Pansus LKPJ DPRD Sumbawa Kaji "Praktek Baik" Tata Kelola Kota dan PAD ke DPRD Mataram
Pansus LKPJ DPRD Sumbawa Kaji "Praktek Baik" Tata Kelola Kota dan PAD ke DPRD Mataram
Mataram.Amarmedia.co.id– Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan kerja strategis ke Kantor DPRD Kota Mataram pada Kamis (2/4/2026). Kunjungan ini dilakukan guna mendalami praktik terbaik (best practice) terkait pengelolaan pendapatan daerah dan penataan infrastruktur perkotaan.
Rombongan Pansus DPRD Sumbawa diterima langsung oleh Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat DPRD Kota Mataram, Wirahadi, beserta jajaran staf Setwan setempat.
Fokus pada Tiga Pilar Utama
Wakil Ketua Pansus sekaligus pimpinan rombongan, H. Zohran SH, menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk membedah tiga poin krusial dalam penyelenggaraan pemerintahan, yakni pembiayaan, pendapatan, dan pelayanan publik.
"Kami ingin mengetahui secara mendalam apa saja langkah konkret yang dilakukan DPRD dan Pemerintah Kota Mataram, khususnya dalam mengoptimalkan sektor-sektor tersebut untuk kemudian bisa menjadi referensi perbaikan di Kabupaten Sumbawa," ujar H. Zohran.
Dalam pertemuan tersebut, Kabag Umum Setwan DPRD Kota Mataram, Wirahadi, memaparkan keberhasilan Kota Mataram dalam melakukan penataan taman dan estetika kota. Fokus utama mereka adalah membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap kebersihan melalui berbagai inovasi lingkungan.
"Salah satu kunci kami adalah inovasi penataan lingkungan. Kami terus mendorong program yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan kesadaran warga agar menjaga kebersihan kota secara mandiri," ungkap Wirahadi.
Diskusi berkembang hangat saat membahas Pendapatan Asli Daerah (PAD). Staf Setwan Kota Mataram mengungkapkan bahwa salah satu kontributor terbesar bagi PAD mereka berasal dari retribusi parkir melalui sistem upah pungut yang terorganisir. Selain itu, pengelolaan retribusi kebersihan dan performa PDAM juga menjadi poin yang dipelajari oleh Pansus Sumbawa.
Di sisi lain, Sekretariat DPRD Kota Mataram juga berbagi mengenai tantangan administrasi yang sedang dihadapi, khususnya mengenai Penyelesaian permasalahan pegawai honorer, Proses penataan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Mataram Sebagai Barometer NTB
Pemilihan Kota Mataram sebagai tujuan konsultasi bukan tanpa alasan. Berdasarkan analisis capaian makro, Kota Mataram tetap menjadi barometer di Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan tren peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang stabil di sektor kesehatan dan pendidikan.
Sektor perdagangan dan jasa (MICE) yang kuat serta keberhasilan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional seperti Pasar Mandalika dan Kebon Roek, menjadi daya tarik utama bagi Pansus LKPJ DPRD Sumbawa untuk melakukan komparasi data.
Hasil dari pertemuan ini nantinya akan disusun menjadi rekomendasi strategis bagi DPRD Kabupaten Sumbawa untuk diberikan kepada Pemerintah Daerah guna penyempurnaan penyelenggaraan pemerintahan di masa mendatang. (AM)
What's Your Reaction?
