Semarak Silaturrahim dan Pengajian Umum Keluarga Besar Ponpes Nurul Hakim: Menguatkan Ukhuwah dan Memperkuat Masa Depan

amramr
Mar 25, 2026 - 14:31
Mar 25, 2026 - 14:34
 0  171
Semarak Silaturrahim dan Pengajian Umum Keluarga Besar Ponpes Nurul Hakim: Menguatkan Ukhuwah dan Memperkuat Masa Depan
Semarak Silaturrahim dan Pengajian Umum Keluarga Besar Ponpes Nurul Hakim: Menguatkan Ukhuwah dan Memperkuat Masa Depan
Semarak Silaturrahim dan Pengajian Umum Keluarga Besar Ponpes Nurul Hakim: Menguatkan Ukhuwah dan Memperkuat Masa Depan
Semarak Silaturrahim dan Pengajian Umum Keluarga Besar Ponpes Nurul Hakim: Menguatkan Ukhuwah dan Memperkuat Masa Depan
Semarak Silaturrahim dan Pengajian Umum Keluarga Besar Ponpes Nurul Hakim: Menguatkan Ukhuwah dan Memperkuat Masa Depan

Semarak Silaturrahim dan Pengajian Umum Keluarga Besar Ponpes Nurul Hakim: Menguatkan Ukhuwah dan Memperkuat Masa Depan

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id — Pengajian Umum dan Silaturrahim Keluarga Besar Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat yang digelar pada Rabu, 25 Maret 2026 (5 Syawal 1447 H) di Masjid Darussalam Kebayan, Kelurahan Brang Biji, berlangsung penuh khidmat dan sarat makna. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara santri, wali santri, alumni, dan masyarakat Sumbawa.

Ratusan jamaah memadati masjid sejak pagi hari, menegaskan kuatnya ikatan emosional antara pesantren dan masyarakat. Saat ini, Pondok Pesantren Nurul Hakim menaungi kurang lebih 5.000 santri dan santriwati, dengan sekitar 4.500 tinggal mondok di lingkungan pondok. Jumlah guru atau asatiz yang membimbing mencapai sekitar 500 orang. Besarnya jumlah santri dan tenaga pendidik ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan, karena pengelolaan pendidikan dan fasilitas semakin kompleks.

Ketua Ikatan Alumni Ponpes Nurul Hakim (IKAPPNH) wilayah Sumbawa dan Sumbawa Barat, Syatria Kurniansyah, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pesantren, alumni, dan wali santri. Ia menyoroti kiprah alumni yang telah mengambil peran penting di berbagai sektor strategis, termasuk Kementerian Agama, KUA, Baznas, berbagai dinas pemerintahan, guru, pimpinan pondok pesantren, anggota TNI dan Polri, hingga tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat. Menurutnya, alumni adalah bagian penting dari keberlanjutan dan kemajuan pesantren.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pembina IKAPPNH Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat, DGH. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov., yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa. Ia menegaskan bahwa kemajuan pesantren adalah tanggung jawab bersama yang menuntut sinergi semua pihak. “Semakin besar pesantren, semakin besar tanggung jawabnya. Dukungan nyata dari alumni dan wali santri sangat dibutuhkan demi keberlanjutan dan kualitas pendidikan yang semakin baik,” ujarnya.

Puncak acara diisi dengan pengajian umum yang disampaikan oleh Pembina Pondok Pesantren Nurul Hakim Lombok, Dr. TGH. Lalu Ahmad Zainuri, M.A., Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram. Dalam tausiyahnya, Ia menjelaskan bahwa silaturrahim bukan sekadar tradisi, melainkan ibadah yang membawa keberkahan bagi kehidupan. Silaturrahim memperluas rezeki, menambah umur yang bermanfaat, dan membangun kedekatan antara sesama. Lebih dari itu, silaturrahim menjaga keharmonisan sosial, menghapus permusuhan, dan memperkuat jaringan sosial yang bermanfaat, terutama bagi santri dan alumni dalam menghadapi kehidupan nyata.

Dirinya menekankan bahwa manfaat silaturrahim tidak hanya dirasakan secara individual, tetapi juga berdampak luas bagi keluarga, lembaga, dan masyarakat. Dengan menjalin hubungan yang baik, seseorang akan merasakan ketenangan hati, peluang hidup yang lebih luas, serta terbuka akses ke berbagai kesempatan pendidikan dan pekerjaan.

Dalam rangka memberikan pemahaman tentang visi dan program pondok, Ustaz Firdaus Nuzula, M.Pd., menyampaikan sosialisasi terkait lembaga-lembaga pendidikan yang dinaungi Yayasan Nurul Hakim. Yayasan ini membawahi Taman Kanak-Kanak (TK), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTS) Putra dan Putri, Madrasah Aliyah (MA) Putra dan Putri, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMMI), Ma’had ‘Aly, program kajian kitab kuning, hingga Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Nurul Hakim. Sistem pendidikan yang terintegrasi ini bertujuan mencetak generasi yang unggul dalam ilmu agama sekaligus kompeten di bidang akademik dan profesional.

Selain itu, Pondok Pesantren Nurul Hakim terus memperbaiki fasilitas dan sarana pendukung belajar demi kenyamanan ribuan santri. Pesantren juga menjalin kerja sama dengan berbagai institusi, termasuk Universitas Islam Madinah dan lembaga internasional lainnya, membuka peluang luas bagi santri dan alumni untuk studi lebih tinggi. Alumni berpotensi mendapatkan privilese seperti beasiswa dan akses pendidikan internasional, bagi mereka yang memiliki kesungguhan dan potensi.

Sesi diskusi juga menjadi bagian menarik dari acara, di mana beberapa wali santri diberikan kesempatan untuk menyampaikan apresiasi sekaligus memberikan masukan terkait pengelolaan pondok. Banyak wali santri mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian pondok terhadap pendidikan, pembinaan karakter, dan fasilitas santri. Mereka juga memberikan saran konstruktif, seperti peningkatan sarana belajar, program pengembangan bakat, dan komunikasi yang lebih intensif antara wali santri dan guru. Diskusi ini berlangsung hangat namun penuh rasa kekeluargaan, menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak demi kemajuan santri dan pesantren.

Salah satu alumni, Dr. Supriyadi, S.H.I., M.H.I., alumni tahun 2003, yang juga Dekan Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) turut memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Ia menyambut baik terselenggaranya silaturrahim dan pengajian umum sebagai wadah memperkuat hubungan antaralumni dan pesantren. Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus dilaksanakan dan dikembangkan agar ke depan bisa lebih meriah dan memberikan manfaat yang lebih luas. Ia juga berharap peran alumni semakin diperkuat dalam mendukung program-program strategis pondok demi kemajuan bersama.

Acara ditutup dengan doa bersama, menguatkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus mendukung kemajuan pondok. Dengan jumlah santri yang besar, guru yang profesional, serta tantangan yang semakin kompleks, sinergi antara pesantren, alumni, dan wali santri menjadi kunci utama keberhasilan.

Silaturrahim ini tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga menjadi energi kolektif dalam membangun masa depan. Dengan kebersamaan yang kokoh, Pondok Pesantren Nurul Hakim diharapkan terus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan dunia.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow