Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis, PWI NTB Resmi Tutup Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian di Sumbawa
Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis, PWI NTB Resmi Tutup Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian di Sumbawa
SUMBAWA Besar.Amarmedia.co.id — Pelaksanaan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa sukses digelar dan secara resmi ditutup oleh Ketua PWI Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Ikliluddin, pada Minggu (25/10/2026).
Dalam sambutan penutupannya, Ketua PWI NTB menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, peserta, narasumber, serta semua pihak dan pemerintah daerah yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Iklil secara khusus memberikan penghargaan kepada para pemateri yang berdedikasi hadir membagikan wawasan dan pemahaman mendalam kepada para peserta.
"Terima kasih kepada Pak Joko yang lebih memilih hadir di OKK Sumbawa meskipun kita ketahui beliau memiliki jadwal UKW di Situbondo. Demikian pula kepada Bapak H. Abdus Syukur, MH yang telah memberikan pemahaman dan wawasan yang sangat berharga kepada peserta OKK," ujar Iklil.
Ia menegaskan bahwa OKK bukan sekadar kegiatan formalitas belaka, melainkan bagian penting dari komitmen bersama untuk terus meningkatkan profesionalisme insan pers. Menurutnya, pemahaman mengenai materi-materi dasar seperti Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers tetap penting diuji dan diulas kembali, bahkan bagi jurnalis senior sekalipun.
"Ibarat pisau, meskipun sering digunakan, kalau tidak biasa diasah tentu akan tumpul juga. Kita yang sehari-hari melakukan kegiatan peliputan pun bisa saja lupa pada hal-hal kecil dasar hukum dan etika. Hal-hal kecil itulah yang sering kali menjadi sandungan," tegasnya.
Lebih lanjut, Iklil menyoroti dinamika serta tantangan dunia pers saat ini, mulai dari gempuran media sosial hingga penurunan tingkat kepercayaan publik terhadap informasi. Berdasarkan laporan terkini tahun 2026, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap informasi formal/pemerintah mengalami penurunan hingga 36 persen, di mana masyarakat cenderung menjadikan media sosial sebagai sumber informasi utama.
Hal ini menjadi tantangan besar bagi jurnalis di lapangan, terlebih maraknya akun media sosial yang menyadur atau mengambil konten karya jurnalistik tanpa izin.
"Mereka dengan gampangnya mengambil konten-konten kita untuk media sosial mereka. Mereka yang mendapat keuntungan, padahal kita yang bekerja keras di lapangan. Di PWI NTB kami telah menegaskan bahwa hal seperti ini tidak boleh dibiarkan. Kita perlu mengambil langkah tegas, termasuk tindakan hukum terkait perlindungan hak cipta karya wartawan," lanjut Iklil.
Hasil Pre-Test Memuaskan, 42 Peserta Dinyatakan Lulus
Pada kesempatan tersebut, pihak panitia melaporkan hasil pemahaman materi peserta melalui pre-test awal yang sangat memuaskan, di mana nilai pemahaman peserta rata-rata mencapai skor 95 hingga 100 poin. Sebanyak 42 peserta dinyatakan berhasil menyelesaikan rangkaian kegiatan OKK ini.
Mengakhiri sambutannya, Ketua PWI NTB secara resmi menutup jalannya kegiatan OKK Sumbawa 2026.
"Dengan mengucapkan Alhamdulillahirobbil'alamin, Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian PWI Sumbawa tahun 2026 resmi ditutup. Semoga apa yang kita dapatkan hari ini menjadi pelecut semangat untuk terus meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta menjaga martabat insan pers Indonesia," pungkasnya. (AM)
What's Your Reaction?