keempat. Konflik tersebut bahkan telah menggeser perhatian investor dari berbagai isu ekonomi lainnya.

Meski Trump mengklaim adanya pembicaraan "produktif" menuju penyelesaian total konflik, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran membantah adanya komunikasi dengan pihak Amerika. Pernyataan yang saling bertolak belakang ini membuat pelaku pasar tetap waspada.

Bursa regional Eropa juga menghijau. Indeks DAX Jerman melompat 1,22% atau 273,67 poin menjadi 22.653,86 dan CAC Prancis menguat 0,79% atau 60,58 poin jadi 7.726,20, sementara FTSE 100 Inggris melemah 0,24% atau 24,18 poin ke posisi 9.894,15.

Sektor pertambangan, keuangan, serta perjalanan dan rekreasi mencatat kenaikan signifikan masing-masing 2,6%, 2,6%, dan 2,5%.

Namun, penurunan tajam harga minyak mentah Brent hingga 9% menekan saham sektor energi yang melorot 1,7%, menjadi beban terbesar bagi indeks.

Di sisi lain, saham maskapai penerbangan yang sensitif terhadap harga energi justru berbalik menguat. Air France melesat 3,9%, sementara Lufthansa melejit 3,4%.

Manajer Portofolio Dakota Wealth, Robert Pavlik, menilai kondisi ini mirip dengan volatilitas pasar yang terjadi hampir setahun lalu saat ketidakpastian kebijakan tarif AS memicu gejolak.

Eropa sendiri dinilai sangat rentan terhadap fluktuasi harga energi, mengingat ketergantungannya pada impor melalui Selat Hormuz--jalur vital yang mengalirkan sekitar seperlima pasokan minyak dunia dan kini sebagian besar terganggu akibat konflik.

Meski mencatat awal pekan yang kuat, indeks STOXX 600 masih berada di ambang koreksi setelah merosot sekitar 9% dari rekor penutupan tertingginya pada Februari. Secara teknis, koreksi dikonfirmasi jika indeks ditutup anjlok 10% dari level puncaknya.

Harapan akan meredanya konflik juga membuat pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa. Namun, sejumlah analis memperingatkan bahwa dampak terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Pemerintah Spanyol bahkan telah mengusulkan langkah-langkah fiskal untuk meredam dampak ekonomi akibat kenaikan biaya energi.

Dari sisi korporasi, saham Telecom Italia melonjak 4,7% setelah layanan pos Poste Italiane mengumumkan rencana akuisisi senilai 10,8 miliar euro melalui kombinasi kas dan saham. Namun, saham Poste Italiane justru anjlok 6,9%.

Sementara itu, perusahaan Jerman Delivery Hero melesat 7,9% setelah menjual bisnis pengantaran makanannya di Taiwan kepada Grab Holdings senilai USD600 juta.

Di sektor ritel, saham perusahaan perhiasan asal Denmark, Pandora, melambung 9,2% seiring turunnya harga logam mulia. (Reuters/CNBC/AI

Sumber referensi: Ipotnews

]]>
Tue, 24 Mar 2026 06:31:56 +0800 amr
Trump Tunda Serang Aset Energi Iran, Emas Bangkit dari Titik Terendah 4 Bulan https://amarmedia.co.id/trump-tunda-serang-aset-energi-iran-emas-bangkit-dari-titik-terendah-4-bulan https://amarmedia.co.id/trump-tunda-serang-aset-energi-iran-emas-bangkit-dari-titik-terendah-4-bulan Trump Tunda Serang Aset Energi Iran, Emas Bangkit dari Titik Terendah 4 Bulan

Amarmedia.co.id  - Harga emas memangkas kerugian dan bangkit dari posisi terendah dalam empat bulan, Senin, setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan menunda rencana serangan terhadap infrastruktur Iran.

Meski demikian, logam mulia tersebut tetap mencatat penurunan untuk hari kesembilan berturut-turut, seiring meningkatnya ekspektasi suku bunga tinggi yang mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.

Harga emas spot merosot 1,8% menjadi USD4.407,06 per ons pada pukul 24.30 WIB, setelah merosot lebih dari 8% di awal sesi. Pada akhir pekan lalu, emas bahkan mencatat kinerja mingguan terburuk sejak 1983, demikian laporan Reuters, di Bengaluru, Senin (23/3) atau Selasa (24/3) dini hari WIB.

Sementara itu, harga emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Juni ditutup anjlok 3,7% menjadi USD4.407,30 per ons.

Direktur Perdagangan High Ridge Futures, David Meger, menjelaskan tekanan jual yang terjadi merupakan kelanjutan dari aksi likuidasi besar-besaran dalam beberapa sesi terakhir.

Dia menambahkan bahwa pembalikan tajam terjadi setelah pernyataan Trump di platform media sosial Truth Social . Pernyataan tersebut memicu perubahan arah pasar secara luas, tidak hanya pada emas, tetapi juga sektor energi dan saham. "Volatilitas kemungkinan besar akan terus berlanjut," ujarnya.

Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh titik terendah empat bulan dalam perdagangan Asia setelah ambles lebih dari 10% sepanjang pekan lalu--penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari empat dekade.

Kenaikan harga energi akibat konflik Iran sebelumnya mendorong ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi lebih lama. Kondisi ini menjadi tekanan bagi emas, yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset), sehingga kurang menarik dibandingkan instrumen berbunga.

Trump menyatakan telah memerintahkan penundaan serangan selama lima hari terhadap fasilitas listrik Iran, sekaligus membuka peluang pembicaraan dengan Teheran untuk mengakhiri konflik antara AS, Israel, dan Iran.

Namun, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, membantah adanya negosiasi dengan Amerika Serikat, sehingga ketidakpastian tetap membayangi pasar.

Setelah pernyataan Trump, harga minyak dunia langsung merosot tajam, sementara dolar AS melemah. Depresiasi dolar biasanya membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lain, sehingga berpotensi meningkatkan permintaan.

Namun demikian, sejak konflik Timur Tengah pecah pada 28 Februari, harga emas spot anjlok lebih dari 15%. Bahkan, jika dibandingkan rekor tertinggi USD5.594,82 per ons yang dicapai pada 29 Januari, harga emas terkoreksi sekitar 20%.

Logam lainnya, harga perak spot melesat 2,5% menjadi USD69,47 per ons. Sebaliknya, platinum melorot 2,7% ke level USD1.868,95, sementara paladium menguat 1,7% jadi USD1.426,77 per ons.

Perusahaan tambang Rusia, Nornickel, produsen paladium terbesar dunia, menyebutkan permintaan logam tersebut dari industri fiberglass di China berpotensi mencapai 0,8 juta ons per tahun dalam jangka menengah. (Reuters/AI

Sumber : Ipotnews

]]>
Tue, 24 Mar 2026 06:24:27 +0800 amr
Silaturahmi dengan MAS, Gubernur NTB Bicara Filosofi Kepemimpinan dan Pemerataan https://amarmedia.co.id/silaturahmi-dengan-mas-gubernur-ntb-bicara-filosofi-kepemimpinan-dan-pemerataan https://amarmedia.co.id/silaturahmi-dengan-mas-gubernur-ntb-bicara-filosofi-kepemimpinan-dan-pemerataan Silaturahmi dengan MAS, Gubernur NTB Bicara Filosofi Kepemimpinan dan Pemerataan

Mataram, Amarmedia.co.id - 23 Maret 2026 - Orang Sasak mengayomi semua orang. Kita besar maka perilaku kita seperti orang besar. 

Kalimat filosofis ini diucapkan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr L Muhamad Iqbal dalam kegiatan silaturahmi dengan Majelis Adat Sasak (MAS) di kediaman salah seorang tokoh Sasak yang juga mantan Gubernur, HL Serinata di Mataram, Senin (23/04/2026). 

Diungkapkannya, kalimat ini menjadi pegangan dalam memulai tugas memimpin daerah agar seluruh elemen masyarakat merasakan kenyamanan dipimpin oleh orang Sasak. 

"Dalam tindakan, saya sebagai orang Sasak ingin menjadi Bapak, Orangtua dan rumah bagi semua orang. Orang Bali, Dompu, Bima dan Sumbawa", ucapnya. 

Dalam hal kebijakan, lanjut Gubernur, orang Sasak memiliki kemampuan untuk menahan diri, mengendalikan diri dan kebijaksanaan yang sedalam Samudera Hindia dan setinggi Gunung Rinjani. 

Oleh karena itu, pembangunan di tahun pertama seperti dikatakan Gubernur terlihat lebih banyak dilakukan di Pulau Sumbawa untuk mengirim pesan bahwa orang Sasak yang menjadi pemimpin tidak meminggirkan dan memberi ruang kepada yang lain. 

Gubernur lantas memaparkan kebijakan pembangunan mulai dari infrastruktur jalan yang membuka daerah terisolasi seperti Batu Rotok, Batu Dulang dan Lenangguar serta konektifitas utara melalui Samota sampai daerah termiskin seperti Dompu. 

Di sektor kesehatan, Pemprov menaikkan tipe rumah sakit Manambai dan RSUD Bima menjadi tipe B. 

Dalam kebijakan terkait kemiskinan, Pemprov melalui program strategis Desa Berdaya akan menuntaskan 106 desa se NTB dengan melakukan pendataan ulang dan strategi pemberdayaan dengan orkestrasi kolaborasi yang masif dengan stimulan dana Rp 500 juta per desa diluar dana lain dari pusat dan lembaga internasional. 

Sektor ketahanan pangan akan diperkuat dengan 900 dapur program MBG yang akan menggerakkan suplai pangan konsumsi dalam daerah. Sementara sektor pariwisata, Pemprov telah mewujudkan konektifitas penerbangan tambahan dan antar destinasi wisata serta pembenahannya. 

Dane Guni Sasak, HL Sajim Sastrawan mengatakan, silaturahmi pertama ini sebagai pembuka ikhtiar menuju NTB Makmur Mendunia. 

Dikatakannya, MAS sedang melakukan upaya meririq dan merindukan batur sasak dalam hal ini Gubernur sebagai manggala gumi sasak dalam komunikasi inten. 

"MAS masih menunda pemberian saran dan rekomendasi pembangunan agar Gubernur punya pengalaman dulu menjadi pemimpin. Manisnya dicerna apalagi pahitnya agar sama - sama membackup penyelenggaraan pemerintahan" jelas Miq Sajim. 

Sementara Ketua MAS NTB, L Winengan berharap kehadiran pemimpin daerah dari kalangan suku Sasak dapat meningkatkan pembangunan manusia Sasak dan NTB. (AM/jmy/her/Diskominfotik)

]]>
Tue, 24 Mar 2026 06:12:34 +0800 amr
Brimob Polda NTB Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Alas https://amarmedia.co.id/brimob-polda-ntb-salurkan-bantuan-kemanusiaan-untuk-korban-kebakaran-di-kecamatan-alas https://amarmedia.co.id/brimob-polda-ntb-salurkan-bantuan-kemanusiaan-untuk-korban-kebakaran-di-kecamatan-alas Brimob Polda NTB Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Alas

Sumbawa.Amarmedia.co.id — Satuan Brimob Polda NTB melalui Batalyon B Pelopor melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan pada Senin Pagi 23 Maret 2026  kepada masyarakat yang menjadi korban kebakaran hebat yang terjadi pada Sabtu dini hari, 21 Maret 2026, di Dusun Sawo, Desa Kalimango, Kecamatan Alas.

Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan sebanyak 31 unit rumah warga, menyebabkan puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Menyikapi kondisi tersebut, Brimob Polda NTB bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Wadanyon B Pelopor Sat Brimob Polda NTB, AKP Nurdin, S.A.P., M.M. Inov, yang didampingi oleh Wadanki 1 Kompi 1 Yon, IPDA Suprapto, serta Danton 1, IPDA Inka Rifandani, S.A.P. Mereka turun langsung ke lokasi kejadian guna meninjau kondisi para korban sekaligus memastikan penyaluran bantuan berjalan dengan lancar.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan sandang, antara lain 300 kilogram beras, 50 dus air mineral, 50 dus mie instan, serta pakaian layak pakai bagi masyarakat yang terdampak kebakaran.

Selain itu, kendaraan angkutan milik Brimob juga diberdayakan untuk membantu mengangkut dan mendistribusikan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana, guna meringankan beban para korban.

AKP Nurdin menyampaikan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam membantu warga yang sedang mengalami musibah. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak kebakaran, serta memberikan semangat agar mereka tetap kuat dan bangkit kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Alas, Dr Usman,SE.ME turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh jajaran Brimob Polda NTB. Ia mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan sangat membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat musibah kebakaran tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Brimob Polda NTB yang telah cepat tanggap turun langsung membantu masyarakat kami. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang terdampak, dan kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin dalam membantu masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian Brimob Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana.

Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca musibah kebakaran di Desa Kalimango Kecamatan Alas. (AM/AW)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 19:41:14 +0800 amr
Kepala BKN Dorong Peningkatan Karier Guru hingga Jenjang Ahli Utama https://amarmedia.co.id/kepala-bkn-dorong-peningkatan-karier-guru-hingga-jenjang-ahli-utama https://amarmedia.co.id/kepala-bkn-dorong-peningkatan-karier-guru-hingga-jenjang-ahli-utama Kepala BKN Dorong Peningkatan Karier Guru hingga Jenjang Ahli Utama

Jakarta.Amarmedia.co.id  – Dalam percepatan reformasi birokrasi yang berdampak pada pelayanan publik, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, menyampaikan peningkatan kualitas guru sebagai faktor penting dari tata kelola ASN. Prof. Zudan, sebut guru memiliki peran strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, upaya reformasi birokrasi tidak hanya berfokus pada perbaikan tata kelola administrasi pemerintahan, tetapi juga harus berdampak langsung pada sektor-sektor pelayanan publik yang vital, seperti pendidikan.

“Reformasi birokrasi tidak hanya tentang tata kelola administrasi, tetapi juga tentang bagaimana kebijakan tersebut berdampak pada layanan publik. Dalam konteks pendidikan, peningkatan kualitas guru menjadi kunci untuk mewujudkan birokrasi yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya dalam forum BKN Menyapa yang digelar secara daring pada Kamis (12/03/2026) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Zudan mendorong agar pengelolaan manajemen ASN, khususnya bagi para guru, semakin responsif terhadap kebutuhan peningkatan kompetensi dan pengembangan karier. Hal ini menurutnya penting untuk menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan sumber daya manusia di masa depan.

Prof. Zudan juga menekankan pentingnya penguatan karier pada jabatan fungsional di bidang pendidikan. “BKN meminta seluruh pihak untuk mendorong pengembangan profesi jabatan fungsional, seperti guru dan pengawas sekolah sehingga dapat berkembang hingga mencapai jenjang Ahli Utama,” ungkapnya. Menurutnya, penguatan jabatan fungsional merupakan bagian dari strategi pengembangan karier ASN berbasis kompetensi sekaligus bentuk pengakuan terhadap profesionalitas para pendidik dalam sistem birokrasi.

“BKN berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan yang memperkuat kapasitas guru sebagai garda terdepan pendidikan. Melalui manajemen ASN yang efektif dan berbasis sistem merit, kita ingin memastikan peningkatan kualitas guru dapat terwujud dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambah Prof. Zudan.

Program BKN Menyapa sendiri merupakan agenda rutin yang diselenggarakan BKN sebagai sarana komunikasi, koordinasi, dan edukasi dengan para pemangku kepentingan kepegawaian di seluruh Indonesia. Forum ini diperuntukkan untuk memperkuat pemahaman mengenai kebijakan dan pengelolaan ASN secara nasional (AM/Humas BKN)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 18:36:24 +0800 amr
H&8 Penutupan Usulan CASN 2026: Instansi yang Terlambat Dianggap Absen Rekrutmen https://amarmedia.co.id/h-8-penutupan-usulan-casn-2026-instansi-yang-terlambat-dianggap-absen-rekrutmen https://amarmedia.co.id/h-8-penutupan-usulan-casn-2026-instansi-yang-terlambat-dianggap-absen-rekrutmen H-8 Penutupan Usulan CASN 2026: Instansi yang Terlambat Dianggap Absen Rekrutmen

JAKARTA.Amarmedia.co.id – Pemerintah memberikan peringatan keras kepada seluruh pimpinan instansi pusat maupun daerah terkait pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026. Batas waktu penyampaian usulan kebutuhan CPNS dan PPPK kini tinggal menyisakan delapan hari lagi, yakni hingga 31 Maret 2026.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada informasi mengenai perpanjangan waktu. Ia meminta Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk segera bergerak cepat mengirimkan data formasi melalui aplikasi e-formasi.

 "Deadline 31 Maret 2026 bagi pimpinan instansi untuk mengajukan formasi CASN 2026. Belum ada informasi perpanjangan," ujar Prof. Zudan kepada JPNN, Senin (23/3).

Sanksi Bagi Instansi yang Melampaui Batas Waktu

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, melalui Surat Nomor: B/1553/M.SM.01.00/2026, memberikan peringatan tegas. Instansi yang tidak menyampaikan usulan hingga tenggat waktu yang ditentukan akan dianggap tidak melaksanakan pengadaan ASN Tahun Anggaran 2026.

Langkah ini diambil guna mempercepat penetapan formasi nasional agar proses rekrutmen dapat berjalan sesuai jadwal. Selain itu, BKN menyatakan kesiapannya sebagai ketua pelaksana nasional untuk menyukseskan seleksi tahun ini, sembari menunggu koordinasi anggaran dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

4 Kriteria Utama Usulan Formasi

Dalam menyusun usulan, instansi pemerintah wajib memperhatikan empat poin krusial yang digariskan oleh KemenPAN-RB:

1. Prinsip Zero Growth: Penambahan pegawai dibatasi, kecuali untuk pemenuhan pelayanan dasar seperti Pendidikan dan Kesehatan.

2. Anggaran: Usulan harus menyesuaikan ketersediaan anggaran dalam APBN atau APBD masing-masing daerah.

3. Program Prioritas: Jabatan yang diusulkan harus mendukung program prioritas nasional dan pencapaian tujuan instansi.

4. Peta Jabatan & Pensiun: Penyusunan harus berdasarkan peta jabatan yang telah ditetapkan serta memperhatikan jumlah ASN yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) tahun 2026.

Dampak Penataan Kabinet Merah Putih

Rekrutmen CASN 2026 kali ini juga menjadi sangat krusial karena adanya perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) sebagai dampak dari Perpres Nomor 139 Tahun 2024 tentang Penataan Tugas dan Fungsi Kementerian Negara Kabinet Merah Putih.

Instansi diharapkan melakukan penyesuaian komposisi ASN yang mendukung transformasi organisasi tersebut. Seluruh usulan wajib diunggah secara daring melalui tautan resmi [https://formasi.menpan.go.id]

]]>
Mon, 23 Mar 2026 18:28:02 +0800 amr
Peduli Korban Kebakaran, PDI Perjuangan NTB Salurkan Bantuan dan Dorong Kolaborasi Anggaran https://amarmedia.co.id/peduli-korban-kebakaran-pdi-perjuangan-ntb-salurkan-bantuan-dan-dorong-kolaborasi-anggaran https://amarmedia.co.id/peduli-korban-kebakaran-pdi-perjuangan-ntb-salurkan-bantuan-dan-dorong-kolaborasi-anggaran Peduli Korban Kebakaran, PDI Perjuangan NTB Salurkan Bantuan dan Dorong Kolaborasi Anggaran

Alas Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  — Musibah kebakaran yang melanda Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, yang mengakibatkan 30 rumah warga terdampak, menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk PDI Perjuangan.

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada para korban kebakaran. Bantuan tersebut merupakan atensi dan dukungan langsung dari Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB, H. Rahmad Hidayat dengan total nilai bantuan sebesar Rp25.000.000.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menyampaikan bahwa meskipun nilai bantuan tersebut tidak besar, namun diharapkan dapat meringankan beban para warga yang terdampak musibah.

“Nilainya mungkin tidak besar, namun ini adalah wujud nyata kepedulian kami. PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, atas arahan DPD PDI Perjuangan NTB, hadir untuk saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ujar Abdul Rafiq kepada media, Senin 23 Maret 2026 di Desa Kalimango kecamatan Alas , Sumbawa Besar. 

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan salam hormat dari Ketua DPD PDI Perjuangan NTB kepada seluruh korban kebakaran. Meskipun beliau tidak dapat hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat terdampak, namun secara batin beliau sangat merasakan duka dan luka yang dialami oleh para korban.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua DPD PDI Perjuangan NTB yang telah memberikan dukungan penuh sehingga bantuan ini dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa Ketua DPD PDI Perjuangan NTB juga telah melakukan komunikasi dengan DPP PDI Perjuangan, khususnya melalui Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPP. Diharapkan ke depan akan ada tambahan bantuan yang dapat diberikan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Kalimango.

Di akhir pernyataannya, Abdul Rafiq mengajak seluruh pihak untuk turut mendoakan dan memberikan dukungan moral kepada para korban agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini.

“Kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban, kami berharap tetap sabar dan kuat menghadapi cobaan ini. Semoga ada hikmah di balik musibah yang terjadi,” kata Rafiq

Lebih lanjut Abdul Rafiq menyampaikan rasa prihatin dan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat tersebut. Ia berharap para korban diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini.

Menurutnya, jika dihitung secara keseluruhan, dalam bulan ini sudah terjadi tiga kali musibah kebakaran di Kabupaten Sumbawa dengan total sekitar 34 rumah warga yang terdampak. Dua kejadian terjadi di Kecamatan Alas dan satu kejadian lainnya di Kecamatan Moyo Hilir.

Abdul Rafiq menyampaikan keyakinannya bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa tentu telah memikirkan langkah-langkah strategis untuk membantu para korban, termasuk rencana membangun kembali rumah warga yang terdampak kebakaran.

“Saya meyakini pemerintah daerah melalui Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa tentu sudah merencanakan langkah-langkah untuk membangun kembali rumah warga yang terdampak kebakaran, sehingga mereka dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan rumah bagi para korban bisa dilakukan melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT) yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumbawa. Selain itu, tidak menutup kemungkinan adanya sharing anggaran dengan Pemerintah Provinsi NTB agar dukungan pembiayaan lebih optimal.

Lebih lanjut, Abdul Rafiq menambahkan bahwa untuk memaksimalkan kualitas rumah yang dibangun, skema pembiayaan juga dapat melibatkan Baznas Kabupaten Sumbawa melalui pola sharing anggaran. Pelaksanaannya tentu dapat disesuaikan dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku, sehingga tetap akuntabel dan tepat sasaran.

Menurutnya, jika dihitung secara realistis, pembangunan rumah layak huni dengan kisaran anggaran minimal sekitar Rp50 juta per rumah sudah cukup ideal untuk membantu para korban agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

“Kalau memungkinkan, skema ini bisa diperkuat dengan sharing anggaran antara APBD Kabupaten, Pemerintah Provinsi NTB, serta dukungan Baznas, sehingga kualitas rumah yang dibangun benar-benar maksimal dan layak dihuni,” tambahnya.

Selain itu, Abdul Rafiq juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap sarana penanggulangan kebakaran di wilayah Kecamatan Alas. Ia menilai perlu adanya penambahan unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang memadai di wilayah tersebut, mengingat dalam waktu dekat telah terjadi dua kali kebakaran di kecamatan tersebut.

“Ke depan kami juga berharap adanya penambahan unit Damkar yang layak di Kecamatan Alas agar respon terhadap kejadian kebakaran bisa lebih cepat dan potensi kerugian dapat diminimalisir,” pungkasnya.

Di akhir pernyataannya, Abdul Rafiq mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong membantu para korban kebakaran, baik melalui dukungan moral maupun bantuan lainnya, agar mereka dapat segera bangkit dari musibah yang dialami.

]]>
Mon, 23 Mar 2026 15:14:56 +0800 amr
Duka dan Bakti di Garis Depan: Sekda Sumbawa Dampingi Bupati Melayat Pahlawan Damkar hingga Pastikan Logistik di Kalimango https://amarmedia.co.id/duka-dan-bakti-di-garis-depan-sekda-sumbawa-dampingi-bupati-melayat-pahlawan-damkar-hingga-pastikan-logistik-di-kalimango https://amarmedia.co.id/duka-dan-bakti-di-garis-depan-sekda-sumbawa-dampingi-bupati-melayat-pahlawan-damkar-hingga-pastikan-logistik-di-kalimango Duka dan Bakti di Garis Depan: Sekda Sumbawa Dampingi Bupati Melayat Pahlawan Damkar hingga Pastikan Logistik di Kalimango

Sumbawa.Alas Amarmedia.co.id— Pemerintah Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmen penuh dalam penanganan pascabencana kebakaran yang melanda Desa Kalimango. Minggu (22/3/2026), Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa hadir mendampingi Bupati Sumbawa dalam rangkaian kunjungan yang sarat akan rasa empati, mulai dari rumah duka anggota pemadam kebakaran hingga ke titik pengungsian warga.

Rangkaian kunjungan diawali dengan suasana khidmat saat rombongan menyambangi kediaman almarhum M. Solikin, anggota Damkartan yang gugur saat bertugas memadamkan api di Kalimango pada Minggu dini hari lalu.

Bagi Pemerintah Daerah, sosok almarhum M. Solikin adalah teladan dedikasi. Sekda Sumbawa menyampaikan bahwa kehadiran jajaran pimpinan daerah di rumah duka merupakan bentuk penghormatan tertinggi atas jasa dan pengabdian almarhum selama belasan tahun.

"Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Almarhum M. Solikin telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi sebagai benteng terakhir keselamatan warga. Kepergian beliau adalah duka bagi seluruh jajaran birokrasi dan masyarakat Kabupaten Sumbawa," ujar Sekda di sela-sela takziah.

Usai melayat, rombongan langsung bergerak menuju lokasi kebakaran di Dusun Po’, Desa Kalimango. Selain menyerahkan bantuan logistik secara simbolis kepada warga terdampak, Sekda bersama Bupati melakukan inspeksi mendalam terhadap fasilitas penanganan darurat yang telah didirikan.

Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah kesiapan Dapur Umum. Sekda memastikan bahwa stok logistik dan kualitas distribusi makanan bagi puluhan keluarga yang kehilangan tempat tinggal harus berjalan tanpa kendala.

"Sesuai arahan Bapak Bupati, fokus utama kita saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Saya sudah mengecek langsung kesiapan dapur umum agar suplai pangan tetap lancar dan bergizi bagi warga di pengungsian. Kita ingin penanganan darurat ini berjalan optimal, cepat, dan terkoordinasi dengan baik," tegasnya.

Dalam kunjungannya, Sekda juga berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk BPBD dan Dinas Sosial, untuk mempercepat pendataan administrasi maupun kerugian material guna langkah pemulihan jangka panjang.

Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini membawa pesan kuat bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah rakyat saat masa sulit. Di tengah puing-puing sisa kebakaran, Sekda menekankan pentingnya semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat untuk membangkitkan kembali Desa Kalimango.

"Musibah ini berat, namun dengan sinergi semua pihak—pemerintah, relawan, dan kepedulian masyarakat—kita akan pastikan warga Kalimango bisa segera pulih dan bangkit kembali," pungkas Sekda.(AM)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 15:08:28 +0800 amr
Spektrum Pemikiran Global Abi Mang: Dari Ramadhan ke Idul Fitri, Membumikan Manusia ke Fitrah https://amarmedia.co.id/spektrum-pemikiran-global-abi-mang-dari-ramadhan-ke-idul-fitri-membumikan-manusia-ke-fitrah https://amarmedia.co.id/spektrum-pemikiran-global-abi-mang-dari-ramadhan-ke-idul-fitri-membumikan-manusia-ke-fitrah

Spektrum Pemikiran Global Abi Mang: Dari Ramadhan ke Idul Fitri, Membumikan Manusia ke Fitrah

Oleh : Didin Maninggara 

 

Di panggung politik, Abi Mang, sapaan familiar Arachman Alamudy dikenal sebagai politisi lintas zaman. 

Pria berusia 74 tahun ini, menyandang empat gelar akademis: Drs, Dr, S.H. dan M.Si. Keempat gelar itu diraih dengan ikhtiar, air mata dan doa. 

Di tengah menikmati purnabhaktinya pasca menjabat Wakil Ketua DPRD dan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumbawa, Abi mengisi waktu bersama cucu-cucunya di sebuah rumah asri dan luas di by pass Sering, Samawa Rea. Meski demikian, naluri politiknya tak ikut purnabhakti. Ia konsisten merawat integritas dan profesionalitas. Menjadikan dirinya tetap mendapat posisi dalam kepengurusan Partai Golkar daerah ini hingga kini di posisi Dewan Penasehat

Abi menyikapi perjalanan hidup tidak harus dimulai dari langkah besar, tapi dari langkah kecil. Sebab, perubahan sejati justru lahir dari hal-hal kecil. 

Meski berkiprah di tataran lokal, namun pemikiran politik Abi menjangkau spektrum global

Berangkat dari itulah, Abi mengartikulasi makna kesejatian Ramadhan yang baru saja pergi adalah madrasah latihan kedisiplinan. Laboratorium ujian iman, kesabaran dan konsistensi.

Dari Ramadhan ke Idul Fitri

Hari-hari selama Ramadhan adalah berpuasa sebulan penuh. Selama itu kita dilatih menahan diri dari lapar, dahaga dan hawa nafsu. Mengatur pola hidup. Pola makan minum. Mengatur konsumsi. Memperbanyak ibadah dan meningkatkan kualitasnya.

"Semua itu merupakan hal-hal kecil tapi berdampak besar pada perubahan besar didalam kita menjalani kehidupan," ujar Abi saat bincang khusus bersama GARANEWS.ID via telepon selular, usai sholat Ied hari ini.

Melekat kuat dalam diri Abi alangkah indahnya ibadah puasa. Kita taat aturan yang menjadi nilai-nilai utama selama Ramadhan. Mulai dari yang ringan: sholat tepat waktu, makan minum tepat waktu, baca Qur'an, zikir dan sahur. Semua itu kita lakukan dengan konsisten secara personal, namun dalam suasana kolektif.

Dampaknya, bukan hanya peningkatan ibadah, tetapi juga ketenangan, disiplin, dan kejernihan berpikir.

Rutinitas itu berlanjut ke Idul Fitri. Menurut Abi, Idul Fitri bukan akhir, tapi awal kita kembali ke fitrah dengan sistem hidup yang baru dan lebih baik dari sebelumnya.

"Itulah yang disebut Idul Fitri kembali ke fitrah, yakni tranformasi kesejatian hidup," tegas Abi menyiratkan pesan penuh nilai-nilai spiritualitas

Namun Abi menggaris bawahi makna spiritualitas akan memiliki kekuatan dahsyat bila ditransformasikan menjadi pola pikir berkemajuan yang sarat nilai-nilai unggul untuk dipraktikkan dalam kehidupan nyata seperti etos kerja dalam bekerja, bahkan dalam kepemimpinan.

Di tengah dekadensi moral global yang dipertontonkan Amerika-Israel terhadap Iran, Abi menilai perayaan Idul Fitri 1447 H merupakan momentum sejarah yang krusial, di mana tatanan dunia sedang mengalami guncangan hebat akibat eskalasi militer antara Iran dan Israel yang melibatkan hegemoni Amerika Serikat.

Di tengah dentuman mesin perang dan kegagalan diplomasi internasional, dekadensi moral global berada di titik nadir. 

Situasi ini, ia lirik dari kacamata sosiologi politik, disebut sebagai dekadensi moral global—sebuah kondisi di mana nilai-nilai etika universal dikalahkan oleh kepentingan pragmatis dan realisme politik yang berbau zionis.

 

Dalam situasi inilah, Abi mengingatkan, Idul Fitri bagi bangsa Indonesia harus dimaknai melampaui ritus keagamaan, yakni sebagai momentum untuk membumikan kembali Etika Pancasila sebagai kompas moral dunia.

 

Abi menyebut, krisis global saat ini berakar pada hilangnya empati negara-negara besar terjebak dalam perang di kawasan Timur Tengah yang secara brutal mengabaikan kemanusiaan. Yang dalam konteks substantif, Pancasila adalah antitesis atas pengabaian kemanusiaan yang adil dan beradab.

 

"Di sinilah Idul Fitri yang mengandung makna kembali pada kesucian (fitrah) manusia, secara substansial selaras dengan prinsip Pancasila yang menempatkan martabat manusia di atas segalanya," ujar Doktor Ilmu Politik itu.

 

Membumikan etika dan moral berdasarkan Pancasila harus ada gerakan global menolak legalisasi kekerasan yang hari ini dipertontonkan di Timur Tengah, justru ketika umat muslim dunia merayakan hari kemenangan Idul Fitri.

 

Spirit inilah yang seharusnya diadopsi dari Ramadhan yang sudah berakhir ke Idul Fitri, bahwa kekuatan militer tanpa kendali moral hanya akan melahirkan siklus kehancuran yang tak berujung.

 

Dalam perspektif teologis, Abi menyebut Al-Qur’an secara eksplisit memerintahkan manusia untuk menjadi penengah dan pendamai konflik global dengan menjadikan Idul Fitri 1447 H sebagai momentum bagi Indonesia untuk melaksanakan pesan perdamaian ke kancah internasional yang berbasis pada pentingnya etika dan moral untuk kemanusiaan.

 

Diakhir perbincangan, Abi dan keluarga menyampaikan semoga segala hilaf dan salah terhapus. Hati kembali bersih, seperti bayi baru lahir. Dan kebahagiaan selalu menyertai kita semua.

]]>
Mon, 23 Mar 2026 14:33:46 +0800 amr
UNSA Hadir untuk Kalimango: Ikhtiar Kemanusiaan di Tengah Duka Kebakaran Alas https://amarmedia.co.id/unsa-hadir-untuk-kalimango-ikhtiar-kemanusiaan-di-tengah-duka-kebakaran-alas https://amarmedia.co.id/unsa-hadir-untuk-kalimango-ikhtiar-kemanusiaan-di-tengah-duka-kebakaran-alas UNSA Hadir untuk Kalimango: Ikhtiar Kemanusiaan di Tengah Duka Kebakaran Alas

SUMBAWA.Alas Amarmedia.co.id — Universitas Samawa (UNSA) menunjukkan bahwa kampus bukan sekadar menara gading, melainkan rumah bagi empati dan kepedulian. Merespons musibah kebakaran hebat yang melanda Desa Kalimango, Kecamatan Alas, keluarga besar UNSA bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik pada Minggu malam (22/3/2026).

Aksi kemanusiaan ini lahir dari gerakan spontan seluruh sivitas akademika—mulai dari jajaran rektorat, dosen, hingga tenaga kependidikan—yang bahu-membahu mengumpulkan donasi sesaat setelah kabar duka tersebut tersiar.

Wujud Nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi

Wakil Rektor II Universitas Samawa, Muhammad Yamin, SE., M.Si., yang turun langsung dalam memantau pengumpulan bantuan ini, menegaskan bahwa kehadiran UNSA di tengah warga terdampak merupakan wujud nyata dari pengabdian kepada masyarakat.

 "Kami merasakan apa yang bapak dan ibu rasakan di Kalimango. Kehadiran kami di sini bukan sekadar menyerahkan materi, melainkan bentuk dukungan moral agar warga tetap tegar menghadapi cobaan yang berat ini. Universitas Samawa berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama di saat-saat sulit seperti sekarang," ujar Muhammad Yamin dengan nada haru.

Dirinya menambahkan bahwa bantuan berupa bahan pangan pokok, beras, mie instan, dan air mineral yang disalurkan melalui posko oleh perwakilan UNSA Adrian Junior diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan dasar warga untuk sementara waktu.

Kepedulian UNSA tidak berhenti pada bantuan logistik semalam. Di lokasi yang sama, perwakilan tim lapangan, Etot, menjelaskan bahwa semangat "Saling Pedi, Saling Beme" (Saling Peduli, Saling Membantu) terus berlanjut di lingkungan kampus.

"Sampai saat ini, kami masih terus menggalang donasi tunai dari keluarga besar kampus dan masyarakat umum. Dana ini nantinya akan diperuntukkan bagi kebutuhan mendesak lainnya yang bersifat non-logistik bagi para korban seperti anak anak dan remaja yang sekolah" ungkap Etot.

Musibah yang menghanguskan puluhan rumah dan merenggut ketenangan warga Dusun Po' ini menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas kolektif. Muhammad Yamin berharap, gerakan yang dilakukan UNSA dapat memicu gelombang bantuan lainnya dari berbagai elemen masyarakat di Sumbawa.

"Semoga bantuan yang mungkin tidak seberapa ini dapat menjadi penyemangat bagi saudara-saudara kita di Kalimango untuk kembali bangkit. Kita semua mendoakan agar ketabahan selalu menyertai para korban," pungkas Wakil Rektor II tersebut.

Di tengah puing-puing sisa kebakaran, kehadiran Universitas Samawa menjadi secercah harapan bahwa di setiap kesulitan, selalu ada saudara yang siap merangkul dan membantu memulihkan keadaan. (AM)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 14:22:57 +0800 amr
Abdul Rafiq Dorong Sinergi Pemda dan Baznas untuk Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Kalimango https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-dorong-sinergi-pemda-dan-baznas-untuk-bangun-kembali-rumah-korban-kebakaran-di-kalimango https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-dorong-sinergi-pemda-dan-baznas-untuk-bangun-kembali-rumah-korban-kebakaran-di-kalimango Abdul Rafiq Dorong Sinergi Pemda dan Baznas untuk Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Kalimango

SUMBAWA.Alas.Amarmedia.co.id— Beruntunnya musibah kebakaran yang melanda Kabupaten Sumbawa dalam sebulan terakhir memicu perhatian serius dari berbagai pihak. Menanggapi kebakaran terbaru di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., mendesak langkah nyata pemerintah dalam upaya rekonstruksi tempat tinggal warga.

Dalam pernyataannya, Abdul Rafiq mengungkapkan rasa duka yang mendalam. Ia mencatat bahwa dalam satu bulan ini saja, Sumbawa telah dihantam tiga kali musibah kebakaran besar—dua kali di Kecamatan Alas dan satu kali di Moyo Hilir—dengan total 34 rumah warga yang terdampak.

Abdul Rafiq meyakini bahwa Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa telah menyiapkan langkah strategis. Namun, ia secara spesifik mengusulkan skema pembiayaan yang kolaboratif agar beban APBD tidak terlalu berat dan pembangunan lebih cepat terealisasi.

Beberapa skema pembiayaan yang diusulkan antara lain Optimalisasi BTT dengan menggunakan pos Belanja Tidak Terduga (BTT) dari APBD Kabupaten Sumbawa. Sinergi Provinsi melalui sharing anggaran dengan Pemerintah Provinsi NTB dan fukungan Baznas yang melibatkan Baznas Kabupaten Sumbawa untuk memaksimalkan kualitas rumah yang dibangun.

 "Secara realistis, pembangunan rumah layak huni dengan anggaran minimal sekitar Rp50 juta per rumah sudah cukup ideal. Jika dilakukan dengan pola sharing antara Kabupaten, Provinsi, dan Baznas, kualitas rumah bagi korban akan lebih maksimal," ujar Abdul Rafiq.

Selain fokus pada pembangunan kembali, pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Sumbawa ini menyoroti lemahnya sarana penanggulangan kebakaran di wilayah Kecamatan Alas.

Mengingat tingginya frekuensi kebakaran di wilayah tersebut, ia mendesak pemerintah untuk segera menambah unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang layak.

"Ke depan, penambahan unit Damkar di Alas adalah harga mati agar respon terhadap api bisa lebih cepat dan kerugian warga dapat diminimalisir," harapnya.

Menutup pernyataannya, Abdul Rafiq mengajak seluruh elemen masyarakat Sumbawa untuk tidak tinggal diam. Ia menekankan pentingnya semangat Gotong Royong untuk membantu para korban, baik melalui dukungan moral maupun bantuan materiil, guna mempercepat pemulihan psikologis dan ekonomi warga yang terdampak. (AM)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 13:33:33 +0800 amr
PDI Perjuangan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas https://amarmedia.co.id/pdi-perjuangan-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-desa-kalimango-kecamatan-alas https://amarmedia.co.id/pdi-perjuangan-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-desa-kalimango-kecamatan-alas PDI Perjuangan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas

Sumbawa, Amarmedia.co.id  Senin 23 Maret 2026 — Musibah kebakaran yang melanda Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, yang mengakibatkan lebih 31 rumah warga terdampak, menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk PDI Perjuangan.

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada para korban kebakaran. Bantuan tersebut merupakan atensi dan dukungan langsung dari Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB, Bapak H. Rahmad Hidayat, SH, dengan total nilai bantuan sebesar Rp25.000.000.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menyampaikan bahwa meskipun nilai bantuan tersebut tidak besar, namun diharapkan dapat meringankan beban para warga yang terdampak musibah.

“Nilainya mungkin tidak besar, namun ini adalah wujud nyata kepedulian kami. PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, atas arahan DPD PDI Perjuangan NTB, hadir untuk saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ujar Abdul Rafiq.

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan salam hormat dari Ketua DPD PDI Perjuangan NTB kepada seluruh korban kebakaran. Meskipun beliau tidak dapat hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat terdampak, namun secara batin beliau sangat merasakan duka dan luka yang dialami oleh para korban.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua DPD PDI Perjuangan NTB yang telah memberikan dukungan penuh sehingga bantuan ini dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa Ketua DPD PDI Perjuangan NTB juga telah melakukan komunikasi dengan DPP PDI Perjuangan, khususnya melalui Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPP. Diharapkan ke depan akan ada tambahan bantuan yang dapat diberikan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Kalimango.

Di akhir pernyataannya, Abdul Rafiq mengajak seluruh pihak untuk turut mendoakan dan memberikan dukungan moral kepada para korban agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini.

“Kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban, kami berharap tetap sabar dan kuat menghadapi cobaan ini. Semoga ada hikmah di balik musibah yang terjadi,” tutupnya. (AM)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 13:09:35 +0800 amr
Misi Kemanusiaan MDMC Sumbawa: Menghapus Air Mata di Balik Abu Kebakaran Kalimango https://amarmedia.co.id/misi-kemanusiaan-mdmc-sumbawa-menghapus-air-mata-di-balik-abu-kebakaran-kalimango https://amarmedia.co.id/misi-kemanusiaan-mdmc-sumbawa-menghapus-air-mata-di-balik-abu-kebakaran-kalimango Misi Kemanusiaan MDMC Sumbawa: Menghapus Air Mata di Balik Abu Kebakaran Kalimango

SUMBAWA.Alas.Amarmedia.co.id– Di saat gema takbir dan suka cita Lebaran masih menyelimuti hati, warga Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, justru harus menghadapi ujian yang teramat berat. Ahad dini hari (22/3), pukul 00.15 WITA, api berkobar hebat menghanguskan harapan dan tempat berteduh warga. Sebanyak 36 rumah rata dengan tanah, menyisakan duka mendalam di tengah suasana yang seharusnya penuh kemenangan.

"Bagi kami di MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Kabupaten Sumbawa, bencana ini bukan sekadar statistik kerugian materi, melainkan tentang 129 jiwa yang kehilangan rasa aman dalam sekejap" ujar Sekretaris MDMC Sumbawa Adrian Junior 

Bergerak atas panggilan kemanusiaan, MDMC Sumbawa hadir di lokasi bencana pada Ahad (22/3) untuk menyalurkan bantuan darurat. Bantuan ini merupakan titipan amanah dari masyarakat luas yang digalang melalui Lazis Muhammadiyah (Lazismuh) Sumbawa.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung di Posko Bencana Kantor Desa Kalimango dan diterima oleh Kepala Desa, Hery Darfan, S.P. "Di sana, kami melihat sendiri bagaimana wajah-wajah lelah para orang tua dan tatapan kosong anak-anak yang kini tak lagi memiliki atap untuk bernaung" ingka Etot akrab disapa 

Penghormatan bagi Pahlawan yang Gugur

Dalam misi ini, MDMC Sumbawa juga menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya seorang petugas Damkar Kabupaten Sumbawa saat berjuang memadamkan api. Beliau adalah pahlawan kemanusiaan yang memberikan segalanya demi keselamatan sesama. Keberaniannya menjadi pengingat bagi kami untuk terus konsisten berkhidmat di jalan kemanusiaan.

MDMC tidak ingin hanya sekadar datang dan memberi. Kami menyadari ada luka yang tidak terlihat oleh mata—trauma psikologis, terutama pada 46 anak-anak (mulai dari 12 balita hingga mahasiswa) yang terdampak.

Oleh karena itu, MDMC Sumbawa telah merancang langkah strategis pascabencana melalui program "Trauma Healing". Kami akan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan anak-anak di Dusun Pok tidak memendam trauma berkepanjangan. Kami ingin mereka kembali berani bermimpi, meski buku dan seragam mereka mungkin telah menjadi abu.

Saat ini, duka warga Kalimango adalah duka kita semua. Lazismuh Sumbawa masih terus membuka pintu "Open Donasi" bagi siapapun yang ingin berbagi keberkahan Lebaran dengan mereka yang sedang tertimpa musibah.

"Sekecil apapun bantuan yang kita berikan, ia akan menjadi tiang-tiang harapan baru bagi warga Dusun Pok untuk bangkit kembali.Mari kita rekatkan kembali ukhuwah melalui aksi nyata. Karena bagi mereka, kehadiran dan kepedulian kita adalah bukti bahwa mereka tidak sendirian melewati masa sulit ini",tutup Etot (AM)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 12:46:06 +0800 amr
Wujud Sinergitas, TNI&Polri dan Masyarakat Alas Gotong Royong Bersihkan Puing Pasca Kebakaran di Desa Kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-sinergitas-tni-polri-dan-masyarakat-alas-gotong-royong-bersihkan-puing-pasca-kebakaran-di-desa-kalimango https://amarmedia.co.id/wujud-sinergitas-tni-polri-dan-masyarakat-alas-gotong-royong-bersihkan-puing-pasca-kebakaran-di-desa-kalimango Wujud Sinergitas, TNI-Polri dan Masyarakat Alas Gotong Royong Bersihkan Puing Pasca Kebakaran di Desa Kalimango

SUMBAWA, Amarmedia.co.id– Semangat kebersamaan dan kepedulian ditunjukkan oleh jajaran TNI-Polri bersama masyarakat Kecamatan Alas. Pada Senin pagi (23/03/2026), puluhan personel gabungan bersama warga setempat turun ke lapangan untuk melaksanakan gotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran di Dusun Pok, Desa Kalimango, Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 WITA ini melibatkan personel dari Kodim 1607/Sumbawa, Yon TP 835/Samota Yudha personel Polsek Alas, para relawan, serta warga masyarakat sekitar. Aksi bersih-bersih ini dipimpin langsung oleh Danramil 1607-04/Alas, Kapten Inf Triono Budi Waskito, bersama Camat Alas

Kelanjutan dari Peninjauan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa 

Kegiatan gotong royong ini merupakan tindak lanjut nyata setelah sebelumnya, pada Minggu (22/03/2026), Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, melakukan peninjauan langsung ke lokasi musibah. Dalam kunjungan tersebut, Bupati yang didampingi oleh Danramil Alas melihat kondisi rumah warga yang terdampak serta menyerahkan bantuan logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui posko kebakaran.

Danramil 1607-04/Alas, Kapten Inf Triono Budi Waskito, menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat adalah kewajiban, terutama saat warga sedang tertimpa musibah.

"Kami bersama Babinsa akan terus hadir di tengah masyarakat untuk membantu penanganan pasca kebakaran serta memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Gotong royong ini adalah bentuk sinergi kami dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mempercepat proses pemulihan bagi warga," ujar Kapten Inf Triono.

Kehadiran aparat keamanan dan pemerintah di lokasi kebakaran tidak hanya membantu secara fisik dalam pembersihan material bangunan, tetapi juga memberikan dukungan moril yang besar bagi warga Dusun Pok. Kolaborasi antara TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan, dan relawan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban sehingga mereka bisa segera bangkit kembali.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan material masih berlangsung dengan tertib dan lancar. Sinergi yang kuat antara seluruh elemen masyarakat mencerminkan nilai luhur gotong royong yang masih terjaga erat di wilayah Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Mon, 23 Mar 2026 10:17:53 +0800 amr
Dari Empati ke Aksi Nyata: Cara Cerdas Menyalurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Alas https://amarmedia.co.id/dari-empati-ke-aksi-nyata-cara-cerdas-menyalurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-alas https://amarmedia.co.id/dari-empati-ke-aksi-nyata-cara-cerdas-menyalurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-alas Dari Empati ke Aksi Nyata: Cara Cerdas Menyalurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Alas

Oleh : I Made Widiarta

Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah kebakaran yang terjadi di Kecamatan Alas, Sumbawa. Kehilangan puluhan rumah serta gugurnya seorang petugas pemadam kebakaran dalam menjalankan tugas adalah duka yang sangat mendalam. Peristiwa ini tidak hanya menyisakan kerugian materi, tetapi juga luka emosional bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Semoga para korban diberikan ketabahan, dan segala bentuk bantuan yang datang benar-benar mampu meringankan beban mereka.

Perlu ditegaskan sejak awal bahwa tulisan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi niat baik masyarakat dalam berdonasi. Justru sebaliknya, artikel ini hadir sebagai bentuk edukasi literasi digital agar setiap bantuan yang diberikan dapat tersalurkan dengan tepat, aman, dan amanah. Di tengah tingginya empati masyarakat, penting bagi kita untuk tetap cerdas dalam memilih lembaga penyalur bantuan, sehingga niat baik tidak berhenti sebagai simbol kepedulian, tetapi benar-benar menjadi solusi bagi korban.

Dalam situasi bencana seperti kebakaran di Alas, biasanya banyak pihak yang bergerak cepat membuka donasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Fenomena ini menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat Indonesia. Namun, di sisi lain, kondisi ini juga membuka potensi terjadinya ketidakteraturan distribusi, informasi yang tidak terverifikasi, bahkan risiko penyalahgunaan bantuan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami bagaimana memilih lembaga penyalur bantuan yang tepat.

Lembaga penyalur bantuan yang kredibel umumnya memiliki legalitas yang jelas. Mereka terdaftar secara resmi sebagai yayasan, organisasi sosial, atau bagian dari institusi pemerintah. Legalitas ini menjadi dasar bahwa lembaga tersebut memiliki tanggung jawab hukum dan berada dalam sistem pengawasan. Selain itu, transparansi menjadi indikator utama dari lembaga yang amanah. Lembaga yang baik akan secara terbuka menyampaikan jumlah donasi yang masuk, bentuk bantuan yang disalurkan, serta siapa saja penerima manfaatnya.

Keberadaan jaringan di lapangan juga sangat menentukan efektivitas penyaluran bantuan. Dalam konteks kebakaran di Alas, lembaga yang memiliki relawan atau bekerja sama dengan pemerintah desa, RT/RW, dan posko resmi akan lebih mampu menjangkau korban secara langsung. Mereka memiliki akses terhadap data riil serta memahami kebutuhan prioritas masyarakat terdampak. Tanpa jaringan yang kuat, bantuan berisiko menumpuk di satu lokasi, sementara wilayah lain justru kekurangan.

Selain itu, sistem distribusi yang jelas merupakan tanda profesionalitas sebuah lembaga. Bantuan seharusnya disalurkan berdasarkan data yang terverifikasi, misalnya melalui daftar nama penerima atau pembagian berbasis wilayah. Pendekatan ini tidak hanya memastikan keadilan, tetapi juga mencegah terjadinya konflik sosial di tengah masyarakat terdampak. Rekam jejak lembaga juga penting untuk diperhatikan. Di era digital, masyarakat dapat dengan mudah menelusuri aktivitas lembaga melalui internet dan media sosial, sehingga proses verifikasi dapat dilakukan secara mandiri.

Namun demikian, masyarakat juga perlu waspada terhadap beberapa tanda bahaya dalam penggalangan bantuan. Misalnya, penggunaan rekening pribadi tanpa penjelasan yang jelas, tidak adanya identitas pengelola, tidak pernah memberikan laporan penyaluran, atau penggunaan narasi yang terlalu emosional tanpa disertai data yang valid. Literasi digital mengajarkan kita untuk tidak hanya mengandalkan empati, tetapi juga melakukan verifikasi informasi sebelum mengambil keputusan.

Seiring dengan perkembangan teknologi, penggunaan platform digital dalam penggalangan dan penyaluran bantuan menjadi semakin penting. Bagi para Volunteer atau Lembaga Penyalur Donasi, beberapa platform yang dapat digunakan masyarakat untuk berdonasi secara aman dan transparan antara lain Kitabisa, BenihBaik, WeCare.id, serta Ayobantu. Platform-platform ini menyediakan sistem yang terverifikasi, memungkinkan masyarakat melihat jumlah donasi yang terkumpul secara real-time, serta memantau laporan penyaluran bantuan secara berkala. Dengan demikian, risiko penyalahgunaan dana dapat diminimalkan dan kepercayaan publik dapat terjaga.

Selain memberikan manfaat bagi donatur, penggunaan platform digital terverifikasi juga memberikan banyak keuntungan bagi lembaga penyalur bantuan itu sendiri. Pertama, meningkatkan kredibilitas lembaga di mata publik. Lembaga yang menggunakan platform terpercaya akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan karena telah melalui proses verifikasi dan memiliki sistem yang transparan. Kedua, memperluas jangkauan donasi. Dengan platform digital, lembaga tidak hanya bergantung pada donatur lokal, tetapi dapat menjangkau masyarakat secara nasional bahkan internasional.

Ketiga, mempermudah manajemen dan pencatatan donasi. Platform digital biasanya menyediakan sistem pencatatan otomatis, sehingga lembaga tidak perlu lagi melakukan rekap manual yang rawan kesalahan. Keempat, meningkatkan efisiensi dan kecepatan penggalangan dana. Dalam situasi darurat seperti kebakaran di Alas, kecepatan menjadi faktor penting, dan platform digital memungkinkan donasi terkumpul dalam waktu singkat.

Kelima, memudahkan pelaporan dan akuntabilitas. Lembaga dapat dengan mudah menyampaikan laporan kepada publik dalam bentuk data yang terstruktur dan mudah dipahami. Hal ini tidak hanya meningkatkan transparansi, tetapi juga memperkuat reputasi lembaga dalam jangka panjang. Keenam, mengurangi risiko penyalahgunaan dana karena adanya sistem pengawasan dari platform itu sendiri.

Bagi lembaga atau komunitas lokal di Sumbawa, penggunaan teknologi tidak harus selalu kompleks. Platform sederhana seperti Google Form dapat digunakan untuk pendataan donatur dan korban, Google Sheet untuk pencatatan dan pelaporan bantuan, serta media sosial untuk publikasi dan transparansi. Pendekatan ini tetap efektif selama dikelola dengan baik dan konsisten, serta dapat menjadi langkah awal menuju sistem penyaluran bantuan berbasis digital yang lebih modern.

Penggunaan platform digital memberikan banyak keuntungan, baik bagi donatur maupun lembaga penyalur. Dari sisi transparansi, semua aktivitas donasi tercatat dan dapat diakses oleh publik. Dari sisi jangkauan, donasi dapat menjangkau lebih banyak orang. Dari sisi keamanan, sistem digital membantu mengurangi risiko penipuan. Selain itu, kemudahan dalam berdonasi membuat partisipasi masyarakat menjadi lebih tinggi.

Belajar dari musibah kebakaran di Alas, kita dapat melihat bahwa tantangan terbesar bukan hanya pada pengumpulan bantuan, tetapi juga pada pengelolaannya. Banyaknya bantuan yang masuk harus diimbangi dengan sistem distribusi yang baik agar tidak terjadi ketimpangan. Di sinilah pentingnya peran lembaga yang terorganisir, transparan, dan memiliki sistem kerja yang jelas.

Sebagai praktisi literasi digital, kita memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menjadi bagian dari solusi, tetapi juga menjadi penggerak perubahan. Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memilih lembaga penyalur bantuan yang tepat, serta memanfaatkan platform digital yang terpercaya, merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem donasi yang sehat. Donasi yang baik bukan hanya tentang seberapa besar nilai yang diberikan, tetapi seberapa tepat bantuan tersebut sampai kepada yang membutuhkan.

Akhirnya, mari kita jadikan musibah ini sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas sekaligus meningkatkan kesadaran literasi digital masyarakat. Dengan memilih lembaga yang tepat, memanfaatkan platform digital, serta menjunjung tinggi nilai transparansi dan amanah, kita dapat memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan benar-benar memberikan dampak nyata. Semoga setiap kebaikan yang kita lakukan menjadi ladang pahala, dan setiap bantuan yang disalurkan menjadi harapan baru bagi para korban.

I Made Widiarta, S.Komp., M.M

Penggiat dan pemerhati TIK di Kab. Sumbawa

]]>
Mon, 23 Mar 2026 06:15:20 +0800 amr
Amman Hadir di Tengah Duka Kalimango: Menyalurkan Harapan Lewat Bantuan Darurat dan Solidaritas https://amarmedia.co.id/amman-hadir-di-tengah-duka-kalimango-menyalurkan-harapan-lewat-bantuan-darurat-dan-solidaritas https://amarmedia.co.id/amman-hadir-di-tengah-duka-kalimango-menyalurkan-harapan-lewat-bantuan-darurat-dan-solidaritas Amman Hadir di Tengah Duka Kalimango: Menyalurkan Harapan Lewat Bantuan Darurat dan Solidaritas

Sumbawa.Alas,Amarmedia.co.id — Minggu dini hari (22/3/2026) menjadi momen kelam bagi warga Dusun Po’, Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Di tengah keheningan malam, kobaran api menghanguskan sedikitnya 31 rumah warga dan berdampak pada puluhan keluarga lainnya. Di balik puing-puing yang masih berasap, PT Amman segera hadir untuk merangkul warga yang kehilangan tempat berteduh.

Sebagai bagian integral dari masyarakat Sumbawa, PT Amman melalui program Amman Peduli langsung bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik darurat sebanyak 4 truk  ke lokasi bencana pada Minggu (22/3/2026) 

Bantuan yang disalurkan difokuskan pada kebutuhan mendesak yang dibutuhkan warga untuk bertahan di masa-masa sulit pasca-musibah. Paket bantuan tersebut meliputi kebutuhan pangan seperti mie instan, air mineral, dan telur, hingga perlengkapan tidur dan perlindungan berupa kasur, bantal, selimut, daster, serta terpal.

Perwakilan PT Amman, M.Z Ervan, menyampaikan bahwa kehadiran tim di lapangan bukan sekadar menjalankan kewajiban sosial, melainkan bentuk ikatan persaudaraan yang kuat dengan masyarakat setempat.

"Kami di Amman merasa sangat terpukul melihat musibah ini. Ini bukan hanya tentang hilangnya harta benda, tapi tentang hilangnya rasa aman bagi saudara-saudara kita di Kalimango dalam waktu sekejap. Melalui bantuan darurat ini, kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian," ujar Ervan saat dihubingi di lokasi penyaluran bantuan, Minggu (22/3/2026).

Sementara itu Senior Manager Eksternal Relation PT AMMAN, Ahmad Salim ST, MM, menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam atas musibah tersebut.

Bantuan tersebut, kata Ahmad Salim, sebagai wujud kepedulian PT AMNT terhadap warga Desa Kalimango yang terdampak kebakaran hebat.

"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak musibah kebakaran dan kami berharap kondisi kembali normal sehingga warga dapat menata kehidupan dan beraktifitas seperti semula.Oleh karenanya koordinasi yang intens antara Amman dengan BPBD Kabupaten Sumbawa untuk mendapatkan assessment awal dan arahan dukungan menjadi faktor penting dari respon cepat Amman”ucapanya.

Bagi masyarakat luas, Amman juga mengajak semua pihak untuk terus mengulurkan tangan, baik melalui doa maupun dukungan nyata, demi meringankan beban saudara-saudara kita di Desa Kalimango. (AM)

]]>
Sun, 22 Mar 2026 21:31:33 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Dusun Po’, Desa Kalimango https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-dusun-po-desa-kalimango https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-dusun-po-desa-kalimango BAZNAS Sumbawa Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Dusun Po’, Desa Kalimango

Sumbawa,Amarmedia.co.id -  22 Maret 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran yang melanda Dusun Po’, Desa Kalimango, pada Ahad (22/03/2026). Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 30 rumah warga, mengakibatkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Kegiatan penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, DG.Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov, didampingi oleh Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si, Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si, Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, serta beberapa staf BAZNAS lainnya.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan barang layak pakai, antara lain beras, mi instan, minyak goreng, serta pakaian layak pakai. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban yang tengah menghadapi masa sulit pascakebakaran.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Kepala Desa Kalimango Hery Darpan, SP, yang hadir bersama jajaran perangkat desa dan perwakilan masyarakat terdampak. Suasana haru menyelimuti kegiatan tersebut, mengingat besarnya musibah yang dialami warga.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang terjadi. Ia menegaskan bahwa BAZNAS hadir sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang sedang tertimpa bencana.

“Kami dari BAZNAS Kabupaten Sumbawa turut merasakan duka yang mendalam atas musibah kebakaran ini. Kami berharap bantuan yang kami salurkan hari ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga memberikan motivasi kepada para korban agar tetap tabah dan kuat dalam menghadapi cobaan ini. Menurutnya, setiap musibah yang terjadi merupakan ujian dari Allah SWT yang pasti mengandung hikmah di baliknya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat yang terdampak untuk tetap bersabar dan tawakal. Ini adalah ujian, dan insyaAllah di balik ujian ini pasti ada hikmah yang besar. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, ketabahan, dan menggantikan dengan yang lebih baik,” tambahnya.

Syukri Rahmat juga menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam kondisi darurat seperti bencana alam maupun musibah lainnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kalimango, Hery Darpan, SP, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warganya.

“Atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Dusun Po’, kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang saat ini sedang mengalami musibah besar,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah desa bersama masyarakat terus berupaya melakukan penanganan pascakebakaran, termasuk pendataan korban, kebutuhan mendesak, serta koordinasi dengan berbagai pihak untuk proses pemulihan.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga proses pemulihan dapat berjalan dengan baik. Dukungan seperti ini sangat kami butuhkan untuk membangkitkan kembali semangat warga,” tambahnya.

Kegiatan penyaluran bantuan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga mempererat hubungan antara lembaga dan masyarakat. Kehadiran langsung jajaran pimpinan BAZNAS di lokasi bencana memberikan semangat tersendiri bagi para korban untuk bangkit dari keterpurukan.

Di akhir kegiatan, BAZNAS Kabupaten Sumbawa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam membantu para korban, baik melalui donasi, tenaga, maupun doa, agar para korban dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan seperti sedia kala.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam proses pemulihan bagi warga Dusun Po’, Desa Kalimango, serta menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.(AM)

]]>
Sun, 22 Mar 2026 17:18:05 +0800 amr
BAZNAS Sumbawa Sampaikan Belasungkawa dan Santunan untuk Keluarga Almarhum M. Solikin https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-sampaikan-belasungkawa-dan-santunan-untuk-keluarga-almarhum-m-solikin https://amarmedia.co.id/baznas-sumbawa-sampaikan-belasungkawa-dan-santunan-untuk-keluarga-almarhum-m-solikin BAZNAS Sumbawa Sampaikan Belasungkawa dan Santunan untuk Keluarga Almarhum M. Solikin

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya M. Solikin, anggota pemadam kebakaran yang merupakan warga Kebayan, Kelurahan Brang Biji, Sumbawa. Almarhum meninggal dunia saat menjalankan tugas dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Dusun Karang Sawo, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, yang menghanguskan kurang lebih 30 unit rumah warga.

Sebagai bentuk kepedulian dan empati, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyalurkan santunan kepada keluarga almarhum. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Sumbawa, Indah Setia Ningsih, A.Ma.Pd.SD, di rumah duka.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Sumbawa menyampaikan duka cita yang mendalam serta penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum yang gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan. “Kami dari BAZNAS Kabupaten Sumbawa turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum M. Solikin. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Indah Setia Ningsih.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M Inov., juga menyampaikan rasa duka yang mendalam serta apresiasi atas pengabdian almarhum. Ia menegaskan bahwa almarhum merupakan sosok yang telah berjasa dalam membantu masyarakat. “Kami sangat berduka atas kepergian almarhum yang gugur dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan,” ungkapnya.

Pihak keluarga almarhum juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Sumbawa. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan santunan yang diberikan kepada keluarga kami. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ungkap perwakilan keluarga.

BAZNAS Kabupaten Sumbawa berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan serta menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. (AM)

]]>
Sun, 22 Mar 2026 11:00:27 +0800 amr
M.Solikin: 16 Tahun Menantang Bara, Gugur sebagai Pelindung di Ujung Malam https://amarmedia.co.id/msolikin-16-tahun-menantang-bara-gugur-sebagai-pelindung-di-ujung-malam https://amarmedia.co.id/msolikin-16-tahun-menantang-bara-gugur-sebagai-pelindung-di-ujung-malam M.Solikin: 16 Tahun Menantang Bara, Gugur sebagai Pelindung di Ujung Malam

Oleh : Abdul Ma'ruf Rahmat 

SUMBAWA.Alas.Amarmedia.co.id — Malam itu, Minggu (22/3/2026), jarum jam baru saja melewati angka dua dini hari. Saat sebagian besar warga Dusun Sawo, Desa Kalimango, sedang terlelap, sirene meraung memecah keheningan. Di balik kemudi dan di atas mobil pemadam, ada sosok-sosok tangguh yang melawan kantuk demi satu tujuan: menyelamatkan nyawa dan harta benda sesama.

Salah satu dari mereka adalah M.Solikin. Sebagai Komandan Regu (Danru) di Pos Damkar Alas, ia adalah orang pertama yang berdiri di garis depan saat si jago merah mulai mengamuk dan melahap 31 rumah warga. Namun, siapa yang mengira bahwa malam itu akan menjadi babak terakhir dari pengabdian panjang sang penakluk api.

 

Bagi rekan-rekannya di Dinas Damkartan Sumbawa, Solikin bukan sekadar rekan kerja. Pria berusia 37 tahun asal Kebayan, Kelurahan Brang Biji ini adalah simbol ketekunan. Perjalanannya mengabdi dimulai pada tahun 2010 sebagai tenaga honorer daerah. Belasan tahun ia bersabar, bertaruh nyawa di tengah panasnya kobaran api, hingga akhirnya diangkat menjadi PPPK pada tahun 2023.

"Enam belas tahun ia mendedikasikan hidupnya untuk masyarakat. Kinerjanya luar biasa, ia sangat disiplin dan bertanggung jawab," kenang Kepala Dinas Damkartan Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos.M.Si dengan suara berat penuh duka.

Dedikasi itulah yang membawanya dipercaya memimpin regu di wilayah Alas. Sebuah amanah yang ia jalankan dengan penuh integritas hingga embusan napas terakhirnya.

Detik-Detik Terakhir di Garis Api

Suasana di lokasi kebakaran saat itu sangat mencekam. Api merambat cepat di permukiman padat. Solikin dan timnya berjibaku, mencoba memutus rantai kobaran agar tidak semakin banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal. 

Di tengah keriuhan warga yang panik dan kepulan asap pekat, sebuah musibah tak terduga terjadi. Solikin diduga tersengat aliran listrik saat tengah memegang selang pemadam. Rekan-rekannya sempat berusaha memberikan pertolongan pertama dan melarikannya ke Puskesmas Alas, namun takdir berkata lain. Sang pahlawan kemanusiaan itu dinyatakan gugur dalam tugas.

Ia pergi saat sedang berupaya agar orang lain tetap memiliki tempat untuk berteduh.

Kepergian Solikin meninggalkan lubang besar di hati keluarga besar Damkar Sumbawa dan masyarakat. Ia meninggalkan kedua orang tua dan 3 saudara perempuan  yang selalu menunggunya pulang setiap kali ia berangkat bertugas. Namun kini, ia pulang sebagai seorang syuhada kemanusiaan.

Gugurnya Solikin menjadi pengingat bagi kita semua akan besarnya risiko yang dihadapi para petugas pemadam kebakaran. Mereka adalah orang-orang yang berlari menuju bahaya saat orang lain berlari menjauhinya.

Saat ini, di tengah duka atas kepergian Solikin, puluhan kepala keluarga di Kalimango juga sedang terduduk lesu menatap puing-puing rumah mereka yang rata dengan tanah. Sebanyak 31 rumah ludes, meninggalkan luka materiil dan batin yang mendalam.

Mari kita teruskan semangat pengabdian almarhum Solikin dengan menunjukkan kepedulian kita. Membantu para korban kebakaran di Kalimango adalah cara terbaik untuk menghormati perjuangan terakhir sang Danru. Semangat Saling Pedi, Saling Beme—saling peduli dan saling membantu—harus terus kita nyalakan, sebagaimana Solikin menyalakan keberaniannya di tengah malam yang kelam itu.

Selamat jalan, Solikin. Terima kasih atas 16 tahun pengabdianmu. Jejak keberanianmu akan selalu hidup dalam setiap detak jantung Kota Sumbawa (AM).

]]>
Sun, 22 Mar 2026 08:56:23 +0800 amr
Duka di Penghujung Malam: Puluhan Rumah di Kalimango Ludes Terbakar, Mari Ulurkan Tangan untuk Saudara Kita https://amarmedia.co.id/duka-di-penghujung-malam-puluhan-rumah-di-kalimango-ludes-terbakar-mari-ulurkan-tangan-untuk-saudara-kita https://amarmedia.co.id/duka-di-penghujung-malam-puluhan-rumah-di-kalimango-ludes-terbakar-mari-ulurkan-tangan-untuk-saudara-kita Duka di Penghujung Malam: Pilihan Rumah di Kalimango Ludes Terbakar, Mari Ulurkan Tangan untuk Saudara Kita

SUMBAWA BESAR, Amarmedia.co.id — Minggu dini hari (22/3/2026), saat sebagian besar warga tengah terlelap dalam senyapnya malam, sebuah musibah besar melanda Dusun Sawo, Desa Kalimango, Kecamatan Alas. Kobaran api yang hebat seketika mengubah langit malam menjadi merah mencekam, menghanguskan sedikitnya 40 unit rumah warga.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 WITA ini menyisakan duka mendalam. Di kawasan permukiman padat tersebut, api merambat begitu cepat dari satu atap ke atap lainnya. Warga yang panik berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun si jago merah terlalu perkasa untuk ditaklukkan secara mandiri sebelum bantuan tiba.

Kehilangan dalam Sekejap

Meski hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, kerugian materiil yang dialami warga sangatlah besar. Puluhan keluarga kini harus kehilangan tempat berteduh dan harta benda yang telah mereka kumpulkan bertahun-tahun. Kini, yang tersisa hanyalah puing-puing hitam dan abu, saksi bisu betapa cepatnya garis hidup berubah dalam satu malam.

Merespons tragedi ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung bergerak. Kepala Pelaksana BPBD Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, menyatakan pihaknya terjun langsung ke lokasi pada pagi hari ini.

“Kami membawa logistik darurat untuk warga terdampak, mulai dari makanan siap saji, air mineral, hingga kebutuhan mendesak seperti terpal, matras, dan selimut,” ujar Nurhidayat. 

Tidak hanya BPBD, tim dari PB-TRC, Pramuka Peduli, hingga para relawan turut dikerahkan untuk membantu proses penanganan di lapangan serta memastikan distribusi bantuan sampai ke tangan yang tepat.

Panggilan Nurani: Saatnya Saling Membantu

Di balik angka-angka kerugian dan data rumah yang terbakar, ada ayah yang bingung mencari tempat bernaung bagi anaknya, ada ibu yang kehilangan dapur tempatnya meramu kasih, dan ada anak-anak yang kehilangan buku sekolahnya.

Saat ini, warga Dusun Sawo sangat membutuhkan uluran tangan kita. Bukan sekadar materi, namun dukungan moril dan kehadiran kita sebagai sesama manusia. Semangat Saling Pedi Saling Beme yang menjadi jati diri kita sedang diuji.

Mari kita tunjukkan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi cobaan ini. Bantuan sekecil apa pun—baik berupa pakaian layak pakai, kebutuhan pokok, maupun doa—akan menjadi lentera harapan bagi mereka untuk kembali bangkit.

Bagi Anda yang tergerak untuk membantu, bantuan dapat disalurkan melalui posko-posko resmi yang telah didirikan di lokasi bencana atau melalui lembaga kemanusiaan terpercaya. Karena pada akhirnya, kemanusiaan kita diukur dari seberapa peduli kita pada tetangga yang sedang tertimpa musibah. (AM)

]]>
Sun, 22 Mar 2026 08:37:23 +0800 amr
Kalimango Berduka: Puluhan Rumah Hangus Dilalap Api, Seorang Petugas Damkar Gugur sebagai Pahlawan Kemanusiaan https://amarmedia.co.id/kalimango-berduka-puluhan-rumah-hangus-dilalap-api-seorang-petugas-damkar-gugur-sebagai-pahlawan-kemanusiaan https://amarmedia.co.id/kalimango-berduka-puluhan-rumah-hangus-dilalap-api-seorang-petugas-damkar-gugur-sebagai-pahlawan-kemanusiaan Kalimango Berduka: Puluhan Rumah Hangus Dilalap Api, Seorang Petugas Damkar Gugur sebagai Pahlawan Kemanusiaan

Sumbawa.Alas.Amarmedia.co.id — Suasana senyap di Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, seketika berubah menjadi mencekam pada Minggu dini hari (22/3/2026). Saat warga tengah terlelap, api membumbung tinggi dan menghanguskan setidaknya 28 rumah warga di wilayah RT 01 dan RT 02, RW 02, Kampung Sawo.

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa H. Sahabuddin S.Sos M.Si bahwa Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 WITA ini tidak hanya menyisakan abu dan puing bangunan, tetapi juga duka mendalam bagi seluruh masyarakat Sumbawa.

Informasi awal menyebutkan api pertama kali muncul dari kediaman H.M. Nur. Dugaan sementara, api dipicu oleh sisa puntung rokok yang belum sepenuhnya padam atau penggunaan obat nyamuk bakar. Dengan cepat, si jago merah merambat ke rumah-rumah tetangga yang letaknya berdekatan.

Tercatat puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dalam sekejap. Nama-nama seperti Ibu Asistari, Bapak Hamzah, hingga Bapak Hasan Esah kini harus tabah menghadapi kenyataan bahwa harta benda mereka ludes tak tersisa.

Gugurnya Sang Pejuang Kemanusiaan

Duka ini semakin menyayat hati dengan kabar gugurnya seorang petugas pemadam kebakaran, Bapak Solikin, saat berjuang menjinakkan api. Almarhum dinyatakan meninggal dunia saat menjalankan tugas mulianya. Diduga kuat, korban tersengat aliran listrik di lokasi kejadian. 

Saat ini, jenazah pahlawan kemanusiaan tersebut telah berada di Puskesmas Alas. Kepergian Solikin menjadi pengingat nyata akan besarnya risiko yang dihadapi para petugas demi keselamatan warga.

Panggilan Kepedulian: Uluran Tangan Kita Sangat Berarti

Saudara-saudara kita di Kalimango kini hanya memiliki pakaian yang melekat di badan. Mereka membutuhkan uluran tangan kita untuk bangkit dari keterpurukan ini. 

Mari kita tunjukkan semangat Saling Pedi, Saling Sakiki, Saling Pedi yang menjadi jati diri Tau ke Tana Samawa. Bantuan berupa pakaian layak pakai, bahan makanan, obat-obatan, maupun donasi materiil sangat dinantikan untuk meringankan beban para korban yang kini tengah mengungsi.

Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan, dapat berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat atau posko bantuan yang mulai didirikan di lokasi. 

Daftar Sementara Warga Terdampak:1. Asistari, 2. Hamzah Tifa, 3. Hamzah Naf, 4. H M Nur, 5. Hasbulah, 6. Ahmad Seleha, 7. H. Dar Ahmad, 8. Tabrin, 9. Masrikuling, 10. Adi Rahma, 11. Hamid, 12. M Saen, 13. Hadijah A Rahman 14. Ahmad Asan, 15. Nurhayati Remo, 16. Samsul Rahma, 17. M Ali saleha,18. Salma, 19. Hendro, 20. Doari Adam, 21. Ardes, 22. M Saleh Taram, 23. Junaidi , 24. Iyah H Safar, 25. Sakariah H.M Son, 26. Atil, 27. Ismail , 28. Hasan Esah (AM)

]]>
Sun, 22 Mar 2026 07:54:31 +0800 amr
Momentum Idul Fitri 1447 H, Bupati Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera https://amarmedia.co.id/momentum-idul-fitri-1447-h-bupati-ajak-masyarakat-bersatu-wujudkan-sumbawa-unggul-maju-dan-sejahtera https://amarmedia.co.id/momentum-idul-fitri-1447-h-bupati-ajak-masyarakat-bersatu-wujudkan-sumbawa-unggul-maju-dan-sejahtera Momentum Idul Fitri 1447 H, Bupati Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera

Sumbawa. Amarmedia.co.id - Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan Drs. H. Mohamad Ansori, berserta Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Forkopimda Kabupaten Sumbawa, serta sejumlah OPD, Sholat Idul Fitri 1447 H Bersama masyarakat di Lapangan Pahlawan, Sumbawa, pada Sabtu, (21/3/2026).

Bupati Sumbawa menyampaikan, idul fitri ini merupakan saat yang tepat untuk melaksanakan refleksi bersama. Dalam satu tahun jalannya pemerintahan Jarot-Ansori, beberapa langkah awal telah ditempuh. Dalam hal tata kelola keuangan daerah, Kabupaten Sumbawa kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang merupakan opini tertinggi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) . 

Di bidang perencanaan pembangunan, berbagai dokumen strategis daerah telah berhasil disusun dan diselesaikan dalam fase awal pemerintahan Jarot-Ansori ini, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Hal ini penting agar arah pembangunan Kabupaten Sumbawa memiliki pijakan yang jelas, terukur dan berkelanjutan.

 Di sektor ekonomi kerakyatan, juga mulai menunjukan pergerakan yang positif. Selain itu, sekolah rakyat yang diperuntukkan untuk anak - anak dari keluarga kurang mampu juga telah mulai beroperasi, agar setiap anak bangsa berkesempatan untuk memiliki masa depan yang cerah. Di sektor Ketenagakerjaan, pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) yang lebih representative terus didorong, agar generasi muda Kabupaten Sumbawa memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, jelasnya. 

Kemudian lanjut Bupati Sumbawa, arah pembangununan ekonomi Sumbawa saat ini juga mulai digeser secara sadar. Hal ini karena tidak mungkin Kabupaten Sumbawa menjadi daerah yang selamanya hanya menjual bahan mentah. Oleh karena itu, beberapa agenda hilirisasi terus didorong secara serius, mulai dari hilirisasi udang, garam, hingga industri peternakan. Keseriusan ini salah satunya dibuktikan dengan penandatangan MoU pada tanggal 9 Maret 2026 di Jakarta, antara Pemerintah Provinsi NTB dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia, terkait pengembangan program Hilirisasi Peternakan Ayam Terintegrasi Nusa Tenggara Barat, yang salah satu titik pengembangannya berada di Kabupaten Sumbawa. Selain itu juga, pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong pengembangan ekonomi berbasis kelautan melalui konsep ekonomi biru berkelanjutan, lanjutnya. 

Pembangunan ekonomi ini, juga harus diimbangi dengan upaya menjaga kelestarian alam Sumbawa. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah juga menggagas gerakan “Sumbawa Hijau Lestari”. Hal ini diwujudkan dengan kegiatan safari menanam dengan target 1 juta pohon di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa, ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Sumbawa menyampaikan, membangun Sumbawa bukan merupakan pekerjaan satu orang, bukan pekerjaan satu kelompok, tetapi merupakan kerjasama seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa. Oleh karena itu, Ia mengajak untuk menjadikan semangat kebersamaan Idul Fitri ini sebagai kekuatan untuk terus melangkah kedepan, terus merawat persaudaraan, terus menjaga persatuan untuk membangun Kabupaten Sumbawa dengan hati yang bersih dan tulus, sehingga pada akhirnya menjadi Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera, pungkasnya.(AM)

]]>
Sun, 22 Mar 2026 04:00:04 +0800 amr
Gubernur NTB Ajak Masyarakat Jadikan Idul Fitri sebagai Momentum Memperkuat Kepedulian https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-ajak-masyarakat-jadikan-idul-fitri-sebagai-momentum-memperkuat-kepedulian https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-ajak-masyarakat-jadikan-idul-fitri-sebagai-momentum-memperkuat-kepedulian Gubernur NTB Ajak Masyarakat Jadikan Idul Fitri sebagai Momentum Memperkuat Kepedulian 

MATARAM, Amarmedia.co.id - Sabtu 21 Maret 2026– Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal bersama jajaran Pemprov NTB menunaikan Sholat Idul Fitri  1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) di halaman Bumi Gora Provinsi NTB. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, bahwa Ramadan merupakan madrasah kehidupan yang mengajarkan umat untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, berakhlak, dan peduli terhadap sesama.

“Ramadan adalah perjalanan spiritual yang indah dan penuh makna. Setiap detik terasa bernilai, setiap doa terasa dekat dengan langit, dan setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya,” ujar Miq Iqbal, sapaan Gubernur NTB ini.

Ia menambahkan,Ramadan menggambarkan suasana yang penuh kehangatan mulai dari sahur, lantunan ayat suci Al-Qur’an, hingga momen kebersamaan saat berbuka yang menurutnya menjadi sumber kedamaian dan penyejuk hati. 

Gubernur yang pernah Dubes Indonesia untuk Turki ini menekankan, bahwa nilai-nilai yang tumbuh di bulan suci tidak boleh berhenti setelah Ramadan berlalu.

Mamiq Iqbal juga menyoroti inti ajaran puasa yang menekankan pentingnya menahan diri, baik dalam tindakan, ucapan, maupun perilaku sehari-hari.

Pengendalian diri, lanjutnya, merupakan fondasi untuk menjaga keseimbangan hidup dan keseimbangan alam.

“Puasa mendidik kita menahan diri dari haus dan lapar, juga menahan diri membeli walau mampu, berbicara walau bisa, dan bertindak walau mampu. Semua dilakukan untuk mengedepankan manfaat di atas mudarat dan mengendalikan hawa nafsu,” jelasnya.

Ditambahkan, bahwa melalui puasa dan zakat, umat diingatkan bahwa kehidupan bukan hanya untuk satu orang, tetapi untuk seluruh manusia. Semangat berbagi perlu dijaga sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.

Miq Iqbal mengajak seluruh masyarakat NTB menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan dan solidaritas sosial. Menurutnya, kemenangan sejati bukan hanya karena tuntas menjalankan ibadah puasa, tetapi ketika umat mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.

“Kemenangan sejati adalah ketika hati kita lebih peduli, tangan kita lebih ringan berbagi, dan langkah kita lebih kuat membantu sesama,” ujarnya.

Miq Iqbal menekankan pentingnya menguatkan komitmen bersama dalam membangun NTB yang makmur dan mendunia, berlandaskan nilai persatuan dan kepedulian sosial.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan Idulfitri kepada seluruh masyarakat NTB, baik atas nama pemerintah, pribadi, maupun keluarga.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan memberi kekuatan untuk terus bekerja, mengabdi, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat NTB,” tutupnya. (AM/dony/hrw/komonfotik)

]]>
Sat, 21 Mar 2026 19:17:46 +0800 amr
Rayakan Kemenangan dengan Tradisi "Entek Me Dulang", Kades Luk Sampaikan Pesan Pembangunan Bupati Sumbawa https://amarmedia.co.id/rayakan-kemenangan-dengan-tradisi-entek-me-dulang-kades-luk-sampaikan-pesan-pembangunan-bupati-sumbawa https://amarmedia.co.id/rayakan-kemenangan-dengan-tradisi-entek-me-dulang-kades-luk-sampaikan-pesan-pembangunan-bupati-sumbawa Rayakan Kemenangan dengan Tradisi "Entek Me Dulang", Kades Luk Sampaikan Pesan Pembangunan Bupati Sumbawa

SUMBAWA, DESA LUK.Amarmedia.co.id – Gema takbir yang mengagungkan kebesaran Allah SWT menyelimuti langit Desa Luk pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026 (1 Syawal 1447 H). Ratusan warga memadati masjid As-Syifa untuk melaksanakan ibadah salat Idul fitri dengan khidmat, disusul dengan perayaan tradisi turun-temurun yang menjadi identitas masyarakat Samawa Entek Me Dulang.

Hadir Babinsa Desa Luk, perangkat desa Luk, tokoh agama, tokoh adat dan pemuda.

Kepala Desa Luk, Junaidi, SE., hadir memimpin jalannya rangkaian acara. Dalam momen tersebut, keterlibatan seluruh elemen masyarakat terlihat sangat kental, mulai dari Remaja Masjid yang mengatur teknis pelaksanaan hingga tokoh masyarakat yang menjaga kekhusyukan ibadah.

Tradisi "Mee Dulang": Filosofi Kebersamaan yang Tak Lekang Zaman

Puncak kemeriahan setelah salat Id di Desa Luk ditandai dengan tradisi "Ntek Mee Dulang". Tradisi ini melibatkan warga yang membawa dulang (nampan besar berisi nasi dan aneka lauk pauk khas Sumbawa dan Khas Desa Luk) dari rumah masing-masing menuju masjid atau titik kumpul utama untuk dimakan bersama.

Sejarah dan Filosofi Mee Dulang:

Secara historis, Me Dulang adalah warisan leluhur Kesultanan Sumbawa yang melambangkan semangat "Saling Sadu, Saling Simpan, Saling Saki" (Saling percaya, saling menjaga, saling menghargai). Dulang sendiri biasanya berupa nampan kayu atau kuningan yang ditutup dengan Saji

 (tudung saji khas) berwarna merah atau kuning. Dalam satu dulang, biasanya 4 hingga 6 orang duduk melingkar tanpa memandang status sosial kini dulang yang dibagi bisa untuk satu orang. Pejabat, tokoh agama, petani, hingga pemuda duduk sejajar. Hal ini bermakna bahwa di hadapan Tuhan dan dalam ikatan persaudaraan, semua manusia adalah setara.

Tradisi ini awalnya muncul sebagai cara memastikan bahwa di hari kemenangan, tidak ada satu pun warga desa yang kelaparan. Keluarga yang mampu membawa dulang lebih besar untuk dinikmati oleh musafir atau warga yang kurang mampu.

Sambutan Bupati Sumbawa: Menuju Sumbawa yang Unggul Maju dan Sejahtera 

Dalam kesempatan tersebut, Kades Junaidi, SE. membacakan sambutan tertulis dari Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot. Dalam pesan Idul fitrinya, Bupati menekankan beberapa poin penting bagi seluruh masyarakat Tau Samawa bahwa "Idul fitri bukan sekadar mengganti pakaian dengan yang baru, melainkan momentum untuk memperbarui tekad dan semangat dalam membangun daerah Kabupaten Sumbawa yang unggul maju dan sejahtera. Mari kita jadikan nilai-nilai Ramadan—kejujuran, disiplin, dan empati—sebagai landasan dalam bermasyarakat di Kabupaten Sumbawa."ujar Junaidi 

Beberapa poin inti dari sambutan Bupati yang disampaikan Kades Luk antara lain mengapresiasi kerukunan antarumat beragama di Sumbawa yang tetap kondusif selama bulan suci Ramadan.

Mengajak seluruh warga desa untuk mendukung program pemerintah daerah dalam penguatan sektor pertanian dan ekonomi kreatif

Menghimbau warga agar momen lebaran digunakan untuk merajut kembali tali persaudaraan yang mungkin sempat renggang akibat perbedaan pandangan politik atau sosial dan mengingatkan pentingnya memastikan zakat fitrah tersalurkan dengan tepat untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayah pedesaan.

Kades Junaidi, SE., menutup acara dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Desa Luk. "Keterlibatan remaja masjid dan tokoh masyarakat hari ini membuktikan bahwa Desa Luk adalah desa yang kompak. Mari kita jaga tradisi Mee Dulang ini agar anak cucu kita tetap mengerti arti berbagi," ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama secara kolosal di pelataran masjid, menciptakan suasana kekeluargaan yang begitu hangat di hari yang fitri ini. (AM)

]]>
Sat, 21 Mar 2026 12:20:18 +0800 amr
Kepala Dinas Dukcapil H Varian Bintoro S.Sos.M.Si : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/kepala-dinas-dukcapil-h-varian-bintoro-ssosmsi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/kepala-dinas-dukcapil-h-varian-bintoro-ssosmsi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Sat, 21 Mar 2026 11:53:09 +0800 amr Kepala Desa Luk Junaidi SE mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/kepala-desa-luk-junaidi-se-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/kepala-desa-luk-junaidi-se-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Sat, 21 Mar 2026 11:38:58 +0800 amr Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Sumbawa Syaipul Arif : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/ketua-badan-kehormatan-dprd-kabupaten-sumbawa-syaipul-arif-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/ketua-badan-kehormatan-dprd-kabupaten-sumbawa-syaipul-arif-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Sat, 21 Mar 2026 11:34:22 +0800 amr Khotbah Idul Fitri di Masjid Jami' Annur Paiton: Kemenangan Sejati Bukan Baju Baru, Tapi Ridho Allah https://amarmedia.co.id/khotbah-idul-fitri-di-masjid-jami-annur-paiton-kemenangan-sejati-bukan-baju-baru-tapi-ridho-allah https://amarmedia.co.id/khotbah-idul-fitri-di-masjid-jami-annur-paiton-kemenangan-sejati-bukan-baju-baru-tapi-ridho-allah Khotbah Idul Fitri di Masjid Jami' Annur Paiton: Kemenangan Sejati Bukan Baju Baru, Tapi Ridho Allah

PROBOLINGGO.Paiton – Gema takbir berkumandang memenuhi cakrawala saat ribuan jamaah memadati Masjid Jami' Annur, Paiton, Probolinggo, pada Sabtu (21/03/2026). Dalam suasana penuh haru menyambut hari kemenangan, Ustadz. KH. Suryadi Maksum, M.Ag. menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi Idul Fitri yang kerap terlupakan di balik kemeriahan simbolis.

Dalam khotbahnya, Ustaz KH. Suryadi menekankan bahwa Idul Fitri bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan awal dari pembuktian hasil tempaan selama bulan Ramadan. Beliau mengutip perkataan Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang sangat masyhur: 

"Hari raya bukanlah bagi mereka yang berbaju baru, tetapi bagi mereka yang ketaatannya bertambah."

"Mari kita bertanya pada diri sendiri, apakah kita sudah meraih Idul Fitri yang sesungguhnya? Banyak orang menganggap ini adalah akhir perjuangan, padahal Idul Fitri sejati adalah garis start untuk menjalani kehidupan dengan jiwa yang telah dicuci bersih," ujar beliau di hadapan jamaah yang khusyuk.

Beliau memaparkan tiga tanda bahwa seseorang telah mencapai kemenangan yang agung (fauzul 'adzim) sesuai dengan pesan dalam Surah At-Tawbah ayat 72: Pertama :  Konsistensi dalam Kebaikan:Lisan yang tetap terjaga dan dzikir yang terus mengalir meski Ramadan telah berlalu. Kedua :  Hati yang Terhubung. Keinginan kuat untuk menyambung tali silaturahmi dan memaafkan tanpa menunggu diminta. Ketiga : Ridho atas Ketentuan Allah. Tidak lagi mengeluh atas kesulitan hidup, melainkan melihat setiap nikmat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

Peringatan Keras: Ridho Allah pada Ridho Orang Tua

Suasana semakin hening saat Ustaz Suryadi mengingatkan tentang pentingnya adab kepada orang tua. Beliau mengutip hadis tentang malaikat Jibril yang berdoa—dan diaminkan oleh Rasulullah SAW—mengenai celakanya seseorang yang melewati Ramadan namun tidak mendapatkan ampunan karena dosanya kepada orang tua atau sesama manusia belum tuntas.

"Pulanglah, mintalah doa restu mereka. Ridho Allah bergantung pada ridho kedua orang tua. Jangan sampai puasa kita selama sebulan penuh sia-sia hanya karena ego yang enggan meminta maaf," tegasnya.

Tiga Golongan Manusia Pasca-Lebaran

Menutup khotbahnya, beliau mengingatkan hadis mengenai tiga kondisi manusia setelah hari raya:

Pertama ; Orang Beruntung. Mereka yang hari ini dan kualitas takwanya lebih baik dari tahun lalu.

Kedua Orang Merugi. Mereka yang kondisinya sama saja (stagnan) seolah tidak mendapat pelajaran dari Ramadan.

Ketiga Orang Celaka. Mereka yang kualitas moral dan ibadahnya justru lebih buruk setelah Ramadan usai.

Ibadah salat Idul Fitri di Masjid Jami' Annur ini diakhiri dengan doa bersama yang menggetarkan hati, memohon agar seluruh jamaah dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan dalam keadaan yang lebih bertaqwa. (AM)

]]>
Sat, 21 Mar 2026 08:22:32 +0800 amr
Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/pengurus-dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/pengurus-dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Sat, 21 Mar 2026 06:42:21 +0800 amr BAZNAS Kabupaten Sumbawa: Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/baznas-kabupaten-sumbawa-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 22:35:19 +0800 amr Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa H Jabir SPd : Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-komisi-iv-dprd-kabupaten-sumbawa-h-jabir-spd-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-komisi-iv-dprd-kabupaten-sumbawa-h-jabir-spd-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 22:26:23 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ridwan SP MSi: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ridwan-sp-msi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ridwan-sp-msi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 22:18:52 +0800 amr Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa H Zohran SH dan Keluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-h-zohran-sh-dan-keluarga-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/sekretaris-komisi-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-h-zohran-sh-dan-keluarga-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 19:14:35 +0800 amr Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa dan Anggota : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-dan-anggota-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/ketua-komisi-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-dan-anggota-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 15:53:59 +0800 amr Wakil Bupati Sumbawa Drs.H.Mohamad Ansori: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-sumbawa-drshmohamad-ansori-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/wakil-bupati-sumbawa-drshmohamad-ansori-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 15:48:43 +0800 amr Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-mp-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-ir-h-syarafuddin-jarot-mp-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 15:46:38 +0800 amr Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K. : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/kapolres-sumbawa-akbp-marieta-dwi-ardhini-sh-sik-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/kapolres-sumbawa-akbp-marieta-dwi-ardhini-sh-sik-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 15:44:36 +0800 amr Kabid Organisasi KONI Sumbawa Amiruddin SPd. : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H https://amarmedia.co.id/kabid-organisasi-koni-sumbawa-amiruddin-spd-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1446-h https://amarmedia.co.id/kabid-organisasi-koni-sumbawa-amiruddin-spd-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1446-h Fri, 20 Mar 2026 15:41:41 +0800 amr Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr.H.Budi Prasetyo S.Sos MAP : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/sekretaris-daerah-kabupaten-sumbawa-drhbudi-prasetyo-ssos-map-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/sekretaris-daerah-kabupaten-sumbawa-drhbudi-prasetyo-ssos-map-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 15:38:57 +0800 amr Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH MKn mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-gitta-liesbano-sh-mkn-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-gitta-liesbano-sh-mkn-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 12:02:06 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Kaharuddin Z: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-kaharuddin-z-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-kaharuddin-z-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 12:00:13 +0800 amr Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq SH.M.Si ; Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/ketua-dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-abdul-rafiq-shmsi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/ketua-dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-abdul-rafiq-shmsi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 11:55:55 +0800 amr Komisaris Independen PT Bank NTB Syariah Dr.H.W. Musyafirin : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/komisaris-independen-pt-bank-ntb-syariah-drhw-musyafirin-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/komisaris-independen-pt-bank-ntb-syariah-drhw-musyafirin-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 11:52:31 +0800 amr Abdul Rafiq SH.MSi dan Keluarga Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-shmsi-dan-keluarga-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/abdul-rafiq-shmsi-dan-keluarga-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 11:42:56 +0800 amr Kuasa Hukum JFS Minta Polda Riau Evaluasi Penyidik Polsek Kandis, Ini Alasannya https://amarmedia.co.id/kuasa-hukum-jfs-minta-polda-riau-evaluasi-penyidik-polsek-kandis-ini-alasannya https://amarmedia.co.id/kuasa-hukum-jfs-minta-polda-riau-evaluasi-penyidik-polsek-kandis-ini-alasannya Kuasa Hukum JFS Minta Polda Riau Evaluasi Penyidik Polsek Kandis, Ini Alasannya

Medan, Amarmedia.co.id - Pihak keluarga tersangka kasus dugaan pencabulan, JFS (36) warga Kelurahan Kandis, Kecamatan, Kandis, Kabupaten Siak, Riau melalui Kuasa Hukumnya, Sorta Hernawati Hutasoit, SH, SPd, MH minta agar Bag Wassidik Polda Riau segera mengevaluasi penyelidikan dan kinerja penyidik Polsek Kandis atas dugaan penyalahgunaan jabatan dengan kesalahan penetapan dan penahan terhadap tersangka. Kuasa Hukum menilai, ada dugaan tersangka dikriminalisasi sebab, kasus ini sengaja dipaksakan karena dilatarbelakangi persaingan usaha dan diduga kuat melibatkan oknum polisi berinisial, RS dan oknum pengusaha.

"Terdapat kekeliruan atau kesalahan dalam penetapan Pasal yang disangkakan terhadap klien kami, JFS dalam perkaran tindak pidana pencabulan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 473 huruf (b) KUHPidana UU Nomor 1 tahun 2023, yang dituduhkan kepada klien kami tidak memenuhi unsur pidana sebagaimana yang disangkakan dalam pasal tersebut. Sebab korban, Husi merupakan seorang wanita dewasa dan bekerja lama sebagai pengasuh anak sekaligus asisten rumah tangga (ART) sudah berusia 19 sampai 20 tahun. Sesuai dengan KUHP yang sejalan dengan yurisprudensi Mahkamah Agung (MA) seorang dianggap dewasa dan cakap bertindak hukum apabila telah mencapai 18 tahun atau pernah kawin,"jelas Sorta Hernawati saat memberikan keterangan pada wartawan, Kamis (19/3) di Medan. 

Lebih jauh, pernyataan korban sudah berusia 19 sampai 20 tahun dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka, JFS dalam poin 13 yang berbunyi "Dapat saya jelaskan saya tidak mengetahui pasti terkait umur saudari Husi, tetap berdasarkan informasi dari istri saya bahwa umur saudari Husi tersebut lebih kurang 19 sampai 20 tahun,"jelasnya. 

Dikatakan Sorta, perbuatan yang disangkakan penyidik Polsek Kandis terhadap klien kami adalah perbuatan yang sama sekali tidak pernah dilakukan oleh klien kami. Namun penyidik Polsek Kandis terlalu prematur untuk memaksakan perkara ini untuk diproses, menangkap dan langsung menahan klien kami ke rumah tahanan Polsek Kandis, tanpa meninggalkan surat perintah penangkapan dan surat perintah penahanan. 

Penyidik dalam menetapkan tersangka dan melakukan penahanan, sambung Sorta, terkesan sangat prematur/tergesah-gesah tanpa ada mengumpulkan dua alat bukti yang sah dalam penetapan tersangka, dengan hanya mendengarkan keterangan saksi korban. 

"Perbuatan yang disangkakan terhadap klien saya adalah perbuatan yang sama sekali tidak dilakukan klien saya. Karena bukti berupa visum yang dikatakan dalam BAP tersangka yang menyatakan saksi korban sudah memasukkan alat kelamin tersangka ke dalam kemaluan korban sama sekali tidak benar. Sesuai dengan keterangan klien saya dalam BAP di Polsek Kandis, karena kejadian yang dilaporkan sekitar bulan Januari 2026, namun korban baru melaporkan peristiwa itu pada 11 Maret 2026,"terang Sorta. 

Klien kami, kata Sorta, juga sudah dicemarkan nama baiknya seperti yang disiarkan di beberapa media online yang menuding klien kami sering memaksa korban untuk melakukan hubungan layaknya suami-istri. Padahal, menurut klien kami selama di rumah klien kami sangat jarang bertemu dengan korban karena kegiatan klien kami sehari-harinya yang berdagang ikan di Jalan Pekanbaru-Kandis Km 79 tepatnya di Pasar Baru. Dimana klien kami setiap harinya berangkat dari rumah pukul 03.30 WIB hingga kembali lagi ke rumah pada pukul 20.00 WIB malam. Keterangan ini juga dituangkan dalam BAP pada poin ke-9. 

Dalam BAP tersangka, ungkap Sorta, klien kami juga menerangkan bahwa selama bekerja di rumah tersangka, korban memiliki sifat yang tidak sopan, yang diterangkan dalam poin 7. Selain tidak sopan, selama bekerja korban juga sering bersikap sembarangan dan sering lalai saat menjaga anak klien kami yang pernah tersiram air panas karena kelalaian korban. Keterangan ini juga dituangkan tersangka dalam BAP point ke-8. 

Atas uraian tersebut, Kuasa Hukum menilai bahwa penyidik yang menangani kasus yang teregister dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/26/III/2026 SPKT/Polsek Kandis/ Polres Siak/ Polda Riau tanggal 11 Maret 2026 tidak profesional dan diduga melakukan penyalahgunaan jabatan dengan kesalahan penetapan dan penahan terhadap tersangka. "Untuk itu, kami minta Bag Wassidik Polda Riau segera mengevaluasi kinerja penyidik dan Kanit Reskrim Polsek Kandis yang menangani kasus ini tidak profesional. Ini jelas mencoreng institusi kepolisian yang harusnya menjadi Polri yang Presisi dan Humanis sesuai jargon yang diusung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo,"pungkasnya. 

Sementara, istri tersangka, Rita Melani Br Silalahi menambahkan, selama bekerja di rumah mereka, korban, Husi sering keluar rumah dan pulang larut malam sekitar Pukul 24.00 WIB sampai pukul 01.00 WIB. Untuk itu, Rita mohon kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan agar memberi keadilan untuk suaminya yang sama sekali tidak pernah melakukan perbuatan cabul seperti yang dituduhkan selama ini. Dia berharap Kapolda Riau, masih punya hari nurani dan melihat kasus ini dengan objektif. Begitu juga dengan Wassidik agar melakukan gelar perkara yang objektif dan profesional. 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Kandis maupun Polda Riau belum memberikan keterangan resmi terkait permintaan evaluasi tersebut."(Tim)

]]>
Fri, 20 Mar 2026 08:18:01 +0800 amr
Ketua DPRD Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov ; Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-kota-sumbawa-nanang-nasiruddin-sapmminov-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/ketua-dprd-kota-sumbawa-nanang-nasiruddin-sapmminov-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 04:14:58 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Syukri HS Amd : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-syukri-hs-amd-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-syukri-hs-amd-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 04:11:50 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ridwan SP MSi : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ridwan-sp-msi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-ridwan-sp-msi-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h Fri, 20 Mar 2026 04:07:16 +0800 amr Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Zain SIP: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-muhammad-zain-sip-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/anggota-dprd-kabupaten-sumbawa-muhammad-zain-sip-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h Fri, 20 Mar 2026 04:03:35 +0800 amr Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-i-dprd-kabupaten-sumbawa-hmberlian-rayes-sagmminov-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-i-dprd-kabupaten-sumbawa-hmberlian-rayes-sagmminov-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h Fri, 20 Mar 2026 03:48:25 +0800 amr IDUL FITRI 1447 H/2026 TERBELAH MENJADI TIGA https://amarmedia.co.id/idul-fitri-1447-h2026-terbelah-menjadi-tiga https://amarmedia.co.id/idul-fitri-1447-h2026-terbelah-menjadi-tiga IDUL FITRI 1447 H/2026 TERBELAH MENJADI TIGA 

Oleh Dr. KH Agus Hasan Bashori LC MA

Yang kita khawatirkan terjadi. Umat Islam terbelah menjadi 3 Hari dalam merayakan idul Fitri

1. Ramadan Rabu 18/2/2026 hingga idul fitri hari jumat 20 Maret 2026, karena Rabu 18/3/2026 tidak ada hilal, sebab secara hisab bulan terbenam sebelum matahari maka mereka ikmal Ramadhan menjadi 30 hari. 

 Negara-negara yang berhari raya 20 Maret 2026 adalah:

1) Arab Saudi

2) Uni Emirat Arab (UEA)

3) Bahrain

4) Qatar

5) Kuwait

6)Turki

7) Maladewa

8) Lebanon

9) Palestina

10) Yaman

11) Irak

12) Sudan

13) Djibouti

14) Somalia

15) Uganda

16) Nigeria

17) Chad

18) Gambia

19) Guinea

20) Benin

21) Senegal

22) Kamerun

23) Australia

Di Indonesia diikuti oleh Ormas Muhammadiyah atas dasar KHGT 

Pondok Modern Gontor dan Pondok al Falah Ploso

Dan banyak elemen2 lain. 

(NB.salah satu bukti rujyat hilal 19 Maret kita dapat di jam 20.40 PM, diposting oleh المصور الفلسطيني kemudian tahu aslinya di akun أخبار الاستهلال

2. Ramadan Rabu 18/2/2026 hingga idul fitri hari Kamis 19 Maret 2026, karena Rabu 18/3/2026 hilal di Afghanistan sudah dilihat dibeberapa tempat katanya. 

Negara lain yang berhari raya Kamis ini adalah 

1) Afghanistan

2) Niger dan 

3) Mali. 

Klaim rukyat ini bertabrakan dengan seluruh metode hisab, sebab secara hisab bulan terbenam sebelum matahari. 

Di Indonesia banyak juga kelompok masyarakat muslim yang ikut . 

3. Ramadan Kamis 19/2/2026 hingga idul fitri hari Sabtu 21 Maret 2026, karena Kamis 19/3/2026 tidak terlihat hilal, dan secara hisab bulan di ketinggian 3.51 dan elongasi 6.06 (dibulatkan menjadi 6,1) 

Kurang sedikit dari kriteria MABIMS ketinggian 3° elongasi 6,4°

Negara yang berhari raya 21 Maret 2026

1) Indonesia.

2) Singapura. 

3) Malaysia

4) Brunei

Sementara itu, sejumlah negara besar seperti India, Bangladesh, Pakistan, dan Iran masih menunggu. 

Sungguh ini fenomena Hari Raya yang membawa keprihatinan yang mendalam, sebab menggambarkan pekerjaan rumah yang kompleks. 

1. Tidak harmoninya antara falak dan rukyah, antar Ormas yang mengikuti falak dan yang mengikuti rukyah

2. Kurangnya kesadaran untuk bersatu di kalangan ulama dan umaro antar negara-negara Islam, masing-masing cukup dengan rukyah masing-masing, atau rukyah regional yang sdh disekapati, padahal bisa dilakukan kesepakatan yang lebih sesuai dengan kemajuan zaman dan universalitas Islam, sebab secara fiqih sudah ada "wihdatu Rukyah".

Semoga dibalik metidak kompakan ini ada hikmah bagi yang berfikir. 

Yang jelas salah satunya adalah dalam memaknai hadits Nabi shallallahu alaihi wasallam harus lebih bijak:

الفطرُ يومَ يفطرُ الناسُ والأضحى يومَ يُضحِّي الناسُ.

Idul fitri adalah hari dimana manusia berbuka, dan idul adha adalah hari dimana manusia berkorban. (HR.Tirmidzi dari Aisyah) 

Ketika umat Islam dalam 1 negara terbelah puasa dan hari rayanya jangan masing-masing kelompok mengklaim diri merekalah yang menjadi ukuran، Kita perlu memahami keadaan Masing-masing, dan udzur masing-masing, dengan tetap mengupayakan persatuan dan hal hal yang bisa mempersatukan dalam ningkai sunnah Nabi shallallahu alaihi wasallam

Dalam hal ini yang perlu direnungkan adalah ucapan 

Syaikhul Islam Zakaria al Anshori dalam Kitabnya Asnal Mathalib tentang orang yang telat mengetahui adanya hilal sehingga harus sholat di tanggal 2 Syawal secara ada'an bukan qodho'an. 

(وَصَلَّاهَا فِي الْغَدِ أَدَاءٌ ) ، قَالُوا : وَلَيْسَ يَوْمُ الْفِطْرِ أَوَّلَ شَوَّالٍ مُطْلَقًا، بَلْ يَوْمُ فِطْرِ النَّاسِ، وَكَذَا يَوْمُ النَّحْرِ يَوْمُ يُضَحِّي النَّاسُ، وَيَوْمُ عَرَفَةَ الْيَوْمُ الَّذِي يَظْهَرُ لَهُمْ أَنَّهُ يَوْمُ عَرَفَةَ ، سَوَاءُ التَّاسِعُ وَالْعَاشِرُ ؛ وَذَلِكَ لِخَبَرِ : «الْفِطْرُ يَوْمَ يُفْطِرُ النَّاسُ، وَالْأَضْحَى يَوْمُ يُضَحِّي النَّاسُ ، رَوَاهُ التَّرْمِذِيُّ وَصَحَّحَهُ، 

وَفِي رِوَايَةٍ لِلشَّافِعِيِّ :وَعَرَفَةَ يَوْمَ يُعَرِّفُونَ».

Semoga tulisan ini ada manfaatnya. 

Selamat berhari raya idul fitri 1447 H.

Sumber Facebook Agus Hasan Bashori 

]]>
Fri, 20 Mar 2026 03:21:40 +0800 amr
Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-kabupaten-sumbawa-zulfikar-demitry-sh-mh-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/wakil-ketua-iii-dprd-kabupaten-sumbawa-zulfikar-demitry-sh-mh-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h Fri, 20 Mar 2026 03:12:45 +0800 amr Jajaran Redaksi Amar Media mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/jajaran-redaksi-amar-media-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/jajaran-redaksi-amar-media-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h Fri, 20 Mar 2026 03:08:01 +0800 amr Bank NTB Syariah mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/bank-ntb-syariah-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/bank-ntb-syariah-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h Fri, 20 Mar 2026 03:01:43 +0800 amr Pengurus KONI Kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H https://amarmedia.co.id/pengurus-koni-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h https://amarmedia.co.id/pengurus-koni-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1-syawal-1447-h Fri, 20 Mar 2026 02:19:41 +0800 amr KELUARGA BESAR PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA (PWI) NTB MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H/ 2026 M https://amarmedia.co.id/keluarga-besar-persatuan-wartawan-indonesia-pwi-ntb-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h-2026-m https://amarmedia.co.id/keluarga-besar-persatuan-wartawan-indonesia-pwi-ntb-mengucapkan-selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h-2026-m Fri, 20 Mar 2026 02:17:24 +0800 amr Dari Masjid Taqwa Polonia, Pesan Persaudaraan untuk Indonesia yang Multikultural https://amarmedia.co.id/dari-masjid-taqwa-polonia-pesan-persaudaraan-untuk-indonesia-yang-multikultural https://amarmedia.co.id/dari-masjid-taqwa-polonia-pesan-persaudaraan-untuk-indonesia-yang-multikultural Dari Masjid Taqwa Polonia, Pesan Persaudaraan untuk Indonesia yang Multikultural

Medan,Amarmedia.co.id - Salah satu hikmah yang bisa dipetik dari bulan suci Ramadan adalah mengerjakan salat tarawih berjamaah. Ukhuwah islamiyah terjadi saat kita salat tarawih berjamaah. 

"Mestinya di luar salat berjamaah ukhuwah islamiyah juga terjadi. Jadi bulan suci Ramadan selama sebulan ini harus berbekas sebagai bekal menjalani 11 bulan lainnya baik itu ibadahnya, akhlaknya, ukhuwah islamiyah dan ukhuwah watoniyah juga harus lebih ditingkatkan,"demikian disampaikan KH Ustaz Khumaidi Al Jabali, SPdi saat mengisi Safari Ramadan 1447 Hijriah bertema "Ramadan Mempererat Ukhuwah Islamiyah, Memperkokoh Persatuan Bangsa," di Masjid Taqwa, Polonia, Medan, Rabu (18/3). 

Lebih jauh, di penghujung bulan suci Ramadan, kata Ustaz Khumaidi, kita harus pandai-pandai mengambil hikmah Ramadan. Sebab, orang yang sukses dalam menjalani Ramadan, adalah orang yang bisa merubah diri. "Karena Ramadan ini ibarat training. Orang yang sukses mengikuti Ramadan ini mestinya berubah minimal tambah ilmu, tambah iman, tambah ibadah dan akhlaknya,"sebutnya. 

Kalau ternyata setelah Ramadan tidak ada bekasnya, bisa selama mengikuti Ramadan ini tidak sempurna. Beberapa hikmah yang bisa dipetik dari Ramadan diantaranya, puasa, salat tarawih berjamaah dan zakat fitrah. Dengan berpuasa, kata Ustaz Khumaidi, kita akan mengetahui bagaimana di luar sana orang yang mengalami kelaparan. 

Kalau kita sudah tahu bagaimana rasanya orang yang kelaparan diharapkan akan menumbuhkan sikap empati dan kepedulian pada orang yang membutuhkan dan kelaparan. "Hikmah lainnya dari berpuasa ialah melatih kejujuran dan kesabaran. Mestinya setelah bulan Ramadan berlalu dan kita tidak berpuasa lagi kejujuran dan kesabaran ini tetap terbawa,"ungkapnya. 

Sementara Ketua BKM Masjid Taqwa Polonia, Medan, Munawar menambahkan, Safari Ramadan yang mengangkat tema ukhuwah islamiyah sangat releven dengan kondisi bangsa yang multikultural dan heterogen menjadi pengingat bagi kita semua. Kita butuh perekat yang menyatukan keragaman umat di Indonesia salah satu tindak konkritnya Safari Ramadan kita pada malam ini. 

Sekadar informasi, rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijirah ini sebelumnya juga sudah terlaksana dengan baik di Masjid Fail Khoir, Kampung Lalang, Jalan Gunung Krakatau 1, Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan RambutanKota Tebing Tinggi. (Tim)

]]>
Fri, 20 Mar 2026 02:12:38 +0800 amr
DPW A&PPI Sumut Sambut Lebaran, Gelar Acara Buka Puasa Bersama dan Bagikan Parcel Untuk Anggota https://amarmedia.co.id/dpw-a-ppi-sumut-sambut-lebaran-gelar-acara-buka-puasa-bersama-dan-bagikan-parcel-untuk-anggota https://amarmedia.co.id/dpw-a-ppi-sumut-sambut-lebaran-gelar-acara-buka-puasa-bersama-dan-bagikan-parcel-untuk-anggota DPW A-PPI Sumut Sambut Lebaran, Gelar Acara Buka Puasa Bersama dan Bagikan Parcel Untuk Anggota

Medan,Amarmedia.co.id -Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (DPW A-PPI) Sumatera Utara menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri oleh seluruh anggota, pengurus DPD dari berbagai daerah, serta Dewan Penasehat organisasi.

 

Kegiatan yang penuh kebersamaan dan kekeluargaan ini diselenggarakan di Ayam Penyet Cabe Hijau, Jalan Sunggal No. 270, Medan Sunggal, pada Kamis (19/3/2026). Restoran yang memiliki suasana pedesaan asri dan dekorasi vintage ini menjadi tempat yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi antar insan pers Sumut.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW A-PPI Sumut, Hardep S.H, mengumumkan adanya perubahan struktur kepengurusan pada posisi Sekretaris. Jabatan yang sebelumnya diemban oleh Iren Sinaga, kini resmi dipercayakan kepada Leo Wijaya SE. Perubahan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi baru dalam pengembangan organisasi yang merupakan wadah insan pers bermartabat dan intelektual tersebut.

 

Turut hadir dalam acara tersebut Pembina DPW A--PPI Sumut Tengku Asri, Octo GM Simangunsong,S.H dan Penasehat DPW A-PPI Sumut Henry Pakpahan SH, serta para Ketua DPD A-PPI dari berbagai daerah seperti Deli Serdang, Tebing Tinggi, dan Kota Medan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian parsel Lebaran kepada anggota sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap kesejahteraan anggotanya.

 

Dalam sambutannya, Hardep SH menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan untuk semakin mempererat solidaritas dan kekompakan seluruh anggota A-PPI Sumut. "Momentum ini kita jadikan untuk memperkuat kebersamaan. Apalagi dalam waktu dekat, A-PPI Sumut juga akan melaksanakan agenda pelantikan kepengurusan," ujarnya.

 

Ia juga mengungkapkan rencana kegiatan penting A-PPI Sumut pada semester kedua tahun ini, antara lain;  Pelatihan peningkatan kompetensi jurnalistik digital yang akan digelar pada bulan Mei 2026, bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Jurnalistik (LPJ) Medan dan  Forum diskusi nasional bertema "Peran Pers dalam Membangun Literasi Digital Masyarakat" yang akan diadakan pada bulan Juli 2026 .

 

"Kita berkomitmen tidak hanya fokus pada perkembangan profesi jurnalistik, tetapi juga berkontribusi aktif dalam kemajuan masyarakat Sumatera Utara," tambah Hardep SH.

 

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pengurus dan anggota yang hadir, menjadi simbol kebersamaan dan soliditas organisasi yang berperan penting dalam menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik di Sumatera Utara. 

 

Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI) adalah organisasi profesi nasional yang mewadahi pewarta dari berbagai media di seluruh Indonesia, dengan fokus pada peningkatan kompetensi, perlindungan advokasi, serta penguatan etika dan intelektualitas pers. (Tim)

]]>
Fri, 20 Mar 2026 02:09:19 +0800 amr
Jamin Keamanan Lebaran dan Nyepi 2026, Bupati Sumbawa Tinjau Kesiapan Posko Pengamanan https://amarmedia.co.id/jamin-keamanan-lebaran-dan-nyepi-2026-bupati-sumbawa-tinjau-kesiapan-posko-pengamanan https://amarmedia.co.id/jamin-keamanan-lebaran-dan-nyepi-2026-bupati-sumbawa-tinjau-kesiapan-posko-pengamanan Jamin Keamanan Lebaran dan Nyepi 2026, Bupati Sumbawa Tinjau Kesiapan Posko Pengamanan

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, melakukan pemantauan langsung ke sejumlah posko pengamanan Lebaran dan Hari Raya Nyepi tahun 2026 pada Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta stabilitas keamanan wilayah menjelang dua hari besar keagamaan tersebut.

Dalam peninjauan ini, Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah, Dandim 1607 Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Wakil Ketua 3 DPRD Kabupaten Sumbawa, Asisten Administrasi Umum, serta jajaran pimpinan OPD terkait. Selain memantau situasi, rangkaian kegiatan juga diisi dengan agenda berbuka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan dengan para petugas di lapangan.

Peninjauan Titik Strategis dan Arus Mudik

Rombongan Bupati menyisir beberapa titik vital yang menjadi pusat pergerakan masyarakat. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah posko di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III, disusul dengan peninjauan arus mudik penumpang di Terminal Sumer Payung, dan berakhir di posko pengamanan kawasan Pertokoan Kota Sumbawa.

Bupati ingin memastikan bahwa fasilitas publik dan pusat keramaian mendapatkan pengamanan maksimal guna memberikan rasa nyaman bagi warga yang akan merayakan Lebaran maupun umat Hindu yang akan melaksanakan prosesi Nyepi.

Di sela-sela pemantauannya, Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan seluruh personel gabungan yang bertugas."Alhamdulillah, semua posko yang kita kunjungi personelnya standby. Pasukan dari berbagai unsur terkait lengkap, mulai dari Polri, TNI, hingga Dinas Perhubungan. Dengan persiapan yang sudah matang ini, insya Allah kondisi daerah secara umum aman dan terkendali," ujar Bupati.

Bentuk Apresiasi untuk Petugas

Sebagai bentuk dukungan moril, Bupati Sumbawa juga menyerahkan paket bingkisan kepada para petugas yang berjaga di setiap posko, baik di bandara, terminal, maupun area pertokoan. Pemberian ini diharapkan dapat menambah semangat para petugas yang tetap berdedikasi menjaga keamanan di saat masyarakat lainnya bersiap merayakan hari raya.

Kegiatan pemantauan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menciptakan suasana yang kondusif, toleran, dan harmonis di tengah perayaan dua hari besar yang berdekatan pada tahun 2026 ini.(AM)

]]>
Thu, 19 Mar 2026 17:46:02 +0800 amr
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jumat 20 Maret 2026 https://amarmedia.co.id/hilal-tak-terlihat-arab-saudi-tetapkan-idul-fitri-1447-h-jumat-20-maret-2026 https://amarmedia.co.id/hilal-tak-terlihat-arab-saudi-tetapkan-idul-fitri-1447-h-jumat-20-maret-2026

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jumat 20 Maret 2026

Riyadh Amarmedia.co.id — Hilal sebagai penanda masuknya bulan Syawal 1447 Hijriah tidak terlihat dalam pemantauan (rukyatul hilal) yang dilakukan di Arab Saudi pada Rabu (18/3) petang. Dengan hasil tersebut, otoritas setempat menetapkan bahwa bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari dan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Keputusan ini diumumkan melalui pernyataan resmi yang dikutip dari Saudi Gazette. Disebutkan bahwa Mahkamah Agung Arab Saudi menetapkan Kamis sebagai hari ke-30 Ramadan, sehingga 1 Syawal 1447 H dimulai pada Jumat.

Sejumlah laporan media lokal juga mengungkapkan bahwa kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang menghambat proses rukyatul hilal. Pengamatan yang dilakukan di beberapa lokasi, seperti Observatorium Hautat Sudair, Tumair, Arar, dan Al-Hariq, tidak berhasil melihat hilal akibat gangguan cuaca.

Dengan demikian, umat Islam di Arab Saudi masih melaksanakan salat Tarawih pada malam ini dan akan menjalankan puasa Ramadan hari terakhir pada Kamis (19/3).

Sebelumnya, astronom terkemuka Arab Saudi, Abdullah Al-Khudairi, telah memprediksi bahwa secara perhitungan astronomi, bulan Ramadan tahun ini berpotensi berlangsung selama 30 hari. Prediksi tersebut kini sejalan dengan hasil rukyat yang dilakukan otoritas setempat.

Sebagai informasi, Arab Saudi memulai ibadah puasa Ramadan lebih awal satu hari dibandingkan Indonesia. Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama dijadwalkan menggelar sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 H pada Kamis (19/3) petang untuk menetapkan Hari Raya Idul Fitri di dalam negeri. (*)

Sumber : Saudi Gazette | Weblink : https://saudigazette.com.sa/article/659850/saudi-arabia/saudi-arabia-announces-eid-al-fitr-to-begin-friday

]]>
Thu, 19 Mar 2026 13:07:10 +0800 amr
Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi tahun 1948 Saka https://amarmedia.co.id/bupati-dan-wakil-bupati-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-nyepi-tahun-1948-saka https://amarmedia.co.id/bupati-dan-wakil-bupati-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-nyepi-tahun-1948-saka Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa; menyampaikan rasa turut berbahagia atas kebahagiaan yang dirasakan saudara/i kita umat Hindu dalam merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 / 2026 M 

Semoga kebersamaan yang sudah terjalin syahdu selama ini semakin memperkuat kita semua dalam mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera

]]>
Thu, 19 Mar 2026 12:33:25 +0800 amr
DPRD Kabupaten Sumbawa mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi 1948 Saka https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-nyepi-1948-saka https://amarmedia.co.id/dprd-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-nyepi-1948-saka Thu, 19 Mar 2026 12:29:15 +0800 amr Arus Mudik di Bandara Sumbawa Mulai Meningkat, Puncaknya di Terjadi Hari Ini dan Besok https://amarmedia.co.id/arus-mudik-di-bandara-sumbawa-mulai-meningkat-puncaknya-di-terjadi-hari-ini-dan-besok https://amarmedia.co.id/arus-mudik-di-bandara-sumbawa-mulai-meningkat-puncaknya-di-terjadi-hari-ini-dan-besok Arus Mudik di Bandara Sumbawa Mulai Meningkat, Puncaknya di Terjadi Hari Ini dan Besok

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Aktivitas arus mudik melalui Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa mulai mengalami peningkatan menjelang Hari Raya Nyepi 1948 Saka dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Arus mudik di bandar udara smSultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa mulai meningkat, Bandara dipadati oleh pemudik yang menuju Sumbawa dan puncaknya terjadi pada tanggal 18 dan 19 maret 2026.

Otoritas bandara sumbawa memprediksi puncak arus mudik melalui jalur udara akan terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Tri Pono Basuki Wijianto, mengatakan peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat sejak pertengahan pekan lalu dan diperkirakan terus bertambah pada akhir pekan.

"Arus mudik melalui bandara ini mulai meningkat sejak 14 dan 15 Maret 2026. Namun, lonjakan jumlah penumpang tersebut masih tergolong moderat dibandingkan dengan bandara besar lainnya di Indonesia," ujar Tri -- sapaan akrab Kepala UPBU Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa saat ditemui media ini pada Rabu, (18/03).

Arus mudik melalui Bandara Sumbawa sudah dimulai pada Sabtu dan Minggu kemarin dan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026 atau H-3 dan H-2 lebaran.

"Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik lebaran tahun ini, kami telah mendirikan posko terpadu lebaran sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026 mendatang," terang Tri.

Posko tersebut melibatkan unsur bandara, TNI, POLRI, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memantau pergerakan penumpang dan memastikan pelayanan berjalan optimal.

"Saat ini terdapat tiga jadwal penerbangan yang melayani rute dari dan menuju Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, yakni dua kali penerbangan rute Sumbawa menuju Lombok serta satu penerbangan menuju Bali setiap hari," jelas Tri.

Dalam setiap penerbangan, jumlah kursi yang terisi berkisar antara 30 hingga 40 penumpang. Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang menjelang lebaran, tingkat keterisian kursi pesawat belum sepenuhnya mencapai kapasitas maksimal.

"Kondisi itu dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya harga tiket pesawat untuk rute sumbawa menuju lombok maupun bali yang saat ini berkisar antara 900 ribu rupiah hingga 1,2 juta rupiah per orang," tutup Tri. (AM)

]]>
Thu, 19 Mar 2026 12:22:30 +0800 amr
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H: Kembali ke Fitrah, Menyucikan Hati dan Mempererat Silaturahmi https://amarmedia.co.id/selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h-kembali-ke-fitrah-menyucikan-hati-dan-mempererat-silaturahmi https://amarmedia.co.id/selamat-hari-raya-idul-fitri-1447-h-kembali-ke-fitrah-menyucikan-hati-dan-mempererat-silaturahmi Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H: Kembali ke Fitrah, Menyucikan Hati dan Mempererat Silaturahmi

Oleh Asmediati 

Hari Raya Idul Fitri selalu hadir sebagai momen yang penuh makna dan kehangatan. Ia bukan sekadar penanda berakhirnya bulan Ramadan, tetapi juga menjadi titik balik bagi setiap insan untuk kembali kepada fitrah. Setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa, menahan diri dari berbagai godaan, serta memperbanyak amal kebaikan, Idul Fitri datang sebagai hadiah spiritual yang mengajak kita untuk merefleksikan diri dan memperbarui niat dalam menjalani kehidupan.

Di tengah lantunan takbir yang menggema, suasana Idul Fitri menghadirkan perasaan haru sekaligus bahagia. Ada ketenangan yang sulit dijelaskan ketika hati merasa lebih ringan, seolah beban yang selama ini dipikul perlahan terangkat. Momentum ini mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu berasal dari hal-hal yang bersifat materi, tetapi justru dari ketulusan hati, kedekatan dengan Tuhan, serta hubungan yang harmonis dengan sesama manusia.

Salah satu nilai utama dalam Idul Fitri adalah kembali kepada kesucian jiwa. Fitrah yang dimaksud bukan hanya bersih dari dosa, tetapi juga kembali kepada sifat dasar manusia yang penuh kebaikan. Ramadan telah melatih kita untuk lebih sabar, lebih peduli, dan lebih mampu mengendalikan diri. Idul Fitri menjadi saat yang tepat untuk mengukuhkan nilai-nilai tersebut agar tidak berhenti hanya sebagai rutinitas tahunan, melainkan menjadi bagian dari karakter yang terus melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Idul Fitri juga identik dengan tradisi saling memaafkan. Momen ini menjadi kesempatan berharga untuk memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang. Dalam kehidupan sehari-hari, tidak jarang kita melakukan kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Melalui Idul Fitri, kita diajak untuk membuka hati, mengakui kekhilafan, dan memberikan maaf dengan penuh keikhlasan. Proses ini bukan hanya memperbaiki hubungan sosial, tetapi juga memberikan ketenangan batin yang mendalam.

Namun, makna memaafkan tidak seharusnya berhenti pada ucapan semata. Lebih dari itu, memaafkan adalah tentang kesungguhan untuk melepaskan rasa sakit, menghapus dendam, dan membangun kembali kepercayaan. Dalam konteks ini, Idul Fitri menjadi momentum untuk belajar menjadi pribadi yang lebih dewasa, yang mampu mengedepankan empati dan kebijaksanaan dalam menghadapi perbedaan maupun konflik.

Idul Fitri juga mempererat tali silaturahmi. Tradisi berkumpul bersama keluarga, mengunjungi kerabat, dan saling berbagi cerita menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan ini. Dalam kebersamaan tersebut, kita merasakan kembali arti penting hubungan kekeluargaan yang mungkin sempat terabaikan oleh kesibukan sehari-hari. Bahkan dalam kondisi tertentu ketika pertemuan fisik tidak memungkinkan, upaya untuk tetap menjalin komunikasi menjadi wujud kepedulian yang tidak kalah berarti.

Di sisi lain, Idul Fitri mengajarkan nilai kesederhanaan dan kesetaraan. Di hari yang istimewa ini, perbedaan status sosial seakan melebur. Semua orang hadir dengan niat yang sama: merayakan kemenangan spiritual dan mempererat hubungan kemanusiaan. Nilai ini menjadi pengingat bahwa pada dasarnya manusia adalah sama, yang membedakan hanyalah ketakwaan dan amal kebaikan yang dilakukan.

Meski demikian, tantangan terbesar setelah Idul Fitri adalah menjaga konsistensi dalam berbuat baik. Seringkali semangat ibadah dan kebaikan yang meningkat selama Ramadan perlahan memudar seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, Idul Fitri seharusnya tidak dipandang sebagai akhir, melainkan sebagai awal dari perjalanan baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Apa yang telah dilatih selama Ramadan perlu terus dijaga dan dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, Hari Raya Idul Fitri 1447 H adalah momentum untuk memperbarui diri secara menyeluruh. Ia mengajak kita untuk kembali kepada nilai-nilai dasar kemanusiaan: kejujuran, kesabaran, kepedulian, dan keikhlasan. Dalam suasana yang penuh berkah ini, setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, mempererat hubungan, dan melangkah ke depan dengan hati yang lebih bersih.

Semoga Idul Fitri tahun ini benar-benar membawa perubahan yang bermakna dalam kehidupan kita. Semoga setiap langkah yang kita ambil senantiasa dilandasi oleh niat baik dan keikhlasan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, semoga kita semua kembali kepada fitrah dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.(AM)

]]>
Thu, 19 Mar 2026 12:08:36 +0800 amr
Pengurus KONI Kabupaten Sumbawa Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi 1948 Saka Kamis 19 Maret 2026 https://amarmedia.co.id/pengurus-koni-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-nyepi-1948-saka-kamis-19-maret-2026 https://amarmedia.co.id/pengurus-koni-kabupaten-sumbawa-mengucapkan-selamat-hari-raya-nyepi-1948-saka-kamis-19-maret-2026 Thu, 19 Mar 2026 10:55:02 +0800 amr Mudik Aman Berbagi Harapan, PTPN 1 Regional 1 Lepas Tiga Bus Mudik Gratis https://amarmedia.co.id/mudik-aman-berbagi-harapan-ptpn-1-regional-1-lepas-tiga-bus-mudik-gratis https://amarmedia.co.id/mudik-aman-berbagi-harapan-ptpn-1-regional-1-lepas-tiga-bus-mudik-gratis

Tanjung Morawa,Amarmedia.co.id - Region Head PT Perkebunan Nusantara I Regional 1, Wispramono Budiman bersama Operation Head Ganda Wiatmaja melepas keberangkatan tiga unit bus mudik gratis bagi masyarakat dan keluarga besar PTPN yang akan pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri, Selasa (17/3).

Pelepasan dilakukan di halaman Kantor PTPN I Regional 1 di Tanjung Morawa.

Dalam sambutannya, Wispramono Budiman menyampaikan harapannya agar para peserta mudik dapat menempuh perjalanan dengan aman serta menikmati momen Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

“Selamat jalan, semoga sampai di tujuan dengan aman dan dapat menikmati Lebaran di kampung halaman bersama keluarga,” ujarnya saat melepas rombongan pemudik.

Operation Head PTPN I Regional 1, Ganda Wiatmaja, mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat, khususnya mereka yang akan merayakan Idulfitri di kampung halaman.

Menurutnya, selama ini PTPN 1 Regional 1 hanya berpartisipasi dalam program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Namun pada tahun ini, perusahaan untuk pertama kalinya menyelenggarakan program mudik gratis secara mandiri dengan menyiapkan tiga unit bus bagi masyarakat.

Adapun tiga bus yang disediakan melayani beberapa rute perjalanan, yakni satu bus menuju Pekanbaru, Riau, melalui rute Labuhan Batu, dan dua bus lainnya menuju Bukit Tinggi, Sumatera Barat, melalui rute Padang Sidempuan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memberikan alternatif transportasi yang lebih aman bagi para pemudik dibandingkan menggunakan sepeda motor dan mengurangi jumlah kepadatan kendaraan mudik di jalan,” kata Ganda.

Ia menambahkan, program mudik gratis ini direncanakan menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan melalui PTPN 1 Regional 1 sebagai bagian dari program yang diinisiasi oleh Danantara dan BP BUMN yang melibatkan PTPN Group.

Manajemen Regional 1 berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Sejalan dengan harapan Manajemen Regional 1, salah seorang masyarakat yang ikut dalam rombongan mudik gratis dengan tujuan Bukit Tinggi, Bapak Erwin mengatakan “Kami dari Masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada PTPN I yang telah mengadakan mudik lebaran bersama rombongan keluarga kita semua , jadi kita berharap di tahun-tahun berikutnya masih bisa dilaksanakan mudik gratis ini”.

Acara pelepasan Mudik gratis PTPN I Regional 1 ini juga dihadiri Kepala Bagian dan seluruh karyawan karyawati PTPN I Regional 1 Tanjung Morawa. (Tim)

]]>
Thu, 19 Mar 2026 09:48:43 +0800 amr
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Juliansyah SE Mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/anggota-komisi-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-juliansyah-se-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/anggota-komisi-ii-dprd-kabupaten-sumbawa-juliansyah-se-mengucapkan-selamat-hari-raya-iedul-fitri-1447-h Wed, 18 Mar 2026 20:56:50 +0800 amr TPID Sumbawa Intensifkan Pasar Murah, Pastikan Stok Bapok Aman Jelang Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/tpid-sumbawa-intensifkan-pasar-murah-pastikan-stok-bapok-aman-jelang-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/tpid-sumbawa-intensifkan-pasar-murah-pastikan-stok-bapok-aman-jelang-idul-fitri-1447-h TPID Sumbawa Intensifkan Pasar Murah,Pastikan Stok Bapok Aman Jelang Idul Fitri 1447 H

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat sinergi dalam pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yakni Idul Fitri 2026 melalui pelaksanaan pasar murah maupun penjualan paket sembako murah.

"Langkah itu, sebagai upaya pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumbawa mengintensifkan pelaksanaan pasar murah dan penjualan paket sembako murah di berbagai lokasi di Kabupaten Sumbawa umbawa melalui instansi pemerintah, swasta hingga Danantara yang ada," ungkap Ketua TPID Kabupaten Sumbawa, Dr.H. Budi Prasetiyo S.Sos.MAP

Ia mengatakan dalam pengendalian inflasi di daerah perlu peran serta semua pemangku kepentingan terkait serta pengusaha yang ada.

"Dalam menjaga stabilitas inflasi penting adanya semangat gotong royong seluruh pihak dalam menjaga stabilitas harga, khususnya untuk komoditas yang kerap memicu inflasi," jelasnya saat ditemui media ini pada Selasa, (17/03).

Dijelaskannya salah satu komoditas yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah cabai yang sering menjadi penyumbang utama inflasi di daerah. Karena itu, melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Gerakan Pangan Desa Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) dengan menanam cabai dan sayur-sayuran lannya di halaman rumah agar fluktuasi harga komoditas tersebut dapat dikendalikan secara lebih efektif.

"Secara historis inflasi di Kabupaten Sumbawa menjelang hari besar keagamaan ini cenderung meningkat, sehingga penguatan koordinasi melalui TPID menjadi langkah penting yang kami laksanakan dalam menjaga stabilitas harga pangan," terangnya.

Adapun sejumlah komoditas yang perlu diwaspadai dan berpotensi menyebabkan inflasi menjelang hari raya idul fitri antara lain cabai rawit, beras, daging ayam, dan bawang merah.

"Dalam upaya menjaga ketahanan pangan, perlu mengintegrasikan antara petani, pelaku usaha, perbankan hingga pemerintah daerah dalam satu ekosistem ketahanan pangan," ujarnya.

Budi prasetiyo mengungkapkan sejumlah langkah konkret yang dilakukan antara lain penyelenggaraan pasar murah, penjualan paket sembako murah, peningkatan pengawasan distributor, serta penguatan kerja sama antar daerah.

Ia juga memastikan ketersediaan sejumlah bahan pokok seperti beras, gula dan minyak goreng serta kesiapan bulog dalam mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.(AM)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 19:47:02 +0800 amr
Menjemput Berkah di Ujung Ramadan: Cara CV Fajar Samudra Menghangatkan Dapur Sesama https://amarmedia.co.id/menjemput-berkah-di-ujung-ramadan-cara-cv-fajar-samudra-menghangatkan-dapur-sesama https://amarmedia.co.id/menjemput-berkah-di-ujung-ramadan-cara-cv-fajar-samudra-menghangatkan-dapur-sesama Menjemput Berkah di Ujung Ramadan: Cara CV Fajar Samudra Menghangatkan Dapur Sesama

SUMBAWA, Amarmedia.co.id – Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Beras 169 melalui penyaluran bantuan Zakat Mal dan Infaq Sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Kegiatan mulia ini menyasar tiga wilayah di Kabupaten Sumbawa, yakni Kecamatan Sumbawa, Kecamatan Labuan Badas dan Kecamatan Unter Iwes, sebagai bentuk nyata komitmen perusahaan dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Direktur CV Fajar Samudra, Fajar Zukhruf Ramadhan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus dilaksanakan, khususnya pada momentum bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Menurutnya, Ramadhan adalah waktu yang paling tepat untuk berbagi, mempererat tali silaturahmi, serta menghadirkan kebahagiaan bagi sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan.

“Alhamdulillah, di momentum Ramadhan tahun ini kami kembali menyalurkan Zakat Mal dan Infaq Sedekah kepada masyarakat. Ini adalah bentuk kepedulian kami sekaligus komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan pada tahun ini mencapai lebih dari 1.000 sak beras atau setara dengan sekitar 2,5 ton. Jumlah tersebut didistribusikan secara langsung kepada masyarakat penerima manfaat di tiga kecamatan tersebut, dengan harapan dapat membantu meringankan beban kebutuhan pokok, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Lebih lanjut, Fajar menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Ia juga berharap, apa yang diberikan dapat membawa manfaat dan menjadi berkah, baik bagi penerima maupun pihak yang menyalurkan.

“Semoga bantuan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terlebih dalam memenuhi kebutuhan di hari-hari terakhir Ramadhan hingga Idul Fitri. Kami juga berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lagi masyarakat di masa mendatang,” tambahnya.

Penyaluran bantuan ini pun disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga mengaku bersyukur dan terbantu dengan adanya bantuan beras tersebut, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Kehadiran program zakat dan sedekah seperti ini dinilai sangat membantu dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.

Momentum ini, ungkap Fajar, sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong merupakan fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Apa yang dilakukan Beras 169 melalui CV Fajar Samudra diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut berbagi dan menebar kebaikan, khususnya di bulan yang penuh rahmat ini.

Dengan semangat Ramadhan yang sarat akan keberkahan, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk bantuan materi, tetapi juga simbol hadirnya harapan, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat Sumbawa. ucap Fajar.

"Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajakan untuk terus berbagi, memperkuat solidaritas, dan membangun kepedulian sosial demi terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera dan harmonis," ujarnya. (AM)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 18:01:51 +0800 amr
Dukung Polri Objektif Dan Profesional, Ungkap Kasus Andrie Yunus https://amarmedia.co.id/dukung-polri-objektif-dan-profesional-ungkap-kasus-andrie-yunus https://amarmedia.co.id/dukung-polri-objektif-dan-profesional-ungkap-kasus-andrie-yunus Dukung Polri Objektif Dan Profesional,Ungkap Kasus Andrie Yunus

Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Diduga Orang Terlatih

Medan,Amarmedia.co.id - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Irfan Sahputr, SH, MH menyatakan mendukung Polri agar objektif dan profesional dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap pembela HAM yang juga aktivis KontraS, Andrie Yunus. Dia minta semua pihak khususnya, para pembela HAM dan mahasiswa terus bersuara sampai kasus ini terungkap sampai ke otak pelakunya. 

"Kita tegas dalam kasus yang menimpa Andrie Yunus merupakan tindak pidana percobaan pembunuhan berencana. Melihat temuan di lapangan para pelaku diduga aktor-aktor yang terlatih terlihat dari mekanisme yang dilakukan, mulai dari mekanisme pemantauan dan profiling bukan dilakukan oleh orang sembarangan. Untuk itu, kita harus dukung Polri agar objektif dan profesional dalam menangani kasus ini,"jelasnya saat memaparkan materi dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema "Aparat Negara Harus Menjamin Demokrasi dan Keselamatan Rakyat", Selasa (17/3) di Sekretariat Badko HMI Sumut Jalan Adinegoro Nomor 15, Medan. 

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Badko HMI Sumut, Yusril Mahendra Butar-butar dan dua Narasumber lainnya yakni, Direktur Bakumsu, Juniaty Aritonang, M. Sos dan Pengamat HAM, SH, MH. 

Lebih jauh disampaikan Irfan, kasus yang menimpa Andrie Yunus diduga dilakukan oleh orang-orang terlatih dan bukan orang sembarangan. Indikasinya, kalau dilakukan oleh orang awam Polri akan mudah menangkap para pelakunya. Sedangkan dalam kasus ini, sudah berjalan hampir sepekan aktor lapangan belum juga tertangkap. 

"Kita juga mendesak lembaga independen Komnas HAM, jika ada indikasi keterlibatan aparatur negara Komnas HAM harus aktif melakukan penyelidikan. Kalau ini dibiarkan tidak tertutup kemungkinan bakal terjadi oleh para pembela HAM di Indonesia, kita sebagai mata Andrie Yunus harus mengawal kasus ini. Kalau ini tidak dikawal akan menjadi preseden buruk dan catatan buruk negara gagal mengungkap kasus ini,"ungkapnya. 

Direktur Bakumsu, Juniaty Aritonang, M. Sos menyampaikan, dalam kasus yang dialami Andrie Yunus, terlihat memang ada sesuatu yang sistematis yang terencana. Fakta yang terjadi ini dilakukan orang-orang yang terorganisir dan berpengalaman. "Dugaan kuat saya, memang ada nuansa muatan TNI, Mengapa? Karena kerja-kerja Andrie sebelumnya dalam RUU TNI dia sangat vokal mengkritisi kebijakan tersebut, kalau berkaca dari tuntutan yg terjadi, saat dia mengkritisi UU TNI disitu dia mengalami percobaan pembunuhan,"jelas Juniaty. 

Dari sisi sosial politik, lanjut Juniaty, ini merupakan upaya oembungkaman suara-suara kritis. Andrie salah satu contoh kasus, bagaimana aparat negara melakukan pembungkaman suara-suara kritis dari masyarakat sipil. 

Sementara, Ketua Badko HMI Sumut, Yusril Mahendra Butar-butar menambahkan, dalam pernyataan sikapnya Badko HMI Sumut mengutuk keras penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sebagai bentuk kekerasan yang tidak berprikemanusiaan dan bertentangan dengan nilai-nilai Islam, prinsip kemanusiaan universal, serta cita-cita konstitusi RI. Badko HMI Sumut juga menegaskan bahwa teror terhadap aktivis merupakan ancaman serius terhadap demokrasi, kebebasan sipil dan perjuangan masyarakat dalam menegakkan keadilan dan HAM. 

"Mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan , profesional dan independen termasuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat baik sebagai pelaku langsung maupun aktor intelektual di balik peristiwa. Menuntut negara untuk menjamin perlindungan yang nyata terhadap para pembela HAM, aktivis masyarakat sipil dan seluruh warga negara yang memperjuangkan nilai keadilan dan kemanusiaan,"tukasnya. (Tim)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 16:59:27 +0800 amr
Harumkan Nama Sumbawa, Dua Santriwati PMI Dea Malela Tembus Konferensi Internasional UIII 2026 https://amarmedia.co.id/harumkan-nama-sumbawa-dua-santriwati-pmi-dea-malela-tembus-konferensi-internasional-uiii-2026 https://amarmedia.co.id/harumkan-nama-sumbawa-dua-santriwati-pmi-dea-malela-tembus-konferensi-internasional-uiii-2026 Harumkan Nama Sumbawa, Dua Santriwati PMI Dea Malela Tembus Konferensi Internasional UIII 2026

Sumbawa.Amarmedia.co.id -- Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dua santriwati Pesantren Modern Internasional Dea Malela (PMI Dea Malela), Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Rizkia Hadianty dan Tiara Nuzula Ramadhani, terpilih menjadi pemakalah dalam ajang bergengsi The 5th Faculty of Education Annual Conference 2026.

Konferensi internasional yang mengusung tema "Transforming Education for Future Generations: Advancing Global Justice and Innovation" ini diselenggarakan oleh Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) pada 1-2 April 2026.

Kedua siswi tersebut akan memaparkan hasil penelitian mereka yang mengangkat isu krusial di dunia pendidikan dan sosial.

Rizkia Hadianty dengan judul makalah: "The Impact of Deep Learning Approach on Student Anxiety in Mathematics Learning at Dea Malela Junior High School" dan Tiara Nuzula Ramadhani dengan judul makalah: "Analysis of the Impact of Verbal Bullying on Anxiety Disorders in Adolescents in Lenangguar Village."

Sekretaris PMI Dea Malela, Amiruddin, S.Pd, M.Si menjelaskan, capaian ini mempertegas posisi SMA Dea Malela sebagai Center of Educational Excellence yang mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga kompeten dalam dunia riset dan akademik internasional.

Karena itu, lanjut Amiruddin, keikutsertaan mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran bagi transformasi pendidikan masa depan yang lebih inklusif dan inovatif. (AM)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 12:58:58 +0800 amr
Sekda Sumbawa DR. H. Budi Prasetiyo Tunaikan Zakat Mal Melalui BAZNAS, Ajak ASN dan Masyarakat Optimalkan Zakat Serta Perkuat Kepedulian Sosial https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-dr-h-budi-prasetiyo-tunaikan-zakat-mal-melalui-baznas-ajak-asn-dan-masyarakat-optimalkan-zakat-serta-perkuat-kepedulian-sosial https://amarmedia.co.id/sekda-sumbawa-dr-h-budi-prasetiyo-tunaikan-zakat-mal-melalui-baznas-ajak-asn-dan-masyarakat-optimalkan-zakat-serta-perkuat-kepedulian-sosial Sekda Sumbawa DR. H. Budi Prasetiyo Tunaikan Zakat Mal Melalui BAZNAS, Ajak ASN dan Masyarakat Optimalkan Zakat Serta Perkuat Kepedulian Sosial

Sumbawa,Amarmedia.co.id -  Selasa 17 Maret 2026 — Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendorong penguatan ekonomi umat melalui zakat kembali ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, secara resmi menunaikan zakat mal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa dalam kegiatan yang berlangsung khidmat, bertempat di ruang kerja Sekda.

Penyerahan zakat tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., yang didampingi oleh Wakil Ketua I Dr. M. Ihsan Safitri, M.Si., Wakil Ketua II Lukman Hamim, S.H., M.Si., Wakil Ketua IV M. Lutfi Makki, M.Si., serta Sekretaris BAZNAS Dr. Supriyadi, S.HI., M.HI.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian keteladanan pimpinan daerah, setelah sebelumnya Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa juga telah lebih dahulu menunaikan zakat melalui BAZNAS. Kini, Sekda sebagai pimpinan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sumbawa turut menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung gerakan zakat sebagai instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut. Penunaian zakat ini tidak hanya menjadi simbol ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Dr. H. Budi Prasetiyo menyampaikan bahwa zakat memiliki peran strategis, tidak hanya dalam dimensi ibadah, tetapi juga dalam pembangunan sosial dan ekonomi umat.

“Zakat adalah bentuk ketaatan kita kepada Allah SWT sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama. Melalui zakat, kita tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menghadirkan keberkahan dalam kehidupan. Apa yang kita lakukan hari ini diharapkan menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh ASN dan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran berzakat di kalangan ASN maupun masyarakat luas. Ia menyampaikan bahwa kontribusi melalui BAZNAS tidak hanya terbatas pada infak dan sedekah, tetapi juga harus ditingkatkan pada kewajiban zakat secara menyeluruh.

Dalam himbauannya, Sekda menekankan bahwa ke depan seluruh ASN dan masyarakat yang telah memenuhi syarat wajib zakat diharapkan dapat menunaikan zakat pendapatan atau zakat profesi melalui BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

“Kami mengimbau kepada seluruh ASN dan masyarakat Sumbawa, tidak hanya menunaikan infak dan sedekah melalui BAZNAS, namun ke depan juga diharapkan dapat menunaikan zakat pendapatan (zakat profesi) bagi yang telah mencapai nisab atau memenuhi kewajiban zakat, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Menurutnya, optimalisasi zakat profesi memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam mendukung program pengentasan kemiskinan, bantuan sosial, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi umat di Kabupaten Sumbawa.

Sekda juga menambahkan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai teladan di tengah masyarakat. Dengan memberikan contoh nyata dalam menunaikan zakat, diharapkan akan tumbuh kesadaran kolektif yang lebih luas.

“ASN harus menjadi pelopor dan teladan. Jika kita memulai dari diri sendiri, maka masyarakat akan ikut bergerak. Dengan kebersamaan, kita bisa membangun Sumbawa yang lebih adil, sejahtera, dan penuh keberkahan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kepercayaan yang terus diberikan oleh jajaran pemerintah daerah, khususnya Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Bapak Sekda. Ini adalah teladan luar biasa yang menunjukkan komitmen pimpinan daerah dalam mendukung pengelolaan zakat yang terstruktur dan tepat sasaran. Kepercayaan ini menjadi amanah bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Sumbawa siap mendukung penuh himbauan pemerintah daerah, khususnya dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat profesi di kalangan ASN.

“Kami siap memfasilitasi pengumpulan zakat, termasuk zakat profesi, secara profesional, transparan, dan akuntabel. Potensi zakat di Kabupaten Sumbawa sangat besar. Jika dikelola secara optimal, maka akan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dana zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program unggulan, seperti bantuan pendidikan, layanan kesehatan, bantuan sosial, serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu.

“Zakat yang ditunaikan hari ini adalah harapan bagi banyak orang. Ini adalah bentuk gotong royong dalam bingkai keimanan. Kami memastikan bahwa setiap amanah yang diberikan akan dikelola dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab dalam mengelola amanah umat, pengurus BAZNAS Kabupaten Sumbawa senantiasa menjalankan prinsip-prinsip syariat dalam setiap proses penghimpunan zakat, infak, dan sedekah. Salah satu wujudnya adalah melaksanakan doa bagi para muzakki dan munfik, sebagaimana yang diperintahkan dalam Al-Qur’an, sebagai bentuk penghargaan dan harapan atas keberkahan harta yang telah ditunaikan.

Usai prosesi penyerahan zakat mal tersebut, jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Sumbawa secara langsung memanjatkan doa untuk Dr. H. Budi Prasetiyo sebagai muzakki. Doa tersebut dipanjatkan agar zakat yang ditunaikan diterima oleh Allah SWT, dilipatgandakan pahalanya, serta membawa keberkahan bagi kehidupan dan tugas pengabdian yang dijalankan. (AM)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 12:53:57 +0800 amr
SMAN 2 Sumbawa Besar Tembus 10 Besar NTB, Kini Jadi Alternatif Sekolah Favorit di Sumbawa https://amarmedia.co.id/sman-2-sumbawa-besar-tembus-10-besar-ntb-kini-jadi-alternatif-sekolah-favorit-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/sman-2-sumbawa-besar-tembus-10-besar-ntb-kini-jadi-alternatif-sekolah-favorit-di-sumbawa SMAN 2 Sumbawa Besar Tembus 10 Besar NTB, Kini Jadi Alternatif Sekolah Favorit di Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) per 16 Maret 2026, SMA Negeri 2 Sumbawa Besar sukses mengukuhkan posisinya dalam jajaran elit pendidikan dengan menembus 10 Besar SMA Terbaik di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut Ketua Ikatan Alumni  SMAN 2 Sumbawa Besar (IKA - Smanda) H Zohran SH,Prestasi ini menempatkan sekolah yang akrab disapa Smanda ini sebagai SMA Negeri terbaik kedua di Kabupaten Sumbawa, tepat di bawah SMAN 1 Sumbawa Besar. "Keberhasilan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bagi masyarakat bahwa kualitas pendidikan unggulan kini semakin merata di Bumi Samawa" ujarnya Rabu 18 Maret 2026.

Dalam rilis data tersebut, SMAN 2 Sumbawa Besar menempati peringkat ke-10 tingkat provinsi dengan raihan 83 prestasi membanggakan. Menariknya, jika dikerucutkan pada jenjang SMA Negeri (di luar jalur Madrasah Aliyah), posisi Smanda semakin kompetitif di level regional.

 

Lonjakan prestasi Smanda merupakan buah dari transformasi strategis yang dirancang untuk menciptakan "pilihan favorit baru" bagi calon siswa. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi NTB di mana mutasi kepemimpinan dari SMAN 1 ke SMAN 2 diharapkan mampu menduplikasi kultur juara dan manajemen prestasi.

Solusi PPDB: Tidak Harus Bertumpu di Satu Sekolah

Fenomena membludaknya pendaftar di SMAN 1 Sumbawa Besar setiap tahunnya sering kali menjadi tantangan besar, baik bagi pihak sekolah maupun orang tua siswa. Dengan munculnya Smanda sebagai kekuatan baru di peringkat 10 besar NTB, masyarakat kini memiliki alternatif sekolah unggulan yang secara kualitas telah teruji secara nasional.

"Kehadiran SMAN 2 sebagai alternatif sekolah favorit sangat penting agar konsentrasi pendaftar tidak hanya tertuju pada satu titik. Dengan prestasi yang ada saat ini, orang tua tidak perlu ragu lagi. Smanda telah membuktikan diri mampu bersaing di level tertinggi," ujar H Orek ketua IKA Sekolah SMAN 2 Sumbawa Besar 

Berikut Peta 10 Besar SMA/MA Berprestasi di NTB (Data Puspresnas 2026):

  1. SMA Negeri 1 Mataram (Peringkat Nasional: 88  dengan jumlah Prestasi: 233)
  2. SMAN 1 Sumbawa Besar (Peringkat Nasional: 141 dengan Jumlah Prestasi: 186)
  3. SMAN 1 Selong (Peringkat Nasional: 184 dengan Jumlah Prestasi: 167)
  4. SMAN 1 Praya (Peringkat Nasional: 281 dengan Jumlah Prestasi: 132)
  5. SMAN 1 Kota Bima (Peringkat Nasional: 311 dengan  Jumlah Prestasi: 127)
  6. SMAN 5 Mataram (Peringkat Nasional: 451 dengan  Jumlah Prestasi: 104)
  7.  SMAN 1 Madapangga (Peringkat Nasional: 463  dengan Jumlah Prestasi: 102)
  8. MAN 2 Kota Bima (Peringkat Nasional: 540 dengan Jumlah Prestasi: 92)
  9. MAN 1 Sumbawa (Peringkat Nasional: 607 dengan  Jumlah Prestasi: 86)
  10. SMAN 2 Sumbawa Besar (Peringkat Nasional: 648 | Jumlah Prestasi: 83)

Dihubungi terpisah Kepala Sekolah SMAN 2 Sumbawa Besar Ainun Asmawati SPd MPd menjelaskan bahwa peningkatan peringkat nasional ke posisi 648 menjadi modal berharga bagi Smanda untuk terus bergerak maju. Dengan dukungan tenaga pendidik yang berdedikasi dan fasilitas yang terus dikembangkan, SMAN 2 Sumbawa Besar siap menyambut generasi emas Sumbawa yang ingin mengukir prestasi tanpa harus merasa terbebani dengan zonasi atau persaingan yang tidak sehat di satu sekolah saja.

"Kini, pilihan berada di tangan masyarakat. SMAN 2 Sumbawa Besar telah membuktikan bahwa prestasi bisa lahir dan tumbuh subur di mana saja, selama ada kemauan untuk terus melaju dan bergerak" pungkasnya. (AM)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 12:01:11 +0800 amr
Harmoni di Pantai Sentigi: Kades Luk Tekankan Toleransi di Tengah Tradisi Melasti dan Ramadan https://amarmedia.co.id/harmoni-di-pantai-sentigi-kades-luk-tekankan-toleransi-di-tengah-tradisi-melasti-dan-ramadan https://amarmedia.co.id/harmoni-di-pantai-sentigi-kades-luk-tekankan-toleransi-di-tengah-tradisi-melasti-dan-ramadan Harmoni di Pantai Sentigi: Kades Luk Tekankan Toleransi di Tengah Tradisi Melasti dan Ramadan

Sumbawa. Desa Luk, 18 Maret 2026 – Suasana khidmat menyelimuti pesisir Pantai Sentigi, Desa Luk, pagi ini Rabu 18 Maret 2026. Ratusan umat Hindu dari Dusun Bermang berkumpul untuk melaksanakan upacara Melasti, sebuah ritual penyucian diri dan benda sakral sebelum memasuki Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Luk, Junaidi SE, yang diundang khusus untuk memberikan sambutan. Kehadiran Kades Junaidi di tengah-tengah umat Hindu ini menjadi simbol nyata eratnya tali persaudaraan antarumat beragama di wilayah Luk.

Dalam sambutannya, Junaidi memberikan apresiasi mendalam atas pelaksanaan upacara yang berjalan tertib. Namun, pesan utamanya tertuju pada momentum langka yang terjadi tahun ini berdekatannya pelaksanaan Nyepi dengan bulan suci Ramadan serta persiapan Idul Fitri.

"Momentum tahun ini sangat spesial sekaligus menjadi ujian bagi kedewasaan kita dalam beragama. Saat saudara kita yang Hindu bersiap untuk Nyepi dalam keheningan, saudara kita yang Muslim juga sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Saya meminta seluruh warga Desa Luk untuk terus menjaga toleransi dan saling menghormati," ujar Junaidi di hadapan peserta Melasti.

Ia menambahkan bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekayaan yang harus dijaga agar Desa Luk tetap kondusif dan harmonis. (AM)

]]>
Wed, 18 Mar 2026 10:44:22 +0800 amr
Diskusi dan Buka Puasa Bersama, Ketua PGK Sumut ajak masyarakat dukung Kebijakan Pemerintah. https://amarmedia.co.id/diskusi-dan-buka-puasa-bersama-ketua-pgk-sumut-ajak-masyarakat-dukung-kebijakan-pemerintah https://amarmedia.co.id/diskusi-dan-buka-puasa-bersama-ketua-pgk-sumut-ajak-masyarakat-dukung-kebijakan-pemerintah Diskusi dan Buka Puasa Bersama, Ketua PGK Sumut ajak masyarakat dukung Kebijakan Pemerintah.

 

Medan, Di tengah situasi geopolitik global yang semakin memanas, generasi muda di Indonesia khususnya di Sumatera Utara diminta agar tetap fokus memberikan kontribusi positif bagi rakyat Indonesia. Salah satu cara dengan mendukung program-program pemerintah. 

"Kita berharap anak muda bisa semakin kompak dan semangat berkarya walaupun secara geopolitik global tidak menguntungkan karena perang. Walau demikian kita tetap fokus dan memberikan kontribusi positif bagi rakyat Indonesia,"jelas Ketua Umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumut, Hendra Hidayat, MSi di sela-sela kegiatan buka puasa bersama dan diskusi "Dukung Kebijakan Pemerintah", menuju Indonesia Emas 2045, Selasa (17/3) di Medan. 

Program-program pemerintah seperti, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih (KMP), Makan Bergizi Gratis (MBG) saling berkaitan untuk menuju Indonesia Emas 2045 degan keuntungan bonus demografi yang harus kita manfaatkan dengan optimal. Untuk itu, PKG Sumut kata Hendra, yang ada di tiap-tiap kabupaten/kita terus mendukung program-program pemerintah berkolaborasi dengan pemerintah daerah memberi dukungan dan pemantauan bagaimana program pemerintah ini berjalan dengan baik. 

"Harus kita bantu untuk mensukseskan semua program pemerintah yang saling berkaitan untuk mensejahterakan masyarakat, disisi lain adanya peperangan yang terjadi di Luar Negeri, kita harus tetap komitment mendukung setiap kebijakan Pemerintah, "jelasnya. 

Diskusi tersebut menghadirkan Narasumber akademisi sekaligus tenaga pendidik, Ninda Ulfa, MPd, dalam pemaparannya Ninda menyampaikan, Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada tantangan bonus demografi pada tahun 2045 mendatang. Tentunya, bonus demografi tidak bisa dicapai kalau hanya sekadar program saja. 

"Visi 2045 Indonesia yang mengharapkan menjadi negara yang maju dengan SDM yang unggul dan berdaya saing. Harus dimulai dari pemenuhan gizi. Sebab gizi dengan perkembangan intelektual sangat berhubungan. Anak dengan kecerdasan yang tinggi umumnya punya kecukupan gizi yang baik,"ungkapnya. 

Gizi, sebut Ninda, sangat berpengaruh pada kemampuan kecerdasan anak. Untuk menjawab tantangan pemenuhan gizi bagi anak Indonesia pemerintah meluncurkan program MBG. 

"Untuk meningkatkan status gizi masyarakat dan kualitas pendidikan. Negara coba hadir di lingkungan masyarakat dengan program MBG. Negara hadir dengan adil dan kesetaraan. Mari kita dukung program ini sambil melakukan pengawasan,"jelasnya.

"Manfaat lain, tingkat kehadiran siswa di sekolah lebih tinggi. Adanya program MBG anak-anak jadi suka hadir ke sekolah. Waktu libur, MBG tetap diberikan. Selain kecerdasan dan gizi terpenuhi, animo siswa ke sekolah lebih meningkat.

Setiap program yang dijalankan Pemerintah tentunya membawa dampak yang baik bagi masyarakat, sehingga perlu kita dukung, "tukasnya. (Tim)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 23:02:11 +0800 amr
Buka Bersama Pelaku Usaha, Gubernur Iqbal Deklarasikan NTB Sebagai Daerah Ramah Ekonomi https://amarmedia.co.id/buka-bersama-pelaku-usaha-gubernur-iqbal-deklarasikan-ntb-sebagai-daerah-ramah-ekonomi https://amarmedia.co.id/buka-bersama-pelaku-usaha-gubernur-iqbal-deklarasikan-ntb-sebagai-daerah-ramah-ekonomi Buka Bersama Pelaku Usaha, Gubernur Iqbal Deklarasikan NTB Sebagai Daerah Ramah Ekonomi

Mataram, Amarmedia.co.id - 16 Maret 2026 - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat ingin menjadi daerah yang ramah pada komunitas ekonomi dan bersahabat dengan pertumbuhannya. 

"Kami ingin menjadi pemerintah yang diurus bergaya corporative government agar tuning dan selaras dengan kalangan bisnis", ujar Gubernur Dr.HL Muhamad Iqbal dalam kegiatan buka puasa bersama pemangku kepentingan ekonomi dan pelaku bisnis di Pendopo, Senin (16/3/2026). 

Untuk itu, Gubernur mengatakan pemerintah provinsi siap menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi. Dirinya menyebut saat awal 2025, pemerintah mengakui banyak rencana pembangunan yang belum sesuai dengan rencana bisnis. 

"Jika kebutuhannya revisi rencana pembangunan maka kita akan proaktif memberikan dukungan pada investasi," tegasnya. 

Gubernur juga berharap dalam kegiatan ini para pelaku bisnis dapat memberikan pandangannya terkait perekonomian NTB dan pertumbuhannya sebagai upaya perbaikan dan peningkatan. 

Dirinya menyebut, benchmark RPJMD dengan visi misi Makmur Mendunia sebelum direvisi mengacu pada pertumbuhan 5,3 persen pada September 2024 sehingga Pemprov menetapkan target pertumbuhan 0,7 persen yang dinaikkan menjadi 6 persen di tahun 2025.

Sayangnya, crash yang terjadi di awal pemerintahan Iqbal Dinda disebabkan karena take off dari angka pertumbuhan minus 1,47 persen bukan 5,3 persen sesuai benchmark namun demikian berakhir dengan angka pertumbuhan 3,22 persen di tahun itu. 

Gubernur mengingatkan, dari perspektif target 6 persen, pertumbuhan gagal dicapai namun dari perspektif target kenaikan dari 0,70 naik 4,69 dalam kurun waktu setahun. 

"Mudah mudahan momentum kenaikan ini bisa sama sama kita jaga di tahun ini dengan target diatas 6 persen dengan tantangan faktor ekonomi global, nasional dan daerah," pungkasnya. 

Acara Buka Bersama yang diinisiasi Biro Ekonomi Pemprov NTB dihadiri pemangku kepentingan ekonomi, pelaku bisnis dan investor. (AM/jmy/her/kominfotikntb)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 22:13:29 +0800 amr
Sinergi Literasi Global: Bunda Literasi NTB dan Konjen RRT Dorong Kemandirian Masyarakat Melalui Pengetahuan https://amarmedia.co.id/sinergi-literasi-global-bunda-literasi-ntb-dan-konjen-rrt-dorong-kemandirian-masyarakat-melalui-pengetahuan https://amarmedia.co.id/sinergi-literasi-global-bunda-literasi-ntb-dan-konjen-rrt-dorong-kemandirian-masyarakat-melalui-pengetahuan Sinergi Literasi Global: Bunda Literasi NTB dan Konjen RRT Dorong Kemandirian Masyarakat Melalui Pengetahuan

Mataram.Amarmedia.co.id Momentum bulan suci Ramadhan menjadi panggung penguatan kolaborasi internasional dalam memajukan literasi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bunda Literasi NTB, Sinta Agathia M Iqbal, bersama Konsul Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar, Zhang Zhisheng, menegaskan komitmen bersama untuk membangun masa depan generasi muda melalui akses pengetahuan yang lebih luas.

Konjen RRT, Zhang Zhisheng, dalam sambutannya menekankan filosofi bahwa pengetahuan adalah "makanan" bagi akal yang mampu memutus rantai kemiskinan secara permanen. Ia berbagi pengalaman sejarah China yang berhasil meningkatkan angka literasi dari di bawah 10% menjadi hampir menyeluruh melalui kerja keras para pengajar.

"Satu-satunya cara membuat orang keluar dari kemiskinan adalah memberikan mereka pengetahuan. Jika mereka memiliki uang, mereka memiliki makanan, tapi setelah uang habis mereka akan kesulitan lagi. Dengan pengetahuan, mereka bisa membangun hidup sendiri," ujar Zhang Zhisheng. 

Beliau juga menyoroti harmoni kehidupan 20 juta umat Muslim di China yang didukung oleh fasilitas lebih dari 40.000 masjid sebagai bentuk kedekatan budaya dengan masyarakat Indonesia.

Bunda Literasi NTB, Sinta Agathia M Iqbal, mengapresiasi kehadiran Konjen RRT sebagai bentuk dukungan moral bagi para relawan. Ia berharap kerja sama ini dapat berkembang ke arah yang lebih strategis, terutama dalam mendukung gerakan literasi yang dijalankan oleh anak-anak muda di NTB.

"Harapannya, apa yang dibagikan dari teman-teman Konjen China di Denpasar ini bisa menambah keceriaan dan semangat kita untuk terus bergerak. Kita ingin menceritakan kepada Mr. Zhang apa gerakan yang kita lakukan di sini, siapa tahu ke depan kita bisa bekerja sama di bidang literasi karena masa depan ada di tangan teman-teman semua," ungkap Sinta Agathia.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Ashari, SH., MH., menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Bunda Literasi, NTB telah menunjukkan perkembangan signifikan. NTB menjadi satu-satunya provinsi yang menyelenggarakan Kemah Literasi disertai pengukuhan Bunda Literasi Desa se-NTB untuk menggerakkan kreativitas hingga ke tingkat akar rumput.

Selanjutnya pembagian paket buk secara simbolis untuk perwakilan dari 16 komunitas relawan literasi se-Pulau Lombok ini menjadi ajang diskusi mengenai potensi kolaborasi teknologi dan edukasi. 

Pihak Dinas Perpustakaan menyambut baik rencana bantuan dari Konsulat China untuk pengembangan Perpustakaan NTB ke depan demi meningkatkan minat baca masyarakat di seluruh provinsi.

Sinta Agathia juga berharap gerakan ini dapat terus meluas, tidak hanya di Pulau Lombok tetapi juga menjangkau rekan-rekan relawan di Pulau Sumbawa untuk menciptakan ekosistem literasi yang merata.(AM/san/diskominfotik)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 22:06:04 +0800 amr
Juliansyah SE: Sinergi Pemda dan Perusahaan Adalah Wujud "Harapan Rakyat" untuk Pulihkan Ropang https://amarmedia.co.id/juliansyah-se-sinergi-pemda-dan-perusahaan-adalah-wujud-harapan-rakyat-untuk-pulihkan-ropang https://amarmedia.co.id/juliansyah-se-sinergi-pemda-dan-perusahaan-adalah-wujud-harapan-rakyat-untuk-pulihkan-ropang Juliansyah SE: Sinergi Pemda dan Perusahaan Adalah Wujud "Harapan Rakyat" untuk Pulihkan Ropang

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id  (17 Maret 2026)— Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Demokrat, Juliansyah, SE, memberikan pernyataan tegas sekaligus apresiatif terkait penanganan pasca-banjir yang melanda Kecamatan Ropang. Sebagai putra asli Ropang yang duduk di kursi legislatif dari Dapil Dua, ia menekankan bahwa beban berat yang dipikul 305 KK terdampak hanya bisa diringankan melalui semangat gotong royong antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.

Juliansyah secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, respon cepat pemerintah dalam mendistribusikan bantuan logistik sesaat setelah bencana terjadi adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah kesulitan warga.

"Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah yang sangat responsif. Bantuan logistik yang telah masuk sangat berarti bagi warga kami di Ropang dalam melewati masa-masa kritis pasca-banjir. Ini adalah bukti bahwa pemerintah tidak membiarkan rakyatnya berjuang sendirian," ujar sosok yang dikenal sebagai pembawa aspirasi "Harapan Rakyat" ini.

Komitmen Perusahaan: Bukan Sekadar Mitra, Tapi Bahu-Membahu

Terkait hadirnya bantuan dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dan PT Intam, Juliansyah menilai hal tersebut sebagai sinyal positif kemitraan di wilayah Ropang. Bantuan berupa beras, air mineral, dan mie instan yang disalurkan merupakan bentuk empati yang patut dicontoh.

Namun, Politisi Demokrat ini mengingatkan bahwa Ropang membutuhkan komitmen yang lebih besar dari sekadar bantuan darurat. Ia mengajak perusahaan-perusahaan yang melakukan eksplorasi di wilayah tersebut untuk menjadi bagian dari "Pasukan Harapan Rakyat" dalam membangun kembali infrastruktur yang rusak.

"Banjir ini merusak jalan dan fasilitas umum. Mengingat keterbatasan APBD dan adanya pemotongan dana desa yang signifikan, kami mengetuk hati manajemen perusahaan untuk bahu-membahu bersama kami. Mari kita bergotong royong memperbaiki infrastruktur agar urat nadi ekonomi warga Ropang kembali pulih," tegasnya.

Bagi Juliansyah, memastikan Ropang bangkit kembali adalah janji politik dan moral. Ia menegaskan bahwa Partai Demokrat akan terus mengawal proses pemulihan ini hingga tuntas.

"Sesuai instruksi partai untuk selalu bersama rakyat, kami di DPRD akan memastikan bahwa sinergi antara investasi (perusahaan) dan kepentingan rakyat harus berjalan selaras. Perusahaan harus menjadi saudara yang saling membantu saat saudaranya tertimpa kesulitan. Kita bangun Ropang secara bersama-sama, karena Ropang adalah rumah kita bersama," tutup Juliansyah dengan nada optimis.(AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 21:53:04 +0800 amr
PT Intam Hadir sebagai "Saudara" bagi Warga Ropang: Komitmen Perusahaan di Tengah Musibah Banjir https://amarmedia.co.id/pt-intam-hadir-sebagai-saudara-bagi-warga-ropang-komitmen-perusahaan-di-tengah-musibah-banjir https://amarmedia.co.id/pt-intam-hadir-sebagai-saudara-bagi-warga-ropang-komitmen-perusahaan-di-tengah-musibah-banjir PT Intam Hadir sebagai "Saudara" bagi Warga Ropang: Komitmen Perusahaan di Tengah Musibah

ROPANG, SUMBAWA (17 Maret 2026) — Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya, PT Intam bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak musibah banjir di Kecamatan Ropang, Kamis (17/3).

Banjir yang melanda pada Minggu (15/3) lalu telah membawa dampak signifikan bagi 305 kepala keluarga serta sejumlah infrastruktur. Bagi PT Intam, musibah ini bukan sekadar angka statistik, melainkan duka mendalam yang juga dirasakan oleh keluarga besar perusahaan.

Bukan Sekadar Mitra, Tapi Saudara

Melalui Bagian Operasional yang diwakili oleh Randy, PT Intam menyerahkan bantuan berupa puluhan dus air mineral dan mie instan sebagai langkah tanggap darurat untuk meringankan beban harian warga.

Perusahaan menegaskan bahwa kehadiran PT Intam di wilayah Ropang bukan semata-mata untuk urusan eksplorasi, melainkan untuk tumbuh dan saling menguatkan bersama masyarakat.

"Kami memandang masyarakat Ropang bukan sekadar mitra, tetapi adalah saudara. Di masa sulit seperti ini, sudah menjadi kewajiban moral bagi kami untuk hadir dan membantu sebisa mungkin. Kami ingin warga merasakan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi ujian ini," ujar perwakilan manajemen PT Intam

Penyaluran bantuan ini dilakukan berbarengan dengan aksi serupa dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Sinergi antar-perusahaan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan psikologis dan fisik warga terdampak.

Menanggapi harapan Anggota DPRD Sumbawa, Juliansyah, SE, mengenai kontribusi jangka panjang terhadap perbaikan infrastruktur, PT Intam menyambut baik aspirasi tersebut. Sebagai bagian dari ekosistem di Ropang, perusahaan berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang intens dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat guna mendiskusikan langkah-langkah pemulihan pasca-bencana yang lebih berkelanjutan.

PT Intam menyadari bahwa tantangan di lapangan pasca-banjir masih cukup besar, terutama terkait akses jalan dan fasilitas umum. Dengan semangat "saling menjaga dalam kesulitan", perusahaan akan terus memantau perkembangan situasi di Ropang untuk memastikan kontribusi yang diberikan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.

"Semoga bantuan yang tidak seberapa ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Ropang. Kami mendoakan agar situasi segera pulih dan masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan normal," pungkasnya.(AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 21:39:53 +0800 amr
Duka Ropang Terobati: PT AMNT dan PT Intam Hadir Ringankan Beban 305 KK Terdampak Banjir https://amarmedia.co.id/duka-ropang-terobati-pt-amnt-dan-pt-intam-hadir-ringankan-beban-305-kk-terdampak-banjir https://amarmedia.co.id/duka-ropang-terobati-pt-amnt-dan-pt-intam-hadir-ringankan-beban-305-kk-terdampak-banjir Duka Ropang Terobati: PT AMNT dan PT Intan Hadir Ringankan Beban 305 KK Terdampak Banjir

SUMBAWA BESAR,Amarmedia.co.id  (17 Maret 2026) – Banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Ropang pada Minggu (15/3) lalu menyisakan duka mendalam bagi 305 kepala keluarga (KK) terdampak. Selain merendam rumah warga, bencana tersebut juga merusak sejumlah fasilitas umum, termasuk infrastruktur jalan.

Di tengah kondisi tersebut, beban masyarakat sedikit terobati dengan hadirnya kepedulian dari sejumlah pihak. Di antaranya bantuan dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dan PT Intam, dua perusahaan yang melakukan kegiatan eksplorasi di wilayah setempat. Bantuan disalurkan pada Kamis (17/3/2026) untuk meringankan beban warga terdampak.

Dari PT AMNT, bantuan diserahkan melalui Tim External Relation dan Tim Social Impact. Bantuan tersebut berupa 150 dus air mineral, 135 dus mie instan, serta beras sebanyak 300 kilogram.

Sementara itu, PT Intam melalui Bagian Operasional yang diwakili Randy, turut menyerahkan bantuan berupa 25 dus air mineral dan 25 dus mie instan.

Anggota DPRD Sumbawa, Juliansyah, SE, menyampaikan apresiasi atas kepedulian kedua perusahaan tersebut. Ia menilai bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.

Namun demikian, politisi Demokrat ini juga berharap agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Ropang dan sekitarnya dapat berkontribusi lebih jauh, khususnya dalam membantu perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir.

Menurut putra asli Ropang tersebut, kemampuan anggaran daerah saat ini sangat terbatas. Terlebih lagi, dana desa mengalami pemotongan yang cukup signifikan, sehingga diperlukan dukungan dari berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan pasca bencana di wilayah tersebut. (AM/SR)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 21:15:03 +0800 amr
TPA Raberas Nyaris Overload, DLH Sumbawa Minta Warga Tahan Buang Sampah di Hari Lebaran https://amarmedia.co.id/tpa-raberas-nyaris-overload-dlh-sumbawa-minta-warga-tahan-buang-sampah-di-hari-lebaran https://amarmedia.co.id/tpa-raberas-nyaris-overload-dlh-sumbawa-minta-warga-tahan-buang-sampah-di-hari-lebaran TPA Raberas Nyaris Overload, DLH Sumbawa Minta Warga Tahan Buang Sampah di Hari Lebaran

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa mengeluarkan himbauan khusus bagi seluruh masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Warga diminta untuk tidak mengeluarkan atau membuang sampah rumah tangga pada hari pertama dan kedua lebaran.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup melalui Kepala Bidang Persampahan dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), Aryan Perdana Putra, S.Si, M.Ling pada Selasa (17/03/2026). 

Apresiasi untuk Petugas Kebersihan

Aryan menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk memberikan penghormatan kepada para petugas kebersihan yang selama ini bekerja tanpa lelah menjaga wajah kota.

"Menunda membuang sampah selama hari raya memberikan kesempatan kumpul keluarga kepada teman-teman pasukan persampahan yang sudah setiap hari mengurus sampah kita. Ini adalah bentuk apresiasi kita atas dedikasi mereka," ujar Aryan yang juga ketua KNPI kabupaten Sumbawa ini.

Selain faktor kemanusiaan, kondisi teknis tempat pembuangan akhir juga menjadi alasan kuat. Menurut data DLH, rata-rata volume sampah yang dihasilkan masyarakat Sumbawa mencapai 290 ton setiap hari.

"Jika kita bisa mengelola sampah secara mandiri di rumah selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri, itu akan sangat membantu mengurangi beban di TPA Raberas yang saat ini kondisinya sudah hampir overload (melebihi kapasitas)," tambahnya.

Titik Penitipan Sampah Darurat

Bagi masyarakat yang memiliki keperluan mendesak atau khusus sehingga harus membuang sampah, DLH telah menyediakan titik-titik kontainer sampah strategis di beberapa lokasi berikut:

  1. Jl. Yos Sudarso: Depan Kodim – Toko Mawar Motor (Kel. Bugis/Uma Sima).
  2. Jl. Yos Sudarso:Depan Pasar Seketeng.
  3. Jl. Yos Sudarso: Depan SMPN 3 Sumbawa.
  4. Jl. Lintas Sumbawa Bima: Tugu Kuda (Kel. Pekat).
  5. Pasar Milenial Brang Bara.
  6. Jl. Dr. Sutomo: Depan Asrama Lama – Gang Karang Cemes (Kel. Pekat).
  7. Depan Pasar Brang Biji.
  8. Depan Pasar Labuhan Sumbawa.

Di akhir keterangannya, Aryan mengucapkan selamat merayakan hari kemenangan kepada seluruh masyarakat. "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mari kita jaga kesucian hari raya dengan juga menjaga kebersihan lingkungan kita." (AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 21:08:56 +0800 amr
Dominasi Pulau Sumbawa, SMAN 1 Sumbawa Besar Melaju Pesat ke Peringkat 2 Terbaik NTB https://amarmedia.co.id/dominasi-pulau-sumbawa-sman-1-sumbawa-besar-melaju-pesat-ke-peringkat-2-terbaik-ntb https://amarmedia.co.id/dominasi-pulau-sumbawa-sman-1-sumbawa-besar-melaju-pesat-ke-peringkat-2-terbaik-ntb Dominasi Pulau Sumbawa, SMAN 1 Sumbawa Besar Melaju Pesat ke Peringkat 2 Terbaik NTB

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – SMA Negeri 1 Sumbawa Besar kembali menorehkan tinta emas di panggung pendidikan nasional. Berdasarkan rilis data terbaru Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) per Maret 2026, sekolah yang dikenal dengan julukan "Smanika" ini berhasil melesat ke peringkat 141 Nasional dan mengukuhkan posisinya sebagai peringkat ke-2 terbaik se-Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Sekolah SMAN 1 Sumbawa Besar Muhammad Ihsan SS.M.Pd dalam keterangannya mengatakan pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata dedikasi seluruh sivitas akademika dalam menjaga mutu pendidikan yang berkualitas. "Dengan total 186 prestasi yang tercatat, SMAN 1 Sumbawa Besar menjadi satu-satunya sekolah dari Kabupaten Sumbawa yang berhasil menembus daftar lima besar sekolah berprestasi di tingkat provinsi" jelasnya.

Kemudian lanjutnya, dalam peta persaingan pendidikan di NTB, SMAN 1 Sumbawa Besar menunjukkan taji yang luar biasa. Berikut adalah peta kekuatan lima sekolah dengan prestasi tertinggi di NTB berdasarkan data Puspresnas Maret 2026:

Peringkat Pertama  SMA Negeri 1 Mataram (Peringkat Nasional: 88 dengan Jumlah Prestasi: 233).

Peringkat kedua :  SMAN 1 Sumbawa Besar (Peringkat Nasional: 141 dengan Jumlah Prestasi: 186).

Peringkat Ketiga:  SMAN 1 Selong (Peringkat Nasional: 184 dengan Jumlah Prestasi: 167).

Peringkat ke Empat : . SMAN 1 Praya (Peringkat Nasional: 281 dengan Jumlah Prestasi: 132).

Peringkat Kelima :  SMAN 1 Kota Bima (Peringkat Nasional: 311 Jumlah Prestasi: 127).

Keberhasilan ini menempatkan SMAN 1 Sumbawa Besar sebagai pemimpin prestasi di Pulau Sumbawa, sekaligus pesaing utama bagi sekolah-sekolah unggulan di ibu kota provinsi.

Konsistensi di Jalur Prestasi

Prestasi gemilang di tahun 2026 ini melengkapi rekam jejak panjang sekolah. Sebelumnya, pada tahun 2022, SMAN 1 Sumbawa Besar telah diakui sebagai salah satu sekolah terbaik di Pulau Sumbawa. Tak berhenti di situ, pada ajang AISO 2023, sekolah ini juga menyabet penghargaan sebagai sekolah yang aktif, informatif secara teknologi, dan berprestasi.

"Semoga dengan pencapaian ini menjadikan SMAN 1 Sumbawa Besar konsisten menjaga mutu pendidikan yang berkualitas sesuai dengan slogannya Prestasi, Partisipasi, Kreasi, dan Inovasi" pungkasnya.

Atas prestasi tersebut Komite Sekolah menyambut gembira "Alhamdulillah wa sukrillah," ungkap M. Tahud, selaku perwakilan Komite Sekolah, menanggapi pencapaian ini dengan rasa syukur yang mendalam.

Senada dengan hal tersebut, Muttaqin ST. MSi. turut memberikan apresiasinya, "Masya Allah tabarakallah, ini adalah hasil kerja keras kolektif yang luar biasa."

Peringkat 141 nasional dari ribuan sekolah di Indonesia bukanlah perkara mudah. Dengan raihan 186 prestasi, SMAN 1 Sumbawa Besar membuktikan bahwa batasan geografis bukan penghalang untuk bersaing dengan sekolah-sekolah elite di Jakarta, Yogyakarta, maupun kota besar lainnya.

Pihak Komite Sekolah berharap untuk terus berinovasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik. (AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 18:07:07 +0800 amr
KONI Sumbawa "Pasang Pagar" Perlindungan: Gandeng BPJS Ketenagakerjaan demi Keselamatan Atlet Porprov 2026 https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-pasang-pagar-perlindungan-gandeng-bpjs-ketenagakerjaan-demi-keselamatan-atlet-porprov-2026 https://amarmedia.co.id/koni-sumbawa-pasang-pagar-perlindungan-gandeng-bpjs-ketenagakerjaan-demi-keselamatan-atlet-porprov-2026 KONI Sumbawa "Pasang Pagar" Perlindungan: Gandeng BPJS Ketenagakerjaan demi Keselamatan Atlet Porprov 2026

SUMBAWA.Amarmedia.co.id (17 Maret 2026) — Menjelang perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa mengambil langkah progresif. Tidak hanya mematangkan taktik dan fisik, KONI resmi menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan "sabuk pengaman" berupa jaminan perlindungan bagi seluruh atlet dan official.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kontingen Sumbawa yang akan berlaga pada 19 hingga 25 Juli 2026 mendatang dapat bertanding dengan fokus penuh tanpa dibayangi kekhawatiran akan risiko cedera atau kecelakaan kerja.

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menegaskan bahwa mengejar medali emas memang target utama, namun keselamatan manusia di balik prestasi tersebut adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.

“Kami ingin atlet kita berangkat dengan mental juara dan pulang dengan kebanggaan. Melalui kerja sama ini, seluruh kontingen terdaftar dalam program jaminan sosial. Ini adalah bentuk komitmen kami: negara hadir di setiap tetes keringat atlet yang berjuang demi nama daerah,” tegas Abdul Rafiq.

Kerja sama ini mencakup poin-poin krusial yang memberikan ketenangan bagi para patriot olahraga Sumbawa:

Pertama ; Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK):

Perlindungan atas risiko kecelakaan yang terjadi saat proses latihan, perjalanan menuju arena, hingga saat pertandingan berlangsung.

Kedua : Manfaat Medis.

Penanganan medis tanpa batas biaya sesuai kebutuhan medis bagi atlet yang mengalami insiden saat bertugas.

Ketiga : Mitigasi Risiko

Memberikan jaminan finansial bagi keluarga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan (risiko kematian atau cacat).

Dengan adanya proteksi dari BPJS Ketenagakerjaan, KONI berharap vibes positif ini menular ke performa di lapangan. Atlet tidak perlu lagi ragu untuk tampil all-out, karena risiko yang mungkin terjadi telah ter-mitigasi secara profesional.

Inisiatif ini pun mempertegas posisi Sumbawa sebagai daerah yang sangat menghargai jasa para pahlawan olahraganya. Sesuai dengan semangat yang diusung: “Berprestasi dengan Aman, Sumbawa Bisa!(AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 13:05:32 +0800 amr
Bersama Konjen Tiongkok, LKKS NTB Salurkan Paket Sembako kepada Kelompok Masyarakat Rentan di Kota Mataram https://amarmedia.co.id/bersama-konjen-tiongkok-lkks-ntb-salurkan-paket-sembako-kepada-kelompok-masyarakat-rentan-di-kota-mataram https://amarmedia.co.id/bersama-konjen-tiongkok-lkks-ntb-salurkan-paket-sembako-kepada-kelompok-masyarakat-rentan-di-kota-mataram Bersama Konjen Tiongkok, LKKS NTB Salurkan Paket Sembako kepada Kelompok Masyarakat Rentan di Kota Mataram

Mataram.Amarmedia.co.id- Sebanyak 70 paket sembako dibagikan kepada kelompok masyarakat rentan di kota Mataram. Kegiatan diinisiasi oleh Lembaga Koordinasi Keluarga Sosial (LKKS) provinsi NTB bersama Konsulat Jenderal Tiongkok Denpasar.

Ketua umum LKKS NTB Sinta Agathia Iqbal dalam sambutannya mengungkapkan, bantuan ini sebagai kasih sayang serta kepedulian pemerintah kepada sesama khususnya kaum yang membutuhkan. 

“Jadi bapak ibu, ini artinya bapak ibu dapat perhatian. Bukan dari kami saja ternyata masih banyak yang peduli kepada bapak ibu termasuk Konjen Tiongkok," jelas Bunda Sinta di acara penyerahan bantuan kepada masyarakat kelompok rentan di Aula Gedung LKKS Senin (16/3/2026).

Selanjutnya Bunda Sinta diakhir sambutan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus LKKS provinsi dan kabupaten kota atas kegiatan yang telah diselenggarakan dari awal sampai penutup.

“Terima kasih kepada pengurus LKKS. Habis idul fitri masih banyak PR yang harus kita kerjakan, tetap semangat,” pesannya.

Sementara itu Konsulat Jendral Republik Rakyat Tiongkok Zhang Zhiseng sangat mengapresiasi dan senang atas program yang diinisiasi oleh LKKS NTB. Ia juga menyampaikan orang tiongkok sejak lama sudah menjalin hubungan baik dengan indonesia sebelum bangsa eropa menjajah.

Untuk itu, ia merasa bangga berada di NTB, karena menurutnya NTB dengan mayoritas muslim memiliki kerukunan bergama yang baik, dengan agama lainnya.

 “China yang memiliki 20 juta ummat muslimya tentu akan memilih NTB untuk belajar bertoleransi, " jelas Zheng.

Sebelumnya Ketua Harian LKKS NTB Andi Purna Henderi dalam laporannya menyebut bahwa program berbagi sudah dilakukan sejak tanggal 11 Ramadan lalu. Ia menambahkan kegiatan tersebut bukan hanya bersifat seremonial namun sudah menjadi kewajiban bagi LKKS.

“Ini adalah kewajiban kita. Dan hari ini penutup dari kegiatan kita. Alhamdulillah juga hari ini tidak menyangka diberikan bantuan tak terduga dari Konjen Tiongkok,” jelasnya.

Acara tersebut juga dirangkai dengan berbuka puasa bersama pengurus LKKS provinsi NTB dan seluruh penerima manfaat.(AM/Kominfotikntb).

]]>
Tue, 17 Mar 2026 09:37:11 +0800 amr
Sekda Budi Tegaskan Disiplin ASN: Larang Perpanjang Libur dan Randis untuk Mudik https://amarmedia.co.id/sekda-budi-tegaskan-disiplin-asn-larang-perpanjang-libur-dan-randis-untuk-mudik https://amarmedia.co.id/sekda-budi-tegaskan-disiplin-asn-larang-perpanjang-libur-dan-randis-untuk-mudik Sekda Budi Tegaskan Disiplin ASN: Larang Perpanjang Libur dan Randis untuk Mudik

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, mengeluarkan instruksi tegas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menjelang perayaan Idulfitri 1447 H. 

Dua poin utama yang ditekankan adalah kewajiban kembali berkantor tepat waktu pada 25 Maret 2026 dan larangan penggunaan Kendaraan Dinas (Randis) untuk aktivitas mudik ke luar daerah.

Dalam pernyataannya, sosok yang akrab disapa Doktor Budi ini menegaskan bahwa kedisiplinan bukan sekadar soal jam kerja, melainkan bentuk penghormatan terhadap hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan. 

 "Libur dan cuti bersama adalah hak yang sudah diberikan negara untuk berkumpul dengan keluarga. Namun, per 25 Maret, kewajiban sebagai pelayan publik kembali menjadi prioritas. Tidak ada alasan untuk memperpanjang libur tanpa urgensi yang sah," tegas Doktor Budi.

Ia mengingatkan bahwa roda pemerintahan tidak boleh mandek hanya karena euforia hari raya. Ketegasan ini diambil demi memastikan masyarakat Sumbawa langsung mendapatkan pelayanan optimal begitu masa libur usai.

Terkait penggunaan fasilitas negara, Sekda Budi memberikan garis batas yang jelas. Meskipun penggunaan kendaraan dinas di dalam wilayah Sumbawa masih ditoleransi dengan prinsip tanggung jawab, ia melarang keras Randis digunakan untuk perjalanan mudik ke luar daerah.

Penggunaan masih dimungkinkan untuk koordinasi kedinasan yang mendesak di dalam kabupaten.Sementara luar daerah/Mudik dilarang keras. Kendaraan dinas harus tetap mengacu pada prinsip fungsionalitas dan kepentingan negara.

"Mobil dinas adalah amanah untuk menunjang pekerjaan. Karena wilayah kita tidak terlalu jauh, mobil masih bisa digunakan dalam batas wajar di dalam daerah, tetapi dilarang keras untuk perjalanan jauh keluar daerah apalagi untuk keperluan pribadi mudik," tambahnya secara lugas.

Doktor Budi berharap seluruh ASN dapat memahami kebijakan ini secara bijak. Di satu sisi, pemerintah mendukung penuh momen silaturahmi ASN, namun di sisi lain, integritas dan marwah sebagai abdi negara harus tetap dijaga dengan tidak menyalahgunakan fasilitas serta menaati jadwal masuk kerja.

"Aturannya sudah sangat jelas. Mari kita kembali bertugas dengan semangat baru setelah Lebaran nanti, demi membangun Sumbawa yang lebih baik," pungkasnya. (AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 09:17:13 +0800 amr
Suara Hati dari Gedung Rakyat: Muhammad Zain ‘Rosy’ Desak Aksi Nyata untuk Banjir Ropang dan Infrastruktur Lantung https://amarmedia.co.id/suara-hati-dari-gedung-rakyat-muhammad-zain-rosy-desak-aksi-nyata-untuk-banjir-ropang-dan-infrastruktur-lantung https://amarmedia.co.id/suara-hati-dari-gedung-rakyat-muhammad-zain-rosy-desak-aksi-nyata-untuk-banjir-ropang-dan-infrastruktur-lantung

Suara Hati dari Gedung Rakyat: Muhammad Zain ‘Rosy’ Desak Aksi Nyata untuk Banjir Ropang dan Infrastruktur Lantung

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Di balik riuhnya agenda legislatif, terselip keprihatinan mendalam dari Muhammad Zain, S.IP, atau yang akrab disapa Rosy. Anggota Komisi II dadi fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Sumbawa ini tak bisa menyembunyikan rasa empatinya saat mendengar kabar duka yang menyelimuti warga Desa Ropang akibat banjir bandang, serta keluh kesah masyarakat Lantung terkait infrastruktur yang kian memprihatinkan.

Bagi Rosy, ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan panggilan nurani untuk memastikan masyarakatnya tidak merasa sendirian dalam menghadapi musibah.

Minggu sore (15/03/2026) menjadi momen kelam bagi warga Desa Ropang. Banjir yang datang tiba-tiba tidak hanya merendam rumah dan harta benda, tetapi juga melumpuhkan asa warga. Menanggapi hal ini, Rosy dengan tegas meminta pemerintah daerah tidak hanya hadir untuk memberi bantuan seremonial.

"Kami turut merasakan kepedihan yang dialami saudara-saudara kita di Desa Ropang. Namun, simpati saja tidak cukup. Pemerintah harus hadir dengan langkah cepat, tepat, dan strategis. Kita butuh solusi permanen agar banjir ini tidak menjadi 'tamu rutin' yang merugikan rakyat," ungkap politisi Partai Golkar tersebut dengan nada penuh penekanan pada Senin Sore 16 Maret 2026.

Ia juga mengetuk pintu hati para pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah tersebut. Baginya, perusahaan besar punya tanggung jawab moral untuk mengulurkan tangan. "Saat masyarakat di sekitar wilayah operasional menderita, di situlah kepedulian perusahaan diuji. Jangan hanya mengambil manfaat dari alamnya, tapi bantu juga manusianya saat mereka terpuruk," tambahnya.

Beralih ke Kecamatan Lantung, Rosy melihat ada paradoks di sana. Di satu sisi, tambang rakyat menjadi tumpuan ekonomi. Namun di sisi lain, infrastruktur jalan seringkali menjadi korban dari aktivitas tersebut.

Ia mendorong para pemegang Izin Pertambangan Rakyat (IPR) untuk tidak melupakan etika bertetangga dengan masyarakat sekitar melalui program CSR yang tepat sasaran.

Infrastruktur adalah Urat Nadi:

Rosy mengingatkan bahwa jalan yang baik bukan hanya milik penambang, tapi hak setiap warga untuk mobilisasi ekonomi dan pendidikan.

 Ia mendesak agar aktivitas tambang ditata ulang agar tetap mengedepankan aspek lingkungan dan keselamatan.

"Jika infrastruktur baik, ekonomi akan mengalir ke semua rumah tangga, bukan hanya mereka yang ada di lokasi tambang. Kita ingin melihat sinergi di mana tambang rakyat berkembang, tapi lingkungan dan kenyamanan warga tetap terjaga," jelas Rosy.

Mengakhiri pernyataannya, Rosy menekankan bahwa kunci dari semua ini adalah gotong royong antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Ia bermimpi melihat Kabupaten Sumbawa yang tangguh menghadapi bencana dan bijak dalam mengelola potensi buminya.

"Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan. Mari kita pastikan penanganan di Ropang maksimal dan pengelolaan tambang di Lantung berjalan tertib. Saya akan terus mengawal ini hingga ada perubahan nyata di lapangan," pungkasnya (AM)

]]>
Tue, 17 Mar 2026 06:27:43 +0800 amr
Bupati Sumbawa Pimpin Rapat Forkopimda, Pastikan Kesiapsiagaan Daerah Sambut Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-pimpin-rapat-forkopimda-pastikan-kesiapsiagaan-daerah-sambut-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-pimpin-rapat-forkopimda-pastikan-kesiapsiagaan-daerah-sambut-idul-fitri-1447-h

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 16 Maret 2026 – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P memimpin langsung Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dalam menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 H. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat H. Hasan Usman Lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Senin (16/03/2026).

Rapat dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda Kabupaten Sumbawa, para Asisten Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta stakeholder terkait.

Dalam arahannya, Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna memastikan perayaan Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan kondusif. Pelaksanaan Salat Idul Fitri direncanakan dipusatkan di Lapangan Pahlawan, meskipun terdapat potensi irisan waktu dengan perayaan Nyepi pada malam harinya.

Bupati juga memastikan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Sumbawa dalam kondisi aman dan terkendali sehingga diharapkan tidak terjadi lonjakan harga menjelang hari raya. Pemerintah daerah juga melakukan langkah antisipasi, termasuk mendatangkan pasokan cabai dari daerah Sulawesi.

Terkait LPG 3 kilogram, Bupati menegaskan bahwa kuota sebenarnya telah mencukupi. Namun kelangkaan di lapangan sering terjadi karena penggunaan yang tidak tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya pengawasan distribusi agar LPG subsidi benar-benar dimanfaatkan oleh rumah tangga miskin dan usaha mikro.

Selain itu, Bupati juga menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan berlubang yang telah ditangani sementara oleh Dinas PUPR, termasuk ruas jalan di depan rumah sakit dan jalur menuju Kecamatan Moyo Hilir. Menjelang malam takbiran, Bupati juga berencana melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pos pengamanan guna memastikan kesiapan petugas serta mengantisipasi potensi keramaian.

Sementara itu, unsur Forkopimda menyatakan kesiapan untuk mendukung pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah menjelang Idul Fitri. Pengamanan akan diperkuat melalui pos terpadu dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis, termasuk bandara, kawasan kota, dan terminal.

Pihak kepolisian bersama TNI juga akan meningkatkan patroli guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti penggunaan knalpot racing, petasan, maupun balap liar yang kerap terjadi menjelang hari raya.

Perwakilan Pertamina menyampaikan bahwa ketersediaan BBM dan LPG di Kabupaten Sumbawa saat ini dalam kondisi aman, bahkan telah disiapkan tambahan pasokan LPG untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri dan Nyepi.

Di sisi lain, pemerintah daerah melalui OPD terkait juga memastikan kesiapan sektor pangan, infrastruktur, dan layanan kesehatan. Stok kebutuhan pangan dilaporkan masih aman meskipun terdapat sedikit kenaikan harga telur, sementara perbaikan sementara ruas jalan terus dilakukan guna mendukung kelancaran arus mudik. Rumah sakit dan Dinas Kesehatan juga telah menyiapkan petugas kesehatan di sejumlah pos pelayanan serta memastikan layanan kesehatan tetap berjalan selama masa cuti bersama.

Di akhir rapat, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa kesiapan menghadapi Idul Fitri dan Nyepi membutuhkan sinergi seluruh pihak.

“Dengan kerja sama pemerintah daerah, TNI, Polri, serta dukungan masyarakat, kita optimistis perayaan Idul Fitri dan Nyepi di Kabupaten Sumbawa dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (AM– Prokopim)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 21:04:52 +0800 amr
Pulang ke Tanah Wakaf: Perjalanan Terakhir Sang Pejuang Muhammadiyah HM.Zain Sembang https://amarmedia.co.id/pulang-ke-tanah-wakaf-perjalanan-terakhir-sang-pejuang-muhammadiyah-hmzain-sembang https://amarmedia.co.id/pulang-ke-tanah-wakaf-perjalanan-terakhir-sang-pejuang-muhammadiyah-hmzain-sembang  Pulang ke Tanah Wakaf: Perjalanan Terakhir Sang Pejuang Muhammadiyah HM Zain Sembang

Oleh: H.M Berlian Rayes SAg.M.M.Inov

Editor : Abdul Ma'ruf Rahmat 

UTAN, 16 MARET 2026 — Kabar duka itu menyebar cepat di antara barisan jamaah. Innalillahi wainnailaihi raaji’un. Tepat pukul 20:53 WITA, Minggu malam, Bapak HM. Zain Sembang mengembuskan napas terakhirnya di RS Provinsi NTB. Sumbawa kehilangan salah satu tokoh Muhammadiyah yang gigih, namun Desa Orong Bawa hari ini justru menyambutnya kembali dengan pelukan tanah yang hangat.

"Pagi tadi, (16/3/2026) dalam suasana yang hening namun penuh keteguhan, saya berkesempatan membonceng putra almarhum, Ustadz Ardi Suzami, Kepala Kantor Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Sumbawa. Di atas motor, menempuh jarak dari rumah duka di depan Puskesmas Utan menuju pemakaman, Ustadz Ardi berbagi cerita yang menyentuh hati" ujar Berlian

Beliau mengisahkan bagaimana hari-hari terakhir almarhum dipenuhi dengan ikhtiar medis yang maksimal. Namun, di tengah perjuangan itu, almarhum menyelipkan satu wasiat yang sederhana namun mendalam: beliau ingin dimakamkan di Desa Orong Bawa, berdekatan dengan makam orang tuanya.

"Hari ini, Senin 16 Maret 2026 keluarga besar memenuhi janji itu. Mengantarkan beliau kembali ke akar, ke tempat di mana semuanya bermula," tutur H Berlian di tengah perjalanan.

Ada pemandangan yang memberikan kesan mendalam saat prosesi pemakaman berlangsung. Jenazah almarhum dikebumikan di TPU Desa Orong Bawa, persis di depan SMP Muhammadiyah Utan.

Bagi mereka yang mengenal beliau, lokasi ini bukan sekadar kebetulan. Tanah tempat berdirinya sekolah tersebut adalah tanah yang beliau wakafkan untuk Muhammadiyah. Almarhum kini beristirahat dengan tenang, "menghadap" langsung ke arah amal jariyah yang hingga kini masih terus mencetak generasi penerus bangsa.

HM. Zain Sembang bukan hanya seorang ayah bagi anak-anaknya, tetapi juga bapak bagi pergerakan dakwah di Sumbawa. Hidupnya adalah bukti nyata dari kutipan “Hidup harus bermakna” Keteguhannya dalam berorganisasi dan kedermawanannya dalam berwakaf menjadi standar moral bagi kita yang ditinggalkan.

Selamat jalan, Bapak HM. Zain Sembang. Doa kami menyertai kepulanganmu. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahmu, mengampuni segala khilaf, dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Amin. ( AM)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 17:40:58 +0800 amr
Rapim Forkopimda Bersama FKUB NTB, Gubernur Miq Iqbal Minta Agar Perkuat Toleransi pada Perayaan Idul Fitri & Nyepi 2026 https://amarmedia.co.id/rapim-forkopimda-bersama-fkub-ntb-gubernur-miq-iqbal-minta-agar-perkuat-toleransi-pada-perayaan-idul-fitri-nyepi-2026 https://amarmedia.co.id/rapim-forkopimda-bersama-fkub-ntb-gubernur-miq-iqbal-minta-agar-perkuat-toleransi-pada-perayaan-idul-fitri-nyepi-2026

Mataram, Amarmedia.co.id - 16 Maret 2026 — Menghadapi perayaan Hari Raya Nyepi umat Hindu yang waktunya berdekatan dengan malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri umat Islam, Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal memimpin langsung rapat koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) NTB di Ruang Rapat Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Senin (16/3/2026).

Rapat tersebut digelar untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan aman, tertib, dan tetap mencerminkan kuatnya tradisi toleransi masyarakat NTB.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Wakapolda NTB, Kabinda NTB, perwakilan Korem 162/WB, Lanal Mataram, Lanud ZAM, Ketua FKUB NTB, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia NTB, Kapolresta Mataram, Asisten I Setda Kota Mataram, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Dalam arahannya, Gubernur Miq Iqbal menegaskan, bahwa secara umum situasi keamanan dan kerukunan masyarakat di NTB dalam kondisi kondusif, namun tetap perlu dilakukan langkah antisipatif karena dinamika yang terjadi di daerah lain dapat mempengaruhi psikologi masyarakat.

“NTB sejak lama dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi. Kita ingin memastikan bahwa perayaan dua hari besar keagamaan ini justru menjadi momentum untuk menunjukkan wajah kerukunan dan kebersamaan masyarakat NTB,” ujar Gubernur.

Menurutnya, pengamanan dan pengelolaan kegiatan keagamaan tersebut merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak, baik pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, maupun masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Miq Iqbal juga menekankan pentingnya menghadirkan contoh nyata toleransi dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Salah satu contoh yang disepakati adalah penghentian sementara musik atau sound system pawai ogoh-ogoh ketika waktu azan tiba, sebagai bentuk penghormatan kepada umat Islam yang sedang menunaikan ibadah.

Sebaliknya, ketika kegiatan pawai takbiran melintasi kawasan permukiman umat Hindu yang sedang menjalankan Catur Brata Penyepian, peserta takbiran juga diimbau tidak menggunakan pengeras suara secara berlebihan.

“Kita ingin toleransi itu tidak hanya menjadi slogan, tetapi terlihat nyata dalam kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Timeline Perayaan Keagamaan

dalam rapat tersebut juga dipaparkan timeline pelaksanaan kegiatan keagamaan, yaitu:- 18 Maret: Pawai ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi- 19 Maret: Hari Raya Nyepi (Catur Brata Penyepian)- 19 atau 20 Maret malam: Pawai takbiran menjelang Idulfitri- 20 Maret: Idulfitri bagi warga Muhammadiyah, dan - 21 Maret: Kemungkinan Idulfitri Fitri sesuai hasil sidang istbat Kementerian Agama RI.

Karena sebagian wilayah di NTB belum terbiasa dengan tradisi ogoh-ogoh, terutama di beberapa kawasan di Pulau Sumbawa, Gubernur meminta agar dilakukan sosialisasi dan pengamanan yang lebih intensif.

Dalam rapat tersebut, unsur Forkopimda juga menyoroti munculnya sejumlah narasi di media sosial yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Kabinda NTB mengingatkan bahwa sejumlah narasi yang berkembang di media sosial terkait dinamika perayaan keagamaan di daerah lain berpotensi memicu sentimen negatif jika tidak disikapi secara bijak.

Karena itu, Gubernur Miq Iqbal menekankan pentingnya mengimbangi narasi negatif dengan pesan-pesan toleransi dan kebersamaan.

“Saya minta kita semua aktif membangun narasi positif bahwa NTB adalah daerah yang menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama,” ujar Gubernur.

Disiplin pelaksanaan dan pengawasan beberapa kesepakatan penting yang dihasilkan dalam rapat tersebut antara lain,

pelaksanaan kegiatan harus disiplin terhadap waktu sesuai kesepakatan bersama.

Perli dilakukan sosialisasi luas kepada masyarakat Hindu dan Muslim di seluruh wilayah NTB mengenai kesepahaman bersama dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban, seperti konsumsi minuman keras di ruang publik saat kegiatan ogoh-ogoh, tidak diperkenankan.

Penguatan pengawasan dan koordinasi di wilayah yang belum terbiasa dengan kegiatan ogoh-ogoh.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta memastikan ketersediaan dan distribusi BBM serta dukungan pasokan listrik selama berlangsungnya rangkaian perayaan keagamaan.

Dalam rapat tersebut, FKUB NTB juga memaparkan data Indeks Kerukunan Umat Beragama di Provinsi NTB yang menunjukkan angka 73,84, masuk kategori tinggi dan menuju sangat tinggi.

Rinciannya meliputi indeks toleransi: 87,44 (sangat tinggi), Indeks kesetaraan: 81,19 (tinggi), Indeks kebersamaan: 52,88 (masih perlu diperkuat). Data tersebut menunjukkan bahwa secara umum masyarakat NTB memiliki tingkat toleransi yang sangat baik, meskipun masih perlu terus diperkuat dalam aspek kebersamaan sosial.

Gubernur Miq Iqbal juga meminta agar sejumlah kesepakatan yang telah dibahas segera ditindaklanjuti dalam bentuk surat edaran dan langkah-langkah koordinatif di tingkat daerah.

Ia juga meminta agar pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika memperkuat penyebaran pesan-pesan toleransi kepada masyarakat.

“NTB harus menjadi contoh bagaimana masyarakat yang berbeda agama dapat hidup rukun dan saling menghormati. Ini adalah warisan sosial yang harus terus kita jaga,” pungkasnya. (ALiF/her/Diskominfotik)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 17:23:33 +0800 amr
Menghidupkan Kembali "Napas" Kesultanan di Pendopo Bupati Sumbawa https://amarmedia.co.id/menghidupkan-kembali-napas-kesultanan-di-pendopo-bupati-sumbawa https://amarmedia.co.id/menghidupkan-kembali-napas-kesultanan-di-pendopo-bupati-sumbawa Menghidupkan Kembali "Napas" Kesultanan di Pendopo Bupati Sumbawa

Oleh ;  DG. Syukri Rahmat SAg.M.M.Inov

Malam itu (14/3/2026) Musholla Pendopo Bupati Sumbawa tidak seperti biasanya. Jika biasanya riuh dengan diskusi kebijakan atau agenda formal, kali ini suasananya terasa lebih teduh dan "langit". Untuk pertama kalinya dalam sejarah kepemimpinan modern di Sumbawa, para pejabat teras berkumpul bukan untuk rapat koordinasi, melainkan untuk bersimpuh dan Tadarrus Al-Qur’an bersama.

Momen ini seolah menarik mesin waktu kembali ke era Kesultanan Sumbawa. Dulu, di Istana Dalam Loka maupun Bala’ Datu Ranga, tradisi membaca Al-Qur’an berjamaah yang dikenal dengan sebutan Makdam (Bastamat) adalah pemandangan lazim. Masyarakat dan pejabat melebur dalam lantunan ayat suci, membagi juz atau surat untuk diselesaikan bersama, lalu ditutup dengan zikir dan doa.

Tadi malam, tradisi itu hidup kembali. Ada harmoni antara nilai spiritual dan birokrasi yang terasa begitu pas.

Acara dimulai langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, yang membuka lembaran pertama. Estafet bacaan kemudian berlanjut ke Kepala OPD, para Kabag, hingga staf Baznas.

Uniknya, tidak ada ketegangan meski sedang "diuji" di depan rekan sejawat. Suasananya justru terasa khidmat sekaligus asyik. Kapasitas mengaji setiap orang memang beragam, Ada yang lancar membaca satu sumum.ada yang tenang dalam tiga atau empat ayat. bahkan ada yang hanya satu ayat saja.

Namun, itulah esensinya. Pak Bupati menegaskan bahwa agenda ini bukan ajang penilaian. "Ini bukan soal siapa yang paling bagus atau siapa yang masih terbata-bata. Ini adalah pemantik semangat agar kita semua selalu dekat dengan Kitab Suci, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini," ujar beliau.

Rencananya, kegiatan ini tidak akan berhenti di sini. Tradisi ini akan digilir setiap bulan ke rumah dinas Wakil Bupati, Drs. H. Mohamad Ansori, hingga rumah dinas Sekda.

Peresmian Rumah Tahfizh Al-Imam: Mencetak Generasi Qur’ani

Puncak dari malam penuh keberkahan tersebut adalah peresmian Rumah Tahfizh Al-Imam yang berlokasi tepat di lingkungan Pendopo Bupati.

Lembaga ini merupakan inisiasi langsung dari Pak Bupati yang didukung penuh oleh Baznas Kab. Sumbawa dan Kementerian Agama Kab. Sumbawa. Kehadiran Rumah Tahfizh ini menjadi bukti nyata ikhtiar pemerintah daerah dalam mencetak para penghafal Al-Qur'an (Hafizh) di Bumi Sabalong Samalewa.

Bagi masyarakat yang memiliki niat tulus untuk belajar menghafal Al-Qur'an, pintu Rumah Tahfizh Al-Imam kini telah terbuka lebar. Dengan bimbingan guru ngaji yang andal dan berkompeten, tempat ini diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya generasi yang memegang teguh prinsip "Adat barenti ko syara', syara' barenti ko kitabullah."(Adat bersendikan syara’, syara’ bersendikan Kitabullah)

Semoga langkah ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Sumbawa. Berkat umin desa darat.(AM)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 16:41:10 +0800 amr
Jelang Idul Fitri dan Nyepi, Pemkab Sumbawa Pastikan LPG 3 Kg Tersedia dan BBM Aman https://amarmedia.co.id/jelang-idul-fitri-dan-nyepi-pemkab-sumbawa-pastikan-lpg-3-kg-tersedia-dan-bbm-aman https://amarmedia.co.id/jelang-idul-fitri-dan-nyepi-pemkab-sumbawa-pastikan-lpg-3-kg-tersedia-dan-bbm-aman Jelang Idul Fitri dan Nyepi, Pemkab Sumbawa Pastikan LPG 3 Kg Tersedia dan BBM Aman

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id- Pemerintah Kabupaten Sumbawa memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram dan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat, Pemkab Sumbawa bersama PT Pertamina (Persero) menyiapkan tambahan alokasi LPG 3 Kg serta memastikan pasokan BBM tetap stabil. Hal tersebut disampaikan Kabag Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya, S.T., M.M., saat dihubungi pada Senin (16/03/2026).

Ivan akrab disapa menjelaskan, tambahan alokasi LPG 3 Kg diberikan sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya konsumsi energi rumah tangga menjelang hari raya. Penambahan tersebut akan disalurkan melalui agen dan pangkalan agar distribusi tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Pertamina terus berupaya menjaga ketersediaan LPG 3 kilogram di masyarakat. Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan menjelang Hari Raya Nyepi, kami mendapatkan tambahan alokasi fakultatif yang akan disalurkan melalui agen dan pangkalan,” ujarnya.

Ia merinci, tambahan alokasi LPG 3 Kg akan disalurkan pada 17 dan 18 Maret sebesar 74 persen dari kuota harian. Rinciannya masing-masing 37 persen per hari atau sekitar 10 ribu tabung yang didistribusikan kepada masyarakat.

Selain itu, pada 19 dan 22 Maret juga disiapkan tambahan alokasi sebesar 174 persen dari kuota harian, dengan rata-rata 87 persen per hari atau sekitar 4.408 tabung LPG 3 Kg per hari.

Ivan menegaskan, pemerintah daerah juga terus melakukan pemantauan distribusi LPG di lapangan melalui koordinasi dengan agen dan pangkalan agar penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Distribusi LPG terus kami pantau melalui koordinasi dengan agen dan pangkalan, sehingga penyalurannya bisa berjalan lancar dan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Selain LPG, Pemkab Sumbawa juga memastikan ketersediaan stok BBM di wilayah Kabupaten Sumbawa dalam kondisi aman menjelang perayaan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi. Pasokan BBM tetap berjalan normal karena kapal pengangkut BBM datang secara berkala sesuai jadwal.

“Stok BBM aman untuk empat hari ke depan. Kapal pembawa BBM tetap datang sesuai jadwal setiap empat hari, sehingga kami berharap tidak terjadi panic buying di Kabupaten Sumbawa,” jelas Ivan.

Ia juga menegaskan bahwa konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah saat ini tidak mempengaruhi ketersediaan stok BBM di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Adapun kondisi stok BBM per hari ini tercatat Pertalite sebanyak 1.744 kiloliter (KL), BioSolar 3.514 KL, Pertamina Dex 35 KL, dan Pertamax 682 KL. Dengan jumlah tersebut, stok BBM dinilai masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Dengan stok yang tersedia saat ini, kebutuhan BBM masyarakat di Kabupaten Sumbawa masih dalam kondisi aman menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi,” pungkasnya. (AM/Yah)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 16:33:10 +0800 amr
Sambut Idul Fitri dan Nyepi 2026, Ketua DPRD Sumbawa Tekankan Pentingnya Sinergi dan Kesiapan Kebutuhan Pokok https://amarmedia.co.id/sambut-idul-fitri-dan-nyepi-2026-ketua-dprd-sumbawa-tekankan-pentingnya-sinergi-dan-kesiapan-kebutuhan-pokok https://amarmedia.co.id/sambut-idul-fitri-dan-nyepi-2026-ketua-dprd-sumbawa-tekankan-pentingnya-sinergi-dan-kesiapan-kebutuhan-pokok Sambut Idul Fitri dan Nyepi 2026, Ketua DPRD Sumbawa Tekankan Pentingnya Sinergi dan Kesiapan Kebutuhan Pokok

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Senin (16/3/2026). Pertemuan yang berlangsung di Aula H. Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa ini difokuskan pada pemantapan persiapan daerah menyambut Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi Tahun 2026.

Nanang Nasiruddin menyampaikan bahwa kehadiran DPRD dalam rapat ini adalah untuk memastikan bahwa pemerintah daerah dan aparat keamanan memiliki langkah konkret dalam melayani masyarakat selama momen besar keagamaan tersebut.

 "Hari ini kami bersama jajaran Forkopimda duduk bersama untuk menyatukan persepsi dan langkah. Fokus kita jelas: memastikan masyarakat bisa beribadah dan merayakan hari besar dengan tenang," ujar Nanang.

Dalam rapat tersebut, Nanang menggarisbawahi beberapa poin krusial yang menjadi perhatian DPRD Kabupaten Sumbawa, di antaranya adalah faktor keamanan dan ketertiban dengan menjamin situasi kondusif di tengah masyarakat, khususnya saat pelaksanaan ritual ibadah Nyepi dan shalat Idul Fitri.

Hal lain adalah lelancaran transportasi dengan memastikan arus mudik dan mobilitas warga lokal tetap lancar tanpa kendala teknis di lapangan.

Stabilitas kebutuhan pokok juga disinggung Ketua DPRD yang juga ketua DPD Partai PKS Sumbawa ini dengan memantau ketersediaan dan harga pangan di pasar agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

Ketua DPRD berharap koordinasi yang terjalin antar instansi tidak hanya berhenti di atas meja rapat, tetapi terimplementasi dengan baik di lapangan. Sinergi antara legislatif, eksekutif, dan aparat keamanan menjadi kunci utama kenyamanan publik.

"Kami ingin seluruh pihak bekerja secara optimal. Dengan koordinasi yang kuat, kita optimis masyarakat Sumbawa dapat merayakan Idul Fitri dan Nyepi dengan aman, nyaman, dan tentu saja penuh khidmat," tutupnya.(AM)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 16:26:53 +0800 amr
Kementerian PKP Siapkan Rusun MBR di Lahan Pemprov Denpasar, Prioritaskan untuk Hunian Seniman Bali https://amarmedia.co.id/kementerian-pkp-siapkan-rusun-mbr-di-lahan-pemprov-denpasar-prioritaskan-untuk-hunian-seniman-bali https://amarmedia.co.id/kementerian-pkp-siapkan-rusun-mbr-di-lahan-pemprov-denpasar-prioritaskan-untuk-hunian-seniman-bali Kementerian PKP Siapkan Rusun MBR di Lahan Pemprov Denpasar, Prioritaskan untuk Hunian Seniman Bali

Denpasar.Amarmedia.co.id- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan peninjauan terhadap usulan lokasi pembangunan rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Denpasar, Bali. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat penyediaan hunian vertikal yang layak dan terjangkau di kawasan perkotaan, Senin (16/3/2026).

Lokasi yang ditinjau berada di Jalan Raya Sesetan, Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, dengan luas lahan kurang lebih 3.328 meter persegi dan ukuran sekitar 26 x 128 meter. Lahan tersebut merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Bali yang diusulkan untuk pembangunan rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa pembangunan rusun subsidi menjadi salah satu solusi untuk menjawab kebutuhan hunian di kota-kota besar yang memiliki keterbatasan lahan.

“Di kota-kota seperti Denpasar, ketersediaan lahan menjadi tantangan. Karena itu, pembangunan hunian vertikal seperti rusun menjadi solusi agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap bisa memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau,” ujar Menteri Ara.

Ia menegaskan bahwa pembangunan rusun ini diharapkan dapat segera dimulai dengan tetap memperhatikan seluruh ketentuan dan regulasi yang berlaku. “Kita ingin pembangunan rusun ini bisa segera dimulai dengan cepat, tetapi tetap harus berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku agar pelaksanaannya tertib dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Menteri Ara juga menekankan pentingnya memasukkan unsur budaya lokal Bali dalam desain pembangunan rusun tersebut. “Desain rusun ini harus mengedepankan unsur budaya lokal Bali agar tetap selaras dengan karakter dan kearifan lokal masyarakat setempat,” tambahnya.

Menurutnya, sektor seni dan budaya Bali memiliki kontribusi besar bagi perekonomian daerah maupun nasional, termasuk dalam mendukung sektor pariwisata. “Seniman Bali memiliki peran besar dalam mendukung pariwisata dan membantu pemasukan devisa negara. Karena itu, saya juga mengusulkan agar rusun ini dapat diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang berprofesi sebagai seniman,” ujar Menteri Ara.

Pada lokasi tersebut direncanakan akan dibangun 1 tower Rusun Arunika tipe 36 dengan ketinggian maksimal 4 lantai. Rusun ini akan menyediakan 60 unit hunian, yang terdiri dari 2 unit untuk penyandang disabilitas dan 58 unit reguler bagi masyarakat berpenghasilan rendah. 

Rencana pembangunan rusun ini akan menggunakan skema kontrak Multi Years Contract (MYC) dengan target pelaksanaan pada Juni 2026 hingga Maret 2027.

Sementara itu, Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Bali terhadap rencana pembangunan rusun MBR di Kota Denpasar. “Kami mendukung penuh pembangunan rusun ini karena kebutuhan hunian bagi masyarakat di kawasan perkotaan Bali semakin meningkat, sementara ketersediaan lahan semakin terbatas. Pemanfaatan lahan milik pemerintah untuk hunian masyarakat adalah langkah yang tepat,” ujar Koster.

Ia juga berharap pembangunan rusun ini dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang layak dan terjangkau di kawasan perkotaan.

Melalui pembangunan rusun MBR di Kota Denpasar ini, Kementerian PKP bersama Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau, sekaligus mendukung percepatan program pembangunan perumahan nasional. (AM)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 16:00:36 +0800 amr
BPBD Sumbawa Dropping Logistik untuk Korban Banjir di Desa Ropang https://amarmedia.co.id/bpbd-sumbawa-dropping-logistik-untuk-korban-banjir-di-desa-ropang https://amarmedia.co.id/bpbd-sumbawa-dropping-logistik-untuk-korban-banjir-di-desa-ropang BPBD Sumbawa Dropping Logistik untuk Korban Banjir di Desa Ropang

Sumbawa Besar, NTB, Amarmedia.co.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa melakukan dropping logistik bagi warga terdampak banjir di Desa Ropang, Kecamatan Ropang, Senin (16/03/2026).

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 300 jiwa dari 72 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban banjir yang terjadi pada sore hari sebelumnya.

Adapun jenis bantuan yang disalurkan berupa mie instan, air mineral, matras, dan selimut. Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumbawa.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, dan diserahkan kepada Sekretaris Desa (Sekdes) Ropang, Satria Utama. Selanjutnya, pemerintah desa akan menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat terdampak di tiga dusun di Desa Ropang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, mengatakan bahwa penyaluran bantuan dilakukan setelah pihaknya menerima data jumlah korban pada malam hari sebelumnya.

“Setelah tadi malam kami mendapatkan data jumlah korban, pagi ini kami langsung melakukan dropping bantuan untuk warga yang terdampak di tiga dusun. Kami juga melakukan asesmen terhadap kerusakan akibat banjir yang terjadi kemarin sore. Tentunya kami akan melakukan pendataan yang lebih akurat,” ujarnya saat ditemui di lokasi banjir di Desa Ropang.

Pemerintah daerah melalui BPBD memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan serta melakukan langkah-langkah penanganan lanjutan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir tersebut. (AM/ Jack)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 15:15:09 +0800 amr
HUJAN DI HULU TAK SEPERTI DULU, SEKARANG TAK PANDANG BULU:Gitta Liesbano Soroti Banjir Ropang https://amarmedia.co.id/hujan-di-hulu-tak-seperti-dulu-sekarang-tak-pandang-bulugitta-liesbano-soroti-banjir-ropang https://amarmedia.co.id/hujan-di-hulu-tak-seperti-dulu-sekarang-tak-pandang-bulugitta-liesbano-soroti-banjir-ropang HUJAN DI HULU TAK SEPERTI DULU, SEKARANG TAK PANDANG BULU: Gitta Liesbano Soroti Banjir Ropang

SUMBAWA BESAR.Amarmedia.co.id — Bencana banjir bandang yang menerjang Desa Ropang pada Minggu (15/3) memicu keprihatinan mendalam dari kalangan legislatif. Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Gitta Liesbano, SH., M.Kn., menilai musibah ini bukan sekadar faktor cuaca ekstrem, melainkan sinyal kuat adanya kerusakan ekologis yang kian mengkhawatirkan di wilayah hulu.

Gitta Liesbano mengungkapkan bahwa pola bencana saat ini telah berubah. Intensitas hujan yang tinggi kini sangat cepat berdampak pada pemukiman warga di bawahnya.

"Hujan di hulu tak seperti dulu. Sekarang tak pandang bulu," tegas Gitta saat merespons laporan dampak banjir di Kecamatan Ropang, Senin (16/3).

Menurut Penasehat Fraksi PDIP ini, banjir yang merendam ratusan Kepala Keluarga (KK) di Dusun Ropang A, Ropang B, dan Semaning merupakan potret nyata dari kondisi alam yang mulai kehilangan daya dukungnya. Ia menekankan bahwa tanda-tanda kerusakan lingkungan sudah tampak sangat jelas dan tidak boleh diabaikan lagi.

"Tanda-tanda kerusakan sudah amat sangat nampak. Alam sedang mengirimkan pesan kepada kita semua. Semoga mereka yang abai terhadap kelestarian lingkungan segera tersadar bahwa tindakan kita di hulu akan berdampak langsung pada nyawa dan harta benda saudara-saudara kita di hilir," imbuhnya dengan nada serius.

Meski menyoroti aspek penyebab kerusakan lingkungan, Gitta menyampaikan rasa empati yang mendalam bagi seluruh korban terdampak. Ia memastikan bahwa jajaran DPRD akan terus memantau proses penanganan yang dilakukan oleh BPBD, TNI/Polri, dan para relawan di lapangan.

"Meski begitu, fokus utama kita saat ini adalah kemanusiaan. Kami tetap mendoakan dan berempati sepenuhnya atas musibah yang menimpa warga Ropang. Kami mengapresiasi kecepatan tim BPBD dan seluruh unsur yang sudah turun ke lokasi," ujar Gitta.

Berdasarkan data yang dihimpun, luapan air yang terjadi sejak pukul 11.00 WITA tersebut telah berdampak pada Dusun Ropang A 85 KK, Dusun Ropang B, 120 KK, Dusun Semaning 100 KK, Kerusakan Fisik 3 unit jembatan kecil (deker) rusak berat.

Gitta Liesbano berharap pendataan kerusakan fasilitas umum dan rumah warga dilakukan secara akurat agar langkah pemulihan (recovery) dapat segera dianggarkan dan dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

"Kami di gedung rakyat akan mengawal agar proses rehabilitasi pascabencana, terutama jembatan yang putus, bisa menjadi prioritas demi kelancaran akses mobilitas warga," pungkasnya.(AM)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 09:35:26 +0800 amr
Gubernur NTB Tinjau Pergerakan Penumpang di BIZAM, Jumlah Penumpang Melampaui Prediksi https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-tinjau-pergerakan-penumpang-di-bizam-jumlah-penumpang-melampaui-prediksi https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-tinjau-pergerakan-penumpang-di-bizam-jumlah-penumpang-melampaui-prediksi Gubernur NTB Tinjau Pergerakan Penumpang di BIZAM, Jumlah Penumpang Melampaui Prediksi

Lombok Tengah.Amarmedia.co.id— Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Muhamad Iqbal, meninjau langsung trafik keberangkatan penumpang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Ahad (15/3), sebagai bagian dari pemantauan kesiapan transportasi menjelang arus mudik Lebaran.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur NTB menerima paparan dari manajemen bandara terkait perkembangan jumlah penumpang. Berdasarkan data sementara, jumlah penumpang pada H-4 Lebaran tercatat lebih tinggi dari prediksi awal.

“Awalnya diperkirakan sekitar 8.000 penumpang pada H-4, namun ternyata sudah mencapai sekitar 9.000 penumpang,” ujar Gubernur NTB.

Menurut keterangan General Manager Bandara, angka prediksi tersebut kemungkinan akan direvisi karena terjadi peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Gubernur berharap peningkatan pergerakan penumpang ini juga menjadi indikator membaiknya kondisi perekonomian.

“Semoga ini juga menjadi tanda bahwa kondisi ekonomi kita semakin membaik, karena tahun lalu pergerakan penumpang memang terasa lebih rendah,” tambahnya.

Puncak arus penumpang diperkirakan akan terjadi pada H-3 menjelang Idulfitri. Adapun rute penerbangan yang paling banyak diminati hingga saat ini adalah tujuan Jakarta dan Surabaya.

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, pihak maskapai dan pengelola bandara telah menyiapkan tujuh penerbangan tambahan (extra flight).

Sementara itu, untuk penerbangan internasional, pergerakannya masih dalam kondisi normal. Kedatangan maupun keberangkatan penumpang dari negara seperti Malaysia dan Singapura masih berada pada angka yang stabil.

Pada periode ini biasanya juga terjadi peningkatan pergerakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang ke daerah asal menjelang Lebaran. Namun hingga saat ini jumlahnya masih terpantau dalam kondisi normal.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB juga menyampaikan catatan penting terkait aspek keselamatan penerbangan, khususnya mengenai kesehatan kru pesawat. Mengingat jadwal penerbangan yang semakin padat menjelang Idulfitri, ia menyarankan agar dilakukan pemeriksaan kesehatan kru pesawat.

Hal ini dinilai penting untuk memastikan seluruh kru pesawat tetap dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas secara optimal selama periode padat penerbangan.

Pemerintah Provinsi NTB terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan pelayanan transportasi udara selama periode mudik Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat. (diskominfotikntb)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 08:53:50 +0800 amr
Ramadan Berkah,Personel Polres Sumbawa Berbagi Takjil di Depan Mako Polres https://amarmedia.co.id/ramadan-berkahpersonel-polres-sumbawa-berbagi-takjil-di-depan-mako-polres https://amarmedia.co.id/ramadan-berkahpersonel-polres-sumbawa-berbagi-takjil-di-depan-mako-polres Ramadan Berkah: Personel Polres Sumbawa Berbagi Takjil di Depan Mako PolresRamadan Berbagi, Personel Polres Sumbawa Berbagi Takjil di Depan Mako Polres

Sumbawa.Amarmedia.co.id– Personel Polres Sumbawa melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat di depan Mako Polres pada Minggu sore (15/03/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Pembagian takjil tersebut melibatkan sejumlah personel dari berbagai satuan, di antaranya Sat Binmas, Sat Samapta, Si Propam, serta petugas SPKT. Para personel turun langsung membagikan takjil kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respon positif dari masyarakat yang melintas di sekitar Mako Polres Sumbawa.

Dalam kegiatan kali ini, Ibu Kapolres tidak turut serta dalam pembagian takjil. Meski demikian, kegiatan berbagi tetap berjalan lancar sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan personel Polri dengan masyarakat di bulan suci Ramadan.(AM)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 06:28:25 +0800 amr
Banjir Bandang Terjang Desa Ropang, Ratusan KK Terdampak https://amarmedia.co.id/banjir-bandang-terjang-desa-ropang-ratusan-kk-terdampak https://amarmedia.co.id/banjir-bandang-terjang-desa-ropang-ratusan-kk-terdampak Banjir Bandang Terjang Desa Ropang, Ratusan KK Terdampak

Sumbawa Besar, NTB –Amarmedia.co.id— Bencana alam berupa banjir bandang melanda wilayah Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (15/3/2026). Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam mengakibatkan ratusan kepala keluarga terdampak.

Banjir bandang terjadi setelah hujan deras yang turun tanpa henti sejak pukul 11.00 hingga 16.00 WITA. Curah hujan yang tinggi menyebabkan meluapnya aliran air hingga merendam sejumlah wilayah di Desa Ropang, Kecamatan Ropang.

Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya tiga dusun di Desa Ropang terdampak bencana tersebut, yaitu Dusun Ropang A, Dusun Ropang B, dan Dusun Semaning.

Adapun jumlah warga yang terdampak di masing-masing dusun meliputi: Dusun Ropang A sebanyak 85 Kepala Keluarga (KK), Dusun Ropang B sebanyak 120 Kepala Keluarga (KK), Dusun Semaning sebanyak 100 Kepala Keluarga (KK)

Selain merendam permukiman warga, banjir bandang juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum. Tercatat sebanyak tiga unit jembatan kecil (deket) mengalami kerusakan berat akibat derasnya arus air. Hingga saat ini, masih terdapat sejumlah kerusakan lain yang belum terdeteksi karena proses pendataan masih berlangsung di lapangan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan kecamatan terkait kejadian tersebut.

“Setelah menerima informasi, tim BPBD Kabupaten Sumbawa langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat serta menurunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan pendataan,” ujarnya.

Sejumlah langkah penanganan telah dilakukan oleh tim di lapangan, di antaranya melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan, menyampaikan laporan serta penyebaran informasi kepada pihak terkait, serta menerjunkan tim BPBD Kabupaten Sumbawa ke lokasi bencana.

Dalam proses penanganan bencana tersebut, berbagai unsur turut terlibat membantu penanganan di lapangan, di antaranya personel BPBD Kabupaten Sumbawa, TNI/Polri, unsur pemerintah desa dan kecamatan, tenaga dari Puskesmas, Pramuka, para relawan, serta masyarakat setempat.

Saat ini, proses pendataan dan penanganan dampak bencana masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan untuk memastikan kondisi warga serta kerusakan yang ditimbulkan akibat banjir bandang tersebut.

“Demikian laporan sementara ini kami sampaikan,” tutupnya. (AM)

]]>
Mon, 16 Mar 2026 05:01:00 +0800 amr
Bulan Peduli Sosial: Ikhtiar Bunda Sinta Warga Mataram Tak Berjuang Sendiri https://amarmedia.co.id/bulan-peduli-sosial-ikhtiar-bunda-sinta-warga-mataram-tak-berjuang-sendiri https://amarmedia.co.id/bulan-peduli-sosial-ikhtiar-bunda-sinta-warga-mataram-tak-berjuang-sendiri Bulan Peduli Sosial: Ikhtiar Bunda Sinta Warga Mataram Tak Berjuang Sendiri

Mataram.Amarmedia.co.id -Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat sinergi dengan LKKS Kota Mataram dalam kegiatan Bulan Peduli Sosial. Usai melakukan kunjungan di wilayah Kabupaten Lombok Barat Desa Batu Mekar, rombongan kini menyapa warga Montong Are, di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Minggu (15/3/2026).

Ketua LKKS NTB, Hj. Sinta Agathia M. Iqbal, hadir didampingi oleh Ketua LKKS Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, untuk menyerahkan langsung bantuan paket sembako kepada masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Bunda Sinta sapaan akrabnya menekankan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar pemerintah untuk berbagi kebahagiaan dan meringankan beban ekonomi warga menjelang Hari Raya Idul Fitri sehingga tidak merasa berjuang sendiri. Ia berharap bantuan tersebut menjadi stimulan bagi warga untuk tetap optimis dan saling menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing.

"Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa masyarakat, khususnya di wilayah Montong Are, merasakan kehadiran pemerintah. Kami membawa 'tanda cinta' ini agar Bapak dan Ibu semua dapat menyambut hari raya dengan lebih tenang," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua LKKS Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi lintas tingkat ini. Ia menilai kehadiran pengurus provinsi memberikan motivasi tambahan bagi jajaran di tingkat kota untuk lebih giat dalam program pemberdayaan sosial.

"Kami sangat bersyukur atas perhatian Ibu Ketua LKKS NTB. Bantuan ini sangat tepat momentumnya karena kebutuhan pokok biasanya meningkat menjelang lebaran. Kami di tingkat kota berkomitmen untuk terus mengawal data warga agar setiap bantuan yang turun benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan," tegasnya.

Selain penyerahan bantuan, kedua tokoh ini juga mengajak warga terkait isu kesehatan dan gizi keluarga. Hj. Sinta mengingatkan para ibu di Mandalika untuk tetap memperhatikan pola asuh dan gizi anak demi mencegah risiko stunting di lingkungan perkotaan. Mengingat angka stunting di kelurahan Mandalika masih tinggi.

Kegiatan yang berlangsung khidmat di area masjid ini ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis dan foto bersama sebagai wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.(san/her/diskominfotik)

]]>
Sun, 15 Mar 2026 15:35:55 +0800 amr
Gubernur Iqbal Pimpin Peninjauan Arus Mudik di Terminal, Bandara hingga Pelabuhan https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-pimpin-peninjauan-arus-mudik-di-terminal-bandara-hingga-pelabuhan https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-pimpin-peninjauan-arus-mudik-di-terminal-bandara-hingga-pelabuhan Gubernur Iqbal Pimpin Peninjauan Arus Mudik di Terminal, Bandara hingga Pelabuhan

MATARAM.Amarmedia.co.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Lalu Muhamad Iqbal bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB turun langsung meninjau sejumlah simpul transportasi utama guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Ahad (15/3/2026). Peninjauan dilakukan di Terminal Mandalika, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Pelabuhan Lembar, hingga pelepasan program Mudik Gratis jalur laut rute Lembar–Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi Kapolda NTB Irjen Pol. Edi Murbowo, Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjamsul Arief, Kajati NTB Wahyudi, serta unsur Forkopimda lainnya, termasuk Danlanud Zainuddin Abdul Madjid, Danlanal Mataram, Kepala Imigrasi Mataram dan jajaran pejabat Pemerintah Provinsi NTB.

Peninjauan dimulai di Terminal Mandalika untuk melihat langsung kesiapan pos pengamanan serta pelayanan keberangkatan penumpang angkutan darat menjelang puncak arus mudik. Pada kesempatan tersebut Gubernur juga menyoroti isu yang berkembang di masyarakat terkait harga tiket bus.

Menurut Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal mengatakan bahwa, perbedaan harga tiket tidak selalu berarti pelanggaran karena adanya variasi kelas layanan dan fasilitas bus.

“Tarif yang diatur pemerintah sebenarnya berlaku untuk kelas ekonomi. Sementara di lapangan banyak bus yang memiliki fasilitas tambahan seperti leg rest dan layanan lainnya. Karena fasilitasnya berbeda, maka kelasnya juga berbeda dan harga tiketnya ikut bervariasi,” jelas Miq Iqbal.

Meski demikian, Miq Iqbal menegaskan bahwa pemerintah bersama aparat penegak hukum telah mengingatkan perusahaan otobus agar tetap mematuhi batas harga tertinggi yang telah ditetapkan.

Ia juga menyoroti potensi persoalan yang muncul dari mekanisme penjualan tiket melalui pihak ketiga.

“Banyak pembeli tidak membeli langsung melalui perusahaan bus, tetapi melalui pihak ketiga. Di situlah sering muncul persoalan harga. Bahkan ada laporan adanya oknum yang memaksa penjualan tiket dengan harga tinggi demi mendapatkan komisi. Praktik seperti ini tentu harus ditertibkan,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur menilai fasilitas Terminal Mandalika secara umum sudah cukup baik, meskipun masih memerlukan penyempurnaan, baik dari sisi fungsi maupun penataan kawasan.

“Kita ingin terminal ini memiliki standar pelayanan yang baik, bahkan kalau bisa suasananya seperti di bandara. Pengaturan area publik dan area khusus penumpang juga perlu ditata lebih baik agar pelayanan semakin tertib,” ujarnya.

Dari Terminal Mandalika, rombongan melanjutkan peninjauan ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) untuk melihat langsung perkembangan arus penumpang menjelang Lebaran.

Gubernur Miq Iqbal mengungkapkan bahwa jumlah penumpang ternyata melampaui prediksi awal.

“Awalnya diperkirakan sekitar 8.000 penumpang pada H-4, namun ternyata sudah mencapai sekitar 9.000 penumpang. Ini menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun lalu dan bisa menjadi indikator membaiknya kondisi perekonomian masyarakat,” katanya.

Puncak arus penumpang diperkirakan akan terjadi pada H-3 Lebaran, dengan tujuan penerbangan paling diminati menuju Jakarta dan Surabaya. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah menyiapkan tujuh penerbangan tambahan (extra flight).

Sementara itu, pergerakan penerbangan internasional masih terpantau normal, khususnya untuk rute dari dan menuju Malaysia dan Singapura.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan perhatian pada aspek keselamatan penerbangan, terutama terkait kondisi kesehatan kru pesawat di tengah meningkatnya frekuensi penerbangan menjelang Lebaran.

“Kami menyarankan agar dilakukan pemeriksaan kesehatan kru secara acak. Ini penting untuk memastikan seluruh kru dalam kondisi sehat dan fit sehingga keselamatan penerbangan tetap terjaga,” ungkapnya.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Pelabuhan Lembar, salah satu titik vital pergerakan penumpang dan kendaraan antara Lombok dan Bali.

Dari hasil pemantauan, arus penyeberangan keluar dari Pulau Lombok masih relatif normal, sementara arus kedatangan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Tercatat terjadi kenaikan sekitar 20 persen pada arus kedatangan, baik barang, kendaraan maupun penumpang. Peningkatan paling terlihat pada kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi yang datang dari luar daerah,” jelas Miq Iqbal.

Mayoritas arus kedatangan tersebut berasal dari Pelabuhan Padangbai, Bali, sementara arus keluar dari Lombok diperkirakan akan meningkat setelah Hari Raya Idul Fitri.

Terkait pengaturan lalu lintas penyeberangan, pemerintah akan menyesuaikan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) serta regulasi dari Pemerintah Provinsi Bali yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan keagamaan.

“Pada tanggal 18 penyeberangan dari Lombok akan ditutup hingga pukul 09.00 dan dibuka kembali pada tanggal 20 pukul 04.00 dini hari. Sementara dari arah Bali akan mulai ditutup pada tanggal 19,” terangnya.

Rangkaian peninjauan ditutup dengan pelepasan program Mudik Gratis Angkutan Laut 1447 H/2026 rute Lembar–Surabaya yang secara resmi dilepas langsung oleh Gubernur NTB.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Miq Iqbal menyampaikan bahwa program mudik gratis merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan di sektor transportasi laut.

“Program ini adalah hasil kolaborasi pemerintah dengan berbagai pihak. Bapak dan Ibu bukan hanya mendapatkan perjalanan gratis, tetapi juga perlindungan asuransi selama perjalanan. Mudah-mudahan perjalanan lancar dan semua sampai dengan selamat di kampung halaman,” ujarnya.

Miq Iqbal juga berharap program mudik gratis dapat terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Mohon do'anya agar tahun depan kita bisa menggratiskan lebih banyak lagi perjalanan mudik. Tahun ini jumlahnya sudah meningkat dibandingkan tahun lalu, dan kita berharap ke depan semakin banyak masyarakat yang bisa difasilitasi,” katanya.

Menutup kegiatan tersebut, Gubernur secara resmi melepas keberangkatan para pemudik menuju Pulau Jawa.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, mudik gratis jalur laut dari Lombok menuju Surabaya secara resmi saya lepas. Selamat jalan, semoga perjalanan lancar dan selamat sampai tujuan,” pungkasnya.

Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB bersama Forkopimda untuk memastikan arus mudik Lebaran berlangsung aman, tertib, dan nyaman, sekaligus memastikan seluruh simpul transportasi di NTB siap melayani masyarakat selama periode mudik tahun ini. (AM/KominfotikNTB)

]]>
Sun, 15 Mar 2026 15:30:40 +0800 amr
Bupati Sumbawa Resmikan Rumah Tahfizh Al&Imam di Musholla Pendopo, Tumbuhkan Generasi Pecinta Al&Qur’an https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-resmikan-rumah-tahfizh-al-imam-di-musholla-pendopo-tumbuhkan-generasi-pecinta-al-quran https://amarmedia.co.id/bupati-sumbawa-resmikan-rumah-tahfizh-al-imam-di-musholla-pendopo-tumbuhkan-generasi-pecinta-al-quran

SUMBAWA,Amarmedia.co.id (15 Maret 2026)-Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti Musholla Pendopo Bupati Sumbawa saat Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP meresmikan Rumah Tahfizh Al-Imam, sebuah langkah nyata untuk menumbuhkan generasi pecinta Al-Qur’an di Kabupaten Sumbawa.

Peresmian tersebut diawali dengan kegiatan ngaji bersama yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di pendopo, menghadirkan suasana damai yang menyentuh hati para peserta yang hadir.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa yang juga Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa, DGH. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov, para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta seluruh Kepala OPD se-Kabupaten Sumbawa.

Turut hadir pula Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov bersama Sekretaris Dr. Supriyadi, M.HI yang menjadi mitra utama dalam menghadirkan program mulia tersebut.

Setelah kegiatan ngaji bersama, acara dilanjutkan dengan penandatanganan peresmian Rumah Tahfizh Al-Imam, sebagai simbol dimulainya program pembinaan hafiz dan hafizah di lingkungan Pendopo Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa program Rumah Tahfizh ini merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, BAZNAS Kabupaten Sumbawa, dan Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, program ini merupakan ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi Qur’ani yang kelak menjadi kebanggaan daerah.

“Program Rumah Tahfizh ini kita hadirkan sebagai upaya melahirkan hafiz dan hafizah di Kabupaten Sumbawa. Pesertanya terbuka untuk semua kalangan, baik ASN maupun masyarakat umum,” ujar Bupati dengan penuh harap.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ngaji bersama yang dilaksanakan sebelum peresmian merupakan kegiatan rutin bulanan yang menjadi salah satu program unggulan Jarot-Anshari dalam meningkatkan iman dan taqwa di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa Dea Guru Syukri Rahmat menyampaikan komitmen lembaganya untuk mendukung penuh program tersebut.

“BAZNAS siap menanggung honor para tenaga pengajar di Rumah Tahfizh Al-Imam ini agar program ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Kegiatan yang penuh makna tersebut kemudian ditutup dengan foto bersama, menjadi simbol kebersamaan dan komitmen seluruh pihak dalam membumikan Al-Qur’an di Tanah Samawa.

Rumah Tahfizh Al-Imam diharapkan menjadi cahaya baru yang menerangi generasi muda Sumbawa, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta memperkuat nilai keimanan di tengah masyarakat.(AM)

]]>
Sun, 15 Mar 2026 13:11:45 +0800 amr
Harapan Baru di Desa Batu Mekar, Bunda Sinta Ajak Warga Bersinergi Keluar dari Garis Kemiskinan https://amarmedia.co.id/harapan-baru-di-desa-batu-mekar-bunda-sinta-ajak-warga-bersinergi-keluar-dari-garis-kemiskinan https://amarmedia.co.id/harapan-baru-di-desa-batu-mekar-bunda-sinta-ajak-warga-bersinergi-keluar-dari-garis-kemiskinan Harapan Baru di Desa Batu Mekar, Bunda Sinta Ajak Warga Bersinergi Keluar dari Garis Kemiskinan

Lombok Barat.Amarmedia.co.id Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Sinta Agathia Iqbal, menghadiri kegiatan Bulan Peduli Sosial yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan solidaritas menjelang Hari Raya Idul Fitri sekaligus upaya strategis pemerintah dalam mengintervensi angka kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Bunda Sinta sapaan akrabnya menyampaikan bahwa kehadirannya bersama rombongan bukan sekadar untuk menyerahkan bantuan, tetapi untuk memastikan masyarakat tidak merasa berjuang sendirian.

"Kami ingin Bapak dan Ibu semua merasa bahwa Bapak/Ibu tidak sendiri. Desa Mekar saat ini memang masih termasuk desa berdaya, namun jangan membuat kita patah arang. Kami ingin melihat apa yang bisa kami kerjakan bersama-sama untuk desa ini," ujar Hj. Sinta di hadapan warga.

Ia juga menyoroti potensi lokal Desa Batu Mekar, khususnya di sektor pertanian, perkebunan, dan kerajinan khas Lombok, yaitu anyaman Ketak. Bunda Sinta mendorong pengrajin lokal untuk terus mengembangkan komunitasnya agar mampu menjadi penopang ekonomi keluarga selain dari sektor pertanian.

"Target kami, tahun ini kami datang membawa bantuan, tahun depan Insya Allah kami hadir kembali untuk mensyukuri prestasi Desa Batu Mekar bisa berhasil keluar dari kategori kemiskinan ekstrem," tegasnya optimis.

Selain isu ekonomi, Bunda Sinta memberikan atensi khusus pada angka stunting di Desa Batu Mekar. Meski telah mengalami penurunan signifikan dalam dua tahun terakhir, ia meminta para ibu untuk lebih rajin membawa anak-anak mereka ke Posyandu.

"Saya titip kepada Ibu-ibu untuk saling memperhatikan tetangganya. Sesibuk apapun, sempatkan membawa anak-anak ke Posyandu agar generasi muda Desa Batu Mekar tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, kuat, dan berprestasi," pesannya.

Sementara itu, Kepala Desa Batu Mekar, Najamudin, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Ia mengakui bahwa dukungan dari pemerintah provinsi dan kabupaten sangat diperlukan untuk memacu semangat warga dalam memperbaiki taraf hidup.

Acara ini turut dihadiri LKKS Kabupaten Lombok Barat, Kepala Dinas Sosial Lombok Barat, serta puluhan masyarakat penerima bantuan paket sembako. Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis sebagai wujud "tanda cinta" pemerintah dalam menyambut suasana lebaran.(san/her/diskominfotik)

]]>
Sun, 15 Mar 2026 12:00:14 +0800 amr
Cegah Kriminalitas, Polsek Plampang Dan Pospol Maronge Intensifkan Patroli Blue Light  https://amarmedia.co.id/cegah-kriminalitas-polsek-plampang-dan-pospol-maronge-intensifkan-patroli-blue-light https://amarmedia.co.id/cegah-kriminalitas-polsek-plampang-dan-pospol-maronge-intensifkan-patroli-blue-light Cegah Kriminalitas, Polsek Plampang Dan Pospol Maronge Intensifkan Patroli Blue Light 

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id-- Jajaran Polsek Plampang bersama Pospol Maronge terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya melalui kegiatan Patroli Blue Light. Fokus utama patroli ini adalah mengantisipasi tindak pidana 3C (Curas, Curat, Curanmor), peredaran narkoba, minuman keras, serta aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat pada jam-jam rawan. 

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Plampang Iptu Joko Wilopo, mengonfirmasi bahwa kegiatan yang dimulai Pada Kamis 12 Maret 2026 pukul 23.30 WITA tersebut merupakan langkah preventif untuk meniadakan niat dan kesempatan bagi para pelaku kejahatan.

"Kami hadir di tengah masyarakat dengan menyalakan lampu biru (blue light) sebagai tanda kehadiran Polri di lapangan. Tujuannya jelas, yakni memberikan rasa aman bagi warga yang sedang beristirahat serta mempersempit ruang gerak pelaku tindak pidana," ujar petugas di lapangan.

Dalam pelaksanaan patroli kali ini, tim yang dipimpin oleh Aiptu I Putu Swarjana bersama Aipda Sapriadi dan Brigadir Asriadi menyisir titik-titik yang dianggap rawan di sepanjang wilayah Plampang hingga Maronge. Selain melakukan pemantauan fisik, petugas juga mengedepankan dialogis dengan warga yang masih beraktivitas.

Petugas memberikan himbauan khusus kepada pemilik kendaraan agar lebih waspada dalam menyimpan kendaraan roda dua miliknya. "Kami ingatkan warga untuk selalu menggunakan kunci ganda dan menyimpan kendaraan di tempat yang aman. Selain itu, kami menekankan kepada para remaja agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran narkoba maupun minuman keras," ungkap Aiptu I Putu Swarjana.

Aksi patroli ini juga menyasar antisipasi kerumunan yang berpotensi melakukan aksi balap lari maupun balap liar yang mengganggu ketertiban umum. Melalui kehadiran polisi yang konsisten di lapangan, diharapkan situasi Kamtibmas tetap terkendali terutama menjelang waktu istirahat masyarakat.

Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Plampang dan Pospol Maronge terpantau dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan menonjol maupun aktivitas yang melanggar hukum selama kegiatan berlangsung. (AM)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 15:52:37 +0800 amr
Jaga Stabilitas Harga, Polres Sumbawa Launching Gerakan Pangan Murah https://amarmedia.co.id/jaga-stabilitas-harga-polres-sumbawa-launching-gerakan-pangan-murah https://amarmedia.co.id/jaga-stabilitas-harga-polres-sumbawa-launching-gerakan-pangan-murah Jaga Stabilitas Harga, Polres Sumbawa Launching Gerakan Pangan Murah

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id -- Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat, Polres Sumbawa resmi meluncurkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri Untuk Masyarakat Tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Area Pertokoan Kelurahan Brang Bara, Kabupaten Sumbawa, pada Jumat 13 Maret 2026 pagi.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Wakapolres Sumbawa Kompol Didik Harianto, S.H., secara resmi membuka kegiatan yang bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.

"Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk membantu mengendalikan inflasi dan meringankan beban ekonomi, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari," ujar Kompol Didik Harianto saat meluncurkan program tersebut.

Dalam kegiatan ini, Satuan Binmas Polres Sumbawa di bawah pimpinan AKP Abdul Muis Tajudin menyediakan komoditas utama berupa beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kemasan 5 kg dengan harga terjangkau, yakni Rp55.000 per sak. Program ini langsung diserbu warga yang antusias mendapatkan pangan berkualitas dengan harga di bawah pasar.

Kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan prosesi launching resmi dan peninjauan langsung oleh Wakapolres ke lokasi penjualan. Tidak hanya sekadar menjual, personel kepolisian juga berdialog dengan warga untuk memastikan distribusi pangan ini tepat sasaran bagi masyarakat yang paling membutuhkan.

Turut hadir dalam giat tersebut Kapolsek Sumbawa Iptu Rohmad Rondi, perwakilan Camat Sumbawa, serta jajaran Sat Binmas dan Sat Intelkam Polres Sumbawa. Sinergi lintas fungsi ini memastikan jalannya penyaluran pangan murah tetap tertib dan sesuai protokol keamanan.

"Kami berharap melalui GPM ini, fluktuasi harga pangan dapat ditekan dan masyarakat merasa terbantu. Polri berkomitmen untuk terus mengawal ketahanan pangan nasional di tingkat daerah," tambah Kasat Binmas, AKP Abdul Muis Tajudin.

Hingga kegiatan berakhir pada siang hari, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif dengan antrean warga yang teratur. (AM)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 15:49:35 +0800 amr
Personel Gabungan TNI&Polres Sumbawa Intensifkan Patroli Mobile di Pusat Keramaian https://amarmedia.co.id/personel-gabungan-tni-polres-sumbawa-intensifkan-patroli-mobile-di-pusat-keramaian https://amarmedia.co.id/personel-gabungan-tni-polres-sumbawa-intensifkan-patroli-mobile-di-pusat-keramaian Personel Gabungan TNI-Polres Sumbawa  Intensifkan Patroli Mobile di Pusat Keramaian

 

Sumbawa Besar, NTB.Amaemedia.co.id -- Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Polres Sumbawa bersama jajaran TNI meningkatkan intensitas pengamanan melalui Patroli Mobile Cipta Kondisi dalam rangka Operasi Ketupat Rinjani 2026. Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan dan titik rawan kamtibmas, Jumat (13/03/2026) malam.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H.,S.I.K, melalui Kasatgasres Ban Ops AKP Rudy Krisno W, S.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh Pihak Kepolisian untuk menjaga harkamtibmas di wilayah Kabupaten Sumbawa serta guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Saat ini kita memasuki fase akhir Ramadhan, di mana mobilitas masyarakat di area kota, khususnya pusat perbelanjaan, meningkat tajam. Fokus kita adalah memberikan rasa aman, melakukan pengaturan arus lalu lintas, serta memberikan imbauan secara humanis kepada warga dan juru parkir," ujar AKP Rudy Krisno dalam arahannya.

Tim gabungan bergerak menyisir sejumlah titik vital dan pusat keramaian di Kota Sumbawa, antara lain Pos Terpadu Bandara Sultan Kaharuddin, Terminal Sumer Payung, Pasar Malam Samota, dan Simpang Sabalong Samalewa.

Kasatgasres Preventif IPTU M. Tahir Lantu menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan sikap yang santun, responsif, dan simpatik saat berinteraksi dengan masyarakat. Selain memantau kerumunan, patroli ini juga menyasar antisipasi kelompok geng motor serta penyalahgunaan miras, senjata tajam, dan narkotika.

"Kami ingin memastikan masyarakat dapat berbelanja dan mempersiapkan kebutuhan Idul Fitri dengan tenang. Oleh karena itu, kehadiran Polri-TNI di lapangan sangat krusial untuk meniadakan ruang gerak pelaku kejahatan," ungkap IPTU Tahir.

Kegiatan patroli yang berlangsung hingga pukul 22.50 WITA ini berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Polres Sumbawa terus berkomitmen mengawal situasi kamtibmas agar tetap stabil hingga hari kemenangan tiba. (AM/MA)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 15:41:13 +0800 amr
Pemkab Sumbawa Benahi Distribusi LPG 3 Kg, Kelurahan Seketeng Jadi Pilot Project Pendataan Penerima https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-benahi-distribusi-lpg-3-kg-kelurahan-seketeng-jadi-pilot-project-pendataan-penerima https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-benahi-distribusi-lpg-3-kg-kelurahan-seketeng-jadi-pilot-project-pendataan-penerima

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai membenahi tata kelola distribusi LPG 3 kilogram agar lebih tepat sasaran. Langkah tersebut dilakukan melalui pendataan masyarakat penerima prioritas dan pelaku usaha mikro di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, ditetapkan sebagai wilayah pertama pelaksanaan pendataan sekaligus pilot project yang dimulai pada Jumat (13/03/2026).

Pendataan dilakukan dengan melibatkan perangkat lingkungan mulai dari tingkat RT hingga kelurahan. Masyarakat yang masuk kategori penerima prioritas akan mendapatkan kupon sebagai dasar pengaturan distribusi LPG bersubsidi di wilayah tersebut.

Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya, S.T., M.M., mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperbaiki sistem distribusi LPG subsidi agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

“Pendataan ini kami lakukan untuk memastikan LPG 3 kilogram benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, terutama rumah tangga yang membutuhkan dan pelaku usaha mikro,” ujar Ivan pada Jumat (13/03/2026).

Ia menjelaskan, pendataan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Bupati Sumbawa sebagai langkah untuk memperbaiki sistem distribusi sekaligus memudahkan pengawasan di lapangan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) LPG 3 kilogram Kabupaten Sumbawa.

“Melalui pendataan ini, pemerintah daerah akan memiliki basis data penerima prioritas. Data tersebut nantinya akan kami koordinasikan dengan Pertamina, agen, dan pangkalan LPG sebagai dasar pengaturan penyaluran di lapangan,” jelasnya.

Selain melakukan pendataan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga telah menerbitkan Surat Edaran yang mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pegawai BUMN dan BUMD untuk tidak menggunakan LPG 3 kilogram. Kebijakan tersebut diambil agar LPG bersubsidi dapat lebih difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ivan juga mengapresiasi langkah cepat Camat Sumbawa bersama jajaran kelurahan yang telah memulai proses pendataan di Kelurahan Seketeng sebagai wilayah percontohan.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Camat Sumbawa dan jajaran kelurahan yang telah memulai pendataan di Seketeng. Model pendataan ini akan diterapkan secara bertahap di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa,” katanya.

Sementara itu, kecamatan lainnya di Kabupaten Sumbawa saat ini juga mulai melakukan pendataan dari tingkat RT hingga desa dan kelurahan. Seluruh data tersebut nantinya akan dihimpun dan disampaikan kepada Bupati Sumbawa sebagai dasar penetapan penerima prioritas LPG 3 kilogram di masing-masing wilayah.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi LPG pada tingkat agen dan pangkalan. Para agen dan pangkalan diminta menyalurkan LPG sesuai ketentuan yang berlaku serta tidak menjual kepada pengecer maupun pihak yang melakukan penimbunan.

“Apabila ditemukan penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi atau penyaluran yang tidak tepat sasaran, pemerintah akan melakukan penindakan mulai dari teguran hingga pencabutan izin usaha,” tegas Ivan.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan pangkalan LPG di setiap wilayah. Evaluasi ini bertujuan memastikan jumlah pangkalan sebanding dengan kebutuhan masyarakat sehingga distribusi LPG dapat lebih proporsional dan mudah dijangkau.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana mengusulkan perluasan sasaran penerima LPG 3 kilogram bagi petani dan nelayan yang menggunakan LPG dalam aktivitas usahanya.

Sebagai penutup, Ivan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawasi distribusi LPG bersubsidi agar tetap tepat sasaran. Ia juga mendorong masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran distribusi LPG melalui Call Centre Lapor Gas di nomor 081337577972.

“Partisipasi masyarakat sangat penting agar LPG subsidi benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak. Kami berharap semua pihak dapat ikut mengawasi distribusinya di lapangan,” pungkasnya. (AM)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 14:12:31 +0800 amr
Wabup Ansori Buka Rakor Adipura 2026, Perkuat Komitmen Pengelolaan Kebersihan di Sumbawa https://amarmedia.co.id/wabup-ansori-buka-rakor-adipura-2026-perkuat-komitmen-pengelolaan-kebersihan-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/wabup-ansori-buka-rakor-adipura-2026-perkuat-komitmen-pengelolaan-kebersihan-di-sumbawa Wabup Ansori Buka Rakor Adipura 2026, Perkuat Komitmen Pengelolaan Kebersihan di Sumbawa

 

Sumbawa,Amarmedia.co.id (13-3-2026) – Wakil Bupati Mohamad Ansori membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Adipura Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali Nusra, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang memiliki peran dalam pengelolaan lingkungan dan kebersihan daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kebersihan dan lingkungan di Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, persoalan lingkungan memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, sehingga memerlukan perhatian dan kerja sama semua pihak.

“Rapat koordinasi ini sangat penting untuk memperkuat komitmen kita bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kebersihan lingkungan di Kabupaten Sumbawa, karena lingkungan sangat berkaitan dengan kehidupan kita sehari-hari,” ujar Wabup.

Ia juga mengakui bahwa hingga saat ini masih terdapat sejumlah persoalan terkait pengelolaan sampah dan kebersihan di beberapa wilayah di Kabupaten Sumbawa.

Karena itu, Rakor Adipura ini diharapkan mampu menjadi forum koordinasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mencari solusi dalam mengatasi persoalan kebersihan tersebut.

Wabup menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan bukan semata-mata untuk kepentingan penilaian penghargaan Adipura Award, tetapi lebih dari itu merupakan kebutuhan dasar dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

“Permasalahan kebersihan ini tidak hanya untuk penilaian saja, tetapi merupakan persoalan kehidupan sehari-hari masyarakat. Oleh karena itu, melalui rakor ini kita harapkan semua pihak dapat bergerak bersama menyelesaikan persoalan sampah dan kebersihan sehingga tercipta Sumbawa yang bersih dan bebas dari sampah,” pungkasnya (AM)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 14:06:56 +0800 amr
Transparansi Fiskal: Pemkab Sumbawa Ungkap Progres Peningkatan TPP ASN di Tengah Tantangan Anggaran https://amarmedia.co.id/transparansi-fiskal-pemkab-sumbawa-ungkap-progres-peningkatan-tpp-asn-di-tengah-tantangan-anggaran https://amarmedia.co.id/transparansi-fiskal-pemkab-sumbawa-ungkap-progres-peningkatan-tpp-asn-di-tengah-tantangan-anggaran Transparansi Fiskal: Pemkab Sumbawa Ungkap Progres Peningkatan TPP ASN di Tengah Tantangan Anggaran

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi menyampaikan perkembangan realisasi salah satu program unggulan kepemimpinan Bupati Ir H Syarafuddin Jarot MP dan Wakil Bupati Drs H Mohamad Ansori, yakni peningkatan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam keterangan Jumat 13 Maret 2026, Penyampaian ini dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip keterbukaan informasi publik, guna memastikan masyarakat dan para aparatur mendapatkan gambaran utuh mengenai progres serta tantangan dalam implementasi program prioritas daerah.

Realisasi Bertahap dan Kondisi Fiskal 2025

Berdasarkan evaluasi implementasi tahun 2025, pemerintah daerah mengakui bahwa peningkatan TPP ASN belum dapat direalisasikan secara menyeluruh bagi seluruh pegawai. Langkah ini diambil berdasarkan pertimbangan matang terhadap stabilitas keuangan daerah.

Terdapat dua faktor utama yang menjadi tantangan fiskal tahun ini:

Pertama : Rasio Belanja Pegawai: Angka belanja pegawai masih relatif tinggi jika dibandingkan dengan total belanja daerah secara keseluruhan.

Kedua : Penurunan Dana Transfer: Adanya penurunan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat yang terjadi secara nasional pada tahun 2025.

Bukti Komitmen: Kenaikan TPP 13 & 14 Sebesar 100%

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Pemkab Sumbawa menegaskan bahwa kesejahteraan ASN tetap menjadi prioritas dalam reformasi birokrasi. Sebagai bukti nyata, pemerintah daerah berhasil merealisasikan pembayaran TPP ke-13 dan TPP ke-14 sebesar 100 persen.Kebijakan ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.Kenaikan TPP Terbatas bagi ASN yang mengalami perubahan kelas jabatan secara resmi dan penguatan regulasi melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebagai landasan hukum penyesuaian TPP pada jabatan tertentu.

 Langkah ini menunjukkan bahwa meski kenaikan TPP secara total masih terkendala fiskal, pemerintah tetap berupaya memberikan perhatian maksimal pada kesejahteraan ASN melalui skema yang memungkinkan.

Menjaga Keseimbangan Pembangunan

Pemkab Sumbawa memilih pendekatan yang hati-hati demi menjaga akuntabilitas. Strategi bertahap ini diambil untuk memastikan keseimbangan antara belanja pegawai, keberlanjutan pembangunan daerah, dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat tetap terjaga.

Melalui transparansi ini, Pemkab Sumbawa berharap dapat membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan fiskal yang diambil telah melalui perhitungan yang matang demi keberlanjutan keuangan daerah di masa depan.

Sumber: ppid.sumbawakab.go.id

]]>
Sat, 14 Mar 2026 14:02:51 +0800 amr
Sinergi BAZNAS dan NWDI Sumbawa: 32 Dai Safari Ramadan MDQH Pancor Tebar Kebaikan di Pelosok Desa https://amarmedia.co.id/sinergi-baznas-dan-nwdi-sumbawa-32-dai-safari-ramadan-mdqh-pancor-tebar-kebaikan-di-pelosok-desa https://amarmedia.co.id/sinergi-baznas-dan-nwdi-sumbawa-32-dai-safari-ramadan-mdqh-pancor-tebar-kebaikan-di-pelosok-desa Sinergi BAZNAS dan NWDI Sumbawa: 32 Dai Safari Ramadan MDQH Pancor Tebar Kebaikan di Pelosok Desa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Syiar Islam di Kabupaten Sumbawa selama bulan suci Ramadan 1447 H semakin semarak dengan kehadiran puluhan santri dari Ma'had Darul Quran Wal Hadits (MDQH) NWDI Pancor. Kehadiran para dai muda ini mendapat dukungan penuh dari BAZNAS Kabupaten Sumbawa melalui program unggulan "Sumbawa Taqwa".

Sekretaris Umum Pengurus Daerah NWDI Kabupaten Sumbawa, Alimin, S.Ag., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, dukungan dari BAZNAS sangat membantu operasional para santri yang tengah menjalankan misi dakwah.

"Tahun ini kami menerjunkan kurang lebih 32 orang adik-adik dari tim safari MDQH NWDI Pancor. Mereka tersebar di berbagai titik strategis, mulai dari Plampang, Desa Labuhan Kuris, Desa Padasuka Lunyuk,, Desa Penyaring Moyo Utara, Desa Batudulang Kecamatan Batu Lanteh, hingga Dusun Genang Genis Desa  Kerato Kecamatan Unter Iwes dan Kelurahan Brang Bara Kecamatan Sumbawa" ujar Alimin.

Ia menambahkan bahwa selama sebulan penuh, para santri ini mengabdi di tengah masyarakat dengan menjadi imam shalat wajib, imam tarawih, penceramah, hingga menjadi guru mengaji di TPQ setempat.

Dukungan Program 'Sumbawa Taqwa'

Sekretaris BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dr. Supriadi, SHi.MHi menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Sumbawa Taqwa. Para dai tersebut dikategorikan sebagai Asnaf Fi Sabilillah karena dedikasinya mensyiarkan agama Allah di wilayah-wilayah yang membutuhkan.

"Kami dari BAZNAS mendukung penuh kehadiran mereka. Selain bantuan operasional selama di sini, kami juga menanggung biaya transportasi (ongkos bus) bagi mereka saat kembali ke daerah asal nanti agar bisa berkumpul lagi dengan keluarga setelah sebulan mengabdi," jelas Dr. Supriadi.

Kesan Hangat dari Lokasi Safari

Salah satu peserta safari, Triadi, santri asal Wanasaba, Lombok Timur, menceritakan pengalamannya selama bertugas di Desa Kerato Genang Genis, Kecamatan Unter Iwes. Ia mengaku terkesan dengan keramahan warga Sumbawa yang menyambut mereka dengan tangan terbuka.

"Kami sudah di sini selama 28 hari, bahkan sebelum puasa dimulai. Selain menjadi imam dan mengisi kultum, kami juga berkolaborasi dengan pemuda setempat, mengajar di TPQ, dan membantu kegiatan sosial masyarakat. Warga di sini sangat sopan dan tulus, membuat kami merasa sangat betah," ungkap Triadi.

Sambutan positif juga datang dari tokoh masyarakat setempat. Siswaluyadi, Ketua RW 01 Dusun Genang Genis Desa Kerato Kecamatan Unter Iwes menyatakan bahwa kehadiran para santri ini sangat membantu aktivitas keagamaan di dua masjid di wilayahnya.

"Ini sudah tahun ketiga berturut-turut kami dikunjungi oleh adik-adik dari Ma'had ini. Kehadiran mereka sangat terasa manfaatnya, terutama dalam mendidik anak-anak kami mengaji. Kami sangat berharap program seperti ini terus berlanjut setiap tahunnya," pungkas Luyadi 

Misi dakwah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah masyarakat selama Ramadan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara lembaga keagamaan, pemerintah melalui BAZNAS, dan masyarakat Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 12:15:16 +0800 amr
Pemprov NTB Dorong Integrasi Program Nasional dengan Koperasi Desa https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dorong-integrasi-program-nasional-dengan-koperasi-desa https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-dorong-integrasi-program-nasional-dengan-koperasi-desa Pemprov NTB Dorong Integrasi Program Nasional dengan Koperasi Desa

Sumbawa Barat.Amarmedia.co.id - Sebagai institusi bisnis yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) diharapkan untuk segera menjalankan aktivitas usaha sebagai bagian dari ekosistem ekonomi ditingkat desa atau kelurahan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat melakukan kunjungan ke Koperasi Merah Putih Telaga Bertong, Jumat (13/3/2026).

Gubernur Iqbal juga menegaskan bahwa ke depan berbagai program pemerintah pusat pada akhirnya akan terintegrasi dengan hadirnya berbagai program yang diinisiasi pemerintah pusat seperti; Koperasi Merah Putih, Program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), kampung nelayan, hingga peternakan terintegrasi.

Sebagai bentuk dukungan nyata, ia secara khusus meminta Bank NTB Syariah untuk membantu koperasi yang dinilai siap memulai usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Bantuan tersebut diberikan senilai sekitar Rp. 25 juta per koperasi dalam bentuk barang, bukan uang tunai.

Barang-barang tersebut diperoleh dari sejumlah mitra seperti Bulog, Pupuk Indonesia, dan Pertamina. Selanjutnya, barang tersebut dapat dijual kembali oleh koperasi kepada masyarakat sehingga koperasi memperoleh margin keuntungan yang dapat digunakan sebagai tambahan modal usaha.

“Yang penting mereka mulai berbisnis dulu. Dari margin penjualan itu mereka bisa menambah modalnya,” ujarnya.

Pada tahap awal, sekitar 10 koperasi direncanakan menerima bantuan CSR tersebut sebagai proyek percontohan. Jika program ini berjalan dengan baik, dukungan serupa akan diperluas kepada koperasi lain yang telah siap menjalankan usaha. Sejauh ini, dukungan CSR untuk mendorong aktivitas usaha koperasi telah mulai diberikan oleh Bank NTB Syariah dan Bank Mandiri. (AM/kominfotik/adpimntb).

]]>
Sat, 14 Mar 2026 12:00:37 +0800 amr
Gubernur NTB Perkuat Dukungan Pendidikan Disabilitas di Sumbawa https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-perkuat-dukungan-pendidikan-disabilitas-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-perkuat-dukungan-pendidikan-disabilitas-di-sumbawa Gubernur NTB Perkuat Dukungan Pendidikan Disabilitas di Sumbawa

Sumbawa,Amarmedia.co.id 12 Maret 2026 — Dalam rangkaian Safari Ramadan di Kabupaten Sumbawa, Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal mengunjungi SLBN 1 Sumbawa, Kamis (12/3/2026), untuk memperkuat dukungan terhadap pendidikan bagi peserta didik penyandang disabilitas.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh para siswa dan guru. Para siswa menampilkan permainan angklung sebagai bentuk penyambutan sebelum Gubernur meninjau sejumlah fasilitas sekolah.

Pada kesempatan itu, Gubernur meresmikan ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ruang keterampilan, serta ruang kelas yang telah direvitalisasi menggunakan anggaran tahun 2025. Revitalisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus di Kabupaten Sumbawa.

“Mudah-mudahan secara bertahap semua sekolah dapat direvitalisasi. Silahkan siapkan datanya agar bisa kita lihat kebutuhan yang ada,” ujar Miq Iqbal.

Selain bangunan, revitalisasi juga mencakup penambahan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk perlengkapan layanan kesehatan di ruang UKS serta sarana pembelajaran lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Miq Iqbal berdialog langsung dengan para siswa, guru, dan pengelola sekolah untuk mendengar berbagai kebutuhan serta tantangan yang dihadapi dalam proses pendidikan.

Gubernur Miq Iqbal menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB akan memberikan perhatian khusus terhadap penguatan sarana pendidikan sekaligus peningkatan kemandirian ekonomi bagi para lulusan sekolah luar biasa.

“Anak-anak kita di SLB memiliki potensi besar. Pemerintah harus memastikan mereka mendapatkan akses pendidikan yang baik sekaligus peluang untuk mandiri setelah lulus sekolah,” katanya.

Gubernur juga menyaksikan secara langsung berbagai kegiatan keterampilan yang dikembangkan di sekolah tersebut. Ia melihat para siswa yang sedang belajar membatik, menyablon kaos, serta memproduksi berbagai karya kreatif lainnya.

Dengan penuh perhatian, Miq Iqbal mengamati para siswa yang membatik menggunakan canting di atas kain putih. Para siswa tersebut terdiri dari penyandang tuna rungu, tuna wicara, serta berbagai ragam disabilitas lainnya.

Salah seorang guru menjelaskan bahwa siswa tuna rungu umumnya memiliki tingkat fokus yang sangat tinggi ketika melakukan aktivitas tertentu.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur mendorong agar pengembangan keterampilan siswa juga diarahkan pada bidang kreatif seperti desain komunikasi visual.

“Mereka bisa diajarkan desain komunikasi visual. Dengan tingkat fokus yang mereka miliki, hasilnya bisa sangat baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga membeli sejumlah kaos hasil karya siswa sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mereka.

Selain peninjauan fasilitas, Gubernur memberikan sejumlah arahan strategis kepada perangkat daerah terkait untuk memperkuat dukungan terhadap SLBN Sumbawa.

Pemerintah Provinsi NTB akan memfasilitasi kerja sama antara sekolah dengan Bank NTB Syariah guna membuka akses bantuan permodalan bagi alumni SLB yang ingin mengembangkan usaha mandiri.

Selain itu, pemerintah juga akan mengupayakan penyediaan kendaraan antar-jemput bagi siswa guna memudahkan akses transportasi peserta didik.

Gubernur juga mendorong pihak sekolah untuk lebih aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dunia usaha maupun komunitas, terutama dalam memasarkan berbagai produk keterampilan yang dihasilkan siswa.

“Produk-produk karya siswa SLB memiliki nilai ekonomi. Kita perlu membuka akses pasar yang lebih luas agar karya mereka bisa dikenal masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi NTB juga akan melakukan evaluasi terhadap kondisi asrama siswa untuk memastikan kelayakan serta kenyamanan tempat tinggal bagi peserta didik yang berasal dari luar daerah.

Melalui kunjungan tersebut, Gubernur berharap dukungan terhadap pendidikan inklusif di NTB dapat terus diperkuat, sekaligus mendorong kemandirian serta pemberdayaan peserta didik penyandang disabilitas agar mampu berkontribusi dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. (AM)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 11:57:38 +0800 amr
Gubernur Iqbal: Desa Berdaya Hadir Entaskan Kemiskinan Ekstrem https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-desa-berdaya-hadir-entaskan-kemiskinan-ekstrem https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-desa-berdaya-hadir-entaskan-kemiskinan-ekstrem Sumbawa Barat.Amarmedia.co.id– Di balik bentang alam yang mempesona, kawasan barat pulau Sumbawa menyimpan potensi besar yang terus bertumbuh melalui semangat kemandirian desa. Pesona kaki perbukitan hingga garis pantai yang cantik menjadi saksi geliat pembangunan berbasis masyarakat di Sumbawa barat kini kian nyata dibingkai dalam konsep desa berdaya.

Konsep desa berdaya yang digaungkan pemerintah provinsi NTB dibawah kepemimpinan Iqbal Dinda di pulau Sumbawa tidak hanya bergelut di pembangunan fisik, tetapi juga tentang penguatan sumber daya manusia. Kelompok Tani, nelayan, pelaku UMKM, hingga komunitas perempuan dan pemuda dilibatkan aktif dalam perencanaan dan pengelolaan potensi lokal.

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dalam kunjungannya ke Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat,pada Jumat (13/3), mengungkapkan, salah satu tujuan hadirnya desa berdaya yakni menjadi solusi dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa hingga dusun termasuk kemiskinan ekstreme.

"Semua harus bottom up, berbasis identifikasi masyarakat desa itu sendiri. Desa berdaya hadir, sebagai sebuah program solutif yang miliki dua karakter, yakni orkestratif dan kolaboratif," jelas Iqbal. 

Tak hanya itu, memaksimalkan potensi desa juga menjadi fokus dari desa berdaya. Iqbal menilai potensi Sumbawa Barat sangat melimpah untuk menjadi motor penggerak ekonomi. Untuk itu Iqbal berharap sebagai roda penggerak desa beserta sumberdayanya harus memaksimalkan potensinya secara kolektif dengan Pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat sehingga fondasi ekonomi berbasis lokal semakin kuat.

"Jadi arahnya nanti melalui desa Berdaya kita intervensi persoalan tingkat desanya Dan juga intervensi persoalan di tingkat KK Sehingga harapannya setiap KK dalam setahun ke depan sudah punya mandiri sudah punya income," katanya.

Gubernur Iqbal juga mengungkapkan, insentif seperti bantuan modal usaha juga tetap diberikan kepada warga yang memiliki usaha kecil sebagai dukungan keberlanjutan kegiatan ekonomi keluarga.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat usaha yang dijalankan, meningkatkan pendapatan, serta mendorong kemandirian ekonomi sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial. Ia menambahkan penyaluran bantuan harus lebih tepat sasaran, baik dalam bentuk bantuan konsumtif bagi warga yang tidak berdaya maupun bantuan produktif bagi masyarakat yang masih memiliki potensi usaha.

“Target kita bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi memastikan masyarakat dapat berdaya dan hidup lebih sejahtera,” tutupnya. (AM/kominfotik/adpimntb).

]]>
Sat, 14 Mar 2026 11:44:11 +0800 amr
Gubernur Iqbal Lepas 400 Peserta Mudik Gratis Menuju Pulau Sumbawa: Kuota Naik Dua Kali Lipat" https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-lepas-400-peserta-mudik-gratis-menuju-pulau-sumbawa-kuota-naik-dua-kali-lipat https://amarmedia.co.id/gubernur-iqbal-lepas-400-peserta-mudik-gratis-menuju-pulau-sumbawa-kuota-naik-dua-kali-lipat

Mataram, Amarmedia.co.id - Sabtu 14 Maret 2026 - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menyelenggarakan program Mudik Gratis bagi masyarakat yang hendak pulang ke Pulau Sumbawa menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Tahun ini, sebanyak 400 peserta diberangkatkan dari Pulau Lombok menuju berbagai daerah di Pulau Sumbawa, mulai dari Kabupaten Sumbawa Barat hingga Kota Bima. Program ini digagas sebagai bentuk pelayanan pemerintah dalam memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan terjangkau.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan bahwa jumlah peserta mudik gratis tahun ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperluas pelayanan kepada masyarakat, khususnya mahasiswa dan warga Pulau Sumbawa yang berada di Pulau Lombok.

“Tahun lalu kita hanya bisa memberangkatkan 200 orang. Tahun ini alhamdulillah kita bisa memberangkatkan 400 orang untuk mudik gratis, mulai dari ujung barat Pulau Sumbawa sampai ujung timur Pulau Sumbawa, dari Kabupaten Sumbawa Barat sampai Bima,” ujar Gubernur Iqbal, saat melepas pemudik di depan Pendopo Gubernur NTB, Sabtu 14 Maret 2026.

Gubernur juga memastikan bahwa kondisi jalur utama Trans Pulau Sumbawa dalam keadaan baik dan siap dilalui para pemudik. Ia menyampaikan bahwa sejumlah titik jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan telah diperbaiki oleh tim dari Dinas PUPR dan Balai Jalan sehingga tidak akan mengganggu kelancaran perjalanan.

“Tadi pagi saya baru saja tiba dari Pulau Sumbawa setelah Safari Ramadan dan minggu lalu juga saya melintasi jalur utama dari Sumbawa Barat sampai Sape. Alhamdulillah kondisi jalur utama InsyaAllah sangat baik. Beberapa titik yang mengalami kerusakan sudah dipersiapkan dan diperbaiki oleh teman-teman dari PUPR dan Bale Jalan sehingga InsyaAllah perjalanan Trans Pulau Sumbawa akan berjalan lancar,” jelasnya.

Selain memastikan kesiapan infrastruktur, Pemprov NTB juga memberikan perlindungan tambahan bagi seluruh peserta mudik melalui fasilitas asuransi perjalanan. Para peserta juga mendapatkan layanan konsumsi untuk berbuka puasa selama perjalanan agar tetap nyaman hingga tiba di daerah tujuan masing-masing.

Program Mudik Gratis ini sebagian besar diikuti oleh mahasiswa asal Pulau Sumbawa yang sedang menempuh pendidikan di Pulau Lombok. Ke depan, Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas layanan agar lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

“Semua yang ikut dalam bus mendapatkan asuransi, jadi tidak hanya terberkahi perjalanannya tetapi juga terlindungi. Kami berharap ke depan jumlah bus yang disediakan bisa lebih banyak sehingga bukan hanya mahasiswa, tetapi masyarakat umum juga bisa memanfaatkan program mudik gratis ini,” tutup Gubernur Iqbal. (AM/kominfotikntb)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 11:38:41 +0800 amr
Bandara Amman Mineral Gerbang Baru Pariwisata dan Perdagangan NTB https://amarmedia.co.id/bandara-amman-mineral-gerbang-baru-pariwisata-dan-perdagangan-ntb https://amarmedia.co.id/bandara-amman-mineral-gerbang-baru-pariwisata-dan-perdagangan-ntb Bandara Amman Mineral Gerbang Baru Pariwisata dan Perdagangan NTB

Sumbawa Barat.Amarmedia.co.id -Keberadaan bandara Amman Mineral memiliki potensi besar untuk memantapkan konektivitas wilayah di NTB, termasuk membuka peluang kedatangan kunjungan wisatawan yang lebih banyak ke Pulau Sumbawa. Serta sebagai pintu akses logistik dan perdagangan dari Sumbawa ke daerah luar.

"Selama ini rutenya hanya ke Denpasar dan ke Lombok. Padahal jika dilihat dari integrasi ekonomi, lebih banyak kita berhubungan ekonomi dan perdagangan itu dengan Surabaya, Jawa Timur. Jika itu bisa kita buka, maka ada pintu masuk untuk pertukaran perdagangan antara NTB dengan Jawa Timur,” kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat meninjau Bandara Amman Mineral di Desa Kiantar, Kabupaten Sumbawa, Jumat (13/3/2026). 

Miq Iqbal menambahkan, meski Bandara tersebut masih berstatus bandara khusus belum melayani rute penerbangan komersial. Namun ia menilai fasilitasnya sangat baik serta telah dilengkapi berbagai sarna penunjang yang memadai dari kedatangan sampai keberangkatan.

“Tadi saya baru cek, ATC-nya sudah punya orang-orang yang sudah tersertifikasi untuk menjalankan ATC itu,” terang Gubernur.

Di sisi lain, proses kalibrasi serta izin khusus bandara tersebut telah diperoleh. Namun izin umum agar bandara dapat digunakan oleh maskapai komersial masih dalam proses pengurusan. 

Untuk itu, Gubernur Miq Iqbal akan berupaya, untuk membantu mempercepat proses perizinan sekaligus mencari model bisnis yang memungkinkan bandara ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh maskapai komersial.

"Bandara inikan sudah terdaftar, tinggal kita pikirkan model bisnisnya saja. Agar keberadaannya lebih optimal," ungkapnya. (AM/Adpimntb).

]]>
Sat, 14 Mar 2026 11:26:44 +0800 amr
Berbagi Ramadan: Bupati Sumbawa Terima 5.760 Paket Sembako dari PT AMMAN untuk Ringankan Beban Masyarakat https://amarmedia.co.id/berbagi-ramadan-bupati-sumbawa-terima-5760-paket-sembako-dari-pt-amman-untuk-ringankan-beban-masyarakat https://amarmedia.co.id/berbagi-ramadan-bupati-sumbawa-terima-5760-paket-sembako-dari-pt-amman-untuk-ringankan-beban-masyarakat Berbagi Ramadan: Bupati Sumbawa Terima 5.760 Paket Sembako dari PT AMMAN untuk Ringankan Beban Masyarakat

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Momentum bulan suci Ramadan 1447 H menjadi ajang memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Sumbawa. Bupati Sumbawa, H. Syarafuddin Jarot, secara simbolis menerima bantuan sebanyak 5.760 paket sembako dan 150 helai sarung dari PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara (AMNT), bertempat di Pendopo Bupati Sumbawa, Jumat (13/03/2026).

Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, di antaranya Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Ketua Baznas, Ketua GOW, para Staf Ahli, Asisten, serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkab Sumbawa.

Bantuan diserahkan langsung oleh Ahmad Salim, S.T., M.M., selaku Senior Manager External Relations PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara. Ahmad Salim menyampaikan bahwa donasi ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah lingkar tambang dan Kabupaten Sumbawa secara umum, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan pokok selama Ramadan.

Bupati Sumbawa, H. Syarafuddin Jarot, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi berkelanjutan dari PT AMMAN. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta sangat krusial dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Agar bantuan tepat sasaran dan merata, pemerintah daerah telah menyusun skema distribusi yang mencakup berbagai instansi vertikal, lembaga sosial, hingga tingkat kecamatan. Berikut adalah rincian distribusi paket sembako tersebut:

Pertama; Wilayah Kecamatan Sumbawa & Instansi: Pemerintah Daerah Sumbawa:500 paket.LKKS Sumbawa: 500 paket.Kelurahan Brang Biji: 100 paket.Polres Sumbawa:100 paket.Kodim Sumbawa: 100 paket.Brimob Sumbawa:60 paket. Bantuan Tambahan Wilayah Kota: 500 paket.

Kedua ; Wilayah Kecamatan Lainnya: Kecamatan Moyo Hulu: 550 paket (ditambah 700 paket khusus untuk desa-desa di wilayah tersebut). Kecamatan Lunyuk: 750 paket. Kecamatan Ropang: 550 paket. Kecamatan Lenangguar: 450 paket. Kecamatan Orong Telu: 450 paket. Kecamatan Lantung:450 paket.

Melalui program Donasi Paket Sembako Ramadan 1447 H ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap beban ekonomi masyarakat, terutama keluarga prasejahtera, dapat sedikit teringan di tengah dinamika harga pangan.

Selain manfaat materi, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat gotong royong dan kebersamaan antara pemerintah, korporasi, dan masyarakat dalam membangun daerah yang lebih religius dan sejahtera. (AM)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 09:14:40 +0800 amr
Sinergi Zakat Ramadan: Bupati Sumbawa Hadiri Penyaluran 1.000 Paket Sembako BAZNAS dan Tunaikan Zakat Mal di Pendopo https://amarmedia.co.id/sinergi-zakat-ramadan-bupati-sumbawa-hadiri-penyaluran-1000-paket-sembako-baznas-dan-tunaikan-zakat-mal-di-pendopo https://amarmedia.co.id/sinergi-zakat-ramadan-bupati-sumbawa-hadiri-penyaluran-1000-paket-sembako-baznas-dan-tunaikan-zakat-mal-di-pendopo Sinergi Zakat Ramadan: Bupati Sumbawa Hadiri Penyaluran 1.000 Paket Sembako BAZNAS dan Tunaikan Zakat Mal di Pendopo

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Suasana Ramadan di Kabupaten Sumbawa diwarnai dengan aksi kepedulian sosial yang kuat. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menghadiri acara bertajuk "Sinergi Zakat untuk Umat" yang dirangkaikan dengan pendistribusian 1.000 paket sembako Ramadan oleh Baznas Sumbawa serta penunaian Zakat Pimpinan Daerah, Jumat (13/03/2026).

Acara yang berlangsung khidmat di Pendopo 1 Sumbawa ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ketua Baznas Sumbawa, perwakilan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), kepala OPD, serta masyarakat penerima manfaat.

Zakat Sebagai "Mata Air" Rezeki

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot memberikan perumpamaan yang mendalam mengenai filosofi zakat dan infak. Ia menekankan bahwa berbagi bukan sekadar kewajiban agama, melainkan cara menjaga keberlangsungan rezeki itu sendiri.

“Zakat dan infak itu ibarat mata air yang mengalir. Jika mata airnya besar, maka alirannya pun besar. Namun, jika kita tidak mengeluarkannya, maka mata air itu akan tersumbat dan bahkan bisa hilang,” ujar Bupati yang akrab disapa Jarot tersebut.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menggalakkan gerakan berzakat demi mensucikan harta, perlindungan diri dari marabahaya, serta menjaga kesehatan lahir dan batin. Ia juga mengapresiasi kinerja Baznas Kabupaten Sumbawa yang dinilai amanah dan profesional dalam mengelola dana umat.

Capaian Signifikan Baznas Sumbawa*

Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa, DG Sukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., melaporkan perkembangan positif kesadaran berzakat di wilayahnya. Tren peningkatan ini terlihat jelas dari angka pengumpulan dana sejak awal tahun.

Total Zakat Terkumpul (Januari - Maret 2026): Rp1,5 Miliar.Total Pendistribusian: Rp1.489.207.000.

"Alhamdulillah, dukungan dari Bapak Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh masyarakat Sumbawa sangat luar biasa. Zakat ini akan membawa keberkahan bagi daerah dan keluarga kita semua," ungkap DG.Sukri.

Dukungan Sektor Swasta dan Penyerahan Zakat Mal

Sinergi ini semakin kuat dengan kontribusi nyata dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Perusahaan tambang tersebut menyalurkan bantuan sosial yang cukup masif untuk didistribusikan di 8 kecamatan, meliputi 5.760 Paket Sembako dan 150 Lembar Sarung

Puncak acara ditandai dengan aksi teladan dari pimpinan daerah. Bupati Syarafuddin Jarot didampingi istri, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot secara langsung menyerahkan Zakat Mal pribadi kepada Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa sebagai bentuk nyata komitmen pimpinan dalam mendukung penguatan ekonomi umat. (AM)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 08:58:36 +0800 amr
Inflasi Kabupaten Sumbawa Februari 2026 Tembus 4,88%: Sektor Perumahan dan Energi Jadi Pemicu Utama https://amarmedia.co.id/inflasi-kabupaten-sumbawa-februari-2026-tembus-488-sektor-perumahan-dan-energi-jadi-pemicu-utama https://amarmedia.co.id/inflasi-kabupaten-sumbawa-februari-2026-tembus-488-sektor-perumahan-dan-energi-jadi-pemicu-utama Inflasi Kabupaten Sumbawa Februari 2026 Tembus 4,88%: Sektor Perumahan dan Energi Jadi Pemicu Utama

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa merilis perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) periode Februari 2026. Data menunjukkan adanya peningkatan tekanan harga secara tahunan, di mana inflasi Year-on-Year (YoY) tercatat sebesar 4,88 persen dengan IHK mencapai 111,60.

Meskipun angka tahunan merangkak naik, laju kenaikan harga bulanan menunjukkan sedikit perlambatan dibandingkan bulan sebelumnya, memberikan sinyal adanya pengendalian harga yang mulai bekerja di beberapa sektor.

Rincian Capaian Inflasi Februari 2026

Berdasarkan rilis pada 13 Maret 2026, berikut adalah rincian statistik inflasi di Kabupaten Sumbawa Inflasi Tahunan (YoY): 4,88%,Inflasi Bulanan (M-to-M): 0,67%, Inflasi Tahun Kalender (Y-to-D): 1,47%

Analisis Perbandingan: Tren Menanjak Namun Terkendali

Kenaikan inflasi tahunan dari 3,77% ke 4,88% menunjukkan tekanan harga yang lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu. Namun, penurunan tipis pada angka bulanan (dari 0,80% ke 0,67%) mengindikasikan bahwa laju kenaikan harga di pasar mulai sedikit mereda di bulan Februari.

Sektor Penyumbang Inflasi Terbesar

Tiga kelompok pengeluaran utama yang menjadi "motor" pendorong inflasi di Sumbawa pada periode ini adalah Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga memberikan andil paling besar, yakni 1,93%.Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya berkontribusi sebesar 1,54%. Makanan, Minuman, dan Tembakau: menyumbang andil sebesar 1,23%.

Sementara itu, kelompok pengeluaran lain memberikan kontribusi yang relatif kecil, seperti Pakaian dan alas kaki sekitar 0,06 persen, Pendidikan sekitar 0,05 persen, Kesehatan sekitar 0,02 persen, Transportasi sekitar 0,01 persen, Penyediaan makanan dan minuman/restoran sekitar 0,03 persen

Adapun kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan serta rekreasi, olahraga dan budaya tercatat tidak memberikan andil inflasi pada periode tersebut.

Posisi Sumbawa di Lingkup Provinsi NTB

Dalam skala regional, tingkat inflasi di Kabupaten Sumbawa (4,88%) masih berada di bawah Kota Bima yang mencatatkan angka cukup tinggi sebesar 6,40%. Meski demikian, angka mendekati 5% ini tetap memerlukan perhatian serius dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga daya beli masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memantau pergerakan harga komoditas pokok guna memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah dinamika harga nasional.

Sumber:ppid.sumbawakab.go.id / BPS Kabupaten Sumbawa

]]>
Sat, 14 Mar 2026 08:44:48 +0800 amr
Personal Polsek Plampang Dan Pospol Maronge Intensifkan Patroli Blue Light https://amarmedia.co.id/personal-polsek-plampang-dan-pospol-maronge-intensifkan-patroli-blue-light https://amarmedia.co.id/personal-polsek-plampang-dan-pospol-maronge-intensifkan-patroli-blue-light Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id -- Guna memastikan situasi keamanan tetap terjaga hingga larut malam, jajaran Polsek Plampang bersama Pospol Maronge mengintensifkan Patroli Blue Light. Kegiatan ini difokuskan untuk mengantisipasi tindak pidana 3C (Curas, Curat, Curanmor), peredaran narkoba, minuman keras, serta aksi balap liar yang meresahkan masyarakat. 

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Plampang IPTU K. Joko Wilopo, mengonfirmasi bahwa patroli yang dimulai pada Kamis 12 Maret 2026, pukul 23.30 WITA ini merupakan langkah preventif untuk meniadakan niat dan kesempatan bagi para pelaku kejahatan.

"Kehadiran personel di lapangan dengan lampu biru (Blue Light) yang menyala bertujuan memberikan efek getar bagi pelaku kriminal sekaligus memberikan rasa tenang bagi warga yang sedang beristirahat maupun yang masih beraktivitas," ujar Kapolsek Plampang.

Dalam pelaksanaannya, tim yang terdiri dari Aiptu I Putu Swarjana, Aipda Sapriadi, dan Brigadir Asriadi menyisir berbagai titik rawan di wilayah hukum Polsek Plampang hingga ke area Pospol Maronge. Selain melakukan pemantauan wilayah, petugas juga melakukan pendekatan dialogis kepada warga yang dijumpai.

Dalam pelaksanaannya, tim yang terdiri dari Aiptu I Putu Swarjana, Aipda Sapriadi, dan Brigadir Asriadi menyisir berbagai titik rawan di wilayah hukum Polsek Plampang hingga ke area Pospol Maronge. Selain melakukan pemantauan wilayah, petugas juga melakukan pendekatan dialogis kepada warga yang dijumpai.

Petugas memberikan himbauan tegas agar masyarakat lebih waspada dalam mengamankan harta bendanya, terutama kendaraan roda dua. "Kami mengingatkan warga agar selalu menyimpan kendaraan di tempat yang aman dan menggunakan kunci ganda. Selain itu, kami menekankan kepada para pemuda agar menjauhi narkoba, minuman keras, dan pergaulan bebas yang dapat merugikan masa depan mereka," ungkap Aiptu I Putu Swarjana.

Polres Sumbawa melalui jajaran Polsek terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat pada jam-jam rawan demi terwujudnya stabilitas keamanan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Plampang dan Pospol Maronge terpantau dalam keadaan mana, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aktivitas menonjol terkait balap liar maupun balap lari di sepanjang rute patroli. (AM/MA)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 05:57:01 +0800 amr
Perkuat Sinergi dengan Polres, Sekda Sumbawa Pastikan Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H https://amarmedia.co.id/perkuat-sinergi-dengan-polres-sekda-sumbawa-pastikan-kesiapan-pengamanan-idul-fitri-1447-h https://amarmedia.co.id/perkuat-sinergi-dengan-polres-sekda-sumbawa-pastikan-kesiapan-pengamanan-idul-fitri-1447-h Sumbawa Besar, NTB Amarmedia.co.id -- Polres Sumbawa resmi memulai kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Rinjani 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Sumbawa ini menjadi simbol kesiapan personel gabungan dalam mengawal arus mudik dan balik di wilayah hukum Polres Sumbawa, Kamis (12/03/2026) sore.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., bertindak sebagai pimpinan apel bersama Sekda Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.Si. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD terkait, serta personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi sektoral lainnya.

"Apel gelar pasukan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana untuk mendukung kelancaran perayaan Idul Fitri. Operasi ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026 dengan tagline 'Mudik Aman, Keluarga Nyaman'," ujar Kapolres Sumbawa saat membacakan amanatnya.

Dalam arahannya, AKBP Marieta menekankan bahwa dedikasi petugas diuji saat masyarakat tengah menikmati masa libur bersama keluarga. Ia meminta seluruh personel gabungan tetap berdiri tegak memberikan pengamanan dan pelayanan terbaik sebagai bentuk ibadah.

Senada dengan Kapolres, Sekda Kabupaten Sumbawa Dr. Budi Prasetiyo menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Beliau memberikan instruksi khusus agar petugas di lapangan mengedepankan sikap ramah dan simpatik.

"Kami instruksikan agar seluruh personel mengedepankan sikap santun dalam melayani pemudik. Pastikan fasilitas di Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan berfungsi optimal sebagai pusat informasi dan tempat istirahat yang layak bagi masyarakat," tegas Sekda.

Operasi Ketupat Rinjani 2026 ini melibatkan pasukan gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Brimob, Sat Samapta, Lantas, hingga instansi samping seperti Dishub, Satpol PP, Damkar, BPBD, Basarnas, serta tenaga medis. Fokus utama operasi meliputi deteksi dini gangguan kamtibmas, pencegahan kecelakaan lalu lintas, serta pengamanan pusat keramaian dan objek wisata.

Seluruh rangkaian apel yang dimulai pukul 16.00 WITA tersebut berakhir pada pukul 16.37 WITA dengan situasi yang aman, tertib, dan lancar. Dengan digelarnya apel ini, Polres Sumbawa bersama stakeholder terkait menyatakan siap memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan kemenangan Idul Fitri 1447 H. (AM/MA)

]]>
Sat, 14 Mar 2026 05:50:28 +0800 amr
Wagub NTB Resmi Buka Bazar Ramadan BPR NTB, Dorong Perbankan Perkuat Kepercayaan Publik https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-resmi-buka-bazar-ramadan-bpr-ntb-dorong-perbankan-perkuat-kepercayaan-publik https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-resmi-buka-bazar-ramadan-bpr-ntb-dorong-perbankan-perkuat-kepercayaan-publik

Wagub NTB Resmi Buka Bazar Ramadan BPR NTB, Dorong Perbankan Perkuat Kepercayaan Publik

Mataram.Amarmedia.co.id – Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, secara resmi membuka kegiatan Bazar Ramadan dan Pasar Murah Sembako yang diselenggarakan oleh PT BPR NTB Perseroda di Kota Mataram, Jumat (13/3). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau selama bulan suci Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menekankan pentingnya peran lembaga perbankan di daerah untuk terus meningkatkan profesionalisme serta menjaga persaingan yang sehat. Hal tersebut dinilai penting guna memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan, khususnya lembaga yang berada di bawah naungan pemerintah daerah.

“Seluruh lembaga perbankan di NTB harus mampu bersaing secara sehat dan profesional agar masyarakat semakin percaya kepada lembaga perbankan yang ada,” ujar Wagub.

Menurutnya, keberadaan perbankan daerah memiliki kontribusi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Wagub juga mengapresiasi inisiatif sosial yang dilakukan oleh lembaga perbankan selama Ramadan, seperti penyelenggaraan bazar dan pasar murah hingga penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, terutama pada periode Ramadan yang tahun ini berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.

“Tujuannya memastikan kebutuhan sembako masyarakat tersedia dan harganya tetap terjangkau,” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT BPR NTB Perseroda, Lalu Didi Januardi, menyampaikan bahwa Bazar Ramadan ini merupakan kegiatan besar pertama yang digelar setelah proses konsolidasi lembaga sejak tahun 2022. Melalui kegiatan ini, BPR NTB juga ingin semakin mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi momentum bagi BPR NTB untuk lebih dikenal masyarakat sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga,” ujarnya.

Kegiatan bazar tersebut turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Perum Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, serta sejumlah mitra usaha lainnya. Selain menyediakan sembako dengan harga terjangkau, bazar ini juga menghadirkan berbagai produk UMKM yang dapat dinikmati oleh masyarakat. (kominfotikntb/biroadpim)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 22:00:23 +0800 amr
Tekan Fluktuasi Harga Cabai, Gubernur NTB Siapkan Ratusan SMA/SMK Jadi ‘Champion’ Produksi https://amarmedia.co.id/tekan-fluktuasi-harga-cabai-gubernur-ntb-siapkan-ratusan-smasmk-jadi-champion-produksi https://amarmedia.co.id/tekan-fluktuasi-harga-cabai-gubernur-ntb-siapkan-ratusan-smasmk-jadi-champion-produksi Tekan Fluktuasi Harga Cabai, Gubernur NTB Siapkan Ratusan SMA/SMK Jadi ‘Champion’ Produksi

Deretan lapak pedagang di Pasar Tana Mira, Kabupaten Sumbawa Barat, tampak ramai pada Jumat pagi (13/3). Di tengah aktivitas jual beli yang berlangsung, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, bersama Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah dalam safarai ramadhannya, menyusuri lorong-lorong pasar, berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui perkembangan harga dan pasokan bahan pangan.

Satu per satu komoditas ditanyakan. Mulai dari cabai, minyak goreng, beras, gula, hingga kacang-kacangan. Gubernur ingin memastikan kondisi harga kebutuhan pokok tetap terkendali sekaligus memahami dinamika pasokan di tingkat pedagang.

Usai melakukan peninjauan, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal tersebut menyampaikan bahwa sebagian besar komoditas pokok yang berada dalam kewenangan pemerintah saat ini masih berada pada kondisi yang relatif stabil.

“Gula, minyak goreng, kemudian beras juga, relatif harganya bahkan di bawah harga acuan. Sama dengan harga acuan atau di bawah harga acuan. Artinya dengan kemampuan pemerintah melalui BULOG untuk melakukan intervensi pasar itu, harga tetap terjaga,” jelas Gubernur.

Namun, untuk komoditas yang sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar, seperti cabai, fluktuasi harga masih kerap terjadi. Kondisi tersebut, menurut Gubernur, semakin dipengaruhi oleh faktor cuaca yang tidak menentu.

Ia menjelaskan bahwa sebagian petani saat ini masih menunda panen cabai sambil menunggu kondisi cuaca yang lebih stabil. Hal ini tentu berdampak pada ketersediaan pasokan di pasar.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, Pemerintah Provinsi NTB tengah menyiapkan program penguatan produksi cabai melalui keterlibatan sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di seluruh NTB. Dengan jumlah lebih dari 200 sekolah, program ini diharapkan mampu menciptakan pusat-pusat produksi baru sekaligus menjadikan sekolah sebagai penggerak atau champion komoditas cabai di daerah.

Di sisi lain, pemerintah provinsi juga akan terus mendorong petani di setiap kabupaten dan kota untuk meningkatkan produksi hortikultura. Upaya ini dilakukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tingkat pasar. (AM/biroadpim)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 21:56:59 +0800 amr
Wujudkan Distribusi LPG Tepat Sasaran, Pemkab Sumbawa Jadikan Seketeng Pilot Project Pendataan https://amarmedia.co.id/wujudkan-distribusi-lpg-tepat-sasaran-pemkab-sumbawa-jadikan-seketeng-pilot-project-pendataan https://amarmedia.co.id/wujudkan-distribusi-lpg-tepat-sasaran-pemkab-sumbawa-jadikan-seketeng-pilot-project-pendataan Pemkab Sumbawa Benahi Distribusi LPG 3 Kg, Seketeng Jadi Pilot Project Pendataan Penerima

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai membenahi tata kelola distribusi LPG 3 kilogram agar lebih tepat sasaran. Langkah tersebut dilakukan melalui pendataan masyarakat penerima prioritas dan pelaku usaha mikro di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa. Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, ditetapkan sebagai wilayah pertama pelaksanaan pendataan sekaligus pilot project yang dimulai pada Jumat (13/03/2026).

Pendataan dilakukan dengan melibatkan perangkat lingkungan mulai dari tingkat RT hingga kelurahan. Masyarakat yang masuk kategori penerima prioritas akan mendapatkan kupon sebagai dasar pengaturan distribusi LPG bersubsidi di wilayah tersebut.

Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya, S.T., M.M., mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperbaiki sistem distribusi LPG subsidi agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

“Pendataan ini kami lakukan untuk memastikan LPG 3 kilogram benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, terutama rumah tangga yang membutuhkan dan pelaku usaha mikro,” ujar Ivan pada Jumat (13/03/2026).

Ia menjelaskan, pendataan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Bupati Sumbawa sebagai langkah untuk memperbaiki sistem distribusi sekaligus memudahkan pengawasan di lapangan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) LPG 3 kilogram Kabupaten Sumbawa.

“Melalui pendataan ini, pemerintah daerah akan memiliki basis data penerima prioritas. Data tersebut nantinya akan kami koordinasikan dengan Pertamina, agen, dan pangkalan LPG sebagai dasar pengaturan penyaluran di lapangan,” jelasnya.

Selain melakukan pendataan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga telah menerbitkan Surat Edaran yang mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pegawai BUMN dan BUMD untuk tidak menggunakan LPG 3 kilogram. Kebijakan tersebut diambil agar LPG bersubsidi dapat lebih difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ivan juga mengapresiasi langkah cepat Camat Sumbawa bersama jajaran kelurahan yang telah memulai proses pendataan di Kelurahan Seketeng sebagai wilayah percontohan.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Camat Sumbawa dan jajaran kelurahan yang telah memulai pendataan di Seketeng. Model pendataan ini akan diterapkan secara bertahap di seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa,” katanya.

Sementara itu, kecamatan lainnya di Kabupaten Sumbawa saat ini juga mulai melakukan pendataan dari tingkat RT hingga desa dan kelurahan. Seluruh data tersebut nantinya akan dihimpun dan disampaikan kepada Bupati Sumbawa sebagai dasar penetapan penerima prioritas LPG 3 kilogram di masing-masing wilayah.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi LPG pada tingkat agen dan pangkalan. Para agen dan pangkalan diminta menyalurkan LPG sesuai ketentuan yang berlaku serta tidak menjual kepada pengecer maupun pihak yang melakukan penimbunan.

“Apabila ditemukan penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi atau penyaluran yang tidak tepat sasaran, pemerintah akan melakukan penindakan mulai dari teguran hingga pencabutan izin usaha,” tegas Ivan.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan pangkalan LPG di setiap wilayah. Evaluasi ini bertujuan memastikan jumlah pangkalan sebanding dengan kebutuhan masyarakat sehingga distribusi LPG dapat lebih proporsional dan mudah dijangkau.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana mengusulkan perluasan sasaran penerima LPG 3 kilogram bagi petani dan nelayan yang menggunakan LPG dalam aktivitas usahanya.

Sebagai penutup, Ivan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawasi distribusi LPG bersubsidi agar tetap tepat sasaran. Ia juga mendorong masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran distribusi LPG melalui Call Centre Lapor Gas di nomor 081337577972.

“Partisipasi masyarakat sangat penting agar LPG subsidi benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak. Kami berharap semua pihak dapat ikut mengawasi distribusinya di lapangan,” pungkasnya. (AM)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 21:47:19 +0800 amr
Rekatkan Sinergi di Bulan Suci, DPC PDI Perjuangan Sumbawa Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama Pengurus https://amarmedia.co.id/rekatkan-sinergi-di-bulan-suci-dpc-pdi-perjuangan-sumbawa-santuni-anak-yatim-dan-buka-puasa-bersama-pengurus https://amarmedia.co.id/rekatkan-sinergi-di-bulan-suci-dpc-pdi-perjuangan-sumbawa-santuni-anak-yatim-dan-buka-puasa-bersama-pengurus Rekatkan Sinergi di Bulan Suci, DPC PDI Perjuangan Sumbawa Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama Pengurus 

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Memanfaatkan momentum keberkahan bulan Ramadan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menggelar acara buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim di Kantor DPC PDIP Sumbawa, Jumat (13/3/2026).

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Ketua DPC PDIP Sumbawa, Abdul Rafiq, SH, M.Si, Sekretaris DPC Amilan Hatta, M.Si, jajaran pengurus DPD PDIP NTB yang diwakili Wakil Ketua Muhammad Talib, SH, Wakil Ketua DPRD kabupaten Sumbawa Gitta Liesbano SH MKn yang juga Penasehat Fraksi PDI Perjuangan bersama Anggota Fraksi serta seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sumbawa.

Sentuhan Kemanusiaan di Rumah Aspirasi

Dalam agenda tersebut, sebanyak 50 anak yatim menerima santunan yang diserahkan langsung oleh Abdul Rafiq. Ia menekankan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial partai terhadap masyarakat.

“Santunan ini mungkin nilainya tidak seberapa, namun ada pesan moral di dalamnya. Kami berharap ini menjadi pemantik bagi lembaga lain untuk melakukan hal serupa, menebar kebaikan di bulan suci,” ujar Abdul Rafiq.

Tak hanya itu, Abdul Rafiq juga mengumumkan transformasi Kantor DPC menjadi Rumah Aspirasi Rakyat. Untuk memastikan pelayanan maksimal, ia menginstruksikan seluruh anggota Fraksi PDIP di DPRD untuk piket secara bergantian.

“Mulai Senin sampai Jumat, jam 10 pagi hingga 3 sore, harus ada satu orang anggota fraksi yang standby di kantor. Ini wajib. Masyarakat yang butuh bantuan, mulai dari masalah pertanian hingga masalah sosial, bisa datang atau melapor lewat Call Center yang kami sediakan,” tegasnya.

Konsolidasi Internal dan Ketegasan Disiplin

Di sisi lain, Sekretaris DPC Amilan Hatta dan perwakilan DPD NTB Muhammad Talib mengingatkan pentingnya kesiapan mesin partai hingga tingkat akar rumput (ranting dan anak ranting) pasca-Lebaran.

Acara diakhiri dengan buka puasa bersama yang mempererat tali silaturahmi antar pengurus dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, sebagai modal utama meraih kemenangan pada pemilu mendatang. (AM)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 17:56:56 +0800 amr
Sat Resnarkoba Polres Sumbawa Ringkus Pengedar di Tarano, 29 Poket Sabu Berhasil Diamankan https://amarmedia.co.id/sat-resnarkoba-polres-sumbawa-ringkus-pengedar-di-tarano-29-poket-sabu-berhasil-diamankan https://amarmedia.co.id/sat-resnarkoba-polres-sumbawa-ringkus-pengedar-di-tarano-29-poket-sabu-berhasil-diamankan Sat Resnarkoba Polres Sumbawa Ringkus Pengedar di Tarano, 29 Poket Sabu Berhasil Diamankan

Sumbawa Besar, NTB .Amarmedia.co.id-- Komitmen Polres Sumbawa dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Sumbawa berhasil meringkus seorang terduga pelaku pengedar sabu berinisial CK alias C (35) di kediamannya sekaligus tempat usahanya (Cafe Batas), Dusun Pidang, Desa Labuan Pidang, Kecamatan Tarano, Kamis (12/03/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba IPTU Harirustaman, S.H., membenarkan penangkapan tersebut. Pengungkapan ini berawal dari informasi akurat masyarakat yang resah akan maraknya transaksi narkoba di wilayah Kecamatan Tarano.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, kami segera memerintahkan Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan mendalam. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku yang saat itu sedang duduk di depan warungnya," ujar Kasat Resnarkoba.

Setelah mengamankan terduga pelaku, petugas melakukan penggeledahan yang disaksikan oleh dua orang saksi umum. Meski tidak ditemukan barang bukti pada badan pelaku, petugas melakukan penyisiran ke dalam rumah. Di depan pintu kamar mandi, petugas menemukan 29 poket diduga narkotika jenis sabu yang tergeletak di lantai, terdiri dari 26 poket kecil dan 3 poket sedang dengan total berat bruto mencapai 11,98 gram.

Selain barang haram tersebut, petugas juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti antara lain, 1 buah dompet kecil warna merah muda, 2 buah skop plastik dan 1 buah gunting, 1 buah korek gas, uang tunai sebesar Rp. 250.000,- yang diduga hasil transaksi. 

"Dalam interogasi singkat, terduga pelaku CK mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari seseorang berinisial T di wilayah Kecamatan Empang. Namun, saat tim melakukan pengembangan ke rumah Sdr. T, yang bersangkutan sudah tidak berada di tempat," ungkap IPTU Harirustaman, S.H.

Polres Sumbawa mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam memerangi narkoba. "Jangan takut untuk melapor. Kami akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang mencoba merusak generasi bangsa dengan narkotika," tegasnya.

Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Sumbawa untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Petugas kini tengah melakukan tes urine dan uji laboratorium terhadap barang bukti guna melengkapi berkas perkara.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di wilayah hukum Polsek Tarano tetap terpantau aman dan kondusif, sementara tim opsnal masih terus melakukan pengejaran terhadap jaringan terkait lainnya. (AM/MA)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 16:52:38 +0800 amr
Kawal Kunjungan Gubernur, Kapolres Sumbawa Pastikan Safari Ramadhan Berjalan Kondusif https://amarmedia.co.id/kawal-kunjungan-gubernur-kapolres-sumbawa-pastikan-safari-ramadhan-berjalan-kondusif https://amarmedia.co.id/kawal-kunjungan-gubernur-kapolres-sumbawa-pastikan-safari-ramadhan-berjalan-kondusif Kawal Kunjungan Gubernur, Kapolres Sumbawa Pastikan Safari Ramadhan Berjalan Kondusif

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id -- Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melakukan pengawalan serta pendampingan melekat pada agenda Safari Ramadhan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP., M.Si., di wilayah hukum Polres Sumbawa, Kamis (12/03/2026).

Kehadiran Kapolres dalam rangkaian kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan seluruh agenda pimpinan daerah, mulai dari pemantauan harga pangan hingga peresmian fasilitas pendidikan, berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Sejak tiba di Bandara Sultan Kaharuddin, AKBP Marieta bersama unsur Forkopimda lainnya menyambut langsung kedatangan Gubernur beserta rombongan. Kapolres menekankan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel di berbagai titik strategis untuk menjamin keamanan objek kunjungan.

Mengawali rangkaian kegiatannya, Gubernur NTB melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Brangbiji. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Gubernur berinteraksi langsung dengan para pedagang guna memantau fluktuasi harga komoditas penting di pasar tradisional tersebut.

Puncak kegiatan Safari Ramadhan berlangsung di SLB Negeri 1 Sumbawa pada pukul 11.30 WITA. Kehadiran rombongan disambut dengan persembahan musik angklung yang harmonis oleh para siswa-siswi berkebutuhan khusus. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB meresmikan Gedung UKS yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita.

Di sela-sela kegiatan, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., menyatakan bahwa Safari Ramadhan ini bukan sekadar agenda seremoni, melainkan momentum mempererat silaturahmi antara pejabat daerah dan masyarakat.

"Kami dari Polres Sumbawa memastikan pengamanan maksimal di setiap lokasi. Fokus kami adalah memastikan rombongan Gubernur dapat berinteraksi dengan warga tanpa ada kendala keamanan, serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur-jalur yang dilewati," tegas Kapolres.

Hingga rombongan bertolak menuju Masjid Agung Nurul Huda untuk ibadah bersama dan berlanjut ke Pendopo Bupati, seluruh rangkaian kegiatan terpantau aman dan kondusif. Kapolres Sumbawa berkomitmen untuk terus mengawal setiap agenda pembangunan dan sosial di wilayah Kabupaten Sumbawa demi kenyamanan seluruh lapisan masyarakat. (MA)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 16:16:37 +0800 amr
Wagub NTB Indah Damayanti Putri Ajak Ramadan Harus Membawa Kebaikan Bagi Sesama https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-indah-damayanti-putri-ajak-ramadan-harus-membawa-kebaikan-bagi-sesama https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-indah-damayanti-putri-ajak-ramadan-harus-membawa-kebaikan-bagi-sesama Wagub NTB Indah Damayanti Putri Ajak Ramadan Harus Membawa Kebaikan Bagi Sesama

Sumbawa, Amarmedia.co.id -12 Maret 2026 — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Indah Dhamayanti Putri mengajak masyarakat memaknai bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan mempererat solidaritas antarwarga.

Hal tersebut disampaikan Wagub yang akrab disapa Ummi Dinda saat menghadiri rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi NTB di Masjid Al Falah, Kabupaten Sumbawa, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, Ramadan bukan hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah secara personal, tetapi juga kesempatan untuk memperluas kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada masyarakat di lingkungan sekitar.

“Kita harus memastikan tetangga terdekat kita tidak ada yang kesusahan. Ramadan harus membawa kebaikan dan kebahagiaan bagi semua umat Muslim di mana pun berada,” ujar Ummi Dinda.

Ia berharap keberkahan Ramadan dapat menjadi penguat kebersamaan serta membawa kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa maupun Nusa Tenggara Barat secara umum.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga mengingatkan pentingnya menunaikan zakat sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat solidaritas sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ummi Dinda mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional agar penyalurannya dapat dilakukan secara terarah dan tepat sasaran kepada para penerima yang berhak.

“Zakat yang kita tunaikan tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga menjadi sarana membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bagian dari kegiatan Safari Ramadan, Wagub NTB juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat. Bantuan tersebut berupa paket sembako dari Baznas yang diperuntukkan bagi warga yang membutuhkan.

Selain itu, Wagub juga menyerahkan bantuan karpet masjid senilai Rp10 juta untuk mendukung kenyamanan jamaah dalam melaksanakan ibadah di Masjid Al Falah.

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi NTB ini menjadi salah satu agenda rutin untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial yang tumbuh selama Ramadan dapat terus terjaga dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. (AM/Kominfotik)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 14:28:41 +0800 amr
Soal Gugatan Lahan, Hakim Harus Objektif Melihat Kasus https://amarmedia.co.id/soal-gugatan-lahan-hakim-harus-objektif-melihat-kasus https://amarmedia.co.id/soal-gugatan-lahan-hakim-harus-objektif-melihat-kasus Medan,Amarmedia.co.id - Kuasa Hukum Penggugat kasus gugatan pihak ketiga (derden verzet) No Reg. No: 584/Pdt.Bth/2025/PN Medan, Mahmud Irsad Lubis SH, minta agar hakim yang menangani kasus ini bisa lebih objektif. Dan memutuskan bahwa Pembantah adalah pembantah yang baik dan berhak atas tanah yang didalilkan dalam gugatan bantahan tersebut. 

"Hari ini kita baru saja menyelesaikan 

pemeriksaan setempat (descente) atas perkara 584/Pdt.Bth/ 2025/ PN MDN bahwa pelaksanaan descente dihadiri Majelis Lengkap, Panitera Pengganti serta pembantah/kuasanya dan terbantah/kuasanya. Dalam pelaksanaan tersebut pembantah telah menunjukkan lahannya seluas 4,5 Ha dengan batas-batas yang dalam gugatan telah disebutkan gugatan yang telah incraht yang sebelumnya dimenangkan para terbantah ternyata masuk dalam wilayah tanah milik pembantah,"Mahmud Irsad Lubis. 

Dikatakan, indikasi yang menyatakan para terbantah menguasai lahan fisik tidak dapat dibuktikan dan ada keraguan dari para terbantah karena tidak konsisten dari perkataannya. "Ada Insiden kecil soal mekanisme hukum yang kurang dihormati para terbantah yang dapat mencederai penegakan hukum. Disini mungkin para terbantah kurang memahami makna pelaksanaan Descente,"jelasnya. 

Dalam sidang lapangan tersebut sempat hampir terjadi adu jotos antara pengacara terbantah Said Azhari dengan pihak ahli waris. Bahkan, pihak terbantah melalui pengacara dan ahli waris Rifan sempat di usir dari tanah tersebut.

Pasalnya, pernyataan Said Azhari yang tidak menguasai objek tanah tersebut dengan ahli waris kepada hakim PN Medan memicu kemarahan. Maka terjadi keributan kecil pihak pengacara, Said Azhari berupaya memukul ahli waris yang mengklaim tanah tersebut.

Hal senada disampaikan Penggugat (pembantah), M Nur Azadin yang menjelaskan bahwa , pada hari ini (Kamis 12 Maret 2026) telah dilakukan pemeriksaan setempat (Descente) di Jalan Pancing 1, Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan. Pihak pengugat (bantahan) ini telah terlaksana proses sidang lapangan menunjukan batas-batas lahan bersamaan dengan Hakim, Abdul Hadi nasution yang menyaksikan secara langsung dengan seksama lokasi tersebut. Serta adanya fakta peta petunjuk makam keramat Datok Pulo yang menandakan bentuk fakta di lapangan.  

Sementara pihak terbantah, melalui pernyataan pengacara tersebut tidak bisa menguasai tanah pengugat di depan hakim, "Saya berterimah kasih kepada Hakim beserta jajaran PN Medan yang sangat profesional menanggani kasus tanah ini,"ungkap Pembantah. 

Kasus ini bermula saat M Nur Azaddin yang mengklaim sebagai pemilik lahan berdasarkan dokumen legalisasi pelepasan dan penyerahan hak dengan ganti rugi Nomor: 68/PPGGR/PTTSDBT/22/11/2023 tanggal 20 November 2023, mengetahui bahwa tanah miliknya tiba-tiba menjadi objek sengketa dalam perkara Nomor: 10/Eks/2019/251/Pdt.G/2011/PN Mdn.

Setelah melakukan penelusuran, ia menemukan bahwa lahan yang disengketakan dikaitkan dengan Grant Sultan Deli Nomor 1657 tahun 1916 dan 1906. Namun, berdasarkan Surat Keterangan Nomor: 24.19/IM-SD/2024, diketahui bahwa lokasi yang disebutkan dalam Grant Sultan tersebut sebenarnya berada di atas tanah konsesi milik Deli Cultuur Maatschappij (Kebun Maryland), berdasarkan perjanjian antara Sultan Deli Makmun Al Rasyid Perkasa Alam dengan T.H. Muntinga pada 23 Maret 1869.

Dengan demikian, menurut pelapor dan kuasa hukumnya, Grant Sultan atas tanah tersebut tidak pernah diterbitkan secara sah di atas lahan yang kini disengketakan. Hal ini menjadi dasar pelapor melaporkan kasus ini sebagai dugaan pemalsuan dokumen ke Polda Sumut.

“Surat keterangan Sultan Deli yang kami miliki mempertegas bahwa Grant Sultan Nomor 1657 tidak pernah diterbitkan untuk lahan tersebut. Maka itu, kami menilai ini adalah bentuk pemalsuan yang merugikan hak kepemilikan klien kami,”jelas M Azadin belum lama ini. 

Ia berharap kasus ini segera diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.(Tim)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 14:22:59 +0800 amr
Peduli Korban Banjir, BPBD NTB Serahkan Bantuan Pasca Banjir di Lombok Timur https://amarmedia.co.id/peduli-korban-banjir-bpbd-ntb-serahkan-bantuan-pasca-banjir-di-lombok-timur https://amarmedia.co.id/peduli-korban-banjir-bpbd-ntb-serahkan-bantuan-pasca-banjir-di-lombok-timur

Mataram, Amarmedia.co.id - 12 Maret 2026- Sekertaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Ardhan menyerahkan bantuan logistik pasca banjir yang terjadi di beberapa kecamatan dan desa yang berada di Kabupaten Lombok Timur, diterima Kalaksa BPBD Kabupaten Lombok Timur, di halaman kantor BPBD NTB Kamis, (12/3/2026).

Dalam keterangannya Sekban BPBD NTB Ardhan menjelaskan, bahwa kabupaten/kota yang telah menetapkan status tanggap darurat akan mendapatkan bantuan darurat logistik dari Pemerintah Provinsi NTB melalui dana BTT, Bantuan itu berupa 50 kontainer paket pangan, 50 kontainer paket sandang. 

"Bantuan pangan itu berupa beras, gula, saos, kecap, sarden dan biskuit bayi. Selain itu ada paket sandang berupa sarung, handuk, selimut, mukenah dan perlengkapan mandi lainnya," terangnya. 

Ditambahkan, bantuan tersebut merupakan respon cepat Pemerintah Provinsi NTB terhadap berbagai musibah yang terjadi, seperti musibah banjir yang terjadi di kecamatan Jerowaru, kecamatan Sambelia dan Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur pada Februari dan awal Maret 2026. 

"Bantuan logistik ini merupakan gerak cepat Pemprov NTB dalam pemulihan pasca bencana. Hari ini mewakili Pak Kalak BPBD NTB menyerah bantuan logistik yang diterima langsung oleh Kalaksa BPBD Lombok Timur," ujarnya.

Berdasarkan jenis bantuan yang diserahkan, BPBD menyerahkan bantuan lainnya berupa 50 lembar tikar sebagai alas tidur, terpal 50 lembar, Mie goreng 25 dus, Mi kuah 25 dus dan air mineral sebanyak 50 dus. 

Ardhan berharap dengan adanya distribusi logistik ini diharapkan masyarakat selalu siap dalam menghadapi bencana apapun.

"Kesiapan adalah kunci keselamatan. Distribusi logistik hari ini adalah investasi untuk keselamatan bersama," pungkasnya. (ALiF/her/DiskominfotikNTB)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 14:18:43 +0800 amr
Pimpin Kunker Komisi III ke BBWS, Gitta Liesbano Desak BBWS Transparan Soal Lokasi P3&TGAI di Sumbawa https://amarmedia.co.id/pimpin-kunker-komisi-iii-ke-bbws-gitta-liesbano-desak-bbws-transparan-soal-lokasi-p3-tgai-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/pimpin-kunker-komisi-iii-ke-bbws-gitta-liesbano-desak-bbws-transparan-soal-lokasi-p3-tgai-di-sumbawa Pimpin Kunker Komisi III ke BBWS, Gitta Liesbano Desak BBWS Transparan Soal Lokasi P3-TGAI di Sumbawa

 

Mataram Amarmedia.co.id – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa, Gitta Liesbano, SH.MKn, menunjukkan komitmen kuat dalam memperjuangkan hak-hak petani di Bumi Samawa. Saat memimpin kunjungan kerja Komisi III ke Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I di Mataram, Rabu (11/3/2026), Gitta mendesak adanya transparansi penuh dalam penentuan lokasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) agar menjangkau wilayah dengan indeks pertanaman rendah yang selama ini terkendala saluran irigasi

Dikatakannya hadir dalam kunjungan kerja tersebut Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD kabupaten Sumbawa Syaifullah, Alen Taryadi SE, Syaiful Arief, H Rusdi, Andi Rusni SE.MM, M Taufiq, Hasanuddin SE, Gahtan Hanu Cakita dan Sekretaris DPRD bersama jajaran. Juga hadir dari Dinas PUPR  Kabupaten Sumbawa  Firma Malanuang ST.

Kepada wartawan Kamis 12 Maret 2026 Gita menjelaskan bahwa Kunjungan ini dilakukan guna memastikan sinkronisasi program pusat dengan kebutuhan riil masyarakat Sumbawa, khususnya dalam pengelolaan sumber daya air dan infrastruktur irigasi pada tahun anggaran 2026.

DPRD memberikan perhatian khusus pada Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Sebagai program padat karya yang bersentuhan langsung dengan petani, ia menekankan pentingnya transparansi dalam penentuan lokasi.

"Kunjungan kerja tersebut untuk memastikan bahwa usulan aspirasi masyarakat melalui DPRD mendapatkan ruang dalam kriteria seleksi P3-TGAI tahun 2026. Kami mendorong sebaran lokasi harus menjangkau wilayah dengan indeks pertanaman (IP) rendah yang selama ini terkendala saluran irigasi tersier," ujar Penasehat Fraksi PDI Perjuangan ini.

Ia juga menegaskan agar skema swakelola tetap berbasis pada Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) guna menggerakkan ekonomi di tingkat desa.

Selain program padat karya, Gitta juga menyoroti kondisi tiga bendungan besar di Sumbawa yang mulai mengalami penurunan fungsi akibat sedimentasi, yakni Bendungan Batu Bulan, Bendungan Mamak, dan Bendungan Beringin Sila.

"Kami meminta BBWS NT I memberikan perhatian serius pada anggaran Operasi dan Pemeliharaan (O&P) tahun 2026. Bendungan Batu Bulan dan Mamak memerlukan pengerukan sedimen segera agar kapasitas tampungnya kembali optimal untuk menghadapi musim tanam," tegasnya.

Terkait krisis air bersih di wilayah perkotaan, Gitta Liesbano mendorong percepatan rencana pembangunan Bendungan Kereke. Ia menanyakan progres Detailed Engineering Design (DED) dan dokumen Amdal proyek tersebut agar segera masuk dalam prioritas pembangunan nasional.

"Bendungan Kereke adalah solusi jangka panjang bagi krisis air baku di Kota Sumbawa. DPRD berkomitmen mendukung penuh dari sisi pengawasan dan siap berkoordinasi dengan Pemkab terkait percepatan kesiapan lahan agar proyek ini segera terealisasi," tambahnya.

Dalam diskusi bersama BBWS Nusa Tenggara I tersebut, rombongan Komisi III juga membawa aspirasi terkait penanganan banjir melalui normalisasi sungai, khususnya di wilayah Moyo Hilir, serta usulan pembangunan breakwater atau tanggul pengaman pantai di titik pemukiman pesisir yang terancam abrasi.

"Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, tapi langkah konkret fungsi pengawasan kami. Sinergi antara BBWS dan DPRD sangat krusial untuk meminimalkan konflik perebutan air antarpetani di lapangan dan memastikan infrastruktur air kita benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat Sumbawa," pungkas Gitta.(AM)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 13:55:39 +0800 amr
Gubernur NTB Buka Ramadhan Camp 2026,Ajak Generasi Muda Siapkan Masa Depan https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-buka-ramadhan-camp-2026ajak-generasi-muda-siapkan-masa-depan https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-buka-ramadhan-camp-2026ajak-generasi-muda-siapkan-masa-depan Gubernur NTB Buka Ramadhan Camp 2026,Ajak Generasi Muda Siapkan Masa Depan

Sumbawa, Amarmedia.co.id - 12 Maret 2025 - Gubernur NTB, membuka acara Ramadhan Camp 2026, yang merupakan rangkaian kegiatan dari Kunjungan kerja dan Silaturahmi Safari Ramadhan 1447 H Pemprov NTB. Hadir juga Bupati Sumbawa, Wakil Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, anggota Forkopimda Kabupaten Sumbawa, serta OPD terkait. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Nurul Huda Kabupaten Sumbawa, Kamis, (12/03/2026). 

Hadir Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP, Wakil Bupati Drs.H.Mohamad Ansori, Sekretaris Daerah Dr.H.Budi Prasetyo S.Sos MAP, Ketua MUI Sumbawa DGH Faisal Salim SAg.M.M Inov, Ketua BAZNAS Sumbawa DG Syukri Rahmat SAg.M.M.Inov dan Jajaran.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP., M.Hub.Int., menyambut baik kegiatan Ramadhan Camp ini. Beliau menyampaikan, usia muda merupakan usia yang sangat kritis dan menentukan kehidupan di masa depan. Masa muda harus diisi dengan berbagai hal positif, karena generasi muda merupakan pemimpin di masa depan. Hal ini berarti menyiapkan masa depan bangsa, juga harus menyiapkan masa depan anak anak bangsa, jelasnya.

Kemudian lanjutnya, tidak ada pilihan yang mudah, pilihannya yaitu, hanya bersenang-senang dan mendahulukan masa sekarang, atau terus berusaha untuk mewujudkan masa depan terbaik. Masa muda merupakan suatu kesempatan untuk bekerja keras, mencoba hal-hal baru, serta tidak takut gagal, ungkapnya.

Ke depan, yang dibutuhkan tidak hanya kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional serta kecerdasan spritual. Dan dalam kegiatan Ramadhan Camp ini, ketiga jenis kecerdasan tersebut dibangun dan ditempa untuk kesuksesan dimasa depan, pungkasnya. 

Sebelumnya, Gubernur NTB terlebih dahulu melakukan kunjungan kerja ke Pasar Brang Biji, SLB Negeri 1 Sumbawa serta SMK Negeri 1 Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 09:20:38 +0800 amr
Dorong Kemandirian Desa, Nanang Nasiruddin Soroti Kinerja Pendamping Desa Berdaya https://amarmedia.co.id/dorong-kemandirian-desa-nanang-nasiruddin-soroti-kinerja-pendamping-desa-berdaya https://amarmedia.co.id/dorong-kemandirian-desa-nanang-nasiruddin-soroti-kinerja-pendamping-desa-berdaya Dorong Kemandirian Desa, Nanang Nasiruddin Soroti Kinerja Pendamping Desa Berdaya

MATARAM.Amarmedia.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, memimpin langsung kunjungan kerja Komisi I DPRD Sumbawa ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (DPMPD-Dukcapil) Provinsi NTB pada Rabu (11/3/2026).

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas pemerintahan sekaligus membedah peran vital pendamping Desa Berdaya dalam memajukan wilayah pedesaan di Kabupaten Sumbawa.

Dalam keterangannya pada Kamis (12/3/2026), Nanang Nasiruddin menjelaskan bahwa pertemuan tersebut fokus pada penggalian informasi terkait mekanisme seleksi dan evaluasi kinerja para pendamping desa.

"Kami membahas berbagai poin krusial, mulai dari sistem rekrutmen hingga bagaimana evaluasi dilakukan terhadap mereka yang mendampingi pemerintah desa dalam mengeksekusi program pembangunan," ujar Nanang.

Nanang, yang juga akrab disapa Dea Busing Kalanis, menegaskan bahwa pendamping desa bukan sekadar posisi administratif, melainkan pilar utama dalam peningkatan kapasitas aparatur desa.

Pendamping desa harus mampu membimbing aparatur desa dalam pengelolaan program yang akuntabel, mendorong desa agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan melalui program pemberdayaan dan memastikan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas kerja pendamping di lapangan.

Ketua DPD PKS Sumbawa ini berharap hasil dari koordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTB dapat segera diimplementasikan agar program pemberdayaan masyarakat lebih tepat sasaran.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi adalah kunci. Kita ingin memastikan setiap program pembangunan di desa memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sumbawa dan NTB secara luas,” pungkasnya.(AM)

]]>
Fri, 13 Mar 2026 05:58:45 +0800 amr
Wujud Toleransi Dan Pelayanan, Bhabinkamtibmas Labuhan Badas Kawal Prosesi kremasi Umat Hindu https://amarmedia.co.id/wujud-toleransi-dan-pelayanan-bhabinkamtibmas-labuhan-badas-kawal-prosesi-kremasi-umat-hindu https://amarmedia.co.id/wujud-toleransi-dan-pelayanan-bhabinkamtibmas-labuhan-badas-kawal-prosesi-kremasi-umat-hindu Wujud Toleransi dan Pelayanan, Bhabinkamtibmas Labuhan Badas Kawal Prosesi kremasi Umat Hindu

Sumbawa Besar, NTB -- Sebagai bentuk pelayanan prima dan dukungan terhadap toleransi beragama, Bhabinkamtibmas Desa Labuan Badas, Aiptu Gunardi, melaksanakan kegiatan pengamanan, pengawalan, dan pengaturan lalu lintas (Pamwaltur) pada upacara keagamaan umat Hindu (Kremasi). Kegiatan ini berlangsung di Sampar Gadung, Dusun Empan, Desa Labuan Badas, Rabu 11 Maret 2026 pagi pukul 09.45 WITA.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Labuan Badas Iptu Eko Riyono SH. MSi, mengonfirmasi bahwa kehadiran personel di tengah kegiatan keagamaan masyarakat merupakan prioritas untuk memastikan setiap ritual berjalan dengan khidmat dan aman.

"Kami menginstruksikan personel Bhabinkamtibmas untuk melakukan pengawalan ketat pada prosesi kremasi ini guna memastikan keamanan para pelayat serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi upacara," ujar Kapolsek Labuan Badas.

Prosesi kremasi tersebut dilaksanakan untuk menghormati mendiang I Nyoman Totos, yang dipimpin langsung oleh Mangku Dalem (I Nengah Sudarsana). Dalam pelaksanaannya, Aiptu Gunardi sigap melakukan pengaturan di titik-titik rawan kemacetan serta mendampingi rombongan keluarga menuju lokasi kremasi di Sampar Gadung.

"Kehadiran kami adalah untuk memberikan rasa aman kepada saudara-saudara kita umat Hindu yang sedang berduka. Kami memastikan seluruh rangkaian upacara, mulai dari pemberangkatan hingga prosesi inti, berjalan tertib tanpa ada gangguan kamtibmas," ungkap Aiptu Gunardi.

Polres Sumbawa melalui Polsek Labuan Badas berkomitmen untuk selalu hadir dalam setiap kegiatan kemasyarakatan tanpa memandang perbedaan, demi terciptanya harmoni sosial dan situasi Harkamtibmas yang tetap kondusif di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, situasi di Dusun Empan terpantau aman, tertib, dan lancar. Pihak keluarga serta tokoh adat setempat menyampaikan apresiasi atas dedikasi Polri yang telah membantu kelancaran upacara tersebut. (AM/MA)

]]>
Thu, 12 Mar 2026 16:31:12 +0800 amr
Wujudkan Kepedulian, PT Intam Tebar Keberkahan Ramadan Lewat Aksi Berbagi di Pelosok Desa https://amarmedia.co.id/wujudkan-kepedulian-pt-intam-tebar-keberkahan-ramadan-lewat-aksi-berbagi-di-pelosok-desa https://amarmedia.co.id/wujudkan-kepedulian-pt-intam-tebar-keberkahan-ramadan-lewat-aksi-berbagi-di-pelosok-desa Wujudkan Kepedulian, PT Intam Tebar Keberkahan Ramadan Lewat Aksi Berbagi di Pelosok Desa

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, PT Intam menggelar serangkaian aksi religi dan sosial di sejumlah wilayah di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar sebagai entitas bisnis, melainkan sebagai keluarga yang bertumbuh bersama warga.

Rangkaian kegiatan "PT Intam Berbagi" ini menyasar berbagai titik, mulai dari rumah ibadah hingga pemukiman warga. Perjalanan berbagi diawali di Masjid Lebin dan Masjid Ledang, di mana tim perusahaan hadir menjalin keakraban dengan para jamaah.

Jangkau Dusun dan Kecamatan Lantung

Tidak hanya di pusat desa, PT Intam juga memastikan kebahagiaan Ramadan dirasakan hingga ke pelosok dusun. Perusahaan menyalurkan paket takjil di Desa Ledang yang mencakup lima dusun sekaligus. Aksi serupa berlanjut ke Masjid Rate dan Masjid Lenangguar.

Perjalanan safari Ramadan PT Intam kemudian bergerak ke Kecamatan Lantung. Di wilayah ini, perusahaan mendatangi empat desa, yakni Desa Lantung, Desa Ai Mual, Desa Padesa, dan Desa Sepukur. Serangkaian aksi ini kemudian ditutup dengan penuh khidmat kembali di Masjid Lebin.

Manajemen PT Intam menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud syukur dan upaya mempererat tali silaturahmi.

"Harapan terbesar kami adalah agar keberadaan PT Intam dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Melalui momen ini, kami ingin memperkuat hubungan emosional dan persaudaraan dengan warga di sekitar area operasional kami," ungkap  M Ramadhan BS perwakilan manajemen PT Intam.

Inspirasi Ramadan: Menjadi Perusahaan yang "Rahmatan Lil Alamin"

Menurut Doni akrab disapa, sebagai bagian dari tanggung jawab moral sebagai muslim yang baik di bulan suci, PT Intam meyakini bahwa kesuksesan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari angka, melainkan dari seberapa besar kebermanfaatannya bagi sesama.

Dalam Islam, tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Bulan Ramadan adalah saat yang tepat bagi perusahaan untuk mengasah empati. Menjadi perusahaan yang baik berarti memastikan hubungan dengan warga sekitar berlandaskan kejujuran dan saling menghargai.

Bahwa berbagi tidak hanya dilakukan saat Ramadan, namun menjadi budaya yang berkelanjutan.Dalam konteks perusahaan, masyarakat sekitar adalah "tetangga" terdekat yang paling berhak mendapatkan perhatian dan manfaat pertama dari keberadaan industri.

"Dengan semangat Silaturahmi dan Ta'awun (tolong-menolong), PT Intam berharap kegiatan ini dapat membawa keberkahan bagi semua pihak dan menjadi langkah kecil menuju Sumbawa yang lebih sejahtera" tutupnya. (AM)

]]>
Thu, 12 Mar 2026 16:15:30 +0800 amr
Safari Ramadan di Sumbawa: Gubernur NTB Siapkan Intervensi Tekan Harga Cabai yang Tembus Rp120 Ribu https://amarmedia.co.id/safari-ramadan-di-sumbawa-gubernur-ntb-siapkan-intervensi-tekan-harga-cabai-yang-tembus-rp120-ribu https://amarmedia.co.id/safari-ramadan-di-sumbawa-gubernur-ntb-siapkan-intervensi-tekan-harga-cabai-yang-tembus-rp120-ribu Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Mengisi rangkaian agenda Safari Ramadan di Kabupaten Sumbawa, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Brang Biji, Kamis (12/3/2026). Langkah ini diambil untuk memantau langsung stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menyusul tren peningkatan permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal ini berdialog langsung dengan sejumlah pedagang dan mengecek harga komoditas pangan strategis yang menjadi kebutuhan utama warga.

Temuan utama dalam sidak ini adalah masih tingginya harga cabai rawit yang menyentuh angka Rp110.000 hingga Rp120.000 per kilogram. Gubernur menilai angka tersebut cukup memberatkan konsumen. Faktor distribusi disinyalir menjadi penyebab utama harga di Pasar Brang Biji belum melandai.

"Dari hasil pengecekan langsung, harga cabai rawit memang masih cukup tinggi. Hal ini dipengaruhi karena Pasar Brang Biji bukan merupakan pasar induk, sehingga volume distribusi pasokan tidak sebesar di pusat distribusi utama," jelas Miq Iqbal di sela-sela kunjungannya.

Ia menambahkan bahwa kenaikan harga ini murni dipicu oleh mekanisme pasar, di mana terbatasnya pasokan dari petani lokal tidak mampu mengimbangi lonjakan permintaan selama bulan suci Ramadan.

Intervensi Lintas Provinsi dan Koordinasi Bapanas

Pemerintah Provinsi NTB sebenarnya telah melakukan langkah cepat dengan mendatangkan lebih dari satu ton cabai dari Enrekang, Sulawesi Selatan. Namun, upaya tersebut dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap penurunan harga di tingkat pedagang eceran.

Sebagai langkah lanjutan yang lebih masif, Pemprov NTB kini tengah menjajaki opsi penambahan pasokan dari daerah surplus lainnya melalui koordinasi ketat dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

"Kami terus berkomunikasi dengan Badan Pangan Nasional untuk memetakan daerah mana yang memiliki surplus produksi dan harga lebih rendah. Data distribusi antarwilayah dari Bapanas akan menjadi dasar kami untuk mendatangkan pasokan tambahan ke NTB sebagai bentuk intervensi pasar," tegas Gubernur.

Selain cabai, perhatian Gubernur juga tertuju pada komoditas minyak goreng bersubsidi, "Minyak Kita", yang harganya ditemukan masih relatif tinggi di wilayah Sumbawa. Dugaan sementara, tingginya harga disebabkan oleh rantai distribusi yang terlalu panjang, di mana banyak pedagang kecil belum terhubung langsung dengan jalur distributor resmi.

Untuk mengatasi hal ini, serta menjaga stabilitas harga beras, Pemprov NTB akan memperkuat sinergi dengan Perum Bulog. Pemerintah berkomitmen membuka ruang intervensi melalui operasi pasar atau penyaluran stok cadangan jika harga terus merangkak naik.

Menutup kunjungannya, Miq Iqbal menegaskan bahwa pemantauan pasar akan terus dilakukan secara berkala di seluruh kabupaten/kota di NTB hingga Idulfitri mendatang.

"Pemerintah harus hadir untuk memastikan harga tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Terutama menjelang hari raya, stabilitas pasokan adalah prioritas kami agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang tanpa terbebani harga pangan," pungkasnya.(AM)

]]>
Thu, 12 Mar 2026 14:24:09 +0800 amr
Rinjani Mobile by Bank NTB Syariah https://amarmedia.co.id/rinjani-mobile-by-bank-ntb-syariah https://amarmedia.co.id/rinjani-mobile-by-bank-ntb-syariah Thu, 12 Mar 2026 14:09:54 +0800 amr Pemkab Sumbawa Gelar Musrenbang Tematik: Perkuat Tata Kelola Lahan dan Air untuk Adaptasi Perubahan Iklim https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-gelar-musrenbang-tematik-perkuat-tata-kelola-lahan-dan-air-untuk-adaptasi-perubahan-iklim https://amarmedia.co.id/pemkab-sumbawa-gelar-musrenbang-tematik-perkuat-tata-kelola-lahan-dan-air-untuk-adaptasi-perubahan-iklim Pemkab Sumbawa Gelar Musrenbang Tematik: Perkuat Tata Kelola Lahan dan Air untuk Adaptasi Perubahan Iklim

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah proaktif dalam menghadapi tantangan krisis lingkungan global. Berkolaborasi dengan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia), Pemkab Sumbawa menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik bertajuk "Pengelolaan Lahan Berkelanjutan dan Sumber Daya Air Terpadu untuk Adaptasi Perubahan Iklim" di Sumbawa Besar, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini dirancang sebagai respons cepat terhadap laju degradasi hutan dan kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Kabupaten Sumbawa yang kian mengkhawatirkan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., dalam arahannya menegaskan bahwa keseimbangan alam di Sumbawa tengah berada dalam titik kritis. Ia menyoroti adanya ketimpangan tajam antara pemanfaatan lahan dengan upaya pemulihan lingkungan.

"Saat ini laju eksploitasi lahan jauh melampaui tindakan konservasi. Ketimpangan ini memicu penurunan daya dukung DAS dan secara otomatis meningkatkan risiko bencana bagi masyarakat," ujar Dr. Dedy.

Sebagai solusi konkret, ia mengumumkan rencana pembentukan satuan tugas (satgas) khusus yang bertugas mencegah kerusakan hutan lebih lanjut. Satgas ini nantinya akan terintegrasi dalam program unggulan daerah, Sumbawa Hijau Lestari.

"Melalui Musrenbang Tematik ini, kita berkomitmen mengidentifikasi titik degradasi lahan secara komprehensif. Tujuannya satu: memperkuat ketahanan hidrologis kita agar siap menghadapi ancaman banjir di musim hujan maupun kekeringan ekstrem di musim kemarau," tambahnya.

Sinergi Program CERAH dan Inovasi Lahan

Dukungan terhadap langkah pemerintah daerah juga datang dari sektor non-pemerintah. Direktur Program Plan Indonesia, Ida Ngurah, menekankan pentingnya konvergensi program antara pihak internasional dan pemerintah lokal. Ia menyoroti sinergi antara Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan untuk Keberlanjutan) yang didukung oleh ANCP-DFAT dengan Program Sumbawa Hijau Lestari.

“Kolaborasi ini bukan sekadar urusan teknis lingkungan, tapi tentang masa depan. Kami berharap anak-anak di Sumbawa dapat tumbuh di lingkungan yang sehat, di mana kebutuhan dasar mereka terpenuhi dan masa depan mereka terlindungi dari dampak buruk perubahan iklim,” ungkap Ida Ngurah.

Dalam diskusi panel yang berlangsung, forum menyepakati lima isu prioritas yang akan menjadi fokus utama ke depan:

Pertama ; Perlindungan hutan, penjagaan mata air, dan restorasi lahan kritis. Kedua ; Mitigasi dan pengurangan risiko bencana hidrologi. Ketiga ; Pendayagunaan air untuk kebutuhan domestik (air minum dan sanitasi). Keempat ; Pemanfaatan air untuk sektor ekonomi (pertanian, perikanan, dan industri) dan Kelima ; Pemberdayaan masyarakat melalui edukasi serta implementasi agroforestri.

Selain aspek teknis lingkungan, Musrenbang kali ini menekankan paradigma pembangunan inklusif. Pemerintah mendorong penerapan agroforestri sebagai jalan tengah yang memberikan vegetasi permanen bagi bumi sekaligus nilai ekonomi bagi petani.

Koordinasi lintas sektor antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga diperkuat guna memastikan kebijakan pengelolaan sumber daya alam tidak lagi berjalan sendiri-sendiri atau tumpang tindih.

Menariknya, forum ini memberikan ruang luas bagi kelompok perempuan, penyandang disabilitas, dan generasi muda. Keterlibatan aktif mereka dianggap kunci agar kebijakan publik—mulai dari akses sanitasi hingga pemberdayaan ekonomi—benar-benar menyentuh kebutuhan spesifik seluruh lapisan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi ini, Kabupaten Sumbawa optimistis mampu mewujudkan tata kelola lingkungan yang tangguh demi mencapai visi Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera secara berkelanjutan. (AM)

]]>
Thu, 12 Mar 2026 14:01:22 +0800 amr
Pemprov NTB Konsisten Kawal Harga Melalui Gerakan Pangan Murah https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-konsisten-kawal-harga-melalui-gerakan-pangan-murah https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-konsisten-kawal-harga-melalui-gerakan-pangan-murah Pemprov NTB Konsisten Kawal Harga Melalui Gerakan Pangan Murah

Mataram, Amarmedia.co.id -11 Maret 2026-Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan selama bulan suci Ramadhan. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), dinas terkait hadir di tengah kemeriahan acara Lentera Ramadhan yang dipusatkan di halaman Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Mataram, Rabu (11/3/2026).

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Eva Dewiyani, S.P., menyatakan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini merupakan langkah rutin untuk membantu masyarakat mendapatkan komoditas pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

"Kami di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan selalu ikut berpartisipasi dalam kegiatan Lentera Ramadhan ini dalam bentuk GPM," ujar Eva di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa upaya ini tidak hanya terfokus di Kota Mataram, namun juga merambah ke berbagai kabupaten lainnya di NTB. Pihaknya pun menggandeng sejumlah mitra untuk memastikan ketersediaan berbagai produk dan komoditas pangan bagi warga.

"Alhamdulillah yang di Mataram ini kita juga tetap konsisten bersama mitra untuk menjual semua produk atau komoditas dengan harga lebih murah dan terjangkau," tambahnya.

Meski kegiatan di tingkat provinsi akan berlanjut setelah lebaran, Eva mengungkapkan bahwa pergerakan GPM di tingkat kabupaten/kota tetap berjalan intensif. Ia menjadwalkan kunjungan kerja ke Sumbawa untuk mengoordinasikan kegiatan serupa.

"Besok ada di Sumbawa, di Alas, KSB. Tapi itu kami kerja samanya dengan kabupaten/kota. Kalau untuk yang provinsi, nanti kita lanjutkan setelah lebaran," pungkasnya.(AM/san/her/diskominfotik)

]]>
Thu, 12 Mar 2026 13:15:32 +0800 amr
Kuota Nasional Turun 6,5 Persen, Pertamina Pastikan Jatah LPG 3 Kg di Sumbawa Tetap Stabil https://amarmedia.co.id/kuota-nasional-turun-65-persen-pertamina-pastikan-jatah-lpg-3-kg-di-sumbawa-tetap-stabil https://amarmedia.co.id/kuota-nasional-turun-65-persen-pertamina-pastikan-jatah-lpg-3-kg-di-sumbawa-tetap-stabil Kuota Nasional Turun 6,5 Persen, Pertamina Pastikan Jatah LPG 3 Kg di Sumbawa Tetap Stabil

Mataram.Amarmedia.co.id– Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan energi, Pertamina Patra Niaga Sales Area Manager (SAM) NTB Dany Hutama Aji didampingi Tommy Wisnu Ramdan yang menjabat sebagai SBM Rayon 1 NTB memberikan penjelasan komprehensif mengenai peta distribusi LPG dan BBM di wilayah Pulau Sumbawa. Meski secara nasional kuota subsidi mengalami penurunan, Pertamina berkomitmen menjaga stabilitas pasokan di tingkat agen dan pangkalan.

Dalam pertemuan bersama Komisi II DPRD Sumbawa, Rabu 12 Maret 2026 di Kantor Dinas ESDM Provinsi NTB, Sales Area Manager NTB Dany akrab disapa menjelaskan bahwa untuk tahun 2026, terdapat penurunan kuota LPG dari Pemerintah Pusat untuk wilayah NTB sebesar 6,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, Pertamina menegaskan masyarakat tidak perlu panik.

"Kami pastikan bahwa meskipun kuota turun, penyaluran LPG yang kami salurkan ke masing-masing agen tetap sama dengan tahun 2025 demi memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," jelas Dany.

Pertamina mengakui adanya tantangan operasional di Pulau Sumbawa yang luas wilayahnya mencapai empat kali lipat dari Pulau Lombok. Saat ini, distribusi LPG di Sumbawa hanya ditopang oleh dua SPBE di Sumbawa dan satu di Bima.

"Kondisi geografis yang luas dan sarana yang masih dalam tahap konversi menjadi tantangan tersendiri. Terkadang terjadi keterlambatan pengiriman ke pangkalan karena jarak tempuh yang jauh dan operasional SPBE yang sudah maksimal melayani puluhan truk hingga malam hari," tambahnya.

Menyambut momentum hari raya, Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang beroperasi mulai 9 Maret hingga 5 April 2026 mendatang. Seluruh tim operasional dilarang mudik guna memastikan pengawasan distribusi BBM dan LPG berjalan lancar.

Adapun puncak arus mudik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14-15 Maret dan 18-20 Maret 2026, sementara arus balik diperkirakan mulai 24 hingga 29 Maret. Pertamina menjamin ketahanan stok saat ini berada pada level aman, dengan rata-rata ketahanan stok LPG di atas 7 hari dan BBM (Pertalite/Solar) di atas 8-9 hari

 Dorong Ketepatan Sasaran dan Solusi "Extra Dropping"

Untuk mengatasi kelangkaan di titik tertentu, Pertamina menawarkan solusi berupa Extra Dropping atau penambahan alokasi di luar kuota reguler. Namun, hal ini memerlukan dukungan administrasi dari Pemerintah Daerah.

"Jika ada gejolak atau antrean di suatu wilayah, kami mohon Pemerintah Daerah melalui Bupati atau Kepala Dinas segera bersurat kepada kami. Surat tersebut menjadi dasar kami untuk mengusulkan fakultatif.

Selain itu, Pertamina mendorong sektor usaha seperti hotel, restoran, dan laundry agar beralih menggunakan LPG non-subsidi (Bright Gas) dan tidak mengambil hak masyarakat miskin. Pertamina juga membuka peluang ekspansi program penukaran dua tabung kosong 3 kg dengan satu tabung Bright Gas 5,5 kg guna memastikan subsidi lebih tepat sasaran.

"Kami juga berharap program konversi untuk petani dan nelayan bisa segera diusulkan. Jika mereka punya kuota khusus, maka mereka tidak lagi mengambil jatah LPG 3 kg yang diperuntukkan bagi rumah tangga tangga miskin," pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 12 Mar 2026 11:01:13 +0800 amr
Waka I DPRD Sumbawa Berlian Rayes Desak Solusi Kelangkaan LPG 3 Kg: "Sandingkan Data, Jemput Kuota ke Pusat!" https://amarmedia.co.id/waka-i-dprd-sumbawa-berlian-rayes-desak-solusi-kelangkaan-lpg-3-kg-sandingkan-data-jemput-kuota-ke-pusat https://amarmedia.co.id/waka-i-dprd-sumbawa-berlian-rayes-desak-solusi-kelangkaan-lpg-3-kg-sandingkan-data-jemput-kuota-ke-pusat Waka I DPRD Sumbawa Berlian Rayes Desak Solusi Kelangkaan LPG 3 Kg: "Sandingkan Data, Jemput Kuota ke Pusat!"

Mataram.Amarmedia.co.id – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, HM. Berlian Rayes, memimpin pertemuan strategis antara Komisi II DPRD dengan Dinas ESDM Pemerintah Daerah Provinsi NTB dan Hiswana Migas NTB, guna menyikapi persoalan klasik yang kian meresahkan masyarakat yakni kelangkaan gas LPG 3 kg.

Dalam sambutannya, HM. Berlian Rayes menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas terkait atas sinergi yang dibangun. Namun, ia menekankan bahwa pertemuan ini sangat krusial sebagai tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya guna mencari akar masalah di lapangan.

Haji Berlian mengungkapkan bahwa DPRD kerap menerima aspirasi bahkan demonstrasi dari masyarakat, terutama kaum ibu, yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas subsidi.

"Kami ingin menyandingkan data terlebih dahulu. Apakah ini murni karena kekurangan kuota atau karena distribusinya yang tidak tepat sasaran? Ini yang harus kita bedah bersama BPS dan Pemda," tegas Berlian.

Ia juga menyoroti kebijakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan datang, menekankan bahwa operasional program tersebut tidak diperbolehkan menggunakan LPG 3 kg agar tidak semakin membebani jatah masyarakat miskin.

Salah satu poin krusial yang diangkat adalah ketimpangan kuota. Berlian membandingkan kondisi Sumbawa dengan Kota Mataram.

 "Sumbawa memiliki wilayah yang lebih luas, jumlah penduduk yang lebih banyak, dan angka masyarakat miskin yang juga lebih besar dibandingkan Mataram. Namun, mengapa kuota kita justru lebih kecil? Ini menjadi pertanyaan besar yang harus diperjuangkan ke pusat," pungkasnya.

Mengingat adanya potensi lonjakan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi, DPRD meminta pemerintah daerah provinsi NTB segera mengambil langkah konkret. Berlian berkaca pada pengalaman masa kepemimpinan Bupati terdahulu, Haji Mo, yang berhasil menambah kuota setelah melakukan kunjungan dan lobi langsung ke pemerintah pusat.

"Kita harus bersikap tegas dan segera bergerak ke pusat. Masyarakat menunggu solusi, bukan sekadar penjelasan teknis," tambahnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Sumbawa lintas fraksi, di antaranya I Nyoman (Ketua Komisi II - PDI-P), Muhammad Tahir SH (Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi Gerindra), H Zohran SH (Sekretaris Komisi II dari Fraksi NasDem) Ridwan SP.MSi, Fraksi PKB) Ida Rahayu SAP (Fraksi PAN), Muhammad Zain SIP (Fraksi Golkar), H.Andi Mappelepui (Fraksi PKS), Ahmad Nawawi (Fraksi PPP), Kaharuddin Z (Fraksi Gelora), Juliansyah SE ( Fraksi Demokrat) dan Addle Mudhita Noorsamsu SIP (Fraksi Golkar)

Menutup sambutannya, HM. Berlian Rayes berharap pertemuan ini membawa berkah dan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa. "Semoga apa yang kita ikhtiarkan hari ini bernilai ibadah di sisi Allah SWT," tutupnya. (AM)

]]>
Thu, 12 Mar 2026 08:31:59 +0800 amr
Tebar Kebaikan di Bulan Suci, Polsek Plampang dan Bhayangkari Bagi 100 Paket Takjil ke Masyarakat  https://amarmedia.co.id/tebar-kebaikan-di-bulan-suci-polsek-plampang-dan-bhayangkari-bagi-100-paket-takjil-ke-masyarakat https://amarmedia.co.id/tebar-kebaikan-di-bulan-suci-polsek-plampang-dan-bhayangkari-bagi-100-paket-takjil-ke-masyarakat Tebar Kebaikan di Bulan Suci, Polsek Plampang dan Bhayangkari Bagi 100 Paket Takjil ke Masyarakat 

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id -- Menjelang waktu berbuka puasa, jajaran Polsek Plampang bersama Bhayangkari Ranting Plampang melaksanakan aksi sosial bertajuk "Berkah Berbagi Takjil" bagi para pengguna jalan di Jalan Raya Sumbawa-Bima Km. 62, tepatnya di depan Mapolsek Plampang, Selasa (10/03/2026) sore. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri untuk berbagi kebahagiaan bersama masyarakat di bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Plampang IPTU K. Joko Wilopo, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh personel Polsek serta pengurus Bhayangkari sebagai bentuk soliditas dalam melayani masyarakat.

"Kegiatan Berkah Ramadhan ini kami awali dengan apel kesiapan pada pukul 16.45 WITA untuk memastikan pembagian takjil berjalan tertib dan tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur utama," ujar Kapolsek Plampang.

Tepat pukul 16.50 WITA, petugas yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Plampang bersama Ketua Bhayangkari Ranting Plampang, Ny. Batari K. Joko Wilopo, mulai membagikan sedikitnya 100 paket takjil kepada para pengendara roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki yang melintas di depan Mako Polsek. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Waka Polsek IPDA Azanuddin, para Kanit, dan anggota pengurus Bhayangkari lainnya.

"Kami bergerak cepat melakukan monitoring dan pengaturan arus lalu lintas di lokasi, mengingat antusiasme pengguna jalan yang cukup tinggi untuk mendapatkan takjil. Hal ini dilakukan agar kegiatan sosial tetap berjalan selaras dengan keamanan dan ketertiban di jalan raya," ungkap IPTU K. Joko Wilopo.

Polsek Plampang mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa mengutamakan keselamatan dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan tetap waspada meski sedang mengejar waktu untuk berbuka puasa di rumah.

Hingga rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 17.30 WITA, situasi di depan Polsek Plampang terpantau aman, lancar, dan kondusif. Arus lalu lintas yang sempat padat berhasil dikendalikan dengan baik oleh personel yang bertugas melakukan pengamanan terbuka dan tertutup. (AM/MA)

]]>
Thu, 12 Mar 2026 07:17:38 +0800 amr
Kuota LPG 3 Kg Menyusut, DPRD Sumbawa Dorong Sistem "Kupon Kendali Desa" dan Sanksi Tegas https://amarmedia.co.id/kuota-lpg-3-kg-menyusut-dprd-sumbawa-dorong-sistem-kupon-kendali-desa-dan-sanksi-tegas https://amarmedia.co.id/kuota-lpg-3-kg-menyusut-dprd-sumbawa-dorong-sistem-kupon-kendali-desa-dan-sanksi-tegas Kuota LPG 3 Kg Menyusut, DPRD Sumbawa Dorong Sistem "Kupon Kendali Desa" dan Sanksi Tegas

Mataram.Amarmedia.co.id – Stabilitas energi di Kabupaten Sumbawa tengah berada di titik krusial. Dalam Kunjungan Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa dengan Dinas ESDM Provinsi NTB, Pertamina, dan Hiswana Migas, terungkap bahwa Kabupaten Sumbawa menghadapi tantangan ganda: penurunan kuota resmi di tengah lonjakan konsumsi yang tidak terkendali.

Dihubungi awak media  Rabu 11 Maret 2026, sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa H Zohran SH menjelaskan bahwa Kebijakan subsidi energi tahun 2026 mengalami pergeseran fundamental. Berdasarkan data teknis, alokasi LPG 3kg untuk Kabupaten Sumbawa tahun ini turun sebesar 593 Metrik Ton (MT) atau terkontraksi 5,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini, alokasi berada di angka 11.003 MT.Ironisnya, meski jatah dikurangi, serapan harian masyarakat justru menyentuh angka 111% hingga 112%.Ini adalah sinyal merah. Jika tidak ada intervensi radikal, kita berisiko menghadapi kelangkaan total pada kuartal keempat tahun 2026.

Dikatakannya dalam kunjungan kerja ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa H.M.Berlian Rayes, SAg.M.M.Inov. Hadir pula Pimpinan Komisi II DPRD I Nyoman Wisma SIP, M Tahir SH  dan anggota Komisi II DPRD diantaranya Ida Rahayu SAP, H Andi Mappelepui, Muhammad Zain SIP, Kaharuddin Z, Ade Mudhita Noorsamsu SIP,Ahmad Nawawi, Ridwan SP.MSi dan Juliansyah SE.

Dari Pemda hadir Kabag Perekonomian dan SDA, Kadis Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan dan Kabag Risalah dan Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa dan jajaran.

H Zohran Orek akrab disapa, menjelaskan selain masalah kuota, kendala geografis Sumbawa yang luas menciptakan celah bagi spekulan. Meski Harga Eceran Tertinggi (HET) ditetapkan sebesar Rp18.000, di tingkat kios tidak resmi harga seringkali melonjak liar hingga menembus Rp50.000. Keterbatasan operasional SPBE yang hanya melayani hingga pukul 17.00 WITA memperburuk distribusi ke pelosok desa.

Dalam rapat menjelaskan rembesan subsidi ke sektor yang dilarang antara lain Perhotelan & Restoran l, Usaha Binatu (Laundry) skala industri, Usaha Las dan Industri Batik, Peternakan komersial dan pengeringan tembakau.

Forum mendesak agar sektor-sektor ini segera bermigrasi ke Bright Gas (Non-Subsidi) agar kuota subsidi benar-benar kembali ke tangan rumah tangga prasejahtera.

Menanggapi carut-marut ini,Forum yang hadir diantaranya Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, bersama jajaran Komisi II merumuskan beberapa langkah konkret:

Pertama ;  Sistem Kupon Kendali Desa. Setiap KK yang lolos verifikasi akan mendapatkan kupon bulanan (2-4 tabung). Pangkalan hanya boleh melayani pemegang kupon sah untuk memutus rantai spekulan.

Kedua : Integrasi NIK & NIB. Transaksi di pangkalan wajib menggunakan NIK. Bagi pelaku Usaha Mikro, wajib mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) paling lambat 30 April 2026.

Ketiga ; Satgas Migas. Pembentukan tim pengawas terpadu (Satpol PP, Polri, Diskoperindag) untuk melakukan sidak rutin dan mengaudit logbook pangkalan guna mendeteksi adanya "pangkalan nakal".

DPRD Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa transparansi data penyaluran dari agen ke pangkalan adalah harga mati. Langkah ini diambil demi memastikan tidak ada lagi masyarakat kecil yang harus mengantre panjang atau membayar harga selangit untuk hak yang telah disubsidi negara.

"Tantangan energi subsidi di Kabupaten Sumbawa bukan terletak pada ketersediaan stok secara nasional, melainkan pada tata kelola distribusi lokal yang harus diperketat. Penurunan kuota administratif merupakan peringatan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk segera melakukan aksi nyata dalam memvalidasi pengguna sasaran" pungkasnya.(AM)

]]>
Thu, 12 Mar 2026 06:11:39 +0800 amr
Kerap Edarkan Sabu, Seorang Pria di Lunyuk Diringkus Sat Resnarkoba Polres Sumbawa https://amarmedia.co.id/kerap-edarkan-sabu-seorang-pria-di-lunyuk-diringkus-sat-resnarkoba-polres-sumbawa https://amarmedia.co.id/kerap-edarkan-sabu-seorang-pria-di-lunyuk-diringkus-sat-resnarkoba-polres-sumbawa Kerap Edarkan Sabu, Seorang Pria di Lunyuk Diringkus Sat Resnarkoba Polres Sumbawa

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id-- Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Sumbawa kembali berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang terduga pelaku berinisial S (43) yang berprofesi sebagai petani, diringkus petugas di kediamannya yang beralamat di Desa Padasuka, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Selasa (10/03/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba IPTU Harirustaman, S.H., mengonfirmasi penangkapan tersebut dilakukan setelah menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah akan seringnya terjadi transaksi narkoba di wilayah Kecamatan Lunyuk.

"Begitu menerima informasi tersebut, kami segera menginstruksikan Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan mendalam dan bergerak menuju lokasi yang dilaporkan guna melakukan pemantauan," ujar Kasat Resnarkoba.

Setelah tim Sat Resnarkoba melakukan penggerebekan di rumah terduga pelaku, petugas mengamankan S yang saat itu sedang berada di dalam ruang keluarga. Dengan disaksikan oleh Ketua RT dan RW setempat, petugas melakukan penggeledahan menyeluruh. Hasilnya, petugas menemukan satu buah klip besar berisi 20 poket sabu (17 poket kecil dan 3 poket sedang) yang disembunyikan di dalam lemari kaca. Selain itu, petugas juga menemukan sebuah kotak kacamata hitam di jendela kamar yang berisi peralatan konsumsi sabu.

"Kami bergerak cepat segera setelah mendapat kepastian keberadaan barang bukti. Dari hasil penimbangan, total berat bruto barang bukti sabu yang diamankan adalah 10,68 gram. Terduga pelaku juga mengakui bahwa barang haram tersebut didapatkan dari seseorang berinisial A di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat," ungkap IPTU Harirustaman, S.H.

Selain narkotika, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti pendukung lainnya, di antaranya 1 buah pipa kaca dan sumbu, 1 buah tutup botol modifikasi (bong), 1 unit HP Android, skop plastik, gunting, dan korek gas, dan 2 buah klip kosong bekas pakai.

Polres Sumbawa mengimbau kepada masyarakat agar terus proaktif dalam memberikan informasi terkait peredaran narkoba di lingkungannya. Penegakan hukum ini diharapkan dapat memberikan efek jera serta memutus rantai peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Hingga berita ini diturunkan, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Sumbawa untuk menjalani proses tes urine, uji lab barang bukti, serta pengembangan lebih lanjut guna mengungkap jaringan di atasnya. (AM/MA)

]]>
Thu, 12 Mar 2026 05:31:08 +0800 amr
Perkuat Sinergitas, Bhabinkamtibmas Desa Tolo'oi Sambangi Tokoh Masyarakat di Dusun Batu Mas https://amarmedia.co.id/perkuat-sinergitas-bhabinkamtibmas-desa-tolooi-sambangi-tokoh-masyarakat-di-dusun-batu-mas https://amarmedia.co.id/perkuat-sinergitas-bhabinkamtibmas-desa-tolooi-sambangi-tokoh-masyarakat-di-dusun-batu-mas Perkuat Sinergitas, Bhabinkamtibmas Desa Tolo'oi Sambangi Tokoh Masyarakat di Dusun Batu Mas

Sumbawa Besar, NTB.Amarmedia.co.id -- Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di tingkat desa, Bhabinkamtibmas Desa Tolo'oi, Aipda Abu Bakar K, melaksanakan kegiatan Sambang Desa di Dusun Batu Mas, Desa Tolo'oi, Kecamatan Tarano, Selasa (10/03/2026) pagi sekitar pukul 10.48 WITA. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir langsung di tengah masyarakat guna mendengar aspirasi dan memantau kondisi kewilayahan.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Empang AKP Nakmin, mengonfirmasi kegiatan rutin tersebut dilakukan untuk membangun komunikasi dua arah yang solid antara kepolisian dan perangkat kewilayahan.

"Kegiatan sambang ini kami instruksikan kepada seluruh Bhabinkamtibmas agar komunikasi dengan tokoh masyarakat dan perangkat dusun tetap berjalan harmonis guna mendeteksi dini setiap potensi gangguan keamanan," ujar Kapolsek.

Dalam kunjungannya, Aipda Abu Bakar K bertemu langsung dengan Kepala Dusun (Kadus) Batu Mas, Bapak Mudar. Pertemuan tersebut diisi dengan dialog hangat untuk membahas situasi kamtibmas terkini di lingkungan dusun tersebut. Petugas memberikan apresiasi atas peran aktif perangkat dusun dalam menjaga ketertiban selama ini.

"Kami berbincang mengenai pentingnya menjaga kerukunan antarwarga. Lewat kesempatan ini pula, kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama memelihara Kamtibmas demi mewujudkan situasi desa yang kondusif dan nyaman untuk beraktivitas," ungkap Aipda Abu Bakar K.

Polres Sumbawa melalui jajaran Bhabinkamtibmas mengimbau kepada seluruh warga Desa Tolo'oi agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada petugas di lapangan demi terciptanya Harkamtibmas yang terjaga.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Dusun Batu Mas dan sekitarnya terpantau aman dan kondusif, sementara komunikasi antara pihak kepolisian dan pemerintah desa setempat terus berjalan dengan sangat baik. (MA)

]]>
Wed, 11 Mar 2026 19:43:58 +0800 amr
Pakar Peternakan Dukung Industrialisasi Unggas Sumbawa: Prof. Dahlanuddin Tekankan Kualitas Input dan Pendampingan Teknis https://amarmedia.co.id/pakar-peternakan-dukung-industrialisasi-unggas-sumbawa-prof-dahlanuddin-tekankan-kualitas-input-dan-pendampingan-teknis https://amarmedia.co.id/pakar-peternakan-dukung-industrialisasi-unggas-sumbawa-prof-dahlanuddin-tekankan-kualitas-input-dan-pendampingan-teknis Pakar Peternakan Dukung Industrialisasi Unggas Sumbawa: Prof. Dahlanuddin Tekankan Kualitas Input dan Pendampingan Teknis

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Proyek strategis Integrated Poultry Industry (Industri Unggas Terintegrasi) yang tengah diperjuangkan masuk ke Kabupaten Sumbawa mendapat respons positif dari kalangan akademisi. Prof. Dahlanuddin, salah satu pakar peternakan terkemuka di Indonesia asal Sumbawa, menilai investasi besar ini merupakan langkah konkret untuk menyejahterakan pembudidaya lokal melalui efisiensi biaya produksi.

Guru Besar Universitas Mataram Prof. Dahlanuddin memberikan apresiasi khusus kepada Prof. Syahrul Bosang yang telah mengawal masuknya investasi ini ke tanah Samawa. Menurutnya, salah satu "magnet" utama bagi masyarakat adalah skema pembiayaan yang sangat ringan.

"Skema kredit dengan bunga hanya 3% tentunya akan sangat menarik minat warga kita untuk mulai berusaha di bidang perunggasan. Ini adalah peluang besar bagi peternak rakyat untuk berkembang," ujar Prof. Dahlan.

Dengan bunga yang rendah, beban biaya modal peternak dapat ditekan, sehingga potensi keuntungan bagi peternak mandiri maupun yang tergabung dalam koperasi akan jauh lebih menjanjikan.

Meski menyambut baik, Prof. Dahlan memberikan catatan kritis demi keberlangsungan proyek ini dalam jangka panjang. Ia menekankan bahwa keberhasilan peternak sangat bergantung pada kualitas sarana produksi ternak (Sapronak).

"Yang harus dipastikan adalah kualitas DOC (Day Old Chicks) dan pakan. Standarnya harus sama dengan yang didapatkan peternak profesional saat ini agar pertumbuhan ayam bisa normal dan mencapai target produksi," jelasnya.

Selain masalah kualitas bibit dan pakan, Prof. Dahlan menyoroti pentingnya pendampingan di lapangan. Menurutnya, manajemen proyek tidak boleh hanya mengandalkan pelatihan dari dinas terkait, melainkan harus menyediakan tim teknis yang mumpuni.

"Kualitas technical service dari perusahaan pengelola mutlak harus memadai. Pelatihan dari Dinas Peternakan saja tidak akan cukup untuk mengawal industri berskala besar ini. Pendampingan teknis yang intensif adalah kunci agar peternak lokal kita tidak gagal di tengah jalan," tegas Prof. Dahlan

Tujuan akhir dari proyek ini adalah terciptanya ekosistem di mana peternak mendapatkan kepastian harga. Dengan adanya industri yang terintegrasi dari hulu ke hilir di Sumbawa, diharapkan peternak tidak lagi kesulitan mendapatkan harga DOC dan pakan yang kompetitif, serta mendapatkan harga jual produk yang stabil.

Kehadiran investasi ini, jika dibarengi dengan kualitas input yang terjaga dan pendampingan teknis yang kuat, diyakini akan menjadi tonggak baru bagi kemajuan sektor peternakan di Nusa Tenggara Barat. (AM)

]]>
Wed, 11 Mar 2026 10:11:48 +0800 amr
Di Balik Layar Megaproyek Integrated Poultry Industry: Perjuangan Prof. Syahrul Bosang Menjaga Marwah NTB https://amarmedia.co.id/di-balik-layar-megaproyek-integrated-poultry-industry-perjuangan-prof-syahrul-bosang-menjaga-marwah-ntb https://amarmedia.co.id/di-balik-layar-megaproyek-integrated-poultry-industry-perjuangan-prof-syahrul-bosang-menjaga-marwah-ntb Di Balik Layar Megaproyek Integrated Poultry Industry: Perjuangan Prof. Syahrul Bosang Menjaga Marwah NTB

Oleh : Abdul Ma'ruf Rahmat SP

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Penandatanganan MoU pembangunan industri unggas terintegrasi (Integrated Poultry Industry) di Kabupaten Sumbawa bukanlah perjalanan yang instan. Di balik seremoni tersebut, terdapat drama diplomasi tingkat tinggi dan perjuangan teknis yang dikomandoi oleh Prof. Syahrul Bosang (SB) untuk memastikan Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak terlempar dari peta investasi nasional.

 Strategi 90 Hari dan Peran BCG

Prof.  Bosang akrab disapa pada Selasa 10 Maret 2026 dalam diskusi intensif di grup Bruga Nijang mengungkapkan bahwa saat ini tim teknis tengah berada di Sumbawa untuk mematangkan ekosistem proyek. Setelah fase MoU selesai, langkah selanjutnya akan dipandu oleh Boston Consulting Group (BCG).

"Tugas saya mengantarkan sampai tahapan MoU sudah selesai. Kini, kita menunggu hasil kerja BCG dalam 90 hari ke depan sebelum ditindaklanjuti oleh mitra strategis," ujar Prof. Bosang. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan perusahaan lokal dalam eksekusi proyek, meski instalasi peralatan tetap harus ditangani tenaga ahli demi menjamin produktivitas dan Harga Pokok Produksi (HPP) yang kompetitif.

Prof Bosang bersama Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP dan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan serta jajaran.

Diplomasi "Menit Terakhir": Menyelamatkan Posisi NTB

Salah satu fakta mengejutkan yang diungkap Prof. Bosang adalah posisi NTB yang sempat goyah dalam daftar prioritas nasional. Awalnya, NTB masuk dalam 5 klaster pertama, namun sempat "dihapus" karena penilaian kurang proaktifnya birokrasi daerah dibandingkan provinsi lain.

"Saya tidak sendirian. Ini bukan sekadar urusan bisnis, tapi perjuangan kolektif. Saya melibatkan tokoh-tokoh seperti Prof. Din Syamsuddin, Johan Rosihan (DPR-RI), Fahri Hamzah, hingga Prof. Ali Agus dan  Kolonel Arif untuk meyakinkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman," ungkapnya.

Perjuangan ini membuahkan hasil fantastis. Nilai investasi yang awalnya dialokasikan sebesar Rp8 Triliun untuk 5 klaster, membengkak menjadi Rp20 Triliun untuk 20 titik di seluruh Indonesia. NTB akhirnya kembali masuk dalam jajaran 6 titik prioritas utama yang melakukan groundbreaking pada awal Februari 2026, dengan lokasi spesifik di Serading, Moyo Hilir.

Proyek ini mengusung konsep Poultry Village (Perkampungan Unggas). Konsep ini bertujuan menggeser cara beternak tradisional di bawah kolong rumah menjadi sistem klaster per kecamatan guna menjaga bio-security dan mencegah penularan penyakit secara horizontal.

Untuk mendukung keberlanjutan ekonomi peternak rakyat, telah dibentuk Koperasi MARAS (Masyarakat Ayam Ras Amanah Sejahtera). Koperasi ini akan menjadi wadah bagi para peternak lokal agar tidak tergilas oleh pemain besar.

Keunggulan untuk Peternak Lokal:

Untuk kepastian serapan dirinya mengharapkan Pembangunan industri hilir seperti Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) dan Cold Storage (CS) akan diprioritaskan agar peternak bisa panen hingga 6 kali dalam setahun.

Terkait operasional, Prof. Bosang mendorong agar 100% tenaga kerja berasal dari putra daerah. Posisi strategis seperti Farm Unit Manager dan Hatchery Unit Manager nantinya dapat dilatih melalui fasilitas yang sudah ada, sementara untuk Flock Production Supervisor dapat direkrut dari lulusan universitas lokal seperti UNSA dan UTS dan kampus lainnya.

"Ini adalah upaya proteksi peternak rakyat dalam bentuk Affirmative Action. Kita bangun industri hulu dan hilir secara simultan untuk menciptakan kecerdasan generasi bangsa melalui pemenuhan protein unggas," urainya 

Prof. Syahrul Bosang (SB), juga memberikan catatan strategis terkait pengembangan proyek Integrated Poultry Industry di Sumbawa. Ia menekankan pentingnya keterlibatan kontraktor lokal dalam pembangunan infrastruktur proyek agar dampak ekonominya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Saran saya agar proyek ini melibatkan kontraktor lokal karena SPPG berada di NTB, sehingga keberadaannya dirasakan oleh semua pihak," ujarnya.

Namun, untuk aspek manajemen teknis dan peralatan, Prof. Sb menyarankan kolaborasi erat dengan Dinas Peternakan (Disnak) sebagai otoritas pemegang kendali kesehatan dan produktivitas ternak. Mengingat industri unggas berskala besar merupakan hal baru di Sumbawa, pendampingan dari kalangan profesional dan akademisi seperti Universitas Samawa (UNSA) serta Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) dinilai krusial.

"Saran saya agar proyek ini melibatkan kontraktor lokal karena SPPG berada di NTB, sehingga keberadaannya dirasakan oleh semua pihak," ujarnya.

Prof Bosang menjelaskan bahwa kolaborasi antara Disnak dan universitas lokal bertujuan untuk mengawal dua sisi produksi secara paralel. Fokus utamanya adalah mencetak persistensi produksi Hatching Eggs (HE), serta menjaga tingkat fertilitas, daya tetas (hatchability), hingga Saleable Chicks/Hen House (SC/HH) yang tinggi.

"Sebagai pakar genetika, kita harus mengeksploitasi maksimal potensi genetik breeding Broiler dan Layer. Kualitas pakan, manajemen SDM, hingga pengaturan mikro klimat kandang (comfort zone) adalah alat untuk mencapai Cost Leadership yang rendah," jelas Prof. Syahrul.

Tujuan akhirnya adalah menciptakan konsistensi efisiensi Harga Pokok Penjualan (HPP). Dengan efisiensi ini, para peternak diharapkan mampu meraih keuntungan yang berkelanjutan, menuju kesejahteraan yang lebih baik di masa depan. (AM)

]]>
Wed, 11 Mar 2026 06:52:00 +0800 amr
Gubernur NTB dan Menteri Ekonomi Kreatif Sepakat Jadikan NTB Role Model KUR Ekonomi Kreatif https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dan-menteri-ekonomi-kreatif-sepakat-jadikan-ntb-role-model-kur-ekonomi-kreatif https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-dan-menteri-ekonomi-kreatif-sepakat-jadikan-ntb-role-model-kur-ekonomi-kreatif Gubernur NTB dan Menteri Ekonomi Kreatif Sepakat Jadikan NTB Role Model KUR Ekonomi Kreatif

Jakarta.Amarmedia.co.id– Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Lalu Muhamad Iqbal bersama Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya sepakat menjadikan NTB sebagai role model nasional dalam implementasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) ekonomi kreatif. Kesepakatan tersebut mengemuka dalam pertemuan yang berlangsung Selasa, 10 Maret 2026, di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur NTB didampingi Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, Kepala Dinas Pariwisata NTB, serta Kepala Bappeda NTB. Pertemuan membahas penguatan akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif, termasuk rencana kerja sama dengan Bank NTB Syariah sebagai mitra penyaluran pembiayaan di daerah.

Gubernur Iqbal menegaskan bahwa ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor masa depan yang dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi daerah sekaligus membuka peluang besar bagi generasi muda.

“Jika skema pembiayaan ekonomi kreatif ini dapat berjalan baik di NTB, maka modelnya dapat menjadi contoh nasional. NTB siap menjadi laboratorium kebijakan dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia,” ujar Gubernur Iqbal.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas penguatan skema KUR industri kreatif berbasis kekayaan intelektual (intellectual property) yang memungkinkan pelaku usaha kreatif memperoleh akses pembiayaan melalui aset tidak berwujud seperti merek, hak cipta, karya digital, maupun produk kreatif lainnya yang telah terdaftar.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa pemerintah pusat melihat NTB memiliki potensi kuat untuk menjadi daerah percontohan dalam implementasi pembiayaan ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual.

“NTB memiliki visi yang jelas dalam pengembangan ekonomi kreatif. Karena itu kami melihat NTB sangat tepat untuk menjadi role model nasional dalam implementasi KUR ekonomi kreatif, termasuk melalui sinergi dengan Bank NTB Syariah,” ujar Menteri Riefky.

Melalui skema ini, pelaku usaha ekonomi kreatif yang telah melalui proses kurasi akan memperoleh akses pembiayaan hingga ratusan juta rupiah. Kekayaan intelektual yang dimiliki pelaku usaha dapat menjadi faktor pendukung dalam penilaian kredit sehingga membuka peluang pembiayaan yang selama ini sulit dijangkau oleh banyak pelaku ekonomi kreatif.

Selain pembiayaan, pertemuan tersebut juga membahas penguatan ekosistem ekonomi kreatif di NTB. Pemerintah Provinsi NTB mendorong pengembangan event kreatif berbasis intellectual property (IP) agar NTB tidak hanya menjadi penyelenggara acara, tetapi juga mampu melahirkan event creator dengan kekayaan intelektual sendiri yang dapat dipasarkan secara nasional maupun internasional.

Gubernur Iqbal juga memaparkan arah pengembangan NTB yang tidak hanya bertumpu pada sektor pariwisata, tetapi pada integrasi pariwisata, ekonomi kreatif, teknologi digital, energi terbarukan, serta konektivitas internasional. Menurutnya, pendekatan pembangunan kawasan Bali–NTB-NTT ke depan harus diarahkan pada integrasi regional, bukan sekadar kolaborasi antarwilayah.

Dalam konteks penguatan ekosistem digital, Pemprov NTB juga mendorong pengembangan talenta digital melalui program pendidikan teknologi informasi dan multimedia yang terhubung langsung dengan industri, termasuk rencana menghadirkan model pendidikan teknologi global di Lombok.

Selain itu, pengembangan kawasan Mandalika juga diarahkan untuk menjadi pusat ekosistem ekonomi digital. Salah satu gagasan yang dibahas adalah pengembangan data center di kawasan timur Indonesia yang didukung oleh energi baru terbarukan, termasuk pemanfaatan energi surya yang potensinya sangat besar di NTB.

Menurut Gubernur Iqbal, pengembangan Mandalika ke depan tidak hanya fokus pada investasi hotel dan event olahraga, tetapi juga harus diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi digital dan komunitas digital nomad yang dapat menghidupkan aktivitas ekonomi sepanjang tahun.

Pertemuan ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat, mulai dari pengembangan talenta, pembiayaan, hingga penguatan infrastruktur digital.

Dengan dukungan kebijakan pembiayaan melalui KUR ekonomi kreatif, serta penguatan ekosistem digital dan industri kreatif di daerah, NTB diharapkan dapat menjadi contoh nasional dalam pengembangan ekonomi kreatif yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis inovasi. (AM/Kominfotik)

]]>
Wed, 11 Mar 2026 06:19:13 +0800 amr
Fraksi NasDem Apresiasi Terobosan Bupati Jarot: Industrialisasi Unggas Terintegrasi Jadi Motor Ekonomi Baru Sumbawa https://amarmedia.co.id/fraksi-nasdem-apresiasi-terobosan-bupati-jarot-industrialisasi-unggas-terintegrasi-jadi-motor-ekonomi-baru-sumbawa https://amarmedia.co.id/fraksi-nasdem-apresiasi-terobosan-bupati-jarot-industrialisasi-unggas-terintegrasi-jadi-motor-ekonomi-baru-sumbawa Fraksi NasDem Apresiasi Terobosan Bupati Jarot: Industrialisasi Unggas Terintegrasi Jadi Motor Ekonomi Baru Sumbawa

Mataram.Amarmedia.co.id – Langkah strategis Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, dalam mempercepat transformasi ekonomi daerah mendapat dukungan penuh dari legislatif. Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Sumbawa secara resmi menyatakan apresiasinya atas penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait program pembangunan industri unggas terintegrasi di Kabupaten Sumbawa.

Anggota Fraksi NasDem, H. Zohran, SH, menegaskan bahwa kehadiran industri ini merupakan momentum besar bagi masyarakat Sumbawa untuk naik kelas menuju era industrialisasi.

Dampak Ekonomi yang Luas (Multiplier Effect)

Menurut H. Zohran, program unggas terintegrasi ini tidak boleh dilihat hanya dari sektor peternakan semata. Skema ini dirancang untuk menciptakan keseimbangan ekonomi di berbagai sektor lainnya.

"Tentu program ini disambut baik. Kami melihat ini sebagai undangan bagi masyarakat Sumbawa untuk segera berbenah diri menyambut kemajuan industrialisasi di daerah kita. Program ini akan berdampak linear pada sektor pertanian dan perikanan," ujar H. Zohran Orek dalam keterangannya di Mataram  Rabu 11 Maret 2026

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa nantinya akan terbentuk skema plasma-plasma peternak yang berada di bawah payung manajemen profesional, yakni PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Hal ini diharapkan dapat memberikan kepastian pasar dan standar pengelolaan bagi para peternak lokal.

Fraksi NasDem menyoroti nilai investasi yang dibawa masuk oleh Bupati Jarot. Dengan angka yang hampir sebanding dengan total APBD Kabupaten Sumbawa, proyek ini dinilai sebagai investasi skala besar yang memerlukan pengawalan ketat agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat.

"Investasi ini bukanlah angka yang kecil, hampir setara dengan APBD kita. Oleh karena itu, kami mengajak Pemerintah Daerah melalui OPD terkait, lembaga masyarakat, pelaku usaha kecil, hingga seluruh elemen warga untuk bersama-sama mengawal program ini hingga sukses," tegasnya.

Di akhir penyampaiannya, H. Zohran menyampaikan rasa terima kasih atas kegigihan Bupati Sumbawa dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

"Terima kasih atas perhatian dan perjuangan Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, yang telah berhasil mendatangkan investasi besar ini. Kami juga berterima kasih atas dukungan penuh dari Gubernur NTB, Iqbal, dan para Diaspora Sumbawa di Jakarta yang senantiasa bersinergi membangun daerah," tambahnya.

Melalui program industrialisasi ini, Fraksi NasDem optimis visi untuk mewujudkan "Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera" bukan lagi sekadar slogan, melainkan realitas yang sedang dibangun.(AM)

]]>
Wed, 11 Mar 2026 06:01:48 +0800 amr
Segenap Pengurus IMI Pengcab Sumbawa mengucapkan belasungkawa atas Meninggalnya dr.H.Lalu Herman Mahaputra M.Kes, MH FISQua ( dr Jack) https://amarmedia.co.id/segenap-pengurus-imi-pengcab-sumbawa-mengucapkan-belasungkawa-atas-meninggalnya-drhlalu-herman-mahaputra-mkes-mh-fisqua-dr-jack https://amarmedia.co.id/segenap-pengurus-imi-pengcab-sumbawa-mengucapkan-belasungkawa-atas-meninggalnya-drhlalu-herman-mahaputra-mkes-mh-fisqua-dr-jack Tue, 10 Mar 2026 23:53:20 +0800 amr Ekonomi NTB Mandiri: Grup Bruga Nijang Sumbawa di Jakarta Kawal MoU Pemprov NTB – ID FOOD untuk Ekosistem Unggas Modern https://amarmedia.co.id/ekonomi-ntb-mandiri-grup-bruga-nijang-sumbawa-di-jakarta-kawal-mou-pemprov-ntb-id-food-untuk-ekosistem-unggas-modern https://amarmedia.co.id/ekonomi-ntb-mandiri-grup-bruga-nijang-sumbawa-di-jakarta-kawal-mou-pemprov-ntb-id-food-untuk-ekosistem-unggas-modern Ekonomi NTB Mandiri: Grup Bruga Nijang Sumbawa di Jakarta Kawal MoU Pemprov NTB – ID FOOD untuk Ekosistem Unggas Modern

JAKARTA.Amarmedia.co.id– Langkah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menggandeng BUMN Pangan, ID FOOD, dalam membangun ekosistem industri perunggasan terintegrasi mendapat sorotan positif dari kalangan diaspora Sumbawa di Jakarta. Kerja sama ini dinilai sebagai titik balik penting untuk mengubah wajah peternakan rakyat menjadi industri modern yang mandiri.

Kesepakatan yang baru saja ditandatangani tersebut bukan sekadar seremoni. Ini adalah komitmen untuk membangun rantai pasok dari hulu ke hilir—mulai dari penyediaan bibit unggul (DOC), pabrik pakan, hingga pengolahan dan pemasaran hasil ternak yang menjangkau pasar nasional.

Harapan Besar Diaspora dan Grup Beruga Nijang: Lebih Dari Sekadar Kemitraan Biasa

Tokoh diaspora Sumbawa yang juga anggota grup Beruga Nijang di Jakarta,Syadaruddin yang juga Eksekutif swasta sektor budidaya udang, energi terbarukan, pertambangan dan logistik yang tergabung dalam diskusi intensif mengenai pembangunan daerah, menekankan bahwa perjanjian operasional yang akan menyusul MoU ini harus benar-benar berpihak pada daerah.

"Kita berharap perjanjian teknis nantinya memberikan keuntungan nyata bagi NTB. Setidaknya ada pemasukan dari sewa lahan milik daerah, dan yang paling krusial adalah posisi tawar peternak lokal harus lebih baik dibandingkan pola kemitraan dengan integrator swasta selama ini," ujar Dar akrab disapa salah satu perwakilan diaspora dalam diskusi di grup Beruga Nijang .

Diaspora Sumbawa membedah delapan poin strategis yang menjadi kunci keberhasilan program ini jika diimplementasikan secara konsisten:

Pertama : Pemberdayaan Masyarakat. Masyarakat berperan aktif sebagai mitra peternak dengan menyediakan kandang dan tenaga kerja.

Kedua : Kemandirian Pakan. PT Berdikari (anggota ID FOOD) akan membangun pabrik pakan di lokasi, sehingga harga lebih kompetitif.

Ketiga ; Penyerapan Jagung Lokal: Bahan baku pakan akan menyerap hasil panen petani jagung di NTB (terutama Sumbawa dan Dompu), memastikan harga jagung stabil.

Keempat : Bibit Berkualitas: ID FOOD memproduksi Day Old Chicken (DOC) atau bibit ayam secara mandiri untuk disuplai ke peternak.

Kelima : Dukungan Pembiayaan: Pelibatan Bank Himbara melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk modal kerja peternak. Enam Kepastian Pasar (Off-taker): ID FOOD menjamin pembelian hasil panen (ayam dan telur) dari mitra ternak.

Ketujuh  : Hilirisasi dan Distribusi. Produk akan dipasarkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) lokal serta pengiriman antar-pulau dan kedelapan Efek Domino Ekonomi. Pertumbuhan usaha pendukung seperti cold storage, gudang, jasa logistik, hingga peningkatan kebutuhan daya listrik (PLN).

Dokumen kesepakatan ini berlaku selama dua tahun untuk tahap awal, mencakup studi kelayakan teknis, ekonomi, hingga analisis risiko. Diaspora Sumbawa berharap pembangunan fisik industri terintegrasi ini bisa tuntas tepat waktu agar penyerapan tenaga kerja lokal segera terjadi.

"Semangatnya adalah transformasi. Jika ekosistem ini jalan, NTB bukan lagi sekadar pengirim bahan mentah, tapi pusat industri protein hewani yang disegani," tutup Dar (AM)

]]>
Tue, 10 Mar 2026 23:43:32 +0800 amr
Bupati Jarot: MoU ID FOOD dan Pemprov NTB Perkuat Industrialisasi Peternakan di Sumbawa https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-mou-id-food-dan-pemprov-ntb-perkuat-industrialisasi-peternakan-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/bupati-jarot-mou-id-food-dan-pemprov-ntb-perkuat-industrialisasi-peternakan-di-sumbawa Bupati Jarot: MoU ID FOOD dan Pemprov NTB Perkuat Industrialisasi Peternakan di Sumbawa

Jakarta.Amarmedia.co.id– Langkah strategis untuk mentransformasi sektor peternakan di Kabupaten Sumbawa resmi diperkuat. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menghadiri langsung prosesi penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) antara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/ID FOOD di Jakarta, Senin (09/03/2026).

Kerja sama ini berfokus pada pemanfaatan lahan untuk pengembangan industri ayam terintegrasi yang mencakup hulu hingga hilir. Bagi Bupati Jarot, langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan realisasi dari komitmen pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa kehadiran industri peternakan ayam terintegrasi ini sangat sejalan dengan Program Unggulan ke-5 pasangan Jarot–Ansori, yaitu industrialisasi produk daerah dan peningkatan investasi.

"Ini adalah ikhtiar kita untuk memperkuat sektor peternakan. Kita tidak ingin Sumbawa hanya menjadi penyedia bahan mentah, tetapi harus mampu mengolahnya menjadi produk bernilai tambah. Penandatanganan ini menjadi bagian dari upaya mendorong investasi yang langsung menyentuh potensi dasar kita di daerah," ujar Bupati Jarot di Jakarta.

Dalam rencana pengembangan ini, Kabupaten Sumbawa memegang peranan sentral. Dua lokasi utama telah disiapkan untuk mendukung ekosistem industri ini:

Pertama : BPTHMT Serading (Moyo Hilir) sebagai lokasi pembangunan kandang Parent Stock (PS) dan hatchery (penetasan telur).

Kedua ; Desa Bage Tango (Lopok) direncanakan sebagai pusat Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) dan fasilitas pengolahan produk ayam.

"Artinya, perputaran ekonomi mulai dari pembibitan hingga pengolahan hasil akan terjadi di Sumbawa. Ini akan membuka lapangan kerja baru bagi anak muda kita dan menciptakan peluang bagi peternak lokal untuk terlibat dalam rantai pasok industri ini," tambah Bupati.

Bupati Jarot juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, serta dukungan dari Kementerian Pertanian dan ID FOOD. Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari ground breaking yang telah dilakukan di Desa Serading pada Februari lalu.

Meski menjadi peluang besar, Bupati menekankan bahwa pemerintah daerah tetap mengedepankan prinsip transparansi dan kehati-hatian teknis.

"Proses ini kami lakukan secara bertahap, mulai dari kajian teknis hingga skema operasional yang matang. Kami ingin masyarakat mengetahui setiap perkembangan rencana investasi ini, karena tujuan akhirnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat Sumbawa," tegasnya.

Dengan pengembangan kawasan industri terintegrasi ini, Kabupaten Sumbawa optimistis mampu menjadi pelopor hilirisasi peternakan di Nusa Tenggara Barat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui produksi daging ayam dan pakan ternak yang efisien. (AM)

]]>
Tue, 10 Mar 2026 18:04:21 +0800 amr
Ramadan Penuh Berkah, TP PKK Sumbawa Berbagi Takjil untuk Pasien dan Tenaga Medis RSUD Sering hingga Masyarakat https://amarmedia.co.id/ramadan-penuh-berkah-tp-pkk-sumbawa-berbagi-takjil-untuk-pasien-dan-tenaga-medis-rsud-sering-hingga-masyarakat https://amarmedia.co.id/ramadan-penuh-berkah-tp-pkk-sumbawa-berbagi-takjil-untuk-pasien-dan-tenaga-medis-rsud-sering-hingga-masyarakat Ramadan Penuh Berkah, TP PKK Sumbawa Berbagi Takjil untuk Pasien dan Tenaga Medis RSUD Sering hingga Masyarakat 

Sumbawa,Amarmedia.co.id – Tim Penggerak TP PKK Kabupaten Sumbawa menggelar kegiatan sosial berbagi takjil kepada pasien, tenaga medis, serta masyarakat pengguna jalan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua titik, yakni di RSUD Sering Kecamatan Unter Iwes dan di depan Kantor Bupati Sumbawa, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, bersama seluruh pengurus PKK yang turun langsung membagikan ratusan paket takjil kepada para penerima.

Pembagian takjil di RSUD Sering menyasar para pasien yang tengah menjalani perawatan, keluarga pasien, serta tenaga medis yang sedang bertugas. 

Selain itu, paket takjil juga dibagikan kepada masyarakat pengguna jalan di depan Kantor Bupati Sumbawa.

Ketua TP PKK Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan TP PKK dalam menyemarakkan bulan Ramadan dengan berbagi kepada sesama.

“Alhamdulillah kegiatan yang kita lakukan hari ini bersama teman-teman PKK merupakan kegiatan berbagi di bulan Ramadan. Anggaran kegiatan ini murni berasal dari swadaya teman-teman PKK,” ujarnya.

Hj. Ida menambahkan, bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi makanan berbuka puasa, tetapi juga untuk memberikan semangat kepada pasien dan tenaga medis yang sedang menjalankan tugas di rumah sakit.

“Kami ingin selain mendapatkan pahala di bulan suci Ramadan, juga memberikan kebahagiaan dan semangat kepada teman-teman kita yang sedang berada di rumah sakit, baik pasien maupun tenaga medis yang sedang bertugas,” ungkapnya.

Menurutnya, kebahagiaan dalam berbagi menjadi salah satu makna penting di bulan Ramadan, baik bagi penerima maupun bagi pihak yang memberikan.

“Untuk titik pembagian hari ini ada di rumah sakit dan di depan kantor bupati. Semoga apa yang kami lakukan ini bisa memberikan kebahagiaan bagi teman-teman semua. Bagi kami pribadi juga menjadi kebahagiaan karena bisa berbagi dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, TP PKK Sumbawa berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat dapat terus tumbuh, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. (AM)

]]>
Tue, 10 Mar 2026 14:17:07 +0800 amr
Bank NTB Syariah Fasilitasi Penukaran Uang Rp2 Miliar untuk Kebutuhan Lebaran di Sumbawa https://amarmedia.co.id/bank-ntb-syariah-fasilitasi-penukaran-uang-rp2-miliar-untuk-kebutuhan-lebaran-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/bank-ntb-syariah-fasilitasi-penukaran-uang-rp2-miliar-untuk-kebutuhan-lebaran-di-sumbawa Bank NTB Syariah Fasilitasi Penukaran Uang Rp2 Miliar untuk Kebutuhan Lebaran di Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa memastikan kesiapan ketersediaan Uang Pecahan Kecil (UPK) bagi masyarakat. Sebagai bagian dari sinergi bersama Bank Indonesia (BI), Bank NTB Syariah dipercaya untuk mengelola dan mendistribusikan dana sebesar Rp16 Miliar guna memenuhi kebutuhan penukaran uang baru selama bulan Ramadan tahun 2026 ini.

Dana titipan dari Bank Indonesia tersebut tidak hanya berpusat di Bank NTB Syariah, namun disebarkan secara merata ke delapan perbankan yang ada di Kabupaten Sumbawa, baik Bank Daerah maupun Bank Milik Negara (Himbara).

Kepala Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa, Ika Gita Listiana menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan akses penukaran uang yang lebih luas dan mudah bagi masyarakat.

"Masing-masing bank mendapatkan alokasi sebesar Rp2 Miliar. Uang pecahan kecil ini telah kami distribusikan ke beberapa mitra perbankan seperti Bank Danamon, BNI, BRI, Bank Mandiri, BSI, dan Bank BTN, selain tentu saja di kantor kami sendiri," ujar sosok yang akrab disapa Listi tersebut saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (06/03).

Penyediaan UPK yang jumlahnya meningkat dibandingkan tahun lalu ini merupakan respons terhadap tingginya antusiasme masyarakat Sumbawa dalam berbagi di bulan suci. Budaya kedermawanan dan tradisi memberikan "uang saku" saat Idul Fitri menjadi faktor utama melonjaknya permintaan uang tunai.

"Kami memahami bahwa masyarakat kita memiliki tradisi berbagi yang kuat saat lebaran. Oleh karena itu, jumlah yang disiapkan tahun ini lebih besar untuk menjamin kebutuhan tersebut tercukupi dengan baik," tambah Listi.

Prosedur Penukaran: Digital dan Teratur

Untuk memberikan layanan yang tertib dan nyaman, Bank NTB Syariah mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan platform digital dalam proses penukaran. Melalui program Serambi 2026, masyarakat diharapkan mendaftar terlebih dahulu satu hari sebelum melakukan penukaran.

Panduan Penukaran UPK:

1. Registrasi: Daftar melalui tautan resmi Bank Indonesia di [pintar.bi.co.id](https://www.google.com/search?q=https://pintar.bi.co.id).

2. Lokasi Layanan:Penukaran dapat dilakukan di Kantor Cabang Utama Bank NTB Syariah maupun unit-unit layanan yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

3. Waktu: Layanan tersedia selama jam operasional selama bulan Ramadan.

"Kami ingin memastikan distribusi uang tunai ini berjalan lancar dan aman. Dengan mendaftar melalui aplikasi Pintar BI, masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan stok saat datang ke lokasi penukaran," tutup Listi. (AM/Jaz)

]]>
Tue, 10 Mar 2026 12:46:31 +0800 amr
Antisipasi Lonjakan Penukaran Uang Lebaran, Bank NTB Syariah Sumbawa Minta Tambah Kuota ke BI https://amarmedia.co.id/antisipasi-lonjakan-penukaran-uang-lebaran-bank-ntb-syariah-sumbawa-minta-tambah-kuota-ke-bi https://amarmedia.co.id/antisipasi-lonjakan-penukaran-uang-lebaran-bank-ntb-syariah-sumbawa-minta-tambah-kuota-ke-bi Antisipasi Lonjakan Penukaran Uang Lebaran, Bank NTB Syariah Sumbawa Minta Tambah Kuota ke BI

Sumbawa, Amarmedia.co.id – Setiap lebaran terutama Idul Fitri masyarakat sumbawa memiliki kebiasaan berbagi THR bagi anggota keluarga maupun kerabat dan tetangga dengan Uang Pecahan Kecil (UPK).

Akibat tingginya permintaan masyarakat untuk kebutuhan uang kecil yang akan digunakan saat Idul Fitri mendatang, perbankan yang ada di sumbawa perlu penambahan UPK. Hal ini dilakukan karena jumlah UPK yang ada mulai menipis.

Kepala Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa, Ika Gita Listiana M.M.Inov mengatakan antusiasme masyarakat di Kabupaten Sumbawa untuk menukarkan uang pecahan kecil selama ramadan dan menjelang hari raya terpantau sangat tinggi.

“Meski jumlah UPK yang diberikan untuk Kabupaten Sumbawa lebih besar dari tahun sebelumnya masih belum memadai. karena itu, pihaknya bersurat ke Bank Indonesia (BI) untuk meminta tambahan stok UPK mulai dari nominal 20.000 hingga 1.000 Rupiah,” jelas Listi sapaan akrab Kepala Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa saat ditemui media ini pada Senin, (09/03).

Langkah itu, diambil karena stok UPK di teller saat ini sudah mulai menipis akibat tingginya permintaan dari berbagai unit dan masyarakat.

“Pelayanan penukaran UPK ini tidak hanya terfokus di kantor cabang tetapi juga didistribusikan ke lima unit yang tersebar di wilayah Kecamatan Lunyuk, Alas, Utan Lopok, dan Kecamatan Plampang,” terang Listi.

Dari kelima unit itu, wilayah Kecamatan Alas dan Plampang merupakan area dengan volume penukaran terbesar karena cakupan wilayah dan jumlah penduduknya yang cukup banyak.

Listi menekankan guna menjaga ketertiban dan memastikan ketersediaan stok, ia menghimbau masyarakat untuk mendaftar satu hari sebelum (H1) melakukan penukaran melalui link pintar.bi.co.id yang ada di Serambi 2026.

“Mengingat jumlah stok yang terbatas kami memberlakukan pembatasan jumlah penukaran per orang agar distribusi uang pecahan kecil dapat merata ke seluruh lapisan masyarakat dan mencegah adanya oknum yang memperjualbelikan uang pecahan tersebut tersebut,” tutup Ika. (AM)

]]>
Tue, 10 Mar 2026 12:23:15 +0800 amr
Pemprov NTB–ID FOOD Teken MoU Industri Ayam Terintegrasi Rp1,2 Triliun di Sumbawa https://amarmedia.co.id/pemprov-ntbid-food-teken-mou-industri-ayam-terintegrasi-rp12-triliun-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/pemprov-ntbid-food-teken-mou-industri-ayam-terintegrasi-rp12-triliun-di-sumbawa Pemprov NTB–ID FOOD Teken MoU Industri Ayam Terintegrasi Rp1,2 Triliun di Sumbawa

Jakarta, Amarmedia.co.id 9 Maret 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (ID FOOD) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) pengembangan industri ayam terintegrasi sebagai bagian dari upaya memperkuat hilirisasi sektor peternakan dan kemandirian pangan daerah.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal bersama Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo, disaksikan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Dr. drh. Agung Suganda, M.Si, di Gedung PT Rajawali Nusantara Indonesia, kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Turut mendampingi Gubernur NTB dalam kegiatan tersebut Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Kepala Dinas Kominfotik NTB, serta Kepala Bappeda NTB.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam membangun ekosistem industri perunggasan terintegrasi dari hulu hingga hilir, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah yang lebih produktif, modern, dan berkelanjutan.

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa proyek industri ayam terintegrasi bukan sekadar investasi sektor peternakan, tetapi merupakan strategi besar untuk meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah.

“Bagi NTB, ini bukan hanya proyek investasi biasa. Ini adalah langkah strategis untuk membangun ekosistem peternakan yang lebih adil dan memberdayakan peternak rakyat,” ujar Miq Iqbal.

Menurutnya, selama ini dua sektor strategis dalam industri perunggasan, yakni bibit ayam (DOC) dan pakan yang masih sangat didominasi oleh pelaku usaha besar, sehingga banyak peternak rakyat berada dalam pola kemitraan yang membuat mereka tetap bertahan hidup namun sulit berkembang.

Dengan hadirnya industri ayam terintegrasi di NTB, pemerintah berharap tercipta struktur usaha yang lebih sehat dan memberikan ruang lebih besar bagi peternak lokal untuk berkembang secara mandiri.

Gubernur juga menyoroti bahwa kebutuhan produk peternakan di NTB, terutama telur dan daging ayam, masih mengalami defisit sehingga sebagian pasokan masih bergantung dari luar daerah.

Selain itu, meningkatnya kebutuhan pangan dari program nasional Makan Bergizi Gratis juga diperkirakan akan meningkatkan permintaan terhadap produk peternakan secara signifikan di masa mendatang.

“Saat ini jumlah penerima manfaat program tersebut di NTB telah mendekati seribu satuan layanan. Artinya kebutuhan pasokan pangan, termasuk produk peternakan, akan terus meningkat,” jelasnya.

Karena itu, menurut Miq Iqbal, pembangunan industri ayam terintegrasi menjadi sangat penting untuk memastikan ketahanan pasokan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat NTB.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB siap memberikan dukungan penuh agar proyek ini dapat berjalan dengan baik, terutama dalam hal konektivitas logistik, dukungan infrastruktur, serta penguatan ekosistem usaha peternakan daerah.

“Insya Allah apa yang menjadi tanggung jawab kami di daerah akan kami selesaikan secepat mungkin agar proyek ini dapat segera berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

MoU ini juga merupakan tindak lanjut dari proses groundbreaking mega proyek hilirisasi ayam terintegrasi senilai Rp1,2 triliun yang sebelumnya telah dimulai di Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa.

Proyek besar tersebut dirancang untuk membangun sistem industri perunggasan modern yang terintegrasi mulai dari penyediaan bibit unggul, pakan, produksi, hingga pengolahan dan distribusi produk peternakan.

Selanjutnya Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo menjelaskan bahwa sebagai holding BUMN pangan, ID FOOD memiliki kapasitas kuat dalam mendukung pengembangan sektor peternakan nasional melalui jaringan logistik, distribusi, dan pengolahan produk pangan.

Saat ini ID FOOD memiliki jaringan distribusi yang luas dengan 74 cabang distribusi, 24 fasilitas cold storage, 1.051 dry storage, serta lebih dari 900 armada logistik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui kerja sama ini, ID FOOD akan membangun ekosistem peternakan terintegrasi di NTB melalui berbagai tahapan rantai nilai produksi.

Pada tahap hulu, perusahaan akan mendukung penyediaan kebutuhan dasar peternakan seperti bibit unggul, pakan, obat, dan vaksin.

Pada tahap produksi, peternak rakyat akan didorong mengembangkan usaha melalui skema contract farming dan perjanjian offtake, sehingga hasil produksi memiliki kepastian pasar.

Selain itu, peternak juga akan mendapatkan pelatihan, asistensi teknis, serta akses pembiayaan melalui berbagai skema pendanaan seperti kredit investasi, kredit modal kerja, hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Sementara pada tahap hilir, ID FOOD akan memperkuat pengolahan hasil peternakan melalui fasilitas rumah potong unggas, pengolahan karkas, hingga pengemasan produk, yang kemudian akan dipasarkan melalui jaringan distribusi nasional.

Pada kesempatan ini, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Dr. drh. Agung Suganda, M.Si menegaskan bahwa proyek ayam terintegrasi merupakan program strategis nasional yang mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat.

Menurutnya, proyek ini tidak hanya membangun fasilitas produksi, tetapi juga menciptakan ekosistem industri perunggasan yang melibatkan peternak rakyat sebagai bagian utama dari rantai produksi.

“Yang kita bangun bukan sekedar pabrik atau fasilitas produksi, tetapi ekosistem industri ayam terintegrasi yang melibatkan peternak rakyat sebagai aktor utama,” tegasnya.

NTB sendiri ditetapkan sebagai salah satu klaster utama pengembangan proyek ayam terintegrasi nasional, karena dinilai memiliki potensi wilayah yang besar serta dukungan kuat dari pemerintah daerah.

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan MoU ini, ID FOOD dijadwalkan akan kembali melakukan survei lapangan di Kabupaten Sumbawa guna memastikan kesiapan teknis, operasional, serta kelayakan lokasi proyek.

Tahapan tersebut dinilai penting untuk memastikan pembangunan industri ayam terintegrasi dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, serta peternak rakyat, proyek ini diharapkan menjadi motor baru penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari Nusa Tenggara Barat. (AM/Kominfotik).

]]>
Tue, 10 Mar 2026 12:07:47 +0800 amr
HMI Sumbawa Soroti Ketimpangan Distribusi LPG 3 Kg, Komisi II DPRD Desak Validasi Data Penerima https://amarmedia.co.id/hmi-sumbawa-soroti-ketimpangan-distribusi-lpg-3-kg-komisi-ii-dprd-desak-validasi-data-penerima-5378 https://amarmedia.co.id/hmi-sumbawa-soroti-ketimpangan-distribusi-lpg-3-kg-komisi-ii-dprd-desak-validasi-data-penerima-5378 HMI Sumbawa Soroti Ketimpangan Distribusi LPG 3 Kg, Komisi II DPRD Desak Validasi Data Penerima

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumbawa mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa pada Senin (9/3/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk menyuarakan persoalan karut-marut pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kg yang dinilai belum tepat sasaran dan mengalami ketimpangan distribusi di tingkat desa dan kecamatan.

Pertemuan ini berlangsung di Ruang Komisi II DPRD Sumbawa, diterima langsung oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.I.P., didampingi anggota komisi H. Andi Mappelepui.

Ketua Umum HMI Cabang Sumbawa, Wahyudin dalam pemaparannya menegaskan bahwa distribusi LPG 3 kg adalah persoalan krusial yang harus segera diselesaikan oleh Pemerintah Daerah. Berdasarkan data yang dihimpun HMI, terdapat ketimpangan jumlah pangkalan yang mencolok antar wilayah.

"Kami mengantongi nama-nama pangkalan dan agen. Di Kecamatan Alas saja terdapat 25 pangkalan, namun penyebarannya tidak merata di setiap desa. Ada desa yang memiliki pangkalan melampaui kebutuhan jumlah Kepala Keluarga (KK), sementara desa lain justru kekurangan," ujar Wahyudin.

Ia mencontohkan kondisi di Desa Baru yang memiliki lebih dari tiga pangkalan. Menurutnya, konsentrasi pangkalan yang tidak proporsional ini memicu celah terjadinya penimbunan barang subsidi.

"Kami mendesak agar dilakukan penataan ulang atau pergeseran pangkalan ke wilayah yang lebih membutuhkan. Kami juga sudah menyurati Dinas Dukcapil, Diskoperindag, dan Bagian Perekonomian agar ada sinkronisasi data dan solusi nyata ke depan," tambahnya.

Senada dengan itu, pengurus HMI lainnya Suhro menyayangkan lambannya gerak Pemerintah Daerah dalam merespons kelangkaan di beberapa titik. Mereka juga mencurigai adanya indikasi "permainan" dari pihak Pertamina terkait tertutupnya akses data penerima subsidi.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma SIP, menyatakan apresiasinya atas pengawalan yang dilakukan oleh mahasiswa. Ia mengakui bahwa persoalan kuota yang terus menurun memang menjadi tantangan berat.

"Secara kelembagaan kami menerima aspirasi ini. Pada hearing sebelumnya, fokus kita memang pada kuota yang menyusut. Namun, kami melihat ada kekeliruan pemahaman Pemda dalam menentukan target sasaran penerima," jelas Nyoman Wisma.

Nyoman merinci terdapat delapan kelompok yang secara regulasi tidak berhak menggunakan LPG 3 kg, yakni Hotel,  Restoran, Jasa Laundry, Peternakan skala luas, Pertanian skala luas,  Jasa Las, Petani Tembakau dan Pengrajin Batik.

"Jika penggunaan oleh kelompok-kelompok ini tidak divalidasi dan ditertibkan, maka masalah kelangkaan tidak akan pernah selesai. Kami di Komisi II tidak tinggal diam," tegasnya.

Saat ini, pihak Pemda masih mendorong langkah persuasif berupa imbauan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menggunakan LPG "Melon" tersebut. Nyoman juga berjanji akan segera memanggil pihak Pemerintah Daerah untuk menagih progres validasi data setelah agenda kunjungan kerja (kunker) komisi selesai.

"Kami akan tanyakan langsung ke Pemda, apakah validasi data ini sudah tuntas atau belum. Distribusi ini harus adil demi masyarakat kecil," pungkasnya. (AM)

]]>
Mon, 09 Mar 2026 21:50:05 +0800 amr
Pererat Silaturahmi di Bulan Suci, Polres Sumbawa Gelar Buka Puasa Bersama Media, OKP, dan Elemen Masyarakat https://amarmedia.co.id/pererat-silaturahmi-di-bulan-suci-polres-sumbawa-gelar-buka-puasa-bersama-media-okp-dan-elemen-masyarakat https://amarmedia.co.id/pererat-silaturahmi-di-bulan-suci-polres-sumbawa-gelar-buka-puasa-bersama-media-okp-dan-elemen-masyarakat Pererat Silaturahmi di Bulan Suci, Polres Sumbawa Gelar Buka Puasa Bersama Media, OKP, dan Elemen Masyarakat

Awak media bersama Kapolres Sumbawa dalam acara Buka puasa Bersama di Lapangan Voli  Kantor Polres Sumbawa 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Momentum bulan suci Ramadan 1447 H dimanfaatkan oleh Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa untuk memperkuat tali silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat. Pada Senin sore (9/3/2026), Polres Sumbawa menggelar acara Buka Puasa Bersama yang bertempat di Mapolres Sumbawa.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Andini jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, serta mengundang pimpinan organisasi keagamaan seperti Ketua FKUB dan FKNE Kabupaten Sumbawa. Turut hadir pula pengurus Bhayangkari Cabang Sumbawa, awak media, organisasi kepemudaan (OKP), serta perwakilan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Andini menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni makan bersama, melainkan wadah untuk menjaga rasa persaudaraan.

"Tujuannya adalah agar kita semua menjaga silaturahmi. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, Polres Sumbawa tidak mungkin bisa bekerja maksimal tanpa dukungan rekan-rekan media, mahasiswa, OKP, diantaranya HMI, PMII, GMNI, UTS, UNSA dan seluruh elemen masyarakat," ujar AKBP Marieta.

Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka jika dalam pelayanan kepolisian selama ini terdapat kekurangan atau kekhilafan, baik secara institusi maupun personel di lapangan. "Kami polisi hanyalah manusia biasa. Kami memohon dukungan, saran, dan masukan agar ke depannya Polres Sumbawa dapat menjalankan tugas dengan lebih baik demi keamanan daerah kita," imbuhnya.

Sebelum memasuki waktu berbuka, acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Salsa MPdI. Dalam ceramahnya, Ustadz Salsa mengapresiasi langkah Polres Sumbawa yang juga mengawali kegiatan dengan pembagian takjil kepada masyarakat di depan Mapolres.

 

Dalam tausiyahnya, Ustadz Salsa mengingatkan jamaah tentang betapa tak terhitungnya nikmat Allah SWT. Beliau menekankan pentingnya memanfaatkan waktu-waktu istimewa yang dipilih Allah, salah satunya adalah waktu antara Ashar hingga Maghrib.

"Para ulama menjelaskan bahwa waktu antara Ashar dan Maghrib adalah saat Allah mengutus malaikat untuk memberikan rizqul arwah, yaitu rezeki ketenangan jiwa dan rohani," urai Ustadz Salsa.

Kegiatan yang diawali dengan pembagian takjil kepada masyarakat di depan Mapolres Sumbawa ini mendapat apresiasi khusus. Ustadz Salsa mengutip hadis bahwa siapa pun yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya ampunan dosa dan pembebasan dari api neraka, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.

"Meski hanya sebutir kurma atau seteguk air, pahalanya luar biasa. Apalagi yang dibagikan hari ini lengkap dengan takjil yang nikmat. Ini adalah inisiatif luar biasa dari Ibu Kapolres dan seluruh jajaran," tambahnya.

Tiga Tingkatan Kebahagiaan Orang Berpuasa

Lebih lanjut, Ustadz Salsa memaparkan tiga tingkatan kebahagiaan (farhatun) bagi orang yang berpuasa Pertama : Farhatul Awam (Bahagia Umum): Kebahagiaan saat berbuka karena bisa menikmati hidangan setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Kedua ; Farhatul Khawas (Bahagia Khusus): Kebahagiaan mereka yang mampu menyempurnakan ibadah, menjaga lisan, tangan, dan hati dari perbuatan tercela selama berpuasa.

Ketiga Farhatul Khawasul Khawas (Bahagia Istimewa): Kebahagiaan tertinggi saat berjumpa dengan Allah SWT kelak, di mana mereka dipanggil melalui pintu surga khusus bernama Ar-Rayyan.

Menutup tausiyahnya, Ustadz Salsa mengajak seluruh keluarga besar Polres Sumbawa dan tamu undangan untuk terus menyambung silaturahmi. Sebagaimana janji Allah, silaturahmi akan melapangkan rezeki dan memperpanjang umur.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan masyarakat Sumbawa agar tetap aman, nyaman, dan religius dilanjutkan buka Puasa bersama dan shalat Magrib secara berjamaah. (AM)

]]>
Mon, 09 Mar 2026 21:29:26 +0800 amr
Pererat Silaturahmi di Bulan Mulia, Polres Sumbawa Gelar Buka Bersama Media OKP dan Elemen Masyarakat serta Simak Tausiyah Ustadz Salsa https://amarmedia.co.id/pererat-silaturahmi-di-bulan-mulia-polres-sumbawa-gelar-buka-bersama-media-okp-dan-elemen-masyarakat-serta-simak-tausiyah-ustadz-salsa https://amarmedia.co.id/pererat-silaturahmi-di-bulan-mulia-polres-sumbawa-gelar-buka-bersama-media-okp-dan-elemen-masyarakat-serta-simak-tausiyah-ustadz-salsa Pererat Silaturahmi di Bulan Mulia, Polres Sumbawa Gelar Buka Bersama Media, OKP dan Elemen Masyarakat serta Simak Tausiyah Ustadz Salsa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti halaman Polres Sumbawa pada sore hari ini. Senin 9 Maret 2026. Dalam rangka mengisi kemuliaan bulan Ramadan, Polres Sumbawa menggelar kegiatan berbagi takjil yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta tausiyah rohani yang disampaikan oleh Ustadz Salsa.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ibu Kapolres Sumbawa, Wakapolres, jajaran PJU, Kapolsek, Ketua FKUB Kabupaten Sumbawa, tokoh agama, rekan-rekan media, serta mahasiswa. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini mempertegas bahwa acara tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan wahana silaturahmi yang kuat.

Menjemput Rezeki Ruhani di Waktu Istimewa

Dalam tausiyahnya, Ustadz Salsa SQ.M.PdI  mengingatkan jamaah tentang betapa tak terhitungnya nikmat Allah SWT. Beliau menekankan pentingnya memanfaatkan waktu-waktu istimewa yang dipilih Allah, salah satunya adalah waktu antara Ashar hingga Maghrib.

"Para ulama menjelaskan bahwa waktu antara Ashar dan Maghrib adalah saat Allah mengutus malaikat untuk memberikan rizqul arwah, yaitu rezeki ketenangan jiwa dan rohani," urai Ustadz Salsa. 

Keutamaan Berbagi Takjil

Kegiatan yang diawali dengan pembagian takjil kepada masyarakat di depan Mapolres Sumbawa ini mendapat apresiasi khusus. Ustadz Salsa mengutip hadis bahwa siapa pun yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya ampunan dosa dan pembebasan dari api neraka, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.

"Meski hanya sebutir kurma atau seteguk air, pahalanya luar biasa. Apalagi yang dibagikan hari ini lengkap dengan takjil yang nikmat. Ini adalah inisiatif luar biasa dari Ibu Kapolres dan seluruh jajaran," tambahnya.

Tiga Tingkatan Kebahagiaan Orang Berpuasa

Lebih lanjut, Ustadz Salsa memaparkan tiga tingkatan kebahagiaan (farhatun) bagi orang yang berpuasa pertama ;  Farhatul Awam (Bahagia Umum): Kebahagiaan saat berbuka karena bisa menikmati hidangan setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

 Kedua ; Farhatul Khawas (Bahagia Khusus): Kebahagiaan mereka yang mampu menyempurnakan ibadah, menjaga lisan, tangan, dan hati dari perbuatan tercela selama berpuasa.

 Ketiga ;  Farhatul Khawasul Khawas (Bahagia Istimewa): Kebahagiaan tertinggi saat berjumpa dengan Allah SWT kelak, di mana mereka dipanggil melalui pintu surga khusus bernama Ar-Rayyan.

Harapan untuk Sumbawa yang Aman

Menutup tausiyahnya, Ustadz Salsa mengajak seluruh keluarga besar Polres Sumbawa dan tamu undangan untuk terus menyambung silaturahmi. Sebagaimana janji Allah, silaturahmi akan melapangkan rezeki dan memperpanjang umur.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan masyarakat Sumbawa agar tetap aman, nyaman, dan religius. (AM)

]]>
Mon, 09 Mar 2026 21:22:31 +0800 amr
HMI Sumbawa Soroti Ketimpangan Distribusi LPG 3 Kg, Komisi II DPRD Desak Validasi Data Penerima https://amarmedia.co.id/hmi-sumbawa-soroti-ketimpangan-distribusi-lpg-3-kg-komisi-ii-dprd-desak-validasi-data-penerima https://amarmedia.co.id/hmi-sumbawa-soroti-ketimpangan-distribusi-lpg-3-kg-komisi-ii-dprd-desak-validasi-data-penerima HMI Sumbawa Soroti Ketimpangan Distribusi LPG 3 Kg, Komisi II DPRD Desak Validasi Data Penerima

SUMBAWA.Amarmedia.co.id — Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumbawa mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa pada Senin (9/3/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk menyuarakan persoalan karut-marut pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kg yang dinilai belum tepat sasaran dan mengalami ketimpangan distribusi di tingkat desa dan kecamatan.

Silaturahmi ini berlangsung di Ruang Komisi II DPRD Sumbawa, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, S.I.P., didampingi anggota komisi H. Andi Mappelepui.

Ketua Umum HMI Cabang Sumbawa, Wahyudin dalam pemaparannya menegaskan bahwa distribusi LPG 3 kg adalah persoalan krusial yang harus segera diselesaikan oleh Pemerintah Daerah. Berdasarkan data yang dihimpun HMI, terdapat ketimpangan jumlah pangkalan yang mencolok antar wilayah.

"Kami mengantongi nama-nama pangkalan dan agen. Di Kecamatan Alas saja terdapat 25 pangkalan, namun penyebarannya tidak merata di setiap desa. Ada desa yang memiliki pangkalan melampaui kebutuhan jumlah Kepala Keluarga (KK), sementara desa lain justru kekurangan," ujar Wahyudin.

Ia mencontohkan kondisi di Desa Baru yang memiliki lebih dari tiga pangkalan. Menurutnya, konsentrasi pangkalan yang tidak proporsional ini memicu celah terjadinya penimbunan barang subsidi.

"Kami mendesak agar dilakukan penataan ulang atau pergeseran pangkalan ke wilayah yang lebih membutuhkan. Kami juga sudah menyurati Dinas Dukcapil, Diskoperindag, dan Bagian Perekonomian agar ada sinkronisasi data dan solusi nyata ke depan," tambahnya.

Senada dengan itu, pengurus HMI lainnya menyayangkan lambannya gerak Pemerintah Daerah dalam merespons kelangkaan di beberapa titik. Mereka juga mencurigai adanya indikasi "permainan" dari pihak Pertamina terkait tertutupnya akses data penerima subsidi.

Respons Komisi II DPRD Sumbawa

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma SIP, menyatakan apresiasinya atas pengawalan yang dilakukan oleh mahasiswa. Ia mengakui bahwa persoalan kuota yang terus menurun memang menjadi tantangan berat.

"Secara kelembagaan kami menerima aspirasi ini. Pada hearing sebelumnya, fokus kita memang pada kuota yang menyusut. Namun, kami melihat ada kekeliruan pemahaman Pemda dalam menentukan target sasaran penerima," jelas Nyoman Wisma.

Nyoman merinci terdapat delapan kelompok yang secara regulasi tidak berhak menggunakan LPG 3 kg, yakni Hotel,Restoran,Jasa Laundry,Peternakan skala luas,. Pertanian skala luas, Jasa Las Pengrajin Batik,  dan Petani Tembakau

"Jika penggunaan oleh kelompok-kelompok ini tidak divalidasi dan ditertibkan, maka masalah kelangkaan tidak akan pernah selesai. Kami di Komisi II tidak tinggal diam," tegasnya.

Saat ini, pihak Pemda masih mendorong langkah persuasif berupa imbauan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menggunakan LPG "Melon" tersebut. Nyoman juga berjanji akan segera memanggil pihak Pemerintah Daerah untuk menagih progres validasi data setelah agenda kunjungan kerja (kunker) komisi selesai.

"Kami akan tanyakan langsung ke Pemda, apakah validasi data ini sudah tuntas atau belum. Distribusi ini harus adil demi masyarakat kecil," pungkasnya. (AM)

]]>
Mon, 09 Mar 2026 19:35:59 +0800 amr
NTB dan Kemensos Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Sosial dan Kemiskinan https://amarmedia.co.id/ntb-dan-kemensos-perkuat-sinergi-penanganan-masalah-sosial-dan-kemiskinan-5374 https://amarmedia.co.id/ntb-dan-kemensos-perkuat-sinergi-penanganan-masalah-sosial-dan-kemiskinan-5374 NTB dan Kemensos Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Sosial dan Kemiskinan

Jakarta, Amarmedia.co.id - 9 Maret 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Kementerian Sosial Republik Indonesia memperkuat sinergi percepatan penanganan kemiskinan dan berbagai persoalan sosial. Dalam pertemuan antara Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal dan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf di Jakarta, Senin (9/3), Kementerian Sosial bahkan menyatakan antusiasmenya menjadikan NTB sebagai salah satu percontohan nasional penanganan kemiskinan dan masalah sosial secara terpadu.

Gubernur NTB didampingi Kepala Dinas Kominfotik NTB Ahsanul Khalik dan Kepala Bappeda NTB Baiq Nelly Yuniarti. Sementara Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Men didampingi Dirjen Rehabilitasi Sosial Supono, Dirjen Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, serta Direktur Pemberdayaan Masyarakat Adrianus Alla.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Sosial memaparkan berbagai pembenahan mendasar yang sedang dilakukan Kementerian Sosial, terutama dalam penataan sistem data bantuan sosial melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurut Gus Men, sistem data bantuan sosial kini diperkuat melalui mekanisme baru di mana pengelolaan dan validasi data diserahkan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai wali data nasional. Langkah ini dilakukan agar data penerima bantuan sosial benar-benar akurat dan tepat sasaran.

“Ini arahan langsung Bapak Presiden agar data bantuan sosial benar-benar valid. Jangan sampai masyarakat yang berhak justru tidak menerima bantuan,” ujar Gus Men.

Selain pembenahan data sosial, Menteri Sosial juga menjelaskan program Sekolah Rakyat, yang menjadi salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai lembaga pendidikan berasrama yang secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, terutama yang berasal dari Desil 1 dalam basis data sosial nasional. Proses seleksi dilakukan secara ketat berbasis data kemiskinan yang telah tervalidasi. Seluruh kebutuhan siswa mulai dari pendidikan, asrama, pakaian, makan hingga layanan kesehatan sepenuhnya ditanggung oleh negara. Selain pendidikan formal, para siswa juga dibekali pembinaan karakter dan keterampilan agar siap melanjutkan pendidikan tinggi maupun memasuki dunia kerja. Bagi siswa berprestasi, pemerintah akan menyiapkan jalur beasiswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi terbaik.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Men juga menyampaikan program pembangunan Kampung Nelayan, yang telah mulai dilaksanakan di Kabupaten Indramayu bagi sekitar 100 kepala keluarga nelayan.

Menanggapi paparan tersebut, Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal menjelaskan bahwa kunjungannya selain untuk bersilaturahmi juga untuk mengundang Menteri Sosial menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 6 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal juga memaparkan tiga prioritas utama pembangunan NTB, yaitu pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan sektor pariwisata.

Menurutnya, pengentasan kemiskinan terutama kemiskinan ekstrem menjadi perhatian utama karena NTB masih termasuk dalam 12 provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia.

“Saat ini NTB masih memiliki sekitar 106 desa dengan kategori kemiskinan ekstrem, dengan jumlah hampir 114 ribu kepala keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem,” jelas Miq Iqbal.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi NTB menjalankan program Desa Berdaya yang difokuskan pada desa-desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem.

Melalui program ini, setiap tahun sekitar 40 desa mendapatkan pendampingan khusus untuk memastikan program penanganan kemiskinan berjalan secara terarah dan berbasis data yang akurat. Pendamping melakukan verifikasi dan validasi kondisi sosial ekonomi masyarakat sehingga intervensi yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

Miq Iqbal menjelaskan bahwa pendekatan pengentasan kemiskinan di NTB dilakukan melalui orkestrasi berbagai sumber daya pembangunan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, perguruan tinggi, hingga sektor swasta melalui program CSR.

Intervensi dalam program Desa Berdaya dilakukan pada dua level, yaitu level keluarga dan level desa.

Pada level keluarga, setiap kepala keluarga miskin ekstrem mendapatkan dukungan sekitar Rp 7 juta untuk mengembangkan usaha produktif sebagai sumber penghidupan, seperti peternakan ayam petelur, budidaya sayuran, atau pengembangan greenhouse yang dapat menjadi pemasok kebutuhan pangan bagi program makan bergizi gratis.

Sementara pada level desa, dialokasikan sekitar Rp 500 juta untuk mengatasi hambatan struktural yang selama ini menghambat masyarakat keluar dari kemiskinan, seperti pembangunan jalan tani, perbaikan rumah tidak layak huni, maupun penyediaan infrastruktur dasar lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur NTB juga menyampaikan harapan agar masyarakat yang sedang mendapatkan intervensi program pemberdayaan tidak langsung dikeluarkan dari program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

“Idealnya mereka tetap mendapatkan bantuan sosial setidaknya selama satu tahun masa intervensi, agar memiliki waktu untuk benar-benar mandiri secara ekonomi sebelum keluar dari kelompok miskin,” ujar Miq Iqbal.

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB juga mendorong penguatan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di desa sebagai tempat layanan pengaduan sosial masyarakat yang terintegrasi dengan sistem layanan pemerintah.

Menanggapi paparan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyambut baik pendekatan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTB. Ia bahkan menyatakan komitmennya untuk hadir dalam Musrenbang Provinsi NTB Tahun 2026.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Sosial juga akan melaksanakan bhakti sosial operasi katarak bagi 500 warga NTB, dengan alokasi sekitar 350 pasien di Pulau Lombok dan 150 pasien di Pulau Sumbawa.

Selain itu, Kemensos juga menyatakan kesiapan membantu pembangunan dua lokasi Kampung Nelayan di NTB. Setiap lokasi akan dibangun di atas lahan sekitar 1 hektare, dengan konsep permukiman nelayan terpadu yang terdiri dari sekitar 100 unit rumah lengkap dengan fasilitas sosial, tempat ibadah, serta ruang bermain anak.

Program ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk Baznas dan dukungan CSR sektor swasta, sehingga masyarakat nelayan yang selama ini rentan terdampak banjir rob maupun abrasi dapat direlokasi ke permukiman yang lebih layak dan aman.

“Untuk NTB saya sangat antusias. Saya ingin NTB menjadi percontohan dalam penanganan kemiskinan dan masalah sosial secara terpadu,” ujar Gus Men.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Miq Iqbal menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Provinsi NTB untuk bersinergi dengan Kementerian Sosial dalam menjalankan berbagai program penanganan kemiskinan dan perlindungan sosial.

“Apapun program Kementerian Sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, NTB siap menjadi bagian dari solusi,” pungkasnya.

Pertemuan ini menandai penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem serta membangun sistem perlindungan sosial yang lebih terintegrasi di Nusa Tenggara Barat. (AM/Kominfotik)

]]>
Mon, 09 Mar 2026 19:30:52 +0800 amr
NTB dan Kemensos Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Sosial dan Kemiskinan https://amarmedia.co.id/ntb-dan-kemensos-perkuat-sinergi-penanganan-masalah-sosial-dan-kemiskinan https://amarmedia.co.id/ntb-dan-kemensos-perkuat-sinergi-penanganan-masalah-sosial-dan-kemiskinan NTB dan Kemensos Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Sosial dan Kemiskinan

Jakarta, Amarmedia.co.id - 9 Maret 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Kementerian Sosial Republik Indonesia memperkuat sinergi percepatan penanganan kemiskinan dan berbagai persoalan sosial. Dalam pertemuan antara Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal dan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf di Jakarta, Senin (9/3), Kementerian Sosial bahkan menyatakan antusiasmenya menjadikan NTB sebagai salah satu percontohan nasional penanganan kemiskinan dan masalah sosial secara terpadu.

Gubernur NTB didampingi Kepala Dinas Kominfotik NTB Ahsanul Khalik dan Kepala Bappeda NTB Baiq Nelly Yuniarti. Sementara Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Men didampingi Dirjen Rehabilitasi Sosial Supono, Dirjen Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, serta Direktur Pemberdayaan Masyarakat Adrianus Alla.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Sosial memaparkan berbagai pembenahan mendasar yang sedang dilakukan Kementerian Sosial, terutama dalam penataan sistem data bantuan sosial melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurut Gus Men, sistem data bantuan sosial kini diperkuat melalui mekanisme baru di mana pengelolaan dan validasi data diserahkan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai wali data nasional. Langkah ini dilakukan agar data penerima bantuan sosial benar-benar akurat dan tepat sasaran.

“Ini arahan langsung Bapak Presiden agar data bantuan sosial benar-benar valid. Jangan sampai masyarakat yang berhak justru tidak menerima bantuan,” ujar Gus Men.

Selain pembenahan data sosial, Menteri Sosial juga menjelaskan program Sekolah Rakyat, yang menjadi salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai lembaga pendidikan berasrama yang secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, terutama yang berasal dari Desil 1 dalam basis data sosial nasional. Proses seleksi dilakukan secara ketat berbasis data kemiskinan yang telah tervalidasi. Seluruh kebutuhan siswa mulai dari pendidikan, asrama, pakaian, makan hingga layanan kesehatan sepenuhnya ditanggung oleh negara. Selain pendidikan formal, para siswa juga dibekali pembinaan karakter dan keterampilan agar siap melanjutkan pendidikan tinggi maupun memasuki dunia kerja. Bagi siswa berprestasi, pemerintah akan menyiapkan jalur beasiswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi terbaik.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Men juga menyampaikan program pembangunan Kampung Nelayan, yang telah mulai dilaksanakan di Kabupaten Indramayu bagi sekitar 100 kepala keluarga nelayan.

Menanggapi paparan tersebut, Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal menjelaskan bahwa kunjungannya selain untuk bersilaturahmi juga untuk mengundang Menteri Sosial menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 6 April 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal juga memaparkan tiga prioritas utama pembangunan NTB, yaitu pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan sektor pariwisata.

Menurutnya, pengentasan kemiskinan terutama kemiskinan ekstrem menjadi perhatian utama karena NTB masih termasuk dalam 12 provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Indonesia.

“Saat ini NTB masih memiliki sekitar 106 desa dengan kategori kemiskinan ekstrem, dengan jumlah hampir 114 ribu kepala keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem,” jelas Miq Iqbal.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi NTB menjalankan program Desa Berdaya yang difokuskan pada desa-desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem.

Melalui program ini, setiap tahun sekitar 40 desa mendapatkan pendampingan khusus untuk memastikan program penanganan kemiskinan berjalan secara terarah dan berbasis data yang akurat. Pendamping melakukan verifikasi dan validasi kondisi sosial ekonomi masyarakat sehingga intervensi yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

Miq Iqbal menjelaskan bahwa pendekatan pengentasan kemiskinan di NTB dilakukan melalui orkestrasi berbagai sumber daya pembangunan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, perguruan tinggi, hingga sektor swasta melalui program CSR.

Intervensi dalam program Desa Berdaya dilakukan pada dua level, yaitu level keluarga dan level desa.

Pada level keluarga, setiap kepala keluarga miskin ekstrem mendapatkan dukungan sekitar Rp 7 juta untuk mengembangkan usaha produktif sebagai sumber penghidupan, seperti peternakan ayam petelur, budidaya sayuran, atau pengembangan greenhouse yang dapat menjadi pemasok kebutuhan pangan bagi program makan bergizi gratis.

Sementara pada level desa, dialokasikan sekitar Rp 500 juta untuk mengatasi hambatan struktural yang selama ini menghambat masyarakat keluar dari kemiskinan, seperti pembangunan jalan tani, perbaikan rumah tidak layak huni, maupun penyediaan infrastruktur dasar lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur NTB juga menyampaikan harapan agar masyarakat yang sedang mendapatkan intervensi program pemberdayaan tidak langsung dikeluarkan dari program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

“Idealnya mereka tetap mendapatkan bantuan sosial setidaknya selama satu tahun masa intervensi, agar memiliki waktu untuk benar-benar mandiri secara ekonomi sebelum keluar dari kelompok miskin,” ujar Miq Iqbal.

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB juga mendorong penguatan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di desa sebagai tempat layanan pengaduan sosial masyarakat yang terintegrasi dengan sistem layanan pemerintah.

Menanggapi paparan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyambut baik pendekatan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTB. Ia bahkan menyatakan komitmennya untuk hadir dalam Musrenbang Provinsi NTB Tahun 2026.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Sosial juga akan melaksanakan bhakti sosial operasi katarak bagi 500 warga NTB, dengan alokasi sekitar 350 pasien di Pulau Lombok dan 150 pasien di Pulau Sumbawa.

Selain itu, Kemensos juga menyatakan kesiapan membantu pembangunan dua lokasi Kampung Nelayan di NTB. Setiap lokasi akan dibangun di atas lahan sekitar 1 hektare, dengan konsep permukiman nelayan terpadu yang terdiri dari sekitar 100 unit rumah lengkap dengan fasilitas sosial, tempat ibadah, serta ruang bermain anak.

Program ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk Baznas dan dukungan CSR sektor swasta, sehingga masyarakat nelayan yang selama ini rentan terdampak banjir rob maupun abrasi dapat direlokasi ke permukiman yang lebih layak dan aman.

“Untuk NTB saya sangat antusias. Saya ingin NTB menjadi percontohan dalam penanganan kemiskinan dan masalah sosial secara terpadu,” ujar Gus Men.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Miq Iqbal menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Provinsi NTB untuk bersinergi dengan Kementerian Sosial dalam menjalankan berbagai program penanganan kemiskinan dan perlindungan sosial.

“Apapun program Kementerian Sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, NTB siap menjadi bagian dari solusi,” pungkasnya.

Pertemuan ini menandai penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem serta membangun sistem perlindungan sosial yang lebih terintegrasi di Nusa Tenggara Barat. (AM/Kominfotik)

]]>
Mon, 09 Mar 2026 19:30:38 +0800 amr
Smanika Gelar Imtaq Ramadan: Menanamkan Semangat Istiqomah Pasca&Madrasah Ramadan https://amarmedia.co.id/smanika-gelar-imtaq-ramadan-menanamkan-semangat-istiqomah-pasca-madrasah-ramadan https://amarmedia.co.id/smanika-gelar-imtaq-ramadan-menanamkan-semangat-istiqomah-pasca-madrasah-ramadan Smanika Gelar Imtaq Ramadan: Menanamkan Semangat Istiqomah Pasca-Madrasah Ramadan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Keluarga besar SMA Negeri 1 Sumbawa Besar (Smanika) melaksanakan kegiatan Iman dan Taqwa (Imtaq) Ramadan dengan khidmat pada Sabtu, 7 Februari 2026. Mengusung tema "Istiqomah Setelah Bulan Ramadan", kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat karakter religius siswa agar tidak memudar meski bulan suci telah berlalu.

Kegiatan yang berlangsung di bawah bimbingan guru agama,  H. Muhammad Wakang, S.Ag., Sahabuddin, S.Ag., M.Pd., dan Lasminarni, S.Ag., ini menghadirkan tausiyah dari para kader muda berbakat.

Petugas Rohani Islami (Rohis) Baiturrahman Smanika tampil memukau dalam menyampaikan pesan-pesan islami. Tiga siswi yang bertugas menyampaikan ceramah adalah Faradillah Areni (Kelas XI.M.6), Deswita Pratiwi (Kelas X.M.6) dan Fakhira Sahmin Wardani (Kelas XI.M.2)

Dalam intisari ceramahnya, mereka menekankan bahwa Ramadan ibarat sebuah "madrasah" atau sekolah tempat umat Muslim dididik selama sebulan penuh. Kelulusan sejati dari madrasah ini adalah ketika seseorang mampu menjadi pribadi yang lebih baik di bulan-bulan berikutnya.

 "Istiqomah itu bukan tentang amalan besar yang dilakukan sesekali, melainkan amalan kecil yang dilakukan terus-menerus. Jika di bulan Ramadan kita terbiasa membaca Al-Qur'an, maka setelahnya jangan berhenti total. Walau hanya beberapa ayat, tetaplah konsisten sebagai bukti bahwa ibadah kita murni karena Allah, bukan karena suasana Ramadan semata," ungkap perwakilan Rohis dalam tausiyahnya.

Sambutan Kepala Sekolah: Ramadan Sebagai Titik Awal Perubahan

Kepala SMA Negeri 1 Sumbawa Besar, H. Muhammad Ihsan, SS., M.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kemandirian siswa dalam mengelola kegiatan keagamaan ini. Beliau menekankan pentingnya menjaga momentum spiritual.

"Kegiatan ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan atau seremoni belaka. Saya berharap, apa yang anak-anakku pelajari selama bulan suci ini benar-benar membekas dalam perilaku sehari-hari," ujar Haji Ihsan.

Lebih lanjut, H. Muhammad Ihsan menambahkan Kita ingin melahirkan lulusan Smanika yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki keteguhan hati (istiqomah). Mari jadikan Ramadan tahun ini sebagai titik balik untuk perubahan positif yang permanen. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan senantiasa meneguhkan hati kita di jalan-Nya hingga akhir hayat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh warga sekolah diberikan kekuatan untuk tetap menjaga ibadah dan akhlak mulia di bulan-bulan yang akan datang.(AM)

]]>
Mon, 09 Mar 2026 17:27:56 +0800 amr
Asah Kreativitas dan Spiritual, SMA Negeri 2 Sumbawa Besar Gelar Ramadhan Talent Competition 2026 https://amarmedia.co.id/asah-kreativitas-dan-spiritual-sma-negeri-2-sumbawa-besar-gelar-ramadhan-talent-competition-2026 https://amarmedia.co.id/asah-kreativitas-dan-spiritual-sma-negeri-2-sumbawa-besar-gelar-ramadhan-talent-competition-2026 Asah Kreativitas dan Spiritual, SMA Negeri 2 Sumbawa Besar Gelar Ramadhan Talent Competition 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Memasuki bulan suci yang penuh berkah, SMA Negeri 2 Sumbawa Besar (Smanda) kembali menghidupkan suasana sekolah dengan semangat kompetisi. Pada Senin, 9 Maret 2026, ajang bergengsi Ramadhan Talent Competition resmi dibuka, menandai dimulainya rangkaian kegiatan syiar Islam di lingkungan sekolah yang  dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 9-11 Maret 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Rohis Al-Muflihun SMA Negeri 2 Sumbawa Besar ini dirancang bukan sekadar perlombaan biasa. Pembina Rohis Hendra Julianto menyampaikan bahwa ajang ini adalah wadah krusial bagi siswa untuk menguji mental sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang keagamaan dan kreativitas digital.

Terdapat tiga cabang lomba utama yang menjadi daya tarik dalam kompetisi tahun ini Cabang Lomba Ceramah Fokus & Tujuan untuk mengaktualisasikan wawasan keislaman melalui pidato dengan berbagai tema menarik. 

Tahfidz Al-Qur'an terbagi menjadi golongan Juz 1 dan Juz 30 untuk menjaga hafalan (murajaah) siswa. Poster Digital Menggabungkan inovasi teknologi dengan dakwah, berisi kutipan hadits/ayat bertema Ramadhan dan Idul Fitri. 

Pesan Kepala Sekolah: "Kompetisi Adalah Cara Menjadi Lebih Baik"

Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 2 Sumbawa Besar, Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd., memberikan suntikan semangat kepada seluruh peserta. Ia menekankan bahwa kompetisi harus dipandang sebagai sarana pengembangan diri.

"Teman tetaplah teman, namun dalam kompetisi, teman adalah sosok yang mendorong kita untuk berkembang dan menjadi lebih baik. Melalui ajang ini, kita berusaha menampilkan versi terbaik dari kemampuan yang kita miliki," ujar Ainun.

Dirinya juga menambahkan bahwa Smanda merupakan sekolah dengan aktivitas Ramadhan yang sangat dinamis. Berbagai program telah disiapkan untuk memastikan siswa tetap produktif dan religius selama bulan puasa.

Ramadhan Talent Competition ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kreativitas yang relevan dengan tren digital masa kini. (AM)

]]>
Mon, 09 Mar 2026 17:08:05 +0800 amr
Emak& emak Geruduk Kantor Camat, Ada Dugaan Suap Pengangkatan Kepling IX Pulo Brayan Bengkel https://amarmedia.co.id/emak-emak-geruduk-kantor-camat-ada-dugaan-suap-pengangkatan-kepling-ix-pulo-brayan-bengkel https://amarmedia.co.id/emak-emak-geruduk-kantor-camat-ada-dugaan-suap-pengangkatan-kepling-ix-pulo-brayan-bengkel Emak- emak Geruduk Kantor Camat,Ada Dugaan Suap Pengangkatan Kepling IX Pulo Brayan Bengkel

Medan,Amarmedia.co.id - Emak emak warga Perwira II, Lingkungan IX, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur geruduk Kantor Camat Medan Timur Jalan HM Said, Medan, Jumat (6/3) pagi. Warga menolak pengangkatan M Salim sebagai Kepala Lingkungan (Kepling) IX karena sebelumnya M Salim pernah menjabat sebagai Kepling IX namun tidak amanah dan mengecewakan warga. 

Bermula Kedatangan emak emak ke kantor camat melakukan aksi damai untuk mempertanyakan pemilihan dan pengangkatan kepling dugaan yang sudah di skenario oleh oknum camat dan lurah,aksi demo sempat ricuh karena sudah tiga jam lebih para pedemo menunggu camat medan timur tak kunjung jumpaian para pendemo yang sambil membawa poster bertuliskan penolakkan sallim menjadi kepling lingkungan IX, kericuan redam setelah camat keluar dari ruangan kantornya.

Massa emak emak akhirnya di perbolehkan masuk kedalam aula kantor camat , dan mengungkap aspirasi nya,"Kami tidak mau pak M Salim menjadi Kepling kami. Karena sebelumnya saat beliau menjabat sebagai Kepling IX dia tidak amanah dan mengecewakan kami sebagai wargannya. Kami tetap mendukung Endang Priska menjadi Kepling ,"ungkap salah seorang warga, Irmawati pada wartawan, Jumat (6/3). 

Warga lainnya Rini mengatakan Endang tidak di lantik sementara mendapat dukungan 350 suara. "Dan sewaktu menjabat selalu humanis tidak pernah menyusahkan kami masyarakat semua urusan di buatnya gratis,"jelasnya.

Sementara, sambung Rini, sewaktu M Salim menjabat Kepling pada tahun 2021-2022 ketika mengurus surat selalu dikenakan biaya semua urusan pakai uang.kinerja M Sallim sudah buruk di mata warga 

Selain itu Adapun beberapa poin penolakan warga terhadap M Salim diantaranya, sewaktu Salim menjabat Kepling IX tidak amanah, urusan surat menyurat susah, bantuan untuk masyarakat tidak pernah sampai ke masyarakat, banyak bantuan ditimbun di rumah, keluhan masyarakat tidak pernah di dengar selama dia menjadi Kepling IX. 

Warga menilai isu dugaan suap menerpa pengangkatan kepling IX pulo Brayan.

Aspirasi emak emak dijawab Camat Fernanda yang menyebutkan Dari pengangkatan kepling ada penilaian nya , Camat beralasan M sallim penilaian baik dari pada endang, 

Sontak kericuanpun terjadi emak emak para pendemo berteriak tidak terima yang di sebutkan camat,dan emak emak menduga penilaian yang sudah settingan terlebih dahulu, karena pengangkatan kepling IX pulo brayan dugaan kuat orang Camat dan oknum anggota DPRD ucapan sejumlah emak emak yang kesal sambil keluar dari aula

Menanggapi aksi warga Perwira II, Lingkungan IX, Camat Medan Timur, Fernanda dalam wancaranya mengatakan, pengangkatan Kepling sesuai dengan mekanisme yang diatur melalui Perda Kota Medan Nomor: 9 Tahun 2017 dan Perwal Kota Medan Nomor : 21 Tahun 2021 tentang pengangkatan dan pemberhentian Kepala Lingkungan.

 "Kami akan terus melakukan pengawasan kepada, M Salim. Jika nantinya dia melanggar ketentuan-ketentuan yang berlaku segera kami copot,",tegas Camat.

Emak-emak pendemo yang kecewa atas keputusan Camat yang ngotot M Sallim menjadi kepling IX pulo Brayan, dalam hal ini warga Lingkungan IX pulo Brayan protes dan mengkritik Walikota Medan Rico Waas yang tidak tegas dalam pengawasan dalam pengangkatan kepling dan mendesak menonaktifkan Camat Medan Timur dan lurahnya dugàan adanya terlibat kecurangan tidak netral, dalam waktu ini warga akan kembali melakukan aksi demo ke kantor walikota ungkap seorang ibu rumah tangga yang kesal warga Lingkungan IX. (Tim)

]]>
Mon, 09 Mar 2026 16:23:04 +0800 amr
Safari Ramadhan 1447 H Titik Terakhir, Wakil Bupati Sumbawa Sampaikan Capaian Program Daerah dan Nasional https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-1447-h-titik-terakhir-wakil-bupati-sumbawa-sampaikan-capaian-program-daerah-dan-nasional https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-1447-h-titik-terakhir-wakil-bupati-sumbawa-sampaikan-capaian-program-daerah-dan-nasional Safari Ramadhan 1447 H Titik Terakhir, Wakil Bupati Sumbawa Sampaikan Capaian Program Daerah dan Nasional

SUMBAWA Anarmedia.co.id- Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, bersama rombongan secara resmi menutup rangkaian Safari Ramadhan 1447 H pada Kamis (5/3/2026). Kegiatan hari terakhir ini menyasar dua titik, yakni Masjid Besar Darussalam di Desa Rhee, Kecamatan Rhee, serta Masjid Al-Muttaqin di Dusun Kukin B, Desa Kukin, Kecamatan Moyo Utara.

Dalam sambutannya di Desa Kukin, Wakil Bupati menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari pembagian tugas bersama Bupati Sumbawa untuk memastikan seluruh wilayah dapat tersentuh. Tim 2 yang dipimpin oleh Wabup telah berhasil menuntaskan agenda Safari Ramadhan di 11 kecamatan

"Alhamdulillah, malam ini kami menyelesaikan Safari Ramadhan. Dimulai dari Orong Telu dan Lenangguar di hari pertama, hingga berakhir di Rhee dan Moyo Utara hari ini. Bersama Tim 1 yang dipimpin Bupati, praktis seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa telah kami kunjungi," ujar Drs. H. Mohamad Ansori.

Selama perjalanan lima hari tersebut, rombongan turut didampingi oleh instansi vertikal, Forkopimda, Baznas, serta tokoh agama setempat.

Sarana Komunikasi Program Strategis

Lebih dari sekadar agenda religi, Wabup menekankan bahwa Safari Ramadhan merupakan instrumen penting untuk menyampaikan progres pembangunan kepada masyarakat. Ia memaparkan berbagai program unggulan daerah serta sinergitasnya dengan Asta Cita Presiden dan program strategis nasional.

 "Kami sampaikan terkait kesiapan menuju Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk melaporkan apa yang telah dicapai dan apa yang sedang diperjuangkan bagi masyarakat," tambahnya.

Wabup Ansori juga mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme warga. Momen ini menjadi ruang bagi pemerintah untuk menyerap masukan dan saran secara langsung, sekaligus mempererat silaturahmi antara pemimpin dan rakyatnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap sarana ibadah dan kesejahteraan umat, dalam kesempatan tersebut diserahkan sejumlah bantuan untuk kedua masjid yang dikunjungi berupa Bantuan Pembangunan Masjid masing-masing sebesar Rp25.000.000.Bantuan Keagamaan masing-masing 10 buah Al-Qur'an dari Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa. Bantuan Sosial masing-masing 20 paket bantuan dari Baznas Kabupaten Sumbawa.

Menutup rangkaian kegiatan, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah menerima rombongan dengan hangat, sehingga pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 H dapat berjalan dengan lancar dan khidmat (AM)

]]>
Mon, 09 Mar 2026 09:54:52 +0800 amr
Memasuki Fase Maghfirah: Memperbanyak Istighfar dan Menjaga Silaturahmi Demi Ridho Allah https://amarmedia.co.id/memasuki-fase-maghfirah-memperbanyak-istighfar-dan-menjaga-silaturahmi-demi-ridho-allah https://amarmedia.co.id/memasuki-fase-maghfirah-memperbanyak-istighfar-dan-menjaga-silaturahmi-demi-ridho-allah Memasuki Fase Maghfirah: Memperbanyak Istighfar dan Menjaga Silaturahmi Demi Ridho Allah

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Memasuki fase sepuluh hari kedua di bulan suci Ramadan, umat Muslim diingatkan untuk mengoptimalkan ibadah demi meraih Maghfirah atau ampunan dari Allah SWT. Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan anugerah rezeki, kesehatan, dan kesempatan besar yang diberikan Sang Pencipta tanpa imbalan, melainkan semata-mata untuk mencari Ridho-Nya.

Fase Maghfirah: Peluang Menghapus Dosa Masa Lalu

Dalam sebuah tausiyah Ramadan di masjid Jami' Annur Kelurahan Samapuin Minggu 8 Maret 2026, Salim ampaikan bahwa sepuluh hari kedua adalah momentum emas bagi setiap hamba untuk memohon ampunan. Sebesar apa pun dosa yang telah diperbuat di masa lalu, Allah menjanjikan ampunan bagi mereka yang berpuasa dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan.

"Kuncinya adalah keikhlasan dan memperbanyak istighfar. Kita harus bersungguh-sungguh memohon agar dosa-dosa kita di masa lalu diampuni," ujar sang penceramah. Dalam kesempatan tersebut, jamaah juga diajak untuk merutinkan doa-doa yang bersumber dari Al-Qur'an, di antaranya Doa Ashabul Kahfi (QS. Al-Kahfi: 10) "Rabbana atina min ladunka rahmatan wa hayyi' lana min amrina rasyada" (Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus dalam urusan kami).

Doa Taubat Nabi Adam AS (QS. Al-A'raf: 23): "Rabbana zhalamna anfusana wa illam taghfir lana watarhamna lanakunanna minal khasirin" (Ya Tuhan kami, kami telah mendzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni dan menyayangi kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi).

Namun, di balik besarnya peluang pahala, Salim mengingatkan terdapat peringatan keras mengenai amalan yang berpotensi tertolak atau tidak diterima oleh Allah SWT. Bulan Ramadan yang seharusnya menjadi ladang pahala bisa menjadi sia-sia jika seseorang masih memelihara dosa-dosa tertentu.

Beberapa golongan yang amalannya terancam tertolak antara lain Anak yang durhaka kepada orang tuanya, Istri yang durhaka kepada suaminya dan orang yang memutuskan tali silaturahmi.

"Alangkah ruginya kita jika amalan yang kita lakukan dengan susah payah di bulan Ramadan ini tidak diterima hanya karena hubungan kita dengan sesama manusia belum selesai," tegasnya.

Tujuan utama dari seluruh rangkaian ibadah Ramadan adalah meraih fase terakhir, yaitu Itqum minan Nar (pembebasan dari api neraka). Sebagai balasan bagi orang-orang yang berpuasa dengan benar, Allah SWT telah menyiapkan satu pintu khusus di surga yang bernama Pintu Ar-Rayyan.

Pintu ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang istiqomah menjalankan ibadah puasa. Dengan menjaga kualitas ibadah dan memperbaiki hubungan antar sesama, diharapkan setiap Muslim dapat melangkah masuk melalui pintu tersebut dan meraih kebahagiaan abadi. (AM)

]]>
Sun, 08 Mar 2026 21:25:24 +0800 amr
Edy Sofyan Gole: Panti Annisa Adalah "Kawah Candradimuka" dan Ruang Kolaborasi Kebaikan Bersama Lescaya https://amarmedia.co.id/edy-sofyan-gole-panti-annisa-adalah-kawah-candradimuka-dan-ruang-kolaborasi-kebaikan-bersama-lescaya https://amarmedia.co.id/edy-sofyan-gole-panti-annisa-adalah-kawah-candradimuka-dan-ruang-kolaborasi-kebaikan-bersama-lescaya Edy Sofyan Gole: Panti Annisa Adalah "Kawah Candradimuka" dan Ruang Kolaborasi Kebaikan Bersama Lescaya

SUMBAWA.Amarmedia.co.id– Suasana khidmat menyelimuti Panti Asuhan Putri Annisa pada Sabtu (7/3/2026), bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 H. Di tempat yang penuh keberkahan tersebut, Lembaga Seni dan Sholawat Cahaya Rahmati (Lescaya) resmi meluncurkan Mars Lescaya sekaligus menggelar aksi Ramadan Berbagi.

Sekretaris Pondok Asuhan Yatim dan Dhuafa Putri Annisa, Edy Sofyan Gole, dalam sambutannya memberikan perspektif mendalam mengenai arti penting kolaborasi antara lembaga seni religi dengan institusi sosial seperti panti asuhan. Bagi Edy, Panti Annisa bukan sekadar tempat penampungan, melainkan sebuah wadah penggemblengan karakter.

Dalam sudut pandangnya yang visioner, Edy Sofyan Gole menegaskan bahwa Panti Asuhan Putri Annisa adalah sebuah "Kawah Candradimuka". Tempat ini didedikasikan untuk menggembleng dan memberikan eksistensi bagi anak-anak yatim dan duafa agar memiliki masa depan yang cerah.

"Secara konstitusi, memelihara fakir miskin adalah tugas pemerintah atau begara Namun, kami mengambil alih fungsi itu untuk membantu negara dalam mencetak kader-kader bangsa dan calon pemimpin daerah yang berakhlak," tegas Edy. Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh fasilitas panti, mulai dari musala ber-AC, gedung serbaguna, hingga asrama, dibangun atas dasar gotong royong masyarakat.

Pesan Edy yang paling membekas adalah saat ia menyampaikan analogi filosofis tentang ayam dan parfum. Ia mengingatkan hadirin bahwa manusia seringkali terjebak pada nama dan identitas duniawi, namun pada akhirnya semua akan kembali pada satu sebutan: Almarhum.

"Manusia punya banyak nama, tapi saat meninggal semua disebut Almarhum. Berbeda dengan ayam yang setelah mati justru punya banyak nama, ada ayam goreng hingga ayam geprek," ujarnya yang disambut senyum hadirin. Begitu pula dengan parfum mahal yang di masa tua akan berganti menjadi aroma minyak kayu putih.

"Makna yang bisa kita petik adalah, orang yang cerdas adalah mereka yang ingin bahagia di dunia dan akhirat. Salah satu jalannya adalah dengan menjadi sahabat bagi anak yatim dan fakir miskin. Itulah nutrisi hati yang sesungguhnya," tambah Edy.

Simbiosis Mutualisme dan Spirit Selawat

Edy Sofyan Gole juga memuji eksistensi Lescaya yang dipimpin oleh Ibu Nuraini Syehan Assegaf. Ia memandang kehadiran Lescaya di Panti Annisa sebagai bentuk simbiosis mutualisme. Ia bahkan membuka pintu lebar-lebar bagi majelis selawat mana pun di Sumbawa untuk menggunakan fasilitas panti guna kegiatan syiar.

Mengenang sejarah, Edy menceritakan perjalanan panjang musik selawat di Sumbawa, mulai dari kegiatan di Sanggar Seni hingga selawat akbar di depan kantor Bupati. Ia merasa bangga karena semangat "bunda-bunda" di Sumbawa dalam menghidupkan selawat kini semakin terorganisir melalui Lescaya.

Peluncuran Mars Lescaya

Acara puncak ditandai dengan peluncuran resmi Mars Lescaya. Edy Sofyan Gole bersama maestro budaya Agus Irawan dan jajaran pengurus Lescaya secara bersama-sama mengucap "Bismillahirrahmanirrahim" sebagai tanda dimulainya perjalanan baru Lescaya dengan identitas lagu penyemangat tersebut.

"Jangan sampai organisasi ini layu sebelum berkembang. Mars ini harus menjadi penguat spirit kita dalam membangun umat. Kita mulai semuanya dengan hati," tutup Edy sebelum prosesi peluncuran.

Kegiatan yang ditutup dengan buka puasa bersama ini menjadi bukti nyata bagaimana sudut pandang kemanusiaan dan seni religi dapat bersatu di bawah atap Panti Asuhan Annisa demi kebermanfaatan masyarakat Sumbawa yang lebih luas.(AM)

]]>
Sun, 08 Mar 2026 18:29:54 +0800 amr
Relawan BONAR Sumatra Utara Bertranformasi Menjadi Organisasi Masyarakat BONAR Indonesia https://amarmedia.co.id/relawan-bonar-sumatra-utara-bertranformasi-menjadi-organisasi-masyarakat-bonar-indonesia https://amarmedia.co.id/relawan-bonar-sumatra-utara-bertranformasi-menjadi-organisasi-masyarakat-bonar-indonesia Relawan BONAR Sumatra Utara Bertranformasi Menjadi Organisasi Masyarakat BONAR Indonesia 

Sumatra Utara,Amarmedia.co.id  07 Maret 2026 – Setelah sekian lama berkiprah sebagai tim relawan, Bonar Indonesia secara resmi telah diumumkan sebagai Organisasi Masyarakat pada hari Jumat tanggal 06 Maret 2026. Acara deklarasi yang berlangsung di Kantor Bonar Kelurahan Medan Polonia dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan ratusan pengurus dari seluruh Provinsi Sumatera Utara.

 

Organisasi ini hadir dengan tujuan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemimpin negara dan daerah, agar kebijakan yang dibuat dapat lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat. Saat ini, Bonar telah memiliki Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di Kota Medan, Simalungun, Tebing Tinggi, Binjai, dan Toba, dengan pengurus yang telah terbentuk secara menyeluruh.

 

Acara yang juga menyertakan buka puasa bersama anak yatim-piatu dihadiri oleh Pembina Bonar Indonesia, Muhammad Riki Pangeran Siregar, Atlet UFC JK Saragih, Kuasa hukum kondang Medan, Henry R Pakpahan, S.H, Ketua A-PPI Sumut, Hardep (Raju)

 

Dalam pidatonya, Direktur hukum Bonar Indonesia Henry R Pakpahan, S.H mengungkapkan makna mendalam di balik nama BONAR – yaitu Benar, Adil, Jujur, Transparan – yang menjadi identitas masyarakat Sumatera Utara. "Kita bukan hanya ada di tanah Sumatera Utara, tetapi dalam waktu dekat akan mendeklarasikan diri sebagai Bonar Indonesia. Kita akan menjadi kekuatan yang diperhitungkan untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia," tegasnya.

 

Ketua Umum Bonar Indonesia, Octo GM Simangunsong, S.H menyampaikan dukungan penuh kepada pemerintah pusat dan khususnya Pemerintah Sumatera Utara yang dipimpin Gubernur Bobby Nasution. "Hidup mati kita untuk organisasi ini, hidup mati kita untuk keberhasilan dan kebesaran Bapak Bobby Nasution serta pembangunan Sumatra Utara," ucapnya dengan penuh semangat.

 

Sementara itu, Muhammad Riki Pangeran Siregar sebagai Pembina menjelaskan bahwa Bonar awalnya bermula dari relawan yang mendukung Bobby Nasution menjadi Gubernur Sumatera Utara. "Perjuangan itu telah berhasil, dan sekarang kita bertransformasi menjadi organisasi yang diharapkan bisa mencakup seluruh Indonesia dan menjadi organisasi yang besar," ujarnya.

 

Akhiri Acara Dengan Kegiatan Sosial

 

Acara ditutup dengan penyerahan bingkisan kepada puluhan anak yatim-piatu dan sesi foto bersama seluruh pembina, pengurus, dan kader Bonar Indonesia. (Tim)

]]>
Sun, 08 Mar 2026 18:04:32 +0800 amr
Larangan Medsos untuk Anak di Tengah Darurat Digital https://amarmedia.co.id/larangan-medsos-untuk-anak-di-tengah-darurat-digital https://amarmedia.co.id/larangan-medsos-untuk-anak-di-tengah-darurat-digital Larangan Medsos untuk Anak di Tengah Darurat Digital

Oleh Asmediati 

HIDUP pada tahun 1980–1990-an itu asyik. Banyak orang mengenangnya begitu, meski hidup pada masa itu penuh keterbatasan. Pembangunan belum semarak, teknologi pun masih merangkak. Komunikasi yang diandalkan hanyalah telepon kabel dan surat-menyurat.

Kala itu, surat ditulis tangan. Amplopnya direkatkan dengan hati-hati, lalu diantar ke kantor pos. Setelah itu, si penulis surat harus menunggu sepekan, dua pekan, bahkan satu hingga dua bulan. 

Kadang surat dibalas, kadang pula bertepuk sebelah tangan. Namun, setiap kali surat datang, tangan gemetar membukanya. Dada berdebar, harap-harap cemas.

Sepulang sekolah, tak ada ponsel yang dicari karena memang belum ada benda pipih canggih itu. Media sosial pun belum lahir. Setelah mengganti baju dan berpamitan kepada ibu, anak-anak langsung berlari ke sawah mencari belut atau ke tanah lapang untuk menerbangkan layang-layang. Jika bosan, mereka mandi di sungai atau pergi ke pantai mencari kerang dan kepiting.

Kondisi itu sangat kontras dengan anak-anak hari ini. Banyak di antara mereka yang nyaris tak pernah menyentuhkan kaki ke lumpur sawah, sungai, atau laut. Sepulang sekolah, yang pertama dicari adalah ponsel. Mereka mengurung diri di kamar sehingga interaksi sosial berkurang. Mereka lebih banyak bercakap dengan layar gawai daripada dengan orang-orang di rumah maupun lingkungannya.

Bangun tidur yang dicari ponsel, menjelang tidur pun ponsel masih digenggam. Seolah-olah hidup tersedot ke dalam benda pipih yang terus menyala di tangan. 

Namun, kita juga harus jujur mengakui bahwa zaman memang telah berubah. 

Anak-anak hari ini bukan generasi kakek-neneknya, bukan pula generasi orang tua mereka. Mereka lahir dalam dunia yang berbeda, dengan cara berpikir dan belajar yang berbeda pula. Karena itu, tantangan mendidik mereka pun ikut berubah.

Kedekatan yang sangat intens dengan gawai membawa konsekuensi serius. Jika literasi digital tidak cukup kuat, anak-anak akan menghadapi berbagai ancaman nyata, seperti paparan pornografi, perundungan siber, penipuan daring, hingga yang paling sering terjadi: kecanduan gawai.

Keresahan inilah yang tampaknya mendorong Pemerintah RI mengambil langkah tegas. Melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), pemerintah melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun memiliki akun media sosial dan sejumlah platform digital seperti YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, dan Roblox.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa kebijakan tersebut merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, yang dikenal sebagai PP Tunas. Regulasi ini bertujuan memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

Dan, mulai 28 Maret 2026, akun anak di bawah usia 16 tahun di platform berisiko tinggi akan dinonaktifkan secara bertahap. Pemerintah menyadari kebijakan ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan, baik bagi anak-anak maupun orang tua. Namun, langkah ini dinilai perlu diambil di tengah meningkatnya risiko digital bagi anak.

Jika dilihat lebih jauh, kebijakan ini memang tidak muncul tanpa alasan. Indonesia termasuk salah satu negara dengan jumlah pengguna internet terbesar di dunia. Anak-anak mulai menggunakan gawai sejak usia sangat muda sehingga waktu interaksi dengan ponsel meningkat tajam. Konten pendek yang diproduksi algoritma media sosial pun membuat perhatian mudah terpecah dan memicu kecanduan.

Banyak kasus perundungan siber, penipuan daring, hingga eksploitasi anak bermula dari media sosial. Anak-anak menjadi kelompok paling rentan karena meskipun aktif di ruang digital, mereka belum memiliki kemampuan literasi digital dan kontrol diri yang memadai. 

Dalam konteks itulah, kebijakan pembatasan usia bisa dipahami sebagai langkah protektif. Namun, sekadar larangan tentu tidak cukup.

Bagi anak-anak yang sejak kecil hidup dalam ekosistem digital, internet bukan sekadar hiburan, melainkan juga ruang pergaulan, ekspresi, bahkan pembelajaran. Ketika akses itu tiba-tiba dibatasi, sebagian anak bisa mengalami kebingungan, rasa kehilangan, bahkan frustrasi.

Oleh karena itu, hal yang lebih penting adalah mengarahkan hubungan anak dengan teknologi agar lebih sehat dan produktif. Anak-anak harus didorong tidak hanya menjadi penonton konten, tetapi juga menjadi pencipta karya, seperti menulis di blog, membuat komik digital, belajar desain grafis, memproduksi video edukatif pendek, atau mempelajari dasar-dasar pemrograman. 

Internet juga dapat dikenalkan sebagai ruang belajar yang luas melalui kanal sains, sejarah, bahasa, fotografi, musik, hingga animasi, agar rasa ingin tahu anak tersalurkan secara positif.

Di saat yang sama, sekolah dan keluarga perlu membuka ruang kegiatan nyata di dunia fisik melalui klub menulis, klub robotik, komunitas membaca, atau kelompok film pendek. Aktivitas semacam ini penting agar anak tetap memiliki ruang ekspresi dan pergaulan yang sehat meskipun akses media sosial dibatasi. 

Bersamaan dengan itu, literasi digital kritis perlu diperkuat agar anak memahami cara kerja algoritma, pengaruh konten terhadap emosi, serta cara menjaga keamanan dan privasi.

Generasi anak hari ini adalah generasi digital. Menjauhkan mereka sepenuhnya dari teknologi bukanlah solusi yang realistis. Hal yang utama adalah membangun hubungan yang sehat antara anak dan teknologi. 

Larangan negara mungkin dapat menjadi "pagar" awal, namun pagar saja tidak cukup jika di dalamnya tidak ada taman yang dirawat dengan baik.

Di situlah peran keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi krusial: mendampingi, membimbing, sekaligus membuka ruang bagi anak untuk tumbuh sebagai generasi digital yang kreatif, kritis, dan bertanggung jawab. 

Kebijakan pemerintah tidak boleh hanya berhenti pada tombol "nonaktifkan akun". Tanpa pendampingan yang hangat di meja makan dan ruang tamu, anak-anak akan selalu mencari celah untuk kembali ke rimba digital yang liar dengan membuat akun fiktif.

Kita perlu memberikan alternatif kebahagiaan yang nyata kepada anak-anak; bahwa hangatnya pelukan orang tua dan serunya berdiskusi di dunia nyata jauh lebih berharga daripada ribuan like di layar ponsel. 

Mari jadikan momentum ini sebagai titik balik bagi orang tua dan guru untuk kembali "hadir" sepenuhnya. Biarkan anak-anak kita mengenal kembali bau tanah setelah hujan atau merasakan lelah yang menyenangkan setelah berolahraga. Lebih indah lagi jika mereka lebih dekat dengan bau kertas buku dan gemar membacanya. 

Anak-anak yang memiliki akar kuat di dunia nyata tidak akan mudah terombang-ambing oleh riuhnya badai di dunia maya.(AM)

]]>
Sun, 08 Mar 2026 17:40:51 +0800 amr
SMAN 1 Sumbawa Besar Gelar Spiritual Camp di Bulan Ramadhan Perkuat Karakter Religius https://amarmedia.co.id/sman-1-sumbawa-besar-gelar-spiritual-camp-di-bulan-ramadhan-perkuat-karakter-religius https://amarmedia.co.id/sman-1-sumbawa-besar-gelar-spiritual-camp-di-bulan-ramadhan-perkuat-karakter-religius SMAN 1 Sumbawa Besar Gelar Spiritual Camp di Bulan Ramadhan, Perkuat Karakter Religius

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Mengisi momentum keberkahan bulan suci Ramadhan 1447 H, keluarga besar SMAN 1 Sumbawa Besar menyelenggarakan kegiatan Spiritual Camp pada Jumat (5/3/2026). Bertempat di Mushalla Baiturrahman, acara ini menjadi wadah penguatan mental dan spiritual bagi para siswa di tengah menjalankan ibadah puasa.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakasek Kesiswaan Sahabuddin S.Ag serta jajaran guru pembimbing Pendidikan Agama Islam (PAI) H.Muhammad Wakang dan Lasminarni S.Ag Sebagai narasumber utama, sekolah menghadirkan Ustadz Abdul Hakim untuk memberikan siraman rohani.

Dalam sambutannya, H.Muhammad Wakang S.Ag. menyampaikan apresiasi atas antusiasme siswa yang hadir. Dirinya menekankan bahwa kecerdasan intelektual harus dibarengi dengan kematangan spiritual.

"Spiritual Camp ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Kami ingin lulusan SMAN 1 Sumbawa Besar tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan iman yang kokoh. Di Mushalla Baiturrahman ini, kita belajar bahwa ilmu tanpa adab dan spiritualitas akan kehilangan arah. Manfaatkan waktu di hari ke-16 Ramadhan ini untuk menimba bekal akhirat," ujar H. Wakang 

Dirinya juga berpesan agar para siswa menjadikan bulan Ramadhan sebagai madrasah (sekolah) untuk mendisiplinkan diri, baik dalam ibadah maupun dalam menuntut ilmu di sekolah.

Ustadz Abdul Hakim dalam ceramahnya mengupas tuntas mengapa menuntut ilmu menjadi kewajiban yang paling utama bagi seorang Muslim. Beliau mengutip firman Allah dalam QS. Al-Mujadilah: 11, yang menegaskan bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu.

"Ilmu adalah cahaya (Nur). Tanpa ilmu, kita berjalan dalam kegelapan. Di bulan Ramadhan ini, pahala menuntut ilmu dilipatgandakan, karena setiap langkah kaki kalian menuju majelis ilmu dihitung sebagai jihad di jalan Allah," jelas Ustadz Abdul Hakim.

Lebih lanjut, Ia membedah pesan legendaris dari sahabat Ali bin Abi Thalib RA mengenai syarat mendapatkan ilmu dan perbandingannya dengan harta. Iamengingatkan siswa tentang syair Sayyidina Ali bahwa ilmu tidak akan didapat kecuali dengan enam perkara: Dzakaoon (kecerdasan), Hirsun (semangat/ketamakan akan ilmu), Ishtibarun (kesabaran), Bulghatun (bekal/biaya), Irsyadu Ustadzin (petunjuk guru), dan Thulu Zamani (waktu yang lama).

 

Mengutip Ali bin Abi Thalib, ia menjelaskan "Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjagamu, sedangkan kamu menjaga harta. Ilmu adalah hakim, sedangkan harta adalah yang dihakimi."

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan diskusi interaktif antara siswa dan penceramah. Suasana religius sangat terasa menyelimuti Mushalla Baiturrahman, memberikan energi positif bagi seluruh warga sekolah untuk menyelesaikan sisa bulan Ramadhan dengan prestasi dan takwa. (AM)

]]>
Sun, 08 Mar 2026 11:48:55 +0800 amr
Isi Ramadan dengan Kebaikan, Siswa SMANIKA Gelar Aksi Sosial, Silaturahmi dan Doa Bersama di Panti Asuhan https://amarmedia.co.id/isi-ramadan-dengan-kebaikan-siswa-smanika-gelar-aksi-sosial-silaturahmi-dan-doa-bersama-di-panti-asuhan https://amarmedia.co.id/isi-ramadan-dengan-kebaikan-siswa-smanika-gelar-aksi-sosial-silaturahmi-dan-doa-bersama-di-panti-asuhan

Isi Ramadan dengan Kebaikan, Siswa SMANIKA Gelar Aksi Sosial, Silaturahmi dan Doa Bersama di Panti Asuhan

SUMBAWA.Amarmedia.co.id — Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi para siswa SMA Negeri 1 Sumbawa Besar (SMANIKA) untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus memohon keberkahan. Hal ini ditunjukkan oleh puluhan siswa dari kelas 12 Merdeka 2 yang menggelar aksi sosial dan doa bersama di panti asuhan putri Annisa Kelurahan Brang Biji Sumbawa Besar di Sumbawa, Sabtu 7 Maret 2026 

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 30 siswa ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan anak-anak panti serta berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh ampunan. Selain agenda berbagi, momen ini juga diisi dengan sesi doa bersama demi kelancaran masa depan para siswa.

Koordinator aksi, Fella Fakhira, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari inisiatif teman-teman sekelasnya yang ingin menutup masa sekolah menengah dengan kegiatan yang positif dan religius.

"Tujuan utama kami adalah silaturahmi. Karena ini bulan Ramadan, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan teman-teman di panti. Namun, ada hal yang sangat penting juga bagi kami, yaitu doa bersama," ujar Fella.

Menurut Fella, status mereka sebagai siswa kelas 12 yang akan segera lulus menjadi latar belakang kuat di balik doa bersama ini. Mereka berharap doa tulus dari penghuni panti dapat membantu langkah mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

"Kami sudah kelas 12, Pak. Jadi kami memohon doa agar seluruh teman-teman di kelas 12 Merdeka 2 bisa lulus dengan hasil terbaik dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian masing-masing. Amin," tambahnya dengan penuh harap.

Aksi peduli ini mendapatkan apresiasi positif pimpinan Panti Edy Sofyan Gole karena dinilai mampu menumbuhkan rasa empati sosial di kalangan generasi muda, sekaligus menjadi sarana penguatan mental spiritual bagi siswa yang tengah menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.

Diharapkan, semangat berbagi dan doa yang dipanjatkan dapat membawa keberkahan bagi para siswa SMANIKA dalam menggapai cita-cita mereka di masa depan. (AM)

]]>
Sun, 08 Mar 2026 11:34:00 +0800 amr
Perkuat Tata Kelola, 44 Posyandu di Kabupaten Sumbawa Resmi Terima Nomor Registrasi Kemendagri https://amarmedia.co.id/perkuat-tata-kelola-44-posyandu-di-kabupaten-sumbawa-resmi-terima-nomor-registrasi-kemendagri https://amarmedia.co.id/perkuat-tata-kelola-44-posyandu-di-kabupaten-sumbawa-resmi-terima-nomor-registrasi-kemendagri Perkuat Tata Kelola, 44 Posyandu di Kabupaten Sumbawa Resmi Terima Nomor Registrasi Kemendagri

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) terus memacu penataan kelembagaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sesuai dengan regulasi terbaru. Sebagai langkah awal, sebanyak 44 Posyandu di Kabupaten Sumbawa telah resmi mendapatkan nomor registrasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kepala Bidang Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya Masyarakat Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Yuni Ilmiati Kurnia S.STP.M.Si menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan tindak lanjut dari permohonan registrasi yang diajukan ke Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri.

"Tahap pertama telah kami ajukan ke Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa. Hal ini merupakan amanah dari Pasal 5 ayat 3 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.3/2834 Tahun 2025 mengenai tata cara pemberian nomor registrasi," ujar Yuni dalam keterangannya Jumat 6 Maret 2026.

Penetapan nomor registrasi tersebut tertuang dalam Surat Dirjen Bina Pemdes tertanggal 11 Februari 2026 dengan nomor 100.3.2.7/9994/BPD. Dalam surat tersebut, 44 Posyandu di Kabupaten Sumbawa dinyatakan telah lolos verifikasi bersama dengan beberapa kabupaten/kota lainnya di Indonesia.

Dinas PMD Kabupaten Sumbawa menegaskan tidak akan berhenti pada angka tersebut. Laporan dan Koordinasi intensif bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE terus dilakukan bersama anggota mitra kerja pemerintah daerah yakni Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Kecamatan, hingga desa dan kelurahan.

Langkah ini diambil untuk memastikan proses sosialisasi dan advokasi terkait penataan kelembagaan posyandu berdasarkan Permendagri 13/2024 dapt berjalan maksimal di seluruh wilayah.

"Kami akan terus melakukan pendampingan secara berjenjang agar seluruh Posyandu di Kabupaten Sumbawa, yakni 100 persen, memiliki nomor registrasi. Ini adalah bagian penting dari penguatan kelembagaan Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKD/LKK), khususnya bagi Posyandu," tambah Yuni.

Dengan adanya nomor registrasi ini, diharapkan tata kelola Posyandu di Kabupaten Sumbawa menjadi lebih terstruktur, legal, dan optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan serta penguatan pendataan kebutuhan pelayanan sosial dasar 6 SPM bagi masyarakat di tingkat akar rumput. (Gam)

]]>
Sun, 08 Mar 2026 11:22:00 +0800 amr
Ustadz Ahmad Nurhalim: Ikhlas dan Ittiba’ adalah Kunci Utama Diterimanya Ibadah https://amarmedia.co.id/ustadz-ahmad-nurhalim-ikhlas-dan-ittiba-adalah-kunci-utama-diterimanya-ibadah https://amarmedia.co.id/ustadz-ahmad-nurhalim-ikhlas-dan-ittiba-adalah-kunci-utama-diterimanya-ibadah Ustadz Ahmad Nurhalim: Ikhlas dan Ittiba’ adalah Kunci Utama Diterimanya Ibadah

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id  SABTU, 7 Maret 2026 – Ustadz Ahmad Nurhalim menyampaikan tausiyah mendalam mengenai hakikat penciptaan manusia dan syarat diterimanya amal ibadah di hadapan para jamaah masjid Jamik An-Nur Kelurahan Brang pada Sabtu malam (7/3). Dalam ceramahnya, Ia menekankan bahwa memahami jati diri sebagai seorang muslim bermula dari kesadaran akan tujuan utama hidup, yaitu beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Menemukan Jati Diri Melalui Ibadah

Mengawali tausiyahnya, Ustadz Ahmad Nurhalim mengingatkan kembali kutipan firman Allah dalam Al-Qur'an bahwa tidaklah jin dan manusia diciptakan melainkan hanya untuk menyembah-Nya. Pesan ini secara khusus beliau tujukan kepada generasi muda yang seringkali merasa kehilangan arah atau sedang dalam fase "mencari jati diri".

 "Inilah jawaban bagi anak-anak muda kita. Jati diri sejati seorang muslim adalah menjadi hamba yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk beribadah kepada Allah," ujar Halim.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bagaimana cara agar seluruh aktivitas hidup dapat bernilai ibadah di sisi Allah. Menurutnya, rahasia tersebut terkandung dalam dua kalimat syahadat yang sering diucapkan umat Islam. Dari syahadat tersebut, lahirlah dua kaidah atau syarat utama:

 Ikhlas (Tauhidullah): Berdasarkan persaksian pertama (La ilaha illallah), seorang muslim wajib memurnikan niatnya hanya untuk Allah. Ia mengutip Surah Al-Bayyinah untuk mengingatkan jamaah agar menjauhi sikap menduakan Allah, termasuk menghindari sifat riya (ingin dipuji) yang dapat merusak pahala.

Ittiba' (Mengikuti Sunnah): Berdasarkan persaksian kedua (Muhammadur Rasulullah), tata cara beribadah tidak boleh dilakukan semau sendiri. Ibadah yang benar haruslah mengikuti tuntunan dan teladan yang disampaikan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, baik dalam ibadah mahdhah (khusus) maupun umum.

Ustadz Ahmad Nurhalim menutup tausiyahnya dengan mengajak jamaah untuk terus konsisten (istiqomah) dalam mempraktikkan kedua prinsip tersebut. Ia berharap agar setiap langkah yang dilakukan umat Islam selalu dibimbing oleh Allah agar tetap berada di atas keikhlasan dan sesuai dengan sunnah Nabi.

"Semoga yang sedikit ini bermanfaat dan Allah senantiasa membimbing kita menjadi hamba-hamba-Nya yang ikhlas serta istiqomah mengikuti jalan Rasulullah," pungkasnya di akhir sesi dilanjutkan dengan shalat taraweh. (AM)

]]>
Sat, 07 Mar 2026 21:34:43 +0800 amr
PMKRI Komisariat Sumut Gelar Diskusi Kebangsaan Perkuat Meneguhkan Pancasila https://amarmedia.co.id/pmkri-komisariat-sumut-gelar-diskusi-kebangsaan-perkuat-meneguhkan-pancasila https://amarmedia.co.id/pmkri-komisariat-sumut-gelar-diskusi-kebangsaan-perkuat-meneguhkan-pancasila PMKRI Komisariat Sumut Gelar Diskusi Kebangsaan Perkuat Meneguhkan Pancasila

Sumatra Utara,Amarmedia.co.id - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Komisariat Daerah Sumut-NAD menggelar diskusi kebangsaan bertemakan "Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam rangka mewujudkan persatuan dan kesatuan guna terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Sabtu (7/3).

Diskusi yang dihadiri puluhan kader PMKRI Sumut ini sekaligus meneguhkan komitmen PMKRI dalam memperkuat 

semangat kebangsaan, memperkokoh persatuan, serta meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua PMKRI Komisariat Daerah Sumut-NAD Sintong Sinaga, dalam pemaparannya mengatakan, dalam situasi sosial yang terus berkembang dan diwarnai berbagai tantangan kebangsaan, penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi hal yang sangat penting.

Nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong perlu terus ditanamkan agar masyarakat tetap memiliki kesadaran bersama dalam menjaga keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Peran generasi muda, khususnya mahasiswa, dinilai sangat strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya kritis terhadap berbagai persoalan sosial, tetapi juga mampu menghadirkan 

solusi yang konstruktif bagi masyarakat,"jelasnya.

Sintong juga menyampaikan, bahwa persoalan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bukan hanya peran kepolisian saja.

Masyarkat secara umum memiliki peran yang sama dengan kepolisian karena pribadi yang harus dijaga adalah masyarakat itu sendiri.

"Sedangkan peran mahasiswa dalam hal ini cukup krusial bagaimana membawa pesan bahwa menjaga Kamtibmas itu bukan hanya tanggungjawab kepolisian saja.

Menjaga Kamtibmas adalah kerja kolektif yang semua pihak punya peran yang sama,"ungkapnya. 

Sintong menambahkan, situasi geopolitik dunia yang sedang memanas saat ini karena adanya perang AS dan Iran harus disikapi dengan bijak oleh masyarakat kita termasuk mahasiswa. Yang perlu ditegaskan perang yang terjadi di dunia saat ini, bukan perang atau konflik agama, kondisi perang saat ini adalah konflik kemanusiaan.

"Jangan sampai isu-isu ini masuk ke Indonesia menjadi isu konflik agama. Ini jadi tugas kita bersama untuk mengedukasi masyarakat terhadap situasi yang terjadi belakangan ini,"sebutnya. (Tim)

]]>
Sat, 07 Mar 2026 19:16:22 +0800 amr
LESCAYA Luncurkan Mars dan Gelar Ramadan Berbagi di Panti Asuhan Annisa: Momentum Perkuat Identitas dan Kepedulian https://amarmedia.co.id/lescaya-luncurkan-mars-dan-gelar-ramadan-berbagi-di-panti-asuhan-annisa-momentum-perkuat-identitas-dan-kepedulian https://amarmedia.co.id/lescaya-luncurkan-mars-dan-gelar-ramadan-berbagi-di-panti-asuhan-annisa-momentum-perkuat-identitas-dan-kepedulian LESCAYA Luncurkan Mars dan Gelar Ramadan Berbagi di Panti Asuhan Annisa: Momentum Perkuat Identitas dan Kepedulian

SUMBAWA.Amarmedia.ci.id – Bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 Hijriyah atau Sabtu (7/3/2026), Lembaga Seni dan Sholawat Cahaya Rahmati (LESCAYA) menggelar acara penuh khidmat bertajuk "Launching Mars Lescaya, Gerakan Ramadan Berbagi, dan Buka Puasa Bersama". Kegiatan ini dipusatkan di Panti Asuhan Putri Annisa, sebuah tempat yang disebut sebagai "Kawah Candradimuka" bagi pembinaan generasi muda.

Acara diawali dengan lantunan selawat yang syahdu oleh santri putri Panti Asuhan Annisa, menciptakan suasana Ramadan yang kental akan keberkahan. Doa pembuka dipimpin oleh Ananda Putri Adriani, yang memohon keberkahan rezeki dan kesehatan bagi seluruh keluarga besar Lescaya agar terus bermanfaat bagi masyarakat.

Mars Lescaya: Simbol Semangat dan Kontribusi

Ketua Lembaga Seni dan Sholawat Cahaya Rahmati, Ibu Nuraini Syehan Assegaf, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas peluncuran Mars Lescaya. Menurutnya, lagu ini bukan sekadar rangkaian nada, melainkan identitas dan pengingat akan nilai kebersamaan.

"Mars ini adalah simbol semangat bagi kita semua untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Kami berharap Lescaya menjadi wadah belajar sekaligus tempat menebar kepedulian," ujar Ibu Nuraini. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak Panti Asuhan Annisa atas kolaborasi yang terjalin.

Simbiosis Mutualisme dan Pesan Kehidupan

Pimpinan Yayasan Putri Annisa, Edy Sofyan Gole S.Sos dalam sambutannya yang sarat makna, menyambut hangat kehadiran keluarga besar Lescaya. Ia menekankan bahwa kehadiran organisasi seni dan selawat di panti asuhan adalah bentuk simbiosis mutualisme.

"Panti ini adalah sarana bagi kita untuk berbagi. Saya selalu memimpikan fasilitas seperti ini bisa berkolaborasi dengan Majelis Shalawat dan Lescaya untuk mencetak kader pemimpin bangsa di masa depan," ungkapnya.

Dalam pidatonya, Ia juga menyelipkan anekdot jenaka namun filosofis tentang "ayam" dan "parfum". Beliau mengingatkan bahwa sehebat apa pun nama atau jabatan manusia (seperti berbagai jenis parfum), pada akhirnya di usia tua semua akan kembali ke "minyak kayu putih" dan saat wafat hanya akan disebut "almarhum".

"Maknanya, orang yang cerdas adalah mereka yang mempersiapkan kebahagiaan akhirat dengan cara dekat kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Inilah sejatinya nutrisi hati kita," tambahnya.

Edy Sofyan Gole juga merefleksikan perjalanan panjang Majelis Selawat di Kabupaten Sumbawa, yang bermula dari kegiatan-kegiatan di Sanggar Seni hingga salawat akbar di depan Kantor Bupati. Menurutnya, antusiasme ibu-ibu di Sumbawa dalam membesarkan syiar shalawat adalah memori yang luar biasa dan patut terus dikembangkan agar tidak "layu sebelum berkembang".

Peluncuran Resmi Mars Lescaya

Acara puncak ditandai dengan peluncuran secara resmi Mars Lescaya yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Yayasan bersama jajaran pengurus Lescaya, termasuk budayawan maestro Agus Irawan Syahmi. Dengan mengucap "Bismillahirrahmanirrahim", Mars Lescaya resmi berkumandang sebagai penyemangat baru dalam pergerakan lembaga tersebut.

Berikut Syair MARS LESCAYA 

(Lembaga Seni dan Sholawat Cahaya Rahmati)

Genre: Mars · Mood: Semangat · Teguh · Inspiratif

Intro (Semua – Tegap & Kompak)

LESCAYA!

Seni dan sholawat… jaya!

Bait 1

Bersatu dalam langkah pasti

Membawa cahaya Ilahi

Nada dan dakwah berpadu

Menggema sampai ke penjuru

Dengan iman sebagai dasar

Kami berdiri penuh sabar

Menebar cinta, menebar damai

Dalam harmoni yang abadi

Bait 2

Di bawah panji Rahmati

Kami ukir prestasi

Seni jadi jalan dakwah

Menyentuh hati penuh berkah

Tangan saling merangkul erat

Tanpa batas, tanpa sekat

Setara tumbuh bersama

Menuju umat yang mulia

Reff (Kuat & Heroik)

LESCAYA… Cahaya Rahmati!

Lembaga Seni dan Sholawat sejati

Saling merangkul, saling membimbing

Setara berprestasi!

LESCAYA… teruslah bersinar!

Menggema hingga ke nusantara

Dengan sholawat kita melangkah

Dalam ridha Allah Yang Maha Kuasa

Bridge (Lebih khidmat lalu naik)

Ya Nabi salam ‘alaika

Ya Rasul salam ‘alaika 2x

Kegiatan ditutup dengan penampilan Anggotq Lembaga Seni Dan Shalawat Cahaya Rahmati, pemberian santunan kepada putri putri Panti Asuhan  Annisa,  buka puasa bersama yang mempererat tali silaturahmi antara pengurus Lescaya, para donatur, dan anak-anak panti asuhan. Melalui gerakan Ramadan Berbagi ini, Lescaya membuktikan bahwa seni dan religi dapat berjalan beriringan dalam bingkai kemanusiaan. (AM)

]]>
Sat, 07 Mar 2026 18:21:24 +0800 amr
Gubernur NTB Hadiri Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Jami’ Praya, Tekankan Toleransi dan Masa Depan https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-hadiri-peringatan-nuzulul-quran-di-masjid-jami-praya-tekankan-toleransi-dan-masa-depan https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-hadiri-peringatan-nuzulul-quran-di-masjid-jami-praya-tekankan-toleransi-dan-masa-depan Gubernur NTB Hadiri Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Jami’ Praya, Tekankan Toleransi dan Masa Depan 

Lombok Tengah,Amarmedia.co.id -  6 Maret 2026 - Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal didampingi oleh Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, menghadiri Peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Masjid Jami' Praya pada Jumat malam (6/3). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya menjaga nilai toleransi yang telah lama menjadi kekuatan sosial masyarakat Lombok, sekaligus memaparkan sejumlah rencana pembangunan strategis di Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan bahwa kawasan sekitar Masjid Jami’ Praya sejak lama menjadi contoh nyata kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman. Ia menyebut kawasan Peken Laek di belakang masjid yang juga menjadi tempat tinggal masyarakat Tionghoa.

“Di belakang masjid ini ada kawasan pecinan, Peken Laek. Teman-teman Tionghoa kita banyak tinggal di sini, bahkan dulu ada sekolah Tionghoa di dekat sini. Masjid ini dikelilingi oleh masyarakat Tionghoa, tetapi kita hidup berdampingan dengan damai,” ujar Gubernur.

Ia juga mengenang peristiwa kerusuhan tahun 1998 yang sempat melanda sejumlah daerah di Indonesia. Menurutnya, masyarakat Lombok menunjukkan sikap yang berbeda dengan menjaga keselamatan sesama warga tanpa memandang latar belakang.

“Ketika kerusuhan 1998 terjadi, di kawasan ini tidak ada satu pun orang yang terluka. Inilah bentuk toleransi masyarakat Lombok yang sangat saya banggakan,” katanya.

Gubernur juga berbagi pengalaman pribadinya saat berada di Jakarta pada masa kerusuhan tersebut. Ia segera menghubungi keluarganya di Lombok untuk memastikan keselamatan mereka.

“Saya ingat ketika kerusuhan 1998 di Jakarta, saya sedang berada di sana. Orang pertama yang saya telepon adalah paman saya. Saya minta beliau masuk ke pondok pesantren Al-Muhajirin agar aman. Alhamdulillah, kita patut bersyukur hidup di daerah dengan tingkat toleransi yang sangat tinggi seperti di NTB,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan sejumlah rencana pembangunan strategis yang akan menjadikan Lombok Tengah sebagai salah satu pusat pertumbuhan penting di NTB. Ia menyebut keberadaan dua fasilitas strategis di wilayah tersebut, yakni Bandara Internasional Lombok dan Sirkuit Mandalika.

Menurutnya, Bandara Internasional Lombok direncanakan akan dikembangkan menjadi bandara hub internasional.

“Bandara Lombok akan kita dorong menjadi hub atau bandara transit. Wilayah seperti NTT, Timor Leste, hingga Perth dan Darwin nantinya bisa masuk ke Indonesia melalui Lombok,” jelasnya.

Tidak hanya itu, bandara tersebut juga dirancang menjadi bandara multimoda pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan transportasi air melalui pengembangan fasilitas seaplane.

“InsyaAllah Lombok akan memiliki bandara multimoda pertama di Indonesia. Akan ada waterbase di Bendungan Batujai, sehingga pesawat seaplane bisa menghubungkan bandara langsung ke resort, pulau-pulau wisata, hingga Gili Trawangan,” kata Gubernur.

Selain sektor transportasi dan pariwisata, kawasan Mandalika juga diproyeksikan menjadi lokasi pengembangan pusat data (data center) yang akan memperkuat posisi Lombok Tengah sebagai kawasan strategis pembangunan NTB.

Gubernur juga menyampaikan rencana pembangunan jalan strategis yang menghubungkan Pelabuhan Lembar di Lombok Barat dengan Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur. Jalur tersebut akan memangkas waktu tempuh logistik dan mobilitas masyarakat di Pulau Lombok.

“Jalan dari Lembar ke Kayangan sepanjang sekitar 15 kilometer sebagian besar berada di wilayah Lombok Tengah. Nantinya perjalanan dari Lembar ke Kayangan bisa ditempuh sekitar dua jam saja,” ujarnya.

Ia menargetkan proyek tersebut dapat mulai dibangun setelah proses desain dan penyelesaian persoalan lahan selesai.

“Studi kelayakan sudah ada. Dalam satu sampai dua bulan ke depan akan masuk tahap detail desain. Setelah itu kita selesaikan persoalan tanah, dan tahun berikutnya mulai pembangunan. Mudah-mudahan bisa selesai tahun 2028 atau paling lambat awal 2029,” jelasnya.

Menurut Gubernur, pembangunan jalur ini akan membantu menurunkan biaya transportasi logistik di NTB. Jija transportasi lebih murah, biaya angkut sapi, bawang, dan berbagai komoditas lainnya juga akan turun. Ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di wilayah selatan. 

Dalam audiensi dengan Menteri Pertahanan sebelumnya, Gubernur juga menyampaikan bahwa jalur tersebut dirancang memiliki fungsi tambahan sebagai landasan darurat bagi pesawat tempur jika dibutuhkan.

“Jalur itu juga bisa berfungsi sebagai emergency landing bagi pesawat tempur. Karena Lombok berada di jalur pelayaran internasional yang sangat strategis. Dukungan dari Menteri Pertahanan sudah kita dapatkan,” ujarnya.

Sebagai tambahan informasi, Pulau Lombok juga memiliki catatan sejarah dalam sistem pertahanan udara Indonesia. Pada masa lalu, wilayah Lombok pernah digunakan sebagai lokasi bandara militer yang dikenal dengan Bandara Rambang di Lombok Timur, yang difungsikan untuk kebutuhan pertahanan maupun sebagai lokasi emergency landing pesawat.

Di akhir sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa berbagai ikhtiar pembangunan tersebut membutuhkan dukungan seluruh masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, kami memohon dukungan dari seluruh masyarakat agar ikhtiar dan cita-cita kita untuk memajukan Lombok Tengah dan NTB diridai oleh Allah SWT,” tutupnya yang kemudian diakhiri dengan pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan. (nov/her/kominfotikntb)

]]>
Sat, 07 Mar 2026 14:18:57 +0800 amr
Dari Masjid Jami’ Praya: Pesan Nuzulul Qur'an Miq Iqbal untuk Masa Depan NTB https://amarmedia.co.id/dari-masjid-jami-praya-pesan-nuzulul-quran-miq-iqbal-untuk-masa-depan-ntb https://amarmedia.co.id/dari-masjid-jami-praya-pesan-nuzulul-quran-miq-iqbal-untuk-masa-depan-ntb

Dari Masjid Jami’ Praya: Pesan Nuzulul Qur'an Miq Iqbal untuk Masa Depan NTB

Oleh: Dr. H. Ahsanul Khalik - Kepala Dinas Kominfotik NTB

Peringatan Nuzulul Qur’an yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Jumat malam (6/3/2026) di Masjid Jami’ Praya bukan sekedar seremoni keagamaan. Momentum ini menjadi ruang refleksi bersama tentang nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal, yang akrab disapa Miq Iqbal, menekankan pentingnya menjaga tradisi toleransi yang telah lama menjadi kekuatan masyarakat Lombok, sekaligus memaparkan arah pembangunan yang sedang dan akan diikhtiarkan bagi masa depan Nusa Tenggara Barat.

Nuzulul Qur'an selalu menghadirkan ruang perenungan yang dalam bagi umat Islam. Ia bukan sekedar peringatan turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga pengingat bahwa Al-Qur’an hadir untuk membimbing manusia membangun kehidupan yang berkeadaban, kehidupan yang penuh kedamaian, keadilan, dan tanggung jawab terhadap masa depan.

Pesan itu kembali bergema. Di hadapan jama'ah, Gubernur Nusa Tenggara Barat Miq Iqbal, mengajak masyarakat untuk membaca kembali kekuatan sosial yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat Lombok: toleransi dan kebersamaan.

Masjid Jami’ Praya berdiri di sebuah ruang sosial yang unik. Di belakangnya terdapat kawasan Peken Laek, yang sejak lama menjadi tempat tinggal masyarakat Tionghoa. Kedekatan ruang antara masjid dan kawasan pecinan itu bukan sekedar fakta geografis, tetapi simbol kehidupan sosial yang tumbuh dalam harmoni.

Di ruang itulah masyarakat Lombok belajar bahwa keberagaman bukan alasan untuk saling menjauh, melainkan kenyataan sosial yang harus dirawat dengan saling menghormati.

Refleksi itu menjadi semakin bermakna ketika Miq Iqbal mengenang peristiwa kerusuhan sosial tahun 1998 yang sempat mengguncang berbagai daerah di Indonesia. Di tengah situasi nasional yang penuh ketegangan saat itu, masyarakat Lombok justru menunjukkan sikap yang berbeda. Tidak ada luka yang ditinggalkan oleh kebencian. Masyarakat memilih menjaga satu sama lain.

Sikap seperti itu sejatinya sejalan dengan pesan Al-Qur’an yang menempatkan persaudaraan sebagai fondasi kehidupan sosial.

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.” (QS. Al-Hujurat: 10).

Dalam perspektif Islam, iman tidak hanya tercermin dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam kemampuan menjaga kedamaian dan merawat persatuan di tengah perbedaan.

Nilai-nilai seperti ini bukan hal baru bagi masyarakat NTB. Tradisi Islam Sasak sejak lama dikenal sebagai tradisi yang memadukan religiusitas yang kuat dengan sikap sosial yang terbuka. Ulama-ulama Lombok sejak masa lalu mengajarkan bahwa keberagamaan tidak boleh melahirkan permusuhan, melainkan harus menjadi sumber kedamaian dan kebijaksanaan dalam kehidupan bersama.

Namun pesan Nuzulul Qur'an tidak berhenti pada hubungan sosial semata. Al-Qur’an juga mengajarkan manusia untuk berpikir, bekerja, dan mengelola bumi dengan penuh amanah. Dalam banyak ayatnya, Al-Qur’an mendorong manusia untuk membangun kehidupan yang lebih baik melalui ikhtiar dan kerja keras.

Dalam konteks itulah Lombok Tengah hari ini sedang membaca masa depannya sebagai salah satu simpul penting pembangunan Nusa Tenggara Barat. Keberadaan Bandara Internasional Lombok dan kawasan Mandalika membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah daerah mendorong pengembangan Bandara Lombok menjadi hub internasional, yang dapat menghubungkan berbagai wilayah di kawasan timur Indonesia hingga negara-negara di sekitar Australia. Bagi Miq Iqbal, konektivitas bukan sekedar soal transportasi, tetapi tentang membuka jalan rezeki dan kesempatan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam tradisi pemikiran para ulama, pembangunan yang menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat merupakan bagian dari konsep maslahah, yaitu upaya menghadirkan kebaikan dan kemaslahatan bagi kehidupan manusia.

Gagasan lain yang tengah dipersiapkan adalah pengembangan bandara multimoda yang terintegrasi dengan transportasi air melalui pesawat seaplane, yang nantinya dapat menghubungkan bandara dengan berbagai kawasan wisata dan pulau-pulau di sekitarnya.

Selain itu, kawasan Mandalika juga diproyeksikan menjadi lokasi pengembangan pusat data (data center) yang akan memperkuat posisi NTB dalam peta ekonomi digital di kawasan timur Indonesia.

Di saat yang sama, pemerintah daerah juga sedang mendorong pembangunan jalur strategis yang menghubungkan Pelabuhan Lembar di Lombok Barat dengan Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur, yang diharapkan mampu memangkas waktu tempuh transportasi logistik sekaligus menurunkan biaya distribusi berbagai komoditas masyarakat.

Namun pesan penting yang ingin ditegaskan Miq Iqbal bukan semata tentang proyek pembangunan itu sendiri. Ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak pernah menjadi pekerjaan pemerintah saja. Ia selalu merupakan kerja bersama antara negara dan masyarakat.

Al-Qur’an memberikan pengingat yang sangat jelas mengenai hal ini:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11).

Ayat ini menegaskan bahwa perubahan selalu lahir dari ikhtiar kolektif sebuah masyarakat.

Karena itu pesan yang lahir dari malam Nuzulul Quran di Masjid Jami’ Praya sesungguhnya bukan hanya pesan keagamaan, tetapi juga pesan kebangsaan. Bahwa toleransi sosial yang telah lama menjadi kekuatan masyarakat NTB harus terus dijaga, dan bahwa pembangunan hanya akan berhasil jika seluruh elemen masyarakat berjalan bersama.

Bandara, jalan, kawasan pariwisata, dan berbagai proyek pembangunan memang penting. Namun yang jauh lebih penting adalah modal sosial masyarakat: kepercayaan, kebersamaan, dan semangat untuk menjaga harmoni di tengah keberagaman.

Di situlah masa depan Nusa Tenggara Barat sesungguhnya bertumpu.

Dari Masjid Jami’ Praya, melalui momentum Nuzulul Qur'an, Miq Iqbal mengingatkan bahwa iman harus melahirkan toleransi, toleransi melahirkan persatuan, dan dari persatuan itulah sebuah daerah dapat melangkah menuju masa depan yang lebih maju, damai, dan diridai Allah SWT.(Kominfotik)

]]>
Sat, 07 Mar 2026 14:07:41 +0800 amr
Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H, Bupati Sumbawa Ajak Masyarakat Jadikan Al&qur’an Sebagai Pedoman Hidup https://amarmedia.co.id/peringatan-nuzulul-quran-1447-h-bupati-sumbawa-ajak-masyarakat-jadikan-al-quran-sebagai-pedoman-hidup https://amarmedia.co.id/peringatan-nuzulul-quran-1447-h-bupati-sumbawa-ajak-masyarakat-jadikan-al-quran-sebagai-pedoman-hidup Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H, Bupati Sumbawa Ajak Masyarakat Jadikan Al-qur’an Sebagai Pedoman Hidup

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, bersama Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Serta OPD terkait, Safari Ramadhan sekaligus memperingati malam Nuzulul Qur’an 1447 H, di masjid Agung Nurul Huda, Sumbawa, Jum’at, (6/3/2026).

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan Safari Ramadhan ini penting untuk dapat bertemu dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi dan memperkuat persatuan selama bulan Ramadhan. Selama satu Tahun ini, telah banyak program-program yang dijalankan pemerintah. Beberapa program tersebut merupakan program nasional, seperti pembangunan sejumlah wilayah melalui Inpres Jalan Daerah, yang sedang dikerjakan, Sumbawa juga merupakan salah satu daerah yang berhasil menarik dan mendapatkan program unggas terintegrasi, serta program sekolah rakyat yang di beasiswakan penuh oleh pemerintah dan masih banyak lagi", ujarnya.

Pada kesempatan ini pula, sambung Bupati, merupakan malam istimewa, yaitu malam Nuzulul Qur’an yang merupakan malam turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup manusia. Oleh karena itu, Bupati mengajak masyarakat untuk jangan hanya bisa membaca Al-Qur’an tetapi harus dapat menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Bupati juga mengharapkan do’a dan dukungan dari masyarakat untuk terus mendukung pemerintah dalam membangun Kabupaten Sumbawa, menuju Sumbawa unggul, maju dan sejahtera, tutupnya.

Pada Kesempatan ini juga, Bupati juga menyerahkan bantuan Pembangunan masjid Agung Nurul Huda sebesar Rp25.000.000., Bantuan Al-Qur’an sebanyak 10 buah dari Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, serta 20 paket sembako yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Sat, 07 Mar 2026 13:39:47 +0800 amr
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa: Program MBG Harus Berpihak pada UMKM, Jangan Dikuasai Kelompok Tertentu https://amarmedia.co.id/ketua-dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-program-mbg-harus-berpihak-pada-umkm-jangan-dikuasai-kelompok-tertentu https://amarmedia.co.id/ketua-dpc-pdi-perjuangan-kabupaten-sumbawa-program-mbg-harus-berpihak-pada-umkm-jangan-dikuasai-kelompok-tertentu Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa: Program MBG Harus Berpihak pada UMKM, Jangan Dikuasai Kelompok Tertentu

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program strategis pemerintah yang memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah. Selain tujuan kesehatan, program ini juga memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi rakyat, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.

Namun dalam pelaksanaannya, muncul kekhawatiran di tengah masyarakat bahwa keterlibatan UMKM lokal masih sangat terbatas, sementara pengelolaan dapur MBG cenderung hanya dinikmati oleh kelompok tertentu. Hal ini tentu tidak sejalan dengan semangat program yang seharusnya memberi dampak ekonomi luas bagi masyarakat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si, kepada wartawan Sabtu 7 Maret 2026 menegaskan bahwa program MBG harus menjadi program yang benar-benar berpihak kepada masyarakat kecil, bukan justru dikuasai oleh kelompok tertentu.

Menurutnya, pemerintah harus mengambil peran sebagai fasilitator untuk memberdayakan pelaku UMKM lokal agar dapat terlibat langsung dalam pengelolaan dapur MBG.

“Pemerintah daerah perlu melakukan inventarisasi secara menyeluruh terhadap jumlah dan potensi UMKM yang ada di Kabupaten Sumbawa, kemudian memfasilitasi mereka untuk membentuk kelompok-kelompok usaha. Dari beberapa UMKM yang bergabung itu bisa dibentuk satu unit dapur MBG yang dikelola secara bersama,” ujar Abdul Rafiq.

Selain itu, ia menekankan bahwa tugas pemerintah tidak hanya sebatas mendorong keterlibatan UMKM, tetapi juga membantu kelompok-kelompok UMKM tersebut dalam mempersiapkan berbagai persyaratan yang dibutuhkan.

“Pemerintah harus hadir membantu UMKM dalam mempersiapkan syarat-syarat administrasi maupun persyaratan teknis lainnya, sehingga kelompok-kelompok UMKM ini benar-benar memenuhi standar dan dinyatakan layak untuk mengelola dapur MBG,” jelasnya.

Dengan pendampingan tersebut, pelaku usaha katering kecil, pedagang bahan pangan, petani lokal, hingga pelaku usaha makanan rumahan dapat bergabung dan mendapatkan manfaat ekonomi dari program ini.

Selain itu, pemerintah daerah juga dapat bekerja sama dengan pihak perbankan untuk memberikan dukungan permodalan kepada kelompok-kelompok UMKM tersebut, sehingga mereka mampu memenuhi standar operasional dapur MBG, baik dari sisi peralatan, kapasitas produksi, maupun standar higienitas makanan.

Abdul Rafiq juga mengingatkan agar program MBG jangan sampai dijalankan hanya dengan orientasi keuntungan semata. Jika orientasi utamanya hanya profit, maka dikhawatirkan tujuan besar program ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi rakyat tidak akan tercapai secara maksimal.

Ia juga menegaskan bahwa jangan sampai justru pejabat-pejabat atau kelompok yang memiliki kekuasaan yang menjadi pengelola dapur MBG, sementara pelaku UMKM yang seharusnya diberdayakan malah tidak mendapatkan kesempatan.

Selain itu, ia mengingatkan agar pengelolaan dapur MBG dilakukan dengan manajemen yang baik dan profesional. Jangan sampai karena manajemen yang salah dalam pengelolaan dapur MBG, justru menimbulkan persoalan-persoalan yang tidak kita inginkan seperti yang pernah terjadi di beberapa daerah lain, misalnya kasus keracunan makanan, makanan yang tidak memenuhi standar gizi, makanan basi, maupun kualitas makanan yang tidak layak dikonsumsi.

“Bahkan satu siswa saja yang mengalami keracunan adalah hal yang tidak kita inginkan. Karena itu quality control harus dilakukan secara ketat, mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, distribusi makanan, hingga pengawasan standar gizi,” tegas Abdul Rafiq.

Ia menambahkan bahwa program MBG menggunakan anggaran negara yang tujuannya untuk kepentingan rakyat. Karena itu, UMKM harus menjadi pelaku utama, bukan hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri.

Ke depan, diharapkan program MBG benar-benar dijalankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta keberpihakan kepada ekonomi rakyat, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan dari sisi pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat kecil di daerah, khususnya di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Sat, 07 Mar 2026 13:22:39 +0800 amr
Kere Alang: Jembatan Peradaban Masa Lalu dan Masa Depan, Kabid Kelembagaan Desa Yuni Ilmi Tekankan Pentingnya Pelestarian Warisan Leluhur https://amarmedia.co.id/kere-alang-jembatan-peradaban-masa-lalu-dan-masa-depan-kabid-kelembagaan-desa-yuni-ilmi-tekankan-pentingnya-pelestarian-warisan-leluhur https://amarmedia.co.id/kere-alang-jembatan-peradaban-masa-lalu-dan-masa-depan-kabid-kelembagaan-desa-yuni-ilmi-tekankan-pentingnya-pelestarian-warisan-leluhur Kere Alang: Jembatan Peradaban Masa Lalu dan Masa Depan,  Kabid Kelembagaan Desa Yuni Ilmi Tekankan Pentingnya Pelestarian Warisan Leluhur

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Bidang Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya DPMD Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya dalam menjaga marwah adat istiadat dan tradisi lokal melalui penguatan identitas kain tenun khas daerah. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Diseminasi Motif dan Kere Alang sebagai Ekspresi Budaya Samawa menuju Perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) yang digelar di Loka, Senin (2/3/2026) lalu

Kepala Bidang Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya Masyarakat DPMD Kabupaten Sumbawa, Yuni Ilmi Kurnia, S.S.TP., M.Si., kepada awak media Sabtu 7 Maret 2026, menyatakan bahwa Kere Alang bukan sekadar kain tenun biasa, melainkan simbol peradaban maju masyarakat Sumbawa yang diwariskan secara turun-temurun. Menurutnya, proses penciptaan motif yang dilakukan dengan penuh dedikasi oleh para leluhur harus dipahami oleh generasi muda sebagai bukti sejarah.

"Motif Kere Alang adalah warisan budaya dan kearifan lokal yang dikerjakan oleh leluhur kita dengan passion dan sepenuh hati. Ini adalah bagian vital dari pelestarian adat istiadat. Kita perlu melestarikannya agar generasi mendatang paham bahwa Tau Tana Samawa memiliki peradaban budaya yang maju dan beradab melalui karya tenun ini," ujar Yuni Ilmi di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk mendaftarkan 50 motif Kere Alang ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sebagai bagian dari Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) kategori Kekayaan Intelektual Komunal. Langkah ini diambil setelah melalui proses penelitian mendalam, observasi, identifikasi, serta penelusuran sejarah di 24 kecamatan se-Kabupaten Sumbawa.

Senada dengan hal tersebut, sebelumnya dalam Diseminasi, narasumber ahli dari Universitas Samawa (UNSA), Dr. Ieke Wulan Ayu, STP., M.Si., menjelaskan bahwa setiap corak Kere Alang menyimpan filosofi kehidupan yang sangat dalam.

"Kere Alang ini adalah jembatan antara masa lalu dan masa depan bagi masyarakat Sumbawa. Di dalamnya tergambar deskripsi tentang hubungan sesama makhluk, hubungan manusia dengan alam, interaksi pejabat dengan rakyat, hingga fase kehidupan manusia kembali ke Sang Pencipta," papar Dr. Ieke.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE.

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi kerja keras tim peneliti dan budayawan yang telah mengidentifikasi kekayaan corak ini. Ia berharap keterbatasan alat di masa lalu yang mampu menghasilkan karya adiluhung dapat menjadi pemicu bagi generasi sekarang untuk terus berinovasi dengan sumber daya yang lebih modern.

Selain narasumber dari akademisi, kegiatan ini juga menghadirkan budayawan H. Hasanuddin, S.Pd., perwakilan Kanwil Kemenkumham NTB I Gusti Putu Milawati, S.S., S.H., M.H., serta dukungan dari sektor swasta yang diwakili oleh Vice President Social Impact Amman Mineral, Priyo Pramono.

Dengan adanya pendaftaran KIK ini, diharapkan motif-motif asli Sumbawa tidak hanya terlindungi secara hukum dari klaim pihak luar, tetapi juga semakin meningkatkan nilai ekonomis dan kebanggaan masyarakat atas identitas budayanya sendiri. (AM)

]]>
Sat, 07 Mar 2026 12:50:45 +0800 amr
Sijago Merah Ratakan Rumah Panggung di Desa Ngeru, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 150 Juta https://amarmedia.co.id/sijago-merah-ratakan-rumah-panggung-di-desa-ngeru-kerugian-ditaksir-mencapai-rp-150-juta https://amarmedia.co.id/sijago-merah-ratakan-rumah-panggung-di-desa-ngeru-kerugian-ditaksir-mencapai-rp-150-juta Sijago Merah Ratakan Rumah Panggung di Desa Ngeru, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 150 Juta

SUMBAWA.Moyo Hilir. Amarmedia.co.id– Musibah kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah panggung milik warga di Dusun Bau Taning, Desa Ngeru, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, pada Sabtu dini hari (7/3/2026). Meskipun api melahap habis bangunan beserta isinya, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mencekam tersebut.

Kronologis Kejadian: Lolos dari Maut saat Terlelap

Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.57 WITA. Api pertama kali disadari oleh Siti, ibu dari pemilik rumah, yang terbangun saat sedang tertidur di ruang depan. Di saat yang sama, Samsun (pemilik rumah) tengah terlelap di ruang tengah.

Begitu menyadari kobaran api telah menjalar di struktur kayu rumah, keduanya bergegas menyelamatkan diri ke luar rumah. Kecepatan api merambat membuat mereka tidak sempat menyelamatkan harta benda, namun kesigapan untuk segera keluar rumah menghindarkan mereka dari maut sebelum api mengepung seluruh bangunan.

Kepada awak media melalui keterangannya, Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin S.Sos M.Si mengatakan pihak pemadam menerima laporan masyarakat pada pukul 01.57 WITA. Personel dari Pos Moyo Hilir tiba di lokasi sepuluh menit kemudian (02.07 WITA), disusul oleh Peleton 1 Mako dan Regu Penyelamatan.

"Kami mengerahkan total 4 unit kendaraan, terdiri dari 3 unit *fire truck dan 1 fire jeep. Pemadaman dibantu oleh jajaran Polsek Moyo Hilir, Babinsa, Kepala Dusun, serta warga setempat yang bahu-membahu melokalisir api agar tidak merembet lebih luas," ungkap H. Sahabuddin dalam laporannya.

Api berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 04.15 WITA. Meski demikian, satu unit rumah panggung milik Samsun dilaporkan rata dengan tanah, sementara satu unit rumah panggung di dekatnya juga terdampak.

Hasil investigasi awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian bersama tim Damkar menunjukkan bahwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh arus pendek listrik (korsleting) yang berasal dari bagian bawah kolong rumah.

Api dengan cepat membesar karena beberapa faktor pemicu di lokasi, antara lain adanya satu jeriken berisi bensin di depan rumah yang rencananya digunakan untuk mesin chainsaw, ada material mudah terbakar:l berupa tumpukan kayu material bangunan di bawah kolong rumah serta struktur rumah yang berbahan kayu (panggung) dan keberadaan tabung gas LPG di dalam rumah mempercepat proses perambatan api hingga melahap seluruh struktur bangunan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian materiil akibat musibah ini diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 150.000.000,- (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah).

Pemerintah setempat melalui pihak desa dan kecamatan saat ini tengah melakukan pendataan lebih lanjut untuk penyaluran bantuan masa panik bagi keluarga terdampak. (AM)

]]>
Sat, 07 Mar 2026 05:59:42 +0800 amr
Semai Kebaikan di Bulan Suci, SMAN 1 Sumbawa Besar Peringati Nuzulul Qur'an 1447 H https://amarmedia.co.id/semai-kebaikan-di-bulan-suci-sman-1-sumbawa-besar-peringati-nuzulul-quran-1447-h https://amarmedia.co.id/semai-kebaikan-di-bulan-suci-sman-1-sumbawa-besar-peringati-nuzulul-quran-1447-h Semai Kebaikan di Bulan Suci, SMAN 1 Sumbawa Besar Peringati Nuzulul Qur'an 1447 H

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Keluarga besar SMA Negeri 1 Sumbawa Besar menggelar peringatan malam Nuzulul Qur'an 1447 H / 2026 M dengan khidmat. Mengusung tema "Bersama Al-Qur'an Raih Keberkahan Ramadan dengan Menyemai Kebaikan", acara ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh warga sekolah untuk kembali menjadikan Al-Qur'an sebagai kompas utama dalam kehidupan.

Acara yang berlangsung pada malam ke-17 Ramadan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan sekolah, guru, Pengurus Komite Sekolah, staf tata usaha, serta ratusan siswa-siswi yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga usai.

Al-Qur'an Sebagai Pedoman "On the Right Trek"

Kepala SMAN 1 Sumbawa Besar, H. Muhammad Ihsan S.S.MPd, dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam mengenai urgensi peringatan sejarah turunnya Al-Qur'an. Dirinya menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya menanamkan karakter Qur'ani pada diri siswa.

"Malam ini adalah mengulik kembali kenyataan sejarah yang harus kita petik manfaatnya. Al-Qur'an adalah pedoman hidup. Harapan saya, anak-anakku sekalian dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai pelajar. Semoga Al-Qur'an mewarnai kehidupan kita sehingga kita tetap berada di track yang benar menuju surganya Allah," ujar H. Muhammad dengan penuh harap.

Hadir sebagai penceramah utama, Pengurus Komite Sekolah DGH. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov, memberikan pemaparan komprehensif mengenai hakikat Nuzulul Qur'an. Ia menjelaskan kaitan antara Lailatul Qadar dan peristiwa 17 Ramadan sebagai awal mula turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.

"Perubahan hidup pertama kali terlihat pada Rasulullah setelah menerima wahyu. Dari manusia biasa, beliau bertransformasi menjadi pribadi yang hanya takut kepada Allah, bukan kepada makhluk. Al-Qur'an itu membumi dan menghujam dalam setiap perjalanan dakwah beliau," urai DGH. Faisal Salim yang juga kepala Kemenag Sumbawa.

DG H Faisal juga mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan pencucian hati, sehingga menjadi waktu paling tepat untuk mendekatkan diri pada Al-Qur'an. "Hati yang bersih memudahkan Al-Qur'an meresap. Jangan sampai kita menjadi orang yang membaca Al-Qur'an namun justru dilaknat oleh Al-Qur'an karena tidak mengamalkannya," tegas Ketua MUI Sumbawa ini.

Dalam kesempatan tersebut, DGH. Faisal Salim yang juga mewakili unsur MUI menyampaikan pesan penting terkait fenomena sosial saat ini. Ia menegaskan sikap MUI yang menolak normalisasi pergeseran identitas gender (laki-laki menjadi atau menyerupai wanita) karena bertentangan dengan fitrah dan ajaran Islam yang tertuang dalam Al-Qur'an.

Sebagai penutup, ia mengisahkan perjuangan KH. Ahmad Dahlan dalam mengajarkan Surah Al-Ma’un, di mana Al-Qur'an tidak hanya dihafal tetapi wajib diwujudkan dalam aksi nyata membantu sesama. "Al-Qur'an harus menjadi sumber visi kita. Pahami, hafalkan, dan yang terpenting adalah amalkan," pungkasnya.

Peringatan Nuzulul Qur'an ini diakhiri dengan doa bersama, memohon keberkahan dan syafaat bagi seluruh keluarga besar SMAN 1 Sumbawa Besar agar terus istiqomah dalam menyemai kebaikan di sisa bulan suci Ramadan

Sebelumnya telah digelar Spiritual Camp menjelang berbuka puasa bersama, dilanjutkan Buka Puasa bersama dengan para Guru, Pengurus Komite Sekolah, ibu ibu DWP Smanika dan siswa siswi SMA Negeri 1 Sumbawa Besar (AM)

]]>
Fri, 06 Mar 2026 21:55:09 +0800 amr
UD Muha Fezetul Ihsan Beberkan Bukti Legalitas Lengkap dan Komitmen Lingkungan dalam Rapat Komisi II DPRD Sumbawa https://amarmedia.co.id/ud-muha-fezetul-ihsan-beberkan-bukti-legalitas-lengkap-dan-komitmen-lingkungan-dalam-rapat-komisi-ii-dprd-sumbawa https://amarmedia.co.id/ud-muha-fezetul-ihsan-beberkan-bukti-legalitas-lengkap-dan-komitmen-lingkungan-dalam-rapat-komisi-ii-dprd-sumbawa UD Muha Fezetul Ihsan Beberkan Bukti Legalitas Lengkap dan Komitmen Lingkungan dalam Rapat Komisi II DPRD Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - 4 Maret 2026 – Manajemen UD Muha Fezetul Ihsan memberikan penjelasan rinci terkait operasional dan legalitas perusahaan dalam rapat kerja yang dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, I Nyoman Wisma, SIP. Rapat ini dihadiri oleh berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal (DPMPTSP), Dinas Peternakan, Camat Unter Iwes, Kepala Desa Kerato serta LSM Penjara.

Dalam keterangannya, pihak perusahaan yang diwakili oleh Adi Cipta selaku Humas, menegaskan bahwa UD Muha Fezetul Ihsan adalah perusahaan yang taat aturan dan memiliki dokumen perizinan yang sah sesuai dengan regulasi pemerintah pusat maupun daerah.

Penjelasan Legalitas dan Sertifikasi Produk

Menjawab pertanyaan dari LSM Penjara terkait dokumen pendukung, UD Muha Fezetul Ihsan melalui Humas Cipta memaparkan rangkaian sertifikasi yang telah dikantongi, antara lain:

Pertama : Sertifikat Halal. Produk yang dipasarkan telah terjamin kehalalannya dengan Nomor Sertifikat ID 3522 00000 34200220 atas mitra penyuplai CV Aneka Usaha Abadi.

Kedua : Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Perusahaan telah memiliki sertifikat NKV dengan nomor CS 52 04 22-001 yang diterbitkan pada 24 Januari 2025 oleh Pejabat Otoritas Veteriner. Dokumen ini membuktikan bahwa gudang pendingin (cold storage) milik perusahaan telah memenuhi persyaratan teknis kesehatan masyarakat veteriner.

Ketiga : Izin Pemasukan Bahan Asal Hewan. Berdasarkan surat izin nomor 507/03-49/DPM & PTSP/2026 tertanggal 2 Maret 2026, perusahaan mengantongi izin resmi untuk mendatangkan 15.000 kg daging ayam baku dari Mojokerto melalui jalur distribusi yang legal dan terawasi.

"Kami ingin mempertegas bahwa posisi perusahaan adalah sebagai penyalur atau supplier dengan fasilitas cold storage bukan sebagai rumah potong yang melakukan budidaya di lokasi tersebut sebagaimana disangkakan oleh LSM. Semua prosedur pengiriman dari Jawa hingga masuk ke gudang kami di Dusun Sering Ai Beta, Desa Kerato, telah melewati uji lab dan rekomendasi dinas teknis," ujar Adi Cipta yang juga Pengurus Karang Taruna Desa Kerato.

Pengelolaan Limbah dan Dampak Lingkungan

Terkait isu lingkungan yang sempat menjadi perhatian, UD Muha Fezetul Ihsan secara proaktif telah melakukan perbaikan fasilitas. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam rapat tersebut mengonfirmasi bahwa perusahaan telah membangun Sistem Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan tiga kolam penampungan yang dinilai berfungsi dengan sangat baik.

"Secara kesimpulan, kondisi lingkungan sudah bagus. Saluran penangkap air cuci ayam dan kendaraan sudah dibuat baru. Perusahaan sangat kooperatif mengikuti pembinaan yang kami lakukan," ungkap Dina Eka dari DLH dalam rapat.

Kepala Desa Kerato M Idham mengakui bahwa keberadaan UD Muha Fezetul Ihsan selama tiga tahun terakhir telah memberikan dampak positif bagi warga sekitar. Selain menyerap tenaga kerja lokal sebagai penjaga malam dan staf operasional, pemilik perusahaan, Bapak Amrullah, dikenal aktif dalam kegiatan sosial keagamaan dan membantu kebutuhan masyarakat.

Pihak perusahaan juga berkomitmen mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa, terutama menjelang bulan Ramadan. UD Muha Fezetul Ihsan menjadi salah satu pemasok utama dalam gerakan pangan murah untuk menekan inflasi harga daging ayam di pasar.

Menanggapi catatan dari Dinas Perizinan terkait sinkronisasi data NIB (Nomor Induk Berusaha), pihak UD Muha Fezetul Ihsan menyatakan kesiapannya untuk segera melakukan koordinasi teknis di kantor DPMPTSP. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan seluruh status Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sesuai dengan aktivitas nyata perusahaan di lapangan sebagai pengelola gudang beku.

Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, mengapresiasi keterbukaan informasi dari perusahaan. "Prinsipnya segala hal yang mengganjal sudah diklarifikasi. Kami meminta perusahaan tetap berkoordinasi dengan Disnaker terkait perlindungan BPJS bagi tenaga kerja agar semua hak karyawan terpenuhi," tutupnya.

Tentang UD Muha Fezetul Ihsan:

UD Muha Fezetul Ihsan adalah perusahaan penyedia daging ayam beku yang berlokasi di Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Berkomitmen menghadirkan produk pangan yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) melalui standarisasi rantai dingin yang ketat. (AM)

]]>
Fri, 06 Mar 2026 14:35:03 +0800 amr
Ramadan Tanpa Drama: Indosat Pastikan Jaringan Stabil dan Keamanan Digital di Wilayah Nusa Tenggara https://amarmedia.co.id/ramadan-tanpa-drama-indosat-pastikan-jaringan-stabil-dan-keamanan-digital-di-wilayah-nusa-tenggara https://amarmedia.co.id/ramadan-tanpa-drama-indosat-pastikan-jaringan-stabil-dan-keamanan-digital-di-wilayah-nusa-tenggara Ramadan Tanpa Drama: Indosat Pastikan Jaringan Stabil dan Keamanan Digital di Wilayah Nusa Tenggara

MATARAM, 6 Maret 2026 Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) berkomitmen menghadirkan pengalaman telekomunikasi yang lancar dan aman bagi masyarakat. Melalui kampanye *#LebihBaikIndosat, perusahaan memastikan kesiapan infrastruktur jaringan dan perlindungan digital di wilayah Circle Java, yang mencakup Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, hingga Bali dan Nusa Tenggara.

Mengusung semangat You Only Need One* (YONO), Indosat percaya bahwa di momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri, pelanggan hanya membutuhkan satu koneksi yang dapat diandalkan: kuat jaringannya, aman fiturnya, dan nyata kepedulian sosialnya.

Indosat Circle Java telah memperkuat jaringan di lebih dari 25 jalur mudik dan 291 titik keramaian (Point of Interest). Untuk wilayah Nusa Tenggara, lonjakan trafik diprediksi mencapai 15-23%, dengan fokus utama di wilayah Lombok Tengah, Lombok Timur, Bima,Sumbawa, Flores Timur, dan Kota Kupang.

"Penguatan jaringan kami lakukan untuk memastikan pelanggan tetap lancar berkomunikasi tanpa gangguan, baik di kota besar maupun daerah tujuan mudik," ujar EVP-Head of Circle Java.

Fahd Yudhanegoro, 

Inovasi Keamanan: Lindungi Pelanggan dari Penipuan Digital

Ramadan seringkali diiringi dengan meningkatnya risiko penipuan digital. Menjawab tantangan ini, Indosat meluncurkan fitur inovatif melalui brand IM3 dan Tri yakni IM3 SATSPAM+ merupakan Fitur perlindungan WhatsApp Call pertama di Indonesia berbasis teknologi 

AIvolusi5G. Fitur ini memberikan proteksi real-time terhadap SMS, panggilan reguler, hingga WhatsApp dari ancaman scam dan spam.

Kampanye Tri #PilihanBijak mengajak generasi muda lebih bermakna dalam berinternet dengan dukungan perlindungan digital berbasis Tri AI Anti Spam/Scam

Promo Spesial Ramadan dan Internet Portabel

Untuk mendukung kebutuhan konten dan silaturahmi, Indosat menghadirkan paket khusus IM3 Paket hingga 300GB dengan bonus akses Viu/Vidio Ultimate Mobile, Tri: Paket 65GB seharga Rp100K dengan bonus Vidio Platinum. Indosat HiFi Air: Solusi internet praktis berbasis 4G dan 5G yang bisa dibawa saat mudik (mulai dari Rp399K).

Kepedulian Sosial Melalui "Surau Berdaya"

Tak hanya soal teknologi, melalui program CSR "Indosat Berkah Ramadan – Surau Berdaya", Indosat melakukan revitalisasi di 19 titik surau dan mushola. Program ini bertujuan menjadikan tempat ibadah sebagai pusat kegiatan masyarakat yang lebih nyaman dan fungsional.

"Melalui penguatan jaringan, perlindungan digital, hingga program Surau Berdaya, kami ingin Ramadan tahun ini terasa lebih nyaman, aman, dan bermakna bagi semua," tutup Fahd.(AM)

]]>
Fri, 06 Mar 2026 13:30:16 +0800 amr
Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak, Bapenda Sumbawa Jajaki Kerjasama Digitalisasi dengan Telkomsel https://amarmedia.co.id/tingkatkan-kepatuhan-wajib-pajak-bapenda-sumbawa-jajaki-kerjasama-digitalisasi-dengan-telkomsel https://amarmedia.co.id/tingkatkan-kepatuhan-wajib-pajak-bapenda-sumbawa-jajaki-kerjasama-digitalisasi-dengan-telkomsel Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak, Bapenda Sumbawa Jajaki Kerjasama Digitalisasi dengan Telkomsel

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id -  6 Maret 2026 – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumbawa terus melakukan terobosan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Pada Kamis (5/3) di Kantor Bappeda Sumbawa Besar, Bapenda melakukan penjajakan kerjasama dengan PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) guna mengimplementasikan sistem himbauan otomatis bagi para Wajib Pajak.

Langkah ini diambil sebagai upaya memastikan penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD) dapat dilakukan tepat waktu, khususnya bagi jenis pajak yang dipungut berdasarkan perhitungan sendiri (self-assessment) oleh Wajib Pajak.

Sekretaris Bapenda Kabupaten Sumbawa, Heri Kusmanto, S.Sos, MM, yang mewakili Kepala Bapenda, menjelaskan bahwa selama ini proses sosialisasi dan penagihan masih mengandalkan cara-cara konvensional yang dinilai sudah tidak efisien.

 "Selama ini kami memberikan himbauan secara manual, baik dengan mendatangi langsung wajib pajak maupun menghubungi via telepon satu per satu. Hal ini kurang efektif karena keterbatasan SDM dan luasnya jangkauan wilayah di Kabupaten Sumbawa," ujar Heri.

Melalui digitalisasi ini, Bapenda berharap dapat mengirimkan pengingat (reminder) secara rutin setiap bulan sebelum masa pajak berakhir melalui sistem yang terintegrasi.

Solusi My Ads untuk Efisiensi

Dalam pertemuan tersebut, Risky Hartanto selaku Supervisor Territory Mobile Customer Business wilayah Sumbawa, memaparkan solusi teknologi melalui produk My Advertising (My Ads). Layanan ini memungkinkan Bapenda mengirimkan pesan massal secara otomatis kepada ribuan pelanggan sekaligus.

"Melalui My Ads, user dapat memanfaatkan fasilitas SMS blast maupun WhatsApp untuk mengirimkan pesan secara terjadwal dengan biaya yang relatif terjangkau. Kami berharap penjajakan ini berlanjut ke tahap implementasi sebagai bentuk kemitraan kami dalam mendukung kerja praktis pemerintah melalui teknologi informasi," jelas Risky.

Digitalisasi himbauan ini nantinya akan menyasar para Wajib Pajak yang mengelola jenis pajak daerah dengan sistem hitung sendiri, antara lain Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Barang Jasa Tertentu (PBJT) atas Makanan/Minuman, Tenaga Listrik dan Jasa Perhotelan, Jasa Parkir, Kesenian, dan Hiburan, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) dan Pajak Sarang Burung Walet.

Dengan adanya sistem ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimis tingkat kepatuhan wajib pajak akan meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi pembangunan Sumbawa yang lebih baik. (AM)

]]>
Fri, 06 Mar 2026 11:39:58 +0800 amr
Polresta Deli Serdang Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Tujuh Miliar Lima Puluh Tujuh Juta Rupiah https://amarmedia.co.id/polresta-deli-serdang-musnahkan-barang-bukti-narkoba-senilai-tujuh-miliar-lima-puluh-tujuh-juta-rupiah https://amarmedia.co.id/polresta-deli-serdang-musnahkan-barang-bukti-narkoba-senilai-tujuh-miliar-lima-puluh-tujuh-juta-rupiah Polresta Deli Serdang Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Tujuh Miliar Lima Puluh Tujuh Juta Rupiah

Sumut - Deli Serdang, Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K, M.Si Pimpin Pelaksanaan Pemusnahan Barang bukti Narkoba 2 Bulan Terakhir Mulai Januari 2026 Sampai dengan Februari 2026 

Pemusnahan Barang Bukti tersebut dilaksanakan Pada hari kamis 05 Maret 2026 sekira pukul 11.00 wib Bertempat di Aula Terbuka Polresta Deliaerdang 

Kapolresta Deliserdang Menyampaikan Hari ini Polresta Deli Serdang memusnahkan berbagai barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus selama 2 Bulan terakhir periode Januari hingga Februari 2026 dengan nilai taksiran mencapai Rp 7.057.000.000(Tujuh Miliar lima puluh tujuh juta rupiah) 

"Dengan pengungkapan ini, kami memperkirakan telah menyelamatkan kurang lebih 131.844. jiwa generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba," kata Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.IK, M.Si

Ia merinci, barang bukti narkotika yang disita jenis sabu seberat 34.774,06 gram, ganja seberat 5.064,15 gram, dan pil ekstasi sebanyak 500 butir, dan barang bukti yang dapat dilakukan pemusnahan yaitu barang bukti narkotika jenis sabu seberat 32.334,66 gram, ganja dimusnahkan 4.959,91 gram dan pil ekstasi dimusnahkan 450 butir dari 9 kasus menonjol dengan jumlah tersangka sebanyak 12 orang, dua diantaranya wanita. 

Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.IK, M.Si menjelaskan, pemusnahan dilakukan setelah adanya putusan pengadilan terkait kasus peredaran narkotika di wilayah Hukum Polresta Deliaerdang

"Kita lakukan pemusnahan disaksikan pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Deliserdang,Pengadilan Kabupaten Deliserdang dan Kepala BNN Kabupaten Deliserdang Dengan estimasi nilai barang bukti mencapai sekitar Rp 7.057.000.000(Tujuh Miliar lima puluh tujuh juta rupiah)," ujarnya.

Ia menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam Pemberantasan peredaran gelap narkotika secara tegas, terukur, dan berkelanjutan.

Menurutnya, pada bulan suci Ramadhan, kewaspadaan terhadap peredaran narkoba harus semakin ditingkatkan.

"Kami tidak akan memberikan peluang atau ruang sedikit pun kepada para pelaku kejahatan untuk memanfaatkan momentum ini.

Penindakan akan terus dilakukan secara profesional dan proporsional guna menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif,"tutupnya.

Tampak Dalam Kegiatan tersebut Ka BNN Kabupaten Deli Serdang, Kombes Pol Dr. Josua Tampubolon SH, M.H, Wakapolresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihartini, S.I.K, M.H, Kasatres Narkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Fery Kusnadi, S.H., M.H, Mewakili Ketua PN Lubuk Pakam, Ade Permana Putra, S.H,M.H, Mewakili Kejaksaan Deli Serdang, Zulham Dam’s S.H dan Kasi Humas Polresta Deli Serdang. (Tim)

]]>
Fri, 06 Mar 2026 06:30:01 +0800 amr
Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Komisi II DPRD Sumbawa Gelar RDP: Desak Sanksi Tegas hingga Program OVOO https://amarmedia.co.id/atasi-kelangkaan-lpg-3-kg-komisi-ii-dprd-sumbawa-gelar-rdp-desak-sanksi-tegas-hingga-program-ovoo https://amarmedia.co.id/atasi-kelangkaan-lpg-3-kg-komisi-ii-dprd-sumbawa-gelar-rdp-desak-sanksi-tegas-hingga-program-ovoo Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Komisi II DPRD Sumbawa Gelar RDP: Desak Sanksi Tegas hingga Program OVOO

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Menindaklanjuti banyaknya keluhan masyarakat saat masa reses terkait kelangkaan dan tingginya harga Gas LPG 3 kg, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas sektor pada Kamis, 5 Maret 2026. Rapat yang berlangsung di ruang rapat DPRD ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov.

Hadir dalam pertemuan tersebut Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Area NTB II  Vicky Arie Pradana, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya ST MM, Kabid Perdagangan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan, Salbiah Ardaini, BPS Sumbawa Ayu Manik Pratiwi,Kabid Limjamsos Dinas Sosial, Syarifah, Camat Sumbawa, Drs Iwan Sofyan, Perwakilan Polres Sumbawa,serta  agen  se kabupaten Sumbawa dan perwakilan pangkalan LPG 

Dari Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa hadir Wakil Ketua Muhammad Tahir SH, Sekretaris Komisi II H Zohran SH, Ridwan SP MSi, H Andi Mappelepui, Ahmad Nawawi dan Muhammad Zain SIP.

Dalam pembukaannya, H.M. Berlian Rayes menegaskan bahwa RDP ini merupakan respon cepat dewan setelah menyerap aspirasi masyarakat. "Kelangkaan LPG 3 kg menjadi isu paling menonjol. Ini barang subsidi untuk masyarakat miskin, tapi di lapangan realitanya sulit didapat dan harganya tidak beraturan," tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, I Nyoman Wisma, S.I.P., menyoroti adanya penurunan kuota untuk tahun 2026 menjadi 11.003 Metrik Ton (MT). Ia juga mengkritik ketidaksinkronan data penerima subsidi.

"Kita perlu data pasti, berapa jumlah KK miskin dan UMKM yang benar-benar berhak. Jangan sampai Sumbawa yang luas wilayahnya lebih besar dari Mataram, justru kalah dalam penyajian data sehingga kuota kita terus tertekan," ujar Wisma. Ia juga mengestimasi, jika data ASN, TNI, dan Polri dikeluarkan, jatah 2 tabung per KK per bulan seharusnya mencukupi.

Benang Kusut Distribusi dan Peran Pangkalan 

Kabag Perekonomian, Ivan Indrajaya, selaku Satgas Gas memaparkan bahwa salah satu pemicu melonjaknya harga adalah keberadaan pengecer yang berada di luar jalur distribusi resmi.

"Pangkalan seringkali nakal dengan menjual ke pengecer karena tergiur harga lebih mahal. Kami sedang merancang draft kebijakan  agar praktik ini bisa masuk kategori penimbunan atau tindak pidana. Kami juga menemukan indikasi pengoplosan dari gas subsidi ke tabung non-subsidi 12 kg," ungkap Ivan.

Pemda kini tengah melakukan pendataan pengguna yang berhak bersama para pangkalan di setiap desa agar dapat mengetahui kondisi terkini apakah di sebuah pangkalan surplus atau depisit.

Dari sisi data, Dinas Sosial dan BPS menjelaskan bahwa terdapat sekitar 61.386 KK yang masuk dalam kategori Desil 1-5 (Masyarakat Miskin) yang menjadi prioritas utama penerima subsidi di tahun 2025-2026 meskipun dalam ketentuan yang dapat menggunakan adalah kelompok rumah tangga dan UMKM sementara kepada ASN TNI polri Pemda menghimbau untuk menggunakan gas non subsidi baik kemasan 5,5 kg atau 12 kg.

Kabid perdagangan Salbiah menjelaskan Pedagang pengguna LPG adalah pedagang makanan dan minuman. "Jumlah  UMKM yang terdata di basis data Kami sebanyak 2121 UMKM di tahun 2024-2025, ini bisa di pres lagi karena ada yang besar dan tidak  berhak menerima  diantaranya KLBI 561,107,262. Totalnya sembilan kode KLBI yang tidak berhak atau  sekitar seribu lebih. Dan kami akan terus melakukan pemutakhiran data UMKM"ujarnya.

Langkah Pertamina dan Penggunaan Teknologi

SBM Pertamina NTB Vicky Arie Perdana menjelaskan bahwa  terjadi penurunan kuota secara nasional. Penyesuaian untuk kabupaten Sumbawa sebesar 6,5  persen dari tahun sebelumnya dan hal ini juga berlaku di wilayah Bali Nusra. "Kuota tahun 2024 sebesar  11.789.metrik ton (MT), Tahun 2025 sebesar  11.772 metrik ton dan  2026 qouta awal 11.003 metrik ton. ada Penyesuaian 6,5 persen merata untuk seluruh wilayah pak" ujar Vicky.

Untuk Nelayan memiliki kuota tersendiri sementara untuk kabupaten Sumbawa kuota nelayan belum dimasukkan dan hal ini perlu diusulkan kepada Pemerintah Pusat (Kementrian ESDM) sehingga  tidak menggunakan Kouta rumah tangga dan UMKM.

Kemudian lanjutnya mulai pertengahan 2024, Pertamina telah mewajibkan pangkalan menggunakan aplikasi MAP (Merchant App Pertamina) untuk mencatat NIK pembeli. Hal ini bertujuan agar distribusi lebih terkontrol secara digital. Pertamina juga menegaskan adanya 8 sektor usaha (Hotel, Restoran, Jasa Las, dll) yang dilarang keras menggunakan gas subsidi sesuai SE Dirjen Migas.

"Sementara Data berapa KK kami tidak pegang. Karena wewenang penetuan kuota ada di dirjen migas. Penyesuaian ini tidak berpengaruh pada penyaluran Januari dan Februari tetap kita maksimalkan penyaluran di semester 1 sesuai alokasi perbulannya. Untuk mengahadapi hari raya Iedul Fitri dan Nyepi Kami menambah Kouta fakultatif sebesar 200 persen yang disalurkan harian saat menjelang hari raya idul Fitri 100 % dan Nyepi 100 %" jelasnya.

Rekomendasi Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa 

Di akhir rapat, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa mengeluarkan empat rekomendasi tegas untuk segera ditindaklanjuti:

Pertama : Meminta para agen untuk melakukan pengawasan berjenjang dan aktif terhadap pangkalan di bawah naungan masing-masing guna memastikan penjualan dilakukan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan tepat sasaran kepada konsumen yang berhak. Komisi II menegaskan agar agen melarang pangkalan menjual kepada pengecer/pengepul. Terhadap pelanggaran tersebut, harus diberikan sanksi tegas berupa teguran tertulis, dan jika pelanggaran berulang, dilakukan pencabutan izin usaha secara permanen.

Kedua : Meminta Satgas LPG untuk meningkatkan frekuensi Inspeksi Mendadak (Sidak) guna memastikan LPG 3 kg tidak digunakan oleh sektor yang dilarang. Berdasarkan regulasi, Surat Edaran Direktur Jenderal Migas Nomor B-2461/MG.05/DJM/2022.terdapat 8 kelompok usaha yang tidak berhak menggunakan LPG subsidi, yaitu: Hotel,Restoran Usaha Peternakan skala besar,Usaha Binatu (Laundry) Pengrajin Batik,Usaha Pertanian skala besar, Petani Tembakau, Usaha Jasa Las

Ketiga : Mendorong PT Pertamina (Persero) untuk segera merealisasikan pemerataan titik serah LPG melalui program "One Village One Outlet" (OVOO) di seluruh desa di Kabupaten Sumbawa. Hal ini penting untuk memutus rantai distribusi yang terlalu panjang di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat di pelosok desa dapat menikmati harga sesuai HET.

Keempat : Meminta Pertamina untuk mewajibkan agen dan pangkalan menyediakan stok LPG Non-Subsidi (Bright Gas) sekurang-kurangnya 10% dari total kuota yang dikelola. Langkah ini bertujuan untuk menyediakan alternatif bagi masyarakat mampu dan sektor usaha non-mikro, sekaligus mengurangi tekanan permintaan (demand) terhadap LPG 3 kg bersubsidi.

RDP ini diharapkan menjadi titik balik perbaikan tata kelola energi di Kabupaten Sumbawa agar subsidi benar-benar sampai ke tangan yang berhak.(AM)

]]>
Fri, 06 Mar 2026 05:46:58 +0800 amr
LPG 3 Kg Langka, Bupati Sumbawa dan HMI Duduk Bersama Cari Solusi Konkret https://amarmedia.co.id/lpg-3-kg-langka-bupati-sumbawa-dan-hmi-duduk-bersama-cari-solusi-konkret https://amarmedia.co.id/lpg-3-kg-langka-bupati-sumbawa-dan-hmi-duduk-bersama-cari-solusi-konkret LPG 3 Kg Langka, Bupati Sumbawa dan HMI Duduk Bersama Cari Solusi Konkret

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (Gas Melon), Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar audiensi bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumbawa pada Rabu (4/3/2026). Pertemuan yang berlangsung di Kantor Bupati tersebut menjadi ruang dialog untuk memetakan akar masalah serta mencari solusi atas persoalan distribusi energi bersubsidi di wilayah tersebut.

Hadir langsung dalam pertemuan tersebut Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi Kabag Ekonomi dan SDA, Ivan Indrajaya ST,MM, serta Kadis Koperasi UKM Perindag E.S Adi Nusantara S.Sos.MT. 

Sementara itu, delegasi HMI dipimpin oleh Ketua Umum HMI Cabang Sumbawa, Wahyudin, bersama Kabid Pembinaan Anggota, Khairul Akbar.

Keterbatasan Kuota dan Wewenang Daerah

Dalam arahannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengklarifikasi bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) tidak memiliki kewenangan penuh dalam menentukan kuota maupun penunjukan agen dan pangkalan. Seluruh mekanisme distribusi berada di bawah kendali pemerintah pusat dan Pertamina.

"Kami telah berupaya maksimal dengan bersurat resmi hingga mendatangi Direktorat Jenderal Migas untuk mengajukan penambahan kuota bagi Kabupaten Sumbawa. Namun, pada tahun 2026 ini memang terjadi penurunan kuota secara nasional yang berdampak langsung ke daerah," jelas Bupati.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak sempat menemui massa pada aksi sebelumnya lantaran agenda dinas di luar daerah, sembari menegaskan bahwa Pemda selalu terbuka terhadap ruang komunikasi dengan mahasiswa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa saat ini tengah menjalankan beberapa langkah strategis untuk memastikan LPG subsidi tepat sasaran, di antaranya Pendataan Ulang Penerima. Kabag Ekonomi dan SDA, Ivan Indrajaya, mengungkapkan pihaknya sedang melakukan sinkronisasi data penerima subsidi berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan melibatkan pemerintah desa dan kecamatan.

Pemda terus mendorong Pertamina untuk memberikan akses data distribusi yang lebih detail guna melakukan pemetaan ulang di setiap wilayah, meskipun saat ini akses tersebut masih terbatas dalam sistem internal Pertamina.

Sanksi Tegas bagi Pangkalan Nakal.

 Kadis Koperasi UMKM Perindag Adi Nusantara, menegaskan bahwa pengawasan di lapangan terus ditingkatkan. Sejumlah pangkalan yang terbukti menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) telah diberikan sanksi, mulai dari teguran hingga penutupan izin usaha.

Di sisi lain, HMI Cabang Sumbawa menekankan bahwa kunci penyelesaian masalah ini terletak pada transparansi data. Wahyudin menilai, tanpa keterbukaan data distribusi, sulit untuk mengidentifikasi titik kebocoran yang menyebabkan kelangkaan.

"Kehadiran kami adalah untuk mencari solusi bersama. Kami menyoroti pentingnya sistem pengawasan yang lebih kuat guna mencegah aksi borong oleh pihak yang tidak berhak, sehingga hak masyarakat kecil benar-benar terlindungi," ujar Wahyudin.

Audiensi tersebut berakhir dengan kesepakatan bahwa Pemda dan HMI akan terus berkoordinasi secara intensif. Kedua belah pihak berkomitmen untuk mendorong komunikasi lebih lanjut dengan Pertamina pusat demi menjamin ketersediaan stok LPG 3 kg bagi warga Sumbawa.(AM)

]]>
Thu, 05 Mar 2026 07:06:56 +0800 amr
Safari Ramadhan di Utan, Wabup H. Ansori Tegaskan Pengawasan Ketat Distribusi Elpiji 3 Kg https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-di-utan-wabup-h-ansori-tegaskan-pengawasan-ketat-distribusi-elpiji-3-kg https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-di-utan-wabup-h-ansori-tegaskan-pengawasan-ketat-distribusi-elpiji-3-kg Safari Ramadhan di Utan, Wabup H. Ansori Tegaskan Pengawasan Ketat Distribusi Elpiji 3 Kg

Sumbawa.Utan.Amarmedia.co.id - Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, memimpin kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Sumbawa di Masjid Baitul Amal, Desa Tengah, Kecamatan Utan, Rabu, 4 Maret 2026.

Kegiatan ini, menurut Wabup H. Ansori, merupakan momentum penting bagi pemerintah daerah untuk bersilaturahmi sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat terkait berbagai persoalan pembangunan.

“Melalui kegiatan ini pemerintah dapat mendengar secara langsung aspirasi masyarakat, termasuk berbagai kebutuhan mendesak yang memerlukan perhatian dan penanganan serius”, ucapnya.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah persoalan gas elpiji 3 kg yang belakangan banyak dikeluhkan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa sulitnya masyarakat memperoleh elpiji 3 kg diduga akibat ulah oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.

Pemerintah daerah melalui satgas yang telah dibentuk terus berupaya dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperketat pengawasan distribusi agar penyaluran gas bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Ia menyebut pemerintah daerah tidak akan mentolerir praktik-praktik yang merugikan masyarakat, dan menindak tanpa pandang bulu jika ada pangkalan yang melanggar aturan.

“Sudah ada beberapa oknum pangkalan yang dicabut izinnya karena melanggar aturan”, tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup H. Ansori juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus merealisasikan 12 program unggulan yang telah dicanangkan sebagai arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sumbawa. Program-program tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur, penguatan sektor pertanian dan peternakan, pengembangan UMKM, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pengentasan kemiskinan.

Ia menekankan bahwa realisasi program unggulan tersebut dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan tetap memperhatikan skala prioritas serta kemampuan keuangan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Wabup H. Ansori juga menyalurkan bantuan untuk pembangunan Masjid Baitul Amal sebesar Rp25 juta, puluhan paket Al-Qur’an, serta paket sembako bagi masyarakat kurang mampu. (AM)

]]>
Thu, 05 Mar 2026 00:47:40 +0800 amr
Safari Ramadhan di Desa Empang Atas, Bupati H. Jarot Salurkan Bantuan dan Paparkan Capaian Setahun Pembangunan Sumbawa https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-di-desa-empang-atas-bupati-h-jarot-salurkan-bantuan-dan-paparkan-capaian-setahun-pembangunan-sumbawa https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-di-desa-empang-atas-bupati-h-jarot-salurkan-bantuan-dan-paparkan-capaian-setahun-pembangunan-sumbawa Safari Ramadhan di Desa Empang Atas, Bupati H. Jarot Salurkan Bantuan dan Paparkan Capaian Setahun Pembangunan Sumbawa

Sumbawa,Amarmedia.co.id - 3 Maret 2026 — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., melaksanakan silaturahmi sekaligus Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Sumbawa di Masjid Jami’ Nurul Huda, Desa Empang Atas, Selasa (03/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, para asisten dan staf ahli, kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta jamaah Masjid Jami’ Nurul Huda Desa Empang Atas.

Tausiah Ramadan disampaikan oleh Ustadz Saefullah, S.Pd., yang mengangkat tema keistimewaan beriman kepada Allah SWT. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk memaknai Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan harapan agar ibadah puasa yang dijalankan seluruh masyarakat mendapatkan berkah dan rahmat Allah SWT. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Safari Ramadan tahun ini dilakukan dengan pola yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Kegiatan dibagi dalam beberapa waktu pelaksanaan, yakni usai salat Zuhur, Asar, dan Magrib, sehingga jajaran pemerintah tetap dapat menjalankan tugas kedinasan secara optimal sekaligus memiliki kesempatan berbuka puasa bersama keluarga.

Bupati juga menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati telah genap satu tahun mengemban amanah memimpin Kabupaten Sumbawa. 

Dalam kurun waktu tersebut, berbagai program strategis telah diupayakan dan sebagian telah berhasil direalisasikan, di antaranya program jalan lintas Batudulang–Tepal–Batu Rotok, pengembangan unggas terintegrasi, sekolah rakyat, sekolah terintegrasi, Sekolah Unggul Garuda, serta proses pengembangan industri garam.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah program yang belum sepenuhnya terselesaikan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa, tegasnya, terus berkomitmen untuk menuntaskan berbagai program tersebut demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga memohon doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat agar cita-cita mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera dapat tercapai.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa menyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid Jami’ Nurul Huda sebesar Rp25 juta. Selain itu, turut diserahkan 10 buah Al-Qur’an dan 20 paket sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sarana keagamaan serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

Safari Ramadan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Sumbawa yang religius dan berdaya saing.(AM)

]]>
Thu, 05 Mar 2026 00:44:10 +0800 amr
Soroti Legalitas Cold Storage di Unter Iwes, Komisi II DPRD Sumbawa Keluarkan Sejumlah Rekomendasi https://amarmedia.co.id/soroti-legalitas-cold-storage-di-unter-iwes-komisi-ii-dprd-sumbawa-keluarkan-sejumlah-rekomendasi https://amarmedia.co.id/soroti-legalitas-cold-storage-di-unter-iwes-komisi-ii-dprd-sumbawa-keluarkan-sejumlah-rekomendasi Soroti Legalitas Cold Storage di Unter Iwes, Komisi II DPRD Sumbawa Keluarkan Sejumlah Rekomendasi

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id — Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna membedah aktivitas dan legalitas operasional yang diduga perusahaan rumah potong ayam serta cold storage milik UD Muha Pezetul Ihsan yang berlokasi di Kecamatan Unter Iwes, Rabu (4/3/2026).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma, SIP, ini menghadirkan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah terkait (DPMPTSP, DLH, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan), Camat Unter Iwes, pemerintah Desa Kerato, Karang Taruna, hingga LSM Penjara selaku pihak yang menyampaikan aspirasi.

Dalam forum tersebut, Kepala Desa Kerato dan Ketua Karang Taruna memberikan testimoni positif terkait keberadaan perusahaan milik Bapak Amrullah ini. Mereka menyatakan bahwa perusahaan telah berkontribusi nyata dalam penyerapan tenaga kerja lokal serta aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.  Cipta selaku Humas Perusahaan juga menjelaskan segala kelengkapan administrasi usaha Could Storagenya. 

Senada dengan hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dina Eka mengonfirmasi bahwa perusahaan telah menunjukkan itikad baik dengan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang terdiri dari tiga kolam penampungan. Fasilitas ini dinilai berfungsi dengan sangat baik dalam memitigasi dampak limbah cair.

Dinas Peternakan pun turut mengapresiasi peran strategis perusahaan dalam menjaga stabilitas stok pangan daerah, khususnya dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis serta Gerakan Pasar Murah saat Ramadhan." Dari segi regulasi administrasi kelengkapan usaha, Perusahaan ini telah memenuhi semua persyaratan usaha peternakan " ujar Abdul Halim.

Meski secara operasional dinilai memberikan dampak positif, persoalan muncul pada aspek administratif. Kepala Dinas DPMPTSP, Witri Ulandari, sempat mengungkapkan adanya ketidaksinkronan data Nomor Induk Berusaha (NIB) pada sistem OSS. Namun hal ini telah di padu padankan dengan data yang dimiliki perusahaan sehingga forum dapat memahami bahwa secara administratif perijinan bidang usaha Cold Storage telah terpenuhi.

Adapun perihal terdapat perbedaan data antara izin mikro tahun 2021 dengan kondisi KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) yang di bawa DPMPTSP ditindak lanjuti kembali sehingga menjadi selaras.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi II, H. Zohran, SH dan Ridwan, SP., M.Si, menekankan agar pemerintah daerah tidak hanya diam menunggu konflik muncul. "DPMPTSP harus lebih proaktif melakukan mitigasi dan pendampingan teknis kepada pengusaha lokal agar seluruh dokumen legalitas segera lengkap dan sinkron," tegas Ridwan.

Kesimpulan dan Rekomendasi Komisi II  DPRD Kabupaten Sumbawa 

Di akhir rapat, Sekretaris Komisi II H Zohran membacakan tiga poin utama kesimpulan dan rekomendasi yakni 

Pertama : Perusahaan UD Muha Pezetul Ihsan yang bergerak di bidang Aktivitas Cold Storage telah memenuhi aspek legalitas dan kelayakan lingkungan guna menghindari permasalahan, namun perlu berkoordinasi dengan OPD terkait 

 

Kedua : Pemerintah Daerah melalui OPD terkait diinstruksikan melakukan inspeksi mendadak (sidak) sewaktu-waktu guna memastikan standar operasional prosedur (SOP) tetap terjaga.

 

Ketiga : Terkait dengan ketenagakerjaan agar diperhatikan hak-hak karyawan dan kewajiban perusahaan. Perusahaan wajib menjamin kesejahteraan tenaga kerja, termasuk pendaftaran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, serta melaporkan data karyawan secara resmi ke Dinas Tenaga Kerja.

"Aspirasi dari LSM Penjara kami jadikan sebagai fungsi kontrol sosial yang membangun. Kami ingin investasi di Sumbawa tumbuh subur, namun tetap harus berdiri tegak di atas koridor hukum yang berlaku," tutup Nyoman Wisma. (AM)

]]>
Thu, 05 Mar 2026 00:23:01 +0800 amr
Jawab Kegelisahan Pelanggan, Indosat Tegaskan Transparansi Kuota dan Perluas Proteksi Anti&Scam hingga ke WhatsApp https://amarmedia.co.id/jawab-kegelisahan-pelanggan-indosat-tegaskan-transparansi-kuota-dan-perluas-proteksi-anti-scam-hingga-ke-whatsapp https://amarmedia.co.id/jawab-kegelisahan-pelanggan-indosat-tegaskan-transparansi-kuota-dan-perluas-proteksi-anti-scam-hingga-ke-whatsapp Jawab Kegelisahan Pelanggan, Indosat Tegaskan Transparansi Kuota dan Perluas Proteksi Anti-Scam hingga ke WhatsApp

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Di sela acara buka puasa bersama media di Hotel Kaloka, Rabu (4/3/2026), manajemen Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) memberikan klarifikasi mendalam terkait isu-isu yang kerap dikeluhkan pelanggan, mulai dari transparansi sisa kuota hingga perlindungan data perbankan dari kejahatan siber.

Hadir sebagai narasumber utama, Adiyanto Adhi Kusumo (SVP-Head of Marketing Circle Java Indosat), didampingi Julandi George Fransiskus, SVP Head of Region Bali Nusra, menjawab berbagai pertanyaan kritis awak media dan pelanggan terkait layanan IM3 dan Tri di wilayah Sumbawa.

Transparansi Kuota: Tidak Ada yang Disembunyikan

Menanggapi viralnya keluhan masyarakat mengenai sisa kuota yang sering dianggap "hangus" secara sepihak oleh penyedia layanan, Indosat menegaskan bahwa pihaknya mengusung prinsip transparansi penuh.

"Kami sangat transparan sejak awal mengenai syarat dan ketentuan. Ada paket-paket tertentu yang memang mendukung akumulasi sisa kuota sehingga bisa dilanjutkan ke periode berikutnya. Kuncinya adalah edukasi di awal agar pelanggan tahu produk mana yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka," jelas Adiyanto.

Salah satu inovasi yang paling dinanti adalah ekspansi fitur Anti-Spam dan Anti-Scam (SATSPAM+) Indosat menyadari bahwa mayoritas penipuan berujung pada permintaan PIN atau OTP perbankan.

"Kami sudah melangkah lebih jauh. Jika sebelumnya perlindungan hanya di SMS dan telepon seluler, sekarang sudah merambah ke WhatsApp. Kami memberikan peringatan dini (notifikasi merah) jika ada nomor mencurigakan. Namun, kami juga butuh bantuan media untuk terus mengedukasi masyarakat: Jangan pernah memberikan PIN atau OTP kepada siapapun, karena institusi resmi tidak akan memintanya lewat telepon," tambahnya.

Ardianto juga mengungkapkan bahwa di Jakarta, mereka telah mulai menjajaki seminar dan pemanfaatan AI untuk keamanan industri perbankan yang lebih luas.

Komitmen Jaringan: 77% dan Terus Bertumbuh di Sumbawa

Julandi George Fransiskus, SVP Head of Region Bali Nusra, mengakui bahwa cakupan jaringan (coverage) di Pulau Sumbawa saat ini berada di angka 77%. Meski belum mencapai 100%, Indosat memilih untuk jujur mengenai kondisi lapangan demi menjaga kualitas.

"Kami lebih memilih memberikan kualitas yang benar-benar memuaskan pada area yang sudah ter-cover daripada luas tapi tidak stabil. Komitmen kami jelas, 77% ini akan terus dikembangkan lebih luas lagi di Pulau Sumbawa dengan standar layanan yang 'Lebih Baik'," tegas Julandi .

Para Jurnalis yang ada di Kabupaten Sumbawa bersama management Indosat dalam Media Update 4 Maret 2026

HiFi Air: Solusi Internet Rumah yang Fleksibel

Diskusi juga menyentuh produk HiFi Air. Menjawab pertanyaan mengenai kecukupan kuota 50GB untuk satu rumah, Indosat menjelaskan bahwa produk ini dirancang untuk fleksibilitas tinggi dengan beragam pilihan juota: " Tersedia mulai dari 50GB hingga 500GB (seharga Rp250.000) dengan Keunggulan Kecepatan yang stabil dan perangkat yang portable (bisa dibawa mudik)" ujar Adianto 

Kemudian dadi sisi efisiensi, berbeda dengan internet kabel langganan tetap, HiFi Air hanya perlu diisi saat dibutuhkan, sehingga tidak ada biaya bulanan yang terbuang saat rumah ditinggal mudik tambah Adi.

Acara ditutup dengan komitmen Indosat untuk terus menjadi pendamping digital masyarakat Sumbawa, tidak hanya melalui produk yang kompetitif tetapi juga perlindungan keamanan yang mumpuni.(AM)

]]>
Wed, 04 Mar 2026 23:39:00 +0800 amr
Indosat Tebar Semangat Kebaikan di Sumbawa: Luncurkan Inovasi AI dan Perlindungan Anti&Scam dan Spam Perdana untuk WhatsApp https://amarmedia.co.id/indosat-tebar-semangat-kebaikan-di-sumbawa-luncurkan-inovasi-ai-dan-perlindungan-anti-scam-dan-spam-perdana-untuk-whatsapp https://amarmedia.co.id/indosat-tebar-semangat-kebaikan-di-sumbawa-luncurkan-inovasi-ai-dan-perlindungan-anti-scam-dan-spam-perdana-untuk-whatsapp Indosat Tebar Semangat Kebaikan di Sumbawa: Luncurkan Inovasi AI dan Perlindungan Anti-Scam dan Spam Perdana untuk WhatsApp

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 4 Maret 2026 – Menyambut bulan suci Ramadan, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) menggelar acara Media Update bertajuk "Bersama Kita Perbaiki Diri, Perbanyak Berbagi Agar Lebih Berkah di Bulan Ramadan". Bertempat di Hotel Kaloka, Sumbawa Besar, acara ini dihadiri oleh puluhan jurnalis dari berbagai media lokal di Kabupaten Sumbawa.

Corporate Communication Adi Mariana dalam memandu acara mengatakan melalui kampanye "Lebih Baik Indosat", perusahaan berkomitmen tidak hanya menghadirkan layanan telekomunikasi yang andal, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Sumbawa.

Julandi George Fransiskus, SVP Head of Region Bali Nusra, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Indosat terinspirasi untuk melakukan hal-hal sederhana namun berdampak besar.

"Kami ingin berbagi dengan media partner tentang bagaimana Indosat bertransformasi menjadi lebih baik. Kami menyiapkan jaringan andal di lebih dari 15 jalur mudik dan 45 titik penting seperti pelabuhan dan stasiun dengan monitoring 24 jam selama seminggu penuh. Tujuannya agar masyarakat tetap terhubung dengan orang tercinta saat momen lebaran," ujar Julandi.

Selain kesiapan infrastruktur, Indosat menunjukkan kepedulian nyata melalui program revitalisasi 19 Surau secara nasional yang tersebar di Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, serta bantuan bencana di Aceh. "Kami hadir tidak hanya lewat sinyal, tapi juga lewat dampak sosial yang memastikan Ramadan menjadi lebih nyaman," tambahnya.

Inovasi Teknologi: Sahabat AI dan Keamanan Digital

Indosat juga memperkenalkan Sahabat AI, sebuah aplikasi berbasis Artificial Intelligence hasil kolaborasi dengan NVIDIA. Aplikasi ini sangat relevan dengan kebutuhan lokal karena mendukung lima bahasa daerah yakni Batak, Jawa, Bali, Sunda, dan Indonesia. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis untuk membantu aktivitas harian masyarakat.

Dari sisi keamanan, Indosat meluncurkan proteksi digital berbasis AI untuk menangkal scam dan spam. Tercatat lebih dari 2 miliar ancaman telah diblokir, mencegah potensi kerugian hingga 500 juta dolar AS.

Sebagai Inovasi Perdana,  Indosat memperkenalkan fitur Anti-Scam pada panggilan WhatsApp. Ini merupakan yang pertama di Indonesia, di mana pengguna akan menerima notifikasi Suspective Number  atau No or Modus berwarna merah di layar ponsel jika mendapat panggilan dari nomor terindikasi modus penipuan.

H. Adiyanto, Adhi Kusumo Selaku SVP-Head Of Marketing Java Marketing Indosat Circle Java & Bali Nusra, memaparkan bahwa aktivitas digital masyarakat meningkat sekitar 21% selama Ramadan karena pola hidup yang berubah (bangun lebih awal untuk sahur). Namun, risiko penipuan digital juga naik hingga 34%.

"Masyarakat mendapatkan THR dan omzet usaha naik, inilah salah satu yang memicu pelaku kejahatan beraksi. Maka, kami hadirkan solusi melalui paket IM3 SATSPAM+," jelas Adiyanto.

Beberapa penawaran menarik selama Ramadan antara lain Starter Kit IM3 (Rp25.000) dengan Benefit langganan Viu Premium, gratis 50 menit telepon ke semua operator, dan 1.000 menit ke sesama pengguna.

Paket Data Besar. Tersedia paket 150 GB (Rp150.000) dan 300 GB (Rp200.000) untuk 30 hari, termasuk bebas streaming Vidio dan Ultimate mobile 

Ada juga Paket Hemat. Mulai dari Rp20.000 (20 GB/3 hari) hingga Rp50.000 (75 GB/7 hari).

Ada juga paket Pasca Bayar Paket 50 GB (Rp100.000) yang bisa digunakan langsung di Malaysia dan Singapura tanpa perlu paket roaming tambahan.

Untuk brand Tri, kampanye "Pilihan Bijak" diluncurkan untuk mengajak generasi muda lebih produktif dengan teknologi AI. Paket andalannya meliputi kuota 65 GB (Rp100.000) yang sudah termasuk 10.000 menit telepon dan akses Video.

Sebagai pelengkap, Indosat memperkenalkan HiFi Air, solusi internet tanpa kabel yang praktis (plug & play). Dengan harga Rp399.000 (termasuk kuota 50 GB), perangkat ini bisa dibawa bepergian, dicolokkan ke sumber listrik atau bahkan menggunakan power bank saat di mobil. Alat ini mendukung hingga 10 perangkat Wi-Fi sekaligus dengan biaya isi ulang mulai dari Rp75.000.

Melalui berbagai inovasi dan produk ini, Indosat berharap dapat menemani masyarakat Sumbawa menjalani bulan Ramadan dengan lebih aman, nyaman, dan penuh berkah. (AM)

]]>
Wed, 04 Mar 2026 23:22:06 +0800 amr
Jaga Warisan Budaya Samawa, PT Amman Fasilitasi Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Diskusi Panel di Momen Ramadan https://amarmedia.co.id/jaga-warisan-budaya-samawa-pt-amman-fasilitasi-perlindungan-kekayaan-intelektual-dan-diskusi-panel-di-momen-ramadan https://amarmedia.co.id/jaga-warisan-budaya-samawa-pt-amman-fasilitasi-perlindungan-kekayaan-intelektual-dan-diskusi-panel-di-momen-ramadan Jaga Warisan Budaya Samawa, PT Amman Fasilitasi Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Diskusi Panel di Momen Ramadan

Manajemen PT Amman Mineral Nusa Tenggara bersama puluhan awak media di Kabupaten Sumbawa dalam acara Buka bersama dan Diskusi Panel HAKiI dan KIK 

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Menjadikan momentum Ramadan sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kedaulatan budaya, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) menggelar acara Buka Puasa Bersama Media & Diskusi Panel dengan tajuk 

‘Melindungi Karya, Menjaga Warisan: Pentingnya Perlindungan Kekayaan Intelektual bagi Kemandirian Ekonomi Sumbawa' bertempat di Hotel Kaloka Sumbawa Besar, Selasa (03/03).

Hadir dalam kegiatan ini Senior Manager Eksternal PT Amman Ahmad Salim bersama jajaran, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kemenkumham Provinsi NTB, Direktur Museum Bala Datu Ranga, Wakil Rektor II Universitas Samawa, Pengelola HUB Bale Berdaya Amman dan sejumlah awak Media di Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan  yang dipandu oleh Senior Manager Corporate Communication PT Amman, Dinar Puja Ginanjar mengulas pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi pelaku UMKM serta Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) bagi warisan budaya Sumbawa, guna mencegah eksploitasi pihak luar dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat lokal.

Pembicara pertama dari perwakilan PT Amman Nas El menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam mendorong pendaftaran KI dipicu oleh kekhawatiran atas klaim pihak pribadi terhadap aset budaya milik bersama, seperti yang pernah terjadi pada motif tenun Kere Alang.

 Tujuan program PPM AMMAN dijalankan melalui tiga pilar, yakni Human Capital Development (Pengembangan Sumber Daya Manusia), Economic Empowerment (Pemberdayaan Ekonomi), dan Sustainable Tourism (Pariwisata Berkelanjutan). 

Selaras dengan visi AMMAN, maka PPM AMMAN dirancang untuk menciptakan ekosistem sosial budaya yang dinamis. AMMAN percaya bahwa kemandirian masyarakat Kabupaten Sumbawa (KS) dapat tercapai dengan memaksimalkan potensi sumber daya wilayah, di mana termasuk kebudayaan merupakan aset yang tak ternilai. 

Namun, salah satu tantangan besar adalah perlindungan atas karya dan identitas budaya Sumbawa. Hal ini sering dihadapi oleh para pelaku UMKM dan komunitas masyarakat dalam kegiatan ekonominya. Tanpa legalitas hukum Kekayaan Intelektual, seperti Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK), potensi ekonomi dan nilai luhur budaya Sumbawa rentan terhadap klaim sepihak, penyalahgunaan atau pemalsuan. 

"Triger kami adalah perlindungan. Jika tidak ada payung hukum, kekayaan intelektual kita rentan disalahgunakan atau dieksploitasi secara pribadi. Padahal, ini adalah milik masyarakat Sumbawa dan harus dinikmati oleh masyarakat Sumbawa," tegas El.

Hingga saat ini, melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), AMMAN telah memfasilitasi pendaftaran merek bagi 30 UMKM dan tengah mengawal validasi 50 motif tenun Kere Alang dengan kolaborasi LPPM Universitas Samawa agar segera mendapatkan sertifikat KIK.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kemenkumham NTB,Ibu I Gusti Putu Nilawati menjelaskan perbedaan mendasar antara HAKI individu dan KIK komunal. Ia mengakui adanya hambatan teknis dalam pendaftaran KIK di wilayah Sumbawa, terutama terkait tradisi lisan.

"Budaya kita seringkali disampaikan secara lisan turun-temurun sehingga kurang terdokumentasi dengan baik. Hal ini menyulitkan pembuktian waris budaya. Namun, kami berkomitmen untuk turun langsung ke lapangan, terutama di wilayah 3T, untuk melakukan diseminasi dan fasilitasi," ujar Ibu Anna.

Bedah Filosofi: Menghindari Salah Tafsir

Dari perspektif akademik, Wakil II Rektor UNSA Muhammad Yamin SE.M.Si memaparkan bahwa pihaknya tengah melakukan kajian mendalam untuk mengidentifikasi makna filosofis di balik motif tenun. Menurutnya, tantangan terbesar adalah sifat koeng (bersikukuh) pada persepsi individu yang belum tentu akurat secara sejarah.

"Kami menemukan nilai-nilai sufistik dalam motif tenun, tentang hubungan manusia dengan sesama manusia,alam dan Sang Pencipta. Kami melakukan riset mendalam agar tidak terjadi perbedaan penafsiran, seperti pada motif Lonto Engal yang seringkali disalahartikan saat dipotong menjadi bagian kecil,menjadi Kemang Setange. Dan nama ini tidak berdiri sendiri" jelas Yamin. Untuk memvalidasi hal ini, riset melibatkan seratus penenun di Desa Poto.

Delia Puspita Cahyani – Pengelola Hub UMKM Bale Berdaya AMMAN menambahkan bahwa legalitas HAKI memberikan kepercayaan diri bagi UMKM. "Dengan merek yang terdaftar, pelaku UMKM merasa aman dari klaim pihak lain dan lebih percaya diri dalam pemasaran produknya," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Museum Bala Datu Ranga, Yuli Andari Merdikaningtyas, MA menjelaskan bahwa warisan budaya terdiri dari dua jenis yakni warisan benda atau cagar budaya dan warisan tak benda berupa nilai makna, pewarisannya transfer pengetahuan juga dari sisi kebudayaan sudah jelas payung hukumnya seperti UU nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya Dan UU nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan. Ia menyoroti keberhasilan pendaftaran prosesi adat langka dari Kesultanan Sumbawa ke dalam KIK, seperti prosesi penobatan Raja Muda ad Basiram,Satenri Manik, Ete Ai Kadewa,Jeruk Ai Oram, Tari Intan Kalanis, dan Seni Kelingking.

"Kita harus mendokumentasikan ini sekarang. Jangan sampai tradisi yang sudah ada sejak era kesultanan diklaim oleh daerah lain. Bahkan, Kere Alang memiliki potensi besar untuk diusulkan sebagai warisan budaya dunia ke UNESCO, mengikuti jejak Batik," pungkas Yuli.

Sinergi untuk Masa Depan

Melalui tiga pilar PPM—Human Capital Development, Economic Empowerment, dan Sustainable Tourism—AMMAN berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem sosial budaya yang dinamis di wilayah operasionalnya. Sinergi antara akademisi, regulator (Kemenkumham), lembaga adat, dan perusahaan serta media diharapkan mampu mengunci reputasi kualitas produklokal Sumbawa di pasar global.(AM)

]]>
Wed, 04 Mar 2026 05:37:20 +0800 amr
Gema "BERTAKWA" di SMAN 2 Sumbawa Besar: Memburu Ridha Allah Melalui Sedekah Takjil dan Santunan LKSA Hingga Rumah Qur'an https://amarmedia.co.id/gema-bertakwa-di-sman-2-sumbawa-besar-memburu-ridha-allah-melalui-sedekah-takjil-dan-santunan-lksa-hingga-rumah-quran https://amarmedia.co.id/gema-bertakwa-di-sman-2-sumbawa-besar-memburu-ridha-allah-melalui-sedekah-takjil-dan-santunan-lksa-hingga-rumah-quran Gema "BERTAKWA" di SMAN 2 Sumbawa Besar: Memburu Ridha Allah Melalui Sedekah Takjil dan Santunan LKSA Hingga Rumah Qur'an

Sumbawa Amarmedia.co.id  – Ramadan bukan sekadar menahan haus dan lapar, melainkan momentum emas untuk mengasah kepekaan sosial dan mempertebal ukhuwah Islamiyah. Semangat inilah yang diusung oleh keluarga besar SMAN 2 Sumbawa (SMANDA) melalui program unggulan Ramadan bertajuk "BERTAKWA" (Berbagi Ta'jil di Jalan Tingkatkan Takwa).

Kegiatan yang berlangsung sejak 27 Februari hingga 7 Maret 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter di SMANDA tidak hanya berhenti di dalam kelas, tetapi juga diimplementasikan melalui amal jariyah di tengah masyarakat.

Melibatkan seluruh perwakilan kelas dan ekstrakurikuler, program BERTAKWA dirancang untuk menanamkan nilai Fastabiqul Khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan). Para siswa dengan antusias turun ke jalan untuk membagikan paket berbuka puasa, menyasar masyarakat yang masih beraktivitas hingga saat menjelang azan Magrib berkumandang.

Tak hanya di jalan raya, jangkauan kepedulian SMANDA meluas hingga ke lembaga kesejahteraan dan pendidikan Al-Qur'an. Titik pendistribusian takjil dan bantuan meliputi Area depan Kampus SMAN 2 Sumbawa, Pusat keramaian di Taman Mangga, LKSA Siti Zaenab Binti Jahsy Muhammadiyah Sumbawa.l, LKSA Rumah Yatim dan Dhuafa An-Nisa Putri hingga Rumah Qur'an (RQ) Ridho Alwalidain NW Samawa.

Meraih Derajat Takwa Melalui Sedekah

Dalam pandangan Islam, memberi makan orang yang berpuasa memiliki keutamaan yang luar biasa. Sebagaimana hadis Rasulullah SAW bahwa siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.

Guru Pembimbing Imtaq SMAN 2 Sumbawa, Hendra Julianto, memberikan apresiasi mendalam atas konsistensi para siswa. Menurutnya, kegiatan ini adalah sarana tarbiyah (pendidikan) untuk membersihkan hati.

"Kegiatan BERTAKWA ini bukan sekadar ritual tahunan membagikan makanan. Kami ingin anak-anak memahami bahwa di dalam harta yang kita miliki, ada hak orang lain yang harus ditunaikan. Ini adalah latihan nyata bagi mereka untuk menjadi pribadi yang dermawan (al-karim). Semoga dengan langkah kecil ini, derajat Takwa yang dijanjikan Allah di akhir Ramadan benar-benar bisa diraih oleh keluarga besar SMANDA," ujar Hendra Julianto.

Kunjungan ke Rumah Qur'an Ridho Alwalidain juga menjadi simbol dukungan SMANDA terhadap syiar Al-Qur'an di Bumi Samawa. Interaksi antara siswa dan para penghafal Al-Qur'an diharapkan mampu memotivasi para pelajar untuk terus mencintai agama dan sesama.

Dengan semangat berbagi yang tinggi, SMAN 2 Sumbawa berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk mengisi bulan suci dengan aktivitas yang produktif dan bernilai ibadah. (AM)

]]>
Mon, 02 Mar 2026 23:23:44 +0800 amr
Perkuat Identitas Daerah, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Pemkab Sumbawa dan UNSA Sinergi Daftarkan Kekayaan Intelektual Budaya Samawa https://amarmedia.co.id/perkuat-identitas-daerah-pt-amman-mineral-nusa-tenggara-pemkab-sumbawa-dan-unsa-sinergi-daftarkan-kekayaan-intelektual-budaya-samawa https://amarmedia.co.id/perkuat-identitas-daerah-pt-amman-mineral-nusa-tenggara-pemkab-sumbawa-dan-unsa-sinergi-daftarkan-kekayaan-intelektual-budaya-samawa Perkuat Identitas Daerah, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Pemkab Sumbawa dan UNSA Sinergi Daftarkan Kekayaan Intelektual Budaya Samawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Bertempat di bangunan bersejarah Istana Dalam Loka, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama PT AmMan Mineral Nusa Tenggara menggelar pertemuan strategis pada Senin (2/3/2026). 

Pertemuan ini membahas komitmen bersama dalam pelestarian dan perlindungan hukum terhadap warisan budaya lokal melalui pendaftaran Kekayaan Intelektual Komunal (KIK).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, SAP, M.M.Iniv, serta Wakil Ketua DPRD, Zulfikar Demitry, SH. MH.

Turut hadir pula Senior Manager PT AMNT, General manajer Comunity Development PT Amman, ketua Dekranasda Sumbawa, perwakilan Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi NTB, akademisi dari Universitas Samawa, tim peneliti, serta budayawan senior, Bapak Hasanuddin dan Aris Zulkarnain 

Komitmen Pemberdayaan Lewat Budaya

Dalam kesempatan tersebut, Manager Community Development (Comdev) PT Amman Mineral, Dimas Purnama, menegaskan bahwa pelestarian budaya merupakan pilar penting dalam program pemberdayaan masyarakat yang diusung perusahaan.

 "Kami melihat program preservasi budaya ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam aspek kehidupan sosial budaya. Kami ingin memastikan bahwa kebudayaan Sumbawa, baik itu ragam maupun corak motifnya, tidak hanya bisa dinikmati hari ini, tetapi juga terlindungi secara hukum," ujar Dimas.

Ia menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan kajian mendalam bersama tim akademisi dan peneliti untuk melakukan dokumentasi serta analisis terhadap berbagai ekspresi budaya Samawa. Langkah ini diambil agar dalam waktu dekat, kekayaan budaya tersebut mendapatkan pengakuan resmi melalui sertifikat Kekayaan Intelektual (HAKI).

Melampaui Sekadar Dokumentasi

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menyambut baik inisiatif ini. Senada dengan hal tersebut, pihak PT Aman Mineral menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari pemerintah daerah dan DPRD. Dimas Purnama menekankan bahwa upaya ini tidak boleh berhenti pada tahap pendaftaran saja.

"Tujuan besar kita adalah konservasi dan dokumentasi yang baik. Kita ingin memastikan generasi mendatang bisa terus mempelajari, menikmati, dan berkreasi dengan warisan budaya yang ada. Masih banyak kekayaan budaya kita yang perlu kita gali kembali bersama-sama," tambahnya.

Kolaborasi Berkelanjutan

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat adanya kolaborasi lintas sektor antara korporasi, pemerintah, akademisi, dan lembaga adat. PT Amman Mineral berkomitmen untuk terus membuka ruang masukan dari para tokoh masyarakat dan budayawan demi memastikan langkah pelestarian ini berjalan sesuai dengan nilai-nilai asli masyarakat Samawa.

Dengan adanya langkah pendaftaran KIK ini, diharapkan hak moral dan ekonomi atas karya budaya masyarakat Sumbawa dapat terlindungi dari klaim pihak luar sekaligus meningkatkan kebanggaan kolektif warga Tau Samawa. (AM)

]]>
Mon, 02 Mar 2026 22:28:17 +0800 amr
Menjaga "Napas" Budaya Samawa: Tim Peneliti Universitas Samawa Dorong Perlindungan KIK Motif Kere Alang https://amarmedia.co.id/menjaga-napas-budaya-samawa-tim-peneliti-universitas-samawa-dorong-perlindungan-kik-motif-kere-alang https://amarmedia.co.id/menjaga-napas-budaya-samawa-tim-peneliti-universitas-samawa-dorong-perlindungan-kik-motif-kere-alang Menjaga "Napas" Budaya Samawa: Tim Peneliti Universitas Samawa Dorong Perlindungan KIK Motif Kere Alang

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Kekayaan budaya Tau Samawa, khususnya dalam seni tenun Kere Alang, kini tengah diperjuangkan untuk mendapatkan perlindungan hukum yang kuat. Dalam Diseminasi Motif dan Corak Kere Alang sebagai Ekspresi Budaya Samawa Menuju Perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK)" Senin 2 Maret 2026, Tim Peneliti Universitas Samawa (UNSA) yang dipimpin oleh Dr. Ike Wulan Ayu, mengungkapkan hasil riset mendalam mengenai motif dan corak Kere Alang sebagai Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) menuju perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK).

Penelitian ini berangkat dari kegelisahan terhadap tantangan serius yang dihadapi ekspresi budaya lokal. Saat ini, Kere Alang mengalami pergeseran nilai dari simbol adat yang sakral menjadi sekadar komoditas pasar.

"Perubahan sosial dan ekonomi yang cepat membuat fungsi Kere Alang bergeser tanpa perlindungan hukum yang memadai. Selain itu, minimnya regenerasi penenun muda serta ketiadaan dokumentasi sistematis mengenai makna filosofis motifnya mengancam eksistensi hak komunal masyarakat adat kita," ujar Dr. Ike Wulan Ayu dalam paparannya.

Filosofi di Balik Benang Emas

Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika budaya dan analisis visual, tim peneliti membedah makna di balik simbol, warna, dan pola. Beberapa temuan penting terkait makna filosofis motif antara lain:

Motif Kembang Seramba Din: Melambangkan bahwa kemakmuran diri adalah prasyarat utama agar seseorang mampu menegakkan nilai-nilai agama dan kebenaran secara utuh.

Motif Rata Ketik Hujan Emas, Alu Seli, Ketong Lonto, Panata Jajar Kemang: Rangkaian motif ini mengandung pesan bahwa kesuksesan sejati adalah kemampuan mewujudkan impian yang membawa kebahagiaan batin serta dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Setiap unsur visual dalam Kere Alang ditegaskan bukan sekadar ornamen estetis, melainkan media transmisi nilai moral dan sosial lintas generasi.

Kepemilikan Komunal: Milik Bersama, Bukan Pribadi

Penelitian ini mendeskripsikan bahwa praktik pembuatan Kere Alang adalah sebuah Living Tradition (tradisi yang hidup).

Pertama Ruang Sosial.Merupakan proses menenun dilakukan dalam komunitas keluarga atau kelompok perempuan, menjadi media solidaritas dan penguatan identitas.

Kedua Hak Komunal. Motif dan teknik Kere Alang tidak dimiliki oleh individu, melainkan kolektif masyarakat Samawa. Setiap anggota komunitas berhak menggunakannya selama mematuhi norma adat.

Ketiga Karakter Tradisional. Diatur oleh norma adat untuk menjaga keaslian, menjadikannya bukti kuat sebagai ekspresi budaya tradisional berbasis komunitas.

Jejak Riset dan Dukungan Kesultanan

Tim peneliti melakukan observasi luas di 24 kecamatan, termasuk kunjungan ke situs bersejarah seperti Bala Datu Busing (Lape) dan Bala Dea Imam (Empang). Diskusi intensif dilakukan bersama tokoh kunci, di antaranya YM Sultan Muhammad Kaharuddin IV. Peneliti telah bersilaturahmi dan mendapatkan surat persetujuan serta dukungan penuh dari Kesultanan Sumbawa.

Budayawan & Kolektor: Diskusi dengan Bapak Haji Hijaz, Bapak Syukri Rahmat, Bapak Iwan Tambora, serta pihak Dekranasda dan Majelis LATS.

Data sebaran penenun juga terpetakan dengan rinci, mulai dari sentra di Desa Poto (Moyo Hilir), Desa Simu (Maronge), hingga Desa Kalimango (Alas). Sementara penenun tenun ikat teridentifikasi di wilayah Labuhan Badas, Moyo Hilir, dan Labangka.

Riset ini tidak hanya berhenti pada dokumentasi, tetapi juga menawarkan strategi pengembangan ekonomi masyarakat melalui:

Diversifikasi Produk dengan pengembangan Kere Alang ke dunia fashion, aksesori, interior, hingga suvenir budaya.

Inovasi & Kolaborasi. Mengajak desainer lokal dan nasional untuk berkolaborasi tanpa menghilangkan "pakem" atau aturan dasar motif tradisional.

Juga Branding. Pengemasan modern dengan storytelling budaya dan sertifikasi produk lokal untuk meningkatkan nilai jual tanpa menggerus tradisi.

Langkah Hukum: Menuju Perlindungan KIK

Sebagai langkah konkret, telah dilaksanakan FGD Lintas OPD pada 13 Januari 2026 untuk membahas perlindungan KIK di Kabupaten Sumbawa. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Kere Alang sangat layak dilindungi berdasarkan PP Nomor 56 Tahun 2022 tentang Kekayaan Intelektual Komunal dan UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

"Pencatatan sebagai KIK akan memberikan perlindungan defensif terhadap klaim pihak luar serta menjadi instrumen strategis untuk menjaga keberlanjutan budaya sekaligus mendukung kedaulatan ekonomi masyarakat Samawa," pungkas Dr. Ike. (AM)

]]>
Mon, 02 Mar 2026 22:18:58 +0800 amr
Kemenkumham NTB Kawal Perlindungan Hukum 50 Motif 'Kere Alang' Sumbawa sebagai Kekayaan Intelektual Komunal https://amarmedia.co.id/kemenkumham-ntb-kawal-perlindungan-hukum-50-motif-kere-alang-sumbawa-sebagai-kekayaan-intelektual-komunal https://amarmedia.co.id/kemenkumham-ntb-kawal-perlindungan-hukum-50-motif-kere-alang-sumbawa-sebagai-kekayaan-intelektual-komunal Kemenkumham NTB Kawal Perlindungan Hukum 50 Motif 'Kere Alang' Sumbawa sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Nusa Tenggara Barat menegaskan komitmennya dalam melindungi warisan budaya lokal melalui pendaftaran Kekayaan Intelektual Komunal (KIK). Hal ini disampaikan dalam kegiatan diseminasi dan penyerahan hasil riset motif kain Kere Alang yang berlangsung di Sumbawa, Senin (2/3).

Mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB, Kepala Bidang Pelayanan Hukum, Anna, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi strategis antara Universitas Samawa (UNSA) dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara yang telah berhasil mengidentifikasi serta melakukan pendataan terhadap 50 motif dan corak khas Kere Alang.

Bukan Sekadar Motif, Tapi Identitas Bangsa

Dalam sambutannya, Anna menekankan bahwa Kere Alang merupakan Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) yang memiliki nilai luhur dan filosofis tinggi.

 "Kere Alang bukan hanya motif atau hiasan semata, melainkan adaptasi identitas dan pengetahuan lokal yang berisi nilai filosofis serta perjalanan sejarah masyarakat Sumbawa. Di dalamnya terkandung hubungan manusia dengan alam, semesta, dan Sang Pencipta," ujar Anna.

Ia juga memperingatkan bahwa tanpa perlindungan hukum yang kuat, kekayaan budaya seperti ini sangat rentan terhadap klaim sepihak, komersialisasi yang tidak adil, hingga penghilangan asal-usul budaya.

Langkah Teknis Menuju Sertifikasi KIK

Pihak Kanwil Kemenkumham NTB mendorong agar pendataan ini segera ditingkatkan statusnya menjadi pendaftaran resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Sesuai dengan Permenkumham Nomor 13 Tahun 2017, terdapat lima unsur utama yang harus dilengkapi dalam dokumen deskripsi yakni Pemohon: Pihak yang memiliki kepedulian terhadap perlindungan budaya (bukan sebagai pemilik tunggal, karena KIK milik bersama).

Kustodian: Pihak yang bertanggung jawab atas pendataan dan pengelolaan administratif.

 Maestro: Orang yang mewarisi atau pelaku utama dari ekspresi budaya tersebut.

 Filosofi & Historis: Penjelasan mendalam mengenai asal-usul dan makna setiap motif.

 

Referensi & Dokumentasi: Bukti pendukung baik berupa jurnal, artikel, berita, maupun hasil penelitian.

"Kami berharap proses ini tidak berhenti di pendaftaran saja, tapi berlanjut pada penguatan identitas budaya di tingkat nasional dan peningkatan kesejahteraan para perajin lokal," tambah Anna.

Dukungan Sektor Swasta dan Akademisi

Senada dengan hal tersebut, Manager Community Development PT Aman Mineral, Dimas Purnama, menyatakan bahwa program preservasi budaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang sosial budaya.

"Kami melakukan kajian akademik agar budaya Sumbawa tidak hanya bisa dinikmati, tapi juga dilindungi secara hukum. Kami akan terus berkolaborasi untuk memastikan langkah-langkah administratif terpenuhi agar warisan ini bisa dinikmati oleh generasi mendatang," ungkap Dimas.

cara tersebut diakhiri dengan prosesi simbolis penyerahan kain Kere Alang kepada Pengelola Museum Bala Datu Rangka, Yuli Andari, sebagai bentuk upaya konservasi dan dokumentasi sejarah 

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Sumbawa, Ketua Dekranasda Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, jajaran pimpinan Universitas Samawa kepala OPD, Para pengrajin Tenun Kere Alang se Kabupaten Sumbawa. (AM)

]]>
Mon, 02 Mar 2026 19:55:10 +0800 amr
Mengunci Marwah Budaya: Bupati Sumbawa Resmikan Diseminasi 50 Motif Kere Alang di Istana Dalam Loka https://amarmedia.co.id/mengunci-marwah-budaya-bupati-sumbawa-resmikan-desiminasi-50-motif-kere-alang-di-istana-dalam-loka https://amarmedia.co.id/mengunci-marwah-budaya-bupati-sumbawa-resmikan-desiminasi-50-motif-kere-alang-di-istana-dalam-loka Mengunci Marwah Budaya: Bupati Sumbawa Resmikan Diseminasi 50 Motif Kere Alang di Istana Dalam Loka

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id ,- 2 Maret 2026 – Istana Dalam Loka yang megah menjadi saksi bisu sebuah langkah besar pelestarian budaya Samawa. Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi menggelar acara "Diseminasi Motif dan Corak Kere Alang sebagai Ekspresi Budaya Samawa Menuju Perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK)" Senin 2 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan puncak dari riset mendalam selama tiga bulan yang dilakukan oleh tim peneliti dari Unsa (Universitas Samawa), didukung penuh oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) dan kesultanan Sumbawa.

Koordinator kegiatan Muhammad Yamin SE.MSi mengungkapkan bahwa proses riset ini adalah sebuah perjalanan yang melelahkan namun penuh keajaiban. Selama hampir 90 hari, tim menyisir 24 kecamatan di Kabupaten Sumbawa untuk menemukan kembali kepingan sejarah Kere Alang yang sempat terputus.

"Kami menyadari adanya keterputusan sejarah. Orang-orang yang mengetahui cerita asli di balik motif ini semakin sedikit. Namun, berkat keuletan tim, kami berhasil menemukan satu-satunya penenun senior, Ibu Habibah (70 tahun), yang pernah belajar langsung di Dalam Loka. Inilah yang kami sebut sebagai upaya membongkar ingatan kolektif," ujar Yamin Abe akrab disapa.

Pesan Bupati: Budaya Bukan Sekadar Hiasan

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, membuka acara dengan pantun yang sarat makna untuk menjaga budaya agar tidak diklaim daerah lain.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa Kere Alang bukan hanya soal kain, melainkan identitas diri. Beliau sempat menyisipkan humor cerdas mengenai asal-usul nama kuliner dan motif unik seperti "Janda Berenang", sebagai pengingat bahwa setiap penamaan dalam budaya Sumbawa memiliki filosofi yang dalam.

"Kita tidak ingin motif Sumbawa diklaim oleh daerah lain. Desiminasi ini adalah ikhtiar kita agar 50 motif yang telah ditemukan mendapatkan perlindungan hukum sebagai kekayaan intelektual komunal. Saya juga menantang anak muda, desainer grafis, dan arsitek kita untuk belajar dari leluhur. Orang dulu bisa ciptakan motif unik tanpa teknologi, masa kita sekarang tidak bisa?" tegas Bupati Jarot.

Pemaparan Ilmiah: 50 Motif dan Makna Spiritual

Ketua Tim Penelitian, Dr. Ike Wulan Ayu, menjelaskan bahwa tantangan terbesar riset ini adalah menyatukan persepsi para budayawan yang berbeda-beda. Riset ini menggunakan pendekatan etnografi dan observasi mendalam untuk memastikan validitas setiap motif.

Berikut adalah beberapa koleksi motif yang berhasil diidentifikasi beserta makna filosofisnya

Lasuji Kemang Langit mengandung Pesan religi untuk selalu menunaikan ibadah dan mengagungkan kebesaran Allah SWT. Kemang Kenanga Simbol persiapan bekal amal sebelum kembali ke hadapan Sang Pencipta.  Bintang Salapat melambangkan jalan yang luas dan petunjuk lurus dalam menggapai rida Tuhan. 

Lasuji Aneng Bulaeng Motif Lebah; melambangkan kemanfaatan bagi sesama tanpa merusak alam sekitarnya.  Hujan Emas & Bintang Kasewir Pesan mendalam tentang rasa syukur atas limpahan rahmat Ilahi. Intan Kasenar Melambangkan kepribadian terpuji yang berkilau laksana permata, teladan bagi keturunan. Juga Jit Tahan Uji Sulaman kuno langka dari abad ke-7; simbol ketangguhan dan status sosial tinggi. 

Langkah Strategis Kedepan

Salah satu poin penting yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah rencana pemerintah untuk menjadikan motif-motif Kere Alang sebagai bagian dari Muatan Lokal (Mulok) di sekolah-sekolah. Hal ini bertujuan untuk memutus rantai keterputusan sejarah sehingga generasi mendatang tetap mengenal identitas budayanya.

"Rian maras tu batompok,  tu ape manfaat tawa budaya Tana Samawa. Tana Samawa ta intane, senap semu nyaman nyawe, tu tokal nyaman ate," pungkas Bupati dalam bahasa daerah, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merasa nyaman dan bangga menjaga warisan leluhur. (AM)

]]>
Mon, 02 Mar 2026 17:30:03 +0800 amr
Darurat Sampah di Maronge: Aliran 'Kokar' Tersumbat, Lahan Pertanian Terancam Rusak https://amarmedia.co.id/darurat-sampah-di-maronge-aliran-kokar-tersumbat-lahan-pertanian-terancam-rusak https://amarmedia.co.id/darurat-sampah-di-maronge-aliran-kokar-tersumbat-lahan-pertanian-terancam-rusak Darurat Sampah di Maronge: Aliran 'Kokar' Tersumbat, Lahan Pertanian Terancam Rusak

Sumbawa Besar.Amarmmedia.co.id– Kondisi saluran irigasi atau kokar di Desa Maronge, Kabupaten Sumbawa, saat ini berada dalam kondisi memprihatinkan. Tumpukan material sedimen dan sampah yang menggunung dilaporkan telah menutup aliran air, sehingga mengancam keberlangsungan lahan pertanian di wilayah tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Ahmad Nawawi, menyampaikan keprihatinannya saat meninjau lokasi pada Minggu (2l1/3). Menurutnya, penyumbatan ini telah terjadi sejak awal musim hujan dan hingga kini belum mendapatkan penanganan serius.

Penyumbatan di Bawah Jembatan

Masalah utama terletak pada titik jembatan desa, di mana aliran air di bawahnya hampir terhalang total oleh tumpukan Sampah Ranting-ranting pohon besar. Batang bambu yang terbawa arus.

Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa tindakan normalisasi, Ahmad Nawawi memperingatkan adanya risiko besar bagi petani setempat yaitu air kokar berpotensi mencari jalan baru (pindah jalur) yang tidak terkendali, Lahan pertanian warga terancam terendam banjir luapan atau bahkan rusak akibat erosi jalur air yang berpindah. Gangguan pada sistem irigasi ini secara otomatis akan memengaruhi produktivitas pertanian di Desa Maronge.

"Kami sangat berharap Pemerintah Daerah melalui dinas terkait segera turun tangan melakukan normalisasi. Aliran di bawah jembatan harus segera dibersihkan agar air kembali lancar dan tidak merusak lahan pertanian warga," tegas Ahmad Nawawi politisi PPP ini Senin 2 Maret 2026.

Informasi ini sangat penting mengingat sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi di Maronge. Penundaan pembersihan hanya akan memperbesar biaya kerugian yang harus ditanggung warga di kemudian hari. (AM)

]]>
Mon, 02 Mar 2026 13:35:01 +0800 amr
TP PKK Provinsi NTB Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Empat Desa Berdaya di Sumbawa https://amarmedia.co.id/tp-pkk-provinsi-ntb-salurkan-ratusan-paket-sembako-untuk-empat-desa-berdaya-di-sumbawa https://amarmedia.co.id/tp-pkk-provinsi-ntb-salurkan-ratusan-paket-sembako-untuk-empat-desa-berdaya-di-sumbawa TP PKK Provinsi NTB Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Empat Desa Berdaya di Sumbawa

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id– Tim Penggerak PKK Provinsi NTB bersama TP PKK Kabupaten Sumbawa menggelar kegiatan Ramadhan Berbagi di Aula TP PKK Sumbawa, Senin, 2 Maret 2026.  Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan ratusan paket sembako bagi desa berdaya di Kabupaten Sumbawa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris TP PKK Provinsi NTB Rima Hendri, B.S., Ketua Bidang III Argi, Ketua Bidang IV Baiq Fajri Masrianthi, SP., serta Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa Hj. Ida Fitria Jarot, SE.

Adapun desa berdaya yang menerima bantuan yakni Desa Motong Kecamatan Utan, Desa Labu Aji Kecamatan Badas, Desa Lape Kecamatan Lape, serta Desa Padasuka Kecamatan Lunyuk.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan masing-masing desa, termasuk perwakilan dari wilayah pulau dan Lunyuk.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Jarot, SE., menjelaskan bahwa awalnya bantuan direncanakan untuk diserahkan langsung ke masing-masing desa. Namun karena kondisi dan pertimbangan tertentu, bantuan akhirnya diserahkan secara simbolis melalui perwakilan.

“Bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu meringankan beban teman-teman di desa berdaya. Kami berharap ke depan tetap ada bantuan dari provinsi untuk desa-desa berdaya di Sumbawa,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat empat desa berdaya yang menerima bantuan, yakni Desa Lape, Desa Padasuka, Desa Labu Aji Badas, dan Desa Motong.

Sementara itu, Sekretaris TP PKK Provinsi NTB Rima Hendri, B.S., yang mewakili Ketua TP PKK Provinsi NTB karena sedang berada di Kabupaten Bima, menyampaikan bahwa kader PKK merupakan ujung tombak dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan.

“Kader adalah garda terdepan PKK. Bantuan yang diberikan ini difokuskan untuk para kader, kemudian juga untuk masyarakat. Kami berharap seluruh desa bisa menjadi desa berdaya, namun karena keterbatasan, penyaluran dilakukan secara bergiliran di 40 desa berdaya di NTB, termasuk di Sumbawa dan Sumbawa Barat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2026 TP PKK Provinsi NTB menargetkan penguatan sinergi lintas pokja guna meningkatkan efektivitas program. Selain itu, PKK juga berencana kembali menghidupkan dasa wisma sebagai basis gerakan pemberdayaan masyarakat di tingkat bawah.

Melalui kegiatan Ramadhan Berbagi ini, TP PKK berharap para kader tetap semangat dan bekerja maksimal dalam mendukung pembangunan daerah.

PKK dinilai memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah membangun Kabupaten Sumbawa melalui program-program pemberdayaan keluarga dan masyarakat. (AM)

]]>
Mon, 02 Mar 2026 13:29:02 +0800 amr
Kepedulian dan Gotong Royong Keluarga Besar PDI Perjuangan Lombok Timur untuk Suryadi, Korban Kebakaran di Wanasaba Lauk https://amarmedia.co.id/kepedulian-dan-gotong-royong-keluarga-besar-pdi-perjuangan-lombok-timur-untuk-suryadi-korban-kebakaran-di-wanasaba-lauk https://amarmedia.co.id/kepedulian-dan-gotong-royong-keluarga-besar-pdi-perjuangan-lombok-timur-untuk-suryadi-korban-kebakaran-di-wanasaba-lauk Kepedulian dan Gotong Royong Keluarga Besar PDI Perjuangan Lombok Timur untuk Suryadi, Korban Kebakaran di Wanasaba Lauk

Lombok Timur.Amarmedia.co.id– Keluarga besar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Lombok Timur menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong kepada salah seorang kader akar rumput, Suryadi, yang tertimpa musibah kebakaran rumah di wilayah Wanasaba Lauk, Bagek Anjar RT 3. 

Peristiwa nahas itu terjadi saat Suryadi baru saja pulang menghadiri kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDI Perjuangan Lombok Timur beberapa waktu lalu.

Setibanya di rumah, Suryadi mendapati kediamannya telah ludes dan hangus dilalap api. Musibah tersebut menggugah empati seluruh kader dan pengurus partai, yang kemudian bergerak bersama untuk meringankan beban yang dialami Suryadi dan keluarganya.

Sebagai wujud solidaritas, DPC PDI Perjuangan Lombok Timur menggalang bantuan dari berbagai unsur partai. Ketua DPD PDI Perjuangan NTB yang juga Anggota DPR RI dapil NTB II Pulau Lombok, Rachmat Hidayat turut ambil bagian dalam aksi kepedulian ini. 

Dukungan juga datang dari anggota Fraksi PDI Perjuangan di Kota Mataram, Sumbawa Barat, serta khususnya Fraksi DPRD Lombok Timur.

Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lombok Timur, Ahmad Amrullah, kepada Suryadi di kediamannya pada Minggu (1/3/2026).

Ketua DPC PDI Perjuangan Lombok Timur, Ahmad Sukro, dalam keterangannya menegaskan bahwa kepedulian kepada sesama kader dan masyarakat adalah nafas perjuangan partai.

“Musibah yang menimpa saudara kita Suryadi adalah duka kita bersama. PDI Perjuangan lahir dari rahim rakyat, tumbuh dari semangat kebersamaan, dan berdiri kokoh karena gotong royong. Kita tidak boleh membiarkan kader kita berjalan sendiri dalam kesedihan. Kita hadir, kita saling menguatkan, dan kita pastikan bahwa dari abu yang tersisa, harapan akan tumbuh kembali,” tegas Ahmad Sukro.

"Inilah jati diri kita sebagai partai ideologis—bahwa keberpihakan itu tidak berhenti pada kata, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata," sambungnya.

Ketika satu kader tertimpa musibah, kata Sukro, seluruh keluarga besar partai harus bergerak. Pihaknya ingin memastikan bahwa kehadiran PDI Perjuangan benar-benar dirasakan sebagai rumah bersama, tempat setiap kader mendapatkan perlindungan moral dan dukungan kemanusiaan.

“Kami percaya, kebersamaan seperti ini adalah energi yang menjaga soliditas partai. Dari desa, dusun, hingga tingkat nasional, kita dirajut oleh rasa senasib sepenanggungan. Ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan pesan bahwa kita tidak pernah sendiri dalam perjuangan maupun dalam cobaan hidup,” tambah Ahmad Sukro.

Ia juga menambahkan bahwa solidaritas seperti ini adalah cerminan ideologis partai yang selalu berpihak kepada wong cilik dan menghadirkan politik yang berperikemanusiaan.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lombok Timur, Ahmad Amrullah, yang menyerahkan langsung bantuan kepada Suryadi, menyampaikan rasa haru sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi.

“Kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh keluarga besar PDI Perjuangan—dari tingkat DPD, DPC, fraksi di berbagai daerah, hingga para simpatisan—yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada saudara kita Suryadi. 

Bantuan ini mungkin tidak mampu menggantikan seluruh yang hilang, tetapi kami berharap dapat menjadi penguat, menjadi tanda bahwa ia tidak sendiri. 

Inilah wajah gotong royong PDI Perjuangan: bergerak bersama, membantu dengan hati, dan merawat kemanusiaan,” ujar Ahmad Amrullah.

“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa semangat dan harapan. Kami ingin memastikan bahwa saudara Suryadi dapat bangkit kembali, menata ulang kehidupannya, dan tetap berdiri tegak sebagai bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan,” imbuhnya.

“Terima kasih kepada seluruh kader, anggota fraksi, serta para sahabat partai yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal kebaikan, dan menjadi pengingat bahwa kekuatan terbesar kita adalah persatuan dan gotong royong,” tutup Ahmad Amrullah.

Aksi kepedulian ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan gotong royong tetap menjadi fondasi utama gerakan PDI Perjuangan, tidak hanya dalam perjuangan politik, tetapi juga dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

]]>
Sun, 01 Mar 2026 21:50:18 +0800 amr
Gema Ramadan di Masjid Jami’ Annur Samapuin: Ustadz Salim Paparkan 4 Golongan Manusia yang Dirindukan Surga https://amarmedia.co.id/gema-ramadan-di-masjid-jami-annur-samapuin-ustadz-salim-paparkan-4-golongan-manusia-yang-dirindukan-surga https://amarmedia.co.id/gema-ramadan-di-masjid-jami-annur-samapuin-ustadz-salim-paparkan-4-golongan-manusia-yang-dirindukan-surga Gema Ramadan di Masjid Jami’ Annur Samapuin: Ustadz Salim Paparkan 4 Golongan Manusia yang Dirindukan Surga

Sumbawa. Samapuin.Amarmedia.co.id – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Jami’ Annur, Kelurahan Samapuin, pada Minggu malam (1/3/2026). Ratusan jamaah berkumpul memadati ruang utama masjid untuk melaksanakan rangkaian ibadah mulai dari salat Isya berjamaah, salat Tarawih, hingga dilanjutkan dengan tadarus Al-Quran bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Salim hadir memberikan ceramah agama (kultum) yang menggugah semangat spiritual para jamaah. Ia menekankan bahwa kehadiran jamaah di rumah Allah merupakan bukti nyata ketaatan seorang hamba kepada penciptanya.

Membuka ceramahnya, Ustadz Salim mengingatkan kembali mengenai tujuan utama manusia diciptakan di muka bumi. Mengutip ayat suci Al-Quran, ia menjelaskan bahwa tidaklah jin dan manusia diciptakan melainkan untuk beribadah dan menghamba kepada Allah SWT.

"Apa yang kita lakukan malam ini, mulai dari langkah kaki menuju masjid hingga ketaatan kita dalam salat dan tadarus, adalah bukti nyata bahwa kita sedang menjalankan misi penciptaan kita, yaitu mengabdi kepada Allah," tuturnya di hadapan para jamaah.

4 Golongan yang Dirindukan Surga

Inti dari pesan yang disampaikan merujuk pada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Tirmidzi mengenai empat golongan manusia yang sangat dirindukan oleh surga. Keempat golongan tersebut adalah:

الْجَنَّةُ مُشْتَاقَةٌ اِلَى أَرْبَعَةِ نَفَرٍ : تَالِى الْقُرْانِ, وَحَافِظِ اللِّسَانِ, وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ, وَصَا ئِمٍ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ 

Artinya : Empat Golongan Dirindukan Surga: Taliil Qur'an (تَالِى الْقُرْانِ): Orang yang gemar membaca dan mentadabburi Al-Qur'an. Haafidzii Lisan (وَحَافِظِ اللِّسَانِ): Orang yang menjaga lidahnya dari perkataan kotor, gibah, atau mencaci. Mut'imul Jii'aan (وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ): Orang yang memberi makan orang yang kelaparan. Shooimiina fi Syahri Ramadhan (وَصَا ئِمٍ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ): Orang yang berpuasa di bulan Ramadan dengan iman. 

Dijelaskan nya bahwa pertama : . Taalil Quran (Pembaca Al-Quran) adalah  Orang yang gemar membaca, mendalami, dan menghafal Al-Quran. Ustadz Salim menekankan agar Al-Quran tidak hanya dijadikan pajangan di atas lemari, tetapi harus dibaca dan diamalkan. Ia juga mengapresiasi banyaknya penghafal Al-Quran di lingkungan Samapuin sebagai bentuk kecintaan terhadap kalam Illahi.

Kedua :  Hafidzhul Lisan (Penjaga Lisan): Orang yang selalu menjaga perkataannya dari hal-hal yang tidak bermanfaat atau menyakiti orang lain. Di bulan Ramadan ini, menjaga lisan merupakan ujian sekaligus tempat menempa diri agar senantiasa berzikir kepada Allah.

Ketiga lanjutnya Muth’imul Jii’an (Pemberi Makan Orang Lapar): Mereka yang memiliki kepedulian sosial dengan bersedekah, terutama memberi makan kepada orang yang membutuhkan atau berbagi takjil berbuka puasa.

Dan keempat : Shoimiina fii Syahri Ramadan (Orang yang Berpuasa): Orang-orang yang dengan ikhlas menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

"Allah telah menyiapkan pintu khusus di surga yang bernama Ar-Rayyan. Pintu ini dikhususkan bagi orang-orang yang berpuasa. Semua yang melaksanakan puasa dengan benar akan dipanggil untuk masuk melalui pintu tersebut," jelas Ustadz Salim.

Menutup ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan momentum Ramadan tahun ini dengan maksimal agar termasuk dalam salah satu golongan yang dirindukan oleh surga tersebut. (AM)

]]>
Sun, 01 Mar 2026 21:40:54 +0800 amr
Seaplane Batujai: Arsitektur Besar Konektivitas Kepulauan NTB https://amarmedia.co.id/seaplane-batujai-arsitektur-besar-konektivitas-kepulauan-ntb https://amarmedia.co.id/seaplane-batujai-arsitektur-besar-konektivitas-kepulauan-ntb

Seaplane Batujai: Arsitektur Besar Konektivitas Kepulauan NTB

Oleh: Ahsanul Khalik - Kepala Dinas Kominfotik NTB Sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB_

Penandatanganan Nota Kesepahaman pengembangan layanan seaplane pada 28 Februari 2026 antara Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Fathul Bahri, dan PT Abadi Mega Angkutan, disaksikan oleh Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, menjadi babak baru yang menandai lebih dari sekadar pembukaan rute wisata baru. Ini adalah simpul awal dari arsitektur besar konektivitas kepulauan NTB. 

Kebijakan ini selaras dengan arah pembangunan daerah dalam RPJMD yang menempatkan penguatan konektivitas, pariwisata berkualitas, dan ekonomi biru sebagai pilar daya saing. Bagi provinsi kepulauan seperti NTB, konektivitas bukan pelengkap, ia adalah prasyarat pemerataan dan pertumbuhan.

Gubernu NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal menyadari bahwa NTB memiliki ratusan pulau kecil di perairan Lombok dan Sumbawa. Potensinya besar, namun aksesibilitas kerap menjadi hambatan. 

Transportasi laut tetap vital, tetapi memerlukan waktu tempuh panjang dan sangat bergantung pada cuaca. Dalam banyak kasus, perjalanan antarpulau bisa memakan waktu beberapa jam; seaplane berpotensi memangkasnya menjadi puluhan menit—sebuah lompatan efisiensi yang signifikan. 

Karena itu, transportasi udara berbasis air bukan simbol kemewahan, melainkan konsekuensi logis dari karakter kepulauan NTB.

Pemilihan Bendungan Batujai dilakukan melalui kalkulasi teknis yang ketat. Kedekatannya dengan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menghadirkan keunggulan yang tidak dimiliki lokasi lain:

- Integrasi ATC (Air Traffic Control) memungkinkan koordinasi komunikasi dan pengawasan ruang udara berada dalam satu klaster kendali, meminimalkan fragmentasi pengawasan.

- Radius navigasi menjadi lebih efisien karena proksimitas dengan infrastruktur utama menekan kebutuhan pembangunan sistem terpisah yang mahal. 

- Integrasi fasilitas juga mengurangi duplikasi perangkat dan biaya, meningkatkan kelayakan fiskal proyek.

- Dari sisi keselamatan, respons darurat menjadi lebih cepat karena berada dalam ekosistem pengendalian bandara internasional. 

Dengan pendekatan ini, Batujai dipilih berdasarkan aviation logic dan standar keselamatan, bukan pertimbangan estetika.

Adapun roadmap implemntasi dan tata kelola, adalah bagaimana pengembangan dilakukan secara bertahap dan terukur, dimulai dari:

- Penataan waterbase sesuai standar keselamatan penerbangan dan regulasi Kementerian Perhubungan, 

- Sinkronisasi perizinan dan SOP operasional termasuk prosedur water aerodrome, 

- Pembangunan fasilitas berkonsep ramah lingkungan, 

- Hingga uji coba operasional sebelum ekspansi rute. 

Koordinasi dengan pengelola bendungan memastikan fungsi utama pengairan tetap terlindungi. Operasional seaplane dirancang tidak mengganggu tata kelola air maupun keselamatan kawasan, sehingga pembangunan berjalan berdampingan dengan fungsi infrastruktur yang telah ada.

Dari sisi ekonomi, seaplane memperkuat strategi low volume–high value tourism: jumlah wisatawan yang terkontrol dengan kontribusi ekonomi lebih tinggi. Dampaknya tidak berhenti pada operator penerbangan, tetapi menjalar pada: 

- Pemerataan kunjungan ke pulau-pulau kecil, 

- Kenaikan okupansi homestay dan eco-resort, 

- Pertumbuhan UMKM pesisir, serta 

- Peningkatan PAD sektor pariwisata.

Dalam horizon 5–10 tahun, konektivitas cepat ini berpotensi mendorong investasi resort pulau kecil, memperluas pasar wisata konservasi, serta membuka akses logistik yang lebih efisien bagi komoditas perikanan premium bernilai tinggi.

Konektivitas udara - air ini juga memiliki implikasi lintas sektor. Ia juga: 

- Mendukung ekonomi biru dengan mempercepat mobilitas pelaku usaha dan investor, 

- Memungkinkan akses medis darurat dari pulau terpencil,

- Memperkuat jejaring regional Bali–NTB–NTT dalam arus wisata dan investasi. 

- Menjadi katalis kawasan berbasis keberlanjutan yang memadukan konservasi dan ekonomi lokal.

Dengan demikian, seaplane bukan proyek tunggal, melainkan simpul integrasi kebijakan yang mempertemukan pariwisata, perikanan, investasi, dan pembangunan berkelanjutan dalam satu ekosistem.

Kebijakan baru ini pasti akan menimbulkan Pertanyaan publik, dan tentunya merupakan hal yang wajar muncul, sebagai perhatian publik dalam arah baru sebuah pembanguan. Pertanyaan yang pasti muncul adalah:

Apakah ini elitis? 

Segmen premium memang menjadi sasaran awal untuk mengoptimalkan nilai ekonomi per kunjungan, tetapi manfaatnya menyebar melalui lapangan kerja, kemitraan UMKM, dan jasa lokal. 

Kemudian Apakah ramah lingkungan? Fasilitas dirancang berkonsep hijau dan tunduk pada regulasi keselamatan serta lingkungan, dengan prinsip bahwa pertumbuhan ekonomi dan kelestarian harus berjalan seiring. 

Bagaimana dengan fungsi bendungan? Operasional mengikuti regulasi teknis dan tidak mengganggu fungsi utama pengairan, dengan koordinasi lintas instansi yang ketat. 

Transparansi dan akuntabilitas menjadi fondasi agar kebijakan ini memperoleh legitimasi publik.

Kita pastinya memahami, bahwa tidak banyak provinsi yang memiliki waterbase terintegrasi dengan bandara internasional. Diferensiasi ini memperkuat posisi NTB dalam peta pariwisata nasional dan regional.

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahawa kebijakan ini merupakan transformasi dari sekedar destinasi unggulan menuju ekosistem kepulauan yang terhubung dan berdaya saing.

Seaplane Batujai bukan akhir, melainkan awal dari reposisi strategis NTB sebagai provinsi kepulauan yang mampu mengelola geografinya secara cerdas dan terukur. Ia adalah wujud keberanian mengambil langkah berbasis kalkulasi teknis, perencanaan kebijakan, dan visi jangka panjang. Jika konsisten dijalankan, kebijakan ini bukan hanya membuka akses ke ratusan pulau, tetapi juga membuka babak baru pembangunan yang lebih merata, modern, dan berkelanjutan, di mana kepulauan bukan lagi batas, melainkan kekuatan utama yang mengantarkan NTB menuju keunggulan kompetitif nasional dan regional. (AM/Kominfotik)

]]>
Sun, 01 Mar 2026 19:33:54 +0800 amr
Wagub NTB Safari Ramadan ke Dompu, Tinjau Desa Berdaya dan KDMP di Woja https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-safari-ramadan-ke-dompu-tinjau-desa-berdaya-dan-kdmp-di-woja https://amarmedia.co.id/wagub-ntb-safari-ramadan-ke-dompu-tinjau-desa-berdaya-dan-kdmp-di-woja Wagub NTB Safari Ramadan ke Dompu, Tinjau Desa Berdaya dan KDMP di Woja

Kabupaten Dompu.Amarmedia.co.id - Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri, melakukan Safari Ramadan ke Kabupaten Dompu, didampingi langsung oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus untuk meninjau program Desa Berdaya dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Dompu, Minggu (1/3). 

Kegiatan program Desa Berdaya dipusatkan di Desa Saneo, Kecamatan Woja. Dalam kesempatan itu, Wagub Dinda meninjau langsung beberapa rumah tidak layak huni milik warga sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tempat tinggal masyarakat.

Dalam keterangannya, Wagub Dinda, menegaskan bahwa program Desa Berdaya merupakan wujud konkret komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Program Desa Berdaya bukan hanya soal bantuan, tetapi bagaimana kita mendorong kemandirian, memperkuat ekonomi warga serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan”, ujar Wagub Dinda.

Menurutnya, Safari Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperkuat kepedulian dan gotong royong. Kami ingin mendengar langsung aspirasi warga sekaligus memastikan program berjalan tepat sasaran”, tambahnya.

Selain itu, rombongan Safari Ramadan melalui Baznas menyerahkan bantuan sembako serta bantuan uang tunai kepada warga disabilitas dan para lansia. Wagub Dinda turut memberikan dukungan dana untuk renovasi mushola warga setempat guna memperkuat sarana ibadah di bulan suci Ramadan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lapangan Desa Saneo untuk menghijaukan lahan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Warga Desa Saneo menyambut hangat kunjungan tersebut. Kehadiran Wagub Dinda dan Bupati Bambang secara langsung dinilai memberikan semangat dan perhatian nyata bagi masyarakat desa. Salah seorang warga Desa Saneo, Ilyas, mengungkapkan rasa bahagia atas kunjungan tersebut.

“Kami sangat senang dan terharu bisa dikunjungi langsung oleh Ibu Wakil Gubernur yang datang jauh-jauh dari Mataram. Bantuan ini sangat membantu, apalagi bagi warga lansia dan disabilitas. Semoga program seperti ini terus berlanjut”, kata Ilyas.

Sementara itu, Kepala Desa Saneo, Nur Aini, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi NTB.

“Kami berterima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Program Desa Berdaya ini sangat membantu masyarakat kami, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Kehadiran langsung Ibu Wakil Gubernur menjadi motivasi bagi kami untuk terus membangun desa”, tuturnya.

Usai kegiatan di Desa Saneo, rombongan melanjutkan agenda ke Desa Kandai Dua untuk meninjau progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang saat ini tengah dalam tahap penyelesaian. Pembangunan koperasi tersebut diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa serta memperkuat kemandirian ekonomi lokal.

Rangkaian Safari Ramadan ditutup dengan beristirahat di Pendopo Bupati Dompu sembari menunggu waktu berbuka puasa bersama rombongan Safari Ramadan.

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan masyarakat, program Desa Berdaya diharapkan mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan warga di Kabupaten Dompu. (Edo/Her/Kominfotik)

]]>
Sun, 01 Mar 2026 19:28:34 +0800 amr
Estafet Kepemimpinan Voli Sumbawa: Amilan Hatta Terpilih Pimpin PBVSI 2026–2030 https://amarmedia.co.id/estafet-kepemimpinan-voli-sumbawa-amilan-hatta-terpilih-pimpin-pbvsi-20262030 https://amarmedia.co.id/estafet-kepemimpinan-voli-sumbawa-amilan-hatta-terpilih-pimpin-pbvsi-20262030 Estafet Kepemimpinan Voli Sumbawa: Amilan Hatta Terpilih Pimpin PBVSI 2026–2030

Sumbawa Amarmedia.co.id– Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sumbawa resmi memulai babak baru. Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar di Ruang Rapat KONI Kabupaten Sumbawa, Amilan Hatta, S.IP., M.Si. terpilih secara demokratis untuk menakhodai cabor voli periode 2026–2030.

Pelaksanaan Muskab berlangsung tertib dan penuh semangat kekeluargaan, mencerminkan soliditas para insan olahraga bola voli di "Tanah Samawa".

Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., yang hadir langsung dalam forum tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas lancarnya proses regenerasi organisasi ini. Menurutnya, kepemimpinan baru ini adalah napas segar bagi pembinaan prestasi olahraga daerah.

“Selamat dan sukses kepada Saudara AMilan Hatta. Kami berharap di bawah kepemimpinan beliau, PBVSI Sumbawa mampu membawa semangat pembinaan yang lebih terarah, profesional, dan tentu saja berorientasi pada prestasi,” ujar Abdul Rafiq.

Tak lupa, Abdul Rafiq juga menyampaikan terima kasih mendalam kepada pengurus periode sebelumnya yang dinilai telah meletakkan pondasi kuat bagi eksistensi bola voli di Sumbawa.

Misi Besar: Menuju Porprov NTB 2026

Target besar sudah menanti di depan mata. Mengingat bola voli adalah salah satu cabang olahraga dengan basis massa terbesar di Sumbawa, KONI menargetkan cabor ini menjadi lumbung medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026.

Untuk mencapai target tersebut, KONI menitipkan 5 Langkah Strategis bagi pengurus baru yakni 

Konsolidasi Organisasi. Merangkul seluruh klub hingga tingkat kecamatan. Program Kerja Terukur dengan menyusun rencana jangka pendek dan panjang yang berkelanjutan.

Penjaringan Atlet dengan nelakukan scouting bakat dan pemusatan latihan sistematis.

Demikian pula peningkatan SDM dengan Sertifikasi dan pelatihan bagi pelatih serta perangkat pertandingan (wasit) serta Memperkuat koordinasi dengan KONI dan pihak terkait.

Abdul Rafiq menegaskan bahwa KONI Kabupaten Sumbawa siap memberikan dukungan penuh secara moril maupun materil demi mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

“Kita harus mulai bekerja dari sekarang. Persiapan menuju Porprov 2026 membutuhkan disiplin tinggi dan evaluasi berkelanjutan agar target prestasi bukan sekadar angan,” tegasnya (AM).

]]>
Sat, 28 Feb 2026 21:40:15 +0800 amr
Ramadan Bulan Tarbiyah: Ustadz Tanzilul Hadi Tekankan Peran Orang Tua dalam Mendidik Generasi https://amarmedia.co.id/ramadan-bulan-tarbiyah-ustadz-tanzilul-hadi-tekankan-peran-orang-tua-dalam-mendidik-generasi https://amarmedia.co.id/ramadan-bulan-tarbiyah-ustadz-tanzilul-hadi-tekankan-peran-orang-tua-dalam-mendidik-generasi Ramadan Bulan Tarbiyah: Ustadz Tanzilul Hadi Tekankan Peran Orang Tua dalam Mendidik Generasi

Sumbawa. Samapuin – Memasuki malam kesebelas Ramadan, suasana khidmat dan penuh energi spiritual menyelimuti Masjid Jami' Annur, Kelurahan Samapuin. Ratusan jamaah hadir melaksanakan salat Isya berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kultum (kuliah tujuh menit) oleh Ustadz Tanzilul Hadi, SH.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Tanzilul Hadi mengawali dengan ajakan untuk senantiasa berselawat kepada Nabi Muhammad SAW, sosok yang telah membimbing umat manusia dari zaman kegelapan menuju cahaya Islam yang terang benderang.

Melanjutkan materi malam sebelumnya, Ustadz Tanzilul menekankan bahwa bulan suci Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum Tarbiyah atau pendidikan bagi setiap Muslim. Dirinya menjelaskan bahwa pada bulan ini, setiap individu diuji kesabarannya dalam beribadah kepada Allah SWT.

"Ramadan adalah bulan pendidikan bagi kita semua. Kita diminta untuk sungguh-sungguh bersabar dalam menjalankan ketaatan, terutama dalam melaksanakan *Qiyamullail* (salat malam)," tuturnya. Beliau juga mengutip sabda Rasulullah SAW bahwa siapa pun yang melaksanakan Qiyamullail dengan iman dan mengharap rida Allah, maka dosa-dosanya yang terdahulu akan diampuni.

Tanggung Jawab Orang Tua dan Peran Ibu

Poin utama yang ditekankan dalam tausiyah malam ini adalah kewajiban orang tua dalam menjaga keluarga. Mengutip ayat Al-Qur'an, beliau mengingatkan: "Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka."

Menurutnya, hidayah memang merupakan hak prerogatif Allah SWT, namun tugas manusia, khususnya para orang tua di Kelurahan Samapuin, adalah terus berdakwah dan membimbing anak-anak agar lebih dekat kepada Allah.

Ustadz Tanzilul memberikan perhatian khusus pada peran ibu sebagai Madrasatul Ula (sekolah pertama) bagi anak-anak.

Diantaranya dalam Pendidikan Dasar agama dengan menanamkan kecintaan pada Al-Qur'an melalui pengenalan huruf Hijaiyah. Selanjutnya memberikan pemahaman fondasi agama sejak dini seperti aqidah tauhid. Demikian pula nilai dan implementasi Etika dan Karakter muslim. Menanamkan tata krama, budi pekerti, dan akhlakul karimah agar anak tumbuh dengan perilaku yang baik.

Menutup tausiyahnya, Ustadz Tanzilul Hadi mengajak seluruh jamaah untuk tidak berhenti menuntut ilmu. Beliau mengingatkan bahwa perintah belajar tidak dibatasi oleh usia, melainkan berlangsung sejak lahir hingga liang lahat.

"Pendidikan karakter dan agama harus terus kita tanamkan. Jangan lelah untuk belajar dan mendidik, karena itulah bekal utama kita dan keluarga," pungkasnya.

]]>
Sat, 28 Feb 2026 21:27:54 +0800 amr
Indahnya Berbagi: Siswa SMAN 2 Sumbawa Besar Turun ke Jalan Tebar Kebaikan Lewat Aksi Berbagi Takjil https://amarmedia.co.id/indahnya-berbagi-siswa-sman-2-sumbawa-besar-turun-ke-jalan-tebar-kebaikan-lewat-aksi-berbagi-takjil https://amarmedia.co.id/indahnya-berbagi-siswa-sman-2-sumbawa-besar-turun-ke-jalan-tebar-kebaikan-lewat-aksi-berbagi-takjil Indahnya Berbagi: Siswa SMAN 2 Sumbawa Besar Turun ke Jalan Tebar Kebaikan Lewat Aksi Berbagi Takjil

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id -  27 Februari 2026 – Semangat kepedulian sosial terpancar dari wajah para siswa SMAN 2 Sumbawa Besar (Smanda) pada Jumat sore. Sebagai bagian dari rangkaian Program Ramadan 1447 H, keluarga besar Smanda menggelar aksi berbagi takjil gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar area sekolah.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi para peserta didik untuk mempraktikkan langsung nilai-nilai karakter, seperti empati dan semangat kebersamaan yang selama ini diajarkan di bangku sekolah.

Kepala SMAN 2 Sumbawa Besar, Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa aksi berbagi takjil ini dibawah pembinaan guru PAI yang turun langsung bersama siswa adalah upaya konkret sekolah dalam membentuk profil pelajar yang humanis.

"Kami berharap seluruh warga sekolah dapat memaknai bulan suci Ramadan tidak hanya sebagai momentum peningkatan ibadah secara personal, tetapi juga sebagai kesempatan untuk berbagi dan memberi manfaat nyata bagi sesama," ujar Ainun dengan penuh semangat.

Ia menambahkan bahwa dengan terjun langsung ke lapangan, siswa dapat merasakan kebahagiaan saat melihat senyum para penerima takjil, yang diharapkan mampu menanamkan rasa syukur dalam diri mereka.

Aksi yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini disambut antusias oleh warga. Selain sebagai bentuk ibadah, program ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan emosional dan silaturahmi antara institusi pendidikan dengan masyarakat sekitar.

Hadirnya siswa di tengah-tengah publik dengan aksi positif ini diharapkan menjadi representasi dari pendidikan bermutu yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kaya akan nilai-nilai budi pekerti.

"Semoga langkah kecil ini membawa keberkahan bagi keluarga besar SMAN 2 Sumbawa Besar dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus menebar kebaikan di bulan suci yang penuh ampunan ini" pungkas Ainun.(AM)

]]>
Sat, 28 Feb 2026 11:14:41 +0800 amr
Safari Ramadan di Beriri Jarak, Gubernur NTB Ajak Keseimbangan Sosial dan Lingkungan https://amarmedia.co.id/safari-ramadan-di-beriri-jarak-gubernur-ntb-ajak-keseimbangan-sosial-dan-lingkungan https://amarmedia.co.id/safari-ramadan-di-beriri-jarak-gubernur-ntb-ajak-keseimbangan-sosial-dan-lingkungan Safari Ramadan di Beriri Jarak, Gubernur NTB Ajak Keseimbangan Sosial dan Lingkungan

Lotim.Amarmedia.co.id - Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa ibadah puasa memiliki fungsi mendasar sebagai latihan menahan diri dan memperkuat kepedulian sosial. Hal itu disampaikannya saat Safari Ramadan di Masjid Syiarul Islam At Thayyibi, Desa Beriri Jarak, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (27/2).

Dalam tausiahnya, Gubernur mengutip makna kewajiban puasa sebagaimana juga diwajibkan kepada umat-umat sebelum Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa puasa adalah mekanisme ilahiah untuk membentuk karakter manusia. 

“Puasa itu bukan sekadar menahan lapar dan haus, tapi latihan mengendalikan diri. Karena manusia ini makhluk yang terbatas, mudah tergoda, mudah berlebihan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh unsur kehidupan pada dasarnya memiliki batas. Air terbatas, udara terbatas, harta pun terbatas. Karena itu, keseimbangan harus dijaga. Jika manusia melampaui batas, maka yang terjadi adalah kerusakan, baik kerusakan alam, sosial, maupun mental. 

“Puasa melatih kita supaya tidak serakah, supaya tahu kapan harus berhenti,” katanya.

Gubernur juga menyinggung berbagai bencana yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk di NTB, sebagai pengingat pentingnya menjaga keseimbangan. Menurutnya, pembangunan harus berjalan seiring dengan kesadaran kolektif untuk merawat lingkungan dan memperkuat solidaritas sosial.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa puasa membangun empati. Dengan merasakan lapar dan dahaga, seseorang belajar memahami kondisi saudara-saudaranya yang hidup dalam kekurangan. 

“Kalau kita mampu menahan diri, di situ lahir kepekaan untuk berbagi. Di situlah makna takwa itu tumbuh,” ungkapnya.

Meski demikian, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap penting, meskipun bukan satu-satunya prioritas. Jalan, jembatan, dan fasilitas publik merupakan prasyarat agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal. 

“Kita tidak boleh mengabaikan infrastruktur, karena tanpa akses yang baik, pertumbuhan akan terhambat,” ujarnya.

Namun ia mengingatkan, pembangunan fisik harus dibarengi pembangunan karakter dan kesadaran sosial. Infrastruktur memang membuka konektivitas dan mempercepat mobilitas, tetapi tanpa penguatan nilai dan pengendalian diri, kemajuan bisa kehilangan arah. Karena itu, menurutnya, keseimbangan antara pembangunan lahiriah dan pembinaan batiniah menjadi kunci agar NTB tumbuh tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga secara moral dan spiritual. (AM/kominfotik)

]]>
Sat, 28 Feb 2026 10:53:41 +0800 amr
Gubernur NTB Sebut Lombok Timur Kunci Pertumbuhan Ekonomi dan Pendidikan Inklusif NTB https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-sebut-lombok-timur-kunci-pertumbuhan-ekonomi-dan-pendidikan-inklusif-ntb https://amarmedia.co.id/gubernur-ntb-sebut-lombok-timur-kunci-pertumbuhan-ekonomi-dan-pendidikan-inklusif-ntb Gubernur NTB Sebut Lombok Timur Kunci Pertumbuhan Ekonomi dan Pendidikan Inklusif NTB

Lombok Timur, Amarmedia.co.id - 27 Februari 2026 - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa Kabupaten Lombok Timur memiliki posisi sangat strategis dalam pembangunan Provinsi NTB. Dengan jumlah penduduk hampir 1,5 juta jiwa atau hampir seperempat dari total 5,7 juta penduduk Provinsi NTB, Lombok Timur dinilai menjadi kunci percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, yang disampaikan pada saat Safari Ramadhan di Masjid Al-Muttaqin, Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, Jum’at (27/02).

Menurut Gubernur Iqbal, Lombok Timur dianugerahi bentang alam yang lengkap, mulai dari kawasan pegunungan hingga pesisir dengan potensi pertanian dan perikanan yang melimpah. Dalam 4-5 tahun ke depan, potensi tersebut akan terus dikembangkan secara terarah agar Lombok Timur tidak hanya dikenal luas, tetapi juga mengalami kemajuan dan peningkatan kesejahteraan yang signifikan.

“Jika sebagian besar masyarakat Lombok Timur produktif dan kuat secara ekonomi, maka pendapatan daerah dan Provinsi juga akan meningkat secara signifikan”, ujar Gubernur Iqbal.

Sejak awal masa pembangunan, perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama. Salah satu capaian penting adalah perbaikan ruas jalan strategis yang telah 11 tahun tidak tersentuh dan akhirnya diperbaiki pada 2025. Infrastruktur yang memadai disebut sebagai pondasi dalam mengoptimalkan seluruh potensi daerah.

Di sektor pendidikan, pembangunan sekolah terus digencarkan termasuk sekolah keagamaan dan vokasi. Lombok Timur menjadi salah satu daerah dengan jumlah lembaga pendidikan terbanyak di Provinsi NTB. Selain itu, pemerintah juga mengembangkan program Kampung Nelayan untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan. Kampung Nelayan pertama yang sudah berjalan terletak di Ekas Lombok Timur, pemerintah Provinsi NTB merencanakan pengusulan hingga 40 kampung nelayan baru, dengan porsi signifikan berada di Lombok Timur.

Gubernur Iqbal juga menyoroti perkembangan Sekolah Rakyat yang kini berjalan di Lombok Timur, Lombok Barat, dan Sumbawa. Meski masih bersifat temporer, program ini dinilai telah membawa perubahan nyata terutama bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin dan kategori kemiskinan ekstrem.

Di Lombok Timur, Sekolah Rakyat menampung anak-anak yang sebagian bahkan belum pernah mengenyam pendidikan formal. Setelah mengikuti pembelajaran, terjadi perubahan signifikan pada sikap, semangat serta kepercayaan diri mereka.

“Ini bukti bahwa pendidikan dengan pendekatan yang tepat mampu mengubah masa depan anak-anak kita”, tegas Gubernur Iqbal.

Ke depan, penguatan tidak hanya dilakukan pada kurikulum tetapi juga pada teknik dan metode pembelajaran yang lebih humanis dan berbasis karakter. Pengembangan sumber daya manusia disebut menjadi tanggung jawab bersama, sekaligus ruang inovasi bagi setiap sekolah.

Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota kini sedang menata sistem pendidikan yang lebih inklusif. Program rehabilitasi dan digitalisasi sekolah serta Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak lagi membedakan sekolah negeri dan swasta, selama memenuhi persyaratan administrasi dan aktif menyelenggarakan pendidikan.

Selain itu, pengembangan konten lokal menjadi perhatian penting. Konten berbasis karakter dan budaya daerah dinilai mampu memperkuat identitas serta menyesuaikan pembelajaran dengan realitas sosial masyarakat.

Saat ini, pemerintah juga tengah menyusun Dewan Pendidikan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pendidikan di Provinsi NTB. Dengan dukungan Pemerintah Pusat, koordinasi lintas daerah yang solid serta potensi besar yang dimiliki Lombok Timur, NTB optimistis mampu mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

“Kita ingin pendidikan di NTB berjalan tanpa diskriminasi, berbasis karakter lokal, dan dikelola dengan tata kelola yang kuat. Dengan sinergi semua pihak, insya Allah NTB akan semakin maju dan kompetitif”, tutup Gubernur Iqbal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, Bupati Kabupaten Lombok Timur, Haerul Warisin, dan Kepala OPD Pemerintah Provinsi NTB serta Kabupaten Lombok Timur terkait.(Edo/kominfotik)

]]>
Sat, 28 Feb 2026 10:49:41 +0800 amr
Menuju Pusat Rujukan Timur NTB: Menkes dan Gubernur Tinjau Pengembangan RSUD Kota Bima https://amarmedia.co.id/menuju-pusat-rujukan-timur-ntb-menkes-dan-gubernur-tinjau-pengembangan-rsud-kota-bima https://amarmedia.co.id/menuju-pusat-rujukan-timur-ntb-menkes-dan-gubernur-tinjau-pengembangan-rsud-kota-bima Menuju Pusat Rujukan Timur NTB: Menkes dan Gubernur Tinjau Pengembangan RSUD Kota Bima

Kota Bima.Amarmedia.co.id - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Lalu Muhamad Iqbal melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung progres pembangunan serta kesiapan layanan di RSUD Kota Bima, Jumat, 27 Februari 2026.

Kunjungan ini dalam rangka memastikan bahwa proses pembangunan fisik, pengadaan alat kesehatan, serta pemenuhan sumber daya manusia berjalan sesuai standar dan target peningkatan kelas rumah sakit. Pemerintah pusat dan daerah menegaskan komitmen bersama untuk mempercepat penguatan RSUD Kota Bima sebagai pusat rujukan wilayah timur NTB.

Langkah ini menjadi bagian dari kebijakan strategis peningkatan akses dan kualitas pelayanan rujukan di Pulau Sumbawa, yang mencakup peningkatan kelas RSUD Kota Bima menjadi Tipe C serta peningkatan kelas RSUD H.L. Manambai Abdul Kadir menjadi Tipe B, sesuai Permenkes Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa kunjungannya ke Kota Bima dilakukan untuk memastikan secara langsung bahwa pelaksanaan pembangunan fisik RSUD Kot Bima berjalan sesuai dengan laporan yang diterimanya. Ia menegaskan pentingnya verifikasi lapangan agar pembangunan rumah sakit ini benar-benar memenuhi standar dan dapat berfungsi optimal. Dengan penguatan sarana, peralatan medis, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, diharapkan masyarakat Pulau Sumbawa, khususnya Dompu dan Bima, tidak lagi harus dirujuk ke Mataram untuk mendapatkan layanan spesialistik.

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas dukungan berkelanjutan dalam memperkuat layanan RSUD Kota Bima. Menurutnya, dukungan tersebut sejalan dengan langkah Pemerintah Provinsi NTB dalam menata dan meningkatkan kapasitas rumah sakit provinsi di Pulau Sumbawa, termasuk penguatan RSUD H.L. Manambai Abdul Kadir sebagai bagian dari sistem rujukan regional yang lebih kuat dan merata.

Dari Komitmen Politik ke Desain Kebijakan

Pada masa kampanye, pasangan Iqbal–Dinda berkomitmen menghadirkan keadilan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima. Komitmen tersebut kini diterjemahkan dalam kebijakan konkret: memperkuat rumah sakit rujukan di Pulau Sumbawa agar masyarakat tidak lagi bergantung sepenuhnya pada layanan di Mataram.

Selama ini, kasus jantung intervensi, kemoterapi kanker, hemodialisis, hingga pemeriksaan patologi anatomi masih banyak dirujuk ke Lombok. Konsekuensinya adalah antrean panjang, biaya tambahan, serta risiko keterlambatan penanganan medis. Dalam konteks inilah, penguatan RSUD Kota Bima menjadi langkah korektif atas ketimpangan layanan regional.

Tantangan Kesehatan NTB

Secara struktural, NTB menghadapi beban penyakit yang tinggi. Penyebab utama kematian prematur adalah kanker, stroke, dan tuberkulosis, sementara penyakit tidak menular dan stunting mendominasi beban disabilitas. 

Dengan jumlah penduduk mencapai 5,66 juta jiwa, NTB menghadapi beban penyakit yang signifikan. Berdasarkan data kesehatan provinsi:

  • Kanker menyumbang 83–192 ribu DALY per tahun.
  • Stroke 80–118 ribu DALY.
  • Tuberkulosis 72–140 ribu DALY.
  •  Stunting sekitar 131 ribu DALY.
  •  Penyakit jantung 40–69 ribu DALY.

Secara ekonomi, kerugian akibat penyakit di NTB diperkirakan mencapai Rp18–25 triliun per tahun.

Angka ini menunjukkan bahwa persoalan kesehatan bukan hanya isu sosial, tetapi juga persoalan ekonomi dan produktivitas daerah. Ketimpangan distribusi layanan antara Lombok dan Sumbawa memperberat persoalan tersebut. 

Selama ini, layanan spesialistik lanjutan seperti:- Cathlab (intervensi jantung), Kemoterapi kanker, Patologi anatomi, Hemodialisis, Neurointervensi, masih terpusat di Mataram.

Akibatnya, pasien dari Sumbawa harus menempuh perjalanan laut dan darat ratusan kilometer dalam kondisi sakit. Secara sistem, ini meningkatkan waktu tunggu, risiko medis, dan biaya tidak langsung keluarga.

Oleh karena itu, pembangunan kapasitas layanan rujukan di Pulau Sumbawa bukan sekedar proyek infrastruktur, melainkan strategi pengurangan risiko kesehatan dan kerugian ekonomi daerah.

Kapasitas RSUD Kota Bima: Sebelum dan Sesudah

Sebelum peningkatan, RSUD Kota Bima memiliki:- 98 tempat tidur untuk melayani ±166.992 jiwa Kota Bima serta rujukan regional,- 7 poliklinik rawat jalan, ICU dan NICU terbatas, SDM spesialis dasar.

Rasio tempat tidur terhadap penduduk masih jauh dari ideal, dengan kebutuhan tambahan diperkirakan 70–100 tempat tidur.

Setelah penguatan, target kapasitas meningkat menjadi sekitar 230 tempat tidur dengan:14 poliklinik rawat jalan, ICU, NICU, dan ICVCU,Instalasi bedah sentral,Laboratorium lengkap,IGD modern dengan sistem zonasi.

Peralatan unggulan seperti Cathlab, CT Scan, Mamografi, C-Arm, Echocardiography, Cytotoxic Safety Cabinet, dan Hemodialisis memperkuat kompetensi layanan sesuai standar rumah sakit Tipe C.

Penguatan SDM dan Alat Kesehatan

Untuk memastikan peningkatan kelas berbasis kompetensi, pemerintah melengkapi SDM:Spesialis onkologi,Spesialis urologi,Spesialis bedah saraf,Spesialis neurologi intervensi,Spesialis anestesi dan terapi intensif.

Alat Kesehatan Tambahan, berupa: PCR, Immunology Analyzer,Blood Chemical Analyzer,Electroencephalography (EEG).

Sarana Pendukung: Ambulans transport dan ambulans jenazah, Bangsal stroke,Bangsal kanker.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa peningkatan kelas rumah sakit tidak hanya administratif, tetapi berbasis kesiapan klinis.

Target Kebijakan yang Terukur

Pasca peningkatan, pemerintah menargetkan:- Rasio tempat tidur mendekati 1,44 per 1.000 penduduk, BOR (Bed Occupancy Rate) terkendali sekitar 75%, Waktu tunggu pasien menurun signifikan,Penurunan rujukan ke Mataram untuk kasus tertentu, Efisiensi biaya kesehatan regional.

Dengan penguatan RSUD Kota Bima dan peningkatan kelas RSUD H.L. Manambai Abdul Kadir menjadi Tipe B, Pulau Sumbawa diharapkan memiliki sistem rujukan regional yang lebih mandiri dan efisien.

Makna Strategis bagi Pulau Sumbawa

Penguatan RSUD Kota Bima sebagai pusat rujukan wilayah timur NTB adalah pernyataan kebijakan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh terkonsentrasi di satu pulau. Negara harus memastikan akses yang setara bagi seluruh warga, termasuk di wilayah timur NTB.

Dengan peningkatan kelas RSUD Kota Bima dan RSUD H.L. Manambai Abdul Kadir, Pulau Sumbawa kini memiliki fondasi sistem rujukan regional yang lebih kuat dan mandiri.

Langkah ini mungkin belum menyelesaikan seluruh tantangan, tetapi arah kebijakannya sudah jelas: mendekatkan layanan, mempercepat penanganan, dan menghadirkan keadilan kesehatan bagi masyarakat Pulau Sumbawa.(AM/Kominfotik)

]]>
Sat, 28 Feb 2026 08:46:50 +0800 amr
"Palestina Memanggil" di Smanda: SMAN 2 Sumbawa Besar Gelar Tabligh Akbar Bersama Ulama Palestina https://amarmedia.co.id/palestina-memanggil-di-smanda-sman-2-sumbawa-besar-gelar-tabligh-akbar-bersama-ulama-palestina https://amarmedia.co.id/palestina-memanggil-di-smanda-sman-2-sumbawa-besar-gelar-tabligh-akbar-bersama-ulama-palestina Palestina Memanggil" di Smanda: SMAN 2 Sumbawa Besar Gelar Tabligh Akbar Bersama Ulama Palestina

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id 27 Februari 2026 – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti SMA Negeri 2 Sumbawa Besar (Smanda) pada Jumat pagi 27/2/2026. Dalam rangkaian kegiatan mengisi bulan suci Ramadan 1447 H, sekolah ini menyelenggarakan Tabligh Akbar bertajuk “Palestina Memanggil” dengan menghadirkan narasumber istimewa, Syekh Mo'ud Mohamad Ibrahim Alomari yang datang langsung dari Palestina.

Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan sekolah ini diikuti dengan antusias oleh seluruh keluarga besar Smanda, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan.

Membangkitkan Empati dan Solidaritas

Melalui tausiyahnya, Syekh Mo'ud mengajak para jamaah untuk memperkuat keimanan serta menumbuhkan kepedulian yang mendalam terhadap sesama muslim, khususnya saudara-saudara di Palestina. Pesan persaudaraan (ukhuwah Islamiyah) menjadi inti dari penyampaian beliau, mengingatkan bahwa setiap mukmin adalah satu tubuh.

Tema "Palestina Memanggil" sengaja diusung sebagai pengingat bagi generasi muda akan pentingnya solidaritas internasional dan doa sebagai wujud nyata empati kemanusiaan.

Kepala SMAN 2 Sumbawa Besar, Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga sekolah yang telah menyisihkan sebagian rezekinya.

"Terima kasih banyak kepada Keluarga Besar Smanda untuk hari ini. Insya Allah, doa tulus dan titipan infaq dari anak-anak serta Bapak/Ibu semua akan sampai kepada saudara-saudara kita di sana. Semoga menjadi amal jariyah yang tak terputus," ujar Ainun dengan penuh haru.

Kegiatan Tabligh Akbar ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi mampu membawa keberkahan serta memperkokoh karakter religius siswa. Dengan mendengarkan langsung kesaksian dan ilmu dari ulama Palestina, siswa diajak untuk lebih bersyukur atas kedamaian yang dirasakan di tanah air sekaligus tidak melupakan tanggung jawab moral sebagai bagian dari masyarakat dunia.

Suasana ditutup dengan penyerahan bantuan kepada Palestina dan doa bersama untuk keselamatan umat Islam di seluruh dunia, menjadikan Jumat di pekan kedua Ramadan ini terasa begitu bermakna bagi warga SMAN 2 Sumbawa Besar. (AM)

]]>
Sat, 28 Feb 2026 08:10:42 +0800 amr
Menteri KP Tinjau KNMP Pulau Bungin, Bupati Sumbawa Usulkan 5 Desa Jadi Kampung Nelayan Merah Putih 2026 https://amarmedia.co.id/menteri-kp-tinjau-knmp-pulau-bungin-bupati-sumbawa-usulkan-5-desa-jadi-kampung-nelayan-merah-putih-2026 https://amarmedia.co.id/menteri-kp-tinjau-knmp-pulau-bungin-bupati-sumbawa-usulkan-5-desa-jadi-kampung-nelayan-merah-putih-2026 Menteri KP Tinjau KNMP Pulau Bungin, Bupati Sumbawa Usulkan 5 Desa Jadi Kampung Nelayan Merah Putih 2026

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Jumat (27/2/2026) pukul 07.00 WITA.

 

Sebelumnya, Bupati juga menyambut langsung kedatangan Menteri di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa. Kunjungan kerja tersebut menjadi momen istimewa bagi masyarakat pesisir, khususnya warga Pulau Bungin yang sejak pagi memadati lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

 

Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr. Budi Prasetiyo, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa H Andi Mappelepui serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa Rahmat Hidayat, Kadis Koperasi, UMKM Perindistrian dan Perdagangan, E. S Adi Nusantara, Kadis PRKP Dian Sidarta, Asisten 3 Setda Rahman Ansori.

 

Bupati Sumbawa menyampaikan rasa bangga dan terhormat atas kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan ke Pulau Bungin.

 

“Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami, khususnya masyarakat Bungin dan Sumbawa, dikunjungi langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan. Alhamdulillah, pada tahun 2025 kita mendapat kesempatan dibangun Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri dan jajaran atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat nelayan Sumbawa. Menurutnya, kehadiran program KNMP membawa banyak manfaat, mulai dari pembangunan dermaga, mesin pendingin ikan, hingga penataan kawasan yang kini menjadi lebih representatif dan bahkan menjadi lokasi kunjungan masyarakat.

Bupati mengingatkan warga agar menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengusulkan 5 desa agar agar dapat ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun 2026 yakni Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang, Desa Buer Kecamatan Buer, Desa Labuhan Jambu Kecamatan Tarano, Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape dan Desa Gapit Kecamatan Empang.

Ia menyampaikan masih ada lima desa lain yang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui program serupa.

“Sumbawa memiliki potensi tambak, laut, hingga produksi garam yang cukup besar. Karena itu kami mohon dukungan dan arahan Pak Menteri agar pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerah kami terus dibantu dan diperkuat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pulau Bungin, M. Jaelani, mengungkapkan bahwa ini merupakan kunjungan kedua Menteri ke wilayah tersebut. Ia berharap kunjungan kali ini membawa lebih banyak program dan keberlanjutan bantuan bagi masyarakat.

“Alhamdulillah kami kembali dibantu. Kami ucapkan terima kasih kepada Presiden atas program Kampung Nelayan Merah Putih ini. Lokasi ini kini menjadi bagus dan membanggakan,” katanya.

Dalam peninjauan, Menteri Trenggono melihat langsung mesin pendingin ikan bantuan kementerian. Menurutnya, fasilitas tersebut sangat penting untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan agar tetap segar dan tidak cepat rusak meskipun belum langsung dipasarkan.

Dalam dialog bersama masyarakat, Menteri menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Pulau Bungin. Ia menjanjikan bantuan kapal bagi nelayan serta pembangunan kampung budidaya lobster dan mutiara.

“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini merupakan program kementerian tahun 2025. Di tahun 2026, kami akan membantu 1.000 keramba untuk masyarakat Bungin,” ujarnya di hadapan warga.

Kunjungan ini diharapkan semakin mendorong Pulau Bungin sebagai sentra perikanan tangkap dan budidaya unggulan di Kabupaten Sumbawa, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. (AM)

]]>
Sat, 28 Feb 2026 04:48:20 +0800 amr
Didampingi Bupati Jarot, Dan Anggota DPRD Sumbawa, Menteri KKP Pastikan Fasilitas Cold Storage Pulau Bungin Berfungsi Optimal https://amarmedia.co.id/didampingi-bupati-jarot-dan-anggota-dprd-sumbawa-menteri-kkp-pastikan-fasilitas-cold-storage-pulau-bungin-berfungsi-optimal https://amarmedia.co.id/didampingi-bupati-jarot-dan-anggota-dprd-sumbawa-menteri-kkp-pastikan-fasilitas-cold-storage-pulau-bungin-berfungsi-optimal

Sumbawa Amarmedia.co.id– Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, melakukan kunjungan kerja ke lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Jumat (27/2/2026) pukul 07.00 WITA. Kegiatan dipusatkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Pulau Bungin dan disambut antusias masyarakat yang telah hadir sejak pagi hari.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Trenggono didampingi Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa H Andi Mappelepui, Kapolres Sumbawa Marieta Dwi Ardhini, Kajari Sumbawa Iwan Arto Koesoemo, Kasdim Mayor Inf Dahlan S.Sos, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr. Budi Prasetiyo S.Sos., M.AP.

Setibanya di lokasi, Menteri meninjau langsung sejumlah mesin pendingin ikan yang merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mendukung operasional Kampung Nelayan Merah Putih. Ia memastikan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para nelayan setempat.

Menurutnya, keberadaan mesin pendingin sangat penting untuk menjaga kualitas hasil tangkapan. Dengan fasilitas tersebut, ikan dapat tetap segar dan tidak cepat rusak meski belum langsung dipasarkan.

Dalam sesi dialog bersama masyarakat, Menteri Trenggono menyampaikan komitmen pemerintah pusat untuk terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Pulau Bungin. Ia menjanjikan bantuan kapal bagi nelayan serta pembangunan kampung budidaya lobster dan mutiara di wilayah tersebut.

“Program Kampung Nelayan Merah Putih ini merupakan program kementerian tahun 2025. Di tahun 2026, kami akan membantu 1.000 keramba untuk masyarakat Bungin,” ujarnya di hadapan warga.

Ia menegaskan, bantuan keramba tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi budidaya serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Selain itu, pengembangan budidaya lobster dan mutiara dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan nelayan.

Menteri juga mengingatkan masyarakat agar menjaga seluruh fasilitas yang telah diberikan pemerintah. Ia berharap sarana dan prasarana yang ada dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang demi kesejahteraan bersama.

Di akhir kegiatan, Menteri Trenggono bersama Bupati Sumbawa menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Pulau Bungin sebagai bentuk kepedulian terhadap warga pesisir.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat Pulau Bungin sebagai sentra perikanan tangkap dan budidaya unggulan di Kabupaten Sumbawa, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan secara berkelanjutan.

]]>
Fri, 27 Feb 2026 22:53:50 +0800 amr
Sinergi PUPR NTB dan Amman Mineral: Amankan Jalur Vital Pulau Sumbawa hingga Akses Terisolir Sejorong&Tatar Kembali Terbuka dalam Sehari https://amarmedia.co.id/sinergi-pupr-ntb-dan-amman-mineral-amankan-jalur-vital-pulau-sumbawa-hingga-akses-terisolir-sejorong-tatar-kembali-terbuka-dalam-sehari https://amarmedia.co.id/sinergi-pupr-ntb-dan-amman-mineral-amankan-jalur-vital-pulau-sumbawa-hingga-akses-terisolir-sejorong-tatar-kembali-terbuka-dalam-sehari Sinergi PUPR NTB dan Amman Mineral: Amankan Jalur Vital Pulau Sumbawa hingga Akses Terisolir Sejorong-Tatar Kembali Terbuka dalam Sehari

Sumbawa,Amarmedia.co.id  – Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Pulau Sumbawa Dinas PUPR Provinsi NTB, Mustafa ST., MT., bergerak cepat melakukan pemantauan intensif sekaligus koordinasi penanganan terhadap sejumlah ruas jalan terdampak banjir dan longsor di Pulau Sumbawa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, menjaga keselamatan pengguna jalan, serta mempercepat pemulihan infrastruktur di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

Mustafa mengatakan, cuaca dengan intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah titik mengalami longsor dan kerusakan struktur jalan.

“Kami tidak ingin akses masyarakat terputus terlalu lama. Begitu mendapat laporan, tim langsung kami turunkan bersama alat berat untuk memastikan jalur vital tetap bisa dilalui,” ujarnya.

Penanganan dimulai di Kabupaten Sumbawa. Salah satu titik terdampak berada di ruas Lenangguar–Lunyuk. Longsoran terjadi hampir setiap hari akibat hujan deras yang membuat kondisi tanah menjadi labil.

“Di Lenangguar–Lunyuk, longsor terjadi berulang karena tanah tidak mampu menahan beban lereng. Kami kerahkan ekskavator sejak Rabu, 25 Februari 2026, dan pekerjaan masih berlanjut hingga keesokan harinya karena kondisi jalan masih berlumpur,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa prioritas utama adalah membuka akses secepat mungkin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Selain itu, perbaikan juga dilakukan di ruas depan RSUD Sering Sumbawa atau ruas Kaharudin. Kerusakan tidak hanya disebabkan oleh cuaca, tetapi juga faktor struktur jalan yang perlu diperkuat.

“Karena ini akses menuju rumah sakit, tentu menjadi prioritas. Kami turunkan becko loader untuk pembersihan dan alat pemadat agar hasil perbaikan lebih kuat dan tahan lama. Penanganan dilakukan tanpa mengganggu aktivitas layanan kesehatan,” katanya.

Di Kabupaten Sumbawa Barat, longsor parah terjadi di ruas Sejorong–Tatar, tepatnya di tanjakan Liang See. Kondisi tersebut sempat menyebabkan isolasi lalu lintas dan menghambat konektivitas antarwilayah.

Mustafa turun langsung ke lokasi untuk melakukan koordinasi lintas pihak. Penanganan dilakukan melalui kerja sama dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara.

“Kami berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan mereka merespons cepat dengan menurunkan ekskavator. Alhamdulillah, pada hari yang sama jalur berhasil dibuka kembali sehingga masyarakat tidak lagi terisolir,” ungkapnya.

Setelah menyelesaikan penanganan di wilayah barat Pulau Sumbawa, Mustafa melanjutkan pemantauan ke Kabupaten Bima dan Dompu.

Di ruas Simpasai–Parado, tepatnya di lokasi longsor Pelaparado KM 49, kondisi kerusakan tergolong sangat berat. Jalan eksisting mengalami longsor dengan kedalaman mencapai sekitar 75 meter.

“Ini termasuk kategori longsor ekstrem. Tidak hanya memutus akses, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak ditangani dengan perencanaan matang. Saat ini kami melakukan identifikasi detail untuk menentukan langkah teknis terbaik,” terangnya.

Sementara di ruas Labuan Kenanga–Kawinda Toi, kerusakan terjadi akibat erosi yang menggerus permukaan dan struktur jalan. Faktor drainase yang kurang optimal serta kondisi tanah labil memperparah situasi.

“Tim wilayah timur sudah melakukan identifikasi menyeluruh. Ke depan kemungkinan akan dilakukan perbaikan drainase dan penguatan lereng agar tidak terjadi kerusakan berulang,” jelas Mustafa.

Ia menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan.

“Kami terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan. Seluruh tim siaga agar jalur-jalur vital di Pulau Sumbawa tetap aman dan dapat digunakan masyarakat,” tegasnya.

Dengan langkah cepat dan kolaborasi lintas pihak, Balai Pemeliharaan Jalan Pulau Sumbawa Dinas PUPR Provinsi NTB berkomitmen menjaga konektivitas wilayah di tengah tantangan cuaca ekstrem. Upaya ini diharapkan mampu menjamin keselamatan masyarakat serta mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa di seluruh Pulau Sumbawa. (AM)

]]>
Fri, 27 Feb 2026 22:36:45 +0800 amr
Kunker di Ekas, Menteri KP Perkuat Fasilitas Nelayan dan Budidaya Lobster https://amarmedia.co.id/kunker-di-ekas-mentri-kpp-perkuat-fasilitas-nelayan-dan-budidaya-lobster https://amarmedia.co.id/kunker-di-ekas-mentri-kpp-perkuat-fasilitas-nelayan-dan-budidaya-lobster Kunker di Ekas, Menteri KP Perkuat Fasilitas Nelayan dan Budidaya Lobster

Lombok Timur- Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, melakukan kunjungan kerja ke Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (27/2)2926). Dalam kunjungan tersebut, Menteri didampingi Plh Sekda NTB Lalu Moh Faozal dan Bupati Lombok Timur Haerul Warisin meninjau fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih.

Menteri KKP melihat langsung fasilitas cold storage dan pabrik es luri, serta menyatakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan. Ia menyoroti potensi perikanan di wilayah tersebut, khususnya komoditas lobster, dan mendorong nelayan untuk beralih dari penjualan benih ke budidaya agar memperoleh nilai tambah yang lebih tinggi.

“Di sini juga akan dibantu 10 unit kapal nelayan dan juga mesin. Kalau saudara-saudara yang menangkap benih lobster, jangan lagi dijual benihnya, tetapi dibudidayakan. Kalau tidak punya keramba, minta ke Pak Dirjen, langsung akan kita bagi,” tegas Menteri Trenggono di hadapan para nelayan.

Bupati Lombok Timur menyambut baik dukungan pemerintah pusat tersebut. Ia menilai keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih strategis dalam mendukung pengembangan wisata bahari dan kuliner terapung di kawasan Ekas. Namun demikian, ia juga menyampaikan kebutuhan mendesak nelayan, antara lain pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) serta peremajaan mesin kapal.

“Keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih ini sangat mendukung wisata kami. Tapi masih ada kekurangan, pertama adalah SPBUN dan mesin-mesin kapal yang hancur. Mudah-mudahan kami bisa dibantu, apalagi dengan adanya fasilitas penyimpanan 10 ton ini, tangkapan nelayan tidak perlu langsung dijual murah dan harganya akan dikendalikan melalui tata niaga koperasi,” ujarnya.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Muslim, serta jajaran pimpinan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. (AM/Biro Adpim/Kominfotik)

]]>
Fri, 27 Feb 2026 22:02:51 +0800 amr
Ramadhan Momentum Berbagi, Pemuda Pancasila Bandar Klippa Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat https://amarmedia.co.id/ramadhan-momentum-berbagi-pemuda-pancasila-bandar-klippa-pererat-silaturahmi-dengan-masyarakat https://amarmedia.co.id/ramadhan-momentum-berbagi-pemuda-pancasila-bandar-klippa-pererat-silaturahmi-dengan-masyarakat Ramadhan Momentum Berbagi, Pemuda Pancasila Bandar Klippa Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Deli Serdang, Amarmedia.co.id -Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian di bulan suci Ramadhan, Pimpinan Ranting Pemuda Pancasila Desa Bandar Klippa menggelar kegiatan berbagi takjil, nasi kotak, serta buka puasa bersama masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Ruko Jalan Pasar 7 Simpang Jodoh, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat (26/2/2026) sore.

Ketua Ranting Pemuda Pancasila Bandar Klippa, Teguh, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Pembagian takjil dan buka puasa bersama ini merupakan wujud kepedulian Pemuda Pancasila kepada masyarakat. Kami ingin hadir dan berbagi kebahagiaan dengan warga yang sedang menunaikan ibadah puasa,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Ia juga menegaskan bahwa bulan Ramadhan menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa empati, solidaritas, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, kepekaan sosial sangat dibutuhkan dalam menjaga ketahanan sosial, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, termasuk dampak situasi ekonomi global dan nasional.

Lebih lanjut, Teguh berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi, baik antaranggota Pemuda Pancasila maupun dengan masyarakat luas.

Bung Kamiso Mewakili Ketua PAC Pemuda Pancasila Percut Sei Tuan dalam sambutanya menyampaikan “Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kebersamaan, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan rasa saling peduli. Pemuda Pancasila harus mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat, khususnya di Desa Bandar Klippa dan Kecamatan Percut Sei Tuan,” katanya.

Ia menambahkan, mengucapkan terimakasih kepada Ketua Ranting Bandar Klippa Teguh Surya Mukhti atas kegiatan berbagi takjil dan nasi kotak, msnurutnya ini merupakan salah satu bukti bahwa Pemuda Pancasila selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga persatuan, tetapi juga dalam aksi sosial dan kemanusiaan.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Warga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, khususnya di bulan penuh berkah ini.

Hadir dalam acara buka puasa dan pembagian Takjil, Ketua MPC Deli Serdang sekaligus anggota DPRD Deli Serdang fraksi Hanura yaitu Junaidi SH yang di wakili jajaran, Ketua PAC PP Pemuda Pancasila Kec. Percut Sei Tuan, Ketua Buang Beserta Jajarannya Dan Perwakilan MPC PP Kab. Deli Serdang dan masyarakat sekitar. (Tim)

]]>
Fri, 27 Feb 2026 21:47:15 +0800 amr
Tausiyah Malam ke&10 Ramadan di Masjid Annur Samapuin: Menjemput Predikat Takwa dengan "Syarat dan Ketentuan Berlaku" https://amarmedia.co.id/tausiyah-malam-ke-10-ramadan-di-masjid-annur-samapuin-menjemput-predikat-takwa-dengan-syarat-dan-ketentuan-berlaku https://amarmedia.co.id/tausiyah-malam-ke-10-ramadan-di-masjid-annur-samapuin-menjemput-predikat-takwa-dengan-syarat-dan-ketentuan-berlaku Tausiyah Malam ke-10 Ramadan di Masjid Annur Samapuin: Menjemput Predikat Takwa dengan "Syarat dan Ketentuan Berlaku"

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - 27 Februari 2026 – Memasuki malam kesepuluh bulan suci Ramadan 1447 H, suasana khidmat menyelimuti Masjid Jamik Annur, Kelurahan Samapuin. Pada kesempatan tersebut, Ustadz Tanzilulhadi, SH., hadir memberikan tausiyah yang menekankan bahwa Ramadan adalah madrasah besar atau "Tarbiyah" bagi umat Islam untuk meraih derajat takwa.

Dalam ceramahnya, Ustadz Tanzilulhadi mengingatkan jamaah bahwa predikat takwa tidak datang secara otomatis, melainkan melalui proses pendidikan diri yang disiplin.

Imam rawatib masjid Jamik Annur ini mengibaratkan perolehan pahala dan derajat takwa seperti sebuah kesepakatan yang memiliki "syarat dan ketentuan berlaku." Menurutnya, berpuasa bukan hanya menahan lapar dan haus di siang hari, tetapi juga menjaga komitmen total terhadap larangan-larangan Allah.

"Bayangkan, di siang hari kita menahan banyak hal. Tidak hanya makan dan minum, tapi juga hal-hal lain yang dilarang saat berpuasa. Jika kita mampu memenuhi syarat dan ketentuan ini dengan ikhlas karena Allah (imanan wahtisaban), maka janji Rasulullah adalah ampunan atas dosa-dosa masa lalu," jelasnya

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai sahabat karib selama bulan ini. Al-Qur'an, menurutnya, bukan sekadar bacaan, melainkan pembela dan pendamping umat manusia kelak di hari kiamat.

Filosofi Tarawih: Ibadah yang Menenangkan

Satu hal menarik yang dibahas dalam tausiyah tersebut adalah hakikat dari salat Tarawih. Ustadz Tanzilulhadi menjelaskan bahwa secara etimologi, kata "Tarawih"berasal dari akar kata yang berarti "istirahat."

Ia menceritakan sejarah singkat bagaimana salat ini berawal dari kebiasaan Rasulullah yang kemudian dikumpulkan secara berjamaah secara masif oleh Khalifah Umar bin Khattab demi ketertiban jamaah di masjid.

"Tarawih itu sebetulnya adalah beristirahat. Maka, imam yang baik adalah yang memberi jeda. Setelah salam, duduk dulu, ambil napas, hilangkan lelahnya, baru lanjut takbir lagi. Itulah esensi Tarawih yang sebenarnya, sebuah ibadah yang memberikan ketenangan dan jeda bagi jiwa, bukan sekadar gerakan cepat," tambahnya.

Menjaga Istiqomah Menuju Muttaqin

Menutup tausiyahnya, Ustadz Tanzilulhadi menghimbau jamaah Masjid Annur untuk menjaga konsistensi (istiqomah) hingga akhir Ramadan. Target akhirnya adalah menjadi hamba yang bertakwa sebagaimana diamanatkan dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 183.

"Semoga ibadah kita di sepuluh malam pertama ini menjadi pemicu bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas diri. Mari kita manfaatkan bulan pendidikan ini untuk mendidik diri dan anak-anak kita menjadi pribadi yang lebih baik," pungkasnya.

Kegiatan malam itu diakhiri dengan salat Tarawih berjamaah yang diikuti dengan khusyuk oleh warga Kelurahan Samapuin, menutup fase pertama Ramadan (fase rahmat) dengan penuh harapan. (AM)

]]>
Fri, 27 Feb 2026 21:37:03 +0800 amr
Sapi Sumbawa Bukan Sekadar Komoditas, Prof. Dahlan: Revitalisasi Sistem "Lar" Kunci Jaga Populasi dan Efisiensi https://amarmedia.co.id/sapi-sumbawa-bukan-sekadar-komoditas-prof-dahlan-revitalisasi-sistem-lar-kunci-jaga-populasi-dan-efisiensi https://amarmedia.co.id/sapi-sumbawa-bukan-sekadar-komoditas-prof-dahlan-revitalisasi-sistem-lar-kunci-jaga-populasi-dan-efisiensi Sapi Sumbawa Bukan Sekadar Komoditas, Prof. Dahlan: Revitalisasi Sistem "Lar" Kunci Jaga Populasi dan Efisiensi

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 26 Februari 2026– Momentum Hari Raya Idul Adha selalu menjadi "panen raya" bagi para peternak dan pengusaha ternak di Nusa Tenggara Barat (NTB). Tingginya permintaan pasar luar daerah menjanjikan keuntungan besar karena harga jual yang jauh lebih baik dibandingkan hari biasa. Namun, di balik potensi ekonomi tersebut, tersimpan tantangan besar terkait keberlanjutan populasi.

Pakar Peternakan sekaligus Tim Ahli Gubernur NTB Bidang Kelautan dan Perikanan, Prof. Dahlanuddin, PhD, mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar tidak terlena dengan tingginya angka pengiriman ternak ke luar daerah.

Dalam pertemuan strategis di Aula kantor Disnakeswan Sumbawa (26/2), Prof. Dahlan menekankan bahwa tingginya angka pengeluaran sapi kurban dari NTB harus dibarengi dengan perbaikan manajemen pembiakan (breeding). Jika tidak, NTB terancam kehilangan "populasi dasar" yang merupakan mesin utama produksi ternak.

"Idul Adha adalah momentum peternak mendapatkan keuntungan maksimal. Semua pihak harus bekerja sama memastikan kelancaran pengiriman. Namun, kita harus waspada; jangan sampai populasi dasar kita terkuras habis karena manajemen pembiakan yang diabaikan," tegas Prof. Dahlan.

Menurutnya, peluang terbesar untuk meningkatkan efisiensi produksi sapi bakalan (bibit) di NTB berada di Pulau Sumbawa, khususnya Kabupaten Sumbawa. Hal ini didukung oleh fakta bahwa Sumbawa memiliki populasi sapi terbesar sekaligus luas wilayah yang paling memadai.

Salah satu poin krusial yang disoroti Prof. Dahlan adalah Revitalisasi Lar (kawasan pelepasan ternak/padang penggembalaan luas). Beliau menegaskan bahwa sistem Lar adalah metode pembiakan yang paling murah dan efektif bagi peternak lokal.

"Pembiakan yang paling efisien adalah dengan cara dilepas di Lar. Namun, lokasi pelepasan ini harus segera direvitalisasi. Kita tidak bisa lagi membiarkan ternak dilepas begitu saja tanpa manajemen yang jelas," jelasnya.

Prof. Dahlan memaparkan empat langkah konkret yang harus dilakukan untuk memodernisasi sistem pembiakan tradisional agar tetap produktif:

Pertama ;  Memastikan pejantan yang ada di lokasi pelepasan adalah bibit unggul untuk memperbaiki kualitas keturunan.

Kedua ; Menjamin ketersediaan pakan berkualitas di area Lar, terutama saat musim kemarau.

Ketiga : Membangun infrastruktur air yang memadai di titik-titik strategis area pelepasan.

Keempat;  Mengatur pola pembiakan dan pengawasan kesehatan hewan secara terintegrasi.

Jika langkah-langkah revitalisasi ini tidak segera diambil, Prof. Dahlan memprediksi produksi sapi bakalan di Sumbawa akan terus menurun. Dampak jangka panjangnya adalah berkurangnya kuota sapi kurban yang bisa dijual ke luar daerah, yang secara otomatis akan memangkas potensi pendapatan daerah dan kesejahteraan peternak.

"Tanpa perbaikan di sektor hulu (pembiakan), kita akan kesulitan memenuhi permintaan pasar di masa depan. Revitalisasi Lar bukan lagi pilihan, tapi keharusan untuk menjaga Sumbawa tetap menjadi lumbung ternak nasional," pungkas putra daerah Sumbawa tersebut.(AM)

]]>
Fri, 27 Feb 2026 08:19:52 +0800 amr
Sapi Betina Adalah Aset Populasi, Ridwan SP MSi Desak Pembentukan Tim Terpadu Berantas Mafia Ternak Ilegal https://amarmedia.co.id/sapi-betina-adalah-aset-populasi-ridwan-sp-msi-desak-pembentukan-tim-terpadu-berantas-mafia-ternak-ilegal https://amarmedia.co.id/sapi-betina-adalah-aset-populasi-ridwan-sp-msi-desak-pembentukan-tim-terpadu-berantas-mafia-ternak-ilegal Sapi Betina Adalah  Aset  Populasi, Ridwan SP MSi Desak Pembentukan Tim Terpadu Berantas Mafia Ternak Ilegal

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id - 26 Februari 2026– Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Ridwan, SP., M.Si., mengeluarkan pernyataan tegas menyusul maraknya penyelundupan ternak, khususnya sapi betina produktif dan pedet, dari Kabupaten Sumbawa. Dalam rapat koordinasi strategis di Aula Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Sumbawa, Kamis (26/2), Ridwan menekankan bahwa daerah tidak boleh lagi "kecolongan" aset yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat.

Bagi Ridwan, isu pengiriman ternak ilegal bukan sekadar masalah administrasi, melainkan ancaman nyata terhadap keberlangsungan populasi ternak Sumbawa yang dikenal sebagai lumbung nasional.

Ridwan sepakat dengan kekhawatiran otoritas veteriner yang mengibaratkan sapi betina sebagai "mesin" produksi. Jika pengiriman ilegal betina produktif terus dibiarkan mengalir keluar melalui pintu-pintu tikus maupun pelabuhan resmi tanpa dokumen, maka masa depan peternakan Sumbawa berada di ambang kepunahan.

"Betina produktif itu mesinnya. Kalau mesin kita habis dikirim keluar secara ilegal, apa lagi yang tersisa untuk anak cucu kita di Sumbawa? Ini bukan hanya soal hewan, ini soal kedaulatan ekonomi daerah dan penyelamatan PAD," tegas Ridwan di hadapan jajaran Pemprov NTB dan Disnakeswan Sumbawa.

Merespons keluhan Disnak Sumbawa mengenai keterbatasan personel pasca-seleksi P3K, Ridwan memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan Tim Pengawasan Terpadu. Namun, ia memberikan catatan kritis bahwa tim ini harus memiliki taji dan koordinasi yang tidak terputus.

Ridwan meminta otoritas Karantina (BKHIT), Kepolisian, dan Dinas Teknis tidak berjalan sendiri-sendiri. "Karantina harus menjadi titik tekan utama. Jika ditemukan hewan tanpa dokumen resmi, jangan dipulangkan begitu saja ke pemiliknya tanpa proses hukum, segera koordinasi dengan dinas," ujar Ridwan yang juga Anggota Fraksi PKB ini.

Ia mendorong adanya penganggaran khusus untuk mobilisasi ternak hasil tangkapan menuju holding ground (kandang penampungan).

Ridwan menyoroti risiko hilangnya ternak sitaan di lokasi penampungan jika tidak dijaga oleh personel keamanan yang memadai.

Di tengah persiapan Idul Adha 2026 yang diprediksi memiliki perputaran ekonomi mencapai Rp800 miliar hingga Rp1 triliun di NTB, Ridwan mengingatkan bahwa manajemen profesional adalah kunci. Dengan kuota pengeluaran ternak Sumbawa sebesar 17.000 ekor tahun ini, ia meminta digitalisasi melalui aplikasi Simlantaskwan benar-benar dimanfaatkan untuk menutup celah pungli dan makelar ilegal.

"Kami mengapresiasi langkah sigap Pemprov NTB dalam memfasilitasi kebutuhan armada dan digitalisasi ini. Namun, pengawasan di lapangan adalah harga mati. Jangan sampai pengusaha yang taat prosedur justru kalah bersaing dengan 'tengkulak' nakal yang menyelundupkan sapi lewat jalur belakang," tambah legislator dari Komisi II tersebut.

Negara harus hadir. Kita harus memajukan ekonomi Sumbawa, dan itu hanya bisa terjadi jika regulasi kita dihormati dan aset ternak kita terlindungi dengan baik," pungkasnya. (AM)

]]>
Thu, 26 Feb 2026 22:21:02 +0800 amr
Selamatkan "Mesin" Populasi: Disnak Sumbawa Usulkan Pembentukan Tim Terpadu Berantas Penyelundupan Ternak https://amarmedia.co.id/selamatkan-mesin-populasi-disnak-sumbawa-usulkan-pembentukan-tim-terpadu-berantas-penyelundupan-ternak https://amarmedia.co.id/selamatkan-mesin-populasi-disnak-sumbawa-usulkan-pembentukan-tim-terpadu-berantas-penyelundupan-ternak Selamatkan "Mesin" Populasi: Disnak Sumbawa Usulkan Pembentukan Tim Terpadu Berantas Penyelundupan Ternak

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id– Maraknya pengeluaran ternak secara ilegal, terutama sapi betina produktif dan pedet (anak sapi), menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan populasi ternak dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumbawa. Merespons hal tersebut, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten Sumbawa mengusulkan pembentukan Tim Pengawasan Terpadu.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnak Sumbawa, drh. Rini Handayani, M.Si, mengungkapkan bahwa pengawasan di pintu-pintu keluar seperti Pelabuhan Poto Tano saat ini belum optimal. Penyebab utamanya adalah krisis personel akibat kebijakan seleksi P3K yang mengurangi jumlah tenaga lapangan.

"Kami tidak sanggup menjaga wilayah Barat dan Timur selama 24 jam penuh dengan personel yang sangat terbatas. Oleh karena itu, Tim Pengawasan Terpadu sangat mendesak untuk dibentuk," ujar drh. Rini.

Sapi Betina: "Mesin" yang Harus Dijaga

Salah satu perhatian utama adalah penyelundupan sapi betina produktif. Drh. Rini mengibaratkan ternak betina sebagai "mesin" produksi. Jika pengiriman ilegal ini terus dibiarkan, populasi ternak di Sumbawa terancam punah.

"Betina itu mesinnya. Kalau mesinnya habis, apa lagi yang akan kita kerjakan di sini? Kita harus tegas mengatur pengeluaran ini demi masa depan peternakan kita," tegasnya.

 

Dukungan Legislatif dan Sinergi Antarinstansi

Usulan ini mendapat dukungan kuat dari Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, Ridwan, SP.MSi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Disnak, pihak Karantina, dan Kepolisian.

"Karantina harus menjadi titik tekan utama. Jika ditemukan hewan tanpa dokumen resmi, segera koordinasi dengan dinas teknis. Jangan sampai ada komunikasi yang terputus," ujar Ridwan. Ia juga mendorong penganggaran khusus untuk tim pengawas agar ternak hasil tangkapan dapat diamankan dengan layak di holding ground.

Di sisi lain, para pelaku usaha dan asosiasi menyoroti kendala teknis di lapangan. Ketua PEPEHANI, Indra Majid, serta perwakilan Asosiasi Pedagang Peternak Hewan (AP2H), Fatahollah MS, mempertanyakan konsistensi penegakan hukum terhadap oknum "tengkulak" nakal.

Beberapa poin krusial yang disoroti yakni terkait biaya operasional. "Belum adanya anggaran khusus untuk mobilisasi ternak hasil tangkapan menuju holding ground" ujar Indra

Demikian pula Fatahollah mendesak pemerintah untuk memproses pelanggaran hingga ke pengadilan sesuai Perda/Perbup yang berlaku, bukan sekadar mengembalikan ternak ke pemiliknya.

Kepala UPT Puskeswan Kecamatan Alas Abdul Kadir SPt menekankan Keamanan. " Memang benar sering terjadi penangkapan ternak selundupan diatas truk di pelabuhan Poto Tano tanpa surat ternak yang sah. Sehingga saat itu ternak dikembalikan ke pemiliknya atau ke holding ground di Sumbawa. Sehingga disinilah letak permasalahan lanjutan dari penindakan seperti ini, perlu anggaran mobilisasi dan juga  jaminan keamanan di lokasi penampungan (holding ground) agar ternak sitaan tidak hilang atau disalahgunakan" jelasnya.

Diketahui bahwa Kabupaten Sumbawa mendapatkan Kuota 17.000 Ekor.Dengan target pengeluaran ternak sebesar 17.000 ekor tahun ini, koordinasi lintas sektor menjadi kunci. 

"Pembentukan tim terpadu ini diharapkan bukan hanya menutup celah kebocoran PAD, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan bagi masyarakat dan pengusaha yang selama ini taat pada prosedur legal" pungkas Abdul Kadir. (AM)

]]>
Thu, 26 Feb 2026 22:04:55 +0800 amr
Optimalkan Potensi Ekonomi Rp1 Triliun, Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa Perkuat Strategi Pengiriman Ternak Idul Adha 2026 https://amarmedia.co.id/optimalkan-potensi-ekonomi-rp1-triliun-pemprov-ntb-dan-pemkab-sumbawa-perkuat-strategi-pengiriman-ternak-idul-adha-2026 https://amarmedia.co.id/optimalkan-potensi-ekonomi-rp1-triliun-pemprov-ntb-dan-pemkab-sumbawa-perkuat-strategi-pengiriman-ternak-idul-adha-2026 Optimalkan Potensi Ekonomi Rp1 Triliun, Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa Perkuat Strategi Pengiriman Ternak Idul Adha 2026

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id   – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rapat koordinasi guna mematangkan kesiapan pengiriman hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Pertemuan yang berlangsung di Aula Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Sumbawa, Kamis (26/2/2026), fokus pada antisipasi penumpukan logistik dan penguatan tata niaga ternak.

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Disnakeswan NTB Nomor 500.7.2/205/2026 terkait antisipasi lalu lintas ternak. Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran otoritas veteriner, Bappeda Litbang, Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT), Komisi II DPRD Sumbawa, hingga asosiasi pengusaha ternak (PEPEHANI dan AP2H).

 Cegah Penumpukan di Pelabuhan

Kepala Disnakeswan Provinsi NTB Muhamad Riadi, S.P., M.Ec.Dev. menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan kendala logistik, seperti penumpukan truk di Pelabuhan Gili Mas dan Lembar yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, tidak terulang kembali. Sebagai solusi, pemerintah telah mengusulkan penambahan armada kapal pengangkut ternak kepada Kementerian Perhubungan RI, termasuk optimalisasi trayek melalui Pelabuhan Bima dan Pelabuhan Badas.

"Kami telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus dan mengatur skema pergerakan truk pengangkut dari daerah asal secara lebih ketat untuk menjamin efisiensi di pelabuhan," ungkapnya dalam arahan pembuka.

Dampak Ekonomi dan Peran Strategis Sumbawa

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Dr. Basuki, memaparkan bahwa sektor peternakan menjelang Idul Adha memiliki nilai strategis dengan perputaran ekonomi mencapai Rp800 miliar hingga Rp1 triliun. Menurutnya, potensi besar ini memerlukan manajemen profesional agar memberikan dampak maksimal bagi daerah.

Senada dengan hal itu, Tim  Ahli Gubernur Bidang Kelautan dan Perikanan, Prof. Dahlanuddin, PhD, menyoroti posisi Kabupaten Sumbawa sebagai lumbung ternak terbesar di NTB. "Dukungan kelancaran mulai dari proses pendaftaran hingga pengiriman sangat krusial. Pasar untuk ternak bakalan dan potong masih terbuka sangat luas di luar daerah," ujar putra daerah Sumbawa tersebut.

Digitalisasi Simlantaskwan dan Pengawasan Ketat

Dalam upaya modernisasi pelayanan, Pemprov NTB mewajibkan penggunaan aplikasi Simlantaskwan dan integrasi laporan ISIKHNAS. Pejabat Otoritas Veteriner menekankan bahwa pengambilan sampel darah harus mengikuti SOP ketat guna memastikan kesehatan hewan.

Di sisi pengawasan, Penanggung Jawab Satpel Pelabuhan Laut Badas (BKHIT NTB) memastikan kesiapan kandang penampung dan fasilitas uji PCR untuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pemeriksaan akan difokuskan pada kandang penampung pengguna jasa yang telah tersertifikasi.

Sinergi Regional dan Pemberantasan Ternak Ilegal

Rapat juga menghasilkan kesepakatan penting terkait pemerataan kuota, di mana jumlah ternak per izin dibatasi maksimal 200 ekor. Selain itu, disepakati kolaborasi antara Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat (KSB) dalam optimalisasi Rumah Potong Hewan (RPH) serta pengadaan 1.000 ekor bibit bakalan untuk penggemukan.

Anggota Komisi II DPRD Sumbawa, Ridwan, SP., M.Si., memberikan catatan tegas mengenai perlindungan aset daerah. "Pengawasan harus diperketat. Jangan ada lagi pengiriman ternak ilegal yang merugikan daerah. Kami mengapresiasi langkah sigap Disnakeswan NTB dalam memfasilitasi kebutuhan ini," tegasnya.

Pihak asosiasi pengusaha menyambut positif langkah digitalisasi ini dan berharap adanya percepatan pelayanan rekomendasi dari kabupaten lain di Pulau Lombok guna memperlancar distribusi sesuai jadwal yang ditetapkan. (AM)

]]>
Thu, 26 Feb 2026 21:57:23 +0800 amr
Menanti 26 Tahun, Janji Kompensasi 1 Hektare Lahan Bendungan Batu Bulan Dipertanyakan, DPRD Sumbawa Turun Tangan https://amarmedia.co.id/menanti-26-tahun-janji-kompensasi-1-hektare-lahan-bendungan-batu-bulan-dipertanyakan-dprd-sumbawa-turun-tangan https://amarmedia.co.id/menanti-26-tahun-janji-kompensasi-1-hektare-lahan-bendungan-batu-bulan-dipertanyakan-dprd-sumbawa-turun-tangan Menanti 26 Tahun, Janji Kompensasi 1 Hektare Lahan Bendungan Batu Bulan Dipertanyakan, DPRD Sumbawa Turun Tangan

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id– Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Rabu (25/2) untuk memfasilitasi keluhan delegasi masyarakat terdampak pembangunan Bendungan Batu Bulan. Warga menuntut realisasi janji kompensasi lahan seluas 1 hektare per kepala keluarga yang telah terkatung-katung selama 26 tahun.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Syaifullah, SPd.M.MInov, didampingi anggota Komisi III DPRD Syaiful Arif dan H. Rusdi. Hadir pula perwakilan BKAD, Dinas PUPR, PRKP, Kepala BPN Sumbawa, Camat Moyo Hulu, serta delegasi masyarakat Desa Maman.

Ketua Delegasi Masyarakat, M. Sirat mengungkapkan kekecewaan mendalam atas ketidakpastian nasib warga. Ia menjelaskan bahwa pada awal pembangunan, terdapat dua alternatif ganti rugi. Alternatif pertama berupa uang tunai senilai Rp45 juta untuk sawah, Rp25 juta untuk kebun, dan Rp20 juta untuk tegalan.

"Karena saat itu pemerintah daerah dan pihak proyek tidak mampu membayar tunai, muncul alternatif kedua, yaitu pemberian lahan 1 hektare per korban. Namun hingga kini, masyarakat terombang-ambing karena janji itu tidak ditepati," keluh Sirat di hadapan forum.

Kebid pertanahan Surbini menyampaikan berdasarkan data pada tanggal 31 Juli 2023 "karena Pemerintah Daerah menjawab atau memberikan penjelasan kepada Saudara Abdul Hafid S.H. jawaban Pemerintah Daerah saat itu Pak Ketua" ujarnya menunjuk surat Saudara nomor 025/AH/ADP/U/VI/2023 tanggal 12 Juli 2023. Yang lebih kurang poin-poinnya Perihal Mohon realisasi kompensasi atas lahan pengganti Olat Maras, Kecamatan Moyo Hulu kepada warga. Dengan ini disampaikan jawaban dan atau penjelasan sebagai berikut: Bahwa objek lahan atau tanah tersebut sudah terbit peta bidang dan tanah, atau peta Olat Maras Blok Batu Bulan Desa Pandansari.

Kedua Sesuai rekaman bidang tanah pada blok Batu Bulan dan Pandansari, sumber data dari aplikasi Sentuh Tanahku berisi bidang tanah yang telah diukur pada lokasi dimaksud.

Ketiga Berdasarkan peta pada angka 1 dan 2, bahwa lokasi yang dimaksud telah terbit hak atas tanah pada seluruh Blok Batu Bulan Desa Pandansari, sehingga kegiatan identifikasi dan pengukuran pengembalian batas bidang tanah tidak dapat dilaksanakan.

Keempat Sesuai dengan peraturan perundang-undangan tersebut di atas, maka untuk dapat dilakukan rekonstruksi dan identifikasi ulang dan atau pengukuran kembali terhadap lahan atau tanah tersebut, hanya dapat dilakukan oleh Kantor Pertanahan ini ditegaskan di dalam surat ini"Jelas Surbini.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Aset BKAD, Ade Chandra SH, menjelaskan bahwa berdasarkan basis data (DB) aset, lahan yang dimaksud berada di salah satu blok Olat Maras. Ia menyebutkan adanya SK Nomor 322 Tahun 2003 yang terbit sebagai dampak pembangunan bendungan, di mana Balai Wilayah Sungai (BWS) mengajukan tukar-menukar kawasan hutan seluas 900 hektar untuk ganti rugi lahan.

"Secara administratif, masyarakat memang seharusnya menerima 1 hektar sesuai lampiran SK tersebut. Namun,bidang lahan bila disandingkan dengan petanya semuanya sudah bersertifikat. selama ini interaksi dengan warga hanya sebatas diskusi, belum ada surat resmi ke pimpinan terkait pola penyelesaian detailnya," ujar Ade.

Di sisi lain, Kepala BPN Sumbawa, Dendy Herlan, memberikan klarifikasi mendalam terkait dinamika kompensasi lahan di area proyek Bendungan. BPN menegaskan bahwa posisi mereka adalah sebagai pelaksana teknis yang siap mengawal setiap keputusan hukum maupun kesepakatan yang diambil oleh Pemerintah Daerah.

Dalam pernyataannya, Kepala BPN menekankan bahwa urusan kompensasi merupakan kewenangan instansi pelaksana kegiatan. BPN berperan dalam memastikan data yang disajikan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Apapun keputusan dari Pemerintah Daerah atau kesepakatan yang dibuat, kami di BPN siap menindaklanjuti proses tingkatannya. Ini berkaitan erat dengan penguasaan fisik lahan serta keterangan yang diberikan oleh pihak desa dan Pemerintah Daerah, dalam hal ini Bupati," ujar Kepala BPN.

Salah satu poin krusial yang diangkat adalah status pengganti lahan Bendungan yang sebenarnya sudah bersertifikat. Namun, munculnya "pola organisasi" berupa klaim penguasaan tanah atau bagian lahan lain memicu persoalan baru yang belum terselesaikan sejak masa pengadaan awal.

 "Seharusnya jika sudah bersertifikat, masalah ini sudah selesai. Namun karena ada dinamika di lapangan, kami butuh sinkronisasi data untuk menentukan di mana posisi pasti lahan yang diklaim tersebut," tambahnya.

Dendy juga menekan bahwa perlu semacam pengkajian  teknis, karena kasus ini sudah lama. Bagaimana model dulu SK ini diserahkan, apa dalam bentuk tanah itu sudah dikapling, atau diserahkan SK lokasinya di sini atau diserahkan pengaturannya di Pemerintah Desa atau Pemerintah Kecamatan. "kan terus terang Pak Sirat tadi kan ini ada di tengah jalan sekarang ini kan kami belum tahu detail dulu penyerahannya misalnya si A, si B, si C sampai SK itu seperti itu " tutur Dendy

Senada dengan BPN, Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang PUPR Arief Hidayat menyampaikan bahwa kronologi permasalahan ini sebenarnya sudah berlangsung lama. Kurangnya pemahaman mengenai lokasi spesifik pada masa lalu menyebabkan ketidakjelasan titik koordinat saat ini.

"Kami butuh identifikasi kecil atau teknis di lapangan untuk memastikan titik mana saja yang dimaksud dalam klaim tersebut. Apalagi posisi kita saat ini berkaitan dengan aset daerah yang harus dijaga validitasnya," ungkap Kabid Tata Ruang.

Camat Moyo hulu Hairil membenarkan bahwa pada tanggal 12 Juli 2023 itu, saudara Abdul Hafid bersurat kepada Pemerintah Daerah melalui Bupati. Kemudian, Bupati mendisposisikan kepada kami di tingkat Kecamatan dan Desa untuk memberikan penjelasan terkait status lahan tersebut. "Perlu kami sampaikan di forum yang terhormat ini bahwa lahan di Blok Batu Bulan, Desa Pandansari itu sebenarnya sudah memiliki sejarah administrasi yang cukup panjang." ujar Camat Hairil

Hairil juga menyampaikan bahwa Berdasarkan data yang ada di kantor Camat, lahan tersebut memang awalnya dipersiapkan untuk lahan pengganti bagi warga eks transmigrasi. Namun, dalam perjalanannya, sebagaimana yang disebutkan dalam poin jawaban Pemerintah Daerah tadi, di atas lahan tersebut ternyata sudah terbit hak atas tanah. Artinya, secara sistem di aplikasi 'Sentuh Tanahku' milik BPN, bidang-bidang tanah tersebut sudah terpetakan dan sudah ada pemilik haknya. Dia juga menekan bawah dari pihak Kecamatan siap memfasilitasi proses verifikasi ulang jika memang ada perintah dari pimpinan atau jika ada putusan hukum yang tetap. Karena secara administratif, kami di Kecamatan sifatnya membantu koordinasi antara Pemerintah Desa dengan instansi vertikal seperti BPN.

Menutup rapat, Ketua Komisi III Syaifullah mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting untuk menuntaskan konflik tersebut.

Pertama ; Pemerintah Daerah melalui BKAD, Dinas PRKP, dan Dinas PUPR diminta melakukan kajian mendalam dan membentuk tim khusus untuk menuntaskan permasalahan warga terdampak.

Kedua : Kepada Delegasi masyarakat terdampak genangan Bendungan Batu Bulan diminta segera bersurat kepada Pemda dengan melampirkan data administratif berdasarkan SK Bupati Nomor 322 Tahun 2003

Ketiga :  ' DPRD akan menjadwalkan kembali pertemuan setelah data dari masyarakat diterima dan ada tindak lanjut dari Pemerintah Daerah.

"Kami ingin masalah ini tuntas. Masyarakat sudah menunggu terlalu lama. Langkah selanjutnya adalah sinkronisasi data SK Bupati dengan fakta di lapangan," pungkas Syaifullah.(AM/Risa/Yuni)

]]>
Thu, 26 Feb 2026 08:56:21 +0800 amr
Air Mata di Barcelona: Mengenang Susi Susanti, Sang Ratu Bulu Tangkis Peraih Emas Pertama Indonesia https://amarmedia.co.id/air-mata-di-barcelona-mengenang-susi-susanti-sang-ratu-bulu-tangkis-peraih-emas-pertama-indonesia https://amarmedia.co.id/air-mata-di-barcelona-mengenang-susi-susanti-sang-ratu-bulu-tangkis-peraih-emas-pertama-indonesia Air Mata di Barcelona: Mengenang Susi Susanti, Sang Ratu Bulu Tangkis Peraih Emas Pertama Indonesia

Indonesia mungkin memiliki banyak juara, namun hanya ada satu nama yang berhasil membuat lagu Indonesia Raya pertama kali berkumandang di panggung tertinggi dunia, Olimpiade. Dialah Lucia Francisca Susi Susanti Haditono. Nama yang tidak hanya menjadi legenda bulu tangkis, tetapi juga simbol air mata kebanggaan bangsa.

Lahir pada 11 Februari 1971 di Tasikmalaya, Susi Susanti adalah perpaduan antara kelembutan balet dan ketangguhan mental baja di atas lapangan.

Mewarisi Mimpi Sang Ayah

Kisah Susi adalah kisah tentang pengabdian. Sang ayah, Risad Haditono, adalah seorang atlet yang mimpinya menjadi juara dunia kandas akibat cedera lutut. Mimpi itu tidak mati, melainkan diwariskan kepada Susi.

Di bawah bimbingan ayahnya, Susi tidak hanya berlatih memukul shuttlecock. Ia ditempa dengan latihan fisik yang sangat detail: footwork yang lincah hingga stamina yang seolah tak habis. Setelah tujuh tahun mengasah bakat di PB Tunas Tasikmalaya, Susi hijrah ke Jakarta pada 1985 untuk bergabung dengan PB Jaya Raya. Itulah langkah awal sang "Rajawali" melebarkan sayapnya ke dunia.

1992: Pasangan Emas yang Mengubah Sejarah

Momen paling ikonik dalam sejarah olahraga Indonesia terjadi di Barcelona pada tahun 1992. Di babak final yang menegangkan, Susi berhasil menaklukkan Bang Soo-hyun dari Korea Selatan. Tangisan Susi saat melihat bendera Merah Putih dinaikkan menjadi momen emosional yang tak terlupakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Kebahagiaan itu lengkap karena sang kekasih (kini suami), Alan Budikusuma, juga meraih emas di nomor tunggal putra. Dunia pun menjuluki mereka sebagai "Pasangan Emas Olimpiade". Hingga saat ini, Susi tetap menjadi satu-satunya pemain tunggal putri di dunia yang pernah memegang gelar Olimpiade, Kejuaraan Dunia, dan All England secara bersamaan.

Gaya Bermain: "Balet" yang Melelahkan Lawan

Susi Susanti dikenal dengan gaya bermain bertahan yang elegan. Ia adalah ratu reli panjang. Rahasianya terletak pada kelenturan tubuh yang luar biasa. Salah satu pose khasnya adalah melakukan split kaki penuh saat mengambil bola-bola rendah di sudut lapangan—sebuah gerakan yang lebih mirip tarian balet daripada olahraga fisik.

Ia tidak terburu-buru menyerang. Susi lebih suka mengajak lawannya "berlari" menutupi seluruh sudut lapangan hingga stamina mereka terkuras habis, sebelum akhirnya melakukan drop shot mematikan untuk menyudahi pertandingan.

Gantung Raket dan Warisan Abadi

Susi memutuskan pensiun pada tahun 1999, setahun setelah ia dinyatakan hamil. Meskipun ia sangat mendambakan emas Asian Games—satu-satunya medali yang belum ia koleksi—Susi memilih keluarga sebagai prioritasnya. Acara pelepasan di Istora Senayan menjadi pelepasan atlet paling megah yang pernah dilakukan PBSI.

Kini, warisan Susi tidak hanya tersimpan di museum atau medali. Kisah hidupnya telah diangkat ke layar lebar dalam film Susi Susanti: Love All (2019). Bersama Alan, ia juga tetap berkontribusi bagi dunia bulu tangkis melalui merek olahraga Astec.

Pada tahun 2004, dunia resmi mengakui kebesarannya dengan memberikan penghargaan Badminton Hall of Fame. Susi Susanti bukan sekadar atlet; ia adalah bukti bahwa dedikasi dan cinta pada tanah air bisa mengubah air mata menjadi emas. (Wikipedia)

]]>
Thu, 26 Feb 2026 08:22:52 +0800 amr
Gema Wahyu Ilahi di Lorong Sekolah: Tadarus Bersama Awali Transformasi Spiritual Siswa Smanda https://amarmedia.co.id/gema-wahyu-ilahi-di-lorong-sekolah-tadarus-bersama-awali-transformasi-spiritual-siswa-smanda https://amarmedia.co.id/gema-wahyu-ilahi-di-lorong-sekolah-tadarus-bersama-awali-transformasi-spiritual-siswa-smanda Gema Wahyu Ilahi di Lorong Sekolah: Tadarus Bersama Awali Transformasi Spiritual Siswa Smanda

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id -25 Februari 2026– Suasana khidmat menyelimuti SMA Negeri 2 Sumbawa Besar (Smanda) pada Rabu pagi. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di koridor sekolah saat keluarga besar Smanda melaksanakan tadarus bersama. Kegiatan ini menandai dimulainya rangkaian hari kedua Program Ramadan 1447 H, setelah sehari sebelumnya resmi dibuka secara megah.

Bukan sekadar rutinitas, kegiatan tadarus pagi ini merupakan ikhtiar sekolah dalam membentuk karakter dan mempererat kebersamaan antara siswa dan guru melalui pendekatan spiritual.

Sehari sebelumnya, Selasa (24/2), Kepala SMAN 2 Sumbawa Besar, Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd., secara resmi meluncurkan rangkaian program unggulan Pesantren Ramadan yang bertajuk PELITA" (Pesantren Kilat Ilmu dan Taqwa Anak Smanda).

Dalam sambutannya, Ainun Asmawati memberikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa Ramadan tahun ini harus menjadi momentum transformasi karakter bagi seluruh siswa.

"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Pembina Ketaqwaan (Imtaq) atas dedikasi dan inovasi mereka dalam merancang program-program yang segar dan relevan bagi generasi muda saat ini. Program ini adalah 'kawah candradimuka' bagi siswa kami.Kami ingin nilai-nilai Al-Qur'an tidak hanya dibaca, tapi terinternalisasi dalam perilaku nyata siswa,  Kami ingin nilai kejujuran dan empati tidak hanya berhenti di masjid sekolah, tetapi terinternalisasi dalam perilaku nyata sehari-hari," ujar Ainun dengan penuh bangga.

Acara pembukaan semakin bermakna dengan kehadiran Ust. Salsa, QH., M.Pd.I, sebagai narasumber utama. Dalam sesi yang diikuti dengan antusias oleh para siswa, Ust. Salsa membedah tuntas aspek Thaharah (kesucian), esensi puasa, hingga hikmah zakat.

Materi ini nantinya akan diperdalam secara bergantian oleh para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Smanda untuk memastikan siswa memahami aspek hukum sekaligus nilai sosial dari setiap ibadah yang dijalankan.

Kegiatan PELITA sendiri dijadwalkan berlangsung hingga 28 Februari 2026, yang diikuti secara bergiliran oleh seluruh kelas guna menjaga kekhusyukan. Dengan integrasi antara teori di kelas dan pengabdian langsung di masyarakat melalui program SAMAWA dan BERTAKWA, SMAN 2 Sumbawa Besar optimis dapat melahirkan lulusan yang cerdas secara akademik sekaligus kokoh secara akhlak.

Cahaya kedamaian yang terpancar dari wajah para siswa saat tadarus pagi ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan dan spiritualitas dapat berjalan beriringan di Smanda. (AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 21:44:05 +0800 amr
Satu Tahun Jarot–Ansori: Pemkab Sumbawa Cetak 122 Tenaga Kerja Unggul dan Siapkan Anggaran Rp2,08 Miliar https://amarmedia.co.id/satu-tahun-jarotansori-pemkab-sumbawa-cetak-122-tenaga-kerja-unggul-dan-siapkan-anggaran-rp208-miliar https://amarmedia.co.id/satu-tahun-jarotansori-pemkab-sumbawa-cetak-122-tenaga-kerja-unggul-dan-siapkan-anggaran-rp208-miliar Satu Tahun Jarot–Ansori: Pemkab Sumbawa Cetak 122 Tenaga Kerja Unggul dan Siapkan Anggaran Rp2,08 Miliar

Sumbawa Besar,Amarmedia.co.id - 25 Februari 2026– Memasuki genap satu tahun masa pemerintahan pasangan Jarot–Ansori, Pemerintah Kabupaten Sumbawa membuktikan komitmennya dalam penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Melalui program unggulan "Penciptaan Tenaga Kerja Unggul dan Mandiri", Pemkab Sumbawa sukses mencetak tenaga kerja lokal yang kompetitif dan siap bersaing di dunia industri.

Berdasarkan data sepanjang tahun 2025, sebanyak 122 tenaga kerja telah berhasil menyelesaikan pelatihan berbasis kompetensi dan resmi mengantongi sertifikat keahlian melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Sumbawa.

Fokus pada 6 Bidang Keahlian Strategis

Program pelatihan ini dirancang secara spesifik untuk menjawab kebutuhan pasar kerja modern dan industri alat berat yang menjadi sektor vital di Sumbawa. Berikut adalah rincian capaian lulusan per bidang keahlian Barista Sebanyak 32 orang, Alat Berat 16 orang, Boga 16 orang, Desain Grafis: 16 orang, Las 6G (High Pressure): 16 orang dan Kelistrikan 16 orang

Selain pelatihan teknis, Pemkab Sumbawa juga memfasilitasi program magang khusus bagi 10 lulusan SMK terpilih untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata di berbagai mitra industri.

Dukungan Anggaran dan Revitalisasi BLK

Untuk memastikan program ini berjalan optimal, Pemerintah Daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,08 miliar dari APBD. Dana tersebut dikucurkan untuk penguatan sarana dan prasarana serta penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa kini tengah melakukan revitalisasi BLK Sumbawa. Langkah ini mencakup pembaruan alat-alat praktikum dan penyelarasan kurikulum pelatihan agar sesuai dengan standar industri terkini.

Pemkab Sumbawa tidak hanya fokus pada pelatihan, tetapi juga aktif membangun jembatan dengan pihak swasta. Kerjasama dengan berbagai sektor industri dijalin untuk memastikan para lulusan BLK dapat langsung terserap ke lapangan kerja atau mampu membuka unit usaha mandiri.

"Program ini adalah bagian dari realisasi janji politik untuk mendorong daya saing tenaga kerja lokal. Kita ingin putra-putri Sumbawa tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain kunci dalam pembangunan ekonomi daerah," tulis pernyataan resmi Pemkab Sumbawa.

Melalui keberhasilan program ini, Kabupaten Sumbawa optimis dapat menekan angka pengangguran sekaligus menciptakan ekosistem tenaga kerja yang lebih mandiri dan profesional di masa depan.(AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 21:25:31 +0800 amr
Sumbawa "Naik Kelas": Setahun Jarot&Ansori, Hilirisasi Triliunan Rupiah Mulai Mengakar https://amarmedia.co.id/sumbawa-naik-kelas-setahun-jarot-ansori-hilirisasi-triliunan-rupiah-mulai-mengakar https://amarmedia.co.id/sumbawa-naik-kelas-setahun-jarot-ansori-hilirisasi-triliunan-rupiah-mulai-mengakar Sumbawa "Naik Kelas": Setahun Jarot-Ansori, Hilirisasi Triliunan Rupiah Mulai Mengakar

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id-, 25 Februari 2026 – Memasuki tahun pertama kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, Kabupaten Sumbawa mulai menunjukkan taringnya di peta investasi nasional. Melalui Program Unggulan 05, duet Jarot–Ansori sukses menggeser arah ekonomi daerah dari sekadar produsen bahan mentah menuju era industrialisasi berbasis nilai tambah.

Langkah berani ini bukan sekadar wacana. Sejumlah proyek strategis dengan nilai investasi fantastis kini mulai terealisasi, menandai transformasi besar-besaran di sektor peternakan, perikanan, dan kelautan.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat mengonsolidasikan potensi lokal dengan mitra swasta dan pemerintah pusat. Berikut adalah tiga proyek raksasa yang menjadi motor penggerak industrialisasi:

Sektor Peternakan dengan program unggulan Hilirisasi Ayam Terintegrasi berlokasi di Kawasan Serading dengan nilai investasi Rp1,3 Triliun dengan status Groundbreaking (Awal Pembangunan) |

Sektor Kelautan dengan program Kawasan Industri Garam (10rb Ha) di Plampang–Empang dengan nilai investasi Rp2,5 Triliun dengan progress Konsolidasi Lahan & Potensi 

Sektor erikanan dengan program unggulan PSN Akuakultur Udang di Moyo Utara dengan nilai investasi Rp2,1 Triliun Usulan Proyek Strategis Nasional

Bupati Syarafuddin Jarot menekankan bahwa "menjual bahan mentah adalah masa lalu." Melalui strategi hilirisasi, komoditas primer dari petani, peternak, dan nelayan Sumbawa akan diolah terlebih dahulu di dalam daerah sebelum dipasarkan.

"Kami tidak ingin masyarakat Sumbawa hanya menjadi penonton. Dengan industrialisasi, ada nilai tambah yang tertinggal di sini—mulai dari lapangan kerja, tumbuhnya UMKM pendukung, hingga peningkatan pendapatan asli daerah (PAD)," ujar Haji Jarot.

Satu hal yang menarik dari kepemimpinan Jarot–Ansori adalah kepiawaian dalam mengelola tata kelola anggaran. Alih-alih membebani APBD secara berlebihan, Pemkab Sumbawa justru berperan sebagai fasilitator dan regulator.

Dengan mengoptimalkan peran investasi swasta (PMA/PMDN), APBD Kabupaten Sumbawa tetap sehat dan dapat difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dasar serta pelayanan publik. Kehadiran pemerintah dalam memberikan kepastian hukum dan kemudahan izin menjadi kunci utama daya tarik bagi para investor kakap.

Dampak nyata dari transformasi ini diharapkan segera dirasakan oleh masyarakat luas melalui Penyerapan Tenaga Kerja. Ribuan peluang kerja baru di sektor industri.

Dan Stabilitas Harga Petani dan peternak memiliki kepastian pembeli (offtaker) dengan harga yang lebih kompetitif serta Kemandirian Ekonomi dengan tumbuhnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar pusat kota.

Realisasi Program Unggulan 05 di tahun pertama ini menjadi fondasi kokoh bagi masa depan Sumbawa yang lebih sejahtera dan mandiri secara ekonomi. (AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 21:17:40 +0800 amr
Dramatis! Diadang Massa Berparang, Dua Pengebom Ikan di Prajak Nekat Terjun ke Laut Saat Digerebek https://amarmedia.co.id/dramatis-diadang-massa-berparang-dua-pengebom-ikan-di-prajak-nekat-terjun-ke-laut-saat-digerebek https://amarmedia.co.id/dramatis-diadang-massa-berparang-dua-pengebom-ikan-di-prajak-nekat-terjun-ke-laut-saat-digerebek Dramatis! Diadang Massa Berparang, Dua Pengebom Ikan di Prajak Nekat Terjun ke Laut Saat Digerebek

SUMBAWA, Amarmedia.co.id – Aksi penindakan terhadap pelaku destructive fishing (pengeboman ikan) di wilayah perairan Kabupaten Sumbawa berlangsung mencekam. Tim gabungan Direktorat Polairud Polda NTB bersama Sat Polairud Polres Sumbawa berhasil mengungkap praktik ilegal di perairan Dusun Prajak, Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 05.00 Wita.

Dalam operasi subuh tersebut, petugas mengamankan satu terduga pelaku berinisial SF (55), warga Dusun Prajak. Namun, proses penangkapan sempat memanas karena adanya perlawanan dari massa dan pelarian pelaku lainnya.

Pengungkapan bermula saat tim gabungan melakukan patroli dan memergoki aktivitas penangkapan ikan menggunakan bahan peledak. Petugas bergerak cepat mengamankan tiga orang pelaku beserta barang bukti satu unit perahu.

Ketegangan terjadi saat petugas hendak membawa para pelaku melalui jalur laut. Secara tiba-tiba, sejumlah warga menggunakan perahu-perahu kecil mengejar dan meneriaki petugas. Berdasarkan informasi di lapangan, warga bahkan membawa senjata tajam jenis parang dan berupaya merebut kembali pelaku dari tangan petugas.

Memanfaatkan situasi yang memanas tersebut, dua terduga pelaku lainnya, yakni D (30) dan MS (25), nekat melompat ke laut dan melarikan diri.

"Demi menghindari bentrokan fisik dan menjaga situasi tetap kondusif, petugas fokus mengamankan satu pelaku yang tersisa serta barang bukti," ungkap Kapolres Sumbawa melalui Kasi Humas, IPDA Mulyawansyah.

Dari hasil penggeledahan yang disaksikan oleh Kepala Desa Luk dan Ketua RT setempat, petugas menyita sejumlah barang bukti krusial, di antaranya1 unit perahu, Bom ikan (bahan peledak),Alat tangkap berupa jaring,Peralatan selam dan mesin kompresor.

Kepala Desa Luk, Junaidi, S.E., membenarkan kejadian tersebut. "Iya benar, Polairud yang menangkap di perairan dekat Prajak. Saya hadir di saat mereka merapat di pos Polairud Luk selaku kepala desa untuk menyaksikan proses penyitaan barang bukti tersebut. Satu orang tertangkap, dua lainnya meloloskan diri," jelasnya.

Maraknya kembali bom ikan di wilayah Teluk Saleh memicu keprihatinan mendalam, terutama terkait kelestarian ekosistem. Komandan Pos Labu Pade Sumbawa (Danpos) Lettu PM Abdurrahman menyayangkan aksi destruktif ini masih terjadi di kawasan zona konservasi yang menjadi habitat Hiu Paus.

"Sangat disayangkan, padahal di situ ada aset wisata luar biasa seperti Hiu Paus yang sudah mendunia. Jangan sampai ada lagi pengerusakan terumbu karang. Wisata Sumbawa hanya bisa maju jika masyarakat sadar untuk menjaga laut kita," tegas Abdurrahman.

Ia mendukung penuh langkah tegas aparat agar memberikan efek jera bagi para pelaku yang merusak masa depan perikanan daerah.

Saat ini, tersangka SF beserta barang bukti telah dibawa ke Direktorat Polairud Polda NTB untuk menjalani pemeriksaan intensif. IPDA Mulyawansyah menegaskan bahwa penggunaan bom ikan adalah tindak pidana serius.

"Aparat masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap dua pelaku yang melarikan diri. Kami tidak akan menoleransi aktivitas yang merusak ekosistem laut kita," tutupnya. (AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 18:25:24 +0800 amr
Dramatis! Digerebek Saat Beraksi, Dua Pelaku Bom Ikan di Prajak Nekat Terjun ke Laut https://amarmedia.co.id/dramatis-digerebek-saat-beraksi-dua-pelaku-bom-ikan-di-prajak-nekat-terjun-ke-laut https://amarmedia.co.id/dramatis-digerebek-saat-beraksi-dua-pelaku-bom-ikan-di-prajak-nekat-terjun-ke-laut Dramatis! Digerebek Saat Beraksi, Dua Pelaku Bom Ikan di Prajak Nekat Terjun ke Laut

Sumbawa.Amarmedia.co.id –Tim gabungan Direktorat Polairud Polda NTB bersama Sat Polairud Polres Sumbawa berhasil mengungkap kasus illegal fishing menggunakan bahan peledak (bom ikan) di perairan Dusun Prajak, Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 05.00 Wita.

Operasi penindakan yang dipimpin langsung Kasat Polairud Polres Sumbawa itu mengamankan satu orang terduga pelaku, SF (55), warga Dusun Prajak, Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa.

Sementara dua terduga lainnya, masing-masing D (30) dan MS (25), berhasil melarikan diri dengan cara melompat ke laut saat proses pengamanan berlangsung.

Digerebek Saat Beraksi

Pengungkapan bermula saat tim gabungan melakukan patroli dan penindakan di wilayah perairan Prajak.

Petugas mendapati aktivitas penangkapan ikan yang diduga menggunakan bahan peledak.

Ketiga terduga pelaku langsung diamankan bersama perahu dan barang bukti melalui jalur laut. Namun dalam perjalanan, situasi memanas setelah sejumlah warga meneriaki petugas dan mengejar menggunakan perahu-perahu kecil.

Bahkan, warga disebut membawa parang dan berupaya mengambil satu pelaku yang masih berada di atas perahu petugas. Dalam kondisi tersebut, dua terduga pelaku, Dodi dan Mustofa, nekat melompat ke laut dan melarikan diri.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini melalui Kasi Humas Polres Sumbawa IPDA Mulyawansyah menyanpaikan demi menghindari bentrokan dan menjaga situasi tetap kondusif, petugas terpaksa fokus mengamankan satu pelaku yang tersisa beserta barang bukti.

Dari hasil pengungkapan tersebut, tim gabungan mengamankan sejumlah barang bukti, yakni

1 unit perahu, bom ikan (bahan peledak, alat tangkap berupa jaring, peralatan selam dan mesin kompresor

"Terduga pelaku Sarafudin selanjutnya dibawa ke Pos Polairud Desa Luk, Kecamatan Rhee," tambah Kasi Humas. 

Petugas juga menghadirkan Kepala Desa dan Ketua RT setempat untuk menyaksikan proses penggeledahan barang bukti.

Setelah itu, pelaku bersama barang bukti dibawa ke Direktorat Polairud Polda NTB untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

IPDA Mulyawansyah menegaskan bahwa penggunaan bom ikan merupakan tindak pidana serius karena merusak ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan.

"Kasus ini kini sepenuhnya ditangani oleh Direktorat Polairud Polda NTB. Aparat juga masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap dua terduga pelaku yang melarikan diri," imbuhnya. (AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 16:05:00 +0800 amr
Perkuat Ketahanan Ekonomi Pesisir, Pemprov NTB Salurkan Bantuan dan Siapkan Pelatihan bagi Keluarga Nelayan KLU https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-ekonomi-pesisir-pemprov-ntb-salurkan-bantuan-dan-siapkan-pelatihan-bagi-keluarga-nelayan-klu https://amarmedia.co.id/perkuat-ketahanan-ekonomi-pesisir-pemprov-ntb-salurkan-bantuan-dan-siapkan-pelatihan-bagi-keluarga-nelayan-klu Perkuat Ketahanan Ekonomi Pesisir, Pemprov NTB Salurkan Bantuan dan Siapkan Pelatihan bagi Keluarga Nelayan KLU

Lombok Utara, Amarmedia.co.id - Rabu, 25 Februari 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membantu keluarga nelayan di Desa Sukadana Kabupaten Lombok Utara yang terdampak cuaca ekstrem. Sebanyak 50 paket sembako diberikan di Desa Sukadana dan 100 paket sembako diberikan di Desa Anyar. Pemprov NTB juga akan menyiapkan program pelatihan ekonomi produktif guna memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir saat tidak melaut.

Bantuan tersebut diserahkan melalui Tim Penggerak PKK NTB di Kantor Desa Sukadana dan Desa Anyar sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat nelayan, khususnya pada masa paceklik dan cuaca yang kurang bersahabat.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi NTB Sinta Agathia, menekankan pentingnya penguatan ketahanan keluarga, terutama saat para nelayan tidak melaut. Ia mendorong para ibu untuk tetap produktif melalui kegiatan yang menghasilkan.

“Saat tidak melaut, ibu-ibu bisa bertani atau melakukan kegiatan lain yang menghasilkan. Kita harus tetap produktif untuk membantu ekonomi keluarga,” ujarnya, di Kantor Desa Sukadana (25/2/2026). 

Ia juga menegaskan, bahwa penanganan stunting masih menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, masyarakat pesisir memiliki potensi besar dalam pemenuhan gizi keluarga karena ketersediaan ikan yang melimpah.

“Masalah stunting masih menjadi prioritas kami. Masyarakat pesisir seharusnya tidak punya masalah gizi karena ikan sangat mudah didapat saat bapak-bapak melaut. Saya titip, berikan ikan terbaik untuk anak-anak kita. Jangan sampai anak lebih sering makan yang lain, padahal ikan itu gizinya luar biasa,” tegasnya.

Ia berharap upaya bersama dapat mendorong penurunan angka stunting secara signifikan pada tahun mendatang.

“Capaian penurunan dari 200 ke 80 bukan hal yang mudah, tetapi dengan kebersamaan dan komitmen, Insyaallah bisa kita wujudkan. Tolong bantu kami untuk lebih banyak mengonsumsi ikan,” tambahnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak semata dilihat dari jumlahnya, melainkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Jangan dilihat dari angka bantuan yang kami bawa, tetapi lihat bahwa kami hadir dan bersama teman-teman semua,” ujarnya.

Ke depan, TP PKK NTB siap memfasilitasi pelatihan keterampilan bagi keluarga nelayan dengan syarat adanya konsistensi dan kemauan belajar.

“Kalau ingin ada pelatihan untuk membantu saat tidak melaut, mari kita sepakati bersama. Kami siap membantu, asalkan konsisten dan mau belajar. Harapannya, saat cuaca tidak baik, keluarga sudah punya persiapan dan anak-anak tetap sehat,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukadana Zulrahman, S.H., S.Pd.. menyampaikan bahwa Desa Sukadana berstatus desa mandiri dengan 11 dusun dan lebih dari 27 RT. Desa ini memiliki 23 kelompok nelayan dan menjadi kelompok nelayan terbesar kedua di Kabupaten Lombok Utara setelah Desa Malaka. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan, terutama bagi para ibu yang belum tersentuh bantuan dari kabupaten.

Di tengah musim hujan, masyarakat Desa Sukadana tetap produktif karena selain sebagai nelayan, sebagian besar warga juga aktif di sektor pertanian, khususnya jagung dan ubi. Pemerintah desa juga telah membangun 71 Posyandu serta memaksimalkan program penanganan stunting yang berhasil ditekan dari tahun ke tahun. Selain itu, penguatan UMKM dan pemberdayaan masyarakat terus dioptimalkan sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan warga.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk terus hadir, memperkuat ketahanan keluarga pesisir, serta mendorong peningkatan gizi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (AM/nov/her/kominfotik-adpim)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 14:05:16 +0800 amr
Peresmian Masjid Besar Al&Ihsan Warnai Safari Ramadhan 1447 H di Tana Alas: Bupati Sumbawa Tekankan Masjid Sebagai Pusat Peradaban https://amarmedia.co.id/peresmian-masjid-besar-al-ihsan-warnai-safari-ramadhan-1447-h-di-tana-alas-bupati-sumbawa-tekankan-masjid-sebagai-pusat-peradaban https://amarmedia.co.id/peresmian-masjid-besar-al-ihsan-warnai-safari-ramadhan-1447-h-di-tana-alas-bupati-sumbawa-tekankan-masjid-sebagai-pusat-peradaban Peresmian Masjid Besar Al-Ihsan Warnai Safari Ramadhan 1447 H di Tana Alas: Bupati Sumbawa Tekankan Masjid Sebagai Pusat Peradaban

Sumbawa. Alas.Amarmedia.co.id — Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti "Tana Alas Balong Pasiki" saat rombongan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Sumbawa 1447 H tiba di Kecamatan Alas, Selasa (24/2/2026). Momentum ini menjadi istimewa karena dirangkaikan dengan peresmian Masjid Besar Al-Ihsan di Desa Kalimango yang ditandai dengan penandatanganan prasasti.

Camat Alas, Dr Usman, SE., ME., menyampaikan rasa bahagianya atas kelancaran acara yang mempertemukan pimpinan daerah dengan masyarakat Alas dalam bingkai silaturahmi Ramadhan.

"Alhamdulillah.Barakallah. Safari Ramadhan Bapak Bupati Sumbawa di Tana Alas berjalan lancar dan penuh khidmat. Kami sangat bersyukur atas peresmian Masjid Besar Al-Ihsan Desa Kalimango ini," ujar Usman kepada awak media.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Usman memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini. Kehadiran para tamu undangan mencerminkan soliditas pembangunan di Sumbawa, mulai dari Eksekutif. Hadir Bupati Sumbawa beserta Ibu Ketua TP PKK, Sekretaris Daerah Dr.H.Budi Prasetyo dan jajaran kepala OPD.

Dari Legislatif hadir Pimpinan DPRD (Wakil Ketua 1 HM Berlian Rayes, Gitta liesbano dan Zulfikar Demitry. Dari Yudikatif & Keamanan hadir Jajaran Forkopimda dan Kapolres Sumbawa. Juga dari Lembaga Keagamaan & Sosial diantaranya MUI Kabupaten Sumbawa, Baznas, KUA, para Imam, serta pengurus masjid.

Ucapan terima kasih juga mengalir kepada elemen pendidikan (Korwil Dikbud, PGRI, pengawas, kepala sekolah), jajaran Kades, BPD, KUPT, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, hingga grup Jango Ummat yang turut menyemarakkan suasana.

Sambutan Bupati: Masjid Bukan Sekadar Tempat Ritual

Bupati Sumbawa dalam sambutannya saat meresmikan Masjid Besar Al-Ihsan, menekankan bahwa kemegahan bangunan fisik harus dibarengi dengan semangat memakmurkan masjid.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan masjid dan masyarakat yang telah berkontribusi hingga masjid berdiri megah dan siap dimanfaatkan sebagai pusat ibadah serta kegiatan keagamaan.

“Kehadiran pemerintah melalui Safari Ramadan ini adalah bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta memastikan program pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dirinya berharap Masjid Al-Ihsan tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual (salat), tetapi juga bertransformasi menjadi Pusat Pendidikan, Tempat menimba ilmu agama bagi anak-anak dan dewasa.

Juga Laboratorium Ekonomi sebagai wadah diskusi mengenai ekonomi syariah untuk kesejahteraan warga serta Wadah Pembinaan Karakter yakni tempat membentengi generasi muda Desa Kalimango dari pengaruh negatif.

"Peresmian ini adalah bukti nyata keberhasilan semangat gotong royong antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat Alas," tegas Bupati. Ia juga memuji kepemimpinan Camat Alas dan Forpimcam yang dinilai mampu menjaga sinergi sehingga pembangunan infrastruktur di Alas terus menunjukkan tren positif.

Dialog Hangat: Dari Kuis Hingga Pesan Kamtibmas

Sebelum memasuki waktu berbuka puasa, suasana mencair dalam sesi dialog interaktif di Rumah Dinas Camat Alas dilanjutkan dengan shalat Magrib di masjid safinatunnajah Dusun Santong Desa Dalam.

Bupati Sumbawa memberikan motivasi tentang pentingnya membangun daerah dan menjaga lingkungan.

Acara semakin hangat saat Bupati melontarkan kuis santai mengenai "siapa orang yang gila dan siapa orang yang gagal di era jaman now". Gelak tawa dari sekitar 400 hadirin pecah, menciptakan kedekatan emosional yang erat antara pemimpin dan rakyatnya.

Menutup rangkaian dialog, Ibu Kapolres Sumbawa memberikan pesan-pesan terkait Kamtibmas, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah, terutama di bulan suci Ramadhan.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati sumbawa ke masjid Al Ihsan Rp 20 juta dan masjid Nurul Hijriyah Desa Marente Rp 25 juta serta bantuan al quran dari kemenag dan paket sembako 20 paket dari BAZNAS Kabupaten Sumbawa. Camat menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kesuksesan acara ini dan menegaskan bahwa Safari Ramadhan di Kecamatan Alas tahun ini berhasil menjadi jembatan komunikasi yang efektif dan humanis bagi pembangunan Kabupaten Sumbawa.

]]>
Wed, 25 Feb 2026 08:47:12 +0800 amr
DPRD Sumbawa Desak CV. RPM Tuntaskan Pesangon Mantan Karyawan, Status Peralihan Perusahaan Jadi Sorotan https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-desak-cv-rpm-tuntaskan-pesangon-mantan-karyawan-status-peralihan-perusahaan-jadi-sorotan https://amarmedia.co.id/dprd-sumbawa-desak-cv-rpm-tuntaskan-pesangon-mantan-karyawan-status-peralihan-perusahaan-jadi-sorotan DPRD Sumbawa Desak CV. RPM Tuntaskan Pesangon Mantan Karyawan, Status Peralihan Perusahaan Jadi Sorotan

SUMBAWA,Amarmedia.co.id -  23 Februari 2026 – Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mencari solusi atas sengketa pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak dan tunggakan pesangon yang menimpa sejumlah mantan karyawan CV. RPM. Persoalan ini menjadi pelik karena menyangkut pengakuan masa kerja saat perusahaan masih bernama CV. Jaya Abadi.

Rapat yang berlangsung di ruang sidang DPRD tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Muhammad Takdir, SE, M.M.Inov, didampingi Sekretaris Komisi, Sukiman, K.S.Pd.I. Turut hadir perwakilan Kejaksaan Negeri Sumbawa, Polres Sumbawa, Disnakertrans, DPMPTSP, Balai Pengawas Ketenagakerjaan, serta kuasa hukum CV. RPM dan Aliansi Lembaga Pemantau Tenaga Kerja.

Dugaan PHK Sepihak dan Pengabaian Hak

Hermanto dari Aliansi Lembaga Pemantau Tenaga Kerja mengungkapkan bahwa sejumlah pekerja, mengalami PHK sepihak. Masalah utama muncul saat CV. RPM enggan menghitung masa kerja mereka sejak di CV. Jaya Abadi sebagai dasar nilai pesangon.

"Kami menduga ada upaya pemutusan fakta. Pemilik perusahaan ini diketahui bersaudara, dan peralihan entitas dari Jaya Raya ke Jaya Abadi hingga menjadi RPM seolah mengaburkan kewajiban perusahaan terhadap hak normatif buruh," tegas Hermanto.

Pihak Disnakertrans Kabupaten Sumbawa melaporkan bahwa proses mediasi sebelumnya selalu mentok karena pemilik (owner) CV. RPM tidak pernah hadir secara langsung dan hanya diwakilkan. Hal serupa juga terjadi saat Balai Pengawas Ketenagakerjaan melakukan Pemeriksaan Khusus (Reksus) dari Oktober hingga Desember 2025; pimpinan perusahaan mangkir dari panggilan.

Sekretaris Komisi IV, Sukiman, K.S.Pd.I, mengkritik keras sikap perusahaan yang dinilai tidak kooperatif. Ia memaparkan dua skenario hukum sesuai PP 35/2021: Jika terjadi pengalihan (transfer) maka masa kerja di perusahaan lama (CV. Jaya Abadi) wajib dihitung secara kumulatif oleh perusahaan baru (CV. RPM). Jika rekrut baru maka masa kerja dimulai dari nol, namun dengan syarat hak pesangon di perusahaan lama sudah dituntaskan sepenuhnya.

"Jika CV. RPM mengabaikan masa kerja lama tanpa ada penyelesaian hak sebelumnya, itu adalah pelanggaran norma ketenagakerjaan. Kami juga mencatat adanya ketidaklengkapan sertifikat standar pada perizinan operasional mereka di DPMPTSP," ujar Sukiman.

Pembelaan Kuasa Hukum CV. RPM

Kuasa Hukum CV. RPM menyatakan bahwa kliennya sudah memiliki itikad baik dengan menghadiri panggilan melalui perwakilan. Ia berdalih bahwa CV. RPM adalah entitas hukum yang berbeda dengan CV. Jaya Abadi, sehingga perhitungan pesangon didasarkan pada masa kerja di perusahaan yang baru.

"Kami tidak akan lalai, persoalannya hanya pada besaran dan hitungan masa kerjanya. Kami akan berkomunikasi lebih lanjut mengenai kaitan dengan perusahaan sebelumnya," ungkapnya.

Rekomendasi DPRD

Menutup rapat tersebut, Ketua Komisi IV Muhammad Takdir menyampaikan dua poin rekomendasi utama sebagai jalan keluar:

Pertama ; Meminta Disnakertrans dan Balai Pengawas Ketenagakerjaan untuk memfasilitasi pertemuan Bipartit antara pekerja dan owner CV. RPM guna mencari solusi bersama sesuai peraturan perundang-undangan.

Kedua : Meminta instansi terkait melakukan pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan secara profesional, independen, dan tegas sesuai kewenangan yang diatur undang-undang agar kasus serupa tidak terulang.

"Kami memastikan semua dokumen akan dicek kembali. Jika perusahaan terus tidak mengindahkan aturan, kami tidak segan merekomendasikan masalah ini ke ranah hukum yang lebih tinggi," pungkas Muhammad Takdir.(AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 08:21:30 +0800 amr
Setahun Jarot–Ansori: Investasi Rp16,8 Miliar Realisasikan Janji Penguatan Infrastruktur Pengairan Pertanian https://amarmedia.co.id/setahun-jarotansori-investasi-rp168-miliar-realisasikan-janji-penguatan-infrastruktur-pengairan-pertanian https://amarmedia.co.id/setahun-jarotansori-investasi-rp168-miliar-realisasikan-janji-penguatan-infrastruktur-pengairan-pertanian Setahun Jarot–Ansori: Investasi Rp16,8 Miliar Realisasikan Janji Penguatan Infrastruktur Pengairan Pertanian

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Memasuki tahun pertama masa kepemimpinan, pasangan Bupati Ir H Syarafuddin Jarot MP dan Wakil Bupati Drs H.Mohamad Ansori menunjukkan bahwa sektor pertanian bukan sekadar komoditas politik, melainkan prioritas nyata. Melalui realisasi anggaran sebesar Rp16,8 miliar, Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi memperkuat infrastruktur pengairan sebagai fondasi utama ketahanan pangan daerah.

Langkah ini merupakan perwujudan dari salah satu dari 12 Janji Prioritas Jarot–Ansori yang berfokus pada penguatan sarana dan prasarana pertanian.

Keberhasilan realisasi ini tidak lepas dari koordinasi taktis antara Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa. Fokus utamanya adalah memastikan lahan-lahan pertanian yang selama ini bergantung pada tadah hujan atau sistem irigasi yang rusak, kini memiliki akses air yang lebih stabil.

Daftar Infrastruktur Pengairan yang Telah Direalisasikan:

  1. Kantong Air & Check Dam:Untuk menahan laju air dan cadangan saat musim kemarau.
  2. Sumur Bor Pertanian:Solusi air tanah untuk lahan kering.
  3. Embung Desa: Revitalisasi dan pembangunan waduk skala kecil di desa-desa strategis.
  4. Irigasi & Perpipaan:Optimalisasi distribusi air langsung ke petak sawah.
  5. Mesin Pompa:Modernisasi alat angkut air untuk meningkatkan efisiensi petani.

Bukan sekadar membangun fisik, program ini diarahkan untuk mencapai tiga target krusial bagi kesejahteraan petani Sumbawa:

Pertama Meningkatkan Indeks Tanam (IP). Memungkinkan petani menanam lebih dari sekali atau dua kali dalam setahun.

Kedua : Mitigasi Risiko Gagal Panen: Mengurangi ketergantungan ekstrem pada curah hujan yang tidak menentu.

Ketiga Penguatan Fiskal Pertanian: Memastikan investasi daerah berdampak langsung pada peningkatan produktivitas hasil bumi.

Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa infrastruktur pengairan adalah investasi jangka panjang. Meskipun tantangan anggaran daerah sering kali menjadi ganjalan, komitmen untuk menunaikan janji politik tetap menjadi kompas utama pemerintahan.

"Pembangunan ini adalah investasi masa depan. Meski anggaran terbatas, kami berupaya memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan dampak nyata bagi ruang fiskal pembangunan dan pelayanan dasar masyarakat, terutama para petani kita," tegas Bupati.

Realisasi senilai Rp16,8 miliar di tahun pertama ini mengirimkan sinyal kuat kepada para investor dan pelaku sektor agrobisnis bahwa Sumbawa di bawah Jarot–Ansori sedang serius melakukan modernisasi sektor hulu. Tantangan berikutnya adalah memastikan perawatan (maintenance) infrastruktur tersebut agar tetap berfungsi optimal dalam jangka panjang.(AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 08:01:53 +0800 amr
Safari Ramadhan 1447 H: Wabup Ansori Serahkan Bantuan Pemda Untuk Masjid dan Warga Kurang Mampu di Orong Telu & Lenangguar https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-1447-h-wabup-ansori-serahkan-bantuan-pemda-untuk-masjid-dan-warga-kurang-mampu-di-orong-telu-lenangguar https://amarmedia.co.id/safari-ramadhan-1447-h-wabup-ansori-serahkan-bantuan-pemda-untuk-masjid-dan-warga-kurang-mampu-di-orong-telu-lenangguar Safari Ramadhan 1447 H: Wabup Ansori Serahkan Bantuan Pemda Untuk Masjid dan Warga Kurang Mampu di Orong Telu - Lenangguar

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Mengawali Safari Ramadhan 1447 H, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohammad Ansori, turun langsung menemui masyarakat di dua kecamatan, yakni Kecamatan Orong Telu dan Kecamatan Lenangguar, pada Senin (22/2/2026).

Kegiatan ini dipusatkan di dua titik utama: Masjid Nurul Iman (Desa Sebeok, Orong Telu) dan Masjid Nurul Iksan (Dusun Teladan, Desa Telaga, Lenangguar). Selain mempererat silaturahmi, kunjungan ini dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menyalurkan bantuan pembangunan rumah ibadah dan paket sembako bagi warga kurang mampu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Haji Ansori menekankan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan instrumen penting bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi riil masyarakat.

"Maksud dan tujuan dari safari ini adalah ingin lebih dekat dengan rakyat, mengetahui permasalahan yang dihadapi masyarakat sebagai bahan evaluasi program tahun mendatang. Baik itu terkait ekonomi, pertanian, hingga infrastruktur pelayanan dasar seperti sekolah dan kesehatan," ujar Wabup Ansori.

Ia juga menitipkan pesan penting mengenai kelestarian lingkungan. Haji Ansori mengajak seluruh jamaah dan warga untuk bersama-sama menjaga hutan agar tetap hijau dan lestari demi keberlangsungan hidup anak cucu di masa depan.

Sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap sarana ibadah dan kesejahteraan sosial, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Baznas menyerahkan sejumlah bantuan di masing-masing lokasi:

Bantuan Pembangunan Masjid sebesar Rp25.000.000 untuk masing-masing masjid (Nurul Iman dan Nurul Ikhsan).

Logistik Masjid berupa 10 mushaf Al-Qur'an untuk tiap masjid.

Paket Sembako Baznas sebanyak 20 paket sembako untuk pengurus (marbot/tammir) di masing-masing lokasi dan santunan Pribadi sebanyak 10 paket sembako tambahan dari Wakil Bupati Sumbawa khusus untuk warga kurang mampu di Desa Sebeok dan Dusun Teladan.

Kunjungan ini disambut hangat oleh jamaah, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah kecamatan dan desa setempat. Safari Ramadhan ini direncanakan akan terus berlangsung selama kurang lebih dua minggu ke depan, menyisir seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sumbawa.(AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 06:51:23 +0800 amr
Melampaui Target! Pendapatan Daerah Sumbawa Naik 11,13% di Tahun Pertama Jarot–Ansori https://amarmedia.co.id/melampaui-target-pendapatan-daerah-sumbawa-naik-1113-di-tahun-pertama-jarotansori https://amarmedia.co.id/melampaui-target-pendapatan-daerah-sumbawa-naik-1113-di-tahun-pertama-jarotansori Melampaui Target! Pendapatan Daerah Sumbawa Naik 11,13% di Tahun Pertama Jarot–Ansori

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Baru setahun menjabat, pasangan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot MP dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori (Jarot-Ansori) langsung tancap gas. Salah satu janji kampanye paling ambisius mereka—menaikkan pendapatan daerah—mulai menunjukkan hasil yang melampaui ekspektasi awal.

Berdasarkan data realisasi Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mencatat pertumbuhan pendapatan daerah sebesar 11,13 persen. Angka ini tercatat melampaui target rata-rata tahunan yang dipatok sebesar 10 persen guna mengejar akumulasi kenaikan 50 persen di akhir masa jabatan (2029).

Lompatan Angka yang Signifikan

Peningkatan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan suntikan dana segar sebesar lebih dari Rp234 miliar bagi kas daerah dalam kurun waktu satu tahun saja.

Tahun 2024 Total Pendapatan Rp2.109.335.628.713 dan Tahun 2025 Rp2.344.039.765.235 terdapat Selisih (Kenaikan) Rp234.704.136.522 dengan Persentase 11,13%

Strategi di Balik Pencapaian

Bupati Sumbawa, yang akrab disapa Haji Jarot, mengungkapkan bahwa rahasia di balik tren positif ini adalah kombinasi antara efisiensi birokrasi dan optimalisasi potensi lokal.

“Peningkatan ini adalah fondasi penting untuk memperluas ruang fiskal. Dengan pendapatan yang lebih besar, kita punya kemampuan lebih untuk membiayai program prioritas, meningkatkan layanan publik, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Haji Jarot kepada media, Selasa (24/2/2026).

Langkah-langkah strategis yang telah diterapkan meliputi Optimalisasi PAD dengan menjaring potensi Pendapatan Asli Daerah yang selama ini belum tergarap maksimal.

Juga Tata Kelola Digital dengan memperkuat sistem pengelolaan pendapatan agar lebih transparan dan efektif. Serta Sinergi Fiskal untuk mempererat koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk memastikan aliran dana transfer tepat sasaran.

Dengan realisasi yang menembus angka Rp2,34 triliun, pemerintah optimis bahwa target jangka menengah (kenaikan 50% pada 2029) kini bukan lagi sekadar impian, melainkan target yang sangat realistis.

Haji Jarot menegaskan bahwa konsistensi adalah kunci. Jika ritme pertumbuhan di atas 10 persen ini dapat dipertahankan setiap tahunnya, maka kapasitas fiskal Sumbawa akan semakin kuat untuk membawa perubahan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. (AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 06:30:19 +0800 amr
Janji Terbukti! 8.080 Meter Jalan Lingkungan Tuntas, Jarot&Ansori Pacu Kemantapan Jalan Sumbawa https://amarmedia.co.id/janji-terbukti-8080-meter-jalan-lingkungan-tuntas-jarot-ansori-pacu-kemantapan-jalan-sumbawa https://amarmedia.co.id/janji-terbukti-8080-meter-jalan-lingkungan-tuntas-jarot-ansori-pacu-kemantapan-jalan-sumbawa

Janji Terbukti! 8.080 Meter Jalan Lingkungan Tuntas, Jarot-Ansori Pacu Kemantapan Jalan Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Satu tahun kepemimpinan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori menunjukkan progres signifikan dalam pembangunan infrastruktur. Melalui Program Unggulan 03, pasangan ini berhasil merealisasikan pembangunan 8.080 meter jalan lingkungan, sekaligus meningkatkan konektivitas wilayah secara luas.

Hingga Februari 2026, tingkat kemantapan jalan kabupaten kini telah menyentuh angka 50 persen. Capaian ini menjadi fondasi kuat menuju target besar pemerintah daerah untuk mencapai 80 persen jalan mantap di seluruh wilayah Sumbawa.

Infrastruktur Permukiman dan Pertanian Jadi Prioritas

Realisasi nyata terlihat pada penataan kawasan permukiman. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) telah menuntaskan pembangunan jalan lingkungan sepanjang 8.080 meter menggunakan pengaspalan dan paving block dengan total anggaran sebesar Rp5,4 miliar.

Tak hanya di area perkotaan, sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi Sumbawa juga mendapat perhatian besar. Sepanjang tahun 2025, Pemkab Sumbawa melalui Dinas Pertanian telah merehabilitasi dan meningkatkan 24 kilometer Jalan Usaha Tani (JUT) dengan alokasi anggaran Rp7,2 miliar guna memperlancar distribusi hasil panen masyarakat pedesaan.

Salah satu capaian monumental dalam masa jabatan Jarot-Ansori adalah keberhasilan menggaet dukungan pusat melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD). Proyek strategis ruas Batu Dulang – Tepal sepanjang 26 kilometer kini tengah berjalan dengan anggaran fantastis sebesar Rp89 miliar.

"Peningkatan konektivitas wilayah, khususnya di bagian selatan, menjadi prioritas agar distribusi barang, jasa, dan hasil pertanian semakin lancar," tegas Bupati Haji Jarot kepada media, Selasa (25/2/2026) malam.

Menatap Tahun 2026

Memasuki tahun 2026, optimisme pembangunan terus dipacu. Pemerintah daerah menargetkan pemeliharaan rutin dan berkala pada lebih dari 83 kilometer jalan kabupaten serta rehabilitasi jembatan strategis. Dua ruas penting di wilayah selatan, yakni Tepal – Batu Rotok dan Lenangguar – Teladan, juga diusulkan untuk masuk dalam program IJD lanjutan.

Dengan pembangunan yang terukur dan berkelanjutan ini, Pemkab Sumbawa optimis bahwa infrastruktur yang mantap akan menjadi katalisator utama bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. (AM)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 06:01:41 +0800 amr
Mentan Amran Sulaiman Ajak HIPMI Percepat Hilirisasi Sektor Pertanian https://amarmedia.co.id/mentan-amran-sulaiman-ajak-hipmi-percepat-hilirisasi-sektor-pertanian https://amarmedia.co.id/mentan-amran-sulaiman-ajak-hipmi-percepat-hilirisasi-sektor-pertanian

‎ 

Mentan Amran Sulaiman Ajak HIPMI Percepat Hilirisasi Sektor Pertanian

‎ 

Jakarta.Amarmedia.co.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mempercepat hilirisasi sektor pertanian sebagai strategi membawa Indonesia menjadi pemain utama dalam ekonomi global. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Sidang Dewan Pleno (SDP) HIPMI 2026 di Hotel Four Points by Sheraton, Kota Makassar, Minggu (15/2/2026) lalu sebagaimana dilansir dari KINERJAEKSELEN.co

‎Forum ini menjadi momentum konsolidasi pengusaha muda dari seluruh Indonesia untuk memperkuat peran strategis dunia usaha dalam menopang transformasi ekonomi nasional berbasis nilai tambah dan industrialisasi komoditas dalam negeri.

‎Dalam paparannya Mentan Amran menegaskan bahwa satu tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diwarnai fokus besar pada ketahanan pangan, ketahanan energi, serta deregulasi untuk mempercepat investasi dan produksi nasional.

‎Mentan Amran mengisahkan dinamika awal penugasannya di kabinet. Ia diminta Presiden untuk mempercepat target swasembada pangan dari empat tahun menjadi tiga tahun, bahkan sempat diarahkan menjadi satu tahun.

‎“Negara kita ini negara besar, penduduknya 286 juta. Kalau satu tahun hampir pasti tidak bisa tercapai kalau tidak ada dukungan penuh kebijakan,” tegasnya.

‎Namun, di tengah tekanan perubahan target dan ancaman El Nino, kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan membuahkan hasil. Pada 7 Januari 2026, diumumkan Indonesia mencapai swasembada dalam waktu tercepat sepanjang sejarah.

‎Menurut Mentan capaian tersebut tidak lepas dari dukungan kebijakan strategis, sinergi lintas kementerian, serta partisipasi dunia usaha, termasuk HIPMI.

‎“Ini bukan saya. Ini kita semua. HIPMI mengambil bagian dalam pencapaian yang kita lihat hari ini,” katanya.

‎Data menunjukkan produksi dan stok beras nasional berada pada posisi tertinggi sepanjang Indonesia merdeka. Sektor pertanian juga mencatat pertumbuhan 10,52 persen dan menjadi salah satu penopang utama PDB nasional. Bahkan, Indonesia memperoleh dua penghargaan dari Food and Agriculture Organization (FAO) atas kontribusi memperkuat sistem pangan global dalam waktu satu tahun.

‎Mentan Amran menegaskan bahwa fase berikutnya adalah hilirisasi besar-besaran sektor pertanian dan perkebunan dengan total dukungan anggaran hingga Rp371 triliun dalam tiga tahun ke depan.

‎“Hilirisasi itu bukan pilihan, tapi keharusan. Kita punya bahan baku terbesar dunia, tapi nilai tambahnya dinikmati negara lain. Ini yang harus kita ubah,” tegasnya.

‎Mentan mengungkapkan Indonesia menjadi nomor satu kelapa terbesar dunia. Harga kelapa Rp1.350, dan menurutnya jika dilakukan hilirisasi jadi coconut milk, coconut water, dan turunannya, nilainya bisa naik 100 kali lipat.

‎“Kita ini nomor satu kelapa terbesar dunia. Harga kelapa kita Rp1.350. Kalau kita hilirisasi jadi coconut milk, coconut water, dan turunannya, nilainya bisa naik 100 kali lipat. Ekspor kita Rp24 triliun, kalau diolah bisa jadi Rp2.400 triliun, bahkan Rp5.000 triliun,” tegasnya.

‎Ia juga menyoroti gambir yang 80 persen bahan bakunya dikuasai Indonesia, namun pengolahannya masih dilakukan di luar negeri.

‎“Sedihnya gambir kita diekspor, diolah di luar, lalu dijual kembali ke dunia. Potensinya Rp5.000 triliun. Kita mau berubah atau tidak?” katanya.

‎Pada komoditas CPO, Indonesia menguasai 60–70 persen pasar dunia. Dengan strategi penguatan biofuel dan pengurangan impor solar, nilai tambahnya dinilai bisa melonjak signifikan.

‎“Kalau harga CPO rendah kita serap jadi biofuel dalam negeri, kalau tinggi kita ekspor. Kita bisa mainkan dunia. Sekarang nilainya Rp549 triliun, bisa jadi Rp1.500 triliun, bahkan Rp5.000 triliun kalau hilirisasi penuh,” ujarnya.

‎Mentan Amran lebih lanjut menekankan bahwa keberhasilan hilirisasi dan transformasi ekonomi sangat bergantung pada keberanian generasi pengusaha muda.

‎“HIPMI, Anda yang menentukan republik ini lima, sepuluh, lima belas tahun ke depan. Perputaran ekonomi republik ini ada di pengusaha,” katanya.

‎Ia mengingatkan bahwa lompatan hanya terjadi jika ada perubahan cara kerja dan keberanian keluar dari zona nyaman. Mengutip Albert Einstein, Amran menyampaikan, “Insanity is doing the same thing over and over again and expecting different results.” kutipnya.

‎Menurutnya, organisasi atau individu yang bekerja biasa-biasa saja namun mengharapkan hasil luar biasa, tidak akan pernah mencapai lompatan besar.

‎“Hari ini kita sudah doa paling tinggi. Sekarang saatnya bertindak paling tinggi. Doa, mimpi besar, tindakan besar, dan konsisten, itu kunci keberhasilan,” tegasnya.

‎Kementerian Pertanian juga membuka peluang konkret bagi pelaku usaha muda, mulai dari cetak sawah baru, pengembangan kakao hampir satu juta hektare dengan dukungan anggaran Rp10 triliun, hingga pembangunan pabrik kelapa senilai Rp1,5 triliun per unit melalui skema kolaborasi pembiayaan.

‎Mentan Amran mengajak HIPMI untuk tidak terjebak dalam pola lama “maju dua langkah, mundur dua langkah, seperti poco-poco”. Ia menekankan bahwa Indonesia harus keluar dari middle income trap melalui keberanian kebijakan dan konsistensi hilirisasi.

‎“Kalau tiga komoditas saja kita hilirisasi serius, kelapa, gambir, dan CPO, itu bisa 15.000 sampai 20.000 triliun. Itu setara tujuh tahun APBN. Ini bukan mimpi. Ini soal kita mau atau tidak,” pungkasnya.

‎Momentum SDP HIPMI 2026 pun menjadi panggung konsolidasi sekaligus panggilan aksi bagi pengusaha muda Indonesia untuk mengambil peran lebih besar dalam mewujudkan kedaulatan pangan, kemandirian energi, dan transformasi ekonomi nasional berbasis hilirisasi (AM/Man)

]]>
Wed, 25 Feb 2026 05:46:26 +0800 amr
Laporan BRIN Ungkap Motif Ekonomi di Balik Klaim Masyarakat Adat Cek Bocek Senilai Rp7 Triliun https://amarmedia.co.id/laporan-brin-ungkap-motif-ekonomi-di-balik-klaim-masyarakat-adat-cek-bocek-senilai-rp7-triliun https://amarmedia.co.id/laporan-brin-ungkap-motif-ekonomi-di-balik-klaim-masyarakat-adat-cek-bocek-senilai-rp7-triliun Laporan BRIN Ungkap Motif Ekonomi di Balik Klaim Masyarakat Adat Cek Bocek Senilai Rp7 Triliun

JAKARTA.Amarmedia.co.id - Kajian lintas disiplin yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terhadap komunitas Cek Bocek Selesek Reen Sury (CBSR) di Kabupaten Sumbawa memberikan perspektif baru dalam polemik klaim identitas masyarakat adat yang selama ini berkembang.

Dikutip dari VOI Media, BRIN menilai bahwa narasi identitas yang dibangun dalam klaim tersebut memiliki kaitan erat dengan kepentingan ekonomi, khususnya terkait tuntutan kompensasi senilai Rp7 triliun terhadap industri pertambangan.

Dalam laporan kajiannya, BRIN menilai bahwa nilai tuntutan kompensasi tersebut tidak muncul melalui mekanisme penilaian kekayaan adat secara tradisional, melainkan terbentuk dalam proses negosiasi dan dinamika konflik agraria yang berkembang dengan perusahaan tambang pasca-tahun 2000. BRIN mengkategorikan fenomena ini sebagai identity revival atau ethnogenesis, yakni proses terbentuknya identitas sosial baru sebagai respons terhadap perubahan sosial-politik.

BRIN juga menyoroti penggunaan dokumen administrative seperti Surat Keterangan Penguasaan Tanah (SKPT) yang dijadikan dasar dalam klaim pembebasan tanah dan pengajuan kompensasi. Dalam laporan tersebut, BRIN menilai bahwa dokumen-dokumen tersebut menunjukkan bagaimana identitas CBSR digunakan dalam konteks posisi tawar ekonomi. BRIN mencatat bahwa terdapat aktor yang sama yang terlibat dalam penerbitan SKPT sekaligus berperan dalam penyusunan tuntutan kompensasi tersebut, sehingga menggambarkan keterkaitan antara administrasi desa, gerakan sosial, dan dinamika klaim.

Koordinator Tim Penelitian BRIN untuk Pengkajian Keberadaan Masyarakat Adat di Sumbawa, Dr Rusli Cahyadi melalui keterangan tertulis mengingatkan pentingnya kehati-hatian pemerintah daerah dalam merespons klaim pengakuan adat.

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa perlu sangat berhati-hati dalam memberikan pengakuan. Jika pengakuan diberikan berdasarkan instrumen yang tidak sah secara hukum, seperti Perdes dan SKPT sepihak, hal ini berisiko menciptakan ketidakpastian hukum dan memicu konflik horizontal di tengah masyarakat,” ujar Rusli, dalam keterangannya, Senin, 23 Februari.

Sementara itu, akademisi Fakultas Hukum Universitas Samawa (UNSA), Endra Syaifuddin, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengakuan sebagai Masyarakat Hukum Adat (MHA) memiliki syarat yang ketat dan tidak dapat dipenuhi hanya melalui klaim sepihak atau pembentukan lembaga adat secara mendadak.

Kajian BRIN dan pandangan akademisi ini menjadi pengingat bagi publik dan pengambil kebijakan agar lebih cermat dalam menyikapi klaim identitas di wilayah konflik agraria. BRIN menekankan bahwa perlindungan terhadap warga tetap harus menjadi perhatian negara, namun proses pengakuan adat perlu dilakukan secara hati-hati, berbasis data, dan melalui mekanisme yang sah, agar tidak menimbulkan ketidakpastian hukum maupun dampak sosial yang lebih luas.

“Syarat substansial yang diatur dalam regulasi nasional bersifat kumulatif, mulai dari sejarah asal-usul yang otentik hingga keberadaan pranata hukum adat yang masih hidup dan dijalankan dalam kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Kajian BRIN dan pandangan akademisi ini menjadi pengingat bagi publik dan pengambil kebijakan agar lebih cermat dalam menyikapi klaim identitas di wilayah konflik agraria. BRIN menekankan bahwa perlindungan terhadap warga tetap harus menjadi perhatian negara, namun proses pengakuan adat perlu dilakukan secara hati-hati, berbasis data, dan melalui mekanisme yang sah, agar tidak menimbulkan ketidakpastian hukum maupun dampak sosial yang lebih luas.(AM)

]]>
Tue, 24 Feb 2026 22:38:25 +0800 amr
Zulfikar Demitry: Iftar di Jakarta, Momentum Rawat Marwah dan Perkuat Sinergi Diaspora Tau Samawa https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-iftar-di-jakarta-momentum-rawat-marwah-dan-perkuat-sinergi-diaspora-tau-samawa https://amarmedia.co.id/zulfikar-demitry-iftar-di-jakarta-momentum-rawat-marwah-dan-perkuat-sinergi-diaspora-tau-samawa Zulfikar Demitry: Iftar di Jakarta, Momentum Rawat Marwah dan Perkuat Sinergi Diaspora Tau Samawa

JAKARTA.Amarmedia.co.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, SH., MH. menghadiri agenda silaturahmi dan buka puasa bersama (Iftar) keluarga besar Tau Samawa se-Jabodetabek yang berlangsung khidmat di kediaman tokoh nasional, Prof. Dr. Din Syamsuddin, Sabtu (21/2/2026).

Acara yang diinisiasi oleh Ikatan Keluarga Sumbawa (IKASUM) Jaya ini menjadi ajang konsolidasi emosional dan intelektual lintas generasi. Hadir dalam kesempatan tersebut Sultan Sumbawa, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., Wakil Bupati Sumbawa Barat, serta deretan tokoh nasional asal tanah Samawa seperti Hatta Taliwang, Fahri Hamzah, Julmansyah, Amir Jawad, dan Ketua IKASUM Lukman Malanuang.

Bagi Zulfikar Demitry, kehadiran para tokoh bangsa dan pemimpin daerah dalam satu meja bukan sekadar rutinitas Ramadan. Ia menilai tema “Taket Ko Nene, Kangila Boat Lenge” (Takut kepada Allah, Malu berbuat buruk) yang diangkat merupakan pilar fundamental bagi setiap orang Sumbawa, di mana pun mereka berada.

"Sebagai representasi masyarakat di legislatif, saya memandang pesan ini sangat mendalam. Ini adalah parenti (petuah) leluhur yang harus melandasi etika kita dalam bermasyarakat dan bernegara. Setinggi apa pun jabatan yang kita emban di level nasional maupun daerah, adab dan keteguhan karakter adalah marwah yang utama," tegas Zulfikar.

Zulfikar menambahkan bahwa filosofi tersebut merupakan benteng moral bagi generasi muda, termasuk adik-adik mahasiswa yang tergabung dalam IPPMASUM, agar tetap memiliki integritas di tengah dinamika zaman.

Dalam suasana yang penuh kehangatan tersebut, Zulfikar juga menggarisbawahi pentingnya jejaring diaspora (perantau) sebagai energi tambahan bagi pembangunan di Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat.

Ia menyambut baik harapan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., yang mengajak seluruh elemen Tau Samawa di perantauan untuk berkontribusi nyata melalui ide dan kolaborasi.

"Sumbawa butuh akselerasi. Potensi besar yang dimiliki oleh para tokoh kita di Jakarta dan sekitarnya adalah aset tak ternilai. Kami di DPRD tentu sangat terbuka dan mendukung penuh terciptanya ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dengan jejaring diaspora demi mewujudkan daerah yang maju dan berkelanjutan," lanjut Politisi senior NasDem ini.

Sementara itu Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP mengapresiasi peran Prof. Din Syamsuddin dan keluarga besar IKASUM Jaya yang konsisten merawat tradisi silaturahmi ini.

"Alhamdulillah, melihat kebersamaan antara sesepuh, tokoh nasional, dan generasi muda malam ini memberikan optimisme besar. Mari kita terus jaga marwah, rawat adab, dan kuatkan persaudaraan. Taket ko nene, kangila boat lenge bukan hanya slogan, tapi nafas perjuangan kita untuk Sumbawa yang lebih baik," uar Haji Jarot.

Acara diakhiri dengan diskusi santai mengenai perkembangan daerah sembari menikmati hidangan khas Sumbawa yang menghadirkan nuansa kampung halaman di tengah hiruk-pikuk ibu kota. (AM)

]]>
Tue, 24 Feb 2026 21:38:02 +0800 amr
SMAN 2 Sumbawa Besar Luncurkan Program Pesantren Ramadhan: Transformasi Spiritual Siswa di Bulan Suci Ramadan 1447 H https://amarmedia.co.id/sman-2-sumbawa-besar-luncurkan-program-pesantren-ramadhan-transformasi-spiritual-siswa-di-bulan-suci-ramadan-1447-h https://amarmedia.co.id/sman-2-sumbawa-besar-luncurkan-program-pesantren-ramadhan-transformasi-spiritual-siswa-di-bulan-suci-ramadan-1447-h SMAN 2 Sumbawa Besar Luncurkan Program Pesantren Ramadhan: Transformasi Spiritual Siswa di Bulan Suci Ramadan 1447 H

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Menyongsong datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, SMA Negeri 2 Sumbawa Besar resmi meluncurkan rangkaian program unggulan bertajuk Pesantren Ramadhan diantaranya ada "Pelita" (Pesantren Kilat Ilmu dan Taqwa Anak Smanda). 

Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan sekolah ini resmi dibuka pada Selasa, 24 Februari 2026, sebagai upaya konkret membentuk karakter siswa yang religius, disiplin, dan memiliki empati sosial yang tinggi.

Kepala SMAN 2 Sumbawa Besar, Ainun Asmawati, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa program ini dirancang bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebuah "kawah candradimuka". Dirinya berharap nilai-nilai ibadah Ramadan dapat terinternalisasi dalam perilaku sehari-hari.

"Kami ingin memastikan bahwa kejujuran, kesabaran, dan empati yang dilatih selama Ramadan tidak berhenti di masjid sekolah, tapi terbawa dalam kehidupan nyata siswa. Saya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Pembina Ketaqwaan atas inovasi program-program baru yang segar dan relevan bagi generasi muda," ujar Ainun.

Mengupas Tuntas Fikih Ibadah bersama Ust. Salsa

 

Acara pembukaan semakin bermakna dengan kehadiran Ust. Salsa, QH., M.Pd.I sebagai narasumber utama. Dalam sesi materi, Ia membedah aspek-aspek krusial dalam beribadah, antara lain Thaharah. Pentingnya kesucian lahir dan batin sebagai syarat mutlak diterimanya ibadah.

Materi Puasa dikupas dengan baik agar para siswa memahami esensi menahan diri bukan hanya dari lapar dan haus, tapi juga menjaga lisan dan hati. Juga dari aspek hukum, rukun, syarat serta hal-hal yang membatalkan puasa sampai dengan hikmah puasa 

Demikian pula tentang Zakat dapat mengasah kepedulian sosial melalui kewajiban berbagi kepada yang berhak.

Materi thaharah dan zakat secara mendalam akan disampaikan secara bergantian oleh bapak/ibu guru PAI SMAN 2 Sumbawa Besar

8 Program Unggulan Ramadan SMAN 2 Sumbawa Besar

Pembina Imtaq, Hendra Julianto, menjelaskan bahwa terdapat delapan program sistematis yang akan dijalankan untuk mengisi waktu siswa dengan kegiatan produktif:

Pertama ; PELITA adalah Pesantren Kilat Ilmu dan Taqwa; pendalaman materi Fikih (Thaharah, Puasa, Zakat). 

Kedua : Mutaba'ah Tilawah Ramadan merupakan Jurnal Ramadan digital/fisik untuk memantau salat wajib, sunnah, dan bacaan Al-Qur'an. 

Ketiga : Gema Tilawah Ramadan yakni Tadarus Al-Qur'an bersama dengan target khatam selama bulan Ramadan. 

Keempat : Ramadan Talent Competition diisi dengan Lomba kultum atau ceramah, Tahfidz (Juz 1 atau 30), serta desain poster/kartu ucapan Ramadan dan lebaran. 

Kelima : Ramadan Spiritual Journey yang merupakan Program Spiritual Game untuk mempererat ukhuwah dan kemantapan hati.

Keenam : BERTAKWA sebagai Aksi sosial berbagi takjil di jalanan sekitar Sumbawa Besar. 

Ketujuh : SAMAWA atau Safari Masyarakat dan Siswa. Siswa terjun ke masjid-masjid untuk salat tarawih dan mengisi kultum. 

Kedelapan : PAZ yaitu Pengumpulan dan Pendistribusian Zakat Fitrah secara kolektif di sekolah. 

Dijelaskan Hendra yang juga Pengurus MUI Kabupaten Sumbawa ini bahwa kegiatan PELITA sendiri akan berlangsung mulai tanggal 24 hingga 28 Februari 2026. Untuk menjaga kekhusyukan dan efektivitas pembelajaran, seluruh siswa akan mengikuti kegiatan ini secara bergiliran, dengan rata-rata 4 hingga 5 kelas per harinya.

Dengan integrasi antara kegiatan rutin sekolah dan pengabdian langsung di masyarakat, SMAN 2 Sumbawa Besar optimis dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif dan memiliki akhlak yang kokoh. "Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan kini menjadi napas baru di lingkungan sekolah, membuktikan bahwa pendidikan dan spiritualitas bisa berjalan beriringan" tutupnya. (AM)

]]>
Tue, 24 Feb 2026 17:32:14 +0800 amr
Apel Siaga Kamtibmas, Gubernur Iqbal Tekankan Pentingnya Keamanan bagi Masyarakat https://amarmedia.co.id/apel-siaga-kamtibmas-gubernur-iqbal-tekankan-pentingnya-keamanan-bagi-masyarakat https://amarmedia.co.id/apel-siaga-kamtibmas-gubernur-iqbal-tekankan-pentingnya-keamanan-bagi-masyarakat

Apel Siaga Kamtibmas, Gubernur Iqbal Tekankan Pentingnya Keamanan bagi Masyarakat

Mataram.Amarmedia.co.id -Senin, 23 Februari 2026- Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal bertindak sebagai Inspektur upacara pada Apel Siaga Kamtibmas Bulan Ramadhan 1446 H/ 2026 M di Lapangan Baradaksa Mapolda Nusa Tenggara Barat. Senin, (23/2/2036)

Dalam amanatnya, Gubernur Iqbal menekankan, pentingnya keamanan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan, dan perlu meningkatkan kewaspadaan terjadinya gangguan keamanan di titik rawan di berbagai titik keramaian masyarakat. 

"Alhamdulillah satu hal yang patut kita syukuri bahwa hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Nusa Tenggara Barat secara umum terpantau kondusif. Namun memang masih terdapat isu penting yang menjadi fokus utama kita, khusunya memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M," ujarnya

Dijelaskan, bahwa Bulan Ramadhan adalah bulan ibadah, bulan kedamaian dan bulan penguatan nilai-nilai kebersamaan, pemerintah provinsi NTB ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat NTB dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk.

"Untuk itu ada beberapa hal yang menjadi perhatian kita bersama saat ini, pertama terkait keamanan di titik-titik rawan, seperti pusat keramaian pasar, terminal, tempat ibadah dan lokasi kegiatan masyarakat malam hari," jelasnya.

Selanjutnya kata Gubernur yang biasa disapa Miq Iqbal ini menyebutkan, perlu diantisipasi potensi ganguan keamanan lainnya seperti balapan liar, petasan berbahaya, peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkoba serta potensi konflik sosial yang harus ditindak cepat, tegas namun tetap humanis.

Demikian juga stabilitas harga dan ketersediaan bahan-bahan pokok selama bulan Ramadhan tidak boleh menjadi momentum menaikan harga yang memberatkan rakyat.

Terakhir harus memperkuat sinergi. Tidak ada instansi yang bekerja sendiri-sendiri. Saat ini eranya kolaborasi bukan kompetisi. Kolaborasi TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan daerah.

Bagi Gubernur Iqbal peran Babinkantibmas, Babinsa, SatpolPP serta aparat Kelurahan dan Desa menjadi sangat strategis sebagai garda terdepan deteksi dini dan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

"Kehadiran mereka ditengah masyarakat sebagai pengawas, tetapi juga menjadi pengayom, mediator sosial dan penguat kohesi sosial," tuturnya. 

Selain itu, seluruh unsur tersebut meningkatkan kepekaan terhadap potensi gangguan Kamtibmas, memperkuat komunikasi dengan tokoh masyarakat, kelompok agama serta mendorong partispasi masyarakat dalam menjaga lingkungan yang aman dan harmonis. 

"Apel siagai ini menunjukkan komitmen bahwa negara hadir, menjaga masjid-masjid tetap khusyuk, jalanan tetap aman, ruang digital tetap aman dan generasi muda terlindungi," pesanya. 

Miq Iqbal mengajak untukemperkuat sinergitas. Di bulan Ramadan ini momentum memperkuat keamanan baik secara fisik, moral dan sosial. 

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo menjelaskan, bahwa Apel Siaga Kambtibmas Ramadhan 1447 H ini untuk memastikan tempat ibadah, pusat perbelanjaan, tempat-tempat umum, tempat aktifitas remaja harus aman. 

Selain itu ia berpesan kepada generasi muda, di tengah bulan suci Ramadhan untuk mengisi berbagai kegiatan yang positif. 

"Jangan balap liar, ganti dengan kegiatan keagamaan yang lebih produktif,' tukasnya. (alif/her/diskominfotik)

]]>
Tue, 24 Feb 2026 04:35:58 +0800 amr
Lunyuk–Lenangguar Jadi "Proyek Gagal" NTB: Rp19 Miliar Menguap, Rakyat Jadi Korban di Jalan Berlumpur https://amarmedia.co.id/lunyuklenangguar-jadi-proyek-gagal-ntb-rp19-miliar-menguap-rakyat-jadi-korban-di-jalan-berlumpur https://amarmedia.co.id/lunyuklenangguar-jadi-proyek-gagal-ntb-rp19-miliar-menguap-rakyat-jadi-korban-di-jalan-berlumpur Lunyuk–Lenangguar Jadi "Proyek Gagal" NTB: Rp19 Miliar Menguap, Rakyat Jadi Korban di Jalan Berlumpur

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Proyek penanganan jalan long segment ruas Lenangguar–Lunyuk kini resmi menjadi sorotan tajam sebagai salah satu "proyek gagal" di lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan alokasi anggaran fantastis mencapai Rp19 miliar dari APBD Provinsi NTB, proyek ini tak hanya mandek secara fisik, tetapi juga diduga kuat syarat akan permainan sejak proses tender.

Berdasarkan investigasi tim Gabungan Jurnalis Investigasi (GJI) NTB, proyek yang seharusnya tuntas pada 31 Desember 2025 ini telah diberikan kelonggaran waktu atau adendum selama 50 hari. Namun, hingga masa tambahan waktu berakhir pada Jumat (20/2/2026) lalu, kontraktor pelaksana, PT Amar Jaya Perkasa (AJP), gagal menyelesaikan kewajibannya.

Kondisi di lapangan menunjukkan progres fisik yang masih tertatih. Ironisnya, muncul dugaan bahwa PT AJP memindah-tangankan pengerjaan proyek tersebut kepada pihak lain di tengah jalan, yang disinyalir menjadi pemicu amburadulnya manajemen pengerjaan.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi NTB, Abdul Rahim, S.T., mengungkapkan keganjilan yang sangat mencolok terkait tata kelola anggaran proyek ini.

"Informasi yang kami terima, progres fisik masih di kisaran 50 persen, sementara isu yang beredar pencairan anggaran sudah mencapai 70 persen. Ini tidak sinkron dan harus dipertanyakan. Kami di Komisi IV segera memanggil dinas terkait untuk klarifikasi resmi," tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Tak hanya soal pengerjaan, Abdul Rahim juga menyoroti "borok" sejak proses tender. Muncul indikasi kuat adanya penyimpangan prosedur oleh Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan terkait verifikasi teknis *Asphalt Mixing Plant (AMP) yang diduga tidak profesional dan menyalahi aturan.

Kegagalan proyek ini berdampak langsung pada nadi ekonomi masyarakat. Pada Senin (23/2/2026), sebuah truk pengangkut jagung kembali terguling di jalur lintas selatan tersebut. Truk terperosok ke dalam lubang jalan yang dalam dan tertutup genangan air becek, menyebabkan muatan jagung tumpah berserakan.

Peristiwa ini terekam jelas dalam unggahan akun media sosial warga setempat, Uki Kifli, yang menunjukkan antrean kendaraan mengular akibat akses jalan yang hancur. Ini merupakan kejadian kedua dalam sepekan terakhir, membuktikan bahwa jalur vital bagi petani dan nelayan ini telah berubah menjadi "jalur maut".

Kekhawatiran para kepala desa dan camat di wilayah Lunyuk kini menjadi kenyataan pahit. Di tengah musim hujan, distribusi hasil bumi menjadi lumpuh. Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas PUPR NTB lebih memilih bungkam dan tidak memberikan respons saat dikonfirmasi oleh awak media.

Masyarakat kini mendesak Pemerintah Provinsi NTB untuk mengambil tindakan tegas terhadap PT AJP dan mengevaluasi kinerja Dinas PUPR. Uang rakyat sebesar Rp19 miliar dinilai telah menguap tanpa memberikan manfaat nyata, justru meninggalkan penderitaan bagi warga yang melintas. (GJI NTB)

]]>
Mon, 23 Feb 2026 21:49:33 +0800 amr
Jalan Lunyuk&Lenangguar Memprihatinkan, Legislator PDI&P Abdul Rahim : Pemerintah Jangan Pikir Dua Kali, Ganti Kontraktor!" https://amarmedia.co.id/jalan-lunyuk-lenangguar-memprihatinkan-legislator-pdi-p-abdul-rahim-pemerintah-jangan-pikir-dua-kali-ganti-kontraktor https://amarmedia.co.id/jalan-lunyuk-lenangguar-memprihatinkan-legislator-pdi-p-abdul-rahim-pemerintah-jangan-pikir-dua-kali-ganti-kontraktor Jalan Lunyuk-Lenangguar Memprihatinkan, Legislator PDI-P Abdul Rahim : Pemerintah Jangan Pikir Dua Kali, Ganti Kontraktor!"

Mataram. Amarmedia.co.id Anggota Komisi IV DPRD Provinsi NTB dari Fraksi PDI Perjuangan, Abdul Rahim, S.T, angkat bicara mengenai kondisi proyek long segment jalan Lunyuk – Lenangguar dengan kontrak Rp19 miliar yang dinilai semakin memprihatinkan. Meski telah diberikan tambahan waktu (adendum) selama 52 hari, PT. AJP selaku pelaksana pengerjaan proyek vital tersebut justru dilaporkan jalan di tempat.

Sebagai anggota komisi yang membidangi infrastruktur dan semula mendukung pemberian adendum tersebut, Abdul Rahim mengaku kecewa dengan realisasi di lapangan, Kamis 12 Februari 2026.

”Kabar yang beredar, dalam jangka waktu adendum ini justru tidak ada peningkatan signifikan. Ini harus dipertanyakan, masalahnya di mana? Jika kondisinya sudah seperti ini, saya mendukung penuh pemerintah untuk segera memutus kontrak perusahaan pemenang tender PT. AJP,” tegas Abdul Rahim, saat ditemui di sela-sela Musancab PDIP di Taliwang.

Menurut legislator asal Sumbawa ini, pemerintah daerah tidak perlu ragu untuk mengambil sikap tegas demi kepentingan publik.

Jalan Lunyuk-Lenangguar merupakan akses tunggal dan nadi utama mobilitas masyarakat menuju Kota Sumbawa.

”Pemerintah jangan berpikir dua kali. Terlepas dari kepentingan apa pun, jalan ini harus diselamatkan. Segera tunjuk perusahaan baru yang lebih layak dan kompeten untuk menyelesaikan pekerjaan ini agar masyarakat tidak terus menjadi korban,” tambahnya.

Selain masalah progres fisik, Abdul Rahim juga menyoroti isu miring terkait tata kelola keuangan proyek tersebut. Muncul dugaan bahwa pencairan anggaran tidak sebanding dengan kemajuan pekerjaan di lapangan.

”Ini masih dugaan, namun saya mendengar informasi bahwa progres fisik masih di angka 50%, sementara isu yang beredar pencairan anggaran sudah mencapai 70%. Kami di Komisi IV akan segera berkoordinasi untuk memanggil dinas terkait guna meminta klarifikasi resmi,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa, pengawasan ketat akan terus dilakukan agar uang negara digunakan secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

Dari awal sudah menunjukan sejumlah kejanggalan serius dalam proses tender proyek tersebut, tidak hanya menunjukkan lemahnya verifikasi teknis, tetapi juga mengarah pada dugaan bahwa keputusan pemenangan PT. AJP tidak berdasarkan prosedur yang seharusnya dijalankan oleh Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan.

Kejanggalan yang muncul bukan lagi kesalahan teknis, melainkan indikasi kuat adanya penyimpangan prosedur yang berpotensi merugikan negara dan merusak integritas sistem pengadaan. Kuat dugaan bahwa, verifikasi pemilik AMP dinilai bermasalah dan tidak profesional.

Verifikasi Asphalt Mixing Plant (AMP) dilakukan kepada orang yang salah.

AMP yang sesungguhnya dimiliki oleh seseorang berinisial HAF, justru diverifikasi kepada HAS, yang bukan pemiliknya. Bahkan terdapat dugaan bahwa pihak perusahaan meminta HAS untuk mengaku sebagai pemilik AMP.

”Jangan sampai uang negara habis untuk sesuatu yang tidak jelas. Pemerintah Provinsi NTB segera mengambil tindakan tegas. Pastikan proyek ini selesai tepat waktu dengan kontraktor yang kredibel,” pungkasnya.(AM/Edy)

]]>
Mon, 23 Feb 2026 19:43:19 +0800 amr
Pemprov NTB Perkuat Ekosistem Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Pembiayaan Syariah https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-perkuat-ekosistem-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif-melalui-pembiayaan-syariah https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-perkuat-ekosistem-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif-melalui-pembiayaan-syariah Pemprov NTB Perkuat Ekosistem Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Pembiayaan Syariah

Mataram, Amarmedia.co.id. - Senin, 23 Februari 2026 - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif melalui optimalisasi pembiayaan syariah. 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar menjadikan NTB sebagai pusat ekonomi syariah nasional yang terintegrasi dengan pengembangan sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf).

Penegasan tersebut disampaikan dalam Forum Economic Talk bertajuk "Pariwisata Berdaya: Pembiayaan Syariah untuk Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif NTB" yang diselenggarakan oleh Tribun Lombok di Aula Bank NTB Syariah, Mataram, Senin (23/2/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, bahwa Pemprov NTB mengusung konsep pariwisata berdaya, yang berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan setiap destinasi. Terlebih untuk mengembangkan ekosistem pariwisata di daerah. 

Menurutnya, pariwisata bukan hanya tentang peningkatan jumlah kunjungan, tetapi tentang membangun kesadaran wisatawan agar menghargai nilai-nilai lokal, budaya, serta kelestarian lingkungan. 

"Kita ingin membangun pariwisata yang berkualitas, bukan sekadar ramai. Pariwisata yang datang menghormati kita, menghormati budaya dan alam kita," tuturnya.

Pemerintah Daerah juga terus mendorong penguatan konektivitas antara ekosistem pariwisata dan budaya agar keduanya tumbuh seiring dan saling mendukung.

Dari sisi infrastruktur dan aksesibilitas, Pemprov NTB mempercepat pembenahan destinasi wisata guna memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan. Pondasi konektivitas internasional mulai dibangun sebagai langkah strategis membuka akses global.

"Dalam waktu dekat kita akan memiliki enam penerbangan baru langsung , termasuk rute menuju Darwin dan Bangkok," jelasnya. 

Langkah ini diyakini akan memperkuat posisi NTB sebagai destinasi unggulan yang tidak hanya kompetitif secara global, tetapi juga tetap memiliki identitas lokal yang kuat. 

Transformasi Pembiayaan untuk UMKM Kreatif

Sebagai Bank Pembangunan Daerah berbasis syariah, Bank NTB Syariah menegaskan perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah dengan memprioritaskan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan produktif bagi pelaku UMKM, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah, Agus Suhendro, menyampaikan bahwa penguatan ekosistem desa wisata menjadi fokus utama tahun ini.

"Fokus utama tahun ini adalah memperkuat ekosistem Desa Wisata dan pelaku ekonomi kreatif melalui skema pembiayaan yang inklusif dan kompetitif," ujarnya. 

Dalam pengembangan desa wisata, perbankan tidak hanya berperan sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai pengelola sistem transaksi yang terintegrasi. 

Ia menambahkan, seluruh aktivitas ekonomi di dalam desa wisata diarahkan melalui sistem perbankan, mulai dari penjualan tiket masuk, pembayaran homestay, pembelian suvenir, layanan restoran, hingga jasa pemandu wisata. Digitalisasi melalui tiket elektronik dan sistem pembayaran non-tunai menjadi instrumen utama.

"Tujuannya agar transaksi tidak bocor ke luar desa, melainkan tetap berputar dalam satu ekosistem keuangan yang terkontrol," jelas Agus.

Meski demikian, penguatan ekosistem desa wisata masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait akses permodalan, kapasitas manajerial, serta literasi keuangan dan digital pelaku UMKM lokal. Untuk itu, sinergi antar-stakeholder menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Sebagai langkah konkret, Bank NTB Syariah berencana membentuk UMKM Center di kawasan desa wisata. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus ruang promosi dan pemasaran produk lokal, terutama saat penyelenggaraan festival desa, kegiatan budaya, dan agenda pariwisata lainnya.

UMKM Center juga akan difungsikan sebagai ruang pendampingan usaha, literasi keuangan, serta penguatan digitalisasi pembayaran sehingga perputaran ekonomi desa dapat terkelola secara sistematis dan terintegrasi.

Sinergi dan Inovasi Digital

Penguatan pariwisata berdaya di NTB dilaksanakan melalui pendekatan kolaboratif pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku industri, komunitas, dan media. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendorong inovasi dan memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemimpin Redaksi TribunLombok.com, Sirtupillaili, menegaskan peran media dalam membangun optimisme publik di tengah tantangan ekonomi. Ia mengatakan media harus membawa harapan dalam upaya pembangunan daerah. Terlebih untuk menyakinkan publik agar tak cepat pesimis dengan segala tantangan pembangunan yang dihadapi saat ini. 

"Media harus memberikan harapan, tidak langsung secara praktis tetapi memberikan harapan di tengah tahun yang susah semoga bisa menumbuhkan ekonomi," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB juga meluncurkan media The Journal Lombok sebagai media pertama di NTB yang memiliki dan menggunakan fitur bahasa Inggris. Kehadiran media ini diharapkan memperluas jangkauan promosi pariwisata NTB ke pasar internasional serta memperkuat narasi NTB sebagai destinasi wisata halal unggulan yang berdaya saing global.

Melalui penguatan pembiayaan syariah, integrasi ekosistem desa wisata, serta dukungan konektivitas dan digitalisasi, Pemerintah Provinsi NTB optimistis pariwisata berdaya dan bermartabat dapat terwujud, tidak hanya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sebagai penjaga identitas budaya dan kelestarian lingkungan daerah. (rabuang/her/diskominfotik)

]]>
Mon, 23 Feb 2026 19:16:23 +0800 amr
Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Guru Tetap Dibayarkan, Proses Pergeseran Anggaran Sedang Dipercepat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-pastikan-tpg-dan-thr-guru-tetap-dibayarkan-proses-pergeseran-anggaran-sedang-dipercepat https://amarmedia.co.id/pemprov-ntb-pastikan-tpg-dan-thr-guru-tetap-dibayarkan-proses-pergeseran-anggaran-sedang-dipercepat Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Guru Tetap Dibayarkan, Proses Pergeseran Anggaran Sedang Dipercepat

Mataram,Amarmedia.co.id 23 Februari 2026 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan bahwa seluruh guru tetap akan menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tunjangan Hari Raya (THR) Tahun Anggaran 2025. Keterlambatan pencairan yang masih terjadi hingga awal 2026 bukan disebabkan unsur kesengajaan, melainkan akibat proses penyesuaian anggaran yang harus dijalani sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sekaligus Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, menanggapi berbagai pertanyaan dan keluhan guru yang ramai disampaikan, termasuk melalui media sosial.

“Kami memahami kegelisahan para guru. Namun perlu kami luruskan, keterlambatan ini bukan karena kelalaian pemerintah daerah. Ada proses sistem anggaran yang harus dilalui agar pencairan dilakukan secara sah dan tidak menimbulkan persoalan administratif maupun hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Aka menjelaskan, sumber persoalan bermula dari masuknya anggaran TPG dan THR guru provinsi ke kas daerah yang datang lebih lambat dibandingkan anggaran serupa untuk guru kabupaten/kota. Di kabupaten/kota, dana tersebut telah masuk sebelum penetapan APBD 2026 sehingga dapat langsung diakomodasi dan dicairkan lebih cepat.

Sementara itu, untuk guru di bawah kewenangan provinsi, dana TPG dan THR baru diterima setelah APBD 2026 ditetapkan. Kondisi tersebut membuat anggaran tidak bisa langsung dibelanjakan, melainkan harus melalui mekanisme pergeseran APBD terlebih dahulu.

“Proses pergeseran ini sedang berjalan. Namun perlu dipahami, pergeseran anggaran tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri oleh satu perangkat daerah. Semua OPD harus menyelesaikan input secara bersamaan. Saat ini seluruh perangkat daerah sedang bekerja mempercepat proses tersebut,” jelasnya.

Selain itu, terdapat kekurangan anggaran lebih dari Rp1 miliar yang harus terlebih dahulu dikonsolidasikan agar pembayaran dapat dilakukan secara utuh kepada seluruh guru sesuai data yang ada.

“Ini bukan sekedar soal teknis keuangan, tetapi soal kepatuhan pada prosedur hukum. Kita ingin memastikan tidak ada kesalahan administrasi dan tidak menimbulkan risiko hukum bagi para pelaksana,” tambahnya.

Pemprov NTB menegaskan bahwa tidak ada satu pun guru yang akan diabaikan haknya. Seluruh pembayaran TPG dan THR akan direalisasikan setelah proses pergeseran anggaran rampung.

“Yang pasti, semua guru akan menerima haknya. Pemerintah hanya membutuhkan waktu untuk menuntaskan tahapan sesuai aturan,” tegas Aka.

Atas kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi NTB menyampaikan permohonan ma'af kepada seluruh guru di Nusa Tenggara Barat.

“Sebagai Juru Bicara atas nama Pemerintah Provinsi NTB, saya menyampaikan permohonan ma'af yang sebesar-besarnya kepada para guru di mana pun berada, dari ujung barat Pantai Pondok Perasi Ampenan hingga ujung timur pesisir Sape Bima. Kami mohon bersabar. Begitu pergeseran anggaran selesai, pembayaran akan segera dilakukan,” InsyaAllah minggu ini sudah berproses untuk pencairan mudah-mudahan kamis ini sudah bisa di ajukan pencairannya ke BKAD, pungkasnya.(AM/Kominfotik)

]]>
Mon, 23 Feb 2026 18:36:43 +0800 amr
Diduga Akibat Petasan Sambar Pertalite, Satu Kios di Kelurahan Seketeng Ludes Dilalap Api https://amarmedia.co.id/diduga-akibat-petasan-sambar-pertalite-satu-kios-di-kelurahan-seketeng-ludes-dilalap-api https://amarmedia.co.id/diduga-akibat-petasan-sambar-pertalite-satu-kios-di-kelurahan-seketeng-ludes-dilalap-api Diduga Akibat Petasan Sambar Pertalite, Satu Kios di Kelurahan Seketeng Ludes Dilalap Api

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Insiden kebakaran kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Sumbawa. Sebuah kios milik Suryati HS di RT 001 RW 003, Kelurahan Seketeng (Ai Awak), Kecamatan Sumbawa, ludes dilalap si jago merah pada Minggu sore (22/02/2026).

Api yang berkobar hebat sempat mengejutkan warga setempat, mengingat lokasi kebakaran berada di area pemukiman yang cukup padat.

Berdasarkan laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, kronologi peristiwa bermula Pukul 16.32 WITA Petugas Satgas 1 Mako Damkar menerima laporan melalui telepon dari masyarakat.

Pukul 16.37 WITA Pasukan Peleton 1 Mako tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) dengan mengerahkan 2 unit mobil fire truck.

Pukul 17.00 WITA Api berhasil dikendalikan sepenuhnya setelah petugas melakukan pemadaman intensif dibantu warga sekitar.

Kebakaran diduga kuat dipicu oleh petasan yang menyambar bensin jenis Pertalite dalam botol yang dijual di kios tersebut. Mengingat adanya bahan bakar minyak (BBM), api dengan sangat cepat membesar dan membakar seluruh isi kios.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50.000.000. Adapun rincian aset yang terbakar meliputi 1 unit bangunan kios permanen 1 unit sepeda motor dan berbagai bahan klontong/dagangan di dalam kios.

Kepala Dinas Damkar Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin S.Sos.M.Si, menyampaikan apresiasinya atas kesigapan petugas di lapangan serta bantuan warga yang membantu memutus perambatan api.

 "Berkat kesigapan petugas dan sinergi dengan warga setempat, api berhasil dipadamkan tepat waktu sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama terhadap penggunaan petasan di dekat bahan yang mudah terbakar," ujar H. Sahabuddin.

Operasi pemadaman ini juga melibatkan Danton, Danru, Korlap, Anggota Satgas 1 Mako, Ketua RW setempat, serta anggota Babinkamtibmas guna memastikan situasi tetap terkendali.

Setelah memastikan area benar-benar aman dari sisa-sisa bara api, pasukan pemadam kembali ke mako pada pukul 17.00 WITA. (AM)

]]>
Sun, 22 Feb 2026 19:17:15 +0800 amr
Pesan Keberagaman di Baliho Ramadan Rachmat Hidayat dan Selly Andayani https://amarmedia.co.id/pesan-keberagaman-di-baliho-ramadan-rachmat-hidayat-dan-selly-andayani https://amarmedia.co.id/pesan-keberagaman-di-baliho-ramadan-rachmat-hidayat-dan-selly-andayani Pesan Keberagaman di Baliho Ramadan Rachmat Hidayat dan Selly Andayani

MATARAM.Amarmedia.co.id -- PENGAMAT Politik Universitas Islam Negeri Mataram, Dr. Agus, M.Si, menilai pesan ucapan Ramadan itu tidak hadir secara kebetulan. Dalam perspektif komunikasi politik, baliho tersebut merupakan medium yang sarat makna sosial, sekaligus mencerminkan watak ideologis PDI Perjuangan sebagai partai kader yang menempatkan nilai, gagasan, dan konsistensi sebagai fondasi gerak politik.

“Di Indonesia, lebih-lebih di NTB, Ramadan bukan lagi sekadar ibadah, tapi peristiwa sosial. Bahasa seperti ini mudah diterima masyarakat,” ujar Agus, Minggu 22 Februari 2026 di Mataram 

Ia menjelaskan, dari sudut pandang sosio kultural, ucapan selamat Ramadan merupakan bentuk komunikasi yang relevan dengan karakter masyarakat NTB yang religius. Karena itu, baliho tersebut tidak hanya dimaknai sebagai simbol keagamaan, tetapi juga pesan keteduhan yang menjangkau lintas kelompok.

“Ini keteduhan di ruang publik,” katanya.

Agus mengaitkan pola komunikasi tersebut dengan tradisi ideologis PDI Perjuangan yang lekat dengan ajaran Soekarno. Dalam pandangan Bung Karno, seorang pemimpin harus menjadi penyambung aspirasi rakyat, yakni memahami jiwa masyarakat yang dipimpinnya, bukan memaksakan simbol yang asing bagi ruang sosial.

Dalam konteks itu, Agus menilai Rachmat Hidayat sebagai sosok nasionalis yang mempraktikkan nilai pluralisme secara konsisten. Sebagai kader yang dibesarkan dalam tradisi nasionalis, Rachmat tidak hanya hadir pada momentum keagamaan umat Islam, tetapi juga kerap menyampaikan ucapan dan kehadiran pada perayaan hari besar agama lain.

“Semua etnis dan semua agama ada di NTB. Saya melihat Pak Rachmat sudah berada di tengah-tengah itu,” ujar Agus.

Dari perspektif komunikasi politik, Agus menegaskan bahwa tidak ada tindakan politik yang bebas dari pesan. Baliho, sebagai medium komunikasi, tentu membawa makna dan tujuan tertentu.

“Publik pasti akan menafsirkan. Dalam politik, memang tidak ada perilaku yang tanpa pesan,” katanya.

Menurutnya, tafsir publik yang membaca baliho Ramadan tersebut sebagai upaya membangun citra kepemimpinan yang religius, moderat, dan inklusif merupakan hal yang wajar dan tidak bisa dihindari. Persepsi semacam itu, kata Agus, justru menunjukkan adanya hubungan dialogis antara aktor politik dan masyarakat.

Begitu pula dengan kehadiran Hj. Putu Selly Andayani dalam baliho Ramadan tersebut. Agus menilai, hal itu tidak bisa dilepaskan dari posisi Selly sebagai figur yang pernah bersentuhan langsung dengan dunia politik, termasuk saat maju sebagai kandidat Wali Kota Mataram pada Pilkada 2020.

“Meski berasal dari kalangan birokrat, Bu Selly juga tokoh politik. Jadi wajar jika publik menafsirkan ada proses branding,” ujarnya.

Namun demikian, Agus menegaskan bahwa dalam tradisi partai kader seperti PDIP, pengenalan figur di ruang publik merupakan proses yang lazim dan bagian dari strategi jangka panjang partai. Sebagai partai yang telah lama berakar di NTB, PDIP dipandang tidak ingin melepaskan momentum dan terus menjaga kader terbaiknya tetap hadir di ruang publik.

“Partai politik tidak bisa hanya muncul menjelang pemilu. Konsistensi kehadiran justru menjadi kunci. Pemilu 2029 tidak datang tiba-tiba,” katanya.

Dalam konteks ini, langkah Rachmat Hidayat dinilai sejalan dengan semangat Bung Karno yang memandang politik sebagai proses panjang perjuangan nilai dan ide, bukan sekadar kontestasi kekuasaan lima tahunan.

Penghormatan Nilai Keberagaman

Sementara itu, dimintai tanggapan terpisah, Rachmat Hidayat menegaskan bahwa ucapan selamat Ramadan melalui baliho yang dilakukannya semata bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai sosial dan keagamaan yang hidup di tengah masyarakat NTB.

“Ramadan mengajarkan kesabaran, empati, dan kebersamaan. Nilai-nilai itu sangat dekat dengan kehidupan masyarakat NTB. Karena itu, saya ingin menyampaikan pesan yang meneduhkan dan bisa dirasakan sebagai pesan bersama,” ujarnya.

Anggota Komisi I DPR RI ini menegaskan, bahwa ajaran Bung Karno tentang kemanusiaan dan solidaritas global juga menjadi pijakan sikap politiknya. Ia mengingatkan pesan Bung Karno yang menyatakan bahwa selama kemerdekaan Palestina belum terwujud, maka kemerdekaan dunia belumlah sempurna.

“Pesan Bung Karno tentang Palestina itu bukan semata soal geopolitik, tapi keberpihakan pada keadilan dan kemanusiaan,” katanya.

Menurut Rachmat, semangat tersebut relevan dengan makna Ramadan sebagai bulan empati dan pembelaan terhadap kaum lemah. Nilai itu, lanjutnya, harus tercermin dalam sikap politik yang berpihak pada persatuan, perdamaian, dan keadilan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.

“Nasionalisme tidak pernah bertentangan dengan agama. Agama memberi arah moral, sementara nasionalisme menjadi ruang bersama yang mempersatukan perbedaan,” ujarnya.

Menanggapi tafsir publik terkait kehadiran sang istri dalam baliho Ramadan, Rachmat menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bentuk kebersamaan keluarga dalam menyampaikan pesan sosial kepada masyarakat. Ia menilai ruang publik sebagai ruang dialog yang sehat, tempat setiap warga bebas menafsirkan dan memberikan penilaian.

“Kami ingin hadir menyampaikan pesan kebaikan. Selebihnya, publik tentu memiliki penilaian masing-masing, dan itu kami hormati sebagai bagian dari demokrasi,” katanya.

Rachmat menegaskan, kehadirannya di ruang publik bukan aktivitas sesaat, melainkan komitmen jangka panjang untuk terus berdialog dengan masyarakat dan merawat nilai-nilai kebangsaan.

“Politik kan bukan kerja lima tahunan. Ini kerja nilai yang harus dijalankan terus-menerus. Kami ingin selalu hadir dan berjalan bersama rakyat, dengan kemanusiaan dan keadilan sebagai pijakan,” tutup Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini.

]]>
Sun, 22 Feb 2026 17:57:44 +0800 amr
BMKG Terbitkan Peringatan Dini: Seluruh Wilayah NTB Siaga Cuaca Ekstrem hingga 27 Februari 2026 https://amarmedia.co.id/bmkg-terbitkan-peringatan-dini-seluruh-wilayah-ntb-siaga-cuaca-ekstrem-hingga-27-februari-2026 https://amarmedia.co.id/bmkg-terbitkan-peringatan-dini-seluruh-wilayah-ntb-siaga-cuaca-ekstrem-hingga-27-februari-2026 BMKG Terbitkan Peringatan Dini: Seluruh Wilayah NTB Siaga Cuaca Ekstrem hingga 27 Februari 2026

PRAYA.Amarmedia.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kondisi ini diprediksi berlangsung mulai 22 hingga 27 Februari 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi ZAM, Satria Topan Primadi, S.Si, menjelaskan bahwa hasil analisis dinamika atmosfer menunjukkan adanya gangguan yang signifikan. Fenomena seperti aktifnya gelombang atmosfer (MJO, Kelvin, dan Low Frequency) serta adanya pertemuan angin menjadi pemicu utama pertumbuhan awan konvektif yang masif.

Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem

Berdasarkan prakiraan, hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi merata di seluruh kabupaten/kota di NTB, meliputi:

Kota Mataram dan seluruh wilayah di Pulau Lombok (Lombok Utara, Barat, Tengah, dan Timur).

Seluruh wilayah di Pulau Sumbawa (Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Bima, dan Kota Bima).

 Waspada Gelombang Tinggi

Selain cuaca di darat, BMKG juga memberikan peringatan khusus bagi sektor kelautan. Selama periode 22-24 Februari 2026, tinggi gelombang laut diprediksi mencapai kategori Sangat Tinggi (2.5 – 4.0 meter)di beberapa titik berikut Selat Lombok bagian Selatan, Selat Alas bagian Selatan, Samudera Hindia Selatan NTB.

Sementara itu, wilayah perairan lainnya seperti Selat Lombok bagian Utara dan Selat Sape terpantau memiliki tinggi gelombang di kategori 1.25 – 2.5 meter.

Rekomendasi dan Imbauan Keamanan

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga pohon tumbang. Berikut adalah beberapa langkah antisipasi yang direkomendasikan BMKG:

1. Tidak membuang sampah sembarangan dan menghindari pemotongan lereng yang tidak terkontrol.

2. Memangkas dahan pohon yang rapuh dan memperkuat tiang-tiang penyangga agar tidak roboh diterjang angin.

3. Maskapai penerbangan diminta memperhatikan informasi cuaca saat lepas landas maupun mendarat demi keselamatan penumpang.

4. Jika terjadi hujan lebat, segera menjauh dari lokasi rawan bencana (sungai, lereng, atau daerah pesisir yang terkena banjir rob).

 "Kami meminta pihak terkait untuk memastikan infrastruktur sumber daya air siap menampung peningkatan curah hujan dan terus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mitigasi bencana," ujar Satria Topan Primadi dalam keterangannya, Minggu (22/2).

Masyarakat dapat memantau perkembangan cuaca terbaru secara real-time melalui akun resmi Instagram @infobmkgntb atau situs resmi BMKG di stamet-ntb@bmkg.go.id. (AM)

]]>
Sun, 22 Feb 2026 15:42:02 +0800 amr
Pansel Umumkan Hasil Akhir Seleksi Terbuka JPT Pratama Lingkup Pemda Kabupaten Sumbawa 2026 https://amarmedia.co.id/pansel-umumkan-hasil-akhir-seleksi-terbuka-jpt-pratama-lingkup-pemda-kabupaten-sumbawa-2026 https://amarmedia.co.id/pansel-umumkan-hasil-akhir-seleksi-terbuka-jpt-pratama-lingkup-pemda-kabupaten-sumbawa-2026 Pansel Umumkan Hasil Akhir Seleksi Terbuka JPT Pratama Lingkup Pemda Kabupaten Sumbawa 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi mengumumkan nama-nama peserta yang dinyatakan lulus tahap akhir.

Pengumuman dengan Nomor: 006/PANSELJPT/II/2026 tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Panitia Seleksi, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP, pada Sabtu, 21 Februari 2026. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari Berita Acara penetapan hasil akhir yang telah disusun pada 19 Februari lalu.

Dalam keterangannya, Pansel menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Nama-nama yang diumumkan merupakan peserta terbaik yang direkomendasikan untuk dapat diangkat dalam jabatan pimpinan tinggi di masing-masing instansi.

"Keputusan Panitia Seleksi bersifat mutlak dan final serta tidak dapat diganggu gugat," tulis pengumuman tersebut.

Berikut adalah daftar pelamar yang dinyatakan lulus berdasarkan posisi jabatan yang dilamar (disusun berdasarkan urutan abjad):

I.  Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah :  1. Ishak Rahman, S.E., M.Si, 2. Kaharuddin, SE., M.Ec.Dev. 3. Usman, SE., ME 

II. Kepala Dinas Sosial : 1. Dwi Rahayu Ratih Wulandari, S.ST., M.M, 2. Drs. Iwan Sofian, 3. Jufrie, S.Si., M.M 

III. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa : 1. Evi Supiati, S.STP., M.Si,  2. Hizbullah, S.Sos, 3. Ulumuddin, S.E 

IV. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi 1. Arif Alamsyah, S.STP., M.Si., 2. Khaeruddin, SE, M.Si., 3. Wahyu Indrajaya, ST., M.M.Inov 

"Pasca pengumuman ini, nama nama tersebut sudah disampaikan ke Pak Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian untuk ditetapkan 1 orang oleh Bupati sebagai kepala perangkat daerah" pungkas  Doktor Budi. (AM)

]]>
Sun, 22 Feb 2026 15:10:29 +0800 amr
Bergerak Cepat.BPBD Sumbawa Salurkan Bantuan Logistik ke Desa Brangkolong dan Muer Pascabanjir https://amarmedia.co.id/bergerak-cepatbpbd-sumbawa-salurkan-bantuan-logistik-ke-desa-brangkolong-dan-muer-pascabanjir https://amarmedia.co.id/bergerak-cepatbpbd-sumbawa-salurkan-bantuan-logistik-ke-desa-brangkolong-dan-muer-pascabanjir Bergerak Cepat.BPBD Sumbawa Salurkan Bantuan Logistik ke Desa Brangkolong dan Muer Pascabanjir

‎Sumbawa.Amarmedia.co.id – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik ke dua desa terdampak banjir di wilayah Kecamatan Plampang pada Sabtu malam (21/2). Langkah ini diambil merespons laporan dari Camat Plampang terkait meluapnya air di Desa Brangkolong dan Desa Muer.

‎Tim yang dikomandoi oleh Kabid I Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusdianto, AR, turun langsung ke lokasi guna memastikan bantuan diterima oleh warga yang membutuhkan.

‎Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, mengonfirmasi bahwa bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan dasar mendesak.

‎“Tim langsung menuju lokasi untuk mengantarkan bantuan logistik berupa mie instan, air mineral, dan telur bagi warga terdampak. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” ujar Nurhidayat.

‎ 

‎Banjir dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Plampang sejak siang hingga sore hari. Luapan air dilaporkan masuk ke pemukiman warga dengan sebaran terdampak sebagai berikut:

‎1. Desa Brangkolong (Dusun Kolong)

‎  RT 001/RW 001: 40 KK (±100 jiwa)

‎ RT 002/RW 001: 24 KK (77 jiwa)

‎  RT 001/RW 002: 22 KK (56 jiwa)

‎  RT 003/RW 002: 8 KK (20 jiwa)

‎2. Desa Muer

‎ Tercatat sebanyak 12 KK (40 jiwa) terdampak.

‎Hingga saat ini, BPBD menyatakan bahwa data tersebut masih bersifat sementara. Petugas di lapangan masih terus melakukan penyisiran dan validasi data untuk memastikan seluruh warga tertangani.

‎“Malam tadi tim BPBD menuju lokasi untuk melakukan pendataan lanjutan dan menyempurnakan data warga terdampak,” jelas Nurhidayat.

‎Sampai berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa. Namun, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memperparah kondisi di lapangan. (AM)

]]>
Sun, 22 Feb 2026 09:00:23 +0800 amr
Hujan Deras Guyur Sumbawa, Dua Desa di Kecamatan Plampang Terendam Banjir https://amarmedia.co.id/hujan-deras-guyur-sumbawa-dua-desa-di-kecamatan-plampang-terendam-banjir https://amarmedia.co.id/hujan-deras-guyur-sumbawa-dua-desa-di-kecamatan-plampang-terendam-banjir Hujan Deras Guyur Sumbawa, Dua Desa di Kecamatan Plampang Terendam Banjir

Sumbawa.Amarmedia.co.id – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Plampang sejak Sabtu (21/2/2026) siang hingga sore hari menyebabkan banjir luapan di dua desa, yakni Desa Brangkolong dan Desa Muer, Kabupaten Sumbawa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, mengonfirmasi bahwa banjir dipicu oleh tingginya debit air yang tidak mampu tertampung saluran drainase, sehingga meluap ke pemukiman warga.

Data Dampak Kerusakan

Hingga Sabtu malam, BPBD merilis data sementara warga yang terdampak luapan air. Di Dusun Kolong, Desa Brangkolong, tercatat total 94 KK atau sekitar 253 jiwa terdampak dengan rincian: RT 001/RW 001: 40 KK (100 jiwa), RT 002/RW 001: 24 KK (77 jiwa), RT 001/RW 002: 22 KK (56 jiwa), RT 003/RW 002: 8 KK (20 jiwa)

Sementara itu, di Desa Muer, tercatat sebanyak 12 KK atau 40 jiwa turut merasakan dampak dari musibah ini. "Data ini masih bersifat sementara dan kemungkinan dapat berubah seiring proses pendataan lanjutan oleh tim di lapangan," jelas Nurhidayat.

Upaya Penanggulangan dan Kondisi Terkini

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama unsur TNI/Polri dan relawan telah disiagakan di lokasi untuk memastikan jalur evakuasi tetap aman. Fokus utama petugas saat ini meliputi Logistik Dasar Penyiapan makanan siap saji dan paket sanitasi bagi warga yang rumahnya terendam lumpur.Warga dan petugas mulai membersihkan penyumbatan drainase untuk mempercepat surutnya air. Juga  Peringatan Dini,Pemantauan debit air di hulu sungai terus dilakukan secara berkala.

Hingga pukul 20.00 WITA, air di sebagian wilayah Desa Brangkolong dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, sisa lumpur dan material sampah kiriman masih menutupi akses jalan desa, sehingga mobilitas warga masih terhambat.

Mengingat potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlanjut, Muhammad Nurhidayat mengimbau warga untuk melakukan langkah preventif mandiri, seperti mengamankan dokumen penting ke tempat tinggi dan segera mematikan aliran listrik jika air kembali memasuki rumah.

 "Kami meminta masyarakat di bantaran sungai untuk tetap tenang namun waspada, terutama saat hujan kembali turun dengan intensitas lebat pada malam hari," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Petugas tetap berjaga di lokasi guna mengantisipasi adanya banjir susulan.(AM)

]]>
Sun, 22 Feb 2026 08:48:15 +0800 amr
Polresta Deli Serdang Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu, dua Kurir Diamankan https://amarmedia.co.id/polresta-deli-serdang-gagalkan-peredaran-21-kilogram-sabu-dua-kurir-diamankan https://amarmedia.co.id/polresta-deli-serdang-gagalkan-peredaran-21-kilogram-sabu-dua-kurir-diamankan Polresta Deli Serdang Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu, dua Kurir Diamankan

Deli Serdang.Amarmedia.co.id,-Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Pada Selasa, 10 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, tim berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dengan berat bruto ±21.142 gram atau lebih dari 21 kilogram.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si melalui Kasatres Narkoba Kompol Dr. Fery Kusnadi, SH, MH menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif yang telah dilakukan sejak Minggu malam (08/02/2026). Informasi awal diperoleh dari jaringan intelijen dan informan yang menyebutkan akan adanya pengiriman sabu dari Aceh melalui wilayah Belawan dan selanjutnya dikirim menuju Jakarta.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim yang dipimpin Kasat Resnarkoba melakukan pemantauan terhadap dua orang terduga pelaku di kawasan Pajak Baru, Belawan. Pada Senin malam (09/02/2026), salah satu terduga terpantau bergerak menuju Jalan SM Raja sebelum kembali ke Belawan.

Keesokan harinya, Selasa (10/02/2026) sekitar pukul 06.00 WIB, tim kembali memonitor pergerakan kedua terduga yang menaiki transportasi daring menuju Jalan Medan–Lubuk Pakam. Keduanya terlihat membawa satu tas ransel dan satu koper pakaian.

Sekitar pukul 09.00 WIB, saat berada di Jalan Lintas Medan–Lubuk Pakam, Kec. Lubuk Pakam, Kab. Deli Serdang, petugas melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan dua pria berinisial R (29), warga Kabupaten Bireuen, dan Z (34), warga Medan Belawan.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 20 bungkus plastik teh Cina berwarna hijau yang diduga berisi sabu. Sepuluh bungkus ditemukan di dalam tas gunung berwarna biru dan sepuluh bungkus lainnya di dalam koper pakaian berwarna pink. Total berat bruto keseluruhan mencapai ±21.142 gram. Selain itu, turut diamankan dua unit telepon genggam Android yang diduga digunakan untuk komunikasi dalam transaksi.

Berdasarkan hasil interogasi awal, sabu tersebut rencananya akan dikirim ke Jakarta dan saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Kantor Satresnarkoba Polresta Deli Serdang untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polresta Deli Serdang dalam memutus mata rantai peredaran narkotika, khususnya jalur lintas provinsi. Tidak ada ruang bagi pelaku peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polresta Deli Serdang,” tegas Kapolresta Deli Serdang saat diwawancarai.

“Kita juga tetap mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi guna mendukung pemberantasan narkoba secara berkelanjutan” tutup nya. (Tim)

]]>
Sun, 22 Feb 2026 08:06:14 +0800 amr
Target Pertahankan Juara Umum, Ketua PERPANI Sumbawa Matangkan Bidikan Atlet Lewat Tes Fisik Tahap II Dan TC https://amarmedia.co.id/target-pertahankan-juara-umum-ketua-perpani-sumbawa-matangkan-bidikan-atlet-lewat-tes-fisik-tahap-ii-dan-tc https://amarmedia.co.id/target-pertahankan-juara-umum-ketua-perpani-sumbawa-matangkan-bidikan-atlet-lewat-tes-fisik-tahap-ii-dan-tc Target Pertahankan Juara Umum, Ketua PERPANI Sumbawa Matangkan Bidikan Atlet Lewat Tes Fisik Tahap II Dan TC

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id — Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Sumbawa terus memanaskan mesin organisasi dan prestasi. Bertempat di pusat pelatihan atlet, PERPANI menggelar pengukuran fisik tahap kedua bagi para atlet panahan yang diproyeksikan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026

Ketua Umum PERPANI Kabupaten Sumbawa, Muhammad Yamin, SE., M.Si. menegaskan bahwa tes fisik ini merupakan instrumen krusial dalam menerapkan sport science untuk menjamin kondisi prima para atlet sebelum memasuki tahapan pendaftaran entry by name dan Training Center (TC)

Pria yang akrab disapa Abe ini mengingatkan kembali pencapaian fenomenal PERPANI pada Porprov 2023 lalu. Dari yang sebelumnya nol medali di edisi 2018, panahan Sumbawa melonjak tajam menjadi Juara Umum dengan torehan 9 medali emas, 5 perak, dan 6 perunggu.

"Prestasi kemarin adalah standar minimal kami. Target tahun ini tidak boleh turun; pertahankan 9 emas, atau kalau bisa naik ke 10 emas agar gelar Juara Umum tetap di Sumbawa, insya Allah. Namun, juara tahun lalu bukan jaminan juara hari ini. Siapa yang paling siap dan sehat, dialah sang juara," tegas Abe saat memantau jalannya tes.

Abe mengakui tantangan terbesar saat ini adalah regenerasi. Sekitar 50 persen atlet andalan sebelumnya kini telah menempuh jenjang kuliah dan banyak yang sudah tidak aktif memegang busur.

"Kami fokus membina atlet junior untuk Porprov kali ini guna menggantikan senior mereka yang sudah tidak lagi memanah. Seleksi dilakukan secara berkelanjutan dengan sistem degradasi. Panahan adalah olahraga terukur; siapa yang punya skor terbaik dan fisik paling siap, dia yang masuk kuota," jelas pria yang juga dikenal sebagai tokoh akademik ini.

Terkait keputusan KONI NTB yang memindahkan lokasi pertandingan Panahan ke KSB serta menggeser jadwal ke 16 Juli 2026, Muhammad Yamin melihatnya dari sisi positif. Menurutnya, tambahan waktu tersebut harus dimanfaatkan untuk mematangkan bidikan dan mental bertanding di luar kandang.

"Medali tidak peduli di mana diperebutkan. Kami imbau atlet segera melakukan penyesuaian mental. Tidak ada istilah jago kandang, yang terpenting adalah siapa yang paling siap di garis tembak," ujarnya optimis.

Selaras dengan Target Besar KONI Sumbawa

Langkah ketat PERPANI ini sejalan dengan arahan Ketua KONI Sumbawa, Abdul Rafiq, yang menargetkan raihan 51 medali emas secara keseluruhan pada Porprov 2026. Binpres KONI mencatat bahwa progres fisik atlet panahan mengalami peningkatan signifikan pada tes tahap kedua ini. Dengan sistem seleksi yang murni berdasarkan data dan tanpa intervensi "titipan", PERPANI optimis dapat terus berkontribusi besar bagi raihan tiket emas menuju PON 2028 mendatang. (AM)

]]>
Sat, 21 Feb 2026 17:14:20 +0800 amr
Petani Menguat, Desa Bergerak: Wajah Baru Ekonomi NTB di Tengah Tantangan Kemiskinan https://amarmedia.co.id/petani-menguat-desa-bergerak-wajah-baru-ekonomi-ntb-di-tengah-tantangan-kemiskinan https://amarmedia.co.id/petani-menguat-desa-bergerak-wajah-baru-ekonomi-ntb-di-tengah-tantangan-kemiskinan

Satu Tahun Iqbal-Dinda Entaskan Kemiskinan 

Petani Menguat, Desa Bergerak: Wajah Baru Ekonomi NTB di Tengah Tantangan Kemiskinan

Mataram, Amarmedia.ci.id - 20 Februari 2026 - Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang berada di persimpangan penting transformasi ekonomi desa. Di satu sisi, struktur ekonomi masih kokoh bertumpu pada sektor pertanian. Di sisi lain, industri mikro dan konektivitas digital mulai membuka jalan baru menuju kesejahteraan yang lebih merata. Data terbaru menunjukkan, dari 1.180 desa/kelurahan di Nusa Tenggara Barat, sebanyak 943 desa atau 79,92 persen masih menggantungkan penghasilan utama pada sektor pertanian. Angka ini menegaskan denyut ekonomi NTB tetap berakar kuat pada sektor agraris, terutama subsektor tanaman pangan yang menjangkau 798 desa. Namun desa-desa di NTB tak lagi berjalan dalam pola lama semata.

Dibalik dominasi pertanian, geliat ekonomi baru mulai terlihat. Sebanyak 1.155 desa telah memiliki Industri Mikro dan Kecil (IMK) dan 195 desa berkembang menjadi sentra industri. Fenomena ini paling terasa di Kabupaten Lombok Timur, yang mencatat konsentrasi sentra industri tertinggi di NTB. Industri kecil berbasis lokal ini menjadi jembatan antara produksi primer dan nilai tambah. Hasil pertanian tidak lagi hanya dijual mentah, tetapi mulai diolah, dikemas, dan dipasarkan lebih luas. Desa perlahan bergerak dari sekadar produsen bahan baku menjadi pelaku ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Transformasi ini semakin diperkuat oleh akses digital yang hampir merata. Seluruh desa/kelurahan di NTB telah terjangkau sinyal internet, dengan 1.139 desa menikmati jaringan 4G/5G. Konektivitas ini menjadi fondasi penting digitalisasi UMKM, pemasaran hasil tani hingga akses informasi harga pasar. Pertanian yang kuat, IMK yang tumbuh, dan internet yang menjangkau desa. Kombinasi ini menjadi modal besar bagi percepatan pemerataan ekonomi.

Per Maret 2025, jumlah penduduk miskin di NTB tercatat 654,57 ribu orang atau 11,78 persen. Angka ini turun 4,03 ribu orang dibanding September 2024, dengan penurunan 0,13 poin persen. Garis kemiskinan NTB naik menjadi Rp.556.846 per kapita per bulan, meningkat 3,05 persen. Biaya untuk memenuhi kebutuhan dasar semakin tinggi. Struktur garis kemiskinan menunjukkan 75,86 persen disumbang oleh kebutuhan makanan. Komoditas seperti Beras, Telur Ayam Ras, Daging Ayam Ras, Cabai Rawit, hingga Rokok Kretek dan Rokok Filter menjadi penyumbang utama.

Kabar Baik dari Petani, NTP Menguat

Di tengah tantangan tersebut, kabar menggembirakan datang dari sektor pertanian. Nilai Tukar Petani (NTP) NTB pada Desember 2025 tercatat 134,14, naik 4,50 persen dibanding bulan sebelumnya. Karena NTP di atas 100, berarti petani mengalami surplus, angka ini menunjukkan daya beli dan margin usaha petani membaik secara signifikan.

Kenaikan terbesar datang dari subsektor Hortikultura dengan NTP mencapai 255,85 menjadi motor utama peningkatan kesejahteraan petani. Disusul tanaman pangan (125,53), peternakan (112,94), perikanan (106,82), dan perkebunan rakyat (102,59). Seluruh subsektor berada dalam posisi surplus. Artinya, di tingkat produsen, pendapatan petani relatif lebih kuat dibanding biaya yang dikeluarkan. Jika tren ini konsisten dan diiringi penguatan hilirisasi serta stabilitas harga, sektor pertanian dapat menjadi lokomotif penurunan kemiskinan yang lebih cepat pada masa mendatang.

Momentum Transformasi Desa

Gambaran besar ekonomi NTB, menunjukkan dinamika yang menarik.Desa yang agraris, tetapi mulai terdorong ke arah diversifikasi.Kemiskinan menurun, namun dipengaruhi harga pangan.Kesejahteraan petani membaik, terutama pada subsektor Hortikultura.Digitalisasi membuka peluang percepatan nilai tambah.

Ke depan, penguatan hilirisasi pertanian dan agroindustri desa menjadi kunci. Produk Hortikultura unggulan perlu didorong masuk ke rantai pasok modern, didukung cold storage, pengemasan, hingga pemasaran digital. Stabilisasi harga pangan juga harus menjadi strategi utama pengendalian kemiskinan. Adapun di NTB, harga Cabai dan Beras bisa menentukan nasib ribuan keluarga.

NTB sedang bergerak. Ada pula Program Desa Berdaya yang menyasar pengentasan kemiskinan ekstrem secara gradual pada 106 desa di NTB. Dari desa yang bertumpu pada sawah dan ladang, menuju desa yang terhubung, produktif, dan mandiri. Jika momentum ini terus terjaga, transformasi ekonomi desa bukan hanya wacana. Melainkan jalan nyata menuju kesejahteraan yang lebih merata. (edo/dyd/kominfotikntb)

]]>
Sat, 21 Feb 2026 13:33:06 +0800 amr
Setahun Iqbal–Dinda: Perkuat Konektivitas Udara, Laut, dan Darat Sebagai Fondasi Ekonomi NTB https://amarmedia.co.id/setahun-iqbaldinda-perkuat-konektivitas-udara-laut-dan-darat-sebagai-fondasi-ekonomi-ntb https://amarmedia.co.id/setahun-iqbaldinda-perkuat-konektivitas-udara-laut-dan-darat-sebagai-fondasi-ekonomi-ntb Setahun Iqbal–Dinda: Perkuat Konektivitas Udara, Laut, dan Darat Sebagai Fondasi Ekonomi NTB

Mataram Amarmedia.co.id - 21 Februari 2026 - Satu tahun pertama kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Iqbal–Dinda, menjadi periode penting konsolidasi konektivitas wilayah. Melalui Dinas Perhubungan Provinsi NTB, pemerintah daerah mempercepat pembukaan akses transportasi udara, laut, dan darat sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan layanan publik.

Hasilnya mulai terasa nyata sepanjang 2025. Mobilitas masyarakat meningkat, jalur-jalur strategis kembali hidup, dan NTB kian terkoneksi dengan pusat-pusat pertumbuhan nasional maupun internasional.

Langit NTB Kembali Ramai

Sektor penerbangan menjadi salah satu indikator paling jelas dari kebangkitan konektivitas NTB. Sepanjang 2025, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) melayani 2.497.163 penumpang, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan 2024 yang tercatat 2.377.410 penumpang. Rata-rata, bandara kebanggaan masyarakat NTB ini melayani lebih dari 208 ribu penumpang per bulan atau hampir 7 ribu orang per hari.

Tak hanya jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga tumbuh 5,9 persen, dari 24.879 penerbangan pada 2024 menjadi 26.337 penerbangan di tahun 2025. Angka ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan maskapai sekaligus gairah perjalanan masyarakat dan wisatawan menuju NTB.

Momentum ini diperkuat dengan pembukaan tujuh rute penerbangan baru sepanjang 2025, yakni Banjarmasin, Palangkaraya, Labuan Bajo, Malang, Banyuwangi, Waingapu, dan Tambolaka. Jumlah tersebut melampaui capaian 2024 yang hanya membuka empat rute baru. Kehadiran maskapai TransNusa dengan rute Lombok–Denpasar–Lombok turut memperluas pilihan perjalanan, terutama bagi pelaku pariwisata dan bisnis.

Bagi pemerintahan Iqbal–Dinda, penguatan konektivitas udara bukan sekrdar soal angka statistik. Ini adalah pintu masuk investasi, pariwisata, dan pertumbuhan UMKM lokal yang bergantung pada kelancaran mobilitas manusia dan barang.

Jalur Laut Bangkit, Wisata Bergerak

Dari langit, perhatian pemerintah juga diarahkan ke laut sebagai urat nadi transportasi antar pulau di NTB.

Kabar baik datang dari Pelabuhan Lembar. Sepanjang 2025, jumlah penumpang luar negeri meningkat hingga 28 persen dibanding tahun sebelumnya. Lonjakan ini menandai mulai pulihnya arus wisatawan mancanegara melalui jalur laut, sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai gerbang maritim kawasan timur Indonesia.

Sementara itu, rute strategis Sape–Labuan Bajo mencatat pertumbuhan signifikan. Total penumpang sepanjang 2025 mencapai 32.633 orang, naik 22,4 persen dibandingkan 2024 yang hanya 26.676 penumpang. Jalur ini menjadi simpul penting integrasi pariwisata antara Pulau Sumbawa dan destinasi super prioritas Labuan Bajo.

Peningkatan ini tak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir, pelaku transportasi lokal, hingga UMKM di sekitar pelabuhan.

Jalan Terang, Akses Makin Aman

Di darat, Pemerintah Provinsi NTB memperkuat aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan melalui pemasangan 447 unit Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan provinsi yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.

Program ini menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan jalan yang lebih aman, terutama pada malam hari, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di kawasan-kawasan strategis. Bagi wilayah yang selama ini minim penerangan, kehadiran PJU menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam pelayanan publik.

Transportasi dengan Sentuhan Kemanusiaan

Tak hanya membangun infrastruktur, tahun pertama Iqbal–Dinda juga diwarnai terobosan layanan berbasis empati sosial. Salah satunya melalui Program Penyeberangan Ambulans Gratis di lintasan Kayangan–Pototano.

Pada Desember 2025, program ini melayani 63 unit ambulans, dan meningkat menjadi 96 unit pada Januari 2026. Angka ini mencerminkan kebutuhan riil masyarakat lintas pulau terhadap akses layanan kesehatan yang cepat dan terjangkau.

Bagi pasien rujukan dan keluarga mereka, program ini bukan sekedar fasilitas transportasi, melainkan harapan hidup yang dipercepat oleh kebijakan publik yang berpihak.

Fondasi Menuju NTB yang Terkoneksi

Berbagai capaian di sektor perhubungan sepanjang 2025 menegaskan arah kebijakan Iqbal–Dinda: membangun NTB dari konektivitas. Dari udara, laut, hingga darat, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap wilayah terhubung, setiap potensi terbuka, dan setiap warga mendapat akses yang lebih adil.

Transportasi tidak lagi dipandang sebagai sektor teknis semata, melainkan sebagai pengungkit utama pembangunan daerah. Ketika bandara ramai, pelabuhan hidup, dan jalan terang, maka ekonomi bergerak, pariwisata tumbuh, dan kualitas hidup masyarakat ikut meningkat.

Setahun memang waktu yang singkat. Namun langkah-langkah awal ini telah menanam fondasi penting bagi NTB yang lebih terhubung, lebih inklusif, dan lebih kompetitif di tingkat nasional maupun regional.

Di bawah kepemimpinan Iqbal–Dinda, perhubungan bukan hanya soal berpindah tempat—tetapi tentang membuka masa depan.(Kominfotik)

]]>
Sat, 21 Feb 2026 13:13:50 +0800 amr
Songsong Masa Depan, Karang Taruna "Somo Intan" Desa Karang Dima Didorong Jadi Motor Ekonomi Desa https://amarmedia.co.id/songsong-masa-depan-karang-taruna-somo-intan-desa-karang-dima-didorong-jadi-motor-ekonomi-desa https://amarmedia.co.id/songsong-masa-depan-karang-taruna-somo-intan-desa-karang-dima-didorong-jadi-motor-ekonomi-desa Songsong Masa Depan, Karang Taruna "Somo Intan" Desa Karang Dima Didorong Jadi Motor Ekonomi Desa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Pemerintah Desa Karang Dima menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Karang Taruna "Somo Intan" Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, pada Sabtu (21/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali generasi muda agar lebih kreatif, inovatif, dan mampu menggerakkan roda ekonomi desa di tengah perubahan zaman.

Kepala Desa Karang Dima, Ibrahim Besari, dalam sambutannya menekankan pentingnya perubahan pola pikir pemuda. Ia menegaskan bahwa Karang Taruna tidak boleh hanya sekadar nama, melainkan harus bergerak di bidang yang nyata dan berkelanjutan.

"Sepuluh tahun ke depan, wajah ekonomi kita akan berubah total. Jika Allah meridhoi, wilayah kita akan menjadi pasar induk. Kita harus siap menyongsong itu sebagai pelaku, bukan sekadar penonton. Kita ini 'Desa Rasa Kota'," ujar Kades Ibrahim.

Dirinya juga menyarankan agar Karang Taruna mulai menyusun proposal kegiatan yang berorientasi pada hasil ekonomi, bukan sekadar bekerja tanpa arah. Pemerintah Desa berkomitmen mendukung melalui anggaran jika rencana yang diajukan jelas dan memberikan dampak bagi kesejahteraan warga.

Sinergi dan Legalitas Organisasi

Ketua Karang Taruna Kabupaten Sumbawa, Ahmadul Kusasih, SH, yang turut hadir memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengingatkan bahwa Karang Taruna memiliki payung hukum yang kuat melalui Permensos No. 9 Tahun 2025 (perubahan dari Permensos 25/2019).

"Karang Taruna adalah wadah pemuda yang memiliki budi luhur dan ide cemerlang. Posisi kalian sejajar dengan lembaga desa lainnya seperti RT, RW, dan PKK. Gunakan kesempatan ini untuk bersinergi dengan Kepala Desa agar program kerja Karang Taruna sejalan dengan pembangunan desa," kata Ahmadul yang telah berkiprah selama 20 tahun di organisasi tersebut.

Dalam pemaparan materi peningkatan kapasitas,Sekjen Karang Taruna Rahmansyah SE.M.M.Inov menekankan bahwa tantangan pemuda saat ini adalah kreativitas dan kesungguhan. Ia memberikan contoh sukses daerah lain yang mampu menciptakan produk unggulan seperti "Teh Bujang" (Teh Bulu Jagung) yang berhasil menembus pasar internasional.

Beberapa poin penting yang ditekankan untuk pengurus Karang Taruna "Somo Intan" antara lain Penyusunan Program Kerja. "Jangan meminta anggaran terlebih dahulu sebelum memiliki program yang matang (jangka pendek dan panjang" imbuhnya 

 

Untuk itu perlu dentifikasi Potensi.Memanfaatkan sektor wisata dan pertanian yang ada di Desa Karang Dima.Juga di fungsi Sosial dan Ekonomi: Menjadi motor penggerak pembangunan sosial budaya sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi organisasi.

"Karang Taruna bukan hanya tentang kegiatan 17 Agustus-an. Kalian adalah lembaga ekonomi dan sosial. Belajarlah menjadi moderator, MC, atau pengelola unit usaha desa agar organisasi ini hidup dan bermanfaat," pungkas Sekjen dalam sesi tanya jawab.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh pengurus dan anggota Karang Taruna Somo Intan yang antusias mengikuti jalannya peningkatan kapasitas hingga selesai. (AM)

]]>
Sat, 21 Feb 2026 11:18:10 +0800 amr
Setahun Kepemimpinan Jarot&Ansori: Momentum Ramadan untuk 'Berlari' Bangun Sumbawa https://amarmedia.co.id/setahun-kepemimpinan-jarot-ansori-momentum-ramadan-untuk-berlari-bangun-sumbawa https://amarmedia.co.id/setahun-kepemimpinan-jarot-ansori-momentum-ramadan-untuk-berlari-bangun-sumbawa Setahun Kepemimpinan Jarot-Ansori: Momentum Ramadan untuk 'Berlari' Bangun Sumbawa

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Agung Nurul Huda pada Rabu malam (18/02/2026). Ribuan jamaah memadati ruang utama hingga selasar masjid untuk menunaikan Sholat Tarawih malam pertama Ramadan 1447 Hijriah. Di tengah deretan jamaah, tampak Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., hadir memulai perjalanan spiritual bulan suci ini bersama rakyatnya.

Sholat tarawih yang diimami oleh Ustad M. Dahlan, S.Pd.I. tersebut tidak sekadar menjadi ritual pembuka bulan puasa, namun juga menjadi tonggak sejarah penting bagi kepemimpinan di "Tanah Samawa".

Refleksi Satu Tahun Pengabdian

Ramadan tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan genap satu tahun masa kepemimpinan Bupati H. Syarafuddin Jarot bersama Wakil Bupati H. Mohamad Ansori. Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Haji Jarot ini menjadikan momen tersebut sebagai waktu refleksi atas pondasi pembangunan yang telah diletakkan berdasarkan RPJMD.

“Satu tahun adalah waktu yang cukup bagi kita untuk menakar progres dan konsistensi. Kita ingin memastikan setiap program tidak berjalan tanpa arah, melainkan terencana dan terukur,” ungkap Bupati Jarot di hadapan jamaah.

Meski baru seumur jagung, Haji Jarot mengakui telah banyak perubahan yang dirasakan masyarakat, khususnya pada sektor-sektor vital. Pada Sektor Pertanian, menunjukkan tren positif dalam produktivitas dan kesejahteraan petani.Pada bidang Infrastruktur dengan perbaikan aksesibilitas mulai terlihat meski prosesnya dilakukan secara bertahap.

“Perubahan memang tidak terjadi secara instan, melainkan melalui kerja keras berkelanjutan. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Kita harus berlari untuk membangun Sumbawa*” tegasnya dengan penuh semangat.

Memperkuat Nilai Spiritual: Dari Subuh hingga Zakat

Sejak awal menjabat, pasangan Jarot-Ansori memang dikenal konsisten mendorong program-program religius sebagai penguat nilai spiritual masyarakat. Beberapa program yang terus digalakkan antara lain Gerakan Sholat Subuh Berjamaah dan Optimalisasi Zakat dan Sedekah sebagai instrumen jaring pengaman sosial.

“Dari masjid kita menyalakan cahaya kebersamaan. Malam ini, tarawih berjamaah menjadi penggerak bagi kita untuk terus berbuat kebaikan bagi sesama. Semoga setiap rakaat menjadi penguat iman dan penjernih hati untuk membangun daerah kita,” tambahnya.

Diakhir  sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan kemuliaan bulan Ramadan untuk mendoakan keselamatan daerah. Ia berharap Kabupaten Sumbawa senantiasa diberkahi, dijauhkan dari marabahaya, serta diberikan kemajuan yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Momentum satu tahun kepemimpinan ini menjadi sinyal kuat bahwa di bawah komando Jarot-Ansori, Sumbawa tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi dan fisik, tetapi juga membangun karakter masyarakat yang religius dan harmonis. (AM)

]]>
Sat, 21 Feb 2026 05:57:05 +0800 amr
Pengunjung Melonjak 219 Persen, H. Berlian Puji Transformasi Museum NTB Sebagai Yang Terbaik Nasional https://amarmedia.co.id/pengunjung-melonjak-219-persen-h-berlian-puji-transformasi-museum-ntb-sebagai-yang-terbaik-nasional https://amarmedia.co.id/pengunjung-melonjak-219-persen-h-berlian-puji-transformasi-museum-ntb-sebagai-yang-terbaik-nasional Pengunjung Melonjak 219 Persen, H. Berlian Puji Transformasi Museum NTB Sebagai Yang Terbaik Nasional

Mataram.Amarmedia.co.id– Transformasi besar-besaran yang dilakukan Museum Negeri Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pasca-renovasi membuahkan hasil gemilang. Tak tanggung-tanggung, jumlah kunjungan tercatat melonjak drastis hingga 219 persen. Prestasi ini mengantarkan Museum NTB menyabet penghargaan sebagai Museum Terbaik 3 Nasional setelah Jakarta dan Jogjakarta.

Hal tersebut terungkap saat Wakil Ketua I DPRD kabupaten Sumbawa, H. M Berlian Rayes , melakukan kunjungan Studi Komparatif ke museum daerah yang terletak di Jalan Panji Tilar Negara, Mataram, pada Jumat (20/02/2026). Dalam kunjungan tersebut, H. Berlian disambut langsung oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Museum Negeri Provinsi NTB, Ahmad Nuralam, S.H., M.H.

Dalam diskusinya, Ahmad Nuralam menjelaskan bahwa kunci daya tarik museum saat ini adalah keterbukaan dalam menyimpan dan mempublikasikan koleksi milik masyarakat.

"Daya tarik utama kami adalah menyimpan koleksi peradaban budaya yang berasal dari masyarakat, lalu kami publikasikan kembali kepada masyarakat luas. Inilah yang kita pamerkan, sehingga masyarakat merasa memiliki museum ini," ujar Ahmad Nuralam.

Lebih lanjut, Nuralam memaparkan bahwa Museum NTB kini telah berhasil mengangkat kekayaan budaya Lombok Sumbawa Dompu dan Bima ke kancah global. Salah satu pencapaian prestisius adalah partisipasi dalam pameran peradaban Islam di Timur Tengah Jeddah, Arab Saudi beberapa waktu lalu.

"Lewat museum, nama Sumbawa dan Lombok terangkat di mata dunia. Di Jeddah, kami membawa narasi peradaban Islam di NTB, termasuk sejarah penaklukan Belanda di Cakranegara yang menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa kita," tambahnya.

Koleksi yang dipamerkan mencakup spektrum sejarah yang luas, mulai dari tradisi pakaian adat Sultan Bima dan Sultan Sumbawa yang memukau publik internasional, hingga memorabilia tokoh pahlawan nasional kebanggaan NTB, Maulana Syekh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Selain itu, kekayaan literasi berupa aksara tradisional Sasak, Samawa, dan Mbojo (Sasambo) juga menjadi koleksi unggulan yang terus dipelajari pengunjung.

H. Berlian menyampaikan kekagumannya atas capaian tersebut. Baginya, museum bukan sekadar bangunan penyimpan barang antik, melainkan mesin waktu yang edukatif.

"Museum itu menghadirkan masa lalu untuk kita pelajari hari ini. Apa yang dilakukan Museum NTB saat ini sangat luar biasa karena mampu mengemas sejarah menjadi sesuatu yang digemari generasi sekarang,tak heran mendapatkan penghargaan sebagai Museum Inspiratif Nasional" puji H. Berlian.

Uniknya, Museum NTB tidak hanya menjaga kelestarian benda cagar budaya di dalam gedung dengan dekorasi yang sangat apik. Di area luar museum, pengelola juga tetap menjaga kelestarian lingkungan dengan adanya koleksi sejumlah pohon kayu yang dilindungi, menciptakan suasana asri yang mendukung kenyamanan pengunjung dalam belajar sejarah.

Dengan status sebagai Museum Terbaik Nasional dan Museum Inspiratif Nasional, Museum NTB kini menjadi kiblat baru destinasi wisata edukasi di Indonesia Timur, sekaligus membuktikan bahwa narasi lokal mampu bersaing di level internasional. (AM)

]]>
Fri, 20 Feb 2026 23:35:52 +0800 amr
Perjuangkan Nasib 424 Nakes Tak Lolos PPPK, Komisi IV DPRD Sumbawa Dorong Skema Pengangkatan Lewat BLUD https://amarmedia.co.id/perjuangkan-nasib-424-nakes-tak-lolos-pppk-komisi-iv-dprd-sumbawa-dorong-skema-pengangkatan-lewat-blud https://amarmedia.co.id/perjuangkan-nasib-424-nakes-tak-lolos-pppk-komisi-iv-dprd-sumbawa-dorong-skema-pengangkatan-lewat-blud Perjuangkan Nasib 424 Nakes Tak Lolos PPPK, Komisi IV DPRD Sumbawa Dorong Skema Pengangkatan Lewat BLUD

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id– Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmen serius dalam memperjuangkan nasib tenaga kesehatan (Nakes) non-ASN di wilayah Kabupaten Sumbawa. Hal ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Lantai II DPRD Sumbawa, Jumat (20/02/2026).

Rapat yang berlangsung dialogis tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV, H. Jabir, S.Pd., didampingi Sekretaris Komisi IV, Sukiman K, S.Pd.I., Hadir Anggota Komisi 4 Bunardi AMd Ou dan Syukri HS AMa serta dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat, SKM., MPH. kepala BKAD dan Inspektur Didi Hermansyah SE, Kabag Hukum Lukman Bayuwarsyah SH.

Fokus utama pertemuan ini adalah mencari solusi konkret bagi 424 orang tenaga kesehatan non-ASN yang tersebar di 26 Puskesmas dan RSUD, yang sebelumnya dinyatakan tidak lolos seleksi PPPK paruh waktu.

Skema BLUD Sebagai Solusi Strategis

Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbawa, Sukiman K, S.Pd.I., menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengupayakan skema pengangkatan melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Langkah ini merujuk pada Permendagri Nomor 79 Tahun 2018.

"Hearing ini bertujuan mencari jalan keluar melalui skema pengangkatan BLUD. Nantinya, hal ini akan diatur lebih spesifik melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) terkait teknis perekrutan dan skema pembiayaannya," ujar Sukiman.

Ia menambahkan bahwa saat ini draf Peraturan Kepala Daerah tersebut sedang dalam proses rasionalisasi dan harmonisasi untuk finalisasi. "Semoga kebijakan ini menjadi jawaban atas harapan dan aspirasi teman-teman Nakes demi pelayanan kesehatan di daerah yang kita cintai," imbuhnya.

Garda Terdepan Layanan Dasar

Senada dengan Sukiman, Wakil Ketua Komisi IV, H. Jabir, S.Pd., menegaskan bahwa negara harus hadir memberikan kepastian hukum dan perlindungan kerja bagi para nakes. Menurutnya, tenaga kesehatan non-ASN adalah tulang punggung pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat dasar.

"Persoalan tenaga non-ASN tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka adalah garda terdepan yang menopang pelayanan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, perhatian yang layak dan perlindungan kerja adalah sebuah keharusan," tegas H. Jabir.

DPRD Sumbawa berharap RDP ini melahirkan rekomendasi strategis yang akan diformulasikan sebagai masukan resmi kepada Pemerintah Daerah. Hal ini penting agar kebijakan yang diambil nantinya benar-benar berpihak pada kesejahteraan dan kejelasan status para tenaga kesehatan di Kabupaten Sumbawa.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk terus mengawal proses harmonisasi regulasi di tingkat daerah agar segera dapat diimplementasikan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (AM)

]]>
Fri, 20 Feb 2026 23:16:24 +0800 amr
Mutasi sebagai Momentum Konsolidasi Kebijakan: Catatan Birokrasi NTB Memasuki Tahun Kedua https://amarmedia.co.id/mutasi-sebagai-momentum-konsolidasi-kebijakan-catatan-birokrasi-ntb-memasuki-tahun-kedua https://amarmedia.co.id/mutasi-sebagai-momentum-konsolidasi-kebijakan-catatan-birokrasi-ntb-memasuki-tahun-kedua Oleh: Dr. H. Ahsanul Khalik - Kadis Kominfotik NTB

Mataram, Amarmedia.co.id - 20 Februari 2026 - Suasana Aula Tambora Kantor Gubernur NTB, Jumat sore, terasa khidmat sekaligus penuh makna. Ratusan aparatur sipil negara berdiri membentuk formasi barisan untuk mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah 392 pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Momen itu bukan sekadar seremoni kepegawaian, melainkan bagian dari proses konsolidasi kelembagaan, sebuah penataan ulang mesin pemerintahan yang akan menentukan arah gerak kebijakan publik memasuki fase berikutnya.

Pelantikan pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat perlu dipahami tidak sekadar sebagai rutinitas administrasi kepegawaian. Dalam kerangka tata kelola pemerintahan, mutasi merupakan instrumen manajerial untuk memastikan organisasi tetap bergerak dinamis, adaptif, dan selaras dengan agenda pembangunan. 

Terlebih ketika pemerintahan memasuki tahun kedua, fase ini lazim menjadi titik transisi dari konsolidasi awal menuju percepatan implementasi kebijakan.

Secara konseptual, rotasi dan mutasi aparatur sipil negara adalah bagian dari sistem merit yang menempatkan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja sebagai dasar pengisian jabatan. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara menegaskan bahwa manajemen ASN harus diarahkan pada profesionalisme dan akuntabilitas. Dengan demikian, mutasi bukanlah semata soal perpindahan posisi, melainkan upaya menyelaraskan kapasitas individu dengan kebutuhan organisasi.

Dalam sambutan pelantikan, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menekankan bahwa proses ini didahului oleh uji kompetensi (beauty contest), penelusuran profil aparatur, serta catatan pengawasan internal. Pendekatan tersebut mencerminkan praktik evidence-based decision making dalam manajemen birokrasi. 

Walaupun subjektivitas tidak mungkin dihilangkan sepenuhnya dalam setiap keputusan publik, penggunaan instrumen penilaian yang terstruktur menjadi cara untuk menjaga objektivitas relatif sekaligus memperkuat legitimasi kebijakan.

Perampingan organisasi yang menyertai mutasi ini juga merupakan konsekuensi dari kebijakan dalam penyederhanaan birokrasi. Pengurangan jabatan struktural dan penguatan jabatan fungsional menandai pergeseran paradigma: dari birokrasi yang bertumpu pada hierarki menuju birokrasi berbasis keahlian dan kinerja. 

Transformasi ini menuntut aparatur yang tidak hanya memahami prosedur, tetapi mampu menghasilkan keluaran kerja yang terukur dan berdampak.

Dalam konteks tersebut, penempatan Eselon III menjadi sangat strategis. Level ini merupakan simpul utama antara perumusan kebijakan dan pelaksanaan program. Eselon III bukan hanya pelaksana teknis, tetapi juga pengambil keputusan operasional yang menentukan cepat atau lambatnya realisasi agenda pemerintah daerah. Karena itu, mutasi pada level ini dapat dibaca sebagai upaya membangun mesin kebijakan yang lebih responsif menghadapi tuntutan pembangunan tahun kedua.

Lebih jauh, Gubernur memberikan penekanan, bahwa Eselon IV sebagai ruang kaderisasi, hal ini memperlihatkan kesadaran akan pentingnya kesinambungan birokrasi. Reformasi tata kelola tidak dapat diselesaikan dalam satu periode kepemimpinan. Ia membutuhkan regenerasi aparatur yang disiapkan sejak dini melalui pembinaan berjenjang. 

Dalam perspektif manajemen talenta, langkah ini membangun cadangan kepemimpinan internal sekaligus menjaga stabilitas kelembagaan.

Namun demikian, perlu ditegaskan bahwa mutasi bukan tujuan akhir. Tantangan sesungguhnya justru berada pada tahap pasca-pelantikan: bagaimana pejabat yang baru dilantik membangun kerja tim, menyesuaikan ritme organisasi, serta menyelaraskan target program lintas perangkat daerah. 

Tanpa konsolidasi internal yang kuat, perubahan struktur hanya akan menghasilkan dinamika administratif tanpa peningkatan kinerja yang berarti.

Di sinilah aspek komitmen menjadi penentu. Kompetensi teknis dapat dikembangkan melalui pelatihan dan pengalaman kerja, tetapi komitmen terhadap integritas, etos pelayanan, dan tanggung jawab publik merupakan fondasi moral birokrasi. 

Organisasi pemerintahan yang sehat adalah organisasi yang diisi oleh aparatur yang tidak sekedar cakap, tetapi juga memiliki orientasi pengabdian.

Memasuki tahun kedua kepemimpinan Iqbal-Dinda, ekspektasi publik pun meningkat. Masyarakat tidak lagi hanya menunggu arah kebijakan, tetapi menagih hasil nyata: layanan yang lebih cepat, program yang lebih tepat sasaran, serta kehadiran negara yang terasa dalam kehidupan sehari-hari. 

Dalam kerangka ini, mutasi menjadi bagian dari strategi membentuk konfigurasi kerja yang lebih selaras dengan agenda prioritas daerah.

Dari sudut pandang komunikasi publik, penting untuk dipahami bahwa kebijakan kepegawaian adalah proses institusional, bukan personal. 

Ia tidak dirancang untuk menyenangkan semua pihak, melainkan untuk menjaga agar birokrasi tetap bergerak dan mampu menjalankan mandat pembangunan. Karena itu, ukuran keberhasilan mutasi ini bukan terletak pada komposisi jabatan semata, tetapi pada sejauh mana ia mempercepat pencapaian tujuan pembangunan daerah.

Akhirnya, pelantikan ini patut dicatat sebagai momentum konsolidasi birokrasi menuju fase akselerasi kebijakan. Jika sistem merit dijaga secara konsisten, evaluasi kinerja dilakukan objektif, dan pembinaan aparatur berlangsung berkelanjutan, maka mutasi ini akan menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan NTB.

Bukan sebagai peristiwa seremonial, melainkan sebagai pijakan menuju birokrasi yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi hasil, sebuah prasyarat utama agar pembangunan daerah pada tahun kedua dan seterusnya dapat berjalan lebih efektif dan berdampak bagi masyarakat.(Aka/Kominfotik)

]]>
Fri, 20 Feb 2026 22:54:50 +0800 amr