Dinsos Sumbawa Sinergi Bersama Bapas Kelas II Sumbawa Besar, UTS dan DPR RI Dorong Pemberdayaan Ekonomi dan Pengentasan Stigma Eks Warga Binaan

amramr
Oct 27, 2026 - 11:35
Oct 27, 2026 - 11:38
 0  23
Dinsos Sumbawa Sinergi Bersama Bapas Kelas II Sumbawa Besar,  UTS dan DPR RI Dorong Pemberdayaan Ekonomi dan Pengentasan Stigma Eks Warga Binaan

Dinsos Sumbawa Sinergi Bersama Bapas Kelas II Sumbawa Besar, UTS dan DPR RI Dorong Pemberdayaan Ekonomi dan Pengentasan Stigma Eks Warga Binaan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id  (26 Oktober 2026) – Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi lintas sektoral dalam mengawal reintegrasi sosial serta pemberdayaan ekonomi bagi klien pemasyarakatan dan eks warga binaan di daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Drs. Iwan Sofyan, saat memberikan sambutan dalam kegiatan kunjungan kerja perorangan Anggota Komisi IV DPR RI, H. Johan Rosihan, S.T., yang berlangsung di Aula Bapas Kelas II Sumbawa Besar, Senin (26 Oktober 2026).

Iwan Sofyan mengungkapkan bahwa pihaknya bersama jajaran bidang rehabilitasi sosial kerap mendapati berbagai persoalan krusial yang dihadapi oleh Klien Pemasyarakatan sekembalinya mereka ke tengah masyarakat. Tantangan utama yang kerap muncul bukan hanya soal teknis pembinaan, melainkan kesiapan mental masyarakat dalam menerima kehadiran mereka kembali.

"Beberapa waktu lalu kita berdiskusi dengan salah satu mitra dari kecamatan. Beliau banyak curhat bahwa tantangan terberat sekembalinya ke daerah adalah penerimaan warga yang belum sepenuhnya siap. Di satu sisi, mata pencaharian mereka terputus dan kehilangan pekerjaan," ungkap Iwan Sofyan di hadapan peserta kunjungan kerja.

Melihat kondisi tersebut, Dinas Sosial memandang bahwa pendekatan penanganan sosial tidak bisa dilakukan secara instan. Diperlukan sebuah skema gotong royong dan gerakan bersama yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, legislatif, akademisi, hingga pegiat media sosial atau konten kreator untuk membangun opini publik yang positif.

Lebih lanjut, Iwan menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa dalam penyusunan arah perencanaan program kerja tahun 2027. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan program-program pemberdayaan ekonomi yang lebih terarah, seperti pembekalan keterampilan kerja (skill vokasi) dan penciptaan jaringan kerja yang memadai bagi para klien pemasyarakatan.

"Melalui inisiatif dan inovasi bersama, kita ingin memastikan bahwa begitu mereka lepas dari masa pembinaan, mereka memiliki kegiatan, keterampilan layak, serta jaminan keberlangsungan hidup. Ini menjadi harapan baru kita bersama," tambahnya.

Langkah progresif ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak yang hadir, termasuk perwakilan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) serta Anggota Komisi IV DPR RI H. Johan Rosihan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Zulfikar Demitri yang turut mendorong penguatan keadilan restoratif dan kolaborasi lintas sektor agar para warga binaan mendapatkan akses pemberdayaan yang layak di sektor riil seperti pertanian, peternakan, dan perikanan.

Kepala Dinas Sosial juga meninjau lokasi lahan kemandirian Ekonomi Klien Pemasyarakatan di lingkungan Bapas Kelas II Sumbawa Besar bersama Anggota DPR RI, Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa, Perwakilan Kejaksaan Negeri Sumbawa Besar, Sekretaris Bapperida Kabupaten Sumbawa dan pejabat struktural di Lingkungan Bapas Kelas II Sumbawa Besar.

Dengan adanya kolaborasi gotong royong antara Dinsos Sumbawa, Bapas Kelas II Sumbawa Besar, DPRD, dan DPR RI ini, diharapkan stigma negatif di masyarakat dapat dikikis perlahan, sehingga eks warga binaan dapat kembali mandiri dan berkontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Sumbawa. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow