Pembangunan Rumah Layak Huni (MAHYANI) di Kecamatan Utan Tuntas 100 Persen: Kerjasama BAZNAS Provinsi NTB dan Sumbawa

Feb 19, 2024 - 12:39
 0  79
Pembangunan Rumah Layak Huni (MAHYANI) di Kecamatan Utan Tuntas 100 Persen: Kerjasama BAZNAS Provinsi NTB dan Sumbawa
Pembangunan Rumah Layak Huni (MAHYANI) di Kecamatan Utan Tuntas 100 Persen: Kerjasama BAZNAS Provinsi NTB dan Sumbawa
Pembangunan Rumah Layak Huni (MAHYANI) di Kecamatan Utan Tuntas 100 Persen: Kerjasama BAZNAS Provinsi NTB dan Sumbawa
Pembangunan Rumah Layak Huni (MAHYANI) di Kecamatan Utan Tuntas 100 Persen: Kerjasama BAZNAS Provinsi NTB dan Sumbawa

Pembangunan Rumah Layak Huni (MAHYANI) di Kecamatan Utan Tuntas 100 Persen: Kerjasama BAZNAS Provinsi NTB dan Sumbawa

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Berita gembira datang dari Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa!. Program pembangunan Rumah Layak Huni (MAHYANI) yang merupakan kerjasama antara BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS Kabupaten Sumbawa telah tuntas 100%. Hal ini ditandai dengan peresmian "MAHYANI" pada Jumat (17/2/2024) yang dilakukan oleh Wakil Ketua III Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. TGH.Maad Umar, M.Pd. yang didampingi oleh Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa H. M.Ali Tunru, S.Sos.

Turut hadir Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Sumbawa H. Syaifullah, SH, Wakil Ketua III Baznas Kabupaten Sumbawa Ibu Indah Setia Ningsih A.Ma.PD.SD, Sekretais Baznas Kabupaten Sumbawa Dr. Supriyadi, S.HI.,M.HI, yang di saksikan oleh Camat Utan Syahruddin, S.Sos, Sekretaris Camat Utan, Kepala Desa Jorok, Kepala Desa Pukat, Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Jorok. 

Dalam sambutannya, Wakil ketua III Baznas Provinsi NTB, Drs. TGH. Maad Umar, M.Pd mengatakan bahwa pihaknya sangat puas dengan kualitas pengerjaan program rumah Layak Huni (MAHYANI) tahun ini. Hal ini ia katakan karena, disamping pengerjaannya relatif cepat, juga kondisi rumah (MAHYANI) sangat bagus." Tidak ada satupun rumah yang tidak kami datangi, semuanya kami periksa satu persatu mulai dari luar sampai dalamnya, dan kami menyaksikan secara langsung bahwa pengerjaan rumah layak huni (MAHYANI) sesuai dengan spesifikasi dan harapan kami dari Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat" terangnya. 

Dia berharap kondisi ini tetap dipertahankan karena Inshaa Allah kami dari Baznas Provinsi Nusa Tenggara tetap akan menjalin kerjasama ini pada tahun-tahun mendatang. Tatkala ditanya tentang bagaimana persyaratan untuk mendapatkan program MAHYANI ini, H.Maad (sapaan akrabnya) mengatakan bahwa Kepala Desa bisa bersurat melakukan permohonan kepada Gubernur NTB, cc. Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Barat, nanti Bappeda lah yang menentukan titik MAHYANI Program Kerjasama Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Baznas Kabupaten Sumbawa. Begitu pula dengan rumah yang diterjang bencana banjir ada peluang bisa dibantu melalui Program MAHYANI, namun ia menghimbau kepada warga agar tidak membangun rumah ditepian sungai yang rawan terhadap bencana banjir. Sehingga kalaupun ada Program MAHYANI yang diberikan tidak ikut hanyut oleh banjir.

Sementara itu Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumbawa H.M.Ali Tunru, S.Sos mengatakan bahwa pengerjaan MAHYANI tahun merupakan hasil kerjasama BAZNAS Provinsi NTB, Baznas Kabupaten Sumbawa dan ditambah dengan swadaya dari Pemilik rumah. Untuk diketahui bahwa jumlah rumah yang di "Sulap" dari rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni oleh Baznas pada tahun ini sebanyak 15 unit dengan dana stimulus dari Baznas sebesar 25 juta rupiah. Ia mengatakan sangat puas dengan hasil pengerjaan MAHYANI tahun ini tutupnya.

Sebagai penanggungjawab Pelaksana Pembangunan Rumah Layak Huni (MAHYANI) di Desa Jorok dan Desa Pukat Kecamatan Utan yang juga sebagai Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kabupaten Sumbawa H. Syaifullah, SH mengatakan bahwa Alhamdulillah Program MAHYANI ini sudah selesai seratus Persen sesuai dengan harapan kita bersama. "Tentunya hal ini bisa terjadi berkat kerjasama banyak pihak seperti pemerintah Desa, pihak Kecamatan, Baznas Provinsi dan tentunya Baznas Kabupaten Sumbawa serta Babinsa dan juga babinkamtibmas" tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Camat Utan Syahruddin, S.Sos yang didampingi oleh Sekretaris Camat, Kepala Desa Jorok, Kepala Desa Pukat, Babinsa dan Babinkamtibmas menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih yang tiada terhingga kepada Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Baznas Kabupaten Sumbawa atas perhatiannya kepada masyarakat Desa Jorok dan Desa Pukat Kecamatan Utan yang telah dibantu untuk membangun rumah dari rumah tidak layak huni menjadi rumah layak Huni. "Alhamdulillah masyarakat kami di Kecamatan Utan wabil khusus Desa Pukat dan Desa jorok telah menempati rumah baru mereka dengan riang gembira dengan rasa syukur dan ucapan terimakasih yang tiada terhingga kepada pihak Baznas Prov NTB dan Baznas kab. Sumbawa" Ucapnya.

Sementara itu para penerima manfaat Program MAHYANI ini mengaku sangat bersyukur kepada Allah SWT dan berterimakasih kepada Baznas atas bantuannya sehingga mereka memiliki tempat tinggal yang layak dan bisa fokus berusaha untuk mencari rezeki dengan kondisi rumah yang sudah layak ditempati. Mereka berdoa semoga para pihak yang ada andilnya dalam Program MAHYANI ini senantiasa dalam lindungan Allah SWT.

Pada bagian akhir, Sekretaris Baznas Kabupaten Sumbawa Dr. Supriyadi, S.HI.,M.HI mengatakan bahwa kehadiran Program MAHYANI merupakan salah satu bentuk kepedulian Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Baznas Kabupaten Sumbawa untuk membantu masyarakat tidak mampu yang belum memiliki rumah layak huni, sehingga rumahnya di "bedah" menjadi rumah layak huni. Alhamdulillah sepanjang 2017-2023 Baznas telah membantu masyarakat melalui Program MAHYANI ini sebanyak 164 rumah tidak yang di "sulap" menjadi rumah layak huni yang tersebar di beberapa kecamatan yaitu; Kecamatan Batulanteh, Kecamatan Pelampang, Kecamatan Lape, Kecamatan Labuhan Badas, Kecamatan Alas dan Kecamatan Utan. 

Lebih Ianjut ia mengajak kepada semua penerima manfaat (mustahiq) untuk mendoakan para Muzakki dan munfiq serta mutashaddiq yang telah mengeluarkan zakat, infaq dan sedekahnya melalui Baznas Provinsi NTB dan Baznas Kabupaten Sumbawa agar senantiasa diberikan kesehatan, keafiatan serta keluasan rezeki oleh Allah SWT. Begitu pula ia berharap dan menghimbau kepada warga masyarakat NTB dan warga masyarakat Kabupaten Sumbawa agar bisa mengeluarkan zakat penghasilan/zakat maal, infaq dan sedekah melalui lembaga resmi pemerintah yaitu Baznas Provinsi NTB dan Baznas Kabupaten Sumbawa.

Ia menambahkan bahwa kalau berzakat atau berinfaq melalui lembaga resmi, Inshaa Allah manfaatnya bisa dirasakan oleh banyak orang yang membutuhkan sedangkan kalau berzakat/berinfaq langsung diberikan kepada penerima, maka manfaatnya hanya dirasakan oleh segelintir orang saja.(AM/Adi)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow