Geram dengan Kerusakan Infrastruktur di Ropang, Ketua LSM Gentar Alam Ancam Gerakan Massa Jika Tidak Ada Perbaikan Segera

amramr
May 20, 2026 - 15:25
May 20, 2026 - 15:30
 0  14
Geram dengan Kerusakan Infrastruktur di Ropang, Ketua LSM Gentar Alam Ancam Gerakan Massa Jika Tidak Ada Perbaikan Segera

Geram dengan Kerusakan Infrastruktur di Ropang, Ketua LSM Gentar Alam Ancam Gerakan Massa Jika Tidak Ada Perbaikan Segera

Sumbawa Besar. Amarmedia.co.id , 20 Mei 2026 – Kondisi infrastruktur di Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, kini berada di titik nadir. Kerusakan parah pada akses jalan utama dan jembatan penghubung desa menjadi sorotan tajam Ketua LSM Gentar Alam (Sumbawa Green Action), Aldiansyah, S.T., menyusul belum adanya kepastian perbaikan dari Pemerintah Daerah.

Kecamatan Ropang, yang merupakan salah satu lumbung pangan vital Kabupaten Sumbawa dengan produksi padi dan kopi yang melimpah, kini justru terisolasi oleh kondisi jalan yang dipenuhi lubang dan berlumpur. Aldiansyah mengungkapkan bahwa kerusakan ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan ancaman nyata bagi ekonomi masyarakat.

“Biaya transportasi hasil panen melonjak hingga 30%, distribusi terhambat, bahkan akses ke layanan dasar seperti puskesmas dan sekolah sangat terganggu. Kami sudah di titik jenuh,” tegas Ardiansyah.

Selain akses jalan, kondisi jembatan kayu penghubung menuju Desa Lawin, Labangkar, dan Ranan kini dalam kondisi memprihatinkan dan nyaris roboh. Jembatan yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat tersebut dinilai sudah tidak layak dilalui dan menuntut penggantian segera menjadi jembatan beton yang memadai.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan ST menyampaikan bahwa pembangunan jembatan belum dapat direalisasikan tahun ini karena keterbatasan anggaran. Pihak PUPR hanya mengalokasikan Rp500 juta dari total Rp5,21 miliar anggaran infrastruktur untuk penanganan ruas jalan di Kecamatan Ropang.

Menanggapi hal tersebut, Aldiansyah menyatakan penolakan keras. Ia menilai kebijakan penganggaran pemerintah tidak mencerminkan skala prioritas yang objektif.

“Kecamatan Ropang adalah wilayah sangat vital bagi pertumbuhan ekonomi Sumbawa. Jika pemerintah tidak menempatkan Ropang sebagai skala prioritas, maka pengalokasian anggaran tersebut salah arah,” tambah Aldiansyah.

LSM Gentar Alam bersama masyarakat Kecamatan Ropang mengajukan tuntutan tegas kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa diantaranya pertama ; penetapan status darurat jalan di Kecamatan Ropang.

Kedua ; Perbaikan jalan harus segera dilakukan bulan ini, khususnya akses menuju Desa Lawin, Labangkar, dan Ranan.

Ketiga : Perusahaan tambang dan investor yang beroperasi di wilayah Ropang wajib berkontribusi minimal 30–50% dalam pembiayaan perbaikan infrastruktur.

Keempat ; Pengerjaan perbaikan menyeluruh ditargetkan selesai dalam 6–12 bulan.

Aldiansyah menegaskan bahwa jika tuntutan ini diabaikan, pihaknya tidak akan tinggal diam. Mengingat sebagian besar operasional perusahaan tambang berada di wilayah Ropang, ia memperingatkan pemerintah akan risiko kemarahan massa.

“Jika Ropang memang tidak dianggap sebagai skala prioritas oleh pemerintah, maka silakan pindahkan industri-industri tersebut ke kecamatan yang dianggap prioritas. Jangan sampai amukan massa dan kemarahan masyarakat yang dirugikan justru menghambat iklim investasi di Kabupaten Sumbawa. Ropang harus diperhatikan, Ropang harus jadi prioritas,” pungkasnya. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow