Interupsi Paripurna DPRD Sumbawa, Gahtan Hanu Cakita Soroti Penutupan Jalan Hingga Ancaman Kemarau Panjang

amramr
Sep 29, 2026 - 13:23
 0  23
Interupsi Paripurna DPRD Sumbawa, Gahtan Hanu Cakita Soroti Penutupan Jalan Hingga Ancaman Kemarau Panjang

Interupsi Paripurna DPRD Sumbawa, Gahtan Hanu Cakita Soroti Penutupan Jalan Hingga Ancaman Kemarau Panjang

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id. — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa aZenin 28 September 2026 diwarnai interupsi mendasar dari anggota legislatif Fraksi Golkar, Gahtan Hanu Cakita. Di hadapan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., serta pimpinan dan anggota DPRD yang hadir, Gahtan melayangkan dua catatan krusial yang membutuhkan penanganan cepat dari pemerintah daerah.

Interupsi pertama yang disampaikan Gahtan menyoroti aksi pemblokiran atau penutupan jalan oleh warga di kawasan depan Rumah Sakit Sering yang terjadi pada pagi hari tadi. Menurutnya, penutupan akses tersebut berdampak langsung terhadap kelancaran mobilitas serta mengganggu proses pengerjaan rehabilitasi jalan yang sedang berjalan.

"Aksi penutupan jalan oleh warga di depan Rumah Sakit Sering itu sangat mengganggu proses pengerjaan rehabilitasi jalan yang tengah diupayakan agar berjalan sempurna. Ini butuh penanganan dan pendekatan yang cepat," ujar Gahtan.

Selain persoalan akses jalan, Gahtan kembali mengingatkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terkait ancaman iklim dan musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino. Ia menekankan bahwa peringatan yang pernah ia sampaikan pada April lalu kini mulai terbukti di lapangan.

"Musim kemarau kali ini diprediksi tidak hanya berlangsung hingga September atau Oktober, tetapi ada kemungkinan berlanjut hingga puncak kemarau di penghujung tahun, yakni Desember mendatang. Saat ini sudah marak terjadi kebakaran lahan. Mohon ini menjadi atensi serius jangan sampai merembet menjadi kebakaran hutan, karena yang paling dirugikan adalah masyarakat Sumbawa sendiri," tegasnya. (Gam)

Menutup interupsinya, Gahtan mendesak Bupati Sumbawa beserta jajaran pimpinan perangkat daerah untuk segera mengambil langkah penanganan yang persuasif, efektif, dan akurat di lapangan guna menjaga kondusivitas wilayah serta mengantisipasi dampak bencana kekeringan. (Gam)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow