Survei 100 Hari Kerja Jarot-Ansori: Optimisme Tinggi Masyarakat Sumbawa di Tengah Tantangan Infrastruktur

amramr
Jun 5, 2025 - 19:32
 0  38
Survei 100 Hari Kerja Jarot-Ansori: Optimisme Tinggi Masyarakat Sumbawa di Tengah Tantangan Infrastruktur

Survei 100 Hari Kerja Jarot-Ansori: Optimisme Tinggi Masyarakat Sumbawa di Tengah Tantangan Infrastruktur

Sumbawa Besar, Amarmedia.co.id –MY Institute, lembaga penelitian dan konsultan sosial-politik, merilis hasil survei evaluatif terhadap 100 hari kerja pertama Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa periode 2025-2029, Jarot–Ansori. Hasil survei ini menunjukkan tingkat optimisme yang tinggi dari masyarakat, meskipun ada beberapa catatan penting terkait persepsi kinerja dan prioritas pembangunan.

Peneliti MY Institute, Yadi Satriadi, memaparkan bahwa survei ini dilakukan pada 22–28 Mei 2025 dengan melibatkan 400 responden dari 24 kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Menggunakan metode Double Sampling yang mewawancarai ulang responden sebelumnya secara acak, survei ini memiliki margin of error ±5% dengan tingkat kepercayaan 95%. Responden didistribusikan secara representatif sesuai sebaran penduduk dan data pemilih KPU, serta melalui prosedur quality control yang ketat.

Media Sosial Dominasi Komunikasi Publik, Visi-Misi Mulai Terdengar

Direktur MY Institute, Miftahul Arzak, menunjukkan bahwa 69% masyarakat telah mendengar visi-misi Jarot–Ansori "Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera". Namun, hanya 52,8% yang menilai penyebarannya telah dilakukan secara baik. Fenomena menarik yang terungkap adalah dominasi media sosial sebagai jalur utama informasi program pemerintah, dengan Facebook (71%), Instagram (31,5%), dan WhatsApp Groups (30%) menjadi sumber utama, mengalahkan media cetak atau tatap muka.

Pelayanan Kesehatan dan Dukungan UKM Raih Apresiasi Positif

Terkait persepsi kinerja, publik memberikan respons beragam. Pada pelayanan publik, 43,8% responden merasakan adanya peningkatan dalam 100 hari pertama, meskipun 56,2% belum merasakan perubahan signifikan. Akses informasi program daerah dinilai cukup baik oleh 54,2% masyarakat.

Sektor pelayanan kesehatan mendapat penilaian positif tertinggi, dengan 60,2% masyarakat menyatakan kualitas layanan membaik. Program bantuan sosial juga dinilai tepat sasaran oleh 59% masyarakat, sementara dukungan terhadap UKM diapresiasi oleh 62,5% masyarakat. Angka-angka ini mengindikasikan bahwa beberapa program prioritas pemerintahan Jarot-Ansori mulai memberikan dampak yang dirasakan warga.

Infrastruktur Jadi Masalah Paling Mendesak, Optimisme Masyarakat Tetap Tinggi

Meskipun demikian, penilaian terhadap infrastruktur masih terbagi. Sebanyak 47,4% responden menilai adanya perbaikan, namun 47,8% menyatakan belum melihat progres nyata. Bahkan, isu infrastruktur muncul sebagai masalah paling mendesak yang harus segera diselesaikan, disusul lapangan pekerjaan dan sektor pertanian.

Secara umum, tingkat kepuasan terhadap kinerja Jarot–Ansori mencapai 59,7%. Yang lebih menggembirakan, 77,7% masyarakat menyatakan optimisme bahwa pasangan ini mampu membawa Kabupaten Sumbawa menuju arah yang lebih baik. Harapan yang tinggi ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan program-program strategis di masa mendatang.

Melalui rilis ini, MY Institute menegaskan bahwa hasil survei bukan sekadar penilaian, tetapi refleksi atas harapan publik yang perlu direspons dengan kebijakan nyata. Miftahul Arzak menutup pemaparannya dengan pesan, “Pemerintahan yang kuat bukan hanya dilihat dari angka puas, tetapi dari keberaniannya menanggapi kritik, memperbaiki yang kurang, dan membangun kepercayaan melalui kerja nyata.”tutupnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow