Khutbah Jumat di Masjid DPRD Sumbawa: Ustadz Abu Yazid Beny Ajak Jamaah Tebar Kebahagiaan dan Amalkan Sunnah
Khutbah Jumat di Masjid DPRD Sumbawa: Ustadz Abu Yazid Beny Ajak Jamaah Tebar Kebahagiaan dan Amalkan Sunnah
Sumbawa, Amarmedia.co.id — Khotbah Jumat di Masjid DPRD Kabupaten Sumbawa pada Jumat (23/10/2026) berlangsung khidmat. Bertindak sebagai khotib, Ustadz Abu Yazid Beny Zulkarnain, Lc., menyampaikan pesan-pesan mendalam mengenai keutamaan takwa, menebar kebahagiaan kepada sesama, serta mengamalkan sunnah Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pembukaannya, Khotib mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketaatan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Beliau mengingatkan bahwa kehidupan dunia ini sementara dan kelak manusia akan dibangkitkan kembali di akhirat, di mana harta dan anak-anak tidak lagi memberi manfaat, melainkan amal saleh dan hati yang bersih (qolbun salim).
Menanam Kebahagiaan untuk Memetik Kebahagiaan
Ustadz Abu Yazid menekankan kaidah penting dalam Islam, yaitu al-jaza'u min jinsil 'amal (balasan sesuai dengan jenis perbuatan). Barangsiapa yang berusaha membahagiakan orang lain, niscaya Allah SWT akan mendatangkan kebahagiaan ke dalam hatinya.
Beliau mengutip riwayat ketika seorang sahabat mengadukan keras dan sempitnya hati kepada Rasulullah SAW. Nabi SAW kemudian menyarankan untuk melembutkan hati dengan cara memberi makan orang miskin serta mengusap kepala anak yatim dengan kelembutan dan kasih sayang.
Selain itu, Khotib menceritakan kisah Bunda Khadijah RA ketika menenangkan Rasulullah SAW yang merasa takut dan gemetar setelah pertama kali menerima wahyu di Gua Hira. Khadijah RA menegaskan bahwa Allah tidak akan pernah menghinakan Rasulullah SAW karena beliau adalah sosok yang selalu menyambung silaturahmi, jujur, membantu orang yang kesusahan, dan menanggung beban orang lain.
Ustadz Abu Yazid Beni menjelaskan bahwa membahagiakan sesama muslim tidak selalu membutuhkan harta atau jabatan, melainkan dapat dilakukan melalui amalan-amalan sederhana yang disyariatkan Rasulullah SAW yakni suka tersenyum dan menyapa. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa senyum kepada saudara adalah sedekah. Sahabat Jarir bin Abdullah RA menceritakan bahwa Nabi SAW selalu tersenyum setiap kali bertemu dengannya, dan senyuman tersebut membekas serta mendatangkan kebahagiaan di hati.
Kemudian Saling Memberi Hadiah. Saling memberi hadiah—sekecil apa pun—dapat mempererat tali kasih sayang. Rasulullah SAW bahkan pernah memberikan potongan kain kecil kepada seorang anak perempuan kecil (Ummu Khalid), yang membuatnya sangat gembira.
Mengungkapkan Rasa Cinta Karena Allah
Khotib mengingatkan sunnah yang sering dilupakan, yaitu menyampaikan rasa cinta karena Allah kepada saudara atau sahabat. Rasulullah SAW pernah memerintahkan seorang sahabat untuk mendatangi saudaranya dan mengatakan langsung, "Inni uhibbuka fillah"(Aku mencintaimu karena Allah).
Mengakhiri khotbahnya, Ustadz Abu Yazid mengajak seluruh jamaah untuk mulai mengamalkan sunnah-sunnah tersebut agar dicatat sebagai amal saleh serta membawa keberkahan dan kebahagiaan hidup di dunia hingga akhirat. (AM)
What's Your Reaction?