Profil M. Jurnawi Fakhruddin: Nahkoda Wasit Panahan Nasional yang Siap Kawal Ajang International World Field Archery (IWFA) 2026 di Gili Trawangan
Profil M. Jurnawi Fakhruddin: Nahkoda Wasit Panahan Nasional yang Siap Kawal Ajang International World Field Archery (IWFA) 2026 di Gili Trawangan
SUMBAWA BARAT.Amarmedia.co.id — Dunia olahraga panahan nasional kembali melirik potensi dan kualitas sumber daya manusia dari Nusa Tenggara Barat. Di balik suksesnya penyelenggaraan berbagai kejuaraan bergengsi, nama M. Jurnawi Fakhruddin berdiri di garis depan sebagai sosok pengadil lapangan yang memiliki reputasi dan integritas tinggi.
Bertindak sebagai Chairman of Judges (COJ) atau Ketua Wasit pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2026 di Kabupaten Sumbawa Barat, M. Jurnawi Fakhruddin membawa rekam jejak panjang dalam memimpin pertandingan panahan di berbagai level, baik regional maupun nasional.
Jam Terbang Tinggi di Kancah Nasional
Wasit bersertifikasi nasional ini bukanlah nama baru di dunia panahan Indonesia. Penunjukannya sebagai COJ di PORPROV Sumbawa Barat 2026 menegaskan kepercayaan besar yang diberikan kepada kapasitas kepemimpinannya.
Sebelum dipercaya memimpin jalannya pertandingan di Sumbawa Barat, M. Jurnawi telah malang melintang bertugas di berbagai ajang bergengsi tanah air. Pengalaman nasionalnya mencakup penugasan penting di Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) Papua, Kejurnas Panahan Bogor, Kejurnas Panahan Bali, Bupati Sumbawa Barat Cup (BSBC) Sumbawa Barat serta berbagai ajang dan kejuaraan resmi lainnya di seluruh Indonesia.
Kepiawaiannya dalam menjaga fair play, memahami regulasi teknis secara mendalam, serta ketenangannya dalam mengambil keputusan di bawah tekanan membuat setiap turnamen yang dipimpinnya selalu berjalan lancar dan profesional.
Menuju Panggung Internasional di Gili Trawangan
Dedikasi M. Jurnawi tidak berhenti di tingkat nasional. Begitu rangkaian tugasnya sebagai Ketua Wasit di PORPROV 2026 tuntas, ia langsung bersiap menghadapi tantangan baru di kancah internasional. Ia kembali didapuk untuk bertugas sebagai Chairman of Judges dalam ajang bergengsi International Wood Field Archery (IWFA) 2026 yang akan dihelat di destinasi wisata dunia, Gili Trawangan, Lombok.
Ajang Internasional Indonesia World Field Archery yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 ini dipastikan menjadi magnet besar bagi para pemanah domestik maupun mancanegara. Dengan total hadiah mencapai Rp80.000.000, kompetisi ini akan mempertandingkan berbagai kategori menarik seperti Compound, Barebow, Standard dan Horse Bow (putra dan putri) di atas medan alami (wood field) yang menantang.
Dominasi Wasit NTB di Panggung IWFA 2026
Penunjukan M. Jurnawi sebagai pemimpin pengadil di Gili Trawangan turut diikuti oleh gelombang kebanggaan bagi dunia perwasitan lokal NTB. Pada ajang internasional tersebut, terdapat enam wasit bersertifikasi daerah asal Sumbawa yang turut mendapat kepercayaan resmi untuk bertugas mendampinginya, yaitu: Judge Eko Wibowo Judge M. Sirajuddin Judge Firmansyah Malanuang Judge Yudi Patria Negara Judge Andi Rachmad dan Judge Desy Dwi Jayanti
Keenam wasit asal Sumbawa ini akan bergabung bersama perwakilan wasit lainnya yang berasal dari Sumbawa Barat dan Mataram. Kehadiran total delapan wasit profesional ini menjadi garansi penuh bahwa standar kompetisi IWFA 2026 akan berjalan sangat ketat, objektif, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Event ini bukan sekadar turnamen biasa, melainkan pertemuan lintas negara yang mempertemukan para pemanah terbaik. Dengan latar belakang keindahan alam Gili Trawangan, ajang ini menjanjikan pengalaman kompetisi yang tak terlupakan sekaligus promosi pariwisata yang spektakuler,” ungkap M. Jurnawi, menekankan pentingnya momentum ini bagi kebangkitan sport tourism di NTB.
Dengan kepemimpinan M. Jurnawi Fakhruddin di jajaran dewan juri, PORPROV 2026 di Sumbawa Barat maupun IWFA 2026 di Gili Trawangan dipastikan siap menorehkan standar baru kualitas penyelenggaraan olahraga panahan yang profesional, transparan, dan mendunia. (AM)
What's Your Reaction?