Perkuat Layanan Dasar, Dinas PMD Sumbawa Gelar Workshop Kapasitas Tim Pembina Posyandu di Empat Kecamatan
Perkuat Layanan Dasar, Dinas PMD Sumbawa Gelar Workshop Kapasitas Tim Pembina Posyandu di Empat Kecamatan
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Dalam upaya memperkokoh fondasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa resmi memulai rangkaian Workshop Peningkatan Kapasitas Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Desa, dan Kelurahan Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka secara perdana di Kecamatan Sumbawa pada Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan agenda kunjungan kerja Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE, guna memantau langsung kesiapan garda terdepan pelayanan posyandu berbasis 6 SPM di tingkat bawah.
Kepala Bidang Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya Masyarakat Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Yuni Ilmi Kurniati, S.STP., M.Si, menjelaskan bahwa workshop ini menyasar empat kecamatan prioritas. Jadwal pelaksanaannya adalah untuk Kecamatan Sumbawa tanggal 11 Mei 2026, Kecamatan Lunyuk,l tanggal 12 Mei 2026, Kecamatan Alas tanggal 19 Mei 2026 dan Kecamatan Moyo Utara tanggal 21 Mei 2026
"Tujuannya jelas, yakni meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Tim Pembina Posyandu dalam membina pengurs dan kader posyandusecara berjenjang. Kader adalah ujung tombak pelayanan dasar kita," tegas Yuni.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sumbawa, Jaya Kusuma, S.Sos, yang hadir membuka acara, menekankan pentingnya peran Posyandu dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
"Kegiatan ini sangat strategis untuk mendukung program prioritas Pemkab Sumbawa, khususnya dalam akses layanan kesehatan preventif bagi ibu dan anak," ujar Jaya Kusuma dalam arahannya.
Workshop ini menghadirkan para pakar sebagai pemateri, di antaranya Ny. Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE (Ketua TP Posyandu Kabupaten), Syarif Hidayat, SKM., MPH (Kepala Dinas Kesehatan) Bidang Kelembagaan Desa Dinas PMD
Fokus materi mencakup pengelolaan data Posyandu 6 SPM nerdasarkan permendagri 13 tahun 2024 yang akurat, strategi penanganan stunting, hingga integrasi program Keluarga Berencana (KB) dengan kearifan lokal.
Sebagai bentuk aksi nyata, rombongan juga melakukan kunjungan ke Posyandu Flamboyan di Kelurahan Brangbiji. Di sana, dilakukan penyerahan paket sembako nerkah dari Baznas sumbawa bg warga rentan beresiko stunting dan simbolis dukungan opd pengampu SPM dan sebagai upaya intervensi spesifik maupun sensitif dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting
Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Ulumuddin, SE, menaruh harapan besar pada output kegiatan ini. Ia menargetkan peningkatan standar profesionalisme tim pembina agar mampu memberikan dampak nyata di lapangan.
"Kami berharap cakupan pelayanan Posyandu di Sumbawa bisa mencapai 95% pada akhir 2026. Ini sejalan dengan target RPJMD Kabupaten Sumbawa 2025-2029," ungkap Ulumuddin optimis.
Dengan partisipasi aktif puluhan peserta dari berbagai desa dan kelurahan, workshop ini diharapkan menjadi momentum kolaborasi lintas sektor demi menciptakan masyarakat Sumbawa yang lebih sehat dan sejahtera sesuai tema semarak Hari Posyandu Nasional tahun ini, tranformasi posyandu untuk meningkatkan layanan dan kesejahteraan masyarakat. (Gam)
What's Your Reaction?
