Soroti Gudang Hasil Panen Penuh, Fraksi DP3P Minta Pemkab Sumbawa Bangun Gudang Gabah dan Percepat Distribusi

amramr
Sep 28, 2026 - 19:24
Sep 28, 2026 - 19:27
 0  4
Soroti Gudang Hasil Panen Penuh, Fraksi DP3P  Minta Pemkab Sumbawa Bangun Gudang Gabah dan Percepat Distribusi

Soroti Gudang Hasil Panen Penuh, Fraksi DP3P Minta Pemkab Sumbawa Bangun Gudang Gabah dan Percepat Distribusi

SUMBAWA, Amarmedia.co.id— Isu krusial mengenai kapasitas penampungan hasil pertanian daerah menyeruak dalam Rapat Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, Senin (28/9/2026). Ketua Fraksi Demokrat-PPP, H. Zainuddin Sirat, melayangkan interupsi tegas untuk mengingatkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terkait kondisi gudang penyimpanan komoditas pertanian yang saat ini dilaporkan telah mengalami overkapasitas atau penuh sesak.

Dalam interupsinya, H. Zainuddin Sirat menyoroti dampak serius jika persoalan penumpukan hasil panen ini tidak segera ditangani secara sistematis sebelum musim panen berikutnya tiba.

"Kondisi gudang-gudang penampungan di Kabupaten Sumbawa saat ini sudah full dan penuh. Pemerintah daerah harus segera melakukan langkah nyata untuk pendistribusian dan pemasaran keluar daerah. Jangan sampai ketika musim panen mendatang tiba, kondisi ini justru menjadi masalah besar yang merugikan para petani kita," ujar H. Zainuddin Sirat di hadapan Bupati Sumbawa, pimpinan dan anggota dewan serta jajaran eksekutif.

Lebih lanjut, politisi senior ini menekankan pentingnya penguatan identitas Sumbawa sebagai salah satu daerah lumbung pangan utama. Menurutnya, julukan lumbung pangan tidak boleh sebatas wacana, melainkan harus dibuktikan dengan ketersediaan infrastruktur pascapanen yang memadai.

"Sumbawa sebagai lumbung padi dan pangan harus ada tandanya secara fisik dan nyata, salah satunya dengan membangun gudang-gudang penampungan gabah yang representatif," tegasnya.

Ia menjabarkan bahwa Gudang yang dibangun Pemda dapat menjadi sumber PAD karena Bulog saat ini menyewa gudang milik swasta. Jika Daerah membangun Gudang dengan kapasitas 10.000 ton maka biaya sewanya juga besar. 

Menanggapi interupsi dan masukan bernas dari Ketua Fraksi Demokrat-PPP Pembangunan tersebut, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., menyampaikan bahwa persoalan kapasitas simpan dan tata niaga hasil pertanian telah menjadi perhatian utama pemerintah daerah sejak jauh hari.

Bupati Jarot menjelaskan bahwa langkah-langkah diplomasi dan koordinasi tingkat tinggi telah dilakukan secara intensif bersama para kepala daerah penghasil pangan lainnya untuk mendesak solusi konkrit dari pemerintah pusat.

"Persoalan kapasitas gudang dan kelancaran distribusi ini sudah sejak lama kami pikirkan. Kami bersama para kepala daerah lainnya telah menyuarakan dan menyampaikan kondisi ini secara langsung kepada kementerian terkait dan Bulog," terang Bupati Jarot.

Ia menambahkan, posisi Sumbawa sebagai daerah agraris strategis memiliki porsi vital dalam menyokong ketahanan pangan nasional, terutama sebagai salah satu daerah penghasil dan penyokong komoditas utama.

"Sumbawa merupakan salah satu daerah pengekspor jagung dan penyokong pangan terbesar. Karena itu, koordinasi terkait percepatan distribusi keluar daerah serta penguatan infrastruktur pergudangan terus kita kawal agar rantai pasok dan harga di tingkat petani tetap terjaga dengan baik," pungkas Bupati. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow