Peringatan Hari Disabilitas Internasional: Bupati Sumbawa dan NTB Care Serahkan 50 Kursi Roda
Peringatan Hari Disabilitas Internasional: Bupati Sumbawa dan NTB Care Serahkan 50 Kursi Roda,
Sumbawa, Amarmedia.co.id (03 Desember 2025) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot M.P., memimpin Apel Pagi yang dirangkai dengan penyerahan bantuan sosial berupa lima puluh (50) unit kursi roda dari NTB Care. Kegiatan yang diselenggarakan di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (03/12/2025), ini merupakan bagian dari peringatan Hari Disabilitas Internasional.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada dua penerima manfaat, disaksikan oleh Direktur NTB Care, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sumbawa, para staf ahli, kepala OPD, camat, lurah, serta jajaran ASN. Kursi roda ini nantinya akan didistribusikan ke dua belas (12) Kecamatan di Sumbawa.
Apresiasi Kemitraan dan Sinergi NTB Care
Dalam sambutannya, Bupati Jarot menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada NTB Care atas kontribusi konsisten mereka dalam mendukung peningkatan layanan dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
"Terima kasih kepada NTB Care yang telah banyak membantu untuk kesejahteraan masyarakat Sumbawa dan yang selalu hadir memberi perhatian. Kerja-kerja kemanusiaan seperti ini sangat berarti bagi Sumbawa," ungkap Bupati Jarot.
Bupati berharap kemitraan dan sinergi antara NTB Care dan Pemda Sumbawa dapat terus berlanjut untuk mewujudkan masyarakat Sumbawa yang lebih baik dan sejahtera. Ia juga mengajak seluruh OPD untuk bersinergi dan bekerja cepat demi mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.
Selain penyerahan kursi roda, Bupati Jarot juga menyampaikan kabar besar terkait percepatan pembangunan infrastruktur. Tekad kepemimpinan Jarot-Anshori untuk membuka keterisolasian wilayah semakin nyata dengan pengumuman dimulainya proyek multiyears peningkatan ruas jalan Batudulang–Tepal.
Bupati Jarot juga memaparkan tren positif pembangunan daerah selama sepekan terakhir, di mana hampir seluruh program telah mencapai target di atas rata-rata.
Ia turut menyoroti sejumlah program strategis lainnya, termasuk koordinasi dengan Ditjen Transmigrasi untuk program berbasis potensi di Labangka, launching pelepasliaran rusa di Pulau Moyo, pengembangan Ekonomi Biru di Teluk Saleh, serta visinya menjadikan Samota sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Lebih lanjut, Bupati juga mengungkapkan peluang besar bagi Kabupaten Sumbawa untuk terlibat dalam program Poultry Integrated Farming dari Kementerian Pertanian dengan nilai mencapai Rp1,6 triliun, menjadikan Sumbawa sebagai salah satu kandidat terkuat untuk pengembangan kawasan pertanian terpadu.
Acara ditutup dengan foto bersama sebelum perangkat daerah bergerak mendistribusikan seluruh kursi roda kepada penerima manfaat sesuai data yang telah diverifikasi. (AM)
What's Your Reaction?