Kabar Baik! Satuan Pendidikan TNI AL Akan Hadir Di Pulau Sumbawa NTB. Dedi Kevin Molajake : Peluang Emas Untuk Peningkatan Ekonomi Dan Pemuda Lokal Menjadi Prajurit TNI AL

amramr
Feb 11, 2026 - 14:35
Feb 11, 2026 - 14:36
 0  626
Kabar Baik! Satuan Pendidikan TNI AL Akan Hadir Di Pulau Sumbawa NTB. Dedi Kevin Molajake : Peluang Emas Untuk Peningkatan Ekonomi Dan Pemuda Lokal Menjadi Prajurit TNI AL
Dedi Kevin Molajake bersama Letnan Jenderal TNI ( Mar ) Nur Alamsyah, SE., MM., M.Tr. (Han)

Kabar Baik! Satuan Pendidikan TNI AL Akan Hadir Di Pulau Sumbawa NTB.

Dedi Kevin Molajake : Peluang Emas Untuk Peningkatan Ekonomi Dan Pemuda Lokal Menjadi Prajurit TNI AL.

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id— Kabar baik bagi pemuda-pemudi NTB dan Pulau Sumbawa khususnya serta Indonesia Tengah yang bercita-cita menjadi abdi negara. Kabupaten Sumbawa direncanakan akan menjadi lokasi berdirinya Satuan Pendidikan ( SATDIK ) di bawah Komando Pendidikan TNI Angkatan Laut ( KODIKLATAL ) selain rencana Pembangunan Batalyon Infanteri 16 Marinir yang telah digagas sebelumnya.

Hal ini diungkapkan langsung oleh tokoh masyarakat Pulau Sumbawa sekaligus Ketua Komunitas Bruga Nijang, Dedi Kevin Molajake, dalam sebuah wawancara eksklusif Rabu 11 Februari 2026. Langkah strategis ini disebut sebagai upaya besar untuk mendekatkan pusat pendidikan militer ke wilayah NTB, khususnya Pulau Sumbawa.

"Berdasarkan komunikasi langsung kami dengan Komandan KODIKLATAL Letnan Jenderal TNI ( Mar ) Nur Alamsyah, SE., MM., M.Tr. ( Han ) semalam Selasa (11/2/2026) Kemudian kami komunikasikan ke Bapak Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan Bapak Sekretaris Daerah Sumbawa DR. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP. Beliau berdua sangat merespon positif rencana ini." ungkap Dedi Kevin.

Kemudian Dedi Kevin menegaskan bahwa kehadiran SATDIK ini melengkapi rencana Pembangunan Batalyon Infanteri 16 Marinir sebelumnya dan bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tapi akan menjadi "jembatan emas" bagi putra - putri daerah yang ingin mengabdi kepada bangsa dan negara lewat TNI AL. Karena dengan adanya SATDIK di Sumbawa, akses dan peluang bagi pemuda - pemudi lokal untuk bergabung menjadi prajurit TNI AL akan jauh lebih terbuka lebar.

"Kami membawa institusi ini khusus untuk kampung halaman kita tercinta. Keuntungannya jelas, pemuda lokal akan menjadi lebih besar peluangnya untuk bergabung menjadi prajurit TNI AL," ujar pria yang akrab disapa Dedi Kevin ini.

Mengenal Satdik : Kawah Candradimuka Prajurit Laut

Selama ini lanjutnya, pusat pendidikan Bintara dan Tamtama TNI AL terpusat di Surabaya bawah kendali KODIKLATAL. Hadirnya SATDIK di wilayah lokal selain akan memangkas jarak dan memberikan kesempatan bagi putra putri daerah untuk menjalani Pendidikan Dasar Bintara (DIKMABA ) maupun Pendidikan Dasar Tamtama (DIKMATA) juga akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumbawa khususnya. 

Bayangkan saja, pertama : Dengan adanya SATDIK ini maka otomatis akan ada ribuan orang yang akan dididik setiap tahunnya selain dari anggota Organik dari SATDIK, ITU ARTINYA akan ada ribuan orang yang akan membelanjakan gajinya untuk kebutuhan dasar di Sumbawa setiap bulannya, Kedua : Putra-putri di NTB Khususnya Pulau Sumbawa yang ingin mengabdi menjadi anggota TNI Angkatan Laut akan lebih mudah mendapatkan informasi informasi tentang cara atau teknis untuk menjadi anggota TNI AL.

Proses pendidikan yang nantinya akan diselenggarakan meliputi Pendidikan Dasar Militer yang akan melakukan Penggemblengan fisik dan mental awal dan Pendidikan Kejuruan meliputi Korps Pelaut, Suplai, Teknik, Elektro, Kesehatan, Hukum hingga Korps Marinir.

Lama Pendidikan berlangsung sekitar 5 hingga 6 bulan untuk membentuk prajurit profesional, dan hal itu bisa sampai 2 atau bahkan 3 gelombang setiap tahunnya.

Setelah menempuh pendidikan di Satdik, para lulusan akan langsung menyandang pangkat resmi Lulusan Bintara ( DIKMABA ) Berpangkat Sersan Dua ( Serda ) dengan fokus pada kepemimpinan dan manajerial tim juga Lulusan Tamtama ( DIKMATA ) : Berpangkat Kelasi Dua atau Prajurit Dua ( Prada ) dengan fokus pada keterampilan tempur dan teknis lapangan.

Kehadiran SATDIK ini diharapkan mampu menurunkan biaya akomodasi seleksi bagi warga Indonesia bagian tengah serta meningkatkan representasi putra - putri daerah di dalam satuan-satuan tempur dan satuan satuan pendukung lainnya di seluruh penjuru nusantara.

"Ini adalah investasi masa depan bagi generasi muda NTB dan pulau Sumbawa khususnya. Kita ingin melihat lebih banyak anak-anak kita yang menjaga kedaulatan laut Indonesia," pungkas Dedi Kevin. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow