Bupati Sumbawa Tegaskan Posyandu Ujung Tombak Pelayanan Dasar: Dorong Kolaborasi Perangkat Daerah untuk Optimalkan 6 Bidang SPM

amramr
May 25, 2025 - 14:40
May 25, 2025 - 15:09
 0  59
Bupati Sumbawa Tegaskan Posyandu Ujung Tombak Pelayanan Dasar: Dorong Kolaborasi Perangkat Daerah untuk Optimalkan 6 Bidang SPM

Bupati Sumbawa Tegaskan Posyandu Ujung Tombak Pelayanan Dasar: Dorong Kolaborasi Perangkat Daerah untuk Optimalkan 6 Bidang SPM

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id -  Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Posyandu pertama di tahun 2025 secara hybrid di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (21/5/2025). Rakor ini dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot,  M.P., sebagai wujud keseriusan Pemda dalam memastikan keberlangsungan dan penguatan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat.

Acara penting ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, para kepala OPD, serta para camat dan kepala desa, menunjukkan komitmen lintas sektor.

Dalam sambutannya, Bupati H. Jarot menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. "Terima kasih kepada tim pembina Posyandu kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan, juga Bapak/Ibu kader Posyandu yang menjadi pejuang di garis terdepan. Mereka bekerja dalam senyap tapi memiliki kontribusi yang luar biasa bagi kesehatan ibu dan anak serta kesejahteraan masyarakat," ujar Bupati.

Bupati H. Jarot menegaskan bahwa penguatan kelembagaan dan pendanaan Posyandu harus menjadi perhatian serius semua pihak. Ia menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk terus mendukung Posyandu melalui kebijakan daerah, pembinaan kader secara berkelanjutan, hingga alokasi anggaran dalam APBD.

"Saya minta kepada para Camat dan Kepala Desa untuk memberi perhatian sungguh-sungguh terhadap keberadaan Posyandu. Dana desa dan APBDes harus digunakan secara optimal untuk memperkuat fungsi Posyandu," tegasnya.

Bupati memaparkan, saat ini tercatat ada 756 Posyandu yang ditopang oleh 5.197 kader Posyandu tersebar di 24 kecamatan, 157 desa, dan 8 kelurahan di Kabupaten Sumbawa. Ia mengungkapkan kebanggaannya atas angka ini yang menunjukkan semangat kolektif dalam memperkuat pelayanan dasar.

Lebih jauh dijelaskan, sebagian besar Posyandu di Kabupaten Sumbawa telah menunjukkan perkembangan signifikan dengan bertransformasi menjadi Posyandu Keluarga bahkan mulai mengarah ke Posyandu Mandiri. Transformasi ini sesuai amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yang menempatkan Posyandu sebagai bagian dari Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dengan peran penting dalam sistem pelayanan dasar di tingkat desa dan kelurahan.

"Transformasi ini adalah perubahan paradigma. Posyandu bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi, tetapi menjadi pusat pelayanan sosial dasar masyarakat yang mendukung enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM)," tegas H. Jarot. Keenam bidang SPM tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sosial.

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa transformasi Posyandu tidak akan berhasil tanpa dukungan nyata dari seluruh perangkat daerah, lembaga vertikal, dan masyarakat. Keberadaan Posyandu, menurutnya, telah terbukti berkontribusi signifikan terhadap capaian pembangunan daerah. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumbawa tahun 2024 mencapai 72,36, dan Indeks SPM naik signifikan menjadi 99,64%.

"Ini tidak lepas dari peran kader Posyandu dalam menekan angka stunting, kematian ibu dan bayi, serta mengedukasi keluarga soal gizi," jelasnya.

Meskipun demikian, Bupati mengakui masih banyak tantangan di lapangan, mulai dari data yang belum akurat, infrastruktur yang terbatas, hingga pelaporan yang belum maksimal. Oleh karena itu, peran kader sebagai penghubung antara masyarakat dan layanan dasar menjadi sangat vital.

Bupati mengimbau seluruh peserta Rakor untuk terus meningkatkan kerja sama dan komitmen. "Artinya, bisa kita upayakan fasilitas pendidikan, perkuat kerja sama koordinasi lintas sektor, dengan dukungan anggaran yang memadai. Satukan visi, perkuat kapasitas kader, dan berikan pembekalan agar ke depan penyelenggaraan Posyandu ini lebih optimal lagi," tegas Bupati. Ia juga mendorong agar dukungan terhadap Posyandu dimasukkan ke dalam RKPD, Renstra, Rencana Kerja OPD, dan juga RKPDesa, serta memperkuat pembinaan Posyandu secara berjenjang.

"Posyandu akan terus menjadi bagian penting dalam wajah pelayanan publik terdepan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, mari kita bersama berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.

Rakor ini diawali dengan laporan dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Rachmam Ansory, S.Sos., M.E. Narasumber yang mengisi kegiatan ini antara lain Kepala Dinas PMD sendiri, Kepala Bidang Kelembagaan Desa Sosial Budaya Masyarakat DPMD Yuni Ilmiati Kurniawati, S.STP., M.Si., serta Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa yang juga Ketua TP Posyandu Kabupaten Sumbawa, Ibu Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E.

Dalam pemaparannya, Ibu Ketua TP Posyandu menyampaikan terima kasih kepada seluruh TP Posyandu di tingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, TP PKK kecamatan, TP PKK desa/kelurahan, serta kader Posyandu atas dedikasi mereka. Beliau berharap komunikasi dan koordinasi di setiap lini terus ditingkatkan agar transformasi Posyandu yang mendukung enam bidang SPM dapat terlaksana dengan baik. Sementara itu, Kabid Yuni Ilmiati Kurniawati menguraikan tujuh strategi utama dalam transformasi Posyandu yang akan menjadi panduan untuk optimalisasi peran Posyandu ke depan. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow