Apresiasi Capaian PAD dan Opini WTP, Fraksi Golkar DPRD Sumbawa Desak Perbaikan Infrastruktur Lantung-Ropang hingga Labuhan Kuris
Apresiasi Capaian PAD dan Opini WTP, Fraksi Golkar DPRD Sumbawa Desak Perbaikan Infrastruktur Lantung-Ropang hingga Labuhan Kuris
Sumbawa Besar.Amarmedia.co.id – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa kembali digelar dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Penjelasan Bupati Sumbawa mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Rapat paripurna yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., serta didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., dan Zulfikar Demitri, S.H., M.H. Dari pihak eksekutif, hadir Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, beserta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
Dalam pemandangan umumnya, Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) melalui Juru Bicaranya Muhammad Zain SIP memberikan apresiasi sekaligus sejumlah catatan evaluasi yang mendalam. Golkar memuji kinerja Pemda yang berhasil merealisasikan pendapatan daerah sebesar Rp2,374 triliun atau mencapai 101,28% dari target, serta kesuksesan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Namun, partai berlambang pohon beringin ini mengingatkan bahwa WTP bukanlah garis finis dari sebuah tata kelola keuangan daerah.
"Fraksi Partai Golkar berpandangan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir. Keberhasilan penyelenggaraan APBD pada hakikatnya diukur dari sejauh mana anggaran mampu menjawab kebutuhan rill masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa," tegas Rosi akrab disapa
5 Poin Catatan dan Pandangan Strategis Fraksi Golkar
Fraksi Partai Golkar menguraikan lima potret besar kinerja keuangan dan tata kelola aset daerah sepanjang tahun anggaran 2025:
Pertama ; Memperkokoh Kapasitas Fiskal Daerah
Meskipun target pendapatan melampaui batas 100%, Fraksi Golkar meminta agar pencapaian ini tidak sekadar dimaknai secara administratif di atas kertas. Hasil ini harus dijadikan fondasi yang kuat untuk membangun kapasitas fiskal daerah yang kokoh dan berkelanjutan agar siap menghadapi dinamika ekonomi di masa depan.
Kedua ; Efisiensi Belanja Daerah (92,93%)
Realisasi belanja daerah Kabupaten Sumbawa tercatat sebesar Rp2,257 triliun atau 92,93%. Fraksi Golkar menilai penyerapan tersebut sudah cukup baik. Kendati demikian, efisiensi dan kualitas perencanaan harus terus dievaluasi. Golkar menekankan bahwa ukuran sukses belanja bukan dari seberapa besar uang yang habis, melainkan kualitas dari hasil pembangunan yang dirasakan langsung oleh warga.
Ketiga ; Evaluasi SILPA Rp201,68 Miliar.
Terkait Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun 2025 yang menembus angka Rp201,68 miliar Fraksi Golkar memandang hal ini sebagai sinyal penting bagi Pemda untuk memperketat efektivitas pelaksanaan program. Ketepatan waktu penganggaran dan eksekusi proyek di lapangan wajib ditingkatkan pada tahun berikutnya agar anggaran tidak mengendap sia-sia.
Keempat ; Ketertiban Manajemen Aset Senilai Rp4,018 Triliun
Fraksi Golkar mencatat nilai aset Pemerintah Kabupaten Sumbawa per 31 Desember 2025 telah mencapai Rp4,018 triliun dengan nilai ekuitas sebesar Rp3,962 triliun. Mengingat angkanya yang sangat besar, Golkar mendesak agar pengelolaan aset dilakukan secara tertib dan produktif agar bisa mendatangkan manfaat ekonomi maupun sosial bagi daerah.
Kelima ; Tindak Lanjut Rekomendasi BPK
Mempertahankan WTP membutuhkan komitmen moral yang tinggi. Oleh karena itu, Fraksi Golkar mendesak Pemda Sumbawa untuk memperkuat Sistem Pengendalian Internal (SPI) dan mempercepat tindak lanjut atas seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK guna mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Tuntutan Rill: Tuntaskan Jalan Lintas Lantung-Ropang
Tidak hanya berbicara mengenai angka dan data makro keuangan, Fraksi Partai Golkar secara konkret menyuarakan aspirasi masyarakat bawah mengenai pemenuhan infrastruktur jalan yang mendesak. Di akhir pemaparannya, Fraksi Golkar mendorong keras Pemerintah Daerah untuk segera Menuntaskan pengerjaan Jalan Lintas Lantung – Ropang sisa Tahun Anggaran 2025 dan memaksimalkannya pada tahun anggaran berjalan. Melakukan perbaikan segera pada Jalan Lintas Labuhan Kuris – Ngali. Memperbaiki kerusakan di Jalan Lintas Ngeru – Olat Rawa.
"Catatan-catatan ini tidak boleh dimaknai sebagai bentuk penolakan, melainkan sebagai ikhtiar bersama menjaga integritas pembangunan. Fraksi Golkar akan tetap bersikap kritis, objektif, dan berdiri teguh berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya mereka yang selama ini tercecer dalam proses pembangunan," tegas Rosi.
Di akhir pandangannya, Fraksi Partai Golkar menyatakan bahwa Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 ini layak untuk dilanjutkan pembahasannya ke tingkat komisi maupun panitia khusus sesuai dengan mekanisme perundang-undangan yang berlaku.
Adapun Susunan Kepengurusan Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Sumbawa adalah H. M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov. (Penasihat),Ademudhita Noorsamsu, S.AP. (Ketua), Hasanuddin HMS (Wakil Ketua) Gahtan Hanu Cakitab(Sekretaris), Muhammad Zain, S.IP.(Bendahara) dan Syukri, HS., A.Ma.(Anggota) (AM)
What's Your Reaction?