BAZNAS Sumbawa dan BPJS Kesehatan Sepakati Program Kerja Sama Perlindungan Kaum Duafa
BAZNAS Sumbawa dan BPJS Kesehatan Sepakati Program Kerja Sama Perlindungan Kaum Duafa.
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id - 8 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa bersama BPJS Kesehatan resmi menyepakati sejumlah program kerja sama strategis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kaum duafa di Kabupaten Sumbawa. Kesepakatan ini dicapai dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Selasa, 8 April 2026, bertempat di ruang rapat (meeting room) BAZNAS Sumbawa.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Sumbawa, DG.Syukri Rahmat SAg.M.M.Inov beserta para pimpinan lainnya dan sekretaris BAZNAS. Sementara dari pihak BPJS Kesehatan, hadir Kepala Cabang BPJS Kesehatan, Rahmatullah, bersama jajaran timnya. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyepakati beberapa program kerja sama utama. Program pertama adalah perlindungan kesehatan bagi kaum duafa, yang meliputi fakir dan miskin di Kabupaten Sumbawa. Program ini menjadi prioritas utama mengingat masih adanya masyarakat kurang mampu yang membutuhkan jaminan kesehatan namun belum sepenuhnya terakomodasi dalam sistem yang ada.
Ketua BAZNAS Sumbawa, Syukri Rahmat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kepentingan umat. Ia menegaskan bahwa BAZNAS memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan bahwa dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam bidang kesehatan.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap masyarakat fakir dan miskin di Kabupaten Sumbawa dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan. Ini adalah bagian dari upaya kita bersama dalam mewujudkan keadilan sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan, Rahmatullah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Sumbawa dalam menjalin kerja sama tersebut. Ia menilai bahwa sinergi antara lembaga pengelola zakat dan penyelenggara jaminan kesehatan nasional merupakan langkah strategis yang dapat memperluas cakupan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
“BPJS Kesehatan menyambut baik kerja sama ini. Kami percaya bahwa kolaborasi dengan BAZNAS akan memperkuat upaya kita dalam memberikan perlindungan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” ungkapnya.
Selain program perlindungan kesehatan bagi kaum duafa, kedua pihak juga menyepakati program pembayaran infak bagi pegawai BPJS Kesehatan melalui BAZNAS Sumbawa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pegawai dalam kegiatan sosial keagamaan serta memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga penghimpun dan pengelola dana umat.
Dalam implementasinya, pegawai BPJS Kesehatan akan diberikan kemudahan untuk menyalurkan infak secara rutin melalui BAZNAS Sumbawa. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk berbagai program sosial, termasuk bantuan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Program ketiga yang disepakati adalah perlindungan kesehatan bagi amil BAZNAS Sumbawa. Sebagai garda terdepan dalam pengelolaan zakat, amil memiliki peran penting yang perlu didukung dengan jaminan kesehatan yang memadai. Melalui kerja sama ini, para amil diharapkan dapat bekerja dengan lebih tenang dan optimal dalam menjalankan tugasnya.
Sekretaris BAZNAS Sumbawa Supriyadi dalam kesempatan tersebut menambahkan bahwa perlindungan kesehatan bagi amil merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam melayani umat. Ia berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi kinerja organisasi secara keseluruhan.
Rapat koordinasi ini juga membahas mekanisme teknis pelaksanaan dari masing-masing program, termasuk pendataan penerima manfaat, skema pembiayaan, serta sistem monitoring dan evaluasi. Kedua pihak sepakat untuk membentuk tim teknis guna memastikan bahwa seluruh program dapat berjalan dengan efektif dan tepat sasaran.
Suasana diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai masukan dan ide yang disampaikan oleh peserta rapat. Hal ini menunjukkan komitmen kuat dari kedua lembaga untuk tidak hanya berhenti pada kesepakatan, tetapi juga memastikan implementasi yang optimal di lapangan.
Di akhir pertemuan, dilakukan penegasan komitmen bersama antara BAZNAS Sumbawa dan BPJS Kesehatan untuk terus memperkuat kerja sama di masa mendatang. Kedua pihak berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun sinergi antara lembaga sosial dan lembaga layanan publik.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Sumbawa, khususnya kaum duafa, dapat merasakan manfaat nyata dalam bentuk akses layanan kesehatan yang lebih baik. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sosial di kalangan pegawai serta memperkuat kelembagaan BAZNAS sebagai mitra strategis dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat.
Langkah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang kurang mampu. Ke depan, BAZNAS Sumbawa dan BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari berbagai inisiatif positif lainnya yang dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa. (AM/Adi)
What's Your Reaction?
