UNSA Hadir untuk Kalimango: Ikhtiar Kemanusiaan di Tengah Duka Kebakaran Alas
UNSA Hadir untuk Kalimango: Ikhtiar Kemanusiaan di Tengah Duka Kebakaran Alas
SUMBAWA.Alas Amarmedia.co.id — Universitas Samawa (UNSA) menunjukkan bahwa kampus bukan sekadar menara gading, melainkan rumah bagi empati dan kepedulian. Merespons musibah kebakaran hebat yang melanda Desa Kalimango, Kecamatan Alas, keluarga besar UNSA bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik pada Minggu malam (22/3/2026).
Aksi kemanusiaan ini lahir dari gerakan spontan seluruh sivitas akademika—mulai dari jajaran rektorat, dosen, hingga tenaga kependidikan—yang bahu-membahu mengumpulkan donasi sesaat setelah kabar duka tersebut tersiar.
Wujud Nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi
Wakil Rektor II Universitas Samawa, Muhammad Yamin, SE., M.Si., yang turun langsung dalam memantau pengumpulan bantuan ini, menegaskan bahwa kehadiran UNSA di tengah warga terdampak merupakan wujud nyata dari pengabdian kepada masyarakat.
"Kami merasakan apa yang bapak dan ibu rasakan di Kalimango. Kehadiran kami di sini bukan sekadar menyerahkan materi, melainkan bentuk dukungan moral agar warga tetap tegar menghadapi cobaan yang berat ini. Universitas Samawa berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama di saat-saat sulit seperti sekarang," ujar Muhammad Yamin dengan nada haru.
Dirinya menambahkan bahwa bantuan berupa bahan pangan pokok, beras, mie instan, dan air mineral yang disalurkan melalui posko oleh perwakilan UNSA Adrian Junior diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan dasar warga untuk sementara waktu.
Kepedulian UNSA tidak berhenti pada bantuan logistik semalam. Di lokasi yang sama, perwakilan tim lapangan, Etot, menjelaskan bahwa semangat "Saling Pedi, Saling Beme" (Saling Peduli, Saling Membantu) terus berlanjut di lingkungan kampus.
"Sampai saat ini, kami masih terus menggalang donasi tunai dari keluarga besar kampus dan masyarakat umum. Dana ini nantinya akan diperuntukkan bagi kebutuhan mendesak lainnya yang bersifat non-logistik bagi para korban seperti anak anak dan remaja yang sekolah" ungkap Etot.
Musibah yang menghanguskan puluhan rumah dan merenggut ketenangan warga Dusun Po' ini menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas kolektif. Muhammad Yamin berharap, gerakan yang dilakukan UNSA dapat memicu gelombang bantuan lainnya dari berbagai elemen masyarakat di Sumbawa.
"Semoga bantuan yang mungkin tidak seberapa ini dapat menjadi penyemangat bagi saudara-saudara kita di Kalimango untuk kembali bangkit. Kita semua mendoakan agar ketabahan selalu menyertai para korban," pungkas Wakil Rektor II tersebut.
Di tengah puing-puing sisa kebakaran, kehadiran Universitas Samawa menjadi secercah harapan bahwa di setiap kesulitan, selalu ada saudara yang siap merangkul dan membantu memulihkan keadaan. (AM)
What's Your Reaction?
