Tingkatkan Kualitas SDM, Sekda Sumbawa Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II 2026

amramr
Sep 17, 2026 - 19:11
 0  15
Tingkatkan Kualitas SDM, Sekda Sumbawa Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II 2026
Tingkatkan Kualitas SDM, Sekda Sumbawa Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II 2026
Tingkatkan Kualitas SDM, Sekda Sumbawa Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II 2026
Tingkatkan Kualitas SDM, Sekda Sumbawa Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II 2026
Tingkatkan Kualitas SDM, Sekda Sumbawa Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II 2026

Tingkatkan Kualitas SDM, Sekda Sumbawa Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap II 2026

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, terampil, dan siap bersaing di dunia kerja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap II Tahun Anggaran 2026 pada Kamis (17/9/2026), bertempat di Ruang Rapat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan pelatihan vokasi tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., serta dihadiri langsung oleh Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumbawa, H. Khairuddin SE, M.Si.para Kepala Bidang, Kepala UPTD BLK, para instruktur, serta puluhan peserta pelatihan.

Dalam laporan resminya, Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumbawa menyampaikan bahwa penyelenggaraan PBK mengacu pada regulasi nasional, termasuk Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi, Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional, serta Perbup Nomor 18 Tahun 2022.

Seluruh pembiayaan program ini bersumber dari dana APBD Kabupaten Sumbawa melalui DPA Disnakertrans pada subkegiatan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja Berdasarkan Klaster Kompetensi.

"Pelatihan vokasi ini bertujuan membekali, mengalihkan, dan meningkatkan kompetensi kerja peserta agar mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDI), serta mampu berwirausaha secara mandiri," ungkap Kepala Disnakertrans.

Animo masyarakat terhadap program ini tergolong sangat tinggi. Dari total 152 pendaftar, sebanyak 48 peserta dinyatakan lulus seleksi ketat untuk mengikuti tiga kejuruan prioritas, masing-masing diisi oleh 16 peserta.

Pengoperasian Instalasi Kontrol Listrik Industri Berbasis PLC (Pelaksanaan: 17 September – 16 November 2026), Desain Grafis (Pelaksanaan: 1 Oktober – 16 November 2026) dan Barista (Pelaksanaan: 15 Oktober – 16 November 2026)

Pada kesempatan yang sama, Disnakertrans juga melaporkan capaian luar biasa pada PBK Tahap I 2026 , di mana 100% peserta dinyatakan lulus uji kompetensi. Sebanyak 16 peserta kejuruan Operator Alat Berat berhasil meraih Surat Izin Operator (SIO) dari Kemnaker RI, dan 16 peserta kejuruan Teknisi AC lulus uji sertifikasi dari LSP Logam dan Mesin Indonesia (tinggal menunggu sertifikat BNSP). Sementara untuk kejuruan Las 6G, pelatihan akan berakhir pada 30 September 2026 dan dilanjutkan uji kompetensi pada 1–2 Oktober 2026.

Merespons laporan tersebut, Sekda Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., memberikan apresiasi atas capaian positif Disnakertrans dan UPTD BLK Sumbawa. Dalam arahannya, Doktor Budi menekankan pentingnya penguatan SDM lokal agar memiliki daya saing yang tinggi di tengah dinamika pasar kerja.

“Dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu berkompetisi. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan kepercayaan diri,” puji Sekda.

Sekda juga mengingatkan para peserta bahwa keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh keahlian teknis (hard skill), tetapi juga oleh pembentukan karakter (soft skill), kedisiplinan, serta etika kerja.

“Selama mengikuti pelatihan, saya berharap seluruh peserta dapat menunjukkan sikap profesional, disiplin, taat terhadap ketentuan, serta mampu membangun kerja sama yang baik. Pelatihan ini merupakan sebuah proses awal. Kompetensi yang diperoleh hendaknya terus dikembangkan seiring dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja,” pesan Doktor Budi.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sarana dan prasarana UPTD BLK, menyiagakan instruktur yang kompeten, serta melibatkan pimpinan OPD terkait untuk memberikan materi pembanding.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan pelatihan secara resmi oleh Sekda Sumbawa, diiringi harapan agar seluruh 48 peserta dapat menyerap ilmu dengan maksimal, lulus uji kompetensi BNSP, dan segera terserap di pasar kerja atau membuka lapangan kerja baru secara mandiri.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow