Hardiknas 2026 di SDN Ngeru: Menanam Kasih Sayang, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

amramr
May 2, 2026 - 07:54
May 2, 2026 - 08:03
 0  10
Hardiknas 2026 di SDN Ngeru: Menanam Kasih Sayang, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Hardiknas 2026 di SDN Ngeru: Menanam Kasih Sayang, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

SUMBAWA.Amarmedia.co.id – Suasana khidmat menyelimuti lapangan SD Negeri Ngeru pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026. Seluruh civitas akademika berkumpul untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan semangat pembaruan dan kolaborasi.

Tahun ini, Hardiknas mengusung tema besar: "Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua". Sebuah tema yang menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak boleh menjadi hak istimewa segelintir orang, melainkan standar dasar bagi seluruh anak bangsa.

Dalam amanatnya, Kepala SDN Ngeru, M. Nooh, S.Pd. SD, menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam mendidik. Ia menyatakan bahwa pendidikan adalah sebuah proses panjang yang membutuhkan kesabaran dan hati.

 "Seorang guru mendidik dengan penuh kasih sayang, bukan dengan cara paksa. Di tengah penerapan kebijakan lima hari sekolah saat ini, tujuan utama kita tetap satu: mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua," ujar M. Nooh di hadapan para siswa dan guru.

 Kolaborasi sebagai Kunci Utama

Lebih lanjut, M. Nooh mengingatkan bahwa beban pendidikan tidak bisa hanya dipanggul sendirian oleh sekolah. Tema Hardiknas tahun ini mustahil terwujud tanpa sinergi yang kuat antara berbagai pihak.

"Pendidikan adalah tanggung jawab kolektif. Sekolah, keluarga, masyarakat, dunia usaha, hingga peserta didik itu sendiri harus berperan aktif. Kita semua adalah pendidik yang harus mampu menginspirasi," tambahnya, merujuk pada semangat kelanjutan program Merdeka Belajar.

Siswa sebagai Pusat Peradaban

Kepada para siswa, M. Nooh memberikan pesan khusus agar mereka berani mengambil peran dalam proses belajar mereka sendiri. Ia mendorong siswa untuk menjadi pusat dari ekosistem pendidikan di sekolah. Berani Bertanya dan Jangan takut mencari tahu. Berani Mencoba: Belajar dari kegagalan adalah bagian dari proses.

Menghargai PerbedaanToleransi adalah fondasi karakter bangsa."Dirgahayu Pendidikan Nasional 2026!Mari bergerak bersama, mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua" tutupnya.

Upacara bendera ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan di Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Sumbawa. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat, mencerminkan rasa syukur atas perjalanan panjang dunia pendidikan tanah air.

Orang tua murid Sahema wali dari Rafka siswa kelas enam mengatakan harapannya  dengan momentum hardiknas ini akan mempunyai meningkatkan kualitas pendidikan menjadi lebih baik demikian pula wali dari Rista siswa kelas Enam ibu Masenah mengamininya " Semoga anak anak ini bisa melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan SMP dengan kualitas lebih baik dan tercapai cita-citanya" ujarnya singkat. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow