DPRD Sumbawa Siap Kawal Aspirasi Soal IUP PT Intam

amramr
Oct 20, 2026 - 15:11
 0  37
DPRD Sumbawa Siap Kawal Aspirasi Soal IUP PT Intam
Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Eddy Syarifuddin

DPRD Sumbawa Siap Kawal Aspirasi Soal IUP PT Intam

Sumbawa Besar Amarmedia.co.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk berdiri bersama masyarakat dalam mengawal serta menyikapi berbagai aspirasi terkait keberadaan dan aktivitas wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Intam. Langkah ini diambil untuk memastikan kepastian hukum tanah warga, perlindungan lingkungan, serta mengantisipasi potensi penyerobotan wilayah konsesi oleh aktivitas penambangan tanpa izin (illegal mining).

Pernyataan tegas tersebut disampaikan oleh Pimpinan Fraksi NasDem yang juga Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa, Eddy Syarifuddin, pada Selasa (20/10/2026). Ia menekankan bahwa lembaga legislatif siap menampung dan memperjuangkan seluruh masukan, kekhawatiran, serta tuntutan warga di sekitar wilayah konsesi.

"Sebagai wakil rakyat, kami di Komisi I dan Fraksi NasDem berkomitmen penuh untuk mendengarkan dan memperjuangkan suara masyarakat. Kehadiran investasi memang penting bagi daerah, tetapi kepastian hukum, perlindungan lingkungan, dan yang paling utama kesejahteraan serta hak-hak masyarakat lokal tidak boleh terabaikan," ujar Eddy Syarifuddin.

Dalam keterangannya, Eddy menilai tidak menutup kemungkinan adanya lahan atau pekarangan milik masyarakat setempat yang turut 'terkapling' masuk ke dalam wilayah konsesi IUP PT Intam. Oleh karena itu, DPRD Sumbawa mendesak Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi NTB untuk segera melakukan peninjauan dan evaluasi ulang terhadap penetapan luas wilayah perizinan PT Intam demi menjamin kepastian hak atas tanah warga.

Selain masalah pemetaan lahan warga, DPRD Sumbawa juga menyoroti pentingnya kejelasan titik batas wilayah perizinan secara akurat. Langkah ini dinilai sangat penting guna mengantisipasi dan mencegah upaya penyerobotan maupun penambangan liar (illegal mining) di dalam maupun di sekitar batas area IUP PT Intam.

"Kepastian batas wilayah IUP sangat krusial. Selain untuk melindungi hak atas tanah warga lokal, kejelasan ini penting untuk mengantisipasi celah penyerobotan wilayah oleh oknum-oknum yang memanfaatkan situasi melalui aktivitas illegal mining. Jangan sampai ada pembiaran atau tumpang tindih lahan yang berpotensi memicu kerugian negara, kerusakan lingkungan, dan konflik sosial di lapangan," tegasnya.

Lebih lanjut, Eddy mengharapkan kehadiran PT Intam—khususnya di wilayah Kecamatan Ropang dan sekitarnya—tidak sampai menutup atau mempersempit akses jalan dan ruang aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Mengingat cakupan wilayah perizinan PT Intam yang cukup luas meliputi tiga kecamatan Lenangguar, Lantung dan Ropang, Pimpinan Fraksi NasDem tersebut meminta perusahaan tidak hanya melakukan sosialisasi di tingkat lapangan atau lokasi tertentu saja seperti Ledang, melainkan menjangkau seluruh kawasan konsesi.

"Sosialisasi secara masif hingga ke tingkat desa dan kecamatan sangat penting dilakukan agar tidak terjadi miskomunikasi antara masyarakat, pihak perusahaan, maupun aparat penegak hukum," kata Eddy.

Ia juga menekankan pentingnya penyerapan tenaga kerja lokal secara maksimal agar keberadaan pertambangan ini memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa, khususnya warga di lingkar tambang.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa akan segera melakukan koordinasi internal dan merencanakan langkah-langkah strategis, termasuk memanggil pihak-pihak terkait—mulai dari manajemen PT Intam, dinas teknis pemerintah daerah, hingga perwakilan masyarakat.

"Kita ingin menciptakan ruang dialog yang konstruktif dan terbuka. Kami akan kaji seluruh aspek perizinan, batas wilayah IUP, potensi ancaman illegal mining, serta dampak sosial-lingkungan di lapangan. Jangan sampai aktivitas pertambangan justru memicu konflik sosial atau merugikan masyarakat," pungkas Eddy.

DPRD Kabupaten Sumbawa berharap seluruh proses penyelesaian aspirasi ini dapat berjalan kondusif, transparan, dan berkeadilan demi menjaga iklim investasi yang sehat serta keberlanjutan pembangunan daerah yang aman dan harmonis. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow