Ketua KONI Sumbawa: Grasstrack Samota 2025 Jadi Pijakan Seleksi Porprov dan Uji Coba Venue PON
Ketua KONI Sumbawa: Grasstrack Samota 2025 Jadi Pijakan Seleksi Porprov dan Uji Coba Venue PON
Foto Ketua KONI Sumbawa bersama staf ahli Bupati Sumbawa dan Forkopimda dalam pembukaan Grasstrack Championship Kemerdekaan dalam rangka seleksi porkab 2025 di sirkuit Samota Jumat 26 September 2025.
Sumbawa,Amarmedia.co.id ( 26 September 2025) – Ajang Semarak Merdeka Grasstrack Championship yang digelar di Sirkuit MXGP Samota pada Jumat, 26 September 2025, menjadi momentum penting bagi pembinaan atlet otomotif Sumbawa. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq SH M.Si, menegaskan bahwa event ini bukan sekadar adu cepat, melainkan langkah strategis menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
"Hari ini kita buktikan grasstrack terlaksana di Samota. Kami ketahui bahwa tidak mudah menggelar acara ini, namun berkat kerja keras para panitia dan IMI Kabupaten Sumbawa Alhamdulillah dapat dilaksanakan Ini adalah uji coba sebelum masuk Porprov 2026," ujar Rafiq di tengah kemeriahan acara yang dibuka oleh Staf Ahli Bupati Sumbawa.
Lebih lanjut, Rafiq mengungkapkan aspirasi yang lebih besar, di mana Samota juga tengah disiapkan menjadi tuan rumah untuk beberapa cabang olahraga pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Oleh karena itu, kesiapan sarana dan prasarana sirkuit ini menjadi perhatian utama KONI.
"Kita perlu ketahui dan berbangga bahwa Sumbawa menjadi tuan rumah terbanyak untuk beberapa Cabor di Porprov NTB dan PON XXII dan lokasinya adalah Sirkuit Samota ini" imbuhnya.
KONI Desak Pemda Ambil Peran Revitalisasi Venue
Menyambut harapan dari Bupati Sumbawa agar Samota menjadi pusat kebangkitan olahraga otomotif lokal, KONI Sumbawa menyambut baik kritik dan desakan dari Ketua Panitia Grasstrack, Jimmy Wira Atmaja, yang meminta Pemda segera membenahi sirkuit.
"Kami tahu persiapan tidak mudah, tetapi KONI akan segera bertemu Pemerintah Daerah untuk memastikan semua rencana pembangunan venue berjalan dengan baik," tegas Rafiq, menanggapi kerasnya kritik panitia yang meminta Pemda tidak membiarkan sirkuit berkelas internasional itu ditumbuhi rumput.
Dukungan KONI juga sejalan dengan permintaan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumbawa, Kaharuddin Z (Egon), yang mendesak adanya dukungan Pemda untuk pembangunan sirkuit permanen grasstrack (sekitar Rp200 juta) dan sirkuit road race (sekitar Rp2 miliar)
Secara keseluruhan, Abdul Rafiq menekankan bahwa sinergi antara Pemda, KONI, dan IMI adalah kunci untuk melahirkan bibit-bibit unggul otomotif Sumbawa yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. "Fokus utama kami adalah menjaring atlet terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas serta keselamatan di lintasan," tutupnya.(AM)
What's Your Reaction?