Laporan Hari Pertama Banjir di Sumbawa 1.489 KK atau 6.278 Jiwa Terdampak Membutuhkan Logistik dan Mesin Sedot Air

Feb 10, 2024 - 08:26
Feb 10, 2024 - 08:36
 0  51
Laporan Hari Pertama Banjir di Sumbawa 1.489 KK atau 6.278 Jiwa Terdampak Membutuhkan Logistik dan Mesin Sedot Air
Banjir DAS di bantaran kali Samapuin
Laporan Hari Pertama Banjir di Sumbawa 1.489 KK atau 6.278 Jiwa Terdampak Membutuhkan Logistik dan Mesin Sedot Air

Banjir Bandang di Sumbawa 1.489 KK atau 6.278 Jiwa Terdampak Membutuhkan Logistik dan Mesin Sedot Air

Sumbawa.Amarmedia.co.id - Hujan Lebat mengguyur wilayah hulu Kabupaten Sumbawa pada Jumat siang (9/2/2024). Selama 2 jam hujan mulai turun sekitar pukul 13.30 WITA dan pukul 15.30 Banjir tiba di Kota Sumbawa Besar mengakibatkan banjir yang menggenangi seluruh bantaran sungai dari Kelurahan Samapuin hingga mulut Kali Desa Labuan Sumbawa. Banjir menggenangi rumah warga, Ratusan meter Talud jebol 2 titik longsor dekat PDAM semongkat dan Berang Dara setelah jembatan area konservasi semongkat.

Kepada awak media (9/2/2024) Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa Muhammad Nurhidayat, ST mengatakan karena debit air yang tinggi mengakibatkan meluapnya air dari tanggul. Dirinya telah menerima laporan dari para Lurah, Camat dan Tim BPBD yang turun ke Lokasi bencana dan telah kami laporkan kepada Bapak Kepala BNPB-RI, Pjs. Gubernur NTB, Bupati Sumbawa, Wakil Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Barat Bapak Kepala Pelaksanan BPBD Prov. NTB dan Pjs. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa selaku ex-officio.

"Kami melaporkan sehubungan telah terjadinya kejadian Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Kabupaten Sumbawa, Jum'at 9 Februari 2024, Pukul 15.30 Wita dengan lokasi kejadian Bantaran Sungai DAS Samapuin hingga mulut kali Labuhan Sumbawa dan juga Longsor di 2 titik dekat PDAM semongkat dan berang dara setelah jembatan area konservasi semongkat" Terangnya.

Adapun data sementara hari pertama yang terdampak untuk masing masing kelurahan adalah

  1. Kelurahan Bugis sejumlah 370 KK 1.850 jiwa.
  2.  Kelurahan Samapuin di - RW. 02: Jumlah KK 20 dan 1 unit Rumah Hanyut dan talud Jebol sepanjang 70 meter2, - RW. 04/RT. 06: Jumlah KK 10- RW. 05: Jumlah KK 60 Sehingga Total: KK 91/Jiwa 463
  3. Kelurahan Pekat -  RT. 01: Jumlah KK 132/Jumlah Jiwa 700, - RT. 02: Jumlah KK 102/Jumlah Jiwa 500 - RT. 03: Jumlah KK 194/Jumlah Jiwa 1000 sehingga Total: KK 428/Jiwa 2.200
  4.  Kelurahan Brang Biji : - RW. 03/RT. 08: Jumlah KK 73 - RW. 03/RT. 06: Jumlah KK 6 - RW. 02/RT. 06: Jumlah KK 7 sehingga Total: KK 86/Jiwa 344
  5. Kelurahan  Brang Bara : - RW. 03 - RT. 01: Jumlah KK 65/Jumlah Jiwa 200,  RT. 02: Jumlah KK 4/Jumlah Jiwa 30, - RT. 03: Jumlah KK 100/Jumlah Jiwa 250, 2 (dua) Unit Rumah Ambruk 2. RW. 04;  RT. 04: Jumlah KK 75/Jumlah Jiwa 150 . RW. 05 ; - RT. 03: Jumlah KK 40/Jumlah Jiwa 60  RW. 01 (belakang modes)  - RT. 03 = Jumlah KK 70/Jumlah Jiwa 250  Rumah ambruk 10 - 1 mobil hanyut - 3 rumah hanyut RW. 06  ;  RT. 01 (karang goreng) = Jumlah KK 11/Jumlah Jiwa 48 sehingga total = KK 365/JIWA 978
  6. Kelurahan  Lempeh ; . RW. 01 ;  RT. 01: Jumlah KK 20/ Jumlah Jiwa 80, Rumah terdampak 17. - RT. 03: Jumlah KK 1/Jumlah Jiwa 4, Rumah terdampak 1 - RT 04: Jumlah KK 3/Jumlah Jiwa 12, Rumah terdampak 3. RW. 02 ;  - RT. 01: Jumlah KK 25/Jumlah Jiwa 96, Rumah terdampak 21 - RT. 03: Jumlah KK 7/Jumlah Jiwa 28, Rumah terdampak 7  RW. 04 - RT. 02: Jumlah KK 4/Jumlah Jiwa 17, Rumah terdampak 4 - RT. 03: Jumlah KK 29/Jumlah Jiwa 116, Rumah terdampak 21 - RT. 04: Jumlah KK 28/Jumlah Jiwa 112, Rumah terdampak 28. RW. 05 - RT. 03: Jumlak KK 32/Jumlah Jiwa 148, Rumah terdampak 148 sehingga Total: KK 149/JIWA 617

"Sehingga Total seluruh kecamatan sebanyak 1.489 KK atau 6.278 Jiwa" jelas Dayat.

Kemudian lanjutnya Upaya yang telah dilakukan melakukan koordinasi dengan Desa/Kelurahan/Kecamatan tempat terdampak kejadian, Memantau perkembangan kejadian, Melakukan pelaporan dan penyebaran informasi dan Tim BPBD Kab. Sumbawa terjun ke lokasi kejadian bencana bersama TNI/POLRI, Unsur Desa/Kelurahan/Kecamatan dan Masyarakat setempat

Disampaikan oleh salah satu warga di RT 02 RW 05 Kelurahan Samapuin Mahsun bahwa pasca banjir ini sangat dibutuhkan logistik dan mesin pompa penyedot air untuk membersihkan lumpur atau sumur warga.(AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow