Sinergi Lintas Sektor dan Pendekatan Humanis: Pimpinan DPRD Sumbawa Apresiasi Gebrakan Bapas Kelas II Sumbawa Besar dan Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI di Lapas Sumbawa

amramr
Oct 27, 2026 - 07:46
Oct 27, 2026 - 08:08
 0  34
Sinergi Lintas Sektor dan Pendekatan Humanis: Pimpinan DPRD Sumbawa Apresiasi Gebrakan Bapas Kelas II Sumbawa Besar dan Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI di Lapas Sumbawa

Sinergi Lintas Sektor dan Pendekatan Humanis: Pimpinan DPRD Sumbawa Apresiasi Gebrakan Bapas Kelas II Sumbawa Besar dan Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI di Lapas Kelas II A Sumbawa

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitry SH MH saat menghadiri kunjungan kerja perorangan Anggota Komisi IV DPR RI, dan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Bapas Kelas II Sumbawa Besar dengan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa dan Dekan Fakultas Agroindustri dan Sumberdaya Hayati UTS , Senin 26 Oktober 2026.

Sumbawa, Amarmedia.co.id — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa memberikan apresiasi tinggi atas berbagai inovasi dan pendekatan humanis yang diterapkan oleh jajaran pemasyarakatan di Kabupaten Sumbawa. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa,Zulfikar Demitry, S.H., M.H., mendampingi kunjungan kerja perorangan Anggota Komisi IV DPR RI, H. Johan Rosihan, S.T., ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sumbawa Besar pada Senin, 26 Oktober 2026.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Kejaksaan Negeri Sumbawa Besar, Kepala Bapas Kelas II Sumbawa Besar Rakhmadi Cahyono AMd IP. SH, Kepala Seksi Giatjar Lapas Kelas IIA Sumbawa Besar Pauzan, S.Sos., kepala Dinas Sosial Drs. Iwan Sofyan dan Sekretaris Bapperida Dwi Rahayu ST.MM serta jajaran pemangku kepentingan lainnya.

Apresiasi DPRD Sumbawa: Hak-Hak Eks Warga Binaan Harus Lebih Humanis dan Proporsional

Dalam pandangannya sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry menegaskan pentingnya perubahan perlakuan sosial bagi masyarakat yang pernah tersandung hukum agar mendapatkan ruang rehabilitasi yang layak.

"Kami sangat mengapresiasi karya dan gebrakan Balai Pemasyarakatan Kelas II Sumbawa Besar. Bagi mereka yang sudah keluar dari tahanan atau penjara, mereka harus mendapatkan hak-haknya yang lebih humanis dan proporsional agar bisa kembali berintegrasi dengan baik di tengah masyarakat," ujar Zulfikar Demitry.

Zulfikar juga menyampaikan terima kasih khusus kepada Anggota Komisi IV DPR RI, H. Johan Rosihan, atas kontribusi nyata dan kepeduliannya dalam mendukung rehabilitasi eks warga binaan, termasuk melalui penyaluran beasiswa pendidikan bagi pihak keluarga atau generasi muda yang membutuhkan.

Tinjauan Lapangan: Dari Lahan Kemandirian Klien, Dapur Umum hingga Pertanian Modern

Dalam rangkaian kunjungan ke Lapas Kelas IIA Sumbawa Besar, rombongan meninjau langsung lahan Kemandirian Klien Pemasyarakatan yang rencananya akan digunakan sebagai lahan pertanian, peternakan dan budidaya ikan yang lokasinya disebelah aula Bapas Kelas II Sumbawa Besar, selanjutnya melihat kondisi fasilitas pembinaan di dalam lapas. Di antaranya meliputi dapur umum, lahan budidaya pertanian sayuran hortikultura, kolam budidaya ikan nila dan lele, gedung pusat kegiatan pelatih dan belajar, tempat ibadah, Fasilitas olahraga hingga berdialog langsung dengan para warga binaan yang sedang beraktivitas di luar ruang tahanan.

Anggota Komisi IV DPR RI, H. Johan Rosihan, dalam arahannya menekankan bahwa pendekatan pemasyarakatan modern saat ini telah beralih menuju konsep restorative justice 

"Setiap orang boleh bersalah, tetapi yang paling penting adalah bagaimana proses pemulihan hubungan kemasyarakatannya berjalan. Pendekatan pengelolaan di Lapas Sumbawa ini sangat humanis dan religius, bahkan menjadi salah satu percontohan terbaik di Nusa Tenggara Barat," ungkap Johan Rosihan.

Sebagai mitra kerja yang membidangi sektor ketahanan pangan, Johan Rosihan menyatakan kesiapannya untuk mensupport sarana prasarana penunjang di Lapas Sumbawa, seperti bantuan bibit jagung, cultivator, hingga pengembangan program pertanian modern mengingat Kabupaten Sumbawa merupakan salah satu lumbung pangan nasional.

Potensi Budidaya Madu Trigona di Ai Maja

Kepala seksi Giatjar Lapas Kelas II Sumbawa Besar Pauzan S.Sos

Selain sektor pertanian dan perikanan, rombongan juga meninjau lokasi peternakan Madu Trigona di Ai Maja. Kepala Seksi Giatjar Lapas Kelas IIA Sumbawa Besar, Pauzan, S.Sos., menjelaskan bahwa budidaya lebah trigona yang dikelola dengan 42 kotak wadah ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan yang telah berjalan selama lima tahun terakhir.

"Budidaya madu trigona ini adalah salah satu langkah nyata kita dalam memajukan pembinaan warga binaan. Hasilnya sangat potensial untuk diproduksi dan dipasarkan secara luas," jelas Paozan.

Melalui sinergi yang kuat antara DPR RI, DPRD Kabupaten Sumbawa, Bapas, Lapas, dan berbagai instansi terkait, diharapkan pembinaan warga binaan di Sumbawa tidak hanya berfokus pada hukuman, melainkan menjadi pusat pemberdayaan ekonomi dan keterampilan yang siap mengembalikan mereka menjadi manusia mandiri dan produktif. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow