Bupati Sumbawa Buka Festival Melala.Meriahkan Peringatan Tahun Baru Islam
Tradisi Melala menyadarkan kita akan keunikan dan keistimewaan budaya Sumbawa
Bupati Sumbawa Buka Festival Melala Meriahkan Peringatan Tahun Baru Islam
Sumbawa. Amarmedia.co.id - Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, membuka Festival Melala yang digelar di halaman Masjid Agung Nurul Huda, Sumbawa Besar, Minggu, 7 Juli 2024.
Kegiatan ini dihadiri Sekda Sumbawa,Dr Budi Prasetyo S.Sos.MAP, para Asisten Sekda, para kepala OPD,Camat di 24 Kecamatan, Lurah dan Kepala Desa serta masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa.
Festival Melala atau Malala merupakan prosesi pembuatan minyak obat khas Sumbawa oleh para Sandro atau tabib dari seluruh penjuru Kabupaten Sumbawa. Tradisi Melala biasa dilaksanakan masyarakat Sumbawa untuk menyambut tahun baru Islam.
"Peringatan ini bukan hanya momentum spiritual bagi umat Islam, tetapi juga kesempatan mempererat tali silaturahmi seluruh masyarakat Sumbawa." ujar Haji Mo akrab disapa.
Bupati mengatakan tradisi melala menjadi suatu anugerah bagi masyarakat Sumbawa, dimana kombinasi ramuan alami dari berbagai macam rempah mencerminkan betapa berlimpahnya kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Sumbawa.
"Tradisi Melala menyadarkan kita akan keunikan dan keistimewaan budaya Sumbawa. Mari tingkatkan kesadaran kita akan pentingnya melestarikan warisan budaya dan lingkungan yang menjadi ciri khas dari daerah kita dalam membangun daerah," ujarnya
Pengamatan awak media beragam nama minyak yang disuguhkan oleh setiap stand kecamatan. Dan masyarakat sangat antusias menyaksikan prosesi pembuatan minyak.
Ditemui Amarmedia. Camat Lape, Elfi Wahyuni SH bersama dengan masyarakat setempat, antusias menyambut perayaan tahun baru Islam ini dengan melestarikan tradisi pembuatan minyak Sumbawa yang khas.
Menurutnya, Persiapan festival malala tahun ini melibatkan kerjasama antara pihak kecamatan dan kepala desa (Kades) SE kecamatan Lape. Berbagai jenis minyak Sumbawa dengan khasiat beragam dipamerkan dan disuguhkan dalam festival ini termasuk Kecamatan Lape salah satu minyak unggulan yang ditampilkan adalah minyak sekoat Ade tunung" yang mengandung akar kayu Malela kontak Ola, Kelapa, Jahe, Limit Batu, dan lain lain bahan yang rahasianya diketahui Sandro Husein Aji dengan asisten M Ali Biya. Minyak ramuannya dipercaya berkhasiat untuk mengobati pegal-pegal, sakit badan, ginjal, kencing manis, serta meningkatkan stamina.
Ditemui awak media Husein, mengungkapkan kegembiraannya atas antusiasme masyarakat dalam melestarikan tradisi Melala. Festival ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi momen berkumpul dan bersilaturahmi bagi masyarakat Lape dan warga Sumbawa.(AM)
What's Your Reaction?
