PWI Pusat Apresiasi Sinergi Pemkab Sumbawa, H. Joko Tetuko: Wartawan Harus Kompeten dan Jaga Integritas
PWI Pusat Apresiasi Sinergi Pemkab Sumbawa, H. Joko Tetuko: Wartawan Harus Kompeten dan Jaga Integritas
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Pelaksanaan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI se-Pulau Sumbawa yang dihelat di Kabupaten Sumbawa mendapat apresiasi tinggi dari Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, H. Joko Tetuko, dalam sambutannya pada acara pembukaan yang berlangsung hangat di Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa , Minggu (25/10/2026), menegaskan pentingnya penguatan kapasitas, kompetensi, dan pemahaman sejarah organisasi bagi setiap insan pers di tengah dinamika era digital saat ini.
Di hadapan Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kab Sumbawa l, jajaran pengurus PWI NTB, serta 51 peserta OKK dari berbagai kabupaten/kota se-Pulau Sumbawa, H. Joko Tetuko menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi nasional PWI untuk memperkuat fondasi organisasi dan profesionalisme wartawan.
Ia mengenang perjalanan sejarah pers nasional, di mana PWI lahir bukan sekadar wadah profesi, melainkan lahir dari rahim perjuangan kemerdekaan bangsa pada 9 Februari 1946 di Solo, berdampingan dengan semangat juang para tokoh pers seperti Bung Tomo.
"Pariwisata atau perjuangan wartawan tidak pernah berhenti. PWI lahir di tengah kancah perjuangan bangsa. Oleh karena itu, melalui OKK ini, peserta akan dibekali dengan 13 materi komprehensif, termasuk pengenalan Standar Kompetensi Wartawan (SKW) baik jenjang muda, madya, hingga utama,"ujar H. Joko Tetuko.
Ia menambahkan, dari evaluasi pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dalam 13 tahun terakhir, tercatat baru sekitar 35.000 wartawan yang tersertifikasi secara nasional, di mana 21.000 di antaranya merupakan kader PWI. Hal ini menunjukkan urgensi pelaksanaan OKK dan UKW untuk menyaring serta melahirkan jurnalis yang benar-benar kompeten dan memahami kode etik.
Pesan Tegas: Jurnalisme Bermartabat dan Bijak Bermedia Siber
Dalam arahannya, H. Joko Tetuko mengingatkan para peserta agar senantiasa menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ), memahami pedoman pemberitaan ramah anak, serta bijak mengelola media siber. Ia mengibaratkan media siber saat ini sebagai sebuah "pelabuhan tempat bongkar muat berita"
"Tugas wartawan itu berat dan tantangannya kompleks. Tidak semua fakta serta-merta bisa diungkap begitu saja tanpa menyaringnya melalui kode etik dan perilaku yang benar. Menjaga keutuhan NKRI adalah komitmen mutlak kita bersama," tegasnya.
Ia juga berkelakar sambil memotivasi para peserta bahwa 90 persen peserta yang mengikuti OKK dengan serius dipastikan memiliki integritas tinggi dan tidak "nakal" dalam menjalankan profesinya.
Apresiasi untuk Pemkab Sumbawa dan Mitra Strategis
Pada kesempatan yang sama, H. Joko Tetuko menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Wakil Bupati Sumbawa, H. Mohamad Ansori, beserta jajaran Pemkab Sumbawa, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), serta Ketua PWI Kabupaten Sumbawa Zainuddin atas dukungan penuh sehingga rangkaian acara OKK se-Pulau Sumbawa dapat terselenggara dengan baik.
Sebelumnya, Wakil Bupati Sumbawa H. Mohamad Ansori dalam sambutannya menyambut hangat kehadiran rombongan PWI Pusat dan daerah. Wabup menegaskan bahwa pers adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan, menyampaikan program kerja, serta menjaga kondusivitas daerah.
Wabup juga bernostalgia mengenang masa mudanya yang pernah menjadi loper koran, seraya berharap sinergi antara pemerintah dan insan pers di Pulau Sumbawa terus terjalin erat demi menyajikan informasi yang akurat bagi masyarakat.
Acara pembukaan yang diikuti oleh 51 peserta dari Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima ini ditandai dengan penyerahan kartu tanda peserta serta sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan insan pers di Bumi Samawa intan Bulaeng. (AM)
What's Your Reaction?