Kalimango Berduka: Puluhan Rumah Hangus Dilalap Api, Seorang Petugas Damkar Gugur sebagai Pahlawan Kemanusiaan

amramr
Mar 22, 2026 - 07:54
Mar 22, 2026 - 08:28
 0  162
Kalimango Berduka: Puluhan Rumah Hangus Dilalap Api, Seorang Petugas Damkar Gugur sebagai Pahlawan Kemanusiaan
Kalimango Berduka: Puluhan Rumah Hangus Dilalap Api, Seorang Petugas Damkar Gugur sebagai Pahlawan Kemanusiaan
Kalimango Berduka: Puluhan Rumah Hangus Dilalap Api, Seorang Petugas Damkar Gugur sebagai Pahlawan Kemanusiaan
Kalimango Berduka: Puluhan Rumah Hangus Dilalap Api, Seorang Petugas Damkar Gugur sebagai Pahlawan Kemanusiaan
Kalimango Berduka: Puluhan Rumah Hangus Dilalap Api, Seorang Petugas Damkar Gugur sebagai Pahlawan Kemanusiaan

Kalimango Berduka: Puluhan Rumah Hangus Dilalap Api, Seorang Petugas Damkar Gugur sebagai Pahlawan Kemanusiaan

Sumbawa.Alas.Amarmedia.co.id — Suasana senyap di Dusun Pok, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, seketika berubah menjadi mencekam pada Minggu dini hari (22/3/2026). Saat warga tengah terlelap, api membumbung tinggi dan menghanguskan setidaknya 28 rumah warga di wilayah RT 01 dan RT 02, RW 02, Kampung Sawo.

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa H. Sahabuddin S.Sos M.Si bahwa Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 WITA ini tidak hanya menyisakan abu dan puing bangunan, tetapi juga duka mendalam bagi seluruh masyarakat Sumbawa.

Informasi awal menyebutkan api pertama kali muncul dari kediaman H.M. Nur. Dugaan sementara, api dipicu oleh sisa puntung rokok yang belum sepenuhnya padam atau penggunaan obat nyamuk bakar. Dengan cepat, si jago merah merambat ke rumah-rumah tetangga yang letaknya berdekatan.

Tercatat puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dalam sekejap. Nama-nama seperti Ibu Asistari, Bapak Hamzah, hingga Bapak Hasan Esah kini harus tabah menghadapi kenyataan bahwa harta benda mereka ludes tak tersisa.

Gugurnya Sang Pejuang Kemanusiaan

Duka ini semakin menyayat hati dengan kabar gugurnya seorang petugas pemadam kebakaran, Bapak Solikin, saat berjuang menjinakkan api. Almarhum dinyatakan meninggal dunia saat menjalankan tugas mulianya. Diduga kuat, korban tersengat aliran listrik di lokasi kejadian. 

Saat ini, jenazah pahlawan kemanusiaan tersebut telah berada di Puskesmas Alas. Kepergian Solikin menjadi pengingat nyata akan besarnya risiko yang dihadapi para petugas demi keselamatan warga.

Panggilan Kepedulian: Uluran Tangan Kita Sangat Berarti

Saudara-saudara kita di Kalimango kini hanya memiliki pakaian yang melekat di badan. Mereka membutuhkan uluran tangan kita untuk bangkit dari keterpurukan ini. 

Mari kita tunjukkan semangat Saling Pedi, Saling Sakiki, Saling Pedi yang menjadi jati diri Tau ke Tana Samawa. Bantuan berupa pakaian layak pakai, bahan makanan, obat-obatan, maupun donasi materiil sangat dinantikan untuk meringankan beban para korban yang kini tengah mengungsi.

Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan, dapat berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat atau posko bantuan yang mulai didirikan di lokasi. 

Daftar Sementara Warga Terdampak:1. Asistari, 2. Hamzah Tifa, 3. Hamzah Naf, 4. H M Nur, 5. Hasbulah, 6. Ahmad Seleha, 7. H. Dar Ahmad, 8. Tabrin, 9. Masrikuling, 10. Adi Rahma, 11. Hamid, 12. M Saen, 13. Hadijah A Rahman 14. Ahmad Asan, 15. Nurhayati Remo, 16. Samsul Rahma, 17. M Ali saleha,18. Salma, 19. Hendro, 20. Doari Adam, 21. Ardes, 22. M Saleh Taram, 23. Junaidi , 24. Iyah H Safar, 25. Sakariah H.M Son, 26. Atil, 27. Ismail , 28. Hasan Esah (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow