Makna Kemerdekaan dalam Pandangan Islam: Pesan Ketua PDM Muhammadiyah Kabupaten Sumbawa di HUT RI ke-81
Makna Kemerdekaan dalam Pandangan Islam: Pesan Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Sumbawa di HUT RI ke-81
Sumbawa.Amarmedia.co.id — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Senin, 17 Agustus 2026, menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan hakikat kemerdekaan yang sesungguhnya. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sumbawa, Ustadz Ahmad Jamaan, M.Y., memaparkan pandangan mendalam mengenai makna kemerdekaan ditinjau dari perspektif Islam.
Dalam keterangannya, Ustadz Ahmad Jamaan menegaskan bahwa kemerdekaan merupakan anugerah agung berupa kebebasan hakiki dari segala bentuk perbudakan, baik fisik maupun spiritual, seraya menundukkan diri sepenuhnya kepada aturan Allah SWT.
Hakikat Kemerdekaan dalam Islam
Ustadz Jamaan merinci dua prinsip utama hakikat kemerdekaan bagi seorang Muslim, yaitu:
Pertama ; Bebas dari Penghambaan
Kemerdekaan sejati berarti manusia terbebas dari penghambaan kepada sesama manusia maupun hawa nafsu duniawi, dan hanya menyembah serta mengabdikan diri kepada Allah SWT semata.
Kedua ; Kebebasan yang Bertanggung Jawab
Kemerdekaan bukanlah kebebasan tanpa batas yang dibiarkan melanggar norma. Setiap kebebasan individu di bumi Indonesia harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT
Ketiga : Wujud Rasa Syukur dan Merawat Kemerdekaan
Nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia yang diraih atas rahmat Allah SWT harus dirawat dengan sebaik-baiknya. PDM Kabupaten Sumbawa mengajak seluruh masyarakat untuk mewujudkan rasa syukur tersebut melalui langkah nyata:
Keempat : Penegakan Nilai Moral
Menjaga persatuan bangsa, saling tolong-menolong, serta aktif membangun bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan moral dan sosial di era modern.
Kelima Integritas Sosial:
Senantiasa menegakkan keadilan, menjunjung tinggi kejujuran, serta taat kepada aturan yang berlandaskan nilai-nilai ilahiyah.
Keenam : Bebas dari Perbudakan Spiritual
Sebagai penutup, Ustadz Jamaan menekankan pentingnya memaknai kemerdekaan bagi masyarakat Indonesia secara lebih luas, yakni terbebas dari perbudakan spiritual.
"Kemerdekaan sejati berarti hanya menyembah dan tunduk kepada Allah SWT semata, di mana manusia terbebas dari belenggu keserakahan, egoisme, dan ketergantungan jiwa selain kepada Sang Pencipta," ujar Ustadz Ahmad Jamaan.
Melalui refleksi ini, PDM Kabupaten Sumbawa berharap masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumbawa, dapat terus mengisi kemerdekaan dengan semangat keimanan, persatuan, dan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.(AM)
What's Your Reaction?