Salim : Jadikan Tahun 2026 Momentum Evaluasi Amal dan Takwa
Salim : Jadikan Tahun 2026 Momentum Evaluasi Amal dan Takwa
Sumbawa Amarmedia.co.id – Memasuki awal tahun 2026, umat Islam diingatkan untuk tidak sekadar melihat pergantian tahun sebagai pergeseran angka kalender, melainkan sebagai momentum besar untuk melakukan evaluasi diri (muhasabah). Pesan mendalam ini disampaikan oleh Khatib Jumat Ustadz Salim, SE. dalam khotbah Jumat di Masjid Jami' Annur, Kelurahan Samapuin, Kecamatan Sumbawa, pada Jumat (9/1/2026).
Waktu Adalah Amanah
Dalam uraiannya, Khatib menekankan bahwa setiap detik yang berlalu adalah amanah yang akan dimintai pertanggungjawabannya. Dirinya mengutip hadis riwayat Al-Hakim mengenai tiga golongan manusia dalam menyikapi waktu:
Pertama Beruntung: Mereka yang hari ini lebih baik dari hari kemarin.
Kedua Merugi: Mereka yang hari ini sama dengan hari kemarin.
Ketiga Celaka: Mereka yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin.
"Tahun demi tahun berlalu tanpa terasa, sementara usia terus bertambah dan kesempatan hidup semakin berkurang. Islam mengajarkan bahwa waktu adalah amanah besar," ujar Salim, SE. di hadapan jamaah salat Jumat.
Merujuk pada Al-Qur'an Surah Al-Hasyr ayat 18, Khatib menjelaskan dua perintah utama Allah SWT bagi orang beriman:
Pertama Perintah Bertakwa: Menjalankan ketaatan total dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Kedua Perintah Memperhatikan Bekal: Mengevaluasi amal perbuatan yang telah dilakukan untuk menghadapi "hari esok" atau akhirat.
Khatib menegaskan bahwa takwa bukan sekadar simbol, melainkan sikap hidup yang mencakup rasa takut melanggar aturan Allah dan kesungguhan dalam menjaga diri dari maksiat.
"Hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah ia kerjakan untuk hari kiamat; apakah dari amal saleh yang akan menyelamatkannya, atau keburukan yang akan mencelakainya," tuturnya mengutip tafsir Al-Bayan.
Menutup khotbahnya, Salim, SE. mengajak jamaah untuk menjadikan tahun 2026 sebagai titik tolak perubahan. Keberuntungan sejati, menurutnya, tidak diukur dari kesuksesan duniawi semata, melainkan dari sejauh mana amal perbuatan menjadi bekal di masa depan.
"Semoga tahun baru ini menjadi awal langkah perubahan kita menuju pribadi yang lebih bijak, lebih peduli, dan lebih siap menghadap Allah SWT dengan bekal amal terbaik," pungkasnya. (AM)
What's Your Reaction?