Bupati Sumbawa Gaungkan Strategi PIN: Genjot PAD 10% dan WTP, Siap Jadi Epicentrum Pembangunan Nasional

amramr
Jun 11, 2025 - 06:56
 0  70
Bupati Sumbawa Gaungkan Strategi PIN: Genjot PAD 10% dan WTP, Siap Jadi Epicentrum Pembangunan Nasional
Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP

Bupati Sumbawa Gaungkan Strategi PIN: Genjot PAD 10% dan WTP, Siap Jadi Epicentrum Pembangunan Nasional

Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id.  Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, kembali menegaskan komitmen kuatnya untuk membawa Kabupaten Sumbawa menuju kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat bersama Wakil Bupati Sumbawa dan seluruh jajaran pemerintahan daerah.

Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 yang digelar di La Grande Sumbawa Grand Hotel, Selasa (10/06/2025), Bupati Jarot membeberkan strategi Percepatan, Inovasi, dan Nilai Tambah (PIN) sebagai kunci utama pembangunan.

Hadir pula dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin SAP.M.M.Inov bersama Pimpinan DPRD lainnya H.M.Berlian Rayes SAg.M.M.Inov, Gitta Liesbano SH MKn, dan Zulfikar Demitry SH MH. Forkopimda Sumbawa, Kepala Bapeda Provinsi NTB, anggota DPRD Provinsi NTB, dan jajaran Kepala OPD dan Perwakilan tokoh agama dan masyarakat serta insan pers.

Melalui strategi PIN, Pemkab Sumbawa menargetkan pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di atas 10% per tahun dan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ini menunjukkan fokus pemerintah pada peningkatan kemandirian fiskal daerah sekaligus tata kelola anggaran yang akuntabel.

Bupati Haji Jarot menegaskan bahwa pembangunan Sumbawa tidak hanya berorientasi ekonomi semata, tetapi juga harus berlandaskan IMTAQ (Iman dan Taqwa) dan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi). Dengan pendekatan PIN, sejumlah target ambisius dicanangkan diantaranya pertumbuhan pendapatan daerah >10% per tahun, pengelolaan anggaran efektif dengan mempertahankan opini WTP dari BPK, penurunan angka kemiskinan melalui program padat karya yang menyentuh langsung masyarakat, peningkatan ekonomi kerakyatan berbasis sektor unggulan yang akan memberdayakan potensi lokal.

"Kami tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi memastikan manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat, mulai dari petani, nelayan, hingga UMKM," tegas Bupati Jarot, menekankan aspek inklusivitas dalam setiap program pembangunan. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi erat antara DPRD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihak swasta, dan masyarakat untuk mencapai target pembangunan Sumbawa 2025-2029.

Mengakhiri arahannya, Bupati Jarot kembali mengajak seluruh pihak untuk bersinergi mewujudkan Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera. "Semoga Allah SWT meridhai setiap langkah kita," pungkasnya, menandai komitmen bersama untuk masa depan Tana Samawa.

Sumbawa: Sentra Strategis Nasional dan Epicentrum Pembangunan Daerah 

Kabar baik datang dari Kepala Bappeda Provinsi NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si, yang mengungkapkan bahwa Kabupaten Sumbawa telah ditetapkan sebagai pusat pengembangan strategis oleh Pemerintah Pusat. Ini merupakan pengakuan atas potensi besar yang dimiliki Sumbawa di berbagai sektor.

"Sumbawa memperoleh mandat sebagai sentra pengembangan komoditas perkebunan, peternakan, garam, akuakultur udang, serta perikanan dan rumput laut. Selain itu, Sumbawa juga menjadi kawasan swasembada pangan, air, dan energi," jelas H. Iswandi. Ia menambahkan bahwa dari seluruh kabupaten/kota di NTB, Sumbawa merupakan daerah dengan program strategis terbanyak yang telah masuk dan difinalisasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) NTB.

Lebih lanjut, H. Iswandi menekankan pentingnya pengembangan Kawasan Samota (Saleh, Moyo, Tambora) sebagai epicentrum pembangunan di Pulau Sumbawa. "Dengan potensi alam dan lokasi strategis, Samota akan menjadi destinasi pariwisata unggulan sekaligus pusat ekonomi maritim berkelas dunia," ujarnya. (AM)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow