Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979

amramr
Oct 10, 2026 - 18:07
Oct 10, 2026 - 18:17
 0  38
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979
Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979

Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi.

Gelak Tawa dan Haru Warnai Reuni Lintas Angkatan SPGN Sumbawa Besar 1972–1979

SUMBAWA.Amarmedia.co.id— Pepohonan rindang di kawasan Kebun Ibu Hajah Atika, KM 3 Belakang Kampus III Universitas Samawa Jalan Lintas Sumbawa–Bima, menjadi saksi bisu kehangatan yang tercipta pada Sabtu pagi (10/10/2026). Angin sepoi-sepoi dan nuansa asri bak "taman surga" menyambut kedatangan para alumni Sekolah Pendidikan Guru Negeri (SPGN) Sumbawa Besar dari angkatan 1972 hingga 1979.

Mengusung tema “Merajut Kenangan, Merangkai Silaturahmi”, suasana hangat, santai, dan penuh kekeluargaan langsung terasa sejak para purna-bakti pendidik ini mulai melangkahkan kaki dan saling melempar peluk kerinduan.

Acara diawali dengan pengantar nan hangat dari Master of Ceremony (MC) yang mengajak seluruh hadirin memanjatkan puji dan syukur atas nikmat kesehatan hingga dapat bersua kembali. Setelah pembukaan secara bersama-sama dengan bacaan basmalah, suasana mendadak khusyuk saat Bapak H. Abdullah Hatta memimpin pembacaan doa.

 

“Ya Allah, berkahilah kehadiran kami di tempat ini sebagai pertemuan yang membawa semangat kebersamaan dan kekeluargaan... Jadikanlah momentum ini untuk merekatkan kesatuan dan kebersamaan kami menuju Kabupaten Sumbawa yang lebih baik, aman, dan sejahtera,” ucap H. Abdullah Hatta meresap ke dalam sanubari seluruh alumni.

Laporan Panitia: Dari Kelakar hingga Lomba yang Mengocok Perut

Memasuki sesi sambutan panitia, Ketua Panitia Reuni 2026,  H. Junaedi, S.Pd., menyampaikan ucapan selamat datang dengan gaya lugas dan diselingi kelakar riang.

Ia menceritakan jejak silaturahmi alumni yang konsisten digelar tiap tahun—mulai dari Labuan Pade (2023), Ela-Ela Lombok Barat (2024), Labuan Badas (2025), hingga akhirnya berlabuh di Sumbawa tahun ini atas keramahtamahan Ibu Hj. Atika dan Bapak H. Ali beserta keluarga.

H. Junaedi mengingatkan pesan Dewan Pembina agar momentum reuni tidak diisi dengan pidato yang terlalu panjang, melainkan fokus pada kegembiraan bersama.

“Di sini tempat kita bergembira dan bersenang-senang! Panitia sudah menyiapkan berbagai lomba seru: ada pesan berantai, joget bola berpasangan antar-angkatan, sampai lomba memasukkan paku ke dalam botol!” ujar H. Junaedi yang disambut tawa dan tepuk tangan riuh para peserta. 

Haru Pembacaan Puisi: Dedikasi Guru Tak Pernah Usai

Suasana berubah menjadi haru dan syahdu ketika perwakilan alumni—Ibu Hj. Nur Aini dan Ibu Sagiri—naik ke panggung membawakan puisi kelompok yang menyentuh hati. Puisi tersebut merefleksikan perjalanan panjang para pendidik yang kini telah memasuki usia senja:

 “Masa dan tahun berlalu laksana angin di halaman sekolah... Hari ini kami berkumpul bukan lagi dengan kapur di tangan. Rambut telah memutih dan langkah tak lagi secepat dulu, namun semangat pengabdian tetap menyala dalam setiap tatapan kami. Pengabdian tak pernah mengenal usai...”

Bait demi bait puisi tersebut berhasil meneteskan air mata haru, mengenang masa-masa awal meniti karir melahirkan generasi penerus bangsa dari rahim SPGN Sumbawa Besar.

Pesan Dewan Pembina: Investasi Akhirat dan Merawat Kehadiran

Pembina SPGN Sumbawa Besar, Dr. H. Muhammad Hatta, dalam arahannya menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras panitia serta kebaikan tuan rumah. Ia mengaku terpikat dengan suasana kebun yang hijau dan fleksibel untuk ruang silaturahmi.

Dr. H. Hatta menggarisbawahi pentingnya mempertahankan tradisi reuni tahunan sebagai sarana memperpanjang umur dan melapangkan rezeki. Selain itu, ia mengajak seluruh alumni untuk aktif dalam kepedulian sosial melalui paguyuban PSS (Saling Sakiki) serta menggalakkan kembali program keagamaan.

“Mari kita niatkan sisa umur kita ini untuk investasi akhirat. Selain kepedulian sosial, kita galakkan lagi program khatam Al-Qur'an 30 juz secara kolektif setiap minggu, lengkap dengan membaca dan menadaburi artinya,” pesan Dr. H. Hatta penuh ketulusan.

Ia juga berpesan agar para alumni yang hadir mengajak rekan-rekan sesama angkatan yang belum sempat bergabung agar kebersamaan ini kian meriah di tahun-tahun mendatang.

Keseruan Lomba, Gelak Tawa, dan Keberkahan Kesederhanaan

Usai acara formal, kemeriahan yang dinanti-nanti pun pecah! Gelak tawa membahana saat bapak-bapak dan ibu-ibu alumni berlaga dalam aneka perlombaan rakyat.  Pesan Berantai yang menguji kekompakan dan daya ingat antar-regu.

Pada Joget Bola Berpasangan mengundang gelak tawa penonton melihat kelihaian para alumni senior menjaga keseimbangan bola di dahi sambil bergoyang mengikuti irama musik. Dan Memasukkan Paku ke Botol menampilkan konsentrasi penuh dari para peserta pria yang tak kalah semangat dibanding masa muda dulu.

Panitia juga membagikan beragam doorprize menarik yang menambah keceriaan dan antusiasme peserta.

Rangkaian acara ditutup dengan santap siang bersama dalam suasana yang begitu hangat dan guyub serta pengumuman lomba.  Para peserta menikmati hidangan lezat ditemani kesegaran es dawet ayu dan buah-buahan segar di bawah rindangnya pepohonan kebun.

Sambil bersantai, lantunan lagu-lagu nostalgia menggema, mengiringi riung nostalgia saat para alumni saling bertukar cerita masa sekolah, bernyanyi bersama, dan mengabadikan momen melalui foto bersama—baik per angkatan maupun secara keseluruhan.

Satu hari di kebun KM 3 ini mungkin telah usai, namun hangatnya tali silaturahmi dan kenangan manis alumni SPGN Sumbawa Besar angkatan 1972–1979 akan terus terpatri, menjadi pendorong semangat untuk kembali bersua di tahun mendatang. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow