Mahasiswa PROMER UTS 2025 Pasang Plang Penanda Wisata Ai Bua: Dorong Promosi dan Potensi Desa Tapir KSB
Mahasiswa PROMER UTS 2025 Pasang Plang Penanda Wisata Ai Bua: Dorong Promosi dan Potensi Desa Tapir KSB
Sumbawa Barat.Amarmedia.co.id. – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) 2025 yang tergabung dalam Program Merdeka (Promer) Desa Tapir, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, berhasil menorehkan kontribusi nyata bagi pengembangan desa wisata. Mereka sukses melaksanakan kegiatan pemasangan plang penanda wisata di kawasan Ai Bua, sebuah destinasi alam tersembunyi yang menyimpan potensi besar di Desa Tapir.
Kegiatan ini merupakan program kerja utama Promer Desa Tapir yang berfokus pada penguatan identitas destinasi lokal. Tujuannya adalah untuk mendorong perkembangan Desa Tapir sebagai desa wisata yang berbasis pada potensi alam dan budaya yang dimilikinya.
Plang yang dipasang tidak hanya sekadar penanda, melainkan juga sebuah informasi penting yang memuat nama destinasi “Wisata Ai Bua”, jarak tempuh dari pusat desa, serta identitas kelompok mahasiswa Promer UTS 2025. Hal ini sekaligus menjadi bentuk dokumentasi dan pengakuan atas kontribusi mahasiswa.
Apresiasi dari Pemerintah Desa dan Harapan Masa Depan
Kepala Desa Tapir, Zainuddin, S.E. menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa Promer Desa Tapir. “Kami menyambut baik inisiatif ini karena Ai Bua memiliki potensi yang cukup besar namun belum tergarap maksimal. Plang ini bukan sekadar penanda, tapi simbol dimulainya pengelolaan potensi desa secara nyata. Kami berterima kasih kepada mahasiswa UTS yang sudah berkontribusi nyata,” ujar Zainuddin.
Ketua Promer Desa Tapir, Zaki, menjelaskan bahwa pemasangan plang ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun citra dan arah pengembangan Ai Bua. “Kami ingin memberikan identitas yang jelas pada destinasi ini agar bisa lebih dikenal masyarakat luas. Dengan adanya plang yang informatif dan mencantumkan nama kami sebagai mahasiswa Promer UTS 2025, kami berharap kegiatan ini bisa dikenang dan dilanjutkan oleh generasi selanjutnya,” ungkap Zaki penuh harap.
Warga Desa Tapir pun menyambut positif kegiatan ini. Salah satu warga, Ibu Hajar, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian mahasiswa terhadap Ai Bua yang memiliki nilai khusus bagi masyarakat setempat.
“Tempat ini memiliki nilai sakral bagi kami. Banyak warga yang datang untuk membayar nazar, mengambil airnya untuk pengobatan, atau mandi di sekitar mata airnya. Dulu tidak ada penanda yang jelas. Sekarang, orang luar bisa tahu keberadaannya dan lebih mudah menemukannya,” cerita Ibu Hajar dengan antusias.
Dengan pemasangan plang penanda ini, mahasiswa Promer UTS 2025 tidak hanya memberikan kontribusi fisik yang nyata, tetapi juga berhasil membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya mempromosikan dan menjaga potensi wisata lokal. Kegiatan ini menjadi contoh sinergi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memajukan potensi desa secara berkelanjutan, sekaligus menunjukkan bahwa Ai Bua bukan hanya destinasi wisata biasa, melainkan juga situs yang memiliki nilai budaya dan spiritual bagi warga Tapir. (AM)
What's Your Reaction?