Kades Lenangguar Syahruddin, SP., M.Si., NLP. Mantapkan Langkah Menuju Ketua FK2D Kabupaten Sumbawa dengan Semangat Kebersamaan dan Advokasi Nyata
Kades Lenangguar Syahruddin, SP., M.Si., NLP. Mantapkan Langkah Menuju Ketua FK2D Kabupaten Sumbawa dengan Semangat Kebersamaan dan Advokasi Nyata
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Di tengah dinamika pembangunan perdesaan yang kian kompleks, sebuah panggilan nurani hadir dari akar rumput. Dengan niat tulus untuk mempererat tali silaturahmi di antara 157 desa di Kabupaten Sumbawa, Syahruddin, SP., M.Si., NLP., tampil memancarkan semangat pengabdian yang mendalam dari hati sanubari yang terdalam.
Bagi Syahruddin, memimpin bukan sekadar tentang jabatan, melainkan sebuah amanah suci untuk merangkul, mendengar, dan menjadi jembatan aspirasi bagi seluruh kepala desa.
Dalam wawancara eksklusif yang berlangsung pada hari Senin, 26 Oktober 2026, ia memaparkan visi besar, kegelisahan moral, serta langkah strategis dalam menakhodai Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D) Kabupaten Sumbawa ke depan.
Sebagai wadah pemersatu para pemimpin di tingkat desa, FK2D memegang peran krusial dalam mengawal stabilitas dan kemajuan daerah. Syahruddin menegaskan bahwa fondasi utama organisasi ini adalah keterbukaan ruang dialog—baik antar sesama kepala desa maupun dengan pihak pemerintah daerah.
"Paling tidak, kita buka ruang. Kita buka ruang berdialog dengan pemerintah tentang bagaimana melihat kondisi yang ada hari ini. Dalam rangka suksesi ini, tentu kita menjalin komunikasi yang lebih intens kepada sesama kepala desa di wilayah Kabupaten Sumbawa agar apa yang menjadi harapan dan cita-cita organisasi dapat tercapai," ungkap Syahruddin dengan penuh kehangatan.
Gelombang dukungan riil pun terus mengalir deras. Hingga saat ini, basis dukungan bagi pencalonannya dikalom telah melampaui 45 persen dari total 157 desa di Kabupaten Sumbawa. Angka ini mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan rekan-rekan sesama kepala desa terhadap komitmen dan integritas yang ia bawa.
Syahruddin tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan nyata yang dihadapi oleh para kepala desa di Kabupaten Sumbawa. Salah satu isu krusial yang menjadi perhatian seriusnya adalah dinamika administratif dan regulasi yang kerap membebani mental para aparatur desa.
Ia menyoroti peristiwa penundaan serta hambatan yang dialami oleh sebagian kepala desa, termasuk insiden ujian tertulis kepala desa incumbent yang menuai kekecewaan mendalam di tengah proses seleksi.
Berangkat dari rasa empati yang mendalam, Syahruddin menegaskan pentingnya kehadiran FK2D sebagai garda terdepan dalam memberikan pendampingan dan advokasi hukum serta kebijakan.
"Kami merasa kecewa melihat kondisi seperti itu. Nah, inilah yang sedang kita coba aplikasikan—bentuk advokasi nyata serta kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada kepala desa di Kabupaten Sumbawa," tegasnya.
Memetakan Tantangan Menuju Pemilihan Kepala Desa Gelombang Kedua (2028)
Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) FK2D, suksesi kepemimpinan organisasi ini dilaksanakan secara berkala setiap 4 tahun sekali. Menatap agenda besar di depan mata, peta politik dan administratif desa di Kabupaten Sumbawa memerlukan konsentrasi khusus.
Syahruddin memaparkan kondisi objektif kepemimpinan desa saat ini yakni 18 kepala desa yang baru dilantik (masa jabatan berjalan 8 tahun). 22 kepala desa pada gelombang pertama (termasuk di dalamnya 2 kepala desa yang berhalangan tetap/P.A.W., dan sisanya berjalan normal, termasuk kepemimpinan Syahruddin sendiri).
121 kepala desa yang akan menghadapi perhelatan pemilihan kepala desa gelombang berikutnya pada tahun 2028 mendatang.
Dengan jumlah desa yang akan melaksanakan pemilihan cukup masif pada tahun 2028 nanti, kepemimpinan FK2D ke depan dituntut untuk memiliki kepekaan manajerial yang matang guna mengawal proses transisi kepemimpinan di tingkat desa agar berjalan damai, demokratis, dan bermartabat.
Visi Strategis: FK2D sebagai Mitra Strategis Pemerintah Mewujudkan Sumbawa Berkelanjutan
Tidak hanya fokus pada urusan internal organisasi dan advokasi, Syahruddin juga membawa rekam jejak prestasi yang membanggakan di kementerian sosial kemasyarakatan. Ia bersama Desa Lenangguar menjadi perwakilan Kabupaten Sumbawa dalam Lomba Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) tingkat Provinsi NTB.
Pengalaman ini memperkuat visi strategisnya untuk menjadikan FK2D bukan sekadar wadah seremonial, melainkan partner strategis pemerintah daerah dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Desa, mendorong transparansi, akuntabilitas, dan pencegahan masalah hukum di tingkat desa.
Menurutnya terhadap potensi masing masing desa maka perlu mengintegrasikan potensi lokal desa dengan program pembangunan daerah guna mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumbawa secara merata.
Menyongsong Babak Baru FK2D Kabupaten Sumbawa
Dengan semangat kebersamaan yang tulus, niat suci untuk mempererat silaturahmi, serta ketulusan hati nurani untuk melayani, pencalonan Syahruddin, SP., M.Si., NLP. sebagai calon Ketua FK2D Kabupaten Sumbawa membawa angin segar. Insya Allah, jika tidak ada aral melintang, proses pemilihan ini bulan depan pungkasnya.(AM)
What's Your Reaction?