KONI Sumbawa Tegas: Andaikan Ada Pihak-pihak Yang Mengondisikan MUSORPROV Tanpa Agenda Pemilihan Ketua Umum

amramr
Aug 22, 2026 - 15:43
 0  19
KONI Sumbawa Tegas: Andaikan Ada Pihak-pihak Yang Mengondisikan MUSORPROV Tanpa Agenda Pemilihan Ketua Umum

KONI Sumbawa Tegas: Andaikan Ada Pihak-pihak Yang Mengondisikan MUSORPROV Tanpa Agenda Pemilihan Ketua Umum

Sumbawa.Amarmedia.co.id — Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menyampaikan sikap tegas terkait kemungkinan adanya pihak-pihak tertentu yang berupaya mengondisikan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTB agar dilaksanakan tanpa agenda pemilihan Ketua Umum KONI NTB.

Sebagai Ketua KONI Sumbawa sekaligus salah satu voter yang memiliki hak suara dalam Musorprov, Abdul Rafiq menegaskan bahwa andaikan benar terdapat pihak-pihak yang mencoba mengarahkan Musorprov tanpa agenda pemilihan Ketua Umum, maka hal tersebut harus dipertanyakan secara terbuka berdasarkan AD/ART dan peraturan organisasi.

“Andaikan memang ada pihak-pihak yang ingin mengondisikan Musorprov agar tidak memiliki agenda pemilihan Ketua Umum, tentu kami sebagai voter akan mempertanyakan dasar AD/ART-nya. Musorprov adalah forum organisasi yang memiliki kewenangan sendiri, sehingga setiap perubahan terhadap agenda harus memiliki dasar aturan yang jelas,” tegas Abdul Rafiq.

Menurutnya, KONI Sumbawa tidak ingin berprasangka terhadap pihak mana pun. Namun, sebagai pemilik hak suara, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk memastikan Musorprov berjalan sesuai aturan.

“Kami tidak menuduh siapa pun. Kami hanya menyampaikan sikap andaikan hal tersebut benar terjadi. Kami tentu berkepentingan menjaga agar AD/ART dihormati dan hak voter tidak dikurangi,” ujarnya.

Abdul Rafiq menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan menyangkut siapa calon yang akan didukung.

“Ini bukan soal siapa yang kami dukung dan siapa yang tidak kami dukung. Ini soal prinsip demokrasi organisasi. Kalau Ketua Umum memang menjadi kewenangan Musorprov untuk dipilih dan ditetapkan, maka berikan kesempatan kepada voter untuk menentukan,” katanya.

Abdul Rafiq menegaskan bahwa sebagai voter, dirinya tidak ingin rasa keadilan dalam proses organisasi dirusak oleh kepentingan atau kekuasaan pihak mana pun.

“Saya sebagai voter tidak ingin rasa keadilan itu dirusak oleh kekuasaan, baik kekuasaan di daerah maupun kekuasaan di pusat. Keadilan harus menjadi milik semua orang, bukan milik kekuasaan. Aturan harus berlaku sama bagi siapa pun,” tegas Abdul Rafiq.

Menurutnya, Musorprov harus menjadi ruang yang memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh voter untuk menjalankan haknya, tanpa tekanan dan tanpa rekayasa agenda.

“Kita boleh berbeda pilihan, tetapi kita tidak boleh berbeda dalam memperlakukan aturan. Kalau aturan memberikan hak kepada voter untuk memilih, maka hak itu harus dihormati. Jangan karena ada kepentingan tertentu, kemudian hak tersebut dikurangi,” ujarnya.

“Andaikan ada upaya mengondisikan Musorprov agar hanya menjadi forum untuk mengesahkan keputusan tertentu tanpa memberikan ruang bagi pemilihan Ketua Umum, tentu kami akan mempertanyakan dasar dan prosesnya,” tegas Abdul Rafiq.

Andaikan agenda pemilihan Ketua Umum benar-benar ditiadakan dengan cara atau berdasarkan aturan yang menurut kami telah dilanggar, Abdul Rafiq mengatakan KONI Sumbawa akan menyampaikan keberatan secara resmi dan meminta agar keberatan tersebut dicatat dalam berita acara Musorprov.

“Kami akan menggunakan hak kami sebagai voter. Kalau ada keputusan atau proses yang menurut kami melanggar aturan organisasi, kami akan menyampaikan keberatan secara resmi dan meminta semuanya dicatat dalam berita acara,” ujarnya.

Apabila persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan melalui mekanisme internal organisasi, KONI Sumbawa siap menempuh mekanisme penyelesaian sengketa yang tersedia, termasuk BAORI apabila memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Kalau mekanisme internal tidak memberikan penyelesaian yang adil, kami tentu akan menempuh langkah sesuai aturan, termasuk menempuh BAORI. Semuanya akan kami lakukan secara konstitusional dan tidak dengan cara-cara di luar aturan,” jelasnya.

Abdul Rafiq juga menyatakan bahwa apabila persoalan tersebut benar-benar terjadi dan tidak memperoleh penyelesaian yang memadai, KONI Sumbawa akan bersurat secara resmi kepada Ketua DPR RI untuk menyampaikan aspirasi dan meminta perhatian terhadap persoalan tata kelola organisasi olahraga serta hak anggota.

“Andaikan sampai terjadi persoalan seperti itu, kami juga akan menyampaikan surat resmi kepada Ketua DPR RI sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan permohonan perhatian. Kami ingin semua pihak memahami bahwa ada hak voter yang harus dihormati,” katanya.

Selain itu, KONI Sumbawa akan menempuh langkah hukum lainnya, termasuk jalur konstitusional melalui Mahkamah Konstitusi apabila terdapat norma undang-undang yang relevan dan secara hukum memenuhi persyaratan untuk diuji.

“Kami akan menempuh seluruh opsi yang tersedia sesuai ketentuan hukum. Yang kami perjuangkan bukan kepentingan pribadi atau calon tertentu, tetapi kepastian aturan, keadilan, hak voter, dan marwah organisasi,” tegas Abdul Rafiq.

BUKAN SOAL SIAPA YANG MENANG

Abdul Rafiq kembali menegaskan bahwa sikap tersebut tidak diarahkan untuk memenangkan calon tertentu.

“Kami tidak sedang memperjuangkan siapa yang harus menjadi Ketua Umum. Kami memperjuangkan agar pemilihan itu sendiri berlangsung sesuai aturan. Setelah itu, biarkan voter menentukan siapa yang mendapatkan kepercayaan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh pihak menjaga suasana kondusif menjelang Musorprov dan memberikan ruang bagi proses demokrasi organisasi.

“Sekali lagi, kami tidak menuduh siapa pun. Kami hanya menyampaikan sikap andaikan ada pihak-pihak yang mencoba mengondisikan Musorprov tanpa agenda pemilihan Ketua Umum. Kalau itu terjadi dengan cara atau berdasarkan aturan yang menurut kami telah dilanggar, kami sebagai voter tentu akan menggunakan hak kami dan menempuh mekanisme yang tersedia. Jangan sampai kekuasaan mengalahkan keadilan. Karena keadilan bukan milik pusat, bukan milik daerah, dan bukan milik kelompok tertentu. Keadilan harus menjadi milik semua orang,” pungkas Abdul Rafiq. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow