Manager Taekwondo Kabupaten Sumbawa Keberatan atas Larangan Bertanding terhadap Atlet yang Telah Memiliki ID Card Resmi
Manager Taekwondo Kabupaten Sumbawa Keberatan atas Larangan Bertanding terhadap Atlet yang Telah Memiliki ID Card Resmi
Mataram,Amarmedia.co.id - 21 Juli 2026 – Manager Tim Taekwondo Kabupaten Sumbawa, Yulius Koylal Putra, SH., M.Kn., menyatakan keberatan dan menyampaikan protes keras atas keputusan yang melarang atlet Taekwondo Kabupaten Sumbawa bertanding pada ajang Porprov XII NTB 2026, padahal para atlet tersebut telah dinyatakan lolos proses verifikasi administrasi dan telah menerima ID Card resmi sebagai peserta Porprov.
Penerbitan ID Card merupakan bentuk pengesahan bahwa seorang atlet telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi untuk mengikuti pertandingan. Oleh karena itu, keputusan yang melarang atlet bertanding setelah seluruh tahapan tersebut dilalui merupakan tindakan yang menimbulkan ketidakpastian hukum, mencederai rasa keadilan, serta sangat merugikan atlet yang telah berlatih dan mempersiapkan diri selama berbulan-bulan.
“Kami sangat menyayangkan adanya keputusan tersebut. Atlet telah menjalani proses verifikasi, dinyatakan sah, dan telah menerima ID Card resmi. Jika kemudian pada saat pertandingan mereka dilarang bertanding, maka hal itu tidak hanya merugikan atlet Kabupaten Sumbawa, tetapi juga mencederai prinsip profesionalisme dan sportivitas dalam penyelenggaraan Porprov,” tegas Yulius Koylal Putra.
Menurutnya, atlet tidak boleh menjadi korban dari persoalan administrasi maupun konflik yang terjadi di tingkat organisasi. Mereka datang dengan satu tujuan, yaitu bertanding secara fair untuk mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa. Hak mereka untuk berkompetisi harus mendapatkan perlindungan.
Manager Taekwondo Kabupaten Sumbawa meminta KONI Provinsi NTB bersama panitia pelaksana dan pihak terkait segera memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dasar hukum dan dasar keputusan pelarangan tersebut. Jika memang para atlet telah dinyatakan memenuhi syarat melalui mekanisme resmi hingga diterbitkannya ID Card, maka tidak ada alasan yang dapat dibenarkan untuk menghalangi mereka memasuki arena pertandingan.
Kami juga berharap penyelenggara menjunjung tinggi asas keadilan, transparansi, dan kepastian hukum agar Porprov XII NTB benar-benar menjadi ajang pembinaan prestasi olahraga, bukan menjadi ruang lahirnya polemik yang merugikan atlet.
Atas nama seluruh atlet Taekwondo Kabupaten Sumbawa, kami meminta agar hak-hak atlet segera dipulihkan dan mereka diberikan kesempatan bertanding sebagaimana mestinya. Semangat olahraga harus mengedepankan sportivitas, bukan keputusan yang berpotensi menghilangkan masa depan atlet yang telah berjuang dengan penuh pengorbanan. (AM)
What's Your Reaction?