Tak Hanya Jago di Lapangan, Mahasiswa Tambang UTS Unjuk Jiwa Wirausaha di Car Free Night Sumbawa.
Oleh : Aprilia
Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id– Kesan tangguh dan lekat dengan aktifitas fisik di lapangan kerap melekat pada mahasiswa teknik pertambangan. Namun, hal berbeda ditunjukkan oleh Salwa dan Alfian, dua mahasiswa semester 3 Universitas Teknologi Sumbawa . Diluar aktifitas akademis dan praktikum yang padat, keduanya memilih turun ke ruang publik untuk mengasah jiwa wirausaha di ajang Car Free Night (CFN) Sumbawa.
Melalui lapak sederhana yang dirintis bersama, Salwa dan Alfian menjajakan dua varian produk kuliner manis, yakni Mochi dan Puding coklat. Uniknya, keterikatan mereka dengan ilmu pertambangan tak menjadi batasan untuk berkreasi di sektor bisnis kuliner.
Saat diwawancarai langsung dilokasi berjualan, Sabtu Malam 3 Oktober 2026 Salwa menceritakan bahwa seluruh persiapan produksi tersebut dilakukan di tempat tinggal mereka di BTN bukit permai. Persiapan pembuatan mochi dan puding coklat dilakukan rutin setiap sabtu mulai pukul 12.00 hingga 16.00 WITA. “Usaha ini murni karena kami memang pure pengen berbisnis, tidak adakaitan nya dengan jurusan pertambangan” ujar Salwa.
Setiap malam minggu, lapak mereka dapat dijumpai di titik strategis, tepatnya disamping lampu merah Lapangan Pahlawan Sumbawa. Ia menambahkan bahwa pada hari - hari biasa target pasar mereka didominasikan anak- anak, di area CFN target pasar mereka menjadi jauh lebih meluas ke semua kalangan masyarakat. "Dalam sekali berjualan di ajang CFN akhir pekan, Alhamdulillah Kami mampu mengantongi omset hingga Rp 3.000.000" ungkapnya.
Keberhasilan mereka dalam membagi waktu di tengah tumpukan laporan praktikum teknik dan agenda organisasi mahasiswa. "Kuncinya ada di manajemen hari. Satu hari sebelum jualan—yaitu hari Sabtu siang—kami alokasikan penuh untuk proses produksi. Sementara hari-hari lainnya kami fokuskan penuh untuk perkuliahan, praktikum, dan organisasi. Sejauh ini strategi ini sangat efektif dan rutin kami jalankan," ungkap Salwa.
Menutup perbincangan, kedua mahasiswa ini menyampaikan rasa terima kasih dan harapan mereka terhadap keberadaan ruang publik produktif di Kabupaten Sumbawa tersebut.
"Kami sangat berterima kasih karena CFN Sumbawa sudah menjadi wadah yang sangat membantu kami untuk berkembang dalam urusan bisnis di kalangan mahasiswa. Harapan kami ke depan, pengelolaan CFN bisa semakin baik dan tertata agar makin banyak wirausaha muda yang terinspirasi untuk mulai bergerak," tutup Salwa. (AM/April)
What's Your Reaction?