Raden Una Abriadi Gerah dengan Polemik THB Porprov 2026, Minta KONI NTB Bertindak Tegas

amramr
May 21, 2026 - 15:13
May 21, 2026 - 15:22
 0  34
Raden Una Abriadi Gerah dengan Polemik THB Porprov 2026, Minta KONI NTB Bertindak Tegas

Raden Una Abriadi Gerah dengan Polemik THB Porprov 2026, Minta KONI NTB Bertindak Tegas

Mataram. Amarmedia.co.id - Anggota DPRD Provinsi NTB Fraksi PDI Perjuangan, Raden Una Abriadi, menyampaikan keprihatinannya terhadap polemik Technical Handbook (THB) Porprov NTB 2026 yang disampaikan oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa terkait adanya dugaan aturan sejumlah cabang olahraga yang dinilai tidak berpihak kepada atlet dan daerah.

“Saya sangat prihatin apabila benar ada cabang olahraga yang menyusun aturan dengan tidak profesional dan justru merugikan atlet-atlet potensial daerah. Olahraga seharusnya dikelola secara profesional, objektif, dan bebas dari kepentingan-kepentingan tertentu. Tujuannya harus murni untuk prestasi olahraga NTB,” tegas Raden Una Abriadi.

Menurutnya, cabang olahraga merupakan wadah pembinaan yang harus mampu menjadi rumah yang adil bagi atlet, bukan justru menjadi tempat lahirnya ketidakadilan dan kepentingan kelompok tertentu.

“Pengurus cabang olahraga harus menjadi bapak yang baik bagi seluruh atletnya. Jangan sampai ada cabor yang justru membunuh semangat atlet dan zolim terhadap atlet-atlet potensial hanya karena ego organisasi atau kepentingan tertentu,” ujarnya.

Raden Una menilai Porprov NTB 2026 harus menjadi momentum pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi, termasuk persiapan menghadapi PON 2028. Karena itu, segala bentuk aturan yang berpotensi menghambat atlet berprestasi harus dievaluasi secara serius.

Sebagai anggota DPRD Provinsi NTB, ia menegaskan akan menggunakan kewenangannya untuk menjadikan persoalan tersebut sebagai atensi serius dalam fungsi pengawasan DPRD, terutama terkait penggunaan dan pemberian anggaran pembinaan kepada cabang olahraga.

“Saya akan menggunakan kewenangan saya sebagai anggota DPRD Provinsi NTB untuk menjadikan persoalan ini sebagai perhatian serius. Terutama dari sisi pemberian anggaran kepada cabang olahraga yang tidak mampu mengelola organisasinya secara profesional dan tidak mampu menjadi pembina yang baik untuk memajukan olahraga NTB,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Ia juga meminta agar KONI NTB dan Dikpora NTB melakukan evaluasi menyeluruh terhadap cabang olahraga yang dinilai tidak menjalankan pembinaan secara sehat dan adil.

“Anggaran pembinaan olahraga berasal dari uang rakyat. Maka penggunaannya harus benar-benar berdampak pada peningkatan prestasi, pembinaan atlet, dan kemajuan olahraga NTB, bukan untuk mempertahankan kepentingan segelintir pihak,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Raden Una Abriadi berharap seluruh stakeholder olahraga di NTB dapat kembali fokus pada semangat pembinaan dan prestasi demi menjaga masa depan atlet-atlet daerah.

“Kita ingin olahraga NTB maju, melahirkan atlet berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat nasional. Jangan sampai atlet-atlet potensial kehilangan kesempatan hanya karena sistem yang tidak sehat,” tutupnya.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow