Mahasiswa Ilmu Komunikasi Sumbawa Besar Bedah Dunia Jurnalistik Bersama Founder Amar Media

amramr
Oct 3, 2026 - 08:48
Oct 3, 2026 - 08:56
 0  8
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Sumbawa Besar Bedah Dunia Jurnalistik Bersama Founder Amar Media

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Sumbawa Besar Bedah Dunia Jurnalistik Bersama Founder Amar Media

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id —Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi menggelar pertemuan perdana bersama Founder Amar Media sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia media dan jurnalistik, Rabu (30/9/2026).

Pertemuan tersebut menghadirkan Founder Amar Media Abdul Ma'ruf Rahmat sebagai narasumber dalam kegiatan. Kehadiran praktisi media tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh gambaran langsung mengenai bagaimana proses kerja media berlangsung di lapangan.

Dalam pertemuan itu, mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi mengenai jurnalistik, tetapi juga diajak memahami bagaimana sebuah informasi dapat diolah menjadi berita yang memiliki nilai bagi masyarakat. "Dalam membuat berita sangat penting adanya ketepatan informasi, sudut pandang pemberitaan, serta kemampuan melihat suatu peristiwa dari sisi yang menarik bagi pembaca" ungkap Maruf akrab disapa yang sehari -  hari liputan di DPRD Kabupaten Sumbawa.

Hal yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan mengenai ketokohan, kedekatan, keunikan, faktual, aktual, dan kerja sama sebagai beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat sebuah berita.

Dari sisi ketokohan, seorang jurnalis perlu melihat siapa tokoh yang terlibat dalam suatu peristiwa dan mengapa tokoh tersebut dijadikan narasumber sehingga memiliki nilai berita. Sementara itu, kedekatan berkaitan dengan bagaimana jurnalis menentukan jangkauan dalam mengangkat sebuah peristiwa.

Selain itu, sebuah berita perlu memiliki hal unik agar mampu menarik perhatian pembaca. Informasi yang disampaikan juga harus faktual, berdasarkan kejadian atau data yang dapat dipertanggungjawabkan, serta aktual, yaitu memiliki keterkaitan dengan peristiwa yang sedang atau baru terjadi.

Dalam proses jurnalistik, kerja sama juga menjadi bagian penting. Pembuatan berita tidak hanya bergantung pada satu orang, tetapi dapat melibatkan reporter, fotografer, editor, narasumber, hingga pihak lain yang mendukung proses produksi informasi.

Pertemuan perdana ini menjadi pengalaman baru bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk mengenal dunia jurnalistik secara lebih dekat. Melalui pertemuan dengan praktisi media, mahasiswa diharapkan dapat menghubungkan materi yang dipelajari di kelas dengan praktik komunikasi dan jurnalistik di lapangan. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow