LLDikti Wilayah VIII di Wisuda ke-23 UNSA: Dorong Perguruan Tinggi Hadirkan "Kampus Berdampak" bagi Pembangunan Daerah

amramr
Oct 31, 2026 - 14:15
Oct 31, 2026 - 14:28
 0  12
LLDikti Wilayah VIII di Wisuda ke-23 UNSA: Dorong Perguruan Tinggi Hadirkan "Kampus Berdampak" bagi Pembangunan Daerah

LLDikti Wilayah VIII di Wisuda ke-23 UNSA: Dorong Perguruan Tinggi Hadirkan "Kampus Berdampak" bagi Pembangunan Daerah

Sumbawa, Amarmedia.co.id — Universitas Samawa (UNSA) kembali menorehkan tonggak sejarah penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di Pulau Sumbawa. Di tengah khidmat dan semaraknya Sidang Senat Terbuka Upacara Wisuda Program Sarjana dan Pascasarjana Angkatan ke-23 Tahun 2026, hadir secara khusus perwakilan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII, I Made Adi Kartika Yasa, M.M.

Dalam sambutannya yang sarat akan pesan strategis nasional, LLDikti Wilayah VIII menekankan pentingnya arah baru pendidikan tinggi yang berorientasi pada "Kampus Berdampak"—sebuah pilar utama dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Di awal sambutannya, I Made Adi Kartika Yasa menyampaikan salam hormat, apresiasi, dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan, keluarga, serta civitas akademika UNSA. Ia menegaskan bahwa gelar sarjana dan magister yang diraih hari ini merupakan buah dari ketekunan mahasiswa serta pengorbanan besar dari para orang tua dan keluarga.

Lebih lanjut, LLDikti VIII memberikan sorotan khusus atas berbagai capaian gemilang yang diraih UNSA sepanjang tahun akademik 2026. Sejumlah prestasi strategis yang dipaparkan meliputi Akreditasi Unggul Program Studi.

"Program Studi Pendidikan Biologi UNSA berhasil meraih akreditasi Unggul  dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), dan tercatat sebagai satu-satunya prodi dengan predikat tersebut di wilayah Sumbawa. Sementara itu, secara kelembagaan, institusi UNSA juga telah terakreditasi baik (good) oleh lembaga akreditasi.

Kemudian lanjutnya Prestasi Dosen dan Hibah Nasional.  Apresiasi tinggi diberikan kepada para dosen UNSA yang sukses meraih pendanaan melalui berbagai program hibah kompetitif nasional tahun 2026, termasuk hibah pengabdian masyarakat untuk pelatihan pemanfaatan teknologi pembelajaran bagi para guru.

Diprogram Beasiswa Mahasiswa. Pada tahun 2026, mahasiswa UNSA tercatat menerima alokasi 90 kuota Program Indonesia Pintar (PIP) Kuliah dari total 38 perguruan tinggi penerima, serta 11 mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan yang sukses meraih Beasiswa Bank Indonesia (BI).

UNSA juga diapresiasi karena terus memperkuat pilar riset dan pendalaman keahlian melalui penyelenggaraan program magister (S2), yang dinilai sangat relevan dalam menjawab tantangan transformasi digital dan kebutuhan riset spesifik di daerah.

Mengusung arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, LLDikti Wilayah VIII mengingatkan bahwa tolok ukur kualitas perguruan tinggi modern tidak lagi sekadar diukur dari jumlah lulusan yang dihasilkan, melainkan dari seberapa besar kehadiran lulusan dan institusi tersebut dirasakan oleh masyarakat luas.

"Perguruan tinggi perlu semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah. Salah satu bentuknya adalah dengan mengarahkan penelitian, tugas akhir, inovasi, dan pengabdian masyarakat untuk menjawab persoalan riil di lapangan. Inilah semangat Kampus Berdampak," tegasnya di hadapan ratusan wisudawan.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi erat antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah—yang turut dihadiri oleh jajaran pimpinan eksekutif dan legislatif Kabupaten Sumbawa. Kolaborasi antara riset akademis, kepakaran dosen, serta peta arah kebijakan pembangunan daerah dinilai sebagai kunci utama dalam mengakselerasi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kawasan timur Indonesia.

Pesan Moral dan Adaptasi di Era Teknologi

Kepada para wisudawan dan wisudawati angkatan ke-23, LLDikti VIII menitipkan pesan agar senantiasa menjaga integritas, etika, dan nama baik almamater di tengah masyarakat. Di tengah era disrupsi teknologi dan perubahan lanskap global yang sangat cepat, para lulusan diingatkan untuk tidak cepat berpuas diri.

"Hari ini status saudara berubah, namun proses belajar tidak boleh berhenti. Teknologi berkembang, cara bekerja berubah, dan tantangan di masyarakat semakin dinamis. Kemauan dan kemampuan untuk terus belajar adalah kunci agar kita tetap relevan dan eksis  serta  mampu memberikan kontribusi nyata," pesan I Made Adi Kartika Yasa menutup sambutannya. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow