Prestasi Internasional Kembali Diraih, Tiga Santri PMI Dea Malela Jadi Delegasi di Rusia

amramr
Jul 5, 2026 - 14:49
 0  12
Prestasi Internasional Kembali Diraih, Tiga Santri PMI Dea Malela Jadi Delegasi di Rusia

Prestasi Internasional Kembali Diraih, Tiga Santri PMI Dea Malela Jadi Delegasi di Rusia

Sumbawa.Amarmedia.co.id  – Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela kembali menorehkan tinta emas di kancah global. Untuk kesekian kalinya, santri dari lembaga pendidikan yang berbasis di Sumbawa ini berhasil meraih prestasi internasional yang membanggakan.

Tiga orang santri berbakat, yakni Muhammad Habibie Firdaus, Rhadea Gao Palimbang, dan Aisyah Dhiyaul Birra, terpilih menjadi delegasi Indonesia dalam ajang bergengsi School Diplomacy Clubs International Youth Camp 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Kazan, Republik Tatarstan, Federasi Rusia, pada 17 hingga 24 Juni 2026.

Membangun Kepemimpinan Global

Program International Youth Camp ini merupakan wadah berkumpulnya sekitar 200 peserta dari 20 negara. Fokus utama kegiatan adalah pengembangan diplomasi, kepemimpinan, serta penguatan pemahaman mengenai kerja sama lintas budaya di kalangan generasi muda.

Selama satu pekan, para delegasi terlibat dalam rangkaian acara intensif, di antaranya Sesi Akademik, mengikuti kuliah dan diskusi bersama para pakar, akademisi, serta praktisi diplomasi.

Pada Proyek Kolaboratif, menyelesaikan tantangan proyek internasional yang menuntut kerja sama tim lintas negara.

Dan pada Diskusi Kontemporer, membedah isu-isu diplomasi dunia saat ini melalui forum diskusi interaktif.

Memperkenalkan Budaya Sumbawa di Panggung Dunia

Salah satu puncak acara adalah Global Village, ajang pertukaran budaya di mana setiap delegasi memperkenalkan identitas negaranya. Dalam sesi ini, ketiga santri PMI Dea Malela tampil memukau dengan membawa kekayaan tradisi Nusantara ke panggung dunia.

Mereka sukses membawakan lagu tradisional Sumbawa yang berjudul "Mata Balong". Selain itu, keindahan seni bela diri Silat Indonesia pun ditampilkan, yang mendapatkan apresiasi hangat dari peserta mancanegara.

Selain agenda formal, para santri juga berkesempatan menjelajahi keindahan Kota Kazan yang dikenal sebagai pusat peradaban dan pendidikan di Rusia. Mereka bahkan turut larut dalam kemeriahan Sabantuy, festival budaya khas masyarakat Tatar yang merayakan seni dan hasil panen.

 Apresiasi Pengasuh PMI Dea Malela

Keberhasilan Muhammad Habibie, Rhadea Gao, dan Aisyah Dhiyaul menjadi bukti nyata bahwa santri Indonesia memiliki daya saing tinggi dan mampu berkontribusi aktif di tingkat internasional.

Pengasuh PMI Dea Malela, Prof.KH.Din Syamsuddin, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian ini. Ia berharap prestasi tersebut menjadi pemantik semangat bagi generasi muda lainnya untuk terus memperluas wawasan global tanpa meninggalkan jati diri bangsa.

"Dengan semangat diplomasi dan persahabatan antarbangsa, ketiga santri PMI Dea Malela telah menunjukkan bahwa pendidikan pesantren juga mampu melahirkan duta-duta muda yang siap membangun jembatan dialog dan kerja sama bagi masa depan dunia yang lebih harmonis," ujar Din Syamsuddin dengan bangga.

Prestasi ini sekali lagi menegaskan posisi PMI Dea Malela sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga kompetitif dalam percaturan diplomasi global. (AM/Didin)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow