Berhasil Atasi Inflasi, Pemda Sumbawa Terima Rp 11,4 Milyar Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan Tahun Anggaran 2023

Oct 3, 2023 - 17:20
 0  49
Berhasil Atasi Inflasi, Pemda Sumbawa Terima  Rp 11,4 Milyar Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan Tahun Anggaran 2023
Berhasil Atasi Inflasi, Pemda Sumbawa Terima  Rp 11,4 Milyar Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan Tahun Anggaran 2023
Berhasil Atasi Inflasi, Pemda Sumbawa Terima  Rp 11,4 Milyar Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan Tahun Anggaran 2023

Berhasil Atasi Inflasi, Pemda Sumbawa Terima Rp 11,4 Milyar Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan Tahun Anggaran 2023

Jakarta. Amarmedia.co.id | Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa diwakili Wakil Bupati Sumbawa Hj Dewi Noviany S Pd.M.Pd menerima Insentif Fiskal Kinerja tahun berjalan Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp. 11.447.687.000 dalam Kategori Kinerja Pengendalian Inflasi, Selasa (3/10/2023) Di Aula Mezanine, Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Luky Alfirman mengatakan Hal ini dalam rangka mengapresiasi kinerja dan prestasi Pemerintah Daerah yang telah berkontribusi dalam upaya pengendalian inflasi, peningkatan penggunaan produk dalam negeri, dan percepatan belanja daerah. 

Kementerian Keuangan melaksanakan kegiatan penyerahan Insentif Fiskal kepada Gubernur dan Bupati/Wali Kota terpilih bersamaan dengan kegiatan Seminar Internasional Desentralisasi Fiskal dengan tema “Indonesian Fiscal Decentralization for the Next Decades” yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) Ke-77 yang turut mengundang Menteri Dalam Negeri dan dan Menteri Keuangan sejumlah ekspertis kebijakan fiskal regional berbagai negara.

Dalam Sambutannya pula Direktur Perimbangan Keuangan Luky alfirman menguraikan bahwa pemberian insentif karena telah berhasil melaksanakan kepatuhan dalam membuat laporan kepada Kemendagri yang menunjukkan jumlah laporan harian dalam pengendalian inflasi oleh kabupaten/ kota. Demikian pula capaian pengendalian inflasi itu sendiri yang merupakan nilai capaian hasil dari upaya pengendalian inflasi daerah dan rasio dari belanja aktif terhadap manfaat belanja daerah. 

"Dari beberapa indikator tersebut dilakukan perhitungan kinerja daerah yang kemudian secara proporsional kami kalikan dengan pagu alokasi anggaran provinsi dan kabupaten/kota untuk penentuan alokasi per daerah" Ungkapnya dihadapan Sejumlah kepala Daerah penerima insentif fiskal.

Selanjutnya kata Luky insentif fiskal ini diarahkan untuk mendanai kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan prioritas kebutuhan daerah yang manfaatnya diterima atau dirasakan langsung oleh masyarakat dan mendukung penanganan inflasi, Penurunan prevelensi stunting, peningkatan investasi dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany S.Pd., M.Pd yang dihubungi amarmedia mengaku sangat terharu. Sebab Sumbawa menjadi bagian penerima dari 33 Daerah se Indonesia bahkan daerah satu-satunya di NTB juga di wilayah Bali Nusra yang mendapat penghargaan nasional ini karena dinilai memiliki kinerja terbaik dalam mengendalikan inflasi.

Menurut Wabup, untuk mendapatkan prestasi tersebut tidak mudah karena dibutuhkan kekompakan, kebersamaan dan kerja keras dalam rangka memenuhi pelayanan dasar masyarakat khusus dalam pengendalian inflasi.

“Prestasi ini sebagai apresiasi pemerintah pusat atas kinerja dan prestasi pemerintah daerah yang telah berkontribusi dalam upaya pengendalian inflasi, peningkatan penggunaan produk dalam negeri, dan percepatan belanja daerah,” terangnya.

Ia berharap apa yang telah diraih ini menjadi motivasi bagi semua pihak terutama OPD terkait untuk terus meningkatkan kinerja dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat dan percepatan pembangunan di daerah guna mewujudkan Sumbawa gemilang yang berkeadaban.(AM/Ruf)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow