Transformasi Posyandu di Sumbawa: Anggaran APBD Diperkuat, SPM 6 Bidang Digenjot

amramr
Sep 18, 2026 - 09:27
Sep 18, 2026 - 09:29
 0  6
Transformasi Posyandu di Sumbawa: Anggaran APBD Diperkuat, SPM 6 Bidang Digenjot

Transformasi Posyandu di Sumbawa: Anggaran APBD Diperkuat, SPM 6 Bidang Digenjot

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen memperkuat dukungan anggaran melalui APBD untuk mengoptimalkan peran Posyandu serta penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di enam bidang pelayanan dasar.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sumbawa, Ir H. Syarafuddin Jarot, MP saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, jajaran kepala perangkat daerah terkait, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, serta para pengurus dan kader Posyandu se-Kabupaten Sumbawa.

Dalam arahannya, Bupati mengapresiasi dedikasi para kader dan seluruh pihak yang konsisten memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Ia menegaskan, Posyandu kini memegang peran strategis sebagai garda terdepan pemenuhan pelayanan dasar seiring berjalannya transformasi Posyandu berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.

Transformasi tersebut mencakup pemenuhan enam bidang SPM, meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan bidang sosial.

"Transformasi ini sejalan dengan visi daerah menuju Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera. Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumbawa tahun 2024 telah mencapai 72,36, sementara indeks penerapan SPM naik dari 97,85 persen pada 2023 menjadi 99,64 persen pada 2024," ujar Bupati Jarot.

Guna mempertahankan tren positif tersebut, Bupati menekankan pentingnya penguatan di berbagai lini, mulai dari kapasitas kader, mutu pelayanan, sarana dan prasarana, kelembagaan, hingga pendanaan. Selain dukungan APBD, ia mengimbau pemerintah desa untuk turut mengalokasikan anggaran melalui APBDes guna mendukung ketahanan pangan, gizi masyarakat, dan penguatan lembaga Posyandu.

Bupati juga meminta Tim Pembina Posyandu di semua tingkatan aktif melakukan pendampingan, pembinaan, dan pemantauan secara terintegrasi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa, Ulumuddin, melaporkan saat ini terdapat 756 Posyandu berbasis sasaran siklus hidup di Kabupaten Sumbawa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 513 Posyandu telah diajukan untuk memperoleh nomor registrasi, dan 44 lembaga di antaranya telah resmi memiliki nomor registrasi pada tahap I tahun 2025.

Rakor ini menjadi wadah konsolidasi strategis untuk merumuskan langkah konkret terkait tata kelola kelembagaan dan penyelarasan program kerja Posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow