Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Samapuin, Wabup Ansori Ajak Warga Jaga Persatuan dan Teladani Akhlak Rasulullah

amramr
Aug 30, 2026 - 19:48
 0  18
Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Samapuin, Wabup Ansori Ajak Warga Jaga Persatuan dan Teladani Akhlak Rasulullah
Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Samapuin, Wabup Ansori Ajak Warga Jaga Persatuan dan Teladani Akhlak Rasulullah
Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Samapuin, Wabup Ansori Ajak Warga Jaga Persatuan dan Teladani Akhlak Rasulullah
Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Samapuin, Wabup Ansori Ajak Warga Jaga Persatuan dan Teladani Akhlak Rasulullah

Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Samapuin, Wabup Ansori Ajak Warga Jaga Persatuan dan Teladani Akhlak Rasulullah

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat tali silaturahmi, menjaga persatuan dan kesatuan, serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan roda pemerintahan.

Pesan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Jami’ An-Nur, Kelurahan Samapuin, Kecamatan Sumbawa, Ahad (30/8/2026).

Turut hadir dalam peringatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa M. Taufik, Camat Sumbawa Ardiansyah yang baru menjabat, jajaran Polsek Sumbawa, Lurah Samapuin beserta jajaran, Babinsa dan Babinkantibmas Samapuin Ketua LPM Kelurahan Samapuin, tokoh agama Dea Guru Ustadz Ahmad Jamaan, serta para tokoh masyarakat, majelis taklim, dan warga.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Mohamad Ansori menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh masyarakat Kelurahan Samapuin yang konsisten menggemakan syiar Islam. Menurutnya, Samapuin sejak dahulu dikenal sebagai gudang para ustadz, guru ngaji, serta qori dan qoriah.

"Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT pagi ini dapat bersilaturahmi. Masjid Jami' An-Nur ini sangat megah dan jamaahnya nyaman beribadah. Peringatan Maulid ini hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan serta membawa keberkahan bagi daerah kita," ujar Wabup.

Wabup Ansori menyoroti keunikan budaya keagamaan di Tanah Samawa. Jika di daerah lain peringatan Maulid Nabi umumnya hanya dirayakan sehari pada 12 Rabiul Awal, di Kabupaten Sumbawa tradisi perayaan dan syiar Maulid digaungkan secara berkesinambungan hingga beberapa bulan ke depan.

"Ini adalah wujud kecintaan yang mendalam dari masyarakat Sumbawa kepada Rasulullah SAW. Budaya peradaban yang mulia ini patut kita junjung tinggi. Namun, peringatan ini jangan berhenti pada seremonial semata, melainkan harus ditingkatkan menjadi peneladanan sifat Nabi dalam tindakan nyata," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup juga memperkenalkan Camat Sumbawa yang baru, Ardiansyah, sekaligus memberikan arahan tegas terkait ketertiban dan kebersihan lingkungan. Ia meminta jajaran kecamatan, kelurahan, hingga aparat kepolisian untuk sigap menindaklanjuti potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti penanganan limbah botol bekas dan sampah liar.

"Saya ingatkan langsung kepada Pak Camat dan Pak Kapolsek, aktivitas ketertiban lingkungan harus dirapikan kembali. Jangan sampai sampah bertebaran di mana-mana agar Sumbawa tetap bersih, aman, dan nyaman," tambah Ansori.

Meneladani Rasulullah SAW sebagai Usawatun Hasanah, Wabup Ansori menekankan pentingnya menerapkan prinsip kejujuran yang dicontohkan Nabi—yang bergelar Al-Amin, Siddiq, dan Fathanah—baik dalam kehidupan bertetangga, dunia usaha, maupun tata kelola pemerintahan.

Dalam kehidupan bertetangga, Rasulullah mengajarkan sikap rukun, gotong royong, dan peduli sesama. Sementara di bidang ekonomi, kejujuran merupakan kunci utama kesuksesan perdagangan.

"Rasulullah adalah pedagang sukses yang sangat jujur. Para pedagang dan ibu-ibu yang berjualan harus jujur; pilah barang yang baik dan tidak baik, jangan dicampur, dan timbangan harus pas tidak boleh dikurangi," imbaunya.

Prinsip tersebut, tegas Wabup, berlaku mutlak bagi para penyelenggara pemerintahan dan wakil rakyat.

"Pemerintah dan DPRD juga harus jujur kepada rakyat. Kalau bilang A, lakukan A. Jangan dipolitisir. Jika kondisi fiskal daerah memang terbatas, katakan apa adanya. Kejujuran kepemimpinan ini akan kita pertanggungjawabkan di dunia dan akhirat," kata Wabup Ansori menutup sambutannya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan uraian hikmah Maulid yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Jamaan MY. Dalam tausiyahnya, penceramah mengulas relevansi peneladanan akhlak Nabi di era modern dan digitalisasi.

Ia mengingatkan para orang tua agar bijak mendampingi anak-anak dalam membatasi penggunaan gawai (smartphone) agar tidak merusak kesehatan, pola pikir, dan moralitas generasi muda. Mengutip Surah Al-Ahzab ayat 21 dan Surah Yunus ayat 58, ia menegaskan bahwa Rasulullah SAW adalah satu-satunya teladan utama yang membawa manusia dari zaman kegelapan (zhulumat) menuju cahaya Islam (nur).

Ustadz Jamaan juga menjelaskan bahwa tradisi peringatan Maulid di Nusantara, khususnya di Sumbawa, merupakan wujud ikhtiar wasyukur' (rasa syukur) atas lahirnya Nabi serta atas karunia alam yang melimpah. Pendekatan dakwah yang moderat (wasathiyah) dan toleran terhadap kebiasaan lokal—selama tidak bertentangan dengan syariat—menjadi fondasi kuat kelestarian nilai-nilai Islam di Tanah Samawa.

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami' An-Nur Kelurahan Samapuin berakhir dengan tertib dan penuh kekhusyukan serta di dukung penampilan Shalawat Majelis Taklim An-nur. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow