Skor SKM Capai 86,87, Bupati Sumbawa Luncurkan "SILABRASI SIGAP" demi Layanan Publik yang Lebih Nyata
Skor SKM Capai 86,87, Bupati Sumbawa Luncurkan "SILABRASI SIGAP" demi Layanan Publik yang Lebih Nyata
SUMBAWA,Amarmedia.co.id - 20 April 2026– Indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan tren positif. Hal ini terungkap dalam acara Ekspose Hasil Evaluasi Pelayanan Publik dan Launching Development Aplikasi Pelayanan Publik (SILABRASI SIGAP) yang dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di Aula Madilaoe ADT, Senin (20/4).
Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berhasil meraih nilai 86,87 dengan kategori B (Baik). Meski angka tersebut menunjukkan performa yang solid, Bupati menegaskan bahwa nilai di atas kertas bukanlah tujuan akhir.
Dalam arahannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengajak seluruh jajarannya untuk melakukan refleksi mendalam. Menurutnya, aparatur pemerintah tidak boleh cepat berpuas diri hanya karena angka-angka statistik.
"Pemerintah daerah harus membuka diri dan bercermin secara jujur terhadap pelayanan kepada masyarakat. Hal ini tidak hanya ditunjukkan oleh sekadar nilai survei, tetapi yang terpenting adalah apakah masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam mempermudah kehidupan mereka sehari-hari," tegas Bupati.
Bupati juga menekankan bahwa kepuasan masyarakat terhadap Perangkat Daerah dan Kecamatan harus dijaga konsistensinya. Bupati mendorong adanya pembaruan dokumen administrasi yang dinamis serta peningkatan kualitas layanan, baik yang bersentuhan langsung dengan warga maupun melalui sistem digital.
Digitalisasi Layanan Lewat "SILABRASI SIGAP"
Sebagai langkah konkret mempercepat transformasi birokrasi, Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi meluncurkan aplikasi SILABRASI SIGAP. Inovasi ini diharapkan menjadi jembatan digital yang memperpendek jarak antara kebutuhan masyarakat dengan solusi dari pemerintah.
Aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai jenis layanan publik agar lebih responsif, transparan, dan akuntabel, selaras dengan semangat reformasi birokrasi yang sedang digalakkan di Tanah Samawa.
Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, S.Sos, M.S.E., memaparkan rincian teknis di balik capaian nilai 86,87 tersebut. Data dihimpun dari 3.867 sampel populasi yang memberikan respon sepanjang semester I dan II tahun 2025.
Ada tujuh unsur utama yang menjadi tolok ukur penilaian masyarakat, yaitu:1. Sarana dan Prasarana,2. Waktu Penyelesaian3. Sistem, Mekanisme, dan Prosedur, 4. Persyaratan Layanan, 5. Penanganan Pengaduan, 6. Perilaku Pelaksana dan 7. Kompetensi Pelayanan
"Dari total respon yang masuk, sebanyak 15,47% Perangkat Daerah dan Kecamatan berhasil meraih kategori Sangat Baik (A), sementara sisanya sebanyak 17,53% berada di kategori Baik (B)," jelas Rachman Ansori.
Kegiatan ekspose ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat se-Kabupaten Sumbawa. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menandakan komitmen kolektif untuk menghapus ego sektoral dan memperkuat koordinasi demi pelayanan publik yang paripurna.
Dengan capaian SKM yang baik dan peluncuran aplikasi SILABRASI SIGAP, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimis dapat terus meningkatkan standar pelayanan publik hingga mencapai kategori tertinggi, sejalan dengan marwah pengabdian Sabalong Samalewa. (AM)
What's Your Reaction?
