Buka Bimtek PBJ Elektronik, Bupati Sumbawa: Pengadaan Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Instrumen Pembangunan

amramr
Apr 23, 2026 - 23:18
 0  10
Buka Bimtek PBJ Elektronik, Bupati Sumbawa: Pengadaan Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Instrumen Pembangunan
Buka Bimtek PBJ Elektronik, Bupati Sumbawa: Pengadaan Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Instrumen Pembangunan

Buka Bimtek PBJ Elektronik, Bupati Sumbawa: Pengadaan Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Instrumen Pembangunan

SUMBAWA Amarmedia.co.id — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menekankan bahwa sistem pengadaan barang dan jasa (PBJ) pemerintah kini menjadi pilar penting dalam mempercepat pembangunan dan penguatan ekonomi lokal. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SPSE, SIKaP, dan E-Katalog Versi 6 bagi penyedia se-Pulau Sumbawa, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa ini dihadiri oleh jajaran Biro PBJ Setda Provinsi NTB, pimpinan OPD, serta para pelaku usaha (penyedia) dari berbagai wilayah di Pulau Sumbawa.

Dalam arahannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa di tengah pesatnya teknologi, pemerintah dituntut untuk terus berinovasi guna mempermudah pelayanan. Salah satu instrumen transparansi yang wajib dipenuhi adalah pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP) melalui aplikasi SIRUP.

"Perencanaan pengadaan tidak boleh dikerjakan setengah hati. Mengumumkan RUP melalui SIRUP bukanlah pilihan, melainkan amanat Undang-Undang dan rakyat. Ini adalah jendela informasi bagi masyarakat untuk melihat bagaimana anggaran dikelola secara transparan," tegas Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa kecepatan dan akurasi dalam menginput data ke dalam sistem sangat berpengaruh pada perputaran ekonomi daerah. Keterlambatan input RUP, menurutnya, secara otomatis akan menghambat realisasi pembangunan fisik maupun non-fisik di lapangan.

Terkait implementasi E-Katalog Versi 6, Bupati menyebutnya sebagai langkah besar dalam transformasi digital. Versi terbaru ini diharapkan mampu menyederhanakan proses belanja pemerintah namun tetap menjaga akuntabilitas.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan amanat Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2022 mengenai percepatan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) serta pelibatan UMKM dan Koperasi lokal.

"E-Katalog V.6 ini adalah pintu masuk bagi produk-produk lokal kita untuk bersaing dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kita ingin ekonomi lokal bergerak lebih kencang melalui keterlibatan aktif UMKM kita dalam sistem ini," jelasnya.

Meski teknologi terus berkembang dan sistem semakin canggih, Bupati mengingatkan bahwa faktor manusia tetap menjadi penentu utama keberhasilan pengadaan.

"Pengadaan yang baik tidak lahir hanya dari sistem yang canggih. Yang terpenting adalah komitmen, kesungguhan, dan integritas dari para pelaksana serta penyedia barang dan jasa," pungkas Bupati Syarafuddin Jarot.

Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan para penyedia se-Pulau Sumbawa memiliki pemahaman mendalam mengenai sistem terbaru, sehingga kendala teknis di lapangan dapat diminimalisir demi kelancaran pembangunan di daerah (AM).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow